<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504</atom:id><lastBuildDate>Wed, 15 Nov 2023 16:18:17 +0000</lastBuildDate><title>Sharing Articles</title><description></description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Kusuma)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-4067869035584625904</guid><pubDate>Sat, 07 Jul 2012 06:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-06T23:43:46.256-07:00</atom:updated><title>90 Persen Malware Digunakan Hacker untuk Aksi Cybercrime</title><description>&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Malware&lt;/em&gt;, virus dan &lt;em&gt;bug&lt;/em&gt; berbahaya digunakan oleh&lt;em&gt; hacker &lt;/em&gt;komputer untuk melancarkan aksi kejahatan&lt;em&gt; cyber&lt;/em&gt;-nya. Modus yang dilakukannya pun beragam, termasuk memanfaatkan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; itu untuk dapat menyusup ke dalam ponsel cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Malware
 hari ini sangat canggih,” ujar Director of Symantec Intelligence Group,
 David Turner, seperti dilansir CBC, Sabtu (7/7/2012). Dirinya 
mengestimasi sekira 90 persen dari &lt;em&gt;malware &lt;/em&gt;itu digunakan untuk aksi kejahatan&lt;em&gt; cyber,&lt;/em&gt; menarget bank dan bisnis serta komputer pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, jumlah &lt;em&gt;software&lt;/em&gt;
 berbahaya yang terdeteksi di 2011 mengalami peningkatan sebesar 41 
persen ketimbang tahun sebelumnya. Di waktu yang sama, kompleksitas 
virus komputer juga semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Enam Cara Baru Hacker Menggunakan Malware&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; ini diklaim luar biasa. Pasalnya,&lt;em&gt; hacker &lt;/em&gt;memanfaatkannya untuk melakukan aksi kejahatan &lt;em&gt;cyber-&lt;/em&gt;nya yang dapat merugikan pengguna perangkat komputer, tak terkecuali pengguna ponsel cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Membobol Ponsel Android&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Symantec melaporkan, ada 67 “keluarga” &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; yang berkelompok untuk&lt;em&gt; software&lt;/em&gt; berbahaya dan ponsel&lt;em&gt; mobile&lt;/em&gt; saat ini. Jumlah “keluarga” &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; itu meningkat ketimbang di Januari 2010 yang berjumlah 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turner mencatatkan bahwa model &lt;em&gt;open source &lt;/em&gt;Android untuk aplikasi ponsel, ketimbang sistem &lt;em&gt;heavily vetted&lt;/em&gt; (memeriksa dengan ketat) yang ada di Apple, membuat sistem operasi besutan Google itu menjadi perangkat yang sasaran khusus.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;2. Menarget Media Sosial &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Media sosial juga terbukti menjadi “makanan” bagi para&lt;em&gt; hacker &lt;/em&gt;yang menggunakan situs seperti Facebook dan Twitter untuk menarget kepada siapa serangan itu akan dikirimkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2010, &lt;em&gt;hacker &lt;/em&gt;menemukan celah dalam perangkat lunak Adobe dan mengirim sejumlah&lt;em&gt; malware&lt;/em&gt; kepada korbannya dengan menyusup menjadi&lt;em&gt; file&lt;/em&gt; dengan format pdf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. “Menyandera” Komputer untuk Tebusan Uang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“Ransomware”, istilah yang dilancarkan &lt;em&gt;hacker &lt;/em&gt;sebagai bentuk penyanderaan terhadap komputer milik penggunanya dan modus penipuan populer. Pada umumnya &lt;em&gt;malware &lt;/em&gt;ini akan menahan komputer dan &lt;em&gt;hacker &lt;/em&gt;mengancam untuk menghapus data, kecuali pembayaran telah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kanada, &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; ini dipekerjakan untuk membekukan komputer dan mengirim pesan &lt;em&gt;pop-up.&lt;/em&gt; Canadian Security and Intelligence Service mengklaim bahwa&lt;em&gt; malware &lt;/em&gt;itu memberi alamat yang terkait dengan konten pornografi anak yang dapat diunduh. Lalu,&lt;em&gt; hacker &lt;/em&gt;memanfaatkan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; itu guna membekukan komputer pengguna, kecuali korban memberikan USD100 melalui situs pembayaran &lt;em&gt;online&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Mengirim Anda ke Situs Pembuat Uang untuk &lt;em&gt;Hacker&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu virus &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; bernama DNSChanger kemungkinan akan diberantas habis mulai 9 Juli 2012, sebagai bagian dari upaya FBI untuk memusnahkan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt;
 itu. November 2011, Operation Ghost Click yang dilakukan mengungkap 
bahwa lebih dari 25 ribu komputer di Kanada terinfeksi malware 
DNSChanger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Malware &lt;/em&gt;tersebut mengarahkan aplikasi peramban ke situs untuk memilih&lt;em&gt; hackers&lt;/em&gt;. Kemudian, pengguna yang tidak mengetahui bahwa dirinya tertipu, akan meng-&lt;em&gt;click&lt;/em&gt; sebuah &lt;em&gt;link &lt;/em&gt;tertentu. Selama lebih dari empat tahun lamanya, maka &lt;em&gt;hacker &lt;/em&gt;mendapatkan uang hingga sebesar USD20 juta.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;5. Spionase&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada
 2010, virus terkuat yang dikenal dengan nama Stuxnet menarget 
sentrifugal nuklir Iran. Dilaporkan ketika itu, terdapat lebih dari 
1.000 mesin yang digunakan untuk uranium, terpaksa harus lumpuh akibat 
virus tersebut. Delapan bulan kemudian, virus kedua bernama Stars 
menyerang fasilitas nuklir di Negara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli kemanan&lt;em&gt; cyber&lt;/em&gt; pernah mengungkapkan &lt;em&gt;worm &lt;/em&gt;yang
 dapat “menambang” sejumlah data dalam skala besar dari mesin yang 
terinfeksi. Dikenal juga dengan sebutan Flame atau Skywiper, &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; itu menggunakan beragam taktik untuk mencuri informasi penting, termasuk trafik jaringan, mengambil &lt;em&gt;screenshots&lt;/em&gt; pada program pesan instan, menyadap percakapan suara melalui mikrofon internal di komputer yang terinfeksi serta mengumpulkan &lt;em&gt;password&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. &lt;em&gt;Hacktivism&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meski kebanyakan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt; telah berakar pada aksi kejahatan &lt;em&gt;cyber, &lt;/em&gt;beberapa &lt;em&gt;hacker&lt;/em&gt; bisa melampirkan pesan politik atau aktivitasnya yang mendukung pekerjaan mereka. Insiden yang baru-baru ini terjadi terkait &lt;em&gt;hacktivism,&lt;/em&gt; termasuk melibatkan situs pemerintah Amerika Serikat yang dibobol oleh kelompok Anonymous pada Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonymous melancarkan aksinya, sebagai bentuk respon atas penutupan situs berbagi&lt;em&gt; file &lt;/em&gt;Megaupload, serta pengambilalihan akun Twitter, Fox News pada 4 Juli. Bahkan, di 2011, &lt;em&gt;hacker &lt;/em&gt;mem-&lt;em&gt;posting tweet&lt;/em&gt; palsu yang mengklaim Presiden Barack Obama telah dibunuh&lt;br /&gt;
okezone.com</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2012/07/90-persen-malware-digunakan-hacker.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-5308403330172206085</guid><pubDate>Sat, 07 Jul 2012 06:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-06T23:01:22.370-07:00</atom:updated><title></title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Global Positioning System&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
Dahulu kala para pelaut menggunakan bintang di langit untuk membantu menentukan dan memandu arah  kapal mereka. Saat ini telah ditemukan alat-alat elektronik menggunakan gelombang elektronik untuk memandu dan menentukan kedudukan sebuah objek. Mungkin salah satu inovasi terbesar dalam peralatan navigasi adalah dengan telah ditemukannya Alat Pelacak Posisi secara Global atau lebih dikenal dengan Global Positioning System dimana alat atau sistem ini menggunakan bantuan satelit buatan untuk menentukan lokasi dan kecepatan dari sebuah objek. Fitur yang paling menarik dari GPS adalah kemampuan navigasinya yang tidak terbatas kondisi dan waktu yaitu 24 jam penuh dan dapat digunakan baik di laut maupun di darat. Dalam bab ini kita akan mempelajari arsitektur dari GPS dan aplikasi teknologi GPS. Fitu-fitur dari penerima GPS komersial juga akan didiskusikan sesuai dengan metodologi-metodologi yang dipakai untuk mengembangkan aplikasi menggunakan teknologi GPS.
1. Arsitektur GPS
Teknologi GPS dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1983 dengan biaya waktu itu sebesar 12 milyar dolar. GPS terdiri dari tiga bagian, bagian-bagian itu dapat dilihat dalam gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Hid3haWGup0/T_fQbNoTSFI/AAAAAAAAADs/UdHo8nEYmsw/s1600/Untitled-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Hid3haWGup0/T_fQbNoTSFI/AAAAAAAAADs/UdHo8nEYmsw/s320/Untitled-1.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;--&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;
  DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;
  LatentStyleCount=&quot;267&quot;&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: .5in; text-align: justify;&quot;&gt;
Tiga
bagian itu adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: .5in; text-align: justify;&quot;&gt;
a.
Space Segment&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: .5in; text-align: justify;&quot;&gt;
b.
Control Segment&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: .5in; text-align: justify;&quot;&gt;
c.
User Segment&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2012/07/global-positioning-system-dahulu-kala.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-Hid3haWGup0/T_fQbNoTSFI/AAAAAAAAADs/UdHo8nEYmsw/s72-c/Untitled-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6593463922781232527</guid><pubDate>Tue, 19 Jul 2011 14:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-24T01:42:02.047-07:00</atom:updated><title>Mengenal Pensil sebagai Media Gambar</title><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:&quot;&quot;;  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:&quot;Times New Roman&quot;;  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;Pensil adalah salah satu media gambar yang murah, mudah ditemukan, mudah digunakan dan bisa dibawa kemana saja. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membelinya, juga tidak perlu ke toko khusus yang menjual alat lukis karena di toko-toko biasa juga tersedia banyak. Dan paling menyenangkan dari pensil adalah sangat ringan dan bisa dimasukkan ke dalam saku baju Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:36.0pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;Pensil sepertinya hanya menghasilkan warna monokrom (hitam putih) yang tidak menarik. Karena itu banyak pemula tidak mulai belajar untuk menguasai pensil terlebih dahulu dan biasanya ingin langsung belajar menggunakan cat air dan cat minyak. Padahal jika Anda ingin lebih menguasai cat air dan cat minyak, sebagai pemula Anda sebaiknya harus sering berlatih membuat sketsa dengan pensil. Keluarkanlah semua kemampuan yang dimiliki pensil maka Anda akan menemukan keajaiban-keajaiban pada gambar Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:36.0pt;margin-bottom:.0001pt;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;Sebelum mulai belajar menggambar dengan media pensil sebaiknya Anda mengenal lebih baik lagi tentang pensil. Jenis pensil pun bermacam-macam merk, ukuran, dan harganya. Memilih dan membeli pensil juga perlu Anda ketahui caranya. Tapi paling penting pilihlah pensil yang sesuai dengan kepribadian Anda. Ukuran pensil yang paling umum berukuran antara 9H sampai 9B. Biasanya pensil yang paling sering Anda gunakan untuk menulis ukuran HB dan 2B. Dari tingkat kekerasannya pensil terbagi dari 2 jenis yaitu pensil lunak dan pensil keras. Pensil keras diberi tanda dengan H. Pensil lunak diberi tanda dengan B.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:36.0pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Pensil ukuran H-9H menghasilkan karakter garis tipis biasanya digunakan untuk membuat sketsa dan mengarsir daerah terang. Pensil B-9B menghasilkan karakter garis tebal dan biasanya digunakan untuk mengarsir daerah gelap.&lt;br /&gt;Sebaiknya Anda mencoba dahulu berbagai macam ukuran dan jenis pensil antara 9H-9B sehingga Anda tahu mana yang lebih sesuai dengan sifat Anda.&lt;br /&gt;Pada umumnya semua harga pensil terjangkau, jadi jika dana Anda terbatas sekali pilihlah beberapa pensil saja, yang penting ada satu pensil keras H dan satu pensil lunak B. Tidak harus semua ukuran pensil Anda beli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai macam merk pensil gambar yang dapat Anda coba seperti Faber Castell, Lyra, dan Staedtler. Merk tersebut memproduksi berbagai macam ukuran dan jenis pensil. Ukuran pensil 2B yang berbeda merk mempunyai kualitas karakter pensil yang berbeda juga.&lt;br /&gt;Saya juga menemukan hanya dengan menggunakan satu jenis pensil saja misalnya pensil 2B. Kemudian saya memberikan tekanan yang lebih kuat ketika mengarsir pada kertas, maka pensil 2B dapat menghasilkan kualitas arsir yang sama dengan pensil 4B.&lt;br /&gt;Saya lebih suka menggunakan pensil antara 2B, 4B dan 6B. Ketika mulai membuat sketsa awal saya lebih suka menggunakan 2B karena lunak sehingga dapat menghasilkan garis yang lebih ekspresif, tetapi ada juga yang lebih suka menggunakan 2H untuk membuat sketsa awal karena menghasilkan garis lebih tipis.&lt;br /&gt;Jika Anda telah menemukan ukuran pensil yang lebih cocok dengan sifat Anda maka menggambar pun akan terasa lebih nyaman Anda dapat menghasilkan berbagai macam arsir dengan teknik memegang pensil. Saya menggunakan dua cara memegang pensil:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;ListParagraph&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-fareast-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:Calibri;font-size:12.0pt;&quot;  &gt;&lt;span style=&quot;mso-list:Ignore&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;Memegang pensil seperti menulis, cara ini sangat sesuai jika Anda ingin menghasilkan gambar yang detail.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;ListParagraph&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:normal;mso-list:l0 level1 lfo1&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-fareast-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:Calibri;font-size:12.0pt;&quot;  &gt;&lt;span style=&quot;mso-list:Ignore&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;Memegang pensil antara ibu jari diatas dan 4 jari dibawahnya, teknik seperti ini sangat baik untuk membuat garis-garis yang berani bahkan baik untuk melemaskan tangan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Memberi tekanan yang berbeda ketika memegang pensil juga menghasilkan arsir yang berbeda. Semakin kuat Anda memberi tekanan maka arsir yang dihasilkan tebal sebaliknya jika Anda memberikan tekanan lemah maka arsir yang dihasilkan tipis.&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman saya ketika pertama kali menggambar dengan pensil, saya merasakan kalau tangan agak kaku. Hal ini terlihat pada karakter garis yang saya hasilkan. Garis akan kaku, terputus-putus, dan ada perasaan ingin sering menggunakan penghapus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda memang baru pertama kali mulai menggambar dengan pensil, kemungkinan garis yang Anda hasilkan pun terlihat kaku dan garis terputus-putus. Masalah ini dapat menghilang secara perlahan jika Anda sering berlatih dan tangan Anda pun terasa lemas dalam menghasilkan garis. Kesalahan seorang pemula biasanya terlalu mengkhawatirkan apakah gambar itu bagus atau tidak dan apakah gambar nya salah atau benar. Biasanya pemula takut untuk membuat garis berulang-ulang dan selalu ingin menggunakan penghapus. Sebaiknya hilangkan perasaan takut untuk membuat kesalahan dan jangan gunakan penghapus terlebih dahulu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemula yang penting Anda perhatikan adalah proses ketika Anda menggambar bukan hasilnya. Jadi beranilah untuk menarik garis!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2011/07/mengenal-pensil-sebagai-media-gambar.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-7403181340082031075</guid><pubDate>Tue, 19 Jul 2011 14:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-19T07:27:52.926-07:00</atom:updated><title>Arsir dan Gradasi</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:&quot;&quot;;  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:&quot;Times New Roman&quot;;  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-size:12.0pt&quot;&gt;Menguasai teknik arsir dan gradasi adalah salah satu teknik dasar menggambar dengan pensil. Arsir gradasi akan membantu ketajaman mata Anda agar mengenal tingkat intensitas cahaya sehingga dapat melihat daerah terang dan gelap suatu obyek. Latihan arsir gradasi juga sangat membantu ketika Anda membuat bayangan dari suatu obyek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt; line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-size:12.0pt&quot;&gt;Berlatih teknik arsir gradasi dapat Anda mulai dengan membuat satu baris kotak. Jumlahnya bebas terserah Anda seperti gambar di bawah ini. Kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan satu jenis ukuran pensil. Contoh kotak pertama diarsir dengan pensil 2H, kemudian kotak kedua diarsir dengan pensil H, dan seterusnya. Ketika mengarsir semua dilakukan dengan tekanan yang sama. Lihat perbedaan intensitas gelap terang yang dihasilkan setiap pensil. Kemudian arsir gradasi dapat dihasilkan dengan cara lain yaitu buatlah beberapa baris kotak seperti gambar di bawah ini. Lalu Anda menggunakan beberapa jenis pensil, misalnya pensil B, 4B, dan 9B. Arsirlah baris kotak bagian atas dengan pensil B, kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan tingkat tekanan pensil yang berbeda. Lihat intensitas gelap terang yang dihasilkan dengan pensil B. Kemudian arsirlah baris kotak bagian tengah dengan pensil 4B, dan berikan tekanan yang berbeda pada setiap kotaknya. Begitu pun dengan baris kotak bagian bawah diarsir dengan pensil 9B dengan tekanan yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-size:12.0pt&quot;&gt;&lt;br /&gt;Arsir gelap dengan tekanan paling kuat yang dihasilkan pensil B bisa hampir menyamai kualitas arsir pensil 4B, begitu pun dengan pensil 4B dengan tekanan yang kuat bisa menyamai intensitas arsir gelap 9B. Dengan sedikit memberi tekanan, intensitas arsir yang dihasilkan pensil 4B bisa menyamai dengan intensitas arsir pensil B. Lakukan dengan berbagai macam jenis pensil lainnya sehingga tingkat kepekaan Anda pada intensitas cahaya dan gelap terang pada suatu obyek meningkat.&lt;br /&gt;Latihan selanjutnya Anda mencoba membuat komposisi bentuk dasar, kemudian pada setiap bentuk dasar Anda memberikan arsir dengan tingkat intensitas yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-size:12.0pt&quot;&gt;&lt;br /&gt;Buatlah kotak dengan berbagai ukuran dan bentuk yang sudah mengalami distorsi. Kemudian komposisikan kotak-kotak tersebut. Anda juga dapat membuat komposisi bentuk dengan menggunakan bentuk dasar lainnya seperti lingkaran, segitiga, dan sebagainya. Anda dapat mengkomposisikan bentuk-bentuk dasar tersebut dengan cara yang berbeda. Cobalah membuat berbagai macam sketsa lainnya, carilah berbagai ide komposisi bentuk lainnya, dan pilihlah sketsa yang Anda suka.&lt;br /&gt;Setelah membuat sketsa komposisi bentuk kotak, persiapkanlah berbagai jenis ukuran pensil, saya lebih suka menggunakan pensil ukuran keras seperti H terlebih dahulu untuk memberikan arsir terang pada kotak yang diinginkan, kemudian pada beberapa bagian masih dengan pensil yang sama saya memberikan tekanan yang lebih kuat sehingga memberikan arsir gelap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: Calibri;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: Calibri;&quot;&gt; Setelah yakin pada kotak mana yang ingin saya arsir untuk daerah terang dan gelap maka saya menggunakan pensil ukuran lunak seperti 2B. Anda dapat melihat pada gambar dibawah dengan memberikan arsir gelap dan terang maka pada komposisi kotak terlihat ada suatu volume atau kedalaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:11.0pt;mso-bidi-font-size:12.0pt;line-height:115%; font-family:Calibri;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:EN-US; mso-bidi-language:AR-SA&quot;&gt; Pada saat Anda menggambar suatu obyek Anda akan mengerti bahwa hanya dengan memberikan arsir gradasi gelap terang, maka obyek tersebut terlihat mempunyai volume dan intensitas cahaya yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA&quot;&gt; &lt;/span&gt;uuntuk lebihh lengkapnya silahkan download &lt;a href=&quot;http://kusumaaja.blogspot.com/&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:&quot;&quot;;  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:&quot;Times New Roman&quot;;  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext=&quot;edit&quot; spidmax=&quot;1027&quot;&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext=&quot;edit&quot;&gt;   &lt;o:idmap ext=&quot;edit&quot; data=&quot;1&quot;&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language: EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2011/07/arsir-dan-gradasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6083951847306312357</guid><pubDate>Sun, 17 Apr 2011 07:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-04-17T00:39:56.043-07:00</atom:updated><title>Pengenalan &quot;Unified Modeling Language/UML</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam suatu proses pengembangan software, analisa dan rancangan telah merupakan terminologi yang sangat tua. Pada saat masalah ditelusuri dan spesifikasi dinegoisasikan, dapat dikatakan kita berada pada tahap rancangan. Merancang adalah menemukan suatu cara untuk menyelesaikan masalah, salah satu tool / model untuk merancang pengembangan software yang berbasis object oriented adalah UML.&lt;br /&gt;Konsep Objek&lt;br /&gt;Obyek dalam ‘software analysis &amp;amp; design’ adalah sesuatu berupa konsep (concept), benda (thing), dan sesuatu yang membedakannya dengan lingkungannya. Secara sederhana obyek adalah mobil, manusia, alarm dan lainlainnya. Tapi obyek dapat pula merupakan sesuatu yang abstrak yang hidup didalam sistem seperti tabel, database, event, system messages. Obyek dikenali dari keadaannya dan juga operasinya. Sebagai contoh sebuah  mobil dikenali dari warnanya, bentuknya, sedangkan manusia dari suaranya. Ciriciri ini yang akan membedakan obyek tersebut dari obyek lainnya. Alasan mengapa saat ini pendekatan dalam pengembangan software dengan object-oriented, pertama adalah scalability dimana obyek lebih mudah dipakai&lt;br /&gt;untuk menggambarkan sistem yang besar dan komplek. Kedua dynamic modeling, adalah dapat dipakai untuk permodelan sistem dinamis dan real time.&lt;br /&gt;Teknik Dasar OOA/D (Object-Oriented Analysis/Design)&lt;br /&gt;Dalam dunia pemodelan, metodologi implementasi obyek walaupun terikat kaidah-kaidah standar, namun teknik pemilihan obyek tidak terlepas pada subyektifitas software analyst &amp;amp; designer. Beberapa obyek akan diabaikan dan beberapa obyek menjadi perhatian untuk diimplementasikan di dalam sistem. Hal ini sah-sah saja karena kenyataan bahwa suatu permasalahan sudah tentu memiliki lebih dari satu solusi. Ada 3 (tiga) teknik/konsep dasar dalam OOA/D, yaitu pemodulan (encapsulation), penurunan (inheritance) dan polymorphism.&lt;br /&gt;a. Pemodulan (Encapsulation)&lt;br /&gt;Pada dunia nyata, seorang ibu rumah tangga menanak nasi dengan menggunakan rice cooker, ibu tersebut menggunakannya hanya dengan menekan tombol. Tanpa harus tahu bagaimana proses itu sebenarnya terjadi. Disini terdapat penyembunyian informasi milik rice cooker, sehingga tidak perlu diketahui seorang ibu. Dengan demikian menanak nasi oleh si ibu menjadi&lt;br /&gt;sesuatu yang menjadi dasar bagi konsep information hiding.&lt;br /&gt;b. Penurunan (Inheritance)&lt;br /&gt;Obyek-obyek memiliki banyak persamaan, namun ada sedikit perbedan. Contoh dengan beberapa buah mobil yang mempunyai kegunaan yang berbeda-beda. Ada mobil bak terbuka seperti truk, bak tertutup seperti sedan dan minibus. Walaupun demikian obyek-obyek ini memiliki kesamaan yaitu teridentifikasi sebagai obyek mobil, obyek ini dapat dikatakan sebagai obyek induk (parent). Sedangkan minibus dikatakan sebagai obyek anak (child), hal ini juga berarti semua operasi yang berlaku pada mobil berlaku juga pada minibus.&lt;br /&gt;c. Polymorphism&lt;br /&gt;Pada obyek mobil, walaupun minibus dan truk merupakan jenis obyek mobil yang sama, namun memiliki juga perbedaan. Misalnya suara truk lebih keras dari pada minibus, hal ini juga berlaku pada obyek anak (child) melakukan metoda yang sama dengan algoritma berbeda dari obyek induknya. Hal ini yang disebut polymorphism, teknik atau konsep dasar lainnya adalah ruang lingkup / pembatasan. Artinya setiap obyek mempunyai ruang lingkup kelas, atribut, dan&lt;br /&gt;metoda yang dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Singkat UML&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriented). UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponen-komponen yang diperlukan dalam sistem software (http://www.omg.org). Pendekatan analisa &amp;amp; rancangan dengan menggunakan model OO mulai diperkenalkan sekitar pertengahan 1970 hingga akhir 1980 dikarenakan pada saat itu aplikasi software sudah meningkat dan mulai komplek. Jumlah yang menggunakaan metoda OO mulai diuji cobakandan diaplikasikan antara 1989 hingga 1994, seperti halnya oleh Grady Booch dari Rational Software Co., dikenal dengan OOSE (Object-Oriented Software Engineering), serta James Rumbaugh dari General Electric, dikenal dengan OMT (Object Modelling Technique). Kelemahan saat itu disadari oleh Booch maupun Rumbaugh adalah tidak adanya standar penggunaan model yang berbasis OO, ketika mereka bertemu ditemani rekan lainnya Ivar Jacobson dari Objectory mulai mendiskusikan untuk mengadopsi masing-masing pendekatan metoda OO untuk membuat suatu model bahasa yang uniform / seragam yang disebut UML (Unified Modeling Language) dan dapat digunakan oleh seluruh dunia. Secara resmi bahasa UML dimulai pada bulan oktober 1994, ketika Rumbaugh bergabung Booch untuk membuat sebuah project pendekatan metoda yang uniform/seragam dari masing-masing metoda mereka. Saat itu baru dikembangkan draft metoda UML version 0.8 dan diselesaikan serta di release pada bulan oktober 1995. Bersamaan dengan saat itu, Jacobson bergabung dan UML tersebut diperkaya ruang lingkupnya dengan metoda OOSE sehingga muncul release version 0.9 pada bulan Juni 1996. Hingga saat ini sejak Juni 1998 UML version 1.3 telah diperkaya dan direspons oleh OMG (Object Management Group), Anderson Consulting, Ericsson, Platinum Technology, ObjectTime Limited, dll serta di pelihara oleh OMG yang dipimpin oleh Cris Kobryn. UML adalah standar dunia yang dibuat oleh Object Management Group (OMG), sebuah badan yang bertugas mengeluarkan standar-standar teknologi objectoriented dan software component.&lt;br /&gt;3. Pengenalan UML&lt;br /&gt;UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary dan tatanan penulisan kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi. Sebuah bahasa model adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep tatanan / aturan penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah sistem. Seperti halnya UML adalah sebuah bahasa standard untuk pengembangan sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.&lt;br /&gt;Untuk Lebih jelasnya siliahkan download &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/14633403/PengenalanUML.pdf.html&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2011/04/pengenalan-unified-modeling-languageuml.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-7823552659804688627</guid><pubDate>Sun, 17 Apr 2011 07:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-04-17T00:29:29.175-07:00</atom:updated><title>Setting Aktifasi GPRS Indosat M3 / IM3</title><description>&lt;p&gt;Setting Manual Parameter Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS Indosat M3 / IM3 :&lt;br /&gt;- Connection name : M3-GPRS&lt;br /&gt;- APN / Access point name : www.indosat-m3.net&lt;br /&gt;- User name : gprs&lt;br /&gt;- Password : im3&lt;br /&gt;- Authentication : Normal&lt;br /&gt;- Homepage : http://wap.indosat-m3.net&lt;br /&gt;- IP address : 010.019.019.019&lt;br /&gt;- Port : 9201 (standard), 8080 (proxy) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setting Otomatis Parameter Melalui SMS Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS Indosat M3 / IM3 :&lt;br /&gt;- Ketik GPRS[spasi]merk hp[spasi]tipe hp&lt;br /&gt;Contoh : GPRS NOKIA 6600 atau GPRS SE P800&lt;br /&gt;- Kirim ke nomor 3939&lt;br /&gt;- Anda akan mendapat sms konfirmasi balasan dari IM3&lt;/p&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2011/04/setting-aktifasi-gprs-indosat-m3-im3.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-9194506209357971102</guid><pubDate>Fri, 04 Feb 2011 07:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-03T23:56:46.188-08:00</atom:updated><title>Tips Ringan Menangani kerusakan Matherboard</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Komputer yang mati/ hang sebelum masuk ke sistem  operasi bisa penyebabnya bisa bermacam-macam. Berikut Tips yang sudah  pernah saya praktekkan dan hampir selalu berhasil. Pilih yang sesuai  dengan permasalahan yang dihadapi, atau lakukan secara bertahap.  &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Cek  Kabel, mulai dari Kabel yang masuk ke UPS/Stabilizer, kabel Power ke  Monitor, kabel Monitor ke CPU dan kabel yang masuk ke Komputer. Pastikan  pemasangannya telah sesuai dan kencang, serta arus listriknya ada dan  cukup. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Jika terdapat CD-ROM / DVD-ROM  dan bisa dibuka/tutup, maka kemungkinan permasalahan ada di komputer  (CPU), mulai dari kabel power yang masuk ke motherboard atau motherboard  itu sendiri, cek pemasangan kabelnya. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Jika  dua langkah diatas sudah dicek, dan masih belum menyala, matikan  komputer dan Reset BIOS di Motherboard. Caranya bisa dilihat di buku  panduan motherboard, dan cari menu Reset BIOS. Biasanya untuk mereset  BIOS dapat dilakukan pada Jumper 1 (JP1). Disana ada 3 pin, yang 2  diantaranya dihubungkan dengan sebuah konektor kecil. Untuk mereset,  tinggal melepas dan memasang di 2 pin yang satunya. Misalnya 3 pin  tersebut 1,2,3 dan pin 1 dan 2 sudah terhubung, maka untuk mereset  tinggal melepas dan memasang di pin 2 dan 3. Biarkan sekitar 30 detik  atau lebih kemudian kembalikan seperti semula. Nyalakan komputer.&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TUuwbVFlB_I/AAAAAAAAADk/5nxK6j34dxQ/s1600/mos.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 259px; height: 194px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TUuwbVFlB_I/AAAAAAAAADk/5nxK6j34dxQ/s320/mos.jpeg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5569739347737249778&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Jika  BIOS telah di reset dan masih tidak menyala, coba lepas Baterai CMOS,  yang ada di motherboard. Diamkan sekitar 1 menit, kemudian dipasang  kembali dan nyalakan komputer. Jika baterai sudah cukup lama, lebih dari  3 tahun, ada baiknya diganti dengan yang baru. Apalagi jika jam di  komputer sering tidak cocok. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Jika kipas  Processor / VGA berputar, tetapi komputer masih belum menyala, maka  kemungkinan ada yang tidak beres dengan BIOS motherboard atau  Motherboard memang sudah rusak. Mungkin BIOS perlu di Update, tetapi  sebelum update, komputer harus bisa menyala (masuk BIOS) terlebih  dahulu. Untuk melakukan hal itu, coba lepas kabel Hardisk, CD-ROM,  Floppy. Kemudian, lepas Memori komputer (RAM) dan ganti di slot yang  lain atau gunakan memori komputer lain. Hal ini mungkin harus diulangi  sampai beberapa kali, hingga ada tanda-tanda kehidupan… &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p&gt;Jika  CPU sudah kelihatan bekerja, hardisk berputar dan lampu led CPU  berkedip-kedip tetapi monitor tidak ada tampilannya, maka kumungkinan  VGA ( Kartu Grafis) komputer yang bermasalah. Coba ganti dengan VGA lain  atau cek VGA tersebut di komputer lain (Hal ini jika VGA tidak jadi  satu dengan motherboard). &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika dengan  semua langkah diatas, komputer juga belum menyala, mungkin komputer  perlu di service orang yang lebih ahli. Untuk mengetahui lebih detail  permasalahan motherboard atau ingin menjadi teknisi, sebaiknya membeli  sebuah alat khusus yang disebut &lt;strong&gt;PC Analyzer&lt;/strong&gt;, yang  memang dirancang untuk mengetahui kerusakan motherboard. Silahkan  berbagi pengalaman anda mengenai komputer yang tiba-tiba mati dan tidak  mau menyala.. semoga bermanfaat.&lt;/p&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2011/02/tips-ringan-menangani-kerusakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TUuwbVFlB_I/AAAAAAAAADk/5nxK6j34dxQ/s72-c/mos.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-8849601002261169148</guid><pubDate>Fri, 10 Dec 2010 11:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-10T03:46:14.561-08:00</atom:updated><title>Serial Microsoft Office Home &amp; Student 2007</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Office adalah program Shareware yang sangat banyak digunakan untuk aktiftas misal diperkantoran. Tentu anda semua kenal dengan program ini. Namun tahukah anda bahwa program ini adalah berbayar. Tapi saya tidak membayar, cuma beli CD buat burning programnya. Ya berarti anda dan saya adalah pembajak. :mrgreen: .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat akan menginstall program MS Office ini tentunya akan diminta memasukkan serial number atau produk key. Lalu dimana produk key tersebut. Cari digoogle banyak kok. haha. kalo ga pake ini aja mudah-mudahn bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MS Office 2003 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GWH28-DGCMP-P6RC4-6J4MT-3HFDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WFDWY-XQXJF-RHRYG-BG7RQ-BBDHM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GWH28-DGCMP-P6RC4-6J4MT-3HFDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TKFXV-BBC8G-9MHT9-69VDH-YD3HM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BQJG2-2MJT7-H7F6K-XW98B-4HQRQ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MS Office 2007 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JWR9T-HFR92-74RQ7-3FRMB-CY676 atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KGFVY-7733B-8WCK9-KTG64-BC7D8 atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TW6JJ-D28JW-B7KRM-44W66-MGVGY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft office 2007 Enterprise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BC322-3PV3J-YVJ3Q-VY7M2-GBDQ8 or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CDHDX-4GP8V-D9VMK-D67RY-9MPVW or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FWP7T-XP3Y4-WMH89-PMM96-WR4MJ or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CWXHV-R2HQQ-GGKRJ-MWDCQ-M7QQ8 or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TXY44-W23PY-8VFQD-HYVR6-CCFMJ or&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JKJDC-DMBT4-9MJGV-KFMT3-Q9DQM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft Office 2007 - Office 12 Suite&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TT3M8-H3469-V89G6-8FWK7-D3Q9Q&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft Office Professional Plus 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GM3C4-HQQJV-4TGMX-3R8CP-G928Q&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft Office Pro 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TT3M8-H3469-V89G6-8FWK7-D3Q9Q&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo serial number diatas ga bisa cari di google aja, atau kontak saya juga tidak apa-apa, nanti biar saya yang mencari :wink:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mendapat pekerjaan untuk menginstall MS Office tentunya sangat mudah, hanya tinggal klik file setup.exe nya terus masukkan produk key dan next -next aja. selesai deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/12/serial-microsoft-office-home-student.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6619314441818367551</guid><pubDate>Wed, 06 Oct 2010 18:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-06T12:00:38.705-07:00</atom:updated><title>Menggambar Bentuk.</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menggambar Bentuk adalah memindahkan objek/benda-benda yang ada disekitar kita dengan tepat seperti keadaan benda yang sebenarnya, menurut arah pandang dan cahaya yang ada.&lt;br /&gt;Menggambar bentuk adalah memindahkan objek/benda-benda yang ada disekitar kita dengan tepat seperti keadaan benda yang sebenarnya, menurut arah pandang dan cahaya yang ada.&lt;br /&gt;Menurut Dr. Cut Kamaril WS. Menggambar Bentuk merupakan usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan ide/gagasan, perasaan dalam wujud dwi matra yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna.&lt;br /&gt;Ungkapan tersebut sesuai dengan bentuk benda yang digambar. Hasil gambarnya menunjukkan kreativitas maupun keterampilan penggambar dalam menampilkan ketepatan bentuk maupun jenis benda yang digambar.&lt;br /&gt;Dalam menggambar bentuk dituntut ketepatan bentuk benda yang digambar. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan tentang dasar-dasar ketepatan bentuk yakni proporsi atau ukuran perbandingan dan ketepatan barik/tekstur yang menunjukkan ketepatan jenis benda tersebut. Bagi orang yang pandai menggambar dapat menggambar langsung dengan tepat apa yang digambar. Bagi orang yang masih belajar perlu mengetahui dasar-dasar proporsi tersebut, dengan menggunakan garis-garis pertolongan untuk membagi-bagi bentuk benda dalam ukuran perbandingan tertentu supaya gambarnya tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat Menggambar&lt;br /&gt;Menggambar adalah membuat guratan di atas sebuah permukaan yang secara grafis menyajikan kemiripan mengenai sesuatu.&lt;br /&gt;Kata menggambar atau kegiatan menggambar dapat diartikan sebagai memindahkan satu atau beberapa objek ke atas bidang gambar tanpa melibatkan emosi, perasaan dan karakter penggambarnya.&lt;br /&gt;Pemindahan ini dalam pengertian pemindahan bentuk atau rupa dengan memperkecil atau memperbesar ukuran keseluruhan yang untuk kepentingan tertentu dapat juga mempergunakan skala perbandingan (perbandingan ukuran) secara akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis pensil/potlot untuk menggambar&lt;br /&gt;Menggambar dimulai dengan memilih jenis kertas yang cocok,  disesuaikan dengan media pensil/potlot.&lt;br /&gt;Potlot adalah alat yang lembut, tidak banyak memeberikan kedalaman, tingkat kekerasannya bermacam-macam; untuk permulaan gunakanlah potlot yang sedang lunaknya. (Untuk merampungkan gambar kelak hendaknya selalu digunkan potlot yang paling bermutu sejauh yang dapat diperoleh). Kekuatan garis bergantung pada kertas yang dipergunakan. Makin kasap kertas yang digunakan, makin gelap goresan potlot yang diperoleh. Sebaliknya makin licin kertas, makin abu-abu goresan itu. Kertas harus cukup kasap agar diperoleh garis potlot yang baik dan cukup keras sehingga tidak bercalar oleh potlot.&lt;br /&gt;Banyak sekali macam dan jenis potlot/pensil sesuai dengan penggunaannya, antara lain:&lt;br /&gt;a. Pensil Biasa:&lt;br /&gt;Pensil biasa dengan batang kayu relatif murah, dapat dipakai untuk membuat berbagai macam goresan, dan dapat digunakan untuk menutup bidang gambar dan membuat bayangan. Walaupun pensil biasa sudah cukup cocok untuk dipergunakan menggambar, namun dalam pengunaannya harus diperhatikan mutu dan jenis pensilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pensil Keras (dengan istilah pensil Hard/H)&lt;br /&gt;Pensil jenis ini memiliki tingkat dan kwalitas kekerasan mulai dari 9 H (sangat keras) kemudian F. Pensil jenis ini biasanya banyak dipakai untuk menggambar mistar, karena jenisnya yang keras tersebut. Semakin keras tingkatan isi pensil, semakin dapat digunakan untuk menghasilkan garis-garis yang padat, halus dan tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pensil sedang (dengan istilah pensil medium hard/HB).&lt;br /&gt;Pensil ini dipakai untuk membuat desain/ sket/ gambar rencana, baik untuk gambar dekorasi maupun gambar reklame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pensil Lunak (dengan istilah pensil Soft/B)&lt;br /&gt;Isi pensil yang lunak dapat menghasilkan garis-garis yang padat, gelap dan nada gelap terang. Untuk hampir semua gambar tangan bebas, pensil jenis B merupakan jenis pensil yang banyak manfaatnya. Jenis pensil ini banyak dipakai untuk menggambar potret, benda atau pemandangan alam dalam warna hitam putih.&lt;br /&gt;e. Konte, berwarna hitam arang dan berbeda dengan pensil biasa karena mempunyai goresan yang tebal dan lebar. Dibedakan pula menjadi:&lt;br /&gt;1) Hard/H/keras.&lt;br /&gt;2) Medium/HB/sedang&lt;br /&gt;3) Soft/B/Lunak, dipakai untuk menggambar potret, pemandangan alam dan benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Pensil berwarna.&lt;br /&gt;Pensil ini mengandung lilin dan tersedia dalam 12 macam warna. (untuk kategori pensil warna bukan merupakan bahasan dalam penelitian ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Teknik-teknik yang digunakan dalam menggambar dengan pensil/potlot antara lain:&lt;br /&gt;1) Teknik Stippel. Yaitu menggambar dengan titik-titik atau noda-noda yang diulang-ulang.&lt;br /&gt;2) Teknik Dussel, atau disebut dengan teknik gosok. Yaitu menggambar dengan cara menggosok-gosokkan tangan atau kertas yang sudah diberi/dibubuhi dengan pensil. (Teknik ini tidak diperkenankan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataan di lapangan para pelukis wajah/potret sering menggunakannya).&lt;br /&gt;3). Teknik Arsir, Untuk menyampaikan kesan bentuk tiga dimensi yang tidak dapat terwakili hanya dengan garis kontur saja. Garis-garis arsir mengacu pada serangkaian garis sejajar dengan jarak berdekatan atau rapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-Jenis Arsir antara lain:&lt;br /&gt;a) Arsir Biasa, yaitu garis-garis arsir yang mengacu pada serangkaian garis rapat sejajar, seirama sesuai dengan bentuk benda yang digambar.&lt;br /&gt;b) Arsir Silang, ialah arsir yang melibatkan penggunaan dua lapis garis arsir untuk mendapatkan kepadatan yang lebih tinggi dan menghasilkan nada gelap terang.&lt;br /&gt;c) Teknik Scribbling, adalah suatu jenis arsiran jaringan yang terdiri dari garis-garis berbagai arah yang dibuat secara acak, sehingga tekstur visualnya akan bervariasi dengan teknik garis yang digunakan.&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan yang mantap mengenai sifat bahan dan fungsi alat, seniman dapat mengembangkan kekuatan menggambarnya tanpa kendala yang bersifat teknis. Menggambar merupakan soal rasa, pikiran, keterampilan, ide dan teknik yang tidak terpisah-pisahkan. Dorongan menggambar timbul pada umumnya karena adanya gagasan dalam pikiran untuk menyatakannya dengan bentuk visual.&lt;br /&gt;Alat terakhir untuk pengoreksian gambar adalah penghapus, untuk menghilangkan bagian gambar yang tidak berhasil. Penghapus potlot yang biasa sudah cukup, sepanjang bersifat lentur, lunak dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kertas yang licin dan ada pula yang kasap, ada kertas bersadur dan kertas serap, kertas yang tebal dan yang tipis. Ada tiga jenis kertas yang dapat digunakan:&lt;br /&gt;a. Kertas murah yang dapat digunakan dengan bebas. Barangkali kertas stensil atau kertas koran (yang dipakai untuk surat kabar, dapat diperoleh dalam ukuran kwarto dibungkus per rim).&lt;br /&gt;b. Kertas Lakar ukuran saku (berbentuk buku ukuran saku)&lt;br /&gt;c. Kertas gambar yang baik dengan tebal yang bermacam-macam, dalam lembaran, gulungan, atau bentuk buku. Kertas gambar biasanya berwarna putih mengkilap, tetapi ada juga yang berwarna putih kusam atau berwarna putih-India. Menurut Ajat Sakri dalam bukunya menjelaskan;&lt;br /&gt;Menggambar dimulai jauh sebelum menarik garis yang pertama. Permulaannya ialah sikap badan yang baik dan sikap yang benar terhadap pekerjaan. Lengan dan seluruh tubuh harus santai. Pandangan tertuju pada permukaan kertas sebagai satu keseluruhan, menaklukkan dan menguasainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/10/menggambar-bentuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6940347386419636357</guid><pubDate>Wed, 06 Oct 2010 18:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-06T11:57:34.612-07:00</atom:updated><title>Warna</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna adalah faktor yang sangat penting dalam komunikasi visual. Warna dapat memberikan dampak psikologis, sugesti dan suasana bagi yang melihatnya. Dengan demikian warna sangatlah penting kedudukannya dalam sebuah desain grafis.&lt;br /&gt;Warna adalah faktor yang sangat penting dalam komunikasi visual. Warna dapat memberikan dampak psikologis, sugesti dan suasana bagi yang melihatnya. Dengan demikian warna sangatlah penting kedudukannya dalam sebuah desain grafis.&lt;br /&gt;Melesetnya pewarnaan sering terjadi pada pembuatan desain dengan komputer. Hal ini disebabkan terkadang warna yang terlihat pada layar monitor berbeda ketika dicetak. Untuk aplikasi cetak biasanya hanya dipakai gabungan warna CMYK, sedangkan di layar monitor menggunakan RGB, HLS, Hexadesimal dan lain-lain. Berikut adalah sistem atau model warna, antara lain:&lt;br /&gt;•    RGB (Red Greed Blue)&lt;br /&gt;•    CMYK (Cyan Magenta Yellow Black)&lt;br /&gt;•    HLS (Hue Lightness Saturation)&lt;br /&gt;•    LAB Color -Lightness A (green-red         axis)  B (blue-yellow axis)&lt;br /&gt;•    RGB Hexadecimal: misal: #FF0000&lt;br /&gt;Dalam kebutuhan cetak dan printing, warna yang dipakai adalah sistem atau model CMYK, sedangkan untuk tampil di layar monitor (web, wallpaper, game, video) warna yang biasa digunakan adalah RGB dan RGB Hexadecimal.&lt;br /&gt;Karena banyaknya warna, maka untuk memudahkan mendapatkan warna yang sesuai dan disepakati. Dibuat  standar warna seperti Pantone, DIC, Toyo, Trumatch dan lain-lain. Hal ini berfungsi untuk menyamakan persepsi warna dengan menggunakan kode angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/10/warna.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-1774194042190658893</guid><pubDate>Wed, 06 Oct 2010 00:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-05T18:36:28.982-07:00</atom:updated><title>Adobe Premiere</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TKvShHDHVCI/AAAAAAAAADU/QZzmsBTBUF4/s1600/adobe-premiere-pro.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 249px; height: 187px;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TKvShHDHVCI/AAAAAAAAADU/QZzmsBTBUF4/s320/adobe-premiere-pro.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5524740834169672738&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Adobe Premiere adalah salah satu software yang popular dan digunakan secara luas dalam pengeditan video. Adanya kesamaan interface Adobe Premiere dengan Adobe PhotoShop dan Adobe After Effect adalah memberikan kemudahan dalam pemakaiannya, image – image dapat disiapkan dengan adobe photoshop dan effect – effect khusus juga dapat disiapkan dari adobe after effect. Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana menggunakan Adobe Premiere Pro.Untuk Mendapatkannya Anda bisa download modul pembelanjaranya &lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/%20%09%20http://www.ziddu.com/download/11963166/adobepermier.zip.html&quot;&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/10/adobe-premiere.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TKvShHDHVCI/AAAAAAAAADU/QZzmsBTBUF4/s72-c/adobe-premiere-pro.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-695560589484556095</guid><pubDate>Sun, 12 Sep 2010 15:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-12T09:01:17.071-07:00</atom:updated><title>Pengenalan HTML</title><description>&lt;div&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Language adalah salah&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;satu bahasa pemprograman web desaign dan juga biasa di sebut script untuk&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;menyusun dokumen-dokumen Web. Dokumen HTML disimpan dalam format&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;teks reguler dan mengandung tag-tag yang memerintahkan web browser untuk&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;mengeksekusi perintah-perintah yang dispesifikasikan&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Struktur dasar HTML adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;html&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;head&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;title&gt;Judul Dokumen HTML&lt;/title&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/head&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;body&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;penulisan informasi Web&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/body&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/html&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Dari struktur dasar HTML di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;a. Tag&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Adalah teks khusus (markup) berupa dua karakter &quot;&lt;&quot; dan &quot;&gt;&quot;, sebagai&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;contoh &lt;body&gt; adalah tag dengan nama body.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tag harus ditulis secara berpasangan, yang terdiri atas tag pembuka dan tag&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;penutup (ditambahkan karakter &quot;/&quot; setelah karakter &quot;&lt;&quot;),&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;sebagai contoh &lt;body&gt; ini adalah tag pembuka isi dokumen HTML, dan&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/body&gt; ini adalah tag penutup isi dokumen HTML.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;b. Element&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Element terdiri atas tiga bagian, yaitu tag pembuka, isi, dan tag penutup.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sebagai contoh untuk menampilkan judul dokumen HTML pada web&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;browser digunakan element title, dimana:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;title&gt; ini adalah tag pembuka judul dokumen HTML&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Judul Dokumen HTML ini adalah isi judul dari dokumen HTML&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/title&gt; ini adalah tag penutup judul dokumen HTML&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tag-tag yang ditulis secara berpasangan pada suatu element HTML, tidak&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;boleh saling tumpang tindih dengan pasangan tag-tag lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Contoh penulisan tag-tag yang benar&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Catatan : Jika penulisan script salah, maka script tidak terbaca sempurna&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;( Eror ) sehingga dapat mengganggu penampilan dan dinamika web itu sendiri&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;c. Attribute&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Attribute mendefinisikan property dari suatu element HTML, yang terdiri atas&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;nama dan nilai. Penulisannya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;tag&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;nama-attr=&quot;nilai-attr&quot;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;nama-attr=&quot;nilai-attr&quot;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/tag&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Secara umum nilai attribute harus berada dalam tanda petik satu atau dua.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sebagai contoh, untuk membuat warna teks menjadi kuning dan latarbelakang&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;halaman web menjadi hitam, penulisannya adalah &lt;body bgcolor=&quot;black&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;text=&quot;yellow&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;d. Element HTML&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Menyatakan pada browser bahwa dokumen Web yang digunakan adalah&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;HTML.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sintaks:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;html&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/html&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;e. Element HEAD&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Merupakan kepala dari dokumen HTML. Tag &lt;head&gt; dan tag &lt;/head&gt; terletak&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;di antara tag &lt;html&gt; dan tag &lt;/html&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sintaks:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;head&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/head&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;f. Element TITLE&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Merupakan judul dari dokumen HTML yang ditampilkan pada judul jendela&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;browser. Tag &lt;title&gt; dan tag &lt;/title&gt; terletak di antara tag &lt;head&gt; dan tag&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/head&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sintaks:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;title&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/title&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;g. Element BODY&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Element ini untuk menampilkan isi dokumen HTML. Tag &lt;body&gt; dan tag&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/body&gt; terletak di bawah tag &lt;head&gt; dan tag &lt;/head&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Element BODY mempunyai attribute-attribute yang menspesifikasikan&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;khususnya warna dan latarbelakang dokumen yang akan ditampilkan pada&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;browser.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sintaks:&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;body text=&quot;v&quot; bgcolor=&quot;w&quot; background=&quot;uri&quot; link=&quot;x&quot; alink=&quot;y&quot; vlink=&quot;z&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/body&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;text :memberikan warna pada teks&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;bgcolor :memberikan warna pada latarbelakang dokumen HTML&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;background :memberikan latarbelakang dokumen HTML dalam bentuk&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;gambar&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;link :memberikan warna untuk link&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;alink :memberikan warna untuk link yang sedang aktif&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;vlink :memberikan warna untuk link yang telah dikunjungi.&lt;/p&gt;  </description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/09/pengenalan-html.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-4281414757817605247</guid><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-27T10:18:12.029-07:00</atom:updated><title>Unsur Seni</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Prinsip Kesatuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan suatu kesan kesatuan yang lazim disebut unity memerlukan prinsip keseimbangan, irama, proporsi, penekanan dan keselarasan. Antara bagian yang satu dengan yang lain merupakan suatu kesatuan yang utuh, saling mendukung dan sistematik membentuk suatu karya seni. Dalam penerapannya pada bidang  karya seni rupa/kriya prinsip kesatuan menekankan pada pengaturan obyek atau komponen obyek secara berdekatan atau penggerombolan unsur atau bagian-bagian. Dalam kekriyaan pengaturan ini bisa dilakukan atau dapat dilakukan dengan cara permainan teknik pahatan, memformulasikan obyek, subyek, dan isian-isian pada suatu bidang garapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Prinsip Keseimbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip keseimbangan berkaitan dengan bobot. Pada karya dua dimensi prinsip keseimbangan ditekankan pada bobot kualitatif atau bobot visual, artinya berat – ringannya obyek hanya dapat dirasakan. Pada karya tiga dimensi prinsip keseimbangan berkaitan dengan bobot aktual (sesungguhnya). Keseimbangan ada dua yaitu: Simetris dan asimetris. Selain dua keseimbangan itu ada juga yang namanya keseimbangan radial atau memancar yang dapat diperoleh dengan menempatkan pada pusat-pusat bagian. Pencapaian keseimbangan tidak harus menempatkan obyek secara simetris atau di tengah-tengah. Keseimbangan juga dapat diperoleh antara penggerombolan dengan obyek-obyek yang berukuran kecil dengan penempatan sebuah bidang yang berukuran besar. Atau mengelompokkan beberapa obyek yang berwarna ringan (terang) dengan sebuah obyek berwarna berat (gelap).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Prinsip Irama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irama dalam karya seni dapat timbul jika ada pengulangan yang teratur dari unsur yang digunakan. Irama dapat  terjadi pada karya seni rupa dari adanya pengaturan unsur garis, raut, warna, teksture, gelap-terang secara berulang-ulang. Pengulangan unsur bisa bergantian yang biasa disebut irama alternatif. Irama dengan perubahan ukuran (besar-kecil) disebut irama progresif. Irama gerakan mengalun atau Flowing dapat dilakukan secara kontinyu (dari kecil ke besar) atau sebaliknya. Irama repetitif adalah pengulangan bentuk, ukuran, dan  warna yang sama (monotun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Prinsip Penekanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada seni rupa  bagian yang menarik perhatian menjadi persoalan/masalah prinsip penekanan yang lebih sering             disebut prinsip dominasi. Dominasi pada karya seni rupa dapat dicapai melalui alternatif  melalui memggerombolkan beberapa unsur, pengaturan  yang  berbeda, baik ukuran atau    warnanya. Seperti misalnya gambar orang dewasa pada sekelompok anak kecil, warna merah di antara warna kuning. Penempatan dominasi tidak mesti di tengah-tengah, walaupun posisi   tengah menunjukkan kesan stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penekan atau pusat perhatian atau juga disebut obyek suatu karya/garapan adalah karya yang dibuat berdasarkan prioritas utama. Karya yang diciptakan paling awal tersebut lebih menonjol dari berbagai segi obyek pendukungnya seperti ukuran, teknik, dan pewarnaannya. Dalam seni kriya, penciptaan suatu karya dinominasi menjadi tiga bagian; I. obyek ciptaan. 2. obyek pendukung dan 3.  isian-isian.  Obyek ciptaan mendapat perhatian yang prioritas dan dominan karena akan dijadikan pusat perhatiannya. Obyek pendukung yang dimaksudkan adalah bentuk-bentuk yang dibuat agar tidak sama persis dengan obyek ciptaan, karena sifatnya sebagai pendukung. Sedangkan isian-isian adalah obyek yang memberikan aksen terhadap kedua obyek ciptaan. Atau memberi pola/motif pada bidang-bidang tertentu untuk memunculkan obyek ciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Prinsip Proporsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proporsi adalah perbandingan antara bagian-bagian yang satu yang lainnya dengan pertimbangan seperti: besar-kecil, luas-sempit, panjang-pendek, jauh –dekat  dan yang lainnya. Dalam seni rupa kriya, perbandingan ini mempertimbangkan seperti bidang gambar dengan obyeknya. Yang juga memjadi perbandingan dalam seni rupa kriya  adalah skala maupun riil/aktual. Berdasarkan kondisi riil, botol lebih tinggi dari pada gelas atau piring lebih lebar dari pada mangkok. Proporsi juga digunakan untuk membedakan obyek utama (tokoh), pendukung (figuran), dan isian-isian (pendukung/latar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Prinsip keselarasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini juga disebut prinsip harmoni atau keserasian. Prinsip ini timbul karena ada kesamaan, kesesuaian, dan tidak adanya   pertentangan. Selain penataan bentuk, teksture, atau warna-warna yang berdekatan (analog). Kalau dalam karya ada warna-warna yang berlawanan (komplementer) harus dicarikan warna pengikat/sunggingan seperti warna putih.&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/unsur-seni.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-4868792426958343515</guid><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 07:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-27T00:20:05.658-07:00</atom:updated><title>Membuat header animasi</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/THdlfPGHlyI/AAAAAAAAAC8/Pb6yovzhOXQ/s1600/untitled.PNG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 245px; height: 185px;&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/THdlfPGHlyI/AAAAAAAAAC8/Pb6yovzhOXQ/s320/untitled.PNG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5509984256413636386&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;Pada tutorial kali ini gambar yang di animasikan adalah Header Blog ini hasil editan dengan menggunakan Photoshop dengan ukuran 525 x 120 pixel silakan kamu copy gambar diatas yang nantinya akan di gunakan pada tutorial ini. Untuk selanjutnya apabila sudah paham cara membuat header animasi silakan kamu masukan gambar header blog kamu dengan ukuran sesuai dengan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;yang kamu inginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CZanwar%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;Langkah pertama jalankan program macromedia flash 8. Kemudian klik File&gt;New.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/THdl41ID9CI/AAAAAAAAADE/5wVCliSKwKw/s1600/untitled.PNG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 254px; height: 191px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/THdl41ID9CI/AAAAAAAAADE/5wVCliSKwKw/s320/untitled.PNG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5509984696119063586&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CZanwar%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;Kemudian klik File&gt;Save As, pilih Folder di komputer kamu kemudian masukan nama pada kolom file name dengan nama “Header” lalu klik tombol Save.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;Untuk lebih jelsanya silahkan download Di sini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CZanwar%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;Edit-Time-Data&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CZanwar%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso&quot;&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;color:black;&quot;   &gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_MzvzQ-_gwb0/SG34c21PLMI/AAAAAAAAANE/UHT5s82bmdM/s1600-h/1.jpg&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id=&quot;_x0000_t75&quot; coordsize=&quot;21600,21600&quot; spt=&quot;75&quot; preferrelative=&quot;t&quot; path=&quot;m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe&quot; filled=&quot;f&quot; stroked=&quot;f&quot;&gt;  &lt;v:stroke joinstyle=&quot;miter&quot;&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;if lineDrawn pixelLineWidth 0&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;sum @0 1 0&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;sum 0 0 @1&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @2 1 2&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @3 21600 pixelWidth&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @3 21600 pixelHeight&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;sum @0 0 1&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @6 1 2&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @7 21600 pixelWidth&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;sum @8 21600 0&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;prod @7 21600 pixelHeight&quot;&gt;   &lt;v:f eqn=&quot;sum @10 21600 0&quot;&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok=&quot;f&quot; gradientshapeok=&quot;t&quot; connecttype=&quot;rect&quot;&gt;  &lt;o:lock ext=&quot;edit&quot; aspectratio=&quot;t&quot;&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5219100717831105730&quot; spid=&quot;_x0000_i1025&quot; type=&quot;#_x0000_t75&quot; alt=&quot;&quot; href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_MzvzQ-_gwb0/SG34c21PLMI/AAAAAAAAANE/UHT5s82bmdM/s1600-h/1.jp&quot; style=&quot;&#39;width:225pt;height:168.75pt&#39;&quot; button=&quot;t&quot;&gt;  &lt;v:imagedata src=&quot;file:///C:\DOCUME~1\Zanwar\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg&quot; href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_MzvzQ-_gwb0/SG34c21PLMI/AAAAAAAAANE/UHT5s82bmdM/s320/1.jpg&quot;&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:Arial;font-size:100%;&quot;  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  </description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/membuat-header-animasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/THdlfPGHlyI/AAAAAAAAAC8/Pb6yovzhOXQ/s72-c/untitled.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-4879403299299234181</guid><pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-13T10:30:53.168-07:00</atom:updated><title>Tips Belajar Design</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;1. Kenali cara belajar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Inilah bagian tersulit dari belajar otodidak, mengenali cara belajar. Perlu disadari bahwa cara belajar setiap orang berbeda. Sebagian orang mungkin lebih suka belajar teori baru kemudian mengikuti tutorial. Sebagian lain mungkin akan melewatkan teori dan langsung pada praktek. Sebagian mungkin lebih nyaman dengan membaca studi kasus dari sebuah projek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Kenali juga media belajar yang cocok buat Anda. Apakah Anda lebih suka belajar lewat video, tutorial tertulis, atau mungkin lewat buku? Apakah Anda lebih nyaman dengan pembahasan yang detail atau yang sifatnya teknis, langsung praktek?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Jadi, bagaimana cara mengenali cara belajar kita sendiri? Silakan bereksperimen dengan mencoba semua cara lalu evaluasi hasilnya. Langkah ini mungkin membutuhkan waktu lama, tapi setelah ini dikuasai, proses belajar Anda akan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;2. Cari guru terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Belajar sendiri artinya Anda memiliki sedikit bahkan tidak ada kesempatan untuk bertanya. Cara terbaik adalah menghindari kondisi yang memungkinkan ini terjadi. Usahakan Anda belajar dari guru-guru terbaik yang bisa mengajarkan dengan mudah dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Jangan belajar dari pemula! Pengetahuannya yang terbatas mungkin malah menyeret Anda ke teknik-teknik yang sebetulnya tidak praktis atau malah tidak berguna. Lebih baik belajar langsung dari para ahli yang sudah berpengalaman di bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Mencari seorang ahli tidak sesulit kedengarannya. Di internet, mereka akan ada di situs-situs besar. Di buku, mereka bisa ditemukan di penerbit-penerbit terkemuka. Mudah bukan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;3. Mulai dengan garis besar baru menuju detail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Di kelas, Anda belajar dengan panduan kurikulum. Materi belajar dimulai dari tingkat awal dan berangsur-angsur makin tinggi. Ketika belajar otodidak, kita mengatur sendiri apa yang akan dipelajari. Sebaiknya mulailah dengan mempelajari garis besar untuk memahami peran setiap materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Misalnya Anda ingin belajar mendesain theme wordpress. Secara garis besar, biasanya desain theme dimulai dari desain mockup di Photoshop, konversi ke html/css, baru konversi ke theme dengan php dan codex wordpress. Jadi, yang perlu Anda lakukan adalah memahami teknik dasar Photoshop, html dan css, baru php dan codex wordpress. Dengan memahami alur ini, proses belajar akan lebih terarah dan tentunya menghemat waktu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;4. Jangan banyak bertanya, gunakan Google!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Di internet ada banyak orang yang baik hati. Mereka menulis tutorial gratis, artikel gratis, software gratis, buku gratis, dan banyak lagi. Itu dilakukan karena memang mereka bisa dan mereka mau. Ini bukan berarti bahwa Anda bisa begitu saja menyuruh mereka. Biasakan untuk selalu mencari solusi permasalahan Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Jika ada masalah ketika belajar, mulailah dengan mencari pertanyaannya di Google. Mudah saja, tinggal tuliskan pertanyaannya. Database wordpress rusak, tulis saja “restore database wordpress rusak”. Mau mengubah nomor chapter di InDesign, tulis saja “changing chapter number in InDesign”. Saya jamin Anda akan memperoleh banyak link.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;5. Bergabung dengan komunitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Komunitas yang baik biasanya aktif jika ada diskusi baru. Sebelum bertanya, pastikan Anda telah mencari di arsip lama. Menanyakan pertanyaan yang sudah ada bisa jadi membuat Anda dianggap spammer. Biasakan juga untuk ikut aktif berdiskusi di pertanyaan-pertanyaan. Ingat bahwa tujuan forum adalah sharing, bukan untuk kita pribadi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;6. Hindari pengalih perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Perhatikan apa saja faktor yang bisa mengganggu proses belajar Anda. Faktor ini mungkin saja facebook, twitter, email, atau orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda harus sendirian, silakan pindah ke kamar tertutup, yang penting tidak ke kamar tidur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/tips-belajar-design.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-7506363408124673382</guid><pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-13T09:44:47.664-07:00</atom:updated><title>Tips Membuat Baliho</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Tips berikut mudah-mudahan bisa bermanfaat khususnya para desain grafis maupun pengunjung blog ini. Tips ini juga hasil dari pengalaman liku-liku saya selama mengerjakan pembuatan banner, baliho dan sejenisnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;membuat banner dan baliho bisa memakai adobephotoshop, coreldraw, illustrator dan freehand&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;karena proses akhir cetakan menggunakan mesin digital printing upayakan file terkonvert atau di-export ke file JPG dengan proses warna &lt;a href=&quot;http://www.december.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;CMYK&lt;/a&gt; bukan RGB.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;jangan pernah dilupakan bahwa dalam mengerjakan-nya harus menggunakan warna CMYK sekali lagi CMYK karena hukumnya Wajib dan di haramkan dalam dunia desain. Kenapa ? kenapa tidak boleh RGB, apa artinya RGB dan CMYK. silahkan baca penjelasannya tentang &lt;strong&gt;RGB&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;CMYK&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;jika ukuran banner sangat besar misal : 2m x 3m, 3m c 4m, 3m x 5m, 10m x 2m, 25m x 3m dan ukuran big size lainnya pakai alternatif resolusi 96 atau 100 dpi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;jangan membuat ukuran banner khususnya yang besar dan panjang dengan ukuran asli, pakai ukuran image sizenya dengan setengahnya misal ukuran 3×5 meter di perkecil 1.5 x 2.5m dg resolusi 100dpi (di potoshop).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;ukuran big size sebaiknya menggunakan perbandingan dari aslinya misal  50% dari ukuran sebenarnya. gunakan imagesize di photoshop dan atur sesuai kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;usahakan memoy sizenya di sheetnya tidak melebihi 500mb ( maksudnya memory yg dibutuhkan saat mengerjakan desain tersebut, biasanya bisa dilihat di toolbar nav bawah misal Doc: 100M : 50M&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;agar gambar tidak pecah ambil gambar ukuran sizenya diatas 150kb atau minimal bila di lihat gambar tidak pecah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;jangan memaksakan gambar yang tidak maksimal karena sangat mempengaruhi hasil dan kualitas, sebagus apapun desain akan mengurangi mutu jika gambar pecah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;resolusi gambar 72dpi bukan berarti gambar jelek dan pecah, coba di cek di photoshop lihat sizenya misal jika size 500pixel resulosi 72 artinya gambar cukup bagus&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;deteksi gambar pecah atau tidak harus dilihat resulosi dan pixelnya seimbang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;di coreldraw setelah selesai lebih baik file diexport ke JPG dg resolusi 300 dpi dan original size serta image with CMYK. Semakin besar ukurannya maka resolusi harus dikurangi termasuk prosentasi size nya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Point point diatas sebenarnya masih banyak lagi karena sebenarnya dasar-dasar pengerjaannya yang harus diketahui adalah seputar resolusi dan size serta pixel.. dalam artian diluar tehnis sejauh mana skill desainer tersebut mengerjakannnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;Sumber:adiguna.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/tips-membuat-baliho.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-3947713172363178626</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 17:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T10:29:24.528-07:00</atom:updated><title>Pengambilan Gambar Dengan Kamera</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1 Cara memegang Kamera&lt;br /&gt;Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.&lt;br /&gt;2. Zoom. Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.&lt;br /&gt;3. Suara. Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.&lt;br /&gt;4. Peraturan 10 detik. Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lamadam hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu kondisi sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama.&lt;br /&gt;5. Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambar panning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara3-5 detik).&lt;br /&gt;6. Fokus, Exposure and White Balance (keseimbangan warna) . Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .&lt;br /&gt;7. Tanggal dan Waktu. Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950-tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.&lt;br /&gt;8. Cutaways (gambar pengisi). Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.&lt;br /&gt;Beberapa angle berikut ini mungkin dapat menginspirasi Anda&lt;br /&gt;- Dutch angle, pengambilan gambar miring. Biasanya digunakan untuk menggambarkan ketidakstabilan emosi.&lt;br /&gt;- Worm angle / mata cacing, kamera persis diletakkan diatas tanah&lt;br /&gt;- Crazy angle, kamera bergerak tidak beraturan&lt;br /&gt;- Change focus, mengubah fokus dari satu obyek ke obyek lain dalam satu frame.&lt;br /&gt;- Circle / circular track, kamera mengitari obyek&lt;br /&gt;- Side shot, kamera merekam dari samping dan mengikuti obyek yang berjalan.&lt;br /&gt;- Extreme top shot, kamera mengambil tepat diatas obyek (900).&lt;br /&gt;- High angle, pengambilan gambar dari atas obyek.&lt;br /&gt;- Eye level, pengambailan gambar sejajar dengan mata.&lt;br /&gt;- Low angle, pengambilan gambar dari bawah obyek.1 Cara memegang Kamera Video.&lt;br /&gt;Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.&lt;br /&gt;2. Zoom. Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.&lt;br /&gt;3. Suara. Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.&lt;br /&gt;4. Peraturan 10 detik. Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lamadam hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu kondisi sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama.&lt;br /&gt;5. Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambar panning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara3-5 detik).&lt;br /&gt;6. Fokus, Exposure and White Balance (keseimbangan warna) . Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .&lt;br /&gt;7. Tanggal dan Waktu. Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950-tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.&lt;br /&gt;8. Cutaways (gambar pengisi). Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.&lt;br /&gt;Beberapa angle berikut ini mungkin dapat menginspirasi Anda&lt;br /&gt;- Dutch angle, pengambilan gambar miring. Biasanya digunakan untuk menggambarkan ketidakstabilan emosi.&lt;br /&gt;- Worm angle / mata cacing, kamera persis diletakkan diatas tanah&lt;br /&gt;- Crazy angle, kamera bergerak tidak beraturan&lt;br /&gt;- Change focus, mengubah fokus dari satu obyek ke obyek lain dalam satu frame.&lt;br /&gt;- Circle / circular track, kamera mengitari obyek&lt;br /&gt;- Side shot, kamera merekam dari samping dan mengikuti obyek yang berjalan.&lt;br /&gt;- Extreme top shot, kamera mengambil tepat diatas obyek (900).&lt;br /&gt;- High angle, pengambilan gambar dari atas obyek.&lt;br /&gt;- Eye level, pengambailan gambar sejajar dengan mata.&lt;br /&gt;- Low angle, pengambilan gambar dari bawah obyek&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/pengambilan-gambar-dengan-kamera.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-3491418722965056292</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 17:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T10:24:08.756-07:00</atom:updated><title>Teknik Pengambilan Gambar</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Film merupakan hasil karya seni yang berasal dari perpaduan banyak unsur, seperti suara, gambar, dan gerak, dll. Pemerintah sendiri mendefinisikan film sebagai berikut : ”Film adalah karya cipta seni budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang dengar yang dibuat berdasarkan sinematografi dengan direkam pada pita selluloid, pita video, piringan video, dan atau bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam bentuk, jenis, ukuran melalui kimiawi, proses elektronik atau proses lainnya atau tanpa suara yang dapt dipertunjukkan dan atau ditayangkan dengan sistem proyek mekanik, elektronik dan atau lainnya (UU Perfilman th. 1992, Bab I, Pasal 1).”&lt;br /&gt;Sebagaimana dijelaskan di dalam definisi tersebut film termasuk ke dalam golongan karya seni, dan dilihat dari urutannya film merupakan seni yang ketujuh di dalam jajaran seni-seni yang lain. Film agak berbeda dengan seni yang lain, karena film lahir dari gabungan unsur-unsur seni-seni yang lain yaitu seni sastra, teater, rupa, suara, musik, dan arsitektur, selain unsur-unsur seni tersebut di dalam film juga terkandung unsur teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam suatu pembuatan film, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kameramen, kameramen mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan sutradara. Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kamera yang digunakan dalam film sangat beragam jenisnya, namun secara garis besar kamera terbagi tiga yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kamera foto (still photography)&lt;br /&gt;Kamera foto menghasilkan gambar-gambar yang tidak bergerak ( still single picture). Bahan baku penyimpanan gambar berasal dari pita selluloid, sehingga setelah melakukan perekaman harus diproses lagi dengan pemrosesan secara kimiawi. Contoh : kamera analog, kamera digital.&lt;br /&gt;2. Kamera film (cinema photography)&lt;br /&gt;Kamera film memiliki bahan yang sama dengan kamera foto namun hasil yang didapat berbeda, kamera film menghasilkan gambar yang bergerak atau biasa disebut still motion. Contoh : kamera 8 mm, 16 mm, 35 mm.&lt;br /&gt;3. Kamera video (video photography)&lt;br /&gt;Untuk kamera vide sendiri memiliki persamaan dengan kamera film karena menghasilkan gambar bergerak (still motion), namun yang membedakan yaitu bahan bakunya yang berupa kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis. Contoh : kamera Betacam, MiniDV, HDCam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik-teknik yang terdapat pada pengambilan gambar sangat bervariasi, sehingga saat kita menonton suatu film tampak macam-macam sudut pandang pengambilan gambar yang merupakan hal penting dalam film. Penonton akan merasa jenuh apabila gambar yang disajikan terlihat monoton. Adapun teknik-teknik yang ada dalam pengambilan gambar yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)&lt;br /&gt;a. Bird Eye View&lt;br /&gt;Pengambilan gambar dilakukan dari atas dari ketinggian tertentu sehingga memperlihatkan lingkungan yang sedemikian luas dengan benda-benda lain yang tampak dibawah sedemikian kecil. Pengambilan gambar biasanya menggunakan helikopter maupun dari gedung-gedung tinggi.&lt;br /&gt;b. High Angle&lt;br /&gt;Sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, pengambilan gambar seperti ini memiliki arti yang dramatik yaitu kecil atau kerdil.&lt;br /&gt;c. Low Angle&lt;br /&gt;Pengambilan gambar diambil dari bawah si objek, sudut pengambilan gambar ini merupakan kebalikan dari high angle. Kesan yang ditimbulkan dari sudut pandang ini yaitu keagungan atau kejayaan.&lt;br /&gt;d. Eye Level&lt;br /&gt;Pengambilan gambar ini mengambil sudut sejajar dengan mata objek, tidak ada kesan dramatik tertentu yang didapat dari eye level ini, yang ada hanya memperlihatkan pandangan mata seseorang yang berdiri.&lt;br /&gt;e. Frog Level&lt;br /&gt;Sudut pengambilan gambar ini diambil sejajar dengan permukaan tempat objek berdiri, seolah-olah memperlihatkan objek menjadi sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ukuran gambar (frame size)&lt;br /&gt;a. Extreem Close-up (ECU)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek. Fungsinya untuk kedetailan suatu objek.&lt;br /&gt;b. Big Close-up (BCU)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek. Fungsi untuk menonjolkan ekpresi yang dikeluarkan oleh objek.&lt;br /&gt;c. Close-up (CU)&lt;br /&gt;Ukuran gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga leher. Fungsi untuk memberi gambaran jelas terhadap objek.&lt;br /&gt;d. Medium Close-up (MCU)&lt;br /&gt;Gambar yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga dada. Fungsinya untuk mepertegas profil seseorang sehingga penonton jelas.&lt;br /&gt;e. Mid Shoot (MS)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar sebatas kepala hingga pinggang. Fungsinya memperlihatkan sosok objek secara jelas.&lt;br /&gt;f. Knee Shoot (KS)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.&lt;br /&gt;g. Full Shoot (FS)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar penuh objek dari kepala hingga kaki. Fungsinya memperlihatkan objek beserta lingkungannya.&lt;br /&gt;h. Long Shoot (LS)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan latar belakangnya.&lt;br /&gt;i. Extreem Long Shoot (ELS)&lt;br /&gt;Pengambilan gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh. Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut bagian dari lingkungannya.&lt;br /&gt;j. 1 Shoot&lt;br /&gt;Pengambilan gambar satu objek. Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.&lt;br /&gt;k. 2 Shoot&lt;br /&gt;pengambilan gambar dua objek. Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang berkomunikasi.&lt;br /&gt;l. 3 shoot&lt;br /&gt;pengambilan gambar tiga objek. Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.&lt;br /&gt;m. Group Shoot&lt;br /&gt;Pengambilan gambar sekumpulan objek. Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam melakukan suatu aktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Gerakan kamera (moving camera)&lt;br /&gt;a. Zooming (In/Out)&lt;br /&gt;Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek, gerakan ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh kamera video dan kameramen hanya mengoperasikannya saja.&lt;br /&gt;b. Panning (Left/Right)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan gerakkan panning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri, namun bukan kameranya yang bergerak tapi tripodnya yang bergerak sesuai arah yang diinginkan.&lt;br /&gt;c. Tilting (Up/Down)&lt;br /&gt;Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan ke bawah, masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang didapat memuaskan dan stabil.&lt;br /&gt;d. Dolly (In/Out)&lt;br /&gt;Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur, hampir sama dengan gerakan Zooming namun pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.&lt;br /&gt;e. Follow&lt;br /&gt;Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.&lt;br /&gt;f. Framing (In/Out)&lt;br /&gt;Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (in) atau keluar (out) framming shot.&lt;br /&gt;g. Fading (In/Out)&lt;br /&gt;Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada disebut fade in, sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan menghilang dan digantikan gambar baru disebut fade out.&lt;br /&gt;h. Crane Shoot.&lt;br /&gt;Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan&lt;br /&gt;bergerak sendiri bersama kameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gerakan objek (moving object)&lt;br /&gt;a. Kamera sejajar objek. Kamera sejajar mengikuti pergerakan objek, baik ke kiri maupun ke kanan.&lt;br /&gt;b. Walking (In/Out) Objek bergerak mendekati (in) maupun menjauhi (out) kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :&lt;br /&gt;a. Motivasi&lt;br /&gt;b. Informasi&lt;br /&gt;c. Komposisi&lt;br /&gt;d. Suara&lt;br /&gt;e. Sudut Kamera&lt;br /&gt;f. Kontinuitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/teknik-pengambilan-gambar.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-785454510557523380</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 16:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T10:01:05.804-07:00</atom:updated><title>Menggambar Bentuk.</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menggambar Bentuk adalah memindahkan objek/benda-benda yang ada disekitar kita dengan tepat seperti keadaan benda yang sebenarnya,&lt;br /&gt;menurut arah pandang dan cahaya yang ada.&lt;br /&gt;Menggambar bentuk adalah memindahkan objek/benda-benda yang ada disekitar kita dengan tepat seperti keadaan benda yang sebenarnya, menurut arah pandang dan cahaya yang ada.&lt;br /&gt;Menurut Dr. Cut Kamaril WS. Menggambar Bentuk merupakan usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan ide/gagasan, perasaan dalam wujud dwi matra yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna.&lt;br /&gt;Ungkapan tersebut sesuai dengan bentuk benda yang digambar. Hasil gambarnya menunjukkan kreativitas maupun keterampilan penggambar dalam menampilkan ketepatan bentuk maupun jenis benda yang digambar.&lt;br /&gt;Dalam menggambar bentuk dituntut ketepatan bentuk benda yang digambar. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan tentang dasar-dasar ketepatan bentuk yakni proporsi atau ukuran perbandingan dan ketepatan barik/tekstur yang menunjukkan ketepatan jenis benda tersebut. Bagi orang yang pandai menggambar dapat menggambar langsung dengan tepat apa yang digambar. Bagi orang yang masih belajar perlu mengetahui dasar-dasar proporsi tersebut, dengan menggunakan garis-garis pertolongan untuk membagi-bagi bentuk benda dalam ukuran perbandingan tertentu supaya gambarnya tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat Menggambar&lt;br /&gt;Menggambar adalah membuat guratan di atas sebuah permukaan yang secara grafis menyajikan kemiripan mengenai sesuatu.&lt;br /&gt;Kata menggambar atau kegiatan menggambar dapat diartikan sebagai memindahkan satu atau beberapa objek ke atas bidang gambar tanpa melibatkan emosi, perasaan dan karakter penggambarnya.&lt;br /&gt;Pemindahan ini dalam pengertian pemindahan bentuk atau rupa dengan memperkecil atau memperbesar ukuran keseluruhan yang untuk kepentingan tertentu dapat juga mempergunakan skala perbandingan (perbandingan ukuran) secara akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis pensil/potlot untuk menggambar&lt;br /&gt;Menggambar dimulai dengan memilih jenis kertas yang cocok,&lt;br /&gt;disesuaikan dengan media pensil/potlot.&lt;br /&gt;Potlot adalah alat yang lembut, tidak banyak memeberikan kedalaman, tingkat kekerasannya bermacam-macam; untuk permulaan gunakanlah potlot yang sedang lunaknya. (Untuk merampungkan gambar kelak hendaknya selalu digunkan potlot yang paling bermutu sejauh yang dapat diperoleh). Kekuatan garis bergantung pada kertas yang dipergunakan. Makin kasap kertas yang digunakan, makin gelap goresan potlot yang diperoleh. Sebaliknya makin licin kertas, makin abu-abu goresan itu. Kertas harus cukup kasap agar diperoleh garis potlot yang baik dan cukup keras sehingga tidak bercalar oleh potlot.Untuk lebih jelasnya silahkan download &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/11185175/MenggambarBentuk.rtf.html&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/menggambar-bentuk.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-5630439673592202563</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 16:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T09:52:15.366-07:00</atom:updated><title>8 langkah merawat laptop</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1.Membersihkan “Keyboard”&lt;br /&gt;Keyboar laptop gampang sekali kotor, entah karena jari tangan yang berminyak, abu rokok, remah-remah roti, atau debu. Ambil kuas dan sapukan ke sela-sela tombol untuk mengeluarkan kotoran, atau gunakan vacuum cleaner portabel untuk menyedot debu yang ada. Bersihkan permukaan tombol kibor dengan kain yang dibasahi cairan pembersih kaca. Gunakan proteksi pelindung kibor untuk mencegah kotoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Mengelap Layar&lt;br /&gt;Jangan sembarangan menggunakan cairan pembersih pada layar, pakailah pembersih kaca. Semprotkan pada kain halus atau katun, lalu poles layar monitor. Jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa menyebabkan pemukaan LCD (Liquid Crystal Display) menjadi belang. Bersihkan secara searah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan, serta jangan menekannya terlalu keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Hindari Panas Matahari&lt;br /&gt;Jangan meninggalkan notebook di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan di dalam mobil bisa menyebabkan kerusakan komponen-komponen notebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Menghindari Goresan&lt;br /&gt;Amankan benda-benda tajam dari sekitar notebook. Taruh lapisan pelindung di atas kibor sebelum Anda menutup case, agar layar tak tergores. Apabila Anda hendak bepergian, masukkan notebook pada wadah/tas yang telah tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Case Cemerlang&lt;br /&gt;Tangan yang kotor dan berminyak juga menjadi penyebab case tidak lagi mengilat. Pakai deterjen nonzat alkalin dicampur air untuk membersihkannya. Bisa pula dengan pembersih multiguna untuk peranti elektronik, yang biasanya berupa busa. Semprotkan pada kain lap lembut, lalu gosok secara perlahan permukaan case.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Menyimpan notebook&lt;br /&gt;Bila Anda akan menyimpan notebook dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta bersirkulasi udara cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, setrum baterai dengan cara mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Hindari Medan Magnet&lt;br /&gt;Untuk melindungi data yang ada di dalam hard disk, jangan letakkan peranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar notebook. Peranti-peranti penghasil medan magnet, misalnya, spiker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan Menggunakan Laptop di atas tempat tidur&lt;br /&gt;Laptop memiliki sirkulasi pertukan udara diberbagai bagian bodynya. Sebagian ada yang berada di bagian bawah. Ketika kita meletakkan di alas yang lembut seperti tempat tidur, sofa dsb, bagian sirkulasi bawah akan tersumbat. Tentu saja ini tidak baik untuk kelangsungan kerja ketika sedang berjalan maupun umur laptop anda.&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/8-langkah-merawat-laptop.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-5744453493442693349</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 16:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T09:50:53.496-07:00</atom:updated><title>Langkah-langkah Membuat makalah</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Kata Pengantar : berisi kata2 harapan penulis, ucapan trimakasih, dll dari penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Daftar isi (jelas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pendahuluan : latar belakang pembuatan tugas, tujuan dan manfaat yg diinginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Landasan teori : kutipan teori2 yg mendasari makalah, biasa lgs dikutip dari buku diktat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pembahasan : inti makalah yg ingin lo bahas masukan di bab ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kesimpulan : pendek kata dari pembahasan masukin sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Daftar Pustaka : sumber2 yg anda pakai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk tahap awal yaitu :&lt;br /&gt;Memilih Topik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap untuk menuju langkah berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai contoh, bila topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentukan Tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu? Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan Minat Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi Potensial Topik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan. Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat Outline&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang terorganisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi yang mendukung ide utama&lt;br /&gt;Menuliskan Tesis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuliskan Tubuh Esai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: “Pemberantasan korupsi di Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/langkah-langkah-membuat-makalah.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-2461483561802589622</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 16:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T09:47:27.313-07:00</atom:updated><title>Metode untuk menggambar 2D</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk menggambar 2D terdapat 3 cara metode yang sering digunakan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Metode dengan prinsip Cartesian 2D&lt;br /&gt;Anggap saja titik acuan berada di titik koordinat 40,200 dan titik tujuan berada di titik koordinat 400,60. maka untuk mengetikan perintah pada command promtnya, seperti :&lt;br /&gt;• Command : line (enter)&lt;br /&gt;• Specify first point : 40,200 (enter)&lt;br /&gt;• Specify next point or (Undo) : 400,60 (enter)&lt;br /&gt;2. Metode dengan prinsip Polar 2D&lt;br /&gt;Anggap saja titik acuan berada di sembarang titik koordinat yaitu dengan menempatkan kursor dan klik. Misalnya:&lt;br /&gt;• Command : line (enter)&lt;br /&gt;• Specify first point : 40,200 (enter)&lt;br /&gt;• Specify next point or (Undo) : @ 200&lt;-50 (enter)&lt;br /&gt;Dimana :&lt;br /&gt;@ untuk menyatakan angka 200 yang ada di depannya adalah jarak pergerakan. &lt; untuk menyatakan bahwa angka -50 yang ada di depannya adalah besar sudut dari Sumbu 0. sedangkan tanda minus yang mendahului angka 50 tersebut menunjukan bahwa perputaran sudut searah jarum jam.&lt;br /&gt;3. Metode dengan prinsip Relatif 2D&lt;br /&gt;Anggap saja titik acuan berada di sembarang titik koordinat sedangkan pergerakan titik tujuan, searah sumbu X sejauh ∆x dan searah sumbu Y sejauh ∆y. misalkan ∆x = 200 dan ∆y = 150, maka&lt;br /&gt;• Command : line (enter)&lt;br /&gt;• Specify first point : 40,200 (enter)&lt;br /&gt;• Specify next point or (undo) : @200,-150 (enter)&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya silahkan download &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/11184982/1.txt.html&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/metode-untuk-menggambar-2d.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6514109262465347290</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 15:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T08:46:56.836-07:00</atom:updated><title>Arsir dan Gradasi</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menguasai teknik arsir dan gradasi adalah salah satu teknik dasar menggambar dengan pensil. Arsir gradasi akan membantu ketajaman mata Anda agar mengenal tingkat intensitas cahaya sehingga dapat melihat daerah terang dan gelap suatu obyek. Latihan arsir gradasi juga sangat membantu ketika Anda membuat bayangan dari suatu obyek.&lt;br /&gt;Berlatih teknik arsir gradasi dapat Anda mulai dengan membuat satu baris kotak. Jumlahnya bebas terserah Anda seperti gambar di bawah ini. Kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan satu jenis ukuran pensil. Contoh kotak pertama diarsir dengan pensil 2H, kemudian kotak kedua diarsir dengan pensil H, dan seterusnya. Ketika mengarsir semua dilakukan dengan tekanan yang sama. Lihat perbedaan intensitas gelap terang yang dihasilkan setiap pensil. Kemudian arsir gradasi dapat dihasilkan dengan cara lain yaitu buatlah beberapa baris kotak seperti gambar di bawah ini. Lalu Anda menggunakan beberapa jenis pensil, misalnya pensil B, 4B, dan 9B. Arsirlah baris kotak bagian atas dengan pensil B, kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan tingkat tekanan pensil yang berbeda. Lihat intensitas gelap terang yang dihasilkan dengan pensil B. Kemudian arsirlah baris kotak bagian tengah dengan pensil 4B, dan berikan tekanan yang berbeda pada setiap kotaknya. Begitu pun dengan baris kotak bagian bawah diarsir dengan pensil 9B dengan tekanan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arsir gelap dengan tekanan paling kuat yang dihasilkan pensil B bisa hampir menyamai kualitas arsir pensil 4B, begitu pun dengan pensil 4B dengan tekanan yang kuat bisa menyamai intensitas arsir gelap 9B. Dengan sedikit memberi tekanan, intensitas arsir yang dihasilkan pensil 4B bisa menyamai dengan intensitas arsir pensil B. Lakukan dengan berbagai macam jenis pensil lainnya sehingga tingkat kepekaan Anda pada intensitas cahaya dan gelap terang pada suatu obyek meningkat.&lt;br /&gt;Latihan selanjutnya Anda mencoba membuat komposisi bentuk dasar, kemudian pada setiap bentuk dasar Anda memberikan arsir dengan tingkat intensitas yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah kotak dengan berbagai ukuran dan bentuk yang sudah mengalami distorsi. Kemudian komposisikan kotak-kotak tersebut. Anda juga dapat membuat komposisi bentuk dengan menggunakan bentuk dasar lainnya seperti lingkaran, segitiga, dan sebagainya. Anda dapat mengkomposisikan bentuk-bentuk dasar tersebut dengan cara yang berbeda. Cobalah membuat berbagai macam sketsa lainnya, carilah berbagai ide komposisi bentuk lainnya, dan pilihlah sketsa yang Anda suka.&lt;br /&gt;Setelah membuat sketsa komposisi bentuk kotak, persiapkanlah berbagai jenis ukuran pensil, saya lebih suka menggunakan pensil ukuran keras seperti H terlebih dahulu untuk memberikan arsir terang pada kotak yang diinginkan, kemudian pada beberapa bagian masih dengan pensil yang sama saya memberikan tekanan yang lebih kuat sehingga memberikan arsir gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah yakin pada kotak mana yang ingin saya arsir untuk daerah terang dan gelap maka saya menggunakan pensil ukuran lunak seperti 2B. Anda dapat melihat pada gambar dibawah dengan memberikan arsir gelap dan terang maka pada komposisi kotak terlihat ada suatu volume atau kedalaman.&lt;br /&gt;Pada saat Anda menggambar suatu obyek Anda akan mengerti bahwa hanya dengan memberikan arsir gradasi gelap terang, maka obyek tersebut terlihat mempunyai volume dan intensitas cahaya yang berbeda.Untuk lebih lengkapnya silahkan download di &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/11184294/02.Sketsa.zip.html&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/arsir-dan-gradasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-6903019843091313780</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 15:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T08:31:53.085-07:00</atom:updated><title>PENGENALAN FLASH</title><description>&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TGQStNp7YrI/AAAAAAAAACs/8Kqc0HeHyvE/s1600/flash.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 199px;&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TGQStNp7YrI/AAAAAAAAACs/8Kqc0HeHyvE/s320/flash.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5504545212522521266&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;• toolbar• stage• panel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;• menggunakan grid dan ruler&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;• perbesaran gambarFlash adalah salah satu program pembuatan animasi yang sangat handal. Kehandalah flash dibandingkan dengan program yang lain adalah dalam hal ukuran file dari hasil animasinya yang kecil. Untuk itu animasi yang dihasilkan oleh program flash banyak digunakan untuk membuat sebuah web agar menjadi tampil lebih interaktif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Seperti telah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa salah satu kendala dari pembuatan sebuah web adalah ukurannya yang harus kecil, sehingga kesulitan untuk memasukkan animasi kedalamnya disebabkan oleh ukuran file animasi yang umumnya sangat besar. Program flash mengatasi kendala kendala diatas dengan baik, sehingga hampir semua web yang interaktif saat ini menggunakan flash sebagai bagian didalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Toolbar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Toolbal berisi kumpulan tool yang digunakan untuk membuat dan memilih isi di dalam Timeline dan Stage. Toolbar terbagi menjadi tool dan modifier. Setiap tool memiliki ukuran Modifier tertentu yang ditampilkan ketika kita memilih tool tersebut. Sebagai contoh, jika kita memilih Text tool maka modifier seperti huruf, ukuran huruf, warna huruf dapat kita atur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TGQTLW9Kn0I/AAAAAAAAAC0/UBujh7EcWuw/s1600/fl.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 254px; height: 320px;&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TGQTLW9Kn0I/AAAAAAAAAC0/UBujh7EcWuw/s320/fl.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5504545730415206210&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Timeline&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Jika anda membayangkan movie Flash sebagai sebuah buku, Timeline merupakan tabel interaktif dari isinya. Setiap adegan seperti sebuah bab, setiap frame seperti halaman. Imajinasikan bahwa anda mendapatkan poin sampai bab 10 pada tabel isinya, dan buku akan membalik ke halaman pertama dari bab ini. Pada Flash, ketika anda meng-klik sebuah frame pada Timeline (atau ketika play-head memasuki kerangka), frame itu muncul pada dokumen anda.&lt;/span&gt; Untuk lebih lengkapnya silahkan download Di &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/11184007/modulflash.pdf.html&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/pengenalan-flash.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_KKHaj74JmHU/TGQStNp7YrI/AAAAAAAAACs/8Kqc0HeHyvE/s72-c/flash.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2342321645151232504.post-5227734586816679525</guid><pubDate>Thu, 12 Aug 2010 15:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-12T08:18:53.400-07:00</atom:updated><title>Pengertian gambar ilustrasi</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 12&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 12&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSER%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;themeData&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSER%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;colorSchemeMapping&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSER%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val=&quot;Cambria Math&quot;&gt;    &lt;m:brkbin val=&quot;before&quot;&gt;    &lt;m:brkbinsub val=&quot;--&quot;&gt;    &lt;m:smallfrac val=&quot;off&quot;&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val=&quot;0&quot;&gt;    &lt;m:rmargin val=&quot;0&quot;&gt;    &lt;m:defjc val=&quot;centerGroup&quot;&gt;    &lt;m:wrapindent val=&quot;1440&quot;&gt;    &lt;m:intlim val=&quot;subSup&quot;&gt;    &lt;m:narylim val=&quot;undOvr&quot;&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; defunhidewhenused=&quot;true&quot; defsemihidden=&quot;true&quot; defqformat=&quot;false&quot; defpriority=&quot;99&quot; latentstylecount=&quot;267&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;0&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Normal&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 7&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 8&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;9&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;heading 9&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 7&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 8&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; name=&quot;toc 9&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;35&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;caption&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;10&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Title&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;1&quot; name=&quot;Default Paragraph Font&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;11&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Subtitle&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;22&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Strong&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;20&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Emphasis&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;59&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Table Grid&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Placeholder Text&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;1&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;No Spacing&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Revision&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;34&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;List Paragraph&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;29&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Quote&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;30&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Intense Quote&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;60&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;61&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light List Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;62&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;63&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;64&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;65&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;66&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;67&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;68&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;69&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;70&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Dark List Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;71&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;72&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;73&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;19&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Subtle Emphasis&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;21&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Intense Emphasis&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;31&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Subtle Reference&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;32&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Intense Reference&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;33&quot; semihidden=&quot;false&quot; unhidewhenused=&quot;false&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;Book Title&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;37&quot; name=&quot;Bibliography&quot;&gt;   &lt;w:lsdexception locked=&quot;false&quot; priority=&quot;39&quot; qformat=&quot;true&quot; name=&quot;TOC Heading&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:&quot;Cambria Math&quot;; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1800609083; 	mso-list-template-ids:417524910;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;&quot; &gt;Ilustrasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt; adalah hasil visualisasi dari suatu tulisan dengan teknik &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Drawing&quot; title=&quot;Drawing&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;color:blue;&quot;  &gt;drawing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Lukisan&quot; title=&quot;Lukisan&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;color:blue;&quot;  &gt;lukisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;, fotografi, atau teknik &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_rupa&quot; title=&quot;Seni rupa&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;color:blue;&quot;  &gt;seni rupa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt; lainnya yang lebih menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud daripada bentuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Tujuan ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual, tulisan tersebut lebih mudah dicerna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a name=&quot;Fungsi&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;&quot; &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Fungsi khusus ilustrasi antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot; type=&quot;disc&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Memberikan bayangan setiap karakter di dalam cerita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Memberikan bayangan bentuk alat-alat yang digunakan di      dalam tulisan ilmiah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Memberikan bayangan langkah kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Mengkomunikasikan cerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Menghubungkan tulisan dengan kreativitas dan      individualitas manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:85%;&quot;  &gt;Memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa      bosan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  </description><link>http://kusumaaja.blogspot.com/2010/08/pengertian-gambar-ilustrasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Kusuma)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>