<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DEEFSHg6eCp7ImA9WhRRFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986</id><updated>2011-11-28T06:30:19.610+07:00</updated><category term="wilreless" /><category term="uncategorized" /><category term="acces point" /><category term="karet" /><category term="wisata alam" /><category term="yahoo mail" /><category term="sungai kuantan" /><category term="petani" /><category term="waterfont city" /><category term="siberakun" /><category term="teluk kuantan" /><category term="benai" /><category term="pacu jalur" /><category term="gula aren" /><category term="email client" /><category term="broadband" /><category term="tutorial" /><category term="kuantan singingi" /><category term="wifi hotspot" /><category term="arenga pinnata" /><category term="go green" /><category term="speedy" /><category term="internet" /><category term="telkom" /><category term="belysio" /><category term="carito lamo" /><category term="kuansing" /><category term="Berita" /><category term="lingkungan" /><title>BENAI COMMUNITY</title><subtitle type="html">Berita, Seni Budaya dan Tradisi Masyarakat Kuantan Singingi</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/wLLe" /><feedburner:info uri="blogspot/wlle" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;DUYGRnozfCp7ImA9WhRSEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-7725332493765439905</id><published>2011-11-13T02:45:00.000+07:00</published><updated>2011-11-13T02:45:27.484+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-13T02:45:27.484+07:00</app:edited><title>Tokoh Pendidikan itu Telah Tiada</title><content type="html">&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span id="goog_1237392766"&gt;&lt;span id="goog_1613510415"&gt;&lt;span id="goog_1285801008"&gt;&lt;span id="goog_909873353"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_909873354"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1285801009"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1613510416"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1237392767"&gt;&lt;/span&gt;Riau berduka, Drs H Samad Thaha tokoh pendidikan Riau serta Ketua Tim Panitia Pembentukan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) telah berpulang ke Rahmatullah. Ia menghembuskan napas terakhir hari Kamis tanggal 30 September 2010 sekitar pukul 12.00 WIB di Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru. Samad Thaha berpulang ke haribaan Illahi karena sakit tua yang kini berusia 84 tahun. Ia sudah beberapa kali masuk-keluar rumah sakit, setelah dirawat dirumah sakit kondisinya kian lemah lantaran sakit paru-paru basah yang dideritanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Lahir di Kenegerian Benai Kabupaten Kuantan Singingi pada 28 Juni 1926. Ia meninggalkan seorang istri bernama Hj Fatimah Zainab dengan 10 anak, 3 orang adik, 18 cucu dan 5 cicit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Riau HM Rusli Zainal seperti ditulis Riau Pos, menyatakan ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Samad Thaha. Kata Rusli, almarhum adalah salah seorang tokoh Riau yang banyak berjasa untuk daerahnya. "Pak Samad adalah salah seorang putra terbaik Riau. Semoga kita yang ditinggalkan bisa menauladani apa yang pernah dilakukannya untuk daerah ini," jelas Rusli saat melayat ke rumah duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang Kamis hingga Jumat subuh, Samad disemayamkan sementara di rumah duka Jalan Tangkuban Perahu Nomor 2, Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh. Kemudian jenazahnya dibawa ke Telukkuantan. Setelah di shalatkan di Mesjid Al-Jihad dimakamkan di pemakaman umum Tobek Sontual desa Koto Telukkuantan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Separuh Usianya&amp;nbsp; untuk Pendidikan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hampir setengah dari usia almarhum, seperti diungkapkan Sudi Fahmi, didedikasikan untuk pendidikan. Mulai dari guru Sekolah Rakyat (SR) sampai pada pendiri dan pengurus yayasan yang menyelenggarakan pendidikan menengah dan tinggi. &lt;br /&gt;Bersama rekannya Intan Judin dan Musa Jasdi serta tokoh masyarakat beliau mendirikan SMP IV Koto Benai&amp;nbsp; (sekarang SMPN 1 Benai) di bawah naungan Yayasan Pendidikan IV Koto Benai. Usai berjalan baik lalu mendirikan SMA (sekarang SMAN 1 Benai). Terakhir pada tahun 1995 bersama Bakrie K BA mantan anggota DPRD Riau,&amp;nbsp; beliau mendirikan MDA dan SMK (sekarang bernama SMK Negeri 1 Benai) yang bernuansa Islami dibawahi naungan Yayasan Pendidikan Islam Muttaqin (YPIM) Benai. Sampai sekarang oleh Pemda Kuansing nuansa Islami itu masih tetap dipertahankan, dan&amp;nbsp; menjadikan sekolah tersebut sebagai percontohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu, SMP, SMA dan SMK tadi mulai eksis, lantas almarhum menyerahkan pada pemerintah untuk dijadikan sekolah negeri yang dibiayai pemerintah. Selain itu pembangunan SMAN 1 Teluk Kuantan yang dahulunya oleh masyarakat Telukkuantan dikenal dengan SMA lengkap, juga dilaksanakan semasa beliau menjabat sebagai Kabid Pendidikan Menengah Umum pada Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Riau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dikenal sebagai guru dan kepala sekolah, semasa dinas almarhum banyak dipercaya mmemegang sejumlah jabatan. Di antaranya Kepala Inspektorat Pendidikan Umum dan Keterampilan Kejuruan (PUKK) pada Perwakilan Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau pada 1967-1971, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum dan Pengawas pada Kanwil P &amp;amp; K Riau, anggota DPR RI 1982-1987 dan Wakil Sekjen PGRI Pusat 1985-1987. Untuk pengabdian almarhum di dunia pendidikan pemerintah menganugerahkan Satya Lencana pada 1978.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tokoh masyarakat, almarhum juga dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat LAM Riau. Lalu sebagai Ketua Pengarah Mubes Rakyat Kuansing untuk pembentukan Kabupaten Kuansing pada 1999. Ia juga menjadi pendiri sekaligus pengurus tujuh yayasan yang bergerak di dunia pendidikan, baik di Pekanbaru maupun di Kuansing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Panutan para Guru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meninggalnya mantan Wakil Sekjen PGRI pusat ini memberikan kesan yang mendalam bagi kalangan pendidikan di Riau. Hal ini dikarenakan sosok almarhum mendapat tempat tersendiri di hati bagi kalangan pendidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diakui oleh Ketua PGRI Riau Prof Dr Isjoni MSi. Menurut Isjoni, almarhum adalah sosok suri tauladan bagi para guru. "Riau kehilangan tokoh pendidikan, yang banyak melahirkan ide-ide brilian dalam memajukan pendidikan di Riau," kata Dekan FKIP Unri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa hidupnya, kata Isjoni, almarhum menjadi tokoh panutan para guru, hal itu dibuktikan dengan kedekatannya para guru. Tidak membeda-bedakan guru dari berbagai kalangan, semuanya dinilainya adalah sama.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Satu hal yang berkesan dari almarhum adalah sikap sederhana dan bersahaja. "Selalu mendengar dan menghargai pendapat orang lain, tidak pernah membantah, apalagi menidakkan. Semuanya itu dilakukannya," kenang Isjoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga, sebut Isjoni almarhum memiliki pemikiran dan wawasan yang luas. Bahkan hasil-hasil pemikirannya yang bernas itu menjadikan almarhum mendapat kepercayaan pada posisi strategis, seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), anggota DPR-RI, Wakil Sekjen PGRI pusat dan lainnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Di kalangan pendidik dan non-pendidik, almarhum dikenal dengan keramahannya. Setiap undangan yang diberikan kepada beliau selalu dipenuhi walau dengan kondisi apapun. Kini almrahum telah tiada, dan jasanya selalu dikenang bagi semua orang, terutama kalangan pendidik. "Selamat jalan Pak, semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak disisi-Nya," doa Isjoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemkab dan Masyarakat Kuansing Berduka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat Kuansing Samad Thaha adalah tokoh pejuang dan tokoh pendidikan&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang sangat berjasa dalam meningkatkan SDM Kuansing. Beliau turut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI pada Agresi II tentara Belanda dalam Kompi Ular Tedung di daerah pucuk rantau Kecamatan Kuantan Mudik. Saat itu Samad sudah menjadi guru SR. Ia bertugas di bagian logistik. Berkat perjuangannya itu, ia tercatat sebagai anggota Legiun Veteran RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat Kuansing terutama yang berasal dari Benai yang kuliah di Pekanbaru, almarhum merupakan orangtua tempat mengadu apabila ada kesulitan. Bukan hanya masalah kuliah tetapi juga masalah ekonomi. Karena kebanyakan mahasiswa waktu itu berasal dari orangtua yang kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Kuansing H Sukarmis saat pelepasan jenazah secara pribadi maupun sebagai bupati sangat berduka dan merasa kehilangan. Karena bagi dirinya, Samad Thaha sudah dianggapnya seperti orang tua dan tempat dirinya bertukar pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samad Thaha di mata Bupati adalah tokoh masyarakat Riau dan tokoh Kabupaten Kuansing yang aktif di bidang pendidikan. Dalam pendirian Kabupaten Kuansing almarhum merupakan Ketua Tim Panitia Pendirian Kabupaten Kuansing. Untuk itu, Sukarmis berharap apa yang dilakukan untuk Kabupaten Kuansing oleh almarhum menjadi pahala dan selalu dikenang bagi masyarakat Kuansing. Oleh karena itu Bupati Kuansing mengajak seluruh masyarakat Kuansing mencontoh dan meneladani apa yang telah beliau perbuat untuk negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Bupati Mursini menyebutkan, sebagai pejabat, pribadi maupun keluarga merasa sangat berduka atas kabar ini. "Dan wajar kiranya, masyarakat Kuansing juga ikut turut berduka cita. Karena jasa beliau membangun kabupaten ini," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung soal bentuk penghargaan Pemkab atas jasa-jasa semasa hidup almarhum dalam pendirian Kabupaten Kuansing, Mursini menyebutkan perlu menjadi pertimbangan pemerintah daerah. Misalnya saja, mencantumkan namanya di salah satu bangunan atau jalan yang ada di Kabupaten Kuansing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Hidup Drs H Samad Thaha, MBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Pendidikan&lt;br /&gt;Sekolah Rakyat 1935 -1940&lt;br /&gt;SVU 1940 - 1942&lt;br /&gt;Normaal School 1946-1947&lt;br /&gt;KG B 1955&lt;br /&gt;Sarjana Muda FKIP 1967-1970&lt;br /&gt;Sarjana Lengkap 1976&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Pekerjaan&lt;br /&gt;Guru Sekolah Rakyat di Teluk Kuantan 1942-1952&lt;br /&gt;Kepala Sekolah Rakyat di Telukkuantan 1952-1954&lt;br /&gt;Kepala SGB di Telukkuantan 1957-1960&lt;br /&gt;Kepala Asrama Pelajar di Tg. Pinang 1959 ? 1961&lt;br /&gt;Kepala SMP di Dabo Singkep 1961 -1965&lt;br /&gt;Kepala Inspeksi PUKK Prop. Riau 1967 - 1971&lt;br /&gt;Kabid PMU1&amp;nbsp; 1971-1975&lt;br /&gt;Kabid PMU pada Kanwil P&amp;amp; K Propinsi Riau 1975-1979&lt;br /&gt;Pengawas pada Kanwil P &amp;amp; K Propinsi Riau 1979 - 1980&lt;br /&gt;Ketua PGRI Riau 1975 - 1980&lt;br /&gt;Anggota DPR RI&amp;nbsp; periode 1982 -1987&lt;br /&gt;Wakil Sekjen PGRI&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1985 - 1987&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Lain-Lain&lt;br /&gt;Anggota Pembentukan Sumatera Tengah&lt;br /&gt;Ikut Pembentukan Propinsi Riau&lt;br /&gt;Anggota Pasukan Ular Todung 1948 di daerah pucuk rantau Hulu Kuantan&lt;br /&gt;Anggota Veteran&amp;nbsp; Republik Indonesia&lt;br /&gt;Penerima Penghargaan Satya Lencana Karya&amp;nbsp; Satya 1978&lt;br /&gt;Dewan Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau&lt;br /&gt;Ketua MUBES Rakyat Kuantan Singingi&lt;br /&gt;Ikut Pembentukan Kabupaten Kuantan Singingi&lt;br /&gt;Pendiri Yayasan Jalur Wisata Pekanbaru&lt;br /&gt;Pendiri/pengurus Yayasan&amp;nbsp; STIP&amp;nbsp; Kuansing&lt;br /&gt;Pendiri/pengurus Yayasan Pendidikan Islam Kuansing&lt;br /&gt;Pendiri dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Muttaqin Benai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 



&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-7725332493765439905?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/7725332493765439905/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2011/11/tokoh-pendidikan-itu-telah-tiada.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7725332493765439905?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7725332493765439905?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/DxYpYa52eNs/tokoh-pendidikan-itu-telah-tiada.html" title="Tokoh Pendidikan itu Telah Tiada" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2011/11/tokoh-pendidikan-itu-telah-tiada.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cFR3Y7eyp7ImA9WxFSGUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-7197124877388203690</id><published>2010-04-23T11:51:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T12:03:36.803+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-23T12:03:36.803+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wifi hotspot" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benai" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="speedy" /><title>PT. Telkom Bangun Wifi Hotspot di Benai</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semakin meningkatnya kebutuhan akses internet di masyarakat saat ini &lt;b&gt;PT. Telkom Indonesia&amp;nbsp; Regional Sumatera&lt;/b&gt; membangun&amp;nbsp; tempat untuk akses internet &lt;b&gt;Wifi Hotspot&amp;nbsp;&lt;/b&gt; gratis yang diberi nama &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Internet Modern Corner (IMC)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, sehingga masyarakat yang membutuhkan akses internet dapat memanfaatkannya tanpa dipungut bayaran.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S9EmfTstjhI/AAAAAAAAAoc/-jLDtOlns-4/s1600/IMC1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S9EmfTstjhI/AAAAAAAAAoc/-jLDtOlns-4/s320/IMC1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut Bapak Overlis&amp;nbsp; General Manager Consumer Service Regional Sumatera&lt;/div&gt;
PT. Telkom rencananya akan dibangun di 20 kabupaten dari 151
kabupaten yang ada di Sumatera, yang sudah dibangun yaitu di alun-alun
Binjai, Stabat Kabupaten langkat, Lubuk Pakam Kabupaten Deli serdang,
Medan, Batam, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung dll. Semua
pejabat bupati dan walikota sangat mendukung kegiatan Telkom tersebut
sehingga internet dengan media WiFi tersebut ramai dikunjungi
masayarakat terutama para pelajar, seperti yang di tulis pada blog pribadinya &lt;a href="http://putrakuantan.blogspot.com/"&gt;http://putrakuantan.blogspot.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada bulan April ini Telkom Indonesia juga sudah membangun satu lagi Wifi Hotspot di Kecamatan Benai, berlokasi di depan SMPN 1 Benai Jln. Soekarno-Hata Kelurahan Benaidan sudah online, dan rencananya akan diresmikan pemakaiannya pada hari Selasa tgl. 27 April 2010 mendatang ini.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan dibangunnya Wifi Hotspot ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan teknologi antara kota dan daerah pedesaan. Diharapkan juga agar warga masyarakat Benai dapat memelihara dan memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk keperluan akses internet, terutama bagi pemuda/di sebagai media belajar bagi yang belum
mengenal internet. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-7197124877388203690?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/7197124877388203690/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2010/04/pt-telkom-bangun-wifi-hotspot-di-benai.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7197124877388203690?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7197124877388203690?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/W_4eIvy3ARM/pt-telkom-bangun-wifi-hotspot-di-benai.html" title="PT. Telkom Bangun Wifi Hotspot di Benai" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S9EmfTstjhI/AAAAAAAAAoc/-jLDtOlns-4/s72-c/IMC1.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2010/04/pt-telkom-bangun-wifi-hotspot-di-benai.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE8NQnwyfip7ImA9WxBXF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-1351589003707692255</id><published>2010-01-29T16:17:00.001+07:00</published><updated>2010-01-29T16:21:33.296+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-29T16:21:33.296+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="siberakun" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arenga pinnata" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gula aren" /><title>Siberakun dan Usaha Gula Enau Tradisional</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S2KkQ13Yc9I/AAAAAAAAAi0/FHxh3R0prqA/s1600-h/Pohon-Aren-muda-umur-sekita.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S2KkQ13Yc9I/AAAAAAAAAi0/FHxh3R0prqA/s320/Pohon-Aren-muda-umur-sekita.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b style="color: blue;"&gt;Siberakun&lt;/b&gt; adalah sebuah kenegerian, yang merupakan bagian dari
wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Kenegerian Siberakun terdiri dari
5 desa yaitu &lt;i&gt;Desa Siberakun, Desa Pulau Tongah, Desa Ujung Tanjung,
Desa Banjar Lopak dan Desa Gunung Kesiangan&lt;/i&gt;. Siberakun terletak di daerah aliran sungai Kuantan kurang lebih 15 km
sebelah timur ibukota kabupaten Kuantan Singingi, Teluk Kuantan.
Sebagian besar penduduknya adalah petani dan sebagian kecil pegawai
negeri sipil, wiraswasta, tukang dan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b style="color: blue;"&gt;Siberakun&lt;/b&gt; juga terkenal sebagai penghasil gula enau tradisional yang
diolah dari nira &lt;b&gt;pohon aren (&lt;i&gt;Arenga pinnata&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt; yang di usahakan secara
turun temurun. Nira yang dihasilkan dari tandan buah aren itu diolah
dan dimasak sehingga menjadi gula berwarna coklat. Rasanya manis dan
enak, biasanya penduduk lokal menggunakannya sebagai pemasnis
pengganti gula pasir untuk membuat makanan tradidional seperti
onde-onde (kelepon), bubur kacang hijau, cendol dan lainnya. Berbicara
mengenai rasanya lebih enak dari gula merah yang dibuat dari nira
kelapa karena rasanya lebih manis sedangkan gula kelapa terasa agak
asam.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Walaupun usaha kerajinan gula enau tradisional ini secara ekonomis
sangat menguntungkan, dan sudah berlangsung secara turun temurun,
namun belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan
Singingi maupun Pemerintah Propinsi Riau untuk melestarikan usaha gula
enau tradidional ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="mobile-photo" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S2Kkw7S0EgI/AAAAAAAAAi8/IMBJuhSeenk/s1600-h/Pohon-Aren-sudah-tua-masih-.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S2Kkw7S0EgI/AAAAAAAAAi8/IMBJuhSeenk/s320/Pohon-Aren-sudah-tua-masih-.jpg" width="179" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Secara ekonomis satu batang pohon enau/aren (&lt;i&gt;Arenga pinnata)&lt;/i&gt; ini bisa
menghasilkan rata-rata 15 liter nira aren per hari. Harga nira aren
dibeli oleh pengumpul yang datang seharga Rp 2.000,- per liter. Jika
setiap rumah tangga memiliki 10 batang aren saja akan menghasilkan 150
liter nira aren per hari. Kalau dikalikan dengan harga di pasaran Rp
2.000,- maka akan menghasilkan Rp 300.000,- perhari atau Rp
9.000.000,- sebulan. Sungguh ini merupakan potensi ekonomi yang sangat
menguntungkan. Apabila pemerintah daerah mau serius mengembangkan
usaha ini bukan tidak mungkin dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Kenegerian Siberakun khususnya dan Kuantan Singingi umumnya
dan sekaligus dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila kita ingin megembangkan usaha gula enau ini, maka perlu dilakukan
peremajaan pohon-pohon aren yang sudah tua dan memperbanyak penanaman
pohon aren supaya produksi nira aren dapat mencukupi kebutuhan bahan
pembuatan gula enau. Pengembangan usaha gula enau tradisional ini
tanpa dukungan pemerintah daerah tidak akan berhasil. Oleh karena itu
pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan perlu berinisiatif
mengambil langkah-langkah kongkrit untuk melakukan pengembangan kebun
aren ini. Karena selama ini pemeritah daerah terpaku hanya pada dua
komoditi saja yaitu karet dan kelapa sawit. Padahal secara ekonomis
kebun aren memiliki potensi yang lebih menguntungkan, meskipun di
usahakan pada skala kecil dibandingkan kebun karet dan kelapa sawit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Foto: http://kebunaren.blogspot.com&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Artikel terkait :
&lt;a href="http://kebunaren.blogspot.com/2008/07/membangun-kebun-aren-skala-usaha.html"&gt;http://kebunaren.blogspot.com/2008/07/membangun-kebun-aren-skala-usaha.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-1351589003707692255?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/1351589003707692255/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2010/01/siberakun-dan-usaha-gula-enau.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1351589003707692255?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1351589003707692255?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/K2WBBuhMDao/siberakun-dan-usaha-gula-enau.html" title="Siberakun dan Usaha Gula Enau Tradisional" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S2KkQ13Yc9I/AAAAAAAAAi0/FHxh3R0prqA/s72-c/Pohon-Aren-muda-umur-sekita.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2010/01/siberakun-dan-usaha-gula-enau.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A04DSHY6eCp7ImA9WxBXFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-1714608951742266853</id><published>2010-01-20T12:03:00.001+07:00</published><updated>2010-01-26T08:39:39.810+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-26T08:39:39.810+07:00</app:edited><title>Overlis Jabat GM Consumer Service Regional Sumatra</title><content type="html">&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S1aMMdD8_dI/AAAAAAAAAh4/2-N83qvTAng/s1600-h/Past+Foto+tdk+kaca+mata+13+Feb+2009.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S1aMMdD8_dI/AAAAAAAAAh4/2-N83qvTAng/s200/Past+Foto+tdk+kaca+mata+13+Feb+2009.JPG" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Transformasi organisasi di PT. Telkom Indonesia bergulir terus, dengan di &lt;i&gt;Launching&lt;/i&gt;-nya Divisi Consumer Service PT. Telkom Indonesia, maka pada tanggal 14 Januari mulai dilakukan pengisian jabatan tinggkat General Manager Regional 1 Sumatera ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka Unit Consumer Service Sumatra dari Direktur Konsumer Telkom I Nyoman Wiryanata kepada Overlis di Kantor Telkon Jl. M. Yamin No. 2 Medan.&lt;br /&gt;
Overlis Ja'afar yang kelahiran &lt;b&gt;Benai, Teluk Kuantan&lt;/b&gt; ini, sejak Oktober 2010 yang menjabat GM Kandatel Medan, maka setelah memegang jabatan baru tsb teritorynya menjadi luas dengan coverage Consumer Service Regional 1 Sumatra mulai Sabang di Aceh sampai ke Bakauheni Lampung. Overlis yang memilki otak&amp;nbsp; cemerlang dan ramah ini, memulai karirnya di PT. Telkom Indonesia sejak tahun1977 itu pernah menjabat GM Telkom Ternate (1993-1995), Deputy GM Riau Daratan ( 1995-1999), Deputy GM Telkom Sumbar (1999-2001), GM Telkom Sumut (2001-2003), GM Telkom Riau Daratan (2003-2006), SM Marketing Divisi Regional 1 Sumtara (2006-2008), GM Telkom Medan (2008-2010).&lt;br /&gt;
Selamat bertugas semoga sukses selalu. Semoga tugas yang baru ini menjadi pemicu semangat memajukan ICT&amp;nbsp; di Indonesia dan dalam rangka menjadikan &lt;i&gt;&lt;b&gt;Sumatera&lt;/b&gt; sebagai &lt;b&gt;Pulau Digital&lt;/b&gt;.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : &lt;a href="http://putrakuantan.blogspot.com/"&gt;http://putrakuantan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-1714608951742266853?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/1714608951742266853/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2010/01/overlis-jabat-gm-consumer-service.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1714608951742266853?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1714608951742266853?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/NtIsBLapCYQ/overlis-jabat-gm-consumer-service.html" title="Overlis Jabat GM Consumer Service Regional Sumatra" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S1aMMdD8_dI/AAAAAAAAAh4/2-N83qvTAng/s72-c/Past+Foto+tdk+kaca+mata+13+Feb+2009.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2010/01/overlis-jabat-gm-consumer-service.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0YAQ3o6fSp7ImA9WxBSEEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-865163076631573898</id><published>2009-11-29T17:59:00.008+07:00</published><updated>2009-12-17T17:19:02.415+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-17T17:19:02.415+07:00</app:edited><title>Recommended Article By Joe.Oj.Hale: Artefak Kuantan Singingi Terancam</title><content type="html">'&lt;b&gt;Artefak Kuantan Singingi Terancam'&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Situs tempat ditemukannya artefak prasejarah ini perlu diamankan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Artefak Kuantan Singingi Terancam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Posted By Borkat Habiaran &lt;br /&gt;
&lt;div class="wp-caption alignleft" id="attachment_23411" style="width: 231px;"&gt;&lt;img alt="" class="size-medium wp-image-23411" height="166" src="http://matanews.com/wp-content/uploads/pagaristana.jpg" title="pagaristana" width="221" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Pagar Istana, salah satu artefak di Bukit Bakar, Kuantan Singingi/dok.as.wp&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Keberadaan artefak prasejarah yang baru ditemukan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau terancam oleh peneliti asing yang berpura-pura menjadi wisatawan.&lt;br /&gt;
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau Joni Irwan, lokasi penemuan artefak prasejarah tersebut harus melindungi, agar tidak merugikan bangsa Indonesia. “Kita mengkhawatirkan para peneliri asing melakukan penelitian untuk kepentingan lain,” ujar Joni di Pekanbaru, Selasa (18/8).&lt;br /&gt;
Tim peneliti Pusat Studi Kebudayaan Universitas Gadjah Mada (UGM), baru-baru ini menemukan artefak berupa alat batu dari masa Pleistosen di daerah aliran sungai (DAS) Sengingi, Kabupaten Kuantan Singingi. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Penemuan ini tidak disengaja karena sebenarnya tim peneliti sedang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kebudayaan Melayu.&lt;br /&gt;
Menurut Joni Irwan, bila peneliti asing masuk, dikhawatirkan kerusakan di lokasi penemuan artefak akan menghilangkan data yang akan berguna untuk penelitian kehidupan prasejarah di Riau.&lt;br /&gt;
Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk mengamankan lokasi penemuan artefak prasejarah tersebut. Sebabnya, lokasi penemuan juga terancam aktivitas manusia seperti permukiman penduduk serta pertambangan emas dan batubara. “Kami mengusulkan agar lokasi penemuan benda purbakala itu bisa dijadikan cagar budaya,” katanya.&lt;br /&gt;
Sebelumnya, tim peneliti UGM memprakirakan artefak yang ditemukan berasal dari masa pleistosen yang menunjukan Riau telah dihuni sejak masa prasejarah antara 10.000-40.000 SM. Lokasi penemuan alat batu purba itu berada di teras-teras sungai purba di sekitar Kecamatan Logas, DAS Sengingi.&lt;br /&gt;
Penemuan bukti kehidupan prasejarah yang pertama di Riau tersebut membuktikan ada kehidupan lebih tua di Riau yang selama ini selalu mengacu pada penemuan Candi Muara Takus bercirii Budha di Kambupaten Kampar sebagai titik poinnya.&lt;br /&gt;
Bukti keberadaan permukiman zaman paleolitik di Sumatera selama ini hanya ditemukan di dua tempat, yaitu daerah Lahat, Sumatera Selatan dan Kalianda, Lampung. Hak paten penemuan akan menjadi milik UGM dan Pemerintah Provinsi Riau. (*Bo/An)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Article taken from matanews.com - &lt;a ?phpmyadmin="0ed3f93f3463b2006831ca60a67e02a8" href="http://matanews.com/"&gt;http://matanews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
URL to article: &lt;a ?phpmyadmin="0ed3f93f3463b2006831ca60a67e02a8" href="http://matanews.com/2009/08/18/artefak-kuala-singingi-terancam/"&gt;http://matanews.com/2009/08/18/artefak-kuala-singingi-terancam/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-865163076631573898?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/865163076631573898/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/11/recommended-article-by-joeojhale.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/865163076631573898?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/865163076631573898?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/upqJL-Smc6A/recommended-article-by-joeojhale.html" title="Recommended Article By Joe.Oj.Hale: Artefak Kuantan Singingi Terancam" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/11/recommended-article-by-joeojhale.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEAAQ3ozeCp7ImA9WxBSEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-3879899413199549016</id><published>2009-11-25T10:27:00.007+07:00</published><updated>2009-12-19T22:32:22.480+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-19T22:32:22.480+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="lingkungan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="go green" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kuansing" /><title>Kuansing Go Green</title><content type="html">Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, mendukung program Indonesia Menanam yang di canangkan oleh Pemerintah Pusat untuk menghijaukan lingkungan. Sebagai bentuk langkah kongkrit dukungan tersebut, Pemkab Kuansing mencanangkan dengan menanam 1.500 batang pohon di Kecamatan Benai. Pencanangan itu disampaikan Bupati Kuansing yang diwakili Sekda H Zulkifli,&amp;nbsp;Senin (23/11) bersempena dengan&amp;nbsp;acara &amp;nbsp;peresmian SMP Negeri 9 dan pelaksanaan olek-olek banjar (doa padang) pertanda dimulainya acara turun kesawah di Desa Talontam, Kecamatan Benai.&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kuansing, H Ardinasri, seperti di &amp;nbsp;lansir &lt;a href="http://www.riaumandiri.net/rmn/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=4204%3Akuansing-canangkan-indonesia-menanam&amp;amp;catid=52%3Akuansing&amp;amp;Itemid=65&amp;amp;lang=in"&gt;riaumandiri.net&lt;/a&gt; mengatakan, sebagai bentuk kongkrit dukungan pelaksanaan program Indonesia Menanam tersebut, Pemkab Kuansing menanam pohon dilahan SMP Negeri 9 Benai sebanyak 100 batang pohon.&lt;br /&gt;
Sementara, di Kecamatan Benai, pihaknya telah menyiapkan bibit pohon penghijauan sebanyak 1.500 batang, terdiri dari bibit matoa, mahoni, ketapang dan sukun.&lt;br /&gt;
Selanjutnya, gerakan Indoensia Menanam ini akan dilanjutkan ke 11 kecamatan lainnya di Kabupaten Kuansing.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
One Man One Tree&lt;br /&gt;
Idealnya, satu orang melakukan penanaman satu batang pohon (one man one tree) di lingkungan masing-masing. Gerakan Indonesia Menanam mempunyai banyak manfaat &amp;nbsp; yang dapat dinikmati masyarakat. Selain dapat mengurangi &amp;nbsp;masalah pemanasan global, program ini juga dapat menjaga kelestarian lingkungan dan hasil dari penanaman tersebut dapat dinikmati masyarakat nantinya. Oleh sebab itu program ini harus didukung seluruh lapisan masyarakat.&lt;br /&gt;
Kesungguhan Pemkab Kuansing menjaga kelestarian hutan dan lingkungan telah diakui oleh Pemerintah Pusat dengan memberi beberapa penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dibidang pelestarian hutan dan lingkungan. Kepala Dinas Kehutanan Kab. Kuantan Singingi H. Ardinasri berharap program pelestarian hutan dan penghijauan lingkungan ini &amp;nbsp;didukung bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-3879899413199549016?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/3879899413199549016/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/11/kuansing-go-green.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3879899413199549016?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3879899413199549016?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/vVg_snZxoU8/kuansing-go-green.html" title="Kuansing Go Green" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/11/kuansing-go-green.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcMR3g4fip7ImA9WxNaF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-3921432810064933460</id><published>2009-09-12T08:30:00.000+07:00</published><updated>2009-12-02T21:28:06.636+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-02T21:28:06.636+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="yahoo mail" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="email client" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tutorial" /><title>Setelan Akses POP Surat Yahoo!</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SYQ88T2lFVI/AAAAAAAAAV0/-xTHb-Zza8s/s1600-h/ymaillogo.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 38px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SYQ88T2lFVI/AAAAAAAAAV0/-xTHb-Zza8s/s200/ymaillogo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297426068513559890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membaca Surat Yahoo! email client eksternal (seperti Eudora, Outlook, Netscape, dll.), Anda perlu mengkonfigurasi setelan server surat Masuk (POP) dan Keluar (SMTP) sehingga bisa mengirim dan menerima pesan dari Surat Yahoo! akun. Biasanya, Anda dapat menemukan setelan ini di dalam menu Tools atau Preferences dalam program email tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penting: Jangan menghapus setelan surat masuk Anda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika selama ini Anda telah menerima surat dari server surat lain (seperti surat masuk ke alamat Anda pada ISP Anda), Anda perlu menambah sebuah akun POP baru. Kadang-kadang, akun baru ini disebut "profile" baru, kadang-kadang "personality" baru, tergantung pada email client tersebut. Jika email client Anda hanya membolehkan Anda menerima surat dari satu server POP pada satu waktu, pastikan Anda mencatat setelan saat ini sebelum menggantinya dengan Surat Yahoo! setelan sehingga Anda dapat mengubahnya kembali jika membutuhkannya. Di bawah ini adalah setelan server untuk mengakses Surat Yahoo!.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelan Server&lt;br /&gt;
Server Surat masuk (POP3): pop.mail.yahoo.co.id  Gunakan SSL, port: 995&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Server Surat Keluar (SMTP): smtp.mail.yahoo.co.id  Gunakan SSL, port: 465, gunakan authentication.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama Akun/Nama Pengguna: misal shokin@yahoo.co.id. Alamat email: shokin@yahoo.co.id Sandi: Sandi Surat Yahoo! kamu&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami memberikan petunjuk di bawah ini untuk mengkonfigurasi akses POP ke Surat Yahoo! untuk email client tertentu. Klien yang Anda gunakan mungkin tidak ada dalam daftar ini, dan setelan server bervariasi menurut klien. Ingatlah, bahkan setelah Anda mengkonfigurasi mail client untuk mengirim dan menerima pesan Surat Yahoo!, sehingga Anda dapat selalu masuk ke dalam akun Surat Yahoo!  untuk mengirim dan menerima juga.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Untuk informasi yang lebih terinci tentang cara menyetel email client Microsoft Office Outlook 2003 &lt;a href="http://bloggingtipstutorial.blogspot.com/2009/01/seting-akun-yahoo-mail-indonesia-di.html"&gt;klik disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-3921432810064933460?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/3921432810064933460/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/setelan-akses-pop-surat-yahoo.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3921432810064933460?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3921432810064933460?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/wgEyx6bsuIk/setelan-akses-pop-surat-yahoo.html" title="Setelan Akses POP Surat Yahoo!" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SYQ88T2lFVI/AAAAAAAAAV0/-xTHb-Zza8s/s72-c/ymaillogo.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/01/setelan-akses-pop-surat-yahoo.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUINSX86eCp7ImA9WxBSEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-914500194781876532</id><published>2009-08-09T19:38:00.007+07:00</published><updated>2009-12-19T22:46:38.110+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-19T22:46:38.110+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pacu jalur" /><title>Event Nasional Pacu Jalur Tradisional 2009 berakhir</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/Sn-ZzJnzN6I/AAAAAAAAAd0/8I9y_CVhC6g/s1600-h/JLR2009.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368178384884152226" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/Sn-ZzJnzN6I/AAAAAAAAAd0/8I9y_CVhC6g/s320/JLR2009.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 240px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puti Mandi Mayang Terurai Juara&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pacu Jalur&lt;/span&gt; adalah sejenis lomba perahu  yang dilaksanakan pada bulan Agustus  setiap tahun  di &lt;a href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html" style="color: #990000;"&gt;Kota Teluk Kuantan&lt;/a&gt;  bersempena dengan peringatan &lt;span style="color: #000099;"&gt;Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia&lt;/span&gt; merupakan tradisi turun temurun masyarakat Rantau Kuantan semenjak ratusan tahun silam.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://benai-community.blogspot.com/2009/07/pacu-jalur-tradisional-kuantan-singingi_30.html"&gt;Event Pacu Jalur&lt;/a&gt; ini biasanya dilaksanakan pada tanggal 24-27 Agustus itu  pada tahun 2009  ini dilaksanakan pada tanggal 6 – 9 Agustus 2009 untuk mengantisipasi bulan puasa.  Acara yang berlangsung sangat meriah selama empat hari ini  di buka secara resmi oleh Gubernur Riau  Bapak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rusli Zainal,SE,MP&lt;/span&gt; (Sang Visioner) pada tanggal 6 Agustus 2009. Turut hadir pada acara pembukaan antara lain Bupati Kuantan Singingi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;H Sukarmis&lt;/span&gt;, Ketua DPRD Kuantan Singingi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Marwan, S.Sos&lt;/span&gt;, Datuk Bisai (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Edyanus Herman Halim&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SE&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt; dan undangan lainnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada acara pacu jalur hari terakhir jalur-jalur yang masih bertahan bersaing sangat ketat. Diantara jalur  yang masih tersisa pada hari ke empat adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Upiah Sarok Rimbo Dusun &lt;/span&gt;dari Pasar Baserah juara satu pacu jalur di Kecamatan Kuantan Hilir tahun 2009, jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Puti Mandi Mayang Terurai&lt;/span&gt; dari Desa Rantau Sialang juara satu pacu jalur di Kecamatan Benai, sedangkan jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Soriak Sarumpun&lt;/span&gt;  juara satu pacu jalur di Kecamatan Kuantan Mudik gagal melaju ke final. Selain itu ada jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Toduang Biso Rimbo Piako&lt;/span&gt; dari desa Paboun Hilir, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Panglimo Olang Putiah&lt;/span&gt; dari desa Sei Alah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kala Jengking Tigo Jumbalang&lt;/span&gt; dari desa  Sei Manau, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Delima Indah Permata Intan&lt;/span&gt; dari desa Saik, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ngiang Kuantan Cahayo Nagori&lt;/span&gt; dari Kampung Baru Toar, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gelombang Putih Danau Keramat&lt;/span&gt; dari desa Bukit Pedusunan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Batu Lompatan Harimau Kompe&lt;/span&gt; dari desa Kinali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada putaran final terjadi persaingan segitiga antara jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Toduang Biso Rimbo Piako, Upiah Sarok Rimbo Dusun dan Puti Mandi Mayang Terurai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt; Pada pencabutan undian final pacu jalur 2009 Toduang Biso Rimbo Piako berhadapan dengan jalur Upiah Sarok Rimbo Dusun, sedangkan jalur Puti Mandi Mayang Terurai menang menunggu. Pada hilir pertama putaran final antara  jalur Toduang Biso Rimbo Piako jalan sebelah kiri berhadapan dengan jalur Upiah Sarok Rimbo Dusun pada jalan sebelah kanan dimenangkan oleh jalur Toduang Biso Rimbo Piako. Hilir kedua final antara jalur Toduang Biso Rimbo Piako berhadapan dengan jalur Puti Mandi Mayang Terurai yang menang adalah jalur Puti Mandi Mayang Terurai. Berdasarkan peraturan pacu jalur, jalur Puti Mandi Mayang Terurai berhak menyandang juara pertama pacu jalur tahun 2009 dan mendapat hadiah berupa hewan ternak, piagam dan tonggol juara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil selengkapnya  &lt;span style="color: #000099;"&gt;Events Pacu Jalur Tradisional 2009 di Tepian Nerosa Teluk Kuantan &lt;/span&gt;adalah, juara pertama jalur &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puti Mandi Mayang Terurai&lt;/span&gt; dari desa Rantau Sialang Kec. Kuantan Mudik, jura kedua jalur &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Toduang Biso Rimbo Piako&lt;/span&gt; dari desa Peboun Hilir Kec. Kuantan Mudik, juara ketiga  jalu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Upiah Sarok Rimbo Dusun&lt;/span&gt; dari Pasar Baserah Kec. Kuantan Hilir. Selanjutnya posisi keempat sampai kesepuluh berturut-turut Kalajengking Tigo Jumbalang, Panglimo Olang Putiah, Batu Lompatan Harimau Kompe, Ngiang Kuantan Cahayo Nagori, Delima Indah Permata Kuantan, Gelombang Putiah Danau Keramat, Siluman Buayo Danau 2009.(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yuf)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-914500194781876532?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/914500194781876532/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/08/event-nasional-pacu-jalur-tradisional.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/914500194781876532?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/914500194781876532?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/Xx_ilJJBaNI/event-nasional-pacu-jalur-tradisional.html" title="Event Nasional Pacu Jalur Tradisional 2009 berakhir" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/Sn-ZzJnzN6I/AAAAAAAAAd0/8I9y_CVhC6g/s72-c/JLR2009.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/08/event-nasional-pacu-jalur-tradisional.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EBRnY6eSp7ImA9WxBSEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-607172430202860835</id><published>2009-07-30T21:22:00.010+07:00</published><updated>2009-12-19T22:14:17.811+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-19T22:14:17.811+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kuantan singingi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pacu jalur" /><title>Pacu Jalur Tradisional Kuantan Singingi</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SnK0HBv5RBI/AAAAAAAAAdM/39plSDruXg4/s1600-h/jalur04.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364548138973086738" src="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SnK0HBv5RBI/AAAAAAAAAdM/39plSDruXg4/s320/jalur04.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 210px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalur&lt;/span&gt;' is a kind of long canoe or longboat made from a large timber measuring approximately the length of 25 to 35 meters that rowed by 40 to 55 people.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pacu Jalur&lt;/span&gt;' is a long canoe or boat racing event which is a tradition of &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html"&gt;Kuantan Singingi&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;community that have been hereditary since the time of pre-independence of the Republic of Indonesia.  Initially, the ‘pacu jalur’ is an event held by the people who lived in the area of &lt;a href="http://benai-community.blogspot.com/2009/06/sungai-kuantan-benai.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batang Kuantan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; river known as the &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rantau Kuantan&lt;/span&gt;  area at the time of rice harvest is completed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt; In the old days the river of Batang Kuantan play an important role as a medium of transportation, especially to carry the harvest of rice, coconut, rubber by boat or canoe etc. As an expression of excitement the farmers race while, carry rice harvest. After the independence of Republic of Indonesia, ‘&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pacu Jalur&lt;/span&gt;’ event held on August every year in Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;'Pacu jalur'&lt;/span&gt; adalah acara lomba perahu panjang yang merupakan tradisi masyarakat Kuantan Singingi yang sudah turun temurun semenjak zaman pra kemerdekaan Republik Indonesia. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;'Jalur'&lt;/span&gt; adalah sejenis perahu panjang (long canoe) yang dibuat dari sebatang kayu besar berukuran panjang kurang lebih 25 sampai 35 meter. Jalur ini di dayung oleh 40 sampai 55 orang pendayung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya acara pacu jalur ini adalah suatu acara yang diadakan oleh masyarakat yang bermukim di daerah aliran sungai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batang Kuantan&lt;/span&gt;  yang dikenal dengan sebutan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rantau Kuantan&lt;/span&gt; pada saat selesai panen padi. Pada zaman dahulu sungai Batang Kuantan memegang peranan yang sangat penting sebagai media transportasi terutama untuk mengangkut hasil panen padi, kelapa, karet dan lainnya. Sebagai ungkapan kegembiraan karena mendapatkan hasil panen yang berlimpah para petani berlomba sambil mengangkut padi  dengan perahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pacu Godok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Lama-kelamaan acara pacu perahu sambil mengangkut padi berkembang menjadi pacu jalur. Pada waktu itu sebagai hadiahnya adalah berupa umbul-umbul berbentuk segitiga (tonggol) yang diperebutkan oleh anak pacu. Setelah selesai pacu maka diadakan acara makan makanan tradisional Rantau Kuantan berupa puluik kucuang, lopek,  lomang batang dan  godok.&lt;br /&gt;
Karena pada setiap ada acara pacu jalur selalu disediakan makanan berupa godok (sejenis makanan yang terbuat dari tepung di campur dengan pisang dan digoreng) sehingga acara ini sering juga disebut dengan pacu godok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring dengan perkembangan zaman pada era penjajahan Belanda  acara pacu jalur ini oleh pemerintahan Hindia Belanda diadakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ratu Wilhelmina yaitu ratu Kerajaan Belanda waktu itu. Setelah Indonesia merdeka acara  pacu jalur diadakan untuk menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan setiap tahun pada bulan Agustus sampai sekarang orang Rantau Kuantan menyebutnya dengan ‘Tambaru’ maksudnya Tahun Baru HUT Republik Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pacu Jalur terbesar di kota Teluk Kuantan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Event pacu jalur ini biasanya diadakan di beberapa kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Kuantan Singingi diantaranya di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Kuantan Hilir&lt;/span&gt; yang diadakan di &lt;span style="color: #cc66cc; font-style: italic;"&gt;Tepian Lubuk Sobae Baserah&lt;/span&gt;, di Kecamatan Benai diadakan di &lt;span style="color: #cc33cc; font-style: italic;"&gt;Tepian Pincuran Sakti Pasar Benai,&lt;/span&gt; di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecamatan Kuantan Mudik&lt;/span&gt; di &lt;span style="color: #cc66cc; font-style: italic;"&gt;Lubuk Jambi &lt;/span&gt;dan yang terbesar dan terneriah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan terutama wisatawan lokal, domestik maupun manca negara adalah event &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pacu Jalur&lt;/span&gt; yang diadakan di &lt;a href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html"&gt;&lt;span style="color: #cc66cc; font-style: italic;"&gt;Kota Teluk Kuantan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;   ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai-nilai yang terkandung dalam acara Pacu Jalur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai acara tradisi masyarakat tentunya pada event pacu jalur ini penuh dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya seperti nilai mistis dan magis, nilai gotong royong serta nilai seni dan budaya.&lt;br /&gt;
Nilai mistis dan magis ini terlihat masih kental sekali yakni berperannya dukun jalur pada  setiap tahap ketika jalur akan ikut berpacu. Disini dukun jalur berperan dalam menentukan langkah kapan jalur harus turun ke sungai, kapan waktunya berangkat ke lokasi pacu jalur. Bahkan pada saat-saat akan mengisi jalur dan berangkat ke pancang start, jalur harus dibacakan mantra dulu oleh dukun jalur supaya jalurnya menang pada saat berpacu nantinya. &lt;br /&gt;
Sedangkan nilai gotong-royong sudah terlihat ketika penduduk desa yang ingin membuat jalur. Dimulai dari rapat desa pembentukan panitia/pengurus jalur, pengumpulan dana, ‘maelo’ atau menarik jalur dari hutan sampai ke desa, saat ikut acara pacu jalur semuanya dilakukan secara gotong-royong warga masyarakat desa yang memiliki jalur tersebut.&lt;br /&gt;
Nilai seni dan budaya terlihat pada hiasan, ukiran yang terdapat pada masing-masing jalur. Juga nilai-nilai berkesenian yang selalu menyertai acara pacu jalur berupa calempong rarak godang, randai dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahap-tahap Pembuatan Jalur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Musyawarah Desa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum mengadakan musyawarah atau rapat desa kepala desa dengan pemuka masyarakat berembug untuk mengadakan rapat desa. Setelah waktu dan tempat untuk rapat disepakati maka kepala desa akan menyuruh tukang canang memukul canang untuk mengumumkan bahwa besok akan diadakan rapat desa membahas pembentukan penguru/panitia jalur. Bunyinya kira-kira seperti dibawah ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #3333ff; font-style: italic;"&gt;“Hai urang kampuang iko la tibo pulo parintah dari Pak Wali&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: #3333ff; font-style: italic;"&gt;Isuak malam kito rapek mambontuak pangurus jaluar.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #3333ff; font-style: italic;"&gt;Pamuda-pamudi diwajibkan datang  isuak malam,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #3333ff; font-style: italic;"&gt;sasudah sholat isya’ batompek di surau Siriah. . . . “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Artinya:&lt;br /&gt;
“Wahai orang desa telah tiba perintah pula dari kepala desa. Besok malam kita rapat membentuk pengurus jalur. Pemuda-pemudi diwajibkan datang besok malam, sesudah sholat Isya’ bertempat di surau Sirih . . . .”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum membuat jalur biasanya diadakan rapat desa yang dihadiri oleh segenap warga desa membentuk panitia/pengurus jalur. Setelah panitia atau pengurus terbentuk biasanya juga dibicarakan bagaimana untuk mendapatkan dana karena biaya pembuatan sebuah jalur menghabiskan puluhan juta rupiah dan siap tukang yang akan disuruh untuk membuat jalur tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mencari kayu jalur ke hutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tahap selanjutnya adalah mencari kayu jalur ke hutan, kayu yang dipilih haruslah kayu yang besar dan panjang yang memenuhi syarat untuk membuat sebuah jalur. Apabila kayu yang akan dijadikan jalur didapat, sebelum kayu ditebang harus dibacakan mantra terlebih dahulu dan melepaskan seekor ayam berwarna putih atau hitam sesuai dengan petunjuk sang dukun, sebagai pengganti kayu yang ditebang. Tukang jalur akan mengolah kayu jalur di dalam hutan menjadi jalur setengah jadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahap berikutnya adalah ‘maelo’ atau menarik jalur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum acara maelo jalur Kepala desa seperti biasanya akan menyuruh pemukul canang untuk memberitahukan kepada seluruh warga desa bahwa esok pagi  sesuai kesepakatan bersama warga desa akan mengadakan kegiatan ‘maelo’ atau menarik jalur  dari hutan. Bunyinya kira-kira sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #3366ff; font-style: italic;"&gt;“Wahai  urang banjar iko la tibo pulo parintah dari Pak Wali&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: #3366ff; font-style: italic;"&gt;Isuak kolam kito  maelo jaluar ka rimbo kukok&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: #3366ff; font-style: italic;"&gt;Nan jantan jaan lupo mambao ladiang, kapak, baliwuang cam.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #3366ff; font-style: italic;"&gt;Na batino jaan lupo mambao nasi,  ayier,  kue, lopek, godok timbual&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: #3366ff;"&gt;kalau dapek bao pulo lomang jo tapai untuak bokal kito maelo jalur . . . .&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Artinya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wahai orang-orang desa telah tiba pula perintah dari kepala desa. Besok pagi kita akan menarik jalur ke Rimba Kukok. Yang laki-laki jangan lupa membawa parang, kapak dan juga beliung.Yang perempuan jangan lupa membawa nasi, air, kue, lepat, godok, kalau dapat bawa juga lemang dan tapai untuk bekal kita menarik jalur. . . .”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga desa secara bersama-sama laki-laki dan perempuan dan juga mengundang warga desa tetangga mengadakan acara ‘maelo’ atau menarik jalur dari hutan sampai ke desa. Semua bekal berupa nasi, kue dan lauk-pauk untuk maelo jalur biasanya disediakan oleh warga desa yang membuat jalur sedangkan undangan tidak diwajibkan membawa bekal. Acara maelo jalur ini biasanya memakan waktu berbulan-bulan baru kayu jalur tadi sampai ke desa.&lt;br /&gt;
Setelah kayu jalur sampai ke desa maka tukang jalur melanjutkan pembuatan jalur sampai selesai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mandiang jalur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tahap berikutnya pembuatan jalur tradisional Kuantan Singingi adalah mendiang jalur. Mendiang berarti membakar jalur diatas api untuk membentuk badan jalur supaya kelihatan bagus dan rapih yang diharapkan menjadi jalur yang laju dan menjadi juara pada event-event pacu jalur nantinya. Pada saat acara mendiang jalur juga disertai  acara  kesenian seperti randai (melo drama) tradisional, calempong rarak godang atau acara berbalas pantun yang diiringi alunan biola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahap terakhir adalah finishing &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pada tahap ini dilakukan pekerjaan-pekerjaan akhir untuk menghaluskan dan memperbaiki yang masih belum sempurna membuat dayung, silek bayuang dan sebagainya. Kemudian baru dilakukan pengecatan dan membuat hiasan dan ukiran agar jalur terlihat bagus dan mempunyai nilai seni.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(yuf)&lt;/span&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-607172430202860835?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/607172430202860835/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/07/pacu-jalur-tradisional-kuantan-singingi_30.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/607172430202860835?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/607172430202860835?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/hqwDUuVmWVg/pacu-jalur-tradisional-kuantan-singingi_30.html" title="Pacu Jalur Tradisional Kuantan Singingi" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SnK0HBv5RBI/AAAAAAAAAdM/39plSDruXg4/s72-c/jalur04.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/07/pacu-jalur-tradisional-kuantan-singingi_30.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQNRX88fip7ImA9WxJWEE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-694990541349072486</id><published>2009-06-15T09:56:00.005+07:00</published><updated>2009-06-15T10:26:34.176+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-15T10:26:34.176+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uncategorized" /><title>Terry Harper the real blogger</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SjW9SWOV99I/AAAAAAAAAcU/7RkR8QVZw_8/s1600-h/living+strong.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 165px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SjW9SWOV99I/AAAAAAAAAcU/7RkR8QVZw_8/s400/living+strong.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347388255473366994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terry Harper (45), loving husband, devoted father of two, association executive&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;, Oklahoma State Cowboy, raconteur, owner of a recurrent, malignant glioma, eksekutif direktur da&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ri Society of Proffesional Journalist (SPJ) yang berdiam di Indianapolis divonis kena kanker ota&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;k pada tahun 2007. Sejak itulah Harper memutuskan untuk mulai menulis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dia menulis di blog yang diberi nama &lt;a href="http://melonthump.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;"&lt;a href="http://melonthump.blogspot.com/"&gt;Thumping My Melon&lt;/a&gt;" &lt;span class="fullpost"&gt;mencurah kan isi h&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;atinya, air mata, canda tawa semua  apa yang &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ia rasakan selama menderita penyakit 'malignant glioma' tersebut. Lewat blog "Thumping My Melon" tersebutlah semua orang bisa mengetahui perjuangan bapak 2 anak (Dale dan Jace) tersebut melawan kanker.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya setelah dua tahun berperang melawan kanker, 2 Juni lalu ia harus menyerah kalah  menghadapi ajalnya. Nah, yang istimewa di sini, ternyata almarhum Terry sebelumnya sudah menyiapkan peninggalan untuk para kerabatnya dan lebih luas lagi untuk para peselancar dunia maya lewat  blog yang ia miliki, yaitu berupa tulisan terakhirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;". . . . . . . .I started composing this final message in early October 2008. My once-Grade III Anaplastic Astrocytoma with features of a Grade IV Glioblastoma Multiforme had morphed into a recurrent malignant glioma within 13 months of my initial diagnosis. Where brain tumors are concerned, the word “progression” is the most unkind word of all."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saya mulai menyusun pesan akhir ini pada awal Oktober 2008. Semenjak-Grade III Anaplastic Astrocytoma dengan fitur Grade IV Glioblastoma Multiforme telah berulang membentuk menjadi glioma ganas dalam 13 bulan dari awal diagnosa. Dimana Tumor otak tersebut, kata "kemajuan" adalah kata yang paling kejam dari semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"I can’t deny there were times when I felt down about the whole situation. Hell, who wants to die in their mid-40s? Not me. All things considered, I would rather just be going about my life with Lee Ann at my side, watching Dale and Jace grow up and live their lives…and hopefully getting our tile roof replaced one day."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Saya tidak dapat menyangkal dimana ketika saya merasa down  tentang seluruh situasi. Jahanam, siapa yang ingin mati di pertengahan 40-an? Saya tidak mau. Semua hal dipertimbangkan, saya bukan hanya akan terjadi dengan kehidupan saya dengan  Lee Ann di samping saya, dan melihat Dale dan Jace tumbuh, hidup dan kehidupan mereka ... dan berharap atap genteng rumah kami dapat diganti  satu hari. "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terry Harper adalah sosok yang kuat bagaimana dia berjuang melawan kanker otak yang ganas selama dua tahun. Lee Ann istrinya dan dua anaknya Dale dan Jace selalu setia mendampingi selama masa-masa sulit dan memberikan semangat kepada Terry. Walaupun dalam keadaan sangat lemah Terry tidak menyia-nyiakan sisa hidupnya dan memberikan informasi yang berharga bagi kita yang masih hidup terutama bagi penderita kanker ganas.  Tidak banyak orang mengenal siapa Terry Harper jika dia tidak menulis di blognya.  Hal itu menggambarkan betapa dahsyatnya pengaruh blog bagi kehidupan kita. Selamat Jalan Terry You are the real Blogger.(yuf)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-694990541349072486?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/694990541349072486/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/06/terry-harper-real-blogger.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/694990541349072486?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/694990541349072486?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/KTA4QRTV1is/terry-harper-real-blogger.html" title="Terry Harper the real blogger" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SjW9SWOV99I/AAAAAAAAAcU/7RkR8QVZw_8/s72-c/living+strong.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/06/terry-harper-real-blogger.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYHRXs-eCp7ImA9WxJXF0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-2951375422327454593</id><published>2009-06-08T07:58:00.005+07:00</published><updated>2009-06-11T16:22:14.550+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-11T16:22:14.550+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="lingkungan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sungai kuantan" /><title>Selamatkan Sungai Kuantan</title><content type="html">&lt;p style="text-align: left;" class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SixiVfwIu9I/AAAAAAAAAag/2ySc8k8cJRw/s1600-h/DSC01162-741052.JPG"&gt;&lt;img style="width: 427px; height: 288px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SixiVfwIu9I/AAAAAAAAAag/2ySc8k8cJRw/s320/DSC01162-741052.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344754979222109138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungai Kuantan - Benai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Kuantan atau sering juga disebut sungai Batang Kuantan adalah bagian hulu (upstream side) sungai Inderagiri yang membentang dari Kecamatan Hulu Kuantan sampai ke Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi Propinsi Riau, sedangkan di sebelah Hilir dari Peranap sampai ke Tembilahan dinamakan dengan Sungai Inderagiri. Sungai Kuantan termasuk sungai Inderagiri  mempunyai panjang kurang lebih 490 km dengan luas genangan banjir 12.780 Ha (data Proyek PSAPB Riau). Semenjak dahulu sungai ini memiliki fungsi ekonomis yang sangat penting terutama sebagai sumber ikan seperti patin (Pangasius kunyit), bangarek, tapah (Wallago sp), belida dan kapiek, kelemak dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun tujuh puluhan dimana sarana transportasi darat belum sebaik sekarang ini sungai Kuantan juga berfungsi sebagai sarana transportasi mengangkut hasil bumi berupa karet dan juga untuk mengangkut bahan-bahan makanan berupa beras, tepung terigu, lauk pauk dan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Sungai Kuantan juga merupakan sumber air baku untuk irigasi dan kebutuhan lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SjDLPoIwWBI/AAAAAAAAAb4/EnU4ev0lEMI/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 431px; height: 323px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SjDLPoIwWBI/AAAAAAAAAb4/EnU4ev0lEMI/s400/01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345996227021395986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang fungsi transportasi telah digantikan oleh  transportasi darat ini disebabkan pendangkalan sungai dan semakin majunya transportasi darat. Selain itu Sungai Kuantan juga merupakan tempat arena Pacu Jalur tradisional yang terkenal itu yang dilaksanakan pada bulan Agustus setiap tahun untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sekarang kondisi sungai Kuantan sangat mengkhawatirkan karena banyaknya tekanan diakibatkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. seperti limbah pabrik pengolahan kelapa sawit yang dibuang ke anak sungai yang bermuara ke sungai Kuantan, penambangan galian c seperti pasir dan kerikil, yang lebih mengkhawatirkan adalah penambangan emas liar (PETI: Penambangan Emas Tanpa Izin)  di kawasan Bukit Batabuh yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tanpa memperhatikan dampak lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panambangan ini juga memggunakan mercuri untuk memisahkan biji emas dari lumpur sehingga akan mencemari air sungai dan dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit akibat keracunan logam berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah  kerusakan yang lebih parah Pemerintah Daerah harus menindak tegas para penambang dan menutup lokasi tambang emas liar tersebut. Kalau hal ini tidak dilakukan   dapat mengancam   keberadaan daerah kawasan Wisata dan dapat menyebabkan banjir karena  daerah penyangga Bukit Batabuh menjadi rusak akibat dari penambangan emas tanpa izin.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yuf&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-2951375422327454593?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/2951375422327454593/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/06/sungai-kuantan-benai.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2951375422327454593?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2951375422327454593?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/xGmXZzigKxw/sungai-kuantan-benai.html" title="Selamatkan Sungai Kuantan" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SixiVfwIu9I/AAAAAAAAAag/2ySc8k8cJRw/s72-c/DSC01162-741052.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/06/sungai-kuantan-benai.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkAAQX08fCp7ImA9WxJXF00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-732279361493780516</id><published>2009-05-29T14:21:00.002+07:00</published><updated>2009-06-11T13:12:20.374+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-11T13:12:20.374+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wisata alam" /><title>Wisata Alam Kuantan Singingi</title><content type="html">&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;Kawasan Wisata Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Riau adalah Propinsi yang menyimpan sejuta khazanah. Mulai dari posisi geografis yang sangat strategis hingga kekayaan alamnya yang melimpah. Dari segi goegrafis Riau berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang merupakan titik temu perdagangan dunia . Posisi ini menempatkan Riau di tengah segitiga pertumbuhan antara  Indonesia Malaysia dan Singapura yang dikenal dengan - Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle- IMSGT.&lt;br /&gt;Selain memiliki letak geografis dan kekayaan alamnya yang beragam propinsi ini juga memiliki peradaban Melayu masa lalu yang gemilang. Diantara kegemilangan itu yang masih terpelihara dengan baik hingga kini dan paling menonjol adalah bidang kesenian, yaitu seni sastra, seni musik, seni tari,  seni rupa dan seni pertunjukan atau teater.&lt;br /&gt;Di bidang pariwisata Riau juga mempunyai potesi kawasan wisata yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia seperti Bali, Yogyakarta dan lainnya. Namun  dari sekian banyak potensi wisata di Propinsi Riau belum banyak yang tergarap secara maksimal.&lt;br /&gt;Kabupaten Kuantan Singingi yang merupakan salah satu kabupaten pemekaran di Propinsi Riau mempunyai  banyak potensi wisata telah mengembangkan kawasan wisata Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban di Lubuk Ambacang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Wisata Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban merupakan aset tujuan wisata alam yang sangat potensial untuk dikembangkan ditengah gencarnya pembangunan dan pengembangan wilayah dan kawasan. Hal ini sangat terkait dengan usaha meningkatkan suatu wilayah disegala bidang khususnya pariwisata, dari pengembangan pariwisata ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah, pendidikan masyarakat terutama kecintaan terhadap lingkungan alam, pengenalan budaya lokal dan kegiatan sosial masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profile Kawasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi Kawasan Wisata Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban terletak di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Dengan Luas kawasan sekitar 15 ha. Kawsan wisata ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan suasana lingkungan yang sejuk, terutama di tingkat 4 (empat) dan Tingkat 7 (tujuh). Pada tingkat tujuh air terjun ini memiliki ketinggian jatuh 20 meter dengan bendungan alami yang berada di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi ke kawasan Wisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju Desa Lubuk Ambacang mempunyai kondisi cukup baik dengan jenis perkerasan aspal. Desa ini berjarak 11 km dari Lubuk Jambi, kemudian dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu motor tempel dengan lama perjalanan menuju lokasi sekitar 25 menit melalui sungai Batang Kuantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Geofrafis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapografi kawasan terdiri dari berbukit sampai bergunung dengan ketinggian antara 100 s/d 500 meter dari permukaan laut dan kemiringan lereng rata-rata 45 derajat dan terletak di tepi sungai Batang Kuantan. Temperatur udara rata-rata 30 derajat Celcius, kelembaban udara rata-rata 85%. Kawsan wisata ini merupakan sumber mata air dari beberapa sungai yang alirannya tidak pernah kering sepanjang tahun dan tujuh buah air terjun yang indah serta potensial untuk kegiatan rekreasi atau wisata alam.&lt;br /&gt;Secara geologi kawasan Air terjun 7 Tingkat Batang Koban ini merupakan bagian dari cekungan di belakang busur ( Back Arch Basin) dari pegunungan Bukit Basisan yang membujur mengikuti pola Sumatera dengan arah Sumatera Barat Laut - Tenggara. Cekungan ini bagian dari Cekungan Sumatera Tengah yang tersusun dari batuan Sedimen, Batuan Vulkanik. Batuan Malihan (Metamorf) dan endapan permukaan (aluvial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Alami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban merupakan habitat dari beberapa satwa mamalia seperti owa (Hylobates moloch) surili (Presbytis comata comata), lutung budeng (Trachypitecus auratus auratus) kijang ( Muntiacus muntjak muntjak), macan tutul ( Panthera  pardu melas) dan anjing hutan (Cuon alpinus javanicus).&lt;br /&gt;Terdapat kurang lebih 204 jenis burung dan 90 jenis diantaranya merupakan burung yang menetap serta 35 jenis merupakan jenis endemik Sumatera termasuk burung elang (Spizaetus bartelsi). Selain itu terdapat dua jenis burung yang terancam punah yaitu burung cica matahari (Crocias albonatus) dan burung poksai kuda (Garrulax ruffirons).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sumber: Dokumen DED (Detail Engineering Design) Kawasan Wisata Air Terjun 7 Tingkat Batang Koban&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-732279361493780516?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/732279361493780516/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/05/wisata-alam-kuantan-singingi.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/732279361493780516?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/732279361493780516?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/jEXNadG4yFg/wisata-alam-kuantan-singingi.html" title="Wisata Alam Kuantan Singingi" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/05/wisata-alam-kuantan-singingi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQERnk6cSp7ImA9WxVbGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-4012924477655428981</id><published>2009-03-29T14:21:00.011+07:00</published><updated>2009-04-04T15:21:47.719+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-04T15:21:47.719+07:00</app:edited><title>Beberapa hal yang perlu dipahami oleh Calon Anggota Legislatif</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Oleh : Marwan, S.Sos&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan berdirinya sebuah negara adalah untuk men-sejahterakan rakyatnya. Begitu juga dengan daerah kita, dimana indikator kesejahteraan itu ada tiga unsur yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehat Badannya&lt;br /&gt;Bagaimana pembangunan yang kita laksanakan berorientasi kepada kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;- Lingkungan yang sehat.&lt;br /&gt;- Fasilitas kesehatan yang memadai dan biaya pengobatan yang terjangkau oleh masyarakat.&lt;br /&gt;- Begitu juga dengan penempatan tenaga medis, dokter dan bidan di desa-desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerdas Otaknya&lt;br /&gt;Kita harus mendorong dilaksanakannya undang-undang yang mengamanatkan 20% Anggaran Belanja untuk pendidikan demi meningkatkan mutu pendidikan dengan membangun sarana pendidikan, peningkatan kualitas guru, tersedianya sarana penunjang seperti pustaka, laboratorium dan lain sebagainya, sehingga para anak didik  betah dan punya semangat untuk belajar. Jangan sampai terjadi karena  ingin mencapai angka kelulusan yang tinggi, sehingga kualitas hasil lulusan menjadi terabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebal Kantongnya.&lt;br /&gt;Bagaimana  pemerintah dapat  membangun kantong-kantong ekonomi, mendorong masuknya investasi,  dengan adanya investasi akan tercipta lapangan pekerjaan, ada kerja ada gaji, ada gaji berarti ada proses transaksi dengan demikian uang berputar secara otomatis ada kegiatan ekonomi di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah sebagai anak bangsa, saya akan mencoba memperjuangkan, apa yang menjadi hak masyarakat, untuk menikmati kesejahteraan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tugas dan fungsi Dewan (DPR/DPRD) itu seperti yang diatur dalam undang-undang hanya tiga, pertama bicara, kedua bicara, ketiga bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal undang-undang, bagaimana bersama pemerintah mendorong lahirnya berbagai  undang-undang atau peraturan daerah untuk DPRD, yang berpihak kepada   kepentingan rakyat banyak, yang disebut dengan fungsi legislasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal Anggaran, bersama pemerintah harus dapat menyusun dan mengalokasikan     APBN/APBD dalam rangka untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, yaitu bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi serta sektor-sektor penunjang lainya, seperti yang tercermin pada indikator kesejahteraan diatas. Dengan tetap memperhatikan skala prioritas dengan prinsip efisien dan efektif dalam penyusunan Anggaran dimaksud. Yang disebut dengan fungsi Anggaran (Budgeting)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal Pengawasan, bagaimana anggaran yang telah disusun agar dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, maka DPR/D harus melakukan pengawasan terhadap setiap     kegiatan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan, yang disebut fungsi     Pengawasan (Controling)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tugas dan fungsi dewan berbicara berbagai hal tentang rakyat, bisa kita bayangkan jika Anggota Dewan tidak mengerti  tugas dan fungsi, tidak mampu berbicara tentang kepentingan rakyat, bahkan kalau kita lihat ada anggota dewan, yang sudah mau habis masa jabatannya, belum pernah bicara dalam rapat-rapat, sidang yang membicarakan soal rakyat.&lt;br /&gt;Untuk itu gunakanlah hak pilih anda pada tanggal 9 april 2009, untuk menitipkan amanah kita, sebagai perpanjangan tangan kita, sebagai penyambung lidah rakyat untuk 5 tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;* Marwan, S.Sos&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Caleg Partai Golkar untuk DPRD Propinsi Riau No. Urut 5&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Daerah Pemilihan VII Inhu -Kuansing,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ketua DPRD Kuantan Singingi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Profil Penulis:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama   lengkap         Marwan, S.Sos&lt;br /&gt;Tempat/Tgl.Lahir       Benai, 2 Juli 1964&lt;br /&gt;Jenis Kelamin          Laki-laki&lt;br /&gt;Agama                  Islam&lt;br /&gt;Status   Perkawinan    Kawin&lt;br /&gt;Alamat                 Jln. Danau Kompe No. 77 Benai Kecil - Benai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Riwayat Pendidikan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SD Negeri No. 2 Benai – 1977&lt;br /&gt;SMP Negeri IV Koto Benai – 1981&lt;br /&gt;STM Negeri Pekanbaru -1984&lt;br /&gt;Strata 1, STISIP Persada Bunda, Pekanbaru – 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kursus/Diklat yg pernah diikuti:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;LEMHANAS - 2008&lt;br /&gt;Teknik Penyusunan dan Penilaian LKPJ Bupati LKPPD –Jakarta 2007&lt;br /&gt;Strategi dan Penyusunan PERDA-APBD Multy Year LKPD –   Jakarta 2007&lt;br /&gt;Upgrading Nasional Pejabat Publik-Mengembangkan Kompetensi dan Kinerja DPRD-Golkar, Jakarta 2007&lt;br /&gt;Orientasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,Departemen Dalam Negeri–Jakarta 2007&lt;br /&gt;Pengelolaan Keuangan Daerah – LESPIDA Jakarta-2007&lt;br /&gt;Pelatihan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung,KPUD Propinsi Riau Pekanbaru – 2005&lt;br /&gt;Orientasi Pelaksanaan Tugas DPRD – Hasil Pemilu 2004, Departemen Dalam Negeri- Jakarta 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Riwayat Organisasi :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketua HPP LSM Inderagiri Hulu 1990-1992&lt;br /&gt;Sekretaris HILSI Kota Pekanbaru 1992-1995&lt;br /&gt;Sekretaris KADIN Inderagiri Hulu 1995-1999&lt;br /&gt;Wakil Sekretaris  MKGR INHU 1996-2000&lt;br /&gt;Wakil Sekretaris Partai Golkar INHU 1998-2000&lt;br /&gt;Wakil Ketua KNPI INHU 2000-2005&lt;br /&gt;Ketua Gapensi KUANSING 2001-sekarang&lt;br /&gt;Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Benai 2003-sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Riwayat Pekerjaan :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Digital Computer Course- Rengat&lt;br /&gt;Asisten Manager Pendidikan Widyaloka  Pekanbaru&lt;br /&gt;Pimpinan Widya Informatika-Rengat-Teluk Kuantan&lt;br /&gt;Direktur CV. Marindo Jaya Utama&lt;br /&gt;Komisaris PT. Widya Cipta Sarana&lt;br /&gt;Komisaris CV. Benindo Karsa Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tanda Penghargaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pemuda Pelopor Nasional Tahun 2001&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-4012924477655428981?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/4012924477655428981/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/03/beberapa-hal-yang-perlu-dipahami-oleh.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/4012924477655428981?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/4012924477655428981?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/qjVoJy6ZXbY/beberapa-hal-yang-perlu-dipahami-oleh.html" title="Beberapa hal yang perlu dipahami oleh Calon Anggota Legislatif" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/03/beberapa-hal-yang-perlu-dipahami-oleh.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AASXYzcSp7ImA9WxBbEU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-3744756917314988251</id><published>2009-03-25T14:58:00.000+07:00</published><updated>2010-03-09T11:42:28.889+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-09T11:42:28.889+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belysio" /><title>Belysio-My Social Navigator</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lacak keberadaan Teman dan Pacar Anda dari Ponsel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uISNAqdOv9c/SknLOpMOurI/AAAAAAAAADs/mZvp_QvHR3Y/s1600-h/belysio.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 208px; height: 42px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uISNAqdOv9c/SknLOpMOurI/AAAAAAAAADs/mZvp_QvHR3Y/s320/belysio.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353033084542302898" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika Anda bepergian dan jauh dari keluarga, teman bahkan pacar , apakah  yang harus Anda lakukan untuk mengetahui keberadaan mereka? Tentunya banyak cara yang dapat dilakukan seperti menelpon, ber kirim SMS ataupun cara lainnya. Namun ada satu cara  untuk mengetahui keberadaan mereka yaitu menggunakan layana  &lt;b&gt;Belysio-My Social Navigator&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Belysio&lt;/b&gt; adalah layanan mobil gratis yang memungkinkan Anda mengetahui/terhubung dengan teman saudara bahkan pacar Anda saat Anda bepergian.&lt;br /&gt;Ada enam  metode alternatif yang digunakan &lt;b&gt;Belysio&lt;/b&gt; untuk mendeteksi keberadaan seseorang. Ketika menentukan lokasi ponsel &lt;b&gt;Belysio&lt;/b&gt; menngunakan &lt;b&gt;Cell ID&lt;/b&gt;. Dengan cara ini &lt;b&gt;Belysio&lt;/b&gt; mengetahui Anda terhubung ke &lt;b&gt;BTS&lt;/b&gt; (Base Transmitter Station) yang mana. Tingkat akurasi pendeteksian lokasi dengan Cell ID berada pada rentang 500 M di dalam kota hingga 5 km bila ponsel yang di deteksi berada di pinggiran kota. Selain dari pada itu &lt;b&gt;Belysio&lt;/b&gt; menggunakan &lt;b&gt;Cell Broadcast&lt;/b&gt; namun akurasinya berkurang bila dibandingkan menggunakan  cara &lt;b&gt;Cell ID&lt;/b&gt; ini, tetapi Anda dapat mengetahui keberadaan seseorang di sekitar Anda.&lt;br /&gt;Penggunaan perangkat &lt;b&gt;GPS&lt;/b&gt;  adalah cara ketiga yang digunakan untuk mendeteksi lokasi seseorang. Cara ini mempunyai akurasi paling tinggi bila dibandingkan dengan dua cara terdahulu. Namun cara ini mempunyai kelemahan hanya bisa digunakan di luar ruangan ketkika ponsel Anda mendapat sinyal &lt;b&gt;GPS&lt;/b&gt;. Cara berikutnya adalah dengan input manual., Instan Mesenger ataupun e-mail untuk berbagi informasi.&lt;br /&gt;Selain fitur di atasa masih ada lagi fitur lainnya seperti Geo Jurnal, adress book pribadi, dan akses ke situs jaringan sosial lainnya antara laian Xing, Linkedln, Face Book, MySpace atau Netlog. Pencarian situs berita dari Reuters, mengetahui kondisi cuaca dan sebagainya. &lt;a href="http://www.belysio.com/"&gt;www.belysio.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-3744756917314988251?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/3744756917314988251/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/03/belysio-my-social-navigator.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3744756917314988251?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/3744756917314988251?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/2tRXS1S4ATU/belysio-my-social-navigator.html" title="Belysio-My Social Navigator" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_uISNAqdOv9c/SknLOpMOurI/AAAAAAAAADs/mZvp_QvHR3Y/s72-c/belysio.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/03/belysio-my-social-navigator.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEQEQH4-eyp7ImA9WxNaF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-2073736548728928822</id><published>2009-01-18T17:30:00.025+07:00</published><updated>2009-12-02T20:58:21.053+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-02T20:58:21.053+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita" /><title>Himbauan Panwaslu Kecamatan Benai</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SXdCRa1sDAI/AAAAAAAAAVo/lvVXZT0O5uk/s1600-h/Syamsul+Anwar.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SXdCRa1sDAI/AAAAAAAAAVo/lvVXZT0O5uk/s200/Syamsul+Anwar.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293772754027023362" border="0" /&gt;Syamsul Anwar, Ketua Panwaslu Kecamatan Benai&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Agar terciptanya pemilihan umum yang jujur dan adil serta benar-benar demokratis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;PANWASLU Kecamatan Benai&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;  mengimbau seluruh komponen masyarakat dan seluruh pengurus partai politik dan segenap caleg di Kecamatan Benai agar bersama-sama mematuhi aturan dan perundang-undangan yang terkait dengan penyelenggaraan pemilihan umum.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Dalam hal ini Panwaslu Kecamatan Benai mengharapkan kepada masyarakat  untuk melaporkan/menginformasikan pelanggaran yang menyangkut penyelenggaraan pemilu yang terjadi ditengah-tengah masyarakat kepada pihak Panwaslu dengan menyertakan bukti-bukti dan saksi-saksi yang dapat dipertanggung jawabkan.&lt;br /&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Juga kepada seluruh pengurus partai maupun tim sukses caleg yang bersangkutan Panwaslu mengharapkan agar pemasangan alat-alat peraga kampanye berupa bendera partai, kalender, baliho, stiker dal alat-alat peraga lainnya agar dapat ditertibkan seperti pemasangan bendera di jalan raya hendaknya tidak mengganggu ketertiban lalu-lintas, tidak menutupi dan menghalangi rambu-rambu lalu lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Terkait dengan Undang-undang Pemilu No. 10 tahun 2008 pasal 84 huruf h menyangkut larangan memasang atribut partai di rumah ibadah, gedung pemerintah dan sarana pendidikan. Menurut Ketua Panwaslu Kecamatan Benai Syamsul Anwar berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan Panwaslu Kecamatan Benai, masih terdapat pemasangan atribut partai politik di 3 (tiga) tempat terlarang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Sekali lagi Panwaslu Kec. Benai menghimbau kepada masyarakat dan pengurus partai politik untuk dapat bekerja sama supaya tercipta pemilu yang adil dan berkualitas,demikian Syamsul Anwar mengakhiri pembicaraan.(yuf)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-2073736548728928822?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/2073736548728928822/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/ketua-panwaslu-kec-benai.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2073736548728928822?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2073736548728928822?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/JGIlVT3drfk/ketua-panwaslu-kec-benai.html" title="Himbauan Panwaslu Kecamatan Benai" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SXdCRa1sDAI/AAAAAAAAAVo/lvVXZT0O5uk/s72-c/Syamsul+Anwar.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/01/ketua-panwaslu-kec-benai.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IFQ34_eCp7ImA9WxVVEkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-7592551341789549843</id><published>2009-01-15T14:27:00.007+07:00</published><updated>2009-03-05T16:31:52.040+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-05T16:31:52.040+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="teluk kuantan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pacu jalur" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="carito lamo" /><title>Toluak Kuantan, Rondang paku palomak makan dan guru yang “killer itu</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Carito lamo:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;Toluak Kuantan, Rondang paku palomak makan dan guru yang “killer itu”.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada  masa-masa sulit dahulu tahun 60 s/d 70-an  kota Teluk Kuantan (Toluak) merupakan pusat pendidikan dimana banyak anak-anak dari luar daerah setelah tamat SLTP pergi melanjutkan sekolahnya di Teluk Kuantan, waktu itu baru ada beberapa sekolah setingkat SMA sekarang, seperti SPG, Madrasah Mualimin Muhammadiyah dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;SPG Negeri merupakan sekolah  favorit waktu itu, sekolah yang mendidik calon  guru sekolah dasar. Pada awalnya SPG merupakan gedung bekas sekolah Cina dahulunya, pada zaman Indonesia baru merdeka sekolah itu diambil alih oleh pemerintah Indonesia zaman Orde Lama dulu, namun SPG itu pun sudah tidak ada lagi, sekarang sudah menjadi Pasar Rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau ditanya apa motivasi mereka melanjutkan sekolah di SPG, pasti mereka mengatakan supaya mudah dapat kerja menjadi pegawai negeri. Setelah tamat SPG mereka langsung diangkat menjadi guru, sehingga tidak heran banyak orangtua yang berlomba-lomba memasukan anaknya ke sekolah itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Walaupun pada waktu itu gaji guru jauh dari mencukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari, hanya cukup untuk satu dua minggu, tidaklah sebesar seperti sekarang ini, para orangtua tetap berkeinginan memasukan anaknya ke sekolah, itu supaya anaknya setelah tamat menjadi guru. Tidaklah berlebihan kalau Toluak dikatakan kota tempat mencetak guru sekolah dasar, karena memang pada umumnya orang Toluak berprofesi sebagai guru, terutama guru sekolah dasar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau kita lihat pada waktu tahun 70-an itu mulai dari Lubuk Jambi sampai ke Tembilahan setiap ada Sekolah Dasar pasti ada orang Toluak yang menjadi guru disitu. Sehingga ada pameo jika ada orang Toluak tersesat tidak tahu harus kemana di daerah Tembilahan  (baca: Indragiri Hilir) ‘poilah ka sakolah nan ado di dokek itu pasti ado gurunyo urang Toluak’, itu pertanda orang Toluak memang dahulunya banyak berprofesi sebagai guru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ketika saya bermukim di Selatpanjang juga ada tokoh masyarakat yang mengatakan bahwa orang Toluak itu pintar-pintar, ketika saya tanya kenapa begitu pak..., ya memang orang Toluak (Teluk Kuantan) itu pintar-pintar katanya, sebut saja Bapak Abdoel Raoef yang pernah menjadi Wedana dulunya disini (maksudnya di Selatpanjang), Umar Usman dan tokoh masyarakat Toluak lainnya katanya. Mudah-mudahan apa yang dikatakan oleh bapak itu ada penggantinya, dan itu menjadi tugas kita semua terutama para pemuda agar perjuangan tokoh-tokoh besar masyarakat Rantau Kuantan supaya cita-cita menjadikan Rantau Kuantan Singingi maju dan makmur dapat tercapai. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;Rondang Paku Palomak Makan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau kita bercerita mengenai makanan yang sangat disukai pada waktu itu adalah ‘lomang, puluik kucuang, puti mandi, lopek inti dan  rondang paku’. Paku yang dimaksud dengan paku disini bukanlah  paku yang digunakan untuk membangun rumah, tetapi sejenis tumbuhan ‘pakis’ yang masa itu banyak tumbuh di Rantau Kuantan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Rondang paku adalah sejenis masakan yang terbuat  dari daun pakis yang dimasak dengan santan kelapa  dan bumbu masak lainnya sampai santannya kering menjadi berupa rendang. Anak sekolah yang berasal dari Cerenti, Pangean, Simandolak, Lubuk Jambi dan sebagainya yang jauh dari kota Teluk Kuantan setiap hari Sabtu sore pulang ke kampungnya  dan pada Minggu sore akan kembali lagi ke Teluk Kuantan menuntut ilmu seperti biasanya dengan membawa bekal untuk satu minggu berikutnya, tidak lupa rendang paku ikut dibawa karena rendang paku tahan untuk bekal selama satu minggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Di Teluk Kuantan mereka tinggal di rumah orangtua angkatnya, menyewa rumah sendiri atau bersama temannya. Desa sawah dan Koto mejadi tempat mereka tinggal yang disukai karena dekat dengan sekolah. Namun betapapun sulitnya masa itu anak muda Rantau Kuantan tetap menuntut ilmu sampai cita-citanya menjadi guru tercapai.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;Guru yang ‘killer’ itu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Mengigat masa-masa menuntut ilmu dulu itu ada banyak suka dan dukanya. Ketika itu belum ada transportasi seperti sekarang ini dimana anak sekolah sudah memakai sepeda motor, dan jalan yang mulus beraspal.  Transpotasi andalan pada masa itu adalah sepeda reseng (Bhs Inggris: rising) ataupun sepeda unto bahkan ada yang berjalan kaki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau berbicara mengenai suka dan duka menuntut ilmu, tentu banyak suka dan banyak pula dukanya, tetapi itu tidak menjadi penghalang untuk mencapai cita-cita yang mulia yaitu menjadi ‘Cikgu’. Kalau sukanya adalah pada saat diadakannya acara Pacu Jalur tradisional Rantau Kuantan pada bulan Agustus, kegiatan pacu jalur ini sudah ada semenjak zaman Belanda dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulunya pacu jalur diadakan saat setelah musim panen padi selesai, sebagai tanda syukur kepada Allah SWT masyarakat  Rantau Kuantan  mengadakan pacu jalur yang disebut ‘pacu godok’ karena setelah selesai acara pacu jalur biasanya masyarakat makan godok (sejenis kue) bersama-sama. Kemudian pada zaman penjajahan Belanda kegiatan pacu jalur diadakan untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Wilhelmina, Ratu Kerajaan Belanda waktu itu, barulah setelah Indonesia merdeka pacu jalur diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya, dan sekarang pacu jalur sudah masuk kalender pariwisata nasional.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalau dukanya juga ada, menurut beberapa orang tamatan  SPG waktu itu menceritakan kepada saya duka menuntut ilmu ketika itu adalah karena guru-gurunya terkenal disiplin dan tegas terhadap muridnya. Tersebutlah salah satu guru yang paling disiplin diwaktu mengajar, bila ada murid yang main-main dan tidak memperhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran pastilah dia akan mendapat ganjaran. Abdoel Munir nama guru itu, beliau mengajar mata pelajaran  bahasa Inggris dan Seni Suara. Ia  memang terkenal ‘killer’, Pak Muniang killer istilah mereka, bila ada murid yang tidak memperhatikan dipastikan akan dapat teguran bahkan tinju dan tamparan di pipi, tapi dia tidak pernah dendam dan sakit hati terhadap muridnya yang nakal, dia dengan senang hati tetap mengajar dan tidak bosan-bosannya menasihati murid-muridnya  supaya nanti menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama, dia adalah guru sejati...., pahlawan tanpa tanda jasa..., dia telah lama tiada, selamat jalan Cikgu,.. selamat jalan pamanku!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-7592551341789549843?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/7592551341789549843/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/toluak-kuantan-rondang-paku-palomak.html#comment-form" title="5 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7592551341789549843?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7592551341789549843?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/MvSbIuMHYdo/toluak-kuantan-rondang-paku-palomak.html" title="Toluak Kuantan, Rondang paku palomak makan dan guru yang “killer itu" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/01/toluak-kuantan-rondang-paku-palomak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYHRHY4fyp7ImA9WxVVFE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-1996636150711101448</id><published>2009-01-05T16:06:00.029+07:00</published><updated>2009-03-07T12:18:55.837+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-07T12:18:55.837+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pacu jalur" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="waterfont city" /><title>Kabupaten Kuantan Singingi Menuju Kabupaten Digital</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTQo9InULI/AAAAAAAAAJM/iU6M4fm0YHI/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTQo9InULI/AAAAAAAAAJM/iU6M4fm0YHI/s200/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288581264463843506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kantor Bupati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kabupaten Kuantan Singingi adalah salah satu dari 8 kabupaten di Propinsi Riau yang dimekarkan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten  Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten  Kuantan Singingi, Dan Kota Batam, dimana kabupaten Kuantan Singingi  sebelumnya adalah merupakan bagian dari Kabupaten Inderagiri Hulu.  Ibukota berpusat di Teluk Kuantan Luas wilayah  7.656 km² 215.114 jiwa. Kepadatan penduduk  28 jiwa/km².&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada saat ini Kabupaten Kuantan Singingi terdiri dari 12 kecamatan yaitu: Kecamatan Hulu Kuantan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Gunung Toar, Kecamatan Kuantan Tengah, Kecamatan Singingi, Kecamatan Singingi Hilir,  Kecamatan Benai, Kecamatan Pangean, Kecamatan Logas Tanah Darat Kecamatan Kuantan Hilir, Kecamatan Inuman dan  Kecamatan Cerenti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTWsyYBV9I/AAAAAAAAAJU/sEAb0ASOEbY/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTWsyYBV9I/AAAAAAAAAJU/sEAb0ASOEbY/s200/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288587927364917202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kantor Bappeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Topografi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Kabupaten Kuantan Singingi terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi kira kira 400 m di atas permukaan laut. Dataran tinggi di daerah ini cenderung berangin dan berbukit dengan kecenderungan 5 – 300. Dataran tinggi berbukit mencapai ketinggian 400-800 m di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari jajaran Bukit Barisan.(wikipedia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Kuansing Gesa Pembangunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Meskipun baru berumur setahun jagung (baca: 9 tahun)Kabupaten Kuantan Singingi berusaha mengejar ketinggalannya dari kabupaten-kabupaten  yang telah lama berdiri. Beberapa indikator yang menunjukkan hal tersebut adalah digesanya pembangunan fisik dan non fisik untuk mewujudkan  Kabupaten Kuantan Singingi yang  maju berbudaya dan agamis dengan motto &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;“BASATU NOGORI MAJU&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;”. Pembangunan fisik yang telah dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi antara lain pembangunan Komplek Perkantoran Pemda yang berlokasi di kawasan Sinambek, pembangunan  RSUD, Gedung Pertemuan Abdoel Raoef, Pasar Rakyat, Taman Arena Pacu Jalur  dan lainnya. Disamping itu untuk juga telah dibangun ratusan kilometer jalan dan jembatan untuk membuka akses ke desa-desa terpencil di seluruh wilayah kabupaten.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Teluk Kuantan Waterfront City&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Kota Teluk Kuantan yang merupakan ibukota kabupaten sekaligus sebagai pusat pemerintahan dengan konsep &lt;b&gt;waterfont city&lt;/b&gt; dimana kota menghadap ke sungai Kuantan telah dibangun  berbagai infrastruktur seperti Taman Jalur yang merupakan taman tempat bermain dan bersantai bagi masyarakat. Di pinggir sungai juga dibangun turap penahan tebing, yang berfungsi sebagai pengaman tebing supaya tidak longsor akibat erosi arus sungai dan sekaligus sebagai tempat wisatawan lokal maupun domestik menonton pacu jalur yang diadakan setiap bulan Agustus setiap tahun.   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Telekomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Layanan PT Pos Indonesia sudah mencakup ke seluruh bagian daerah yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Penduduk juga dapat berkomunikasi dengan menggunakan telepon, juga dengan pengembangan teknologi selular, sekarang hampir semua layanan telekomunikasi selular (Telkomsel, Indosat, XL dan Flexi dan PT. Sampurna Telekomunikasi Indonesia dengan produk Ceria-nya ) telah dapat di akses di seluruh daerah di  &lt;a href="http://www.riau.go.id/index.php?module=articles&amp;func=display&amp;aid=181"&gt;Kuantan Singingi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTaSoj0okI/AAAAAAAAAJk/Z-fCfWkgCh4/s1600-h/hotspot-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 175px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTaSoj0okI/AAAAAAAAAJk/Z-fCfWkgCh4/s200/hotspot-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288591876099973698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;Kuantan Singingi Go Digital&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Saat Pemerintah Pusat masih kasak-kusuk dengan tender USO (Universal Service Obligation) yang katanya untuk menyediakan infrastruktur telekomunikasi murah bagi masyarakat pedesaan, pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi sudah  bertindak lebih jauh, dengan segala keterbatasan dana dan upaya, Pemda Kuantan Singingi berusaha  menyediakan layanan akses internet broadband berupa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;HotSpot Wifi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; dengan bandwidth 1 mbps bagi masyarakat umum sampai ke kecamatan-kecamatan.  Pada saat tulisan ini dibuat  (5/1/2009)  di Kabupaten Kuantan Singingi, secara bertahap pemerintah daerah telah memasang beberapa HotSpot diantaranya dikawasan Komplek Perkantoran Pemda Kuantan Singingi di Sinambek, di seputar Lapangan Limuno dan Taman Jalur, di Kecamatan Gunung Toar dan Kecamatan Inuman. Menurut Andi Muhammad Ilham sebagai  Administrator jaringan, beberapa waktu yang lalu mengatakan untuk selanjutnya akan dipasang di setiap kantor-kantor  Camat seperti Kantor Camat Benai dengan memanfaatkan jaringan SIAK Online. Di kota Teluk Kuantan juga sudah tersedia layanan internet Speedy dari PT. Telkom Indonsesia sehingga bagi warga masyarakat yang tinggal di kota Teluk Kuantan dan tidak mempunyai komputer dapat mengkases internet di warnet. Beberapa warnet yang ada di teluk Kuantan antara lain KuantanNet, Jalur Internet di Jln. Proklamasi Sei Jering, ClusterNet dan GlobalNet di Simpang Tiga dan AccessNet yang beralamat di depan SMKN 2 Teluk Kuantan.(yuf)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTZRl3pgZI/AAAAAAAAAJc/ZYgtifcrwLA/s1600-h/turap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTZRl3pgZI/AAAAAAAAAJc/ZYgtifcrwLA/s200/turap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288590758686327186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Turap Pengaman Tebing Sungai Kuantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTkxvPkNkI/AAAAAAAAAJ8/ybgbg4H0QJs/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTkxvPkNkI/AAAAAAAAAJ8/ybgbg4H0QJs/s200/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288603405586282050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pasar Rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTmuq4fl8I/AAAAAAAAAKE/X8RzA_Vkf8U/s1600-h/jpb.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 480px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTmuq4fl8I/AAAAAAAAAKE/X8RzA_Vkf8U/s200/jpb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288605551899416514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jembatan Pulau Bungin jembatan ini menghubungkan seberang teluk dengan Kota Teluk Kuantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTqbXx9fpI/AAAAAAAAAKM/H2sOJhEkEl8/s1600-h/5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 347px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTqbXx9fpI/AAAAAAAAAKM/H2sOJhEkEl8/s200/5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288609618400738962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kota Teluk Kuantan terlihat bersih&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-1996636150711101448?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/1996636150711101448/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2009/01/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html#comment-form" title="6 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1996636150711101448?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/1996636150711101448?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/K7r9Qfx0ijI/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html" title="Kabupaten Kuantan Singingi Menuju Kabupaten Digital" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SWTQo9InULI/AAAAAAAAAJM/iU6M4fm0YHI/s72-c/1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2009/01/kabupaten-kuantan-singingi-menuju.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYAQnsyfip7ImA9WxVRFUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-688569145311049573</id><published>2008-12-30T12:10:00.009+07:00</published><updated>2009-01-21T23:59:03.596+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-21T23:59:03.596+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="acces point" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="internet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wilreless" /><title>Access Point di SMK Negeri 1 Benai terancam jadi besi tua</title><content type="html">&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SVmtPR3A6KI/AAAAAAAAAGQ/BXkPI72lZyc/s1600-h/DSC00592-721893.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SVmtPR3A6KI/AAAAAAAAAGQ/BXkPI72lZyc/s320/DSC00592-721893.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285446115699779746" border="1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Peralatan Internet (access point client) di SMK N 1 Benai terancam jadi besi tua karena sejak dipasang sampai sekarang belum juga beroperasi padahal peralatan tersebut sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut, terutama untuk keperluan siswa melakukan praktek internet. Pemasangan peralatan access point  yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tk. I Propinsi Riau tersebut dimaksudkan sebagai backbone ke Server yang ada di Dinas Pendidikan Pemuda  dan Olahraga  Kabupaten Kuantan Singingi. Peralatan itu seyogyanya sudah beroperasi karena semua peralatannya sudah dipasang sejak beberapa bulan yang lalu, baik disisi client pada SMKN 1 Benai maupun disisi Access Point di Disdikpora Kab. Kuantan Singingi, namun demikian sampai sekarang belum juga beroperasi. Para guru yang mengajar di SMKN 1 Benai kalau ditanya mengenal hal itu mengatakan tidak tahu kenapa sampai sekarang belum beroperasi./yuf)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-688569145311049573?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/688569145311049573/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/yoef-oj-hale-httpbenai-community.html#comment-form" title="5 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/688569145311049573?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/688569145311049573?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/3welB1vmXOM/yoef-oj-hale-httpbenai-community.html" title="Access Point di SMK Negeri 1 Benai terancam jadi besi tua" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/SVmtPR3A6KI/AAAAAAAAAGQ/BXkPI72lZyc/s72-c/DSC00592-721893.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/yoef-oj-hale-httpbenai-community.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYAQXg5fSp7ImA9WxVTFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-7815510221161061178</id><published>2008-12-25T22:03:00.006+07:00</published><updated>2008-12-31T08:32:20.625+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-31T08:32:20.625+07:00</app:edited><title>Bos Bakso Lumintu, Benai</title><content type="html">&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_PdRzx6dppIE/SVOg0dTmqkI/AAAAAAAAAAM/D6Xl-NqvIEY/s1600-h/image-upload-186-724978.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_PdRzx6dppIE/SVOg0dTmqkI/AAAAAAAAAAM/D6Xl-NqvIEY/s320/image-upload-186-724978.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda para blogger yang jalan-jalan ke Benai sambil pergi wisata ke taman wisata Rawang Udang atau pun ke tempat-tempat lainnya jangan lupa mampir di jalan Soekarno Hatta di pinggiran sungai Kuantan, di sini banyak makanan yang mungkin anda sukai seperti tahu goreng, pisang goreng, bakwan dan lainnya. Salah satu yang saya sukai adalah pondok Bakso Lumintu atau pondok Soto Pincuran Sakti. Sambil makan gorengan kita bisa bercengkerama bersama teman-teman, berdiskusi ataupun hanya sekedar cuci mata melihat indahnya pemandangan sungai Kuantan di sore hari menjelang matahari terbenam.(yuf)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-7815510221161061178?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/7815510221161061178/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/lumintu.html#comment-form" title="7 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7815510221161061178?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7815510221161061178?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/kimN9_z3-cY/lumintu.html" title="Bos Bakso Lumintu, Benai" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_PdRzx6dppIE/SVOg0dTmqkI/AAAAAAAAAAM/D6Xl-NqvIEY/s72-c/image-upload-186-724978.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>7</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/lumintu.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAHSXgzeSp7ImA9WxBSGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-9201130334668255434</id><published>2008-12-24T14:25:00.005+07:00</published><updated>2009-12-26T21:28:58.681+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-26T21:28:58.681+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="petani" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kuantan singingi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="karet" /><title>Harga Karet Murah, Hari Musim Penghujan pula Rakyat Menjerit</title><content type="html">Sebagian besar penduduk Benai khususnya dan Kabupaten Kuantan Singingi umumnya  bermata pencaharian sebagai petani dan penyadap karet, hampir  80 % penduduk merupakan petani atau pekebun karet. Memang daerah sepanjang aliran sungai Kuantan beberapa waktu yang lalu ketika Kabupaten Kuantan Singingi masih bergabung dengan Kabupaten Inderagiri Hulu merupakan daerah penghasil karet terbesar di Riau  sama seperti Kampar dan Bengkalis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semenjak dibukanya investasi di bidang perkebunan sawit di Riau peran perkebunan karet sedikit banyaknya berkurang, namun masih banyak masyarakat yang menggantungkan penghasilanya dari menyadap karet (manakiak gotah). Pada saat harga karet melambung tinggi sampai diatas Rp. 12.000,- per/kg masyarakat tidak kesulitan menyekolahkan anaknya dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasar dan kedai ramai dikunjungi oleh orang yang ingin berbelaja kebutuhan sehari-hari. Tetapi sejak beberapa bulan yang lalu  harga karet terus turun sampai Rp. 2.500,- per/kg rakyat seakan menjerit karena tidak mampu lagi memenuhi kebutuhannya, jangan untuk menyekolahkan anaknya, untuk makan saja bukan main susahnya demikian kata seorang Bapak setengah baya yang pekerjaan sehari-harinya sebagai petani penyadap karet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar perkataan Bapak itu – saya teringat sebait lagu randai yang sering dilantunkan oleh masyarakat Kuantan Singingi sebagai berikut -- &lt;b&gt;Deen ndak nondak gulai kikiak gulai kikiak banyak tulang, Deen ndak nondak anak panakiak, anak panakiak banyak utang.. &lt;i&gt;(saya tak mau gulai kikiak, gulai kikiak banyak tulang. Saya tak mau anak panakiak, anak panakiak banyak utang)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;/(yuf)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamus:  &lt;br /&gt;
Randai  = suatu kesenian khas masyarakat Kuantan Singingi yang merupakan gabungan seni suara dan drama (melodrama).&lt;br /&gt;
Kikiak  =  sejenis burung Enggang, Rangkong&lt;br /&gt;
Panakiak  =  penyadap karet&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-9201130334668255434?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/9201130334668255434/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/harga-karet-murah-hari-musim-penghujan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/9201130334668255434?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/9201130334668255434?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/VgW6GsDumD8/harga-karet-murah-hari-musim-penghujan.html" title="Harga Karet Murah, Hari Musim Penghujan pula Rakyat Menjerit" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/harga-karet-murah-hari-musim-penghujan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EMSX08fSp7ImA9WxVVEkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-5372644049385120096</id><published>2008-12-24T11:45:00.007+07:00</published><updated>2009-03-05T16:34:48.375+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-05T16:34:48.375+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="broadband" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="internet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benai" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="telkom" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="speedy" /><title>Warga Masyarakat  Benai Dambakan Layanan Speedy</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi terutama internet dan kebutuhan akan akses data yang semakin meningkat , warga Kecamatan Benai  terutama masyarakat yang tinggal di Kelurahan Benai dan Desa Tebing Tinggi Simandolak dan sekitarnya saat ini sangat mendambakan tersedianya akses layanan data broadband (Broadband Internet Access). Saat ini warga Benai yang membutuhkan akses internet terpaksa pergi ke Teluk Kuantan yang jaraknya cukup jauh kurang lebih 12 kilo meter yang telah tercakup layanan Speedy dari Telkom atau menggunakan  layanan GPRS operator seluler  yang harganya cukup mahal dan kurang reliable, sedangkan akses internet menggunakan Telkom Flexi juga kurang memuaskan karena sinyal Flexi  yang diterima di Benai sangat lemah selain itu harga juga lebih mahal dari Speedy.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Beperapa warga yang ingin memasang layanan Speedy juga sudah menanyakannya ke Customer Service  PT. Telkom Teluk Kuantan, namun menurut customer service belum ada  kepastian kapan layanan Speedy terealisasi di Benai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMA Negeri 1 Benai Drs. Fadli yang kami temui beberapa waktu yang lalu mengatakan: “Sekarang ini SMAN 1 Benai sangat membutuhkan layanan Speedy dari Telkom untuk  menunjang praktek bidang  studi TIK (Teknologi Informasi dan Komputer) yang telah masuk kurikulum sejak beberapa tahun lalu, karena tidak adanya akses internet bidang studi tersebut sebatas teorinya saja”. Sedangkan SMK Negeri 1 Benai menurut Kepala sekolahnya Drs. Arman Yulis, MPd, untuk menunjang parktek internet di  SMKN 1 Benai terpaksa menggunakan layanan GPRS Indosat atau Telkomnet Instan, menurut  kepala sekolah  layanan GPRS dan Telkomnet Instan mempunyai kelemahan, selain lambat  jika dihubungkan  dengan banyak computer di jaringan (LAN) harganya juga masih relatif mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga masyarakat Benai sangat mengharapkan agar PT. Telkom mau menyediakan layanan Speedy ataupun Telkom Hotspot Wifi yang harganya cukup terjangkau, selain itu akesnya juga cepat karena merupakan layanan Broadband. Untuk saat ini para siswa dan masyarakat juga guru-guru yang membutuhkan akses internet terpaksa pergi ke Teluk Kuantan menyewa warnet yang jaraknya cukup jauh. Marwan Yohanis, S.Sos salah seorang tokoh Masyarakat Benai yang juga Ketua DPRD Kuantan Singingi juga mengharapkan agar PT. Telkom mau menyediakan layanan Speedy untuk warga masyarakat Benai.(yuf)&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-5372644049385120096?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/5372644049385120096/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/warga-masyarakat-benai-bambakan-layanan.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/5372644049385120096?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/5372644049385120096?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/QDGjSRUFBWQ/warga-masyarakat-benai-bambakan-layanan.html" title="Warga Masyarakat  Benai Dambakan Layanan Speedy" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/warga-masyarakat-benai-bambakan-layanan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEFSHY9fSp7ImA9WxRaEEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-7315355618289007186</id><published>2008-12-12T13:40:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T13:50:19.865+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T13:50:19.865+07:00</app:edited><title>Musyawarah Pemuka Masyarakat Benai</title><content type="html">MUSYAWARAH PEMUKA MASYARAKAT KECAMATAN BENAI:  &lt;br /&gt;Seluruh Komponen Masyarakat Benai Tidak Setuju Melepas Desa-Desa Yang Ada di Kecamatan Benai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh komponen masyarakat Benai  menolak dan tidak setuju melepas desa-desa yang ada di Kecamatan benai untuk bergabung dengan Kecamatan Sentajo yang akan dibentuk. Keputusan ini diambil dalam silaturahmi/musyawarah pemuka masyarakat se Kecamatan Benai dengan pemuka masyarakat Kecamatan Benai yang berdomisili di Pekanbaru yang berlangsung pada hari Minggu tanggal 30 Nopember 2008 pukul 20.00 WIB bertempat di Hotel Sahid Pekanbaru.&lt;br /&gt;Musyawarah setelah mendengar aspirasi, dialog silaturahmi pemuka masyarakat Kecamatan Benai, Penghulu, KepalaDesa/Kelurahan, Tokoh Pemuda, serta memperhatikan hasil rapat sepakat secara bersama seluruh komponen masyarakat Kecamatan Benai tidak setuju bahkan menolak melepas desa-desa yang ada di Kecamatan Benai untuk bergabung dengan Kecamatan Sentajo yang akan dibentuk. &lt;br /&gt;Selain itu pemuka masyarakat se Kecamatan Benai  agar Camat Benai  Yuyun Rosadi, S.Sos yang belakangan ini dinilai oleh pemuka masyrakat Kecamatan Benai kurang  berkenan untuk memohon maaf kepada seluruh komponen msyarakat atas kelalaian dan keteledorannya dalam mensikapi pembentukan Kecamatan Sentajo yang melibatkan beberapa desa di Kecamatan Benai tanpa melalui musyawarah Kecamatan atau MUBES. Memohon kepada Bapak Bupati Kuantan Singingi untuk menegur Camat Benai agar menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga tidak timbul keresahan dan pertentangan kepentingan.&lt;br /&gt;Musyawarah juga memutuskan untuk membentuk Forum Silaturahmi Kecamatan Benai demi memelihara hubungan silaturahmi dalam Kecamatan Benai. Ikut menandatangani keputusan musyawarah tersebut antara lain Prof.DR.Ir Aras Mulyadi, DEA, IR. H Asmadi Samad, MT, Drs. H Raja Ilyas Aman, Msi, Aditiawarman Datuk Muncak, S. Sinulingga, H. Parlis, Ajasmi, Heri Indra Putra, SE dan Ir. Faisal.(µ)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-7315355618289007186?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/7315355618289007186/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/musyawarah-pemuka-masyarakat-benai.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7315355618289007186?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/7315355618289007186?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/NoL-n8tsiVQ/musyawarah-pemuka-masyarakat-benai.html" title="Musyawarah Pemuka Masyarakat Benai" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/musyawarah-pemuka-masyarakat-benai.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEAR387fyp7ImA9WxNaF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-3502157930051352986.post-2950549480500370847</id><published>2008-12-11T17:01:00.002+07:00</published><updated>2009-12-02T21:04:06.107+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-02T21:04:06.107+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kuantan singingi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benai" /><title>Kecamatan Benai</title><content type="html">Benai adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi dengan  ibukota Kecamatan di Benai luas wilayah : 249,36 km2 atau sekitar 3,26% dari keseluruhan luas Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;br /&gt;
Kecamatan Benai terdiri dari : 2 Kelurahan dan 23 Desa yaitu  Kelurahan Beringin Jaya dan Kelurahan Benai,Desa Koto Benai, Tolontam, Banjar Benai, Gunung Kesiangan, Banjar Lopak, Pulau Kalimanting, Tanjung, Pulau Ingu, Simandolak, Jalur Patah, Tebing Tinggi, Pulau Lancang, Pulau Tongah, Ujung Tanjung, Siberakun, Benai Kecil, Teratak Air Hitam, Seberang Teratak Air Hitam, Geringging Baru, Marsawa, Langsat Hulu, Muara Langsat , dengan jumlah penduduk Kecamatan Benai: 25.839 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 103,62  jiwa/km2 (Statistik Tahun 2000).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3502157930051352986-2950549480500370847?l=benai-community.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://benai-community.blogspot.com/feeds/2950549480500370847/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://benai-community.blogspot.com/2008/12/kecamatan-benai.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2950549480500370847?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/3502157930051352986/posts/default/2950549480500370847?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/wLLe/~3/qZPs0LJL1uM/kecamatan-benai.html" title="Kecamatan Benai" /><author><name>DidiBenai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12323459972020633721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/_rQr8kEHOhwk/S08r_lfz5aI/AAAAAAAAAgs/IEHrhGL99h4/S220/foto+profile.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://benai-community.blogspot.com/2008/12/kecamatan-benai.html</feedburner:origLink></entry></feed>

