<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Bloom! Laboratory</title>
	
	<link>http://bloomlaboratory.com</link>
	<description>Ilmuwan Kesuksesan untuk Indonesia</description>
	<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 06:27:31 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
	<language>en</language>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/bloomlaboratory" /><feedburner:info uri="bloomlaboratory" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><image><link>http://feeds.feedburner.com/bloomlaboratory</link><url>http://bloomlaboratory.com/wp-content/uploads/2008/BloomLab_Feed.png</url><title>Bloom!Laboratory Feed</title></image><item>
		<title>Menaburkan Benih Kemanfaatan Bagi Sesama</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/I7Il0EmAAS8/menaburkan-benih-kemanfaatan-bagi-sesama.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/menaburkan-benih-kemanfaatan-bagi-sesama.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 18:22:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika anda mengetahui maksud Anda dalam kehidupan ini, dan bertumbuh menuju potensi maksimal Anda, Anda berada di jalan menuju sukses. Tetapi ada satu lagi bagian penting dari perjalanan sukses itu menolong sesama. Tanpa aspek ini, perjalanan bisa menjadi pengalaman kesepian dan dangkal.
Dikatakan bahwa kita meraih nafkah dari apa yang kita peroleh, tetapi kita meraih kehidupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://www.craigharper.com.au/uploaded_images/baby-757847.jpg" alt="benih kemanfaatan bagi sesama" width="169" height="254" /><br />
Ketika anda mengetahui maksud Anda dalam kehidupan ini, dan bertumbuh menuju potensi maksimal Anda, Anda berada di jalan menuju sukses. Tetapi ada satu lagi bagian penting dari perjalanan sukses itu menolong sesama. Tanpa aspek ini, perjalanan bisa menjadi pengalaman kesepian dan dangkal.</p>
<p>Dikatakan bahwa kita meraih nafkah dari apa yang kita peroleh, tetapi kita meraih kehidupan dari apa yang kita berikan. Ahli fisika, teolog, dan filsuf Albert schweitzer menyatakan bahwa lebih keras lagi: &#8220;Maksud kehidupan manusia adalah melayani, dan menunjukkan belas kasih dan kesedian menolong sesamanya.&#8221; Baginya, perjalanan sukses mengantarkannya ke Afrika di mana ia layani sesamanya selama bertahun-tahun.<br />
<span id="more-288"></span></p>
<blockquote><p>Kita meraih nafkah dari apa yang kita peroleh,<br />
Tetapi kita meraih kehidupan dari apa yang kita berikan.</p></blockquote>
<p>Bagi Anda, menaburkan benih yang memberikan manfaat bagi sesama mungkin tidak akan berarti pindah ke negara lain untuk melayani orang miskin - kecuali memang itulah maksud Anda dilahirkan. (Dan kalau memang demikian, Anda tidak akan puas hingga Anda melaksanakannya). Tetapi kalau Anda seperti kebanyakan orang, menolong sesama adalah sesuatu yang bisa Anda lakukan di rumah, entah itu melewatkan lebih banyak waktu bersama keluarga, mengembangkan karyawan yang menunjukkan potensinya, menolong sesama di komunitas, atau merelakan hasrat sendiri demi tim di tempat kerja. Kuncinya adalah menemukan maksud/peran hidup Anda dan menolong sesama sementara Anda mengerjakan. Penghibur Danny Thomas mengatakan bahwa &#8220;kita semua dilahirkan dengan alasan tertentu, tetapi tidak semua orang menemukan alasannya. Sukses dalam kehidupan ini tidaklah ada hubungan dengan apa yang Anda raih dalam kehidupan ini atau yang Anda capai bagi diri sendiri. Melainkan apa yang Anda perbuat bagi sesama.&#8221;</p>
<p>Perjalanan sukses tidak akan sama bagi setiap orang sebab gambaran sukses itu berbeda-beda bagi masing-masing orang. Tetapi prinsip-prinsip yang digunakan untuk menempuh perjalanan itu tidaklah berubah. Prinsip-prinsip ini dapat diterapkan di rumah, di sekolah, di kantor, di lapangan bola, dan di manapun.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/I7Il0EmAAS8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/menaburkan-benih-kemanfaatan-bagi-sesama.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/menaburkan-benih-kemanfaatan-bagi-sesama.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Prinsip untuk Bertumbuh Menuju Potensi Anda</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/N-L0MgN3734/prinsip-untuk-bertumbuh-menuju-potensi-anda.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/prinsip-untuk-bertumbuh-menuju-potensi-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 18:11:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[bertumbuh]]></category>

		<category><![CDATA[potensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah empat prinsip yang dapat Anda terapkan dalam bertumbuh menuju potensi Anda:
1. Berkonsentrasilah kepada satu sasaran utama.
Tidak seorang pun pernah mencapai potensinya dengan menuju ke dua puluh arah. Mencapai potensi Anda menuntut fokus. Itulah sebabnya sangat penting bagi Anda untuk menemukan maksud Anda. Setelah Anda putuskan ke mana seharusnya Anda fokuskan perhatian Anda, harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah empat prinsip yang dapat Anda terapkan dalam bertumbuh menuju potensi Anda:</p>
<p><em>1. </em><em>Berkonsentrasilah kepada satu sasaran utama.</em></p>
<p>Tidak seorang pun pernah mencapai potensinya dengan menuju ke dua puluh arah. Mencapai potensi Anda menuntut fokus. Itulah sebabnya sangat penting bagi Anda untuk menemukan maksud Anda. Setelah Anda putuskan ke mana seharusnya Anda fokuskan perhatian Anda, harus Anda putuskan apa yang bersedia Anda relakan untuk itu. Dan itu sangatlah penting. Tidak mungkin ada sukses tanpa pengorbanan. Keduanya berjalan seiring. Kalau Anda ingin mencapai sedikit, berkorbanlah sedikit. Tetapi kalau Anda ingin mencapai hal-hal besar, bersedialah untuk berkorban banyak.<br />
<span id="more-285"></span><br />
<img class="alignright" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://www.lbconsultancy.com/userimages/istock_jumpingpeople.jpg" alt="bertumbuh menuju potensi" width="240" height="358" /><em>2. </em><em>Berkosentrasilah terhadap peningkatan yang kontinu.</em></p>
<p>David D. Glass, direktur utama Wal-Mart, pernah ditanya, siapa yang paling dikaguminya. Jawabannya adalah pendiri Wal-Mart, Sam Walton. Katanya, &#8220;Tidak pernah ada sehari pun dalam kehidupannya, semenjak saya mengenalnya, dimana ia tidak meningkatkan diri.&#8221;</p>
<p>Komitmen terhadap peningkatan yang kontinu adalah kunci untuk mencapai potensi Anda dan menjadi sukses. Setiap harinya Anda menjadi sedikit lebih baik daripada kemarin. Itu mendekatkan Anda selangkah lebih dekat dengan posisi anda. Dan juga akan Anda temukan bahwa yang Anda peroleh sebagai hasil dari pertumbuhan Anda itu tidaklah sepenting menjadi apa Anda itu selama perjalanan.</p>
<p><em>3. </em><em>Lupakan masa lalu.</em></p>
<p>Masa lalu adalah persoalan yang sudah mati, dan kita tidak mungkin meraih momentum untuk menuju hari esok kalau kita menyeret-nyeret masa lalu dibelakang kita. Sayangnya, demikianlah yang diperbuat banyak orang; mereka seret-seret masa lalu mereka ke mana pun mereka pergi. Dan akibatnya, mereka tidak pernah meraih kemajuan.</p>
<p>Kemarin sudah berakhir semalam. Itulah caranya meningkatkan diri sendiri bahwa yang sudah berlalu biarlah berlalu, dan hendaknya kita melihat ke depan, bukan ke belakang.</p>
<p>Mungkin Anda pernah membuat banyak kesalahan dalam kehidupan Anda, atau mempunyai masa lalu yang luar biasa sulit dengan banyak hambatan. Laluilah semuanya itu dan majulah terus. Janganlah membiarkan itu menghalangi Anda dari mencapai potemsi Anda.</p>
<p>Kalau Anda membutuhkan inspirasi, ingatlah orang-orang yang mengatasi hambatan yang tampaknya mustahil diatasi, seperti booker T. Washington. Ia dilahirkan sebagai budak dan tidak diberikan akses terhadap sumber-sumber daya yang tersedia bagi masyarakat berkulit putih, tetapi ia tidak pernah membiarkan hal itu menghalanginya dari mengejar potensinya. Ia dirikan Tuskegee Institute dan Nasional Black Business League. Katanya, &#8220;Saya telah belajar bahwa ketimbang dari posisi yang telah dicapai seseorang dalam kehidupannya, sukses itu seharusnya lebih diukur dari hambatan-hambatan yang berhasil diatasinya sementara ia berupaya meraih sukses.&#8221;</p>
<p>Renungkanlah Helen Keller, yang kehilangan pengelihatan dan pendengarannya di usia sembilan belas bulan. Ia atasi cacatnya yang parah itu, lurus dari Radcliffe College, dan menjadi penulis, penceramah terkenal, dan pendorong orang-orang buta.</p>
<p>Renungkanlah Franklin Delono Roosevelt. Pada tahun 1921, di usia tiga puluh sembilan tahun, ia menderita polio yang parah, yang membuatnya cacat dan kesakitan. Ia tidak pernah berjalan lagi tanpa bantuan. Tetapi itu tidak dibiarkannya menghalanginya dari mengejar potensinya. Delapan tahun kemudian, ia mejadi gubenur New York, dan pada tahun 1932, ia terpilih menjadi presiden Amerika Serikat.</p>
<p>Jelaslah Anda bisa merenungkan orang-orang lain yang telah mengatasi tragedi atau kesalahan di masa lalu untuk mengejar potensi mereka. Anda mungkin bahwa mengenal orang yang berjuang melawan kesusahan untuk menjadi sukses. Biarlah mereka menginspirasikan Anda. Apa pun yang pernah Anda harap di masa lalu, Anda <em>berpotensi </em>untuk mengatasinya.</p>
<p><em>4. </em><em>Fokuslah kepada masa depan.</em></p>
<p>Tokoh baseball yang masuk kategori Hall of Fame, Yogi Berra menyatakan, &#8220;Masa depan tidaklah seperti dulu.&#8221; Walaupun itu mungkin benar, toh hanya itulah tempat yang harus kita tuju. Potensi Anda terletak di depan - entah Anda berusia delapan, delapan belas, empat puluh delapan, atau delapan puluh tahun. Anda masih dapat menjadi lebih baik besok ketimbang hari ini. Seperti kata pepatah Spanyol, &#8220;<span style="text-decoration: underline;">Ia yang tidak melihat ke depan tetap di belakang</span>.&#8221;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/N-L0MgN3734" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/prinsip-untuk-bertumbuh-menuju-potensi-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/prinsip-untuk-bertumbuh-menuju-potensi-anda.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bertumbuh Menuju Potensi Anda</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/h5so2otkdLg/bertumbuh-menuju-potensi-anda.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/bertumbuh-menuju-potensi-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 18:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[Potensi Diri]]></category>

		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Novelis H.G. Wells mengatakan bahwa kekayaan, ketenaran, posisi, dan kekuasaan itu bukanlah ukuran sukses sama sekali. Satu-satunya ukuran sukses sejati adalah rasio antara apa yang mungkin kita capai dengan apa yang telah kita capai. Dengan kata lain, sukses itu datang berkat bertumbuh menuju potensi kita.


Dikatakan bahwa potensi kita adalah karunia Tuhan kepada kita, dan apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Novelis H.G. Wells mengatakan bahwa kekayaan, ketenaran, posisi, dan kekuasaan itu bukanlah ukuran sukses sama sekali. Satu-satunya ukuran sukses sejati adalah rasio antara apa yang mungkin kita capai dengan apa yang telah kita capai. Dengan kata lain, sukses itu datang berkat bertumbuh menuju potensi kita.<br />
<span id="more-283"></span><!--more--><br />
<img class="alignright" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3221/2297512634_49cd695145.jpg" alt="potensi diri sukses" width="333" height="500" /><br />
Dikatakan bahwa potensi kita adalah karunia Tuhan kepada kita, dan apa yang kita perbuat dengan itulah balasan kita kepada-Nya. Tetapi di saat yang sama, potensi kita itulah mungkin sumber daya kita yang terbesar, tetapi tidak digali. Henry ford mengatakan, &#8220;Tidak seorang pun tidak mampu berbuat lebih daripada yang diduganya.&#8221;</p>
<p>Kita mempunyai potensi yang hampir-hampir tiada terbatas, tetapi terlalu sedikit yang pernah berusaha mencapainya. Mengapa? Jawabannya begini: kita bisa berbuat sesuatu, tetapi kita tidak bisa berbuat segalanya. Banyak orang membiarkan semua orang di sekeliling mereka memutuskan agenda dalam kehidupan mereka. Akibatnya, mereka tidak pernah benar-benar mendikte diri sendiri menurut maksud mereka sendiri dalam kehidupan ini. Mereka menjadi orang serba bisa, tetapi tidak ahli dalam satu bidang pun - ketimbang menjadi orang yang tidak serba bisa, tetapi ahli di satu bidang.</p>
<p>Kapankah saya memulainya? Ada orang yang menjalani kehidupannya dari hari ke hari, membiarkan orang lain mendikte apa yang mereka perbuat dan bagaimana mereka melakukannya. Mereka tidak pernah berusaha menemukan maksud kehidupan mereka yang sesungguhnya. Ada juga yang mengetahui maksudnya, tetapi tidak pernah menindak-lanjutinya. Mereka menantikan inspirasi atau izin atau undangan untuk memulainya. Tetapi kalau mereka menanti terlalu lama, mereka tidak akan pernah berangkat. Jadi jawaban terhadap pertanyaan &#8220;Kapankah saya memulainya?&#8221; adalah SEKARANG.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/h5so2otkdLg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/bertumbuh-menuju-potensi-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/bertumbuh-menuju-potensi-anda.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mengetahui Tujuan dan Maksud Kehidupan Anda</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/bgBnygQUKGc/mengetahui-tujuan-dan-maksud-kehidupan-anda.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/mengetahui-tujuan-dan-maksud-kehidupan-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 18:02:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[maksud hidup]]></category>

		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak ada yang dapat menggantikan mengetahui maksud hidup Anda. Industriawan jutawan, Henry J. Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium sekaligus sistim pemeliharaan kesehatan Kaiser-Permanente, mengatakan, &#8220;Banyak sekali bukti bahwa Anda tidak bisa meraih yang terbaik kecuali Anda tetapkan tujuan dalam kehidupan ini.&#8221; Atau dengan kata lain, kelau Anda tidak secara aktif berusaha menemukan maksud Anda, kemungkinan besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.aksworld.com/images/Purpose.JPG" alt="Tujuan dan Maksud Kehidupan Anda" /><br />
Tidak ada yang dapat menggantikan mengetahui maksud hidup Anda. Industriawan jutawan, Henry J. Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium sekaligus sistim pemeliharaan kesehatan Kaiser-Permanente, mengatakan, &#8220;Banyak sekali bukti bahwa Anda tidak bisa meraih yang terbaik kecuali Anda tetapkan tujuan dalam kehidupan ini.&#8221; Atau dengan kata lain, kelau Anda tidak secara aktif berusaha menemukan maksud Anda, kemungkinan besar Anda akan menghabiskan kehidupan Anda melakukan hal-hal yang keliru.<span id="more-279"></span></p>
<p>Saya percaya bahwa Tuhan menciptakan setiap orang dengan maksud tertentu. Menurut psikolog Viktor Frankl, &#8220;Semua orang mempunyai panggilan atau misi tersendiri dalam kehidupan ini. Semua orang harus melaksanakan penugasan yang konkrit yang menuntut pemenuhan. Di sanalah ia tidak dapat digantikan, juga kehidupannya tidak dapat diulangi. Demikianlah tugas semua orang adalah seunik peluang spesifiknya untuk mengimplementasikannya.&#8221; Kita masing-masing mempunyai maksud untuk mana kita diciptakan. Tanggung jawab kita - dan sukacita terbesar kita - adalah mengidentifikasikannya.</p>
<p>Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk membantu Anda mengidentifikasikan maksud Anda:</p>
<p><em>Apakah yang saya cari?</em> Kita semua mempunyai hasrat kuat terpendam dalam hati kita, sesuatu yang berbicara kepada lamunan dan perasaan kita terdalam, sesuatu yang mengobarkan jiwa kita. Ada orang yang sangat kuat kesadarannya akan apa itu ketika mereka masih anak-anak. Ada juga yang sudah separuh baya baru menemukannya. Tetapi itu pasti ada. Anda tinggal menemukannya.</p>
<p><em>Mengapakah saya diciptakan?</em> Kita masing-masing berbeda. Tidak seorang pun di dunia ini mempunyai karunia, talenta, latar belakang, atau masa depan yang persis sama. Itulah salah satu alasan mengapa keliru besarlah kalau Anda berusaha menjadi seseorang yang bukan diri Anda.</p>
<p>Renungkanlah campuran unik dari kemampuan Anda, sumber-sumber daya yang tersedia bagi Anda, sejarah pribadi Anda, dan peluang-peluang di sekeliling Anda. Kalau secara objektif Anda identifikasikan faktor-faktor tersebut dan menemukan hasrat hati Anda, Anda sudah tidak jauh lagi dari menemukan maksud Anda dalam kehidupan ini.</p>
<p><em>Apakah saya percaya kepada potensi saya?</em> Anda tidak mungkin secara konsisten bertindak dengan cara yang tidak konsisten dengan cara Anda memandang diri sendiri. Kalau Anda tidak percaya bahwa Anda berpotensi, Anda tidak akan pernah berusaha mencapainya. Dan kalau Anda tidak mau mengupayakan potensi Anda itu, Anda tidak akan pernah sukses.</p>
<p>Hendaknya Anda dengarkan nasihat Presiden Theodore Roosevelt, yang mengatakan, &#8220;Perbuatlah sebisa Anda, dengan apa yang Anda punyai, di mana pun Anda berada.&#8221; Kalau Anda lakukan itu dengan mata tertuju kepada maksud kehidupan Anda, apa lagi yang mungkin dituntut dari Anda?</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/bgBnygQUKGc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/mengetahui-tujuan-dan-maksud-kehidupan-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/mengetahui-tujuan-dan-maksud-kehidupan-anda.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pemahaman Sukses yang Salah Terkait KEKAYAAN</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/0FMRSU1bNz8/pemahaman-sukses-yang-salah-terkait-kekayaan.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/pemahaman-sukses-yang-salah-terkait-kekayaan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 17:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>

		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin salah pengertian yang paling umum tentang sukses adalah bahwa itu sama dengan mempunyai uang. Banyak orang percaya bahwa kalau mereka mengakumulasikan kekayaan, mereka akan sukses. Padahal kekayaan tidaklah membawakan kecukupan diri atau sukses.
Industriawan John D. Rockefeller, seseorang yang demikian kayanya sehingga ia bagi-bagikan lebih dari $350 juta seumur hidupnya, pernah ditanya, betapa banyak uang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin salah pengertian yang paling umum tentang sukses adalah bahwa itu sama dengan mempunyai uang. Banyak orang percaya bahwa kalau mereka mengakumulasikan kekayaan, mereka akan sukses. Padahal kekayaan tidaklah membawakan kecukupan diri atau sukses.</p>
<p>Industriawan John D. Rockefeller, seseorang yang demikian kayanya sehingga ia bagi-bagikan lebih dari $350 juta seumur hidupnya, pernah ditanya, betapa banyak uang yang bisa membuatnya puas. Jawabannya, “Sedikit lagi saja.” Raja Salomon (Sulaiman) dari Israel zaman dulu, yang dikatakan sebagai bukan saja orang yang paling bijaksana melainkan juga paling kaya yang pernah hidup, menyatakan, “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siap mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya.”<br />
<span id="more-277"></span><br />
Kekayaan dengan segala yang dibawakannya itu paling banter cepat berlalu. Umpamanya, pada tahun 1923, sekelompok kecil orang terkaya di dunia berkumpul di Edgewater Beach Hotel di Chicago, Illinois, merekalah “Tokoh” kekayaan dan kekuasaan. Ketika itu, merekalah yang mengendalikan lebih banyak uang daripada yang ada di Bendahara Amerika Serikat. Berikut adalah daftar dari mereka-mereka yang hadir dan apa yang akhirnya terjadi kepada mereka:</p>
<ul>
<li> CHARLES SCHWAB — presiden perusahaan baja independen terbesar — mati dalam keadaan tanpa uang.</li>
<li> ARTHUR CUTTEN — spekulator gandum terbesar — mati di luar negeri, banyak hutang.</li>
<li> RICHARD WITNEY — presiden Bursa Saham New York — mati tidak lama setelah dibebaskan dari penjara Sing Sing.</li>
<li> ALBERT FALL — anggota kabinet presiden Amerika Serikat — dibebaskan dari penjara agar dapat mati di rumahnya.</li>
<li> JESS LIVERMORE — “beruang” terbesar di Wall Street — bunuh diri.</li>
<li> LEON FRASER — presiden Bank of Internasional Settlements — bunuh diri.</li>
<li> IVAR KREUGER—kepala monopoli terbesar di dunia — bunuh diri.</li>
</ul>
<p>Bahkan jutawan Yunani, Aristotles Onassis pun, yang berhasil memelihara kekayaannya dan mati di usia lanjut, mengakui bahwa uang tidaklah sama dengan sukses. Ia mengatakan bahwa “setelah Anda mencapai titik tertentu, uang menjadi tidak penting lagi. Yang penting adalah <strong>SUKSES</strong>.”</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/0FMRSU1bNz8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/pemahaman-sukses-yang-salah-terkait-kekayaan.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/pemahaman-sukses-yang-salah-terkait-kekayaan.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Gambaran Tradisional Tentang Sukses</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/3UZYcw_ZhMg/gambaran-tradisional-tentang-sukses.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/gambaran-tradisional-tentang-sukses.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 17:54:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Formula Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[gambaran]]></category>

		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[
Masalahnya bagi kebanyakan orang yang ingin sukses bukanlah bahwa mereka tidak dapat mencapai sukses. Hambatan utamanya bagi mereka adalah bahwa mereka keliru mengartikan sukses. Maltbie D. Babcock mengatakan, “Salah satu kesalahan paling umum dan paling mahal adalah pemikiran bahwa sukses itu adalah berkat kejeniusan, keajaiban sesuatu hal yang tidak kita punyai.”
Apakah sukses itu? Seperti apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://www.jms-pro.com/media/success.jpg" alt="gambaran sukses" width="185" height="141" /><br />
Masalahnya bagi kebanyakan orang yang ingin sukses bukanlah bahwa mereka tidak dapat mencapai sukses. Hambatan utamanya bagi mereka adalah bahwa mereka keliru mengartikan sukses. Maltbie D. Babcock mengatakan, “Salah satu kesalahan paling umum dan paling mahal adalah pemikiran bahwa sukses itu adalah berkat kejeniusan, keajaiban sesuatu hal yang tidak kita punyai.”<br />
Apakah sukses itu? Seperti apakah sukses itu? Kebanyakan orang mempunyai gambaran yang samar-samar tentang apa artinya menjadi individu yang sukses, yang tampak seperti ini:<br />
<span id="more-275"></span></p>
<blockquote><p>Kekayaan Bill Gates<br />
fisiknya Arnold Schwarzenegger,<br />
(atau Cindy Crawford),<br />
intelijensinya Albert Einstein,<br />
kemampuan atletiknya Michael Jordan,<br />
kepiwaian bisnisnya Donald Trump,<br />
keanggunan dan postur sosialnya Jackie Kennedy,<br />
daya imajinasinya Walt Disney, dan<br />
hatinya Ibu Teresa,.</p></blockquote>
<p>Itu kedengarannya menggelikan, tetapi demikianlah kenyataannya. Banyak di antara kita yang membayangkan sukses sebagai seseorang yang bukan diri kita — padahal kita tidak mungkin menjadi orang lain, apalagi delapan orang lain! Dan lebih penting daripada itu, janganlah hendaknya anda ingin menjadi orang lain. Seandainya Anda berusaha menjadi seperti orang-orang lain itu saja, Anda sudah tidak akan sukses. Anda akan menjadi tiruan buruk mereka, dan Anda akan menghilangkan kemungkinan menjadi individu yang memang sudah ditakdirkan bagi Anda.</p>
<p>Seandainya pun Anda menghindari perangkap berpikir bahwa sukses itu berarti menjadi orang lain, Anda mungkin saja tetap mempunyai gambaran yang keliru tentang sukses. Sejujurnya, mayoritas orang keliru mengartikannya. Mereka keliru menyamakannya dengan semacam pencapaian, dengan tiba di tempat tujuan atau meraih suatu sasaran.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/3UZYcw_ZhMg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/gambaran-tradisional-tentang-sukses.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/gambaran-tradisional-tentang-sukses.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Paradoks Logika Otak Kanan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/o28AeTmCYQM/paradoks-logika-otak-kanan.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/paradoks-logika-otak-kanan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 02:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berpikir Kritis]]></category>

		<category><![CDATA[logika]]></category>

		<category><![CDATA[otak kanan]]></category>

		<category><![CDATA[paradoks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Bagian kanan otak dapat mencerna berbagai macam hal logis. Menggambar, mengarang, dan melukis mungkin tampak seperti aktivitas belahan otak kiri, namun para seniman memperlihatkan aktivitas bilateral. Dalam merencanakan karya seni, mereka mengikuti logika dan aturan mereka sendiri tentang bentuk, warna, dan suara.


Seorang seniman dapat mengekspresikan apa pun yang mereka inginkan pada kanvas, tanah liat, kaca, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagian kanan otak dapat mencerna berbagai macam hal logis. Menggambar, mengarang, dan melukis mungkin tampak seperti aktivitas belahan otak kiri, namun para seniman memperlihatkan aktivitas bilateral. Dalam merencanakan karya seni, mereka mengikuti logika dan aturan mereka sendiri tentang bentuk, warna, dan suara.<br />
<span id="more-272"></span><br />
<img src="http://rightbrainmatters.com/Images/RightBrainMattersLogo2.jpg" alt="otak kanan manusia" width="600" /></p>
<p>Seorang seniman dapat mengekspresikan apa pun yang mereka inginkan pada kanvas, tanah liat, kaca, metal, atau kertas. Tetapi untuk dapat diterima oleh orang banyak, harus ada pertimbangan aturan-aturan yang sangat spesifik (meskipun tidak tertulis) berkenaan dengan proporsionalitas, warna, keseimbangan, dan keteraturan. Otak kanan, tampaknya, lebih memilih keteraturan holistik.</p>
<p>Pada 1970-an dan 80-an, muncul sebuah penekanan untuk mengajar lebih banyak kepada &#8220;para pembelajar yang cenderung dengan otak kanan&#8221;. Penelitian tentang otak saat ini memperlihatkan kepada kita, bahwa kita pada umumnya menggunakan kedua bagian otak. Meskipun demikian, penekanan pada otak kanan menghasilkan ayunan pendulum yang lebih dikenal, yang membawa kepada kesadaran berlebihan terhadap kecenderungan pemrosesan lateral otak.</p>
<p>Apa yang dapat kita katakan tentang keterbebasan dari kungkungan adalah hal ini memang sudah saatnya, akan ada lebih banyak aktivitas pada satu belahan otak terhadap yang lainnya. Akan tetapi, mengatakan bahwa musik adalah aktivitas yang dikendalikan otak-kanan akan menjadi sesuatu yang terlalu menyederhanakan. Untuk memastikan terjadinya pembelajaran optimal, kita harus memfasilitasi aktivitas pembelajaran yang melibatkan kekuatan dari kedua belahan otak. Idealnya, upaya yang kita lakukan haruslah berfokus pada pembelajaran seluruh bagian otak.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/o28AeTmCYQM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/paradoks-logika-otak-kanan.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/paradoks-logika-otak-kanan.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Paradoks Kreativitas Otak Kiri</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/e7A7gSU3DCw/paradoks-kreativitas-otak-kiri.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/paradoks-kreativitas-otak-kiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 07:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berpikir Kritis]]></category>

		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>

		<category><![CDATA[kritis]]></category>

		<category><![CDATA[optimisme]]></category>

		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<category><![CDATA[otak kanan]]></category>

		<category><![CDATA[otak kiri]]></category>

		<category><![CDATA[paradoks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Pemikiran bahwa satu sisi otak adalah logis dan sisi lainnya kreatif sudah ketinggalan zaman. Kita sesungguhnya bisa menjadi sangat kreatif dengan mengikuti dan menggunakan tahap-tahap, pola, dan variasi yang logis. Buku karya Edward DeBono mengenai berpikir lateral (1970) mengingatkan kita bahwa seseorang dapat menggunakan &#8220;sistem otak-kiri&#8221; untuk menjadi kreatif. Selama bertahun-tahun dia telah melakukan serangkaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemikiran bahwa satu sisi otak adalah logis dan sisi lainnya kreatif sudah ketinggalan zaman. Kita sesungguhnya bisa menjadi sangat kreatif dengan mengikuti dan menggunakan tahap-tahap, pola, dan variasi yang logis. Buku karya Edward DeBono mengenai berpikir lateral (1970) mengingatkan kita bahwa seseorang dapat menggunakan &#8220;sistem otak-kiri&#8221; untuk menjadi kreatif. Selama bertahun-tahun dia telah melakukan serangkaian proses untuk sampai kepada solusi kreatif melalui metode yang bertahap.</p>
<p><span id="more-262"></span>Sekarang mari kita tanyakan lagi: Apakah musik itu merupakan pengalaman pada otak kanan? Pikirkan lagi! Para peneliti menemukan bahwa para musisi memproses musik sampai pada tingkat yang lebih besar di bagian belahan otak kanan. Sementara itu, mereka yang bukan musisi memprosesnya lebih pada belahan otak kanan. Paradoks ini menunjukkan kompleksitas dari fungsi-fungsi otak kita. Dalam hal ini, karena para musisi cenderung menganalisis musik lebih dari intens daripada seorang pemula, otak kiri mereka jadi terlibat dalam derajat yang lebih tinggi.</p>
<p><img src="http://thebigswitch.files.wordpress.com/2007/07/left-brain-right-brain.jpg" alt="otak kanan kiri kreativitas" width="652" height="521" /></p>
<p>Pemindai PET (positron mission tomography) memberikan pandangan kepada para peneliti tentang pada lokasi spesifik manakah otak itu terlibat selama melakukan aktivitas, keinginan, atau tugas berpikir tertentu. Misalnya, kita dapat melihat bahwa sisi kanan otak lebih teraktifkan ketika pembelajar merasakan depresi dan stres. Akan tetapi, ketika pembelajar merasakan optimisme yang sehat tentang kehidupan dan masa de-pan, belahan otak kiri akan lebih dilibatkan.</p>
<p>Ketika para pembelajar diajar dengan cara yang efektif untuk memproses kondisi perasaan atau kejadian yang negatif, waktu belajar mereka teroptimalisasi. Misalnya, buatlah model proses pengambilan-keputusan yang baik dan berpikir kritis. Optimisme berasal dari penguasaan resolusi-konflik dan juga dari mengalami rasa memiliki dan penerimaan. Libatkanlah para pembelajar dalam aktivitas-aktivitas visualisasi dan perencanaan-tujuan, skenario pengambilan-keputusan, studi kasus, dan latihan-latihan yang menuntut berpikir logis, olah pikiran yang memicu gagasan (brainstorming), dan pemetaan pikiran  (mind-mapping) untuk mengorganisasikan informasi dengan menggunakan diagram, tabel, gambar.</p>
<p>Pelajar yang dominan pada otak-kiri, biasanya, mungkin akan:</p>
<ul>
<li> Memilih sesuatu yang berurutan</li>
<li> Belajar lebih balk dari bagian-bagian kemudian keseluruhan</li>
<li> Lebih memilih sistem membaca fonetik</li>
<li> Menyukai kata-kata, simbol dan huruf</li>
<li> Lebih memilih membaca subjeknya terlebih dahulu</li>
<li> Mau berbagi informasi faktual yang berhubungan</li>
<li> Lebih memilih instruksi yang berurutan secara detail</li>
<li> Mengalami fokus internal lebih besar</li>
<li> Menginginkan struktur dan prediktabilitas</li>
</ul>
<p>Pelajar yang dominan otak-kanan, biasanya, mungkin akan:</p>
<ul>
<li> Merasa lebih nyaman dengan sesuatu yang acak</li>
<li> Paling baik belajar dari keseluruhan kemudian bagian-bagian</li>
<li> Lebih memilih sistem membaca seluruh bahasa</li>
<li> Menyukai gambar, grafik, dan diagram</li>
<li> Lebih memilih melihat atau mengalami subjeknya terlebih dahulu</li>
<li> Mau berbagi informasi tentang hubungan antara segala sesuatu</li>
<li> Lebih memilih yang spontan, lingkungan pembelajaran yang mengalir</li>
<li> Mengalami fokus eksternal yang lebih besar</li>
<li> Menginginkan pendekatan yang tak terbatas, baru, dan mengejutkan.</li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/e7A7gSU3DCw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/paradoks-kreativitas-otak-kiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/paradoks-kreativitas-otak-kiri.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Otak Kiri Kita Sebenarnya Asimetris</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/NJIuJES-cZA/otak-kiri-kita-sebenarnya-asimetris.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/otak-kiri-kita-sebenarnya-asimetris.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 19:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Potensi Diri]]></category>

		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<category><![CDATA[otak kanan]]></category>

		<category><![CDATA[otak kiri]]></category>

		<category><![CDATA[pendidik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya orang berpikir bahwa otak kiri mengontrol bagian kanan tubuh; dan otak kanan mengontrol bagian lainnya. Akan tetapi para peneliti kita mengetahui bahwa otak kita itu sebenarnya asimetris. Otak kiri bertanggungjawab pada sebagian besar urusan, terlepas dari pembagian penanganan bagian tubuh. 
Melihat betapa banyak bagian tubuh yang asimetris, tak mengherankan kalau kita mempunyai pilihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada awalnya orang berpikir bahwa otak kiri mengontrol bagian kanan tubuh; dan otak kanan mengontrol bagian lainnya. Akan tetapi para peneliti kita mengetahui bahwa otak kita itu sebenarnya asimetris. Otak kiri bertanggungjawab pada sebagian besar urusan, terlepas dari pembagian penanganan bagian tubuh. </p>
<p>Melihat betapa banyak bagian tubuh yang asimetris, tak mengherankan kalau kita mempunyai pilihan fungsional untuk kebiasaan menggunakan tangan, mata, dan telinga tertentu. Anehnya, penyakit seperti tumor sekalipun (pada bagian payudara, ginjal, hidung, indung telur, dan testis) dilaporkan lebih sering terjadi pada bagian kiri tubuh.<br />
<span id="more-258"></span><br />
Preferensi biologis yang biasa terjadi pada orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan mungkin berhubungan dengan jumlah jaringan motorik yang sangat besar yang terdapat pada jalur saraf dari belahan kiri ke kanan tubuh. Bagian depan dan tengah belahan otak kanan lebih besar, sebagaimana pada otak kiri ada lobus co-occipital. Pada bagian di dekat bagian depan, otak kiri lebih kecil daripada otak kanan, tetapi &#8220;lipatan (folding)&#8221; belahan yang lebih banyak mungkin menjadi pengimbang. Darah yang mengalir didistribusikan secara seimbang, tergantung anggota badan yang mana yang digunakan.</p>
<p>Banyak pendidik telah mengaplikasikan model pembelajaran berbasis otak kiri dan otak kanan di kelas mereka untuk membantu mereka memahami gagal pembelajaran individual para siswanya. Selama kita selalu bisa mengingat bahwa pembagian ini bukanlah sesuatu yang bersifat kaku, pembagian ini dapat membantu kita membuat rencana pelajaran yang lebih inklusif dan global.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/NJIuJES-cZA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/otak-kiri-kita-sebenarnya-asimetris.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/otak-kiri-kita-sebenarnya-asimetris.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Melihat Kembali Dialog Otak Kiri dan Kanan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/bloomlaboratory/~3/XsDQkqzSVC4/melihat-kembali-dialog-otak-kiri-dan-kanan.html</link>
		<comments>http://bloomlaboratory.com/melihat-kembali-dialog-otak-kiri-dan-kanan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 01:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Guntar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Potensi Diri]]></category>

		<category><![CDATA[kepala]]></category>

		<category><![CDATA[korteks]]></category>

		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<category><![CDATA[otak kanan]]></category>

		<category><![CDATA[otak kiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloomlaboratory.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Sering kita dengar bahwa otak kita terbagi menjadi sisi kiri dan sisi kanan. Nah, tapi adakah hal lain dari otak kita selain itu? Ya, ada. Meskipun pembagian lateral inilah yang paling sering kita dengar, ternyata energi dalam otak kita juga bergerak ke atas dan ke bawah — dari batang otak ke arah korteks kemudian kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right; margin-left: 9px; margin-right: 9px;" src="http://bp2.blogger.com/_tCDpawEDiT8/R6TF-M1MURI/AAAAAAAAAek/X5kBZPAxUak/S1600-R/overhead-graphic-view-of-brain-with-microchip-bw-~-V3047055.jpg" alt="dialog otak kiri kanan" />Sering kita dengar bahwa otak kita terbagi menjadi sisi kiri dan sisi kanan. Nah, tapi adakah hal lain dari otak kita selain itu? Ya, ada. Meskipun pembagian lateral inilah yang paling sering kita dengar, ternyata energi dalam otak kita juga bergerak ke atas dan ke bawah — dari batang otak ke arah korteks kemudian kembali lagi ke bawah—pada sumbu vertikal. Otak kita dirancang untuk memproses secara spasial dari belahan kiri ke kanan, tetapi kita memproses waktu (masa lalu dan masa depan) dari belakang ke depan. Neuropeptida yang bersirkulasi melalui darah juga mempengaruhi pemikiran, perilaku, dan reaksi kita. Otak kita, memang merupakan jagat raya mikro yang luar biasa.</p>
<p><span id="more-255"></span>Bertolak belakang dengan apa yang coba diyakinkan beberapa orang kepada Anda, tak ada yang namanya pembelajaran otak kiri dan otak kanan, atau satu otak lebih diaktifkan dan yang lainnya tidak. Karena sesungguhnya tak ada pembelajaran yang terjadi hanya di bagian atas korteks atau hanya pada batang otak saja. Otak kita sesungguhnya amatlah kompleks dan interaktif.Kita semua ini adalah manusia dengan dengan seluruh bagian otak. Setiap bagian dari otak merasakan apa yang dibutuhkan dan berinteraksi dengan bagian yang lain dalam sebuah simbiotik micro-second.</p>
<p>Belahan kiri memproses &#8220;bagian per bagian&#8221; (secara berurutan); Bagian kanan memproses &#8220;secara keseluruhan&#8221; (secara acak)</p>
<p>Penelitian yang dilakukan oleh Jerry Levy, Ph.D., dari University of Chicago telah menegaskan bahwa kedua bagian otak memang terlibat hampir dalam setiap aktivitas, dan waktu. Derajat keterlibatan dari otak merupakan faktor yang sangat memengaruhi.Peristiwa yang terjadi pada salah satu belahan dapat memengaruhi perkembangan peristiwa yang terjadi pada saat yang sama di bagian paling jauh di belahan otak lain. Memang baik bila kita mempertimbangkan kespesifikan bagian otak, tetapi mengklasifikasikan semua perilaku ke dalam cetak biru rangkaian perilaku yang kaku dari belahan kiri atau kanan akan mengarah kepada interpretasi yang keliru.</p>
<p>Mari kita lihat contoh yang menggambarkan kespesifikan bagian otak yang kompleks itu. Mendengarkan seseorang berbicara mungkin akan terlihat seperti aktivitas belahan kiri. Karena di saat itu bagian kiri memproses kata-kata, definisi, dan bahasa. Akan tetapi, bertolak belakang dengan hal ini, fakta-fakta membuktikan bahwa belahan kanan memproses modulasi, nada, tempo, volume dari komunikasi tersebut. Itu semua adalah unsur yang sebenarnya lebih kritis terhadap makna pembicaraan itu daripada kata-kata itu sendiri.</p>
<p>Lebih jauh lagi, otak perempuan memproses baik bahasa maupun perasaan pada saat yang sama secara jauh lebih efisien daripada otak laki-laki. Sehingga, gender mungkin juga menjadi salah satu faktor. Meskipun masing-masing belahan memang mempunyai spesialisasi yang jelas, masing-masing bagian &#8220;masih membutuhkan bagian lainnya untuk melengkapi fungsi keseluruhannya.&#8221;</p>
<p>Ilmuwan dari Stanford University Karl Pribram meyakini bahwa otak beroperasi melalui hologram-hologram saku dan potongan-potongan kecil yang disebut bidang neural. Ilmuwan lainnya mendeskripsikan peran sebagai perintang topologic, yang berarti neuron aktif di satu sisi mengirimkan pesan kontekstual yang digeneralisasikan kepada sisi lainnya. Pesan tersebut kemudian membawa program yang berhubungan untuk mendorong pemahaman lebih lanjut. Model ini memberikan penjelasan tentang bagaimana ide-ide &#8220;dihasilkan&#8221; dan bagaimana &#8220;efek AHA&#8221; muncul.</p>
<p>Singkatnya, kita menggunakan kedua belah sisi otak pada hampir setiap waktu. Sebetulnya, tidak mungkin kita dapat menghentikan salah satunya  sama sekali. Bahkan ketika kita sudah mendapatkan jawaban yang pas untuk sebuah pertanyaan, otak terus memproses respons dan penjelasan alternatif secara tidak sadar. Otak secara harfiah terus berpikir ketika Anda bahkan tidak menyadarinya! Memang otak kita bekerja begitu banyak di luar kesadaran kita.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/bloomlaboratory/~4/XsDQkqzSVC4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloomlaboratory.com/melihat-kembali-dialog-otak-kiri-dan-kanan.html/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://bloomlaboratory.com/melihat-kembali-dialog-otak-kiri-dan-kanan.html</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
