<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>cikalasa world</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/cikalasa" /><description>di sini segala hal sah-sah aja..
dari sanjungan, pujian sampai umpatan dan caci maki.
ini rumah kami dan disinilah tempat kami saling berbagi</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2012 05:43:23 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="cikalasa" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>di sini segala hal sah-sah aja.. dari sanjungan, pujian sampai umpatan dan caci maki. ini rumah kami dan disinilah tempat kami saling berbagi</itunes:subtitle><itunes:summary>di sini segala hal sah-sah aja.. dari sanjungan, pujian sampai umpatan dan caci maki. ini rumah kami dan disinilah tempat kami saling berbagi</itunes:summary><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item><title>kosong</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/12/kosong.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Sat, 26 Dec 2009 18:18:30 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-3112641211955046116</guid><description>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzbB9MxcwMI/AAAAAAAAAY0/NMN9tecD_2s/s1600-h/Scr000736-796793.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzbB9MxcwMI/AAAAAAAAAY0/NMN9tecD_2s/s320/Scr000736-796793.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419732458731782338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Orang bilang sih &amp;quot;hidup ini kayak roda&amp;quot; berputar, kadang diatas kadang di bawah. Nah gitu juga hidup gue.. Muteee....r terus. Sampai pusing pokoknya. Sialnya lagi pas giliran gue dibawah, eh ne roda kok malah di rem? &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;p&gt; Ngek...!!!&lt;br&gt;Kejepit deh gue, lidah terjulur mata melotot (kayak dikomik neraka itu lho). Naa...h!! Sebetulnya dalam cuap-cuap kale ini, gue pengen sedikit lebih kritis mengenai kata-kata &amp;quot;HIDUP SEPERTI RODA&amp;quot; kadang di atas kadang dibawah.&lt;p&gt; Sengaja untuk beberapa tulisan gue eh maksudnya kami untuk sementara waktu kedepan tidak membahas masalah politik dulu. Karna terus terang masalah politik sangat membingungkan bagi kami. Khususnya gue yang memang agak lemot untuk masalah politik. (kok jauh amat ya larinya?)&lt;p&gt; Sori-sori.. Agak melenceng dari topik kita. Nah, sekarang kita lanjutin lagi masalah roda. Kalau roda itu pas berenti, berarti yang diatas enak sedangkan yang dibawah otomatis kegencet. Pokoknya kan gitu rumusnya? Weh kok ribet amat ya?&lt;p&gt; Naa..h kalo roda itu muter lagi, baru kehidupan berjalan normal. Gitu kan?. Nah ngomongin roda so pasti ngomongin putarannya. Sedangkan tiap putaran pasti mempunyai titik tengah. Dan yang pengen gue tekanin disini adalah titik tengah dari putaran tersebut.&lt;br&gt;Seberapa cepat pun suatu putaran yang namanya titik tengah akan tetep aja diam pada tempatnya. Jadi titik tengah ini bisa dibilang titik mati. (ngarti gak? Kalo gue terus terang aja gak ngarti)&lt;p&gt; Seandainya seseorang sempat terdampar pada titik ini, maka kehidupanpun nggak akan berjalan secara wajar. Ibaratnya ne orang bakalan ngerasa ada yang kurang pada dirinya tanpa tahu entah apa yang kurang itu.&lt;br&gt;Seandainya kekurangan itu merupakan sebuah lobang, maka akan sulit untuk menambalnya. Karna pada saat berada pada titik mati ini yang bersangkutan gak akan pernah menyadari. (pokoknya bahaya sekali)&lt;p&gt; Pada posisi ini biasanya jiwa sang pelaku benar-benar dalam keadaan labil. Bukannya gak pengen beranjak, tapi memang sangat susah untuk keluar dari pusat putaran ini.&lt;p&gt; Menurut penelitian beberapa pakar yang samasekali gue gak ingat namanya, seseorang biasanya akan terdampar pada titik ini dikarenakan oleh banyak faktor yang rata-rata berkaitan dengan kejiwaan.&lt;br&gt;Misalnya saja obsesi yang terlalu tinggi, cita-cita yang nggak kesampaian, merasa dikhianati, dan berbagai faktor lainnya (putus cinta juga bisa kayaknya). Pada saat ini biasanya seseorang boleh dikatakan nggak berperasaan sama sekali.&lt;p&gt; Mereka nggak akan ngerasa gembira, nggak akan bahagia, bahkan sedih pun enggak. Ibarat kata lirik lagu ari laso &amp;quot;HAMPA TERASA&amp;quot;. Nah kalo dah sampai pada titik ini sebaiknya kudu ati-ati. Jadi menurut gue pribadi sebaiknya usahakan jangan sampai mendekati titik ini, ya walaupun nggak di pinggir putaran usahakan jangan terlalu masuk ketengah.&lt;p&gt; Untuk sebagian orang mungkin bisa keluar dari titik ini dengan refresing, santai sejenak, atau ada juga yang lebih mendekatkan diri pada agama. (kalo gue kan main golf). Itu terserah kepada pribadi masing-masing. Yang pasti mereka harus mulai memperhatikan hal-hal kecil yang mungkin bisa saja dibuat hiburan.&lt;p&gt; Okey.. Sekian dulu banyolan gue kali ini, dan selamat berpusing ria karna terus-terang tulisan ini buat sebagian orang mungkin membingungkan. Buat sebagian orang mungkin membosankan. Dan buat sebagian orang mungkin dianggap tulisan tanpa makna. Yang pasti buat sebagian orang akan sangat bermanfaat.&lt;p&gt;by:cikalasa &lt;a href="http://technorati.com/faves? sub=addfavbtn&amp;amp; add=http://cikalasa.blogspot.com"&gt;Add to Technorati Faforites&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-3112641211955046116?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-27T09:18:30.307+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzbB9MxcwMI/AAAAAAAAAY0/NMN9tecD_2s/s72-c/Scr000736-796793.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Untukmu Sahabat 2</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/12/untukmu-sahabat-2_26.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Sat, 26 Dec 2009 09:01:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-5166376056347611057</guid><description>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzY7JALxXBI/AAAAAAAAAYk/7qingNarIDc/s1600-h/Scr000564-783972.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzY7JALxXBI/AAAAAAAAAYk/7qingNarIDc/s320/Scr000564-783972.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419584227441204242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Selamat malam wahai sahabat. Apa kabarmu saat ini? Apakah kau masih mengingat ku?.&lt;br&gt;Ku tau itu pertanyaan bodoh, karna kuyakin kau selalu mengingat ku. Walau waktu tlah bikin jarak antara kita, tapi ku tau tak ada yang akan mengubahmu.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;p&gt; Walau ku mengenal mu tak seperti aku mengenal diriku. Tapi ku tau putih hatimu. Tak ada yang seperti dirimu. Ku yakin tuhan cuma ciptakan satu.&lt;br&gt;Saat badai datang menerjangmu, ku tau kau akan tetap berdiri. Saat cobaan datang menghalangi mu, ku tau semua akan kau lewati.&lt;p&gt; Apa kabarmu wahai sahabat? Masihkah ketenangan menguasaimu? Bagai ketenangan singa yang yakin akan kekuatannya. Masihkah kau menjadi raja akan dirimu? Seperti hari-hari yang telah lalu.&lt;br&gt;Kemarin tak ada yang bisa mengubah mu. Semoga sampai besokpun tak kan ada yang mampu mengubah mu.&lt;p&gt; Apa kabarmu wahai sahabat? Teruslah kamu menjadi dirimu, karna ku kagum akan dirimu. Tetaplah tegar diatas kakimu, karna setau ku kau begitu. Tetaplah teguh dalam sikapmu, karna ku tau keras hatimu.&lt;p&gt; Apa kabarmu wahai sahabat? Tak banyak yang bisa kulakukan untuk mendukungmu, karna keterbatasan diriku. Ku ingin pastikan padamu, ku selalu bersama mu. Ku hanya ingin kau tau, aku kan slalu di samping mu. Untuk dukung setiap keputusan mu  /NG&lt;p&gt;&lt;br&gt;by : cikalasa &lt;a href="http://technorati.com/faves? sub=addfavbtn&amp;amp; add=http://cikalasa.blogspot.com"&gt;Add to Technorati Faforites&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-5166376056347611057?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-27T00:01:39.140+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_coruSoNiRrY/SzY7JALxXBI/AAAAAAAAAYk/7qingNarIDc/s72-c/Scr000564-783972.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>PINABENG</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/12/pinabeng.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 08:20:35 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-1261004329156228203</guid><description>&lt;p&gt;Hi bro.. Pakabar? Perasaan dah lama banget gua gak nongol disini.. Bukan gua gak pengen lagi ngumpul ma temen-temen di jagat maya ini, tapi akhir-akhir ini emang gua lagi sibuk banget dengan kemalasan gua, bahkan sampai-sampai megang komputer aja rasanya malas banget.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;Sekarang gua nulis disini nggak mau ngurusin politik yang makin runyam atau masalah moral bangsa ini yang makin bobrok. Tapi gua sekarang mau nyeritain masalah pribadi yang teramat pribadi dan menurut gua pribadi sungguh teramat sangat urgent untuk di bagi-bagi in disini (ribet amat sih ya gua ngomong nya). Baru-baru ini ceritanya kan gua berkunjung ke Riau daratan tepat nya ke kota X ( ;edited so pasti nggak bakalan ada di peta) dalam rangka refresing plus temu kangen ma seorang sahabat yang gua kira udah ditelan lautan (kagak bisa berenang sih dia). Eits tau nya ne sahabat gua sekarang udah 182 derajat berubah dari yang gua kenal dulu. Sekarang ne makhluk kayaknya udah sukses bro. Gimana nggak? Setahun ngilang sekali ketemu eh udah jadi sodagar kain. Emang boleh juga naluri bisnis nya. Setelah melepas kangen bentar yang lebih banyak di isi basa-basi yang sama-sekali nggak mutu, gua bilang aja ma dia "loe punya kamar gak? Gua ngantuk banget". Nah sebenarnya cerita dimulai dari sini. (bingung kan?)&lt;div
 class="fullpost"&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;Pas gua bangun, gua baru sadar kalo ne makhluk dari tadi ketawa kok nggak ada tulus-tulus nya ma gua, kalau di perhatikan dengan teliti ketawanya lebih banyak mirip seringai. Weee...h merinding juga gua.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;Tapi berbekal ketabahan luar biasa plus modal mental siap perang yang gua miliki, gua tabah-tabahin juga ni hati ngadepin orang satu. (terus-terang gua grogi juga. Loe semua gak kenal sih ma makhluk atu ne). Trus dengan wajah dibuat seimut mungkin n senyum dibikin selebar mungkin, gua kayak tanpa dosa aja nanya ma dia, "tu wajah loe napa dari tadi gua tengok di tekuk mulu?". Eh bukan nya jawab ne orang malah makin manyun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt; Singkat cerita, malem nya gua langsung pamit ma dia, ya kali aja dia nek nengok gua lama-lama di sini.
&lt;br&gt; naaa...h akhirnya ne makhluk mau terbuka juga ma gua. Cerita punya cerita ternyata masalah percintaan bro. Pantesan aja ne anak banyak manyun nya dari pada ceria. 
&lt;br&gt;Huff... Berat
&lt;br&gt;Ceritanya dia dapet gebetan pribumi sana. Serius sih katanya. Yang cewe pun serius banget kayaknya. Tapi jalan nggak semulus yang dua sejoli ini bayangkan rupanya.
&lt;br&gt; Hambatan justru datang dari pihak keluarga ne cewe. Alasannya sih klasik banget, kalo nggak mau di bilang ngeyel. Katanya orang yang berasal dari daerah XX (asal temen gua ; edited) rata-rata pada buaya semua. (masa iya sih?). Dan mereka nggak ngebolehin anak nya begaul palage ampe merit sama orang yang berasal dari daerah temen gua ini.&lt;br&gt; ya terang aja gua bingung mau kasih saran apa.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt; Yah akhirnya gua pikir gua berkunjung pada saat yang nggak tepat aja. Tapi ya sebagai sahabat gua wajib kasih suport dong ma temen yang lagi ada masalah. Trus gua tanya aja gimana maunya dia. Emang dasar bego ne anak malah nggak tau dia mau apa. &lt;br&gt;apa nggak kacau tu namanya?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt; Akhir nya untuk saat sekarang gua cuma ngasih usul "kalo bisa lupain aja tu cewek". Nurut temen-temen yang laen gimana? Sementara menurut temen gua ini sang cewek orangnya repot juga. (lebih tepatnya ngerepotin). Gimana nggak? Mau lanjut terang-terangan keluarganya ngamuk, mau diputusin nggak mau, eh di ajak laripun emoh..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt; Ya akhir kata gua cuma bisa bilang "loe pikirin aja sendiri". Atau PINABENG menurut salah seorang sahabat dari daratan flores sana.
&lt;br&gt; nah bagi temen-temen yang kebetulan baca tulisan ini di mohon bantuannya untuk ikut mencarikan jalan keluar buat sahabat gua yang satu ini. Kasihan juga sih sebenarnya. Ekonomi udah baek eh giliran asmara yang amburadul. Sekali lagi gua minta saran sama temen-temen semua...

&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt; edo cikalasa 


&lt;a href="http://technorati.com/faves? sub=addfavbtn&amp;amp; add=http://cikalasa.blogspot.com"&gt;Add to Technorati Faforites&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-1261004329156228203?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-12T23:20:35.105+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Menyambut PEMILU 2009 by Edo cikalasa</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/04/menyambut-pemilu-2009-by-edo-cikalasa_03.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 02 Apr 2009 21:27:43 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-3307824132496268314</guid><description>Hai bro!! Pakabar? Setelah sekian lama tutup mulut dan bungkam, akhirnya gua punya kesempatan lagi untuk ngeluarin segala unek-unek dan semua ganjalan yang tersimpan di hati. He..He.. Lama gak pegang komputer ne tangan kayaknya udah susah untuk di ajak kompromi. Jadi harap di maklumi kalau nanti ada beberapa ejaan yang mungkin salah ketik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Udah ah!! Kebanyakan ngawurnya. Kita mulai aja pada pokok cerita. Ehm.. Ehm.. Sebelumnya gua mau minta do'a restu dulu. Tapi jangan salah.. Gua minta do'a restunya bukan lantaran mau merit. Tapi karna gua akan mencalonkan diri sebagai calon tunggal "PRESIDEN" mewakili partai "SGI" (serikat golput indonesia). &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Nah gua juga menghimbau pada segenap rival dan seteru.. Barang siapa yang sudah merasa separoh baya apalagi tua, sebaiknya segera mengundurkan diri. Kapan lage orang muda kayak gua ini dapat kesempatan menyumbangkan kemampuan guna mendekorasi negri yang kita namai Indonesia ini. Satu hal lagi, partai "SGI" ini tidak berkoalisi dengan partai apapun. Jadi dengan kata lain mandiri gitu deh. Kalau mau kalah ya kalah aja. Ngapain pake acara gabung-gabungin suara segala. Itu namanya menyalah gunakan kepercayaan rakyat. Maksudnya siapa tau besok partai gua dapat suara terbanyak. Trus partai lain yang ngerasa kalah pada gabungin suara untuk nyaingin partai gua. (menurut gua ini cara pengecut yang main keroyok). Kan gak ada salahnya kalo gua bilang menyalahgunakan kepercayaan rakyat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Tuh kan keterusan ngomongin aib orang. Gua lanjutin deh kampanyenya. Kalau gua sempat terpilih, rakya bangsa ini bakalan gua bikin makmur-sentosa, damai-sejahtera. Tak ada lagi yang namanya kenaikan BBM, tak ada lagi yang namanya polisi gendut kebanyakan makan suap, tak ada lagi korupsi, dan yang paling utama tak akan ada lagi perang dan penyalahgunaan nuklir.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Kita mulai dengan program gua yang pertama, yaitu mengenai anti kenaikan harga "BBM". Untuk menyukseskan program anti naik "BBM" ini, yang pertama dan terutama sekali akan gua lakukan adalah memutuskan hubungan dagang dengan beberapa negara produsen OTOMOTIF. Sikap ini di perlukan untuk menekan angka konsumen yang memerlukan bensin dan solar. Maka sebagai solusi untuk ini gua mencanangkan gerakan 10.000 pedati. Selain melestarikan kebudayaan, bayangin aja berapa pengeluaran negara yang bisa di hemat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Yang kedua. Tak ada lagi yang namanya sogok dan suap. Karna setiap jabatan yang memungkinkan timbulnya suap akan gua hapus. Kalau jabatan seperti hakim, polisi, pegawai serta sejenisnya dihapus, maka akan terciptalah persamaan derajat dan kedudukan dalam dalam bangsa ini. Tak ada lagi hakim yang membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Tak ada lagi polisi yang petatang peteteng di jalan mengandalkan seragam untuk menyumpal mulut dan mengganjal perut dengan dalih tilang. Karna selain kendaraan bermotor akan di hapus, makhluk yang namanya polisi juga akan di hilangkan. Tak ada lagi yang namanya korupsi uang negara karna gua akan menerapkan system barter. Dengan kata lain kita tak akan memerlukan uang lagi. Jadi selain lebih simpel juga akan membuka lapangan pekerjaan baru. Gimana tidak? Jika seorang polisi (yang udah gak jadi polisi) ingin makan nasi dan petani ingin makan telor. Mau nggak mau si mantan polisi tadi harus angon bebek untuk diambil telurnya kemudian di tukar dengan beras. Jadi bukannya setelah berhenti jadi polisi dia akan jadi pengangguran.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Dan yang terakhir, gua akan menghapuskan segala bentuk peperangan dan pemakaian nuklir di negri ini. Tak ada lagi senjata, tak ada lagi latihan perang, dan tak ada lagi kasus bom. Nah untuk melindungi negara kita dari ancaman bangsa lain, maka gua menganjurkan pada setiap penduduk untuk mempelajari ilmu santet, dengan cara mendirikan sekolah-sekolah santet di setiap daerah. Jadi sewaktu-waktu terjadi ancaman keamanan yang mendekati negara kita, akan berhadapan dengan para tukang tenung dan penyihir.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Nah... Setelah gua menerangkan pokok-pokok pemikiran gua, maka gua yakin banyak yang sependapat. Namun tak dapat di pungkiri tidak sedikit pula yang merasa sirik dan menolak ke jeniusan otak gua. Tapi satu hal, meski kita tidak sehaluan, marilah kita sama-sama memperjuangkan bangsa ini agar lebih baik untuk masa yang akan datang. "SEMOGA"&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  By : Edo cikalasa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-3307824132496268314?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-03T11:27:43.708+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Menyambut PEMILU 2009 by Jhon cikalasa</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/04/menyambut-pemilu-2009-by-jhon-cikalasa.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 02 Apr 2009 05:56:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-4797415586198040983</guid><description>Sebentar lagi kita akan memasuki pesta akbar yang kita kenal dengan "PEMILU". Di sini kita dituntut untuk memberikan suara guna mendukung wakil-wakil kita yang nanti akan duduk di bangku pemerintahan. Sebelum presiden di negara kita ini nanti berganti dengan yang baru, ada baiknya kita sedikit mengenang masa lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Kita mulai saja dari zaman Soeharto yang kita kenal dengan "Orde Baru". (cerita ini sengaja dimulai dari ORBA, karna emang terasa lebih pas) &lt;div class="fullpost"&gt;Masa ini lebih tepat di sebut jaman edan. Di tangan rezim Soeharto yang benar bisa di salahkan dan yang salah bisa aja di bikin benar. Korupsi merajalela, perjudian di legalkan, dan berbagai bentuk kebobrokan lain yang akan teramat panjang untuk di sebutkan satu persatu di sini. Saat itulah sebenarnya kehancuran bangsa ini di mulai.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Tapi karna rezim Soeharto sangat otoriter, dia sanggup memendam gejolak yang terjadi di negri ini dalam jangka waktu yang cukup panjang. Siapa yang berani bertindak? Yang kedengaran suaranya akan di bungkam, di penjara, di culik bahkan dibunuh. Hingga akhirnya Soeharto tumbang akibat kerusuhan besar yang terjadi di negri kita ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Setelah kelengseran Soeharto, maka Habibie lah yang menggantikan perannya sebagai presiden. Habibie memang hebat, terus terang saya pribadi salut sama beliau. Tapi saya salut bukan lantaran waktu itu dia menjadi presiden. Tapi saya salut karna kehebatannya dalam tekhnologi. Sedangkan jabatannya sebagai kepala negara cuma memperoleh nilai "nol BESAR". Ada kejanggalan mengenai pelantikan Habibie waktu itu. Menurut konstitusi, dari wakil presiden menjadi presiden itu harus MPR yang mengangkat. Tapi ini Soeharto yang telah turun dari takhtanya menunjuk Habibie. Di lantik di depan dia dan tak seorangpun anggota MPR pada waktu itu yang protes. Tak ada satu orang pun rakyat yang keberatan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

 Pada masa pemerintahan Habibie inilah Timor Timur yang telah kita perjuangkan sekian lama lepas dari negara kesatuan RI. Daerah dimana kita telah mengorbankan banyak hal. Tak hanya materi, tapi juga sudah banyak nyawa yang menjadi tumbal untuk tetap mempertahankannya. Akhirnya Habibie pun jatuh.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Setelah Habibie, maka Gus Dur di angkat menjadi presiden. Seluruh anggota MPR, seluruh rakyat indonesia bagai ditutup matanya. (ma'af) seorang buta menjadi presiden. Dan ini menurut saya pribadi teramat sangat aneh. Karna belum pernah ada sejarahnya di belahan bumi manapun orang buta jadi presiden. Indonesia semakin kacau. Goncangan besarpun kembali terjadi. Irian mau lepas, Aceh juga mau lepas. Hingga tak bertahan lama Gus Dur pun jatuh.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Setelah kejatuhan Gus Dur, tampuk pemerintahan dipegang oleh Mega Wati. Konflik di negara kita masih tetap berlanjut. Menurut Islam (80 persen orang Indonesia beragama Islam). Termasuk menurut tokoh-tokoh islam aliran keras. Perempuan tidak boleh menjadi presiden. Salah seorang yang menentang perempuan jadi presiden adalah Hamzah Haz (satu bulan menjelang Mega Wati menjadi presiden). Tapi begitu dia diangkat menjadi wakil presiden, Hamzah pun bungkam seribu bahasa. Kemunafikan besar terjadi di negri kita ini. Sipadan-Ligitan hilang. Maka makin lemah lah negara kita.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Akhirnya sekarang tibalah kita di penghujung masa pemerintahan "SBY-Kalla". Setelah kita toleh pada kepemimpinan mereka ini. Dapat di katakan bahwa mereka ini tak ubahnya dua pembohong besar. Janji-janji "SBY" sewaktu kampanye nya, tak ada yang terwujud. Masih ingatkah janji bahwa harga BBM tak akan naik? Nyatanya sudah berapa kali harga BBM naik? Oke, harga BBM akhir-akhir ini juga sudah di turunkan. Tapi bukan tidak mungkin ini cuma akal-akalan karna masa pemerintahannya akan segera berakhir. Sehingga dia buru-buru cari simpati agar kembali terpilih. Dia berjanji tak akan pergi keluar negri. Nyatanya sudah berapa kali dia keluar negri? Dia berjanji akan menghapuskan uang sekolah, nyatanya uang sekolah malah naik. Dia berjanji orang-orang miskin mendapatkan fasilitas gratis di rumah sakit, nyatanya orang miskin yang datang ke rumah sakit banyak yang di tolak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Tak kalah hebatnya wakil presiden kita Yusuf Kalla. SBY boleh mengatakan Yusuf Kalla berada di bawah kewejangannya. Tapi kita sama-sama melihat SBY adalah "BAWAHAN" Yusuf Kalla. Dia mengikuti apa yang dikatakan Yusuf Kalla.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Yusuf Kalla telah melanggar konstitusi berupa MoU Republik Indonesia-GAM. Dibiarkan dan di setujui. Yusuf Kalla membuat Surat Keputusan Wakil Presiden yang tidak ada dalam tatanan perundang-undangan Republik Indonesia, disetujui. Yusuf Kalla minta harga BBM naik, juga di setujui. Jadi sekarang pertanyaannya di antara presiden dan wakil presiden, manakah yang lebih tinggi kedudukannya?&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Jadi tak salah kiranya kalau untuk ke depan kita perlu waspada akan kekacauan-kekacauan yang di timbulkan oleh orang-orang yang kita anggap sebagai pemimpin. Tapi kita pun berharap semoga kesalahan-kesalahan di masa lalu dapat di jadikan pelajaran oleh orang-orang yang nanti bakalan duduk di bangku pemerintahan kita. "SEMOGA"&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  By : Jhon cikalasa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-4797415586198040983?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-02T19:56:55.162+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Menyambut PEMILU 2009 by Rara cikalasa</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/04/menyambut-pemilu-2009-by-rara-cikalasa.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 02 Apr 2009 05:30:08 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-6456964016882835625</guid><description>Sepanjang sejarah negeri kita tercinta ini, beberapa kali terjadi pergantian kepala negara. Mulai dari Sukarno, tampuk kekuasaan negara ini telah berpindah-pindah tangan hingga sekarang jatuh pada presiden kita yang sama-sama kita kenal dengan nama beken "SBY".
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Cobaanpun datang silih berganti mendera bangsa ini. Mulai dari pengeboman, Pesawat jatuh, Kapal tenggelam, sampai kepada bencana alam yang seakan berlomba-lomba memporak porandakan hati dan nurani kita. &lt;div class="fullpost"&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Entah sudah berapa ribu nyawa yang hilang akibat semua tragedi itu. Meski kematian itu agung karna setiap yang bernyawa akan mengalaminya, tapi kita juga patut menyesalinya karena kematian massal itu sebagian berawal dari kelalaian kita sebagai bangsa dalam mengatur berbagai aspek kehidupan. Sebagai contoh, kalau saja kita memiliki system pendeteksian gempa dan informasi bencana alam yang lebih baik, tentu korban tsunami NAD-Sumut tidak akan sebesar itu. Kalau saja kita memiliki manajemen angkutan udara yang terintegrasi dengan baik, tentu korban sia-sia akibat jatuhnya pesawat tak akan pernah terjadi. Kalau saja kita mau sedikit bersabar dan mematuhi segala aturan, tentu musibah kapal tenggelam tak perlu terulang lagi. Kalau saja aparat inteligen kita bisa bekerja dengan baik, tentu kasus bom tak akan pernah terjadi.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Karna kesalahaturan yang terjadi di tengah negeri ini, rasa aman seakan sudah hilang. Dengan kata lain, hilangnya rasa aman berarti kita sedang berada di tengah proses kematian yang menakutkan. Bukan hanya kemarahan alam yang kita risaukan. Di jalan pun kita merasa tidak aman karna sering terjadi tabrakan, kapal air tenggelam, dan pesawatpun sewaktu-waktu bisa jatuh tanpa penjelasan yang masuk akal. Bagaimana itu bisa terjadi, dan bagaimana kita mengambil tindakan agar hal-hal tersebut tidak terjadi lagi?. Sepertinya ini naif jika harus dipertanyakan terus-menerus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Perasaan tidak aman itu bahkan telah menyusup kedalam rumah kita. Jangan-jangan, ada sehelai bulu unggas dari halaman atau kandang tetangga yang menyusup masuk dan menyebarkan virus flu burung!!?..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Ditempat-tempat umum kita merasa lebih tidak aman lagi. Meski kita selalu direpotkan petugas keamanan yang memeriksa kendaraan bahkan tas belanjaan kita.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Lantas apajuga artinya kenaikan harga yang keterlaluan jika pada akhirnya membuat rakyat bangsa ini merasa lebih tidak aman lagi?. Kita sungguh menghadapi proses "penundaan kematian" yang keji. Sanggupkah kita bertahan hidup ditengah gempuran harga yang kian melangit? Sementara konvensasi yang diberikan pemerintah kepada kita nyaris tidak berarti apa-apa.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

  Sungguh, rasa aman sudah hilang karena ketidakbecusan aparat negara untuk melindungi segenap bangsa ini. Rakyatpun telah banyak yang menjadi tumbal. Di hati kitapun terkadang muncul pertanyaan, apa ada guna pesta besar yang kita sebut sebagai pemilu? Apa ada guna wakil rakyat yang selama ini kita perjuangkan? Lebih dari itu, apa ada guna negri kita tercinta ini memiliki pemerintahan? Karna setiap pergantian kepala pemerintahan, kita justru semakin sengsara..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;

 By : Rara cikalasa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-6456964016882835625?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-02T19:30:08.040+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>C!Nta &amp; PaCaRaN (part 3)</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/03/cnta-pacaran-part-3.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Sat, 28 Mar 2009 23:48:08 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-3300150820237776240</guid><description>Ragam Alasan Berpacaran&lt;p&gt;Ada beragam alasan mengapa orang berpacaran. Beragamnya alasan&lt;br&gt;tersebut merupakan sesuatu yang wajar karena setiap orang memang&lt;br&gt;berbebeda baik latar belakang kehidupan, maksud, tujuan hidup, serta&lt;br&gt;kepribadian.&lt;br&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;Berberapa alasan mengapa orang-orang berpacaran diantaranya adalah :&lt;p&gt;&lt;br&gt;sebagai proses penjajakan sebelum memasuki dunia pernikahan&lt;br&gt;sarana untuk mendapatkan jodoh&lt;br&gt;pemicu dan semangat untuk lebih baik dan lebih berprestasi dalam hidup&lt;br&gt;ajang berbagi rasa&lt;br&gt;agar kelihatan dewasa&lt;br&gt;menambah financial&lt;br&gt;sarana bersenang-senang&lt;br&gt;dan sebagai sarana dakwah&lt;p&gt;Nah gimana menurut kamu ??? Bener gak dengan beberapa alasan yang ada&lt;br&gt;diatas. Atau apa kamu termasuk salah satu diantaranya ? Kita kulik&lt;br&gt;lagi yuk n kita bahas satu persatu alasan-alasan tersebut.&lt;br&gt;Yuuukkk.....&lt;p&gt;Alasan Penjajakan&lt;p&gt;Berawal dari ajang coba-coba ataupun sekedar ikut-ikutan dalam&lt;br&gt;menjalin suatu hubungan berpacaran, dalam perjalanan usia yang semakin&lt;br&gt;bertambah maka banyak orang mengarahkan untuk mencari pasangan hidup.&lt;br&gt;Dan pacaran itupun tak lain adalah untuk melakukan penjajakan. Dan&lt;br&gt;banyak pula yang mengatakan pacaran itu perlu agar bisa memahami&lt;br&gt;karakter asli dari calon pasangan hidup.&lt;p&gt;Jadi, alasan utama mengapa orang berpacaran adalah dalam rangka&lt;br&gt;penjajakan. Penjajakan dimaksudkan untuk saling mengenal satu sama&lt;br&gt;lain, saling mengerti hidup masing-masing dan dalam rangka mencari&lt;br&gt;kecocokan sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Penjajakan mereka&lt;br&gt;lakukan guna menghindari kesalahan dalam memilih pasangan hidup.&lt;br&gt;Mereka tidak mau dalam menentukan pasangan hidup seperti kata pepatah&lt;br&gt;&amp;quot;membeli kucing dalam karung&amp;quot;.&lt;p&gt;Antara pasangan yang menjalani masa penjajakan membutuhkan waktu yang&lt;br&gt;berbeda, waktu nya bersifat relatif. tergantung pada kondisi&lt;br&gt;masing-masing pasangan. Ada yang berlangsung beberapa bulan saja, ada&lt;br&gt;pula yang setahun, dua tahun, tiga tahun, lima tahun, bahkan ada yang&lt;br&gt;lebih dari itu.&lt;p&gt;Pertanyaannya adalah, benarkah pacaran media tepat untuk saling&lt;br&gt;mengenal  satu sama lain, saling memahami, saling mengerti pribadi&lt;br&gt;masing-masing ?&lt;p&gt;Dalam kenyataannya orang berpacaran cenderung menampilkan diri didepan&lt;br&gt;sang pacar tidak secara apa adanya. Banyak hal dari sisi karakter dan&lt;br&gt;kepribadian yang ditampilkan sangat jauh dari realitas yang&lt;br&gt;sesungguhnya. Masing-masing menampilkan diri dengan penampilan yang&lt;br&gt;semu. Penampilan yang jauh dari sifat aslinya. Kepribadian yang&lt;br&gt;mencuat adalah yang baik-baik saja, sementara kepribadian yang jelek&lt;br&gt;cenderung ditutup-tutupi dan berupaya sekuat mungkin&lt;br&gt;menyembunyikannya. Mereka berharap segala kekurangan, aib, dan sifat&lt;br&gt;buruknya tidak diketahui oleh pasangan masing-masing. waduh....!&lt;p&gt;Ketika bersama pacar, kekurangan dan sifat buruk itu tidak pernah&lt;br&gt;dibiarkan muncul kepermukaan. Akan tetapi ketika sang pacar berlalu&lt;br&gt;maka karakter asli kembali mencuat. Oleh karenanya, kesan yang muncul&lt;br&gt;dalam jalinan hubungan ini adalah kesan sempurna dan mempesona jauh&lt;br&gt;dari cacat dan kekurangan. wuich.. kaya&amp;#39;nya si dia perfect banget&lt;br&gt;deh..&lt;p&gt;Para ahli psikologi menyatakan pacaran pada dasarnya bukannya membuat&lt;br&gt;saling mengenal tetapi saling menutupi diri. Mengapa ? Karena&lt;br&gt;pelakunya terjebak dalam horizon harapan. Horizon harapan adalah agar&lt;br&gt;pasangan yang dipacari tidak berubah, sesuai persebsi tentang pasangan&lt;br&gt;yang ideal. Misalnya, Miss. X memandang sang kekasih, Mr X, romantis&lt;br&gt;dan lemah lembut . Dan Miss. X berharap pada sang kekasih untuk tidak&lt;br&gt;berubah. Ketika Mr. X berubah tidak romantis dan kasar maka Miss. X&lt;br&gt;akan memaksa Mr. X tetap romantis dan lemah lembut. Horizon harapan&lt;br&gt;itu justru membahayakan kesiapan orang untuk menikah..&lt;p&gt;Selain alasan untuk saling mengenal, memahami dan mengerti kepribadian&lt;br&gt;masing-masing, penjajakan juga dimaksudkan untuk mencari kecocokan&lt;br&gt;sebagai untuk memasuki dunia pernikahan.&lt;p&gt;Disekitar kita banyak pasangan yang usia pacarannya bertahun-tahun,&lt;br&gt;setelah merasa cocok mereka melangsungkan pernikahan, namun dalam&lt;br&gt;waktu yang singkat mereka bercerai dengan alasan ketidak cocokan.&lt;br&gt;Padahal selama waktu berpacaran mereka telah melakukan penjajakan,&lt;br&gt;mereka saling mencocokkan diri satu sama lainnya sehinga dalam kurun&lt;br&gt;waktu tertentu mereka memutuskan untuk menikah karena menemukan&lt;br&gt;kecocokan. Lalu apa makna kecocokan yang dicari saat berpacaran ?&lt;p&gt;Alasan tersebut menunjukkan suatu sikap mental rapuh yang tidak&lt;br&gt;terbangun diatas argumentasi kuat dan benar serta menunjukkan ketidak&lt;br&gt;siapan untuk menerima kenyataan bahwa manusia bersifat dinamis. Apa&lt;br&gt;yang mempengaruhi manusia juga dinamis dan karenanya hubungan suami&lt;br&gt;istri pasti dinamis.&lt;p&gt;Oleh karena itu pacaran bukanlah sarana tepat untuk melakukan&lt;br&gt;penjajakan., saling mengenal, memahami pribadi masing-masing, dan&lt;br&gt;mencari kecocokan menuju gerbang pernikahan. Pacaran tidak akan&lt;br&gt;membuat pelakunya saling mengenal, saling memahami, dan saling&lt;br&gt;mengerti pribadi masing-masing. Pacaran juga bukannya melatih&lt;br&gt;seseorang untuk siap menjadi pasangan suami istri, melainkan hanya&lt;br&gt;siap pacaran aja. Nah lo !&lt;p&gt;Bahkan alasan penjajakan tidak berubah menjadi saana penjajahan dan&lt;br&gt;penjejalan terhadap sang pacar. Dalam kenyataannya banyak pasangan&lt;br&gt;terjajah akibat pacaran. Dan tidak sedikit pula mereka terhempas dalam&lt;br&gt;sumur penyesalan akibat dijejali oleh sang pacar.&lt;p&gt;Alasan Jodoh&lt;p&gt;Tidak sedikit manusia dijaman ini yang memiliki pemahaman bahwa untuk&lt;br&gt;mendapatkan jodoh adalah dengan cara berpacaran. tidak hanya anak muda&lt;br&gt;saja yang beranggapan seperti itu para orangtua pun juga memiliki&lt;br&gt;anggapan yang sama.. Mereka para orangtua beranggapan ketika sang anak&lt;br&gt;telah dipacari maka jalan menuju pelaminan menjadi mudah.&lt;br&gt;Pertanyaannya adalah, benarkah pacaran memudahkan sesorang untuk&lt;br&gt;mendapatkan pasangan hidup ? Apakah pacaran menjamin pelakunya untuk&lt;br&gt;menikah ? Apakah pacaran merupakan satu bentuk ikhtiar yang benar ?&lt;p&gt;Menurut ajaran agama, jodoh merupakan rahasia ilahi sebagaimana&lt;br&gt;rejeki, ajal serta nasib. Manusia tidak diberikan wewenang untuk&lt;br&gt;memastikan siapa pendamping hidupnya. Yang menentukan semuanya adalah&lt;br&gt;Yang Maha Kuasa. Ini adalah prinsip yang seharusnya dimiliki oleh&lt;br&gt;setiap keturunan adam. Sebab demikianlah kenyataannya.&lt;p&gt;Dalam banyak kasus, betapa sepasang anak muda yang telah menjalin&lt;br&gt;cinta dalam kurun waktu yang cukup lama harus berkesudahan dengan&lt;br&gt;perpisahan (bener gak seeh ?). Mereka berpacaran dengan fasilitas yang&lt;br&gt;diberikan Tuhan berupa waktu dengan waktu yang tidak sedikit. Ada yang&lt;br&gt;menggunakan separuh dari jatah usianya untuk berpacaran, ada yang&lt;br&gt;berpacaran selama satu tahun, dua, tiga tahun, bahkan lebih. ada pula&lt;br&gt;yang hanya tiga bulan dan ada pula yang kurang dari itu. Akan tetapi&lt;br&gt;semua itu berakhir dengan airmata perpisahan. Mereka tidak kuasa&lt;br&gt;melanjutkan hubungan kepelaminan hanya karena sejumlah faktor yang&lt;br&gt;tidak diduga sebelumnya.&lt;p&gt;Ada saja hambatannya.Hambatan itu bisa saja berasal dari diri sendiri,&lt;br&gt;dari sang pacar, dari orang tua, bisa juga datang dari orang lain,&lt;br&gt;atau juga bisa dari alam. Tegasnya kita tidak tahu bagaimana Allah&lt;br&gt;menegakkan takdir-Nya.&lt;p&gt;Hal lain yang merupakan bagian dari prinsip tersebut adalah manusia&lt;br&gt;hanya diberikan wewenang untuk selalu berikhtiar. Artinya kewajiban&lt;br&gt;kita adalah berusaha dan berdo&amp;#39;a, selebihnya kita serahkan kepada-Nya.&lt;p&gt;Dalam berikhtiar bukan segala macam cara dihalalkan. Ada rambu-rambu&lt;br&gt;khusus yang membingkainya agar bahtera rumah tangga sampai pada&lt;br&gt;tujuannya. Ikhtiar seharusnya tidak bertentangan dengan aturan-Nya.&lt;br&gt;Oleh karena menikah merupakan ibadah, yakni niat ikhlas karena Allah&lt;br&gt;dan sesuai dengan Syariat-Nya.&lt;p&gt;Kalau menikah membutuhkan proses yang benar maka pacaran bukanlah&lt;br&gt;sarananya.. Sebab pacaran merupakan syarat dari ketidakpastian dan&lt;br&gt;pelanggaran.&lt;p&gt;Alasan Motivasi&lt;p&gt;Sebagian pasangan beragumentasi, pacaran membangkitkan motivasiatau&lt;br&gt;dorongan untuk menjadi lebih baik. Menurut merek, dengan berpacaran,&lt;br&gt;semangat terpacu dan terpicu untuk berbuat lebih baik dari biasanya.&lt;br&gt;Lebih bersemangat datang kesekolah, lebih bersemangat belajar dan&lt;br&gt;beribadah, lebih semangat bekerja serta lebih semangat dalam&lt;br&gt;menuntaskan agenda kehidupan. Benarkah dengan berpacaran , seseorang&lt;br&gt;akan terdorong untuk lebih berprestasi, beribadah, bekerja, dan&lt;br&gt;berkarya?&lt;p&gt;Pada kenyataannya, orang yang berpacaran akan selalu berupaya&lt;br&gt;melakukan sesuatu yang terbaik hanya untuk menyenangkan perasaan sang&lt;br&gt;kekasih. Masing-masing dari mereka berupaya menampilkan diri sebaik&lt;br&gt;mungkin, sesmpurna mumgkin dan semempesona mungkin. Mereka bermaksud&lt;br&gt;agar hubungan cinta yang sedang bersemi terus mekar dan senantiasa&lt;br&gt;berada dalam suasana yang langgeng.&lt;p&gt;Karena itu, sang pacar mau mempersembahkan sesuatu keinginan sang&lt;br&gt;kekasih. Menurut mereka, hakikat cinta adalh memberi bukan menerima.&lt;br&gt;Da anggapan dikalangan remaja, bahwa ketika mereka memiliki pacar maka&lt;br&gt;dorongan berprestasi semakin meningkat. Anggapan seperti itu tidak&lt;br&gt;terbangun diatas logika yang benar. Mengapa ? Sebab mana mungkin&lt;br&gt;seseorang akan lebih terpacu belajar sementara perasaan dan pikirannya&lt;br&gt;terfokus pada sang pacar. Apalagi gelora cinta sudah semakin membara.&lt;br&gt;Orang yang sudah dimabuk sangat sulit untuk menggunakan akal sehatnya&lt;br&gt;dengan baik. Apalagi berkonsentrasi.&lt;p&gt;Kalau ada pelajar atau mahasiswa yang tampak cerdas secara&lt;br&gt;intelektual, sebenarnya itu bukan disebabkan oleh sang pacar. Namun&lt;br&gt;karena ia memang memili bakat dan potensi sebagai orang cerdas. Lebih&lt;br&gt;dari itu ia belajar dengan tekun dan terus menerus.&lt;p&gt;Menurut kacamata agama, seharusnya seluruh amalan berangkat dari&lt;br&gt;motivasi yang benar. Sebab Allah tidak akan menerima amalan seseorang&lt;br&gt;kalau tidak sesuai dengan aturan-Nya. Menurut ajaran agama, Allah akan&lt;br&gt;menerima amalan keturun Adam manakala niatnya ikhlas karena Allah&lt;br&gt;artinya seluruh amal yang dilakukan murni ditujukan untuk mencapai&lt;br&gt;ridho-Nya semata bukan ridho sang pacar. Sesuai syariat artinya amalan&lt;br&gt;tersebut mengikuti aturan dan hukum-Nya yang dicontohkan melalui&lt;br&gt;Rasul-Nya bukan yang sesuai dengan selera hawa nafsu atau pikiran kita&lt;br&gt;sendiri.&lt;p&gt;Sebagai orang beriman, inilah yang paling penting dan utama untuk kita&lt;br&gt;pahami. Apalah artinya amalan yang kita perbuat  dan kita bangun kalau&lt;br&gt;Allah tidak menerimanya.&lt;p&gt;Beberapa dalil Al-Qur&amp;#39;an yang menjadi dasar rujukan pernyataan diatas&lt;br&gt;terdapat dalam firman Allah Q.S Al-Bayyinah : 5&lt;br&gt;&amp;quot;Mereka hanya diperintahkan untuk beribadah kepada Allah dengan&lt;br&gt;menuluskan keikhlasan kepada-Nya...&lt;p&gt;Dan juga terdapat dalam Q.S Al-An&amp;#39;am :162&lt;br&gt;&amp;quot;Sesungguhnya syalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk&lt;br&gt;Allah, Rabb semesta alam.&amp;quot;&lt;p&gt;Selain dalil tersebut, kita juga bisa merujuk pada sabda Nabi dan&lt;br&gt;perkataan ulama berikut,&lt;br&gt;&amp;quot;Dari amirul mukminin Abi Hafs bin Al-Khatab r.a. telah berkata, &amp;#39; Aku&lt;br&gt;telah mendengar Rasullullah SAW bersabda, sesungguhnya bagi setiap&lt;br&gt;amal perbuatan tergantung pada niat, dan sesungguhnya bagi setiap&lt;br&gt;orang apa yang ia niatkan. Maka bagi siapa saja yang hijrahnya menuju&lt;br&gt;keridhoan Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya itu kearah keridhoan&lt;br&gt;Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya itu karena dunia (harta&lt;br&gt;dan kemegahan dunia) atau karena seorang waniota yang akan dinikahinya&lt;br&gt;maka hijrahnya itu kearah apa yang dituju.&amp;quot; (HR. Buhkhari dan Muslim)&lt;p&gt;&amp;quot;Tidak diterima suatu perkataan, kecuali disertai amal, tidak diterima&lt;br&gt;suatu perkataan dan amal, kecuali disertai dengan niat, dan tidak&lt;br&gt;diterima suatu amal, perkataan, dan niat, kecuali sesuai dengan sunnah&lt;br&gt;Nabi SAW.&amp;quot; (Perkataan Ulama Sa&amp;#39;id bin Jubair)&lt;p&gt;&lt;br&gt;Alasan Berbagi Rasa&lt;p&gt;Berbagi rasa dengan orang lain merupakan fitrah, karena setiap manusia&lt;br&gt;pasti membutuhkan orang lain untuk menyelesaikan permasalahannya.&lt;br&gt;salah satunya terpenuhi rasa aman dalam diri manusia adalah manakala&lt;br&gt;problema yang dihadapi berupa gangguan, tekanan, dan sebagainya dapat&lt;br&gt;terselesaikan minimal terkurangi. Dan salah satu cara untuk&lt;br&gt;menyelesaikannya dan menguranginya adalh berbagi atau mencurahkan&lt;br&gt;kepada orang lain.&lt;p&gt;Menurut Abraham Maslow, kebutuhan manusia dibagi menjadi kebutuhan&lt;br&gt;fisik, kebutuhan rasa aman, kasih sayang, harga diri, dan aktualisasi&lt;br&gt;diri. Masing-masing kebutuhan tersebut memerlukan pemenuhan.&lt;p&gt;Yang menjadi persoalan adalah mengapa harus sang pacar yang menjadi&lt;br&gt;tempat curhat dan berbagi rasa ? Bukankah ada yang lebih dekat dengan&lt;br&gt;diri kita seperti, orang tua, kakak, adik kita ?  Bukankah kita&lt;br&gt;memiliki teman perempuan atau teman laki-laki ? Bagaimana kita bisa&lt;br&gt;menjaga diri kita dari hawa nafsu yang ada pada diri kita maupun sang&lt;br&gt;pacar ketika kita curhat ?&lt;p&gt;Menurut psikolog, berbagi rasa atau curhat diperlukan untuk mengurangi&lt;br&gt;beban perasaan. Masih menurut mereka, tempat curhat yang paling tepat,&lt;br&gt;nyaman, serta solutif adalah dengan orang yang dekat dengan kita, yang&lt;br&gt;mengenal kita secara baik dan utuh, serta yang lebih memahami&lt;br&gt;persoalan.&lt;p&gt;Orang yang dekat dengan diri kita adalah orang tua. Kalaupun orang tua&lt;br&gt;termasuk dalam kategori keluarga ARIS ayah repot, ibu sibuk atau&lt;br&gt;broken home, kan masih ada kakak ataupun  adik kita.  Yang paling&lt;br&gt;memahami masalh kewanitaan adalah sesama wanita. Demikian pula&lt;br&gt;sebaliknya, yang paling mengerti masalah kelelakian adalah sesama&lt;br&gt;lelaki.  dan selain mereka juga ada khan para sahabat kita yang siap&lt;br&gt;untuk menampung segala gundah didalam hati kita,&lt;p&gt;Menurut orang-orang sukses, media curhat yang paling baik adalah&lt;br&gt;syalat. Melalui syalat, setiap pelakunya dapat memuntahkan segala&lt;br&gt;persoalan yang dihadapinya. Disana dia bisa berdo&amp;#39;a semaunya. Dia-lah&lt;br&gt;problem solver yang sesungguhnya.&lt;p&gt;Alasan Kedewasaan&lt;p&gt;Sebagian remaja ABG, menjadikan pacaran sebagai sarana unjuk gigi.&lt;br&gt;Biar gak disebut lagi sebagai bocah cilik maka merekapun berpacaran.&lt;br&gt;Pacaran bagi mereka bukan untuk sarana penjajakan, namun sekedar&lt;br&gt;memperlihatkan kepada orang lain bahwa mereka telah dewasa. Selain itu&lt;br&gt;dengan berpacaran maka mereka berharap dapat melatih diri sehingga&lt;br&gt;menjadi lebih dewasa.&lt;p&gt;Seseorang disebut dewasa bukan hanya dilihat dari aspek biologis&lt;br&gt;semata, namun ditinjau dari sisi pemikiran dan psikologis. Dewasa&lt;br&gt;secara psikologis adalah dimana organ reproduksi telah berfungsi&lt;br&gt;secara optimal. Keadaan ini ditandai dengan produksi sperma pada cowok&lt;br&gt;dan produksi sel telur pada cewek.&lt;p&gt;Sedangkan dewasa secara psikologis, ditandai dengan kemampuan untuk&lt;br&gt;menyelesaikan masalah dan konflik-konflik  yang terjadi dalam&lt;br&gt;kehidupan. Dia tahu memilih apa yang mesti dilakukan atau yang tidak&lt;br&gt;boleh dalam situasi yang berbeda-beda. Mau mengambil bagian dalam&lt;br&gt;kegiatan bersama yang bermacam-macam dan mempelajari keahlian untuk&lt;br&gt;kegiatan-kegiatan tersebut. Punya kesadaran dan tanggung jawab&lt;br&gt;terhadap orang lain supaya bisa hidup secara harmaonis.&lt;p&gt;Secara intelektual, seseorang dianggap dewasa bila telah mampu&lt;br&gt;berpikir dengan matang dan logis, sanggup mempertimbangkan sesuatu&lt;br&gt;secara tepatdan mempunyai pengertian yang mendalam tentang Yang Maha&lt;br&gt;Kuasa, dunia, ilmu pengetahuan, sosial, moral, kebudayaan dan diri&lt;br&gt;sendiri.&lt;p&gt;Pertanyaannya ! Apakah hal-hal tersebut dapat diraih dengan berpacaran&lt;br&gt;? Apakah dengan berpacaran lantas kita menjadi dewasa ? Orang yang&lt;br&gt;berpacaran cenderung menutupi sebagian dirinya baik sikap dan&lt;br&gt;perasaan. Mereka tidak menampilkan diri secara utuh. Karena itu,&lt;br&gt;Pacaran bukanlah sarana kedewasaan dan latihan mendewasakan diri.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Alasan Finansial&lt;p&gt;Sebagian orang menjadikan pacaran sebagai cara untuk mendapatkan uang&lt;br&gt;dan menambah penghasilan. Mereka mau dipacari lebih disebabkan karena&lt;br&gt;uang. Cinta bagi mereka adalah nomor bontot. Orang-orang ini rela&lt;br&gt;menggadaikan kehormatan untuk mendapatkan keuntungan materi.&lt;p&gt;Banyak contoh disekitar kita yang menunjukkan hal tersebut. MIsalnya,&lt;br&gt;seorang pemuda rela menjadi pria idaman wanita kaya yang telah&lt;br&gt;bersuami dalam rangka memenuhi kebutuhan akan uang. Dan seorang wanita&lt;br&gt;yang mau dijadikan sebagai wanita simpanan laki-laki berduit dalam&lt;br&gt;rangka mendapatkan segala materi dan keungannya lancar. Pacaran dengan&lt;br&gt;dalih finansial tidak sedikit berakhir dengan kekerasan, pertikaian,&lt;br&gt;dan pertengkaran.&lt;p&gt;Alasan Mencari Kesenangan&lt;p&gt;Dalm realitasnya ada yang berpacaran sekedar mencari kesenangan&lt;br&gt;belaka. Orang seperti ini menganggap pacaran sebagai hiburan dimasa&lt;br&gt;sulit dan obat stress akibat persoalan hidup. Pelakunya berasal dari&lt;br&gt;berbagai latar belakang, tapi punya tujuan yang sama yaitu untuk just&lt;br&gt;having fun. Mereka berpacaran hanya sekedar untuk melampiaskan hawa&lt;br&gt;nafsu untuk mencari ketenangan sebagai obat pelipur lara.&lt;p&gt;Mereka berpacaran tidak untuk penjajakan namun semata-mata mencari&lt;br&gt;kepuasan seksual. Para PIL ataupun WIL sebagai simpanan tersebut dalam&lt;br&gt;rangka memenuhi hasrat birahi belaka. Naudzubilah min dzalik.&lt;p&gt;Alasan Dakwah&lt;p&gt;Sebagian orang yang mengaku sebagai aktivis dakwah, menjadikan dakwah&lt;br&gt;sebagai alasan menjalin hubungan khusus dengan lawan jenis. Aktivis&lt;br&gt;tersebut berpacaran dengan argumentasi untuk mempertahankan keyakinan&lt;br&gt;seseorang atau ingin memperbaiki prilaku yang buruk atau mengajak&lt;br&gt;seseorang untuk mempelajari, memahami, dan mempraktekkan nilai-nilai&lt;br&gt;islam.&lt;p&gt;Dalam kenyataannya memang tidak sedikit yang mengikuti apa yang&lt;br&gt;diinginkan sang pacar. Misalnya, cowok yang prilakunya jauh dari&lt;br&gt;akhlakul karimah  berubah menjadi baik karena terdorong oleh arahan&lt;br&gt;cewek yang ditaksirnya atau yang dicintainya. Pun sebaliknya, cewek&lt;br&gt;yang kesehariannya tidak memakai baju muslim karena adanya arahan dari&lt;br&gt;sang kekasihmaka dengan penuh suka rela dia mengikutinya. Akan tetapi&lt;br&gt;ketika mereka sudah putus maka dengan serta-merta pula apa yang&lt;br&gt;diarahkannya selama ini mereka tinggalkan.&lt;p&gt;Dakwah secara bahasa memiliki makna mengajak. Dakwah secara istilah&lt;br&gt;berarti upaya mengajak dari keadaan yang tidak baik menuju keadaan&lt;br&gt;yang baik, dari kehidupan yang tidak islami menuju kekehidupan yang&lt;br&gt;islami, dari keadaan yang tidak dicintai Allah menuju kekeadaan yang&lt;br&gt;dicintai Allah dengan syarat-syarat tertentu.&lt;p&gt;Seseorang yang berpacaran dengan alasan berdakwah berarti tidak&lt;br&gt;memahami dengan benar apa itu dakwah. Bagaimana mungkin dia disebut&lt;br&gt;berdakwah ke jalan Allah kalau niat dan tata caranya melanggar aturan&lt;br&gt;Allah swt ? Ia mengajak orang lain kepada kebaikan namun dengan niat&lt;br&gt;yang tidak tulus dan dengan cara yang melanggar aturan bergaul secara&lt;br&gt;islami. Diastu sisi ia berdakwah untuk mendapatkan ridho dari Allah&lt;br&gt;namun pada sisi yang lain dia juga mengharapkan ridho orang yang&lt;br&gt;dimaksud. Demikian pula dengan si terdakwah yang melakukan apa yang&lt;br&gt;diinginkan oleh orang yang mendakwahinya.&lt;p&gt;Adapun yang menyangkut hidayah Allah yang perlu dipahami oleh setiap&lt;br&gt;insan adalah hidayah itu adalah hak Allah swt semata. Seseorang mau&lt;br&gt;masuk islam atau murtad sangat bergantung pada hidayah Allah swt.&lt;br&gt;Demikian pula dengan kebaikan lainnya seperti mengikuti perintah-Nya&lt;br&gt;dan menjauhi larangan-Nya, kita sebagai manusia tidak punya kekuatan&lt;br&gt;sama sekali untuk memberikan hidayah kepada seseorang. Kewajiban kita&lt;br&gt;sebagai hamba Allah adalah berikhtiar dengan cara-cara yang&lt;br&gt;diridhoi-Nya. (bersambumg...)&lt;p&gt;&lt;br&gt;by: Dewi Astati &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-3300150820237776240?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-29T13:48:08.693+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>KUMPULAN SYAIR BY RABI'AH AL-ADAWIYAH</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/03/kumpulan-syair-by-rabiah-al-adawiyah.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 19 Mar 2009 08:38:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-3349415699474864375</guid><description>RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;br&gt; adalah salah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kecintaannya&lt;br&gt;kepada rabb nya&lt;br&gt;yang dikenal dengan &amp;quot;MAHABBATULLAH&amp;quot;&lt;p&gt; RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;p&gt;&lt;br&gt;alangkah sedihnya perasaan dimabuk cinta&lt;br&gt;hatinya menggelepar menahan&lt;br&gt;dahaga rindu&lt;p&gt;cinta digenggam walau&lt;br&gt;apa yang terjadi&lt;br&gt;kalau terputus,&lt;br&gt;ia sambung seperti semula&lt;p&gt;lika-liku cinta&lt;br&gt;terkadang bertemu di syurga&lt;br&gt;menikmati pertemuan indah &amp;amp; abadi&lt;br&gt;tapi, tak jarang bertemu neraka&lt;br&gt;dalam pertarungan yang tiada berpantai&lt;p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;p&gt;aku mencintai-Mu dengan dua cinta&lt;br&gt;cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu&lt;br&gt;cinta karena diriku,&lt;br&gt;adalah senantiasa mengingat-Mu&lt;br&gt;cinta karena diri-Mu&lt;br&gt;adalah keadaan-Mu mengungkapkan tabir&lt;br&gt;hingga Engkau ku lihat&lt;br&gt;baik untuk ini maupun untuk itu,&lt;br&gt;pujian bukanlah bagiku&lt;br&gt;bagi-Mu pujian untuk semua itu&lt;p&gt;&lt;br&gt;RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;p&gt;&lt;br&gt;andai cintaku&lt;br&gt;disisi-Mu sesuai dengan apa&lt;br&gt;yang kulihat dalam mimpi&lt;br&gt;berarti umurku telah terlewati&lt;br&gt;tanpa sedikitpun memberi makna&lt;p&gt;&lt;br&gt;RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;p&gt;mas kawinmu,&lt;br&gt;tidaklah menyenangkanku&lt;br&gt;kamu akan menjadi budakku&lt;br&gt;dan semua yang kau miliki&lt;br&gt;akan menjadi milikku,&lt;br&gt;atau, kamu akan memalingkan aku&lt;br&gt;dari Tuhan&lt;br&gt;dalam pertemuan denganmu&lt;p&gt;&lt;br&gt;RABI&amp;#39;AH AL-ADAWIYAH&lt;p&gt;&lt;br&gt;rasa riangku, rinduku, lindunganku&lt;br&gt;teman penolong dan tujuanku&lt;br&gt;Kaulah karibku, dan rindu pada-Mu&lt;br&gt;meneguhkan daku&lt;p&gt;apa bukan pada-Mu aku ini merindu&lt;br&gt;o, nyawa dan sahabatku&lt;br&gt;aku remuk di rongga bumi ini&lt;br&gt;telah banyak karunia yang Kau berikan&lt;br&gt;telah banyak...&lt;p&gt;namun tak kubutuh pahala&lt;br&gt;pemberian atau pertolongan&lt;br&gt;cinta-Mu semata yang meliput&lt;br&gt;rindu dan bahagiaku&lt;p&gt;ia mengalir dimata qalbuku yang dahaga&lt;br&gt;adapun disisi-Mu aku telah tiada&lt;br&gt;Kau bikin dada kerontang&lt;br&gt;ini meluas hijau&lt;p&gt;Kau adalah rasa riangku&lt;br&gt;Kau tegak dalam diriku&lt;br&gt;jika aku telah memenuhi-Mu&lt;br&gt;o, rindu hatiku, akupun bahagia

penulis ulang:
DEWI ASTATI&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-3349415699474864375?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-19T22:38:31.291+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>VALENTINE'S DAY (VD)</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/02/valentines-day-vd_10.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Mon, 23 Feb 2009 20:06:22 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-2236303744528876940</guid><description>Kalo udah masuk bulan febuari, temanya pasti nggak jauh dari cinta dan valentine&amp;#39;s day (VD). Yang pacaran siap-siap merayakannya. Yang lagi kasmaran, usaha biar pas ditanggal 14 februari bisa jadian. Bener khan ?&lt;br&gt; hayoo ngaku ! Trus bagi yang nggak punya pacar ? Bengong ? Jangan !&lt;br&gt; &lt;div class="fullpost"&gt; mending ikutan baca-baca disini aja. yuk kita kulik abis mengenai VD n Idul Adha yang baru aja kita lalui bersama di awal bulan desember kemarin. Lho kok ? apa hubungannya dengan Idul Adha ? Bingung ? jangan...! Yuk kita lanjutin.&lt;p&gt;  INGAT SEJARAH...&lt;p&gt;  Lihat deh pertokoan, lepas dari lebaran, natal, dan tahun baruan, sekarang udah siap-siap lagi untuk &amp;#39;berpink ria&amp;#39; alias Valentine-an. Katanya sih VD yang berlabel &amp;quot;Hari Kasih Sayang&amp;quot;. So, beraneka ragam kartu &amp;amp; pernak-pernik&lt;br&gt; meramaikan toko. Belum lagi acara-acara yang khusus diadakan untuk merayakan&lt;br&gt; valentine, di radio, televisi, mal, plaza, tabloit, majalah, de el el.&lt;br&gt; Bahkan ada sebuah restoran franchise yang menyiapkan pizza berbentuk hati.&lt;br&gt; Wah ! Tapi kita disini nggak ikut-ikutan lho ! kita khan beda !&lt;p&gt;  Katanya Bung Karno nih, JaS MeRah. Jangan Sekali-kali Melupakan sejarah.&lt;br&gt; Meski konteks nya beda, bisa juga dipakai buat mengingat-ingat sejarah VD.&lt;br&gt; biar nggak gampang dicipoain alias dibodohi. Apalagi momen ini sudah begitu&lt;br&gt; dianggap biasa, padahal ehem, nggak ada yang biasa kalo akidah kita&lt;br&gt; mencang-mencong alias terkotori. nah, sekarang kita mulai dengan history&lt;br&gt; nya.&lt;p&gt;  FROM ROMAWI WITH LOVE (???)&lt;p&gt;  Suatu hari Santo Valentino, seorang pendeta kristen, menikahkan  sepasang&lt;br&gt; pemuda-pemudi. Kejadian yang biasa khan ? Tapi efek dari kejadian itu, Santo&lt;br&gt; Valentino harus merelakan kepalanya dipenggal. Lho kok bisa ? Yap, sebab&lt;br&gt; Santo Valentino telah melanggar peraturan yang dibuat Claudius II Gotcius.&lt;br&gt; Sang Emperior melarang pemuda-pemuda berstatus bujangan untuk menikah, sebab&lt;br&gt; dia menganggap tentara yang masih single jauh lebih berprestasi dibanding&lt;br&gt; yang sudah beristri. Hal inilah yang tidak disetujui oleh Santo Valentino,&lt;br&gt; sehingga dia nekat menikahkan sepasang muda-mudi tersebut.  Santo Valentino&lt;br&gt; pun dieksekusi mati di Roma pada tahun 270 M dan dikuburkan ditepi jalan&lt;br&gt; Flaminia.&lt;p&gt;  Jauh sebelumya, telah ada upacara keagamaan Romawi yang dianggap sebagai&lt;br&gt; cikal bakal VD. Upacara ini disebut upacara Lupercalia, yakni untuk&lt;br&gt; menyembah dewa Lupercus (dewa kesuburan, padang rumput dan hewan ternak),&lt;br&gt; yang juga dihubungkan dengan dewa Faunus sebagai dewa alam semesta dan&lt;br&gt; pemberian wahyu. Upacara ini biasanya diadakan dibukit Falatine. Upacara ini&lt;br&gt; dimulai dengan mengorbankan beberapa ekor kambing dan seekor anjing. Lalu&lt;br&gt; dua pemuda dibawa kesebuah altar. Sebuah pisau berlumuran darah disentuhkan&lt;br&gt; dikening mereka dan mereka harus tertawa. Setelah itu darah dikening&lt;br&gt; dibersihkan dengan kain wol yang dicelupkan kedalam susu. Lantas mereka&lt;br&gt; dibagi dua kelompok dan berlari kearah yang berlawanan mengelilingi bukit&lt;br&gt; dan tembok Falatine. Mereka mencambuki wanita yang ditemui guna&lt;br&gt; mengembalikan kesuburan, namun para wanita itu dengan senang hati menerima&lt;br&gt; cambukan itu.&lt;p&gt; Baru pada masa Kaisar Constantin (280-337 M) upacara tersebut mendapat&lt;br&gt; tambahan, yakni pesan-pesan cinta yang disampaikan oleh para gadis dan&lt;br&gt; diletakkan dalam jambangan kemudian diambil para pemuda. Setelah itu mereka&lt;br&gt; berpasangan dan berdansa yang diakhiri dengan tidur bersama alias Zinah.&lt;br&gt; Pada tahun 494 M, dewan gereja yang dipimpin Paus Galasium I mengubah acara&lt;br&gt; tersebut dengan porofikasi (pembersihan dosa), dan mengubah upacara&lt;br&gt; Lupercalia yang biasanya tanggal 15 februari menjadi 14 februari dan resmi&lt;br&gt; ditetapkan sebagaipada tahun 496 M sebagai Valentine&amp;#39;s day. Nah !&lt;p&gt;  FROM MEKKAH WITH LOVE (OKE ! )&lt;p&gt;  Berabad-abad sebelumnya telah ada sebuah momen cinta dan kasih sayang yang&lt;br&gt; jauh, jauuuuuh lebih dahsyat daripada upacara Lupercalia dan &amp;#39;pengorbanan&amp;#39;&lt;br&gt; Santo Valentino.&lt;p&gt; Seorang lelaki yang sudah lanjut usia, begitupula sang istri, sangat&lt;br&gt; merindukan hadirnya sang anak. Akhirnya ia pun dikaruniai seorang anak&lt;br&gt; laki-laki. Tidak seperti umumnya anak-anak, anak laki-laki ini adalah anak&lt;br&gt; yang penyantun, berilmu dan cerdas. Begitu dalam kasih sayang sang ayah&lt;br&gt; terhadap anaknya, begitupula sang anak terhadap ayahnya.&lt;p&gt;  Suatu hari datang perintah bagi lelaki tua tersebut menyembelih anaknya.&lt;br&gt; Anak yang disayang, anak yang dinanti kehadirannya, yang kini beranjak&lt;br&gt; remaja.. Terpancar keshalehan dan kecerdasannya, dan... harus disembelih?!.&lt;br&gt; Benar-benar perintah yang tak masuk akal. Namun, cintalah yang membuat&lt;br&gt; lelaki tua itumenjalankan perintah. Cinta pula yang membuat sang anak tak&lt;br&gt; ragu menyemangati sang ayah menjalankan perintah itu.&lt;p&gt;  Inilah kisah abadi sepanjang jaman dengan tema besar : cinta. Cinta Ibrahim&lt;br&gt; as dan cinta Ismail as. Cinta apakah yang membuat sang ayah rela&lt;br&gt; mempersembahkan miliknya yang paling berharga, yang paling disayangi ? Dan&lt;br&gt; cinta apakah yang membuat sang anak rela mengorbankan dirinya ? The Highest&lt;br&gt; Love, itu jawabannya. Maksudnya ? baca terus ya...&lt;p&gt;  VALENTINE VS KURBAN&lt;p&gt; Kisah Santo Valentino (yang sanadnya kurang jelas) dan Nabi Ibrahim as&lt;br&gt; adalah sebuah kisah cinta, namun kisah cinta yang paradoks. Paradoks dalam&lt;br&gt; permaknaan cinta. Pada kisah pertama, makna cinta hanya diartikan pada&lt;br&gt; menyatunya pria dan wanita yang pada akhirnya melenceng pada perbuatan zinah&lt;br&gt; dan kini rami-ramai dirayakan sebagai hari Valentine&amp;#39;s day. Sedangkan pada&lt;br&gt; kisah kedua, persembahan cinta pada Yang berhak mendapatkan cinta. Dan&lt;br&gt; inikah cinta tertinggi, the highes love. Bagaimana Nabi Ibrahim as rela&lt;br&gt; mempersembahkan Nabi Ismail as, dan bagaimana Ismail as tak gentar untuk&lt;br&gt; dipersembahkan.. Kisah inlah yang menjadi latar belakang turunnya syariat&lt;br&gt; untuk berkurban pada bulan haji.&lt;p&gt;  So, selain menggalang solidaritas dan saling tolong menolong, berkurban&lt;br&gt; mengandung makna lain, yakni persembahan cinta. Sikap Nabi Ibrahim as tidak&lt;br&gt; ada bandingnya dalm sejarah para nabi. Sebuah gambaran kepatuhan sejati&lt;br&gt; berlandaskan kecintaan kepada Allah. Sehingga Allah menjadikan beliau salah&lt;br&gt; satu nabi&amp;#39;ulul azmi. Bahkan dalam setiap shalat kita melantun shalawat&lt;br&gt; kepada beliaudan keluarganya setelah shalawat kepada Rasullullah saw dan&lt;br&gt; keluarga.&lt;p&gt; Inilah cinta abadi, cinta kepada Allah. Adakah cinta yang lebih hakiki dari&lt;br&gt; itu ? Tak ada keraguan sedikitpun dari beliau untuk mempersembahkan cinta&lt;br&gt; kepada Allah. Beliau pulalah yang mengirim salam dari langit kepada kit&lt;br&gt; --Umat Rasullulah saw--saat Nabi Muhammad saw mi&amp;#39;raj. Di baitul makamur,&lt;br&gt; beliau berkata kepada Rasullullah saw, &amp;quot; Sampaikan salamku kepada umatmu&amp;quot;.&lt;br&gt; Dan kabarkan kepada mereka bahwa syurga itu memiliki lembah-lembah, tanahnya&lt;br&gt; subur, airnya tawar dan udaranya bersih. Tanamannya adalah Subhanallah,&lt;br&gt; Alhamdulillah, dan Laa Ilaaha Ilallahu Allahu Akbar.&lt;p&gt; Nah, apkah kita tak mau mengikuti Nabi Ibrahim as (yang telah menyampaikan&lt;br&gt; salam bagi kita) untuk mempersembahkan cinta tertinggi kepada Allah ??&lt;br&gt; Jangan sampai hanya atas nama cinta dan tren belaka, kita termasuk orang&lt;br&gt; yang disebut Rasullullah saw dalam hadistnya : &amp;quot; Sungguh kamu akan mengikuti&lt;br&gt; sunnah (acara-acara, tradisi, sikap, kebiasaan) orang-orang sebelum kamu&lt;br&gt; selangkah demi selangkah hingga mereka masuk lubang biawakpun kamu akan&lt;br&gt; memasukinya. Para sahabat bertanya : Yahudi dan Nasrani  ? Rasullullah menjawab : Siapa lagi ?. nggak mau khan ?&lt;br&gt;By : Dewi Astati &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-2236303744528876940?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-24T11:06:22.019+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>C!Nta &amp; PaCaRaN (Part 2)</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2009/02/cnta-pacaran-part-2_10.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Mon, 23 Feb 2009 20:05:41 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-8916215675865436811</guid><description>Sepertinya, pacaran itu terbentuk secara alami. Yang jadi guru untuk mendapatkan teori seadanya adalah para artis melalui berbagai tayangan seperti film layar lebar, sinetron dan yang semacamnya. Selainitu adalah orangtua, kakak, paman, tante, rekan-rekan sepergaulan, guru, dll. Setelah itu mereka langsung mencari mangsa untuk dipraktekkan. &lt;div class="fullpost"&gt;Pratikum dilakukan secara bebas dan medannya adalah kehidupan itu sendiri. Bukan dilaboraturium tertentu seperti laboraturium fisika, biologi, atau kimia. Namun langsung terapkan didepan orang banyak.&lt;p&gt;  Pacaran dipraktekkan tanpa adanya rasa malu sedikitpun. Perasaan malu hampir&lt;br&gt; hilang dari jiwa, yang ada tinggal malu-malu kucing. Apalagi yang seharusnya&lt;br&gt; menjadi contoh teladan atau panutan seperti orang tua, kakak, guru dan&lt;br&gt; panutan lainnya, justru melakukannya.&lt;p&gt;  Sebagian orang yang berpacaran terutama pada kalangan remaja tidak sungkan&lt;br&gt; memberikan label pada unik pada mereka yang belum terjun ke gelanggang&lt;br&gt; pacaran. Macam-macam predikat yang dianugerahkan, misalnya remaja kuper&lt;br&gt; (kurang pergaulan), remaja ketinggalan zaman, remaja kolot, bukan anak gaul,&lt;br&gt; dan seabrek sebutan lainnya yang rada-rada melecehkan. Bahkan ada yang lebih&lt;br&gt; ekstrim dari itu, sebagai manusia tak normal, seolah-olah ukuran normal atau&lt;br&gt; tidaknya seseorang itu ditentukan oleh pacaran.&lt;p&gt;  Jatuh cinta berjuta rasanya... Begitulah syair lagu yang diciptakan oleh&lt;br&gt; titek puspa. Sebuah syair lagu yang mencerminkan perasaan orang yang sedang&lt;br&gt; jatuh cinta.  Dalam kenyataannya, perasaan orang yang sedang jatuh cinta&lt;br&gt; memang sulit diungkapkanmdengan kata-kata tetapi mudah dirasakan. Sebutlah&lt;br&gt; kata-kata senang, gembira, bergetar, berdebar, takut kehilangan, cemas,&lt;br&gt; rindu, cemburu, bahagia, ingin jumpa, indah, menyenangkan, ingin memiliki,&lt;br&gt; tetap saja tidak bisa mewakili nuansa orang yang jatuh cinta.&lt;p&gt;  Jatuh cinta cinta selalu menggairahkan dan mengasyikkan. Setidaknya ada tiga&lt;br&gt; alasan mengapa hal itu terjadi. Pertama, karena fitrah  itu sendiri. Kedua,&lt;br&gt; karena cinta kepada  lawan jenis melibatkan naluri seksual. Naluri seksual&lt;br&gt; melibatkan hawa nafsu. Nafsu merupakan anugerah Allah yang punya tabiat&lt;br&gt; dasar menyuruh kepada keburukan kecuali yang dirahmati Allah. Dalam  Firman&lt;br&gt; Nya di Q.S Yusuf : 53&lt;br&gt; &amp;#39; Innan nafsa la ammaratun bis-suu, sesungguhnya nafsu itu selalu mengajak&lt;br&gt; kepada kejahatan kecuali yang diberi rahmat oleh Allah &amp;#39;. Ketiga, karena&lt;br&gt; adanya tipu daya setan. Profesi setan memang menggoda manusia. Ia pakar&lt;br&gt; dalam masalah goda-menggoda. Juga ahli dalam dalam menjerumuskan manusia&lt;br&gt; kelubang neraka. Dalam melancarkan aksinya, ia menggunakan berbagai strasegi&lt;br&gt; yang salahsatunya berkoalisi dengan hawa nafsu. Setanlah yang menambah&lt;br&gt; kesyahduan dan keasyikkan hubungan cinta tersebut serta dialah yang&lt;br&gt; memperindahnya.&lt;p&gt;  Jatuh cinta adalah fitrah, Tentu aja semua orang pernah merasakan jatuh&lt;br&gt; cinta. Jatuh cinta bukan monopoli anak muda saja. Semua manusia dari segala&lt;br&gt; tingkatan umur memilikinya. Oang yang sudah beristri, bersuami, remaja ABG,&lt;br&gt; bujangan, janda, duda, semuanya pernah jatuh cinta bahkan boleh jadi sedang&lt;br&gt; jatuh cinta. Jangan dikira, oranfg yang punya pasangan tidak jatuh cinta&lt;br&gt; lagi. Siapa bilang kalo kakek-kakek yang berumur 75 tahun tidak akan jatuh&lt;br&gt; cinta lagi. apalagi yang masih berusia seperempat abad.&lt;p&gt;  Ajaran islam merupakan ajaran yang sesuai dengan fitrah manusia. Seluruh&lt;br&gt; ajarannya selaras dengan fitrah manusia. Cinta kepada lawan jenis merupakan&lt;br&gt; sesuatu yang diakui dalam islam. Jatuh cinta adalah fitrah. Firman Allah SWT&lt;br&gt; dalam Q.S Ali Imran : 14&lt;br&gt; &amp;#39;&amp;quot; Dijadikan indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang&lt;br&gt; diingini, yaitu wanita, anak-anak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak,&lt;br&gt; dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia, dan disisi Allah lah&lt;br&gt; tempat kembali yang baik. &amp;quot;&lt;p&gt;  Islam tidak sekedar menyatakan pembolehan cinta kepada lawan jenis tanpa&lt;br&gt; aturan implementasi cinta tersebut. Dan cinta itu itu sendiri terbagi atas&lt;br&gt; dua, yakni : Cinta yang syar&amp;#39;i dan cinta yang tidak syar&amp;#39;i. Cinta yang&lt;br&gt; syar&amp;#39;i dasarnya adalah iman, buka deh Q.S 3:15, 52:21, dan 3:170. Sedangkan&lt;br&gt; cinta yang tidak syar&amp;#39;i dasarnya adalah syahwat. Untuk yang ini silahkan aja&lt;br&gt; dibuka Q.S 3:14, 80:34-37, dan 43:67.&lt;p&gt;  Menurut Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziah, kecintaan, kasih sayang, dan&lt;br&gt; ketertarikan terhadap sesuatu yang indahdan memili kecocokan tidaklah&lt;br&gt; merupakan hal yang tercela serta tidak perlu dibuang. Namun cinta yang&lt;br&gt; melewati batas ketertarikan dan kecintaan, maka ia akan menguasai akal dan&lt;br&gt;  membelokkan pemiliknya kepada hal yang tidak sesuai dengan hikmah yang&lt;br&gt; sesungguhnya, hal seperti inilah yang tercela. Gejolak cinta yang mendorong&lt;br&gt; kita untuk melampiaskannya harus diatur. Kalau tidak, maka kita akan&lt;br&gt; terperosok kejurang kenistaan, karena diperbudak gejolak jiwa.&lt;p&gt;  Ingat kisah Fatimah r.a, putri Rasullah SAW ? Setelah menikah dengan Ali Bin&lt;br&gt; Abi Thalib r.a, Fatimah pernah mengaku menyukai seorang laki-laki. Ketika&lt;br&gt; ditanya Ali, siapa laki-laki itu, Fatimah menjawab laki-laki itu sebenarnya&lt;br&gt; Ali sendiri (ehem!). Bisa ditarik kesimpulan, sebenarnya sudah ada bibit&lt;br&gt; cinta dalam hati Fatimah terhadap Ali, tapi toh beliau gak lantas kasmaran&lt;br&gt; dan mengekspresikan cintanya dengan &amp;#39;suka-suka gue&amp;#39;. Beliau simpan rasa itu,&lt;br&gt; menatanya dengan rapi dan mengekspresikaanya saat memang sudah halal untuk&lt;br&gt; diekspresikan, yaitu saat telah menikah.  Aduh jauh banget ya dengan kita&lt;br&gt; sekarang, Sebenarnya itulah kendalinya. Kalau belum siap menikah, ya jangan&lt;br&gt; main api lebih baik main air biar sejuk.&lt;p&gt;  Dalam kenyataannya, pacaran memang tidak hanya dilakukan oleh mereka yang&lt;br&gt; belum paham Islam atau tidak mau paham dengan ajaran Islam. Virus pacaran&lt;br&gt; juga menulari kalangan aktivis. Virus Cinta Bersemi Sesama Aktivis atau&lt;br&gt; CBSA. Dalam sebuah organisasi tidak jarang kita juga menemukan kisah&lt;br&gt; percintaan antara ketua Rohis dengan bendahara, atau ketua Rohis dengan&lt;br&gt; Koordinator Keputrian atau sesama pengurus atau aktivis lintas organisasi.&lt;p&gt;  Cinta terjalin berawal dari pertemuan yang terlalu sering dan tanpa&lt;br&gt; mengindahkan aturan pergaulan. Antara satu dengan lainnya, saling memandang&lt;br&gt; dengan bebas. Kaum laki-laki dan kaum perempuan bercampur baur dalam setiap&lt;br&gt; pertemuan yang diselenggarakan. Bersamaan dengan itu masing-masing dalam&lt;br&gt; keadaan futur, kualitas keimanan sedang berada pada titik terendah sehingga&lt;br&gt; beribadah terasa malas. Dalam kondisi ini sebagian besar pikiran dan jiwa&lt;br&gt; dipengaruhi oleh godaan setan. Setan tahu persis kelemahan si pria, demikian&lt;br&gt; pula dengan kelemahan si wanita.&lt;p&gt;  Ketika benih-benih cinta mulai bersemi, berbagai cara dijadikan alasan untuk&lt;br&gt; saling berkomunikasi. Terkadang menanyakan sesuatu yang terkadang sudah&lt;br&gt; jelas instruksinya. Misalnya menanyakan waktu dan lokasi pelaksanaa rapat.&lt;br&gt; Terkadang pula mengajukan pertanyaan yang melebar hingga pada wilayah yang&lt;br&gt; tidak ada hubungan dengan organisasi. Ungkapan-ungkapan yang muncul terkesan&lt;br&gt; hanya basa-basi belaka. Dibalik itu ada maksud yang tersirat. Tegasnya, ada&lt;br&gt; dorongan perasaan yang menggebu-gebu untuk disalurkan. Ketika semua itu&lt;br&gt; tidak terkendali maka lahirlah virus merah jambu. Virus yang tadinya di&lt;br&gt; isolasi agar tidak untuk berkembang biak. Virus yang mengalihkan orientasi&lt;br&gt; aktivitas yang tabu dilakukan oleh aktivis dakwah.&lt;p&gt;  Hal yang menarik, ketika semua itu terjadi, berbagai argumentasi&lt;br&gt; pembelaan diri disampaikan. Salah satunya untuk kepentingan dakwah. Dakwah&lt;br&gt; dijadikan sebagai legitimasi mengembangkan virus tersebut. Untuk membela&lt;br&gt; diri diajukanlah bukti amal kebaikan yang diproduksi dari pabrik pacaran.&lt;br&gt; Misalnya, sang kekasih terdorong melaksanakan perintah yang Maha Kuasa&lt;br&gt; karena dirinya senantiasa mendakwahinya.&lt;p&gt;  Selain virus merah jambu tersebut ada virus lain yang populer dikalangan&lt;br&gt; aktivis dakwah, yakni virus KKN (Kuliah Kerja Nyata) nah lo.... Virus ini&lt;br&gt; lahir karena sering bertemu pada lokasi KKN tersebut. Akibat tiap hari&lt;br&gt; bertemu yang tidak mempedulikan rambu-rambu pergaulan yang islami maka cinta yang bersemi bermuara pada pacaran.&lt;p&gt;&lt;br&gt;By : Dewi Astati&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-8916215675865436811?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-24T11:05:41.066+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>C!Nta &amp; PaCaraN</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/cnta-pacaran.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Mon, 23 Feb 2009 20:04:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-534692796262926398</guid><description>Kalo ngomongin masalah yang ini, pasti gak bakalan ngebosanin dech,&lt;br&gt;dijamin !!! Jangankan yang muda-mudi yang dah tuapun bahkan anak-anak juga, semangat banget kalo ngomongin permasalahan ini. Kata orang sih,&lt;br&gt;kalo kita merasakan manisnya cinta maka cinta itu terasa manis&lt;br&gt;bagaikan madu &lt;div class="fullpost"&gt; dan ketika tersakiti olehnya maka cinta itu terasa pahit&lt;br&gt;bagaikan empedu.bener gak seeh... apa hanya, &amp;quot;katanya aja...&amp;quot;&lt;p&gt;Dan menurut para peneliti, yang dimuat Daniel Goleman dalam bukunya&lt;br&gt;Emotional Intelegence cinta adalah salah satu emosi yang ada pada&lt;br&gt;manusia. Emosi cinta itu mengandung beberapa emosi lain seperti :&lt;br&gt;penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat,&lt;br&gt;hormat, kasmaran, dan kasih. Nah, dari emosi-emosi turunannya itu,&lt;br&gt;jelas terlihat kalo perwujudan dari cinta itu bukan hanya kasmaran aja. Persahabatan, penerimaan, kebaikan hati, dsb bisa kita ekspresikan tanpa harus pacaran.&lt;p&gt;Trus kalo dengan pacaran.. gimana? Sebenarnya diantara kita itu masih&lt;br&gt;banyak yang belum tahu ataupun belum mengerti makna pacaran. kalo gak&lt;br&gt;percaya coba tanyain aja apa sebenernya pengertian dari cinta ataupun&lt;br&gt;pengertian dari pacaran itu sendiri. Nah, kalo bener-bener gak tau&lt;br&gt;bilangin aja yah, jangan sok tau kalo misalkan emang gak tau. Dan kalo&lt;br&gt;boleh, disini kita bisa telesuri lagi pengertian dan makna sesungguh&lt;br&gt;nya dari Cinta dan pacaran ini. Yuk, kita kupas tuntas permasalahan&lt;br&gt;nya.&lt;p&gt;Kata pacaran itu berasal dari kata &amp;quot;pacar&amp;quot;. Menurut Kamus Besar Bahasa&lt;br&gt;Indonesia yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,&lt;br&gt;kata &amp;quot;pacar&amp;quot; menunjuk pada dua pengertian. pertama, pacar adalah nama&lt;br&gt;tumbuhan. Tentu aja bukan pengertian ini yang kita maksud. Trus yang&lt;br&gt;kedua, pengertian pacar adalah teman tetap lawan jenis dan mempunyai&lt;br&gt;hubungan intim, biasanya menjadi tunangan atau kekasih. Masih menurut&lt;br&gt;kamus tersebut, secara singkat pacar bisa diartikan kekasih atau&lt;br&gt;tunangan.&lt;p&gt;Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta,&lt;br&gt;pacaran berarti bersuka-suka, berkehendak, berkeinginan. Dalam kamus&lt;br&gt;lain disebutkan pacaran memiliki arti bercinta, berkasih sayang.&lt;p&gt;Leonard Wise, pengarang berkebangsaan Inggris, mendefenisikan kata&lt;br&gt;pacaran sebagai mencintai seseorang dengan berpura-pura. Sementara&lt;br&gt;itu, defenisi De Guzman &amp;amp; Diaz mengatakan bahwa pacaran adalah wujud&lt;br&gt;kedekatan dua orang yang sedang jatuh cinta, dan pacaran merupakan&lt;br&gt;hubungan istimewa antara laki-laki &amp;amp; perempuan yang mengikrarkan diri&lt;br&gt;untuk saling memiliki, kemudian mengadakan pertemuan khusus alias&lt;br&gt;kencan.&lt;p&gt;Laila Hanifa, seorang peneliti dari Perhimpunan Keluarga Berencana&lt;br&gt;Indonesia, melakukan penelitian tentang pacaran yang melibatkan&lt;br&gt;responden yang berjumlah 30 orang. Semua responden mendefenisikan&lt;br&gt;pacaran sebagai dua orang berbeda jenis kelamin saling menyukai atau&lt;br&gt;berkomitmen dan kedekatan dua orang yang dilandasi cinta dan masa&lt;br&gt;penjajakan mencari pasangan hidup. Dari hasil penelitiannya, ia&lt;br&gt;menarik satu kesimpulan bahwa pacaran tidak selalu berakhir dengan&lt;br&gt;pernikahan karena hanya sekedar mencari kecocokan atauketidakcocokan&lt;br&gt;saja. Lanjutnya pacaran itu lekat dengan apa yang namanya hubungan&lt;br&gt;seksual, bukan hanya sebatas membicarakan masalah, tukar pikiran,&lt;br&gt;jalan bareng, lalu pegangan tangan, membelai rambut, tetapi termasuk&lt;br&gt;ciuman bibir.&lt;p&gt;Pacaran merupakan model hubungan pria dan wanita yang dibangun atas&lt;br&gt;dasar saling memiliki, saling suka, saling mencintai, saling mengasihi&lt;br&gt;dalam rangka memperturutkan gejolak jiwa berupa cinta dan asmara yang&lt;br&gt;membara didalam hati yang dilakukan secara intim.&lt;p&gt;Kita semua dah tau kalo pacaran itu sekarang udah menjadi tradisi yang&lt;br&gt;mengakar kuat dalam masyarakat kita. Budaya ini sudah menjadi&lt;br&gt;kebiasaan baru dan hampir semua orang melakukannya. Karena sebagian&lt;br&gt;orang menganggap pacaran sebagai sesuatu yang lazim untuk&lt;br&gt;dipraktekkan. Menurut sebagian kalangan, pacaran bukan merupakan&lt;br&gt;budaya nenek moyang kita, namun adalah barang asing yang penyebarannya&lt;br&gt;berlangsung sangat cepat. Lebih cepat dari perkembangan dakwah. Ia&lt;br&gt;ibarat virus penyakit yang melanda hampir seluruh penduduk negeri ini.&lt;br&gt;Realitas ini bukan hanya ada diperkotaan tetapi juga mewabah hingga&lt;br&gt;kelorong-lorong kampung bahkan lereng-lereng pegunungan. Wajar aja&lt;br&gt;kalo kita senang dengan lawan jenis. Fitrah, betul itu ! Tapi fitrah&lt;br&gt;itu tidak harus dituruti sehingga tak terkontrol. Kita harus tetap&lt;br&gt;menjaga fitrah agar tetap murni dan tak terkotori dengan nafsu sesaat.&lt;p&gt;Dan kita juga mudah menjumpai mereka yang berpacaran tersebut, di&lt;br&gt;rumah, di pasar, di sekolah, di kampus, di kantor, di pantai, di&lt;br&gt;pegunungan, di kolong jembatan, bahkan ditempat-tempat peribadatan.&lt;br&gt;Tidak sulit menemukan kekasih tegah berduaan diteras bagian tertentu&lt;br&gt;dari masjid. Tatkala suara adzan berkumandangmereka segera angkat kaki&lt;br&gt;pergi mencari tempat yang sepi.&lt;p&gt;Pacaran dilakukan oleh semua kalangan. Mulai dari anak bau kencur yang&lt;br&gt;baru duduk dibangku SD, para remaja yang duduk dibangku SLTP dan SMU,&lt;br&gt;mahasiswa, pemuda, dosen, guru, buruh, penganggurn, narapidana,&lt;br&gt;penjahat, para artis, birokrat, wartawan, politikus, dan sebagainya.&lt;br&gt;Bahkan tidak ketinggalan pula mereka yang telah menikah. Mereka turut&lt;br&gt;ambil bagiankendatipun yang kesekian kalinya. Istilahnya adalah WIL&lt;br&gt;(wanita idaman lain) dan PIL (pria idaman lain).&lt;p&gt;Setiap orang memiliki gaya tersendiri dalam pacaran. Kemahiran dalam&lt;br&gt;berpacaran bukan karena adanya pelajaran khusus pacaran. Kehebatan itu&lt;br&gt;tidak diperoleh melalui kurikulum pendidikan nasional yang guru atau&lt;br&gt;dosen ajarkan. Tidak pula melalui pendidikan non formal nberupa privat&lt;br&gt;atau melalui kursus-kursus. Tidak juga didapatkan dengan cara bertapa&lt;br&gt;digunung-gunung dengan bentuk ritual tertentu. Tidak juga melalui&lt;br&gt;bimbingan istimewa seorang pendekar cinta. (bersambumg...)&lt;p&gt;&lt;br&gt;    by : Dewi Astati &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-534692796262926398?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-24T11:04:39.857+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Salah Siapa</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/salah-siapa.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Tue, 03 Feb 2009 15:45:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-700522386006244485</guid><description>Dampak krisis keuangan global benar-benar sangat terasa. Sudah ribuan orang yang jadi korban. Dan gua termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi eh... kurang beruntung ini.&lt;br&gt;Hik's... Hari ini secara resmi gua di PHK. Kayaknya vonis mati untuk gua sudah diputuskan.&lt;div class="fullpost"&gt; Yah, vonis mati dengan cara gak makan. Gua gak tau uang pesangon yang gua kantongin cukup untuk bertahan hidup berapa lama. Gua juga bingung mau ngadu sama siapa. Yang pasti PHK ini bukan cuma masalah gua pribadi. Ada ribuan orang di luar sana yang bernasib sama seperti gua.&lt;br&gt;Dengan kepala tertunduk gua keluar dari pintu gerbang perusahaan. (ini nunduk bukan sembarang nunduk, tapi lagi mikir). Gimanapun caranya gua harus dapat kerjaan lagi dalam waktu dekat. Mami papi, eh... Mak sama bapak di kampung perlu kiriman, dan adek-adek guapun kabarnya beberapa hari ini kalau ke sekolah nggak pernah ngantongin uang jajan. Tapi gua harus ngelamar ke mana?. Boro-boro ada yang buka lowongan, yang udah ada aja malah mau dikurangin.&lt;br&gt;Sekarang gua benar-benar bingung, gak tau mesti gimana. Gua gak tau harus nyalahin siapa. Karna menurut gua di sini memang gak ada yang salah. Mau nyalahin perusahaan? Ya nggak mungkin. Daripada kita di suruh kerja tapi perusahaan nggak sanggup bayar? Kan lebih bagus di PHK sekalian, dan gua harus terima dengan ikhlas dan lapang dada, (cia ilah... gaya mu, wooo..ng woong).&lt;br&gt;Mau nyalahin pemerintah? Itu lebih nggak mungkin lagi. (ehm.. Kali ini gua pro pemerintah ne ceritanya). Terlalu banyak masalah yang harus di pikirkan pemerintah. Namanya juga krisis global, jadi bukan cuma kita yang ngerasain dampaknya. Tapi, sebagian besar negara di dunia juga kalang kabut di serang oleh makhluk jahat yang kita kenal dengan nama krisis global ini.&lt;br&gt;Capek muter-muter nyari kerjaan, (so pasti nggak dapet). Nyampe di rumah azan maghrib udah kedengaran. Setelah sholat di iringi dengan sedikit do'a, (tampang boleh preman, tapi kalo soal ibadah jangan tanyaa...) gua pergi ke warung depan rumah. Tapi kali ini bukan jajan atau bayar hutang. Gua cuma bilang sama ibu pemilik warung, kalau bulan ini gua belum bisa nebus dosa alias bayar hutang.&lt;br&gt;Syukur walau pernah berurusan sama polisi, ibu warung masih percaya dan mau ngasih kelonggaran buat gua. Bukannya mau nunda-nunda pembayaran, tapi kalau semua hutang di warung gua lunasin sekarang, berarti untuk besok-besok gua nggak ada pegangan lagi. Dan belum bisa di pasti-in sampai kapan gua bakalan nyandang status sebagai pengangguran. Mengenai masalah gua sama polisi silahkan baca &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com/2008/11/sialan.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;Sekarang kita cuma bisa berharap, agar pemerintah segera menemukan jalan keluar. Agar krisis ini nggak berlarut-larut menggerogoti bangsa kita. Dan antrian panjang terpidana mati seperti gua pun dapat segera di akhiri. (tumben ramah ne anak.. Biasanya juga ngomel gak karuan). Gua gak tau apakah itu dengan cara membuka lapangan kerja baru, dengan cara eksport-import TKI, dengan cara memberi fasilitas makan gratis bagi para pengangguran, atau dengan 1001 cara lain yang mungkin gua nggak ngerti. Yang pasti...&lt;br&gt;selamat berjuang untuk pemerintah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;GOOD LUCK!!!&lt;br&gt;&lt;br&gt;by : edo CIKALASA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-700522386006244485?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-04T06:45:34.349+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Tips Bersahabat Dengan Lawan Jenis Tanpa Jatuh Cinta</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/tips-bersahabat-dengan-lawan-jenis.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Tue, 03 Feb 2009 15:59:22 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-49412168931202190</guid><description>-Kita bersahabat atas nama kepercayaan, dan bukan hanya berpegang pada janji.&lt;p&gt;   -Sering menceritakan masalah yang universal dan condong kepada&lt;br&gt;masalah asmara keduanya, sehingga pembicaraan akan menjadi netral dan&lt;br&gt;adanya rasa empati.&lt;p&gt;   -Persabatan didepan publik tidak bisa &lt;div class="fullpost"&gt; menunjukkan kedekatan.&lt;p&gt;   -Usaha curhat lewat komunikasi dan hindari pertemuan yang terlalu sering.&lt;p&gt;   -Berkata yang sejujur-jujurnya dan tidak mengada-ada.&lt;p&gt;   -Dan yang paling penting seringlah berkomunikasi tanpa rasa canggung.&lt;p&gt;   Selamat mencoba, semoga bisa membantu anda untuk menyelesaikan&lt;br&gt;problem dalam kehidupan anda. Karena sesungguhnya bukan kita, dia,&lt;br&gt;atau siapapun yang menjadi sepasang sahabat tetapi hiduplah yang&lt;br&gt;memilih untuk sebuah kata persahabatan. Dan meskipun raga seorang&lt;br&gt;sahabat sejati pasti akan merasakan apa yang dirasakan sahabatnya,&lt;br&gt;senang... susah... suka... duka... &amp;amp; lara...&lt;p&gt;  Persahabatan yang akhirnya mengenal kata kesetiaan dan alasan&lt;br&gt;mengapa aku harus hidup meski sahabat itu telah pergi...&lt;p&gt;&lt;p&gt;By : Fitria &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-49412168931202190?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-04T06:59:22.822+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gopek Doang</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/gopek-doang_12.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Tue, 03 Feb 2009 16:45:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-2394284695334902842</guid><description>Hidup pemerintah!!!&lt;p&gt;  Setelah melalui proses yang cukup panjang, pemerintah kita terhitung&lt;br&gt;mulai tanggal 1 Desember 2008 secara resmi &lt;div class="fullpost"&gt;menetapkan harga BBM jenis&lt;br&gt;premium dari Rp_&amp;#39;6.000 menjadi Rp_&amp;#39;5.500/liter. Ya... Setelah merenung&lt;br&gt;yang membutuhkan waktu cukup lama akhirnya dengan berat hati (kayaknya&lt;br&gt;kalo gak ada yang liat bakalan nangis) pemerintah kita mengambil&lt;br&gt;keputusan ini. Menurut gua ini sebuah prestasi yang sangat baik dari&lt;br&gt;pemerintah, sehingga sangat pantaslah kiranya kalo ditulis dengan&lt;br&gt;tinta perunggu.&lt;p&gt;  Gopek!!!&lt;p&gt;  Bayangin bro... Penurunan yang amat sangat-sangat fantastis,&lt;br&gt;setidaknya menurut pemerintah kita. Gopek gitu lho... Saking&lt;br&gt;fantastisnya penurunan ini sehingga pemerintah kita memerlukan waktu&lt;br&gt;berfikir yang menurut gua teramat sangat lemot untuk cara berfikir&lt;br&gt;otak intelektual yang tertanam di tiap kepala orang-orang yang duduk&lt;br&gt;di kursi pemerintahan kita.&lt;p&gt;  Eh bro... Sebelumnya gua mau berbagi sedikit kebahagiaan dulu.&lt;br&gt;Kemaren kan gua pergi liburan, sengaja kali ini agak berbau-bau luar&lt;br&gt;negri dikit. Ya nggak jauh-jauh amatlah. Gak nyampe ke Swiss atau&lt;br&gt;Italy geto. Cuma ke Malaysia, tapi yang penting niatnya untuk pergi&lt;br&gt;liburan keluar dari Indonesiaku yang kian bobrok dan kaya akan korupsi&lt;br&gt;ini udah kesampaian. Pulang dari malaysia gua bawa oleh-oleh berjuta&lt;br&gt;rasa dongkol dan seabrek kekesalan sama pemerintah kita.&lt;p&gt;  Gimana gak dongkol? Wong nurunin premium gopek tok lagunya kayak&lt;br&gt;yang udah punya jasa gak tanggung-tanggung aja bagi rakyat, padahal&lt;br&gt;harga minyak dunia udah turun jauh dari beberapa waktu yang lalu. Tau&lt;br&gt;gak? Pemerintah Malaysia aja udah nurunin harga premium beberapa kali&lt;br&gt;sejak harga minyak dunia melorot tajam. Nah... Pemerintah kita? Kalo&lt;br&gt;gak ada para demonstran kayaknya gak bakalan turun tuh bensin. Maka&lt;br&gt;sepantasnya disini kita beri acungan jempol bagi para demonstran.&lt;p&gt;  Uniknya lagi, belum genap sehari setelah penurunan harga premium&lt;br&gt;ini, eh... Malah banyak mobil yang mogok di jalan. Kata mereka,&lt;br&gt;&amp;quot;Kehabisan bahan bakar&amp;quot;. Bener gak ne? Kok aneh? Bensin mahal aja&lt;br&gt;mereka mampu beli. Apalagi sekarang harga bensin udah teramat sangat&lt;br&gt;murah (menurut pemerintah) dan terjangkau oleh kantong rakyat kurang&lt;br&gt;mampu kayak gua sekalipun.&lt;p&gt;  Ternyata pangkalan bensin pada kosong bro... Premium habis, hik&amp;#39;s..&lt;br&gt;Kalo udah gini pemerintah mau bilang apa? Jangankan turun gopek,&lt;br&gt;dikasih gratispun kalau minyaknya gak ada sama juga bo&amp;#39;ong. Ayolah&lt;br&gt;bro... Lagian apa artinya sih gopek? Anak kecil aja milih gak usah&lt;br&gt;jajan daripada cuma ngantongin gopek. Emang gopek dapat apa?&lt;p&gt;  Laen cerita kalo ada rumor harga minyak dunia bakalan naik. Baru&lt;br&gt;rumor alias isyu tok, pemerintah kita kayak kebakaran pantat pada gak&lt;br&gt;betah maunya buru-buru pengen segera naikin tuh harga BBM. Mbok ya&lt;br&gt;kalau malas nurunin, mau naikin juga pikir-pikir dong!!! Jangan asal&lt;br&gt;bapak senang aja. Dikit mikirin orang-orang kurang beruntung kayak gua&lt;br&gt;napa?&lt;p&gt;  Ups... Sorry, kok gua jadi ngomel-ngomel gak karuan gini ya? Tapi&lt;br&gt;pada dasarnya gua cuma pengen pemerintah meninjau kembali masalah&lt;br&gt;penurunan premiumnya. Apa emang cuma gopek batas kemampuan orang-orang&lt;br&gt;yang selama ini gua sebut pemerintah? Apa memang cuma gopek harga&lt;br&gt;perjuangan para demonstran negri ini? By : edo/CIKALASA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-2394284695334902842?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-04T07:45:20.394+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>MENATAP DUNIA</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/menatap-dunia.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Tue, 03 Feb 2009 16:52:21 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-5424473366055111901</guid><description>Pertama kali kumenatap dunia&lt;br&gt;Diiringi isakan tangis&lt;br&gt;Tanda bahagia&lt;br&gt;Setelah lama bersemanyam&lt;br&gt;Dirahim sang &lt;div class="fullpost"&gt;bunda&lt;p&gt;Kukan menikmati&lt;br&gt;Kebebasan dialam dunia&lt;br&gt;Mungkin terlupa&lt;br&gt;Siapa yang pertama kali kulihat&lt;p&gt;Karena, tak seorangpun&lt;br&gt;Mengerti bahasaku&lt;br&gt;Bahasa simungil&lt;br&gt;Yang tak bisa dibaca&lt;br&gt;Hanya membutuhkan lentera&lt;br&gt;Kasih sayang ayah dan bunda&lt;p&gt;Bertahun-tahun kupelajari&lt;br&gt;Bahasa mereka&lt;br&gt;Hingga kumampu&lt;br&gt;Menapaki dunia&lt;p&gt;Bukanlah tak mungkin&lt;br&gt;Citaku merengkuh bahama&lt;br&gt;Diantara pangkuanku&lt;br&gt;Didalam gengamanku&lt;p&gt;Tertawa bersama mereka&lt;br&gt;Buatku bahagia&lt;br&gt;Tulusnya belas kasih&lt;br&gt;Dan belaian yang selalu dinanti&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;koleksi puisi by : revan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-5424473366055111901?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-04T07:52:21.295+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BERI AKU JALAN</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/beri-aku-jalan.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Fri, 12 Dec 2008 05:50:55 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-5611586989331183097</guid><description>Melewati detik sang waktu&lt;br&gt;Bergulir tanpa kompromi&lt;br&gt;Bahwa itulah yang harus terjadi&lt;p&gt;Bila pedih tak ada bahagia&lt;br&gt;Jalan itu...&lt;br&gt;Harus kulalui sendiri&lt;br&gt;Tanpa penuntun dan pemandu&lt;p&gt;Diriku, seorang buta&lt;br&gt;Tanpa tongkat ditangan&lt;br&gt;kutitikkan asaku&lt;br&gt;Pada yang kuasa&lt;br&gt;Pada hamba-Nya&lt;br&gt;Yang tak berdaya&lt;p&gt;Bahwa letih perjuangan sahaya&lt;br&gt;Kan diberi kemudahan&lt;br&gt;Melewati duri-duri&lt;br&gt;Ataupun kerikil-kerikil yang tajam&lt;p&gt;Tak ingin kuberhenti ditengah jalan&lt;br&gt;Tujuan tinggal sejengkal&lt;p&gt;Ya Allah Ya Tuhanku...&lt;br&gt;Beri aku kemudahan&lt;br&gt;Dan kemurahan&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;koleksi puisi by : revan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-5611586989331183097?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T20:50:55.193+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SEDIKIT CERAH</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/sedikit-cerah.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Fri, 12 Dec 2008 05:44:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-7658305152443738327</guid><description>Sedikit cerah hatiku malam ini&lt;br&gt;Seperti bintang langit&lt;br&gt;Disekeliling dunia&lt;p&gt;Setitik sinar yang kuharapkan&lt;br&gt;Telah datang menjemputku&lt;br&gt;Dengan kereta kedamaian&lt;p&gt;Pijaran ini takkan padam&lt;br&gt;Kan selalu kubawa&lt;br&gt;Hingga nanti, mati...&lt;p&gt;Bersama wewangian&lt;br&gt;Sebuah kejujuran ketulusan&lt;br&gt;Dibawah kuasa empedu&lt;br&gt;Kan kurengkuh apapun&lt;br&gt;Yang menjadi asa&lt;br&gt;Yang menghuni fikirku&lt;br&gt;Walau disana...&lt;br&gt;Membentang sebuah jalan&lt;p&gt;Tak takut...&lt;br&gt;Kuyakin dalam sempit waktuku&lt;br&gt;Jalan lurus&lt;br&gt;Kan mendekat padaku&lt;br&gt;Menjadi melati mewangi&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;koleksi puisi by : revan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-7658305152443738327?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T20:44:07.538+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PENJARA HATI</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/penjara-hati.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 11 Dec 2008 22:27:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-2347975699922747845</guid><description>Penjara hatiku terbuka&lt;br&gt;Melihat alam bebas&lt;br&gt;Menghirup segarnya dunia&lt;br&gt;Menatap sebuah kebahagiaan&lt;p&gt;Ketika butir matanya&lt;br&gt;Terselip kedalam mataku&lt;br&gt;Bibir manisnya&lt;br&gt;Menguntaikan senyum penyegar&lt;br&gt;Mengobarkan asa&lt;br&gt;Meninggikan khayal&lt;p&gt;Mungkin dia tak mendengar&lt;br&gt;Jeritan hatiku&lt;br&gt;Yang dalam setiap detik&lt;br&gt;Menggetarkan namanya&lt;br&gt;Menyelami waktu&lt;br&gt;Tanpa melewatkan senyumnya&lt;p&gt;Dalam banyangan kosong&lt;br&gt;Akankah nanti dia tahu ?&lt;br&gt;Kelu rindu dan cintaku&lt;br&gt;Semakin menggebu&lt;p&gt;Semakin hari&lt;br&gt;Semakin kuat menjerat&lt;br&gt;Sayang...&lt;br&gt;Dia hanya terpendam...&lt;p&gt;Pada rembulan kubercerita&lt;br&gt;Agar disampaikan oleh angin&lt;br&gt;Derita hati atas penjara ini&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;koleksi puisi by : revan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-2347975699922747845?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T13:27:34.015+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>GILANYA AKU</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/gilanya-aku.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 11 Dec 2008 22:22:58 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-7837544697716602726</guid><description>Setiapkali ku bertemu&lt;br&gt;Peri kecil berjaket biru&lt;br&gt;Getar dadaku takkan terelakkan&lt;p&gt;Jentera hati yang sunyi&lt;br&gt;Mengisahkan perasaan&lt;br&gt;Beralaskan cinta&lt;p&gt;Peluruku tersembunyi&lt;br&gt;Terselip dibalik ketakutan&lt;br&gt;Ingin kutembakkan&lt;br&gt;Tapi tanganku tak kuat menyangganya&lt;p&gt;Terjerambab ketanah&lt;br&gt;Mungkin hilang dimakan cacing&lt;br&gt;Hilang sudah...&lt;br&gt;Apa yang menjadi andalanku&lt;br&gt;Dia menyerangku&lt;br&gt;Dari sisi yang tak terlihat&lt;p&gt;Menambati, menggantung, &amp;amp; menetap&lt;br&gt;Di jantungku&lt;br&gt;Berhari-hari, berbulan-bulan...&lt;br&gt;Dia tetap menyiksaku&lt;br&gt;Dengan serpih-serpih buangan&lt;p&gt;Gilanya aku...&lt;br&gt;Karena dia yang terlalu elok&lt;br&gt;Dengan paras manis&lt;p&gt;Laku yang indah melewati hari&lt;br&gt;Selalu kutunggu senyumnya&lt;br&gt;Yang membuat pelangi&lt;br&gt;Dalam meniti sang waktu&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;koleksi puisi by : revan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-7837544697716602726?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T13:22:58.406+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KUSIRATKAN</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/kusiratkan.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Fri, 12 Dec 2008 08:37:38 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-74036096207755545</guid><description>Kusiratkan perasaanku&lt;br&gt;Dalam mengayuh hidup&lt;br&gt;Membiarkannya dimakan hiu&lt;br&gt;Diatas oase gurun pasir&lt;p&gt;Melihat sang bintang&lt;br&gt;Belajar dengan sang terik&lt;br&gt;Bersatu dalam naungan bima sakti&lt;br&gt;Terbebas menuju&lt;br&gt;Mars,jupiter atau uranus&lt;br&gt;Dicengkram alien&lt;p&gt;Selain bersama&lt;br&gt;Amstrong dibulan&lt;br&gt;Mendarat diatas&lt;br&gt;Bebatuan tak tentu&lt;br&gt;Mungkin terbang mencari&lt;br&gt;Dimana permaisuri hati&lt;p&gt;Bersama angin&lt;br&gt;Melewati bahtera alam&lt;br&gt;Menyusup kehutan&lt;br&gt;Menaiki gunung&lt;br&gt;Menuruni lembah&lt;br&gt;Menerjang bukit&lt;br&gt;Ternggelam didasar pasifik&lt;br&gt;Terbakar oleh sahara&lt;p&gt;Menuju liberty atau amazone&lt;br&gt;Pencarian ini takkan berakhir&lt;br&gt;Meski detakku harus berhenti&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;koleksi puisi by : REVAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-74036096207755545?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-12T23:37:38.311+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>LAKSANA</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/laksana.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Thu, 11 Dec 2008 02:03:35 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-69717288324513666</guid><description>Bukan ditepian samudera&lt;br&gt;Ku merenugi&lt;br&gt;Bukan pula dalam&lt;br&gt;Pekat sang malam&lt;br&gt;Bukan pula di pematang&lt;br&gt;Sawah sana !&lt;p&gt;Hingar bingar deru rasaku&lt;br&gt;Bersatu bersama angan&lt;br&gt;Dan kesepian tentang seseorang&lt;br&gt;Permaisuri hati dalam qolbu&lt;p&gt;Membuat senyumku&lt;br&gt;Bisa terkembang&lt;br&gt;Dalam sendu dan tangis&lt;br&gt;Dialah pelipur lara&lt;p&gt;Meski tak tahu&lt;br&gt;Hatinya akan hatiku...&lt;p&gt;Seputih mutiara&lt;br&gt;Seindah bayangan&lt;br&gt;Laksana semilir angin&lt;br&gt;Dirinya takkan bisa terganti&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;koleksi puisi by : REVAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-69717288324513666?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-11T17:03:35.458+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>CINTA</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/cinta.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Tue, 09 Dec 2008 13:42:52 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-6290404290860869881</guid><description>Engkau adalah sebuah anugerah&lt;br&gt;Warnamu indah&lt;br&gt;Lagumu mendesah merayu&lt;br&gt;Menghentakkan Qolbu&lt;p&gt;Engkau datang tanpa di undang&lt;br&gt;Engkau pergi tanpa permisi&lt;p&gt;Diantara kabut-kabut sendu&lt;br&gt;Engkau...&lt;br&gt;Hanyalah sebuah mimpi&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;koleksi sajak by : REVAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-6290404290860869881?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-10T04:42:52.512+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>APES</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/12/apes.html</link><category>SERBA SERBI</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Sat, 06 Dec 2008 10:35:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-870054567786749124</guid><description>hari ini aku apes banget, gimana enggak dari awal&lt;br&gt;membuka mata hingga mata mo melek lagi aku ketiban&lt;br&gt;sial mulu. diawali dari bangun tidur yang gak&lt;br&gt;mengenakkan banget alias menyakitkan seluruh tubuhku,&lt;br&gt;duh sakit bangeeet,,, aku jatoh dari tempat tidurku,&lt;br&gt;gara-gara mimpi jatoh dari tebing yang tinggi eh..&lt;br&gt;bangunnya malah jatoh beneran... jadi kenyataan yach.&lt;br&gt;cuma bedanya sekarang jatoh dari tempat tidur, jangan&lt;br&gt;sampe dech aku jatoh dari tebing, bisa-bisa ntar aku&lt;br&gt;malah almarhum.. ;-).&lt;p&gt;trus siangnya, aku mengendarai motor, tiba-tiba dari&lt;br&gt;arah yang berlawanan aku disenggol ama motor laen yang&lt;br&gt;lagi kebut-kebutan alhasil aku kehilangan keseimbangan&lt;br&gt;&amp;#39;n braakk... aku jatoh lagi. yang nabrak malah lari,&lt;br&gt;dasar anak sialan gak bertanggung jawab banget sich&lt;br&gt;dia. badanku lecet-lecet semua, mulai dari kaki,&lt;br&gt;tangan &amp;#39;n pipiku, untung aja cuma lecet doang. gak tau&lt;br&gt;deh kalo ampe tangan atau kakiku jadi patah, dan  ini&lt;br&gt;adalah kesialanku yang ke-2 &amp;#39;korban tabrak lari&amp;#39;...&lt;p&gt;&amp;#39;n malam nya, awalnya aku kira malam ini adalah malam&lt;br&gt;yang lumayan mengobati hari-hari ku sebelumnya yang&lt;br&gt;ditimpa kesialan sepanjang hari ini. tapi ternyata aku&lt;br&gt;salah lagi. malam ini dia menelphone ku tapi dia&lt;br&gt;memberi kabar yang gak menggenakkan hatiku. aku jadi&lt;br&gt;illfeel.. aku kecewa banget dengan beritanya kali ini,&lt;br&gt;gimana enggak kecewa, malahan aku jadi sakit banget..&lt;br&gt;ternyata sekarang dia dah punya tambatan hati. aku&lt;br&gt;bener-bener sakit... jadi selama ini percuma aku&lt;br&gt;sayang ama dia, percuma selama ini aku mikirin dia,&lt;br&gt;percuma selama ini aku menyukai dan mencintai dia...&lt;br&gt;hik, ini adalah malam yang paling menyiksaku,yang&lt;br&gt;menyiksa hati dan perasaan yang selama ini ku&lt;br&gt;persembahkan untuknya. sia-sia sudah...&lt;p&gt;tapi se&amp;#39;enggakya sekarang aku jadi tahu, dan lumayan&lt;br&gt;bisa menerimanya. karena ternyata dia bukan untukku&lt;br&gt;dan bukan tercipta untukku. cukup kita hanya sebatas&lt;br&gt;sahabat saja dan sebagai teman untuk berbagi segala&lt;br&gt;cerita. biarlah rasa ini kupendam dihati aja, dan aku&lt;br&gt;juga tidak akan berharap lagi kalo suatu saat dia akan&lt;br&gt;menjadi milikku.&lt;p&gt;&lt;p&gt;by : MASMUKI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-870054567786749124?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-07T01:35:39.785+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>"MIMPI" about me</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/11/mimpi-about-me.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Wed, 04 Feb 2009 08:19:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-6519749337720047283</guid><description>Kali ini gua mau ngomongin masalah mimpi bro.&lt;p&gt;  Mimpi... Mimpi... Dan mimpi. Kadang gua rada BT juga denger&lt;br&gt;orang-orang ngomong, &amp;quot;Jangan mimpi.&amp;quot; Menurut gua itu salah besar,&lt;br&gt;karna seseorang gak bakalan bisa maju tanpa diawali sebuah mimpi.  &lt;div class="fullpost"&gt; Jadi&lt;br&gt;bahagialah orang yang mempunyai mimpi, karna mimpi-mimpi itu akan&lt;br&gt;membuat kita berusaha untuk mewujudkannya. Akan membuat kita hadapi&lt;br&gt;segala rintangan untuk menggapainya.&lt;p&gt;  Tunggu dulu... Gua bilang mimpi itu perlu, bukan berarti kita cuma&lt;br&gt;bermimpi. Gua pengennya tiap orang mempunyai mimpi, tapi gua gak&lt;br&gt;nganjurin seseorang jadi pemimpi.&lt;p&gt;  Nah disini perlu gua tekankan bahwa orang yang mempunyai mimpi itu&lt;br&gt;berbeda dengan seorang pemimpi. Seperti udah gua bilang, orang yang&lt;br&gt;bermimpi akan berusaha untuk mewujudkan mimpinya. Lain dengan seorang&lt;br&gt;pemimpi. Seorang pemimpi tak ada bedanya dengan penghayal. Dia cuma&lt;br&gt;akan larut oleh mimpi-mimpinya. Tanpa punya niat untuk mewujudkan&lt;br&gt;mimpi itu.&lt;p&gt;  Pernah gak kebayang, kalo sekarang kita tinggal di dahan-dahan&lt;br&gt;pohon? Pernah gak kepikiran kalo tubuh kita cuma ditutupi beberapa&lt;br&gt;lembar daun? Pernah gak kebayang kalo mau nyebrang dari pulau Jawa ke&lt;br&gt;pulau Sumatera kita cuma pake rakit dari bambu? Wuich... Alangkah&lt;br&gt;sembrawutnya hidup ini kalau keadaan kita demikian.&lt;p&gt;  Untung beberapa orang sebelum kita mempunyai mimpi, sehingga&lt;br&gt;sekarang kita tak perlu tinggal di dahan pohon karna mimpi mereka&lt;br&gt;menciptakan rumah telah terwujud. Kita tak perlu malu karna tubuh kita&lt;br&gt;telah ditutupi kain yang dulu mereka mimpikan. Kita tak perlu menunggu&lt;br&gt;berbulan-bulan di tengah lautan untuk menyebrang dari pulau Jawa ke&lt;br&gt;Sumatera karna mimpi mereka untuk membuat kapal dan pesawat telah&lt;br&gt;kesampaian.&lt;p&gt;  Sekarang gua mau tanya, &amp;quot;Apa masih pantas kita ngomong `jangan&lt;br&gt;mimpi?`&amp;quot; Kalau sebuah mimpi membuat hidup kita jauh lebih baik, kenapa&lt;br&gt;enggak?.&lt;p&gt;  Siapa sih yang pernah nyangka umat manusia bisa plesiran ke bulan&lt;br&gt;kalau bukan gara-gara mimpi seseorang? Siapa sih yang pernah bayangin&lt;br&gt;bisa ngomong jarak jauh dengan leluasa cuma dengan peralatan berbentuk&lt;br&gt;kotak yang dinamakan handphone kalau bukan karna mimpi seseorang? Jadi&lt;br&gt;menurut gua kata-kata &amp;quot;jangan mimpi&amp;quot; mending diubah menjadi &amp;quot;jangan&lt;br&gt;jadi pemimpi&amp;quot;.&lt;p&gt;  Karna kata-kata jangan jadi pemimpi cocok dengan kehidupan kita&lt;br&gt;sehari-hari. Berapa banyak dari kita yang cuma jadi pemimpi tanpa ada&lt;br&gt;usaha untuk mewujudkannya? Memang sepintas bermimpi dan pemimpi hampir&lt;br&gt;memiliki arti yang sama. Tapi kalau kita selami lebih dalam, kedua&lt;br&gt;kata itu mempunyai makna yang jauh berbeda.&lt;p&gt;  Nah, sekarang gua mau tanya.. Apa masih pantas kita ngucapin&lt;br&gt;kata-kata jangan mimpi sama orang lain? Karna dengan melarang mereka&lt;br&gt;bermimpi, sama halnya dengan kita melarang mereka untuk hidup&lt;br&gt;sempurna. Kalo gua, bakalan nganjurin tiap orang untuk bermimpi.&lt;br&gt;&amp;quot;Silahkan mimpi dan berusahalah untuk mewujudkannya&amp;quot;&lt;br&gt;  by: Edo/CIKALASA&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-6519749337720047283?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-04T23:19:34.083+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>"SIALAN"</title><link>http://cikalasa.blogspot.com/2008/11/sialan.html</link><category>kami</category><author>noreply@blogger.com (Jhon cikalasa)</author><pubDate>Wed, 04 Feb 2009 09:00:02 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4689973147739055578.post-961467859554204154</guid><description>Huff... Apes banget gua hari ini, tau gak bro? Tadi siang waktu lagi&lt;br&gt;nyantai ne, tiba-tiba ada yang narik gua.. Pas gua liat tampangnya&lt;br&gt;rada-rada sangar gitu, terang aja gua emosi. Peduli amat mau sangar&lt;br&gt;kek, serem kek, yang jelas ni orang harus gue bikin semaput. Eits...&lt;br&gt;tunggu!! Sudut mata gua sempet nengok ni orang pake seragam &amp;quot;POLISI&amp;quot;&lt;br&gt;bro. Ngapain ne makhluk pake acara narik-narik gua segala? Gua nyopet&lt;br&gt;kagak nyolongpun enggak.&lt;div class="fullpost"&gt; Gak tau apa kalo gua alergi sama yang namanya&lt;br&gt;polisi.. Gua suka bersin-bersin sendiri kalo deket polisi. Kayak orang&lt;br&gt;alergi kucing gitu&lt;p&gt;  Singkat cerita tanpa babibu gua dipaksa naek truk yang kalo gak&lt;br&gt;boleh dikatakan jelek ya sangat jauh dari bagus lah. Diatas gua liat&lt;br&gt;udah banyak temen-temen senasib yang lagi asik ngerumpi.. Persoalannya&lt;br&gt;ya pada bingung bin heran kok tiba-tiba kami di tangkep, tanpa nego&lt;br&gt;langsung dinaikin truk, trus mau di interogasi.. Wah parah ne, mimpi&lt;br&gt;apa gua semalam, harus berurusan sama polisi segala.&lt;p&gt;  Selidik punya selidik, ternyata lagi ada razia preman, wow!! Jadi&lt;br&gt;gua disangka preman toh?! Emang kriteria preman itu gimana sih? Apa&lt;br&gt;karna sebelah telinga gua dicantolin anting? Yang bener aja bro.. Ntar&lt;br&gt;kalo dua-duanya gua antingin, status gua sebagai cowok sejati bisa&lt;br&gt;ambrol dong!! Kalo masalah pakaian yang rada-rada dekil, asal tau ya..&lt;br&gt;Ini pakaian terbaik yang gua punya. Kalo dilihat penampilan gua,&lt;br&gt;kayaknya masih jauh dari ciri-ciri preman yang baek dan memenuhi&lt;br&gt;standar.&lt;p&gt;  Jadi kepada bapak-bapak polisi yang terhormat dan perlu dihormati,&lt;br&gt;kalo mau nangkep tengok-tengok dong.. Jangan asal angkat aja, masa&lt;br&gt;penampilan cute gini dibilang preman. Tau gak pak? Preman sekarang&lt;br&gt;tampilannya modis abis.. Malahan tetangga gua yang menekuni profesi&lt;br&gt;sebagai preman, hari-hari keluar pake jas, dasi, sepatu mengkilat,&lt;br&gt;korbannyapun kelas berat semua. Nah itu tu yang perlu diringkus,&lt;br&gt;beraninya jangan sama kami yang lagi nongkrong di mall atau dipinggir&lt;br&gt;jalan aja..&lt;p&gt;  Satu lagi ne, tadi orang-orang yang di tangkep bareng gua kebanyakan&lt;br&gt;pake tato. Nah...!! Kalo masalah tato, itu seni bro, jangan&lt;br&gt;mentang-mentang pake tato trus dibilang preman. Emangnya bapak-bapak&lt;br&gt;gak pernah nonton tv ya? Para artis aja sekarang pada tatoan. Kalo&lt;br&gt;orang ber tato dikategorikan preman, sekalian aja tu para artis di&lt;br&gt;ciduk.. Sekali-kali makan kakap dong. Jangan hari-hari cuma ngemil&lt;br&gt;teri.. Apa gak bosan pak?&lt;p&gt;  Setelah nyampe di kantor polisi, gua dan yang laen pake acara&lt;br&gt;ngantri segala nunggu giliran ditanyai. Kalo udah gini gua ingat&lt;br&gt;pemeriksaan kuku oleh dokter kecil waktu SD duku. Grogi juga seeh..&lt;br&gt;Karna tu bapak-bapak polisi pasang tampang serius dan serem.&lt;p&gt;  Akhirnya tiba giliran gua di interogasi. Polisinya nanya KTP, kerja&lt;br&gt;dimana?, trus tinggal dimana? Untung gua punya semua. KTP walau hampir&lt;br&gt;habis masa berlakunya, pekerjaan walau nggak mencukupi penghasilannya,&lt;br&gt;dan tempat tinggal walau udah pada bocor atapnya. Garis besarnya itu&lt;br&gt;aja. Untung polisinya gak nanya punya uang atau kagak? Kalo sempet&lt;br&gt;nanya itu mampus gua. Karna gaji gua bulan kemaren umurnya cuma&lt;br&gt;seminggu doang.&lt;p&gt;  Kalo gak salah sekitar jam 15.21 WHG (waktu handphone gua) Gua udah&lt;br&gt;boleh pulang. Bukannya dendam, tapi ada perasaan dongkol juga.&lt;br&gt;Gara-gara bapak-bapak yang berseragam polisi hari ini gak seindah yang&lt;br&gt;gua harapin. Dan so pasti citra polisi dimata gua mendapat nilai C&lt;br&gt;minus. Sorry.. Bukan bermaksud merendahkan, tapi gua melihat dari&lt;br&gt;kacamata pribadi gua. Mungkin orang lain mempunyai pendapat lain.&lt;br&gt;Mudah-mudahan mereka gak sependapat dengan gua. Sehingga ada diantara&lt;br&gt;mereka yang mengasih nilai A plus.&lt;p&gt;  Okey.. Sekian dulu ocehan gua kali ini. Tulisan ini gua sumberin&lt;br&gt;sendiri, tanpa hak paten, gak dilindungi undang-undang, dan silahkan&lt;br&gt;dibajak sesuka hati&lt;p&gt;/by : Edo / CIKALASA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;cikalasa &lt;a href="http://cikalasa.blogspot.com"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4689973147739055578-961467859554204154?l=cikalasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-05T00:00:02.550+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

