<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013</id><updated>2024-08-28T06:09:14.525-07:00</updated><title type='text'>JUST A PERSONAL NOTE</title><subtitle type='html'>I&#39;m just saying what I can in my college</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>29</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-8797565459027826091</id><published>2012-02-18T16:07:00.001-08:00</published><updated>2012-02-18T16:07:45.756-08:00</updated><title type='text'>Manfaat Mentimun Untuk Menghilangkan Lingkaran Hitam Pada Mata</title><content type='html'>Lingkaran hitam di bawah mata memang menjadi problem sebagian besar cewek untuk tampil cantik. Hal ini disebabkan oleh beberapa macam faktor, seperti kurang tidur, kelelahan atau penat dengan tugas menumpuk yang berakibat menimbulkan stress. Begitu pula bila terserang penyakit serta kekurangan nutrisi dan pola diet yang terlalu ketat. Namun tidak perlu bingung untuk mengatasi hal tersebut, karena dari beberapa penelitian ada jenis sayuran yang dapat mengatasi lingkaran hitam pada mata antara lain  adalah Mentimun.  Mentimun atau timun sering dijadikan sebagai kudapan. Ternyata, jenis sayuran ini memiliki khasiat yang bagus untuk kulit.&lt;br /&gt;
Berikut lima rahasia manfaat timun, seperti yang dikutip dari Leons Beauty Tips and Secrets. &lt;br /&gt;
1. Mentimun Dapat mengurangi lingkar hitam di bawah mata. Timun memiliki kemampuan yang cepat, mudah dan aman untuk membantu mengurangi lingkar hitam di bawah mata. Kandungan antioksidan dan silika dari timun akan membuat bagian mata menjadi lembut dan mulus. Letakkan potongan timun pada mata dan diamkan selama 10-15 menit.  Selain untuk mengurangi lingkaran hitam manfaat timun juga sebagai berikut :&lt;br /&gt;
2. Menghilangkan bengkak pada mata. Mata yang bengkak bisa disebabkan karena kurang tidur, kebanyakan tidur, menangis atau kelelahan. Timun dapat dengan mudah menghilangkan masalah ini. Timun memiliki kandungan asam askorbik yang tinggi, sehingga dapat menurunkan kadar air dan bengkak pada mata. Letakkan mentimun di kedua mata, lalu pejamkan mata Anda selama 15 menit.&lt;br /&gt;
3. Mengurangi noda hitam pada wajah. Timun akan mengurangi noda hitam dan kerut pada wajah. Anda bisa meletakkan potongan timun pada wajah atau bisa juga memblender timun dan di letakkan jus pada wajah. Rasakan hasilnya, wajah akan lebih berkilau, lembut dan mulus.&lt;br /&gt;
4. Merawat Kulit yang terbakar sinar matahari. Kulit yang terbakar matahari bisa disembuhkan dengan meletakkan timun di area kulit yang terbakar. Timun memiliki efek dingin dan dengan cara lembut menenangkan kulit, serta mempercepat proses penyembuhan.&lt;br /&gt;
5. Mengecilkan pori-pori. Mentimun merupakan toner yang sangat baik. Anda dapat mencampurnya dengan cuka apel, putih telur dan tomat. Bahan-bahan tersebut jika dihaluskan dan diterapkan pada wajah akan membuat pori-pori kulit lebih mengecil. Diamkan masker tersebut selama 10 menit, lalu bilas wajah sampai bersih.&lt;br /&gt;
6.  Mentimun juga dapat membuat bola mata menjadi bening.&lt;br /&gt;
Selamat mencoba</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/8797565459027826091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/8797565459027826091' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/8797565459027826091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/8797565459027826091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/manfaat-mentimun-untuk-menghilangkan.html' title='Manfaat Mentimun Untuk Menghilangkan Lingkaran Hitam Pada Mata'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-1900610040742902558</id><published>2012-02-18T15:41:00.000-08:00</published><updated>2012-02-18T15:41:13.515-08:00</updated><title type='text'>Tips  Sederhana Menjaga Wajah Tetap Segar Berseri</title><content type='html'>Sebagai seorang wanita sangat mengharapkan mempunyai wajah yang selalu cantik, menawan dan selalu terlihat segar berseri. Banyak produk-produk yang sekarang ini ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, jika kita tidak pandai-pandai dalam memilih produk yang sesuai dengan kesehatan kulit wajah kita bukannya cantik malah menjadi tidak karuan tuh wajah. &lt;br /&gt;
Bahan-bahan alamiah yang diproses dengan cara alami akan lebih sehat untuk kulit wajah kita. Adapun cara yang paling sederhana untuk menjaga wajah tetap cantik dan segar berseri, diantara nya sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1. Setiap bangun tidur usahakan untuk mengkonsumsi air putih hangat sedikitnya satu gelas.&lt;br /&gt;
2. Kurangi makan-makanan yang banyak mengandung minyak goreng (goreng-gorengan)dan kurangi juga makan-makanan yang banyak mengandung gula.&lt;br /&gt;
3. Gunakan sabun pencuci muka yang sesuai dengan jenis kulit wajah (tidak perlu mahal yang penting sesuai dengan kulit wajah kita)&lt;br /&gt;
4. Gunakan penyegar wajah minimal sehari 5 s/d 6 kali (pilih penyegar yang sesuai dengan kulit wajah)&lt;br /&gt;
5. Gunakan pelembab pada pagi dan siang hari&lt;br /&gt;
6. Kurangi pemakaian bedak (bedak hanya digunakan ketika berpergian)&lt;br /&gt;
7. Pakai masker seminggu sekali dengan bahan alami, misalnya campuran susu dengan madu akan membuat wajah akan terlihat putih berseri dan kencang, dll.&lt;br /&gt;
Lakukan hal diatas secara rutin dan buktikan hasilnya, wajah akan terlihat lebih cantik dan segar berseri serta bebas dari masalah jerawat.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/1900610040742902558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/1900610040742902558' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1900610040742902558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1900610040742902558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/tips-sederhana-menjaga-wajah-tetap.html' title='Tips  Sederhana Menjaga Wajah Tetap Segar Berseri'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-3973701803626844028</id><published>2012-02-17T13:06:00.001-08:00</published><updated>2012-02-17T13:06:50.261-08:00</updated><title type='text'>Konstruksi Pembuangan Limbah Rumah Tangga Sederhana</title><content type='html'>Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoranmanusia. Limbah merupakan buangan/bekas yang berbentuk cair, gas dan padat. Dalam air limbah terdapat bahan kimia sukar untuk dihilangkan dan berbahaya. Bahan kimia tersebut dapat memberi kehidupan bagi kuman-kuman penyebab penyakit disentri, tipus, kolera dsb. Air limbah tersebut harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. Air limbah harus dikelola untuk mengurangi pencemaran.&lt;br /&gt;
Pengelolaan air limbah dapat dilakukan dengan membuat saluran air kotor dan bak peresapan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut ; &lt;br /&gt;
1. Tidak mencemari sumber air minum yang ada di daerah sekitarnya baik air dipermukaan tanah maupun air di bawah permukaan tanah.&lt;br /&gt;
2. Tidak mengotori permukaan tanah.&lt;br /&gt;
3. Menghindari tersebarnya cacing tambang pada permukaan tanah.&lt;br /&gt;
4. Mencegah berkembang biaknya lalat dan serangga lain.&lt;br /&gt;
5. Tidak menimbulkan bau yang mengganggu.&lt;br /&gt;
6. Konstruksi agar dibuat secara sederhana dengan bahan yang mudah didapat dan murah.&lt;br /&gt;
7. Jarak minimal antara sumber air dengan bak resapan 10 m. &lt;br /&gt;
Pengelolaan yang paling sederhana ialah pengelolaan dengan menggunakan pasir dan benda-benda terapung melalui bak penangkap pasir dan saringan. Benda yang melayang dapat dihilangkan oleh bak pengendap yang dibuat khusus untuk menghilangkan minyak dan lemak. Lumpur dari bak pengendap pertama dibuat stabil dalam bak pembusukan lumpur, di mana lumpur menjadi semakin pekat dan stabil, kemudian dikeringkan dan dibuang. Pengelolaan sekunder dibuat untuk menghilangkan zat organik melalui oksidasi dengan menggunakan saringan khusus. Pengelolaan secara tersier hanya untuk membersihkan saja. Cara pengelolaan yang digunakan tergantung keadaan setempat, seperti sinar matahari, suhu yang tinggi di daerah tropis yang dapat dimanfaatkan. &lt;br /&gt;
Limbah air bekas mandi dan cuci dialirkan ke bak kontrol dan langsung ke sumur resapan. Air akan tersaring pada bak resapan dan air yang keluar dari bak resapan sudah bebas dari pencemaran.&lt;br /&gt;
•  BAHAN&lt;br /&gt;
1. Besi beton ½-25 cm&lt;br /&gt;
2. Batu bata&lt;br /&gt;
3. Kerikil&lt;br /&gt;
4. Semen&lt;br /&gt;
5. Pasir&lt;br /&gt;
•  PERALATAN&lt;br /&gt;
1. Gergaji&lt;br /&gt;
2. Cetok&lt;br /&gt;
3. Cangkul&lt;br /&gt;
4. Skop&lt;br /&gt;
5. Parang&lt;br /&gt;
6. Ember&lt;br /&gt;
7. Besi runcing&lt;br /&gt;
8. Meteran&lt;br /&gt;
•  PEMBUATAN&lt;br /&gt;
Tempat mandi dan cuci dibuat dari batu bata, campuran semen dan pasir. Bak kontrol dibuat terutama untuk saluran yang berbelok, karena pada saluran berbelok lama-lama terjadi pengikisan ke samping sedikit demi sedikit, dan akan terjadi suatu pengendapan kotoran. Dibuat juga sumur resapan yang terbuat dari susunan batu bata kosong yang diberi kerikil dan lapisan ijuk.&lt;br /&gt;
Sumur resapan diberi kerikil dan pasir. Jarak antara sumur air bersih ke sumur resapan minimum 10 m agar supaya jangan mencemarinya. Pembuatan dapat dilihat pada Gambar 1 dan 2 di bawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
•  Gambar 2. Bak Saluran Bekas Mandi dan Cuci.&lt;br /&gt;
Saluran air bekas mandi dan cuci :&lt;br /&gt;
A : Kamar mandi dan cuci&lt;br /&gt;
B : Bak kontrol&lt;br /&gt;
C : Bak resapan&lt;br /&gt;
•  PENGGUNAAN&lt;br /&gt;
1. Untuk membuang air cucian&lt;br /&gt;
2. Untuk membuang air bekas mandi&lt;br /&gt;
3. Untuk membuang air kotor/bekas lainnya.&lt;br /&gt;
•  PEMELIHARAAN&lt;br /&gt;
1. Saluran setiap hari perlu dibersihkan dengan memakai sapu, atau alat lain.&lt;br /&gt;
2. Jangan membuang benda-benda padat seperti : batu kerikil, kertas, kain, plastik dan barang-barang lainnya&lt;br /&gt;
3. Semua resapan perlu sering dikontrol, agar bagian-bagian yang tersumbat dibersihkan.&lt;br /&gt;
•  KEUNTUNGAN&lt;br /&gt;
Pembuatannya mudah, bahan-bahan ada disekitar kita dan konstruksinya sederhana.&lt;br /&gt;
•  KERUGIAN&lt;br /&gt;
Pembuangan air kotor ini juga tergantung dari struktur lapisan tanah. Tanah yang liat pada musim kemarau akan bongkah-bongkah hal ini mungkin berpengaruh pada sumber air bersih. Untuk mengatasi hal ini agar jaraknya perlu lebih diperpanjang lagi.&lt;br /&gt;
Catatan lain-lain :&lt;br /&gt;
Secara rutin perlu dikontrol apakah ada yang rusak atau tidak.&lt;br /&gt;
•  DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;
Pembuatan Saluran Bekas Mandi dan Cuci. Jakarta : Direktorat Perummahan, Ditjen Cipta Karya-Departemen Pekerjaan Umum.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/3973701803626844028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/3973701803626844028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3973701803626844028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3973701803626844028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/konstruksi-pembuangan-limbah-rumah.html' title='Konstruksi Pembuangan Limbah Rumah Tangga Sederhana'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-4908343773437129343</id><published>2012-02-15T16:55:00.000-08:00</published><updated>2012-02-15T16:55:44.394-08:00</updated><title type='text'>Manfaat Daun Pisang Kering (Kleres)</title><content type='html'>apakah anda mengetahui daun pisang yang telah kering atau disebut dengan kleres. daun pisang kering ini mungkin difikiran anda hanya dapat digunakan sebagai keterampilan saja misalnya membuat tas atau pigora, atau bahkan anda tidak ingin memanfaatkan untuk apapun karena bahan tersebut bisa dikatakan sebagai sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi. ternyata daun pisang atau kleres dapat digunakan sebagai bahan pewarna makanan yang menghasilkan warna hitam atau abu-abu pada makanan. adapun resep makanan dari kleres selain rasanya yang gurih juga pembuatannya sangat mudah.&lt;br /&gt;
resep :&lt;br /&gt;
1. 5 helai Daun pisang yang telah kering (kleres)&lt;br /&gt;
2. 1 buah kelapa mudah&lt;br /&gt;
3. 1kg ketela pohon&lt;br /&gt;
4. 1/2 kg gula pasir&lt;br /&gt;
5. 4 sendok makan enjet atau air kapur&lt;br /&gt;
6. 3 helai dau pandan dipotong dadu kecil-kecil&lt;br /&gt;
7. 1 sendok teh garam&lt;br /&gt;
8. 3 helai daun pisang yang mudah dipotong persegi untuk pembungkus adonan&lt;br /&gt;
cara membuat:&lt;br /&gt;
1. bakar daun pisang yang telah kering kemudian ditumbuk halus dan saring ke dalam ayakan&lt;br /&gt;
2. parut kelapa mudah&lt;br /&gt;
3. parut ketela pohon, hasil parutan ketela pohon dicampur dengan ayakan daun pisang yang telah dibakar tadi kemudian aduk hingga rata sehingga adonan menjadi warna hitam. lalu campur dengan gula pasir, air kapur, garam dan aduk hingga merata. Setelah semua tercampur ambil setengah dr parutan kelapa mudah dan aduk hingga rata.&lt;br /&gt;
4. ambil sebanyak dua sendok makan adonan tadi dan letakan pada daun pisang yang telang dipotong persegi, diatas adonan sebelum dibungkus beri potongan daun pandan. kemudian dibungkus dan diberi lidih agar tidak terbuka. ulangi untuk adonan berikutnya&lt;br /&gt;
5. kemudian kukus didalam dandang kurang lebih 1 jam&lt;br /&gt;
6. setelah harum dan matang angkat dan buka dr kulit pisang td, tata dan taruh di atas piring kemudian taburi dengan parutan kelapa.&lt;br /&gt;
7. sajikan ketika masih hangat.&lt;br /&gt;
selamat mencoba</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/4908343773437129343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/4908343773437129343' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4908343773437129343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4908343773437129343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/manfaat-daun-pisang-kering-kleres.html' title='Manfaat Daun Pisang Kering (Kleres)'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-7856077147429475378</id><published>2012-02-13T01:52:00.001-08:00</published><updated>2012-02-13T01:52:47.467-08:00</updated><title type='text'>Filariasis</title><content type='html'>Imagine having your legs and genital organs puff up to roughly the size of elephant limbs. Now imagine having to attend to your daily activities while attempting to move your huge and swollen body parts. This is a type of disease that actually does happen to people.  &lt;br /&gt;
Filariasis, also known as lympathic filariasis (LF), is most common in tropical countries and is caused by parasitic nematode worms that look like tiny threads. The infection caused by these filarial worms, Wuchereria bancrofti, Brugia malayi and Brugia timori, are transmitted by mosquitos. Fortunately, this infectious disease is very rare in Western countries. &lt;br /&gt;
Lymphatic filariasis has existed for a long time. Reports of the disease have been documented in ancient Greek literature, and its symptoms were first recorded in the 16th century, during early explorations of Goa, Asia and Africa. It was only in later centuries when a better understanding of filariasis was developed, pinpointing mosquitoes are carriers of the worms.  &lt;br /&gt;
According to the World Health Organization (WHO), as of 2006, there has been an estimated 1.3 billion people in more than 80 countries at risk of contracting LF. At present, there are over 120 million infected individuals, and over 40 million of them have been disfigured and severely debilitated by the disease. Affected people mostly live in India, Africa, South Asia, the Pacific, and South and Central America. &lt;br /&gt;
LF is considered the highest among the world’s diseases that cause severe disability and disfiguration. It mostly strikes poor portions of the population in areas where there are great numbers of breeding sites for mosquitoes that carry the disease. &lt;br /&gt;
Lymphatic Filariasis starts from the bite of an infected mosquito, or when a person comes into contact with water where infected mosquitoes breed. The parasitic worms that are transferred to humans burrow into the lymphatic system, the body’s network of vessels and nodes which carry lymph fluid to the tissues and blood. The lympathic system forms a major part of our body’s immune system.  &lt;br /&gt;
Adult worms will live in the lympathic vessels for 4 to 6 years, and the females can produce a large number of larvae (microfilariae) which travel around in the bloodstream. The infection can be spread when a mosquito that has bitten an infested person. The mosquito then becomes a carrier of microfilaria which will develop into an infective parasite and be transmitted once the mosquito bites other people. In the endemic areas where the disease is concentrated, it is estimated that 54% of the population are infected by microfilariae. &lt;br /&gt;
Although it is not fatal, filariasis is chronic and very painful. The disease causes an accumulation of fluid (hydrocoele); swelling (lymphoedema) of the subcutaneous layer of the skin which houses fat and connective tissues; passing of cloudy-colored urine (chyluria), and in its most extreme form, the skin and underlying tissues of the lower limbs and scrotum thicken and become distended, taking on the resemblance of elephant limbs and earning it the name, elephantiasis.  &lt;br /&gt;
The inflammation that starts within the skin is usually caused by the immune system’s reaction to the parasite. It can also be caused by bacteria which may have invaded the skin because of an already weakened immune system. At this point, the lymph nodes and lympathic vessels will also start to swell. &lt;br /&gt;
These symptoms develop in a very slow manner, sometimes taking years. Those who are infected do not show any outward signs until the disease reaches its late phase. In the latter stage of the disease, affected persons are immediately identified because of their grossly swollen legs, arms, breasts or genitals with cracked, thickened skin that is rough and hard to the touch. LF can also cause damage to the kidneys and the entire lympathic system. People who are affected by lympathic filariasis are subjected to social stigma and are unable to live a normal life.  &lt;br /&gt;
In the past, it was very difficult to diagnose filariasis because the parasitic worms could only be detected by looking at blood samples through a microscope. These parasites are also nocturnal, which meant that they only showed up in the blood shortly before or after midnight. Just recently, a simple and very sensitive ICT “card test” was developed that could identify parasite antigens, foreign protein substances from an infection, in just a few drops of blood. This could now be achieved at any time during the day without the need of a laboratory. &lt;br /&gt;
Other methods of detecting the presence of lympathic filariasis can be made using a Giemsa stained thick blood film, a test taken at night by examining a drop of blood smeared on a slide, and PCR assays, a sensitive organism-detection method. &lt;br /&gt;
Treatment includes medications like ivermectin (Mectizan) and Albendazole, both anti-parasitic drugs. However, the best way to eliminate lympathic filariasis would be to prevent the spread of infection.  &lt;br /&gt;
In areas where filariasis is endemic (concentrated), treating the whole community involves getting rid of all the parasites in the blood of infected persons. This way, the infection is prevented from spreading. In recent studies, it was found that diethylcarbamazine (DEC), ivermectin and Albendazole combined in single doses can significantly decrease microfilariae in the blood by as much as 99%, and last for 12 months after administering treatment. &lt;br /&gt;
While these medications are effective in eliminating adult filarial worms, treatment for late stage elephantiasis and hydrocoele is still in need of improvement. The goal would be to ease the pain and discomfort of swollen body parts. Some treatments include injections of schlerosants to treat fluid accumulation, and surgical procedures to remove excessively swollen tissue. Sometimes a lymphovenous shunt to drain fluid is performed.  &lt;br /&gt;
To manage existing symptoms, doctors advice a lot of bed rest, wearing elastic bandages or surgical stockings to reduce swelling, wearing comfortable shoes, exercising the swollen limb at regular intervals, raising affected legs at night, and taking antibiotics to prevent bacterial infections. A rigid hygienic regimen is also recommended to prevent further bacterial infection and to stimulate lymph functions. Keeping the affected areas clean can diminish periods of inflammation, also known as “filarial fevers”, and improve the appearance of elephantiasis.  &lt;br /&gt;
While mild cases are relatively easy to treat, it becomes more difficult if the disease has reached its late stages. &lt;br /&gt;
Preventing the occurrence of lympathic filariasis means avoiding the bites of mosquitoes suspected of carrying the disease. The World Health Organization recommends limiting any outdoor activities during nighttime, especially if living in rural areas or jungles; wearing long sleeves and long pants; avoiding dark-colored clothing which is attractive to mosquitoes; not wearing scents like perfume or cologne; treating clothes with an insect repellent like permethrin (Duramon, Permanone); using citronella or lemon eucalyptus leaves to ward off mosquitoes; installing screens and mosquito nets, and using air-conditioning, as cooler air causes mosquitoes to become lethargic.  &lt;br /&gt;
In a 2007 study by the National Institute of Allergy and Infectious Disease (NIAID), 23,500 people living in Egypt participated in a two-year health assessment program to test the effectiveness of an LF elimination campaign.  &lt;br /&gt;
While there is no vaccine for LF as of the present, scientists are still working to find a preventive inoculation for the disease. The World Health Organization also continues its drive to stop the infection from spreading, and to ease the symptoms of those already infected. Even global healthcare corporations like SmithKline Beecham, and Merck and Co., Inc. have joined the fight against lympathic filariasis through donation of medicines and supporting the elimination of the disease.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/7856077147429475378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/7856077147429475378' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7856077147429475378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7856077147429475378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/filariasis.html' title='Filariasis'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-3092431819749808959</id><published>2012-02-10T19:28:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T19:28:13.394-08:00</updated><title type='text'>Mengusir Semut Merah</title><content type='html'>Kehadiran semut merah yang bergerombolan dalam jumlah yang sangat banyak sungguh tidak diinginkan, karena selain gigitan nya yang sangat sakit dan panas sekali juga membuat rumah terlihat jorok. Adapun cara untuk mengusir dan membasmi semut merah dengan bahan alami yang sangat ramah lingkungan diantaranya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1.Menggunakan Daun Sirih Untuk Mengusir Semut. Letakkan daun sirih di tempat-tempat semut menempel dan sering kali berkumpul, seperti meja makan, topless gula, ataupun di atas kulkas. Bila perlu, gosok-gosokkan daun sirih tersebut di area yang kita kehendaki. Sebab bau daun sirih dapat membuat semut menyingkir.&lt;br /&gt;
2.Menggunakan Merica Biji Untuk Mengusir Semut Kita menaburkan merica biji yang ditumbuk. Terkait ini, kita perlu mengetahui bahwa pedas merica membuat semut kalang kabut. Sebab, semut tidak suka aroma merica tersebut.&lt;br /&gt;
3.Menggunakan Jagung Giling Kasar Untuk Mengusir Semut. Kita menggunakan jagung giling kasar untuk membasmi semut. Teori di balik ini adalah semut yang makan jagung giling kasar, ketika ia minum air yang terkandung dalam jagung giling itu, maka perutnya akan mengembang yang akhirnya membunuh semut tersebut.&lt;br /&gt;
4.Menggunakan Larutan Sabun Cuci Cair Untuk Mengusir Semut. Kita menggunakan larutan sabun cuci cair. Caranya, kita memasukkan larutan sabun cuci cair. Caranya kita memasukkan larutan sabun cuci cair kedalam botol penyemprot. Selanjutnya, kita menyemprotkan larutan tersebut pada area yang sering kali di datangi semut.&lt;br /&gt;
5.Menggunakan Obat Nyamuk Bakar Untuk Mengusir Semut . Kita menggunakan obat nyamuk bakar. Caranya, abu obat nyamuk bakar dimasukkan kedalam lubang semut. Kita memasukkan semuanya sampai penuh dan tidak ada celah. Kemudian kita tutup dengan lelehan lilin.&lt;br /&gt;
6.Menggunakan Campuran Sirup, Gula dan Ragi Untuk Mengusir Semut&lt;br /&gt;
Kita menggunakan campuran sirup, gula dan ragi untuk mengusir semut. Caranya, campurkan ketiga bahan tersebut sampai berubah menjadi pasta. Oleskan pasta pada kertas, lalu guntinglah menjadi beberapa bagian. Kemudian, letakkan pada tempat yang sering kali dilewati semut. Dengan begitu semut akan memakannya dan teracuni oleh ragi.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/3092431819749808959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/3092431819749808959' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3092431819749808959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3092431819749808959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/mengusir-semut-merah.html' title='Mengusir Semut Merah'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-7596452963942836572</id><published>2012-02-10T19:10:00.001-08:00</published><updated>2012-02-10T19:10:54.648-08:00</updated><title type='text'>Pengertian Pemanasan Global</title><content type='html'>          Pemanasan global dapat diartikan sebagai menghangatnya permukaan Bumi selama beberapa kurun waktu. Ini adalah gejala alam yang normal sebenarnya. Kalau tidak mendapat pemanasan maka suhu di Bumi bisa menjadi dingin membeku . &lt;br /&gt;
          Pemanasan global dapat mengakibatkan  perubahan iklim. Hal ini disebabkan adanya gas efek rumah kaca yang berlebihan (lebih dari kondisi normal) di atmosfer bumi, sebagai akibat terganggunya komposisi gas-gas rumah kaca utama seperti CO2 (Karbon dioksida),CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) di atmosfer. &lt;br /&gt;
          Sebelumnya kita perlu mengetahui apa itu iklim, efek rumah kaca, Gas rumah kaca dan  darimanakah sumber gas-gas tersebut dihasilkan?.   Secara umum iklim adalah sebagai hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik parameternya, seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi   pada suatu tempat di muka bumi. Iklim muncul akibat dari pemerataan energi bumi yang tidak tetap dengan adanya perputaran/revolusi bumi mengelilingi matahari selama kurang lebih 365 hari serta rotasi bumi selama 24 jam. Hal tersebut menyebabkan radiasi matahari yang diterima berubah tergantung lokasi dan posisi geografi suatu daerah.  Indonesia merupakan daerah yang berada di posisi sekitar 23,5 Lintang Utara 23,5 Lintang Selatan, yang merupakan daerah tropis yang konsentrasi energi suryanya surplus dari radiasi matahari yang diterima setiap tahunnya. &lt;br /&gt;
          Pemanasan pada permukaan Bumi dikenal dengan istilah &#39;Efek Rumah Kaca&#39; atau Greenhouse Effect. Proses ini berawal dari sinar Matahari yang menembus lapisan udara (atmosfer) dan memanasi permukaan Bumi. &lt;br /&gt;
            Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfir yang menyebabkan efek gas rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktifitas manusia.  Termasuk didalamnya adalah uap air, gas yang mengandung CO2 (Karbon dioksida), CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) . &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Sumber gas rumah kaca&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Uap Air&lt;br /&gt;
          Gas rumah kaca yang paling banyak adalah uap air yang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungai.       Uap air adalah gas rumah kaca yang timbul secara alami dan bertanggungjawab terhadap sebagian besar dari efek rumah kaca. Konsentrasi uap air berfluktuasi secara regional, dan aktifitas manusia tidak secara langsung mempengaruhi konsentrasi uap air kecuali pada skala lokal.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
          Dalam model iklim, meningkatnya temperatur atmosfer yang disebabkan efek rumah kaca akibat gas-gas antropogenik akan menyebabkan meningkatnya konsentrasi uap air mengakibatkan meningkatnya efek rumah kaca; yang mengakibatkan meningkatnya temperatur; dan kembali semakin meningkatkan jumlah uap air di atmosfer. Keadaan ini terus berkelanjutan sampai mencapai titik ekuilibrium (kesetimbangan). Oleh karena itu, uap air berperan sebagai umpan balik positif terhadap aksi yang dilakukan manusia yang melepaskan gas-gas rumah kaca seperti CO2.  Perubahan dalam jumlah uap air di udara juga berakibat secara tidak langsung melalui terbentuknya awan.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
b. CO2 (Karbon dioksida) &lt;br /&gt;
          Karbon dioksida adalah gas terbanyak kedua. Ia timbul dari berbagai proses alami seperti: letusan gunung berapi, hasil pernafasan hewan dan manusia (yang menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida); dan pembakaran material organik (seperti tumbuhan).&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
          Manusia telah meningkatkan jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer ketika mereka membakar bahan baker fosil, limbah padat, dan kayu untuk menggerakkan kendaraan dan menghasilkan listrik. Pada saat yang sama, jumlah pepohonan yang mampu menyerap karbon dioksida semakin berkurang akibat perambahan hutan untuk diambil kayunya maupun untuk perluasan lahan pertanian.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
          Karbon dioksida dapat berkurang karena terserap oleh lautan dan diserap tanaman untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses memecah karbondioksida dan melepaskan oksigen ke atmosfer serta mengambil atom karbonnya. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
          Walaupun lautan dan proses alam lainnya mampu mengurangi karbon dioksida di atmosfer, aktifitas manusia yang melepaskan karbon dioksida ke udara jauh lebih cepat dari kemampuan alam untuk menguranginya. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
c. CH4(Metan) &lt;br /&gt;
          Metana yang merupakan komponen utama gas alam juga termasuk gas rumah kaca. Ia merupakan insulator yang efektif, mampu menangkap panas 20 kali lebih banyak bila dibandingkan karbondioksida. Metana dilepaskan ke atmosfir selama produksi dan transportasi batu bara, gas alam danminyak bumi. Metana juga dihasilkan dari pembusukan limbah organik di tempat pembuangan sampah (landfill), bahkan dapat keluarkan oleh hewan-hewan tertentu, terutama sapi, sebagai produk samping dari pencernaan. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
d. N2O (Nitrous Oksida)&lt;br /&gt;
          Nitrogen oksida adalah gas insulator panas yang sangat kuat. Ia dihasilkan terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan oleh lahan pertanian. Ntrogen oksida dapat menangkap panas 300 kali lebih besar dari karbondioksida. &lt;br /&gt;
HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) dan SF6 (Sulphur hexafluoride) . &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
          Gas rumah kaca lainnya dihasilkan dari berbagai proses manufaktur. Campuran berflourinasi dihasilan dari peleburan aluminium. HFCs (Hydrofluorocarbons) terbentuk selama manufaktur berbagai produk, termasuk busa untuk insulasi, perabotan (furniture), dan tempat duduk di kendaraan. Lemari pendingin di beberapa negara berkembang masih menggunakan PFCs (Perfluorocarbons) sebagai media pendingin yang selain mampu menahan panas atmosfer juga mengurangi lapisan ozon (lapisan yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet). Para ilmuan telah lama mengkhawatirkan tentang gas-gas yang dihasilkan dari proses manufaktur akan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Pada tahun 2000, para ilmuan mengidentifikasi bahan baru yang meningkat secara substansial di atmosfer. Bahan tersebut adalah SF6 (Sulphur hexafluoride).  Konsentrasi gas ini di atmosfer meningkat dengan sangat cepat, yang walaupun masih tergolong langka di atmosfer tetapi gas ini mampu menangkap panas jauh lebih besar dari gas-gas rumah kaca yang telah dikenal sebelumnya. Hingga saat ini sumber industri penghasil gas ini masih belum teridentifikasi.&lt;br /&gt;
          Bagaimana Gas Rumah Kaca berperan dalam efek rumah kaca dan merubah iklim bumi? Mekanismenya kurang lebih dapat dijelaskan sebagai berikut: &quot;atmosfer,&quot; adalah lapisan dari berbagai macam gas yang menyelimuti bumi, dan merupakan mesin dari sistem iklim secara fisik. Ketika pancaran/radiasi dari matahari yang berupa sinar tampak atau gelombang pendek memasuki atmosfer, beberapa bagian dari sinar tersebut direfleksikan atau dipantulkan kembali oleh awan-awan dan debu-debu yang terdapat di angkasa, sebagian lainnya diteruskan ke arah permukaan daratan. Dari radiasi yang langsung menuju ke permukaan daratan sebagian diserap oleh bumi, tetapi bagian lainnya â€œdipantulkanâ€ kembali ke angkasa oleh es, salju, air, dan permukaan-permukaan reflektif bumi lainnya. Proses pancaran sinar matahari dari angkasa menembus atmosfer  sampai menuju permukaan bumi hingga dapat kita rasakan suhu bumi menjadi hangat disebut efek rumah kaca. Tanpa ada efek rumah kaca di sistem ikim bumi, maka bumi menjadi tidak layak dihuni karena suhu bumi terlalu rendah (minus). &lt;br /&gt;
          Dari penjelasan di atas dapat kita mengerti bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca di bumi. Lalu bagaimana keterkaitan antara efek rumah kaca, pemanasan global dan perubahan iklim? Secara sederhana dijelaskan sebagai berikut sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, sinar tampak adalah gelombang pendek, setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas (sinar inframerah), yang kita rasakan. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya (komposisinya berlebihan). Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara global.&lt;br /&gt;
 </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/7596452963942836572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/7596452963942836572' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7596452963942836572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7596452963942836572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/pengertian-pemanasan-global.html' title='Pengertian Pemanasan Global'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-5279292161025433998</id><published>2012-02-10T04:17:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T04:17:14.617-08:00</updated><title type='text'>Meniran Dapat Membantu Proses Penurunan Berat Badan</title><content type='html'>(Phylanthus urinaria, Linn.)&lt;br /&gt;
Sinonim : Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight. &lt;br /&gt;
Familia : Euphorbiaceae&lt;br /&gt;
Morfologi Meniran : &lt;br /&gt;
Batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. &lt;br /&gt;
Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. &lt;br /&gt;
Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah. &lt;br /&gt;
Syarat Tumbuh : Meniran tumbuhan berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di Hutan-hutan, ladang-ladang, Kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah, pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. &lt;br /&gt;
Nama Lokal : Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate); &lt;br /&gt;
Meniran dapat digunakan untuk obat Sakit kuning (lever), Malaria, Demam, Ayan, Batuk, Haid lebih, Disentri, Luka bakar, Luka koreng, Jerawat. &lt;br /&gt;
Selain itu meniran sangat baik untuk memperbaiki dan memelihara daya tahan tubuh. Dari pengalaman saya bahwa meniran juga dapat membantu didalam proses penurunan berat badan. Ketika itu badan adik saya sangat gemuk sekali dan wajahnya penuh dengan jerawat, sungguh menyedikan dan jelek sekali. Karena berkat ramuan daun meniran akhirnya semua masalah tersebut dapat diatasi.&lt;br /&gt;
Caranya :&lt;br /&gt;
1. Ambil daun meniran beserta batangnya kurang lebih 10 batang daun meniran, direndam dengan air bersih agar kotoran hilang&lt;br /&gt;
2. Ambil kunyit kurang lebih 3 biji, rendam dengan air bersih&lt;br /&gt;
3. Setelah meniran dan kunyit telah bersih, masukan kedalam air kurang lebih 4 gelas dan masak sampai mendidih&lt;br /&gt;
4. Setelah mendidih angkat dan saring ke dalam wadah dan campurkan dengan perasan satu buah jeruk pecel. Kemudian siap diminum&lt;br /&gt;
5. Ulangi sehari 3 kali. &lt;br /&gt;
Selamat mencoba.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/5279292161025433998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/5279292161025433998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5279292161025433998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5279292161025433998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/meniran-dapat-membantu-proses-penurunan.html' title='Meniran Dapat Membantu Proses Penurunan Berat Badan'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-2533925492812029723</id><published>2012-02-10T03:57:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T03:57:35.228-08:00</updated><title type='text'>Persyaratan Air Bersih dan Pengolahannya</title><content type='html'>Air adalah sangat penting bagi kehidupan manusia. Didalam tubuh manusia itu sendiri sebagian besar terdiri dari air.  Kebutuhan manusia akan air sangat kompleks antara lain untuk minum, masak, mandi, mencuci (bermacam-macam cucian) dan sebagainya. Menurut perhitungan WHO, di negara-negara maju tiap orang memerlukan air antara 60-120 liter per hari. Sedangkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, tiap orang memerlukan air 30-60 liter per hari. Diantara kegunaan-kegunaan air tersebut yang sangat penting adalah kebutuhan untuk minum. Air harus mempunyai persyaratan khusus agar air dapat digunakan untuk kebutuhan manusia terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Hendaknya diusahakan memenuhi persyaratan-persyaratan diantara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
Air yang sehat harus mempunyai persyaratan sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1. Syarat Fisik&lt;br /&gt;
Persyaratan fisik untuk air minum yang sehat adalah bening (tak berwarna), tidak berasa, suhu dibawah suhu udara diluarnya sehingga dalam kehidupan sehari-hari. Cara mengenal air yang memenuhi persyaratan fisik ini tidak sukar.&lt;br /&gt;
2. Syarat Bakteriologis&lt;br /&gt;
Air untuk keperluan minum yang sehat harus bebas dari segala bakteri, terutama bakteri patogen. Cara untuk mengetahui apakah air minum terkontaminasi oleh bakteri patogen adalah dengan memeriksa sampel (contoh) air tersebut. Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat kesehatan.&lt;br /&gt;
3. Syarat Kimia&lt;br /&gt;
Air minum yang sehat harus mengandung zat-zat tertentu didalam jumlah yang tertentu pula. Kekurangan atau kelebihan salah satu zat kimia didalam air akan menyebabkan gangguan fisiologis pada manusia. Bahan-bahan atau zat kimia yang terdapat dalam air yang ideal antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
-------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;
   Jenis Bahan                Kadar yang Dibenarkan (mg/liter)&lt;br /&gt;
-------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;
Fluor (F)   1-1,5&lt;br /&gt;
Chlor (Cl)   250&lt;br /&gt;
Arsen (As)                                          0,05&lt;br /&gt;
Tembaga (Cu)   1,0&lt;br /&gt;
Besi (Fe)   0,3&lt;br /&gt;
Zat organik   10&lt;br /&gt;
Ph (keasaman)   6,5-9,0&lt;br /&gt;
CO2     0&lt;br /&gt;
-------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;
Sesuai dengan prinsip teknologi tepat guna di pedesaan maka air minum yang berasal dari mata air dan sumur dalam adalah dapat diterima sebagai air yang sehat dan memenuhi ketiga persyaratan tersebut diatas asalkan tidak tercemar oleh kotoran-kotoran terutama kotoran manusia dan binatang. Oleh karena itu mata air atau sumur yang ada di pedesaan harus mendapatkan pengawasan dan perlindungan agar tidak dicemari oleh penduduk yang menggunakan air tersebut.&lt;br /&gt;
Sumber-Sumber Air Minum&lt;br /&gt;
1. Air Hujan&lt;br /&gt;
Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum. Tetapi air hujan ini tidak mengandung kalsium. Oleh karena itu agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalsium didalamnya.&lt;br /&gt;
2. Air Sungai dan Danau&lt;br /&gt;
Menurut asalnya sebagian dari air sungai dan air danau ini juga dari air hujan yang mengalir melalui saluran-saluran ke dalam sungai atau danau ini. Kedua sumber air ini sering juga disebut air permukaan. Oleh karena air sungai dan danau ini sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
3. Mata Air&lt;br /&gt;
Air yang keluar dari mata air ini berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Oleh karena itu air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran sudah dapat dijadikan air minum langsung. Tetapi karena kita belum yakin apakah betul belum tercemar maka alangkah baiknya air tersebut direbus dahulu sebelum diminum.&lt;br /&gt;
4. Air Sumur Dangkal&lt;br /&gt;
Air ini keluar dari dalam tanah maka juga disebut air tanah. Air berasal dari lapisan air didalam tanah yang dangkal. Dalamnya lapisan air ini dari permukaan tanah dari tempat yang satu ke yang lain berbeda-beda. Biasanya berkisar antara 5 sampai dengan 15 meter dari permukaan tanah. Air sumur pompa dangkal ini belum begitu sehat karena kontaminasi kotoran dari permukaan tanah masih ada. Oleh karena itu perlu direbus dahulu sebelum diminum.&lt;br /&gt;
5. Air Sumur Dalam&lt;br /&gt;
Air ini berasal dari lapisan air kedua didalam tanah. Dalamnya dari permukaan tanah biasanya diatas 15 meter. Oleh karena itu sebagaian besar air sumur dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air minum yang langsung (tanpa melalui proses pengolahan).&lt;br /&gt;
Pengolahan Air Minum Secara Sederhana&lt;br /&gt;
Seperti telah disebutkan didalam uraian terdahulu bahwa air minum yang sehat harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu. Sumber-sumber air minum pada umumnya dan di daerah pedesaan khususnya tidak terlindung (protected) sehingga air tersebut tidak atau kurang memenuhi persyaratan kesehatan. Untuk itu perlu pengolahan terlebih dahulu. &lt;br /&gt;
Ada beberapa cara pengolahan air minum antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1. Pengolahan Secara Alamiah&lt;br /&gt;
Pengolahan ini dilakukan dalam bentuk penyimpanan (storage) dari air yang diperoleh dari berbagai macam sumber, seperti air danau, air kali, air sumur dan sebagainya. Didalam penyimpanan ini air dibiarkan untuk beberapa jam di tempatnya. Kemudian akan terjadi koagulasi dari zat-zat yang terdapat didalam air dan akhirnya terbentuk endapan. Air akan menjadi jernih karena partikel-partikel yang ada dalam air akan ikut mengendap.&lt;br /&gt;
Penyimpanan → dibiarkan bbrapa jam  → Terjadi koagulasi → Endapan → Menjadi Jernih&lt;br /&gt;
2. Pengolahan Air dengan Menyaring&lt;br /&gt;
Penyaringan air secara sederhana dapat dilakukan dengan kerikil, ijuk dan pasir. Lebih lanjut akan diuraikan kemudian. Penyaringan pasir dengan teknologi tinggi dilakukan oleh PAM (Perusahaan Air Minum) yang hasilnya dapat dikonsumsi umum.&lt;br /&gt;
3. Pengolahan Air dengan Menambahkan Zat Kimia&lt;br /&gt;
Zat kimia yang digunakan dapat berupa 2 macam yakni zat kimia yang berfungsi untuk koagulasi dan akhirnya mempercepat pengendapan (misalnya tawas). Zat kimia yang kedua adalah berfungsi untuk menyucihamakan (membunuh bibit penyakit yang ada didalam air, misalnya chlor).&lt;br /&gt;
4. Pengolahan Air dengan Mengalirkan Udara&lt;br /&gt;
Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak, menghilangkan gas-gas yang tak diperlukan, misalnya CO2 dan juga menaikkan derajat keasaman air.&lt;br /&gt;
5. Pengolahan Air dengan Memanaskan Sampai Mendidih&lt;br /&gt;
Tujuannya untuk membunuh kuman-kuman yang terdapat pada air. Pengolahan semacam ini lebih tepat hanya untuk konsumsi kecil misalnya untuk kebutuhan rumah tangga. Dilihat dari konsumennya, pengolahan air pada prinsipnya dapat digolongkan menjadi 2 yakni&lt;br /&gt;
Pengolahan Air Minum untuk Umum&lt;br /&gt;
Penampungan Air Hujan&lt;br /&gt;
Air hujan dapat ditampung didalam suatu dam (danau buatan) yang dibangun berdasarkan partisipasi masyarakat setempat. Semua air hujan dialirkan ke danau tersebut melalui alur-alur air. Kemudian disekitar danau tersebut dibuat sumur pompa atau sumur gali untuk umum. Air hujan juga dapat ditampung dengan bak-bak ferosemen dan disekitarnya dibangun atap-atap untuk mengumpulkan air hujan. Di sekitar bak tersebut dibuat saluran-saluran keluar untuk pengambilan air untuk umum.&lt;br /&gt;
Air hujan baik yang berasal dari sumur (danau) dan bak penampungan tersebut secara bakteriologik belum terjamin untuk itu maka kewajiban keluarga-keluarga untuk memasaknya sendiri misalnya dengan merebus air tersebut.&lt;br /&gt;
 b. Pengolahan Air Sungai&lt;br /&gt;
Air sungai dialirkan ke dalam suatu bak penampung I melalui saringan kasar yang dapat memisahkan benda-benda padat dalam partikel besar. Bak penampung I tadi diberi saringan yang terdiri dari ijuk, pasir, kerikil dan sebagainya. Kemudian air dialirkan ke bak penampung II. Disini dibubuhkan tawas dan chlor. Dari sini baru dialirkan ke penduduk atau diambil penduduk sendiri langsung ke tempat itu. Agar bebas dari bakteri bila air akan diminum masih memerlukan direbus terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
c. Pengolahan Mata Air&lt;br /&gt;
Mata air yang secara alamiah timbul di desa-desa perlu dikelola dengan melindungi sumber mata air tersebut agar tidak tercemar oleh kotoran. Dari sini air tersebut dapat dialirkan ke rumah-rumah penduduk melalui pipa-pipa bambu atau penduduk dapat langsung mengambilnya sendiri ke sumber yang sudah terlindungi tersebut.&lt;br /&gt;
2. Pengolahan Air Untuk Rumah Tangga&lt;br /&gt;
a. Air Sumur&lt;br /&gt;
Air sumur pompa terutama air sumur pompa dalam sudah cukup memenuhi persyaratan kesehatan. Tetapi sumur pompa ini di daerah pedesaan masih mahal, disamping itu teknologi masih dianggap tinggi untuk masyarakat pedesaan. Yang lebih umum di daerah pedesaan adalah sumur gali. &lt;br /&gt;
Agar air sumur pompa gali ini tidak tercemar oleh kotoran di sekitarnya, perlu adanya syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;
- Harus ada bibir sumur agar bila musim hujan tiba, air tanah tidak akan masuk ke &lt;br /&gt;
   dalamnya.&lt;br /&gt;
- Pada bagian atas kurang lebih 3 m dari permukaan tanah harus ditembok, agar &lt;br /&gt;
   air dari atas tidak dapat mengotori air sumur.&lt;br /&gt;
- Perlu diberi lapisan kerikil di bagian bawah sumur tersebut untuk mengurangi kekeruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai pengganti kerikil, ke dalam sumur ini dapat dimasukkan suatu zat yang dapat membentuk endapan, misalnya aluminium sulfat (tawas).&lt;br /&gt;
Membersihkan air sumur yang keruh ini dapat dilakukan dengan menyaringnya dengan saringan yang dapat dibuat sendiri dari kaleng bekas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Air Hujan&lt;br /&gt;
Kebutuhan rumah tangga akan air dapat pula dilakukan melalui penampungan air hujan. Tiap-tiap keluarga dapat melakukan penampungan air hujan dari atapnya masing-masing melalui aliran talang. Pada musim hujan hal ini tidak menjadi masalah tetapi pada musim kemarau mungkin menjadi masalah. Untuk mengatasi keluarga memerlukan tempat penampungan air hujan yang lebih besar agar mempunyai tandon (storage) untuk musim kemarau.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/2533925492812029723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/2533925492812029723' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2533925492812029723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2533925492812029723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/persyaratan-air-bersih-dan.html' title='Persyaratan Air Bersih dan Pengolahannya'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-1643759469408536537</id><published>2012-02-10T02:59:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T02:59:34.700-08:00</updated><title type='text'>Gangguan Kesehatan Pada Gizi Kurang dan Lebih</title><content type='html'>Konsumsi gizi makanan pada seseorang dapat menentukan tercapainya tingkat kesehatan atau sering disebut status gizi. Apabila tubuh berada dalam tingkat kesehatan gizi optimum dimana jaringan jenuh oleh semua zat gizi maka disebut status gizi optimum. Dalam kondisi demikian tubuh terbebas dari penyakit dan mempunyai daya tahan yang setinggi-tingginya.  Apabila konsumsi gizi makanan pada seseorang tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh maka akan terjadi kesalahan akibat gizi (malnutrition). Malnutrisi ini mencakup kelebihan nutrisi /gizi disebut gizi lebih (overnutrition) dan kekurangan gizi atau gizi kurang (undernutrition). Penyakit-penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan akibat dari kelebihan atau kekurangan zat gizi dan yang telah merupakan masalah kesehatan masyarakat, khususnya di Indonesia, antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1. Penyakit Kurang Kalori dan Protein (KKP)&lt;br /&gt;
Penyakit ini terjadi karena ketidakseimbangan antara konsumsi kalori atau karbohidrat dan protein dengan kebutuhan energi atau terjadinya defisiensi atau defisit energi dan protein. Pada umumnya penyakit ini terjadi pada anak balita karena pada umur tersebut anak mengalami pertumbuhan yang pesat. Apabila konsumsi makanan tidak seimbang dengan kebutuhan kalori maka akan terjadi defisiensi tersebut (kurang kalori dan protein). &lt;br /&gt;
Penyakit ini dibagi dalam tingkat-tingkat, yakni :&lt;br /&gt;
a. KKP ringan, kalau berat badan anak mencapai 84-95 % dari berat badan menurut &lt;br /&gt;
    standar Harvard.&lt;br /&gt;
b. KKP sedang, kalau berat badan anak hanya mencapai 44-60 % dari berat badan &lt;br /&gt;
    menurut standar Harvard.&lt;br /&gt;
c. KKP berat (gizi buruk), kalau berat badan anak kurang dari 60% dari berat badan &lt;br /&gt;
    menurut standar Harvard.&lt;br /&gt;
Beberapa ahli hanya membedakan antara 2 macam KKP saja, yakni KKP ringan atau gizi kurang dan KKP berat (gizi buruk) atau lebih sering disebut marasmus (kwashiorkor). Anak atau penderita marasmus ini tampak sangat kurus, berat badan kurang dari 60% dari berat badan ideal menurut umur, muka berkerut seperti orang tua, apatis terhadap sekitarnya, rambut kepala halus dan jarang berwarna kemerahan. Penyakit KKP pada orang dewasa memberikan tanda-tanda klinis : oedema atau honger oedema (HO) atau juga disebut penyakit kurang makan, kelaparan atau busung lapar. Oedema pada penderita biasanya tampak pada daerah kaki.&lt;br /&gt;
2. Penyakit Kegemukan (Obesitas)&lt;br /&gt;
Penyakit ini terjadi ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan kebutuhan energi, yakni konsumsi kalori terlalu berlebih dibandingkan dengan kebutuhan atau pemakaian energi. Kelebihan energi di dalam tubuh ini disimpan dalam bentuk lemak. Pada keadaan normal, jaringan lemak ini ditimbun di tempat-tempat tertentu diantaranya dalam jaringan subkutan dan didalam jaringan tirai usus. Seseorang dikatakan menderita obesitas bila berat badannya pada laki-laki melebihi 15% dan pada wanita melebihi 20% dari berat badan ideal menurut umurnya. Pada orang yang menderita obesitas ini organ-organ tubuhnya dipaksa untuk bekerja lebih berat karena harus membawa kelebihan berat badan. Oleh sebab itu pada umumnya lebih cepat gerah, capai dan mempunyai kecenderungan untuk membuat kekeliruan dalam bekerja. Akibat dari penyakit obesitas ini, para penderitanya cenderung menderita penyakit-penyakit kardiovaskuler, hipertensi, dan diabetes melitus.&lt;br /&gt;
Berat badan yang ideal pada orang dewasa menurut rumus Dubois ialah :&lt;br /&gt;
B (kg) = (Tcm - 10) + 10%, dengan :&lt;br /&gt;
B = Berat badan hasil perkiraan / pengukuran&lt;br /&gt;
T = Tinggi badan&lt;br /&gt;
Oleh Bagian Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dilakukan koreksi sebagai berikut : B (kg) = {(Tcm - 100) - 10%} + 10%&lt;br /&gt;
Contoh :&lt;br /&gt;
Si Ali (Dewasa) diukur tinggi badannya 160 centimeter maka berat badan Ali yang ideal adalah antara 54 kilogram dengan 66 kilogram (paling rendah 54 kilogram dan paling tinggi 66 kilogram). Apabila orang dewasa yang tinggi badannya 160 cm dengan berat badan dibawah 54 kg maka ia kurang gizi dan bila lebih dari 66 kg, ia termasuk obesitas (kegemukan).&lt;br /&gt;
3. Anemia (Penyakit Kurang Darah)&lt;br /&gt;
Penyakit terjadi karena konsumsi zat besi (Fe) pada tubuh tidak seimbang atau kurang dari kebutuhan tubuh. Zat besi merupakan mikro elemen yang esensial bagi tubuh yang sangat diperlukan dalam pembentukan darah, yakni dalam hemoglobin (Hb).  Disamping itu Fe juga diperlukan enzim sebagai penggiat. Zat besi (Fe) lebih mudah diserap oleh usus halus dalam bentuk ferro. Penyerapan ini mempunyai mekanisme autoregulasi yang diatur oleh kadar ferritin yang terdapat dalam sel-sel mukosa usus. Dalam kondisi Fe yang baik, hanya sekitar 10% saja dari Fe yang terdapat di dalam makanan diserap ke dalam mukosa usus. &lt;br /&gt;
Ekskresi Fe dilakukan melalui kulit, didalam bagian-bagian tubuh yang aus dan dilepaskan oleh permukaan tubuh yang jumlahnya sangat kecil sekali. Sedangkan pada wanita ekskresi Fe lebih banyak melalui menstruasi. Oleh sebab itu kebutuhan Fe pada wanita dewasa lebih banyak dibandingkan dengan pada pria. Pada wanita hamil kebutuhan Fe meningkat karena bayi yang dikandung juga memerlukan Fe ini. Defisiensi Fe atau anemia besi di Indonesia jumlahnya besar sehingga sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat. Program penanggulangan anemia besi, khususnya untuk ibu hamil sudah dilakukan melalui pemberian Fe secara cuma-cuma melalui puskesmas atau posyandu. Akan tetapi karena masih rendahnya pengetahuan sebagian besar ibu-ibu hamil maka program ini tampak berjalan lambat.&lt;br /&gt;
4. Xerophthalmia (Defisiensi Vitamin A)&lt;br /&gt;
Penyakit ini disebabkan karena kekurangan konsumsi vitamin A didalam tubuh. Gejala-gejala penyakit ini adalah kekeringan epitel biji mata dan kornea karena glandula lakrimalis menurun. Terlihat selaput bola mata keriput dan kusam bila biji mata bergerak.  Fungsi mata berkurang menjadi hemeralopia atau noctalmia yang oleh awam disebut buta senja atau buta ayam, tidak sanggup melihat pada cahaya remang-remang. Pada stadium lanjut maka mengoreng karena sel-selnya menjadi lunak yang disebut keratomalasia dan dapat menimbulkan kebutaan. Fungsi vitamin A sebenarnya mencakup 3 fungsi yakni fungsi dalam proses melihat, dalam proses metabolisme, dan proses reproduksi. Gangguan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin A yang menonjol, khususnya di Indonesia adalah gangguan dalam proses melihat yang disebut xerophthalmia ini.  Oleh sebab itu penanggulangan defisiensi kekurangan vitamin A yang penting disini ditujukan kepada pencegahan kebutaan pada anak balita. Program penanggulangan xerophthalmia ditujukan pada anak balita dengan pemberian vitamin A secara cuma-cuma melalui puskesmas dan / atau posyandu. Disamping itu program pencegahan dapat dilakukan melalui penyuluhan gizi masyarakat tentang makanan-makanan sebagai sumber vitamin.&lt;br /&gt;
5. Penyakit Gondok Endemik&lt;br /&gt;
Zat iodium merupakan zat gizi esensial bagi tubuh karena merupakan komponen dari hormon thyroxin. Zat iodium ini dikonsentrasikan didalam kelenjar gondok (glandula thyroidea) yang diperlukan dalam sintesa hormon thyroxin. Hormon ini ditimbun dalam folikel kelenjar gondok, terkonjugasi dengan protein (globulin) maka disebut thyroglobulin. Apabila diperlukan, thyroglobulin ini dipecah dan terlepas hormon thyroxin yang dikeluarkan dari folikel kelenjar ke dalam aliran darah.&lt;br /&gt;
Kekurangan zat iodium ini berakibat kondisi hypothyroidisme (kekurangan iodium) dan tubuh mencoba untuk mengkompensasi dengan menambah jaringan kelenjar gondok. Akibatnya terjadi hypertrophi (membesarnya kelenjar thyroid) yang kemudian disebut penyakit gondok. &lt;br /&gt;
Apabila kelebihan zat iodium maka akan mengakibatkan gejala-gejala pada kulit yang disebut iodium dermatitis. Penyakit gondok ini di Indonesia merupakan endemik terutama di daerah-daerah terpencil di pegunungan yang air minumnya kekurangan zat iodium. Oleh sebab itu penyakit kekurangan iodium ini disebut gondok endemik.&lt;br /&gt;
Kekurangan iodium juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan lain, yaitu cretinisma. Kretinisma adalah suatu kondisi penderita dengan tinggi badan dibawah normal (cebol). Kondisi ini disertai berbagai tingkat keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan, dari hambatan ringan sampai dengan sangat berat (debil).  Ekspresi muka seorang cretin ini memberikan kesan orang bodoh karena tingkat kecerdasannya sangat rendah. Pada umumnya orang cretin ini dilahirkan dari ibu yang sewaktu hamil kekurangan zat iodium.&lt;br /&gt;
Terapi penyakit ini pada penderita dewasa pada umumnya tidak memuaskan. Oleh sebab itu penanggulangan yang paling baik adalah pencegahan yaitu dengan memberikan dosis iodium kepada ibu hamil.  Untuk penanggulangan penyakit akibat kekurangan iodium dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui program iodiumisasi, yaitu dengan penyediaan garam dapur yang diperkaya dengan iodium. Dalam kaitan ini pemerintah Indonesia melalui Departemen Perindustrian telah memproduksi khusus garam iodium untuk daerah-daerah endemik gondok.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/1643759469408536537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/1643759469408536537' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1643759469408536537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1643759469408536537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/gangguan-kesehatan-pada-gizi-kurang-dan.html' title='Gangguan Kesehatan Pada Gizi Kurang dan Lebih'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-3150684062153577893</id><published>2012-02-08T07:26:00.000-08:00</published><updated>2012-02-08T07:26:28.460-08:00</updated><title type='text'>Memberantas Tikus</title><content type='html'>Tikus merupakan hama penting yang menimbulkan kerugian bagi tanaman pertanian baik dilapangan maupun hasil pertanian dalam penyimpanan. Jenis tanaman yang sering mendapat serangan hama tikus adalah padi, jagung, kedelai, kacang tanah dan ubi-ubian.Jenis tikus yang banyak menimbulkan kerugian adalah Rattus Argentiventer (tikus sawah) dan Rattus diardi yang menimbulkan kerusakan hasil dalam simpanan.&lt;br /&gt;
Perkembangbiakan tikus sangat cepat, umur 1,5 - 5 bulan sudah dapat berkembangbiak, setelah hamil 21 hari, setiap ekor dapat melahirkan 6-8 ekor anak, 21 hari kemudian pisah dari induknya dan setiap tahun seekor tikus dapat melahirkan 4 kali.&lt;br /&gt;
Tikus suka hidup ditempat gelap yang bersemak-semak dari banyak rerumputan didekat sumber makanan.&lt;br /&gt;
Dalam pengendalian hama tikus kita menganut konsep pengendalian hama terpadu yaitu sistem pengendalian populasi yang memanfaatkan secara terpadu untuk menurunkan populasi dan mempertahankannya dibawah batas ambang ekonomi.&lt;br /&gt;
Untuk memperoleh hasil yang baik dalam pengendalian hama tikus perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;
•  Perlu pengorganisasian yang baik &lt;br /&gt;
•  Meliputi daerah yang luas &lt;br /&gt;
•  Dilaksanakan secara massal &lt;br /&gt;
•  Serentak &lt;br /&gt;
•  Berulangkali dilakukan sampai populasi dibawah batas yang menyebabkan kerugian ekonomis &lt;br /&gt;
•  Perlu disesuaikan dengan keadaan serangan dan phase pertumbuhan tanaman&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CARA- CARA YANG DILAKSANAKAN DALAM PENGENDALIAN HAMA TIKUS &lt;br /&gt;
•  Sanitasi Tanaman dan Lingkungan yaitu membersihkan semak-semak dan rerumputan, membongkar liang dan sarang serta tempat perlindungan lainnya. &lt;br /&gt;
•  Mekanis&lt;br /&gt;
Meliputi semua cara pengendalian yang secara langsung membunuh tikus dengan pukulan, diburu anjing, menggunakan perangkap dsb.&lt;br /&gt;
Cara ini akan berhasil bila diorganisir dengan baik dan dilakasanakan serentak, sebagai contoh adalah pemasangan perangkap dengan menggunakan bambu dengan panjang antar 1,5 - 2 meter yang salah satu ujungnya dibiarkan tertutup dan ujung lainnya dilubangi.&lt;br /&gt;
Pemasangan dilakukan sore hari ditempat yang biasa dilalui tikus didekat pamatang diharapkan tikus akan masuk lubang dan sembunyi, dan pagi diambil dengan terlebih dahulu ujung yang terbuka dimasukkan karung/plastik, kemudian tikus yang ada dibunuh. &lt;br /&gt;
•  Mengatur waktu tanam&lt;br /&gt;
Dengan mengatur waktu tanam, maka waktu tersedianya makanan yang disukai tikus terbatas. &lt;br /&gt;
•  Pengendalian Biologis&lt;br /&gt;
Dengan memanfaatkan musuh alami (predator) yang menghambat populasi tikus seperti ular, kucing dll. &lt;br /&gt;
•  Penggunaan bahan kimia&lt;br /&gt;
Bahan kimia yang digunakan biasanya adalah Rodentisida seperti Klerat RM dll yang ada dipasaran dan gas beracun (belerang).&lt;br /&gt;
Rodentisida digunakan dengan umpan yang disukai tikus seperti: beras, jagung, ubi kayu dn ubi jalar. Umpan beracun ada 2 jenis, yaitu yang siap pakai seperti; Klerat RM dan Umpan yang dibuat sendiri (umpan + Zink Phosfit).Racun yang dipakai juga ada 2 jenis yaitu: &lt;br /&gt;
•  Racun akut yang bekerja cepat, tikus mati 3-14 jam sesudah peracunan, namun dapat menimbulkan jera umpan, contoh zink phosfit. Perbandingan umpan dan racun 99:1&lt;br /&gt;
Dosis penggunaan 10-20 gram umpan/raun per tempat umpan &lt;br /&gt;
•  Racun kronis yang bekerjanya lambat, namun tidak menimbulkan jera umpan. Tikus akan mati 2 -14 hari setelah peracunan. Perbandingan umpan racun 19:1.&lt;br /&gt;
Contoh: Klerat RM dosis penggunaan 10-40 per tempat umpan.&lt;br /&gt;
Untuk melindungi umpan dari hujan dan tidak termakan hewan ternak, perlu digunakan tempat umpan yang diletakkan ditepi pematang dekat liang tikus dengan jarak masing-masing tempat 25 meter, dan masing-masing tempat diberi 10-20 gram umpan. &lt;br /&gt;
•  Penggunaan gas beracun&lt;br /&gt;
Penggunaan gas beracun akan efektif bila padi dalam stadium bunting dengan menggunakan dioksida belerang yang dihasilkan dengan membakar merang yang telah diberi serbuk belerang didalam alat emposan.&lt;br /&gt;
Asap dan gas yang keluar dihembuskan kedlam liang tikus pada pematang sawah. Sebelumnya lubang-lubang keluar ditutup terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
Jadi dengan pengendalian hama tikus melalui berbagai cara yang dilaksanakan secara terpadu, ini diharapkan dapat menekan populasi tikus dilapangan dibawah ambang batas ekonomi yang tidak merugikan bagi petani</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/3150684062153577893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/3150684062153577893' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3150684062153577893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3150684062153577893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2012/02/memberantas-tikus.html' title='Memberantas Tikus'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-6726606370512445367</id><published>2009-10-22T13:55:00.002-07:00</published><updated>2009-10-22T13:56:26.359-07:00</updated><title type='text'>Analisis lingkungan industri</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Sebuah industri adalah sekelompok perusahaan yang memproduksi produk-produk yang dapat saling menggantikan. Dalam lingkungan persaingan, perusahaan-perusahaan ini saling mempengaruhi. Biasanya, industri-industri mencakup kekayaan bauran dari strategi-strategi kompetitif yang digunakan perusahaan untuk mendapatkan daya saing strategis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dibandingkan dengan lingkungan umum, lingkungan industri memiliki pengaruh yang lebih langsung terhadap daya saing strategis dan laba diatas rata-rata. Intensitas persaingan industri dan potensi laba&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;industri ( diukur dengan modal jangka panjang dari modal yang diivestasikan) merupakan fungsi dari lima kekuatan kompetitif : ancaman dari peserta bisnis baru, suplier, pembeli, produk substitusi, dan intensitas persaingan di antara para pesaing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Model lima kekuatan dalam persaingan memperluas wilayah analisis persaingan. Secara historis, ketika mempelajari lingkungan persaingan, perusahaan berkonsentrasi pada perusahaan-perusahaan yang secara langsung bersaing dengan merka. Akan tetapi, persaingan pada masa sekarang dilihat sebagai sebuah pengelompokan berbagai cara alternatif bagi para pelanggan untuk mendapatkan nilai yang mereka inginkan, dan bukannya sebagai perang diantara pesaing-pesaing langsung. Hal ini secara khusus menjadi penting, karena&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;dalam beberapa tahun terakhir ini, batasan-batasan industri menjadi tidak jelas. Disamping itu, untuk fokus pada pelanggan dan bukannya pada batasan-batasan spesifik industri untuk mendefinisikan pasar, batasan-batasan geografis juga harus dipertimbangkan.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/6726606370512445367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/6726606370512445367' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/6726606370512445367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/6726606370512445367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/analisis-lingkungan-industri.html' title='Analisis lingkungan industri'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-2818561832747714840</id><published>2009-10-22T13:55:00.001-07:00</published><updated>2009-10-22T13:55:39.962-07:00</updated><title type='text'>Analisis Lingkungan Internal</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Keputusan yang dibuat para manajer terhadap sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi inti memiliki pengaruh yang signifikan terhaap kemampuan perusahaan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif dan menghasilkan laba diatas rata-rata. Dalam membuat keputusan-keputusan tersebut, yaitu , mengidentifikasi, mengembangkan, menyebarkan, dan melindungi sumber daya, kapabiltas, dan kompetensi inti- mungkin terlihat sebagai pekerjaan yang relatif mudah. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Akan tetapi, kenyataannya, pekerjaan ini sama menantang dan sama sulitnya dengan pekerjaan-pekerjaan manajer lainnya; dan pekerjaan ini pun semakin terinternasionalisasikan&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;dan berhubungan dengan kesuksesan perusahaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Para manajer strategis seharusnya mengenali variabel-variabel dalam perusahaan mereka yang mungkin merupakan kekuatan atau kelemahan yang penting. Sebuah variabel merupakan kekuatan jika menyediakan keunggulan kompetitif adalah sesuatu yang dilakukan dengan lebih baik secara relatif terhadap kecakapan pesaing lain yang sudah ada ataupun potensial. Sebuah variabel merupakan kelemahan apabila berupa sesuatu yang tidak dilakukan dengan baik oleh perusahaan atau perusahaan tidak memilki kapasitas untuk melakukannya, sementara para pesaingnya memiliki kapasitas tersebut. Dalam mengevaluasi pentingnya variabel-variabel tersebut, manajemen harus mengetahui apakah variabel-variabel tersebut merupakan faktor strategis internal (&lt;i style=&quot;&quot;&gt;strategic internal factors&lt;/i&gt;), yaitu kekuatan dan kelemahan khusus perusahaan yang akan membantu menentukan masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Menurut Hitt, Ireland dan Hoskisson (2001:110), sumber daya adalah input-input dalam proses produksi perusahaan. Peralatan modal, keahlian pegawai individual, hak paten, keuangan, dan manajer-manajer berbakat adalah termasuk sumber daya. Sebagian sumber daya perusahaan adalah berwujud, sementara sebagian lainnya tidak berwujud. Sumber daya berwujud (&lt;i style=&quot;&quot;&gt;tangible assets&lt;/i&gt;) adalah aktiva-aktiva yang dapat dilihat&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;dan diukur. Peralatan produksi, pabrik-pabrik manufaktur, dan struktur pelaporan formal adalah contoh-contoh dari sumber daya berwujud. Sumber daya tidak berwujud (&lt;i style=&quot;&quot;&gt;intangible assets&lt;/i&gt;) maliputi aktiva-aktiva yang berurat akar dalam sejarah perusahaan dan telah terakumulasi sepanjang waktu. Karena mereka melekat pada pola rutin yang unik, sumber daya tidak berwujud relatif sulit untuk difahami dan ditiru oleh para pesaing. Pengetahuan, saling percaya antara para manajer, pegawai dan rekan kerja, gagasan, kapasitas untuk inovasi, kapabilitas manajerial, kerja rutin organisasi, dan reputasi perusahaan adalah contoh-contoh dari sumberdaya tidak berwujud&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/2818561832747714840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/2818561832747714840' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2818561832747714840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2818561832747714840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/analisis-lingkungan-internal.html' title='Analisis Lingkungan Internal'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-6443763179915848618</id><published>2009-10-22T13:53:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:54:51.909-07:00</updated><title type='text'>Analisis lingkungan bisnis</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} p.MsoBodyTextIndent2, li.MsoBodyTextIndent2, div.MsoBodyTextIndent2 	{margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:13.5pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoBodyTextIndent2&quot; style=&quot;margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Analisis lingkungan bisnis dimaksudkan untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang perlu dengan segera mendapatkan perhatian eksekutif, dan disaat yang sama diarahkan untuk mengetahui ancaman bisnis yang perlu mendapatkan antisipasi (Suwarsono, 1994: 22). Untuk keperluan dimaksud, analisis lingkungan bisnis berusahaan untuk mengidentifikasi csejumlah variabel pokok yang berada di luar kendali perusahaan yang diperkirakan memiliki pengaruh nyata. &lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dengan demikian, analisis lingkungan bisnis hanya berusaha mengumpulkan dan menganalisis sejumlah variabel secara terbatas &lt;i style=&quot;&quot;&gt;(finite)&lt;/i&gt;, dan hendaknya tidak sampai terjerumus untuk berusaha menganalisis sebanyak mungkin variabel &lt;i style=&quot;&quot;&gt;(infinite)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Menurut Suwarsono (1994: 24) dalam analisis lingkungan bisnis berusaha untuk mengetahui implikasi manajerial yang ditimbulkan baik langsung maupun tidak langsung dari babagai faktor eksternal yang telah diidentifikasi berpengaruh pada prospek perusahaan. Dari langkah ini manajemen diharapkan akan memilki gambaran yang jelas dalam menyiapkan strategi bisnis&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/6443763179915848618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/6443763179915848618' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/6443763179915848618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/6443763179915848618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/analisis-lingkungan-bisnis.html' title='Analisis lingkungan bisnis'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-2234754246567752923</id><published>2009-10-22T13:52:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:53:00.302-07:00</updated><title type='text'>Strategi  bisnis</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1637755330; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:-160678246;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-36.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Setiap perusahaan yang bersaing dalam suatu industri mempunyai strategi bersaing, eksplisit atau implisit (David, 2002:33), dan telah dimiliki oleh perusahaan sejak awal didirikan, dalam bentuk formal maupun informal, dan strategi bisnis mempengaruhi strategi pemasaran serta kinerja dalam hal ini keberhasilan pemasaran (Hitt el al., 2001:65). Pada perusahaan jasa konstruksi peringkat strategi korporat merupakan juga strategi bisnis, sedangkan strategi pemasaran atau strategi proyek adalah strategi fungsional, strategi bisnis berupaya untuk menentukan bisnis yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan lingkungan dan sumber daya yang dimiliki (Robbin dan Coulter, 1999:21).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Strategi bisnis yang berorientasi pada keunggulan kompetitif, dikenal dengan Strategik Generik (Porter, 1980:45) terdiri dari :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Strategi keunggulan biaya, adalah kemampuan untuk merancang, memproduksi, memasarkan, sebuah produk dengan cara lebih efisien sehingga harga produk lebih rendah dari pada pesaingnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Strategi diferensiasi, kemampuan untuk memproduksi suatu produk yang unik, superior, mempunyai keistimewaan dan ciri-ciri khusus yang sulit untuk ditiru oleh pesaing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;c.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Strategi fokus, strategi ini berbeda dari dua strategi lainnya karena strategi ini memilih untuk kompetitif dalam cakupan persaingan yang sempit dalam suatu industri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;d.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Mempunyai dua varian, yaitu fokus biaya dimana perusahaan berusaha untuk mencapai keunggulan biaya dalam target segmen, dan fokus diferensiasi dimana perusahaan berupaya untuk mencapai diferensiasi dalam target segmen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/2234754246567752923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/2234754246567752923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2234754246567752923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/2234754246567752923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/strategi-bisnis.html' title='Strategi  bisnis'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-641392294482510265</id><published>2009-10-22T13:51:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:52:11.439-07:00</updated><title type='text'>Proses manajemen strategik</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:690842925; 	mso-list-type:simple; 	mso-list-template-ids:-815866504;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:18.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:18.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Proses adalah arus informasi melalui beberapa tahap analisis yang saling terkait menuju pencapaian suatu tujuan atau cita-cita (Pearce dan Robinson, 1997: 38). &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Menurut Jauch dan Glueck (1992: 52) menjelaskan bahwa proses manajemen strategik dimulai setelah perencanan strategik perusahaan menemukan misi (&lt;i style=&quot;&quot;&gt;mission&lt;/i&gt;) dan tujuan (&lt;i style=&quot;&quot;&gt;objective&lt;/i&gt;). &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Misi merupakan jawaban atas pertanyaan. &#39;who business are we in?&#39;, bidang usaha apa yang sedang dilakukan? Sedangkan tujuan merupakan jawaban atas pertanyaan: &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&#39;why are we in business&lt;/i&gt;?, mengapa, kita memasuki bidang usaha ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Menurut Jauch dan Glueck (1992: 53), membagi proses manajemen strategik dalam, empat tahapan, yakni: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Analisis dan diagnosis. Dalam tahap ini perusahaan berusaha, mengidentifikasi hambatan dan peluang lingkungan serta kekuatan dan kelemahan perusahaan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Pemilihan strategi Berdasarkan peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan mempertimbangkan strategi alternatif dan memilih yang terbaik,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Pelaksanaan/implementasi, dimana perusahaan membuat agar strategi itu berjalan dengan baik dengan cara, membangun struktur untuk mendukung strategi itu dan mengembangkan rencana serta kebijakan yang tepat, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Evaluasi, melalui umpan balik menenentukan apakah strategi itu berjalan dan mengambil langkah agar strategi itu berjalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/641392294482510265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/641392294482510265' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/641392294482510265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/641392294482510265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/proses-manajemen-strategik.html' title='Proses manajemen strategik'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-1792312832206296092</id><published>2009-10-22T13:50:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:51:24.348-07:00</updated><title type='text'>Evolusi Manajemen Strategik</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:218518664; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1930615122 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Manajemen strategik yang muncul saat ini tidaklah muncul dengan tiba-tiba, tetapi mengalami tahapan yang sangat panjang. Di negara maju, tahapan manajemen strategis dibagi menjadi empat yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Anggaran dan kontrol keuangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Perencanaan jangka panjang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Perencanaan strategik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Manajemen strategik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Pada tahapan pertama, muncul awal tahun 1900-an pada saat lingkungan bisnis cenderung stabil dan selalu seirama dengan kepentingan perusahaan, karena belum muncul para, pesaing, maka perusahaan hanya membuat anggaran setiap talum dan mengontrol setiap akhir periode anggaran Jangka waktu yang relatif pendek ini belum dapat mencerminkan suatu prencanaan strategik, sehingga penekananannya hanyalah pada aspek pengendalian dan bukan untuk maksud strategik. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Semangat yang dianut manajemen pada, tahapan ini adalah pengendalian manajemen, dan target yang dijadikan ukuran penilaian kinerja adalah memenuhi anggaran yang telah ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Tahapan yang kedua, terjadi pada saat ekonomi dunia mulai tumbuh. Pada. dasarnya tidak jauh berbeda dengan tahapan pertama, di mana semua tehnik dan alat analisa yang digunakan pada tahapan pertama tetap digunakan. Perbedaannya hanya terletak pada jangka waktu berlalunya anggaran adalah jangka panjang, biasanya mencakup lima tahunan. Secara teknis, biasanya dimulai dengan melakukan peramalan penjualan untuk beberapa tahun kedepan dan kemudian menerjemahkan hasil ramalan tersebut lebih jauh ke dalam bidang produksi sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran. Dalam tahapan ini mulai dikenalnya penganggaran modal &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&#39;Capital Budgeting&#39;&lt;/i&gt; dengan teknik analisa &lt;i style=&quot;&quot;&gt;‘pay back&#39;&lt;/i&gt; dan &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&#39;discounted cash flow&#39;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Pertengahan dasawarsa. 1960-an lingkungan bisnis mulai banyak berubah. Perekonomian tidak lagi tumbuh sepesat sebelumnya dan perusahaan baru tumbuh dengan suburnya. Hal ini berakibat adanya tingkat persaingan yang sangat tinggi dan tajam sehingga secara. tidak langsung memperkuat posisi konsumen untuk mengadakan tawar menawar. Pimpinan perusahaan lebih memusatkan pada soal pemasaran yang berorientasi pada pemenuhan kepuasan konsumen dengan memperhitungkan para pesaing. Pada tahapan ini juga mulai berkembang teknik-teknik baru misalnya segmentasi bisnis, model regresi program simulasi dan alat analisa matriks yang dikembangkan oleh &lt;i style=&quot;&quot;&gt;Boston Consulting Group&lt;/i&gt;, McKinsey dan Little. Konsep ini mulai digunakan perusahaan untuk menyusun perencanaan strategiknya. Pada tahapan ketiga, ini mulai muncul kesadaran bahwa dengan adanya perencanaan yang baik akan menjamin suatu rencana. strategik akan berhasil dan perusahaan yang menerapkan proses tasebut akan mempunyai keuntungan yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Tahapan keempat, mulai mengkombinasikan pola berpikir strategik dengan proses manajemen. Segala, sesuatu yang bersifat strategik tidak hanya berinti pada proses perencanaan saja tetapi dilanjutkan sampai pada tingkat operasi dan pengawasan. Mobilisasi dana, daya serta. struktur organisasi juga mulai dipertimbangkan secara lebih strategik dalam proses manajemen strategik Keberhasilan merencanakan, menerapkan serta mengawasi penerapan rencana. bisnis akan membuat perusahaan tumbuh dan berkembang&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/1792312832206296092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/1792312832206296092' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1792312832206296092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1792312832206296092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/evolusi-manajemen-strategik.html' title='Evolusi Manajemen Strategik'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-1708099646682906858</id><published>2009-10-22T13:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:50:38.457-07:00</updated><title type='text'>Manajemen Strategik</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} p.MsoBodyText2, li.MsoBodyText2, div.MsoBodyText2 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1040319228; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1879214096 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoBodyText2&quot; style=&quot;text-indent: 36pt;&quot;&gt;Saat ini perusahaan memerlukan sistem manajemen yang mampu memotivasi karyawannya dalam menempuh langkah-langkah strategik dalam usaha untuk melipat gandakan kinerja perusahaan. &lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Manajemen strategik merupakan sistem manajemen yang menjanjikan dihasilkannya langkah-langkah strategik dalam membangun masa depan perusahaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoBodyText2&quot; style=&quot;text-indent: 36pt;&quot;&gt;David (2002:5) mendefinisikan manajemen strategi sebagai seni dan pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi mampu mencapai objektif/tujuannya. Dari sudut pandang yang lain Mulyadi (2001:40) mendefinisikan sebagai suatu proses yang digunakan oleh maanajer dan karyawan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi dalam penyediaan customer value terbaik untuk mewujudkan visi organisasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoBodyText2&quot; style=&quot;text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Hunger dan Wheelen (2001:4) mendefiniskan manajemen strategis sebagai serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menenentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Manajemen strategis menekankan pada pengamatan dan evaluasi peluang dan ancaman lingkungan dengan melihat kekuatan dan kelemahan perusahan. Demikian juga Wahyudi (1996:15) mendefinisikan manajemen strategi adalah seni dan ilmu dari pembuatan keputusan &lt;i style=&quot;&quot;&gt;(formulating)&lt;/i&gt;, penerapan &lt;i style=&quot;&quot;&gt;(implementing)&lt;/i&gt; dan evaluasi &lt;i style=&quot;&quot;&gt;(evaluating)&lt;/i&gt; keputusan-keputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan-tujuan masa datang.&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Empat fase penting dalam manajemen strategik diantaranya&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;menurut (Mulyadi 2001: 41)&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Manejemen strategik merupakan proses, terdiri dari rangkaian langkah yang melibatkan banyak orang dalam organisasi, mulai dari manajemen puncak sampai dengan karyawan. Sekali strategi yang telah dirumuskan diimplementasikan, strategi tersebut seringkali memerlukan perubahan sesuai dengan perubahan yang terjadi dilingkungan yang dimaksud oleh organisasi. Manajemen strategik merupakan suatu proses yang berjalan secara terus menerus sepanjang perjalanan organisasi dalam mewujudkan visinya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Proses digunakan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi di mana ada dua, proses utama: perumusan strategi dan implementasi strategi. Strategi adalah. pola tindakan utama yang dipilih untuk mewujudkan visi organisasi melalui misi. Ada berbagai tipe organisasi yang dapat dirumuskan, antara lain: grand strategy, usaha. secara, terus menerus dan terkoordinasi untuk mencapai tujuan jangka panjang organisasi generic strategy usaha untuk mewujudkan biaya total terendah atau diferensiasi luas dengan fokus pasar luas atau sempit dan value based strategy-usaha untuk mengarahkan manejer agar bertanggung jawab atas penyerahan produk atau jasa yang membenkan value terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen, serta penciptaan sistem, strategik untuk secara berkelanjuten melakukan improvement terhadap value tersebut dan untuk menunaikan kewajiban perusahaan. Sedangkan implementasi strategik ada lima: perencanaan strategik, penyusunan program, penyusunan anggaran implementasi dan pemantauan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Strategi digunakan untuk menyediakan customer value terbaik guna mewujudkan visi organisasi. Untuk mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya pausahaan harus mampu menghasilkan value terbaik bagi konsumen sehingga produk atau jasa, yang dihasilkan oleh perusahaan dipilih oleh konsumen, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Manajer serta, karyawan adalah pelaku manajemen strategik. Perumusan dan implementasi strategi memerlukan kontribusi dari seluruh manajer dan karyawan. Bahkan untuk membangun komitmen karyawan dalam mengimplementasikan strategi, diperlukan leader yang dapat dipakai sebagai contoh dan diperlukan pula partisipasi seluruh karyawan dalam perumusan strategi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/1708099646682906858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/1708099646682906858' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1708099646682906858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/1708099646682906858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/manajemen-strategik.html' title='Manajemen Strategik'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-8086558679223342917</id><published>2009-10-22T13:46:00.002-07:00</published><updated>2009-10-22T13:47:35.419-07:00</updated><title type='text'>Perspektif Kerjasama Dengan Pers</title><content type='html'>Membangun relasi dengan media massa/pers merupakan hall yang harus dilakukan oleh perusahaan mengingat peran pentingnya pers sebagai sumber informasi terpercaya bagi konsumen. Apa yang diuraikan oleh media massa dapat menimbulkan opini positif atau negatif terhadap suatu produk. Selain itu, artikel yang baik dan dapat memotivasi konsumen untuk membeli kategori produk tertentu yang dimuat oleh media lokal/nasional terkemuka, dapat meningkatkan permintaan atas produk tersebut.&lt;br /&gt;Namun-satu hal penting yang harus diingat bahwa pers tidak dapat menutup-nutupi kenyataan yang ada tentang ptoduk perusahaan. Pers akan berkata &quot;buruk&quot;, jika memang produk perusahaan tersebut buruk. Relasi dengan pers tidak dapat membentuk image perusahaan, namun merefleksikan image perusahaan (Mc. Kenna,1991).&lt;br /&gt;Relasi yang baik dengan pers dapat menjadi aset yang berharga jika dikelola dengan baik. Pers dapat membantu meyakinkan dan menggambarkan kredibilitas produk dan perusahaan ke konsumen. Pers memegang fungsi sosialisasi dan promosi terhadap produk dan image perusahaan. Produk dengan teknologi baru yang ditemukan perusahaan tidak cukup hanya diinformasikan secara komersial dalam bentuk iklan, namun harus ditunjang dengan ulasan-ulasan secara fair oleh pars seperti pertimbangan/masukan dari berbagai pihak tentang keunggulan dan kelemahan produk tersebut. Dengari demikian, konsumen akan lebih yakin bahwa produk tersebut aman dalam penggunaannya. Hal ini mempermudah perusahaan untuk melakukan customer relationship management.&lt;br /&gt;Beberapa strategi yang dapat digunakan untuk mewujudkan relasi yang baik dengan pers/media massa adalah (Mc.Kenna, 1991) : &lt;br /&gt;1. Don’t  go to press too early&lt;br /&gt;Perusahaan jangan terlalu dini menginformasikan suatu produk baru yang akan diluncurkannya, jika perusahaan belum siap dalam pengadaan barang tersebut di pasar. Tidak jarang terdapat artikel yang sangat menarik dan informatif tentang peluncuran produk tertentu, namun sementara itu produk masih dalam tahap pengembangan dan belum beredar di pasar. Hal ini dapat membuat konsumen menjadi kecewa dan mungkin saja beralih ke merek yang lain.&lt;br /&gt;2. Meet with Journalist one on one .&lt;br /&gt;Perusahaan dapat membangun strategi relasi dengan mengadakan press realese atau konferensi pers. Namun, hal ini bukanlah strategi yang paling efektif untuk mengkomunikasikan pesan yang ditujukan pada konsumen karena konferensi pers untuk produk tidak begitu banyak diminati oleh pers karena dianggap berita tersebut kurang menarik, kecuali produk tersebut produk innovatif. Selain itu, dengan cara ini, belum tentu berhasil karena konferensi pers tidak dihadiri oleh konsumen, namun hanya para wartawan/joumalist, sehingga semuanya selalu dilihat dari perspektif sang journalist itu sendiri. Untuk mengatasi hambatan ini, perusahaan harus bertemu dengan journalist secara individu. Mungkin hal ini akan banyak memakan waktu, tapi akan memberikan kesan yang balk akan keseriusan perusahaan berelasi dengan pers dan merupakan bentuk penghargaan terhadap pers secara individu.&lt;br /&gt;3. Educate the Media&lt;br /&gt;Dalam hal ini, perusahaan hendaknya secara sistematis dan jelas memberikan informasi sebanyak mungkin tentang produk perusahaan kepada pers. Hal ini sangat membantu penyebaran informasi secara lebih luas dan benar.&lt;br /&gt;4. Look Beyond Products&lt;br /&gt;Perusahaan harus meyakinkan media massa/pers, bahwa apa yang akan diinformasikan misalnya produk baru atau hal apa saja yang ingin disampaikan pada masyarakat merupakan suatu hal menarik yang patut dan pantas disampaikan oleh media massa. Hal ini dilakukan sebagai kesadaran perusahaan akan peran wartawan bahwa mereka tidak akan memuat suatu informasi yang tidak menarik dan tidak dapat menarik perhatian pembaca.&lt;br /&gt;5. Be honest about bad News&lt;br /&gt;peTidak tertutup kemungkinan media massa/pers juga berperan sebagai pemberi informasi terhadap perusahaan akan refleksi dan tanggapan konsumen terhadap produk dan kinerja perusahaan. Hal ini jangan dianggap sebagai jatuhnya reputasi perusahaan di mata pers, namun harus dipandang sebagai peluang bagi perusahaan untuk memperbaiki citranya. Penanganan komplain yang baik dan secara personal dapat memperbaiki citra perusahaan serta memperbaiki kepercayaan konsumen terhadap layanan perusahaan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/8086558679223342917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/8086558679223342917' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/8086558679223342917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/8086558679223342917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/perspektif-kerjasama-dengan-pers.html' title='Perspektif Kerjasama Dengan Pers'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-5666350955251903579</id><published>2009-10-22T13:46:00.001-07:00</published><updated>2009-10-22T13:46:53.086-07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Aspek Kesetiaan Pelanggan</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style4, li.Style4, div.Style4 	{mso-style-name:&quot;Style 4&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:25.2pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:25.2pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:27.6pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang mengembangkan program &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;loyalitas konsumen dan program mempertahankan konsumen. Selain &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;menawarkan kepuasan dan nilai yang tinggi secara konsisten, pemasar dapat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.35pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;menggunakan sejumlah perangkat pemasaran untuk mengembangkan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.7pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;hubungan yang kuat dengan konsumen (Kotler, 2003) seperti: (1) &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;menambahkan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;financial benefit &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dalam bentuk &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;frequency marketing program &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan memberikan hadiah bagi konsumen yang sering melakukan pembelian &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;atau pembelian dalam jumlah besar; (2) mensponsori &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;club &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.35pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;marketing &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 1.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;program &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;yang menawarkan anggotanya diskon khusus dan manfaat-manfaat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;lainnya; (3) menambahkan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;social benefits &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan meningkatkan hubungan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sosial dengan pelanggan, dengan cara mempelajari kebutuhan dan keinginan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;mere!;a dan memberikan/menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.35pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dan keinginan tersebut; (4) menambahkan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;structural ties &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan menyuplai &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.35pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pelanggan dengan peralatan khusus atau komputer yang dapat membantu &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;mereka untuk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;mengelola order, pembayaran, atau persediaan barang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style4&quot; style=&quot;margin: 0cm 3.6pt 0.0001pt 0cm; text-indent: 36pt; line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kebanyakan perusahaan yang melakukan &lt;i style=&quot;&quot;&gt;relationship management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;program, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;bertujuan untuk memupuk kesetiaan konsumen dan membuat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;mereka berjanji untuk menggunakan produk dan jasa perusahaan. Kesetiaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;konsumen merupakan hal yang penting karena jika kesetiaan konsumen &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.35pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;terhadap suatu produk sudah terbentuk, akan timbul perilaku &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;repeat buyer &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;(pembelian ulang), dimana konsumen akan berulang-ulang kali membeli produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;perusahaan yang sama dalam jangka waktu yang panjang. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dengan situasi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;ini, sudah tentu perusahaan dapat mempertahankan dan meningkatkan volume &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.2pt;&quot;&gt;penjualannya secara kontinu untuk jangka panjang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style4&quot; style=&quot;margin: 0cm 3.6pt 0.0001pt 0cm; text-indent: 36pt; line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Selanjutnya, dalam segi yang lebih luas lagi, pelanggan tidak hanya setia &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pada lini produk tertentu saja yang dikeluarkan perusahaan, namun image &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; letter-spacing: 0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;baik dan relasi yang terjalin dengan baik dapat membuat pelanggan juga setia &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;terhadap lini produk lain yang dikeluarkan oleh perusahaan yang bersangkutan. &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.2pt;&quot;&gt;Sehingga produk apapun yang dikeluarkan dengan merek yang sama, akan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.4pt;&quot;&gt;terus menarik perhatian pelanggan dan pelanggan akan membeli produk &lt;/span&gt;tersebut. Contohnya: seseorang yang telah mendapatkan pengalaman yang &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.45pt;&quot;&gt;baik dalam proses membeli dan menggunakan televisi merek &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.1pt;&quot;&gt;&quot;X&quot;, akan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.25pt;&quot;&gt;menjadi pembeli juga bdgi produk-produk lain selain televisi, dengan merek &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.1pt;&quot;&gt;&quot;X&quot;. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.4pt;&quot;&gt;Hal ini dapat terjadi karena kesetiaan dan kepercayaan yang telah tertanam &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.25pt;&quot;&gt;di benak konsumen terhadap merek tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: black;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Selain itu, kesetiaan pelanggan juga sangat bermanfaat bagi perusahaan &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.4pt;&quot;&gt;dalam hal mengurangi aktivitas dan biaya pemasaran untuk mendapatkan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.05pt;&quot;&gt;pelanggan. Dengan jaminan adanya pelanggan yang setia, perusahaan sudah &lt;/span&gt;memiliki konsumen tetap untuk produk-produknya tanpa perlu kerja keras untuk &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.35pt;&quot;&gt;meyakinkan konsumen agar mau membeli dan menggunakan produk yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.1pt;&quot;&gt;dipasarkan, bahkan perusahaan dapat berkonsentrasi untuk memperkenalkan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.3pt;&quot;&gt;produknya ke segmen pasar yang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/5666350955251903579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/5666350955251903579' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5666350955251903579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5666350955251903579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/pentingnya-aspek-kesetiaan-pelanggan.html' title='Pentingnya Aspek Kesetiaan Pelanggan'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-4328176185638792916</id><published>2009-10-22T13:23:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:24:36.176-07:00</updated><title type='text'>Inti Customer Relationship Management</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Arial Narrow&quot;; 	panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style4, li.Style4, div.Style4 	{mso-style-name:&quot;Style 4&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:25.2pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:25.2pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:27.6pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style13, li.Style13, div.Style13 	{mso-style-name:&quot;Style 13&quot;; 	margin-top:25.2pt; 	margin-right:25.2pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:39.6pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:200%; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;Style4&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.55pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dalam &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;customer relationship management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.35pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;diperlukan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;komunikasi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;antara perusahaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;pihak-pihak terkait &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.35pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;yang mendukung perusahaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dalam &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;menjalankan usahanya. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Komunikasi yang terjalin &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;bukanlah monolog atau satu &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;arah, namun diperlukan adanya &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.35pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dialog yaitu melibatkan dua &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;pihak atau lebih &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dalam proses saling memberi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dan menerima informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style4&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Selain itu, perusahaan dewasa &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;ini harus melakukan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;direct communication &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;yaitu komunikasi secara langsung. Hal ini diperlukan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;mengingat semakin &lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;kompleksnya kebutuhan, &lt;/span&gt;keinginan dan standar kualitas yang &lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;diinginkan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.35pt;&quot;&gt;konsumen terhadap produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.3pt;&quot;&gt;- produk yang dibutuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Pada dekade tahun 70-an dan 80-an, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;pasar lebih bersifat monolitik. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kondisi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;ini muncul karena adanya kecenderungan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.6pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;keseragamarJ kebutuhan dan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;selera &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.55pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;konsumen yang didukung oleh &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;sedikitnya produk yang dihasilkan oleh produsen. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Hal ini membuat konsumen juga &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;tidak mempunyai pilihan yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;banyak karena produk yang ada di pasar terbatas. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Namun, kondisi di atas sudah jauh &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.55pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;berbeda &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan kondisi saat ini. Saat ini, konsumen dapat menemukan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;banyak produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;yang ditawarkan oleh produsen &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;lain di pasar. Untuk satu jenis &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;produk yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sama, dapat ditemukan lebih &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dad 10 merek yang berbeda di &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pasar. Demikian &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;juga dengan selera konsumen yang semakin kompleks, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sangat mehunjang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.55pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;banyaknya produk yang beredar di &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pasar. Perbedaan jenis kelamin, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;kelas sosial, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;umur, dan profesi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;konsumen, mempunyai spesifikasi arah minat sendiri &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;terhadap produk yang diinginkan, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sehingga produsen juga tidak bisa lagi memonopoli pasar yang mengkondisikan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;konsumen untuk mau tidak &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.6pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;mau &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;membeli produknya.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style4&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dengan banyaknya produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dan merek yang beredar &lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.15pt;&quot;&gt;di pasar, lalu &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.3pt;&quot;&gt;bagaimana produsen menjalin &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.2pt;&quot;&gt;relasi yang balk dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.35pt;&quot;&gt;konsumen, sehingga mereka bisa tetap loyal/setia &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.4pt;&quot;&gt;dengan produk yang telah dibelinya? &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.45pt;&quot;&gt;Dalam hal ini perusahaan perlu membangun &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.5pt;&quot;&gt;hubungan yang lebih pribadi, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.4pt;&quot;&gt;lebih langsung &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.35pt;&quot;&gt;dengan para konsumennya &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.25pt;&quot;&gt;untuk menjamin kesetiaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;itu tetap ada. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.2pt;&quot;&gt;Hal ini tidak perlu dilakukan dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.25pt;&quot;&gt;mengunjungi konsumen satu persatu, berjabat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.5pt;&quot;&gt;tangan, berbicara secara &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.45pt;&quot;&gt;langsung dengan mereka, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.55pt;&quot;&gt;namun dengan merespon &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.5pt;&quot;&gt;dan melayani secara langsung saat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.55pt;&quot;&gt;konsumen melakukan klaim atas &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.45pt;&quot;&gt;kerusakan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.3pt;&quot;&gt;produk yang dibeli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Pemanfaatan teknologi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;komputer dan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;cybermedia (E-businesses) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;khususnya, juga merupakan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sarana ampuh untuk menjalin &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;komunikasi dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;konsumen dalam rangka melakukan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;customer relationship management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.6pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;oleh &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perusahaan (Ragins, et.al, 2003). Dengan teknologi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;informasi yang canggih, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perusahaan/pemasar dapat berhubungan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.45pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;langsung dengan konsumen &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.55pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;secara &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;lebih efisien.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style13&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Contoh: &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sebuah butik pakaian di Paris, Prancis &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Le Verne, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;membuka website &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perusahaan. Website ini memungkinkan terjalinnya komunikasi dua arah &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan pelanggan. Pelanggan dapat menentukan warna kain, langsung menggambar dan mengirimkan model pakaian yang ingin dijahit, serta &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;mengirimkan ukuran pakaian, bahkan pelanggan dapat mengepas/fit-out &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pakaian yang diinginkan (khusus untuk pakaian jadi) lewat teknik visual, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sehingga dapat dilihat pantas atau tidaknya seseorang untuk memakai pakaian &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Setelah itu, konsumen harus memasukkan nomor kartu kreditnya &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;untuk membayar transaksi yang telah dilakukannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dengan teknologi &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;cybermedia, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;segala keluhan dapat dijawab saat itu juga &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dan dapat terjadi dialog interaktif antara produsen-distributor, dan produsen­&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;konsumen. Produsenpun dapat menyimpan database distributor dan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pelanggan. Penggunaan cara-cara di atas sangat efisien dan efektif dalam &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;membangun hubungan yang baik dengan konsumen dimana perusahaan tidak &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perlu melakukan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;personal contact &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;(face to &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;face), &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;namun cukup dengan media &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;komputer, lewat website, e-mail, atau chatting&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/4328176185638792916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/4328176185638792916' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4328176185638792916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4328176185638792916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/inti-customer-relationship-management.html' title='Inti Customer Relationship Management'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-3925256862110652417</id><published>2009-10-22T13:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:18:46.921-07:00</updated><title type='text'>Pengertian Customer Relationship Management</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Arial Narrow&quot;; 	panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style5, li.Style5, div.Style5 	{mso-style-name:&quot;Style 5&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:3.6pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style6, li.Style6, div.Style6 	{mso-style-name:&quot;Style 6&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:21.6pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-indent:-21.6pt; 	line-height:200%; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style13, li.Style13, div.Style13 	{mso-style-name:&quot;Style 13&quot;; 	margin-top:25.2pt; 	margin-right:25.2pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:39.6pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:200%; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style9, li.Style9, div.Style9 	{mso-style-name:&quot;Style 9&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:34.2pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} p.Style12, li.Style12, div.Style12 	{mso-style-name:&quot;Style 12&quot;; 	margin-top:0cm; 	margin-right:3.6pt; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:25.2pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-pagination:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	color:black; 	mso-no-proof:yes;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1586497821; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-263817364 -972509430 617352026 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:1950359326; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1165847944 617352026 -972509430 2017900440 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1:level2 	{mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1:level3 	{mso-level-start-at:2; 	mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;Style13&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot;&gt;Menurut Kotler dan Armstrong (2004), &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.1pt;&quot;&gt;customer &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.25pt;&quot;&gt;relationship management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style9&quot; style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.25pt;&quot;&gt;&quot;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;The overall process of building and maintaining profitable customer &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot;&gt;relationships by delivering superior customer value and satisfaction&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot;&gt;&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style5&quot; style=&quot;margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dari definisi di atas, dapat dikatakan bahwa &lt;i style=&quot;&quot;&gt;customer &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;relationship &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;adalah proses membangun dan mempertahankan hubungin &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dengan konsumen yang menguntungkan dengan memberikan produk yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;sangat bernilai bagi konsumen dan membuat konsumen puas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style13&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot;&gt;Menurut Kotabe dan Helsen (2004), &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.2pt;&quot;&gt;customer &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.75pt;&quot;&gt;relationship &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot;&gt;&quot;The strategic process of managing interaction between the company &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot;&gt;and its customers, with the objective of maximizing the lifetime value of &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot;&gt;customers for the company and satisfying the customers by being &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.15pt;&quot;&gt;customer -focused.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style5&quot; style=&quot;margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dari definisi di atas, dapat dikatakan bahwa &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;customer relationship &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;adalah proses pengelolaan interaksi antara perusahaan dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;konsumennya secara stratejik, dengan tujuan untuk memaksimalkan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;nilai &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;konsumen bagi perusahaan dan memuaskan konsumen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style13&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Banyak alasan yang memotivasi perusahaan menggunakan program &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;customer &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;relationship management. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Otto Versand, perusahaan terbesar &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.65pt;&quot;&gt;mail-order &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.55pt;&quot;&gt;dan pengecer nomor dua besar (sesudah Amazon) yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.05pt;&quot;&gt;menggunakan internet, menggunakan customer &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.25pt;&quot;&gt;relationship &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.5pt;&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.35pt;&quot;&gt;(CRM) (Kotabe dan Helsen, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;2004) dengan alasan adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style13&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Menurunnya loyalitas konsumen, sehingga perusahaan menekankan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;usaha perbaikan program untuk mempertahankan dan mengembalikan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;loyalitas konsumen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Rendahnya tingkat respon &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;konsumen terhadap produk perusahaan yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.5pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;menyebabkan biaya lebih tinggi, sehingga perlu digunakan program CRM.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Semakin banyaknya keinginan konsumen terhadap produk perusahaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Tingginya perbedaan target segmen, sehingga dibutuhkan kampanye&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;pemasaran yang berbeda-beda, dan dalam kasus yang lebih ekstrim,&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.25pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;perlunya pemasaran ke masing-masing individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Munculnya internet yang menyediakan informasi lebih banyak dan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pemasaran&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;interaktif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Sedangkan alasan KLM, penerbangan Belanda menggunakan CRM adalah &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.5pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Penerbangan merupakan produk komoditi, sehingga keuntungan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perusahaan tidak besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.45pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Pendatang baru dengan pemberian diskon, telah merubah aturan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;persaingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot;&gt;Perbedaaan produk &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot;&gt;(product differentiation) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;dari pesaing sangat ketat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Para konsumen menginginkan pelayanan yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Konsumen dapat memperoleh informasi yang lebih banyak tentang jasa &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;yang ditawarkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Dalam pembahasannya; Schiffman dan Kanuk (2004) menekankan bahwa &lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.2pt;&quot;&gt;customer relationship&lt;span style=&quot;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.4pt;&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.3pt;&quot;&gt;merupakan cara perusahaan dalam &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.05pt;&quot;&gt;membina relasi dengan para pelanggan dengan tujuan memelihara kesetiaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: -0.1pt;&quot;&gt;dan komitmen pelanggan untuk tetap menggunakan produk perusahaan yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;letter-spacing: 0.2pt;&quot;&gt;bersangkutan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Terdapat 3 faktor pendorong suksesnya hubungan antara &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;pernasar dengan pelanggan yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Customer &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;value: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;rasio perbedaan antara manfaat yang diterima dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;sumberdaya yang digunakan untuk mendapatkan manfaat tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Customer satisfaction: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;persepsi seseorang terhadap kinerja suatu produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;atau jasa sehubungan dengan harapannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 1.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Customer &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;retention: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.35pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;merupakan tujuan dari penawaran produk yang bernilai &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;secara terus-menerus dan lebih efektif dibandingkan dengan pesaing &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;lainnya, sehingga konsumen sangat puas dan tetap loyal terhadap produk &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dan merek perusahaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style6&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.4pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Menurut Kotabe dan Helsen (2004), terdapat beberapa manfaat bagi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;perusahaan yang menggunakan strategi customer &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;relationship &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;management &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;secara efektif, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: 0.2pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Perusahaan lebih dapat memahami. harapan dan perilaku konsumen. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dengan demikian, perusahaan dapat menawarkan produk atau jasa yang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;tepat kepada &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;consumer &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;dengan harga yang sesuai dan melalui saluran &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.1pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;distribusi yang tepat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style12&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Perusahaan dapat mengukur nilai yang diberikan oleh konsumen &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;bagi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.25pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;perusahaan. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.3pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Hal ini akan bermanfaat dalam mengalokasikan sumberdaya &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;perusahaan ke konsumen secara efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class=&quot;Style12&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0.0001pt 18pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;&quot;&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Mengurangi biaya untuk mendapatkan dan mempertahankan konsumen &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; letter-spacing: -0.15pt;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;karena pada prinsipnya, deogan program CRM yang sukses, perusahaan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mendapatkan don mempertahankan konsumen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;; color: black; letter-spacing: -0.05pt;&quot; lang=&quot;ES&quot;&gt;Dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan konsumen&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/3925256862110652417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/3925256862110652417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3925256862110652417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/3925256862110652417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/pengertian-customer-relationship.html' title='Pengertian Customer Relationship Management'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-4929760750114837504</id><published>2009-10-22T13:13:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T13:14:15.918-07:00</updated><title type='text'>Adapun Persyaratan Rumah Tinggal Menurut Kepmenkes No. 829/Menkes/SK/VII/1999</title><content type='html'>1.   Bahan bangunan&lt;br /&gt;• Tidak terbuat dari bahan yang dapat melepapaskan bahan yang dapat membahayakan kes, antara lain: debu total kurang dari 150 ug/m2, asbestos kurang dari 0,5 serat/m3 per 24 jam, plumbum (Pb) kurang dari 300 mg/kg&lt;br /&gt;• Tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan bekembangnya mikroorganisme patogen&lt;br /&gt;2.   Komponen dan Penataan Ruang&lt;br /&gt;Komponen dan penataan ruang rumah&lt;br /&gt;Komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis sebagai berikut: &lt;br /&gt;a. Lantai kedap air dan mudah dibersihkan &lt;br /&gt;b. Dinding&lt;br /&gt;• Di ruang tidur, ruang keluarga dilengkapi dengan sarana ventilasi untuk pengaturan sirkulasi udara&lt;br /&gt;• Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah dibersihkan&lt;br /&gt;c. Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan&lt;br /&gt;d. Bumbung rumah yang memiliki tinggi 10 meter atau lebih harus¬ dilengkapi dengan penangkal petir&lt;br /&gt;e. Ruang di dalam rumah harus ditata agar berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, ruang dapur, ruang mandi dan ruang bermain anak.&lt;br /&gt;f. Ruang dapur harus dilengkapi dengan sarana pembuangan asap.&lt;br /&gt;3. Pencahayaan&lt;br /&gt;Pencahayaan alam atau buatan langsung atau tidak langsung dapat menerangi seluruh bagian ruangan minimal intensitasnya 60 lux dan tidak menyilaukan.&lt;br /&gt;4. Kualitas Udara &lt;br /&gt;Kualitas udara di dalam rumah tidak melebihi ketentuan sebagai berikut : &lt;br /&gt;a. Suhu udara nyaman berkisar antara l8°C sampai 30°C&lt;br /&gt;b. Kelembaban udara berkisar antara 40% sampai 70% &lt;br /&gt;c. Konsentrasi gas SO2 tidak melebihi 0,10 ppm/24 jam&lt;br /&gt;d. Pertukaran udara&lt;br /&gt;e. Konsentrasi gas CO tidak melebihi 100 ppm/8jam&lt;br /&gt;f. Konsentrasi gas formaldehide tidak melebihi 120 mg/m3&lt;br /&gt;5. Ventilasi&lt;br /&gt;Luas penghawaan atau ventilasi a1amiah yang permanen minimal 10% dari luas lantai. &lt;br /&gt;6. Binatang penular penyakit&lt;br /&gt;Tidak ada tikus bersarang di rumah.&lt;br /&gt;7. Air &lt;br /&gt;a. Tersedia air bersih dengan kapasitas minmal 60 lt/hari/orang &lt;br /&gt;b. Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan air minum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. &lt;br /&gt;8. Tersediannya sarana penyimpanan makanan yang aman dan hygiene.&lt;br /&gt;9. Limbah&lt;br /&gt;a. Limbah cair berasal dari rumah, tidak mencemari sumber air, tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari permukaan tanah.&lt;br /&gt;b. Limbah padat harus dikelola agar tidak menimbulkan bau, tidak menyebabkan pencemaran terhadap permukaan tanah dan air tanah.&lt;br /&gt;10. Kepadatan hunian ruang tidur&lt;br /&gt;Luas ruang tidur minimal 8m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak dibawah umur 5 tahun.&lt;br /&gt;Masalah perumahan telah diatur dalam Undang-Undang pemerintahan tentang perumahan dan pemukiman No.4/l992 bab III pasal 5 ayat l yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau memiliki rumah yang layak dan lingkungan yang sehat, aman , serasi, dan teratur”&lt;br /&gt;Bila dikaji lebih lanjut maka sudah sewajarnya seluruh lapisan masyarakat menempati rumah yang sehat dan layak huni. Rumah tidak cukup hanya sebagai tempat tinggal dan berlindung dari panas cuaca dan hujan, Rumah harus mempunyai fungsi sebagai :&lt;br /&gt;1. Mencegah terjadinya penyakit&lt;br /&gt;2. Mencegah terjadinya kecelakaan&lt;br /&gt;3. Aman dan nyaman bagi penghuninya &lt;br /&gt;4. Penurunan ketegangan jiwa dan sosial</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/4929760750114837504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/4929760750114837504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4929760750114837504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/4929760750114837504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/adapun-persyaratan-rumah-tinggal.html' title='Adapun Persyaratan Rumah Tinggal Menurut Kepmenkes No. 829/Menkes/SK/VII/1999'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-7367117821495611891</id><published>2009-10-22T13:11:00.002-07:00</published><updated>2009-10-22T13:13:00.112-07:00</updated><title type='text'>Parameter Pemukiman Dan Rumah Sehat</title><content type='html'>&lt;meta equiv=&quot;Content-Type&quot; content=&quot;text/html; charset=utf-8&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;ProgId&quot; content=&quot;Word.Document&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Generator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;meta name=&quot;Originator&quot; content=&quot;Microsoft Word 11&quot;&gt;&lt;link rel=&quot;File-List&quot; href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.ANT%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot;&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate=&quot;false&quot; latentstylecount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	font-style:italic; 	mso-bidi-font-style:normal;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:336344163; 	mso-list-template-ids:-418711246;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l1 	{mso-list-id:489717159; 	mso-list-template-ids:-391248770;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l1:level2 	{mso-level-number-format:roman-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:90.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:940264783; 	mso-list-template-ids:1302117238;} @list l2:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:1118645238; 	mso-list-template-ids:1962067394;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l4 	{mso-list-id:1142189213; 	mso-list-template-ids:47114288;} @list l4:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;1.  Lokasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tidak terletak pada daerah rawan bencana alam      seperti bantaran sungai, aliran lahar, tanah longsor, gel tsunami, daerah      gempa, dll&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tidak terletak pada daerah bekas TPA sampah atau      bekas tambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tidak terletak pada daerah rawan kecelakaan dan      daerah kebakaran seperti jalur pendaratan penerbangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;2.   Kualitas udara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Gas H2S dan NH3 secara biologis tidak terdeteksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Debu dengan      diameter kurang dari 10 ug maks 150 ug/m3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Debu mak 350 mm3/m2 perhari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;3.   Kebisingan dan Getaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kebisingan      dianjurkan 45 dB A, mak 55 dB. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tingkat getaran mak 10 mm/ detik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Kualitas Tanah di daerah Perumahan dan Pemukiman harus memenuhi persyaratan berikut: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kandungan Timah      hitam (Pb) mak 300 mg/kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kandungan Arsenik      (As) total mak 100 mg/kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kandungan Cadmium (      Cd) mak 20 mg/kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot; lang=&quot;SV&quot;&gt;Kandungan Benzoa      pyrene mak 1 mg/kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Prasarana dan Sarana Lingkungan Pemukiman:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Memiliki taman bermain untuk anak, sarana      rekreasi kel dengan konstruksi yang aman dari kecelakaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Memiliki sarana drainase yang tidak menjadi      tempat perindukan vektor penyakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Memiliki sarana jln lingk dengan ketentuan      konstruksi jln tidak menganggu kes, konstruksi trotoar tidak membahayakan      pejalan kaki dan penyadang cacat, jembatan harus memiliki pagar pengaman,      lampu penerangan jalan tidak menyilaukan mata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tersedia cukup air bersih sepanjang waktu dengan      kualitas air yang memenuhi persyaratan kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Pengelolaan pembuangan sampah rumah tangga harus      memenuhi syarat kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Pengelolaan pembuangan tinja dan limbah RT harus      memenuhi syarat kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Memiliki akses terhadap sarana pelayanan kes,      kom, t4 kerja, t4 hiburan, t4 pendidikan, kesenian, dll&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Pengaturan instalasi listrik harus menjamin      keamanan penghuninya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Tempat pengelolaan makanan harus menjamin tidak terjadi kontaminasi makanan yg dapat menimbulkan keracunan&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/7367117821495611891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/7367117821495611891' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7367117821495611891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/7367117821495611891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/parameter-pemukiman-dan-rumah-sehat.html' title='Parameter Pemukiman Dan Rumah Sehat'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5609543257386504013.post-5860477619717366301</id><published>2009-10-22T13:11:00.001-07:00</published><updated>2009-10-22T13:11:29.606-07:00</updated><title type='text'>Definisi Perumahan Dan Rumah</title><content type='html'>Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan yaitu kelengkapan dasar fisik lingkungan, misalnya penyediaan air minum, pembuangan sampah, tersedianya listrik, telepon, jalan, yang memungkinkan lingkungan pemukiman berfungsi sebagaimana mestinya.  &lt;br /&gt;Rumah adalah tempat untuk melepaskan lelah, tempat bergaul, dan membina rasa kekeluargaan diantara anggota keluarga, tempat berlindung  keluarga dan menyimpan barang berharga, dan rumah juga sebagai status lambing social (Azwar, 1996; Mukono,2000)&lt;br /&gt;Rumah adalah struktur fisik terdiri dari ruangan, halaman dan area sekitarnya yang dipakai sebagai tempat tinggal dan sarana pembinaan keluarga (UU RI No. 4 Tahun 1992).&lt;br /&gt; Menurut WHO, rumah adalah struktur fisik atau bangunan untuk tempat berlindung, dimana lingkungan berguna untuk kesehatan jasmani dan rohani serta keadaan sosialnya baik untuk kesehatan kelu arga dan individu (Komisi WHO Mengenai Kesehatan dan Lingkungan, 2001).&lt;br /&gt;Menurut American Public Health Association (APHA) rumah dikatakan sehat apabila : (1) Memenuhi kebutuhan fisik dasar seperti temperatur lebih rendah dari udara di luar rumah, penerangan yang memadai, ventilasi yang nyaman, dan kebisingan 45-55 dB.A.; (2) Memenuhi kebutuhan kejiwaan; (3) Melindungi penghuninya dari penularan penyakit menular yaitu memiliki penyediaan air bersih, sarana pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah yang saniter dan memenuhi syarat kesehatan; serta (4) Melindungi penghuninya dari kemungkinan terjadinya kecelakaan dan bahaya kebakaran, seperti fondasi rumah yang kokoh, tangga yang tidak curam, bahaya kebakaran karena arus pendek listrik, keracunan, bahkan dari ancaman kecelakaan lalu lintas (Sanropie, 1992; Azwar, 1996).</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jenggoten.blogspot.com/feeds/5860477619717366301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5609543257386504013/5860477619717366301' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5860477619717366301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5609543257386504013/posts/default/5860477619717366301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jenggoten.blogspot.com/2009/10/definisi-perumahan-dan-rumah.html' title='Definisi Perumahan Dan Rumah'/><author><name>machrita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10241702614040034815</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>