<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691</atom:id><lastBuildDate>Wed, 20 May 2026 07:21:04 +0000</lastBuildDate><category>Motivasi Sukses</category><category>Inspirasi Sukses</category><category>Refleksi Hidup</category><category>Rahasia Sukses</category><category>Pengembangan Diri</category><category>HIkmah Kehidupan</category><category>Blog Motivasi Sukses</category><category>Motivasi Luar Biasa</category><category>Blog Motivasi</category><category>Inspirasi Luar Biasa</category><category>Tips Sukses</category><category>Profil Negara - Negara Sukses</category><category>Rahasia Pengembangan Diri</category><category>rahasia kehidupan</category><category>Info Lowongan Kerja</category><category>Rahasia Sang Juara</category><category>tujuan hidup</category><title>Blog Motivasi Sukses</title><description>Blog Motivasi | Pengembangan Diri | Kiat - Kiat Sukses | Manajemen Diri | Refleksi Hidup | Inspirasi Sukses | Motivasi Hidup</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>114</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-1790285911048895374</guid><pubDate>Mon, 12 Apr 2010 05:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-12T13:44:35.730+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rahasia Sang Juara</category><title>Be the Best You Can Be!</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyG2hY64LtNR12bz0FV32k5TlK4T7PeQ_U1a4pFFlodH8HiSUxMTP1zhYEdS5_hpdb4K2JXPq3jjIgKKQ0KUFV5eYCyu1j0wt_kH09lbcz4WqEMQFId4wQjC39bFKgV8OKAwebEvlGsic/s1600/Be+the+Best+You+Can+Be.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyG2hY64LtNR12bz0FV32k5TlK4T7PeQ_U1a4pFFlodH8HiSUxMTP1zhYEdS5_hpdb4K2JXPq3jjIgKKQ0KUFV5eYCyu1j0wt_kH09lbcz4WqEMQFId4wQjC39bFKgV8OKAwebEvlGsic/s320/Be+the+Best+You+Can+Be.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt; “Be 100%” Pernah dengar slogan iklan minuman  isotonic itu melalui televisi atau radio? Mengapa Danone Aqua sebagai  produsen Mizone menggunakan slogan seperti itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Be 100%”  merupakan salah satu kunci untuk sukses, karena dengan 100% orang dapat  melakukan sesuatu dengan baik, bahkan sangat baik, karena dengan 100%  orang bisa maksimal. Tak heran Danone menggunakan slogan itu, karena  Danone pasti ingin Mizone sukses di pasaran.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Dalam iklan minuman  yang laris manis di pasaran tersebut, seorang pria muda yang menjadi  model digambarkan sebagai orang yang loyo dan tak bergairah, sehingga  dia tertimpa sejumlah ban mobil yang jatuh dari atasnya, dan tertinggal  oleh tukang ojek yang akan ditumpanginya. Adegan dalam iklan ini  mengandung makna, jika Anda loyo dan tidak bergairah seperti itu, banyak  hal merugikan terjadi dalam hidup Anda. Karenanya, Anda harus berupanya  menjadi 100% agar Anda menjadi manusia yang penuh semangat dan  vitalitas.Dalam dunia usaha, setiap pekerja, apakah yang berada  pada posisi sebagai pengambil kebijakan seperti direktur utama dan  jajaran direksinya, atau pelaksana kebijakan seperti manajer, dituntut  untuk 100% dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, karena mereka  mengemban visi dan misi perusahaan. Jika mereka bekerja  setengah-setengah, laju pertumbuhan perusahaan akan lambat, bahkan  mungkin stagnan, karena mereka akan menghabiskan sebagian besar waktunya  untuk melakukan aktifitas-aktifitas yang tidak ada kaitannya dengan  tugas dan tanggung jawab yang diemban, seperti  chatting melalui  Facebook, bermain game on line, mengobrol, tidur, dan lain-lain. Karena  tidak melaksanakan tugas dan tangung jawab dengan 100%, maka tentu saja  banyak pekerjaan menjadi terbengkalai atau tertunda-tunda  penyelesaiannya, sehingga waktu pencapaian goal dapat molor dari jadwal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika  Anda mampu bekerja 100%, Anda akan tumbuh menjadi pekerja berkualitas  dan menonjol di lingkungan tempat kerja Anda, karena untuk dapat bekerja  100%, secara naluriah Anda akan terdorong untuk memanfaatkan waktu  sebaik mungkin (manajemen waktu), dan memanajemini diri Anda sebaik  mungkin. Karena kedua hal ini, Anda akan selalu berusaha datang tepat  waktu ke kantor, tak suka menggunakan jam kerja untuk hal-hal yang tidak  terkait dengan tugas dan tanggung jawab, dan selalu berusaha  menyelesaikan semua pekerjaan yang dibebankan sebelum atau tepat pada  waktu yang dijadwalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi sebagian orang lembur bukanlah  prestasi yang perlu dibanggakan. Orang yang dapat bekerja 100% bahkan  tidak membutuhkan waktu lembur, karena semua pekerjaan telah  diselesaikan pada rentang jam kerja. Lembur sebenarnya merugikan  pekerja, karena lembur membuat waktu istirahat dan waktu bersama  keluarga ‘terampas’. Bagi perusahaan pun lembur merugikan, karena harus  mengeluarkan dana ekstra untuk membayar waktu lembur pegawai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat  berakhir pekan. Manfaatkan waktu libur Anda sebaik-baiknya,  se-seratuspersen mungkin untuk keluarga, liburan, refreshing,  menenangkan diri hingga mempersiapkan diri untuk aktivitas yang akan  Anda jalani di minggu depan yang penuh gairah. “Jangan kerja di waktu  libur dan jangan libur di waktu kerja”, Be 100% dimana pun Anda berada.  Pastikan keberadaan Anda membawa dampak positif dan significant bagi  lingkungan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjadi 100% tentu perlu perjuangan dan  komitmen tinggi, karena untuk menjadi seperti ini dibutuhkan kemauan  yang kuat, dedikasi yang tinggi, dan loyalitas terhadap tujuan. Namun  sebanding dengan hasil yang akan Anda peroleh. Mau? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil akhir  yang berkwalitas dimulai dari Implementasi yang berkwalitas (Quality  Implementation / QI)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam,&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Kevin Wu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
QI Consultant&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/04/be-best-you-can-be.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyG2hY64LtNR12bz0FV32k5TlK4T7PeQ_U1a4pFFlodH8HiSUxMTP1zhYEdS5_hpdb4K2JXPq3jjIgKKQ0KUFV5eYCyu1j0wt_kH09lbcz4WqEMQFId4wQjC39bFKgV8OKAwebEvlGsic/s72-c/Be+the+Best+You+Can+Be.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>28</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6896536749470596416</guid><pubDate>Sat, 10 Apr 2010 06:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-10T14:51:52.074+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi Sukses</category><title>Apa Bedanya Motivasi Dengan Inspirasi?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV0eOWsjtJqqE8qmM4OMFI9jCqn4TopjbxwfcsHiHKljUbYlyCpZYWpmQnkEz3n0R6AcxtxTv1tGQo3nloiOxpRBrFG_t1VHlJPsXWqVsyXTBIgOWUDJDhh7KI-ElfDEcNNEdNsFjQAFM/s1600/Apa+Bedanya+Motivasi+Dengan+Inspirasi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV0eOWsjtJqqE8qmM4OMFI9jCqn4TopjbxwfcsHiHKljUbYlyCpZYWpmQnkEz3n0R6AcxtxTv1tGQo3nloiOxpRBrFG_t1VHlJPsXWqVsyXTBIgOWUDJDhh7KI-ElfDEcNNEdNsFjQAFM/s320/Apa+Bedanya+Motivasi+Dengan+Inspirasi.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt; Hore,&lt;br /&gt;
Hari Baru!&lt;br /&gt;
Teman-teman.&lt;br /&gt;
Kita  tahu bahwa motivasi dan inspirasi merupakan dua kosa kata yang sangat  populer. Lebih dari itu saya menyadari bahwa mungkin saja ada sebagian  dari anda yang merasa bahwa tidak ada perlunya mencari-cari perbedaan  diantara kedua hal itu. Tetapi, bukankah kita sering dikelirukan oleh  pemahaman yang campur aduk? Padahal, para ahli NLP tidak bosan-bosannya  menekankan pentingnya menempatkan diri dalam proses berbahasa. Bahkan,  di negara-negara yang penerapannya sudah lebih maju sedang seru himbauan  untuk sungguh-sungguh mengembalikan huruf ’L’ pada tempatnya. Sebab,  disatu sisi kita percaya bahwa ’Lingusitic’ merupakan faktor kunci dalam  aplikasi disiplin ilmu itu. &lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Namun disisi lain sering kali kita abaikan.  Sekarang, saya ingin mengajak anda untuk menelisik karakteristik dari  Motivasi dan Inspirasi. Anda tidak keberatan, bukan?Beberapa  waktu yang lalu saya diminta seorang sahabat untuk menjadi narasumber  dalam sebuah seminar untuk umum. Sejauh yang saya ingat, saya sudah  mengatakan kepadanya bahwa saya tidak merasa nyaman jika disebut sebagai  ’motivator’. Padahal, lazimnya itu merupakan sebuah sebutan yang  memiliki nilai jual. Paling tidak, masyarakat umum sudah sama-sama  mafhum tentang apa yang dimaksud dengan predikat itu. Apalagi dijaman  seperti sekarang ini banyak orang yang gemar mencari motivasi. Makanya  program-program motivasi selalu mendapat tempat di hati mereka. Dan  sebutan itu tentu sangat cocok untuk disandingkan dalam materi  promosinya. Ndilalah, ketika teman saya itu mengirimkan soft file  brosurnya, saya tidak langsung membukanya karena saya merasa semuanya  sudah berjalan sesuai dengan yang semestinya. Namun, ketika beberapa  hari kemudian saya membuka emailnya; ternyata teman saya menempelkan  embel-embel ’motivator’ dibelakang nama saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang saya sudah  benar-benar mengacaukan pikiran anda. Tadi saya mengatakan tentang NLP  yang mengajak kita untuk mengoptimalkan kemampuan berbahasa yang baik  dalam proses komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Tetapi,  sekarang saya melanggar pakem dalam NLP itu sendiri yang disebut sebagai  pacing and leading. Keengganan saya untuk menggunakan predikat itu  jelas sekali menyalahi konsep pacing and leading. Sebab dalam konsep  itu, kita dianjurkan untuk ’menyesuaikan diri dengan bahasa audience  (pacing), baru kemudian kita memasukkan nilai-nilai yang ingin kita  tanamkan (leading). Sedangkan saya dari awal sudah menjauhkan diri dari  terminologi yang jelas-jelas paling mudah untuk dipahami oleh masyarakat  umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, ijinkan saya untuk mengajak anda berpijak kepada  kenyataan. Dari mana anda memperoleh motivasi? Anda benar. Bahwa  motivasi bisa bersumber dari luar, dan dari dalam diri kita sendiri.  Faktanya memang demikian. Tetapi, motivasi yang datang dari sumber  manakah yang sifatnya lestari; yang datang dari luar? Atau dari dalam  diri anda sendiri?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baiklah, untuk membantu menegaskan jawaban  anda, saya akan menyampaikan sebuah ilustrasi. Ketika anda memasuki  sebuah ruang pelatihan motivasi. Diruangan itu, seseorang yang anda  kagumi, hormati, sukai, dan idolakan berbicara diatas pentas. Anda  mendengarkan setiap kata yang beliau ucapkan. Anda tertawa ketika beliau  menceritakan sebuah lelucon humoris. Anda ikut mencucurkan air mata  ketika kata-katanya yang menyentuh hati membawa anda kepada kesadaran  yang tinggi. Dan seketika itu pula anda bertekad; saya akan berubah.  Kemudian, pada sore harinya; anda melangkah pergi meninggalkan ruang  pelatihan itu. Keesokan harinya anda kembali tenggelam dalam rutinitas  sebagaimana biasanya. Seminggu kemudian. Sebulan telah berjalan.  Setahun. Waktu terus berputar. Masih adakah tekad dalam hati Anda itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu  ketika, anda melihat motivator yang anda idolakan itu di sebuah mall.  Dari caranya memperlakukan kasir supermarket, anda merasa bahwa  tindakannya bertolak belakang dengan kata-katanya. Atau, tiba-tiba saja  anda mendengar kalau idola anda itu gagal mempertahankan bahtera rumah  tangganya. Atau, digunjingkan terlibat dalam sebuah tindakan asusila.  Bahkan, mungkin anda mendengarnya meninggal dengan dugaan bunuh diri.  Semua yang anda dengar dan saksikan kemudian seolah menjadi anti klimaks  dari seluruh kekaguman anda kepada seorang manusia. Sekarang, tubuh  anda berperang dengan dirinya sendiri. Karena mata, telinga, rasa, dan  setiap indera memiliki penilaiannya yang berbeda-beda tentang seseorang  yang anda kira bisa memotivasi anda. Karena motivasi, sangat ditentukan  oleh keteladan orang yang menyampaikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan lain.  Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa berharap banyak dari pekerjaan anda  saat ini. Dengan posisi dan jabatan itu, anda tahu bahwa pendapatan  anda tidak akan lagi bisa menutupi kebutuhan hidup keluarga. Anda tidak  bisa membayangkan bagaimana jadinya anak-anak anda jika nasib anda tidak  berubah. Lalu, anda bertekad untuk bekerja sebaik-baiknya. Agar  perusahaan melihat anda sebagai aset yang layak untuk dikembangkan dan  diberi tanggungjawab yang lebih besar. Kemudian, Anda terus mengejar  mimpi itu dengan sikap pantang menyerah. Dan akhirnya anda mendapatkan  sebuah perbaikan. Ketika anda merasakan nikmatnya memperoleh perbaikan  itu, anda kembali terdorong untuk menapak lebih tinggi. Bekerja lebih  baik. Lebih rajin. Lebih ulet. Dan lebih produktif lagi. Anda  mendapatkan hadiah lagi. Anda menapak lebih tinggi lagi. Begitu  seterusnya. Sampai-sampai anda hampir tidak menyadari kapan harus  berhenti. Karena sekarang, secara otomatis tubuh anda memotivasi dirinya  sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua cerita diatas itu hanya sekedar ilustrasi belaka.  Namun, semoga itu bisa menegaskan bahwa tak seorang pun bisa menjadi  motivator sejati bagi kita. Selain diri kita sendiri. Benar bahwa orang  lain bisa memotivasi kita. Namun, kita juga mesti secara jujur melihat  fakta bahwa orang itupun sama perlu motivasinya dengan kita. Jika Anda  memerlukan motivasi. Saya juga sama. Begitu pula dengan mereka.  Bagaimana mungkin orang yang membutuhkan motivasi seperti kita bisa  memberikan motivasi sejati kepada orang lain? Sama seperti orang yang  tidak punya duit tidak mungkin memberikan duit kepada orang lain.  Seorang teman berkilah; motivasi itu beda dengan duit. Karena memotivasi  orang tidak selalu harus dengan duit. Teman saya benar. Tetapi argumen  itu tidak bisa meruntuhkan fakta bahwa motivasi yang datang dari diri  sendiri itu lebih lestari. Faktanya, banyak orang yang kecewa karena  terlampau banyak berharap kepada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ijinkan  saya untuk membuka sebuah fakta lain. Ketika saya melihat teman saya  yang berhasil dalam karirnya, saya terinspirasi oleh keberhasilannya.  Ketika saya bertemu dengan seseorang yang sukses dalam bisnisnya, saya  terinspirasi oleh kisah suksesnya. Ketika saya bertemu dengan penerima  undian besar saya terinspirasi untuk berani mencoba sesuatu meski  diliputi oleh ketidakpastian. Ketika melihat seseorang mengendarai  Mercedes Benz, saya terinspirasi untuk mengimpikan suatu saat kelak  memiliki kemampuan membeli mobil seperti itu. Dan, ketika saya menemukan  bahwa orang-orang yang menginspirasi saya itu jatuh; penilaian saya  kepada pribadi mereka sama sekali tidak berubah. Sementara  kisah-kisahnya yang telah menginspirasi saya, tetap tinggal didalam hati  sanubari saya. Karena inspirasi, tidak membeda-bedakan dari siapa  datangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika saya melihat seekor anjing buang air  sembarangan dihalaman rumah orang; saya terinspirasi untuk menghindari  tindakan yang merugikan orang lain. Ketika saya melihat 2 tetangga yang  rumahnya bersebelahan bertengkar, saya terinspirasi untuk menjadi  tetangga yang baik bagi penghuni rumah disebelah kiri dan kanan. Ketika  saya mendengar seorang koruptor diadili, saya terinspirasi untuk menjadi  pegawai yang jujur. Ketika saya mendengar seseorang bercerai saya  berdoa; Tuhan, ijinkan saya untuk terus mencintai istri yang telah  Engkau pilihkan. Dan semoga dia memiliki hasrat yang sama. Agar kami  bisa terus bergandeng tangan selamanya. Ketika saya melihat maling  digebuki warga, saya terinspirasi untuk menghindari perbuatan serupa.  Ketika pesawat televisi menayangkan rekaman penggerebekan kamar-kamar  hotel yang digunakan pasangan-pasangan bukan muhrim, saya terinspirasi  untuk berusaha menjaga kehormatan. Karena, inspirasi tidak  membeda-bedakan antara yang baik dan yang buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, saya  bisa melihat sebuah tirai tipis. Yang menjadi garis pemisah antara  motivasi dengan inspirasi. Ternyata, begitu banyak perbedaan diantara  keduanya. Sehingga jika kita bisa mengenali perbedaan-perbedaan itu,  kita akan memahami; mengapa motivasi kita sering naik dan turun. Mengapa  motivasi kita, sering berbunyi nyaring diruang-ruang training, tapi  membisu dalam realitas hidup. Mari sekali lagi kita perhatikan beberapa  perbedaan antara motivasi dan inspirasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, motivasi sangat  ditentukan oleh siapa yang mengatakannya. Anda jarang termotivasi oleh  orang yang gagal. Sebaliknya, kegagalan orang lain sering memberi kita  inspirasi untuk menjadi orang yang berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, motivasi  sangat ditentukan oleh keteladanan orang yang mengatakannya. Anda jarang  bisa terus termotivasi oleh seseorang yang sudah ketahuan ’sifat  aslinya’. Sebaliknya, ’sifat asli’ seseorang sering memberi kita  inspirasi untuk terus belajar agar lama kelamaan kita bisa menjadi  manusia yang mampu menyelaraskan antara perbuatan dan perkataan.&lt;br /&gt;
Ketiga,  motivasi sering dimonopoli oleh bangsa manusia. Anda jarang termotivasi  oleh comberan, kotoran cicak, ataupun bau pesing toilet di  terminal-terminal kendaraan. Anda juga jarang termotivasi oleh kemacetan  lalu lintas, tagihan listrik, ataupun kenaikan harga barang-barang  keperluan rumah tangga. Dan Anda, pasti tidak termotivasi oleh lembar  laporan potongan pajak jika belum benar-benar merasakan apa manfaatnya.  Sebaliknya, semua itu bisa menginspirasi kita. Untuk mencari jalan agar  kehidupan kita menjadi lebih baik dari hari ke hari. Terutama karena  kita yakin. Bahwa ada kehidupan lain. Setelah kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari  Berbagi Semangat!&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/04/apa-bedanya-motivasi-dengan-inspirasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV0eOWsjtJqqE8qmM4OMFI9jCqn4TopjbxwfcsHiHKljUbYlyCpZYWpmQnkEz3n0R6AcxtxTv1tGQo3nloiOxpRBrFG_t1VHlJPsXWqVsyXTBIgOWUDJDhh7KI-ElfDEcNNEdNsFjQAFM/s72-c/Apa+Bedanya+Motivasi+Dengan+Inspirasi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>20</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-8371405840217414838</guid><pubDate>Wed, 07 Apr 2010 12:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-06-02T20:16:17.618+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tujuan hidup</category><title>Tujuan Yang Membuat Anda Kuat!</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 1em 0pt 3px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://beranigagal.blogspot.com/2010/04/tujuan-yang-membuat-anda-kuat.html&quot; name=&quot;127d6a326a3ae310_1&quot; style=&quot;font-family: Georgia,Times New Roman,serif; font-size: 16px;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5cAfGv8eLDbk5pjBysnuZ7ZHt9DJ147P9hwpQJ1m8mJSYry0o6eoAhL9O1lRV7iCP-QAwLLXdT0WmBUqkHiL4LBNJk8v63mp4uxgtViGyIjdQiTl-wHV7fLDe9sbIzDy2k9vAifpr83Y/s1600/Tujuan+Yang+Membuat+Anda+Kuat%21.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;clear: left; float: left; font-family: Verdana, sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tujuan Yang Membuat Anda Kuat!&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5cAfGv8eLDbk5pjBysnuZ7ZHt9DJ147P9hwpQJ1m8mJSYry0o6eoAhL9O1lRV7iCP-QAwLLXdT0WmBUqkHiL4LBNJk8v63mp4uxgtViGyIjdQiTl-wHV7fLDe9sbIzDy2k9vAifpr83Y/s1600/Tujuan+Yang+Membuat+Anda+Kuat%21.jpg&quot; title=&quot;Tujuan Yang Membuat Anda Kuat!&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pada tahun 1925, Ederle berenang menyeberangi laut di Tanjung Lower New York dari Manhattan di New York City hingga Sandy Hook di New Jersey yang memakan waktu lebih dari 7 jam. Ketika mengikuti acara berenang menyeberangi Selat Inggris pada tahun yang sama, Ederle didiskualifikasi karena ditolong pelatihnya setelah ia mulai batuk-batuk dan terlihat kondisi fisik dan mental yang begitu rapuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Upaya kedua dilakukan pada tanggal 6 Agustus 1926 pukul 07.05 pagi hari, merupakan usaha menyeberangi Selat Inggris yang membuat harum namanya dimulai dari Cap Gris-Nez di Perancis, setelah berenang selama 14 jam dan 30 menit, Ederle sampai di Kingsdown, Inggris. Selain rekor waktu tercepat, Ederle merupakan wanita pertama yang berhasil menyebarangi selat Inggris. Rekor waktu ini terus dipegang Ederle hingga dipecahkan pada tahun 1950.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika berusaha menyeberangi Selat Inggris yang kedua kali, Ederle disponsori harian New York Daily News dan Chicago Tribune. Uang yang diterimanya cukup untuk membayar segala pengeluaran dan sebagai gaji yang lumayan. Sejumlah uang bonus juga dijanjikan kepadanya sebagai hak memuat berita ekslusif bila Ederle berhasil berenang menyeberangi Selat Inggris. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam sejumlah kesempatan, kapal penarik yang disewa wartawan yang tidak senang dengan tim Sponsor Ederle – akibat tidak diberikan hak liputan, berusaha berlayar sedekat mungkin dengannya. Maksudnya agar Ederle didiskualifikasi bila menyentuh kapal penarik yang berlayar di dekatnya. Usaha tersebut gagal, dan sejarah mencatat Ederle sebagai wanita pertama yang berhasil berenang menyeberangi Selat Inggris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selain gangguan tadi, selama dua belas jam berenang di laut, Ederle bertarung melawan angin dan cuaca buruk yang menyulitkan dirinya berenang. Pelatih sampai memanggilnya, &quot;Gertie, ayo sudah, berhenti!&quot;. Ederle yang sudah kelelahan mengangkat kepalanya, dan menjawab, &quot;Buat apa?&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan mengelitik muncul atas kegagalan Ederle diawal percobaanya di tahun 1925, namun bisa dituntaskannya di tahun 1926. Dalam sebuah wawancara dengan media setempat setelah keberhasilannya, seorang wartawan bertanya kepadanya “apa yang membedakan antara percobaan pertama yang gagal dengan percobaan kedua yang berhasil dengan gemilang ini?”&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ederle menjawab “sebenarnya tidak banyak perbedaan yang mencolok antara percobaan pertama kali dengan kali ini, cuaca dan suhu udara sama buruknya. Akan tetapi kali ini saya merasa tujuan saya lebih jelas dibandingkan ketika percobaan pertama kali, yang kala itu ketika di tengah laut saya tidak tahu dimana ujung dari perjalanan saya, ketidakpastian inilah yang memutuskan saya untuk berhenti ketika itu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seberapa sering kita mengalami hal yang sama? Seberapa sering kita diminta untuk mencapai sasaran yang tidak jelas? Tidak tahu arah dan tujuannya? Lalu bagaimana dengan hasilnya? Bagaimana dengan “stamina” kita ketika harus mengalami hambatan dan masalah ketika harus berjuang mencapai tujuan yang tidak jelas tadi?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Fakta ini mengungkapkan, dalam keadaan ‘gelap’ dimana kita tidak dapat “melihat” apa-apa, kita menjadi lemah, karena dengan tidak dapat melihat apa-apa, kita tak punya acuan atau pegangan atas apa yang kita lakukan, sehingga kita tak yakin dapat melakukan sesuatu dengan baik, benar, dan berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jika “mata” kita terbuka, kita akan tahu apa saja yang ada di sekitar kita, sehingga kita tahu bahwa ada yang mendukung kita, ada yang membuat kita merasa malu jika kita gagal melakukan sesuatu, ada yang membuat kita terpacu untuk melakukan dengan lebih baik lagi, dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Fakta ini menjadi referensi, jika Anda ingin berhasil mencapai apapun tujuannya, maka Anda harus membuat segala sesuatunya menjadi jelas. Artinya, jika Anda punya tujuan, maka tujuan itu harus jelas, sehingga Anda tahu harus kemana untuk mencapai tujuan itu, apa saja yang harus Anda lakukan, dan siap menghadapi segala rintangan yang kemungkinan menghadang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dengan tujuan yang jelas, orang menjadi kuat karena pikiran dan mental “memiliki bekal” yang cukup untuk mencapai tujuan itu. Bahkan kekuatan yang muncul akibat tujuan yang jelas, membuat orang tak gentar meski harus menyeberangi samudera maha luas, gunung maha tinggi, kemacetan yang parah, atau cuaca buruk yang dapat membekukan hingga tulang sumsum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama halnya dengan stamina anggota tim di dalam sebuah organisasi, jika berharap mereka untuk memperjuangkan sebuah target yang sangat penting bagi perusahaan, maka sebagai pemimpin, Anda harus menetapkan target yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Secara umum &lt;b&gt;“Tujuan yang sangat jelas”&lt;/b&gt; disusun dengan S.M.A.R.T. S untuk Specific (detail), M untuk Measureable (terukur), A untuk Achievable (dapat diraih / realistis), R untuk Reasonable (alasan yang kuat), dan T untuk Timeframe (kerangka waktu yg jelas).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tujuan yang sangat jelas  merupakan salah satu unsur dalam membentuk &lt;i&gt;Very Attractive Goals &lt;/i&gt;(VAG)  atau “tujuan yang sangat penting” dalam organisasi. Komponen yang harus  diperhatikan dalam menyusun VAG adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tujuan Team yang jelas (bukan  tujuan pribadi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Significant  (benar-benar-benar penting)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Relevan (sesuai dengan situasi  dan kondisi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menarik minat dan antusias bukan  hanya orang-orang di dalam organisasi bahkan juga terhadap orang-orang di luar  organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Berkaca dari kasus Ederle, bayangkan jika selama ini orang-orang yang ada di dalam organisasi kita ternyata belumlah memiliki tujuan yang jelas apalagi Very Attractive Goals atas tujuan utama organisasi, bagaimana mereka dapat memperjuangkan target tersebut secara maksimal?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama halnya seperti Ederle yang harus menyerah pada pertama kali percobaannya, dalam organisasi kita sering kali karyawan-karyawan terbaik harus “menyerah” akibat dari ketidakjelasan ini. Mereka lebih memilih menurunkan kwalitas kerjanya atau keluar dari perusahaan. Mereka berhenti memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya sangat penting bagi organisasi akibat kegamangan yang mereka saksikan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Organisasi yang berhasil menelurkan VAG memungkinkan seluruh anggota Tim berjuang secara maksimal untuk mencapai Tujuan Bersama, seberat apapun, sebesar apapun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hasil akhir yang  berkwalitas dimulai dari Implementasi yang berkwalitas (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Quality  Implementation / QI&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Salam Sukses 1%&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Arif Gunawan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/04/tujuan-yang-membuat-anda-kuat.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5cAfGv8eLDbk5pjBysnuZ7ZHt9DJ147P9hwpQJ1m8mJSYry0o6eoAhL9O1lRV7iCP-QAwLLXdT0WmBUqkHiL4LBNJk8v63mp4uxgtViGyIjdQiTl-wHV7fLDe9sbIzDy2k9vAifpr83Y/s72-c/Tujuan+Yang+Membuat+Anda+Kuat%21.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-7799181087126355982</guid><pubDate>Tue, 06 Apr 2010 06:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-06T14:45:42.028+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Refleksi Hidup</category><title>Belajar Dari Macetnya Jakarta</title><description>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;border-collapse: collapse; font-family: Georgia, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 10px; line-height: 14px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;font-family: arial, sans-serif; line-height: 1.4em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 1em;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgox07AWH3525Hut3KBH2cBF8KkYir4R72yCyOJvfSE2zxJPfYEU1rTbAUzxDnCuznuCAyNCYF92f6HjTMnZeiyAtc_YCHBXhfTpLEmy8d9I_2ubl5ODQTDWN78i3F6p6BEU7myhKKFQXc/s1600/Belajar+Dari+Macetnya+Jakarta.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgox07AWH3525Hut3KBH2cBF8KkYir4R72yCyOJvfSE2zxJPfYEU1rTbAUzxDnCuznuCAyNCYF92f6HjTMnZeiyAtc_YCHBXhfTpLEmy8d9I_2ubl5ODQTDWN78i3F6p6BEU7myhKKFQXc/s320/Belajar+Dari+Macetnya+Jakarta.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 14px;&quot;&gt;Pernahkah kamu mengalami kemacetan??? Tiba-tiba pertanyaan ini terlontar dalam otakkkkkku... Jika aku ditanya hal ini maka dengan serius aku akan segera menjawabbbb... Tiap hari ahahahahaha.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: black; font-family: Georgia, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 10px; line-height: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ya setiap hari di Jakarta jalanan macet, berangkat pagi ke kantor macet, pulang dari kantor macet.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setiap hari mesti menghadapi perjalanan yang berat tidak seperti ketika aku berada di daerah. Tidak seperti ketika aku berada di&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;my hometown&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;di BLORA. Blora kalau mau tahu kita bisa menyeberang jalan dengan menutup mata dan tetap selamat karena begitu sepinya ahahahha...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi sore ini ketika aku pulang dari kantor dan melewati Gatot Subroto yang begitu macetnya apalagi ini&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;weekend&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;, Jumat malam, jalanan begitu macetnya. Entah kenapa di tengah perjalanan tiba-tiba aku belajar sesuatu dengan kemacetan itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;1. Berangkat itu yang membuat kita sampai tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekalipun perjalanan dari tempat tinggal ke kantor tiap hari macet, tapi aku selalu sampai ke kantor. Seperti itu juga hidup, menurutku hidup lebih sering &quot;macet&quot; daripada lancar, sering kali untuk berangkat dari &quot;tempat tinggal&quot; bernama &quot;impian, cita-cita dan harapan&quot; sampai &quot;kantor&quot; bernama &quot;kesuksesan, pencapaian, keberhasilan&quot; aku harus menghadapi &quot;kemacetan&quot; bernama &quot;kesulitan, ketakutan, kemalasan dan lainnya&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yang menjadi pertanyaan dalam hatiku adalah kenapa meskipun sulit dan macet aku selalu tetap sampai ke kantor ya???&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Itu karena aku selalu berangkat ke kantor. Betapa banyak kali dalam hidup kita, kita tidak mencapai tujuan hanya karena kita tidak mulai berangkat ke sana.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebuah impian akan tetap menjadi impian jika kita tidak pernah mulai untuk bangun dan bekerja mewujudkan impian tersebut. Banyak orang berani bermimpi tapi hanya sedikit orang yang berani untuk mengambil sikap untuk mulai mewujudkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;2. Selalu ada jalan jika kita terus mau bertahan melewati kemacetan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika melewati kemacetan sering kali seolah-olah tidak ada jalan, atau setidaknya hanya ada celah-celah kecil yang bisa dilewati motorku. Tapi tahukah Anda ketika aku menemukan satu celah untuk lewat, tiba-tiba selalu saja ada jalan yang terbuka dan membuatku tidak berhenti, sekalipun kadang untuk mencari jalan lewat susah. Tapi tiba-tiba juga kadang ada jalan yang lenggang membuat aku bisa ngebut untuk mengejar waktu yang tertinggal karena macet.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Thats life right???&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;Ada masanya ketika menjalani perjalanan di kehidupan rasanya seperti tidak ada jalan, atau ada jalan tapi sulit. Aku belajar hari ini selama aku masih terus melangkah mengambil kesempatan dan mencari cara untuk terus maju, pasti sampai, pasti akan ada masa di mana jalan yang lenggang yang membuat kita bisa &quot;berlari&quot; ngebut mencapai tujuan itu akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;3. Tidak perlu bisa melihat jalur dari berangkat sampai tujuan, cukup terus berjalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Aku pernah menasehati seseorang dan berkata: &quot;Di malam hari jika kamu mau berjalan dari Jogja sampai Solo, tidak perlu kamu punya lampu kendaraan yang bisa menerangi jalan dengan kekuatan Jogja-Solo, cukup lampu yang bisa menerangi jalan di depan kendaraan kita, yakin pasti kita bisa sampai. Justru kalau kita punya lampu yang bisa menyorot dari Jogja-Solo, bisa bayangkan betapa silau sinar lampu dan berapa banyak yang akan terganggu karenanya.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama juga dengan kemacetan jalan, ketika aku hendak pulang dari kantor, aku tidak bisa lihat jalur dari kantor sampai tempat tinggalku, tapi aku tetap sampai, karena aku bisa melihat jalan dan celah untuk maju yang ada di depanku. Ketika aku melewati jalan tersebut, aku menemukan jalan yang lain dan akhinya aku bisa sampai ke tujuanku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&quot;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Do Your Best and Let God Take the rest&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;4. Capek jangan pernah berhenti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bayangkan kalau aku berhenti sebelum sampai tujuan karena macet, pasti sudah pasti aku tidak akan sampai, benar??? Pernah merasa capeeeek dalam mengejar keinginan dan impian? AKU SERRRRRRIIIIINGGGG hahahahahah... Rasanya ingin meninggalkan Jakarta dan kembali ke kampung halaman, bercocok tanam dan membajak sawah hahahaha...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi satu hal ini yang aku tahu,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;begitu aku berhenti aku tidak akan sampai tujuan!!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jika aku mau berjalan pasti pasti pasti dengan pertolongan Tuhan aku akan sampai ketujuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hari ini di tengah keluhan, di tengah kesusahan yang ditimbulkan kemacetannnn Jakarta yang terjadi tiap hari, akhirnya aku memutuskan untuk belajar sesuatu dari pada mengeluh,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;hope you blessed&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sumber: Kiriman seorang teman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/04/belajar-dari-macetnya-jakarta.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgox07AWH3525Hut3KBH2cBF8KkYir4R72yCyOJvfSE2zxJPfYEU1rTbAUzxDnCuznuCAyNCYF92f6HjTMnZeiyAtc_YCHBXhfTpLEmy8d9I_2ubl5ODQTDWN78i3F6p6BEU7myhKKFQXc/s72-c/Belajar+Dari+Macetnya+Jakarta.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>15</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-5863599061741414678</guid><pubDate>Tue, 30 Mar 2010 07:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-30T18:04:45.761+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Info Lowongan Kerja</category><title>Dibutuhkan Segera English Tutors (Info Lowongan Kerja)</title><description>&lt;div style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif; margin: 1ex;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhioGYKlPI9FPQpf3egqSWqNagRmXRy-8igmel5IYAhO4av-hF1O9KuAsb7SFa9cPftWum1aVokFR093H8vRCdwUnNTN_1EmeI3bmt_5-j13PAA1vG6N2EQhKIbieevbzCknv76XS6r_vc/s1600/Dibutuhkan+Segera+English+Tutors+%28Info+Lowongan+Kerja%29.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhioGYKlPI9FPQpf3egqSWqNagRmXRy-8igmel5IYAhO4av-hF1O9KuAsb7SFa9cPftWum1aVokFR093H8vRCdwUnNTN_1EmeI3bmt_5-j13PAA1vG6N2EQhKIbieevbzCknv76XS6r_vc/s320/Dibutuhkan+Segera+English+Tutors+%28Info+Lowongan+Kerja%29.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;English  Tutors Urgently Required&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;A fast-growing  National English Language Consultant is hunting for:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;English  Tutors&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Qualifications:&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;1) Competent, Experienced, or Fresh Graduates&lt;br /&gt;
2) Proficient in English both spoken &amp;amp; written&lt;br /&gt;
3) Friendly, Communicative, &amp;amp; Creative&lt;br /&gt;
4) Available for being placed in...&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;ol type=&quot;i&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Balikpapan &amp;nbsp;(0542-737537)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Batam&amp;nbsp;&amp;nbsp;(0778-460785)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Samarinda&amp;nbsp;(0541-273163)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banjarmasin&amp;nbsp;(0511-3362559)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Palembang&amp;nbsp;(0711-350788)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Makassar&amp;nbsp;(0411-451510)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;If you meet the qualifications  above, please send your resume to: &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;mailto:easyspeak.recruitment@gmail.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;easyspeak.recruitment@gmail.&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;com&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Contact Person: 081 24 111 111 9  (Dodi)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Send your application before  April 10, 2010&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Visit &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.easyspeak.co.id/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;http://www.easyspeak.co.id&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; for further information.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/dibutuhkan-segera-english-tutors-info.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhioGYKlPI9FPQpf3egqSWqNagRmXRy-8igmel5IYAhO4av-hF1O9KuAsb7SFa9cPftWum1aVokFR093H8vRCdwUnNTN_1EmeI3bmt_5-j13PAA1vG6N2EQhKIbieevbzCknv76XS6r_vc/s72-c/Dibutuhkan+Segera+English+Tutors+%28Info+Lowongan+Kerja%29.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>7</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-2327697528652885918</guid><pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-26T18:20:21.993+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Keadilan Tuhan Bagi Hidupku</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6b6MO624v_AVyFlwigpFcwjdWkM_a5oyIcXt1JFRoq5t-S51yuWDYwbbMlty9mxhjJNwLS8T8bT1X9_cZe774ocE3OZYwaIj0P_1oPUl_ytt8K-NRnR83D9yOrOSqMS-y6uolRSOSk-Q/s1600/keadilan+tuhan+bagi+hidupku.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6b6MO624v_AVyFlwigpFcwjdWkM_a5oyIcXt1JFRoq5t-S51yuWDYwbbMlty9mxhjJNwLS8T8bT1X9_cZe774ocE3OZYwaIj0P_1oPUl_ytt8K-NRnR83D9yOrOSqMS-y6uolRSOSk-Q/s320/keadilan+tuhan+bagi+hidupku.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aku bersyukur buat Tuhanku… bahwa ketika aku dilahirkan… Tuhanku berkehendak untuk ketika itu… saat yang sama dimana aku terlahir…. ketika itu pula ibuku meninggalkanku untuk selamanya…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sehingga boleh dikatakan waktu / tanggal saat aku dilahirkan adalah waktu / tanggal yang sama juga saat Ibu harus pergi menghadap Tuhan untuk selamanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ibu… walau kini kita tak bersama sejak pertama ibu menghadirkan aku… aku tidak pernah kehilangan kasih… aku tetap memiliki kelembutan dari dalam hati dan diri ini… karena aku dilahirkan oleh ibu… yang memiliki KASIH YANG ABADI dalam diri Ibu.. Sebuah Anugrah Abadi dari Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ibu.. Aku rindu dan kangen sama Ibu… walau sejak awal… tidak pernah aku melihat bayanganmu apalagi wajahmu… Kalaulah boleh aku meminta…. jangankan wajah.. walau hanya sebatas bayanganmu aku ingin melihatmu ada….. walau hanya sedetik ada dan berdiri di depanku.&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada kerinduan amat sangat selama ini untuk merasakan kasih sayangnya…. belaian tangan lembutnya… sama seperti aku melihat orang lain begitu hangat..nyaman.. damai bahagia dalam pelukan ibu tercinta… bahkan aku melihat saat dewasa pun mereka begitu akrab… di saat yang lain wujud keakraban itu dapat kulihat ketika sang ibu menyuapi anaknya yang sudah dewasa… terbayang betapa bahagianya…. terlukis sebuah rasa bahagia yang sulit untuk diungkapkan…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun.. kuasa Tuhanku.. Anugrah Tuhanku… memang tidak akan pernah bisa dibayangkan… tidak dapat terpikirkan… keadilan yang luar biasa Tuhanku nyatakan dalam kehidupanku… Aku memiliki keluarga / orang tua, ibu yang begitu sayang… begitu luar biasa perhatiannya buat aku… sungguh sebuah wujud kasih yang tidak akan pernah mampu terbalaskan walau dengan apapun…. Yang luar biasanya aku sama sekali tidak memiliki hubungan kekerabatan atau pun hubungan darah / keluarga dengan mereka…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika aku pergi, atau bahkan pulang kerja… atau kemana pun aku pergi… lalu kembali pulang…… Saat aku membuka pintu selalu sudah tersedia makanan minuman di meja t4 tinggalku… For this, i always remember …&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahkan tempat dimana aku tinggal dan selanjutnya menjalani hidup dan atkifitasku itu pun disiapkan dan diberikan sementara untuk aku tempati…. TUHANKU…ENGKAU TAHU… BAHWA AKU SELALU BERDOA MEMOHON PADAMU SAYANGILAH KELUARGA INI… Aku sadar bahwa aku tidak akan pernah mampu membalas kasih dan perhatian yang begitu luar biasa besarnya dalam kehidupanku ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hanya yang mampu aku berikan adalah DOAku dan yang mampu kuucapkan adalah dan Ungkapan Terima kasih yang sebesar-besarnya…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Inilah wujud keadilan Tuhan bagi Hidupku… Aku yakin hal ini pasti terjadi juga bagi sesama yang lain. Oleh karena itu bagi yang masih memiliki ibu… jangan tunggu lagi… sayangi dan bahagiakanlah ibu… Namun.. kini bagi yang tidak bersama lagi dengan ibu.. yakinlah bahwa kasih dan kelembutan hatinya akan terus dan tetap menjadi bagian dalam kehidupan anaknya. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dikirimkan oleh : Meslay Nus&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;emeslay@*****.com&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sahabat Meslay, terkadang dalam perjalanan hidup tidak seperti yang kita inginkan. tapi yang pasti, bersyukurlah atas apa yang kita dapatkan.&amp;nbsp; Semoga kebahagiaan bersama sahabat Meslay&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.resensi.net/keadilan-tuhan-bagi-hidupku/2009/10/10/ &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/keadilan-tuhan-bagi-hidupku.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6b6MO624v_AVyFlwigpFcwjdWkM_a5oyIcXt1JFRoq5t-S51yuWDYwbbMlty9mxhjJNwLS8T8bT1X9_cZe774ocE3OZYwaIj0P_1oPUl_ytt8K-NRnR83D9yOrOSqMS-y6uolRSOSk-Q/s72-c/keadilan+tuhan+bagi+hidupku.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>11</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-1783170392729294183</guid><pubDate>Thu, 25 Mar 2010 07:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-25T15:51:57.867+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi Sukses</category><title>Mendefinisikan Ulang Kesuksesan</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzxdVLe1QYP_CSklF-PDcwzDN4eaHYk_BjmE8nGUdFgOmcef1gAAvJbzHubY_S2ej54tYZGJE05wtMGvEEF0Gm9QJYfPg6QLNXcfd82QNFqPArwbcyFiN8JLexj-c_EXTS5Pclc9MS-A4/s1600/Mendefinisikan+Ulang+Kesuksesan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzxdVLe1QYP_CSklF-PDcwzDN4eaHYk_BjmE8nGUdFgOmcef1gAAvJbzHubY_S2ej54tYZGJE05wtMGvEEF0Gm9QJYfPg6QLNXcfd82QNFqPArwbcyFiN8JLexj-c_EXTS5Pclc9MS-A4/s320/Mendefinisikan+Ulang+Kesuksesan.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hal apa yang paling diinginkan semua manusia? Jawaban hanya satu: sukses. &lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/mendefinisikan-ulang-kesuksesan.html&quot;&gt;Kesuksesan telah menjadi kebutuhan setiap insan manusia di muka bumi ini&lt;/a&gt;. Itulah sebabnya orang menempuh berbagai cara untuk memperoleh.&lt;/b&gt; Salah satunya dengan jalan pendidikan formal. Sayangnya sukses bukanlah hal yang bisa dengan mudah bisa diraih setiap orang. Orang bijak selalu berkata, tidak ada kesuksesan tanpa pengorbanan. There is no success without sacrifice!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski sukses telah menjadi kebutuhan mutlak setiap manusia toh tidak semua orang memiliki pandangan yang sama tentang arti kesuksesan. Ada yang menganggapnya sebagai kekayaan. Kelompok ini umumnya mencurahkan hidupnya untuk menumpuk harta. Mereka melihat uang sebagai simbol kesuksesan. Itulah sebabnya mereka menjadi serakah dan amat mendewakan uang. Uang menjadi oksigen yang mutlak diperlukan bagi kehidupan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sayangnya orang-orang seperti ini hidupnya hampa. Mereka umumnya cepat curiga terhadap orang lain. Amat sulit bagi mereka untuk berpikir positif terhadap orang lain. Kalau ada yang mencoba dekat, mereka lantas berpikir, “Jangan-jangan orang ini mau mengambil harta saya.” Seorang Mahaguru kebijaksanaan pernah berkata orang yang menomorsatukan harta tidak akan menemukan arti hidup yang sejati. “Sebab di mana hartanya berada, di situlah pula hatinya berada,” demikian nasihat Sang Mahaguru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya tidak memungkiri bahwa kekayaan -khususnya uang- penting bagi hidup. Siapa sih yang tidak butuh uang? Sebuah lembaga keagamaan dan lembaga sosial pun butuh uang untuk kegiatan operasionalnya. Mana bisa kita mendirikan tempat ibadah tanpa uang yang merupakan&lt;br /&gt;
sumbangan dari orang lain? Uang memang penting tapi uang bukan segalanya. Uang adalah sarana untuk membuat hidup kita makin berarti. Baik bagi diri sendiri maupun orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kekayaan, ada juga orang yang mengidentikkan kesuksesan dengan ketenangan hidup. Kelompok ini tidak suka macam-macam. Sebagian bahkan cenderung pasif dan menjauhkan diri dari kehidupan masyarakat. Sikap seperti ini juga merupakan sebuah pilihan dan kita tidak bisa&lt;br /&gt;
mengatakan itu keliru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga orang yang mengidentikkan kesuksesan dengan ketenaran. Mereka rela menempuh jalan panjang yang menanjak demi popularitas. Terkadang perjalanan panjang ini sangat melelahkan sehingga beberapa memilih jalan pintas dengan mempraktekkan cara-cara kurang terpuji, seperti (maaf) menjual diri. Sudah bukan rahasia lagi kalau tidak sedikit penyanyi atau bintang film yang pernah tidur dengan produsernya. Tidak semua dari mereka yang mengambil jalan ini. Saya sendiri kenal dengan banyak artis yang tetap mempertahankan kehormatannya daripada ditukar dengan popularitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paham bahwa kesuksesan identik dengan ketenaran biasanya hanya terbukti kebenarannya pada tahap awal. Lambat-laun, seiring makin meningkat popularitas, banyak hal-hal tertentu terjadi yang pada akhirnya membuat seorang tokoh publik (public figure) terpaksa menolak paham ini. Misalnya dengan hilangnya privacy yang bersangkutan karena setiap gerak-geriknya senantiasa diawasi masyarakat lewat pers. Terkadang saya sendiri amat iba melihat bagaimana kehidupan seorang artis “diobok-obok” secara berlebihan oleh media massa. Pihak media selalu mengatakan bahwa apa yang disajikannya adalah untuk memuaskan rasa ingin tahu pembaca atau penonton. Mungkin ada benarnya juga. Yang pasti, jelaslah sudah bahwa kesuksesan tidak identik dengan ketenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya ada juga yang mendefiniskan kesuksesan dengan kesehatan yang prima. Terhadap definisi ini terkadang saya mengajukan pertanyaan reflektif, bukankah ada begitu banyak orang dengan kesehatan yang amat prima namun hidupnya kosong? Mereka sama sekali tidak berkarya dan berusaha menjadikan hidupnya lebih berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, apa sih definisi sukses yang tepat? Saya tidak berpretensi menyebut diri sebagai pakar kesuksesan karena saya pun masih terus belajar dan mencari apa arti sebuah sukses sejati. Yang pasti, saya pernah membaca satu definisi tentang sukses yang tampaknya cukup menarik untuk kita simak bersama. Menurut motivator terkenal, Zig Ziglar, sukses sejati mencakup delapan bidang kehidupan, yakni: kebahagiaan, kesehatan, keuangan (kemakmuran), keamanan, kualitas persahabatan (mempunyai banyak sahabat), hubungan keluarga yang baik, pengharapan akan masa depan, dan kedamaian pikiran. Itulah sebabnya kita sering mendengar orang berkata bahwa orang kaya belum tentu sukses, namun orang yang sukses pasti kaya secara material dan spiritual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski demikian, sukses bukanlah sebuah tujuan akhir; sukses adalah sebuah perjalanan. Success is not a destination; success is a journey! Ya, sukses adalah sebuah perjalanan! Jika kita telah berhasil meraih sebuah impian, kita toh tetap harus meneruskan perjalanan. Akhir dari perjalanan itu adalah ketika kita menutup mata dan kembali ke hadirat-Nya. Motivator dan pakar kepemimpinan, Dr. John C. Maxwell selalu menegaskan agar dalam perjalanan sukses itu kita senantiasa melakukan apa yang harus kita lakukan. Intinya, tempuhlah perjalanan sukses dengan benar dan hargailah prosesnya bukan hasil akhir. Bagaimana menurut Anda?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Sumber:&lt;/span&gt; Mendefinisikan Ulang Kesuksesan oleh Paulus Winarto, pendiri LEAF (training center yang mengkhususkan diri pada upaya meningkatkan motivasi dan mengembangkan potensi kepemimpinan).&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;1&quot; width=&quot;1&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/mendefinisikan-ulang-kesuksesan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzxdVLe1QYP_CSklF-PDcwzDN4eaHYk_BjmE8nGUdFgOmcef1gAAvJbzHubY_S2ej54tYZGJE05wtMGvEEF0Gm9QJYfPg6QLNXcfd82QNFqPArwbcyFiN8JLexj-c_EXTS5Pclc9MS-A4/s72-c/Mendefinisikan+Ulang+Kesuksesan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6783237763271626733</guid><pubDate>Tue, 23 Mar 2010 08:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-23T16:25:52.358+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rahasia kehidupan</category><title>Menggugat Kegagalan, Perlukah?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHCJEXQZ8WPCbCpI3_pF7vrzebYoZeKZNDeR1DLN2Eh857HvuhXxwno6qgo6UQBjkQSjD1TGCpLmvj1BXTFWvOHaEzcZaYiuOFckeNFjEE8GC9vCk7BuUBerjjHo_HDXqZSdfdYn6WjGI/s1600-h/Menggugat+Kegagalan,+Perlukah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHCJEXQZ8WPCbCpI3_pF7vrzebYoZeKZNDeR1DLN2Eh857HvuhXxwno6qgo6UQBjkQSjD1TGCpLmvj1BXTFWvOHaEzcZaYiuOFckeNFjEE8GC9vCk7BuUBerjjHo_HDXqZSdfdYn6WjGI/s320/Menggugat+Kegagalan,+Perlukah.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari  Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; US Open (1968),  Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1979 ia  terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass.  Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi  kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang  penngemarnya menulis surat kepadanya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Mengapa Tuhan memilihmu  untuk menderita penyakit itu?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ashe menjawab,&quot;Di dunia ini ada 50  juta anak yang ingin bermain tenis, diantaranya 5 juta orang yang bisa  belajar bermain tenis,&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;500 ribu orang belajar menjadi pemain  tenis profesional, 50 ribu datang ke arena untuk bertanding, 5000  mencapai turnamen grandslam,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
50 orang berhasil sampai ke  Wimbeldon, empat orang di semifinal, dua orang berlaga di final. Dan  ketika saya mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya  kepada Tuhan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Mengapa saya?&quot;, Jadi ketika sekarang saya dalam  kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Mengapa  saya?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sadar atau tidak, kerap kali kita merasa hanya pantas  menerima hal-hal baik dalam hidup ini; kesuksesan, karier yang mulus,  kesehatan. Ketika yang kita terima justru sebaliknya; penyakit,  kesulitan, kegagalan, kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita  merasa berhak untuk menggugat Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi tidak demikian. Ia  berbeda dengan kebanyakan orang. Itulah cerminan hidup beriman; tetap  teguh dalam pengharapan, pun bila beban hidup yang menekan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika  menerima sesuatu yang buruk, ingatlah saat - saat ketika kita menerima  yang baik...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&quot;Winning horse  doesn&#39;t know why it runs the race. It runs because of beats &amp;amp; pain.  Life is a race, God is your rider. So if u are in a pain, then think,  God want You to win&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan kita tetap maju, walau  harus melewati rintangan berat! Don&#39;t give up!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iman HA&lt;br /&gt;
YM :  imanrol&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/menggugat-kegagalan-perlukah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHCJEXQZ8WPCbCpI3_pF7vrzebYoZeKZNDeR1DLN2Eh857HvuhXxwno6qgo6UQBjkQSjD1TGCpLmvj1BXTFWvOHaEzcZaYiuOFckeNFjEE8GC9vCk7BuUBerjjHo_HDXqZSdfdYn6WjGI/s72-c/Menggugat+Kegagalan,+Perlukah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-5648565854974203726</guid><pubDate>Sat, 20 Mar 2010 04:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-20T12:21:17.727+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Refleksi Hidup</category><title>Pay It Forward</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg35LRbw-akBF2e7M8lu6u5XtREH5_uLRp88i8q0ukzrkpxNymH0x5KeUMEPLYa93UxvmOYJsR545eCtOHbW9qJKh3JYzeYSkcYfCxRQOWMHIrZFZGYn2K1Db-mq74bVcPPQT6aQl3eDqg/s1600-h/pay+it+forward,+blog+motivasi+sukses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg35LRbw-akBF2e7M8lu6u5XtREH5_uLRp88i8q0ukzrkpxNymH0x5KeUMEPLYa93UxvmOYJsR545eCtOHbW9qJKh3JYzeYSkcYfCxRQOWMHIrZFZGYn2K1Db-mq74bVcPPQT6aQl3eDqg/s320/pay+it+forward,+blog+motivasi+sukses.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat terlintas keraguan apakah  mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada  orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film &lt;b&gt;“PAY  IT FORWARD”&lt;/b&gt; bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk  selalu tidak jemu-jemu berbuat baik &lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;kepada  orang lain.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur  delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan  kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut  meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga  orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat  nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.  Dia menamakan ide tersebut: &lt;b&gt;“PAY IT FORWARD” &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga  orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang  menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya  dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh  sekelompok anak-anak nakal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Percobaanpun dimulai : Trevor melihat bahwa  mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa,  telah menjadi pecandu minuman&lt;br /&gt;
keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin  mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga  mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah  Trevor.&lt;br /&gt;
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi  terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada  mamanya “PAY IT FORWARD, MOM”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan  Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu  dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah  rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa,  kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan  diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor  mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :”PAY IT FORWARD, MOM”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya  mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut  dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar  segerombolan orang untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para  pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek  berpesan : “PAY IT FORWARD, SON”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek,  terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor  antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis kecil yang sakit parah  untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis kecil begitu  berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada ayah si  gadis kecil : “PAY IT FORWARD, SIR”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan  si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan  mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan  pada saat sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih,  ayah si gadis berpesan:”PAY IT FORWARD”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap  kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal  muasalnya istilah “PAY IT FORWARD” tersebut, jiwa kewartawanannya  mengajak dia untuk menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari  ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang  memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai  kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor,  Si wartawan mengatur agar Trevor bisa tampil di Televisi supaya banyak  orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak kecil ini.  Saat kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak  semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI  DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG  DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk  pisau saat akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para  berandalan, selesai penguburan Trevor, betapa terkejutnya sang Mama  melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di  halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut  berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir  hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak  orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati  kebaikan Tuhan di dalam hidup kita, dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan  bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban  Tuhan hanya sesederhana ini: “PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU  (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/pay-it-forward.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg35LRbw-akBF2e7M8lu6u5XtREH5_uLRp88i8q0ukzrkpxNymH0x5KeUMEPLYa93UxvmOYJsR545eCtOHbW9qJKh3JYzeYSkcYfCxRQOWMHIrZFZGYn2K1Db-mq74bVcPPQT6aQl3eDqg/s72-c/pay+it+forward,+blog+motivasi+sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>14</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-3347153644504496619</guid><pubDate>Thu, 18 Mar 2010 06:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-18T14:01:41.364+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Membangkitkan Semangat Hidup</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FN51nt_AT_EwPhzRFH72H9zlbhhjkGWX-k91Kg4DGQa7imIEkzOPZwk6qVdlzLQv2RrrlFb0GHFDhRck2hLh3NqWtTgKfbuofRZDp1I9U4339qgzlkUDNjy9Wv3OWm-9bmPc0wNfW4k/s1600-h/membangkitkan+semangat+hidup.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FN51nt_AT_EwPhzRFH72H9zlbhhjkGWX-k91Kg4DGQa7imIEkzOPZwk6qVdlzLQv2RrrlFb0GHFDhRck2hLh3NqWtTgKfbuofRZDp1I9U4339qgzlkUDNjy9Wv3OWm-9bmPc0wNfW4k/s320/membangkitkan+semangat+hidup.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt;Suatu hari ada seorang rekan pembaca yang bertanya melalui e-mail, &quot;Pak Agus, bagaimana caranya membangkitkan semangat hidup?&quot; Rekan saya tersebut berkisah bahwa ia sering keliru memaknai sebuah hadits yang berbunyi, &quot;Beramallah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selama-lamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok&quot;. Ia beranggapan bahwa untuk apa bekerja keras meraih kesuksesan dunia kalau pada akhirnya kita juga akan mati.Ya, memang benar kita akan mati, tapi bukan berarti kita menjadi bersikap apatis seperti itu. Memang pada suatu saat nanti maut pasti akan menjemput, dan berakhirlah kontrak hidup kita di dunia ini. Namun jika hal ini menjadikan kita kehilangan semangat untuk berjuang dan bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita, atau paling tidak berusaha agar kita bisa meraih kehidupan yang lebih baik maka pemahaman seperti itu kurang benar.&lt;br /&gt;
Akhirat memang harus kita dapatkan, namun dunia juga tidak boleh kita abaikan. Dan yang paling ideal adalah kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Semua orang pasti menghendaki kedua hal tersebut. Jadi ada keseimbangan dalam hidup ini. Di samping bekerja keras untuk urusan dunia, di sisi lain kita juga tidak melupakan ibadah kita kepada Tuhan. Kita tidak mementingkan dunia saja, tapi kita juga tetap ingat kepada Allah SWT, dan sadar betul kewajiban kita kepada-Nya. Dengan memahami pentingnya keseimbangan hidup tersebut, kita akan memiliki sebuah semangat untuk menjalani hidup ini dengan dinamis, optimis dan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt; &lt;u&gt;Berikut mari kita uraikan beberapa hal yang dapat &lt;b&gt;membangkitkan semangat hidup&lt;/b&gt;, antara lain&lt;/u&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;1.Tahu apa hakekat sebenarnya hidup ini&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
Banyak orang yang tidak tahu apa sebenarnya hakekat hidup ini. Untuk apa kita hidup? Untuk apa kita ada di dunia ini? Memang butuh perenungan yang dalam untuk menemukan jawaban pertanyaan seperti itu. Bagi Anda yang muslim, pasti Anda pernah mendengar atau membaca firman Allah SWT dalam Al Quran surat Adz Dzariyaat ayat 56 yang artinya, &quot;Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.&quot;&lt;br /&gt;
Mengabdi/beribadah di sini memiliki arti yang sangat luas. Bukan hanya ibadah yang kaitannya dengan urusan akhirat saja, namun semua ikhtiar dan kerja keras kita dalam hidup ini adalah ibadah. Selama apa yang kita lakukan tidak bertentangan dengan ajaran agama yang kita anut, itu pun bernilai ibadah. Kita berusaha membahagiakan dan mencukupi kebutuhan keluarga kita, itu juga ibadah. Yang penting dari awal kita niatkan apa pun usaha kita hanya untuk mencari keridhoan-Nya dan kita pun harus seimbang dalam mengerjakan urusan dunia dan amalan akhirat.&lt;br /&gt;
Jika kita menyadari hal ini, tentu kita akan memiliki semangat untuk mengerjakan semua pekerjaan dan urusan dengan cara yang terbaik. Satu hal yang penting dan tidak boleh dilupakan adalah niat, karena niat akan menentukan nilai amal/perbuatan kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;2.Tahu cita-cita hidup kita yang tertinggi.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Semua orang memiliki impian dan cita-cita, namun hanya sedikit yang berani mengejar dan mewujudkannya menjadi sebuah pencapaian hidup. Banyak orang kehilangan semangat dalam hidupnya hanya karena mereka tidak tahu atau tidak mau tahu akan apa yang sebenarnya yang mereka mau. Apa yang sebenarnya yang mereka inginkan. Kebanyakan orang hanya menjalankan hidup ini sebagai sebuah rutinitas. Dengan sedikit kenyamanan yang mereka rasakan maka berhenti sampai di situlah impiannya. Mereka takut membuat sedikit perbedaan karena khawatir kenyamanan itu akan hilang.&lt;br /&gt;
Semua orang pasti memiliki potensi yang luar biasa, dan keluarbiasaan itu baru akan tergali secara maksimal jika kita sudah bisa keluar dari penjara mental kita. Jika kita sudah menemukan profesi yang paling tepat dengan panggilan jiwa maka kita akan lebih mudah mengaktualisasikan potensi diri kita yang sebenarnya. Dengan itu kita mendedikasikan hidup untuk kehidupan ini; mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita berikan untuk peradaban manusia yang sedang kita jalani saat ini.&lt;br /&gt;
Banyak orang berbakat yang terjerat borgol emas. Mereka sebenarnya bisa melakukan hal yang lebih, tapi mereka tidak berani melakukan hal yang berbeda atau keluar dari zona nyaman. Banyak orang yang sebenarnya bakatnya di bidang A, namun kenyataannya ia bekerja di bidang C. Ia tidak berani keluar dari pekerjaannya yang sekarang karena tidak adanya jaminan penghasilan jika ia benar-benar keluar. Akhirnya ia merasa kehidupannya bagai di penjara, pekerjaannya mengurung ia seperti di sangkar emas. Tidak salah lagi, bukan potensi terdahsyat yang keluar dari dirinya, namun semua itu seakan menjadi rutinitas agar ada nasi yang bisa dimakan hari ini, besok, dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Jika Anda ingin kehidupan Anda penuh semangat dan bahagia maka temukan apa yang sebenarnya Anda inginkan dan kejarlah hal itu. Semua butuh perjuangan dan kerja keras, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi ada hal yang harus Anda tahu: tidak ada sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini selama kita mau berusaha dan mencobanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;3.Bersyukur terhadap apa yang sekarang kita miliki dengan tulus.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Setiap orang mempunyai titik kepuasan sendiri-sendiri. Ada orang yang jika mempunyai rumah satu sudah puas, namun ada juga yang sudah memiliki rumah, hotel, vila dan real estate di berbagai penjuru kota masih belum puas. Ada orang yang punya tabungan 1 juta rupiah sudah merasa kaya, namun ada juga orang yang sudah punya tabungan, deposito, saham, dan asset investasi lainnya bernilai miliaran masih merasa kurang.&lt;br /&gt;
Pada umumnya untuk urusan harta benda duniawi orang selalu ingin lebih banyak lagi dan lagi. Jika diukur maka tidak ada batasnya. Kabar buruknya adalah hanya sedikit saja dari mereka yang terpenuhi keinginannya.&lt;br /&gt;
Orang yang pikirannya selalu merasa kurang, miskin, tidak beruntung, dan sikap negatif lainnya mana mungkin ia akan bahagia dan bersemangat dalam hidupnya. Jika yang dipikirkan hanyayang tidak dimiliki, mana mungkin kita akan bersyukur. Oleh karena itu, dengan mensyukuri semua yang ada pada kita saat ini, itulah sebenarnya sumber semangat kita. Kita akan sadar bahwa Tuhan sebenarnya sangat sayang kepada kita. Banyak sekali nikmat yang sudah kita rasakan, sementara lebih banyak lagi orang yang nasibnya tidak seberuntung kita. Adapun sesuatu yang kita inginkan yang belum kita miliki, itu adalah kesempatan bagi kita untuk berikhtiar semampu kita untuk mendapatkannya. Jangan pernah kecewa, apalagi putus asa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;4.Yakin bahwa apa pun yang kita lakukan akan mendapat balasan, baik di dunia maupun kelak di akhirat.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Setiap perbuatan kita pasti akan ada efeknya. Kita tersenyum pada orang lain maka orang lain pun akan tersenyum pada kita. Kita tidak sengaja menginjak kaki orang, mungkin bisa saja orang itu akan marah. Kita memberi sedekah (100 ribu misalnya) pada seorang pengemis, pasti si pengemis akan gembira luar biasa seakan itu sebuah mimpi, dan untaian kalimat doa pun keluar dari mulutnya untuk kebaikan kita. Kita marah, orang di sekitar kita pasti menjauh. Di tempat ramai tiba-tiba kita tertawa sendiri tanpa sebab yang masuk akal, mungkin kita akan disangka gila.&lt;br /&gt;
Jadi, semua perbuatan (aksi) yang kita lakukan akan menimbulkan efek atau reaksi. Dan efek atau reaksi yang muncul sesuai dengan hukum tabur-tuai. Seperti jika kita menanam padi, bisa dipastikan yang akan tumbuh juga padi. Namun jika kita menanam rumput maka yang akan tumbuh juga rumput. Kalau kita mengharap padi yang akan tumbuh maka kita harus segera bangun dari mimpi buruk.&lt;br /&gt;
Setelah kita tahu bahwa apa pun yang kita lakukan akan menimbulkan akibat, baik langsung maupun tidak langsung terhadap diri kita, maka &lt;b&gt;kita harus memilih hanya untuk berbuat yang baik, positif, bermanfaat, dan bernilai saja&lt;/b&gt;. Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa efek yang akan kembali kepada kita juga hal-hal yang baik pula. Tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini jika kita tahu benar apa yang kita lakukan. Sekecil apa pun yang kita lakukan akan dinilai oleh malaikat pencatat amal. Balasannya tidak saja di dunia, tetapi juga kelak di akhirat. Jika kita ingin rekapan catatan amal tersebut isinya bagus maka kita pun harus selalu menjaga agar setiap perbuatan yang kita lakukan adalah perbuatan terbaik. Waktu adalah aset terpenting kita setelah nafas/oksigen maka kita harus mengisinya dengan gerak/aksi/perbuatan yang jelas manfaatnya. Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Jadi semuanya pantang sia-sia.&lt;br /&gt;
Dengan menyadari hal ini akan sulit bagi kita untuk tidak bersemangat. Mungkin keadaan Anda saat ini sedang tidak menyenangkan, tapi bukankah kita bisa merubahnya menjadi sebaliknya dengan aksi kita selanjutnya; dengan respon kita terhadap keadaan tersebut. Jika kekasih meninggalkan kita, bukankah kita bisa cari yang lain lagi. Jika kita di PHK, bukankah kita bisa cari pekerjaan lain yang lebih baik atau membuka usaha sendiri. Jika usaha kita lagi sepi atau bangkrut, masih ada kesempatan untuk bangkit lagi. Demikian seterusnya; selalu ada solusi untuk tiap masalah. Kita hanya perlu &lt;b&gt;tetap bersemangat, optimis dan menjernihkan pikiran agar respon dan aksi kita benar-benar efektif dan efisien&lt;/b&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
Salam sukses dan bahagia!&lt;br /&gt;
_____________________&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Agus Riyanto&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Penulis buku &quot;Born to Be aA Champion&quot;, bisa dihubungi melalui email: agus4ever@gmail.com atau weblog http://agusriyanto.wordpress.&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;com/.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/membangkitkan-semangat-hidup.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FN51nt_AT_EwPhzRFH72H9zlbhhjkGWX-k91Kg4DGQa7imIEkzOPZwk6qVdlzLQv2RrrlFb0GHFDhRck2hLh3NqWtTgKfbuofRZDp1I9U4339qgzlkUDNjy9Wv3OWm-9bmPc0wNfW4k/s72-c/membangkitkan+semangat+hidup.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6542566128158812448</guid><pubDate>Wed, 17 Mar 2010 09:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-17T17:48:44.604+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rahasia Sukses</category><title>Cara Menggali Potensi dan Memaksimalkan Bakat</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;img align=&quot;left&quot; alt=&quot;best-tips-tricks-collection.blogspot.com&quot; hspace=&quot;4&quot; src=&quot;http://www.pasarkreasi.com/gambar/gambarnews566.jpg&quot; vspace=&quot;4&quot; /&gt;                    &lt;b&gt;&lt;i&gt;BestTipsTricksCollection&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; - Apakah Anda termasuk orang yang belum mampu mengenali bakat Anda serta memaksimalkan potensi yang ada dalam diri Anda? Jangan berkecil hati, karena Anda tidak sendirian. Banyak orang yang masih belum mampu mengenali potensi dan bakat yang ada dalam dirinya. Hal itu dikarenakan kurangnya kepedulian mereka terhadap potensi dan bakat yang ada dalam dirinya untuk menjadikan meraka memiliki sesuatu hal yang sangat besar dan berarti dalam hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak ada kata terlambat untuk memaksimalkan potensi dan bakat yang ada dalam diri Anda. Dan janganlah berkecil hati karena semua orang tentunya memiliki potensi dan bakat yang masih harus digali dan dipelajari. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Banyak cara agar Anda bisa menggali dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri Anda. &lt;i&gt;BestTipsTricksCollection&lt;/i&gt; akan memberikan kepada Anda sebuah masukan, agar Anda mampu menggali dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri Anda. Ada empat kunci utama agar Anda mampu mengeluarkan bakat Anda yang masih tersimpan dalam diri Anda. Empat kunci itu antara lain :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Keahlian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keahlian adalah segala sesuatu dimana Anda dapat mempelajari dan mengerjakannya dengan mudah. Lalu, apakah Anda merasakan bahwa Anda mengalami kemudahan dalam mempelajari dan mengerjakan suatu hal? Atau Anda mampu mengerjakan sesuatu di atas rata-rata orang lain dalam mengerjakan dan menyelesaikannya? Atau bahkan Anda mampu memperhitungkan segala sesuatu dengan lebih cepat dari kebanyakan manusia lainnya? Maka, bisa jadi itulah potensi yang ada dalam diri Anda, dan Anda harus lebih menggalinya serta menekuni sesuatu yang bisa Anda selesaikan serta perhitungkan lebih cepat di atas rata-rata orang lain. Kemudian pikirkanlah semua itu agar Anda mampu memastikan bahwa itulah sesungguhnya bakat Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Ketertarikan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketertarikan adalah keinginan hati untuk lebih dapat mengetahui dan mempelajari akan sesuatu hal. Jika Anda memiliki keinginan yang kuat terhadap sesuatu hal, maka perhatikanlah bahwa itu bisa menandakan bahwa potensi dan bakat Anda mengarah kesana. Terkadang ketertarikan akan sesuatu hal di atas rata-rata keinginan kita yang lainnya, bisa menjadi petunjuk bahwa ada potensi dan bakat dalam diri kita terhadap hal itu.&amp;nbsp; Dan hal itu tidak semata-mata ambisi atau hobi belaka, karena disanalah naluri kita bekerja. Sehingga dengan ketertarikan itu, bisa lebih mengembangkan keingintahuan kita serta berusaha mempelajarinya lebih dalam. Dengan demikian ketertarikan Anda pada suatu hal bisa mengarahkan Anda pada potensi dan bakat sesungguhnya yang Anda miliki.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Kepuasan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepuasan adalah perasaan jiwa dimana kita merasakan adanya kegembiraan, kesenangan, ketenangan dan kenyamanan pada saat melakukan suatu hal. Perhatikan dengan baik, kegiatan apakah yang membuat Anda merasa betah berlama-lama atau merasa tidak ingin melepaskan kegiatan itu? Sebagai contoh, banyak orang yang betah berlama-lama dengan sebuah komputer, kendaraan, kerajinan tangan, olahraga dan kegiatan lainnya. Di saat Anda merasakan kepuasan dan kenyamanan dari kegiatan tersebut, maka bisa jadi pertanda potensi dan bakat Anda adalah disana. Maka Anda harus lebih mencermati dan memperhatikan hal-hal yang bisa membuat Anda merasakan kepuasan atau kenyamanan saat melakukannya. Kepuasan dan kenyamanan itu akan membawa Anda pada potensi dan bakat Anda sesungguhnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Kebiasaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebiasaan adalah segala sesuatu yang biasa kita lakukan dan menjadi rutinitas dalam kegiatan, tingkah laku, perbuatan dan sikap kita sehari-hari. Apakah orang-orang di sekitar Anda merasa tertarik dengan Anda? Atau apa yang membuat mereka ingin selalu dekat dengan Anda? Bila ada sesuatu hal yang membuat mereka ingin selalu dekat dengan Anda atau mereka merasa tertarik dengan sikap Anda atau bahkan mereka merasa nyaman dengan perilaku Anda, maka perhatikan apa yang telah Anda lakukan! Misalnya saja, Anda mampu memberikan solusi dalam kegiatan menajemen perusahaan, sehingga rekan Anda merasa membutuhkan atau tertarik pada Anda, maka disanalah potensi dan bakat Anda bisa dimaksimalkan. Bila Anda mampu membuat orang lain tertarik dengan hasil karya Anda, maka perdalam ia. Bisa jadi disanalah bakat Anda akan muncul. Dan masih banyak lagi kebiasaan kita yang bisa membuat orang tertarik atau ingin merasa dekat dengan kita. Jika Anda termasuk dalam kategori seperti orang dimaksud, maka tetaplah pada kebiasaan Anda dan maksimalkan kebiasaan yang membuat orang lain tertarik pada Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Empat kunci utama untuk mengenali potensi dan bakat yang terpendam dalam diri Anda tersebut, akan menjadi suatu keberhasilan dan Anda akan menemukan bakat Anda yang sesungguhnya, apabila Anda benar-benar bekerja keras untuk memaksimalkan bakat tersebut. Bakat yang tidak diasah, akan menjadikannya sebuah potensi yang tidak akan membawa banyak manfaat kepada Anda. Namun jika Anda mampu menggali, mengasah dan menekuni potensi dan bakat Anda, maka ia akan menjadi perantara menuju keberhasilan Anda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;sumber: best-tips-tricks-collection.blogspot.com&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/cara-menggali-potensi-dan-memaksimalkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-3026402511712967019</guid><pubDate>Tue, 09 Mar 2010 13:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-10T13:45:25.246+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Masa Depan Anak Dalam “Mindset” Orang Tua</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP-Cw19yD8XpbW-0I1a9oGZDEL7agCXPc_P15R2aBNH2OPULDJkdDSxJ3ZG4TGDf7Bykb3MKYeS1f1KIiDpmCKNzB5C85Mssg1Jtg36aNKvIOPPqKS7lX3INsBQc-uz9dwJ4vRaOVPPp0/s1600-h/Masa+Depan+Anak+Dalam+%E2%80%9CMindset%E2%80%9D+Orang+Tua.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP-Cw19yD8XpbW-0I1a9oGZDEL7agCXPc_P15R2aBNH2OPULDJkdDSxJ3ZG4TGDf7Bykb3MKYeS1f1KIiDpmCKNzB5C85Mssg1Jtg36aNKvIOPPqKS7lX3INsBQc-uz9dwJ4vRaOVPPp0/s320/Masa+Depan+Anak+Dalam+%E2%80%9CMindset%E2%80%9D+Orang+Tua.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span id=&quot;goog_1268198277266&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1268198277267&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/02/rahasia-kesempatan-yang-harus-andatahu.html#more&quot;&gt;Sikap hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh prinsip hidup yang dianutnya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
kasih-sayang-orang-tuaMasih melekat di dalam pikiran saya sebuah keyakinan yang begitu hebat yang pernah dilontarkan oleh ibu saya empat puluhan tahun yang lalu. Sebuah keyakinan yang mengobarkan energi positif terhadap diri beliau yang kemudian saya rekam dalam pikiran bawah sadar saya sebagai salah satu warisan yang sangat berharga sekaligus sebagai ilmu dari sekolah kehidupan. Salah satu nasehat yang mengandung makna dan keyakinan yng sangat dalam yang pernah beliau sampaikan kepada kami kurang lebihnya berbunyi demikian : “Pokoke kowe kabeh kudu pada sekolah. Senajan wong tuamu wong sing ora duwe, tapi Gusti Allah sugih. Aku yakin kowe kabeh bisa sekolah. Aku ora kepengin anak-anakku ngemben pada sengsara uripe”. (Pokoknya kamu semua harus tetap sekolah. Walaupun orang tuamu orang yang tidak punya, tetapi Allah SWT Maha Kaya sehingga saya yakin kalian semua bisa sekolah. Saya tidak ingin anak-anakku hidup sengsara).&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tentunya bentuk keyakinan diatas beliau lontarkan tidak didorong oleh sekedar komitmen tanpa dasar. Ada semacam emosi positif yang membakar tekad di dalam dirinya. Tekad yang terhimpun di dalam pikiran super (super mind) melalui sebuah proses perpaduan antara beberapa unsur kepentingan, seperti rasa kasih sayang kepada anak, rasa ingin membahagiakan anak, dan keinginan agar anak-anaknya hidup sukses. Unsur-unsur kepentingan tersebut kemudian bereaksi dengan nilai-nilai spiritual sehingga tersimpul dalam sebuah keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keyakinan merupakan keadaan pikiran yang bisa dirangsang atau diciptakan oleh perintah peneguhan secara terus menerus sampai meresap ke dalam pikiran bawah sadar. Keyakinan adalah sebuah keadaan pikiran yang bisa dikembangakan sesuai dengan kemauan kita, melalui cara pengulangan perintah kepada pikiran bawah sadar dengan segenap perasaan emosi positif, sehingga pikiran bawah sadar akan menerimanya dan digunakan sebagai landasan tindakan untuk menjadikannya sebuah kenyataan (Wuryanano : 2004).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keyakinan akan memberikan kehidupan, kekuatan, dan tindakan kepada impuls pemikiran kita. Keyakinan akan memberikan kekuatan untuk mengubah getaran pemikiran biasa, dari pikiran manusia yang serba terbatas menjadi suatu padanan spiritual yang bersifat tanpa batas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemikiran spiritual tanpa batas muncul ketika terjadi dominasi suara Tuhan yang melekat di hati seseorang. Adapun suara Tuhan dihasilkan dari hasil meditasi melalui pengamalan-pengamalan yang berkaitan dengan proses pendekatan diri kepadaNya. Proses yang mengarah kepada upaya pendekatan diri kepada Tuhan itulah yang akan membentuk keyakinan seseorang. Pada gilirannya keyakinan tersebut akan berjalan sinergis dengan prinsip hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh yang saya ilustrasikan tentang keyakinan dan prinsip hidup ibu saya diatas merupakan salah satu dari sekian banyak prinsip hidup dan keyakinan yang dimiliki oleh orang-orang pada umumnya termasuk mungkin diri Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu sisi yang sangat penting Anda sikapi dalam memegang teguh prinsip hidup Anda yaitu visi hidup yang didasarkan atas prinsip-prinsip kebenaran. Dengan kecerdasan spiritual (spiritual Quotient) yang Anda miliki, Anda harus bisa menentukan prinsip hidup yang sesuai dengan fitrah manusia, yaitu fitrah kebenaran, fitrah yang didukung penuh oleh ridlo Tuhan yang bisa membawa diri dan keluarga menuju ke arah kebahagiaan hakiki, serta memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Prinsip hidup semacam ini harus menjadi pijakan dasar untuk menentukan kebijakan dalam menentukan sikap hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsip hidup yang bersumber dari sesuatu yang tidak fitrah umumnya akan berakhir dengan kegagalan, baik kegagalan lahiriah maupun kegagalan batiniyah. Dunia telah membuktikan bahwa prinsip hidup yang bertentangan dengan suara hati, terbukti hanya mengakibatkan kesengsaraan atau bahkan kehancuran. Terlebih di jaman modern sekarang ini. The power of visi hidup, prinsip hidup, dan sikap hidup yang didasarkan pada nilai spiritual harus benar-benar dipegang teguh demi untuk mencapai tujuan hidup jangka panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengarahkan masa depan anak merupakan salah satu bentuk pencapaian tujuan jangka panjang. Bagaimana bentuk masa depan anak di masa yang akan datang sangat dipengaruhi oleh visi, prinsip, dan sikap hidup orang tuanya. Orang tua harus jeli dalam menyeting masa depan anak. Hindari cara-cara yang dewasa ini sering menjangkiti kehidupan manusia-manusia modern yaitu adanya kecenderungan manusia tertarik kepada hal-hal yang serba instant. Ingin memperoleh kekayaan dengan cepat, ingin meraih popularitas dengan cepat, meraih kekuasaan dengan mudah dan cepat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila konsep ini diperkenalkan dan dipertontonkan kepada anak dalam usahanya meraih masa depan, maka akan berakibat pada pembentukan pribadi yang rapuh. Mereka akan hidup tanpa digerakkan oleh visi hidup yang agung yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual bagi kehidupan yang jauh ke depan. Mereka bagaikan akan mengarungi lautan luas tetapi tidak mengenal ke mana seharusnya perahu diarahkan. Mereka nantinya tidak memiliki daya atau powerless dalam bekerja dan tidak memiliki semangat juang yang tinggi dalam berusaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenomena diatas tentunya pada saatnya nanti akan menjadi sebuah realita yang tidak kita harapkan. Semua orang tua sudah barang tentu mendambakan anak-anaknya tumbuh menjadi manusia yang tangguh, sholeh/sholehah, memiliki prinsip-prinsip kebenaran yang kokoh, serta sukses dunia akherat. Jalan menuju masa depan atau cita-cita anak terbuka lebar. Walaupun kerapkali terhalang oleh tembok yang begitu kuat, namun dengan keyakinan dan langkah pasti tembok-tembok tersebut akan bisa kita lewati. (***)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Profil Penulis&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Nama : SUPANDI, S.Pd, MM.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Riwayat Pekerjaan : Guru di SMP Negeri 2 Binangun – Cilacap, Guru Pemandu MGMP Bahasa Inggris,. Ketua MGMP Bahasa Inggris periode 2009 – 2011. Pengurus Agupena (Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia) Kabupaten Cilacap periode 2009-2014, Pengurus ISPI Kab. Cilacap.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Motto Hidup : Lakukan perubahan&lt;/i&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/03/masa-depan-anak-dalam-mindset-orang-tua.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP-Cw19yD8XpbW-0I1a9oGZDEL7agCXPc_P15R2aBNH2OPULDJkdDSxJ3ZG4TGDf7Bykb3MKYeS1f1KIiDpmCKNzB5C85Mssg1Jtg36aNKvIOPPqKS7lX3INsBQc-uz9dwJ4vRaOVPPp0/s72-c/Masa+Depan+Anak+Dalam+%E2%80%9CMindset%E2%80%9D+Orang+Tua.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>11</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-5295785989133171055</guid><pubDate>Tue, 23 Feb 2010 07:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-23T15:37:36.624+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Rahasia Kesempatan Yang Harus AndaTahu!</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FxESEReQQFQpYy143K2zkoGjdrbQDnK_yfIADcwip0L3H4Z8a9QYfrrxOWU17dFgPjKOZG7SblEEIGh0IFp4IM_ZIwWidDHvYd1d00SK6ws7i_ltMRMEfjJu72ke9Ya35NySifmJOAo/s1600-h/rahasia+kesempatan,+blog+motivasi+sukses.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FxESEReQQFQpYy143K2zkoGjdrbQDnK_yfIADcwip0L3H4Z8a9QYfrrxOWU17dFgPjKOZG7SblEEIGh0IFp4IM_ZIwWidDHvYd1d00SK6ws7i_ltMRMEfjJu72ke9Ya35NySifmJOAo/s320/rahasia+kesempatan,+blog+motivasi+sukses.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Selamat tahun baru Imlek 2561. &lt;em&gt;Xin nian kuai le. Wan shi ru yi. Gong xi fa chai&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
Selamat kepada Anda yang merayakannya.Ada banyak orang yang menganggap tahun baru adalah kesempatan baru. Karena itu mereka menyambut kedatangan tahun baru dengan semangat baru dan kesiapan baru. Bagi saya bukan hanya tahun baru yang merupakan kesempatan baru. Setiap hari adalah hari baru. Setiap hari adalah kesempatan baru. &lt;br /&gt;
Pagi hari ini saya membahas &lt;strong&gt;&quot;Rahasia Kesempatan&quot;&lt;/strong&gt; pada talk show AW Success Wisdom &amp;amp; Motivation di Jaringan Radio Sonora. &quot;Rahasia&quot; karena tak semua orang bisa dengan mudah menangkap kesempatan. Meski kesempatan berseliweran di hadapannya, orang yang tak peka tak bisa menangkap kesempatan yang ditemuinya. Mereka biarkan kesempatan berlalu begitu saja. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Teman-teman,&lt;br /&gt;
Ada yang bertanya, bagaimana supaya kita bisa peka terhadap kesempatan karena sering kali baru menyesal setelah melewatkan kesempatan? Kepekaan tidak tumbuh dengan sendirinya. Kepekaan itu perlu dilatih, kepekaan itu perlu action. &lt;br /&gt;
Melakukan pekerjaan kita dengan konsisten merupakan cara mengasah kepekaan kita. Dengan terus-menerus melakukan pekerjaan kita, kita akan tahu mana yang salah dan mana yang benar, mana kesempatan kita mana yang bukan. Karena itu tetap action dan jangan mudah patah semangat. Jika gagal, cepat bangkit lagi. Gagal lagi, bangkit lagi. &lt;br /&gt;
Ingat bahwa hambatan terbesar kesuksesan bukan pada orang lain melainkan pada diri kita sendiri. Maka kita harus keras dan tegas pada diri kita sendiri dan melakukan kegiatan positif serta pengembangan diri sehingga memungkinkan kesempatan-kesempatan bermunculan.&lt;br /&gt;
Oleh : Andrie Wongso&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/02/rahasia-kesempatan-yang-harus-andatahu.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FxESEReQQFQpYy143K2zkoGjdrbQDnK_yfIADcwip0L3H4Z8a9QYfrrxOWU17dFgPjKOZG7SblEEIGh0IFp4IM_ZIwWidDHvYd1d00SK6ws7i_ltMRMEfjJu72ke9Ya35NySifmJOAo/s72-c/rahasia+kesempatan,+blog+motivasi+sukses.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>14</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6602035858777241518</guid><pubDate>Sat, 13 Feb 2010 05:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-13T13:29:44.281+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Bibit yang Tidak Bisa Bertunas</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UKgV5lMjPcs1bs8BZzMU8cITdBEeZ55PtUHqkAJYWjhSZMyik32WbZ7GS2532pcSSEiKBIlObQ01oPlOR6OEhwW5VwEfMwIZjGccZG3hyphenhyphenDL4ahxLE8v5LTLgrovSRYNfqWJRoF_s_yg/s1600-h/Bibit+yang+Tidak+Bisa+Bertunas,+blog+motivasi+sukses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; ct=&quot;true&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UKgV5lMjPcs1bs8BZzMU8cITdBEeZ55PtUHqkAJYWjhSZMyik32WbZ7GS2532pcSSEiKBIlObQ01oPlOR6OEhwW5VwEfMwIZjGccZG3hyphenhyphenDL4ahxLE8v5LTLgrovSRYNfqWJRoF_s_yg/s320/Bibit+yang+Tidak+Bisa+Bertunas,+blog+motivasi+sukses.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alkisah, di sebuah kerajaan. Karena raja tidak memiliki putra penerus, maka raja menganggap perlu mencari dan memilih calon penggantinya. Untuk itu, dibuatlah sayembara pemilihan ke seluruh negeri, agar diseleksi per daerah hingga ujian terakhir yang akan ditentukan oleh baginda raja sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Babak akhir, tersisa delapan orang yang memiliki kepandaian setara dan lulus seleksi. Di ibu kota kerajaan, mereka harus menjalani proses tes terakhir oleh sang raja. Raja dengan seksama menyeleksi mereka satu persatu. Di hadapan mereka raja berpesan, &quot;Anak-anakku. Tugas sebagai abdi negara bukanlah hal yang mudah. Itu adalah amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab penuh. Kalian berdelapan terpilih sebagai calon yang terbaik. Nah, sebagai tes terakhir, ini kuberi tiap orang 5 butir biji bibit tanaman. Tanam dan rawatlah seperti engkau nantinya harus memelihara kerajaan dan rakyat negeri ini. Pulanglah dan datanglah 2 minggu kemudian kemari beserta hasil tanaman yang kalian bawa pulang ini.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Dua minggu kemudian, di hadapan raja, 7 pemuda dengan bangga memperlihatkan tanaman yang mulai tumbuh bertunas. Tiba giliran pemuda yang ke-8, dengan wajah malu dan kepala tertunduk, ia melihat ke arah pot yang dibawanya dan berkata, &quot;Ampun baginda, maafkan hamba. Biji yang baginda berikan telah saya tanam, saya rawat dengan hati-hati, tetapi hingga hari ini bibit ini tidak mau tumbuh seperti yang diharapkan. Saya telah gagal menjalankan perintah baginda! Saya tidak mengerti dimana kesalahan saya, tetapi setidaknya saya telah berupaya maksimal. Saya serahkan semua keputusan di tangan baginda.&quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlihat senyum penuh kepuasan kemudian disusul tawa terbahak-bahak sang baginda. &quot;Hahaha...!&quot; Semua yang hadir disitu saling berpandangan heran melihat reaksi raja seperti itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Raja menepuk pundak si pemuda, dan berkata, &quot;Terima kasih anak muda. Baginda senang dan puas. Ternyata harapanku tidak sia-sia. Masih ada pemuda calon pemimpin bangsa di antara seluruh rakyat negeri ini!&quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil berpaling kepada semuanya, raja melanjutkan,&quot; Dengar baik-baik. Pemuda ini telah memenuhi harapan terakhirku. Dia pemuda yang jujur, calon pemimpin kerajaan ini di masa depan. Memang tanamannya tidak tumbuh, sepertinya dia gagal! Tetapi sebenarnya, biji yang aku berikan kepada semua peserta telah aku rebus terlebih dahulu, jadi ..ya pasti tidak mungkin bisa tumbuh tunas walaupun dirawat sebaik apapun, karena biji itu telah mati. Aku kecewa sekali saat melihat tumbuhnya tunas yang dibawa anak-anak muda ini. Hai...kalian 7 pemuda, tidak jujur! Kalian pantas dihukum karena berani menipu baginda!&quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Segera ketujuh pemuda itu berlutut memohon ampun, namun baginda raja langsung memerintahkan untuk menangkap dan menghukum berat ketujuh pemuda itu. Sungguh tragis, ambisi mereka untuk meraih jabatan tersandung karena ketidakjujuran . &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Netter yang luar biasa, &lt;br /&gt;
Kejujuran adalah mutiara pribadi yang harus kita miliki dan pelihara dengan baik! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejujuran adalah &quot;mata uang&quot; yang berlaku di mana-mana. Walaupun kita hidup tidak berkelimpahan harta, namun dengan kejujuran, hidup kita akan bebas dari perasaan waswas, takut, dan cemas. Sehingga, kita akan menikmati kehidupan ini dengan tentram, damai, dan bahagia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam sukses, LUAR BIASA!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Andrie Wongso&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/02/bibit-yang-tidak-bisa-bertunas.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_UKgV5lMjPcs1bs8BZzMU8cITdBEeZ55PtUHqkAJYWjhSZMyik32WbZ7GS2532pcSSEiKBIlObQ01oPlOR6OEhwW5VwEfMwIZjGccZG3hyphenhyphenDL4ahxLE8v5LTLgrovSRYNfqWJRoF_s_yg/s72-c/Bibit+yang+Tidak+Bisa+Bertunas,+blog+motivasi+sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-8484073261498848870</guid><pubDate>Thu, 28 Jan 2010 07:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-28T15:23:09.049+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Ada 4 Jenis Sekolah Bisnis, Mana yang Akan Anda Ikuti?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtK10hsUvTxqQX097bdnmgAnAMQi4mlGMNf3niZpARnK9vMGTLqzHqRI9jxoKArU5K3z1oURBXDkyPySeR6YBWTMMHBVl2HOAAvQw_VhTMpUvYpoU4UQrtOXTrbPmEQy0E04a2SzJg1TA/s1600-h/Ada+4+Jenis+Sekolah+Bisnis+Mana+yang+Akan+Anda+Ikuti.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtK10hsUvTxqQX097bdnmgAnAMQi4mlGMNf3niZpARnK9vMGTLqzHqRI9jxoKArU5K3z1oURBXDkyPySeR6YBWTMMHBVl2HOAAvQw_VhTMpUvYpoU4UQrtOXTrbPmEQy0E04a2SzJg1TA/s320/Ada+4+Jenis+Sekolah+Bisnis+Mana+yang+Akan+Anda+Ikuti.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ada yang pernah tahu sekolah bisnis? Kalau sekolah akademik pasti anda tahu kan? Ada playgroup, TK, SD, SMA, SMK, S-1, S-2 dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu saya tidak tahu seperti apakah sekolah bisnis tersebut. Waktu itu yang saya hanya berpikiran untuk mencari peluang bisnis saja. Sampai suatu ketika saya membaca buku karya Robert T Kiyosaki, akhirnya saya mengetahui ada 4 jenis sekolah bisnis menurutnya. Dan beruntungnya, Kiyosaki sempat mengikuti keempat jenis sekolah bisnis tersebut.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1. Sekolah Bisnis Tradisional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sekolah ini berlokasi di perguruan tinggi negeri dan atau universitas swasta berakreditasi. Keduanya menawarkan gelar MBA. Para pengajar atau instrukturnya biasanya adalah karyawan sekolah bisnis tersebut atau karyawan perusahaan yang berpengalaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siswanya sebagian besar berusaha menjadi karyawan yang berpendidikan tinggi dan bergaji tinggi, seperti halnya para pengajar atau instrukur mereka. &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Mereka berusaha mendaki tangga perusahaan untuk mencapai jabatan penting di perusahaan dimana mereka bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Sekolah Bisnis Keluarga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Banyak bisnis keluarga yang bisa anda jadikan tempat yang bagus untuk mendapatkan pendidikan bisnis. Contoh bisnis keluarga adalah Bakrie Group atau yang semisalnya. Hanya saja, biasanya seseorang yang &quot;diterima&quot; di sekolah tersebut adalah keluarga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kalau anda dekat dengan salah satu dari keluarga mereka, anda bisa belajar banyak dari mereka. Sekolah tersebut adalah sekolah yang bagus. Apalagi jika pemilik perusahaan keluarga tersebut bukan hanya entrepreneur yang hebat, tapi juga guru yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Anda tidak perlu mencari bisnis sebesar Bakrie Group. Banyak bisnis skala kecil dan menengah yang telah sukses yang bisa anda ikuti. &lt;/span&gt;Tinggal mencocokannya dengan tipe bisnis yang cocok bagi anda. Kalau anda belum tahu tipe bisnis apa yang cocok bagi anda, bacalah artikel saya mengenai jenis-jenis bisnis yang cocok bagi anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Sekolah Bisnis Perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sebagian besar bisnis atau perusahaan menawarkan program internal bagi &quot;siswa muda&quot; yang menjanjikan. Setelah lulus, perusahaan tersebut akan menuntun kemajuan karier mereka. Biasanya perusahaan tersebut membayar biaya pendidikan siswanya, bahkan memberikan waktu untuk meneruskan pendidikan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menerima pendidikan formal, karyawan yang menjanjikan tersebut seringkali di rotasi ke divisi berbeda perusahaan itu sehingga mereka bisa melihat keseluruhan bisnis dan mendapatkan pengalaman langsung. Sebagai gambaran, ada sebuah perusahaan, sebut saja &quot;Perusahaan X&quot; yang mempunyai fasilitas pendidikan penjualan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda akan dilatih dengan metode khusus mereka. Setelah itu, mereka akan menuntun anda untuk mepraktekan apa yang telah anda pelajari di ruang kelas. Mentor anda bisa membuat anda tetap berada sesuai dengan teori yang anda dapat di ruang kelas hingga anda mampu menerapkan pada tantangan bisnis di dunia nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang bisa anda dapat dari sekolah jenis ini. Tidak hanya ketrampilan menjual yang bisa anda dapat,&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; tapi juga menganalisis strategi pesaing, membuat materi iklan yang efektif dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Sekolah Bisnis di Jalanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sekolah jenis ini menurut Kiyosaki adalah sekolah yang diikuti entrepreneur saat ia meninggalkan &quot;rasa aman&quot; yang ada di sekolah bisnis tradisional, sekolah bisnis keluarga atau sekolah bisnis perusahaan. Ini adalah sekolah tempat &quot;kecerdasan jalanan anda&quot; dibangun, yaitu &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;anda memulai sendiri membangun &quot;kerajaan bisnis&quot; anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Sekolah bisnis di jalanan adalah sekolah bisnis yang buruk, guru yang kasar, dan pelit dalam nilai. &lt;/span&gt;Anda seringkali harus berhadapan dengan ketakutan terbesar yang didalamnya terdapat keraguan dalam diri anda. Seringkali anda harus menempuh resiko-resiko bisnis yang sebenarnya daripada hanya teori diatas kertas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan jika anda pernah mengikuti sekolah bisnis perusahaan dan terjun langsung di lapangan, kerugian akibat kesalahan dan kegagalan anda ditanggung oleh perusahaan. Paling banter anda tidak mendapatkan komisi. Skenario terburuknya adalah anda dipecat. Di sekolah bisnis jalanan, andalah yang harus menanggung sendiri kerugian akibat kesalahan dan kegagalan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, sekolah jenis ini adalah sekolah bisnis terbaik bagi anda, setidaknya begitulah kata Kiyosaki. Anda tidak akan mendapatkan nilai A dan B, pujian atau komisi yang besar. &quot;Nilai anda&quot; di jalanan diukur dengan uang yang anda dapat dan uang yang anda keluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan pengusaha atau entrepreneur yang berhasil adalah o&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;rang yang mengikuti sekolah jenis ini, terjun langsung membangun sebuah bisnis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya hanya pernah dan masih bersekolah di &quot;sekolah bisnis jalanan&quot; ini. Dan saya mempunyai seorang teman yang mengikuti sekolah bisnis tradisional, jenjang S-2. Saat kami sedang berdiskusi, banyak sekali pendidikan bisnis yang saya dapat dari dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sampai ke beberapa teori dan perhitungan bisnis yang teramat rumit yang kadangkala bertentangan dengan apa yang saya dapat di sekolah bisnis jalanan. Memang tidak semua, beberapa diantaranya sangat bagus sebagai masukan bagi saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, saat ini teman saya memutuskan untuk bekerja membangun bisnis orang lain daripada membangun bisnisnya sendiri. Itulah mengapa saya setuju dengan pendapat Kiyosaki bahwa sekolah bisnis di jalanan adalah&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; sekolah sekaligus guru yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda akan langsung berhadapan dengan &quot;pendidikan bisnis jalanan&quot; yang bengis, kejam dan tak pandang bulu. Seiring dengan waktu, di sekolah bisnis jalanan pengetahuan, &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;keberanian dan mental pengusaha anda akan terbentuk.&lt;/span&gt; Jadi, bagi anda yang ingin sekolah bisnis, anda bisa memilih satu atau lebih dari sekolah bisnis diatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saya sendiri, saya lebih suka sekolah bisnis jenis yang keempat, sekolah bisnis jalanan. Karena bagi saya, hanya sekolah itu yang bisa saya pilih dan saya ikuti. Sekolah bisnis terbaik yang pernah saya dapatkan. Ingat, ini bagi saya lho, mungkin anda berbeda. Kalau anda sendiri, pilih yang mana?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Anonymous&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/01/ada-4-jenis-sekolah-bisnis-mana-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtK10hsUvTxqQX097bdnmgAnAMQi4mlGMNf3niZpARnK9vMGTLqzHqRI9jxoKArU5K3z1oURBXDkyPySeR6YBWTMMHBVl2HOAAvQw_VhTMpUvYpoU4UQrtOXTrbPmEQy0E04a2SzJg1TA/s72-c/Ada+4+Jenis+Sekolah+Bisnis+Mana+yang+Akan+Anda+Ikuti.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>22</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-2744309293129449513</guid><pubDate>Wed, 13 Jan 2010 08:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-13T16:52:51.491+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Refleksi Hidup</category><title>New Year Resolutions</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEIBD_kEOAPoMiQYaoyAQJxXGhyptOP_4wthAv1hJ6v-UQBiw6b_uKjS9bsTfbPc61-2wH-SZx1Vb2v8fOuHsOw10MM1whHcv-Qaa-9OJLmjoH-NYrC1hp99recBXgHI5pOlDJnSQMXcw/s1600-h/New+Year+Resolutions.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEIBD_kEOAPoMiQYaoyAQJxXGhyptOP_4wthAv1hJ6v-UQBiw6b_uKjS9bsTfbPc61-2wH-SZx1Vb2v8fOuHsOw10MM1whHcv-Qaa-9OJLmjoH-NYrC1hp99recBXgHI5pOlDJnSQMXcw/s320/New+Year+Resolutions.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sampai saya menulis artikel ini, sudah separuh client saya menanyakan, apa New Year Resolutions Coach Tom? Awalnya saya hanya ingin menjawab polos semua resolusi yang telah saya tempelkan di dream chart yang dengan setia mengingatkan saya atas semua hal yang ingin saya capai setiap tahunnya. Namun sangat disayangkan jika orang yang bertanya hanya mendapat jawaban bukan bagaimana proses jawaban tersebut diciptakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun lalu, 18 dari 21 goals saya tercapai. Sebagian dengan kerja keras, sebagian tercapai karena faktor &#39;kebetulan&#39;. So, saya ingin share sekaligus memberikan tips cara membuat resolusi, yang sejauh ini efektif saya gunakan secara pribadi....&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 1:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Saya bertanya, apa 100 hal yang paling saya syukuri tahun ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat menarik, ketikan saya menuliskan apa yang saya syukuri, ternyata tidak semudah kata-kata. Silakan coba sendiri, kejar terus hingga Anda mendapat minimal 100 hal yang bisa Anda syukuri ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 2:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Saya bertanya, apa kelebihan dan kekuatan saya, yang saya gunakan secara efektif di tahun ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, kalau yang ini saya nggak punya masalah. Saya merasa telah memanfaatkan semua potensi yang saya ketahui. Tapi pertanyaan berikutnya sangat menarik!&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 3:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Mengapa hanya itu kelebihan dan kekuatan saya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmmm ... saya selalu malu dengan pertanyaan ini, karena jawabannya adalah, &quot;Karena saya kurang disiplin dalam menimba ilmu baru.&quot; AHA .. new year resolution tahun 2010 saya temukan ...!&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 4:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Bagaimana saya telah CUKUP memberi dan membantu kesuksesan orang lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini agak sensitif karena kadang ego kita bermain. Insting saya mengatakan, saya masih kurang membantu banyak orang.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 5:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Jika tahun 2009 bisa diulang, apa yang ingin saya ubah dari tindakan saya atau keputusan-keputusan saya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So far so good, nggak ada penyesalan di 2009. Dan saya ingin menambahkan apa yang telah menjadi baik di 2010 ini.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 6:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Menilai dan menimbang kondisi di atas ... apa yang ingin saya capai di 2010?&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Step 7:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Apa yang palign membuat saya excited di tahun 2010 ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya saya sangat excited dan look forward dengan 2010 ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa NEW YEAR Resolutions teman-teman?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam FUNtastic! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tom MC Ifle&lt;br /&gt;
Penulis buku best seller Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan&lt;br /&gt;
Business, Life, and Executive Coach&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/01/new-year-resolutions.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEIBD_kEOAPoMiQYaoyAQJxXGhyptOP_4wthAv1hJ6v-UQBiw6b_uKjS9bsTfbPc61-2wH-SZx1Vb2v8fOuHsOw10MM1whHcv-Qaa-9OJLmjoH-NYrC1hp99recBXgHI5pOlDJnSQMXcw/s72-c/New+Year+Resolutions.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>24</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-7064535454964623567</guid><pubDate>Fri, 08 Jan 2010 10:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-08T18:16:43.876+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Kakek Bodoh Memindahkan Gunung</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeCvZ1W8f3G0TuMEhACEeo9TeCVet9qK-J_qwSHT7q_4NRRoSWtmRv_6LQDMQlwwxiWA3dDUw2HcANYlJ3oXZU4hRX4OQaZxZ9Gx9ClBXBvRN2RWOmjGN4v88q7Lri1Jqfx3072fPzoag/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+Kakek+Bodoh+Memindahkan+Gunung.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeCvZ1W8f3G0TuMEhACEeo9TeCVet9qK-J_qwSHT7q_4NRRoSWtmRv_6LQDMQlwwxiWA3dDUw2HcANYlJ3oXZU4hRX4OQaZxZ9Gx9ClBXBvRN2RWOmjGN4v88q7Lri1Jqfx3072fPzoag/s320/blog+motivasi+sukses,+Kakek+Bodoh+Memindahkan+Gunung.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sahabat&lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/01/antara-sukses-dan-tindakan.html&quot;&gt; blog motivasi sukses yang luar biasa&lt;/a&gt;, berikut ini adalah cerita legenda dari Tiongkok kuno. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;  Alkisah, di sebuah desa terpencil, tinggallah seorang kakek bersama dengan keluarga besarnya. Desa tempat mereka tinggal itu terletak di antara dua gunung besar. Bila keluarga sang kakek itu hendak pergi ke desa lain, mereka harus berjalan kaki berhari-hari lamanya memutari gunung. Tentu itu sangat melelahkan dan menyita banyak waktu. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Suatu saat, sang kakek tua dengan pemikirannya yang lugu dan sederhana mengemukakan tekadnya. Ia mengajak segenap keluarganya untuk bahu-membahu memindahkan gunung. Pada hari yang telah ditentukan, keluarga sang kakek pun mulai menggali tanah lereng gunung. Hari demi hari dipenuhi dengan bekerja menggali-menggali dan menggali lereng gunung. Melihat kesibukan tersebut, beberapa hari kemudian para tetangga berdatangan. Salah seorang pemuda begitu penasaran dan bertanya pada si kakek. &lt;br /&gt;
&quot;Kakek dan seluruh keluarga besar setiap hari terlihat begitu sibuk! Dari pagi sampai sore, menggali lereng gunung. Sebenarnya, apa maksud dan tujuan kakek?&quot; &lt;br /&gt;
Si kakek menghentikan kerjanya. &quot;Kami menggali untuk memindahkan gunung ini, Nak,&quot; jawabnya mantap. &lt;br /&gt;
&quot;Hah, memindahkan gunung?? Mana mungkin, Kek?!&quot; tanya si pemuda tidak percaya. &lt;br /&gt;
&quot;Gunung sebesar itu kok mau dipindahkan,&quot; lanjutnya. &quot;Kakek kan sudah tua. Saya yakin, sebelum gunung bisa dipindahkan, kakek pasti sudah meninggal lebih dulu. Dengan begitu, bukankah kakek mengerjakan sesuatu yang sia-sia belaka?&quot; &lt;br /&gt;
Si kakek menjawab dengan lantang, &quot;Kakek memang sudah tua. Tapi bila kakek meninggal, ada anak-anak yang meneruskan, ada cucu-cucu yang akan menggantikan, begitu seterusnya... Selama kami punya tekad, mau bekerja keras, penuh kesungguhan hati, dan konsisten, kakek yakin suatu hari kelak, gunung ini pasti bisa dipindahkan. Dan jalan kehidupan kita semua akan lebih mudah!&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekad si kakek dan keluarganya yang begitu kuat, menggoyahkan hati masyarakat sekitar situ. Maka, mereka pun berbondong-bondong bergantian, dengan peralatan yang seadanya, bahu membahu mulai ikut bersama-sama bekerja menggali lereng gunung itu. &lt;br /&gt;
Singkat cerita, hati para dewa di khayangan pun akhirnya tergerak ketika melihat tekad si kakek dan semangat warga desa. Kemudian, mereka sepakat membantu sang kakek untuk memindahkan gunung itu. Dan haaap, tangan para dewa sibuk melambai bekerja sama. Dalam sekejap, terjadilah keajaiban! Gunung pun berpindah tempat dan jalan terbentang luas menuju kemana pun masyarakat desa itu hendak pergi. &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Netter yang luar biasa&lt;/b&gt;, &lt;br /&gt;
Di Tiongkok, kisah legenda ini terkenal dengan sebutan &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kisah si Kakek Bodoh Memindahkan Gunung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau cerita itu hanya sekadar legenda, namun pesan moral tentang &lt;b&gt;kekuatan tekad dan kesungguhan hati &lt;/b&gt;ini sungguh luar biasa!! Kita tahu, kemajuan peradaban manusia tidak akan seperti sekarang, jika dunia ini tidak dihuni oleh manusia-manusia yang memiliki tekad seperti kakek tua tadi. Saat ini, tak terhitung jumlah penemuan baru dan teknologi modern sebagai karya-karya spektakuler dari manusia-manusia bertekad baja. Sulit dibayangkan, apa jadinya dunia ini jika tidak ada manusia-manusia yang memiliki cita-cita besar, tekad membaja, konsistensi, dan persistensi yang luar biasa. &lt;br /&gt;
Legenda di atas mengajarkan kepada kita, bahwa k&lt;b&gt;emajuan pribadi-pribadi, kemajuan masyarakat, dan kemajuan sebuah bangsa sangat dipengaruhi oleh kekuatan tekad. Tekad merupakan sumber motivasi yang menggerakkan manusia menuju cita-citanya. Tekad merupakan kekayaan sekaligus modal bagi kemajuan dan kemakmuran&lt;/b&gt;. Bagi mereka yang memiliki tekad yang sangat kuat, tidak ada yang mustahil di dunia ini. &lt;i&gt;Nothing is impossible under the sun&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;
Selama memiliki tekad, kesungguhan hati, keyakinan dan konsistensi, kita akan mampu mewujudkan apa yang kita cita-citakan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Miliki tekad dan ciptakan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin&lt;/b&gt;! &lt;br /&gt;
Salam sukses, LUAR BIASA!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Andrie Wongso&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/01/kakek-bodoh-memindahkan-gunung.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeCvZ1W8f3G0TuMEhACEeo9TeCVet9qK-J_qwSHT7q_4NRRoSWtmRv_6LQDMQlwwxiWA3dDUw2HcANYlJ3oXZU4hRX4OQaZxZ9Gx9ClBXBvRN2RWOmjGN4v88q7Lri1Jqfx3072fPzoag/s72-c/blog+motivasi+sukses,+Kakek+Bodoh+Memindahkan+Gunung.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>22</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-3848458336627163652</guid><pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-04T16:58:11.453+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Sukses</category><title>Antara Sukses dan Tindakan</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq8rwFjbK_TZsZoz19Az6W0TgiuxLktDxz1eBcLrjImdhhuCvRbLsdRTadHuVbtx_N_BU-dYR3g7qIwpye-AvBPWB9rjeuAr0mbjnQ9Yd-ai9eGKb4GAU5O3mXqCC_auBv4jOo-C8DsHo/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+sukses+dan+tindakan.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq8rwFjbK_TZsZoz19Az6W0TgiuxLktDxz1eBcLrjImdhhuCvRbLsdRTadHuVbtx_N_BU-dYR3g7qIwpye-AvBPWB9rjeuAr0mbjnQ9Yd-ai9eGKb4GAU5O3mXqCC_auBv4jOo-C8DsHo/s320/blog+motivasi+sukses,+sukses+dan+tindakan.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak; dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil kosekuensi (Jawaharlal Nehru) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesuksesan. Semua orang pasti menginginkan kesuksesan. Dengan kesuksesan maka kehidupan akan berubah dan jalan kebahagiaan menjadi begitu mudah diraih. Jika berbicara mengenai kesuksesan maka kita akan mendapati dua orang yang sangat jauh berbeda. Mereka dinamakan pemenang dan pecundang. Perbedaan mendasar antara pemenang dan pecundang adalah tindakan. Pemenang adalah mereka yang melakukan apa yang dikatakan sedangkan pecundang hanya mengatakan apa yang akan mereka lakukan tanpa bertindak. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau ditanyakan ke setiap orang apakah mereka menginginkan kesuksesan, pastilah setiap orang orang menjawab YA. Tetapi kalau ditanyakan tindakan apa yang telah mereka lakukan untuk meraih sukses? Jawabannya TIDAK ADA. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa orang tidak berani bertindak? TAKUT. Takut gagal, takut diremehkan, takut tidak ada yang mendukung, dan takut-takut lainnya. Mereka hanya membayangkan hal-hal buruk tanpa pernah memikirkan sebuah peluang untuk berhasil. Ingat selalu bahwa apa yang anda pikirkan akan menjadi kenyataan. Jika anda berpikir sukses maka sukses akan menghampiri Anda. Sebaliknya jika Anda berpikir gagal, kegagalanlah yang akan Anda temui. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesuksesan hanya bisa diraih dengan melakukan sesuatu. Kesuksesan tidak akan datang jika kita hanya memimpikannya saja. Hanya para pemenang yang berani mengambil tindakan untuk meraih kesuksesan dan mewujudkan impian. Sebuah tindakan pastilah menghasilkan konsekuensi, entah itu keberhasilan atau kegagalan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya masih ingat ketika menghadiri seminar di &quot;Action Coach&quot;. Di sana ada testimoni bagaimana sebuah peluang untuk mendapatkan sebuah waralaba asing hilang hanya dalam waktu 5 menit. Alasannya sih simple, orang yang bersangkutan keluar sebentar dari ruangan, untuk menelepon temannya untuk menanyakan apakah waralaba ini berpotensi atau tidak. Sebenarnya ia tahu bagaimana besarnya peluang bisnis waralaba, apalagi yang sudah terkenal. Pastinya, menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Namun ia takut mengambil tindakan, karena ini berarti akan menghabiskan seluruh tabungannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhir kata, para sahabat, ingatlah selalu bahwa kesuksesan hanya menghampiri para pekerja keras dan tidak akan menghampiri para pemimpi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Take action miracle happen, no action nothing happen. &lt;br /&gt;
Take Action Now !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Ace Ruhyat&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2010/01/antara-sukses-dan-tindakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq8rwFjbK_TZsZoz19Az6W0TgiuxLktDxz1eBcLrjImdhhuCvRbLsdRTadHuVbtx_N_BU-dYR3g7qIwpye-AvBPWB9rjeuAr0mbjnQ9Yd-ai9eGKb4GAU5O3mXqCC_auBv4jOo-C8DsHo/s72-c/blog+motivasi+sukses,+sukses+dan+tindakan.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-611659186238778562</guid><pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-29T18:40:54.363+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Think Like A Child</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5etIJTCNxuxrFKqRd4LWnCRnGWi_44l7oYca8dbjDPUqdF93zH9k_BGPzC008Ei3F9s2knmA_Xej4uweNR2GpCd2-f9mdxUsRagSGxpDDlHP8HfSiyH28jgOhgAv0ZcnBksv99oMCyE/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+think+like+a+child.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5etIJTCNxuxrFKqRd4LWnCRnGWi_44l7oYca8dbjDPUqdF93zH9k_BGPzC008Ei3F9s2knmA_Xej4uweNR2GpCd2-f9mdxUsRagSGxpDDlHP8HfSiyH28jgOhgAv0ZcnBksv99oMCyE/s320/blog+motivasi+sukses,+think+like+a+child.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sasha, anak saya yang pertama, punya sebuah “buku impian” yang ditulis diam2 di kamarnya. Kemarin, saya memperoleh privilege untuk membaca buku impian nya. Dan saya cukup kaget dengan apa yang ditulis anak saya. Isinya dahsyat. Mulai dari nama SMP favorit (dengan tulisan besar2 dibawahnya: Diterima!), nilai yang ingin dicapai lulus SD nanti, dengan siapa dia ingin menikah (ya, padahal dia baru 11 tahun), keinginan punya pesawat terbang sendiri, rumah di Hollywood dan Itali, bahkan dicantumkan juga punya uang sebesar $ 96 trilyun. Ya, dia menulis dalam dollar dan nol dua belas. Bapak nya saja tidak berani bermimpi se-dahsyat itu. Hampir saja saya nyletuk: “Emang kamu siapa? Paris Hilton?”&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya jadi teringat cerita ikon internet marketing Indonesia, Anne Ahira, sewaktu mengikuti seminar internet marketingnya beberapa waktu lalu. Ahira kecil juga adalah pengkhayal yang hebat. Saking ingin nya keliling dunia, ia pernah menempelkan foto diri nya di kalender yang berisi gambar2 kota dunia. Jadi waktu kecil Ahira sudah punya “foto” dirinya didepan obyek wisata dunia, seperti misalnya di depan Golden Gate, Menara Eiffel, dsb. Gambar-gambar tadi di fotocopy dan ditempel di dinding. Ahira kecil ngotot, sekalipun Ibu nya mencoba meyakinkan bahwa keliling dunia hanyalah mimpi bagi anak seorang buruh pabrik dan penjual gado-gado.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan belakangan, Ahira dan Ibu nya menangis terharu setelah melihat foto Ahira yang dimuat di Kompas yang menggambarkan dia sedang di depan Golden Gate. Pose nya sama persis dengan foto khayalan Ahira sewaktu kecil. Luar biasa. Thoughts become Things.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran anak-anak memang sangat jernih. Saya yakin sewaktu kecil kita semua berani bermimpi dengan segala kepolosan kita. Tanpa ada ketakutan-ketakutan apakah mimpi kita akan menjadi nyata atau tidak. Barangkali konsep-konsep seperti: berpikir positif, law of attractions, dsb. sebenarnya sudah diinstall oleh Tuhan di otak kita semua sejak kita lahir. Hanya lambat laun pikiran jernih tadi hilang. Hingga saat kita dewasa, seringkali sangat sulit untuk diinstall ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak berpikir dengan cara yang berbeda dengan kita. Ada sebuah cerita, seorang konsultan yang sedang membantu memecahkan masalah di sebuah perusahaan yang sudah listed di bursa suatu ketika ikut menghadiri manajemen meeting untuk memecahkan suatu masalah. Sang konsultan membuat sebuah titik di papan tulis. Dan bertanya:“gambar apa ini?“. Seluruh anggota manajemen kompak dengan jawaban:“sebuah titik hitam di papan tulis putih“. Sang konsultan tiga kali mengulang pertanyaan yang sama, dan mendapat jawaban yang sama. Sang konsultan pun geleng-geleng kepala.“Kemarin saya menanyakan pertanyaan yang sama di sebuat TK, dan mendapat 50 jawaban yg berbeda...“ Ya, bagi anak-anak, titik hitam tadi dapat menjadi mata seekor burung, bola semut, lalat nemplok, dsb. Kreatifitas para pemimpin puncak perusahaan tadi kalah jauh dengan anak TK. Padahal kreatifitas sangat diperlukan dalam memecahkan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak heran jika Picasso sampai pernah berkata: &quot;Every child is an artist. The challenge is to remain an artist after you grow up&quot;. Ya, pelan-pelan kita berubah menjadi orang dewasa dengan meniadakan kehebatan cara berpikir anak-anak yang super kreatif itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut pengamatan saya, anak-anak ternyata selalu menerapkan 3B yang seringkali sudah kita lupakan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Berimajinasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Anak-anak adalah gudang nya imajinasi. Hari ini mereka bisa menjadi guru, besok menjadi perawat, besok lagi menjadi pembalap, dsb. Hari ini bisa perang-perangan di tengah hutan, besok bisa di dalam pesawat angkasa. Imajinasi ternyata sangat penting dalam dunia pemasaran. Saya teringat cerita salah seorang teman saya yang pekerjaannya seorang marketer. Sebelum merumuskan strategi marketing. Bahkan jauh pada saat produk baru sedang di rumuskan, tim mereka berimajinasi. Misalnya dengan membayangkan bahwa produk tadi adalah sesosok manusia. Berapa umurnya, apa hobby nya, pekerjaanya, kemana kalau “hang-out”, minumnya apa, makanya apa, dst. Ini yang kemudian menjadi bahan untuk mengembangkan materi-materi iklan. Karena sudah memiliki imajinasi tentang “karakter“ produk tadi, maka penyusunan program marketing menjadi lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat anak-anak, tidak ada yang tidak mungkin. Imajinasi mereka spontan dan tidak terlalu memikirkan “the how” nya. Karena bagi anak-anak semuanya mungkin terjadi. Justru orang dewasa yang sering “menyabotase” pikiran jernih mereka dengan kata2: “ah, mana mungkin”.Bayangkan kalau cara berimajinasi anak-anak ini kita terapkan dalam menetapkan visi kita kedepan. Kita tidak akan diganggu dengan pikiran-pikiran negatif “ah mana mungkin” tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Bermain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Bagi anak-anak semuanya hanyalah permainan. Dengan demikian tidak ada “masalah” bagi anak-anak. Semua hal bisa dilihat dari sisi yang menyenangkan. Lihat saja, sewaktu bencana banjir di Jakarta yang baru lalu, anak-anak yang justru ceria bermain di tengah banjir. Anak-anak lebih pandai melihat sisi menyenangkan dari setiap “persoalan”. Coba kalau ini kita terapkan dalam keseharian. Betapa “persoalan” akan lebih mudah kita hadapi. Semua menjadi permainan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya dulu punya teman yang hampir putus asa karena punya banyak hutang. Saya juga sudah bingung mau ngomong apa. Ketika saya ucapkan kata-kata:” its just a game man …”, ternyata dia langsung bangkit kembali. Dia mendapat inspirasi bahwa bisnis yg dia jalani toh hanyalah permainan. Bahwa skor nya saat ini minus, hanyalah skor, dan mulai sekarang dia bisa bermain lebih bagus untuk mendapay skor yang lebih besar. Its just a game. And its fun!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Siapa bilang anak-anak malas belajar. Justru mereka belajar setiap waktu. Saya pernah baca berita suatu penelitian di MIT yang menyimpulkan bahwa cara belajar anak2 itu seperti para scientist. Mereka sangat tertarik hubungan kausalitas. Bagaimana kalau saya melakukan ini, apa reaksi nya. Ini adalah dasar eksperimen. Dan banyak eksperimen yang mereka lakukan. Bagaimana kalau mobil-mobilan ini ban nya dicopot? Bagaimana kalau rambut boneka Barbie ini dipotong, dsb. Rasa ingin tahu yang besar ini, sebenarnya bisa menjadi pendorong kesuksesan yang luar biasa jika kita pertahankan hingga dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak belajar secara alamiah untuk menjadi lebih baik. Seorang bayi yang belajar berjalan, setiap kali jatuh akan bangkit kembali. Berapa kali seorang anak terjatuh dari sepeda? Apakah dia akan berhenti dan meratap. Tidak, dia akan tertawa, bangkit lagi, dan bersepeda lebih baik. Ini adalah proses belajar yang luar biasa. Berani mencoba, berani jatuh dan berani mengevaluasi diri, ini yang sayangnya sering hilang pada saat kita menjadi manusia dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, kalau Anda sekarang adalah anak-anak, Anda mau menjadi siapa? Menjadi Spiderman? Batman? Donald Trump? Atau mau jadi Paris Hilton? Selamat berimajinasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fauzi Rachmanto&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/think-like-child.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5etIJTCNxuxrFKqRd4LWnCRnGWi_44l7oYca8dbjDPUqdF93zH9k_BGPzC008Ei3F9s2knmA_Xej4uweNR2GpCd2-f9mdxUsRagSGxpDDlHP8HfSiyH28jgOhgAv0ZcnBksv99oMCyE/s72-c/blog+motivasi+sukses,+think+like+a+child.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>14</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6042352551699697032</guid><pubDate>Fri, 25 Dec 2009 05:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-25T13:00:50.278+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Rahasia Menyelesaikan Masalah Secara Efektif</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNYzZtrljug_Sk-T9eATBYKg8KrYdKbmF0w6VrqRCckhgc_Fexjm0qB2lIjjY2IKxZqW8jJSVkW3H-iQOUxWrWdO-7StjAoGQ0t2hhm8YpXeclISA8dfuae0Lf4857qfOQVAbBrLrg4B8/s1600-h/Rahasia+Menyelsaikan+Masalah+Secara+Efektif,+Blog+motivasi+sukses.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNYzZtrljug_Sk-T9eATBYKg8KrYdKbmF0w6VrqRCckhgc_Fexjm0qB2lIjjY2IKxZqW8jJSVkW3H-iQOUxWrWdO-7StjAoGQ0t2hhm8YpXeclISA8dfuae0Lf4857qfOQVAbBrLrg4B8/s320/Rahasia+Menyelsaikan+Masalah+Secara+Efektif,+Blog+motivasi+sukses.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sahabat &lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/fokuslah-maka-impian-kesuksesan-sangat.html&quot;&gt;&lt;b&gt;blog motivasi sukses&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, si Budi, karyawan sebuah perusahaan manufaktur elektronik baru saja mendapatkan promosi kenaikan golongan tahun ini. Tadinya, hanya seorang “Assiten supervisor”, kini menjadi “Supervisor penuh”. Masa kerjanya sudah lebih dari dua tahun dan kinerjanya yang baik, cukup menjadi alasan mengapa si Manajer memberikan “bonus” berupaka kenaikan golongan di tahun ini.&lt;span id=&quot;more-92&quot;&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Tetapi, bukan berarti si Budi bisa berleha-leha. Ada banyak project yang dilimpahkan kepadanya, bahkan bulan depan ia telah ditunjuk sebagai “project leader” untuk sebuah proyek peningkatan kualitas produk.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Nah, disinilah Budi mengalami beberapa hambatan. Ia tadinya berfikir bahwa menjadi “project leader” hanya perlu komunikasi dan komunikasi. Oh ! Ternyata tidak, banyak hal dilapangan yang tidak sesuai dengan perencanaan yang dibuat bersama tim. Ia harus merumuskan kembali, menganalisa masalah, memperbaiki dan membuat terobosan-terobosan baru. &lt;br /&gt;
Haiiya…! Dan, Budi berhasil.&lt;br /&gt;
Apa kuncinya? Budi menggunakan pendekatan P-D-C-A sebagai proses penyelesaian masalah. Dalam bahasa pengendalian kualitas, P-D-C-A dapat diartikan sebagai proses penyelesaian dan pengendalian masalah dengan pola runtun dan sistematis. Secara ringkas, ia berarti:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. P (PLAN = Rencanakan)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Artinya merencanakan SASARAN (GOAL=TUJUAN) dan PROSES apa yang dibutuhkan untuk menentukan hasil yang sesuai dengan SPESIFIKASI tujuan yang ditetapkan. PLAN ini harus diterjemahkan secara detil dan per sub-sistem.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. D (DO= Kerjakan)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Artinya MELAKUKAN perencanaan PROSES yang telah ditetapkan sebelumnya. Ukuran-ukuran proses ini juga telah ditetapkan dalam tahap PLAN.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. C (CHECK=Evaluasi)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Artinya melakukan evaluasi terhadap SASARAN dan PROSES serta melaporkan apa saja hasilnya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. A (ACT = Menindaklanjuti)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Artinya melakukan evaluasi total terhadap hasil SASARAN dan PROSES dan menindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan. Proses ACT ini sangat penting artinya sebelum kita melangkah lebih jauh ke proses perbaikan selanjutnya.&lt;br /&gt;
Nah, bagaimana dengan Anda, apakah di perusahaan Anda sudah melakukan hal yang serupa? Selain PDCA, masih banyak lagi problem solving process method yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh: Nurhadi&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/rahasia-menyelsaikan-masalah-secara.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNYzZtrljug_Sk-T9eATBYKg8KrYdKbmF0w6VrqRCckhgc_Fexjm0qB2lIjjY2IKxZqW8jJSVkW3H-iQOUxWrWdO-7StjAoGQ0t2hhm8YpXeclISA8dfuae0Lf4857qfOQVAbBrLrg4B8/s72-c/Rahasia+Menyelsaikan+Masalah+Secara+Efektif,+Blog+motivasi+sukses.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>9</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-5658517444682818982</guid><pubDate>Wed, 23 Dec 2009 10:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-23T18:44:56.452+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Sukses</category><title>Fokuslah Maka Impian Kesuksesan Sangat Dekat dan Semakin Nyata</title><description>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVv26e11NfFCg6BtSOy7i-ZieA7jimyPidXU-NAEMAkas9c97zONcgjBKozwDTAj4mBWu1SxzUSt7aWw_j5jWOnWn4zOkfuf74Je0NkNx3pMnRDyln1PTkGEZIhC8E0hqn7iJqdalUb2E/s1600-h/blog+motivasi+sukses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVv26e11NfFCg6BtSOy7i-ZieA7jimyPidXU-NAEMAkas9c97zONcgjBKozwDTAj4mBWu1SxzUSt7aWw_j5jWOnWn4zOkfuf74Je0NkNx3pMnRDyln1PTkGEZIhC8E0hqn7iJqdalUb2E/s320/blog+motivasi+sukses.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Setiap manusia bisa menjadi sukses karena sukses itu adalah pilihan untuk kita. Banyak orang yang menginginkan sukses namun tidak banyak orang yang benar-benar bertindak untuk sukses. Diantara mereka yang belum berani bertindak ternyata mereka memiliki kesulitan untuk focus dalam bertindak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu mari kita renungkan sejenak, bagaimana kita mengarahkan focus sehingga itu sangat berguna untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Fokus membutuhkan tujuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Bukan focus jika tidak ada tujuan. Oleh karenanya mulai hari ini, tentukan tujuan kesuksesan yang anda tujuan dengan lebih spesifik. Apakah anda ingin sukses dalambentuk mobil pribadi yang baru apakah anda menginginkan sukses itu dalam bentuk Rumah atau jabatan atau apapun yang dapat anda impikan secara jelas dan nyata. Jika tujuan anda belum jelas maka perjelaslah. Karena bola hanya dapat disarangkan menuju gawang menuju GOL jika gawangnya sudah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Fokus membutuhkan keberanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencapai focus membutuhkan keberanian. Karena keberanian ini yang menghasilkan tindakan. Lantas bagaimana keberanian ini dapat dihasilkan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara cara untuk mencapai keberanian adalah setelah anda mengetahui tujuan. Dengan mengetahui tujuan maka dengan sendirinya keberanian itu akan datang. Karena tujuan menghasilkan motivasi anda untuk mencapainya dan motivasi akan menghasilkan keberanian anda untuk bekerja dan bertindak segera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Fokus membutuhkan Waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fokus membutuhkan waktu. Tidak ada yang instant dalam kesuksesan begitu pula kefokusan. Anda mungkin akan kehilangan waktu keluarga anda untuk sementara.Anda mungkin akan kehilangan waktu anda untuk bercanda. Namun ketika anda tidak menyisihkan waktu untuk focus dalam kesuksesan anda maka kesuksesan itu tidak pernah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Fokus memiliki Godaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika anda focus pastinya godaan itu pasti ada. Godaan yang ada disamping anda. Godaan untuk sukses yang lebih dari anda rencanakan. Berhati-hatilah banyak orang yang kehilangan kefokusan karena godaan. Tak jarang dari para pekerja yang kehilangan focus nya untuk mencapai level manajer karena gaji yang tak seberapa di perusahaan yang lainnya, padahal di perusahaan tersebut dia pun harus merintis ulang fokusnya dari bawah. Tak sedikit pula para pebisnis yang belum mencapai kesuksesannya kemudian beralih ke bisnis lainnya karena tergiur dengan euphoria kesuksesan bisnis yang belum dia ketahuinya. Mereka menjual impian dan kefokusan yang telah dibangun untuk euphoria bisnis sesaat. Berhati-hatilah karena kebanyakan godaan ini yang menghancurkan focus kesuksesan anda. Jika ketika anda sudah focus dalamtujuan anda sekarang kemudian anda mendapatkan godaan dari sang Penggoda ,maka renungkan sejenak apakah kita sudah siap untuk menghancurkan semua focus dan rencana yang telah kita curahkan hanya untuk mendapatkan impian dan kesuksesan baru yang ditawarkan sang Penggoda tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Fokus memiliki Pengorbanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesuksesan membutuhkan pengorbanan. Dan focus sebagai tool awal untuk sukses pun juga memiliki pengorbanan. Tidak sekedar waktu, dan konsentrasi fikiran semata yang kita korbankan. Namun juga keikhlasan untuk kehilangan sejenak impian-impian lainnya dari fikiran kita dari impian yang sudah kita rencanakan. Jangan sampai impian lain di dalam fikiran membuyarkan kefokusan yang sudah kita rencanakan. Ikhlaskan semua. Sehingga kita semakin focus kepada impian yang telah kita rencanakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat blog motivasi sukses,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kefokusan begitu sederhana. Yang kita butuhkan hanyalah konsentrasi penuh kepada tujuan kita. Sehingga kita berdoa ,bekerja dan kemudian berdoa kembali agar tujuan tersebut dapat kita raih. Sesederhana itu kefokusan. Sedangkan hal yang tadi dipaparkan adalah cara untuk membangkitkan kefokusan dari dalamdiri kita sendiri. Karena kefokusan berasal dari dalam diri maka semua kendali ada di hati dan fikiran kita masing-masing. Ketika focus kita hancur dan impian kita tidak berhasil didapatkan maka sadarilah bukan orang lain yang menghancurkan focus kita,namun kitalah yang tergoda untuk menghancurkan focus kita sendiri, karena focus itu berasal dari diri kita dan bukan dari orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga tulisan sederhana ini memberikan banyak manfaat untuk kita semua.&lt;br /&gt;
Selamat berakhir pekan dan Salam berbagi senantiasa dari saya, Iwan Ketan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A.Setiawan&lt;br /&gt;
Keep on Smile to Face the World&lt;br /&gt;
Life Learner,Trainer &amp;amp; Motivator&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/fokuslah-maka-impian-kesuksesan-sangat.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVv26e11NfFCg6BtSOy7i-ZieA7jimyPidXU-NAEMAkas9c97zONcgjBKozwDTAj4mBWu1SxzUSt7aWw_j5jWOnWn4zOkfuf74Je0NkNx3pMnRDyln1PTkGEZIhC8E0hqn7iJqdalUb2E/s72-c/blog+motivasi+sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>15</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-6948958320453567760</guid><pubDate>Mon, 21 Dec 2009 10:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-21T18:02:25.046+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Sukses</category><title>Maju Terus dan Berani Gagal</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGOQcT8eMwO9jF7K5pkY4gaKLVpK624o9f4FK-JgY4SkGB4Bi8tAncmf2NCIt0-3q96o2N3J655_arSoZ36uVtucWuOVko5ysdnHAyx35Okmzjra08oYkA78BZiFFPCVK8O29TXlElHh0/s1600-h/blog+mtivasi+sukses,+berani+gagal.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGOQcT8eMwO9jF7K5pkY4gaKLVpK624o9f4FK-JgY4SkGB4Bi8tAncmf2NCIt0-3q96o2N3J655_arSoZ36uVtucWuOVko5ysdnHAyx35Okmzjra08oYkA78BZiFFPCVK8O29TXlElHh0/s320/blog+mtivasi+sukses,+berani+gagal.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span id=&quot;goog_1261447427896&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1261447427897&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/&quot;&gt;&lt;/a&gt;PERNYATAAN John. F. Kennedy ini saya yakini kebenarannya. Itu bukan sekedar retorika, tetapi memang sudah terbukti dalam perjalanan hidup saya. Gagal total itulah awal karier bisnis saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhir 1981, saya merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan. Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya kemudian mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis tersebut saya jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi peminat - hanya 2 orang - sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama dapat membuka cabang di ratusan kota, dan menjadi lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan itu adalah sebuah kata yang tidak begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses dari pada melihat orang yang gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, bila Anda seorang entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha, maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan berharap pula orang di sekitar anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap juga semua sahabat masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda akan mendapat dukungan moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang akan meminjami uang sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa saya melukiskan gambaran yang begitu buruk bagi seorang entrepreneur yang gagal? Begitulah masyarakat kita, cenderung memuji yang sukses dan menang. Sebaliknya, menghujat yang kalah dan gagal. Kita sebaiknya mengubah budaya seperti itu, dan memberikan kesempatan kepada setiap orang pada peluang yang kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut pengalaman saya, apabila orang gagal, maka tidak ada gunanya murung dan memikirkan kegagalannya. Tetapi perlu mencari penyebabnya. Dan justru kita harus lebih tertantang lagi dengan usaha yang sedang kita jalani yang mengalami kegagalan itu. Saya sendiri lebih suka mempergunakan kegagalan atau pengalaman negatif itu untuk menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah tentu, kasus kegagalan dalam bisnis maupun dunia kerja, saat krisis ekonomi kian merebak dan bertambah. Ribuan orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kehilangan mata pencahariannya. Sungguh ironis, seperti halnya kita, suka atau tidak suka, setiap manusia pasti akan mengalami berbagai masalah, bahkan mungkin penderitaan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang entrepreneur, sebaiknya jangan sampai terpuruk dengan kondisi dan suasana seperti itu. Kita harus berani menghadapi kegagalan, dan ambil saja hikmahnya (kejadian dibalik itu). Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan kita, serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Untuk mengajarkan kita menjadi gagah, tatkala lemah. Menjadi berani ketika kita takut. Itu sebabnya mengapa saya juga sepakat dengan pendapat Richard Gere, aktor terkemuka Hollywood, yang mengatakan bahwa kegagalan itu penting bagi karier siapapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa demikian? Karena selama ini banyak orang membuat kesalahan sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Justru sebaliknya, kita seharusnya menganggap kegagalan itu dapat mendatangkan hasil. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa sebab dari kegagalan itu sendiri. Pertama, kita ini sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah. Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita. Ketiga, biasanya kita terlalu &quot;melankolis&quot; dan suka memvonis diri terlebih dahulu, bahwa kita ini dilahirkan dengan nasib buruk. Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau atau tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mengetahui sebab kegagalan itu, tentunya akan membuat kita yakin untuk bisa mengatasinya. Bila kita mengalami sembilan dari sepuluh hal yang kita lakukan menemui kegagalan, maka sebaiknya kia bekerja sepuluh kali lebih giat. Dengan memiliki sikap dan pemikiran semacam itu, maka akan tetap menjadikan kita sebagai sosok entrepreneur yang selalu optimis akan masa depan. Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Purdi E Chandra&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/maju-terus-dan-berani-gagal.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGOQcT8eMwO9jF7K5pkY4gaKLVpK624o9f4FK-JgY4SkGB4Bi8tAncmf2NCIt0-3q96o2N3J655_arSoZ36uVtucWuOVko5ysdnHAyx35Okmzjra08oYkA78BZiFFPCVK8O29TXlElHh0/s72-c/blog+mtivasi+sukses,+berani+gagal.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>15</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-8386041076355803373</guid><pubDate>Sun, 20 Dec 2009 04:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-20T12:45:17.259+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">HIkmah Kehidupan</category><title>Tempat Berguru Petani dan Peternak Sapi</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUcVD6ELBcEEHqwOl0NV_N4uCtRQKmg5OSull4wRg8qbYyvHSqoltdFmO1SM1Ya4qVw0t5HDrECzKND8ik4nyizJdrr8KOrXaxY6S4VdVmEd0KcWf_IU4laQjqAs5Q690AYLQ86dya8cU/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUcVD6ELBcEEHqwOl0NV_N4uCtRQKmg5OSull4wRg8qbYyvHSqoltdFmO1SM1Ya4qVw0t5HDrECzKND8ik4nyizJdrr8KOrXaxY6S4VdVmEd0KcWf_IU4laQjqAs5Q690AYLQ86dya8cU/s320/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sahabat &lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/10-kekuatan-dahsyat-manusia.html&quot;&gt;&lt;b&gt;blog motivasi sukses&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, ada sebuah kisah yang patut anda simak, asal petani punya tekad kuat dan berani mengubah pola penggunaan pupuk dari anorganik ke organik, niscaya hasilnya jauh lebih memuaskan. Selain ramah lingkungan, biaya pertanian yang menggunakan pupuk/pestisida organik jauh lebih hemat ketimbang menggunakan pupuk kimia. Subsidi pemerintah terhadap pengadaan pupuk akan berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermodal tekad inilah, Danto Pramonosidi merintis pertanian organik, dipadukan dengan peternakan dan pembibitan sapi. Dari Peternakan Sapi/Lembu An-Nuur di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dia bangun tahun 2001, Danto mencoba mewujudkan impiannya, melepaskan belenggu bahan kimia dari pertanian.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Tahun 1999 saya pensiun dini sebagai kontraktor di sebuah BUMN karena diminta orangtua pulang ke kampung. Mulai saat itu saya berpikir bagaimana meningkatkan sumber daya manusia pedesaan agar bisa sejahtera lahir dan batin,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia sempat terjun sendiri, berkutat di kandang sapi di lahan seluas 2.000 meter persegi, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik dan urine sapi menjadi pestisida organik. lalu berkuliah untuk menambah ilmu tentang lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasilnya tidak sia-sia. Tahun 2005 Danto menemukan model peternakan sapi terpadu dengan pertanian dan sarat dengan kewirausahaan. Tak hanya memproduksi pupuk dan pestisida organik, Danto juga memberikan contoh kepada peternak sapi cara mengelola kandang sapi yang bebas polusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan manfaat besar dari peternakan dan pertanian terpadu itu, Danto pun berbagi ilmu dengan para petani, peternak sapi, penyuluh pertanian, termasuk para mahasiswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Menularkan model &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak 2005 ia mendirikan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (P4S) serta membuka program magang bagi petani dan mahasiswa. Berbagai pengalaman, mulai dari beternak sapi hingga ke pembibitan sapi, mengelola kotoran sapi padat dan cair menjadi pupuk dan pestisida, serta menggunakan pupuk dan pestisida organik ke lahan pertanian padi sehingga menghasilkan produk pertanian organik, ditularkannya. Ia juga mengajarkan bagaimana kotoran sapi diolah menjadi biogas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimulai dari kelompok tani di desanya, Danto menularkan model peternakan dan pertanian terpadu hingga ke Kabupaten Sukoharjo. Ratusan petani berbagai kelompok tani dari Kabupaten Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, Klaten, dan daerah-daerah lainnya di Jateng, Padang, dan Lombok, pernah magang di P4S.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Biasanya mereka yang menentukan waktu magang. Materinya juga tergantung permintaan yang mau magang. Paling banyak pertanian dan peternakan. Ada juga yang tertarik kewirausahaan,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didukung petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Sukoharjo serta sejumlah dosen di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dan Universitas Islam Batik Surakarta, hingga kini Danto menyelenggarakan program magang dan pendidikan, memperkenalkan pupuk dan pestisida organik, meyakinkan petani untuk beralih ke pertanian organik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Kandang bebas polusi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awal memulai peternakan sapi, kotoran sapi (letong) hanya ditumpuk dan dikumpulkan di kandang sehingga sering diprotes tetangga. Mengatasi polusi dari peternakan sapi, tahun 2002 Danto memutuskan kuliah di Program Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dari sini dia mendapatkan ilmu beternak sapi yang ramah lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak tahun 2003 ia menerapkan pola peternakan dan pembibitan sapi dengan lingkungan yang bersih, bebas polusi. Hasilnya, dari 7 sapi betina, kini ia memiliki 42 ekor sapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga mulai mengolah kotoran sapi menjadi pupuk padat dan cair serta mengolah urine menjadi pestisida. Hasilnya digunakan di lahan sawah sekitar 1,9 hektar. ”Saya mencoba pupuk dan pestisida organik di sawah sendiri. Menghilangkan sisa-sisa kimia memang tidak secepat itu. Untuk mencapai mutu panen yang sama dengan pupuk kimia, setidaknya harus melewati enam kali panen,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat ketabahannya, lahan pertaniannya pun bebas dari bahan kimia. Beras organik di pasaran dijual sekitar Rp 8.000 per kilogram, sedangkan harga beras biasa hanya sekitar Rp 6.000 per kilogram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak tahun 2005 Danto mulai memperkenalkan model peternakan dan pertanian terpadu ini. Ia juga memproduksi pupuk organik dan pestisida cair, yang diberi nama Ursa Plus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meyakinkan petani meninggalkan pupuk dan pestisida kimia dan beralih menggunakan pupuk dan pestisida organik, Danto bekerja sama dengan sejumlah kelompok tani di Sukoharjo menerapkan pertanian organik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya memang tidak mudah mengajak petani beralih ke pupuk organik. Selama dua tahun lebih hanya beberapa petani yang tertarik menggunakan pupuk dan pestisida organik, itu pun belum 100 persen. Namun, Danto dan sejumlah pemimpin kelompok tani tak menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petani terus diyakinkan walau membutuhkan waktu lima hingga enam kali panen untuk menghilangkan sisa-sisa kimia dari lahan pertanian. Alhasil, tahun 2008 petani mulai melirik pupuk organik. Kendati masih mencampur dengan pupuk kimia, sejumlah kelompok tani di Sukoharjo secara bertahap menggunakan pupuk dan pestisida organik. Pada masa tanam tahun 2009 beberapa petani yang pernah magang di tempatnya, memutuskan berhenti menggunakan pupuk dan pestisida kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari lima tahun menggeluti peternakan dan pertanian terpadu membuat Danto memiliki impian ”mengindonesiakan sapi”. Model peternakan sapi terpadu ini kelak bisa mencukupi kebutuhan daging sapi di dalam negeri, dan bahkan bisa mengekspor sapi ke luar negeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Sonya Hellen Sinombor&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/tempat-berguru-petani-dan-peternak-sapi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUcVD6ELBcEEHqwOl0NV_N4uCtRQKmg5OSull4wRg8qbYyvHSqoltdFmO1SM1Ya4qVw0t5HDrECzKND8ik4nyizJdrr8KOrXaxY6S4VdVmEd0KcWf_IU4laQjqAs5Q690AYLQ86dya8cU/s72-c/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-5624188342133212033</guid><pubDate>Tue, 15 Dec 2009 12:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-15T20:45:20.885+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rahasia kehidupan</category><title>Apa Makna Persahabatan Bagi Anda?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzWZSztKW_IpaGCnsPZ_DUha2Shsei9hLA7UlA5aV4jZ9zp9U4c56IFPBJExQb1Q18uJ8QZsZ5FzBVuHYAgny7Zj9VfDfAGrh1YK8dwicPwTGEOFeaZDesRq_LyY5ReBgjXdFHK2N5ako/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+makna+persahabatan2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzWZSztKW_IpaGCnsPZ_DUha2Shsei9hLA7UlA5aV4jZ9zp9U4c56IFPBJExQb1Q18uJ8QZsZ5FzBVuHYAgny7Zj9VfDfAGrh1YK8dwicPwTGEOFeaZDesRq_LyY5ReBgjXdFHK2N5ako/s320/blog+motivasi+sukses,+makna+persahabatan2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sahabat &lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/apa-makna-persahabatan-bagi-anda.html&quot;&gt;&lt;b&gt;blog motivasi sukses&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang luar biasa, beberapa saat yang lalu, saya menerima undangan dari Mayjen Bambang Suranto untuk memberi seminar motivasi di SESKOAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat) di Bandung, Jawa Barat. Karena acara akan berlangsung jam 10 pagi, maka pada pukul setengah enam pagi, saya pun bersiap-siap berangkat ke Bandung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ke luar rumah, sopir sudah menyiapkan mobil yang sudah terisi dengan barang2. Karena satu dan lain hal, mobil yang tadinya akan digunakan harus diganti. Tidak membuang waktu, kami pun langsung memindahkan barang2 ke mobil pengganti dan segera berangkat.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar pukul 9.15 kami tiba di Kota Bandung. Saya, yang masih mengenakan sandal rumah, segera berkemas-kemas di mobil. Tapi... lho, mana sepatu saya?! Di tempat pemberhentian, kami segera sibuk mencarinya ke segala sudut mobil, tapi si sepatu tidak berkenan ditemukan juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Pasti, ketinggalan di mobil yang pertama!&quot; saya berkata dalam hati sambil menganalisa keadaan. &quot;Padahal waktu seminar sudah mepet sekali. Dari kontak pertelpon, panitia dan peserta sudah lengkap dan siap menunggu kehadiran saya. Tidak mungkin saya pergi dahulu ke pertokoan sekarang. Lagipula, saya, asisten, dan sopir tidak terlalu mengenal jalan-jalan di Bandung. Apa yang harus saya lakukan?&quot; &lt;br /&gt;
Segera saya melirik ke sepatu asisten saya. Setelah dicoba, ternyata ukuran sepatunya tidak cocok dengan kaki saya. Giliran berikutnya, sepatu si sopir menjadi sasaran dan ternyata juga tidak cocok. &lt;br /&gt;
Dalam kebingungan, saya teringat nama salah seorang sahabat saya yang tinggal di Bandung. Ia seorang pengusaha yang memproduksi sepatu dan sandal. Namanya, Felix Verguso (merek sepatu produksinya, sesuai namanya sendiri). Saya pun segera meneleponnya untuk meminta bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percakapan di telepon, dan peristiwa yang terjadi setelahnya, berjalan sangat cepat. Menyadari situasi ‘genting&#39;, tanpa banyak basa basi, Felix segera membantu. Melalui anak buahnya, dikirimlah dua pasang sepatu ke tempat saya berada, lengkap dengan semir dan sikatnya. Saya coba, pilih, dan segera meluncur ke tempat seminar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika saya menanyakan harga yang harus ditebus, Felix dengan halus menolak. &quot;Masa seorang Andrie Wongso, yang saya kenal dengan baik, harus bayar?&quot; demikian katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat bantuannya, saya bisa tampil dengan layak dan penuh percaya diri, seperti biasanya. Sungguh bantuan yang sangat berharga dari seorang sahabat. Felix, thanks berat sobat!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/apa-makna-persahabatan-bagi-anda.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Blog Motivasi Sukses&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;,  &lt;br /&gt;
Arti persahabatan itu sangat penting! Di dalam kehidupan ini, kita tidak bisa hidup sendiri. Kita perlu memiliki sahabat. Apalagi saat kita berada dalam kesulitan atau perlu bantuan, tentu sahabat bisa kita andalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, seperti yang selalu saya katakan, yang lebih penting adalah &lt;b&gt;kita bisa menjadi sahabat bagi orang lain. Lakukanlah kebajikan dan kebaikan sedikitnya satu kali sehari. Juga, bersikaplah terbuka; siap membantu orang lain! Saya melakukan hal-hal ini setiap hari dan peristiwa luar biasa ini menguatkan saya untuk terus melakukannya&lt;/b&gt;. Bagaimana dengan teman-teman?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Andrie Wongso&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/apa-makna-persahabatan-bagi-anda.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzWZSztKW_IpaGCnsPZ_DUha2Shsei9hLA7UlA5aV4jZ9zp9U4c56IFPBJExQb1Q18uJ8QZsZ5FzBVuHYAgny7Zj9VfDfAGrh1YK8dwicPwTGEOFeaZDesRq_LyY5ReBgjXdFHK2N5ako/s72-c/blog+motivasi+sukses,+makna+persahabatan2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>11</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1950781518670132691.post-8470500866773271088</guid><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 03:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-12T11:35:41.241+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Sukses</category><title>Rahasia Untuk Selalu Bisa Memotivasi Diri Sendiri Setiap Waktu!</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6LobW7JhBrsnHNW1zZXfUsY1x8dRGZQP4MHxYu5k35gKmv6lS2d4S3PdyrQ-XgYKxGkGL1jlITvQc1jpwZ7PnJUZW4RHX1BmXKcQwGf9S4He-C4LF1oym6cv-d3no2cdo4rM-lbo0fjo/s1600-h/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri2.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6LobW7JhBrsnHNW1zZXfUsY1x8dRGZQP4MHxYu5k35gKmv6lS2d4S3PdyrQ-XgYKxGkGL1jlITvQc1jpwZ7PnJUZW4RHX1BmXKcQwGf9S4He-C4LF1oym6cv-d3no2cdo4rM-lbo0fjo/s320/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri2.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Sahabat &lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/rahasia-dan-kekuatan-fokus.html&quot;&gt;blog motivasi sukses&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;, ada rahasia untuk selalu bisa memotivasi diri sendiri setaip saat, ingin tahu? baca artikel ini selengkapnya...&lt;i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Motivation is a fire from within. If someone else tries to light that fire under you, chances are it will burn very briefly &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;(STEPHEN R. COVEY)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di setiap aktivitas yang akan diawali, motivasi sangat dibutuhkan karena selain akan meringankan beban yang dilalui, motivasi juga akan meningkatkan semangat untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan adanya motivasi, juga akan menghilangkan kejenuhan, kerja yang monoton, kerja asal-asalan atau kerja karena terpaksa. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Motivasi akan membuat seseorang benar-benar enjoy dengan pekerjaan yang dikerjakan. Kerja tidak lagi sebagai beban/kewajiban tetapi adalah merupakan hobi atau kesenangan sehingga hasil yang dicapai dari waktu ke waktu selain kualitasnya meningkat, kuantitasnya juga mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar setiap saat senantiasa termotivasi dengan pekerjaan, ada beberapa komponen yang harus Anda miliki, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• VISION&lt;/b&gt;. Visi bisa juga dikatakan APA yang ingin dicapai di masa mendatang. Misalnya : dalam waktu 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahun ke depan APA yang didambakan ? Tidaklah logis, jika dalam 5 / 10 / 15 tahun ke depan, kondisinya sama dengan yang sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau sekarang, misalnya masih memiliki jabatan salesman maka 5 tahun ke depan, logikanya (* minimal) telah menjadi Sales Supervisor / Sales Manager. Demikian seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Vision without a task is only a dream. A task without a vision is but drudgery. But vision with a task is a dream fulfilled. With vision there is no room to be frightened. No reason for intimidation. It&#39;s time to march forward ! Let&#39;s be confident and positive! - CHARLES R. SWINDOLL&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• PLAN&lt;/b&gt;. Maksudnya, Annda sebaiknya memiliki sebuah perencanaan yang jelas dan akurat serta bekerja sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Tanpa adanya perencanaan, selain hasil yang dicapai tidak akan optimal, tetapi juga tidak tertutup kemungkinannya bahwa apa yang akan dikerjakan lebih cenderung mengalami kegagalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Having no plan is like sailing the seven seas without a compass, digging a ditch without a shovel, or hunting for pirate&#39;s treasure without an &#39;x&#39; marks the spot. Without one, you&#39;re better off heading down to the horse races and betting on the &#39;Win Three.&#39; A plan helps keep you on schedule, makes it easier to recognize success and failure, helps pump you up when things aren&#39;t going so well, and most importantly, provides an essential focus - a beacon of light in an ocean full of treachery. In fact, a plan not only acts as your road map for success (a metaphor that&#39;s been beaten to death), it is your vehicle for prosperity, or if you prefer, your own personal prescription for greatness. PETER J. PATSULA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• SPIRIT&lt;/b&gt;. Apapun yang akan dikerjakan, awali dengan semangat. Logikanya, semakin semangat yang dikerjakan maka akan semakin ringan bebannya. Semakin ringan bebannya maka maka akan semakin banyak yang dihasilkan. Hasil yang diharapkan, bukan saja kuantitasnya meningkat tetapi juga diiringi dengan kualitas.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
Nothing has any power if you&#39;re not afraid of it. You need to know your own truth. You aren&#39;t what you think you are. RICHARD SCHWARTZ&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• HARD WORK&lt;/b&gt;. Pada hakekatnya, tidak ada orang yang bodoh. Yang ada itu, adalah orang yang malas. Kemalasan adalah salah satu faktor yang menyebabkan / menghalangi keberhasilan diri seseorang. Alih-alih malas, hendaknya senantiasa kerja keras karena semakin banyak yang dikerjakan maka akan semakin banyak yang didapatkan (* pengalaman). Semakin banyak yang didapatkan maka akan semakin banyak pula peluang / kesempatan untuk meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Keep your dreams alive. Understand to achieve anything requires faith and belief in yourself, vision, hard work, determination and dedication. Remember all things are possible for those who believe. GAIL DEVERS&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• LEARNING&lt;/b&gt;. Hidup adalah proses pembelajaran. Oleh karena itu, selalulah belajar. Jangan merasa sudah pintar, sudah berpengalaman atau sudah tua sehingga tidak perlu lagi belajar. Semakin banyak yang dipelajari maka akan semakin banyak diketahui. Semakin banyak yang diketahui maka akan semakin lempang jalan menuju kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Learning is a treasure that will follow its owner everywhere. CHINESE PROVERB&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;• IDEA&lt;/b&gt;. Jika ada ide-ide baru, segera diabadikan dalam agenda pribadi. Hari ini, mungkin saja tidak bisa bermanfaat atau tidak tepat momennya untuk diaplikasikan. Tetapi keesokan harinya / lusa, bisa saja ini adalah terobosan-terobosan yang sangat inovatif. Jangan disepelekan ide apapun yang timbul, segera catat agar tidak sampai terlupakan atau hilang sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;The only force that can overcome an idea and a faith is another and better idea and faith, positively and fearlessly upheld. (Dorothy Thompson)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat berjuang dan semoga sukses selalu !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh : Peter Lim&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;
&lt;script src=&quot;http://adsensecamp.com/show/?id=e00eegmPPXY%3D&amp;cid=Jw0%2BaU5zMLg%3D&amp;chan=U6J1%2FDwQeNA%3D&amp;type=2&amp;title=0000FF&amp;text=000000&amp;background=FFFFFF&amp;border=FFFFFF&amp;url=000000&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://motivasi-arif.blogspot.com/2009/12/rahasia-dari-kata-pantang-menyerah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6LobW7JhBrsnHNW1zZXfUsY1x8dRGZQP4MHxYu5k35gKmv6lS2d4S3PdyrQ-XgYKxGkGL1jlITvQc1jpwZ7PnJUZW4RHX1BmXKcQwGf9S4He-C4LF1oym6cv-d3no2cdo4rM-lbo0fjo/s72-c/blog+motivasi+sukses,+pengembangan+diri2.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>11</thr:total></item></channel></rss>