<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>artikel</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Thu, 24 Oct 2024 01:07:04 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sampriste30.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Hei! Kamu Gadis Usia 17 Tahun, Ikut Kontes Ini, Yuk</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/hei-kamu-gadis-usia-17-tahun-ikut.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 21:27:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-3447805374061139787</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; line-height: 16.5pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;
&lt;img height="200" src="https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQP10v9HC6_Hgywvp0o3XRiv90M_3_krqx0QPI0XxRkHITxkJ-aVS0U_xl0" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 16.5pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-image: initial; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: 'Comic Sans MS'; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;Hello tuban&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-image: initial; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: 'Comic Sans MS'; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;|&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Menjadi model adalah impian beberapa wanita. Berlenggak-lenggok di
catwalk dan bertemu dengan para profesional di dunia fashion dan modeling.
Belum lagi mencoba make up brand ternama macam Make Up Forever.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kabar baik bagi Anda yang memang punya ketertarikan di dunia model. 'Fashion Is
You', sebuah event fashion kenamaan Paris sedang mampir di Indonesia. Mulai
tanggal 16 November 2012 sampai 31 Januari 2013, event bergengsi ini mengundang
Anda yang berusia di atas 17 tahun untuk mendaftarkan gaya fashionable melalui
website Galeries Lafayette atau melalui mobile photo studio di Pacific Place
Mall.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menariknya lagi nih, bila Anda mendaftar lewat mobile studio photo Anda akan
mendapatkan layanan make up dari Make Up Forever. Dan layanan make up brand
ternama ini.. gratis!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Foto dan gaya Anda nantinya akan dinilai oleh Fashion Professional dari
Galeries Lafayette. Lumayan lho, akan ada 40 penampilan yang dipilih dan
semuanya akan dipublikasikan secara online. Kemudian akan dipilih lagi 10 orang
untuk penampilan favorit. Seru banget, kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menuju Grand Final, akan dipilih dua orang dari 10 terfavorit yang akan terbang
ke Paris. Wow, sudah make up gratis, ketemu dengan pakar fashion, bisa dapat
kesempatan ke Paris juga. Tentu saja event ini sangat direspon baik oleh banyak
fashionista Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Heidy Kalalo yang merupakan salah satu fashion entrepreneur dan blogger,
menyatakan bahwa event ini bukan hanya menunjukkan bahwa fashion adalah apa
yang Anda gunakan, namun bagaimana Anda menggunakannya. Kontes ini memberikan
kesempatan pada kontestan untuk mengekspresikan fashion dengan caranya pada
dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunggu apa lagi, Ladies? Raih kesempatan menunjukkan style fashionable Anda di
ajang Fashion Is You. (&lt;i&gt;Vemale.com&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk informasi lebih lanjut, bisa hubungi atau klik di bawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media Contact&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Patsy Tondobala&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
0819 38 68 7000&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
patsy.tondobala@galerieslafayette.co.id&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ups...! Bentuk Payudara Ungkap Kepribadian Anda</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/ups-bentuk-payudara-ungkap-kepribadian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 21:14:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-2489211709768064310</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;img height="200" src="https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcREaWkEMbrZkYo1NwXqNfZbZlmjnOscRGPVlu55_aBdBlU14dx2rz7u_S8" width="175" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-image: initial; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;Hello tuban&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-image: initial; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;|&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;Selama ini untuk membaca kepribadian seseorang, metode yang diandalkan
adalah dengan membaca telapak tangan, keseimbangan wajah, genggaman tangan dan
juga pembawaan tubuh. Tapi, sepertinya belum pernah ada yang membaca
kepribadian berdasarkan bentuk dan besar payudara seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mau tahu cara membacanya? Mudah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;kok&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;. Berikut 10 sifat wanita berdasarkan bentuk
payudaranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara Besar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;Wanita pemilik payudara besar adalah wanita yang tidak suka dikekang
kebebasannya. Ia adalah wanita yang mendukung kebebasan dan kemandirian. Meski
demikian, ia adalah wanita yang amat terbuka, hangat, dan ramah. Sifatnya ini
membuatnya tak sulit memulai hubungan dengan siapapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita ini juga memiliki pemikiran luas, rendah hati, dan baik hati. Umumnya,
mereka memiliki falsafah hidup bahwa kehidupan ini pendek dan harus dinikmati.
Tapi jangan sekali-kali membuat hatinya terluka, karena wanita-wanita ini sulit
memaafkan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara montok&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jangan berharap memiliki ikatan yang serius dengan wanita berpayudara montok.
Mereka tidak akan pernah tahan. Terkadang dia nggak peduli dengan perasaan
orang lain, tapi sebaliknya, jika wanita ini sudah terikat dalam percintaan,
dia bisa berubah menjadi sosok yang begitu protektif dan penyayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia akan merawat keluarganya dengan sebaik mungkin, termasuk memenuhi kebutuhan
materi keluarga. Ia juga sulit untuk berbohong kepada suaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari luar wanita ini tampak seperti orang baik dan bertanggung jawab, namun di
dalam hatinya emosinya meledak-ledak walau hanya menghadapi masalah sepele.
Pria berbadan macho dan penurut adalah dambaan wanita berdada montok ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara datar&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pemilik dada datar ini sangat menghargai kebebasan dan percaya pada teori
individual. Wanita ini kerap mengalami pertentangan dengan diri sendiri atau
orang lain. Namun wanita ini dengan mudah mampu mencari penyelesaian dari
masalah yang dihadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita ini berbakat dibidang seni, seperti dekorasi interior, kerajinan tangan,
masak, dan memelihara binatang. Pria yang cocok dengan wanita ini adalah pria
yang sabar dan tidak banyak bicara.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara mendongak&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tipe wanita ini sangat mudah diatur, setia pada pasangannya, selalu waspada,
dan menyukai orang yang bicaranya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;to the point&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;. Wanita ini
cenderung memilih pria yang sesuai kriterianya. Karena sekali dia jatuh cinta,
maka dia akan setia pada pasangannya. Bahkan dia tidak berkeberatan jika sang
suami memintanya menjadi ibu rumah tangga dan merawat anak-anaknya di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria ideal bagi wanita ini adalah pria yang punya rasa humor tinggi dan
mempunyai kepribadian terbuka. Untuk memilih pasangan hidup, wanita ini tidak
akan menilai dari harta, tapi latar belakang keluarga si lelaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara lancip&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kata gagal nggak pernah masuk kamus wanita berdada kerucut ini. Wanita ini hobi
olahraga, baca buku untuk l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;a href="http://www.mbilounk.com/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0505ed; font-size: 10.5pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-family: Arial; mso-bidi-font-size: 11.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;teratur dan seni, sehingga dia sangat bernafsu
untuk mengadakan pertualangan demi menambah pengalamannya. Wanita ini cocok
berteman dengan orang yang bisa memahami dirinya, karena dia memang mempunyai
sifat alami egois dan bebas melakukan apa saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara aerolae lebar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;Wanita ini cenderung bersifat maskulin alias tomboy. umumnya, sifat tomboy
ini berangsur menghilang ketika wanta ini menginjak usia paruh baya, dan dia
rela berdandan feminim. Tapi wanita ini tidak menyukai tekanan atau kekangan
dari orang lain. Sangat sulit baginya untuk menjadi rendah hati di hadapan
orang lain, karena harga diri atau gengsinya yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia suka membanding-bandingkan antara teman yang satu dengan yang lain. Pria
yang cocok buat wanita ini adalah yang bisa dipercaya dan selalu berada di
sisinya ketika susah dan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara Melebar&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sifat wanita ini periang dan mandiri. Sayangnya, wanita ini suka membual dan
membesar-besarkan masalah. Lebih gilanya lagi, wanita ini mudah sekali marah,
tidak suka dikekang tapi cepat menolong orang lain yang butuh pertolongan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;a href="http://www.mbilounk.com/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0505ed; font-size: 10.5pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-family: Arial; mso-bidi-font-size: 11.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa saja wanita ini jujur dan berterusterang ketika mereka berurusan dengan hal
yang menguras emosi. Meski wanita ini biasanya tidak hidup dalam kemewahan,
tapi dia termasuk wanita yang hemat. Karena dia merasa bosan jika harus berada
di samping pasangannya setiap saat, makanya dia suka menunjukkan
kemandiriannya. Pada saat yang sama dia bisa bermuka dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara Turun&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;Pemilik payudara ini sangat sensitif. Dia akan merasa dikhianati jika
kekasihnya tidak menanggapi perhatian yang diberikannya melalui isyarat-isyarat
tertentu. Selanjutnya dia akan menangis dan kehilangan kepercayaannya pada
hubungan cintanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola pikir wanita ini sangat polos dan tidak berpengalaman, karena itu
kesadarannya akan seks muncul terlambat. Tapi jangan khawatir pengetahuan dan
pengalaman seksnya akan mengalami kemajuan jika sudah menikah nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rumah tangga, wanita ini adalah pencerah suasana karena sifat alaminya
yang baik hati, terutama dalam menyambut suaminya setelah bekerja. Pria yang
menjadi pilihan wanita ini adalah pria yang pemberani dan teguh dalam
pendirian.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: 10.5pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara bentuk Lonceng&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Wanita pemilik payudara yang bentuknya mirip bel adalah orang yang suka
berpikiran praktis dan jujur. Kelemahannya adalah pelupa dan nggak rajin
bekerja. Dia berusaha dengan keras berbicara dan bertempur dengan perasaan
sendiri jika ada sesuatu yang membuat mereka marah. Ini yang membuat orang
berpikiran kalau dia adalah orang yang suka histeris hanya karena alasan
sepele. Daya tariknya misterius, mampu menarik pria tapi mampu membahagiakan
pria tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Payudara Kecil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita ini tidak pernah bisa menolak permintaan orang lain. Sifatnya yang
terbuka, mampu memahami orang lain, dan sabar, membuat wanita ini dikenal
sebagai orang baik hati dan penolong. Mungkin kebaikan ini muncul karena dia
suka mencampuri urusan orang lain. Wanita ini bercita-cita menjadi ibu rumah
tangga yang bijak bagi anak-anaknya. Pasangan yang cocok bagi wanita ini adalah
pria yang punya pekerjaan tetap. Karena wanita ini nggak tahan menghadapi
stress berkepanjangan. Jika mengalami stress dia akan dengan mudah terkena
penyakit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TARA boutiQue</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/tara-boutique.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 21:09:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-476206771098142309</guid><description>&lt;a href="http://destroasesoris.blogspot.com/2012/06/tara-boutique.html?spref=bl"&gt;TARA boutiQue: TARA boutiQue&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>WEDDING DRESSES</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/wedding-dresses.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 21:07:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8414631138303876689</guid><description>&lt;a href="http://sampriste28.blogspot.com/2012/06/wedding-dresses.html?spref=bl"&gt;WEDDING DRESSES: Wedding Dresses&lt;/a&gt;: Whatabeautifullife brings you the latest stylish wedding dresses here. Large selection of wedding dresses in a various styles are provide...</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>tips pasca melahirkan</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/tips-pasca-melahirkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 22 Dec 2012 23:50:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-5918981112980125399</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
Tubuh perempuan akan mengalami perubahan pada saat hamil dan juga setelah melahirkan. Banyak pertanyaan akan timbul pada ibu baru. Seperti, kapan berat badan turun? Apakah perasaan sedih itu normal? Kapan boleh berolahraga lagi? Hingga keraguan, kapan bisa bercinta kembali?&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
Nah, untuk meredakan sedikit kebingunan pada Anda calon ibu baru, berikut sedikit gambaran umum yang akan terjadi pada tubuh Anda setelah melahirkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;1. Segera setelah melahirkan:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Bobot tubuh Anda bisa turun 9 hingga 12 kg. Dengan asumsi Anda tidak lagi membawa bayi dengan berat kira-kira 3 hingga 4 kg bayi,&amp;nbsp; setengah atau 1 kg berat plasenta, dan 1 kg darah dan cairan ketuban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Dua sampai tiga hari:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Hingga 80 persen wanita mengalami&amp;nbsp;&lt;em&gt;baby blues&lt;/em&gt;, perasaan kesepian, sedih, dan takut bahwa tidak akan mampu melakukan tugas dengan baik. Hal ini normal. Namun jika&amp;nbsp;&lt;em&gt;baby blues&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Anda tidak pergi atau memburuk, beritahu dokter Anda. Anda bisa saja mengalami depresi postpartum, yang bisa berdampak serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Tiga hari:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
ASI seharusnya sudah tersedia sekarang,&amp;nbsp; Jika Anda tidak menyusui, payudara Anda akan mulai merasa kurang penuh dan akan berhenti memproduksi susu dalam waktu sekitar seminggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. 10 hari:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Darah berlebih dan jaringan dari rahim Anda, yang&amp;nbsp; tumpah keluar setelah melahirkan, akan berkurang dalam volume dan warna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Tiga minggu:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Otot-otot Anda akan mulai kembali mengencang. Jika Anda memiliki bebas komplikasi pada persalinan normal dan sudah rutin olah raga sebelum dan pada saat kehamilan, Anda mungkin dapat latihan ringan sekarang. akan tetapi lakukan setelah pemeriksaan oleh dokter Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;6. Empat sampai enam minggu:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Setelah rahim tumbuh dan membesar dengan ukuran semangka selama kehamilan, masa ini rahim akan menyusut kembali ke ukuran biasa. sedangkan, penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan rambut menipis selama waktu ini. Tenang, ini hanya terjadi sementara. Dalam beberapa bulan, rambut akan tumbuh dan menebal kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;7. Lima minggu:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Anda sudah aman dan bisa melakukan hubungan seks kembali. Bila ragu dan masih takut bicarakan segala keprihatinan dengan ahli kandungan pada minggu ke enam pemeriksaan Anda. Termasuk jika ingin mulai menggunakan kontrasepsi, tanyakan pada dokter Anda yang aman bagi ibu menyusui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;8. Enam minggu:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Waktu untuk pemeriksaan postpartum Anda. Ahli kandungan akan memeriksa vagina dan perut untuk memastikan Anda telah pulih sejak proses melahirkan. Dokter mungkin akan&amp;nbsp; membahas kondisi emosional Anda. Kecuali ada komplikasi, ia juga akan memberikan izin untuk mulai berolahraga lagi (pada kecepatan yang moderat). Pastikan untuk mendiskusikan pilihan kontrasepsi yang nyaman buat Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;9. Enam sampai delapan minggu:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Meskipun semua orangtua baru kurang tidur, jika Anda merasa terlalu lelah, mintalah dokter untuk memeriksa anemia. Kondisi lain yang dapat menyebabkan kelelahan merupakan gangguan tiroid autoimun postpartum, yang dialami&amp;nbsp; oleh 10 persen dari perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;10.Tiga bulan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Hormon Anda harus kembali ke tingkat yang sama sebelum kehamilan, yang berarti siklus menstruasi Anda harus dimulai rutin lagi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>artikel: hantu dan penampakan</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/12/artikel-hantu-dan-penampakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 12 Dec 2012 09:52:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-7475634824061303978</guid><description>&lt;a href="http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/hantu-dan-penampakan.html#.UMjCfuQ3tc3"&gt;artikel: hantu dan penampakan&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bakar Lemak Sambil Mengasuh Buah Hati</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/11/bakar-lemak-sambil-mengasuh-buah-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 10 Nov 2012 22:42:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-6725826947449210735</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/12/1712453p.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
(&lt;b&gt;helo tuban&lt;/b&gt;) Mencari waktu&amp;nbsp; senggang untuk ke gym adalah hal yang sangat sulit bagi ibu yang mempunyai bayi. Itulah sebabnya cara paling mungkin adalah menggabungkan rutinitas merawat bayi dengan olah raga. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
Zoe Bowick Levine dari The Body Thriving, yang mengajarkan "Work Out Baby" di Brooklyn, NY, memberikan solusi lima gerakan yang bisa Anda lakukan di rumah. Lebih menyenangkan lagi dapat dilakukan sambil mengasuh buah hati Anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;1. Reverse Lunge and Belly Tickle:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Berdiri tegak dengan bayi diletakan di depan kaki kanan Anda. Lakukan lunge, tekuk kaki kanan 90 derajat, lalu luruskan kaiki kiri ke belakang. Kemudian kelitik perut bayi Anda sambil tersenyum. Lalu berdiri tegak, dan ulangi 15 kali untuk&amp;nbsp; setiap sisi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;2.Tricep Peekaboo:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Berbaring dengan wajah menghadap ke bayi Anda. Letakan tangan di sisi bahu. Lalu angkat kepala dan dada Anda tinggi – tinggi dan bilang “Ciluuk ba!”&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;3. Hip Press:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Telentang dengan&amp;nbsp; bayi pada perut Anda. Kaki terbuka selebar pinggul dan ditekuk.&amp;nbsp; Tekan pinggul Anda ke atas dan ke bawah 20 kali.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;4. Relevés:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Berdiri sambil, menggendong bayi. Tekuk lutut Anda (torso tetap tegak, tumit tetap di lantai), kemudian angkat tumit Anda. Ulangi 10 kali lambat, maka 10 kali cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;5. Bouncing Baby:&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Gendong bayi Anda dengan posisi paling nyaman. Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu. Tekuk lutut dan meloncat pelan tujuh kali. Ulangi delapan repetisi..&lt;b&gt;.(prizt)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>1 Hari tanpa asap Rokok !</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/1-hari-tanpa-asap-rokok.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 28 Oct 2012 02:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-543109426043225948</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tpQCR1bWbqB37wnhBpNsWe5hLJfFxn-4LqP02G_VQ_1fSHNUmlPUyAwgbobuVby2hwt9as0PQrGNV-rQtkKTxhM2w9Ath8-uICNVS8eliiA34IB8GiGHqglq_6FKyyLdh1qegvjtL9I/s1600/Unt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tpQCR1bWbqB37wnhBpNsWe5hLJfFxn-4LqP02G_VQ_1fSHNUmlPUyAwgbobuVby2hwt9as0PQrGNV-rQtkKTxhM2w9Ath8-uICNVS8eliiA34IB8GiGHqglq_6FKyyLdh1qegvjtL9I/s320/Unt.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMHhDnCH1-CsRIiJipAFQWWU_GNe3R3WBs-pcPWP-8IhtqUMz2ZuPyZlC923BaabDRt3FQCWfAnw6Rxv0ba2pk9x_ROS9AtdroB33K4Tf5b9feat08dWiYjCMniSDRdWCcULhn-ZAYNsA/s1600/poster_kesihatan_06_03_2.gif" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tpQCR1bWbqB37wnhBpNsWe5hLJfFxn-4LqP02G_VQ_1fSHNUmlPUyAwgbobuVby2hwt9as0PQrGNV-rQtkKTxhM2w9Ath8-uICNVS8eliiA34IB8GiGHqglq_6FKyyLdh1qegvjtL9I/s72-c/Unt.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>hantu dan penampakan</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/hantu-dan-penampakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 21 Oct 2012 00:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8181078060626200211</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 1em; margin-top: 1em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tahap pertama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;ini di tandai dengan kemunculan orbs:&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s1600/1.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s320/1.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; border-width: initial; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Orbs adalah pemunculan pertama dari Jin. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Jin terbuat dari Api yang sangat panas , maka apabila terjadi aktivitas mahluk tersebut dan cukup energy untuk mempengaruhi kelembaban udara , maka akan muncul titik – titik seperti air di atas . Untuk level orbs seperti ini , bisa dikatakan kekuatan mereka ( jin ) tidak begitu kuat . Tetapi mereka sudah cukup kuat untuk memberikan halusinasi pada manusia , berupa bayangan apapun yang manusia takuti&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tahap kedua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;ini ditandai dengan kemunculan ectoplasma&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvLzxMN6LkkB_8RGqw0_2MG7-F1I9u8xfON4yNCqVHHqr3pz8yPtlyd-wlJi73W3n22qCrQW1RObILs72JWFF32SgxDRdcU0mJWa16YoYFzaLf-goL0eG2Dma_YQSldEUD3VD0iSjQzkM/s1600/II.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvLzxMN6LkkB_8RGqw0_2MG7-F1I9u8xfON4yNCqVHHqr3pz8yPtlyd-wlJi73W3n22qCrQW1RObILs72JWFF32SgxDRdcU0mJWa16YoYFzaLf-goL0eG2Dma_YQSldEUD3VD0iSjQzkM/s320/II.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; border-width: initial; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ectoplasma adalah tahapan kedua pemunculan Jin . Kekuatan mereka sudah cukup untuk memadatkan dan menyatukan uap air di udara sehingga cukup untuk membuat bayangan asap dan memanjang seperti gambar di atas . Kekuatan mereka berasal dari ketakutan manusia dan dari manusia yang menyembah mereka seperti , tukang minta-minta nomor pada setan atau dari mereka yang suka memberikan persembahan berupa suguhan suguhan kepada mereka . Tetapi sesungguhnya , bukanlah pengaruh dari suguhan yang manusia beri , tetapi pengaruh dari energy manusia itu sendiri yang memohon pertolongan dan perlindungan dari mereka itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
Tahapan pemunculan kedua dari Jin ini sudah memiliki kekuatan lebih besar dari Orbs. Pernahkah anda melihat hasil dari foto anda terlihat asap putih? Nah, asap putih itulah yang disebut Ectoplasma. Kekuatan dari Ectoplasma ini lebih besar dari Orbs. Ectoplasma sudah cukup untuk menggerak-gerakkan benda-benda ringan dan kecil.&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tahapan ketiga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;ini ditandai dengan kemunculan vortex atau sering disebut penampakan&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIkpQ6MtiYrt7EZ8XndO0gT20UsifKwQsPSELXGgCy7kR7oUb2fv0pAD5EH_cYOiXN9qIFCVnFMWgb0JedEBqSIUBgEE1vGQqKbgRAx-_Efztq_40nRf5RblDc-LTXS__B9fM6pWtD5GQ/s1600/III.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIkpQ6MtiYrt7EZ8XndO0gT20UsifKwQsPSELXGgCy7kR7oUb2fv0pAD5EH_cYOiXN9qIFCVnFMWgb0JedEBqSIUBgEE1vGQqKbgRAx-_Efztq_40nRf5RblDc-LTXS__B9fM6pWtD5GQ/s320/III.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; border-width: initial; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAJmubm9iX4B5YZY-iVw1iaJuYVM9KHIq9yS6if1nLjNjwDow86qpnz2Nd2rkOziF-f7CB6eGwjiISxnWwNQVNdUP-9Db0QWhFP0uEC2o2TbYrymLljBQoshMtVu6SBFP0Lap05DzGzQ/s1600/IV.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAJmubm9iX4B5YZY-iVw1iaJuYVM9KHIq9yS6if1nLjNjwDow86qpnz2Nd2rkOziF-f7CB6eGwjiISxnWwNQVNdUP-9Db0QWhFP0uEC2o2TbYrymLljBQoshMtVu6SBFP0Lap05DzGzQ/s1600/IV.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; border-width: initial; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
Vortex atau Penampakan adalah tahap ketiga pemunculan Jin . Mereka memiliki kekuatan dengan level energy seperti ini dikarenakan kerjasama dengan manusia dalam bentuk sihir . Manusia yang mempelajari ilmu sihir , baik itu teluh , santet , ilmu kutuk , guna-guna , menyilap pandangan mata , susuk , ilmu ilusi seperti tali berubah menjadi ular dan sebagainya , pesugihan ( karena terus disembah oleh manusia ) , itu memerlukan kerjasama yang sangat mendalam dengan mahluk Jin seperti ini . Setiap hari energy manusia akan mereka serap , sehingga cukup untuk membuat mereka mampu memasuki dimensi manusia secara nyata .&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
Tidak perlu lagi mereka mengirimkan sinyal ke otak manusia , karena mereka bisa mewujudkan diri kapan saja dan dimana saja dalam waktu tidak terbatas siang atau malam . Mereka mampu menggerakan benda benda yang lebih besar dan lebih berat , mampu mengapungkannya , tertangkap kamera , dan melakukan kegiatan-kegiatan horor lain yang benar benar menyeramkan dan menakutkan&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s72-c/1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TIPS MEMBACA KARAKTER lewat TULISAN TANGAN</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/tips-membaca-karakter-lewat-tulisan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 20 Oct 2012 23:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-4832106487493556048</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOz0USfvPmyw4lJgciepLYbRUD-EUDZCFekrf_aU9pLEAAwNk9Cv7CUdrL84UUrXy5XzbR-OH7BmC8ybCu5qny6eWc8N_s2leimTh5Aop1SiC2dNXxg42bKM2b0UKH7oSxvAQSI6bx9FI/s320/tulis.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu yang mana yah kira-kira karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;♣ Tekanan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Dari kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas goresan dibalik kertas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tekanan yang kuat:&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tekanan yang ringan:&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: red; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;♣ Ukuran&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tulisan besar&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tulisan kecil&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;♣ Kemiringan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #351c75; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #351c75; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Miring ke kanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Miring ke kiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="color: #351c75; font-style: italic; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tegak lurus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu yang mana yah kira-kira karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOz0USfvPmyw4lJgciepLYbRUD-EUDZCFekrf_aU9pLEAAwNk9Cv7CUdrL84UUrXy5XzbR-OH7BmC8ybCu5qny6eWc8N_s2leimTh5Aop1SiC2dNXxg42bKM2b0UKH7oSxvAQSI6bx9FI/s72-c/tulis.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TAHAP PENAMPAKAN HANTU......ulasan secara ilmiah</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/tahap-penampakan-hantuulasan-secara.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 20 Oct 2012 23:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8922538884876912422</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 1em; margin-top: 1em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tahap pertama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;ini di tandai dengan kemunculan orbs:&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s1600/1.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s320/1.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Orbs adalah pemunculan pertama dari Jin. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Jin terbuat dari Api yang sangat panas , maka apabila terjadi aktivitas mahluk tersebut dan cukup energy untuk mempengaruhi kelembaban udara , maka akan muncul titik – titik seperti air di atas . Untuk level orbs seperti ini , bisa dikatakan kekuatan mereka ( jin ) tidak begitu kuat . Tetapi mereka sudah cukup kuat untuk memberikan halusinasi pada manusia , berupa bayangan apapun yang manusia takuti&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tahap kedua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;ini ditandai dengan kemunculan ectoplasma&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvLzxMN6LkkB_8RGqw0_2MG7-F1I9u8xfON4yNCqVHHqr3pz8yPtlyd-wlJi73W3n22qCrQW1RObILs72JWFF32SgxDRdcU0mJWa16YoYFzaLf-goL0eG2Dma_YQSldEUD3VD0iSjQzkM/s1600/II.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvLzxMN6LkkB_8RGqw0_2MG7-F1I9u8xfON4yNCqVHHqr3pz8yPtlyd-wlJi73W3n22qCrQW1RObILs72JWFF32SgxDRdcU0mJWa16YoYFzaLf-goL0eG2Dma_YQSldEUD3VD0iSjQzkM/s320/II.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ectoplasma adalah tahapan kedua pemunculan Jin . Kekuatan mereka sudah cukup untuk memadatkan dan menyatukan uap air di udara sehingga cukup untuk membuat bayangan asap dan memanjang seperti gambar di atas . Kekuatan mereka berasal dari ketakutan manusia dan dari manusia yang menyembah mereka seperti , tukang minta-minta nomor pada setan atau dari mereka yang suka memberikan persembahan berupa suguhan suguhan kepada mereka . Tetapi sesungguhnya , bukanlah pengaruh dari suguhan yang manusia beri , tetapi pengaruh dari energy manusia itu sendiri yang memohon pertolongan dan perlindungan dari mereka itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;
Tahapan pemunculan kedua dari Jin ini sudah memiliki kekuatan lebih besar dari Orbs. Pernahkah anda melihat hasil dari foto anda terlihat asap putih? Nah, asap putih itulah yang disebut Ectoplasma. Kekuatan dari Ectoplasma ini lebih besar dari Orbs. Ectoplasma sudah cukup untuk menggerak-gerakkan benda-benda ringan dan kecil.&lt;/div&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tahapan ketiga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;ini ditandai dengan kemunculan vortex atau sering disebut penampakan&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, 'Century gothic', Tahoma, sans-serif; font-size: 13px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIkpQ6MtiYrt7EZ8XndO0gT20UsifKwQsPSELXGgCy7kR7oUb2fv0pAD5EH_cYOiXN9qIFCVnFMWgb0JedEBqSIUBgEE1vGQqKbgRAx-_Efztq_40nRf5RblDc-LTXS__B9fM6pWtD5GQ/s1600/III.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIkpQ6MtiYrt7EZ8XndO0gT20UsifKwQsPSELXGgCy7kR7oUb2fv0pAD5EH_cYOiXN9qIFCVnFMWgb0JedEBqSIUBgEE1vGQqKbgRAx-_Efztq_40nRf5RblDc-LTXS__B9fM6pWtD5GQ/s320/III.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAJmubm9iX4B5YZY-iVw1iaJuYVM9KHIq9yS6if1nLjNjwDow86qpnz2Nd2rkOziF-f7CB6eGwjiISxnWwNQVNdUP-9Db0QWhFP0uEC2o2TbYrymLljBQoshMtVu6SBFP0Lap05DzGzQ/s1600/IV.jpg" imageanchor="1" style="color: #096aa2; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAJmubm9iX4B5YZY-iVw1iaJuYVM9KHIq9yS6if1nLjNjwDow86qpnz2Nd2rkOziF-f7CB6eGwjiISxnWwNQVNdUP-9Db0QWhFP0uEC2o2TbYrymLljBQoshMtVu6SBFP0Lap05DzGzQ/s1600/IV.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; border-width: initial; height: auto; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 550px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; vertical-align: middle;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
Vortex atau Penampakan adalah tahap ketiga pemunculan Jin . Mereka memiliki kekuatan dengan level energy seperti ini dikarenakan kerjasama dengan manusia dalam bentuk sihir . Manusia yang mempelajari ilmu sihir , baik itu teluh , santet , ilmu kutuk , guna-guna , menyilap pandangan mata , susuk , ilmu ilusi seperti tali berubah menjadi ular dan sebagainya , pesugihan ( karena terus disembah oleh manusia ) , itu memerlukan kerjasama yang sangat mendalam dengan mahluk Jin seperti ini . Setiap hari energy manusia akan mereka serap , sehingga cukup untuk membuat mereka mampu memasuki dimensi manusia secara nyata .&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #616161; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;"&gt;
Tidak perlu lagi mereka mengirimkan sinyal ke otak manusia , karena mereka bisa mewujudkan diri kapan saja dan dimana saja dalam waktu tidak terbatas siang atau malam . Mereka mampu menggerakan benda benda yang lebih besar dan lebih berat , mampu mengapungkannya , tertangkap kamera , dan melakukan kegiatan-kegiatan horor lain yang benar benar menyeramkan dan menakutkan&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qrkomOYQsBoyXJJ_tMIXmBflTRHwg1cLFvsTfMNyKcr0mXUAD5h2XwGaXi1VeGZPRwtbblZHaL6DMkSjxM0pV1W20H9A8m8YOH3SqbFmObsO4Y65YmDTSf4tVRbelgPn1HZpAotvL70/s72-c/1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Memberi Itu Menyenangkan</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/memberi-itu-menyenangkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 17 Oct 2012 02:32:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8753213681593308582</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="jh clr" rel="224262" style="background-color: white; color: #004882; cursor: pointer; font-family: georgia; font-size: 24px; line-height: 20px; padding-bottom: 10px; padding-top: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;span style="color: #990000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #555555; font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #555555; font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
DAME Stephanie Shirley tiba di London umur lima tahun, hanya beberapa minggu sebelum Perang Dunia II pecah. Dia adalah satu dari ribuan anak Yahudi yang melarikan diri dari Nazi dan datang ke Inggris sebagai bagian dari Kindertransport atau pengungsian anak-anak dan dibesarkan oleh orang tua asuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dewasa dan sempat bekerja sebagai pegawai negeri, tahun 1962 ia mendirikan perusahaan pembuat peranti lunak Freelance Programmer yang kemudian dikenal sebagai FI Group dan Xansa. Apa yang dilakukannya termasuk langka di kalangan perempuan tahun 1960-an. Perusahaannya sukses dan Shirley memiliki kekayaan sekitar 150 juta pound.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, sebagian besar uang yang dia kumpulkan susah payah itu ia berikan ke banyak orang. “Saya tahu kenapa saya memberi. Saya sudah mendapat banyak sekali, apalagi yang bisa saya lakukan selain memberi?," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, dia juga punya alasan lebih personal yang mendorongnya untuk bederma. Mendiang putranya, Giles, adalah penderita autisme parah. Dari situ, Shirley mulai menyumbang untuk National Austistic Society dan mendirikan Shirley Foundation, membiayai banyak proyek, terutama yang berhubungan dengan autisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satunya adalah mendirikan Prior‘s Court School di Thatcham, Berkshire, sekolah khusus untuk siswa autis. Walaupun ia sudah tidak banyak terlibat, Shirley bangga dengan perkembangan sekolah itu. “Kami sudah menghasilkan lulusan dari usia 16. Sekarang kami membuka pusat pembelajaran untuk orang dewasa, itu sangat berdampak," kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada pula, Jeff Raikes mantan eksekutif senior Microsoft. Sejak pensiun tahun 2008, ia menjadi kepala eksekutif dari Yayasan Gates dan mendirikan yayasan sendiri dengan istrinya, Tricia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu hal yang mempengaruhinya adalah pertemuannya dengan investor Warren Buffett, yang terkenal dermawan, tahun 1990-an. Kedua, pengalaman putrinya, Michaela, di sekolah. Macam-macam tantangan yang dihadapi Michaela, mendorong Raikes mendirikan yayasan yang membantu anak-anak melewati masa transisi, membangun pola pikir dan strategi belajar mereka supaya berhasil dalam pendidikan dan pekerjaan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan orang-orang superkaya untuk membuat semacam dampak sosial bukanlah sebuah fenomena baru, menurut Jen Shang, psikolog filantropi di Universitas Indiana dan Universitas Bristol. Yang baru adalah bagaimana mereka peduli tentang bagaimana menciptakan dampak sosial itu, kata Shang.&lt;br /&gt;
“Banyak orang mengumpulkan kekayaan mereka sendiri, bukan dari warisan," kata Shang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu mereka melihat suatu masalah di masyarakat dan benar-benar ingin memecahkannya. Mereka menerapkan kemampuan memecahkan masalah yang menjadi kunci kesuksesan bisnis pada kegiatan filantropi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raikes, misalnya, tumbuh di sebuah peternakan di Nebraska, dia belajar tentang “disiplin dan pelaksanaan". Di Microsoft dia belajar tentang “strategi dan visi". Empat elemen itu katanya penting dalam bisnis dan filantropi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shang menambahkan, yang juga menarik adalah kebahagiaan besar yang dirasakan si kaya dengan memberi. “Kalau Anda mendengar mereka berbicara tentang filantropi mereka, hampir seperti sedang bicara tentang proyek."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dikatakan Shirley, “Bagi saya memberi sangat menyenangkan. Saya merasa jauh lebih bahagia saat memberi dibanding ketika saya belanja. Saya mendapat lebih dari yang saya berikan, kesenangan, kualitas hidup, persahabatan, kepuasan."&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apa Susahnya Menjadi Orang Baik </title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/apa-susahnya-menjadi-orang-baik.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 17 Oct 2012 02:31:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-7672114973458615313</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="jh clr" rel="224285" style="background-color: white; color: #004882; cursor: pointer; font-family: georgia; font-size: 24px; line-height: 20px; padding-bottom: 10px; padding-top: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #555555; font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #555555; font-family: Arial; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;
MENJADI dermawan tidak hanya diyakini membuat panjang umur, namun juga membahagiakan hati si penyumbang. Ini pula yang dirasakan Carlos Slim, orang terkaya sejagat selama tiga tahun berturut-turut, 2010 hingga 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kekayaan mencapai US$69 miliar atau sekitar Rp662 triliun, bukan hal sulit buat Slim, anak imigran Lebanon, untuk mewujudkan apa yang diinginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, pria Meksiko berusia 72 tahun itu tersadar bahwa semua kekayaan yang dimiliki dari berbagai usaha yang dijalankan sejak berusia 12 tahun tidak selamanya membahagiakan pria bernama lengkap Carlos Slim Helu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka ketika usahanya dengan bendera Grupo Carso yang menjalankan usaha telekomunikasi Telmex dan America Movil mulai menunjukkan hasil, Slim pun langsung banting setir untuk menjadi dermawan atau biasa disebut sebagai filantropis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slim membentuk yayasan Fundacion Telmex, pada 1995 dan menjadi yayasan pertama yang dibentuk orang superkaya Amerika Latin. Yayasan ini untuk melengkapi lembaga nirlaba serupa yang dibentuk secara pribadi oleh Slim, Fundacion Carlos Slim Hel pada 1986. Kelak, Slim pun membentuk sejumlah yayasan lainnya yang digunakan untuk menyelamatkan sejumlah aset bersejarah di seantero Meksiko. Total jenderal, Slim mengguyur seluruh yayasan yang dimilikinya itu dengan hibah senilai US$4 miliar pada 2011.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui Fundacion Telmex dan Fundacin Carlos Slim Hel, ia bergerak cepat untuk membantu anak-anak putus sekolah, anak jalanan dan keluarga miskin untuk bangkit dan menjalankan kehidupan seperti layaknya warga sejahtera lainnya di Meksiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lewat Fundacion Telmex, Slim pada 2007 menggelar Copa Telmex, turnamen sepak bola amatir terbesar di dunia yang diikuti oleh seluruh klub sepak bola di Meksiko dengan hadiah utama uang pembinaan yang jumlahnya sangat besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun yang sama, dengan menggandeng Fundacion Carlos Slim Hel, Fundacion Telmex mengucurkan dana hingga US$250 juta untuk membantu peningkatan prestasi olahraga Meksiko, sejak pembibitan hingga meningkatkan prestasi di arena olimpiade.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum cukup dengan kegiatan peningkatan prestasi di bidang olahraga, Carlos Slim kembali membangun Carso Institutes for Health, Sports and Education pada 2007 dengan dana hibah sebesar US$4 juta untuk membantu anak-anak di Meksiko dan Amerika Latin yang berprestasi di bidang olahraga dan pendidikan. Salah satunya adalah menyediakan beasiswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk keperluan ini, ia bahkan sampai harus menggandeng mantan presiden Bill Clinton untuk duduk menjadi pengawas program. “Carlos Slim merupakan filantropis terpenting dunia yang tidak pernah dikenal orang kebanyakan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 2008, Slim tertarik untuk menyelamatkan benda-benda seni bersejarah di Meksiko dan menyatukannya dalam sebuah museum budaya yang luasnya terbesar kedua di dunia. Museo Soumaya, diambil dari nama mantan istrinya Soumaya Domit, dibangun di Mexico City lewat Fundacion Carlos Slim Hel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tempat itu tersimpan 66 ribu benda seni bernilai tinggi termasuk patung-patung karya Rodin. Masih ada pula karya seni perupa kelas dunia seperti Leonardo Da Vinci, Pablo Picasso, Pierre-Auguste Renoir dan Salvador Dali. Bahkan, untuk ukuran Amerika Latin, museum ini menyimpan koleksi Dali terlengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slim juga pernah terlibat dalam restorasi bangunan-bangunan tua di Mexico City lewat lembaga amal, Fundacion del Centro Histrico de la Ciudad de Mexico A.C bersama selebriti Jacobo Zabludowsky. “Saya ingin merevitalisasi dan menyelamatkan pusat kota Meksiko yang memiliki nilai sejarah tinggi. Ini memungkinkan orang-orang memiliki kesempatan hidup yang lebih baik serta akses hiburan yang lebih memadai di area bersejarah ini," kata Slim seperti dikutip&lt;em&gt;Telegraph&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tampil Menawan dengan Cat Kuku 4 Dimensi</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/tampil-menawan-dengan-cat-kuku-4-dimensi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 13 Oct 2012 00:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8429750737525195544</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;img alt="Tampil Menawan dengan Cat Kuku 4 Dimensi" height="221" src="http://static.liputan6.com/201210/nail-4d-121012c.jpg" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;strong&gt;(helo Tuban)&lt;/strong&gt;: Sudah tahu ada cat kuku empat dimensi alias 4D? Inovasi terbaru yang dikembangkan brand makeup&amp;nbsp;&lt;em&gt;Accessorize&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini memang belum lama ini diluncurkan, untuk mereka yang gemar melakukan manicure di rumah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;
Cat kuku 4D ini mirip dengan cat kuku kaviar. Meski sama-sama terkesan mewah, namun pada cat kuku kaviar, bulir-bulir hiasan mirip, sementara kaviarnya hanya satu warna saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada cat kuku 4D, manik-manik kecilnya hadir dengan beberapa campuran warna. Setiap set cat kuku 4D, terdiri dari cat kuku warna dasar dan sebotol manik-manik kecil berwarna-warni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Accessorize menawarkan empat varian warna berbeda. Ada nuansa Stardom, Idol, Lilac Sorbet, dan Paparazzi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sedap dipandang, Stardom lebih mengedepankan nuansa warna biru muda. Idol, aura warnanya lebih dominan hitam. Sementara pada pilihan warna Lilac Sorbet, Anda disuguhkan dengan ungu muda. Jika ingin tampil dengan ungu tua, Paparazzi boleh menjadi pilihan &amp;nbsp;&lt;b&gt;(prist)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Foto Bayi Binatang Dapat Tingkatkan Konsentrasi</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/foto-bayi-binatang-dapat-tingkatkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Oct 2012 23:29:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-2905937254379610748</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VDsjqPGlaN0/UHkKFsW7TeI/AAAAAAAAAYU/XgBn2X67Ehg/s1600/chats_021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-VDsjqPGlaN0/UHkKFsW7TeI/AAAAAAAAAYU/XgBn2X67Ehg/s1600/chats_021.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Sebuah studi di Hiroshima University Jepang menunjukkan rasa empati yang muncul ketika seseorang melihat serta menikmati gambar-gambar bayi binatang bisa meningkatkan daya konsentrasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Percobaan yang dilakukan para ilmuwan tersebut seperti dilansir dari&lt;em style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;popularscience.com&lt;/em&gt;&amp;nbsp;melibatkan para relawan yang diberi gambar tertentu untuk selanjutnya mereka diminta menyelesaikan beberapa tugas yang membutuhkan konsentrasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Menurut para ilmuwan, relawan yang melihat foto-foto menyenangkan memberikan respons positif dalam penyelesaian tugas yang membutuhkan konsentrasi semisal menemukan angka yang diberikan dalam sebuah tatanan yang acak atau bermain game klasik. Yang dimaksud dengan foto-foto menyenangkan antara lain foto-foto makanan seperti pasta atau steak serta foto-foto yang menggemaskan seperti gambar anak anjing serta anak kucing.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Berdasarkan hasil pemeriksaan, hasilnya menurut para ilmuwan cukup mengejutkan. Setelah para relawan melihat foto-foto bayi hewan yang lucu kinerja mereka dalam penyelesaian tugas yang membutuhkan konsentrasi khususnya untuk permainan game klasik meningkat sebesar 44%.&amp;nbsp; Yang menarik lagi, walau konsentrasi mereka meningkat namun di sisi lain kecepatan bekerja justru mengalami penurunan hingga 12%. Belum diketahui apakah lamanya penyelesaian tugas tersebut dikarenakan benak mereka masih dipenuhi rekaman gambar menyenangkan yang baru saja mereka lihat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Sementara itu masih mengacu kepada hasil penelitian penyelesaian tugas yang satu lagi yakni penemuan angka dalam tatanan acak juga memperlihatkan peningkatan kinerja walau angkanya tak begitu signifikan. Para ilmuwan menyatakan ada peningkatan sebesar 16% untuk tingkat akurasi penyelesaian pekerjaan hingga peningkatan sebesar 13% untuk kecepatan penyelesaian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Melihat bayi-bayi binatang yang menggemaskan tak hanya turut membuat yang menyaksikan bahagia namun juga mempengaruhi perilaku mereka, tulis para ilmuwan. Jadi untuk kepentingan meningkatkan konsentrasi pembaca kami, inilah galeri hewan bayi menggemaskan serta alasan yang sempurna untuk melihatnya. Selamat menikmati.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://1.bp.blogspot.com/-VDsjqPGlaN0/UHkKFsW7TeI/AAAAAAAAAYU/XgBn2X67Ehg/s72-c/chats_021.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>5 trik hadapi pasangan selingkuh</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/5-trik-hadapi-pasangan-selingkuh.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Oct 2012 23:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-6710826054253070273</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
(&lt;b&gt;helo Tuban&lt;/b&gt;) Pasangan Anda memang terbukti selingkuh di belakang Anda. Lantas, bagaimana Anda menghadapi kenyataan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Selingkuh tidak selalu berarti tak cinta, setiap manusia pasti pernah khilaf dalam hidupnya. Namun, apakah hal tersebut melanggar idealisme Anda? Jika ya, Anda bisa saja memutuskan hubungan dengan mudah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Jika Anda merasa memutuskan hubungan tidak menyelesaikan masalah, Anda mungkin dapat mencoba langkah berikut untuk mengatasinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;1. Minta Penjelasan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meminta penjelasan pasangan akan perbuatannya. Dengan cara ini, Anda juga bisa melihat apakah kesalahannya masih bisa dimaafkan atau tidak. Bisa jadi, Anda juga berperan dalam kesalahan langkah yang diambilnya. Jika Anda menginginkan hubungan bisa kembali berjalan seperti biasa, Anda harus melepaskan segala bentuk imajinasi dalam pikiran dan bangun kepercayaan dari awal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;2. Lakukan Evaluasi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Perilakunya yang berselingkuh di belakanga Anda memang menyakitkan, tetapi Anda juga harus berbesar hati mengevaluasi hubungan Anda. Seperti sudah disebutkan di langkah pertama, bukan tidak mungkin Anda juga bertanggung jawab, misalnya Anda selalu tak ada untuk dirinya sehingga membuat dia mencari perhatian dari orang lain. Namun jangan lalu menyalahkan diri Anda, tetap evaluasi ulang hubungan Anda apakah pantas untuk dilanjutkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;3. No Revenge&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Balas dendam memang satu hal yang menggoda untuk dilakuakan. Namun, yakinkah Anda itu akan membuat Anda lebih lega? Bisa jadi, hubungan Anda malah hancur berantakan karenanya. Lagipula, hidup dengan menyimpan dendam tidak akan membawa Anda pada kebahagiaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;4. Maafkan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Anda tentu sudah paham bahwa Anda berdua sama-sama manusia yang tidak luput dari kesalahan. Dengan komunikasi, Anda bisa melihat, apakah dia sadar dan menyesali kesalahannya. Jika Anda sudah memutuskan untuk memaafkan, pastikan Anda berdua juga berkomitmen memperbaiki hubungan bersama, bukan hanya menjadi beban salah satu saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
&lt;strong style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;5. Jangan Ungkit Masa Lalu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 22px; margin-bottom: 15px; padding: 0px;"&gt;
Memaafkan, mungkin, satu hal yang lebih mudah dilakukan dibandingkan melupakan. Luka yang dibuat oleh pasangan Anda yang berselingkuh mungkin akan meninggalkan bekas, tapi jangan biarkan itu menghantui Anda seumur hidup. Jadikan sebagai pengalaman dan pengingat untuk tidak melakukan kesalahan yang sama &lt;b&gt;(prist)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title> peringatan 10 tahun Bom Bali</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/peringatan-10-tahun-bom-bali.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Oct 2012 22:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-978214879495977039</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="bali anniversary" src="http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/10/12/121012040458_bali_bomb_anniversary_304x171_bbc_nocredit.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;img src="http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/10/12/121012042206_bali_bomb_anniversary_512x288_bbc.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;Hari ini sepuluh tahun yang lalu, bom mengguncang pulau Bali dan menewaskan ratusan orang dari berbagai bangsa. Keluarga dan kerabat para korban berkumpul di Bali untuk mengenang orang-orang tercinta yang meninggal dunia dalam peristiwa itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="module " style="background-color: white; clear: both; color: #333333; display: inline; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;
&lt;div class="image img-w512" style="clear: both; float: none; font-size: 1em; margin-left: auto; margin-right: -160px; margin-top: 0px; padding-top: 8px; width: auto !important;"&gt;
&lt;img alt="" height="288" src="http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/10/11/121011095540_keluarga_korban_bom_bali_1_512x288_bbc.jpg" style="border: 0px; display: block; padding-bottom: 5px;" width="512" /&gt;&lt;div class="caption" style="color: #505050; margin-bottom: 5px; padding: 3px 0px 0px;"&gt;
Ayu Sila Prihana, korban bom Bali I, tidak merasa dendam dengan para pelaku.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="ingress" style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: bold; line-height: 20px; margin-bottom: 4px; padding: 8px 0px 0px;"&gt;
Keluarga korban dan korban selamat dalam peristiwa bom Bali 12 Oktober 2002 giat menyebarkan pesan perdamaian menjelang peringatan 10 tahun ledakan bom yang menewaskan 202 orang tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px; margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Hayati Eka Laksmi (42 tahun) yang kehilangan suaminya Imawan Sahardjo, mengatakan pesan perdamaian itu disampaikan agar tidak ada lagi korban kekerasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial, verdana, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px; margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Yang namanya kampanye perdamaian, belajar untuk&lt;em&gt;survive&lt;/em&gt;, sampaikan kepada pelaku sudah cukuplah. Cukup kita yang merasakan kehilangan anak-anak yang kita cintai dan cukup anak-anak kita yang menjadi yatim massal," jelas Eka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ketika peristiwa bom Bal 2002, Eka merupakan ibu rumah tangga, dengan dua putra berusia dua dan tiga tahun. Suaminya ketika itu melintas di kawasan Kuta, tak jauh dari mobil yang membawa bom yang meledakkan Sari Club dan Paddy's Cafe.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Pasca peristiwa bom Balim sekitar 22 orang keluarga korban membentuk komunitas Isana Dewata, sebagai kelompok pendukung untuk saling menguatkan, setelah ditinggal keluarga mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Saat itu ada 22 orang yang kehilangan istri dan suami, 19 orang diantaranya ibu rumah tangga, dan ada 47 anak yang menjadi yatin ataupun piatu," jelas Eka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Eka mengatakan hampir seluruhnya perempuan yang suaminya menjadi korban bom Bali 2002 , merupakan ibu rumah tangga, sehingga kehilangan sumber mata pencaharian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Saya kemudian bekerja di LSM, dan akhirnya beberapa tahun terakhir mengajar di Sekolah Muhammadiyah di Denpasar," kata dia.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="border: none; color: #505050; font-size: 16px; margin: 0px 0px 4px; overflow: hidden; padding: 12px 0px 0px; position: relative; top: 0px;"&gt;
'Anak-anak menjadi yatim'&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Sementara itu, Yayuk seorang korban selamat, masih menyisakan guratan bekas luka bakar di wajah, paha dan lengan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ketika ditemui Kamis (11/10) siang, perempuan asal Jember ini tak ragu untuk memperlihatkan bekas luka di lengannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"&lt;em&gt;Ga&lt;/em&gt;' ada gunanya&amp;nbsp;&lt;em&gt;sih&lt;/em&gt;&amp;nbsp;rendah diri, ya saya menerima saja kondisi ini mungkin ini yang digariskan oleh Tuhan kepada saya," jelas Yayuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Sempat ada kemarahan terhadap para pelaku, tetapi pendeta mengatakan tak boleh ada dendam dan akhirnya saya menerima," kata dia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ketika ledakan terjadi dia berada di Paddy's cafe bersama dengan rekannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Ketika itu gelap, dan kayak ada bola api seperti bola pimpong, dan saya terpental diantara tubuh-tubuh orang," kata dia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Kemudian, Yayuk diselamatkan oleh seseorang dan dibawa ke RS Sanglah, dan sempat dirawat selama tiga hari di ruang perawatan intensif.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Dia menderita luka bakar sekitar 20 persen dan sempat mendapatkan perawatan selama satu bulan di rumah sakit di Perth, Australia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Beberapa tahun terakhir dia bergabung di Isana Dewata, bersama Eka, korban dan keluarga korban lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Selama 10 tahun terakhir Eka menyimpan pertanyaan kepada para pelaku, "Jika berkesempatan bertemu, saya ingin mengajukan pertanyaan apa alasan mereka melakukan itu, dan jihad itu bukan seperti yang mereka pahami, mereka malah membuat anak-anak menjadi yatim dan bahkan sebagian besar korban justru umat Muslim." kata Eka.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="border: none; color: #505050; font-size: 16px; margin: 0px 0px 4px; overflow: hidden; padding: 12px 0px 0px; position: relative; top: 0px;"&gt;
Tidak dendam&lt;/h2&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Di tempat terpisah, korban ledakan Bom Bali, Ayu Sila Prihana Dewi, mantan karyawan Sari Club Kuta -- yang menderita luka bakar di bagian lengan -- mengaku hanya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk pulih dari trauma, karena mengikuti konseling psikologis, dan kemudian bekerja di tempat yang sama&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ayu pun pernah ke Aceh untuk membantu memulihkan trauma yang dialami para korban selamat tsunami.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Ya meski musibahnya berbeda tetapi lebih mudah bicara dengan orang yang pernah mengalami musibah juga," kata Ayu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ayu mengaku menerima luka yang dideritanya dan tidak merasa dendam dengan para pelaku, itupula yang disampaikan ketika menjadi saksi salah satu pelaku ledakan Bom Bali 2002, Amrozi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
"Amrozi,&amp;nbsp;&lt;em&gt;trus&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Imam Samudera saya&amp;nbsp;&lt;em&gt;ga&lt;/em&gt;' mau datang, karena kesal melihat orangnya karena&amp;nbsp;&lt;em&gt;gimana&lt;/em&gt;&amp;nbsp;itu. Sempat ditanya bagaimana perasaannya, apakah dendam, saya bilang dendam juga rugi apakah bisa mengembalikan kondisi tangan saya dan teman-teman yang sudah meninggal, dendam juga tak ada artinya&amp;nbsp;&lt;em&gt;kan&lt;/em&gt;?," Jelas Ayu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Ayu juga tergabung dalam Isana Dewata tetapi mengaku tak terlalu aktif dan hanya bertemu ketika ada acara yang digelar oleh organiasai itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 3px; padding: 5px 0px 0px;"&gt;
Peringatan 10 tahun peristiwa Bom Bali 2002, akan digelar di Kompleks Garuda Wisnu Kencana Bali yang dihadiri oleh Perdana Menteri Australia, pada Jumat (12/10). Pemerintah Australia juga menerbangkan keluarga korban dari Australia ke Bali, dan juga mengundang korban selamat dan keluarga korban ledakan bom di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PAYUDARA,  sering dipikirkan oleh kaum Pria Mengapa?</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/10/payudara-sering-dipikirkan-oleh-kaum.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 12 Oct 2012 22:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-6664274167308572019</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class="post-title entry-title" itemprop="name" style="background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 22px; font-weight: normal; margin: 0.75em 0px 0px; position: relative;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-header" style="background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.6; margin: 0px 0px 1.5em;"&gt;
&lt;div class="post-header-line-1"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; color: #222222; float: left; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; height: 20px; line-height: 16px; margin: 5px 0px; padding: 8px 0px; width: 570px;"&gt;
&lt;div style="float: left; font-family: Georgia; line-height: normal; padding-left: 0px;"&gt;
Berbagi di:&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;div class="fb-share-button" data-href="null" data-type="button_count"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;span class="db-wrapper db-clear db-compact" style="border: 0px; display: inline-block; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: bottom; zoom: 1;"&gt;&lt;span style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="db-container db-submit" style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="db-body db-compact" style="border: 0px; display: inline-block; height: 20px; margin: 0px; padding: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;span class="db-count" style="background-color: transparent; background-image: url(http://widgets.digg.com/img/button/diggThisCompact_2.e2b31151.png); background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; color: #403f07; display: inline-block; float: left; font-size: 14px; font-weight: bold; height: 16px; margin: 0px; overflow: hidden; padding: 1px 4px 3px 6px; text-align: center; zoom: 1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href="" style="background-color: transparent; background-image: url(http://widgets.digg.com/img/button/diggThisCompact_2.e2b31151.png); background-position: 100% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; cursor: pointer; display: inline-block; float: left; height: 20px; margin: 0px; overflow: hidden; padding: 0px; text-indent: -10000px; width: 58px; zoom: 1;"&gt;&lt;span style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;digg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-horizontal" data-twttr-rendered="true" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.1347008535.html#_=1350106340773&amp;amp;count=horizontal&amp;amp;id=twitter-widget-0&amp;amp;lang=en&amp;amp;original_referer=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;size=m&amp;amp;text=artikel%3A%20PAYUDARA%2C%20Mengapa%20sering%20dipikirkan%20oleh%20kaum%20Pria&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;via=User%20Name" style="height: 20px; width: 110px;" title="Twitter Tweet Tombol"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;div id="___plusone_0" style="background-color: transparent; border-style: none; display: inline-block; float: none; font-size: 1px; height: 20px; line-height: normal; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; width: 90px;"&gt;
&lt;iframe allowtransparency="true" frameborder="0" hspace="0" id="I0_1350106340792" marginheight="0" marginwidth="0" name="I0_1350106340792" scrolling="no" src="https://plusone.google.com/_/+1/fastbutton?bsv=m&amp;amp;abtk=AEIZW7StnHFQ3XXj9WaDI7UAtSwhWglCCV3fPihFhb%2BtO9Vw9pi7rYH77UbfVqQLTs3yf9W36IS%2BaEuChZ5VBl8QQNX124UO4%2BisQ2Cze7dmTOxhubeL0NU%3D&amp;amp;size=medium&amp;amp;hl=en-US&amp;amp;origin=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;jsh=m%3B%2F_%2Fapps-static%2F_%2Fjs%2Fgapi%2F__features__%2Frt%3Dj%2Fver%3DE6Te26Bb53k.id.%2Fsv%3D1%2Fam%3D!Y_r4ragYMgqIN0MLBw%2Fd%3D1%2Frs%3DAItRSTNXd8oio3VIKaMvO4w1ioww92GP3A#_methods=onPlusOne%2C_ready%2C_close%2C_open%2C_resizeMe%2C_renderstart%2Concircled&amp;amp;id=I0_1350106340792&amp;amp;parent=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com" style="border-style: none; height: 20px; left: 0px; margin: 0px; position: static; top: 0px; visibility: visible; width: 90px;" tabindex="0" title="+1" vspace="0" width="100%"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; color: #222222; float: left; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; height: 20px; line-height: 16px; margin: 5px 0px; padding: 8px 0px; width: 570px;"&gt;
&lt;div style="float: left; font-family: Georgia; line-height: normal; padding-left: 0px;"&gt;
Berbagi di:&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;a href="" name="fb_share" type="button_count"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;span class="db-wrapper db-clear db-compact" style="border: 0px; display: inline-block; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: bottom; zoom: 1;"&gt;&lt;span style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="db-container db-submit" style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="db-body db-compact" style="border: 0px; display: inline-block; height: 20px; margin: 0px; padding: 0px; zoom: 1;"&gt;&lt;span class="db-count" style="background-color: transparent; background-image: url(http://widgets.digg.com/img/button/diggThisCompact_2.e2b31151.png); background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; color: #403f07; display: inline-block; float: left; font-size: 14px; font-weight: bold; height: 16px; margin: 0px; overflow: hidden; padding: 1px 4px 3px 6px; text-align: center; zoom: 1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href="" style="background-color: transparent; background-image: url(http://widgets.digg.com/img/button/diggThisCompact_2.e2b31151.png); background-position: 100% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; cursor: pointer; display: inline-block; float: left; height: 20px; margin: 0px; overflow: hidden; padding: 0px; text-indent: -10000px; width: 58px; zoom: 1;"&gt;&lt;span style="border: 0px; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;digg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-horizontal" data-twttr-rendered="true" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.1347008535.html#_=1350106340784&amp;amp;count=horizontal&amp;amp;id=twitter-widget-1&amp;amp;lang=en&amp;amp;original_referer=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;size=m&amp;amp;text=artikel%3A%20PAYUDARA%2C%20Mengapa%20sering%20dipikirkan%20oleh%20kaum%20Pria&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;via=User%20Name" style="height: 20px; width: 110px;" title="Twitter Tweet Tombol"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="float: left; padding-left: 10px;"&gt;
&lt;div id="___plusone_1" style="background-color: transparent; border-style: none; display: inline-block; float: none; font-size: 1px; height: 20px; line-height: normal; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; width: 90px;"&gt;
&lt;iframe allowtransparency="true" frameborder="0" hspace="0" id="I1_1350106340803" marginheight="0" marginwidth="0" name="I1_1350106340803" scrolling="no" src="https://plusone.google.com/_/+1/fastbutton?bsv=m&amp;amp;abtk=AEIZW7StnHFQ3XXj9WaDI7UAtSwhWglCCV3fPihFhb%2BtO9Vw9pi7rYH77UbfVqQLTs3yf9W36IS%2BaEuChZ5VBl8QQNX124UO4%2BisQ2Cze7dmTOxhubeL0NU%3D&amp;amp;size=medium&amp;amp;hl=en-US&amp;amp;origin=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com%2F2012%2F09%2Fpayudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html&amp;amp;jsh=m%3B%2F_%2Fapps-static%2F_%2Fjs%2Fgapi%2F__features__%2Frt%3Dj%2Fver%3DE6Te26Bb53k.id.%2Fsv%3D1%2Fam%3D!Y_r4ragYMgqIN0MLBw%2Fd%3D1%2Frs%3DAItRSTNXd8oio3VIKaMvO4w1ioww92GP3A#_methods=onPlusOne%2C_ready%2C_close%2C_open%2C_resizeMe%2C_renderstart%2Concircled&amp;amp;id=I1_1350106340803&amp;amp;parent=http%3A%2F%2Fsampriste30.blogspot.com" style="border-style: none; height: 20px; left: 0px; margin: 0px; position: static; top: 0px; visibility: visible; width: 90px;" tabindex="0" title="+1" vspace="0" width="100%"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-3791327016878584177" itemprop="articleBody" style="background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 1.4; position: relative; width: 570px;"&gt;
&lt;div dir="ltr" trbidi="on"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;img src="http://beritajatim.com/berita/brt422671105.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0980392) 1px 1px 5px; border: 1px solid rgb(238, 238, 238); box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0980392) 1px 1px 5px; padding: 5px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;(halo Tuban)&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Bagian dada, atau yang lebih dikenal dengan sebutan payudara, menjadi salah satu bagian tubuh wanita yang sering dipikirkan pria. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian tersebut, responden pria diminta melihat enam gambar wanita yang sama. Saat itu para peneliti merekam ke mana mata pria tertuju untuk pertama kalinya, berapa kali mereka melihat, dan berapa lama tatapan itu berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya 80% mata responden langsung tertuju pada payudara dan bagian tengah tubuh. “Pria secara konsisten melihat pada payudara ketimbang bagian tubuh lainnya," ujar seorang peneliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir Dailymail, saat kecil bayi biasanya mendapat asupan ASI. Stimulasi ini mengirimkan sinyal pada syaraf menuju otak. Sinyal ini akan memicu senyawa hormon oksitosin. Senyawa ini nantinya akan membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat pasangan menyentuh dan meraba payudara wanita, otak akan memunculkan hal yang serupa dengan saat ibu memberi ASI,” tutup Larry Young, penulis sebuah buku The Chemistry Between Us: Love, Sex, and the Science of Attraction.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancarkan aura seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk payudara di mata pria terlihat begitu indah membuat wanita terlihat seksi dengan sepasang payudaranya. Tak heran, pria pun begitu mengagumi keberadaan payudara dan selalu dibuat kagum, bahkan penasaran dengan payudara serta ingin segera menyentuhnya dan merasakan kelembutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misterius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun seorang pria lajang belum bisa melihat bentuk yang sebenarnya dari payudara, namun ketika akhirnya mereka memiliki kesempatanitu, mereka tidak pernah kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, saat pria melihat payudara wanita, dia memperhatikan bentuknya yang tercetak dalam t-shirt yang dikenakan wanita tersebut yang selalu tampak sempurna dari luar. Dari sana, pria pun terangsang pikirannya dan membuatnya memvisualisasikan payudara terbaik dalam imajinasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber kelembutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya pancarkan aura seksi, payudara wanita juga menunjukkan sisi kelembutan wanita. Seorang pria bisa menghabiskan waktunya sepanjang hari untuk membelai payudara pasangannya dengan tangannya. Dan, setiap kali jari-jarinya melewati jarak di antara payudara, dia selalu menginginkan untuk mengeksplorasinya lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya dan kebiasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset mengindikasikan, ketika dihadapkan pada payudara atau sesuatu yang berhubungan dengan payudara seperti bra, pria akan cenderung membuat keputusan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara merupakan komponen yang tersusun atas lemak. Dalam alam bawah sadar pria, wanita seperti ini terlihat sehat. Selain itu, wanita juga terlihat berpotensi memiliki dan membesarkan anak. [sam]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tafsir mimpi..... Ngeseks dengan WIL</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/tafsir-mimpi-ngeseks-dengan-wil.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-924150999994225023</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;(helo Tuban)&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Mimpi memang sering disebut sebagai bunga tidur. Mimpi dapat mencerminkan kecemasan-kecemasan atau kondisi psikologis dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;
Sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitay of Montreal mengungkapkan bahwa mimpi kebanyakan orang Amerika seringkali mengenai seks. Sekitar 8 persen dari mimpi malam hari melibatkan beberapa jenis kegiatan seksual. Wanita mengalami mimpi mengenai seks sama seringnya dengan pria.&lt;br /&gt;
Namun, apa artinya ketika orang-orang di sekitar yang bukan merupakan pasangan dapat terlibat dalam mimpi tentang seks yang dialami? Dilansir Everyday Health, berikut beberapa mimpi mengenai seks secara psikologisnya..&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Mimpi bercinta dengan mantan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Jika mimpi bercinta dengan mantan kekasih, dapat berarti bahwa secara tidak sadar mengulang kebiasaan buruk dari hubungan yang telah gagal," kata seorang psikolog, Ian Wallace.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Bercinta dengan selebriti&lt;/strong&gt;"Selain bos, selebriti adalah yang paling sering ada dalam mimpi seks pada banyak orang. Studi yang dilakukan oleh para peneliti University of Montreal menemukan bahwa, wanita dua kali lebih mungkin memiliki fantasi tentang tidur malam dengan selebriti. Arti dari mimpi ini adalah dapat merupakan hubungan seksual yang tidak dapat terpenuhi dalam kehidupan sehari-hari," kata Wallace.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Pasangan berselingkuh dengan orang lain&lt;/strong&gt;"Jika bermimpi pasangan bercinta dengan orang lain jangan terlalu cepat untuk khawatir tentang apa yang terjadi dalam kehidupan nyata. Ketika bermimpi bahwa pasangan berselingkuh, hal ini dapat berarti bahwa mulai kehilangan kepercayaan pada kemampuan atau daya tarik pada diri sendiri. Mungkin yang dibutuhkan adalah dorongan kepercayaan diri," kata Wallace.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Bercinta dengan orang asing&lt;/strong&gt;"Ketika orang memiliki mimpi seks tentang orang asing atau orang tak dikenal, dapat berarti bahwa telah menemukan kualitas yang diinginkan dengan pasangan, meskipun belum menemukannya," kata Wallace.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Bercinta dengan bos&lt;/strong&gt;"Tempat kerja mungkin menjadi mimpi seks paling universal. Ada kemungkinan bahwa tertarik secara seksual pada atasan atau bos. Tapi jika sampai bermimpi bercinta dengan bos, alam bawah sadar mungkin menyadari kemampuan diri sendiri untuk membuat keputusan dan bertindak sebagai pimpinan," kata Wallace. [sam]&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>, Seorang Ibu Edarkan Carnopen</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/seorang-ibu-edarkan-carnopen.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:37:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-5121267224485098240</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;span style="color: #0c3d9e; font: normal normal bold 20px/normal tahoma;"&gt;Butuh Penghasilan Tambahan, Seorang Ibu Edarkan Narkoba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: red; font: normal normal normal 10px/normal tahoma;"&gt;Sabtu, 29 September 2012&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;(helo Tuban) -&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Sungguh nekat apa yang dilakukan Lutfiah (45), seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota, Tuban. Untuk mencari penghasilan sampingan, ia berjualan pil daftar G jenis Karnopen. Akibatnya pelaku harus berurusan dengan petugas kepolisian, Sabtu (29/09/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com, penangkapan terhadap seorang ibu rumah tangga pelaku yang pengedar pil Karnopen yang telah lama beroperasi tersebut dilakukan di rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, petugas kepolisian dari Sat Reskoba Polres Tuban mendapatkan laporan dari warga masyarakat bahwa Lutfiah selama ini sudah sering melakukan transaksi penjualan pil haram tersebut kepada para pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Petugas yang mendapatkan infromasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan penginataian di sekitar rumah pelaku. Saat mengetahui pelaku akan bertransaksi, petugas langsung melakukan pengrebekan," terang Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Noersento.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengrebekan itu petugas lansung melakukan pemeriksaan dan pengeledahan di rumah pelaku. Dari hasil pengeledahan petugas berhasil menemukan barang bukti sebanyak 700 butir pil karnopen yang akan di jual oleh pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pelaku sudah lama menjadi pengedar pil Karnopen ini dan sudah menjadi incaran petugas. Dan selama ini ia terkenal sangat licin dalam menjalankan aksinya mengedarkan pil itu," sambung Noersento.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kedapatan memiliki sebanyak 700 butir pil tersebut ibu yang memiliki konter tersebut langsung diamankan di Mapolres Tuban guna penyelidikan lebih lanjut. Petugas masih melakukan pengembangan dari mana pelaku mendapatkan ratusan butir pil daftar G tanpa disertai dengan ijin resmi tersebut.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;[sam]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Seribu Hari Gus Dur, Ribuan Warga Tuban Padati Alun-alun</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/seribu-hari-gus-dur-ribuan-warga-tuban.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8866924512335446227</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;(helo Tuban) -&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Ribuan warga yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Tuban nampak memadati sekitar alun-alun Kota Tuban, Sabtu (29/09/2012). Mereka ikut menghadiri peringatan 1.000 wafatnya KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan peringatan 1.000 hari wafatnya mantan Presiden yang ke 4 itu, sejumlah ulama yang berasal dari wilayah Tuban turut hadir. Begitu pula dengan tokoh masyarakat dan tokoh berbagai organisasi. Di antaranya adalah Menteri PDT (Pemberdayaan Desa Tertinggal) Faisal Zaini dan KH Makruf Amin dari PBNU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari rencana awal, kegiatan doa bersama untuk memperingati 1.000 hari wafatnya Gus Dur tersebut juga akan di hadiri oleh Menakertrans Muhaimin Iskandar. Namun, karena ada suatu halangan mendadak, ketua umum PKB tersebut batal hadir dan baru disampaikan beberapa hari sebelum acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Muhaimin Iskadar tidak jadi hadir, tapi Menteri PDT tetap hadir dalam acara ini," Fahmi Fikroni, salah satu panitia penyelenggara dalam kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan yang dilaksanakan di alun-alun kota Tuban itu juga digabung dengan acara Pelantikan Pengurus DPC PKB Tuban dan peringatan Harlah (Hari Lahir) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-14.&lt;strong&gt;&amp;nbsp;[sam]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Wow, Wanita Juga Senang Seks Bebas...</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/wow-wanita-juga-senang-seks-bebas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-8693997619907322398</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0c3d9e; font-family: tahoma;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
&lt;span style="color: red; font: normal normal normal 10px/normal tahoma;"&gt;Rabu, 26 September 2012&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
&lt;strong&gt;(helo Tuban)&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Tak hanya pria, sebagian wanita cenderung senang melakukan seks bebas yang justru banyak mendatangkan masalah. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi menyebutkan bahwa paparan kekerasan di masa lalu membuat perempuan rentan memilih hubungan seks berisiko. Alasan inilah yang membuat mengapa perempuan cenderung menyukai sekaligus menikmati seks bebas yang dapat memicu penularan HIV dan penyakit infeksi menular lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penelitian menemukan bahwa perempuan yang menjadi subyek mungkin sering menyaksikan kejahatan dan bentuk kekerasan di masa kecil dan dewasa yang membawanya rentan terhadap seks berisiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga perempuan yang sering disiksa. Ia lebih mungkin menikmati hubungan seks tanpa kondom dan menggunakan alkohol atau obat sebelum berhubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir Time of India, Dr. Anjali Chhabria, psikiater dan psikoterapis yang melakukan studi ini menjelaskan banyak perempuan yang menikmati seks berisiko, karena adanya pelecehan emosi dan seksual, kekerasan seksual di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi ini juga mengungkapkan tertutupnya masyarakat India terhadap isu seksualitas tak dapat menampik fakta bahwa kasus semacam ini seringkali terjadi diantara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nyatanya, kasus ini terjadi dimanapun di India, di dalam tingkatan sosial manapun, bahkan sangat umum terjadi pada remaja maupun wanita berusia 50 tahun," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Chhabria menerangkan bahwa orang-orang yang terpapar kekerasan menjadi lebih peka terhadap kekerasan dibanding orang yang tak pernah mengalaminya sehingga toleransinya juga meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan mungkin mereka menemukan tingkat kesenangan tersendiri dan menganggap seks biasa itu membosankan sehingga secara sadar mereka malah mencari-cari kepuasan seksual dengan terlibat dalam seks berisiko sekaligus melakukan perilaku berisiko lainnya yaitu penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula meski para korban kekerasan seksual ini berupaya mengubur traumanya sedalam mungkin, mereka menganggap perilaku berisiko itu sebagai ekspresi kemarahan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran jika mereka cenderung 'membalas dendam' pada lawan jenis dengan cara memikat perhatian mereka agar mau terlibat dalam seks berisiko. [sam]&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mau Ngeseks? Perhatikan Ini Dulu...</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/mau-ngeseks-perhatikan-ini-dulu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-4660323928827854357</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0c3d9e; font-family: tahoma;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
&lt;span style="color: red; font: normal normal normal 10px/normal tahoma;"&gt;Kamis, 20 September 2012&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
&lt;strong&gt;(helo Tuban)&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Hubungan seks pada umumnya adalah kegiatan menyenangkan. Namun tak selamanya hubungan seks dapat menyenangkan, terlebih lagi bila dilakukan pada saat tidak tepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Banyak hal yang bisa menjadi alasan mengapa hubungan seks Anda dan pasangan menjadi tidak menyenangkan. Dilansir Time of India, berikut beberapa faktor utama yang bisa mempengaruhi aktivitas bercinta Anda dan pasangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Siklus mestruasi&lt;br /&gt;Gairah wanita tergantung dari sikulus menstruasi mereka. Namun menurut Debby Herbenick, PhD, MPH, seorang pakar seks dari Indian University, Amerika Serikat, meski setiap wanita berbeda, pada umumnya di masa suburlah level hormon estrogen dan testosterone (yang mempengaruhi libido) mencapai puncaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Pikiran&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
"Pikiran Anda adalah organ seks yang paling penting dan kuat," jelas Lou Paget penulis How to Be a Great Lover. Cukup banyak wanita tidak sadar bukan berarti hanya dengan tingginya kadar hormon estrogen dan testosterone mereka siap bercinta," tambahnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Untuk banyak wanita, gairah tidak akan muncul hanya dengan mengandalkan hormon. Wanita juga harus mulai mengatur pikiran mereka agar bisa mood untuk berhubungan intim.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Waktu bercinta&lt;br /&gt;Menurut Dr. Herbenick, waktu bisa sangat mempengaruhi gairah seseorang. Untuk beberapa wanita dan pria, mereka sangat tertarik untuk bercinta di pagi hari karena merasa rileks dan sudah cukup beristirahat. Sementara untuk yang lain, seks justru hal terakhir yang ada di pikiran mereka di pagi hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Jika Anda dan pasangan memiliki perbedaan ini, bukan berarti tidak ada solusinya. "Cobalah lebih fleksibel satu sama lain dan cobalah melakukan keintiman itu di waktu yang berbeda," saran Dr. Herbenick.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Olahraga&lt;br /&gt;"Olahraga atau aktivitas fisik lainnya secara umum bisa meningkatkan kehidupan seks seseorang. Misalnya saja, seseorang bisa merasa lebih percaya diri dan lebih seks. Kepercayaan diri adalah pembangkit mood yang paling baik," urai Vogels.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Tak hanya itu, olahraga membantu melepaskan endorphin --hormon yang membuat seseorang merasa senang-- sehingga kedekatan Anda dan pasangan lebih intens. Selain itu, olahraga juga meningkatkan stamina tubuh yang bisa membantu aktivitas seks Anda lebih lama dan memuaskan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Perasaan&lt;br /&gt;Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Sexual Medicine baru-baru ini mengungkapkan perasaan seseorang sangat berpengaruh dalam aktivitas seksual mereka. Menurut penelitian itu, perasaan itu bisa berpengaruh baik pada kehidupan seksual wanita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Penelitian itu mengungkapkan wanita yang memiliki intelegansi emosional tinggi lebih sensitif pada orang lain dan 2,5 kali lebih mungkin mengalami orgasme saat bercinta.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Makanan&lt;br /&gt;Anda mungkin pernah mendengar kalau cokelat dan tiram bisa mempengaruhi performa seks seseorang. Namun apakah Anda tahu fakta yang sebenarnya?&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Menurut Journal of Sexual Medicine, wanita yang mengonsumsi setidaknya satu batang cokelat setiap hari dilaporkan lebih bergairah ketimbang yang tidak.&lt;br /&gt;Paget mengatakan jangan ragukan khasiat dari bahan-bahan yang disebut bisa merangsang gairah Anda. "Kalau penelitian menunjukkan bahan-bahan itu memang berkhasiat, itu memang terjadi," jelasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Obat-obatan&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
"Masalah yang seringkali tidak disadari orang adalah bagaimana obat-obatan mempengaruhi kehidupan seksual mereka," jelas Paget. Obat yang sering menyebabkan gairah seks menurun adalah obat anti depresi.&lt;br /&gt;Keuangan&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Sudah bukan rahasia lagi kalau stres karena masalah keuangan bisa mempengaruhi kehidupan seks pasangan. Namun penelitian terbaru mengungkapkan, kesulitan ekonomi yang terjadi sekarang ini justru berdampak bagus pada kehidupan cinta pasangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;
Buktinya, penjualan sex toys dan produk-produk lain yang berhubungan dengan seks meningkat tajam. Pendiri brand lubrikasi Wet, Michael Trygstad mengatakan, penjualan mereka naik 30% tahun ini. [sam]&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PAYUDARA, Mengapa sering dipikirkan oleh kaum Pria</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/09/payudara-mengapa-sering-dipikirkan-oleh.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 29 Sep 2012 21:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-3791327016878584177</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;img src="http://beritajatim.com/berita/brt422671105.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;(halo Tuban)&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Bagian dada, atau yang lebih dikenal dengan sebutan payudara, menjadi salah satu bagian tubuh wanita yang sering dipikirkan pria. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian tersebut, responden pria diminta melihat enam gambar wanita yang sama. Saat itu para peneliti merekam ke mana mata pria tertuju untuk pertama kalinya, berapa kali mereka melihat, dan berapa lama tatapan itu berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya 80% mata responden langsung tertuju pada payudara dan bagian tengah tubuh. “Pria secara konsisten melihat pada payudara ketimbang bagian tubuh lainnya," ujar seorang peneliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir Dailymail, saat kecil bayi biasanya mendapat asupan ASI. Stimulasi ini mengirimkan sinyal pada syaraf menuju otak. Sinyal ini akan memicu senyawa hormon oksitosin. Senyawa ini nantinya akan membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat pasangan menyentuh dan meraba payudara wanita, otak akan memunculkan hal yang serupa dengan saat ibu memberi ASI,” tutup Larry Young, penulis sebuah buku The Chemistry Between Us: Love, Sex, and the Science of Attraction.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancarkan aura seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk payudara di mata pria terlihat begitu indah membuat wanita terlihat seksi dengan sepasang payudaranya. Tak heran, pria pun begitu mengagumi keberadaan payudara dan selalu dibuat kagum, bahkan penasaran dengan payudara serta ingin segera menyentuhnya dan merasakan kelembutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misterius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun seorang pria lajang belum bisa melihat bentuk yang sebenarnya dari payudara, namun ketika akhirnya mereka memiliki kesempatanitu, mereka tidak pernah kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, saat pria melihat payudara wanita, dia memperhatikan bentuknya yang tercetak dalam t-shirt yang dikenakan wanita tersebut yang selalu tampak sempurna dari luar. Dari sana, pria pun terangsang pikirannya dan membuatnya memvisualisasikan payudara terbaik dalam imajinasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber kelembutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya pancarkan aura seksi, payudara wanita juga menunjukkan sisi kelembutan wanita. Seorang pria bisa menghabiskan waktunya sepanjang hari untuk membelai payudara pasangannya dengan tangannya. Dan, setiap kali jari-jarinya melewati jarak di antara payudara, dia selalu menginginkan untuk mengeksplorasinya lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya dan kebiasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset mengindikasikan, ketika dihadapkan pada payudara atau sesuatu yang berhubungan dengan payudara seperti bra, pria akan cenderung membuat keputusan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara merupakan komponen yang tersusun atas lemak. Dalam alam bawah sadar pria, wanita seperti ini terlihat sehat. Selain itu, wanita juga terlihat berpotensi memiliki dan membesarkan anak. [sam]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Benci dengan pekerjaan Anda sekarang ! ini solusinya</title><link>http://sampriste30.blogspot.com/2012/08/benci-dengan-pekerjaan-anda-sekarang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 29 Aug 2012 01:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1625000802932751145.post-5900414309606111677</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Mencari pekerjaan memang bukan hal yang mudah dilakukan. Maka ketika sudah memiliki pekerjaan, sudah sepatutnya Anda bersyukur karena lebih beruntung daripada orang lain yang masih menganggur. Sayangnya, masih sedikit orang yang bersyukur bahkan tak jarang justru membenci pekerjaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Menurut penelitian dari&amp;nbsp;&lt;em&gt;Society for Human Resource Management&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(SHRM) yang meneliti sekelompok orang berusia 31-61 tahun mengungkapkan, sekitar 29 persen pekerja merasa sangat mencintai dan puas dengan pekerjaannya. Sedangkan sisanya, merasa tidak menyukai pekerjaan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #5d5d5d; font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;"Ada berbagai hal yang berkontribusi terhadap ketidakpuasan akan pekerjaan. Misalnya adanya konflik antara kepentingan pribadi dan posisi, pekerjaan yang terlalu menuntut, gaji yang kurang memuaskan, serta konflik dengan bos atau rekan kerja," ungkap Dr. Katharine Brooks, Direktur dari Liberal Arts Career Services dari University of Texas. Menurut laporan SHRM, stabilitas keuangan organisasi, kurangnya kesempatan untuk memajukan karier, sulit mengatur keseimbangan kehidupan kerja, dan budaya perusahaan yang buruk merupakan faktor lain yang membuat pekerja merasa tak puas dengan pekerjaannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maggie Mistal, seorang konsultan karier mengungkapkan jika ketidakpuasan ini terus meningkat justru akan mengancam karier Anda. "Ketidakpuasan dan kebencian akan pekerjaan membuat Anda tidak mampu berpikir cara untuk memperlihatkan kemampuan Anda, membuat perbedaan, dan menyelaraskan pekerjaan dengan tujuan Anda," jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Anda kurang puas atau bahkan mulai membenci pekerjaan Anda, inilah yang harus Anda lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. Identifikasikan kebencian Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Brooks menyarankan untuk melakukan identifikasi kebencian pada pekerjaan dengan bertanya pada diri sendiri. Mengapa saya benci pekerjaan ini? Apakah ini perasaan baru atau sudah sejak dulu saya tak suka pekerjaan ini? Apakah saya bermasalah dengan lingkungan kerja atau budaya perusahaan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Cobalah untuk membuat daftar plus minus dari pekerjaan Anda serta semua hal yang Anda inginkan dalam pekerjaan berikutnya," sarannya. Cari tahu cara yang bisa digunakan untuk memodifikasi situasi kerja agar jadi lebih menyenangkan sementara belum mendapatkan pekerjaan baru. Ia juga menyarankan untuk tidak meninggalkan pekerjaan saat ini sampai mendapatkan penggantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Temukan penyebabnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Setelah berhasil mengindentifikasi kebencian, sangat penting untuk menentukan penyebab utama ketidakpuasan Anda. Ini akan membantu Anda untuk menentukan pilihan bertahan atau pindah ke tempat baru. "Hindari untuk pindah kerja hanya karena stres dan ingin mencari pekerjaan baru yang lebih santai. Jika melakukan hal ini maka bisa jadi Anda akan menemukan hal yang sama dalam pekerjaan selanjutnya," ungkap Debra Benton, penulis&amp;nbsp;&lt;em&gt;The Virtual Executive : How to Act Like a CEO Online and Offline&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sudah mengetahui penyebab stres yang dialami maka Anda bisa mengambil keputusan tepat. Misalnya, saat tahu bahwa penyebab stres adalah karena masalah pribadi di luar kantor maka pindah kerja bukanlah solusi terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Bicarakan dengan atasan&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Jika penyebab ketidakpuasan Anda dalam pekerjaan berpusat pada jadwal, gaji, atau proyek yang dibebankan kepada Anda, maka jalan yang paling baik adalah dengan membicarakan pada atasan. "Mungkin saja ada cara yang bisa dilakukan atasan untuk mengatasinya, bahkan mungkin jauh lebih mudah dari yang Anda pikirkan," tukas Brooks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Jangan terlalu cepat 'resign&lt;/strong&gt;'&lt;br /&gt;
Tidak puas pada pekerjaan bukan berarti alasan terkuat untuk&lt;em&gt;&amp;nbsp;resign.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;"Jika masih ada kemungkinan kantor meningkatkan gaji lebih layak maka ini harus jadi perhitungan untuk tetap tinggal," tukas Deborah Shane, konsultan karier. Ia juga menambahkan, ungkapan rumput tetangga selalu lebih hijau ini tak sepenuhnya tepat. Sebelum Anda 'lari' dari pekerjaan saat ini sebaiknya cobalah untuk memperbaikinya sebaik mungkin, melakukan penelitian terhadap calon kantor baru, dan mengumpulkan segala info yang dibutuhkan guna mengambil keputusan yang berkualitas. Usahakan tidak mengambil keputusan secara terburu-buru apalagi dalam kondisi emosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;5. Ubah sikap Anda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
"Jangan membiarkan perasaan negatif Anda terus berkembang dan menghambat karier Anda," jelas Brooks. Sekalipun Anda tak puas pada pekerjaan dan bisa segera pindah, namun tetaplah berusaha profesional dan selesaikan tanggung jawab Anda. Atau jika memutuskan untuk tetap tinggal di kantor, mengubah sikap untuk lebih&lt;em&gt;positif thinking&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dan bekerja dengan menyenangkan. Hal ini mungkin bisa membantu Anda mencintai pekerjaan. Bukankah jika Anda dipecat, justru akan lebih sulit untuk menemukan pekerjaan baru?Benci&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>