<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049</atom:id><lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 05:20:03 +0000</lastBuildDate><title>CHNDW Blog</title><description></description><link>http://chndw.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-8669033019662520817</guid><pubDate>Fri, 01 Nov 2024 06:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2024-11-01T13:07:00.234+07:00</atom:updated><title>Lost Myself</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Tulisan ini mungkin berbeda dari tulisanku yang ada di blog ini, sudah terlalu lama aku meninggalkan kegiatan yang tidak secara langsung menyelamatkan hidupku, sebuah terapi aku menyebutnya, membiarkan isi kepalaku melanglang buana, mengosongkan hatiku agar tidak menjadi terikat, dan mengikhlaskan jemariku mengetuk tut demi tut di atas &lt;i&gt;keyboard. &lt;/i&gt;Aku tidak pernah berharap orang lain menyukainya, aku hanya ingin menumpahkannya, terlepas dari bagus atau tidak, menarik atau tidak, dan atau menginspirasi atau tidak, bukan urusanku dan diluar agendaku.&lt;/p&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Terbangun dipagi hari dengan tubuh lelah tak berenergi bukanlah hal yang baik, mata terbuka namun pikiran terkunci dalam gelapnya mimpi bukan hal yang menyenangkan, tidak ada semangat pagi seperti yang disebar bapak-bapak di group &lt;i&gt;whatsapp&lt;/i&gt;nya, bagaimana bisa percikan-percikan asa untuk mengubah dunia terpantik kalau kicau burung aku sambut dengan teriakkan kegelisahan yang meraung. Bukan aku tidak mencoba untuk melawan, tapi setiap kali memaksa untuk bergerak aku justru semakin tenggelam seperti terjebak dalam pasir hisap dalam film Indiana Jones. Tidak sampai disitu karena makhluk-makhluk aneh dan banyak jebakkan-jebakkan menghantui setiap pergerakkanku sehingga membuat aku semakin ragu melangkah, otot-ototku terasa kaku karena dihujani deras dan dinginnya tanda tanya. Pada akhirnya setiap pagiku terasa lebih berat dari hari-hari kemarin, tidak lagi aku bisa menyemangati diri dengan kalimat &quot;Yok bisa yok!&quot; atau &quot;&lt;i&gt;You can do it&lt;/i&gt; Chandra!&quot; yang ada hanya &quot;&lt;i&gt;Do I need to do this&lt;/i&gt;?&quot; or &quot;&lt;i&gt;If I stop do this things, what will happen&lt;/i&gt;?&quot;. Ya pikiran pikiran yang jauh dari sugesti positif karena memang tidak ada lagi yang bisa menambah atau bahkan sedikit saja mengisi kotak-kotak yang tadinya berisi segala hal yang ingin aku capai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;white-space: normal;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Am I mentally down? am I mentally broke?&lt;/i&gt; gak tau, aku gak tau. &lt;i&gt;I have tried to find profesional help but then it&#39;s more killing me rather than helping me&lt;/i&gt;, apa psikolognya yang salah? aku rasa sih bukan. Kata orang-orang atau temanku itu karena aku belum benar-benar membuka diri, karena dokter se-ahli apapun tidak akan bisa mendiagnosa apapun kalau kita tidak jujur tentang apa, bagaimana dan dimana rasa sakitku serta seperti apa riwayat hidupku. Namun bicara tentang terbuka, sungguh aku tidak mengerti tentang bagaimana sebenarnya terbuka itu, apa indikatornya sehingga aku dikatakan sudah terbuka atau belum. Menjadi terbuka mungkin hal yang asing untukku atau justru hal yang sangat familiar karena sungguh aku adalah orang yang selalu terbuka. Kebingungan kalian yang membaca paragraf ini sepertinya sama dengan kebingunganku tentang keadaanku sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;white-space: normal;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Aku tidak mengenali diriku lagi, aku tidak tau sebenarnya mana Chandra yang aseli. Yang aku tau Chandra adalah orang yang selalu menertawakan apapun yang terjadi, membuat kelakar tentang dirinya atau orang lain sehingga orang lain menyangka hidupnya minim derita dan penuh tawa. Tapi ternyata sikap jenaka ini disebut sebagai pupuk kompos yang menyuburkan tanaman benalu bernama latin Anxietus Depressieae, karena ini adalah jalan yang aku pilih untuk memanipulasi keadaan mentalku yang sudah hancur sejak lama, semakin aku berkelakar dan tertawa bukan berarti aku membabat benalu ini tapi justru aku mebiarkannya tumbuh berakumulasi sehingga kini jadi parasit yang mulai menggerogotiku. Dari sini aku jadi merasa kehilangan arah, aku bertanya kepada diriku sendiri apa benar yang aku lakukan ini salah? atau apa salah menganggap yang aku lakukan ini benar? Iya sekali lagi, se-tersesat itu aku sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;white-space: normal;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ketika tawaku dipertanyakan dan ketika candaku dipermasalahkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;Kecup Waras&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;CHNDW&lt;/p&gt;</description><link>http://chndw.blogspot.com/2024/11/lost-myself.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-3396018454794222168</guid><pubDate>Sat, 10 Aug 2019 19:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-08-12T14:19:03.949+07:00</atom:updated><title>Kemungkinan yang Aku Semogakan</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Ada banyak bentuk fisik yang aku dambakan untuk
menjadi seorang pasangan hidupku, ada begitu banyak sifat baik yang aku
inginkan supaya bisa aku jadikan partner untuk tua bersama. Inilah yang membuat
aku akhirnya jatuh ke beberapa pelukkan wanita. Ada yang benar-benar membuatku
jatuh cinta sehingga dia menjadi cinta pertamaku, tapi ada juga yang akhirnya
hanya menjadi bahan pelajaran untukku karena ternyata dia tidak baik untukku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Pertama aku melihatmu hanya dari monitor computer tuaku,
dengan layar cembung membuatmu tampak sangat &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;chubby&lt;/i&gt;. Tidak ada pengaruhnya? Iya aku tau, aku hanya ingin
membuatmu senang dengan tidak mengatakan kalau kamu itu gendut hehehe. Berawal
dari &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Friendster&lt;/i&gt; sebuah &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;platform&lt;/i&gt; media sosial yang sangat
digandrungi pada masa itu tahun 2008 aku mulai mengenalmu, berbalas komentar di
laman masing-masing menjadi kegiatan yang rutin kita lakukan sampai akhirnya
kita berdua sama-sama beralih ke &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;platform&lt;/i&gt;
lain yakni &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Facebook&lt;/i&gt;. Dari sana
sepertinya tidak cukup untuk kita berdua hanya saling mengirim &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;wall-to-wall&lt;/i&gt; yang tampaknya menjadi
seperti menuliskan kata “Aku rindu kamu” di tembok rumahmu dan dilihat oleh
orang lain rasanya sangat canggung. Akupun memberanikan diri untuk menanyakan
nomor ponselmu saat itu, dan memulai percakapan via pesan singkat denganmu.
Jantung berdegup cepat, dan darah mengalir deras ke otak untuk menyusun kata
supaya bisa mulai saling kirim pesan denganmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Entah pesan apa yang aku kirimkan saat itu aku lupa
tapi yang aku ingat setelah itu kita jadi semakin &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;intense&lt;/i&gt; dalam berkomunikasi. Tidak perlu menunggu saling &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;online&lt;/i&gt; di &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Facebook&lt;/i&gt; dan yang aku senang adalah aku leluasa untuk mengucapkan
selamat pagi saat aku terbangun meski saat aku kirimkan ucapan itu kamu sudah
sampai sekolah karena aku bangun kesiangan dan juga aku bisa ucapkan selamat
malam ke kamu sebelum aku tidur walau aku tau mungkin kamu sedang sholat tahajud
ketika aku kirimkan pesan tersebut karena aku yang memang baru hendak tidur di
pukul segitu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Semakin dekat kita maka semakin nyaman juga kita
berdua dalam berkomunikasi, memanfaatkan promo kalong dari &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;provider&lt;/i&gt; Mentari yang memberikan kesempatan makhluk-makhluk miskin
sepertiku untuk bisa menghubungi kamu &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;via&lt;/i&gt;
sambungan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;telephone&lt;/i&gt; dengan murah dan
bahkan gratis meski bayarannya harus rela tampil dengan wajah lesu karena
kurang tidur, dan kamu jadi sering terlambat bangun untuk ikut jemputan sekolah
saat itu. Kasihan sekali ya kamu, dan sekarang aku sadar kalau ternyata kamu itu
memang sudah rela berkorban untuk kita sedari dahulu. Bohong rasanya kalau
benih-benih cinta tidak tumbuh saat itu, sayangnya aku tidak ingat bagaimana
awalnya kita mulai menjadi mesra selayaknya sepasang kekasih, panggilan sayang
mulai menggema disambungan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;telephone&lt;/i&gt;,
pesan singkat yang masuk ke ponsel Nokia 2300 milikku jadi semakin hangat dan
wall-to-wall kita di &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Facebook&lt;/i&gt; pun
sudah tidak canggung untuk mengumbar kemesraan, tak lupa hampir setiap malam
rutin kita saling bercerita di layanan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;platform&lt;/i&gt;
MSN.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Tidak pernah tatap mata tapi ini nyata kalau kita
saling mencinta, iya kita berdua tidak pernah bertemu sebelumnya dan bahkan
sampai semua kemesraan mencuat, baik aku ataupun kamu tidak ada yang memiliki
niat untuk berusaha mewujudkan sebuah pertemuan. Hal tersebut tak lain tak
bukan karena sifatku yang memang sedikit malas untuk berjuang mengatasnamakan
cinta, kita ini LDR yang gak LDR-LDR banget karena aku di Ciledug dan kamu di
Depok. Tidak jauh memang, tapi sekali lagi aku ini memang malas berjuang dan
mengatasnamakan cinta, saat itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Hingga akhirnya aku bertindak realistis, ketika tahun
2009 ada wanita lain yang tampaknya menyukaiku dengan jarak rumah lebih dekat
akupun dengan bodo amatnya meninggalkanmu begitu saja untuk wanita tersebut. Jahat?
Ya memang, tapi sekali lagi aku bilang kalau aku ini bertindak realistis.
Akupun menjauh darimu meski sejujurnya aku tidak ingin, aku mau tetap
bersahabat denganmu tapi aku tau itu tidak akan pernah mungkin terjadi setelah
apa yang aku lakukan terhadapmu. &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Lost
contact&lt;/i&gt;, itulah yang terjadi dengan kita. Hubunganku dengan wanita inipun
berjalan hingga 2 tahun lebih sekian yang lalu kandas karena lagi-lagi aku
mengenal wanita lain dihidupku. Sok ganteng ya? Bukan, bukannya sok ganteng, tapi
kalau emang kita mampu untuk memiliki hal yang lebih baik kenapa kita harus
bertahan dengan hal yang tidak lebih baik dari yang bisa kita dapatkan? Sombong
ya? Ya memang!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Tapi dengan siapapun aku menjalani hidupku, kamu itu
selalu terlintas di mata dan pikiranku, karena kita berteman disegala &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;platform&lt;/i&gt; media sosial. Bahkan di tahun
2011 kamu pernah menjadi pihak yang harus bertanggung jawab karena menjadi alasan
pacarku saat itu kehilangan rasa percayanya kepadaku dan aku baru tau kalau 3
tahun aku bersamanya telah terjalani tanpa 100% kepercayaan darinya, dan itu
karena kamu. Aku tegaskan lagi, karena kamu! Sial memang. Padahal interaksi
kita saat itu hanyalah terjadi di sosial media, kita tak lagi pernah
berkomunikasi di jaringan pribadi, tapi memang sepertinya itu cara Tuhan
perlahan mendekatkan kita lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Awal tahun 2014 aku harus menelan pil pahit patah hati
dan aku memilih untuk menikmati kesendirianku karena rasa sakit dari kehilangan
dan kegagalan dalam hal menerima kenyataan kalau aku sudah tidak bersama dia
yang aku harus akui kalau dia adalah cinta pertamaku. Sempat sebenarnya aku
berniat untuk mengobati rasa perih dengan menghubungi kamu tapi dari layar &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;smartphone&lt;/i&gt; aku tampak sekali kamu sedang
bahagia dengan pacarmu saat itu, jadi aku urungkan niatku untuk membuka
komunikasi denganmu. Lalu aku mulai menata hidupku lagi, membangun kepercayaan
dengan orang lain lagi, sulit tapi harus. Aku kemudian memiliki pasangan baru,
ada yang sebentar karena ternyata emang tidak seharusnya seseorang yang sudah
kamu anggap sebagai adikmu sendiri malah kamu jadiin pacar, bodoh itu namanya.
Dan ada juga yang bertahan cukup lama hingga 2 tahun lebih sedikit namun hanya
meninggalkan rasa kecewa serta hati dan pikiran yang kelelahan karena harus
menghadapi kenyataan yang sangat jauh dari kata indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Ketika rasa lelah itu sudah tak sanggup lagi aku
tanggung sendiri, aku menceritakan semuanya ke salah seorang sahabatku yang
juga mengenalmu sedari dahulu. Kemudian berkata “Sudahlah, lu capek-capek
mendingan sama Eci aja sana!” Begitu ujarnya. Aku dengan angkuh berkata “Ya
kali, gak ah. Gua tuh maunya sama orang yang bener-bener baru. Yang gak ada di
circle gua sebelumnya, kalau Eci kan udah pernah ada di circle gua.” Dan obrolan
tentangmu berhenti begitu saja. Gak hanya sekali dia menyodorkan kamu untuk aku
dekati lagi, tapi selalu aku tolak sampai akhirnya di 2017 aku melihat sosial
mediamu dan tampaknya kamu sudah sendiri sekarang, kamu jomblo. Tanpa disadari
aku cerita ke sahabatku ini, “Eh, si Eci jomblo tuh kayaknya. Main yuk ajak
doi, lu kapan bisanya? Nanti gue yang ajakkin dia.”Dan disaat yang sama aku
menghubungimu lewat chat di &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;platform&lt;/i&gt;
sosial media &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Path&lt;/i&gt; menanyakan nomor
ponselmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Terkejut aku terheran-heran, saat kamu balas pesanku
di &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Path&lt;/i&gt; kamu berikan nomor ponselmu
yang ternyata masih aku simpan. Sedari 2008 aku sudah berganti handphone 2 kali
dan berganti nomor ponsel berkali-kali masih kusimpan nomormu, aku takjub
sendiri dengan hal yang penting tidak penting ini. Dari situ, kita berdua mulai
kembali menjalin komunikasi sebagai teman biasa yang sedikit canggung. Aku
memberanikan diri mengajakmu bertemu setelah seminggu kita saling bertukar
pesan melalui &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;whatsapp&lt;/i&gt; ditambah
ternyata tempat kerjaku denganmu itu tidaklah jauh, dan sangat mungkin untuk
bertemu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Pertemuan pertama statusku masih pacar orang saat itu,
hal tersebut cukup membuatmu menjaga jarak saat bertemu denganku. Disaat yang
sama, aku seperti melihat ada kemungkinan yang aku semogakan didiri kamu, entah
apa tapi itu benar-benar ada. Fisikmu? Tidak, kamu jauh dari yang aku dambakan.
Senyummu? Banyak yang lebih menggoda untukku. Lantas apa? Jujur saja, sampai
sekarangpun aku tidak tau. Semenjak obrolan kita melalui &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;whatsapp&lt;/i&gt; itu memang kamu lebih banyak menghampiri pikiranku
ketimbang pacarku saat itu, dan tentu aku merasa berdosa telah membuat hal
seperti ini terjadi, aku tidak seharusnya menginginkan orang lain saat masih
ada hati yang harus aku jaga. Kemudian aku banyak berdoa untuk kebimbanganku,
aku bertanya pada sang pencipta dan sempat tersebut dari lidah ku “Tuhan,
tunjukkan padaku mana yang baik untukku karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Tau. Dekat dan rekatkan aku dengan yang memang baik menurutMu, jauhkan aku dari
yang memang tidak baik untukku menurutMu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Sehari setelah pertemuan kita, Tuhan seperti sedang
menepati janjiNya “Jika kau inginkan sesuatu, mintalah! Maka akan Aku berikan.”
Tiba-tiba saja masalah muncul antara aku dengan pacarku waktu itu dan sialnya
masalah itu meledak hanya karena percikkan kecil, tidak penting, dan memang
menurutku tidak seharusnya masalah itu muncul karena hal sepal. Dia pun memilih
untuk meninggalkan aku ketika itu, sedih? Sesungguhnya tidak, karena aku anggap
ini seperti kata pepatah pucuk dicinta nasi ulampun tiba. Tanpa membuang waktu
akupun mulai merasa leluasa untuk mendekatimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Tidak perlu waktu lama memang untuk akhirnya aku yakin
untuk mengutarakan perasaanku kepadamu. Mungkin untuk cewek-cewek zaman
sekarang ucapanku dihari itu menjadi hal yang mereka inginkan terjadi dihidup
mereka, mungkin!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Upnormal Margonda, March 15&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt;, 2017 aku
dengan jantung yang deg-degan dan nafas yang terengah-engah karena harus
menempuh 1 jam perjalanan dari Harmoni ke Depok, duduk dan berkata dihadapanmu “Seharusnya
sih kamu tau apa yang mau aku omongin sekarang. Aku suka sama kamu, aku yakin
sama kamu, sayang sih belum terlalu tapi udah dan akan bertambah tergantung
dari jawaban kamu nanti. Aku gak mau ngajak kamu pacaran karena kayaknya kita gak
butuh itu, aku mau lebih dari itu. Aku mau jalanin komitmen sama kamu, komitmen
yang punya visi, yaitu menikah. Terserah sih sebenernya komitmen ini mau kamu
anggap apa, mau kamu anggap pacaran ya terserah kamu, tapi aku beneran mau
nikah sama kamu cuma ya kasih aku waktu. Seperti yang kamu tau, aku bangkrut,
aku punya hutang sama bank karena masa lalu aku yang dahulu dan hutang tersebut
mau tidak mau harus aku lunasi, sendiri. Aku gak punya uang dan gak sanggup
buat nabung untuk saat ini, maka dari itu aku butuh waktu untuk wujudin ajakkan
aku ini. Setidaknya tolong kasih aku waktu setahun atau lebihin lah sedikit
sekitar 12 bulan untuk menepati janji aku. Tapi kalau nanti ditengah perjalanan
kamu ketemu sama cowok lain yang menurut kamu lebih baik ya silahkan kamu pergi
tinggalin aku, tapi enggak dengan aku. Karena seperti yang aku bilang ke kamu, aku
mau ajak kamu untuk berkomitmen. Kalau jawaban kamu yes, artinya kamu sudah
siap untuk berkomitmen juga dan kalau kamu mangkir that’s your call and it’s
okay for me, from that at least I know you won’t be with me. Gak harus kamu
jawab sekarang, tapi aku sih pengennya dijawab sekarang karena aku udah capek
lewatin macetnya pasar minggu, serta tanjung barat yang biadab itu masa aku gak
dapet jawaban apa-apa.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Kamu pun diam, senyum, kedip-kedip, lalu tiba-tiba
menarik nafas yang tandanya kamu akan mulai bicara. Sebenarnya kamu meminta
waktu untuk menjawabnya, tapi entah kenapa dengan terus mengajakmu bicara kamu
sendiri malah menjawab disaat itu juga. Jawabanmu sudah sangat aku tunggu dan
aku harapkan, kamu bersedia untuk menjalani komitmen yang aku tawarkan. Cukup
untukku saat itu juga, aku tetapkan hati dan pikiranku hanya untuk kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Seharusnya setelah itu semua perjalanan kita jadi
lebih mudah, tapi ternyata kita berdua harus menghadapi dan menyelesaikan
kisah-kisah lama yang masih mengikuti hidup kita masing-masing. Aku dan
mantanku yang ingin bunuh diri, dan kamu dengan mantanmu sepertinya ingin
membunuh aku hehehe. Sempat aku pasrah dengan hubungan kita karena kesalahanku
dengan mantanku waktu itu, aku serahkan semuanya kepadamu soal kelanjutan hubungan
ini. Tapi diluar bayanganku, kamu bilang padaku sembari menggenggam tanganku
dan menatap tajam ke mataku “Kamu mau janji sama aku kesalahan ini gak akan
terulang lagi? Kamu bisa pastikan kalau kita akan selalu baik-baik aja dan
hal-hal kayak gini atau yang lebih parah sekalipun gak akan terjadi lagi?”Aku
coba menutupi air mataku ketika itu dengan senyum-senyum kecil, menarik nafas
cukup panjang dan berharap aku masih punya kemampuan untuk tak lagi pasrah. “Ya,
aku janji. Semua ini yang terakhir dan mulai detik ini kamu akan punya yang
terbaik dari bagian diri aku.” It’s done, masalah kita selesai, kamu memaafkan
aku dan aku akan berusaha untuk menepati janjiku kedepannya. Semudah itu
menyelesaikan masalah denganmu, tanpa perlu beradu argument, tanpa perlu
menarik urat emosi, kita hanya perlu bicara dari hati ke hati dan berusaha
memberikan yang terbaik selanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;Di titik inilah aku sadar kenapa Tuhan pilihkan kamu
untukku, di sisi inilah aku tau kenapa aku melihatmu sebagai kemungkinan yang
selalu aku semogakan. Entah bagaimana dengan kamu, tapi inilah aku yang akan mengusahakan segala yang terbaik untukmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;right&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;right&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-ID&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;calibri light&amp;quot; , sans-serif; mso-ansi-language: EN-ID; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;&quot;&gt;To be continued!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</description><link>http://chndw.blogspot.com/2019/08/kemungkinan-yang-aku-semogakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-4147177403196358945</guid><pubDate>Sat, 21 Apr 2018 20:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-04-22T03:04:56.412+07:00</atom:updated><title>Tiga Dini Hari</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat gue memulai mengetuk satu persatu huruf di keyboard laptop gue jam sedang menunjukkan pukul 3 pagi. Entah kenapa isi kepala gue sedang ngalor ngidul sehabis nonton streaming gratisan, tidur gak bisa, makan gak mau, minum ogah ogahan, boker gak kebelet, well dari beberapa kata kata terakhir gue ini aja udah terlihat jelas kalau otak gue sedang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tadinya gue asik buka facebook, lalu iseng buka twitter dan juga instagram via desktop. Kemudian dari facebook gak sengaja gue liat postingan blog salah satu temen gue, iseng aja gue klik link tersebut dan masuklah gue kedalam sebuah blog dengan platform blogspot. Di blog itu dia menuangkan buah pikir, keluh kesah, hasil riset, atau apapun yang mungkin dia rasa bisa dia tuliskan dan dia bagikan ke khalayak.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gue semakin iseng membaca postingannya satu persatu, beberapa kali bergumam &quot;Ooh begitu&quot; karena baru saja mengetahui fakta yang selama ini gak gue ketahui, beberapa kali juga gue tersenyum senyum kecil karena kata-katanya yang lucu dan menghibur, tapi tidak jarang gue ngedumel sendiri &quot;apa sih ini orang posting beginian?!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejenak gue merasa &quot;ah! gue bisa nulis lebih baik dari dia.&quot; atau merasa &quot;why this guy posted something which people doesn&#39;t need or want to know.&quot; kesombongan gue nyaris saja merajai hati dan pikiran gue, tapi kemudian saat melihat history postingan beliau, &quot;kapooww!!!&quot; otak gue langsung menampar sifat tinggi hati gue hingga jatuh ke tanah, pecah berserakkan, hancur berkeping, dan menguap ke udara. Ada apa? konsistensi orang ini dalam menulis dan mengupdate blog nya lah yang sudah sukses menginjak nginjak sayap di hati gue agar tidak bisa lagi terbang tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Percuma gue merasa bisa menulis lebih baik dari dia, dan rasanya gue seperti menjilat ludah sendiri ketika gue berpikir &quot;why this guy posted something which people doesn&#39;t need or want to know.&quot; yang kalau dibahasa Indonesiakan menjadi &quot;apaan sih?!&quot; karena gue pernah menulis di blog ini dengan judul &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.co.id/2012/11/tulis-apa-yang-mau-kamu-tulis.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;tulis apa yang mau kamu tulis!&quot;&lt;/a&gt;. Yes! apa yang gue tulis disana? silahkan klik dan baca sendiri. Kembali lagi ke kalimat awal &quot;Percuma gue merasa bisa menulis lebih baik dari dia&quot; apabila gue gak bisa konsisten dalam menulis, memposting, atau sekedar melakukan update update kecil di blog yang mana itu gak gue lakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Malu aku malu pada smurf merah, kalau kata Obie Mesakh. Pada kenyataannya gue gak lebih baik dari dia, dan tamparan ini terasa cukup menohok untuk diri gue. Sepertinya gue sudah malu kalau berkata gue akan mulai lagi menulis karena gue pun sudah pernah memposting hal serupa di blog ini dengan judul &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.co.id/2015/03/start-again.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;Mulai Lagi.&quot;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Sungguh, gue ingin sekali mulai lagi menulis disini, apapun itu, penting atau enggak, perlu atau enggak, gue hanya ingin menulis, tapi gue gak mau berjanji karena takut nanti gue bohongi diri gue sendiri lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terlalu banyak alasan yang gue buat untuk tak lagi menuangkan hasil tarian jemari gue di tuts keyboard, padahal itu hanyalah buah dari kemalasan gue.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi omong-omong, siapa pula yang masih menulis blog dan membaca blog, atau sekedar melakukan blog walking seperti bertahun-tahun yang lampau? kini semua beralih ke vlog dengan platform youtube. Aah, lagi-lagi gue membuat alasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada hal yang paling tidak gue suka ketika mulai menulis, yaitu memikirkan cara mengakhirinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam,&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Mualaikum.&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2018/04/tiga-dini-hari.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-8947543683848496540</guid><pubDate>Fri, 19 Jun 2015 06:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-06-19T13:37:58.950+07:00</atom:updated><title>Nyaman</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dewasa ini ....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Skip aja bagian diatas, apakah banget gue pake bahasa &quot;dewasa ini&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di masa sekarang ini berpacaran bukan lagi sebuah hal yang tabu bagi masyarakan Indonesia, tentu berbeda dengan masa dahulu kala dimana gue saat itu belum lahir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Oke oke skip lagi bagian diatas, gue belum lahir tapi sotoy bahas masa itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nah sekarang bener nih, jadi pacaran itu udah kayak hal yang amat sangat lumrah untuk masyarakat Indonesia, dari mulai yang emang niatnya buat ke jenjang pernikahan sampe ke yang cuman cinta monyet. Dari orang-orang dewasa yang sudah bekerja sampe sekarang anak sekolah dasar juga udah pada paham bagaimana senangnya kasmaran dan sedihnya ketika ditinggal pergi tanpa alasan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jujur berdasarkan pengalaman pribadi gue ngerti pacaran itu emang semenjak gue masih duduk di bangku sekolah dasar, tapi gue gak ngerti ngerti amat, ya sekedar ikut-ikutan temen aja atau lebih tepatnya kena hasutan temen-temen gue yang paham soal pacar-pacaran saat itu. Pertama kali gue nembak cewek itu pas gue kelas 6 SD dan yang gue tembak itu temen gue dari gue masih keluyuran dengan titit bergelayut tanpa terbungkus apapun. Iya cewek pertama yang gue tembak dengan mengucapkan kalimat sakti nan umum &quot;Sebenernya gue suka sama lo udah lama, lo mau gak jadi cewek gue.&quot; itu adalah temen gue sedari kecil, dia temen rumah gue, pembantu gue dan pengasuh dia adalah dua orang sahabat yang membuat gue dan dia sering berjumpa hanya untuk makan sore, kalo diinget inget mah ya cukup romantis sih.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Singkat cerita kita mendapatkan sebutan &quot;udah jadian&quot; sama temen-temen di sekolah, kemudian kita putus dan tulisan ini pun berakhir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
End ~&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Enggak kok enggak, tenang. Jadi kita putus karena kita mau masuk SMP dan mau gak mau kita harus terpisah sekolahnya, dia tetep sekolah di deket rumah sedangkan gue berkelana jauh ke ibu kota. Akhirnya gue beberapa kali menjalani hubungan dengan beberapa orang juga, dan dari beberapa kali gue menjalani hubungan itu banyak banget pelajaran yang gue ambil dari setiap hubungan yang gue jalanin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalo gue lagi menjalani sebuah hubungan nih, gue suka bete kalo diajukan pertanyaan sama orang atau sama pacar gue sendiri dengan pertanyaan &quot;kenapa sayang sama dia/aku&quot;. Kalimat tanya ini seperti sebuah jebakan buat gue, karena sampe sekarang sesungguhnya gue gak pernah punya jawaban yang tepat buat menjawab pertanyaan ini, bukan cuman gue yang sering mendapat pertanyaan kayak gini pastinya, kalian para petualang cinta juga bisa gue katakan pasti pernah menghadapi pertanyaan yang menurut gue kampret ini. Dan gue sudah melakukan penelitian atas pertanyaan ini, hampir pasti dari mereka yang mendapatkan pertanyaan ini menjawab dengan jawaban yang ogah ribet, apa itu? mereka menjawab dengan &quot;karena nyaman&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue tau kok, gue paham banget, emang gak ada yang salah menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban &quot;karena nyaman&quot;, memang gak bisa dipungkiri rasa nyaman emang bisa menimbulkan rasa sayang, makanya gue sayang banget sama kasur gue di rumah, karena kasur gue itu sukses banget bikin gue nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari diri gue sendiri, gue mencoba untuk gak mempertanyakan alasan kenapa seseorang itu sayang sama gue, karena kalo mereka punya alasan untuk sayang sama seseorang, ketika alasan itu sudah tidak lagi terasa mereka akan mudah meninggalkan begitu saja. Contohnya seperti sayang karena nyaman, nanti ketika rasa nyaman itu sudah meluntur akan mudah rasanya untuk pergi, atau lebih pedihnya lagi kalau akhirnya nyaman (juga) dengan orang lain makan akan sangat mudah untuk berselingkuh. Yang gue percaya rasa sayang atau cinta itu hadir secara random sebagai anugerah, seperti sebuah rejeki dan jodoh yang ditentukan oleh tuhan. Kenapa gue bisa berkata begitu? karena contohnya aja sampe sekarang gue pun gak pernah bisa tau apa alasan gue jatuh cinta pada sebuah klub sepak bola yang ada nun jauh di Italia sana, nyaman? Gimana gue bisa nyaman sama klub bola coba? Ya, gak ada alasan gue mencintai klub tersebut, rasa itu muncul begitu saja dan rasa ingin men-support mereka timbul dengan begitu liar. Sama seperti rasa sayang atau cinta kita kepada seseorang, akan hadir kepadanya rasa ingin memiliki, rasa ingin menjaga, rasa ingin membahagiakan, rasa takut akan kehilangan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Seperti kita melihat sesuatu yang indah sehingga kita ingin memilikinya, ingin menjaganya agar tetap indah, dan rasa takut akan kehilangan sesuatu yang indah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nyaman merupakan perasaan yang sesaat menurut pendapat gue, nyaman bisa jadi karena sekedar situasi dan kondisi, nyaman mirip seperti cinta lokasi, karena kita terbiasa dengan orang tersebut dan saraf saraf yang ada dalam tubuh kita merespon dengan baik semua sikap, sifat dan perlakuan seseorang terhadap kita maka muncul lah rasa nyaman tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kalo pertanyaan &quot;kenapa lo sayang sama gue/dia?&quot; itu muncul gue akan menjawab &quot;aku gak bisa menemukan alasannya, karena rasa sayangku tak ber-alas dan tak ber-atap.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekian tulisan random gue yang acak-acakan ini, gue nulis kayak gini karena gue lagi bingung mau ngapain di sela-sela pekerjaan gue yang antre untuk dijamah dan selagi bos gue sedang tak ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam Nyaman,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2015/06/nyaman.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-3627395680606656788</guid><pubDate>Tue, 16 Jun 2015 09:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-06-16T16:06:29.268+07:00</atom:updated><title>Unboxing Nike Tiempo Genio Leather</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalo ada yang pernah baca tulisan gue tentang &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt; mungkin paham apa yang sedang gue bicarain, tapi buat yang masih bingung coba dilirik ke link berikut ini&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt;. Jadi &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Tiempo&lt;/a&gt; adalah salah satu varian football/futsal shoes yang diproduksi oleh perusahaan sports apparel asal Amerika Serikat, &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Inc.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gue gak mau berpanjang lebar menjelaskan apa itu &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Inc.&lt;/a&gt; karena gue gak dibayar untuk itu, gue cuman mau cerita dan sedikit memberi review tentang&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt;&amp;nbsp;yang baru saja gue keluarkan dari box nya dan&amp;nbsp;menjalani debutnya sebagai senjata baru gue buat main futsal. Kenapa harus &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt; lagi? ya kenapa harus dipertanyakan? ini masalah selera dan masalah hati, memilih sepatu futsal itu mirip sama memilih pasangan hidup, kalo salah pilih itu bisa mempengaruhi kehidupan lo dalam dunia perfutsalan.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt; yang gue pilih kali ini adalah &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt;, varian dari &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt; yang di release bersamaan dengan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legacy&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legend V&lt;/a&gt;. Kenapa gue memutuskan membawa pulang &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; ketimbang dua saudaranya yang lain adalah karena harga &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; lebih worth it buat gue hahahaha. Iya bila dibandingkan dengan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legacy&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legend V&lt;/a&gt;, harga &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; lebih murah dan memang boleh juga dikatakan kalau dari segi kualitasnya pasti dibawah dua saudaranya itu, tapi bukan berarti &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; jauh dibawah &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legacy&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Legend V&lt;/a&gt;. Perbedaan kualitas diantara ke-tiganya tidak begitu signifikan, dari segi material &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; masih tergolong menggunakan very very good material, sedangkan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legacy&lt;/a&gt; menggunakan great material, dan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legend V&lt;/a&gt; menggunakan premium material yang menurut spesifikasi bagian upper &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Legend V&lt;/a&gt; ini menggunakan kulit Kangguru, keren ya?!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Meski memiliki kualitas dibawah ke-dua saudaranya ini, &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; masih memiliki semua kemampuan yang dimiliki oleh kakak-kakaknya tersebut. &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; memberikan gelar untuk varian &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Tiempo&lt;/a&gt; mereka dengan sebutan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;&lt;b&gt;Dominating Touch&lt;/b&gt;&quot;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1n8pk_1iRybDoAZ6uHdE2KpLLztEs6yYf2C_mBuG_gQTv-qfzP18Wgw7kLxpgnzDCvkgbxLiwv_34Yg6pULa0o5kDJ7r4Q5zJp1J6dzBvs9Nb-IJawyWvTFreZhB12ggXsvOYVs-5Gb8/s1600/dominating+touch.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1n8pk_1iRybDoAZ6uHdE2KpLLztEs6yYf2C_mBuG_gQTv-qfzP18Wgw7kLxpgnzDCvkgbxLiwv_34Yg6pULa0o5kDJ7r4Q5zJp1J6dzBvs9Nb-IJawyWvTFreZhB12ggXsvOYVs-5Gb8/s1600/dominating+touch.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
dan ketika gue menggunakan sepatu ini buat main, &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&amp;nbsp;Inc.&lt;/a&gt; gak berbohong atas gelar yang diberikan oleh varian ini. Touching ball menggunakan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Tiempo&lt;/a&gt; bener-bener terasa perbedaannya dengan sepatu lain, bisa dikatakan gue cukup lemah dalam first touch tapi ketika gue menggunakan &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; ini gue merasakan ada perubahan dari kemampuan gue untuk melakukan itu, bukan dilebih-lebihkan tapi emang begitu adanya, gue pernah menggunakan test play menggunakan &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; CTR360, &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; Mercurial, &lt;a href=&quot;http://www.adidas.co.id/football&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Adidas&lt;/a&gt; Zebra dan &lt;a href=&quot;http://www.adidas.co.id/football&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Adidas&lt;/a&gt; Adizero, tapi belum ada yang bisa membuat hati gue berpaling dari sensasi &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt;. Entah apa yang beda, tapi kalo menurut penalaran amatir gue mungkin karena material yang digunakan di &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo&lt;/a&gt;, kulit yang di aplikasikan untuk sepatu ini memberikan daya sentuh yang lebih soft sehingga memudahkan penggunanya untuk melakukan touching dan design bentuk dari sepatu ini yang membuat touching menggunakan sepatu ini beda dengan sepatu lainnya, karena tentu &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; memberikan sebutan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Dominating Touch&lt;/a&gt; untuk &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Tiempo &lt;/a&gt;bukan dengan sembarangan sebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut adalah skala yang diberikan oleh &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; untuk membandingkan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/tiempo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Tiempo&lt;/a&gt; dengan varian &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; lainnya seperti &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/mercurial&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Mercurial Vapor&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/mercurial&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Mercurial Superfly&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/hypervenom&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Hypervenom Phantom&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/hypervenom&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Hypervenom Phinish&lt;/a&gt;, dan &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/magista&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Magista Obra&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.nike.com/id/en_gb/c/football/magista&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Magista Opus&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo37abyEjrkMBid9F9Va5zAZswoVQtRVT8XO6XI65Wdb5VcwD2SvMMV-gGbVqim0g31sea3vpj-iOXxskkE1l3EQNewq_2Jv2_LyhSodL-05aJ0AzsUJvU0ZZSGTmeEnmLkJgsvikapoE/s1600/Tiempo.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;182&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo37abyEjrkMBid9F9Va5zAZswoVQtRVT8XO6XI65Wdb5VcwD2SvMMV-gGbVqim0g31sea3vpj-iOXxskkE1l3EQNewq_2Jv2_LyhSodL-05aJ0AzsUJvU0ZZSGTmeEnmLkJgsvikapoE/s400/Tiempo.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Source: Nike.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan sepatu futsal gue kali ini juga memang bisa dikatakan beda dengan sepatu futsal gue sebelumnya. Setiap gue beli sepatu futsal, gue akan mencari sepatu dengan warna yang tidak mencolok, warna yang didominasi dengan hitam biasanya menjadi pilihan gue seperti saat pertama gue beli sepatu futsal &lt;a href=&quot;http://www.adidas.co.id/football&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Adidas&lt;/a&gt; Zebra berwarna abu-abu dengan kombinasi hitam, kemudian gue punya &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Natural III&lt;/a&gt; yang full black dengan list &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; putih, lalu gue juga pernah beli &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; CTR360 dengan dominasi hitam dan dikombinasikan dengan warna biru, tapi sekarang gue membawa pulang &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; dengan warna kuning yang dikombinasikan dengan ciamik bersama warna oranye dan warna ungu untuk logo &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIqGBW4N08lmKniWWvvgD5YWyiL8UbKrQSfCmbppfV-cpJKe34TjHOV8LuS4rKiI2wQ_ke8sRFVfcO9QJbrf282XGLkGD7pl1ji0-orsImIUT6qhMuTK5m1aHSzNWyCw4j_QZltrBywHU/s1600/20150614_120246.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIqGBW4N08lmKniWWvvgD5YWyiL8UbKrQSfCmbppfV-cpJKe34TjHOV8LuS4rKiI2wQ_ke8sRFVfcO9QJbrf282XGLkGD7pl1ji0-orsImIUT6qhMuTK5m1aHSzNWyCw4j_QZltrBywHU/s320/20150614_120246.jpg&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebuah kemajuan pada diri gue, karena gue sudah berani menggunakan warna terang untuk sesuatu yang gue kenakan di tubuh gue.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perjuangan gue buat dapetin sepatu ini juga gak ringan, gue udah samperin tuh &lt;a href=&quot;http://nike.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike&lt;/a&gt; store di Cikini, gue samperin juga yang ada di Mall Taman Anggrek, Bintaro eXchange, dan akhirnya gue memutuskan membawa pulang sepatu ini saat gue ke Pondok Indah Mall. Beruntungnya gue gak sendiri berjuang buat sepatu ini, ada pacar gue yang setia banget nemenin gue ketika gue bilang mau kesana dan kesini, bahkan akhirnya keputusan &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; dengan warna terang ini gue ambil pun atas keputusan gue dan dia, bukan cuman keputusan gue, Terima kasih sayang, it means a lot for me.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekian kisah kisah gue soal &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Nike Tiempo Genio&lt;/a&gt; yang sudah sah menjadi alat perang gue untuk berenang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam Futsal,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2015/06/unboxing-nike-tiempo-genio-leather.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1n8pk_1iRybDoAZ6uHdE2KpLLztEs6yYf2C_mBuG_gQTv-qfzP18Wgw7kLxpgnzDCvkgbxLiwv_34Yg6pULa0o5kDJ7r4Q5zJp1J6dzBvs9Nb-IJawyWvTFreZhB12ggXsvOYVs-5Gb8/s72-c/dominating+touch.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-2083404155305147190</guid><pubDate>Sat, 21 Mar 2015 05:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-21T12:32:30.389+07:00</atom:updated><title>Openrice Gathering at Eastern Kopi TM Pesanggrahan</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Sebelumnya gue mau mohon maaf kalo baru sempet nulis lagi karena dari kemaren kebetulan gue lagi ada banyak urusan yang jauh dari PC. Tapi sekarang mumpung kayaknya lagi ada waktu jadi gue akan mulai menulis sesuatu yang tentunya gak ada manfaatnya buat khalayak ramai hehe.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jadi sabtu kemarin tanggal 14 Maret 2015 gue beruntung bisa ikutan &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; gathering di &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt;. Kenapa gue bilang beruntung? Karena emang gak semua pendaftar bisa ikutan gathering tersebut, di ketentuannya sih bilang semakin banyak pernah nulis &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt; di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;maka akan semakin besar kemungkinannya untuk dikonfirmasi untuk ikutan gathering, nah karena hal itulah gue bilang gue beruntung bisa ikutan, kan gue gak pernah nulis &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt; di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;bahkan buka website&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;aja gak pernah, gue tau&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;cuman karena gue sering liat iklan mereka di ..... bus dalam kota.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin timbul pertanyaan, lantas darimana gue tau kalo&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;itu ngadain gathering di &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt;? Oke jadi gini kisahnya, para pembaca kurang kerjaan yang baca blog gue pasti tau kan kalo pacar gue yang hits sekarang itu punya hobi makan? Ya awal mulanya dari dia gue bisa ikutan acara&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;gathering di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini. Siang siang dia bilang ke gue kalo dia daftarin gue buat ikutan acara tersebut, dan pesen dia cuman satu kalo ada nomor kantor yang nelfon gue harus angkat itu telfon karena dia tau banget gue paling males angkat telfon kalo nomornya itu nomor kantor. Meski kalo diliat dari ketentuannya sih jelas banget kans gue buat dikonfirmasi itu sangat kecil tapi kata pacar gue sih coba aja dulu gratis ini lumayan kan makan gratis dan cuman modal &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan hari kamisnya tanggal 12 Maret ada nomor telfon kantor yang mendadak nelfon gue, gue gak kepikiran tentang&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;karena udah sedikit lupa juga tapi tanpa disadari saraf motorik gue bergerak menjawab telfon tersebut yang ternyata itu dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;meng-konfirmasi tentang kesediaan gue untuk hadir gathering&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;&amp;nbsp;hari Sabtu tanggal 14 Maret 2015 di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt;&amp;nbsp;pesanggrahan jam 11.00 WIB. Gue dengan cekatan berkata siap saya hadir. Setelah itu gue tanya ke pacar gue dia udah di konfirmasi juga apa belom, ternyata dia juga udah di konfirmasi dan yap kita siap hari sabtu untuk berangkat makan gratis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di hari sabtunya, gue bangun seperti biasa jam setengah 7 pagi gue sudah siap menghadapi hari sabtu, tapi entah kenapa badan gue seperti enggan untuk beranjak dari kasur, hari ini kasur terasa sedikit possesive sama gue jadi dari jam setengah 7 gue sama sekali gak beranjak dari kasur meski mata gue sudah terbuka dengan membara. Namun kasur gue sedikit mengeluarkan kesaktiannya, dia buat gue merasa ngantuk lagi yang akhirnya gue kembali tertidur dan baru bangun pukul 11 kurang sedangkan gue harus sudah sampai di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt;&amp;nbsp;pukul 11. Ya apa mau dikata gue langsung siap-siap berangkat, entah sampe sana acaranya udah bubar apa belom tapi yang penting gue udah punya niatan baik buat hadir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bener aja, sampe di lokasi ternyata udah gak ada lagi tuh acara yang disebutkan, gak tau harus gimana dan akhirnya gue dan pacar gue memutuskan untuk pergi dari sana. Belum sempat pergi ada satu orang cewek yang mengatakan kalau dia adalah staff dari &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; menahan kita, beruntung bukan cuman kita berdua yang terlambat datang, tapi emang cuman kita berdua amatiran yang telat dateng, selain kita berdua ada satu orang foodbloger yang sudah bertahun-tahun nulis &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt; buat &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; sedangkan ada dua orang lagi yang sudah menjadi salah satu penulis rubrik tentang makanan disebuah majalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski terlambat tapi kita masih dilayani dengan baik oleh pihak &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt;, bener bener salut deh sama Kak Viona yang kebetulan menjadi korlap dari &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; disana. Kita masih diizinkan memesan makanan dan minuman yang nantinya akan menjadi bahan untuk &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt;, masih di berikan waktu untuk ribet foto-foto makanan dan minumannya walau ujung-ujungnya gak ada yang gue posting di &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt; gue, bukan karena gue males atau gimana tapi karena waktunya udah mendesak gue nulis &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt;nya itu via hape, dan ketika gue mau posting foto ternyata cukup menyulitkan gue, jadi yasudahlah gue gagal posting foto-fotonya di &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/review/eastern-kopitm-puri-indah/145254&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;review&lt;/a&gt; gue itu. Sebagai gantinya, tanpa mengurangi rasa hormat gue terhadap &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; gue posting deh foto-fotonya disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menu yang pertama adalah menu yang gue pesen, nasi hainam bebek panggang. Beberapa kali di beberapa tempat makan juga gue biasa memesan menu nasi hainam dan menurut gue nasi hainam dari &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt; ini lebih masuk sebagai selera gue karena rasanya gak hambar kayak nasi hainam yang biasa gue cobain di beberapa restoran lain, rasanya kuat dan kuah hainamnya itu sedap banget, terlebih bebek panggangnya mantap.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCeQ-YCC2rUcmLqqkBMsW-CUA4f_KDxtL5PWot52ImrAB2dpyQ2MIZwJGik3yZpbpASHJmyYHPS8mgDoqxmfGwsF-YQMfxAc1afdE9aTKJdL9KIuh1dV7UALrQ-jilNMUFXKAeF4mi67s/s1600/20150314_132256%5B1%5D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCeQ-YCC2rUcmLqqkBMsW-CUA4f_KDxtL5PWot52ImrAB2dpyQ2MIZwJGik3yZpbpASHJmyYHPS8mgDoqxmfGwsF-YQMfxAc1afdE9aTKJdL9KIuh1dV7UALrQ-jilNMUFXKAeF4mi67s/s1600/20150314_132256%5B1%5D.jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Nasi Hainam Bebek Panggang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Dan berikut ini adalah minuman yang gue pesen mana tau gue keselek ya kan. Es lychee tea, rasanya? ya senormalnya lychee tea sih nothing special with this menu karena emang bingung juga kali ya ini minuman mau di modif kayak apa biar rasanya lebih oke.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTUvDnNDBlSWBWz7XDpsIkEiVlkdaJ_VqZOWZcHXniBtC6NrkAgfVhdIJ_4XU1GCzE4Oj8bEpa-4Z0Ip85EqCVIxktWz9WT0mmaTP0peHiWpoHOEDQhCHqGo7GQU5wxkqds5ICIYc6bn4/s1600/Es_Lychee_Tea%5B1%5D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTUvDnNDBlSWBWz7XDpsIkEiVlkdaJ_VqZOWZcHXniBtC6NrkAgfVhdIJ_4XU1GCzE4Oj8bEpa-4Z0Ip85EqCVIxktWz9WT0mmaTP0peHiWpoHOEDQhCHqGo7GQU5wxkqds5ICIYc6bn4/s1600/Es_Lychee_Tea%5B1%5D.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Ice Lychee Tea&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Berikutnya adalah makanan dan minuman yang di order sama pacar gue, nasi lemak atau dalam bahasa sininya biasa disebut dengan nasi uduk dan jus kedondong yang dimana gue baru tau kalo ternyata ada orang iseng yang nge-jus kedondong?! untuk rasa nasi lemaknya buat gue ya lumayan sih rasanya mengingatkan gue pada rasa nasi uduk waktu gue dateng ke ulang tahun temen-temen gue dulu waktu kecil, dengan abon dan telur dadar yang dipotong-potong. Sedangkan untuk jus kedondongnya cukup menggugah selera dan gawat banget enaknya kalo kata pacar gue karena pas gue cobain gue kurang suka, mungkin disebabkan gue yang ga suka kedondong kali ya.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy-9slZLXDZkt0HL_BAc2EO-kyQ5I0DgMZTQgBJ9LKclimEp6ozVTzr9LxhMlBCT_6BSxFPYuLDO50yK3k24VGaqMAkH7fZbAs7XOY0lnzBDP2tetKzMJS7KLt-9OOLsji0PcffG2SqiQ/s1600/Nasi_Lemak%5B1%5D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy-9slZLXDZkt0HL_BAc2EO-kyQ5I0DgMZTQgBJ9LKclimEp6ozVTzr9LxhMlBCT_6BSxFPYuLDO50yK3k24VGaqMAkH7fZbAs7XOY0lnzBDP2tetKzMJS7KLt-9OOLsji0PcffG2SqiQ/s1600/Nasi_Lemak%5B1%5D.jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Nasi Lemak&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4dR7ZAaM9A2pTZoESHGSTHxPFFvfNbw4eDcdVc3CI0wLeiiQhxlZkL53SPand4O-w1jLGZBdYY4ynJ1BhnbfVbaq-XYw5yjAVO4jsZVQJ4clOus6TTUxPAgD_143T1fELyHD2UTBjbSc/s1600/Kedondong_Juice%5B1%5D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4dR7ZAaM9A2pTZoESHGSTHxPFFvfNbw4eDcdVc3CI0wLeiiQhxlZkL53SPand4O-w1jLGZBdYY4ynJ1BhnbfVbaq-XYw5yjAVO4jsZVQJ4clOus6TTUxPAgD_143T1fELyHD2UTBjbSc/s1600/Kedondong_Juice%5B1%5D.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Jus Kedondong&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Selain 4 menu diatas sebenernya ada beberapa menu lain yang dipesen sama temen-temen yang lain juga dan sempeti difoto juga, tapi akan menjadi berat bandwith kalian kalo harus gue posting semua disini, lagi pula blog gue kan bukan blog tentang makanan. Tapi ada satu menu yang gue cobain dan emang recommended buat yang iseng mampir ke &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt; pesanggrahan ini, lo harus pesen tahu bejek disini. Tahu bejek atau tahu goreng yang disajikan dengan cabe milik &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt; ini ada pilihan level pedasnya dari level 1 sampai dengan level 3, katanya sih kalo mau sekedar coba mendingan test level 1 aja karena itu paling aman dan ga pedes, tapi berhubung yang mesen itu suka pedes maka dipesanlah tahu bejek level 3 yang ternyata pedesnya itu ..... biasa aja kalo menurut gue. Tapi yang gue suka itu tahunya, aseli lah ini tahunya enak, gak kayak tahu goreng yang biasa dibeli di tempat lain, tahunya ini tekstur lembut mesk di goreng jadi mendekati tahu sutera yang biasa di sapo tahu itu. Kalo kata orang &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt; nya sih kenapa tahu mereka ini beda tekstur dan rasanya, itu karena mereka tidak membeli tahu jadi yang tinggal diolah, tapi mereka sendiri yang bikin tahu ini sampai layak olah dan dijadikan menu masakan, gitu. Saking enaknya ini tahu, pacar gue yang kagak suka tahu aja sampai gak tahu kenapa dia jadi doyan sama ini tahu *apasih*. Berikut tampilannya.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3u01KEf0elMidOTb89PIntGJDiR1mlClKCbIJ2mICC5Qlby-fn-gDkO9Jk4JeBI63Zu_tP8DyO2TJyEMsOdFE410nvXePqyICl1yaFH0yBgHaKgOU0TK3ef84SswLE4QlbBx36ZJtvxw/s1600/Tahu_Bejek%5B1%5D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3u01KEf0elMidOTb89PIntGJDiR1mlClKCbIJ2mICC5Qlby-fn-gDkO9Jk4JeBI63Zu_tP8DyO2TJyEMsOdFE410nvXePqyICl1yaFH0yBgHaKgOU0TK3ef84SswLE4QlbBx36ZJtvxw/s1600/Tahu_Bejek%5B1%5D.jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Tahu Bejek&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kelihatan enak kan? gak ya? biasa aja? yaudah mendingan lo dateng sendiri aja ke &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/jakarta/restaurant/eastern-kopitm-puri-indah/264657&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Eastern Kopi TM&lt;/a&gt; di pesanggrahan, tempatnya asik buat nongkrong, menunya mantap, yang penting mah harus ada partnernya kalo sendirian ya gak apa apa juga palingan jadi omongan orang hehehe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekian postingan gue kali ini, terima kasih &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; sudah mengundang gue dan pacar gue dan gue sendiri juga udah daftar buat ikutan lagi gathering &lt;a href=&quot;http://id.openrice.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;openrice&lt;/a&gt; di sebuah restoran desert yang sepengetahuan gue sih cukup ternama, semoga gue berhasil terpanggil lagi deh ya. Aamiin...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam Lapar,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2015/03/openrice-gathering-at-eastern-kopi-tm.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCeQ-YCC2rUcmLqqkBMsW-CUA4f_KDxtL5PWot52ImrAB2dpyQ2MIZwJGik3yZpbpASHJmyYHPS8mgDoqxmfGwsF-YQMfxAc1afdE9aTKJdL9KIuh1dV7UALrQ-jilNMUFXKAeF4mi67s/s72-c/20150314_132256%5B1%5D.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-8326948672508079819</guid><pubDate>Fri, 13 Mar 2015 01:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-13T08:21:07.016+07:00</atom:updated><title>Setiap Orang Punya Rahasia</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa orang mungkin udah tau kalo gue ini suka nge-blog, tapi beberapa orang lagi mungkin gak tau kalo gue ini suka nulis. Iya gak semua orang emang tau tentang kehidupan gue karena gue emang bukan siapa siapa juga. Pernah beberapa kali ketika gue menjomblo dulu dan gue dekat dengan orang baru dan ketika mereka tau gue punya blog dan ada hasil tulisan gue di blog tersebut mereka memberikan respond seakan gak percaya, mereka pasti bertanya &quot;Lu nge-blog chan?&quot; &quot;Lu blogger?&quot; &quot;Lu bisa nulis?&quot; &quot;Lulung lunggana?&quot; halah kenapa jadi ter-haji lulung. Ya pokoknya respond mereka seakan takjub tak sanggup mempercayai gue gitu. Pada akhirnya mereka mulai membaca satu persatu postingan gue di blog dan menurut survey yang gak sengaja gue lakukan hampir semua yang baru tau blog gue dan baca, mereka bakalan memuji postingan gue tentang mantan gue yang saat tulisan itu di posting mantan gue itu masih jadi pacar gue, sedangkan postingan gue yang lain dianggap standar dan biasa aja, walau emang begitu adanya.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hampir dari mereka semua akan berkata &quot;Iihh sweet banget lu Chan.&quot; atau &quot;Iihh manis banget lu Chan&quot; oke sama aja. Ya seperti itulah respond yang mereka berikan, dan pada intinya mereka juga gak percaya kalo Chandra seonggok tulang yang terbungkus daging dan kulit seadanya ini bisa nulis sesuatu yang manis buat pacarnya. Sekedar info aja sih, gue emang asal-asalan kelakuannya, gue emang brengsek perangainya, ngeselin dan gak sama sekali terlihat bisa bertindak manis, tapi ketahuilah ada jutaan molekul romantisme yang tertanam di dalam diri gue ini, ada milyaran sel-sel sperma yang ada didalam tubuh gue yang bisa membuat hormon-hormon gue bergejolak dan akhirnya gue menjadi manusia yang sangat manis dan romantis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jadi jangan pernah sekali-sekali menilai orang dari apa yang biasa terlihat dari mereka, ada yang terlihat garang dan larinya kencang kalau petugas leasing datang menagih hutang padahal mereka adalah orang yang lembut dan baik hati di lain sisi kehidupan mereka. Ada juga yang terlihat ceria, bahagia, selalu tertawa gembira padahal mereka adalah orang yang rapuh di sisi lain kehidupan mereka. Kita gak akan pernah tau bagaimana seseorang itu sebenarnya, bila kita berkata &quot;Gue sih udah tau banget dia itu gimana orangnya, gue udah kenal banget lah.&quot; Sorry, gue rasa pada dasarnya kita gak akan bisa mengenal seseorang secara 100% karena menurut gue seseorang hanya akan menampilkan diri mereka sebenarnya sebanyak 75%, dan 15% bisa kita tau bila kita adalah orang yang benar-benar dekat dengan dia seperti keluarga, sahabat seperkancutan, atau kekasih (Suami/Istri), sedangkan 10% lagi itu seperti sisi lain dari seseorang yang biasanya memang hanya orang itu yang tau.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Everybody have a secret. Yang dimana hanya Tuhan dan orang itu yang tau.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam rahasia,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2015/03/setiap-orang-punya-rahasia.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-3142770730616654287</guid><pubDate>Thu, 12 Mar 2015 03:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-12T10:31:01.142+07:00</atom:updated><title>Mulai Lagi</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Entah apa yang membawa gue kembali kesini, setelah setahun lebih sekian bulan dan beberapa hari gak menuangkan sesuatu yang tidak berguna di blog ini bahkan gue gak pernah lagi melihat bagaimana kondisi blog gue ini. Berdebu? Ya gak mungkin lah emang ini buku album kenangan, Atau banyak sarang laba-laba? Ya gak mungkin juga lah ini blog bukan goa. Hanya saja terlihat seperti blog yang mati aja, domainnya masih eksis tapi gak ada pembaruan sama sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian pagi ini begitu gue sampe di kantor gue coba buat login ke blog gue ini sekedar untuk melihat-lihat keadaan, dan gue tertegun ketika melihat overview dari blog gue, meski tidak ada pembaruan ternyata blog gue masih beberapa kali mendapat kunjungan meski gak banyak, bahkan pagi ini (12/3/15 09:42 AM) ketika gue login tertera pageviews todays berjumlah 7 kunjungan. Gue seperti merasa ditampar supaya sadar kalau gak sepantasnya gue berhenti menulis di blog ini, gue seperti merasa di pecut supaya tidak lagi menjadi pengecut untuk menulis lagi.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Iya gue akui, alasan gue tidak pernah lagi menulis atau memposting tulisan gue adalah karena ketakutan gue terhadap hasil tulisan gue. Entahlah gue seperti merasa kehilangan sentuhan untuk menelurkan tulisan yang bisa dikatakan bagus, setiap gue selesai menulis dan membacanya lagi entah seperti melihat hasil tulisan amatiran yang memaksakan diri untuk menjadi jagoan, walau memang sebenarnya gue memang amatiran. Mengingat ketakutan gue ini sejujurnya gue sangat merasa sudah menjilat ludah sendiri, karena gue pernah posting &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2013/10/keep-going-with-your-passion.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;Keep Going With Your Passion&quot;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;yang dimana disana gue membahas soal passion menulis gue, tapi dimana kenyataannya? zonk! sudah setahun lebih otak gue tidak memerintahkan jemari gue untuk menyusun paragraf demi paragraf. Ditambah lagi bila menilik ke postingan gue yang berjudul &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/11/tulis-apa-yang-mau-kamu-tulis.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;Tulis Apa Yang Mau Kamu Tulis&quot;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dimana bukti nyata dari postingan itu sama sekali tidak ada karena faktanya gue masih merasa takut untuk menulis tentang apa yang ingin gue tulis, bahkan ketika gue sudah menulis tapi gue gak pernah mempublikasikannya karena nyali gue bersembunyi dari segala resiko.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terlepas dari ke-vacum-an gue dari blog ini yang sudah sampai setahun, gue kembali melihat blog gue yang lainnya, &lt;a href=&quot;http://storyground.blogspot.com/&quot;&gt;storyground.blogspot.com&lt;/a&gt; yang bahkan sudah dua tahun lebih 4 bulan beberapa hari tidak ada pembaruan. Blog itu adalah blog project cerpen gue, dimana disana gue mem-posting semua cerpen karya gue untuk dibaca oleh khalayak secara gratis. Tadinya blog itu akan selalu update setiap bulan, karena akan ada satu judul cerpen baru yang di posting disana setiap bulannya, tapi kenyataannya kini judul cerpen terakhir yang ada disana adalah &lt;a href=&quot;http://storyground.blogspot.com/2012/10/tentang-riani.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;Tentang Riani&quot;&lt;/a&gt; yang di posting pada 31/10/12. Ah gila ini benar-benar seperti gue mencampakkan mimpi yang bisa gue capai karena alasan-alasan yang tampaknya seperti gue bikin-bikin hanya untuk menutupi kemalasan gue. Semoga dengan tulisan ini gue bisa memulai lagi yang kemarin sempat terhenti.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam kembali,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2015/03/start-again.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-6280073281455811612</guid><pubDate>Mon, 24 Feb 2014 05:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-02-24T12:57:50.699+07:00</atom:updated><title>Asiknya Berbagi Bersama Jafunisun.</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Didalam agama manapun pasti kita diajarkan untuk saling &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;berbagi&lt;/a&gt; apapun bentuknya entah fisik atau sekedar rasa. &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;Berbagi&lt;/a&gt; gak harus selalu antara orang yang mampu dengan orang yang kurang mampu, tapi &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;berbagi&lt;/a&gt; itu dimana saat kita ikhlas memberikan sedikit atau keseluruhan dari apa yang kita punya untuk orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada banyak cara untuk &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;berbagi&lt;/a&gt;, seperti yang dilakukan oleh salah satu band indie yang semoga bisa semakin terkenal, &lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;. Gue gak paham apa sebenernya yang ada didalam benak kang Agung Satriawan dan kawan-kawan ini, dari mulai harga album pertama mereka yang bertajuk &quot;Kahiji&quot; cuman ceban, single-single mereka seperti &lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=EXVzK9yrUUc&quot;&gt;&quot;Tahu Sumedang&quot;&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=YlKzK7GhGcs&quot;&gt;&quot;Insha Allah Lagu Reliji&quot;&lt;/a&gt; yang di rilis di &lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/channel/UCYUnXuJz3JUfWQVvrd9axwA&quot;&gt;Youtube&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan hampir dipastikan jadi mangsa empuk untuk di-download gratis, sekarang mereka muncul lagi dengan konsep yang sukses bikin gue garuk-garuk ketek.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Single terbaru&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ditahun 2014 kini bisa didapatkan dengan legal, walaupun mungkin ada oknum yang akan membuat single ini tersebar juga di pasar bebas. Dengan diberi judul &quot;Kudu Boga Ka Bisa&quot; single&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini bisa didownload secara legal sekaligus berpahala, wow!!! berpahala? kok bisa? iya gak usah lebay lah, pasti bisa, karena untuk ngedapetin single anyar&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini lo cukup ikutin instruksi gue dibawah ini, siap ya?!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Siapkan hati yang ikhlas, niat yang suci, dan uang di rekening lo secukupnya (yang penting cukup buat transfer) &lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;#KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Check link &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;berikut&lt;/a&gt; untuk liat nomer rekening yang sesuai dengan bank yang lo gunakan&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;#KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Pergilah ke ATM terdekat, atau gunakan Mobile Banking, e-Banking, Internet Banking, dan banking-banking lainnya yang bisa dipake buat men-transfer dana.&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;#KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Transfer dana ke nomor rekening yang sebelumnya sudah lo catat, kalo masih gak tau juga berapa nomor rekeningnya nih buka link&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;berikut&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini &lt;a href=&quot;http://www.dompetdhuafa.net/content/view/570/166/&quot;&gt;*KELIK*&lt;/a&gt;&amp;nbsp;#&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
5. Dana yang di transfer gak perlu banyak, transfer dengan jumlah minimal transfer juga boleh (Biasanya Rp. 10.000,-) kalo mau lebih ya silahkan, malah itu lebih baik dan yang penting ikhlas. #&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
6. Kirim bukti transfer via twitter dengan mention &lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;@Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan juga @&lt;a href=&quot;https://twitter.com/DDJabar&quot;&gt;DDjabar&lt;/a&gt;, kalo transfer via ATM biasanya dalam bentuk kertas itu di foto aja, kalo pake mobile banking biasanya dalam bentuk SMS itu di foto atau di screenshoot, ya pokoknya sepinter-pinternya lo aja deh ngirim bukti transfernya. #&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0jrmZIcAC3upj6t_l-LELmIcZcSaCnIXbwuUGXdPvrQvBRRGcyjQOZOrJ8WrEsRuk99BqSv6iWn60uax0fXLvjrUn9BDgy7a5ykpj2yZfF3GPf4w0e9eWjYDonS8bzuJwQNo2R-PwDoE/s1600/buktwit.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0jrmZIcAC3upj6t_l-LELmIcZcSaCnIXbwuUGXdPvrQvBRRGcyjQOZOrJ8WrEsRuk99BqSv6iWn60uax0fXLvjrUn9BDgy7a5ykpj2yZfF3GPf4w0e9eWjYDonS8bzuJwQNo2R-PwDoE/s1600/buktwit.JPG&quot; height=&quot;250&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Contoh pengiriman bukti transfer via Twitter ke @Jafunisun dan @DDJabar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
7. Tunggu balasan twitt dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;@Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;yang akan meminta email kalian. #&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
8. Berikan alamat email kalian dan tunggu email masuk yang berisi lagu dengan kualitas nomer wahid dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;@Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;#&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
9. Download, dengarkan, nikmati, dan resapi lagu tersebut.#&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUi8pihXchwOEczVYyksGgdAWbUGslISxn5YVOkYeyhFyJvCO63lrh32oKQC6-wZOnRl9VG1X4kgss-p7EUUe9lrbf5OFPpmpAnOi3TTkjxYvVFtM5ci3fuXMZ8cw6BSgpbVVVrWqN5HU/s1600/japunisun.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUi8pihXchwOEczVYyksGgdAWbUGslISxn5YVOkYeyhFyJvCO63lrh32oKQC6-wZOnRl9VG1X4kgss-p7EUUe9lrbf5OFPpmpAnOi3TTkjxYvVFtM5ci3fuXMZ8cw6BSgpbVVVrWqN5HU/s1600/japunisun.JPG&quot; height=&quot;196&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Downloading&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sudah paham? jadi buat apa lagi menunda hal hebat, menyenangkan, dan berpahala? ayo berbagi dan dapatkan single terbaru dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;https://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;@Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;bertajuk #&lt;a href=&quot;https://twitter.com/search?q=%23kudubogakabisa&amp;amp;src=typd&quot;&gt;KuduBogaKaBisa&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2014/02/asiknya-berbagi-bersama-jafunisun.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0jrmZIcAC3upj6t_l-LELmIcZcSaCnIXbwuUGXdPvrQvBRRGcyjQOZOrJ8WrEsRuk99BqSv6iWn60uax0fXLvjrUn9BDgy7a5ykpj2yZfF3GPf4w0e9eWjYDonS8bzuJwQNo2R-PwDoE/s72-c/buktwit.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-457534326821242840</guid><pubDate>Fri, 18 Oct 2013 11:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-13T15:05:50.378+07:00</atom:updated><title>Keep Going With Your Passion.</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Banyak yang bilang ke gue waktu mau kuliah, kalo pilih jurusan kuliah itu yang sesuai sama passion, sesuaikan sama apa yang mengalir dan mendekam di hati nurani. Tapi ternyata mengikuti passion itu ga semudah yang kita pikirkan, kala kita mau mengikuti passion kita harus berbenturan dengan cara berpikir kolot dari orang tua kita yang terlalu memikirkan lapangan kerja kelak.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itu dari SMP gue udah memilih apa yang gue mau saat kuliah gue nanti dan tentunya sesuai dengan passion gue. Apa sih passion gue? Gue orang yang sangat suka menulis, entah darimana datangnya sejak SD gue sangat suka pelajaran bahasa indonesia terutama saat mengarang. Temen-temen gue masih pada mikir mau cerita tentang apa ya? Mulainya darimana ya? Kata-katanya seperti apa ya? Sedangkan di meja lain, gue sudah masuk ke paragraf ke-tiga. Karena hal tersebut, gue pun mencari tau sendiri kemana gue harus berlabuh saat kuliah nanti? Ya, komunikasi. Kuliah di jurusan komunikasi udah menjadi cita-cita gue sejak SMP.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lantas apa gue berhasil masuk di jurusan komunikasi? No, gue sekarang menyandang gelar sarjana ekonomi dibelakang nama gue, apa gue mengikuti passion gue? Kembali gue jawab, NO. Tapi apa gue berhenti melakukan apa yang sesuai dengan passion gue? No, sampe sekarang gue masih terus menulis walau seringkali hanya menjadi pengisi ruang-ruang kosong di harddisk pc gue.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hasil dari tetap menjalankan passion gue itu adalah ketika gue bisa berada di Bali karena gue berhasil terpilih sebagai blogger finalis, dan disaat itu juga nyokap bokap gue baru tau kalau ternyata saat milih jurusan perkuliahan dulu dan memilih jurusan komunikasi bukan semata-mata gue mau ikut-ikutan, tapi karena memang gue punya hasrat untuk berada disitu. Tapi untung tak dapat diraih malang di jawa timur, gue tetaplah seorang sarjana ekonomi yang memiliki passion menulis.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Passion gue itu juga sempat membawa gue hampir masuk ke dunia pekerjaan. Saat itu ada satu perusahaan yang melihat cv gue, di bagian achievement gue tertulis sebagai finalis blogger, mereka bertanya &quot;kamu suka nulis? Blog kamu bahasa indonesia atau bahasa inggris? Pernah nulis konten berbahasa inggris?&quot; Ya sayang gue ga pernah dan ga pernah percaya diri untuk menulis konten berbahasa inggris yang akhirnya gue gagal diterima.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari pengalaman gue ini banyak hal yang gue tangkep, pertama: passion kita itu harus tetap kita pertahankan dan kembangkan karena kita ga pernah tau apa yang yang akan mungkin terjadi di kemudian hari. Kedua: jangan pernah berhenti sekalipun kita gak lagi berada di tempat yang kita anggap gak bisa membuat passion kita tersalurkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sayangnya, banyak orang yang ketika merasa sudah bukan lagi berada di jalur passionnya kemudian berhenti dan akhirnya cuman bisa mengeluh, &quot;disini bukan passion gue, passion gue ada disana.&quot; Kadang kalo udah denger orang ngomong kayak gitu gue cuman mau bilang, terus lo berhenti untuk berusaha mengembangkan passion lo itu? Itu yang lo sebut passion? Palsu!&quot; Iya, harusnya lo bisa buktijan kalo emang passion lo ada disitu, bukan cuman di mulut.&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/10/keep-going-with-your-passion.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-1868516042921072511</guid><pubDate>Fri, 23 Aug 2013 18:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-24T01:34:21.195+07:00</atom:updated><title>Jafunisun, Rilis Single Ramadhan</title><description>Setiap bulan puasa atau bulan ramadhan tiba, sudah menjadi rahasia umum kalau mendadak banyak individu-individu maupun kelompok-kelompok yang menjadi religius, masjid jadi sangat ramai, kotak amal-pun lebih cepat penuh, bahkan torrent air di masjid jadi cepat habis. Orang-orang benar-benar serius beribadah di bulan ramadhan, berlomba-lomba mengumpulkan pahala dibulan suci yang penuh berkah.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Artis-artis di televisi juga bermunculan dengan penampilan yang berbeda, mereka tampi lebih tertutup, tampil lebih muslim atau muslimah meskipun masih juga memperlihatkan lekukan tubuh yang yaa bisa dibilang lumayan lah buat pemandangan gue sebagai laki-laki sih hahaha, tapi yang jelas berbeda banget dengan penampilan mereka di luar bulan ramadhan yang gak perlu gue jelaskan disini.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Seakan gak mau ketinggalan, band-band yang digandrungi anak muda ataupun orang tua juga hampir gak pernah absen menelurkan single atau bahkan album religi. Yang biasanya mereka merilis single atau album tentang cinta terhadap wanita/pria, tentang kemarahan mereka terhadap kehidupan, dibulan ramadhan mereka langsung merubah kiblat mereka semuanya ke Mekah, di VC mereka tampak lebih kalem dengan kostum islami yang gak lama kemudian kostum itu jadi trend pas lebaran.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaah, kita mau berkata apa lagi? Sudah jadi seperti budaya di industri musik hal-hal seperti itu. Alasannya? ya jelas meraup keuntungan di pasaran musik, itulah keadaannya kalo musik gak lagi dijadikan sebagai tombak seni tapi tombak penghasilan. Mereka band yang ada didalam label mau gak mau terus mengikuti pasar supaya bisa terus eksis dan bisa terus disponsori oleh label mereka tersebut. Jelas berbeda dengan band yang berstatus indie, mereka bebas, mereka tanpa ikatan, gak harus mengeluarkan lagu reliji karena tuntutan label, tapi kalopun mereka ingin mengeluarkan lagu reliji ya suka-suka mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada satu band indie yang di bulan puasa kemarin ikut menelurkan sebuah single &quot;reliji&quot; kenapa gue kasih tanda petik? karena gue sendiri bahkan mungkin si empunya lagu itu sendiri ga yakin kalau yang mereka rilis itu adalah lagu reliji hahaha, ya wong judulnya aja &lt;b&gt;&quot;&lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=YlKzK7GhGcs&quot;&gt;Insha Allah Lagu Reliji&lt;/a&gt;&quot;&lt;/b&gt;. Ada yang pernah denger nama band &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;JAFUNISUN&lt;/a&gt;? kalo belom pernah ya gak masalah sih, mereka bukan band yang sering tampil di televisi acara musik pagi-pagi. Tapi buat para pembaca blog gue pasti udah pernah denger nama band tersebut karena udah pernah gue bahas di blog gue ini, buat yang belom tau boleh mampir coba kesini &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;(click)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yes, &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;sebuah band asal Tangerang yang beraliran japanese rock dengan ciri khas liriknya yang menggunakan bahasa sunda ini pada tahun 1434 Hijriyah menumpahkan kreatifitas mereka dengan mengeluarkan sebuah single yang berjudul&amp;nbsp;&lt;b&gt;&quot;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=YlKzK7GhGcs&quot;&gt;Insha Allah Lagu Reliji&lt;/a&gt;&quot;&lt;/b&gt;. Sebuah lagu yang sangat unik menurut gue, berbeda dengan band-band lain yang sengaja menciptakan lagu reliji bertemakan islami, lagu dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;ini terkesan lebih universal dari liriknya. Lagu ini membahas budaya-budaya yang biasanya emang ada saat bulan ramadhan, seperti kata-kata &quot;lebaran sebentar lagi.&quot; atau mudik bertemu dengan keluarga, bahkan dalam liriknya,&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;&amp;nbsp;agak sedikit menyindir kenyataan yang memang ada dibulan ramadhan yaitu &quot;Di sasih iyeu, sasih ramadhan. Lagu reliji meuni seer pisan, sanaos lagu na raoseun pisan, angeur adzan magrib nu diantosan.&quot; (Di bulan ramadhan, lagu reliji sangat banyak sekali, walaupun lagunya enak-enak sekali, tetap adzan magrib yang ditunggu-tunggu.) hahaha, coba deh dipikirin bener gak apa yang dikatakan lirik tersebut?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari segi video clip, masih sama dengan konsep yang mohon maaf izinkan gue sebut simple tapi bodor tapi lucu ala&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;, tetep konsisten di setiap video clip mereka yang turut menyertakan newssticker &amp;nbsp;ngaco dibagian bawah, dan scene yang menghibur. Para personil juga tampak semua di video clip ini, gue juga baru tau kalo ada perubahan formasi di band ini, semoga gue bisa dapet info-nya jadi gue punya bahan lagi buat posting blog haha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenernya daripada capek ngebacain tulisan gue mendingan langsung pada liat aja deh video clip Insha Allah Lagu Reliji dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;Jafunisun&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pidio Kelif &quot;Insha Allah Lagu Reliji&quot;&lt;/b&gt;: &lt;input onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Close&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Click&#39;; }&quot; style=&quot;font-size: 12px; margin: 0px; padding: 0px; width: 55px;&quot; type=&quot;button&quot; value=&quot;Click&quot; /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/YlKzK7GhGcs&quot; width=&quot;560&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;

Lirik:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sasih iyeu. Ramadhan nu suci.&lt;br /&gt;
Karaos boboran sakedap deui.&lt;br /&gt;
Kabayang mulih ka lembur, mendakan Rerencangan jeung kulawargi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sasih iyeu. Sasih Ramadhan.&lt;br /&gt;
Lagu reliji mani seer pisan.&lt;br /&gt;
Sanaos lagu na raoseun pisan.&lt;br /&gt;
Angeur adzan magrib nu diantosan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagu reliji sasih shaum iyeu. Mugi tahun payun tiasa kaanggo deui.&lt;br /&gt;
Pami teu ka anggo deui ge wios ngadamel deui. &lt;br /&gt;
Insya Allah lagu reliji.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
Gimana menurut kalian video clip dan lagunya? seru kan? namanya juga jaFUNisun.</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/08/jafunisun-rilis-single-ramadhan.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-352806767749518439</guid><pubDate>Sun, 18 Aug 2013 00:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-08-18T07:58:24.040+07:00</atom:updated><title>Fasting, Is A Biggest War In The World</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selamat lebaran yang disertai dengan liburan, mohon maaf lahir batin dari gue sang penulis blog labil ini untuk semua makhluk di bumi yang uzur ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Udah sebulan kita ngelewatin fase dimana kita harus menahan hawa nafsu, menurut cerita yang diceritakan sama khotib pas gue sholat tarawih sih melawan hawa nafsu adalah sebesar-besarnya perang. Nabi Muhammad SAW aja pernah bilang kalau perang yang pernah beliau dan sahabat-sahabatnya lalui itu hanyalah perang-perang yang kecil, karena apa? karena saat perang tersebut kita tau siapa musuh kita, wujud musuhnya pun terlihat, bisa disentuh, dan kita tau musuh itu bisa mati, dan juga tau bagaimana cara membinasakan musuh kita. Sahabat pun bertanya lagi, &quot;Lantas perang apalagi yang lebih besar?&quot; Nabi Muhammad SAW pun menjawab, &quot;Perang melawan hawa nafsu.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yes, tepat di bulan ramadhan atau bulan puasa ini adalah masa dimana selama satu bulan penuh semua umat muslim harus menjalankan ibadah puasa yang pada hakikatnya kita diwajibkan menahan hawa nafsu. Kenapa Nabi Muhammad SAW sampe bilang perang melawan hawa nafsu itu adalah perang yang besar bahkan melebihi perang-perang akbar yang pernah dilakoni Rasulullah beserta sahabat? sayang pas bagian ini gue sempet ketiduran jadi gue gak denger apa alasannya *dikeplak peci* tapi menurut gue amat sangat bener kalo Nabi Muhammad SAW itu bilang perang melawan hawa nafsu adalah perang yang besar, malah bisa gue lebih-lebihkan kalo perang melawan hawa nafsu itu adalah perang sebesar-besarnya perang, why? yaiyalah, yang mesti lo lawan itu bukan manusia seperti perang dunia, bukan hewan buas seperti gladiator, bukan alam seperti waktu gue lagi kebanjiran, tapi yang lo lawan itu adalah sesuatu yang asalnya dari diri lo sendiri yang dalam kata lain bisa juga dikatakan kalo lo itu lagi ngelawan diri lo sendiri. Kalo lawannya manusia mah main kuat-kuatan aja siapa kuat dia menang, lawannya hewan mah ya ditusuk bisa mati, lawannya alam ya tawakal aja lah namanya juga musibah, nah kalo lawannya diri lo sendiri? gimana coba? lo mau nusuk diri lo sendiri gitu? sok atuh silahkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Satu-satunya jalan buat memenangkan perang ini adalah dengan tetap meneguhkan iman kita kepada Allah SWT, karena seperti yang disebutkan dalam dalil tentang puasa di surat Al-Baqarah ayat 183 kalau puasa itu ditujukan untuk orang-orang beriman, bukan untuk manusia, bukan untuk orang-orang muslim atau islam. Karena ada milyaran manusia di bumi ini, ribuan juta umat Islam di dunia ini, tapi mungkin gak sampai seperempatnya yang benar-benar ber-iman kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 18px;&quot;&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu, sehingga kamu bertaqwa.&quot; (QS Al-Baqarah, 183)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Itulah mengapa sehabis bulan ramadhan seringkali disebut dengan hari kemenangan, karena kita sudah melewati perang yang amat sangat besar, meski belum tentu juga perang itu bener-bener kita menangkan atau kita cuman ikutan berpesta pora di hari kemenangan padahal kita gak ikutan berperang atau ikutan perang tapi gagal menang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di hari kemenangan itu atau biasa disebut dengan hari lebaran, setiap manusia yang memang benar-benar menang dari perang melawan hawa nafsu mendapatkan sebuah reward yang tiada tandingannya di dunia ini, yaitu kembali suci dirinya dari segala dosa. Kalo diibaratkan, usai bulan ramadhan maka manusia yang menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya maka akan menjadi seperti seorang bayi yang baru terlahir ke dunia, bersih dan suci.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Itu semua adalah janji Allah SWT untuk orang yang mengagungkan bulan ramadhan dan berperang dengan sebaik-baiknya. Janji Allah SWT itu gak seperti janji manusia, Allah gak pernah ingkar terhadap janjinya jelas beda sama manusia yang sering kali ingkar dengan janji menggunakan alasan &quot;lupa&quot; entah bener lupa atau pura-pura lupa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga kita semua masih bisa ketemu sama bulan ramadhan di tahun 1435 H atau 2014 M. Selamat lebaran sekali lagi untuk semesta, semoga kita semua berbahagia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Noted: Kalo ada yang ga setuju dengan isi post ini, cukup comment aja gak usah menghujat, terima kasih.&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/08/fasting-is-biggest-war-in-world.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-5610872616884780061</guid><pubDate>Sun, 09 Jun 2013 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-12T09:14:12.650+07:00</atom:updated><title>Kasta Kata</title><description>&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahasa dalam kehidupan manusia sudah menjadi sesuatu yang mendarah daging, ada begitu banyak bahasa di dunia ini, ada bahasa Inggris yang menjadi bahasa universal sebagai pemersatu dunia, bahasa mandarin/china yang mulai merangkak naik menyetarakan diri dengan bahasa inggris sebagai bahasa universal, ada bahasa korea yang kini digandrungi oleh kaum remaja karena kehadiran boy/girlband asal negeri gingseng tersebut, ada bahasa Indonesia (sehari-hari) yang sedang temen-temen baca di blog gue ini, dan juga bahasa-bahasa lainnya yang gak kepengen gue sebutin satu-satu karena terlalu banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gue lagi gak mau ngomongin bahasa inggris, china, atau korea, jelas gue lagi mau ngomongin bahasa Indonesia pastinya. Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa Indonesia, maksudnya bahasa pemersatu bangsa Indonesia itu sama seperti bahasa inggris yang menjadi bahasa universal di dunia, nah bahasa Indonesia juga menjadi bahasa universal di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Ada begitu banyak suku di Indonesia seperti Jawa, sunda, minang, papua, manado, Madura, batak dan juga masih begitu banyak yang lain-lainnya. Setiap suku &amp;nbsp;punya bahasa mereka masing-masing, jadi secara tidak langsung gue menganggap Indonesia Negara gue tercinta yang mungkin Negara kalian yang tercinta juga ini sebagai miniature dunia dan sebagai bahasa pemersatunya adalah bahasa Indonesia tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ngomong-ngomong bahasa Indonesia, seperti bahasa-bahasa lainnya bahasa Indonesia juga memiliki bahasa sehari-hari, kalau dalam bahasa inggris biasanya disebut sebagai “slang” alias bahasa gaulnya anak-anak sono. Nah dalam bahasa sehari-hari di Indonesia, ada kata yang dapat dikatakan kasar/kotor ada juga yang dikatakan sopan, kedua hal ini seringkali gue anggap seperti sebuah kesenjangan social seperti antara si kaya dan si miskin. Karena kebanyakan orang-orang merasa risih atau bahkan marah kalau ada orang yang mengatakan kata-kata kotor dan tentu akan senang apabila ada orang-orang yang mengatakan kata-kata yang sopan meski dalam bahasa slang sekalipun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi sampe sekarang gue masih kurang setuju dengan pemilahan mana bahasa yang kasar/kotor dan mana kata yang sopan. Sebenernya apa indikator sampai kata-kata tersebut dikatakan kasar/kotor atau malah kurang ajar, masih belum ada yang tau kenapa kata tersebut disebut kasar/kotor dan kata tersebut dikatakan sopan. Contohnya saja kata “Anjing” kasian sekali hewan yang satu ini menurut gue, kenapa kata anjing dikaitkan dengan kata-kata yang kasar dan kotor? Why oh why? Padahal anjing itu kan cuman hewan yang lucu, imut, pemberani, pintar, sahabat manusia malahan, tapi kenapa kalo ada orang yang menyebut “Anjing” selalu dibilang kalo orang itu sudah berkata kasar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian ada satu serangga yang apabila namanya disebut maka orang lain akan mengatakan kalo orang yang berucap itu sudah menggunakan kata-kata yang kotor, hey hey siapa diaaaa??? Yes, dia adalah “Bangsat”. Kalo ada yang ga tau bangsat itu apa maka gue akan jelaskan sedikit hal yang gue tau tentang bangsat, jadi bangsat itu adalah serangga kecil seukuran segini nih *ngeliatin jari kelingking yang ditempelkan dengan jempol* intinya serangga bernama bangsat ini ukurannya kecil dan sering ada di jalanan, untuk yang suka bawa motor pasti sering deh dibangsatin sama serangga bangsat ini, serangga kecil ini seringkali masuk kedalam mata kita bikin kita kelilipan, beda kelilipan bangsat dengan kelilipan debu biasa, kalo udah kelilipan sama serangga yang emang bangsat ini pedes banget rasanya mata dan juga cenderung agak sulit untuk dikeluarkan kalo doi udah masuk. Jangan tanya gue apa nama latin atau nama asli serangga ini, pokoknya gue kenalnya ni serangga namanya bangsat aja. Gue punya tips gimana caranya ngeluarin serangga ini kalo udah kelilipan sama doi, ambil segelas air atau kalo mau cepet kayak gue sih biasanya gue langsung aja pake ember yang ada di kamar mandi, kemudian celupkan saja muka kita kedalam ember atau untuk yang sok imut pake gelas silahkan celupin mata yang kelilipan tersebut kedalam air yang ada didalam gelas, kalo muka atau mata udah tercelup ke air silahkan kasih gula kedalam gelas atau ember yang kalian gunakan siapa tau jadi kayak the celup gitu hahaha.. kidding guys, oke kalo udah dicelupin matanya atau mukanya coba dikedip-kedipkan mata kalian nanti bangsat yang biasanya sudah mati itu akan keluar dengan sendirinya, hasilnya bisa kalian lihat di air yang kalian gunakan, bangsat tersebut akan menggenang disana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lupakan masalah si bangsat, gue kepikiran kata-kata yang sebenernya sih biasa aja dan gak pantes untuk dikategorikan sebagai kata-kata yang kotor, bahkan menurut gue kalo kita menyebut kata itu termasuk golongan kata-kata kotor gue merasa kalo kita udah melakukan diskriminasi. Jadi kata apakah itu?? Ada yang tau rambut? Kita semua tau yang namanya rambut itu yang ada dikepala, sedangkan ditubuh manusia bukan cuman kepala yang ditumbuhi oleh rambut, seperti pergelangan tangan dan kaki juga ditumbuhi rambut, dan sadar atau tidak ada begitu banyak tempat-tempat lain yang ditumbuhi oleh rambut seperti hidung, ketiak, diatas mata, di kelopak mata, kuping, dan juga disekitar alat kelamin. Hanya saja kita tidak terbiasa menyebutnya sebagai rambut, seperti rambut di kaki kita sebut sebagai bulu kaki, di tangan disebut bulu tangan, di hidung disebut bulu hidung, di ketiak disebut bulu ketiak, di kelopak mata disebut bulu mata, dan di atas mata yang menurut gue ini doang yang paling bener karena kita menyebutnya sebagai alis, dan yang terakhir adalah bulu disekitar alat kelamin yang tentunya dikenal dengan nama Jembvt (guna menghindari UU APP gue mengganti huruf “U” dengan huruf “V” mohon dimaklumi) inilah kata kasar/kotor yang mau gue bahas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara biologis manusia itu tidak ditumbuhi oleh bulu melainkan oleh rambut, baik itu rambut halus atau rambut yang benar-benar rambut (gak tau gue namanya apaan). Bulu itu hanya dimiliki oleh unggas atau burung, biasanya berguna untuk terbang, atau keperluan-keperluan lainnya dihidup unggas, gue gak tau mau dipake apaan itu bulu karena bukan urusan gue juga. Jadi karena pemberian nama-nama tersebut maka tanpa ada sebab akibat yang jelas jembvt pun dikategorikan sebagai kata-kata kotor, andai aja jembvt itu bukan rambut di kelamin tapi di sela-sela jempol kaki, mungkin ceritanya bakalan lain, gak akan ada lagi orang yang anggap jembvt sebagai sesuatu yang kotor/kasar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beda urusannya kalo ada orang yang bilang tai, itu jelas kata-kata yang kotor. Kata tai sudah jelas banget kalo kata itu memenuhi semua hal yang kotor, kalo gak percaya coba gue tanya emang ada tai yang sopan? Ada tai yang bersih? Gak ada kan.. semua tai itu kotor, semua tai itu gak sopan, tai burung sekalipun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
So menurut gue harus ada perombakan ulang kamus kata-kata kotor yang ada di Indonesia ini, supaya jelas apa saja kata-kata kotor atau kasar yang ada, dan kenapa kata tersebut dikategorikan sebagai kata yang kotor, jadi jelas sebab-akibat dan asal-muasalnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/06/ketika-kata-kata-di-kotak-kotakkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-6153487614402586586</guid><pubDate>Wed, 13 Feb 2013 09:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-13T16:49:03.232+07:00</atom:updated><title>Video Clip Baru Dari Jafunisun</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Halo ... masih pada inget gak di blog ini gue pernah ngebahas tentang sebuah band yang sangat fenomenal, cetar membahenol, dan tiada duabelasnya?? yak Jafunisun sebuah band dari kota Tangerang yang membawakan lagu bernuansa Japanesse Rock dengan bahasa sunda. Untuk lebih lengkapnya bisa di pantau di postingan &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/2012/09/jafunisun-band-sunda-beraliran-jepang.html&quot;&gt;&quot;Jafunisun Band Sunda Beraliran Japannese Rock&quot;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah sebelumnya (anggap aja) sukses dengan pidio kelif dari lagu Kuring Bogoh Kamanehna dan Ti Soreang ka Kopo dari album pertama mereka bertajuk Kahiji, serta singlet Tahu Sumedang di yusup, kini Jafunisun kembali menelurkan pidio kelif dari lagu yang berjudul &quot;Kunti&quot;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lagu Kunti ini merupakan tracks nomer opat (4) yang ada di album Kahiji. Pidio kelif mereka kali ini sama sekali tidak menghilangkan ciri khas dari pidio kelif yang sebelum-sebelumnya, masih menggunakan newsticker ngaco ala Jafunisun dibawah layar, dan cerita dari pidio kelifnya juga masih berkonsep komedi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Daripada liat tulisan terus mendingan langsung aja cekidot pidio kelifnya..&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/TnX8cskEv10?feature=player_detailpage&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Tong hilap nya, pollow Jafunisun di twitter &lt;a href=&quot;http://twitter.com/Jafunisun&quot;&gt;@Jafunisun&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Support our local band!!!&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/02/video-clip-baru-dari-jafunisun.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/TnX8cskEv10/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-1566773275175511482</guid><pubDate>Tue, 15 Jan 2013 06:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-15T13:55:59.370+07:00</atom:updated><title>Happy Birthday For Me</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Happy birthday to me, happy birthday to me.. yak, meski kalo disini kerasanya kayak gak ada yang merhatiin gue karena gue sibuk nyanyi happy birthday untuk diri gue sendiri, aslinya gue gak se-ironis itu kok. Banyak orang yang perhatian sama gue, beberapa temen mengucapkan selamat ulang tahun ke gue dan mendoakan gue dengan segala doa yang baik-baik plus gak pernah ketinggalan pertanyaan seputar traktiran. Gue sendiri gak pernah ngerti kenapa kalo orang ulang tahun harus ditagih traktiran, setau gue sih orang yang ulang tahun itu dapet kesempatan satu hari untuk jadi raja, seenggaknya itu yang gue tangkep waktu gue kecil dulu dan itu artinya orang yang ulang tahun dong yang seharusnya di traktir.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tepat hari ini tanggal 15 Januari 2013 umur gue genap sudah menginjak angka 22 tahun, tapi entah gue sendiri kurang tau kenapa ulang tahun gue kali ini gue sama sekali gak excited beda sama ulang tahun gue yang sebelum-sebelumnya. Malah beberapa hari sebelumnya gue sama sekali gak sadar kalo sebentar lagi gue ulang tahun, dan waktu tanggal 11 kemaren gue nginget-nginget ada moment yang mau gue lakuin sebentar lagi tapi apa, padahal pas gue inget itu ulang tahun gue sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin salah satu faktor yang bikin gue gak excited sama ulang tahun gue adalah umur gue yang bertambah tua tapi gue sama sekali belom bisa melakukan sesuatu yang sepertinya bisa dikatakan berguna, baik itu untuk diri gue sendiri, untuk keluarga gue terutama kedua orang tua gue, untuk temen-temen gue apalagi untuk bangsa dan negara, gue ngerasa aja kalo hidup gue selama 22 tahun belom menghasilkan apa-apa atau malah cenderung sia-sia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalo orang-orang biasanya bikin resolusi tahunan itu setiap malam tahun baru, kalo gue lebih suka bikin resolusi tahunan gue tepat di hari ulang tahun gue, karena menurut gue itu lebih enak aja, dimana kita bikin target untuk 1 tahun sampai umur kita bertambah lagi. Tahun kemarin waktu umur gue 21 tahun jujur aja resolusi gue saat itu adalah lulus kuliah karena emang udah waktunya gue lulus dan gue gak mau nunda-nunda kelulusan gue, dan alhamdulillah resolusi itu sudah tercapai dan sekarang malah udah waktunya buat gue bikin resolusi baru, sebenernya ada satu keinginan yang bener-bener pengen gue capai tahun ini, tapi entah gue gak berpikir kalo itu bisa gue gapai dalam satu tahun jadi gue pun mengubahnya jadi REPELITA (REsolusi LIma TAhunan), dan resolusi gue tahun ini adalah dapet kerjaan yang bener-bener nyaman buat gue, layak buat gue, cocok buat gue, sepadan apa yang gue lakuin dan gue dapet, dan pasti, plus gue juga mau tetep berada dibelakang bokap gue buat bantuin bisnis dia ditambah gue mau bikin bisnis sendiri. entah ini terlalu mengada-ada atau malah terlalu cetek tapi yang jelas mimpi itu gratis dan gak mengganggu orang lain jadi wajar kalo gue bermimpi setinggi-tingginya karena jatuh di mimpi gak bikin kita patah tulang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekali lagi selamat ulang tahun Chandra, happy birthday!!!&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/01/happy-birthday-for-me.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-2248593766320247279</guid><pubDate>Sun, 13 Jan 2013 10:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-13T17:01:17.104+07:00</atom:updated><title>Milan Revolution 2012/2013</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bisa dikatakan musim 2012/2013 bukan milik Milan, setelah dua musim sebelumnya Milan seperti sebuah tim yang kesetanan dengan menjadi Juara di musim 2010/2011 dan runner-up di 2011/2012. Sebelumnya Milan merupakan salah satu kandidat kuat scudetto di musim 2012/2013 dengan skuad yang masih mumpuni, tapi ketika di pertengahan Agustus manajemen Milan mengeluarkan keputusan yang cukup sukses membuat para Milanisti di seluruh dunia menganga tak percaya, Dilegonya ke klub mendadak kaya asal Paris dua pemain bintang yang selama dua musim terakhir juga menjadi pemain kunci dari kesuksesan Milan yakni pemain bertahan Thiago Silva dan striker jangkung asal Swedia Zlatan Ibrahimovic. Setelah sebelumnya Milan juga ditinggal beberapa pemain bintang yang tidak diperpanjang kontraknya karena sudah berumur lebih dari 30 tahun yakni Alessandro Nesta yang akhirnya berlabuh ke Montreal Impact (Amerika), Gennaro Gattuso yang kini menjadi kapten di klub barunya FC Sion (Swiss), Clarrence Seedorf kini memperkuat Botafogo (Brazil), Van Bommel pemain yang cenderung baru di Milan juga tidak diperpanjang kontraknya dan kini bermain untuk PSV Eindhoven (Belanda), Gianluca Zambrotta yang sampai sekarang belum memiliki klub dan berstatus bebas transfer, dan yang terakhir Filippo Inzaghi yang kini melatih tim muda Milan.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kehilangan 8 pemain dari skuad inti dalam waktu yang bersamaan tentu menggoyahkan stabilitas dari sebuah tim, karena mau tidak mau tim harus memasukkan pemain baru untuk mengisi posisi yang kosong, total ada sepuluh pemain yang datang pemain baru seperti Bakaye Traore (Midfielder, Nancy), Christian Zapata (Defender, Villareal), Nigel De Jong (Midfielder, Man. City), Gianpaolo Pazzini (Striker, Internazionale), Gabriel (Goalkeeper, Cruzeiro), M&#39;baye Niang (Striker, Caen), Francesco Acerbi (Defender, Chievo) yang berstatus kepemilikan bersama, Sulleyman Ali Muntari (Midfielder, Internazionale) yang diakuisisi setelah musim sebelumnya berstatus sebagai pemain pinjaman, serta dua pemain pinjaman Bojan Krkic (Striker, Roma), dan Kevin Constant (Midfielder, Genoa). Rata-rata pemain yang didatangkan Milan memang memiliki usia muda dibawah 25 tahun, dan malah belum sepenuhnya terbukti kemampuannya baik di Italia ataupun di Eropa, hal ini yang membuat banyak Milanisti yang bertanya-tanya apakah skuad musim ini mampu bersaing? tapi dengan tegas wakil presiden Milan mengatakan kalau skuad Milan musim ini sudah sangat kompetitif. Meski belum 100% yakin akan kedalaman skuad di kubu Milan, para Milanisti berusaha untuk tetap mempercayai semua keputusan kepada manajemen klub, karena pada laga pra-musim Milan berhasil menaklukan Schalke dan juga sang pemegang titel juara eropa Chelsea masing-masing dengan skor 0-1 meski kalah telak oleh Real Madrid 5-1 di partai uji coba terakhir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan pada pertandingan pertama di musim 2012/2013 Milan sudah harus menelan pil pahit dari kekalahan 0-1 di San Siro (kandang Milan) dari klub promosi Sampdoria, para Milanisti benar-benar khawatir dengan kekalahan ini, tapi kepercayaan harus tetap dipertahankan, musim masih panjang dan kegagalan belum bisa dipastikan dari satu kekalahan. Di giornata ke-dua melawat ke Renato Dall&#39;ara kandang Bologna, Milan berhasil membawa pulang 3 poin ke Milanello dengan skor 1-3 atas Bologna, hasil tersebut terasa mengembalikan asa untuk menjadi raja di Serie A lagi. Namun dua kekalahan beruntun di Serie A kembali membenamkan Milan di papan bawah dengan 3 poin dari 3 pertandingan. Harapan kembali bersinar ketika Milan berhasil menghancurkan Cagliari dengan skor 2-0 di San Siro, alih-alih bangkit dari keterpurukan di pertandingan selanjutnya Milan malah ditahan imbang 1-1 oleh Parma dan lagi-lagi menelan 2 kali kekalahan beruntun dari sang rival sekota Internazionale dan juga elang ibu kota Lazio.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Performa Milan masih belum juga stabil setelah kalah ketika melawat ke Estadio Olimpico (kandang Lazio) meski meraih 6 poin di dua pertandingan ketika melawan Genoa 1-0 dan juga Chievo dengan skor yang cukup meyakinkan yakni 5-1, lagi Milan harus mengakui ketangguhan skuad Fiorentina dengan menyerah 1-3. Superb comeback yang diperagakan oleh para punggawa Milan saat bertandang ke kota Naples melawan Napoli seperti mengembalikan kepercayaan diri para punggawa Milan, sudah tertinggal 2 gol lebih dulu di paruh pertama tapi anak asuh Massimiliano Allegri berhasil menyamakan skor pada babak ke-dua, setelah itu Milan berhasil meraih hasil maksimal di empat giornata selanjutnya dengan mengalahkan sang penghuni capolista Juventus 0-1 di Juventus Stadium, Catania 1-3, dua klub promosi Torino 2-4, dan Pescara 4-1. Masih tersisa satu pertandingan lagi di tahun 2012, AS Roma merupakan lawan Milan untuk menutup taun 2012, hasrat tinggi utuk meneruskan tren positif dengan meraih kemenangan para pemain Milan malah terlihat bermain seperti tidak memiliki passion untuk menang, kekalahan 4-2 dari serigala ibu kota pun harus pasrah diterima oleh Milan untuk menutup tahun 2012.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bukan hanya di Serie A Milan berlaga, tapi peringkat 2 musim 2011/2012 ini juga berlaga di liga Champions Eropa. Satu grup dengan Malaga (Spain), Zenit St. Petersburg (Rusia), dan juga Anderlecth (Belgia) Milan di favoritekan mejadi juara grup, tapi pada pertandingan pertama melawan Anderlecth Milan malah tertahan imbang tanpa gol, menang melawan Zenit di pertandingan kedua yang kemudian disusul kembali dengan kekalahan oleh Malaga. Di leg kedua Milan berhasil menahan imbang Malaga 1-1 di San Siro yang memastikan Malaga lolos langsung ke babak 16 besar, Kemudian Milan baru memastikan tiket 16 besar saat menumbangkan Anderlecth 3-1 dan kalah di pertandingan terakhir melawan Zenit di hadapan pendukung sendiri dengan skor 0-1.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari hasil yang diraih oleh milan di paruh musim membuat banyak orang yang meragukan Milan bisa juara di musim 2012/2013, manajemen pun tidak menuntut terlalu banyak dan hanya menargetkan zona eropa untuk musim ini. Apa yang terjadi dengan Milan? tentu ini pertanyaan yang sangat sering dipertanyakan, tapi jawaban yang tepat memang masa transisi revolusi Milan yang terlalu memaksa, Milan terlalu cepat melakukan perubahan skuad sehingga menyulitkan tim untuk memberikan performa yang terbaik. Tapi inilah yang sedang dilakukan oleh Milan, peremajaan skuad dengan mengeluarkan kebijakan baru yakni hanya akan mendatangkan pemain muda dibawah 22 tahun dan haruslah pemain ber-kewarganegaraan Italia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penasaran sampai mana Milan akan berhenti di akhir musim nanti setelah memulai musim dengan tren negatif? yang jelas Milan sudah tidak mungkin menjuarai Coppa Italia setelah kalah dari Juventus 2-1, itu artinya Milan hanya akan berlaga di dua kejuaraan saja yakni Serie A dan juga Liga Champions Eropa yang februari mendatang akan menghadapi Barcelona di babak 16 besar. Kita tunggu saja kejutan dari Il Rossoneri.&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2013/01/milan-revolution-20122013.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-6244237759944770494</guid><pubDate>Fri, 09 Nov 2012 06:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-09T13:40:28.396+07:00</atom:updated><title>Kita Semua Homoseksual</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pasti kita sudah sering banget denger kata-kata gay atau lesbi yang biasanya ditujukan untuk orang-orang yang memiliki orientasi seks dengan sesama jenisnya atau homoseksual. Gay biasa disematkan pada mereka para laki-laki yang memiliki orientasi seks dengan laki-laki juga, dan lesbi untuk para perempuan yang orientasi seksnya juga ke sesama perempuan. Bagi orang yang belum terlalu mengerti (bukan berarti gue ngerti banget) gay dan lesbi ini merupakan sebuah perilaku yang menyimpang, menurut ilmu psikologi ternyata penyuka sesama jenis itu bukanlah perilaku menyimpang dan justru sangat normal karena homoseksualitas bukanlah salah satu dari penyakit kejiwaan, dan karena homoseksual itu bukanlah penyakit jadi gak ada obat atau terapi yang bisa dijalani untuk mengembalikan orientasi seks seperti normal lagi, bahkan beberapa organisasi kesehatan menyatakan untuk tidak mengubah orientasi seksual mereka karena bisa berdampak negatif. Jadi buat para gay ga usah berusaha untuk terangsang sama perempuan ya biar saingan gue berkurang juga lagian ga baik tuh kata dokter, tapi buat para lesbian please laaahhh kalian kembalilah ke jalan yang benar kasian cowok-cowok jomblo diluar sana hahaha..&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari menyimpang atau enggaknya, ternyata pada kenyataannya homoseks yang menjalin hubungan dan tentunya dengan sesama jenisnya itu sangat hebat loh, mereka memperlakukan pasangan mereka dengan lebih baik daripada mereka yang heteroseksual (mempunyai ketertarikan romantisme atau seksual dengan lain jenis) bahkan sangat jauh lebih baik, kata salah seorang yang ga bisa gue sebutkan namanya. Gue gak menentang pernyataan itu tapi gak juga meng-iya-kan, dari pernyataan tersebut muncul dalam benak gue, kenapa? kok bisa mereka malah lebih hebat dalam memperlakukan pasangan mereka? oke mari kita bahas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pernah nonton film The Ugly Truth? nah ada scene di film itu yang menggambarkan ada seorang perempuan yang sudah lama sekali tidak pacaran malah bisa dibilang dia kesulitan untuk mendapatkan pasangan, karena dia selalu mencari sosok laki-laki yang sempurna dimatanya, seperti apa sih sosok yang sempurna itu? ternyata semua ciri yang disebutkan justru seperti menggambarkan sosok seorang perempuan juga. Ada yang ngerti maksud gue ini? ya jadi sebenernya banyak perempuan yang justru mengharapkan laki-laki itu memiliki sifat seperti para perempuan yang biasanya sangat perhatian, sangat peduli, peka terhadap hal kecil, pengertian, romantis, ga suka selingkuh atau bertualan cinta dan lain-lain, coba deh yang perempuan jujur aja bener apa enggak?! bukan cuman perempuan aja, tapi laki-laki juga gitu, coba jujur para jejaka, perempuan kayak gimana sih yang lo harepin diluar dari segi fisik loh ya! pasti yang santai, cuek, gak terlalu membesarkan hal yang kecil, gak cemburuan, gak over protective, gak neko-neko, dan lain-lain, bener gak?! So bisa dibilang kalo ngikutin itu semua kita ini sebenernya adalah homoseksual.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Nah kalo emang bener, berarti udah selesai urusan kita dan udah kejawab kenapa pasangan homoseksual itu lebih baik dalam memperlakukan pasangannya daripada yang heteroseksual. Dapat disimpulkan secara singkat itu karena mereka seperti memperlakukan diri mereka sendiri, lesbian tau apa yang disukai atau tidak disukai cewek, gimana cara memperlakukan cewek dengan sangat baik itu karena ya sejatinya mereka itu juga cewek, begitu juga sebaliknya dengan gay. Walaupun masih ada juga lesbian yang protective dan ada juga gay yang ujug-ujug selingkuh, kembali lagi kita bilang maklum itu cewek emang begitu sifatnya, dan maklum itu cowok wajar kalo mereka suka bertualang cinta hahaha.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jadi untuk kalian laki-laki yang ngerasa heteroseksual mulailah pelajari banyak hal dari lesbi, dan para perempuan banyak-banyaklah belajar dari gay supaya kalian juga bisa memperlakukan pasangan kalian dengan baik. Atau supaya lebih indah lagi, perempuan maupun laki-laki yang menyukai lain jenisnya cobalah untuk menerima apapun sifat yang sudah terlanjur menempel pada pasangan kalian, toh Hawa tercipta untuk melengkapi hidup sang Adam kan? dan manusia tidak ada yang diciptakan sempurna karena mereka butuh orang lain untuk menyempurnakan hidup mereka.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam cinta,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/11/kita-semua-homoseksual.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-3874741801061024057</guid><pubDate>Mon, 05 Nov 2012 06:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-05T13:33:33.616+07:00</atom:updated><title>Tulis Apa yang Mau Kamu Tulis</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menulis itu udah jadi hobi gue dari kecil, dari SD kelas 3 gue paling suka mata pelajaran Bahasa Indonesia terutama dalam sesi pelajaran mengarang. Ketika temen-temen gue pada bingung harus mengarang apa gue udah mulai menuliskan cerita di buku tugas gue, dan ketika temen-temen gue mulai menulis sampe akhirnya selesai gue masih sibuk nulis bahkan gue gak keluar kelas waktu jam istirahat. Ga diragukan lagi gue dapet nilai tertinggi di sesi pelajarang mengarang, dan guru bahasa Indonesia gue yang juga menjabat sebagai wali kelas gue melaporkan hal tersebut ke nyokap gue waktu pengambilan rapot, nyokap sumringah ngeliat bakat anaknya ini dan dia langsung mengikut sertakan gue ke kompetisi mengarang lokal, tapi sayang seribu sayang gue ga menang bahkan jauh dari kata menang karena gue mengundurkan diri, gue gak percaya diri tulisan gue dilombakan, lagi pula gue ga bisa menulis karena adanya paksaan, dan nyokap ngerasa malu karena gue gak sesuai dengan expetasinya.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akhirnya nyokap melupakan hobi gue itu, dia gak pernah tau kalo gue masih tetap menulis, hampir setiap beberapa minggu gue selalu membeli buku baru di warung sekolah gue cuman untuk nulis cerita. Kelas 5 SD gue ketemu sama seorang anak yang juga suka mengarang cerita, hanya saja dia lebih suka membuatnya dalam bentuk komik acakadut (asal-asalan), tapi gue ngerasa klop sama dia ketika gue menuliskan sebuah cerita dia suka membuat ilustrasinya dalam bentuk gambar, tapi itu hanya bertahan sampai kelas 5 gue berakhir. Ketika gue naik ke kelas 6 SD gue gak pernah lagi menulis, gue terlalu sibuk bermain sama temen-temen gue yang dimana gue dan mereka semua mulai beranjak ke masa remaja. Kelas 1 SMP gue mulai lagi menulis, tapi gak lagi menulis cerita melainkan lebih menuliskan tentang apa yang gue pikirkan baik itu kejadian, kegiatan, bahkan khayalan-khayalan gue, kalo dibilang diary yaaa boleh juga lah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gue tetep menulis sampai SMA, tapi di masa SMA ini gue ga cuma menulis cerita melainkan gue juga suka menulis prosa dengan kata-kata layaknya pujangga, entah apa yang bikin gue jadi terlalu unyu seperti itu tapi dari menulis prosa ini gue bisa dapet pacar waktu SMA, keren ya hahaha... Sampai gue lulus dari SMA kegiatan tersembunyi gue masih saja gue lakukan, menulis cerita, menulis prosa tanpa ada satu orang pun tau bahkan orang rumah sekalipun. Kuliah gue mulai menulis cerpen yang gue adopsi dari cerita-cerita nyata temen-temen gue, kalo gak salah cerpen pertama gue waktu itu gue bikin dari cerita temen gue yang masih SMP, gue lupa judulnya bahkan gue lupa jalan ceritanya, waktu itu sempet juga gue bikin satu blog yang emang niatnya khusus gue taro cerpen-cerpen gue, tapi ternyata susah cari orang yang mau ceritanya dibikin jadi cerpen, akhirnya gue hapus gitu aja blog tersebut dan gue lupa simpen cerpen yang pernah gue bikin itu makanya hilang sampe sekarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akhirnya bener-bener gak ada yang tau kalo gue ini suka nulis cerpen, karena cerpen yang gue bikin cuman gue simpen di folder komputer gue, akhirnya sekitar 20 lebih cerpen itu hilang karena komputer gue terserang virus. Gue frustasi, kesel, dan ngerasa hidup ini gak adil *sayat-sayat tangan* gue mulai membuatnya kembali dari awal, tapi gue berpikir gimana caranya supaya cerpen-cerpen gue ini gak cuman jadi setumpuk draft di PC gue, kepikiran untuk mengirimkan cerpen-cerpen gue ini ke majalah supaya di terbitin dan bisa dibaca sama orang lain, tapi gue gak pede untuk itu. Gue terpikir lagi menggunakan media blog tapi lagi-lagi gue takut blog gue cuman akan jadi sampah di dunia maya, namun hal tersebut akhirnya gak gue peduliin, di semester 3 masa kuliah gue akhirnya gue mulai meluncurkan sebuah laman blog yang akan berisi tentang cerpen-cerpen yang gue bikin, awal mulanya blog tersebut beralamat di chandradwi.blogspot.com dengan blog personal gue yaitu chandcut.blogspot.com namun kemudian gue mengganti domainnya menjadi bercelana.blogspot.com masih dengan blog personal gue chandcut.blogspot, karena menurut gue domain itu gak nyambung buat blog yang berisi cerpen gue pun menggantinya lagi menjadi yang sekarang yakni &lt;a href=&quot;http://storyground.blogspot.com/&quot;&gt;storyground.blogspot.com&lt;/a&gt; ya dan gue berharap domain ini akan bertahan sampai kapanpun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah beberapa cerpen gue tampilin dan gue promosikan supaya banyak yang baca hasil karya gue, ternyata cukup mendapatkan sambutan yang positif, sampe-sampe ada yang saranin kalo sebaiknya cerpen gue itu di kirim ke majalah supaya di muat, tapi entah kenapa gue gak bisa karena pas gue liat syarat cerpen yang boleh dikirim ke majalah itu bener-bener cerpen yang maksimal cuman 2 lembar majalah, sedangkan setiap gue bikin cerpen itu bisa sampe belasan halaman, pernah coba untuk bikin 2 lembar tapi kayaknya ceritanya ngentang banget, nah karena gue kalo nulis cerpen itu panjang banyak juga yang nyuruh gue buat bikin novel aja sekalian, lagi-lagi masalah gue dapetin, karena gue kalo nulis itu suka lupa sama apa yang gue tulis, sedangkan nulis novel itu ga cukup 20 halaman, butuh paling gak 75 halaman, kalo gue udah sampe di halaman yang ke 50 terus gue lupa sama apa yang lagi gue tulis masa iya gue disuruh baca lagi dari awal sampe halaman 50? makan waktu, makan tenaga banget, makanya gue gak pernah coba bikin novel. Ada saran lagi dari temen-temen gue, kalo gitu bikin kumpulan cerpen jadi satu buku, wah ini ide bagus sampe-sampe bikin gue makin semangat bikin cerpen, tapi gue bingung mau dikasih judul apa buku gue itu karena cerpen yang gue bikin gak pernah punya tema yang sejalan, jadi gue urungkan dulu niat gue itu, tapi suatu saat itu pasti bakalan gue lakuin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa lama keluarga gue ga ada yang tau hobi menulis gue itu, cuman adek gue dan kakak sepupu gue yang tau hobi gue, bahkan kakak sepupu gue termasuk salah satu penikmat cerpen ataupun blog personal gue hahaha.. Sampe akhirnya Desember tahun 2011 itu adalah&amp;nbsp; titik dimana nyokap dan bokap gue tercengang tak berdaya, ketika dia tau gue ikutan lomba dan harus menjalani fieldtrip ke pulau dewata Bali, Indonesia bersama 9 orang lainnya. Lomba yang diadain sama Vivanews.com yang kini berganti image menjadi &lt;a href=&quot;http://viva.co.id/&quot;&gt;viva.co.id&lt;/a&gt; melalui kanal blog &lt;a href=&quot;http://log.viva.co.id/&quot;&gt;log.viva.co.id&lt;/a&gt; itu sukses menjungkir balikkan pandangan nyokap ke gue, awalnya dia selalu mikir tiap gue didepan laptop kerjaan gue cuman main game dan online facebook tanpa dia ketahui gue pun produktif menulis. Ya walaupun ga menang secara seremonial seenggaknya gue udah menang secara pribadi karena udah berhasil membuktikan diri ke nyokap gue, not bad lah. Karena nyokap atau bokap udah tau kegiatan menulis gue itu jadi sekarang kalo gue belom tidur diatas jam 1 pagi mereka gak akan lagi ngomel, ngedumel, marah-marah, bahkan murka sama gue karena mereka pasti berpikir kalo gue lagi nulis, ya kadang pikiran mereka itu bener tapi kadang juga gak bener karena gak setiap malem gue begadang karena gue lagi nulis, bisa aja karena gue lagi main game hahaha.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah itu nyokap sering bilang sama gue &quot;kalo emang suka nulis maka nulis lah kamu! tapi jangan jadiin hobi nulis kamu itu sebagai pekerjaan tetap, cukup jadi side job aja, karena yang namanya karya seni yang dijadiin pekerjaan tetap namanya bukan karya seni lagi tapi jadi seni komersil, dan hasil dari seni komersil itu gak akan sebagus atau seindah karya seni.&quot; awalnya gue gak ngerti dan gak peduli sama kata-kata nyokap gue itu, tapi akhirnya gue sekarang ngerti. Dari yang gue tangkep itu maksudnya kalo hasil karya kita dijadiin komersil kita harus berpikir tentang orang lain, karena kita jadi takut, selalu ada pikiran akan diterima atau gak karya kita? akan laku atau gak? bisa menghasilkan apa karya kita ini buat kita? karya kita gak akan jadi karya yang berani, gak akan jadi karya yang jujur. Itu menurut gue, gak tau orang lain mengartikannya kayak gimana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena itulah gue gak pernah jadiin karya gue sebagai seni komersil, gue cuma mau nulis apa yang ada dipikiran gue, gue tulis apa yang mau gue tulis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
I Wrote Something What I Think ~&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam menulis&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/11/tulis-apa-yang-mau-kamu-tulis.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-7625397510219071067</guid><pubDate>Fri, 12 Oct 2012 03:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-12T10:16:35.810+07:00</atom:updated><title>Kena Tipu</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenernya sih ini cerita yang memalukan buat gue, tapi setelah gue pikir-pikir ada baiknya gue share cerita ini untuk bahan pembelajaran buat yang lain juga. Jadi beberapa minggu yang lalu gue lupa tepatnya kapan gue kena tipu yang berujung hilangnya dua buah tabung gas elpiji 12 kg. dari rumah gue karena dicuri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mempersingkat waktu, seperti inilah kisahnya ~&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pagi-pagi gue bangun atau lebih tepatnya terpaksa bangun pada pukul 7 pagi karena semua orang di rumah gue harus pergi, bokap, nyokap, dan abang gue berangkat kerja sedangkan adek gue udah berangkat ke sekolah pukul 6. Gue yang malemnya abis begadang entah jam berapa gue tidur bangun jam 7 pagi itu bener-bener berat banget, kelopak mata rasanya kayak pake bulu mata badai ala syahrini yang bikin gue susah melek tapi mau gak mau gue harus bangun. Supaya ilangin bosen dan mengusir kantuk gue coba nyalain laptop gue dan kemudian edit-edit CV untuk dipake buat cari kerja, maklum gue pengangguran setelah lulus kuliah.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Waktu lagi asik-asiknya edit CV tiba-tiba pager gue ada yang ngetok, dan jujur aja ngetoknya tuh gak biasa banget kayak tamu ngetok, kalo orang yang normal itu kan ngetok ya ber-etika lah keras tapi sopan, kalo ini enggak, dia ngetok kayak mau ngajak berantem. Dengan mata ngantuk dan hati sedikit jengkel karena ada yang ngetok dengan cara kayak gitu gue keluar dan diluar gue liat ada orang pengantar galon Aqua, dia langsung bilang &quot;Mau nganter galon Aqua dek tadi bapak pesen.&quot; gak mau gampang percaya gue cek dulu aqua galon kosong gue, jumlahnya ada dua yang kosong dan ternyata orang itu bawa galon aqua isi juga dua, ini kebetulan atau entah apa. Oke gue meng-iya-kan dan minta buat tuh orang taro aqua galon yg dia bawa di depan pintu aja, tapi bukannya nurutin gue dia malah nyelonong masuk kedalem rumah gue, semprul seharusnya gue larang dong tapi gak tau apa yang terjadi sama gue malahan gue ngebiarin dia bawa aqua galon masuk kedalem rumah. Setelah naruh galon isi didalem rumah dia ngeluarin galon kosong gue, terus dia masuk lagi bilang sekalian sama gas-nya juga disuruh ganti, goblok lagi gue ngebiarin dia ngebongkar gas di dapur gue dan ngebawa 2 tabung gas, lu mau tau apa yang paling gobloknya lagi? gue disuruh sama dia buat ngebawain satu tabung gas kosong keluar dan gue nurut, bangke tikus anak kecebong kecoak buntung!!!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelum pergi dia bilang nanti balik lagi anterin gas yang baru dan dia bilang ga usah di kunci rumahnya biar gampang nanti, setelah itu dia pergi serta gobloknya gue lagi setelah dia pergi gue gak selot pager rumah gue, pintu rumah gue biarin kebuka, bener-bener berasa bego gue kalo inget kejadian itu lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi hari itu gue ada acara, harus berangkat jam 11, gue tungguin itu tukang gas tapi gak dateng-dateng juga dan saat itu juga gue udah ngerasa aahh kok bisa sih?! Yes, gue udah ketipu dan gue udah kehilangan dua tabung gas yang satu masih penuh dan satunya lagi emang udah kosong bertahun-tahun. Sadar akan kejadian ini bokap sama nyokap gue geram, mereka ngomel habis-habisan sama gue, mereka anggap gue terlampau bodoh ngebiarin hal kayak gitu terjadi gitu aja, awalnya nyokap ngira gue kena sirep atau hipnotis tapi bokap gak percaya karena gue sadar dan bisa ceritain secara jelas kejadiannya karena setau dia sirep itu bikin korbannya gak sadar, tapi jujur aja gue juga baru ngerasa ngeh kalo kok bisa itu kejadian, kok bisa gue nurut aja gitu, mungkin setengah sirep atau apa?!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sampe sekarang gue selalu ngerasa bersalah atas kejadian itu, gue gak peduli gue disirep apa gak ya gue udah ngelakuin kesalahan. Mungkin pengalaman ini bisa jadi pelajaran buat gue ataupun buat kalian yang baca supaya lebih waspada, banyak berdoa supaya gak gampang terpengaruh dan jangan pernah izinin masuk ke rumah orang yang sama sekali gak lo kenal sekalipun dia itu temen bokap atau nyokap lo.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam waspada,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/10/kena-tipu.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-2168150964393303557</guid><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 13:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-12T01:07:04.110+07:00</atom:updated><title>Socmed Community Viva.co.id Internship Program</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;
  DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;
  LatentStyleCount=&quot;267&quot;&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0cm;
 mso-para-margin-right:0cm;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt; Semua pasti tau dong sama Viva.co.id portal berita yang bisa dikatakan salah satu yang terbesar di Indonesia? ya tadinya portal berita ini dikenal dengan nama Vivanews.com tapi seiring perkembangan zaman belum lama ini Vivanews mengubah image portal mereka jadi Viva.co.id, gue gak pengen ngebahas tentang perubahan yang dilakukan Vivanews karena itu udah pernah gue bahas sampe dua postingan di blog gue ini tentang review wajah baru dari vivanews menjadi Viva.co.id. Yang pengen gue informasikan kali ini adalah Viva.co.id sedang mengadakan program internship untuk bekerja membantu di bagian socmed
community vivanews selama 3 bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Program ini ditujukan untuk kalian yang masih kuliah, tapi pengen tau tentang dunia kerja khususnya dibidang media online, selain itu program ini bisa dimasukin ke CV loh sebagai work experience, karena jujur aja cari kerja tanpa ada work experience itu ternyata susahnya minta ampun. Sampe-sampe gue punya pikiran dunia kerja itu begitu absurd, coba bayangin aja mau kerja butuh pengalaman sedangkan pengalaman itu kita dapet dengan bekerja, kalo kayak gini caranya kapan bisa dapet kerja coba?!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Syaratnya gak susah kok, cukup kirim CV aja via email, nanti akan mendapat email balasan apa yang mesti dilakukan selanjutnya baru kalo emang udah sekiranya cocok kalian akan dipanggil untuk diinformasikan tentang program ini plus interview dengan pihak HRD, kalo emang deal ya lu bisa langsung bekerja. Tapi sangat disarankan sih ya sebaiknya lu punya laptop karena komputer kantor di divisi Socmed Community ini udah kepake semua, jadi supaya bisa tetep bekerja lu harus punya laptop dan bisa dibawa saat bekerja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pasti mendengar program internship atau magang ini pada bertanya-tanya, di gaji gak? ada kans untuk jadi pegawai tetap gak? oke, santai masbero mbasis... karena posisi kalian disini hanya sebagai karyawan magang tentu kalian gak dapet gaji seperti karyawan tetap atau kontrak, hanya akan ada penggantian uang transport kepada kalian, nominalnya berapa gue gak tau karena bukan gue yang bakalan nge-gaji hahaha tapi sepertinya sih lumayan lah untuk tambah-tambah uang jajan sehari-hari karena penggantian uang transport ini dilakukan setiap hari atau sesuai dengan deal personal aja bisa dibikin tiap minggu atau tiap bulan juga. Ada juga pasti yang bertanya-tanya apakah ada kans untuk jadi pegawai di viva nantinya setelah menjalani program internship ini? gak usah khawatir teman, viva ini salah satu perusahaan yang terus berkembang jadi otomatis akan butuh karyawan yang lebih banyak lagi nantinya, so kans untuk jadi pegawai tetap pasti ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Meski program internship ini seharusnya dijalani selama 3 bulan, tapi kalo seandainya kalian mau berhenti sebelum 3 bulan ya gak usah takut, bisa kok, karena kalian kan gak terikat kontrak, kalian masih berstatus bebas transfer kalo dalam istilah sepak bolanya, gak usah ngeri kena penalti. Atau kalo seandainya kalian lagi skripsi, belom dapet perusahaan untuk jadi objek penelitian, pengen Viva yang jadi objeknya bisa kok, dan lebih enaknya lagi ya sekalian magang disitu karena selain kalian mendapatkan informasi kalian juga terjun langsung di proses bisnis perusahaan itu sendiri, plus dapet pengalaman kerja, asik kan?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jobdesk-nya? santai, gak bakalan disuruh ngaduk kopi atau sikat toilet lah, kalian akan ditempatkan di Socmed Community Vivanews division, kerjaannya ya mengelola social media dari vivanews seperti facebook atau twitter, melaukan socmed marketing or promotion, bantu-bantu di kegiatan offline komunitas, dan lain-lain, karena gue juga gak tau apa yang bakalan dikerjain nantinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nah, kalo berminat untuk ikutan program ini silahkan aja kirim CV kalian ke email galuh.pramono[at]vivanews[dot]com jangan lupa tuliskan &quot;internship program&quot; di kolom subject biar gak kecampur-campur. FYI juga nih Galuh itu cewek ya jadi jangan sekali-sekali panggil dia mas Galuh &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;#kabuuuurrr&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekian informasi dari gue, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam magang,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/10/socmed-community-division-vivacoid.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-1550183235825778887</guid><pubDate>Thu, 04 Oct 2012 12:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-04T19:40:54.187+07:00</atom:updated><title>Pengangguran Berpengalaman</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa orang temen gue atau siapapun yang kenal gue pasti tau kalo sekarang gue ini lagi jadi pengangguran, jelas gue bukan &quot;pengacara&quot; (pengangguran banyak acara) karena gue emang bener-bener nganggur gak ada acara apa-apa. Semenjak lulus dibulan Agustus kemarin sampai saat postingan ini turun gue belum juga mendapatkan pekerjaan, ga usah ditanya kenapa karena gue juga gak tau, tapi kayaknya sih karena belom rejeki aja kali gue dapet kerjaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekarang apply lamaran gak sesulit jaman Bob Marley rambutnya masih di rebonding, sekarang semua bisa dilakukan via internet dan itu amat sangat mudah. Tapi gue gak mau hanya mengandalkan internet, seperti kata bokap &quot;teknologi emang udah amat sangat canggih sekarang tapi jangan pernah lupakan cara tradisional.&quot; Ya mengingat hal itu gue-pun akhirnya mencoba menempuh cara tradisional, meski bukan dengan cara keliling ke perkantoran masuk sana keluar sini cuma untuk cari lowongan dan nge-drop CV, melainkan gue coba ikutan job fair, terhitung udah 3 kali semenjak resmi jadi pengangguran gue ikutan job fair.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yang pertama gue ikutan job fair di senayan tepatnya di Istora Senayan, itu adalah job fair paling biadab yang pernah gue ikutin karena emang itu pertama kalinya ikut job fair sih, tapi emang bener biadab kok. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 30.000,- (Tiga Puluh Ribu Rupiah) dan didalam sana sangat tidak kondusif, berdesakkan, berebutan, dan parahnya disana cuman nge-drop hardcopy CV doang, kalo gue pikir-pikir sih rugi ikutan job fair kayak gini, udah kena biaya print CV + surat lamaran + sertifikat lain-lain, bayar tiket masuk, desek-desekkan, pokoknya rugi lah. Tapi ya gue anggep sekedar pengalaman aja sih, seenggaknya kalo gue punya anak nanti kan ada yang diceritain haha.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Job fair kedua yang gue ikutin itu adalah job expo dari kampus gue sendiri, dengan biaya sebesar Rp. 5.000,- (Lima Ribu Rupiah) gue udah bisa masuk dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan gue. Asiknya gue gak usah repot ngeprint CV karena job expo dari kampus gue ini menggunakan sistem online, jadi kita bikin akun di Binus Career terus bikin CV kita disana nanti kalo kita mau apply CV kita ke perusahaan yang kita mau tinggal kita submit aja, dan lagi disini gue gak perlu berdesakkan dorong sana dorong sini karena benar-benar ter-handle dengan sangat baik, jalurnya jelas, perusahaannya pun juga jelas, banyak juga perusahaan besar di job expo kampus gue ini. Jadi ya gak rugi lah ikutan job fair yang kedua ini karena murah tapi kualitas mewah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan ketiga, job fair terakhir yang gue ikutin adalah job fair yang diadakan oleh &lt;a href=&quot;http://id.jobsdb.com/id/id&quot;&gt;JobsDB&lt;/a&gt;, itu tuh salah satu situs lowongan kerja ternama, yang bannernya suka terpasang di warnet-warnet bahkan sekarang udah terpasang dibengkel juga. Job fair ini juga keren, harga tiket masuknya aja seikhlasnya jadi gue gak mau bilang berapa gue bayar tiket masuknya nanti takut dibilang ga ikhlas lagi. Terlepas dari biayanya, sistem job fair ini juga keren banget, bertempat di balai kartini, job fair ini juga mengusung sistem online, tapi beda dengan yang di kampus gue. Disini pertama kita mengisi fom, terus beli tiket, abis itu kita dateng ke bagian registrasi untuk masukkin CV kita yang didalam flashdisk ke barcode yang ditempelin di tiket, jadi nanti kalo kita mau apply ke perusahaan mana aja yang ada disitu, tinggal kita kasih tiket kita nanti petugas di perusahaan tersebut scan barcode itu dan jeng jeeeeenng CV kita otomatis masuk ke email HRD perusahaan itu, keren yak? gue aja terheran-heran saking noraknya. Job fair ini tempatnya gede dan pengaturannya juga bagus jadi gak berdesakkan malah lengang banget.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari ketiga job fair yang udah gue sebutkan diatas, tiga-tiganya udah nyaris membuahkan hasil, gue udah dipanggil untuk ikut psikotest ataupun interview langsung, malah dari job fair yang pertama udah ada yang sampe di interview user + penyerahan kontrak tapi sayang gue gak berminat karena sepertinya bukan tempat gue untuk disitu, bukannya pilah pilih pekerjaan sih tapi buat apa gue memaksakan diri melakukan pekerjaan yang gue gak nyaman mengerjakannya ya kan? terus yang dari job expo kampus gue sih kebanyakan dipanggil untuk ikutan psikotest semua ada yang lolos ada juga yang enggak soalnya gak ada panggilan lagi, entah karena gue terlalu gila atau dinilai terlampau jenius. Sedangkan dari yang ketiga ini juga beberapa udah ada panggilan dan dari yang ketiga ini juga gue sangat berharap bisa masuk bekerja karena entah kenapa gue ngerasa nyaman sama pekerjaannya, ya semoga aja ini jadi rejeki gue tapi kalo bukan rejeki yasudahlah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada pengalaman yang menarik dari panggilan interview hasil dari job fair yang ketiga di balai kartini ini, beberapa perusahaannya itu perusahaan dagang, gue apply di bagian web tapi pas lagi interview kebanyakan dari perusahaan tersebut malah ngebahas tentang blog gue karena ngeliat CV gue tertera di kolom achievement sebagai Finalis Blogger AusAID &amp;amp; Viva.co.id, parahnya malah yang terakhir ini gue interview sama sekali gak ngebahas tentang kerjaan, malah gue disuruh ceritain tentang tulisan-tulisan gue, entah apa maksudnya ya gue sih malah seneng disuruh ceritain tentang tulisan gue, abis itu kalo bisa gue suruh deh &quot;daripada nanya-nanya mulu mendingan buka aja langsung &lt;a href=&quot;http://chndw.blogspot.com/&quot;&gt;blog saya&lt;/a&gt;.&quot; hahaha..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga setelah nulis postingan ini gue bisa dapet kerjaan yang layak dan gue nyaman dengan pekerjaan itu, Aamiin...&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam job seeker,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/10/pengangguran-berpengalaman.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-6551052484356755310</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 06:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-30T13:29:13.894+07:00</atom:updated><title>Curhat Tukang Nasi Goreng</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pasti sering kita ngeliat dijalanan atau dimanapun orang-orang yang katanya gak pernah mengenyam bangku sekolah, sekalipun pernah ya sekedar pernah ada yang cuman sampe lulus sekolah dasar (SD) atau malah SD aja kagak lulus, ada juga yang cuman sampe sekolah menengah pertama (SMP) entah yang sampe lulus atau enggak, dan kadang ada yang sedikit lebih beruntung bisa sampe duduk dibangku sekolah menengah atas (SMA) walaupun akhirnya cuman sekedar duduk-duduk aja tapi gak sampe lulus.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apa sebenernya yang ada didalam benak kita kalo ngeliat hal-hal seperti ini? Kadang kita menganggap mereka tidak bisa sekolah seperti orang-orang lain yang beruntung bisa menyelesaikan pendidikannya sampai tinggi itu dikarenakan mereka kesulitan ekonomi. Ya emang ga bisa dipungkiri faktor ekonomi juga sangat mempengaruhi kenapa mereka gak bisa sekolah sampe tinggi, hal seperti ini sudah menjadi perhatian pemerintah sejak lama hingga akhirnya pemerintah menetapkan wajib belajar selama 9 tahun yakni 6 tahun di SD dan 3 tahun di SMP, untuk mencapai target wajib belajar itu sendiri pemerintah akhirnya membebaskan biaya SPP sekolah dari SD sampai SMP supaya gak ada lagi alesan gak mampu secara ekonomi jadinya gak sekolah. Malahan belum lama ini program wajib belajar itu bukan lagi 9 tahun tapi jadi 12 tahun yakni 6 tahun di SD, 3 tahun di SMP dan 3 tahun lagi di SMA yang membuat SMA juga dibebaskan biaya sekolahnya. Sudah jelas sekali program ini merupakan salah satu trobosan yang baik walaupun kadang-kadang efeknya jadi rada ngeselin, saking kesenengannya sekolah dari SD sampe SMA itu gratis banyak anak yang memilih untuk gak naik kelas alasannya karena pengen mendalami ilmunya jadi dia ngulang-ngulang terus minimal 2 tahun lah di satu tingkat hahaha, gak deng ini cuman becandaan aja.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tapi pada kenyataannya tidak selamanya faktor ekonomi menjadi faktor minimnya sumber daya manusia dengan tingkat pendidikan minimal sampai SMA atau sederajat di Indonesia. Salah satu faktor lainnya adalah mental, kenapa gue bilang mental adalah salah satu faktor yang bisa gue bilang juga sangat mempengaruhi kurangnya tingkat pendidikan di Indonesia? Jadi begini ceritanya, suatu ketika *padahal baru semalem* gue beli nasi goreng di depan gang rumah gue, tukang nasi goreng itu bapak-bapak udah cukup tua sampe-sampe gue manggilnya bapak tua &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;#gakpenting&lt;/span&gt; beliau punya anak sebanyak 6 kepala gak tau kalo ada anaknya yang punya kepala lebih dari satu &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;#abaikan&lt;/span&gt; dan dia curhat sama gue kalo semua anaknya itu pendidikannya cuman sampe SMP, kalo baru denger ceritanya sampe sini kita pasti mikir pasti karena cuma seorang tukang nasi goreng keliling jadi susah ngebiayain anaknya buat sekolah sampe minimal SMA atau sederajat, sejujurnya gue juga mikir kayak gitu. Tapi si bapak langsung meneruskan ceritanya kalo dia sebenernya sih walaupun gak kaya tapi kalo untuk ngebiayain anak sekolah pasti mampu dan pasti diusahakan, ya namanya orang tua mana ada yang mau anaknya susah sih ya kan?!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terus kenapa? kenapa anak-anaknya cuman sekolah sampe SMP semua? itulah masalahnya, ini tentang mental dari anak-anak itu sendiri, si bapak bilang &quot;Anak-anak saya gak ada yang mau sekolah, jadi sampe SMP udah, gak ada yang mau lanjutin ke SMA padahal mah saya udah siap kalo mereka mau lanjutin ke SMA, saya malah seneng dan mau terus biayain sampe kuliah, tapi ya begitu anaknya gak ada yang mau nerusin sekolah sampe SMA, udah lulus SMP ya langsung aja kuliah (kuli payah)&quot; Miris gue denger cerita si bapak ini, padahal dia udah bercita-cita setinggi langit tapi anak-anaknya cuma bercita-cita setinggi celana anak gaul. &quot;Setiap orang tua pasti pengen anaknya lebih dari dia ya kan mas? tapi ya gitu saya juga bingung kenapa anak-anak saya kayak gitu, ujungnya ya ada dua orang anak saya jadi tukang nasi goreng keliling juga sama kayak saya, gak bisa dia bertani, jadi kuli bangunan, bisanya ya sama kayak saya nih jualan nasi goreng, yang lain sih ada yang jadi tukang jait, ada yang jadi tukang ojek juga di kampung.&quot; Lanjut si bapak sambil terus memasak nasi goreng pesanan orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada lagi yang bikin gue geleng-geleng kepala denger cerita dari si bapak ini, dia bilang &quot;Ada satu anak saya mas, masuk STM tapi cuman dua tahun.&quot; denger berita kayak gitu awalnya bagus berarti gak semua dong lulusan SMP? tapi pas denger cuman dua tahun banyak tanda tanya didalam otak gue, kenapa? si bapak akhirnya melanjutkan ceritanya &quot;Udah sampe kelas dua di STM, pas mau lanjut ke kelas tiga eh dia udah gak mau nerusin, dia gak mau sekolah lagi.&quot; gue pun dalam hati teriak what the ... ??? &quot;padahal kan kelas tiga berapa lama sih ya mas? gak ada setahun, tinggal lanjutin aja ga mikirin biaya macem-macem kok ya gak mau nerusin, saya kesel mas waktu itu jujur aja, mau mukul tapi ya anak, tapi ya saya kesel banget. Soalnya udah dua tahun saya biayain kok tinggal gak ada setahun lagi malah gak mau nerusin?! Iya kalo cuma ratusan ribu abis mas, ini kan udah berjuta-juta, berpuluh-puluh juta malah. Itung aja mas, sehari saya kasih jajan Rp. 6.000,- coba sebulan jadi berapa?&quot; gue mencoba menghitung 6.000x30 = &quot;180.000 pak&quot; jawab gue. &quot;Yaudah kali mas 2 tahun tuh jadi berapa?&quot; 180.000x24 = &quot;4.320.000 pak semuanya&quot; jawab gue sekenanya. &quot;Nah itu cuma uang jajannya doang mas udah empat setengah juta sendiri, belom uang bukunya, uang sekolahnya, dan macem-macemnya mas, padahal uang sekolah dan lain-lainnya itu saya gak pernah nunggak, saya bayarin tepat waktu, saya usahain ada kalo buat anak sekolah mas.&quot; gue udah ga bisa berkata apa-apa lagi denger cerita si bapak tukang nasi goreng ini, cuman bisa manggut-manggut aja karena emang gak ada lagi yang bisa gue komentarin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bapak ini udah usaha sekuatnya, semampunya dia supaya anak-anaknya bisa berpendidikan tinggi tapi sepertinya mental anak-anaknya yang gak ada untuk jadi orang yang berpendidikan, entah dalam konteks ini siapa yang salah entah dari kondisi lingkungan, orang tua itu sendiri atau emang mental anak-anaknya yang udah sangat buruk. Di akhir curhatnya akhirnya si bapak bilang &quot;Ada satu lagi anak saya yang bontot yang nomer enam mas, dia masih SMP nih saya turutin aja maunya semua, dia minta ini itu saya turutin mas supaya dia mau sekolah takutnya kalo dia gak diturutin gak masu sekolah lagi kayak kakak-kakaknya.&quot; Hah? sampai segitunyakah? haduh, entah apa yang harus dibenahi, yang jelas dalam kondisi seperti ini kita ga bisa menyalahkan pemerintah karena ini kembali lagi kepada orang tua dan anak itu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam pendidikan,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/09/curhat-tukang-nasi-goreng.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-116076663952851230</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 04:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-30T11:57:24.624+07:00</atom:updated><title>Nike Tiempo Terpasang di Kaki Melekat di Hati</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setiap pemain sepak bola pasti memiliki sponsor yang tentunya sponsor tersebut akan membuatkan sepatu yang khusus di desain untuk pemain itu sendiri dilihat dari skill individu si pemain. Seperti peraih Ballon D&#39;or tiga kali berturut-turut Lionel Messi yang di sponsori oleh Adidas dan kemudian di desain sepatu khusus untuknya yakni Adizero F50, selain Messi pemain termahal di dunia yakni Cristiano Ronaldo juga memiliki sponsor yang membuatkan sepatu khusus untuknya, adalah Nike dengan variannya yang bernama Mercurial merupakan sepatu yang di desain khusus untuk pemain berjuluk CR7 itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Produsen tidak hanya menggunakan para pemain sebagai manekin, tapi sepatu-sepatu tersebut memang sengaja di desain untuk menunjang permainan dari pemain itu sendiri. Seperti Adizero F50 yang digunakan Messi, sepatu tersebut kabarnya memiliki chip dibawah sepatu untuk mengkontrol speed dari Lio Messi yang terkenal cepat dalam mendribel bola, bentuknya juga memang sengaja dibuat sedemikian rupa agar bisa menunjang skill messi dalam menggocek lawan, melakukan passing yang akurat, dan shooting yang ter-arah. Nike Mercurial milik CR7 juga tidak mau kalah, skill Ronaldo dalam mendribel tidak perlu diragukan, tendangan bebasnya ditakuti penjaga gawang musuh, dan crossingnya yang sering bikin pemain bertahan susah tidur malam sebelum pertandingan, tentu Nike Mercurial dibuat khusus untuk menunjang skill-skill milik Ronaldo tersebut dari bentuk, tekstur, bahan, dan detail-detail kecil lainnya. Jadi dapat disimpulkan, produsen tidak hanya menjadikan pemain seperti papan iklan guna meningkatkan penjualan tapi juga memikirkan si pemain supaya mereka tetap dapat tampil maksimal dengan sepatu yang khusus dibuatkan untuknya.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Itulah enaknya jadi pemain hebat, sedangkan kita yang orang biasa dan hobi bermain sepak bola juga atau futsal? apa ada produsen sepatu sebesar Nike atau Adidas membuatkan kita sepatu khusus yang menunjang skill individu kita? tentu itu hanya ada didalam mimpi kita belaka. Karena itu para pemain amatir yang belum mendapatkan sponsor apparel pribadi bisa menggunaka sepatu dengan brand apa saja, tapi ya kembali lagi ke masing-masing, apa bisa kita merasa nyaman dengan sepatu tersebut? mau tidak mau para pemain tersebut mencari sepatu yang memang cocok untuknya. Bayangkan kalau kita harus seperti itu, mau berapa pasang merk dan type sepatu yang kita beli dan kita coba sampai kita merasa nyaman? karena satu brand saja seperti Nike memiliki cukup banyak varian, ditambah Adidas, ada juga Puma, Specs, Umbro, League, dan lain-lain, yang ada belom dapet sepatu yang cocok buat kita, jadi pemain bintang enggak jadi tukang sepatu iya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hal tersebut juga pernah terjadi sama gue, sebagai penggemar olahraga futsal gue mau gak mau juga harus memiliki sepatu futsal, tapi gue gak mau asal pake sepatu futsal, gue mau pake sepatu yang emang cocok sama gue supaya gue bisa main dengan nyaman dan skill individu gue juga ditunjang oleh sepatu tersebut. Awal main futsal gue gak punya sepatu futsal, gue main pake sepatu converse yang biasa gue pake buat sekolah, tapi ketika gue mau masuk UKM Futsal kampus gue mau gak mau gue harus punya karena malu kali udah ikut UKM Futsal tapi mainnya masih pake sepatu gaul. Gue belom punya duit waktu itu &lt;i&gt;*sekarang juga belom sih*&lt;/i&gt; jadi gue pergi ke Taman Puring buat beli sepatu futsal, cari-cari, pilih-pilih, akhirnya pilihan gue jatuh ke sepatu Adidas Zebra, karena belinya di Taman Puring jadi jangan ngebayangin yang gue beli ini original ya, sepatu ini gue beli seharga 75.000 rupiah, harga yang cukup fantastis bukan?!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHJ8Qr_SF2zpHX8PYStSzZ9sRF_MISfKi08hNQWluSIEag_hPHwmVWoYsU7okDNI3u-u8SjT-kQ8Rx2R15Vn4zJW0LpBndOAwd310wkYNws-cJvQtBDAgKCNFJjAJrlUvWh1bfKgNcsW4/s1600/adidas-zebra-silver.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHJ8Qr_SF2zpHX8PYStSzZ9sRF_MISfKi08hNQWluSIEag_hPHwmVWoYsU7okDNI3u-u8SjT-kQ8Rx2R15Vn4zJW0LpBndOAwd310wkYNws-cJvQtBDAgKCNFJjAJrlUvWh1bfKgNcsW4/s1600/adidas-zebra-silver.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Walau gue beli sepatu ini dengan harga yang sangat murah untuk ukuran sepatu futsal, tapi ajaibnya sepatu ini melekat dikaki gue setiap kali gue main futsal selama 3 tahun. Sepatu ini menurut gue cukup bagus dari bentuknya yang sangat stretch di kaki membuat pergerakan kaki jadi bisa lincah, ringan membuat speed jadi terjaga dan bagian ujungnya yang naik ke atas membuat kalo lagi terpaksa nendang pake ujung kaki jadi gak sakit, pokoknya untuk bermain di posisi gue sebagai bek sepatu ini menurut gue udah sangat memenuhi syarat, namun lama kelamaan sepatu ini mulai memasuki masa uzurnya, bagian bawah sepatu ini sobek karena gue terlalu banyak main di lapangan plur (dari semen) yang kualitasnya jelek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adidas Zebra ini gak lagi bisa menemani gue, dia gue pensiunkan dan gue harus mencari penggantinya. Disaat inilah gue kembali dihadapi dengan pilihan yang tidak pasti, gue harus kembali memilih varian sepatu apa yang bakalan gue pake untuk bermain?! Gue pun teringat dengan pemain favorite gue Paolo Maldini, dia mampu bertahan dengan sangat hebat tapi bisa juga menyerang dengan sama baiknya, jadi gue mencari tau sepatu apa yang dia kenakan, Nike Tiempo 94 dan pada saat itu juga gue langsung naksir sama sepatu ini tapi sayang sepatu ini gak lagi di produksi oleh Nike tapi gue udah terlanjur jatuh hati sama sepatu Nike varian Tiempo ini, akhirnya gue berusaha untuk mendapatkan Nike Tiempo walau bukan Tiempo 94 yang penting Tiempo gue mau.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cari-cari sana sini tapi gak ketemu-ketemu karena gue pengen Nike Tiempo tapi warnanya harus hitam jadi ya lumayan susah carinya, sempet ketemu tapi sayang gak ada ukurannya yang pas dikarenakan itu lagi diskon #ModalDiskon. Akibat terlalu naksir gue jadi sering banget post varian-varian Tiempo di twitter gue dan ternyata cewek gue menangkap signal yang terpancar dari hati gue, waktu gue ulang tahun ke 20 pada tanggal 15 Januari tahun 2011 dia dateng ke rumah gue ngasih surprise dan ya begitulah, gue cukup tercengang dengan surprisenya tapi yang bikin gue makin terpana lagi pas dia ngasih gue sekotak kado yang cukup besar, dan dia minta gue langsung buka disitu juga, apakah isinya? saat itu gue gak nyangka dan gak ngira banget dia bakalan ngasih gue ...&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPJSxGw9Tb12Zl2ZPNAyp5HxAOPXddv1qs0BOVdYEVD013HZzOpbn5Ks_MANduR6ltSg9a5FnjZ5i06IkGgwSQMYqz3pO9GnL8tA4-4Il2Cvdg7Ce1A1Ckn0Gyq3C7vC4oX63zdecnmnw/s1600/179913_4147902146687_576894381_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;263&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPJSxGw9Tb12Zl2ZPNAyp5HxAOPXddv1qs0BOVdYEVD013HZzOpbn5Ks_MANduR6ltSg9a5FnjZ5i06IkGgwSQMYqz3pO9GnL8tA4-4Il2Cvdg7Ce1A1Ckn0Gyq3C7vC4oX63zdecnmnw/s400/179913_4147902146687_576894381_n.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yes this is it, Nike Tiempo Natural III IC warna hitam, benar-benar sepatu yang gue pengen. Saat itu juga gue gak bisa berkata apa-apa kecuali shock dan terima kasih karena dia udah bener-bener paham apa yang gue mau. Sekedar informasi aja sih, Nike Tiempo ini semua original karena belom ada pabrik home made yang berani bikin KW dari sepatu ini, pernah gue tanya ke pemilik pabrik di daerah Tangerang kenapa mereka gak berani bikin KW dari sepatu ini dan beliau menjawab &quot;Harga bahan, dan biaya produksinya terlampau tinggi, jadi jatohnya harga jualnya ya mahal juga, pasti kalo udah gitu orang lebih milih beli yang asli daripada yang KW kalo cuman beda seratus ribu atau dua ratus ribu.&quot; Jelas itu bikin kebanggaan tersendiri buat gue karena sepatu gue bisa dipastikan jarang ada yang pake karena emang gak ada KW-nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalo ditanya kenapa gue bisa jatuh hati banget sama Nike Tiempo, selain karena varian ini juga dipake sama pemain idola gue Paolo Maldini, tapi spesifikasi sepatu ini benar-benar mencirikan gaya permainan gue. Sesuai namanya &quot;Tiempo&quot; dalam bahasa Spanyol yang kalo dalam bahasa Inggris artinya &quot;Time&quot; dan dalam bahasa Indonesia tentu artinya menjadi &quot;Waktu&quot; atau &quot;Tempo&quot;, menurut penalaran asal-asalan dan suka-suka gue Tiempo memang memiliki spesifikasi untuk pemain yang bertugas untuk mengatur tempo permainan dari tim, kalo dalam futsal seorang bek itu merupakan salah satu pemain yang bertugas untuk itu, mengatur ritme dan tempo dari tim karena sering kali serangan berawal dari kakinya. Kalau di sepak bola Tiempo banyak dikenakan oleh pemain tengah seperti Pirlo yang pernah juga mengenakannya bahkan seorang Ronaldinho Gaucho seorang pemain legendaris asal Brazil juga menggunakan varian Tiempo, Cesc Fabregas juga hingga kini memakai sepatu ini, sedangkan di Indonesia sang ex-kapten timnas Garuda Ponaryo Astaman mengenakan sepatu ini, sedangkan bek yang menggunakan sepatu ini baru gue tau ya cuman Paolo Maldini aja. Bentuk Tiempo ini agak tinggi dan empuk untuk meng-cover engkel agar tidak mudah cidera, pas di kaki agar memudahkan dalam bergerak, dan sepatu ini sangat cocok untuk pemain yang suka melakukan passing akurat dan juga umpan lambung yang bagus plus tendangan spekulasi terarah ke gawang tanpa harus menendang dengan kuat karena inilah sepatu ini banyak digunakan oleh pemain tengah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ya dari spesifikasi dan skill yang ditunjang oleh sepatu ini benar-benar mencirikan permainan gue, seorang bek yang suka melakukan passing akurat. Itulah kenapa gue benar-benar jatuh hati sama Nike Tiempo dan seandainya gue harus beli sepatu futsal lagi atau sepatu bola pasti gue bakalan beli Nike Tiempo lagi apapun typenya, entah Natural, Mystic, Legend, atau apapun gue bakalan jadi pelanggan setia Nike Tiempo.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekian ulasan gak guna gue tentang Nike Tiempo, setidaknya gue udah berusaha untuk ngasih tau kalian kenapa gue memilih sepatu ini, dan semoga lo semua bisa dapetin sepatu futsal atau sepatu bola yang cocok dengan kepribadian, skill dan gaya bermain kalian, karena tak bisa dipungkiri sepatu membuat kita nyaman dan kenyamanan dalam bermain benar-benar mempengaruhi performa kita.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam Tiempo,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/09/nike-tiempo-terpasang-di-kaki-melekat.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHJ8Qr_SF2zpHX8PYStSzZ9sRF_MISfKi08hNQWluSIEag_hPHwmVWoYsU7okDNI3u-u8SjT-kQ8Rx2R15Vn4zJW0LpBndOAwd310wkYNws-cJvQtBDAgKCNFJjAJrlUvWh1bfKgNcsW4/s72-c/adidas-zebra-silver.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-5058219285413072498</guid><pubDate>Wed, 19 Sep 2012 06:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-19T13:54:03.030+07:00</atom:updated><title>Inovasi Baru Twitter</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Twitter merupakan salah satu situs microblogging yang sedang sangat digemari oleh khalayak ramai. Bukan hanya anak muda saja yang menggiati situs ini tapi semua umur pasti suka atau paling tidak pernah menggunakan situs microblogging ini. Ragam profesi memanfaatkan twitter sebagai tempat yang bisa membantu usaha mereka, seperti para seniman yang mempromosikan karya mereka melalui twitter supaya diketahui oleh masyarakat, seperti para pelaku entertaiment/artist yang menggunakan twitter sebagai media beramah tamah dengan fans mereka, pengusaha yang menjual barang/jasa mereka, dan profesi-profesi lainnya yang amat sangat memanfaatkan twitter.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Twitter sesungguhnya bukanlah situs sosial media, seperti yang kita ketahui situs sosial media yang pernah sangat booming dan sempat merajai dunia maya yakni Live Connector (bener gak sih ini sosial media?), Friendster (yang sekarang udah berubah jadi situs game online), dan Facebook (situs sosial media yang masih bertahan sampai sekarang dan memiliki pengguna terbanyak di dunia). Melihat rekam jejak situs-situs sosmed yang datang lalu menghilang karena tertimpa zaman dari mulai LC (Live Connector) kemudian tergusur oleh FS (Friendster) yang lalu kehilangan pamornya karena hadirnya FB (Facebook), tentu hadirnya twitter setelah facebook membuat kita berpikir kalau twitter merupakan situs sosmed yang baru, pada kenyataannya salah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Situs ini memang berbeda dengan situs lainnya, twitter merubah era sosial media menjadi era yang baru yakni microblogging dimana user akan disuguhkan dunia yang baru dan berbeda tentunya. Lalu kenapa twitter disebut sebagai situs microblogging bukan sosial 
media? ya karena twitter memang mirip seperti blog dimana kita bisa 
berbagi apapun sesuka kita baik itu kehidupan pribadi, informasi, event,
 atau apapun, hanya saja scoopnya lebih kecil makanya disebut 
microblogging.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Awal kemunculannya twitter bisa dikatakan membingungkan karena para pengguna sosial media yang tadinya memiliki lahan yang luas untuk berekspresi kemudian dihadapkan dengan lahan yang cukup kecil, karakter yang dibatasi hanya 140 karakter tulisan saja, tidak ada fitur likes, share, forum, photo album, dan lain-lain yang menjadi keunggulan dari sosial media. Di twitter kita hanya kan melihat status update (di twitter bahasanya jadi tweets update), timeline (tempat berkumpulnya tweet orang-orang yang kita follow), Mention (tempat dimana tweets orang-orang yang meng-mention / menyebut akun kita), dan juga istilah baru yakni Following (orang-orang yang kita follow supaya kita tau apa saja tweets updatenya) dan Followers (orang-orang yang mem-follow kita supaya bisa kepo-in kita haha), seperti di sosial media kita juga bisa berkirim messages supaya obrolan kita tidak diketahui khalayak ramai yakni dengan menggunakan fitur direct messages, dan juga seperti halnya friendster yang dimana kita bisa mengunci akun kita supaya tidak sembarangan orang bisa melihatnya twitter pun juga mampu melakukan itu yakni dengan mem-protect akun kita, masih banyak lagi fitur twitter yang sebenernya sangat membantu para usernya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekarang twitter sudah semakin banyak penggunanya walau belum mampu mengalahkan facebook, untuk terus menarik minat dan menjaga para user lama supaya tidak lari twitter terus melakukan inovasi-inovasi baru, gue ga bisa berbagi tentang inovasi apa saja yang sudah dilakukan twitter semenjak kemunculan perdananya karena gue gak punya dokumentasinya. Tapi inovasi terbaru yang dilakukan twitter baru-baru ini adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berbeda dengan sosmed, twitter yang seperti gue bilang merupakan situs microblogging memiliki sangat banyak client yang disebut dengan twitter client baik untuk desktop PC, smartphone, ataupun handphone. Untuk yang menggunakan twitter client mungkin tidak akan begitu sadar akan perubahan-perubahan yang dilakukan twitter di web-nya sendiri, tapi gue tetap setia menggunakan twitter web karenanya gue sadar ada perubahan apa saja yang dilakukan oleh twitter. Beberapa hari yang lalu kalo buka twitter via web pasti akan merasakan perbedaan yang sangat terasa,&amp;nbsp; loadingnya terasa agak berat dan lama juga sering terjadi crash terhadap situs tersebut, tapi kemarin twitter akhirnya kembali normal dan apa yang terjadi? ternyata masalah itu terjadi karena twitter sedang melakukan pembaharuan seperti penambahan di menu tab seperti dibawah ini ...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDnWbdYbrWXawQFEHOrCocYijklzk0bCfQI2pvnI4ZuMbSDiqpK89TxsjUoypLbfgX1kn_qsVicZ8G-w2EmsS_kHSj8qI1VLyM2zaa1aUGHOpQfQ9SU2YWq857aHMPW1728Yy1O4syxgQ/s1600/Untitled.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDnWbdYbrWXawQFEHOrCocYijklzk0bCfQI2pvnI4ZuMbSDiqpK89TxsjUoypLbfgX1kn_qsVicZ8G-w2EmsS_kHSj8qI1VLyM2zaa1aUGHOpQfQ9SU2YWq857aHMPW1728Yy1O4syxgQ/s640/Untitled.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ya tadinya di template twitter ini untuk membuka profile kita sendiri cukup rumit walau sebenernya bisa dilakukan dengan mengklik akun kita aja sih tapi kalo mau pake yang normalnya kita mesti klik simbol gear lalu memilih &quot;view profile&quot; tapi sekarang cukup meng-klik tab menu &quot;Me&quot; dan akan langsung muncul layar profile kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apa itu saja yang berubah? tentu tidak, masa iya beberapa hari agak melambat cuma ngerubah gituan doang, cupu bener web developernya haha... Coba klik &quot;Edit your profile&quot; lalu pilih menu &quot;Design&quot; hingga muncul seperti gambar dibawah ini ...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWPzmTU4jHP_bHJxQP8Hroy31p4Ft_TGxUeB9MZATA7vD2qGl2rT_XhpgHOhCxrVaeBFgkOjQzoNoIYMVVRcNxM8TiTSdXBPKLJlZZ-97VmZhOyHAuvm96kLHFwIXoTTt7PMHdQF90vE8/s1600/Untitled4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;345&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWPzmTU4jHP_bHJxQP8Hroy31p4Ft_TGxUeB9MZATA7vD2qGl2rT_XhpgHOhCxrVaeBFgkOjQzoNoIYMVVRcNxM8TiTSdXBPKLJlZZ-97VmZhOyHAuvm96kLHFwIXoTTt7PMHdQF90vE8/s640/Untitled4.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalau sudah coba di scroll kebawah ...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitBkI4e14UFz9CWBwntngd5PKkUrcTO3m4zEBLjxmQvgtZQtFvmjIn24Ah1bZJ7DQGpO0A0fghEEPyRGd56kadxrUalY0wUwT5ephIgbylFiaQ0JSYj0ZeW-vviG22LmZAUeC6wpB6mvA/s1600/Untitled6.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;346&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitBkI4e14UFz9CWBwntngd5PKkUrcTO3m4zEBLjxmQvgtZQtFvmjIn24Ah1bZJ7DQGpO0A0fghEEPyRGd56kadxrUalY0wUwT5ephIgbylFiaQ0JSYj0ZeW-vviG22LmZAUeC6wpB6mvA/s640/Untitled6.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kira-kira ada gak yang berbeda dari versi yang lama? Kalo gak pernah merhatiin sih mungkin bingung tapi kalo gue sadar betul kalo disini ada yang berbeda, yaitu muncul pilihan &quot;Change header&quot; gue agak heran apa yang di change headernya? alhasil rasa penasaran gue itu menuntun gue untuk mencoba dong, akhirnya gue coba dan ternyata hasilnya cukup menakjubkan saudara-saudara. Laman profile kita yang tadinya seperti ini &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGcIjL2fWdOmZ-8EZeiuBDrKx0GXrwBj3yMk-mdpF5mORhEsw18NMYVOGaSBq5YiS0iAPOkOr4G2ipaVmr5nhHkVMhTKNorhgGbl0Cwb9FRMa3ZW5q3EVh3kHRwvnkGhmQDhxiNAloP8/s1600/Untitled3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;346&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGcIjL2fWdOmZ-8EZeiuBDrKx0GXrwBj3yMk-mdpF5mORhEsw18NMYVOGaSBq5YiS0iAPOkOr4G2ipaVmr5nhHkVMhTKNorhgGbl0Cwb9FRMa3ZW5q3EVh3kHRwvnkGhmQDhxiNAloP8/s640/Untitled3.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
tiba-tiba berubah jadi seperti ini ...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilOHo6vKbcwWDmut60obdkW2UtSRei36RjTZqX2Im2-Q0znf5uU_lpqviITuS2Zutt65P8Hpq5oYCntoeXab06TbGVatf-VxSgrvWyLvc6VQxjGcYlsS-Ql0w64VzkFLLr-efEJgfsXxA/s1600/Untitled2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;346&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilOHo6vKbcwWDmut60obdkW2UtSRei36RjTZqX2Im2-Q0znf5uU_lpqviITuS2Zutt65P8Hpq5oYCntoeXab06TbGVatf-VxSgrvWyLvc6VQxjGcYlsS-Ql0w64VzkFLLr-efEJgfsXxA/s640/Untitled2.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Wuiiiihhh keren yak guenya? &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;#DisambitHarddisk&lt;/span&gt; maksud gue tampilan laman profile gue gitu jadi keren, dan menurut gue ini jadi bener-bener seperti blog dalam versi micro.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Inovasi ini mungkin banyak yang belum tau karena kebanyakan para user membuka twitter dengan menggunakan client. Jadi untuk yang pengen profile page twitternya oke kayak punya gue ini bisa di coba sendiri seperti yang gue kasih tau diatas. Walaupun sampe sekarang gue masih cari ukuran standart-nya supaya kita bisa nampilin header yang pas dengan kemauan kita, mungkin kalo ketemu nanti gue kabarin via twitter, makanya follow twitter gue dong &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;#NyambiPromosi&lt;/span&gt; hahaha.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekian info dari gue, mohon maaf kalo ada salah-salah tulis dan pengartian, kekurangan itu datangnya dari diri gue sendiri dan kelebihan itu datangnya dari Allah S.W.T.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam tweet,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/09/inovasi-baru-twitter.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDnWbdYbrWXawQFEHOrCocYijklzk0bCfQI2pvnI4ZuMbSDiqpK89TxsjUoypLbfgX1kn_qsVicZ8G-w2EmsS_kHSj8qI1VLyM2zaa1aUGHOpQfQ9SU2YWq857aHMPW1728Yy1O4syxgQ/s72-c/Untitled.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7852781613375387049.post-3577648226443719437</guid><pubDate>Mon, 17 Sep 2012 02:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-17T09:13:57.011+07:00</atom:updated><title>Macet Bukan Cuma Masalah Pemda</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di Jakarta macet itu bukan lagi hal yang tabu, bahkan bisa dibilang Jakarta kalo gak macet ya bukan Jakarta, semua orang tau kalo Jakarta macet sampe-sampe alesan macet ini udah gak berlaku buat yang sering telat dateng ke sekolah ataupun ke kantor, karena setiap bilang kayak gitu pasti dibalikin &quot;Semua tau Jakarta macet makanya kita harus menyesuaikan waktu.&quot; yang lebih ngeselin lagi dari macetnya Jakarta sekarang itu udah gak kenal waktu, kalo dulu kemacetan sering kali ditemui saat pagi hari dimana anak-anak sekolah yang jumlahnya ribuan dan orang-orang kantoran yang jumlahnya jutaan ini saling berdesakkan di jalanan untuk sampe ke tempat tujuannya masing-masing, sedangkan ketika siang hari jalanan sudah agak lengang, tapi kalo sekarang? aaahhh gak pagi, gak siang, gak malem ya macet dimana-mana. Anehnya macet pagi di Jakarta itu rada ngeselin juga, waktu gue dapet jam kuliah pagi dan harus masuk kelas jam 7.20 supaya gak terlambat gue harus berangkat dari rumah jam 6.30 paling lambat, menurut perhitungan gue sih gue bakalan sampe kampus tepat waktu gak bakalan terlambat atau malah kecepetan, tapi tak disangka tak dikiran dan tak diduga gue sampe kampus emang sih gak telat atau kecepetan cuman gue sampe kampus kepagian, belajar dari pengalaman keesokannya pas ketemu jam kuliah pagi lagi gue coba berangkat jam 6.35 dan sekarang perhitungan gue pasti tepat gak bakalan kepagian apalagi telat eeehh gak taunya gue malah telat 15 menit dddeeemmm!!! gue udah gak ngerti lagi sama keadaan traffic Jakarta yang udah ga bisa ditebak pake hitung-hitungan lagi.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Melihat kondisi seperti ini gak heran kalo pada akhirnya masyarakat baik warga Jakarta maupun orang-orang yang bukan warga Jakarta tapi ikut merasakan hiruk pikuk Jakarta menyalahkan pemda DKI Jakarta. Khalayak menganggap kalo keadaan Jakarta sekarang ini karena ketidak becusan pemda dalam mengurus dan menata Jakarta, secara pribadi sih gue juga agak setuju dengan pernyataan ini tapi yuk kita belajar melihat ke diri sendiri, apa semua ini murni karena ketidak becusan pemda? terus masyarakatnya sama sekali gak punya salah gitu? ooo tentu tidak, Jakarta jadi kacau kayak sekarang ini karena pemda yang gak becus dan juga masyarakat yang tingkat kesadaran dirinya akan ketertiban sangat rendah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Emang lu pikir untuk ngeberesin kota metropolitan ini cukup 
pemerintah aja yang bertindak? gak bisa coy, harus ada turut andil dari masyarakat
 juga untuk memulai perubahan dari yang kecil, kenapa gitu? Yuk kita cek, pertanyaannya &quot;kenapa sih bisa macet?&quot; karena kendaraannya banyak, sedangkan jalannya kecil? nah tanya lagi &quot;kenapa kendaraannya bisa banyak?&quot; disini kita asumsikan bersama dulu yang dimaksud dengan kendaraan itu kendaraan pribadi ya, berarti mungkin jawabannya karena angkutan umumnya gak nyaman, aman dan menyenangkan? Oke kalo begitu jawabannya kembali lagi ini emang urusan pemerintah untuk membenahi fasilitas angkutan umum, tapi ini tugas juga buat masyarakat untuk ikutan menjaga kenyamanannya, keamanannya, dan sebagainya supaya menarik orang untuk kembali memilih angkutan umum sebagai sarana transportasi utama, karena menurut gue emang dengan cara ini jakarta bisa mengatasi kemacetannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai bentuk jawaban keinginan masyarakat akan transportasi yang nyaman, cepat dan aman toh pemerintah Jakarta udah bikin jalur busway untuk bus Transjakarta yang bus-nya pake AC, punya jalur sendiri otomatis jadi bisa menghindari kemacetan di jalur reguler, isi dalam bus juga dibatasi supaya gak terlalu berdesakkan, dan juga kereta juga sekarang paling minimal kelasnya ekonomi AC walau masih ada ekonomi yang non AC, artinya pemerintah udah mencoba menarik perhatian masyarakat untuk naik angkutan umum tapi kenapa masyarakat seakan gak tergoda untuk meninggalkan angkutan pribadi? nah ini kembali lagi ke masyarakat, kalian menuntut supaya jangan lagi macet tapi dikasih solusi kok malah ngeyel plus jelek-jelekin pula. Emang sih dari fasilitasnya itu angkutan itu sendiri masih kurang, tapi pelan-pelan sambil berjalan diperbaikin gak salah kan? tapi kalo emang gak ada tanggapan positif dari masyarakat ya pemerintah juga mungkin males buang-buang duit dan waktu beresin angkutan umum, sekalinya di beresin kadang-kadang kesadaran masyarakat akan ketertiban malah bisa dibilang ogah-ogahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Eits jangan marah kalo gue bilang kesadaran masyarakat bisa dibilang ogah-ogahan, kita liat di angkutan-angkutan umum banyak banget coretan itu kan contoh kecil kalo tangan-tangan masyarakat ini gak tertib. Apa lagi? liat aja sekarang jalur bus transjakarta apa sudah steril dari kendaraan pribadi? ada lagi kendaraan pribadi yang gak tau aturan dijalanan kayak gak nurut sama rambu, nerobos lampu merah, padahal katanya sih yang naik mobil pribadi ini pada berpendidikan. Tuh contoh kalo masyarakat kita ini gak tertib.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yang bikin gue tambah kesel lagi, gue pernah ngeliat ada orang yang ngedumel di twitter karena busway, menurut dia busway itu cuman nambah macet aja karena menurut dia lagi jalanan yang tadinya 3 jalur jadi berkurang 2 jalur karena 1 jalurnya dipake sama busway, jelas jalanan jadi sempit dan jalan pun jadi semakin macet. Kalo kita pake logika nakal ini justru bagus, kalo jalanan jadi sempit dan jadi macet di jalur reguler akhirnya orang-orang bete dan kesel dan dampaknya mereka bisa beralih menggunakan bus transjakarta, dengan begini populasi di jalur reguler jadi berkurang dan lebih lengang tentunya. Tapi kayaknya logika ini gak berlaku bener, soalnya karena kesel kena macet di jalur reguler mereka sama sekali gak mikir buat beralih menggunakan bus transjakarta tapi malah beralih menggunakan jalurnya aja yang dampaknya jadi amat sangat negatif, jalur bus yang seharusnya steril ini malah jadi penuh sama kendaraan selain bus transjakarta yang mengakibatkan jalur bus transjakarta akhirnya jadi ikut-ikutan macet, melihat keadaan ini masyarakat melihatnya dari sisi yang negatif aja, mereka menilai kalo sama aja bus transjakarta juga macet tuh, akhirnya pada ogah juga naik bus transjakarta. Kondisi kayak gini jelas kesalahan dari masyarakat itu sendiri, tapi hal ini bisa kok diatasin asal pemdanya becus. Nah kembali lagi ke pemda nih, seharusnya pemda bikin peraturan untuk hal ini, menengok negara lain yang juga menggunakan sistem transportasi yang sama yakni China, di negara tersebut diterapkan peraturan yang sangat ketat, setiap jalur busway dijaga oleh polisi dan untuk para pelanggar sterilisasi jalur ini polisi-polisi tersebut no excuse mereka akan mencabut driving license untuk orang-orang yang melanggar jalur itu, tentu ini akan membuat efek jera, nah kalo di Indonesia? khususnya Jakarta? polisi cuman ada di beberapa titik aja, udah gitu kalo ada yang ketilang polisinya malah bisa di-lobby, hadoh gimana coba mau bener kalo kayak gini caranya lah wong ya penegak ya pelanggar sama-sama bobrok moralnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin pemerintah DKI Jakarta akhirnya capek ngakalin transportasi umum, mereka mengeluarkan terobosan baru dengan membangun jalan flyover non-tol, niatnya sih untuk mengurai kemacetan di jalanan yang katanya jalannya sempit, dan juga membangun jalan tol jorr dalam kota supaya mobil-mobil di jalur reguler bisa sedikit berkurang karena mereka lebih memilih lewat jalan tol. Emang sih menurut gue ide ini bagus, tapi ide ini juga gak beda jauh sama ngasih baju berukuran lebih besar ke orang gendut,bukannya menyuruh orang gendut ini untuk diet, kalo jalanan sempit terus di kasih jalan yang lebih gede lah ya orang-orang malah seneng karena dapet space lagi buat beli kendaraan pribadi baik mobil ataupun motor, ujung-ujungnya kemacetan ya gak bakalan terselesaikan. Seharusnya setelah menambah jalan untuk mengurai kemacetan yang sekarang terjadi, pemerintah menerapkan peraturan untuk membatasi kehadiran motor-motor atau mobil-mobil baru, mungkin dengan membuat peraturan seperti tingginya harga pajak kendaraan, gue rasa ini cukup untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalanan. Lah ini sekarang apa coba? motor bisa dibeli tanpa DP gimana gak mau rame jalanan sama motor!!! orang-orang berduit juga gak tau diri, masing-masing anaknya dikasih mobil, ujung-ujungnya dijalanan banyak mobil-mobil yang isi didalemnya cuman 1 orang hhhaaahhh yang begini nih yang tambah bikin macet jalanan aja. Kalo seandainya setelah penambahan jalan ini dilakukan dan kemudian diterapkan peraturan untuk membatasi kendaraan pasti Jakarta bisa lebih lengang, jadi perencanaan mengatasi kemacetan ini bertahap gak hanya satu rencana kemudian selesai.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemacetan di Jakarta ini kan banyak faktornya, kayak banyaknya jumlah kendaraan, padatnya jumlah penduduk, tidak tertibnya masyarakat, dan lain-lain. Seharusnya faktor-faktor ini diatasi secara bertahap dan berkelanjutan, dijamin teratasi kok macet di Jakarta. Jadi untuk para gubernur Jakarta ayo sama-sama mikir gimana caranya ngatasin kemacetan di Jakarta, untuk para masyarakat yuk kita sama-sama belajar untuk jadi lebih tertib, kan dari kita untuk kita juga.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
Salam Jakarta,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
CHNDW&lt;/div&gt;
</description><link>http://chndw.blogspot.com/2012/09/macet-bukan-cuma-masalah-pemda.html</link><author>noreply@blogger.com (Chandra Dwi Putra)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>