<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>HALINDSHOP</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Tue, 28 Oct 2025 11:45:24 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">824</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://halindshop.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Khutbah Jumat : Narasi Indah dalam Sejarah Dalam Sejarah Pemimpin Islam</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2015/04/khutbah-jumat-narasi-indah-dalam.html</link><category>contoh khutbah jumat</category><category>kepemimpinan dalam islam</category><category>khutbah jumat</category><category>khutbah jumat pemimpin islam</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 14 Apr 2015 19:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-4750386890251375910</guid><description>&lt;h3 style="text-align: right;"&gt;
&lt;b&gt;الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 style="text-align: right;"&gt;
&lt;b&gt;اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اما بعـد&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 style="text-align: right;"&gt;
&lt;b&gt;قال الله تعالى: اعوذبالله من الشيطان الر جيم&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 style="text-align: right;"&gt;
&lt;b&gt;يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4 style="background-color: white; border: 0px none; font-family: Helvetica; font-size: 18px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 1em; list-style: outside none none; margin: 25px 0px 10px; outline: medium none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/khutbah-jumat/khutbah-jumat-waktu-begitu-cepat-kiamat-sudah-dekat/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; list-style: none; margin: 0px; outline: none; padding: 0px;"&gt;Saudara, yang dimuliakan Allah SWT,&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi kita yang mengenal sejarah Islam pastilah telah memiliki pandangan positif tentang betapa sempurnanya ajaran agama ini hingga sanggup membentuk karakter para pendahulunya menjadi pejuang, bahkan pemimpin yang hebat. Di antara para sahabat Assabiqunal Awwalun yang begitu lekat dalam ingatan kita, yaitu sosok sahabat seperti Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khatthab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abu Thalib ditambah lagi dengan para tabi’in yang pernah menjadi pemimpin di kalangan umat Islam. Bila mengenang kembali aksi-aksi fenomenal mereka di zaman Rasulullah dan di masa-masa kekhalifahan, maka sangat terasa kenangan sejarah itu menumbuhkan sebuah kerinduan akan hadirnya kembali karakter-karakter kepemimpinan seperti mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir tidak kita temukan indikator-indikator yang menjadi bukti kegagalan mereka. Yang ada justru adalah kisah-kisah sukses tentang kepemimpinan mereka. Mari kita simak penggalan-penggalan kisah kepemimpinan inspiratif beberapa di antara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakar ash-Shiddiq, Sang Pemimpin Waraa’ Dalam sebuah penggalan pidatonya yang terkenal, Abu Bakar ash-Shiddiq dengan lantangnya mengatakan, “Orang yang kalian nilai kuat, sebenarnya kuanggap lemah. Adapun yang kalian pandang lemah adalah orang yang kuat dalam pandanganku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah kalimat yang menggambarkan keberanian dan keadilan beliau sebagai pemimpin. Tidak membuka peluang untuk berkongsi terhadap kekuatan-kekuatan besar. Akan tetapi, lebih memilih untuk menjadi penguat bagi mereka yang lemah. Tidak seperti yang terjadi saat ini. Kekuasaan justru hanya menguntungkan orang-orang dekat, pengusaha-pengusaha kakap, pejabat teras dan kalangan elit lainnya. Sedangkan rakyat kecil dimarjinalkan, pedagang kecil digusur, orang bodoh dibodoh-bodohi dan dibohongi, pegawai rendahan dibentak-bentak, dan bila tak berduit jangan mimpi memperoleh pelayanan lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan beliaupun tak segan mengangkat pedang untuk memerangi mereka yang telah murtad, yang enggan menjalankan perintah Allah dengan menyebarkan kesesatan, dan yang tidak mau mengeluarkan zakat. Penyimpangan iman pasca wafatnya Rasulullah ini telah menggerakkan Abu Bakar untuk membentuk 11 unit pasukan perang untuk memberantas para pelakunya. Begitulah sosok khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq. Apa yang pernah dikatakan dan dilakukan Abu Bakar sebagai pemimpin adalah sebuah komitmen imaniyah antara Allah, dirinya dan umat yang dipimpinnya ketika sudah diangkat sebagai khalifah. Inilah yang melahirkan kegigihan dalam mewujudkan ucapan janji itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terjadi pada pemimpin kita saat ini bukan hanya disumpah menyebut nama Allah saat dilantik. Bahkan sebelum terpilihpun telah mengumbar janji-janji manis dan kemudian mengkhianati sumpah dan mengingkari janji-janjinya. Mereka menjanjikan jalan ke ‘surga’ tapi yang ada adalah jalan ke ‘neraka’. Mereka menjanjikan cahaya terang tapi yang ada adalah gelap gulita. Mereka sesumbar tak akan mengambil gaji sepeserpun. Tapi, yang dia kumpulkan adalah tunjangan-tunjangan, gratifikasi, mark-up, komisi perjalanan dinas, dan hadiah-hadiah&amp;nbsp; jatah proyek. Mereka berkomitmen untuk mengemban tugas dalam 5 tahun, tapi belum seumur jagung periode kepemimpinan kembali tergoda untuk meraih jabatan yang lebih tinggi dan menjanjikan kekuasaan dan materi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ingatlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُوْلاً&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;“Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya.” (Qs. al-Isra`: 34)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umar bin Khatthab, Khalifah Pemberani yang gemar Turun ke Lapangan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek keberaniannya menyebabkan setan-setan menjauh dari jalan yang akan dilalui olehnya. Namun, sang khalifah begitu mudah meneteskan air mata jika ada rakyatnya yang kelaparan. Dia tak akan nyenyak tidur sampai memastikan perut-perut rakyatnya telah terisi makanan. Suatu ketika, Khalifah Umar menemukan seorang ibu yang memasak batu hanya untuk menghibur anak-anaknya yang menangis kelaparan karena tak lagi memiliki makanan. Pada saat itu juga, Umar sendirilah yang memikul sekarung gandum yang diambil dari gudang Negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila Umar tak ingin diketahui oleh orang saat melakukan blusukan dan dilakukan di saat larut malam, maka pemimpin yang saat ini melakukannya di tengah gegap gempita liputan media. Dia tak akan turun dari mobil jika kamera wartawan belum siap menyorotnya. Kegiatan itu dilakukan semata-mata untuk melambungkan popularitas sang pemimpin. Inilah model pemimpin yang gemar membohongi rakyatnya dengan tampilan luar belaka. Keasliannya ternyata tak seperti apa yang nampak. Kebohongan menjadi bahasa yang enteng diucapkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4 style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px none; color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 18px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 1em; list-style: none; margin: 25px 0px 10px; orphans: auto; outline: none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;b style="border: 0px none; list-style: none; margin: 0px; outline: none; padding: 0px;"&gt;Saudara, yang dimuliakan Allah SWT,&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
Masih begitu banyak pemimpin di kalangan Islam yang memiliki rekam jejak dengan segala aksi fenomenal mereka. Di antara mereka adalah, Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang pernah dikisahkan bahwa beliau mematikan lilin istana ketika berbincang dengan putranya karena tidak pantas bagi seorang Khalifah menikmati cahaya lilin yang dibeli dari uang rakyat ketika membicarakan masalah keluarganya. Dia juga pernah diberikan kuda tunggangan peliharaan terbaik untuk kendaraan dinasnya, tapi dia menolaknya dan memerintahkan untuk menjual kembali kuda itu dan uangnya disimpan di Baitul Maal. Di masa kekuasaannyalah tidak lagi ditemukan penerima zakat. Penurunan angka kemiskinan yang cukup fantastis menjadi indikator kesuksesannya yang paling fenomenal di bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bandingkan dengan pemimpin saat ini. Kita akan temukan rumah-rumah dinas para penguasa yang berjejal di halamannya mobil-mobil mewah. Tidak jarang fasilitas negara justru digunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga mereka. Di akhir masa jabatannya, rakyat miskin malah bertambah, hutang negara membengkak, kurs mata uang semakin merosot, tapi ironisnya harta kekayaannya dalam LHKPN terakhir justru membuncit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gubernur Said bin Amir al-Jumahi yang pernah memimpin Syam atau Hims di zaman kekhalifahan Umar bin Khatthab juga memiliki sebuah kisah yang fenomenal. Saat diminta&amp;nbsp; oleh sang Khalifah untuk menjadi Gubernur di&amp;nbsp; Syam, apa jawaban Said? Bukan ungkapan&amp;nbsp; kegirangan atau ucapan terima kasih. Namun seperti orang yang tertimpa musibah dia menolak amanah itu dan berkata, “Demi Allah, jangan kau timpakan fitnah kepadaku dan jangan kau kalungkan amanah ini di leherku, jangan wahai Umar!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tertegun, Khalifah Umar kemudian menjawab, “Kalian limpahkan seluruh urusan kalian ke pundakku. Apakah kalian akan biarkan aku sendirian menanggung beban ini?” Lantaran jawaban Umar itulah akhirnya dengan terpaksa Said pergi ke Hims untuk menjadi Gubernur. Di kemudian hari, justru&amp;nbsp; namanyalah yang tertera sebagai salah satu penduduk termiskin di negeri yang dipimpinnya sendiri.&lt;br /&gt;
Bandingkan kembali dengan kondisi saat ini. Demi sebuah kekuasaan para pemimpin saling sikut dan saling menjatuhkan. Keserakahan menjadi kasat mata nampak di hadapan kita. Nomor urut 1 menjadi rebutan para Caleg. Kekuasaan telah menjadi sebuah gaya hidup. Pestapora kemenangan dirayakan sebagai simbol kebanggaan, padahal beban amanah yang begitu berat terkalung di leher-leher mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sosok berikutnya yang patut untuk dikenang adalah panglima kaum muslimin, Shalahuddin al-Ayyubi. Separuh hidupnya didedikasikan untuk membebaskan negeri-negeri muslim dari cengkeraman bangsa-bangsa penindas. Sang Panglima pantang menyerah tatkala berada di medan jihad hingga begitu disegani oleh pemimpin-pemimpin dunia pada saat itu. Baginya, tak sejengkalpun tanah kaum muslimin layak dihinakan oleh siapapun. Baitul Maqdis di al-Quds, Mesir, Suriah, dan dua kota umat Islam Mekah dan Madinah terjaga kehormatannya di tangan Jenderal, Panglima sekaligus Khalifah kaum muslimin ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malu rasanya untuk membandingkan beliau dengan para pemimpin saat ini. Saat Palestina terjajah, Mesir dihinakan, Muslim Rohingya dibantai, Muslim Afrika Tengah di bakar hidup-hidup karena keimanan mereka, semuanya diam. Hanya kecaman dalam pidato kenegaraan yang mereka andalkan untuk menutupi kelemahan mereka. Para pemimpin muslim terjebak pada alasan klasik konsep negara-bangsa yang membatasi persaudaraan hanya sampai pada batas-batas negara. Sungguh tak berperikemanusiaan. Saksikan putra terbaik Islam! Shalahuddin al-Ayyubi tanpa mengandalkan pidato kenegaraan, beliau terjun ke medan tempur demi kehormatan tanah dan darah kaum muslimin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;b&gt;Jama’ah Jum’at Rahimakumullaah,&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
Allah menghadirkan begitu banyak kisah-kisah kepemimpinan baik yang buruk maupun yang diwarnai kesuksesan tidak lain adalah untuk menjadi peta bagi arah berperilaku bagi pemimpin di era kini dan di masa mendatang. Allah ceritakan kisah Fir’aun dan Namrudz di dalam al-Quran tidak untuk diikuti, tapi untuk diambil pelajarannya. Sejarah menghadirkan kisah kepemimpinan para suksesor agama Allah agar para pemimpin memiliki banyak pilihan sebagai patron bagi arah dan perilaku kepemimpinan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemimpin sukses di zaman dahulu itu lahir ketika belum terdapat media sebagai alat propaganda dan ketika belum berkembangnya sistem politik. Saat ini, peran-peran politik rakyat dilibatkan secara langsung dalam suksesi kepemimpinan sebagai imbas diterapkannya sistem demokrasi modern. Umat Islam yang menjadi komponen terbesar di negara yang besar ini harus dapat memanfaatkan potensi besar itu untuk kepentingan bangsa dan Negara yang berkeadilan (adil bagi semua anak bangsa) dan berdaulat secara ekonomi dan politik (tanpa adanya tekanan-tekanan dan kendali dari pihak asing).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk para calon pemimpin dan para pemimpin di level manapun, hendaknya menyempatkan diri menyelami kembali sejarah para pemimpin Islam sebagai sumber inspirasi dan sebagai bentuk ikhtiar positif dalam memberi arah dan warna bagi karakter kepemimpinannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemimpin muslim selayaknya dapat memberi ruang bagi terciptanya aksi-aksi populis tanpa rekayasa. Kisah-kisah kepemimpinan di masa kejayaan Islam telah menguak begitu banyak narasi yang kaya akan hikmah kepemimpinan yang sesungguhnya hingga menjadi layak untuk diteladani. Para pemimpin seharusnya sadar dengan sepenuhnya bahwa kepemimpinan itu ada untuk melayani, bukan untuk selalu dilayani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepemimpinan hadir sebagai bentuk pengorbanan, bukan malah mengorbankan orang lain. Kepemimpinan eksis bukan untuk mengejar materi, tetapi untuk menebar lebih banyak manfaat. Kepemimpinan bukan untuk menambah tinggi kebanggaan tetapi sebagai peluang untuk menguji ketawadhu’an. Kepemimpinan juga seharusnya menjadi sarana efektif menerapkan konsep Rahmatan Lil ‘Alamin, bukan malah menjadi Musibah Lil ‘Alamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dalam setiap diri manusia, terbebani amanah kepemimpinan yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Rasulullah bersabda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا وَالْخَادِمُ رَاعٍ فِي مَالِ سَيِّدِهِ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ قَالَ وَحَسِبْتُ أَنْ قَدْ قَالَ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي مَالِ أَبِيهِ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ&lt;/h3&gt;
&lt;h3&gt;
&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;b&gt;“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut.”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketahuilah, semakin besar kapasitas kepemimpinan seseorang, maka semakin besar pula kadar pertanggungjawabannya di hadapan Allah.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;b&gt;بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Source : &lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/khutbah-jumat/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Khutbah Jumat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Doa Sesudah Sholat Lengkap</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2015/04/doa-sesudah-sholat-lengkap.html</link><category>doa sesudah sholat</category><category>doa setelah sholat</category><category>kumpulan doa sesudah sholat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 14 Apr 2015 19:02:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-4301631469504722249</guid><description>&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Assalammualaikum wr.wb. Apa kabar sahabat&lt;/span&gt; &lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;semoga kabar anda di sana selalu baik-baik saja dan dalam lindungan Allah SWT. Pada postingan kali ini saya akan berbagi sedikit informasi mengenai "bacaan doa selesai sholat" karena saya melihat pada hasil penelusuran&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;google&lt;/u&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp;dengan kata kunci "&lt;/span&gt;&lt;b style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #666666; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Doa setelah sholat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;" mencapai angka 40.500 penelusuran perbulanya dan menurut saya masih banyak saudara-saudara kita yang belum hafal bacaan do'a sesudah sholat fardhu karena hal tersebut saya ingin membuat artikel ini dan semoga artikel yang saya tulis ini nantinya bisa bermanfaat dan berguna buat anda.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;a href="http://masterz-seo.blogspot.com/" style="-webkit-transition: all 0.5s; color: #0099cc; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; text-decoration: none; transition: all 0.5s;"&gt;&lt;img alt="doa sesudah/setelah sholat" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-RpkGZBmwpSk/Ub2h9uAsgxI/AAAAAAAAAzw/06QN9s7NudU/s1600/masterz.jpg" style="border: 0px none; margin: 0px; max-width: 100%; outline: none; padding: 0px;" title="do'a sholat" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Sholat adalah salah satu kewajiban bagi kaum muslim yang sudah mukallaf dan harus dikerjakan baik bagi mukimin maupun dalam perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadad. Islam didirikan atas lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan sholat ,maka ia mendirikan agama Iswlam, dan barang siapa meninggalkan shalat,maka ia meruntuhkan agama Islam.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Sholat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali, dan jumlahnya adalah 17 rakaat. Sholat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim mukallaf baik yang sedang sehat maupun yang sedang sakit. Selain sholat wajib ada juga shalat-shalat sunah.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Nah itulah kesimpulan sholat menurut saya dan berikut ini adalah kumpulan doa-doa sesudah shalat Fardhu :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="1 doa sesudah shalat" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZN7f-tbbSKs/Ubs4zFYQnpI/AAAAAAAAAzQ/_ketO6Goae4/s1600/Doa+setelah+sholat+1.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="1 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 'DENGAN NAMA ALLAH, YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG. SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SEMESTA ALAM. PUJIAN YANG SEBANDING DENGAN NIKMAT-NIKMAT-NYA DAN MENJAMIN TAMBAHANNYA. WAHAI TUHAN KAMI, BAGI-MU-LAH SEGALA PUJI, DAN BAGI-MU-LAH SEGALA SYUKUR, SEBAGAIMANA LAYAK BAGI KELUHURAN ZAT-MU DAN KEAGUNGAN KEKUASAAN-MU '&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Di lanjutkan dengan membaca doa :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="2 doa sesudah shalat" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-3mSf6YFHXvM/Ubs2d_NzXfI/AAAAAAAAAyM/rL87c_7RgP8/s1600/2+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="2 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA BÍHAA MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA ' UN A A BIHAA 'INDAKA ' A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII'IL KHAIRAATIFIL HAYAATIWA BA'DAL MAMAAT. INNAHU SAMII'UN QARIIBUM MUJIIBUD DA'AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; 'WAHAI ALLAH! LIMPAHKANLAH RAHMAT DAN KESEJAHTERAAN KEPADA PENGHULU KAMI, NABI MUHAMMAD, DAN KELUARGANYA. YAITU RAHMAT YANG DAPAT MENYELAMATKAN KAMI DARI SEGALA KETAKUTAN DAN PENYAKIT, YANG DAPAT MEMENUHI SEGALA KEBUTUHAN KAMI, YANG DAPAT MEN-SUCIKAN DIRI KAMI DARI SEGALA KEBURUKAN, YANG DAPAT MENGANGKAT KAMI KE DERAJAT TERTINGGI DI SISI-MU, DAN YANG DAPAT MENYAMPAIKAN KAMI KEPADA TUJUAN MAKSIMAL DARI SEGALA KEBAIKAN, BAIK SEMASA HIDUP MAUPUN SESUDAH MATI. SESUNGGUHNYA DIA (ALLAH) MAHA MENDENGAR, MAHADEKAT, LAGI MAHA MEMPERKENANKAN SEGALA DOA DAN PEMOHONAN, WAHAI ZAT YANG MAHAMEMENUHI SEGALA KEBUTUHAN (HAMBA-NYA)'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Dan di lanjutkan dengan :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="3 doa sesudah shalat" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-LJjG2L5WBJE/Ubs200IBv2I/AAAAAAAAAyU/8t4C1hBYU-A/s1600/3+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="3 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;ALLAAHUMMA INNAA NAS'ALUKA SALAAMATAN FTDDIINI WADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. WA 'AAFIYA-TAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL 'ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUB ATAN QABLAL MAUT WA RAHM ATAN 'INDALMAUT WA MAGHFIRATAN BA'D AL MAUT. ALLAAHUMMA HAWWIN 'ALAINAA FII SAKARAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL 'AFWA 'INDAL HISAAB.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;'WAHAI ALLAH! SESUNGGUHNYA KAMI MEMOHON KEPADA-MU KESEJAHTERAAN DALAM AGAMA, DUNIA DAN AKHIRAT, KEAFIATAN JASAD, KESEHATAN BADAN, TAMBAHAN ILMU, KEBERKAHAN REZEKI, TAUBAT SEBELUM DATANG MAUT, RAHMAT PADA SAAT DATANG MAUT, DAN AMPUNAN SETELAH DATANG MAUT. WAHAI ALLAH! PERMUDAHLAH KAMI DALAM MENGHADAPI SAKRATUL MAUT, (BERILAH KAMI) KESELAMATAN DARI API NERAKA, DAN AMPUNAN PADA SAAT DILAKSANAKAN HISAB'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Lalu lanjutkan membaca :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="4 doa sesudah shalat" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-sTq-ddlYYRo/Ubs3F8K-6-I/AAAAAAAAAyc/ZFPfWNTPPH8/s1600/4+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="4 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;ALLAAHUMMA INNAA NA'UUDZU BIKA MIN AL' AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL HARAMI WA 'ADZAABIL QABRI.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;'WAHAI ALLAH! SESUNGGUHNYA KAMI BERLINDUNG KEPADA-MU DARI SIFAT LEMAH, MALAS, KIKIR, PIKUN DAN DARI AZAB KUBUR'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Di lanjutkan lagi dengan membaca :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="5 doa sesudah shalat" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-owpX3cnD0j0/Ubs3RDkoZ-I/AAAAAAAAAyk/lOq5Vlfba_k/s1600/5+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="5 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;ALLAAHUMMAINNAA NA'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA YANFA' W AMIN QALBIN LAA YAKHSYA' W AMIN NAFSIN LAA TASYBA' WAMIN DA'WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; 'WAHAI ALLAH! SESUNGGUHNYA KAMI BERLINDUNG KEPADA-MU DARI ILMU YANG TIDAK BERMANFAAT, DARI HATI YANG TIDAK KHUSYU', DARI JIWA YANG TIDAK KENAL PUAS, DAN DARI DOA YANG TAK TERKABUL'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Selanjutnya membaca :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="6 doa sesudah shalat" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-xbZFBU3skTM/Ubs3j8rlb4I/AAAAAAAAAys/JeA8VFV4PlI/s1600/6+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="6 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;RABBANAGH FIRLANAA DZUNUUBANAA WA LIWAA-LIDIINAA WALIMASYAAYIKHINAA WA LIMU'ALLI-MIENAA WA LIMAN LAHUU H AQQUN' ALAIN AA WA LIM AN AHABBA WA AHSANA ILAINAA WA LIKAAFFATIL MUS LIMUN A AJMA'IIN.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;'WAHAI TUHAN KAMI! AMPUNILAH DOSA-DOSA KAMI, DOSA-DOSA ORANG TUA KAMI, PARA SESEPUH KAMI, PARA GURU KAMI, ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI HAK ATAS KAMI, ORANG-ORANG YANG CINTA DAN BERBUAT BAIK KEPADA KAMI, DAN SELURUH UMAT ISLAM'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;di lanjutkan membaca :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="7 doa sesudah shalat" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-WBPosbBmc8U/Ubs3zziXeJI/AAAAAAAAAy0/n6diNoIG_NU/s1600/7+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="7 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII'UL 'ALIIM, WA TUB 'ALAINAA INNAKA ANTAT TA WWA ABUR RAHIIM.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; 'WAHAI TUHAN KAMI! PERKENANKANLAH (PERMOHONAN) DARI KAMI, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MENGETAHUI. DAN TERIMALAH TAUBAT KAMI, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA MENERIMA TAUBAT LAGI MAHA PENYAYANG.'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Lalu di lanjutkan dengan :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="8 doa sesudah shalat" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-aATBeauWX7E/Ubs39nI7hhI/AAAAAAAAAy8/FXe5i0_hOlI/s1600/8+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="8 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;RABBANAA AATTNAA FIDDUN-YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WA QINAA 'ADZAABAN NAAR.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 'WAHAI TUHAN KAMI! BERIKANLAH KEPADA KAMI KEBAIKAN DI DUNIA, DAN KEBAIKAN DI AKHIRAT, DAN SELAMATKANLAH KAMI DARI SIKSA NERAKA'&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;Di lanjutkan lagi dengan membaca :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div class="separator" style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; clear: both; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;img alt="9 doa sesudah shalat" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-p5VrasCGmio/Ubs4Iw-KkJI/AAAAAAAAAzE/fvBc8Kaz1io/s1600/9+doa+sholat+masterz+seo.JPG" style="margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;" title="9 doa sesudah shalat" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;WASHALLALLAAHU 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA-DIN WA'ALAA AALIHIWA SHAHBIHIIWA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;artinya :&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;span style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; display: inline !important; float: none; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;'SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN RAHMAT DAN KESEJAHTERAAN KEPADA PENGHULU KAMI, NABI MUHAMMAD, KELUARGA DAN SAHABATNYA, DAN SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SEMESTA ALAM.&lt;/span&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;br style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;" /&gt;&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;br style="margin: 0px; padding: 0px;" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
Itu tadi sedikit ulasan dari saya mengenai bacaan&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: bold; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/kumpulan-doa/" rel="nofollow" style="-webkit-transition: all 0.5s; color: #0099cc; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; text-decoration: none; transition: all 0.5s;" target="_blank"&gt;Doa setelah sholat fardhu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;,&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan kata atau ejaan pada artikel yang saya tulis ini, Karena saya sebagai manusia biasa tentunya tidak akan luput dari kesalahan. Terimakasih telah berkunjung dan semoga artikel yang saya tulis ini bermanfaat buat anda. Kritik dan sara silakan anda tulis pada kolom komentar dibawah ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Geneva, sans-serif; font-size: 12.8800001144409px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18.0319995880127px; margin: 0px; orphans: auto; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;"&gt;
&lt;b&gt;Source : MutiaraPublic | Media Inspirasi dan Penyejuk Hati&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-RpkGZBmwpSk/Ub2h9uAsgxI/AAAAAAAAAzw/06QN9s7NudU/s72-c/masterz.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Inilah Foto Asli Cut Nyak Dien Memakai Jilbab</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2014/12/inilah-foto-asli-cut-nyak-dien-memakai.html</link><category>BUDAYA</category><category>DUNIAISLAM</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 28 Dec 2014 04:23:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-851837685418948414</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilnFpDg7jy_PdfygdrF4JFJLHJPCLKGpcLVhjsL8kJl0MA7a1663zyL6Lw583ll6Y1Qh0AeDKGvhlvGkDnCZmT64zYRfjPmgYtbJOCXfsRxo_sfO4qNvLDXkgR1Qs77tnYUS5AmaxjnIw/s1600/Fakta+Baru,+Ternyata+Foto+Asli+Cut+Nyak+Dien+Berhijab.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilnFpDg7jy_PdfygdrF4JFJLHJPCLKGpcLVhjsL8kJl0MA7a1663zyL6Lw583ll6Y1Qh0AeDKGvhlvGkDnCZmT64zYRfjPmgYtbJOCXfsRxo_sfO4qNvLDXkgR1Qs77tnYUS5AmaxjnIw/s1600/Fakta+Baru,+Ternyata+Foto+Asli+Cut+Nyak+Dien+Berhijab.jpg" height="320" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Inilah Foto Asli Cut Nyak Dien Memakai Jilbab (foto dari : mutiarapublic.com)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kini jagad dunia maya dihebohkan dengan penampilan foto asli Cut Nyak Dien yang mengenakan jilbab, di sebuah laman Facebook dengan nama akun “Seuramoe Mekkah”, yang menampilkan foto pahlawan perempuan asal serambi mekah (Aceh) itu dengan mengenakan jilbab (hijab panjang). Melalui sebuah akunnya tersebut, dia menyatakan bahwa pemerintah sekulerlah yang menyesatkan sejarah di kota Aceh tersebut. Menurut dia, tujuannya tak lain adalah ingin menyesatkan generasi-generasi muda-mudi Aceh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{“Jahatnya skenario kelompok penjajah, terus-menerus ditanamkan pada anak-anak bangsa Aceh, sehingga sejarah pun (telah) diplintir dan disajikan dengan bahasa-bahasa yang manis “} tutur “Seuramoe Mekkah”. Dia menambahkan bahwa dalam mata pelajaran sejarah, Banyak sekali pahlawan perempuan asal Aceh ini yang telah digambarkan mengenakan sanggul, seperti misal Cut Meutia, Cut Nyak Dien, dan juga Laksamana Malahayati.&lt;br /&gt;
Dia juga menambahkan bahwa pemerintahan sekuler sangat alergi terhadap Islam yang benar, terbukti foto seorang muslimah telah diubah menjadi foto wanita yang terbuka auratnya. Sekalipun itu adalah seorang pahlawan nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian masyarakat Indonesia menanggapinya dengan menjawab ; bahwa hal tersebut tidak terlalu penting, justru yang paling penting sekarang adalah mengingat semangat perjuangan beliau. Akan tetapi, ada juga pemilik akun yang bernama “Andres Golden”, malah menanggapi hal tersebut dengan sangat serius. {“ Dari dulu saya sudah curiga dengan gambar (foto) cut nyak dien ini. Satu lagi mereka bilang Agama Islam masuk ke indonesia melalui pedagang, (disini) saya katakan mereka dating (ke indonesia) itu semata-mata mau berdakwah, bukan (atas dasar) dagang. Ini merupakan pelemahan dakwah oleh para antek hantu “} ucap pemilik akun “Andres Golden”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sumber&lt;/b&gt; : &lt;b&gt;&lt;a href="https://www.mutiarapublic.com/kabar-public/islam-nusantara/fakta-baru-ternyata-foto-asli-cut-nyak-dien-berhijab/"&gt;mutiarapublic.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilnFpDg7jy_PdfygdrF4JFJLHJPCLKGpcLVhjsL8kJl0MA7a1663zyL6Lw583ll6Y1Qh0AeDKGvhlvGkDnCZmT64zYRfjPmgYtbJOCXfsRxo_sfO4qNvLDXkgR1Qs77tnYUS5AmaxjnIw/s72-c/Fakta+Baru,+Ternyata+Foto+Asli+Cut+Nyak+Dien+Berhijab.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kumpulan Doa ; Sholat Tahaud, Sholat Dhuha, dan Sholat Witir</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2014/10/kumpulan-doa-sholat-tahaud-sholat-dhuha.html</link><category>Sholat Dhuha</category><category>Sholat Witir</category><category>Tuntunan Sholat Tahajud</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 26 Oct 2014 02:01:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-59898786764140768</guid><description>&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk Sholat Tahajud&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;Niatan Sholat Thajud Yang Benar ;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 data-mce-style="text-align: center;" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="" class="alignnone" data-mce-src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6_Dhca7bh3GUlzUwPNneEXsAPTwYxYid9bmtjw0ucwfpD0vlZQx1jKXw-deao0YTgzB9tFTNjoI5gwQjuX_JxigInxQtN6JzY_q6t8TZxN7ULStd-88w4ax6Km3KBiW4VboXYTLXK7Dg/s1600/Bacaan+Niat+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6_Dhca7bh3GUlzUwPNneEXsAPTwYxYid9bmtjw0ucwfpD0vlZQx1jKXw-deao0YTgzB9tFTNjoI5gwQjuX_JxigInxQtN6JzY_q6t8TZxN7ULStd-88w4ax6Km3KBiW4VboXYTLXK7Dg/s1600/Bacaan+Niat+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" height="125" width="668" /&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
(dibaca&amp;nbsp;di dalam hati berbarengan saat mulut megucapkan 'Allahu Akbar' pada saat takbiratul ihram)&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
Setelah anda mengerjakan Sholat Tahajud tersebut, maka Anda pastinya akan memohon dan berdoa kepada Allah SWT. dan berikut Doa ketika Anda selesai melaksanakan Sholat Tahajud tersebut ;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong&gt;Doa Sholat Tahajud Yang Benar ;&lt;/strong&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div data-mce-style="text-align: center;" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="" class="alignnone" data-mce-src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijMmRvRarZW390pbF0geZr5r-Q4Jpa4PXGG-0kgyN7jJZ39l0u7UHQ4AWji3xZgkEn7DbCTzkRd87TsvGayKLHkKVuShn4w-cVZIONl0NymZfqUGE2gEvTO9wvQu752R472YHKknDT8-w/s1600/Doa+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijMmRvRarZW390pbF0geZr5r-Q4Jpa4PXGG-0kgyN7jJZ39l0u7UHQ4AWji3xZgkEn7DbCTzkRd87TsvGayKLHkKVuShn4w-cVZIONl0NymZfqUGE2gEvTO9wvQu752R472YHKknDT8-w/s1600/Doa+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" height="531" width="667" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div data-mce-style="text-align: center;" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="" class="alignnone" data-mce-src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4-9VdDnvkbAN1yN0EVez_GC2WYQFinX94Y5_moKZTApP-Vl-RMlNx9gkfQ_VtLLXNHP7S-1BEA4Ue3SJ-8P9fyM7TWo9y03MtB_TQ98my3ta41yXWs-1_DzbgjNa6QCYAlhCWHFkfEtc/s1600/Artinya,+Doa+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4-9VdDnvkbAN1yN0EVez_GC2WYQFinX94Y5_moKZTApP-Vl-RMlNx9gkfQ_VtLLXNHP7S-1BEA4Ue3SJ-8P9fyM7TWo9y03MtB_TQ98my3ta41yXWs-1_DzbgjNa6QCYAlhCWHFkfEtc/s1600/Artinya,+Doa+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" height="283" width="668" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
Setelah Anda membaca Doa Sholat Tahajud Yang Benar diatas, Anda juga dianjurkan untuk&amp;nbsp;membaca Doa keselamatan Dunia Dan Akhirat, yang bacaannya seperti berikut&amp;nbsp;;&lt;/div&gt;
&lt;div data-mce-style="text-align: center;" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="" class="alignnone" data-mce-src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjKByIB-M5Atq5SqixEkm99VQg6T5VHzdSvyt7savnATEXOi812BoDjSvsbXFJpHGfjBcZqrgT5sfWicapjal6UxaupteGLpMI6a2GLlAPrlXUXFgFu6dGrv-a91-j6j_vQOmQ47y-pRU/s1600/Doa+Keselamatan+Dunia+dan+Akhirat+-+Mutiara+Public.PNG" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjKByIB-M5Atq5SqixEkm99VQg6T5VHzdSvyt7savnATEXOi812BoDjSvsbXFJpHGfjBcZqrgT5sfWicapjal6UxaupteGLpMI6a2GLlAPrlXUXFgFu6dGrv-a91-j6j_vQOmQ47y-pRU/s1600/Doa+Keselamatan+Dunia+dan+Akhirat+-+Mutiara+Public.PNG" height="167" width="667" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
Saudaraku, itulah ulasan dari MutiaraPublic.com mengenai Tuntunan Sholat Tahajud Yang Baik dan Benar, semoga Allah selalu melimpahkan ilmu yang bermanfaat bagi Anda semuanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong&gt;Amin!&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong&gt;Anda bisa membaca petunjuk&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 12.7272720336914px;"&gt;Tuntunan Sholat Tahajud,&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;selengkapnya disini ; &lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/kumpulan-doa/tuntunan-sholat-tahajud-yang-benar-dan-lengkap/"&gt;Tuntunan Sholat Tahajud Yang Benar dan Lengkap&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk Sholat Dhuha&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;Berikut cara mengerjakan&amp;nbsp;Sholat Dhuha ;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;li&gt;Sholat Dhuha minimal dikerjakan 2&amp;nbsp;rakaat dan maksimal 12&amp;nbsp;rakaat, dikerjakan&amp;nbsp;secara tidak berjamaah (Munfarid), dengan langkah atau caranya sebagai berikut ;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;blockquote style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
Untuk niat sholat dhuha itu dibaca didalam hati yang bersamaan&amp;nbsp;dengan Takbiratul ihram :&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;{" Ushalli Sunnatadh - dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa "}&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Artinya :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;{"&amp;nbsp;Saya&amp;nbsp;niat sholat sunnah dhuha 2&amp;nbsp;rakaat, karena Allah Ta’ala "}&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;ul style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Membaca doa Iftitah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Membaca surat al Fatihah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Membaca satu surat ayat-ayat&amp;nbsp;Al-Qur'an. (sebaiknya (anjuran) pada&amp;nbsp;rakaat pertama anda membaca surat Asy-Syam selanjutnya pada&amp;nbsp;rakaat kedua surat Al-Lail)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Ruku’ serta&amp;nbsp;membaca tasbih tiga kali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian I’tidal serta&amp;nbsp;membaca bacaannya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Sujud pertama serta&amp;nbsp;membaca tasbih sebanyak&amp;nbsp;3&amp;nbsp;kali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Duduk diantara dua sujud serta&amp;nbsp;membaca bacaanya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Sujud kedua dan membaca tasbih sebanyak&amp;nbsp;3&amp;nbsp;kali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemudian Setelah pada rakaat yang pertama selesai, maka lakukan rakaat yang kedua sebagaimana cara yang diatas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kemudian pada saat Tasyahhud akhir setelah selesai, maka anda membaca salam sebanyak 2 kali. dan pada Rakaat-rakaat selanjutnya dikerjakan sama persis seperti contoh diatas tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h4 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/h4&gt;
&lt;h4 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong&gt;Bacaan Doa Sholat Dhuha Beserta Artinya (Lengkap Bahasa Arab &amp;amp; Bahasa Indonesia)&lt;/strong&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;h1 data-mce-style="text-align: center;" style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="Bacaan Sholat Dhuha Lengkap dengan Artinya" class="alignnone" data-mce-src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmtzl4iPlL3oUsbFyH95V9F3Zs7pUusmFwSInClBqu7n_SG0Yq4eguJriMnkO8-BovZGdGsmcllt8iNyw52GsB9cv7ux10iEYuF8kqci8qiA85SezIPdtjaBFYYnZuAu7FP2q6fMqRiaM/s1600/Bacaan+Doa+Sholat+Dhuha+Beserta+Artinya.PNG" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmtzl4iPlL3oUsbFyH95V9F3Zs7pUusmFwSInClBqu7n_SG0Yq4eguJriMnkO8-BovZGdGsmcllt8iNyw52GsB9cv7ux10iEYuF8kqci8qiA85SezIPdtjaBFYYnZuAu7FP2q6fMqRiaM/s1600/Bacaan+Doa+Sholat+Dhuha+Beserta+Artinya.PNG" height="544" width="664" /&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 12.7272720336914px;"&gt;Anda bisa membaca petunjuk&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 12.7272720336914px;"&gt;Panduan Sholat Dhuha,&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;selengkapnya disini ; &lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/kumpulan-doa/panduan-sholat-dhuha-lengkap-doa-sholat-duha-dan-artinya/" target=""&gt;Panduan Sholat Dhuha Lengkap, Doa Sholat Dhuha dan Artinya.&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;h4 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bacaan Doa Sholat Witir Beserta Artinya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: right;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"&gt;
(ALLAAHUMMA INNAA NAS-ALUKA IIMAANAN DAA-IMAN, WANAS-ALUKA QALBAN KHAASYI’AN, WANAS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN, WANAS-ALUKA YAQIINAN SHAADIQAN, WANAS-ALUKA ‘AMALAN SHAALIHAN, WANAS-ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WANAS-ALUKA KHAIRAN KATSIIRA, WANAS-ALUKAL ‘AFWA WAL’AAFIYATA, WANAS-ALUKA TAMAAMAL ‘AAFIYATI, WANAS-ALUKASY SYUKRA ‘ALAL ‘AAFIYATI, WANAS-ALUKAL GHINAA-A ‘ANIN NAASI, ALLAAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WASHIYAAMANAA WAQIYAAMANAA WATAKHASYSYU ‘ANAA WATADLARRU ‘ANAA WATA ‘ABBUDANAA WATAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAHU YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMIIN. WASHALLALLAAHU ‘ALAA KHAIRI KHALQIHII MUHAMMADIN WA’ALAA AALIHII WASHAHBIHII AJMA’IINA WALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN).&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue;"&gt;Artinya :&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;ul style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span data-mce-style="color: #0000ff;" style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Ya Allah, ya Tuhan kami, kami memohon kepada-Mu (mohon diberi) iman yang lenggeng, dan kami mohon kepada-Mu hati kami yang khusyu’, dan kami mohon kepada-Mu diberi ilmu yang bermanfaat, dan kami mohon ditetapkannya keyakinan yang benar, dan kami mohon (dapat melaksanakan) amal yang shalih dan mohon tetap dalam agama islam, dan kami mohon diberinya kebaikan yang melimpah-limpah, dan kami mohon memperoleh ampunan dan kesehatan, dan kami mohon kesehatan yang sempurna, dan kami mohon mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kecukupan. Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, dan khusyu’ kami, dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat, ya Allah, ya Allah, ya Allah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang, semoga Allah memberi kesejahteraan atas sebaik-baik makhluk-Nya yaitu Nabi Muhammad, atas keluarga dan semua sahabatnya, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;strong style="font-size: 12.7272720336914px;"&gt;Anda bisa membaca petunjuk&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 12.7272720336914px;"&gt;Dhoa Sholat Witir &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="font-size: 13px;"&gt;selengkapnya disini ;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/kumpulan-doa/doa-sesudah-shalat-witir-bahasa-arab-dan-latin/"&gt;Doa Sesudah Sholat Witir , Bahasa Arab dan Artinya&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #333333; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6_Dhca7bh3GUlzUwPNneEXsAPTwYxYid9bmtjw0ucwfpD0vlZQx1jKXw-deao0YTgzB9tFTNjoI5gwQjuX_JxigInxQtN6JzY_q6t8TZxN7ULStd-88w4ax6Km3KBiW4VboXYTLXK7Dg/s72-c/Bacaan+Niat+Sholat+Tahajud+-+Mutiara+Public.PNG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Tradisi Mengusir Alami Petani Ala Budaya Jepara ?!</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2014/09/tradisi-mengusir-alami-petani-ala.html</link><category>BUDAYA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 17 Sep 2014 22:06:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-4455324436602357040</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiilDo7s0Ck73NpJlvoktovE-OT6LYHRuzl20QIvpaXf9wKfwMa049lznUZGv-3wwBCy8qibDh7kgPDLmiHYtnYtlyLLHGoInlhQKYl_EJ_NRGJc7HVK_CuJGGm5AmfK9NrlSeF5KJb3Ac/s1600/Petani+Jepara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiilDo7s0Ck73NpJlvoktovE-OT6LYHRuzl20QIvpaXf9wKfwMa049lznUZGv-3wwBCy8qibDh7kgPDLmiHYtnYtlyLLHGoInlhQKYl_EJ_NRGJc7HVK_CuJGGm5AmfK9NrlSeF5KJb3Ac/s640/Petani+Jepara.jpg" height="640" width="426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto Oleh : Detik Travel&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jepara - Tradisi mengusir musuh alami petani, diperkenalkan kembali dalam Festival Memeden Gadu 2013 di Kabupaten Jepara, yang berlangsung Senin (30/9) lalu. Persoalannya, para petani sudah kehabisan cara untuk mengusir hama sebagai musuh alami itu. Ketika mereka sedang menggarap sawah, beragam hama telah mengintainya, seperti: tikus, wereng, belalang, dan burung- burung. "Salah satu cara, kami mengajak petani agar kembali menghidupkan memeden gadu dengan menyelenggarakan festival," kata Waluyo, Ketua Penyelenggara Festival Memeden Gadu, Senin 1 Oktober 2013.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tema yang diusung adalah "Soko Pari Marang Gusti". Musuh alami hama perusak tanaman itu hampir lenyap diburu orang. Misalnya, ular banyak diburu untuk kepentingan industri dan makanan olahan. Katak, diburu untuk makanan swike. Burung- burung dijaring untuk dijadikan makanan dan hiasan rumah. Karena itu, wajar jika seperti tikus, hama wereng dan sejenisnya semakin merajalela.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Festival itu melibatkan petani yang tergabung dalam Gabungan Masyarakat Peduli Tradisi dan Budaya Jepara. Selain menjaga kearifan lokal, kata Waluyo, juga menghidupkan kembali cara-cara mengusir hama tanaman padi, terutama burung dengan menggunakan orang-orangan sawah, dan tidak menggunakan pestisida.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selain itu festival itu juga memiliki misi memperkenalkan kepada generasi muda tentang kebudayaan petani setempat dalam mengusir burung yang dianggap mengganggu tanaman padi. Festival itu berlangung di kompelks pemakaman Bolem Desa Kapuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Ada 200 karya memeden sawah mengikuti festival dengan beragam bentuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut panitia lain, Hasan, dengan konsep memeden gadu itu merupakan cara jitu untuk mengusir hama perusak tanaman tersebut. Terutama bagi burung- burung, agar tidak merusak tanaman petani dan tetap lestari keberadaannya. "Cara ini ramah lingkungan," kata Hasan, Koordinator Gabungan Masyarakat Peduli Tradisi dan Budaya Jepara. Memeden sawah itu dikirap bersama nasi setinggi dua meter. Panitia juga melengkapi acara denganpentas music, diskusi budaya hingga penampilan music perkusi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dipilihnya Desa Kepuk, karena desa ini sangat potensial pertaniannya, dan sebagian besar masyarakatnya memang petani dan buruh tani. Di Desa itu berpenduduk 5.400 jiwa dengan luas sawah sekitar 266 ha. "Kami dukung karena sekalian upacara sedekah bumi," kata Tarno, Kepala Desa Kepuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebagian besar petani memang sudah meninggalkan budaya mengusir burung- burung pengganggu tanaman padi ketika menguning dengan alat praga orang- orangan di sawah. "Memeden gadu, itu digerakkan seorang petani dari sebuah gubug dengan tali. Mereka lebih memilih berteriak- teriak atau dengan plastic yang digerak- gerakan," kata Kahar, petani setempat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada 200 memeden gadu diciptakan 100 orang diikutkan dalam festival tersebut. Bentuknya beragam, mulai dari wanita berbusana berjilbab hingga berbusana petani bertopi caping. Dan, lelaki berbusana jawara hingga petani bercaping. Ada yang berpose gaul, seperti bersepeda, berdiri, mengendarai sepeda motor, suami- istri bercengkerama hingga naik kuda- kudaan. "Cara ini paling munjarab mengusir ribuan burung yang suka cari makan ketika tanaman padi mulai berbuah," kata Rukan, salah satu tokoh desa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketika zaman dulu, mengusir hama wereng pakai oncor yang dipasang di sawah. "Kalau dulu pakai oncor, sekarang bisa pakai listrik," kata Rukan. "Memakai pupuk organik dalam bercocok tanam, juga cara petani tempo dulu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam festival itu, juga disuguhkan pameran benda- benda pertanian tempo dulu, seperti garu, luku, cangkul, penggiling jagung, lesung dan alu. Juga, ada piring, teko dan cangkir zaman dulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sementara itu, kelompok tani Desa Babalan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, lebih memilih dengan beternak burung hantu (Tyto alba ) untuk mengendalikan hama tikus. "Karena petani kerap tidak kebagian hasil panen karena dimangsa tikus," kata Kusbiyanto, Ketua Gapoktan Desa Babalan. Kini, sudah puluhan burung hantu diternak para petani, yang sehari- harinya diberi makan tikus. Pemerintah Desa Babalan juga mendukungnya. "Kami sediakan anggaran Rp 20 juta untuk kebutuhn pengembangbiakan hewan itu," kata Salamun, Kepala Desa Babalan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber :&amp;nbsp;tempo&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiilDo7s0Ck73NpJlvoktovE-OT6LYHRuzl20QIvpaXf9wKfwMa049lznUZGv-3wwBCy8qibDh7kgPDLmiHYtnYtlyLLHGoInlhQKYl_EJ_NRGJc7HVK_CuJGGm5AmfK9NrlSeF5KJb3Ac/s72-c/Petani+Jepara.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Hina Rasulullah SAW, Google Kembali Digugat ! </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2014/09/hina-rasulullah-saw-google-kembali.html</link><category>DUNIAISLAM</category><category>ISLAMOFOBIA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 17 Sep 2014 21:58:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-8226097425666325507</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWVeVBBueZN8-vRwJCjCDiMTwrnjFP-kbjULZ6QbET8na4u-fV7r8dgv6jJWCJvYeMmWnm4ItMxTXQ_CR8JLTwdthyTrffrRSYlZtKdpMRepfbmLMVNbYTBJUhjlAo__XFPo4ggPMzw-E/s1600/Hina+Rasulullah+SAW,+Google+Kembali+Digugat+!%2B-%2Bilustrasi%2B(Foto%2B%3B%2Bhtcia-siliconvlyDOTorg).jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWVeVBBueZN8-vRwJCjCDiMTwrnjFP-kbjULZ6QbET8na4u-fV7r8dgv6jJWCJvYeMmWnm4ItMxTXQ_CR8JLTwdthyTrffrRSYlZtKdpMRepfbmLMVNbYTBJUhjlAo__XFPo4ggPMzw-E/s1600/Hina+Rasulullah+SAW,+Google+Kembali+Digugat+!%2B-%2Bilustrasi%2B(Foto%2B%3B%2Bhtcia-siliconvlyDOTorg).jpg" height="350" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;pre id="line1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hina Rasulullah SAW, Google Kembali Digugat ! (sumber mutiarapublic.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;MutiaraPublic.com &lt;/b&gt;- Google Inc. kini kembali digugat atas trailer film yang berjudul “Innocence of Muslims” dimana dalam trailer film itu, telah mengejek dan menghina Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW., serta menimbulkan banyak kerusuhan pada tahun 2012 lalu. Hal ini dilakukan selama enam bulan setelah pengadilan banding AS yang memutuskan supaya trailer film tersebut (film yang &lt;a class="alrptip" href="http://www.mutiarapublic.com/kabar-public/islam-mancanegara/pria-penghina-nabi-menangis-ketika-hakim-menjatuhkan-hukuman/"&gt;menghina Rasulullah&lt;/a&gt;) segera/ secepatnya ditarik dari situs Youtube.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gaylord Flynn yakni sang aktor mengucapkan bahwa dirinya telah menerima berbagai ancaman serta dirinya pun merasa sangat ketakutan. Apalagi ketika situs Google terus memberikan suatu akses kepada masyarakat dunia untuk menyaksikan film tersebut dengan melalui situs torrent. Gaylord Flynn pun menggugat Google ke pengadilan federal California pada minggu/ pekan lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gaylord Flynn, yang juga telah menggugat si pembuat film tersebut, Nakoula Basseley Nakoula, mengucapkan supaya Google menolak untuk memblokir akses film tersebut, meskipun 9 US Circuit Court of Appeals pada panel Februari yang lalu telah memerintahkan penarikannya dari situs Youtube.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aktor Lee Cindy Garcia juga telah menggugat Google, sebab dia mengaku sebagai pemilik hak cipta atas penampilannya pada film tersebut. Tidak hanya itu saja, Lee Cindy Garcia pun mengaku telah mendapatkan berbagai ancaman sebab Google selama ini tidak kunjung menarik tayangan film “Innocence of Muslims” tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seorang wakil dari Google tidak dapat dihubungi perihal tanggapannya atau untuk memberikan komentarnya. Pengacara Lee Cindy Garcia yakni Flynn, Cris Armenta. Juga tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan tanggapan dan komentarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Judul film “Innocence of Muslims,” yang telah menggambarkan Baginda Rasulullah Muhammad SAW. sebagai menyimpang dari seksual serta bodoh, telah memicu gelombang anti AS dan juga berbagai kerusuhan-kerusuhan seperti di Libya, Mesir, dan berbagai negara lain pada tahun 2012 lalu. Hal ini tentunya bertepatan dengan serangan terhadap fasilitas diplomatik Amerika Serikat (AS) di Benghazi yang sudah menewaskan 4 orang Amerika, termasuk juga duta besar dari AS untuk Libya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dikutip dari media Al-Arabiya, Gaylord Flynn (aktor dari film tersebut) mengatakan bahwa dirinya telah ditipu oleh si pembuat film tersebut. Gaylord Flynn juga mengucapkan, semula dia berpikir bahwa dirinya itu disewa untuk film yang berjudul “Desert Warrior” dan dirinya tidak pernah setuju jika (membuat) berada di sebuah film yang berorientasi religius ataupun film yang dalam satu produksi dengan tema menyebar kebencian.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://goo.gl/YGz7Fh"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;Source : Media Inspirasi dan Penyejuk Hati&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWVeVBBueZN8-vRwJCjCDiMTwrnjFP-kbjULZ6QbET8na4u-fV7r8dgv6jJWCJvYeMmWnm4ItMxTXQ_CR8JLTwdthyTrffrRSYlZtKdpMRepfbmLMVNbYTBJUhjlAo__XFPo4ggPMzw-E/s72-c/Hina+Rasulullah+SAW,+Google+Kembali+Digugat+!%2B-%2Bilustrasi%2B(Foto%2B%3B%2Bhtcia-siliconvlyDOTorg).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title> Biografi Ibnu Sina,Tokoh Islam Yang Berpengaruh Besar</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2014/09/biografi-ibnu-sinatokoh-islam-yang.html</link><category>SEJARAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 5 Sep 2014 08:39:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-6703249733958035482</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXb7IwaYVVtpZUfgx7e3jgiRs2bFFrJDrHZR-gp15m6pDTlL8vbBXraALlZucN5UCxhPe3rwINMPOwEbrIsLgT1EAfwU2RRpFqCb94wrqwkOrcG027KjF8aOQTKdls5JuD3MX94vqekYA/s1600/Biografi+Tokoh+Islam,+Ibnu+Sina.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXb7IwaYVVtpZUfgx7e3jgiRs2bFFrJDrHZR-gp15m6pDTlL8vbBXraALlZucN5UCxhPe3rwINMPOwEbrIsLgT1EAfwU2RRpFqCb94wrqwkOrcG027KjF8aOQTKdls5JuD3MX94vqekYA/s1600/Biografi+Tokoh+Islam,+Ibnu+Sina.jpg" height="344" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Biografi Ibnu Sina,Tokoh Islam Yang Berpengaruh Besar (Foto Dari : www.mutiarapublic.com)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Halindshop -&lt;/b&gt; Ibnu Sina (980-1037) atau Abu  Ali Husain Ibn Abdillah Ibn Sina, yang dikenal juga sebagai Avicenna di  Dunia Barat merupakan seorang filsuf, ilmuwan, serta juga dokter dari  kelahirannya Persia (sekarang sudah menjadi bagian dari Uzbekistan).  Ibnu Sina, juga seorang penulis yang sangat produktif dimana sebagian  besar dari karyanya adalah mengenai filosofi dan pengobatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagi banyak kalangan orang, beliau merupakan “Bapak Pengobatan  Modern” serta masih banyak lagi sebutan untuk beliau yang kebanyakan  notabene bersangkutan dengan suatu karya-karyanya dalam bidang  kedokteran. Karya beliau yang sangat terkenal yakni adalah Qanun fi Thib  yang merupakan rujukan pada bidang ilmu kedokteran selama kurun waktu  yang berabad-abad.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ibnu Sina lahir pada tahun 980 M. di Afsyahnah (daerah/ kota kecil di  dekat Bukhara), sekarang wilayah tersebut adalah Uzbekistan (kemudian  selanjutnya Persia), serta beliau wafat pada bulan Juni 1037 M. di  Hamadan, Persia (Iran).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beliau merupakan pengarang 450 buku yang terdiri dari beberapa pokok  bahasan besar. Banyak di antara karangan beliau memusatkan pada filosofi  dan kedokteran. Ibnu sina dianggap oleh banyak kalanagn sebagai&amp;nbsp; ”  bapak kedokteran modern “.&amp;nbsp; George Sarton (seorang ilmuan dunia yang  termasyhur), juga menyebutkan perihal Ibnu Sina {” … ilmuwan paling  terkenal dari umat &lt;a class="alrptip" href="http://www.mutiarapublic.com/kabar-public/islam-mancanegara/subhanallah-islam-berkembang-pesat-di-kota-kandang-juventus-italia/"&gt;Islam&lt;/a&gt;  serta merupakan salah satu yang paling terkenal di semua bidang, waktu,  dan tempat. “} tutur George Sarton itu. Karya dari Ibnu Sina yang  paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine,  atau dikenal juga dengan Qanun (judul lengkap: Al-Qanun fi At Tibb).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Latar Belakang Ibnu Sina&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ibnu Sina adalah seorang ilmuwan, filsuf, dokter, serta penulis aktif  yang lahir pada jaman keemasan Peradaban Islam. Dimana pada jaman  tersebut, para ilmuwan &lt;a class="alrptip" href="http://www.mutiarapublic.com/mutiara-mualaf/peperangan-telah-menuntun-keluargaku-menjadi-muslim-sejati/"&gt;muslim&lt;/a&gt;  banyak menerjemahkan teks ilmu pengetahuan dari kalangan Yunani, India  dan Persia. Teks Yunani mualai dari jaman Plato, hingga pada jaman  Aristoteles yang secara intensif banyak dikembangkan dan diterjemahkan  oleh para ilmuwan muslim.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengembangan tersebut, khusnya dilakukan oleh perguruan yang didirikan oleh Al-Kindi. Pengembangan ilmu pengetahuan di &lt;a class="alrptip" href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/kata-bijak/suatu-masa-yang-rodanya-dapat-menggilas-keimanan-kita/"&gt;masa&lt;/a&gt;  tersebut meliputi astronomi, matematika, Trigonometri, Aljabar, serta  ilmu pengobatan. Pada jaman Dinasti Samayid (timur Persian wilayah  Khurasan) dan Dinasti Buyid (barat Iran dan Persian) telah memberi  suasana supaya mendukung berbagai perkembangan keilmuan serta budaya. Di  jaman Dinasti Samaniyah, wilayah Bukhara dan Baghdad, menjadi pusat  ilmu pengetahun dunia Islam dan budaya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ilmu-ilmu lainnya pun seperti studi mengenai Al-Quran dan Hadist yang  berkembang dengan penuh suasana perkembangan ilmiah. Ilmu lainya juga  seperti ilmu filsafat, Ilmu Kalam, Ilmu Fikih yang berkembang dengan  sangat pesat. Pada masa itulah Al-Farabi dan Al-Razi menyumbangkan  sebuah ilmu pengetahuan dalam bidang filsafat dan ilmu pengobatan. Pada  masa itu juga Ibnu Sina memiliki beberapa akses dalam memperlajari  pelajaran tersebut di perpustakaan besar seperti di wilayah Balkh, Kota  Ray, Kota Isfahan, Khwarezmia, Hamedan dan Gorgan. Selain fasilitas  perpustakaan besar tersebut yang tentunya memiliki banyak koleksi  buku-buku, pada masa itu pula hidup beberapa ilmuwan muslim seperti  misal Abu Raihan Al-Biruni (seorang astronom terkenal), Abu Nashr Mansur  (seorang matematikawan terkenal), Abu al-Khayr Khammar (seorang  fisikawan) dan para imuwan lainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Biografi Ibnu Sina&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina, yang sangat  dikenal dengan sebutan Ibnu Sina atau Aviciena itu lahir pada tahun 370  hijriyah di sebuah desa bernama Khormeisan dekat kota Bukhara. Sejak  masa kecil (anak-anak), beliau berasal dari keluarga yang bermadzhab  Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang  disampaikan oleh ayahnya tersebut. Kecerdasan beliau yang sangat tinggi  telah membuat beliau menonjol sehingga salah seorang guru menasehati  ayah Ibnu Sina, supaya Ibnu Sina tidak terjun/ masuk ke dalam pekerjaan  apapun selain dari belajar dan menimba ilmu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan demikian, Ibnu Sina secara penuh telah memberikan perhatian  kepada para aktivitas keilmuan. Tentang kejeniusannya yang membuat  beliau cepat menguasai banyak ilmu, meskipun diusianya yang masih muda,  Ibnu Sina sudah mahir didalam bidang kedokteran. Ibnu Sina pun menjadi  sangat terkenal, sehingga Nuh bin Mansur (Raja Bukhara) ketika jatuh  sakit, Raja Bukhara itu memanggil Ibnu Sina supaya mengobati dan  merawatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berkat dari hal tersebut, Ibnu Sina bisa leluasa masuk ke dalam  perpustakaan istana Samani yang sangat besar itu. Ibnu Sina mengatakan  demikian perihal perpustakan istana Samani tersebut;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
{” … Semua buku yang aku inginkan ada di situ. Bahkan aku menemukan  banyak sekali buku yang kebanyakan orang-orang belum pernah mengetahui  namanya. Aku sendiri pun belum pernah sekali melihatnya serta tidak akan  pernah melihatnya (buku) lagi. Karena itulah aku dengan giat (gigih)  membaca kitab-kitab tersebut serta semaksimal mungkin untuk  memanfaatkannya.! Ketika usiaku masih 18 tahun, aku telah berhasil  menyelesaikan seluruhnya di bidang ilmu “}. Ibnu Sina yang telah  menguasai berbagai ilmu seperti contoh mantiq, hikmah, dan matematika  dengan berbagai cabangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kesibukannya pada pentas politik di istana Mansur itu, raja dinasti  Samani, yang juga menjabat/ kedudukannya sebagai menteri di masa  pemerintahan Abu Tahir Syamsud Daulah Deilami serta berbagai konflik dan  isu politik yang terjadi akibat perebutan kekuasaan yakni antara  kelompok bangsawan, sungguh tidaklah mengurangi aktivitas dari keilmuan  Ibnu Sina tersebut. yang juga dengan semangat beliau telah melahirkan  ratusan jilid hasil dari karya ilmiah serta risalah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika beliau berada di istana dan hidup dengan tenang serta bisa  dengan mudah dalam memperoleh buku yang beliau inginkan, Ibnu Sina terus  menyibukkan diri dengan menulis sebuah kitab Qanun (dalam ilmu  kedokteran) atau menulis ensiklopedia secara filsafatnya yang diberi  nama kitab Al-Syifa’. Bahkan ketika harus bepergian pun beliau menulis  berbagai buku kecil yang disebutnya dengan risalah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di antara berbagai buku serta risalah yang ditulis oleh beliau yakni,  kitab Al-Qanun (dalam ilmu kedokteran) dan al-Syifa’ (dalam filsafat)  telah dikenal sepanjang massa. Al-Syifa’ yang ditulis dalam 18 jilid,  yang membahas mengenai ilmu mantiq, matematika, filsafat, ilahiyyat, dan  ilmu alam. Mantiq al-Syifa’, sekarang dikenal sebagai buku yang paling  sangat otentik dalam ilmu mantiq islami, sementara mengenai pembahasan  ilahiyyat dan ilmu alam dari kitab al-Syifa’ tersebut, hingga saat ini  pun juga masih menjadi bahan telaah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam ilmu kedokteran, misal kitab Al-Qanun karya tulisan Ibnu Sina,  selama berabad-abad tulisan tersebut menjadi suatu kitab rujukan utama  bahkan paling otentik. Kitab tersebut telah mengupas kaedah-kaedah umum  perihal ilmu kedokteran, obat-obatan serta berbagai macam penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.mutiarapublic.com/ragam-public/biografi-tokoh-islam/menelisik-biografi-tokoh-islam-ibnu-sina/"&gt;MutiaraPublic.com &lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXb7IwaYVVtpZUfgx7e3jgiRs2bFFrJDrHZR-gp15m6pDTlL8vbBXraALlZucN5UCxhPe3rwINMPOwEbrIsLgT1EAfwU2RRpFqCb94wrqwkOrcG027KjF8aOQTKdls5JuD3MX94vqekYA/s72-c/Biografi+Tokoh+Islam,+Ibnu+Sina.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tradisi Berkabung : Sebuah Tradisi Potong Jari Di Tanah Papua </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/10/tradisi-berkabung-sebuah-tradisi-potong.html</link><category>BUDAYA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 2 Oct 2013 08:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-4826928576727999081</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpGY8T-KqLVwSld3LSzuPdhSvHSSt44KlEWF8fFcEWhN22jgXKoOAECb86vWg_azbaEJ16pFW23_wM6eNsNWmnZR_EYyKfv2h5KMFLj4UUlzLPxlrnoOdOsjilkzkMX4d1SRoA5bEp-tk/s1600/potong+jari.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpGY8T-KqLVwSld3LSzuPdhSvHSSt44KlEWF8fFcEWhN22jgXKoOAECb86vWg_azbaEJ16pFW23_wM6eNsNWmnZR_EYyKfv2h5KMFLj4UUlzLPxlrnoOdOsjilkzkMX4d1SRoA5bEp-tk/s640/potong+jari.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sebuah Tradisi Potong Jari Di Tanah Papua&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kesedihan saat telah ditinggal pergi oleh orang yang cintai dan kehilangan salah satu anggota keluarga&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;sungguh&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;sangatlah perih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lain halnya &amp;nbsp;dengan masyarakat pegunungan tengah Papua yang melambangkan kesedihan lantaran kehilangan salah satu anggota keluarganya yang meninggal tidak hanya dengan menangis saja. Melainkan ada tradisi yang diwajibkan saat ada anggota keluarga atau kerabat dekat seperti; suami,istri, ayah, ibu, anak dan adik yang meninggal dunia. Tradisi yang diwajibkan adalah tradisi potong jari. Jika kita melihat tradisi potong jari dalam kekinian pastilah tradisi ini tidak seharusnya dilakukan atau mungkin tradisi ini tergolong tradisi ekstrim. Akan tetapi bagi masyarakat pegunungan tengah Papua, tradisi ini adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Mereka beranggapan bahwa memotong jari adalah symbol dari sakit dan pedihnya seseorang yang kehilangan sebagian anggota keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx2J7NtgzP-JihJOyWy2KOARyO0QiJqGmOf-05N2nfMkPwnI_s8tgNG5nfQjGhLeSmU16JuRjy5zZpVbEbZHSXYdXE9LfyBjGE1_jhfTX894fzeOxhLhU22ddWBnImKeX8vWcGirza7KE/s1600/9d89f60efd566883182788b464320129_suku_dani_papua-300x198.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx2J7NtgzP-JihJOyWy2KOARyO0QiJqGmOf-05N2nfMkPwnI_s8tgNG5nfQjGhLeSmU16JuRjy5zZpVbEbZHSXYdXE9LfyBjGE1_jhfTX894fzeOxhLhU22ddWBnImKeX8vWcGirza7KE/s1600/9d89f60efd566883182788b464320129_suku_dani_papua-300x198.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bisa diartikan jari adalah symbol kerukunan, kebersatuan dan kekuatan dalam diri manusia maupun sebuah keluarga. Walaupun dalam penamaan jari yang ada ditangan manusia hanya menyebutkan satu perwakilan keluarga yaitu Ibu jari. Akan tetapi jika dicermati perbadaan setiap bentuk dan panjang memiliki sebuah kesatuan dan kekuatan kebersamaan untuk meringankan semua beban pekerjaan manusia. Satu sama lain saling melengkapi sebagai suatu harmonisasi hidup dan kehidupan. Jika salah satu hilang, maka hilanglah komponen kebersamaan dan berkuranglah kekuatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alasan lainya adalah "Wene opakima dapulik welaikarek mekehasik" atau pedoman dasar hidup bersama dalam satu keluarga, satu fam/marga, satu honai (rumah), satu suku, satu leluhur, satu bahasa, satu sejarah/asal-muasal, dan sebagainya (Hisage, Yulianus Joli, 07:2005). Kebersamaan sangatlah penting bagi masyarakat pegunungan tengah Papua. Hanya luka dan darah yang tersisa. Pedih-perih yang meliput suasana. Luka hati orang yang ditinggal mati anggota keluarga baru sembuh jika luka di jari sudah sembuh dan tidak terasa sakit lagi. Mungkin karena itulah masyarakat pegunungan papua memotong jari saat ada keluarga yang meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut informasi yang telah berkembang, bahwa pemotongan jari umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pemotongan dilakukan oleh anggota orang tua keluarga laki-laki atau perempuan. Jika tersebut kasus yang meninggal adalah istri yang tak memiliki orang tua, maka sang suami yang menanggungnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tradisi potong jari juga dilakukan oleh para Yakuza di Jepang. Tradisi ini muncul dari kaum Bakuto yang berartikan kaum penjudi. Tradisi potong jari disebut dengan yubitsume. Berbeda dengan yang ada di Papua pemotongan jari sebagai penolakan musibah yang merenggut nyawa atau bentuk berkabung karena anggota keluarga meninggal dunia. Akan tetapi yubitsume (potong jari) dilakukan sebagai penyesalan atapun sebagai bentuk hukuman. Awalnya hukuman yubitsume bersifat simbolik, karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat si empunya tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan kuat. Hal ini menjadi simbol kesungguhan dan ketaatan terhadap pemimpin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tradisi potong jari di Papua dilakukan dengan berbagai cara ada yang menggunakan benda tajam seperti pisau, kapak atau parang. Cara lainya yaitu mengikat jari dengan seutas tali sampai beberapa lama waktunya sehingga menyebabkan aliran darah terhenti dan pada saat aliran darah berhenti baru dilakukan pemotongan jari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selain tradisi pemotongan jari, ada juga tradisi yang dilakukan dalam upacara berkabung. Tradisi tersebut adalah tradisi mandi lumpur. Mandi lumpur dilakukan oleh kelompok atau anggota dalam jangka waktu tertentu. Mandi lumpur mempunyai konotasi berarti setiap orang yang telah meninggal dunia telah kembali kea lam. Manusia berawal dari tanah dan kembali ke tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tradisi potong jari pada saat ini belom ada sumber yang mengatakan bahwa masih berlangsung tradisi potong jari, namun belum ada sumber juga yang menyebutkan tradisi ini telah punah dan tidak dilaksanakan lagi. Bisa dikatakan ada namun jarang ditemui atau dilakukan dikarenakan mungkin karena pengaruh agama yang mulai berkembang di sekitar daerah pegunungan tengah Papua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber :&amp;nbsp;kebudayaanindonesia.net&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpGY8T-KqLVwSld3LSzuPdhSvHSSt44KlEWF8fFcEWhN22jgXKoOAECb86vWg_azbaEJ16pFW23_wM6eNsNWmnZR_EYyKfv2h5KMFLj4UUlzLPxlrnoOdOsjilkzkMX4d1SRoA5bEp-tk/s72-c/potong+jari.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Israel Mengambil Alih Sebuah Desa Di Palestina !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/10/israel-mengambil-alih-sebuah-desa-di.html</link><category>TIMUR-TENGAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 2 Oct 2013 07:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-8361885164095171930</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF7fnIC9bDe9869lYGkH6K161oDDdwmaO7waWKpHdWPSHHSp20UBYoagPS21v-3wLeixs3skTMC6wv8dsYmiaKVMfMQsUnYsry1VmTIquudb7GYmA0Pp31yPC0biWBeLQeHTxnjGVgtsk/s1600/images+(1).jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img border="0" height="270" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF7fnIC9bDe9869lYGkH6K161oDDdwmaO7waWKpHdWPSHHSp20UBYoagPS21v-3wLeixs3skTMC6wv8dsYmiaKVMfMQsUnYsry1VmTIquudb7GYmA0Pp31yPC0biWBeLQeHTxnjGVgtsk/s400/images+(1).jpg" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 17px; text-align: start;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;Sumber foto : ardin.itgo.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;TEPI BARAT - Sebuah desa di Palestina kini dihapus dari peta untuk menjadi wilayah Israel. Desa Makhul dibongkar untuk mengubah Lembah Jordan. Kementerian Pertahanan Israel mengatakan penghacuran Makhul merupakan pelaksanaan kebijakan pembangunan berizin dan menekan Mahkamah Agung Israel bulan lalu telah menolak petisi terhadap perintah pembongkaran.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meski demikian, kelompok-kelompok hak asasi manusia mengutuk penghancuran tersebut. mereka mengatakan tentara pembatasan pengiriman bantuan kemanusian Uni Eropa dan Palang Merah menandai preseden berbahaya dan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Setelah mendapat protes, pengadilan tinggi Israel memberi izin pendirian tenda bagi warga Palestina selama dua pekan di Makhul. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada 16 September lalu, tentara menghancurkan Makhul pada pukul 05.00 pagi waktu setempat. Mereka memerintahkan warga mengosongkan rumah sehingga buldoser bisa menghancurkan tempat tinggal penduduk. Sejumlah warga telah tinggal di lokasi tersebut sebelum kemenangan Israel pada perang 1967, meskipun otoritas Israel mengatakan sebagian besar warga tinggal di sana hanya beberapa tahun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam laporan the Independent, disebutkan bahwa Makhul akan diubah untuk transformasi ilegal dari lembah subur Jordan yang merupakan seperampat dari wilayah Tepi Barat, membentang dari wilayah Palestina hingga Israel. Kelompok HAM dan otoritas Palestina mengatakan upaya tersebut menguntungkan pemukim Israel dan mencoba mengusir warga Palestina. Israel menuduh tuduhan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seorang warga Makhul, Bisharat yang menyewa tanah dari pemilik asal Palestina dipaksa membayar untuk transformasi tersebut. "Sejak 1967 saya tinggal di sini, punya ratusan dompa. Kemana saya akan pergi? saya di sini...saya akan mati di sini," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Arif Daraghmeh, kepala dewan 13 desa kecil di utara lembah Jordan termasuk Makhul mengatakan sekitar 10 wilayah ditinggalkan 450 warga Palestina setiap tahun karena kebijakan Israel termasuk penghacuran, pengambilan sumber air, dan penggusuran tanah. "Idenya adalah mengosongkan wilayah Arab ini dan membangun lebih banyak pemukiman dan kamp militer," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Reporter : Nur Aini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Redaktur : Nidia Zuraya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sumber : ROL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF7fnIC9bDe9869lYGkH6K161oDDdwmaO7waWKpHdWPSHHSp20UBYoagPS21v-3wLeixs3skTMC6wv8dsYmiaKVMfMQsUnYsry1VmTIquudb7GYmA0Pp31yPC0biWBeLQeHTxnjGVgtsk/s72-c/images+(1).jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>DAYA ENERGI CINTA ILAHI </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/10/daya-energi-cinta-ilahi.html</link><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 2 Oct 2013 07:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-1150386011765619915</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7XnAmwny-zMBfZzz9AWxfQmisU3PxA9go0UL8uZH28ZiVLb5Za_PHrbs8nj4NcBABHIjV2XGulqJu2DaCQlEpVNeXoPnAQuFpL8FBnl5EefmT_6ZLtN9ILq_nEYaOys6DkiDXRqXnvpw/s1600/allah-and-muhammad.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7XnAmwny-zMBfZzz9AWxfQmisU3PxA9go0UL8uZH28ZiVLb5Za_PHrbs8nj4NcBABHIjV2XGulqJu2DaCQlEpVNeXoPnAQuFpL8FBnl5EefmT_6ZLtN9ILq_nEYaOys6DkiDXRqXnvpw/s640/allah-and-muhammad.jpg" width="640" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;Ilustrasi&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Oleh :&amp;nbsp;Dr. H. Muhbib Abdul Wahab, M.Ag&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal, Nabi SAW pernah bersabda, Allah SWT pernah hadir dengan wajah terindah-Nya dalam mimpi. Lalu Allah menyampaikan &amp;nbsp;sabda-Nya. Pada akhir sabda itu, Allah berkata: Bermohonlah kepada-Ku!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beliau pun berdoa: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk selalu berbuat baik, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin. Aku juga memohon ampunan dan rahmat dari-Mu. Jika Engkau menghendaki suatu kaum itu mendapat fitnah, wafatkanlah aku tanpa ada fitnah. Aku memohon kepada-Mu agar selalu mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang Kau cintai, dan mencintai amalan yang dapat mendekatkan diriku untuk selalu mencintai-Mu. Rasulullah kemudian berkata, mimpiku itu sungguh benar. Karena itu, pelajari dan ajarkanlah kepada orang lain.” (HR At-Turmudzi dan Ahmad) &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika Nabi SAW saja memohon kepada Allah untuk dapat mencintai-Nya, maka sebagai umatnya kita tentu harus berupaya lebih serius dan optimal dalam meraih cinta-Nya karena cinta Ilahi merupakan sumber energi dan inspirasi untuk meraih kemuliaan dan kedekatan diri dengan-Nya. Cinta sejati adalah cinta yang tulus kepada Dzat yang maha dicintai, cinta Ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta dalam bahasa Arab, antara lain, disebut &amp;nbsp;hubb atau mahabbah. Kedua kata ini mengandung arti cinta sepenuh hati, tulus, penuh komitmen dan ketaatan. Orang yang mencintai Allah berarti selalu menghadirkan Allah dalam hati, pikiran, dan amal perbuatannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Energi cinta Ilahi melahirkan rasa ikhlas dan tidak berat hati dalam beribadah, komitmen kuat untuk berbuat yang terbaik semata-mata mengharapkan ridha-Nya. Mahabbah yang sejati hanya menomorsatukan cintanya kepada Allah, tidak kepada diri sendiri, orang tua, atau orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di hadapan Nabi SAW, Umar bin al-Khattab pernah berkata: Ya Rasulullah, demi Allah, engkau lebih aku cintai daripada segala sesuatu kecuali diriku sendiri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rasul lalu meluruskan perkataan Umar: “Tidak, wahai Umar, engkau harus mencintai diriku melebihi cintamu kepada dirimu sendiri.” Umar berkata lagi: “Demi Allah, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.” &amp;nbsp;Nabi SAW menjawab: “Benar, Umar. Tambatkan cintamu kepadaku itu dari sekarang!” (HR Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta kepada Allah dan Rasul merupakan wujud dari manisnya iman. Dari Anas RA, Nabi SAW bersabda: “ Ada tiga hal yang membuat seseorang mendapat manisnya iman, yaitu: Allah dan Rasul lebih dicintai daripada selain keduanya; seseorang mencintai orang lain hanya karena Allah, dan membenci untuk kembali kepada kekufuran setelah diselamatkan oleh Allah seperti halnya membenci untuk dicampakkan ke dalam neraka.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Agar energi positif dari cinta Ilahi itu teraktualisasi dalam kemuliaan akhlak, Imam al-Ghazali memberikan sejumlah amalan penting berikut. Pertama, biasakan diri membaca al-Qur’an disertai tadabbur (pemahaman, penghayatan dan perenungan, sehingga meresap dalam hati).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kedua, perbanyak amalan sunah di samping menjalankan amalan wajib. Ketiga, selalu berzikir kepada Allah dalam kondisi apapun dengan bertasbih, bertahmid, dan bertahlil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keempat, jauhi cinta karena hawa nafsu karena itu dapat menggelapkan mati hati dan pikiran, dan pada gilirannya dapat menyesatkan, seperti cinta kuasa dan harta yang berlebihan. Akibatnya, cinta nafsu ini dapat menghalalkan segala cara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kelima, banyak bergaul dengan orang-orang salih dan jujur. Keenam, &amp;nbsp;selalu bermunajat dan memohon seperti doa Rasul tersebut. Ketujuh, syukuri dan maknai semua nikmat-Nya dengan menaati-Nya. Kedelapan, jauhi penyakit hati (takabur, riya’, iri, nifaq, dan sebagainya) agar mendapat pencerahan nurani.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta Ilahi seperti itulah yang pada gilirannya dapat mengantarkan hamba selalu mendekatkan diri kepada-Nya, sehingga ia selalu berusaha memperoleh cinta dan ampunan dari-Nya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Katakanlah (Muhammad), jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya engkau akan dicintai Allah dan diampuni dosa-dosa kalian…” (QS Ali Imran [3]: 31).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mahabbah kepada Allah dan Rasul adalah cinta yang tidak membutakan hati dan pikiran, sehingga hamba tidak tersesat dalam menapaki jalan kehidupan menuju kebenaran, kemuliaan, kebahagiaan, dan ampunan. Wallahu A’lam bish-shawab!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sumber &amp;nbsp; &amp;nbsp;: ROL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7XnAmwny-zMBfZzz9AWxfQmisU3PxA9go0UL8uZH28ZiVLb5Za_PHrbs8nj4NcBABHIjV2XGulqJu2DaCQlEpVNeXoPnAQuFpL8FBnl5EefmT_6ZLtN9ILq_nEYaOys6DkiDXRqXnvpw/s72-c/allah-and-muhammad.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Menaklukan Dunia Ala Islam ! </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/09/menaklukan-dunia-ala-islam.html</link><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 30 Sep 2013 23:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-5810998758011897420</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfFHIVRahPg6vJRm1MSzl-UvnaPb8XiM4mEFGUUzNHF06LribSqBZ5PyepNbW7KXDkhAJpqCxLSgGClRLyN551mt_7jkwxJqmQUOsN4YUpUr9OlVkCSoVC3Bsig5Ktq3FsvRiWMaDtUNM/s1600/world-earth-Halindshop.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfFHIVRahPg6vJRm1MSzl-UvnaPb8XiM4mEFGUUzNHF06LribSqBZ5PyepNbW7KXDkhAJpqCxLSgGClRLyN551mt_7jkwxJqmQUOsN4YUpUr9OlVkCSoVC3Bsig5Ktq3FsvRiWMaDtUNM/s640/world-earth-Halindshop.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi : Taklukkan dunia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ibnu Hajar Al-Asyqalani (wafat pada tahun 852 H), suatu hari dia melintas dengan kereta mewahnya. Seorang Yahudi penjual "minyak tar" keliling mencegatnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sang ulama tampak anggun dan mewah, sementara Yahudi dekil, compang-camping, berbau busuk dan kumal. (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Penampilan keduanya bertolak belakang).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Nabimu berujar bahwa dunia adalah penjara bagi si mukmin dan surga bagi kafir, benarkah demikian?" Ucap Yahudi sinis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Betul, demikian sabda Nabi saw riwayat Imam Muslim."&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jawab Ibnu Hajar,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Kalau begitu, akulah mukmin dan kamulah kafir!" hardik Yahudi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Oh gitu," sahut Ibnu Hajar sembari tersenyum lagi, "Mengapa begitu, hai Ahli Kitab yang malang?" &amp;nbsp;Yahudi menjawab, "Lihat saja keadaanku seperti ini, persis seprti di penjara. Sementara engkau bergelimang kemewahan, seperti di surga...!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Dunia, bagi kami yang beriman kepada Allah memang adalah penjara. Dikerangkeng dan dibatasi oleh syariat-Nya. Meski demikian kami sangat menikmatinya, bahkan &amp;nbsp;di antara kami telah mampu menaklukkannya. Sehingga jadilah dunia surga buat kami. Sementara bagi kalian yang tidak beriman, dunia ini sudah kalian sulap dengan kebebasan dan kemewahan. Dan tidak jarang, kalian terpenjara sendiri karena ulah nafsu liar kalian," jawab Ibnu Hajar bijak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tertunduklah Yahudi dan di hatinya kini membersit keimanan. Dan ujung cerita ini, mantan Yahudi ini &amp;nbsp;pun kemudian menjadi orang yang sangat kaya raya, namun sinar keimanannya menjadikan kekayaannya tidak lupa dan semakin mendekat kepada Zat yang mengkayakannya, Allah al-Mughny.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saudaraku, petikan kisah ini pada akhirnya berpesan kepada kita, dunia boleh dicari bahkan Islam menganjurkan untuk menaklukannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Imam Ali karramallahu wajhah pernah berujar, "Kuasai dunia dan pimpinlah dia. Letakkan dia di tanganmu, tapi jangan sekali-kali menyimpannya di hatimu!"&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di era sekarang, masyarakat Muslim serba terbelakang dan berbenam kepapaan, suatu hal yang mutlak bagi setiap individu muslim harus kaya, tapi jangan sampai gila harta, ia hanya washilah untuk meraih surga sebelum surga sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bukankah kewajiban mengeluarkan zakat dan menunaikan ibadah haji, termaknai bahwa kita sebagai yang beriman kepada-Nya harus memiliki kemapanan financial.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Zakat, terutama zakat maal, diwajibkan hanya kepada mereka yang mampu (istitho’ah). Begitu juga dengan haji dan umrah. Mari saatnya kita rebut kemapaman diri untuk berupaya mengangkat harkat martabat Islam dan kaum muslimin. Wallahu A'lam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Oleh : Ustaz Muhammad Arifin Ilham&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfFHIVRahPg6vJRm1MSzl-UvnaPb8XiM4mEFGUUzNHF06LribSqBZ5PyepNbW7KXDkhAJpqCxLSgGClRLyN551mt_7jkwxJqmQUOsN4YUpUr9OlVkCSoVC3Bsig5Ktq3FsvRiWMaDtUNM/s72-c/world-earth-Halindshop.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pesantren Sangat Penting Ikut Berperan Dalam Pembinaan Mualaf !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/09/pesantren-sangat-penting-ikut-berperan.html</link><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 30 Sep 2013 22:59:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-2290705160369949678</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuxRGjWlK12IC33l-5uAu4cuy6_241b_iDIJ0-qI1xFmzuutS8358m-cuGkP-RZq5vpujcidQxpq8WoUlmcPhPB8-1lvCsEPG0JN3JPsf2cXDPZOaOGz3bw7uwXbYc6z8DmA6rMm5lsm8/s1600/mualaf-di-lerang-gunung-semeru-sedang-memikul-air-+Halindshop.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="372" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuxRGjWlK12IC33l-5uAu4cuy6_241b_iDIJ0-qI1xFmzuutS8358m-cuGkP-RZq5vpujcidQxpq8WoUlmcPhPB8-1lvCsEPG0JN3JPsf2cXDPZOaOGz3bw7uwXbYc6z8DmA6rMm5lsm8/s640/mualaf-di-lerang-gunung-semeru-sedang-memikul-air-+Halindshop.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seorang Mualaf sedang memikul air di lereng gunung semeru.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;JAKARTA - Pembinaan mualaf merupakan tugas seluruh umat Islam, termasuk pesantren. Itu sebabnya, sosialisasi perkembangan dakwah dikalangan mualaf perlu dilakukan, dengan harapan pesantren dapat turut berperan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Yayasan Al-Isya Nurulbaqi, selaku lembaga pembinaan mualaf, Ahad (22/9) kemarin melakukan sosialisasi berikut silaturahim akbar di Ponpes Nur El Falah, Kubang, Serang, Banten. Hadir dalam acara itu, Menteri Agama, Suryadharma Ali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Sosialisasi ini merupakan bagian dari pengembangan pembinaan mualaf di seluruh daerah baik tingkat kelurahan hingga pusat," Ucap Ketua Yayasan Al-Isya Nurulbaqi, Senin (23/9).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut Fianne, melalui sosialisasi ini diharapkan pesantren dapat menjadi mitra yayasan dalam pengembangan dakwah mualaf di Banten. Ini sekaligus memperkuat usaha dimana lembaga mualaf terus berinovasi dalam upaya menjangkau seluruh mualaf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sosialisasi yang dimaksud bagaimana perkembangan dakwah dikalangan mualaf saat ini. Lalu tantangan apa saja yang dihadapi mualaf dan bagaimana peranan umat Islam dalam hal ini? Apa saja yang dilakukan Yayasan dalam upaya mendorong mualaf sehingga menjadi Muslim yang kaffah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Tentunya, pesantren lebih mengetahui bagaimana cara mencintai Islam. Ketika mualaf sudah mencintai Islam, Insya Allah akan lebih mudah menerima Islam," Ucap dia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada kesempatan itu, Yayasan Al-Isya Nurulbaqi yang juga bergerak dibidang Tour and Travel ini memberikan bantuan kepada anak-anak pesantren yang tidak mampu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mereka akan diberikan beasiswa sebesar 1 juta rupiah kepada tiga orang santri yang tidak mampu namun berprestasi. Yayasan juga memberikan hadiah dua paket umrah dan dua tabungan umrah masing-masing sebesar lima juta rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sumber &amp;nbsp; : ROL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuxRGjWlK12IC33l-5uAu4cuy6_241b_iDIJ0-qI1xFmzuutS8358m-cuGkP-RZq5vpujcidQxpq8WoUlmcPhPB8-1lvCsEPG0JN3JPsf2cXDPZOaOGz3bw7uwXbYc6z8DmA6rMm5lsm8/s72-c/mualaf-di-lerang-gunung-semeru-sedang-memikul-air-+Halindshop.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tak Ingin ke 'Lain Hati' Ucap Abdullah Johnson </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/09/tak-ingin-ke-lain-hati-ucap-abdullah.html</link><category>DUNIAISLAM</category><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 30 Sep 2013 22:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-1859757394474469218</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrQ3s-Uc7ORRSVW3p53xK2Pis_R7xwK7xS0cFPw7I712N9tZyKVyGK4mg4Qq49WJtPZk_nplAbRK79WhV2vBx3M0p4GqkzoJuQ2R9c7g9xNi7l1z0iTtU7FT1WY7pNqTb5BV8T9MuZhGo/s1600/Halindshop-abdullah-johnson.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="378" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrQ3s-Uc7ORRSVW3p53xK2Pis_R7xwK7xS0cFPw7I712N9tZyKVyGK4mg4Qq49WJtPZk_nplAbRK79WhV2vBx3M0p4GqkzoJuQ2R9c7g9xNi7l1z0iTtU7FT1WY7pNqTb5BV8T9MuZhGo/s640/Halindshop-abdullah-johnson.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Abdullah Johnson&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pria ini berkelahiran di London, Inggris. 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu menjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beranjak dewasa, Johnson pindah ke Kairo, Mesir bersama kedua orang tuanya dan masuk ke sebuah sekolah menengah. Johnson mengaku tidak merasakan kesulitan dalam mendapatkan teman ketika orang tahu ia adalah warga Amerika yang tinggal di Kairo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Teman-teman di Kairo adalah orang yang kaya intelektual tentang islam, jadi saya banyak bertanya tentang islam pada mereka, meskipun saya belum benar-benar paham" katanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saat usianya menginjak 18 tahun, Johnson pindah ke Amerika Serikat, tepatnya di Columbus, Ohio. Masuk masa kuliah di universitas bernama Franklin University, &amp;nbsp;Johnson muda semakin mantap untuk kian memperdalam Islam. Ia mulai menggali keingintahuannya tentang tata cara beribadah seperti shalat, puasa bahkan mengaji dan juga mempraktikkannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Johnson sering diajak melakukan shalat dan puasa bersama orang tuanya. Meskipun ia belum terbiasa, ia menuturkan merasa senang bisa berbuka puasa bersama keluarga kecilnya di Amerika.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia masih mengingat puasa pertamanya sangat berat. Ramadhan di Amerika biasanya jatuh pada musim panas yang artinya waktu imsak datang lebih awal dan siang hari &amp;nbsp;lebih panjang. Ia mengaku, ia dan keluarganya sering berbuka puasa di masjid An-Nur, yang tak jauh dari rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Pengalaman buka puasa pertama saya, adalah di Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, disana saya makan rendang dan masakan Indonesia lainnya" ujarnya sambil mengenang masa kuliahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Johnson tidak mendapatkan mata pelajaran agama ketika ia kecil. Kondisi itulah yang membuat ibunya mendaftarkan Johnson untuk ikut sekolah agama di sebuah masjid bernama An-Nur, tak jauh dari rumahnya di Ohio.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketika ia menjadi seorang mahasiswa, ia belajar ilmu Teologi dan sering ikut sebagai relawan dalam sebuah komunitas. Ia juga sering mengikuti berbagai kegiatan hiburan yang bertujuan untuk amal seperti 'Fund Raise' yang bertujuan menghimpun dana untuk pembangunan masjid di kampusnya. Tak jarang ia membantu pengalokasian zakat bersama mahasiswa muslim lainnya yang tergabung dalam MSA (Moslem Social Association).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tumbuh menjadi muslim yang semakin taat di Amerika Serikat, Johnson mengaku pernah merasakan diskriminasi. Meski ia enggan menjelaskan detail perlakuan diskriminatif seperti apa yang ia alami. Menurutnya, diskriminasi bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana saja. Ia &amp;nbsp;percaya, bahwa orang yang melanggar hukum pasti dikenakan sanksi suatu saat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada &amp;nbsp;tahun 2000, Johnson bertemu Eka, wanita menjadi istrinya. Mereka bertemu ketika masih sama-sama duduk di bangku kuliah. Johnson menikah pada tahun itu pula. Saat prosesi ijab kabul di AS, &amp;nbsp;hanya ibu mertuanya yang datang ke Seattle.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Eka adalah wanita asli Indonesia yang berasal dari Bandar Lampung. &amp;nbsp;Tiga tahun berselang, Johnson pergi ke Indonesia untuk pertama kalinya. Dengan maksud dan tujuan menemui keluarga besar Eka, ia sekaligus menggelar resepsi pernikahan secara besar-besaran. Dalam pesta itu, Johnson mengaku terkesan dengan baju adat yang dikenakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Johnson dan Eka kini dikarunia tiga orang anak yang diberi nama Maimuna Johnson (12 &amp;nbsp;tahun), Omar Johnson (8 &amp;nbsp;tahun) dan Maryam Johnson (2 &amp;nbsp;tahun).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Empat tahun berselang, Johnson akhirnya mendapat kesempatan berkunjung ke tanah suci. Saat itu ia mendapat undangan dari Yayasan Chaplin--sebuah yayasan yang bekerja untuk negara--untuk mendampingi narapidana muslim melakukan ibadah Umrah di Arab Saudi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Johnson mengaku terkesan dengan perjalanannya. Ia menuturkan menjumpai hal-hal spiritual luar biasa yang semakin menambah keyakinannya tentang islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Baru setahun Johnson tinggal di Indonesia, Johnson tertarik untuk mempresentasikan muslim di Amerika pada muslim di Indonesia. Ia merasa harus meluruskan miskonsepsi yang dirasa selama ini menjadi jarak antara rakyat Indonesia dan rakyat Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketika ditanya tentang kenyamanan tempat tinggal, ia memilih Seattle sebagai kota yang ingin ia tuju untuk menjalani kehidupannya. Meski begitu, ia merasa kesempatannya ada di Jakarta sangat berharga. "Saya suka suasana Jakarta, hanya saja macet terkadang membuat saya sedikit kesal.. Tapi saya merasa banyak mendapat pengalaman di Jakarta" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hingga kini, Johnson tidak pernah berpikir untuk pindah ke agama lain. Menurut dia, agama adalah sebuah pilihan yang lahir dari keyakinan. Ia mengaku, iman terhadap Allah sebagai Tuhan dan Muhammad sebagai nabi terakhirlah, yang membuatnya masih memeluk agama islam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Saya percaya, bahwa keyakinan tersebut ada di dalam diri saya. Dan selama saya masih yakin, saya ingin menjalankannya.." Katanya sambil menutup perbincangan dengan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Reporter : Amanda Cesira&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber &amp;nbsp; : ROL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrQ3s-Uc7ORRSVW3p53xK2Pis_R7xwK7xS0cFPw7I712N9tZyKVyGK4mg4Qq49WJtPZk_nplAbRK79WhV2vBx3M0p4GqkzoJuQ2R9c7g9xNi7l1z0iTtU7FT1WY7pNqTb5BV8T9MuZhGo/s72-c/Halindshop-abdullah-johnson.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Reaksi Ulama Mesir, Setelah Perdana Menteri Turki Cabut Larangan Berjilbab</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/09/reaksi-ulama-mesir-setelah-perdana.html</link><category>DUNIAISLAM</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 30 Sep 2013 22:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-5052248530213829456</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnxV0WrzDeeli0qhzDdnBxyiJ6sw8Yb4OT0o5SRdBEOM-mJqlvor3-xj8pT41m63WtCsee5y4U5qEzlBEXzr-vwzr-Ekrnf5peMv9JzSISoggppSVycZ5hagyvSL-_eewBJnbV1Jfbtbw/s1600/Halindshop+-+muslimah+turki.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="374" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnxV0WrzDeeli0qhzDdnBxyiJ6sw8Yb4OT0o5SRdBEOM-mJqlvor3-xj8pT41m63WtCsee5y4U5qEzlBEXzr-vwzr-Ekrnf5peMv9JzSISoggppSVycZ5hagyvSL-_eewBJnbV1Jfbtbw/s640/Halindshop+-+muslimah+turki.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Muslimah Turki&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;KAIRO - Ulama Mesir Prof Dr Syeikh Mohamed Aly Nassar memuji sikap Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan yang mencabut larangan berjilbab di lembaga-lembaga negara di negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Itu merupakan suatu keputusan terpuji dan berani untuk memberi hak kepada kaum Muslimah di negara itu," ucap Prof Nassar dalam perbincangan di Universitas Al Azhar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;PM Erdogan pada Senin (30/9) menetapkan pencabutan larangan pemakaian jilbab di lembaga-lembaga negara bagi pegawai negeri sipil, kecuali hakim, jaksa, polisi dan tentara. Prof Nassar, yang sebelumnya mengecam sikap PM Edogan yang dianggapnya mencampuri urusan dalam negeri Mesir, menilai jilbab merupakan hak asasi bagi Muslimah untuk dijalankan sebagai kewajiban agama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Saya memang menolak sikap campur tangan PM Erdogan terhadap masalah dalam negeri Mesir, tapi kali ini saya mendukung dia untuk kepentingan hak asasi Muslimah," kata guru besar Sejarah dan Kebudayaan Islam di Universitas Al Azhar tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Syeikh Nassar merujuk pada kritikan keras PM Erdogan terhadap sikap Syeikh Agung Al Azhar Prof Dr Syeikh Ahmed Al Tayeb yang mendukung kudeta pelengseran Presiden Mohamed Moursi pada 3 Juli silam. Kritikan Kepala Pemerintahan Turki itu menimbulkan reaksi keras di Mesir karena dianggap mencampuri urusan politik dalam negeri Mesir sehingga menimbulkan kerenggangan hubung diplomatik kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cendekiawan Muslim Mesir Fahmi Huweidi juga menyampaikan pujian senada. "Meskipun pencabutan larangan berjilbab itu terlambat dilakukan PM Erdagon, tapi itu menunjukkan langkah maju bagi Turki untuk mencairkan peraturan ketat warisan Attaturk," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Huweidi menggarisbawahi penerapan sikularisme oleh Presiden Turki Mustafa Kemal Atat?rk termasuk pelarangan berjilbab di lembaga-lembaga negara sejak tahun 1920-an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Redaktur : Zainul Hakim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sumber &amp;nbsp; : ANTARA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnxV0WrzDeeli0qhzDdnBxyiJ6sw8Yb4OT0o5SRdBEOM-mJqlvor3-xj8pT41m63WtCsee5y4U5qEzlBEXzr-vwzr-Ekrnf5peMv9JzSISoggppSVycZ5hagyvSL-_eewBJnbV1Jfbtbw/s72-c/Halindshop+-+muslimah+turki.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Menjelajah Islam Di Nusantara ?</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/menjelajah-islam-di-nusantara.html</link><category>BUDAYA</category><category>DUNIAISLAM</category><category>SEJARAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 23 Jan 2013 05:51:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-5158252553219061802</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje07otLMWtEPRDI9Okcz1kSQs72xeE5IHoGXM9luXQJzGy06gpU4PfMCue9c5RWkRc_m-zwOmMjw9qNlEDChwN1V_vWXh-LhcIocPR5BHhLx9qKNickDx0ukrgKVbwkB5kXfwl8mWD2VM/s1600/sejarah-peradaban-islam-di-dunia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje07otLMWtEPRDI9Okcz1kSQs72xeE5IHoGXM9luXQJzGy06gpU4PfMCue9c5RWkRc_m-zwOmMjw9qNlEDChwN1V_vWXh-LhcIocPR5BHhLx9qKNickDx0ukrgKVbwkB5kXfwl8mWD2VM/s640/sejarah-peradaban-islam-di-dunia.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Para ulama awal yang berdakwah di Sumatera dan Jawa melahirkan kader-kader dakwah yang terus menerus mengalir. Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo kala itu. Di pulau ini, ajaran Islam masuk dari dua pintu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Jalur pertama yang membawa Islam masuk ke tanah Borneo adalah jalur Malaka yang dikenal sebagai Kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. Jatuhnya Malaka ke tangan penjajah Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar. Para mubaligh-mubaligh dan komunitas Islam kebanyakan mendiami pesisir Barat Kalimantan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Jalur lain yang digunakan menyebarkan dakwah Islam adalah para mubaligh yang dikirim dari Tanah Jawa. Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini menemui puncaknya saat Kerajaan Demak berdiri. Demak mengirimkan banyak mubaligh ke negeri ini. Perjalanan dakwah pula yang akhirnya melahirkan Kerajaan Islam Banjar dengan ulama-ulamanya yang besar, salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad al Banjari. (Baca: Empat Sekawan Ulama Besar)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Islam Sulawesi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ribuan pulau yang ada di Indonesia, sejak lama telah menjalin hubungan dari pulau ke pulau. Baik atas motivasi ekonomi maupun motivasi politik dan kepentingan kerajaan. Hubungan ini pula yang mengantar dakwah menembus dan merambah Celebes atau Sulawesi. Menurut catatan company dagang Portugis yang datang pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi, di tanah ini sudah bisa ditemui pemukiman Muslim di beberapa daerah. Meski belum terlalu besar, namun jalan dakwah terus berlanjut hingga menyentuh raja-raja di Kerajaan Goa yang beribu negeri di Makassar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Raja Goa pertama yang memeluk Islam adalah Sultan Alaidin al Awwal dan Perdana Menteri atau Wazir besarnya, Karaeng Matopa pada tahun 1603. Sebelumnya, dakwah Islam telah sampai pula pada ayahanda Sultan Alaidin yang bernama Tonigallo dari Sultan Ternate yang lebih dulu memeluk Islam. Namun Tonigallo khawatir jika ia memeluk Islam, ia merasa kerajaannya akan di bawah pengaruh kerajaan Ternate.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Beberapa ulama Kerajaan Goa di masa Sultan Alaidin begitu terkenal karena pemahaman dan aktivitas dakwah mereka. Mereka adalah Khatib Tunggal, Datuk ri Bandang, datuk Patimang dan Datuk ri Tiro. Dapat diketahui dan dilacak dari nama para ulama di atas, yang bergelar datuk-datuk adalah para ulama dan mubaligh asal Minangkabau yang menyebarkan Islam ke Makassar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Pusat-pusat dakwah yang dibangun oleh Kerajaan Goa inilah yang melanjutkan perjalanan ke wilayah lain sampai ke Kerajaan Bugis, Wajo Sopeng, Sidenreng, Tanette, Luwu dan Paloppo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Islam Maluku&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kepulauan Maluku yang terkenal kaya dengan hasil bumi yang melimpah membuat wilayah ini sejak zaman antik dikenal dan dikunjungi para pedagang seantero dunia. Karena status itu pula Islam lebih dulu mampir ke Maluku sebelum datang ke Makassar dan kepulauan-kepulauan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kerajaan Ternate adalah kerajaan terbesar di kepulauan ini. Islam masuk ke wilayah ini sejak tahun 1440. Sehingga, saat Portugis mengunjungi Ternate pada tahun 1512, raja ternate adalah seorang Muslim, yakni Bayang Ullah. Kerajaan lain yang juga menjadi representasi Islam di kepulauan ini adalah Kerajaan Tidore yang wilayah teritorialnya cukup luas meliputi sebagian wilayah Halmahera, pesisir Barat kepulauan Papua dan sebagian kepulauan Seram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ada juga Kerajaan Bacan. Raja Bacan pertama yang memeluk Islam adalah Raja Zainulabidin yang bersyahadat pada tahun 1521. Di tahun yang sama berdiri pula Kerajaan Jailolo yang juga dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam dalam pemerintahannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Islam Papua&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Beberapa kerajaan di kepulauan Maluku yang wilayah teritorialnya sampai di pulau Papua menjadikan Islam masuk pula di pulau Cendrawasih ini. Banyak kepala-kepala suku di wilayah Waigeo, Misool dan beberapa daerah lain yang di bawah administrasi pemerintahan kerajaan Bacan. Pada periode ini pula, berkat dakwah yang dilakukan kerajaan Bacan, banyak kepala-kepala suku di Pulau Papua memeluk Islam. Namun, dibanding wilayah lain, perkembangan Islam di pulau hitam ini bisa dibilang tak terlalu besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Islam Nusa Tenggara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Islam masuk ke wilayah Nusa Tenggara bisa dibilang sejak awal abad ke-16. Hubungan Sumbawa yang baik dengan Kerajaan Makassar membuat Islam turut berlayar pula ke Nusa Tenggara. Sampai kini jejak Islam bisa dilacak dengan meneliti makam seorang mubaligh asal Makassar yang terletak di kota Bima. Begitu juga dengan makam Sultan Bima yang pertama kali memeluk Islam. Bisa disebut, seluruh penduduk Bima adalah para Muslim sejak mula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selain Sumbawa, Islam juga masuk ke Lombok. Orang-orang Bugis datang ke Lombok dari Sumbawa dan mengajarkan Islam di sana. Hingga kini, beberapa kata di suku-suku Lombok banyak kesamaannya dengan bahasa Bugis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dengan data dan perjalanan Islam di atas, sesungguhnya bisa ditarik kesimpula, bahwa Indonesia adalah negeri Islam. Bahkan, lebih jauh lagi, jika dikaitkan dengan peran Islam di berbagai kerajaan tersebut di atas, Indonesia telah memiliki cikal bakal atau embrio untuk membangun dan menjadi sebuah negara Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;(Oleh: Herry Nurdi/Sabili)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje07otLMWtEPRDI9Okcz1kSQs72xeE5IHoGXM9luXQJzGy06gpU4PfMCue9c5RWkRc_m-zwOmMjw9qNlEDChwN1V_vWXh-LhcIocPR5BHhLx9qKNickDx0ukrgKVbwkB5kXfwl8mWD2VM/s72-c/sejarah-peradaban-islam-di-dunia.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Sekilas Menelisik Sejarah Kota Aceh !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/sekilas-menelisik-sejarah-kota-aceh.html</link><category>SEJARAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2013 03:06:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-6439872823772315140</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCXm93skg-7yIfURIzAsH9uJJTEyccUsmjltPO39gewucwT-28qe0lPfiUCl8GZNx56fyWmBck3aEiKTZGz0lG0J25Qzt1p1vvhne3VTdK5OXHMxHYj7FG0s1gGe3Mt1ho_uhKqYONAD0/s1600/2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="456" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCXm93skg-7yIfURIzAsH9uJJTEyccUsmjltPO39gewucwT-28qe0lPfiUCl8GZNx56fyWmBck3aEiKTZGz0lG0J25Qzt1p1vvhne3VTdK5OXHMxHYj7FG0s1gGe3Mt1ho_uhKqYONAD0/s640/2.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Suasana Masjid Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Berdasarkan naskah tua dan catatan-catatan sejarah, Kerajaan Aceh Darussalam dibangun diatas puing-puing kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha seperti Kerajaan Indra Purba, Kerajaan Indra Purwa, Kerajaan Indra Patra dan Kerajaan Indra Pura Dari penemuan batu-batu nisan di Kampung Pande salah satu dari batu nisan tersebut terdapat batu nisan Sultan Firman Syah cucu dari Sultan Johan Syah, maka terungkaplah keterangan bahwa Banda Aceh adalah ibukota Kerajaan Aceh Darussalam yang dibangun pada hari Jum'at, tanggal 1 Ramadhan 601 H ( 22 April 1205 M) yang dibangun oleh Sultan Johan Syah setelah berhasil menaklukkan Kerajaan Hindu/Budha Indra Purba dengan ibukotanya Bandar Lamuri. Tentang Kota Lamuri ada yang mengatakan ia adalah Lam Urik sekarang terletak di Aceh Besar. Menurut Dr. N.A. Baloch dan Dr. Lance Castle yang dimaksud dengan Lamuri adalah Lamreh di Pelabuhan Malahayati (Krueng Raya sekarang). Sedangkan Istananya dibangun di tepi Kuala Naga (kemudian menjadi Krueng Aceh) di Kampung Pande sekarang ini dengan nama "Kandang Aceh". Dan pada masa pemerintahan cucunya Sultan Alaidin Mahmud Syah, dibangun istana baru di seberang Kuala Naga (Krueng Aceh) dengan nama Kuta Dalam Darud Dunia (dalam kawasan Meligoe Aceh atau Pendopo Gubernur sekarang) dan beliau juga mendirikan Mesjid Djami Baiturrahman pada tahun 691 H.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Banda Aceh Darussalam sebagai ibukota Kerajaan Aceh Darussalam dan sekarang ini merupakan ibukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam telah berusia 806 tahun (tahun 2011 M) merupakan salah satu Kota Islam Tertua di Asia Tenggara. Seiring dengan perkembangan zaman Kerajaan Aceh Darussalam dalam perjalanan sejarahnya telah mengalami zaman gemilang dan pernah pula mengalami masa-masa suram yang menggentirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Adapun Masa gemilang Kerajaan Aceh Darussalam yaitu pada masa pemerintahan "Sultan Alaidin Ali Mughayat Syah, Sultan Alaidin Abdul Qahhar (Al Qahhar), Sultan Alaidin Iskandar Muda Meukuta Alam dan Sultanah Tajul Alam Safiatuddin".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sedangkan masa percobaan berat, pada masa Pemerintahan Ratu yaitu ketika golongan oposisi "Kaum Wujudiyah" menjadi kalap karena berusaha merebut kekuasaan menjadi gagal, maka mereka bertindak liar dengan membakar Kuta Dalam Darud Dunia, Mesjid DJami Baiturrahman dan bangunan-bangunan lainnya dalam wilayah kota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kemudian Banda Aceh Darussalam menderita penghancuran pada waktu pecah "Perang Saudara" antara Sultan yang berkuasa dengan adik-adiknya, peristiwa ini dilukiskan oleh Teungku Dirukam dalam karya sastranya, Hikayat Pocut Muhammad.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Masa yang amat getir dalam sejarah Banda Aceh Darussalam pada saat terjadi Perang Dijalan Allah selama 70 tahun yang dilakukan oleh Sultan dan Rakyat Aceh sebagai jawaban atas "ultimatum" Kerajaan Belanda yang bertanggal 26 Maret 1837. Dan yang lebih luka lagi setelah Banda Aceh Darussalam menjadi puing dan diatas puing Kota Islam yang tertua di Nusantara ini Belanda mendirikan Kutaraja sebagai langkah awal Belanda dari usaha penghapusan dan penghancuran kegemilangan Kerajaaan Aceh Darussalam dan ibukotanya Banda Aceh Darussalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sejak itu ibukota Banda Aceh Darussalam diganti namanya oleh Gubernur Van Swieten ketika penyerangan Agresi ke-2 Belanda pada Kerajaan Aceh Darussalam tanggal 24 Januari 1874 setelah berhasil menduduki Istana/Keraton yang telah menjadi puing-puing dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Bahwa Kerajaan Belanda dan Banda Aceh dinamainya dengan Kutaraja, yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874, semenjak saat itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegaskan Kutaraja sebagai lambang dari Kolonialisme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Pergantian nama ini banyak terjadi pertentangan di kalangan para tentara Kolonial Belanda yang pernah bertugas dan mereka beranggapan bahwa Van Swieten hanya mencari muka pada Kerajaan Belanda karena telah berhasil menaklukkan para pejuang Aceh dan mereka meragukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Awal Penetapan Kota Banda Aceh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Setelah 89 tahun nama Banda Aceh Darussalam telah dikubur dan Kutaraja dihidupkan, maka pada tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali, hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. Des 52/1/43-43. Dan semenjak tanggal tersebut resmilah Banda Aceh menjadi nama ibukota Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam bukan lagi Kutaraja hingga saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sejarah duka kota Banda Aceh yang masih segar dalam ingatan adalah terjadinya bencana gempa dan tsunami pada hari Minggu tanggal 26 Desember 2004 jam 7.58.53 telah menghancurkan sepertiga wilayah Kota Banda Aceh. Ratusan ribu jiwa penduduk menjadi korban bersama dengan harta bendanya menambah kegetiran warga Kota Banda Aceh. Bencana gempa dan tsunami ini dengan kekuatan 8,9 SR tercatat sebagai peristiwa terbesar sejarah dunia dalam masa dua abad terakhir ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kini Kota Banda Aceh telah mulai pulih kembali, kedamaian telah menjelma setelah perjanjian damai di Helsinki antara pemerintah RI dan GAM seiring dengan proses rehabilitasi dan rekontruksi Kota Banda Aceh yang sedang dilaksanakan. Membangun kembali Kota Banda Aceh ke depan selain dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekontruksi Aceh dan Nias (BRR) serta bantuan dari badan-badan dunia dan berbagai Negara Donor bersama NGO, Pemerintah Kota Banda Aceh telah menetapkan kebijakan-kebijakan pembangunan yang disepakati bersama DPRD Kota Banda Aceh yang dituangkan dalam Rencana Strategis Kota Banda Aceh tahun 2005-2009, selanjutnya dituangkan dalam program kegiatan tahunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Banda Aceh .Dengan kedamaian yang telah diraih ini dan melalui proses rehabilitasi dan reknstruksi, Banda Aceh mulai bangkit kembali, cahaya terang membawa harapan untuk meraih cita-cita bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : bandaacehkota.go.id&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCXm93skg-7yIfURIzAsH9uJJTEyccUsmjltPO39gewucwT-28qe0lPfiUCl8GZNx56fyWmBck3aEiKTZGz0lG0J25Qzt1p1vvhne3VTdK5OXHMxHYj7FG0s1gGe3Mt1ho_uhKqYONAD0/s72-c/2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Menapaki Kesenian Dan Kebudayaan Kota AREMA ?!</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/menapaki-kesenian-dan-kebudayaan-kota.html</link><category>BUDAYA</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2013 02:55:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-5485773356072716852</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVjqfa6q8z07HCnjVOOfRU43bow0ac7iWJUo0MoF8kJBQibcvpNPRe-aVKBIr2FtfqAsrySLRtHy5fg4IUx-pKHJAW2zMFFJZLTp8aqT1WJDl4XLFKIrW0EKA-EKDfftKDtLoKPJGlL0/s1600/kebudayaan-kesenian.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="504" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVjqfa6q8z07HCnjVOOfRU43bow0ac7iWJUo0MoF8kJBQibcvpNPRe-aVKBIr2FtfqAsrySLRtHy5fg4IUx-pKHJAW2zMFFJZLTp8aqT1WJDl4XLFKIrW0EKA-EKDfftKDtLoKPJGlL0/s640/kebudayaan-kesenian.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kesenian Dan Kebudayaan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur, dan dikenal dengan julukan kota dingin. Selain dikenal dengan julukan Kota dingin, julukan Kota Malang &amp;nbsp;di mata masyarakat Indonesia beraneka ragam seperti contohnya Paris van East Java, Kota Wisata, Kota Militer, Kota Sejarah, Kota Olahraga, Kota Apel, Kota Susu, Kota Kuliner serta salah satunya ialah kota Budaya dan Kota Keseni.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;table border="3" style="background-color: #222325; border-collapse: collapse; border-spacing: 0px; color: #989898; font-size: 12px; line-height: 21px; text-align: justify; width: 532px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan="6" style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kesenian Kota Malang&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;SENI TRADISIONAL&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;SENI MODERN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;SENI MUSIK&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;SENI RUPA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;TARI MODERN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;LEMBAGA KESENIAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tari Topeng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Cerita Panji&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Campur Sari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Tari Tradisional Lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Grafis / Animasi Komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Sastra dan Penulisan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Rock&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Alternatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Jazz Fusion&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Dang Dut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Folk Song&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Musik Jalanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Kolintang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Paduan Suara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Musik Kampus dan Teater&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Seni Lukis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Seni Patung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Aerobik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Balet&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Teater&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="color: white; font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Sanggar Tari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Fashion&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Agen Seni&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Galeri Seni&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Dewan Kesenian Malang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Sanggar Majapahit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Kebudayaan Kota Malang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kekayaan etnis dan budaya yang dimiliki Kota Malang berpengaruh terhadap kesenian tradisional yang ada. Salah satunya yang terkenal adalah Wayang Topeng Malangan (Topeng Malang), namun kini semakin terkikis oleh kesenian modern. Gaya kesenian ini adalah wujud pertemuan tiga budaya (Jawa Tengahan, Madura, dan Tengger). Hal tersebut terjadi karena Malang memiliki tiga sub-kultur, yaitu sub-kultur budaya Jawa Tengahan yang hidup di lereng gunung Kawi, sub-kultur Madura di lereng gunung Arjuna, dan sub-kultur Tengger sisa budaya Majapahit di lereng gunung Bromo-Semeru. Etnik masyarakat Malang terkenal religius, dinamis, suka bekerja keras, lugas dan bangga dengan identitasnya sebagai Arek Malang (AREMA) serta menjunjung tinggi kebersamaan dan setia kepada Malang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Di kota Malang juga terdapat tempat yang merupakan sarana apresiasi budaya Jawa Timur yaitu Taman Krida Budaya Jawa Timur, di tempat ini sering ditampilkan aneka budaya khas Jawa Timur seperti Ludruk, Ketoprak, Wayang Orang, Wayang Kulit, Reog, Kuda Lumping, Sendra tari, saat ini bertambah kesenian baru yang semakin berkembang pesat di kota Malang yaitu kesenian “BANTENGAN” kesenian ini merupakan hasil dari kreatifitas dan inovasi masyarakat asli Kota Malang, sejak dahulu sebenarnya kesenian ini sudah dikenal oleh masyarakat Malang namun baru sekaranglah “BANTENGAN” lebih dikenal oleh masyarakat tidak hanya masyarakat lokal namun juga sampai luar daerah bahkan mancanegara. Khusus di Malang sering diadakan pergelaran bantengan hampir setiap perayaan hari besar baik keagamaan maupun peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Festival tahunan yang menjadi event ikon tersendiri Kota Malang juga sering diadakan setiap tahunnya. Beberapa festival kota tahunan diantaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Festival Malang Kembali : Diadakan untuk memperingati HUT Kota Malang, biasa digelar pada tanggal 21 Mei. Festival ini mengusung situasi kota pada masa lalu, mengubah jalan-jalan protokol kota menjadi museum hidup selama kurang lebih 1 minggu festival ini diadakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Karnaval Lampion : &amp;nbsp;Biasa diadakan untuk merayakan hari raya imlek.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Karnaval Bunga.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber :&amp;nbsp;malang-guidance.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVjqfa6q8z07HCnjVOOfRU43bow0ac7iWJUo0MoF8kJBQibcvpNPRe-aVKBIr2FtfqAsrySLRtHy5fg4IUx-pKHJAW2zMFFJZLTp8aqT1WJDl4XLFKIrW0EKA-EKDfftKDtLoKPJGlL0/s72-c/kebudayaan-kesenian.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tahanan AS Di Korea Utara Diduga Akan Dihukum Mati !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/tahanan-as-di-korea-utara-diduga-akan.html</link><category>GLOBAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2013 02:36:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-1461101477886632608</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkFtvP0ryRBtQX4d4nzTrW2E365noC8ING6nHJcDspgnf2anv9S5a9TfMjT44XDlqchxAMSRajfr0NxMh891Iohbiyk_fOw3SIri1QN1tLKq2IdJqcnSzVNzUD1JyZTkIAGVhummOrxzs/s1600/hhG2awwdc3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkFtvP0ryRBtQX4d4nzTrW2E365noC8ING6nHJcDspgnf2anv9S5a9TfMjT44XDlqchxAMSRajfr0NxMh891Iohbiyk_fOw3SIri1QN1tLKq2IdJqcnSzVNzUD1JyZTkIAGVhummOrxzs/s640/hhG2awwdc3.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;ilustrasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;PYONGYANG - Seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang ditahan di Korea Utara (Korut) kemungkinan akan dijatuhi hukuman mati atau hukuman pendidikan ulang melalui kerja paksa jangka waktu tidak terbatas oleh pengadilan yang menyidangkan kasusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sumber Korea Utara yang mengatahui kasus ini mengatakan, Sabtu (19/1), bahwa otoritas keamanan publik negara sedang mempersiapkan untuk mendakwa Pae Jun Ho.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dilaporkan Kyodo, dia adalah seorang Korea-Amerika yang dikenal sebagai Kenneth Bae di negari asalnya di Washington, dan dihadapkan ke pengadilan untuk sidang pidana, kata sumber itu. Hal ini tidak segera diketahui apakah dia akan menghadapi tuduhan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Pengamat Korea Utara menduga langkah itu mungkin upaya Pyongyang untuk membawa kembali pembicaraan bilateral ke Washington.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Hal ini juga mungkin mencerminkan upaya Korut untuk menghalangi pasukan yang dipimpin AS untuk memperketat sanksi terhadap negaranya. Korut meluncurkan roket pada Desember yang oleh negara-negara lain, termasuk AS, percaya sebagai pengujian rahasia teknologi peluru kendali balistik yang dilarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : Antara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkFtvP0ryRBtQX4d4nzTrW2E365noC8ING6nHJcDspgnf2anv9S5a9TfMjT44XDlqchxAMSRajfr0NxMh891Iohbiyk_fOw3SIri1QN1tLKq2IdJqcnSzVNzUD1JyZTkIAGVhummOrxzs/s72-c/hhG2awwdc3.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Campur Tangan Prancis di Mali Hampir Selesai?</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/campur-tangan-prancis-di-mali-hampir.html</link><category>GLOBAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2013 02:32:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-3232812043112108713</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3PcHWbc8C0R-f9Nc_DTtPyHOHtoICsF2yVe2qcwGK3zefye8Ywy3uVxhAsfifWHL-zyN-Qihub4cI9x-cAn1fJZa4d1OBSB-7-it99TQIdWZRFkOv0Oimv5Q9Px45gxxHvy5tV2oWAi8/s1600/seorang-tentara-perancis-berdiri-di-antara-dua-jet-_130115124015-170.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="378" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3PcHWbc8C0R-f9Nc_DTtPyHOHtoICsF2yVe2qcwGK3zefye8Ywy3uVxhAsfifWHL-zyN-Qihub4cI9x-cAn1fJZa4d1OBSB-7-it99TQIdWZRFkOv0Oimv5Q9Px45gxxHvy5tV2oWAi8/s640/seorang-tentara-perancis-berdiri-di-antara-dua-jet-_130115124015-170.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: white; text-align: start;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, Times New Roman, serif; font-size: x-small;"&gt;Seorang tentara Perancis berdiri di antara dua jet tempur Mirage F1 di pangkalan udara militer Mali di Bamako, Senin (14/1). (Reuters/Joe Penney)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Intervensi militer Prancis di Mali segera berakhir. Pengambilalihan operasi militer akan diserahkan ke militer gabungan negara-negara Afrika Barat (ECOWAS).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Namun belum diputuskan kapan pergantian komando tersebut dilaksanakan. Pemimpin ECOWAS bersama Prancis berkumpul di Ibu Kota Pantai Gading, Sabtu (19/1). Mereka membahas estafet komando invansi militer dan pendanaan perang di Mali.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius mengatakan, ''kami (Prancis) tidak bermaksud menggantikan peran ECOWAS,'' seperti dikutip Reuters, Ahad (20/1). Ia menegaskan negaranya tidak punya niat menyapu pekarangan orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Mali, ujarnya memiliki legitimasi kuat untuk mempertahankan pemerintahannya. Dia mengatakan negara-negara tetangga punya misi perbantuan militer dan keuangan yang sama. Fabius mendorong negara-negara donor, untuk memberikan komitmen serupa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sebuah konfrensi internasional di Ethopia, akhir pekan nanti memastikan pembiayaan aksi militer ECOWAS di Mali. Fabius mengatakan, Prancis sudah cukup menjadi negara pembuka serangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selanjutnya, ujar dia adalah tanggung jawab ECOWAS untuk menyisir sisa-sisa perlawanan kelompok bersenjata. ''Pekerjaan selanjutnya akan diteruskan pasukan lain. Jika tidak, kita tidak lagi mendengar negara bebas yang disebut Mali,'' ujar Fabius.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Prancis menjadi negara pembuka serangan ke Mali. Aksi militer tersebut adalah jawaban atas permintaan pemerintahan di Bamoko. Negara di Afrika Barat itu, terancam runtuh lantaran aksi komplotan pemberontak. Mali adalah bekas koloni Prancis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Serangan udara dilakukan sejak Jumat (11/1), dan telah menewaskan sedikitnya seratus pemberontak. Serangan juga memaksa ratusan ribu penduduk sipil di beberapa wilayah di Mali mengungsi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Reuters/AP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3PcHWbc8C0R-f9Nc_DTtPyHOHtoICsF2yVe2qcwGK3zefye8Ywy3uVxhAsfifWHL-zyN-Qihub4cI9x-cAn1fJZa4d1OBSB-7-it99TQIdWZRFkOv0Oimv5Q9Px45gxxHvy5tV2oWAi8/s72-c/seorang-tentara-perancis-berdiri-di-antara-dua-jet-_130115124015-170.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>PM Jepang Shinzo Abe Persingkat Lawatan Di Indonesia (Kabar Buruk) !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2013/01/pm-jepang-shinzo-abe-persingkat-lawatan.html</link><category>ASEAN</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Jan 2013 02:19:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-7919419019431320717</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggsfsiKBABa84wn5acYMtpKD5W7Evj04n5G0cdgnCEYzrEv1vkxcYNLIvbLk5oaEFo6V1DKdroz5mVV65uFt2Mk-qRZWq9VnU9R-qSysqkSwuKsEiMy_PZ63FOmeOB-X80HaJdg8INMU4/s1600/shinzo-abe-_121222111349-293.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="378" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggsfsiKBABa84wn5acYMtpKD5W7Evj04n5G0cdgnCEYzrEv1vkxcYNLIvbLk5oaEFo6V1DKdroz5mVV65uFt2Mk-qRZWq9VnU9R-qSysqkSwuKsEiMy_PZ63FOmeOB-X80HaJdg8INMU4/s640/shinzo-abe-_121222111349-293.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, Times New Roman, serif; font-size: small;"&gt;Shinzo Abe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe terpaksa mempersingkat kunjungan ke Indonesia. Pasalnya penyerangan dan penyanderaan sejumlah warga negara asing di kilang minyak Aljazair melibatkan warga negaranya. Menurut laporan ada warga Jepang yang ikut tewas dan ada pula yang disandera oleh penyerang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tadinya, PM Jepang akan menghadiri resepsi dan berpidato dalam rangka peningkatan hubungan Jepang dengan Indonesia dan para anggota ASEAN di salah satu hotel di Bundaran Hotel Indonesia. Malamnya, PM Jepang direncanakan akan jamuan santap malam dengan Presiden SBY.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tetapi, agenda tersebut langsung batal. “State dinner tidak jadi,” kata Menteri Luar Negeri, Marty Natelegawa, Jumat (18/1). Ia mengatakan PM Jepang disarankan untuk segera kembali ke negaranya. Tak lain untuk segera menangani masalah penyanderaan warga Jepang di Aljazair.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Jadi Bapak Presiden sangat memahami permasalahan keperluan tersebut,” katanya. Seperti diberitakan, pasukan Aljazair pada Kamis kemarin menggelar operasi pembebasan sandera dari kelompok teroris di suatu kompleks pengolahan gas alam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Namun operasi militer itu menyebabkan 30 sandera tewas, bersama dengan sebelas teroris. Pemerintah Jepang sempat menyesalkan aksi militer ini karena mereka sebelumnya tidak diberitahu oleh pemerintah Aljazair.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Karena, ada beberapa pekerja asal Jepang yang menjadi sandera. Dikabarkan tiga pekerja Jepang selamat, namun 14 lainnya masih belum diketahui. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kini, pemerintah Jepang akan bekerjasama dengan AS, Inggris, dan Prancis, yang beberapa warga mereka turut menjadi sandera di Aljazair. untuk membicarakan koordinasi penyelamatan selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : Republika&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggsfsiKBABa84wn5acYMtpKD5W7Evj04n5G0cdgnCEYzrEv1vkxcYNLIvbLk5oaEFo6V1DKdroz5mVV65uFt2Mk-qRZWq9VnU9R-qSysqkSwuKsEiMy_PZ63FOmeOB-X80HaJdg8INMU4/s72-c/shinzo-abe-_121222111349-293.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Astaghfirullahaladzim..., Alquran Dilecehkan Di Pakistan.</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2012/12/astaghfirullahaladzim-alquran.html</link><category>DUNIAISLAM</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 22 Dec 2012 02:12:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-9129578886600862685</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF5Il5UVrKaaXCNxzHd5gzYmh7TsmxWwJwX13X-ep31_Ch_IbCLYdwe-QYSIR8ZZjxG5jucDw55W1eUKAwMZa4NrcJSaDYP7ZXhLvmCukDsFzYpY9p_ouIzqrg7KuGG5l10NXEFEqJrRE/s1600/al-quran.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, Times New Roman, serif;"&gt;&lt;img border="0" height="438" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF5Il5UVrKaaXCNxzHd5gzYmh7TsmxWwJwX13X-ep31_Ch_IbCLYdwe-QYSIR8ZZjxG5jucDw55W1eUKAwMZa4NrcJSaDYP7ZXhLvmCukDsFzYpY9p_ouIzqrg7KuGG5l10NXEFEqJrRE/s640/al-quran.jpg" width="640" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, Times New Roman, serif; font-size: small;"&gt;&lt;b style="background-color: white; line-height: 17px; text-align: start;"&gt;Al-Qur&lt;/b&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 17px; text-align: start;"&gt;'&lt;/span&gt;&lt;b style="background-color: white; line-height: 17px; text-align: start;"&gt;anul Karim&lt;/b&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 17px; text-align: start;"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;HYDERABAD - Pelecehan terhadap Alquran kembali terjadi di Pakistan. Kali ini, seorang pria, yang tidak diketahui identitasnya itu membakar Alquran. Kejadian ini berlangsung Sabtu, (22/12).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Imam sebuah masjid di Seeta, provinsi Sindh, Maulvi Memon menuturkan pelaku sebelum membakar Alquran lebih dulu berdiam di masjid. Keesokan harinya, &amp;nbsp;setelah malam itu, &amp;nbsp;ditemukan sisa-sisa Alquran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Mengetahui kejadian itu, ramai-ramai warga menangkap pelaku dan menggiringnya ke kantor kepolisian setempat. Selama perjalanan, warga memukul pelaku. Setiba di kantor kepolisian, pelaku sudah dalam kondisi terbakar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Yang disayangkan dari kejadian ini, amarah warga sulit dikendalikan. Itu juga berdampak pada aparat kepolisian. Melihat kondisi ini, tentu perlu ada kajian mendalam guna mencegah kejadian itu berulang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Seperti dikutip, Reuters.com, Kepala Polisi Distrik Dadu, Usman Ghani mengatakan sejak 1990, lebih dari 30 orang dan 7 orang polisi ditangkap karena dianggap bertindak tidak wajar dalam menangani kasus pelecehan terhadap Islam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Pusat Riset dan Kajian Keamanan, keberadaan UU anti hujatan terhadap agama belum berhasil menangkal tindak berlebihan masyarakat terhadap kasus pelecehan agama. Sebaliknya, angka kekerasan terus meningkat seiring dengan adanya kasus pelecehan tersebut. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sumber : Media Republika&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF5Il5UVrKaaXCNxzHd5gzYmh7TsmxWwJwX13X-ep31_Ch_IbCLYdwe-QYSIR8ZZjxG5jucDw55W1eUKAwMZa4NrcJSaDYP7ZXhLvmCukDsFzYpY9p_ouIzqrg7KuGG5l10NXEFEqJrRE/s72-c/al-quran.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Mengkaji Imam Mahdi Dan Tanda-tanda Kedatangannya !?</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2012/12/mengkaji-imam-mahdi-dan-tanda-tanda.html</link><category>DUNIAISLAM</category><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 21 Dec 2012 23:58:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-2266784066428543019</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWjhMUfVZwufQrjcydoEcFXXR2W2QSkE-aQteYFADhMgQ9KQ87x_tjETcFVZCh1BIwvwzY_j9BIlhjQSZqwUo95j8hly_Th2gcLkZoUscbmqawScPni5s3qPHMRVRdLrdxNv6T0gEN09o/s1600/imam-mahdi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWjhMUfVZwufQrjcydoEcFXXR2W2QSkE-aQteYFADhMgQ9KQ87x_tjETcFVZCh1BIwvwzY_j9BIlhjQSZqwUo95j8hly_Th2gcLkZoUscbmqawScPni5s3qPHMRVRdLrdxNv6T0gEN09o/s640/imam-mahdi.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ilustrasi&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; "Seseorang yang memandu") adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna "Pemimpin yang telah diberi petunjuk". Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti "pemimpin", sedangkan Mahdi berarti "orang yang mendapat petunjuk".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di bawah, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku (Muhammad bin Abdullah) . Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR abu Dawud 9435)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dalam sebuah hadits Rasullullah mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia seluruhnya. Ia akan menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya dewasa ini menuju babak kelima yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti manhaj, sistem atau metode Kenabian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Imam Mahdi? Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam Mahdi. Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Imam Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Zalim) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia menjalankan kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dalam hadits lain diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani. Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku. Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Hadist lain yang menerangkan tentang kedatangan Imam Mahdi adalah sebagai berikut, Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;"Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya.” (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tidak ada seorang pun dimuka bumi ini yang mengetahui tentang Imam Mahdi dan ciri-cirinya , kecuali Rasulullah, karena Rasululah dibimbing oleh wahyu. Oleh karena itu bagi kita sebaik-baiknya tempat untuk merujuk tentang perkara ini adalah apa yang baginda Rasulullah katakan dalam hadist-hadistnya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Lelaki keturunan Nabi Muhammad SAW tersebut adalah Imam Mahdi. Ia akan diizinkan Allah untuk merubah keadaan dunia yang penuh kezaliman dan penganiayaan menjadi penuh kejujuran dan keadilan. Subhanallah...! Beliau tentunya tidak akan mengajak ummat Islam berpindah babak melalui perjalanan tenang dan senang laksana melewati taman-taman bunga indah atau melalui meja perundingan dengan penguasa zalim dewasa ini apalagi dengan mengandalkan sekedar ”permainan kotak suara”..!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Imam Mahdi akan mengantarkan ummat Islam menuju babak Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah melalui jalan yang telah ditempuh Rasullulah SAW dan para sahabatnya, yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Tanda-Tanda Kemunculan Imam Mahdi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Para ulama membagi tanda-tanda Akhir Zaman (kiamat) menjadi dua. Ada tanda-tanda Kecil dan ada tanda-tanda Besar Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil jumlahnya sangat banyak dan datang terlebih dahulu. Sedangkan Tanda-tanda Besar datang kemudian jumlahnya ada sepuluh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tanda besar pertama yang bakal datang ialah keluarnya Dajjal. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa sebelum munculnya Dajjal harus datang terlebih dahulu Tanda Penghubung antara tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besarnya. Tanda Penghubung dimaksud ialah diutusnya Imam Mahdi ke muka bumi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kemunculan Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadist berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. (HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, 'Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka'bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka'bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.' Kemudian kami bertanya, 'Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?' Beliau menjawab, 'Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing. (HR. Bukhary, Muslim) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Ka'bah), maka diutuslah suatu utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu gurun pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi. (HR. Muslim) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Suatu kaum yang mempunyai jumlah dan kekuatan yang tidak berarti akan kembali ke Baitullah. Lalu diutuslah (oleh penguasa) sekelompok tentara untuk mengejar mereka, sehingga apabila mereka telah sampai pada suatu padang pasir, maka mereka ditelan bumi. (HR. Muslim) ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“ Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam (Palestina) ke Baitullah (Ka'bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka. (HR. Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Banyak pendapat mengatakan bahwa kondisi dunia dewasa ini berada di ambang datangnya tanda-tanda besar Kiamat. Karena di masa kita hidup dewasa ini sudah sedemikian banyak tanda-tanda kecil yang bermunculan. Praktis hampir seluruh tanda-tanda kecil kiamat yang disebutkan oleh Rasulullah sudah muncul semua di zaman kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Kedatangan Imam Mahdi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting. Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematian seorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sebagian pengamat tanda-tanda akhir zaman beranggapan bahwa indikasi yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan kekacauan yang timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin yang telah wafat itu? Wallahua’lam. Dugaan bermunculan, Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah Yaseer Arafat (Palestina) atau Saddam Husein (Irak). Karena semenjak kematiannya, negeri Palestina - Irak berada dalam kekacauan berkepanjangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadist berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka'bah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dalam hadist yang disebutkan bahwa Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezaliman, hingga satu demi satu kedzaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kemenangan demi kemenangan senantiasa diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka raja kezaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi serta pengikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi oleh karena itu sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di "Pintu Lud".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Telah bersabda Rasulullah Salallahu 'alaihi wasallama :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Rum (Romawi), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Dajjal, dan Allah beri kalian kemenangan.” (HR Muslim 5161)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dan apabila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Kita sudah harus bersiap-siap untuk berlangsungnya pembai’atan Imam Mahdi di depan Ka’bah. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir. Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Rasullullah SAW sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ya Allah, izinkanlah kami bergabung dengan pasukan Imam Mahdi. Anugerahkanlah kami rezeki untuk berjihad di jalanMu bersama Imam Mahdi lalu memperoleh salah satu dari dua kebaikan: ’isy kariman mut syahidan (hidup mulia atau mati syahid/hudep mulia matee syahid). Amin...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;(*/Azzans/Halindshop)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Referensi:&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Wikipedia, &amp;nbsp;http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Eramuslim, Tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Al Mahdi" James Morris, Ibn Arabi Society.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Umur Umat Islam, Kedatangan Imam Mahdi, dan Munculnya Dajjal". Karya Amin Muhammad Jamaluddin. Penerbit Cendekia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWjhMUfVZwufQrjcydoEcFXXR2W2QSkE-aQteYFADhMgQ9KQ87x_tjETcFVZCh1BIwvwzY_j9BIlhjQSZqwUo95j8hly_Th2gcLkZoUscbmqawScPni5s3qPHMRVRdLrdxNv6T0gEN09o/s72-c/imam-mahdi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menapaki Kisah Nyata Di AS : Bukti Keutamaan Ayat Kursi ? </title><link>http://halindshop.blogspot.com/2012/12/menapaki-kisah-nyata-di-as-bukti.html</link><category>DUNIAISLAM</category><category>SPIRITUAL</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 21 Dec 2012 19:10:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-6019567899918767016</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUWRjH7xMVXJT0FVAPEup0zTiP5laMWifuy2HYNEbhl2nj29T_lYZLy44TtFJkXEEIawO1bLIROJu_WBo0tJcJEFtUArRK8ser1ynrYVR3bxGMmaXut9xHqtyk3mWST_7Qd9FTD__-F9s/s1600/bukti+kekuatan+ayat+kursi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUWRjH7xMVXJT0FVAPEup0zTiP5laMWifuy2HYNEbhl2nj29T_lYZLy44TtFJkXEEIawO1bLIROJu_WBo0tJcJEFtUArRK8ser1ynrYVR3bxGMmaXut9xHqtyk3mWST_7Qd9FTD__-F9s/s320/bukti+kekuatan+ayat+kursi.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal Asia yang mengenakan jilbab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman . Suasana jalan setapak sepi . Ia melewati jalan pintas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria Kaukasian. Ia menyangka pria itu seorang warga Amerika . Tapi perasaan wanita ini agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah. Kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt. Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. Sekilas ia melirik ke arah pria itu. Orang itu asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Keesokan harinya , wanita itu melihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam. Dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di lorong gelap itu. Karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan pintas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Hati muslimah ini pun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana. Dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Muslimah ini pun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut, karena ia menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun bisa menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Iia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Melalui interogasi polisi akhirnya orang yang diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannyaa. Tergerak oleh rasa ingin tahu, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Muslimah : “Apa Anda melihat saya? Saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kauperkosa itu? Mengapa Anda hanya menggangunya tapi tidak mengganggu saya? Mengapa Anda tidak berbuat apa-apa padahal waktu itu saya sendirian?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Penjahat : “Tentu saja saya melihatmu malam tadi. Anda berada di sana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu. Saya tidak berani mengganggu Anda. Aku melihat ada dua orang besar di belakang Anda pada waktu itu. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah Subhanahu wa ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar berkata, ”Yang paling baik digunakan untuk melawan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia adalah dzikrullah (dzikir kepada Allah) dan bacaan Al Qur`an. Dan yang paling besar dari itu ialah bacaan ayat kursi, karena sesungguhnya orang yang membacanya akan selalu dijaga oleh penjaga dari Allah, dan ia tidak akan didekati oleh setan sampai Subuh, sebagaimana telah shahih hadits tentang itu”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;[&lt;b&gt;&lt;i&gt;Alamul Jin Wasy Syayathin, hlm. 180, karya Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar, Penerbit Darun Nafais&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;].&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUWRjH7xMVXJT0FVAPEup0zTiP5laMWifuy2HYNEbhl2nj29T_lYZLy44TtFJkXEEIawO1bLIROJu_WBo0tJcJEFtUArRK8ser1ynrYVR3bxGMmaXut9xHqtyk3mWST_7Qd9FTD__-F9s/s72-c/bukti+kekuatan+ayat+kursi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ternyata Israel Telah Permalukan PBB Dan AS !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2012/12/ternyata-israel-telah-permalukan-pbb.html</link><category>GLOBAL</category><category>TIMUR-TENGAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 21 Dec 2012 19:03:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-9125991804407779678</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQk615sy8aV8cgWT0vqCPJ-9gX-psmqzMUCLzyGu-O0S_And510_-m8gSGo6JyJzwslJ_ZSDtgRZRpcilq86nO7QfOk9yorZTw6VIKXsNQkzrZNL45jg_UHcSdHWyKyCjxiKROpJlmws8/s1600/israel-palestine-peace-talks.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="370" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQk615sy8aV8cgWT0vqCPJ-9gX-psmqzMUCLzyGu-O0S_And510_-m8gSGo6JyJzwslJ_ZSDtgRZRpcilq86nO7QfOk9yorZTw6VIKXsNQkzrZNL45jg_UHcSdHWyKyCjxiKROpJlmws8/s640/israel-palestine-peace-talks.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;israel - palestine peace talks&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;GAZA - Lima petani Palestina yang ditembaki Pasukan Israel menambah jumlah korban sipil akibat ulah Negeri Zionis. Sedikitnya Israel 10 kali melakukan penembakan dalam delapan hari terakhir. Ulah Israel dalam delapan hari itu sontak mempermalukan muka PBB dan Amerika yang menjadi inisiator gencatan senjata Israel-Palestina pada November lalu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;"Sekitar 30 orang cedera akibat insiden-insiden (dalam delapan hari) itu," ujar pejabat di Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Israel dan kelompok pejuang Hamas yang menguasai Jalur Gaza terlibat perang delapan hari bulan lalu yang menewaskan 174 orang Palestina. Korban Israel terdiri dari 100 warga sipil Palestina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Bentrok Hamas-Israel meletus pada 14 November. Bentrok dipicu pembunuhan komandan militer Hamas Ahmed Jaabari oleh Israel.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selama operasi delapan hari itu, militer Israel menyatakan telah menghantam lebih dari 1.500 sasaran, sementara pejuang Gaza menembakkan 1.354 roket ke Israel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Bentrok Hamas-Israel itu akhirnya bisa diakhiri setelah Menteri Luar Negeri AS Hillary dan Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon memprakarsai gencatan senjata. Sayang, hanya dalam hitungan pekan Israel melanggar kesepakatan yang telah dibuat Amerika dan PBB tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : Antara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQk615sy8aV8cgWT0vqCPJ-9gX-psmqzMUCLzyGu-O0S_And510_-m8gSGo6JyJzwslJ_ZSDtgRZRpcilq86nO7QfOk9yorZTw6VIKXsNQkzrZNL45jg_UHcSdHWyKyCjxiKROpJlmws8/s72-c/israel-palestine-peace-talks.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Takut Diserang Oleh Hizbullah, Israel Coba Pengaruhi PBB !</title><link>http://halindshop.blogspot.com/2012/12/takut-diserang-oleh-hizbullah-israel.html</link><category>TIMUR-TENGAH</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 20 Dec 2012 23:56:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8763586948004318180.post-135609028828134576</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLTOd0sa0j70aO5IrtVBYmpx2qaktY1JW0EyuTr2uTd0SvAKJ3Clyy6gBpLpe8ZJwhjP-wcZr5cueNkctSsLAlDfgWRELjK4hzKIInVQkYpQSBZ1Wmg05XbRpfBr3JtGK0LrGmbg2S-1c/s1600/hezbollah+rocket.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLTOd0sa0j70aO5IrtVBYmpx2qaktY1JW0EyuTr2uTd0SvAKJ3Clyy6gBpLpe8ZJwhjP-wcZr5cueNkctSsLAlDfgWRELjK4hzKIInVQkYpQSBZ1Wmg05XbRpfBr3JtGK0LrGmbg2S-1c/s320/hezbollah+rocket.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Roket Hizbullah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Utusan Israel di PBB, Kamis (20/12), mencoba mempengaruhi PBB agar menindak Hizbullah yang kembali mempersenjatai diri. Dia meminta PBB agar segera menindak kelompok gerilyawan Lebanon itu. "Sekarang mereka memiliki simpanan puluhan ribu rudal yang mampu menyerang Israel" ujar juru bicara Israel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Duta Besar Israel untuk PBB Ron Prosor mengatakan di dalam suratnya kepada 15 anggota Dewan Kemanan PBB, dia meminta agar pengawasan senjata diperketat. Menurutnya, Hizbullah kini memiliki persenjataan berat yang luput dari pengawasan PBB.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Prosor merujuk satu ledakan di Kota Tair Harfa, Lebanon selatan, pada Senin (17/12) terjadi di &amp;nbsp;gudang senjata. "Ledakan ini menjadi pengingat lain kepada dunia mengenai bahaya besar di depan mata kita di Lebanon," tulis Prosor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUwH22oO6hHNWI44FgMNrtBHYw52QEajhHtygu7UIGDjZxZoD86DF3T_PePDTW-oloWdRatWgCfqcHIg55Z4ukHBwR-NS55zS7IK5ynHqiM4O_NA9ifM3Rg9Cof3WGXPIIZnC_bSja2JM/s1600/hizbullah-sayap-militer-lebanon-yang-berhasil-mengusir-israel-dari-_120711145346-878.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="189" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUwH22oO6hHNWI44FgMNrtBHYw52QEajhHtygu7UIGDjZxZoD86DF3T_PePDTW-oloWdRatWgCfqcHIg55Z4ukHBwR-NS55zS7IK5ynHqiM4O_NA9ifM3Rg9Cof3WGXPIIZnC_bSja2JM/s320/hizbullah-sayap-militer-lebanon-yang-berhasil-mengusir-israel-dari-_120711145346-878.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; text-align: start;"&gt;Hizbullah, sayap militer Lebanon yang berhasil mengusir Israel &lt;br /&gt;dari pada 2006 silam.&lt;/span&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sebelumnya, Israel mengeluhkan embargo senjata PBB atas Lebanon yang tak berhasil. "Saya menyeru pada Dewan Keamanan dan semua anggota masyarakat internasional yang bertanggungjawab, untuk mengirim tanda jelas bahwa tindakan Hizbullah mempersenjatai diri tidak bisa ditolerir," kata Prosor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Saat ini, perbatasan Lebanon-Israel yang jadi basis utama kekuatan Hizbullah, dijaga oleh Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (UNIFIL). Akibat keberadaan UNIFIL, Israel tidak bisa lagi merespon Hizbullah dengan serangan militer. Walhasil, langkah mempengaruhi PBB jadi jalan Israel untuk menekan Hizbullah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : Antara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLTOd0sa0j70aO5IrtVBYmpx2qaktY1JW0EyuTr2uTd0SvAKJ3Clyy6gBpLpe8ZJwhjP-wcZr5cueNkctSsLAlDfgWRELjK4hzKIInVQkYpQSBZ1Wmg05XbRpfBr3JtGK0LrGmbg2S-1c/s72-c/hezbollah+rocket.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>