<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DE8ARnYzfSp7ImA9WhRaE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747</id><updated>2012-02-16T17:07:27.885+07:00</updated><category term="prapaskah" /><category term="Saudara Kelana" /><category term="Para kudus" /><category term="Kesaksian iman" /><category term="Seputar Paskah" /><category term="Kembang Maria" /><category term="Natal" /><category term="Pesona Alkitab" /><category term="Tulisan Rm.Yohanes I. OCarm" /><category term="Rasul Paulus" /><category term="Fioretti" /><category term="Warna-warni" /><title>Kasih-Mu Tuhan</title><subtitle type="html">Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>284</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/tTHEO" /><feedburner:info uri="blogspot/ttheo" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;CUQFQHs5eCp7ImA9WhRaEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-8712384987171795243</id><published>2012-02-13T15:55:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T15:55:11.520+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-13T15:55:11.520+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>YESUS MENGAMPUNI DOSA DAN MENYEMBUHKAN SEORANG LUMPUH</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4M_7ke-0hMK75oWrvHzmwLqhz6I/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4M_7ke-0hMK75oWrvHzmwLqhz6I/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4M_7ke-0hMK75oWrvHzmwLqhz6I/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4M_7ke-0hMK75oWrvHzmwLqhz6I/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tb4Za47364M/TtR-32jeXeI/AAAAAAAAApg/N839rlsc7Dk/s1600/membongkar+atap+%2528luk+5%252C19%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-tb4Za47364M/TtR-32jeXeI/AAAAAAAAApg/N839rlsc7Dk/s200/membongkar+atap+%2528luk+5%252C19%2529.jpg" width="164" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -- berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu -- : "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" (Mrk 2:9-11).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Dengan mukjizat seorang lumpuh disembuhkan dan diampuni dosanya, Yesus memberikan tiga jawaban sekaligus : &lt;i&gt;kepada orang sakit, kepada teman-temannya, dan kepada orang-orang farisi&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni! - (Mrk 2:5)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;. Inilah sahabat-sahabat orang lumpuh itu dan Yesus segera mengganjar iman mereka. Tampaknya orang lumpuh itu tidak melakukan lebih dari pada setuju dengan nasihat teman-temannya. Yesus segera mengatakan kepadanya, &lt;i&gt;“dosa-dosamu telah diampuni”&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Perkataan ini mengherankan ! bagaimana Yesus bisa mengampuni dosa-dosanya jika orang tersebut tidak sadar akan dosa apapun, sehingga ia  juga tidak bertobat ataupun menantikan pengampunan ? Tentu selama bertahun-tahun di dalam penderitaan penyakitnya, orang itu bertanya kepada diri sendiri, mengapa Allah menyiksa dia dengan penderitaan itu ? &lt;i&gt;(masyarakat waktu itu percaya bahwa penyakit itu adalah suatu siksaan dari Allah)&lt;/i&gt;. Banyak teks dalam Perjanjian Lama menggaris bawahi hubungan yang kompleks antara dosa dan penyakit. Sering penyakit membuat kita sadar akan keadaan kedosaan kita, dan dari pihak Yesus, Ia tidak mau menyembuhkan kecuali ada pemulihan dengan Allah. Yesus bertindak seperti Allah : Ia memandang kepada orang berdosa, memperbaiki segala luka batin karena dosa dan mengampuninya sebelum melakukan penyembuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kemudian orang-orang Farisi datang, ketika Yesus mengampuni orang lumpuh, orang-orang sederhana tidak menyadari betapa perkataan Yesus itu menyebabkan sandungan. Mereka tidak mendapat pendidikan keagamaan yang cukup untuk segera menyadari, bahwa hanya Allah saja yang bisa memberi pengampunan. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat merasa telah terjadi skandal &lt;i&gt;(Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?" – Mrk 2:6-7)&lt;/i&gt;, dan kemarahan mereka dapat dipahami karena mereka maupun orang-orang lain dan murid-murid belum mengerti, bahwa &lt;i&gt;Yesus adalah Putera Allah yang sejati&lt;/i&gt;. Yesus membungkam mereka : Jika aku menyembuhkan orang sakit dengan cara Allah, tidakkah Aku juga harus mengampuni seperti Allah ? (Mrk 2:10-11).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Yesus menggelisahkan hati mereka yang bertanya, siapakah Dia ? Lebih baik Ia menunjukkan bahwa hanya Dia yang bisa menyelamatkan manusia seutuhnya, jiwa dan raga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Berbahagialah orang yang diberi jaminan, bahwa dosa-dosanya telah diampuni lewat pandangan dan perkataan Yesus. Allah adalah Dia yang hidup dan mencintai dan kita perlu berjumpa dengan Dia, supaya pengampunan bisa menjadi asli – &lt;i&gt;mata-Nya bertemu dengan mata kita&lt;/i&gt;. Oleh karena itu, Allah harus menjadi manusia – Yesus mengampuni dosa-dosa karena Dia adalah Putera Allah &lt;i&gt;(Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. - Yoh 5:27)&lt;/i&gt; dan dari Dia kita menerima pengampunan baik dari Allah maupun dari masyarakat dalam komunitas Kristiani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-8712384987171795243?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/KpSAWOl3TNk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/8712384987171795243/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=8712384987171795243&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8712384987171795243?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8712384987171795243?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/KpSAWOl3TNk/yesus-mengampuni-dosa-dan-menyembuhkan.html" title="YESUS MENGAMPUNI DOSA DAN MENYEMBUHKAN SEORANG LUMPUH" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-tb4Za47364M/TtR-32jeXeI/AAAAAAAAApg/N839rlsc7Dk/s72-c/membongkar+atap+%2528luk+5%252C19%2529.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/yesus-mengampuni-dosa-dan-menyembuhkan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYMRnw_eCp7ImA9WhRaEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-3028209746658012240</id><published>2012-02-13T15:53:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T15:53:07.240+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-13T15:53:07.240+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>YESUS BERUBAH RUPA</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pR9roN9mz87fcl6zKKptrydgUew/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pR9roN9mz87fcl6zKKptrydgUew/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pR9roN9mz87fcl6zKKptrydgUew/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pR9roN9mz87fcl6zKKptrydgUew/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sa41850CDBI/AAAAAAAAAH8/Xr8NqyuAuls/s1600-h/yesus+menampakkan+kemuliaan.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sa41850CDBI/AAAAAAAAAH8/Xr8NqyuAuls/s200/yesus+menampakkan+kemuliaan.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309240331143875602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka (Mrk 9:2)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;.&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;Penampakan kemuliaan Yesus di atas gunung sesungguhnya merupakan salah satu peristiwa yang paling penting dalam Perjanjian Baru. Dalam Liturgi Gereja-Gereja Timur, pesta perubahan wajah Yesus diberi tempat paling utama.&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Sekalipun peristiwa ini bukanlah puncak tertinggi, namun ia merupakan ringkasan dari segala wahyu. Musa dan Elia, pembicara dari hukum dan Para Nabi (singkat kata, seluruh Perjanjian Lama) memperkenalkan Kristus dari Injil kepada Rasul Petrus, Yakobus dan Yohanes, mereka yang akan bertanggung jawab atas pewartaan Injil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Sebagaimana Musa dan Elia dituntun oleh Allah ke Gunung Kudus, untuk menyaksikan kemuliaan-Nya &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;(Kel 33:19 ; 1 Raj 19:8)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;, demikain pula para rasul dipimpin oleh Yesus untuk menyendiri, mereka juga mendaki gunung dan di atas gunung Yesus menampakkan kemuliaan-Nya kepada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Yesus baru saja memaklumkan sengsara dan kematian-Nya &lt;i style=""&gt;(Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari – Mrk 8:31)&lt;/i&gt; : hari telah tiba ketika Bapa mengukuhkan bagaimana Ia mengakhiri hidup-Nya. Saatnya sudah sangat dekat dan Bapa memberikan Dia suatu &lt;i style=""&gt;prarasa&lt;/i&gt; atas kebangkitan-Nya. Musa dan Elia adalah saksi-saksi itu, mereka yang dalam arti tertentu lolos dari pembusukan maut &lt;i style=""&gt;(Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini. - Ul 34:5-6&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. - 2 Raj 2:11)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia." (Mrk 9:7)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;. Awan yang disebut disini adalah awan yang dalam beberapa peristiwa dalam Kitab Suci, yang menyatakan dan menyembunyikan kehadiran yang tak terselami dari Allah &lt;i style=""&gt;(Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan datang kepadamu dalam awan yang tebal, dengan maksud supaya dapat didengar oleh bangsa itu apabila Aku berbicara dengan engkau, dan juga supaya mereka senantiasa percaya kepadamu." Lalu Musa memberitahukan perkataan bangsa itu kepada TUHAN. - Kel 19:9&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN - 1 Raj 8:10)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Para rasul telah menemani Yesus lebih dari setahun, dan melihat terjadi salah pengertian antara Yesus dan para penguasa agama umat Allah. Bagi mereka timbullah suatu pertanyaan : &lt;i style=""&gt;mungkinkah Yesus keliru ? tidakkah kepastian umat Allah ada pada pihak para imam dan ahli Taurat ?&lt;/i&gt; Akhirnya Bapa sendiri campur tangan, sama seperti yang telah Ia lakukan di masa lampau untuk Yohanes Pembaptis : “Dengarkanlah Dia karena Dia adalah Sabda yang menjadi manusia” &lt;i style=""&gt;(Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. - Yoh 1:14)&lt;/i&gt;. Dia adalah Sang Nabi dan mereka yang lain hanya berbicara atas nama-Nya &lt;i style=""&gt;(Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi – Ibr 1:1).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Ketika Yesus mengerjakan mukjizat atas oang-orang sakit dan atas kekuatan-kekuatan alam, Ia menunjukkan bahwa tatanan dunia sekarang tidaklah permanen. Sekarang tabir-tabir sudah mulai dibuka sedikit, mudah-mudahan para rasul mengerti bahwa Putra Manusia (sebutan yang dipakai Yesus untuk diri-Nya), sudah mendekati kebangkitan-Nya. Tidak lama lagi kawan senegara-Nya akan menggantungkan Dia di salib.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Dalam waktu yang singkat juga, Bapa akan memberikan Dia kemuliaan yang sudah menanti Dia. Awan yang bercahaya, pakaian putih yang gemerlapan adalah tanda-tanda lahiriah yang menyatakan sesuatu tentang misteri Yesus &lt;i style=""&gt;(dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu – Mrk 9:3)&lt;/i&gt;, nanti pada hari Ia bangkit dari antara orang mati, kodrat manusiawi-Nya akan diubah dan diperluas oleh &lt;i style=""&gt;daya-daya Ilahi&lt;/i&gt; sehingga Ia bisa memenuhi segala sesuatu dalam diri setiap orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katholik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-3028209746658012240?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/1xejrvt24yc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/3028209746658012240/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=3028209746658012240&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3028209746658012240?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3028209746658012240?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/1xejrvt24yc/yesus-berubah-rupa.html" title="YESUS BERUBAH RUPA" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sa41850CDBI/AAAAAAAAAH8/Xr8NqyuAuls/s72-c/yesus+menampakkan+kemuliaan.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/03/yesus-berubah-rupa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYGR30-eCp7ImA9WhRaEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-6956365983963104796</id><published>2012-02-13T15:52:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T15:52:06.350+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-13T15:52:06.350+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="prapaskah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>YESUS DIMULIAKAN DI ATAS GUNUNG</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XIDbPTNo-3khZbTMnSE_f3r-Rqk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XIDbPTNo-3khZbTMnSE_f3r-Rqk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XIDbPTNo-3khZbTMnSE_f3r-Rqk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XIDbPTNo-3khZbTMnSE_f3r-Rqk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S4T13HLxdjI/AAAAAAAAAc8/df7rVb2-yyw/s1600-h/the-transfiguration.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S4T13HLxdjI/AAAAAAAAAc8/df7rVb2-yyw/s200/the-transfiguration.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia." (Luk 9:35)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Pernyataan Ilahi yang diterima Yesus pada peristiwa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Transfigurasi&lt;/i&gt;, merupakan awal dari suatu adegan baru, yaitu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kisah Sengsara Yesus&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus sudah berkhotbah selama dua tahun, tetapi tidak ada harapan, bahwa Israel akan mengatasi kekerasan yang membawa kepada keruntuhannya. Sekalipun telah membuat mukjizat, Yesus tidak meyakinkan orang-orang sebangsa-Nya, Yesus harus menghadapi kekuatan-kekuatan jahat, melalui korban diri-Nya sendiri akan lebih efektif dari pada kata-kata-Nya dalam membangkitkan kasih dan semangat pengorbanan dalam diri semua orang yang akan melanjutkan karya penyelamatan-Nya di masa yang akan datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. (Luk 9:28)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes bersama dengan Dia. Ketiga orang ini mempunyai tempat istimewa dalam kelompok dua belas. Sangat mungkin bahwa para &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘rasul’&lt;/i&gt; yang lain terlalu pelan dalam bereaksi. Seluruh kesabaran dan pendidikan Yesus tidak membuat mereka bertumbuh lebih cepat dan mereka tidak siap memasuki awan bersama Dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia. (Luk 9:29-30)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Ia naik ke gunung untuk berdoa. Sangat mungkin bahwa dalam doa-Nya sepanjang malam itulah Yesus mengharapkan terjadinya peristiwa ini. Perubahan rupa Yesus, pertama-tama mengandung makna bagi diri-Nya sendiri. Yesus tidak mengetahui segala sesuatu lebih dulu, Ia tidak dibebaskan dari kebimbangan dan kecemasan. Rupanya Bapa tidak menyatakan diri-Nya dengan kasih yang melimpah kepada Yesus, Yesus melayani tanpa mengharapkan ganjaran surgawi. Namun pada kesempatan ini Ia mendapatkan kepastian yang berhubungan dengan tujuan misi-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Bagi para rasul, ini merupakan kesaksian yang menentukan yang akan membantu mereka untuk percaya akan Kebangkitan, surat kedua Petrus sama sekali tidak keliru ketika menekankan pentingnya kesaksian Allah ini, meskipun dilakukan secara agak kikuk, karena surat ini diklaim sebagai ditulis oleh Petrus sendiri&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt; (Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. - 2 Ptr 1:17-18&lt;/i&gt;). Adalah suatu kenyataan, bahwa banyak orang sepanjang sejarah telah dianggap sebagai nabi bahkan ‘sang’ nabi, tetapi tak seorangpun dari mereka yang berpretensi membawa suatu kesaksian dari Allah, bahwa Allah berkenan kepada mereka, selain keberhasilannya sendiri, Yesus mengandalkan kesaksian, yang dimulai dengan Yohanes Pembaptis. Dalam seluruh wahyu alkitabiah, iman disokong oleh kesaksian-kesaksian ini. Di sini Musa, sebagai bapa pendiri Israel, dan Elia sebagai bapa para nabi, memberi kesaksian tentang Yesus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;(Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem – Luk 9:31)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Lukas mengisahkan, bahwa Musa dan Elia berbicara kepada Yesus tentang keberangkatan-Nya, dalam bahasa Yunani &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;exodus&lt;/i&gt;. Yesus kemudian menjadi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Musa yang baru”&lt;/i&gt; yang membawa umat Allah dari dunia perbudakan ini kepada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/07/apakah-taurat-itu.html" target="_blank" title="Apakah Taurat itu ?"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tanah Terjanji&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dialah PutraKu (Luk 9:35)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Yesus adalah Putra Allah dalam arti satu-satunya Putra Allah, yang diperanakkan oleh Allah sejak perkandungan-Nya. Di sini, Yesus tampil sebagai Dia yang dinanti-nantikan oleh Musa dan Elia, Dia yang telah mereka persiapkan, meskipun untuk saat ini mereka dapat menghiburNya, karena Dia masih membawa kelemahan dari kemanusiaan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 9pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 24.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/03/yesus-berubah-rupa.html" target="_blank"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Yesus berubah rup&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 24.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/11/pertanyaan-orang-saduki-tentang.html" target="_blank"&gt;Pertanyaan tentang kebangkitan&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-6956365983963104796?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/utbyzJvxEhw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/6956365983963104796/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=6956365983963104796&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6956365983963104796?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6956365983963104796?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/utbyzJvxEhw/yesus-dimuliakan-di-atas-gunung.html" title="YESUS DIMULIAKAN DI ATAS GUNUNG" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S4T13HLxdjI/AAAAAAAAAc8/df7rVb2-yyw/s72-c/the-transfiguration.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/02/yesus-dimuliakan-di-atas-gunung.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIMRX4yeip7ImA9WhRaEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-901867426120862133</id><published>2012-02-13T15:43:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T15:43:04.092+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-13T15:43:04.092+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>KELAHIRAN BARU</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d91vKLP6Zj3xtBatWt9F3wAI1NI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d91vKLP6Zj3xtBatWt9F3wAI1NI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d91vKLP6Zj3xtBatWt9F3wAI1NI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d91vKLP6Zj3xtBatWt9F3wAI1NI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SX5unJxllPI/AAAAAAAAAFk/J9oGm4n1RS8/s1600-h/nicodemus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 177px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SX5unJxllPI/AAAAAAAAAFk/J9oGm4n1RS8/s200/nicodemus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295791830752138482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Nikodemus adalah seorang yang saleh, dan ingin mengenal Allah dan jalan-jalan-Nya. Maka ia pergi kepada Yesus sebagai guru agama &lt;i style=""&gt;(Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya." Yoh 3:1-2)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Apa yang dibutuhkannya bukan menerima ajaran, melainkan untuk &lt;i style=""&gt;mengalami perubahan di dalam dirinya&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;(Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." – Yoh 3:3)&lt;/i&gt;. Itu juga yang kita butuhkan, kita harus mengakui ketidak-berdayaan kita, yaitu kekuatan kita sendiri yang seolah-olah tanpa bantuan dari yang lain bisa melewati segala rintangan yang menghalangi kehidupan kita. Seperti juga Nikodemus, sekalipun kita sudah memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan, kita adalah seperti orang tua yang tidak bisa apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Yesus berkata, bahwa kita harus dilahirkan lagi dan lahir dari atas : Injil Yohanes menggunakan sebuah kata yang bisa ditafsir dengan dua arti tersebut (ay 3). Tak seorangpun melahirkan dirinya sendiri, dan sebagaimana kita telah menerima kehidupan kita dalam daging dari orang lain, demikian pula kita menerima kehidupan Putra Allah dari Roh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Semua orang mengatakan bahwa mereka &lt;i style=""&gt;hidup&lt;/i&gt;, karena sesuatu bergerak di dalam diri mereka, pikiran datang kepada mereka, dan mereka membuat keputusan. Namun hal-hal ini bisa jadi tidak lebih dari pada kehidupan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam daging, atau kehidupan seorang yang belum sadar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Kehidupan lain &lt;i style=""&gt;(lahir baru)&lt;/i&gt;, yaitu &lt;i style=""&gt;kehidupan dari Roh&lt;/i&gt;, bersifat lebih misterius karena terjadi pada kedalaman diri kita. Pada orang beriman yang telah sadar, &lt;i style=""&gt;yang hidupnya telah dipimpin oleh Roh&lt;/i&gt;, secara perlahan-lahan akan melihat perubahan-perubahan dalam dirinya, yang mendorong tindak-tanduknya dan ambisinya &lt;i style=""&gt;(Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri – Gal 5:22-23)&lt;/i&gt;. Kita mungkin hanya melihat tampang luar saja, yaitu kita hanya melihat wajah seseorang dan tindak tanduknya, tetapi kita &lt;i style=""&gt;“lupa”&lt;/i&gt; melihat karya Allah di dalam dirinya. Tetapi Ia merasa betah dengan Allah dan tanpa takut, karena ia menyadari, bahwa bukan dirinya lagi yang mengarahkan hidupnya, melainkan &lt;i style=""&gt;sesuatu yang lain&lt;/i&gt; yang tinggal di dalam dirinya &lt;i style=""&gt;(Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh – Gal 5:25)&lt;/i&gt;. Namun demikian sesungguhnya seseorang tidak bisa mengatakan secara persis apa yang dia rasakan dan telah terjadi dalam dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Maka Yesus membandingkan tindakan &lt;i style=""&gt;Roh&lt;/i&gt; dengan tiupan angin, yang bisa kita rasakan meskipun kita tidak bisa lihat atau menangkapnya. Kita perhatikan juga bahwa dalam bahasa Yesus kata yang sama bisa berarti &lt;i style=""&gt;roh&lt;/i&gt; maupun &lt;i style=""&gt;“angin”&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Kita perlu lahir lagi dari air dan Roh : hal ini mengacu pada pembaptisan. Jangan kita mengira bahwa dengan hanya menerima air pembaptisan seseorang menjadi sepanuhnya hidup dalam Roh. Sebaliknya kita perlu menyadari bahwa biasanya seseorang dibaptis supaya ia mulai hidup dalam Roh : sabda Injil mengacu kepada orang-orang dewasa yang bertobat dan menerima iman Kristiani. Pembaptisan anak-anak adalah soal lain. Pembaptisan bekerja di dalam mereka, namun mereka harus mendapat ajaran dalam iman untuk menghantar mereka kepada pertobatan personal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="IN"&gt;Seperti kebanyakan orang-orang di Israel, Nikodemus adalah seorang yang saleh dan beriman. Mengapa ia datang pada waktu malam ? Mungkin ia tidak mau membahayakan kedudukan dan nama baiknya, atau mungkin juga ia tidak mau bergaul dengan orang-orang biasa yang sering mengelilingi Yesus. Kalau demikian, sikap ini menunjukkan bahwa ia masih perlu dilahirkan kembali, ia belum terbebas dari banyak hal yang melumpuhkan dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 7pt; font-family: Arial;" lang="IN"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-901867426120862133?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/1kzLstn4gPw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/901867426120862133/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=901867426120862133&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/901867426120862133?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/901867426120862133?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/1kzLstn4gPw/kelahiran-baru.html" title="KELAHIRAN BARU" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SX5unJxllPI/AAAAAAAAAFk/J9oGm4n1RS8/s72-c/nicodemus.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/kelahiran-baru.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D08BR38ycCp7ImA9WhRbEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-3615606697324659604</id><published>2012-02-01T16:33:00.000+07:00</published><updated>2012-02-02T11:10:56.198+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-02T11:10:56.198+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>DAUD MENGALAHKAN GOLIAT ( PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH)</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/35wlxUSK_mSkjUtRhNH-JRmEWGQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/35wlxUSK_mSkjUtRhNH-JRmEWGQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/35wlxUSK_mSkjUtRhNH-JRmEWGQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/35wlxUSK_mSkjUtRhNH-JRmEWGQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Qe1dVW1AZT0/TykFn0N0qlI/AAAAAAAAAqo/FIn5npJYaMQ/s1600/david_defeats_goliath.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-Qe1dVW1AZT0/TykFn0N0qlI/AAAAAAAAAqo/FIn5npJYaMQ/s200/david_defeats_goliath.jpg" width="140" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;Tetapi Daud berkata kepada orang
Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing,
tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala
barisan Israel yang kautantang itu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; (1 Sam 17:45)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Kamu datang kepada saya dengan tombak dan pedang, tetapi saya
datang untuk melawan kamu dalam nama Yahweh, bahwa peperangan Daud melawan
Goliat melambangkan peperangan antara kebaikan dan kejahatan. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Goliat lambang kejahatan dan kesombongan,
terlalu percaya diri, mengandalkan kekuatan sendiri, tidak percaya kepada
Tuhan. Daud lambang kebaikan dan kerendahan hati, yang selalu mengandalkan
Tuhan dalam setiap tindakannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Di dunia ini kemenangan tidak akan berpihak pada mereka yang
lebih kuat dan lebih baik persenjataannya. Orang-orang seperti itu menghina
Allah dengan kesombongan dan kepercayaan diri. Dan mereka tak akan bertahan
apabila mereka menghina orang pilihan Allah, khususnya yang hina dina. Kemenangan
akan berpihak kepada orang lemah yang percaya pada pertolongan Allah. Di sini
pemenangnya seorang yang dalam hatinya selalu mempunyai suara hati yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Saul meminta Daud untuk melindungi diri dengan baju baja dan
senjata miliknya &lt;i&gt;(Lalu Saul mengenakan &lt;b&gt;baju perangnya&lt;/b&gt; kepada Daud, ditaruhnya &lt;b&gt;ketopong tembaga&lt;/b&gt; di kepalanya dan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;dikenakannya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;baju zirah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; kepadanya. Lalu Daud mengikatkan &lt;b&gt;pedangnya&lt;/b&gt; di luar baju perangnya,
kemudian ia berikhtiar berjalan, sebab belum pernah dicobanya. Maka berkatalah
Daud kepada Saul: "Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini, sebab
belum pernah aku mencobanya." Kemudian ia menanggalkannya. – 1 Sam 17:38-39)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;. Akan tetapi Daud sadar, bahwa kalau ia memakai senjata tersebut, ia tak
akan dapat menggunakannya dan orang Filistin akan mengalahkannya. Maka Daud menanggalkan
semua senjata pengaman tersebut, lalu ia membuat dirinya menjadi lebih bebas.
Daud, pergi ke medan perang dengan penuh kepercayaan &lt;i&gt;“dalam nama Yahweh, Allah semesta alam.”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Lalu Daud mengambil &lt;b&gt;tongkatnya&lt;/b&gt; di tangannya, dipilihnya
dari dasar sungai &lt;b&gt;lima batu&lt;/b&gt; yang
licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu,
sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang
Filistin itu. (1 Sam 17:40)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;. Daud mengambil 5 buah batu sebagai
senjata melawan Goliat, dari ke lima batu tersebut, Daud hanya menggunakan satu
batu saja, dan Daud mengalahkan Goliat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Ke lima batu itu adalah lambang perlengkapan senjata Allah,
seperti yang diuraikan Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus, ke lima
perlengkapan senjata Allah adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Keadilan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Kerelaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Iman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Firman Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;Sebab itu &lt;b&gt;ambillah seluruh perlengkapan
senjata Allah&lt;/b&gt;, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat
itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan &lt;b&gt;kebenaran&lt;/b&gt; dan berbajuzirahkan &lt;b&gt;keadilan&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;kakimu berkasutkan &lt;b&gt;kerelaan&lt;/b&gt;
untuk memberitakan Injil damai sejahtera;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;dalam segala
keadaan pergunakanlah perisai &lt;b&gt;iman&lt;/b&gt;,
sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si
jahat,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;dan terimalah
ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu &lt;b&gt;firman
Allah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; – Ef 6:13-17)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Dalam kitab Efesus 6 dijelaskan, bahwa konflik dengan Iblis
adalah bersifat rohani, dan karena itu tidak ada senjata yang nyata yang dapat
digunakan secara efektif untuk melawan iblis dan antek-anteknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US;"&gt; &lt;span&gt;(&lt;i&gt;karena
perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu
dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. – Ef 6:12).&lt;/i&gt; Bahwa
ketika kita mengikuti semua petunjuk dengan menggunakan perlengkapan senjata
Allah, kita akan dapat bertahan, dan dapat memperoleh kemenangan tanpa
memperdulikan strategi apapun dari Iblis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Sebagaimana peperangan Daud melawan Goliat, peperangan kita
sekarang ini adalah peperangan rohani dalam diri kita sendiri, yaitu melawan godaan-godaan,
keinginan-keinginan kita yang jahat di mata Tuhan, dan kita sering jatuh dalam
kelemahan-kelemahan maupun keinginan daging kita. Segala keinginan jahat yang bercokol
dalam diri kita, yaitu kesombongan,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;keserakahan,
keinginan-keinginan yang tidak terkontrol, kemarahan, egoisme, kebencian,
dusta, iri hati, pikiran kotor, gosip, dsb yang menyebabkan kita jatuh dalam
dosa. Tidak hanya itu, kekuatan dari luar diri kita juga sering mengancam
dengan segala pengaruh-pengaruh yang kelihatannya baik namun bisa membinasakan
jiwa kita. Kita tidak berdaya, seperti Daud dibandingkan dengan Goliat, tetapi
Daud maju dalam medan perang dalam Nama Yahweh, dan Daud mengalahkan Goliat
hanya dengan satu buah batu. Kita juga dapat menang dalam peperangan rohani ini,
sama seperti Daud, dengan mengikuti anjuran rasul Paulus mengenakan kelima perlengkapan
senjata Allah, hanya satu yang kita pakai untuk memenangkan peperangan rohani,
yaitu Firman Allah, keempat perlengkapan senjata Allah lainnya adalah &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;benteng yang kokoh dalam menahan serangan
iblis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Kita mengenakan &lt;b&gt;kebenaran&lt;/b&gt;
untuk melawan dusta, karena Iblis dikatakan sebagai “bapa dari segala dusta” &lt;i&gt;(Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin
melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula
dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran.
Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta
dan bapa segala dusta - Yoh 8:44)&lt;/i&gt;. Mengenakan baju zirah &lt;b&gt;keadilan &lt;/b&gt;untuk melindungi hati kita
dari segala tuduhan dan dakwaan Iblis. B&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-no-proof: yes;"&gt;erkasutkan &lt;b&gt;kerelaan&lt;/b&gt; untuk memberitakan Injil damai sejahtera&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;, sama seperti Daud rela untuk maju ke medan perang melawan Goliat. Untuk
memberitakan Injil perlu kerelaan, namun musuh kita iblis selalu menebarkan ranjau
yang berbahaya di jalan kita dalam mewartakan Injil untuk menghentikan pewartaan
Injil. &lt;b&gt;Iman&lt;/b&gt; adalah perisai yang
kokoh dan penting untuk menghentikan panah api dari si jahat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Firman Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;, adalah pedang Roh yang dapat dipakai bukan hanya untuk mempertahankan
diri, tetapi juga untuk menyerang&lt;i&gt; (Sebab
firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana
pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan
sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada
suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu
telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan
pertanggungan jawab – Ibr 4:12-13)&lt;/i&gt;. Sementara senjata-senjata rohani
lainnya bersifat mempertahankan diri, pedang roh adalah senjata penyerang dalam
senjata Allah. Yesus, ketika dalam pencobaan di padang gurun, Firman Allah
menjadi acuan-Nya dalam menangkal setiap godaan dan serangan Iblis, &lt;i&gt;Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis:
Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari
mulut Allah." – Mat 4:4&lt;/i&gt;, (bdk Mat 4:1-11 dan Luk 4:1-13). Sungguh
suatu berkat bahwa Firman Allah yang sama tersedia untuk kita semua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/02/yesus-dicobai-di-padang-gurun.html" target="_blank"&gt;Yesus dicobai di padang gurun&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/04/yesus-kristus-raja-di-hadapan-pilatus.html" target="_blank"&gt;Yesus Kristus Raja di hadapan Pilatus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 20.25pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/05/jika-allah-di-pihak-kita.html" target="_blank"&gt;Jika Allah di pihak kita&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-3615606697324659604?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/uLazZpxcZCc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/3615606697324659604/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=3615606697324659604&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3615606697324659604?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3615606697324659604?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/uLazZpxcZCc/daud-mengalahkan-goliat-perlengkapan.html" title="DAUD MENGALAHKAN GOLIAT ( PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH)" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-Qe1dVW1AZT0/TykFn0N0qlI/AAAAAAAAAqo/FIn5npJYaMQ/s72-c/david_defeats_goliath.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2012/02/daud-mengalahkan-goliat-perlengkapan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQNR3w5fyp7ImA9WhRbEUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-8123677218973038520</id><published>2012-02-01T13:24:00.000+07:00</published><updated>2012-02-02T17:09:56.227+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-02T17:09:56.227+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>SIMEON DAN HANA</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/psdesipclSgoJ-E_O2FcP-X7kbM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/psdesipclSgoJ-E_O2FcP-X7kbM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/psdesipclSgoJ-E_O2FcP-X7kbM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/psdesipclSgoJ-E_O2FcP-X7kbM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxdeyl1eqII/AAAAAAAAAYQ/0-NMadxb-6g/s1600-h/simeon-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxdeyl1eqII/AAAAAAAAAYQ/0-NMadxb-6g/s200/simeon-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kemudian datang Simeon dan Hana yang mencerminkan orang-orang saleh dan cerdas yang menyelidiki Alkitab, yang pada waktu itu mengharapkan kedatangan Mesias dan kemudian juga menjadi sebagian dari pengikut-pengikut-Nya yang paling setia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Pada hari kedelapan sesudah kelahiran-Nya, Anak itu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/s-u-n-t.html" target="_blank" title="Sunat"&gt;disunat&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, dengan demikian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘dibesarkan sesuai dengan &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/07/apakah-taurat-itu.html" target="_blank" title="Apakah Taurat itu"&gt;Taurat Tuhan&lt;/a&gt;’&lt;/i&gt;, masuk ke dalam Perjanjian itu, dan menuliskan nama-Nya dalam darah-Nya sendiri di dalam sejarah bangsa itu. Segera setelah itu, ketika masa pentahiran Maria berakhir, mereka membawa Dia dari Bethlehem ke Yerusalem untuk menyerahkan Dia kepada Tuhan di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bait_Allah" target="_blank" title="Bait Allah"&gt;Bait Allah&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan – Luk 2:21-22)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dia adalah Tuhan Bait Suci yang memasuki Bait Allah, tetapi Dia adalah seorang pengunjung yang sama sekali tidak menarik perhatian imam-imam, karena sebagai ganti persembahan yang biasa diberikan oleh orang-orang lain dalam kesempatan yang serupa, Maria hanya dapat mempersembahkan dua ekor burung merpati, yaitu persembahan orang-orang miskin &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah", dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati – Luk 2:23-24)&lt;/i&gt;. Namun ada yang melihat, yang tak terpesona oleh hal-hal duniawi, kemiskinan-Nya tidak dapat menyembunyikan-Nya, Simeon, orang kudus yang lanjut usia, sebagai jawaban terhadap banyak doanya, telah menerima satu janji rahasia, bahwa ia tidak akan meninggal sebelum dia melihat Mesias dengan menjumpai ibu bapa itu dan Anak mereka&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. – Luk 2:25-26)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Tiba-tiba menjadi jelas bagi Simeon, bahwa pada akhirnya inilah Dia yang dinanti-nantikannya dan sambil menatang-Nya ia memuji Allah, karena kedatangan Terang yang menerangi orang-orang bukan Yahudi dan kemuliaan umat-Nya bangsa Israel&lt;/span&gt;. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu – Luk 2:27-30)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ketika ia sementara berbicara, seorang saksi lain bergabung dengan kelompok ini. Dialah Hana, seorang janda saleh yang siang malamnya benar-benar tinggal dalam Bait Allah (Luk 2:36-37), dan telah memurnikan mata rohaninya dengan ibadah dan doa, sehingga dengan mata tajam seorang nabiah, ia dapat menembus selubung yang menutupi pengertian. Hana menyatukan kesaksiannya dengan kesaksian Simeon itu, ia memuji Allah dan menegaskan rahasia agung itu kepada orang-orang lain yang dengan penuh pengharapan menanti-nantikan kelepasan di Israel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;(Sumber : Majalah Ave Maria)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html" target="_blank"&gt;Keluarga Kudus Nazareth&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html" target="_blank"&gt;Kelahiran Yesus&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang hari Natal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-8123677218973038520?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/BKfU6tR3iPo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/8123677218973038520/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=8123677218973038520&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8123677218973038520?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8123677218973038520?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/BKfU6tR3iPo/simeon-dan-hana.html" title="SIMEON DAN HANA" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxdeyl1eqII/AAAAAAAAAYQ/0-NMadxb-6g/s72-c/simeon-2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/simeon-dan-hana.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkAMQnk-fip7ImA9WhRUFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-4290324558991638669</id><published>2012-01-26T10:33:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T10:33:03.756+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-26T10:33:03.756+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>PERUMPAMAAN PELITA</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5ctsQ0M0w6ic67umZr6LbCt5yr8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5ctsQ0M0w6ic67umZr6LbCt5yr8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5ctsQ0M0w6ic67umZr6LbCt5yr8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5ctsQ0M0w6ic67umZr6LbCt5yr8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TJhQPorz4dI/AAAAAAAAAlU/DqIHQkLgy8o/s1600/pelita.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TJhQPorz4dI/AAAAAAAAAlU/DqIHQkLgy8o/s200/pelita.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;tempayan&lt;/b&gt; atau menempatkannya di &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;bawah tempat tidur&lt;/b&gt;, tetapi ia menempatkannya di atas &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;kaki dian&lt;/b&gt;, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;(Luk 8:16).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus berbicara mengenai menyalakan pelita, bahwa pelita yang sudah nyala tidak boleh ditutupi, tetapi harus menjadi terang bagi sesama, supaya orang melihat cahayanya. Pelita dan cahaya yang dimaksud adalah semua perbuatan-perbuatan yang baik, dan semua karunia-karunia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Roh &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang Tuhan berikan, terutama kasih untuk membangun iman umat Tuhan, maupun sebagai saksi Kristus&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;bagi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;span lang="IN"&gt;orang yang belum mengenal Tuhan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;supaya dengan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; melihat perbuatan-perbuatan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;mereka yang baik&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, orang menjadi mengenal Tuhan dan pada akhirnya mengasihi Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Cahaya yang dimaksud adalah buah-buah Roh, seperti yang disebutkan rasul Paulus dalam Galatia 5 tentang buah Roh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Gal 5:22-23),&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;juga a.l. kerendahan hati, kejujuran, kerelaan, dst.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Mengapa Yesus berbicara me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;ngenai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;span lang="IN"&gt;pelita &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang ditutupi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; tempayan atau menempatkan di bawah tempat tidur ? Dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;injil Lukas, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;juga &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;mengatakan : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;"Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;kolong rumah&lt;/b&gt; atau di &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;bawah gantang&lt;/b&gt;, melainkan di atas &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;kaki dian&lt;/b&gt;, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;” (Luk 11:33)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Bagi orang Yahudi yang berpegang pada Hukum Taurat, maka pada hari Sabat mereka tidak boleh menyalakan lampu atau pelita, ataupun mematikan pelita, sehingga jika seseorang yang mau mematikan lampu atau pelita, maka dia menutupi pelita tersebut dengan tempayan, supaya lama-lama pelita tersebut mati sendiri, sehingga orang tersebut tidak melanggar Hukum Taurat. Atau jika orang tersebut tidak mau mematikan pelita tersebut, sementara dia tidak mau pelita tersebut menerangi, maka orang “menyingkirkan” pelita itu untuk sementara waktu, dia bisa meletakkannya di kolong rumah, supaya pelita tersebut tidak mati, dan kemudian pada hari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;abat, saat mau dipergunakan lagi, lampu atau pelita tersebut masih tetap nyala, namun orang tidak menyalahi hukum taurat, karena tidak melakukan pekerjaan menyalakan lampu atau pelita.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; Yang dimaksud dengan kolong rumah di sini, adalah ruang atau bagian rumah yang berada di bawah tanah, yang biasanya menjadi tempat penyimpanan sebagai gudang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;ering dijumpai orang yang menjadi “tempayan” bagi sesamanya, artinya menutupi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;cahaya &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;sesamanya yang mempunyai karunia Roh, terutama mereka yang bisa menumbuhkan kehidupan yang penuh kasih, yang&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;menjadi contoh yang baik bagi sesamanya&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." – Mat 5:16)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Namun terang atau kebaikan tersebut ditutupi oleh sesamanya, karena persaingan, atau iri hati, egoisme, kesombongan, dsb, karena takut disaingi.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Bisa juga tanpa kita sadari, bahwa kita sendiri yang menyimpan “tempayan-tempayan” tersebut, yang menutup diri kita sendiri. Tempayan-tempayan yang dimaksud adalah segala dosa-dosa yang kita perbuat dan menyimpannya, antara lain kebencian, dendam, sakit hati, luka-luka batin, kemarahan, iri hati, kesombongan, percabulan, kerakusan rohani maupun materi, niat yang jahat, dan kemalasan. Semua itu menjadi “tempayan” yang menutupi cahaya dan menjadi penghalang bagi Rahmat yang akan Tuhan berikan kepada kita, sehingga kita sendiri tidak berkembang dalam rohani, malahan akhirnya jadi “mati rohani” karena kebodohan kita sendiri, egoisme, kemalasan, maupun karena ketakutan, dsb, yang seharusnya menjadi terang bagi sesama, seperti pelita yang ditempatkan di atas kaki dian.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. – Yes 59:1-2)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/06/pada-suatu-sore-kami-keluar-rumah.html" target="_blank" title="Mother Theresa mengisahkan"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Mother Theresa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; adalah contoh yang nyaris sempurna, dia menyerahkan dirinya ke dalam penyelenggaraan Ilahi, beliau dipakai Tuhan untuk pelayanan kasih, sehingga semua bangsa di dunia mengakuinya sebagai orang yang kudus, dan saat beliau masih hidup, orang menyebutnya sebagai Santa Yang Hidup, karena Cahaya Pelitanya menerangi dunia. &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. – Mat 5:14)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 27.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/03/akulah-terang-dunia.html" target="_blank"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Akulah terang dunia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 27.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/10/bunda-maria-bunda-cahaya.html" target="_blank"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Maria bunda cahaya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 27.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/kesetiaan.html" target="_blank"&gt;Kesetiaan&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-4290324558991638669?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/WddskoE-_WU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/4290324558991638669/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=4290324558991638669&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4290324558991638669?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4290324558991638669?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/WddskoE-_WU/perumpamaan-pelita.html" title="PERUMPAMAAN PELITA" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TJhQPorz4dI/AAAAAAAAAlU/DqIHQkLgy8o/s72-c/pelita.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/09/perumpamaan-pelita.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0EBRHgzfCp7ImA9WhRUFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-7010949646225342349</id><published>2012-01-25T10:20:00.000+07:00</published><updated>2012-01-25T10:20:55.684+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-25T10:20:55.684+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rasul Paulus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>MISTERI DAMSYIK</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ysB79RZwCkuAd17OMOPB_7BdKPA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ysB79RZwCkuAd17OMOPB_7BdKPA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ysB79RZwCkuAd17OMOPB_7BdKPA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ysB79RZwCkuAd17OMOPB_7BdKPA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-te3SLNZV6VM/Th7yS3NhdCI/AAAAAAAAAnA/_NKq6v-K_ro/s1600/damsyik.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-te3SLNZV6VM/Th7yS3NhdCI/AAAAAAAAAnA/_NKq6v-K_ro/s200/damsyik.jpg" width="168" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Marilah kita melihat bagaimana Rasul Paulus sendiri melukiskan kejadian di Damsyik. Yang mengherankan kita pertama-tama ialah, bahwa ia melukiskannya sedikit saja. Kejadian yang memang mendasar baginya dan yang diolahnya dalam semua suratnya seakan-akan tidak ia bicarakan. Itu memang suatu kejadian yang di saat kematiannya diingatnya dengan jelas. Meskipun begitu, ia hampir tidak pernah membicarakannya secara langsung, padahal ia termasuk orang yang banyak bicara tentang riwayat hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Manakah teks yang membicarakan hal itu ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Di antara surat-surat besar, satu-satunya teks dasar yang melukiskan pertemuan di Damsyik adalah surat kepada jemaat di &lt;i&gt;Galatia&lt;/i&gt; &lt;i&gt;: “Tetapi waktu Ia yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi...” (Gal 1:15-16)&lt;/i&gt;. Ada empat kata kerja yang dipakai untuk membicarakannya : &lt;i&gt;memilih&lt;/i&gt; aku... &lt;i&gt;memanggil&lt;/i&gt; aku... berkenan &lt;i&gt;menyatakan&lt;/i&gt;... supaya aku &lt;i&gt;memberitakan&lt;/i&gt;. Di antara  keempatnya itu hanya yang ketiga saja menunjuk secara langsung pada pertobatan. Lain-lainnya menempatkan pertobatan dalam rangka penyelenggaraan Ilahi : memilih aku, berkenan, artinya berkeputusan, berkemauan menyatakan kepadaku. Jadi pengalaman tersebut dilukiskan pada hakikatnya sebagai pernyataan Anak kepadanya (menurut teks Yunani : &lt;i&gt;“dalam”&lt;/i&gt; dia) dan sebagai perutusan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam suatu kalimat di surat kepada jemaat di &lt;i&gt;Roma&lt;/i&gt;, Paulus mengalihkan hal yang dialaminya sendiri ke lingkup lukisan yang berlaku secara umum &lt;i&gt;: “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya  dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.” (Rm 8:29-30).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam surat pertama kepada jemaat di &lt;i&gt;Korintus,&lt;/i&gt; ada singgungan singkat sekali dalam suatu konteks polemik.  &lt;i&gt;“Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita?” (1 Kor 9:1)&lt;/i&gt; .Kejadian di Damsyik dilukiskan sebagai &lt;i&gt;“melihat Tuhan”&lt;/i&gt;. Lebih lanjut dalam surat yang sama ia menulis, &lt;i&gt;“Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.” (1 Kor 15:8-9)&lt;/i&gt;. Oleh Paulus yang tadinya menganiaya jemaat, kejadian di Damsyik dilukiskan sebagai penampakan &lt;i&gt;“kepadaku yang paling hina”&lt;/i&gt;. Memang ada pertobatan moral, tetapi kejadiannya ialah : &lt;i&gt;Yesus menampakkan Diri&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Masih ada nas lain yang penting, meskipun tidak membicarakan kejadiannya, nas itu melukiskan cara Paulus menghayatinya. &lt;i&gt;“Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. (Flp 3:4-9)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Keadaan sebelumnya dan keadaan sesudahnya dilukiskan sebagai milik dan kemiskinan, Kristus dilihat sebagai &lt;i&gt;milik baru&lt;/i&gt;. Tetapi lukisan tentang semua yang dimilikinya sebelumnya mengajak kita berpikir. Dalam surat kepada umat di Korintus ia menulis, &lt;i&gt;“Aku yang paling hina”&lt;/i&gt; (menurut bahasa kita, itu berarti &lt;i&gt;“aku orang berdosa”&lt;/i&gt;). Sekarang ia melihat dirinya sebagai orang yang &lt;i&gt;“dalam mentaati hukum Taurat......tidak bercacat.” (Flp 3:6).&lt;/i&gt; Jadi tidaklah mudah untuk menggunakan pengertian &lt;i&gt;“orang berdosa”&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;“pemfitnah”&lt;/i&gt; bila kita bicara tentang Paulus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jika ia tidak bercacat, lalu apanya yang berubah ? &lt;i&gt;“Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.” (Flp 3:7).&lt;/i&gt; Dalam diri Paulus terjadi perubahan mutlak dalam cara menilai seluruh dunianya. Yang tadinya dianggapnya penting, sekarang menjadi &lt;i&gt;nol&lt;/i&gt; dan tidak penting sama sekali. Yang tadinya tak mungkin dilepaskannya, sekarang menjadi sampah, sebab pengenalan akan Kristus mendapatkan prioritas mutlak dan mampu memenuhi segalanya. Pertemuan dengan Kristus, pengenalan akan Kristus dan kepenuhan Kristus mengubah sama sekali cara penilaiannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Teks lain juga penting, &lt;i&gt;Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. (2 Kor 4:6)&lt;/i&gt;. Sebenarnya kalimat itu diberlakukan bagi tiap rasul, tetapi kalau diterapkan pada &lt;i&gt;pertobatan&lt;/i&gt; Paulus, kalimat itu mempunyai suatu kekuatan khusus. Allah pencinta bercahaya dalam hatinya dan meneranginya untuk membuatnya memahami kekayaan Kristus, kehidupan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kalimat terakhir di bawah ini memang merupakan  suatu kalimat yang paling mudah mengundang kita untuk menafsirkan pertobatan Paulus secara moral. Tidaklah tepat jika kita mengesampingkannya, meskipun dari segi bahasa ada berbagai problem. &lt;i&gt;“Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku -- aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas.” (1 Tim 1:12-13a)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kalau begitu, apakah tadinya ia seorang penghujat dan seorang yang ganas ? Ia seorang yang tak bercacat, seperti ditulisnya kepada umat di Filipi, ataukah seorang berdosa, juga secara moral ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ia melanjutkan, &lt;i&gt;“tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. (1 Tim 1:13b-16)&lt;/i&gt;. Jelaslah bahwa pertobatan tersebut memang suatu &lt;i&gt;misteri yang amat kaya&lt;/i&gt; yang seluruhnya tidak terpahami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jadi, kejadian di Damsyik adalah jauh lebih kompleks dari pada suatu &lt;i&gt;pertobatan moral&lt;/i&gt; belaka atau suatu &lt;i&gt;perubahan mentalitas&lt;/i&gt; melulu. Kejadian itu demikian kaya, sehingga kita harus mendekatinya dangan rendah hati dan penuh hormat, karena kita yakin, bahwa kita hanya memahaminya sedikit saja, kita hanya mengertinya sedikit saja, tetapi kita akan dapat mengetahuinya jauh lebih banyak berkat rahmat Allah. Kalau begitu, kita juga akan lebih memahami diri kita sendiri, perjalanan hidup kita dan pertobatan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Sekarang pertanyaan bagi kita, dengan mengajukan suatu pertanyaan mendasar yang sejalan dengan renungan kita : &lt;i&gt;kapankah aku sendiri bertobat ?&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Adakah dalam hidupku suatu &lt;i&gt;“saat”&lt;/i&gt; pertobatan yang dapat kupandang sebagai suatu saat bersejarah ? Kalaupun tidak ada suatu &lt;i&gt;“saat”&lt;/i&gt; dalam waktu, tentunya telah kualami sata-saat perubahan, pergolakan, krisis, yang membawa aku ke permahaman baru akan misteri Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jika kita tidak pernah menyadari sampai mendasar perubahan mentalitas yang sungguh hakiki bagi hidup kristen itu, sesungguhnya kita belum menangkap apa sebenarnya kebaharuan perjalanan kristen itu, yaitu kembali mengambil arah yang bertolak belakang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jika aku tidak mengerti baik hal-hal yang dikatakan tentang Paulus, barangkali aku juga sulit memahami apa yang terjadi dalam diriku. Kalau begitu, aku harus mempercayakan diriku kepada Allah melalui doa sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;“Tuhan, buatlah aku mengenal jalan-Mu. Semoga, seperti dikatakan oleh Yeremia, aku dapat menaruh tonggak-tonggak di masa lampauku. ‘Lihatlah kembali masa lampau, tempatkanlah tonggak-tonggak penunjuk’. Tolonglah aku memahami tahap-tahap rencana-Mu, saat-saat terang dan saat-saat gelap, saat-saat cobaan, bahkan sampai pada batas ketahananku. Perkenankan daku mengetahui pada titik mana aku berada dalam perjalanan itu, dan di mana seharusnya aku berada. Aku mohon ini demi Kristus Tuhan kami. Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(“Le Confessioni di Paulo”, karya Kardinal Mgr. Carlo Maria Martini, Uskup Agung Milano – Kesaksian Santo Paulus, diterjemahkan oleh Frans Harjawiyata OSCO)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;&amp;nbsp;- &lt;a href="http://ohkasihyesus.blogspot.com/"&gt;Kasih Yesus&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-7010949646225342349?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/C8TKijTMr0E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/7010949646225342349/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=7010949646225342349&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/7010949646225342349?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/7010949646225342349?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/C8TKijTMr0E/misteri-damsyik.html" title="MISTERI DAMSYIK" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-te3SLNZV6VM/Th7yS3NhdCI/AAAAAAAAAnA/_NKq6v-K_ro/s72-c/damsyik.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/misteri-damsyik.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYHQH4-fCp7ImA9WhRVE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-886246543683499471</id><published>2012-01-12T14:42:00.000+07:00</published><updated>2012-01-12T14:42:11.054+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T14:42:11.054+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>MATA GANTI MATA</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3Loahh2DoT13R4wcwqljgVLPRrs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3Loahh2DoT13R4wcwqljgVLPRrs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3Loahh2DoT13R4wcwqljgVLPRrs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3Loahh2DoT13R4wcwqljgVLPRrs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SjCB1ip_opI/AAAAAAAAAMM/sZ_dz9MPrxM/s1600-h/blind_justice.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345915514524770962" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SjCB1ip_opI/AAAAAAAAAMM/sZ_dz9MPrxM/s200/blind_justice.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 142px; margin: 0 10px 10px 0; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Apabila seseorang membuat orang sesamanya bercacat, maka seperti yang telah dilakukannya, begitulah harus dilakukan kepadanya: patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya. (Im 24, 19-20)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Dalam ayat tersebut, kita menemukan &lt;b&gt;&lt;i&gt;“hukum Talion”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, yang kedengarannya “kejam”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tampaknya pembalasan dianggap sebagai sesuatu yang normal, tetapi sesungguhnya hukum ini merupakan suatu usaha untuk &lt;i&gt;‘membatasi’&lt;/i&gt; kecenderungan-kecenderungan menggunakan kekerasan seperti dendam atau keinginan untuk membalas. Oleh karena itu hukum ini menetapkan supaya seorang musuh &lt;i&gt;‘boleh’&lt;/i&gt; dilukai &lt;i&gt;‘hanya’&lt;/i&gt; sesuai dengan kerugian yang telah diderita : &lt;i&gt;mata ganti mata, gigi ganti gigi&lt;/i&gt;, teks ini ada dalam Kitab Suci, karena &lt;i&gt;pada zaman itu&lt;/i&gt; kaidah ini adalah &lt;i&gt;‘sesuatu yang baik’&lt;/i&gt; &lt;i&gt;(Maka hakim-hakim itu harus memeriksanya baik-baik, dan apabila ternyata, bahwa saksi itu seorang saksi dusta dan bahwa ia telah memberi tuduhan dusta terhadap saudaranya, maka kamu harus memperlakukannya sebagaimana ia bermaksud memperlakukan saudaranya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu. Maka orang-orang lain akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." – Ul 19:18-21).&lt;/i&gt; Kaidah ini &lt;i&gt;membatasi keinginan&lt;/i&gt; untuk membalas dendam secara &lt;i&gt;berlebihan&lt;/i&gt;, dan mengingatkan para hakim dan bangsa Israel akan kewajiban mereka untuk melindungi para anggotanya terhadap mereka yang menindas orang-orang lemah, maksudnya supaya penindasan terhadap sesamanya tidak berlebihan karena diliputi dendam yang berapi-api, misalnya dipukul sekali tetapi membalas lagi tiga kali, karena sering terjadi hal yang sepele malah membalas dengan membunuh. Hukum ini adalah suatu cara memberi peradaban kepada bangsa yang masih jauh sekali dari cita-cita Kristen. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pengampunan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;, sebagaimana yang diajarkan Kristus adalah sesuatu yang baru sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jika kita sendiri yang merasa terganggu atau dirugikan, hendaknya kita &lt;i&gt;mengampuni&lt;/i&gt;, dan kita serahkan ke dalam tangan Allah &lt;i&gt;nasib&lt;/i&gt; kita dari pada kita berkelahi. Karena setiap konflik, sekalipun dapat dibenarkan, akan membuat kita cemas akan kepentingan kita dan hak-hak kita. Allah melihat, dan akan berbuat lebih baik dari pada apa yang dapat dilakukan oleh pengadilan kita sendiri &lt;i&gt;(Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! – Rm 12:17)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tetapi ada saat di mana kita harus melawan orang-orang yang menindas, karena hanya dengan melawannya kita dapat mendidik mereka dan mendorong dia untuk bertindak lebih manusiawi. Sering kali jika kita menerima saja penganiayaan dari orang lain, kita seolah-olah mendukung dia untuk berbuat yang sama terhadap orang lain, maka kita menjadi seperti berkomplot dengan dia dalam melakukan ketidak-adilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Satu hal lagi, Yesus memberikan nasihat ini kepada mereka yang &lt;i&gt;berjiwa besar&lt;/i&gt;, yang &lt;i&gt;bisa mengerti&lt;/i&gt;, bahwa kadang-kadang, dengan &lt;i&gt;memberi lebih&lt;/i&gt; dari pada tuntutan musuh, mereka bisa &lt;i&gt;mengubah&lt;/i&gt; sikap hati musuhnya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil – Mat 5:40-41).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Yesus berbicara kepada para petani yang direndahkan dan ditindas oleh tentara-tentara bangsa asing. Sering mereka dipaksa memikul beban para serdadu, biasanya reaksi pertama mereka adalah pasrah saja, tetapi tersembunyi di dalam hati mereka rasa benci dan keinginan untuk membalas dendam. Dapatkah mereka berbuat sesuai dengan ajaran Yesus ? seandainya mereka sudah berbuat seperti itu, yaitu &lt;i&gt;memberi lebih&lt;/i&gt;, mungkin mereka bisa menyelamatkan bangsanya dari kehancuran total. Tetapi bagi orang-orang yang berjiwa kecil, langkah pertama menuju keadilan dan keselamatan yang perlu mereka pelajari ialah menjadi &lt;i&gt;solider&lt;/i&gt;, mereka harus bersatu dan bergabung dalam organisasi orang-orang yang tertindas, supaya mereka bisa menuntut hak-hak mereka atas dasar keadilan dan cinta kasih satu sama lain, bukan atas dasar ingin membalas dendam dan benci terhadap para penindas. Kita tahu bahwa dalam Kitab Suci Allah lebih dahulu mengajarkan umat-Nya untuk memperjuangkan hak mereka, setelah itu barulah Ia mengajarkan mereka untuk mengampuni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jadilah orang pertama yang membebaskan diri dari lingkaran kekerasan. Sama seperti dalam ilmu bela diri judo, membuat kaget pihak lawan dengan melakukan gerakan yang tidak diharapkannya, lalu boleh jadi ia melihat bahwa ia telah membuat suatu kekeliruan&lt;/span&gt;. &lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu – Mat 5:39)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;. Yesus tidak pernah ragu bahwa penolakan terhadap kekerasan dan melepaskan kepentingan kita, akan memaksa Allah Bapa untuk campur tangan dan datang menolong kita, jangan lupa bahwa Yesus ingin kita &lt;i&gt;‘melihat Allah’&lt;/i&gt;’ turut serta dalam hidup kita sehari-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-886246543683499471?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/IWJbZyqbR5E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/886246543683499471/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=886246543683499471&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/886246543683499471?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/886246543683499471?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/IWJbZyqbR5E/mata-ganti-mata.html" title="MATA GANTI MATA" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SjCB1ip_opI/AAAAAAAAAMM/sZ_dz9MPrxM/s72-c/blind_justice.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/06/mata-ganti-mata.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUEMRHs9eCp7ImA9WhRVEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-661444138360907916</id><published>2012-01-11T11:54:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:54:45.560+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T11:54:45.560+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>RAGI ORANG FARISI</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d2t8LXzmZShL9kgBphFKhnC53Ok/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d2t8LXzmZShL9kgBphFKhnC53Ok/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d2t8LXzmZShL9kgBphFKhnC53Ok/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/d2t8LXzmZShL9kgBphFKhnC53Ok/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-_47Z7pTfwJQ/TXeedfsV7mI/AAAAAAAAAl8/1zs3FZ63kw0/s1600/ragi+tape_1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh6.googleusercontent.com/-_47Z7pTfwJQ/TXeedfsV7mI/AAAAAAAAAl8/1zs3FZ63kw0/s200/ragi+tape_1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. (Mrk 8:11)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Orang-orang Farisi tentu mengerti siapa Yesus, tetapi hati mereka degil (degil = keras kepala/kepala batu), tidak mau percaya karena kesombongan mereka, mereka iri hati, menganggap diri m&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;ereka&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; lebih berpendidikan, lebih menguasai hukum-hukum agama, terlebih mereka merasa lebih taat dalam melaksanakan hukum Taurat, mereka juga takut disaingi, dsb. Mereka tidak melihat &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;buah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; pewartaan dan perbuatan Yesus, mereka tidak melihat orang-orang yang telah menemukan harapan dan iman atau bagaimana Allah menyelamatkan orang miskin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dalam Injil, Yesus menentang orang-orang Farisi. Mereka merupakan suatu perkumpulan orang yang terhormat dan berkuasa, kelompok yang paling menonjol dalam masyarakat Yahudi, namun mereka selalu melawan Yesus. Orang-orang Farisi adalah orang-orang yang religius dalam arti tertentu, yang selalu ada dan masih ada. Jika Yesus sekarang hadir di antara kita, tentu Ia juga akan menentang beberapa perkumpulan dalam Gereja yang berkuasa. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Salah satu hal &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang keliru, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang diyakini banyak orang Kristen &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yaitu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; mengukur tingkat kerohanian seseorang dari banyaknya aktifitas pelayanan, orang yang sibuk melayani di gereja atau persekutuan dianggap semakin rohani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Orang Farisi rela melayani Allah, tetapi mereka beranggapan bahwa Allah juga harus mengakui pelayanannya dan harus membalasnya dengan hadiah. Orang Farisi tidak ingin berhutang kepada Allah dan berusaha supaya tidak jatuh ke dalam dosa, karena mereka tidak suka &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; situasi di mana mereka membutuhkan pengampunan Allah. Padahal kita semua perlu mengalami belas kasihan Allah dan mencintai Dia dengan segenap hati, dengan lemah lembut, merasa bersatu dengan orang paling miskin dan dengan orang-orang berdosa. Orang Farisi biasa menyembunyikan kesalahan-kesalahannya di balik suatu penampilan lahiriah yang tak bercela dan dengan demikian &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;merek&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;a menjadi orang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;munafik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus mengingatkan rasul-rasul-Nya untuk berjaga-jaga dan waspada terhadap semangat orang Farisi (jangan menjadi seperti orang Farisi) tetapi mereka tidak mendengarkan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-Nya,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; mereka lebih memikirkan makanan yang bisa mengisi perut mereka. Yesus takut murid-murid-Nya yang sederhana akan terkesan oleh pengetahuan dan kemasyuran orang-orang Farisi, maka Ia mengingatkan mereka bahwa orang-orang ini membangun suatu agama di atas dasar yang salah.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus setuju dengan orang-orang Farisi dalam memahami kitab suci, tetapi Ia tidak setuju dengan semangat dalam diri banyak orang Farisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ragi" target="_blank"&gt;Ragi atau khamir atau fermentasi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; adalah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;mikro organisme hidup&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, yang menjadi satu dalam &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;suatu media, misalnya tepung, biji-bijian, cairan, atau bubuk. Ragi yang diaduk dalam adonan maka adonan tersebut akan berkembang atau menjadi besar, contohnya adonan roti. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ada mikro organisme yang baik untuk adonan, tetapi ada juga mikro organisme yang malah menjadi busuk, seperti halnya sampah, yang dalam beberapa hari akan membusuk sehingga menimbulkan bau busuk, tetapi ragi yang baik yang digunakan untuk mengkhamirkan atau memfermentasi pada makan seperti roti, maka akan membuat roti enak dimakan, ataupun singkong yang dikhamirkan dengan ragi akan enak dan wangi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ragi dalam Perjanjian Lama merupakan lambang kecemaran dan kejahatan, ragi juga lambang suatu penghancuran dan pembusukan turun temurun, maka bagi orang Israel ragi adalah kenajisan. Ragi juga lambang suatu pengaruh yang menyusup, yang tersembunyi dan diam-diam, penuh rahasia dan merata, yang berkembang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ragi orang Farisi adalah kemunafikan, kelihatan rohani, tetapi busuk, mereka sebenarnya tidak jahat, tetapi berlebihan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;secara &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;lahiriah dalam menjalankan tradisi keagamaan, misalnya dalam hal puasa, perpuluhan, dsb, tetapi hatinya busuk karena mengesampingkan perintah Allah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; yaitu kasih&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ragi Herodes adalah kehidupan kelompok Herodian yang sangat duniawi atau sekuler, tetapi penuh dengan kebencian dan tipu daya politik &amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka. Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak – Mat 22:16-17)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dalam Perjanjian Baru, ragi juga lambang positif seperti kerajaan Sorga &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang berkembang, seperti yang ditulis &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;dalam Injil Matius &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;(Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya – Mat 13:33), &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;sama &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;seperti dengan perumpamaan biji sesawi (Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya – Mat 13:31).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Ragi terdiri dari dua unsur, yaitu mikro organisme&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;hidup, dan media sebagai sarana pembiakan. Kita semua &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;seumpama&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; media itu, dan mikro organisme yang baik adalah Roh Kudus, Sabda Allah, Ekaristi, dan kasih, sedangkan mikro organisme yang buruk/jahat adalah segala yang jahat yang tidak berkenan kepada Allah, a.l. kesombongan, kebencian, iri hati, kecemaran, kerakusan, kemalasan, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 1; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Apabila kita membuka hati membiarkan Roh Kudus untuk memimpin hidup kita, rajin berdoa dan ikut ekaristi, setiap hari membaca Firman, merenungkannya dan melakukannya, maka kita akan menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;seperti &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;adonan yang berkembang menjadi baik, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;tetapi jika yang terjadi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;sebaliknya, maka kita akan berkembang menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;seperti &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;adonan yang jahat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;/busuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Tanpa disadari, kita sering menjadi seperti orang Farisi (orang Farisi modern) dan Herodian, melakukan “seperti” yang dilakukan oleh orang-orang Farisi ataupun kelompok Herodian, kita rajin ke gereja, pelayanan, tetapi sering iri hati, munafik, pura-pura&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt; baik tetapi hatinya busuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, di depan kelihatan baik-baik, di belakang suka menghakimi, juga jatuh dalam kerakusan (rohani), kesombongan (rohani), dsb &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan ? – 1 Kor 5:6)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kita harus menjadi adonan yang positif, yang baik dengan menjadi manusia baru, membuang yang lama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;sehingga hidup kita menjadi berguna bagi sesama dalam menumbuhkan kehidupan rohani yang benar dan baik, menjadi terang bagi sesama yang masih hidup dalam kegelapan (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; – 1 Kor 5:7&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/07/perumpamaan-biji-sesawi-dan-ragi.html" target="_blank"&gt;Perumpamaan Biji Sesawi dan Ragi&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/03/perjamuan-sebelum-paskah.html" target="_blank"&gt;Perjamuan Sebelum Paskah&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/menemukan-yesus.html" target="_blank"&gt;Menemukan Yesus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-661444138360907916?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/wiA40v9An1Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/661444138360907916/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=661444138360907916&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/661444138360907916?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/661444138360907916?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/wiA40v9An1Q/ragi-orang-farisi.html" title="RAGI ORANG FARISI" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://lh6.googleusercontent.com/-_47Z7pTfwJQ/TXeedfsV7mI/AAAAAAAAAl8/1zs3FZ63kw0/s72-c/ragi+tape_1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2011/03/ragi-orang-farisi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUIMRXg5eCp7ImA9WhRVEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-573694075754854307</id><published>2012-01-11T11:53:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:53:04.620+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T11:53:04.620+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>PERUMPAMAAN BIJI SESAWI DAN RAGI</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DPi3HVtHdXmdHvOU-EDES_Ix4bw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DPi3HVtHdXmdHvOU-EDES_Ix4bw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DPi3HVtHdXmdHvOU-EDES_Ix4bw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DPi3HVtHdXmdHvOU-EDES_Ix4bw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TDbqm7hm2cI/AAAAAAAAAi4/X0fb0HDs64k/s1600/biji+sesawi-1.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TDbqm7hm2cI/AAAAAAAAAi4/X0fb0HDs64k/s200/biji+sesawi-1.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.” (Mat 13:31-32)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dengan perumpamaan tentang biji sesawi Yesus menunjukkan kepada kita, bahwa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kerajaan Allah&lt;/i&gt; haruslah menjadi suatu tanda yang akan menjadi sangat nyata dan kelihatan di dunia ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Aspirasi rohani manapun, pembaruan kebudayaan atau gerakan revolusioner haruslah diungkapkan secara konkret, lewat satu atau beberapa lembaga, supaya menjadi lebih jelas dan lebih tampak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Demikian juga Yesus memproyeksikan Gereja sebagai pembawa kehadiran Kerajaan Allah. Gereja berarti Perkumpulan orang-orang yang dipanggil bersama. Dua ciri khas dari Gereja adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Pertama, Gereja harus sangat kelihatan dan menghasilkan buah bagi dunia, sama seperti pohon yang memberikan naungan pada burung-burung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kedua, Gereja harus terlibat langsung dalam kehidupan nyata manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." (Mat 13:33)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Orang-orang beriman tidak boleh memisahkan diri mereka dari orang-orang yang tidak percaya, karena sebagai orang beriman mereka adalah ragi bagi dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Yesus tidak menginginkan suatu “gereja yang kelihatan” dalam arti persaudaraan emosional dan persatuan rohani antara mereka di seluruh dunia yang percaya kepadaNya. Yang Yesus inginkan adalah sebuah pohon raksasa (di tempat lain Yesus mengatakan : sebuah kota yang didirikan di atas bukit), supaya semua orang bisa mengetahui, bahwa benih itu baik dan penuh kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TDbq2gRF9iI/AAAAAAAAAjA/qJ84SQ81_nA/s1600/biji+sesawi-2.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="157" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TDbq2gRF9iI/AAAAAAAAAjA/qJ84SQ81_nA/s200/biji+sesawi-2.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kita butuh jemaat-jemaat Kristen yang terorganisir, dan ikatan-ikatan antar komunitas-komunitas ini, yaitu suatu hierarki. Namun orang-orang beriman tidak boleh mengurung diri dalam kapela-kapela atau jemaat-jemaat kecil atau menghabiskan segala kekuatan mereka bekerja untuk gereja “mereka”. Mereka harus menjadi berguna dan berbuah di dunia bersama dengan semua orang yang berkehendak baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Biarlah mereka menjadi ragi untuk adonan, bukan adonan-adonan kecil dan halus&amp;nbsp; yang terpisah-pisah. Ragi mentransformasikan sejarah manusia, tidak dengan membawa semua orang ke dalam gereja, tetapi dengan meresapkan kegiatan manusia dengan roh yang memberi kehidupan kepada bangsa manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatu pun tidak disampaikan-Nya kepada mereka (Mat 13:34).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dengan membaca Mat 13:12 &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya)&lt;/i&gt;, kita mungkin berpikir, bahwa Yesus berbicara dengan menggunakan perumpamaan untuk menyembunyikan ajaran-Nya. Di sini kita temukan penjelasan lain yang mengoreksi dan melengkapi yang pertama. Yesus menggunakan perumpamaan, karena itulah metode terbaik untuk menyampaikan ajaran-Nya, supaya tetap relevan untuk segala zaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan." (Mat 13:35)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Perkataan ini adalah awal dari Mazmur 78, yang telah disesuaikan oleh penginjil. Yang Ia maksudkan ialah bahwa rahasia-rahasia Kerajaan Allah yang disampaikan oleh Yesus menjawab pertanyaan-pertanyaan terpenting dari hati manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Sejak awal peradaban, orang berhadapan dengan masalah-masalah dan tantangan-tantangan yang tidak bisa mereka atasi sendiri, dan Yesus&amp;nbsp; menawarkan kepada mereka kunci untuk semua kontradiksi ini. Ilmu pengetahuan telah menemukan banyak unsur dari hidup manusia, namun sampai sekarang kita masih harus menjawab siapakah kita ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Jawaban Yesus tidak diberi sebagai suatu teori, dan jawaban-Nya mengganggu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“orang-orang pintar”&lt;/i&gt; yang sudah terbiasa dengan bahasa di dalam buku. Yesus memberi kita sesuatu yang lebih kaya dari pada gambaran-gambaran atau teka-teki yang menuntut sedikit kreativitas dan yang bisa kita lepas dan angkat kembali. Masing-masing kita harus memikirkan semuanya selama kita masih hidup dan bangsa manusia harus memikirkannya selama ada sejarah. Pada suatu waktu kelak kita bisa temukan makna semuanya ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 9pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://www.indocell.net/yesaya/pustaka/id531.htm" target="_blank" title="Biji sesawi"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Biji sesawi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/03/akulah-terang-dunia.html" target="_blank"&gt;Akulah terang dunia&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/07/perumpamaan-tentang-rumput-lalang.html" target="_blank"&gt;Perumpamaan tentang rumput/lalang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-573694075754854307?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/IuHP1MbldGQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/573694075754854307/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=573694075754854307&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/573694075754854307?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/573694075754854307?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/IuHP1MbldGQ/perumpamaan-biji-sesawi-dan-ragi.html" title="PERUMPAMAAN BIJI SESAWI DAN RAGI" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/TDbqm7hm2cI/AAAAAAAAAi4/X0fb0HDs64k/s72-c/biji+sesawi-1.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/07/perumpamaan-biji-sesawi-dan-ragi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcBRX4yeyp7ImA9WhRVEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-8778330864417987279</id><published>2012-01-11T11:44:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:44:14.093+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T11:44:14.093+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rasul Paulus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>PAULUS UTUSAN YESUS</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZMK6IJSVqzdu3_YvF7wH0acky0Y/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZMK6IJSVqzdu3_YvF7wH0acky0Y/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZMK6IJSVqzdu3_YvF7wH0acky0Y/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZMK6IJSVqzdu3_YvF7wH0acky0Y/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SfKcUVnOFLI/AAAAAAAAALE/-k6sVOR6XUI/s1600-h/saulus.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328493182345680050" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SfKcUVnOFLI/AAAAAAAAALE/-k6sVOR6XUI/s200/saulus.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 133px; margin: 0 10px 10px 0; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam perjalanannya ke &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/misteri-damsyik.html" target="_blank" title="Misteri panggilan di Damsyik"&gt;Damsyik&lt;/a&gt;, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?" (Kis 9:3-4)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Inilah peristiwa yang menentukan dalam permulaan Gereja, Kristus datang secara pribadi untuk mengalahkan penganiaya orang-orang Kristen yang paling bengis. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/kegelapan-manusia-paulus.html" target="_blank" title="Kegelapan manusia Paulus"&gt;Pertobatan Saulus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang kemudian menjadi Paulus, rasul para bangsa, terdapat juga dalam Kis 22 dan 26.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Sungguh salah melukiskan Paulus sebagai seorang jahat yang akhirnya menemukan jalan yang benar. Seperti dalam Kis 22:3-4 &lt;i&gt;("Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini. Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara)&lt;/i&gt;, di sini Paulus memberi kesaksian pribadi, ia menegaskan bahwa ia masih setia kepada agama yang diwariskan oleh nenek moyangnya, sama seperti Gamaliel &lt;i&gt;(Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar. - Kis 5:34)&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/misteri-damsyik.html" target="_blank" title="Misteri panggilan di Damsyik"&gt;Ananias&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; seorang Kristen Yahudi yang sangat taat kepada Hukum Taurat &lt;i&gt;(Di situ ada seorang bernama &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/misteri-damsyik.html" target="_blank" title="Misteri panggilan di Damsyik"&gt;Ananias&lt;/a&gt;, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. - Kis 22:12)&lt;/i&gt;, tetapi ia tidak mampu memisahkan diri dari Kristus dalam hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Reaksi keras timbul dari orang-orang Yahudi, ketika Paulus berkata bahwa orang-orang kafir musuh-musuh orang Yahudi, orang yang tidak suci dan menjadi musuh Allah, akan turut ambil bagian dalam keistimewaan orang-orang Yahudi &lt;i&gt;(Tetapi kata Tuhan kepadaku: Pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada bangsa-bangsa lain." Rakyat mendengarkan Paulus sampai kepada perkataan itu; tetapi sesudah itu, mereka mulai berteriak, katanya: "Enyahkan orang ini dari muka bumi! Ia tidak layak hidup!" – Kis 22:21-22)&lt;/i&gt;. Hal yang sama juga dikenakan pada Yesus &lt;i&gt;(Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. - Mat 21:42)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Musuh-musuh Paulus juga mengkritik otoritasnya, bahwa ia bukan seorang rasul seperti rasul lain yang dipilih oleh Yesus sendiri, tetapi dalam pembelaannya dalam surat kepada umat di Galatia, Paulus mengatakan bahwa ia sendiri dipilih oleh Allah sendiri sejak dalam kandungan &lt;i&gt;(Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaat pun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia – Gal 1:15-16).&lt;/i&gt; Apa yang dikatakan Paulus di sini sama dengan apa yang ditulis dalam Kis 9 &lt;i&gt;(Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku." – Kis 9:15-16)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Paulus bukan saja melihat Kristus, ia juga menemukan kehadiran intim Kristus dalam dirinya. Tepat waktu ia dipanggil, ia juga memahami hal ini secara total dari iman. Kasus Paulus, yang dipanggil oleh Kristus secara langsung, adalah sesuatu yang istimewa. Namun demikian, kita melihat bahwa Paulus tidak memaksakan dirinya dalam Gereja. Kirstus mengutusnya menemui Ananias untuk minta dibaptis&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis. – Kis 9:17-18)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Setelah itu, ia bergabung dengan Petrus, yang diakui sebagai kepala Gereja, dan Yakobus, pemimpin gereja Yerusalem&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Lalu, tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari di rumahnya. – Gal 1:18)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;. Persekutuan ini sangat penting untuk bertindak atas nama Gereja, tetapi hal ini tidak sama dengan ketaatan yang terdapat dalam militer atau antara seorang bos dan bawahan. Paulus mengatakan : “Mereka mengakui rahmat-rahmat yang diberikan Tuhan kepadaku.” – &lt;i&gt;(Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/07/siapakah-barnabas-bagi-paulus.html" target="_blank" title="Siapakah Barnabas bagi Paulus"&gt;Barnabas&lt;/a&gt; sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat - Gal2:9)&lt;/i&gt; – yaitu mereka mengakui bahwa Roh Kudus bekerja dalam diri Paulus juga. Para pemimpin Gereja tidak membuat keputusan sendiri, mereka berusaha menjawab Roh Kudus yang berbicara lewat peristiwa-peristiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Paulus sejak masa mudanya merasa perlu mengabdikan diri dalam pelayanan Tuhan. Itulah sebabnya ia pergi ke Yerusalem untuk mempelajari Hukum Taurat, yaitu agama yang memiliki guru-guru yang terbaik pada zaman itu (Kis 22:3). Perhatiannya terhadap sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan, menjadikannya seorang yang tidak berkeinginan untuk berkeluarga. Ia seorang muda yang dapat dipercaya dan bertanggung-jawab, karena itu orang-orang Yahudi mempercayakan kepadanya tugas yang sulit, yakni membasmi ajaran-ajaran yang baru dan menyesatkan yang berasal dari orang-orang Kristen dari kalangan mereka. Paulus diberi tugas untuk menghalangi para pengikut Kristus dan itu dilakukannya dengan cara kejam demi kepentingan agamanya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. – Flp 3:6)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?" (Kis 9:4) ‘Siapakah Tuhan ini yang menyebut aku penganiaya, padahal ambisiku hanya melayani Allah ?’&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Sampai saat itu Paulus merasa baik-baik saja seperti kaum Farisi yang menganggap dirinya benar dalam perumpamaan tentang orang Farisi dan pemungut cukai dalam Luk 18:9-14. Dan ia juga bersyukur kepada Allah karena telah membuat dia menjadi seorang yang bertanggung jawab, dipercaya dan seorang beriman yang aktif. Tetapi sekarang, berhadapan dengan terang Kristus, ia menjadi sadar bahwa apa yang telah dilakukannya, terutama tugas-tugas perlayanannya tidak berguna bagi Allah, imannya itu hanyalah suatu kebanggaan semu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus – Flp 3:7-8)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Paulus menyadari diri sebagai seorang yang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/dosa-struktural.html" target="_blank" title="Dosa struktural"&gt;berdosa&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, kejam, dan penganiaya, tetapi bersama dengan itu iapun menyadarai bahwa Allah menyambutnya, memilihnya, dan mengampuninya, &lt;i&gt;“orang ini akan menjadi alat pilihan-Ku” (Kis 9:15)&lt;/i&gt;. Paulus bukan lagi orang Farisi dalam perumpamaan, tetapi ia lebih menempatkan dirinya di tempat pemungut cukai. &lt;i&gt;“Allahku, ampunilah aku, orang berdosa !”&lt;/i&gt; Inilah pertobatan khas dari seorang Kristen yang militan &lt;i&gt;(Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini – Luk 18:13)&lt;/i&gt;. Betapapun aktifnya kita, kita tidak akan mampu tampil sebagai saksi-saksi Kristus, jika tidak mengakui diri sebagai seorang pendosa yang diampuni, itulah sebabnya orang-orang Kristen prihatin akan rekonsialisi semesta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Mulai saat itu Saulus, yang kemudian menjadi Paulus, akan menjadi alat pilihan Kristus, untuk menyebarkan Gereja ke negara-negara lain. Sampai saat itu Gereja yang dipimpin dan terdiri dari orang-orang Yahudi tidak keluar dari bangsa Yahudi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Paulus juga adalah seorang Yahudi, tetapi ia dididik di luar negaranya, Ia menyukai budaya Yunani sama seperti ia menyukai budayanya sendiri. Karena hal itu dan karena kepribadiannya yang khas, ia menjadi rasul dari orang-orang Yunani. Gereja harus terus menerus memperbarui diri, dan diperbarui dengan menobatkan kaum muda. Jamaat Kristen, bahkan ketika mereka mau membuka diri kepada orang-orang yang tidak ambil bagian dalam masalah-masalah jemaat (contoh kaum pekerja, kadang-kadang kaum muda), biasanya tidak mampu untuk benar-benar membuka diri. Dengan demikian Allah memanggil orang-orang tertentu dari latar belakang yang berbeda, yang begitu menerima iman Gereja, mampu mewartakan dalam lingkungan mereka sendiri dan tetap mempertahankan kebebasan mereka dalam kelompok tradisonilnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pada masa-masa gawat dalam perjalanan sejarah, Krsitus selalu memanggil pria maupun wanita untuk melayani Gereja di manapun dibutuhkan, antara lain Fransiskus dari Asisi, dan yang lebih dekat dengan kita, Paus Yohanes XXIII.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Jalan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;, inilah sebutan agama Kristen, kata itu mengungkapkan kenyataan bahwa itu bukan hanya masalah ajaran keagamaan, tetapi terlebih suatu cara hidup baru, yang dijiwai oleh iman, harapan dan kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-8778330864417987279?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/CM4XCtu9P8E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/8778330864417987279/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=8778330864417987279&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8778330864417987279?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8778330864417987279?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/CM4XCtu9P8E/paulus-utusan-yesus.html" title="PAULUS UTUSAN YESUS" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SfKcUVnOFLI/AAAAAAAAALE/-k6sVOR6XUI/s72-c/saulus.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/04/paulus-utusan-yesus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE8NRXozfip7ImA9WhRVEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-5268492676950810551</id><published>2012-01-11T11:41:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:41:34.486+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T11:41:34.486+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rasul Paulus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>KEGELAPAN MANUSIA PAULUS</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gYligskVSv2hBhLgVfxwRNMmr2o/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gYligskVSv2hBhLgVfxwRNMmr2o/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gYligskVSv2hBhLgVfxwRNMmr2o/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gYligskVSv2hBhLgVfxwRNMmr2o/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam renungan ini kita akan mendalami suatu segi yang terdapat dalam kejadian di Damsyik, yaitu &lt;i&gt;“kebutaan”&lt;/i&gt; yang terjadi langsung sesudah pertobatan. Kegelapan, bukan hanya kegelapan &lt;i&gt;“Paulus sejarah”&lt;/i&gt;, melainkan kegelapan Paulus sebagai manusia yang menghayati saat kegelapan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tema ini sulit, sebab menyangkut kegelapan yang ada dalam diri kita masing-masing. Sebenarnya kita tidak pernah mau menghadapinya,. Tema ini memang tema tobat. Marilah kita memohon rahmat Roh Kudus untuk memasukinya dengan benar dan dengan hati terbuka :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;“Ya Tuhan, Engkau menyelami dan mengenal kami. Engkau tahu betapa kami tidak mampu memahami misteri-Mu dan misteri kami. Engkau tahu bahwa kami tidak mampu membicarakan hal itu dengan benar. Kami mohon kepada-Mu ya Bapa, dalam nama Yesus, utuslah kepada kami Roh-Mu yang menyelami kedalaman manusia, yang tahu apa yang ada di dalam diri kami. Semoga Ia membuat kami mampu mengenal diri kami seperti diri kami Engkau kenal dalam kedalaman kejahatan kami, dengan cinta dan belas kasih. Semoga kami memandang  dengan mata yang benar segala sesuatu dalam diri kami yang memberatkan, yang mengaburkan atau melawan Dikau. Semoga kami mampu memandangnya dalam terang belas kasih yang datang dari kamatian dan kebangkitan Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersama Roh Kudus hidup dan berkuasa sepanjang masa, Amin.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Memang penting bahwa kita merumuskan pertobatan Paulus sebgai &lt;i&gt;“pernyataan dan penerangan”&lt;/i&gt;. Sekarang kita bertanya diri bagaimana mungkin Paulus menjadi buta sesudah pertobatannya. Kenyataan itu digaris-bawahi dan ditekankan dalam cerita Kisah Para Rasul, &lt;i&gt;“Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum” (Kis 9:8-9). &lt;/i&gt;Dapat dikatakan bahwa penerangan Kristus bukannya memenuhi dia dengan kegembiraan, terang dan kejelasan, melainkan malahan memukulnya, seakan-akan ia ditimpa sakit keras, ia tidak dapat melihat, tidak dapat makan dan perlu dituntun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Hal yang sama diceritakan lagi kemudian, &lt;i&gt;“Dan karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik.” (Kis 22:11)&lt;/i&gt;. Ia baru dapat melihat lagi ketika &lt;i&gt;Ananias&lt;/i&gt; mendatangi dia sambil berkata : &lt;i&gt;”Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah!” Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia. (Kis 22: 13)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Mengapa Paulus menjadi buta sesudah ia menerima pernyataan misteri Kristus yang gilang gemilang ? Di dalam Kitab Suci &lt;i&gt;kebutaan&lt;/i&gt; dihubungkan secara jelas dengan &lt;i&gt;dosa, kehilangan arah, sempoyongan tanpa mampu menemukan arah.&lt;/i&gt; Kebutaan merupakan suatu &lt;i&gt;hukuman&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Elimas&lt;/i&gt; dari Siprus menjadi buta sebagai hukuman. &lt;i&gt;Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia, dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu? Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari. (Kis 13:9-11).&lt;/i&gt; Sehubungan dengan yang terjadi pada Elimas, itu arti lambang kebutaan diterangkan baik sekali. Ia harus berhenti membalikkan jalan yang diarahkan Oleh Tuhan, ia harus berhenti melawan gambar sejati Allah dengan caranya bertindak. Jadi kebutaannya itu melambangkan orang yang tidak mampu menemukan jalan benar, orang yang dibelenggu oleh kekuatan setan, &lt;i&gt;“anak iblis, musuh tiap kebenaran”, “penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan”&lt;/i&gt;. Jelas itu gambaran dosa, itu menggambarkan &lt;i&gt;“tipu muslihat dan kejahatan”&lt;/i&gt; yang dalam dosa datang dari dalam, itu menggambarkan &lt;i&gt;“anak iblis”&lt;/i&gt; yang datang dari luar, dan sebagai akibatnya, &lt;i&gt;“musuh tiap kebenaran”&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Sebaliknya, tentang kebutaan Paulus tidaklah mudah memberikan jawaban, sebab Kisah Para Rasul tidak menjelaskannya, tetapi hanya melukiskan kejadiannya saja, padahal tampaknya Rasul sendiri tidak pernah memberi tekanan pada kejadian itu dalam surat-suratnya. Dengan mencoba merefleksikan dan memasuki jiwanya, kita dapat melihat adanya dua motif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kebutaan sebagai pantulan kecemerlangan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pertama, kita berhadapan dengan suatu motif yang sering dijumpai dalam Kitab Suci. &lt;i&gt;“Manusia tidak dapat melihat Allah tanpa mati.”&lt;/i&gt; Melihat Allah  memang merupakan terang, tetapi bagi manusia yang bersifat daging, melihat Allah menakutkan dan membuat manusia sadar akan seluruh kegelapan di mana ia berada. Berkontak dengan Allah sebagai terang, manusia mengakui dirinya sebagai kegelapan. Dengan demikian Paulus menghayati jalan pertobatan yang sebelumnya tak pernah ia mampu menghayatinya. Pengenalan akan kemuliaan Kristus terpantul dalam pengenalan akan kegelapannya sendiri. Paulus menghayatinya dengan lambang, suatu lambang yang nyata, sampai firman Gereja, firman Ananias memberi dia keyakinan bahwa dia diterima dalam Gereja dan bahwa dia dengan aman menempuh jalan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kebutaan memantulkan secara negatif kemuliaan Allah yang baru saja dinyatakan kepadanya. Sungguh khas dalam pertobatan Kristen, bahwa  orang berhasil mengenal diri sendiri jauh lebih banyak dan menjadi takut akan kegelapannya sendiri bila ia mengenal terang Allah dari pada bila ia mengadakan pemeriksaan ketat seperti mengadakan psikoanalisis atas kedalamannya sendiri. Manusia menyadari dirinya sebagai kegelapan oleh kontaknya dengan wajah Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kebutaan jalan pertobatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Motif kedua yang dapat menerangkan kebutaan Paulus adalah keikut-sertaan Paulus dalam dosa dunia, keterjalinannya dalam umat manusia yang berdosa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Marilah kita bertanya diri, bagaimana ia menghayatinya dan bagaimana itu menampilkan diri kepadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kita tidak perlu bekerja dengan fantasi, sebab Paulus sendiri telah mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengungkapkan pandangannya tentang tubir kegelapan yang selalu tersembunyi di dalam diri kita masing-masing. Itu hanya dapat dikalahkan oleh kekuatan Allah, tetapi ia masih dapat muncul lagi tiap saat jika Allah tidak terus menerus menang. Bila kekuatan Allah itu ditolak atau dikaburkan oleh kita, maka tampillah kembali apa yang oleh Paulus disebut &lt;i&gt;“dosa yang dipribadikan”.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Mengadakan refleksi tentang kegelapan yang ada dalam hati manusia tidaklah semata-mata mengadakan meditasi yang melukiskan sesuatu yang jauh dari kita, tetapi itu adalah realitas yang ada dalam diri kita, atau yang tersembunyi di dalam hati kita. Berdasarkan pengalaman pahit yang ada pada kita masing-masing, kita tahu bahwa yang tersembunyi itu kadang-kadang secara mendadak dan tak terduga sebelumnya dapat berubah menjadi kenyataan. Itu memang suatu pokok tidak menyenangkan yang sulit diterjemahkan ke dalam bahasa sehari-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kita selalu diombang-ambingkan antara dua sikap. Di satu pihak kita sering meratapi kejahatan manusia, bila kita menyaksikan kejadian-kejadian yang menggoncangkan. Yang dimaksud misalnya tindak kekerasan, bentuk-bentuk kekejaman di penjara-penjara, pembunuhan di antara para tahanan, masih ditambah suasana neraka di mana orang saling membenci meskipun mereka sama-sama menjalani hukuman yang sama. Kita sendiri masih sangat digemparkan oleh pembunuhan liar yang terjadi di dekat kita, baik dalam waktu maupun dalam tempat. Di lain pihak kita menghibur diri dengan pikiran akan orang yang berkehendak baik, semua punya kehendak baik, semua cukup baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kita tak pernah berhasil mencapai kedua  pendapat itu sampai ke dasarnya dan menunjukkan keduanya. Kita terombang-ambingkan antara sikap moralitas yang meratapi dan sikap longgar yang mau memahami semua orang. Sering kali kita tidak memiliki pandangan yang mampu melihat kejahatan manusia dengan belas kasih, dan bukan hanya dengan ratapan pesimis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Manakah sebenarnya tingkat-tingkat kegelapan yang dibicarakan oleh Paulus dalam surat-menyuratnya pada waktu ia memikirkan kembali apa yang dialaminya pada saat pertobatannya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kita dapat mengungkapkannya menurut tiga tingkat yang berbeda-beda, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;tingkat dosa pribadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;tingkat dosa dasar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;tingkat dosa struktural&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;(Le Confessioni di Paulo, oleh Mgr.Carlo Maria Martini, Uskup Agung Milano, diterjemahkan oleh : Frans Harjawiyata OSCO)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-5268492676950810551?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/GcKx1FJs-ds" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/5268492676950810551/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=5268492676950810551&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/5268492676950810551?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/5268492676950810551?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/GcKx1FJs-ds/kegelapan-manusia-paulus.html" title="KEGELAPAN MANUSIA PAULUS" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/kegelapan-manusia-paulus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEIMRng-cCp7ImA9WhRVEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-1043569060067891458</id><published>2012-01-11T11:36:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:36:27.658+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T11:36:27.658+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>ANGGUR BARU, KANTONG BARU</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yJy3BUwNDkLqgEPctYqDKwIi62A/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yJy3BUwNDkLqgEPctYqDKwIi62A/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yJy3BUwNDkLqgEPctYqDKwIi62A/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yJy3BUwNDkLqgEPctYqDKwIi62A/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S00vN80z6kI/AAAAAAAAAak/Nh-PTgtWAdQ/s1600-h/anggur+baru.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S00vN80z6kI/AAAAAAAAAak/Nh-PTgtWAdQ/s200/anggur+baru.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: "Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?" (Mrk 2:18)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Berpuasa adalah suatu tanda pertobatan dan juga berguna untuk mendukung doa-doa yang dipanjatkan, supaya Allah datang dan membebaskan umatNya. Allah telah datang dalam diri Yesus, sehingga sikap yang lebih pantas adalah bergembira dan merayakan pesta. Para nabi telah memaklumkan pesta perkawinan Allah dengan umat-Nya, ketika Ia datang untuk mengunjungi mereka &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/09/maria-bunda-gereja.html" target="_blank" title="Maria bunda gereja"&gt;mempelai melihat pengantin perempuan&lt;/a&gt;, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. - Yes 62:4-5)&lt;/i&gt;. Oleh karena itu, dengan menyatakan Diri sebagai pengantin laki-laki, Yesus menyatakan Jati diri-Nya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa – Mrk 2:19-20)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S00vYy6Ok9I/AAAAAAAAAas/BrjU9u0yyPE/s1600-h/kantong+baru.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S00vYy6Ok9I/AAAAAAAAAas/BrjU9u0yyPE/s200/kantong+baru.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya. Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula." (Mrk 2:21-22)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;. Apa artinya anggur baru ? yang dimaksudkan adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Injil dan &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/05/hidup-dalam-bimbingan-roh-kudus.html" target="_blank" title="Hidup dalam bimbingan Roh Kudus"&gt;semangat yang berasal dari Roh Kudus&lt;/a&gt; yang membuat murid-murid itu tergila-gila untuk menyatakan kasih mereka kepada Bapa serta menunjukkan kebebasan yang telah mereka miliki&lt;/i&gt;. Agar kita memahaminya lebih baik, marilah kita membaca kitab &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kisah Para Rasul&lt;/i&gt; dan riwayat hidup orang-orang kudus, yang telah menandai sejarah Gereja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Kantong kulit tua : Injil tidak cocok dimasukkan ke dalam bentuk-bentuk keagamaan yang lama. Demikian pula Injil tidak dapat masuk ke dalam kehidupan orang yang berpegang teguh pada bentuk-bentuk keagamaan yang lama. Penginjil Markus menginginkan supaya kita mengerti, bahwa Injil membawa pesan yang sungguh-sungguh baru. Kita baru saja melihat Yesus menerima para pendosa, sekarang kita bertanya mengapa Ia tidak tampil seperti kelompok agama lain dengan doa-doa dan puasa-puasa. Banyak pemimpin agama bersimpati kepada Yesus. Mereka sangat menginginkan supaya Yesus membangkitkan kembali iman bangsa Israel. Yesus sendiri tidak merasa, bahwa tugas utama-Nya adalah mengurusi ibadat atau membimbing orang-orang untuk pergi ke rumah-rumah ibadat. Yesus datang mengajarkan hidup dalam damai dan kasih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/tanda-pertama-dari-yesus.html" target="_blank"&gt;Tanda pertama dari Yesus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/06/mr-smith.html" target="_blank"&gt;Mr. Smith&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/06/dahulu-kala-di-negeri-cina-adalah.html" target="_blank"&gt;Kisah racun&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-1043569060067891458?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/egUdbMgCbSQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/1043569060067891458/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=1043569060067891458&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/1043569060067891458?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/1043569060067891458?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/egUdbMgCbSQ/anggur-baru-kantong-baru.html" title="ANGGUR BARU, KANTONG BARU" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/S00vN80z6kI/AAAAAAAAAak/Nh-PTgtWAdQ/s72-c/anggur+baru.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2010/01/anggur-baru-kantong-baru.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4DQno8cSp7ImA9WhRWGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-4155603646065596194</id><published>2012-01-06T15:19:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T15:19:33.479+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-06T15:19:33.479+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>SAMUEL MENGURAPI DAUD</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nnrVOo54eSu4Gc-y2592OSuETQ4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nnrVOo54eSu4Gc-y2592OSuETQ4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nnrVOo54eSu4Gc-y2592OSuETQ4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nnrVOo54eSu4Gc-y2592OSuETQ4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-8cwlzdlCeUk/TwauHMbt-_I/AAAAAAAAAqM/BHQnnWFNCbk/s1600/samuel+%2526+david.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-8cwlzdlCeUk/TwauHMbt-_I/AAAAAAAAAqM/BHQnnWFNCbk/s200/samuel+%2526+david.jpg" width="163" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel:
"Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah
Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan
pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara
anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." (1 Sam 16:1)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Samuel pergi ke Betlehem untuk menemui orang yang telah dipilih Allah. Betlehem
adalah kota keluarga Daud. Di sanalah Yesus akan dilahirkan sepuluh abad
kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Ketika Samuel melihat Eliab, dia berpikir pasti inilah yang
dimaksud Tuhan yang akan diurapinya, tetapi ternyata ditolak oleh Tuhan. &lt;i&gt;(Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel:
"Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah
menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa
yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." - 1 Sam 16:7). &lt;/i&gt;Lalu
satu per satu anak-anak Isai disuruh lewat depan Samuel, tetapi tidak satupun
yang dipilih Tuhan.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Lalu Samuel berkata kepada Isai:
"Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu,
tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai:
"Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang
ke mari." (1 Sam 16:11).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt; Daud, putra Isai, sedang
menggembalakan kawanan ternaknya ketika mereka memanggilnya. Ia seorang gembala
sebelum menjadi raja &lt;i&gt;(Kemudian
disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya
elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah
dia." – 1 Sam 16:12)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Dalam Kitab Suci, gembala adalah gambaran raja yang sempurna,
yang memperhatikan orang-orang dan melayani mereka, seperti yang dilakukan
gembala terhadap domba-dombanya. Yesus, Raja dan Penyelamat, akan
memperkenalkan diri sebagai gembala yang baik &lt;i&gt;(Pastor Bonus)&lt;/i&gt; seperti yang diimpikan para nabi &lt;i&gt;(Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Dengan
sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya.
Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari
kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan
menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkan pada hari
berkabut dan hari kegelapan. -&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Yeh 34:11-12&lt;/i&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Akulah
gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya - &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Yoh 10:11)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Manusia melihat muka, Yahweh melihat hati (1 Sam 16:7). Dalam
diri Daud yang masih remaja belum ada tanda-tanda mutu moral, baik kepandaian
maupun keberanian yang bakal ditunjukkannya sebagai pemimpin bala tentara dan
ahli politik di kemudian hari. Tetapi Allah mengetahui siapa yang dipilih-Nya.
Untuk melaksanakan pekerjaan-Nya, Allah tidak memilih mereka yang kelihatan
lebih besar dari pada yang sebenarnya &lt;i&gt;(dan
apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa
yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya
jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah - 1 Kor
1:28-29)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;Dalam komunitas Kristen, adalah penting untuk menemukan orang-orang
berkepribadian yang baik dan luhur, dan tidak tertipu oleh penampilan lahiriah,
bahwa bagi mereka yang memegang tanggung jawab, mampu untuk mengetahui
bagaimana &lt;i&gt;“melihat ke dalam hati”&lt;/i&gt; saudara-saudara
dan saudari-saudari, mana yang tenang maupun yang bersemangat, sehingga mereka akan
mendapatkan orang-orang yang diperlukan, untuk mendorong dan menumbuhkan
komunitas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 8.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-size: 11.0pt; mso-no-proof: yes;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani –
Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/07/pastor-bonus.html" target="_blank"&gt;Pastor bonus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/yesus-gembala-dan-nabi.html" target="_blank"&gt;Yesus, gembala dan nabi&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 24.0pt; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: Arial; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: EN-US; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/06/hakim-hakim.html" target="_blank"&gt;Hakim-hakim&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-4155603646065596194?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/IC4903mbtlQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/4155603646065596194/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=4155603646065596194&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4155603646065596194?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4155603646065596194?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/IC4903mbtlQ/samuel-mengurapi-daud.html" title="SAMUEL MENGURAPI DAUD" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-8cwlzdlCeUk/TwauHMbt-_I/AAAAAAAAAqM/BHQnnWFNCbk/s72-c/samuel+%2526+david.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2012/01/samuel-mengurapi-daud.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkAMR3g4eSp7ImA9WhRWF0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-8269779138290981453</id><published>2012-01-05T14:33:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T14:33:06.631+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-05T14:33:06.631+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>ORANG-ORANG BIJAK DARI TIMUR</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B_bQvug24IgRwQVPHMAZ-DWktXc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B_bQvug24IgRwQVPHMAZ-DWktXc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B_bQvug24IgRwQVPHMAZ-DWktXc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B_bQvug24IgRwQVPHMAZ-DWktXc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SzgU7XyAaUI/AAAAAAAAAaU/-_a9OgAhakY/s1600-h/Orang_majus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SzgU7XyAaUI/AAAAAAAAAaU/-_a9OgAhakY/s200/Orang_majus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/raja-herodes.html" target="_blank" title="Raja Herodes"&gt;raja Herodes&lt;/a&gt;, datanglah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orang-orang_majus_dari_Timur" target="_blank" title="Wikipedia : Orang-orang Majus dari timur"&gt;orang-orang majus dari Timur&lt;/a&gt; ke Yerusalem&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; (Mat 2:1-2)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sejak zaman generasi Kristen perdana telah ada kisah-kisah rakyat&amp;nbsp; yang berusaha menceritakan segala sesuatu yang belum diketahui tentang Yesus. Dan kisah-kisah itu tidak dimasukkan dalam Injil. Cerita-cerita ini sangat mirip dengan cerita-cerita orang-orang Yahudi tentang masa kanak-kanak Abraham dan Musa. Orang bijak dari Timur dengan bintang yang membimbing mereka dan pembunuhan kanak-kanak &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bethlehem" target="_blank" title="Wikipedia : Bethlehem"&gt;Bethlehem&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; berasal langsung dari cerita-cerita ini dan tidaklah berguna sekarang untuk mempelajari peta-peta &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astrologi" target="_blank" title="Wikipedia : Astrologi"&gt;astrologi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; untuk menemukan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komet" target="_blank" title="Wikipedia : Komet"&gt;komet yang tampak&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; pada waktu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam bab ini Matius menggunakan cerita-cerita ini tanpa mempertanyakan keasliannya. Ia menggunakan cerita-cerita ini untuk menunjukkan bagaimana Yesus menghayati apa yang telah dialami oleh bangsa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nya. Oleh karena itu, ada kutipan-kutipan dari kitab Perjanjian Lama dan setiap kali diulang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“dengan demikian… genaplah sabda…”&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; - Mat 2:17)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;tujuannya ialah supaya teks-teks itu berbicara tentang ba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;gsa Israel, dan sekaligus mewartakan kedatangan Yesus. Dalam arti tertentu, Yesus menghayati apa yang telah dialami oleh bangsa Israel -&amp;nbsp; mengembara, mencari, bergembira, berdukacita – tetapi dalam diri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nya semuanya itu mendapat arti yang baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Orang-orang bijak dari Timur mungkin adalah imam-imam dan peramal-peramal dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zoroastrianisme" target="_blank" title="Wikipedia : Zoroastrianisme"&gt;agama &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Zoroaster&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;. Di sini mereka mewakili segala agama yang tidak disebut dalam Kitab Suci. Di s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;tu pihak imam-imam Yahudi, para kepala umat Allah, tidak mendapat berita tentang kelahiran Yesus. Di lain pihak Allah menyampaikan kabar baik kepada sahabat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nya dari&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;dunia kekafiran. Ini adalah pela&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;aran baik bagi segala zaman&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, bahwa &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Yesus adalah Penebus semua orang, dan bukan hanya bagi mereka yang telah menjadi anggota Gereja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bintang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;juga &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;mengingatkan kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; bahwa Allah memanggil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;umat manusia &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;masing-masing menurut kepribadiannya. Yesus memanggil para nelayan dari Galilea setelah ada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/09/penangkapan-ikan-yang-ajaib.html" target="_blank" title="Penangkapan ikan yang ajaib"&gt;penangkapan ikan yang ajaib&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;orang-orang kafir yang menyelidiki &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/24/02482646/bintang.bethlehem.orang.majus.dan.teleskop" target="_blank" title="Kompas : Bintang Bethlehem"&gt;bintang-bintang,&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; dipanggil&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;oleh Allah lewat sebuah bintang. Allah tahu bagaimana berkomunikasi dengan kita lewat peristiwa-peristiwa dan lewat cita-cita kita, yang menuntun kita semua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; bagaikan bintang-bintang. Apapun jalannya, bintang kita akan mengantar kita kepada Dia yang adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/11/pancaran-terang-abadi_06.html" target="_blank" title="Pancaran terang abadi"&gt;Cahaya Allah&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/orang-orang-majus.html" target="_blank"&gt;Orang-orang Majus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang hari Natal&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html" target="_blank"&gt;Keluarga Kudus Nazareth&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-8269779138290981453?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/ar_sX1cA1us" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/8269779138290981453/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=8269779138290981453&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8269779138290981453?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8269779138290981453?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/ar_sX1cA1us/orang-orang-bijak-dari-timur.html" title="ORANG-ORANG BIJAK DARI TIMUR" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SzgU7XyAaUI/AAAAAAAAAaU/-_a9OgAhakY/s72-c/Orang_majus.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/orang-orang-bijak-dari-timur.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkENQH06fip7ImA9WhRXFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-2684015804221124149</id><published>2011-12-21T13:24:00.002+07:00</published><updated>2011-12-21T13:24:51.316+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-21T13:24:51.316+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>KELUARGA KUDUS NAZARETH</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xFsavHkLAgS-4UJga7yRkdCLV1g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xFsavHkLAgS-4UJga7yRkdCLV1g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xFsavHkLAgS-4UJga7yRkdCLV1g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xFsavHkLAgS-4UJga7yRkdCLV1g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya : "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati." Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel. Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea. Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret. (Mat 2:19-23)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kembalinya ke Nazareth, di sini berakhir kisah-kisah yang bertujuan memperkenalkan kita kepada Injil. Kisah-kisah ini mewartakan pengutusan Kristus : Penebus, dihukum secara salah oleh bangsa-Nya sendiri, dan karena dikejar-kejar oleh mereka yang berkuasa, Ia akan berpaling kepada bangsa-bangsa kafir. Karena Galilea dianggap sebagai setengah asing dan kafir oleh orang-orang Yahudi di Yudea &lt;i&gt;(Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain - Mat 4:15)&lt;/i&gt;. Yesus akan tinggal tiga puluh  tahun di kampung kecil di mana Ia dibesarkan dan bekerja sebagai &lt;i&gt;“tukang kayu” (Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon - Mrk 6:3)&lt;/i&gt; sementara dunia menunggu penyelamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ia akan disebut “&lt;i&gt;Orang Nazareth”&lt;/i&gt;. Matius bermain dengan kata ini yang mengingatkan kita tentang &lt;i&gt;nezer&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;tunas&lt;/i&gt; &lt;i&gt;(Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. – Yes 11:1)&lt;/i&gt; dan orang &lt;i&gt;nazir&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;orang-orang yang mengkhususkan dirinya bagi Tuhan&lt;/i&gt; (Bila 6:2). Pada Waktu itu ada kelompok-kelompok agama yang berkhotbah dan membaptis, sama seperti Yohanes Pembaptis, dan mereka disebut orang-orang nazir. Yesus adalah sekaligus &lt;i&gt;nezer (tunas)&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;orang nazir (orang yang mengkhususkan dirinya bagi Tuhan).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Banyak orang bertanya-tanya apa yang diperbuat Yesus antara umur dua belas tahun, ketika Ia ditemukan di Bait Allah &lt;i&gt;(Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah – Luk 2:46)&lt;/i&gt;, dan umur tiga puluh tahun, perkiraan umur Yesus pada waktu Ia mulai berkarya di depan umum. Ada pengajar-pengajar palsu yang menyalah-gunakan kekosongan dalam injil ini untuk berspekulasi, bahwa Yesus pergi ke India untuk belajar ilmu sihir dari para tukang sihir dari agama Hindu dan bagaimana mengerjakan mukjizat-mukjizat, atau bahkan bahwa Yesus mengunjungi jin-jin luar angkasa. Tidak perlu kemampuan luar biasa untuk mengkhayalkan hal-hal seperti itu !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Hendaknya kita ingat, pertama-tama, bahwa Injil bukanlah suatu biografi Yesus, yang mengisahkan tentang hidup-Nya sejak lahir sampai mati. Injil hanya ingin menceritakan kepada kita perbuatan-perbuatan dan perkataan-perkataan Yesus yang penting, yang dipakai Yesus untuk menyampaikan pesan-Nya. Injil tidak menceritakan kepada kita bagaimana penampilan lahiriah Yesus, apakah Dia orang yang tinggi atau gemuk, berambut pirang atau hitam, dan banyak hal lain yang tidak penting bagi orang-orang Kristen perdana. Injil Markus dan Yohanes diawali dengan pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, dan setelah itu Yesus mulai mengajar. Kemudian, Matius dan Lukas menulis sedikit tentang masa kanak-kanak Yesus untuk menolong kita memahami rahasia kepribadian-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kedua, mari kita membaca Mat 13:54-56 &lt;i&gt;(Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?")&lt;/i&gt;. Orang-orang Nazareth yang mengagumi perbuatan-perbuatan-Nya tidak berkata, &lt;i&gt;“pasti Yesus telah mempelajarinya di negeri asing, karena Ia sering keluar negeri akhir-akhir ini.”&lt;/i&gt; Sebaliknya mereka bertanya, apa yang terjadi dengan anak tukang kayu ini ? Kita telah mengenal-Nya selama ini ... apa yang telah terjadi dengan Dia ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ketiga, kita bisa mengatakan bahwa mengucapkan sabda Allah adalah sekaligus mengucapkan suatu kata yang mengungkapkan pengalaman manusiawi. Nabi-nabi mengucapkan sabda Allah, bukan seperti alat perekam yang mengulang persis apa yang direkam, tetapi sebagai orang-orang yang merasakan sesuatu dan mempunyai sesuatu yang perlu diungkapkan. Yesus tidak bisa mengucapkan sabda Allah jika Ia tidak memperoleh, sebagai manusia, suatu kebijaksanaan luar biasa tentang &lt;i&gt;apa yang ada di dalam hati manusia&lt;/i&gt; &lt;i&gt;(dan karena tidak perlu seorang pun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia – Yoh 2:25)&lt;/i&gt;. Sesungguhnya tidaklah percuma sekian tahun Yesus tinggal di Nazareth, selama itu Yesus membiarkan Diri-Nya diresapi kebudayaan bangsa-Nya dan Ia mengamati peristiwa-peristiwa yang mempengaruhi bangsa-Nya, Ia mengalami kerja tangan, relasi manusiawi, perasaan penderitaan dan penindasan. Yesus harus mengalami semuanya ini untuk menjadi Penebus kita, supaya Sabda-Nya akan mengungkapkan apa yang benar, berbobot dan bernilai untuk segala zaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-2684015804221124149?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/FapeFZC-Av8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/2684015804221124149/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=2684015804221124149&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2684015804221124149?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2684015804221124149?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/FapeFZC-Av8/keluarga-kudus-nazareth.html" title="KELUARGA KUDUS NAZARETH" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkEDRX0-cCp7ImA9WhRXFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-2907132886887585383</id><published>2011-12-21T13:24:00.001+07:00</published><updated>2011-12-21T13:24:34.358+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-21T13:24:34.358+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>RAJA HERODES</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OFiSsTLFfOYhHAwxL3_VGsZ1gLk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OFiSsTLFfOYhHAwxL3_VGsZ1gLk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OFiSsTLFfOYhHAwxL3_VGsZ1gLk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OFiSsTLFfOYhHAwxL3_VGsZ1gLk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxx7HVp8NMI/AAAAAAAAAYo/sEU3V-VVyYo/s1600-h/Herod-The-Great.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxx7HVp8NMI/AAAAAAAAAYo/sEU3V-VVyYo/s200/Herod-The-Great.jpg" width="144" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Semua orang ini berkumpul di sekeliling tempat tidur-Nya untuk menyembah Anak Kudus itu, para gembala dalam ketakjubannya yang polos, Simeon dan Hana dengan rasa penghormatan yang diperkaya oleh kebijaksanaan dan kesalehan yang telah dihargai berabad-abad lamanya, dan orang-orang Majus dengan pemberian-pemberian mewah dari Timur dan dengan hati dan pikiran yang terbuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Akan tetapi, sementara penyembah-penyembah yang layak dipuji ini memandang Dia, ada wajah seorang pembunuh yang kejam muncul dan melihat dari belakang mereka. Wajah itu adalah wajah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Herodes_yang_Agung" target="_blank" title="Wikipedia :  Herodes Agung"&gt;Herodes&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, pada waktu itu raja ini menduduki tahta Daud dan kaum Makabe. Namun ia seorang asing &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Edom" target="_blank" title="Wikipedia : Edom (keturunan Esau)"&gt;(keturunan Edom)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; dan perebut kekuasaan yang berasal dari kalangan rendah. Rakyatnya membencinya, dan hanya karena disukai pemerintah Romawi ia masih dapat bertahan dalam kedudukannya. Ia berkemampuan, berambisi, dan mengagumkan, namun ia memiliki pikiran yang demikian kejam, licik, gelap dan keji, yang biasa ditermui di antara banyak orang lalim dari Timur. Ia telah berbuat bermacam-macam kejahatan. Ia telah membuat istananya bergelimang darah, dengan membunuh istri kesayangannya sendiri, tiga dari putranya, dan banyak lagi dari anggota kerabatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Sekarang ia&amp;nbsp; sudah tua dan tersiksa oleh penyakit dan penyesalan yang dalam, perasaan bahwa ia tidak tersohor lagi, dan oleh siksaan rasa takut akan setiap kemungkinan adanya orang yang menginginkan tahtanya yang telah direbutnya. Wajarlah jika orang-orang Majus menuju ke ibukota untuk menanyakan tempat Dia dilahirkan, yakni &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“tanda”&lt;/i&gt; yang telah mereka lihat di Timur &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;("Di manakah Dia, &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/04/yesus-kristus-raja-di-hadapan-pilatus.html" target="_blank" title="Yesus Kristus raja di hadapan Pilatus"&gt;raja orang Yahudi&lt;/a&gt; yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." – Mat 2:2)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Pertanyaan itu tepat mengenai hal yang membuat Herodes merasa takut dan sakit hati sekali, tetapi dengan kemunafikannya yang licik seperti setan, ia menyembunyikan kecurigaannya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. – Mat 2:3)&lt;/i&gt;. Setelah mendengar dari imam-imam, bahwa Mesias harus dilahirkan di Betlehem, ia mengarahkan orang-orang asing itu ke sana, tetapi mengatur supaya mereka kembali lagi untuk memberitahukan di mana persisnya rumah Raja yang baru itu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia." – Mat 2:8)&lt;/i&gt;. Ia bermaksud hendak membunuh-Nya, tetapi ia diperdaya, karena Allah telah memperingatkan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.indocell.net/yesaya/pustaka2/070d7580.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://www.indocell.net/yesaya/pustaka2/id36.htm&amp;amp;usg=__CIH9AI1E0v91aaThplCn_KXDLhI=&amp;amp;h=344&amp;amp;w=215&amp;amp;sz=28&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=25&amp;amp;um=1&amp;amp;tbnid=H4bW6d0Hxh3TdM:&amp;amp;tbnh=120" target="_blank" title="Tiga Raja tiba di Bethlehem"&gt;orang-orang Majus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; itu agar tidak kembali kepadanya, melainkan pulang ke negeri mereka melalui jalan lain &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. – Mat 2:12)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Saat itu meledaklah murka Herodes dan ia mengutus prajurit-prajurit untuk membunuh setiap bayi yang berusia di bawah dua tahun di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Betlehem" target="_blank" title="wikipedia : Bethlehem"&gt;Bethlehem&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. – Mat 2:16)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Mungkin ia akan lebih berhasil bila membelah gunung batu menjadi dua dari pada berusaha untuk memutuskan mata rantai rencana Ilahi. ‘Herodes menetakkan pedangnya ke dalam sarang, padahal burung yang ada di dalamnya telah terbang.’ Yusuf telah melarikan diri bersama dengan Anak itu ke Mesir dan tinggal di sana sampai Herodes meninggal, lalu kembali dan tinggal di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nazareth" target="_blank" title="Wikipedia : Nazareth"&gt;Nazareth&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, karena jika ia kembali ke Bethlehem, ia akan berada di dalam kerajaan Arkelaus, putra Herodes yang bermental sama dengan ayahnya yang kejam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir – Mat 2:14)&lt;/i&gt;. Wajah Herodes yang kejam yang memandang Bayi itu, adalah satu nubuat yang menyedihkan tentang bagaimana kuasa-kuasa dunia akan menganiaya dan menyingkirkan Dia dari dunia ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;(Sumber : Majalah Ave Maria)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang hari Natal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html" target="_blank"&gt;Keluarga Kudus Nazareth&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/los-felidas.html" target="_blank"&gt;Los Felidas&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-2907132886887585383?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/GezA4xjPHRY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/2907132886887585383/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=2907132886887585383&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2907132886887585383?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2907132886887585383?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/GezA4xjPHRY/raja-herodes.html" title="RAJA HERODES" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxx7HVp8NMI/AAAAAAAAAYo/sEU3V-VVyYo/s72-c/Herod-The-Great.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/raja-herodes.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAMRn48eyp7ImA9WhRQGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-6961383332882024727</id><published>2011-12-14T17:16:00.001+07:00</published><updated>2011-12-14T17:16:27.073+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-14T17:16:27.073+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>ORANG-ORANG MAJUS</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zTM_NMsBIBgcORPQl7aDs1EseR8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zTM_NMsBIBgcORPQl7aDs1EseR8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zTM_NMsBIBgcORPQl7aDs1EseR8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zTM_NMsBIBgcORPQl7aDs1EseR8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxhuxt-05MI/AAAAAAAAAYg/4vJr7sZZfWM/s1600-h/orang+majus-3" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxhuxt-05MI/AAAAAAAAAYg/4vJr7sZZfWM/s200/orang+majus-3" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Para gembala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Simeon &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Hana &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;orang-orang saleh yang telah lanjut usia ini berada dekat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;tempat kekuatan baru itu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;memasuki dunia, tetapi kekuatan itu juga menggetarkan jiwa-jiwa yang peka di tempat yang lebih jauh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; lagi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; jaraknya, yakni &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orang-orang_majus_dari_Timur" target="_blank" title="Orang Majus"&gt;orang-orang Majus dari Timur&lt;/a&gt;. (Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem –&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Mat 2:1)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Mereka mungkin mengunjungi Dia setelah upacara penyerahan-Nya di Bait Allah dan setelah orang tua-Nya membawa Anak mereka kembali ke Bethlehem dengan maksud tinggal di sana dari pada pulang ke &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nazareth" target="_blank" title="Wikipedia : Nazareth"&gt;Nazareth&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Mereka termasuk golongan orang-orang Majus yang terpelajar, yang merupakan gudang ilmu pengetahuan, ahli di bidang pengobatan dan misteri-misteri agama di negeri-negeri sepanjang Sungai Eufrat.&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Tacitus, Suetonius dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.sarapanpagi.org/flavius-yosefus-vt2981.html" target="_blank" title="Flavius Yosefus"&gt;Yosefus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; mengatakan, bahwa waktu itu wilayah-wilayah tempat mereka berasal diliputi suasana pengharapan akan seorang raja agung yang akan muncul di negeri Yudea. Kita juga mengetahui dari perhitungan ahli falak yang tersohor, yaitu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Johannes_Kepler" target="_blank" title="Johanes Kepler"&gt;Kepler&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; bahwa tepat pada waktu itu kelihatan sebuah bintang yang cemerlang di langit untuk sementara waktu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Orang-orang Majus dengan amat rajin menyelidiki ilmu perbintangan. Mereka percaya bahwa setiap gejala yang luar biasa di langit adalah pertanda suatu kejadian yang luar biasa di bumi, dan mungkin saja karena mereka sudah pasti sangat tertarik kepada bintang itu, dengan pengharapan yang dinyatakan oleh para ahli sejarah pu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;bakala, mereka dipimpin ke arah barat untuk melihat kalau-kalau pengharapan itu telah digenapi. Namun tentunya di dalam batin mereka bangkitlah kerinduan yang lebih dalam, yang sudah ditangg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;pi Allah. Jika penyelidikan mereka dimulai dengan keingin-tahuan dan perhitungan ilmiah, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Allah te&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;lah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt; memimpin mereka kepada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kebenaran yang sempurna&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Begitulah cara-Nya senantiasa, Tuhan tidak melancarkan kritikan yang pedas-pedas terhadap ketidak-sempurnaan, Ia lebih senang berbicara kepada kita dalam bahasa yang kita pahami, walaupun untuk mengungkapkan maksud-Nya bahasa kita jauh dari sempurna. Itulah sarana yang dipakai oleh Tuhan untuk menuntun kita kepada kebenaran yang sempurna. Sama halnya Dia telah memakai astrologi (nujum) untuk menuntun dunia kepada ilmu falak (ilmu perb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;ntangan), dan alkemia (magis) untuk menuntun kepada ilmu kimia dan sebagainya. Seperti kebangunan ilmu pengetahuan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_Renaisans" target="_blank" title="Wikipedia : Abad Renaissance"&gt;(renaissance)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; mendahului Reformasi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther" target="_blank" title="Wikipedia : Martin Luther"&gt;(Martin Luther)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, demikian juga Ia memakai pengetahuan orang-orang ini yang setengah kepalsuan dan takhyul, untuk menuntun mereka kepada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/11/pancaran-terang-abadi_06.html" target="_blank" title="Pancaran Terang Abadi"&gt;Terang Dunia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Kunjungan mereka adalah satu nubuat tentang bagaimana di masa depan orang-orang bukan Yahudi akan menyambut dengan hangat ajaran dan penyelamatan-Nya serta akan membawa kekayaan dan bakat-bakatnya, ilmu pengetahuan dan filsafatnya untuk dipersembahkan di depan kaki-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;(Sumber : Majalah Ave Maria)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank"&gt;Diberkatilah kandang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html" target="_blank"&gt;Kelahiran Yesus&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang hari Natal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-6961383332882024727?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/9dSgtHsAxDo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/6961383332882024727/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=6961383332882024727&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6961383332882024727?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6961383332882024727?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/9dSgtHsAxDo/orang-orang-majus.html" title="ORANG-ORANG MAJUS" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Sxhuxt-05MI/AAAAAAAAAYg/4vJr7sZZfWM/s72-c/orang+majus-3" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/orang-orang-majus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAHQnYzeSp7ImA9WhRQGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-6223468530163548743</id><published>2011-12-14T17:15:00.001+07:00</published><updated>2011-12-14T17:15:33.881+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-14T17:15:33.881+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>PARA GEMBALA</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ySClTUFWRH-RF-hbgmbbnw2R3iA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ySClTUFWRH-RF-hbgmbbnw2R3iA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ySClTUFWRH-RF-hbgmbbnw2R3iA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ySClTUFWRH-RF-hbgmbbnw2R3iA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxXT3lqwZOI/AAAAAAAAAYI/H3tvUbusxEQ/s1600-h/gembala-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxXT3lqwZOI/AAAAAAAAAYI/H3tvUbusxEQ/s200/gembala-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Walaupun Yesus memasuki kehidupan jasmani-Nya dengan tenang dalam keadaan yang sederhana, walaupun warga &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bethlehem" target="_blank" title="Wikipedia : Bethlehem"&gt;kota Bethlehem&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; tidak mengimpikan apa yang telah terjadi di tengah-tengah mereka, walaupun Kaisar di Roma tidak mengetahui bahwa surat keputusannya telah mempengaruhi kelahiran seorang Raja yang kelak akan memerintah, bukan saja di kawasan Romawi, tetapi juga dalam banyak negeri yang belum pernah dijajah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Romawi" target="_blank" title="Wikipedia : Kekaisaran Romawi"&gt;kekuasaan Romawi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, walaupun sejarah manusia berjalan seperti biasa pada keesokannya dan tidak menyadari peristiwa yang telah terjadi itu, namun ada juga yang memperhatikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Seperti bayi yang melonjak dalam kandungan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/maria-mengunjungi-elisabet.html" target="_blank" title="Maria mengunjungi Elisabeth"&gt;Elisabeth&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang telah lanjut usia, ketika ibu Tuhannya menghampirinya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Dan ketika Elisabet mendengar &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/10/tiga-kali-salam-maria.html" target="_blank" title="Tiga kali doa Salam Maria"&gt;salam Maria&lt;/a&gt;, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan - Luk 1:41-44)&lt;/i&gt;. Di sana-sini jiwa-jiwa yang peka dan penuh penantian merasakan getaran hati yang samar-samar yang menarik mereka datang mengelilingi tempat Sang Bayi. Lihatlah orang-orang yang berkumpul untuk memandang Dia, pemandangan ini menggambarkan dalam ukuran kecil seluruh sejarah masa depan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Pertama-tama datanglah para gembala dari padang sekitarnya. Hal yang luput dari perhatian raja-raja dan golongan elit di dunia ini, merupakan hal yang begitu menggembirakan para malaikat, sehingga mereka tiba-tiba menampakkan diri untuk menyatakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“suka cita”&lt;/i&gt; mereka dan menjelaskan arti peristiwa besar itu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Tiba-tiba berdirilah seorang &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/disembuhkan-malaikat-agung-rafael.html" target="_blank" title="Disembuhkan malaikat agung Rafael"&gt;malaikat Tuhan&lt;/a&gt; di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." – Luk 2:9-12)&lt;/i&gt;. Ketika mereka mencari orang-orang yang paling layak untuk dikabari, mereka menemukan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/07/pastor-bonus.html" target="_blank" title="Pastor bonus (gembala yang baik)"&gt;gembala-gembala&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang sederhana ini, yang biasa berdosa dan bermeditasi di padang-padang tempat Yakub dahulu menggembalakan kawanan dombanya, di mana&amp;nbsp; Boaz dan Ruth dinikahkan dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daud" target="_blank" title="Wikipedia : Daud"&gt;Daud&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, tokoh Perjanjian Lama, melewati masa mudanya. Di sanalah dengan menyelidiki rahasia-rahasia dan kebutuhan-kebutuhan hati mereka sendiri, mereka jauh lebih dapat mengenal sifat hakiki &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Juru Selamat&lt;/i&gt; yang sudah ditentukan kedatangan-Nya dari pada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.sarapanpagi.org/orang-farisi-orang-saduki-vt327.html" target="_blank" title="Orang Farisi"&gt;orang-orang Farisi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; di tengah-tengah kemegahan upacara agama Bait Allah atau para ahli Taurat yang menyelidiki nubuat-nubuat Perjanjian Lama, tetapi tidak memahaminya. Malaikat menunjukkan kepada mereka tempat Juru Selamat itu, dan mereka cepat-cepat pergi ke kota itu untuk menjumpai-Nya, mereka mencerminkan golongan sederhana yang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘berbaik hati dan jujur’&lt;/i&gt;, yang kemudian merupakan bagian terbesar, murid-murid-Nya&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;. (Setelah &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/malaikat-pelindung-di-cantu.html" target="_blank" title="Malaikat pelindung di Cantu"&gt;malaikat-malaikat&lt;/a&gt; itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. (Luk 2:15-16)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;(Sumber : Majalah Ave Maria)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank"&gt;Diberkatilah kandang&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html" target="_blank"&gt;Kelahiran Yesus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang Hari Natal&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-6223468530163548743?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/GbY_PSpxcWY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/6223468530163548743/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=6223468530163548743&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6223468530163548743?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/6223468530163548743?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/GbY_PSpxcWY/para-gembala.html" title="PARA GEMBALA" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxXT3lqwZOI/AAAAAAAAAYI/H3tvUbusxEQ/s72-c/gembala-2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/para-gembala.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAERHsyfyp7ImA9WhRQGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-8573076472023106675</id><published>2011-12-14T17:15:00.000+07:00</published><updated>2011-12-14T17:15:05.597+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-14T17:15:05.597+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kembang Maria" /><title>YESUS DILAHIRKAN OLEH BUNDA PERAWAN</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2tbboNPsAHxH2XyNzc6-bvlT8So/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2tbboNPsAHxH2XyNzc6-bvlT8So/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2tbboNPsAHxH2XyNzc6-bvlT8So/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2tbboNPsAHxH2XyNzc6-bvlT8So/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SyDABfZvWfI/AAAAAAAAAY8/Ch6A5ItYY8A/s1600-h/MARY_CHILD2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SyDABfZvWfI/AAAAAAAAAY8/Ch6A5ItYY8A/s200/MARY_CHILD2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; (Mat 1:16)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;. Ayat&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; ini bertujuan mengingatkan kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; bahwa Yesus adalah &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;anak Maria&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;sekaligus putra Daud yang sah lewat Yusuf dan putra Allah yang dikandung oleh Roh Kudus dalam rahim Bunda Perawan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html" target="_blank" title="Kelahiran Yesus"&gt;Kelahiran Yesus Kristus&lt;/a&gt; adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; – Mat 1:18)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kalimat-kalimat pendek dan agak malu-malu ini tidak berani menyingkapkan misteri Maria, sang perawan yang karena perantaraannya hidup di bumi ini bersentuhan dengan Allah dan memberikan dirinya sebagai persembahan sempurna kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Maria telah bertunangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;ertunangan memberikan kepada orang-orang Yahudi hampir semua &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/09/perkawinan-adalah-commitment.html" target="_blank" title="Perkawinan adalah commitment"&gt;hak perkawinan&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, khususnya hak hidup sebagai suami istri. Perbedaannya ialah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; bahwa perempuan tetap&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;tinggal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; di rumah orang tuanya dan tetap berada di bawah pengawasan mereka. Orang-orang Yahudi memang masyarakat yang mementingkan laki-laki. Seorang perempuan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;adalah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;milik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;dari &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;seorang laki-laki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;entah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; ayahnya atau suaminya atau anak laki-laki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;nya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;. Maria telah menjadi istri Yusuf, tetapi ia tidak bisa berada di bawah kewibawaannya sampai Yusuf membawa dia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;ke&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; rumahnya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. - Mat 1:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;24&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-25&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Keperawanan Maria tidak sesuai dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan_Yahudi" target="_blank" title="Wikipedia : Kebudayaan Yahudi"&gt;kebudayaan Yah&lt;span lang="EN-US"&gt;u&lt;/span&gt;di&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang selalu mengutamakan kesuburan. Tetapi tidaklah luar biasa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; bahwa Yusuf siap menerima situasi s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;perti itu. Pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;masa&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; itu ada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;banyak orang&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; Yahudi yang tergabung dalam kelompok &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Eseni&lt;/i&gt; yang menjalani &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://yesaya.indocell.net/id1038.htm" target="_blank" title="Sejarah dan spiritualitas selibat"&gt;hidup selibater&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; sama seperti para rahib&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;– Mat 19:12)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Yusuf bermaksud menceraikan isterinya&amp;nbsp; dengan diam-diam. Injil tidak memberikan alasan jelas unt&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;k keputusan Yusuf ini. Campur tangan malaikat Allah dalam Injil bukanlah untuk menenteramkan hati Yusuf&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; melainkan untuk menyampaikan kepadanya apa peranannya dalam rencana Allah.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;– Mat 1:20-21).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Yusuf&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; akan menamakan Dia Yesus, dan akan menerima Dia sebagai putra&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;nya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;. Yusuf adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘keturunan Daud’&lt;/i&gt; dan Yesus yang diangkat oleh Yusuf menjadi keturunan Daud yang sah. Sangat mungkin Maria bukan anggota &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Yehuda" target="_blank" title="Wikipedia : Kerajaan Yehuda"&gt;suku Yehuda&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, yaitu suku asal Daud, tetapi seperti saudara sepupunya Elisabeth, Maria adalah putri keluarga imam-imam dari &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/09/suku-lewi.html" target="_blank" title="Suku Lewi"&gt;suku Lewi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html" target="_blank"&gt;Keluarga Kudus Nazareth&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank"&gt;Diberkatilah kandang-kandang&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-8573076472023106675?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/8kG5VUrPjPY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/8573076472023106675/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=8573076472023106675&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8573076472023106675?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/8573076472023106675?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/8kG5VUrPjPY/yesus-dilahirkan-oleh-bunda-perawan.html" title="YESUS DILAHIRKAN OLEH BUNDA PERAWAN" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SyDABfZvWfI/AAAAAAAAAY8/Ch6A5ItYY8A/s72-c/MARY_CHILD2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/yesus-dilahirkan-oleh-bunda-perawan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUEMQnwyeip7ImA9WhRQGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-2310368913607763432</id><published>2011-12-14T17:14:00.000+07:00</published><updated>2011-12-14T17:14:43.292+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-14T17:14:43.292+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><title>KELAHIRAN YESUS</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/C2SosenTxsUTfBGrS2FJbhfissw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/C2SosenTxsUTfBGrS2FJbhfissw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/C2SosenTxsUTfBGrS2FJbhfissw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/C2SosenTxsUTfBGrS2FJbhfissw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRpTY0-aoI/AAAAAAAAAXY/tz8AvISH_kk/s1600/yesus+lahir.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRpTY0-aoI/AAAAAAAAAXY/tz8AvISH_kk/s200/yesus+lahir.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. (Luk 2:1)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Kaisar menerbitkan dekrit. Orang-orang Yahudi membentuk suatu bangsa kecil di bawah pemerintahan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Romawi" target="_blank" title="Kekaisaran Romawi"&gt;Kekaisaran Roma&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;, yang meliputi bermacam-macam suku bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kecermatan data yang diberikan oleh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Lukas&lt;/i&gt; menimbulkan suatu kesulitan karena &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Quirinus&lt;/i&gt; dilantik menjadi gubernur &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Siria&lt;/i&gt; dalam tahun 6 Masehi dan Yesus berusia 12 tahun pada waktu itu. Beberapa penjelasan telah dikemukakan, tetapi sangat mungkin Lukas mempergunakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;catatan peristiwa yang keliru&lt;/i&gt;, Lukas khilaf sebagai sejarahwan tetapi tidak sebagai saksi keselamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Karena sensus ini, Yusuf dan Maria harus meninggalkan kampung &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nazareth" target="_blank" title="Wikkpedia : Nazareth"&gt;Nazareth&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; ketika bayi mereka mau dilahirkan. Dan Yusuf, seorang keturunan Daud, pasti mempunyai sanak keluarga di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bethlehem" target="_blank" title="Wikipedia : Bethlehem"&gt;Bethlehem, kota Daud&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; dan kota keluarganya. Yesus mungkin saja telah dilahirkan di rumah salah seorang sanak keluarganya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Bukit kapur di atas di mana kota Bethlehem dibangun, mempunyai banyak sekali &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;gua-gua alam&lt;/i&gt; yang dipergunakan sebagai tempat tinggal oleh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;orang-orang yang kurang mampu&lt;/i&gt;. Gua di mana Yesus dilahirkan terdiri atas dua ruang yang dipisahkan oleh formasi karang. Ruangan yang paling dalam mungkin dipergunakan sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank" title="Diberkatilah kandang"&gt;kandang&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Karena tidak ada cukup kamar dan privasi dalam ruang keluarga, Yusuf dan Maria tinggal di ruang yang diperuntukkan bagi binatang. Dengan demikian sebagaimana dinubuatkan, Yesus akan dididik dalam suatu rumah sejati, di mana pekerjaan dan roti tidak akan pernah habis. Di saat kelahiran-Nya, sebagaimana juga di saat wafat-Nya, Yesus mewakili kelompok yang paling ditinggalkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gua_Natal" target="_blank" title="Wikipedia : Gua Natal"&gt;di dalam palungan&lt;/a&gt;, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Luk 2:6-7)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;. Istilah ini dipakai untuk menunjuk anak tunggal, untuk menekankan bahwa anak sulung ini dipersembahkan kepada Allah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;("Kuduskanlah bagi-Ku semua anak sulung, semua yang lahir terdahulu dari kandungan pada orang Israel, baik pada manusia maupun pada hewan; Akulah yang empunya mereka. - Kel 13:2)&lt;/i&gt; lihat juga &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Rm 8:29 (Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Liturgi Natal&lt;/i&gt; terdengar nyanyian : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Berbahagialah Bunda Allah ! Hari ini engkau melahirkan Juruselamat sepanjang zaman, dan sekalipun melahirkan, engkau tetap perawan.”&lt;/i&gt; Sesungguhnya Allah tidak terlalu besar bagi Maria : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Dari tempat tinggi Ia melihat orang yang sombong, tetapi Ia menjadi lemah bersama orang yang rendah hati.”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Setelah manusia melewati semua tahapan pembentukan religius yang penting, Allah mengutus Putra-Nya ke atas dunia untuk memperkenalkan agama yang benar. Sekarang malaikat memaklumkan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;damai&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kemurahan&lt;/i&gt; bagi umat manusia&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya : "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." – Luk 2:13-14).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; Lihat betapa Allah mengasihi kita ! Biarkanlah diri kita ditangkap dalam kasih-Nya ! Mengapa terus merasa takut ? Apakah kita telah mengerti bahwa Allah telah menjadi seorang anak dan bahwa mulai sekarang dan seterusnya Ia akan tinggal di antara kita sebagai anak yang tanpa suara dan tak berdaya ? Hendaklah ini menjadi tanda bagimu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan. Luk 2:12)&lt;/i&gt;. Mereka akan mengenal Allah yang menjadi miskin bagi kita, agar Ia dapat mengkomunikasikan kekayaan-Nya kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ketika dunia berada dalam kegelapan, beberapa orang gembala melihat Allah. Mengapa mereka dipanggil ke palungan ?&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Mereka datang untuk melihat, memberi kesaksian tentang kabar sukacita yang mereka terima, dan kemudian percaya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.- Luk 2:17-18)&lt;/i&gt; Allah suka menyatakan Diri-Nya kepada orang-orang miskin, Maria dan Yusuf merasa senang dapat membagikan bersama mereka, kecuali rahasia yang mereka pegang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya – Luk 2:19).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Maka kembalilah &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/yesus-gembala-dan-nabi.html" target="_blank" title="Yesus gembala dan nabi"&gt;gembala-gembala&lt;/a&gt; itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. (Luk 2:20)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;. Dengan kelahiran Yesus, mulailah zaman baru, yaitu zaman terakhir seperti yang dikatakan oleh para rasul. Dalam zaman ini, di satu pihak, umat manusia berharap akan keselamatan dunia, tetapi di lain pihak mereka telah menikmati keselamatan itu. Para gembala adalah model bagi mereka yang mengkhususkan dirinya bagi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/maria-tipe-orang-kontemplatif_04.html" target="_blank" title="Maria tipe orang kontemplatif"&gt;kontemplasi&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Dengan mengikuti mereka, Gereja tak akan pernah terlibat secara total dalam karya-karya karikatif atau pembangunan yang paling murni, &amp;nbsp;yang akan terus memandang Kristus yang tinggal di tengah umat-Nya, sambil mengucap syukur dan bersukacita di dalam Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank"&gt;Diberkatilah kandang&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang hari Natal&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/los-felidas.html" target="_blank"&gt;Los Felidas&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-2310368913607763432?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/nKkhQLmM1oI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/2310368913607763432/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=2310368913607763432&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2310368913607763432?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/2310368913607763432?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/nKkhQLmM1oI/kelahiran-yesus.html" title="KELAHIRAN YESUS" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRpTY0-aoI/AAAAAAAAAXY/tz8AvISH_kk/s72-c/yesus+lahir.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YHSXw6eip7ImA9WhRQE08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-4815156799804785906</id><published>2011-12-08T14:25:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T14:25:38.212+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-08T14:25:38.212+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>LAMBANG-LAMBANG HARI NATAL</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uW9ZRrKXrDv0FhX4dvuMVSyzqMU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uW9ZRrKXrDv0FhX4dvuMVSyzqMU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uW9ZRrKXrDv0FhX4dvuMVSyzqMU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uW9ZRrKXrDv0FhX4dvuMVSyzqMU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Oleh : Morton T.Kelsey&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRqw_FoWyI/AAAAAAAAAXg/ehdnqFFNZv8/s1600/Hy-fa023.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRqw_FoWyI/AAAAAAAAAXg/ehdnqFFNZv8/s200/Hy-fa023.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Bila kita merayakan hari kelahiran Kristus, kita memperingati sat-saat di mana Allah menerobos waktu dan sejarah dalam ujud manusia. Putera Allah menjadi seorang manusia, sehingga dengan demikian Dia dapat menebus kita sekalian dengan kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Hari Natal tidak hanya mengingatkan kita, bahwa kelahiran Yesus ini benar-benar terjadi. Natal juga mengungkapkan orang-orang macam apa yang menerima anugerah pertama Allah, yaitu Diri-Nya sendiri. Karenanya, hal ini dengan jelas menunjukkan, bahwa kitapun dapat menerima anugerah ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dengan kata lain, watak-watak di dalam sejarah peristiwa Natal merupakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/07/menembusi-tanda-dan-lambang.html" target="_blank" title="Menembusi tanda dan lambang"&gt;lambang-lambang&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang hidup bagi kita. Dengan merenungkan mereka, kita menemukan apa yang bisa kita lakukan agar kenyataan Natal menembus dalam kehidupan nyata kita sekarang ini, karena Putera Allah ingin dilahirkan kembali di dalam diri setiap manusia, dalam diri kita, bila saja kita mau membuka hati kita dan menyambut-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;MARIA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tokoh pertama dari peristiwa Natal ialah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Maria&lt;/i&gt;, lambang dari jiwa manusia. Seorang malaikat, utusan dari &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;dunia spiritual&lt;/i&gt;, menyampaikan pesan bahwa dia akan mempunyai seorang anak tanpa suami. Untuk berita yang luar biasa ini, dia menjawab : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu itu.” (Luk 1:33)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pada hari ini, kita sering gagal untuk menghargai kepahlawanan Maria yang selalu siap sedia untuk patuh. Dia tahu apa yang akan digosipkan oleh para wanita yang mengambil air di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/05/berilah-aku-minum.html" target="_blank" title="Berilah aku minum"&gt;sumur desa&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Dia dengan mudah dapat membayangkan, kebimbangan dan tanda-tanda apa yang akan menghinggapi diri tunangannya, Yusuf. Walaupun demikian, dia tetap setia menetapkan kemauannya. Kepatuhannya memerlukan keberanian yang luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Maria mengatakan kepada kita pada hari ini, bahwa kecuali apabila kita mempunyai hasrat keterbukaan seperti dia terhadap Allah, maka jiwa Kristiani itu tak mungkin ada, Kristus tidak akan pernah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;lahir kembali&lt;/i&gt; dalam diri kita. Kemauan untuk patuh, betapapun harganya adalah prasyarat untuk &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/01/kelahiran-baru.html" target="_blank" title="Kelahiran baru"&gt;kelahiran baru&lt;span style="font-style: normal;"&gt; secara spiritual&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;YUSUF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dan kemudian adalah Yusuf. Ketika Yusuf mengetahui keadaan Maria, mula-mula ia bermaksud untuk memutuskan pertunangannya, tetapi Yusuf mendengarkan suara batinnya, ia mendengar kata-kata malaikat dalam mimpinya dan ia cukup beriman untuk percaya dan menurut, walaupun kedengarannya tidak masuk akal. Kelak, ia pun mendengarkan malaikat lagi dan dengan segera &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“bangun, dan bawa anak dan ibunya malam ini juga, pergilah ke Mesir ! ” (Mat 2:13)&lt;/i&gt; Yusuf merupakan lambang dari kekuatan kepercayaan. Dia mengajarkan kepada kita untuk mendengarkan suara batin dan melaksanakannya dengan berani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pada saat yang diperlukan, keberanian untuk mendengarkan dan melakukan apa yang ada di dalam batin kita, itu harus ada pada diri kita, atau bila tidak, malahan suara batin itu akan dihancurkan dan ketaatan kita yang asli akan gagal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;SANG KELEDAI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxXQGSkAPGI/AAAAAAAAAYA/NtQ449w1h8g/s1600-h/sang+keledai.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxXQGSkAPGI/AAAAAAAAAYA/NtQ449w1h8g/s200/sang+keledai.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Keledai merupakan tokoh yang mudah dilupakan, namun adalah tokoh penting dalam peristiwa Natal. Dengan gayanya yang diam dan keras kepala, ia &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘membawa’&lt;/i&gt; Maria yang sedang hamil sepanjang 75 mil dalam perjalanan dari Nazareth ke &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bethlehem" target="_blank" title="Wikipedia : Bethlehem"&gt;Bethlehem&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. Keledai itu melambangkan binatang yang sederhana dan teguh. Banyak dari kita, umat Krsiten yang mencoba bersikap spiritual sedemikian rupa, sehingga kita mengesampingkan alamiah kehewanan dalam diri kita. Padahal, bila Tuhan menghendaki agar kita benar-benar saleh, Dia akan membuat kita demikian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kita tidaklah murni terdiri dari roh saja, melainkan lebih sebagai setengah roh dan setengah hewan. Kalau kita tidak memperhatikan dan menghargai hewan bodoh ini, bagian dari badan kita &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;a href="http://yesaya.indocell.net/id39.htm" target="_blank" title="St. Fransiskus Asisi"&gt;St. Fransiskus dari Asisi&lt;/a&gt; menyebutnya &lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/11/telanjang.html" target="_blank" title="Telanjang"&gt;‘saudara keledai’&lt;/a&gt;)&lt;/i&gt;, maka kita tidak akan pernah berhasil membawa Anak Suci itu ke tempat di mana Ia seharusnya lahir. Jadi mengabaikan atau menolak alamiah hewan dari segi fisik diri kita, berarti menghalangi kelahiran spiritual kita yang sederhana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;PEMILIK LOSMEN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dapatkah anda membayangkan si pemilik losmen berdiri di pintu masuk ? perawakannya yang besar membatasi malam yang dingin dengan kobaran api yang ada di dalamnya, inilah tokoh yang penuh dengan kesibukan duniawi. Losmennya penuh, dia tidak mau diganggu, oh... wanita itu sedang mengandung, itu sangat menyedihkan, tetapi banyak dari wanita-wanita miskin yang mengalami kejadian serupa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Betapa kita harus hati-hati, agar kita tidak dipenuhi dengan begitu banyak persoalan, sehingga malahan kita tidak mempunyai ruangan bagi Kristus apabila dia datang. Kita bisa sedemikian terbenam dalam begitu banyak kesibukan, sehingga apabila Tuhan mencoba untuk memasuki kehidupan kita, Dia tidak menemukan jalan untuk masuk. Kesibukan bukan dari setan, itu adalah setan ! Orang yang benar-benar sibuk, adalah seorang anti agama yang lebih efektif dari pada seorang atheis yang berapi-api. Dan hal ini memang benar, bahkan walaupun kesibukan kita itu juga menyangkut kegiatan-kegiatan Gereja !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;PARA GEMBALA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRsrojhx9I/AAAAAAAAAXo/_PY6urBHkTw/s1600/gembala.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRsrojhx9I/AAAAAAAAAXo/_PY6urBHkTw/s200/gembala.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Para gembala yang mengembara, hidup sebagai masyarakat pinggiran dan merupakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;yang paling miskin di antara kaum miskin.&lt;/i&gt; Namun kepada&amp;nbsp; &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“sampah masyarakat”&lt;/i&gt; inilah malaikat menampakkan diri dalam Kemuliaan Surgawi untuk mengumumkan kehadiran Sang Juru Selamat. Mengapa ? karena mereka ini &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;merindukan sesuatu yang lebih baik&lt;/i&gt;, karena mereka &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tidak tertidur&lt;/i&gt;, mereka cukup mudah untuk percaya, bahwa Tuhan dapat menerobos ke dunia dengan cara demikian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/07/pastor-bonus.html" target="_blank" title="Pastor bonus"&gt;Para gembala&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; ini melambangkan bagian dari kita &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;yang disingkirkan&lt;/i&gt;, bagian-bagian yang rendah, yang diabaikan dan yang paling sederhana dari diri kita. Ke dalam bagian inilah pesan Natal benar-benar muncul. Segala sesuatu yang kita pandang rendah atau dibuang dalam diri kita, dapat menemukan kelahiran baru di dalam Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Hanya yang menyenangkan dan memuaskan secara menyolok tidak hadir dalam adegan Bethlehem ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;ORANG-ORANG BIJAKSANA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRs2NAqw5I/AAAAAAAAAXw/FJIkhtaJ_wY/s1600/orang+majus.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRs2NAqw5I/AAAAAAAAAXw/FJIkhtaJ_wY/s200/orang+majus.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ahli-ahli perbintangan dari Timur, harus menempuh perjalanan yang sangat jauh dengan menempuh resiko dan bahaya, perjalanan keras yang panjang dan berat, sebelum mereka dapat menemukan Anak yang baru dilahirkan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Pada waktu mempelajari keadaan langit, mereka menyelidiki sebuah bintang baru dan menemukan apa yang mereka cari. Kita semua membutuhkan suatu bintang untuk diikuti. Tanpa bintang petunjuk ini, kita hanya mencapai sedikit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Orang-orang bijak ini mempunyai keberanian untuk melihat ke dalam kehidupan yang nyata, dan mengakui bahwa mereka tidak bisa mendapatkan segala sesuatu yang mereka inginkan. Mereka adalah pencari-pencari yang tidak akan berhenti sebelum mereka menemukan apa yang dapat memuaskan mereka. Alangkah pandainya mereka mendorong kita, agar mengenali kekosongan hidup pribadi kita sendiri dan mencari kepenuhan dari Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Bijaksana, sebab mereka mengikuti bintang tujuan mereka, di samping itu &amp;nbsp;&amp;nbsp;mereka juga cukup bijaksana untuk memperhatikan mimpi-mimpi mereka dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;mengenali&lt;/i&gt; tujuannya ketika mereka menemukan Dia, walaupun faktanya Raja yang baru dilahirkan itu terbaring di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gua_Natal" target="_blank" title="Gua Natal"&gt;palungan&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; pada sebuah kandang yang kotor. Dan mereka telah menyiapkan hadiah-hadiah yang berharga. Bagi mereka yang mempunyai banyak dan tidak mau bermurah hati, tidak akan sampai ke tempat di mana Tuhan dilahirkan sebagai manusia. Ya, saya katakan tidak akan pernah berubah !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;KANDANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRv9dLz-5I/AAAAAAAAAX4/G6DVHEziJTE/s1600/kandang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRv9dLz-5I/AAAAAAAAAX4/G6DVHEziJTE/s200/kandang.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Di manakah para gembala yang tersingkirkan dan para cerdik pandai perbintangan itu menemui Maria, Yusuf dan Anaknya ? Dalam sebuah kandang yang kecil, berlantai kotoran hewan, barangkali inilah lambang yang paling penting dari peristiwa Natal. Sebab Kristus bisa lahir di tempat semacam itu, Dia dapat juga lahir dalam setiap orang, tanpa mempedulikan dosa-dosa lama atau keburukan yang baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kuasa yang paling besar mewujudkan diri di dalam cinta kasih, Allah menjadi manusia di dalam sebuah kandang. Tidak peduli bagaimana kejahatan yang telah kita lakukan, tak peduli betapa kita merasakan jeleknya diri kita, namun bisa lahir kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Begitulah lambang-lambang peristiwa Hari Natal. Kita jangan sekali-kali membiarkan lambang-lambang ini menjadi hambar atau hanya sebagai suatu adegan belaka di dalam kartu-kartu Natal yang indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Dalam setiap kebenaran, lambang-lambang ini adalah pintu masuk, melalui mana pria dan wanita dari segala usia dan bangsa, dapat masuk ke dalam Kelahiran Kristus dan mengalami kelahiran itu di dalam kehidupan mereka. Lambang-lambang ini hidup selamanya, mendorong kita dengan kuatnya ke dalam inti dari misteri peristiwa Natal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Bila kita merayakan hari Kelahiran Kristus, kita juga memperingati saat-saat unik di mana Allah menerobos waktu dan sejarah dalam ujud manusia ! Putera Allah menjadi seorang manusia, sehingga dengan demikian Dia dapat menebus kita sekalian dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;(Terjemahan dari : The Symbols of Christmas)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html" target="_blank"&gt;Diberkatilah kandang&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/los-felidas.html" target="_blank"&gt;Los Felidas&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/kelahiran-yesus.html" target="_blank"&gt;Kelahiran Yesus&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-4815156799804785906?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/a_TdEwLr6I8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/4815156799804785906/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=4815156799804785906&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4815156799804785906?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/4815156799804785906?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/a_TdEwLr6I8/lambang-lambang-hari-natal.html" title="LAMBANG-LAMBANG HARI NATAL" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SxRqw_FoWyI/AAAAAAAAAXg/ehdnqFFNZv8/s72-c/Hy-fa023.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YER308fCp7ImA9WhRQE08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-1420021256460635402</id><published>2011-12-08T14:25:00.000+07:00</published><updated>2011-12-08T14:25:06.374+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-08T14:25:06.374+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>DIBERKATILAH KANDANG..........</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/za6JVr5VQ1bNqAhk97CNGUulziQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/za6JVr5VQ1bNqAhk97CNGUulziQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/za6JVr5VQ1bNqAhk97CNGUulziQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/za6JVr5VQ1bNqAhk97CNGUulziQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Oleh : Morton T.Kelsey&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SwYN1MRuqEI/AAAAAAAAAXA/fxV5OhbIogY/s1600/kandang+natal.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SwYN1MRuqEI/AAAAAAAAAXA/fxV5OhbIogY/s200/kandang+natal.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Gereja dalam kebijaksanaannya yang dalam, menyisihkan masa yang panjang bagi kita untuk merenungkan misteri Natal. Maka marilah kita berpaling ke belakang 2000 tahun yang lalu. Apa yang sesungguhnya terjadi, ketika Yesus Kristus dilahirkan ? Apa yang terjadi adalah, bahwa Tuhan menerobos masuk ke dalam sejarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tuhan memecah waktu dengan keabadian-Nya dan tampil ke depan sebagai bintang yang baru dilahirkan. Tuhan merenggut tabir yang membuat Diri-Nya jauh dan masuk dalam waktu kini dan sekarang, Tuhan mengungkapkan Diri-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Kadang-kadang kita merasa bahwa peristiwa kelahiran Yesus di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.bibleplaces.com/bethlehem.htm" target="_blank" title="Bible places Bethlehem"&gt;Bethlehem&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; tidak akan menjadi sangat penting, bila Tuhan hanya menampakkan Diri-Nya pada saat itu saja, hidup dalam masa yang singkat sebagai manusia dan kemudian pergi. Jika penampilan ini hanya terjadi sekali dalam catatan sejarah, maka hal ini memang akan menarik perhatian, tetapi tidak mempunyai arti yang besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;ARTI NATAL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tetapi Tuhan muncul di Bethleham bukan hanya untuk menunjukkan, bahwa Ia dapat melakukannya, melainkan karena Dia mempunyai sebuah pesan untuk disampaikan, sebuah kisah untuk diceritakan, sebuah karunia untuk dihadiahkan. Tuhan menginginkan kita memiliki sesuatu yang begitu penting, begitu berarti, begitu berharga, sehingga tidak ada jalan lain bagi-Nya kecuali pergi ! Tuhan menggunakan sejarah sebagai perumpamaan untuk menceritakan kebenaran yang maha besar, bahwa Dia ingin dilahirkan dalam setiap kehidupan, bahwa Dia ingin Bayi Kristus Putra-Nya lahir dalam kehidupan anda dan kehidupan saya. Inilah sebabnya, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_budaya_Natal" target="_blank" title="Wikipedia : Hari Natal"&gt;hari Natal&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; adalah penting. Natal mengingatkan kita akan pesan Tuhan yang paling penting dan karunia-Nya yang paling berharga. Ia berkata pada hari Natal : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Bukalah hatimu dan biarkan Kristus lahir di dalam dirimu, sekarang, karena Aku mendambakan agar Putra-Ku di lahirkan di dalam dirimu.”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;“Sama sekali tidak masuk akal”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt; anda mungkin berkata demikian&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;. “Apakah ada gagasan yang lebih mustahil dari pada hal ini ? Tuhan ingin dilahirkan di dalam kehidupan manusia, seperti saya ?”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tentu saja hal ini sungguh tidak masuk akal, sangat mustahil. Saya setuju, tetapi inilah agama Kristen. Pesan Natal adalah ajaib, tetapi saya percaya bahwa itu benar. Tentu saja sangat sukar bagi kita untuk memahaminya, sebab jika kita adalah Allah, maka amat berbedalah jalan yang akan kita tempuh, tetapi kita bukan Tuhan, jadi kita sama sekali tidak dapat mengerti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tetapi anda memprotes : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Bagaimana Dia dapat dilahirkan di dalam kehidupanku yang malang ini ?”&lt;/i&gt; Oh, Tuhan itu pandangan-Nya jauh ke depan benar-benar tak terhingga dan kebijaksanaan-Nya sungguh luar biasa. Dia tahu bahwa pertanyaan ini akan timbul dalam banyak hati dan banyak pikiran. Maka Ia menjawabnya sebelum kita menanyakannya. Ia tahu bahwa jauh di dalam lubuk hati kita yang terdalam, kita merasa sangat tidak berharga. Dengan apa yang terjadi pada hari Natal, Allah menuliskan jawaban-Nya yang lengkap di dalam sejarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;DI MANAKAH KRISTUS DILAHIRKAN ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Di manakah bayi Yesus dilahirkan ? Di mana, saya bertanya kepada anda ? Di dalam istana dikelilingi kemewahan dengan para pelayan dan suasana yang nyaman dan enak ? apakah Dia disambut di atas bantal sutera dan dicintai oleh seluruh isi rumah yang gemerlapan ? Tidak, Dia tidak dilahirkan di istana dan saya girang karenanya, sebab apabila Ia dilahirkan di sana, saya tidak berharap bahwa Ia dapat dilahirkan di dalam kehidupan saya, di dalam jiwa saya, sebab jiwa saya bukanlah istana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Apakah Yesus dilahirkan di penginapan, dalam sebuah kamar yang pantas, penuh hiasan dengan pembantu untuk menolong si ibu yang melahirkan ? Tidak, seluruh dunia tahu, bahwa tidak ada satu kamarpun di penginapan. Dan saya berterima kasih bahwa Ia tidak dilahirkan dalam kamar yang nyaman, sebab jiwaku, hatiku, tidaklah bersih, juga tidak nyaman dan sama sekali tidak beres. Jika Bayi Kristus membutuhkan hotel yang terawat baik di mana Ia akan dilahirkan, maka Dia tidak dapat lahir dalam diriku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Apakah Bayi Kristus lahir di sebuah rumah yang sederhana tetapi bersih, milik orang-orang desa yang ramah ? apakah Sang Perawan dilayani oleh para ibu petani dalam rumahnya yang hangat dan penuh keramahan ? Tidak juga, dan saya bersyukur, karena jiwa saya bahkan tidak sebaik sebuah gubuk petani yang miskin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Tidak, Bayi Kristus dilahirkan di kandang yang buruk, bersahaja, kotor, bau busuk &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;gaya Timur&lt;/i&gt;. Beberapa rumah orang Timur hampir membuat kami orang-orang Barat yang steril, ingin muntah. Yang paling penting adalah untuk tidak berkhayal akan sebuah kandang gaya Timur, kurang lebih kandang adalah tempat yang paling sederhana yang dapat diterima oleh pikiran manusia. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kandang Bethlehem&lt;/i&gt; yang istimewa ini dibuat untuk lembu dan keledai, untuk binatang-binatang, orang-orang yang tidak benar, dan tidak enak untuk ditinggali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Ada sebuah legenda, bahwa sekali waktu ada seorang asing muncul dari kegelapan yang dingin, menuju ke perlindungan yang suram ini untuk beristirahat dan kemudian melanjutkan perjalanannya. Ada juga seorang gembala yang melarikan diri dan berhenti di sana pada suatu malam, karena Ia telah membunuh dan merampok tuannya, ia bersembunyi di dalam kandang itu dan ia tidak diusir dari sana. Pada malam yang lain ada seorang serdadu yang mabuk memuaskan tidurnya di sana. Juga seorang pelacur datang pada malam berikutnya, letih karena pekerjaannya dan bermacam-macam perbuatannya yang tidak wajar dan telah beristirahat dengan tenang di atas jerami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;DI MANAKAH KANDANG ITU ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Di situlah Kristus dilahirkan, dan merupakan hiburan yang besar bagi saya dan bagi setiap orang yang jujur, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;karena jiwaku lebih mirip kandang ini, dengan naluri kebinatangannya dan penghuni-penghuninya yang aneh, dari pada seperti sebuah istana atau penginapan&lt;/i&gt;. Ya, apabila Kristus dapat dilahirkan di kandang yang dihuni oleh binatang-binatang dan orang-orang semacam itu, maka Dia dapat dilahirkan dalam jiwaku. Tidak seorangpun dapat berkata bahwa Kristus tidak layak lahir dalam dirinya, sebab Kristus dilahirkan dalam sebuah kandang, di mana binatang-binatang tinggal dan di sana para pelacur dan pembunuh serta pemabuk mencari perlindungan. Tak seorangpun dapat menuntut, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Saya tidak layak”&lt;/i&gt; sebab Kristus pertama kali datang ke sebuah kandang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Hal yang aneh adalah, bahwa rupanya Kristus tidak sering lahir dalam istana dan hotel-hotel atau rumah yang bagus-bagus, di mana segala sesuatunya nyaman, memuaskan, di mana segalanya rapi dan teratur. Nampaknya Kristus menghindari tempat di mana orang-orang memandang kehidupan mereka sebagai serba kecukupan, mapan dan memuaskan. Tidak, Kristus biasanya lahir di kandang-kandang, di mana ada orang yang tidak puas dengan kehidupannya dan tampaknya tidak dapat mengolahnya sesuai dengan selera mereka, di mana ada rasa ketidak-berdayaan dan ketidak-mampuan untuk membuat hidup mereka seperti apa yang seharusnya mereka impikan. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Di dalam kandang seperti inilah, dalam kehidupan yang tidak enak dan tidak memuaskan, di situlah Kristus paling sering lahir !&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;SIKAP YANG BARU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Malam Natal membicarakan suatu sikap hidup yang baru, diberkatilah kandang ! karena di sanalah Kristus dilahirkan. Terberkatilah mereka yang hidupnya bagaikan kandang dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;menginginkan perubahan,&lt;/i&gt; karena di dalam diri merekalah Kristus dapat lahir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Diberkatilah kalian yang menerima Natal dengan sungguh hati, kalian yang mempunyai keinginan yang tidak terpuaskan, yang merasa tidak berdaya dan tidak mampu, yang dibebani dengan rasa bersalah dan perilaku naluri kebinatangan yang mengalihkan hatimu ke arah yang tidak diinginkan, naluri-naluri yang tidak selalu dapat dikontrol. Diberkatilah kalian yang berbeban berat dan dalam kesusahan, penderitaan, kebuntuan, kesakitan atau kemalangan lainnya. Bersuka-citalah dan bergembiralah dengan sungguh-sungguh, karena di dalam diri andalah Bayi Kristus dapat lahir pada hari Natal ini, jika anda mau &amp;nbsp;membiarkan hal ini terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Bukalah lebar-lebar pintu kandang jiwamu dan biarkan Bayi Krsitus masuk, bukalah lebar-lebar pintu gerbang anda, anda pantas menerimanya. Hal ini pernah Dia nyatakan kepada semua umat manusia, ketika Dia datang sebagai manusia di kandang Bethlehem.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Nah, Ia berada di luar dan mengetuk pintu kandang jiwa kita, dapatkah kita mendengarkan ketukan yang lembut, terus menerus ini ? Dengarkanlah !!!&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. – Wahyu 3:20)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/12/keluarga-kudus-nazareth.html" target="_blank"&gt;Keluarga Kudus Nazareth&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 21.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 21.0pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/lambang-lambang-hari-natal.html" target="_blank"&gt;Lambang-lambang Hari Natal&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-1420021256460635402?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/hphskwgLtQs" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/1420021256460635402/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=1420021256460635402&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/1420021256460635402?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/1420021256460635402?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/hphskwgLtQs/diberkatilah-kandang.html" title="DIBERKATILAH KANDANG.........." /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/SwYN1MRuqEI/AAAAAAAAAXA/fxV5OhbIogY/s72-c/kandang+natal.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/diberkatilah-kandang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0EDQ3k-eSp7ImA9WhRQEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3882183989424265747.post-3603286472891202688</id><published>2011-12-06T15:21:00.000+07:00</published><updated>2011-12-06T15:21:12.751+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-06T15:21:12.751+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pesona Alkitab" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kembang Maria" /><title>AKU INI HAMBA TUHAN</title><content type="html">
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ur8uNoc94mAGIBwmQhXqP38rBeI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ur8uNoc94mAGIBwmQhXqP38rBeI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ur8uNoc94mAGIBwmQhXqP38rBeI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ur8uNoc94mAGIBwmQhXqP38rBeI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Syh--oi5QsI/AAAAAAAAAZs/kmWEVg4nG1g/s1600-h/Hy-my015.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Syh--oi5QsI/AAAAAAAAAZs/kmWEVg4nG1g/s200/Hy-my015.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;. Ketika mengatakan hal ini, Maria tidak merendahkan dirinya dengan kerendahan hati yang palsu, sebaliknya ia menyatakan imannya dan penyerahan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Akhirnya akan lahir seorang yang akan menjadi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“hamba”&lt;/i&gt; yang dimaklumkan oleh para nabi dan Putra Tunggal (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. - Yes 42:1 ; Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan. – Yes 52:13)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 3.0pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Banyak orang keliru dengan kata &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘hamba’&lt;/i&gt; dalam arti bahwa mereka memandang Alah yang Mahakuasa sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘seorang’&lt;/i&gt; yang mempergunakan hamba-hamba untuk kepentingan pribadi-Nya tanpa menyisihkan waktu untuk memperhatikan dan mencintai mereka. Bagi mereka, Allah akan kehilangan kebesaran-Nya jika ia memberikan Maria tanggung jawab yang otentik dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.sarapanpagi.org/inkarnasi-penjelmaan-vt62.html" target="_blank" title="Inkarnasi"&gt;inkarnasi Putra-Nya&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Syh_Ozo56eI/AAAAAAAAAZ8/ae2dDmN_6SI/s1600-h/hamba+tuhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Syh_Ozo56eI/AAAAAAAAAZ8/ae2dDmN_6SI/s200/hamba+tuhan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 3.0pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ini persis bertentangan dengan semangat Alkitab, Allah mengasihi umat yang dikehendaki-Nya, agar Dia yang adalah Allah dapat mengalami persahabatan yang manusiawi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya? - Ul 4:7)&lt;/i&gt;. Allah tidak membutuhkan seorang perempuan untuk mengambil rupa seorang manusia, tetapi ia ingin Putra-Nya mempunyai seorang ibu, dan bagi Maria untuk benar-benar menjadi sang ibu, perlu kiranya bagi Allah untuk memperhatikan dia dengankasih yang lebih besar dari pada kasih-Nya terhadap ciptaan yang lain. Dengan demikian Maria disebut &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/10/rahmat-bunda-maria.html" target="_blank" title="Rahmat Bunda Maria"&gt;penuh rahmat&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 3.0pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Rahmat adalah sebutan kita untuk kuasa yang dimiliki Allah untuk menyembuhkan roh kita, untuk menanamkan dalam diri kita menggemakan kembali kebenaran ini, sehingga ungkapan kasih sejati datang dari kita secara spontan. Apa yang kita sebut rahmat adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;‘benih’&lt;/i&gt; yang datang dari Allah yang hidup, agar bertumbuh dan mekar di bumi ini &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman - Mzm 85:11)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 3.0pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Maria sungguh-sungguh penuh rahmat, karena Yesus dilahirkan dari padanya sama seperti Ia sendiri dilahirkan dari Bapa. Itulah sebabnya mengapa Gereja percaya, bahwa Maria mempunyai peranan yang unik dalam karya keselamatan. Dialah keajaiban yang dicapai Allah pada permulaan transformasi umat manusia menjadi citra-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 3.0pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;(Kitab Suci Komunitas Kristiani – Edisi Pastoral Katolik)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraph" style="margin-left: 21.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2008/08/bunda-ratu.html" target="_blank"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bunda Ratu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3882183989424265747-3603286472891202688?l=kasihmu-tuhan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/tTHEO/~4/mBbjB5Wbp_k" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/feeds/3603286472891202688/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3882183989424265747&amp;postID=3603286472891202688&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3603286472891202688?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3882183989424265747/posts/default/3603286472891202688?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/tTHEO/~3/mBbjB5Wbp_k/aku-ini-hamba-tuhan.html" title="AKU INI HAMBA TUHAN" /><author><name>Nicolas</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_8eIMhU5On_Y/Syh--oi5QsI/AAAAAAAAAZs/kmWEVg4nG1g/s72-c/Hy-my015.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://kasihmu-tuhan.blogspot.com/2009/12/aku-ini-hamba-tuhan.html</feedburner:origLink></entry></feed>

