<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319</id><updated>2015-11-10T21:31:38.651+07:00</updated><category term="Tutorial Adsense"/><title type='text'>FaNy bLoG</title><subtitle type='html'>Menariknya Artikel Ada-Ada Saja</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>106</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-7690288062274245067</id><published>2012-03-14T16:36:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T16:25:20.377+07:00</updated><title type='text'>Pesan Captain Tsubasa</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-uzJxmz5V37k/T2BkRj3G-EI/AAAAAAAAAUc/Su5WHLpt5Cs/s1600/captain-tsubasa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-uzJxmz5V37k/T2BkRj3G-EI/AAAAAAAAAUc/Su5WHLpt5Cs/s200/captain-tsubasa.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&quot;Bola adalah teman...&quot; &lt;br /&gt;itulah kalimat yang senantiasa Tsubasa ucapkan. Baik pada dirinya sendiri atau pada kawan-kawannya. Bahkan &#39;musuhnya&#39; sekalipun belajar bahwa bola adalah teman...&lt;br /&gt;Kenapa bola adalah teman? Kenapa teman harus bola....?&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tsubasa adalah seorang pemain sepak bola yang hebat, sejarah telah mengukir dan menuliskan riwayat perkembangan hidupnya tentang sepak bola. Mulai dari bermain bola sejak kecil di SD Nankatsu sampai dewasa di kejuaraan Piala Dunia. Prestasi akan kemahirannya memainkan si kulit bundar adalah sebuah perjalanan ke suksesan tersendiri yang bisa kita ambil suatu pelajaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses perjalanan sang maha bintang sepak bola ini bukan sekedar rekayasa pembuat tokoh Tsubasa belaka, tapi telah mengajarkan kepada kita tentang sebuah proses hidup. Tsubasa bukanlah tokoh instan belaka, tapi perjuangan untuk menjadi pemain sepak bola dari kecil hingga dewasa telah jelas tergambar dalam perjalanan hidupnya. Satu hal yang menarik, adalah ucapan yang senantiasa dikatakannya bahwa &quot;bola adalah teman&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak menyukai pekerjaannya sulit mencapai prestasi yang maksimal. Dan kesuksesan bisa kita raih selama kita merasa layak mendapatkannya dan terus memperjuangkannya. Tsubasa telah mencontohkannya.. bagaimana dia mencoba untuk meyakinkan diri nya dan teman-temannya bahwa bola adalah teman, dia meyakinkan bahwa apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesenangan, sebuah kedekatan, sesuatu yang tidak menakutkan bahkan meng-asyik-kan. Tsubasa mengajarkan kepada kita untuk mencintai suatu perjalanan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsubasa mengajarkan kita mencintai proses hidup. Tsubasa mengajarkan kita mencintai bola, yang sebenarnya justru bola telah membuat dia lelah karena dia harus berlari mengejarnya. Justru bola telah membuatnya sakit dan jatuh karena dia harus merebut, melompat, ataupun menyundul dengan susah payah. Lantas apakah dia jadi tidak tertarik dengan sepak bola yang melelahkan dan menyakitkan itu? Tidak! karena justru di balik semua itu ada suatu hal yang lebih baik yaitu kemenangan yang hakiki. Kemenangan tsubasa dalam sepak bola. Kemenangan kita dalam kesuksesan dan kematangan hidup. Karena kita sudah berani mencintai liku-liku hidup sebagai proses, mencintainya sebagai partner, karena bola adalah teman.. proses adalah teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan berpikir instan membuat orang sering lupa bahwa saat menabur dan saat menuai sangatlah berbeda. Di antara keduanya harus ada sebuah proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu hal yang perlu di ingat, bahwa sukses bukanlah hasil, tapi sukses adalah proses. Hasil yang kurang baik dengan proses terbaik dan usaha maksimal adalah lebih baik daripada hasil yang baik dengan proses buruk... karena sukses bukanlah hasil, tapi proses. Dan sukses bukanlah tujuan, tapi sukses adalah sebuah perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak bola adalah pertarungan, dan Tsubasa mencintainya. Bola adalah teman, bagaimana kita mencintai proses dan perjalanan... berusaha untuk mencapai Gol dengan proses terbaik. Hasil? urusan Allah saja lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintai perjalanan dan proses hidupmu dgn cara terbaik...&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; Wallahualam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://budiaridian.multiply.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/7690288062274245067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/03/pesan-captain-tsubasa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7690288062274245067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7690288062274245067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/03/pesan-captain-tsubasa.html' title='Pesan Captain Tsubasa'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-uzJxmz5V37k/T2BkRj3G-EI/AAAAAAAAAUc/Su5WHLpt5Cs/s72-c/captain-tsubasa.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-6029371934122851171</id><published>2012-02-29T12:00:00.002+07:00</published><updated>2015-11-08T16:25:35.519+07:00</updated><title type='text'>Perbedaan Hacker dengan Cracker</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upayfan.files.wordpress.com/2011/07/hackervscracker.jpg?w=614&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://upayfan.files.wordpress.com/2011/07/hackervscracker.jpg?w=614&quot; height=&quot;120&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak dari Kita yang salah pengertian tentang Hacker, seringkali masyarakat awam menganggap bahwa istilah &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;cracker&lt;/i&gt; adalah SAMA. Konotasinya hampir selalu negatif dan jahat. Padahal,&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;ada di antara &lt;i&gt;hackers&lt;/i&gt; yang berjasa besar karena menyelamatkan atau memperingatkan suatu sistem di Internet, sehingga si pemilik menyadari kelemahannya. Berikut ini adalah pengertian &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;cracker&lt;/i&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hacker &lt;/b&gt;adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang  memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi,  membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer.Hacker juga  bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan  suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki  kelemahan system yang di temukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;cracker &lt;/b&gt;adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system  dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari  system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak  yang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hacker :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs.  Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs  dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang  lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi  sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang  bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang  berguna bagi siapa saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang  serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak  pemahaman tentang sistem operasi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cracker :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan  bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan.  Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan  Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang  tertentu yang bisa mengaksesnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit,  kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan.  Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga  tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling  hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada beberapa jenis kegiatan hacking, diantaranya adalah:&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Social Hacking&lt;/i&gt;, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang  dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang  mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana  server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu  informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server  tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi  lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;T&lt;/i&gt;&lt;i&gt;echnical Hacking&lt;/i&gt;, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan  ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan  fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang  kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service.  Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system  dengan cara apapun dan bagaimana pun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_OG4P-UKTLBk/TCHQPCGmwFI/AAAAAAAAAEc/cu7OFbfV13M/s320/hacker+cracker&quot; /&gt; &lt;/div&gt;Hirarki / Tingkatan Hacker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Elite&lt;br /&gt;Ciri-ciri : mengerti  sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi &amp;amp; menyambungkan  jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien  &amp;amp; trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak  menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada.  Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Semi Elite&lt;br /&gt;Ciri-ciri  : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan &amp;amp; pengetahuan  luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk  lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Developed Kiddie&lt;br /&gt;Ciri-ciri  : umurnya masih muda (ABG) &amp;amp; masih sekolah, mereka membaca tentang  metoda hacking &amp;amp; caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai  sistem sampai akhirnya berhasil &amp;amp; memproklamirkan kemenangan ke  lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) &amp;amp;  baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru  di sistem operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Script Kiddie&lt;br /&gt;Ciri-ciri : seperti  developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai  pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI,  hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti &amp;amp; menyusahkan  hidup sebagian pengguna Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lamer&lt;br /&gt;Ciri-ciri :  tidak mempunyai pengalaman &amp;amp; pengetahuan tapi ingin menjadi hacker  sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan  komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software  prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan  software trojan, nuke &amp;amp; DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC  channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai  elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed  kiddie atau script kiddie saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik Hacker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.&lt;br /&gt;2. Semua informasi haruslah FREE.&lt;br /&gt;3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.&lt;br /&gt;4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi, dll.&lt;br /&gt;5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.&lt;br /&gt;6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.&lt;br /&gt;8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.&lt;br /&gt;9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.&lt;br /&gt;10.  Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk  menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cracker tidak memiliki kode etik apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Aturan Main Hacker&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker, yaitu:&lt;br /&gt;· Di atas segalanya, hormati pengetahuan &amp;amp; kebebasan informasi.&lt;br /&gt;· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.&lt;br /&gt;· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.&lt;br /&gt;· Tidak mendistribusikan &amp;amp; mengumpulkan software bajakan.&lt;br /&gt;· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.&lt;br /&gt;·  Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan  &amp;amp; mengajarkan berbagai informasi &amp;amp; metoda yang diperoleh.&lt;br /&gt;· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.&lt;br /&gt;· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.&lt;br /&gt;· Tidak pernah secara sengaja menghapus &amp;amp; merusak file di komputer yang dihack.&lt;br /&gt;· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dapat diambil kesimpulannya bahwa &lt;i&gt;Hacker &lt;/i&gt;yang  ‘baik’ adalah orang yang mengetahui apa yang dilakukannya, menyadari  seluruh akibat dari apa yang dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa  yang dilakukannya. Sementara h&lt;i&gt;acker &lt;/i&gt;yang ‘jahat’ atau biasa  disebut &lt;i&gt;cracker &lt;/i&gt;adalah orang yang tahu apa yang dikerjakannya,  tetapi seringkali tidak menyadari akibat dari perbuatannya. Dan ia tidak  mau bertanggung jawab atas apa yang telah diketahui dan dilakukannya  itu. Karena &lt;i&gt;hacker &lt;/i&gt;adalah orang yang tahu dalam  ketahuannya, di dunia &lt;i&gt;hackers &lt;/i&gt;tentu saja ada etika yang mesti  dipenuhi dan dipatuhi bersama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lebih jauh lagi tentang Cracker, &lt;i&gt;Cracker &lt;/i&gt;adalah  seseorang yang berusaha untuk menembus sistem komputer orang lain atau&lt;i&gt; &lt;/i&gt;menerobos sistem keamanan komputer orang lain untuk mengeruk  keuntungan atau melakukan tindak kejahatan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Inilah yang membedakannya dengan &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt;. Prinsip  kerja &lt;i&gt;hacker &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;cracker &lt;/i&gt;sebenarnya sama. Yang  membedakan keduanya adalah tujuannya. Dari segi kemampuan, &lt;i&gt;cracker &lt;/i&gt;dan  &lt;i&gt;hacker &lt;/i&gt;juga tidak jauh berbeda. Tapi &lt;i&gt;cracker &lt;/i&gt;seringkali  memiliki ilmu yang lebih oke dan keberanian serta kenekatan yang lebih  besar daripada &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt;. Namun dari segi mentalitas dan  integritas, keduanya beda jauh.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_OG4P-UKTLBk/TCHQPCGmwFI/AAAAAAAAAEc/cu7OFbfV13M/s320/hacker+cracker&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hacker  sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main  sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena  cracker sifatnya merusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda agar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://blog.duniascript.com/perbedaan-hacker-dengan-cracker.html&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/6029371934122851171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/perbedaan-hacker-dengan-cracker.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6029371934122851171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6029371934122851171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/perbedaan-hacker-dengan-cracker.html' title='Perbedaan Hacker dengan Cracker'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_OG4P-UKTLBk/TCHQPCGmwFI/AAAAAAAAAEc/cu7OFbfV13M/s72-c/hacker+cracker" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-8772094576112066994</id><published>2012-02-21T01:55:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T16:42:42.695+07:00</updated><title type='text'>Membesarkan Anak Seperti Ibnu Sina</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.muslimphilosophy.com/sina/gal/Ibn%20Sina%20Statue%20-2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.muslimphilosophy.com/sina/gal/Ibn%20Sina%20Statue%20-2.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;141&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Musik dan pendidikan anak? Ibnu Sina sudah hampir seribu tahun lalu melihat pentingnya bagi pertumbuhan anak. Ia melihatnya tak sekadar sebagai hiburan, tetapi berpengaruh pada perilaku halus anak kelak.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Jangan heran mendengar pendapat itu. Orang selalu membicarakan Ibnu Sina berkaitan dengan ilmu kedokteran. Tetapi, sesungguhnya, ilmuwan Muslim kelahiran Bukhara pada 980 M ini punya kepedulian pada pengasuhan anak. Seperti pengasuhan modern, tokoh yang dijuluki &#39;pangeran pada dokter&#39; ini tak menekankan pada kecerdasan intelektual semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginya, kesehatan moral, fisik, dan perilaku sama pentingnya bagi anak. Sebagai prinsip dasar, filsuf yang hidup di zaman dinasti Abbasiyah ini berpendapat, kekuatan mental menjadi motivator tubuh, perilaku manusia. Dalam pandangannya, moral yang menjadi bagian dari perilaku manusia itu diperoleh dari proses &#39;pembiasaan&#39;, &#39;imitasi&#39;, &#39;rasa takut&#39; atau &#39;kebijaksanaan&#39;. Itulah sebabnya, seperti para ahli pengasuhan modern, ia berpendapat keterampilan sosial di mana anak harus belajar bermain dalam kelompok dan juga proses belajar pun sebaiknya demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tahap pendidikan anak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina memperhatikan perkembangan anak sejak kelahirannya. Secara garis besar, tokoh yang sejak usia 18 tahun sudah berpraktik sebagai dokter ini membagi anak dalam empat tahap. Pertama, tahap bayi, mulai lahir sampai berumur dua tahun. Kedua, usia 3-5 tahun. Ketiga, usia 6-14 tahun, dan keempat usia 14 tahun ke atas.Dalam Al Qanun, Ibnu Sina melihat tiga hal yang penting dalam perkembangan anak, yakni pendidikan moral, pengembangan fisik, dan citarasa serta perilakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pendidikan moral, menurut dia, penting menjauhkan anak dari pengaruh buruk yang akan memengaruhi jiwa dan moralnya. Sementara pengembangan kesehatan fisik anak dilakukan dengan memberi kesempatan anak untuk bermain dan berolahraga. &#39;&#39;Ketika anak bangun dari tidur, yang terbaik untuknya adalah dimandikan, lalu biarkan dia bermain selama satu jam, lalu berikan sedikit makanan ... anak tak diizinkan minum langsung sesudah makan ...,&#39;&#39; katanya seperti dikutip dari Prospects: The Quarterly Review of Comparative Education ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melihat anak usia 3-5 tahun sedang banyak-banyaknya membutuhkan kegiatan fisik ini. Permainan membentuk sebuah unsur penting dalam kehidupan anak pada tahap ini, di mana ia memerlukan beragam keterampilan fisik dan motorik. Anak juga belajar cara hidup dalam kelompok dan mengambil keuntungan di dalamnya.Pada bagian lain, Ibnu Sina berpendapat, cita rasa anak  dipupuk sejak bayi. Sebagai ahli musik, ia menganggap penting bagi anak untuk mendengarkan musik sejak dalam ayunan hingga tidurnya. Begitu juga puisi sederhana dengan rima sederhana. Semua ini tak hanya menghibur anak, tetapi sekaligus mendorongnya untuk menghargai kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Sina, begitu memasuki usia 6 tahun, anak mulai beralih dari permainan bersifat fisik kepada pelajaran yang terorganisasi. &#39;&#39;Sampai (anak) berumur 14 tahun, mereka harus secara bertahap mengurangi kegiatan fisiknya,&#39;&#39; katanya.Saat belajar terstruktur itu, ia menyarankan anak belajar bersama anak-anak lain. Dengan begitu, menurut dia, anak akan saling belajar di antara mereka. &#39;&#39;Bila seorang anak berduaan saja dengan gurunya, akan kurang memuaskan bagi mereka berdua, jika pendidik bergerak dari satu murid ke murid lain, risiko kebosanan berkurang, kecepatan aktivitas bertambah dan anak menjadi lebih bersemangat belajar dan berhasil.&#39;&#39;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu anak melewati usia 14 tahun, Ibnu Sina melihat pentingnya belajar yang terspesialisasi. Dalam spesialisasi ini, anak sudah mengarah pada pendidikan yang menuju pekerjaannya atau pilihan profesinya di masa mendatang. Tentu saja, katanya, spesialisasi itu sesuai dengan kecenderungan dan minat anak. Arah spesialisasi itu, katanya, dapat diamati dari bukti langsung perilaku anak. Ibnu Sina mengakui sulitnya pengamatan ini. &#39;&#39;Pilihan ini dan ketepatannya tidaklah jelas. Dan, terlalu tipis untuk ditimbang atau diidentifikasi, jadi hanya Yang Mahakuasalah yang mengetahuinya,&#39;&#39; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengenal harmoni&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anak-anak di bawah usia enam tahun, menurut Ibnu Sina, amat memerlukan permainan. Olahraga dan musik merupakan komponen terpenting pada tahap ini.Menurut dia, ada beragam jenis olah raga yang membutuhkan kekuatan fisik, bisa juga ringan, lambat, bisa cepat, memadukan kekuatan dan kecepatan. Yang penting dari olahraga, katanya, bisa membuat anak menjadi rileks. Masing-masing jenis olah raga ini mempunyai tempatnya sendiri dan ada manfaatnya dalam kehidupan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula musik. Pada usia di bawah enam tahun, Ibnu Sina berpendapat, anak penting belajar untuk merasakan harmoni dan musik yang sumbang, suara tinggi dan rendah, dan bagaimana semua itu bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tahap primer usia 6-14 tahun, menurut Ibnu Sina, sampai pada pelajaran Alquran, belajar membaca dan menulis, mempelajari garis besar agama, dan belajar beberapa puisi Arab. Tapi, pakar ini juga tidak mengesampingkan kebutuhan fisik anak untuk bermain dan berolahraga. &#39;&#39;Bila sendi-sendi anak menguat, lidahnya fasih, dan ia siap untuk instruksi, pendengarannya penuh perhatian, ia mulai belajar Alquran, dan dipertunjukkan huruf alfabet dan diajarkan garis besar agama,&#39;&#39; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak, menurut dia, diajarkan untuk membawakan syair dan ayat yang puitis, karena lebih mudah diingat. Syair-syair itu menjelaskan perilaku baik dan berisi pelajaran, mencela kemalasan dan kebodohan, mendorong rasa hormat kepada orang tua, perilaku yang bisa diterima, keramahan terahdap tamu, dan standar modal yang tinggi. Ini artinya, puisi yang menurut Ibnu Sina diperkenalkan pada anak-anak usia ini adalah sastra dengan sebuah pesan pendidikan moral. Sebab, di sanalah, menurut dia, sumber kebahagiaan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu anak lewat usia 14 tahun, kata Ibnu Sina, saatnya ia diarahkan untuk penjurusan pada prospek pekerjaannya di masa mendatang. Pendidikan ini bersifat terbuka, berlangsung seumur hidup. &#39;&#39;Begitu ia selesai belajar Alquran dan memahami  bahasa, saat itu ia harus melihat pekerjaan yang cocok untuknya, dan ia harus diarahkan ke jalur ini.&#39;&#39;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, katanya, saat anak memilih: apakah ia ingin jalur teoretis atau teknis dan praktis dalam jalan hidupnya. Jadi ilmuwan atau jadi praktisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Sina</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/8772094576112066994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/membesarkan-anak-seperti-ibnu-sina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8772094576112066994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8772094576112066994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/membesarkan-anak-seperti-ibnu-sina.html' title='Membesarkan Anak Seperti Ibnu Sina'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-6234054832601102304</id><published>2012-02-21T01:36:00.003+07:00</published><updated>2015-11-08T16:42:31.005+07:00</updated><title type='text'>Filsafat Ibnu Sina</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S48tK8vWddI/AAAAAAAAAQw/3-GGLGuwCuQ/s200/ibnusina.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S48tK8vWddI/AAAAAAAAAQw/3-GGLGuwCuQ/s200/ibnusina.jpg&quot; width=&quot;148&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;A.   Filsafat Jiwa.&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina memberikan perhatiannya yang khusus terhadap pembahasan kejiwaan, sebagaimana yang dapat kita lihat dari buku - buku yang khusus untuk soal - soal kejiwaan&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;ataupun buku - buku yang berisi campuran berbagai persoalan filsafat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak sukar untuk mencari unsur - unsur pikiran yang membentuk teorinya tentang kejiwaan, seperti pikiran - piiran Aristoteles, Galius atau Plotinus, terutama pikiran- pikiran Aristoteles yang banyak dijadikan sumber pikiran-pikirannya. Namun hal ini tidak berarti bahwa Ibnu Sina tidak mempunyai kepribadian sendiri atau pikiran - pikiran yang sebelumnya, baik dalam segi pembahasan fisika maupun segi pembahasan metafisika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam segi fisika, ia banyak  memakai metode eksperimen dan banyak terpengaruh oleh pembahasan lapangan kedokteran. Dalam segi metafisika terdapat kedalaman dan pembaharuan yang menyebabkan dia mendekati pendapat - pendapat filosof modern&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn16&quot;&gt;&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Ibnu Sina dalam soal kejiwaan tidak dapat diremehkan, baik pada dunia pikir Arab sejak abad ke sepuluh Masehi sampai akhir abad ke 19 M, terutama pada Gundisallinus, Albert the Great, Thomas Aquinas, Roger Bacon dan Dun Scot. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran terpenting yang dihasilkan Ibnu Sina ialah falsafatnya tentang jiwa. Sebagaimana Al-Farabi, ia juga menganut faham pancaran. Dari Tuhan memancar akal pertama, dan dari akal pertama memancar akal kedua dan langit pertama, demikian seterusnya sehingga tercapai akal ke sepuluh dan bumi. Dari akal ke sepuluh memancar segala apa yang terdapat di bumi yang berada dibawah bulan. Akal pertama adalah malaekat tertinggi dan akal kesepuluh adalah Jibril. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran ini berbeda dengan pemikiran kaum sufi dan kaum mu’tazilah. Bagi kaum sufi kemurnian tauhid mengandung arti bahwa hanya Tuhan yang mempunyai wujud. Kalau ada yang lain yang mempunyai wujud hakiki disamping Tuhan, itu mngandung arti bahwa ada banyak wujud, dan dengan demikian merusak tauhid. Oleh karena itu mereka berpendapat : Tiada yang berwujud selain dari Allah swt. Semua yang lainnya pada hakikatnya tidak ada. Wujud yang lain itu adalah wujud bayangan. Kalau dibandingkan dengan pohon dan bayangannya, yang sebenarnya mempunyai wujud adalah pohonnya, sedang bayangannya hanyalah gambar yang seakan – akan tidak ada. Pendapat inilah kemudian yang membawa kepada paham &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;wahdat al-wujud&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (kesatuan wujud), dalam arti wujud bayangan bergantung pada wujud yang punya bayangan. Karena itu ia pada hakekatnya tidak ada; bayangan tidak ada. Wujud bayangan bersatu dengan wujud yang punya bayangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kaum Mu’tazilah dalam usaha memurnikan tauhid pergi ke peniadaan sifat – sifat Tuhan dan kaum sufi ke peniadaan wujud selain dari wujud Allah swt, maka kaum filosof Islam yang dipelopori al-Farabi, pergi ke faham emanasi atau &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-faidh&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; Lebih dari mu’tazilah dan kaum sufi, al-Farabi berusaha meniadakan adanya arti banyak dalam diri Tuhan. Kalau Tuhan berhubungan langsung dengan alam yang tersusun dari banyak unsur ini, maka dalam pemikiran Tuhan terdapat pemikiran yang banyak. Pemikiran yang banyak membuat faham tauhid tidak murni lagi&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn18&quot;&gt;&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Farabi, Allah menciptakan alam ini melalui emanasi, dalam arti bahwa wujud Tuhan melimpahkan wujud alam semesta. Emanasi ini terjadi melalui tafakkur (berfikir) Tuhan tentang dzat-Nya yang merupakan prinsip dari peraturan dan kebaikan dalam alam. Dengan kata lain, berpikirnya Allah swt tentang dzat-Nya adalah sebab dari adanya alam ini. Dalam arti bahwa ialah yang memberi wujud kekal dari segala yang ada. Berfikirnya Allah tentang dzatnya sebagaimana kata Sayyed Zayid, adalah ilmu Tuhan tentang diri-Nya, dan ilmu itu adalah daya &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-Qudrah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; yang menciptakan segalanya, agar sesuatu tercipta, cukup Tuhan mengetahuiNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina berpendapat bahwa akal pertama mempunyai dua sifat : sifat wajib wujudnya sebagai pancaran dari Allah, dan sifat mungkin wujudnya jika ditinjau dari hakekat dirinya atau &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;necessary by virtual of the necessary being and possible in essence&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; Dengan demikian ia mempunyai tiga obyek pemikiran : Tuhan, dirinya sebagai wajib wujudnya dan dirinya sebagai mungkin wujudnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemkiran tentang Tuhan timbul akal  - akal dari pemikiran tentang dirinya sebagai wajib wujudnya timbul jiwa - jiwa dari pemikiran tentang dirinya sebagai mungkin wujudnya timbul di langit. Jiwa manusia sebagaimana jiwa - jiwa lain dan segala apa yang terdapat di bawah Bulan, memancar dari akal ke sepuluh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segi - segi kejiwaan pada Ibnu Sina pada garis besarnya dapat dibagi menjadi dua segi yaitu : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Segi fisika yang membicarakan tentang macam - macamnya jiwa (jiwa tumbuhkan, jiwa hewan dan jiwa manusia). Pembahasan kebaikan - kebaikan, jiwa manusia, indera dan lain - lain dan pembahasan lain yang biasa termasuk dalam pengertian ilmu jiwa yang sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Segi metafisika, yang membicarakan tentang wujud dan hakikat jiwa, pertalian jiwa dengan badan dan keabadian jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina membagi jiwa dalam tiga bahagian : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jiwa tumbuh - tumbuhan ( ) dengan daya - daya :&lt;br /&gt;- Makan (nutrition)&lt;br /&gt;- Tumbuh (growth)&lt;br /&gt;- Berkembang biak (reproduction)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jiwa binatang ( ) dengan daya - daya :&lt;br /&gt;- Gerak (locomotion)&lt;br /&gt;- Menangkap (perception) dengan dua bagian :&lt;br /&gt;* Menagkap dari luar dengan panca indera&lt;br /&gt;* Menangkap dari dalam dengan indera - indera dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Indera bersama yang menerima segala apa yang ditangkap oleh panca indera&lt;br /&gt;- Representasi yang menyimpan segala apa yang diterima oleh indera bersama&lt;br /&gt;- Imaginasi yang dapat menyusun apa yang disimpan dalam representasi&lt;br /&gt;-      Estimasi yang dapat menangkap hal - hal abstraks yang terlepas dari materi umpamanya keharusan lari bagi kambing dari anjing serigala.&lt;br /&gt;- Rekoleksi yang menyimpan hal - hal abstrak yang diterima oleh estimasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jiwa manusia ( ) dengan daya - daya :&lt;br /&gt;-      Praktis yang hubungannya dengan badanTeoritis yang hubungannya adalah dengan hal - hal abstrak. Daya ini mempunyai tingkatan :&lt;br /&gt;a. Akal materiil yang semata - mata mempunyai potensi untuk berfikir dan belum dilatih walaupun sedikitpun.&lt;br /&gt;b. Intelectual in habits, yang telah mulai dilatih untuk berfikir tentang hal - hal abstrak.&lt;br /&gt;c. Akal actuil, yang telah dapat berfikir tentang hal - hal abstrak.&lt;br /&gt;d.    Akal mustafad yaitu akal yang telah sanggup berfikir tentang hal - hal abstrak dengan tak perlu pada daya upaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat seseorang bergantung pada jiwa mana dari ketiga macam jiwa tumbuh - tumbuhan, binatang dan manusia yang berpengaruh pada dirinya, maka orang itu dapat menyerupai binatang, tetapi jika jiwa manuisa yang mempunyai pengaruh atas dirinya, maka orang itu dekat menyerupai malaekat dan dekat dengan kesempurnaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Sina jiwa manusia merupakan satu unit yang tersendiri dan mempunyai wujud terlepas dari badan. Jiwa manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut al-Ghazali di dalam buku – buku filsafatnya dia menyatakan bahwa manusia mempunyai identitas esensial yang tetap tidak berubah – ubah yaitu &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-Nafs­ atau jiwanya&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn25&quot; name=&quot;_ftnref25&quot; style=&quot;mso-footnote-id: ftn25;&quot; title=&quot;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; Adapun yang dimaksud tentang &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;al-Nafs&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; adalah “substansi yang berdiri sendiri yang tidak bertempat”. Serta merupakan “tempat bersemayam pengetahuan – pengetahuan intelektual &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-ma’qulat&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; yang berasal dari alam &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;al-malakut&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; atau &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-amr&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; Hal ini menunjukkan bahwa esensi manusia bukan fisiknya dan bukan fungsi fisiknya. Sebab fisik adalah sesuatu yang mempunyai tempat, sedangkan fungsi fisik adalah sesuatu yang tidak berdiri sendiri, karena keberadaannya tergantung kepada fisik. Sementara dalam penjelasannya yang lain, al-Ghazali menegaskan bahwa manusia terdiri atas dua substansi pokok, yakni substansi yang berdimensi dan substansi yang tidak berdimensi, namun mempunyai kemampuan merasa dan bergerak dengan kemauan. Substansi yang pertama dinamakan badan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-jism&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; dan substansi yang kedua disebut jiwa &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-nafs&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-Nafs&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; memiliki daya – daya sebagai derivatnya dan atas dasar tingkatan daya – daya tersebut, pada diri manusia terdapat tiga jiwa &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-nufus al-tsalatsah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=&quot;mso-bidi-font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; jiwa tumbuhan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-nafs al-nabatiyah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; merupakan tingkatan jiwa yang paling rendah dan memiliki tiga daya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) daya nutrisi &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-ghadiya&lt;/i&gt;),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2) daya tumbuh &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-munmiyah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; dan&lt;br /&gt;3) daya reproduksi &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-muwallidah&lt;/i&gt;),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dengan daya ini manusia dapat berpotensi makan, tumbuh dan berkembang biak sebagaimana tumbuh – tumbuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; jiwa hewani/sensitive &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-nafs al-hayawaniyah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; yang memiliki dua daya :&lt;br /&gt;1) daya penggerak &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-mukharikah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; dan&lt;br /&gt;2) daya persepsi &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-mudrikah&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penggerakn &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-mukharikah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; terdapat dua daya lagi yaitu&lt;br /&gt;1) daya pendorong &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-baitsah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; dan&lt;br /&gt;2) daya berbuat &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-fa’ilah&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara daya pertama dengan daya kedua sebagaimana hubungan daya potensi dan aktus, tetapi keduanya bersifat potensial sebelum mencapai aktualisasinya. Yang pertama merupakan kemauan dan yang kedua merupakan kemampuan. Karena itu al-Ghazali menyebut yang pertama &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;iradah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; dan yang kedua &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;qudrah&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=&quot;mso-bidi-font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; jiwa rasional &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-nafs al-natiqah&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt; Mempunyai dua daya :&lt;br /&gt;1) daya praktis &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-‘amilah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; dan&lt;br /&gt;2) daya teoritis &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-alimah&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama berfungsi menggerakkan tubuh melalui daya – daya jiwa sensitive / hewani. Sesuai dengan tuntutan pengetahuan yang dicapai oleh akal teorities. Yang dimaksud akal teoritis adalah &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-‘alimah&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; sebab jiwa rasional disebut juga &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al ‘aql&lt;/i&gt;. &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Al-‘alimah&lt;/i&gt; disebut juga akal praktis.&lt;/span&gt; Akal praktis merupakan saluran yang menyampaikan gagasan akal teoritis kepada daya penggerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ghazali didalam &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Tahafut al-Falasifah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; menyangkal 20 buah kesalahan para filosof muslim beserta pendahulu – pendahulu mereka yang berpaham teistik di Yunani. Para filosof yang disangkal oleh al-Ghazali ini terbagi kedalam tiga kelompok :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Filosof – filosof materialistik &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;dahriyyun&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah ateis – ateis yang menyangkal adanya Allah dan merumuskan kekekalan alam dan terciptanya alam dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2.&lt;/span&gt;     Filosof – filosof naturalis atau desitik &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;thabi’iyyun&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Mereka melaksanakan berbagai riset di dalam alam semesta dan segala sesuatu yang menakjubkan di dalam dunia binatang dan tumbuh – tumbuhan. Melalui riset-riset itu mereka cukup banyak menyaksikan keajaiban – keajaiban di dalam ciptaan  Allah dan mereka menemukan kebijaksanaan-Nya sehingga akhirnya mereka mau tak mau mengakui adanya satu pencipta yang Maha Bijaksana. Walaupun demikian mereka tetap menyangkal adanya hari pengadilan, kebangkitan kembali dan kehidupan akhirat. Mereka tidak mengenal pahala dan dosa, karenanya mereka memuaskan nafsu – nafsu mereka seperti binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;3.&lt;/span&gt; Filosof – filosof teis &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;ilahiyyun&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah filosoh – filosof Yunani seperti Socrates, Plato dan Aristoteles. Aristoteles telah mengkritik filosof – fiosof teis sebelumnya, termasuk Socrates dan Plato. Walaupun begitu, menurut al-Ghazali, Aristoteles masih mempertahankan sisa – sisa kekafiran dan kebid’ahan mereka  yang tak berhasil dilepaskannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat Aristoteles seperti yang disebarluaskan oleh penerjemah – penerjemah dan komentator – komentator karyanya (pengikutnya) khususnya al-Farabi dan Ibnu Sina terbagi ke dalam 3 kelompok :&lt;br /&gt;a.     Filsafat – filsafatnya yang harus dipandang kufur.&lt;br /&gt;b.     Filsafat – filsafatnya yang menurut Islam adalah bid’ah.&lt;br /&gt;c.     Filsafat – filsafatnya yang sama sekali tak perlu disangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga masalah yang menyebabkan kufur tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; bahwa Allah hanya mengetahui hal – hal yang besar – besar dan tidak mengetahui hal – hal yang kecil - kecil.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;    bahwa alam ini azali atau kekal, tanpa permulaan.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ketiga,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;    bahwa di akhirat kelak yang dihimpun adalah ruh manusia bukan jasadnya&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn31&quot;&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Ada empat dalil yang dikemukakan oleh Ibnu Sina untuk membuktikan adanya jiwa yaitu :&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt; Dalil alam - kejiwaan (natural psikologi).&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2.&lt;/span&gt;     Dalil Aku dan kesatuan gejala - gejala kejiwaan.&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;3.&lt;/span&gt;     Dalil kelangsungan (kontinuitas).&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;4.&lt;/span&gt;     Dalil orang terbang atau orang tergantung di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil – dalil tersebut apabila diuraikan satu persatu adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt;     Dalil Alam Kejiwaan&lt;br /&gt;Pada diri kita ada peristiwa yang tidak mungkin di tafsirkan kecuali sesudah mengakui adanya jiwa. Peristiwa – peristiwa tersebut adalah gerak dan pengenalan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;idrak&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; pengetahuan).&lt;br /&gt;Gerak ada dua macam yaitu :&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1)&lt;/span&gt;    Gerak paksaan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;harakah qahriah&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; yang timbul sebagai akibat dorongan dari luar dan yang menimpa sesuatu benda kemudian menggerakkannya.&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2)&lt;/span&gt;    Gerak bukan paksaan, dan gerak ini terbagi menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;a&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;     Gerak sesuai dengan ketentuan hukum alam, seperti jatuhnya batu dari atas ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;b.&lt;/span&gt;     Gerak yang  terjadi dengan melawan hukum alam, seperti manusia yang berjalan di bumi, sdang berat&lt;br /&gt;badannya seharusnya menyebabkan ia diam, atau seperti burung yang terbang menjulang di udara, yang seharusnya jatuh (tetap) di sarangnya di atas bumi. Gerak yang berlawanan dengan ketentuan alam tersebut menghendaki adanya penggerak khusus yang melebihi unsur – unsur benda yang bergerak. Penggerak tersebut ialah jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan (pengetahuan) tidak dimiliki oleh semua mahluk, tetapi hanya di miliki oleh sebagiannya. Yang memiliki pengenalan ini menunjukkan adanya kekuatan – kekuatan lain yang tidak terdapat pada lainnya. Begitulah isi dalil natural-psikologi dari Ibnu Sina yang didasarkan atas buku &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;De Anima&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (Jiwa) dan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Physics&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; kedua – duanya dari Aristoteles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalil Ibnu Sina tersebut banyak berisi kelemahan – kelemahan antara lain bahwa natural &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;(&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;physic&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt; pada dalil tersebut dihalalkan. Dalil tersebut baru mempunyai nilai kalau sekurangnya benda – benda tersebut hanya terdiri dari unsur – unsur yang satu maca, sedang benda – benda tersebut sebenarnya berbeda susunannya (unsur – unsurnya). Oleh karena itu maka tidak ada keberatannya untuk mengatakan bahwa benda – benda yang bergerakmelawan ketentuan alam berjalan sesuai dengan tabiatnya yang khas dan berisi unsur – unsur yang memungkinkan ia bergerak. Sekarang ini banyak alat – alat (mesin ) yang bergerak dengan gerak yyang berlawanan dengan hukum alam, namun seorang pun tidak mengira bahwa alat – alat (mesin – mesin) terseut berisi jiwa atau kekuatan lain yang tidak terlihat dan yang menggerakkannya. Ulama – ulama biologi sendiri sekarang menafsirkan fenomena kehidupan dengan tafsiran mekanis dan dinamis, tanpa mengikut sertakan kekuatan psikologi (kejiwaan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya Ibnu Sina sendiri menyadari kelemahan dalil tersebut. Oleh karena itu dalam kitab – kitab yang dikarang pada masa kematangan ilmunya, seperti &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;al-syifa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;al-Isyarat&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; dalil tersebut disebutkan sambil lalu saja, dan ia lebih mengutamakan dalil-dalil yang didasarkan atas segi – sehi pikiran dan jiwa, yang merupakan genitalianya Ibnu sina.&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn33&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2.&lt;/span&gt;  Dalil Aku dan Kesatuan Gejala Kejiwaan.&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Sina apabila seorang sedang membicarakan tentang dirinya atau mengajak bicara kepada orang lain, maka yang dimaksudkan ialah jiwanya, bukan badannya. Jadi ketika kita mengatakan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;saya keluar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; atau &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;saya tidur&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; maka bukan gerak kaki, atau pemejaman mata yang dimaksudkan, tetapi hakikat kita dan seluruh pribadi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;3.&lt;/span&gt; Dalil Kelangsungan (kontinuitas).&lt;br /&gt;Dalil ini mengatakan bahwa masa kita yang sekarang berisi juga masa lampau dan masa depan. Kehidupan rohani kita pada pagi ini ada hubungannya dengan kehidupan kita yang kemarin, dan hubungan ini tidak terputus oleh tidur kita, bahkan juga ada hubngannya dengan kehidupan kita yang terjadi beberapa tahun yang telah lewat. Kalau kita ini bergerak dalam mengalami perubahan, maka gerakan – gerakan dan perubahan tersebut bertalian satu sama lain dan berangkai – rangkai pula. Pertalian dan perangkaian ini bisa terjadi karena peristiwa – peristiwa jiwa merupakan limphan dari sumber yang satu dan beredar sekitar titik tarik yang tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina dengan dalil kelangsungan tersebut telah membuka ciri kehidupan pikiran yang paling khas dan mencerminkan penyelidikan dan pembahasannya yang mendalam, bahkan telah mendahului masanya beberapa abad, karena pendapatnya tersebut dipegangi oleh ilmu jiwa modern dan telah mendekati tokoh – tokoh pikir  masa sekarang.&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn35&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;4.&lt;/span&gt;  Dalil Orang Terbang atau Tergantung di Udara.&lt;br /&gt;Dalil ini adalah yang terindah dari Ibnu Sina dan yang paling jelas menunjukkan daya kreasinya. Meskipun dalil tersebut didasarkan atas perkiraan dan khayalan, namun tidak mengurangi kemampuannya untuk memberikan keyakinan. Dalil tersebut mengatakan sebagai berikut : “Andaikan ada seseorang yang mempunyai kekuatan yang penuh, baik akal maupun jasmani, kemudian ia menutup matanya sehingga tak dapat melihat sama sekali apa yang ada di sekelilingnya kemudian ia diletakkan di udara atau dalam kekosongan, sehingga ia tidak merasakan sesuatu persentuhan atau bentrokan atau perlawanan, dan anggota – anggota badannya diatur sedemikian rupa sehingga tidak sampai saling bersentuhan atau bertemu. Meskipun ini semua terjadi namun orang tersebut tidak akan ragu – ragu bahwa dirinya itu ada, meskipun ia sukar dapat menetapkan wujud salah satu bagian badannya. Bahkan ia boleh jadi tidak mempunyai pikiran sama sekali tentang badan, sedang wujud yang digambarkannya adalah wujud yang tidak mempunyai tempat, atau panjang, lebar dan dalam (tiga dimensi). Kalau   pada saat tersebut ia mengkhayalkan (memperkirakan) ada tangan dan kakinya. Dengan demikian maka penetapan tentang wujud dirinya, tidak timbul dari indera atau melalui badan seluruhnya, melainkan dari sumber lain yang berbeda sama sekali dengan badan yaitu jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalil Ibnu Sina tersebut seperti halnya dengan dalil Descartes, didasarkan atas suatu hipotesa, bahwa pengenalan yang berbeda – beda mengharuskan adanya perkara – perkara yang berbeda – beda pula. Seseorang dapat melepaskan dirinya dari segala sesuatu, kecuali dari jiwanya yang menjadi dasar kepribadian dan dzatnya sendiri. Kalau kebenaran sesuatu dalam alam ini kita ketahui dengan adanya perantara (tidak langsung), maka satu kebenaran saja yang kita ketahui dengan langsung, yaitu jiwa dan kita tidak bisa meragukan tentang wujudnya, meskipun sebentar saja, karena pekerjaan – pekerjaan jiwa selamanya menyaksikan adanya jiwa tersebut.&lt;a href=&quot;http://nurulwatoni.tripod.com/FILSAFAT_IBNU_SINA.htm#_ftn36&quot; name=&quot;_ftnref36&quot; title=&quot;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;B.&lt;/span&gt;   Filsafat Wujud.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Ibnu Sina sifat wujudlah yang terpenting dan yang mempunyai kedudukan diatas segala sifat lain, walaupun essensi sendiri. Essensi, dalam faham Ibnu Sina terdapat dalam akal, sedang wujud terdapat di luar akal. Wujudlah yang membuat tiap essensi yang dalam akal mempunyai kenyataan diluar akal. Tanpa wujud, essensi tidak besar artinya. Oleh sebab itu wujud lebih penting dari essensi. Tidak mengherankan kalau dikatakan bahwa Ibnu Sina telah terlebih dahulu menimbulkan falsafat wujudiah atau existentialisasi dari filosof - filosof lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dikombinasikan, essensi dan wujud dapat mempunyai kombinasi berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt;     Essensi yang tak dapat mempunyai wujud, dan hal yang serupa ini disebut oleh Ibnu Sina &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;mumtani’&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; () yaitu sesuatu yang mustahil berwujud      (-impossible being).&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2.&lt;/span&gt;     Essensi yang boleh mempunyai wujud dan boleh pula tidak mempunyai wujud. Yang serupa ini disebut &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;mumkin&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; () yaitu sesuatu yang mungkin berwujud tetapi mungkin pula tidak berwujud. Contohnya adalah alam ini yang pada mulanya tidak ada kemudian ada dan akhirnya akan hancur menjadi tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;3.&lt;/span&gt;     Essensi yang tak boleh tidak mesti mempunyai wujud. Disini essensi tidak bisa dipisahkan dari wujud. Essensi dan wujud adalah sama dan satu. Di sini essensi tidak dimulai oleh tidak berwujud dan kemudian berwujud, sebagaimana halnya dengan essensi dalam kategori kedua, tetapi essensi mesti dan wajib mempunyai wujud selama - lamanya. Yang serupa ini disebut mesti berwujud        () yaitu Tuhan. Wajib al wujud inilah yang mewujudkan mumkin al wujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembagian wujud kepada &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;wajib&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;  dan &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;mumkin&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt; tampaknya Ibnu Sina terpengaruh oleh pembagian wujud para mutakallimun kepada : baharu (al-hadits) dan Qadim (al-Qadim). Karena dalil mereka tentang wujud Allah didasarkan pada pembedaan - pembedaan “baharu” dan “qadim” sehingga mengharuskan orang berkata, setiap orang yang ada selain Allah adalah baharu, yakni didahului oleh zaman dimana Allah tidak berbuat apa - apa. Pendirian ini mengakibatkan lumpuhnya kemurahan Allah pada zaman yang mendahului alam mahluk ini, sehingga Allah tidak pemurah pada satu waktu dan Maha Pemurah pada waktu lain. Dengan kata lain perbuatan-Nya tidak Qadim dan tidak mesti wajib. Untuk menghindari keadaan Tuhan yang demikian itu, Ibnu Sina menyatakan sejak mula “bahwa sebab kebutuhan kepada &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;al-wajib&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (Tuhan) adalah mungkin, bukan baharu”. Pernyataan ini akan membawa kepada aktifnya iradah Allah sejak Qadim, sebelum Zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pendapat tersebut terdapat perbedaan antara pemikiran para mutakallimin dengan pemikiran Ibnu Sina. Dimana para mutakallimin anatar qadim dan baharu lebih sesuai dengan ajaran agama tentang Tuhan yang menjadikan alam menurut kehendak-Nya, sedangkan dalil Ibnu Sina dalam dirinya terkandung pemikiran Yunani bahwa Tuhan yang tunduk dibawah “kemestian”, sehingga perbuatan-Nya telah ada sekaligus sejak qadim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perbuatan Ilahi” dalam pemikiran Ibnu Sina dapat disimpulkan dalam 4 catatan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; perbuatan yang tidak kontinu (ghairi mutajaddid) yaitu perbuatan yang telah selesai sebelum zaman dan tidak ada lagi yang baharu. Dalam kitab An-Najah (hal. 372) Ibnu Sina berkata : “yang wajib wujud (Tuhan) itu adalah wajib (mesti) dari segala segi, sehingga tidak terlambat wujud lain (wujud muntazhar) - dari wujud-Nya, malah semua yang mungkin menjadi wajib dengan-Nya. Tidak ada bagi-Nya kehendak yang baru, tidak ada tabi’at yang baru, tidak ada ilmu yang baru dan tidak ada suatu sifat dzat-Nya yang baru”. Demikianlah perbuatan Allah telah selesai dan sempurna sejak qadim, tidak ada sesuatu yang baru dalam pemikiran Ibnu Sina, seolah - olah alam ini tidak perlu lagi kepada Allah sesudah diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; perbuatan Ilahi itu tidak ada tujuan apapun. Seakan - akan telah hilang dari perbuatan sifat akal yang dipandang oleh Ibnu Sina sebagai hakekat Tuhan, dan hanya sebagai perbuatan mekanis karena tidak ada tujuan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; manakala perbuatan Allah telah selesai dan tidak mengandung sesuatu maksud, keluar dari-Nya berdasarkan “hukum kemestian”, seperti pekerjaan mekanis, bukan dari sesuatu pilihan dan kehendak bebas.&lt;br /&gt;Yang dimaksudkan dalam catatan ketiga ini yaitu Ibnu Sina menisbatkan sifat yang paling rendah kepada Allah karena sejak semula ia menggambarkan “kemestian” pada Allah dari segala sudut. Akibatnya upaya menetapkan iradah Allah sesudah itu menjadi sia - sia, akrena iradah itu tidak lagi bebas sedikitpun dan perbuatan yang keluar dari kehendak itu adalah kemestian dalam arti yang sebenarnya. Jadi tidak ada kebebasan dan kehendak selagi kemestian telah melilit Tuhan sampai pada perbuatan-Nya, lebih - lebih lagi pada dzat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;,&lt;/span&gt; perbuatan itu hanyalah “memberi wujud” dalam bentuk tertentu. Untuk memberi wujud ini Ibnu Sina menyebutnya dengan beberapa nama, seperti : shudur (keluar), faidh (melimpah), luzum (mesti), wujub anhu (wajib darinya). Nama - nama ini dipakai oleh Ibnu Sina untuk membebaskan diri dari pikiran “Penciptaan Agamawi”, karena ia berada di persimpangan jalan anatara mempergunakan konsep Tuhan sebagai “sebab pembuat” (Illah fa’ilah) seperti ajaran agama dengan konsep Tuhan sebagai sebab tujuan (Illah ghaiyyah) yang berperan sebagai pemberi kepada materi sehingga bergerak ke arahnya secara gradual untuk memperoleh kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam empat catatan tersebut para penulis sejarah dan pengkritik Ibnu Sina selalu memahami bahwa Ibnu Sina menggunakan konsep pertama yaitu konsep Tuhan sebagai “sebab pembuat”. Tidak terpikir oleh mereka kemunginan Ibnu Sina menggunakan konsep kedua, yang menyatakan bahwa Tuhan tidak mencipta, tapi hanya sebagai “tujuan” semata. Semua mahluk merindui Tuhan dan bergerak ke arahNya seperti yang terdapat dalam konsepsi Aristoteles tentang keindahan seni dalan hubungan alam dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;C. Falsafat Wahyu dan Nabi.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya gejala kenabian dan wahyu ilahi merupakan sesuatu yang oleh Ibnu Sina telah diusahakan untuk dibangun dalam empat tingkatan : intelektual, “imajinatif”, keajaiban, dan sosio politis. Totalitas keempat tingkatan ini memberi kita petunjuk yang jelas tentang motivasi, watak dan arah pemikiran keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akal manusia terdiri empat macam yaitu akal materil, akal  intelektual, akal aktuil, dan akal mustafad. Dari keempat akal tersebut tingkatan akal yang terendah adalah akal materiil. Ada kalanya Tuhan menganugerahkan kepada manusia akal materiil yang besar lagi kuat, yang Ibnu Sina diberi nama &lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;al hads&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; yaitu intuisi. Daya yang ada pada akal materiil semua ini begitu besarnya, sehingga tanpa melalui latihan dengan mudah dapat berhubungan dengan akal aktif dan dengan mudah dapat menerima cahaya atau wahyu dari Tuhan. Akal serupa ini mempunyai daya suci. Inilah bentuk akal tertinggi yang dapat diperoleh manusia dan terdapat hanya pada nabi - nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi wahyu dalam pengertian teknis inilah yang mendorong manusia untuk beramal dan menjadi orang baik, tidak hanya murni sebagai wawasan intelektual dan ilham belaka. Maka tak ada agama yang hanya berdasarkan akal murni. Namun demikian, wahyu teknis ini, dalam rangka mencapai kualitas potensi yang diperlukan, juga tak pelak lagi menderita karena dalam kenyataannya wahyu tersebut tidak memberikan kebenaran yang sebenarnya, tetapi kebenaran dalam selubung simbol – simbol. Namun sejauh mana wahyu itu mendorong ?. Kecuali kalau nabi dapat menyatakan wawasan moralnya ke dalam tujuan – tujuan dan prinsip – prinsip moral yang memadai, dan sebenarnya ke dalam suatu struktur sosial politik, baik wawasan maupun kekuatan wahyu imajinatifnya tak akan banyak berfaedah. Maka dari itu, nabi perlu menjadi seorang pembuat hukum dan seorang negarawan tertinggi – memang hanya nabilah pembuat hukum dan negarawan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;¨     Ibnu Sina memiliki pemikiran keagamaan yang mendalam. Pemahamannya mempengaruhi pandangan filsafatnya. Ketajaman pemikirannya dan kedalaman keyakinan keagamaannya secara simultan mewarnai alam pikirannya. Ibnu Rusyd menyebutnya sebagai seorang yang agamis dalam berfilsafat, sementara al-Ghazali menjulukinya sebagai Filsuf yang terlalu banyak berfikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¨     Menurut Ibnu Sina bahwa alam ini diciptakan dengan jalan emanasi (memancar dari Tuhan). Tuhan adalah wujud pertama yang immateri dan dariNyalah memancar segala yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¨     Tuhan adalah wajibul wujud (jika tidak ada menimbulkan mustahil), beda dengan mumkinul wujud (jika tidak ada atau ada menimbulkan tidak mujstahil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¨     Pemikiran Ibnu Sina tentang kenabian menjelaskan bahwa nabilah manusia yang paling unggul, lebih unggul dari filosof karena nabi memiliki akal aktual yang sempurna tanpa latihan atau studi keras, sedangkan filosof mendapatkannya dengan usaha dan susah payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;referensi :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Al-Ahwan, Ahmad Fuad, Filsafat Islam, Jakarta, Pustaka Firdaus, 1984&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Ghazali Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Ahmad, al-Munqidz min al-Dlalah wa al-Muwassil ila dzi al-Izzah wa al-Jalal, Lebanon, Beirut, 1967&lt;/li&gt;&lt;li&gt;____________, Madarij al-Salikin, Kairo, tsaqofah Islamiyah, 1964&lt;/li&gt;&lt;li&gt;____________, Ma’rij al-Quds fi Madaarij Ma’rofah al-Nafs, Kairo, Maktabah al-Jund, 1968&lt;/li&gt;&lt;li&gt;____________, Tahafut al-Falasifah, Kairo, Mesir, Maktaba’ah al-Qahirah, 1903&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Busyairi Madjidi, Konsep Kependidikan Para filosof Muslim, Yogyakarta, Al-Amin Press, 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daudy Ahmad, Dr. MA., Kuliah Filsafat Islam, Jakarta, Bulan Bintang, 1986&lt;/li&gt;&lt;li&gt;_____________, Segi - Segi Falsafi dalam Islam, Jakarta, Bulan Bintang, 1984&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hanafi, Ahmad, MA, Pengantar Filsafat Islam, Jakarta, Bulan Bintang, 1986&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Imam Munawir, Mengenal Pribadi 30 Pendekar dan Pemikir Islam dari masa ke masa, Surabaya, PT. Bina Ilmu, 1985&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nasution, harun, Prof., Dr., Islam ditinjau dari berbagai Aspeknya, Jakarta, Penerbit Universitas Indonesia, 1996&lt;/li&gt;&lt;li&gt;_____________, Falsafat dan Msitisme dalam Islam, Jakarta, Bulan Bintang, 1992&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oemar Amin Husein, Dr., Filsafat Islam, Jakarta, Bulan Bintang, 1975&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Poerwantana, dkk., Seluk Beluk Filsafat Islam, Bandung, PT remaja Rosdakarya, 1991&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Syarif, MM., MA., Para Filosof Muslim, Bandung, Mizan, 1994&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Thawil Akhyar Dasoeki, Sebuah Kompilasi Filsafat Islam, Semarang, Dina Utama Semarang, 1993&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zaenal Abidin Ahmad, Ibnu Sina (Avecenna) sarjana dan Filosof Dunia, Jakarta, Bulan Bintang, 1949&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/6234054832601102304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/filsafat-ibnu-sina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6234054832601102304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6234054832601102304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/filsafat-ibnu-sina.html' title='Filsafat Ibnu Sina'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S48tK8vWddI/AAAAAAAAAQw/3-GGLGuwCuQ/s72-c/ibnusina.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-8334401921127828351</id><published>2012-02-21T00:06:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:34:22.020+07:00</updated><title type='text'>Ibnu Sina (Avicenna)</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_NH-xSMedrAY/SXPhr1WneBI/AAAAAAAAAGo/UOvWWtf3iA8/s320/Avicenna_Persian_Physician.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b1/IbnSina-Dushanbe.jpg/220px-IbnSina-Dushanbe.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;177&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Ibnu Sina&lt;/b&gt; (980-1037) dikenal juga sebagai &lt;b&gt;Avicenna&lt;/b&gt; di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia (sekarang sudah menjadi bagian Uzbekistan).&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Ia  juga seorang penulis yang produktif dimana sebagian besar karyanya  adalah tentang filosofi dan pengobatan. Bagi banyak orang, beliau adalah  &quot;Bapak Pengobatan Modern&quot; dan masih banyak lagi sebutan baginya yang  kebanyakan bersangkutan dengan karya-karyanya di bidang kedokteran.  Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib yang merupakan  rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā (Persia ابوعلى سينا Abu Ali Sina atau dalam tulisan arab : أبو علي الحسين بن عبد الله بن سينا). Ibnu Sina lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia), dan meninggal pada bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar. Banyak di antaranya memusatkan pada filosofi dan kedokteran. Dia dianggap oleh banyak orang sebagai &quot;bapak kedokteran modern.&quot; George Sarton menyebut Ibnu Sina &quot;ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu.&quot; pekerjaannya yang paling terkenal adalah &lt;i style=&quot;color: red;&quot;&gt;The Book of Healing&lt;/i&gt; dan &lt;i style=&quot;color: red;&quot;&gt;The Canon of Medicine&lt;/i&gt;, dikenal juga sebagai sebagai Qanun (judul lengkap: Al-Qanun fi At Tibb). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Karya Ibnu Sina &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Qanun fi Thib (Canon of Medicine)(Terjemahan bebas:Aturan Pengobatan)&lt;br /&gt;Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)&lt;br /&gt;An Najat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Sina</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/8334401921127828351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/ibnu-sina-avicenna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8334401921127828351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8334401921127828351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/ibnu-sina-avicenna.html' title='Ibnu Sina (Avicenna)'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-7479777848767688523</id><published>2012-02-20T21:59:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T16:42:18.642+07:00</updated><title type='text'>Biografi Ibnu Sina</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_NH-xSMedrAY/SXPhr1WneBI/AAAAAAAAAGo/UOvWWtf3iA8/s320/Avicenna_Persian_Physician.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;198&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_NH-xSMedrAY/SXPhr1WneBI/AAAAAAAAAGo/UOvWWtf3iA8/s200/Avicenna_Persian_Physician.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S48tK8vWddI/AAAAAAAAAQw/3-GGLGuwCuQ/s200/ibnusina.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Syeikhur Rais, Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina, yang dikenal dengan sebutan Ibnu Sina atau Aviciena lahir pada tahun 370 hijriyah di sebuah desa bernama Khormeisan dekat Bukhara.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Sejak masa kanak-kanak, Ibnu Sina yang berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Kecerdasannya yang sangat tinggi membuatnya sangat menonjol sehingga salah seorang guru menasehati ayahnya agar Ibnu Sina tidak terjun ke dalam pekerjaan apapun selain belajar dan menimba ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, Ibnu Sina secara penuh memberikan perhatiannya kepada aktivitas keilmuan. Kejeniusannya membuat ia cepat menguasai banyak ilmu, dan meski masih berusia muda, beliau sudah mahir dalam bidang kedokteran. Beliau pun menjadi terkenal, sehingga Raja Bukhara Nuh bin Mansur yang memerintah antara tahun 366 hingga 387 hijriyah saat jatuh sakit memanggil Ibnu Sina untuk merawat dan mengobatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat itu, Ibnu Sina dapat leluasa masuk ke perpustakaan istana Samani yang besar. Ibnu Sina mengenai perpustakan itu mengatakan demikian;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua buku yang aku inginkan ada di situ. Bahkan aku menemukan banyak buku yang kebanyakan orang bahkan tak pernah mengetahui namanya. Aku sendiri pun belum pernah melihatnya dan tidak akan pernah melihatnya lagi. Karena itu aku dengan giat membaca kitab-kitab itu dan semaksimal mungkin memanfaatkannya... Ketika usiaku menginjak 18 tahun, aku telah berhasil menyelesaikan semua bidang ilmu.” Ibnu Sina menguasai berbagai ilmu seperti hikmah, mantiq, dan matematika dengan berbagai cabangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukannya di pentas politik di istana Mansur, raja dinasti Samani, juga kedudukannya sebagai menteri di pemerintahan Abu Tahir Syamsud Daulah Deilami dan konflik politik yang terjadi akibat perebutan kekuasaan antara kelompok bangsawan, tidak mengurangi aktivitas keilmuan Ibnu Sina. Bahkan safari panjangnya ke berbagai penjuru dan penahanannya selama beberapa bulan di penjara Tajul Muk, penguasa Hamedan, tak menghalangi beliau untuk melahirkan ratusan jilid karya ilmiah dan risalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berada di istana dan hidup tenang serta dapat dengan mudah memperoleh buku yang diinginkan, Ibnu Sina menyibukkan diri dengan menulis kitab Qanun dalam ilmu kedokteran atau menulis ensiklopedia filsafatnya yang dibeni nama kitab Al-Syifa’. Namun ketika harus bepergian beliau menulis buku-buku kecil yang disebut dengan risalah. Saat berada di dalam penjara, Ibnu Sina menyibukkan diri dengan menggubah bait-bait syair, atau menulis perenungan agamanya dengan metode yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara buku-buku dan risalah yang ditulis oleh Ibnu Sina, kitab al-Syifa’ dalam filsafat dan Al-Qanun dalam ilmu kedokteran dikenal sepanjang massa. Al-Syifa’ ditulis dalam 18 jilid yang membahas ilmu filsafat, mantiq, matematika, ilmu alam dan ilahiyyat. Mantiq al-Syifa’ saat ini dikenal sebagai buku yang paling otentik dalam ilmu mantiq islami, sementara pembahasan ilmu alam dan ilahiyyat dari kitab al-Syifa’ sampai saat ini juga masih menjadi bahan telaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu kedokteran, kitab Al-Qanun tulisan Ibnu Sina selama beberapa abad menjadi kitab rujukan utama dan paling otentik. Kitab ini mengupas kaedah-kaedah umum ilmu kedokteran, obat-obatan dan berbagai macam penyakit. Seiring dengan kebangkitan gerakan penerjemahan pada abad ke-12 masehi, &lt;br /&gt;kitab Al-Qanun karya Ibnu Sina diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Kini buku tersebut juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Prancis dan Jerman. Al-Qanun adalah kitab kumpulan metode pengobatan purba dan metode pengobatan Islam. Kitab ini pernah menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di universitas-universitas Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu juga memiliki peran besar dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Beliau menerjemahkan karya Aqlides dan menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan. Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan masalah ruangan hampa, cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan bahwa Ibnu Sina memiliki karya tulis yang dalam bahasa latin berjudul De Conglutineation Lagibum. Dalam salah bab karya tulis ini, Ibnu Sina membahas tentang asal nama gunung-gunung. Pembahasan ini sungguh menarik. Di sana Ibnu Sina mengatakan, “Kemungkinan gunung tercipta karena dua penyebab. Pertama menggelembungnya kulit luar bumi dan ini terjadi lantaran goncangan hebat gempa. Kedua karena proses air yang mencari jalan untuk mengalir. Proses mengakibatkan munculnya lembah-lembah bersama dan melahirkan penggelembungan pada permukaan bumi. Sebab sebagian permukaan bumi keras dan sebagian lagi lunak. Angin juga berperan dengan meniup sebagian dan meninggalkan sebagian pada tempatnya. Ini adalah penyebab munculnya gundukan di kulit luar bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina dengan kekuatan logikanya -sehingga dalam banyak hal mengikuti teori matematika bahkan dalam kedokteran dan proses pengobatan- dikenal pula sebagai filosof tak tertandingi. Menurutnya, seseorang baru diakui sebagai ilmuan, jika ia menguasai filsafat secara sempurna. Ibnu Sina sangat cermat dalam mempelajari pandangan-pandangan Aristoteles di bidang filsafat. Ketika menceritakan pengalamannya mempelajari pemikiran Aristoteles, Ibnu Sina mengaku bahwa beliau membaca kitab Metafisika karya Aristoteles sebanyak 40 kali. Beliau menguasai maksud dari kitab itu secara sempurna setelah membaca syarah atau penjelasan ‘metafisika Aristoteles’ yang ditulis oleh Farabi, filosof muslim sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filsafat, kehidupan Abu Ali Ibnu Sina mengalami dua periode yang penting. Periode pertama adalah periode ketika beliau mengikuti faham filsafat paripatetik. Pada periode ini, Ibnu Sina dikenal sebagai penerjemah pemikiran Aristoteles. Periode kedua adalah periode ketika Ibnu Sina menarik diri dari faham paripatetik dan seperti yang dikatakannya sendiri cenderung kepada pemikiran iluminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat telaah dan studi filsafat yang dilakukan para filosof sebelumnya semisal Al-Kindi dan Farabi, Ibnu Sina berhasil menyusun sistem filsafat islam yang terkoordinasi dengan rapi. Pekerjaan besar yang dilakukan Ibnu Sina adalah menjawab berbagai persoalan filsafat yang tak terjawab sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah Eropa. Albertos Magnus, ilmuan asal Jerman dari aliran Dominique yang hidup antara tahun 1200-1280 Masehi adalah orang Eropa pertama yang menulis penjelasan lengkap tentang filsafat Aristoteles. Ia dikenal sebagai perintis utama pemikiran Aristoteles Kristen. Dia lah yang mengawinkan dunia Kristen dengan pemikiran Aristoteles. Dia mengenal pandangan dan pemikiran filosof besar Yunani itu dari buku-buku Ibnu Sina. Filsafat metafisika Ibnu Sina adalah ringkasan dari tema-tema filosofis yang kebenarannya diakui dua abad setelahnya oleh para pemikir Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina wafat pada tahun 428 hijriyah pada usia 58 tahun. Beliau pergi setelah menyumbangkan banyak hal kepada khazanah keilmuan umat manusia dan namanya akan selalu dikenang sepanjang sejarah. Ibnu Sina adalah contoh dari peradaban besar Iran di zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;refensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Sina</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/7479777848767688523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/biografi-ibnu-sina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7479777848767688523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7479777848767688523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/biografi-ibnu-sina.html' title='Biografi Ibnu Sina'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_NH-xSMedrAY/SXPhr1WneBI/AAAAAAAAAGo/UOvWWtf3iA8/s72-c/Avicenna_Persian_Physician.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-7846298457683678836</id><published>2012-02-20T21:42:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:29:22.463+07:00</updated><title type='text'>Abu Raihan Al-Biruni, Ilmuwan Muslim Terbesar Sepanjang Masa</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.sufiz.com/wp-content/uploads/2009/09/ar-rayhan-al-biruni.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.sufiz.com/wp-content/uploads/2009/09/ar-rayhan-al-biruni.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;162&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebagai seorang ilmuwan besar, Al-Biruni banyak menuliskan penemuan-penemuannya. Ia telah menulis lebih dari 200 buku tentang hasil pengamatan dan eksperimennya. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Allah Maha Mengetahui, dan tidak menyukai ketidaktahuan Abad Al-Biruni. Begitulah para sejarawan dunia menamakan masa keemasan ilmu pengetahuan pada abad pertengahan Masehi. Ini menurut catatan sejarah, ia pernah akan diberi penghargaan berupa ribuan mata uang perak yang dibawa tiga ekor unta oleh Sultan yang berkuasa saat itu, akan tetapi ia menolak. Menurutnya, ia mengabdi kepada ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan itu sendiri, bukan demi uang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui jawabannya tersebut, secara tidak langsung ia mengatakan bahwa ilmu tidak dapat diukur dengan uang. Ia antusias mencari ilmu sebanyak-banyaknya hanya karena Allah. Ia sadar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melakukan penelitian ilmiah terhadap alam semesta, Al-Biruni memiliki metode yang khas. Menurutnya, ilmuwan adalah orang yang menggunakan setiap sumber yang ada dalam bentuk aslinya, kemudian melakukan pekerjaan dengan penelitian melalui pengamatan langsung dan percobaan. Metode ini kemudian banyak dijadikan pegangan oleh para ilmuwan selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lahir pada September 973 M di Khawarizm, Turkmenistan. Ia dibesarkan dalam keluarga yang mencintai ilmu pengetahuan dan juga taat beragama. Sayangnya masa kecil Al-Biruni tidak banyak diketahui sejarah seperti tokoh Islam lainnya. Yang jelas, pria yang bernama lengkap Abu Raihan Muhammad bin Ahmad Al-Biruni ini sangat gemar belajar sejak kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tokoh ulama yang pernah menjadi gurunya sewaktu kecil adalah Abu Nasr Mansur ibnu Ali ibnu Iraqi, Syekh Abdusshamad bin Abdusshamad, dan Abu Al-Wafa Al-Buzayani. Berbagai ilmu yang diajarkan kepadanya, adalah ilmu pasti, Astronomi dan ilmu Kedokteran. Tak mengherankan bila ia dikenal sebagai ahli di berbagai bidang sejak masa belia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bermodalkan penguasaannya terhadap Bahasa Arab, Yunani dan Sansekerta, Biruni mampu menyerap berbagai ilmu pengetahuan langsung dari sumber aslinya. Hasilnya berbagai karya di bidang Matematika, fisika, Astronomi, Kedokteran, Metafisika, Sastra, ilmu Bumi, dan sejarah pun menambah khasanah ilmu pengetahuan. Bahkan ia juga berhasil menemukan fenomena rotasi bumi dan bumi mengelilingi matahari setiap harinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tekad mendedikasikan dirinya pada ilmu pengetahuan, Al-Biruni melakukan penelitian terhadap semua jenis ilmu yang ada. Karenanya, banyak ahli sejarah yang menganggap ia sebagai ilmuwan terbesar sepanjang masa. Selain itu, setiap terjun kemasyarakat dan melakukan penelitian, Al-Biruni sangat mudah menyatu dengan lingkungan. Ia pun dikenal sebagai sosok yang penuh toleransi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mencari ilmu, ia tidak hanya puas berada di satu wilayah. Ia banyak melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Asia Tengah dan Persia bagian utara. Bahkan selama dalam perjalanannya melanglang buana itu, Al-Birun pernah berada dalam satu himpunan sarjana muslim lainnya seperti Ibnu Sina di Kurkang, Khawarizm. Setelah berpisah Al-Biruni dan Ibnu Sina tetap menjalin hubungan. Mereka terus mengadakan diskusi atau bertukar pikiran mengenai berbagai gejala alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan hidupnya sampai dengan tahun 1048, Al-Biruni banyak menghasilkan karya tulis, tetapi hanya sekitar 200 buku yang dapat diketahui. Diantaranya adalah Tarikh Al-Hindi (sejarah India) sebagai karya pertama dan terbaik yang pernah ditulis sarjana muslim tentang India. Kemudian buku Tafhim li awal Al-Sina’atu Al-Tanjim, yang mengupas tentang ilmu Geometri, Aritmatika dan Astrologi. Sedangkan khusus Astronomi Al-Biruni menulis buku Al-Qanon al-Mas’udi fi al-Hai’ah wa al-Nujum (teori tentang perbintangan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, ia juga menulis tentang pengetahuan umum lainnya seperti buku Al-Jamahir fi Ma’rifati al-Juwahir (ilmu pertambangan), As-Syadala fi al-Thib (farmasi dalam ilmu Kedokteran), Al-Maqallid Ilm Al-Hai’ah (tentang perbintangan) serta kitab Al-Kusuf wa Al-Hunud (kitab tentang pandangan orang India mengeanai peristiwa gerhana bulan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hanya sebagian kecil dari buku-buku karya Al-Biruni yang beredar. Selain itu masih banyak buku lainnya yang dapat dijadikan rujukan. Namun sangat disayangkan, tidak seperti Ibnu Sina, yang pemikirannya telah merambah Eropa. Karya-karya besar Al-Biruni tidak begitu berpengaruh di wilayah barat, karena buku-bukunya baru di terjemahkan ke bahasa-bahasa barat baru pada abad ke 20. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tur ke India&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari satu tempat ke tempat yang lain, begitulah perjalanan Al-Biruni. Setelah beberapa lama Al-Biruni menetap di Jurjan, ia memutuskan kembali ke kampung halamannya, namun setibanya di sana, ia melihat tempat kelahirannya sedang mengalami konflik antar Etnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan itu dimanfaatkan oleh Sultan Mahmud Al-Ghezna untuk melakukan invasi dan menaklukkan Jurjan. Keberhasilan penaklukan ini membawa langkah Al-Biruni, yang memang bekerja untuk Istana, ke India, bersama Sultan. Di India ia banyak melakukan penelitian pada berbagai bidang ilmu. Lagi-lagi ia menghasilkan karya baru, baik itu artikel ilmiah maupun buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Sultan pun berhasil membuka kawasan India timur, hal ini dimanfaatkan Al-Biruni untuk menjadikan tempat tersebut sebagai basis baru dakwahnya. Selain itu ia juga memanfaatkan waktu untuk memperlajari adat-istiadat dan perlikau masyarakat setempat. Ia juga memperkenalkan permainan catur ala India ke negeri-negeri Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan Al-Biruni kepada India, terlihat dari hasil karyanya Tahqiq Al-Hindi, yang memberikan penjelasan tentang problem-problem Trigonometri lanjutan. Kemudian Sankhya, yang mengupas asal-usul dan kualitas benda-benda yang memiliki eksistensi. Serta buku yang berjudul Patanial (Yoga Sutra), yang berhubungan dengan kebebasan jiwa. Keduanya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Pada kedua buku India ini, Al-Biruni memuat secara autentik sejarah akurat invasi Sultan Mahmoud ke India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang ilmuwan muslim, segala sesuatu yang dipelajarinya selalu dikaitkan dengan Al-Qur’an. Ia melandaskan semua kegiatannya kepada Islam serta meletakkan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk menyingkap rahasia alam. Semua hasil karyanya bermuara kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya, Al-Biruni mengatakan, “Penglihatan menghubungkan apa yang kita lihat dengan tanda-tanda kekuasaan Allah dalam ciptaan-Nya. Dari penciptaan alam tersebut kita dapat menyimpulkan ke Esaan dan ke Agungan Allah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang menjadi prinsip Al-Biruni selama melakukan penelitian dan percobaan. Ia sama sekali tidak melepaskan ilmu pengetahuan dari agama. Itu pula sebabnya, ia lebih hebat dibandingkan ilmuwan lainnya pada saat itu. Penguasaannya terhadap berbagai ilmu pengetahuan telah menyebabkan ia dijuluki Ustadz fil Ulum “Guru segala Ilmu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesannya pada bidang Sains dan ilmu pengetahuan juga membuat banyak orang kagum, termasuk kalangan ilmuwan barat, salah satunya Max Mayerhoff, “Dia adalah seorang yang paling menonjol di seluruh Planet Bima sakti dan para ahli terpelajar sejagat, yang memacu zaman keemasan ilmu pengetahuan Islam.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini di setujui oleh Sir JN. Sircar seorang sejarawan asal India. Al-Biruni dengan segala kelebihan yang dimilikinya, telah berjasa memberikan pemikirannya untuk kita ketahui dan kita pelajari. Buku-bukunya banyak diterbitkan di Eropa dan tersimpan dengan baik di Musium Escorial, Spanyol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni wafat dalam usia 75 tahun. Tempat kelahirannya menjadi pilihan untuk menghabiskan sisa hidup dan menghapuskan nafas terakhirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memberikan sebuah hidup yang sangat berarti bagi Al-Biruni. Ia adalah orang yang benar-benar menggunakan akal dan pikirannya yang di anugrahkan Allah, untuk melihat tanda-tanda kebesaran-Nya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal, (yaitu) orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring. Dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka. (Ali Imran: 190-191).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;referensi :&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Abū_Rayḥān_al-Bīrūnī&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Biruni</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/7846298457683678836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/abu-raihan-al-biruni-ilmuwan-muslim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7846298457683678836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7846298457683678836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/abu-raihan-al-biruni-ilmuwan-muslim.html' title='Abu Raihan Al-Biruni, Ilmuwan Muslim Terbesar Sepanjang Masa'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-5950236047211136884</id><published>2012-02-19T10:42:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:29:51.064+07:00</updated><title type='text'>Abu Nasr Mansur, Sang Penemu Hukum Sinus</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://my.wn.com/media/wiki/b/u/Buzjani%252c_the_Persian.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://my.wn.com/media/wiki/b/u/Buzjani%252c_the_Persian.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;138&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saat masih sekolah di bangku sekolah menengah, tentu Anda pernah mempelajari istilah sinus dalam mata pelajara matematika. Sinus adalah perbandingan sisi segitiga yang ada di depan sudut dengan sisi miring.? &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Hukum sinus itu ternyata dicetuskan seorang matematikus Muslim pada awal abad ke-11 M. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli matematika itu bernama Abu Nasr Mansur ibnu Ali ibnu Iraq atau akrab disapa Abu Nasr Mansur (960 M – 1036 M).? Bill Scheppler dalam karyanya bertajuk &lt;em&gt;al-Biruni: Master Astronomer and Muslim Scholar of the Eleventh Century,&lt;/em&gt; mengungkapkan, bahwa? Abu Nasr Mansur merupakan seorang ahli matematika Muslim dari Persia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia dikenal sebagai penemuan hukum sinus,” ungkap Scheppler.? Ahli sejarah Matematika John Joseph O’Connor dan Edmund Frederick Robertson menjelaskan bahwa Abu Nasr Mansur? terlahir di kawasan? Gilan, Persia pada tahun 960 M. Hal itu tercatat dalam &lt;em&gt;The Regions of the World&lt;/em&gt;, sebuah buku geografi Persia bertarikh 982 M. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarganya “Banu Iraq” menguasai wilayah Khawarizm (sekarang, Kara-Kalpakskaya, Uzbekistan). Khawarizm merupakan wilayah yang berdampingan dengan Laut Aral. “Dia menjadi seorang pangeran dalam bidang politik,” tutur O’Cornor dan Robertson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Khawarizm itu pula, Abu Nasr Mansur menuntut ilmu dan berguru pada seorang astronom dan ahli matematika Muslim terkenal Abu’l-Wafa (940 M – 998 M). Otaknya yang encer membuat Abu Nasr dengan mudah menguasai matematika dan astronomi. Kehebatannya itu pun menurun pada muridnya, yakni? Al-Biruni (973 M – 1048 M). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, Al-Biruni tak hanya menjadi muridnya saja, tapi juga menjadi koleganya yang sangat penting dalam bidang matematika. Mereka bekerja sama menemukan rumus-rumus serta hukum-hukum yang sangat luar biasa dalam matematika. Kolaborasi kedua ilmuwan itu telah melahirkan sederet penemuan yang sangat hebat dan bermanfaat bagi peradaban manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kehidupan Abu Nasr dipengaruhi oleh situasi politik yang kurang stabil. Akhir abad ke-10 M hingga awal abad ke-11 M merupakan periode kerusuhan hebat di dunia Islam. Saat itu, terjadi perang saudara di kota sang ilmuwan menetap. Pada era itu, Khawarizm menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Dinasti Samaniyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perebutan kekuasaan di antara dinasti-dinasti kecil di wilayah Asia Tengah itu membuat situasi politik menjadi kurang menentu. Pada 995 M, kekuasaan Banu Iraq digulingkan. Saat itu, Abu Nasr Mansur menjadi pangeran. Tidak jelas apa yang terjadi pada Abu Nasr Mansur di negara itu, namun yang pasti muridnya al-Biruni berhasil melarikan diri dari ancaman perang saudara itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, Abu Nasr Mansur bekerja di istana Ali ibnu Ma’mun dan menjadi penasihat Abu’l Abbas Ma’mun. Kehadiran Abu Nasr membuat kedua penguasa itu menjadi sukses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali ibnu Ma’mun dan Abu’l Abbas Ma’mun merupakan pendukung ilmu pengetahuan. Keduanya mendorong dan mendukung Abu Nasr mengembangkan ilmu pengetahuan. Tak heran jika ia menjadi ilmuwan paling top di istana itu.? Karya-karyanya sangat dihormati dan dikagumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Nasr Mansur menghabiskan sisa hidupnya di istana Mahmud di Ghazna. Ia wafat pada 1036 M di Ghazni, sekarang Afghanistan.? Meski begitu, karya dan kontribusianya bagi pengembangan sains tetap dikenang sepanjang masa. Dunia Islam modern tak boleh melupakan sosok ilmuwan Muslim yang satu ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kontribusi Sang Ilmuwan&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Nasr Mansur telah memberikan kontribusi yang penting dalam dunia ilmu pengetahuan. Sebagian Karya Abu Nasr fokus pada bidang matematika, tapi beberapa tulisannya juga membahas masalah astronomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang matematika, dia memiliki begitu banyak karya yang sangat penting dalam trigonometri.? Abu Nasr berhasil mengembangkan karya-karya ahli matematika, astronomi, geografi dan astrologi? Romawi bernama? Claudius Ptolemaeus (90 SM – 168 SM). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mempelajari karya ahli matematika dan astronom Yunani, Menelaus of Alexandria (70 SM – 140 SM). Abu Nasr mengkritisi dan mengembangkan teori-teori serta hukum-hukum yang telah dikembangkan ilmuwan Yunani itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolaborasi Abu Nasr dengan al-Biruni begitu terkenal. Abu Nasr berhasil menyelesaikan sekitar 25 karya besar bersama? al-Biruni. ” Sekitar 17 karyanya hingga kini masih bertahan.?? Ini menunjukkan bahwa Abu Nasr Mansur adalah seorang astronom dan ahli matematika yang luar biasa,”? papar? ahli sejarah Matematika John Joseph O’Connor dan Edmund Frederick Robertson &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang Matematika, Abu Nasr memiliki tujuh karya, sedangkan sisanya? dalam bidang astronomi. Semua karya yang masih bertahan telah dipublikaskan, telah dialihbahasakan kedalam bahasa Eropa, dan ini memberikan beberapa indikasi betapa sangat pentingnya karya sang ilmuwan Muslim itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus Abu Nasr mempersembahkan sebanyak 20 karya kepada muridnya al-Biruni. Salah satu adikarya sang saintis Muslim ini adalah komentarnya dalam &lt;em&gt;The Spherics of Menelaus&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perannya sungguh besar dalam pengembangan trigonometri dari perhitungan Ptolemy dengan penghubung dua titik fungsi trigonometri yang hingga kini masih tetap digunakan. Selain itu, dia juga berjasa dalam mengembangkan dan mengumpulkan tabel yang? mampu memberi solusi angka yang mudah untuk masalah khas &lt;em&gt;spherical astronomy&lt;/em&gt; (bentuk astronomi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Nasr juga mengembangkan &lt;em&gt;The Spherics of Menelaus&lt;/em&gt; yang merupakan bagian penting, sejak karya asli Menelaus Yunani punah. Karya Menelaus berasal dari dasar solusi angka Ptolemy dalam masalah bentuk astronomi yang tercantum dalam risalah Ptolemy bertajuk &lt;em&gt;Almagest&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karyanya di dalam tiga buku: buku pertama mempelajari kandungan/kekayaan bentuk segitiga, buku kedua meneliti kandungan sistem paralel lingkaran dalam sebuah bola/bentuk mereka memotong lingkaran besar, buku ketiga memberikan bukti dalil Menelaus,” jelas O’Cornor dan Robertson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada karya trigonometrinya, Abu Nasr Mansur menemukan hukum sinus sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a/sin A = b/sin B = c/sin C. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Abu’l-Wafa mungkin menemukan hukum ini pertama dan Abu Nasr Mansur mungkin belajar dari dia. Pastinya keduanya memiliki prioritas kuat untuk menentukan dan akan hampir pasti tidak pernah diketahui dengan kepastian,” ungkap O’Cornor dan Robertson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O’Cornor dan Robertson juga menyebutkan satu nama lain, yang disebut sebagai orang ketiga yang kadang-kadang disebut sebagai penemu hukum yang sama, seorang astronom dan ahli matematika Muslim dari Persia, al-Khujandi (940 M – 1000 M). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kurang beralasan jika al-Khujandi dsebut sebagai penemu hukum sinus, seperti yang ditulis Samso dalam bukunya &lt;em&gt;Biography in Dictionary of Scientific Biography&lt;/em&gt; (New York 1970-1990). “Dia adalah seorang ahli astronomi praktis yang paling utama, yang tidak peduli dengan masalah teoritis,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risalah Abu Nasr membahas lima fungsi trigonometri yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk astronomi. Artikel menunjukkan perbaikan yang diperoleh Abu Nasr Mansur dalam penggunan pertama sebagai nilai radius. Karya lain Abu Nasr Mansur dalam bidang astronomi meliputi empat karya dalam menyusun dan mengaplikasi astrolab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Al-Biruni, Saksi Kehebatan Abu Nasr&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, dia adalah murid sekaligus kawan bagi Abu Nasr Mansur. Namun, dia lebih terkenal dibandingkan sang guru.&lt;br /&gt;Meski begitu, al-Biruni tak pernah melupakan jasa Abu Nasr dalam mendidiknya. Kolaborasi kedua ilmuwan dari abad ke-11 M itu sangat dihormati dan dikagumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Nasr telah ‘melahirkan’ seorang ilmuwan yang sangat hebat. Sejarawan Sains Barat, George Sarton begitu mengagumi kiprah dan pencapaian al-Biruni dalam beragam disiplin ilmu. “Semua pasti sepakat bahwa Al-Biruni adalah salah seorang ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman,” cetus Sarton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alasan bila Sarton dan Sabra mendapuknya sebagai seorang ilmuwan yang agung. Sejatinya, al-Biruni memang seorang saintis yang sangat fenomenal. Sejarah mencatat, al-Biruni sebagai sarjana Muslim pertama yang mengkaji dan mempelajari tentang seluk beluk India dan tradisi Brahminical. Dia sangat intens mempelajari bahasa, teks, sejarah, dan kebudayaan India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras dan keseriusannya dalam mengkaji dan mengeksplorasi beragam aspek tentang India, al-Biruni pun dinobatkan sebagai ‘Bapak Indologi’ – studi tentang India. Tak cuma itu, ilmuwan dari Khawarizm, Persia itu juga dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era keemasan Islam, al-Biruni ternyata telah meletakkan dasar-dasar satu cabang keilmuan tertua yang berhubungan dengan lingkungan fisik bumi. Selain itu, al-Biruni juga dinobatkan sebagai ‘antropolog pertama’ di seantero jagad. Sebagai ilmuwan yang menguasai beragam ilmu, al-Biruni juga menjadi pelopor dalam berbagai metode pengembangan sains. Sejarah sains mencatat, ilmuwan yang hidup di era kekuasaan Dinasti Samaniyah itu merupakan salah satu pencetus metode saintifik eksperimental. Al-Biruni pun tak hanya menguasai beragam ilmu seperti; fisika, antropologi, psikologi, kimia, astrologi, sejarah, geografi, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran, serta filsafat. Dia juga turun memberikan kontrbusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Abu_Nasr_Mansur</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/5950236047211136884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/abu-nasr-mansur-sang-penemu-hukum-sinus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/5950236047211136884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/5950236047211136884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/abu-nasr-mansur-sang-penemu-hukum-sinus.html' title='Abu Nasr Mansur, Sang Penemu Hukum Sinus'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-6339514091639412618</id><published>2012-02-19T10:19:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:30:11.340+07:00</updated><title type='text'>Al Biruni Memadukan Iptek dan Humaniora</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://masmoi.files.wordpress.com/2010/01/albiruni.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://masmoi.files.wordpress.com/2010/01/albiruni.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;178&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kehadiran Al Biruni sebagai ilmuwan dari abad pertengahan dicatat dengan tinta emas dalam khazanah sejarah Islam. Sosok dan peran ilmuwan bernama lengkap Abu ar Raihani Muhammad ibnu Ahmad al Biruni ini sangat spektakuler. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Ia mampu memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan humaniora secara komprehensif dan integral. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran banyak pengamat menganggap, Al Biruni benar-benar seorang jenius. Ia menghasilkan buah pikiran orisinal yang menjadi dasar-dasar pengembangan iptek dan humaniora di masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup antara tahun 973-1048, Al Biruni meninggalkan tanah kelahiran Khawarizmi (sekarang wilayah Turkmenistan) untuk mengembara ke Gazna (Afganistan) dan India (waktu itu di bawah kekuasaan Dinasti Gaznawi). Hasil pengembaraannya, dituangkan dalam buku &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabul Hind&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (1017), yang berisi uraian tentang agama Hindu, sains dan adat istiadat India di Abad Pertengahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan sezaman menunjukkan kekaguman terhadap buku itu, mengingat Al Biruni lebih dikenal sebagai astronom daripada sejarawan, sosiolog, atau antropolog. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui buku tersebut, Al Biruni membuktikan dirinya sebagai ilmuwan spesialis, namun berpengetahuan amat holistik. &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabul Hind&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; memuat hal-hal yang bertalian dengan geografi, proyeksi cahaya, azimut bintang, perubahan ekologi lembah S.Indus, makhluk angkasa luar di bumi dan langit timur, anak kembar Siam, dan juga tehnik permainan catur yang digemari raja-raja India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejarah zaman purba&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menulis &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabul Hind&lt;/i&gt;“,&lt;/span&gt; Al Biruni telah menulis buku khusus tentang sejarah bangsa-bangsa zaman purba, berjudul &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Al Ardhul Baqiyah anil Qurnil             Khaliyah&lt;/i&gt;“.&lt;/span&gt; Bukunya telah diterjemahkan ke bahasa Inggris sejak abad ke-19, menjadi &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Chronology of Ancient Nations&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (cetakan terbaru tahun 1993). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menulis buku astronomi yang dipersembahkan bagi Sultan Mas’ud al Gaznawi, berjudul &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Al Qanunul Mas’udi fil Hai’ah wan Nujum&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (1030), berisi laporan tentang seluk-beluk ilmu perbintangan. Buku lainnya disusun dalam bentuk tanya jawab mengenai ilmu ukur, matematika, astronomi dan struktur ruang angkasa, berjudul &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;At             Tafhim fi Awa’il Sina’atit Tanjim&lt;/i&gt;“.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Al Biruni dalam buku tersebut benar-benar baru dan orisinal menurut ukuran zamannya, sebab telah berhasil menyelesaikan masalah-masalah yang masih diperdebatkan para ilmuwan. Terutama mengenai perputaran bumi (rotasi), penetapan garis lintang (&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;i&gt;latitude&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;), garis bujur (&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;i&gt;longitude&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;) serta hipotesa-hipotesa tentang alam semesta yang bersifat relatif. Besar kemungkinan, teori relativitas Einstein diilhami hipotesa-hipotesa Al Biruni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ahli batu perhiasan&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ilmuwan yang menguasai geologi, Al Biruni menulis berjilid-jilid buku tentang batu-batuan dan logam mulia. Ia menganalisis delapan belas jenis permata dari sudut pandang ekonomi, keindahan (estetika) dan moral (etika), dalam buku berjudul &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabul             Jamahir Ma’rifatul Jawahir&lt;/i&gt;“.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Syed Habibul Haq Nadvi, penulis buku &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;The Dynamics of Islam&lt;/i&gt;”              (1982),&lt;/span&gt; dengan bukunya itu, Al Biruni menampakkan tiga dimensi kepribadiannya. Baik sebagai guru etika dan filsafat moral, sebagai ahli mineralogi dan batu mulia, serta sebagai penilai batu mulia yang mampu menghubungkan aspek manfaat, nilai ekonomi, dan peranan mata uang yang tak terpisahkan dari peran batu mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil karya Al Biruni mencapai 180 judul, meliputi aneka masalah iptek dan humaniora. Tapi hanya sebagian yang tercatat dan terkumpulkan dalam bentuk manuskrip asli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain buku-buku yang sudah disebut di atas, adalah buku-buku berjudul &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabusy             Syahdalah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (tentang farmakologi, pengobatan), &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Tahdid Nihayatul Amakin&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (Penentuan Kordinat Kota-Kota), &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Kitabul Kusuf wal Khusuf ala Khayalul Hunud&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (Pandangan orang India tentang gerhana matahari dan bulan), &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;“&lt;i&gt;Maqalid Ilmul Hay’ah&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt; (Kunci ilmu astronomi), dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berkiprah di Afganistan, India, Cina, dan sekitarnya, Al Biruni dianggap sebagai pembangun ilmu “Mazhab Timur”, yang menjadi matarantai tak terpisahkan dari ilmu “Mazhab Barat” yang berpusat di Baghdad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Syed Habibul Haq Nadvi, konsep utama filsafat moral Al Biruni terkandung dalam teorinya tentang &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;i&gt;al Muruwwa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (kebajikan) dan &lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;i&gt;al Futuwwa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (keutamaan). Keduanya saling terkait. Kedua unsur penting ini, terpancar dari anugerah Allah SWT kepada manusia lewat peran mineral emas dan perak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua mineral berharga itu, diciptakan Allah SWT untuk melengkapi dan memudahkan kehidupan ekonomi dan sosial manusia. Seseorang yang menumpuk dan menimbun emas perak, sama dengan mengorbankan kepentingan banyak orang. Emas dan perak harus digunakan untuk kesejahteraan manusia dan negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangan besar Al Biruni bagi iptek dan humaniora, tidak diragukan lagi. Nama dan karyanya terus berkibar sepanjang zaman. Dipelajari dan dikembangkan menjadi dasar-dasar ilmu-ilmu baru yang mungkin sudah tidak lagi menonjolkan nama Al Biruni sebagai pemilik asal.(H.Usep Romli HM)***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.gaulislam.com/al-biruni-ilmuwan-pendiri-tiga-ilmu&lt;br /&gt;referensi :&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Abū_Rayḥān_al-Bīrūnī&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Biruni</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/6339514091639412618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni-memadukan-iptek-dan-humaniora.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6339514091639412618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6339514091639412618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni-memadukan-iptek-dan-humaniora.html' title='Al Biruni Memadukan Iptek dan Humaniora'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-4586756763802221675</id><published>2012-02-19T10:06:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:30:27.457+07:00</updated><title type='text'>Biografi Al-Biruni</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S9QNqN2BU8I/AAAAAAAAAgM/U-TRSSdZOYY/s144/biruni.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S9QNqN2BU8I/AAAAAAAAAgM/U-TRSSdZOYY/s200/biruni.jpg&quot; width=&quot;162&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Abu rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni terlahir menjelang terbit fajar pada 4 september 973 M di Kath (Kiva sekarang). Sebuah kota di sekitar wilayah aliran sungai Oxus, Khwarizm (Uzbekistan). Masa kecilnya tidak banyak diketahui. Al-biruni dalam biografinya mengaku &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;sama sekali tidak mengenal ayahnya dan hanya sedikit mengenal kakeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menguasai beragam ilmu pengetahuan, Al-biruni juga fasih dengan sederet bahasa seperti Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi dan Suriah. Semasa muda dia menimba ilmu matematika dan astronomi dari Abu Nasir Mansur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak usia 20 tahun, Al-Biruni telah menulis beberapa karya dibidang sains. Dia juga kerap bertukar pikiran dan pengalaman dengan Ibnu Sina, Imuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni tumbuh dewasa dalam situasi politik yang kurang menentu. Ketika berusia 20 tahun, Dinasti Khwarizmi digullingkan oleh Emir Ma’mun Ibnu Muhammad dari Gurgan. Saat itu, Al-Biruni meminta perlindungan dan mengungsi di Istana Sultan Nuh Ibnu Mansur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 998 M, Sultan dan Al-Biruni pergi ke Gurgan di Laut Kaspia. Dia tinggal di wilayah itu selama beberapa tahun. Selama tinggal di gurgan, Al-Biruni menyeleseikan salah satu karyanya The Chronology of Ancient Nations. Sekira 11 tahun kemudian, dia kembali ke Khwarizmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekembalinya dari Gurgan, Al-Biruni menduduki jabatan terhormat sebagai pensihat sekaligus pejabat istana bagi pengganti Emir Ma’mun. pada 1017, situasi politik kembali bergolak menyusul kematian anak kedu Emir Ma’mun akibat pemberontakan. Khwarizmi pun diinvasi oleh Mahmud Ghazna pada 1017. Mahmud lalu membawa para pejabat istana Khwarizmi untuk memperkuat kerajaanya yang bermarkas di Ghazna, afganistan. Al-Biruni adalah seorang Ilmuwan dan pejabat istana yang ikut diboyong. Selain itu, ilmuwan lainnya yang dibawa Mahmud ke Ghazna adalah matematikus, Ibnu Iraq, dan seorang dikter, Ibnu Khammar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan prestise istana yang dipimpinnya, Mahmud sengaja menarik para sarjana dan ilmuwan ke istana Ghazna. Mahmud pun melakukan beragam cara untuk mendatangkan para ilmuwan ke wilayah kekuasaanya. Ibnu Sina sempat menerima undangan bernada ancaman dari Mahmud agar dating dan mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya di istana Ghazna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Mahmud terkesan memaksa. Al-Biruni menikmati keberadaanya di Ghazna, Di Istana, dia dihormati dan dengan leluasa dapat mengembangkan pengetahuan yang dikuasainya. Salah satu tugas Al-Biruni adalah menjadi astrolog istana bagi Mahmud dan penggantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1017 hingga 1030, Al-Biruni berkesempatan melancong ke India. Selama 13 tahun, dia mengkaji seluk-beluk India hingga melahirkan apa yang disebut Indologi atau studi tentang India. Di negeri Hindustan itu dia mengumpulkan beragam bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakinan atau kepercayaan yang dianut masyarakat di subbenua India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidupnya, Al-Biruni menghasilkan karya besar dalam bidang Astronomi lewat Masudic Canon yang didedikasikan kepada putra Mahmud, yaitu Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang ditermanya itu ke kas Negara. Sebagai bentuk penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan uang pension yang dapat membuatnya tenang beristirahat serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni lalu menulis buku astrologi, yaitu The Elements of Astrology. Selain itu, sang ilmuwan itupun menulis sederet karya dalam kedokteran, geografi, serta fisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni telah menulis risalah tentang astrolabe serta memformulasikan table Astronomi untuk Sultan Ma’sud, “Papar Will Durant tentang kontribusi Al-Biruni dalam bidang Astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga berjasa menuliskan risalah tentang &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;planisphere&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;armillary sphere&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; Dia bahkan mengatakan bahwa bentuk bumi adalah bulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni tercatat sebgai astronom yang melakukan percobaan yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Dia menduga galaksi bima sakti adalah kumpulan sejumlah bingtang. Pada 1031 dia merampungkan ensiklopedia astronomi yang sangat panjang, &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Al-Qanun Al Mas’udi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Al-Biruni merupakan ilmuwan yang pertama kali membedakan istilah astronomi dengan satrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. dia juga menghasilkan berbagai karya penting dalam bidang astrologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu bumi, Al-Biruni menghasilkan sejumlah sumbangan penting sehingga dia dinobatkan sebagai “Bapak Geodesi”. Dia juga memberi kontribusi signifikan katografi, geologi,geografi dan mineralogy. Kartografi adalah ilmu membuat peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya penting dalam kartografi, yakni sebuah setudi tentang proyeksi pembuatan peta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 17 tahun, Al-Biruni sudah mampu menghitung garis lintang Kath Khwarizmi dengan menggunakan ketinggian matahari. “kontribusi penting dalam bidang geodesi dan geografi telah disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memeperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J. O’Connor dan Edmund F. Robertson dalam &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;MacTutor History of Mathematics.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni juga telah menghasilkan karya dalam bidang geologi. Salah satunya dia menulis tentang geologi India. Sementara itu dalam bidang mineralogy dia menulis kitab berjudul &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Al_Jawahir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; atau &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Book of Precious Stones&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; yang menjelaskan beragam mineral. Dia mengklasifikasikan setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, serta beratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni telah berperan mengenalkan metode saintifik dalam setiap bidang yang dipelajarinya. Misalnya, dalam &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Al-Jamawir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; yang sangat eksperimental. Pada bidang optic, Al-Biruni bersama Ibnu Al-Haitham termasuk ilmuwan pertama yang mengkaji dan mempelajari ilmu optic. Dialah yang pertama kali menemukan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat dari kecepatan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu social, Al-Biruni didapuk sebagai antropolog pertama didunia. Dia menulis secara detail studi kompertaif terkait antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, dan Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan karena telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodelogi yang canggih dalam studi antropologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni tercatat sebagai pelopor eksperimental lewat penemuan konsep reaksi waktu. Pad usia 27 tahun, dia telah menulis buku sejarah yang berjudul &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Chronology&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt; sayangnya buku ini telah hilang. Dalam kitab yang ditulisnya, &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt;Fi Tahqiq ma Li’I-Hid&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; atau penelitian tentang India, dia membedakan metode saintifik dengan metode histories. Dia juga memberikan sumbangan yang signifikan bagi pengembangan matematika, khusunya dalam bidang teori dan praktik aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia salah satu ilmuwan terbesar dalam sejarah manusia”. Begitulah Al-Sabra menjuluki Al-Biruni, ilmuwan muslim serba bisa dari abad ke 10M. bapak sejarah Sains Barat, George Sarton pun mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni dalam beragam disiplin ilmu. ‘Semua pasti sepakat bahwa Al-Biruni adlaah seoarang Ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman”, cetus Sarton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alas an jika Sarton dan Serba mendapuknya sebagai ilmuwan yang agung. Sejatinya, Al-Biruni memang seorang saintis yang fenimenal. Sejarah mencatat Al-Biruni sebgaia sarjana muslim pertama yang mengkaji dan mempelajari seluk-beluk India dan tradisi Brahminical. Kerja kerasnya ini menobatkannya sebagai “Bapak Idiologi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era keemasan Islam, Al-Biruni telah meletakkan dasar-dasar satu cabang keilmuwan tertua yang berhubungan dengan fifik bumi. Sebagai ilmuwan yang menguasai beragam ilmu, Al-Biruni jugan menjadi pelopor dalam berbagai metode pengembangan sains. Sejrah sains mencatat, ilmuwan yang hidup diera kekuasaan dinasti Samanid itu merupakan salah satu pelopor metode saintifik eksperimental. Dialah ilmuwan yang bertanggunag jawab memperkenalkan metode eksperimental dalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebgaia seorang perintis psikologi eksperimental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni merupakan saintis pertama yang menelaborasi eksperimaen yang berhubungan dengan fenomena astronomi sumbangan yang dicurahkanya untuk pengembangan ilmu pengetahuan sungguh tidak ternilai. Al-Biruni pun tidak hanya menguasai beragam ilmu seperti fisika, Antropologi, psikologi, kima, astrologi, sejarah, geografis, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran dan filsafat, tetapi juga turut memberikan kontribusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang sangat dikagumi para muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni wafat di usai 75 tahun pad 13 Desember 1048 di Ghazna. Untuk mengenang jasanya, pada astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.gaulislam.com/al-biruni-ilmuwan-pendiri-tiga-ilmu&lt;br /&gt;referensi :&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Abū_Rayḥān_al-Bīrūnī&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Biruni</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/4586756763802221675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/biografi-al-biruni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/4586756763802221675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/4586756763802221675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/biografi-al-biruni.html' title='Biografi Al-Biruni'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_ZYbRuXU_2bw/S9QNqN2BU8I/AAAAAAAAAgM/U-TRSSdZOYY/s72-c/biruni.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-7755890110678366422</id><published>2012-02-19T09:43:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:33:19.021+07:00</updated><title type='text'>Al-Biruni, The Father of Science</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/ff/Biruni-russian.jpg/220px-Biruni-russian.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/ff/Biruni-russian.jpg/220px-Biruni-russian.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;143&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Abu Raihan Al-Biruni&lt;/b&gt; (juga, &lt;b&gt;Biruni, Al Biruni&lt;/b&gt;) (15 September 973 - 13 Desember 1048) (Persia: ابوریحان بیرونی ; Arab: أبو الريحان البيروني) merupakan matematikawan Persia, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli farmasi dan guru,&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;yang banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Raihan Al-Biruni dilahirkan di Khawarazmi, Turkmenistan atau Khiva di kawasan Danau Aral di Asia Tengah yang pada masa itu terletak dalam kekaisaran Persia. Dia belajar matematika dan pengkajian bintang dari Abu Nashr Mansur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Raihan Al-Biruni merupakan teman filsuf dan ahli obat-obatan Abu Ali Al-Hussain Ibn Abdallah Ibn Sina/Ibnu Sina, sejarawan, filsuf, dan pakar etik Ibnu Miskawaih, di universitas dan pusat sains yang didirikan oleh putera Abu Al Abbas Ma&#39;mun Khawarazmshah. Abu Raihan Al-Biruni juga mengembara ke India dengan Mahmud dari Ghazni dan menemani beliau dalam ketenteraannya di sana, mempelajari bahasa, falsafah dan agama mereka dan menulis buku mengenainya. Dia juga menguasai beberapa bahasa diantaranya bahasa Yunani, bahasa Suriah, dan bahasa Berber, bahasa Sanskerta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Karya &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni menulis banyak buku dalam bahasa Persia (bahasa ibunya) dan bahasa Arab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut karya-karya Al-Biruni ialah: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ketika berusia 17 tahun, dia meneliti garis lintang bagi Kath, Khwarazm, dengan menggunakan altitude maksima matahari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika berusia 22, dia menulis beberapa hasil kerja ringkas, termasuk kajian proyeksi peta, &quot;Kartografi&quot;, yang termasuk metodologi untuk membuat proyeksi belahan bumi pada bidang datar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika berusia 27, dia telah menulis buku berjudul &quot;Kronologi&quot; yang merujuk kepada hasil kerja lain yang dihasilkan oleh beliau (sekarang tiada lagi) termasuk sebuah buku tentang astrolab, sebuah buku tentang sistem desimal, 4 buku tentang pengkajian bintang, dan 2 buku tentang sejarah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beliau membuat penelitian radius Bumi kepada 6.339,6 kilometer (hasil ini diulang di Barat pada abad ke 16). &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hasil karya Al-Biruni melebihi 120 buah buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangannya pada bidang matematika yakni: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Aritmatika teoritis and praktis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;penjumlahan seri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisis kombinatorial&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kaidah angka 3&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bilangan irasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;teori perbandingan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;definisi aljabar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;metode pemecahan penjumlahan aljabar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Geometri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teorema Archimedes&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudut segitiga &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hasil keryanya selain bidang matematika yaitu: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kajian kritis tentang ucapan orang India&lt;/i&gt;, apakah menerima dengan alasan atau menolak (bahasa Arab تحقيق ما للهند من مقولة معقولة في العقل أم مرذولة) - sebuah ringkasan tentang agama dan filosofi India&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Tanda yang Tersisa dari Abad Lampau&lt;/i&gt; (bahasa Arab الآثار الباقية عن القرون الخالية) - kajian komparatif tentang kalender dari berbagai budaya dan peradaban yang berbeda, dihubungkan dengan informasi mengenai matematika, astronomi, dan sejarah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Peraturan Mas&#39;udi &lt;/i&gt;(bahasa Arab القانون المسعودي) - sebuah buku tentang Astronomi, Geografi dan Keahlian Teknik. Buku ini diberi nama Mas&#39;ud, sebagai dedikasinya kepada Mas&#39;ud, putra Mahmud dari Ghazni.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Pengertian Astrologi&lt;/i&gt; (bahasa Arab التفهيم لصناعة التنجيم) - pertanyaan dan jawaban model buku tentang matematika dan astronomi, dalam bahasa Arab dan bahasa Persia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Farmasi &lt;/i&gt;- tentang obat dan ilmu kedokteran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Permata&lt;/i&gt; (bahasa Arab الجماهر في معرفة الجواهر) tentang geologi, mineral, dan permata, dipersembahkan untuk Mawdud putra Mas&#39;ud&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;URL:&lt;/i&gt; (Inggris) Al Beruni &quot;On Stones&quot; online complete text&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Astrolab&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Buku ringkasan sejarah&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Riwayat Mahmud dari Ghazni dan ayahnya&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Sejarah Khawarazm&lt;/i&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Pranala luar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www-gap.dcs.st-and.ac.uk/~history/Mathematicians/Al-Biruni.html&quot;&gt;http://www-gap.dcs.st-and.ac.uk/~history/Mathematicians/Al-Biruni.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.skyscript.co.uk/albiruni.html&quot;&gt;Biografi panjang Biruni&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.physicsir.com/physicians/abo_rihan.htm&quot;&gt;Biografi Bahasa Persia tentang Al Biruni&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/7755890110678366422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7755890110678366422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/7755890110678366422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni.html' title='Al-Biruni, The Father of Science'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-3692721782728992314</id><published>2012-02-19T09:19:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:31:14.866+07:00</updated><title type='text'>Al-Biruni Ilmuwan Pendiri Tiga Ilmu</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://masmoi.files.wordpress.com/2010/01/al-biruni2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://masmoi.files.wordpress.com/2010/01/al-biruni2.jpg&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;128&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;”Dia adalah salah satu ilmuwan terbesar dalam seluruh sejarah manusia.” Begitulah AI Sabra menjuluki Al-Biruni — ilmuwan Muslim serba bisa dari abad ke-10 M. Bapak Sejarah Sains Barat, George Sarton pun begitu mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni dalam beragam disiplin ilmu.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;”Semua pasti sepakat bahwa Al-Biruni adalah salah seorang ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman,” cetus Sarton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alasan bila Sarton dan Sabra mendapuknya sebagai seorang ilmuwan yang agung. Sejatinya, Al-Biruni memang seorang saintis yang sangat fenomenal. Sejarah mencatat, Al-Biruni sebagai sarjana Muslim pertama yang mengkaji dan mempelajari tentang seluk beluk India dan tradisi Brahminical. Dia sangat intens mempelajari bahasa, teks, sejarah, dan kebudayaan India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras dan keseriusannya dalam mengkaji dan mengeksplorasi beragam aspek tentang India, Al-Biruni pun dinobatkan sebagai ‘Bapak Indologi’ — studi tentang India. Tak cuma itu, ilmuwan dari Khawarizm, Persia itu juga dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Di era keemasan Islam, Al-Biruni ternyata telah meletakkan dasar-dasar satu cabang keilmuan tertua yang berhubungan dengan lingkungan fisik bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Al-Biruni juga dinobatkan sebagai ‘antropolog pertama’ di seantero jagad. Sebagai ilmuwan yang menguasai beragam ilmu, Al-Biruni juga menjadi pelopor dalam berbagai metode pengembangan sains. Sejarah sains mencatat, ilmuwan yang hidup di era kekuasaan Dinasti Samanid itu merupakan salah satu pelopor merote saintifik eksperimental. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah ilmuwan yang bertanggung jawab untuk memperkenalkan metode eksperimental dalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebagai seorang perintis psikologi eksperimental. Dia juga merupakan saintis pertama yang mengelaborasi eksperimen yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Sumbangan yang dicurahkannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan sungguh tak ternilai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni pun tak hanya menguasai beragam ilmu seperti; fisika, antropologi, psikologi, kimia, astrologi, sejarah, geografi, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran, serta filsafat. Dia juga turun memberikan kontrbusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu. Dia juga mengamalkan ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang sangat dikagumi para muridnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan kondang itu bernama lengkap Abu Rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni. Dia terlahir menjelang terbit fajar pada 4 September 973 M di kota Kath – sekarang adalah kota Khiva – di sekitar wilayah aliran Sungai Oxus, Khwarizm (Uzbekistan). Sejarah masa kecilnya tak terlalu banyak diketahui. Dalam biografinya, Al-Biruni mengaku sama sekali tak mengenal ayahnya, hanya sedikit mengenal tentang kakeknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menguasai beragam ilmu pengetahuan, Al-Biruni juga fasih sederet bahasa seperti Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi, dan Suriah. Al-Biruni muda menimba ilmu matematika dan Astronomi dari Abu Nasir Mansur. Menginjak usia yang ke-20 tahun, Al-Biruni telah menulis beberapa karya di bidang sains. Dia juga kerap bertukar pikiran dan pengalaman dengan Ibnu Sina – ilmuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni tumbuh dewasa dalam situasi politik yang kurang menentu. Ketika berusia 20 tahun, Dinasti Khwarizmi digulingkan oleh Emir Ma’mun Ibnu Muhammad, dari Gurganj. Saat itu, Al-Biruni meminta perlindungan dan mengungsi di Istana Sultan Nuh Ibnu Mansur. Pada tahun 998 M, Sultan dan Al-Biruni pergi ke Gurgan di Laut Kaspia. Dia tinggal di wilayah itu selama beberapa tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tinggal di Gurgan, Al-Biruni telah menyelesaikan salah satu karyanya yakni menulis buku berjudul The Chronology of Ancient Nations. Sekitar 11 tahun kemudian, Al-Biruni kembali ke Khwarizmi. Sekembalinya dari Gurgan dia menduduki jabatan yang terhormat sebagai penasehat sekaligus pejabat istana bagi penggati Emir Ma’mun. Pada tahun 1017 M, situasi politik kembali bergolak menyusul kematian anak kedua Emir Ma’mun akibat pemberontakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khwarizmi pun diinvasi oleh Mahmud Ghazna pada tahun 1017 M. Mahmud lalu membawa para pejabat Istana Khwarizmi untuk memperkuat kerjaannya yang bermarkas di Ghazna, Afghanistan. AL-Biruni merupakan salah seorang ilmuwan dan pejabat istana yang ikut diboyong. Selain itu, ilmuwan lainnya yang dibawa Mahmud ke Ghazna adalah matematikus, Ibnu Iraq, dan seorang dokter, Ibnu Khammar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan prestise istana yang dipimpinnya, Mahmud sengaja menarik para sarjana dan ilmuwan ke Istana Ghazna. Mahmud pun melakukan beragam cara untuk mendatangkan para ilmuwan ke wilayah kekuasaannya. Ibnu Sina juga sempat menerima undangan bernada ancaman dari Mahmud agar datang dan mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya di istana Ghazna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Mahmud terkesan memaksa, namun Al-Biruni menikmati keberadaannya di Ghazna. Di istana itu, dia dihormati dan dengan leluasa bisa mengembangkan pengetahuan yang dikuasainya. Salah satu tugas Al-Biruni adalah menjadi astrolog isatana bagi Mahmud dan penggantinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1017 M hingga 1030 M, Al-Biruni mendapat kesempatan untuk melancong ke India. Selama 13 tahun, sang ilmuwan Muslim itu mengkaji tentang seluk beluk India hingga melahirkan apa yang disebut indologi atau studi tentang India. Di negeri Hindustan itu, Al-Biruni mengumpulkan beragam bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakian atau kepecayaan yang dianut masyarakat di sub-benua India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidupnya, dia juga menghasilkan karya besar dalam bidang astronomi lewat &lt;i&gt;Masudic Canon&lt;/i&gt; yang didedikasikan kepada putera Mahmud bernama Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah yang bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang diterimanya itu ke kas negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan uang pensiun yang bisa membuatnya tenang beristirahat serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dia juga berhasil menulis buku astrologi berjudul &lt;i&gt;The Elements of Astrology&lt;/i&gt;. Selain itu, sang ilmuwan itu pun menulis sederet karya dalam bidang kedokteran, geografi, serta fisika. Al-Biruni wafat di usia 75 tahun tepatnya pada 13 Desember 1048 M di kota Ghazna. Untuk tetap mengenang jasanya, para astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumbangan Sang Ilmuwan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Astronomi&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;”Dia telah menulis risalah tentang astrolabe serta memformulasi tabel astronomi untuk Sultan Ma’sud,”papar Will Durant tentang kontribusi Al-Biruni dalam bidang astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga telah berjasa menuliskan risalah tentang &lt;i&gt;planisphere&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;armillary sphere&lt;/i&gt;. Al-Biruni juga menegaskan bahwa bumi itu berbentuk bulat.&lt;br /&gt;Al-Biruni tercatat sebagai astronom yang melakukan percobaan yang berhubungan dengan penomena astronomi. Dia menduga bahwa Galaksi Milky Way (Bima Sakti) sebagai kupulan sejumlah bintang. Pada 1031 M, dia merampungkan ensiklopedia astronomi yang sangat panjang berjudul Kitab Al-Qanun Al Mas’udi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Astrologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dia merupakan ilmuwan yang pertama kali membedakan istilah astronomi dengan astrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. Dia juga menghasilkan beberapa karya yang penting dalam bidang astrologi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Ilmu Bumi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni juga menghasilkan sejumlah sumbangan bagi pengembangan Ilmu Bumi. Atas perannya itulah dia dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Dia juga memberi kontribusi signifikan dalam kartografi, geografi, geologi, serta mineralogi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Kartografi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kartografi adalah ilmu tentang membuat peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya penting dalam kartografi, yakni sebuah studi tentang proyeksi pembuatan peta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Geodesi dan Geografi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 17 tahun, Al-Biruni sudah mampu menghitung garis lintang Kath Khawarzmi dengan menggunakan ketinggian matahari. ”Kontribusi penting dalam geodesi dan geografi telah dibuat disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J O’Connor dan Edmund F Robertson dalam &lt;i&gt;MacTutor History of Mathematics&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Geologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni juga telah menghasilkan karya dalam bidang geologi. Salah satunya, dia menulis tentang geologi India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Mineralogi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitabnya berjudul &lt;i&gt;Kitab al-Jawahir&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;Book of Precious Stones&lt;/i&gt;, Al-Biruni menjelaskan beragam mineral. Dia mengklasifikasi setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, serta beratnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Metode Sains&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Al-Biruni juga berperan dalam memperkenalkan metode saintifik dalam setiap bidang yang dipelajarinya. Salah satu contohnya, dalam Kitab al-Jamahir dia tergolong ilmuwan yang sangat eksperimental. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Optik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang optik, Al-Biruni termasuk ilmuwan yang pertama bersama Ibnu Al-Haitham yang mengkaji dan mempelajari ilmu optik. Dialah yang pertama menemukan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat dari kecepatan suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Antropologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu sosial, Biruni didapuk sebagai antropolog pertama di dunia. Ia menulis secara detail studi komparatif terkait antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, serta Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan karena telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodelogi yang canggih dalam studi antropologi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Psikologi Eksperimental&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Al Biruni tercatat sebagai pelopor psikologi eksperimental lewat penemuan konsep reaksi waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Sejarah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 27 tahun, dia menulis buku sejarah yang diberi judul &lt;i&gt;Chronology&lt;/i&gt;. Sayangnya buku itu kini telah hilang. Dalam kitab yang ditulisnya &lt;i&gt;Kitab fi Tahqiq ma li’l-Hind&lt;/i&gt; atau Penelitian tentang India, Al-Biruni telah membedakan antara menode saintifik dengan metode historis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Indologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah ilmuwan pertama yang mengkaji secara khusus tentang India hingga melahirkan indologi atau studi tentang India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*Matematika &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberikan sumbangan yang signifikan bagi pengembangan matematika, khususnya dalam bidang teori dan praktik aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.gaulislam.com/al-biruni-ilmuwan-pendiri-tiga-ilmu&lt;br /&gt;referensi :&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Abū_Rayḥān_al-Bīrūnī&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Biruni</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/3692721782728992314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni-ilmuwan-pendiri-tiga-ilmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/3692721782728992314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/3692721782728992314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/al-biruni-ilmuwan-pendiri-tiga-ilmu.html' title='Al-Biruni Ilmuwan Pendiri Tiga Ilmu'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-6671206338776374239</id><published>2012-02-18T17:15:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:36:38.723+07:00</updated><title type='text'>Mukzizat Al-qur&#39;an : Api Berasal Dari Tumbuhan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_cAC_TkoRadc/R-EuKMDPhVI/AAAAAAAAANc/Cz7TeLgEmus/s320/plant+a+tree.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;195&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_cAC_TkoRadc/R-EuKMDPhVI/AAAAAAAAANc/Cz7TeLgEmus/s200/plant+a+tree.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Apa itu Fotosintesis?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fotosintesis&lt;/b&gt; adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan alga dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fotosintesis terjadi dalam sel berklorofil yang biasa terdapat pada daun-daun yang hijau.&lt;br /&gt;Klorofil itu berasal dari bahasa Yunani yaitu : chloros yang berarti hijau serta kata phyllon yang berarti daun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kloropil adalan zat hijau daun atau zat warna hijau alami yang umumnya terdapat dalam daun. Pigmen klorofil sangat berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan dengan mengubah energi cahaya yang diserap menjadi energi kimia, kemudian menyimpannya sebagai nutrisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, proses pembuatan sari-sari makanan pada tumbuhan dengan bantuan cahaya seperti cahaya matahari dinamakan fotosintesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hubungan Fotosintesis dengan Mukzizat Al-Qur’an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungan antara api dan tumbuhan ? Dan bagaimana mungkin api tercipta dari tumbuhan karena 2 benda mati tapi berbeda karakter N&#39; wujud ? Ada banyak hal yang mengungkap tumbuhan dalam Al-Qur&#39;an. Tapi yang satu ini Allah SWT mengisyaratkan secara terang-terangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_Hg5o4lsAmKA/S9csIsovTXI/AAAAAAAAAPM/UmbtOxYKTyM/s320/1+ayat.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : yaitu (Allah) yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu (Yaasin [36] : 80)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak begitu saja api tercipta dari pertemuan dua cabang yang masih hijau dan basah tersebut sisa dari embun pagi. Bila kita perhatikan dan telusuri gambar di bawah ini :&lt;br /&gt;Ternyata sumber energi itu api itu berasal dari matahari. Makhluk yang pertama kali menangkap dan memanfaatkan energi tersebut tiada lain adalah tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_Hg5o4lsAmKA/S9csuXNUhxI/AAAAAAAAAPU/RWhJNqnKhyQ/s400/1+kloropil.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi fotosintesis dapat ditulis sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2&lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt;Air + karbondioksida + cahaya/klorofil → karbohidrat + oksigen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita seharusnya bersyukur pada Allah swt, karena telah menciptakan tumbuhan dengan zat hijau daunnya (klorofil) di dalam lapisan sel daun. Lewat klorofil inilah energi matahari di ubah menjadi energi kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi kimia yang dihasilkan, disimpan dengan baik. Jika tumbuhan mati akan jadi cadangan batubara, minyak dan energi lain untuk beberapa ratus tahun mendatang. Ini adalah material dasar dimana api muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbayangkan jika tumbuhan sudah tidak punya klorofil. Tak ada yang menangkap dan menyerap energi matahari. Tak ada lagi proses fotosintesis. Tumbuhan lama kelamaan punah. Kalau tak ada tumbuhan, bagaimana hewan bisa bertahan hidup? Jika sudah tak ada tumbuhan dan hewan, tentu, manusia pun berangsur-angsur akan punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia dan hewan untuk bernafas. Selain itu tumbuhan juga sebagai sumber bahan pangan, bahan pakaian, bahan pembuat rumah, bahan obat-obatan (karena klorofil mengandung suplemen kaya akan mineral dan karena klorofil itu disebut juga darah tanaman), dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kita sadari, bumi ini beserta seluruh kehidupan di dalamnya amat bergantung pada tumbuhan. Banyak sekali disiplin ilmu yang bergantung pada mahluk yang satu ini. Sebut saja, Phitologi, Phitografi, Fisiologi tumbuhan/ hewan, Ekologi, Kimia bahkan ilmu Geologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah yang menyebabkan Allah SWT mengkaitkan antara api dan tumbuhan. Dibalik setiap pantikan api lewat sebatang korek api yang kita nyalakan ternyata ada jalur-jalur rahasia &amp;amp; rumit yang dilalui agar cahaya panas yang terpercik bisa menerangi setiap ruang-ruang dalam rumah kita. Inilah keajaiban tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Subhanallah..&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/6671206338776374239/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/mukzizat-al-quran-api-berasal-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6671206338776374239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6671206338776374239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/mukzizat-al-quran-api-berasal-dari.html' title='Mukzizat Al-qur&#39;an : Api Berasal Dari Tumbuhan'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_cAC_TkoRadc/R-EuKMDPhVI/AAAAAAAAANc/Cz7TeLgEmus/s72-c/plant+a+tree.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-3207932413687985688</id><published>2012-02-18T16:50:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:42:26.212+07:00</updated><title type='text'>Fotosintesa (Isyarat Pohon Hijau dalam Al-Qur&#39;an)</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-pKaLib2O8Ek/Tz9xxUhpGuI/AAAAAAAAAUI/WDo4aWD-FlQ/s1600/DSC00070.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-pKaLib2O8Ek/Tz9xxUhpGuI/AAAAAAAAAUI/WDo4aWD-FlQ/s200/DSC00070.JPG&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Oleh : dr. M. Aron Pase (dari Waspada Online) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasanya Al-Qur&#39;an akan menggunakan beberapa istilah dan isyarat untuk memberitakan sebuah wahyu melalui ayat-ayat-Nya yang suci. Seringkali ayat-ayat ini&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;lebih bersifat global, universal, banyak menggunakan simbol-simbol serta perumpamaan, namun demikian hakikat yang dikandungnya selalu membuat pembacanya berdecak kagum dan akhirnya mendapatkan kebenaran dari makna yang tersirat di kemudian hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menarik untuk disimak ketika Allah Swt berbicara tentang &quot;Pohon Hijau&quot; (Asy-syajar al-akhdar) yang sebenarnya adalah zat hijau daun, yang lebih dikenal dengan nama &#39;chlorophyll&#39; (klorofil) dari tumbuhan, isyarat ini dijelaskan dalam QS. Ya Sin (36): 80, lebih detailnya telah dijelaskan oleh M. Quraish Shihab dalam bukunya yang terkenal &#39;Mukjizat Al-Quran&#39; (Mizan, 1997), sebagai berikut : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ihwal &#39;Pohon Hijau&#39; Dalam Al-Qur&#39;an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FirmaNya dalam surat Ya-Sin (36), ayat ke-80 : &quot;(Allah) yang menjadikan untuk kamu api dari kayu yang hijau (tanpa campur tangan dari kamu) maka kamu (dapat) menyalakan (api) darinya (kayu hijau itu)&quot;. Dalam plasma sel tumbuh-tumbuhan terdapat zat yang dinamai chromatophore (pembawa zat warna). Bentuk dan warnanya adalah kuning, merah, jingga dan hijau. Yang terpenting adalah yang hijau yang dikenal dengan nama &quot;chlorophyll&quot; (dari bahasa Yunani berarti &quot;zat hijau daun&quot;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah tersebut sebenarnya tidak terlalu tepat, karena zat tersebut tidak hanya terdapat pada daun, tetapi juga pada ranting-ranting yang muda, tegasnya pada semua bagian pohon yang hijau. Dari sini terbukti istilah yang digunakan Al-Quran lebih tepat, yaitu &quot;Asy-syajar al-akhdar&quot; yang terjemahan harfiahnya adalah &quot;pohon hijau&quot;. Chlorophyll terdiri dari ikatan zat-zat karbon (C), hydrogen (H), nitrogen (N) dan magnesium (Mg). Aktivitas utama chlorophyll adalah menjelmakan zat organik dari zat-zat anorganik sederhana dengan bantuan sinar matahari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses ini disebut photosynthesis (fotosintesis) yakni mengadakan sintesis dengan photon (cahaya). Jelasnya chlorophyll mengubah tenaga radiasi matahari menjadi tenaga kimiawi melalui proses photosynthesis atau dengan kata lain menyimpan tenaga matahari dalam tumbuh-tumbuhan berupa makanan dan bahan bakar yang nantinya akan muncul sebagai api atau tenaga kalori sewaktu terjadi pembakaran. Proses ini disebut respirasi atau menurut istilah Al-Quran diayat tersebut : &quot;....(tanpa campur tangan dari kamu) maka kamu (dapat) menyalakan (api) darinya (kayu hijau itu)&quot;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses photosynthesis ini ditemukan oleh seorang sarjana Belanda J. Ingenhousz, pada akhir abad ke-18 M. Sedangan proses ini telah diisyaratkan Al-Quran pada abad ke-7 M. Dari mana Nabi Muhammad Saw mengetahui hal ini? Tiada yang tahu kecuali kebenaran wahyu Allah Swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhammmad Saw melalui ayat-ayatNya suci kepada umat Islam ini. Allahua&#39;lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&#39;Pohon Hijau&#39; = Zat Hijau Daun dalam Ilmu Kedokteran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditelaah dari segi ilmiah, para pakar ilmu Biologi mengungkapkan bahwa klorofil mampu mengikat karbon dioksida (CO2) dari udara dan menyerap air (H2O) dari akar tumbuhan untuk kemudian dengan bantuan cahaya matahari disintesa menjadi senyawa organik yang mengandung energi. Yang akhirnya disebut zat pati atau hidrat arang atau karbohidrat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembentukan senyawa organik yang berenergi ini terjadi dengan bantuan cahaya matahari dan disebut fotosintesis (photosynthesis), artinya mengadakan sintesa dengan cahaya (photon). Oleh tanaman, karbohidrat hasil fotosintesis disebarkan ke sel-sel seluruh bagian tanaman untuk digunakan dalam berbagai keperluannya, untuk respirasi menghasilkan energi. Selanjutnya sebagian dari energi hasil respirasi akan disimpan di sel-sel akar, batang, dahan, ranting, daun, bunga dan buahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya disini bahwa keajaiban zat hijau daun adalah tumbuhan yang mempunyai zat hijau dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Karena mampu membentuk makananyan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasil karbohidrat dari proses fotosintesis tersebut dapat diubah menjadi senyawa lain yaitu protein, lemak dan vitamin. Dengan demikian berarti tumbuh-tumbuhan merupakan produsen atau penghasil bahan makanan bagi makhluk hidup di muka bumi ini, termasuklan kita semua manusia. Bila tidak ada zat hijau daun ini pasti kehidupan tidak akan pernah ada di muka bumi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ayat-ayat Al-Quran Dari Sisi Ilmu Pengetahuan Modern&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagaian kelompok masyarakat yang kurang setuju jika ayat-ayat Al-Quran ditafsirkan dari sisi ilmu pengetahuan modern. Karena menurut mereka penafsiran seperti ini sangat berbahaya. Alasannya bahwa ilmu pengetahuan adalah sebuah proses penemuan-penemuan yang bersifat empirik, relatif dan terus berubah-ubah menuju penyempurnaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika kita menafsirkan Al-Quran dari sudut ilmu pengetahuan modern, hanya akan membuat orang awam terpesona dan kita tidak akan pernah menemukan esensi pemahaman yang sebenarnya dari kitab suci ini. Ini pendapat sebagian kelompok masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita menyikapi pendapat tersebut ? Sebenarnya sampai sekarang ini penafsiraan ayat-ayat Al-Quran tidak ada yang bersifat mutlak kebenarannya. Memang Al-Quran adalah mutlak kebenaraanya. Tidak dengan penafsirannya. Karena Al-Quran ditafsirkan oleh seorang manusia, sehingga kebenaran tafsirannya bersifat relatif. Penafsiran sendiri adalah upaya untuk menggambarkan &#39;kira-kira&#39; maksud Allah Swt, begini dan begitu. Seorang ahli tafsir sangat tergantung atas latar belakang ilmu yang ia miliki dan kuasai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran kalau M. Quraish Shihab lewat tafsir Misbahnya lebih mengedepankan aspek dan kaidah bahasa, karena ilmu bahasa Arab adalah bidangnya. Begitu juga dengan Agus Mustofa, seorang ahli teknik nuklir lulusan Univ. Gajahmada-Yogyakarta yang sekarang aktif menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dalam kajian tasawwuf fisika modern. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ahli Fisika, Kedokteran dan seterusnya. Kenyataannya kita tidak pernah memahami kebenaran mutlak yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. Kalau ada seseorang yang berani mengklaim bahwa tafsirannya lebih benar atas maksud dan &#39;pikiran&#39; Tuhan dari ayat-ayat-Nya, bisa-bisa ia terperosok kepada kemusyrikan karena tanpa sengaja dia telah menyetarakan ilmu dia dengan ilmu Allah. Maka lebih baik kita menghargai setiap penafsiran. Tentu saja yang bermaksud baik dan memenuhi kaidah-kaidah penafsiran yang benar. Karena sesungguhnya kita hanya bisa mendekati kebenaran dari tafsir-tafsir ayat Al-Quran dari sudut pandang kita yang berbeda. Karena kita hanya manusia biasa yang serba kekurangan. Allahua&#39;lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Terpercaya</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/3207932413687985688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/fotosintesa-isyarat-pohon-hijau-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/3207932413687985688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/3207932413687985688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/fotosintesa-isyarat-pohon-hijau-dalam.html' title='Fotosintesa (Isyarat Pohon Hijau dalam Al-Qur&#39;an)'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-pKaLib2O8Ek/Tz9xxUhpGuI/AAAAAAAAAUI/WDo4aWD-FlQ/s72-c/DSC00070.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-8002467989084473479</id><published>2012-02-18T15:59:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:45:39.082+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Sepak Bola Tiki Taka Dimainkan?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/11/13213328971629170991.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/11/13213328971629170991.jpg&quot; height=&quot;150&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Johan Cruyff punya banyak ‘fatwa’ tentang sepakbola. Salah satu yang paling terkenal adalah: “&lt;i&gt;Sepakbola itu permainan sederhana. Tapi memainkan sepakbola sederhana itulah yang paling sulit dilakukan..&lt;/i&gt;“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua orang suka,&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;tapi nyaris semua insan sepakbola dunia (pemain, pelatih, supporter) setuju, bahwa sepakbola yang ‘benar’ dan sesuai dengan prinsip-prinsip Cryuff adalah yang dimainkan oleh FC Barcelona. Buktinya, beberapa klub besar selalu mengacu pada gaya bermain Barcelona. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua kali ditaklukkan di final Liga Champions oleh El Barca, Alex Ferguson tidak malu mengakui bahwa mereka ’sedikit’ meniru Barcelona dengan berupaya lebih lama menguasai bola. Setelah menuai hasil positif, termasuk mempermak MU 6-1, Roberto Mancini menyatakan:”&lt;i&gt;Kini kami (Manchester City) bermain seperti Barcelona..&lt;/i&gt;“. Franz Beckenbauer, Presiden Bayern Muenchen, dengan jujur menyatakan:”&lt;i&gt;Kami mulai mendekati, tapi belum selevel dengan Barcelona&lt;/i&gt;“. Apalagi AS Roma, pelatih barunya, Luis Enrique, jelas-jelas mencoba mengadopsi tiki taka Barcelona, meskipun itu sangat membuat ‘repot’ para pemain seniornya, termasuk Francesco Totti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim lain yang memainkan tiki taka juga tidak jauh-jauh dari Barcelona, yaitu Timnas Spanyol. Bukan kebetulan kalau 5-6 pemain inti Timnas Spanyol berasal dari El Barca (Puyol, Pique, Xavi, Iniesta, Pedro, Villa). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa prinsip dasar sepakbola tiki taka Barcelona:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Mainkan bola di tanah, bukan di udara&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi beberapa tim lain (khususnya yang menerapkan pola 4-4-2), umpan silang dari sayap mungkin menjadi senjata andalan, dan sukses, tapi tidak bagi sepakbola tiki taka. Bukan berarti bola sama sekali tidak pernah dilambungkan, tapi itu hanya dilakukan kalau ‘terpaksa’. Dengan kata lain, kalau pemain Barcelona atau Timnas Sepanyol sudah mulai mengumpan jauh/panjang, itu artinya mereka sedang merasa tertekan. Kalau tidak, bola akan selalu diusahakan berada di tanah/rumput. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Umpan bola pendek, ke kaki, bukan ke ruang kosong&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpan panjang hanya dilakukan untuk mengubah arah serangan, atau untuk memberi kejutan pada momen-monen tertentu. Itulah mengapa, dalam mengambil tendangan sudut, para pemain El Barca lebih sering melakukannya dengan umpan pendek, bukan tendangan lambung ke mulut gawang. Bukan berarti mengumpan bola ke ruang kosong (untuk dikejar pemain lain, biasanya penyerang, dengan kecepatan penuh) itu jelek, tapi itu bukan gaya tiki taka. Tapi bukankah Lionel Messi (juga Alexis Sanchez) adalah pemain-pemain yang sangat cepat dan sering mengejar bola? Benar, tapi itu merupakan sebuah pengecualian, kita akan bahas nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Lakukan aliran bola secara kreatif&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola segitiga paling banyak diterapkan, tapi tidak menutup kemungkinan pola lingkaran yang melibatkan lebih banyak pemain. Agak sulit dipercaya, tapi Andres Iniesta menyatakan bahwa latihan ‘kucing-kucingan’ dengan bola yang membuat Barcelona mampu memainkan sepakbola satu sentuhan dengan pola segitiga dan lingkaran. (Catatan: &lt;i&gt;Saya menyatakan “agak sulit  dipercaya”, karena latihan kucing-kucingan dengan bola itu kan dilakukan  oleh semua tim sepakbola, tapi hanya sedikit yang bisa memainkannya di  lapangan dalam pertandingan sungguhan..&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Berikan dukungan dari jarak dekat dan secara konstan pada teman yang memegang bola&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa 4-5 pemain Barcelona/Timnas Spanyol terlihat selalu bergerak ketika ada pemain lain sedang memegang bola. Setelah mengumpan, mereka selalu bergerak dan siaga untuk menerima bola lagi. Pemain lawan jadi tidak mudah untuk memutuskan siapa yang mesti dijaga. Dan pengambilan posisi saat tidak memegang bola menjadi sangat penting. Andres Iniesta pernah bilang:”&lt;i&gt;Percuma anda menjadi pengumpan terbaik di dunia, kalau teman main anda tidak berada pada posisi yang benar..&lt;/i&gt;“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Jangan membawa lari bola&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bisa mengumpan, jangan bawa lari bola. Selain menguras tenaga, risiko kehilangan bola menjadi lebih besar, kecuali kalau anda Lionel Messi.. Ya, gaya main Messi sebenarnya merupakan ‘pengecualian’ di Barcelona. Kalau diamati, Messi adalah pemain yang paling sering membawa bola, termasuk saat meng-copy cara Maradona mencetak gol (melawan Inggris, PD 1986) dengan menggiring bola dari tengah lapangan saat Barcelona melawan Getafe. Demikian juga Alexis Sanchez yang juga senang menggiring bola dengan kecepatan tinggi. Setelah sebuah pertandingan di La Liga yang membuat para pemainnya banyak berlari, Pep Guardiola bukannya memuji, tapi justru mengeluh:”&lt;i&gt;Pemain kami terlalu banyak berlari..&lt;/i&gt;“.  Untuk memahami keluhan Guardiola, kita mesti ingat salah satu mantra Johan Cruyff: “&lt;i&gt;Kalau ada pemain yang berlari kencang, berarti dia terlambat start, atau berdiri pada posisi yang salah..&lt;/i&gt;“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Mainkan bola di semua sudut lapangan (belakang, tengah dan depan)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak yang menyadari, bahwa Barcelona adalah salah satu tim dengan pertahanan paling kokoh. Dan itu dilakukan dengan para pemain belakang yang berani memainkan bola, termasuk di daerah pertahanannya sendiri. Bek yang mampu membuang bola jauh-jauh dari kotak penalti mungkin diperlukan, tapi itu bukan tipe bek ‘ideal’ sepakbola tiki taka. Yang lebih diperlukan adalah bek yang mampu memainkan bola dan memulai serangan. Carly Rexach (pemandu bakat Barcelona yang ‘menemukan’ Messi) bilang: “&lt;i&gt;Menguasai bola itu penting, karena kalau kita memegang  bola, lawan tidak akan bisa menyerang, dan kita yang akan memutuskan,  mau menyerang atau bertahan&lt;/i&gt;“. Artinya, penguasaan bola ala tiki taka bukan hanya berbahaya dalam menyerang, tapi juga bisa menjadi alat pertahanan yang ampuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Kiper juga harus bisa main bola&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penjaga gawang (kiper) yang mengeluh, karena dalam sepakbola modern tugas mereka bertambah, tidak hanya menangkap bola, tetapi juga harus ‘bermain bola’. Ya, kiper modern bukan hanya dituntut pandai mengamankan kotak penalti, tapi juga harus mampu mendistribusikan bola dengan baik untuk memulai serangan. Dan salah satu yang terbaik dalam melakukan itu adalah Victor Valdes. Valdes sendiri mengakui, bahwa sejak kedatangan Guardiola, tugasnya bertambah, yaitu segera memulai serangan setelah mematahkan serangan lawan. Di Timnas Spanyol boleh dibilang Valdes hanya ’sial’, karena berada pada satu era dengan Iker Casillas (kiper yang lebih klasik dibandingkan dirinya) yang telah menjadi langganan Timnas sejak lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Mainkan bola dengan cepat, tapi jangan tergesa-gesa&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sentuhan pertama terhadap bola menjadi bagian sangat penting dalam penguasaan bola. Sentuhan pertama yang baik dapat menjauhkan bola dari lawan, tapi masih tetap  dalam kendali kita, sehingga cukup ada waktu untuk mengumpan ke teman yang berada dalam posisi lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Sabar untuk masuk ke kotak penalti lawan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xavi secara eksplisit pernah menyatakan, bahwa Barcelona bukan tim yang mengandalkan serangan balik. Prinsip serangan balik adalah menyerang lawan ketika lini pertahanan lawang kosong, atau sedang dijaga sedikit pemain. Dengan kata lain, sepakbola tiki taka tidak mempermasalahkan kalau para penyerang dan gelandangnya berhadapan dengan cukup banyak pemain. Mereka akan dengan sabar mengalirkan bola, kalau perlu ke samping atau ke belakang untuk memancing pemain lawan membuat kesalahan (dalam bertahan). Lihat saja gol-gol yang dicetak El Barca pada final Liga Champions 2011 melawan MU (oleh Pedro, Messi, dan Villa), semua dicetak ketika para bek MU ada di sana,  tapi dipaksa untuk membuat kesalahan (gol pertama: Ferdinand/Vidic membiarkan Pedro lepas di sisi kiri pertahanan, gol kedua: Evra gagal menghadang laju Messi, gol ketiga: semua bek hanya ‘nonton’ saat Villa me-lob bola masuk ke gawang). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah sepakbola tiki taka selalu menang? Tidak juga. Bukti terakhir adalah Timnas Spanyol yang dikalahkan Inggris 0-1 di sebuah partai persahabatan belum lama ini. Sebelum jadi juara di PD 2010, Spanyol juga sempat kalah 0-1 di pertandingan awal melawan Swiss. Barcelona juga tidak selalu menang. Sekarang mereka tertinggal 3 poin dari Real Madrid yang sedang menggila di La Liga. Bahkan beberapa pelatih –meskipun jumlahnya sedikit sekali– juga terlihat mulai mampu menemukan formula ‘anti Barca’ atau ‘anti tiki taka’. Satu dari yang sedikit itu adalah, siapa lagi kalau bukan, Jose Mourinho. Guus Hidink (sekarang pelatih Timnas Turki) juga bisa dimasukkan kelompok itu. Meskipun mampu membawa Inggris menang atas Spanyol, Fabio Capello masih perlu diuji konsistensi kemampuannya meracik formula ‘anti tiki taka’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang tertarik menerapkan sepakbola ’sederhana’ itu? Atau justru mau ikut mencari resep ‘anti’-nya? Setidaknya, dengan mengetahui prinsip dasar permainannya, kita jadi lebih bisa mengapresiasi sepak bola tiki taka, khususnya yang dimainkan oleh FC Barcelona dan Timnas Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Edi Priyono</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/8002467989084473479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/bagaimana-sepak-bola-tiki-taka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8002467989084473479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8002467989084473479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/bagaimana-sepak-bola-tiki-taka.html' title='Bagaimana Sepak Bola Tiki Taka Dimainkan?'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-8129415175107928779</id><published>2012-02-18T15:41:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:46:05.963+07:00</updated><title type='text'>3 Latihan Fisik Sederhana Untuk Bermain Sepakbola</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www1.pictures.gi.zimbio.com/Wales+Training+Session+EKfNz93emVMl.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www1.pictures.gi.zimbio.com/Wales+Training+Session+EKfNz93emVMl.jpg&quot; height=&quot;135&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;1. Jogging &lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;Jogging saya tempatkan di nomor satu dengan maksud bahwa ini adalah latihan utama dari latihan-latihan fisik lainnya. Sepakbola dan Futsal mengharuskan pemain untuk selalu bergerak baik itu berlari maupun bermanuver. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Dalam permainan sepakbola, para pemain bisa mengambil nafas sejenak apabila bola berada jauh dari daerah penjagaan pemain tersebut. Hal ini berbeda dengan futsal yang mengharuskan setiap pemain untuk terus bergerak seperti halnya bola basket. Oleh karena itu, endurance atau ketahanan tubuh sangat dibutuhkan oleh para pemain, terutama futsal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk latihan jogging, diperlukan sedikit peregangan agar otot menjadi lebih lemas. Peregangan bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memutar engkel kaki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menekuk kaki ke depan atau ke belakang dan ditahan untuk beberapa saat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memutar pinggang ke kanan maupun ke kiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menekuk badan ke depan dan kebelakang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam jogging, sebaiknya tidak memaksakan tenaga. Usahakan anda mampu berlari selama 30 menit non-stop. Tidak masalah apakah anda berlari cepat atau lambat. Latihan jogging bertujuan untuk melatih endurance, sehingga yang menjadi acuan adalah waktu. Setelah anda merasa mampu untuk berlari lebih cepat, maka tingkatkanlah kecepatan namun tetap dalam waktu 30 menit non-stop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Skipping (lompat tali)&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;Latihan skipping atau lompat tali bertujuan untuk menguatkan otot di sekitar engkel kaki. Posisi dalam melakukan skipping adalah sebagi berikut:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pandangan lurus ke depan sehingga badan akan berada dalam kondisi tegak lurus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kedua kaki dirapatkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lompatlah dengan menggunakan pergelangan kaki (engkel), bukan dari lutut.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Latihan ini dapat dilakukan setelah anda melakukan jogging. Usahakan anda mampu melompat sebanyak 50 lompatan non-stop. Latihan ini dapat dilakukan sebanyak 300 lompatan dengan perincian 50×6. Setiap 50 lompatan, anda dapat berisirahat sejenak. Setelah mencapai 300 lompatan, anda bisa menambahnya apabila dirasa masih mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berenang&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;Berenang merupakan olahraga yang menyenangkan karena anda tidak akan merasa berkeringat yang berlebihan. Tujuan dari berenang adalah untuk melatih kelenturan tubuh pemain. Sebenarnya bisa juga dengan mengikuti kelas aerobic atau taebo, tapi tentu bagi sebagian besar anda akan merasa malas untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut. Dalam berenang, semua otot tubuh ikut bergerak. Sama seperti jogging, berenang merupakan latihan fisik yang direkomendasikan bagi semua atlet di semua cabang olahraga. Manfaat berenang antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengencangkan (bukan membesarkan) otot dada, punggung, dan lengan sehingga akan mempermudah dalam melakukan gerakan manuver.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengencangkan otot paha sehingga meningkatkan ketahanan tubuh dalam berlari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kapasitas paru-paru sehingga oksigen dapat diserap lebih banyak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seluruh otot tubuh berkontraksi (ikut berlatih) sehingga mencegah  cedera otot di saat melakukan gerakan yang tidak biasa dilakukan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Menu latihan ini adalah 30 m x 5, yaitu berenang sejauh 30 meter sebanyak 5x. Apabila anda merasa masih mampu, maka anda dapat meningkatkan frekuensinya. Berenang juga merupakan terapi alami bagi pemain yang mengalami cedera otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga macam latihan di atas merupakan latihan fisik dasar bagi para pemain sepakbola dan futsal, atau olahraga lainnya secara umum. Latihan jogging dan skipping dapat dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari. Untuk berenang, dapat dilakukan sebanyak 2x dalam satu minggu. Berikut contoh latihan dalam 1 minggu (2x main):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;&amp;nbsp;Waktu&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Senin&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Selasa&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Rabu&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Kamis&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jumat&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Sabtu&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Minggu&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Pagi&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (half)Skipping (half)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full) Skipping (full)Berenang (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (half)Skipping (half)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;rehat&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full)Skipping (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full)Skipping (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;MATCH&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Sore&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full)Skipping (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full)Skipping (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;MATCH&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (half)Skipping (half)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (full) Skipping (full)Berenang (full)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;Jogging (half)Skipping (half)&lt;/td&gt; &lt;td width=&quot;80&quot;&gt;rehat&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, sebelum dan sesudah istirahat, beban latihan hanya separuhnya saja (half). Selebihnya bisa melakukan beban penuh (full).  Selain latihan fisik di atas, ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;No Smoking and No Alcohol.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidur malam min. 7 jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidur selama 1 jam dan bangun 1 jam sebelum pertandingan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selesaikan makan min. 45 menit sebelum pertandingan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum kopi atau makan bubur kacang hijau untuk meningkatkan energi&amp;nbsp; sebelum pertandingan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan melakukan perjalanan &amp;gt;30 menit sebelum pertandingan.  Usahakan datang awal agar dapat beristirahat dengan cukup apabila lokasi  pertandingan cukup jauh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hentikanlah latihan apabila nafas anda sudah mulai terengah-engah. Lakukan istirahat sejenak sebelum memulai lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan melakukan olahraga otot (macam-macam angkat beban) secara  berlebihan karena otot yang terlalu besar akan mengurangi kelincahan  dalam bergerak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Semua latihan dan tips ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Setidaknya dengan melakukan latihan-latihan ini, maka anda dapat bertahan di lapangan sampai peluit akhir dengan kondisi tubuh yang tetap prima. Insya Allah. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://ekojuniorsaputra.wordpress.com/2011/09/25/3-latihan-fisik-sederhana-untuk-pemain-sepakbola/</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/8129415175107928779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/3-latihan-fisik-sederhana-untuk-bermain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8129415175107928779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/8129415175107928779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/3-latihan-fisik-sederhana-untuk-bermain.html' title='3 Latihan Fisik Sederhana Untuk Bermain Sepakbola'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-2077353768802666042</id><published>2012-02-18T15:11:00.000+07:00</published><updated>2015-11-08T17:46:28.378+07:00</updated><title type='text'>Sepak Bola Sebagai Gaya Hidup</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_69f6lO5VQqg/TBIWyAxHZxI/AAAAAAAAAC4/acfk4dCjRfU/s1600/audi_manchester_18_09_04.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_69f6lO5VQqg/TBIWyAxHZxI/AAAAAAAAAC4/acfk4dCjRfU/s200/audi_manchester_18_09_04.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sepak bola adalah permainan dan olah raga yang disukai oleh banyak orang di seluruh dunia, bahkan olahraga ini paling banyak diminati mulai dari usia anak-anak sampai usia dewasa, usia tua, bahkan laki-laki dan perempuan sehingga tidak salah olahraga satu ini menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle) masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Permainan sepak bola dengan nilai-nilai universal yang ada di dalamnya mampu menyedot daya tarik masing-masing orang di seluruh permukaan bumi ini sehingga hampir semua orang pernah memainkan permainan ini, apakah itu untuk prestasi atau permainan yang bertujuan memperoleh ke bugaran tubuh. Sepak bola mempunyai banyak tujuan selain untuk prestasi dan kebugaran, tujuan lain untuk sosialisasi, persahabatan dan juga mengurangi rasa jenuh atau stres. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak bola adalah permainan paling sederhana yang mengasyikkan, peraturan yang sangat sederhana, dan tidak memerlu-kan biaya yang mahal karena dalam memainkan permainan ini tanpa bersepatu pun masih bisa bermain permainan ini, tanpa bola yang harus mahal harganya karena dengan menggunakan bola yang murah meriah tidak menyurutkan siapa saja untuk bermain. Cara yang sangat sederhana ini yang menjadi salah satu penyebab mengapa sepak bola dari zaman dulu sampai sekarang tetap eksis, bahkan menjadi salah satu hiburan masyarakat bahkan merasuki dalam kehidupan suatu masyarakat dan banyak negara. Bisa dikatakan olahraga sepak bola tidak hanya sebatas gaya hidup, tapi lebih dari itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan permainan sepak bola cukup sederhana dan tidak terlalu rumit sehingga hampir siapa saja yang memainkannya bisa bermain dengan riang dan gembira. Permainan ini juga bisa dimodifikasi dengan berbagai kesepakatan lain bisa ditambahi dan juga dikurangi asalkan semua permain setuju. Kesepakatan itu berupa ukuran lapangan bisa diperkecil atau diperbesar, jumlah pemain bisa orang atau lebih, ukuran gawang yang bisa diperkecil bahkan bisa juga gawangnya tanpa penjaga gawang, ukuran dan jenis bola masih bisa sesuaikan dengan usia anak atau dewasa. Beberapa contoh yang ada di tengah masyarakat berupa sepak bola indoor (futsal), sepak bola yang menggunakan lapangan bermedia pasir pantai, sepak bola menggunakan media bola api, bermain sepak bola dengan semua pemainnya menggunakan sarung, dan permainan sepak bola untuk para wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan sepak bola menjadi bagian dari gaya hidup yang ikut memberikan andil atau kontribusi yang cukup besar bagi perkem-bangan suatu masyarakat karena dengan ak-tif dalam permainan seperti ini masyarakat akan mendapatkan nilai-nilai positif yang ada, seperti bekerjasama dengan teman-teman dalam satu tim atau sosialisasi dalam lingkup tim, mengenal tim lain yang artinya mengenal orang-orang baru, menambah kebugaran tu¬buh dan meningkatkan keterampilan sosial, emosional dan mental, prestise dan prestasi serta hiburan suatu masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan olahraga bukan mencari kemenangan tetapi untuk persahabatan, misalkan antar sekolah, antar klub, antar daerah, antar provinsi sampai antar negara bahkan sepak bola bisa dijadikan alat untuk mewujudkan suatu perdamaian serta alat untuk membangkitkan masyarakat dari suatu keterpurukan karena sesuatu hal misalkan bencana alam. Melalui sepak bola bisa dijadikan media untuk penggalangan dana membantu suatu masyarakat atau daerah tertentu yang mengalami suatu masalah, seperti bencana pangan. Dad hasil permainan itu dana diperoleh yang kemudian hasilnya disumbangkan ke daerah yang membutuhkan bantuan. Dengan sepak bola apa saja bisa mungkin terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain sepak bola tidak lain untuk persahabatan sehingga saling mengenal, saling mengakrabkan did, saling menghargai, mengenal budaya lain, bukan ajang untuk bermusuhan atau membuka masalah baru. Olahraga sepak bola adalah media untuk menjadikan masyarakat semakin saling kenal lebih baik, lebih dekat mulai tingkat antara daerah, antar provinsi bahkan antar negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak bola sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia dan bagian dari kehidupan masyarakat In-donesia, mulai dari ujung barat sampai ke ujung timur. Jika menyusuri dari ujung barat Indonesia sampai ujung timur sudah dapat dipastikan banyak masyarakat bermain permainan ini dibuktikan dengan adanya banyak lapangan sepak bob apakah itu berstandar internasional atau tidak. Tentunya, banyak sekali lapangan terse-but, yang mengindikasikan bahwa olahraga sepak bola sudah merata dikenal dan dimainkan oleh masyarakat. Sering dijumpai di tengah-tengah kota besar yang minim lahan untuk bermain sepak bola tidak menyurutkan mereka bermain, seperti taman¬taman kota dijadikan tempat untuk bermain sepak bola walaupun bisa dikatakan itu salah, tetapi itulah sepak bola tidak kenal tempat dan waktu karena jalan raya pun bisa dijadikan lapangan sepak bola oleh anak-anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semakin tinggi tingkat peran aktif masyarakat bermain permainan olahraga sepak bola, ini akan membantu masyarakat semakin sehat dan produktif karena bisa menyalurkan hobi, dan bakat yang dimiliki mereka sehingga memberikan peluang untuk eksis menjadi yang terbaik di lingkungannya melalui bakat bermain sepak bola yang dimilikinya. Berbagai pertandingan persahabatan dilakukan antar daerah dengan tujuan untuk pertandingan persahabatan (freindly games). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan dan olahraga sepak bola diperkena lkan dan di ajarkan di sekolah¬sekolah melalui pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Ini merupakan salah satu media mempercepat olahraga sepak bola dikenal luas masyarakat sejak mulai tingkat pendidikan dasar. Anak-anak dapat menyalurkan keinginannya untuk bermain sepak bola di sekolah dan juga di lingkungan setempat bersama-sama dengan teman-temannya yang tidak satu sekolah, misalkan melalui klub olahraga di sekolah atau klub olahraga di kampung. Waktu yang di sedia-kan di sekolah pun tidak cukup untuk memenuhi kehausan mereka bermain bola sehingga di luar jam sekolah mereka bermain kembali di tempat yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga permainan sepak bola tidak hanya sebagai gaya hidup, sepak bola juga menjadi bagian dari hiburan (sportainment) untuk anak-anak, orang dewasa dan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dan keceriaan. Mulai banyak ditemui anak¬anak sampai dewasa bahkan satu keluarga menikmati akhir pekan mereka dengan bermain sepak bola bersama atau menonton sepak bola ke suatu stadion di mana sepak bola dimainkan, bahkan mulai muncul geliat non-ton sepak bola bareng di lapangan dengan menggunakan layar lebar bersama-sama, mulai dari tengah malam sampai pagi hari. Menyukai sepak bola walaupun sebagai penonton merupakan bagian dari awal yang baik untuk melangkah tidak ke arah lapangan hijau. Bila rasa suka sudah ada di dada seorang anak maka langkah berikutnya is akan mencoba melakukannya kemudian belajar bersama-sama dengan teman-temannya untuk menjadi yang terbaik bahkan profesional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup sehat, aktif berolahraga, merupakan investasi dan ciri khas masyarakat yang sehat serta produktif. Sepak bola benar-benar media yang sangat bagus karena dengan cara seperti itu akan tumbuh sumber daya manusia yang sehat dan berdisiplin serta sportif dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pustaka &amp;nbsp;: Meningkakan Kebugaran Tubuh &lt;/strong&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/2077353768802666042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/sepak-bola-sebagai-gaya-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2077353768802666042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2077353768802666042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2012/02/sepak-bola-sebagai-gaya-hidup.html' title='Sepak Bola Sebagai Gaya Hidup'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_69f6lO5VQqg/TBIWyAxHZxI/AAAAAAAAAC4/acfk4dCjRfU/s72-c/audi_manchester_18_09_04.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-6484688951758572537</id><published>2011-09-19T19:11:00.002+07:00</published><updated>2015-11-08T17:48:01.958+07:00</updated><title type='text'>Belajar Pendidikan Karakter Dari Sepak Bola</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-13.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-13.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pendidikan karakter itu bukanlah sesuatu yang muluk-muluk atau sulit. Pendidikan karakter sebenarnya sudah ada dimana-mana. Sudah ada dikeluarga, dilingkungan sosial, sekolah, tempat hiburan dan lainnya. Tapi kali ini kita akan belajar sesuatu inti yang penting tentang pendidikan karakter dari sepak bola.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya, kenapa sepak bola karena kondisi atau contoh ini akan sangat mudah di analogikan (disamakan) dengan kondisi dan bagaimana mendidik karakter di dalam sekolah dan rumah. Pada dasarnya pendidikan karakter adalah memberikan aturan main dalam kehidupan dan lingkungan sosial disertai dengan konsekuensi yang berlaku didalamnya. Lalu hubungan dengan sepak bola? Mudah, dalam sepak bola sudah berlaku aturan yang sangat baku dan jelas. Ada aturan main dan konsekuensi. Jika melanggar ada kartu kuning (peringatan), kartu merah (keluar dari permainan), free kick, penalty, corner kick, bahkan denda uang bagi pemain dan team. Bahkan yang lebih “sadis” lagi jika team tersebut harus turun kasta ke liga yang lebih rendah lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pecinta sepak bola, saya sangat senang dan berulang kali menggunakan contoh ini kepada guru dan orang tua yang ingin tahu tentang bagaimana mendidik karakter anak dengan menggunakan contoh ini. Seorang anak perlu mengembangkan pemahaman yang benar tentang bagaimana dunia ini bekerja, mempelajari “aturan main” segala aspek yang ada di dunia ini dan “hidup” didunia ini. Nah, masalahnya anak pada saat lahir dia tidak memiliki “konsep sosial” didalam kepalanya, oleh karena itu anak perlu tahu bagaimana aturan – aturan yang ada didalam dunia ini. Inilah Pendidikan Karakter, mudah kan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya tidak kena kartu kuning, jangan melanggar. Jika melanggar lagi ya kartu merah. Sehingga banyak dari pemain sepak bola jika kesal terhadap team lawan selalu berusaha menjaga sikap dengan berusaha menghormati wasit dan tetap mengeluarkan uneg-uneg nya. Ya inilah dunia manusia, terkadang ada yang sesuai dan tidak tetapi diperlukan aturan untuk membuat semuanya teratur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam permainan sepak bola pemain inti dalam sebuah pertandingan adalah wasit. Bayangkan jika bermain tidak ada wasit maka kemungkinan besar bukan pertandingan sepak bola lagi yang kita lihat. Tetapi UFC (Ultimate Fighting Championship) di lapangan sepak bola, alias tarung bebas dilapangan sepak bola. Sama dalam dunia pendidikan di sekolah perlu ada figure yang berperan seperti wasit dalam pertandingan sepak bola yang menjadi “penjaga” aturan di sekolah. Dan seringkali hal inilah yang menjadi kelemahan, wasit di sekolahnya tidak berfungsi dengan baik. Sama halnya dirumah, orang tua kurang dapat menjadi wasit dengan baik. Sehingga pendidikan karakter kurang dapat berjalan dengan maksimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui semua, pendidikan karakter bukan semata-mata memberikan pengetahuan semata tetapi menetapkan aturan dan konsekuensi dilingkungan sekolah dan dirumah. Dalam peraturan sekolah misal: anak tidak bawa buku pelajaran maka konsekuensinya mendapatkan tugas tambahan. Ini harus jelas dan konsisten, serta dikomunikasikan kepada semua pihak termasuk orang tua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melanggar aturan lalu lintas maka jelas kita kena tilang, dan kita bisa pilih mau slip merah atau biru. Merah bayar di tempat, jika biru kita bayar di tempat yang ditunjuk untuk mengurusi tilang (Bank BRI). Dan ini konsisten dan semua masyarakat Indonesia yang menggunakan kendaran bermotor sudah tahu. Inilah dasar dari pendidikan karakter. Ada aturan yang jelas dan konsekuensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, memang sebaiknya seorang yang bertanggung jawab dibidang pendidikan karakter adalah seorang yang memiliki minat, dalam dunia “kemanusian” tidak mesti psikolog. Kenapa sebab ini berkaitan dengan menata aturan dan konsekuensi bagi anak didik. Tentunya aturan ini harus ditata berdasarkan jenjang dan usia dan skala pelanggaran. Misal: hukuman anak yang mencuri atau merusak dengan sengaja property sekolah tentunya akan berbeda dengan anak yang lupa membawa alat tulis, atau tidak membawa catatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang terpenting bagi kita semua bahwa pendidikan karakter bukanlah sesuatu yang rumit. Ini sangat mudah dan ada banyak sekali contohnya disekitar kita, tinggal kita mau apa tidak. Perlu upaya untuk menerapkan ini, kita perlu mengetahui dan belajar tentang seluk beluk manusia dan bagaimana mengatasinya. Sebab manusia saat dilahirkan tidak disertai manual book-nya, lain seperti Black Berry yang kita beli dan sudah disertakan manual book-nya dan ada petunjuk bagaimana menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/6484688951758572537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6484688951758572537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/6484688951758572537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html' title='Belajar Pendidikan Karakter Dari Sepak Bola'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-4869828824696549099</id><published>2011-09-19T18:57:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:49:29.668+07:00</updated><title type='text'>Peran Pendidikan Karakter Dalam Melengkapi Kepribadian</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-12.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-12.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;“Banyak orang tahu apa yang baik, berbicara mengenai kebaikan namun melakukan yang sebaliknya”&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya manusia itu lahir hanya membawa “personality” atau kepribadian. Secara umum kepribadian ada 4 macam. Ada banyak teori yang menggunakan istilah yang berbeda bahkan ada yang menggunakan warna,  &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;tetapi polanya tetap sama. Secara umum kepribadian ada 4, yaitu : &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Koleris : tipe ini bercirikan pribadi yang suka kemandirian, tegas, berapi-api, suka tantangan, bos atas dirinya sendiri. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sanguinis : tipe ini bercirikan suka dengan hal praktis, happy dan ceria selalu, suka kejutan, suka sekali dengan kegiatan social dan bersenang-senang. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Phlegmatis :  tipe ini bercirikan suka bekerjasama, menghindari konflik, tidak suka perubahan mendadak, teman bicara yang enak, menyukai hal yang pasti. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melankolis : tipe ini bercirikan suka dengan hal detil, menyimpan kemarahan, Perfection, suka instruksi yang jelas, kegiatan rutin sangat disukai. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Di atas ini adalah teori yang klasik dan sekarang teori ini banyak sekali berkembang, dan masih banyak digunakan sebagai alat tes sampai pengukuran potensi manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian bukanlah karakter. Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda.  Nah dari ke 4 kepribadian tersebut, masing-masing kepribadian tersebut memiliki kelemahan dan keunggulan masing-masing. Misalnya tipe koleris identik dengan orang yang berbicara “kasar” dan terkadang tidak peduli, sanguin pribadi yang sering susah diajak untuk serius, phlegmatis sering kali susah diajak melangkah yang pasti dan terkesan pasif, melankolis terjebak dengan dilemma pribadi “iya” dimulut dan “tidak” dihati, serta cenderung perfectionis dalam detil kehidupan serta inilah yang terkadang membuat orang lain cukup kerepotan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap manusia tidak bisa memilih kepribadiannya, kepribadian sudah hadiah dari Tuhan sang pencipta saat manusia dilahirkan. Dan setiap orang yang memiliki kepribadian pasti ada kelemahannya dan kelebihannya di aspek kehidupan social dan masing-masing pribadi.  Mudah ya, penjelasan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karakter nya dimana? Saat tiap manusia belajar untuk mengatasi kelemahannya dan memperbaiki kelemahannya dan memunculkan kebiasaan positif yang baru maka inilah yang disebut dengan karakter. Misalnya, seorang koleris murni tetapi sangat santun dalam menyampaikan pendapat dan instruksi kepada sesamanya, seorang yang sanguin mampu membawa dirinya untuk bersikap serius dalam situasi yang membutuhkan ketenangan dan perhatian fokus. Itulah Karakter. Pendidikan Karakter adalah pemberian pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan, kepedulian dan lain-lainnya. Dan itu adalah pilihan dari masing-masing individu yang perlu dikembangkan dan perlu di bina, sejak usia dini (idealnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter tidak bisa diwariskan, karakter tidak bisa dibeli dan karakter tidak bisa ditukar. Karakter harus &lt;b&gt;DIBANGUN&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;DIKEMBANGKAN&lt;/b&gt; secara sadar hari demi hari dengan melalui suatu &lt;b&gt;PROSES yang tidak instan&lt;/b&gt;. Karakter bukanlah sesuatu bawaan sejak lahir yang tidak dapat diubah lagi seperti sidik jari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak saya perhatikan bahwa orang-orang dengan karakter buruk cenderung mempersalahkan keadaan mereka. Mereka sering menyatakan bahwa cara mereka dibesarkan yang salah, kesulitan keuangan, perlakuan orang lain atau kondisi lainnya yang menjadikan mereka seperti sekarang ini. Memang benar bahwa dalam kehidupan, kita harus menghadapi banyak hal di luar kendali kita, namun karakter Anda tidaklah demikian. Karakter Anda selalu merupakan hasil pilihan Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa Anda mempunyai potensi untuk menjadi seorang pribadi yang berkarakter, upayakanlah itu. Karakter, lebih dari apapun dan akan menjadikan Anda seorang pribadi yang memiliki nilai tambah. Karakter akan melindungi segala sesuatu yang Anda hargai dalam kehidupan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang bertanggung jawab atas karakternya. Anda memiliki &lt;b&gt;KONTROL PENUH&lt;/b&gt; atas karakter Anda, artinya Anda tidak dapat menyalahkan orang lain atas karakter Anda yang buruk karena Anda yang bertanggung jawab penuh. Mengembangkan karakter adalah &lt;b&gt;TANGGUNG JAWAB&lt;/b&gt; pribadi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/4869828824696549099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peran-pendidikan-karakter-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/4869828824696549099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/4869828824696549099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peran-pendidikan-karakter-dalam.html' title='Peran Pendidikan Karakter Dalam Melengkapi Kepribadian'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-9144840254014260831</id><published>2011-09-19T18:42:00.003+07:00</published><updated>2015-11-08T17:51:49.797+07:00</updated><title type='text'>Enam Ciri Karakter Anak Bermasalah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/2011/06/post-3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/2011/06/post-3.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“&lt;i&gt;Mungkinkah mengetahui dan memastikan apakah seorang anak itu bermasalah, dalam waktu 5-10 menit pertama saat kita bertemu dengannya?&lt;/i&gt;” Jawabannya adalah “&lt;i&gt;mungkin&lt;/i&gt;” dan “&lt;i&gt;pasti&lt;/i&gt;”. Pertanyaan yang sering saya ajukan kepada peserta seminar ataupun para orangtua yang sedang bersemangat belajar dan mencecar saya dengan berbagai pertanyaan seputar anaknya. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rahasia tersebut akan saya bahas sekarang, rahasia yang sering saya gunakan untuk menganalisa seorang anak. Apakah dia bermasalah, bahkan setelah mempelajarinya dengan seksama kita mampu meramal masa depan seorang anak. Wow, tenang ini bukan obral janji, tapi ini pasti. Dari hasil menangani berbagai kasus keluarga dan individu maka terbentuklah suatu pola yang akurat ditiap individu. Kebanyakan klien saya jika memiliki masalah, kebanyakan masalah tersebut  dan sebagian besar masalah itu berasal dari 2 hal. Ini juga rahasia (Rahasia dari ruang terapi saya), tapi akan saya bongkar habis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah 2 hal tersebut berasal dari : &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keluarga (keluarga yang membentuk masalah tersebut secara tidak sengaja).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah tersebut berasal dari usia 7 tahun kebawah. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Keluarga, adalah faktor penting dalam pendidikan seorang anak. Karakter seorang anak berasal dari keluarga. Dimana sebagian sampai usia 18 tahun anak-anak diIndonesia menghabiskan waktunya 60-80 % bersama keluarga. Manusia berbeda dengan binatang (maaf..) seekor anak kucing yang baru lahir, bisa hidup jika dipisahkan dari induknya, dan banyak binatang yang lain yang memiliki kemampuan serupa. Manusia tidak bisa, sampai usia 18 tahun masih membutuhkan orangtua dan kehangatan dalam keluarga. Sukses seorang manusia tidak lepas dari “kehangatan dalam keluarga”. Akan sangat banyak hal yang akan dikupas dari tiap tahun kehidupan manusia dan kebutuhannya serta cara memenuhi kebutuhan tersebut, terutama aspek emosi. Saya tidak akan meneruskannya, kita akan bahas dikesempatan lainnya, kini kita kembali ke cara mengetahui ciri anak bermasalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Usia 7 tahun kebawah?&lt;/b&gt; Ada apa pada usia ini? Pada masa ini kebanyakan (85%) letak masalah atau asal muasal masalah / hambatan seorang manusia tercipta. Istilah kerennya &lt;b&gt;Mental Block/&lt;/b&gt; Karakter yang menghabat pencapaian cita-cita pribadi kita. Dan biasanya akan terasa pada usia 22 tahun ke atas. Woo… segitunya? Ya Mental Block seperti program yang seakan-akan dipersiapkan (karena ketidak sengajaan dan ketidak tahuan orangtua kita) untuk menghambat berbagai macam aspek dalam kehidupan kita. Aspek itu bisa berupa Karier (takut kaya, takut jabatan tinggi) kesehatan (tubuh gemuk, alergi) Relationship (tidak gampang cocok dengan pasangan/teman, paranoid) dan lain hal, serta masih banyak lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan 7 tahun kebawah dan disekitar 7 tahun pertama kehidupan manusia? Baiklah saya jelaskan, pada masa ini kita membutuhkan, kebutuhan dasar Emosi yang harus terpenuhi ingat HARUS terpenuhi. Jika pada masa ini lewat dan tidak terpenuhi  maka, akan terjadi Mental Block pada diri anak tersebut. Inilah asal muasal dimana Mental Block terbentuk. Karena tidak terpenuhinya kebutuhan dasar Emosi yang dibutuhkan seorang manusia. Kebutuhan apa yang dibutuhkan pada anak seusia itu? Sehingga fatal akibatnya (pada masa dewasa anak tersebut) jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 kebutuhan yang harus dipenuhi pada anak usia 0 – 7 tahun bahkan lebih, cara ini adalah kunci dalam pendidikan karakter, agar karakter anak kita bisa tumbuh dan berkembang maksimal. Disamping itu ketiga hal inilah asal muasal Mental Block yang sering kali terjadi atau terasa sangat menganggu pada saat anak tersebut dewasa. Yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kebutuhan akan rasa aman&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kebutuhan untuk mengontrol&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kebutuhan untuk diterima &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;3 kebutuhan dasar emosi tersebut harus terpenuhi agar anak kita menjadi pribadi yang handal dan memiliki karakter yang kuat menghadapi hidup. Ini akan sangat panjang sekali jika dijelaskan, nah mengingat kita membahas ciri – ciri karakter anak bermasalah maka kita akan kembali ke topic tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada 6 ciri karakter anak yang bermasalah, cukup kita melihat dari perilakunya yang nampak maka, kita sudah dapat melakukan deteksi dini terhadap “musibah besar” dikehidupan yang akan datang (baca: semakin dewasa) dan secepatnnya dapat melakukan perbaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah ciri-ciri karakter tersebut : &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Susah diatur dan diajak kerja sama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling Nampak adalah anak akan membangkang, akan semaunya sendiri, mulai mengatur tidak mau ini dan itu. pada fase ini anak sangat ingin memegang kontrol. Mulai ada “pemberontakan” dari dalam dirinya. Hal yang dapat kita lakukan adalah memahaminya dan kita sebaiknya menanggapinya dengan kondisi emosi yang tenang.Ingat akan kebutuhan dasar manusia? Tiga hal diatas yang telah saya sebutkan, nah kebutuhan itu sedang dialami anak. Kita hanya bisa mengarahkan dan mengawasi dengan seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kurang terbuka pada pada Orang Tua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat orang tua bertanya “Gimana sekolahnya?” anak menjawab “biasa saja”, menjawab dengan malas, namun anehnya pada temannya dia begitu terbuka. Aneh bukan? Ini adalah ciri ke 2, nah pada saat ini dapat dikatakan figure orangtua tergantikan dengan pihak lain (teman ataupun ketua gang, pacar, dll). Saat ini terjadi kita sebagai orangtua hendaknya mawas diri dan mulai menganti pendekatan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menanggapi negatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anak mulai sering berkomentar “Biarin aja dia memang jelek kok”, tanda harga diri anak yang terluka. Harga diri yang rendah, salah satu cara untuk naik ke tempat yang lebih tinggi adalah mencari pijakan, sama saat harga diri kita rendah maka cara paling mudah untuk menaikkan harga diri kita adalah dengan mencela orang lain. Dan anak pun sudah terlatih melakukan itu, berhati-hatilah terhadap hal ini. Harga diri adalah kunci sukses di masa depan anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menarik diri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anak terbiasa dan sering Menyendiri, asyik dengan duniannya sendiri, dia tidak ingin orang lain tahu tentang dirinya (menarik diri). Pada kondisi ini kita sebagai orangtua sebaiknya segera melakukan upaya pendekatan yang berbeda. Setiap manusia ingin dimengerti, bagaimana cara mengerti kondisi seorang anak? Kembali ke 3 hal yang telah saya jelaskan. Pada kondisi ini biasanya anak merasa ingin diterima apa adanya, dimengerti – semengertinya dan sedalam-dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menolak kenyataan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah mendengar quote seperti “Aku ini bukan orang pintar, aku ini bodoh”, “Aku ngga bisa, aku ini tolol”. Ini hampir sama dengan nomor 4, yaitu kasus harga diri. Dan biasanya kasus ini (menolak kenyataan) berasal dari proses disiplin yang salah. Contoh: “masak gitu aja nga bisa sih, kan mama da kasih contoh berulang-ulang”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menjadi pelawak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kejadian disekolah ketika teman-temannya tertawa karena ulahnya dan anak tersebut merasa senang. Jika ini sesekali mungkin tidak masalah, tetapi jika berulang-ulang dia tidak mau kembali ke tempat duduk dan mencari-cari kesempatan untuk mencari pengakuan dan penerimaan dari teman-temannya maka kita sebagai orang tua harap waspada. Karena anak tersebut tidak mendapatkan rasa diterima dirumah, kemanakah orangtua?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/9144840254014260831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/enam-ciri-karakter-anak-bermasalah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/9144840254014260831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/9144840254014260831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/enam-ciri-karakter-anak-bermasalah.html' title='Enam Ciri Karakter Anak Bermasalah'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-2512003233610679094</id><published>2011-09-19T18:16:00.001+07:00</published><updated>2015-11-08T17:53:13.647+07:00</updated><title type='text'>Macam – Macam Kepribadian Anak</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-14.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-14.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kali ini kita akan membahas bagian yang tidak kalah pentingnya yaitu bagian tentang kepribadian, inilah dasar dari pembentukan karakter seorang anak. Mengapa kita perlu membahas tentang kepribadian, kepribadian adalah bagian dari diri manusia yang sangat unik dimana kita memiliki kecenderungan yang cukup besar untuk merespon segala sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Dengan memahami kepribadian anak berarti kita telah menyingkat waktu kita untuk menebak-nebak, berusaha mengerti dan memahami anak kita, kita bisa jauh lebih mudah untuk memahami seseorang anak dengan memperhatikan tipologi kepribadiannya. Nah dalam artikel kali ini saya akan menggunakan tipelogi kepribadian yang sangat banyak dipakai oleh family terapis, oleh para HRD manager ataupun praktisi-praktisi di sumber daya manusia untuk menganalisa kepribadian seseorang. Kepribadian ini membagi manusia menjadi empat golongan besar yaitu korelis, sanguinis, phlegmatis dan melankolis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Koleris&lt;/b&gt; mewakili tipe kepribadian yang tegas dan kemudian cenderung untuk memimpin, yah dia adalah seorang pemimpin yang dilahirkan. Pemimpin yang dilahirkan secara alamiah begitulah koleris. Ciri-cirinya To The Point, dia ingin segala sesuatunya cepat dan dilakukan saat itu juga, dia tidak bertele-tele tetapi pada titik ekstrimnya adalah dia bisa menjadi terlalu dominan dan terlalu mengatur, terlalu mengontrol, sehingga orang lain bisa tidak tahan. Dan kemudian dia ingin segala sesuatunya dilakukan dengan sangat cepat kemudian bisa jadi dia lupa beberapa detail-detail tentang hal penting yang harus dilakukan. Itulah tipe kepribadian koleris yang sejati. Orang koleris akan berpakaian dengan praktis, simple, tidak mementingkan model pakaian tetapi lebih mementingkan fungsi dari pakaian itu. Dan orang koleris biasanya duduknya sangat tegak sekali dan ia berjalan dengan sangat tegak dengan kepala terangkat ke atas. Pada kenyataannya tiap kepribadian itu memiliki kadarnya masing-masing, sangatlah kecil sekali kemungkinannya kita menemukan seseorang yang koleris sejati. Artinya seratus persen koleris sementara di lain-lainnya itu nol semuanya. Seorang anak yang koleris, biasanya memiliki motivasi yang kuat dari dalam, istilahnya “ku tahu yang ku mau”. Jika ingin mengarahkan mereka, tunjukan keuntungan bagi anak jika mereka melakukan hal tersebut. Misal : “Jika kamu les bahasa inggris maka mudah bagi kamu untuk memahami &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;aturan&lt;/a&gt; dari permainan yang sering papa dan kamu lakukan, masih banyak permainan serupa yang bisa kita mainkan”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kepribadian yang berikutnya adalah Sanguinis. &lt;b&gt;Sanguinis&lt;/b&gt; adalah orang yang cerah, ceria, bisa mendengar suaranya jauh sebelum melihat orangnya, heboh sekali dan jika memakai pakaian pakaian biasanya berwarna cerah meriah dengan banyak sekali aksesoris, yah sanguinis adalah orang yang senang menjadi pusat perhatian. Jika Anda datang ke pesta dan melihat satu orang dikelilingi yang lain, bercerita, semua terhibur dan tertawa, maka orang yang bercerita itulah seorang sanguinis. Ya, sanguinis adalah pusat perhatian. Jika Anda melihat orang sanguinis berpakaian cerah warna warni dan banyak aksesoris, dia tidak akan risih dengan itu semua bahkan dia akan suka, karena dengan begitu dia bisa menarik perhatian orang lain. Orang sanguinis akan berjalan dengan gayanya yang ceria dan akan menoleh ke kanan kiri dan melempar banyak senyum kepada orang-orang di sekitarnya. Seorang anak sanguinis merupakan anak yang sangat senang sekali bermain dan berkumpul dengan banyak teman-temannya. Senang dengan aktivitas “outdoor” atau kebersamaan yang menyenangkan. Tentu mudah bagi Anda menerjemahkan bahasa saya berkaitan dengan anak sanguinis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe koleris dan tipe sanguinis adalah tipe yang Ekstrovert, tipe yang terbuka kepada orang. Orang sanguinis begitu sangat terbukanya, sehingga bisa cerita tentang banyak hal kepada orang lain dan kemudian bisa dengan mudah melupakannya. Orang sanguinis dengan begitu mudahnya melupakan janjinya dan juga dengan begitu mudahnya dia akan langsung minta maaf. Orang koleris tidak akan melakukannya, dia akan gengsi untuk minta maaf kepada kita. Tapi mereka dasarnya adalah orang-orang yang terbuka, orang-orang yang ekstrovert. Berikutnya kita akan membahas bagian kepribadian yang Introvert yang tertutup. Di bagian ini ada dua jenis kepribadian dua tipelogi kepribadian yaitu Melankolis dan Phlegmatis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Melankolis&lt;/b&gt; adalah seorang yang rapi, biasanya tulisannya rajin, rapi, lengkap, detail karena itu jika mereka kuliah catatan mereka biasanya akan dipinjam oleh teman-temannya. Dan kemudian dia akan memiliki gaya dandan yang rapi, tidak ada satu helai pun rambut yang tersisir keluar ok semuanya rapi seperti diatur pada tempatnya. Seorang melankolis berpakaian selalu sangat rapi sekali, dimasukkan dan suka warna warna yang memiliki perpaduan warna yang cocok. Jadi tidak akan sembarangan, artinya dia tidak akan memakai bawahan yang berwarna hijau dan kemudian atasnya berwarna kuning cerah. Dia akan mempertimbangkan segala sesuatunya, itulah orang melankolis. Jika memendam sesuatu bisa dipendam sangat lama, ngambeknya bisa sangat lama sekali, tetapi orang melankolis sangat detail, begitu suka dengan data-data dan fakta-fakta. Yah itulah seorang melankolis. Ia begitu ahli di dalam perencanaan dan ahli di dalam analisa. Ciri-ciri anak melankolis yang sangat tampak adalah anak ini sangat teratur, suka kerapian, seringkali saya jumpai mereka secara akademis adalah anak yang cerdas dan pandai. Anak melankolis sangat suka “mengontrol” semuanya sendiri. Terkadang menentukan pakaian yang akan dipakainya, makan apa sore ini, dsb. Mereka terkadang suka mengingatkan kita, jika keluar kamar lampu dimatikan, tv atau laptop dimatikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kepribadian yang satunya lagi adalah Phlegmatis. &lt;b&gt;Phlegmatis&lt;/b&gt; adalah kepribadian yang suka melakukan segala sesuatu berdasarkan urutan yang telah diberikan, jika memang sudah begini ya begini tidak usah dipikirin yang lain lagi, yah pokoknya ikuti saja. Itulah phlegmatis, tipe pengikut yang setia. Dia bisa tahan duduk berjam-jam melakukan sesuatu berhari-hari, berminggu-minggu dan berbulan-bulan dimana itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang yang koleris ataupun seorang sanguinis. Mereka tidak akan tahan duduk berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan melakukan satu hal yang sama berulang-ulang kali. Phlegmatis sangat cocok melakukan itu semua, sangat setia dan bisa dipercaya untuk memegang rahasia. Itulah orang phlegmatis, mereka sangat mudah diatur mereka sangat toleran. Jika Anda punya anak phlegmatis, Anda bisa mengatakan “nak sekarang makan ya”, “ya” kalau Anda sibuk, Anda bisa mengatakan “nak, sekarang Mama lagi sibuk, nanti aja makannya ya”, “iya” anak phlegmatis tidak akan menuntut Anda. Itu akan sangat berbeda dengan anak koleris “nak makannya nanti ya”, “tidak! Aku maunya sekarang” itulah anak koleris. Anak phlegmatis biasanya cenderung diam dan mengalah. Mereka sering menghindari konflik dan seringkali merelakan peralatan tulisnya untuk dipinjam dan tak jarang terkadang merasa “ngga enak” untuk memintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Anda telah mengetahui tipologi koleris, sanguinis, melankolis dan phlegmatis nah satu hal yang perlu kita ketahui adalah tidak ada satupun tipologi kepribadian ini yang lebih baik daripada lainnya. Artinya kita semua mempunyai kadar dari keempat tipologi kepribadian ini. Di dalam diri kita ada unsur melankolis, ada unsur phlegmatis, ada unsur koleris dan ada unsur sanguinis-nya. Hanya saja di bagian mana kita dominan dan itu yang membentuk kita, itu yang membedakan kita dari yang lainnya. Nah variable atau kadar perbedaan dari setiap kepribadian ini membuat kita menjadi begitu unik. Tak ada satu orangpun yang memiliki komposisi yang sama, semuanya begitu berbeda. Dan satu hal yang paling penting, adalah seperti yang tadi saya katakan bahwa tidak ada yang baik, tidak ada yang buruk disini. Yang ada adalah pada saat kita tidak menyadari berhadapan dengan siapa dan kemudian kita tidak bisa menjalin suatu komunikasi, itu karena kita tidak bisa memahami persepsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/2512003233610679094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/macam-macam-kepribadian-anak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2512003233610679094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2512003233610679094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/macam-macam-kepribadian-anak.html' title='Macam – Macam Kepribadian Anak'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-9116433938949311887</id><published>2011-09-19T18:04:00.001+07:00</published><updated>2015-11-09T10:21:49.289+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Membentuk Karakter Mandiri Pada Anak</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-10.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-10.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Permasalahan kali ini yang saya ingin bahas adalah permasalahan seorang anak yang manja dan kurang mandiri. Orang tua sering mengeluhkan kepada saya. Aduh anak saya ini kurang mandiri, gimana caranya ya membuat dia mandiri. Kayaknya dia ini terlalu manja dech. Saya dulu dibesarkan orang tua dengan ekonomi yang pas-pasan. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya saya jadi berjuang sendiri untuk melakukan segala sesuatu. Anak saya ini sepertinya terlalu enak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ketika orang tua mulai mengeluhkan seperti itu, saya hanya berbalik menanyakan kepada mereka. “Pak, Bu.. sebenarnya Anda sudah tahu kan jawabannya harus bagaimana?”, “Lho maksud Anda bagaimana?” Mereka balik bertanya, “tadi Bapak Ibu sudah mengatakan bahwa ketika Anda dulu di besarkan pas-pasan dan Anda harus melakukannya semua sendiri. Dan anak Anda sekarang terlalu nyaman karena semua sudah Anda sediakan. Justru itulah permasalahannya, Anda menyediakan segala sesuatunya bagi anak Anda tanpa membuat dia berjuang. Anda sudah tahu permasalahannya tapi Anda masih lakukan”. Mereka mulai menyadari permasalahannya sekarang. “Tapi bagaimana lagi kan kasihan? Daripada dia repot-repot”. Justru itulah permasalahannya, kita tidak mau membuat anak kita repot. Sebenarnya itu tidak membuat anak kita repot. Sebenarnya itu untuk latihan yang perlu di jalaninya agar dia bisa mengembangkan dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang kurang mandiri dan manja, adalah anak-anak yang tidak mengembangkan otonominya. Anda perlu tahu bahwa pada satu tahap perkembangan anak, mereka mempunyai sebuah tahap dimana mereka ingin otonomi lebih besar. Ini dimulai ketika mereka berusia 2 atau 3 tahun. Dia ingin melakukan sesuatu saat itu. Tetapi biasanya kita orang tua terkadang terlalu melindungi anak. Ketika dia ingin memanjat kursi, kita larang dia, “jangan nanti jatuh”. Ketika dia memegang sesuatu tidak kita perbolehkan karena takut pecah dan lain sebagainya. Nah, akhirnya anak ini menjadi pasif dan hanya menunggu apa yang kita berikan atau apa yang diberikan oleh pengasuhnya. Ketika hal ini terjadi bertahun-tahun maka kita sudah mulai membentuk sebuah pola dalam diri anak kita. Untuk menjadi pasif dan tidak mandiri. Cobalah Anda memberikan sebuah latihan agar anak-anak mengerjakan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mempunyai anak yang sudah menginjak kelas 1 SD, sebaiknya jangan bawakan tasnya ketika dia turun dari mobil. Anda mungkin berpendapat, “aduh.. saya kan harus berangkat kerja, kalau tunggu dia lama banget”. Itu tidak boleh di lakukan. Anda bisa berangkat lebih awal jika Anda tahu itu akan membuat Anda terlambat dan biarkan dia bawa tasnya sendiri masuk ke kelasnya. Jangan hanya karena kita tidak mau repot akhirnya “udah sini tak bawain sudah masuk di kelas”. Itulah hal-hal kecil yang membuat anak Anda jadi kurang mandiri. Jika dia sudah bisa mengembalikan piring yang dia gunakan untuk makan ke tempat cucian, biar dia melakukannya. “Lho.. kalau begitu apa gunanya pembantu yang saya bayar”. Justru itulah masalahnya Anda tidak memberikan kesempatan anak Anda untuk mengembangkan dirinya. Semua itu perlu latihan. Anda tidak bisa membuat seorang anak mandiri tanpa sebuah proses. Sama seperti ketika dulu kita di besarkan oleh kondisi susah payah oleh orang tua kita. Saat itu orang tua kita mungkin tidak sengaja melakukan hal tersebut pada kita. Bahkan mungkin mereka merasa bersalah karena tidak bisa melayani kita sebaik mungkin. Tetapi justru itulah yang baik ternyata bagi kita, bagi perkembangan kita. Kita akhirnya menjadi seorang yang mandiri. Dan kemudian ketika kita sekarang sudah menjadi orang yang berhasil kita tidak melakukan itu pada anak, dengan alasan kasian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca yang budiman, inilah permasalahannya kita harus melatih anak kita untuk memiliki karakter mandiri. Kita harus memberikan kesempatan pada mereka seluas-luasnya untuk mengembangkan diri dengan mengerjakan banyak hal kecil-kecil yang sangat-sangat berguna bagi perkembangan karakternya. Ketika seorang anak  mengembalikan piring makannya di tempatnya, mengangkat tasnya sendiri, mengembalikan sepatunya pada saat dia telah selesai pakai, atau melakukan kegiatan kecil-kecil maka si anak akan merasakan sebuah harga diri yang positif. Dia akan merasa bahwa dirinya sejajar dengan orang dewasa yang melakukan hal-hal tersebut. Ini akan membuat percaya dirinya melambung tinggi. Oleh karena itu berikanlah kesempatan ini pada anak-anak anda. Anda tidak akan pernah kecewa melihat mereka bertumbuh dan berkembang dengan semangat kemandirian ketika mereka  mulai menginjak masa-masa remaja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pastikanlah Anda memberikan suatu kesempatan pada anak Anda untuk melakukan apa-apa yang dia telah mampu lakukan. Itulah kunci untuk membantu seorang anak memiliki karakter mandiri, percaya diri dan mampu mengerjakan segala sesuatu dengan tanggung jawab penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/9116433938949311887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/bagaimana-membentuk-karakter-mandiri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/9116433938949311887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/9116433938949311887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/bagaimana-membentuk-karakter-mandiri.html' title='Bagaimana Membentuk Karakter Mandiri Pada Anak'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-976981840886262595</id><published>2011-09-19T17:37:00.001+07:00</published><updated>2015-11-09T10:22:56.497+07:00</updated><title type='text'>Peduli Pendidikan Karakter It’s Never Ending Stop</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/2011/06/post-8.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/2011/06/post-8.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;“Ketika kehilangan kekayaan, Anda tidak kehilangan apa-apa. Ketika kehilangan kesehatan, anda kehilangan sesuatu. Ketika kehilangan karakter, anda kehilangan segala-galanya” – Billy Graham &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saat ini paling tidak ada 2 hal yang saya ketahui tidak pernah lekang oleh jaman, &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;apa itu? &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Perubahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendidikan Karakter&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika bicara perubahan maka, sejatinya kita yang ada hari ini, yang sedang membaca tulisan ini sudah berbeda dari diri kita yang kemarin. Berbeda dimananya? Sel tubuh kita sudah berubah, informasi yang kita terima berubah, usia kita berubah, dan masih banyak hal lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dalam pendidikan karakter, adalah proses yang tidak tak pernah berhenti. Pemerintah boleh berganti, raja boleh turun tahta, presiden boleh berhenti masa jabatannya, namun pendidika karakter tetap harus berjalan terus. Pendidikan karakter bukanlah proyek yang ada awal dan ada akhirnya. Pendidikan karakter diperlukan tiap individu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, warga Negara yang lebih bernilai kemanusiaan yang tinggi. Mantab! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pepatah dari negeri China “ Apabila andamembuat rencana satu tahun, tanamlah padi. Apabila anda membuat rencana untuk sepuluh tahun tanamlah pohon. Apabila anda membuat rencana untuk seumur hidup didiklah orang-orang”. Pertanyaan nya adalah pendidikan apa yang patut diberikan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya dahulu bersusah payah mengerjakan dan &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; perkalian matematika sampai 2-3 digit berserta akar pangkatnya, kini dalam keseharian saya sudah tidak terlalu relevan dengan aktivitas pekerjaan saya. jika toh saya harus berurusan dengan angka tersebut, saya tinggal buka laci dan ambil kalkulator. Menurut saya jika otak bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih bermanfaat kenapa harus mengerjakan hal yang bisa dikerjakan barang simple ini (kalkulator). Sama halnya saat saya mengahfal selama lebih dari 12 tahun tentang sejarah, ternyata beberapa tahun yang lalu dipublikasikan bahwa sejarah di Indonesia banyak sekali kebohongan dan tidak sesuai dengan materi yang diajarkan &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;di sekolah&lt;/a&gt;. Dan pendidikan yang saya pelajari itu sudah tidak begitu berguna lagi bagi saya dan sebagian banyak orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bercerita pengalaman saya bukan berarti &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; di sekolah , ataupun pelajaran &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;di sekolah&lt;/a&gt; tidak ada manfaatnya. Sangat ada manfaatnya bagi saya, apa? Saya &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; bersosialisasi, mempelajari pola pikir, dan masih banyak hal lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik yang terputus sesaat. Pendidikan apa yang patut diberikan? Mudah sekali, Pendidikan Karakter. Lalu pendidikan yang lain? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan mata pelajaran lain jelas perlu, tapi berikan nuansa pendidikan karakter didalamnya. Sisipkan nilai kehidupan, nilai positif dari setiap materi dan berikan sentuhan manfaat dalam kehidupan. Misalnya mengajarkan fisika dengan bercerita tentang penemu teori atau rumus yang sedang diajarkan. Tonjolkan sikap positifnya, dan ulang-ulang terus sehingga siswa tidak hanya hafal rumusnya saja tetapi nilai positif dari penemu teori tersebut.  Pertanyaannya apakah ini sudah kita kerjakan, wahai orangtua dan guru? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika suatu Negara tidak menaruh perhatian terhadap pendidikan, maka Negara tersebut tidak membangaun sumber kekuatan , sumber kemajuan, sumber kesejahteraan, dan sumber martabat yang selalu bisa diperbarui, yaitu kualitas manusia dan kualitas masyarakatnya. Kualitas ini ditentukan oleh tingkat kecerdasan dan kekuatan karakter rakyatnya. Nah, disini pendidikan karakter sangat berperan penting untuk menghasilkan itu semua.  ingat, berbeda dengan sumber daya alam apabila dipakai dan dieksploitasi maka akan habis pada kurun waktu tertentu, berbeda dengan kebaikan karakter dan kecerdasan yang berkarakter, akan makin bertambah jika digunakan terus menerus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ungkapan Ki Hajar Dewantara “Maksud pendidikan itu adalah sempurnanya hidup manusia sehingga bisa memenuhi segala keperluan hidup lahir dan batin. Yang kita dapat dari kodrat alam… pengetahuan, kepandaian janganlah dianggap maksud dan tujuan. Tetapi alat, perkakas, lain tidak. Bunganya kelak akan menjadi buah. Itulah yang harus kita utamakan. Buahnya pendidikan, yaitu matangnya jiwa, yang akan dapat mewujudkan hidup dan penghidupan yang tertib dan suci dan bermanfaat bagi orang lain”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sejatinya pendidikan karakter tidak pernah berhenti dari kehidupan kita. seandainya kita pernah mendapatkan pendidikan Karakter, atau dulunya bernama pendidikan Budi Pekerti, tidak selesai sampai kita selesai sekolah. Dalam sekolah kehidupan justru manusia yang berhasil adalah manusia yang memiliki nilai karakternya A. dan setiap tahunnya  (bahkan harian, atau triwulan, bahkan semester)masih ada ujian kenaikan kelasnya, sampai kapan? Sampai kita lulus dari bumi ini. Yah itulah sebabnya saya kemukakan bahwa pendidikan karakter tidak pernah berhenti. Nikmati dan hiduplah dengan Karakter sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/976981840886262595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peduli-pendidikan-karakter-its-never.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/976981840886262595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/976981840886262595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peduli-pendidikan-karakter-its-never.html' title='Peduli Pendidikan Karakter It’s Never Ending Stop'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-2707404632944746883</id><published>2011-09-19T17:24:00.001+07:00</published><updated>2015-11-09T10:24:14.769+07:00</updated><title type='text'>Peran Pola Asuh Dalam Membentuk Karakter Anak</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-11.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-11.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;“Jangan mengkuatirkan bahwa anak-anak tidak mendengarkan Anda, kuatirkanlah bahwa mereka selalu mengamati Anda” – Robert Fulghum &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berhasil mendidik anak-anak dengan baik adalah impian semua guru dan orang tua. Setiap guru dan orang tua pasti ingin agar anaknya bisa sukses dan bahagia, &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;namun apakah pada kenyataannya semudah itu? Mayoritas orangtua pernah mengalami kesulitan dalam mendidik buah hati tercinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para guru dan orang tua, ijinkan saya bertanya kepada Anda… &lt;b&gt;Pernahkan kita berpikir bahwa program negatif yang (mungkin) secara tidak sengaja kita tanamkan ke pikiran bawah sadar anak kita, akan terus mendominasi dan mengendalikan hidupnya – membuatnya jadi berantakan di masa depan?&lt;/b&gt; Jika mau jujur melakukan evaluasi pada diri sendiri, bisa jadi kita semua termasuk saya sebagai orang tua telah dan sedang melakukan hal ini terhadap anak-anak kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip apa yang diungkapkan Dorothy Law Nollte: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan celaan, maka ia belajar memaki &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, maka ia belajar berkelahi &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, maka ia belajar rendah diri &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, maka ia belajar menyesali diri &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan toleransi, maka ia belajar mengendalikan diri &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan motivasi, maka ia belajar percaya diri &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan kelembutan, maka ia belajar menghargai &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, maka ia belajar percaya &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan dukungan, maka ia belajar menghargai diri sendiri &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, maka ia belajar menemukan kasih dalam kehidupannya&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jujur sejak saya menikah, saya beruntung sekali memiliki istri yang peduli dengan perkembangan anak kami. Kami saling mengingatkan ucapan yang keluar dari mulut kami dan sikap serta perilaku kami yang “berbahaya” bagi anak kita. Kita sadar betul anak tidak perlu diajarkan sesuatu melalui komunikasi, hanya melihat saja maka itu sudah &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; dan direkam di otaknya. Kami sangat menjaga itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti judul diatas pola asuh adalah pendidikan karakter. Bagi kita orang tua, karakter apa yang ingin kita tanamkan pada anak kita? Berikan contoh itu dalam sikap dan perbuatan serta kata-kata. Maka dengan mudah anak akan mencontohnya dan menyimpannya dalam memory bawah sadarnya dan akan dikeluarkan kembali pada saat “ada pemicunya”. Maksudnya? Saat kita memberikan contoh hormat dan sayang pada pasangan kita, saat anak kita menikah kelak maka dia akan mencontoh perilaku kita orang tua-nya terhadap pasangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini sangat berlaku sekali kata-kata mutiara “buah tidak jatuh jauh dari pohonnya” dan itu saya rasakan betul saat banyak klien saya yang merasakan bahwa kehidupannya adalah hasil dari “fotocopy” orang tua-nya. Kalo orang tua-nya memberikan pengaruh yang baik tidak masalah, tetapi jika rumah tangga berantakan seperti orang tua-nya maka ini adalah suatu musibah. Kenapa ini terjadi? Yah, saya rasa Anda sudah tahu jawabannya bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah teladan bagi buah hati tercinta kita, pada mula dan awalnya anak akan selalu &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; dari lingkungan terdekatnya, yaitu orang tua. Mereka menyerap informasi dengan baiknya dari kelima indra mereka. Bukan hanya perkataan orang tua tapi sikap serta perilaku orang tua akan mereka serap juga, bahkan secara Anda tidak sadari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita orang tua, ingin tahu berapa nilai Anda sebagai orang tua dalam mendidik anak, ada cara mudah mengetahuinya. Raport pertama anak kita pada waktu sekolah (play group atau TK), itu adalah raport milik kita orang tua, bukan anak. Anda dapat berkaca dari hasil tersebut, bagaimana kualitas “produk” (baca: anak) Anda. Nah itu adalah raport awal saat 3-5 tahun Anda membentuk keluarga dan mendidik anak. Tapi jika mau tahu hasil akhirnya lihatlah kehidupan anak Anda ketika dia sudah berada didalam kehidupan sebenarnya. Lihatlah pergaulannya, cara berbicara dan bersikap dan jika kita orang tua lebih jeli dan bijak lihat keuangannya. Semakin baik kondisi keuangan anak Anda berbanding lurus dengan karakter yang dimiliki anak Anda (yang halal tentunya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/2707404632944746883/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peran-pola-asuh-dalam-membentuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2707404632944746883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/2707404632944746883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/peran-pola-asuh-dalam-membentuk.html' title='Peran Pola Asuh Dalam Membentuk Karakter Anak'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2929181402759962319.post-389031961979735784</id><published>2011-09-19T17:10:00.001+07:00</published><updated>2015-11-09T10:25:33.810+07:00</updated><title type='text'>Siapakah Guru Pendidikan Karakter?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.pendidikankarakter.com/wp-content/uploads/post-1.jpg&quot; height=&quot;131&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;“Anda tidak bisa mengajarkan apa yang Anda mau, Anda tidak bisa mengajarkan apa yang Anda tahu. Anda hanya bisa mengajarkan siapa Anda” – Soekarno &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya lebih jauh mengkaji tentang topic yang akan dibahas kali ini, maka saya akan berbagi tentang belajar. Ya, proses belajar bagaimana otak menyerap informasi. &lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Inilah yang seringkali diabaikan, kita sebagai orangtua atau guru maunya seringkali “memaksa” anak mengerti tentang sesuatu hal dan “jalankan” seperti computer, kasi perintah dan tekan “ENTER”. Nah, kalo di manusia bukan ENTER tapi “ENTAR” upsss… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian diberbagai belahan dunia yang terus berkembang, hasil riset tentang tehnik penyerapan informasi ke otak dibagi menjadi 5 tahap : &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Membaca dengan prosentase penyerapan informasi 10% &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendengar dengan prosentase penyerapan informasi 20% &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendengar dan Melihat dengan prosentase penyerapan informasi 50% &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengatakan dengan prosentase penyerapan informasi 70% &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengatakan dan melakukan dengan prosentase penyerapan informasi 90% &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dari informasi diatas mudah bagi kita untuk mengetahui cara yang paling efektif untuk mendidik karakter anak bukan? Kalo mau hasil maksimal, dengan penyerapan diatas 50 % maka metode mendidiknya harus disesuaikan dengan cara otak menyerap informasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya cara itu adalah kombinasi antara Melihat, Mendengar, Mengatakan dan Melakukan. Saya akan membagi 2 tahap penjelasan, yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Melihat dan Mendengar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah proses &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; yang ada contoh dan ada pengajarnya. Jika disekolah tentunya guru yang akan bersuara, jika dirumah maka orangtua. Sebagai guru tentunya harus memberikan contoh dan model karakter yang dikehendaki anak didiknya bagaimana serta mengajarkan “how to achieve”. Jadi pada dasarnya semua guru disekolah bisa menjadi guru pendidikan karakter, jika berkomitmen untuk menjadi contoh dan mau menjelaskan bagaimana agar siswa dapat memiliki karakter seperti gurunya. Sama halnya orangtua yang ada dirumah, siswa hanya 30% berada disekolah, 10-15 % lingkungan sosialnya dan  sisanya dirumah. Maka porsi terbesar adalah orangtua yang menjadi guru pendidikan karakter bagi anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak dari bayi, dia tidak mengenal bahasa. Saat dia kecil dia &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; dengan melihat contoh, dia &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; jalan, membuka pintu, menyalakan tv, semuanya melihat. Dan proses &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; seperti ini masih berlanjut pada kehidupan kita orang dewasa. Jadi jangan anggap sepele dalam sikap dan perilaku kita untuk memberikan contoh yang baik untum pendidikan karakter anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Mengatakan dan Melakukan&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini terkait dengan peraturan dan system yang berlaku lingkungan &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;belajar&lt;/a&gt; pendidikan karakter (sekolah dan rumah). Bagaimana peraturan disekolah dan dirumah selaras dengan tujuan pendidikan karakter. Baiklah saya akan memberi contoh, di Indonesia, di Surabaya khususnya saya masih bisa memberhentikan angkutan umum (metromini) sembarangan. Dimana saya ada di jalan raya, saya lihat ada angkutan umum saya tinggal angkat tangan saja maka amgkutan umum itu akan berhenti. Hal ini bisa berlaku di Surabaya, tapi tidak di Singapura. Jika saya pindah ke Singapura maka saya tidak bisa seenaknya saja memberhentikan angkutan umum, ada tempat khusus dimana angkutan umum tersebut mau berhenti. Maka perilaku saya akan berubah mengikuti &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;aturan&lt;/a&gt; yang berlaku, saya akan ke halte jika mau naik kendaraan umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam pendidikan karakter juga diperlukan seting macam ini juga, seting lingkungan untuk mendukung perilaku Melakukan yang akhirnya akan terbiasa. Seperti ada pepatah bisa karena biasa, sama seperti halnya &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;aturan&lt;/a&gt; baru dalam berlalu lintas. Belakangan ini banyak &lt;a href=&quot;http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/belajar-pendidikan-karakter-dari-sepak.html&quot;&gt;aturan&lt;/a&gt; baru sehingga jalan yang biasanya bisa 2 arah hanya satu arah untuk keefektifan pengguna jalan dan menghindari kemacetan, jika kita langgar maka tilang. Pertama terasa berat, setelah 1 bulan sudah biasa, tidak ada beban lagi. Manusia adalah mahluk yang mudah beradaptasi, terasa berat jika itu dijalankan terus menerus, maka lama-lama terbiasa. Dalam melakukan pola ini jangan lupa memberikan konsekuensi jika melanggar, tentunya konsekuensi yang mendidik dan tidak merusak harga diri anak. Contoh: jika melanggar maka mainan kesukaan anak akan disita 2 hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan, karena seseorang akan lebih mudah dan berhasil menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi sebagian keluarga, barangkali proses pendidikan karakter yang sistematis di atas sangat sulit, terutama bagi sebagian orang tua yang terjebak pada rutinitas yang padat. Karena itu, seyogyanya pendidikan karakter juga perlu diberikan saat anak-anak masuk dalam lingkungan sekolah, terutama sejak play group dan taman kanak-kanak. Di sinilah peran guru, yang dalam filosofi Jawa disebut digugu lan ditiru, dipertaruhkan. Karena guru adalah ujung tombak di kelas, yang berhadapan langsung dengan peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pendidikan Karakter</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/feeds/389031961979735784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/siapakah-guru-pendidikan-karakter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/389031961979735784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2929181402759962319/posts/default/389031961979735784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cr7-fanyfauzi.blogspot.com/2011/09/siapakah-guru-pendidikan-karakter.html' title='Siapakah Guru Pendidikan Karakter?'/><author><name>Fany</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07629318308557865118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Na9hpYoXPGA/THfyeRuW5CI/AAAAAAAAAFU/6eXlwkbQXek/S220/Kakashi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>