<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Share This Ya</title><description>Kumpulan Aneka Cerita</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 12:06:36 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">104</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sharethisya.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kumpulan Aneka Cerita</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Cerita Motivasi "Anak Kerang"</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/10/cerita-motivasi-anak-kerang.html</link><category>Kumpulan Cerita Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 31 Oct 2015 06:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-3022796324641580000</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Pada suatu hari.....di dasar laut, seekor &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-anak-kerang.html"&gt;anak kerang&lt;/a&gt; mengadu dan mengaduh kepada ibunya sebab sebutir pasir tajam telah memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. Anakku, kata sang ibu sambil bercucuran air mata. Tuhan tidak memberikan kita bangsa kerang sebuah tangan pun, sehingga ibu tidak bisa menolongmu. Ibu tahu, kamu pasti merasa sakit sekali, tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan dirimu, jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu untuk melawan rasa sakit dan pedih yang sedang kamu rasakan, balutlah pasir itu dengan getah perutmu, hanya itu yang bisa kau perbuat kata sang ibu dengan sendu dan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7OagJ0VYmKD9Se8gJoXY90lxggqI_Tcm6qxsR9vQ6y2osFmYk_xXV5q7xQE7VujTLWm_Z5HkGaATWb4Kuvq-wWCYe5miyv4aJBRimYgMmZc3flt9YgCWv-Zkum0fciQGW_dv_jO2iikZs/s1600/anak+kerang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7OagJ0VYmKD9Se8gJoXY90lxggqI_Tcm6qxsR9vQ6y2osFmYk_xXV5q7xQE7VujTLWm_Z5HkGaATWb4Kuvq-wWCYe5miyv4aJBRimYgMmZc3flt9YgCWv-Zkum0fciQGW_dv_jO2iikZs/s320/anak+kerang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-anak-kerang.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Anak Kerang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Maka si anak kerang pun melakukan nasehat ibunya, tetapi rasa sakit yang dirasakannya sangatlah perih. Karena itu, ditengah rasa sakitnya ia sedikit meragukan nasehat ibunya. Dengan air mata, ia bertahan bertahun-tahun sehingga membuahkan hasil. Tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus, rasa sakitpun sudah mulai berkurang. Semakin lama lagi mutiara itu semakin membesar, dan rasa sakit menjadi semakin wajar. Akhirnya, setelah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, jauh lebih berharga daripada seribu ekor kerang lain yang hanya disantap orang sebagai kerang rebus dipinggir jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sahabat.....kekecewaan dan penderitaan akan selalu ada dalam hidup kita, seakan-akan Tuhan selalu mengambil kebahagiaan yang ada pada kita. Tidak.....tidak seperti itu. Kita hanya harus bersabar terhadap segala sesuatu yang menimpa kita dan menanti ketetapan Tuhan, dan semuanya akan berakhir dengan indah. Karena segala sesuatu yang baik akan mengarah pada kebaikan juga. Kekecewaan dan penderitaan telah membuat seekor &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-anak-kerang.html"&gt;anak kerang&lt;/a&gt; biasa menjadi seekor kerang yang sangat luar biasa, kekecewaan dan penderitaan pun akan dapat mengubah orang biasa menjadi seorang yang sangat luar biasa&lt;/i&gt;".&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7OagJ0VYmKD9Se8gJoXY90lxggqI_Tcm6qxsR9vQ6y2osFmYk_xXV5q7xQE7VujTLWm_Z5HkGaATWb4Kuvq-wWCYe5miyv4aJBRimYgMmZc3flt9YgCWv-Zkum0fciQGW_dv_jO2iikZs/s72-c/anak+kerang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Cerita Motivasi "Pohon"</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/10/cerita-motivasi-pohon.html</link><category>Kumpulan Cerita Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 17 Oct 2015 07:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-7270606342792365085</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Dalam sebuah perjalanan antara seorang ayah dan puteranya, mereka melintasi sebuah pohon rindang. Keduanyapun memutuskan untuk berhenti dibawah pohon rindang tersebut, dan ternyata pohon tersebut menjadi hal yang menarik untuk mereka simak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFPLw3HxEV175MrZi3gTXFiZdtMV6n8mrp8JTQSt3vfBRwz6Y-CGC6yVkMO2vFTmVmxEQMEv9Lc_SLg_SlsIVMLhG4pySl34P5nFGHmN4DJzIJp80rriI-tBX5T3fk0vGmQCK9X0WH8_oj/s1600/Pohon.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="293" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFPLw3HxEV175MrZi3gTXFiZdtMV6n8mrp8JTQSt3vfBRwz6Y-CGC6yVkMO2vFTmVmxEQMEv9Lc_SLg_SlsIVMLhG4pySl34P5nFGHmN4DJzIJp80rriI-tBX5T3fk0vGmQCK9X0WH8_oj/s320/Pohon.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-pohon.html"&gt;Pohon&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Anakku..."&lt;/i&gt; Ucap sang ayah tiba-tiba. Anak itupun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon ?"&lt;/i&gt; Lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon yang ada di dekatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran dan penyeimbang kesejukan udara"&lt;/i&gt; Jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Bagus..."&lt;/i&gt; Spontan jawab sang ayah. &lt;i&gt;"Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon"&lt;/i&gt; Tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Perhatikan ujung pohon yang kamu lihat, semuanya tegak lurus kearah yang sama. Walaupun ia berada di tanah yang miring, pohon akan memaksa dirinya untuk tetap lurus menatap cahaya"&lt;/i&gt; Jelas sang ayah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Anakku..."&lt;/i&gt; ucap sang ayah sambil tiba-tiba tangan kanannya meraih punggung puteranya, &lt;i&gt;"Jadikan dirimu seperti pohon walau keadaan apapun, tetap lurus kedepan mengikuti cahaya kebenaran"&lt;/i&gt; ucap sang ayah begitu berkesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan tanah kehidupan yang kita pijak saat ini, kadang tidak berada pada hamparan luas nan datar. Selalu saja ada keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Ada tebing yang curam, ada tanjakan yang melelahkan, ada turunan landai yang melenakan dan ada lubang-lubang yang muncul diluar dugaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-pohon.html"&gt;Pohon&lt;/a&gt;, seperti yang diucapkan sang ayah kepada puteranya, selalu memposisikan diri pada kekokohan untuk selalu tegak lurus mengikuti sumber cahaya kebenaran. Walaupun berada di tebing ancaman, tanjakan hambatan, turunan godaan dan lubang jebakan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;"Sahabatku.....Jadikan dirimu seperti pohon walau keadaan apapun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran. Siapapun kamu, bagaimanapun kamu dan dimanapun kamu.....tatap dan ikutilah cahaya lurus kebenaran. Karena bila tidak, kamu akan tersesat dalam kegelapan. Dan bila terperangkap dalam gelap, jangan mengutuki kegelapan. Tapi, nyalakanlah cahaya......walaupun hanya dengan lilin"&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFPLw3HxEV175MrZi3gTXFiZdtMV6n8mrp8JTQSt3vfBRwz6Y-CGC6yVkMO2vFTmVmxEQMEv9Lc_SLg_SlsIVMLhG4pySl34P5nFGHmN4DJzIJp80rriI-tBX5T3fk0vGmQCK9X0WH8_oj/s72-c/Pohon.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total></item><item><title>Cerita Motivasi "Ketulusan Cinta"</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/10/cerita-motivasi-ketulusan-cinta.html</link><category>Kumpulan Cerita Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 17 Oct 2015 00:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-7207090050153498274</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Alkisah disebuah rumah mewah yang terletak dipinggiran sebuah kota, hiduplah sepasang suami istri. Sekilas orang memandang, mereka adalah pasangan yang sangat harmonis. Para tetanggapun tahu, bagaimana kerja keras mereka hingga mendapatkan kehidupan mapan seperti saat ini. Namun sayang, pasangan itu belum lengkap. Karena setelah sepuluh tahun pernikahan, mereka belum dikarunia seorang anakpun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcOE6JsLtOrO-t6mZZ9BiezCb378eU-mixZzYGbWzesrh9czJUAjXycEYZCcQdyaJe1emBPZfEpksdLcn228_UPQykBHqIH7GZwY52kqNBd2NoWveNBH7jWYLUhs1FkkykJbHdN6bof8iI/s1600/ketulusan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcOE6JsLtOrO-t6mZZ9BiezCb378eU-mixZzYGbWzesrh9czJUAjXycEYZCcQdyaJe1emBPZfEpksdLcn228_UPQykBHqIH7GZwY52kqNBd2NoWveNBH7jWYLUhs1FkkykJbHdN6bof8iI/s320/ketulusan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-ketulusan-cinta.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ketulusan Cinta&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Karena hal itu, walaupun sang suami masih mencintai istrinya, tetapi dia berniat untuk menceraikannya karena menganggap si istri tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasinya. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sedih dan duka yang sangat mendalam akhirnya si istri menerima keputusan suaminya untuk tetap bercerai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perasaan tidak menentu, mereka menyampaikan rencana perceraian kepada orang tua mereka. Meskipun orang tua mereka tidak setuju, tetapi tampaknya keputusan bulat sudah diambil oleh si suami. Setelah berbincang-bincang cukup lama dan alot, kedua orang tua mereka dengan berat hati akhirnya menyetujui perceraian tersebut. Tetapi mereka mengajukan syarat, yakni perceraian itu harus diselenggarakan dalam sebuah pesta yang sama besarnya seperti pesta saat mereka menikah dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar tidak mengecewakan kedua orangtuanya, maka syarat mengadakan pesta perceraian itupun disetujuinya. Beberapa hari kemudian, pestapun diselenggarakan. Sungguh, itu merupakan pesta yang sangat tidak membahagiakan bagi siapa saja yang hadir dalam pesta itu. Si suami tampak tertekan, dia terus meminum arak sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara sang istri terus melamun dan sesekali mengusap air mata di pipinya. Disela mabuknya, si suami berkata dengan lantang, "&lt;b&gt;&lt;i&gt;Istriku, saat kau pergi nanti. Semua barang berharga atau apapun yang kamu sukai dan kamu sayangi. Ambilah dan bawalah !!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" Setelah berkata seperti itu, akhirnya dia tidak sadarkan diri dikarenakan mabuk yang sudah begitu parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, si suami terbangun dari tidurnya dengan kepala yang masih terasa berat. Dia tidak mengenali keadaan disekelilingnya selain sosok yang sudah dikenalnya bertahun-tahun, yaitu sang istri yang di cintainya. Dia pun bertanya, "&lt;i&gt;Ada dimanakah aku ? Kenapa ini bukan dikamar kita ? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi ? Tolong jelaskan padaku!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si istri menatap dengan penuh cinta pada suaminya, dengan mata yang berkaca-kaca dia menjawab, "&lt;i&gt;Suamiku, kita sedang ada di rumah orang tuaku. Kemarin kamu bilang didepan semua orang, bahwa aku boleh membawa apapun yang aku suka dan aku sayangi. Di dunia ini, tidak ada satu pun barang berharga yang aku sayangi selain kamu. Karena itu, kamu sekarang aku bawa serta ke rumah orangtuaku. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu&lt;/i&gt; ".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perasaan terkejut, si suami bangun dan memeluk istrinya, "&lt;i&gt;Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa begitu dalamnya cintamu padaku. Walaupun aku telah menyakitimu, dan berniat menceraikanmu. Tetapi engkau masih mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, kedua suami istri ini menangis sambil berpelukan. Lalu mereka mengikat janji akan tetap saling mencintai hingga ajal menjemput mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-ketulusan-cinta.html"&gt;Ketulusan Cinta&lt;/a&gt; tidak bisa dipandang dari wajah ataupun harta, &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-ketulusan-cinta.html"&gt;ketulusan cinta&lt;/a&gt; datang dari hati &lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcOE6JsLtOrO-t6mZZ9BiezCb378eU-mixZzYGbWzesrh9czJUAjXycEYZCcQdyaJe1emBPZfEpksdLcn228_UPQykBHqIH7GZwY52kqNBd2NoWveNBH7jWYLUhs1FkkykJbHdN6bof8iI/s72-c/ketulusan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>Cerita Motivasi "Papan Dan Rayap"</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/10/cerita-motivasi-papan-dan-rayap.html</link><category>Kumpulan Cerita Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 16 Oct 2015 05:12:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-2944161176901075080</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Dikisahkan dua orang laki-laki bekerja keras membuat sebuah perahu. Ketika sedang sibuk bekerja, mereka menemukan rayap disebuah papan. Salah seorang dari mereka ingin membuang papan tersebut, tetapi temannya melarangnya dan berkata "&lt;i&gt;Kenapa papan ini mau dibuang? kan sayang, cuma ada rayap sedikit tidak akan jadi masalah!&lt;/i&gt;". Karena tidak ingin mengecewakan temannya, akhirnya papan yang ada rayap itupun digunakan untuk membuat perahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi20HGtGpJvVhvTpI9XkAvn2yneLOBjTAPyVc8alcS7T5mYynx_khfXc0qBnZxgLsDvikFW4t6ZJ82cCEozYmQ3ZTvoXlhPNUhEuQhKJMdlt0a11gy6rgb6fePmq1uFusaQpMdaxglESrVl/s1600/papan+dan+rayap.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi20HGtGpJvVhvTpI9XkAvn2yneLOBjTAPyVc8alcS7T5mYynx_khfXc0qBnZxgLsDvikFW4t6ZJ82cCEozYmQ3ZTvoXlhPNUhEuQhKJMdlt0a11gy6rgb6fePmq1uFusaQpMdaxglESrVl/s320/papan+dan+rayap.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-motivasi-papan-dan-rayap.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Papan Dan Rayap&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Selang beberapa hari, perahupun selesai dan sudah bisa digunakan untuk melayari lautan. Namun beberapa tahun kemudian, rayap-rayap itu bertelur dan menetas. Rayap-rayap itu kemudian menggerogoti kayu perahu, bahkan rayap-rayap itu menyebar kemana-mana hingga memakan kayu lambung perahu. Perahu itu terus digunakan tanpa seorangpun sadar. Hingga akhirnya, kayu-kayu perapunpun mulai keropos. Dan ketika perahu dihantam ombak besar, air berhasil masuk melalui celah-celah lubang kayu. Karena banyaknya air yang masuk kedalam perahu, para awak perahupun tidak mampu menguras air tersebut hingga akhirnya perahu itupun tenggelam. Selain harta benda yang ada di dalam perahu tersebut juga terdapat nyawa manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, kalau saja kita sadar bahwa malapetaka besar ini sebenarnya berasal dari hal yang sepele dan tidak berharga seperti papan yang sudah terkena rayap. Kalau saja ketika membuat perahu papan itu dibuang, mungkin malapetaka itu tidak akan terjadi. Dan begitulah, kalau pada kenyataannya kita sering tidak sadar kalau perbuatan-perbuatan dan kesalahan kecil yang kita lakukan justru akan menimbulkan masalah besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang bijak berkata &lt;i&gt;"Berhati-hatilah dan berhematlah atas pengeluaran-pengeluaran kecil. Karena kebocoran kecil bisa mengaramkan kapal"&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi20HGtGpJvVhvTpI9XkAvn2yneLOBjTAPyVc8alcS7T5mYynx_khfXc0qBnZxgLsDvikFW4t6ZJ82cCEozYmQ3ZTvoXlhPNUhEuQhKJMdlt0a11gy6rgb6fePmq1uFusaQpMdaxglESrVl/s72-c/papan+dan+rayap.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><title>Cerita 1001 Malam</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/10/cerita-1001-malam.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 3 Oct 2015 08:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-4245271281519175642</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Pada zaman dahulu disebuah dataran arab, ada sebuah kerajaan yang sangat besar. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja yang sangat baik dan bijaksana. Hingga pada suatu hari, sang raja yang masih belum memiliki permaisuri itu jatuh cinta terhadap seorang wanita yang sangat cantik. Diapun memutuskan untuk menikahinya dan menjadikannya sebagai seorang permaisuri. Kehidupan sang raja semakin lengkap, dan hari-hari dia lalui dengan penuh kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJVGVHteoYClw500lguQGn0hyphenhyphenVV4l9_syPg8oIjnfTT6Vtlb96agvN9gwzDa7JmqPsurTi6wk-MKkSG_tKDuSy6iKZxrZyz5k83W_nPqoBuzr-F23O_gSxEonFEXW-GNugYpKd3aCF_I9C/s1600/1001+malam.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="193" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJVGVHteoYClw500lguQGn0hyphenhyphenVV4l9_syPg8oIjnfTT6Vtlb96agvN9gwzDa7JmqPsurTi6wk-MKkSG_tKDuSy6iKZxrZyz5k83W_nPqoBuzr-F23O_gSxEonFEXW-GNugYpKd3aCF_I9C/s320/1001+malam.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-1001-malam.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Cerita 1001 Malam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama, karena pada suatu hari sang raja mengetahui bahwa permaisurinya telah menghianati cintanya. Permaisuri telah menduakan cinta sang raja dengan seorang pengawal kerajaan. Mengetahui hal itu, sang raja sangat marah. Kesetiaan yang selama ini dia jaga ternyata telah dihianati oleh wanita yang paling dicintainya. Dan akhirnya, sang raja memutuskan hukuman mati untuk istrinya dan pengawal kerajaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata karena penghianatan istrinya tersebut, sang raja menjadi dendam dan membenci para wanita. Tapi walau bagaimanapun, sang raja tidak bisa hidup dalam kesendirian. Maka dia selalu mencari wanita-wanita cantik, kemudian dia nikahi untuk dijadikan istri. Tetapi anehnya, setelah sehari semalam...dia akan menghukum mati istrinya tersebut. Dia beralasan bahwa dengan begitu, tidak ada lagi permaisuri yang akan menghianatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah hampir ratusan wanita yang menjadi korban dari keegoisan dan dendam sang raja. Walaupun begitu, para penasehat dan menteri kerajaan tidak memiliki keberanian atas kesalahan sang raja. Hingga para pejabat kerajaan dan rakyat negeri itu selalu dihantui rasa cemas. Takut bila suatu hari, sang raja akan melamar anak gadis mereka. Sebuah kebahagiaan yang hanya bertahan sesaat yang kemudian akan berubah menjadi tangis dan kesedihan karena kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perilaku sang raja berjalan cukup lama, hingga rakyat semakin dibuat gusar oleh tingkah laku raja mereka. Dan jika terus dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi pemberontakan besar. Dan hal ini disadari oleh seorang puteri penasehat, puteri itu selain cantik juga sangat pandai dan cerdas. Dia ingin merubah tingkah laku sang raja dan mengingatkannya pada jalan kebaikan, dia ingin meyakinkan raja bahwa di dunia ini masih ada isteri yang setia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diapun menyampaikan niat tersebut kepada ayahnya. Tentu saja sang ayah sangat keberatan, dia takut jika nanti puterinya akan berakhir sama dengan wanita-wanita lainnya, yaitu di hukum mati. Tetapi sang puteri terus meyakinkan ayahnya, bahwa dia pasti bisa menjaga diri. Dan Allah selalu bersama mereka yang memiliki niat yang baik dalam jalan kebenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, sang ayahpun mengikuti kehendak puterinya tersebut. Walau dengan berat hati, diapun menikahkan puterinya dengan sang raja. Tentu saja raja sangat senang, karena puteri itu memiliki wajah yang sangat cantik. Dan pesta pernikahanpun digelar dengan besar-besaran. Namun walaupun terlihat megah, tidak terlihat wajah yang ceria. Karena mereka sudah tahu nasib apa yang akan menimpa puteri tersebut, bahkan pesta pernikahan terkesan hambar dan menyedihkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pesta usai, sang rajapun menyusul sang puteri ke peraduan. Itu adalah malam pertama pernikahan mereka. Ketika sang puteri melihat raja telah berada disampingnya, sang puteripun berkata.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Wahai suamiku, maukah kau mendengarkan kisah yang menarik...?" Tanya sang puteri yang kini telah menjadi permaisuri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tentu saja permaisuriku, aku sangat senang sekali mendengarkan sebuah cerita..." Jawab sang raja yang memang gemar sekali mendengarkan cerita-cerita menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya permaisuripun (sang puteri) memulai ceritanya...Cerita berjalan sangat menarik, dan sang raja mendengarkan cerita itu dengan penuh antusias. Tetapi ketika cerita berjalan pada bagian yang paling seru, permaisuripun menghentikan ceritanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Suamiku...malam sudah hampir pagi, akan kulanjutkan lagi ceritanya besok malam. Sekarang kita tidur dulu..." kata permaisuri sambil tersenyum, dan rajapun menyetujuinya. Karena serunya kisah yang diceritakan permaisuri, sang raja selalu penasaran hingga dia tidak sabar dan berharap hari segera malam. Dan malam berikutnya, permaisuripun kembali melanjutkan ceritanya. Ketika cerita yang satu telah usai, dia kembali menyambungnya dengan cerita yang lebih seru dan menarik hingga membuat sang raja semakin penasaran. Tapi sebagaimana di malam pertama, kisahnya akan terpotong dibagian yang paling seru. Permaisuri sengaja menggantung ceritanya dan berjanji akan melanjutkannya pada malam berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak terasa, sudah ratusan kisah yang diceritakan oleh permaisuri dan ratusan malam telah dilaluinya bersama sang raja, hingga akhirnya permaisuri mengakhiri kisahnya pada malam yang ke 1001. Dan dimalam terakhir itu, permaisuri mengingatkan sang raja bahwa apa yang telah dilakukan sang raja selama ini salah. Dan permaisuri membuktikan, bahwa wanita setia itu masih ada, dan tidak semua wanita suka ingkar janji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar penjelasan isterinya itu, sang rajapun tersadar bahwa selama ini dia banyak melakukan kesalahan terhadap rakyatnya. Dan isterinya yang bijaksana itu, rela mengambil resiko dengan mempertaruhkan keselamatan jiwanya demi mengingatkan dia. Dan setelah hari itu, sang raja kembali menjadi raja yang bijak dan adil. Dengan di dampingi permaisuri yang sangat dicintainya, dia memimpin kerajaannya dengan lebih bijaksana. Seluruh rakyat sangat berterimakasih dan nerasa berhutang budi dengan pengorbanan permaisuri. Dari 1001 malam yang telah dilewati, maka kisah-kisah itu dikenal dengan &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/10/cerita-1001-malam.html"&gt;Cerita 1001 Malam&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-&amp;nbsp; T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M&amp;nbsp; A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJVGVHteoYClw500lguQGn0hyphenhyphenVV4l9_syPg8oIjnfTT6Vtlb96agvN9gwzDa7JmqPsurTi6wk-MKkSG_tKDuSy6iKZxrZyz5k83W_nPqoBuzr-F23O_gSxEonFEXW-GNugYpKd3aCF_I9C/s72-c/1001+malam.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.5</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag5.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 30 Sep 2015 07:07:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-2926276407274289443</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Berikut &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag5.html"&gt;cerita lucu pendek kocak banget bag.5&lt;/a&gt; yang akan menghibur sobat.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3p7V2jUy2ZDlGpWImB5aEXaXedanSBDYQQy_EMscr1VheCc3oLI-7AD-LetvlDbdlwJZBE7Y2NTER1FlwAPQnwQVcQTaVu2jCXgn9RSvC-kmE80Jkt9C0sN8oLdHbNjpAyM3997KTdwZJ/s1600/1.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3p7V2jUy2ZDlGpWImB5aEXaXedanSBDYQQy_EMscr1VheCc3oLI-7AD-LetvlDbdlwJZBE7Y2NTER1FlwAPQnwQVcQTaVu2jCXgn9RSvC-kmE80Jkt9C0sN8oLdHbNjpAyM3997KTdwZJ/s320/1.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sumpah Seorang Nenek&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkisah, ada seorang nenek yang hanyut di laut karena musibah kapal yang ditumpanginya karam. Saking takutnya karena sudah terlalu lama hanyut, nenek itu bersumpah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jika ada seseorang yang menolongku, aku akan berhubungan dengannya sebanyak jumlah gigiku yang masih tersisa".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar juga, akhirnya dia terdampar di sebuah pantai. Dan harapanpun datang, karena ada seorang laki-laki yang menolongnya. Lalu si nenek utarakan tentang sumpahnya pada laki-laki tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun dalam hatinya berkata "TIDAK", namun akhirnya dia menyanggupi juga permintaan si nenek untuk menunaikan nazar sumpahnya itu. Laki-laki itu melakukan hubungan sebanyak dua kali, walaupun sebenarnya gigi si nenek masih tersisa lima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat si laki-laki itu mau pergi, si nenek cepat-cepat mencegahnya dan berkata...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tunggu dulu.....kamu memang hebat, boleh nggak nenek minta tambah...!!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa ada komando, si laki-laki itu berlari meninggalkan si nenek yang ngos-ngosan karena kecapean...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ada Wanita Hebat Dibalik Pria Hebat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu pagi, Presiden Jokowi dan istrinya hendak pulang ke kampung halamannya di Solo. Dalam perjalanan, mereka berhenti disebuah SPBU untuk mengisi bensin. Ternyata, pemilik SPBU merupakan teman sang istri pada waktu SMA. Mereka sempat mengobrol dengan pemilik SPBU sebelum melanjutkan perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sampai dirumah, Presiden merangkul istrinya dan berkata&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bu, jika dulu kamu jadi menikah dengannya....sekarang kamu akan menjadi istri dari juragan pom bensin"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang istri tesenyum dan berkata...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya nggak lah pak.....jika saya jadi menikah bersama dia, dia akan menjadi seorang Presiden".&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Soto (Tanpa) Ayam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disebuah warung makan soto tengah terjadi perdebatan antara pembeli dan si penjual soto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembeli&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Bang...pokoknya saya tidak mau bayar...!"&lt;br /&gt;
Penjual&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Loh...kamu makan disini ya harus bayar...!"&lt;br /&gt;
Pembeli&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Ngapain saya harus bayar.....Abang sudah menipu saya...!"&lt;br /&gt;
Penjual&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Menipu bagaimana...!"&lt;br /&gt;
Pembeli&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Lah ini......katanya soto ayam, tapi nggak ada ayamnya sama sekali...!"&lt;br /&gt;
Penjual&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : "Teruuuus...emangnya kalo kamu beli jambu monyet, ada monyetnya...?!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sedikit cerita lucu yang bisa Sharethisya postingkan, semoga dapat menghibur. &lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/06/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab1.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab2.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag3.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/08/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag-4.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-            
 &lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" /&gt;  -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3p7V2jUy2ZDlGpWImB5aEXaXedanSBDYQQy_EMscr1VheCc3oLI-7AD-LetvlDbdlwJZBE7Y2NTER1FlwAPQnwQVcQTaVu2jCXgn9RSvC-kmE80Jkt9C0sN8oLdHbNjpAyM3997KTdwZJ/s72-c/1.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Cerita Kera Dan Kura-Kura</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-kera-dan-kura-kura.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 18 Sep 2015 10:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-9208618361619920910</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Alkisah, &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-kera-dan-kura-kura.html"&gt;seekor kera dan seekor kura-kura&lt;/a&gt; hidup di sebuah hutan dekat sungai. Namun, si kera mempunyai sifat yang tidak terpuji. Ia licik dan suka memperalat temannya untuk kepentingan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYndqEsjeq5QWtv94E-Nq7aDna8d7x450LmSyJ9UTFJ3w9w2eYBFFNNKmbsTIUQYqIzmB04saBE1NH5OmI0BKg9KT8aOtmDwtHJ3uw4r_GRlC_dR2HaNlxWEWg8FGL0hmQYOFHKDjiLKL2/s1600/%2523kera+dan+kura-kura.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYndqEsjeq5QWtv94E-Nq7aDna8d7x450LmSyJ9UTFJ3w9w2eYBFFNNKmbsTIUQYqIzmB04saBE1NH5OmI0BKg9KT8aOtmDwtHJ3uw4r_GRlC_dR2HaNlxWEWg8FGL0hmQYOFHKDjiLKL2/s320/%2523kera+dan+kura-kura.JPG" width="279" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-kera-dan-kura-kura.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kera Dan Kura-Kura&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kera bersahabat dengan kura-kura karena ada yang diharapkan. Bila bepergian ke suatu tempat, kera selalu naik ke atas punggung kura-kura dengan berbagai alasan. Kura-kura tidak pernah sakit hati, ia menurut saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika di tengah perjalanan di temukan pohon yang sedang berbuah, kera dengan gesit memanjat pohon itu sementara kura-kura di suruhnya menunggu di bawah. Setelah perutnya kenyang, barulah ia ingat temannya yang sedang menunggu di bawah. Hanya buah-buah yang jelek dan kulit-kulitnya saja yang di lempar ke bawah, sambil mengatakan "Wah kura-kura, buahnya jelek-jelek karena sudah banyak yang dimakan kelelawar sehingga tinggal kulitnya saja. Terima saja ini untukmu".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidup mengembara dari hari-ke hari membuat mereka bosan. Pada suatu hari, datanglah musim kemarau panjang. Hujan tidak kunjung datang, pohon-pohon di hutan banyak yang layu dan tidak berbuah. Kera dan kura-kura berteduh di bawah pohon di dekat sungai. Mereka berpikir tentang apa yang harus dilakukan menghadapi situasi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu kera membuka percakapan "Kura-kura, apa yang harus dilakukan menghadapi kemarau seperti ini?" tanya si kera. Kura-kura tidak menjawab, karena memang kura-kura tidak mampu berpikir yang berat-berat. Kemudian, si kera melanjutkan pembicaraannya "sebaiknya kita menanam pisang, sebentar lagi musim hujan akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya setuju!" jawab kura-kura. "Tapi, darimana bibitnya?" tanyanya kepada si kera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begini saja, kita menunggu di tepi sungai ini. Pada musim hujan, banyak manusia membuang anak pisang kesungai. Nanti kalau ada yang hanyut kita ambil!" jawab si kera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meraka berdua setuju. Mula-mula, mereka bekerja keras membuka hutan untuk ditanami pohon pisang. Setelah tanahnya siap, datanglah musim hujan. Sepanjang hari, mereka diam di tepi sungai menunggu pohon pisang yang hanyut. Tidak berapa lama, dari kejauhan terlihat pohon pisang yang hanyut. Kera berteriak "Kura-kura cepat kamu berenang! ambil pohon pisang itu! saya takut air dan tidak bisa berenang!".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau berenang saya jagonya!" kata kura-kura menyombongkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kamu beruntung bisa berenang, sedangkan aku tidak bisa berenang. Kalau aku pandai berenang, kamu tidak usah repot-repot mengambil batang pisang itu. Ayo cepat ambil!" ujar kera dengan licik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar ucapan kera itu, kura-kura menjadi senang. Ia segera menarik batang pisang itu ke tepi sungai, batang pisang itu di kumpulkan satu persatu. Setelah cukup banyak barulah di tanam. Mereka membagi dua batang pisang sama panjang agar adil. Bagian atas diambil si kera sedangkan bagian bawah diberikan kepada kura-kura. Kera rupanya tahu bahwa buah pisang selalu ada di bagian atas, oleh karena itu ia mengambil bagian atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu mereka bekerja menanam pohon pisang. Kura-kura rajin sekali memelihara tanamannya berbeda dengan si kera yang tidak pernah memelihara tanamannya, sehingga tanamannya menjadi busuk dan mati semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kebun pisang milikm si kura-kura berbuah dan buahnya mulai matang. Datanglah si kera "Hei kura-kura! lihat buah pisangmu sudah matang!" kata si kera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya, saya juga lihat. Tapi, saya tidak bisa memanjat untuk memetiknya!" kata kura-kura.\&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tenang saja, sebagai sahabat saya akan membantumu" kata si kera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hati kera, mulai muncul niat liciknya. Apalagi perutnya sudah mulai lapar. Dengan gesit si kera memanjat pohon pisang dan memetik buah pisangnya. Diatas pohon, ia makan dengan sepuas-puasnya, sedangkan dibawah pohon si kura-kura (pemilik kebun) di lupakannya. Kadang-kadang si kera melemparkan kulit buah pisang pada kura-kura. Hal itu dilakukannya setiap hari sampai buah pisangnya habis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak itu kura-kura menjadi sakit hati. Namun, apa yang bisa dilakukannya? Sebagai makhluk Tuhan yang lemah, ia hanya bisa berdoa. Semoga yang curang dan berhianat mendapat balasannya. Mereka berpisah dalam waktu yang cukup lama. Kura-kura selalu menghindar bila mendengar suara kera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari yang panas, udara menjadi kering. Buah-buahan di hutan semakin berkurang, para binatang yang ada di hutan banyak yang kelaparan dan kehausan. Apalagi kera yang rakus itu, ia berjalan gontai mencari temannya yaitu kura-kura. Lalu, ia beristirahat dibawah pohon yang rindang, ia duduk di sebuah batu. Karena lapar dan haus, kera tidak sadar kalau batu yang di dudukinya itu adalah punggung kura-kura yang juga sedang beristirahat. Karena udara yang panas, kura-kura menyembunyikan kepalanya ke dalam tempurung. Si kera kemudian berteriak memanggil temannya "Kura-kuraaaaaa.....dimana kamu! Kemarilah, kita sudah lama tidak bertemu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, terdengarlah suara dari pantat si kera "Uuuuuuwuuk...".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kera berteriak lagi "Oooo kura-kuraaa.....kemarilaaah! Aku ingin bertemu denganmu..." Namun, terdengar lagi suara dari pantatnya "Uuuuwuuk...".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kera marah sekali. Ia mengira, suara itu berasal dari alat kelaminnya yang sengaja mengejeknya. Sebenarnya suara itu adalah suara kura-kura yang sedang di duduki si kera. Dengan geram ia mengancam "Jika kamu mengejekku lagi, kamu akan ku hancurkan!" ancam si kera. Kemudian ia berteriak lagi "Kura-kuraaaaa....." dan suara itu terdengar lagi. Mendengar suara itu, marahlah si kera. Ia mengambil batu, lalu alat kelaminnya di pukul berkali-kali. Kera menjerit-jerit kesakitan, sambil terus memukulkan batu itu ke alat kelaminnya. Lalu kura-kura menjulurkan kepalanya, ia ingin menokong si kera. Tetapi terlambat, si kera temannya yang licik itu telah mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M&amp;nbsp; A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYndqEsjeq5QWtv94E-Nq7aDna8d7x450LmSyJ9UTFJ3w9w2eYBFFNNKmbsTIUQYqIzmB04saBE1NH5OmI0BKg9KT8aOtmDwtHJ3uw4r_GRlC_dR2HaNlxWEWg8FGL0hmQYOFHKDjiLKL2/s72-c/%2523kera+dan+kura-kura.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>Cerita Gajah Yang Baik Hati</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-gajah-yang-baik-hati.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 3 Sep 2015 23:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-6511209978039043264</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;
Pada suatu hari, ada seekor kancil yang masuk ke dalam sebuah kolam yang cukup dalam. Tindakan kancil tersebut merupakan tindakan yang sangat ceroboh, ia tidak berpikir bagaimana caranya ia naik ke atas bila sudah berada di dalam kolam tersebut. Beberapa kali ia mencoba untuk memanjat, tetapi ia tidak bisa sampai ke atas hingga akhirnya ia berteriak meminta tolong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdBMARdtwCiEuZECT4IEJadDJgBKR_SWVx0h4XZP-0gAcJndLNpS_i5kyTT0nrGqU8t8TiZ7lBA47WmsaIoL847Z_xxGqVtmtNC9vsDTKdlUxmEQP7OxwwK5LyEn40yisBVwKLAK2kFx8v/s1600/Kisah-Dongeng-Anak-paud-Gajah-Yang-Baik-Hati+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdBMARdtwCiEuZECT4IEJadDJgBKR_SWVx0h4XZP-0gAcJndLNpS_i5kyTT0nrGqU8t8TiZ7lBA47WmsaIoL847Z_xxGqVtmtNC9vsDTKdlUxmEQP7OxwwK5LyEn40yisBVwKLAK2kFx8v/s320/Kisah-Dongeng-Anak-paud-Gajah-Yang-Baik-Hati+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-gajah-yang-baik-hati.html"&gt;Gajah Yang Baik Hati&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Toloong.....!.....toolooooong.....!!".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si kancil tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya berteriak meminta tolong. Teriakan si kancil ternyata terdengar oleh seekor gajah yang kebetulan sedang berjalan melewati tempat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hai...!! Siapa yang ada di kolam itu...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aku...! Tolong aku...!!" jawab si kancil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Siapa kamu...?" tanya gajah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aku...si kancil sahabatmu...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa kau bisa ada di dalam kolam ini dan berteriak meminta tolong...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kancil terdiam sesaat mencari akal agar gajah mau menolongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tolong aku mengangkat ikan ini...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Apa benar kamu mendapat ikan...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Benar...benar...aku mendapatkan ikan yang sangat besar..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tapi, bagaimana caranya aku turun ke bawah...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sebaiknya, kamu cepat-cepat saja turun ke bawah...Sebab jika tidak cepat-cepat, ikan ini bisa lepas..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gajah berpikir sejenak. Bisa saja ia langsung turun ke bawah dengan mudah, tapi bagaimana jika naiknya nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kancil...! Mana ikan yang kau dapatkan...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ada di sepasang kakiku...!" jawab kancil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau aku menolongmu, lalu bagaimana aku naik dari kolam ini...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini kancil terdiam. Ia tidak menyangka gajah akan berpikir sejauh itu. Tidak seperti dirinya, karena kehausan langsung terjun ke dalam kolam tanpa berpikir akibatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kau mau memanfaatkanku ya cil...! Kau akan menipuku untuk kepentingan dan keselamatanmu sendiri...? tanya gajah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kancil hanya terdiam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sekali-sekali kamu harus di beri pelajaran..." kata gajah sambil meninggalkan tempat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Waduh...sahabatku gajah. Aku mohon jangan tinggalkan aku. Toolooong......!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gajah tidak mendengarkan teriakan kancil. Kancil mulai putus asa. Semakin lama berada di tempat itu, kancil mulai merasa kedinginan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Toolooong...toolooong....!!!" teriak kancil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga sore hari, tidak ada seekor binatangpun yang mendengar teriakan kancil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aduh gawat....Aku benar-benar akan mati di tempat ini...!!" Kancil mulai membayangkan akhir hidupnya di tempat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu kancil berteriak dengan keras "Wahai langit dan bumi! Dan seluruh binatang yang ada di hutan ini. Aku bersumpah, aku tidak akan menipu untuk kepentingan dan keselamatanku sendiri, kecuali...!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kancil mengucapkan kata kecuali, kancil sengaja mengecilkan suaranya hingga hampir tidak terdengar lagi. Tidak di sangka, tiba-tiba gajah muncul di tepi kolam. Ternyata gajah tidak benar-benar pergi meninggalkan kancil sendirian, ia sengaja bersembunyi. Ia penasaran mendengar ucapan kancil yang terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kecuali apa...?" tanya gajah penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jawab pertanyaanku cil, kecuali apa...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hmm...kecuali terpaksa untuk menyelamatkan diri. Karena aku hewan kecil yang selalu terancam oleh harimau, singa, serigala dan binatang lainnya uang jahat".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh begitu...!" sahut gajah. "Sekarang apakah kamu sudah sadar, dan akan berjanji tidak akan menipu, jahil, dan perbuatan lainnya yang merugikan binatang lain...!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Benar...saya berjanji...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Baiklah, sekarang saya akan menolongmu, cil" kata gajah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu gajah menjulurkan belalainya yang panjang untuk menangkap kancil dan mengangkatnya ke atas. Begitu sampai di atas, kancil berkata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Terimakasih sahabatku...saya tidak akan melupakan kebaikanmu ini...!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sejak saat itu, kancil menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak pernah lagi berbuat jahil seperti apa yang pernah ia lakukan terhadap beruang dan binatang-binatang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdBMARdtwCiEuZECT4IEJadDJgBKR_SWVx0h4XZP-0gAcJndLNpS_i5kyTT0nrGqU8t8TiZ7lBA47WmsaIoL847Z_xxGqVtmtNC9vsDTKdlUxmEQP7OxwwK5LyEn40yisBVwKLAK2kFx8v/s72-c/Kisah-Dongeng-Anak-paud-Gajah-Yang-Baik-Hati+copy.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>Cerita Anak Kuda Yang Memakai Kulit Harimau</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/09/cerita-anak-kuda-yang-memakai-kulit.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 3 Sep 2015 08:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-1381459465143444677</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Seekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat. Kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu, dia terlihat gembira karena pada waktu itu tidak ada petani yang menjaga ladang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdYqZyhj47ARaPtgK-pu741imhQItkqkl7072LnQAfAcmTSLPm_PkY83flyUsTMgAyIs9SR1aFh93qIO2y1thc6qO1WwhXpkUeE1v5FKAsEE9lf3U3RcFaTFkMIWyYpPddzhBbPDCa6w81/s1600/kuda.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdYqZyhj47ARaPtgK-pu741imhQItkqkl7072LnQAfAcmTSLPm_PkY83flyUsTMgAyIs9SR1aFh93qIO2y1thc6qO1WwhXpkUeE1v5FKAsEE9lf3U3RcFaTFkMIWyYpPddzhBbPDCa6w81/s1600/kuda.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-anak-kuda-yang-memakai-kulit.html"&gt;Kuda Yang Memakai Kulit Harimau&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
Ketika dia menuju hutan, di tengah jalan sang kuda merasa heran melihat sesuatu seperti sebuah kulit harimau. Dan ternyata memang benar, apa yang dia lihat adalah sebuah kulit harimau yang tidak sengaja di tinggalkan oleh para pemburu. Sang kuda mencoba memakai kulit harimau itu, dan ternyata kulit tersebut pas di pakai pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu terlintas di benaknya untuk menakut-nakuti hewan-hewan yang ada di hutan. Lalu, kuda itu bergegas untuk mencari tempat bersembunyi. Tempat itu harus gelap dan sering di lalui oleh hewan-hewan yang ada di hutan. Akhirnya. dia kuda itu menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi. Lalu, kuda itupun masuk ke dalam semak-semak dengan menggunakan kulit harimaunya. Dia bersembunyi menunggu hewan hutan yang akan melewatinya. Tidak lama kemudian, datang beberapa domba gunung berjalan ke arah dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika domba-domba itu melewati semak-semak tempat kuda bersembunyi, kuda itu meloncat ke arah domba-domba tersebut. Secara serentak domba-domba itu berlarian kesana kemari, mereka ketakutan dengan kulit harimau yang dipakai oleh si kuda. Kuda itu tertawa melihat domba-domba berlarian, dia senang sekali karena telah berhasil menakuti domba-domba itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu sang kuda kembali bersembunyi ke dalam semak-semak, dia menunggu hewan lain yang akan di takutinya. Dari kejauhan, dia melihat seekor tapir berjalan sambil mengunyah sesuatu di mulutnya. Tapir itu berjalan dengan lambat melewati semak-semak tempat kuda bersembunyi. Lalu, kuda itu meloncat dari semak-semak. Tapir terkejut, dan berlari sekencang-kencangnya menghindari kuda yang memakai kulit harimau. Sang kuda semakin senang dengan keberhasilannya menakut-nakuti hewan yang ada di hutan. Kemudian, dia kembali ke semak-semak untuk menunggu hewan lain yang akan di takutinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini, sang kuda harus menunggu lebih lama dari sebelumnya. Namun, hal itu tidak membuatnya bosan. Tiba-tiba, seekor kucing hutan berlari kearahnya sambil membawa seekor tikus di mulutnya. Namun, si kucing tidak berlari melewati semak-semak. Kucing itu malah duduk menyantap tikus di dekat pohon besar. Melihat hal itu, sang kuda berinisiatif untuk mengagetkannya dari arah belakang. Kuda itu keluar dari semak-semak dan berjalan dengan hati-hati mendekati si kucing. Setelah cukup dekat, kuda itu mengaum. Namun, si kuda tidak sadar kalau aumannya bukanlah suara harimau melainkan suara kuda. Mendengar suara itu, si kucing melihat ke arah belakang dan dia melihat seekor &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-anak-kuda-yang-memakai-kulit.html"&gt;kuda dengan kulit harimau&lt;/a&gt; namun bersuara seperti kuda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Hal itu, membuat si kucing tertawa terbahak-bahak "Apabila aku melihatmu memakai kulit harimau itu, aku akan lari ketakutan. Tapi, aumanmu itu bukanlah suara seekor harimau, tetapi suara seekor kuda". Mendengar ejekan si kucing, kuda pun merasa malu lalu pergi meninggalkan si kucing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdYqZyhj47ARaPtgK-pu741imhQItkqkl7072LnQAfAcmTSLPm_PkY83flyUsTMgAyIs9SR1aFh93qIO2y1thc6qO1WwhXpkUeE1v5FKAsEE9lf3U3RcFaTFkMIWyYpPddzhBbPDCa6w81/s72-c/kuda.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Cerita Kelinci Pembohong</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-kelinci-pembohong.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 16 Aug 2015 02:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-3864612231803308358</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; 
Di padang rumput yang hijau, hiduplah seekor &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-kelinci-pembohong.html"&gt;kelinci yang sangat nakal&lt;/a&gt;. Setiap hari kerjaannya hanya mengusili penghuni padang rumput. Pada suatu hari, si kelinci bertemu dengan pak kijang. Dalam hati, kelinci berpikir "&lt;i&gt;Saya kerjain saja pak kijang, tapi bagaimana ya?&lt;/i&gt;" si kelinci berpikir keras, dan tiba-tiba ide nakal hadir di kepalanya "&lt;i&gt;Saya berpura-pura saja lari, sambil berteriak 'Pak kijang....awas.....pak singa, ngamuk'&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi1YP6P9_ob6PJXNHAztpAutl7npTB7qiH_0lM6jQiPjD1t69HJMdzFdMGssEFmc9KQqXRyQYCdS1XbRFqXlpqLqsReLYxeb3LiVKWbHdB3aGXr6VtN-SnvwUsvQ-9xeC8TpdA8yFP3CJy/s1600/kelinci+pembohong.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi1YP6P9_ob6PJXNHAztpAutl7npTB7qiH_0lM6jQiPjD1t69HJMdzFdMGssEFmc9KQqXRyQYCdS1XbRFqXlpqLqsReLYxeb3LiVKWbHdB3aGXr6VtN-SnvwUsvQ-9xeC8TpdA8yFP3CJy/s320/kelinci+pembohong.jpg" width="277" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-kelinci-pembohong.html"&gt;Kelinci Pembohong&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka sambil berlari, si kelinci berteriak "Pak singa ngamuk.....! pak singa ngamuk...!. Lalu pak kijang sekeluarga lari tidak beraturan, hingga akhirnya anaknya pak kijang jatuh ke dalam jurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puaslah hati si kelinci, dia tertawa terbahak-bahak sambil berkata "Aku berhasil ngerjain pak kijang". Begitu bangganya si kelinci "Cerdas juga saya" kata si kelinci sombong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si kelinci melanjutkan kembali jalan-jalannya sambil mencari korban berikutnya. Dari kejauhan, si kelinci melihat pak kerbau. Dia pun melakukan hal yang sama seperti pada pak kijang "Pak singa ngamuk.....! pak singa ngamuk.....!" teriak si kelinci sambil berlari ke arah pak kerbau sekeluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, pak kerbau sekeluarga lari terbirit-birit. Sampai akhirnya, isteri pak kerbau yang sedang hamil mengalami keguguran. Duka pak kerbau menjadi suka cita si kelinci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari berikutnya. pak kijang bertemu dengan pak kerbau. Mereka menceritakan kejadian yang menimpa mereka kemarin. Selagi mereka bercerita tentang kejadian yang menimpa keluarga karena ulah si kelinci. Tiba-tiba, dari kejauhan terdengar suara teriakan si kelinci "&lt;i&gt;Tolong.....! saya dikejar-kejar pak singa...! Pak singa ngamuk.....Tolong...tolong...tolooong...!&lt;/i&gt;" Tetapi, tidak ada yang perduli "&lt;i&gt;Ah...paling-paling, si kelinci lagi membohongi kita...!&lt;/i&gt;" pikir mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sekuat tenaga, si kelinci menghindari kejaran pak singa. Tapi apalah daya, pak singa berlari jauh lebih cepat darinya. Akhirnya, si kelinci mati dikoyak-koyak pak singa dan tidak ada yang perduli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan yang dapat diambil "&lt;b&gt;Janganlah Suka Berbohong, Karena Pada Akhirnya Berbohong Akan Merugikan Diri Kita Sendiri&lt;/b&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi1YP6P9_ob6PJXNHAztpAutl7npTB7qiH_0lM6jQiPjD1t69HJMdzFdMGssEFmc9KQqXRyQYCdS1XbRFqXlpqLqsReLYxeb3LiVKWbHdB3aGXr6VtN-SnvwUsvQ-9xeC8TpdA8yFP3CJy/s72-c/kelinci+pembohong.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Cerita Pulau Kakak Beradik</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-pulau-kakak-beradik.html</link><category>Kumpulan Cerita Rakyat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 15 Aug 2015 09:47:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-738962611587821475</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; Pada sebuah kisah di ceritakan terdapat sebuah keluarga yang mempunyai dua orang anak yang bernama &lt;b&gt;Mina dan Lina&lt;/b&gt;. Karena usia mereka dianggap sudah cukup umur. Mina dan Lina dipanggil ibu mereka untuk membicarakan perkawinan kakak beradik tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhunzqL3IYnBDnkCTaxLEbQx1uEROiA6pXQIMEaq4gAB5lA9g-X-jfp2XDTCurJMI4V_u508L_KYIyHd6B0ESbMaRFVJuGJZnEYhx7X635OdYalRv8I9EOpdGxC2PvafBgtuZ98XUla9RfO/s1600/pulau-kakak-beradik.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="207" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhunzqL3IYnBDnkCTaxLEbQx1uEROiA6pXQIMEaq4gAB5lA9g-X-jfp2XDTCurJMI4V_u508L_KYIyHd6B0ESbMaRFVJuGJZnEYhx7X635OdYalRv8I9EOpdGxC2PvafBgtuZ98XUla9RfO/s320/pulau-kakak-beradik.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-pulau-kakak-beradik.html"&gt;Pulau Kakak Beradik&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kalian sudah cukup dewasa, sudah waktunya kalian membangun rumah tangga&lt;/i&gt;" kata sang ibu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kami mau dikawinkan, tetapi dengan satu syarat&lt;/i&gt;" kata Mina dan Lina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apa syaratnya?&lt;/i&gt;" tanya sang ibu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Karena kami kakak beradik, suami kami juga harus kakak beradik&lt;/i&gt;" jawab Mina dan Lina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang ibu tahu, itu adalah cara mereka menolak perkawinan. Menurut Mina dan Lina, perkawinan membuat orang kehilangan segala sesuatu yang mereka cintai. Seperti orangtua, teman, sanak saudara bahkan kehilangan kampung halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah, karena tidak ada laki-laki kakak beradik yang menyunting Mina dan Lina, mereka tidak kunjung menikah. Waktupun terus berlalu, sang ibu meninggal karena usia yang sudah tua. Setelah ditinggalkan ibunya, mereka tinggal bersama pamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari, sekelompok bajak laut menculik Lina. Pemimpin bajak laut itu ingin memperistri Lina. Namun Lina menolak dan meronta dengan sekuat tenaga. Penculikan itu diketahui oleh Mina. Karena tidak ingin terpisah dengan adiknya, Mina bertekad menyusul Lina. Dengan menggunakan perahu yang lebih kecil, Mina mengejar perahu bajak laut penculik Lina. Teriakan orang sekampung tidak dihiraukannya, Mina terus mengejar hingga perahu yang ditumpanginya tidak kelihatan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba mendung datang tidak lama kemudian hujan pun turun. Halilintar menggelegar, petir menyambar. Orang-orang yang berada di pulau berlarian menyelamatkan diri masuk ke rumah masing-masing. Ombak bergulung-gulung, menelan perahu bajak laut penculik Lina beserta orang-orangnya juga menelan perahu yang ditumpangi Mina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ketika keadaan kembali normal, orang-orang dikejutkan oleh dua pulau yang tiba-tiba muncul. Mereka meyakini, pulau itu adalah penjelmaan dari Mina dan Lina. Lalu pulau itu diberi nama Pulau Sekijang Bendera dan Pulau Sekijang Pelepah, tetapi kebanyakan orang menyebutnya &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-pulau-kakak-beradik.html"&gt;Pulau Kakak beradik&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhunzqL3IYnBDnkCTaxLEbQx1uEROiA6pXQIMEaq4gAB5lA9g-X-jfp2XDTCurJMI4V_u508L_KYIyHd6B0ESbMaRFVJuGJZnEYhx7X635OdYalRv8I9EOpdGxC2PvafBgtuZ98XUla9RfO/s72-c/pulau-kakak-beradik.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Cerita Karang Bolong</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-karang-bolong.html</link><category>Kumpulan Cerita Rakyat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 10 Aug 2015 18:57:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-2802568695246222476</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;b&gt;Cerita Rakyat Jawa Barat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa abad yang lalu, tersebutlah &lt;b&gt;Kesultanan Kartasura&lt;/b&gt;. Kesultanan sedang dilanda kesedihan yang mendalam, karena permaisuri tercinta sedang sakit keras. Pangeran sudah berkali-kali memanggil tabib. Tetapi, tidak satupun tabib yang bisa menyembuhkannya. Sehingga, hari demi hari tubuh permaisuri menjadi kurus kering seperti tulang terbalutkan kulit tanpa daging. Kecemasan melanda rakyat Kesultanan Kartasura, roda pemerintahan jadi tidak berjalan sebagaimana mestinya. "&lt;i&gt;Hamba sarankan agar Tuanku mencari tempat yang sepi untuk memohon kepada Sang Maha Agung, agar mendapatkan petunjuk guna kesembuhan permaisuri&lt;/i&gt;" kata penasehat istana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggW63cMsonZXVhlvL2-Im0d1tjoh4g65yW7YdmHdfQWBe6MWDFwFf8hipaeVB4Bf3ZopjeRKXA4RLyPeb7uniWHFqPzyzD3_0LtDBrfEmryyB_K70rM-WfmkjGb9gR58afPCTUR4_5c_MD/s1600/karang+bolong.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggW63cMsonZXVhlvL2-Im0d1tjoh4g65yW7YdmHdfQWBe6MWDFwFf8hipaeVB4Bf3ZopjeRKXA4RLyPeb7uniWHFqPzyzD3_0LtDBrfEmryyB_K70rM-WfmkjGb9gR58afPCTUR4_5c_MD/s320/karang+bolong.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-karang-bolong.html"&gt;Cerita Karang Bolong&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak berapa lama, Pangeran Kartasura melaksanakan tapanya. Segala godaan dapat dilaluinya, hingga suatu malam terdengar suara gaib "&lt;i&gt;Hentikanlah semedimu, ambillah bunga karang di pantai selatan. Dengan bunga karang itulah, permaisuri akan sembuh&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Pangeran Kartasura segera pulang ke istana dan menanyakan hal suara gaib yang di dengarnya tersebut kepada penasehatnya. "Pantai selatan itu sangat luas. Namun hamba yakin, tempat yang dimaksud suara gaib itu adalah wilayah &lt;b&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-karang-bolong.html"&gt;Karang Bolong&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Disana banyak terdapat gua karang yang didalamnya tumbuh bunga karang" kata penasehat istana dengan yakin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokannya, Pangeran Kartasura menugaskan Adipati Surti untuk mengambil bunga karang tersebut. Adipati Surti memilih dua orang pengawal setianya yang bernama Sanglar dan Sanglur untuk menemaninya. Setelah beberapa hari berjalan, akhirnya mereka tiba di Karang Bolong. Adipati Surti masuk kedalam sebuah gua dan melakukan semedi di dalamnya. Setelah beberapa hari bersemedi, Adipati Surti mendengar suara seorang perempuan "&lt;i&gt;Hentikan semedimu, aku akan mengabulkan permintaanmu. Tapi kau harus memenuhi semua persyaratanku.&lt;/i&gt;" Adipati Surti membuka matanya, dia melihat seorang perempuan cantik seperti dewi dari kayangan dihadapannya. Perempuan itu bernama Suryawati, ia adalah abdi dari Nyi Roro Kidul yang menguasai laut selatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat yang diajukan Suryawati adalah Adipati Surti harus bersedia menetap di pantai laut selatan bersama Suryawati. Setelah lama berpikir, Adipati Surti menyetujui syarat Suryawati. Tidak lama setelah itu, Suryawati mengulurkan tangannya mengajak Adipati Surti ketempat bunga karang berada. Ketika menerima uluran tangan Suryawati, Adipati Surti merasa raga halusnya saja yang terbang mengikuti Suryawati, sedang raga kasarnya tetap pada posisinya bersemedi. "&lt;i&gt;Itulah bunga karang yang dapat menyembuhkan permaisuri&lt;/i&gt;" kata Suryawati sambil menunjuk pada sarang burung walet. "&lt;i&gt;Jika diolah, akan menjadi ramuan yang sangat luar biasa khasiatnya&lt;/i&gt;". Adipati Surti segera mengambil sarang burung walet tersebut. Setelah itu, ia kembali ke tempat bersemedi. Raga halusnya kembali masuk kedalam raga kasarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan bunga karang, Adipati Surti bersama kedua pengawalnya kembali ke Kartasura. Pangeran Kartasura sangat gembira atas keberhasilan Adipati Surti. "&lt;i&gt;Cepat buatkan ramuan obatnya&lt;/i&gt;" perintah Pangeran Kartasura pada abdi-abdinya. Setelah beberaha hari meminum ramuan sarang burung walet, permaisuri kembali sehat dan segar seperti sedia kala. Suasana Kesultanan menjadi ceria kembali. Di tengah keceriaan tersebut, Adipati Surti teringat akan janjinya kepada Suryawati. Ia tidak mau mengingkari janji, ia pun mohon diri pada Pangeran Kartasura dengan alasan untuk menjaga dan mendiami Karang Bolong yang di dalamnya banyak sarang burung walet. Kepergian Adipati Surti, diiringi isak tangis abdi istana. Karena Adipari Surti adalah orang yang baik dan rendah diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Adipati Surti mengajak kedua pengawalnya. Setibanya di Karang Bolong, mereka membuat sebuah rumah sederhana. Setelah selesai, Adipati Surti bersemedi. Tidak berapa lama, ia memisahkan raga halus dari raga kasarnya. "&lt;i&gt;Aku kembali untuk memenuhi janjiku&lt;/i&gt;" kata Adipati Surti, setelah melihat Suryawati berada dihadapannya. Kemudian Adipati Surti dan Suryawati, melangsungkan pernikahan dan mereka hidup bahagia di &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-karang-bolong.html"&gt;Karang Bolong&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651&amp;amp;onlytitle=1" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt; if (typeof document.onselectstart!="undefined") { document.onselectstart=new Function ("return false"); } else{ document.onmousedown=new Function ("return false"); document.onmouseup=new Function ("return true"); } &lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt; if (typeof document.onselectstart!="undefined") { document.onselectstart=new Function ("return false"); } else{ document.onmousedown=new Function ("return false"); document.onmouseup=new Function ("return false"); } &lt;/script&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggW63cMsonZXVhlvL2-Im0d1tjoh4g65yW7YdmHdfQWBe6MWDFwFf8hipaeVB4Bf3ZopjeRKXA4RLyPeb7uniWHFqPzyzD3_0LtDBrfEmryyB_K70rM-WfmkjGb9gR58afPCTUR4_5c_MD/s72-c/karang+bolong.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Pake Saja....Sudah Saya Bayar</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pake-sajasudah-saya-bayar.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 7 Aug 2015 20:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-5576373958519224</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Berikut sebuah cerita lucu tentang &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pake-sajasudah-saya-bayar.html"&gt;Pake Saja......Sudah Saya Bayar&lt;/a&gt;, Selamat NGAKAK aja dech...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/sites/97/2012/12/SUMBER-DANA0-uang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/sites/97/2012/12/SUMBER-DANA0-uang.jpg" height="320" width="249" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pake-sajasudah-saya-bayar.html"&gt;Pake Saja.....Sudah Saya Bayar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari, seorang lelaki membawa seorang perempuan ke sebuah penginapan. Sesuai kesepakatan, dia membayar dulu Rp.200.000,- sebelum pertempuran dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika si lelaki sudah melepas semua pakaiannya dan si perempuan akan membuka baju biru transparan seksinya, tiba-tiba bunyi alarm tanda kebakaran berbunyi. Tanpa komando si perempuan berlari dengan uang Rp.200.000,- yang masih berada di tangannya, sementara si lelaki cepat-cepat memakai kembali baju dan celananya kemudian mengejar si perempuan yang diajak chek-in nya tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asap yang tebal akhirnya memisahkan mereka. Si lelaki berusaha mencari, namun dia tidak bisa menemukannya dan memutuskan untuk keluar. Di pintu keluar, dia berpapasan dengan petugas pemadam kebakaran (petugas PK). Lalu dia bertanya.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Pak, tadi lihat perempuan cantik pakai baju biru transparan dan tangannya menggenggam&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; uang Rp.200.000,- nggak...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas PK : "Tidak, memangnya kenapa...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lelaki &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Nanti kalau ketemu langsung pake saja.....sudah saya bayar koq...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas PK : "Iya Pak....nanti kalau ketemu akan saya pakai....!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, si petugas PK bertemu dengan perempuan dengan ciri-ciri yang di ceritakan lelaki tadi. Tanpa banyak basa basi, si petugas PK langsung menyeret perempuan itu dengan maksud akan memakainya......&lt;i&gt;tau khan maksudnya !!!&lt;/i&gt;...... Namun betapa terkejutnya dia, bahwa perempuan itu adalah istrinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si petugas PK marah kepada perempuan itu yang tidak lain adalah istrinya, lalu berkata.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petugas PK &amp;nbsp;: "kenapa kamu tega menghianati aku...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan &amp;nbsp; : "Iya.....karena abang juga tega selalu meninggalkan aku demi pekerjaan...&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Aku juga kan butuh ITU.........&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Gimana sob.......cukup terhibur khan.......jangan lupa, baca juga cerita-cerita lucu lainnya....&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-            
 &lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" /&gt;  -
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Aku Nitip Dong</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-aku-nitip-dong.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 7 Aug 2015 09:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-477415112188102139</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Berikut cerita lucu &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-aku-nitip-dong.html"&gt;Aku Nitip Dong&lt;/a&gt; yang akan Sharethisya bagikan kepada sobat. Selamat NGAKAK......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXj1yrAWDWYXPs0rjsirOZiwP3WjKwrivulpQAugaqOa0SnaxSrieQHkOZLu3QoyG-bSxdM4Zq7ANJd4Sn5w8S8AnbyWYzQw70l_DC-Rb4p89ttrpgB0p_ZrMlG19cWpGAR8BFd22CMF8/s1600/14+-+1.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXj1yrAWDWYXPs0rjsirOZiwP3WjKwrivulpQAugaqOa0SnaxSrieQHkOZLu3QoyG-bSxdM4Zq7ANJd4Sn5w8S8AnbyWYzQw70l_DC-Rb4p89ttrpgB0p_ZrMlG19cWpGAR8BFd22CMF8/s320/14+-+1.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-aku-nitip-dong.html"&gt;Aku Nitip Dong&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Di ceritakan ada sepasang pengantin baru yang akan menikmati indahnya &lt;b&gt;Malam Pertama&lt;/b&gt;. Si istri, merupakan seseorang yang sangat kolot dan penakut untuk berhubungan. Karena, menurut si istri bahwa hubungan pertama itu awalnya akan terasa sangat sakit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Maka pada malam pertama, sang suami gagal untuk berhubungan. Begitupun dengan malam kedua, demikian seterusnya sampai malam keenam. Pada malam ketujuh, malam-malam si istri bangun dan berdiri hendak meninggalkan tempat tidur. Si suami heran dan bertanya kepada istrinya.....&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Suami &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Mau kemana, Dek...?"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Istri &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Mau ke kamar mandi Mas. Mau buang air kecil...!"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Suami &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Aku nitip dong.....!"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Istri &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Gimana caranya Mas.....?"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Suami &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Gampang......Sini, aku kasih tahu caranya....."&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Akhirnya sang suami berhasil juga melakukan tugasnya yang selama ini terpendam. Setelah selesai, si istri ke kamar mandi sedangkan si suami tidur lagi karena kecapean.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Besoknya si suami kaget, kerena sedang pulas tidur istrinya membangunkan dia.....&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Istri &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Mas.....Mas.....bangun.....!"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Suami &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Ada apa Dek, malam-malam bangunin aku......?"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Istri &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Nggak Mas.....cuma nanya.....mau nitip lagi nggak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Soalnya aku mau ke kamar mandi lagi......?"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Mendengar hal itu, tanpa BA....BI...BU...si suami langsung melakukan pertempuran keduanya bersama istrinya.....&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Bagaimana sob ceritanya........semoga cerita lucu &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-aku-nitip-dong.html"&gt;Aku Nitip Dong&lt;/a&gt; ini bisa menghibur.....&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-            
 &lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" /&gt;  -
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXj1yrAWDWYXPs0rjsirOZiwP3WjKwrivulpQAugaqOa0SnaxSrieQHkOZLu3QoyG-bSxdM4Zq7ANJd4Sn5w8S8AnbyWYzQw70l_DC-Rb4p89ttrpgB0p_ZrMlG19cWpGAR8BFd22CMF8/s72-c/14+-+1.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.4</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag-4.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 6 Aug 2015 10:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-722911343350355126</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Berikut kumpulan &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag-4.html"&gt;cerita lucu pendek kocak banget bag.4&lt;/a&gt; sebagai obat galau untuk sobat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOMz9zcEU4RuokEZdZgFe1ZY3SMDwwMqcC4mijKfNAXTtmYlEOUXzdywktqqyBO-d2IpwzNI-VWjv-FbuRG95SVCVzsi8mg6dpN9d1bwGaq0R5yrERwMS4GjGDZtWHrhm3L58MtRNmqu5n/s1600/kerja-keras-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOMz9zcEU4RuokEZdZgFe1ZY3SMDwwMqcC4mijKfNAXTtmYlEOUXzdywktqqyBO-d2IpwzNI-VWjv-FbuRG95SVCVzsi8mg6dpN9d1bwGaq0R5yrERwMS4GjGDZtWHrhm3L58MtRNmqu5n/s1600/kerja-keras-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Siapa Itu Thomas Alva Edison&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari di sebuah kelas, seorang guru perempuan sedang menanyakan tentang tokoh-tokoh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bu Guru &amp;nbsp; : "Budi! coba kamu jawab. Siapa itu Thomas Alva Edison?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Tidak tahu Bu Guru.....!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bu Guru &amp;nbsp; : "Kalau James Watt, siapa dia...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Tidak tahu juga Bu Guru...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bu Guru &amp;nbsp; : "Budi...! Bagaimana sich kamu ini? ditanya ini, itu jawabannya tidak tahu.....&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Apa kamu tidak pernah belajar ya.....?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Belajar koq Bu.....Nah, sekarang Budi mau tanya. Bu Guru tahu tidak siapa Ceu Oon?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bu Guru &amp;nbsp; : "Tidak tahu...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Kalau Mardi Cilor Ibu tahu...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bu Guru &amp;nbsp; : "Tidak tahu.....Emang siapa mereka...?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budi &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Yaa itulah Bu, kenapa saya tidak bisa menjawab siapa yang ibu tanyakan,&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; karena kita kan pasti punya kenalan sendiri-sendiri....."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Hati Yang Lembut, Sikut Yang Keras&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkisah, disebuah hotel mewah ada seorang pria yang tanpa sengaja menyenggol seorang wanita dengan sikutnya. Lalu, pria itu berkata pada si wanita :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: "&lt;i&gt;Aduh.....Maaf beribu maaf. Jika hati anda selembut dada anda,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;pasti anda memaafkan saya...!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita itu hanya tersenyum dan tidak terlihat marah. Lalu, wanita itu berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita &amp;nbsp; : "&lt;i&gt;Jika "&lt;b&gt;BURUNG&lt;/b&gt;" anda sekeras sikut anda, saya ada di kamar 205&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Makan Apa Kita Malam Ini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Suatu hari, Bang Uloh pergi ke Dokter mengeluh tentang istrinya yang sudah hilang pendengarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : "Sudah seberapa burukah pendengarannya...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bang Uloh &amp;nbsp;: "Entahlah dok, yang pasti saya harus berteriak bila berbicara sdengannya...!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;: "Oke, cobalah saran dari saya. Coba anda berdiri sekitar 6 meter darinya, lalu katakan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; sesuatu. Kalau dia tidak bisa mendengarmu, berdirilah lebih dekat darinya, lalu katakan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; apa yang anda katakan tadi. Kalau dia belum juga mendengar, teruslah mendekat.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan begitu, saya akan tahu berapa jarak maksimal pendengarannya....!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Bang Uloh pun pulang ke rumah dan melihat istrinya tersayangnya sedang memasak di dapur. Lalu Bang Uloh pun mengikuti saran dokter...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bang Uloh &amp;nbsp; : "Makan apa kita malam ini...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tidak ada jawaban. Lalu dia mendekat lagi dan berhenti pada jarak 5 meter, kemudian menanyakan hal yang sama, juga tidak ada jawaban. Begitupun pada jarak 3 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, ia berdiri disamping istrinya tersayangnya......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bang Uloh &amp;nbsp; : "Makan apa kita malan ini....?" (katanya sambil setengah berteriak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istri tersayangnya berbalik menghadap Bang Uloh. Memelototinya dan berteriak........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bang, ini untuk keempat kalinya saya jawab...... &lt;b&gt;AYAM GOREEEEEENNNNNG&lt;/b&gt;....!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Itulah &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag-4.html"&gt;cerita lucu pendek kocak banget bag.4&lt;/a&gt;, semoga ceritanya bisa menghibur dan mengobati rasa galau sobat. Jika rasa galau masih mengganggu silahkan hubungi Ceu Entin.....&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/06/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab1.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab2.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag3.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag5.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.5 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-            
 &lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" /&gt;  -
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOMz9zcEU4RuokEZdZgFe1ZY3SMDwwMqcC4mijKfNAXTtmYlEOUXzdywktqqyBO-d2IpwzNI-VWjv-FbuRG95SVCVzsi8mg6dpN9d1bwGaq0R5yrERwMS4GjGDZtWHrhm3L58MtRNmqu5n/s72-c/kerja-keras-2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Penebang Kayu Yang Tidak Tahu Berterima Kasih</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/penebang-kayu-yang-tidak-tahu-berterima.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 25 Jul 2015 02:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-194045225676594945</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Pada jaman dahulu kala di sebuah desa ada seorang penebang kayu yang miskin yang hanya mempunyai sebuah kapak untuk bekerja. Dia hidup bersama anak-anak dan istrinya, dia dan istrinya harus bekerja membanting tulang dari subuh hingga larut malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj_t-HAsUv6mHcPzbWI07SuT7-Ff6O1QaC8-tY4-_uUz0P_ZLgLlOg5dMKAYgG8FKf1kpO-V1ZRg6fftOYC9A3ObVm0LJgQO35JubgLU6E1kNTN0ldDe9hlwcjZdSuVd5h53lkz6irgqDr/s1600/e..jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj_t-HAsUv6mHcPzbWI07SuT7-Ff6O1QaC8-tY4-_uUz0P_ZLgLlOg5dMKAYgG8FKf1kpO-V1ZRg6fftOYC9A3ObVm0LJgQO35JubgLU6E1kNTN0ldDe9hlwcjZdSuVd5h53lkz6irgqDr/s1600/e..jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/penebang-kayu-yang-tidak-tahu-berterima.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Penebang Kayu Yang Tidak Tahu Berterima Kasih&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apa yang harus saya lakukan?&lt;/i&gt;" katanya suatu hari "&lt;i&gt;Saya sekarang sangat lelah, istri dan anak-anakku tidak memiliki apa-apa untuk dimakan sedangkan saya sudah tidak sekuat dulu lagi memegang kapak ini untuk memperoleh roti buat keluargaku. Ah....begitu buruknya nasib bagi orang miskin ketika mereka dilahirkan ke dunia ini&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dia masih berkeluh kesah, sebuah suara memanggilnya dengan rasa iba "&lt;i&gt;Apa yang sedang kamu keluhkan?&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bagaimana saya tidak mengeluh, apabila saya tidak memiliki makanan!&lt;/i&gt;" katanya. "&lt;i&gt;Pulanglah ke rumahmu!&lt;/i&gt;" kata suara itu "&lt;i&gt;Galilah tanah di sudut pekaranganmu, dan kamu akan menemukan harta karun disebuah dahan yang sudah mati!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika penebang kayu mendengar hal itu, dia langsung berlutut dan berkata "&lt;i&gt;Tuan, siapakah nama tuan? Siapakah tuan yang begitu baik hati?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Namaku Merlin" kata suara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tuan, Tuhan akan memberkatimu apabila kamu datang menolongku dan menyelamatkan keluargaku dari kemiskinan!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Pergilah cepat!&lt;/i&gt;" kata suara itu "&lt;i&gt;Dan dalam satu tahun kembalilah kesini, berikanlah saya penjelasan tentang apa saja yang kamu lakukan dengan uang itu!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tuan, saya akan mengunjungimu dalam satu tahun atau setiap hari apabila kamu memerintahkan saya&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu si penebang kayu pulang ke rumahnya, menggali tanah pada sudut pekarangan rumahnya. Disana, dia menemuka harta karun yang telah di janjikan. Betapa bahagianya keluarga itu, karena akan segera terlepas dari jerat kemiskinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghindari kecurigaan tetangganya, dia masih pergi ke hutan dengan membawa kapak sehingga terlihat dia bekerja keras dan perlahan-lahan terangkat dari kemiskinan menjadi kemakmuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhir tahun, dia pergi kedalam hutan untuk memenuhi janjinya. Dan suara itu (Merlin) berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jadi, akhirnya kau datang!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Ya, tuan&lt;/i&gt;" jawab si penebang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bagaimana kamu mempergunakan uang tersebut?&lt;/i&gt;" tanya Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tuan, keluargaku sudah bisa makan makanan yang enak dan juga pakaian yang bagus. Kami sekeluarga mengucapkan banyak terimakasih kepadamu&lt;/i&gt;" jawab si penebang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kalau begitu, keadaan kamu sekarang sudah menjadi lebih baik. Katakan padaku, apakah ada yang masih kamu inginkan?&lt;/i&gt;" Ucap Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Ya, tuan. Saya ingin menjadi walikota di tempat saya tinggal&lt;/i&gt;" pinta si penebang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Baiklah, dalam empat puluh hari kamu akan menjadi walikota&lt;/i&gt;" kata Merlin menyanggupi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Beribu-ribu terimakasih, pelindungku yang baik!&lt;/i&gt;" ucap si penebang dengan rasa senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Pada tahun kedua, si penebang yang kini sudah kaya datang ke hutan dengan seragam yang sangat bagus dan mengenakan atribut pertanda dia adalah seorang walikota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bapak Merlin, datanglah dan berbicaralah kepadaku!&lt;/i&gt;" panggilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Saya disini! Apa yang kamu inginkan?&lt;/i&gt;" jawab Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Seorang pejabat tinggi baru saja meninggal kemarin. Dan anak laki-laki saya, dengan bantuanmu ingin menggantikannya. Saya minta kebaikan hatimu&lt;/i&gt;" kata si penebang meminta bantuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Baiklah, dalam emput puluh hari hal yang kamu inginkan akan terwujud&lt;/i&gt;" jawab Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dalam empat puluh hari, anaknya menjadi pejabat tinggi. Namun, mereka masih juga belum puas. Pada akhir tahun ketiga, si penebang itu datang lagi kedalam hutan untuk menemui Merlin. Dan dengan suara merendahkan, dia berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Merlin, maukah kamu membantu saya!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apa yang kamu inginkan?&lt;/i&gt;" kata Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Putriku berharap agar dapat menikah dengan seorang pejabat&lt;/i&gt;" kata si penebang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Harapanmu akan terwujud&lt;/i&gt;" jawab Merlin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dalam waktu empat puluh hari, anak penebang kayu itupun menikah dengan seorang pejabat. Dab begitulah, waktu terus berlalu.Hingga sampai pada akhir tahun keempat, istrinya yang bijaksana menyuruhnya kembali ke hutan untuk berterima kasih. Tetapi, si penebang kayu itu menjawab :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Mengapa saya harus masuk kembali ke dalam hutan itu, untuk berbicara pada makhluk yang tidak pernah saya lihat? Saya sekarang sangat kaya, mempunyai banyak teman dan aku sangat dihargai semua orang!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Pergilah sekali lagi" kata istrinya " Kamu harus memberi dia salam dan berterima kasih atas semua kebaikannya&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, si penebang kayu itu dengan menunggangi kuda dan di ikuti oleh kedua pelayannya masuk ke dalam hutan dan mulai berteriak...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Merlot!....Merlot!...Saya tidak membutuhkan kamu lagi, karena sekarang saya sudah kaya!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Lalu Merlin membalasnya "&lt;i&gt;Sepertinya kamu lupa saat kamu masih miskin, kekurangan makanan. Dengan hanya berbekal kapak, kamu bekerja keras setiap hari. Waktu saya memberikan berkah pertama kali, kamu berlutut dengan kedua kakimu dan memanggil saya 'Tuan'. Lalu pada berkah kedua, kamu memanggil saya 'Bapak' dan yang ketiga kamu memanggilku dengan 'Merlin' saja. Dan sekarang, dengan sombongnya kamu memanggilku 'Merlot'. Mungkin kamu berpikir, bahwa sekarang kamu sudah sangat kaya, hidup berkecukupan dan tidak memerlukan saya lagi. Mari kita lihat nanti, selama ini kamu tidak memiliki hati yang baik dan selalu bertindak bodoh, tetaplah menjadi bodoh dan tetaplah menjadi miskin seperti saat pertama saya bertemu dengan kamu&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penebang kayu itu tertawa terbahak-bahak, mengangkat bahunya dan tidak mempercayai apa yang dikatakan kepadanya. Dia kembali kerumahnya, tetapi tiba-tiba anak laki-lakinya yang menjadi pejabat tinggi meninggal. Kemudian, anak perempuannya yang menjadi istri pejabat menderita sakit keras lalu meninggal juga. Kesialan menimpanya terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat perang pecah, tentara dari pihak lawan memasuki rumahnya, merampas semua makanan dan minuman, membakar ladangnya juga rumahnya hingga ia tidak memiliki uang sepeser pun. Ketika tiba waktunya untuk membayar pajak, dia tidak mempunyai uang dalam sakunya sehingga dia menjual ladang yang masih tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Lihat!&lt;/i&gt;" kata si &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/penebang-kayu-yang-tidak-tahu-berterima.html"&gt;penebang kayu yang tidak tahu berterima kasih&lt;/a&gt; itu sambil menangis "&lt;i&gt;Saya telah kehilangan semua yang saya miliki. Rumah, uang, ladang, kuda dan anak-anakku! Mengapa saya tidak percaya kepada Merlin? Hanya kematian yang belum menjemput saya. Saya sudah tidak tahan dengan penderitaan ini&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tidak begitu!&lt;/i&gt;" kata istrinya yang bijaksana "&lt;i&gt;Kita harus mulai bekerja keras kembali&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Dengan apa?&lt;/i&gt;" kata si penebang kayu "&lt;i&gt;Kita bahkan sudah tidak memiliki seekor keledaipun untuk bekerja!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita!&lt;/i&gt;" kata istrinya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tuhan hanya memberikan mereka sebuah keranjang yang di pinjam dari tetangganya. Dengan keranjang di punggung dan kapak di tangannya, dia akhirnya masuk kembali kedalam hutan untuk bekerja lagi sebagai penebang kayu demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dan semenjak itu pula, dia tidak pernah mendengar suara Merlin lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran yang dapat diambil adalah "Janganlah sombong dengan apa yang suda kita miliki, karena semua itu hanyalah titipan Tuhan".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-&amp;nbsp; T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M&amp;nbsp; A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj_t-HAsUv6mHcPzbWI07SuT7-Ff6O1QaC8-tY4-_uUz0P_ZLgLlOg5dMKAYgG8FKf1kpO-V1ZRg6fftOYC9A3ObVm0LJgQO35JubgLU6E1kNTN0ldDe9hlwcjZdSuVd5h53lkz6irgqDr/s72-c/e..jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Cerita Ular Yang Memberikan Emas</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-ular-yang-memberikan-emas.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 20 Jul 2015 21:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-1448364266165112132</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Pada dahulu kala, di suatu tempat hiduplah seorang petani miskin bernama Haridatta. Di suatu hari pada siang yang sangat panas, petani tersebut merasa sangat kepanasan dan berteduh dibawah pohon untuk berbaring sejenak. Tiba-tiba dilihatnya ular berbisa yang keluar dari bukit kecil di dekatnya, saat itu dia berpikir "&lt;i&gt;Pasti ular ini adalah penjaga ladang ini&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz9bAnx6389jGAC5Aw5SJWR0VBt4Ltns_QCg1APTxgQnbB9oswVslHZEOdICPa6BcsMdwjj1tUDSF1Xx4rVyvQZ6LqTjJXzUawRf2Rt1aZYsxX4uDjOZE5TBqguyLfnyKGZqVoS6ux4HcP/s1600/b.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz9bAnx6389jGAC5Aw5SJWR0VBt4Ltns_QCg1APTxgQnbB9oswVslHZEOdICPa6BcsMdwjj1tUDSF1Xx4rVyvQZ6LqTjJXzUawRf2Rt1aZYsxX4uDjOZE5TBqguyLfnyKGZqVoS6ux4HcP/s1600/b.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-ular-yang-memberikan-emas.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ular Yang Memberikan Emas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petani itupun pulang untuk mengambil sedikit susu dari rumahnya, menuangkan ke dalam mangkuk dan menaruhnya dekat sarang ular tersebut sebagai ucapan rasa terima kasih, lalu petani berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Wahai penjaga ladang ini, saya memberikan semangkuk susu ini sebagai ucapan terima kasih saya terhadap anda!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehabis itu, petani itu pun pulang ke rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, dia kembali lagi ke ladang untuk bekerja. Dia melihat mata uang emas di dalam mangkuk, dan sejak saat itu setiap hari kejadian yang sama berulang terus. Dia memberikan semangkuk susu kepada ular itu, dan setiap pagi dia selalu mendapatkan sebuah mata uang emas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari, petani tersebut akan pergi ke desa sebelah selama beberapa hari. Dan untuk itu, dia memerintahkan anaknya untuk menaruh semangkuk susu di depan sarang ular di ladang. Sang anak melakukan perintah ayahnya, memberikan semangkuk susu dan menaruhnya di depan sarang ular lalu pulang ke rumah. Keesokan paginya, saat dia membawakan semangkuk susu lagi, dia menemukan mata uang emas di mangkuk kemarin, dan sang anak berpikir :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sarang ular ini, mungkin penuh dengan mata uang emas. Jika saya membunuh ularnya, saya bisa mengambil sekaligus semuanya untuk saya&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada esok harinya lagi, saat dia menaruh semangkuk susu di depan sarang ular. Dia sengaja menunggu ular itu keluar, dan saat sang ular keluar dari sarangnya, sang anak memukul kepala ular itu dengan pentungan. Tetapi, ular itu masih beruntung selamat dari kematian. Dan dalam keadaan marah, ular itu mematuk sang anak dengan giginya yang tajam dan berbisa sehingga sang anak langsung meninggal. Orang-orang sekampung yang menemukan anak itu telah meninggal lalu menguburnya dan memanggil si petani (ayah sang anak) untuk segera pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua hari kemudian, si petani tiba di rumah dan mendapatkan penjelasan tentang kematian anaknya. Petani itu merasa sangat sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa hari, petani itu kembali mengambil semangkuk susu menuju ke ladang dan menaruh mangkuk susu tersebut di depan sarang ular, lalu memanggil ular itu untuk keluar dari sarangnya. Setelah lama menanti, akhirnya ular itupun keluar dari sarangnya dan berkata kepada si petani :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Keserakahan yang membawamu sekarang ke sini, keserakahan membuatmu lupa akan kematian anakmu. Mulai sekarang, persahabatan antara kita takkan bisa terjalin lagi. Anakmu yang bodoh telah memukul saya dengan pentungan, dan saya menggigitnya hingga meninggal. Bagaimana saya bisa melupakan pukulan itu? Dan bagaimana kamu bisa melupakan rasa duka atas kehilangan anakmu?&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, ular itu memberikan sebuah mutiara yang mahal kepada si petani dan masuk menghilang ke dalam sarang. Namun, sebelum pergi ular itu berkata : "&lt;i&gt;Jangan engkau datang lagi ke sarangku!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petani itu pun mengambil mutiara tersebut dan pulang kerumahnya, sambil menyesali kebodohan yang telah dilakukan anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Pelajaran yang dapat kita petik adalah "&lt;b&gt;Jangan serakah. Karena serakah dapat menghancurkan sebuah persahabatan bahkan kehilangan anggota keluarga&lt;/b&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-&amp;nbsp; T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M&amp;nbsp; A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz9bAnx6389jGAC5Aw5SJWR0VBt4Ltns_QCg1APTxgQnbB9oswVslHZEOdICPa6BcsMdwjj1tUDSF1Xx4rVyvQZ6LqTjJXzUawRf2Rt1aZYsxX4uDjOZE5TBqguyLfnyKGZqVoS6ux4HcP/s72-c/b.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Cerita Serigala Dan Anak Kambing Yang Berhati-Hati</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/serigala-dan-anak-kambing-yang-berhati.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 20 Jul 2015 20:12:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-2055699673409448077</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Suatu pagi, induk kambing akan pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan rumah tangganya dan terpaksa meninggalkan anaknya sendirian di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Nm0TPHWxmDwbkowkLcJSxjyX7TQKl0ZvUIdRAXrj0KgaqhmUEYmgEnSy-RoJId3x81p9f56II-M0tnwQzcbf3aK9EdifvyDBzmoDPg9KNSwulPGbB4wOR5OHYh-6CEeh6_p99YmEFz79/s1600/a.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Nm0TPHWxmDwbkowkLcJSxjyX7TQKl0ZvUIdRAXrj0KgaqhmUEYmgEnSy-RoJId3x81p9f56II-M0tnwQzcbf3aK9EdifvyDBzmoDPg9KNSwulPGbB4wOR5OHYh-6CEeh6_p99YmEFz79/s320/a.JPG" width="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/serigala-dan-anak-kambing-yang-berhati.html"&gt;&lt;b&gt;Serigala Dan Anak Kambing Yang Berhati-Hati&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mengunci pintu, dengan hati-hati induk kambing berkata kepada anaknya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jagalah rumah ini baik-baik anakku, jangan biarkan orang lain masuk kecuali mereka memberikan kata password. 'Serigala adalah musuh kita !'&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan saat itu ada seekor serigala yang mengintai kedua kambing itu dan mendengarkan pembicaraan mereka. Begitu induk kambing itu pergi dan menghilang dari pandangan, sang serigala lalu berjalan mendekati rumah dan mengetuk pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Serigala adalah musuh kita !&lt;/i&gt;" kata sang serigala dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang di ucapkan serigala adalah password yang benar, tetapi saat anak kambing mengintip dari celah pintu dan melihat sekilas bayangan dari luar pintu, dia merasa ragu untuk membukakan pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Coba perlihatkan tapak kaki kambingmu. Kalau tidak, saya tidak akan membiarkanmu masuk!&lt;/i&gt;" kata anak kambing berseru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, tapak kaki serigala dan tapak kaki kambing sangan berbeda bentuk. Karena itu, serigala tidak bisa memperlihatkan tapak kaki kambing dan dia pun pergi meninggalkan rumah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Untungnya saya berhati-hati&lt;/i&gt;" gumam anak kambing saat melihat serigala masuk kembali ke dalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Pelajaran yang dapat kita petik adalah "&lt;b&gt;Selalu berhati-hatilah sebelum melakukan sesuatu&lt;/b&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-&amp;nbsp; T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8Nm0TPHWxmDwbkowkLcJSxjyX7TQKl0ZvUIdRAXrj0KgaqhmUEYmgEnSy-RoJId3x81p9f56II-M0tnwQzcbf3aK9EdifvyDBzmoDPg9KNSwulPGbB4wOR5OHYh-6CEeh6_p99YmEFz79/s72-c/a.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Cerita Anak Gembala Yang Bijaksana</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-anak-gembala-yang-bijaksana.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 19 Jul 2015 05:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-3228428050907507858</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Pada jaman dahulu kala, ada seorang gembala kecil yang terkenal sampai jauh kemana-mana, karena bisa memberi jawaban yang bijaksana atas semua pertanyaan yang diberikan kepadanya. Kabar tersebut sampai ke telinga Raja di kerajaan itu, tetapi sang raja sendiri kurang percaya dengan apa yang orang kabarkan tentang gembala kecil itu. Karena itu, anak gembala tersebut diperintahkan untuk datang dan menghadap ke istana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGXZATvbot_XauEeoUt-IXscLrtgRbgCWCW4kNSYPGtNsWhCH14_qXYf7JD-QdyvjKmpjtFuKBFXu70vzh9GSLHwK02quJq9OpAnwLcwovPbYCfycVR_yAdcvsZyxzS1MIx_J9OpSv0O6f/s1600/e.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGXZATvbot_XauEeoUt-IXscLrtgRbgCWCW4kNSYPGtNsWhCH14_qXYf7JD-QdyvjKmpjtFuKBFXu70vzh9GSLHwK02quJq9OpAnwLcwovPbYCfycVR_yAdcvsZyxzS1MIx_J9OpSv0O6f/s320/e.jpg" width="194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-anak-gembala-yang-bijaksana.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Anak Gembala Yang Bijaksana&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Ketika dia tiba, Raja berkata kepadanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jika kamu dapat memberikan jawaban dari tiga pertanyaan yang akan saya berikan kepadamu, aku akan menganggap kamu sebagai anak saya sendiri dan kamu akan hidup berbahagia dengan saya di istanaku&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apakah ketiga pertanyaan tersebut, Paduka?&lt;/i&gt;" tanya anak gembala itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Yang Pertama adalah berapa banyak tetesan air yang ada di laut?&lt;/i&gt;" kata sang raja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tuanku Paduka, hentikanlah semua tetesan air yang ada dibumi sehingga tidak ada satu tetespun yang akan masuk ke laut sebelum saya menghitungnya. Dan saat itu, saya akan memberitahu Paduka berapa banyak tetesan yang ada dilaut!&lt;/i&gt;" jawab anak gembala itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Pertanyaan kedua. Berapa banyak bintang yang ada di langit?&lt;/i&gt;" kata Raja selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Beri aku selembar kertas besar!&lt;/i&gt;" kata anak gembala itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia membuat begitu banyak lubang dengan sebuah jarum, sehingga tidak memungkinkan lubang-lubang itu untuk di hitung. Setelah selesai membuat lubang-lubang, si anak gembala itu berkata...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jumlah bintang yang ada di langit, sama banyaknya dengan lubang yang ada di kertas ini. Adakah yang sanggup menghitungnya?&lt;/i&gt;" ucap si anak gembala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada seorangpun yang sanggup untuk menghitungnya. Kemudian Raja berkata lagi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Pertanyaan ketiga adalah berapa detik yang ada didalam keabadian?&lt;/i&gt;" Raja memberikan pertanyaannya yang terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Di kerajaan ini, terletak gunung adamantine satu mil tingginya, satu mil lebarnya dan satu mil dalamnya. Dan tiap seribu tahun, seekor burung datang untuk menggosok paruhnya ke gunung tersebut. Pada saat seluruh gunung sudah di gosok oleh si burung, maka detik pertama dari keabadian pun berlalu!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
jawab si &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-anak-gembala-yang-bijaksana.html"&gt;anak gembala&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
"&lt;i&gt;Kamu telah menjawab tiga pertanyaan saya dengan bijak. Dan untuk selanjutnya, kamu akan hidup bersama saya di istana serta saya akan memperlakukan kamu sebagai anak saya sendiri.&lt;/i&gt;" ucap sang Raja kagum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-&amp;nbsp; T&amp;nbsp; A&amp;nbsp; M&amp;nbsp; A&amp;nbsp; T&amp;nbsp; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGXZATvbot_XauEeoUt-IXscLrtgRbgCWCW4kNSYPGtNsWhCH14_qXYf7JD-QdyvjKmpjtFuKBFXu70vzh9GSLHwK02quJq9OpAnwLcwovPbYCfycVR_yAdcvsZyxzS1MIx_J9OpSv0O6f/s72-c/e.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.3</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag3.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 13 Jul 2015 20:01:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-5805703070826793176</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Berikut beberapa &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag3.html"&gt;cerita lucu pendek kocak banget bag.3&lt;/a&gt;, monggo dibaca........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSQMfqHIr5hGfiq77xmUBuHTrtcktBPjZbaFIrqbZs76fn62zjMZm7e3FoBeNFqSGiFRB8L55azsF8WcNFeXK15cNpEzJL-q2OQ3C4M61eJklngDuYTL8QGmkFS5OHj1d7r5Og2f92DsQ2/s1600/a.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSQMfqHIr5hGfiq77xmUBuHTrtcktBPjZbaFIrqbZs76fn62zjMZm7e3FoBeNFqSGiFRB8L55azsF8WcNFeXK15cNpEzJL-q2OQ3C4M61eJklngDuYTL8QGmkFS5OHj1d7r5Og2f92DsQ2/s320/a.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;IBU-IBU HAMIL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkisah ada 3 ibu-ibu hamil yang sedang mengobrol.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu 1 &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Kalo nanti saya ngelahirin, anak saya mau saya kasih nama IRNA.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Soalnya, nama suamiku IRfan sedangkan namaku NAni".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu 2 &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Kalo anak saya, mau dikasih nama DEVI.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Soalnya, nama suamiku DEde dan namaku VIna".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu ke-3 malah diem aja, lalu ibu-ibu yang laen nanya "Kenapa diem aja...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibu 3 &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Eeemm...gimana dong...?? Nama suamiku aBAS sedangkan namaku koKOM.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Masa, anakku mau di namain BASKOM.....!!!!".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;SEKALI SOPIR TETAP SOPIR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang terlibat percakapan di sebuah warung.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tara &amp;nbsp; &amp;nbsp;:"Heh, Jok.....Sekarang susah ya jadi sopir truk...!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joko &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Lah, emangnya kenopo....?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tara &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Sekarang banyak rampok.....truk isi permen aja dirampok, apalagi saya bawa truk&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; isinya motor !! Gimana yah....Saya jadi takut. Mau berhenti nyopir truk gituan ah...!!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joko &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Loh, kalo keluar.....Sampeyan mau kerja apaan.....?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tara &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Mau nyopir truk TINJA......"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joko &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Dasar....Morokosono...."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;AKIBAT BAPAK PELIT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seorang bapak yang sudah terkenal kepelitannya, diajak anak kesayangannya untuk naik Heli. Awalnya dia tidak setuju, karus bayar. Tetapi karena sayang sama anaknya, akhirnya ia pun setuju...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah sampai di bandara tempat Heli berada, si Pilot bilang.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Naik Heli bayar U$ 100. kalo nanti diatas anda bicara, akan di denda U$ 500. Tapi kalo anda tidak bicara sepatah katapun, akan saya kasih U$ 1000. Gimana, setuju...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si bapak pun setuju dengan perjanjian tersebut, lalu Heli diterbangkan oleh si pilot dengan cara manuver dan jungkir balik di udara. Setelah selesai mendarat, si pilot bilang ke si bapak.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilot &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"Wah......anda hebat, tidak bicara sepatah katapun...!!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bapak &amp;nbsp;:"Sebenarnya tadi saya mau bicara, tapi takut di denda...!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilot &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"memangnya anda mau bicara apa...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bapak &amp;nbsp;:"Anak saya jatuh.......!!!!" sambil berteriak dan mewek.............&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilot &amp;nbsp; &amp;nbsp; :"@#$%^# &amp;nbsp;(.)(.) &amp;nbsp;#^%$#@".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;DESY RATNASARI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepulang kuliah, Rini menunggu bis disebuah halte. Tiba-tiba ia di datangi seorang cowok lalu menegurnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cowok &amp;nbsp; :"Mbak......Desy Ratnasari yach....?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rini menjawab sambil setengah terkejut "Bukan...!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cowok itu menunduk malu, tapi masih penasaran dan nekat bertanya lagi.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cowok &amp;nbsp; :"Mbak.....Desy Ratnasari yach...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rini menjawab setengah risih "Bukaann...!!" sambil berpikir, "apa iya aku mirip Desy yah...!!".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rupanya, cowok itu masih penasaran dan kembali lagi bertanya "Mbak...Desy Ratnasari khan...?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
putus asa, Rini pun menjawab "Iyaaa....!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cowok itu lalu menyahut "Lho....kok ndak mirip....???!!!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Itulah sob, sedikit &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag3.html"&gt;cerita lucu pendek kocak banget bag.3&lt;/a&gt;. Semoga ceritanya bisa menghibur......&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/06/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab1.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bab2.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/08/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag-4.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.co.id/2015/09/cerita-lucu-pendek-kocak-banget-bag5.html"&gt;Cerita Lucu Pendek Kocak Banget Bag.5&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
-            
 &lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" /&gt;  -
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSQMfqHIr5hGfiq77xmUBuHTrtcktBPjZbaFIrqbZs76fn62zjMZm7e3FoBeNFqSGiFRB8L55azsF8WcNFeXK15cNpEzJL-q2OQ3C4M61eJklngDuYTL8QGmkFS5OHj1d7r5Og2f92DsQ2/s72-c/a.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Cerita Lucu Menu Makanan Perancis</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-menu-makanan-perancis.html</link><category>Kumpulan Cerita Lucu Paling Gokil Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 13 Jul 2015 05:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-1450512181549928515</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Setelah sekian abad nggak bikin postingan cerita lucu. Pada kesempatan kali ini Sharethisya mau memberikan sebuah cerita lucu tentang &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-menu-makanan-perancis.html"&gt;menu makanan Perancis&lt;/a&gt;. Bagaimana kelucuan ceritanya, sobat baca aja dech sendiri......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjscvp5zol425vn1OMZiDzqIA0NbqvR_sAMdEs4xSw-T9AYSPrQ9IPruzQHF5BEodc8c3DdzWNmZRjStstZlfimr7bsQtJGn1J27ukUviqqdIDl7LVGqYIgIU_PEuqhkhrC6k_qq8AnvuJ/s1600/a.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjscvp5zol425vn1OMZiDzqIA0NbqvR_sAMdEs4xSw-T9AYSPrQ9IPruzQHF5BEodc8c3DdzWNmZRjStstZlfimr7bsQtJGn1J27ukUviqqdIDl7LVGqYIgIU_PEuqhkhrC6k_qq8AnvuJ/s1600/a.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang beranggapan, kalo makanan yang kita santap diberi nama Perancis kelihatannya akan terasa lebih enak. Hal tersebut disebabkan antara lain karena anggapan bahwa semua yang berbau Perancis bermutu halus. Perancisinasi juga membuat orang yang bersantap mempunyai citra kabur tentang sebenarnya apa yang mau ia santap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya :&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Filet Mignon&lt;/i&gt;" secara harfiah artinya irisan yang lembut.&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Pate de fois gras&lt;/i&gt;" artinya liver paste.&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Chevalen&lt;/i&gt;" artinya daging kuda.&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Monsieur de Veau&lt;/i&gt;" artinya daging lembu muda, veal.&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Escargot d'France&lt;/i&gt;" artinya bekicot, keong.&lt;br /&gt;
Dan lain sebagainya.......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si Inem yang warungnya sering dikunjungi turis (bagpackers...&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjee-nWCeNll_c6pQaQADy5NHia0FB2QcpTJd54BnRVLo6nmTR6fBg8v_WxkWT-pg8NLcr0_okfTb0AdSum8Ix1Rvk3Ac0NUFsG7AT0afRx4wJFhIGawX26YwKu0zrSGdr2zPLTAhA1J-s/s1600/traveller.gif" /&gt;) Perancis, tidak mau kalah. Dia pasang menu makanan di warungnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;CHEF'S SPECIAL :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Oucing pete de Chine&lt;/i&gt; (Oseng Pete China)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Chateau de Batavie&lt;/i&gt; (Soto Betawi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Saiyour de Lourdes&lt;/i&gt; (Sayur Lodeh)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Roujaxe d'Oleque&lt;/i&gt; (Rujak Ulek)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;CafA&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;© a la Tobruq&lt;/i&gt; (Kopi Tubruk)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;Cappuccino de Preangers&lt;/i&gt; (Bajigur)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;Naxis Geaux Rain&lt;/i&gt; (Nasi Goreng)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;Manioc de Mer&lt;/i&gt; (Singkong Rebus)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;Vouz vour que tans Noir &lt;/i&gt;(Bubur Ketan Item)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;and special today&lt;/b&gt; :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;i&gt;Loun Tounge Saiyour&lt;/i&gt; (Lontong Sayur)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;Hab Max Janoux Lufaz Bayaour !! = Habis Makan Jangan Lupa Bayar !!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gimana sob, lucu bukan.......bahasa Perancis bukan......bahasa walanet iya.......Inem....Inem.....ada-ada aja lu..........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Itulah cerita lucu tentang &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-lucu-menu-makanan-perancis.html"&gt;menu makanan Perancis&lt;/a&gt;, semoga bisa bikin sobat NGAKAK dan sembuh dari STREEEEEZZZZZZZZ..............tErTAwALaH.....sebelum.....tErTAwA itu di lAraNg......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: center;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;img src="http://i566.photobucket.com/albums/ss104/konche2009/lari.gif" style="text-align: center;" /&gt;&lt;span style="text-align: center;"&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjscvp5zol425vn1OMZiDzqIA0NbqvR_sAMdEs4xSw-T9AYSPrQ9IPruzQHF5BEodc8c3DdzWNmZRjStstZlfimr7bsQtJGn1J27ukUviqqdIDl7LVGqYIgIU_PEuqhkhrC6k_qq8AnvuJ/s72-c/a.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cerita Kutukan Raja Pulau Mintin</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-kutukan-raja-pulau-mintin.html</link><category>Kumpulan Cerita Rakyat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 12 Jul 2015 07:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-5641380952712395954</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;b&gt;Cerita Rakyat Kalimantan Tengah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada dahulu kala ada sebuah kerajaan kecil di pulau Mintin, Kalimantan Tengah. Kerajaan itu di pimpin oleh raja yang arif dan bijaksan. Kehidupan rakyatnya terjamin dan sejahtera, rakyat sangat mencintai raja dan permaisuri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxYJbP4loKo6TtXILlUauRG7yAJ_S5HqV2aL2zvN7izATx1Ma-fUVsHx4e7BRneKC0xtGbBs_Pa55lNx4TcSNo4PAw57KPllxSJ0JjO8KmEz9uSmPaurAd_MKwY2ne_zdu3gIyC_fZw6sA/s1600/kutukan_raja_pulau_mintin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxYJbP4loKo6TtXILlUauRG7yAJ_S5HqV2aL2zvN7izATx1Ma-fUVsHx4e7BRneKC0xtGbBs_Pa55lNx4TcSNo4PAw57KPllxSJ0JjO8KmEz9uSmPaurAd_MKwY2ne_zdu3gIyC_fZw6sA/s320/kutukan_raja_pulau_mintin.jpg" width="227" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-kutukan-raja-pulau-mintin.html"&gt;Cerita Kutukan Raja Pulau Mintin&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari, permaisuri terserang penyakit aneh dan akhirnya meninggal dunia. Raja sangat berduka, ia menjadi kehilangan semangat dalam menjalankan pemerintahan. Oleh karena itu, ia bermaksud berlayar untuk menghilangkan semua kesedihannya hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mengutarakan rencananya, penasehat kerajaan bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Lalu siapakah yang akan menjalankan pemerintahan selama baginda pergi?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raja berpikir sejenak, lalu menjawab "&lt;i&gt;Kukira putra kembarku. &lt;b&gt;Naga dan Buaya&lt;/b&gt; pasti mampu menjalankan tanggung jawab ini. Tolong bantu mereka jika menghadapi kesulitan....!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang penasehat mengangguk tanda mengerti. Setelah itu raja memanggil kedua putra kembarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Anak-anakku, Ayahanda akan pergi sejenak untuk berlayar. Sepeninggal ibu kalian, Ayah merasa kehilangan semangat hidup. Jadi Ayah pikir, ada baiknya jika Ayah pergi sejenak untuk menenangkan diri. Sebab itu, Ayah minta kalian untuk menjalankan pemerintahan selama kepergian Ayah!&lt;/i&gt;" pesannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski Naga dan Buaya adalah anak kembar. namun, sifat keduanya sangatlah bertolak belakang. Buaya yang bersifat baik dan pemurah, menjawab permintaan ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jangan khawatir, Ayah pergilah. Ananda berharap Ayah selamat dalam perjalanan dan pulang dalam keadaan yang lebih baik&lt;/i&gt;". ucapnya Buaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan Naga yang sifatnya bertolak belakang dengan Buaya, merasa kalau permintaan ayahnya itu sebagai beban "&lt;i&gt;Hmm...tapi tak apalah. Jika ayah pergi, aku bisa menggunakan harta kerajaan untuk bersenang-senang&lt;/i&gt;" pikir Naga dalam hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah raja berangkat, Naga mulai berulah. Ia tidak mau mendampingi Buaya menjalankan pemerintahan. Sehari-hari, kerjanya hanya tiduran dan bersenang-senang. Ia bahkan memaksa penasehat kerajaan untuk memberinya uang setiap hari, dan semua uang itu ia habiskan untuk berjudi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kesal dengan tingkah laku Naga, Buaya lalu menghadap penasehat kerajaan untuk menegur Naga. Namun, Naga tidak mengindahkan semua nasehat. Ia bahkan mengancam akan melaporkan penasehat kerajaan pada ayahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
"&lt;i&gt;Aku akan bilang pada Ayah, bahwa kau yang telah menghambur-hamburkan uang kerajaan. Ayah pasti lebih percaya pada anaknya sendiri&lt;/i&gt;" kata Naga dengan sombong. Penasehat kerajaan pun tidak berani menasehati Naga lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari berganti hari, tingkah laku Naga pun semakin menjadi-jadi. Bersama para pengawalnya, ia mendatangi rumah-rumah penduduk dan memaksa mereka untuk membayar pajak yang lebih besar. Mendengar tindak tanduk Naga, Buaya menjadi sangat marah. Tanpa membuang waktu, ia mendatangi Naga dan menegurnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Naga, apa yang kau lakukan? Bukankah kau seharusnya menjalankan amanah yang dii berikan Ayah?&lt;/i&gt;" ucap Buaya menegur Naga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil tertawa-tawa, Naga mengejeknya "&lt;i&gt;Buaya, kau memang pengecut. Apa gunanya menjadi raja, jika tidak bisa bersenang-senang...! ha...ha...ha...!!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buaya tidak tahan lagi, ia bertekad untuk menghentikan semua perbuatan Naga. Namun, Naga pasti tidak akan menyerah begitu saja. Dengan segenap kekuatannya, ia melawan Buaya. Pertempuran pun tak terelakkan. Dengan membawa pasukan masing-masing, mereka bertempur habis-habisan. Korbanpun berjatuhan, banyak pengawal yang mati sia-sia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah perjalanannya, hati raja gundah gulana. Ia merasa sesuatu sedang terjadi di kerajaannya, ia lalu memerintahkan awak kapal untuk pulang. Firasatnya benar. Sesampainya di kerajaan, ia melihat banyak mayat bergelimpangan dimana-mana. Belum hilang rasa herannya, ia melihat kedua putra kembarnya sedang bertarung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apa-apaan ini...?&lt;/i&gt;" teriak sang raja. Naga dan Buaya serentak menoleh pada ayahnya. Mereka langsung menghentikan pertarungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buaya menghampiri raja dan berkata "&lt;i&gt;Ampun Ayah, Ananda hanya ingin menghentikan tindakan Naga yang semena-mena&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bohong! Ia iri padaku. Ia ingin menjadi raja tunggal, dan ingin membunuhku!&lt;/i&gt;" teriak Naga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apapun itu, kalian telah menyia-nyiakan kepercayaan Ayah. Lihatlah, berapa banyak korban jatuh gara-gara ulah kalian?&lt;/i&gt;" jawab raja dengan marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langit menghitam dan petir menggelegar, ketika raja berteriak meluapkan amarahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Demi ibumu, aku harus menghukum kalian berdua! Buaya, jadilah kau seekor buaya. Ayah tahu tujuanmu baik, melindungi rakyat. Tapi, kau juga menyengsarakan mereka. Maka tinggallah di pulau ini, dan jagalah rakyat dari serangan musuh&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seketika, berubahlah Buaya menjadi seekor buaya yang diiringi suara petir yang terus menggelegar. Melihat saudaranya telah berubah menjadi buaya, Naga pun ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Ampun ayah, maafkan aku!&lt;/i&gt;" Naga memohon ampun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raja memandang anaknya dengan penuh penyesalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Naga, jadilah kau naga yang sesungguhnya. Karena kesalahanmu, semuanya menjadi kacau. Pergilah dari pulau ini, tinggallah di sungai Kapuas. Tugasmu adalah menjaga sungai Kapuas agar tidak ditumbuhi cendowan bantilung".&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;i&gt;Dalam sekejap, Naga pun berubah menjadi seekor naga. Ia pergi meninggalkan ayahnya dan tinggal di sungai Kapuas untuk selamanya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;- &amp;nbsp;&lt;/i&gt;T A M A T&lt;i&gt; &amp;nbsp;-&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxYJbP4loKo6TtXILlUauRG7yAJ_S5HqV2aL2zvN7izATx1Ma-fUVsHx4e7BRneKC0xtGbBs_Pa55lNx4TcSNo4PAw57KPllxSJ0JjO8KmEz9uSmPaurAd_MKwY2ne_zdu3gIyC_fZw6sA/s72-c/kutukan_raja_pulau_mintin.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cerita Putri Dan Kacang</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-putri-dan-kacang.html</link><category>Kumpulan Cerita Anak Terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 11 Jul 2015 05:20:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-3535105177069929881</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;Alkisah, ada seorang pangeran tampan yang ingin menikah dengan seorang putri. Karena mensyaratkan wanita yang akan di nikahinya haruslah seorang putri sejati, maka dia berkelana ke seluruh penjuru negeri untuk menemukannya. Sayangnya, walaupun ada banyak wanita, sulit untuk menentukan mana putri sejati. Akhirnya pangeran pulang dengan tangan hampa dan hati yang sedih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnePtoTvpFvlPVfBFMu8IUJC5XHyTK8rA1z9kOADXzh0H2-5sCD0Q3rGUsg9ELTKdP6kkS75mi8xxuMoPxIpyGu5W5b2RxAo44UlUoDYmwMP6QLRG-LwmYgBW9-2CpUK80A6t_XkiUAbQM/s1600/a.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnePtoTvpFvlPVfBFMu8IUJC5XHyTK8rA1z9kOADXzh0H2-5sCD0Q3rGUsg9ELTKdP6kkS75mi8xxuMoPxIpyGu5W5b2RxAo44UlUoDYmwMP6QLRG-LwmYgBW9-2CpUK80A6t_XkiUAbQM/s320/a.JPG" width="255" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-putri-dan-kacang.html"&gt;Cerita Putri Dan Kacang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di suatu malam, hujan badai turun membasahi bumi dengan mengerikan disertai guntur dan kilat. Waktu itu, terdengar ketukan dari luar pintu istana. Raja tua, ayah si pangeran pergi membukakan pintu. Ketika pintu dibuka, Raja tua menemukan seorang wanita muda berdiri di depan pintu, dia mengaku sebagai putri sejati yang di cari-cari pangeran. Namun karena kehujanan, rambut dan pakaiannya menjadi basah dan penampilannya terlihat aneh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raja tua meminta Ratu tua untuk menilai. apa benar wanita yang datang malam-malam sambil hujan-hujanan datang ke istana adalah putri sejati. Setelah berpikir sejenak, dia punya akal untuk meletakkan kacang di atas lantai kemudian ditutupi oleh dua puluh kasur. Tanpa memberitahu apa yang dilakukannya, Ratu tua kemudian meminta si wanita itu tidur. Besok barulah diputuskan, si wanita putri sejati atau bukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, Raja, Ratu dan Pangeran bertanya "&lt;i&gt;Apakah kamu bisa tidur nyenyak?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Oh, tidak&lt;/i&gt;" katanya "&lt;i&gt;Aku tidak bisa memejamkan mataku sama sekali. Aku merasa seperti berbaring diatas sesuatu yang keras. Kini, seluruh tubuhku pegal-pegal. Ini mengerikan!&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini semua orang tahu, jika wanita muda ini adalah seorang putri sejati. Karena, dia bisa merasakan kacang kecil di bawah tumpukkan dua puluh kasur. Pangeran pun senang, karena telah menemukan wanita impiannya. Kemudian, pangeran meminang wanita muda itu sebagai istri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-putri-dan-kacang.html"&gt;Cerita Putri dan Kacang&lt;/a&gt; ini diambil dari karya Hans Christian Andersen yang berjudul "Princess and The Pea".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T &amp;nbsp;A &amp;nbsp;M &amp;nbsp;A &amp;nbsp;T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnePtoTvpFvlPVfBFMu8IUJC5XHyTK8rA1z9kOADXzh0H2-5sCD0Q3rGUsg9ELTKdP6kkS75mi8xxuMoPxIpyGu5W5b2RxAo44UlUoDYmwMP6QLRG-LwmYgBW9-2CpUK80A6t_XkiUAbQM/s72-c/a.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cerita Keong Mas</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-keong-mas.html</link><category>Kumpulan Cerita Rakyat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 10 Jul 2015 07:59:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-5996830658290572268</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;b&gt;Cerita Rakyat Jawa Tengah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Alkisah pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang &amp;nbsp;pemuda bernama &lt;b&gt;Galoran&lt;/b&gt;. Ia termasuk orang yang disegani karena kekayaan dan pangkat orangtuanya. Namun, Galoran sangatlah malas dan boros. Sehari-hari kerjanya hanya menghamburkan kekayaan orangtuanya. Bahkan, pada waktu orangtuanya meninggal dunia, ia semakin sering berfoya-foya. Karena itu, lama kelamaan habislah harta orangtuanya. Walaupun demikian, tidak membuat Galoran sadar juga. Bahkan, waktu dihabiskannya hanya dengan bermalas-malasan dan berjalan-jalan. Iba, warga kampung melihatnya. Namun, setiap ada warga yang menawarkan pekerjaan kepadanya. Galoran hanya makan dan tidur saja, tanpa mau melakukan pekerjaannya tersebut. Akhirnya, Galoran dipungut oleh seorang janda berkecukupan untuk menjadi teman hidupnya. Hal ini membuat Galoran sangat senang "Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba" demikian pikir Galoran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT3nf_ANHPG2ZtpuRtetM4QscPphQUj7OUZtXRw2-E-Tb-7qE7CJoxTAdtRXPvs7kLKCbAeg7GRO3ab3FlzSKGNNaUe3M1tVH7wdBrXUT_HAjytqpVHa5TBb6U36GWhxG-bdBLvss7l0LQ/s1600/1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="264" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT3nf_ANHPG2ZtpuRtetM4QscPphQUj7OUZtXRw2-E-Tb-7qE7CJoxTAdtRXPvs7kLKCbAeg7GRO3ab3FlzSKGNNaUe3M1tVH7wdBrXUT_HAjytqpVHa5TBb6U36GWhxG-bdBLvss7l0LQ/s320/1.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/cerita-keong-mas.html"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Cerita Keong Mas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Janda tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sangat rajin dan pandai menenun, namanya &lt;b&gt;Jambean&lt;/b&gt;. Begitu bagusnya tenunan Jambean sampai dikenal diseluruh dusun tersebut. Namun, Galoran sangat membenci anak tirinya itu, karena sering menegurnya ketika ia sedang bermalas-malasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa benci Galoran sedemikian dalamnya, sampai-sampai ia tega merencanakan pembunuhan terhadap anak tirinya itu. Dengan tajam ia berkata pada istrinya "&lt;i&gt;hai Nyai, sungguh beraninya Jambean kepadaku. Beraninya ia menasehati orangtua! Patutkah itu...?&lt;/i&gt;" "&lt;i&gt;Sabar kak, Jambean tidak bermaksud buruk terhadap kakak&lt;/i&gt;" bujuk istrinya "&lt;i&gt;Tahu aku, mengapa ia berbuat kasar kepadaku! Agar aku meninggalkan rumah ini!!&lt;/i&gt;" Seru Galoran sambil melototkan matanya. "&lt;i&gt;Jangan begitu kak, Jambean hanya sekedar mengingatkan, agar kakak mau bekerja&lt;/i&gt;" demikian &amp;nbsp;usaha sang istri meredakan amarahnya. "&lt;i&gt;Ahhh, omong kosong....Sekarang kamu harus memilih..... aku atau anakmu...?&lt;/i&gt;" demikian Galoran mengancam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedih sekali hati ibu Jambean, ia menangis siang malam karena hatinya bingung. Ratapnya "&lt;i&gt;Sampai hati bapakmu menyiksaku Jambean!! Jambean anakku, mari kemari nak!&lt;/i&gt;" serunya lirih. "&lt;i&gt;Sebentar, mak. Tinggal sedikit tenunanku&lt;/i&gt;" jawab Jambean. "&lt;i&gt;Nah, selesai sudah...!&lt;/i&gt;" serunya lagi. Jambean langsung mendekati ibunya yang tengah bersedih "&lt;i&gt;Mengapa emak bersedih saja?&lt;/i&gt;" tanyanya dengan iba. Maka diceritakanlah rencana suaminya yang merencanakan akan membunuh Jambean. Dengan sedih Jambean pun berkata "&lt;i&gt;Sudahlah mak jangan bersedih, biarlah aku memenuhi keinginan bapak. Yang benar akhirnya akan bahagia, mak! Namun hanya satu pesanku mak. Apabila aku sudah dibunuh bapak. janganlah mayatku dikubur tapi buang saja ke bendungan&lt;/i&gt;" ucapnya. Dengan sangat sedih, sang ibu pun mengangguk-angguk. Akhirnya, Jambean pun dibunuh oleh bapak tirinya. Dan sesuai permintaan Jambean, sang ibu membuang mayat anaknya di bendungan. Dengan ajaib, batang tubuh dan kepala Jambean berubah menjadi udang dan siput atau disebut juga keong dalam bahasa Jawanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*****&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tersebutlah di Desa Dadapan, dua orang janda bersaudara bernama &lt;b&gt;Mbok Rondo Sambega&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Mbok Rondo Sembadil&lt;/b&gt;. Kedua janda itu hidup sengsara, mata pencahariannya sebagai pencari kayu dan daun talas. Suatu hari, kedua bersaudara itu pergi ke dekat bendungan untuk mencari daun talas. Mereka terpana melihat keong yang berwarna keemasan "&lt;i&gt;Alangkah indahnya keong ini&lt;/i&gt;" seru Mbok Rondo Sambega "&lt;i&gt;Lihatlah, betapa indahnya warna kulitnya kuning keemasan, aku ingin memeliharanya&lt;/i&gt;" serunya lagi "&lt;i&gt;Ya, sangat indah. Kita bawa saja keong ini pulang&lt;/i&gt;" sahut Mbok Rondo Sembadil. Maka, diambilnya keong itu untuk dibawa pulang. Kemudian, keong itu mereka taruh di tempayan tanah liat di dapur. Sejak mereka memelihara keong emas itu, kehidupan mereka berubah. Terutama setiap mereka pulang bekerja, di dapur sudah tersedia makanan dan rumah menjadi rapih juga bersih. Mbok Rondo Sambega dan Mbok Rondo Sembadil merasa heran dengan adanya hal tersebut. Sampai pada suatu hari, mereka berencana untuk mencari tahu, siapakah yang telah melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besoknya, mereka berpura-pura pergi untuk mencari kayu dan daun talas. Setelah berjalan agak jauh, mereka kembali lagi menyelinap ke dapur. Dari dapur terdengar suara gemerisik, kedua bersaudara itu mengintip dan melihat seorang gadis cantik keluar dari tempayan tanah liat yang berisi keong mas peliharaan mereka "&lt;i&gt;Tampaknya, dia adalah jelmaan dari keong mas itu&lt;/i&gt;" bisik Mbok Rondo Sambega kepada Mbok Rondo Sembadil "&lt;i&gt;Ayo kita tangkap, sebelum dia menjelma lagi menjadi keong mas&lt;/i&gt;" bisik Mbok Rondo Sembadil. Dengan perlahan-lahan mereka masuk ke dapur, lalu ditangkapnya gadis yang sedang asyik memasak itu "&lt;i&gt;Ayo ceritakan, siapa kamu sebenarnya?&lt;/i&gt;" desak Mbok Rondo Sambega "&lt;i&gt;Bidadarikah kamu?&lt;/i&gt;" sahutnya lagi. "&lt;i&gt;Bukan mak, saya manusia biasa. Saya telah dibunuh dan dibuang oleh orangtua saya, sehingga saya menjelma menjadi keong mas&lt;/i&gt;" sahut Jambean lirih. Mereka terharu mendengar cerita keong mas. Akhirnya kedua bersaudara itu mengangkat keong mas menjadi anak angkat mereka. Sejak saat itu keong mas membantu mereka dengan menenun. Tenunannya sangat indah dan bagus, sehingga terkenallah tenunan itu ke seluruh negeri. Dan kedua janda itu dari hari ke hari bertambah kaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sampailah tenunan itu di ibukota kerajaan. Sang raja muda sangat tertarik dengan tenunan keong mas tersebut. Lalu, sang raja muda memutuskan untuk melihatnya sendiri pembuatan tenunan tersebut dengan menyamar sebagai saudagar kain. Akhirnya, sang raja mengetahui perihal keong mas. Sang raja sangat tertarik dengan kecantikan dan kerajinan keong mas. Lalu sang raja muda, menitahkan kedua bersaudara untuk membawa keong mas ke kerajaan. Kemudian, sang raja muda meminang keong mas untuk dijadikan permaisurinya. Dan kedua janda bersaudara itu sangat senang melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &amp;nbsp;T A M A T &amp;nbsp;-&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT3nf_ANHPG2ZtpuRtetM4QscPphQUj7OUZtXRw2-E-Tb-7qE7CJoxTAdtRXPvs7kLKCbAeg7GRO3ab3FlzSKGNNaUe3M1tVH7wdBrXUT_HAjytqpVHa5TBb6U36GWhxG-bdBLvss7l0LQ/s72-c/1.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kisah Nyata Tujuh Hari Berbulan Madu Dengan Kuntilanak</title><link>http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/kisah-nyata-tujuh-bulan-berbulan-madu.html</link><category>Kumpulan Cerita Misteri</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 9 Jul 2015 06:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5451712066595781333.post-6086655240634811275</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kisah mistis ini benar-benar terjadi di kota Stabat, menimpa seorang penarik Bentor (becak bermotor) bernama Karto. Selama tujuh malam dia berbulan madu dengan Kuntilanak.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Lalu apa yang terjadi......?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;
Kota Stabat, Ibu kota kabupaten Langkat, Sumatera Utara, di penghujung bulan Mei terlihat sepi. Kendaraan roda dua dan roda empat yang biasanya hilir mudik melintas di tengah kota, malam itu tidak kelihatan. Sejak senja hingga larut malam, gerimis memang turun membasahi jalan raya. Mungkin karena itu, warga lebih memilih diam di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam itu, menurut penanggalan Jawa, adalah &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/kisah-nyata-tujuh-bulan-berbulan-madu.html"&gt;malam jum'at kliwon&lt;/a&gt;. Malam yang diyakini angker, karena sering terjadi peristiwa mistis. Namun, di jaman sekarang malam keramat itu sudah tidak di anggap lagi angker. Lihat saja, abang-abang penarik bentor tetap saja mencari muatan, tanpa memperdulikan keangkeran malam jum'at kliwon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjncuSACwpMZtNdj9w7itIV7K26zikU8hEVAQNqhrynKPnosV_zMaQcIN3Kx674dJfxOPq2gJLS90eJmi65xUqeAlosmDkguLM3yDkdL0JKwoyAuJl8j_Zj1D1btnvpWJoux7g2vksIFZTy/s1600/a.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjncuSACwpMZtNdj9w7itIV7K26zikU8hEVAQNqhrynKPnosV_zMaQcIN3Kx674dJfxOPq2gJLS90eJmi65xUqeAlosmDkguLM3yDkdL0JKwoyAuJl8j_Zj1D1btnvpWJoux7g2vksIFZTy/s320/a.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu penarik bentor itu adalah Karto. Meskipun malam jum'at kliwon, dan hujan gerimis tidak berhenti, dia terus mencari penumpang. Malam baru pukul 23.15 malam, kota Stabat yang biasanya ramai menjadi sunyi seperti kota mati, Karto tetap setia menanti calon penumpang bentornya. Sebuah bus jurusan Banda Aceh - Medan berhenti. Seorang perempuan memakai baju kuning turun dari atas bus. Sambil menenteng payung di tangannya, wanita itu berdiri di pinggir jalan menanti kendaraan umum yang lewat. Lalu dia melambaikan tangannya ke arah Karto. Bergegas Karto menyalakan bentornya, dan segera menghampiri wanita itu. Dalam hati, Karto kegirangan. Sebab jarang sekali dia mendapatkan penumpang perempuan cantik seperti malam ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Becak, bang....!&lt;/i&gt;" ujar wanita itu dengan suara lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto tidak sempat menyahut, sebab mulutnya seperti terkunci melihat betapa cantiknya perempuan calon penumpangnya itu. Wanita itupun naik ke atas bentor. Darah Karto tersirap ke ubun-ubun, sebab secara tak sengaja rok pendek yang di pakai wanita itu tersingkap, sehingga terlihat pahanya yang putih mulus. Berulang kali Karto harus menelan air liurnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kemana tujuannya, dik...?&lt;/i&gt;" tanya Karto sambil menahan gejolak dalam dada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Ke desa Ulat Berayun....!&lt;/i&gt;" jawab si wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto segera tancap gas menuju alamat yang disebutkan. Tapi anehnya, baru sekitar 15 menit Karto memacu bentornya, tiba-tiba dia merasa ditempat yang sangat asing baginya. Ya, Karto seperti memasuki kota metropolitan yang sangat megah. Kendaraan mewah hilir mudik dan perempuan-perempuan cantik keluar masuk plaza. Seingat Karto tidak ada plaza-plaza yang mewah seperti itu, bahkan mobil-mobil yang hilir mudik seperti sangat asing di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Rumahnya masih jauh, dik...?&lt;/i&gt;" tanya Karto, sambil terus memikirkan keganjilan yang dihadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Di ujung jalan sana, bang...!&lt;/i&gt;" jawab wanita itu dengan suara lembut dan manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Berhenti, bang...!&lt;/i&gt;" cetusnya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto menghentikan bentornya di depan rumah megah bagaikan sebuah istana. Halamannya luas ditumbuhi rumput hijau dan bunga aneka warna. Bagian teras rumah itu dihiasi lampu kristal yang sangat wah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Singgah ya bang, nanti aku bikinin bandrek susu...!&lt;/i&gt;" ajak wanita itu ramah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Karto tidak dapat menolak ajakan itu, sebab wanita itu sudah bergelayut di pundaknya. Kebetulan udara sangat dingin, minum bandrek susu pasti dapat menghangatkan badan. Disamping itu, jarang sekali dia mendapatkan tawaran sebaik ini dari seorang penumpang. Apalagi dari gadis yang cantiknya selangit. Begitulah bisik batin Karto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Karto masih sibuk mengendalikan perasaannya, Wanita itu membuka pintu depan rumahnya. Karto dipersilahkan duduk di ruang tamu yang tertata rapi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Duduk sebentar ya, bang. Aku ke dapur dulu menyiapkan minuman buat abang...!&lt;/i&gt;" kata si wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaranya sangat lembut dan manja. Karto hanya bisa mengangguk, dia terus terkagum-kagum melihat perabotan dalam rumah yang serba mewah dan megah itu. "&lt;i&gt;Pastilah gadis ini anak orang kaya, karena rumahnya saja bagaikan istana raja&lt;/i&gt;" bisik Karto dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria beranak satu ini lebih kagum lagi, saat dia menatap perempuan pemilik rumah datang membawa dua gelas minuman, dan telah berganti baju setengah telanjang. Lekuk tubuhnya terlihat nyata dimata Karto, perempuan itu hanya tersenyum menggoda. Ketika menyuguhkan gelas berisi bandrek susu, Karto dapat melihat dengan leluasa dua bukit kembar tegak berdiri runcing di dadanya yang montok. Perempuan itu, lagi-lagi hanya tersenyum menggoda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Malam ini, abang menginap di rumahku saja ya? Aku takut sendirian di rumah bang!&lt;/i&gt;" rengeknya manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kedua orang tua mu kemana...?&lt;/i&gt;" tanya Karto agak gugup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sudah meninggal dunia, bang. Ayah meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan Ibu meninggal karena bunuh diri&lt;/i&gt;" cerita perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;iOooO...&lt;/i&gt;" Karto melongo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sampai akhirnya perempuan itu bersandar di pundaknya. Kemudian, jari jemarinya yang lembut menyusuri pusat-pusat birahi di tubuh Karto. Karto pun tidak kuasa untuk tidak membalas sentuhan itu. Bahkan, Karto melakukannya lebih agresif. Dan syahwatnya pun menuju puncak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bang, kita melakukannya didalam kamar saja ya...!&lt;/i&gt;" ajak si perempuan sambil melepaskan dekapannya. Karto hanya menurut saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Gendong, bang...!&lt;/i&gt;" rengek perempuan itu manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto menuruti saja keinginannya. Tubuh sintal padat dan berisi itu di bopongnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kamarnya dimana...?&lt;/i&gt;" Tanya karto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Nanti aku kasih tahu...!&lt;/i&gt;" jawab perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto berjalan mengikuti perintah perempuan itu yang memintanya menuju ruangan di lantai dua. Ruangan di lantai dua ini lebih mewah lagi. Lalu menuju sebuah kamar, di sana ada tempat tidur yang terbuat dari kayu jati pilihan berukir burung rajawali yang sedang mengepakkan sayapnya. Cahaya kamar itu remang-remang, bau aroma wangi memenuhi seluruh ruangan yang di desain untuk pasangan pengantin baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Nama adik siapa...?&lt;/i&gt;" tanya Karto penasaran. Begitu terpesonanya sampai dia lupa menanyakan nama perempuan cantik yang mengajaknya bercinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sri Kunti...!&lt;/i&gt;" jawab perempuan itu manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Namaku Karto...!&lt;/i&gt;" sahut Karto, tanpa diminta mengenalkan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sempat terlintas dalam benak Karto, kalau nama perempuan ini aneh, tidak seperti nama kebanyakan perempuan. Tapi apa arti sebuah nama, bisik hatinya. Karto sudah tidak tahan ingin segera melepaskan nadsu birahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Jangan buru-buru bang, sabar sebentar...!&lt;/i&gt;" pinta Sri Kunti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Aku sudah tidak tahan...!!!&lt;/i&gt;" kata Karto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tapi kita harus menikah dulu...!" ujar Sri Kunti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Siapa yang akan menikahkan kita...?&lt;/i&gt;" tanya Karto, sedikit heran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Itu orangnya..!&lt;/i&gt;" Sri Kunti menunjuk ruangan tengah rumahnya dari lantai dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aneh, ruangan itu sudah ramai orang berkumpul. Mereka semua memakai baju bagus, layaknya akan menghadiri resepsi pernikahan. Ketika Karto masih kebingungan, Sri Kunti langsung berjalan menggandeng tangan Karto. Bersamaan dengan itu, Karto melihat busana yang dipakai Sri Kunti telah berubah menjadi busana pengantin berwarna putih. Padahal sebelumnya, Sri Kunti mengenakan baju yang transparan. "&lt;i&gt;Ah, aneh sekali! mengapa bisa begitu cepat?&lt;/i&gt;" Keraguan ini sempat terlintas di pikiran Karto. Namun entah mengapa, dia kemudian tidak mempersoalkannya. Karto sendiri makin bertambah bingung, sebab dirinya juga telah memakai jas berwarna hitam dan memakai dasi. Padahal sebelumnya, dia berpakaian lusuh dengan jeans belel kesayangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, mereka berdua menghadap penghulu yang akan menikahkannya. Akad nikah yang Karto laksanakan, tidak seperti pernikahan dengan isterinya yang setia menunggunya di rumah. Karto cukup hanya mengucapkan ikrar setia, setelah itu resmilah mereka sebagai pasangan suami isteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah resepsi pernikahan selesai, semua tamu yang datang sudah pulang. Kini tinggal mereka berdua di dalam rumah besar itu. Hujan gerimis berubah menjadi sangat deras. Udara dingin menusuk tulang, Karto membutuhkan kehangatan, Sri Kunti pun demikian sama membutuhkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sekarang kita sudah resmi menjadi pasangan suami isteri, silahkan abang menikmati tubuhku&lt;/i&gt;" kata Sri Kunti. Sehelai demi sehelai kain pembalut tubuhnya dia buka, sehingga tampaklah pemandangan yang membuat seluruh tubuh dan terutama lutut Karto gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasangan yang barusan melangsungkan ikrar hidup berdua itu, sudah tidak sabar menikmati malam pertamanya. Karto menggendong tubuh Sri Kunti menuju kamar pengantin yang telah dipersiapkan untuk mereka berdua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh sintal itu dibaringkan diatas kasur empuk. Permainan birahi segera mereka lakukan. Pasangan pengantin ini berpacu menuju puncak birahi, tak ada lagi kata-kata yang terucap dari bibir keduanya. Masing-masing berkonsentrasi menuju finish, keduanya berlari sama-sama kencang dan sama-sama binal seperti kuda liar Sumbawa. Desah napas kenikmatan keduanya seirama dengan goyangan tubuh Sri Kunti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto merasakan puncak kenikmatan yang tiada tara. Selama ini, setiap dia berhubungan dengan isterinya selalu terasa hambar &lt;i&gt;&lt;b&gt;seperti kurang garam&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Demikian pula ketika dia melakukannya dengan PSK. Karto merasakan biasa-biasa saja. Tapi pada malam ini, dia merasakan kenikmatan yang sungguh luar biasa. Biasanya, setelah dua kali Karto memuntahkan rudalnya, tubuh pasangannya lemas. Berbeda dengan Sri Kunti, meskipun permainan diatas ranjang sudah berlangsung selama hampir dua jam, stamina tubuhnya masih stabil. Berbeda dengan Karto, dia sudah tidak sanggup lagi melanjutkan permainan. Dia menyerah kalah.........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Ayo, lanjutkan lagi bang...!&lt;/i&gt;" pinta Sri Kunti, menantang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Aku sudah tidak sanggup Sri...&lt;/i&gt;" jawab karto menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Biasanya abang tidak pernah menyerah...!&lt;/i&gt;" kata Sri Kunti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kaulah perempuan satu-satunya yang dapat menaklukanku. Kau hebat Sri...!&lt;/i&gt;" puji Karto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sri Kunti hanya tersenyum mendapat pujian ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Kapan kita ulangi lagi, bang...?&lt;/i&gt;" tanya Sri Kunti manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Besok malam...!&lt;/i&gt;" jawab Karto tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Abang tidak pulang.....?&lt;/i&gt;" tanya Sri Kunti lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Untuk apa aku pulang...isteriku di rumah tidak dapat memberikan kepuasan. Berhubungan intim dengannya sama dengan memeluk bantal guling, tidak ada rasanya...!&lt;/i&gt;" Karto mengeluh tentang isterinya, yang usianya lima tahun lebih tua darinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Malam sudah menjelang subuh, kita tidur ya bang...!&lt;/i&gt;" bisik Sri Kunti manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Keduanya segera memejamkan mata. Karena tubuh mereka sudah sangat letih, sebentar saja mereka sudah terlelap tertidur pulas. Dan mereka melewatkan waktu yang sangat panjang dalam tidur itu. Menjelang senja, Karto baru terbangun dari tidurnya. Lampu didalam rumah sudah menyala semuanya. Sementara itu, Sri Kunti baru saja selesai mandi keramas. Rambutnya yang panjang hingga sepinggul, masih terlihat basah. Tubuh Karto masih terasa lemah, seluruh sendi-sendi tulangnya terasa mau copot semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bang mandi dulu, aku sudah siapkan air hangat dan handuk dalam kamar mandi&lt;/i&gt;" kata Sri Kunti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karto menuruti saja perintah Sri Kunti. Dia segera mandi di sebuah kamar mandi yang mewah. Dia pun seperti mendapat durian runtuh. Tinggal di rumah mewah, dengan isteri yang cantiknya selangit. Selepas mandi, di meja makan Sri Kunti sudah menyiapkan hidangan santap malam. Mereka berdua pun menikmati makan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesai makan malam, Sri Kunti mengajak Karto ke taman yang ada di belakang rumah. Mereka berdua bercengkrama, sambil bermain ayunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sri, permainannya kita lanjutkan di dalam rumah saja ya...!&lt;/i&gt;" Ajak Karto yang sudah tidak sabar ingin segera melampiaskan nafsu birahinya. Sri Kunti pun mengangguk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Gendong, bang...!&lt;/i&gt;" rengek Sri Kunti manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permintaan Sri Kunti ini tidak dapat ditolaknya. Karto membawa Sri Kunti ke dalam kamar tidur, kain sprei sudah di ganti dengan yang baru. Tubuh Sri Kunti dia baringkan di atas kasur empuk. Mereka segera berlari ke puncak birahi. Permainan malam kedua ini lebih hebat dan lebih gila lagi, mereka baru mengakhiri permainan ranjangnya menjelang subuh. Keduanya terkapar lemah tidak berdaya. Mereka pun tertidur lelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang senja, lagi-lagi Karto baru terjaga dari tidurnya. Demikian yang terjadi seterusnya, setiap hari Karto hanya menjalani rutinitas seperti itu. Bercinta sampai larut, tertidur pulas dan baru terjaga ketika hari telah senja. Karto sama sekali tidak pernah mengetahui kehidupan di siang hari. Semua aktivitas hidup di dunia lain tempat Sri Kunti tinggal sepertinya hanya berlangsung pada malam hari. Daerah tempat Karto kini tinggal sepertinya hanya muncul menjelang senja hingga subuh, siang hari daerah itu tidak pernah ada.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah lima hari Karto tidak pulang ke rumah. Informasi yang di terima isterinya menyebutkan, bahwa malam jum'at kemarin, suaminya mengantarkan perempuan cantik. Setelah mengantarkan perempuan itu, Karto tidak pulang ke rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istrinya sudah mencari Karto kemana-mana, tapi tidak juga ditemukan. Karena takut terjadi pada diri suaminya, istri Karto bahkan sudah melaporkan kasus kehilangan kepada pihak kepolisian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beragam prediksi muncul akibat hilangnya Karto. Ada yang berpendapat, barangkali perempuan yang diantarkan Karto adalah anggota sindikat perampok. Namun isteri Karto tidak yakin suaminya dirampok. Nalurinya mengatakan, suaminya yang mata keranjang itu tengah bersenang-senang dengan perempuan yang diantarkannya. Sebab beberapa tahun lalu, Karto pernah sampai tiga hari tidak pulang ke rumah setelah mengantarkan penumpang perempuan cantik. Ternyata Karto tinggal serumah dengan perempuan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman yang satu profesi dengan Karto, ada yang menyarankan agar minta bantuan dukun untuk mengetahui dimana Karto berada, saran itu diturutinya. Dengan diantar adiknya, isteri Karto mendatangi rumah mbah Katijo. Dukun kampung yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Suamimu sedang berbulan madu&lt;/i&gt;" kata mbah Katijo menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Dengan siapa dia menikah, mbah...?&lt;/i&gt;" sambil menahan geram. Dalam hati dia mengumpat habis-habisan suaminya. Padahal dulu Karto sudah bersumpah tidak akan lagi selingkuh, kini dia ulangi lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Dia menikah dengan perempuan dari dunia lain...&lt;/i&gt;" kata mbah Katijo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'&lt;i&gt;Siapa perempuan itu, mbah...?&lt;/i&gt;" tanya isteri Karto penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Dia bangsa kuntilanak...&lt;/i&gt;" jelas mbah Katijo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar mbah Katijo menyebut nama kuntilanak, bulu romanya merinding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Apakah suamiku masih bisa pulang, mbah...?&lt;/i&gt;" tanyanya sambil menahan tangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bisa, tapi sabarlah. Biasanya acara bulan madu bersama kuntilanak berlangsung tidak lebih dari tujuh hari&lt;/i&gt;" kata mbah Katijo menjelaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Berarti dua hari lagi Karto baru pulang ke rumah...?&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang aneh, memasuki malam ketujuh Karto berpamitan Pada Sri Kunti hendak pulang ke rumahnya. Entah bagaimana, tiba-tiba Karto merasakan keinduan teramat berat pada keluarganya&amp;gt; Pada isterinya juga pada anaknya yang masih berusia lima tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Sri, aku mau pulang ke rumah, nanti aku kemari lagi!&lt;/i&gt;" kata Karto berjanji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Bukankah abang sudah berjanji ingin hidup bersamaku&lt;/i&gt;" protes Sri Kunti mengingatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;Tapi aku punya keluarga...!&lt;/i&gt;" kata Karto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sri Kunti diam beberapa saat lamanya, lalu dengan tenang dia berkata....."&lt;i&gt;Pulanglah bang, keluarga abang di rumah pasti menunggu abang pulang...&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sri Kunti melepas kepergian Karto dengan linangan air mata. Dia mengantarkannya hingga ke depan pekarangan rumah. Karto menyusuri jalan raya di dunia maya yang membingungkan itu. Aneh, ketika Karto tiba di persimpangan jalan, kota itu hilang secara misterius. Bentor yang dikemudikannya mendadak mati mesinnya, setelah diperiksa bensinnya habis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam sudah menunjukan pukul dua dinihari, suasana disekitar begitu sepi. Disebelah kiri jalan, Karto melihat hamparan kuburan umum. Ratusan orang dikubur disana, bulu kuduk Karto berdiri, badannya mendadak lemas. Perkampungan warga sekitar satu kilometer lagi, Karto tidak sanggup mendorong bentornya. Tubuhnya sangat lemah, akhirnya Karto memutuskan tidur di dalam bentornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi hari ketika dia terjaga dari tidur pulasnya, orang-orang ramai disekelilingnya. Dia mencoba untuk bangkit dari bentornya, tapi usahanya sia-sia. Tubuhnya sangat lemah, sehingga tidak dapat digerakkan. Teman-teman satu profesi yang kebetulan kenal dengannya, Akhirnya mengantarkan Karto pulang ke rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Penampilan Karto berubah dari biasanya. Karto yang biasanya ceria, kini berubah seperti orang bingung. Hari berikutnya, mbah Katijo datang menemui Karto. Semua yang diceritakan dukun kampung ini dibenarkan Karto. Isteri Karto emosi mendengarnya dan api cemburunya tidak dapat dipadamkan. Dia tidak sudi lagi menerima Karto, karena sudah &lt;a href="http://sharethisya.blogspot.com/2015/07/kisah-nyata-tujuh-bulan-berbulan-madu.html"&gt;bersetubuh dengan makhluk halus&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, Isterinya pergi beserta anaknya ke rumah orangtuanya. Tinggallah Karto seorang diri dalam keadaan lumpuh total. Kini, dia hidup dari belas kasihan orang-orang yang dekat dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
- &lt;img src="http://i1130.photobucket.com/albums/m537/kaskuser2010/konche-bagicendol.gif" /&gt; -&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=231651" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt; if (typeof document.onselectstart!="undefined") { document.onselectstart=new Function ("return false"); } else{ document.onmousedown=new Function ("return false"); document.onmouseup=new Function ("return true"); } &lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt; if (typeof document.onselectstart!="undefined") { document.onselectstart=new Function ("return false"); } else{ document.onmousedown=new Function ("return false"); document.onmouseup=new Function ("return false"); } &lt;/script&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjncuSACwpMZtNdj9w7itIV7K26zikU8hEVAQNqhrynKPnosV_zMaQcIN3Kx674dJfxOPq2gJLS90eJmi65xUqeAlosmDkguLM3yDkdL0JKwoyAuJl8j_Zj1D1btnvpWJoux7g2vksIFZTy/s72-c/a.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">27</thr:total></item></channel></rss>