<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;CEYBRnYyfSp7ImA9WhRWFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753</id><updated>2012-01-02T10:42:37.895+08:00</updated><category term="bible study" /><category term="sermon" /><category term="idea" /><category term="Opinion" /><category term="history fo dunamis" /><category term="Game" /><category term="Hang out" /><category term="Crusade" /><category term="Hasil Browsing" /><category term="Mimbar" /><category term="tutorial" /><title>vision</title><subtitle type="html">Experience. Might be useful...</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>97</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/gBKN" /><feedburner:info uri="blogspot/gbkn" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><link rel="license" type="text/html" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/2.0/" /><feedburner:emailServiceId>blogspot/gBKN</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;CEYBRnc5eip7ImA9WhRWFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-677289241098967069</id><published>2012-01-02T10:24:00.006+08:00</published><updated>2012-01-02T10:42:37.922+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-02T10:42:37.922+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Crusade" /><title>NUSA KAMBANGAN Tak sesuai promosi</title><content type="html">Kesempatan untuk melayani di Nusa Kambangan adalah kesempatan yang sangat berharga dan langka. Persiapan berangkat ke Cilacap yang tentu membutuhkan rupiah tidak sedikit, dan juga izin untuk masuk ke Lapas paling angker di Indonesia ini agak ribet ngurusnya. Tanpa kontak yang tepat, langkah pasti tersendat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur, saya bersama isteri sudah berserah dengan apapun yang terjadi. Kami hanya menjawab panggilan dan pada tanggal 25 Desember 2011 sore kami berangkat dari Palangka Raya menuju Jakarta dan lanjut ke Semarang. Pagi tanggal 26 Desember 2011, kami bertemu dengan tim pelayanan Bethesda dari Gereja Bethel Tabernakel Semarang dan langsung melanjutkan perjalanan ke Cilacap. Sore hari, dibawah guyuran hujan kami memasuki kabupaten Cilacap yang Bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di hotel, kami mendapat briefing singkat tentang Nusa Kambangan dan bagaimana prosedur pelayanan di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapas Nusakambangan terdiri atas tujuh lapas, &lt;br /&gt;1. Lapas Klas IIb Terbuka (dibangun th 2007)&lt;br /&gt;2. Lapas Klas I Batu (th 1925)&lt;br /&gt;3. Lapas Klas IIa Besi (th 1929)&lt;br /&gt;4. Lapas Klas IIa Narkotika (th 2007)&lt;br /&gt;5. Lapas Klas IIa Kembang Kuning (th 1950)&lt;br /&gt;6. Lapas Klas IIa Permisan (th 1908)&lt;br /&gt;7. Lapas Klas IIa Pasir Putih (Th 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan yang disodorkan kepada saya ketika diundang untuk datang ke Nusa Kambangan oleh Tim Pelayanan Bethesda, adalah Lapas Permisan dan Lapas Pasir Putih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata yang bisa kami layani adalah Lapas Narkotika dan Lapas Pasir Putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapas Narkotika merupakan Lapas yang baru dibuka pada 21 April 2008. Lapas Narkotika dibangun karena Lapas Besi yang digunakan untuk tahanan Narkoba daya tampungnya sudah melebihi ambang batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapas Pasir Putih adalah Lapas paling 'bergengsi'. Di sana ada icon-icon yang terkenal, pembunuh berencana, bandar narkoba, teroris, dan sebagainya yang hukuman mereka rata-rata seumur hidup atau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti di medan perang, apa yang kita persiapkan dan rencanakan, di lapangan tentu ada kemungkinan besar untuk berubah. Selain tujuan Lapas yang seharusnya kami kunjungi berubah, cara melayani juga berubah, tidak seperti 2 tahun lalu menurut koordinator pelayanan kami. Kalau 2 tahun lalu mereka bisa melayani bergiliran, maksudnya kami ada 10 orang bisa hadir seluruhnya di satu Lapas dan melayani di situ, setelah selesai kami semua bisa pindah ke Lapas berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang tidak bisa, kami harus dipisah, karena pelayanan di dua Lapas harus dilakukan bersamaan berhubung perubahan waktu dan kebijakan dari Kalapas yang baru. Cukup alot negosiasi dari Tim Bethesda mempertahankan 'kesatuan' untuk melayani, tapi akhirnya mereka mengalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi tidak masalah dengan cara apapun dan melayani di mana pun. Apakah tim kami harus dibagi 2 atau tetap bersama, sejak menerima pelayanan ini, saya sudah siap dengan apapun yang terjadi. Yang saya tidak suka adalah promosi yang terlalu menyeramkan. Informasi yang diberikan kepada saya sepertinya memandang kepada daging luarnya saja. Bahkan saya dinasihati untuk hati-hati dalam berkhotbah, karena yang nanti dihadapi adalah napi-napi yang sudah divonis mati atau seumur hidup jadi mereka tidak takut menyela kalau khotbahnya salah. Bahkan katanya pernah ada pendeta yang disuruh berhenti khotbah. 'Dukungan' yang sangat melegakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tidak tahan dengan nasihat yang menganggap kami anak-anak yang nggak ada kerjaan untuk datang ke Nusa Kambangan. Saya langsung bereaksi, mau khotbah di mana saja, tentu kita hati-hati. Kalaupun saya khotbah di depan jemaat atau dimana saja, saya juga menghadapi orang-orang yang akan mati. Kita semua akan mati. Jadi tidak ada perbedaan, mau saya khotbah di gereja atau di penjara, dimanapun sebagai hamba Tuhan kita harus khotbah dengan hati-hati. Gak perlu euforia, baru datang ke penjara, baru hati-hati dan ketakutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terima briefingnya dan informasi pendukung, tapi kalau nasihat itu sudah masuk ke area yang bukan porsi mereka, mengatur apa yang saya khotbahkan, bagaimana saya harus berkhotbah, dan lain sebagainya, saya harus menunjukkan sikap. Saya tahu mereka menganggap saya bersama isteri adalah orang baru, dan saya sudah bisa menebak, orang yang menganggap dirinya lebih berpengalaman dari kami cenderung bukan menyodorkan informasi saja, tapi euforia berlebihan sehingga mereka tidak sadar menyodorkan hal-hal yang tidak perlu. Untunglah saya besama isteri tidak mudah terintimidasi dengan informasi betapa angkernya melayani di Nusa Kambangan. Isteri saya pun hanya tertawa saja ketika diperingatkan untuk tidak menggunakan pakaian yang 'mengundang', karena di penjara mereka tidak pernah lihat perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan-keanehan dari pembicaraan ini mulai mengarah bukan pada informasi mendukung pelayanan saja, tapi rasanya ada terdengar unsur bangga ketika membicarakan beberapa napi yang horror. Jebakan biasa dalam pembicaraan, bukannya menguatkan, tapi promosi seramnya mulai dari pemeriksaan sampai masuk bertemu mereka yang ditonjolkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tidak sabar saya untuk langsung masuk ke Nusa Kambangan, untuk melihat apa memang seseram itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Desember 2011, pagi-pagi kami langsung meluncur ke pelabuhan untuk menyeberang. Saking diwanti-wantinya supaya membatasi barang bawaan, kami tidak membawa HP, dompet, dan sebagainya. Hanya KTP saja pesan yang diberikan kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ONbSSEyGgs8/TwEYmhUCXQI/AAAAAAAAAJ0/A1Uit0wquz4/s1600/IMG_1049%2B%2528Small%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ONbSSEyGgs8/TwEYmhUCXQI/AAAAAAAAAJ0/A1Uit0wquz4/s200/IMG_1049%2B%2528Small%2529.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692858454029524226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sampai di Pelabuhan, melewati pemeriksaan pertama, kami bertemu dengan petugas yang cukup friendly. Tidak over acting, malah kami kekurangan tanda pengenal. Ternyata dompet dan tas bisa dibawa. Kita membutuhkan dua tanda pengenal, kalau di pelabuhan ini, petugas bisa menahan KTP, di seberang ketika masuk ke Lapas-Lapas, mereka akan minta lagi tanda pengenal lain, bisa SIM, dsb. Tapi karena euforia membatasi barang bawaan, ya sudah, kami harus foto kopi dulu KTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyeberangan kurang lebih 10 menit (dari informasi setengah jam... sekali lagi euforia). Sangat lancar dengan cuaca cerah. Tiba di seberang, akhirnya kami menginjak Nusa Kambangan dan langsung bertemu dengan seorang napi yang bebas hari itu. Kami berdoa untuk dia dan kami melanjutkan perjalanan dengan mobil masuk ke Lapas pertama yang harus kami layani, yaitu Lapas Narkotika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian pemeriksaan, isteri saya mengalami pengalaman yang mengesankan. Pemeriksaan dilakukan bertahap, dengan menyerahkan semua barang bawaan untuk dititipkan di loker. Kami hanya boleh membawa Alkitab untuk masuk. Tahap penggeledahan badan dilakukan terpisah, wanita masuk ke ruang tertutup dan pria langsung digeledah di tempat. Penggeledahan tidak terlalu rumit, dan petugas keamanannya juga cukup friendly, tidak ada kesan angker. Isteri saya di dalam ruang tertutup itu ternyata mengalami pemeriksaan yang lebih 'detail', Pemeriksaan untuk pengunjung wanita sampai harus melepaskan celana... luar dan dalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemeriksaan yang tak akan dilupakan oleh isteri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-50TAAyUJgsI/TwEW-kBQIOI/AAAAAAAAAJQ/Hu0x4clGW-c/s1600/IMG_1075%2B%2528Small%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 182px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-50TAAyUJgsI/TwEW-kBQIOI/AAAAAAAAAJQ/Hu0x4clGW-c/s200/IMG_1075%2B%2528Small%2529.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692856668049645794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami akhirnya masuk ke Lapas Narkotika, isteri saya kembali terkesan, karena napi-napi yang kami layani pun jauh dari kesan angker. Mereka seperti jemaat biasa yang kami layani, dan menyambut kami dengan sukacita dan cukup ramah. Gereja di Lapas Narkotika sederhana, lengkap dengan alat musik keyboard dan gitar. Mimbar kacanya terlihat cukup mewah. Kekompakan para napi dalam melayani bisa kami lihat dan kami rasakan ketika mereka mulai menaikkan pujian. Di tengah kesederhanaan, pujian dinaikkan dengan semangat dan beberapa napi memberikan kesaksian dalam ibadah. Kesaksiannya bagus, tidak bertele-tele dan jauh dari kesan mereka 'membanggakan' masa lalu. Mereka terlihat terdidik dalam ibadah. Biasanya, orang dengan masa lalu yang kelam, ketika diijinkan untuk bersaksi, bila dia belum mengerti arti kesaksian, mereka cenderung terjebak untuk 'membanggakan' dosa-dosa mereka. Di sekolah Alkitab pun hal itu kerap terjadi. Bukannya bersaksi bagaimana pertolongan Tuhan, malah ajang kesaksian dipakai sebagai kesempatan 'pamer' betapa gelapnya kehidupannya, dan pada akhir kesaksian dia berharap para pendengar sekarang tahu dia adalah orang berbahaya dan kita harus sungkan kepada dia karena itu. Jebakan klasik, bila tidak terdidik dalam bersaksi. Tapi kesan itu tidak saya dapatkan dari napi-napi yang kami layani. Memang mereka mem-flash back sedikit kehidupan mereka, untuk menjelaskan latar belakang, dan secara rapi mereka membawa kesaksiannya pada bagaimana akhirnya mereka bertobat dan apa yang Tuhan Yesus lakukan dalam hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun tidak berlalu dengan bertele-tele, seperti yang dihembuskan ketika kami dibriefing. Briefing yang kami terima, kalau mereka bersaksi cenderung tak peduli dengan orang lain dan waktu. Itu tidak terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat 75 menit, ibadah di Lapas Narkotika selesai. Kami langsung berangkat ke Lapas Pasir Putih untuk bergabung dengan tim pelayanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Briefing yang kami terima tentang Lapas Pasir Putih pun berbau-bau euforia. Kami diinformasikan betapa angkernya Lapas ini, karena berlabel SMS, Super Maximum Security. Memang kalau label itu ditempelkan dalam sebuah tempat, menurut film-film James Bond dan Mission Impossible, tempat itu bukan tempat biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Napi-napi di Lapas Pasir Putih adalah napi-napi kelas Paus yang sudah tervonis hukuman seumur hidup atau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tiba di Lapas Pasir Putih kami kembali melewati tempat pemeriksaan. Di Front Office, tas dan kamera harus dititipkan. Masuk ke ruang pemeriksaan kedua, penggeledahan badan. Ternyata penggeledahan di Lapas Pasir Putih lebih longgar karena kaum wanita tidak perlu sampai harus buka-bukaan. Bahkan bila mau, wanita diizinkan untuk membawa tas dan dompetnya. Hanya Kamera dan HP yang sangat dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JyRvblgmrr8/TwEXkHMG-XI/AAAAAAAAAJc/4cb6JZ_3ZSI/s1600/IMG_1079%2B%2528Small%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-JyRvblgmrr8/TwEXkHMG-XI/AAAAAAAAAJc/4cb6JZ_3ZSI/s200/IMG_1079%2B%2528Small%2529.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692857313145583986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk ke Lapas yang 'paling bergengsi' ini, kami melalui pintu yang pendek mengingatkan perumpamaan Tuhan Yesus, unta masuk lubang jarum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas pintu besi yang kokoh dibuka, kami disodorkan pemandangan mengesankan. Hamparan lapangan luas yang dikelilingi pagar kawat, terbagi dalam beberapa bagian. Kami langsung jalan menuju gedung gereja yang juga mengesankan. Mewah untuk kebanyakan gereja yang pernah saya layani di daerah Bali dan Kalimantan Tengah. Bahkan lebih mewah dari gereja kami sendiri. Gedung gereja ini dilabeli Jemaat Paulus. Cukup cerdas dan filosofinya langsung dapat saya tangkap. Gereja di penjara, bernama jemaat Paulus. Saya berpikir dalam hati ketika melihat prasasti yang tertempel di sebelah pintu masuk gereja itu, mereka seharusnya melengkapi... jangan hanya Jemaat Paulus, tapi sekalian saja 'Jemaat Paulus dan Silas'. Dan itu mengundang senyum bagi diri saya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke gedung gereja yang sejuk, seakan kami lupa ada di dalam penjara paling ditakuti di Indonesia. Rasanya seperti masuk ke gereja-gereja biasa saja. Kami disambut oleh napi-napi yang ramah dan tidak ada kesan mereka adalah napi. Respons mereka ketika mendengar khotbah pun saya rindukan dalam jemaat yang kami layani. Mereka sangat komunikatif, responsif, tapi tidak agresif dan jauh dari ofensif. Bahkan saya terkesan ketika mendengar seorang napi mengkoreksi data khotbah Pdt. Markus, gembala GBT Ungaran, rekan satu tim kami yang melayani pemberitaan Firman Tuhan. Pdt. Markus memberi contoh kematian Lazarus dan mengatakan dia sudah mati 3 hari. Napi itu langsung mengkoreksi, '4 hari', dan segera disambut baik oleh Pdt. Markus. Di belakang, temannya mengorek napi itu dan bilang '3 hari'... tapi napi itu bertahan dan bilang 'nggak, 4 hari'. Dia mengkoreksi tanpa membuka Alkitab, berarti dia mengerjakan PR nya... suka baca Alkitab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan audience seperti itu, Pdt. Markus menyampaikan khotbah dengan sangat baik... tidak satu arah, tapi seperti berbincang-bincang, sangat komunikatif. Jemaat jarang mengerti arti penting hal itu bagi seorang pengkhotbah. Jika kita melayani audience yang friendly dan komunikatif, rasanya berkhotbah itu ringan dan kita bisa menyampaikan berita Firman Tuhan dengan lebih lugas. Daripada tidak ada respon sama sekali, jadi bertanya-tanya apakah mengerti atau tidak apa yang kita sampaikan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat jam 12 siang, kami harus sudah keluar dari Lapas. Sebelum melangkah keluar, kami dibawa ke ruangan tempat penjualan hasil karya para napi. Di sinilah terlihat perbedaan signifikan antara isteri saya yang orang seni dengan saya yang orang ekonomi dalam menilai suatu barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari Lapas Pasir Putih, kami sempatkan untuk berkunjung ke pantai Perpisahan, yang hanya beberapa meter jarakanya dari Lapas Pasir Putih. Ternyata Lapas Pasir Putih memang ditempatkan di pojok pulau Nusa Kambangan yang langsung berdekatan dengan laut. Di pantai ini ada pemandangan yang sangat terkenal yaitu Pisau Komando Kopasus yang tertancap di batu karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VrFrznQiMHs/TwEYVBE0YUI/AAAAAAAAAJo/UOsKFT3mDEg/s1600/IMG_1094%2B%2528Small%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-VrFrznQiMHs/TwEYVBE0YUI/AAAAAAAAAJo/UOsKFT3mDEg/s200/IMG_1094%2B%2528Small%2529.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692858153317982530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kembali ke pelabuhan berjalan lancar. Sebelum kami tiba di pelabuhan, singgah dulu di gereja Nusa Kambangan. Iya, ada gereja di luar Lapas. Dan gereja ini pun terlihat bersih dan mewah bagi gereja kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami kembali menyeberang ke Cilacap dengan membawa pengalaman yang tak akan kami lupakan di Nusa Kambangan.Ternyata memang tak sesuai promosi yang mengatakan angker dan menyeramkan,...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-677289241098967069?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/nHaNZiUJI3I" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/677289241098967069/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=677289241098967069" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/677289241098967069?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/677289241098967069?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/nHaNZiUJI3I/nusa-kambangan-tak-sesuai-promosi.html" title="NUSA KAMBANGAN Tak sesuai promosi" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-ONbSSEyGgs8/TwEYmhUCXQI/AAAAAAAAAJ0/A1Uit0wquz4/s72-c/IMG_1049%2B%2528Small%2529.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2012/01/nusa-kambangan-tak-sesuai-promosi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEEFQX8_fyp7ImA9WhRRFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-4680579785143990577</id><published>2011-11-28T18:36:00.001+08:00</published><updated>2011-11-28T18:36:50.147+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-28T18:36:50.147+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opinion" /><title>FILLIPE XAVIER THIO</title><content type="html">Sore ini saya mendengar berita yang menyedihkan, anak berumur 2 bulan, Fillipe Xavier Thio meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mamanya hamil Fillipe, saya mendoakan kandungannya, dan doa saya supaya bayi yang dikandung sehat dan proses melahirkan bisa lancar, kedua orang tua diberkati dan segala kebutuhan mereka dipenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Fillipe berusia sebulan, dia diserahkan digereja oleh papa dan mamanya, saya juga yang mendoakan penyerahan anak. Doa saya kepada Tuhan supaya Fillipe tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, diberkati masa depannya dan Roh Kudus mengurapi dia. Kedua orangtuanya juga saya doakan supaya dicukupkan segala kebutuhannya untuk merawat dan memelihara Fillipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian Fillipe dibawa ke rumah sakit di Banjarmasin. Diagnosisnya ada kelainan pada jantungnya. Kemudian dirujuk ke Jakarta. Sebulan dirawat, kami terus berdoa untuk kesembuhannya. &lt;br /&gt;Ketika saya mendengar kabar anak ini mengalami gangguan kesehatan seperti itu tepat seminggu setelah diserahkan, ada perasaan galau dalam diri saya. Saya bertanya-tanya apa maksud Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu kemaren saya mendapat kabar dari tantenya ada mujizat terjadi. Fillipe sebetulnya sudah meninggal pada Sabtu malam, dia sudah tidak bernapas lagi. Tapi kemudian ada mujizat sepuluh menit kemudian dia bernapas lagi. Semua orang mendoakan dia. Saya pun menghibur tantenya dengan mengatakan bahwa ada maksud Tuhan bagi Fillipe, bagi mamanya, bagi papanya dan bagi seluruh keluarga besarnya. Saya sangat berharap Tuhan melakukan mujizat sehingga dengan kejadian ini seluruh keluarga Fillipe bisa dimenangkan, karena saya masih teringat ketika penyerahan anak, saya melihat omanya dan kelihatan beberapa keluarga mendampingi mama dan papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada daya, Tuhan berkehendak lain. Sebagai hamba Tuhan, saya mau protes. Dari sudut logika manapun, saya berusaha memikirkan, bagian mana yang Tuhan lihat "baik" dari kejadian ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapat informasi, mamanya sudah disteril sehingga tidak bisa punya anak lagi. Papanya adalah orang yang baru percaya, mungkin masih suam-suam kuku mengenal Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kejadian ini dipakai untuk bersaksi, kesaksian macam apa yang akan kita sampaikan? Apa yang bisa kita katakan tentang Kristus? Jika saya memposisikan diri dalam diri orang yang tidak kenal Kristus, saya bisa bilang percaya kepada Kristus yang seperti apa? Sebelum anak itu lahir, sudah didoakan. Setelah lahir, sudah diserahkan kepada Tuhan. Saat sakit juga sudah didoakan, toh mati juga. Tuhan yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diskusi yang berat dengan diri saya sendiri dan Tuhan, saya menemukan fakta ketika Yesus disalib, banyak orang menuntut DIA untuk mendemonstrasikan ke-TuhananNya. "Jika Engkau Anak Allah, turunlah dari salib," kata Imam Kepala. Murid-murid Yesus ketika melihat kejadian itu pun pasti berpikir dari segi logika manapun, kebaikan macam apa dalam kejadian itu? Guru yang begitu banyak membuat mujizat, mengajarkan keajaiban, menyatakan kemuliaan Allah, membawa kabar keselamatan yang adalah wujud kebesaran Allah, wujud kuasa Allah, kekuatan dan kedahsyatan Allah, sekarang tergantung di kayu salib, dihina, dicaci maki, dicerca, dan dipermalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ironi-ironi seperti itulah saya belajar mengenal Kristus lebih dalam. Jika memang saya sudah menyerahkan Fillipe ke dalam tangan Tuhan, berarti saya harus merelakan Tuhan berbuat apapun kepada apa yang saya serahkan. Begitu juga orang tuanya, keluarganya, dan semua orang yang sudah mendoakan Fillipe. Bukan kehendak kita yang harus dilakukan oleh Tuhan, tapi kitalah yang harus melakukan kehendakNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Yesus kemudian menghasilkan kemenangan, melahirkan gereja. Satu benih yang ditabur dan mati, bertumbuh menjadi pohon yang besar dengan buah yang lebat. Saya mendapat jawaban, Fillipe diambil Tuhan, dengan kondisi yang baik. Fillipe diambil dengan kondisi saat dalam kandungan dia sudah didoakan, saat lahir dia diserahkan, dan kematiannya akan menjadi benih untuk memenangkan banyak jiwa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-4680579785143990577?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/H2MiDW6DrGs" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/4680579785143990577/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=4680579785143990577" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/4680579785143990577?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/4680579785143990577?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/H2MiDW6DrGs/fillipe-xavier-thio.html" title="FILLIPE XAVIER THIO" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2011/11/fillipe-xavier-thio.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkIBSXk9eSp7ImA9WhdTFU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6384124071827868479</id><published>2011-07-13T09:15:00.004+08:00</published><updated>2011-07-13T09:29:18.761+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-13T09:29:18.761+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>CINTA YANG LEBIH KUAT DARIPADA MAUT</title><content type="html">Dua orang yang biasa berkhotbah memberikan komentar atas khotbah saya ini (Minggu, 3 Juli 2011), yaitu awalnya bisa di mengerti dan bagus, tapi pertengahan mulai berat dan membuat bingung. Jika yang terbiasa khotbah saja mempunyai pandangan seperti itu, bagaimana dengan jemaat awam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya saya bisa berkhotbah sederhana dan biasa, tapi saya melihat jika itu terus dilakukan, mereka tidak akan mendapat sesuatu yang baru. Pendapat saya, walaupun menurut mereka berat sekarang, minimal mereka mendengar beberapa hal yang penting yang tidak atau jarang disampaikan oleh pengkhotbah yang lain. Karena kebanyakan pengkhotbah menyampaikan hal-hal yang sehari-hari, jika saya juga seperti itu, apa bedanya dengan yang lain? Jika memang tidak ada yang menyampaikan dengan ringan dan sehari-hari (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sehingga saya sering bingung, khotbah atau bersaksi, atau malah ada yang seperti Multi Level Marketing, bersaksi tentang kesengsaraan orang lain dan kemudian menunjukkan dirinya sendiri sebagai hero karena orang yang sengsara itu jadi sukses setelah mendengar nasihatnya?&lt;/span&gt;), tentu saya yang akan menyampaikan dengan cara seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkhotbah tentang Kidung Agung 8:6 --&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya idenya sederhana, untuk meluruskan pengertian ayat ini, karena saya pernah mendengar khotbah pernikahan dengan ayat ini, bahkan 2 kali berturut-turut di hari itu, 1 saat pemberkatan, 1 saat ucapan syukur, dan penjelasan yang diberikan dengan cerita atau kesaksian. Khotbah biasa yang ringan dan horizontal. Ketika saya menyampaikan ayat ini, saya berusaha membuat jemaat untuk bisa mengerti secara vertikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencontohkan kekuatan cinta seperti apa? Benarkan sekuat maut? Saya adu dengan kekuatanm Simson yang ternyata mati karena salah jatuh cinta kepada Delila. Simson adalah orang terkuat di Alkitab secara fisik. Tidak ada yang lebih kuat daripada dia sebelum dia ada, dan setelahnya. Kelahirannya juga istimewa dibandingkan dengan hakim Israel atau nabi Israel. Kelahiran Simson dinubuatkan dan yang datang adalah Malaikat Tuhan sendiri yang menyebut namaNya “Ajaib”. Ternyata hasil pertandingan antara Cinta melawan Simson, dimenangkan oleh cinta. Simson kalah karena menggunakan cinta dengan nafsu. Simson mengakhiri hidupnya yang penuh aroma kepahlawanan dengan menjadi pelawak yang buta karena matanya dicungkil. Tapi syukur kepada Tuhan yang masih memberi kesempatan kepada dia untuk membalaskan sakit hatinya dengan memberi kekuatan terakhir kalinya kepada Simson sehingga ketika dia mati, orang Filistin yang mati bersama dia lebih banyak daripada yang dibunuhnya semasa dia hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya membawa pengertian Cinta yang lebih kuat daripada maut. Ada yang bisa mengalahkan cinta yang sekuat maut itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagian inillah mulai pendengar harus meningkatkan konsentrasinya karena pembahasan saya mulai mengarah pada Yesus. Mengapa seperti itu? Ketika kita membahas hal yang pop, serangan Iblis masih level 1. Tapi ketika membahas Yesus dan segala hal tentang Yesus, Iblis mulai meningkatkan serangannya menjadi level 5. Itu salah satu alasan mengapa rasanya berat sekali ketika menyampaikan dan mendengarkan tentang Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memberikan gambaran tentang kematian Yesus yang disebabkan oleh cintaNya kepada seluruh umat manusia. Memang Yesus pun mati karena cinta. Dia datang ke dunia, lahir di kandang yang hina, itu karena cinta. Dia hidup pun memberitakan cinta kasih, yang mengejutkan banyak orang ketika Dia berkata bahwa kita harus mengampuni orang yang bersalah, kita harus mendoakan musuh kita, jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Semua pesannya seperti memutarbalikkan kepercayaan pada waktu itu karena Taurat menyatakan mata ganti mata, gigi ganti gigi. Tapi itulah Yesus, sosok yang penuh cinta dan belas kasihan yang tidak pernah bisa dimengerti oleh orang banyak, bahkan murid-muridNya sendiri sebelum mereka penuh Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memang mati karena cintaNya. Tapi maut atau kematian, tidak berkuasa atas Dia. Yesus menang atas maut.  Berarti ada kesempatan untuk manusia melihat bahwa cinta yang sama dengan maut itu bisa dikalahkan dengan cinta juga. Cinta macam apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah cinta yang beda dengan cintaNya Simson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang Yesus bawa adalah cinta yang seperti nyala api Tuhan. Cinta yang mau berkorban, bisa memimpin, dan cinta yang murni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan nyala api cintaNya seperti ketika Allah mengadakan covenant dengan Abram. Abram tertidur di saat yang paling penting, tapi Allah tidak membiarkannya, ada suluh yang menyala yang menyelesaikan dan menyempurnakan covenant itu. Bukan Abram yang tanda tangan, tapi Allah sendiri tanda tangan untuk kedua pihak dalam covenant itu untuk keuntungan kedua pihak.  Bukti kasih Allah yang rela berkorban dan selalu mau menggantikan hal-hal buruk yang seharusnya diterima manusia. Dia jadi miskin supaya kita jadi kaya, Dia jadi sakit supaya kita jadi sembuh. Dia mati di kayu salib, yang seharusnya kita di sana, supaya kita hadi hidup. Pesan rela berkorban inilah yang selalu disampaikan Firman Allah ketika berbicara tentang cintaNya Allah kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang bisa memimpin, adalah cinta yang bisa membawa seseorang menjadi seperti DiriNya. Bukankah itu cita-cita semua orang percaya. Mau seperti Yesus. Bukannya lancang untuk menyamakan diri dengan Tuhan, tapi kita hidup mencontoh dan meneladani Dia yang bisa menyelesaikan masalah dengan kasihNya. Yesus berkata bahwa Dialah terang dunia, dan orang yang mengikut dia akan menerima terang itu bahkan menjadi terang itu sendiri sehingga Yesus berani mengatakan bahwa kita juga adalah terang dunia. Kepemimpinan macam inilah yang menunjukkan kekuatan cinta yang lebih kuat daripada maut. Beda dengan kepemimpinan Simson, dia egois sehingga istrinya pun tidak percaya dan tidak menjadi baik. Seharusnya Simson bisa membawa isterinya mengenal Allah, bisa memimpin istrinya menjadi terang, tapi tidak. Simson malah memperlakukan istrinya dengan tidak baik, sehingga ketika istrinya diancam untuk disakiti oleh teman-teman Simson yang ketakutan tidak bisa menjawab teka-teki, dia tidak berani memberitahu suaminya. Seharusnya istri Simson tahu, Simson ini kuat luar biasa. Apa yang perlu ditakutkan jika punya suami sekuat Simson. Tapi tidak, istri Simson malah mempecundangi suaminya. Itu karena kesalahan Simson sendiri tidak bisa menjadi teladan dan pemimpin yang baik dalam rumah tangga yang berbuah pada kehancuran rumah tangganya yang dibangun karena cinta buta dan penuh nafsu. Dengan mudah Simson menyerahkan istrinya kepada temannya, tidak ada tanggung jawab sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menunjukkan tanggung jawab dengan menyelesaikan semua karya penebusanNya sampai selesai dan sempurna. Inilah cinta yang lebih kuat daripada maut yang memimpin umatNya kepada hidup bukan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemurnian cinta Yesus digodok dalam api kesengsaraan. Emas yang murni adalah hasil dari peleburan api. Cinta yang murni adalah cinta yang sudah digodok dengan kesengsaraan. Ketika kita menikah, kita harus mencintai pasangan kita dalam susah ataupun senang. Kaya ataupun miskin. Sehat ataupun sakit. Untuk yang enak-enak, saat ada banyak uang, saat kaya, saat senang, saat sehat, sepertinya tidak ada masalah apapun, bisa memperlihatkan perhatian dan cinta. Tapi saat mulai timbul masalah, mulai jatuh miskin, sangat sulit untuk pasangan tetap setia dan menyatakan cintanya. Ayub tidak mendapat dukungan dari istrinya untuk melawan sengsara yang dialaminya. Bukannya kata-kata kekuatan dan penghiburan yang disampaikan istrinya, tapi menyarankan Ayub untuk mengutuki Allah dan kemudian mati saja. Saat Ayub kaya, mana pernah istrinya akan berkata seperti itu? Tapi lewat sengsara itulah Ayub bisa melihat cintaNya Tuhan atas hidupnya, bukan dari kata orang tapi dari matanya sendiri. Cinta seperti itu yang ditunjukkan oleh Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kita yang mencintai Dia lebih dulu, tapi Dialah yang mencintai kita lebih dulu, bahkan ketika kita masih berdosa. Dia rela menanggung sengsara dan kesakitan, rela dihina, untuk menyatakan cintaNya kepada kita bahwa ada jalan keluar dari ikatan dosa yang melilit kita. Ada jalan kepada keselamatan dari kematian kekal akibat dosa. Cinta Yesus sudah dibuktikan kemurniannya di dapur peleburan. Cinta Yesus sudah digodok di dapur peleburan sengsara. Inilah cinta yang mengalahkan maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang kegairahan, cinta memang bergairah. Simson memiliki gairah yang didasari nafsu dan kedagingan yang membawa dia pada kematian. Kegairahan cinta Yesus berbeda. Dia bergairah bukan berdasarkan nafsu, tapi gairan cinta Yesus tidak bisa tidak, harus melakukan kehendak Bapa. Kalau Simson dengan kehendak sendiri, Yesus melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Bapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun belajar untuk mengarahkan gairah cinta kita itu kepada kehendak Bapa. Bukan karena nafsu diri sendiri yang egois karena hal ini akan membawa pada kematian. Kita harus bergairah untuk melayani Tuhan dengan segala talenta yang kita miliki. Bergairah untuk berkorban bagi pekerjaan Tuhan, dan lain sebagainya. Jika kita sudah menikmati cinta Tuhan dan mengerti cinta Tuhan, kita akan merasakan gairah yang luar biasa untuk melakukan pekerjaaNya. Disanalah kita bisa mengerti bagaimana penulis Kidung Agung menyatakan kuatnya gairah seperti dunia orang mati, seperti itu juga kuatnya gairah untuk melayani Tuhan. Tidak bisa tidak rasanya ingin melayani Tuhan. Itu jawaban mengapa nabi-nabi, rasul-rasul dan pemberita Injil sebelum kita, tidak memikirkan diri mereka sendiri, mereka rela untuk menyerahkan nyawanya demi pekabaran Injil. Kegairahan yang tak bisa ditahan seperti nyala api dalam tulang-tulang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pengertian yang mendalam tentang cinta inilah yang membuat kita layak untuk memeteraikannya dalam hati. Memeteraikannya pada lengan. Pada hati untuk diri sendiri, tidak ada yang lihat, dan pada lengan supaya orang banyak juga melihat dan mengetahui bahwa kita sudah memiliki cinta yang luar biasa kuat itu. Roh Kudus yang memampukan kita memeteraikannya karena sebelum kita memeteraikannya Allah sudah lebih dulu memeteraikan kita melalui Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah khotbah ini terlalu berat dan sulit dimengerti? Saya yang malah bingung, bagian mana yang menurut mereka sulit dimengerti? :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6384124071827868479?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/4I7zjj0M7iM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6384124071827868479/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6384124071827868479" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6384124071827868479?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6384124071827868479?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/4I7zjj0M7iM/cinta-yang-lebih-kuat-daripada-maut.html" title="CINTA YANG LEBIH KUAT DARIPADA MAUT" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2011/07/cinta-yang-lebih-kuat-daripada-maut.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIHRXY5cCp7ImA9WxFSGUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6036802406478117308</id><published>2010-04-23T11:12:00.001+08:00</published><updated>2010-04-23T11:15:34.828+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-23T11:15:34.828+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hang out" /><title>KAMPUNG NUSANTARA,  KAMPUNGAN</title><content type="html">Kemaren saya bersama isteri mengantar teman dari Palangka Raya untuk berbelanja oleh-oleh khas Bali. Sebetulnya tujuan untuk belanja adalah pasar Sukawati, tapi karena waktu yang tidak memungkinkan, kami putuskan untuk mampir di Kampung Nusantara. Nyoba, kata isteri saya yang sebenarnya berencana untuk mengajak teman kami itu ke Krisna atau ke Airlangga di Denpasar. Sekali lagi, karena waktu terbatas dan kami memang sudah ada di daerah Simpang Siur, ya sudah, kami mampir ke Kampung Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lihat dari segi bangunannya, lumayan besar. Tapi masuk ke dalam, memang rasanya udah nggak friendly juga atmosfirnya gak asyik, mungkin karena waktu itu sudah malam, mereka hanya menghidupkan lampu di luar saja, sedangkan lampu di dalam, di bagian kaos, rada remang-remang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang perlu dikoreksi oleh manajemen Kampung Nusantara. Toiletnya yang terletak di parkiran, bagus dan strategis. Tapi baunya minta ampun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hal-hal itu tidak terlalu mengganggu. Tapi saat kami akan keluar, saya yang menyetir mobil cukup terganggu juga dengan aba-aba dari 'tukang parkir' yang kedengarannya tidak sabaran. Setelah saya lihat, ternyata 'tukang parkirnya' berpakaian kaos biasa dengan celana pendek, gemuk, pendek, item, idup lagi... sangar. Minta parkir dua ribu. Tanpa karcis. Sudahlah, saya berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang hampir ke luar, ke jalan by pass yang padat, saya lihat sudah ada satpam yang menghentikan kendaraan, saya langsung jalan untuk menyeberang. Dia membentak saya 'RETING PAK! RETING!' sambil mendelik. Saya yang sudah kesal dengan preman kampung yang jadi tukang parkir membuka kaca dan bilang, "Ramah,pak! Ramah! saya kan tamu, gak perlu bentak-bentak gitu." Dia tetap melotot dan membentak. Ngomel gak karuan! Pengennya turun, untuk memberi pelajaran buat dia. Tapi saya mengajak isteri dan tamu yang juga perempuan, saya biarkan saja. Sambil kita tertawa-tawa, yah.. bener kita ke Kampung Nusantara. Suasana memang kampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi yang ingin jalan ke Bali atau beli oleh-oleh khas Bali dan menikmati suasana yang kampungan, silakan mampir ke Kampung Nusantara Yin-Yin, jalan Sunset Road. Tapi kalo ingin beli oleh-oleh dengan suasana yang ramah, pikir dulu deh kalo mau ke sana. Masih banyak toko oleh-oleh yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6036802406478117308?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/g3p8unJ19e0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6036802406478117308/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6036802406478117308" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6036802406478117308?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6036802406478117308?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/g3p8unJ19e0/kampung-nusantara-kampungan.html" title="KAMPUNG NUSANTARA,  KAMPUNGAN" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2010/04/kampung-nusantara-kampungan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4HQHszfip7ImA9WxFSFUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-8478724801996832427</id><published>2010-04-17T22:56:00.003+08:00</published><updated>2010-04-17T23:25:31.586+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-17T23:25:31.586+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hasil Browsing" /><title>Bersihkan Komputer!</title><content type="html">Saya sering ngadapin masalah dengan komputer. Baik yang pribadi ataupun untuk umum yang di warnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling males kalo komputer restart-restart. Pernah juga ngalamin komputer crash, suka hang. Mending kalo ngurus satu komputer, kalo banyak seperti saya yang buka warnet? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi yang gampang biasanya kita periksa dulu apakah software yang masalah atau kena virus atau hardware yang rusak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalo komputer udah terasa lambat, sering hang, booting lama, browsing lambat, itu masalah di registry. Dan nyari program untuk bersihkan registry komputer juga susah-susah gampang. Gak semua cocok. Akhirnya setelah nyoba beberapa program untuk bersihin registry terdampar di &lt;a href="http://www.digeus.com/products/regcleaner/registry-cleaner.html"&gt;sini&lt;/a&gt;. Bagi yang mau komputernya tetep prima walopun suka instal dan hapus program, browsing kemana-mana, coba deh pake  &lt;a href="http://www.digeus.com/products/regcleaner/registry-cleaner.html"&gt;Registry Cleaner&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-8478724801996832427?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/AA4utDOhZ6w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/8478724801996832427/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=8478724801996832427" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8478724801996832427?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8478724801996832427?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/AA4utDOhZ6w/bersihkan-komputer.html" title="Bersihkan Komputer!" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2010/04/bersihkan-komputer.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQHRnY8fip7ImA9WxBUGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-1503873257518161052</id><published>2010-03-06T16:12:00.002+08:00</published><updated>2010-03-06T16:15:37.876+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-06T16:15:37.876+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>Obaja Yang Berani</title><content type="html">Situasi dan kondisi dunia dimana kita hidup sekarang ini semakin hari tidak terlihat semakin baik. Dan memang Firman Tuhan sudah mengatakan bahwa mendekati saat KedatanganNya, dunia akan bertambah jahat. Etika dan moral manusia merosot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di dunia luar, tidak bisa dielakkan juga, di gereja sendiri sebagai komunitas umat pilihan Tuhan yang seharusnya menjadi benteng pertahanan terakhir dalam menegakkan etika dan moral yang merupakan cerminan dari umat beragama, cerminan dari Kristus sendiri, ternyata tidak lepas dari kemerosotan moral. Firman Tuhan pun sudah menubuatkan demikian.  (2Tim. 3:1-9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat situasi dan kondisi seperti itu, apakah kita sebagai pengikut Kristus harus larut didalamnya? Yesus datang ke dunia dan menyampaikan pesan yang sangat jelas supaya umatNya harus bisa tampil dengan kualitas berbeda. Firman Tuhan kepada kita supaya menjadi terang dan garam dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada contoh yang sangat baik di dalam Perjanjian Lama untuk bisa tampil berkualitas di tengah situasi dan kondisi yang gelap, kotor, dan penuh kekurangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Raja-Raja 18:1-15 mencatat peristiwa pertemuan Nabi Elia dan dengan Kepala Istana Obaja. Kondisi kerajaan Samaria dibawah pemerintahan Raja Ahab sedang dalam keadaan darurat. Samaria terancam kelaparan karena Tuhan menghukum negeri itu dengan menahan hujan, atas tindakan mereka menyembah berhala bernama Baal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu, akhirnya Tuhan mengutus Elia untuk menemui Ahab dengan pesan bahwa Tuhan akan menurunkan hujan. Di tengah perjalanan, Elia bertemu dengan Obaja. Obaja adalah seorang yang kontras dengan orang-orang di zamannya. Di tengah istana yang penuh dengan kesesatan dan kebobrokan moral (1Raj. 16:30-33), Obaja tampil cemerlang di mata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kualitas Obaja?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Berani (1Raj. 18:4, 13)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ahab dan Izebel adalah pasangan Raja dan Ratu yang kejam. Mereka penyembah berhala yang tidak segan-segan menumpas nabi-nabi Tuhan.  Di tengah ancaman, Obaja berani mengambil keputusan untuk memelihara kehidupan 100 orang nabi. Jangan lupa, kondisi Samaria waktu itu sedang ditimpa ancaman kelaparan. Bagaimana mungkin Obaja bisa memberi makan dan minum 100 orang tanpa ketahuan? Bagi orang yang berani melayani Tuhan, ada mujizat yang Tuhan berikan. Tidak kebetulan Firman Allah menceritakan kehidupan Nabi Elia dalam pasal 17 di tengah suasana kelaparan ini. Elia dipelihara Tuhan dengan mujizat di tepi sungai Kerit. Begitu juga ketika Elia menginap di Sarfat. Tuhan member mujizat yang heran untuk memelihara hamba-hambaNya di tengah situasi yang penuh kekurangan. Mujizat itu terjadi karena keberanian untuk bertindak yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.Melayani dengan setia (1Raj. 18:3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obaja berarti Pelayan Tuhan. Raja Ahab pastilah tidak sembarangan memilih orang untuk menjabat sebuah jabatan penting seperti kepala istana. Orang yang duduk sebagai kepala istana harus seorang yang cakap, mampu melayani Raja dengan baik. Semangat melayani dalam hidup Obaja itu ditujukan lebih lagi kepada Tuhan. Dia melayani makanan dan minuman nabi-nabi yang luput dari pembantaian Izebel. Obaja tidak melayani kebutuhan mereka hanya sehari atau dua hari, tapi bertahun-tahun. Tuhan pun tidak meninggalkan Obaja. Orang yang setia melayani Tuhan, diperhatikan olehNya. Tidak kebetulan Obaja yang ditemui Nabi Elia. Untuk langsung bertemu dengan Raja Ahab, pasti tidak sulit bagi Elia. Tapi Obaja mendapatkan kehormatan sebagai penyampai pesan pertama bahwa Tuhan ingin berbicara kepada umatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.Takut kepada TUHAN (1Raj. 18:3, 11)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obaja adalah seorang yang takut kepada Tuhan sejak kecil. Firman Tuhan dalam Mazmur 128:1-6 menjanjikan berkat bagi orang yang takut kepada Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-Kebahagiaan bagi diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada berkat atas jerih payah orang yang takut kepada Tuhan. Dia tidak akan kekurangan, di tengah situasi dan kondisi apapun. (ay. 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-Kebahagiaan bagi keluarga (ay. 3-4)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluarga sangat penting dalam kehidupan Kristen. Obaja tidak akan takut Tuhan sejak kecil bila tidak mendapat pendidikan yang benar tentang Tuhan. Setelah dewasa, Obaja bisa membawa keluarganya untuk menjadi umat yang takut kepada Tuhan. Jadi ada siklus dalam keluarga. Anak-anak akan mencontoh orang tuanya, dan orang tua menjadi teladan bagi anak-anaknya. Keluarga yang takut kepada Tuhan adalah keluarga yang berbahagia. Tidak hidup dalam kecemasan dan kekuatiran karena masing-masing anggota keluarga menjadi berkat satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-Kebahagiaan bagi lingkungan (ay. 5-6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak mungkin berdampak besar bila tidak mulai dari hal kecil. Organisasi terkecil adalah keluarga. Bila keluarga Kristen bisa bertumbuh dengan takut kepada Tuhan, akan melahirkan suatu bangsa yang takut kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari kehidupan Obaja, kita memelihara hidup untuk menjadi pengikut Kristus yang berkualitas. Berani mengambil keputusan yang tepat, melayani dengan setia,  didasari oleh iman yang takut kepada Tuhan, kita akan memancarkan kebahagiaan bagi diri sendiri, keluarga, juga bagi bangsa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-1503873257518161052?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/A_iekCAUV4I" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/1503873257518161052/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=1503873257518161052" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1503873257518161052?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1503873257518161052?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/A_iekCAUV4I/obaja-yang-berani.html" title="Obaja Yang Berani" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2010/03/obaja-yang-berani.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQDRnY8eSp7ImA9WxBXFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-5366722839072412993</id><published>2010-01-26T14:26:00.001+08:00</published><updated>2010-01-26T14:29:37.871+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-26T14:29:37.871+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>KEBAIKAN ALLAH = MEMBUAT HAL MUSTAHIL MENJADI MUNGKIN</title><content type="html">&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lukas 18:18-27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin bertanya kepada Yesus dengan sapaan yang seharusnya membuat Yesus senang. Dia menyapa Yesus dengan berkata, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Guru yang baik.”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tanggapan Yesus tentu mengejutkan dia dan orang banyak di sekitar mereka. Yesus balik bertanya, mengapa orang itu mengatakan bahwa Yesus baik? Sambil Yesus menjelaskan bahwa hanya Allah saja yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam percakapan ini bukan berarti Yesus menolak dikatakan baik, atau Yesus merasa DiriNya tidak baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus ingin menyadarkan pemimpin ini dan orang banyak disekitarnya, supaya tidak menilai dirinya sendiri untuk disamakan seperti Yesus. &lt;br /&gt;Pertanyaan pemimpin itu terbungkus dalam sebuah kesombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat 20-21, Yesus memberi kriteria seseorang dikatakan baik menurut Taurat. Secara mengejutkan pemimpin itu mengatakan bahwa dia sudah melakukan semua peraturan Taurat sejak dari masa mudanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kembalikan pertanyaan itu kepada diri kita sendiri, sudah berapa tahun kita ikut Tuhan atau menyatakan diri beragama Kristen, dan jika muncul pertanyaan dari Tuhan, sudahkah kita melakukan Firman Allah yang ini atau yang itu… beranikah kita menjawab kepada Tuhan bahwa kita sudah melakukan semuanya itu sejak dari masa muda, atau sejak dulu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti sedikit, atau bahkan tidak ada yang berani mengklaim diri sudah bisa melakukan seluruh Firman Allah tanpa cela. Pemimpin ini berani mengatakan bahwa di atas kertas, secara fakta, dirinya memang adalah orang yang mampu melakukan kriteria Taurat itu dengan baik sejak dulu, dan terbukti Yesus tidak membantahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada jawaban yang tidak disangka oleh pemimpin itu terlontar dari Yesus pada ayat 22, untuk menjadi baik secara sempurna (Matius 19:21), pemimpin itu harus menjual semua hartanya dan membagikannya kepada orang-orang miskin dan mengikut Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian ini, orang itu tidak mampu melakukannya karena hartanya banyak. Terungkaplah bahwa bagaimanapun baiknya manusia, tetap saja dia seorang manusia yang pasti punya ego dan menyayangi diri sendiri, dan tidak bisa mempunyai kebaikan yang sempurna. Pesan itu disampaikan Yesus dengan menegur dia, sukar bagi orang yang beruang untuk masuk dalam Kerajaan Allah (ay.24). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Yesus memberikan pernyataan yang lebih mengejutkan lagi, untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, Yesus memberi gambaran bahwa lebih mudah seekor unta masuk ke lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke Kerajaan Allah (ay. 25). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan itu menggemparkan semua orang yang mendengar Dia dan bertanya-tanya, kalau begitu siapa yang bisa diselamatkan? (ay. 26). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji Tuhan atas kasih Allah, Yesus memberi solusi dengan mengatakan bahwa memang keselamatan bagi manusia adalah sesuatu yang mustahil, tapi bagi Allah, tidak ada yang mustahil (ay. 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kembali melihat pada ayat 20-21, Yesus tidak mau dikatakan baik karena Dia tidak mau disamakan dengan standar baik si pemimpin atau mewakili pemikiran manusia pada umumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus ingin memberi pelajaran dalam perikop ini bahwa kebaikan di mata manusia, berbeda dengan kebaikan di mata Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kebaikan Allah itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, dalam ayat 22 Yesus memberi gambaran kebaikan sempurna adalah rela memberikan segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia bisa berusaha membuat dirinya terlihat baik. Namun tetap saja tidak akan bisa sempurna, karena diri mereka memang sudah tidak sempurna. &lt;br /&gt;Kalaupun kita berkorban segala-galanya untuk orang lain, memberikan segala-galanya untuk orang lain dan berharap dengan pemberian dan pengorbanan kita orang itu akan selamat, itu tidak bisa terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dari diri kita sendiri, kita kekurangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia sudah berdosa (Roma 3:23), dan orang yang berdosa tidak mungkin menyelamatkan orang lain dari dosanya. Dia sendiri tidak bisa menyelamatkan dirinya dari dosa, bagaimana mungkin ingin menyelamatkan orang lain? Itulah yang diungkapkan Yesus dalam ayat 27, bahwa tidak mungkin bagi manusia untuk selamat dari dosa.&lt;br /&gt;Yesus ingin kita mengerti bahwa hanya Allah yang bisa melakukan kebaikan sempurna yaitu dengan cara Allah memberikan segala-galanya kepada manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoh. 3:16 mengungkapkan perbuatan Allah. Yesus adalah segala-galanya dari Allah. Dia adalah Allah sendiri yang mengambil rupa manusia. Dia rela meninggalkan kemuliaan sorga, meninggalkan harta dan segala keindahan sorga, turun ke dunia sehingga manusia yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan bisa hidup kekal. Dan inilah arti dari pernyataan Yesus bahwa bagi Allah, keselamatan yang mustahil itu menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dalam ayat 25 Yesus mengungkapkan untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga, lebih mudah seekor unta masuk ke lubang jarum daripada seorang kaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang jarum adalah istilah pintu kecil di pintu gerbang kota. Setelah jam kerja berakhir, pintu gerbang kota yang besar akan ditutup, dan akses keluar masuk kota lebih ketat menjelang malam. Bila ada orang yang membawa unta untuk masuk ke kota, dia harus melepaskan semua barang bawaan unta itu, selain untuk diperiksa, juga untuk memudahkan unta itu masuk ke pintu kecil itu. Unta itupun harus dalam posisi menunduk untuk masuk melalui pintu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unta adalah binatang yang unik. Selain di daerah gurun, jarang unta ditemui di daerah lain seperti kuda ataupun keledai. Unta bisa bertahan di tengah keadaan kering tanpa minum selama berminggu-minggu dan punya kekuatan lebih besar daripada kuda ataupun keledai bila melintasi padang gurun yang berbukit batu. Sehingga pada zaman Yesus hidup, unta adalah alat transportasi utama untuk mengangkut beban atau orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, unta jarang sekali bersuara. Mereka berinteraksi satu sama lain dengan menyentuh hidung. Dan unta termasuk binatang yang jinak, sehingga mudah dikendalikan, tidak melawan bila harus diarahkan untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;Yesus bermaksud memberitahu kepada orang-orang yang mendengarkanNya, untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, tidak bisa dengan membawa beban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua sering dibebani dengan ikatan-ikatan. Jadual kerja yang padat, pikiran-pikiran yang bermotivasi menguntungkan diri sendiri, jabatan/pangkat, status sosial, keluarga, kekuatiran, masalah, dan sebagainya adalah beban yang sering merintangi melayani Tuhan sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memberikan pelajaran, untuk masuk ke Kerajaan Allah, beban-beban itu harus dilepaskan. Setelah lepas dari beban, kita tidak boleh tinggi hati. &lt;br /&gt;Masuk ke dalam Kerajaan Allah, harus dengan rendah hati. Unta mengambil posisi seperti berlutut untuk masuk dalam pintu lubang jarum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks pelajaran Yesus kepada pemimpin yang menantangnya tentang kebaikan, Yesus menjelaskan bahwa kebaikan Allah memang seperti unta yang masuk ke lubang jarum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIA rendah hati. Selain Allah mau memberikan segala-galanya untuk keselamatan manusia, Allah juga adalah Allah yang Maha Rendah Hati dengan memberikan DiriNya sendiri menjadi korban demi penebusan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 2:5-8 menjelaskan dua hal tentang kerelaan Allah memberikan segala-galanya, dan kerendahanNya untuk berkorban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, (Flp. 2:5-7) Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan. Dengan kasihNya, Dia rela melepaskan kekayaanNya. Dia rela turun ke dunia, lahir di kandang binatang, melepaskan segala kemuliaan sorga. Dia mengosongkan DiriNya dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, (Flp. 2:8) Yesus merendahkan diriNya, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Allah yang Maha Tinggi, Maha Kuasa, Maha Kudus, rela menjadi rendah, mati di kayu salib, di antara penjahat-penjahat.&lt;br /&gt;Untuk apa semua itu dilakukan Yesus? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat hal yang mustahil, menjadi mungkin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menebus manusia berdosa, yang mustahil bisa hidup kekal, menjadi bisa hidup kekal jika mengikut Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika manusia menilai kebaikan sebagai sesuatu yang bisa disombongkan, bisa dibanding-bandingkan dengan orang lain, atau bahkan membuat dirinya berani menantang Tuhan untuk mensejajarkan kebaikan dirinya dengan Tuhan, berarti manusia itu belum mengerti arti kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus Kristus memberi teladan tentang kebaikan Allah dalam peringatan Natal ini. &lt;br /&gt;Kita mengingat bahwa kelahiranNya adalah tonggak Allah menyatakan kebaikanNya. Allah mau menyerahkan segala-galanya untuk menyelamatkan manusia dari dosa, dan Dia pun Maha Rendah Hati, mau bertindak untuk taat, menyelesaikan Karya AgungNya, menebus manusia dari dosa di kayu salib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Dia terbuka jalan keselamatan. Di dalam Dia terbuka pintu untuk manusia masuk ke Kerajaan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ungkapan Yesus kepada murid-murid yang setia mengikut Dia dalam Luk. 18:28-30. Di dalam Dia ada kehidupan kekal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kebaikan Allah yang melampaui segala akal, Dia sudah membuat hal yang mustahil menjadi mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-5366722839072412993?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/G0X9uJM5NxM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/5366722839072412993/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=5366722839072412993" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5366722839072412993?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5366722839072412993?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/G0X9uJM5NxM/kebaikan-allah-membuat-hal-mustahil.html" title="KEBAIKAN ALLAH = MEMBUAT HAL MUSTAHIL MENJADI MUNGKIN" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2010/01/kebaikan-allah-membuat-hal-mustahil.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcDQXw_fSp7ImA9WxBXFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-3282995637881980179</id><published>2010-01-26T14:20:00.002+08:00</published><updated>2010-01-26T14:24:30.245+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-26T14:24:30.245+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>RAHASIA AGUNG</title><content type="html">&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1 Tim. 3:14-16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;1 Tim. 3:16  Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: &lt;br /&gt;"Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, &lt;br /&gt;dibenarkan dalam Roh; &lt;br /&gt;yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, &lt;br /&gt;diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; &lt;br /&gt;yang dipercayai di dalam dunia, &lt;br /&gt;diangkat dalam kemuliaan." &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;1 Tim. 3:16 (KJV) And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifest in the flesh, justified in the Spirit, seen of angels, preached unto the Gentiles, believed on in the world, received up into glory.&lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita beribadah kepada Tuhan yang agung. Maha Besar dan Maha Kuasa. Keagungan yang absolut itu dipancarkanNya bagi jemaat, dengan bukti-bukti kuat yang membuat DiriNya unggul dibandingkan dengan oknum atau pribadi yang lain. Dia adalah Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan, yang kita kenal dalam Pribadi Tuhan Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doktrin utama dari kekristenan kita terlihat dalam kutipan 1 Tim. 3:16, yaitu rahasia ibadah dan juga keagungan Tuhan yang kita sembah dalam ibadah, tidak terbantahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang selama ribuan tahun sejak Yesus lahir ke dunia sampai Dia naik ke sorga, bahkan sampai hari ini, berusaha untuk menjatuhkan reputasi ke-Tuhanan Yesus. Mereka memakai berbagai cara untuk berusaha menggagalkan Injil sehingga nama Yesus dihapuskan dari muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semakin keras mereka berusaha meredam Injil, semakin luas Injil diberitakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia yang agung dalam ibadah kita, dimana kita mempunyai Tuhan yang tak terbantahkan keagunganNya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Dia, yang telah menyatakan diriNya dalam rupa manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam terjemahan KJV, kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dia”&lt;/span&gt; mengacu pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“God”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yaitu Tuhan. Adalah hal yang kontradiktif (berlawanan) bila memasang kata “God” (Tuhan) dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“flesh”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (daging/manusia). Tuhan adalah Roh, bagaimana bisa Dia menyatakan diri dalam rupa manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Alkitab memberikan catatan-catatan sebagai bukti bahwa Yang Maha Kuasa, Maha Tinggi dan Maha Agung mau turun ke dunia jadi sama dengan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius menuliskan secara runtut tentang kelahiran Yesus dalam sebuah silsilah keluarga manusia (Mat. 1). Lukas mencatat dengan detail proses kelahiran Yesus melalui perawan Maria (Luk. 1). Lebih tegas lagi Yohanes mencatat bahwa Firman yang bersama dengan Allah yang utama dan pertama itu, menjadi manusia (Yoh. 1:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidupNya pun, Yesus harus merasakan penderitaan manusia. Sang Pembuat mujizat, dianiaya sampai mati dengan penuh kesakitan. Dia pernah memberi makan ribuan orang, tapi di saat terakhir hidupNya, Dia berkata bahwa Dia haus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah hidupNya yang penuh derita dan pencobaan, tidak sekalipun Dia kalah dan berbuat dosa. Yesus menunjukkan bahwa DiriNya adalah Allah yang turun jadi manusia. (Ibr. 4:15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia besar yang tak dimengerti semua orang bahkan tidak diketahui malaikat-malaikat (1Pet. 1:12). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak memilih kelahiran Yesus melalui malaikat. Dia memilih kelahiran Yesus dari keturunan Abraham (Mat.1:1-2). Allah menyatukan DiriNya dalam manusia. Dengan kejadian ini, Dia melakukan karya terbesar, penebusan umat manusia dari dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa adalah akibat pelanggaran satu orang, dan dari satu orang juga harus menjadi penebus. Dan Yesus melakukan itu semua, karena Dia adalah benar, lahir tanpa benih laki-laki sehingga dosa tidak ada dalam Dia. (Rom. 5:16:19). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengambil semua dosa umat manusia, menanggungnya di kayu salib, dan menggantikan dosa itu dengan keselamatan bagi yang percaya kepada Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Dibenarkan dalam Roh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang mengajarkan segala sesuatu dan bersaksi tentang Yesus Kristus. (Yoh.14:26; 15:26). Kehidupan Yesus tidak pernah lepas dari Roh Kudus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dikandung dari Roh Kudus (Mat. 1:18; Luk. 1:35). Yohanes Pembaptis bersaksi bahwa dia melihat Roh Kudus turun ke atas Yesus (Yoh. 1:33). Dan dari langit terdengar suara ketika Roh Kudus turun ke atas Yesus setelah Dia dibaptis, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat. 3:17). Roh Kudus pun dicurahkan sesuai dengan janji Yesus kepada murid-muridNya (Kis. 2). Bahkan sampai hari ini, gereja bertahan, nama Yesus terus diberitakan, ini semua karena kekuatan dari Roh Kudus. (Kis. 5:37-38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran Yesus diberitakan oleh malaikat yang datang kepada Maria (Luk. 1:28). Ketika Yesus lahir, malaikat pun bersaksi kepada para gembala tentang lahirnya Juru Selamat (Luk. 2:9-12). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus akan memulai pelayananNya di dunia, Dia mengalami pencobaan di padang gurun. Setelah menang atas pencobaan, Yesus dilayani oleh malaikat (Mat. 4:11). Pada malam sebelum Yesus diserahkan untuk di salib, Dia berdoa di Taman Getsemani dan malaikat memberi kekuatan kepadaNya (Luk. 22:43). Malaikat bersaksi bahwa Yesus telah bangkit (Mat. 28:5-6). Waktu Yesus naik ke sorga, malaikat juga yang menjelaskan bahwa Yesus yang ini, akan datang lagi dengan cara yang sama dengan saat Dia naik ke sorga (Kis. 1:10-11). Bahkan nanti, pada kedatanganNya yang kedua, makin banyak malaikat yang akan terlihat bersama-sama dengan Yesus (1 Tes.4:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yoh. 1:50  Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." &lt;br /&gt; 51  Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."&lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan Yesus di dunia diisi dengan penolakan. (Luk. 17:25). Dia bahkan ditolak di desaNya sendiri (Mark. 6:3). Oleh saudara-saudaraNya, Dia pernah dianggap tidak waras (Mar. 3:21). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus terus berusaha memberitakan kabar baik bahwa Allah sedang melakukan pekerjaan besar melalui DiriNya. Keselamatan untuk hidup kekal hanya didapat melalui percaya kepadaNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebagian besar orang Yahudi pada waktu itu yang menolak Dia, Yesus memilih 12 murid yang bisa menjadi saksiNya. Murid-muridNya inipun tidak sepenuhnya mengerti ketika mengikut Yesus. Sampai Yesus mati dan bangkit, naik ke sorga dan mereka penuh Roh Kudus, barulah sepenuhnya mereka mengerti apa maksud Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah keagungan rahasia ibadah kita, sampai saat ini Injil Kristus tak henti-hentinya diberitakan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Walaupun mengalami penolakan, tidak menutup kemungkinan Tuhan memakai cara yang ajaib untuk menyebarkan InjilNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengalami penolakan sampai disalibkan. Murid-muridNya pun banyak yang menjadi martir dalam memberitakan Injil. Tapi Allah tidak pernah kekurangan orang untuk memberitakan InjilNya. Di saat Saulus ingin mengejar dan menangkap orang Kristen, Yesus menampakkan diri kepadanya dan mengubah Saulus menjadi rasul yang sangat gigih memberitakan Firman Allah kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. yang dipercayai di dalam dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah suatu keagungan yang besar bila dunia yang gelap bisa mempercayai Yesus. Di tengah penolakan kepada Yesus, semakin hari malah semakin banyak yang percaya kepadaNya. Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Yesus adalah pribadi yang mempunyai kuasa dalam tiap perkataanNya (Mat. 7:28-29). Dia tidak hanya bisa berkata-kata, tapi Dia memberi teladan untuk melakukan apa yang dikatakanNya. Bila Dia berkhotbah tentang kasih, Dia melakukan kasih itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatakan hal yang baik sangat mudah. Tapi untuk melakukannya, sulit. Di hadapan orang banyak, Yesus berbeda daripada orang Farisi dan ahli Taurat yang hanya bagus dalam perkataan. &lt;br /&gt;Yesus dalam pelayananNya di dunia, membawa berita bahwa Dia ada didunia untuk menyelesaikan pekerjaan Bapa (Yoh. 10:37-38). &lt;br /&gt;Di sanalah keunggulan Yesus sehingga FirmanNya dipercayai di dalam dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. diangkat dalam kemuliaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yesus lahir melalui proses kelahiran alami manusia, tapi tanpa benih laki-laki. Seorang perawan mengandungNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keagungan Yesus setelah kelahiran dan kehidupanNya di dunia adalah kematian, kebangkitan, dan kenaikanNya.  Dan satu saat nanti, adalah kedatanganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada manusia, nabi atau tokoh agama manapun yang seperti itu. Semua tokoh utama agama di dunia mati, dan tidak pernah disebut bangkit apalagi naik ke surga.  (Yoh. 3:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati saat kematianNya, Dia terus memberi peringatan kepada murid-muridNya bahwa Dia memang harus mati dan bangkit (Yoh. 2:22). Yesus membuktikan semua ajaranNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca kebangkitanNya selama 40 hari Dia menampakkan Diri. Yesus terus menjelaskan perkara yang rumit ini kepada murid-muridNya agar mereka mengerti bahwa DiriNya adalah Tuhan  (Kis. 1:3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemudian dihadapan murid-muridNya, masih sambil mengajar mereka, Yesus akhirnya naik ke surga. Sehingga dengan peristiwa itu, murid-murid taat kepada perintah Yesus untuk tetap tinggal di Yerusalem menantikan janji Yesus, yaitu pencurahan Roh Kudus (Kis. 1:4). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Yesus kepada mereka untuk tinggal di Yerusalem adalah hal yang sangat berat. Belum lama kota itu menyalibkan Yesus. Belum lama para murid kocar-kacir ketakutan melihat Yesus ditangkap. Petrus pun menyangkal waktu Yesus ditangkap. Tapi mereka akhirnya melihat bahwa apa yang dikatakan Yesus adalah benar, dengan setia mereka menanti turunnya Roh Kudus di Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam poin keunggulan Yesus. Rahasia besar tentang keagunganNya yang tak terbantahkan ini membuat jemaat yang beribadah kepada Dia bisa disebut sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran (1Tim. 3:15).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-3282995637881980179?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/3tGCnU-9mkQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/3282995637881980179/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=3282995637881980179" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/3282995637881980179?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/3282995637881980179?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/3tGCnU-9mkQ/rahasia-agung.html" title="RAHASIA AGUNG" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2010/01/rahasia-agung.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUARn0yfip7ImA9WxBTFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-5533370718599104326</id><published>2009-12-10T22:08:00.000+08:00</published><updated>2009-12-10T22:10:47.396+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-10T22:10:47.396+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>Pencobaan</title><content type="html">1Kor. 10:13  Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak. 1:12  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. &lt;br /&gt; 13  Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FA dengan jelas mengungkapkan bahwa Allah tidak mencobai siapapun karena hakikat dan karakter Allah adalah kudus dan kasih. Allah tidak mungkin menyangkal hakikat dan karakterNya untuk bisa mencobai atau dicobai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, siapakah yang bertanggung jawab dengan pencobaan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mt 4:3  Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis adalah adalah dalang utama dibalik semua pencobaan. Tapi Iblis tetap ada dibawah kontrol otoritas ke Maha Kuasaan Allah. Iblis tidak bisa mencoba melampaui izin Allah, yang setia dan tahu sejauh mana kemampuan seseorang untuk dicobai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang paling gamblang dicatat dalam Alkitab tentang mekanisme seseorang dicobai ada dalam kitab Ayub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ayub 1 – 2)&lt;br /&gt;Ayub adalah seorang yang saleh, tapi Allah mengizinkan Iblis untuk mencobai Ayub. Dalam satu hari Ayub kehilangan segala-galanya. Harta dan anak-anaknya musnah. Tapi Ayub menang mengatasi pencobaan itu karena dia tetap memuji Allah atas semua yang dialaminya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis tidak puas, kembali dia berusaha mencobai Ayub lebih keras. Fisik Ayub dicobai. Ayub ditimpa penyakit yang menjijikan. Secara fisik Ayub sudah sangat menderita, dan secara mental, tidak ada yang mendukung dia. Istri yang seharusnya menopangnya, malah menjatuhkan mentalnya (Ayub 2:9). Teman-temannya yang bertujuan untuk menghibur, malah menghakimi dia dengan menganggap bahwa Ayub ditimpa segala pencobaan itu karena dosa-dosanya (Ayub 16:1-5). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri dan teman-teman Ayub tidak mengerti rencana Allah dalam hidup Ayub. Ayub bertahan dan dibalik semua penderitaan akibat pencobaan yang dialaminya, Ayub mendapatkan kemenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan memulihkan dia, hartanya kembali berkali-kali lipat. Ayub pun kembali mendapatkan anak-anak. Tuhan menegur teman-teman Ayub yang sok tahu sehingga mereka harus memberikan persembahan untuk keselamatan diri mereka (Ayub 42:7-9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terpenting dari semua pencobaan yang dialaminya, hubungan Ayub dengan Tuhan tidak pernah sama lagi. Ayub mengakui kalau dulu dia hanya mengenal Tuhan dari kata orang saja, tetapi setelah melewati pencobaan ini, dia benar-benar mengenal Tuhan secara pribadi (Ayub 42:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis yang mempunyai niat jahat ingin menghancurkan hubungan Ayub dengan Tuhan, kalah total karena Tuhan memutar balikkan niat jahatnya malah untuk mengeratkan hubunganNya dengan Ayub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus operandi Iblis dalam mencobai seseorang sangat beragam. Kepada Ayub dia memakai harta kekayaan, keluarga, fisik, dan mental. Ayub harus merasakan pencobaan yang berat sendirian hampir tanpa dukungan keluarga dan teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab tidak hanya mencatat pencobaan secara frontal oleh Iblis kepada manusia seperti yang dialami Ayub.  Ada juga pencobaan yang tersirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus Lazarus, saudara Maria dan Marta, ada pencobaan yang tersirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 11:1-45, tidak ada satupun kata-kata tentang Iblis yang mencobai. Tapi jika kita pelajari lebih dalam karakter masing-masing tokoh dalam perikop tersebut, ada nuansa tekanan mental dan emosional yang rentan disusupi oleh  Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maria dan Marta adalah dua bersaudara yang terkenal suka memberi tumpangan kepada Yesus dan murid-muridNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua pada suatu ketika ada dalam masalah. Saudara mereka yang terkasih, Lazarus sedang sakit. Harapan satu-satunya untuk menyembuhkan Lazarus adalah Yesus. Dua bersaudari itu memberi kabar kepada Yesus bahwa Lazarus, orang yang dikasihi Tuhan sedang sakit. Tentu permohonan yang dikirim melalui kurir itu sangat ingin segera direspon. Tapi apa yang terjadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Yesus memilih untuk sengaja tinggal lebih lama dan baru berangkat ke Betania ketika Dia tahu Lazarus sudah meninggal. Tidak ada pemberitahuan lebih lanjut tentang kabar Lazarus selepas diberitakan bahwa dia sakit. Seharusnya berita kematian Lazarus pun perlu disampaikan kepada Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti para murid tidak tahu kalau Lazarus meninggal. Mereka tahu dari Yesus sendiri, dan para murid sepertinya bersungut-sungut dan tidak menerima keputusan Yesus untuk datang ke Betania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus disambut oleh Marta yang kelihatannya menerima apa yang terjadi. Tapi sesungguhnya Marta tidak mengerti rencana Yesus. Dialognya dengan Yesus tidak sesuai dengan konteks apa yang akan dilakukan Yesus saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus kemudian bertemu dengan Maria yang berlinang airmata. Maria tidak banyak bicara, langsung menumpahkan isi hatinya mengabarkan bahwa Lazarus sudah meninggal. Kita yang pernah kehilangan orang yang dikasihi pasti mengerti bagaimana perasaan yang bergejolak dalam hati Maria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bayangkan perasaan dua bersaudari ini yang jauh hari sebelumnya penuh harap menantikan Yesus datang untuk bertindak sehingga Lazarus sembuh. Tapi harapan mereka tinggal harapan, karena Yesus tidak kunjung datang sampai Lazarus meninggal dan dikuburkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bayangkan perasaan Lazarus, yang terbaring sakit. Dalam penderitaannya itu tentu dia pun dihibur oleh dua saudarinya dengan mengatakan bahwa Yesus, Sang Pembuat mujizat itu sudah dihubungi. Lazarus penuh harapan menunggu kedatangan Yesus untuk menyembuhkannya. Dan kita tidak tahu, apa perasaan Lazarus ketika meregang nyawa, dan Yesus tak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan juga komentar murid-murid Yesus yang egois, mereka tidak mengerti tujuan Yesus sengaja tinggal lebih lama. Mereka menganggap Yesus takut pergi berhubung belum lama berselang mereka dikejar untuk ditangkap dan dilempari batu. (Yoh. 10:31-40; Yoh. 11:16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar orang banyak pun tidak mendatangkan berkat. Mereka yang seharusnya menghibur dan menguatkan, malah bergunjing dengan komentar negatif tentang Yesus (Yoh.11:37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana yang penuh tekanan seperti itu sering dipergunakan oleh Iblis yang suka mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk membisikkan hasutan yang menggoyang iman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menunggu jawaban Tuhan, diperlukan iman yang tangguh dan kokoh untuk bertahan dalam pengharapan akan jawaban Tuhan, walaupun kelihatannya semua sudah terlambat. Marta berkata bahwa mayat Lazarus sudah busuk (Yoh. 11:39). Sudah sangat terlambat. Tapi bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil dan Tuhan adalah pemilik waktu sehingga jika Dia bertindak, tidak ada kata terlambat. Semuanya akan indah dan kemuliaan Tuhan dinyatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita waspada atas modus-modus Iblis dalam mencobai. Iblis ternyata tidak hanya mencobai satu orang, tapi dia juga mencobai semua orang disekitar. Misalnya dalam kasus pencobaan atas Ayub, istri dan teman-teman Ayub pun sebenarnya dicobai. Apakah mereka bisa mendukung Ayub atau tidak? Begitu juga dengan kasus Lazarus, semua karakter dalam perikop Yohanes 11 itu ternyata dicobai, apakah benar-benar mengerti langkah Yesus atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada satu orang pun yang terluput dari pencobaan ini semasih dia hidup. Jangankan kita dan tokoh-tokoh Alkitab yang manusia biasa, Tuhan Yesus sekalipun tidak luput dari cobaan. Dan Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menghadapi pencobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibr. 4:14  Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. &lt;br /&gt; 15  Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab mencatat Tuhan Yesus mengalami pencobaan setelah Dia dibaptis. Bahkan Matius menulis dibawa oleh Roh, Yesus dicobai oleh Iblis (Mat. 4:1). Pencobaan yang dialami Yesus berhubungan dengan tubuh, jiwa, dan roh dan kesemuanya diatasi Yesus dengan menggunakan Firman Allah, tidak dengan kekuatan atau pemikiranNya sendiri. Dia mengutip ayat-ayat Firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencobaan terbesar dan terhebat yang dialaminya adalah ketika harus berhadapan dengan salib. Yesus bergumul hebat di Bukit Zaitun untuk mempersiapkan diriNya, sehingga keringatNya pun berbentuk darah.(Luk. 22:42-44). Dia pun memperingatkan murid-muridNya, bahwa pencobaan atas DiriNya, secara tidak langsung akan merupakan pencobaan atas mereka juga (Mrk 14:27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu tekanan yang luar biasa karena Dia akan berhadapan dengan dosa seisi dunia. Pribadi yang kudus dan tanpa dosa, sekarang harus menanggung dosa itu di kayu salib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes. 53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya.&lt;br /&gt;53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.&lt;br /&gt;53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.&lt;br /&gt;53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena ketaatan kepada Bapa dan kasihNya kepada manusia, Dia menang dengan mengambil keputusan bahwa bukan kehendakNya yang jadi, tapi kehendak Bapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis mengira dia menang karena berhasil membunuh Yesus. Tapi kembali Iblis harus kalah saat Yesus memperlihatkan kekuasaanNya, bangkit pada hari ke tiga dan menang atas maut. Dia membuka jalan bagi umat manusia untuk mendapatkan kasih karunia dan pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebagai manusia, kita bersyukur punya Firman Allah yang selalu menghibur dan menguatkan saat ada dalam pencobaan. Karena kita tidak sendiri mengalaminya. Semua orang mengalaminya dan Tuhan tahu porsi pencobaan masing-masing orang pasti tidak akan melebihi kekuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika umat manusia yang dikasihiNya harus masuk dalam pencobaan, Tuhan tidak pernah meninggalkan. Yesus memberi contoh cara untuk menang melawan pencobaan adalah dengan menggunakan Firman Allah dan doa. Dia tetap setia berjalan bersama kita melewati proses pencobaan itu, dan asal kita bertahan, kita akan mendapatkan mahkota kehidupan, yaitu kemuliaan Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-5533370718599104326?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/JSyTgjFkGzM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/5533370718599104326/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=5533370718599104326" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5533370718599104326?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5533370718599104326?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/JSyTgjFkGzM/pencobaan.html" title="Pencobaan" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/12/pencobaan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4DRno6eCp7ImA9WxNWFUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-8217419035209403344</id><published>2009-10-15T13:56:00.002+08:00</published><updated>2009-10-15T14:09:37.410+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-15T14:09:37.410+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hasil Browsing" /><title>Gambar berbicara lebih dalam</title><content type="html">Daya tangkap manusia dalam menyerap ilmu berbeda-beda. Dan metode untuk menyampaikan pelajaran pun kemudian digodok dengan bermacam cara. Menurut penelitian, kalau kita bisa menyampaikan pelajaran dengan cara lisan, visual, dan kemudian peserta didik ikut mencatat, persentase pelajaran itu diterima akan lebih besar dibandingkan hanya dengan melakukan satu metode saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini saya ketemu dengan 2 situs menarik, yang membuat gambar dalam bentuk flash video. Dan gambar-gambar ini disampaikan dengan gamblang, indah. Pesannya dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk flash dengan konten rohani bisa berkunjung ke &lt;a href="http://donghaeng.net/english/main.htm"&gt;donghaeng.net&lt;/a&gt; dan kalau ingin pelajaran yang bersifat sekuler, macam sex education bisa berkunjung ke &lt;a href="http://flickerlab.com/"&gt;FlickerLab.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-8217419035209403344?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/4RrmDOkLoYY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/8217419035209403344/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=8217419035209403344" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8217419035209403344?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8217419035209403344?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/4RrmDOkLoYY/gambar-berbicara-lebih-dalam.html" title="Gambar berbicara lebih dalam" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/10/gambar-berbicara-lebih-dalam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A08NQH84cCp7ImA9WxNQFko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-1438120320813283354</id><published>2009-09-23T12:09:00.003+08:00</published><updated>2009-09-23T12:24:51.138+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-23T12:24:51.138+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opinion" /><title>Careful</title><content type="html">Sebenarnya saya gak begitu pedulian dengan kasus-kasus tuntut menuntut karena pelanggaran privacy di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kasusnya &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Prita_Mulyasari"&gt;Ibu Prita dengan RS Omni&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan saling tuntut antara seorang &lt;a href="http://www.news.com.au/technology/story/0,28348,25973718-5014239,00.html"&gt;model bernama Liskula Cohen dengan Rosemary Port seorang blogger, kemudian blogger itu menuntut google karena membuka identitasnya yang dianggap telah melanggar privacy si blogger.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet dengan privacy, adalah dua hal yang sebetulnya bertolak belakang.&lt;br /&gt;Di satu sisi, jika seseorang ingin mengakses internet, dia pasti mencari informasi atau apapun yang diinginkannya tanpa hambatan.&lt;br /&gt;Jika di dunia nyata dia sulit mencari info yang bebas sensor, dia pasti berharap di internet dia mendapatkan info yang lebih luas tanpa sensor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal pengguna internet ingin aktivitasnya ini tetap tidak diketahui orang, baik dengan alasan keamanan, maupun dengan alasan malu. Misalnya aktivitas internet saya, tentu saja tidak ingin diketahui orang lain. Padahal saya beraktivitas untuk mengetahui orang lain. (Maaf bagi yang narsis, mungkin ulasan saya gak mengena kepada kalian - peace). Buktinya, AntiSpyware, Cleaning Tools, atau browser-browser yang menawarkan tingkat privacy tinggi pasti laku keras. Kita ingin mengetahui seseorang itu sedang apa, di lain pihak, kita berusaha menyembunyikan kita sedang apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik, pagi ini saya mendapatkan SMS dari seorang teman, dia minta maaf yang saya nggak ngerti kenapa dia minta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya sempat chatting, ternyata masalahnya, dia ketemu sebuah blog yang memuat forwardan emailnya kepada teman-temannya, dan blog itu sangat tidak profesional dan tidak etis karena mengutip alamat emailnya dan alamat email teman-temannya tanpa sepengetahuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berusaha mengontak pemilik blog itu, dan meninggalkan komen yang biasa saja dengan tulisan "salam kenal" dan menyertakan nama lengkapnya, tapi ternyata blog itu menghapus komennya. Tapi pos yang berisi forwardan emailnya masih ada. Dari sana kita bisa tahu bagaimana personality sang blogger ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi dunia maya, hal itu adalah pelanggaran privacy berat dan pelanggaran &lt;a href="http://anotherfool.wordpress.com/jacp/"&gt;etika ngeblog&lt;/a&gt;, karena mengekspose alamat email seseorang kepada umum tanpa persetujuan pemiliknya berpotensi mengundang &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spam_%28electronic%29#In_crime"&gt;spam&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah kasus teman saya itu, mulailah saya tertarik dengan kasus Ibu Prita dan Rosemary Port.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan inilah yang membuat saya menulis, untuk kembali mengingatkan rekan-rekan pengguna internet, baik aktif maupun pasif, untuk waspada menjaga privacy diri sendiri. Dunia maya adalah dunia yang luas dan kita tidak tahu siapa yang akan kita ajak berhubungan, atau bahkan kita tidak tahu siapa yang menghubungi kita atau menghubung-hubungkan kita dengan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur kalau kita dihubungkan dengan hal yang positif, tapi kalau kita kena yang negatif, repot memperbaikinya. Seperti teman saya yang sekarang repot harus menulis permintaan maaf ke teman-temannya yang alamat emailnya juga sudah terekspose gara-gara blogger tak tahu diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-1438120320813283354?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/J3FNmROJvWg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/1438120320813283354/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=1438120320813283354" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1438120320813283354?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1438120320813283354?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/J3FNmROJvWg/careful.html" title="Careful" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/09/careful.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEYHSHs5eyp7ImA9WxNQEEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-1695261077621147247</id><published>2009-09-16T15:11:00.004+08:00</published><updated>2009-09-16T15:28:59.523+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-16T15:28:59.523+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hasil Browsing" /><title>nice quiz</title><content type="html">Kematian menakutkan bagi sebagian besar manusia. Padahal semua manusia akan mati. Belum pernah dicatat manusia yang bisa hidup selamanya, di &lt;a href="http://www.guinnessworldrecords.com/"&gt;Guinness Book Of World Record&lt;/a&gt; sekalipun. Yang tercatat hanya &lt;a href="http://community.guinnessworldrecords.com/_Worlds-Oldest-Person-Dies/BLOG/695998/7691.html?widgetId=195583"&gt;manusia tertua&lt;/a&gt;, dan mereka pun pada akhirnya mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil &lt;a href="http://apps.facebook.com/yakuzalords/gift?&amp;amp;auth_token=1423f9a13556b0a6cbfec45d6a648ee5"&gt;nge game di Facebook&lt;/a&gt;, mata saya menangkap iklan yang menarik. Ternyata ada kuis untuk membuat video ataupun animasi yang berjudul &lt;a href="http://en.eyeka.asia/partner/life-before-death"&gt;Life Before Death Contest&lt;/a&gt;. Hadiahnya menggiurkan. Tapi di atas semuanya itu, pesannya yang sangat menarik. Membuat kematian itu terlihat indah, sehingga tidak menakutkan lagi. Tertarik ikut?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-1695261077621147247?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/iI_cJDcRjio" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/1695261077621147247/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=1695261077621147247" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1695261077621147247?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1695261077621147247?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/iI_cJDcRjio/nice-quiz.html" title="nice quiz" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/09/nice-quiz.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk4ERno8eip7ImA9WxNTGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-1303126164021171131</id><published>2009-08-22T09:21:00.005+08:00</published><updated>2009-08-22T09:35:07.472+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-22T09:35:07.472+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hang out" /><title>Asian Youth Choir Concert Video Clip</title><content type="html">Well, finally I solve firewire problem. Here they are, what &lt;a href="http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/07/asian-youth-choir-concert.html"&gt;I promise you&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alleluia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UvgUc6wnrZU&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/UvgUc6wnrZU&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hymn To St. Stephen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/wrCsGuIzAY8&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/wrCsGuIzAY8&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Condalia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/cz1xItFnw8Y&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/cz1xItFnw8Y&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Usuli Boat Song&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/M8NAIJolJu4&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/M8NAIJolJu4&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seblang Subuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mWrSegOliNQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/mWrSegOliNQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yamko Rambe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/s6m8HGOqVjo&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/s6m8HGOqVjo&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2 movements from Composition for Chorus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="280" height="170"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Hg3ytlRwgN4&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Hg3ytlRwgN4&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="280" height="170"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-1303126164021171131?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/n3crYQJuMLQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/1303126164021171131/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=1303126164021171131" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1303126164021171131?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1303126164021171131?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/n3crYQJuMLQ/asian-youth-choir-concert-video-clip.html" title="Asian Youth Choir Concert Video Clip" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/08/asian-youth-choir-concert-video-clip.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMHQHk5fSp7ImA9WxNTF04.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-1301877055544973668</id><published>2009-08-20T11:17:00.001+08:00</published><updated>2009-08-20T11:20:31.725+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-20T11:20:31.725+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="history fo dunamis" /><title>Upah</title><content type="html">Memiliki dua peran dalam hidup itu gampang-gampang susah. Gampang kalau dijalani dengan tulus dan nrimo. Susah kalo dijalani dengan kritis dan berandai-andai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Agustus ini berat bagi Dunamis Internet. Karena hampir 3 minggu harus tutup. Bukan karena masalah teknis, tapi karena saya harus berperan menjadi Hamba Tuhan. Menjawab panggilan pelayanan dimana saya sudah berkomitmen bahwa bila masih sanggup melayani, harus pergi melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan puji Tuhan, kami tidak mendapatkan kelebihan dalam melayani. Pulang ke rumah, Dunamis harus membayar biaya listrik, air dan telepon yang tidak bisa berhenti walaupun tutup.  Masalah utama hanya satu bagi sebuah perusahaan untuk berlanjut, yaitu Uang. Jadilah saya harus melawan kegeraman dalam hati saat berhitung-hitung. Tapi semua harus dipatahkan dalam nama pelayanan. Saya tidak pergi menghabiskan uang untuk bersenang-senang atau meninggalkan pekerjaan karena hal negatif. I must, and have no choice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang semua tagihan sudah terbayar. Itu dari dana istri saya yang seharusnya kami pakai untuk ke dokter memeriksakan diri karena sudah 6 tahun kami menikah tidak punya anak. Kalau Tuhan bermaksud memberikan kami anak tanpa harus ke dokter, dengan cara seperti ini, kami bersyukur. Kalau pun tidak, yaitu kami tidak pernah punya anak karena benar-benar tidak bisa membagi waktu antara melayani dan bekerja, itu pun kami tetap bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat ngomong seperti itu. Tapi 3 kali saya khotbah, mencontohkan Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang disuruh menyembah patung Nebukadnezar. Mereka tidak mau, dengan menjawab raja bahwa kalaupun mereka tidak ditolong saat dimasukkan ke api yang menyala, mereka tetap tidak akan menyembah patung Nebukadnezar. Mereka tidak mendapat pujian dari deklarasi iman itu, malah apinya di perbesar 7X. Tapi ketika mereka berani masuk ke api yang luar biasa panas itu, disana Tuhan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dasar kenapa sekarang saya harus diam. Manusianya berhitung-hitung. Tapi iman saya, pengharapan dan kasih saya, diam menunggu apa yang akan Tuhan lakukan. Karena saya tahu, deklarasi iman ini belum akan membawa apa-apa bagi seorang hamba yang setia. Malah apinya akan dibesarkan. Dan saya yakin, DIA ada bersama kami di dalam api itu, supaya kami tidak terbakar, bahkan bisa menjadi saksi yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-1301877055544973668?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/uB3NEKsfvws" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/1301877055544973668/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=1301877055544973668" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1301877055544973668?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/1301877055544973668?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/uB3NEKsfvws/upah.html" title="Upah" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/08/upah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0ICRnoyeSp7ImA9WxJbFU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-2080965604972638636</id><published>2009-07-25T13:06:00.004+08:00</published><updated>2009-07-25T13:59:27.491+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-25T13:59:27.491+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hang out" /><title>Asian Youth Choir Concert</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z7czPE_g-so/SmqfMlm4N3I/AAAAAAAAAFw/eh4XmOWRaJU/s1600-h/tkt.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 114px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z7czPE_g-so/SmqfMlm4N3I/AAAAAAAAAFw/eh4XmOWRaJU/s320/tkt.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362273344940423026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last night I went to St. Fransiskus Xaverius Church to attend &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://asianyouthchoir2009.com/about.html"&gt;Asian Youth Choir&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;concert. It was amazing for me, but specially to my wife, that concert gave her more motivation and ideas how to build, train, and conduct a choir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, according to my point of view (someone who can’t play music, don’t know ‘the in depth’ about music, just loved to listen, and make a comment if something weird) the Asian Yout Choir concert which was conducted by &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.wgc100.com/int/mc01.html"&gt;Chifuru Matsubara&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; made a great success. More than 300 audience amazed with their solid voice and beautiful ethnic performance. All the singers from Japan, South Korea, India, Russia, Malaysia, China, Philippines, Singapore, and Indonesia wear their own traditional custom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don’t see much choir in my life. The usual choir that I’ve seen was my own church choir, my Bible school cantata team, and their performance was great too. But, may be they weren’t do many improvisation. They just sing in accord, line in 2 or 3 rows. And if sometimes they make a move, it’s just regular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, last night, AYC open my mind. They did improvisation, not just lining up to be rows. In one song, the female singers were spread all over the building, while the male singer still one stage. They made fantastic animal replication to one another, a demonstration about high vocal technical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually I’d like to upload all their performance, but you have to wait a moment, while I’m trying to solve problem with my fire wire.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-2080965604972638636?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/r5GdMpjuFec" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/2080965604972638636/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=2080965604972638636" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/2080965604972638636?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/2080965604972638636?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/r5GdMpjuFec/asian-youth-choir-concert.html" title="Asian Youth Choir Concert" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_z7czPE_g-so/SmqfMlm4N3I/AAAAAAAAAFw/eh4XmOWRaJU/s72-c/tkt.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/07/asian-youth-choir-concert.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4MQX85fyp7ImA9WxJbEEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-8246176418023484577</id><published>2009-07-20T16:50:00.002+08:00</published><updated>2009-07-20T17:43:00.127+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-20T17:43:00.127+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hasil Browsing" /><title>Tahun Pembatalan, Tahun Kerugian</title><content type="html">Memasuki pertengahan tahun 2009, dunia mencatat sebuah pembatalan yang fenomenal. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="www.michaeljackson.com/"&gt;Michael Jackson&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; meninggal dunia hanya 2 minggu sebelum konser musik yang direncanakan terbesar sepanjang sejarah, sehingga panitia pelaksananya mengalami kerugian. Mungkin merupakan kerugian terbesar sepanjang sejarah pembatalan konser musik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.manutd.com/default.sps?pagegid={78F24B85-702C-4DC8-A5D4-2F67252C28AA}&amp;itype=12977&amp;pagebuildpageid=2716&amp;bg=1"&gt;Manchester United&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; batal tampil di Indonesia, hanya beberapa hari sebelum jadual kedatangannya karena bom meledak di Jakarta, tepat di hotel yang sudah dibooking untuk mereka akan menginap. Panita pun mengalami kerugian luar biasa akibat uang muka dan kontrak yang sudah berjalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga salah satu teman di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1362647692&amp;ref=profile#/home.php?ref=home"&gt;Face Book&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;memplesetkan slogan sebuah iklan yang gencar ditayangkan untuk menyambut kedatangan MU “Ini Budi, Budi batal main bola, Budi kena bom. Mau?” Mungkin dia kecewa karena batal nonton tim kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng-iseng saya melakukan searching untuk cari tahu, berapa sih kerugian akibat pembatalan-pembatalan yang sensasional ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konser Michael Jackson digadang-gadang sebagai konser terbesar sepanjang sejarah, karena dalam konsernya inilah Michael "bangkit" setelah terpuruk lebih dari satu dekade. Sehingga dia memilih tema &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/This_Is_It_(Michael_Jackson_concerts)"&gt;“This Is It”&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, inilah segalanya! Seperti Son Goku, yang sudah berubah jadi Super Saiyan, mengumpulkan seluruh tenaganya membentuk bola sinar, dan menumpahkannya sebagai Kamehameha terakhir, pamungkas, this is it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bisa dibayangkan apa yang sedang dirancang Michael Jackson, yang selalu mencatat inovasi baru di tiap konsernya? Konsernya yang ‘biasa’ saja sudah sangat heboh, apalagi konser pamungkas ini. Sehingga tidak heran &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.aegworldwide.com/home.html"&gt;AEG&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, sebuah perusahaan yang menjadi promotor konser ini mengalami guncangan kerugian yang sangat besar. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://latimesblogs.latimes.com/music_blog/2009/07/michael-jackson-concert-promoter-aeg-could-still-see-a-financial-gaine.html "&gt;LA Times&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; mencatat kerugian  $20 juta untuk persiapan konser, kemudian tiket yang harus dikembalikan senilai $85 - $90 juta. Beberapa pengamat memperhitungkan bahwa AEG juga sudah membayar uang muka kepada Michael kira-kira sebesar $10 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dihitung dari segi asuransi, menurut London's Insurance Insider, 3 dari 50 konser Michael Jackson dilidungi oleh asuransi bila terjadi pembatalan, dan nilainya sekitar £14.5 juta ($24 juta). Ada juga yang memperkirakan kira-kira 10 konsernya yang dilindungi, tapi memang tidak ada yang mengatakan bahwa seluruhnya dari 50 konser itu dilindungi asuransi, yang berarti kerugian yang terjadi bila konser batal ditanggung masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian-kerugian tersebut baru sebatas materi di atas kertas, belum termasuk kerugian kontrak dengan jaringan televisi, iklan, merchandise, gaji pekerja-pekerja yang menunjang konser itu seperti penari latar, koreografer, tata cahaya dan tata suara, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pembatalan kedatangan Manchester United ke Indonesia, bisa dimasukkan dalam kategori kerugian terbesar dalam pembatalan pertandingan bola di Indonesia. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2009/07/17/16230147/Nurdin.Halid.Kerugian.Pembatalan.MU.Rp.50.Miliar"&gt;Kompas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  mencatat kerugian materi berjumlah antara Rp. 30 – 50 Milliar. Itu baru dari sisi panitia yang sudah membayar sekitar Rp. 22 Milliar di depan kepada agen MU untuk transport dan akomodasi mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian dari sisi penunjang, seperti perusahaan iklan, televisi, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/07/20/mu-batal-datang-pedagang-kaos-rugi-miliaran-rupiah"&gt;penjual merchandise&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, menyentuh angka milliaran rupiah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.poskota.co.id/olahraga/2009/05/25/jumlah-tiket-nonton-mu-di-senayan-ditambah"&gt;Tiket&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; yang dicetak sekitar 72 ribu lembar dengan harga kelas I Rp400 ribu, II dan III masing-masing Rp250 ribu dan Rp100 ribu sudah laku kira-kira 40 ribu lembar. Anggap saja yang laku adalah tiket kelas III semua, berarti uang yang harus dikembalikan minimal sebesar Rp. 4 Milliar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-8246176418023484577?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/RK6ftF-Ls68" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/8246176418023484577/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=8246176418023484577" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8246176418023484577?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/8246176418023484577?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/RK6ftF-Ls68/tahun-pembatalan-tahun-kerugian.html" title="Tahun Pembatalan, Tahun Kerugian" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/07/tahun-pembatalan-tahun-kerugian.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMBR34_cSp7ImA9WxJbEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-5816152098604747078</id><published>2009-07-18T17:42:00.004+08:00</published><updated>2009-07-19T18:47:36.049+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-19T18:47:36.049+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Game" /><title>Mafia Wars Fever</title><content type="html">Sebetulnya saya sudah punya account &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?ref=home"&gt;Face Book&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; sejak tahun lalu. Tapi karena memang bukan orang yang narsis, account itu lama sekali nggak terjamah. Pembuatan account itu hanya supaya tahu saja, FB itu seperti apa, sehingga kalau ada pelanggan Warnet tanya, minimal bisa memberi penjelasan(Hal sama juga berlaku bagi account &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/user.php"&gt;Friendster&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; saya yang mati suri) :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih bulan Mei lalu ada seorang teman yang meng-add jadi teman di FB. Itu pun saya tahunya dari email, dan bahkan sudah lupa apa username dan password FB, sehingga harus minta reset untuk melihat teman yang add di FB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, keasyikan ber-FB berlanjut dengan meng-add teman-teman. Bikin group, dan segala macem, sampai saya jenuh juga. Buat apa lagi nih FB? Kenapa orang-orang begitu gandrung? Adik sepupu saya pun yang masih kelas 1 SMP udah ber FB ria. Saya intip-intip ternyata dia sedang nge-game, tapi saya nggak ngerti dan gak tahu, gimana bisa nge-game di FB?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, beberapa saat kemudian ketika iseng membuka bagian request di pojok kanan Home FB saya, ada yang ngajak untuk main Mafia Wars. Saya coba klik dan beberapa saat membiasakan diri dengan menu-menunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar memang kebiasaan main &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="en.wikipedia.org/wiki/PlayStation"&gt;PS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dan game lain (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="en.wikipedia.org/wiki/Arcade_game"&gt;ding dong&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="en.wikipedia.org/wiki/Nintendo"&gt;Nintendo&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="en.wikipedia.org/wiki/Personal_computer_game"&gt;game PC&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; action) yang langsung melihat apa yang terjadi saat kita mengeksekusi sesuatu, jadi bingung juga dengan gameplay &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="www.zynga.com/games/index.php?game=mafiawars"&gt;Mafia Wars&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Mungkin bagi yang terbiasa main game ber genre itu merasa biasa saja, macam &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="www.footballmanager.com/"&gt;Football Manager&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Tapi bagi saya yang hobby &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="en.wikipedia.org/wiki/Role-playing_game"&gt;RPG&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Action_game"&gt;Action&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, dan gak pernah main game Football Manager, harus belajar dulu dengan Mafia Wars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah menyelidik di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.google.co.id/"&gt;google&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dan terdampar ke beberapa situs, barulah jelas Mafia Wars ini gimana caranya main, gimana taktik dan strateginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pertama diundang untuk main, teman yang ngajak saya, terpaut sekitar 20 level di atas saya. Saya baru belajar main dan berhenti karena kehabisan Energy di level 7. Dan memang dasar suka kompetisi, saya bertekad mengalahkan levelnya teman saya itu. Jadi waktu itu walaupun lagi terbaring karena sakit cacar air, saya sempatkan untuk bangun tiap beberapa jam, melihat apakah Energy sudah pulih kembali sehingga bisa melakukan job dan meningkatkan level. Saya nggak tahu kalau Energy itu bisa pulih walaupun komputer mati, sehingga waktu itu saya biarkan komputer hidup dan konek terus hampir 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah 3 bulan main, saya sudah hampir level 90 (jauh meninggalkan teman yang memperkenalkan game ini, hehehe) dan keadaan terbalik, dulu buka FB, liat status teman-teman baru meluangkan waktu nge game. Tapi sekarang, langsung melanjutkan Job dulu, setelah itu Fight, sampai Energy dan Stamina habis, barulah ke Properties, berinvestasi. Setelah semua habis, barulah lihat status teman-teman sambil nunggu Energy dan Stamina pulih di Mafia Wars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin tahu bagaimana cara bermain Mafia Wars, berkunjung saja ke blog yang pernah saya telusuri saat masih belajar dan juga menjadi keluarga saya di Mafia Wars:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://johanfirdaus.zo-ka01.com/2008/10/mafia-wars-tips-for-newbie-like-me/"&gt;Mafia Wars: Petunjuk untuk Pemula&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;atau &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://nurussadad.web.id/tutorial-mafia-wars/"&gt;Mafia Wars: Tutorial&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAMBAHAN tips pribadi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;1. Jumlah &lt;a href="Join My Mafia: http://apps.facebook.com/inthemafia/status_invite.php?from=1362647692"&gt;Member Mafia&lt;/a&gt; sangat vital sebagai kekuatan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang pernah saya lakukan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak efektif&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;- Buka beberapa account FB dengan nama lain untuk kemudian add menjadi member Mafia. &lt;br /&gt;Hasilnya, sangat melelahkan dan tidak efektif, hanya membuka sekitar 5 account saja rasanya capek, belum lagi kalo harus meningkatkan level account fake ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gabung di group-group Mafia Wars. &lt;br /&gt;Ada banyak group Mafia Wars, coba saja search group dan ketik Mafia Wars. Saya sebarkan link untuk join ke Mafia saya, dan hasilnya tidak begitu efektif, karena ada banyak sekali orang yang juga menaruh link mereka di group dan hanya kebetulan saja beberapa orang akan mengklik link kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pasang link Mafia Wars di Wall.&lt;br /&gt;Tidak efektif, berhubung mungkin teman-teman saya hanya sedikit yang hoby nge game.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Send request.&lt;br /&gt;Dari 150 request yang saya send, tidak sampai 15 orang yang Accept. Itupun harus berani malu dengan meminta-minta temen meng-accept, dan terbukti setengah dari yang kita ‘paksa’ tidak main. Hanya karena kasihan sama kita, dan level mereka tetap di situ-situ saja. Tapi gak pa-pa itung-itung nambah member.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Efektif:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Tempatkan link add di Wall Status Update Mafia Wars group.&lt;br /&gt;Kebetulan ada salah satu group Mafia Wars yang saya ikuti memberi update statusnya, dan saya lihat banyak sekali yang Like. Lebih banyak lagi yang memakai kesempatan itu untuk menempatkan link-nya supaya orang bisa meng-add. Saya pun ikut menaruh link Mafia Wars di comment, dan cukup efektif ada beberapa orang yang meng-add.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Add teman dari Mafia Wars member.&lt;br /&gt;Cara inilah yang paling efektif menurut saya. Ide ini muncul setelah melihat Profile dari seorang member Mafia Wars saya yang punya teman sampai 2000-an orang dan saya yakin pemilik profil ini sukanya hanya main Mafia Wars saja, karena di Wall dia hanya terdapat link untuk add Mafia Wars member. Akhirnya, saya coba buka temannya All, dan saya tinggal add, kemudian tulis MAFIA di pesan untuk mereka. Saya lakukan itu terus, dan pesan MAFIA tinggal di copy paste ke teman-teman yang lain. Sekali melakukan itu mungkin bisa sampai 100-an orang (mungkin kurang, saya nggak ngitung sih, dan gak tahu batas add teman FB berapa orang dana sehari) yang saya add sebagai teman, sampai FB memberi peringatan, kalo saya tetap melakukan tindakan itu, account saya akan di suspend. (hehehe..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hasilnya luar biasa. Saat saya masih melakukan kegiatan meng-add hampir 2000 teman member Mafia Wars saya itu saja, ada yang menit itu langsung Accept dan dalam sehari member saya melonjak sampai ratusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;2. Hapus Teman Asing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang tidak mau account kita dicemarkan dengan teman-teman yang sebetulnya asing dan kepentingan kita hanya ingin merekrut mereka jadi member Mafia Wars saja, setelah accept mereka jadi anggota, kita bisa hapus mereka dari daftar teman. Caranya, masuk saja ke FRIEND, setelah itu klik tanda X. Di daftar teman mereka hilang, tapi di member Mafia Wars mereka tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Mencuri sedikit Exp untuk level berikutnya.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada saat bar penunjuk Exp hampir penuh, misalnya untuk naik level perlu 1000Exp, dan bar Exp menunjukkan angka 980Exp, jadi perlu 20Exp lagi untuk naik level, perhatikan posisi Energy dan Stamina. Misalnya kita punya Energy yang cukup untuk melakukan job senilai 20Exp dan Stamina cukup untuk fight kira-kira 6 atau 7 kali, tahan dulu melakukan Job. Lebih baik fight saja dulu, karena setiap fight biasanya mendapat 1 sampai 3Exp (belum terhitung kalau ada member yang membantu sehingga dapat double Exp). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, misalnya tiap fight mendapat 3Exp, cukup lakukan 6 kali fight sehingga jumlah Exp kita menjadi 998 (dengan asumsi tidak dapat double Exp). Setelah itu, barulah lakukan Job, misalnya senilai 20Exp.&lt;br /&gt;Kita akan dapat peningkatan level dan Exp untuk level ini akan sudah terisi selisih Exp yang kita dapat tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya Exp yang dibutuhkan untuk naik ke level berikutnya 1100Exp, karena kita tadi melakukan Job dengan 20Exp, pada saat nilai Exp terakhir 998Exp, jadi kita memulai level baru ini dengan 1018Exp. Jadi sisa 82Exp lagi untuk naik ke level berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Uang dan Item&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;- Cari Uang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat kesulitan uang di Mafia Wars. Ternyata terbuka juga pengetahun bahwa kita bisa Rob orang. Hal itu terjadi setelah saya dirampok. Akhirnya, pada level-level awal, saya tidak Fight seperti biasa, saya menghabiskan Stamina untuk me-Rob, lumayan banyak uangnya. Carilah lawan yang punya Casino, minimal dapat 500rb dollar sekali serang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;- Cari Item :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fight dapat uangnya tidak seberapa, dan belum tentu menang lagi. Saya pernah kalah karena Critical Attack dari lawan yang jumlah membernya jauh lebih kecil, dan kekalahan itu bernilai 100ribu. Walaupun saya berhasil meng-KO dia, saya tidak dapat uang apapun dari dia, hanya Exp. Tapi, untuk mendapatkan item-item yang berguna, Fight adalah salah satu cara yang efektif.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;5. Organisasi Member&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sangat penting untuk mengatur member Mafia Wars, apalagi kebetulan punya member dengna level yang tinggi. Promosikan mereka untuk efisiensi Energy dan Optimalisasi Uang serta serangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-5816152098604747078?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/bBr_oOlQBac" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/5816152098604747078/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=5816152098604747078" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5816152098604747078?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/5816152098604747078?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/bBr_oOlQBac/mafia-wars-fever.html" title="Mafia Wars Fever" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/07/mafia-wars-fever.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck4ARn47eCp7ImA9WxJUGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-89745670575823752</id><published>2009-07-17T16:52:00.002+08:00</published><updated>2009-07-17T16:55:47.000+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-17T16:55:47.000+08:00</app:edited><title>Semangat (Lagi)</title><content type="html">Kembali lagi punya gairah untuk nge-blog. Beberapa waktu terakhir &lt;br /&gt;sibuk belajar tentang kehidupan. Banyak sekali pengalaman baru yang &lt;br /&gt;terlalu cepat lewat, dan bahkan membuat diri tidak peka untuk &lt;br /&gt;menuliskannya. Padahal senang sekali rasanya mencatat apa yang &lt;br /&gt;terjadi dalam hidup ini sehingga blog ini pun dinamakan journal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunamis adalah nama Warnet yang saya kelola dan merupakan usaha &lt;br /&gt;pertama yang benar-benar milik sendiri yang dicoba untuk bertahan.&lt;br /&gt;Semangat ini tidak lepas dari pertolongan seorang teman, dimana &lt;br /&gt;rasanya udah buntu dan down, pengen dilikuidasi aja ni usaha, &lt;br /&gt;berhubung Warnet lagi stagnan, dan muncul banyak saingan, eh, dia &lt;br /&gt;memperkenalkan kepada seseorang yang sukses berinternet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang salah satu motivasi untuk buka Warnet, yaitu bisa internetan &lt;br /&gt;sepanjang hari, dan belajar menghasilkan uang di internet. Tapi &lt;br /&gt;rasanya selama hampir setahun setengah berburu dan menggali-gali &lt;br /&gt;ilmu di internet, belum ketemu yang pas untuk menjadi batu pijakan &lt;br /&gt;sebagai start awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman itu mengenalkan sebuah blog yang simple dan gak ribet, tapi &lt;br /&gt;ternyata berhasil menghasilkan ribuan dollar, tapi tentu saja dengan &lt;br /&gt;perjuangan bertahun-tahun juga (saya liat angka tahunnya mulai &lt;br /&gt;2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2 hari saya mempelajari blog itu, baru hari ini rasanya dapet &lt;br /&gt;sedikit intisari dari semangat seorang blogger, yaitu tidak pernah &lt;br /&gt;menyerah, ulet, tekun, sabar, kerja keras, jeli, dan pantang malu. &lt;br /&gt;(Rasanya semua kerjaan di dunia ini butuh semangat seperti itu untuk &lt;br /&gt;sukses, deh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang benar, dari blog itu saya ngerasa sama. Down to earth &lt;br /&gt;banget. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak blog ditulis oleh orang-orang yang kayaknya luar biasa ahli &lt;br /&gt;dibidangnya. Hebat. Bahasanya memang mudah dicerna, tapi pengetahuan &lt;br /&gt;dan segalanya rasanya sempurna. Maaf, saya pernah baca blog yang &lt;br /&gt;berani mengkritik orang lain, menilai orang lain dengan luar biasa &lt;br /&gt;kritis, dan memang penilaiannya berguna bagi kita. Tapi dari sana &lt;br /&gt;mengindikasikan bahwa pemilik blog itu pasti minimal sama hebat oleh &lt;br /&gt;orang yang dikritik atau bahkan lebih hebat karena berani menantang &lt;br /&gt;adu argumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi blog lain yang ditulis traveler, luar biasa. Dia punya &lt;br /&gt;kamera digital tercanggih, GPS, jadi walaupun dia mengaku backpacker &lt;br /&gt;alias suka bepergian dengan biaya terbatas, tapi dengan gadget yang &lt;br /&gt;canggih seperti itu, pastilah dia bukan orang sembarangan. Tiap pos &lt;br /&gt;di blognya ada screenshot GPS dengan foto resolusi tinggi dari &lt;br /&gt;kameranya yang canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak lagi blog yang bikin saya minder dan ngerasa kecil banget &lt;br /&gt;sehingga gak tau berani nulis lagi nggak? Jangan-jangan yang mampir &lt;br /&gt;ke blog saya nanti menilai ini cuman blog loser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang sayanya yang gak jodoh untuk dapet orang yang tepat &lt;br /&gt;dengan tulisan yang tepat saat mencari info untuk nge-blog yang &lt;br /&gt;sesuai untuk saya, yang sering gagal, pengetahuan terbatas, pokoknya &lt;br /&gt;segalanya terbatas deh... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya semua itu berubah. Sekarang saya bisa berani lagi nulis &lt;br /&gt;setelah mampir ke blog yang down to earth. Penulisnya punya &lt;br /&gt;bakcground yang hampir sama seperti saya, nobody. Tapi dengan kerja &lt;br /&gt;keras, dia sekarang sudah sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi pembaca yang mungkin sama seperti saya, orang terbatas dan &lt;br /&gt;minderan tapi pengen banget belajar sukses di internet, bisa &lt;br /&gt;menelusuri jejak seorang blogger dari bulan pertamanya ngeblog sampe &lt;br /&gt;dia sukses. Mampir saja ke &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://tonijauhari.blogspot.com/"&gt;Blog Inspirasi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-89745670575823752?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/71-tEwfj0Us" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/89745670575823752/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=89745670575823752" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/89745670575823752?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/89745670575823752?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/71-tEwfj0Us/semangat-lagi.html" title="Semangat (Lagi)" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/07/semangat-lagi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkEFRHo8eSp7ImA9WxJbEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-2053417639813863604</id><published>2009-04-11T10:54:00.002+08:00</published><updated>2009-07-19T18:50:15.471+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-19T18:50:15.471+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mimbar" /><title>Let's get out from old Paradigm</title><content type="html">Paskah adalah Hari Raya terbesar kita. Puncak karya terbesar Allah menuntaskan urusanNya dengan dosa manusia adalah di kayu salib, dan Paskah adalah hari peringatan yang jelas, tegas dan lugas digambarkan Allah mulai di Kitab Keluaran 12 saat mempersiapkan bangsa Israel untuk keluar dari Mesir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal mungkin masih bisa di konfrontasi, karena memang tidak tertulis secara jelas di dalam Alkitab untuk merayakan Natal secara besar-besaran. Malahan Yesus saat lahir hanya ‘dirayakan’ dengan proses yang sangat sederhana. Dia lahir di kandang binatang, terbaring di palungan, dibungkus dengan kain lampin. Lampin itu bukan kain yang anggun ternyata, seperi satin atau sutra. Waktu kecil, saya belum mengerti arti kata kain lampin, dalam bayangan saya, lampin itu kain yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata setelah mempelajari lebih jauh sekarang, arti lampin ternyata kain sederhana, kalo bisa diterjemahkan bebas, lampin itu semacam kain lap. Begitu juga dengan saksi kelahiranNya, hanya sedikit sekali orang yang melihatNya jika dibandingkan ketika Dia mati. Hanya ada gembala dan orang Majus yang datang ke kandang tempat bayi Yesus terbaring. Bandingkan ketika Yesus mati, seluruh penduduk Yerusalem jadi saksi, termasuk murid-muridNya, saudara-saudaraNya, imam-imam Yahudi, orang-orang Romawi sampai Pilatus sendiri melihat Yesus mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik kita tentang perayaan Paskah di gereja-gereja saat ini. Banyak sekali variasi perayaan Paskah yang satu gereja sama lain gereja, merasa cara perayaan merekalah yang paling Alkitabiah. Ada yang membuat acara parade dengan menampilkan drama penyaliban Yesus, dimana benar-benar ada orang yang dicambuk, disiksa seperti Yesus, bahkan disalibkan sungguh-sungguh seperti Yesus. Ada juga yang mengadakan ibadah di gereja dengan spesial, berisi drama pertunjukan atau pagelaran yang lain. Ada juga yang hanya merayakan secara sederhana saja, dengan ibadah ‘seperti biasa’ tapi kemudian ditutup dengan makan bersama. Yang menjadi pemikiran saya sekarang adalah perayaan Natal di gereja kami sendiri. Biarlah orang lain mengurus urusannya sendiri, tapi kita, mari evaluasi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja kami selesai mengadakan acara perayaan Paskah, menggelar ibadah bersama dengan jemaat-jemaat di berbagai kota. Tempat yang diambil adalah Kebun Raya yang luas dan indah serta sejuk. Memang benar, kebaktian padang punya hal yang positif dibandingkan dengan di dalam gedung. Misalnya suasana yang segar membuat orang rileks. Daya tampung yang besar, karena ibadahnya di lapangan. Pengkhotbah bisa mengeluarkan volume suaranya sekuat tenaga, hal yang biasanya sangat mengganggu bila dilakukan di gedung gereja karena memekakan telinga, tapi di lapangan hasrat untuk full power itu bisa dipuaskan. Jemaat bisa berpakaian yang santai, dimana biasanya wanita haram menggunakan celana bahkan jeans, tapi di lapangan, mereka bisa bebas memakai apa saja, termasuk you can see tanpa ada yang mencela. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada positif, tentu ada juga negatifnya. Misalnya, saking santainya, banyak (kalau tidak mau menghakimi dengan menyebut ‘sebagian besar’) jemaat yang tidak fokus dan konsetrasi penuh beribadah. Memang hadirat Tuhan terasa, tapi pasti akan lebih terasa lagi kalau dibudayakan ibadah di dalam gedung. Buatlah KKR terbesar di dalam gedung. Mengapa? Karena sebagian besar (sekali lagi karena tidak mau menghakimi) orang (jemaat) yang pergi ke kebun raya, mind set nya, pasti untuk santai dan pelesir. Jadi ibadah itu hanya pelengkap dan pembuka acara. Sebaliknya, bila ibadah dilakukan di gedung, dari rumah pasti mind setnya sudah di setel bahwa mereka akan ibadah. Sudah bersiap. Kalau memang mau merayakan dengan ibadah padang, bisa dipakai hari lain. Karena seharusnya Paskah kita lebih fokus untuk bersyukur ke DIA. Seperti Acara Perayaan Natal, tiap gereja akan jor-joran menggelar ibadah yang termegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila menganggap bahwa ibadah kita yang mula-mula pun ternyata adalah di padang, yaitu ketika Yesus hadir, DIA lebih banyak bicara di alam terbuka, itu karena suasana, situasi dan kondisinya berbeda. Toh, akhirnya mulai dari PL, Allah bercita-cita membangun tempat ibadah yang khusus. Di padang gurun, bangsa Israel di bawah pimpinan Musa diperitahkan mendirikan Tabernakel. Kemudian masuk ke zaman Kerajaan, Salomo berhasil mendirikan Bait Allah. Di zaman rasul-rasul pun, mereka memakai Bait Allah atau rumah-rumah untuk ibadah. Apalagi di zaman sekarang, di Indonesia, di Bali pula…. Kalo sudah jalan-jalan, yah… mind setnya jalan-jalan, toh…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ternyata acara kami tadi diisi dengan permainan-permainan yang bermacam-macam. Mungkin jika koordinasinya bagus, akan terasa menyenangkan dan bisa memupuk keakraban. Tapi kalau kita evaluasi dengan mengingat bahwa apa yang kita lakukan tadi sudah rutin dan bukan yang pertama kalinya, bagaimana jika di lain waktu kita mengadakan Perayaan Paskah dalam bentuk lain saja? Tidak usah permainan yang membingungkan dan tidak fokus. Membutuhkan dana yang tidak sedikit pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah ibadah, kemudian acaranya diisi lebih fokus dan lebih tertuju pada mengingat pengorbanan Yesus di kayu salib serta memperlengkapi lebih dalam jemaat untuk tahu visi dan tujuannya, untuk apa mereka mengadakan Paskah. Seminar, workshop, pertunjukan rohani, atau apalah yang ‘mengisi’. Akan lebih efektif, dibandingkan dengan lari karung, tarik tambang, atau lainnya yang bisa dilakukan di lain waktu yang senggang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-2053417639813863604?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/w9Z0IZ2dmFo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/2053417639813863604/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=2053417639813863604" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/2053417639813863604?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/2053417639813863604?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/w9Z0IZ2dmFo/lets-get-out-from-old-paradigm.html" title="Let's get out from old Paradigm" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/04/lets-get-out-from-old-paradigm.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4NQ3o-fip7ImA9WxVXEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6511851625047815977</id><published>2009-02-09T14:57:00.001+08:00</published><updated>2009-02-09T15:03:12.456+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-09T15:03:12.456+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>Moses's Staff 2</title><content type="html">&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bilangan 20:8&lt;br /&gt;Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; &lt;br /&gt;katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka &lt;br /&gt;dan memberi minum umat itu serta ternaknya."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bilangan 20:9-11&lt;br /&gt;Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.&lt;br /&gt;Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?" Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan sudah memakai tongkat Musa semakin hari semakin dahsyat, pada suatu kejadian, Musa menghadapi ujian yang menentukan jalan hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu bangsa Israel kembali mengalami kekeringan sehingga mereka kehausan. Israel bersungut-sungut kepada Musa. Seperti biasa, Musa pun berdoa kepada Tuhan untuk menolong mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di tengah tekanan persungutan Israel, Musa pun menghadapi tekanan baru dari perintah yang didengarnya. Tuhan tidak memerintahkan perintah yang biasa. Tuhan berbicara lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam kesulitan-kesulitan sebelumnya Tuhan memerintahkan Musa mengambil tongkatnya, saat ini perintah Tuhan lain. Tuhan tidak menyuruh Musa untuk menggunakan tongkat, tapi Tuhan menyuruh Musa untuk berbicara langsung kepada batu untuk mengeluarkan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa tidak mentaati perintah Tuhan itu. Dia tetap menggunakan tongkatnya, dan memukul batu 2 X, dan air pun mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Tuhan tetap memberikan mujizat walaupun Musa ternyata tidak melakukan Firman Tuhan sepenuhnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena belas kasihan Tuhan dan Tuhan tidak ingin mempermalukan Musa didepan bangsa Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dari kelakuannya itu, Musa menerima hukuman. Dia tidak boleh masuk ke tanah Kanaan. Sangat ironis. Musa dipilih oleh Tuhan untuk memimpin bangsa Israel masuk Kanaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjuang hampir 40 tahun di padang gurun memimpin bangsa Israel yang tegar tengkuk, Musa gagal masuk Kanaan karena tidak mengerti rencana Tuhan dibalik perintah yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 pelajaran yang bisa ditarik:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. Mujizat bukan standar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai umat Tuhan / hamba Tuhan, kita harus bisa melakukan Firman Tuhan dengan taat sepenuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengira kalaupun mujizat terjadi, tapi kita tidak kudus, kita masih berkenan kepada Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat itu bukan standar bahwa kita berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;Matius 7:22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?&lt;br /&gt;23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketaatan kitalah yang menjadi bukti apakah kita berkenan kepada Dia atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;B. Lepas ketergantungan dari alat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sebenarnya ingin menaikkan kelas Musa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak mau Musa tergantung kepada tongkat, melainkan kepada Tuhan sepenuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Tuhan pun sebenarnya tidak menyayangkan apapun yang ada pada tongkat, sebuah benda mati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkonsentrasi kepada Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Musa bisa menjadi pemimpin yang baik, dan bisa berkuasa sepenuhnya dari diri sendiri tanpa bergantung pada tongkat atau orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus menyadari bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang progresif dan juga Tuhan yang personal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sangat peduli dengan kepribadian kita dan hubungan pribadi dengan Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak menyayangkan benda-benda, tongkat, tabut perjanjian, bait Allah, bahkan langit dan bumi akan lenyap, tapi Firman Allah tetap kekal, yaitu Firman yang menyatakan bahwa di dalam Yesus ada keselamatan kekal. Di dalam Yesus ada jalan keluar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Yesus ada damai sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Yesus ada kemenangan lepas kemenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mengerti sepenuhnya Firman Allah, dan mau taat dengan perintahNya, kita akan mencapai tujuan akhir dengan kemenangan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GPdI Tabanan, 8 Februari 2009&lt;br /&gt;Ibadah Raya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6511851625047815977?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/lXgDDSNvN-E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6511851625047815977/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6511851625047815977" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6511851625047815977?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6511851625047815977?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/lXgDDSNvN-E/mosess-staff-2.html" title="Moses's Staff 2" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/02/mosess-staff-2.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE8MSHo4cSp7ImA9WxVXEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6844366657677220729</id><published>2009-02-09T14:56:00.002+08:00</published><updated>2009-02-09T15:01:29.439+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-09T15:01:29.439+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>Moses's Staff</title><content type="html">&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keluaran 4:2&lt;br /&gt;TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" Jawab Musa: "Tongkat."&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Tuhan dengan Musa di Gunung Horeb terjadi setelah 40 tahun Musa lari dari Mesir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa adalah anak ketiga Amram dan Yokhebed yang dilahirkan dalam kondisi penuh kengerian di Mesir, dimana Firaun memerintahkan semua anak laki-laki harus dibunuh. Oleh pertolongan Tuhan, Musa bisa hidup, bahkan diangkat menjadi anak oleh puteri Firaun, sehingga Musa tumbuh sebagai anggota keluarga kerajaan Mesir yang dididik dengan hikmat Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa adalah orang yang berkarakter keras, penuh inisiatif dan cerdas. Karakternya dibuktikan dengan keberaniannya membela bangsanya. Musa memukul pengawal Mesir sehingga mati. Musa pun sadar, dia adalah orang Ibrani. Tapi inisiatifnya ternyata bukan waktu Tuhan, sehingga Musa harus melarikan diri ke Midian dan tinggal di sana 40 tahun menggembalakan kambing domba mertuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40 tahun di padang gurun mengubah karakter Musa. Ketika bertemu dengan Tuhan, Musa bukan lagi orang yang berapi-api. Berkali-kali Musa berusaha menolak tanggung jawab yang diberikan Tuhan, bahkan saat Tuhan menunjukkan mujizat melalui tongkat yang berubah menjadi ular dan tangannya yang tiba-tiba kusta dan juga tiba-tiba sembuh, Musa masih berusaha menolak perintah Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, karena Musa tidak mau melakukan sendiri tugas yang diberikan Tuhan, akhirnya Tuhan mengutus Harun, kakaknya untuk mendampinginya menjadi utusan Tuhan menghadap Firaun di Mesir untuk membebaskan bangsa Israel yang tertindas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memakai cara yang sederhana untuk membantu umatNya melakukan tugasNya.  Tuhan tidak meminta Musa untuk menyediakan sesuatu yang tidak Musa miliki. Bahkan Tuhan tidak meminta Musa mencari sesuatu yang dekat di sekitarnya sekalipun. Tuhan meminta apa yang ada pada Musa, dan Musa menjawab.”Tongkat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas dari Tuhan kita, Dia mengerti kelemahan kita. Dan Dia juga mengerti apa yang akan dilakukanNya, asal kita mau memberikan apa yang kita miliki untuk dipakainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa dalam hidupnya sebagai gembala, mungkin tidak menyangka apa yang bisa dilakukan tongkat yang dipengangnya selama 40 tahun. Dia mungkin hanya tahu bahwa tongkat gembala itu bisa digunakan sebagai penopang untuk berjalan jauh, untuk mengarahkan domba-domba yang digembalakan, mengusir pengganggu domba-domba, hanya itu fungsi tongkat yang dipegangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Musa bertemu dengan Tuhan pun, Musa tidak merasa apapun yang ada dalam dirinya istimewa. Pendidikan di Mesir, kehidupan di Mesir yang pernah dijalaninya selama 40 tahun, tidak dia banggakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memakai sesuatu yang sederhana yang dimiliki Musa, yaitu tongkatnya. Ketika Musa mau memberikan tongkatnya kepada Tuhan, tongkat itu dipakai untuk melakukan mujizat-mujizat yang luar biasa yang tidak pernah dibayangkan oleh Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Tulah I : Air menjadi darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tongkat Musa dipukulkan ke sungai Nil, dan semua air di Mesir menjadi darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali tongkat Musa yang sudah ditulis sebagai tongkat Allah, dipakai melakukan tulah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mujizat yang dilakukan melalui tongkat ini, bisa ditiru oleh penyihir Mesir, sehingga Firaun tetap mengeraskan hatinya tidak membiarkan orang Israel pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat berbicara mengenai kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Tuhan sudah diberikan kuasa, tapi sedikit yang menyadari kuasa yang dimiliki mereka. Pendekatan yang paling mudah untuk melihat wujud kuasa adalah dalam hal talenta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perumpamaan tentang talenta, semua umat Tuhan diberikan paling sedikit 1 talenta, tidak ada yang tidak mendapat talenta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan meminta talenta itu dikembangkan, jangan disembunyikan. Memang, Tuhan tidak memakai talenta atau kuasa kita langsung spektakuler, tapi Tuhan memakainya progresif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang yang kita lihat punya talenta yang sama, dan tidak ada sesuatu yang istimewa yang kita bisa banggakan, tapi serahkan terus milik kita itu kepada Tuhan, dan Tuhan akan memakai semakin hari semakin dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Membelah laut Teberau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mujizat yang dilakukan Tuhan melalui tongkat Musa semakin dahsyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel ada dalam kondisi terjepit, tapi Tuhan bekerja melalui tongkat Musa, yang diangkat di atas laut Teberau, dan laut itupun terbelah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa atau talenta yang mungkin pertama kali kita anggap biasa saja, dan banyak orang yang juga punya talenta atau kuasa yang sama, akhirnya Tuhan bedakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat itu dipakai Tuhan untuk membuka jalan di tengah kondisi yang mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Membelah batu, membuka sumber air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan terus memakai Tongkat Musa untuk memuat mujizat semakin dahsyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Tongkat Musa diartikan sebagai talenta atau kuasa yang kita miliki, pada penggunaan pertama, mungkin sama saja dengan milik orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penggunaan kedua, talenta itu mulai terlihat kedahsyatannya, membuka jalan bagi permasalahan yang mustahil dan pada penggunaan ketiga, talenta itu kita pakai untuk memberikan kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita membelah batu, Yesus adalah batu karang, dan jika batu dibelah, keluar air, Firman Allah adalah air kehidupan. Talenta kita bisa dipakai untuk membuka tabir Firman Allah, sehingga kita bisa memberitakan kebenaran Firman Allah dan memberi kehidupan bagi jiwa-jiwa yang kekeringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Menang melawan Amalek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Amalek adalah keturunan Esau. (Kejadian 36:12), dan Tuhan memerintahkan bangsa Israel yang baru keluar dari Mesir memusnahkan Amalek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalek adalah bangsa teroris yang mempunyai ciri menyerang tiba-tiba dan kemudian kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak senang kepada Amalek karena mereka menyergap Israel saat Israel kelelahan. Bahkan Amalek menyergap dari belakang, suatu tindakan pengecut. (Bil 25:18). Belum lagi ancaman penyembahan berhala orang Amalek yang sangat dibenci Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalek adalah gambaran dari kedagingan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel ketika keluar dari Mesir belum pernah berperang. Mereka menghadapi ancaman musnah oleh peperangan ketika berjalan dalam keadaan lelah di lembah menuju gunung Sinai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah orang-orang yang sudah merdeka. Sudah keluar dari maut, karena darah Yesus menebus kita dari dosa. Tapi bukan berarti kehidupan kita tanpa cobaan.  Ketika ada di lembah, Amalek, atau kedagingan itu menyerang kita. Bisa berupa perasaan sombong, angkuh, hawa nafsu, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Galatia 5:19  Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,&lt;br /&gt;20  penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,&lt;br /&gt;21  kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu—seperti yang telah kubuat dahulu—bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat Musa kembali berperan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tongkat ditinggikan, kedagingan kalah. Saat tongkat turun, kedagingan menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kehidupan Kristen, jangan memberi celah kepada kedagingan. Tinggikan terus panji-panji bagi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tongkat Musa dipakai lebih dahsyat lagi, kemenangan sepenuhnya melawan kedagingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi umat Tuhan, jangan punya perasaan minder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milik kita yang paling kecil pun bisa menjadi alat melakukan mujizat yang dahsyat bila kita menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mazmur 37:5  &lt;br /&gt;Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6844366657677220729?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/oiqWU-gqmmk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6844366657677220729/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6844366657677220729" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6844366657677220729?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6844366657677220729?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/oiqWU-gqmmk/mosess-staff.html" title="Moses's Staff" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/02/mosess-staff.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkcESXw6eSp7ImA9WxVSFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-3856924781527160159</id><published>2009-01-10T14:44:00.000+08:00</published><updated>2009-01-10T14:46:48.211+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-10T14:46:48.211+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bible study" /><title>SOTERIOLOGI</title><content type="html">sōtēr "savior, preserver” = penebus, penebusan, penyelamat&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat” (I Pet. 1:18-19) &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I. Mengapa manusia perlu diselamatkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A. Kekudusan Allah&lt;br /&gt;Sifat dasar Allah adalah kudus, sehingga DIA pun berharap umat ciptaanNya kudus (I Pet. 1:1-6). DIA membenci dosa dengan kemarahan yang sempurna dan tidak bisa mentoleransinya. Kebenaran Allah menuntut agar dosa diungkapkan, dihakimi dan dihukum. (Maz. 89:14; Rom. 1:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Hukum Allah&lt;br /&gt;Allah menciptakan manusia yang punya kehendak bebas. Allah kemudian menciptakan hukum untuk dipatuhi oleh manusia, karena tanpa hukum, semua akan menjadi kacau. Allah memberi Adam dan Hawa satu hukum (Kej. 2:17), yaitu ketaatan yang dilandasi kasih. Melanggar hukum ini berarti dosa (I Yoh. 3:4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Keberdosaan Manusia&lt;br /&gt;Manusia melanggar perintah Allah sehingga manusia jatuh ke dalam dosa. Dosa memisahkan manusia dengan Allah (Yes. 59:2). Manusia jatuh begitu dalam sehingga semua yang dilakukan manusia dalam pikiran dan perbuatan adalah dosa (Rom. 3:23; Gal/ 3:22; Maz. 51:5)&lt;br /&gt;Kekudusan Allah dan keberdosaan manusia ada dalam pertentangan satu sama lain sehingga tidak bisa berhubungan lagi. Allah tidak bisa mentoleransi dosa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Murka Allah&lt;br /&gt;Ketika dosa manusia dan kekudusan Allah bertemu, murka Allah dinyatakan.  Murka Allah timbul dari kekudusan yang tidak bisa mentoleransi dosa. Tapi karena Allah juga mengasihi dan setia kepada manusia, murkanya ditahan sehingga memberi kesempatan kepada manusia untuk mendapatkan jalan keluar dari kondisi keberdosaannya. (Pkh. 8:11; Rom. 2:4; II Pet. 3:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;II. Bagaimana Proses Penyelamatan Allah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A. Diatur dalam Kekekalan&lt;br /&gt;Kejatuhan manusia sudah diketahui oleh Allah karena DIA Mahatahu, Mahakuasa dan Mahahadir. &lt;br /&gt;Ibr. 13:20  Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,&lt;br /&gt;Ada perjanjian yang kekal yang membawa pendamaian antara manusia dengan Allah, dan sudah merencakan bahwa Anak akan melakukan penebusan bagi dosa manusia bahkan sebelum dunia dijadikan. (Yoh. 17:5, 24; Ef. 1:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dimulai di Bumi&lt;br /&gt;1. Zaman Pra Sejarah&lt;br /&gt;Allah mulai melakukan karya pendamaian ketika benar manusia jatuh ke dalam dosa.Allah menubuatkan korban pengganti untuk menebus dosa manusia (Kej. 3:1-24). Tapi setiap kali Allah memberikan kesempatan kepada manusia, manusia merusaknya. Pada zaman Nuh, Allah harus menghakimi manusia dengan air bah (Kej. 6:7-8). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia mulai berkembang, mereka mendirikan menara Babel dan Allah kembali menghakimi dengan mangacaukan bahasa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Zaman Abraham – Musa&lt;br /&gt;Allah kemudian memilih suatu bangsa melalui keturunan Abraham (Kej. 12:1-3; 22:15-28) Israel menjadi bangsa pilihan Allah yang membayangkan keadaan lepas dari dosa dan bisa mendekati Allah yang kudus (Ul. 4:5-8, 31-40). Semua hal yang dirusakkan bangsa bukan Yahudi/Israel ditegakkan kembali dalam hukum Musa. Semua yang diperintahkan Allah untuk dibangun Musa adalah bayangan dari Kristus (Mat. 5:17-18; 11:13). Hal ini bicara bahwa Kristus akan mati sesuai dengan Kitab Suci (I Kor. 15:1-3). Pemikiran utama dari sistem Musa adalah korban pengganti yang dipersembahkan ketika mendekati Allah (Kel. 12; 24; 25-40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nubuatan Nabi-Nabi&lt;br /&gt;Bayangan penebusan yang dilakukan Kristus juga diberikan dalam nubuatan Nabi-Nabi (Yes. 7:14; Yer. 31:31-34; Dan. 9:24-27; Zak. 13:6-7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kenyataan Penebusan (Kelahiran dan KematianNya)&lt;br /&gt;Yesus benar lahir dari seorang perawan sehingga tidak ada dalam garis dosa dan tidak bisa berdosa, sehingga Dia adalah korban penebusan yang sempurna. Kesempurnaan karya penebusan Allah terjadi ketika Yesus mati di salib (I Kor. 15:3-4) Kristus perlu mati karena Allah tidak bisa mengampuni sampai dosa ditangani. Darah Yesus menjadi harga penebus untuk dosa, karena upah dosa adalah maut. (Ibr. 8:28; I Yoh. 3:5). Dengan pengorbanNya, adalah karya yang lengkap untuk menebus dosa manusia (Ibr. 10:12; Ef. 5:2; I Tes. 5:10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kebangkitan&lt;br /&gt;Kematian dan kebangkitan Yesus adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Kristus diserahkan kerena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita (Rom. 4:25). Kebangkitan adalah dasar pengajaran dari para rasul (Kis. 1:21-22; 2:24, 32). Paulus pun menuliskan banyak hal tentang kebangkitan Kristus (I Kor. 15).&lt;br /&gt;Kebangkitan ini penting karena nabi-nabi dalam PL menyimbolkan (Kej. 22; Ibr. 11:16) dan menubuatkannya (Maz. 16:8-11; 21:4) Karakter Kristus yang kudus dan tidak berdosa juga membuat Dia harus bangkit karena maut tidak bisa menahanNya (I Kor. 15:54-55). Kristus sendiri pun menubuatkan kebangkitanNya (Mat. 16:21; Mark. 8:31). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan membuktikan bahwa Kristus bukan pembohong atau pembual tapi Kristus adalah kebenaran Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. KenaikanNya&lt;br /&gt;Kenaikan Kristus adalah langkah penting untuk karya penebusanNya. &lt;br /&gt;Yohanes 14:2  &lt;br /&gt;Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan ke surga juga adalah rencana yang sudah dibuat oleh Allah. Hal ini terbukti dari nubuatan para nabi (Maz. 68:18), nubuatan dari Yesus sendiri (Yoh. 16:27-28), dan kenaikanNya ini dicatat oleh penulis-penulis PB (Mark. 16:19; Kis. 1:9; Ibr. 4:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. KedatanganNya&lt;br /&gt;Yesus akan datang kembali (Kis. 1:9-11). Pengajaran Kristen selalu mengarah kepada pengharapan dimana kita bertemu lagi dengan Yesus Kristus sang Penebus pada kedatanganNya yang kedua kali (Wah. 22:20; I Kor. 11:26). Kedatangan Kristus yang kedua kali akan membawa pemisahan, dan penyempurnaan keselamatanNya, karena pada saat itulah kita semua akan dimuliakan bersama Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;III. Upah Keselamatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Umat yang percaya bebas dari dosa dan tidak dihakimi lagi berdasarkan dosa Adam&lt;br /&gt;(Yoh. 3:16, 18, 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Umat percaya akan diuji pekerjaan pelayanannya &lt;br /&gt;(II Kor. 5:10-11; I Kor. 3:11-15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Umat percaya akan diberikan upah mahkota &lt;br /&gt;(Yak. 1:12; I Pet. 5:2-4; I Tes. 2:19-20; II Tim. 4:8; I Kor. 9:25-27; I Yoh. 2:28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IV. Syarat Keselamatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuan-tuan,&lt;br /&gt;apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” Kisah Rasul 16:27-30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Percaya kepada Yesus Kristus.&lt;br /&gt;Kisah Rasul 16: 31-34&lt;br /&gt;Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi&lt;br /&gt;rumahmu.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukas 23:43&lt;br /&gt;Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2:8-9:&lt;br /&gt;“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,&lt;br /&gt;itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Percaya dan Dibaptis&lt;br /&gt;Markus 16:16  &lt;br /&gt;Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bertobat&lt;br /&gt;Kisah 17:30  &lt;br /&gt;Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengaku dengan mulut&lt;br /&gt;Roma 10:9  &lt;br /&gt;Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 10:10  &lt;br /&gt;Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 10:13  &lt;br /&gt;Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;V. Keselamatan Bisa Hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 6:6 &lt;br /&gt;Namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 4:18  &lt;br /&gt;Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 2:12  &lt;br /&gt;Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 3:5  &lt;br /&gt;Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-3856924781527160159?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/CAIwVQAiNQk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/3856924781527160159/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=3856924781527160159" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/3856924781527160159?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/3856924781527160159?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/CAIwVQAiNQk/soteriologi.html" title="SOTERIOLOGI" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/01/soteriologi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMFQ3g9cSp7ImA9WxVSFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-7509884626719010811</id><published>2009-01-09T11:01:00.003+08:00</published><updated>2009-01-09T11:06:52.669+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-09T11:06:52.669+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>Minyak &amp; Anggur</title><content type="html">Tahun 2008 ditinggalkan dengan krisis ekonomi yang begitu dahsyat, sehingga pakar-pakar ekonomi menganggap krisis di penghujung tahun 2008 sedahsyat depresi besar di era tahun 1930-an. Kejamnya krisis ekonomi itu tak pandang bulu, kaya miskin, dari Negara mana saja, semua terkena dampaknya, sehingga mengubah banyak kebiasaan disetiap Negara yang terkena dampak krisis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik perhatian, sekitar seminggu menjelang berakhirnya tahun 2008, saat pelaku ekonomi mulai menghibur diri dan menganggap di tahun 2009 akan terjadi pemulihan ekonomi, dunia dicengangkan dengan serangan Israel ke Palestina yang sampai saat ini pun tidak diketahui apa akan berakhir. Tiap peperangan, dimanapun di dunia ini, akan berdampak global dengan semakin ‘kecil’nya dunia. Perang di Palestina akan mempengaruhi solidaritas bangsa lain di dunia, akan berpengaruh pada bidang politik dan keamanan, selain itu, perang akan menyedot kembali banyak sumber daya, misalnya energy yang bisa memicu tertekannya kembali keadaan ekonomi yang dianggap sudah ada pada titik terendah. Harga minyak, sampai kemaren sudah mulai merangkak naik. Jika harga minyak naik, harga sumber daya setara minyak, seperti batubara dan lain sebagainya akan mengikuti. Jika harga energy naik, ongkos transport naik, semua harga akan ikut naik kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Wahyu 6:&lt;br /&gt;5  Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. &lt;br /&gt; 6  Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." &lt;br /&gt; 7  Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!" &lt;br /&gt; 8  Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam Wahyu 6:5-8 bisa dijadikan cerminan dalam dunia sekarang ini. Ayat 5-6A menggambarkan keadaan ekonomi yang luar biasa sulit. Orang makan sehari dengan gaji sehari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengherankan, sambungan dari kejadian setelah ayat tersebut adalah ayat 8 yang menggambarkan kebinasaan manusia oleh pedang, kelaparan dan sampar, dan oleh binatang buas. Sepertinya mirip dengan keadaan kita saat memasuki tahun 2009 ini.&lt;br /&gt;Konsentrasi renungan kita sekarang bukan pada kesulitan atau tekanan yang timbul dari pembukaan-pembukaan meterai yang dilakukan Anak Domba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita renungkan 2 hal yang terselip diantara bencana itu, yang di istimewakan, sehingga keadaan yang menjepit dan kengerian yang timbul tidak bisa menyentuhnya.&lt;br /&gt;MINYAK &amp; ANGGUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 6:6, pada kalimat terakhirnya mencatat hal yang sangat penting dan memberi harapan ditengah kesesakan, “Jangan rusakkan minyak dan anggur!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa minyak dan anggur begitu istimewa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fakta Minyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Pengurapan untuk penghormatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Luk. 7: 46  Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibr. 1:9  Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Pengurapan untuk mujizat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mark. 6:13  dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak. 5:14  Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Untuk obat / sarana penyembuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Luk. 10:34  Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Untuk bahan bakar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mat. 25:3  Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fakta Anggur:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Memabukkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kej. 9:20-21; Ef. 5:18; 1Tim. 3:8; Tit. 2:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1Tim. 5:23  Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luk. 10:34  Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Perayaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yoh. 2: 10,11 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."  Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan &lt;br /&gt;murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1Kor. 11:25  Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Anggur bersifat peka. Rasa maupun khasiatnya, sangat dipengaruhi bagaimana kita memperlakukan anggur itu. Ada anggur yang baik, ada anggur yang biasa saja. Ada anggur yang memabukkan, ada anggur yang malah perlu diminum untuk menjadi obat. Anggur dipengaruhi oleh suhu dan udara. Untuk menghasilkan anggur yang baik, sangat penting menjaga suhu yang paling sesuai dengan fermentasi anggur itu, dan juga menjaga supaya tidak terpengaruh dengan udara. Kunci untuk menjaga kualitas anggur ini adalah pada tempatnya. Dengan tempat yang tepat, anggur bisa berada dalam kondisi yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mat. 9:17  Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya." &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus memberikan perumpaan tentang pentingnya anggur ada di tempat yang tepat. Kalau anggur baru ditempatkan pada kantong kulit yang tua, gas hasil fermentasi anggur akan mengoyakkan kantong kulit itu sehingga pecah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong kulit dan anggur itu sendiri akan rusak bila hal itu terjadi. Tapi jika tempatnya tepat, yaitu kantong kulit yang baru, gas hasil fermentasi anggur tidak akan merusak kulit yang baru, karena daya serap dan elastisitas kulit yang baru mampu menahan kekuatan fermentasi anggur itu sehingga anggur itu bisa disimpan dengan baik dan akan menjadi anggur yang berkualitas baik juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak dan anggur di dalam Alkitab ditaruh didalam tempat yang khusus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Samuel mengurapi Saul menjadi raja, dia membawa minyak dalam buli-buli (1Sa 10:1); tapi ketika Samuel mengurapi Daud, dia membawa minyak dalam tabung tanduk (1Sa 16:13). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buli-buli adalah buatan manusia dan tabung tanduk dihasilkan dari binatang ciptaan Tuhan. Saul diangkat menjadi raja karena pilihan bangsa Israel, sedangkan Daud menjadi raja karena pilihan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesesakan ketika Tuhan menahan supaya minyak dan anggur itu tidak dirusakkan, tempat atau kedudukan minyak dan anggur itulah yang membuatnya terluput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat yang tepat adalah tempat yang dibentuk oleh Tuhan dan sesuai dengan kondisi sehingga minyak dan anggur bisa ada dalam kondisi terbaik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak harus selalu tersedia, bahkan kalau perlu disediakan cadangan seperti dalam kasus 5 anak dara yang bodoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika situasi benar-benar luar biasa, Tuhan bahkan mampu membuat minyak terus mengalir, asal ada tempatnya. (1Raj. 17:16; 2Raj. 4:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggur harus ada dalam tempat yang baru sehingga tidak merusakkan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengertian rohani, Minyak dan Anggur dipakai menggambarkan Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat yang tepat bagi minyak dan anggur adalah diri kita yang disebut sebagai Bait Roh Kudus (1Kor. 6:19).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diri kita yang lama, yang belum bertobat dan masih ada dalam kegelapan tidak akan mampu menampung minyak dan anggur, sehingga perlu adanya PEMBAHARUAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pembaharuan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Yoh. 3, ketika Yesus berbicara kepada Nikodemus dan menjelaskan pentingnya seseorang harus dilahirkan kembali, Yesus menjelaskan pembaharuan segala bidang dari seseorang untuk bisa melihat Kerajaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara seseorang yang sudah lahir secara fisik / jasmani bahkan sudah berusia lanjut mengalami pembaharuan di segala bidang atau lahir baru? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seperti pertanyaan Nikodemus dia harus masuk ke rahim ibunya kembali? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata jawaban Yesus adalah orang itu tidak kembali ke rahim ibunya untuk lahir kembali, tapi dia harus lahir dari air dan Roh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahir dari air dan Roh itu adalah mati dan dihidupkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Yesus, yang mati dan masuk ke rahim bumi dan bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bentuk dari kematian dan kebangkitan kita, yang disebut lahir baru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Rom. 6:3  Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? &lt;br /&gt; 4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. &lt;br /&gt; 5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. &lt;br /&gt; 6  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. &lt;br /&gt; 7  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baptisan bukan sakramen gereja tertentu. Bukan pula peraturan yang dihasilkan oleh manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus datang ke dunia untuk melakukan kehendak Bapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yohanes Pembaptis ragu untuk membaptis Yesus, Dia menegaskan bahwa baptisan harus tetap dilakukan untuk melakukan kehendak Bapa, dan setelah Yesus dibaptis, secara jelas Alkitab menulis ada respon dari Bapa dan Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mat. 3:14-17&lt;br /&gt;14  Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" &lt;br /&gt; 15  Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya. &lt;br /&gt; 16  Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, &lt;br /&gt; 17  lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita simpulkan ada siklus untuk mendapatkan berkat istimewa yang Tuhan sediakan ditengah kita menghadapi kesesakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Yesus, dibutuhkan aksi, tindakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman tanpa perbuatan adalah mati (Yak. 2:26). Iman juga mengharuskan ada pengakuan. (Ro 10:9, 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan yang menyesakkan dan kondisi dunia semakin mendekati kesudahannya, Tuhan memerintahkan untuk tidak merusakkan minyak dan anggur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak dan anggur harus ada dalam tempat yang layak sehingga kondisinya terjaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah saudara menjadi tempat yang layak bagi minyak dan anggur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yoh. 3:19  Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. &lt;br /&gt; 20  Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; &lt;br /&gt; 21  tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tuhan Yesus memberi pernyataan kepada Nikodemus dalam akhir percakapan mereka supaya Nikodemus mengerti dan mau mengambil tindakan untuk datang kepada terang itu, supaya tindakan yang diambilnya nyata dilakukan dalam Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tempat yang layak untuk minyak dan anggur, harus melakukan tindakan nyata dalam terang Kristus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palangkaraya, 4 Januari 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-7509884626719010811?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/LIzb5xxE4_4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/7509884626719010811/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=7509884626719010811" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/7509884626719010811?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/7509884626719010811?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/LIzb5xxE4_4/minyak-anggur.html" title="Minyak &amp; Anggur" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2009/01/minyak-anggur.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQERHY5eSp7ImA9WxVTFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6733089273101394921</id><published>2008-12-30T14:07:00.000+08:00</published><updated>2008-12-30T14:08:25.821+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-30T14:08:25.821+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>PERJANJIAN II</title><content type="html">Langkah-langkah membuat perjanjian dalam PL dan penggenapannya dalam PB, serta implikasinya bagi kita orang percaya:&lt;br /&gt;1. PERTUKARAN JUBAH (I Samuel 18:4) = bertukar identitas.&lt;br /&gt;Dalam zaman PL, orang dikenal dari jubahnya. Jika dua orang terlibat dalam perjanjian, orang-orang lain akan tahu karena melihat antara rekan perjanjian itu sudah memakai jubah mereka satu sama lain.&lt;br /&gt;- II Korintus 5:21, Filipi 2:7-8  Yesus mau ‘memakai jubah keberdosaan’ kita, sehingga kita bisa memakai jubah kemuliaanNya. (Wahyu 7:9, 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PERTUKARAN IKAT PINGGANG (I Samuel 18:4) = pertukaran kekuatan dan aset.&lt;br /&gt;Ikat pinggang pada masa itu terbuat dari kain yang lebar dan berisi kantong-kantong, dimana orang menyimpan harta mereka. Dengan menukar ikat pinggang, berarti orang yang terlibat perjanjian mengakui hartanya menjadi milik bersama.&lt;br /&gt;- II Korintus 12:7-10  dalam kelemahan, kita menjadi kuat di dalam kekuatan kuasa Allah.&lt;br /&gt;- Yakobus 4:7  kita punya otoritas untuk melawan Iblis.&lt;br /&gt;- Matius 21:21  kita berkuasa memindahkan ‘gunung’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PERTUKARAN SENJATA (I Samuel 18:4) = pertukaran musuh&lt;br /&gt;Jika terjadi pertukaran senjata, berarti orang yang terlibat perjanjian saling menjaga keselamatan mereka satu sama lain. Ini juga berarti mereka bertukar musuh. Musuh akan menghadapi rekan perjanjiannya dulu sebelum berhadapan dengan dirinya begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;- I Korintus 15:55  musuh kita, yaitu maut sudah dikalahkan oleh Yesus.&lt;br /&gt;- Efesus 6:10-17  Tuhan memberikan senjata kepada kita untuk mengalahkan Iblis, musuhNya (Kej. 3:15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PENGORBANAN (Kejadian 15:9-10)&lt;br /&gt;Untuk mengesahkan perjanjian, harus ada darah yang ditumpahkan. Karena anggota perjanjian tidak bisa membunuh dirinya, maka digunakan korban sebagai simbol mereka masing-masing berani mati menanggung perjanjian yang mereka lakukan. Dengan tertumpahnya darah, berarti perjanjian ini tidak bisa dibatalkan.&lt;br /&gt;- Ibrani 10:19-20  Yesus menjadi yang disembelih dalam upacara membuat perjanjian.&lt;br /&gt;Dengan pengorbanan Yesus, tidak dibutuhkan lagi pengantara untuk sampai kepada Bapa. &lt;br /&gt;- Matius 27:50-51  Tirai Bait Suci terbelah, orang-orang percaya bisa langsung mengakses ruang Maha Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PERJALANAN KEMATIAN (Kejadian 15:17)&lt;br /&gt;Mengapa penting? karena ketika berjalan melewati binatang yang mati, mereka sedang mendeklarasikan bahwa mereka sudah mati dari mereka sendiri. sudah menukar identitas, kekuatan, senjata, dan di bagian ini mereka meneguhkan hal itu. Keinginan mereka sendiri sudah mati dari diri sendiri, dan mereka akan hidup untuk satu sama lain.&lt;br /&gt;Dalam langkah ini tergambar jelas ketidakmampuan manusia. Abraham tertidur.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan tetap melakukan langkah perjanjian ini, dengan sesuatu yang lain mengambil alih posisi Abraham. Ada dua api yang kemudian lewat diantara korban itu.&lt;br /&gt;a. Perapian yang berasap, berbicara tentang Allah Bapa. (Keluaran 19:18)&lt;br /&gt;b. Suluh yang berapi, berbicara tentang Yesus (Wahyu 1:14; 2:18; 19:12)&lt;br /&gt;Abraham tidak sanggup menjaga perjanjian itu, tapi Allah kemudian melewati perjanjian itu dalam Yesus. Kita tidak sanggup, tapi Yesus sudah melakukannya. Karena ada hukum yang mengatakan bahwa bila seseorang tidak bisa menepati perjanjian itu maka dia harus dilenyapkan (Kejadian 17:14), maka Yesus yang sudah melakukan perjanjian itu untuk kita, telah menunjukkan bahwa Dialah yang melewatinya, dan Dialah yang menanggung akibat dari ketidakberdayaan kita (Yesaya 53:4).&lt;br /&gt;Dan kita pun dipersamakan dengan kematian Yesus dalam baptisan (Roma 6:4; Kolose 2:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. TANDA PADA TUBUH (Yesaya 49:16; Wahyu 5:6)&lt;br /&gt;Masing-masing anggota perjanjian menoreh pergelangan tangannya, kemudian menempelkan bagian yang terluka sehingga darah mereka bersatu. Kemudian luka itu digosok dengan semacam bubuk mesiu sehingga menjadi luka yang permanen dan tidak bisa hilang bekasnya. Hal itu menjadi tanda bagi orang lain, bahwa orang yang mempunyai tanda itu adalah rekan seperjanjian. Itulah arti kita mengangkat tangan kepada Tuhan. Kita mengatakan kepada Tuhan, kita adalah rekan perjanjiaNya. Itupun berarti kita berkata kepada Iblis, untuk berhati-hati karena kita adalah rekan perjanjian Tuhan.&lt;br /&gt;Dengan Abraham, Tuhan menginginkan tanda khusus dalam perjanjianNya, yaitu dengan sunat (Kejadian 17:11). &lt;br /&gt;Mengapa sunat?&lt;br /&gt;a. Dilakukan di bagian tubuh yang sangat pribadi  Tuhan ingin kita berbeda (I Petrus 2:9)&lt;br /&gt;b. Dilakukan pada organ reproduksi  Tuhan ingin keturunan Abraham menjadi milikNya dan terikat terus dengan perjanjian. (Roma 4:16; Galatia 3:19)&lt;br /&gt;- Roma 2:28-29  kita membuat tanda dengan menanggalkan dosa (Kolose 2:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. UCAPAN BERKAT DAN KUTUK (Ulangan 28)&lt;br /&gt;Masing-masing anggota perjanjian kemudian mengucapkan berkat bila rekan perjanjiannya menepati janji-janji mereka, dan juga mengucapkan kutuk bila rekan perjanjiannya melanggar perjanjian mereka.&lt;br /&gt;Dalam PL, bangsa Israel terikat dengan berkat dan kutuk. Tapi dalam PB, tidak ada lagi kutuk karena Yesus sudah meredam semua kutuk bagi kita (Galatia 3:13), sehingga kita akan menerima berkat-berkat dari Tuhan (Galatia 3:14; Filipi 4:19; Roma 8:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. MAKAN DARI MAKANAN PERJANJIAN (II Samuel 9:11)&lt;br /&gt;Mereka duduk berhadapan, dan satu sama lain saling menyuapi dulu sebelum makan. Ini berarti hidupmu hidupku, hidupku hidupmu. &lt;br /&gt;- Yohanes 46:48-51; I Korintus 11:24-29  Yesus adalah roti hidup. Dengan memakan ‘tubuh’ dan ‘darah’Nya kita bersatu dengan Dia, dalam kehidupan dan juga kematian (Matius 10:39; 16:25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. PERTUKARAN NAMA (Kejadian 17:5; 28:13)&lt;br /&gt;Anggota-anggota perjanjian memasukkan nama mereka satu sama lain ke rekan perjanjiannya. Abram memakai nama Tuhan menjadi AbraHam (huruf ‘H’ berasal dari nama Tuhan yaitu YHWH) sedangkan Tuhan memakai nama Abraham, yaitu Allah Abraham.&lt;br /&gt;Kita disebut Kristen (Kisah Para Rasul 11:26; I Petrus 4:16) dan Yesus disebut Anak Manusia (Matius 8:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. PERTUKARAN ANAK SULUNG (Kejadian 22:2, 4)&lt;br /&gt;Langkah terakhir ini memeterai perjanjian. Tuhan sudah menggunakannya ketika Yesus melewati korban. &lt;br /&gt;Tuhan meminta Ishak untuk dikorbankan. Abraham berjalan bersama Ishak selama 3 hari, dan selama itu pula, Ishak sebetulnya sudah mati dalam hati Abraham. &lt;br /&gt;- Yohanes 3:16  Dia menyerahkan anakNya yang tunggal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Ada dua macam perjanjian yang dikenal manusia.&lt;br /&gt;A. Parity Treaty, yaitu perjanjian antara dua orang yang setingkat. Misalnya antara raja dengan raja, rakyat dengan rakyat.&lt;br /&gt;B. Suzerain Treaty, yaitu perjanjian antara dua orang, dimana salah satu mempunyai tingkat lebih tinggi. Misalnya raja dengan rakyat.&lt;br /&gt;Perjanjian yang dilakukan Tuhan dengan umat manusia adalah Suzerain Covenant. Dia adalah Raja di atas segala raja, sedangkan kita adalah manusia yang tidak memiliki apa-apa. Dia mampu memberikan segala berkat yang dimilikiNya, dan yang diinginkanNya dari kita hanyalah diri kita, kasih, dan kesetiaan kita (Roma 6:13).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6733089273101394921?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/wZxhOHz3H_I" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6733089273101394921/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6733089273101394921" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6733089273101394921?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6733089273101394921?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/wZxhOHz3H_I/perjanjian-ii.html" title="PERJANJIAN II" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2008/12/perjanjian-ii.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUERno-fSp7ImA9WxVTFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-4232073053184060753.post-6159751171208895754</id><published>2008-12-30T14:05:00.000+08:00</published><updated>2008-12-30T14:06:47.455+08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-30T14:06:47.455+08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sermon" /><title>PERJANJIAN I</title><content type="html">&lt;blockquote&gt;Yesaya 54:10&lt;br /&gt;Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita, orang percaya, hidup karena perjanjian. Alkitab kita pun terdiri atas dua perjanjian, satu Perjanjian Lama, dan satu lagi Perjanjian Baru. Mengetahui tentang perjanjian akan memberikan pengertian yang mendasar atas iman kita. Dan juga akan menjawab beberapa pertanyaan mendasar dari ayat-ayat Alkitab yang mungkin tidak kita mengerti sebelumnya. Dengan mengetahui konsep perjanjian, kita akan lebih memahami arti keselamatan, kekudusan, kelepasan, kemenangan, dan penyembahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian adalah suatu kesepakatan yang mencakup segalanya dari dua belah pihak dengan batas-batas dan janji-janji yang disebutkan dengan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dosa, manusia yang diciptakan Tuhan ada dalam penderitaan dan kemelaratan. Tuhan tidak pernah merancangkan kesakitan dan penderitaan kepada manusia. Karena itulah, Dia kemudian memandang ke bumi, dan menjatuhkan pilihan kepada seseorang untuk menjadi kunci bagiNya menjangkau manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kejadian 12:1-3, Tuhan memilih Abram untuk dipersiapkan sebagai umatNya. Tuhan ingin memberkati umat pilihanNya, karena itu Tuhan meminta Abram untuk meninggalkan tanah kelahirannya dan sanak saudaranya karena Tuhan ingin Abram tergantung sepenuhnya kepada Dia untuk menerima berkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali Abram dipanggil, dia tidak sepenuhnya menurut. Abram taat meninggalkan tanah kelahirannya, tapi dia membawa ayah dan keponakannya. Padahal perintah Tuhan sangat jelas, Abram harus pergi sendiri meninggalkan segalanya. Karena itulah, baru pada saat Abram sudah sendiri, Tuhan mulai mempersiapkan kontrak untuk perjanjianNya dengan Abram (Kejadian 15:6; Roma 3:28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 15:7-12&lt;br /&gt;Dalam Alkitab jarang dituliskan secara lengkap ritual pembuatan perjanjian karena pada waktu itu dianggap orang-orang secara umum sudah tahu apa yang terjadi bila dua orang terlibat dalam perjanjian. Ritual pembuatan perjanjian secara kronologis tersebar di beberapa ayat dalam Alkitab. Perjanjian antara Tuhan dengan Abram sebetulnya meliputi 10 langkah sesuai dengan cara membuat perjanjian dalam budaya Timur Tengah kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh langkah pembuatan perjanjian dalam Perjanjian Lama merupakan cerminan dari perjanjian yang lebih kuat, yaitu Perjanjian Baru (Ibrani 7:22; 8:6).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4232073053184060753-6159751171208895754?l=dunamisjournal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/gBKN/~4/IlpusB-HQ7k" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dunamisjournal.blogspot.com/feeds/6159751171208895754/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4232073053184060753&amp;postID=6159751171208895754" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6159751171208895754?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/4232073053184060753/posts/default/6159751171208895754?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/gBKN/~3/IlpusB-HQ7k/perjanjian-i.html" title="PERJANJIAN I" /><author><name>thonnych</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13480661293762226178</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="25" height="32" src="http://bp1.blogger.com/_z7czPE_g-so/R6RTkTNi79I/AAAAAAAAAAU/4w_HpcJta9E/S220/SAVE0001149.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://dunamisjournal.blogspot.com/2008/12/perjanjian-i.html</feedburner:origLink></entry></feed>

