<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412</id><updated>2012-01-08T20:23:36.722+07:00</updated><title type="text">.:: MERTOMBO ::.</title><subtitle type="html">"Pasien yang Mertombo dan Mati, Lebih Mulia Daripada yang Tidak Mertombo terus Sehat Sendiri"
..Mbah Dipo</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://warassumringah.blogspot.com/" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/pwak" /><feedburner:info uri="blogspot/pwak" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115712205616720127</id><published>2006-09-01T21:44:00.000+07:00</published><updated>2006-09-01T21:47:36.180+07:00</updated><title type="text">PINDAH LINCAK</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan berat hati simbah ingin memberitahukan bahwa  Cakruk dan Lincak simbah yang ada sekarang ini, simbah pindah ke &lt;a href="http://pitutur.web.id/"&gt;PITUTUR&lt;/a&gt;. Banyak faktor yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melatarbelakangi&lt;/span&gt; serta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengemperdepani&lt;/span&gt; pemindahan ini. Yang jelas, dengan koneksi internet simbah yang sering bikin hipertensi kumat, situs &lt;a href="http://www.blogger.com"&gt;blogger&lt;/a&gt; semakin njelehi untuk dibuka. Publishing gak kelar meski ditinggal ngising.

Pakai Performancing juga tidak menolong. Karena sering error. Maka dengan ini Simbah menyataken pindah ke Lincak dan Cakruk yang baru. Yakni &lt;a href="http://pitutur.web.id/"&gt;PITUTUR&lt;/a&gt;.

Sugeng Mampir.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115712205616720127?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115712205616720127/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115712205616720127" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115712205616720127" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115712205616720127" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/yepvqjKvfEg/pindah-lincak.html" title="PINDAH LINCAK" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/09/pindah-lincak.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115629653746834649</id><published>2006-08-23T08:28:00.000+07:00</published><updated>2006-08-23T08:28:57.520+07:00</updated><title type="text">LIBIDO DAN POTENSI SEXUAL</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin banyak yang belum begitu paham perihal libido dan potensi sexual ini. Kebanyakan menyamakannya. Padahal beda. Libido itu lebih mengarah kepada dorongan atau hasrat sexual. Sementara potensi sexual itu adalah kemampuan seseorang untuk dapat melakukan hubungan sex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita banyak menjumpai toko obat yang menawarkan ramuan, obat ataupun jamu-jamu yang berkhasiat sebagai obat kuat lelaki. Bahkan tak jarang orang-orang merekomendasikan berbagai macam bahan yang dipercaya sebagai obat kuat. Ada yang menyarankan ngunthal ndog bebek, ada juga yang lebih nggilani lagi, yakni ngunthal cindhil tikus urip-urip. Belum lagi adanya bahan-bahan yang diyakini manjur, namun sangat susah didapat, seperti tangkur buaya, mata serigala sebelah kanan, hati beruang, sirip hiu, empedu kobra, brutu badak ataupun barang-barang aneh dan langka lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i96.photobucket.com/albums/l173/mbahmu/tikus.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya si pemakai pun juga tidak paham, apakah bahan yang dikonsumsinya itu khasiatnya menaikkan libido saja atau meningkatkan potensi sexual juga. Karena jika yang dimaksud menaikkan libido, maka buka-buka majalah porno pun bisa langsung menaikkan libido, alias membangkitkan syahwat. Tapi tidak semua yang syahwatnya bangkit atau libidonya meningkat memiliki potensi sexual yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang impoten, belum tentu gak punya libido, namun yang jelas burungnya gak bisa ngadeg. Jadi lihat wanita sexy berlingerie gairah sexnya naik, namun gak punya potensi sexualnya. Orang yang impoten belum tentu libidonya rendah. Orang yang potensi sexualnya besar belum tentu juga libidonya tinggi. Jadi libido dan potensi sexual itu beda coy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i96.photobucket.com/albums/l173/mbahmu/Elephant_penis.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalo ketemu obat yang fungsinya menaikkan libido, itu maksudnya hanya menaikkan syahwat saja. Bukan biar ngadegnya lebih lama. Kalo buat menaikkan syahwat sih gampang, lihat yang ngeres-ngeres juga syahwatnya bangkit.&amp;nbsp; Tapi kalo obat itu meningkatkan potensi sexual, maka itulah obat yang bisa mbikin sang "thunderbird" bisa menjulang ke langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan salah lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115629653746834649?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115629653746834649/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115629653746834649" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115629653746834649" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115629653746834649" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/HZrhzgzjUE0/libido-dan-potensi-sexual.html" title="LIBIDO DAN POTENSI SEXUAL" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/08/libido-dan-potensi-sexual.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115474717401633306</id><published>2006-08-05T10:06:00.000+07:00</published><updated>2006-08-05T10:06:14.060+07:00</updated><title type="text">OBAT HALAL</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Simbah teringet sama almarhumah bibi simbah yang kemarin terkena kanker rahim. Sewaktu hidupnya, karena berobat kesana-kemari belum menampakkan hasil, datanglah saran dari sesepuh keluarga yang aroma kleniknya kental. Beliau menyarankan si bibi mengkonsumsi paru-paru Celeng (babi hutan). Blaik tenan... ya sebagai orang Islam temtu saja si bibi menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbah yakin juga, bahwa jikalau kasus ini menimpa sebagian besar muslimin Indonesia, mereka akan menolak jika dikasih obat paru-paru ataupun hati celeng. Mengapa? Ya temtunya ini dikarenakan Celeng adalah binatang yang haram dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i96.photobucket.com/albums/l173/mbahmu/babifora.jpg" /&gt;&lt;img src="http://i96.photobucket.com/albums/l173/mbahmu/babifora.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa jadinya manakala dengan sentuhan teknologi, si celeng tersebut bisa berubah wujud menjadi bungkus kapsul, campuran tablet atau bahkan menjadi bahan baku obat tersebut? Apalagi wujud celeng itu sudah jadi pil, kapsul atau tablet bahkan sirup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha apa memang obat-obatan yang kita konsumsi sehari-hari itu mengandung Celeng bin babi?&amp;nbsp; Nah, itulah yang kita gak tahu. Hanya saja potensi untuk itu besar sekali. Bahan obat seringkali susah dipisahkan dengan yang namanya gelatin. Gelatin ini bisa dari bahan sapi, bisa juga dari babi. Hanya yang jelas peredaran gelatin dunia cenderung didominasi oleh gelatin babi. Selain lebih ekonomis, proses pembuatannya pun lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelatin bermain di cangkang kapsul, atau di tablet dengan peran sebagai emulsifier, penstabil dan fungsi aditif lainnya. Jadi gelatin itu bukan zat obatnya itu sendiri, tapi hanya campuran obat. bahkan bisa menjadi bahan campuran dalam infus, plasma ekspander maupun bahan sirup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu belum cukup. Jika sampeyan ngonsumsi suplemen dimana disitu disebut mengandung ekstrak hati sebagai suplemen tambah darah, lha hati binatang apa itu? Jangan-jangan hati celeng? Pabriknya khan gak pernah bilang ke kita.. Jika kita minum minuman suplemen yang mengandung TAURIN, harusnya kita bertanya, taurin itu apa? Taurin itu protein hewani, masalahnya... hewan apa yang diambil taurinnya itu..?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat kita masih masa bodoh dan memang masih bodoh tentang hal ini. Yang dikejar dari pengobatan adalah "Yang Penting Sembuh". Jadi fokusnya adalah hasil, sehingga mengabaikan proses. Maka untuk sembuh segala cara ditempuh, sehingga menghalalkan segala cara. Biar sembuh kalo perlu minum uyuhnya sendiri, makan tahinya sendiri atau makan tahi kebo bule, ngunthal paru celeng, ngemplok undur-undur, bahkan kalau perlu merdukun. Tapi seandainya yang dipentingkan adalah proses, maka hal ini tidak akan terjadi. Prosesnya hala dulu, masalah kesembuhan Allah yang beri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, jangankan untuk sehat... untuk cari makan saja masyarakat kita masih mementingkan hasil kok. Yang penting hasilnya banyak. Masalah itu hasil dari korupsi, maling, nggorok leher orang, makan harta orang miskin, dari melacur, jual kehormatan... semua gak penting. Yang penting hasilnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampeyan juga gitu ya..??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115474717401633306?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115474717401633306/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115474717401633306" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115474717401633306" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115474717401633306" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/IoWSx6cEjDI/obat-halal.html" title="OBAT HALAL" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/08/obat-halal.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115426630619893287</id><published>2006-07-30T20:31:00.000+07:00</published><updated>2006-07-30T20:31:46.236+07:00</updated><title type="text">ABSES BINTI UDUN</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Simbah punya pengalaman unik menangani abses atawa orang jawa bilang udunen. Abses ini merupakan kumpulan nanah yang berkantong di bawah kulit. Besar kecilnya pariatip. Ada yang kecil, disebut 'mlenthing'. Kalo agak besar disebut 'mlenthung'. Kalo besar sekali disebut 'mlendhung'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa dari abses ini luar biasa nyeri, senut-senut menjalar sampe jauh. Kaki berabses nyerinya sampe selangkangan. Tangan berabses nyerinya sampe ketek. Yang repot kalo abses letaknya di bokong... wah mau duduk susah itu. Tidur pun gak nyaman. Tidur telentang nyut-nyutan, kalo tengkurep ilang nyut-nyutannya tapi jadi ngos-ngosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi tenaga medis seperti simbah, yang penting gimana si pasien tidak banyak melolong-lolong kesakitan ketika proses pengobatan sedang dimulai. Alat yang dipake sebenernya cuma pisau bedah tajam dan ini tak terasa sakit manakala ditorehkan karena tajamnya. Namun nyang namanya pasien, baru ngliat pisau bedah dikeluarkan sudah ada yang mau pingsan, ada yang mblirit ciut nyalinya, ada juga yang njerit histeris. Wah... ini nambah problem saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mau disudhet, kesulitan berikutnya menyusul, yakni bendungan nanah yang nyeprot. Ada yang begitu simbah sudhet mak siiiir... langsung.. crooot.. nanah dleweran kemana-mana. Seringkali volumenya gak terduga. Ada yang sedikit, ada yang mbanyu mili mbanjir bandang. Yang pernah simbah ukur, ada seorang pasien jumlah volume nanahnya 3 sampai 4 kali tabung reaksi berukuran 25 cc. Jadi total sampe 100 cc jumlah nanahnya. Repotnya lagi, letak absesnya di ketek pasien itu.... weleh.. seger temen rek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah juga datang ujian iman... abses letaknya di puting susu ibu beranak satu. Lhadalah... yang ini gak usah diceritakan lah... pokoke simbah sampe berpeluh-peluh mengeluarkan nanahnya.... heehhh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindar dari musibah absen binti udun ini, cuma satu rahasianya.. kebersihan. Mangkanya mbok ya jangan kemproh-kemproh tho. CD bin sempak sering ganti, jangan kalo sudah beraroma bangkai baru ganti. Kulit dijaga kebersihannya. Mandi dua kali, jangan males pakai sabun, kalo kokot bolot sudah nggedibal dan sabun gak mempan, pakai saja batu buat nggosok sang kokot bolot tersebut. Kalo gak mempan juga, ya sudah... amplas saja, tinggal ngepoksi lalu dicat... &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115426630619893287?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115426630619893287/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115426630619893287" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115426630619893287" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115426630619893287" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/fC18wWhW6DU/abses-binti-udun.html" title="ABSES BINTI UDUN" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/07/abses-binti-udun.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115338660025397443</id><published>2006-07-20T16:10:00.000+07:00</published><updated>2006-07-20T16:10:00.293+07:00</updated><title type="text">JANDA KB</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Ini kisah nyata di tempat praktek Simbah. Sebenarnya hal ini sifatnya pribadi dan rahasia pasien. Maka sesuai kode etik, Simbah hanya mengulas singkat saja tanpa menyebut siapa pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang jelas pelakunya tidak hanya satu. Sebenarnya Simbah hanyalah menjalankan tugas saja sebagai tenaga medis. Namun karena hidup sekomplek, mau tidak mau akhirnya jadi tahu kondisi sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah adalah seandainya kejadian ini berulang lagi, gimana ya sebaiknya?? Secara teoritis Simbah gak boleh su'udhon, gak boleh curiga dan gak boleh negatip tingking. Tapi melihat kasunyatan bahwa yang datang adalah seorang janda tapi kok minta suntik KB, simbah jadi mikir nyang macem-macem. Lha dinggo opo ngono lho... ndadak KB barang ki lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya sang janda tidak pernah kembali lagi minta suntik. Mungkin karena tahu, Simbah suka ngisi pengajian bapak-bapak maupun ibu-ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiro-kiro dinggo opo yo kok ndadak nganggo suntik barang...? Wong wis cetho yen Mbok Rondo dadapan ngono lho..??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115338660025397443?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115338660025397443/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115338660025397443" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115338660025397443" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115338660025397443" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/A2KuJZjxO4Q/janda-kb.html" title="JANDA KB" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/07/janda-kb.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115302450469476165</id><published>2006-07-16T11:35:00.000+07:00</published><updated>2006-07-16T11:35:04.736+07:00</updated><title type="text">ARANING PILORO</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Kadang-kadang nyang namanya pasien, dateng ke dokter itu dengan keluhan nyang diterjemahkan dalam bahasanya sendiri. Padahal apa nyang Simbah pelajari di bangku kuliah, hal semacem ini gak pernah dimasukan dalam kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama-nama penyakit atawa diagnosis dalam dunia medis itu keren-keren. Ada penyakit namanya miliaria, urtikaria, karsinoma, sarkoma, nefroblastoma dan sebagenya. Tapi kalo sudah ngadepi pasien kuno, simbah susah nglacak penyakitnya. Misalnya pasien dateng dengan tak henti-hentinya bilang, "Mbah gue giduan nih mbah, giduan mbah....!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biduan simbah tahu, gituan juga lebih tahu. Tapi giduan... hmm panganan opo maneh kih? Ternyata nyang disebut itu adalah biduran, alias urtikaria. Biasanya ada juga nyang nyebut kaligata. Lain tempo ada nyang dateng dengan keluhan cacar monyet, belek putih, dompo, katimumul dan lain sebagenya menurut bahasanya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo orang jawa biasanya nama penyakit itu diakhiri dengan "en". Misalnya : gabagen, cacingen, cangkrangen, gudigen, beleken, dobolen, udunen, dan laen sebagenya. Mungkin terpengaruh dengan istilah Belanda yang seringkali diakhiri dengan "en". Padahal akhiran "en" itu bisa berarti perintah bagi orang kedua untuk melakukan sesuatu pada orang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya : gebugen, ini orang nyuruh nggebug. Bantingen, artinya nyuruh mbanting. Unthalen, artinya nyuruh ngunthal. Nah repotnya ada penyakit namanya "Lumpangen". Ini penyakit nyang di dunia medis namanya sariawan alias stomatitis. Tapi di kalangan wong jowo "lumpang" itu adalah cobek. Jadi "lumpangen" itu bisa berarti nama penyakit, tapi bisa juga berarti nyuruh mukul pake cobek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangkanya kalo ada nyang mbilangin, "Lambeku lumpangen.." itu bisa berarti bibirnya sariawan, tapi bisa berarti juga bibirnya suruh nabok pake cobek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi penyakit namanya "sudhuken". Biasanya mengenai daerah perut. Ini harus ati-ati kalo ngomong. Kalo ada nyang dateng dengan ngomong, "Wetengku sudhuken" itu belum tentu berarti perutnya minta disudhuk (disodok), tapi bisa jadi perutnya nyeri nyang rasanya kayak disudhuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, barangkali ada manpangatnya jika kalangan medis menambah kosa katanya dengan nama-nama penyakit nyang dikenal di daerah masing-masing....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115302450469476165?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115302450469476165/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115302450469476165" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115302450469476165" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115302450469476165" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/OkKPAfML7GQ/araning-piloro.html" title="ARANING PILORO" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/07/araning-piloro.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-115271932288806710</id><published>2006-07-12T22:48:00.000+07:00</published><updated>2006-07-12T22:48:42.956+07:00</updated><title type="text">KENTHUT </title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;Perbuatan yang satu ini memang menyenangkan dan memuaskan bagi pelakunya. Namun tidak demikian bagi yang kedapatan mendapati efek samping.. eh.. belakangnya. Sekali mak bruut.... sekumpulan orang nongkrong bisa buyar. Menjijikkan memang, tapi sekaligus enak tiada tara. Buat orang lain baunya bisa bikin muntah, tapi jika itu dicium oleh si pelakunya, terasa bak mencium aroma Dji sam soe kadar nikotin 30 mg, tanpa filter.... mak sesss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun meskipun dibenci, di dunia medis barang yang satu ini kadangkala menjadi barang yang ditunggu-tunggu oleh pasien. Contohnya pasien pasca operasi. Biasanya dokter baru membolehkan si pasien minum maupun makan manakala sudah mendapat laporan dari si pasien bahwa brutunya sudah mengeluarkan barang ghaib ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dalam masalah kesehatan. Jika seseorang tidak bisa 'ngebret' dalam sehari, hampir bisa dipastikan blodhotnya gak sehat. Perlu diketahui juga, bahwa salah satu yang ditanyakan kepada pasien yang diduga terkena ileus adalah apakah hari itu pasien bisa ngenthut apa tidak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kenthut dalam hal ini sebenarnya merupakan suatu nikmat yang diberikan Sang Pencipta kepada kita agar kesehatan perut kita terjaga. Hanya saja dalam hal pembuangannya perlu diperhatikan adab tata caranya. Jangan asal ngeden, asal 'ngobrot', asal mbuang, tapi banyak hidung disekitarnya protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kenthut inipun ternyata diatur juga oleh Rasulullah saw. Yakni manakala ada yang kenthut saat pengajian bersama Rasul, banyak hadirin yang ngakak terbahak-bahak. Saat itupun Rasulullah saw menegur mereka yang tertawa. Isi tegurannya adalah, mengapa mereka menertawakan sesuatu yang sebenarnya tidak pantas ditertawakan? Tapi ini bukan merupakan dalil bagi si pengenthut agar sembarangan saja mbenjret dimana-mana tempat. Tapi merupakan pelajaran bahwa tertawa itu harus pada tempatnya. Sedangkan bagi pengenthut sendiri, tentunya ada pelajaran lainnya. yakni tidak menyengsarakan pernafasan banyak hidung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru simbah mengajarkan bahwa kenthut itu merupakan gambaran harta manusia. Yakni tidak semua yang dia miliki itu harus dikangkangi semua, namun harus ada yang dikeluarkan. Jika tidak dikeluarkan -dalam hal ini diinfakkan- maka bisa jadi penyakit. Dan kalau sudah dikeluarkan jangan disebut-sebut lagi alias diundat-undat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika tidak kenthut, mesti bikin tidak sehat. Dan jika sudah mbrojol keluar, jangan disebut! Malahan biasanya orang yang kenthut akan diem saja manakala ada oknum yang nemu kenthutnya. Nah infak harta juga begitu. Jika harta kita sudah diinfakkan, Insya Allah harta kita jadi sehat. Dan jangan pedulikan lagi infak yang sudah kita keluarkan... biarlah ditemu orang lain agar dimanfaatkan. Merasa malulah jika kita berkoar-koar bahwa kita sudah infak ini dan itu, sebagaimana malunya kita sudah kenthut di tengah acara arisan ibu-ibu.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-115271932288806710?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/115271932288806710/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=115271932288806710" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115271932288806710" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/115271932288806710" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/z_HohoeXsZw/kenthut.html" title="KENTHUT " /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2006/07/kenthut.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113455763558368465</id><published>2005-12-14T17:14:00.000+07:00</published><updated>2005-12-14T17:58:19.676+07:00</updated><title type="text">ILUSI : Sudut Pandang Beda, Hasilnya Beda (1)</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/ilusi3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/400/ilusi3.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/ilusi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/400/ilusi.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/ilusi2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/400/ilusi2.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dewasa ini sering kita temui beberapa hal nyang melibatkan perbedaan sudut pandang seseorang. memang seyogyanya kalo memakai satu sudut pandang nyang sama, orang bisa sepaham dan satu visi. Tapi tidak tertutup kemungkinan orang melihat dari sudut pandang nyang lain. Mangkanya kalo ada perbedaan pendapat, jangan ngotot kalo pendapatnya nyang paling benar. Trus merasa berhak mbacok atau ngebom orang lain nyang beda pendapat dengannya. Kecuali tentunya dalam hal-hal tertentu nyang memiliki standarisasi baku untuk menentukan kebenaran. Misalnya agama, standarisasi bakunya ada. Jadi selama mengikuti standarisasi baku tadi ya nggak masalah kalo akhirnya beda. Hanya saja kalo tidak melalui standarisasi baku trus berpendapat beda.. lha ini..... njaluk dijantur wong edan koyo ngene ki.
Untuk menunjukkan kalo orang bisa berbeda visi jika memakai sudut pandang nyang lain, simbah ngasih contoh lewat gambar2 nyang simbah pasang.
&lt;/span&gt; &lt;ol&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Gambar paling atas. Ini gambar wajah wanita apa orang lagi main alat musik?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Apakah nyang ditengah itu memang lengkung (sehingga mblendhuk), ataukah sebenarnya garis lurus juga?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ini  (paling bawah) Gambar wajah sangar ataukah gambar orang sedang bercumbu?
&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113455763558368465?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113455763558368465/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113455763558368465" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113455763558368465" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113455763558368465" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/1EUOcyoN6Os/ilusi-sudut-pandang-beda-hasilnya-beda.html" title="ILUSI : Sudut Pandang Beda, Hasilnya Beda (1)" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/12/ilusi-sudut-pandang-beda-hasilnya-beda.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113448490752445834</id><published>2005-12-13T18:01:00.000+07:00</published><updated>2005-12-13T21:41:47.580+07:00</updated><title type="text">Sexology Religius: Chapter One</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/Cocakrowo2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/200/Cocakrowo2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;
Materi Sexologi, seringkali dibahas tanpa mengindahkan sisi religius. Simbah heran juga. Pikirnya kalo sudah ngesex ya nggak usah bawa-bawa agama. Nyang namanya agama itu cuma di khotbah-khotbah sama pengajian-pengajian. Akibatnya ngesex asal kabruk, asal nyungsep, asal menclok. Dimana bumi dipijak, disitu burung bertelur. Coba saja mbahas sex bareng pakar sexology, kalo ditanya tentang anal sex jawabannya mesti :... ya asalkan pasangan setuju dan tidak tersakiti, ya monggo kerso. Yo wis..... sang pakar tidak mbahas kalo nyang namanya sodomi itu dilarang sama Nyang Mbikin Brutu. Sang pakar hanya mbahas nyang empunya brutu setuju apa tidak brutunya dioprek-oprek. Sedangkan apakah diijinken sama Sang Kreator Brutu apa tidak, gak peduli.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Coba tanya ke pakar sexology tentang hubungan sex di luar nikah. Jawabannya mesti ngalor ngidul, walaupun kadang ngetan ngulon juga. Kalo sang pakar njawabnya pake ngelmu tanpa iman, masalah sex pra nikah ini oke-oke saja, asalkan sama-sama ridho. Apalagi kalo sudah tunangan, DP dulu gak papa... nanti cicilannya dilunasi kalo sudah resmi nikah. Nyang penting lakukanlah sex nyang aman. Mangsudnya aman itu ya menurut pikirannya sang pakar tadi. Aman itu mangsudnya jangan konangan dan pake karet pengaman. Masalah nyang dikabruk ki bojone dewe, apa milik tetangga gak masalah. Apakah jalan masuknya lewat guwo garbo apa dalan telek ra dipikir. Nyang penting aman.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah bayangken kalo bangsa ini dibimbing urusan sex nya sama pakar sexology nyang niragama kayak begini. Bangsa ini rakyatnya bisa jadi Sayidin Panotokomo bukan Sayidin Panotogomo. Panotogomo itu artinya nyang menata agama (berdasarkan agama). Kalo Panotokomo ..... Komo itu sperma. Panotokomo itu tukang ngecer-ecer sperma sak nggon-nggon.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Fenomena nyang masih anget saat ini adalah tentang masalah waria. Ini sebenarnya juga masuk dalam urusan sexology. Karena terkait dengan urusan gender seseorang (Bonang dan kempul gak melu-melu). Waria ini selalu disorot dengan sisi nyang kaco. Padahal jelas-jelas dalam ajaran agama manapun, ketegasan gender itu diperlukan. Tegas tidak miyar-miyur. Laki ya laki, perempuan ya perempuan.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Simbah mau meneropong dari sisi agama Simbah yakni Islam. Dalam Islam, termaktub juga di dalam Al Qur'an, Allah itu nyiptaken laki dan perempuan. Tegas, tidak remeng-remeng. Mangkanya nata shof sholat juga jelas, cuma 2 bagian. Laki di depan, wanita di belakang. Waria gak ada tempat. Pembagian warisan juga tegas, anak laki dapet sekian, nyang perempuan sekian. Waria gak ada dalilnya. Kalo mau gak munapik, waria itu sebenarnya identitas sexnya juga jelas. Cuma dibikin samar-samar oleh oknumnya sendiri. Dia bisa milih identitas sesuai jenis sexnya. Memang ada orang-orang tertentu dengan susunan kromosom sex nyang agak nyleneh.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo laki kromosom sexnya XY, perempuan XX. Jelas dan tegas. tapi ada nyang kromosom sexnya nyleneh, misal XXY. Mangkanya gak heran, ada wanita cantik, payudara montok tapi brengosen dan nggembol cocakrowo. Kalo ada wanita model begini, maka perlu ditegaskan identitas sexnya. Tinggal diputuskan mau laki apa perempuan trus... ya operasi total. Tinggal milih cocakrowonya ditebas diganti serabi lempit (minjem istilahnya mbah Koeaing), apa dadanya ditrepesin.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Disinilah peran operasi ganti kelamin diperlukan. Fungsinya mempertegas jenis kelamin seseorang agar tidak ngambang. Kalo nyang terjadi pada waria itu kan lain. Seringkali sudah tegas, tapi dirinya sendiri nyang bikin remeng-remeng. Sudah jelas lanangan, jenggotnya dikerok klimis, trus dagunya disuntik silikon. Jelas-jelas dadanya rata, dijejeli silicon sak drum biar keliatan mencothot. Biasanya terkait masalah isen-isen blodhot alias ekonomi.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Simbah sebenarnya mendukung upaya adanya ustadz nyang mau mbimbing mereka. Tapi mbimbing agar mertobat. Bukan mendukung status mereka nyang gak jelas identitas sexnya. Coba saja, jika ada waria jadi ustadz... dipanggil ustadz apa ustadzah? Sholatnya di shof depan apa belakang? kalo Haji butuh mahrom apa gak?
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sexology religius harusnya ambil peran disini. Tapi kalo cuma sekadar Sexology tanpa nilai moral nyang jelas.. ya sudah. Urusannya hanya sekadar bagemana nyang punya cocakrowo, sehat-sehat saja cocakrowonya, meskipun suka matok pepaya tetangga. Atau nyang punya serabi lempit sehat-sehat saja, tidak kena GO, tidak kena AIDS.. sluman-slumun slamet.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah, jika milih pake hati nurani,  sampeyan-sampeyan ndalem lebih suka sexology nyang mana?

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113448490752445834?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113448490752445834/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113448490752445834" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113448490752445834" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113448490752445834" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/yyOKNICpGPw/sexology-religius-chapter-one.html" title="Sexology Religius: Chapter One" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/12/sexology-religius-chapter-one.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113384239771445638</id><published>2005-12-06T08:36:00.000+07:00</published><updated>2005-12-06T11:13:17.790+07:00</updated><title type="text">Pusing apa sakit Kepala?</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/instant_headache_bg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/200/instant_headache_bg.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/headache.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/200/headache.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di dalam praktek sehari-hari, Simbah seringkali harus agak detil menanyai (anamnesis) kepada pasien. Kalo tidak begitu takutnya bisa salah obat. Nyang seringkali Simbah detilkan di dalam interogasi adalah kalo si pasien mertombo dengan keluhan "Pusing". Soalnya si Pasien belum temtu paham dengan keluhan nyang dia keluhkan itu.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mangkanya Simbah biasanya nanyak ulang...."Le.. gundhulmu itu Pusing apa sakit kepala?"..... Biasanya sang pasien jadi heran, dan malah menunjukkan wajah bertanya... bedane apa ya? Kalo pasien njawab.. "Lho mbah, kan sama saja tho mbah".... ini berarti memang ra mudengan cah iki.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pembaca pun mumkin punya pikiran nyang sama. Padahal antara pusing dengan sakit kepala itu ibaratnya "doh kono doh kene". Kalo di negeri JIRAN, nyang namanya pusing itu berkeliling atau muter-muter. Jadi kalo berkeliling muter-muter kota itu bisa dikatakan berpusing-pusing di kota. Sehingga keluhan pusing itu diajukan jikalau pasien menderita sensasi muter, nggliyer, ngliyeng, serasa dunia jumpalitan.
Penyakit nyang rasanya kayak begituan biasanya diderita oleh pasien Vertigo. Muter, nggliyer, rasanya kayak naik kapal dengan ombak naik turun 4 meter. Biasanya juga disertai muntah dan keluar keringat dingin. Obatnya ini lain dengan sakit kepala. Kalo Vertigo ini diberi obat sakit kepala ya gak ngaruh lah..... kayak flu diberi obat cacing.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo nyang namanya "sakit kepala", itu musti ada sakitnya, atau rasa nyerinya. Entah nyerinya terus menerus, nyut-nyutan, ilang timbul... gak masalah.. nyang jelas ada nyeri. Obatnyanya pun beda dengan pusing.
&lt;div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi mulai sekarang kalo Mertombo, jelaskan penyakitnya kepada dokter dengan benar, biar tidak salah obat. Kalo dengan penjelasan gamblang diatas kok malah pusing, sehingga makin pusing mbedakan antara sakit kepala dan pusing, ya sudah... Simbah juga jadi pusing.
Kalo gak pusing.. pentelengin aja tuh gambar nyang Simbah pasang itu dari jarak 50 cm dari layar monitor.. gerakkan mata, bolanya akan berputar... dan pusiiiiiiing......
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113384239771445638?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113384239771445638/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113384239771445638" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113384239771445638" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113384239771445638" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/sygB97zp46Y/pusing-apa-sakit-kepala.html" title="Pusing apa sakit Kepala?" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/12/pusing-apa-sakit-kepala.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113354565545760126</id><published>2005-12-02T23:16:00.000+07:00</published><updated>2005-12-03T01:05:55.893+07:00</updated><title type="text">Ambeien bin Wasir</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/hem_close_up.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 6px 6px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/320/hem_close_up.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ambeien itu punya beberapa alias. Jagad medis nyebut "Hemorhoid", orang awam nyebut Wasir, bukan Wazir. Penyakit nyang satu ini memang bisa mengganggu sekali, dan banyak mitos tentang penyakit ini. Ada nyang bilang ini penyakit akibat banyak duduk, sehingga sang dubur jadi error. Ada nyang bilang akibat banyak makan pedes. Nah, kalo nuruti mitos biasanya nyang aneh2 nyang muncul.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Penyakit ini sebenarnya adalah pembuluh darah di dubur nyang melebar ataupun membengkak. Kok bisa melebar dan membengkak itu sebabnya apa? Pertama bisa karena gangguan pembuluh balik hati (Vena ... anakmu ada nyang dinamai ini gak?). Kedua karena gangguan BAB (buang air besar). Kok BAB gegelen wal sembelit kok bisa mbikin wasir?
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ya bisa aja tho. Kalo BAB ngadat, mesti nyang empunya silit akan ngeden sekuat tenaga. Nyang penting sang jabang tahi bisa mbrojol keluar. Nah goro-goro kerep ngeden dengan susah payah inilah, mbak Vena sekitar dubur tadi akan menjadi modhot dan melar. Kalo modhotnya thitik gak masalah. tapi kalo modhot sampai mbedhodhot, nah ini mbikin masalah. Sang jabang tahi yang dengen susah payah dieden biar brojol tadi akan nggesek si mbak Vena tadi. Kalo jabang tahinya lama keluar dan mengeras, bisa menyebabkan luka. Nah, inilah nyang menyebabkan BAB jadi peristiwa berdarah nyang mengejutkan... &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Bloody Ninja (Ngising Berdarah)&lt;/span&gt;.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo modhotnya mbak vena ini keterusan, nah didubur tadi akan muncul daging nyang kewer-kewer kalo habis BAB. Meskipun pating klewer, tapi pada stadium awal mingsih bisa dimasukken lagi ke dubur. Tapi kalo mangkin tambah parah, ya kewer-kewer forever. Risinya itu kalo buat jalan... ngganjel.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TOMBO&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo mingsih awal, mingsih bisa diobati. Tapi kalo sudah kewer-kewer, ya mau nggak mau dioperasi. Makanya kalo masih tahap awal usahakan jangan sampai jadi lebih parah. Tahap awal cukup diberi anti perdarahan, biar gak mancur terus darahnya. Ada juga obat nyang cara makenya diselipkan di dubur, agar reaksinya cepat terasa. Nah makanya, kalo dikasih obat sama jurutombo itu nanya dulu, ini obat diunthal apa dioles apa disisipne dubur atau vagina? Harus jelas.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jangan sampai obat sisip dubur kok diombe lho. Trus obat minum didlesepne dubur... wah salah panggonan.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENCEGAHAN&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;Prinsipnya gimana caranya agar BAB jangan banyak ngadat. Ya usahakan tiap hari bisa BAB. BAB normal tuh antara 3 kali sehari nyampe 3 hari sekali. Lha biar lancar gimana? Bisa ditempuh banyak cara. Contohnya : makan cukup serat. Makanan nyang cukup serat itu misalnya buah dan sayur, ager-ager, jelly dll. Serat inilah nyang mbantu jalannya makanan di dalam usus sehingga saat jadi tinja gak ngadat jalannya.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo memang gangguannya parah, bisa dibantu dengan pencahar macem si Dul (Dulcolax, Mikrolax, Laxadin dlsb), jangan pake Mi Kolak.. ra matching. Pencahar alami bisa dengan makan pepaya. Ini lumayan mbantu pencernaan. Mangkanya kalo perut diare jangan dikasih pepaya, bisa tambah bancar mbenjretnya.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi ya Simbah pesen, makan sayur dan buah nyang banyak. Jangan makan Junk Food melulu. Janganlah pencernaan kita ini dikotori dengan makanan sampah. Makan nyang halal biar berkah. Kalo masih tega makan hasil korupsi Simbah doakan makanannya jadi penyakit semua. Jadi usus buntu, wasir, mencret, kanker usus, kanker dubur, sakit liver dan lain-lain. Amiin.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Makan itu ada 3 tingkat. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt; : Mencukupi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt; : Memadai. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt; : Mubadzir. Tingkat mencukupi sekadar penegak tulang punggung biar bisa aktifitas. Memadai, selain penegak tulang punggung, juga tercukupi komposisi gizinya. Sedangkan tingkatan Mubadzir, itu berlebihan. Ini sodaranya setan. Jadi kalo sampe makanan numpuk jadi lemak, itu setannya banyak. Sarang penyakit itu. Makanya orang nyang badannya mbedah sampe sempaknya aja bisa buat selimut, itu biasanya banyak keluhan penyakitnya.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah mangkanya makan nyang bener ya.
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113354565545760126?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113354565545760126/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113354565545760126" title="5 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113354565545760126" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113354565545760126" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/6wwYZlXOa8c/ambeien-bin-wasir.html" title="Ambeien bin Wasir" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/12/ambeien-bin-wasir.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113322317512375744</id><published>2005-11-29T06:17:00.000+07:00</published><updated>2005-11-29T07:12:55.150+07:00</updated><title type="text">Berita Bagas Waras</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/Image-98.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/320/Image-98.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perlu diketahui bahwa Simbah bersama sindikat Simbah nyang bernama "Yayasan Jannatul Khodhro" hendak mengadakan pagelaran "PROGRAM SEHAT TERPADU". Mengapa disebut "TERPADU"? Karena di dalam program ini Simbah berupaya memadukan model Terapi Medis ala Barat dan Terapi Medis ala Kanjeng Nabi saw.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perlu Simbah kasih tahu, bahwa nyang namanya medis Barat itu arogan sekali. Mengapa arogan? Karena mereka mengklaim dirinya sebagai metode terapi prioritas utama nyang paling bisa diterima. Kalopun ada metode terapi lain nyang juga manjur, akan disebut sebagai sekadar "ALTERNATIF". Simbah sendiri juga heran, mengapa racun pemahaman ini bisa diunthal bulet-bulet oleh semua kalangan. Padahal di abad pertengahan, dunia Barat itu dientas dari jaman klenik dan takhayul mereka itu atas bantuan kedokteran Islam. Ketika murid2 nya kanjeng Nabi saw ini sudah mulai mengurai ilmu anatomi, menemukan lensa, menemukan ilmu pathologi, pathofisiologi, dan sibuk mendalami farmakologi, bangsa barat masih berkutat dengan takhayul seputar roh jahat, tukang sihir, dewa-dewa penyembuh, dan dunia khayalan nyang lain.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lha sekarang kok malah mbalik. Terus terang, bares kures, blak kothang..... nyang namanya orang Islam sekarang malah kembali ke jaman abad pertengahannya orang Barat. Ada orang sakit malah dikait-kaitkan sama nyang namanya klenik... bukannya diteliti secara klinik. Memang ada metode ruqyah pakai doa, tapi nyang Simbah lihat, ruqyah nyang dilakukan orang2 itu lebih mendekati jampi-jampi mbah dukunnya rocker dangdut "Alam".
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah, Simbah mau membuka mata orang-orang awam itu agar mau melihat dengan terang benderang, bahwa dalam Islam sudah ada obat nyang bisa mrantasi segala macem penyakit. Wong sing nambani wal nerapi kanjeng Nabi lho... kurang apa coba. Herannya kalo disebut terapi Nabi musti orang segera berasosiasi dengen nyang namanya do'a-do'a, bacaan hewes-hewes nyang harus diapal atau jopa-japu. Lha inilah nyang namanya Pembodohan. Justru dilakukan oleh orang Islam sendiri. Lha wong ada lho Kyai nyang ngaku-ngaku bisa mindah penyakit dari pasien dipindah ke tubuh Wedhus. Wah jian, ........... Kyai Wedhus...
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Untuk itu nyang mau ngikut Simbah, buruan ndaptar. Nginep di Villa milik Pertamina di Cipayung, deket Puncak... ada kolam renang, lapangan Tenis, hawa adem...wah suejuk..suejuk. Berangkat bareng diangkut mobil (bagi nyang kesulitan transport), tapi kumpul di Komplek Simbah. Dapet makan 3 kali dan snack. Mbayar cuma Rp 50.000,00 ....... opo gak murah tenan....nyang mau lebih buat infaq Simbah terima juga dengen Ikhlas.. Kalo buat anak dibawah 12 tahun pordeo aja alias Gratis, tapi makan minum ditanggung orang tuanya. Pengumumannya simbah pasang tuh... tinggal mlototi aja. Apabila ada nyang mau nanyak, don't hesitate buat nanyak. Simbah akan kasih tambahan inpo.
Dah... Simbah tunggu nyang mau ndaptar.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113322317512375744?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113322317512375744/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113322317512375744" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113322317512375744" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113322317512375744" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/jQCtTVGeMNg/berita-bagas-waras.html" title="Berita Bagas Waras" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/11/berita-bagas-waras.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113267133275721605</id><published>2005-11-22T21:54:00.000+07:00</published><updated>2005-11-22T22:13:31.643+07:00</updated><title type="text">Maag (Gerah Blodhot)</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/GASTRIC.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/320/GASTRIC.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Memang wadah manusia nyang seringkali menjadi sumber penyakit adalah lambung. Dosen Farmakologi Simbah menyebut organ nyang satu ini dengan sebutan "wadhuk". Sedangkan bahasa kasarannya adalah blodhot. Segala macem penyakit bisa bersumber dari hawa nafsu sang wadhuk nyang tidak terkendali. Mulai dari kolesterol, asam urat, diabetes, maag, hipertensi dlsb, bisa dipicu ataupun diperparah karena nuruti nepsu wadah nyang kalo dijereng jadi mirip handuk ini.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;nYang sering diderita masyarakat dari keluhan lambung ini adalah penyakit Maag&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;Penyakit nyang satu ini sebenarnya sederhana saja. Munculnya penyakit maag, awalnya disebabkan karena adanya penumpukan asam lambung yang berlebihan. Kok bisa numpuk?
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Lha ini.... beberapa sebab bisa ditelusur. Misalnya karena mengkonsumsi makanan yang bersifat asam, macam makanan pedes (lombok dan sedulurnya), makanan kecut (buah-buahan mentah atau nyang masih muda, cuka, acar dsb). Bisa juga dipicu karena makan yang tidak teratur, telat makan, sehingga asam lambung sudah numpuk tapi gak ada yang dicerna.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Faktor lainnya yang mendukung menumpuknya asam lambung ada beberapa, seperti ngopi, ngombe minuman beralkohol (Ciu, arak, lahang, KTI/Ketan Ireng, vodka, whiski, ....dan lainnya), stress, dan bisa juga karena bakteri kuman.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Karena ini asam, ciri khasnya ya terasa pedih di lambung. Karena letak lambung itu di tengah agak ke kiri atas (daerah ulu hati), maka biasanya perihnya ya disitu. Walopun nyang namanya nyeri itu bisa merembet kemana-mana. Jadi bisa juga nyeri di area perut yang lain.
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Karena asam lambung ini juga, biasanya mulut penderita rasane rodo pahit tur asem. Neg, mual, kalo mukok2 (muntah) rasane kuecut puooolll....warnanya ijo kekuningan nggilani. Kalo asam lambungnya berlebih, bisa bikin beol terasa pedes di dubur bin silit. Bubar diceboki mingsih terasa panas-panas semu pedes di dubur. Jiiaaaan ra penak blasss.&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;TOMBO
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;iasannya kalo nyang gak parah cukup dikurangi keasaman lambung nya pake oknum nyang namanya Antasid. Merk Antasid macem2, misal Promag, Mylanta (jangan kliru miayam), Triocid dan sedulur serta bolonya. Antasid ini Basa, jadi bisa ngurangi nyang asem2. Tapi jangan asal tenggak, mules dikit glenggeng, perih dikit untal.... wah ati-ati. Tubuh kita tu punya mekanisme keseimbangan. Kalo wadhuknya di bom ama Antasid terus akhirnya dibaca oleh tubuh kalo wadhuknya kurang asem (bukan merek mut-mutan lho). Lha kalo dianggep kurang asem, wadhuk akan meningkatkan produksi asem lambung. Yo wis... akhirul kalam lama-lama Antasid gak mempan lagi. Mulane jangan dupeh obate legi semriwing trus asal ngemplok ae.&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Konco dolane Antasid ada juga, yakni obat-obatan yang mengurangi produksi asam lambung. Misalnya Simetidin, Ranitidin.... tapi jangan salah ama Konidin.. gak nyambung blass. Kalo maag karena bakteri, ya dikasih antibiotik.&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;PANTANGAN
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;a kalo sudah kena maag, mbok yao jangan ngrujak pelem nom dengan cabe Madura sak caruk. Bisa tambah mangsur-mangsur nantinya. Jangan beralasan sambelnya gak pedhes, nyang gak pedhes lak lambemu .... wadhukmu khan iso wae kepedesen. Trus hobi ngopinya jangan diumbar. Kalo kembung jangan lantas nenggak minuman bersoda macem Seprit, Panta atau Kola... Ini wong ra mudengan. Lha dikiranya kalo udah glegeken wal antob (sendawa) sambil bunyi oooooiiigghhh...iwak....... trus dikiranya anginnya keluar semua lalu ilang kembungnya... Wooo diapusi bakul jamu. Lha angin nyang keluar itu kan gas yang barusan dia telan bersama minuman bersoda itu... Ududnya jangan klepas-klepus aja... nyepur terus... kalo blodhotnya udah korengan tahu rasa. Yang hobby nyusu (minum susu mangsudnya) ya agak dikurangi dulu. Lantas juga jangan telat makan, biasanya nyang kayak gini poro kenyo (wong wadon). Niatnya diet, gak mau sarapan, makan cuma sak cuwil... ya sudah, lambung jadi korban. Banyak yang gak mudeng cara diet. Siangnya ngampet makan, tapi malem nyegat mie dog-dog sama nasi goreng, ...ya muspro..sia-sia semua.&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Juga nyang terpenting... jangan minum minuman beralkohol. selain ngracuni lambung juga ngracuni liver, otak, darah, dan keluarga. Ojo mabuk bae lah....&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ini sekelumit ocehan simbah, kalo ada nyang gak jelas jangan isin tanya. Kalo isinan, nanti malah ngisin-isini, .... meskipun mending daripada ra nduwe isin.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113267133275721605?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113267133275721605/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113267133275721605" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113267133275721605" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113267133275721605" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/Z49HA2_OXcs/maag-gerah-blodhot.html" title="Maag (Gerah Blodhot)" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/11/maag-gerah-blodhot.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113227597865616346</id><published>2005-11-18T07:00:00.000+07:00</published><updated>2005-11-18T08:06:18.666+07:00</updated><title type="text">Bikin Tobat Pasien GO</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/Dipoject.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/320/Dipoject.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;
Setiap dokter pasti pengin pasiennya kembali lagi dan menjadi pelanggan di kliniknya. Dan memang kalau sudah cocok dengan layanan sang dokter, dijamin pasien tersebut mesti balik lagi jika sakit lagi. Namun tidak demikian halnya dengan pasien penderita GO (Gonorrhoe/Kencing Nanah). Penyakit ini biasanya merupakan bonus dari pelayanan para PSK. Bonus gratis. Cuma kalo pingin ngilangin bonusnya ini, justru malah mbayar. Ya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kersaning Allah&lt;/span&gt;, kok ya bonusnya penyakit &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nggilani &lt;/span&gt;bin &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;njijiki&lt;/span&gt; kayak gitu.
Simbah paling &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kemropok  &lt;/span&gt;campur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;getem-getem  &lt;/span&gt;kalo kedatangan pasien kambuhan ini. Malah kalo perlu besoknya nggak usah datang lagi lah. Maka perlulah dibikin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mertobat&lt;/span&gt;  pasien-pasien ini. Simbah punya konco sejawat yang memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Trik Ampuh&lt;/span&gt; menghadapi pasien kambuhan ini. Caranya rodo2 kejem, tapi muantab tenan.

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Caranya :
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol  style="font-family:arial;"&gt;   &lt;li&gt;Karena rata-rata pasien GO ini memerlukan injeksi antibiotik, maka pasien diwejang dulu. Bahwa penyakit yang diderita pasien ini sudah cukup parah, dan akan tambah parah jika ngulangi kebiasaan bejatnya itu. Maka dibutuhkan obat dosis lebih tinggi jika ngumbar syahwat Cocakrowonya itu lagi. Dipeseni juga kalo suntikan obat dosis tinggi sakitnya bukan kepalang. Selesai memberikan mukadimah, pasien disuruh buka celana siap disuntik bokongnya. Konco simbah pun siap dgn suntikannya. Sebelum suntikan diblusukken ke bokong, terlebih dulu ujung suntikan dibenturkan meja. Ya sudah.....ujungnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mleyok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;gak tajem lagi. Begitu disuntikkan...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mak blush...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pasien teriak-teriak kayak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;wedus&lt;/span&gt; dibeleh pake pisau roti...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ekek-ekek...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;..&lt;/li&gt;   &lt;li style="text-align: justify;"&gt;Dengan mimik serius, dokter ngwejang lagi. "Nah makanya jangan ngulangi lagi ya!" Lalu pasien disodori resep obat. Begitu nanya berapa biayanya, dokterpun menyebut angka fantastis. Sambil ngasih argumen, "Obatnya dosis tinggi le."&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Banyak yang akhirnya mertobat, gak kambuh lagi. Yang bikin gak kambuh ya tobatnya itu. Dan memang selama gak tobat-tobat, dosis penyembuhan penyakit ini akan semakin meningkat juga. Makanya, mulai sekarang diilangi tuh kebiasaan buruknya. Wong orang lain pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nduding&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; pake telunjuk baca &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Syahadat,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; kok malah enak-enak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nduding&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;pake organ selangkangan ngumbar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Syahwat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kasihan keluarganya, terutama istrinya. Simbah pernah menemui pasien masih muda, baru punya anak satu berumur 1 tahun sudah kena Kencing Nanah ini. Gara-garanya diajak pesta para Pejabat ke Puncak. Lha iki pesta opo kok sampe terkencing-kencing nanah. Biasanya, kalo kemudian si suami ngumpuli isterinya, ya bonusnya tadi dihibahkan juga ke sang isteri. Bayangkan, isterinya rajin Taklim, pengajian, berjilbab....eee...kena GO (kencing nanah). Jika si suami berobat dan sembuh...tapi trus ngumpuli isterinya, dia bisa kena GO lagi karena isterinya belum diobati...demikian seterusnya. Inilah yang disebut fenomena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ping-Pong.&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ping-Pong&lt;/span&gt; ini hanya bisa berakhir jika suami terbuka pada isterinya dan berobat bareng-bareng. tapi ini berarti suami mbuka aibnya. Memang barang bosok akan menghasilkan sesuatu yang bosok juga. Kelakuan bosok, penyakitnya bosok, nutupinya pake kelakuan bosok lagi. Wah........... ngejar karep si cocakrowo......
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113227597865616346?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113227597865616346/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113227597865616346" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113227597865616346" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113227597865616346" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/5xMkqb_Ldxs/bikin-tobat-pasien-go.html" title="Bikin Tobat Pasien GO" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/11/bikin-tobat-pasien-go.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113210563077888951</id><published>2005-11-16T08:46:00.000+07:00</published><updated>2005-11-25T09:41:58.990+07:00</updated><title type="text">PANIK &amp; PARANOID</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/1600/dipo%204.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7987/1862/320/dipo%204.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;
Beberapa waktu lalu dan bahkan sampai sekarang, gema penyakit Flu Burung cukup dahsyat pengaruhnya. Masyarakat hampir tiap hari dijejali dengan berita tentang jatuhnya korban akibat Flu Burung. Bagi masyarakat berpendidikan, berita tersebut akan ditanggapi dengan proporsional. Akan tetapi bagi masyarakat awam, berita-berita tentang flu burung ini malah membuat panik dan paranoid. Simbah nggak perlu menjelaskan dulu apa Paranoid itu. Yang jelas masyarakat sangat ketakutan, dan akibatnya segala macem gejala yang agak aneh di tubuhnya selalu diasosiasikan sebagai gejala Flu Manuk itu.

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Simbah sendiri jadi agak beruntung dengan tingkat kebodohan masyarakat yang seperti itu. Mengapa? Karena sejak Flu Manuk ini "ngabyantoro" ke seantero negeri, pasien Simbah jadi sak hohah. Semuanya datang dengan langsung bertanya apakah gejala yang dideritanya itu adalah gejala Flu Manuk itu. Kadang Simbah ngadepi pasien sambil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngempet ngguyu&lt;/span&gt;, lha jan lucu tenan kok. Ada kejadian satu keluarga habis pesta Bebek Bakar, besoknya salah satu anaknya merasa sakit menelan. Kontan saudara-saudaranya panik dan keluarga itu minta diberi pengantar rawat inap di RS. Setelah simbah periksa bener, ternyata cuma &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pancingen &lt;/span&gt;alias radang tenggorokan. Ada lagi yang diare dan nanya apakah itu Flu Manuk... lha &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mbenjret&lt;/span&gt;  kok dicurigai Flu Manuk tu ketemu pirang perkoro???

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah begitulah masyarakat kita. Jarang yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mangan bangku kuliah.&lt;/span&gt; Kebanyakan bisanya hanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mangan duit rakyat. &lt;/span&gt;Hikmah yang Simbah dapat petik dari peristiwa ini :  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kadang kebodohan bisa mendatangkan rejeki bagi orang lain&lt;/span&gt;....hehe..hehe

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113210563077888951?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113210563077888951/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113210563077888951" title="6 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113210563077888951" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113210563077888951" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/k_EIrplUHLQ/panik-paranoid.html" title="PANIK &amp; PARANOID" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/11/panik-paranoid.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-18923412.post-113189173759683605</id><published>2005-11-13T20:38:00.000+07:00</published><updated>2005-11-25T09:46:02.293+07:00</updated><title type="text">PREAMBULE</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BBM naik... bukan berita tapi sering diberitakan. BBM turun harga... berita, tapi imposibel dimuat, ha wong gak ada realitanya. Akibat BBM naik, semua biaya naik. Sampe biaya MERTOMBO alias berobat ke dokter pun jadi mak clorot ... naik drastis.

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekedar konsultasi ke dokter spesialis, cuma ngobrol hewes-hewes... sinambi ngguya-ngguyu dan pringas-pringis, diberi tulisan urek-urek, mbayar Rp 75.000,-. Apalagi kalo sampai harus ndadak diperiksa jeroannya, misal : diobok-obok brutunya (rectal toucher), atau diingak-inguk usus dan blodotnya make USG....wah rekening bisa senilai rekening PAM setahun. Dokternya sih ramah, yang galak tagihannya.

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apalagi dokter sekarang susah akses ilmunya. Coba pas mertombo nanya agak banyak, lak langsung didamprat... "Dokternya kamu atau saya..??!!" Meskipun ada juga yang terbuka menerima pertanyaan, tapi tetep menutup pintu jawaban. Memang agak susah juga sih njawab pertanyaan orang awam dengan bahasa Kedokteran. Harus mencari padanan kata yang pas. Misalnya, menerangkan kata TUMOR. Ya yang paling terkenal pake istilah "Daging Tumbuh". Padahal semua daging dalam tubuh kita itu kan tumbuh. Kalo nggak, gedenya gak akan proporsional seperti sekarang. Apalagi yang gak tumbuh punyanya laki-laki yang di selangkangan itu. Wah.... mak Erot pun kelimpungan.... "Iki manuk opo cacing ya?" pikirnya.

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itu, blog yang sedikit rada jeblog ini mencoba membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar masalah mertombo ini. Kalo ada penyakit gatal-gatal, jangan malu untuk menggaruk sekalian sambil nanya ke Mbah Dokter. Kalo perut mules, jangan malu untuk ngenthut, tapi jangan di area publik, dan tentunya bisa sambil bertanya sama Mbah, mengapa kok brat-brut terus tak terkendali. Kalo punya masalah Medis jangan sungkan untuk mengajukan pertanyaan. Mbah Dokter akan menjawab dengan sekenanya disertai referensi yang dimiliki. Mudah-mudahn bisa mbantu kesembuhan. Kalo gak sembuh juga mbah pasrah sama Yang Ngecat Terong.

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ke mana pertanyaan diajukan? Bisa ke imel Mbah Dokter : insanif@yahoo.com, atau ke perawat Mbah di : abunafar@hotmail.com. Atau posting di blog ini kalo Mbah Dokter mbikin artikel berkala. Mudah-mudahan senantiasa bagas waras dan ngimannya kuat. Amiin..

&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Regards
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mbah Dr. Dipo


&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengasuh "Klinik Mertombo"
&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdiri Sejak usia 12 bulan (disertai duduk dan berbaring)


&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18923412-113189173759683605?l=warassumringah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://warassumringah.blogspot.com/feeds/113189173759683605/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=18923412&amp;postID=113189173759683605" title="8 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113189173759683605" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18923412/posts/default/113189173759683605" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/pwak/~3/cPKW8CxJAao/preambule.html" title="PREAMBULE" /><author><name>Mbah Dr. Dipo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>8</thr:total><feedburner:origLink>http://warassumringah.blogspot.com/2005/11/preambule.html</feedburner:origLink></entry></feed>

