<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474</atom:id><lastBuildDate>Sat, 06 Aug 2011 02:33:23 +0000</lastBuildDate><category>Kasus Bank Century</category><category>Kesehatan</category><category>Sejarah</category><category>Film</category><category>Biografi</category><category>Buku</category><category>Information Technology</category><category>Berita</category><category>Misteri</category><title>Isi Lemari Buku Ku</title><description>~ Kumpulan Buku dan Artikel ~</description><link>http://isilemaribukuku.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Titis)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>105</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/vTfho" /><feedburner:info uri="blogspot/vtfho" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-3112188817670126916</guid><pubDate>Thu, 28 Oct 2010 01:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-28T09:02:03.706+07:00</atom:updated><title>Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TMjYi04UQrI/AAAAAAAABXA/kR7f7JE0hiI/s1600-h/image%5B10%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="220" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TMjYj06Iv5I/AAAAAAAABXE/Bl_AwRqNikw/image_thumb%5B6%5D.png?imgmax=800" width="323" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Isi&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Sumpah Pemuda versi orisinal :&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Pertama     &lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Kedoea     &lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Ketiga     &lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan :&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Pertama     &lt;br /&gt;Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Kedua     &lt;br /&gt;Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Ketiga     &lt;br /&gt;Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;font color="#ff6600"&gt;&lt;/font&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TMjYk_C74NI/AAAAAAAABXQ/OPrzHM8Stec/s1600-h/image%5B12%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-left: 0px; margin-right: auto; border-bottom: 0px" height="443" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TMjYmal2z3I/AAAAAAAABXU/h_vRhlrbvjs/image_thumb%5B8%5D.png?imgmax=800" width="332" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Kongres Pemuda Indonesia&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;h5&gt;Kongres Pemuda Indonesia Kedua&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), &lt;i&gt;Waterlooplein&lt;/i&gt; (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada rapat penutup, di gedung &lt;i&gt;Indonesische Clubgebouw&lt;/i&gt; di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu &amp;quot;Indonesia Raya&amp;quot; karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola saja tanpa syair, atas saran Sugondo kepada Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Peserta&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka. Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Diprakarsai oleh AR Baswedan pemuda keturunan arab di Indonesia mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;71 Pengikrar Sumpah Pemuda&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;h4&gt;Johanna Masdani Tumbuan&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Johanna Masdani Tumbuan termasuk di antara 71 pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda Kedua, Oktober 1928 dan turut serta mengikrarkan Sumpah Pemuda yang berlangsung di sebuah gedung yang terletak di Jalan Kramat Raya no. 106 Jakarta Pusat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selain itu, Jo -- demikian ia biasa dipanggil -- juga menjadi seorang saksi sejarah detik-detik Proklamasi Indonesia yang dilakukan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada 17 Agustus 1945. Johanna Masdani Tumbuan juga ikut serta menyusun konsep pembangunan Tugu Proklamasi yang sederhana di depan rumah Bung Karno di Jl. Pegangsaan Timur (kini Jl. Proklamasi) no. 56, Jakarta. Tugu ini kemudian dibongkar oleh Bung Karno, namun dibangun kembali pada tahun 1980-an. Baca juga pada Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia dan Sumpah Pemuda oleh David DS Lumoindong.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Gedung&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Bangunan di Jalan Kramat Raya 106, tempat dibacakannya Sumpah Pemuda, adalah sebuah rumah pondokan untuk pelajar dan mahasiswa milik Sie Kok Liong.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Gedung Kramat 106 sempat dipugar Pemda DKI Jakarta 3 April-20 Mei 1973 dan diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada 20 Mei 1973 sebagai Gedung Sumpah Pemuda. Gedung ini kembali diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 Mei 1974. Dalam perjalanan sejarah, Gedung Sumpah Pemuda pernah dikelola Pemda DKI Jakarta, dan saat ini dikelola Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; :    &lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-3112188817670126916?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/blZuhEu8yBg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/blZuhEu8yBg/sumpah-pemuda-28-oktober-1928.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TMjYj06Iv5I/AAAAAAAABXE/Bl_AwRqNikw/s72-c/image_thumb%5B6%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/10/sumpah-pemuda-28-oktober-1928.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-7188162028459808789</guid><pubDate>Wed, 27 Oct 2010 02:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-28T09:31:05.530+07:00</atom:updated><title>Secarik Kertas untuk Indonesia</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SARAPAN pagi itu berlangsung tak seperti biasanya. Tak ada diskusi serius atau canda dari para penghuni Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Jakarta. A.K. Gani, mahasiswa dari Minang, kehilangan obrolan segarnya. Ia biasanya rajin meledek Jusupadi Danuhadiningrat dari Yogyakarta. Guyonan A.K. Gani ini kemudian ditimpali Muhammad Yamin dengan celetukan yang memancing tawa Amir Sjarifuddin atau Abu Hanifah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi Minggu pagi, 28 Oktober 1928 itu, hampir semua penghuni Indonesische Clubgebouw tenggelam dalam pikiran masing-masing. Mereka justru tampak ingin segera beranjak dari meja makan. "Mungkin karena mereka sibuk ikut kongres, mungkin pula karena hidangannya tak menarik. Maklum, kualitas makanan pada hari itu menurun," ujar dr. R. Soeharto, rekan Yamin yang kemudian menjadi dokter pribadi Bung Karno.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yamin perlu segera merumuskan pikiran para pembicara Kongres Pemuda Indonesia II malam sebelumnya di gedung Katholieke Jongelingen Bond, Waterloopplein, Lapangan Banteng, Jakarta. Maklum, ia menjabat sekretaris panitia kongres. Ia sendiri malam itu berpidato panjang lebar tentang "Persatuan dan Kebangsaan Indonesia", termasuk tentang perlunya bahasa persatuan untuk menyatukan seluruh kelompok dan suku di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pidato Yamin di depan 750 peserta rapat umum itu dinilai telah menggiring organisasi pemuda perwakilan daerah yang ikut kongres untuk berikrar bersama. Ia pulalah yang kemudian menuliskan teks Sumpah Pemuda yang amat berpengaruh itu. Dengan sumpah ini, organisasi pemuda ramai-ramai menanggalkan watak kedaerahan mereka dan melebur menjadi satu organisasi: Indonesia Muda. Bung Hatta menyebut peristiwa Sumpah Pemuda itu sebagai "sebuah letusan sejarah".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada Sabtu dan Minggu itu mahasiswa tahun pertama Rechts Hooge School (Perguruan Tinggi Hukum) ini memang tengah membuat sejarah. Usianya saat itu 25 tahun. Dan seperti diungkapkan Ketua Kongres Pemuda II Soegondo Djojopoespito pada peringatan 45 tahun Sumpah Pemuda, Yamin melakukannya dengan gaya khas anak muda yang "lebih suka memakai kata-kata muluk" ketimbang mengungkapkan kenyataan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenyataan yang mereka hadapi adalah Belanda masih sepenuhnya menguasai Indonesia pada 1928 itu. Kongres Pemuda itu pun diawasi 24 jam oleh polisi Belanda. Tapi Yamin dan semua pemuda yang berbicara dalam Kerapatan Pemuda ini nekat mengajukan gagasan muluk: tanah yang satu, bangsa yang satu, bahasa yang satu: Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Soegondo, Yamin juga lebih mengedepankan imajinasinya sebagai seorang sastrawan. Penulis beberapa kumpulan puisi, juga penerjemah buku William Shakespeare dan Rabindranath Tagore ini, misalnya, menyebut persatuan dan kebangsaan Indonesia adalah hasil pikiran dan kemauan sejarah yang sudah beratus-ratus tahun umurnya. "Semangat yang selama ini tertidur itu sekarang telah bangun. Inilah yang dinamakan roh Indonesia," ucap Yamin. "Ini kata-kata yang bombastis, tapi sebaliknya tampak brilian bagi orang-orang muda yang mendengarnya saat itu," ujar Soegondo.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yamin pula yang "memelintir" fakta peserta kongres demi mendapat pemberitaan luas oleh media massa. Dalam pidatonya, Yamin berkata bahwa ia merasa gembira berbicara di muka persidangan itu, karena para peserta yang hadir datang dari seluruh Indonesia. Ia memberikan kesan seolah-olah pemuda yang hadir dalam kongres itu baru datang dengan menggunakan kapal atau perjalanan darat dari seluruh Indonesia. Padahal utusan kongres yang mewakili daerah kebanyakan datang dari Jakarta dan kota-kota di Jawa. "Ia lebih mengutamakan efek daripada kebenaran," ucap Soegondo.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun bukan berarti Yamin tak punya gagasan yang utuh. Sejak Kongres Pemuda I yang berlangsung pada 30 April 1926 sampai 2 Mei 1926 di Jakarta, Yamin mengusulkan untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Di depan kongres yang diketuai Mohammad Tabrani itu, Yamin yang pernah bersekolah di Algemeene Middlebare School (semacam sekolah menengah atas bagian sastra Timur di Yogyakarta) menyebutkan bahwa jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan, yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, kata Yamin, bahasa Melayulah yang lambat-laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabrani, yang aktif di perkumpulan Jong Java, menolak usul itu. Menurut dia, harus ada satu bahasa persatuan yang sesuai dengan tujuan awal peserta kongres, yakni satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. "Kalau Nusa itu bernama Indonesia, Bangsa itu bernama Indonesia, maka bahasanya harus disebut Bahasa Indonesia," ucap Tabrani kala itu. Yamin menerima penolakan tersebut dan sejak itu ia bekerja keras memikirkan resolusi yang tepat, yang bisa diterima dan menyatukan semua kelompok bangsa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ihwal bahasa persatuan itu tak hanya disampaikan Yamin saat kongres pertama. Jauh sebelumnya, saat berumur 17 tahun, Yamin yang lahir pada 23 Agustus 1903 di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat itu telah menyampaikan gagasannya agar menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan orang Sumatera. Gagasan itu kembali dihidupkan ketika ia menghadiri perayaan ulang tahun kelima perkumpulan Jong Sumatranen Bond, di Jakarta pada 1923. Dalam pertemuan itu Yamin menyampaikan sebuah pidato berjudul "De Maleiche Taal in het verleden, heden en in de toekomst", yang berarti "Bahasa Melayu, pada masa lampau, masa sekarang, dan masa depan".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lahir dari keluarga keturunan kepala adat Minangkabau dengan seorang ayah yang bekerja sebagai mantri kopi, Oesman Bagindo Khatib, Yamin mengenyam banyak pendidikan. Di kampung halamannya, anak ketiga dari lima bersaudara ini menamatkan pendidikannya di Holland Inlander School. Lepas dari HIS, Yamin melanjutkan ke Sekolah Guru di Bukittinggi, Sumatera Barat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia kemudian hijrah ke Pulau Jawa dan masuk sekolah dokter hewan di Bogor. Merasa tidak berbakat, ia pindah ke sekolah menengah pertanian di Bogor. Di tempat ini pun Yamin belum menemukan minatnya. Ia kemudian hengkang dan menuju Yogyakarta. Di Kota Gudeg ini, Yamin masuk sekolah menengah atas bagian sastra Timur. Di tempat inilah Yamin menemukan dunianya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak muda, selain aktif di organisasi, Yamin juga sudah tertarik pada sastra. Ia dikenal sebagai seorang pembaca buku yang tekun. Yamin mempunyai koleksi buku lebih dari 20 ribu buah. Pada umur 18 tahun ia telah melahirkan banyak sajak. Pada 1922, Yamin menerbitkan kumpulan sajak berjudul Tanah Air. Pada 1928, suami Raden Ajeng Sundari Mertoatmodjo (Siti Sundari) ini kembali menulis kumpulan puisi Indonesia Tumpah Darahku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yamin pun menguasai ilmu sejarah, bahasa Yunani, Latin, Kaei, Jawa, Melayu, dan Sanskerta. Belakangan ia menguasai ilmu hukum tata negara setelah meraih gelar sarjana hukum dari Rechts Hooge School di Jakarta, pada 1932.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di masa awal sekolah hukum inilah Yamin terlibat penuh dalam Kongres Pemuda II. Setelah mengadakan rapat maraton dari Sabtu sore hingga Ahad malam, 28 Oktober 1928, seluruh peserta kongres yang terdiri dari utusan Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Indonesia, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Ambon, Pemuda Kaum Betawi, dan beberapa utusan lain akhirnya menyatakan sepakat dan mencetuskan Sumpah Pemuda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumusan Sumpah Pemuda itu ditulis Yamin pada sebuah kertas ketika Mr Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sebagai sekretaris, Yamin yang duduk di sebelah kiri ketua menyodorkan secarik kertas kepada Soegondo, sembari berbisik, "Saya punya rumusan resolusi yang elegan."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Soegondo membaca rumusan resolusi itu, lalu memandang Yamin. Yamin membalas pandangan itu dengan senyuman. Spontan Soegondo membubuhkan paraf "Setuju". Selanjutnya Soegondo meneruskan usul rumusan itu kepada Amir Sjarifuddin yang memandang Soegondo dengan mata bertanya-tanya. Soegondo mengangguk-angguk. Amir pun memberikan paraf "Setuju". Begitu seterusnya sampai seluruh utusan organisasi pemuda menyatakan setuju.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumpah itu berbunyi :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin. Setelah disahkan, ikrar pemuda itu pun menjadi tonggak bersatunya bangsa Indonesia. "Yaminlah yang mengubah kata Ikrar menjadi Sumpah," kata sejarawan Anhar Gonggong.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu, setiap 28 Oktober, Yamin yang pernah menjabat Menteri Kehakiman, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Sosial di masa Soekarno itu selalu diundang hadir dalam peringatan Sumpah Pemuda. Herbert Feith menyebut tokoh yang meninggal pada 17 Oktober 1962 itu sebagai "seorang ideologis nasionalis yang berada persis di belakang presiden."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
"Dialah penyair yang menemukan formulasi tepat kebangsaan kita," ujar Mohammad Roem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber&lt;/i&gt; :    &lt;br /&gt;
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/10/27/LK/mbm.20081027.LK128564.id.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-7188162028459808789?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/28iK4X562GU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/28iK4X562GU/secarik-kertas-untuk-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/10/secarik-kertas-untuk-indonesia.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-4645600805707866595</guid><pubDate>Thu, 09 Sep 2010 12:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-09T19:55:29.500+07:00</atom:updated><title>Tulisan Lengkap Adjie Suradji di Harian Kompas edisi 6 September 2010</title><description>&lt;p&gt;&lt;font color="#8080c0"&gt;&lt;strong&gt;Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan&lt;/strong&gt;       &lt;br /&gt;&lt;/font&gt;Oleh: &lt;strong&gt;Adjie Suradji&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;     &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TIjZLAcP57I/AAAAAAAABLI/oJWXYQ648j4/s1600-h/image%5B3%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="210" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TIjZPeYFcNI/AAAAAAAABLM/01UtGRk0RXU/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="249" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian. Keberanian jadi satu faktor penting dalam kepemimpinan berkarakter, termasuk keberanian mengambil keputusan dan menghadapi risiko. Kepemimpinan berkarakter risk taker bertentangan dengan ciri-ciri kepemimpinan populis. Pemimpin populis tidak berani mengambil risiko, bekerja menggunakan uang, kekuasaan, dan politik populis atau pencitraan lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Indonesia sudah memiliki lima mantan presiden dan tiap presiden menghasilkan perubahannya sendiri-sendiri. Soekarno membawa perubahan besar bagi bangsa ini. Disusul Soeharto, Habibie, Gus Dur, dan Megawati.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Soekarno barangkali telah dilupakan orang, tetapi tidak dengan sebutan Proklamator. Soeharto dengan Bapak Pembangunan dan perbaikan kehidupan sosial ekonomi rakyat. Habibie dengan teknologinya. Gus Dur dengan pluralisme dan egaliterismenya. Megawati sebagai peletak dasar demokrasi, ratu demokrasi, karena dari lima mantan RI-1, ia yang mengakhiri masa jabatan tanpa kekisruhan. Yang lain, betapapun besar jasanya bagi bangsa dan negara, ada saja yang membuat mereka lengser secara tidak elegan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sayang, hingga presiden keenam (SBY), ada hal buruk yang tampaknya belum berubah, yaitu perilaku korup para elite negeri ini. Akankah korupsi jadi warisan abadi? Saatnya SBY menjawab. Slogan yang diusung dalam kampanye politik, isu ”Bersama Kita Bisa” (2004) dan ”Lanjutkan” (2009), seharusnya bisa diimplementasikan secara proporsional.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Artinya, apabila pemerintahan SBY berniat memberantas korupsi, seharusnya fiat justitia pereat mundus—hendaklah hukum ditegakkan—walaupun dunia harus binasa (Ferdinand I, 1503-1564). Bukan cukup memperkuat hukum (KPK, MK, Pengadilan Tipikor, KY, hingga Satgas Pemberantasan Mafia), korupsi pun hilang. Tepatnya, seolah-olah hilang. Realitasnya, hukum dengan segala perkuatannya di negara yang disebut Indonesia ini hanya mampu membuat berbagai ketentuan hukum, tetapi tak mampu menegakkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Quid leges sine moribus (Roma)—apa artinya hukum jika tak disertai moralitas? Apa artinya hukum dengan sedemikian banyak perkuatannya jika moral pejabatnya rendah, berakhlak buruk, dan bermental pencuri, pembohong, dan pemalas?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Keberanian&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meminjam teori Bill Newman tentang elemen penting kepemimpinan, yang membedakan seorang pemimpin sejati dengan seorang manajer biasa adalah keberanian (&lt;em&gt;The 10 Law of Leadership&lt;/em&gt;). Keberanian harus didasarkan pada pandangan yang diyakini benar tanpa keraguan dan bersedia menerima risiko apa pun. Seorang pemimpin tanpa keberanian bukan pemimpin sejati. Keberanian dapat timbul dari komitmen visi dan bersandar penuh pada keyakinan atas kebenaran yang diperjuangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Keberanian muncul dari kepribadian kuat, sementara keraguan datang dari kepribadian yang goyah. Kalau keberanian lebih mempertimbangkan aspek kepentingan keselamatan di luar diri pemimpin—kepentingan rakyat—keraguan lebih mementingkan aspek keselamatan diri pemimpin itu sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Korelasinya dengan keberanian memberantas korupsi, SBY yang dipilih lebih dari 60 persen rakyat kenyataannya masih memimpin seperti sebagaimana para pemimpin yang dulu pernah memimpinnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Memang, secara alamiah, individu atau organisasi umumnya akan bersikap konservatif atau tak ingin berubah ketika sedang berada di posisi puncak dan situasi menyenangkan. Namun, dalam konteks korupsi yang kian menggurita, tersisa pertanyaan, apakah SBY hingga 2014 mampu membawa negeri ini betul-betul terbebas dari korupsi?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertanyaan lebih substansial: apakah SBY tetap pada komitmen perubahan? Atau justru ide perubahan yang dicanangkan (2004) hanya tinggal slogan kampanye karena ketidaksiapan menerima risiko-risiko perubahan? Terakhir, apakah SBY dapat dipandang sebagai pemimpin yang memiliki tipe kepemimpinan konsisten dalam pengertian teguh dengan karakter dirinya, berani mengambil keputusan berisiko, atau justru menjalankan kepemimpinan populis dengan segala pencitraannya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Indonesia perlu pemimpin visioner. Pemimpin dengan impian besar, berani membayar harga, dan efektif, dengan birokrasi yang lentur. Tidak ada pemimpin tanpa visi dan tidak ada visi tanpa kesadaran akan perubahan. Perubahan adalah hal tak terelakkan. Sebab, setiap individu, organisasi, dan bangsa yang tumbuh akan selalu ditandai oleh perubahan- perubahan signifikan. Di dunia ini telah lahir beberapa pemimpin negara yang berkarakter dan membawa perubahan bagi negerinya, berani mengambil keputusan berisiko demi menyejahterakan rakyatnya. Mereka adalah Presiden Evo Morales (Bolivia), Ahmadinejad (Iran), dan Hugo Chavez (Venezuela).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Indonesia harus bisa lebih baik. Oleh karena itu, semoga di sisa waktu kepemimpinannya—dengan jargon reformasi gelombang kedua—SBY bisa memberikan iluminasi (pencerahan), artinya pencanangan pemberantasan korupsi bukan sekadar retorika politik untuk menjaga komitmen dalam membangun citranya. Kita berharap, kasus BLBI, Lapindo, Bank Century, dan perilaku penyelenggara negara yang suka mencuri, berbohong, dan malas tidak akan menjadi warisan abadi negeri ini. Sekali lagi, seluruh rakyat Indonesia tetap berharap agar Presiden SBY bisa membawa perubahan signifikan bagi negeri ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Adjie Suradji, Anggota TNI AU&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;     &lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Sumber :       &lt;br /&gt;&lt;/em&gt;http://www.maiwanews.com/berita/tulisan-lengkap-adjie-suradji-di-harian-kompas/&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-4645600805707866595?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/EnoNXkjMgsw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/EnoNXkjMgsw/tulisan-lengkap-adjie-suradji-di-harian.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TIjZPeYFcNI/AAAAAAAABLM/01UtGRk0RXU/s72-c/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/09/tulisan-lengkap-adjie-suradji-di-harian.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-8172030216281158757</guid><pubDate>Wed, 01 Sep 2010 16:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-01T23:14:14.170+07:00</atom:updated><title>10 Tahun Sebelum Malaysia Merdeka (Video)</title><description>&lt;p align="justify"&gt;Video berdurasi 30 menit ini secara umum menceritakan tentang fakta-fakta kondisi politik di Malaysia sampai detik ini, sejak mereka mendapatkan kemerdekaan dari kolonialisme Inggris.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Siasat penjajahan Inggris saat tiba di Malaysia menjadi kunci dari segala kondisi Malaysia saat ini. Inggris tidak secara langsung menjajah Malaysia seperti Belanda menjajah Indonesia. Mereka lebih picik, mereka mengontrol para pemimpin daerah (Sultan / Raja) Malaysia kemudian Raja-raja tersebut mengontrol rakyatnya seolah mereka hanya menjalankan perintah sang Raja.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hingga tiba saat para Pahlawan Bangsa Indonesia menginvasi daerah Malaysia 10 tahun sebelum Malaysia merdeka (1937) membawa semangat perjuangan untuk Merdeka (sejak sumpah pemuda 1928). Disanalah segelintir bangsa Malaysia tersadar dan mulai melakukan perlawanan terhadap kolonialisme. Banyak hal yang membuat kita patut bangga sebagai Warga Negara Indonesia, selain semangat solidaritas 1 rumpun untuk merdeka, bendera yang digunakan bangsa Malaysia saat memberontak saat itu adalah Sangsaka Merah Putih.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tepatnya 20 Oktober 1947 bangsa Malaysia mendapatkan kemerdekaan dari Inggris sejak 10 tahun perlawanan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun Inggris tidak berhenti sampai disana saja, mereka membentuk partai pemerintah yg diberi nama UMNO, yang merupakan pemerintahan boneka Inggris dan hingga saat ini masih mendomiansi parlemen di Malaysia (sekedar informasi, dominasi partai UMNO salah satunya menbutakan data sejarah dan informasi pers lewat divisi kontrol informasi pemerintahan dan info yang disebar ke rakyat malaysia selalu dibuat dalam 3 bentuk, bahasa Arab untuk melayu, bahasa Cina dan bahasa Inggris dengan maksud tetap memecah 3 kubu ras tersebut agar tidak bersatu menggulingkan pemerintahan UMNO).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi walaupun sudah merdeka, malaysia masih dalam kontrol Inggris. Penjajahan berlanjut sampai saat ini, dimana salah satu bentuk penjajahannya adalah dibutakannya bangsa Malaysia dari sejarah (Jadi wajar saja mereka suka mengaku-akui hal yang bukan miliknya).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Video ini sedikitnya dapat membuat kita makin bangga sebagai warga negara Indonesia. Walaupun kita dalam kondisi ekonomi yg tidak lebih baik dari malaysia, tetapi kita secara politik jauh lebih Merdeka&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maka dari itu kita bantu lestarikan dan pertahankan segala kekayaan yang kita miliki, jangan sampai hasil kekayaan kita yang menikmati bangsa lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hidup Indonesia! Pertahankan wilayah dan hasil budaya kita!    &lt;br /&gt;Lawan Malaysia dengan video ini, biar mereka sadar, tanpa Indonesia mereka tiadk bisa Merdeka.&lt;/p&gt;  &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="413" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;object width="250" height="250"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/sNZzZlVgWxY?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/sNZzZlVgWxY?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="250" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="211"&gt;&lt;object width="250" height="250"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/fo9fOS7VNus?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/fo9fOS7VNus?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="250" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="211"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;object width="250" height="250"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mtMPNJ38E1M?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/mtMPNJ38E1M?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="250" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="211"&gt;&lt;object width="250" height="250"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/DwGgBkQxT-4?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/DwGgBkQxT-4?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="250" height="250"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="211"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="211"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sumbe&lt;/em&gt;r :     &lt;br /&gt;http://www.indowebster.web.id/archive/index.php?t-40492.html     &lt;br /&gt;http://10tahun.blogspot.com/     &lt;br /&gt;http://www.ocean-leecher.net/forum/thread-3131-page-1.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-8172030216281158757?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/hEC1_HALo18" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/hEC1_HALo18/10-tahun-sebelum-malaysia-merdeka-video.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/09/10-tahun-sebelum-malaysia-merdeka-video.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-7865697879208196680</guid><pubDate>Wed, 01 Sep 2010 15:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-01T22:15:59.296+07:00</atom:updated><title>SEMANGAT KEBANGSAAN</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;oleh Koes Pratomo Wongsoyudo&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Di sekitar ujung Perang Dunia kedua , ada seorang Laksamana Inggris berkata “Didalam wilayah Britania Raya, matahari tidak pernah tenggelam“.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dia tidak sembarangan berkata begitu .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tanah jajahan Inggris sedemikian luasnya, sehingga matahari tidak menemukan ujung wilayah. Sebelum dia sempat tenggelam, dia sudah sampai ke bagian lain dari wilayah kekuasaan Inggris .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kalimat itu menjadi kebanggaan orang Inggris, sebagai bangsa penakluk.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sampai-sampai sebegitu luasnya wilayah jajahannya..&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kesadaran sebagai bangsa,dan keinginan untuk merdeka, tumbuh juga di Indonesia. Oktober 1928 , diselenggaraakan Konggres Pemuda yang mencetuskan SUMPAH PEMUDA :”Berbangsa satu , bernegara satu dan berbahasa satu INDONESIA “.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Semangat untuk merdeka-pun sampai kepada puncaknya, ketika kita mem-proklamirkan kemerdekaan kita pada tgl 17 Agustus 1945.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jadi ketika kita merdeka, kesadaran untuk Berbangsa dan Bernegara sudah mendahului langkah perjuangan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika Belanda datang kemari pada abad ke lima belas, Bangsa Indonesia sudah berbudaya tinggi. Kekaguman Belanda atas negara yang dijajahnya, terbukti dari banyaknya benda-benda kebudayaan yang dikumpulkan di negara Belanda.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Maka boleh disimpulkan, identitas sebagai bangsa sudah definitif ada, bahkan jauh sebelum kita merdeka.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ada budaya yang tinggi dan ada semangat kebangsaan .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Atas kesadaran itulah kita berjuang untuk merdeka.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tidak semua bangsa-bangsa jajahan bangkit dengan melalui proses yang demikian..&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berakhirnya perang Dunia Kedua dengan kemenangan Sekutu atas Jerman -Italy –Jepang memberi hikmah kepada bangsa-bangsa terjajah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Karena kemudian terjadi persaingan antara dua kekuatan , Rusia dengan kubu komunisnya ,melawan Amesrika –Ingris dengan sekutu-sekutunya yang menamakan dirinya NEGARA – NEGARA BEBAS.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Franklin Deleanor Roosevelt [ FDR ], Presidan Amerika Serikat ,menyadarkan para sekutunya,bahwa mereka akan kalah bersaing dengan komunis kalau tidak memberi kemerdekaan kepada tanah jajahan mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Karena komunis berkampanye dengan mendukung perjuangan untuk merdeka kepada bangsa-bangsa terjajah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kampanye FDR ampuh.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Suaranya memang didengar dan dituruti.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Indonesia memang menyatakan merdeka ketika terjadi ke-vacum-an, karena Jepang telah menyerah pada tgl 14 Agustus 1945 dan kekutan sekutu belum sampai disini.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tapi kemudian harus berjuang secara fisik maupun diplomasi, karena Belanda enggan melepas daerah jajahannya yang terlanjur menjadi andalan hidup.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Churchill, Perdana Menteri Inggris, menerima saran FDR untuk memerdekakan jajahannya dengan menggerutu. Menolak tidak bisa, menuruti tidak rela.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Termasuk dalam sejumlah negara-negara yang baru diberi kemerdekaan oleh Inggris itu adalah Malaysia dan Singapura.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tapi kemudian Inggris menemukan jalan keluar yang cerdik.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Inggris memberi kemerdekan kepada tanah-tanah jajahannya, tapi langsung menampungnya dalam sebuah organisasi yang mereka sebut NEGARA PERSEMAKMURAN {Commenwealth Countries }.Negara –negara yang baru merdeka itu ditampung dalam wadah persemakmuran itu, masih dalam sebuah Sistem Ekonomi dan Pertahanan bersama Inggris.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dua hal yang sangat membebani negara –negara baru , yang belum tahu bagaimana caranya mengelola sebuah negara. Belenggu yang dipasang Inggris justru disambut senang oleh negara- negara jajahan yang baru merdeka.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan cara seperti ini , berbeda dengan Belanda yang langsung kehilangan Indonesia ,sebagai lumbung kemakmurannya selama ini, Inggris melalui system Commenwealth masih bisa mempertahankan sistem ekonominya dengan tetap mengandalkan tanah jajahan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Malaysia dan Singapura merdeka karena perubahan administrative, tanpa proses perjuangan seperti yang dialami Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Negara-negara itu belum mempunyai perangkat yang menjadi ciri negara dan bangsa itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan dadakan dikaranglah bendera dan lagu kebangsaan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Entah dengan pertimbangan apa, Malaysia mengambil lagu rakyat ‘ TERANG BULAN’ dijadikan lagu kebangsaan dengan menyesuaikan liriknya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Lagu INDONESIA RAYA dan bendera merah putih sudah ada sejak sebelum kita merdeka.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tidak hanya itu .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sejumlah lagu-lagu perjuangan, ikut mendampingi Indonesia Raya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sebut saja “Sorak-sorak bergembira“, ”Hari Merdeka”, “Maju tak gentar“, “Hallo-hallo Bandung“, ”Butet”, “Tanah pusaka”, “Rayuan pulau kelapa“ , “Gugur bunga”, “Sepasang mata bola” dan masih banyak yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dan diseluruh persada Indonesia berserak berbagai monumen perjuangan .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Belum lagi sejumlah budaya yang definitif menjadi identitas dan kebanggaan Bangsa kita.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Karya-karya seni dan budaya Indonesia tak terkira jumlahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sementara kita melihat tetangga kita Malaysia dan Singapura, canggung melihat dirinya sendiri dalam status yang “katanya” merdeka. Mereka mencari-cari budaya mereka. Karena tak didapat jua, maka dicurilah budaya-budaya Indonesia. Mereka mengolahnya sehingga tampak sebagai budaya mereka dan berhasil mendapatkan devisa besar dari sektor pariwisata. Sekadar catatan sektor pariwisata adalah penyumbang terbesar pendapatan nasional Malaysia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Saya pernah berbincang dengan wartawati dari Strait Times Malaysia. Wartawati ini khusus bertugas di bidang seni dan budaya. Ketika saya bertanya apa budaya nasional kamu. Dia mejawab budaya Indonesia. Dengan kata lain, mereka tidak mempunyai budaya nasional dan bingung dengan identitas nasionalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Orang Melayu Malaysia lebih merasa sebangsa dengan sesama Melayu dari Singapura, meski masing-masing berpasport lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Begitu juga China Malaysia, dengan China Singapura dan India Malaysia dengan India Singapura..&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dan tidak merasa sebangsa dengan sesama warga negara Malaysia dan Singapura, kalau etnisnya berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Saat ini demokrasi di Malaysia terpasung sehingga unsur kreativitas tidak tersalurkan. Demokrasi di Malaysia mengalami kemunduran dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bahasa Melayu di Malaysia memang dijadikan bahasa resmi pemerintahan, tapi orang Melayu yang hanya bisa berbahasa Melayu dan tidak bisa berbahasa Inggris, tidak bisa berharap mencapai kedudukan tinggi, baik dalam pemerintahan maupun pada kantor-kantor swasta.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Malaysia bahkan tidak berdaya ketika bahasa Melayu “diperkosa” dengan kaidah-kaidah Inggris yang merusak. Dengarlah mereka mengatakan “ Bile-bile mase “ untuk mengatakan “any tme” dan “yang mana satu“ untuk mengatakan “which one“.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Banyak orang-orang China, kendati-pun terlahir di Malaysia, tidak pandai berbahasa Melayu. Para executive China di Malaysia, kalau perlu pergi kekantor-kantor pemerintahan, seperti imigrasi dsb.nya terpaksa membawa staff-nya yang orang Melayu, karena sekedar mengisi formulirpun dia tak pandai..&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Coba kita bandingkan dengan China Solo yang tahu gending, serimpi dan batik melebihi dari orang-orang Jawa sendiri. China Solo lebih Jawa dari orang Jawa sendiri. Dan sebaliknya orang-orang Jawa Solo sanggup memainkan kesenian Barongsai dengan cakapnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Orang-orang Malaysia dan Singapura memang tidak melihat identitas bangsa pada dirinya sendiri. Kegagapan inilah kemudian yang mendorongnya mengakui reog, batik, keris, tarian Minangkabau, rendang, lagu Rasa Sayange, bahkan tarian Pendet sebagai miliknya, tanpa tahu apa akar yang menumbuhkan semua itu .&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Inggris memang berhasil menjaga kestabilan ekonomi dalam kawasannya. Tapi membiarkan yang selebihnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Perasaan rendah diri orang Malaysia menatap orang Inggris tak pernah sirna. Dan sebenarnya kalau kita berhadapan dengan orang Malaysia di daerah yang netral (di luar Indonesia dan Malaysia) akan tampak mereka akan minder dengan kita. Malaysia mendapatkan kemerdekaannya bukan karena perjuangan tapi hadiah dari Inggris. Inferior complex mereka sebagai bangsa terjajah, tetap saja tidak hilang.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada tahun 2009 ini Indonesia merdeka enam puluh empat { 64 } tahun lamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Malaysia Singapura hanya kurang sedikit dari itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sejak akhir tahun lima puluhan atau awal enam puluhan Indonesia patut di sebut BANGSA BESAR di arena olahraga bulutangkis.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Menjuarai All England , Thomas Cup dan Uber Cup sudah terlalu sering.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Nama-nama besar seperti Tan Yu Hok, Ferry Sonneville , Liem Swie King , Christian Hadinata, Ade Chandra, Chunchun –Johan Wahyudi ,Susi Susanti-Alan Budikusuma, Rexy Mainaki Ricky Subakgja dan masih banyk lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bahkan Rudy Hartono menjurai All England sampai delapan kali..&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebuah prestasi yang tidak bisa disamai siapapun.   &lt;br /&gt;Ada istilah “King Smaash“, “Indonesia Service” dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika FDR mengumandangkan kemerdekaan bagi bangsa –bangsa terjajah, dia bersama sekutunya telah mempertimbangkan banyak hal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan alasan mencegah tragedi kemanusiaan seperti yang terjadi pada Perang Dunia yang baru usai, sebagai pihak yang menang perang ,mereka terpanggil untuk menjaga dunia dan membentuknya seideal mungkin.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tolok ukurnya tentu saja kepentingan mereka sendiri Amerika –Inggris dan sekutunya..&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mereka juga tahu , semua bangsa akan bergerak maju dan semakin sadar akan kepentingannya sendiri..&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Betapapun kemajuan bangsa –bangsa bekas jajahan itu harus bisa dikontrol.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperangkat alat untuk mengontrol duniapun dibentuk.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Alat-alat itu adalah Perserikatan Bangsa Bangsa [ PBB ], Mahkamah International, Bank Dunia dan lain-lain yang disodorkan seolah untuk membantu bangsa-bangsa tertinggal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kalau kita mengerti itu semua, kita juga mengerti bahwa segalanya tentang Indonesia cukup mengundang kekawatiran negara-negara itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bangsa dengan semangat kebangsaan yang tinggi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak seperti Malaysia. yang belum mengerti arti kebangsaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Indonesia adalah bangsa dengan budaya yang definitive jelas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Negara Indonsia juga luas dan kaya akan sumber alam&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jumlah penduduk pun terbesar keempat di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semuaunya mengarah kepada potensi untuk menjadi Bangsa dan Negara yang kuat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Karena itu laju kemajuan Indonesia harus bisa dikendalikan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam pemberontakan –pemberontakan separatisne, terbukti berkali-kali keterlibatan Amerika.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam peristiqwa Timor Timur kita kalah karena permasalhannya diserahkan kepada PBB yang dibentuk untuk menjaga kepentingan Amerika dan kawan-kawan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pulau Sepadan lepas karena diserahkan kepada Mahkamah Interntional, yang juga alat untuk membela kepentongan Amerika dan para sekutunya. Dan sekarang Malaysia, merongrong pulau Ambalat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sementara masih ada masalah Separatisme Papua, dan Gerakan Separatisme Maluku.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang dikehendaki mereka adalah pecah-belahnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita tidak bisa menyepelekan hal ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sekian banyak jalan untuk menuju jenjang keatas, sedemikian juga banyaknya cara orang untuk membenamkan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pengakuan terhadap kekayaan budaya kita, pulau Ambalat, kekejian terhadap TKI kita, separatisme di Papua dan Maluku , haruslah dimengerti sebagai gangguan dalam sebuah desain besar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;KEDAULATAN KITA SEBAGAI BANGSA DAN NEGARA MERDEKA SEDANG DI RONG – RONG .&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mereka menyangsikan kita bisa membela diri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sejumlah kelemahan dijadikan senjata.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semakin sukar kita menerima panggilan “saudara serumpun”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Karena kalau memang YA demikian, Malaysia harus membuktikan diri sebagai Bangsa yang Berbudaya ,sama dengan Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Malaysia harus mebuktikan sebagai Bangsa yang Beradab, yang hukum dan pengadilannya tidak membolehkan kekejian terjadi di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan “PE –ER” kita , Indonesia , kalau masih ingin mengaku sebagai bangsa merdeka, kita harus bisa mempertahankan kedaulatan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita harus mampu mempertahankan setiap jengkal wilayah kita dari jamahan bangsa lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita harus bisa membela setiap warga negara kita, seberapa hinanya sekalipun dia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita tidak boleh membiarkan siapapun untuk merendahkan martabat banga kita .&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita harus pintar-pintar mengelola segenap sumber daya alam dan sumber daya manusia yang kita miliki.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; :    &lt;br /&gt;http://shadow.blog.undip.ac.id/2009/09/02/hanya-turut-menyemarakkan-suasana/&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-7865697879208196680?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/0jJz6G_4Y2M" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/0jJz6G_4Y2M/semangat-kebangsaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/09/semangat-kebangsaan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-2255348518841639593</guid><pubDate>Wed, 01 Sep 2010 14:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-01T21:22:40.742+07:00</atom:updated><title>Membandingkan Kemerdekaan Malaysia dan Indonesia</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pada 31 Agustus nanti Malaysia merayakan kemerdekaannya yang ke-53. Sementara itu, pada 17 Agustus kemarin, Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-65. Bagaimana jika detik-detik kemerdekaan kedua negara itu diperbandingkan?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TH5hQDbZlzI/AAAAAAAABEc/TkFCFHp-xJs/s1600-h/image%5B11%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="159" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TH5hbFStSBI/AAAAAAAABEg/Z__iPZpCuOI/image_thumb%5B7%5D.png?imgmax=800" width="215" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kuala Lumpur sedang diguyur hujan lebat ketika puluhan ribu orang berduyun-duyun menuju Stadion Merdeka. Pagi, 31 Agustus 1957 itu, upacara penyerahan kedaulatan dari tangan Inggris akan digelar.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tunku Abdul Rahman, seorang alumnus Universitas Cambridge yang didaulat menjadi Perdana Menteri, sudah bersiap-siap membacakan teks pemasyhuran kemerdekaan. Saat hujan reda, sekitar pukul 8, upacara pemasyhuran kemerdakaan Malaysia pun dimulai.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“Bahawasanya kerana telah tibalah masanya bagi umat Persekutuan Tanah Melayu ini mencapai taraf suatu bangsa yang merdeka lagi berdaulat sama setimpal kedudukannya dengan segala bangsa seluruh dunia.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Di hadapan lautan manusia, di Stadion Merdeka Kuala Lumpur, Tunku Abdul Rahman mengucapkan kata-kata itu untuk menandai kemerdekaan Tanah Melayu. Sejak itu, secara &lt;em&gt;de facto&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;de jure&lt;/em&gt;, Malaysia bukan lagi jajahan Inggris, walau saat itu Indonesia tetap mencurigainya sebagai “Negara Boneka Inggris”.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pemasyhuran kemerdekaan itu dipersiapkan dengan matang. Pada pukul 24.00 tanggal 30 Agustus 1957, digelar upacara penurunan bendera Inggris, Union Jack, di Padang Kelab Selangor, Kuala Lumpur. Ini untuk menandai berakhirnya penjajahan Inggris di Tanah Melayu, sekaligus menandai lahirnya Negara baru yang “berdaulat, setaraf dan setimpal dengan semua negara-negara yang berdaulat di dunia”. Bendera Persekutuan Tanah Melayu pun dikibarkan. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pagi harinya, tujuh battalion tentara Malaysia ikut dalam arak-arakan menuju Stadion Merdeka. Merdeka terdiri dari Rejimen Persekutuan, Skuadron Isyarat, Skuadron Jurutera, Tentera Laut Diraja Tanah Melayu, Tentera Laut Simpanan Diraja Tanah Melayu dan Askar Sivil Persekutuan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Para sultan, tokoh masyarakat, dan sesepuh turut hadir. Demikian juga Sir Donald MacGillivray yang menjadi orang nomor satu di Malaysia sebelum merdeka. Tampak pula pemimpin-pemimpin negara persemakmuran Inggris atau &lt;em&gt;Commonwealth&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sejumlah pemimpin negara tetangga juga turut menjadi saksi pemasyhuran kemerdekaan Malaysia.Di antara mereka adalah pemimpin Thailand, Vietnam, Burma, Kamboja, Singapura, Jepang, India, Pakistan, Hongkong, Jepang, India, Pakistan, Afrika Selatan, dan lain-lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Upacara pemasyhuran ini punya gaung yang kencang di dunia internasional. Apalagi, dengan persiapan yang cukup, acara ini diliput media-media internasional dan disiarkan ke seantero dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Secara keseluruhan, pemasyhuran kemerdekaan Malaysia berbeda jauh dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Tanpa persiapan yang matang, upacara proklamasi itu hanya dilangsungkan di kediaman Sukarno, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat, dan bukan di Lapangan Ikada (Monas) yang biasa digunakan untuk menghimpun massa. Karena itu, detik-detik pembacaan teks proklamasi pun tidak dihadiri ribuan rakyat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Malam hari, 16 Agustus 1945, duet Sukarno-Hatta diculik para pemuda di Rengasdenglok. Dwi tunggal ini dipaksa agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia esok hari. Sukarno sendiri sebenarnya menilai tanggal 17 Agustus terlalu mepet. Segala sesuatunya belum dipersiapkan dengan matang, walaupun sebelumnya sudah dibahas di BPUPKI dan PPKI.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Teks proklamasi juga dibikin secara kilat di rumah Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol 1, Jakarta Pusat, oleh Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebarjo. Karena itu, bila dilihat versi aslinya, teks proklamasi penuh dengan coret-coretan tulisan tangan. Isinya singkat dan padat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TH5hhSBx89I/AAAAAAAABEk/XOR-Js0C42Y/s1600-h/image%5B7%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="160" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TH5hoji7yjI/AAAAAAAABEo/f6zKp7s0agE/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; “Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bung Karno membaca teks proklamasi itu untuk menandai lepasnya Indonesia dari belenggu penjajah. Setelah itu, sang saka merah putih dikibarkan dan hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tak ada perwakilan Negara-negara lain yang menghadiri upacara proklamasi itu. Jepang, si penjajah yang kalah perang melawan Amerika, juga tidak menggelar seremoni resmi sebagai tanda penyerahan kedaulatan ke tangan bangsa Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Berantem&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika Malaysia menggelar upacara pemasyhuran kemerdekaan, Indonesia tidak hadir. Sikap yang sama diambil Filipina. Kedua negara bertetangga ini dari awal memang menolak berdirinya Malaysia yang berdaulat. Dengan konsep Indonesia Raya-nya,Indonesia bahkan berkomitmen untuk ‘membebaskan’ Malaya dari neo-kolonialisme. Caranya adalah menjadikan Negara serumpun ini tunduk di bawah NKRI.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Konflik Indonesia-Malaysia kian mendidih saat memperebutkan Singapura, Sabah dan Serawak. Pada 31 Agustus 1963, Singapura, serta Sabah dan Serawak yang berada di pulau Kalimantan itu melepaskan diri dari cengkraman Inggris. Ketiganya menggabungkan diri dengan Federasi Malaysia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan slogan “Ganyang Malaysia”, Indonesia menolak keras hal itu. Karena terlibat konfrontasi, maka baru pada 16 September 1963, Sabah dan Serawak resmi menjadi negara bagian Malaysia. Sementara itu, pada 7 Agustus 1965, Singapura melepaskan diri Malaysia dan menjadi negara yang berdiri sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kini Indonesia dan Malaysia hendak berantem lagi. Di usianya yang sudah berkepala enam, Indonesia mestinya bisa lebih bijaksana. Demikian juga Malaysia yang telah berkepala lima. Tidak bisakah nasionalisme itu dikobarkan tanpa mengorbankan persaudaraan sebagai sesama manusia Melayu?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; :     &lt;br /&gt;http://hankam.kompasiana.com/2010/08/27/membandingkan-kemerdekaan-malaysia-dan-indonesia/&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-2255348518841639593?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/xB6Hq2onkUM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/xB6Hq2onkUM/membandingkan-kemerdekaan-malaysia-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TH5hbFStSBI/AAAAAAAABEg/Z__iPZpCuOI/s72-c/image_thumb%5B7%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/09/membandingkan-kemerdekaan-malaysia-dan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-658783792703521036</guid><pubDate>Fri, 27 Aug 2010 07:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-27T14:43:22.827+07:00</atom:updated><title>Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian Dunia</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdkFPx15FI/AAAAAAAABBk/JJPdP7xRvy0/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; border-right-width: 0px" height="124" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdkLPa_gmI/AAAAAAAABBo/KB0ZlV0kCx8/image_thumb.png?imgmax=800" width="184" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. &lt;/strong&gt;tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar &amp;quot;berdiri di atas berlian&amp;quot; langsung saja kita lihat profil negaranya. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;1. &lt;strong&gt;Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.﻿&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="400" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdkYJnpcpI/AAAAAAAABBs/EaprbYiPrZo/s1600-h/image%5B15%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="158" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdkvvwIcRI/AAAAAAAABBw/vzaBbwYmUkc/image_thumb%5B5%5D.png?imgmax=800" width="231" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdlIHyZB0I/AAAAAAAABB0/wxoLpLB1c_c/s1600-h/image%5B16%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="180" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdlWvB06OI/AAAAAAAABB4/lNQVwqLzHtc/image_thumb%5B6%5D.png?imgmax=800" width="227" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2. &lt;strong&gt;Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="400" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdlb3wDurI/AAAAAAAABB8/QJInNUaneS0/s1600-h/image%5B19%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="244" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdl8AVHl0I/AAAAAAAABCA/pWNMhjGEP2Q/image_thumb%5B7%5D.png?imgmax=800" width="184" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdmCrsoliI/AAAAAAAABCE/xZbFLn1JRIw/s1600-h/image%5B22%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="244" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdmQi0_zwI/AAAAAAAABCM/TCS8PqXD1BE/image_thumb%5B8%5D.png?imgmax=800" width="219" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina﻿.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3. &lt;strong&gt;Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdmYVKPNnI/AAAAAAAABCQ/rValW8yCHzI/s1600-h/image%5B25%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdmd4bM2VI/AAAAAAAABCU/C1IUOUmuba8/image_thumb%5B9%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi.sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buatmereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat.karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untukmenjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuatuntuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sedikitelah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uanguntuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;4. &lt;strong&gt;Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.﻿&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="400" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="173"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdnGlNgLdI/AAAAAAAABCY/J0WdibkN_xo/s1600-h/image%5B31%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="198" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdnP4LFOrI/AAAAAAAABCc/IUkHRTMIT18/image_thumb%5B11%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="227"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdnW5c8hbI/AAAAAAAABCg/OFIxPqFENg8/s1600-h/image%5B35%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="193" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdoIgiB14I/AAAAAAAABCk/v9f3IuqEvs8/image_thumb%5B13%5D.png?imgmax=800" width="193" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="173"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdoQmfjyzI/AAAAAAAABCo/TFTyvbKRjPI/s1600-h/image%5B38%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="172" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdoWtbD65I/AAAAAAAABCs/oJPERMGATAo/image_thumb%5B14%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="227"&gt;&amp;#160;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;5. &lt;strong&gt;Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdoft2hROI/AAAAAAAABCw/1UBxVOeKFRM/s1600-h/image%5B41%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" height="162" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdotOYP_zI/AAAAAAAABC0/QWkNfg2twz0/image_thumb%5B15%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;6. &lt;strong&gt;Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdo_7melPI/AAAAAAAABC4/3QoBZgA4vrA/s1600-h/image%5B44%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdpLFcsjqI/AAAAAAAABC8/ytTJ62Ox9Xg/image_thumb%5B16%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;7. &lt;strong&gt;Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="369" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdpP_BAvSI/AAAAAAAABDA/Kg2nmwTy4Z0/s1600-h/image%5B47%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdponGx77I/AAAAAAAABDE/A1sqbRaoMTA/image_thumb%5B17%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="167"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdp5WH-JsI/AAAAAAAABDI/QAunPXmQkis/s1600-h/image%5B51%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="176" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdqAWWey6I/AAAAAAAABDM/dXb_eUlsI1M/image_thumb%5B19%5D.png?imgmax=800" width="216" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdqGrDVNLI/AAAAAAAABDQ/HK7M1-GDX8I/s1600-h/image%5B54%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdqOueINjI/AAAAAAAABDU/RcNagokAeH8/image_thumb%5B20%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="167"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdqZBvBSYI/AAAAAAAABDY/7boAYVAIwtw/s1600-h/image%5B72%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="209" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdqrZzHIEI/AAAAAAAABDc/oiTMeGC1XpI/image_thumb%5B28%5D.png?imgmax=800" width="233" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdq0FT7y3I/AAAAAAAABDg/FUSj6KNIt8k/s1600-h/image%5B61%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="197" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdq7j_YqdI/AAAAAAAABDk/kLW6ZayHjE8/image_thumb%5B23%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="167"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdrBUdgq_I/AAAAAAAABDo/JbIGgLI_-ls/s1600-h/image%5B73%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="188" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdrFg0W-CI/AAAAAAAABDs/0SPGyR2r6Sw/image_thumb%5B29%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top" width="200"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdrQxqwhEI/AAAAAAAABDw/m7sX_tIXHSY/s1600-h/image%5B67%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="164" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdrWeIBsaI/AAAAAAAABD4/tTprSXa-kKk/image_thumb%5B25%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td valign="top" width="167"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdru1bXssI/AAAAAAAABD8/Rwk6ezfrFs8/s1600-h/image%5B70%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="244" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdr1UI2PQI/AAAAAAAABEA/pv4fBYSgmPg/image_thumb%5B26%5D.png?imgmax=800" width="169" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya &lt;strong&gt;INDONESIA!&lt;/strong&gt; tapi apa yang terjadi?﻿&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdr9GezTBI/AAAAAAAABEE/7-uQrA12KPo/s1600-h/image%5B76%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-left: 0px; margin-right: auto; border-bottom: 0px" height="152" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdsDabUnUI/AAAAAAAABEI/kl81LDVzPh0/image_thumb%5B30%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;h3&gt;dialah INDONESIA!&lt;/h3&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan&lt;strong&gt; TERIMA KASIH.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, &amp;quot;Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?&amp;quot; &amp;quot;Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,&amp;quot; kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, &amp;quot;Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang&amp;quot;.&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, &amp;quot;Lalu daerah apakah itu Tuhan?&amp;quot; &amp;quot;O, itu,&amp;quot; kata Tuhan, &amp;quot;itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.&amp;quot;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, &amp;quot;Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? &amp;quot;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, &amp;quot;Wait, until you see the idiots I put in the government.&amp;quot; (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2′ di pemerintahannya).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.&lt;/h3&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdsKPXrm7I/AAAAAAAABEM/ql0jRVYqHes/s1600-h/image%5B79%5D.png"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-left: 0px; margin-right: auto; border-bottom: 0px" height="244" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdsQ1Y7A7I/AAAAAAAABEQ/LPmgWJww4ew/image_thumb%5B31%5D.png?imgmax=800" width="165" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&amp;quot;Indonesia tanah air beta&lt;/em&gt;&lt;em&gt;disana tempat lahir beta,&lt;/em&gt;&lt;em&gt;dibuai dibesarkan bunda,&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Tempat berlindung di hari Tua...&lt;/em&gt;&lt;em&gt;HIngga nanti menutup mata&amp;quot;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdsb8BaOKI/AAAAAAAABEU/AKGFVYHyjQY/s1600-h/image%5B82%5D.png"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-left: 0px; margin-right: auto; border-bottom: 0px" height="176" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdslj4GPsI/AAAAAAAABEY/tKdfA3crUmc/image_thumb%5B32%5D.png?imgmax=800" width="244" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://www.facebook.com/note.php?note_id=427044141493&amp;amp;id=1034585500&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-658783792703521036?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/S1OP0oIplPY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/S1OP0oIplPY/negara-terkaya-di-dunia-yang-luput-dari.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/THdkLPa_gmI/AAAAAAAABBo/KB0ZlV0kCx8/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/negara-terkaya-di-dunia-yang-luput-dari.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-8899390605500475475</guid><pubDate>Sun, 15 Aug 2010 08:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-15T15:15:12.576+07:00</atom:updated><title>Tempe, Obat Murah Meriah Atasi Osteoporosis</title><description>&lt;p align="justify"&gt;Pakar Gizi Prof Dr. Muhilal berpendapat dengan cara mengkonsumsi makanan tempe secara teratur dapat mencegah osteoporesis yang kerap memicu patah tulang.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kandungan kalsium yang terdapat pada makanan tempe tersebut sangat tinggi. Menurut dia, kandungan kalsium tersebut juga paling banyak terdapat pada Air Susu Ibu (ASI), untuk itu sangat dianjurkan pada bayi agar diberi ASI sampai usia dua tahun.Tetapi untuk orang dewasa lebih diutamakan mengkonsumsi makanan tempe.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Selain itu kata dia, ikan teri juga mempunyai kandungan kalsium yang cukup tinggi, serta sayuran hijau brokoli dan sayur bayam. Namun harus diperhatikan cara memasaknya, tidak perlu terlalu matang. Tujuannya agar kalsiumnya tidak hilang.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“Sebenarnya masyarakat kita banyak yang tidak mengetahui kalau makanan tempe yang terbuat dari kacang kedele, ikan teri serta sayur bayam dan sayur brokoli mempunyai kasiat yang tinggi, dan juga dapat untuk mencegah berbagai jenis penyakit”, ujarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang tidak mampu membeli susu dan vitamin untuk penambah kalsium. Dan mereka dapat hanya dengan makan tepe dan sayur bayam setiap hari sudah menambah pasokan kalsium.   &lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia tidak perlu harus kekurangan kalsium, karena untuk mendapatkannya tidak harus dengan mengeluarkan biaya yang besar, tambahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; :    &lt;br /&gt;http://www.benih.net/lifestyle/tempe-obat-murah-meriah-atasi-osteoporosis.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-8899390605500475475?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/99R09mu9b3A" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/99R09mu9b3A/tempe-obat-murah-meriah-atasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/tempe-obat-murah-meriah-atasi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-4834366621354219512</guid><pubDate>Sun, 15 Aug 2010 07:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-15T14:18:55.721+07:00</atom:updated><title>Apa Itu Jerawat ?</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeUsMme9RI/AAAAAAAABAU/2YZAtF7rYEo/s1600-h/image%5B5%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="209" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeU3Pvk_CI/AAAAAAAABAY/d1N8_ztmP6c/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" width="135" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Apakah &lt;strong&gt;Jerawat&lt;/strong&gt; itu? Jerawat bisa didefinisikan sebagai suatu kondisi umum pada kulit yang timbul karena perpaduan minyak berlebih, kotoran dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bakteri penyebab jerawat akan tumbuh dalam perpaduan ini dan berkembang biak. Jika tetap dibiarkan, pori-pori yang tersumbat akan membengkak dan mengeluarkan nanah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Klasifikasi jerawat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jerawat terbagi menjadi menjadi empat tingkatan yaitu ringan, sedang, agak berat dan berat. Tingkatan tersebut ditentukan berdasarkan jumlah jerawat yang ada pada wajah, dada dan punggung, serta ukuran besar kecil jerawat atau kondisi peradangan jerawat. Selain itu, di bawah ini juga termasuk dalam perbedaan jenis jerawat:&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Jerawat pada bayi yang baru lahir (&lt;em&gt;newborn acne&lt;/em&gt;): Jerawat jenis ini menyerang sekitar 20% bayi yang baru lahir dan tergolong jerawat ringan.&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Jerawat pada bayi (&lt;em&gt;infantile acne&lt;/em&gt;): Bayi berumur 3–6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Jerawat vulgaris (&lt;em&gt;Acne vulgaris&lt;/em&gt;): Jerawat jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 – 24 tahun.&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Jerawat conglobata (&lt;em&gt;cystic acne&lt;/em&gt;): Jerawat jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi.&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling memusingkan para remaja, maklum produksi minyak pada kulit remaja cenderung berlebihan dan berujung pada gangguan jerawat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Berdasarkan penelitian, di antara masalah kulit remaja, problem jerawat (47%) menduduki peringkat kedua, yang pertama adalah problem kulit berminyak (57%).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Di antara mereka terdapat 94% remaja yang mengalami masalah jerawat akan menggunakan produk anti jerawat untuk mengatasi masalah jerawatnya. Oleh sebab itulah produk anti jerawat yang aman dan efektif merupakan malaikat penolong problem kulit yang sangat diharapkan para remaja.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jadi, apakah kamu masih frustasi dengan jerawat di wajahmu yang bikin pusing? &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://www.benih.net/lifestyle/gaya-hidup/apa-itu-jerawat.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-4834366621354219512?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/BG7jOV1meiY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/BG7jOV1meiY/apa-itu-jerawat.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeU3Pvk_CI/AAAAAAAABAY/d1N8_ztmP6c/s72-c/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/apa-itu-jerawat.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-6174822861336422148</guid><pubDate>Sun, 15 Aug 2010 07:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-15T14:07:41.864+07:00</atom:updated><title>Awas! Kacang Kedelai Kurangi Jumlah Sperma</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeSIA7LETI/AAAAAAAABAM/6MOSbegrNiU/s1600-h/image%5B5%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeSM5TiU-I/AAAAAAAABAQ/OsfdKhdLyds/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kacang kedelai merupakan salah satu sumber protein bagi tubuh. Namun sebuah penelitian menunjukan, konsumsi kacang kedelai dapat akibatkan jumlah sperma berkurang.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Adalah Dr Jorge Chavarro dari departemen nutrisi Universitas Harvard yang melakukan penelitian. ia mengambil data dari 99 pria yang menkonsumsi jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Makanan tersebut termasuk tofu, tempe, susu kacang kedelai, ice cream, snack bar, kacang goreng. Hasil penelitian itu cukup mengejutkan. Jorge menemukan bahwa pria-pria yang mengkonsumsi makanan dari kacang kedelai lebih banyak memiliki jumlah sperma yang sedikit atu rata-rata 41 juta per mililiter semen.. Sedangkan pria yang tak mengkonsumsi banyak kacang kedelai memiliki jumlah sperma normal, yaitu rata-rata 80 juta sampai 120 juta per mililiter semen.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Menurut Jorge, hal itu disebabkan karena kandungan isoflavons yang terdapat di kacang kedelai. Zat tersebut dapat merangsang munculnya hormon oestrogen yang mengakibatkan jumlah sperma menjadi sedikit.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://www.benih.net/lifestyle/awas-kacang-kedelai-kurangi-jumlah-sperma.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-6174822861336422148?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/nnAU8whK6r0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/nnAU8whK6r0/awas-kacang-kedelai-kurangi-jumlah.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGeSM5TiU-I/AAAAAAAABAQ/OsfdKhdLyds/s72-c/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/awas-kacang-kedelai-kurangi-jumlah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-1892146053660769379</guid><pubDate>Sun, 15 Aug 2010 06:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-15T13:55:12.312+07:00</atom:updated><title>Coklat Juga Setangguh Viagra</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGePLdhlIFI/AAAAAAAABAE/U38_Y-wChnY/s1600-h/image%5B5%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="154" alt="image" src="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGePSB2baVI/AAAAAAAABAI/9gE32RXvFPI/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" width="113" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Untuk bisa tahan lama, mayoritas kaum adam mempercayakan pada makanan suplemen. Bisa berupa obat kuat atau mengkonsumsi makanan yang dipercaya mampu meningkatkan libido dan berdaya tahan lama.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pernahkah Anda membayangkan bila makanan kesukaan wanita, coklat juga memiliki kemampuan setara viagra? Tampaknya kaum pria perlu juga lebih sering mengkonsumsi makanan yang seringkali sebagai hadiah bagi wanita yang disayangi itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dr. Dora Akunyili, direktur Federal Agency Food and Medicine, menganjurkan para pria lebih sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan pada viagra. Dan, memulai mengkonsumsi coklat. Zat yang dikandung Coklat membantu menaikkan libido.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Secara ekonomi mengkonsumsi coklat untuk meningkatkan kemampuan seks lebih menghemat isi kantong daripada viagra.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Warga Inggris, tampaknya telah mengetahui sejak lama bila coklat memiliki efek ampuh bagi pria saat bercinta. Di Inggris adalah coklat merupakan makanan wajib.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Akunyili mengungkapkan coklat adalah produk ‘cinta’ yang lebih baik dibanding viagra. Viagra bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Tapi coklat belum terbukti memiliki efek samping yang merugikan tubuh. Coklat merupakan antioksidan yang paling baik, dalam membantu mengurangi resiko serangan jantung, darah tinggi, diabetes. “Yang pasti mampu menaikkan libido,” katanya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Coklat juga bagian dari obat penyembuh kanker payudara, batuk kronis dan meningkatkan kinerja otak.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Mengapa coklat bisa seefektif viagra? Dalam laporannya Akunyili seperti dikutip &lt;em&gt;foodnavigator.com&lt;/em&gt; dijelaskan coklat mengandung 300 zat kimia. Kafein dalam jumlah kecil, teobromin, dan sebuah stimulan yang disebut phenylethylamine (yang terkait dengan amphetamines) juga terkandung pada coklat. Zat terakhir adalah kimia alam yang terbukti mampu menaikkan minat dan fungsi seksual.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://www.benih.net/lifestyle/gaya-hidup/coklat-juga-setangguh-viagra.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-1892146053660769379?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/2kZffFi8oH0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/2kZffFi8oH0/coklat-juga-setangguh-viagra.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TGePSB2baVI/AAAAAAAABAI/9gE32RXvFPI/s72-c/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/coklat-juga-setangguh-viagra.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-4246907068714641383</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 15:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T22:57:54.801+07:00</atom:updated><title>Kapitalisme: Sebuah Modus Eksistensi</title><description>&lt;p&gt;Oleh: Husain Heriyanto&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;PENGANTAR&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Saat ini tidak ada yang bisa membantah kedigdayaan rezim kapitalisme mendominasi peradaban dunia global. Berakhirnya Perang Dingin menyusul ambruknya komunisme-sosialisme Uni Soviet beserta negara-negara satelitnya sering diinterpretasikan sebagai kemenangan kapitalisme. Hampir dalam setiap sektor kehidupan, logika dan budaya kapitalisme hadir menggerakkan aktivitas. Kritik-kritik yang ditujukan terhadap kapitalisme justru bermuara kepada terkooptasinya kritik-kritik tersebut untuk lebih mengukuhkan kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Muncul pertanyaan lain, ke arah mana peradaban manusia akan dibawa oleh kapitalisme. Apakah gerangan yang menyebabkan ideologi ini tetap bertahan, dan bahkan, kian mendominasi dunia? Apakah hegemoni kapitalisme ini merupakan akhir sejarah umat manusia atau sebagai satu-satunya alternatif yang mesti diterima sebagaimana yang diperkirakan oleh Francis Fukuyama dalam The End of History? Masih berpeluangkah proyek emansipasi manusia dari dominasi kapital dan fetisisme komditas?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, diperlukan pemahaman yang tepat mengenai pengertian hakiki apa itu sesungguhnya kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;I. PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN KAPITALISME&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;I.1. Pengertian Kapitalisme&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang menekankan peran kapital (modal), yakni kekayaan dalam segala jenisnya, termasuk barang-barang yang digunakan dalam produksi barang lainnya (Bagus, 1996). Ebenstein (1990) menyebut kapitalisme sebagai sistem sosial yang menyeluruh, lebih dari sekedar sistem perekonomian. Ia mengaitkan perkembangan kapitalisme sebagai bagian dari gerakan individualisme. Sedangkan Hayek (1978) memandang kapitalisme sebagai perwujudan liberalisme dalam ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut Ayn Rand (1970), kapitalisme adalah &amp;quot;a social system based on the recognition of individual rights, including property rights, in which all property is privately owned&amp;quot;. (Suatu sistem sosial yang berbasiskan pada pengakuan atas hak-hak individu, termasuk hak milik di mana semua pemilikan adalah milik privat).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Heilbroner (1991) secara dinamis menyebut kapitalisme sebagai formasi sosial yang memiliki hakekat tertentu dan logika yang historis-unik. Logika formasi sosial yang dimaksud mengacu pada gerakan-gerakan dan perubahan-perubahan dalam proses-proses kehidupan dan konfigurasi-konfigurasi kelembagaan dari suatu masyarakat. Istilah &amp;quot;formasi sosial&amp;quot; yang diperkenalkan oleh Karl Marx ini juga dipakai oleh Jurgen Habermas. Dalam Legitimation Crisis (1988), Habermas menyebut kapitalisme sebagai salah satu empat formasi sosial (primitif, tradisional, kapitalisme, post-kapitalisme).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;I.2. Sejarah Perkembangan Kapitalisme&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Robert E. Lerner dalam Western Civilization (1988) menyebutkan bahwa revolusi komersial dan industri pada dunia modern awal dipengaruhi oleh asumsi-asumsi kapitalisme dan merkantilisme. Direduksi kepada pengertian yang sederhana, kapitalisme adalah sebuah sistem produksi, distribusi, dan pertukaran di mana kekayaan yang terakumulasi diinvestasikan kembali oleh pemilik pribadi untuk memperoleh keuntungan. Kapitalisme adalah sebuah sistem yang didisain untuk mendorong ekspansi komersial melewati batas-batas lokal menuju skala nasional dan internasional. Pengusaha kapitalis mempelajari pola-pola perdagangan internasional, di mana pasar berada dan bagamana memanipulasi pasar untuk keuntungan mereka. Penjelasan Robert Learner ini paralel dengan tudingan Karl Marx bahwa imperialisme adalah kepanjangan tangan dari kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sistem kapitalisme, menurut Ebenstein (1990), mulai berkembang di Inggris pada abad 18 M dan kemudian menyebar luas ke kawasan Eropa Barat laut dan Amerika Utara. Risalah terkenal Adam Smith, yaitu The Wealth of Nations (1776), diakui sebagai tonggak utama kapitalisme klasik yang mengekspresikan gagasan &amp;quot;laissez faire&amp;quot;1) dalam ekonomi. Bertentangan sekali dengan merkantilisme yaitu adanya intervensi pemerintah dalam urusan negara. Smith berpendapat bahwa jalan yang terbaik untuk memperoleh kemakmuran adalah dengan membiarkan individu-individu mengejar kepentingan-kepentingan mereka sendiri tanpa keterlibatan perusahaan-perusahaan negara (Robert Lerner, 1988).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Awal abad 20 kapitalisme harus menghadapi berbagai tekanan dan ketegangan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Munculnya kerajaan-kerajaan industri yang cenderung menjadi birokratis uniform dan terjadinya konsentrasinya pemilikan saham oleh segelintir individu kapitalis memaksa pemerintah (Barat) mengintervensi mekanisme pasar melalui kebijakan-kebijakan seperti undang-undang anti-monopoli, sistem perpajakan, dan jaminan kesejahteraan. Fenomena intervensi negara terhadap sistem pasar dan meningkatnya tanggungjawab pemerintah dalam masalah kesejahteraan sosial dan ekonomi merupakan indikasi terjadinya transformasi kapitalisme. Transformasi ini, menurut Ebenstein, dilakukan agar kapitalisme dapat menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan ekonomi dan sosial. Lahirlah konsep negara kemakmuran (welfare state) yang oleh Ebenstein disebut sebagai &amp;quot;perekonomian campuran&amp;quot; (mixed economy) yang mengkombinasikan inisiatif dan milik swasta dengan tanggungjawab negara untuk kemakmuran sosial.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Habermas memandang transformasi itu sebagai peralihan dari kapitalisme liberal kepada kapitalisme lanjut (late capitalism. organized capitalism, advanced capitalism). Dalam Legitimation Crisis (1988), Habermas menyebutkan bahwa state regulated capitalism (nama lain kapitalisme lanjut) mengacu kepada dua fenomena: (a) terjadinya proses konsentrasi ekonomi seperti korporasi-korporasi nasional dan internasional yang menciptakan struktur pasar oligopolistik, dan (b) intervensi negara dalam pasar. Untuk melegitimasi intervensi negara yang secara esensial kontradiktif dengan kapitalisme liberal, maka menurut Habermas, dilakukan repolitisasi massa, sebagai kebalikan dari depolitisasi massa dalam masyarakat kapitalis liberal. Upaya ini terwujud dalam sistem demokrasi formal.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;II. PRINSIP-PRINSIP DASAR KAPITALISME&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;II.1. Tiga Asumsi Kapitalisme Menurut Ayn Rand&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ayn Rand dalam Capitalism (1970) menyebutkan tiga asumsi dasar kapitalisme, yaitu: (a) kebebasan individu, (b) kepentingan diri (selfishness), dan (c) pasar bebas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut Rand, kebebasan individu merupakan tiang pokok kapitalisme, karena dengan pengakuan hak alami tersebut individu bebas berpikir, berkarya dan berproduksi untuk keberlangsungan hidupnya. Pada gilirannya, pengakuan institusi hak individu memungkinkan individu untuk memenuhi kepentingan dirinya. Menurut Rand, manusia hidup pertama-tama untuk dirinya sendiri, bukan untuk kesejahteraan orang lain. Rand menolak keras kolektivisme, altruisme, mistisisme. Konsep dasar bebas Rand merupakan aplikasi sosial dan pandangan epistemologisnya yang natural mekanistik. Terpengaruh oleh gagasan &amp;quot;the invisible hand&amp;quot; dari Smith, pasar bebas dilihat oleh Rand sebagai proses yang senantiasa berkembang dan selalu menuntut yang terbaik atau paling rasional. Smith pernah berkata: &amp;quot;...free marker forces is allowed to balance equitably the distribution of wealth&amp;quot;. (Robert Lerner, 1988).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;II.2. Akumulasi Kapital&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Heilbroner (1991) menelaah secara mendalam pengertian hakiki dari kapital. Apa yang dimaksud dengan kapital sehingga dapat menjelaskan formasi sosial tempat kita hidup sekarang adalah kapitalisme? Heilbroner menolak memperlakukan kapital hanya dalam kategori hal-hal yang material berupa barang atau uang. Menurutnya, jika kapital hanya berupa barang-barang produksi atau uang yang diperlukan guna membeli material dan kerja, maka kapital akan sama tuanya dengan peradaban.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut Heilbroner, kapital adalah faktor yang mnggerakkan suatu pross transformasi berlanjut atas kapital-sebagai-uang menjadi kapital-sebagai-komoditi, diikuti oleh suatu transformasi dari kapital-sebagai-komoditi menjadi kapital-sebagai uang yang bertambah. Inilah rumusan M-C-M yang diperkenalkan Marx.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Proses yang berulang dan ekspansif ini memang diarahkan untuk membuat barang-barang dan jasa-jasa dengan pengorganisasian niaga dan produksi. Eksistensi fisik benda dan jasa itu merupakan suatu rintangan yang harus diatasi dengan mengubah komoditi menjadi uang kembali. Bahkan kalau hal itu terjadi, bila sudah terjual, maka uang itu pada gilirannya tidak dianggap sebagai produk akhir dari pencarian tetapi hanya sebagai suatu tahap dalam lingkaran yang tak berakhir.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Karena itu, menurut Heilbroner, kapital bukanlah suatu benda material melainkan suatu proses yang memakai benda-benda material sebagai tahap-tahap dalam eksistensi dinamiknya yang berkelanjutnya. Kapital adalah suatu proses sosial, bukan proses fisik. Kapital memang mengambil bentuk fisik, tetapi maknanya hanya bisa dipahami jika kita memandang bahwa benda-benda material ini mewujudkan dan menyimbolkan suatu totalitas yang meluas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rumusan M-C-M (Money-Commodity-Money) yang diskemakan Marx atas metamorfosis yang berulang dan meluas yang dijalani kapital merupakan penemuan Marx terhadap esensi kapitalisme, yaitu akumulasi modal. Dalam pertukaran M-C-M tersebut uang bukan lagi alat tukar, tetapi sebagai komoditas itu sndiri dan menjadi tujuan pertukaran.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;II.3. Dorongan Untuk Mengakumulasi Kapital (Heilbroner)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Analisis kapital sebagai suatu proses ekspansif seperti yang diuraikan di muka, ditelaah lebih dalam lagi oleh Heilbroner melalui pendekatan psikoanalisis, antropologis, dan sosiologis. Menurut Heilbroner, gagasan kapital sebagai suatu hubungan sosial menyingkapkan inti hubungan itu, yaitu dominasi. Hubungan dominasi memiliki dua kutub. Pertama, ketergantungan sosial kaum yang tak berpunya kepada pemilik kapital di mana tanpa ketergantungan itu kapital tidak memiliki pengaruh apa-apa. Kedua, dorongan tanpa henti dan tanpa puas untuk mengakumulasi kapital.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Heilbroner melontarkan pertanyaan: Apakah alasan pembenaran dari proses tanpa henti ini? Ia menyebutkan bahwa dorongan ini digerakkan oleh keinginan untuk prestise dan kemenonjolan (realisasi diri)2. Dalam bahasa Abraham Maslow, dorongan mengakumulasi kekayaan yang tidak puas-puas ini merupakan manifestasi aktualisasi diri. Namun, Heilbroner mengingatkan bahwa kebutuhan afektif ini hanyalah suatu kondisi yang perlu (necessary condition) namun belum menjadi syarat cukup (sufficient condition) untuk dorongan mengejar kekayaan. Lalu Heilbroner menemukan bahwa kekayaan memberikan pemiliknya kemampuan untuk mengarahkan dan memobilisasikan kegiatan-kegiatan masyarakat. Ini adalah kekuasaan. Kekayaan adalah suatu kategori sosial yang tidak terpisahkan dari kekuasaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan demikian, hakekat kapitalisme menurut Heilbroner, adalah dorongan tiada henti dan tanpa puas untuk mengakumulasi kapital sebagai sublimasi dorongan bawah sadar manusia untuk merealisasi diri, mendominasi, berkuasa. Karena dorongan ini berakar pada jati diri manusia, maka kapitalisme lebih merupakan salah satu modus eksistensi manusia. Mungkin inilah sebabnya mengapa kapitalisme mampu bertahan dan malah menjadi hegemoni peradaban global.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;III. TINJAUAN KRITIS&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Tinjauan kritis ini dibuat dengan asumsi bahwa analisis sosial memiliki keterbatasan-keterbatasan skematisasi dinamika kehidupan sosial. Tinjauan tentang kekuatan dan kelemahan kapitalisme lebih merupakan hipotesa.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;III.1. Kekuatan Kapitalisme&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Unsur-unsur apa yang dikandung kapitalisme sehingga ia saat ini tetap tangguh? Terdapat beberapa kekuatan yang memungkinkan kapitalisme masih bertahan hingga kini melalui berbagai kritikan tajam dan rintangan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, daya adaptasi dan transformasi kapitalisme yang sangat tinggi, sehingga ia mampu menyerap dan memodifikasi setiap kritik dan rintangan untuk memperkuat eksistensinya. Sebagai contoh, bagaimana ancaman pemberontakan kaum buruh yang diramalkan Marx tidak terwujud, karena di satu sisi, kaum buruh mengalami pembekuan kesadaran kritis (reifikasi), dan di lain sisi, kelas borjuasi kapital melalui negara memberikan &amp;quot;kebaikan hati&amp;quot; kepada kaum buruh dengan konsep &amp;quot;welfare state&amp;quot;. Pada gilirannya, kaum kapitalis memperoleh persetujuan (consent) untuk mendominasi masyarakat melalui apa yang disebut Gramsci sebagai hegemoni ekonomi, politik, budaya; atau seperti yang disebutkan Heilbroner bahwa rezim kapital memiliki kemampuan untuk memperoleh kepatuhan massa dengan memunculkan &amp;quot;patriotisme&amp;quot; ekonomik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, berkaitan dengan yang pertama, tingginya kemampuan adaptasi kapitalisme dapat dilacak kepada waktu inheren pada hakekat kapitalisme, yaitu dorongan untuk berkuasa dan perwujudan diri melalui kekayaan. Atas dasar itulah diantaranya, maka Peter Berger dalam Revolusi Kapitalis (1990) berani bertaruh bahwa masa depan ekonomi dunia berada dalam genggaman kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, kreativitas budaya kapitalisme dan kapasitasnya menyerap ide-ide serta toleransi terhadap berbagai pemikiran. Menurut Rand, kebebasan dan hak individu memberi ruang gerak manusia dalam berinovasi dan berkarya demi tercapainya keberlangsungan hidup dan kebahagiaan. Dengan dasar pemikiran ini, Bernard Murchland dalam Humanisme dan Kapitalisme (1992) dengan penuh keyakinan menaruh harapan bahwa kapitalisme demokratis adalah humanisme yang dapat menyelamatkan peradaban manusia di masa depan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;III.2. Kelemahan Kapitalisme&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengacu kepada asumsi-asumsi dasar kapitalisme, klaim-klaim pendukung kapitalisme dan praktek kapitalisme, terdapat beberapa kelemahan mendasar kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, pandangan epistemologinya yang positivistik mekanistik. Positivisme yang memisahkan fakta dan nilai, bahkan hanya terpaku pada apa yang disebut fenomena fakta dan mengabaikan nilai, terbukti sudah ketidakmampuannya menjelaskan perkembangan sains modern dan kritikan dari fenomenologi hermeneutik (human sciences). Pola pikir positivistik hanya satu dimensi, yaitu dialektika positif, yang pada gilirannya mereduksi kemampuan refleksi kritis manusia untuk menari makna-makna tersembunyi di balik fenomena-fenomena. Herbert Marcuse dalam One Dimensional Man (1991) berkata: &amp;quot;... Kapitalisme, yang didorng oleh teknologi, telah mengembang untuk mengisi semua ruang sosial kita; telah menjadi suatu semesta politis selain psikologis. Kekuasaan totalitarian ini mempertahankan hegemoninya dengan merampas fungsi kritisnya dari semua oposisi, yaitu kemampuannya berpikir negatif mengenai sistem, dan dengan memaksakan kebutuhan-kebutuhan palsu melalui iklan, kendali pasar, dan media. Maka, kebebasan itu sendiri menjadi alat dominasi, dan akal menyembunyikan sisi gelap irasionalitas...&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, berkaitan dengan yang pertama, asumsi antropologis yang dianut kapitalisme adalah pandangan reduksionis satu dimensi manusia yang berasal dari rasionalisme Aufklarung. Temuan alam bawa sadar psikoanalisis menunjukkan bahwa banyak perilaku manusia tidak didorong oleh kesadaran atau rasionalitas, melainkan oleh ketidaksadaran dan irasionalitas. Asumsi kapitalisme yang mengandaikan bahwa distribusi kekayaan akan terjadi dengan sendirinya bila masyarakat telah makmur (contoh: konsep trickle down effect) melupakan aspek irasionalitas manusia yang serakah dan keji. Dorongan yang tidak pernah puas menumpukkan kapital sebagai watak khas kapitalisme merupakan bentuk patologis megalomania dan narsisisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, keserakahan mengakumulai kapital berakibat pada eksploitasi yang melampau batas terhadap alam dan sesama manusia, yang pada gilirannya masing-masing menimbulkan krisis ekonologis dan dehumanisasi. Habermas (1988) menyebutkan kapitalisme lanjut menimbulkan ketidakseimbangan ekologis, ketidakseimbangan antropologis (gangguan sistem personaliti), dan ketidakseimbangan internasional.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, problem moral. Bernard Murchland (1992), seorang pembela gigih kapitalisme, mengakui bahwa masalah yang paling serius yang dihadapi kapitalisme demokratis adalah pengikisan basis moral. Ia lalu menoleh ke negara-negara Timur yang kaya dengan komponen moral kultural. Atas dasar problem etis inilah, maka Mangunwijaya (1998) dengan lantang berkata: &amp;quot;... ternyatalah, bahwa sistem liberal kapitalis, biar sudah direvisi, diadaptasi baru dan diperlunak sekalipun, dibolak-balik diargumentasi dengan fasih ilmiah seribu kepala botak, ternyata hanya dapat berfungsi dengan tumbal-tumbal sekian milyar rakyat dina lemah miskin di seluruh duia, termasuk dan teristimewa Indonesia....&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;, implikasi dari praktek mengkomoditikan segenap ide-ide dan kegiatan-kegiatan sosial budaya, maka terjadilah krisis makna yang pada gilirannya menimbulkan krisis motivasi. Habermas (1988) mengatakan bahwa pada tataran sistem politik, krisis motivasii ni menimbulkan krisis legitimasi, atau menurut istilah Heilbroner (1991) dengan krisis intervensi.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;IV. KESIMPULAN&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Analisis Heilbroner di muka, jika dikembangkan lebih lanjut secara filosofis, akan membawa kita untuk berkesimpulan bahwa kapitalisme lebih daripada sekedar sistem ekonomi atau sistem sosial. Sebagai peradaban, kapitalisme dapat kita katakan sebagai suatu cara berada manusia, suatu modus eksistensi. Seorang kapitalis adalah orang yang melalui harta kekayaannya ia mewujudkan diri, menyingkap eksistensi diri. Ia mengaktualkan dirinya dengan dan untuk kapital. Dengan kapital, ia berharap memperoleh kekuasaan dan dominasi. Memiliki kapital berarti menguasai dunia. Sains, teknologi, seni, dan agama menjadi subordinasi dan pelayan atau pelegitimasi kapital. Itulah modus eksistensi kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Atas dasar pemikiran di atas, kita dapat memahami mengapa ideologi-ideologi seperti sosialisme, Marxisme, komunisme, humanisme, dan bahkan eksistensialisme-sekuler gagal menghadapi kapitalisme. Kaum sosialis telah gagal memahami kapitalisme sebagai modus eksistensi. Ini dimulai dari Karl Marx sendiri yang melihat kapital hanya sebagai &amp;quot;cara produksi&amp;quot; (modus produksi), konsep sentral yang digunakannya dalam Das Kapital. Akibatnya, banyak analiss dan ramalan Marx yang melenceng. Bahkan sosialisme akhirnya terkooptasi oleh kapitalisme. Konsep &amp;quot;welfare state&amp;quot; yang diterapkan di negara kapitalis adalah salah satu contoh upaya adaptasi kapitalisme merangkul semangat sosialisme ke dalam pangkuannya. Ideologi-ideologi sekuler dunia lainnya sekarang ini hanyalah ibarat anak-anak kapitalisme atau subordinasi kapitalisme global, kapitalisme konsumeris.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kaum Mazhab Frankfurt sebagai pewaris semangat kritisi sosial Marx yang pada mulanya mencanangkan proyek pembebasan masyarakat dari hegemoni kapitalisme akhirnya juga jatuh kepada pesimisme. Mereka seakan-akan tidak melihat lagi adanya peluang untuk menciptakan dunia alternatif selain dunia ciptaan kapital. Mereka menganggap manusia modern telah kehilangan rasionalitas dan kesadaran kritis. Kini mereka seakan tak mampu lagi bersuara lantang menentang kapitalisme sebagaimana pendahulu mereka, katakanlah misalnya Herbert Marcuse yang menulis One Dimensional Man. Para pendukung teori kritis inipun seakan tidak bereaksi ketika Perter Berger, seorang pembela kapitalisme, dengan arogan mengatakan sosialisme adalah mitos, sedang kapitalisme adalah masa depan manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sementara itu, analisis Max Weber yang mengaitkan perkembangan kapitalisme dengan etos kerja Protestan kini juga bermuara kepada proses sekulerisasi yang tidak diperkirakan sebelumnya. Pada mulanya, motif religius menggerakkan orang untuk kerja keras, tekun, efisien, dan berprestasi karena perolehan kesuksusan duniawi diartikan sebagai tanda keselamatan ilahi. Namun, proses sekulerisasi terjadi sedemikian rupa sehingga Tuhan dan akhirat perlahan-lahan hilang dari kesadaran manusia. Aktivitas duniawi sama sekali tidak lagi digerakkan oleh motivasi agama, namun semata-mata oleh motif materialistik. Berger menyebutkan Protestanisme sebagai manifestasi yang paling sempurna dari proses dialektik di mana orientasi agama yang bersifat inner-worldly itu &amp;quot;menggali kubur&amp;quot; untuk dirinya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Luar biasa memang pesona materi itu sehingga motivasi agama pun akhirnya juga terkooptasi oleh motivasi materialistik.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;V. SARAN&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Dengan menelaah secara tajam hakekat kapitalisme, kita dapat melihat kekuatan dan kelemahannya secara obyektif. Ini diperlukan agar proyek besar pembebasan manusia dari hegemoni kapitalisme - tentu saja yang berminat - dapat mengkonstruksi ideologi atau peradaban alternatif yang sungguh-sungguh antitesis kapitalisme secara mendasar, radikal dan menyeluruh.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Persoalannya, bagaimana kita merancang antitesis itu? Adakah modus eksistensi alternatif yang dapat menaklukkan kapitalisme menjadi sekedar metode atau manajemen bisnis? Perlukah lebih dahulu kita merombak secara revolusioner pandangan dunia (worldview) kita tentang antropologi, kosmologi, teologi?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber : http://media.isnet.org/islam/Etc/Kapitalisme.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-4246907068714641383?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/G8LTfq8DDT4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/G8LTfq8DDT4/kapitalisme-sebuah-modus-eksistensi.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/kapitalisme-sebuah-modus-eksistensi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-3056828224857530072</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 15:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T22:38:44.747+07:00</atom:updated><title>Sifat-Sifat Dasar Sistem Kapitalis</title><description>&lt;p&gt;Dalam sebuah perjuangan, kita harus tahu siapa kawan dan siapa lawan. Musuh kita adalah kapitalisme. Tetapi apakah kapitalisme itu?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jawabannya mungkin tampak sederhana. Kapitalisme bukankah sebuah sistem dimana sejumlah individu yang kaya memiliki pabrik-prabrik dan perusahaan lainnya? Bukankah para kapitalis ini bersaing pada sebuah pasar bebas, tanpa perencanaan yang terpusat, dengan hasil bahwa sistem perekonomian sering jadi kacau dan acapkali mengalami krisis?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jawaban untuk menghindari keadaan seperti itu juga tampaknya jelas, ialah menyita industri dari para individu itu (nasionalisasi), dan membiarkan negara untuk merencanakan ekonominya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut kebanyakan orang yang berhaluan kiri, hal-hal diatas dianggap merupakan inti dari ajaran Marxisme. Tetapi dewasa ini permasalahan-permasalahan diatas tidak dapat dilihat sesederhana itu. Pada satu sisi, banyak perusahaan di bawah sistim kapitalis dewasa ini tidak lagi dikontrol oleh para individu. Secara formal perusahaan-perusahaan itu dimiliki oleh para pemegang saham, tapi kenyataannya perusahaan-perusahaan raksasa seperti General Motors dijalankan oleh para pejabat perusahaan. Sedangkan bentuk perusahaan-perusahaan lainnya adalah perusahaan negara seperti BUMN di Indonesia. Namun kaum buruh juga dieksploitasi dalam perusahaan tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di sisi yang lain, masyarakat yang telah meninggalkan kepemilikan swasta dan memilih rencana-rencana ekonomi yang terpusat tidak tampak menarik lagi saat ini. Negara-negara seperti di bekas Uni Soviet telah menteror kelas buruhnya, sedangkan para birokrat yang mengelola pabrik-pabrik. Dan pada akhirnya masyarakat itu juga mengalami krisis ekonomi dan politik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat ini Cina mencoba mengambil alih beberapa aspek pasar bebas ke dalam kebijakan ekonomi mereka, karena takut tidak mampu untuk tetap bersaing dengan negara-negara kapitalis barat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi keseluruhan arti kapitalisme dan sosialisme, dan perbedaan-perbedaan diantara kedua sistem itu, perlu dikaji ulang untuk disesuaikan dengan perkembangan ekonomi dewasa ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Disini, ide-ide Karl Marx sangatlah penting. Dia sama sekali tidak menganggap kepemilikan alat-alat produksi oleh individu swasta merupakan masalah utama kapitalisme. Yang ia tolak adalah sebuah situasi dimana alat produksi dikontrol oleh minoritas -- dalam berbagai bentuk -- untuk mengeksploitasi mayoritas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Eksploitasi semacam ini mengambil bentuk dalam hubungan sosial di tempat kerja. Yakni para pekerja yang tidak memiliki perangkat produksi, dan tidak memiliki komoditi untuk dijual sehingga mereka harus menjual tenaga kerjanya untuk gaji (wage labour system). Ini berarti mereka tidak memiliki kontrol dari hasil kerjanya. Dalam sebuah sistem ekonomi seperti ini, tidak ada kemungkinan untuk merencanakan perekonomian demi kepentingan masyarakat luas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Justru sebaliknya, setiap kapitalis akan didorong oleh kompetisi untuk membangun usaha dengan mengorbankan orang lain. Seperti yang dikatakan Marx, 'Akumulasi! Akumulasi! itu adalah nabi-nabi baginya'. Ini berarti yang kuat memakan yang lemah, dan sistemnya akan turun secara drastis sampai mengalami krisis ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Marx, menyebut kondisi seperti ini keterasingan (atau alienasi) pekerja, dan salah satu slogannya yang sangat terkenal adalah 'penghapusan sistem wage labour&amp;quot;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di dunia moderen, modal memiliki bentuk yang bermacam-macam. Di mancanegara terjadi swastanisasi perusahaan-perusahan milik negara. Negara-negara lain seperti Swedia atau Italia masih memiliki sektor negara yang besar, sedangkan di Cina dan Kuba perencanaan ekonominya masih dilakukan secara terpusat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tetapi di semua negara itu analisa fundamental Marx masih sangat relevan. Alat-alat produksi masih dikontrol oleh minoritas -- meskipun komposisinya sangat bermacam-macam dari para pengusaha individu melalui sektor swasta dan birokrat yang bekerja di sektor publik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Para pekerja menjual tenaga mereka untuk mendapatkan gaji, dan tidak memiliki kontrol terhadap proses produksi atau barang-barang yang mereka hasilkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Produksi dilaksanakan dengan jalan kompetisi, baik dalam skop kecil, persaingan antar perusahaan maupun dalam skop besar atau nasional, antar negara, yang dipimpin oleh aparatus negara.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kompetisi antar negara juga memiliki bentuk yang lain yaitu kompetisi militer. Bekas negara Uni Soviet selalu mendorong ekonominya berjalan secara efisien, karena harus bersaing dengan Amerika Serikat dalam hal persenjataan. Kaum buruh di Uni Soviet dihisap oleh birokrasi yang tengah berkuasa guna kompetisi militer tersebut. Kami menyebut bentuk ekonomi yang dijalankan oleh rezim Soviet itu &amp;quot;Kapitalisme Negara&amp;quot;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Apapun bentuk kompetisi itu, hasilnya selalu sama: &amp;quot;Akumulasi! Akumulasi! itulah nabi-nabinya!&amp;quot; Sedangkan para pekerja adalah korbannya. Jadi apa yang perlu dilakukan? Jawabannya ada pada sistem sosialis yang sejati, yang berarti pekerja sendiri yang harus mengontrol proses produksi, dan memproduksi untuk kebutuhan manusia, bukan untuk kebutuhan kompetisi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kontrol pekerja terhadap produksi -- yang berkaitan erat dengan kontrol mereka secara demokratis terhadap negara -- dapat diterapkan di sebuah negara secara sementara. Namun seperti yang kita lihat, tekanan kompetisi berlangsung secara internasional. Maka untuk jangka panjang, sosialisme mesti diciptakan di tingkat internasional.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber : http://arts.anu.edu.au/suarsos/chapters/2.htm&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-3056828224857530072?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/rESrxhG15_Y" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/rESrxhG15_Y/sifat-sifat-dasar-sistem-kapitalis.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/sifat-sifat-dasar-sistem-kapitalis.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-7037639444706817228</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 15:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T22:31:14.255+07:00</atom:updated><title>Kerangka Dasar Sistem Ekonomi Kapitalis</title><description>&lt;p&gt;oleh:Â &lt;strong&gt;Hidyatullah Muttaqin&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pandangan Kelangkaan (&lt;em&gt;Scarcity&lt;/em&gt;) Sumber-Sumber Ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pelajaran ekonomi pertama yang dihadapi seorang pelajar di sekolah atau pembahasan pertama mata kuliah pengantar ekonomi mikro di Fakultas Ekonomi adalah pembahasan tentang kebutuhan manusia yang tidak terbatas dan sumber-sumber ekonomi yang terbatas. Dalam berbagai literatur juga disebutkan dalam bagian bab pertama tentang definisi ilmu ekonomi, yaitu bagaimana memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan barang-barang yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlahnya terbatas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Inilah permasalahan ekonomi yang menjadi pijakan dalam Sistem Ekonomi Kapitalis sekaligus menjadi philosufi hidupnya. Tidak ada perbedaan pandangan di antara para pakar ekonomi Kapitalis sejak zaman Adam Smith sampai sekarang mengenai permasalahan kelangkaan yang dihadapi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pokok Permasalahan Ekonomi yang Harus Dipecahkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berdasarkan permasalahan yang menjadi pijakan dalam Sistem Ekonomi Kapitalis, maka para pakar ekonomi Kapitalis melihat ada 3 pokok permasalahan ekonomi yang harus dipecahkan masyarakat, yaitu:&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;   &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Apa&lt;/strong&gt; yang harus diproduksi dan dalam jumlah berapa (&lt;strong&gt;What&lt;/strong&gt;)?&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana&lt;/strong&gt; sumber-sumber ekonomi (faktor-faktor produksi) yang tersedia harus dipergunakan untuk memproduksi barang-barang tersebut (&lt;strong&gt;How&lt;/strong&gt;)? Dan,&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Untuk Siapa&lt;/strong&gt; barang-barang tersebut diproduksi; atau bagaimana barang-barang tersebut dibagikan di antara warga masyarakat (&lt;strong&gt;for Whom&lt;/strong&gt;)? (lihat Boediono: 1993: 7)&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p&gt;Pembahasan pertanyaan pertama, yakni “apa yang harus diproduksi” secara umum menyangkut barang dan jasa yang dibutuhkan manusia, dan secara khusus menyangkut sinkronisasi antara kebutuhan manusia dengan daya belinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sedangkan pembahasan “berapa jumlah barang yang diproduksi” merupakan pembahasan yang menjadi jawaban dari tingkat permintaan (&lt;em&gt;demand&lt;/em&gt;) total (&lt;em&gt;agregat&lt;/em&gt;) konsumen yang ditentukan oleh barang apa yang dia butuhkan dan sampai tingkat berapa kemampuan belinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertanyaan kedua, yakni “bagaimana menggunakan sumber-sumber ekonomi dalam memproduksi barang-barang dan jasa yang dibutuhkan?” menyangkut pembahasan teknik produksi. Hanya saja para pakar ekonomi Kapitalisme tidak memisahkan pembahasan masalah ini dengan masalah-masalah ekonomi lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Terakhir, tentang pertanyaan “untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi?” para pakar ekonomi Kapitalis menjawabnya dengan pembahasan tentang teori harga, yaitu peranan harga dalam menentukan produksi â€“ konsumsi - distribusi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Solusi Kapitalisme atas Permasalahan Kelangkaan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kembali ke persoalan kelangkaan. Jawaban atas permasalahan benturan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan terbatasnya (langkanya) sumber-sumber ekonomi yang tersedia, adalah dengan menambah jumlah produksi barang dan jasa setinggi-tingginya agar kebutuhan manusia yang tidak terbatas dapat diperkecil jaraknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meskipun jawaban permasalahan tersebut pada akhirnya harus berbenturan dengan tingkat permintaan konsumen, di mana tingkat permintaan konsumen dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga tingkat produksi secara riil bukanlah produksi sebanyak-banyaknya karena dapat mengakibatkan inefisiensi dan ketidakseimbangan pasar (&lt;em&gt;market disequilibrium&lt;/em&gt;), akan tetapi philosufi pemecahan masalah (&lt;em&gt;problem solving&lt;/em&gt;) ekonomi dengan cara seperti ini menentukan bagaimana Sistem Ekonomi Kapitalis melihat hakikat permasalahan ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan cara pandang ini, maka bagi Sistem Ekonomi Kapitalis, solusi ekonomi yang harus ditempuh secara mikro adalah peningkatan produksi sebanyak-banyaknya, dan secara makro mengejar pertumbuhan ekonomi setinggi-tingginya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Solusi Secara Mikro&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Solusi secara mikro sebagaimana pembahasan sebelumnya akan berbenturan dengan tingkat permintaan, sehingga jika diteruskan dalam ekonomi riil ketika sudah mencapai tahap ketidakseimbangan pasar, justru akan mengakibatkan solusi ekonomi seperti ini tidak menguntungkan (tidak ekonomis). Permasalahan ini sangat disadari oleh para pakar ekonomi Kapitalis sendiri, apalagi pada tingkat praktisi (pengusaha), sehingga produksi riil dilakukan dengan memperhatikan tingkat permintaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Solusi Secara Makro&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Solusi secara makro yakni pertumbuhan ekonomi setinggi-tingginya merupakan suatu target ekonomi yang harus dikejar dan bersifat mutlak. Hanya saja para pakar ekonomi Kapitalis dan pemegang kebijakan ekonomi harus realistis dalam menentukan berapa target pertumbuhan ekonomi jika dilihat keadaan ekonomi dari sisi potensi dan permasalahan yang dihadapi suatu negara.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meskipun harus realistis dalam memasang target pertumbuhan ekonomi, setiap negara yang menganut perekonomian Kapitalis (baik negara yang berideologi Kapitalis maupun negara yang hanya menerapkan ekonomi Kapitalis) tetap menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai suatu target yang harus dikejar, baik negara tersebut dalam kondisi bom ekonomi (pertumbuhan ekonomi tinggi), resesi (pertumbuhan ekonomi rendah dan cenderung stagnan), maupun dalam keadaan depresi (pertumbuhan minus dalam beberapa tahun).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertumbuhan ekonomi juga menjadi tolak ukur utama (indikator ekonomi) prestasi ekonomi negara-negara maju dan prestasi pembangunan ekonomi negara-negara berkembang. Di sisi lain berbagai indikator makro ekonomi ditempatkan dalam dua posisi, yaitu mendesain beberapa indikator makro ekonomi (seperti tingkat investasi, suku bunga, kurs mata uang lokal, konsumsi, dan produksi) sebagai lokomotif atau penggerak pertumbuhan ekonomi, dan menjadikan beberapa indikator makro ekonomi lainnya (seperti tingkat pengangguran, kemiskinan)Â tergantung pada tingkat pertumbuhan ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsekwensinya, untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi sesuai target (terlebih target pertumbuhan ekonomi yang tinggi) maka tingkat produksi barang dan jasa domestik secara agregat harus digenjot dengan cara meningkatkan investasi baik investasi dalam negeri maupun investasi asing. Meningkatkan investasi dalam negeri ditempuh melalui ekspansi kredit perbankan kepada pengusaha dengan menurunkan tingkat suku bunga, meningkatkan pengeluaran pemerintah yang dibiayai dari sumber-sumber dalam negeri dan pinjaman luar negeri. Meningkatkan investasi asing ditempuh dengan membuka kran investasi asing, liberalisasi perdagangan, liberalisasi keuangan, dan liberalisasi berbagai bentuk usaha lokal bagi kepentingan investor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mencapai produksi yang tinggi secara agregat harus diikuti peningkatan konsumsi masyarakat. Maka untuk itu para produsen menciptakan suatu rekayasa melalui sarana periklanan dan berbagai upaya lainnya agar dalam masyarakat terbentuk pola hidup konsumtif. Di samping itu perbankan juga didorong untuk lebih banyak memberikan kredit konsumtif dengan tingkat bunga yang lebih rendah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan demikian, menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai masalah utama perekonomian, mengharuskan suatu negara meliberalisasi ekonominya bagi kepentingan investor dalam negeri dan investor luar negeri sehingga setiap kebijakan ekonomi negara tersebut haruslah kebijakan yang bersifat pro pasar. Adapun yang dimaksud pasar di sini adalah transaksi ekonomi yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi baik pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. Akan tetapi pelaku pasar yang paling dominan dalam perekonomian Kapitalis adalah pengusaha atau produsen yang mampu bersaing, artinya para pemilik modal yang kuat (kapitalis). Sehingga kebijakan pemerintah yang pro pasar adalah kebijakan pro pemilik modal (kapitalis), dan sekarang mereka lazim disebut dengan istilah yang lebih halus yaitu investor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menjadikan masalah produksi barang dan jasa setinggi-tinginya sebagai solusi ekonomi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis membuktikan bahwa bagi Kapitalisme permasalahan ekonomi tidak terletak pada bagaimana memenuhi kebutuhan manusia, akan tetapi terkonsentrasi pada bagaimana memproduksi barang dan jasa. Maksudnya, perhatian sistem ini dalam memecahkan permasalahan ekonomi adalah terhadap zat yang menjadi kebutuhan manusia, bukan terhadap manusia itu sendiri atau dengan kata lain apakah kebutuhan seorang individu itu sudah terpenuhi atau belum bukan menjadi persoalan Sistem Ekonomi Kapitalis, justru yang menjadi persoalan adalah produksi jalan tidak? Atau seberapa banyak kemampuan produksi yang dapat dilakukan?.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pandangan Tentang Nilai (&lt;em&gt;Value&lt;/em&gt;) Barang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pembahasan tentang nilai (&lt;em&gt;value&lt;/em&gt;) dalam Kapitalisme merupakan sesuatu yang sangat urgen. Karena nilai merupakan suatu sarana untuk melihat faedah suatu barang dan jasa, juga untuk menentukan kemampuan produsen dan konsumen.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ada dua katagori pembahasan tentang nilai barang dan jasa, yaitu pembahasan yang berkaitan dengan nilai kegunaan suatu barang bagi individu yang kemudian disebut nilai guna (&lt;em&gt;utility value&lt;/em&gt;), dan pembahasan yang berkaitan dengan nilai suatu barang terhadap barang lainnya yang disebut nilai tukar (&lt;em&gt;exchange value&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Adam Smith membedakan antara nilai pemakaian (&lt;em&gt;value in use&lt;/em&gt;) dengan nilai penukaran (&lt;em&gt;value in exchange&lt;/em&gt;). Namun muncul suatu paradoks (pertentangan dalam asas), yaitu adanya barang yang tingkat pemakaiannya tinggi seperti air dan udara, tetapi nilai tukarnya rendah bahkan bisa jadi tidak mempunyai harga sama sekali. David Ricardo menambahkan, bahwa bergunanya suatu barang merupakan syarat mutlak bagi berlakunya nilai tukar. Akan tetapi Sistem Ekonomi Kapitalis pada masa mazhab klasik ini tidak dapat menyelesaikan permasalahan paradox nilai di atas (Zimmerman:Â t.t.: 39-40).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nilai Guna (&lt;em&gt;Utility Value&lt;/em&gt;) Menurut Kapitalisme&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pembahasan katagori pertama yang disebut nilai guna (&lt;em&gt;utility value&lt;/em&gt;) dalam Kapitalisme diwakili oleh pandangan teori kepuasan batas atau teori kepuasan akhir (&lt;em&gt;marginal satisfaction theory&lt;/em&gt;). Sedangkan yang dimaksud dengan teori kepuasan batas (&lt;em&gt;marginal satisfaction theory&lt;/em&gt;) atau guna marginal (&lt;em&gt;marginal utility&lt;/em&gt; disingkat MU) ialah kepuasan atau nilai kegunaan yang diperoleh seseorang (konsumen) dari mengkonsumsi unit terakhir barang yang dikonsumsinya (Reksoprayitno: 2000: 147). An Nabhani juga menyebutkan bahwa nilai guna merupakan satuan dari satu barang yang diukur berdasarkan kegunaan terakhir benda tersebut, atau kegunaan pada satuan yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan yang paling rendah (An Nabhani: 2000: 9). Nilai guna yang menjadi pandangan Kapitalisme ini juga disebut “nilai subyektif” karena sifatnya yang sangat subyektif bagi setiap individu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam pengukuran nilai guna, diasumsikan bahwa tingkat kepuasan seseorang dapat diukur. Sedangkan satuan ukur untuk mengukur kepuasan seseorang disebutÂ &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;(satuan kepuasan) (&lt;em&gt;Ibid&lt;/em&gt;: 146).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diasumsikan pula (meskipun hal ini tidak realistis) bahwa kepuasan total dari pengkonsumsian dua barang atau lebih dapat diperoleh dengan menjumlahkan unit kepuasan yang diperoleh dari masing-masing barang yang dikonsumsi (asumsi&lt;em&gt;additive&lt;/em&gt;) (&lt;em&gt;ibid&lt;/em&gt;).Â Misalnya bagi Faqih (menurut subyektivitasnya) satu bungkus nasi kuning menghasilkan kepuasan 10Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt; dan 1 cangkir teh panas menghasilkan 3Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;, maka diperoleh kepuasan total sebesar 13Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Asumsi berikutnya adalah semakin banyak satuan suatu barang dikonsumsi individu, semakin kecil guna batas yang diperoleh orang tersebut, bahkan akhirnya menjadi negatif. Teori ini dikenal sebagai â€œhukum guna batas yang semakin menurunâ€ (&lt;em&gt;the law of diminishing marginal utility&lt;/em&gt;) yang dikenal juga dengan sebutan â€œhukum gossen Iâ€, karena pandangan ini pertama kali dikemukakan oleh Hermann Heirich Gossen (1810-1858 M) (&lt;em&gt;ibid&lt;/em&gt;: 147) untuk menjawab kebuntuan teori-teori mazhab klasik tentang paradoks nilai guna terhadap nilai tukar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Contoh teori ini adalah pada saat Faqih mengkonsumsi 1 bungkus nasi kuning, maka bagi Faqih nilai guna nasi kuning tersebut misalnya 10Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;. Karena Faqih masih lapar maka dia menambah lagi satu bungkus nasi kuning, dan baginya nilai satu nasi kuning yang kedua ini tetap 10. Faqih sudah merasa kenyang, akan tetapi uang di sakunya paling tidak masih cukup untuk membeli dua bungkus nasi kuning, karena itu Faqih memutuskan untuk membeli satu bungkus lagi dengan pertimbangan â€œ terlalu tanggungâ€ untuk tidak membelanjakan sisa uangnya. Karena sudah kenyang sehingga satu bungkus nasi kuning yang ketiga ini tidak diperlukan Faqih akan tetapi ia menginginkannya, maka Faqih menganggap nilai guna satu nasi kuning sudah turun menjadi 5Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika Faqih mau membayar belanjaannya kepada bibi penjual nasi kuning, bibi tersebut membujuk Faqih agar membeli sisa jualan nasi kuningnya yang tinggal satu bungkus. Tetapi Faqih tidak memenuhi permintaan tersebut. Bibi penjual nasi kuning membujuk lagi dengan menurunkan harga satu bungkus nasi kuning yang tersisa menjadi 25% dari harga semula, namun Faqih tetap menolaknya. Mengapa Faqih tidak mau membeli satu bungkus nasi kuning yang keempat meskipun harganya jatuh drastis? Jawabnya adalah karena bagi Faqih satu bungkus nasi kuning yang keempat tersebut tidak berguna lagi baginya, sebab ia sudah sangat kenyang sehingga tidak membutuhkan makanan. Artinya pada saat itu, bagi Faqih nilai guna satu bungkus nasi kuning yang keempat adalah 0Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;. Bahkan jika Faqih mau memenuhi permintaan bibi dan memakannya pada saat itu pula, maka perutnya akan sesak sehingga ia sakit perut dan nasinya tidak dapat dihabiskan, maka pada kondisi demikian nilai guna satu bungkus nasi kuning yang keempat tersebut mencapai titik negatif, dan mungkin Faqih menganggapnya nilai gunanya mencapai â€“10Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;div align="center"&gt;   &lt;table cellspacing="0" cellpadding="2" width="400" align="center" border="1"&gt;&lt;tbody&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td valign="top" width="133"&gt;Bungkus Nasi Kuning           &lt;br /&gt;Yang ke (&lt;sub&gt;n&lt;/sub&gt;)-&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;Guna Batas/           &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Marginal Utility&lt;/em&gt; (MU&lt;sub&gt;n&lt;/sub&gt;)&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;Guna Total           &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Total Utility&lt;/em&gt; (TU&lt;sub&gt;n&lt;/sub&gt;)&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;         &lt;td valign="top" width="133"&gt;1&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;10&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;10&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;         &lt;td valign="top" width="133"&gt;2&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;10&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;20&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;         &lt;td valign="top" width="133"&gt;3&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;5&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;25&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;         &lt;td valign="top" width="133"&gt;4&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;-10&lt;/td&gt;          &lt;td valign="top" width="133"&gt;15&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;Dari contoh di atas, dapat dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan kepuasan batas (&lt;em&gt;marginal utility&lt;/em&gt;) bagi Faqih adalah pada saat ia mencapai tingkat kepuasan total maksimum dengan makan satu bungkus lagi nasi kuning yang ketiga, karena pada saat makan satu bungkus nasi kuning yang ketiga itulah ia mendapatkan tambahan kepuasan terakhir yaitu sebesar 5Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt; sehingga baginya nilai kepuasan yang dapat ia peroleh sebesar 25Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;. Jika ia membeli satu bungkus nasi kuning yang keempat, maka tidak menambah kegunaan apa-apa baginya, dan jika satu bungkus nasi kuning yang keempat tersebut dimakannya, maka nilai guna total yang dinikmatinya malah menurun menjadi 15Â &lt;em&gt;util&lt;/em&gt;. Jadi menurut teori ini, kepuasan maksimum bagi Faqih adalah ketika Faqih mengkonsumsi nasi kuning sebanyak 3 bungkus.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berdasarkan paparan di atas, maka jelas bahwa yang dimaksud nilai guna suatu barang dan jasa dalam kapitalisme ditentukan oleh penilaian subyektif individu dari satu unit atau beberapa unit barang yang dikonsumsinya pada saat mencapai kepuasan maksimum. Dengan demikian berdasarkan â€œhukum guna batas yang semakin menurunâ€, pada titik tertentu nilai guna suatu barang menurun, pada titik tertentu pula suatu barang tidak dianggap berguna bagi individu, dan bahkan pada titik negatif barang tersebut dianggap sama sekali tidak berguna. Nah, dalam pandangan ini, maka seorang individu dituntut mengkonsumsi barang sebanyak-banyaknya (rakus) sampai batas kepuasan maksimum bukan sampai batas sesuai kebutuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nilai Tukar (&lt;em&gt;Exchange Value&lt;/em&gt;) Menurut Kapitalisme&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Nilai tukar (&lt;em&gt;exchange value&lt;/em&gt;) didefinisikan sebagai kekuatan tukar suatu barang dengan barang lainnya atau nilai suatu barang yang diukur dengan barang lainnya (An Nabhani: 10: 2000). Misalnya dalam suatu masyarakat, nilai seekor kambing setara dengan 50 ekor ayam, atau contoh lainnya sebungkus nasi kuning dihargai sebanyak 4 gelas teh panas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sedangkan untuk mencapai mekanisme pertukaran yang sempurna atau untuk menghindari kesulitan penaksiran nilai tukar suatu barang terhadap barang lainnya, maka harus ada alat tukar (&lt;em&gt;medium of exchange&lt;/em&gt;) yang menjadi ukuran bagi semua barang dan jasa (&lt;em&gt;ibid&lt;/em&gt;). Uang merupakan alat tukar yang memudahkan transaksi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertemuan antara uang dengan barang yang dinilai dengan sejumlah uang disebut harga (&lt;em&gt;price&lt;/em&gt;). Jadi harga merupakan sebutan khusus nilai tukarÂ suatu barang. Atau dapat dikatakan perbedaan antara nilai tukar dengan harga adalah niai tukar merupakan penisbatan pertukaran suatu barang dengan barang-barang lainnya secara mutlak, sedangkan harga merupakan penisbatan nilai tukar suatu barang dengan uang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pembahasan katagori kedua nilai barang ini dalam Kapitalisme menempatkan harga sebagai suatu sebutan khusus nilai tukar dalam pembahasan yang sangat penting.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Struktur Harga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Secara garis besar, tingkat harga barang dan jasa ditentukan oleh kekuatan permintaan (&lt;em&gt;demand&lt;/em&gt;)&lt;em&gt; &lt;/em&gt;dan kekuatan penawaran (&lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila harga dilihat dari harga itu sendiri yang kemudian mempengaruhi tingkat permintaan dan penawaran, maka dapat diilustrasikan sebagai berikut: ketika harga naik produsen meningkatkan jumlah produksi dan konsumen menurunkan konsumsinya. Sebaliknya ketika harga turun produsen menurunkan produksi dan konsumen meningkatkan konsumsinya. Logika teori ini tidak terjadi secara mutlak dan mengharuskan adanya syarat-syarat (asumsi) agar teori tersebut terjadi, seperti faktor-faktor lainnya dianggap tetap (&lt;em&gt;cateris paribus&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Secara riil teori tersebut belum tentu terjadi, karena ada beberapa jenis barang dan jasa yang ketika harga naik konsumen tidak menurunkan konsumsinya selama dia masih mampu membayar, seperti beras.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Juga belum tentu produsen meningkatkan produksi ketika harga barang yang diproduksinya naik, karena kemungkinan rugi yang akan dialaminya jika meningkatkan tingkat produksi, begitu pula sebaliknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila harga dilihat dari kekuatan permintaan dan penawaran sehingga mempengaruhi harga, maka dapat diilustrasikan sebagai berikut: ketika penawaran naik yang disebabkan kelebihan produksi dan di sisi lain permintaan konsumen tidak naik (atau mengalami penurunan), maka terbentuklah keseimbangan baru dengan turunnya tingkat harga. Ketika penawaran turun yang disebabkan oleh turunnya tingkat produksi sementara permintaan tidak berubah (atau mengalami kenaikan), maka harga akan meningkat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemudian kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran masing-masing dipengaruhi oleh faktor kemampuan internal yang juga diukur dengan harga.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam kekuatan penawaran, di mana tingkat penawaran berdasarkan jumlah produksi maksimal yang dapat dilakukan produsen atau jumlah produksi yang diinginkan produsen sangat ditentukan oleh seberapa besar biaya produksi yang harus ditanggung produsen dan kemampuan produsen itu sendiri dalam menannggung biaya produksi tersebut. Dengan demikian biaya produksi atau harga produksi yang meliputi biaya modal, bahanÂ baku, upah, sewa, pajak, bunga, dan lain-lainnya, merupakan faktor utama yang menentukan kemampuan produksi produsen.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kekuatan permintaan konsumen ditentukan oleh kegunaan barang dan jasa yang ditawarkan bagi konsumen, kebutuhan konsumen akan barang dan jasa tersebut, dan kemampuannya dalam membeli atau kekuatan daya beli konsumen. Dari ketiga faktor tersebut, faktor kekuatan daya beli konsumenlah yang pada akhirnya menentukan kekuatan permintaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maksudnya, ketika suatu barang yang ada di pasaran dianggap memiliki kegunaan bagi konsumen, maka ia sudah tertarik atau menginginkan barang tersebut. Akan tetapi faktor ini belum terlalu kuat untuk menciptakan permintaan konsumen bersangkutan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selanjutnya faktor kebutuhan (apalagi kebutuhan yang mendesak) konsumen terhadap barang tersebut memberikan dorongan yang kuat bagi konsumen untuk memiliki dan mengkonsumsinya, sehingga faktor ini memberikan dorongan kuat konsumen dalam melakukan permintaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meskipun demikian faktor kedua ini tidak mutlak juga, karena ada saja orang yang memutuskan ingin membeli suatu barang bukan karena pertimbangan kebutuhan, tetapi semata-mata hanya ingin memiliki dan mengkonsumsi barang tersebut, apalagi dalam suatu masyarakat yang memiliki pola hidup konsumtif, keputusan membeli bukanlah karena kebutuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hanya saja sampai pada tahap faktor kedua ini, dorongan tersebut belum terealisasikan sehingga permintaan secara nyata di pasar belumlah terbentuk. Untuk merealisasikannya maka konsumen harus membeli barang yang dibutuhkannya atau kecuali jika ada pihak dermawan yang memberikan barang yang dimintanya secara cuma-cuma. Sehingga keputusan jadi membeli atau tidak sangat tergantung pada daya beli yang dimiliki konsumen, di mana daya beli ini ditentukan oleh pendapatan konsumen dan harta kekayaan yang dimilikinya. Jadi kekuatan daya beli yang juga diukur dengan harga merupakan faktor akhir yang menentukan permintaan konsumen.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Harga dan Peranannya dalam Perekonomian&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Paling tidak ada dua fungsi harga dalam Sistem Ekonomi Kapitalis, yaitu sebagai standar nilai barang dan peranannya dalam menentukan kegiatan produksi – konsumsi - distribusi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Harga sebagai Standar Nilai Barang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam pembahasan sebelumnya disebutkan bahwa nilai guna suatu barang merupakan batas akhir konsumsi barang yang masih memberikan kegunaan bagi individu, sehingga bagi individu pada saat titik tertentu suatu barang bernilai guna, kemudian nilai gunanya menurun seiring dengan menurunnya tingkat kepuasan yang dia peroleh dari mengkonsumsi barang tersebut, dan barang tersebut dianggap tidak berguna (nilai batasnya = 0) bagi si individu ketika barang tersebut tidak memberikan kepuasan, dan pada saat titik tertentu nilai guna suatu barang dianggap negatif baginya karena jika dia mengkonsumsi barang tersebut, dia tidak mendapatkan tambahan kepuasan tetapi sebaliknya menurunkan tingkat kepuasan total yang diperolehnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maka dalam pembahasan harga sebagai standar nilai barang, harga menentukan barang apa yang memiliki kegunaan (&lt;em&gt;utility&lt;/em&gt;) dan barang apa yang tidak memiliki kegunaan (&lt;em&gt;disutility&lt;/em&gt;), juga harga menentukan seberapa tinggikah tingkat kegunaan suatu barang (An Nabhani: 2000: 11).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagi masyarakat, suatu barang atau jasa yang dianggap memiliki kegunaan dengan memberikan ukuran tertentu bahwa barang tersebut mempunyai harga. Sedangkan tingkat kegunaan diukur dengan tingkat harga yang diterima masyarakat atas barang dan jasa yang bersangkutan yang telah ditawarkan produsen. Dan sebaliknya, suatu barang tidak dianggap berguna ketika masyarakat tidak memberikan harga terhadap barang tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peranan Harga dalam Kegiatan Ekonomi Kapitalis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagi Sistem Ekonomi Kapitalis, harga mempunyai peranan dalam kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi melalui struktur harga.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peranan Harga dalam Area Produksi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam ruang lingkup produksi, harga menentukan siapa saja produsen yang boleh masuk ke dalam area produksi dan siapa saja yang tidak boleh masuk atau keluar dari area produksi (&lt;em&gt;ibid&lt;/em&gt;: 12).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Struktur harga dengan sendirinya akan mengatur dan menyaring produsen berdasarkan tingkat kemampuan produsen dalam menanggung biaya produksi yang meliputi biaya pengadaan barang modal, biaya gedung dan tanah, biaya bahan baku, biaya upah buruh dan manajemen, biaya pemeliharaan, biaya bunga, biaya pajak, dan lain-lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemudian struktur harga juga akan menyaring para produsen yang tetap bertahan di area produksi, ketika beban biaya produksi masih dapat ditanggung produsen yang mungkin disebabkan oleh masih adanya persediaan modal yang dimiliki produsen tersebut, atau karena kemampuan inovasi produsen dalam mengelola manajemen yang efisien dan kualitas produksi yang memenuhi selera pasar, atau juga disebabkan karena produsen tersebut melakukan praktik tidak fair dengan merusak harga pasar, monopoli, atau praktik-praktik curang lainnya yang membuat produsen saingannya terlempar dari area produksi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mekanisme persaingan ekonomi seperti ini dengan menjadikan harga sebagai alat yang mengendalikan produsen dalam area produksi, maka kepemilikan produksi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis ditentukan oleh kekuatan modal yang dimiliki para produsen, sehingga rakyat lemah yang tidak memiliki kemampuan modal akan terlempar dari area produksi dan akhirnya menjadi masyarakat pinggiran (&lt;em&gt;marginal society&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peranan Harga dalam Menentukan Konsumsi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam ruang lingkup konsumen, harga merupakan alat pengendali yang menentukan kemampuan konsumen dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Harga merupakan mekanisme yang menyisihkan orang-orang miskin dan fakir dari perekonomian karena ketidakmampuannya dalam menjangkau tingkat harga. Harga merupakan mekanisme yang mempersilahkan orang-orang mampu untuk membeli kekayaan yang mereka kehendaki dengan uang yang mereka miliki. Harga pula yang membuat hidup orang pas-pasan. Bahasa kasarnya, harga merupakan mekanisme yang menentukan siapa saja orang yang berhak hidup dan siapa saja yang harus menyingkir dari kehidupan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Misalnya dengan tingkat biaya pelayanan kesehatan dan harga obat-obatan yang tinggi sekarang ini, hanya orang-orang yang berduitlah yang mampu membayar sehingga mereka mendapatkan pelayanan kesehatan baik di rumah sakit maupun di klinik kesehatan. Sedangkan orang-orang yang kurang mampu atau orang-orang yang hidupnya pas-pasan, ketika mereka sangat membutuhkan pengobatan, mereka harus melakukan upaya maksimal untuk memperoleh uang yang cukup termasuk dengan cara berutang agar mereka dapat membayar biaya pelayanan kesehatan dan harga obat-obatan yang selangit. Ketika mereka tidak mampu memperoleh sejumlah uang yang diperlukan, maka mereka terpaksa pasrah membiarkan diri atau keluarganya yang sakit tanpa pengobatan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Contoh lainnya adalah kebijakan penghapusan subsidi perguruan tinggi oleh pemerintah yang mengakibatkan biaya pendidikan, terutama biaya pendidikan di perguruan tinggi pavorit meningkat tajam sehingga sangat sulit dijangkau oleh masyarakat golongan menengah ke bawah. Kebijakan ini akhirnya menentukan siapa saja para pemudaÂ IndonesiaÂ yang layak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bahkan beberapa perguruan tinggi memberikan tempat istimewa bagi orang-orang kaya melalui jalur khusus.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dua contoh di atas menggambarkan bahwa harga merupakan kekuatan yang menyaring orang-orang yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Harga juga menentukan siapa saja konsumen (anggota masyarakat) yang bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, BBM, listrik, air, dan tempat tinggal, juga untuk mendapatkan berbagai kebutuhan sekunder dan tersiernya seperti telepon, komputer, mobil, sehingga harga menentukan masyarakat mana yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara wajar, berlebihan, atau secara minimal. Dengan tersaringnya kelompok-kelompok masyarakat sehingga sebagian di antara mereka memenuhi kebutuhan hidupnya secara minimal, maka Sistem Ekonomi Kapitalis telah menetapkan mereka tidak layak hidup.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Struktur Harga sebagai Metode Distribusi Ekonomi Kapitalis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Struktur harga sebagai titik pertemuan antara penawaran produsen dan permintaan konsumen merupakan metode distribusi ekonomi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertemuan antara tingkat harga yang berlaku di pasar dengan keputusan konsumen untuk membeli barang dan jasa merupakan sarana penyaring mana barang yang laku dan tidak laku. Kedua keadaan tersebut memiliki konsekwensi masing-masing.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsekwensi pertama terhadap barang yang laku di pasaran adalah kemungkinan keuntungan yang diperoleh produsen. Pada saat produsen untung inilah ia akan memutuskan apakah tingkat produksi (penawaran) tetap ataukah dinaikkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsekwensi kedua terhadap barang yang tidak laku di pasaran adalah kemungkinan kerugian yang dialami produsen. Di mana pada saat itu, ketika produsen masih dapat menanggung kerugian yang dialaminya maka ia tetap melakukan produksi meskipun dengan menurunkan tingkat produksinya. Sebaliknya, ketika produsen tidak mampu lagi menanggung kerugian, maka baginya harus menghentikan produksi atau dengan kata lain menutup usahanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kombinasi dua konsekwensi tersebut menghasilkan atau mengubah laju produksi sebelumnya. Adapun yang dimaksud laju produksi menyangkut tiga hal, yaitu barang apa saja yang diproduksi? Berapa banyak diproduksi? Dan untuk siapa barang tersebut diproduksi?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagi produsen, barang yang diproduksi adalah barang dan jasa yang menghasilkan keuntungan, yakni barang yang laku di pasaran. Sedangkan tingkat produksi disesuaikan dengan tingkat permintaan konsumen dengan berdasarkan kemampuan produksi yang dimiliki produsen.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maksud dari “untuk siapa barang tersebut diproduksi” adalah barang dan jasa tersebut diproduksi untuk memenuhi “permintaan konsumen”. Ruang lingkup “permintaan konsumen” bukanlah konsumen secara keseluruhan atau masyarakat pada umumnya, tetapi sekelompok konsumen atau sebagian masyarakat yang melakukan permintaan atas barang dan jasa yang ditawarkan produsen. Di mana kemampuan konsumen melakukan permintaan bergantung pada kekuatan daya belinya. Jadi hanya bagi konsumen yang mampulah barang dan jasa yang diproduksi diperuntukkan, bukan bagi orang-orang yang tidak mampu atau golongan miskin.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dua titik pertemuan antara “permintaan konsumen” yang memiliki kemampuan dengan penawaran produsen yang memiliki kemampuan produksi menghasilkan keseimbangan ekonomi (&lt;em&gt;economic equilibrium&lt;/em&gt;). Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bahwa harga menentukan siapa saja yang dapat masuk ke dalam area produksi dan siapa saja konsumen yang dapat mengkonsumsi barang dan jasa. Inilah yang dimaksud dengan harga sebagai metode distribusi ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Distribusi bagi produsen adalah ketika harga (biaya produksi) menentukan harus berhenti berproduksi atau tetap mampu berproduksi. Bagi produsen yang tetap mampu berproduksi, maka ia harus mengevaluasi dan mengatur kembali barang apa saja yang diproduksi (termasuk masalah kualitas), berapa banyak harus diproduksi, dan kelompok konsumen mana yang dibidik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Distribusi bagi konsumen adalah ketika harga mengharuskannya menghitung-hitung kemampuannya dalam membeli barang dan jasa. Harga membuat sekelompok konsumen yang mampu dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginannya. Harga membuat sekelompok konsumen yang kurang kemampuannya untuk secara tidak penuh mengkonsumsi barang dan jasa yang dibutuhkannya. Harga pula membuat konsumen yang sama sekali tidak mampu untuk gigit jari karena tidak dapat mengkonsumsi barang yang dibutuhkannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Harga sebagai Pendorong Produksi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aktivitas produksi yang dilakukan produsen sangat tergantung kepada kemampuan produsen untuk menanggung biaya produksi, di mana salah satu biaya produksi yang harus ditanggung oleh produsen adalah biaya upah. Atas dasar ini, maka ada dua pihak yang bersinergi melakukan produksi, yaitu pengusaha selaku produsen dan pekerja selaku orang yang memberikan jasa kepada pengusaha dalam melakukan aktivitas produksi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagi pengusaha, menggalang modal untuk melakukan produksi merupakan suatu usaha untuk memperoleh keuntungan (&lt;em&gt;profit&lt;/em&gt;). Sedangkan bagi pekerja (buruh, karyawan, dan manajer) kesediaannya berada di bawah pengusaha dengan melakukan aktivitas produksi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan upah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Keuntungan yang diperoleh pengusaha dan upah yang didapatkan pekerja esensinya adalah harga. Keuntungan bagi pengusaha merupakan harga yang dia peroleh dari konsumen, sedangkan upah bagi pekerja merupakan harga yang harus dibayar pengusaha. Dengan demikian harga merupakan pendorong produksi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa produksi atau aktifitas produktif yang dilakukan manusia dalam pandangan Kapitalisme merupakan suatu pengorbanan manusia yang didorong oleh insentif materi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://hati.unit.itb.ac.id/?p=71    &lt;br /&gt;http://jurnal-ekonomi.org/&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-7037639444706817228?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/GuMepi84xSo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/GuMepi84xSo/kerangka-dasar-sistem-ekonomi-kapitalis.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/kerangka-dasar-sistem-ekonomi-kapitalis.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-1042678756718672193</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 15:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T22:03:38.576+07:00</atom:updated><title>Apa itu kapitalisme?</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kapitalisme&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Kapital&lt;/b&gt; adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama. Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan &lt;i&gt;guild&lt;/i&gt; sebagai cikal bakal kapitalisme. Saat ini, kapitalisme tidak hanya dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang menginginkan keuntungan belaka. Peleburan kapitalisme dengan sosialisme tanpa adanya pengubahan menjadikan kapitalisme lebih lunak daripada dua atau tiga abad yang lalu.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;Perspektif filosofi kapitalisme&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme adalah salah satu pola pandang manusia dalam segala kegiatan ekonominya. Perkembangannya tidak selalu bergerak ke arah positif seperti yang dibayangkan banyak orang, tetapi naik turun. Kritik keberadaan kapitalis sebagai suatu bentuk penindasan terhadap masyarakat kelas bawah adalah salah satu faktor yang menyebabkan aliran ini banyak dikritik. Akan tetapi, bukan hanya kritik saja yang mengancam kapitalisme, melainkan juga ideologi lain yang ingin melenyapkannya, seperti komunisme.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;Kaum klasik kapitalis&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Pemerintah mendominasi bidang perdagangan selama berabad-abad namun kemudian malah memunculkan ketimpangan ekonomi. Para pemikir ini mulai beranggapan bahwa para borjuis, yang pada era sebelumnya mulai memegang peranan penting dalam ekonomi perdagangan yang didominasi negara atau lebih dikenal dengan merkantilisme, seharusnya mulai melakukan perdagangan dan produksi guna menunjang pola kehidupan masyarakat. Beberapa ahli ini antara lain:&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;Adam Smith&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Adam Smith adalah tokoh ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Ia menyerang para psiokrat yang menganggap tanah adalah sesuatu yang paling penting dalam pola produksi. Gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (&lt;i&gt;Modal-Comodity-Money&lt;/i&gt;, modal-komoditas-uang), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (&lt;i&gt;invisible hand&lt;/i&gt;), maka pasar harus memiliki &lt;i&gt;laissez-faire&lt;/i&gt; atau kebebasan dari intervensi pemerintah. Pemerintah hanya bertugas sebagai pengawas dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh rakyatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kapitalisme&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-1042678756718672193?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/JiOuk4gTddU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/JiOuk4gTddU/apa-itu-kapitalisme.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/apa-itu-kapitalisme.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-5891942352104305819</guid><pubDate>Fri, 06 Aug 2010 14:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-06T21:46:34.756+07:00</atom:updated><title>Kapitalis</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pemikiran Kapitalisme&lt;/strong&gt; adl sebuah sistem ekonomi yg filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada &lt;strong&gt;azas pengembangan hak milik pribadi&lt;/strong&gt; dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Sistem ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia. Tetapi ia terus melakukan tekanan-tekanannya dan campur tangan politis sosial dan kultural terhadap bangsa-bangsa di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;SEJARAH BERDIRI DAN TOKOH-TOKOHNYA&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Eropa pernah diperintah kerajaan Romawi yg telah mewariskan sistem feodalistik.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam rentang waktu antara abad ke-14 sampai abad ke-16 muncul apa yg disebut kelas &lt;em&gt;bourgeois&lt;/em&gt; mengiring tahap feodal dimana keduanya saling mengisi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kemudian sejak awal abad ke-16 secara bertahap fase borjuis disusul dgn fase kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Maka yg pertama kali muncul ialah seruan kebebasan menyusul seruan-seruan &lt;strong&gt;nasionalisme sekuler&lt;/strong&gt; dan penciutan dominasi &lt;strong&gt;spiritual Paus&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Di Perancis kemudian muncul aliran bebas pada pertengahan abad ke-18 yg melahirkan kaum naturalis.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Para propagandisnya yg terkenal antara lain&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Francois Quesnay &lt;/strong&gt;. Lahir di Versailes Perancis dan bekerja sebagai dokter di istana Louis XV. Tetapi ia lbh mengutamakan bidang ekonomi dan mendirikan &lt;strong&gt;aliran lesphisiocrates&lt;/strong&gt;. Tahun 1756 ia menerbitkan dua buah makalah tentang para petani dari selatan. Pada tahun 1758 ia menerbitkan tabel ekonomi yg disebut&lt;em&gt; La Tableau Economique &lt;/em&gt;yang di dalamnya digambarkan peredaran uang di dalam masyarakat sebagai peredaran darah. Tentang tabel tersebut Mirabeau berkata &lt;u&gt;“Di dunia ini terdapat tiga penemuan besar yaitu tulisan mata uang dan tabel ekonomi.”&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;John Locke&lt;/strong&gt; meramu &lt;strong&gt;teori naturalisme liberal&lt;/strong&gt;. Tentang hak milik ia berkata &lt;u&gt;“Hak milik pribadi adl salah satu hak alam dan instink yg tumbuh bersama pertumbuhan manusia. Karena itu tak ada seorangpun yg mengingkari instink ini.”&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Adam Smith &lt;/strong&gt;adl penganut aliran klasik terkenal. Ia lahir di kota Kirkcaldy Scotlandia. Belajar filsafat dan pernah menjadi guru besar logika di Universitas Glasgow. Tahun 1766 ia pergi ke Perancis dan bertemu dgn para penganut liberalisme. Tahun 1776 ia menerbitkan &lt;em&gt;Penelitian Alam dan Sebab-sebab Kekayaan Manusia&lt;/em&gt;. Buku inilah yg dikatakan kritikus Edmund Burke sebagai karya tulis teragung yg pernah ditulis manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;David Ricardo&lt;/strong&gt; yg membahas hukum pembagian hasil percapita dalam ekonomi kapitalisme. Teorinya yg terkenal ialah &lt;strong&gt;Hukum Pengurangan Penghasilan&lt;/strong&gt;. Kata orang ia berorientasi falsafi yg bercampur dgn dorongan moral. Hal ini didasarkan kepada ucapannya &lt;u&gt;“Segala perbuatan dipandang menghilangkan moral jika bukan keluar dari perasaan cinta kepada orang lain.”&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Robert Malhus&lt;/strong&gt; seorang ekonom Inggris klasik yg dikenal pesimistis. Ia penemu teori kependudukan yg populer bahwa &lt;u&gt;jumlah penduduk berkembang menurut deret ukur sedangkan produksi pertanian berkembang menurut deret hitung.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;John Stuart Mill&lt;/strong&gt; yg dipandang sebagai penghubung aliran &lt;em&gt;individualisme&lt;/em&gt; dgn aliran &lt;em&gt;sosialisme&lt;/em&gt;. Tahun 1836 ia menerbitkan buku yg berjudul &lt;u&gt;&lt;strong&gt;Prinsip-prinsip Ekonomi Politik&lt;/strong&gt;.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lord Keynes&lt;/strong&gt; teorinya berkisar tentang pengangguran dan lapangan kerja. Teori ini telah melampaui teori-teori yg lain. Karena itu dialah yg berjasa dalam menciptakan lapangan kerja secara utuh bagi suatu kekutan aktif di masyarakat kapitalis. Teori-teorinya itu disebut dalam bukunya yg berjudul &lt;em&gt;Teori Umum Tentang Lapangan Kerja Bursa dan Mata Uang&lt;/em&gt;. Buku ini beredar pada tahun 1930.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;David Hume&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;penemu teori pragmatisme&lt;/strong&gt; yg integratif. Ia mengatakan &lt;u&gt;“Hak milik khusus adl tradisi yg dianut masyarakat yg harus diikuti. Sebab disanalah manfaat mereka.”&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Prinsip-prinsip Kapitalisme&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Mencari keuntungan dgn berbagai cara dan sarana kecuali yg terang-terangan dilarang negara krn merusak masyarakat seperti heroin dan semacamnya.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Mendewakan hak milik pribadi dgn membuka jalan selebar-lebarnya agar tiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yg ada utk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak ada yg menjahatinya. Karena itu dibuatlah peraturan-peraturan yg cocok utk meningkatkan dan melancarkan usaha dan tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi kecuali dalam batas-batas yg yg sangat diperlukan oleh peraturan umum dalam rangka mengokohkan keamanan.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Perfect Competition&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Price system sesuai dgn tuntutan permintaan dan kebutuhan dan bersandar pada peraturan harga yg diturunkan dalam rangka mengendalikan komoditas dan penjualannya.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bentuk Kapitalisme&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kapitalisme perdagangan&lt;/strong&gt; yg muncul pada abad ke-16 setelah dihapusnya sistem feodal. Dalam sistem ini seorang pengusaha mengangkat hasil produksinya dari satu tempat ke tempat lain sesuai dgn kebutuhan pasar. Dengan demikian ia berfungsi sebagai perantara antara produsen dan konsumen&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kapitalisme industri&lt;/strong&gt; yg lahir krn ditopang oleh kemajuan industri dgn penemuan mesin uap oleh James Watt tahun 1765 dan mesin tenun tahun 1733. Semua itu telah membangkitkan revolusi industri di Inggris dan Eropa menjelang abad ke-19. Kapitalisme industri ini tegak di atas dasar pemisahan antara modal dan buruh yakni antara manusia dan mesin.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sistem Kartel&lt;/strong&gt; yaitu kesepakatan perusahaan-perusahaan besar dalam membagi pasaran internasional. Sistem ini memberi kesempatan utk memonopoli pasar dan pemerasan seluas-luasnya. Aliran ini tersebvar di Jerman dan Jepang.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sistem Trust&lt;/strong&gt; yaitu sebuah sistem yg membentuk satu perusahaan dari berbagai perusahaan yg bersaing agar perusahaan tersebut lbh mampu berproduksi dan lbh kuat utk mengontrol dan menguasai pasar.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Pemikiran dan Keyakinan-keyakinan lainnya &lt;strong&gt;Aliran naturalisme&lt;/strong&gt; yg merupakan dasar kapitalisme ini sebenarnya menyerukan hal-hal sebagai berikut :&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Kehidupan ekonomi yg tunduk kepada sistem natur yg bukan buatan manusia. Dengan sifat seperti itu akan mampu mewujudkan pengembangan hidup dan kemajuan secara simultan.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi&lt;/strong&gt; dan membatasi tugasnya hanya utk melindungi pribadi-pribadi dan kekayaan serta menjaga keamanan dan membela negara.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kebebasan ekonomi bagi tiap individu&lt;/strong&gt; di mana ia mempunyai hak utk menekuni dan memilih pekerjaan yg sesuai dgn kemauannya. Tentang kebebasan seperti ini diungkapkan dalam sebuah prinsip yg sangat masyur dgn semboyan &lt;u&gt;“Biarkan ia bekerja dan biarkan ia berlalu.”&lt;/u&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kepercayaan kapitalisme terhadap kebebasan&lt;/strong&gt; yg tiada batas telah membawa kekacauan keyakinan dan perilaku. Ini melahirkan berbagai konflik di Barat yg kemudian melanda dunia sebagai akibat dari kehampaan pemikiran dan kekosongan ruhani.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Rendahnya upah dan tuntutan yg tinggi mendorong tiap anggota keluarga bekerja. Akibvatnya tali kekeluargaan putus dan sendi-sendi sosial di kalangan mereka runtuh.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pendapat Adam Smith&lt;/strong&gt; yg paling penting ialah tentang ketergantungan peningkatan perekonomian kemajuan dan kemakmuran kepada kebebasan ekonomi yg tercermin pada Kebebasan individu yg memberikan seseorang bebas memilih pekerjaannya sesuai dgn kemampuannya yg dapat mewujudkan penghasilan yg dapat memenuhi kebutuhan dirinya. Kebebasan berdagang di mana produktivitas peredaran produksi dan distribusinya berlangsung dalam iklim persaingan bebas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kaum kapitalis&lt;/strong&gt; memandang kebebasan adl suatu kebutuhan bagi individu utk menciptakan keserasian antara dirinya dan masyarakat. Sebab kebebasan itu adl suatu kekuatan pendorong bagi produksi krn ia benar-benar menjadi hak manusia yg menggambarkan kehormatan kemanusiaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Segi-segi Negatif Kapitalisme &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sitem buatan manusia&lt;/strong&gt;.Sekelompok kecil pribadi mendominasi pasar utk mencapai kepentingan sendiri tanpa menghargai kebutuhan masyarakat dan menghormati kepentingan umum.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Egoistik&lt;/strong&gt;.Dalam sistem kapitalisme individu dan sekelompok kecil pribadi mendominasi pasar utk mencapai kepentingan sendiri tanpa menghargai kebutuhan masyarakat dan menghormati kepentingan umum.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Monopolostik&lt;/strong&gt;.Dalam sistem kapitalisme seorang kapitalis memonopoli komoditas dan menimbunnya. Apabila barang tersebut habis di pasar ia mengeluarkannya utk dijual dgn harga mahal yg berlipat ganda mencekik konsumen dan orang-orang lemah.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Terlalu berpihak kepada hak milik pribad&lt;/strong&gt;i.Kapitalisme terlalu mengagungkan hak milik pribadi. Sedangkan komunisme malah menghilangkan hak milik pribadi.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Persaingan&lt;/strong&gt;.Sistem dasar kapitalisme membuat kehidupan menjadi arena perlombaan harga. Semua orang berlomba mencari kemenangan. Sehingga kehidupan dalam sistem kapitalisme berubah menjadi riba di mana yg kuat menerkam yg lemah. Hal ini sering menimbulkan kebangkrutan pabrik atau perusahaan tertentu.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Perampasan tenaga produktif&lt;/strong&gt;.Kapitalisme membuat para tenaga kerja sebagai barang komoditas yg harus tunduk kepada hukum permintaan dan kebutuhan yg menjadikan dia sebagai barang yg dapat ditawarkan tiap saat. Pekerja ini bisa jadi sewaktu-waktu diganti dgn orang lain yg upahnya lbh rendah dan mampu bekerja lbh banyak dan pengabdiannya lbh baik.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengangguran&lt;/strong&gt;.Suatu fenomena umum dalam masyarakat kapitalis ialah munculnya pengangguran yg mendorong pemilik perusahaan utk menambah tenaga yg akan memberatkannya.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kehidupan yg penuh gejolak&lt;/strong&gt;.Ini adl akibat logis dari persaingan yg berlangsung antara dua kelas. Yang satu mementingkan pengumpulan uang dgn segala cara. Sedangkan yg satu lagi tidak diberi kesempatan mencari sendiri kebutuhan pokok hidupnya tanpa kenal belas kasihan.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penjajahan&lt;/strong&gt;.Karena didorong mencari bahan baku dan mencari pasar baru utk memasarkan hasil produksinya kapitalisme memasuki petualangan penjajahan terhadap semua bangsa. Pada mulanya dalam bentuk penjajahan ekonomi pola pikir politik dan kebudayaan. Kemudian memperbudak semua bangsa dan mengeksploitasi tenaga-tenaga produktif demi kepentingan penjajahan.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Peperangan dan malapetaka&lt;/strong&gt;.Ummat manusia telah menyaksikan berbagai bentuk pembunuhan dan pembantaian luar biasa biadabnya. Itu terjadi sebagai akibat logis dari sebuah penjajahan yg menimpa ummat manusia di bumi yg melahirkan bencana paling keji dan kejam.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Didominasi hawa nafsu&lt;/strong&gt;.Orang kapitalisme berpegang kepada prinsip demokrasi politik dan pemerintahan. Pada umumnya demokrasi yg mereka gembar-gemborkan dibarengi dgn hawa nafsu yg mendominasi dan jauh dari kebenaran dan keadilan.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Riba&lt;/strong&gt;.Sistem kapitalisme tegak di atas landasan riba. Sedangkan riba merupakan akar penyakit yg membuat seluruh dunia menderita.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tidak bermoral&lt;/strong&gt;.Kapitalisme memandang manusia sebagai benda materi. Karena itu manusia dijauhkan dari kecenderungan ruhani dan akhlaknya. Bahkan dalam sistem kapitalisme antara ekonomi dan moral dipisahkan jauh-jauh.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kejam&lt;/strong&gt;.Kapitalisme sering memusnahkan begitu saja komoditas yg lebih dgn cara dibakar atau dibuang ke laut krn khawatir harga akan jatuh disebabkan banyaknya penawaran. Mereka berani melakukan itu padahal masih banyak bangsa-bangsa yg menjerit kelaparean.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Boros&lt;/strong&gt;.Orang-orang kapitalisme memproduksi barang-barang mewah disertai iklan besar-besaran tanpa peduli kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat. Sebab yg mereka cari keuntungan belaka.&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tidak berperikemanusiaan&lt;/strong&gt;.Orang kapitalis sering mengusir begitu saja seorang buruh krn alasan tenaganya kurang produktif. Tetapi kekejaman ini mulai diperingan akhir-akhir ini dgn adanya perbaikan dalam tubuh kapitalisme.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perbaikan-perbikan Kapitalisme Inggris sampai tahun 1875&lt;/strong&gt; merupakan negara kapitalis terbesar dan termaju. Tetapi pada perempat akhir abad ke-19 muncul Amerika Serikat dan Jerman. Menyusul Jepang setelah perang dunia ke-2.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada tahun 1932 di Inggris negara mulai langsung melakukan campur tangan secara basar-besaran. Di Amerika campur tangan negara mulai ditingkatkan sejak tahun 1933. Di Jerman campur tangan negara dimulai sejak Hitler. Tujuannya tidak lain hanyalah memelihara kesinmbungan kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Campur tangan negara ini terutama dalam bidang perhubungan pengajaran dan perlindungan terhadap hak-hak warga negara dan masa peraturan yg bersifat sosial seperti asuransi sosial dan orang-orang jompo pengangguran orang lemah pemeliharaan kesehatan perbaikan pelayanan dan peningkatan taraf hidup.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme mulai berorientasi kepada perbikan sektoral disebabkan munculnya kaum buruh sebagai kekuatan produktif di negara-negara demokrasi tekanan dari komite hak-hak azasi manusia dan utk membendung ekspansi komunisme yg berpura-pura menolong kaum buruh dan mengklaim sebagai pembelanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;AKAR PEMIKIRAN DAN KEYAKINANNYA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Akar kapitalisme&lt;/strong&gt; dalam beberapa hal bersumber dari &lt;strong&gt;fisafat Romawi Kuno&lt;/strong&gt;. Hal itu muncul pada ambisinya utk memiliki kekuatan dan meluaskan pengaruh serta kekuasaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme berkembang secara bertahap dari feodalisme bourgeoisme sampai kepada kapitalisme. Selama proses itu berlangsung telah berkembang berbagai pemikiran dan idiologi yg melanda dalam arus yg mengarah kepada pengukuhan hak milik pribadi dan seruan kebebasan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada dasarnya kapitalisme tegak di atas pemikiran aliran bebas dan aliran klasik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme pada dasarnya memerangi agama. Pada mulanya bersifat pembangkangan. Terhadap kekuasaan gereja. Akhirnya membangkang tiap peraturan yg mengandung moral.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme tidak mementingkan peraturan bermoral kecuali menimbulkan manfaat pada dirinya khususnya dari segi ekonomi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemikiran dan pandangan yg muncul akibat revolusi industri di Eropa berperan menonjol dalam membatasi gejala-gejala kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapitalisme menyeru dan membela liberalisme. Tetapi kebebasan politik telah berubah menjadi kebabasan moral dan sosial. Selanjutnya berubah menjadi permisifisme.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TERSIAR DAN KAWASAN PENGARUHNYA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kapitalisme tumbuh subur&lt;/strong&gt; di Inggris Perancis Jepang Amerika Serikat dan &lt;u&gt;sebaian besar dunia Barat.&lt;/u&gt; Banyak negar-negara yg hidup dalam iklim membebek baik kepada sitem komunisme ataupun sistem kapitalisme. Tingkat keterikatan mereka berbeda-beda antara campur tangan langsung atau dgn bersandar kepada keduanya baik dalam urusan politik ataupun sikap-sikap internasionalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sistem kapitalisme dalam bersikap sama dgn sistem komunisme. Keduanya berdiri di belakang Israel dalam bentuk dukungan langsung ataupun tidak langsung. Al-Islam &lt;em&gt;Pusat Komunikasi dan Informasi Islam Indonesia &lt;/em&gt;sumber file al_islam.chm&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Edmund Burke salah seorang pembela hak milik pribadi atas dasar teori historisme atau teori preskripsi hak milik. PEMIKIRAN DAN DOKTRIN-DOKTRINNYA &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Turgot Mirabeau dan J. B. Say tergolong sebagian tokoh yg mewakili aliran ini. Setelah itu muncul aliran klasik yg pemikiran-pemikirannya mengkristal pada sejumlah ahli fikir menonjol antara lain &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber : http://blog.re.or.id/kapitalisme.htm&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-5891942352104305819?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/q1rR9iSx5oA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/q1rR9iSx5oA/kapitalis.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/08/kapitalis.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-6124183194842760705</guid><pubDate>Tue, 20 Jul 2010 13:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-20T20:30:57.905+07:00</atom:updated><title>Iskandar Zulkarnain</title><description>&lt;p align="justify"&gt;Siapakah ISKANDAR ZULKARNAIN?, itulah pertanyaan yang sering muncul ketika menelaah isi Al Quran.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kebanyakan orang2 berpendapat dan menduga bahwa Iskandar Zulkarnain adalah Alexander the Great dari Makedonia, namun faktanya sampai saat ini, belum ada yang secara pasti mengetahui siapa Iskandar Zulkarnain itu sesungguhnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kutipan terjemahan Al-Quran (Surah &lt;em&gt;Al Kahfi&lt;/em&gt; 83-101) tentang Zulkarnain :&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;83. Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah : Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;84. Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;85. maka dia pun menempuh suatu jalan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;86. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: ?Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;87. Berkata Zulkarnain: ?Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;88. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;89. Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;90. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;91. demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;92. Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;93. Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;94. Mereka berkata: ?Hai Zulkarnain, sesungguhnya Ya?juj dan Makjuj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka??&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;95. Zulkarnain berkata: ?Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;96. Berilah aku potongan-potongan besi? Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Zulkarnain: Tiuplah (api itu)?. Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: ?Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;97. Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;98. Zulkarnain berkata: ?Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Dalam kutipan ayat Al Quran diatas tersebut kata Zulkarnain, namun tidak ada sepatah kata pun yang menunjukan kata Iskandar, jadi kita bisa berkesimpulan untuk menyelidiki Siapa Zulkarnain itu? tidak perlu membawa nama Iskandar.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWkfEKXg6I/AAAAAAAAA_E/yoybyj719tM/s1600-h/image%5B3%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-left: 0px; margin-right: auto; border-bottom: 0px" height="279" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWknYlCXhI/AAAAAAAAA_M/TnRjKc1kAUQ/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="319" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam beberapa sumber luar, kata Zulkarnain itu bermakna dua tanduk dan apabila kita memakai sumber sederhana ini, maka Zulkarnain merujuk kepada Cyrus the Great (Kaisar Persia Kuno) karena Cyrus memakai mahkota berbentuk dua tanduk dalam menjalankan tahtanya, selain fakta tersebut, Cyrus memiliki luas kekuasaan kerajaanya begitu luas seperti yang terkutip dalam Al Quran, dan ia dalam beberapa sumber juga merupakan Kaisar yang taat beribadah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWkxATkeOI/AAAAAAAAA_Q/agjfib9UOpw/s1600-h/image%5B6%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="244" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWkzUQx20I/AAAAAAAAA_U/Td4LMW2oneI/image_thumb%5B2%5D.png?imgmax=800" width="177" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bila kita bandingkan Zukarnaen dengan Alexander Makedonia, maka ia sama sekali tidak memiliki klasifikasi tersebut, karena selain ia seorang Polytheisme ia juga termasuk Raja yang suka bermabuk-mabukan, dan bermaksiat. Satu-satunya Klasifikasi yg memenuhi adalah Luas Wilayah Kerajaanya, Seperti kita ketahui, Alexander memiliki kekuasaan yang membentang dari Eropa Timur, Afrika Utara sampai Asia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber : http://sukmayudha1992.blogspot.com/2010/02/iskandar-zulkarnain.html&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-6124183194842760705?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/aOEw00E_iA4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/aOEw00E_iA4/iskandar-zulkarnain.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWknYlCXhI/AAAAAAAAA_M/TnRjKc1kAUQ/s72-c/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/iskandar-zulkarnain.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-441277143943517556</guid><pubDate>Tue, 20 Jul 2010 13:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-20T20:10:16.226+07:00</atom:updated><title>Antara Tembok Raksasa Cina dan Zulkarnain</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWf0Jnz7GI/AAAAAAAAA-k/QpY__9jjlf8/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="164" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWf28F1HUI/AAAAAAAAA-o/h-J2w3WvK0Y/image_thumb.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Diperkirakan sumber awal yang menyatakan bahwa Zulkarnaen (tanpa Iskandar) adalah Alexander the Great dalam khasanah literatur Islam adalah Ibn Hisyam. Ibn Hiyam adalah salah satu ahli sejarah Islam awal yang menulis sejarah kehidupan Rasulullah. Sebagai bahan dasar penulisan sejarah Rasulullah tersebut beliau banyak mengambil bahan dari sejarah Rasulullah yang ditulis oleh Ibn Ishaq (yang sekarang diyakini/diperkirakan tidak ada lagi).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kembali ke pokok permasalahan, dalam karyanya Ibn Hisyam memberikan komentar tentang siapakah Zulkarnaen dengan mengasosiasikan dia dengan Alexander dari Yunani, dengan tafsiran bahwa “2 tanduknya” adalah rentangan kekuasaannya yang terbentang dari Yunani ke Persia (dahulu kekuasaan kerajaan Persia sampai ke India), atau dari barat sampai ke timur. Kemungkinan besar sejak saat itulah diasosiasikan bahwa Zulkarnaen adalah Alexander (atau Iskandar menurut bahasa Arab dan Eskandar menurut bahasa Persia).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Namun asosiasi tersebut menjadi bermasalah salah satunya karena Alexander diperkirakan bukan seorang monoteis. Oleh karena itu Sayyid Abul Ala Maududi berpendapat bahwa Zulkarnaen bukanlah Alexander.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Maududi berpendapat bahwa sifat-sifat Zulkarnaen adalah :&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;   &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Sudah meninggal saat Qur’an diturunkan&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Punya 2 tanduk&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Kekuasaannya meliputi suatu daerah yang sangat luas&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Membangun tembok untuk menahan Yajuj dan Majuj&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Penguasa yang adil dan percaya kepada Tuhan&lt;/div&gt;   &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWf_-5-2mI/AAAAAAAAA-s/QpazQifv7Fs/s1600-h/image%5B9%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWgCssUInI/AAAAAAAAA-w/jnDG7eZlfjg/image_thumb%5B3%5D.png?imgmax=800" width="244" align="right" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Cyrus the Great (590 — 529 sblm Masehi) adalah pendiri dan penguasa kerajaan Persia Kuno. Kerajaannya terbentang dari Asia Barat Selatan (Libanon, Israel) hingga Pakistan (sekarang), dari Timur Tengah hingga Armenia. Kekuasaannya meliputi Timur Barat Utara Selatan. Kerajaan Persia terkenal dengan logo domba dengan 2 tanduk yang melingkar. Al Maududi mengenai tembok besi untuk menghalang Yajuj dan Majuj berpendapat bahwa Yajuj dan Majuj adalah bangsa barbar yang tinggal di daerah Asia Tengah (seperti Mongol, Tartar, Hun, Scythian) dan, menurut Maududi, Cyrus telah membangun dinding untuk membatasi bangsa yang lebih beradap dari bangsa2 barbar tersebut. Selain itu Cyrus terkenal sebagai raja yang adil dan bijaksana. Bahkan dikabarkan dia melepaskan Bani Israel karena Bani Israel adalah kaum monoteistik dan memerintahkan pembangunan Kuil Sulaiman sebagai tempat penyembahan kepada Tuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Orang Israel dan Christian mengenal adanya Book of Daniel, yang menceritakan kehidupan orang Israel dibawah kekuasaan dan tirani Nebukadnezar, dengan Daniel sebagai tokoh utamanya. Daniel adalah orang Israel yang memilii kemampuan menafsirkan mimpi, dan dia sempat menjadi penasehat Nebukadnezar karena kemampuannya trersebut. Pada suatu ketika Daniel bermimpi akan adanya seekor domba dengan 2 tanduk. Salah satu tanduknya agak panjang sebelah. Domba itu menyeruduk ke Barat, Keselatan dan keUtara. Tidak ada binatang yang tahan tandukan domba tersebut. Seekor kambing dengan tanduk tunggal diantara 2 matanya muncul dari barat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Belum lama saya tertarik dengan sebuah buku yang berjudul “Mengungkap Misteri Perjalanan Dzulqarnain ke Cina: Munculnya Ya’juj dan Ma’juj di Asia”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berdasarkan penelitian sang penulis, Zulkarnain bukanlah Alexander Agung, karena Alexander Agung bukanlah seorang muslim dan juga merupakan agresor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Zulkarnain tidak lain adalah Akhnaton (Amnihotib IV), Raja Mesir yang berkuasa antara tahun 1370 s.d. 1352 SM (Dinasti XVIII). Akhnaton sendiri adalah anak dari Amnihotib III yang saat ini kita kenal dengan Fir’aun, raja Mesir yang mengaku dirinya sebagai Tuhan dan ingin membunuh nabi Musa. Banyak fakta yang ditampilkan oleh penulis yang mengarahkan Zulkarnain sebagai anak Firaun. Zulkarnain inilah yang diyakini sebagai orang yang membela Nabi Musa ketika Firaun ingin membunuhnya yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai “laki-laki yang beriman”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kisah ini bisa disimak dalam Q.S. 40:27 :   &lt;br /&gt;Dan berkata Fir`aun (kepada pembesar-pembesarnya): “Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Q.S. 40:27 :   &lt;br /&gt;Dan Musa berkata: “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Al-Mu`min:028 :   &lt;br /&gt;Dan seorang laki-laki yang beriman di antara keluarga (pengikut-pengikut) Fir`aun yang menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWgF_7mo1I/AAAAAAAAA-0/3Cx0jtSw5X4/s1600-h/image%5B12%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWgH3AwD8I/AAAAAAAAA-4/g0wvKJvh7EU/image_thumb%5B4%5D.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Siapakah lelaki beriman itu? Menurut penulis, dia tidak lain adalah Zulkarnain. Bersama istri dan keenam putrinya beliau mengajarkan untuk bertauhid dan dia adalah satu-satunya raja Mesir dalam sejarah yang beriman kepada satu Tuhan, Tuhannya Matahari, yang pada saat itu Matahari dianggap sebagai Tuhan oleh masyarakat Mesir. Dan sangat mungkin anak Firaun ini beriman, karena beliau hidup semasa dengan Nabi Musa yang ketika kecil nabi Musa dirawat oleh istrinya Firaun. Pergaulannya dengan nabi Musa yang mungkin menyebabkan Akhnaton beriman kepada Allah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Akhnaton menjadi raja setelah ayahnya Firaun tewas di laut merah ketika mengejar nabi Musa.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari sekian banyak raja Mesir, hanya Raja Zulkarnain (Akhnaton) dan keluarganya yang tidak ditemukan muminya meskipun piramid yang akan digunakan untuk makam Raja Akhnaton berhasil ditemukan namun para ahli sejarah tidak berhasil menemukan muminya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertanyaannya, mengapa tidak ada makam Raja Akhnaton? Salah satu jawaban yang mungkin adalah Raja Akhnaton atau Zulkarnain tidak meninggal di Mesir, tetapi di luar Mesir. Perjalanan Zulkarnain ke luar Mesir berdasarkan perintah Allah yang tercatat dalam kisah Zulkarnain di Al-Quran Q.S. Al-Kahfi: 83-99.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Zulkarnain diperintahkan untuk menuju tempat terbenam matahari (Bagian barat bumi), tempat terbit matahari (bagian timur bumi), dan juga menuju tempat “baina as-saddain (di antara dua bukit). Berdasarkan bukti, fakta, dan argumentasi yang diberikan oleh penulis, penulis meyakini bahwa yang dimaksud tempat terbenam matahari adalah kepulauan Maladewa, kemudian beliau menyusuri khatulistiwa menuju tempat terbitnya matahari. Kepulauan Kiribati dinyatakan oleh penulis sebagai tempat terbitnya matahari. Di tempat ini terbit dan terbenamnya matahari selalu sama sepanjang tahun, yaitu terbit selalu jam 06.30 dan terbenam selalu jam 18.30, dengan kata lain siang hari selalu 12 jam, dan malam hari selalu 12 jam. Setelah itu beliau diperintahkan oleh untuk berbelok arah menuju tempat yang terletak di antara dua bukit. Berdasarkan penelitian beliau, lokasi itu tidak lain adalah China.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Cerita Zulkarnain juga terkait dengan Ya’juj dan Ma’juj. Dalam kaidah bahasa Arab, kata Ya’juj dan Ma’juj ini adalah kata yang aneh karena tidak bisa ditashrif. Ternyata Allah ingin membuktikan sebuah sejarah dengan menggunakan kata aslinya. Ya’juj dan Ma’juj ternyata berasal dari bahasa China:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya = Asia   &lt;br /&gt;Jou atau Zhou = Benua, tempat tinggal    &lt;br /&gt;Ma = kuda&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di dalam Surat AL-Kahfi disebutkan bahwa Ya’juj (Penduduk Benua Asia) dan Ma’juj (Penduduk Benua Kuda) adalah perusak di muka bumi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemahaman tentang Ya’juj dan Ma’juj ini juga sejalan dengan hadits nabi :   &lt;br /&gt;“Kalian mengatakan, kalian tidak punya musuh. Kalian tetap akan melawan musuh kalian sehingga keluar Ya’juj dan Ma’juj yang bermuka lebar, bermata sipit, bersosok (atau berkulit kuning), akan turun dari setiap perbukitan, seakan wajah mereka rata bagai permukaan palu.” (Hadits riwayat Imam Ahmad)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWgLfMtO5I/AAAAAAAAA-8/QM87idJfy1g/s1600-h/image%5B15%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="186" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWgM9PUF-I/AAAAAAAAA_A/PiZspa-FkgM/image_thumb%5B5%5D.png?imgmax=800" width="244" align="right" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hadits di atas menerangkan sebagian karakteristik fisik Ya’juj dan Ma’juj yang mendiami Asia Timur, Asia Utara, Asia Tengah, dan benua kuda (Bangsa Mongol. Orang Barat menyebutnya Horse People).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda :   &lt;br /&gt;“Tiada ilah selain Allah. Celaka orang-orang Arab akibat kejahatan yang kian dekat. Tembok pemisah (perlindungan dari) Ya’juj dan Ma’juj terlah terbuka, seperti ini,” beliau sambil melingkarkan ibu jari dan telunjuknya. Zainab berkata, “Kataku, Wahai Rasulullah, apakah kita akan binasa sedang di tengah-tengah kita terdapat orang-orang shaleh?” Beliau menjawab, “Ya, jika kejahatan merajalela.” HR. Bukhori.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Perlu dicatat, penulis menganggap bahwa Tembok China yang kita ketahui saat ini adalah tembok yang dibangun oleh Zulkarnain atas permintaan rakyat China untuk melindungi mereka dari bangsa Ya’juj dan Ma’juj.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hadits riwayat Bukhori di atas diperkirakan disampaikan oleh nabi antara tahun 622-632M. Ketika itu sebagian tembok pemisah yang dibangun Zulkarnain di Vina telah terbuka, yakni antara tahun 615-632 M. Pada rentang tahun itu, China menjadi negara superpower di Asia bagian utara yang dapat menghancurkan Turki bagian timur dan menguasai Mongolia pedalaman, Rodesia, dan daerah-daerah di Asia Tengah dengan kekuatan tentara yang sangat dahsyat di bawah kepemimpinan Kaisar Taizon.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berbagai bencana, peperangan, dan peristiwa yang terjadi antara 615 – 632 M rupanya menjadi sebab terbukanya sebagian tembok pemisah sebagai pertahanan dari Ya’juj dan Ma’juj, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bencana, peperangan dan kerusakan yang terjadi merupakan parameter Ya’juj dan Ma’juj. Perang sadis dan tidak berperikemanusiaan juga terjadi sekitar tahun 1200-an M di bawah kepemimpinan raja Mongol, Jenghis Khan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; :    &lt;br /&gt;http://wong168.wordpress.com/2010/01/17/antara-tembok-besar-cina-dan-zulkarnain/    &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-441277143943517556?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/IlaBqvnO42o" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/IlaBqvnO42o/antara-tembok-raksasa-cina-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWf28F1HUI/AAAAAAAAA-o/h-J2w3WvK0Y/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/antara-tembok-raksasa-cina-dan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-8946353284119651108</guid><pubDate>Tue, 20 Jul 2010 12:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-20T19:30:09.931+07:00</atom:updated><title>Uji Kemahiran Bahasa Indonesia</title><description>&lt;p align="justify"&gt;Program Jakarta Jakarta Metro TV melakukan liputan Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) di Pusat Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional. Liputan ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan UKBI.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) adalah uji kemahiran (proficiency test) untuk mengukur kemahiran berbahasa seseorang dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik penutur Indonesia maupun penutur asing. UKBI meliputi lima seksi, yaitu Seksi I (Mendengarkan), Seksi II (Merespons Kaidah), Seksi III (Membaca), Seksi IV (Menulis), dan Seksi V (Berbicara).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada liputan tersebut salah seorang reporter Metro TV, Dyah Ayu Kusumoningtyas, mengikuti tes UKBI bersama dengan peserta lain yaitu Jan Hendrik Burweg dari Universitat Hamburg, Jerman. Sebagai peserta tes UKBI mereka melakukan beberapa prosedur, yaitu (1) proses pendaftaran dengan mengisi formulir yang telah disediakan, (2) proses pengujian meliputi simulasi UKBI dan tes UKBI, dan (3) penerimaan sertifikat hasil tes UKBI.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;UKBI dirintis melalui berbagai peristiwa kebahasaan yang diprakarsai Pusat Bahasa. Gagasan awal tentang perlunya sarana tes bahasa Indonesia yang standar terungkap dalam Kongres Bahasa Indonesia IV pada tahun 1983 dan Kongres Bahasa Indonesia V pada tahun 1988. Sehubungan dengan itu, Pusat Bahasa mulai menyusun dan membakukan sebuah instrumen evaluasi bahasa Indonesia. Pada awal tahun 1990-an, instrumen evaluasi itu diwujudkan, kemudian dinamai Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sejak saat itu UKBI dikembangkan untuk menjadi tes standar yang dirancang guna mengevaluasi kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia, baik tulis maupun lisan. Dengan UKBI seseorang dapat mengetahui mutu kemahirannya dalam berbahasa Indonesia tanpa mempertimbangkan di mana dan berapa lama ia telah belajar bahasa Indonesia. Sebagai tes bahasa untuk umum, UKBI terbuka bagi setiap penutur bahasa Indonesia, terutama yang berpendidikan, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing. Dengan UKBI, instansi pemerintah dan swasta dapat mengetahui mutu karyawan atau calon karyawannya dalam berbahasa Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Demikian pula, perguruan tinggi dapat memanfaatkan UKBI dalam seleksi penerimaan mahasiswa. Melalui Surat Keputusan Mendiknas Nomor 152/U/2003 tanggal 28 Oktober 2003, Menteri Pendidikan Nasional telah mengukuhkan UKBI sebagai sarana untuk menentukan kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan masyarakat. UKBI telah memperoleh Surat Pendaftaran Ciptaan Nomor 023993 dan 023994 dari Departemen Kehakiman dan Hak Azasi Manusia pada tanggal 8 Januari 2004. Sampai tahun 2010 sudah 13.000-an peserta mengikuti tes UKBI.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada masa yang akan datang uji kemahiran ini akan digunakan sebagai instrumen penerimaan pegawai dan syarat bagi orang asing yang ingin belajar dan bekerja di Indonesia, seperti halnya TOEFL dalam bahasa Inggris.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt; : http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv42/?q=detail_berita/2338&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-8946353284119651108?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/vJiP187qmEk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/vJiP187qmEk/uji-kemahiran-bahasa-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/uji-kemahiran-bahasa-indonesia.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-664298893395280160</guid><pubDate>Tue, 20 Jul 2010 12:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-20T19:20:02.987+07:00</atom:updated><title>Tembok Raksasa China</title><description>&lt;p align="justify"&gt;Tembok Raksasa Cina atau Tembok Besar Cina (Tionghoa Tradisional: 長城; Tionghoa Sederhana: 长城; pinyin: Chángchéng), juga dikenal di Cina dengan nama Tembok Raksasa Sepanjang 10.000 Li¹ (萬里長城; 万里长城; Wànlĭ Chángchéng) merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Republik Rakyat Cina.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWUOmUsZbI/AAAAAAAAA-M/JXfsBVASodM/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="139" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWURY7hVFI/AAAAAAAAA-Q/qiSBElQdKT8/image_thumb.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Panjangnya adalah 6.400 kilometer (dari kawasan Sanhai Pass di timur hingga Lop Nur di sebelah barat) dan tingginya 8 meter dengan tujuan untuk mencegah serbuan bangsa Mongoldari Utara pada masa itu. Lebar bagian atasnya 5 m, sedangkan lebar bagian bawahnya 8 m. Setiap 180-270 m dibuat semacam menara pengintai. Tinggi menara pengintai tersebut 11-12 m.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Untuk membuat tembok raksasa ini, diperlukan waktu ratusan tahun di zaman berbagai kaisar. Semula, diperkirakan Qin Shi-huang yang memulai pembangunan tembok itu, namun menurut penelitian dan catatan literatur sejarah, tembok itu telah dibuat sebelum Dinasti Qin berdiri, tepatnya dibangun pertama kali pada Zaman Negara-negara Berperang. Kaisar Qin Shi-huang meneruskan pembangunan dan pengokohan tembok yang telah dibangun sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sepeninggal Qin Shi-huang, pembuatan tembok ini sempat terhenti dan baru dilanjutkan kembali di zaman Dinasti Sui, terakhir dilanjutkan lagi di zaman Dinasti Ming. Bentuk Tembok Raksasa yang sekarang kita lihat adalah hasil pembangunan dari zaman Ming tadi. Bagian dalam tembok berisi tanah yang bercampur dengan bata dan batu-batuan. Bagian atasnya dibuat jalan utama untuk pasukan berkuda Tiongkok.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWUTK2psTI/AAAAAAAAA-U/KQ1EpcBOLKk/s1600-h/image%5B5%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="164" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWUVkmymBI/AAAAAAAAA-Y/h5yTv1ifCCg/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="244" align="right" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sejarah pembangunan Tembok Besar Tiongkok dapat dilacak sampai abad ke-9 sebelum Masehi. Pada waktu itu, pemerintahan di bagian tengah Tiongkok menyambung benteng dan menara api yang merupakan pos penjagaan tentara di perbatasan menjadi satu tembok panjang dalam rangka menangkis serangan etnis-etnis dari bagian utara Tiongkok. Sampai pada Masa Chunqiu dan Negara-negara Berperang, pertempuran berkecamuk di antara negara-negara kepangeranan yang saling berkonfrontasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Negara-negara itu demi pertahanannya sendiri berturut-turut membangun tembok besar di atas bukit dan gunung yang terletak di daerah perbatasan. Pada tahun 221 sebelum Masehi, Kaisar Qinshihuang menyatukan Tiongkok. Setelah itu, Kaisar Qinshihuang memerintahkan agar tembok-tembok yang dibangun oleh berbagai negara kepangeranan itu disambung menjadi satu tembok besar sebagai kubu pertahanan untuk menangkis serangan pasukan kavaleri etnis nomadik di padang rumput Monggolia bagian utara Tiongkok.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tembok Besar pada waktu itu panjangnya mencapai 5000 kilometer lebih. Tembok Besar pada Dinasi Han setelah runtuhnya Dinasti Qin diperpanjang sampai 10 ribu kilometer lebih. Dalam sejarah selama 2000 tahun yang lalu, penguasa di berbagai zaman tak pernah berhenti membangun Tembok Besar sehingga panjang totalnya mencapai 50 ribu kilometer, yang cukup untuk mengitari bumi satu kali lebih.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tembok Besar yang kita sebut sekarang kebanyakan adalah tembok besar yang dibangun pada Dinasti Ming yang berkuasa antara tahun 1368 dan 1644. Ujung baratnya berpangkal dari Benteng Jiayu di Provinsi Gansu Tiongkok Barat dan ujung timurnya terletak di pinggir Sungai Yalu Provinsi Liaoning Tiongkok Timur Laut setelah melewati 9 provinsi, kota dan daerah otonom sepanjang 7300 kilometer, atau sama dengan 14 ribu li Tiongkok. Dengan demikian, Tembok Besar itu disebut sebagai &amp;quot;tembok panjang 10 ribu li&amp;quot; di Tiongkok.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sebagai kubu pertahanan, Tembok Besar dibangun dengan mengikuti jalannya puncak pegunungan. Topografi yang dilewatinya sangat rumit, antara lain, gurung pasir, padang rumput dan rawa. Untuk menyesuaikan diri dengan berbagai topografi, pelaksana pembangunan Tembok Besar menerapkan struktur yang luar biasa dan berbeda-beda. Kesemua ini menunjukkan kecerdasan nenek moyang bangsa Tionghoa.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tembok Besar yang berliku-liku mamanjang menyusuri puncak pegunungan hampir mustahil ditaklukkan oleh musuh pada zaman kuno karena gunung dan lereng yang menjadi dasar tembok itu terlalu terjal untuk didaki.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWUZkmW6nI/AAAAAAAAA-c/pNn1rg_b8Qo/s1600-h/image%5B8%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="184" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWUcZ43G5I/AAAAAAAAA-g/VvckFSEsiRw/image_thumb%5B2%5D.png?imgmax=800" width="244" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Tembok Besar dibangun dengan batu besar disisipi dengan tanah dan batu pecahan. Tingginya kira-kira 10 meter dan lebarnya kira-kira 5 meter,&amp;#160; cukup untuk 4 ekor kuda berjalan berdampingan. Dengan demikian, sangat mudah untuk manuver tentara dan pengangkutan bahan pangan dan senjata. Di sisi dalam tembok dibangun pintu dan tangga untuk naik turun.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tembok Besar disambung dengan benteng atau menara api setiap sektor, di mana tersimpan senjata dan bahan pangan. Benteng dan menara api itu digunakan sebagai tempat istirahat bagi prajurit pada waktu damai dan sekaligus merupakan kubu pertahanan untuk menangkis serangan musuh pada waktu berperang. Selain itu, begitu diketahui terjadinya agresi musuh, di menara api itu akan dinyalakan api pada waktu malam dan asap pada siang hari sehingga kabar tentang serangan musuh dapat tersebar ke seluruh negeri dalam waktu dekat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Di sektor penting Tembok Besar, misalnya lintasan strategis, celah gunung dan perbatasan gunung dengan laut biasanya dibangun loteng gerbang besar. Loteng-loteng gerbang itu tidak hanya kelihatan megah, tapi juga mencerminkan seni arsitektur cemerlang zaman kuno Tiongkok. Sekarang sebagian loteng gerbang itu telah berubah menjadi obyek wisata, misalnya Loteng Gerbang Shanhaiguan di ujung timur Tembok Besar yang dijuluki sebagai loteng gerbang nomor satu Tiongkok dan Loteng Gerbang Juyongguan sektor Badaling Tembok Besar di sekitar Beijing.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Fungsi Tembok Besar sebagai kubu pertahanan militer sekarang sudah tidak ada lagi, namun keindahan arsitekturnya tetap sangat mengagumkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Keindahan Tembok Besar tercermin pada kemegahan, kekuatan dan kebesarannya. Melepas pandang dari tempat jauh ke Tembok Besar, tembok besar tinggi yang memanjang selama ribuan kilometer itu tampak serupa naga mahabesar yang menggeliang-geliut menyusuri pegunungan; jika dilihat dari jarak dekat, maka tembok itu penuh dengan daya tarik seni dengan arsitekturnya yang aneka ragam.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tembok Besar adalah hasil jerih payah yang dibasahi keringat dan darah serta diresapi kecerdasan rakyat Tiongkok pada zaman kuno. Betapa beratnya proyek pembangunan Tembok Besar pada zaman kuno yang masih rendah tenaga produktif memang sulit dibayangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber&lt;/em&gt;&amp;#160; :    &lt;br /&gt;http://info.indotoplist.com/?YldWdWRUMWtaWFJoYVd3bWFXNW1iMTlwWkQweU5EST0=&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-664298893395280160?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/YQomXQL36Aw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/YQomXQL36Aw/tembok-raksasa-china.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TEWURY7hVFI/AAAAAAAAA-Q/qiSBElQdKT8/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/tembok-raksasa-china.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-6095695244186618582</guid><pubDate>Wed, 07 Jul 2010 05:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-07T12:53:01.598+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><title>Abdullah Totong Mahmud (AT Mahmud)</title><description>&lt;p&gt;Innalillaahi wa inna lillahi rojiun …. Pencipta lagu AT Mahmud, 80 tahun, meninggal Selasa (6/7/2010) sekitar pukul 13.00 WIB di kediamannya. Pencipta lagu anak-anak &lt;em&gt;Pelangi, Ambilkan Bulan,Bintang Kejora, Cicak, &lt;/em&gt;dan sederet lagu anak-anak legendaris itu sempat dirawat di rumah sakit hingga Ahad lalu karena menderita infeksi paru-paru.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk mengenang jasa-jasa beliau khusunya pada anak-anak Indonesia dengan lagu anak-anak ciptaannya yang berjumlah lebih dari 500 buah lagu itu, mari kita mencoba untuk lebih mengenal siapa eyang AT Mahmud.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Abdullah Totong Mahmud&lt;/b&gt; (lahir di Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar, Palembang, Sumatera Selatan, 3 Februari 1930 – meninggal di Jakarta, 6 Juli 2010 pada umur 80 tahun) adalah seorang pencipta lagu asal Indonesia, ia dikenal masyarakat melalui lagu anak-anak ciptaannya.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Latar belakang keluarga dan nama&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDQWGdZVn-I/AAAAAAAAA9s/i7eJgJ3JgNs/s1600-h/image%5B5%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="101" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDQWJAGwJ2I/AAAAAAAAA9w/QhBcMgFSjkM/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="117" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Mahmud adalah anak kelima dari sepuluh bersaudara. Ibu bernama Masayu Aisyah, ayah bernama Masagus Mahmud. Ia diberi nama Abdullah dan sehari-hari dipanggil &amp;quot;Dola&amp;quot;. Namun, sebutan nama Abdullah atau Dola kemudian &amp;quot;menghilang&amp;quot;. Nama pemberian orang tua tercatat terakhir pada ijazah yang dimilikinya pada sekolah Sjoeritsoe Mizoeho Gakoe-en (sekolah Jepang) tahun 1945. Pada ijazah itu nama lengkapnya tertulis: &lt;b&gt;Mgs (Masagus) Abdu'llah Mahmoed&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di rumah, kampung, dan teman sekolah, ia lebih dikenal dengan nama &lt;i&gt;Totong&lt;/i&gt;. Pada surat ijazah Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (setingkat SLTP) tahun 1950, namanya tertulis Totong Machmud. Konon menurut cerita ibunya, ketika dirinya masih bayi ada keluarga Sunda, tetangganya, sering menggendong dan menimangnya sambil berucap, &amp;quot;... tong! ...otong!&amp;quot; Sang Ibu mendengarnya seperti bunyi &amp;quot;totong&amp;quot;. Sejak itu, entah mengapa, ibunya memanggilnya dengan &amp;quot;Totong&amp;quot;. Nama ini diterima di lingkungan keluarga dan kerabat. Nama lengkapnya kemudian menjadi Abdullah Totong Mahmud, disingkat &lt;b&gt;A.T. Mahmud&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Masa sekolah&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Mahmud masuk Sekolah Rakyat (SD) ketika tinggal di Sembilan Ilir. Setahun kemudian, setelah berumur 7 tahun, ia dipindahkan ke Hollandse Indische School (HIS) 24 Ilir. Ada kenangan yang tak dapat dilupakannya kepada guru HIS yang mengajarkan musik, khususnya membaca notasi angka. Cara guru mengajarkannya sangat menarik. Guru memperkenalkan urutan nada do rendah sampai do tinggi dengan kata-kata &lt;i&gt;do-dol-ga-rut-e-nak-ni-an&lt;/i&gt;. Kemudian, urutan nada dinyanyikan kebalikannya, dari nada tinggi turun ke nada rendah masih dengan kata-kata kocak &lt;i&gt;e-nak-ni-an-do-dol-ga-rut&lt;/i&gt;. Setelah murid menguasai tinggi urutan nada dengan baik, naik dan turun, melalui latihan dengan kata-kata, guru mengganti kata-kata dengan notasi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah itu, diberikan latihan lanjut membaca notasi angka, seperti menyanyikan bermacam-macam jarak nada (interval), bentuk dan nilai not. Sesudah itu barulah murid-murid diberi nyanyian baru secara lengkap untuk dipelajari. Cara mempelajari nyanyian demikian sungguh menyenangkan.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Zaman pendudukan Jepang dan zaman revolusi&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;Pada tahun 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah pada bala tentara Jepang. Saat itu ia duduk di kelas V HIS. Dalam keadaan peralihan kekuasaan pemerintahan itu, ia pindah ke Muaraenim. Di sana, ia dimasukkan ke sekolah eks HIS, yang telah berganti nama menjadi Kanzen Syogakko. Di sinilah ia mulai bermain sandiwara dan mengenal musik. Sandiwara yang pernah ia ikuti adalah ketika sekolah mengadakan pertunjukan pada akhir tahun ajaran bertempat di gedung bioskop. Cerita yang ditampilkan legenda dari Sumatra Barat, berjudul Sabai Nan Aluih dan ia berperan sebagai Mangkutak Alam.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di kota ini pula ia berkenalan dengan Ishak Mahmuddin, seorang anggota orkes musik Ming yang terkenal di kota Muaraenim. Ming adalah nama pemimpin orkes. Alat yang dikuasai Ishak adalah alat musik tiup saksofon, selain beberapa alat musik lain. Ishak kemudian mengajarinya bermain gitar. Selain itu, Ishak yang pandai mengarang lagu itu turut membimbingnya mengarang lagu. Melihat kemampuan Mahmud yang terus meningkat, Ishak pun mengajaknya bergabung dengan Orkes Ming umtuk memainkan alat musik, dan kadang-kadang ukulele serta bas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Masa revolusi 1945-1949 membuatnya tidak dapat bersekolah dengan baik. Ia ikut masuk kancah perjuangan dengan menjadi anggota Tentara Pelajar. Selama masa itu, kehidupannya berubah. Ia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, dari satu kota ke kota lain, bahkan keluar masuk hutan. Syukurlah, ia dapat melewati masa itu dengan selamat, meskipun ada rekan-rekannya yang meninggal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah Belanda mengakui kedaulatan R.I., Mahmud pun keluar dari kesatuan Tentara Pelajar. Ia kemudian melanjutkan sekolah dan dinyatakan lulus dari SMU bagian Pertama (SLTP) setelah mengikuti ujian akhir pada tanggal 11-16 Agustus 1950. Ketiadaan biaya membuatnya tidak dapat segera melanjutkan pendidikan. Pamannya, Masagus Alwi mengajaknya bekerja di salah satu bank milik Belanda yang masih beroperasi. Ajakan tersebut diterima. Di tempatnya bekerja, ia dapat melihat langsung keramaian lalu-lintas, lalu-lalang kendaraan, pejalan kaki, juga para siswa membawa buku sekolahnya. Pikiran dan perasaannya mulai gelisah. Ia ingin kembali ke sekolah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kebetulan di Palembang sedang dibuka Sekolah Guru bagian A (SGA) yang memberi tunjangan belajar bagi siswanya selama tiga tahun, dengan syarat setelah tamat bersedia ditempatkan di mana saja sebagai guru. Ia pun berhenti bekerja di bank dan segera mendaftar sebagai siswa baru di SGA. Selama tiga tahun (1951-1953) ia belajar di SGA. Selama pendidikan di SGA, ia pernah mengarang nyanyian untuk ibu. Kata-katanya bila disimpulkan, berbunyi: betapa dalam laut, betapa tinggi gunung, tidak dapat melebihi dalam dan tingginya kasih Ibu. Sayang, teks nyanyian ini tidak dimilikinya lagi, hilang.&lt;/p&gt;  &lt;h4&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Masa pascasekolah&lt;/font&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDQWLmDXqJI/AAAAAAAAA90/Vwc-d5O8Ygk/s1600-h/image%5B8%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="92" alt="image" src="http://lh6.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDQWOBG9VPI/AAAAAAAAA94/jSfoMB8cTaY/image_thumb%5B2%5D.png?imgmax=800" width="120" align="right" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Setelah lulus SGA, ia ditempatkan di Tanjungpinang, Riau, menjadi guru SGB di kota itu. Ia berangkat ke Tanjungpinang dengan pesawat terbang Catalina yang mampu mendarat di permukaan laut. Di dermaga, Kepala SGB menyambut kedatangannya. Ia dibawa ke sebuah hotel tempat tinggalnya selama bertugas di Tanjungpinang. Di luar dugaannya, gaji pegawai di Tanjungpinang dibayar dengan mata uang dolar, bukan rupiah. Dengan gaji dolar, hidup guru dan pegawai Pegawai Negeri Swasta (PNS) pada umumnya lebih dari cukup.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di kota inilah ia berkenalan dengan Mulyani Sumarman, guru Bahasa Inggris SMP Negeri. Hubungan pun makin lama makin erat. Menjelang tahun ketiga berada di Tanjungpinang, ia merasa sudah waktunya pindah. Ia ingin ke Jakarta. Ia ingin melanjutkan pendidikan di B.I. Jurusan Bahasa Inggris dan membangun rumah tangga dengan Mulyani. Ia mengajukan permohonan pindah, dan dikabulkan. Mulyani akan menyusul.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada tahun 1956, ia pindah ke Jakarta diangkat menjadi guru di SGB V Kebayoran Baru. Kemudian, mendaftarkan diri pada B.I. Jurusan Bahasa Inggris. Tanggal 2 Februari 1958 ia menikah dengan Mulyani. Kemudian Mulyani diboyong ke Jakarta setelah mengajukan permohonan pindah mengajar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mulyani ditempatkan di SMP 11 Kebayoran Baru yang tepat berhadapan dengan sekolahnya mengajar. Mulyani pun mendaftar diri kembali pada B.I. Jurusan Bahasa Inggris. Dengan demikian, mereka dapat pergi dan pulang dari mengajar, atau pun kuliah di B.I. bersama-sama dengan mengendarai sepeda motor. Dari perkawinan ini mereka dikarunia tiga orang anak, seorang laki-laki, dua orang perempuan, yaitu Ruri Mahmud, Rika Vitrina, dan Revina Ayu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah menyelesaikan B.I. Jurusan Bahasa Inggris tahun 1959, Mahmud dipindahkan mengajar pada SGA Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan. SGA mendididik calon guru Sekolah Dasar. Di sini ia berkenalan dengan Bu Fat dan Bu Meinar, guru Seni Suara.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Awal tahun 1962, dengan biaya Colombo Plan, ia ditugaskan kuliah di University of Sydney, Australia, guna memperoleh sertifikat mata kuliah &lt;i&gt;The Teaching Of English As A Foreign Language&lt;/i&gt; selama satu tahun. Januari 1963 ia mendaftarkan diri pada Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jakarta untuk melanjutkan pendidikan sampai sarjana. Pada tahun yang sama ia dipindahtugaskan ke Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di Jalan Halimun, Jakarta Selatan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di SGTK seolah ia menemukan lahan subur untuk mengembangkan bakat musiknya, khususnya mencipta lagu anak-anak. Ia pun meninggalkan kuliah bahasa Inggris, keluar dari FKIP, dan menekuni musik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;SGTK memiliki suasana yang mendorongnya untuk menekuni dunia musik. Pimpinan sekolah sendiri senang akan musik. Guru Seni Musik pandai bermain piano dan . Siswa SGTK turut memberikan dorongan baginya untuk mengarang lagu anak-anak. Tiap kali siswa SGTK melakukan latihan praktik mengajar, ada yang memerlukan lagu dengan tema tertentu menurut tugasnya. Pada masa itu, mencari lagu anak-anak yang sesuai dengan anak-anak agak sulit. Siswa yang memerlukan lagu baru datang kepadanya meminta dibuatkan lagu. Ia pun mencoba. Lagu yang telah dibuat, diajarkan pada anak-anak TK saat praktik mengajar. Ternyata, lagu itu disukai. Hal ini membesarkan hatinya dan membuatnya makin tekun mengarang lagu anak-anak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di rumah pada waktu senggang, ia mencoba mengarang lagu anak-anak sambil memetik gitar miliknya. Lagu anak-anak tentu berbeda dengan lagu untuk orang dewasa. Di mana bedanya? Pada pikiran, perasaan, dan perilaku anak itu sendiri. Ia pun mempelajari lagu anak-anak yang telah ada, seperti lagu-lagu Ibu Sud, Pak Dal, dan pencipta lagu anak-anak yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat tinggal di Kebayoran Baru, Mahmud sering mengajak anaknya bermain ke Taman Puring. Di sana ada ayunan, jungkat-jungkit, dan lapangan yang cukup luas sehingga anak-anak dapat melakukan permainan lain, seperti main lempar bola atau kejar-kejaran. Roike yang saat itu baru berumur 5 tahun senang sekali bermain ayunan. Ia begitu menikmati permainan itu dan menjaga agar anaknya tidak sampai mengalami kecelakaan. Perasaan Roike dan pesan agar hati-hati sehingga tidak mengalami itu ia tuangkan ke dalam lagu &lt;i&gt;Main Ayunan&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Inspirasi lagu &lt;i&gt;Pelangi&lt;/i&gt; hadir ketika ia mengantar anaknya, Rika, yang masih berusia lima tahun sekolah di TK. Di tengah perjalanan, Rika berteriak, &amp;quot;Pelangi!&amp;quot; sambil menunjuk ke arah langit. Ia mulai menyanyikan pelangi, mencari kata-kata yang tepat yang menjadi pikiran anak kecil, selanjutnya ketika tiba di rumah, ia iringi dengan gitar dan jadilah sebuah lagu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lahirnya lagu &lt;i&gt;Ambilkan Bulan&lt;/i&gt; terjadi ketika anaknya Roike tengah bermain di beranda rumah. Saat itulah ia melihat ke langit dan melihat bulan. Segera ia berlari dan menggandeng lengan ayahnya diajak ke luar. Tiba-tiba si anak berkata, &amp;quot;Pa, ambilkan bulan.&amp;quot; Jelas saja A.T. Mahmud bingung. Awalnya kejadian itu berlalu begitu saja. Namun, permintaan si anak terus terngiang di telinganya. Minta bulan, untuk apa? Dengan mencoba menerawang dunia dan bahasa anak, A.T. Mahmud pun menuliskan permintaan itu dalam bait-bait lagu. Tadinya &amp;quot;ambilkan bulan pa&amp;quot; diubah menjadi &amp;quot;ambilkan bulan bu&amp;quot; sehingga terkesan lebih lembut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lain lagi dengan lagu &lt;i&gt;Amelia&lt;/i&gt;. Amelia adalah nama seorang anak kecil yang riang, sering bertanya, tidak bisa diam, lincah, dan ingin tahu banyak hal. Amelia adalah anak dari Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pada masa Orde Baru. Emil Salim tak lain adalah sahabat waktu kecil Mahmud ketika sama-sama sekolah di Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (SMU, setingkat SLTP), di Palembang. A.T. Mahmud melukiskan sifat Amelia dalam lagunya sebagai gadis cilik lincah nian, tak pernah sedih, riang selalu sepanjang hari.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dorongan untuk membuat lagu datang pula dari guru-guru. Salah satunya adalah Ibu Rosna Nahar. Para siswa pun senang dengan lagu-lagu ciptaannya. Ia kemudian membentuk kelompok paduan suara siswa SPG. Lagu ciptaannya terus bertambah, dan mulai tersebar di Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar terdekat, kemudian melebar di sekolah-sekolah lain. Radio Repulik Indonesia (RRI) memintanya membantu mengisi acara anak-anak pada sore hari, dengan memperkenalkan lagu lama maupun baru. Kesempatan ini ia pergunakan untuk memperkenalkan lagu ciptaannya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pelan tapi mantap, lagu-lagunya mulai dikenal di kalangan anak-anak, guru sekolah, dan orang tua. Tahun 1968, Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengundangnya. Salah seorang pejabat di sana menjelaskan bahwa TVRI ingin menyelenggarakan sebuah acara baru, yaitu musik anak-anak tingkat SD. Ia diminta untuk mengoordinasi acara ini. Akhirnya jadilah sebuah acara bertajuk &lt;b&gt;Ayo Menyanyi&lt;/b&gt; yang mulai mengudara tanggal 3 Juni 1968.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sumber lagu umumnya diambil dari lagu-lagu ciptaan, antara lain: Ibu Sud, Pak Dal, Pak Tono, S.M. Moechtar, Kasim St. M. Syah, A.E. Wairata, S. Anjar Sumyana, C. Tuwuh, Martono, Andana Kusuma, Angkama Setiadipradja, Pak Sut, Pak Rat, Kusbini, Daeng Soetigna, Hs. Mutahar, L. Manik, M.P. Siagian, A. Simanjuntak, R.C. Hardjosubrata, Sancaya HR, dan Mus K. Wirya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari lagu-lagu yang dikirimkan, dan masih dikenal, antara lain: &lt;i&gt;Terima Kasihku&lt;/i&gt; oleh Sri Widodo dari Yogyakarta, &lt;i&gt;Bunga Nusa Indah&lt;/i&gt; oleh Djoko Sutrisno, dan &lt;i&gt;Anugerah&lt;/i&gt; oleh Indra Budi (putra Bu Meinar). Ayo Menyanyi telah menjadi salah satu wadah bagi mereka yang berminat untuk membuat lagu anak-anak, pendidikan musik anak-anak khususnya. Bertanggal April 1968, ia menerima sebuah lagu dari Mochtar Embut, berjudul &lt;i&gt;Ibu Guru Kami&lt;/i&gt;, yang kemudian disiarkan di TVRI.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Atas usul A.T. Mahmud, tahun 1969 TVRI menambah acara lagu anak yaitu &lt;b&gt;Lagu Pilihanku&lt;/b&gt;. Jika Ayo Menyanyi berbentuk pelajaran untuk menyanyikan lagu baru, maka Lagu Pilihanku bersifat lomba. Jumlah peserta lima orang yang dipilih melalui tes. Untuk testing, calon peserta harus melapor diri pada Kepala Sub Bagian Pendidikan, yang kemudian akan memperoleh Surat Peserta Testing. Testing dilakukan oleh dua orang yang ditunjuk koordinator acara, berlangsung di studio TVRI. Acara ini ditayangkan dua kali sebulan, bergantian setiap seminggu sekali dengan Ayo Menyanyi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah kedua acara di atas berlanjut dan berkesinambungan selama 20 tahun, pada tahun 1988, atas suatu kebijaksanaan pimpinan TVRI, seluruh tim diminta mundur dari kedua acara tersebut. Untuk beberapa saat acara Ayo Menyanyi dengan nama lain dilanjutkan dengan pembawa acara seorang artis, yang berlangsung tidak lama. Kemudian, pembawa acara digantikan seorang artis lain. Itu pun hanya bertahan sebentar, kemudian untuk seterusnya menghilang sama sekali dari tayangan di layar TVRI.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kehadiran acara Ayo Menyanyi dan Lagu Pilihanku, ternyata telah menarik minat kalangan perusahaan rekaman untuk merekam lagu anak-anak pada piringan hitam. Tercatat nama perusahaan rekaman, seperti: Remaco, Elshinta, Bali, Canary Records, Fornada, J&amp;amp;B Records. Lagu-lagu ciptaan A.T. Mahmud pun mendapat perhatian. Di samping lagu-lagu ciptaan pencipta lainnya, ada sekitar 40-an lagu A.T. Mahmud tersebar pada tujuh piringan hitam antara tahun 1969, 1972, dan tahun-tahun sesudah itu, yakni :&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;i&gt;Citaria&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Musim Panen&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Jangkrik&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Gelatikku&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Layang-Layangku&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Ade Irma Suryani&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Kereta Apiku&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Jakarta Berulang Tahun&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Pemandangan&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Timang Adik Timang&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Pulang Memancing&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Hadiah untuk Adik&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Tidurlah Sayang&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Mendaki Gunung&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Sekuntum Mawar&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Tepuk Tangan&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Kincir Air&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Dua Ekor Anak Kucing&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Bulan Sabit&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Lagu Tor-Tor&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Tupai&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Burung Nuri&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Di Pantai&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Senam&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Bintang Kejora&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Aku Anak Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Anak Gembala&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Kunang-Kunang&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Naik Kelas&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;i&gt;Awan Putih&lt;/i&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Waktu terus berjalan. Akhirnya, salah satu lembaga pendidikan Islami meminta A.T. Mahmud untuk memberikan penataran sejenis pada sekolahnya untuk guru-guru TK. Ia berpendapat, alangkah baiknya jika contoh lagu yang ia berikan, juga bernapaskan Islami. Yang Islami itu yang mana? Karena hal ini merupakan sesuatu yang baru baginya. Mahmud mencari tahu apa yang dimaksudkan dengan lagu islami, seni islami pada umumnya. Di satu sisi, tentu ada yang sama, yaitu sasarannya tetap anak-anak juga. Akan tetapi, di sisi lain, tentu ada bedanya dengan lagu anak-anak yang umum. Bedanya paling tidak pada pesan yang akan disampaikan, pada maksud dan tujuan yang ingin dicapai.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mulailah ia mencari buku-buku referensi. Dari beberapa buku Islami yang dibaca, ia mulai mempelajari tentang seni Islam, musik Islami, atau lagu Islami. Ia menemukan jawaban pada buku yang ditulis M. Quraish Shihab &lt;i&gt;Wawasan Al-Quran&lt;/i&gt;, bagian keempat: &amp;quot;Wawasan Al-Quran tentang Aspek-Aspek Kegiatan Manusia&amp;quot; subbab Seni halaman 398.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;&amp;quot;... seni Islam adalah ekspresi tentang alam, hidup, dan manusia yang mengantarkan menuju pertemuan sempurna antara kebenaran dan keindahan ...menggambarkan hubungan ...dengan hakikat mutlak, yaitu Allah SWT. ...dengan tujuan memperhalus budi, mengingatkan tentang jati diri manusia, menggambarkan akibat baik dan buruk dari suatu pengamalan ...&amp;quot;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pengertian ini dianggapnya sejalan dengan rumusan yang dikutip dari bacaan lain, berbunyi: &lt;i&gt;&amp;quot; (musik islami) bermaksud dan bertujuan untuk meningkatkan daya pikir dan rasa dalam kaitan gagasan dan pendidikan akhlak, dengan cakupan dua aspek, yaitu a) akhlak terhadap Allah, dan b) akhlak terhadap sesama manusia.&amp;quot;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam pengertian inilah kemudian ia menciptakan lagu-lagu Islami, dengan cara menerjemahkannya menurut dan sesuai dengan karakteristik anak yang sedang tumbuh dan berkembang menuju kedewasaannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;A.T. Mahmud pun memikirkan untuk menghimpun semua lagu yang diciptakan dalam bentuk buku. Ia pernah mencetak sendiri, dengan biaya sendiri, dan penyebaran sendiri melalui sekolah langsung, yang menghasilkan dua buku kumpulan lagu yaitu &lt;i&gt;Lagu Anak-Anak Kami Menyanyi&lt;/i&gt; (44 lagu) disusun pada tahun 1969 dan &lt;i&gt;Lagu Anak-Anak Main Ayunan&lt;/i&gt; (30 lagu) pada tahun 1970.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Penerbit PT Sinar Bandung mencetak lagu-lagunya berjudul &lt;i&gt;Nyanyianku&lt;/i&gt; (30 lagu yang pada umumnya berbeda dengan lagu pada &lt;i&gt;Main Ayunan&lt;/i&gt;, tahun penerbitan tidak ada. Tahun 1976, I. Elisa dari Bandung menerbitkan sendiri 8 lagu cipaannya dalam gubahan untuk iringan piano, dengan judul &lt;i&gt;Lagu Anak-Anak&lt;/i&gt;. Penerbit Yudhistira Jakarta menerbitkan tiga kumpulan lagu berturut-turut, masing-masing dengan judul &lt;i&gt;Merdu Berlagu&lt;/i&gt; dalam 4 jilid (tahun penerbitan tidak tercantum).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ternyata, penerbit besar pun ikut tertarik menerbitkan buku lagu-lagu anak. Di antara penerbit yang menerbitkan buku kumpulan lagu-lagu adalah Balai Pustaka, Tiga Serangkai Solo, Gramedia, Grasindo. Grasindo pun menerbitkan nyanyian Islami berjudul &lt;i&gt;Mustiqa Dzikir Nyanyian Islami Berdasarkan Hadis Rasulullah&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selain mencipta lagu, A.T. Mahmud pun sempat menulis beberapa buku, terutama sebagai anggota tim. Hal itu terjadi ketika menjadi anggota tim penulis untuk buku musik SPG pada Proyek Penyedian Buku Sekolah Guru Tahun ke-5 Pembangunan Lima Tahun I 1973/1974. Sejumlah buku yang ditugaskan pada timnya adalah &lt;i&gt;Buku Musik&lt;/i&gt; 1, 2, 3, dan 4 untuk SPG. Selanjutnya, ia bersama Bu Fat menulis buku pelajaran musik &lt;i&gt;Musik di Sekolah Kami Belajar Seni Musik Aktif dan Kreatif untuk Sekolah Dasar&lt;/i&gt; yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1994.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tahun 1995 ia menulis buku &lt;i&gt;Musik dan Anak&lt;/i&gt; atas permintaan Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan 1994/1995 Direktorat Jenderal Pendidikan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sekitar bulan Oktober &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999"&gt;1999&lt;/a&gt;, Seli (Seli Theorupun Pontoh) dari Sony Music bertamu ke rumahnya. Dia datang bersama Dian Hadipranowo yang ternyata pernah menjadi guru piano cucunya, Sasti. Seli menjelaskan maksud kedatangan mereka, pertama ingin berkenalan dengan A.T. Mahmud, kedua, Sony Music bermaksud meluncurkan album perdana lagu anak-anak dengan label Sony Wonder.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat itu dirasakan bahwa lagu anak-anak yang ada di pasaran pada umumnya lagu-lagu yang agak &amp;quot;lain&amp;quot;, berbeda dengan lagu anak-anak yang pernah diciptakan seperti oleh A.T. Mahmud, Ibu Sud, atau Pak Kasur. Sony Music ingin memunculkan kembali lagu anak-anak yang dahulu akrab di telinga anak-anak Indonesia. Mereka yakin, di kalangan orang tua pada umumnya ada rasa kerinduan akan lagu-lagu semacam itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;A.T. Mahmud terkejut dengan apa yang disampaikan. Ia sangat senang lagu-lagu karyanya diperhatikan. Segera ia serahkan sejumlah koleksi lagu-lagu yang kebetulan telah difotokopi dari naskah asli. Menjelang bulan Mei 2000, Sony Music telah memilih 15 lagu dengan penyanyi &lt;em&gt;Shafa Tasya Kamila&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Tasya&lt;/em&gt;), dan penata musik Dian Hadipranowo.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada 4 Mei 2000 lagu-lagu yang terpilih dengan label Sony Wonder berjudul &lt;i&gt;Libur Telah Tiba&lt;/i&gt; dengan subjudul &lt;i&gt;Karya Abadi A.T. Mahmud&lt;/i&gt; diedarkan. Atas keberhasilan album ini, selalu ia katakan pada diri sendiri, keberhasilan album itu bukanlah semata karena lagu A.T. Mahmud. Setidaknya ada tiga unsur yang terlibat, saling mendukung, yaitu, lagu, Tasya sebagai penyanyi anak, dan tatanan musik Dian, dalam kesatuan utuh. Tak kalah penting adalah &amp;quot;keberanian&amp;quot; Sony Music memunculkan kembali lagu-lagu lama yang sudah puluhan tahun umurnya dalam satu kaset.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setahun kemudian tanggal 5 Juni 2001 Sony Wonder mengedarkan album kedua dengan semua lagu ciptaannya berjudul &lt;i&gt;Gembira Berkumpul&lt;/i&gt;. Kembali sambutan masyarakat akan album ini tidak mengecewakan. Kemudian 18 Oktober 2001, menjelang bulan Ramadhan 1422 H, Sony Wonder meluncurkan album &lt;i&gt;Ketupat Lebaran&lt;/i&gt; yang memuat 11 lagu Islami. Tiga di antara lagu itu, liriknya ditulis oleh Ni Luh Dewi Chandrawati, yakni &lt;i&gt;Ketupat Lebaran&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Sahur Telah Tiba&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;Tanganku Ada Dua&lt;/i&gt;. Dua lagu diambil dari lagu lama yang tidak dikenal nama penciptanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Atas prestasinya di bidang musik, A.T. Mahmud telah banyak menerima penghargaan. Empat penghargaan terakhir adalah bulan Oktober 1999, menerima Hadiah Seni dari Pemerintah, yang diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Juwono Sudarsono. Inilah hadiah seni pertama yang diterimanya dari Pemerintah dalam suatu upacara resmi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Februari tahun 2001, pada saat peluncuran film &lt;i&gt;Visi Anak Bangsa&lt;/i&gt; karya Garin Nugroho, bertempat di gedung Teater Indonesia Taman Mini Indonesia Indah, menerima penghargaan dalam bentuk daun lontar yang diserahkan oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Di atas daun lontar tertulis: &lt;i&gt;&amp;quot;Untuk yang mencipta melintasi keberagaman budaya memberi keindahan dan kemuliaan keberagaman hidup.&amp;quot;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mei 2001 bertempat di Golden Room Hotel Hilton, diprakarsai dan melalui Yayasan Genta Sriwijaya, ia menerima penghargaan berupa trofi dari masyarakat Sumatera bagian Selatan, bersama-sama dengan tiga orang tokoh yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada Agustus 2003, ia pun menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Pemerintah RI (Keppres No.052 /TK/Tahun 2003 Tanggal 12 Agustus 2003).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Satu bulan kemudian, Anugerah Musik Indonesia (AMI) memberikan penghargaan berupa Lifetime Achievement Award kepadanya atas sumbangsihnya terhadap dunia musik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun, di samping penghargaan formal itu, ada bentuk penghargaan lain yang informal, tetapi sangat menyentuh hati, menimbulkan rasa haru yang mendalam, yaitu penghargaan dari guru, berbentuk lagu. Lagu pertama, pada tahun 1982, ketika terlibat pada proyek peningkatan mutu guru SPG tingkat Nasional yang diselenggarakan di Puncak. Bertepatan pada hari ulang tahunnya, tanggal 3 Februari 1982, Siti Romlah, salah seorang peserta dari Yogyakarta, menghadiahkan sebuah lagu ciptaannya sendiri, berjudul &lt;i&gt;Di Hari Ulang Tahunmu, Papa&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lagu kedua ketika menjadi salah seorang penatar pada Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar Guru Taman Kanak-Kanak Atraktif, Pusat Pengembangan Penataran Guru Keguruan Jakarta yang diselenggarakan di Parung, Bogor, bertempat di gedung PPPG Bahasa tahun 1999, dengan peserta para guru pembina Taman Kanak-Kanak se-Indonesia. Pada saat minta diri, para peserta memintanya untuk mendengarkan sebuah lagu yang telah diciptakan sebagai kenang-kenangan. Lagu dibuat oleh Renni Kusnaeni dari TK Pembina Subang, Jawa Barat, dan syair oleh Munifah dari TK Pembina Lamongan, Jawa Timur. Naskah lagu ini bertanggal 23 Juli 1999. Seluruh peserta yang sudah dilatih malam sebelumnya bernyanyi bersama.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setiap kali mendengar lagu ciptaannya dinyanyikan, yang pertama-tama terbayang adalah peristiwa atau cerita bagaimana lagu itu tercipta dalam ruang, waktu, dan pelaku yang melatari. Atas dasar itu pulalah dikatakan bahwa lagu ciptaannya bersumber pada tiga hal, yang berdiri sendiri atau saling mempengaruhi. Pertama: bersumber pada perilaku anak itu sendiri. Kedua: pada pengalaman masa kecilnya. Ketiga: pesan pendidikan yang ingin ia sampaikan pada anak-anak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Abdullah_Totong_Mahmud    &lt;br /&gt;http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/at-mahmud/index2.shtml&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-6095695244186618582?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/itQmbgO4gYI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/itQmbgO4gYI/abdullah-totong-mahmud-at-mahmud.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDQWJAGwJ2I/AAAAAAAAA9w/QhBcMgFSjkM/s72-c/image_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/abdullah-totong-mahmud-at-mahmud.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-7993208097331032106</guid><pubDate>Tue, 06 Jul 2010 03:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-06T10:29:14.405+07:00</atom:updated><title>Leon Trotsky</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKi_Gho57I/AAAAAAAAA9k/DfYVx1zFGnk/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="129" alt="image" src="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKjBlcvY4I/AAAAAAAAA9o/WYCmAqe_0_Q/image_thumb.png?imgmax=800" width="137" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Leon Trotsky, nama aslinya adalah Lev Davidovich Bronstein, dilahirkan pada tanggal 7 November 1879, adalah seorang revolusioner dan ahli teori Marxis. Bersama dengan Lenin, dia adalah salah seorang pemimpin Revolusi Oktober 1917, yakni revolusi buruh yang pertama di dunia yang berhasil menumbangkan kapitalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dia terlibat aktif di gerakan buruh semenjak berumur 18 tahun, ketika dia membantu mengorganisir Serikat Buruh Rusia Selatan di Nikolayev pada awal tahun 1897. Tidak lama kemudian, dia dan 200 anggota serikat buruh tersebut dipenjara dan lalu dikirim ke pengasingan di Siberia. Pada tahun 1902, dia melarikan diri dari Siberia dan pindah ke London dimana dia pertama kalinya bertemu dengan Lenin, dan lalu membantu Lenin menerbitkan koran &lt;em&gt;Iskra&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada tahun 1905, Trotsky menyelinap kembali ke Rusia dan aktif di bawahtanah. Lalu Revolusi 1905 meledak dan Soviet yang pertama terbentuk di St. Petersburg dimana Trotsky terpilih menjadi presidennya. Revolusi ini menemui kegagalan. Soviet St. Petersburg dibubarkan dan Trotsky beserta pemimpin-pemimpin Soviet lainnya ditangkap dan diasingkan lagi ke Siberia. Dari pengalaman Revolusi 1905, yang disebut Trotsky sebagai “latihan untuk Revolusi 1917”, Trotsky menganalisa prospek revolusi untuk Rusia di dalam bukunya &lt;em&gt;Hasil dan Prospek&lt;/em&gt; pada tahun 1906 yang merupakan formulasi teori revolusi permanennya yang pertama.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan pecahnya Perang Dunia Pertama pada tahun 1914, Trotsky bersama-sama dengan Lenin dan kaum revolusioner lainnya menentang perang imperialis ini, sedangkan hampir semua partai-partai Sosial Demokrasi yang tergabung di Internasional Kedua mendukung perang ini. Perang Dunia Pertama ini menggoncang situasi politik di Rusia dan akhirnya mendorong Revolusi Februari 1917 yang menumbangkan Tsar, dan lalu disusul oleh Revolusi Oktober 1917 yang membawa kelas pekerja ke tampuk kekuasaan. Trotsky duduk sebagai Presiden Soviet Petograd dan juga pemimpin dari Komite Militer Revolusioner yang merencanakan persiapan dan pelaksanaan Revolusi Oktober.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Trotsky menulis di buku otobiografinya &lt;em&gt;My Life,&lt;/em&gt;, “Sorenya [satu hari sebelum Revolusi Oktober], sembari kita menunggu pembukaan kongres Soviet, Lenin dan saya beristirahat di sebuah ruangan di sebelah ruang pertemuan, sebuah ruangan yang kosong melompong kecuali dengan kursi-kursi. Seseorang telah menggelar sebuah selimut di lantai untuk kami, dan saya rasa saudara perempuan Lenin yang membawakan kami bantal. Kami berbaring bersebelahan; tubuh dan jiwa beristirahat. Ini adalah istirahat yang kami butuhkan. Kami tidak bisa tidur, jadi kami berbicara dengan suara perlahan …[Lenin berkata] ‘Sungguh sebuah pemandangan yang menakjubkan: seorang buruh dengan sepucuk senapan, bersebelahan dengan seorang prajurit, berdiri bersama di jalanan!” dia mengulanginya dengan perasaan yang mendalam. Akhirnya para prajurit dan para buruh telah bersatu!”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Setelah kemenangan Revolusi Oktober, Trotsky menjabat sebagai Komisar Rakyat untuk Masalah Luar Negeri sampai tahun 1918. Lalu dia duduk sebagai pemimpin Tentara Merah, dan membangun Tentara Merah yang pertama untuk melawan serangan dari 18 negara imperialis dan Tentara Putih yang ingin menghancurkan negara Soviet yang masih muda ini. Dengan kereta apinya yang bergerak dengan cepat dari satu front ke front lain, Trotsky memberikan kepemimpinan militer dan politik untuk Tentara Merah di dalam perang sipil (1918-1922). Akhirnya mereka berhasil mengalahkan pasukan imperialis dan Tentara Putih.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Luluh lantaknya negara Uni Soviet secara ekonomi dan moral akibat perang sipil, dan terisolasinya Uni Soviet akibat revolusi-revolusi Eropa Barat yang gagal, kedua faktor utama ini menyebabkan kemunduran di dalam revolusi dan kebangkitan kaum birokrasi dan reformis. Ini terefleksikan di dalam perjuangan internal di dalam partainya revolusi Rusia, yakni Partai Komunis Uni Soviet. Setelah kematian Lenin pada tahun 1924, kaum birokrat yang direpresentasikan oleh Stalin mulai melakukan konter-revolusi di dalam PKUS, dengan menekan demokrasi di dalam Partai dan menggagaskan teori “sosialisme di satu negara” dan teori “dua-tahap”. Trotsky beserta pendukungnya membentuk kelompok Oposisi Kiri untuk melawan kelompok Stalinis, terutama untuk melawan kebijakan Komintern yang keliru dalam permasalahan Revolusi Cina 1927. Akan tetapi mereka gagal dan anggota-anggota Oposisi Kiri dipecat dari partai dan diasingkan. Trotsky dipecat dari PKUS pada tahun 1927, diasingkan ke Alma Ata pada tahun 1928, lalu dikeluarkan dari negara Uni Soviet pada tahun 1929. Setelah pengusiran Trotsky dari Uni Soviet, hampir semua pendukung Trotsky menjadi bimbang dan akhirnya banyak dari mereka menyerah kepada Stalin walaupun pada akhirnya mereka semua dieksekusi juga.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dari tempat pengasingannya di Turki (1929-1934) dan Meksiko (1934-1940), Trotsky meluncurkan perjuangan ideologinya melawan Stalin, menganalisa degenerasi Uni Soviet (di dalam karya historisnya &lt;em&gt;Revolution Betrayed&lt;/em&gt;), menganalisa relasi kelas dari fasisme (&lt;em&gt;Apa itu Fasisme dan Bagaimana Melawannya&lt;/em&gt;), dan mempertahankan tradisi Revolusi Oktober. Dari tempat pengasingannya, Trotsky mengorganisir kelompok Oposisi Internasional yang menyatukan semua pendukung-pendukungnya di seluruh panca benua.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada tahun 1938, dia dan pendukung-pendukungnya membentuk Internasional Keempat, dan dokumen historis &lt;em&gt;Program Transisional&lt;/em&gt; dilahirkan yang menjadi dasar dari organisasi ini. Awalnya, Trotsky menentang pembentukan partai komunis tandingan atau organisasi komunis internasional tandingan, karena dia percaya bahwa mereka masih bisa dihidupkan kembali. Tetapi setelah menyaksikan bagaimana partai-partai komunis tidak mampu berbuat apa-apa di hadapan fasisme dan membiarkan bangkitnya Nazi Jerman (dimana setelah kemenangan Hitler di Jerman pada tahun 1933, Stalin dan Partai Komunis Jerman tidak merasa kawatir dan dengan bangga mengatakan: “Setelah Hitler, giliran kita!”), Trotsky menyatakan “Sebuah organisasi yang tidaklah bangkit karena guntur fasisme dan tunduk dengan patuh kepada aksi-aksi birokrasi yang menjijikkan, maka dari itu organisasi ini menunjukkan bahwa ia telah mati dan tidak ada yang bisa dihidupkan kembali darinya.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada tahun 1936, Pengadilan Moskow diluncurkan untuk mengadili ‘kejahatan Trotskisme’. Ribuan orang diadili, dinyatakan bersalah atas dosa ‘Trotskisme’ dan dieksekusi. Trotsky sendiri diadili &lt;em&gt;in absentia&lt;/em&gt; dan dinyatakan bersalah. Akan tetapi, Trotsky tidak luput dari eksekusi ini, karena pada tahun 1940 dia dibunuh oleh agennya Stalin di Meksiko pada tahun 1940.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada tanggal 20 Agustus 1940, akhirnya agennya Stalin berhasil membunuh Trotsky setelah percobaan sebelumnya yang gagal. Ramon Mercader, nama pembunuh Trotsky tersebut, menyusup ke lingkaran Trotsky dengan menyamar sebagai pengagum dan pendukung Trotsky. Siang hari, dia masuk ke kantor Trotsky untuk menanyakan pendapat Trotsky mengenai tulisannya. Lalu dari belakang, dia mengayunkan kapak es ke kepala Trotsky. Pukulan ini belum mematikan Trotsky dan dia bergulat melawan pembunuhnya untuk mencegahnya dari menghantarkan pukulan-pukulan selanjutnya. Mendengar teriakan Trotsky, penjaganya masuk ke kantornya dan menangkap Mercader. Trotsky dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal sehari sesudahnya pada tanggal 21 Agustus 1940.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Akhir hidup Trotsky baiknya ditutup dengan kata-katanya sendiri di dalam surat warisannya (&lt;em&gt;Trotsky’s Testament&lt;/em&gt;, 27 Februari 1949):&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“…Selain kebahagiaan menjadi seorang pejuang untuk sosialisme, nasib telah memberikan saya sebuah kebahagiaan menjadi suaminya [Natalia Ivanovna Sedova]. Selama hampir 40 tahun kita bersama, dia tetap menjadi sumber cinta, kasih sayang, dan kebaikan yang tidak ada habisnya. Dia telah melalui kesengsaraan-kesengsaraan yang sulit, terutama di periode terakhir kehidupan kita. Tetapi saya menemukan sedikit kelegaan karena dia juga menikmati hari-hari yang bahagia.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“Selama 43 tahun dari kehidupan saya yang sadar, saya masih tetap seorang revolusioner. Selama 42 tahun dari itu, saya telah berjuang di bawah panji Marxisme. Bila saya harus mengulangi semuanya lagi, tentu saja saya akan mencoba menghindari kesalahan ini atau itu, tetapi alur utama dari kehidupan saya tidak akan berubah. Saya akan meninggal sebagai seorang proletar revolusioner, seorang Marxis, dan seorang dialektika-materialis, dan seorang ateis. Kepercayaan saya terhadap masa depan komunis dari umat manusia tidaklah berkurang, sebaliknya ia bertambah kuat hari ini dibandingkan saat hari-hari muda saya.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“Natasha baru saja membuka jendela yang menghadap taman rumah dan membukanya dengan lebar sehingga udara segar bisa masuk ke kamarku dengan bebas. Saya dapat melihat hijaunya rumput-rumput dan langit yang biru, dan sinar matahari dimana-mana. Hidup itu indah. Biarlah generasi masa depan membersihkannya dari semua yang jahat, opresi, dan kekejaman, dan menikmatinya sepenuhnya.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://www.marxists.org/indonesia/archive/trotsky/Biografi.htm&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-7993208097331032106?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/pT4W4FI0X-s" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/pT4W4FI0X-s/leon-trotsky.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKjBlcvY4I/AAAAAAAAA9o/WYCmAqe_0_Q/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/leon-trotsky.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-5665941309698853274</guid><pubDate>Tue, 06 Jul 2010 03:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-06T10:15:28.425+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Biografi</category><title>Friedrich Engels</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKfwCIlr1I/AAAAAAAAA9c/hw7LPWMazqc/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="169" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKfzEee0TI/AAAAAAAAA9g/iVQUTeDo_x8/image_thumb.png?imgmax=800" width="169" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Lahir tanggal 28 November 1820 di Barmen, sebuah kota kecil di Lembah Wupper (Wuppertal), Engels adalah anak tertua dari seorang industrialis Ermen &amp;amp; Engels, yang punya pabrik di Barmen (Jerman) dan Manchester (Inggris).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Wuppertal terkenal sebagai basis kaum Pietis, yang melahirkan organisasi penginjil Jerman yang bekerja menyebarkan Injil sampai di lembah-lembah Pegunungan Tengah di Tanah Papua. Pada saat yang sama, kemiskinan kaum buruh di Wuppertal menyentuh nurani Engels sejak muda. Tahun 1839, waktu baru berusia 19 tahun, Engels menerbitkan tulisan-tulisannya tentang kemiskinan di Wuppertal dalam Surat-surat dari Wuppertal, secara bersambung dalam koran Telegraph fuer Deutschland di bawah nama samaran “X” atau “F. Oswald”. Namun keluarganya lama-lama tahu, siapa sesungguhnya penulis laporan-laporan kemiskinan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;“Kemiskinan yang luarbiasa terdapat di lapisan kelas bawah di Wuppertal”, tulis Engels, “di mana dari 2500 anak-anak usia sekolah di Elbertfeld saja, 1200 anak tidak bisa menikmati bangku sekolah, dan tumbuh menjadi dewasa sebagai buruh pabrik, supaya para industrialis tidak perlu membayar buruh dewasa, dan dapat membayar buruh anak-anak dengan upah separuh dari buruh dewasa”. Itu membuat dia menjadi sangat sinis terhadap para Pietis pemilik pabrik-pabrik di Wuppertal, yang berdalih bahwa buruh anak-anak itu dibayar serendah mungkin, supaya tidak menghabiskan uang mereka untuk minum-minum (Dennehy 1996: 101-2). Ini mungkin mendorong Engels menjadi atheis keras.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Untuk melawan ke”kiri”an putra sulungnya, yang diharapkan dapat mengambilalih kendali perusahaannya, tahun 1842 ayah Engels mengirimnya ke Manchester, Inggris, untuk magang di cabang perusahaan Ermen &amp;amp; Engels di sana. Namun alih-alih berhasil ‘menjinakkan’ sang pemuda, selama dua tahun di Inggris Engels justru berusaha meneliti penderitaan kaum pekerja, yang terutama di pabrik-pabrik tekstil di Manchester dan kota-kota sekelilingnya. Selain memang sudah berjiwa ‘kiri’, introduksi Engels ke kehidupan kelas pekerja di sana terfasilitasi oleh hubungannya dengan Mary (“Lizzie”) Burns, buruh perempuan keturunan Irlandia yang bekerja di perusahaan ayahnya, setibanya di Manchester. Bertahun-tahun lamanya Engels hidup bersama Mary Burns, tanpa menikah. Ia baru menikahi Mary Burns, menjelang kematian perempuan itu di ranjangnya pada tahun 1878.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sepulang ke Barmen tahun 1844, Engels mulai menulis hasil pengamatannya di Inggris, yang kemudian menjadi karya non-fiksi pertama yang menggambarkan proses terbentuknya kelas proletar di Inggris. Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Jerman tahun 1845, baru tahun 1892, lama sesudah Marx meninggal, buku itu diterbitkan dalam bahasa Inggris, dan berulangkali dicetak ulang di Britania Raya, Australia, dan AS (1969). Buku tentang sejarah terbentuknya kelas proletar di Inggris itu merupakan satu dari dua karya klasik Engels, yang ditulisnya sendiri. Karya klasiknya yang lain, yang ditulis setahun setelah Marx meninggal, adalah The Origin of the Family, Private Property and the State, in Light of the Researches of Lewis Henry Morgan, yang ditulis tahun 1884 (juga diterbitkan dalam Tucker 1978: 734-59).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Karya Engels yang menyoroti lahirnya patriarki seiring dengan munculnya kapitalisme, banyak menimba informasi dari karya antropolog AS, Lewis H. Morgan (1818-81), Ancient Society or Researches in the Lines of Human Progress from Savagery, through Barbarism to Civilization (London, 1877), yang menggambarkan perkembangan masyarakat dari masyarakat tribal, khususnya persekutuan (konfederasi) Iroquois, ke masyarakat kapitalis masa kini, yang ditandai dengan pergeseran masyarakat dari sistem matrilinier ke patrilinier. Dalam konfederasi ini, yang aslinya bernama “Hau-De-No-Sau-Nee” (= Orang-orang dari Rumah Panjang) dan meliputi bangsa-bangsa Mohawk, Seneca, Cayuga, Oneida, Onondoga dan Tuskarora, berlaku kesetaraan gender dalam pimpinan marga, bangsa, maupun konfederasi. Wilayah konfederasi ini meliputi perbatasan AS dan Kanada sekarang. Dibantu oleh penyusunan kembali data Morgan oleh Marx, berjudul Ethnological Notebooks, Engels menulis The Origin sebagai ‘jawaban teoretis’ terhadap kebangkitan feminisme dalam gerakan sosialis di Jerman, yang terpicu oleh buku August Bebel, seorang sosialis Jerman, berjudul Die Frau in der Vergangenheit, Gegenwart, und Zukunft (1879). Buku Engels kemudian mengilhami menantu Karl Marx, Paul Lafarge (1842-1911) untuk menulis buku The Evolution of Property from Savagery to Civilization (1890), yang juga sangat menghargai komunisme purba. Makanya, buku Engels ini, yang mencita-citakan masyarakat komunis yang bebas dari patriarki, menjadi pegangan bagi para feminis Marxis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kolaborasi Engels dengan Marx     &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; Perjalanan pergi dan pulang ke/dari Inggris mengabadikan pertemuan, persahabatan, dan kolaborasi antara Engels dan Marx selama puluhan tahun. Engels pertama kali berkenalan dengan Marx di kantor redaksi Rheinische Zeitung di Koln, di mana Marx menjadi pemimpin redaksi. Engels waktu itu sedang dalam perjalanan menuju ke Inggris. Sewaktu berada di Inggris, Engels mengirimkan tulisan-tulisannya ke Marx, yang dimuat di Rheinische Zeitung. Sesudah Marx meletakkan jabatan di Rheinische Zeitung dan bersama Arnold Ruge menerbitkan Deutsch-Franzosische Jahrbuecher di Paris, Engels mengirimkan tulisannya, “Outlines of a Critique of Political Economy”, kepada Marx, yang dimuat di Jahrbeucher.  &lt;p align="justify"&gt;Sepulang dari Manchester, sekitar tanggal 28 Agustus 1844, Engels menemui Marx di Paris, dan sejak saat itulah mereka berdua mulai bekerjasama dengan sangat akrab. Tahun 1845, keduanya menulis buku The Holy Family, tahun 1845-46 mereka bersama-sama menulis buku The German Ideology, bulan Februari 1848 mereka menerbitkan Communist Manifesto di London, suatu pamflet bagi gerakan buruh yang mereka mulai bangun, dan antara 1848-49 keduanya bersama-sama mengedit koran Neue Rheinische Zeitung yang tetap diterbitkan di Koln.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Engels jugalah yang mulai mengajak Marx bekerjasama membangun gerakan buruh baru, dimulai dari Communist Correspondence Committees yang dibentuk di Brussels awal 1846, kemudian melebar ke London, Paris, Koln, dan kota-kota lain. Ini memang mudah bagi Engels, sebab selama masa magangnya di Inggris, ia sudah mulai bekerjasama dengan beberapa gerakan kiri (sosialis), yakni kelompok Chartist dan kelompok Owenite. Baru pada tahun 1864, keduanya ikut mendirikan International Working Men’s Association (IWMA), International pertama.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Komplementaritas keduanya terletak pada fakta, bahwa ide-ide filosofis Marx yang sangat abstrak dapat ‘dibumikan’ dengan observasi Engels yang diangkat dari kondisi konkrit kehidupan kaum proletar dan kaum borjuis yang diamati Engels secara nyata. Engels jugalah yang mengajak Marx melihat kehidupan nyata di Manchester di musim panas 1845 (Tucker 1978: xvii; Carver 1996). Seperti dikemukakan E. Wilson: “Barangkali jasa terbesar Engels bagi Marx di masa itu adalah, menempatkan wajah para proletar Marx yang abstrak dalam suatu rumah dan pabrik yang nyata” [Perhaps the most important service that Engels performed for Marx at this period was to fill the blank face and figure of Marx’s abstract proletarian and to place him in a real house and a real factory].&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kemampuan Engels menjembatani dunia borjuis dan proletar terbantu oleh kehidupannya bersama Mary Burns. Sementara itu, kemampuan Engels menjembatani dunia filsafat dan kondisi lapangan terbantu oleh kuliah-kuliah filsafat yang diikutinya di Universitas Berlin antara tahun 1841-42, semasa dia mengikuti dinas militer di Angkatan Darat Prusia. Waktu itulah ia mengikuti diskusi-diskusi kaum Hegelian Muda, sumber inspirasi Marx muda setamat kuliah filsafatnya di Universitas Jena. Selama di Berlin, Engels membaca kritik Ludwig Feuerbach terhadap agama Kristen, The Essence of Christianity (1841). Tulisan itu, yang terbit dua bulan sebelum Marx menyerahkan disertasi doctor filsafatnya, juga mempengaruhi Marx sehingga ia menolak idealisme Hegel dan mengadopsi materialisme Feuerbach.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan membaca biografi Engels begini tampaklah bahwa putra kapitalis Jerman itu bukan seorang dermawan yang mendukung riset Marx dengan agenda tersembunyi (agenda pro-kapitalis). Memang, ia menyunting naskah-naskah Marx untuk karya besarnya, Das Kapital, yang tidak terbengkalai setelah Marx meninggal (14 Maret 1883), 12 tahun sebelum Engels (meninggal 5 Agustus 1895). Tapi kemampuan Engels menyunting naskah-naskah itu menjadi jilid 2 dan 3 Das Kapital, disebabkan oleh konvergensi pikiran mereka berdua, yang sudah mereka sadari puluhan tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kendati demikian, perlu dicatat bahwa Engels punya identitas sendiri, yang ikut mempengaruhi karya mereka. Sebagai seorang industriawan, Engels lebih mahir dalam soal hitung menghitung, sementara Marx lebih melihat dinamika di antara kategori-kategori besar. Sebagai industriawan Engels juga lebih tergila-gila pada iptek, khususnya “science “, sehingga menempelkan predikat “ilmiah” kepada sosialisme Marx, untuk membedakannya dengan aliran-aliran sosialisme sebelumnya. Lalu, berbeda dengan Marx, yang lebih banyak menyoroti penderitaan buruh perempuan dari sudut hiperkes, Engels menyoroti sejarah munculnya patriarki, walaupun belum mengenal konsep tersebut secara eksplisit.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kendati demikian, dengan rendah hati Engels selalu mengakui bahwa kemampuan berfikir dia jauh di bawah Marx, dan menyatakan sangat bangga dapat bekerjasama dengan Marx. Namanya pun tidak tercantum dalam pikiran yang mereka kembangkan, berdua. Namun sudah saatnya orang mempelajari buah pikiran Engels sebagai Engels, dan bukan sebagai “kembaran” Marx.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;http://rumahkiri.net/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=145:kontribusi-friedrich-engels-dalam-peletakan-dasar-dasar-marxisme&amp;amp;catid=39:sosok&amp;amp;Itemid=112    &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-5665941309698853274?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/ys1p68U1nug" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/ys1p68U1nug/friedrich-engels.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TDKfzEee0TI/AAAAAAAAA9g/iVQUTeDo_x8/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/friedrich-engels.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-2034704361154902936</guid><pubDate>Fri, 02 Jul 2010 02:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-02T09:52:56.890+07:00</atom:updated><title>Komunisme</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TC1UfB2fUnI/AAAAAAAAA80/MTy0pwpkPks/s1600-h/image%5B2%5D.png"&gt;&lt;img title="image" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="104" alt="image" src="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TC1UhSTSg4I/AAAAAAAAA84/4uNVWFdchEY/image_thumb.png?imgmax=800" width="104" align="left" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Komunisme&lt;/b&gt; adalah sebuah ideologi. Penganut faham ini berasal dari &lt;i&gt;Manifest der Kommunistischen&lt;/i&gt; yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah manifes politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada &lt;i&gt;perjuangan kelas (sejarah dan masa kini)&lt;/i&gt; dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap faham kapitalisme di awal abad ke-19an, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dengan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangannya yang saling berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;&lt;strong&gt;Ide Dasar&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan komunis internasional. Komunisme atau Marxisme adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut &amp;quot;Marxisme-Leninisme&amp;quot;.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari pengambil alihan alat-alat produksi melalui peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar (&lt;i&gt;lihat&lt;/i&gt;: &lt;i&gt;The Holy Family&lt;/i&gt;), namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil dengan melalui perjuangan partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai &lt;i&gt;think-tank&lt;/i&gt;. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro. Inilah yang menyebabkan komunisme menjadi &amp;quot;tumpul&amp;quot; dan tidak lagi diminati karena korupsi yang dilakukan oleh para pemimpinnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Komunisme sebagai anti-kapitalisme menggunakan sistem partai komunis sebagai alat pengambil alihan kekuasaan dan sangat menentang kepemilikan akumulasi modal atas individu. pada prinsipnya semua adalah direpresentasikan sebagai milik rakyat dan oleh karena itu, seluruh alat-alat produksi harus dikuasai oleh negara guna kemakmuran rakyat secara merata akan tetapi dalam kenyataannya hanya dikelolah serta menguntungkan para elit partai, Komunisme memperkenalkan penggunaan sistim demokrasi keterwakilan yang dilakukan oleh elit-elit partai komunis oleh karena itu sangat membatasi langsung demokrasi pada rakyat yang bukan merupakan anggota partai komunis karenanya dalam paham komunisme tidak dikenal hak perorangan sebagaimana terdapat pada paham liberalisme.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Secara umum komunisme berlandasan pada teori Dialektika materi oleh karenanya tidak bersandarkan pada kepercayaan agama dengan demikian pemberian doktrin pada rakyatnya, dengan prinsip bahwa &amp;quot;agama dianggap candu&amp;quot; yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran ideologi lain karena dianggap tidak rasional serta keluar dari hal yang nyata (kebenaran materi).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;&lt;strong&gt;Komunis Internasional&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Komunis internasional sebagai teori ideologi mulai diterapkan setelah meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Sejak saat itu komunisme diterapkan sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos. Komunis internasional adalah teori yang disebutkan oleh Karl Marxis.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;&lt;a title="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunisme"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Komunisme&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-2034704361154902936?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/pN2rN0ct-wA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/pN2rN0ct-wA/komunisme.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh5.ggpht.com/_32vbGtuQ9MA/TC1UhSTSg4I/AAAAAAAAA84/4uNVWFdchEY/s72-c/image_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/komunisme.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5062111564709398474.post-8337064889556333592</guid><pubDate>Fri, 02 Jul 2010 02:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-02T09:07:04.209+07:00</atom:updated><title>BAGAIMANA LENIN MENGGIRING PADA MUNCULNYA STALIN</title><description>&lt;p align="justify"&gt;BAGI kaum kiri-jauh Leninis, ambruknya Republik Sosialis Uni Soviet telah melontarkan lebih banyak pertanyaan ketimbang yang terjawab. Kalau Uni Soviet benar-benar merupakan sebuah ’negara pekerja’, mengapa para pekerja tidak mau membelanya? Mengapa pada kenyataannya mereka menyambut hangat datangnya perubahan?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Apa yang terjadi pada &amp;quot;revolusi politik ataukah kontra-revolusi berdarah&amp;quot; -nya Trotsky? Organisasi-organisasi Leninis yang tak lagi memandang Uni Soviet sebagai negara pekerja juga belum bisa lepas dari kontradiksi-kontradiksi tersebut. Kalau memang Stalin merupakan sumber permasalahan, mengapa ada begitu banyak pekerja Rusia yang menyalahkan Lenin serta pemimpin-pemimpin Bolshevik lainnya?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Mitologi &amp;quot;Lenin, sang pencipta dan penopang revolusi Rusia&amp;quot; kini sekarat. Demikian pula yang akan terjadi pada semua kelompok Leninis karena, seiring arsip-arsip Soviet makin dibuka, akan semakin sulit untuk mempertahankan warisan Lenin. Sampai saat ini, kaum kiri di Barat telah menghindari dan memalsukan perdebatan tentang Lenin selama 60 tahun. Bagaimanapun, sekarang ini marak bermunculan artikel-artikel dan pertemuan-pertemuan oleh berbagai kelompok Trotskyis yang berusaha meyakinkan para pekerja bahwa Lenin tidak menggiring pada munculnya Stalin. Sayangnya, banyak dari perdebatan ini masih didasarkan atas fitnah dan pemalsuan-pemalsuan sejarah yang telah menjadi gejala Bolshevisme sejak 1918. Pertanyaan-pertanyaan kunci mengenai unsur-unsur apa yang membentuk Stalinisme, dan kapan &amp;quot;Stalinisme&amp;quot; pertama kali muncul dalam prakteknya, dihindari demi mempertahankan retorika dan kepalsuan sejarah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Stalinisme didefinisikan oleh banyak ciri, dan sesungguhnya beberapa dari ciri-ciri ini sangat sulit ketimbang sebagian ciri lainnya untuk ditempatkan di kaki Lenin. Poin-poin panduan kebijakan luar negeri Stalin, misalnya, adalah ide tentang ko-eksistensi damai dengan Barat sembari membangun sosialisme di Republik Sosialis Uni Soviet (&amp;quot;sosialisme di satu negeri&amp;quot;). Lenin sering dipresentasikan sebagai lawan ekstrem terhadap Stalinisme seperti itu, Lenin dipresentasikan sebagai orang yang mau menempuh risiko apapun demi terwujudnya revolusi internasional. Akan tetapi, cerita ini, sebagaimana juga banyak cerita lainnya, tidaklah sepenuhnya seperti apa yang terlihat.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Poin-poin lain yang akan dianggap oleh banyak orang sebagai ciri Stalinisme mencakuppembentukan sebuah negara satu partai, tidak ada kontrol terhadap perekonomian oleh kelas pekerja, kekuasaan diktatorial individu-individu terhadap massa masyarakat, pelibasan secara brutal terhadap aksi-aksi pekerja, dan penggunaan fitnah serta penyelewengan sejarah.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Sosialisme di Satu Negeri&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Perjanjian Brest-Livtosk tahun 1918, yang menarik Rusia keluar dari Perang Dunia I, juga menyerahkan sebagian sangat besar wilayah Ukraina kepada bangsa Austro-Hungaria.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jelaslah, ketika itu tidak ada potensi untuk meneruskan sebuah perang konvensional (khususnya setelah kaum Bolshevik menggunakan slogan «&lt;i&gt;kedamaian, roti, tanah&lt;/i&gt; » untuk memenangkan dukungan massa). Namun demikian, hadirnya gerakan Makhnovis di Ukraina jelas menunjukkan sebuah potensi revolusioner yang sangat besar di kalangan petani dan pekerja Ukraina. Tidak ada upaya yang dilakukan guna mendukung atau menopang kekuatan-kekuatan yang memang berusaha untuk melakukan sebuah perang revolusioner melawan bangsa Austro-Hungaria. Mereka dikorbankan demi mendapatkan sebuah interval untuk membangun «&lt;i&gt;sosialisme&lt;/i&gt;» di Rusia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Poin kedua yang penting mengenai internasionalisme Lenin adalah penekanannya sejak tahun 1918 bahwa, yang menjadi tugas adalah membangun «&lt;i&gt;kapitalisme negara&lt;/i&gt;&amp;quot;, misalnya dengan pernyataan «&lt;i&gt;kalau kita mengintrodusir kapitalisme negara dalam masa kira-kira 6 bulan, maka kita akan mencapai keberhasilan yang besar…&lt;/i&gt;&amp;quot;.&amp;#160; Lenin juga diketahui pernah mengatakan «&lt;i&gt;Sosialisme tak lain adalah monopoli-kapitalis negara yang dilakukan demi kemanfaatan seluruh rakyat&lt;/i&gt;&amp;quot;.&amp;#160; Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai konsep Lenin tentang sosialisme.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Negara Satu Partai&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Satu ciri pokok lainnya yang oleh banyak orang biasanya diasosiasikan dengan Stalinisme adalah pembentukan sebuah negara satu partai, dan pembungkaman semua arus oposisi di dalam partai. Banyak kaum Trotskyis masih akan mengatakan kepada kamu bahwa kaum Bolshevik menyemangati kaum pekerja untuk bangkit dan memperdebatkan poin-poin di masa itu, baik di dalam maupun di luar partai. Kenyataannya sangatlah berbeda, karena kaum Bolshevik segera mengawasi secara keras kekuatan-kekuatan revolusioner di luar partai, dan kemudian mengawasi ketat orang-orang di dalam partai yang gagal mengikuti garis partai.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada April 1918, polisi rahasia Bolshevik (&lt;i&gt;Cheka&lt;/i&gt;) menggerebek 26 pusat Anarkis di Moskow. Empat puluh orang Anarkis dibunuh atau terluka dan lebih dari 500 orang dipenjara.&amp;#160; Pada bulan Mei, terbitan-terbitan Anarkis yang terkemuka dibredel.&amp;#160; Kedua peristiwa ini terjadi sebelum alasan meletusnya Perang Sipil bisa digunakan ( ? terhadap kelompok-kelompok kiri lainnya.?) sebagai suatu ’pembenaran’. Penggerebekan-penggerebekan ini terjadi karena kaum Bolshevik mulai kalah dalam perdebatan-perdebatan mengenai pengelolaan industri Rusia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di tahun 1918 itu juga, sebuah faksi di partai Bolshevik yang kritis terhadap kebijakan partai yang mengintrodusir ’&lt;i&gt;Taylorisme&lt;/i&gt;’ (penggunaan kajian-kajian tentang keping kerja, waktu dan gerak untuk mengukur hasil masing-masing pekerja, yang pada esensinya adalah ilmu tentang ekstraksi tenaga habis-habisan) di jurnal Kommunist dipaksa keluar dari Leningrad ketika mayoritas peserta konferensi partai di Leningrad mendukung tuntutan Lenin «&lt;i&gt;agar para penggiat Kommunist menghentikan eksistensi organisasional mereka yang terpisah-pisah&lt;/i&gt;&amp;quot;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jurnal ini terbit terakhir kali pada bulan Mei, dibungkam «&lt;i&gt;Bukan dengan diskusi, bujukan ataupun kompromi, melainkan dengan suatu kampanye bertekanan tinggi di dalam organisasi-organisasi partai, yang didukung oleh serangan caci-maki kasar di pers partai…&lt;/i&gt;&amp;quot;.&amp;#160; Dahsyatnya kalau dikatakan mendorong perdebatan!! Satu contoh lebih jauh tentang ’&lt;i&gt;mendorong perdebatan&lt;/i&gt;’ ala Bolshevik terlihat dalam perlakuan mereka terhadap Makhnovis di Ukraina. Tentara partisan yang berperang melawan baik kaum nasionalis Ukraina maupun para jenderal Putih pada satu masa membebaskan lebih dari 7 juta orang. Ini dipimpin oleh seorang anarkis, Nestor Mhakno, dan anarkisme memainkan peran besar dalam ideologi gerakan ini. Zona yang dibebaskan ini dikelola oleh sebuah soviet demokratik pekerja dan petani, dan banyak kolektif didirikan.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Gema Spanyol&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Kaum Makhnovis masuk ke dalam perjanjian dengan kaum Bolshevik tiga kali agar bisa mempertahankan sebuah front yang kuat untuk melawan kaum Putih dan kaum nasionalis. Kendati demikian, mereka juga tiga kali dikhianati oleh kaum Bolshevik, dan pada kali ketiga mereka pun dihancurkan setelah kaum Bolshevik menangkap dan mengeksekusi semua delegasi yang dikirim ke sebuah dewan militer bersama. Penangkapan dan pembunuhan ini dilakukan atas instruksi Trotsky!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Uraian Daniel Guerin tentang sepak-terjang Trotsky terhadap kaum Makhnovis adalah instruktif «&lt;i&gt;Trotsky menolak untuk memberikan senjata kepada para partisan Makhno, mengabaikan tugasnya untuk membantu mereka, dan kemudian menuduh mereka berkhianat serta sengaja membiarkan diri mereka dipukul oleh pasukan putih. Prosedur yang sama 18 tahun kemudian diikuti oleh kaum Stalinis Spanyol terhadap brigade-brigade anarkis&lt;/i&gt;&amp;quot;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sumbat final diterapkan pada kehidupan politik di luar ataupun di dalam partai pada tahun 1921. Kongres partai pada 1921 melarang semua faksi di dalam partai komunis itu sendiri. Trotsky berpidato mengecam salah satu faksi tersebut, yakni Oposisi Pekerja, dengan mengatakan bahwa mereka telah «&lt;i&gt;menempatkan hak pekerja untuk memilih wakil-wakil di atas partai. Seolah partai tidak berhak untuk menegaskan kediktatorannya meskipun kediktatoran itu untuk sementara waktu berbenturan dengan semangat demokrasi pekerja yang sedang berlangsung&lt;/i&gt;&amp;quot;.&amp;#160; Tak lama setelah itu, pemberontakan Kronstadt digunakan untuk membuang, memenjarakan dan mengeksekusi kaum anarkis yang tersisa. Lama sebelum matinya Lenin, warisan politik yang kini dibebankan kesalahannya pada Stalin telah tersempurnakan. Perbedaan pendapat telah dibungkam di dalam dan di luar partai. Negara satu partai berdiri pada tahun 1921. Stalin mungkin memang merupakan tokoh pertama yang mengeksekusi anggota-anggota partai dalam skala sangat besar, namun dengan adanya eksekusi orang-orang revolusioner di luar partai serta pembungkaman perdebatan di dalam partai sejak tahun 1918, maka logika untuk pembersihan-pembersihan ini jelas sudah tertanam sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Kelas Pekerja Di Bawah Kekuasaan Lenin&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Satu wilayah kunci lainnya adalah posisi kelas pekerja dalam masyarakat Stalinis. Tidak ada kaum Trotskyis yang akan menyangkal bahwa di bawah kekuasaan Stalin, kaum pekerja tidak punya hak suara dalam pengelolaan tempat kerja mereka dan mengalami kondisi-kondisi yang kejam di bawah ancaman tangan besi negara. Namun demikian, sekali lagi, kondisi-kondisi ini mulai muncul di bawah kekuasaan Lenin, dan bukan Stalin. Segera setelah revolusi, kaum pekerja Rusia berusaha mem-federasi-kan komite-komite pabrik agar bisa memaksimalkan distribusi sumberdaya. Ini dihambat oleh serikat-serikat buruh dengan ’&lt;i&gt;arahan&lt;/i&gt;’ dari Bolshevik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di awal 1918, basis kontrol oleh pekerja yang terbatas, yang ditawarkan oleh kaum Bolshevik (pada kenyataannya lebih sedikit lagi ketimbang yang diperhitungkan), menjadi jelas ketika semua keputusan harus disetujui oleh sebuah badan tinggi yang mana tak lebih dari 50% keanggotaannya bisa diisi oleh pekerja. Daniel Guerin menguraikan bagaimana kontrol Bolshevik terhadap proses pemilihan di pabrik-pabrik: &amp;quot;&lt;i&gt;pemilihan-pemilihan untuk memilih komite-komite pabrik terus berlangsung, tetapi satu anggota sel Komunis membacakan daftar kandidat yang telah ditentukan sebelumnya, dan pemungutan suara dilakukan dengan cara mengacungkan tangan di tengah kehadiran garda-garda ’Komunis’ bersenjata. Siapapun yang menyatakan oposisinya terhadap kandidat-kandidat yang diajukan, akan terkena pemotongan upah, dll.&lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada 26 Maret 1918, kontrol oleh pekerja di proyek-proyek pembangunan jalan kereta api dihapuskan dengan sebuah dekrit yang penuh dengan frasa-frasa menjengkelkan yang menekankan «&lt;i&gt;disiplin kerja besi&lt;/i&gt;» dan manajemen individu. Sekurangnya, kata para pengikut Trotsky, jalan-jalan kereta api bisa beroperasi tepat pada waktunya. Di bulan April Lenin menerbitkan sebuah artikel di Isvestiya yang mencantumkan pengenalan sebuah sistem kartu untuk mengukur produktivitas masing-masing pekerja. Dia mengatakan «&lt;i&gt;… di Rusia kita harus mengorganisir pengkajian dan pengajaran sistem Talyor.&lt;/i&gt;&amp;quot; &amp;quot;&lt;i&gt;Kepatuhan total terhadap suatu kehendak tunggal mutlak diperlukan untuk keberhasilan proses kerja...revolusi menuntut, demi kepentingan sosialisme, bahwa massa tanpa mempertanyakan lagi mematuhi kehendak tunggal para pemimpin proses kerja itu,&lt;/i&gt;&amp;quot;&amp;#160; demikian dinyatakan Lenin pada 1918. Ini terjadi sebelum meletusnya Perang Sipil, hal mana membuat klaim-klaim yang menyatakan bahwa, kaum Bolshevik pada waktu itu berusaha memaksimalkan kontrol oleh pekerja sebelum Perang Sipil menghambat usaha itu, menjadi sekadar omong kosong.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan meletusnya Perang Sipil, kondisi menjadi jauh lebih buruk. Di akhir bulan Mei, dikeluarkan dekrit bahwa tak lebih dari 1/3 personalia manajemen di perusahaan-perusahaan industri yang perlu dipilih.&amp;#160; Beberapa «&lt;i&gt;puncak momentum&lt;/i&gt;» di tahun-tahun berikutnya cukup penting untuk dikemukakan. Pada kongres ke-9 partai di bulan April 1920, Trotsky mengeluarkan komentarnya yang buruk tentang militerisasi kerja : &amp;quot;&lt;i&gt;kelas pekerja... harus dilemparkan kesana-kemari, ditunjuk, diperintah persis seperti serdadu. Para disertir dari kerja harus ditempa di dalam batalyon-batalyon penghukuman atau dimasukkan ke kamp-kamp konsentrasi.&lt;/i&gt;&amp;quot;&amp;#160; kongres itu sendiri mendeklarasikan: «&lt;i&gt;tidak ada kelompok serikat buruh yang perlu secara langsung campur tangan dalam manajemen industri.&lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Manajemen Satu Orang&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Pada kongres serikat buruh di bulan April itu, Lenin membual betapa pada tahun 1918 dia telah &amp;quot;&lt;i&gt; menjelaskan perlunya mengakui otoritas diktatorial individu-individu tunggal demi tujuan melaksanakan ide soviet.&lt;/i&gt;&amp;quot;&amp;#160; Trotsky menyatakan bahwa «&lt;i&gt;kerja... wajib bagi seluruh pelosok negeri, kewajiban bagi setiap pekerja adalah basis sosialisme &lt;/i&gt;&amp;quot;&amp;#160; dan bahwa militerisasi kerja bukanlah langkah darurat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam buku Perang, Komunisme dan Terorisme yang diterbitkan oleh Trotsky pada tahun itu, dia mengatakan, «&lt;i&gt;Serikat -serikat hendaknya mendisiplinkan para pekerja dan mengajari mereka untuk menempatkan kepentingan-kepentingan produksi di atas kebutuhan-kebutuhan dan tuntutan-tuntutan mereka sendiri.&lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan demikian, mustahillah untuk membedakan antara kebijakan-kebijakan ini dengan kebijakan-kebijakan kerja di masa kekuasaan Stalin.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Pemberontakan Pekerja&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Barangkali kecaman yang paling pedas terhadap rezim-rezim Stalinis muncul setelah mereka melakukan pelibasan terhadap pemberontakan-pemberontakan pekerja, baik yang diketahui secara luas seperti di Berlin Timur pada 1953, di Hungaria pada 1956 dan di Cekoslovakia pada 1968 maupun yang skalanya lebih kecil, pemberontakan-pemberontakan yang kurang dikenal. Pemberontakan besar yang pertama seperti itu terjadi di masa kekuasaan Lenin dikarenakan adanya intimidasi berskala besar pada tahun 1921 di Kronstadt, sebuah pangkalan angkatan laut dan kota kecil dekat Petrograd.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemberontakan ini secara esensial terjadi ketika Kronstadt berupaya untuk secara demokratis memilih sebuah soviet, dan mengeluarkan serangkaian pernyataan yang menyerukan untuk kembali ke soviet-soviet yang demokratis serta kebebasan pers dan kebebasan bicara bagi partai-partai sosialis kiri.&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Upaya ini memenangkan dukungan bukan hanya dari massa pekerja dan pelaut di pangkalan itu, melainkan juga dari sebagian jajaran di partai Bolshevik. Respon kaum Leninis ketika itu brutal. Pangkalan Kronstadt digempur, dan banyak dari para pemberontak yang gagal melarikan diri dieksekusi. Kronstadt telah menjadi kekuatan penggerak untuk revolusi tahun 1917, dan pada 1921 revolusi mati bersama matinya Kronstadt.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ada ciri-ciri lain yang lazim diterima sebagai karakter Stalinisme. Satu lagi yang cukup penting untuk diperhatikan adalah cara fitnah yang telah digunakan oleh organisasi-organisasi Stalinis sebagai senjata untuk melawan kelompok-kelompok kiri lainnya. Satu lagi yang lain adalah cara Stalin menulis ulang sejarah. Namun demikian, sekali lagi ini adalah turunan mendalam dari Leninisme. Mhakno, misalnya, diubah dari semula dielu-elukan oleh koran-koran Bolshevik sebagai «&lt;i&gt;Sang Pembalas Kaum Putih &lt;/i&gt;&amp;quot; , kemudian digambarkan sebagai seorang Kulak dan bandit.&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Fitnah&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Kaum Trotskyis di masa modern sekarang senang sekali mengulangi bentuk fitnah ini dengan disertai penggambaran Mhakno sebagai seorang yang anti-Semit. Namun demikian, sejarawan Yahudi, M. Tchernikover, mengatakan: «&lt;i&gt;Tak bisa dipungkiri bahwa, di antara semua tentara, termasuk Tentara Merah, kaum Makhnovis-lah yang berlaku paling baik terhadap penduduk sipil pada umumnya, dan penduduk Yahudi pada khususnya. &lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kepemimpinan kaum Makhnovis berisikan orang-orang Yahudi, dan bagi mereka yang ingin berorganisasi dengan cara ini, ada detasemen-detasemen yang khusus untuk orang Yahudi. Peran yang dimainkan oleh kaum Makhnovis dalam menaklukkan kaum putih telah dihapuskan dari sejarah oleh setiap sejarawan Troskyis, tetapi beberapa sejarawan lain menganggap bahwa kaum Makhnovis memainkan peran yang jauh lebih menentukan ketimbang Tentara Merah dalam mengalahkan Wrangel.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kronstadt memberikan satu contoh lagi mengenai bagaimana Lenin dan Trotsky menggunakan fitnah untuk menghadapi musuh-musuh politiknya. Keduanya berupaya menggambarkan pemberontakan tersebut sebagai diorganisir dan dipimpin oleh kaum putih. Pravda edisi 3 Maret 1921 menggambarkan pemberontakan Kronstadt sebagai «&lt;i&gt;Sebuah skenario baru kaum Putih.... yang diperkirakan-dan tak ragu lagi memang disiapkan-oleh kaum kontra-revolusi Perancis.&lt;/i&gt; &amp;quot; Lenin, dalam laporannya kepada Kongres ke-10 Partai pada tanggal 8 Maret, mengatakan, «&lt;i&gt;Para jendral Putih, kalian semua tahu, memainkan peran besar dalam hal ini. Ini sepenuhnya terbukti. &lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun demikian, bahkan Isaac Deutscher, penulis biografi Trotsky, mengatakan dalam The Prophet Armed: «&lt;i&gt;Kaum Bolshevik menuduh orang-orang Kronstadt sebagai para pendurhaka kontra-revolusioner yang dipimpin oleh seorang jendral Putih. Tuduhan ini nampak tak berdasar. &lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;h5&gt;&lt;font color="#ffff00"&gt;Menulis Ulang Sejarah&lt;/font&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p&gt;Beberapa orang Trotskyis di era modern ini mengulangi cara-cara memfitnah orang lain, misalnya Brian Pearce (sejarawan Liga Buruh Sosialis di Inggris) yang berusaha menyangkal bahwa hal seperti itu pernah terjadi: «&lt;i&gt;Tidak ada pretensi yang dibuat dalam pernyataan bahwa para pendurhaka Kronstadt adalah Garda Putih. &lt;/i&gt;&amp;quot; Fakta sesungguhnya menunjukkan bahwa, satu-satunya jendral Tsaris yang ada di kubu pertahanan ditempatkan di sana sebagai komandan oleh Trotsky beberapa bulan sebelumnya! Biarlah kita serahkan kata-kata terakhir tentang hal ini kepada para pekerja Kronstadt: «&lt;i&gt;Kawan-kawan, jangan biarkan dirimu disesatkan. Di Kronstadt, kekuasaan ada di tangan para pelaut, serdadu merah dan para pekerja revolusioner. &lt;/i&gt;&amp;quot;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ada ironi dalam fakta bahwa taktik-taktik fitnah dan menulis ulang sejarah, sebagaimana yang dilakukan secara sempurna oleh kaum Bolshevik di bawah kepemimpinan Lenin, kemudian digunakan dengan efek serupa terhadap kaum Trotskyis. Trotsky dan para pengikutnya dituduh sebagai «&lt;i&gt;Fasis&lt;/i&gt;» dan agen imperialisme internasional. Mereka hendak dicoret dari sejarah revolusi. Kendati demikian, sekarang ini para pengikut Trotsky, yakni kaum Leninis terakhir yang tersisa, menggunakan taktik-taktik yang sama dalam menghadapi lawan-lawan politiknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maksud dari artikel ini adalah untuk memancing banyak perdebatan yang diperlukan di kalangan kiri Irlandia tentang watak Leninisme dan bagaimana revolusia berjalan ke arah yang buruk. Konteks ambruknya Eropa Timur membuat semakin mendesak saja bagi perdebatan ini untuk bergerak melampaui kebohongan-kebohongan lama yang itu-itu juga. Kalau Leninisme terletak di jantung Stalinisme, maka organisasi-organisasi yang menganut ajaran Lenin berdiri untuk kembali membuat kesalahan-kesalahan yang sama. Siapapun dalam sebuah organisasi Leninis yang tidak menanggapi hal ini secara serius berarti persis sama buta dan tersesatnya dengan semua anggota partai komunis yang menganggap bahwa Uni Soviet merupakan sebuah negeri sosialis sampai hari kejatuhannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;br /&gt;Sumber :    &lt;br /&gt;&lt;a title="http://cnt-ait.info/article.php3?id_article=864" href="http://cnt-ait.info/article.php3?id_article=864"&gt;http://cnt-ait.info/article.php3?id_article=864&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5062111564709398474-8337064889556333592?l=isilemaribukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/blogspot/vTfho/~4/buxlfjfwa6E" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/vTfho/~3/buxlfjfwa6E/bagaimana-lenin-menggiring-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (Titis)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://isilemaribukuku.blogspot.com/2010/07/bagaimana-lenin-menggiring-pada.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

