<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Instalasi Listrik</title><description>Kami menerima jasa pekerjaan pemasangan instalasi listrik</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Wed, 15 Jan 2025 05:38:50 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kami menerima jasa pekerjaan pemasangan instalasi listrik</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Petir dan pengaruhnya terhadap instalasi listrik</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html</link><category>Grounding</category><category>petir</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 25 Feb 2014 15:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-9207876570413045748</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya, &lt;b&gt;pertanyaan bagaimana caranya mengamankan peralatan rumah tangga dari pengaruh atau efek sambaran petir&lt;/b&gt;. Ini pertanyaan yang cukup menarik, karena pada umumnya kita tahu cara merawat peralatan rumah tangga dengan baik. Tetapi apakah sudah aman? jawabnya belum aman. Kenapa bisa dikatakan &lt;b&gt;belum aman&lt;/b&gt;? Banyak pengaruhnya yang menyebabkan peralatan listrik rumah tangga rusak. Antara lain tegangan yang tidak stabil, atau juga dikarenakan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0"&gt;&lt;b&gt;sambaran petir&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Apabila yang terjadi adalah tegangan listrik yang tidak stabil atau naik turun ( diketahui dengan cara menggunakan Voltmeter ), untuk hal ini kita bisa memasang stabilizer dirumah kita agar tegangan tetap stabil. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Kemudian bagaimana dengan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0#axzz2uY8GiEcU"&gt;sambaran petir&lt;/a&gt;?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0"&gt;Sambaran petir&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;pada umumnya mempunyai tiga jenis &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0#axzz2uY8GiEcU"&gt;&lt;b&gt;sambaran petir&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, yaitu &lt;b&gt;&lt;i&gt;sambaran petir di dalam awan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;i&gt;sambaran petir antar awan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;sambaran petir ke bumi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Ketiga jenis sambaran petir ini memiliki efek yang berbahaya. Namun jika dilihat dari jumlah kerugian yang diakibatkan, maka &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0#axzz2uY8GiEcU"&gt;sambaran petir&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ke bumi ini yang harus lebih diperhitungkan, karena bahaya yang ditimbulkan lebih banyak.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Untuk &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0"&gt;Sambaran petir&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;ke bumi mempunyai 2 cara yaitu sambaran petir secara langsung dan tidak langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0"&gt;Sambaran petir&lt;/a&gt; secara langsung artinya adalah petir akan menyambar benda - benda yang paling dekat, seperti pohon, gedung bertingkat, tower bts, antena dan lain sebagainya. Bahkan apabila kita berdiri ditengah lapangan dalam kondisi mendung atau hujan maka kita mempunyai potensi yang cukup besar tersambar petir. Hal ini disebabkan kita menjadi yang lebih tinggi dibandingkan dengan benda - bemda disekitar kita. Untuk mengatasinya kita dapat memasang &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=0"&gt;penangkal petir&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; diatas rumah, gedung atau di lokasi yang lebih tinggi disekitar kita. Atau dapat juga kita membuat tower sendiri yang lebih tinggi untuk memasang penagkal petir dengan grounding baik dengan tahanan tanah yang bagus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Lalu kemudian &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2014/02/petir-dan-pengaruhnya-terhadap.html?m=1"&gt;Sambaran petir&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;secara tidak langsung. Untuk yang satu ini belum banyak orang yang mengetahui secara luas. Pertanyaannya adalah bagaimana sambaran petir yang tidak langsumg menyambar tetapi bisa merusak peralatan listrik rumah tangga kita ? Petir pada saat menyambar, dia juga mengeluarkan induksi yang bisa menembus kabel &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/"&gt;jaringan listrik&lt;/a&gt; pln dan jaringan instalasi lainnya. Kemudian induksi ini merambat kesemua jaringan &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/"&gt;instalasi listrik&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;pada rumah atau gedung yang pada akhirnya akan merusak peralatan listrik dan eletronik. &lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Kenapa hanya induksinya saja dapat merusak peralatan listrik dan elektronik. Hal ini disebabkan karena induksi dari petir mempunyai tegangan yang sangat besar melebihi tegangan normal yang kita gunakan secara umum 220-240 VAc untuk 1 phase atau 380 VAc untuk 3 phase.&lt;br /&gt;
Kerena pengaruhnya yang cukup besar dilihat dari tingkat kerugiannya, maka kita perlu antisipasi yang sesuai untuk pencegahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Bagaimana caranya? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Caranya hampir sama dengan cara mengatasi sambaran petir sacara langung tetapi mempunyai perbedaan komponen yang digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir="ltr"&gt;
Pehatikan perbedaan : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Komponen untuk sambatan petir langsung&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Komponen Penangkal Petir menggunakan &lt;b&gt;SPLITZEN &lt;/b&gt;(biasa disebit tombak penangkal petir ) untuk yang konvensional dan &lt;b&gt;ELEKTROSTATIC &lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Grounding yang baik. Grounding yang yang baik adalah grounding yang mempunyai tahanan tanah dibawah 1 ohm (&amp;lt; 1 ohm ).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Komponen untuk sambaran petir tidak langsung.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Komponen penangkal petirnya menggunakan alat yang dapat mengalihkan lonjakan listrik yang disebabkan oleh induksi petir. Nama komponennya adalah surge arrester. &lt;b&gt;Surge Arrester&lt;/b&gt; mempunyai beberapa type untuk type instalasi yang berbeda ( ins. listrik, ins. telephone, ins. data, dan ins. tv).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Grounding yang baik. Grounding yang yang baik adalah grounding yang mempunyai tahanan tanah dibawah 1 ohm (&amp;lt; 1 ohm ).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Dilihat dari perbedaan diatas maka fapat disimpulkan untuk mengatasi sambaran petir baik langsung atau tidak langsung mempunyai komponen utama dengan cara perlindungan yang berbeda, tetapi juga mempunyai kesamaan yaitu memerlukan grounding yang baik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk informasi lebih lanjut mengenai grounding dapat dilihat &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/grounding.html?m=0#axzz2uY8GiEcU"&gt;Grounding&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; atau disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk informasi harga dapat dilihat &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/p/paket-pemasangan-grounding.html?m=0"&gt;Paket Grounding&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;
Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat bagi pembaca.........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://signatures.mylivesignature.com/85979/jasalistrik/b0717459721316b3ca05ba3c5d54723a.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://signatures.mylivesignature.com/85979/jasalistrik/b0717459721316b3ca05ba3c5d54723a.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/"&gt;JASA INSTALASI LISTRIK&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 15px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="vcard" id="hcard-Erry-Agung"&gt;
&lt;span class="fn n"&gt;
&lt;strong&gt;
    &lt;span class="given-name"&gt;Erry&lt;/span&gt;
  &lt;span class="additional-name"&gt;Agung&lt;/span&gt;
  &lt;span class="family-name"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a class="email" href="mailto:jasainstalasilistrik@yahoo.com"&gt;jasainstalasilistrik@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="email" href="mailto:erry_agung@yahoo.com"&gt;erry_agung@yahoo.com&lt;/a&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;div class="adr"&gt;
&lt;div class="street-address"&gt;
Jalan Martaip II No. 54, Rt/Rw. 008/008, &lt;br /&gt;
Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk&lt;/div&gt;
&lt;span class="locality"&gt;Jakarta Barat&lt;/span&gt;
, 
  &lt;span class="region"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;
,&lt;br /&gt;
&lt;span class="country-name"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;div class="tel"&gt;
&lt;strong&gt;+6281380584454 / 757A75FF&lt;/strong&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class="category"&gt;jasa instalasi listrik&lt;/span&gt;, &lt;span class="category"&gt;jasa listrik&lt;/span&gt;, &lt;span class="category"&gt;grounding&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-size: smaller;"&gt;
This &lt;a href="http://microformats.org/wiki/hcard"&gt;hCard&lt;/a&gt; created with the &lt;a href="http://microformats.org/code/hcard/creator"&gt;hCard creator&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menghitung Kebutuhan Instalasi Listrik</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2012/03/menghitung-kebutuhan-instalasi-listrik.html</link><category>Instalasi Listrik</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 14:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-6421774310461700012</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;Dalam suatu pekerjaan pemasangan instalasi listrik, kita memerlukan suatu daftar kebutuhan material. Hal ini dikarenakan akan mempengaruhi anggaran yang akan kita keluarkan untuk pekerjaan itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu dari mana dan bagaimana kita bisa mengetahui dan menentukan kebutuhan material yang akan kita gunakan?&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang telah dijelaskan pada &lt;b style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html"&gt;Persiapan Pemasangan Jaringan Instalasi Listrik&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, bagaimana kita bisa mendapatkan semua kebutuhan material yang akan digunakan pada suatu pekerjaan pemasangan instalasi listrik. Dengan adanya gambar denah lokasi pekerjaan, kita bisa menentukan semua kebutuhan material tersebut. Setelah kita membuat Daftar Kebutuhan Material, maka kita bisa menentukan anggaran uang diperlukan untuk pekerjaan instalasi listrik. Sekarang kita coba membuat daftar kebutuhan material. Perhatikan gambar dibawah ini. Gambar denah dengan ukuran luas bangunan 7 x 8 meter.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-NVpAIdC8IKs/T2grNcV-MuI/AAAAAAAAAJ8/LnADBrSH5D4/s1600/Denah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="306" src="http://2.bp.blogspot.com/-NVpAIdC8IKs/T2grNcV-MuI/AAAAAAAAAJ8/LnADBrSH5D4/s320/Denah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dengan gambar diatas kita tentukan titik lampu yang akan digunakan untuk setiap ruang. Dalam menentukan jumlah titik lampu bisa dilihat pada &lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html"&gt;Cara Menghitung Jumlah Titik Lampu Pada Suatu Ruang&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Sekarang kita perhatikan gambar berikut yang telah ditentukan letak titik lampu berserta letak saklar dan stop kontak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_ip7uH0jSCQ/T2grL1LtAKI/AAAAAAAAAJ0/ijcY3hDRPds/s1600/Denah+Titik+Lampu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://3.bp.blogspot.com/-_ip7uH0jSCQ/T2grL1LtAKI/AAAAAAAAAJ0/ijcY3hDRPds/s320/Denah+Titik+Lampu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kita tentukan titik lampu, saklar dan stop kontak maka kita tentukan terlebih dahulu grup berdasarkan kebutuhan. Gambar dibawah ini adalah gambar wiring diagram dengan pembagian grup menjadi 3 grup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-RYOFb8UshTk/T2grUZSXNiI/AAAAAAAAAKU/tXIZ1LOGTZQ/s1600/Rekap+Daya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="http://4.bp.blogspot.com/-RYOFb8UshTk/T2grUZSXNiI/AAAAAAAAAKU/tXIZ1LOGTZQ/s400/Rekap+Daya.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah kita tenetukan jumlah grup, maka kita dapat mengetahui berapa daya yang akan kita gunakan dan menjadi dasar pengajuan pemasangan / penyambungan ke PLN. Dengan berdasarkan gambar wiring diagram tersebut, maka kita bisa menentukan bentuk instalasi yang akan kita gunakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-I3C1whFNLps/T2grRM5BwDI/AAAAAAAAAKE/Fm98x9DWMiQ/s1600/Instalasi+Kabel.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://3.bp.blogspot.com/-I3C1whFNLps/T2grRM5BwDI/AAAAAAAAAKE/Fm98x9DWMiQ/s320/Instalasi+Kabel.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah kita tentukan bentuk instalasi berdasarkan pembagian grup, efisiensi material dan penggunaan material jenis kabel, maka kita dapat menentukan entuk instalsi pipa conduit untuk letak kabel. Penulis sangat menyarankan untuk setiap instalasi kabel diharapkan menggunakan pipa conduit dengan kualitas baik dan standar. Gambar dibawah ini adalah gambar bentuk instalasi pipa conduit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-iXk3-PbwP5g/T2grSzCw6RI/AAAAAAAAAKM/uAAxeWJPcE0/s1600/Instalasi+Pipa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://1.bp.blogspot.com/-iXk3-PbwP5g/T2grSzCw6RI/AAAAAAAAAKM/uAAxeWJPcE0/s320/Instalasi+Pipa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Untuk gambar selesai. Sekarang kita buat daftar material kebutuhan untuk pekerjaan instalasi listrik, berdasarkan dari gambar-gambar yang kita buat diatas. Berikut adalah contoh daftar kebutuhan material.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-7kLlB_iQrZc/T2grWY5uOsI/AAAAAAAAAKc/IT1OiuaQMrY/s1600/Rekap+Kebutuhan+Material.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-7kLlB_iQrZc/T2grWY5uOsI/AAAAAAAAAKc/IT1OiuaQMrY/s320/Rekap+Kebutuhan+Material.jpg" width="178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dengan adanya daftar kebutuhan material seperti gambar disamping, maka selanjutnya kita membuat daftar rencana anggaran belanja. Dalam Rencana Anggaran Belanja meliputi 2 hal mendasar yang menjadi acuan, yaitu harga material dan harga upah tenaga (jasa pemasangan). Harga material secara umum bisa kita dapatkan dipasaran tetapi untuk besaran harga upah tenaga (jasa pemasangan), bisa kita dapatkan secara umum atau biar lebih pasnya kita dapat menghubungi Tukang listrik / Jasa Pemasangan Instalasi Listrik. Besaran harga upah bervariasi tergantung dari kualitas dari tukang listrik / tukang jasa pemasangan instalasi listrik itu sendiri, ada yang murah dan ada juga yang mahal. Jangan terkecoh dengan harga jasa yang murah, karena belum tentu kualitas dari hasil pekerjaannya baik. Baik dari Sistem yang dibuat, kerapihan instalasi tersebut, maupun dari cara kerjanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel dibawah ini adalah bentuk dari Tabel Rencana Anggaran Belanja untuk kebutuhan pekerjaan pemasangan instalasi listrik sesuai dengan gambar denah diatas... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-bAB8hdWB5ks/T2grDrbBuhI/AAAAAAAAAJs/HuZQuvmfbgo/s1600/Contoh+RAB.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-bAB8hdWB5ks/T2grDrbBuhI/AAAAAAAAAJs/HuZQuvmfbgo/s320/Contoh+RAB.jpg" width="236" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah kita membuat Daftar Isian Anggaran Belanja untuk Pekerjaan Pemasangan Instalasi Listrik, selanjutnya adalah mengisi Harga satuan dari material dan harga satuan dari Upah Jasa Instalasi Listrik. Dengan adanya kedua daftar isian (Daftar Isian Kebutuhan Matrial dan Daftar isian Anggaran) tersebut, kita dapat mengetahui perkiraan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pekerjaan pemasangan instalasi listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Tulisan ini bermanfaat bagi pembaca.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8_k6UR3XT98/T2guX-oAAAI/AAAAAAAAAKk/08iQxWszf9Q/s1600/Tandatangan+Jasa.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-8_k6UR3XT98/T2guX-oAAAI/AAAAAAAAAKk/08iQxWszf9Q/s1600/Tandatangan+Jasa.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://2.bp.blogspot.com/-NVpAIdC8IKs/T2grNcV-MuI/AAAAAAAAAJ8/LnADBrSH5D4/s72-c/Denah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Kabel Instalasi</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html</link><category>Kabel / Penghantar</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Aug 2011 12:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-7036992383855345422</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Seperti kita tahu bahwa &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="kabel"&gt;&lt;/a&gt;kabel adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam suatu rangkaian instalasi listrik, baik instalasi listrik rumah, ruko, kantor, pabrik, gedung bertingkat. Kabel sangat dibutuhkan sebagai media untuk mengalirkan atau mendistribusikan daya listrik dari sumber listrik (&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="PLN"&gt;&lt;/a&gt;PLN, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="Genset"&gt;&lt;/a&gt;Genset, atau pembangkit listrik yang lain) menuju ke beban (&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="peralatan_rumah_tangga"&gt;&lt;/a&gt;Perlatan rumah tangga, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="Mesin_Produksi"&gt;&lt;/a&gt;Mesin Produksi, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="penerangan"&gt;&lt;/a&gt;penerangan dll).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Selain sebagai media untuk mengalirkan atau mendistribusikan daya listrik, kabel juga bisa digunakan sebagai pengontrolan jarak jauh. Contoh yang paling sederhana adalah bila kita menghidupkan lampu di kamar tidur, cukup kita menghidupkan saklar agar lampu bisa menyala. Contoh lain yang lebih besar dan rumit adalah pengontrolan pada sebuah mesin produksi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Dipasaran dapat kita temui berbagai macam jenis, type dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="ukuran_kabel"&gt;&lt;/a&gt;ukuran kabel, yang masing-masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Harganyapun bervariasi berdasarkan fungsinya. Melihat hal itu ada baiknya kita lebih cermat dalam memilih kabel yang sesuai dengan kebutuhan kita. Dalam memilih kabel yang harus diperhatikan adalah kemampuan kabel. Kabel mempunyai batas kemampuan dalam mendistribusikan arus listrik berbeda-beda satu sama yang lainnya berdasarkan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="ukuran_penampang"&gt;&lt;/a&gt;ukuran penampang, jenis, dan cara pemasangan kabel. Pada instalasi listrik untuk rumah, perkantoran, ruko dan toko banyak menggunakan kabel berjenis &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYA"&gt;&lt;/a&gt;NYA, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYM"&gt;&lt;/a&gt;NYM dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYY"&gt;&lt;/a&gt;NYY. Keterangan masing-masin kabel sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYA_"&gt;&lt;/a&gt;NYA.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="3" cellspacing="0" style="text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/nya1.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/nya1.jpg" style="border: 0px solid; height: 150px; width: 113px;" title="Kabel NYA" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: justify; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Kabel NYA ini berbahan tembaga, berinti tunggal, berlapis bahan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="isolasi_PVC"&gt;&lt;/a&gt;isolasi PVC. Warna kabel pada umumnya berwarna merah, kuning, biru, hitam dan Kuning Hijau. Kabel tipe ini umum dipergunakan di perumahan karena harganya yang relatif murah. Lapisan isolasinya hanya 1 lapis sehingga mudah cacat, tidak tahan air (NYA adalah tipe kabel udara) dan mudah digigit tikus. Untuk keamanan kabel, pemasangan kabel NYA ini disarankan menggunakan pipa conduit agar lebih aman dari bahaya gigitan tikus. Pada instalasi listrik, kabel NYA ini tidak diperbolehkan untuk ditaman, baik dalam tembok atau ditanah. Apabila kabel ini harus ditanam di tembok atau di tanah diharuskan menggunakan pipa conduit. Kekurangan dalam menggunakan kabel ini adalah untuk setiap jalur instalasi 1phase (&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="Phase"&gt;&lt;/a&gt;Phase, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="Netral"&gt;&lt;/a&gt;Netral dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="Grounding"&gt;&lt;/a&gt;Grounding) harus menggunakan 3 tarikan kabel NYA.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYM_"&gt;&lt;/a&gt;NYM.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="3" cellspacing="0" style="text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/nym1.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/nym1.jpg" style="border: 0px solid; height: 150px; width: 113px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: justify; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Kabel NYM berbahan tembaga, berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC. Kabel NYM memiliki inti lebih dari 1 inti tembaga yaitu berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYM memiliki lapisan isolasi dua lapis, sehingga tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA (harganya lebih mahal dari NYA). Kabel ini dapat dipergunakan dilingkungan yang kering dan basah, namun tidak boleh ditanam. Apabila ditanam, kabel NYM harus dimasukkan ke pipa conduit terlebih dahulu kemudian ditanam.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html" name="NYY_"&gt;&lt;/a&gt;NYY.&lt;/b&gt; Kabel NYY merupakan kabel tanah thermoplastik tanpa pelindung perisai, biasanya digunakan pada insdustri. Kabel NYY berbahan tembaga, memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna hitam), ada yang berinti 2, 3 atau 4.&amp;nbsp; Kabel NYY dieprgunakan untuk instalasi tertanam (kabel tanah), dengan syarat diberikan perlindungan terhadap kemungkinan kerusakan mekanis. Kabel NYY juga memiliki lapisan isolasi yang lebih kuat dari kabel NYM (harganya lebih mahal dari NYM). Kabel NYY memiliki isolasi yang terbuat dari bahan yang tidak disukai tikus. Pada dasarnya kabel NYY ini sama dengan kabel NYM tetapi pada isolasi dan selubung luarnya serta jenis PVC yang digunakan berbeda. &lt;/li&gt;
&lt;/span&gt; &lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Setiap kabel mempunyai kemapuan hantar listrik yang berbeda berdasarkan ukuran penampang kabel. Hal ini dapat kita lihat melalui tabel berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 13px; font-style: normal; line-height: 13px; margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: justify; width: 600px;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Tabel&lt;br /&gt;
KHA terus menerus yang diperbolehkan dan proteksi untuk kabel instalasi&lt;br /&gt;
berinti tunggal berisolasi PVC pada suhu keliling 30°C dan suhu&lt;br /&gt;
penghantar maksimu 70°C&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: center; vertical-align: middle; width: 100px;"&gt;Jenis&lt;br /&gt;
Penghantar &lt;/td&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: center; vertical-align: middle; width: 100px;"&gt;Luas&lt;br /&gt;
Penampang&lt;br /&gt;
Nominal &lt;/td&gt; &lt;td colspan="2" rowspan="1" style="text-align: center; vertical-align: top; width: 200px;"&gt;KHA&lt;br /&gt;
terus menerus &lt;/td&gt; &lt;td colspan="2" rowspan="1" style="text-align: center; vertical-align: top; width: 200px;"&gt;KHA&lt;br /&gt;
Pengenalgawai proteksi &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;Pemasangan&lt;br /&gt;
dalam pipa &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;Pemasangan&lt;br /&gt;
diudara &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;Pemasangan&lt;br /&gt;
dalam pipa &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;Pemasangan&lt;br /&gt;
di udara &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;mm2 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;A &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;A &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;A &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;A &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;1 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;2 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;3 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;4 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;5 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;6 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="21" style="font-size: 15px; line-height: 16px; text-align: left; vertical-align: middle;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFA&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAF&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAZ&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAD&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYA&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYAF&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAw&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAFw&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFAZw&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;NYFADw&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;dan &amp;nbsp;&amp;nbsp;NYL &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;0.5 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;2.5 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;2 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;0.75 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;7 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;15 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;4 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;10 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;1 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;11 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;19 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;6 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;10 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;1.5 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;15 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;24 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;10 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;20 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;2.5 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;20 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;32 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;16 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;25 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;4 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;25 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;42 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;20 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;35 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;6 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;33 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;54 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;25 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;50 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;10 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;45 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;73 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;35 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;63 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;16 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;61 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;98 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;50 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;80 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;25 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;83 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;129 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;63 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;100 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;35 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;103 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;158 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;80 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;125 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;50 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;132 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;198 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;100 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;160 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;70 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;165 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;245 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;125 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;200 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;95 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;197 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;292 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;160 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;250 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;120 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;235 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;344 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;250 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;315 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;150 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;391 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;315 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;185 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;448 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;400 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;240 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;528 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;400 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;300 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;608 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;500 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;400 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;726 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;630 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;500 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;830 &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;- &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top;"&gt;630 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan tabel diatas kita bisa mengetahui kemampuan maksimal yang diijinkan pada kabel yang akan kita gunakan. Misalnya kabel berukuran 2.5 mm², kemampuan hantar arus yang diijinkan untuk pemasangan dalam pipa sebesar 20 A atau untuk pemasangan diudara bebas sebesar 32 A. Apabila arus yang mengalir pada kabel berukuran 2.5 mm² melebihi dari batas kemampuan maksimalnya makan kabel mulai panas dan apabila diteruskan Arus yang mengalir pada kabel bertambah maka kabel akan terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;Bila dilihat dari tabel diatas maka kita juga bisa tahu berapa ampere MCB yang harus dipasang. Misalkan kabel ukuran 2.5 mm² dipasang pada instalasi rumah dengan menggunakan pipa conduit, maka kabel tersebut mampu mengalirkan aliran listrik sebesar 20 A. Dengan ukuran tersebut maka daya maksimal kabel adalah P = I x V = 20 A x 220 V = 4400 W, MCB yang bisa dipasang tidak boleh melebihi dari tabel diatas yaitu 16A. Apabila kita pasang dengan MCB yang lebih besar maka kabel akan mulai panas dan akhirnya akan menyebabkan terjadinya kebakaran. Jika dilihat ukuran MCB dipasaran mulai dari 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, dst.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;Singkatnya dalam memilih kabel yang akan digunakan untuk instalasi listrik, ada baiknya kita mengetahui jumlah daya yang akan dipasang di rumah, kantor, ruko, atau gedung. Dan gunakan kabel yang sudah masuk dalam standart SNI ( biasanya dikenal dengan 5 besar ). Jangan mempertaruhkan aset kita dengan membeli atau menggunakan material listrik yang tidak standart. Dilihat dari segi harga memang kabel yang masuk dalam 5 besar, mempunyai harga yang mahal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Semoga Tulisan ini bemanfaat bagi pembaca….....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Grounding</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/grounding.html</link><category>Grounding</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 28 Jul 2011 01:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-1551493876405777394</guid><description>&lt;div align="justify" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;b&gt;Grounding / pembumian / pentanahan&lt;/b&gt; adalah suatu sistem yang sering digunakan dalam instalasi listrik. Grounding berfungsi untuk pengaman dari bahaya sengatan listrik baik yang langsung atau tidak langsung. Bahaya sengatan langsung merupakan akibat dari anggota tubuh bersentuhan langsung dengan bagian yang bertegangan sedangkan bahaya sengatan tidak langsung merupakan akibat dari adanya tegangan liar yang terhubung ke bodi atau selungkup alat yang terbuat dari logam (bukan bagian yang bertegangan) sehingga bila tersentuh akan mengakibatkan sengatan listrik.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Gambar dibawah ini memberikan ilustrasi tentang kedua bahaya ini.&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: middle;"&gt;&lt;img alt="" src="http://jasainstalasilistrik.googlecode.com/files/Sengatan%20Langsung.jpg" style="height: 170px; width: 170px;" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: middle;"&gt;&lt;img alt="" src="http://jasainstalasilistrik.googlecode.com/files/Sengatan%20Tidak%20Langsung.jpg" style="height: 170px; width: 170px;" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center;"&gt;Sengatan Langsung&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center;"&gt;Sengatan Tidak Langsung&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;Ada tiga faktor yang menentukan keseriusan sengatan listrik pada tubuh manusia, yaitu: &lt;b&gt; Besar arus listrik&lt;/b&gt; Besar arus yang mengalir dalam tubuh akan ditentukan oleh tegangan dan tahanan tubuh. Tegangan tergantung sistem tegangan yang digunakan, sedangkan tahanan tubuh manusia bervariasi tergantung pada jenis, kelembaban/moistur kulit dan faktor-faktor lain seperti ukuran tubuh, berat badan, dan lain sebagainya. Tahanan kontak kulit bervariasi dari 1000 kohm (kulit kering) sampai 100 ohm (kulit basah). Tahanan dalam (internal) tubuh sendiri antara 100 - 500 ohm.&lt;br /&gt;
Contoh:&lt;br /&gt;
Jika tegangan sistem yang digunakan adalah 220 V, berapakah kemungkinan arus yang mengalir ke dalam tubuh manusia?&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kondisi terbaik:&lt;br /&gt;
&lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Tahanan tubuh adalah tahanan kontak kulit di tambah tahanan internal tubuh, (Rk)=100ohm +100ohm = 200 ohm&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Arus yang mengalir ke tubuh: I =V/R = 220 V/200ohm = 1,1 A&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kondisi terbaik:&lt;br /&gt;
&lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Tahanan Tubuh Rk= 1000 kohm &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;I = 220 V/1000 kohm = 0,22 mA.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Lintasan aliran arus dalam tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lintasan arus listrik dalam tubuh juga akan sangat menentukan tingkat akibat sengatan listrik. Lintasan yang sangat berbahaya adalah yang melewati jantung, dan pusat saraf (otak). Untuk menghindari kemungkinan terburuk adalah apabila kita bekerja pada sistem kelistrikan, khususnya yang bersifat ONLINE adalah gunakan topi isolasi, sepatu yang berisolasi baik, sarung tangan isolasi minimal untuk satu tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lama waktu sengatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lama waktu sengatan listrik ternyata sangat menentukan kefatalan akibat sengatan listrik. Semakin lama waktu tubuh dalam sengatan semakin fatal pengaruh yang diakibatkannya. Pentanahan merupakan salah satu cara konvensional untuk mengatasi bahaya tegangan sentuh tidak langsung yang dimungkinkan terjadi pada bagian peralatan yang terbuat dari logam. Untuk peralatan yang mempunyai body yang tidak terbuat dari logam tidak memerlukan sistem ini. Agar sistem ini dapat bekerja secara efektif maka baik dalam pembuatannya maupun hasil yang dicapai harus sesuai dengan standard. &lt;br /&gt;
Ada 2 hal yang dilakukan oleh sistem pentanahan, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li&gt;Menyalurkan arus dari bagian-bagian logam peralatan yang teraliri arus listrik liar ke tanah melalui saluran pentanahan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghilangkan beda potensial antara bagian logam peralatan dan tanah sehingga tidak membahayakan bagi yang menyentuhnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Tahap - tahap Pemasangan Grounding / Pentanahan / pembumian seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Persiapan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum kita memulai pekerjaan pemasangan grounding / pentanahan / pembumian, kita harus mempersiapkan material yang dibutuhkan antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ground Rod / Batang Tembaga.&lt;/b&gt; Kita harus hati - hati dalam memilih ground rod / batang tembaga. Batang tembaga / groundi rod yang baik adalah batang tembaga / ground rod tersebut harus benar - benar murni tembaga. Hal ini dikarenakan karena tembag tidak gampang keropos dan lebih mudah menyatu dengan tanah. Dipasaran banyak batang tembaga / ground rod yang palsu, hanya pada lapisan luarnya saja yang tembaga. Alias besi / pipa biasa yang di lapisi dengan tembaga. Cara untuk mengetahui apakah Batang Tembaga / ground rod itu asli, caranyadengan memotong melintang pada batang tembaga itu. Dengan cara ini kita bisa mengetahui apakah tembaganya full sampai pada bagian tengah batang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klem Batang Tembaga.&lt;/b&gt; Klem batang tembaga berfungsi untuk menyambung kabel NYA / BC ke batang tembaga / ground rod yang sebelumnya kabel tersebut telah diberi skun terlebih dahulu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Material untuk pembuatan Bak kontrol.&lt;/b&gt; Bak kontrol berfungsi untuk mengontrol sistem grounding, tempat / titik untuk mengetesan untuk mengetahui nilai dari tahanan tanah dimana grounding yang telah kita pasang. Nilai tanah / grounding untuk instalasi rumah berkisar antara 0 - 5? dan untuk penangkal petir pada rumah berkisar antara 0 - 2ohm.&amp;nbsp; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pemilihan lokasi.&lt;/b&gt; Dalam pemasangan grounding, letak titik grounding sebaiknya tidak terlalu jauh dengan Box MCB dan tidak terlalu banyak belokan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pemasangan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/GroundingModel1.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/GroundingModel1.jpg" style="border: 0px solid; height: 450px; width: 404px;" title="Gambar Pemasangan Gronding dengan 1 Ground Rod" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Gambar diatas merupakan gambar konstruksi dari pemasangan grounding dengan menggunakan 1 batang tembaga / ground rod.&lt;br /&gt;
Cara memasangan ground rod / batang tembaga :&lt;br /&gt;
&lt;ol type="1"&gt;&lt;li&gt;Tentukan letak titik dimana akan kita pasang batang tembaga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setalah letak titik ground rod ditentukan, mulailah dengan membuat lubang dengan diameter ±30Cm dengan dalam ±20cm. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lubang yang telah kita buat tadi kita siram dengan air agar tanah menjadi lebih lunak / lembek.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian kita mulai menancapkan pipa ½” dengan cara diputar – putar, kemudian kita tarik keluar pipanya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian lubang kembali kita siram air, kita tunggu sampai air meresap kedalam tanah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah air meresap kedalam tanah kita tancapkan kembali pipa tersebut dengan sambil diputar-putar. Kemmudian kita tarik keluar pipa tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Langkah berikutnya kita mengulangi langkah ke-5 dan ke-6 berulang – ulang sampai kita menemukan kedalam yang kita inginkan. Dalam hal ini kedalaman yang kita inginkan adalah 2 meter.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah kita mencapai jarak kedalaman yang kita inginkan, langkah selanjutnya adalah kita memasukkan batang tembaga / ground rod kedalam lubang yang kita buat tadi sambil disedikit diberi air agar dapat lebih mudah memasukkan batang tembaga / ground rod.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah Batang tembaga / ground rod masuk kedalam tanah, kita selanjutnya melakukan pengetesan tahanan tanah dengan menggunakan earth resistance (alat pengukur tahanan tanah). &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apabila hasil telah menunjukkan nilai antara 0 - 5ohm, maka pekerjaan dilanjutkan dengan pembuatan bak kontrol ukuran 15x15x20 Cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tetapi apabila hasil pengkuran dengan menggunakan Earth Resistance masih &amp;lt; 5O ohm, maka diperlukan minimal 1 lagi batang tembaga / ground rod ditanam. Maka langkah selanjutnya lakukan lagngkah ke-1 sampai ke-9. Jarak anatara Titik ground rod dengan titik ground rod yang lain ±4 meter.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apabila telah selesai memasang 1 lagi batang tembaga / ground rod, kita sambung kedua titik batang tembaga yang telah ditanam kemudian dilakukan pengukuran tahanan tanah. Apabila hasil dari pengukuran tahanan tanah belum sesuai dengan target, bisa dilakukan penambahan titik ground rod lagi sampai dicapai hasil sesuai target(hasil pengukuran tahanan tanah untuk setiap daerah berbeda –beda, tergantung dari jenis tanah). &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/GroundingModel2.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/GroundingModel2.jpg" style="border: 0px solid; height: 326px; width: 450px;" title="Gambar Pemasangan Gronding dengan 2 Ground Rod" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;i&gt;Semoga Tulisan ini bemanfaat bagi pembaca….....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Pengaman Dalam Instalasi Listrik</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html</link><category>Pengaman</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 18 Jul 2011 17:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-809958171379399783</guid><description>&lt;div align="justify" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 15px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Pengaman_Listrik"&gt;&lt;/a&gt;Pengaman Listrik&lt;/span&gt; biasa disebut dengan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="sekering"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sekering&lt;/span&gt; atau &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="fuse"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fuse,&lt;/span&gt; adalah adalah suatu alat yang digunakan sebagai pengaman dalam suatu &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="rangkaian_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;rangkaian listrik&lt;/span&gt; apabila terjadi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kelebihan_muatan_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kelebihan muatan listrik&lt;/span&gt; atau suatu &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="hubungan_arus_pendek"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hubungan arus pendek&lt;/span&gt;. Cara kerjanya apabila terjadi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kelebihan_muatan_listrik_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kelebihan muatan listrik&lt;/span&gt; atau terjadi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="hubungan_arus_pendek_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hubungan arus pendek&lt;/span&gt;, maka secara otomatis sekering tersebut akan memutuskan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="aliran_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aliran listrik&lt;/span&gt; dan tidak akan menyebabkan kerusakan pada komponen yang lain. &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Hubungan_arus_pendek"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hubungan arus pendek&lt;/span&gt; / &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="korsleting"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;korsleting&lt;/span&gt; adalah suatu hubungan dengan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="tahanan_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tahanan listrik&lt;/span&gt; (Ω) yang sangat kecil akan mengakibatkan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="aliran_listrik_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aliran listrik&lt;/span&gt; (I) yang sangat besar dan bila tidak ditangani dapat mengakibatkan ledakan dan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kebakaran"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Hal ini terjadi apabila terjadi antara &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="sumber_listrik_Phase"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sumber listrik Phase&lt;/span&gt; (+) yang bertemu atau &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="sumber_listrik_negatif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sumber listrik negatif&lt;/span&gt;. Dimana menghasilkan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Tahanan_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahanan listrik&lt;/span&gt; sangat kecil atau sama dengan 0 Ohm (Ω).&lt;br /&gt;
Sesuai dengan rumus dasar dari listrik yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left; width: 500px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;V = I x R&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center;"&gt;Atau&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;I = &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center"&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center;"&gt;Atau&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right; vertical-align: middle;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;R = &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; text-align: center; vertical-align: top;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center"&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;Dimana :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
V = &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Tegangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tegangan&lt;/span&gt; / &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Voltage"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Voltage &lt;/span&gt;( V / &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Volt_"&gt;&lt;/a&gt;Volt )&lt;br /&gt;
I = &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Arus_Listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arus Listrik&lt;/span&gt; ( A / &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Ampere_"&gt;&lt;/a&gt;Ampere )&lt;br /&gt;
R = &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Nilai_Tahanan_Beban"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Tahanan Beban&lt;/span&gt; ( Ω / Ohm)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Rumus diatas kita bisa mengetahui bahwa nilai dari &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Arus_Listrik_"&gt;&lt;/a&gt;Arus Listrik (I) akan selalu berbanding terbalik dengan &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="nilai_tahanan_beban"&gt;&lt;/a&gt;nilai tahanan beban (Ω) dengan nilai &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Tegangan_"&gt;&lt;/a&gt;Tegangan (V) tidak berubah.&lt;br /&gt;
Coba kita perhatikan gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" style="font-size: 12px; line-height: 14px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Rangk1.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Rangk1.jpg" style="border: 0px solid; height: 154px; width: 400px;" title="Gambar Rangkaian 1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Bila dihitung dengan rumus :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="text-align: left; width: 100px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right; width: 26px;"&gt;I&amp;nbsp; =&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="1" style="border-bottom-style: solid; text-align: center; vertical-align: top; width: 60px;"&gt;V&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center"&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="1" style="vertical-align: top; width: 60px;"&gt;R&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right; width: 26px;"&gt;=&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; text-align: center; vertical-align: top; width: 60px;"&gt;220&lt;br /&gt;
V&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 60px;"&gt;100 Ω&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; width: 26px;"&gt;=&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 60px;"&gt;2.2 A&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Rangk2.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Rangk2.jpg" style="border: 0px solid; height: 155px; width: 400px;" title="Gambar Rangkaian 1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Bila dihitung dengan rumus :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="text-align: left; width: 100px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right; width: 30px;"&gt;I&amp;nbsp; =&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="1" style="border-bottom-style: solid; text-align: center; vertical-align: top; width: 56px;"&gt;V&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center"&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="1" style="vertical-align: top; width: 56px;"&gt;R&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="text-align: right; width: 30px;"&gt;=&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; text-align: center; vertical-align: top; width: 56px;"&gt;220&lt;br /&gt;
V&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 56px;"&gt;0 Ω&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; width: 30px;"&gt;=&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 56px;"&gt;Tak Terhingga&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;Nilai tak tak terhingga / tak terukur ini akan menyebabkan terjadinya panas pada &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kabel"&gt;&lt;/a&gt;kabel yang berakibat pada kabel tersebut akan terbakar. Oleh karena itu, Untuk menghindari terjadinya &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="hubung_singkat"&gt;&lt;/a&gt;hubung singkat, kita perlu untuk &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="memasang_pengaman"&gt;&lt;/a&gt;memasang &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="pengaman"&gt;&lt;/a&gt;pengaman yang dapat membatasi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="arus_Listrik"&gt;&lt;/a&gt;arus Listrik agar tidak terjadi &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kelebihan_arus"&gt;&lt;/a&gt;kelebihan arus. Dalam &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="dunia_kelistrikan"&gt;&lt;/a&gt;dunia &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="kelistrikan"&gt;&lt;/a&gt;kelistrikan ada bermacam - macam &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="pengaman_listrik"&gt;&lt;/a&gt;pengaman listrik antara lain &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="MCB"&gt;&lt;/a&gt;MCB (&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Miniature_Circuit_breaker"&gt;&lt;/a&gt;Miniature Circuit breaker), &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="MCCB"&gt;&lt;/a&gt;MCCb (&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Moulded_Case_Circuit_Breaker"&gt;&lt;/a&gt;Moulded Case Circuit Breaker), &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="ACB"&gt;&lt;/a&gt;ACB (&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Air_Circuit_Breaker"&gt;&lt;/a&gt;Air Circuit Breaker), &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Fuse_Tabung"&gt;&lt;/a&gt;Fuse Tabung, &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=945392380209189384&amp;amp;postID=809958171379399783" name="Sekring"&gt;&lt;/a&gt;Sekring dll. Dibawah ini adalah gambar beberapa contoh pengaman listrik yang paling sering digunakan dalam dunia kelistrikan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Fuse&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Sekering&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Sekering Tabung&lt;/td&gt; &lt;td&gt;MCB&lt;/td&gt; &lt;td&gt;MCCB&lt;/td&gt; &lt;td&gt;ACB&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Fuse.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Fuse.jpg" style="border: 0px solid; height: 75px; width: 75px;" title="Fuse" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/1924547_nt_hrc_low_voltage_fuse.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/1924547_nt_hrc_low_voltage_fuse.jpg" style="border: 0px solid; height: 65px; width: 75px;" title="Sekering" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Fuse1.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/Fuse1.jpg" style="border: 0px solid; height: 62px; width: 75px;" title="Sekering Tabung" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/MCB.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/MCB.jpg" style="border: 0px solid; height: 53px; width: 75px;" title="MCB" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/MCCB.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/MCCB.jpg" style="border: 0px solid; height: 107px; width: 75px;" title="MCCB" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/ACB.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/ACB.jpg" style="border: 0px solid; height: 69px; width: 75px;" title="ACB" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="MCB_"&gt;&lt;/a&gt;MCB&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="Cara_kerja_MCB"&gt;&lt;/a&gt;Cara kerja MCB dalam memutuskan arus listrik berbeda dengan Fuse / sekering. Hal ini dikarenakan MCB mempunyai 2 cara pemutusan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="arus_listrik"&gt;&lt;/a&gt;arus listrik yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="Berdasarkan_panas"&gt;&lt;/a&gt;Berdasarkan panas &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="Pemutusan_arus_listrik"&gt;&lt;/a&gt; Pemutusan arus listrik berdasarkan panas, dikarenakan MCB mempunyai plat Bimetal (perpaduan dua buah logam yang berbeda koefisien muai logamnya). Bimetal ini akan melengkung apabila terjadi panas yang terus meningkat yang di akibatkan oleh kelebihan arus listrik. Kemudian Plat bimetal ini akan menggerakkan tuas pemutus untuk memutuskan arus listrik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="Berdasarkan_elektromagnetik"&gt;&lt;/a&gt;Berdasarkan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="elektromagnetik"&gt;&lt;/a&gt;elektromagnetik Pemutusan arus listrik berdasarkan elektromagnetik dilakukan oleh Coil yang terdapat pada MCB. Apabila terjadi Hubung Singkat maka Coil akan terinduksi dan daerah sekitarnya akan terdapat &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" name="medan_magnet"&gt;&lt;/a&gt;medan magnet sehingga akan menarik poros dan mengoperasikan tuas pemutus.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Lalu bagaimana cara kita untuk menghidupkan listrik kembali ?&lt;br /&gt;
Caranya sederhana kita pastikan terlebih dahulu instalasi kita sudah benar dan tidak ada lagi hubung singkat dan beban lebih, kemudian kita tunggu sampai MCB dingin, lalu kita naikkan kembali tuas pemutus MCB. Hal ini sangat berbeda dengan Fuse / sekring, bila MCB trip / turun (istilah di dunia kelistrikan), kita tidak usah mengganti dengan yang baru. Cukup menaikkan tuas pemutus dan listrik kita kembali hidup.&lt;br /&gt;
Adapun fungsi - fungsi dari MCB adalah :&lt;br /&gt;
&lt;ul type="disk"&gt;&lt;li&gt;Membatasi Penggunaan Listrik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mematikan listrik apabila terjadi hubungan singkat ( Korslet )&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengamankan Instalasi Listrik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membagi rumah menjadi beberapa bagian listrik, sehingga lebih mudah untuk mendeteksi kerusakan instalasi listrik&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;i&gt;Semoga Tulisan ini bemanfaat bagi pembaca…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menghitung Jumlah Titik Lampu Pada Suatu Ruang</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html</link><category>Titik Lampu</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 16 Jul 2011 14:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-4496852183992466408</guid><description>&lt;div align="justify" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 15px; text-align: justify;"&gt;Setiap ruang pada bangunan rumah, kantor, apartement, gudang, pabrik, dan lainnya, membutuhkan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="penerangan"&gt;penerangan&lt;/a&gt;. Baik &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;penerangan&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="pencahayaan_alami" style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan alami&lt;/a&gt; (pada siang hari) dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;penerangan&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="pencahayaan_buatan" style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan buatan&lt;/a&gt;(pada malam hari). Disini kita akan membahas tentang penerangan / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="pencahayaan_buatan" style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan buatan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dimaksud dengan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;penerangan&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="pencahayaan_buatan" style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan buatan&lt;/a&gt;?&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;Penerangan&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.htm" name="pencahayaan_buatan" style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan buatan&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="pencahayaan_buatan" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/a&gt; adalah suatu penerangan yang dibuat / disain oleh manusia. Seperti lilin, lampu, obor, senter dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan hasil &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="penerangan" style="font-weight: bold;"&gt;penerangan&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;/ &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="pencahayaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang baik dan merata, kita harus dipertimbangkan iluminasi (&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="kuat_penerangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kuat penerangan&lt;/span&gt;), sudut penyinaran lampu, jenis dan jarak penempatan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="lampu"&gt;&lt;/a&gt;lampu yang diperlukan sesuai dengan kegiatan yang ada dalam suatu ruangan atau fungsi ruang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya dalam &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="perhitungan_jumlah_titik_lampu_pada"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perhitungan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="jumlah_titik_lampu_pada_suatu_ruang" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="jumlah_titik_lampu" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jumlah titik lampu pada suatu ruang&lt;/span&gt; dipengaruhi oleh benyak faktor, antara lain : dimensi ruang, kegunaan / fungsi ruang, warna dinding, type armature yang akan digunakan, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh :&lt;br /&gt;
Pencahayaan pada gudang di rumah kita, akan berbeda dengan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="pencahayaan_pada_ruang"&gt;&lt;/a&gt;pencahayaan pada ruang tamu atau kamar tidur. Ini dikarenakan fungsi dari ruang tersebut dan berdasarkan tingkat kegiatan yang akan dilakukan pada ruang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang Pertanyaannya, bagaimana kita dapat &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="menghitung_jumlah_lampu"&gt;&lt;/a&gt;menghitung jumlah lampu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut &lt;b&gt;SNI&lt;/b&gt;, daya &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="pencahayaan_maksimum"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pencahayaan maksimum&lt;/span&gt; untuk ruang kantor/ industri adalah 15 watt/ m2. Untuk rumah tak melebihi 10 watt/m2.( tambahan Ir. Hartono Poerbo, M.Arch : untuk toko 20-40 watt/m2, hotel 10-30 watt/m2, sekolah 15-30 watt/m2, rumah sakit 10-30 watt/m2 ). Coba terapkan perhitungan ini pada setiap ruang di rumah, kemudian jumlahkan dan dirata-rata. Misalnya, rumah anda berukuran 36 m2, maka jumlah daya untuk lampu harus di bawah 360 watt. Jika jumlahnya berlebih, sebaiknya kurangi titik lampu atau gunakan jenis lampu hemat energi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah lampu pada suatu ruang ditentukan / dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: justify; width: 229px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: right; vertical-align: middle; width: 59px;"&gt;N = &lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-width: 1px; border-style: none none solid; font-weight: bold; text-align: center; width: 162px;"&gt;E&amp;nbsp;x&amp;nbsp; L x W&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr style="font-weight: bold;"&gt; &lt;td style="text-align: center; width: 162px;"&gt;Ø&amp;nbsp; x LLF&amp;nbsp; x CU x n&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;Dimana :&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;N&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="jumlah_titik_lampu_"&gt;&lt;/a&gt;jumlah titik lampu&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;E&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Kuat_Penerangan"&gt;&lt;/a&gt;Kuat Penerangan /target kuat penerangan yang akan dicapai (&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Lux"&gt;&lt;/a&gt;Lux)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;L&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;Panjang Ruang(Meter)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;W&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;Lebar Ruang (Meter)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;Ø&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;Total &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Lumen_Lampu"&gt;&lt;/a&gt;Lumen Lampu / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Lamp_Luminous_Flux"&gt;&lt;/a&gt;Lamp Luminous Flux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;LLF&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Light_loss_factor"&gt;&lt;/a&gt;Light loss factor / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Faktor_Cahaya_Rugi"&gt;&lt;/a&gt;Faktor Cahaya Rugi (0,7-0,8)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;CU&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="coeffesien_of_utilization"&gt;&lt;/a&gt;coeffesien of utilization / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Faktor_Pemanfaatan"&gt;&lt;/a&gt;Faktor Pemanfaatan (50-65 %)&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top; width: 48px;"&gt;n&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 21px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 739px;"&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Jumlah_Lampu_dalam_1_titik_Lampu"&gt;&lt;/a&gt;Jumlah Lampu dalam 1 titik Lampu&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KUAT PENERANGAN &lt;/span&gt;(E)&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Perkantoran&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;200 - 500 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Apartemen / Rumah&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;100 - 250 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Hotel&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;200 - 400 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Rumah sakit / Sekolah&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;200 - 800 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Basement / Toilet / Coridor / Hall / Gudang / Lobby&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;100 - 200 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 311px;"&gt;Restaurant / Store / Toko&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 38px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 396px;"&gt;200 - 500 Lux&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;
Ø = W x L/w &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimana : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
W = &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="daya_lampu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;daya lampu&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;
L/w= &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Luminous_Efficacy_Lamp"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luminous Efficacy Lamp&lt;/span&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Lumen_per_watt"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lumen per watt&lt;/span&gt; (dapat dilihat pada box lampu yang kita beli).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="lampu_PL_18W"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lampu PL 18W&lt;/span&gt; dengan type &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="ESSENTIAL_18W_CDL_E27_220-240V"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ESSENTIAL 18W CDL E27 220-240V&lt;/span&gt; mempunyai &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/cara-menghitung-jumlah-titik-lampu-pada.html" name="Luminous_Efficacy_Lamp_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luminous Efficacy Lamp&lt;/span&gt; sebesar 61 Lm/W, jadi :&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø = W x L/w &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø = 18 x 61 = 1098 lumen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang coba kita hitung sebuah ruang tamu dengan panjang 7 meter dan lebar 4 meter, akan dipasang dengan lampu PL 18 watt. Berapa jumlah lampu yang akan dipasang pada ruanga tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diketahui : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E = 150 (antara 100 – 300 Lux), &lt;br /&gt;
L = 7 meter, &lt;br /&gt;
W = 4 meter, &lt;br /&gt;
N = 1 bh, &lt;br /&gt;
LLF = 0,8 (Antara 0,7-0,8), &lt;br /&gt;
CU = 65% (antara 50-65 %), &lt;br /&gt;
Ø = 1098 lumen&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditanya N : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah Titik Lampu yang akan dipasang pada ruang 7 x 4 meter dengan menggunakan jenis lampu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PL 18 w&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ESSENTIAL 18W CDL E27 220-240V&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyelesaiannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: left; width: 209px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;N =&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none none solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;E&amp;nbsp;x&amp;nbsp; L x W&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center" style="font-weight: bold;"&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 148px;"&gt;Ø x LLF x CU x n&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: center; width: 43px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;150 x 7 x 4&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center" style="font-weight: bold;"&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 148px;"&gt;1098 x 0,8 x 65% x 1&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;4200&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center" style="font-weight: bold;"&gt; &lt;td style="vertical-align: top; width: 148px;"&gt;570,96&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: left; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;7,36&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; width: 43px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: left; vertical-align: top; width: 148px;"&gt;8 Titik Lampu&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Menurut standart SNI, untuk penerangan rumah tidak melebihi 10 W/M²,&lt;br /&gt;
maka :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="font-size: 12px; height: 204px; line-height: 14px; text-align: left; width: 311px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: right; width: 173px;"&gt;Jumlah W/M2 =&amp;nbsp; &lt;/td&gt; &lt;td colspan="2" rowspan="1" style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;Jumlah Titik lampu x Watt lampu&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr align="center" style="font-weight: bold;"&gt; &lt;td colspan="2" rowspan="1" style="vertical-align: top; width: 62px;"&gt;Luas Ruang&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: right; width: 173px;"&gt;&lt;br /&gt;
=&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 89px;"&gt;&lt;br /&gt;
8 x 18&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 89px;"&gt;7 x 4&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="1" rowspan="2" style="font-weight: bold; text-align: right; width: 173px;"&gt;&lt;br /&gt;
=&lt;/td&gt; &lt;td style="border-bottom-style: solid; font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 89px;"&gt;&lt;br /&gt;
144&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: center; vertical-align: top; width: 89px;"&gt;28&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: right; width: 173px;"&gt;=&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; text-align: left; vertical-align: top; width: 89px;"&gt;5,14 w/m2&lt;/td&gt; &lt;td style="font-weight: bold; vertical-align: top; width: 62px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Dari perhitungan diatas, kita mengetahui bahwa dengan ruangan 7 x 4 meter yang akan dipasang lampu PL 18W dengan type ESSENTIAL 18W CDL E27 220-240V memerlukan paling tidak 8 titik lampu. Apabila hasil dari perhitungan diatas dirasa terlalu terang atau kurang terang, kita dapat menyiasati dengan mengganti lampu dengan watt yang lebih tinggi atau lebih rendah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Persiapan Pemasangan Jaringan Instalasi Listrik</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html</link><category>Instalasi Listrik</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 16 Jul 2011 12:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-6950853681652832877</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 14px; text-align: justify;"&gt;Dalam melakukan pekerjaan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pemasangan_Instalasi_Listrik"&gt;&lt;/a&gt;pemasangan Instalasi Listrik, kita perlu malakukan persiapan - persiapan yang berhubungan dengan pekerjaan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pemasangan_Instalasi_Listrik_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pemasangan&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Instalasi_Listrik"&gt;&lt;/a&gt; Instalasi Listrik&lt;/span&gt;. Antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Denah Lokasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Survey Lokasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Material&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peralatan Kerja&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&amp;nbsp;Hal-hal seperti diatas sangat diperlukan dalam melakukan persiapan pekerjaan untuk dapat melaksanakan pekerjaan pemasangan instalasi listrik.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Denah Lokasi.&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Denah lokasi / bangunan yang akan dipasang instalasi baru atau penambahan instalasi, sangat diperlukan untuk menentukan titik dimana &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="instalasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;instalasi&lt;/span&gt; tersebut akan dipasang. Denah ini berfungsi untuk menentukan letak dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengetahui jumlah titik lampu&lt;/span&gt; yang akan dipasang dan juga untuk mengetahui perkiraan anggaran yang akan dipakai. &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Survey Lokasi.&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Survey"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Survey&lt;/span&gt; ini sangat penting untuk dilakukan. Berfungsi untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya dilokasi yang tidak tergambar pada gambar denah. Hal ini dilakukan berkaitan dengan jumlah material dan peralatan bantu yang&lt;br /&gt;
perlu disiapkan. Seperti panjang jalur&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Instalasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Instalasi&lt;/span&gt;, tinggi dari bangunan, fungsi dari ruang-ruang yang ada pada bangunan tersebut, dan masih banyak lagi.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Material.&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Setelah kita melakukan&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="perhitungan_dasar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; perhitungan dasar&lt;/span&gt; menggunakan gambar denah dan melakukan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Survei_lapangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Survei lapangan&lt;/span&gt;, maka kita bisa menentukan jumlah, jenis, type material yang bisa digunakan. &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Peralatan Kerja.&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Setalah kita dapat menentukan material yang dibutuhkan dengan menggunakan gambar denah dan telah melakukan survey lapangan, maka kita bisa menentukan peralatan yang akan kita gunakan selain peralatan utama (tang, obeng, cutter, dll) seperti &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="scaffolding"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;scaffolding&lt;/span&gt;, tangga, dan lainnya disesuaikan dengan hasil &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="survey_lapangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;survey lapangan&lt;/span&gt;. Dalam melakukan pemasangan Instalasi Listrik kita dapat memulai dari disain. Seperti pada gambar contoh dibawah ini, gambar sebuah denah rumah yang akan dipasang &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="instalasi_listrik_baru"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;instalasi listrik baru&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-001.jpg"&gt;&lt;img align="middle" alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-001.jpg" style="border: 0px solid; height: 424px; text-align: center; width: 600px;" title="Gambar Denah Ruang" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan adanya gambar denah diatas dan setelah kita melakukan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="survey_lapangan_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;survey lapangan&lt;/span&gt; maka kita dapat menentukan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="material"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;material&lt;/span&gt;,&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="titik_lampu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; titik lampu&lt;/span&gt;, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="titik_stop_kontak"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;titik stop kontak&lt;/span&gt; (socket outlet), &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="panel_pembagi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;panel pembagi&lt;/span&gt; dan yang terakhir kita dapat menetukan letak&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="titik_grounding"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; titik grounding&lt;/span&gt; / pentanahan. Maka hasilnya dapat kita lihat seperti pada gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-002.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-002.jpg" style="border: 0px solid; height: 424px; width: 600px;" title="Gambar Letak Titika Lampu dan Stop Kontak" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Pada gambar diatas dapat kita lihat letak titik lampu, stop kontak dan panel pembagi yang sesuai dengan fungsi ruang dan atau permintaan dari pemilih rumah / owner. Pada gambar diatas juga dapat kita lihat pembagian grup berdasarkan fungsi dari komponen. Adapun grup tersebut adalah : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Penerangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerangan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
2. &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Stop_kontak"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop kontak&lt;/span&gt; / &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Socket_Outlet"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Socket Outlet&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya, kenapa dibagi menjadi 2 grup antara &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="penerangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;penerangan&lt;/span&gt; dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Stop_kontak_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop kontak&lt;/span&gt;?...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini dilakukan atas pertimbangan bahwa apabila pada salah satu dari grup terjadi masalah seperti : terjadi &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="hubung_singkat"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hubung singkat&lt;/span&gt; atau &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="kelebihan_beban"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kelebihan beban&lt;/span&gt;, maka tidak akan mempengaruhi &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="instalasi_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;instalasi&lt;/span&gt; yang lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila pada grup 1 (penerangan) terjadi &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="hubung_singkat_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hubung singkat&lt;/span&gt; pada salah satu lampunya, maka ini akan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pengaman"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html" target="_top"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengaman&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="MCB"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MCB&lt;/span&gt; Q2 akan memutuskan arus. Sehingga tidak akan mempengaruhi grup 2. Begitu juga sebaliknya, apabila pada grup 2 Stop kontak/Socket Outlet) terjadi masalah maka tidak akan mematikan lampunya. Singkatnya apabila terjadi permasalahan pada salah satu grup tidak akan memadamkan keseluruhan instalasi listrik tersebut. Kemudian setelah kita menetukan titik-titik lampu, maka kita tentukan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="jalur_instalasi_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jalur instalasi listrik&lt;/span&gt; yang paling baik. Gambar dibawah ini adalah contoh gambar yang telah diberi &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="jalur_kabel"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jalur kabel&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-003.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-003.jpg" style="border: 0px solid; height: 424px; width: 600px;" title="Gambar Layout Jalur Instalasi" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Gambar_layout"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambar layout&lt;/span&gt; tersebut dan &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pembagian_grup"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pembagian grup&lt;/span&gt; telah ditentukan, maka kita dapat membuat gambar &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="wiring_diagram"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;wiring diagram&lt;/span&gt; seperti gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-004.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-004.jpg" style="border: 0px solid; height: 424px; width: 600px;" title="Gambar Wiring Instalasi " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan adanya gambar diatas maka kita bisa menentukan letak &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pipa_conduit"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pipa conduit&lt;/span&gt; sebagai pelinduing dari &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="kabel_instalasi_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kabel instalasi listrik&lt;/span&gt;. Seperti pada gambar berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-005.jpg"&gt;&lt;img alt="" src="http://i1192.photobucket.com/albums/aa340/jasa_instalasi/IL-005.jpg" style="border: 0px solid; height: 424px; width: 600px;" title="Gambar Jalur Pipa Conduit " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pipa conduit&lt;/span&gt; sangat diperlukan dan sangat penting untuk melindungi &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="kabel"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kabel&lt;/span&gt; dari bahaya yang tidak kita inginkan. Apabila ada benda jatuh tidak akan langsung mengenai kabel (kabel tergencet) kemudian menyebabkan terjadinya hubung singkat (konsleting) tetapi mengenai pipa conduit tersebut atau gangguan dari gigitan tikus. Mengingat keamanan, &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="Pemasangan_pipa_conduit"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemasangan pipa conduit&lt;/span&gt; pada &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="instalasi_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;instalasi listrik&lt;/span&gt; sangat direkomendasikan utuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan. Dan juga dengan kita memasang &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="pipa_conduit_"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pipa conduit&lt;/span&gt; akan memudahkan kita dalam &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/persiapan-pemasangan-jaringan-instalasi.html" name="memperbaiki_instalasi_listrik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memperbaiki instalasi listrik&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
Karena apabila ada kabel yang rusak atau short (konslet), kita dapat mengganti kabel tersebut dengan cara menarik kabel tersebut kemudian tinggal memasukkan kabel yang baru dalam pipa conduit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Semoga Artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.......&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Instalasi</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/instalasi.html</link><category>Instalasi Listrik</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 14 Jul 2011 02:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-6844926532065638831</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 15px; text-align: justify;"&gt;Jaringan Instalasi pada perumahan dan perkantoran, pada dasarnya dibagi menjadi beberapa jenis instalasi berdasarkan fungsi dan kegunaan, beberapa Jaringan Instalasi yang sering digunakan di perumahan dan perkantoran adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" style="text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: justify; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Instalasi Jaringan Listrik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instalasi Jaringan Listrik adalah suatu Instalasi yang berfungsi untuk mendistribusikan energi Listrik agar kita dapat menggunakan energi listrik tersebut dengan aman dan nyaman. Pada Instalasi ada 2 hal yang sangat penting yang perlu diperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengaman.&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengaman disini kita berbicara tentang MCB. MCB berfungsi untuk mengamankan instalasi listrik kita aman dari bahaya&amp;nbsp; kebakaran. Apabila terjadi hubung singkat (konslet) maka arus pada kabel di instalasi tersebut akan naik yang akan menyebabkan panas. MCB memutuskan arus listrik dari jaringan PLN disebabkan oleh aliran listrik lebih dengan menggunakan electromagnet/bimetal. Kapasitas MCB menggunakan satuan Ampere, dimulai dengan 2A (450VA), 4A (900VA), 6A (1300VA), 10A (2200VA). Fungsi lain dari MCb adalah unutk membatasi penggunaan listrik. Mengenai pengaman ini akan dibahas di &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/pengaman-dalam-instalasi-listrik.html"&gt;artikel Pengaman&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengkabelan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengkabelan disini kiat berbicara mengenai kabel yang digunakan pada Installasi listrik. Umumnya kabel yang digunakan pada instalasi listrik perumahan dan perkantoran berjenis NYA (berinti tunggal) atau NYM (berinti lebih dari 1) dengan ukuran kabel 1.5 mm dan 2.5 mm. Dalam memilih kabel yang akan digunakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan : Harga, jenis kabel dan ukuran kabel.&amp;nbsp; Mengenai pengaman ini akan dibahas di artikel &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/08/kabel-instalasi.html"&gt;Pengkabelan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Grounding. ( pentanahan )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang tidak tahu fungsi dari grounding pada instalasi listrik. Grounding / pentanahan sangat diperlukan pada suatu instalasi listrik karena berfungsi sebagai pengaman terhadap bahaya sengatan listrik baik yang langsung maupun tidak langsung. Dengan kata lain, apabila terjadi kebocoran arus pada suatu intalasi listrik maka grounding akan mengalirkan menuju ke tanah. Mengenai Grounding akan dibahas pada artikel &lt;a href="http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/grounding.html"&gt;Grounding&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: justify; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Instalasi Jaringan Telephone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instalasi Jaringan Telephone fungsinya hampir sama dengan Instalasi Jaringan Listrik. Bedanya adalah outputnya, bila jaringan instalasi listrik outputnya adalah peralatan Elektronik dan peralatan listrik. Tetapi jaringan instalasi telephone, outputnya adalah pesawat telephone yang mempunyai tegangan tidak lebih dari 48 VDC cukup aman bagi manusia ( tegangan di bawah 50V tergolong aman). Instalasi Jaringan Telephone pada perumahan dan perkantoran menggunakan jenis kabel telepone dengan ukuran 2x0.6mm atau 4x0.6mm dengan Socket outputnya menggunakan terminal RJ45. Instalasi Jaringan Telepone ini biasanya dipasang terpisah dari Instalasi Jaringan Listrik maupun Instalasi jaringan Televisi dan jaringan instalasi lainnya.&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="text-align: right; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="text-align: justify; vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Instalasi Jaringan Televisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Instalasi Jaringan Televisi adalah jaringan yang berfungsi untuk penggunaan Televisi lebih dari 1 Televisi. Hal ini dibuat bila dalam 1 rumah mempunyai 2 atau lebih televisi yang akan digunakan. Misalkan sebuah keluarga mempunyai 3 unit Televisi. Televisi diletakkan&amp;nbsp; 1 unit di ruang Keluarga, 1 unit di kamar tidur utama dan 1 unit di kamar tidur anak. Kabel pada Instalasi Jaringan televisi yang umum dipakai adalah kabel coaxial dengan RG6-5C yang mempunyai tahanan 75 ?(Ohm). Ciri khas dari kabel ini adalah kabel ini memiliki Screen pelindung pada lapisan kabelnya yang berfungsi untuk melindungi kabel dari EMI (ElectroMagnetic Interference) yang dihasilkan oleh kabel listrik. Hal ini dikarenakan untuk menghasilkan kecepatan transmisi yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tentang Listrik</title><link>http://jasainstalistrik.blogspot.com/2011/07/tentang-listrik.html</link><category>Tentang Listrik</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 15:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-945392380209189384.post-4883189629198720764</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 15px; text-align: justify;"&gt;Apa yang ada dalam benak kita bila kita bertemu dengan kata “Listrik”. Listrik merupakan suatu energi yang dibutuhkan dan sangat penting dalam kehidupan kita. Bahkan, listrik sudah merupakan kebutuhan vital setingkat dengan sembako. Listrik juga bisa merubah gaya hidup seseorang. Dengan adanya listrik kita dapat dengan nyaman melakukan aktivitas kita sehari-hari. Dimulai dari memasak nasi, charge Hp / BB, bekerja dengan menggunakan computer, dan lain-lain. Dengan kata lain, kita sudah kecanduan listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana kita dapat menggunakan dan menikmati kegunaan Listrik dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Listrik tidak bisa begitu saja digunakan, kerena membutuhkan peralatan dan komponen sehingga dapat digunakan. Kita membutuhkan Suatu jaringan Instalasi Listrik, yang berfungsi untuk mendistribusikan listrik sampai kita bias menggunakan secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Listrik sebenarnya tidak berbahaya bila ditangani dengan baik dan kewaspadaan keselamatan. Kalau tidak, maka listrik berpotensi membahayakan nyawa dan harta benda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Listrik dapa merugikan kita dengan cara :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="5" cellspacing="5" style="text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1&lt;/span&gt;.&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sengatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tubuh kita sangat peka terhadap listrik. Pemaparan tanpa perlindungan listrik sekecil apapun dapat menyebabkan cidera parah pada tubuh manusia. &lt;br /&gt;
Coba kita lihat berikut ini :&lt;br /&gt;
Pemaparan tanpa perlindungan terhadap arus listrik.&lt;br /&gt;
&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" style="text-align: left; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;- Diatas 10mA &lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;= dapat mempengaruhi sistem syaraf&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;- 30 mA &lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;= dapat mengakibatkan kelumpuhan saluran pernapasan, sehingga napas berhenti&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;- 75 mA&amp;amp;&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;= dapat mempengaruhi fungsi jantung&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;- 4 A&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;= dapat mengakibatkan kelumpuhan jantung&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;- Diatas 5 A&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;= dapat mengakibatkan pembakaran jaringan tubuh. &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2&lt;/span&gt;.&lt;/td&gt; &lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pada umumnya kebakaran disebabkan oleh kerena pengkabelan / kabel pada instalasi listrik sudah terlalu panas dan rusak. Hal ini di sebabkan banyak faktor, antara lain penggunaan kabel yang tidak standart, ukuran kabel yang tidak sesuai, terlalu banyak penambahan beban tanpa perhitungan kabel, sistem pemasangan instalasi yang kurang memperhatikan sistem keselamatan dan masih banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran. &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;Sewaktu menggunkan listrik dalam rumah anda, awasi dan perhatikan sejumlah gejala / pemicu yang dapat menyebabkan kecelakaan listrik. Seperti berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengalami sengatan listrik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering mengganti atau menyetel sekring / fuse / MCB.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Stop kontak , panel (box MCB), kabel dll yang berlebihan panasnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada tanda berwarna hitam karena terlalu panas pada stop kontak, panel, dan saklar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terlalu banyak adaptor dan kabel sambungan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Instalasi kabel yang tidak memadai.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Baik langsung atau tidak langsung gejala diatas dapat menyebabkan terjadinya sengatan listrik dan/atau&amp;nbsp; kebakaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu pertanyaannya adalah bagaimana membuat kelistrikan rumah menjadi lebih aman?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengetahui instalasi Dasar Listrik dalam rumah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
Dengan mengetahui instalasi dasar listrik dapat membuat kita untuk mengetahui masalah keselamatan listrik. Dan juga dapat membuat kita memonitor dan memperbaiki instalasi yang rusak.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjamin perlindungan pembumian (Grounding)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
Pembumian (Grounding) akan memberikan aliran aman bagi listrik yang merupakan konduktor listrik yang sangat baik utuk mengalirkan arus listrik kembali ke bumi dari outlet stop kontak dan perangkat atau peralatan listrik yang rusak. &lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sediakan lebih banyak Outlet Stop Kontak dinding untuk setiap ruang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
Dengan memperbanyak Stop Kontak pada setiap ruang dapat memberikan suplay listrik pada setiap sudut ruang. Hal ini berfungsi untuk menghindarkan kita dari penggunakan bertumpuk apada satu Outlet Stop kontak, Outlet Stop Kontak pada umumnya mempunyai kemampuan sapai 13 A.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menyediakan instalasi daya listrik yang memadai&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
Penyediaan daya listrik yang kurang, akan menyebabkan instalasi listrik kelebihan beban maka mengakibatkan kabel instalasi menjadi panas. Dengan menghitung kebutuhan daya listrik sekarang dengan memperhatikan akan kebutuhan mendatang, akan membantu anda dalam meminimalkan resiko terjadinya bahaya kebakaran yang disebabkan panasnya kabel instalasi&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Apakah rumah atau kantor anda sudah terpasang instalasi jaringan Listrik? Bila sudah, Apakah anda juga sudah merasa nyaman dan aman dengan instalasi jaringan Listrik yang sudah terpasang? Pertanyaan ini sangat simple untuk dijawab tetapi juga sangat sulit untuk menjawab. Apakah kita sudah merasa aman dan nyaman? Pertanyaan ini akan sangat mudah dijawab bila kita mengetahui tentang listrik. Tetapi akan sangat sulit untuk manjawab bila anda tidak paham atau bahkan buta tentang listrik. Jangan kawatir, karena kami siap membantu anda untuk menjawab pertanyaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Caranya mudah, anda cukup menghubungi kami. Anda bisa menghubungi kami dengan telepon langsung, bisa juga melalui chat di YM, sms, Email.&lt;/div&gt;</description></item></channel></rss>