<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Cara Menyembuhkan Penyakit</title><description>Inspired by true story of brother "Jerry D. Gray",
Mengupas tentang pengobatan berlandaskan Al-Quran dan Hadits yang mencakup keutamaan berdoa, manfaat berbekam,ruqyah, menggunakan habbatusauda, dan madu sebagai obat serta beberapa resep tanaman herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Ainur Rofiq)</managingEditor><pubDate>Tue, 20 Jan 2026 15:31:56 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">95</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://thibun.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:keywords>tanaman,herbal,tanaman,obat,tanaman,obat,herbal,obat,tradisional,obat,herbal,alami,obat,asam,urat,obat,kuat,herbal</itunes:keywords><itunes:summary>Pengobatan berlandaskan Al-Quran dan Hadits yang mencakup keutamaan berdoa, manfaat berbekam, ruqyah, menggunakan habbatusauda, dan madu sebagai obat serta beberapa resep tanaman herbal</itunes:summary><itunes:subtitle>Cara Menyembuhkan Penyakit</itunes:subtitle><itunes:category text="Health"><itunes:category text="Alternative Health"/></itunes:category><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>rofiqteub@gmail.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Obat Penghancur Batu Empedu</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/10/obat-penghancur-batu-empedu.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Tue, 27 Oct 2015 09:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-469718397991961060</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beberapa waktu lalu, salah 
seseorang sahabatku tiba tiba ambruk serta dinyatakan menderita batu 
empedu kronis yang telah sedemikian b&lt;span class="text_exposed_show"&gt;esarnya
 hingga batuan dalam empedunya itu menghalangi serta menutupi jalur 
suplai empedu untuk menolong pencernaan dalam lambungnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="text_exposed_show" style="text-align: justify;"&gt;
Menurut dokter yang menanganinya tak ada jalan lain selain melakukan 
operasi pengangkatan kantong empedu yang dengan kata lain ia akan tidak 
lagi mempunyai kantung empedu di organ hatinya. Tanpa berpikir 2 x, 
sahabatku yang berkarir cukup cemerlang di Kejaksaan Agung Republik 
Indonesia itu menjadwalkan operasi di suatu rumah sakit berskala 
internasional di Jakarta, lantaran bila tak secepat-cepatnya di operasi 
badannya bakal makin kurus, lemah serta merasakan rasa sakit yang luar 
biasa tentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tetapi beberapa hari saat sebelum operasi 
pengangkatan kantung empedu itu di lakukan, salah seseorang kerabatnya 
membawakan 3 buah kelapa hijau "serabut merah" atau kelapa obat yang 
memiliki ukuran besar, atau umum dikenali dengan ciri sabut bagian 
dalamnya berwarna merah keunguan bila ujung kulit atas buah kelapa itu 
sedikit dikupas. Buah kelapa seperti ini memanglah agak jarang tetapi 
rupanya juga tak terlalu susah didapat lantaran banyak penjual kelapa 
muda yang dapat menyediakannya tentu dengan harga yang lebih tinggi dari
 kelapa biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMD8bAbVjn6zj2BonwbrmbMpmjR4q_UHTYXP1YWzjZobWEflcspeleGI7GVsfh1wNLTsen3OiY6-ZRIDHOGJZZN9g2Evv1pUUMiaYpvJrgpO6-4lM2kx-crXsJJq74PiPX4jlHcfjuzDs/s1600/buah+kelapa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMD8bAbVjn6zj2BonwbrmbMpmjR4q_UHTYXP1YWzjZobWEflcspeleGI7GVsfh1wNLTsen3OiY6-ZRIDHOGJZZN9g2Evv1pUUMiaYpvJrgpO6-4lM2kx-crXsJJq74PiPX4jlHcfjuzDs/s320/buah+kelapa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Untuk mengolahnya juga tak terlampau susah yakni 
bagian pangkalnya sedikit dikupas serta dilubangi, lantas sedikit airnya
 dikurangi supaya tak tumpah bila di bakar di atas kompor sampai airnya 
mendidih. Sesudah air kelapanya mendidih dengan terlihat banyak 
gelembung udara serta uap yang keluar dari air kelapa itu jadi matikan 
api serta biarlah beberapa waktu supaya dingin apabila telah dingin 
selekasnya di minum hingga habis dengan memakai sedotan atau dapat pula 
dituang dalam gelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga butir kelapa hijau "serabut merah" itu 
lah yg dikonsumsi oleh sahabatku dalam tiga hari, di mana saat 
meminumnya yang paling baik yaitu pada malam hari saat sebelum tidur. 
Alhasil pada beberapa hari lalu saat sahabatku melakukan USG akhir guna 
kepentingan operasi yg bakal segera dilakukan, batu empedu yang 
akan di keluarkan dari badannya itu telah hilang sama sekali cuma 
tersisa sedikit pasiryg akan segera hilang dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya prosedur operasi juga dibatalkan serta sahabatku itu sehat
 kembali seperti sedia kala. Demikian tulisan ini saya bikin dengan 
merujuk dari pengalaman sahabatku supaya jadi faedah, lantaran prosedur 
pengangkatan kantung empedu menurut saya tak menyelesaikan permasalahan 
yang sesungguhnya. Di mana permasalahan yang sebenarnya sesungguhnya ada
 dalam organ hati yang oleh lantaran aspek ada sedikit kerusakan pada 
organ hati dan gaya hidup serta pola makan yg tidak sehat, jadi organ 
hati menghasilkan kimia tertentu pada cairan empedu yang bila mengendap 
bisa membuat batuan dalam kantung persediaan empedu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila kantung
 empedunya dibuang, memang di pastikan tidak akan ada lagi terbentuk 
batuan di sana lantaran memang telah tidak ada lagi cairan empedu yang 
di tampung. Tetapi tiap-tiap tetes produksi empedu yang dihasilkan oleh 
organ hati bakal segera di tumpahkan kedalam lambung hingga banyak kita 
jumpai seorang yang pernah melakukan pengangkatan kantung empedu alami 
obesitas serta berat badan berlebihan hingga di perlukan beragam jenis 
obat di selama hidupnya untuk selalu menjaga kesehatannya supaya tidak menghadirkan permasalahan masalah kesehatan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://tinyurl.com/o4dtnby"&gt;http://tinyurl.com/o4dtnby&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMD8bAbVjn6zj2BonwbrmbMpmjR4q_UHTYXP1YWzjZobWEflcspeleGI7GVsfh1wNLTsen3OiY6-ZRIDHOGJZZN9g2Evv1pUUMiaYpvJrgpO6-4lM2kx-crXsJJq74PiPX4jlHcfjuzDs/s72-c/buah+kelapa.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>Obat Herbal Gagal Ginjal</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/10/obat-herbal-gagal-ginjal.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Thu, 8 Oct 2015 09:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-8824135758627019348</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXqWs3yjVkgcVn8eMUL8lTzkkscea3y8xt6ZWgeiwAEJ6Zr-jhcinq9H5teAaF2ua7eXZpHbHrQcTGPYBbO5o5r0hTzwHkLKOXYOAylNmkjAkCXWk_ODxrmgJsVZePpokCNAp0D66IBYI/s1600/Manfaat+Daun+Sukun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="obat herbal gagal ginjal" border="0" height="267" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXqWs3yjVkgcVn8eMUL8lTzkkscea3y8xt6ZWgeiwAEJ6Zr-jhcinq9H5teAaF2ua7eXZpHbHrQcTGPYBbO5o5r0hTzwHkLKOXYOAylNmkjAkCXWk_ODxrmgJsVZePpokCNAp0D66IBYI/s400/Manfaat+Daun+Sukun.jpg" title="Manfaat Daun Sukun" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Daun Sukun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pernahkah anda kesulitan atau merasakan hal berbeda waktu buang air kecil? Biasanya, air seni bakal menyebabkan bau tertentu. Mungkin saja ada masalah pada ginjal anda. Organ ini memang memiliki manfaat untuk menahan protein darah yang semestinya bercampur dengan air kencing. Hal semacam ini membuat tercampurnya metabolism karbohidrat, protein serta lemak. Bila situasi ini selalu berlanjut, anda memiliki resiko menderita gagal ginjal. Sayangnya, penyembuhan gagal ginjal tak dapat dikerjakan kecuali bila anda memperoleh donor ginjal yang sama. Tetapi ini juga kembali di pengaruhi oleh keadaan pasien, sangat mungkin atau tidak untuk dikerjakan cangkok.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menemukan ginjal yang pas bukanlah perkara gampang. Bahkan juga, jikalau ada yang pas, tak gampang mendapatkan orang yang bersedia untuk di ambil satu ginjalnya, walau donor tetap bisa hidup dengan satu ginjal saja. Untuk menghindari hal semacam ini, beragam jenis penyembuhan dari mulai medis sampai tradisional juga mulai diketemukan. Sebagian riset temukan bahwa daun sukun bermanfaat untuk mengobati kinerja dari ginjal anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Daun Sukun &lt;/b&gt;Juga sebagai Penyembuhan Gagal Ginjal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipilihnya daun sukun bukan hanya asal, tetapi telah mengalami riset yang sangat rumit. Di ketahui bahwa daun sukun memiliki kandungan beragam unsur kimia alami yang diperlukan oleh badan. Bahan herbal ini bakal jadi penyembuhan gagal ginjal tanpa ada cuci darah, dan bisa menolong kembalikan keadaan ginjal seperti sedia kala. Dari mulai asam hidrosianat, tannin serta flavoid. Diluar itu juga ada aseticolin serta riboflavin yang memiliki sifar recovery cukup baik untuk ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain untuk menyembuhkan penyakit ginjal, daun sukun juga terbukti ampuh untuk mengobati penyakit yang lain, seperti kardiovaskuler. Bahan herbal ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh pasien diabetes, bahkan tanpa pengolahan dengan cara mutakhir di laboratorium pabrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah Mengolah Daun Sukun Untuk Penyembuhan Gagal Ginjal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dapat memakai daun sukun juga sebagai alternatif penyembuhan gagal ginjal selain cuci darah,. Penyembuhan tentu jauh lebih ekonomis serta tak menimbulkan efek samping. Berikut adalah langkah menyiapkannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapkan sebagian lembar daun sukun, cuci bersih terlebih dahulu&lt;br /&gt;
Rebus dengan air secukupnya, tunggulah sampai mendidih serta upayakan daun hancur di air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diamkan beberapa waktu sampai dingin, saring daun sukun serta tersisa air rebusannya saja.&lt;br /&gt;
Konsumsi 2 x satu hari, baiknya saat pagi serta sore hari, upayakan untuk selesai makan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara penyembuhan ini dapat dibuktikan ampuh untuk kurangi nyeri pada ginjal serta dengan cara perlahan-lahan kembalikan fungsinya seperti semula. Air rebusan daun sukun juga sangatlah menolong untuk turunkan gula darah pada badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda bisa lihat bukan ? Bahan alam sangat membantu serta pas untuk menyembuhan penyakit seseorang. Bahkan juga bahannya telah disiapkan serta anda dapat mengolah sendiri tanpa perlu keluarkan banyak duit, penyembuhan gagal ginjal dapat anda kerjakan sendiri serta mepercepat penyembuhan yang dikerjakan secara medis, akhirnya dapat anda nikmati setelah teratur mengkonsumsi air rebusan daun sukun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan di-share untuk teman, sahabat, keluarga, atau bahkan orang yang tidak sodara kenal sekalipun Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada... Aamiin ya Rabbal’alaamiin....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="http://tinyurl.com/njqhom6"&gt;http://tinyurl.com/njqhom6&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXqWs3yjVkgcVn8eMUL8lTzkkscea3y8xt6ZWgeiwAEJ6Zr-jhcinq9H5teAaF2ua7eXZpHbHrQcTGPYBbO5o5r0hTzwHkLKOXYOAylNmkjAkCXWk_ODxrmgJsVZePpokCNAp0D66IBYI/s72-c/Manfaat+Daun+Sukun.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>Cara Nabi Muhammad Menjaga Kesehatan</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/10/cara-nabi-muhammad-menjaga-kesehatan.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>bekam dan ruqyah</category><category>sholat dan wudhu</category><pubDate>Thu, 8 Oct 2015 09:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3078437027972945787</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-BoP68X4j1pG4CLD8_zLqq9_bBBC_R0DYNGw4hjn5_ANKKwHJWwwuebKlXJUdwv-YCZalqxpPPtn5h_GbX-obwLg1aSTue6-R4c9HDN_gp4eg94Oddllfy7sRzamjqfnuo0TT7DgkabM/s1600/SUNNAH+NABI.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Cara Nabi Muhammad Menjaga Kesehatan" border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-BoP68X4j1pG4CLD8_zLqq9_bBBC_R0DYNGw4hjn5_ANKKwHJWwwuebKlXJUdwv-YCZalqxpPPtn5h_GbX-obwLg1aSTue6-R4c9HDN_gp4eg94Oddllfy7sRzamjqfnuo0TT7DgkabM/s400/SUNNAH+NABI.jpg" title="Cara Nabi Muhammad Menjaga Kesehatan" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;BAB duduk, memiliki resiko tinggi terserang wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih serta menyehatkan, dan yg terutama itu adalah SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kencing berdiri memiliki resiko prostat serta batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih serta menyehatkan, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Enzim di tangan menolong makanan lebih gampang diolah. Di banding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah serta menyehatkan, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Makan serta minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun serta menyehatkan, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Makan di kursi, masih tetap kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, badan bakal membagi perut jadi 3 ruangan : hawa, makanan serta air, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Makan buah sesudah makan (basuh mulut) kurang bagus untuk lambung, lantaran ada reaksi asam. Yang sehat yaitu makan buah saat sebelum makan, menolong melicinkan saluran pencernaan serta membuatnya lebih siap, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tidur tengkurep tak bagus untuk kesehatan, bahkan juga itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, serta yg terutama itu yaitu SUNNAH.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Banyak Rahasia Sunnah yg sudah di teliti beberapa ahli, dari sisi hikmah, faedah, serta kesehatan. Benarlah yg disebutkan : dibalik sunnah ada kejayaan. Untuk kita, bila umpamanya belum tahu faedahnya, selalu saja semangat ikuti adab serta tuntunan Rasul. Faedah itu efek samping, motivasi intinya yaitu ikuti adab serta tuntunan Rasul.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang dokter Eropa berkata : bila semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, serta sunnah tidur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;), jadi harusnya saya berhenti jadi dokter karena tak ada pasien.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Subhanallah….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cintailah sunnah Nabi, bukan sekedar adab sehari-hari tapi semua apa yang sudah Rasullah tentukan dalam Dien Islam.. ” Mau yg disenangi atau tidak “.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://tinyurl.com/prn37qq" target="_blank"&gt;http://tinyurl.com/prn37qq &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-BoP68X4j1pG4CLD8_zLqq9_bBBC_R0DYNGw4hjn5_ANKKwHJWwwuebKlXJUdwv-YCZalqxpPPtn5h_GbX-obwLg1aSTue6-R4c9HDN_gp4eg94Oddllfy7sRzamjqfnuo0TT7DgkabM/s72-c/SUNNAH+NABI.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT ALAMI SAKIT JANTUNG</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/07/obat-alami-sakit-jantung.html</link><category>ramuan tradisional</category><category>Sakit Jantung</category><pubDate>Thu, 23 Jul 2015 10:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-8833713681596459227</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNLjaOkVMHQqgdM6vJqSZN7fxsATRiKOjRocmnZOfmwVTQp0clxyOvpKdXJkJs4giUYThg72VgKvHJCwKnc8ePcQZZKE9vocwXZt2ai40jgUXP6RZR7EZP5LX5jSy0k6-HuEl9alXSgVA/s1600/FB_IMG_1437601489197.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Obat Sakit Jantung Tanpa Perlu Pasang Ring atau by pass jantung" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNLjaOkVMHQqgdM6vJqSZN7fxsATRiKOjRocmnZOfmwVTQp0clxyOvpKdXJkJs4giUYThg72VgKvHJCwKnc8ePcQZZKE9vocwXZt2ai40jgUXP6RZR7EZP5LX5jSy0k6-HuEl9alXSgVA/s1600/FB_IMG_1437601489197.jpg" title="Obat Sakit Jantung" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Obat Sakit Jantung Alami&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNLjaOkVMHQqgdM6vJqSZN7fxsATRiKOjRocmnZOfmwVTQp0clxyOvpKdXJkJs4giUYThg72VgKvHJCwKnc8ePcQZZKE9vocwXZt2ai40jgUXP6RZR7EZP5LX5jSy0k6-HuEl9alXSgVA/s72-c/FB_IMG_1437601489197.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MANFAAT DAUN DAN BUAH SIRSAK</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/06/manfaat-daun-dan-buah-sirsak.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>obat kanker</category><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 15:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-2055867309523091795</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxJbbg-0nBAKUzy2FLBQUoE2FwS73k9faSB1jDrBgGtkGGtqOQxqY7xNM1dypGDXIaPk1vUWQCdBUYJSyUJwostV9xh0On4ThBOxPuK664rAVgEe3tHlLiiBBc-QSyJQbbdLaFJaL20ds/s1600/sirsak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Khasiat Sirsak" border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxJbbg-0nBAKUzy2FLBQUoE2FwS73k9faSB1jDrBgGtkGGtqOQxqY7xNM1dypGDXIaPk1vUWQCdBUYJSyUJwostV9xh0On4ThBOxPuK664rAVgEe3tHlLiiBBc-QSyJQbbdLaFJaL20ds/s400/sirsak.jpg" title="Pohon Sirsak" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;SEPULUH RIBU KALI LIPAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia. Buah Sirsak dan Daun Sirsak.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tapi, Mengapa Kita Tidak Tahu? Karena salah satu perusahaan dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat-rapatnya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon ini. Pohonnya pendek, di brazil dinamai “Graviola” , di Spanyol “Guanabana” bahasa inggrisnya “soursop” . Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis-kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor atau kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit atau cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi masyarakat Amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa-masa yang akan datang. Riset Membuktikan “Pohon Ajaib” dan Buahnya Ini Mampu: Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, ataupun rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan. Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan atau penyembuhan. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik. Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru-paru, dan Pankreas. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin danu Terapi Kemo yang biasa di gunakan. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel-sel sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa-apa mengenai hal ini? Karena begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan. Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini, yakni kulit, akar, daun, daging buah dan bijinya selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan bukti-bukti ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker. Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Mengapa? Dibawah undang-undang federal sumber bahan alami untuk obat DILARANG/TIDAK BISA dipatenkan. Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa (kloning) dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak dapat di-kloning. Perusahaan gigt jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar berangsur-angsur memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini. Beruntunglah, ada salah seorang ilmuwan dari tim riset yang tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, ia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengupulkan bahan-bahan alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat. Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif. The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independen yang berbeda. Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Product s meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di korea selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo. Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh ataupun terganggu. Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif seperti rasa mual dan rambut rontok.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas, dan paru-paru. Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini ditemukan juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut di atas. Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang-orang pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh sebagian sel sel yang normal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis-manis kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun .Sebar luaskan kabar baik ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga Bermanfaat.&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/grout.ana" target="_blank"&gt;Facebook&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxJbbg-0nBAKUzy2FLBQUoE2FwS73k9faSB1jDrBgGtkGGtqOQxqY7xNM1dypGDXIaPk1vUWQCdBUYJSyUJwostV9xh0On4ThBOxPuK664rAVgEe3tHlLiiBBc-QSyJQbbdLaFJaL20ds/s72-c/sirsak.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>18 CARA HACK TUBUH KITA SENDIRI</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/06/18-cara-hack-tubuh-kita-sendiri.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>Penyakit manusia</category><pubDate>Fri, 19 Jun 2015 21:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-5501775591098570234</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR2ckgMkp394seGPRIdEzBcC3hyphenhyphen0Ag-QejrT0AZkfrsfi_xkWHlKxdzqYIru6OVLwUeC2o4C_7BGH8onNMVBdzWN7CEvfNNFptxR7dyV_x02t2sPyP-YIMansOHHyvaEwRDFeJqLm2EWc/s1600/hack+tubuh.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="18 CARA HACK TUBUH KITA SENDIRI" border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR2ckgMkp394seGPRIdEzBcC3hyphenhyphen0Ag-QejrT0AZkfrsfi_xkWHlKxdzqYIru6OVLwUeC2o4C_7BGH8onNMVBdzWN7CEvfNNFptxR7dyV_x02t2sPyP-YIMansOHHyvaEwRDFeJqLm2EWc/s320/hack+tubuh.jpg" title="kepala manusia" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
18 Cara Hack Tubuh Kita Sendiri&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Jika tenggorokanmu gatal, garuk telingamu!&lt;br /&gt;
“Jika saraf dekat telinga distimulasi, bisa menciptakan reflek di tenggorokan yang mampu menghasilkan kejang otot ” kata Scott Schaffer, presiden dari pusat spesialis THT di New Jersey. “Kejang ini bisa menghilangkan rasa gatal di tenggorokan.”&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Longgarkan hidungmu yang mampet!&lt;br /&gt;
Cara termudah, tercepat, termurah untuk melegakan hidungmu yang mampet adalah tekan lidahmu ke bagian atap mulut, lalu tekan dengan satu jari tempat diantara alis. Ini bisa menyebabkan tulang vomer (tulang tipis yang memisahkan lubang hidung), yang menghubungkan saluran hidung ke mulut bergerak maju mundur, kata Lisa DeStefano, asisten profesor di Michigan State University ilmu pengobatan osteopathic. Setelah 20 detik, gerakan tersebut akan melonggarkan hidungmu yang mampet.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menghentikan mimisan&lt;br /&gt;
Jepit hidungmu dan bersandar ke belakang adalah cara terbaik yang sering dilakukan orang-orang untuk menghentikan mimisan. Cara yang lain dan lebih enak adalah Letakkan kapas di bagian upper gums (jaringan yang meliputi tulang rahang dan bagian bawah gigi) dibelakang bagian bawah hidung dan tekan sekuat-kuatnya. “Kebanyakan pendarahan datang dari septum, dinding tulang rawan yang memisahkan hidung” kata Peter Desmarais, THT specialis di Entabeni Hospital, di Durban, South Africa. “Penekanan disini bisa membantu menghentikan mimisan.”&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menghilangkan rasa terbakar&lt;br /&gt;
Saat anda menyentuh kompor panas secara tidak sengaja, bersihkan kulit dan berikan pijatan ringan dengan ujung jari lain yang tidak terluka. Dan es akan mempercepat hilangnya rasa sakit, kata Dr. DeStefano , karena mengembalikan kulit yang terbakar ke suhu normal, maka kulit akan sedikit melepuh.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Mencegah asam lambung&lt;br /&gt;
Penelitian menunjukkan pasien yang tidur miring ke kiri lebih kecil resiko terserang asam lambung. Kerongkongan dan perut berhubungan dengan posisi. Waktu anda tidur miring ke kanan, perut lebih tinggi dari kerongkongan, membuat makanan dan asam lambung mengalir ke kerongkongan. Jika miring ke kiri, perut lebih rendah dari kerongkongan sehingga asam lambung tidak mengalir kekerongkongan.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menyembuhkan sakit gigi tanpa buka mulut!&lt;br /&gt;
Gosokkan es di bagian belakang telapak tangan, bagian berbentuk huruf V antara jempol dan telunjuk. Peneliti Kanada menemukan teknik ini mengurangi rasa sakit gigi sebanyak 50 persen dibanding tanpa menggunakan es. Alur saraf di daerah V tersebut menstimulasi daerah otak dan mencegah sinyal rasa sakit ke wajah dan tangan.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Hilangkan rasa sakit!&lt;br /&gt;
Peneliti Jerman telah menemukan bahwa batuk saat disuntik bisa mengurangi rasa sakit dari jarum suntik. Menurut Taras Usichenko, pengarang ‘mempelajari fenomena’, trik ini menyebabkan kejutan, kenaikan sementara tekanan di dada dan kanal spinal, menahan struktur pengatur rasa sakit di pusat tulang belakang.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Cairkan otak!&lt;br /&gt;
Terlalu banyak es krim akan membekukan otak, maksudnya ada sensasi pening. Tekan lidah ke langit-langit mulut, tutup bagian langit-langit sebanyak yang kamu bisa “Karena syaraf di langit-langit mulut menjadi sangat dingin, tubuh mengira otak anda juga beku hasilnya menimbulkan icecream headache” kata Abo. Semakin banyak tekanan yang anda lakukan,makin cepet loh sakit kepalanya berkurang.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Atasi keinginanmu yang paling mendesak!&lt;br /&gt;
Pengen pipis? Nggak ada kamar mandi? Kamu cowok? Ngayal aja...&lt;br /&gt;
Mikir tentang seks bisa menyibukkan otak, hasilnya kamu nggak bakal ngerasa nggak nyaman, kata larry lipshultz, m.d., kepala pengobatan reproduksi pria di baylor college of medicine.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Membuat jantungmu kembali normal&lt;br /&gt;
Mencoba mengatasi deg-degan? Tiup jempolmu . Syaraf vagus , bertugas mengendalikan detak jantung, bisa dikontrol melalui nafas, kata ben abo, emergency medical services specialist di university of pittsburgh. Ini bisa membuat detak jantung kembali normal.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menghilangkan kram perut&lt;br /&gt;
Jika anda seperti kebanyakan orang, saat lari, anda menghembuskan nafas saat kaki kanan menyentuh tanah. Ini menyebabkan tekanan ke bawah di bagian liver (yang mana terletak di bagian kanan), dan akan menarik diafragma dan menyebabkan kram perut, menurut doctors book of home remedies for men. Pemecahannya: Hembuskan nafas saat kaki kanan yang menghentak tanah.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Membuat tubuh stabil setelah banyak minum&lt;br /&gt;
Terlalu banyak minum membuat pening? Letakkan tangan pada tempat yang stabil. Bagian telinga yang mengatur keseimbangan, cupula, mengalirkan cairan dengan densitas yang sama seperti darah. “saat alkohol mengencerkan darah di cupula, cupula menjadi kurang padat dan naik” kata dr. Schaffer. Ini membuat otak bingung. Sentuhan dari obyek yang stabil memberikan opini kedua, dan anda bisa merasa lebih seimbang. Karena saraf di tangan sangat sensitif.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menghilangkan kesemutan atau mati rasa&lt;br /&gt;
Jika tangan anda mati rasa saat menyetir atau duduk dengan posisi salah, goyangkan kepala (dugem geleng geleng). Bisa menghilangkan kurang dari semenit, kata dr. Destefano. Mati rasa disebabkan tekanan kumpulan syaraf di leher, melonggarkan otot leher menghilangkan tekanan.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Memperpanjang menahan nafas&lt;br /&gt;
Jika anda kesusahan mencapai seperempat dari dasar kolam renang, ambil nafas pendek sebelum menyelam sangat penting , hyperventilate (bernafas cepat dan dalam). Saat di dalam air, bukan kekurangan oksigen yang membuat anda ingin bernafas, tapi peningkatan karbon dioksia, yang membuat darah anda asam, dan mengirim sinyal ke otak ada yang tidak beres,” saat melakukan hyperventilate, aliran oksigen melambatkan aktifitas darah,” kata jonathan armbruster, ph.d., asosiasi profesor biologi di auburn university. “ini membuat otak anda berpikir memiliki oksigen berlebih.” paling tidak menambah lebih 10 detik.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Rasakan pendengaran supersonik!&lt;br /&gt;
Jika anda terjebak di tengah ramainya orang ngobrol di pesta, condongkan tubuh dengan telinga kanan ke depan. Telinga kanan lebih baik daripada telinga kiri dalam hal mengikuti ritme obrolan yang cepat, menurut peneliti dari ucla david geffen school of medicine. Sebaliknya, jika dan ingin mengidentifikasi lagu yang dimainin dengan lembut di elevator, gunakan bagian kiri telinga, ini lebih baik dalam memilah nada musik.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Impress your friends!&lt;br /&gt;
Kalau anda ada di pesta coba trik ini, suruh teman anda berdiri tegak, rentangkan tangan dan posisi telapak tangan menghadap bawah, tetap pada posisi ini. Lalu letakkan dua jarimu di pergelangan tangannya dan dorong ke bawah, temenmu pasti ngelawan. Sekarang buat dia meletakkan satu kaki di tempat yang lebih tinggi beberapa inch (tumpukan buku atau majalah mungkin) dan ulangi yang tadi, dengan membuat posisi pinggang tidak rata, otak menganggap tulang belakang menjadi vulnerable, sehingga menghentikan kemampuan tubuh untuk menghindar , rachel cosgrove, c.s.c.s., pemilik results fitness, di santa clarita, california.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Mencegah rabun&lt;br /&gt;
Jarak pandang yang payah jarang disebabkan faktor genetis, kata anne barber, o.d., optometrist dari tacoma, washington. “ini biasanya disebabkan tekanan nearpoint .” dengan kata lain , melototin layar kompi terlalu lama. Coba trik ini, tutup mata, tegangkan badan, ambil nafas yang dalam, setelah beberapa detik, hembuskan nafas dan regangkan otot pada saat yang bersamaan. Mengencangkan dan menegangkan otot semacam bisep bisa membuat otot lain yang tidak berhubungan seperti otot mata juga ikut relaks.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Baca pikiran!&lt;br /&gt;
punyamu sendiri tentunya! “jika anda akan berpidato besok, ulangi sebelum tidur,” kata candi heimgartner, instruktur ilmu biologi di university of idaho. Karena kebanyakan konsolidasi memori terjadi selama tidur, apapun yang anda baca sebelum tidur kebanyakan di baca sebagai memori jangka panjang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1603253746627345&amp;amp;set=a.1383353845284004.1073741827.100008282043630&amp;amp;type=1&amp;amp;fref=nf" target="_blank"&gt;facebook&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR2ckgMkp394seGPRIdEzBcC3hyphenhyphen0Ag-QejrT0AZkfrsfi_xkWHlKxdzqYIru6OVLwUeC2o4C_7BGH8onNMVBdzWN7CEvfNNFptxR7dyV_x02t2sPyP-YIMansOHHyvaEwRDFeJqLm2EWc/s72-c/hack+tubuh.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT ALAMI PENURUN KOLESTEROL</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/06/obat-alami-penurun-kolesterol.html</link><category>kolesterol</category><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Tue, 16 Jun 2015 08:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-2965070129470136249</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;b&gt;MANFAAT EKSTRAK BIJI PEPAYA..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx4unSBBZnA6lUdLc5uWGIE9n0GPyS332ONVEvZnTS5RvqnpS6TSH3-MWdAPiMNCajqkKETksp1QgMxOB1qn-23yF-pqC8PCeu_JEdDl3Jv_pjtmYqfTyQQnzLVAEWvdrLoHjx5o3lPHI/s1600/biji+pepaya.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="biji pepaya obat ampuh penurun kolesterol" border="0" height="245" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx4unSBBZnA6lUdLc5uWGIE9n0GPyS332ONVEvZnTS5RvqnpS6TSH3-MWdAPiMNCajqkKETksp1QgMxOB1qn-23yF-pqC8PCeu_JEdDl3Jv_pjtmYqfTyQQnzLVAEWvdrLoHjx5o3lPHI/s320/biji+pepaya.jpg" title="biji pepaya" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tak banyak yang tahu bahwa biji pepaya yang biasa kita buang, ternyata punya segudang manfaat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Salah-satunya, untuk menyingkirkan racun-racun yang menumpuk di usus dan lever kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penelitian menunjukkan, racun bisa menumpuk hingga seberat delapan kilogram dalam usus kita. Ekstrak biji pepaya bahkan mampu melindungi ginjal dari racun yang memicu problem gagal ginjal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Biji pepaya juga mampu membunuh parasit dalam bersarang dalam pencernaan. Dokter Wahyu Triasmara, dalam Club Diet Sehat Bersama dr. Wahyu Triasmara - DrW, di Facebook pada 28 Februari 2015,menjelaskan, biji pepaya juga mengandung zat antikolesterol yang hebat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Mengkonsumsi biji buah pepaya juga bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah. Ini teruji dalam penelitian mengenai jus biji buah pepaya, secara signifikan dapat menurunkan kadar kolesterol dan LDL (lipoprotein densitas rendah), serta meningkatkan kadar HDL.Ekstrak biji pepaya ini memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponi anthraquinones, dan anthocyanosides.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan adanya kandungan ekstrak tersebut, biji pepaya ini mempunyai efek hipolipidemia dan antioksidan dalam darah yang luar biasa. Efek hipolipidemia ini, sangat berguna bagi terapi alternatif hiperlipidemia yang disebabkan adanya lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adapun, saponin yang ada dalam biji pepaya, bermanfaat untuk menurunkan aktifitas kolesterol serum seperti aksi resin, yaitu dengan mengurangi sirkulasi enterohepatik asam empedu. Melalui penghambatan reaksi oksidasi kolesterol LDL ini maka dapat menurunkan kadar kolesterol darah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0XUcpNsk9WPm36ck7bab0X7-m0DE8jkcKyrPxhGuji5KJJOO5DwTjpyF6VwauQDMPYwmgAke4jukYYVqTukQwHCejlYqNwnxGilrv_fWtOed0gOoOdusvQEsMhjapy-vW0HuIBJl8_Ig/s1600/pepaya.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="Biji pepaya obat penurun kolesterol" border="0" height="235" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0XUcpNsk9WPm36ck7bab0X7-m0DE8jkcKyrPxhGuji5KJJOO5DwTjpyF6VwauQDMPYwmgAke4jukYYVqTukQwHCejlYqNwnxGilrv_fWtOed0gOoOdusvQEsMhjapy-vW0HuIBJl8_Ig/s320/pepaya.jpg" title="Biji Pepaya" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan Fitokimia memiliki peran aktif bagi pencegahan penyakit. Sementara Flavonoid merupakan antioksidan yang dapat menangkap radikal bebas," jelasnya. Lalu, bagaimana cara untuk bisa mengkonsumsi biji pepaya yang menyehatkan itu? Ada dua cara.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, biji pepaya itu diblender dan disajikan seperti kita membuat jus.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, dengan mengeringkannya, dan meblendernya, sebelum kemudian menyeduhnya seperti kita menyeduh kopi. Untuk cara kedua, begini langkah yang harus dilakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;CUCI BIJI PEPAYA, LANTAS JEMUR 2-3 HARI.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;SETELAH KERING, BLENDER/TUMBUK BIJI PEPAYA TERSEBUT HINGGA JADI SERBUK.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;AMBIL SATU SENDOK TEH SERBUK DAN CAMPUR DENGAN SATU GELAS AIR HANGAT.BISA DICAMPURKAN DENGAN MADU ATAU SEDIKIT GULA AGAR RASANYA LEBIH NIKMAT.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;(Atau bisa dibuat Jus langsung campur daging buah pepaya dengan bijinya dan minum 1-2 gelas jus biji pepaya tersebut setiap hari). Buktikan dalam 14 hari pencernaan anda makin sehat tubuh makin bugar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kata dokter Wahyu: "Saya dan keluarga sudah mencobanya, orang tua saya yang sebelumnya kolesterol 270, dalam 10 hari menjadi 170. Pasien saya pun telah menerapkan metode ini. Aman dan alami…,"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
SilaHkan di-share untuk teman, sahabat, keluarga, atau bahkan orang yang tidak sodara kenal sekalipun Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada... Aamiin ya Rabbal’alaamiin....&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/ustadz.mansur.73" target="_blank"&gt;facebook&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx4unSBBZnA6lUdLc5uWGIE9n0GPyS332ONVEvZnTS5RvqnpS6TSH3-MWdAPiMNCajqkKETksp1QgMxOB1qn-23yF-pqC8PCeu_JEdDl3Jv_pjtmYqfTyQQnzLVAEWvdrLoHjx5o3lPHI/s72-c/biji+pepaya.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT SAKIT GINJAL TRADISIONAL</title><link>http://thibun.blogspot.com/2015/06/obat-sakit-ginjal-tradisional.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Thu, 4 Jun 2015 08:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-4115052683075668812</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
All, ini ada sharing dari teman;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmA9wfT9WC2uhREEdEBSPukw28vGjQQiImRk3EdqdargjAaMpV6rQ2uGqrBCxQw7NiRzmRw6YcErCftHY0EQzhtHwlfsW3XpXOTp5xC8lGbfTGvzJLINqLmz9fmYbGyQAhpOYqYbqXMqE/s1600/ramuan+obat+sakit+ginjal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="ramuan obat sakit ginjal dan asam urat" border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmA9wfT9WC2uhREEdEBSPukw28vGjQQiImRk3EdqdargjAaMpV6rQ2uGqrBCxQw7NiRzmRw6YcErCftHY0EQzhtHwlfsW3XpXOTp5xC8lGbfTGvzJLINqLmz9fmYbGyQAhpOYqYbqXMqE/s320/ramuan+obat+sakit+ginjal.jpg" title="Obat sakit ginjal" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bahan Ramuan Obat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kemarin waktu aku tugas ke NTT aku lihat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT pak John Walingson Purba tampak segar bugar bersih putih kulitnya dan sehat sekali. Saya bertegur sapa dengan beliau "Bapak terlihat sehat sekali Pak". Setelah itu beliau berceritera : "ya dulu memang saya sakit gagal ginjal dahulunya dan saya harus cuci darah. Bahkan asam urat saya mencapai 14. Dokterpun sudah angkat tangan dengan penyakit saya ini. Namun sekarang saya sembuh total hanya dengan mengkonsumsi ramuan yang diberikan oleh Sinshe saya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ramuan itu adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. 11 (sebelas) siung bawang putih tunggal&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. 2 (dua) siung bawang bombay&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. 3 (tiga) buah jeruk nipis (bukan jeruk lemon)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketiga bahan tersebut diblender semua menjadi satu. Untuk jeruk nipisnya diblender semua beserta kulit dan biji bijinya sekalian. Nah ramuan herbal tersebutlah yg dikonsumsi sehari 3x 1 sendok makan sebelum makan. Walhasil pak Kajati sembuh total dari penyakit gagal ginjalnya tersebut dan ramuan itulah yg ditularkan kepada kami Tim Inspeksi Umum dari Jakarta. Kata beliau &lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;sang Shinse nya berpesan kalau sudah sakit apapun mengkonsumsi ini akan sehat. Sekalipun dokter sudah memvonis tidak bakalan sembuh.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sepulang dari Kupang pak Irmud Intel Pidsus Tjahyo Aditomo langsung membuat ramuan tersebut dan walhasil semua keluhannya hilang. Rasa kantuk yg selalu melanda saat jam jam kerja jadi hilang sama sekali. Begitu juga linu-linu di tangan. Beliaupun punya anak yang divonis dokter mengalami gejala kangker lidah. Namun ajaib setelah mengkonsumsinya jadi sembuh sama sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Satu lagi Pemeriksa Datun bu Riama Sihite punya pembantu eks pecandu narkoba. Tekanan darahnya selalu di atas 200/100 lbh. Setiap bangun pagi selalu tidak bisa langsung duduk dan harus pelan-pelan untuk bisa duduk. Maka itu dia suruh sang pembantu itu bikin ramuan tersebut dan mengkonsumsinya sebagai uji coba. Setelah dikonsumsi selama 2 minggu sang pembantu itu langsung kencing darah dan setelah itu tensi nya jadi normal memjadi 125/70..&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga bermanfaat....&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/groups/994381300586999/" target="_blank"&gt;facebook&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmA9wfT9WC2uhREEdEBSPukw28vGjQQiImRk3EdqdargjAaMpV6rQ2uGqrBCxQw7NiRzmRw6YcErCftHY0EQzhtHwlfsW3XpXOTp5xC8lGbfTGvzJLINqLmz9fmYbGyQAhpOYqYbqXMqE/s72-c/ramuan+obat+sakit+ginjal.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>RAMUAN TRADISIONAL OBAT BATUK</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/12/ramuan-tradisional-obat-batuk.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Mon, 22 Dec 2014 13:54:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-1027207618215693931</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
::: 11 Cara Sederhana Mengobati Batuk Secara Alami :::&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan madu dan lemon&lt;br /&gt;
Cara Sembuhkan Batuk Dengan Bahan Herbal Campuran madu serta lemon sudah dipercaya dari turun-temurun untuk menyembuhkan batuk. Anda dapat mencampur 1 sendok teh madu, 1-2 sendok teh sari lemon ke dalam segelas air hangat. Minum sehari minimal satu kali sampai batuk benar-benar pergi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Teh Jahe&lt;br /&gt;
Cara Sembuhkan Batuk Dengan Bahan Herbal Di Asia, teh herbal, teh jahe, atau jenis teh lainnya sering dimanfaatkan untuk mengatasi batuk. Salah satu bahan yang ampuh mengobati batuk adalah jahe. Sediakan 2-3 irisan jahe yang telah dicuci bersih, seduh dalam teh hangat. Baik diminum dua hingga tiga kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Kunyit&lt;br /&gt;
Cara Sembuhkan Batuk Dengan Bahan Herbal Tambahkan 1/2 sendok teh kunyit yang telah ditumbuk dan madu ke dalam satu gelas susu. Kunyit mempunyai khasiat alami yang bisa menghilangkan batuk.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Madu dan Lada Putih&lt;br /&gt;
Cara Sembuhkan Batuk Dengan Bahan Herbal Coba minum satu sendok teh madu yang ditambah sedikit taburan lada putih 2-3 kali sehari. Dipercaya bahan ini dapat menyembuhkan batuk.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Kemangi&lt;br /&gt;
Cara Sembuhkan Batuk Dengan Bahan Herbal Buat ramuan dengan menggunakan kemangi. Daun beraroma khas itu dapat mengatasi beberapa penyakit, termasuk batuk. Sediakan 1-2 gelas air putih, 2-3 daun kemangi, dan rebus menjadi satu. Minum ramuan hangat ini supaya batuk lekas hilang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Daun Sirih&lt;br /&gt;
Caranya, ambil daun sirih kira-kira lima lembar, tambahkan cengkeh, kemukus, kapulaga, dan kayu manis. Kemudian rebus semua bahan dengan air sebanyak dua gelas. Tunggu hingga air rebusan menjadi kira-kira satu setengah gelas. Angkat dan saring air tersebut. Minum kira-kira satu sendok makan sebanyak tiga kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Belimbing Wuluh&lt;br /&gt;
Bunga belimbing wuluh juga terbukti dapat membantu meringankan batuk. Ambil kira-kira satu genggam bunga belimbing wuluh, kemudian campurkan dengan beberapa butir adas, tambahkan gula dan secangkir air, lalu ditim. Setelah agak dingin, saringlah ramuan tersebut dan siap untuk diminum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Bunga Mawar&lt;br /&gt;
Bunga mawar ternyata juga berkhasiat untuk menyembuhkan batuk. Resepnya adalah ambil bunga mawar segar kira-kira sepuluh gram, kemudian tim dengan air secukupnya dan tambahkan gula batu sesuai selera. Minum sebanyak dua kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Daun Asam Muda&lt;br /&gt;
Daun asam muda juga dapat berfungsi menyembuhkan batuk kering. Caranya, ambil daun asam muda setengah genggam, kemudian campurkan dengan daun saga manis, kayu manis, dan gula batu secukupnya. Rebus dengan api kecil sampai mendidih dan saring. Ramuan obat siap untuk diminum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Tanaman Serai&lt;br /&gt;
Untuk mengobati batuk berdahak kita bisa menggunakan tanaman serai. Serai memiliki sifat antiradang sehingga bisa mengatasi batuk pada sumbernya, yakni peradangan di saluran napas. Herbal ini sangat mudah diolah, caranya siapkan beberapa gram akar serai, kemudian dicuci bersih, setelah itu rebus dengan satu gelas air kira-kira 15 menit. Setelah dingin baru dapat dikonsumsi. Minuman herbal ini dapat dikonsumsi sehari satu gelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengobati batuk dengan Jeruk Nipis&lt;br /&gt;
Jeruk nipis juga bisa digunakan untuk mengobati batuk. Perasaan air jeruk nipis dicampus dengan madu dan air matang. 1 sendok makan air jeruk nipis dan 3 sendok makan madu murni serta 5 sendok makan air matang ditim selama 30 menit. Takaran untuk meminum ramuan ini adalah 1 sendok teh sehari dua kali. Obat batuk tradisional lainnya yang terbuat dari jerun nipis adalah campuran jeruk nipis dan kecap. Ramuan ini lebih gampang, air jeruk nipis hanya dicampur dengan kecap dan diminum sehari dua kali sebanyak satu sendok teh.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. 
Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi 
sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan 
sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/SudahTahukahAnda/posts/329406360494639" target="_blank"&gt;FB Sudah Tahukah Anda&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>RESEP PANJANG UMUR</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/12/resep-panjang-umur.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Fri, 12 Dec 2014 08:13:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-387163798899861918</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="background-color: white; color: #141823; font-family: Helvetica, Arial, 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 20px; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jika kita ingin hidup lebih lama / berumur panjang, lakukan hal berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7DWowBccb9JtZkVozbVAN2Ln3WtsF-NSxyi0FCy7Za2yyRnzweJqp5BabJdfZlZ5TbhLDxC3_gjX3Wxelp9IMjOmtbrYa1AyYTrqzROQ1IHm9VWXVtCTF-hUaoo8qE4U4uxPA3Eihiak/s1600/scenic-route-to-a-longer-life.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="tips agar panjang umur" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7DWowBccb9JtZkVozbVAN2Ln3WtsF-NSxyi0FCy7Za2yyRnzweJqp5BabJdfZlZ5TbhLDxC3_gjX3Wxelp9IMjOmtbrYa1AyYTrqzROQ1IHm9VWXVtCTF-hUaoo8qE4U4uxPA3Eihiak/s1600/scenic-route-to-a-longer-life.png" title="pedoman agar hidup lama" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7DWowBccb9JtZkVozbVAN2Ln3WtsF-NSxyi0FCy7Za2yyRnzweJqp5BabJdfZlZ5TbhLDxC3_gjX3Wxelp9IMjOmtbrYa1AyYTrqzROQ1IHm9VWXVtCTF-hUaoo8qE4U4uxPA3Eihiak/s72-c/scenic-route-to-a-longer-life.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT DAN PENYEMBUHAN</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/10/obat-dan-penyembuhan.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>Penyakit manusia</category><pubDate>Wed, 8 Oct 2014 10:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3943111368577865497</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Obat dan Penyembuhan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://quraishshihab.com/obat-dan-penyembuhan/#more-555" target="_blank"&gt;Oleh :&amp;nbsp;Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO0ehgdVpmvH3j9ClR25epfZxLehvqD5L7GCFQNOzxJcr7hN_uvuX72fx3-vUPRRBI53MDP_sHmSeIkTmaCe5ganl7ciVwtk6645f0GuI5Tu2qltUTLr_be4G2MG6YDz744LRP7Qz5kIA/s1600/xx.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO0ehgdVpmvH3j9ClR25epfZxLehvqD5L7GCFQNOzxJcr7hN_uvuX72fx3-vUPRRBI53MDP_sHmSeIkTmaCe5ganl7ciVwtk6645f0GuI5Tu2qltUTLr_be4G2MG6YDz744LRP7Qz5kIA/s1600/xx.jpg" title="foto Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam Al-Qur’an dan Sunnah ditemukan sekian banyak teks yang berbicara tentang penyakit dan pengobatan. Salah satu yang sangat populer adalah firman-Nya, membenarkan ucapan Nabi Ibrahim as.: &lt;b&gt;&lt;i style="background-color: lime;"&gt;Wa Idzâ Maridhtu Fahuwa Yasyfîni&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Bila aku sakit, maka Allah yang menyembuhkanku. (Q.S. Asy-Syu’ara [26]: 80). Firman-Nya ini mengisyaratkan paling tidak dua hal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Pertama:&lt;/b&gt; “Bila Aku sakit” mengandung makna bahwa penyakit -yang diderita- terjadi karena kesalahan manusia, baik langsung maupun tidak. Kesalahan itu antara lain karena yang bersangkutan tidak menyesuaikan diri dengan sistem yang ditetapkan-Nya. Dari sini ditemukan tuntunan yang berkaitan dengan aneka kegiatan yang fungsinya pencegahan. Misalnya pemeliharaan kebersihan, memasak air yang akan diminum, kadar makanan yang dikonsumi serta perlunya makan secara proporsional dan bergizi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Kedua:&lt;/b&gt; &amp;nbsp;”Allah yang menyembuhkanku” &amp;nbsp;menunjuk Penyembuh yang sebenarnya. Tangan dokter, obat atau aneka cara penyembuhan, hanyalah satu dari sekian sebab. Allah adalah Pencipta aneka sebab dan Yang Maha Kuasa menghimpunnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahwa Allah Penyembuh bukan berarti manusia boleh berpangku tangan. Manusia harus berusaha menemukan sebab-sebab penyembuhan. Nabi saw. berkali-kali memerintahkan berobat dan mencari cara pengobatan yang tepat. Sabda beliau: “Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkankan obatnya. Obat itu diketahui oleh yang (berhasil) mengetahuinya dan tidak diketahui oleh yang &amp;nbsp; gagal menemukannya.”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nabi saw. pun tidak jarang memberi saran dalam rangka pengobatan. “Pengobatan” Rasul saw. itu bukanlah sesuatu yang baku atau harus diikuti, karena saran-saran tersebut lahir dari pengalaman pengobatan pada masa beliau, yang tentu saja dapat berkembang berkat pengalaman baru dan penelitian sesudah masa beliau. Mengikuti perkembangan modern dalam pengobatan – selama tujuannya memelihara kehidupan- adalah sesuatu yang sangat dianjurkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah memerintahkan kita untuk tolong-menolong dalam kebaikan (Q.S. Al-Maidah [5]: 2). Ini adalah yang berada dalam wilayah kemampuan manusia serta dalam batas hukum-hukum sebab dan akibat yang ditetapkan-Nya itu. Dokter, bukan petani, yang mestinya dimintai bantuan guna penyembuhan, karena dokter banyak mengetahui hukum sebab dan akibat yang berkaitan dengan penyakit dan pengobatan. Tapi sekali lagi harus diingat bahwa yang mengantar sebab menghasilkan &amp;nbsp;akibat adalah Allah sendiri, setelah sebelumnya Dia sendiri juga yang menetapkan hukum dan sistem berlakunya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak jarang tim dokter telah “menyerah” bahkan telah &amp;nbsp;memperkirakan batas waktu kemampuan pasien bertahan hidup, namun dugaan mereka meleset, bahkan si pasien tak lama kemudian segar bugar. Inilah yang dinamai ‘Inâyatullah yakni pemeliharaan/ pertolongan Allah, yang berada di luar kebiasaan-kebiasaan yang berlaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tidak ada alasan logika meragukan adanya ‘Inâyatullah ini. Karena, tak ada perbedaan antara peristiwa yang terjadi sekali dengan peristiwa yang terjadi berulang-ulang, selama kita percaya &amp;nbsp;bahwa yang mewujudkannya adalah Allah swt.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Atas dasar itu pula, maka doa merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh dalam pengobatan. Alexis Carrel, peraih hadiah Nobel bidang kedokteran, menulis dalam bukunya “&lt;i&gt;Pray“&lt;/i&gt; bahwa: &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;“Sangat sulit mengetahui apa di balik kesembuhan tanpa pengobatan, demikian juga faktor hakiki penyembuhan akibat penggunaan obat-obat tertentu, kendati banyak &amp;nbsp;pasien yang benar-benar mengalami kesembuhan sempurna berkat perasaan yang tulus dan melalui doa."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Karena itu, jika berobat atau mengobati, jangan tidak berdoa. Jangan juga kalau ada obat atau cara pengobatan yang dinilai telah gagal -katakanlah penggunaan life support machine- jangan menghabiskan waktu dan menghamburkan uang melanjutkannya. Jangan ragu mencari alternatif lain, salah satunya adalah berdoa dengan tulus, selama semua kemampuan berusaha telah dilakukan dan selama tidak bermaksud mengakhiri hidup seseorang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikian Wa Allah A’lam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO0ehgdVpmvH3j9ClR25epfZxLehvqD5L7GCFQNOzxJcr7hN_uvuX72fx3-vUPRRBI53MDP_sHmSeIkTmaCe5ganl7ciVwtk6645f0GuI5Tu2qltUTLr_be4G2MG6YDz744LRP7Qz5kIA/s72-c/xx.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MENGHILANGKAN PIKIRAN NEGATIF</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/09/menghilangkan-pikiran-negatif.html</link><category>artikel kesehatan</category><pubDate>Wed, 10 Sep 2014 14:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-6374332080665517648</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Assalamualaikum Wr Wb&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Siang ini saya menerima pesan BBM dari istri tetang pentingnya berfikir positif dan dampaknya terhadap kesehatan manusia. Isinya InsyaAllah bagus sekali dan sayang sekali jika tidak saya share disini. Silahkan disimak dan diresapi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;
PIKIRAN NEGATIF TERNYATA TIDAK BAIK BAGI KESEHATAN&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;MARAH&lt;/b&gt; selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;MENYIMPAN KEPAHITAN&lt;/b&gt; akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah)..&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering membiarkan diri kita &lt;b&gt;STRESS&lt;/b&gt;, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering merasa &lt;b&gt;KHAWATIR&lt;/b&gt;, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita &lt;b&gt;MUDAH TERSINGGUNG&lt;/b&gt;, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur)..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering mengalami &lt;b&gt;KEBINGUNGAN&lt;/b&gt;, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering membiarkan diri kita merasa &lt;b&gt;TAKUT yang BERLEBIHAN&lt;/b&gt;, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita suka ber-&lt;b&gt;NEGATIVE THINKING&lt;/b&gt;, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna)..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita mudah &lt;b&gt;EMOSI&lt;/b&gt; &amp;amp; cenderung &lt;b&gt;PEMARAH&lt;/b&gt;, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering merasa &lt;b&gt;APATIS&lt;/b&gt; (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering &lt;b&gt;MENGANGGAP SEPELE&lt;/b&gt; semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering merasa &lt;b&gt;KESEPIAN&lt;/b&gt;, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh)..&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Jika kita sering &lt;b&gt;BERSEDIH &lt;/b&gt;&amp;amp; merasa selalu &lt;b&gt;RENDAH DIRI,&lt;/b&gt; maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mari kita selalu BERSYUKUR atas segala perkara yang telah terjadi karena dengan bersyukur, maka HATI ini menjadi BERGEMBIRA &amp;amp; menimbulkan ENERGI POSITIF dalam tubuh untuk mengusir segala penyakit tersebut di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya bagaimanakah dengan ajaran Islam, adakah anjuran untuk berfikir positif? Saya telah menemukan artikel bagus tentang hal tersebut. Mari kita simak uraiannya berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Anjuran Untuk Berfikir Positif Dalam Al-Qur'an.&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Baginda Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam lebih dari 1400 tahun yang lalu telah menyampaikan kepada kita umat manusia dalam berbagai firman Allah Subhanahu wa Ta'ala melalui al-Quran &amp;amp; sabda beliau melalui al-Hadits terkait dengan "arti sehat" dipandang dari pengaruh pikiran dan perilaku positif manusia terhadap pengaktifan potensi-potensi positif gen-gen di dalam tubuh manusia. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah banyak memberikan kita petunjuk melalui penekanan kata-kata yang bermakna positif, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS al-Baqarah [2]:183&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"..Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS al-Baqarah [2]:184&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Tiap-tiap sesuatu itu ada pembersihnya, dan pembersih badan (jasad) adalah puasa.”&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR Ibnu Majah&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Allah Subhanahu wa Ta'ala , berfirman, &lt;i&gt;“ Semua amal perbuatan Bani Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan karena itu Akulah yang langsung membalasnya.’ Puasa itu ibarat perisai. Pada saat puasa, janganlah engkau mengucapkan kata-kata kotor, tidak sopan, dan tidak enak didengar, dan atau mengajak berkelahi, hendaknya dikatakan kepadanya, ‘Sesungguhnya aku sedang puasa.’”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya nabi bersabda, &lt;i&gt;“Demi Allah yang diri Muhammad di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada bau minyak kasturi (parfum). Dan bagi orang yang berpuasa tersedia dua kegembiraan, gembira ketika berbuka puasa dan gembira ketika kelak menemui Allah karena pahala puasanya.” &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR Bukhari, Muslim, Nasa’I, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah &amp;nbsp;adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” &amp;nbsp;(QS al Baqarah [2]: 261)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya &amp;amp; kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS al-Baqarah [2]:271&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya."&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS Ali Imran [3]: 92&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah pahala kepada orang yang menginfakkan hartanya.’ Kemudian malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR Bukhari &amp;amp; Muslim&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan dan seseorang yang selalu membiasakan pemberian maaf maka Allah akan menambah kemuliaan kepadanya dan tidaklah seseorang itu tawadhu (rendah hati) kecuali Allah akan mengangkat derajatnya." &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR Muslim&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah”. &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR. Abu Dawud&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga dapat kita amati dengan seksama bahwa baik di dalam al-Quran maupun al-Hadits, perintah-perintah tersebut selalu mengandung suatu arti yang positif/baik bagi kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Buku “The Healing &amp;amp; Discovering the Power of the Water” (by : Dr. Masaru Emoto).,&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: start; white-space: pre-wrap;"&gt;http://tinyurl.com/mqoqcuu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>KHASIAT TANAMAN KUNYIT</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/khasiat-tanaman-kunyit.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Wed, 13 Aug 2014 09:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-6543072324042292765</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;
KUNYIT&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Curcuma domestica,&lt;/i&gt; Vhal. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Saffron (Inggris)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kurkuma (Belanda)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kunyit (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kunir (Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Koneng (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konyet (Madura)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Familia atau suku tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Zingiberaceae&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;India&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kunyit (curcuma domestica) adalah tanaman tema tahunan. Hampir di seluruh Pulau Jawa, kunyit tumbuh dan berkembang secara liar di semak-semak hutan jati. Kunyit merupakan tumbuhan daerah subtropis sampai tropis dan tumbuh subur di dataran rendah lebih kurang 90 meter sampai ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. Kunyit mempunyai batang pohon semu dan basah. Daunnya mirip dengan tumbuh-tumbuhan jenis pisang-pisangan. Pelepah-pelepah daun kunyit yang dominan berwarna hijau membentuk batang dengan helai an daun berbentuk bulat telur. Rimpangnya memiliki banyak cabang dengan kulit luarnya berwarna Jingga kecoklatan. Buah daging rimpang kunyit berwarna merah Jingga kekuning-kuningan. Di Indonesia rimpang kunyit dipergunakan untuk bumbu masak. Di Eropa, kunyit dipakai sebagai bahan baku kosmetika atau pewarna makanan.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhiNOn2dIh1nLQuBl5IxL_8jildHVbZNsS6ltN_8JNvXsInpuIpgZRy_PLlzvKxUIDWcHTM1_l9PpKlCbulr1D6Za9W3Ma6qA7hFjZC0fF0RYy1WVsJoGUImuUuK7YDLP9Ada8YO7AYM4/s1600/kunyit.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="tanaman kunyit" border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhiNOn2dIh1nLQuBl5IxL_8jildHVbZNsS6ltN_8JNvXsInpuIpgZRy_PLlzvKxUIDWcHTM1_l9PpKlCbulr1D6Za9W3Ma6qA7hFjZC0fF0RYy1WVsJoGUImuUuK7YDLP9Ada8YO7AYM4/s1600/kunyit.JPG" title="Tanaman Obat Indonesia : Kunyit" width="202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i style="text-align: left;"&gt;Curcuma domestica,&lt;/i&gt;&lt;span style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;Vhal. (Kunyit)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tinggi tumbuhan kunyit mampu mencapai 1 meter dan bunganya muncul dari pucuk batang semu dengan panjang sekitar 10-15 cm dan berwarna putih.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kunyit merupakan jenis temu-temuan yang mengandung senyawa kimia berkeaktifan fisiologi yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Minyak atsiri tersebut mengandung senyawa-senyawa kimia seskuiterpen alkohol, turmeron dan zingiberen. Sedangkan kurkuminoid mengandung senyawa kurkumin dan turunnya berwarna kuning yang meliputi desmetoksikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin. Di samping itu rimpang kunyit juga mengandung pati atau amilum, gom dan getah. Sedang yang memberikan aroma harum dan rasa khas pada umbinya adalah minyak atsiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Diabetes mellitus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 3 rimpang kunyit, 1/2 sendok teh garam;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : kedua bahan tersebut direbusdengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali seminggu 1/2 gelas.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Tifus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambilata;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Usus buntu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis,1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum seuap pagi setelah makan, secara teratur.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Disentri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum dan diulangi sampai sembuh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sakit keputihan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam, 1 potong gula kelapa/aren;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum 1 gelas sehari.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhiNOn2dIh1nLQuBl5IxL_8jildHVbZNsS6ltN_8JNvXsInpuIpgZRy_PLlzvKxUIDWcHTM1_l9PpKlCbulr1D6Za9W3Ma6qA7hFjZC0fF0RYy1WVsJoGUImuUuK7YDLP9Ada8YO7AYM4/s72-c/kunyit.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MANFAAT TANAMAN KENCUR</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/manfaat-tanaman-kencur.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Wed, 13 Aug 2014 08:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-2355880733613019965</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;KENCUR&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kaempferia galanga,&lt;/i&gt; Linn. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Kencur (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kencur (Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cikur (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ceuko (Aceh)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kencor (Madura)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cekuh(Bali)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kencur, Sukung (Minahasa)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cekir (Sumba)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Familia atau suku tumbuhan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Zingiberaceae&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;India&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kencur (kaempferia galanga) digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan tema kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwarna lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE-5vNucLU7vDAvssE2IhGkaE3T2PctqoxoPrcXER2skmq1ERsNp3q1Ss_id11zJSWR92N31lA2l1g97VaLf3G8htfqZLvQdo4MHHfRDY2SOOlrLbgJ_FJzi1F-Y_jaNR9HRc8u2Zdh6g/s1600/kencur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="tanaman kencur" border="0" height="336" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE-5vNucLU7vDAvssE2IhGkaE3T2PctqoxoPrcXER2skmq1ERsNp3q1Ss_id11zJSWR92N31lA2l1g97VaLf3G8htfqZLvQdo4MHHfRDY2SOOlrLbgJ_FJzi1F-Y_jaNR9HRc8u2Zdh6g/s1600/kencur.jpg" title="Tanaman Obat indonesia : kencur" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i style="text-align: left;"&gt;Kaempferia galanga,&lt;/i&gt;&lt;span style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;Linn.&amp;nbsp;(Kencur)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sel daun kencur dan rimpang kencur mengandung minyak yang disebut atsiri. Selain itu rimpang kencur juga mengandung senyawa kimia di antaranya kamfer, bomeol, sineol dan etil alchohol.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Radang lambung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : ditelan airnya; ampasnya dibuang; kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Radang anak telinga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 1/2 biji buah pala;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok air hangat;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Influenza pada bayi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Masuk angin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur dikuliti bersih;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : kencur dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sakit kepala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 2-4 lembar daun kencur;&lt;br /&gt;
Cara membuat : daun kencur ditumbuk sampai halus;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Batuk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum dengan ditambah garam secukupnya.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Bahan : 1 rimpang kencur sebesar ibu jari;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur dikuliti bersih dan dikunyah;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi hari secara rutin.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Diare&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 siung bawang merah;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar beberapa saat;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menghilangkan darah kotor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 biji cengkeh kering, 2 lembar daun trengguli dan adas pula waras secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari secara teratur.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Memperlancar haid&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 2 cangkir.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mata pegal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 potong rimpang kencur;&lt;br /&gt;
Cara membuat : kencur dibelah menjadi dua bagian;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Keseleo&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 rimpang kencur dan 1 genggam beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;
Cara membuat : kedua bahan tersebut dipipis dan diberi air secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : dioleskan/digosokkan pada bagian yang keseleo sebagai bedak.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menghilangkan lelah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah;&lt;br /&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk orang pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Melangsingkan tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bahan : 1 rimpang kencur, 1 sendok tepung beras basah, 1 potong gula kelapa/aren;&lt;br /&gt;
Cara membuat : semua bahan tersebut di sedu dengan 1 gelas air panas dan disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum dan diulangi secara teratur 3 hari sekali.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE-5vNucLU7vDAvssE2IhGkaE3T2PctqoxoPrcXER2skmq1ERsNp3q1Ss_id11zJSWR92N31lA2l1g97VaLf3G8htfqZLvQdo4MHHfRDY2SOOlrLbgJ_FJzi1F-Y_jaNR9HRc8u2Zdh6g/s72-c/kencur.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT SIPILIS DENGAN BAYAM DURI</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/obat-sipilis-dengan-bayam-duri.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Tue, 12 Aug 2014 08:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-2267588675071751000</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;BAYAM DURI&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Amaranthus spinousus.&lt;/i&gt; Linn. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Thomy amaranthus (Inggris)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bayam duri (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bayem eri, bayem raja, bayem roda, bayem cikron (Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Senggang cucuk (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Temyak duri, temyak lakek (Madura)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bayam keruai (Lampung)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sinau katinting (Ujung pandang)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Podo maduri (Bugis)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bayam baiduri (Maluku)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
Familia atau suku tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Amaranthaceae&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bayam duri (amaranthusspinousus) termasuk jenis tanaman amaranth. Tumbuhan ini mempunyai batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. Sebagai tanda khas dari tumbuhan bayam duri yaitu pada batang pohon, tepatnya di pangkal tangkai daun terdapat duri, sehingga orang mengenal sebagai bayam duri. Bentuk daunnya menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk bunga bongkol, berwarna hijau muda atau kuning. Bayam duri banyak tum buh secara liar di pekarangan rum ah, ladang atau di jalan-jalan kampung. Bayam duri tumbuh baik di tempat-tempat yang cukup sinar matahari dengan suhu udara antara 25° - 35°Celsius.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7yQgRvyk1KEIJs-3bcn4nSIHK62cYI1SbeKFU_w7cwKaZTdU1foSo7pjOrybztY2OpSflPoJt0iUoAxHx6qC9vUlccKkuFcaR4j3LFbdoDJ7_AnEVvCxX77dbf4coTXZ2kWWieU6VTg/s1600/bayam-duri.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="tanaman bayam duri" border="0" height="370" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7yQgRvyk1KEIJs-3bcn4nSIHK62cYI1SbeKFU_w7cwKaZTdU1foSo7pjOrybztY2OpSflPoJt0iUoAxHx6qC9vUlccKkuFcaR4j3LFbdoDJ7_AnEVvCxX77dbf4coTXZ2kWWieU6VTg/s1600/bayam-duri.jpg" title="tanaman obat indonesia : bayam duri" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Amaranthus spinousus &amp;nbsp;(bayam duri)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/div&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bayam duri selain mengandung unsur zat besi, juga mengandung senyawa-senyawa kimia lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kandungan unsur kimia yang lain adalah protein, mineral, calsiun, natrium, fosfor, ascorbic acid (Vitamin Q, raboplavin (vitamin B2), thiamin (vitamin B,), niacin (vitamin B3) dan karbohidrat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kencing nanah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 potong akar (dengan bonggolnya) bayam duri, adas pulawaras secukupnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan &amp;nbsp;: diminum pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kencing tidak lancar&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 potong akar (dengan bonggolnya) bayam duri;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum sekaligus.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gangguan pernapasan dan bronkhitis&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : batang bayam duri lengkap dengan daun, bunga dan akarnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memproduksi ASI&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : batang bayam duri lengkap dengan daun. Ditumbuk sampai halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat :bunga dan akarnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : Dioleskan/dibobokkan seputar payudara.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tambah darah&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 2 genggam daun bayam duri dan 1 butir telur ayam kampung;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat: daun bayam ditumbuk halus, kemudian ditambah 1 gelas air dan diperas/disaring;telur ayam kampung dimasukkan dan diaduk sampai merata;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum (untuk orang dewasa 1 minggu sekali).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam daun bayam duri dan 1 sendok makan madu;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : daun bayam duri ditumbuk halus dan di ambil airnya, kemudian ditambah madu;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum biasa (untuk bayi).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Eksim dan bisul&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam daun bayam duri;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : ditumbuk halus, kemudian ditambah air secukupnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : tempelkan di dahi sebagai kompres.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 potong bayam duri;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : ditumbuk halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : dioleskan/dibobokkan pada bagian yang sakit.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Ebook Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7yQgRvyk1KEIJs-3bcn4nSIHK62cYI1SbeKFU_w7cwKaZTdU1foSo7pjOrybztY2OpSflPoJt0iUoAxHx6qC9vUlccKkuFcaR4j3LFbdoDJ7_AnEVvCxX77dbf4coTXZ2kWWieU6VTg/s72-c/bayam-duri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MANFAAT DAUN SELEDRI</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/manfaat-daun-seledri.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Mon, 11 Aug 2014 08:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3736772197969927382</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;SELEDRI&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Apium graveolens, &lt;/i&gt;Linn. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Celery (Inggris)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Celeri (Perancis)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Seleri (Italia)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sclinon, Parsley (Jerman)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Seledri (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sledri(Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Saledri (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Familia atau suku tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Apiaceae&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Cina&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEPaJJMbuzPIDVO-1WWf32OvsvBrooc5tG1-xfW-hcbb-rDwhNtz2mPtamj7Up5v4FswnPMXtvSdRSj96TiDRvpOC1_gLav35Rh2MGkqyEy6QMXt2RsA0Q7diW4UkS9ftmFaPuinsULmg/s1600/seledri.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Tanaman Seledri" border="0" height="311" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEPaJJMbuzPIDVO-1WWf32OvsvBrooc5tG1-xfW-hcbb-rDwhNtz2mPtamj7Up5v4FswnPMXtvSdRSj96TiDRvpOC1_gLav35Rh2MGkqyEy6QMXt2RsA0Q7diW4UkS9ftmFaPuinsULmg/s1600/seledri.jpg" title="Tanaman Obat Indonesia : Seledri" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i style="font-size: medium; text-align: justify;"&gt;Apium graveolens,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Seledri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seledri (opium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatagorikan sebagai sayuran; perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Gpanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan di antaranya seledri yang umbinya dapat dimakan. Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga. Menurut ahli sejarah botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XVII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain: mengandung 20 kalori per 100 gram, protein 1 gram per 100 gram, lemak 0,1 gram per 100 gram, hidrat arang 4,6 gram per 100 gram, kalsium 50 miligram per 100 gram, fosfor 40 miligram per 100 gram, besi 1 miligram per 100 gram, nilai vitamin A 130 SI per 100 gram, vitamin B, 0,03 miligram per 100 gram, vitamin C 11 miligram per 100 gram dan 63% bagian dapat dimakan. Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Hipertensi&lt;br /&gt;
Bahan : daun seledri secukupnya;&lt;br /&gt;
Cara membuat : diperas dengan air masak secukupnya, kemudian disaring;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur.&lt;br /&gt;
Catatan: penggunaan berlebihan berbahaya!&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Sakit mata kering&lt;br /&gt;
Bahan : 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi;&lt;br /&gt;
Cara membuat : 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan : 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama, kemudian disedu dengan 1 gelas air panas dan disaring;. Diminum biasa.&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;Reumatik&lt;br /&gt;
Bahan : 1 tangkai daun seledri&lt;br /&gt;
Cara membuat : --&lt;br /&gt;
Cara mcnggunak : 1 tangkai daun seledri dimakan sebagai lalapan seuap kali makan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Ebook Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEPaJJMbuzPIDVO-1WWf32OvsvBrooc5tG1-xfW-hcbb-rDwhNtz2mPtamj7Up5v4FswnPMXtvSdRSj96TiDRvpOC1_gLav35Rh2MGkqyEy6QMXt2RsA0Q7diW4UkS9ftmFaPuinsULmg/s72-c/seledri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT LUKA DENGAN DAUN WIJAYAKUSUMA</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/obat-luka-dengan-daun-wijayakusuma.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Mon, 11 Aug 2014 08:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-6741509532443014069</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;WIJAYAKUSUMA&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCn9TKotyE65bfxu4reTnHZ0tgHRdREIsMXZ0ZhnLxEcBrOOLrdbGrb8jzEQ3pOp6IN9AlTCP-IOtqH6cc0GClXN3qKWLCQxUYP_QZL2EpEcF4Q4aaUkhEIXdKygWyL4MRAGZlQ3YTipw/s1600/wijayakusuma.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="tanaman wijayakusuma" border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCn9TKotyE65bfxu4reTnHZ0tgHRdREIsMXZ0ZhnLxEcBrOOLrdbGrb8jzEQ3pOp6IN9AlTCP-IOtqH6cc0GClXN3qKWLCQxUYP_QZL2EpEcF4Q4aaUkhEIXdKygWyL4MRAGZlQ3YTipw/s1600/wijayakusuma.jpg" title="Tanaman Obat Indonesia : Wijayakusuma" width="148" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Epiphyllum anguliger&lt;br /&gt;(Wijayakusuma)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Epiphyllum anguliger&lt;/i&gt; (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Wijayakusuma (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Familia atau suku tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i&gt;Cactaceae&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Amerika tropika (Venuezuela dan Caribia)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wijayakusuma (epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophita, bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Jenis kaktus terdapat sekitar 1.500 jenis (famili). Tanaman kaktus dapat hidup subur di daerah sedang sampai tropis. Demikian juga tanaman wijayakusuma. Bunga wijayakusuma hanya merekah beberapa saat saja dan tidak semua tanaman wijayakusuma dapat berbunga dengan mudah, tergantung dari iklim, kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Pada umumnya tanaman jenis kaktus sukar untuk ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan mana bagian batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma sebenarnya terbentuk dari helaian daun yang mengeras dan mengecil..Helaian daunnya pipih, berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, lain halnya dengan kaktus-kaktus pada umumnya. Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Wijayakusuma dapat tumbuh baik di tempat yang tidak terlalu panas.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tumbuhan wijayakusuma mempunyai daya ampuh untuk meredam rasa sakit dan mampu menetralisasi pembekuan darah. Wijayakusuma juga memiliki daya yang dapat mempercepat masaknya luka abses. Komposisi kandungan kimia yang terdapat pada tumbuhan ini belum ada penelitian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Luka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 helai daun wijayakusuma;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : ditumbuk halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : dioleskan pada luka, kemudian dibalut verban.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Ebook Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCn9TKotyE65bfxu4reTnHZ0tgHRdREIsMXZ0ZhnLxEcBrOOLrdbGrb8jzEQ3pOp6IN9AlTCP-IOtqH6cc0GClXN3qKWLCQxUYP_QZL2EpEcF4Q4aaUkhEIXdKygWyL4MRAGZlQ3YTipw/s72-c/wijayakusuma.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>KHASIAT BUNGA MELATI</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/khasiat-bunga-melati.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Fri, 8 Aug 2014 10:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3260232963189912681</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;MELATI&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama botani&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jasminum sambac,&lt;/i&gt; Ait. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Jasmine (Inggris)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Jasmin (Perancis)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Yasmin (Arab)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Melati (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Melur (Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Malati (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Malate (Madura)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menuh(Bali)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Familia atau suku tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Oleranceae&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Asia (India, Cina, Taiwan, Malaya, Filipina, Indonesia)&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgObE40ajnOSbtp1PrCDcAJ-3WV46kmhzaTqY9u7rrOOtaiwVnAsesrP7V3rnNkflQ3rE8D0zqOOf3hulJ9SGODjHZ-ldBIv1Um4tZqbB__Pq7diKNLChTaCGb5-Muxm7NZftqx3SsiCF0/s1600/melati.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Tumbuhan melati" border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgObE40ajnOSbtp1PrCDcAJ-3WV46kmhzaTqY9u7rrOOtaiwVnAsesrP7V3rnNkflQ3rE8D0zqOOf3hulJ9SGODjHZ-ldBIv1Um4tZqbB__Pq7diKNLChTaCGb5-Muxm7NZftqx3SsiCF0/s1600/melati.JPG" title="Tanaman Obat Indonesia : Melati" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Melati&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Melati (jasminumsambac) termasuk tanam anyang mempunyai banyak manfaat. Bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum, sering digunakan untuk berbagai kebutuhan. Melati,dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian sekitar 600 atau 800 meter di atas permukaan laut, asalkan mendapat cukup sinar matahari. Melati dapat dikembangbiakkan dengan cara stek. Tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Melati mengandung senyawa-senyawa unsur kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain&lt;i&gt; indol, benzyl, livafylacetaat.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menghentikan ASI yang keluar berlebihan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam daun melati;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sakit mata (mata merah atau belek)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam daun melati;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut dipipis halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempel pada dahi; apabila sudah kering diganti yang baru. Ulangi sampai sembuh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bengkak akibat sengatan lebah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam bunga melati;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas sampai halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempel pada bagian yang disengat lebah.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demam dan sakit kepala&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan :1 genggam daun melati, 10 bunga melati;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sesak napas&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 10 lembar daun melati dan garam secukupnya;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgObE40ajnOSbtp1PrCDcAJ-3WV46kmhzaTqY9u7rrOOtaiwVnAsesrP7V3rnNkflQ3rE8D0zqOOf3hulJ9SGODjHZ-ldBIv1Um4tZqbB__Pq7diKNLChTaCGb5-Muxm7NZftqx3SsiCF0/s72-c/melati.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT LEUKEMIA DENGAN TAPAKDARA</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/obat-leukemia-dengan-tapakdara.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Thu, 7 Aug 2014 09:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-5741354049744756328</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;
TAPAKDARA&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Nama botani&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Catharanthus roseus, &lt;/i&gt;(L) G. Don. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Lochnera rosea, &lt;/i&gt;(L) Rohb. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Vinca rosea,&lt;/i&gt; Linn. (Latin)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Nama lokal&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Perwinkle (Inggris)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Chang Chun Hua (Cina)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tapakdara (Indonesia)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kembang Sari Cina (Jawa)&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kembang Tembaga Beureum (Sunda)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Familia atau suku tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Apocynaceae&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Daerah asal tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Amerika Tengah&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Pengenalan spesifikasi tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tapakdara (catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapakdara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 sentimeter ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau di pedesaan beriklim tropis. Ciri-ciri tumbuhan tapakdara: memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjODpj7CkMTLsKaOpLKy6X7phwoSWCUh8Sxk3s4upgfGVUCdm0Bx5u7gHldXmehX_UFQ2a8mhUJqOsmvNvHWzcdefg-_fSSHch7ZJqc97Hp60jgOT3bSewOD4CcPxbyENot4jDmwjbPwbk/s1600/tapakdara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="tanaman tapakdara" border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjODpj7CkMTLsKaOpLKy6X7phwoSWCUh8Sxk3s4upgfGVUCdm0Bx5u7gHldXmehX_UFQ2a8mhUJqOsmvNvHWzcdefg-_fSSHch7ZJqc97Hp60jgOT3bSewOD4CcPxbyENot4jDmwjbPwbk/s1600/tapakdara.jpg" title="Tanaman Obat tradisional : tapakdara" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tapakdara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Komposisi kandungan kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari akar, batang, daun hingga bunga tapakdara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapakdara.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Khasiat dan manfaat untuk pengobatan&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 10-16 lembar daun tapakdara.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan &amp;nbsp; : setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 35-45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 1/2 gelas;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum pagi dan sore setelah makan.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Hipertensi (tekanan darah tinggi)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 15-20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 2 1/2 gelas air sampai mendidih dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum tiap sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 7 lembar daun atau bunga tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : disedu dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum menjelang tidur.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Leukemia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 1 liter air dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Asma dan bronkhitis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 potong bonggol akar tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 5 gelas air,&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Demam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam (12-20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dongan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 1/2 gelas;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum pagi dan sore dan ditambah gula kelapa.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Radang perut dan disentri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 15-30 gram daun tapakdara kering;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Kurang darah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 4 putik bunga tapakdara putih;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Tangan gemetar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 4-7 lembar daun tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : disedu dengan 1 gelas air panas dan disaring;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : diminum biasa.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Gondong, bengkak, bisul dan borok&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 1 genggam daun tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat :ditumbuk halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempelkan pada bagian yang sakit.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Luka bakar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : beberapa daun tapakdara, 72 genggam beras;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempelkan pada luka bakar.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Luka baru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan : 2-5 lembar daun tapakdara;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara membuat : dikunyah sampai lembut;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara menggunakan : ditempelkan pada luka baru.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Tanaman Obat Tradisional (Thomas A.N.S)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjODpj7CkMTLsKaOpLKy6X7phwoSWCUh8Sxk3s4upgfGVUCdm0Bx5u7gHldXmehX_UFQ2a8mhUJqOsmvNvHWzcdefg-_fSSHch7ZJqc97Hp60jgOT3bSewOD4CcPxbyENot4jDmwjbPwbk/s72-c/tapakdara.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>KHASIAT DAUN DEWA MERAH</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/khasiat-daun-dewa-merah.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Thu, 7 Aug 2014 08:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-563876139584983633</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4-cNrmpcEhyTslE_gkZM0AnkzdDqbFTpu-Mum6agtA_HPnx9jh8YAIpqXvH72n9EjEuZ8PKhSi8w815cAJM1G2r-bNBmIol4jnSWuXXvvR_R_HIPpqRAmhuY9eYNhMLryvyiB6nlE72w/s1600/daun+dewa+merah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Daun Dewa Merah" border="0" height="205" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4-cNrmpcEhyTslE_gkZM0AnkzdDqbFTpu-Mum6agtA_HPnx9jh8YAIpqXvH72n9EjEuZ8PKhSi8w815cAJM1G2r-bNBmIol4jnSWuXXvvR_R_HIPpqRAmhuY9eYNhMLryvyiB6nlE72w/s1600/daun+dewa+merah.jpg" title="Tumbuhan obat Indonesia: daun dewa merah" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Suku: Asteraceae&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gynura segetum (Lour.) Merr.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
--&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Waan mahaakaan (Thai)&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gynurae pseudochinae Radix (akar daun dewa merah), Gynurae pseudochmae Folium (daun dari daun dewa merah).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Uraian Tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun dewa merah umumnya ditanam di pekarangan sebagai tumbuhan obat.Seperti halnya daun dewa, daun dewa merah juga mudah diperbanyak dengan stek. Pertumbuhannya cepat menjadi banyak.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terna tahunan ini tumbuh tegak atau pada bagian pangkal berbaring dan bercabang banyak. Bagian batang lunak, berair, berwarna tengguli, dan beralur memanjang. Daun tunggal, bertangkai, dan berdaging tipis. Helaian daun bulat telur memanjang, ujung tumpul, pangkal meruncing, tepi bertoreh, pertulangan menyirip, berwarna cokelat kemerahan, bagian bawah berwarna lebih muda, berambut tipis, panjang 6--30 cm, dan lebar 2,5-8 cm. Daun tua berbagi sangat dalam. Bunga majemuk berbentuk bongkol, keluar dari ujung tangkai, dan berwarna kuning tua. Akar besar membentuk umbi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Sifat dan Khasiat&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Umbi berkhasiat antipiretik, penghenti pendarahan (hemostatis), antiradang, dan antivirus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan Kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
--&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Bagian yang Digunakan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagian yang digunakan sebagai obat adalah umbi dan daun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Indikasi&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Umbi daun dewa merah digunakan untuk mengatasi:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;demam,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;disentri,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;pendarahan di luar haid.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Umbi dan daun segar digunakan untuk:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;tumor payudara,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;herpes simplex dan herpes zooster.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Cara Pemakaian&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk obat yang diminum, rebus umbi segar (6-9 g) atau herba segar (10-15 g). Untuk pemakaian luar, giling umbi segar atau daun segar sampai halus. Bubuhkan pada bagian kulit yang meradang akibat herpes simplex, herpes zooster, atau luka bakar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Contoh Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Herpes simplex dan herpes zooster&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Iris tipis daun dewa merah (10-15 g) atau umbi segar (6-9 g). Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Jika diminum setiap hari, tanda peradangan dan kekambuhan herpes simplex akan berkurang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4-cNrmpcEhyTslE_gkZM0AnkzdDqbFTpu-Mum6agtA_HPnx9jh8YAIpqXvH72n9EjEuZ8PKhSi8w815cAJM1G2r-bNBmIol4jnSWuXXvvR_R_HIPpqRAmhuY9eYNhMLryvyiB6nlE72w/s72-c/daun+dewa+merah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>PENGOBATAN INFEKSI SALURAN KEMIH</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/pengobatan-infeksi-saluran-kemih.html</link><category>Penyakit manusia</category><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Wed, 6 Aug 2014 08:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3222423282340231825</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheiMVYgaAxwF6cf8mPdWs_df19TLs1blJbJMFvpqKzOV2vjP15uc393ivzntd5QMGDaU7kTPpjkG56CJBi3lHuQASfCFJFs0wHtt4byjvcbgE99SfJ7plnghg_l6W-0naCUrKW9ISlfbQ/s1600/calincing.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="tanaman calincing" border="0" height="307" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheiMVYgaAxwF6cf8mPdWs_df19TLs1blJbJMFvpqKzOV2vjP15uc393ivzntd5QMGDaU7kTPpjkG56CJBi3lHuQASfCFJFs0wHtt4byjvcbgE99SfJ7plnghg_l6W-0naCUrKW9ISlfbQ/s1600/calincing.jpg" title="Tumbuhan obat indonesia: calincing" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Suku: Oxalidaceae&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Oxalis acetosella&lt;/i&gt; Blanco, &lt;i&gt;O. corniculata&lt;/i&gt; Miq., &lt;i&gt;O javanica&lt;/i&gt; BI., &lt;i&gt;O. repens &lt;/i&gt;Thunb.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sumatera: &lt;/b&gt;daun asam kecil, lela (Ac), semanggi (Pb). &lt;b&gt;Jawa: &lt;/b&gt;calingcing (Sd), rempi. semanggen. semanggi gunung (Jw), cembicenan (Md).&lt;b&gt; Maluku: &lt;/b&gt;mala-mala (Tn).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cu jiang cao (C), India sorrel (I), taingang daga. susocoyili (Tag.).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Oxalidis corniculatae Herba (herba calincing).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Uraian Tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Calincing tumbuh liar di tempat-tempat yang agak lembap, baik di udara terbuka maupun agak terlindung seperti di tepi jalan atau lapangan rumput.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tekanan darah tinggi&lt;br /&gt;
Potong-potong herba calincing segar (30 g), daun seledri besar (2 tangkai), dan bawang putih (2 siung). Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring. Minum sekaligus setiap pagi. Lakukan setiap hari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Infeksi saluran kencing&lt;br /&gt;
Panaskan tanaman calincing segar (60 g) dan arak manis (60 g) dengan api kecil sampai menjadi setengahnya. Minum tiga kali sehari masing-masing 1/3 bagian.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Catatan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Herba ini mengandung asam oksalat. Dalam jumlah besar, asam oksalat bersifat racun dan dapat menimbulkan batu ginjal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ibu hamil dilarang meminumnya karena dapat menyebabkan perdarahan rahim dan keguguran.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheiMVYgaAxwF6cf8mPdWs_df19TLs1blJbJMFvpqKzOV2vjP15uc393ivzntd5QMGDaU7kTPpjkG56CJBi3lHuQASfCFJFs0wHtt4byjvcbgE99SfJ7plnghg_l6W-0naCUrKW9ISlfbQ/s72-c/calincing.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MANFAAT DAUN, BUNGA DAN BUAH ASAM</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/manfaat-daun-bunga-dan-buah-asam.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Wed, 6 Aug 2014 08:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-3710288390906621725</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9pd27znHL9YO0s0SiT72q9SG5wjQEAvM74u_2VNYo8F_WM7po6RBQLR7zvBfaGW2PWD38jta6e67E2oSszx9_zQlOd-dwXuE0gq299XrxDVeU0NpZV8qPFdGM10Y86vlvjAv7XY5kxho/s1600/Asam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="tanaman asam" border="0" height="307" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9pd27znHL9YO0s0SiT72q9SG5wjQEAvM74u_2VNYo8F_WM7po6RBQLR7zvBfaGW2PWD38jta6e67E2oSszx9_zQlOd-dwXuE0gq299XrxDVeU0NpZV8qPFdGM10Y86vlvjAv7XY5kxho/s1600/Asam.jpg" title="Tumbuhan obat indonesia: asam" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Suku : Caesalpiniaceae (Leguminosae)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Tamarindus indicus&lt;/i&gt; L&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sumatera: &lt;/b&gt;bak me, acamlagi, acam jawa, kayu asam. mencelaki, cumalagi. &lt;b&gt;Jawa:&lt;/b&gt; tangkal asem, wit asam, acem. &lt;b&gt;Kalimantan: &lt;/b&gt;asam jawa. &lt;b&gt;Nusa Tenggara:&lt;/b&gt; celagif bage, mengga, kamaru, make, tobi, kenefo. &lt;b&gt;Sulawesi: &lt;/b&gt;asang jawi, camba, cempa. &lt;b&gt;Maluku:&lt;/b&gt; tobe laki, asam jawaka.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Suan jiao (C), tamarind, Indian date (I), Tamarindo de la India (Spanish), tamarinier (P), magi (Burmese). asam jawa (Malay), sampalog (Tag.)&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tamarindi Fructus (buah asam). Tamarindori Pulpa cruda (asam kawak).&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Uraian Tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pohon asam sering ditanam sebagai pohon pelindung di tepi jalan raya. Di pedesaan, asam ditanam sebagai pohon buah. Asalnya diduga dari Afrika Tropis kemudian menyebar ke India, dan sekarang banyak ditanam di daerah tropis lainnya. Pohon ini terdapat di dataran rendah pada daerah yang musim kemaraunya jelas sampai kering.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pohon dengan tinggi 15-25 m, bercabang banyak, dan berkayu keras. Daun majemuk menyirip genap, panjang 5-13 cm, terdapat 10-15 pasang anak daun yang duduknya berhadapan dan bertangkai sangat pendek, hampir duduk. Helaian anak daun bentuknya bulat panjang, ujung dan pangkal membulat, bagian tepi rata. Kedua permukaan daun halus dan licin, berwarna hijau dengan warna sisi bawah lebih muda, panjang 1-2,5 cmr lebar 0,5-1 cm. Bunga dalam karangan berbentuk tandan yang panjangnya 2-16 cm, terdiri atas 6-30 kuntum bunga yang letaknya hampir duduk, berwarna kuning berurat merah, keluar dari ketiak daun atau ujung percabangan. Buah polong, bertangkai, bulat panjang pipih, panjang 3,5-20 cm, lebar 2,5-4 cm, bagian ujung melancip, di antara biji kerap menyempit, kulit dinding luar rapuh, dan berwarna cokelat muda. Daging buah berwarna kuning sampai cokelat kekuningan dan rasanya asam. Biji 1-12, warnanya cokelat mengilap.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pohon asam berbuah sepanjang tahun. Buah asam dapat dibuat sirup sebagai minuman penyegar, kembang gula, bumbu masak, manisan, atau ramuan obat. Daun muda disebut sinom. Berasa asam dan dapat digunakan sebagai penyedap masakan. Setelah direbus, biji bisa dimakan. Asam kawak yang biasa dijual dibuat dari buah asam yang sudah masak. Caranya, kulit buah asam dibuang sehingga tinggal daging buah berwarna cokelat kekuningan. Buat bulatan-bulatan sebesar telur itik, kemudian jemur sehingga berwarna cokelat kehitaman. Perbanyakan dengan biji dan secara vegetatif.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Sifat dan Khasiat&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasa buah asam, manis, bersifat sejuk, astringen. Berkhasiat pencahar (laksan), penyejuk, pereda demam (antipiretik), antiseptik, abortivum, dan meningkatkan nafsu makan. Daun berkhasiat penurun panas, pereda nyeri (analgesik), dan antiseptik. Kulit kayu astringen dan tonik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Kandungan Kimia&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daging buah mengandung gula invert, tartaric acid, citric acid, nicotinic acid, 1-malic acid, pipecolic acid, vitexin, isivitexin, orientin, isoorientin, vitamin B3, minyak menguap (geranial, geraniol, limonene), cinnamates, serine, B-alanine, pektin, proline, henylalanine, leucine, kalium, dan lemak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun mengandung sitexin, isovitexin, orientin, isoorientin, 1-malic acid, tanin, glukosida, dan peroksidase. Kulit kayu mengandung tanin, saponm, glukosida, peroksidase, dan lemak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Bagian yang Digunakan&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Buah tanpa biji, daun, bunga, kulit kayu, dan biji. Buah dipetik setelah masak untuk digunakan segar atau setelah dikeringkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Indikasi&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun asam digunakan untuk mengatasi:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;demam, batuk,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;rematik,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sakit kuning (jaundice),&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;cacingan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;koreng, bisul, eksim, luka, sariawan, dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sulit tidur (insomnia).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daging buah asam digunakan untuk mengatasi:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;sembelit,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;keracunan alkohol, muntah,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;demam,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;disentri, sariawan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kurang nafsu makan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;cacingan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sakit kuning (jaundice),&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;radang payudara,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mual dan muntah sewaktu hamil,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sesak napas (asma),&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;rasa haus.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bunga digunakan untuk:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;TB paru, batuk darah,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;radang trachea kronik, faringitis kronik,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;otot dan tulang sakit (rheumatism),&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;bengkak terbentur,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;luka teriris.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kulit kayu untuk mengatasi:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;sariawan,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;asma, demam,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tidak datang haid (amenore),&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kolik&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Cara Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Untuk minum, rebus buah tanpa biji (15-30 g).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk pemakaian luar, rebus daun, biji, atau buah asam. Gunakan hasil rebusan untuk membasuh. Daun yang muda bisa digiling halus dan diturapkan ke tempat yang sakit seperti borok, sakit pinggang, dan pegal linu di persendian, atau dijadikan bubuk.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3&gt;
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan polisakarida yang berkhasiat imunomodulator (1) dan L-(-)-di-n-butyl malate menghambat proliferasi sel embrio sea urchin (2). (1) Sreelekha T.T. et al., (1993), Anticancer Drug, 4(2): 209-212. (2) Kobayashi A. et al., (1996), Z-naturforsch-C, 51(3-4): 233-242.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;h3&gt;
Contoh Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Radang payudara&lt;br /&gt;
Remas asam kawak tanpa biji secukupnya dengan tiga sendok makan air garam. Turapkan pada payudara yang sakit, kemudian balut. Ganti 2-3 kali dalam sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bisul&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Tumbuk halus isi biji asam, lalu tambahkan sedikit air garam sambil diaduk rata. Turapkan pada bisul, kemudian balut. Ganti dua kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tumbuk daun asam dan kunyit secukupnya sampai halus, lalu turapkan pada bisul.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Borok, luka&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Cuci daun asam muda 1/3 genggam, daun sambiloto dan daun baru cina masing-masing 1/4 genggam. Tambahkan belerang sebesar biji melinjo dan tawas sebesar biji asam. Tumbuk bahan sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dua sendok teh dan minyak kelapa empat sendok makan sambil diaduk merata. Panaskan sebentar. Setelah dingin, turapkan pada borok. Ganti dua kali sehari. Setiap akan digunakan, panaskan terlebih dahulu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tumbuk biji asam sampai halus. Taburkan pada borok, kemudian balut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keringkan daun asam. Giling menjadi bubuk. Taburkan pada luka atau borok, lalu balut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sariawan&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Cuci dan potong-potong asam tanpa biji sebesar tiga jari. asam trengguli sebesar dua jari, dan gula enau sebanyak tiga jari. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin, saring dan bagi tiga sama banyak. Habiskan dalam sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kumur-kumur dengan air asam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keringkan kulit kayu asam secukupnya, lalu giling jadi bubuk. Ambil satu sendok teh dan seduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, pakai untuk berkumur.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gatal-gatal, biduran&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Potong-potong asam kawak, rimpang temulawak. masing-masing sebesar telur ayam, dan gula aren secukupnya. Rebus semua bahan dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rebus buah asam yang sudah tua sebanyak tiga buah, garam 1/2 sendok teh peres, dan air kapur sirih 1/2 sendok makan dengan tiga gelas air sampai tersisa dua gelas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sendi bengkak, memar, keseleo&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;Giling daun muda dan rimpang kunyit secukupnya sampai halus. Seduh dengan sedikit air panas, lalu turapkan pada bagian yang sakit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Giling buah asam tanpa biji sampai seperti bubur. Panaskan sebentar, lalu turapkan pada bagian tubuh yang sakit.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Eksim&lt;br /&gt;
Cuci dan tumbuk daun asam muda 1/3 genggam, rimpang kunyit sebesar ibu jari, daun ketepeng cina tiga lembar, dan biji bungur 5 g (digongseng terlebih dahulu) sampai halus. Tambahkan dua sendok makan minyak kelapa sambil diremas. Minyak ini dipakai untuk menggosok dan menurap kulit yang terkena eksim, lalu balut. Ganti dua kali sehari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nyeri haid&lt;br /&gt;
Cuci dan potong-potong buah asam tua sebesar dua jari, rimpang temulawak 3/4 jari, asam trengguli sebesar dua jari, daun sembung satu helai, gula enau sebesar tiga jari. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Demam&lt;br /&gt;
Tumbuk atau jus daun secukupnya, lalu peras sampai terkumpul satu cangkir air perasan. Minum sekaligus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mencegah rambut rontok&lt;br /&gt;
Buah asam yang sudah tua dicampur sedikit air dan gunakan untuk memijat kulit kepala. Setelah kering, keramas dengan sampo.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tersiram air panas, skabies&lt;br /&gt;
Cuci dan tumbuk daun segar secukupnya sampai seperti bubur. Balurkan pada tempat yang sakit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Karang gigi&lt;br /&gt;
Sangrai biji asam, lalu tumbuk sampai halus. Gosokkan ke gigi yang berkarang dengan kain atau sikat gigi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sulit tidur&lt;br /&gt;
Keringkan daun asam dan digunakan untuk mengisi bantal. Sewaktu tidur, gunakan bantal daun asam tadi sebagai bantal kepala.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kolik, gangguan pencernaan&lt;br /&gt;
Keringkan kulit kayu, lalu jadikan serbuk. Seduh serbuk tadi (1--2 g) dengan secangkir air panas. Setelah dingin, saring dan minum.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3&gt;
Catatan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Wanita hamil dilarang makan daging buah asam yang sudah tua.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di Jawa, dikenal madu asam yang dibuat dengan cara menjemur asam kawak dalam bejana tertutup, sehingga keluar cairan kental berwarna cokelat kehitaman. Madu asam ini digunakan untuk obat sariawan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9pd27znHL9YO0s0SiT72q9SG5wjQEAvM74u_2VNYo8F_WM7po6RBQLR7zvBfaGW2PWD38jta6e67E2oSszx9_zQlOd-dwXuE0gq299XrxDVeU0NpZV8qPFdGM10Y86vlvjAv7XY5kxho/s72-c/Asam.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>MANFAAT DAUN APU-APU</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/manfaat-daun-apu-apu.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Tue, 5 Aug 2014 10:08:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-6850433190887903025</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxddgCiaLoop8biu-277jiHtKyukivwISOsLkC-0ApvyFXAqUH1sLYBnwAuto_KPYM0PWH3oZt-ZvYJMKsiwBF9q_JcKN0aicUuQf26TL5wWm5QT-z285_NqLsybztlwynHjer-InNfvA/s1600/Apu-apu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="tanaman Apu-apu" border="0" height="327" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxddgCiaLoop8biu-277jiHtKyukivwISOsLkC-0ApvyFXAqUH1sLYBnwAuto_KPYM0PWH3oZt-ZvYJMKsiwBF9q_JcKN0aicUuQf26TL5wWm5QT-z285_NqLsybztlwynHjer-InNfvA/s1600/Apu-apu.jpg" title="Tumbuhan obat indonesia : apu-apu" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Suku : Araceae&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b style="text-align: justify;"&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="font-style: italic;"&gt;Pistia crispata&lt;/i&gt; Blume&lt;i style="font-style: italic;"&gt;, P minor&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;Blume&lt;i style="font-style: italic;"&gt;, R stratiotes&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;L.a. cuneata Engl.&lt;i style="font-style: italic;"&gt;, Zala asiatica&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Lour&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sumatera:&lt;/b&gt; empieng ara (Ac), gaambang, sarme-sarme, sirambon (Bt), apu-apu, kapu-kapu (Jk). &lt;b&gt;Kalimantan:&lt;/b&gt; ki ambang, pengambangan (Kl Br), tayapu (Kl Ta). &lt;b&gt;Jawa: &lt;/b&gt;ki apu (Sd), apon-apon, kajeng apu, kayu apu (Jw), peyape (Md), kapu-kapu (Bf). &lt;b&gt;Sulawesi:&lt;/b&gt; poda-poda, capo-capo (Ms), capo-capo (bg).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Water lettuce, tropical duck weed (I), quiapo, kiapo, apon, apong-apong (Phil.).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pistiae stratiotes Herba (herba apu-apu).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Uraian Tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman air ini bisa ditemukan pada ketinggian 5-800 m dpi. Terna semusim ini terapung di air dan memiliki tinggi 5--10 cm. Daun tunggal, membentuk roset akar. Helaian daun tebal berongga seperti spon, dengan ujung membulat dan berlekuk, pertulangan sejajar, kedua permukaan berambut, berwarna hijau cerah, panjang 1,3-10 cm, dan lebar 1,5-6 cm. Akar serabut berwarna putih kotor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apu-apu bisa dijadikan makanan ternak atau pupuk hijau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Sifat dan Khasiat&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasa herba apu-apu pedas, bersifat sejuk, berkhasiat antirematik, antiradang, peluruh keringat (diaforetik), dan peluruh kencing (diuretik).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan Kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mengandung flavonoid, tanin, dan polifenol.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Bagian yang Digunakan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun (tanpa akar). Bisa digunakan segar atau yang sudah dikeringkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Indikasi&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Herba apu-apu digunakan untuk pengobatan:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;flu, demam, batuk rejan.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;pegal-linu (reumatism), bengkak terbentur (memar),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;bengkak (edema), kencing terasa nyeri (disuria),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;kencing nanah,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;gatal alergi (urtikaria), gatal-gatal (pruntus),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;rash campak yang keluarnya sedikit,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;disentri,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;penyakit kulit seperti bisul dan eksim.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Cara Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk obat yang diminum, rebus daun (10-15 g).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemakaian luar, digunakan untuk pengobatan eksim, panu (tinea versicolor), dan radang kulit bernanah (piodermi). Caranya, giling halus herba segar, lalu peras. Air perasan digunakan untuk mengompres. Bisa juga dengan merebus daun segar. Setelah dingin, air digunakan untuk membasuh bagian yang sakit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Contoh Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Demam; Cuci daun apu-apu segar (15 lembar), lalu rebus dengan tiga gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Catatan&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Wanita hamil dilarang meminum rebusan apu-apu.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Bagian akar sedikit toksik. Untuk diminum, gunakan bagian daun, sedangkan bagian akar dibuang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxddgCiaLoop8biu-277jiHtKyukivwISOsLkC-0ApvyFXAqUH1sLYBnwAuto_KPYM0PWH3oZt-ZvYJMKsiwBF9q_JcKN0aicUuQf26TL5wWm5QT-z285_NqLsybztlwynHjer-InNfvA/s72-c/Apu-apu.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>OBAT NYERI ULU HATI</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/obat-nyeri-ulu-hati.html</link><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Tue, 5 Aug 2014 08:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-5329349798160181276</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilVT7QH6TWrTjQj6FMGjaATY3NRyQgRugkRCKn-9s_HqymJrmLSnuMk6I22fEwPs-thN5VFwPidsR666frX52zSQ6pVr8-vK4eA7QvbfgYZpA8xxSm2J0S7Og4ZpeVurkUXNweATS2Kck/s1600/Andong.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Tanaman andong" border="0" height="315" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilVT7QH6TWrTjQj6FMGjaATY3NRyQgRugkRCKn-9s_HqymJrmLSnuMk6I22fEwPs-thN5VFwPidsR666frX52zSQ6pVr8-vK4eA7QvbfgYZpA8xxSm2J0S7Og4ZpeVurkUXNweATS2Kck/s1600/Andong.jpg" title="tumbuhan obat indonesia : Andong" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Suku: Liliaceae&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="font-style: italic;"&gt;Cordyline fruticosa&lt;/i&gt; Backer&lt;i style="font-style: italic;"&gt;. C. terminalis &lt;/i&gt;Planch.&lt;i style="font-style: italic;"&gt;, C. terminalis&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;(L.) Kunth.,&lt;i style="font-style: italic;"&gt; Asparagus terminalis&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;L,&lt;i style="font-style: italic;"&gt; Dracaena terminalis&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;Rich., &lt;i&gt;Taetsia fruticosa&lt;/i&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt; &lt;/i&gt;Merr&lt;i style="font-style: italic;"&gt;., Convallaria fruticosa &lt;/i&gt;L&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Melayu:&lt;/b&gt; andong, juwang. &lt;b&gt;Sumatera:&lt;/b&gt; bak juang, lak-lak (Ac), kalinjuhang, linjuang, katunggal (Bt), anjiluang, lanjuang, linjuwang (Mk), anderuang (Lp), renjuwang, sabang, sawang (Dy). &lt;b&gt;Jawa&lt;/b&gt;: hanjuang (Sunda), andong, endong (Jawa), kayu urip (Madura). &lt;b&gt;Nusa Tenggara:&lt;/b&gt; andong, endong. handwang (Bali). &lt;b&gt;Kalimantan:&lt;/b&gt; renjuang, sabang (Dayak). Sulawesi: tabongo (Gr), panili, siri (Ms), panyaureng, siri (Bg). &lt;b&gt;Maluku:&lt;/b&gt; ai buru (Sr), weluga, wersingin, werusisi (Ab), pitako (Am). &lt;b&gt;Irian:&lt;/b&gt; katopari, ngasi, jasir.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tie shu (C), sagilala, tongkod obispo, tongkod pare (Ph i I.).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cordylinae Folium (daun andong).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Uraian Tumbuhan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman yang termasuk suku bawang-bawangan ini biasa ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, taman, atau kuburan. Biasa juga dipakai sebagai tanaman pagar atau pembatas di perkebunan teh karena warnanya yang merah mencolok. Rumphius menyebutnya terminalis, yang berarti perdu batas. Andong berasal dari Asia Timur dan bisa ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1.900 m dpi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perdu tegak dengan tinggi 2-4 m, jarang bercabang, batang bulat, keras, bekas daun rontok berbentuk cincin. Daun tunggal dengan warna merah kecokelatan. Tapi, ada juga yang berwarna hijau. Letak daun tersebar pada batang, terutama berkumpul di ujung batang dengan letak berjejal dan tersusun spiral membentuk roset batang. Helaian daun panjang berbentuk lanset dengan panjang 20-60 cm dan lebar 5-13 cm. Ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata. pertulangan menyirip, dan tangkai daunnya berbentuk talang. Bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ketiak daun, panjang sekitar 30 cm, berwarna dadu, hijau keunguan, atau kuning muda. Buah buni berbentuk seperti bola dengan warna merah mengilap. Biji hitam mengilap.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun muda yang berwarna hijau bisa dimakan sebagai sayuran. Bila menanak nasi dengan bungkusan daun andong yang tua akan memberikan rasa sedap. Perbanyakan dengan stek atau pemisahan tunas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Sifat dan Khasiat&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasa andong manis, tawar, dan bersifat sejuk. Berkhasiat sebagai penyejuk darah, menghentikan perdarahan (hemostatis), dan menghancurkan darah beku pada memar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan Kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun andong mengandung saponin, tanin, flavonoid, polifenol, steroida, polisakarida, kalsium oksalat, dan zat besi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Bagian yang Digunakan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun. Bunga dan akar juga berkhasiat obat. Gunakan simplisia segar atau yang telah dikeringkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Indikasi&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun andong digunakan untuk pengobatan;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;TB paru disertai batuk darah,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Keluar bercak darah sewaktu hamil (kemungkinan keguguran), darah haid banyak (menorrhagia), urine berdarah (hematuria), wasir berdarah, luka berdarah,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Diare, disentri (berak darah, mulas),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Nyeri lambung dan ulu hati.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Cara Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk obat yang diminum, rebus daun (15--30 g), bunga kering (9-15g), atau akar (6-10 g).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk obat luar, cuci daun andong segar secukupnya, potong-potong, tambah 1 g garam. Giling halus sampai lumat. Tempelkan pada luka dan balut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Contoh Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Urine berdarah, batuk darah, darah haid banyak&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus daun andong segar (60--100 g) atau akar kering (30-60 g) dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan bagi dua sama banyak. Minum pagi dan sore.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Diare, disentri&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus daun andong segar (60--100 g) atau bunga andong kering (10-15 g) dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan bagi tiga sama banyak. Minum pada pagi, siang, dan malam hari.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wasir&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cuci daun andong (3 helai) dan daun wungu (7 helai) segar, potong-potong. Rebus bahan dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum. Lakukan setiap hari sampai gejala hilang.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sengatan binatang berbisa&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Giling halus daun andong segar, lalu panaskan di atas api. Selagi hangat, turapkan pada bagian tubuh yang tersengat binatang berbisa, lalu balut. Ganti 2-3 kali dalam sehari.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Radang gusi&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kikis kulit kayu andong secukupnya. Tambahkan garam sedikit sambil diaduk rata. Oleskan pada gusi yang meradang.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilVT7QH6TWrTjQj6FMGjaATY3NRyQgRugkRCKn-9s_HqymJrmLSnuMk6I22fEwPs-thN5VFwPidsR666frX52zSQ6pVr8-vK4eA7QvbfgYZpA8xxSm2J0S7Og4ZpeVurkUXNweATS2Kck/s72-c/Andong.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item><item><title>KHASIAT AKAR ALANG ALANG</title><link>http://thibun.blogspot.com/2014/08/khasiat-akar-alang-alang.html</link><category>artikel kesehatan</category><category>ramuan tradisional</category><pubDate>Mon, 4 Aug 2014 11:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4287256349929313288.post-7076945614002706016</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN7Hbrf00hgwbtte1FCc0m0ctFDOpHiTYs0b-AHhqa1TEK9k1n0d3hTH5E7Br_aiSzqXvj1H2rfYYlyrqgwPiFoLT_b4ek67MNIbuW7NgwfRwczjGwLwIIIbQc-ORYEZgyPfdwLjOJvpo/s1600/Alang-alang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Alang-alang indonesia" border="0" height="327" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN7Hbrf00hgwbtte1FCc0m0ctFDOpHiTYs0b-AHhqa1TEK9k1n0d3hTH5E7Br_aiSzqXvj1H2rfYYlyrqgwPiFoLT_b4ek67MNIbuW7NgwfRwczjGwLwIIIbQc-ORYEZgyPfdwLjOJvpo/s1600/Alang-alang.jpg" title="TANAMAN OBAT INDONESIA : Alang-Alang" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Suku : Poaceae (Gramineae)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sinonim&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="font-style: italic;"&gt;l. arundinacea&lt;/i&gt; Cyrillo,&lt;i style="font-style: italic;"&gt; Lagurus cylindricus&lt;/i&gt; L,&lt;i style="font-style: italic;"&gt; Saccharum cylindricum&lt;/i&gt; Lamk.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama daerah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sumatera: &lt;/b&gt;naleueng lakoe (Ac), jih (Gy), rih, ri (Bt) alalang. hilalang, ilalang (Mk). &lt;b&gt;Jawa:&lt;/b&gt; alang-alang, kambengan (Jawa), ki eurih (Sunda) kebut, lalang (Madura). &lt;b&gt;Kalimantan:&lt;/b&gt; halalang, ttngen. &lt;b&gt;Nusa Tenggara:&lt;/b&gt; ambengan (Bali), re (Sasak, Sumbawa), ati ndolo (Bima), witu (Sumba), kii, luo (Flores). &lt;b&gt;Sulawesi:&lt;/b&gt; he, padang, padanga, padongo, deya, reja. &lt;b&gt;Maluku:&lt;/b&gt; ri, weli, weri, wela hutu, palate, putune, ige, weljo, kuso, kusu-kusu.&lt;b&gt;&amp;nbsp;Papua:&lt;/b&gt; gombur, ruren, mesofou, ukua, mentahoi, matawe, urmamu, omasa, kalepip.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bai mao gen (C), lalang grass, white cotton grass, woolly grass (I).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Nama simplisia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Imperatae Rhizoma (rimpang alang-alang).&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Uraian Tumbuhan&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Alang-alang tumbuh liar di hutan, ladang, lapangan rumput, dan tepi jalan pada daerah kering yang mendapat sinar matahari. Tanaman yang mudah menjadi banyak ini bisa ditemukan pada ketinggian 1-2.700 m di atas permukaan laut (dpi.).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terna setahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 30-180 cm, berbatang padat, dan berbuku-buku yang berambut jarang. Daun berbentuk pita, tegak, berujung runcing, tepi rata, berambut kasar dan jarang. Warna daun hijau, panjang 12--80 cm, dan lebar 5-18 mm. Perbungaan berupa bulir majemuk dengan panjang tangkai bulir 6-30 cm. Panjang bulir sekitar 3 mm, berwarna putih, agak menguncup, dan mudah diterbangkan angin. Pada satu tangkai terdapat dua bulir bersusun. Yang terletak di atas adalah bunga sempurna, sedang yang di bawah adalah bunga mandul. Pada pangkal bulir terdapat rambut halus yang panjang dan padat berwarna putih. Biji jorong dengan panjang sekitar satu mm berwarna cokelat tua. Akar kaku, berbuku-buku, dan menjalar. Tunas muda bisa dimakan dan bermanfaat bagi anak-anak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Sifat dan Khasiat&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasa akar alang-alang manis, bersifat sejuk. Masuk meridian paru-paru, lambung, dan kandung kemih. Simplisia ini berkhasiat tonik, pereda demam (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan haus. Tunas muda berkhasiat peluruh kencing (diuretik).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan Kimia&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Akar dan batang alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol,arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, B-sitosterol, fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin, dan tanin.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Bagian yang Digunakan&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Akar (rimpang). Tunas muda dan bunga juga bisa digunakan untuk pengobatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Indikasi&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Akar alang-alang digunakan untuk pengobatan:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;bengkak (edem) karena radang ginjal akut infeksi saluran kencing,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;kencing sedikit,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;bengkak karena terbentur (memar),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;perdarahan akibat panasnya darah (blood-heat) seperti mimisan (epistaksis), muntah darah, batuk darah, urine berdarah,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;wasir (hemoroid),&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;demam disertai haus, batuk, flu, sesak,&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;tekanan darah tinggi (hipertensi), dan&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;sakit kuning (jaundice).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bunga digunakan untuk mengatasi:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;batuk darah dan mimisan akibat penyakit paru.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Cara Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk obat yang diminum, rebus akar alang-alang kering (15-30 g) -bila menggunakan yang segar, jumlahnya 30 sampai 60 g- bunga (5--10 mg), dan tunas muda (5--10 g). Bisa juga akar segar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering digiling untuk dijadikan bubuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk pemakaian luar, bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kandungan zat cylindrene (sesquiterpenes) menghambat kontraksi otot polos pembuluh darah (Matsunaga K. etal., (1994) J. Nat. Prod., 57(8): 1183--1184).&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Cylindol A menghambat 5-lipo-oxygenase (Matsunaga K. et al., (1994a) J.Nat. Prod., 57(9): 1290-1293).&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Graminone B (lignan) menghambat kontraksi aorta kelinci (Matsunaga K. et al., (1994b) J. Nat. Prod., 57(12): 1734-1736).&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Imperanene (senyawa fenol) menghambat agregasi trombosit (Matsunaga K. et al., (1995) J. Nat. Prod., 58(1): 138-139).&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ekstrak air dari akar alang-alang mengandung sejumlah polisakarida yang meningkatkan proliferasi murine splenocytes.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Contoh Pemakaian&lt;/h3&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Muntah darah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cuci akar alang-alang segar (30-60 g), lalu potong-potong. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum setelah dingin. Lakukan 2-3 kali sehari.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mimisan&lt;/div&gt;
&lt;ol type="a"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Cuci akar alang-alang segar, lalu potong-potong. Tumbuk dan peras sampai airnya terkumpul 100 cc. Minum.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Rebus akar alang-alang segar (30 g) dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum setelah dingin.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Urine berdarah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus akar alang-alang segar (100 g) dengan dua liter air sampai tersisa separonya. Minum sebagai teh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kencing nanah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus akar segar (300 g) dengan dua liter air sampai tersisa 1.200 cc. Tambahkan gula batu secukupnya. Dibagi untuk tiga kali minum.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hepatitis akut menular&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus akar alang-alang kering (60 g) dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Dibagi untuk dua kali minum. Lakukan selama 10 hari untuk satu kur.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasa haus pada penyakit campak&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rebus akar alang-alang segar (30 g) dengan air secukupnya. Setelah dingin, minum seperti teh.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Radang ginjal akut&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cuci akar alang-alang (60--120 g), daun kumis kucing (30 g)( daun sendok (30 g), dan daun sambiloto (40 g), lalu potong-potong. Rebus dengan lima gelas air sampai tersisa dua gelas. Setelah dingin, bagi dua sama banyak untuk diminum pada pagi dan sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Catatan&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sudah dibuat obat paten.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Penderita dengan lambung lemah dan banyak kencing dilarang minum rebusan akar alang-alang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN7Hbrf00hgwbtte1FCc0m0ctFDOpHiTYs0b-AHhqa1TEK9k1n0d3hTH5E7Br_aiSzqXvj1H2rfYYlyrqgwPiFoLT_b4ek67MNIbuW7NgwfRwczjGwLwIIIbQc-ORYEZgyPfdwLjOJvpo/s72-c/Alang-alang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>rofiqteub@gmail.com (Ainur Rofiq)</author></item></channel></rss>