<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>psikotronika</title><description>psikotronika</description><managingEditor>noreply@blogger.com (psikotronika)</managingEditor><pubDate>Thu, 24 Oct 2024 05:29:00 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://psikotronika.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:image href="http://www.psikotronika.com/image/brain-1n"/><itunes:keywords>psikotronika,teknologi,gelombang,otak,psychotronics</itunes:keywords><itunes:summary>Teknologi Gelombang Otak psikotronika</itunes:summary><itunes:subtitle>psiko</itunes:subtitle><itunes:category text="Health"><itunes:category text="Self-Help"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>psikotronika_1@yahoo.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>My Yahoo Messenger</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/my-yahoo-messenger.html</link><pubDate>Sat, 19 Jul 2008 03:08:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-1792904982720975970</guid><description>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hallo here&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; is my Yahoo messenger to comunicate with you&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya dengan komunikasi yahoo messenger saya akan coba ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="ymsgr:sendIM?psikotronika_1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img title="My  Yahoo id:psikotronika_1" src="http://opi.yahoo.com/online?u=psikotronika_1&amp;amp;m=g&amp;amp;t=2" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Psikotronika sebagai Teknologi Gelombang Otak</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/psikotronika-sebagai-teknologi.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-221264559277744643</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;GETARAN (frekwensi) atau GELOMBANG otak manusia&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pemeriksaan dilaboratium, rumah sakit, atau pusat2 penelititan fungsi otak manusia, di Amerika, Eropah bahkan di Asia, bahwa otak (pusat syaraf) manusia, dapat diperiksa, dimonitor bahkan dapat direkam mempergunakan peralatan, yang disebut EEG atau electroencephalogram dan juga BRAIN MAPPING&lt;br /&gt;Perbedaannya adalah bahwa &lt;span style="BACKGROUND-COLOR: rgb(51,204,255)"&gt;&lt;strong&gt;Brain Mapping hanya memeriksa secara FISIK&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;, gangguan, kerusakan atau kecacatan otak (pusat syaraf) tersebut, misalkan “tumor (kanker) otak, pecahnya pembulu darah otak (struck), benturan pada kepala dan seterusnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan EEG (electroencephalogram) , yang diperiksa, dimonitor dan direkam adalah &lt;span style="BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,0)"&gt;GETARAN, frekwensi, sinyal atau GELOMBANG otaknya,&lt;/span&gt; yang kemudian di-“klasifikasi” kan kedalam beberapa kondisi kesadaran, bawah sadar, keadaan tidur atau mimpi dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan hz (khz atau Mhz), contoh frekwensi jala-jala listrik PLN untuk perumahan di-Indonesia adalah (50 Hz) pada tegangan 220/380 Volt AC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan riset selama bertahun tahun, terutama di-Amerika, Eropah dan juga di Asia bahwa getaran/frekwensi otak (pusat syaraf) pada manusia, berbeda untuk setiap fase ( sadar, tidur ringan, tidur lelap/nyenyak, kesurupan/trance, panik ), sehingga beberapa ahli (dokter) dalam bidang kejiwaan/psikiater, ( neurophysiologic ) dan dokter syaraf membuat suatu komitmen dan perjanjian sebagai berikut&lt;br /&gt;Getaran/Frekwensi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Gamma 16 Hz ~ 100 Hz&lt;br /&gt;• Beta &gt; 12&lt;br /&gt;• SMR (SensoriMotor Rhythm) 12 Hz ~ 16&lt;br /&gt;• Alpha ( Berger 's wave) 8 Hz ~ 12 Hz&lt;br /&gt;• Theta 4 Hz ~ 8 Hz&lt;br /&gt;• Delta 0.5 Hz ~ 4 Hz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya keseluruhan frekwensi tersebut bergabung secara acak (berinterferensi), namun dengan EEG, frekwensi gelombang ini dapat dianalisa dan diuraikan satu persatu dengan catatan bahwa pada saat diukur, frekwensi mana yang paling dominan, serta memiliki amplitudo tertinggi, itulah yang dianggap dan berada pada fase tersebut, apakah fase Beta, Alpha, Theta atau Delta dan seterusnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amplitudonya diukur dan berkisar antara 1 ~ 50 uVolt (microVolt), sedangkan arus listriknya tidak diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Gelombang Otak GAMA</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/gelombang-otak-gama.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:29:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-7317900098438790089</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelombang Gama ( 16 ~ 100 hz )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; : Adalah getaran pusat syaraf (otak) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang terjadi pada saat seseorang mengalami “ aktifitas mental yang sangat tinggi”, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, “nerveus”, kondisi ini dalam kesadaran penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penyelidikan Dr.Jeffrey.D.Thompson.D.C.B.F.A (Center for acoustic research) di atas gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma ( tepat 100 Hz ) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), akan berpengaruh serta dibahas diartikel khusus SUPRANATURAL, METAFISIKA dan LEVITASI &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>SMR dan Gelombang Otak Beta</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/smr-dan-gelombang-otak-beta.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:22:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-5340757459148249140</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.psikotronika.com/note_1-y.php"&gt;Gelombang Beta ( 12 ~ 19 Hz)&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adalah getaran pusat syaraf (otak) yang terjadi pada saat seseorang mengalami “ aktifitas mental yang sadar penuh dan normal/aktif, konsentrasi penuh dan dapat dibagi pula menjadi 3 kelompok, yaitu highbeta ( 19 Hz ) yang overlap/transisi dengan getaran gamma, lalu getaran beta ( 15 hz ~ 18 hz ), juga overlap/transisi dengan getaran gamma, selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;SMR wave atau SensoriMotor Rhytm ( 12 hz ~ 16 hz )&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir2 ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy , ADHD , ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder juga disebut ADD-Attention Deficit Disorder) dan autism tidak memiliki dan tidak mampu ber-“konsentrasi penuh” atau “fokus” pada suatu hal yang dianggap penting, dengan perkataan lain otak (pusat syaraf) sedikit bahkan tidak sama sekali menghasilkan getaran SMR .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga setiap pengobatan, baik jiwa maupun fisiknya, ditujukan agar merespon getaran SMR tersebut, biasanya diaktifkan dengan biofeedback/neurofeedback .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belahan otak kiri (LOGIKA), lebih banyak merespon gelombang Gamma dan Beta, sedangkan belahan otak kanan (INTUISI) lebih banyak merespon gelombang Alpha dan Theta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Gelombang Otak ALPHA</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/gelombang-otak-alpha.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:14:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-5538161610847204911</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelombang Alpha ( 8 ~ 12 )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adalah gelombang pusat syaraf (otak) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami “releksasi” atau mulai istirahat dengan tanda2 mata mulai menutup atau mulai mengantuk, atau suatu fase dari keadaan sadar menjadi tak sadar (atau bawah sadar).&lt;br /&gt;Tapi masih tetap sadar (walaupun kelopak mata tertutup), disinilah saat2 penting dimana seorang ahli hipnotis, mulai melakukan aktifitas hipnotisnya untuk memberikan sugesti kepada pasiennya sesuai perintah yang direncanakan kepada yang dihipnotis (objek)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap permulaan MEDITASI (meditasi ringan) juga akan memasuki fase gelombang alpha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frekwensi alpha 8 ~ 12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung dan melakukan aktifitas yang berpusat di-sel2 thalamic ( electrical activity of thalamic pacemaker cells )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The thalamus (from Greek = bedroom, chamber ) is a pair and symmetric part of the brain. It constitutes the main part of the diencephalon .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The diencephalon is the region of the brain that includes the thalamus , hypothalamus , epithalamus , prethalamus or subthalamus and pretectum . It is derived from the prosencephalon .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The diencephalon is located at the midline of the brain, above the mesencephalon of the brain stem . The diencephalon contains the zona limitans intrathalamica as morphological boundary and signalling centre between the prethalamus and the thalamus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frekwensi alpha, 8 hz merupakan fase dan pintu masuk (gate-away) dari keadaan sadar menjadi tak sadar (bawah sadar) dan pintu masuk ke fase gelombang Theta ( 4 hz ~ 8 hz ), biasanya kondisi di tingkatan ini tidak berlangsung lama, dibanding dengan tingkatan lainnya ( gamma, beta, theta dan delta wave), namun merupakan bagian penting terutama bagi penderita ADHD , pada saat melakukan latihan-latihan dan pengobatan neurotherapy atau neurofeedback&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Gelombang Otak THETA</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/gelombang-otak-theta_7723.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-1278222005596815905</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelombang Otak THETA&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gelombang Theta (4 ~ 8 hz) :&lt;br /&gt;Adalah getaran pusat syaraf (otak) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami “ keadaan tidak sadar atau tidur ringan ” atau sangat mengantuk , tanda2nya napas mulai melambat, dalam dan panjang, dibandingkan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam keadaan sadar (tidak tidur), kondisi ini masuk kefase atau dibawah pengaruh “trance”, kesurupan, hipnosis, MEDITASI DALAM, atau sedang menjalani ritual2agama, atau mengalirnya tenaga psikologi (Prana/Yoga, Reiki, Chi, Chi Kung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi yang sadar (tidak tidur dan tidak dibawah pengaruh hipnotis, kesurupan atau epilepsi), seorang anak yang normal (dibawah usia 12 th) masih dapat memiliki getaran frekwensi theta, akan hilang sedikit demi sedikit setelah menjelang dewasa (kecuali pada saat menjelang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak (terutama bayi dan balita), rata2 tidur lebih dari 12 jam setiap harinya, sehingga pada pusat syarafnya (otak) lebih banyak masuk dalam fase gelombang theta dan gelombang delta, ketimbang gelombang beta dan alpha, sehingga dalam kehidupan nyata sehari-harinya, lebih banyak cara berpikir yang tidak masuk akal (ber-angan2 atau seperti bermimpi walaupun dalam kondisi sadar) dan sedikit demi sedikit akan berubah setelah menjelang remaja/dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran, kecelakaan kapal laut, biasanya anak balita selamat (walaupun tidak selalu terjadi), ini dikarenakan anak2 mudah memasuk fase2 gelombang theta yang lama dan permanen, baik dalam keadaan tidur, maupun sadar, sehingga pada gelombang2 theta inilah terjadi mukjijat atau keajaiban, artinya ada tangan2 ajaib yang tak terlihat yang menolong anak2 ini dari kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Gelombang Otak DELTA</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/gelombang-otak-delta_18.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 00:51:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-2063883952075779856</guid><description>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelombang DELTA ( 0.5 hz ~ 4 hz ) &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;: Adalah getaran pusat syaraf (otak) yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang terendah, biasanya &lt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa seseorang yang menderita atau gangguan otak (fisik, benturan otak, pendarahan otak dan koma, serta termasuk juga dengan penderita2 Autism, ADD, ADHD, epilepsi serta Schizoprenia/Gila bahkan juga Retardasi Mental/Keterbelakangan), maka fase getaran yang terjadi akan didominasi oleh gelombang delta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian pada saat getaran gelombang Delta ini juga terjadi proses pergantian sel-sel tubuh yang rusak ( Recovery processing ) atau dengan perkataan lain terjadinya proses penyembuhan alami ( hanya pada saat tidur nyenyak dan non REM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan baru dibidang frekwensi dan gelombang otak manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson, D.C., B.F.A . ,dari Neuroacoustic research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Schumann Resonance</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/schumann-resonance.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 00:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-690042471926182619</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Schumann Resonance ( 7.83 Hz),&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta, dianggap sebagai suatu keadaan mental seseorang yang apabila otak (pusat syaraf) nya mampu mengikuti resonansi ini akan masuk keadaan supranatural . ( ESP-extra sensory perception, hipnotis, telepati dan fenomena serta aktifitas mental lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Schumann resonance serta frekwensi diatasnya masuk kelompok frekwensi ELF (extremely low frequency pada bandwith 3 ~ 30 hz dan frekwensi infrasonic )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Brain Respiration - BR</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/brain-respiration-br.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 00:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-4647423022477696150</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Brain Respiration&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; : biasa juga disebut dengan Pernapasan Otak (Pusat Syaraf), hampir semua latihan pernapasan ( Prana Yoga, Asanas Yoga, Chikung, Taichi dsb ), masuk kelompok pernapasan ini, karena dengan latihan napas yang teratur dan seirama (tarik, tahan, buang dan tahan napas sesuai ketukan/denyutan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brain Respiration juga akan membuat otak (pusat syaraf) menjadi releks, sehingga, getaran otak (pusat syaraf) akan masuk kefasa gelombang alpha-theta (7.83 hz ~ 8 hz) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendulum (bandul berayun) dan bola kristal, yang biasa digunakn paranormal juga merupakan alat yang mampu merespon pusat syaraf(otak) para pelakunya untuk masuk kefase gelombang theta, sehingga mampu untuk membangkinkan kondisi yang supranatural.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam kondisi tidur normal, akan memasuki fase gelombang theta, walaupun hanya sebentar terutama secara periodik akan berpindah/bergeser ke-gelombang delta dan kembali ke theta berkali-kali diikuti getaran pelopak mata yang dikenal dengan REM ( rapid eyes movement ) dan Non REM atau NREM ( non rapid eyes movement ) selama tidur normal 7 ~ 8 jam perhari &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>ANAK  INDIGO</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/anak-indigo.html</link><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 00:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-6520895900267526142</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Anak INDIGO&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; ( anak super cerdas dan memiliki indra ke-enam / ESP /Extra sensory perception), juga termasuk yang mudah memasuki fase gelombang theta yang cukup lama dan dapat permanen.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anak Indigo juga mudah berkomunikasi dengan Tuhan, yang biasanya disebut dengan Anak Indigo Supranatural (Supernatural Indigo Child)&lt;br /&gt;Komunikasi dengan TUHAN juga akan terjadi apabila sebagai manusia biasa dapat memasuki fase gelombang theta (batas alpha - theta), misalnya pada saat kita berdoa, meditasi, melakukan ritual2 agama (apapun agamanya), sadar atau tidak sadar, mengerti atau tidak mengerti mengenai gelombang theta, apabila getaran otaknya diukur dengan EEG, maka dapat dipastikan bahwa pada saat itu sedang masuk difase gelombang theta (batas alpha-theta), sehingga bagi para ahli, akan berpendapat bahwa disetiap otak manusia ada terdapat yang disebut "GOD SPOT"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Metode Resonansi Gelombang Otak</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/metode-resonansi-gelombang-otak.html</link><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 23:20:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-8241628680247379050</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Resonansi pada garpu tala :&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika ada 2 buah garpu tala yang senada, apabila salah satu garpu tala diketuk T1 (digetarkan), lalu didekatkan tanpa menyentuhnya kepada garpu tala lain T2 , yang diam, maka garpu tala yang lain ini akan ikut bergetar, dengan nada yang sama. Maka garpu tala T2 disebut beresonansi (ikut bergetar) dengan garpu tala T1&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Frequency Following Response (FFR) adalah respon dari otak yang mengikuti sinyal2 baik suara (audio) yang melalui telinga, maupun gambar ( visual ) melalui mata (terbuka/tertutup), dari luar tubuh, yang diinjeksikan atau dimasukan (BrainWave entrainment) berupa getaran atau gelombang yang mencapai target frekwensi/gelombang yang diinginkan (meditasi, penyembuhan, tidur nyenyak, belajar cepat dan seterusnya atau alpha, theta dst).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan resonansi garpu tala ( resonansi terjadi pada benda2 bergetar sedangkan FFR terjadi pada pusat syaraf/otak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resonansi pada otak dan pusat syaraf.&lt;br /&gt;Demikian pula dalam halnya pusat syaraf (otak) manusia, dengan diketahuinya setiap tingkat getaran/gelombang otak manusia yang mampu mengikuti (beresonansi) dari getaran suara (audio) melalui telinga dan gambar (visual) melalui mata, atau sinyal lainnya melalui alat peraba/perasa (tangan, tubuh, dibelakang telinga ), maka dapat diatur sekehendak kita untuk mencapai target2 aktifitas mental yang dikehendakinya ( meningkatkan IQ, belajar cepat, meditasi, aktifitas2 supranatural, mengobati atau meningkatkan kesehatan bagi mereka yang menderita ADHD, ADD atau Autism, susah tidur dan seterusnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya bahwa untuk mencapai hal tersebut diatas tidaklah mudah, seperti yang kita harapkan, karena keterbatasan pendengaran dan penglihatan manusia, misalnya sinyal suara, atau frekwensi suara, hanya dapat didengar dari 20 Hz s/d 20 khz itupun batas pendengaran efektip akan berlainan untuk setiap orang ( wanita, pria atau anak), bahkan anak kecil mampu mendengar suara diatas 20 Khz, namun rata2 manusia hanya dapat mendengar antara 50 hz s/d 8 khz saja, sedangkan gelombang2 beta, alpha, theta dan delta HANYA bergetar pada batas2 0.5 s/d 30 hz SAJA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana agar gelombang frekwensi suara yang diterima dan didengar oleh telinga kanan dan kiri dapat direspon dengan baik oleh otak (pusat syaraf) dan diterjemahkan sebagai gelombang2 beta, alpha, theta dan delta ( dan juga gamma, hypergamma, lamda dan epsilon )&lt;br /&gt;Ada beberapa metode atau cara diantaranya dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Binaural beats ( pelayangan sinyal suara )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila 2 gelombang frekwensi f1 dan f2 (telinga kanan dan kiri ) dipadukan menjadi satu, maka secara matematik akan diperoleh hasil sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• frekwensi dasar yaitu f1 dan f2.&lt;br /&gt;• kelipatan atau harmonik ganjil dari masing2 frekwensi yaitu 3f1, 5f1 dst dan 3f2, 5f2 dst&lt;br /&gt;• selisih dan jumlah dari kedua frekwensi dasar tersebut ( f1 – f2) dan (f1+f2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergantung dari aplikasi matematis tersebut, pada penggunaan dan perhitungan untuk otak (pusat syaraf) manusia maka yang direspon “hanya” f1 dan f2 sebagai suara biasa dan ( f1 – f2 ) yang akan direspon oleh otak (pusat syaraf) sebagai gelombang2 gamma, beta, alpha, theta atau delta, misalnya f1 = 400 hz dan f2 = 410 hz , maka ? f = 10 Hz direspon otak sebagai gelombang alpha, maka selisih dua frekwensi yang berbeda ini disebut binaural beat atau pelayangan 2 sinyal . Binaural beat ditemukan dan diselidiki pertama kali oleh Heinrich Wilhelm Dove pada tahun 1839&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gelombang ISOCHRONICS ( monaural beats )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan sistim binaural beat diperlukan headphone (kiri dan kanan) atau pemasangan pengeras suara (speaker) yang dipasang tepat disamping kiri dan kanan, agar otak merespon cukup baik, maka sistim ini menjadi tidak effektif dan kurang kuat pengaruhnya terhadap otak (pusat syaraf), maka dipilih cara lainnya yang lebih baik, yaitu dengan sistim Isochronics&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gelombang isochronic, maka baik suara yang didengar ditelinga kiri maupun kanan akan memiliki frekwensi suara dan amplitudo yang sama, hanya kedua sinyal tersebut dimodulasikan dengan impuls/switch on/off (hidup/mati) dengan batasan2 irama gelombang otak (beta, alpha, theta . Delta ) tersebut disesuaikan dengan target2 aktifitas mental yang akan dicapai seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stimulasi gelombang otak adalah rangsangan2 (suara atau cahaya/gambar) yang dikirim keotak (pusat syaraf) melalui panca indra ( telinga atau mata), sehingga otak (pusat syaraf) akan merespon den mengikuti (resonansi) sesuai dengan irama dari jenis gelombang tersebut ( beta, alpha, theta, delta atau gamma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stimulasi gelombang otak yang memakai sistim isochronic lebih baik dari binaural beats karena :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binaural beats memerlukan headphone stereo, sedangkan isochronic tidak, cukup yang mono atau 1 headphone atau mono-speaker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respon dari otak (pusat syaraf) jauh lebih kuat jika mempergunakan sistim isochronics:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stimulasi cahaya melalui mata&lt;br /&gt;Stimulasi gelombang otak, dapat juga melalui cahaya atau melalui mata dengan gambar bergerak atau beranimasi (kelopak mata terbuka) atau mata tertutup dengan menyalakan dan mematikan cahaya hitam/putih atau berwarna (cahaya menembus kelopak mata memakai alat Audio strobe LED Glasses), yang disesuaikan dengan irama gelombang otak (beta, alpha, theta, delta ), dengan perkataan lain ber-kelap - kelip atau fliker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LED glasses are a powerful and effective way to entrain the brain. Like the light pulses embedded into visual plugins, AudioStrobe uses light to entrain the brain. LEDs are mounted onto glasses and positioned an inch or two away from the eyelids. The lights are then flashed according to the target brainwave frequency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most mind machines today are AudioStrobe compatible, meaning their glasses can be controlled and synchronized using AudioStrobe signals. If you own or plan on buying an AudioStrobe-compatible device, Mind Stereo will be able to communicate with, and control the LED lights. You can synchronize the audio and visual impulses to create stronger entrainment, or control the LEDs independently, creating a mental light show for yourself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This can be particularly enjoyable using musical selections where you can synchronize the light with the tempo of the music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya respon dari otak (pusat syaraf), mengakibatkan timbulnya impuls2 listrik diotak (2 ~ 10 microVolt) yang disebut CER ( Cortical Evoked Response ), yang dapat dibaca oleh EEG (electroenchepalogram) untuk pemeriksaan efektifitas, pengujian dan monitoring .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frequency Following Response (FFR) adalah respon dari otak yang mengikuti sinyal2 baik suara ( isochronics atau binaural beat ) maupun gambar ( visual ) dari luar tubuh, untuk mencapai target yang diinginkan (meditasi, penyembuhan, tidur nyenyak, belajar cepat dan seterusnya)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Sejarah Stimulasi Gelombang Otak</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/sejarah-stimulasi-gelombang-otak.html</link><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 23:14:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-4149588223252352811</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.psikotronika.com/note_1-yy.php"&gt;Riset Teknologi Gelombang Otak &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa gelombang otak tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang, tetapi dapat juga distimulasi untuk mengubah kondisi mental seseorang&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengkondisikan otak agar memproduksi atau mereduksi jenis frekuensi gelombang otak tertentu, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam kondisi mental dan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertahun-tahun, kegunaan Terapi Gelombang Otak – proses meningkatkan kondisi gelombang otak normal anda – telah diakui oleh banyak ilmuwan dan praktisi medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaannya tidak hanya terbatas pada hal-hal berikut ini: penyembuhan penyakit temporer, mengurangi stress, depresi, kegelisahan, mengatasi sulit tidur, memudahkan relaksasi dan meditasi, bahkan juga bagi mereka yang melakukan kegiatan2, SUPRANATURAL, METAFISIKA atau PARANORMAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini nada Isochronic menjadi standar teknologi nada yang paling efektif dalam dunia terapi gelombang otak yang sebelumnya dikuasai oleh teknologi binaural beats sebagai teknologi nada yang paling dikenal dalam dunia terapi gelombang otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binaural beats pertama kali ditemukan pada tahun 1839 oleh ilmuwan Jerman yang bernama H.W. Dove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan manusia untuk “mendengar” binaural beats merupakan dampak dari evolusi adaptasi. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi binaural beats karena struktur otak mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ENTRAINMENT adalah dari kata Enter, atau Entree = MASUK, jadi BRAINWAVE ENTRAINMENT adalah masuknya gelombang otak dari luar, bedakan dengan orang yang melakukan kegiatan2nya dari dalam diri sendiri, misalnya pada saat melakukan meditasi (terjadinya gelombang Alpha-Theta dengan sendirinya), atau pada waktu tidur (terjadinya gelombang theta-delta) ataupun pada saat belajar yang penuh perhatian dan sangat sadar/kreative ( Sangat fokus-gelombang Gamma-Beta) dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mempergunakan alat bantu dari luar, baik visual (gambar/video), maupun suara (sudio), maka diharapkan akan membantu diri kita lebih cepat mencapai target yang diharapkan (misalnya meditasi, belajar cepat, kesulitan belajar atau mimpi yang indah / Lucid dreaming = untuk menghindari mimpi2 yang buruk bagi mereka yang menderita pengakit2 syaraf/Schizoprenia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika otak diberikan masukan dan stimulus, melalui telinga, mata atau indera lainnya, otak menghasilkan simyal listrik lembut sebagai responnya. Yang disebut dengan “Cortical Evoked Response” atau CER .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respon sinyal lembut ini bergerak keseluruh bagian otak dan menjadi apa yang seseorang lihat dan dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika otak mendapatkan stimulus yang berulang-ulang dan terus menerus, seperti nada ketukan atau kilauan cahaya, otak merespon dengan entraining dan mensinkronisasi sinyal lembut listriknya terhadap nada eksternal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini biasa disebut dengan FFR atau Frequency Following Response, dan dapat digunakan untuk mengatur pola gelombang otak seseorang &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>METAFISIKA DAN SUPRANATURAL</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/metafisika-dan-supranatural.html</link><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 23:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-4442589911345355265</guid><description>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Gelombang Otak pada bidang Metafisika dan Supranatural&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Otak kita setiap saat menghasilkan sinyal2 atau impuls2 listrik. Sinyal listrik ini, yang lebih dikenal sebagai gelombang otak, dapat diukur dengan EEG (electroencephalogram) ada 2 besaran yang diukur yaitu amplitudo dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt (1 volt = 1.000.000. uv).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Frekuensi adalah kecepatan sinyal. listrik yang diukur dalam cycle per detik, atau hertz. Frekuensi impuls menentukan jenis gelombang otak yaitu beta, alfa, theta, dan delta. Jenis atau kombinasi dan jenis gelombang otak menentukan kondisi kesadaran dan mental seseorang pada suatu saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke-4 gelombang diatas diselidiki secara mendalam oleh para dolter ahli, terutama dokter2 ahli syaraf dan otak manusia (psychiatri, neurology, neuropsychology dll ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di gelombang alfa. Kalau sedang ngelamun (ternasuk setengah tidur dan/atau meditasi), kita di gelombang theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, misalnya meditasi, kita dapat secara sadar dan berusaha untuk berada pada jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan (biasanya secara tidak sengaja berada pada gelombang theta ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang penyelidik (pe-research) kenamaan wDr. Jeffrey D. Thompson, D.C., B.F.A. dari neuroacoustic research yang melakukan penyelidikan mengenai teknologi gelombang otak dan men-stimulasikannya menjadi beberapa bagian seperti gelombang beta, alpha, theta dan delta, namun demikian ada gelombang2 lain yang juga cukup menarik untuk diselidiki, dipelajari serta distimulasikan, yaitu gelomabang GAMMA, HYPERGAMA, LAMBDA dan EPSILON, yang merupakan getaran2 gelombang otak, khususnya mereka yang mampu malakukan dengan kekuatan/kondisi SUPRANATURAL atau METAFISIKA ataupun MUKJIZAT/KEAJAIBAN lainnya, yang biasanya juga bisa terjadi pada keadaan kesurupan ( TRANCE ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMBDA ------------------- 100 Hz ~ 200 Hz&lt;br /&gt;HYPERGAMMA----------- 40 Hz ~ 100 Hz&lt;br /&gt;GAMMA --------------------- 30 Hz ~ 40 Hz&lt;br /&gt;EPSILON ------------------- &lt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>ENERGY PSIKOLOGI</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/energy-psikologi.html</link><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 19:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-877290096430351751</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.psikotronika.com/"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Energi Psikologi&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; ‑ suatu cabang baru dari ilmu psikologi yang mempelajari aklbat pelbagal sistern energi tubuh kita terhadap perasaan dan kelakuan / tingkah laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan energi merupakan ilmu pengetahuan yang baru muncul yang memanfaatkan pelbagai bidang energi tubuh dan pelbagai alat‑alat elektromagnetik untuk membantu penyernbuhan batin dan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengobatan energi didasarkan prinsip bahwa kesehatan tubuh, daya batin dan roh berakar pada sistern energi tubuh. Persoalan‑persoalan kesehatan dapat dikurangi, dan acap kali diatasi, melalui penggeseran yang pandai dari energi‑energi yang memeliharanya. Dengan memelihara keseimbangan dan kemampuan energi‑energi kita, kamu dapat meningkatkan vitalitas, keefektifan serta kegembiraan dalam hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Energi kehidupan ini dikenal dengan pelbagai sebutan : Chi – Cina, Prana – India, Ki ‑ ‑Jepang Mana – Hawaii, Bioplasma ‑ Rusia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Paradigma energi ‑ Energi berdiam di tingkat paling mendasar dari keberadaan (materi itu terutama adalah energi yang dibekukan dalam waktu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ervergi terdapat dalam pelbagai keadaan dan bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi dapat dibagi secara garis besar dalarn energi physik dan energi tak sadar (subtle energy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi Physik ‑ benda padat, benda cair, gas dan plasma (misainya; gas alam, listrik, hidrogen, minyak bumi, gas, panas, cahaya, gaya magnet, gaya elektro magnetik, suara, gravitasi, getaran/vibrasi, energi kinetik dari gerak dan energi elastik)Energi Tak Sadar (istilah yang diperkenalkan Albert Einstein) atau energi bioplasmik ‑ keadaan kelima dari suatu zat dan dapat diukur dengan pelbagai alat‑alat pengukutr energi seperti EQ4, PIP dsb Ini adalah energi yang melintasi titik-titik meridian, cakra dan bergerak sekitar lapangan kehidupan (biofield). Kita semua memiliki kemampuan dan tenaga untuk mengarahkan, mentransfer dan melepaskan energi tak sadar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Energi psikologi memungkinkan intervensi pada bidang energi di tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;“Sekali kita membuka diri terhadap arus energi dalam tubuh kita, kita juga membuka diri terhadap arus energi di jagad raya ..." ‑William Reich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pokoknya, tubuh manusia merupakan bidang energi yang terdiri dari, pelbaga, jalan energy (meridian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang adalah struktur kasat mata di angkasa yang mempengaruhi materi atau suatu zona pengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang pemikiran itu diakibatkan oleh gangguan atau gelombang tak teratur (hal-hal paling mendasar penyebab energi negatif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan atau gelombang tak teratur mengakibatkan gangguan terhadap arus energ! dalam bidang energi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran berada di bidang‑bidang dan emosi‑emosi negatif berakar dalam pola‑pola energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab semua emosi negatif terletak di gangguan sistem energi tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;"Kehendak baik darl hukum alam terletak dalam memastikan bahwa keajaiban –keajaiban itu terbuka bagi kita, namun tidak menjelaskan kita bagaimana mencapainya; tergantung pada kita untuk menemukan kuncinya, kode‑kode serta pemecahan kodenya yang memungkinkan mereka ditemukan. ‑‑Robert Rosen (Life Itseff ‑ 1991)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E N E R G Y  - P S Y C H O L O G Y ( T I N G K A T D A S A R )&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tiga Prinsip yang menguasai kesehatan Psikologi&lt;br /&gt;Daya Batin (Mind)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya batin merupakan kemampuan murni kemanusiaan. Ia merupakan energi tak berbentuk yang menyediakan kemampuan kepada seluruh manusia untuk berfikir, berkreasi dan mengalami hidup mereka. Daya batin, kesadaran dan fikiran berinteraksi untuk menghasilkan bentuk yang diambil kenyataan lewat kehendak bebas kita. Kenyataan itu selalu, pada setiap saat, diciptakan, dibentuk dan dibentuk ulang dari dalam keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran adalah prinsip yang memungkinkan kita menyadari kenyataan dan bagaimana kenyataan kita diciptakan. Bertambah dalam kita mengerti kesadaran, bertambah pula pemahaman kita perihal kwalitas yang dimiliki intelegensi daya batin. Kita senantiasa berfikir dan memiliki kesadaran akan sesuatu, selama kita hidup. Kesadaran adalah kemampuan yang menghidupkan pemikiran kita lewat indera‑indera kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat manusia memperoleh anugerah indah : kemampuan berpikir, Kita mempergunakan kemampuan ini untuk melukiskan gambaran kehidupan kita, namun kebanyakan diantara kita tak menyadari bagaimana proses pikiran bekerja. Sebagian besar pikiran kita tidak nampak pada kita seperti pikiran itu sendiri. Berfikir merupakan sesuatu yang dilakukan tiap orang setiap waktu. Acapkah kita tidak sadar akan arus pemikiran kita sebagaimana kita tak menyadari kita bernafas. Yang kita sadari adalah hasil persepsi (bagaimana hal tersebut tampak), perasaan (emosi kita) dan tingkah laku kita (apa yang kita bedakan). Bagaimana sesuatu tampak, bagaimana kita merasa dan apa yanq kita lakukan adalah akibat dari pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran adalah energi yang terbentuk oleh kesadaran. Tiada bentuk terjadi tanpa kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perbedaan antara kebijakan dan kebodohan ialah bahwa orang bodoh hanya mengetahui apa yang dipikirkannya, namun orang bijak mengetahui bahwa mereka adalah pemikirnya”. Syclney Banks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang tidak khawatir akan sesuatu namun oleh pemikiran mereka akan sesuatu Apabila kita menemui kesulitan, mendjadi takut atau tergangggu, hendaknya kta tidak menyalahkan orang lain namun diri kita sendiri tegasnya pemikiran /ide kita perihal sesuatu “ -Epictetus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang kukhawatiri bukan bagaimana sesuatu itu, namun lebih kearah bagaimana orang berpikir bagaimana sesuatu tu...(Menurut pandangan kita) "‑Epictetus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Energi menjadi arus pemikiran. Kamu sebenamya menjadi apa yang kamu pikirkan ‑Lynne Namka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tidak ada hal baik atau buruk, tetapi pemikiran yang membuatnya demikian "- William Shakespeare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item><item><title>Psikotronika atau Psychotronics</title><link>http://psikotronika.blogspot.com/2008/07/psikotronika-atau-psychotronics.html</link><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 10:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9037025190281664063.post-46598279795349130</guid><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.psikotronika.com/"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PSIKOTRONIKA&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; berasal dari bahasa Inggris "PSYICHOTRONICS " artinya "ELECTRONICS M I N D CONTROL", pada abad ke-19 dikenal dengan nama " R A D I O N I C S", walaupun namanya mirip "Electronics" tapi tidak memakai "Perangkat elektronika", hanya istilah saja, untuk menjelaskan terjadinya aliran "ENERGI PSYCHOLOGI", " FREKWENSI" dan "GETARAN PUSAT SYARAF ", yaitu gelombang alpha, beta, theta dan delta yang mengalir dari dan kepada jaringan syaraf manusia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Psikotronika ini, juga akan membongkar "RAHASIA" tenaga atau energi psikologi, apakah kita mampu membangkitkannya, atau jika perlu memakai mesin pembangkit energi psikologi ( Brain Wave Generator )&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psychotronics, contains sites that teach a practical application and integration of Metaphysical Wisdom into daily life! Using science, thought and logic to investigate the nature of knowledge and process of knowing to examine ones experience of reality. Exposing the metaphysical connection between expectation and coincidence. Assisting to distinguish the automatic interpretation of sense perception. Wisdom to accelerate the natural evolution of the individual and humanity by peaceful means.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. CARA BERPIKIR RASIONIL Rational Mind ( Inteligent Quetient - IQ ) Anda perlu meningkatkan IQ ( Inteligence Quetient ) anda setahap demi setahap, anda akan menemukan "RAHASIA" bagaimana caranya meningkatkan intelektual ( cara berpikir rasional) anda atau putra-putri anda terus menerus, dengan latihan.Prestasi belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan umum kita yang diukur oleh IQ yang tinggi akan sukses terhadap prestasi belajar. Namun ternyata tidak menjamin sukses di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PENGENDALIAN EMOSI (Emotional Quetient - EQ ) Ternyata bahwa emosi selain mengandung perasaan yang dihayati seseorang, juga mengandung kemampuan mengetahui (Menyadari) tentang perasaan yang dihayati dan kemampuan bertindak terhadap perasaan itu. Bahkan pada hakekatnya emosi itu adalah impuls untuk bertindak. Selain rational mind, seseorang harus memiliki "emotional mind" yang masing diukur oleh IQ dan EQ dan bersumber masing dari head (kepala-logika) dan heart(hati-perasaan) . kedua kehidupan mental tersebut, meskipun berfungsi dengan cara-caranya sendiri, bekerjasama secara sinergis dan harmonis, yaitu dengan latihan, menyeimbangkan belahan otak kiri dan kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. KEPERCAYAAN dan BERKETUHANAN ( Spiritual Quetient - SQ ) PLEASE DO " SMART " not do " FAST ( HARD )" Tidak cukup jika hanya berlaku "CERDIK" dan "HATI EMAS " dalam hidup anda sekarang ini, anda perlu "satu" lagi "bekal" yang akan membuat anda seorang yang luar biasa yaitu dengan percaya bahwa Tuhan itu ada serta memiliki kekuasaan yang mutlak terhadap kehidupan manusia (Brain God Spot) . sehingga bersama dengan IQ dan EQ yang baik, diharapkan akan menjadi pemimpin yang berguna bagi masyarakat dunia. Dengan ADVANCE SPIRITUAL THINKING in MARKETING" , yang dapat anda praktekan dalam "PEKERJAAN, RUMAH TANGGA serta DUNIA USAHA" sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. BERPIKIR TERFOKUS ( Focusing Thinking )" If you want to get many thing, you will finally get nothing". Fokus merupakan hal yang terpenting bagi entrepreneur, manager atau bagi mereka yang ingin meraih sukses, dalam hidup ini. Fokus akan memberikan kekuatan yang luar biasa karena seluruh tenaga dan pikiran menjadi tidak bercabang konsentrasipun akan terpusat, Psikotronika.com akan membuka rahasia bagaimana caranya Berpikir Terfokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 BERPIKIR POSITIP ( Positive Thinking ) Salah satu hal yang sangat penting dalam hidup adalah "Cara Berpikir Positip" baik terhadap diri kita, maupun orang lain. Berpikir positip juga sangat baik untuk kesehatan jiwa. Bahkan kebanyakan " STRESS", juga disebabkan banyaknya pikiran2 "NEGATIP", yang menyelimuti hidup kita. Psikotronika.com akan membuka rahasia hidup sehat dengan pikiran2 positip dengan "POWER OF POSITIVE THINKING".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PERCAYA DIRI ( Self Confidence )Pe De atau Percaya Diri adalah selalu yang diharapkan seseorang apabila dia harus maju kedepan mimbar, atau melakukan sesuatu yang mungkin bisa atau tidak bisa dia lakukan. Tentu sikap PD ini tidak muncul seketika, kita harus menumbuhkannya bertahap dan perlu latihan, Psikotronika akan menunjukan bagaimana caranya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. PELUANG ( Opportunity )Pernahkah anda membaca atau mendengar SWOT analysis ( Strenght Weakness Opportunity Treatment - Kekuatan Kelemahan Peluang dan Ancaman ), baik dalam bidang ilmu manajemen, pemasaran maupun ilmu filsafat, atau kehidupan pribadi anda sendiri. Jika belum maka kesempatan anda untuk memiliki ebook PSIKOTRONIKA - PART 2 dan akan dibahas bagaiman caranya mencari peluang yang ada, dalam hidup. " SWOT ANALYSIS FROM MIND TOOLS "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>psikotronika_1@yahoo.com (psikotronika)</author></item></channel></rss>