<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171</id><updated>2024-11-08T22:36:37.294+07:00</updated><category term="Cerita Islami"/><category term="Inspirasi"/><category term="Nabi Dan Rasul"/><category term="Buku Keluarga"/><category term="Motivasi"/><category term="Islam"/><title type='text'>PERINTIS</title><subtitle type='html'>blog yang berisi tentang ajaran agama islam, seperti tentang buku aturan dalam rumah tangga menurut syariat islam, cerita para nabi dan sahabatnya, cerita motivasi, cerita inspirasi, cerita islami dan ajaran ajaran tentang islam...!!! semoga bermanfaat buat para pengunjug</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>146</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-7357834036142929427</id><published>2016-05-29T10:48:00.000+07:00</published><updated>2016-05-30T16:21:11.375+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><title type='text'>Karena Aku Memilih Hatinya perintis-rantau.blogspot.com</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidak hanya sekedar “Beautiful”, tapi “Pretty.” Zahra perempuan 25 tahun ini tidak hanya sekedar cantik, tapi dia mempunyai hampir semua yang ingin dimiliki oleh kaum hawa. Hampir semua orang yang melihat Zahra akan mengatakan “dia cantik yaa…” kepada teman di sampingnya, atau hanya di hati saja. Sebuah pujian alami yang reflek akan keluar dari hati orang yang melihatnya. Matanya bulat, hitam, kelopak mata yang proporsional, dibingkai dengan kedua alis “naggal sepisan” seperti kata orang jawa. Tatapanya teduh memancarkan keanggunan, membuat orang nyaman melihatnya, tetapi juga tajam memancarkan kewibawaan. Wajah putih dan pipi yang kemerah-merahan, bibir yang merah tipis, di atasnya ada hidung yang tidak terlalu mancung, tapi sama sekali tidak pesek. Semuanya itu dibingkai dengan selembar jilbab warna agak gelap, membuat warna kulitnya terlihat semakin cerah. Cantik sekali. Hanya satu kekurangan yang tidak ia sukai, tapi kebanyakan laki-laki justru menyukai kekurangan itu, Zahra gadis berkacamata.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kecantikan gadis ini tidak hanya terpancar dari kulitnya saja, tapi juga terpancar dari hatinya. Tidak hanya wajahnya saja yang cantik, tapi akhlaknya pun lebih cantik lagi. Intelektualitas yang tinggi, tutur kata yang santun, sosok yang penyayang, dan kelembutan hatinya membuat Zahra menjadi dosen yang diidolakan oleh para mahasiswinya, terlebih lagi para mahasiswanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada satu lagi kelebihan Zahra, dia tidak menganggap kelebihan yang ia miliki itu sebagai kelebihan, tapi ia anggap sebagai titipan, yang bisa diubah, diambil, dan diganti oleh pemiliknya. Sikap seperti itulah yang membuat Zahra memilih calon teman hidup yang sederhana, bahkan terlalu sederhana jika dibandingkan dengan dirinya. Sebulan yang lalu, Fatih, seorang pelayan di sebuah kedai buku memberanikan diri untuk melamar gadis cantik putri guru besar salah satu Universitas ternama di Jogja itu. Fatih menyadari kekurangan yang ia miliki, tapi itu tidak membuatnya minder dan menjadikannya pengecut. Dia bukan dari keluarga terhormat seperti keluarga Zahra, orangtuanya hanya penjual nasi goreng, sehingga mereka hanya sanggup menyekolahkan Fatih sampai tingkat SMA. Fatih pun bukan pemuda yang tampan, tapi gaya berpakaian yang rapi membuat Fatih terlihat berwibawa. Terlebih lagi Fatih memiliki pemahaman agama yang tinggi, sosok yang sopan dan santun, lembut, dan menjaga kehormatan. Itulah faktor X yang dimilikinya, sehingga gadis sebaik Zahra mau menerima lamarannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sempat Ibunda Zahra tidak setuju jika anak gadisnya itu akan menikah dengan seorang pemuda yang belum tentu bisa menjamin kebutuhan materi untuk keluarga. Kedua kakak Zahra pun setengah hati memberikan izin kepada Zahra.&lt;br /&gt;
“Nduk.. apa kamu yakin menikah dengan nak Fatih? masih banyak lho pemuda yang lebih mapan, lebih ganteng, dan lebih baik dari dia yang mau sama kamu..” bujuk Ibundanya, ia berharap Zahra mau mengubah keputusannya.&lt;br /&gt;
“Zahra tidak ingin mengubah keputusan Zahra buk, pekerjaan, harta, dan fisik tidak menjadi prioritas utama buat Zahra, yang penting Fatih sanggup menjadi suami yang soleh, bertanggung jawab, setia, dan bisa memimpin keluarga. Kalo masalah biaya rumah tangga kan Zahra juga bisa bantu, Zahra kan juga punya pekerjaan bu..” Zahra meyakinkan Ibundanya dengan bijak.&lt;br /&gt;
“Ya sudah kalo itu keputusanmu nduk, ibu sih cuma mengingatkan saja supaya kamu tidak menyesal nantinya.. Ibundanya memberikan wejangan untuk Zahra dengan ketus.&lt;br /&gt;
“Iya bu… InsyaAllah Zahra tidak akan menyesal dengan pilihan Zahra…”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidak kalah dengan Ibundanya, kakak kakak dan saudara Zahra pun tidak mendukung Zahra dan Fatih. Mereka lebih banyak meragukan Fatih. Hal itu bisa dibilang lumrah, karena keluarga Zahra adalah keluarga terhormat berdarah biru. Bahkan di antara mereka ada yang kekeuh mencarikan jodoh yang sebanding untuk Zahra ketika ia sudah dalam pinangan Fatih.&lt;br /&gt;
“Bukanya kakak itu mau mengatur hidup kamu dek… tapi kakak Cuma ingin melihat kamu nanti hidup bahagia dan kecukupan kayak kakak ini lho.. kamu tau to hidup kakak itu enak, kecukupan, ndak susah..” Kak Rian mencoba menasehati Zahra.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Begitu juga dengan kakak-kakak Zahra yang lain, saudara-saudara, tetangga, bahkan sahabat-sahabat Zahra juga menyarankan Zahra untuk mencari pendamping hidup selain Fatih. Tapi Zahra tetap pada pendirianya. Fatih memang bukan lelaki idaman wanita-wanita yang lainya. Tetapi karena kemuliaan akhlaq dan hatinya, dia menjadi istimewa di mata Zahra.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tepat sebulan setelah lamaran, akhirnya Zahra dan Fatih melangsungkan pernikahan. Mereka manjalani kehidupan dengan penuh kesederhanaan, cinta, dan kasih sayang. Mereka tak pernah menghiraukan ejekan, celaan, atau omongan-omongan orang lain. Yang ada hanya rumah tangga sederhana yang bahagia, penuh berkah, dan penuh ketentraman.&lt;br /&gt;
Namun roda kehidupan tak pernah berhenti berputar. Siang itu Zahra mengendarai motor sendiri ke kampus untuk mengajar. Kebetulan saat itu Fatih tidak mengantarnya karena ada kesibukan di kedai buku. Nasib yang malang menimpa Zahra. Zahra hendak membeli bensin di SPBU yang letaknya di seberang jalan. Otomatis dia harus menyebrang jalan raya. Tepat di tengah-tengah saat Zahra memotong jalan, bus Pariwisata “Wisata Indah” melaju dengan kencang. Tanpa ampun bus itu menabrak Zahra. Lalu lintas jalanan saat itu sangat ramai, sehingga supir bus tidak melihat Zahra yang sedang menyebrang. Zahra tertabrak dan terlempar ke sisi jalan sebelah kiri. Tragisnya, mobil Carry hijau ternyata sedang berjalan lambat, Zahra terlempar tepat di depan mobil itu. Sopir mobil terkejut, bukannya menginjak rem, tetapi dia justru menginjak gas. Dengan kecepatan tinggi, ban mobil itu menindas kaki dan tangan kanan Zahra. Zahra tak sadarkan diri, dari kepala, tangan dan kakinya mengucur darah yang sangat banyak. Tidak lama kemudian, Zahra sudah berada di atas ranjang putih, lengkap dengan semua alat medis yang terpasang di hidung, lengan, kepala, dan kaki.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Keluarga Zahra, terlebih Fatih, kaget bukan kepalang mendengar kabar naas yang menimpa Zahra. Dokter tak mampu menyelamatkan kaki dan tangan Zahra yang patah di beberapa bagian, akhirnya kaki dan tangan kanan Zahra terpaksa diamputasi. Muka Zahra yang tadinya bak bidadari, sekarang sudah tidak ada lagi, yang ada hanya muka yang penuh luka dan Jahitan. Tak cantik lagi. Zahra yang semula menjadi wanita yang hampir mendekati sempurna, sekarang menjadi wanita yang penuh dengan kekurangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perubahan yang begitu drastis yang menimpa Zahra membuat ia down. Zahra tidak suka dijenguk teman, saudara, dan orang lain. Ia merasa malu, dan khawatir jika mereka justru akan mengejek dan mencemoohnya. Zahra tak banyak berbicara, kalimat yang sering ia ucapkan kepada orang di sekelilingnya justru “Aku sedang ingin sendiri”. Perasaan zahra tak karuan, dia takut suami yang sangat ia cintai tidak bisa menerima keadaanya sekarang. Zahra merasa dia tidak ada gunanya lagi, hanya akan merepotkan dan menjadi bebab bagi suami. Zahra takut suaminya akan meninggalkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tapi ketakutan Zahra itu tidak menjadi kenyataan. Orang-orang yang semula meragukan Fatih, sekarang mereka baru menyadari kelebihan yang Fatih miliki. Dengan sabar, penuh kasih sayang, dan penuh perhatian, Fatih merawat Zahra. Ia selalu menguatkan hati Zahra yang sempat hancur. Tak ada sedikitpun rasa kecewa dan malu dalam diri Fatih memiliki istri yang penuh dengan kekurangan. Saat ini, Fatihlah yang menjadi kaki Zahra ketika ia ingin berjalan, Fatihlah yang menjadi tangan Zahra ketika ia ingin mengambil sesuatu, Fatihlah yang mejadi mata Zahra ketika ia ingin melihat sesuatu dengan jelas. Ya, benturan keras yang mengenai kepala Zahra membuat pengelihatan Zahra menjadi terganggu. Fatihlah yang akan menemani si malang Zahra hingga berpuluh-puluh tahun kedepan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Di balik musibah yang menyedihkan, selalu ada hikmah yang tersimpan. Keluarga, saudara, dan sahabat-sahabat Zahra akhirnya menyadari bahwa keputusan Zahra memilih Fatih adalah keputusan yang baik.&lt;br /&gt;
“Maafkan Ibu nak, dulu Ibu tidak yakin Fatih bisa menjadi suami yang membahagiakan kamu, tapi setelah kejadian ini, Ibu sadar, Fatih adalah suami yang luar biasa, yang tidak mudah ditemukan… kamu tidak salah memilih Fatih menjadi suamimu.” Ibunda Zahra memeluk anaknya sambil meneteskan air mata, begitu juga kakak-kakak Zahra.&lt;br /&gt;
Dengan tersenyum ia menjawab&lt;br /&gt;
“Zahra tidak memilih Fatih bu, tapi Zahra memilih hatinya…”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cerpen Karangan: Siti Annisa&lt;/div&gt;
&lt;mytubeelement data=&quot;{&amp;quot;bundle&amp;quot;:{&amp;quot;label_delimitor&amp;quot;:&amp;quot;:&amp;quot;,&amp;quot;percentage&amp;quot;:&amp;quot;%&amp;quot;,&amp;quot;smart_buffer&amp;quot;:&amp;quot;Smart Buffer&amp;quot;,&amp;quot;start_playing_when_buffered&amp;quot;:&amp;quot;Start playing when buffered&amp;quot;,&amp;quot;sound&amp;quot;:&amp;quot;Sound&amp;quot;,&amp;quot;desktop_notification&amp;quot;:&amp;quot;Desktop Notification&amp;quot;,&amp;quot;continuation_on_next_line&amp;quot;:&amp;quot;-&amp;quot;,&amp;quot;loop&amp;quot;:&amp;quot;Loop&amp;quot;,&amp;quot;only_notify&amp;quot;:&amp;quot;Only Notify&amp;quot;,&amp;quot;estimated_time&amp;quot;:&amp;quot;Estimated Time&amp;quot;,&amp;quot;global_preferences&amp;quot;:&amp;quot;Global Preferences&amp;quot;,&amp;quot;no_notification_supported_on_your_browser&amp;quot;:&amp;quot;No notification style supported on your browser version&amp;quot;,&amp;quot;video_buffered&amp;quot;:&amp;quot;Video Buffered&amp;quot;,&amp;quot;buffered&amp;quot;:&amp;quot;Buffered&amp;quot;,&amp;quot;hyphen&amp;quot;:&amp;quot;-&amp;quot;,&amp;quot;buffered_message&amp;quot;:&amp;quot;The video has been buffered as requested and is ready to play.&amp;quot;,&amp;quot;not_supported&amp;quot;:&amp;quot;Not Supported&amp;quot;,&amp;quot;on&amp;quot;:&amp;quot;On&amp;quot;,&amp;quot;off&amp;quot;:&amp;quot;Off&amp;quot;,&amp;quot;click_to_enable_for_this_site&amp;quot;:&amp;quot;Click to enable for this site&amp;quot;,&amp;quot;desktop_notification_denied&amp;quot;:&amp;quot;You have denied permission for desktop notification for this site&amp;quot;,&amp;quot;notification_status_delimitor&amp;quot;:&amp;quot;;&amp;quot;,&amp;quot;error&amp;quot;:&amp;quot;Error&amp;quot;,&amp;quot;adblock_interferance_message&amp;quot;:&amp;quot;Adblock (or similar extension) is known to interfere with SmartVideo. Please add this url to adblock whitelist.&amp;quot;,&amp;quot;calculating&amp;quot;:&amp;quot;Calculating&amp;quot;,&amp;quot;waiting&amp;quot;:&amp;quot;Waiting&amp;quot;,&amp;quot;will_start_buffering_when_initialized&amp;quot;:&amp;quot;Will start buffering when initialized&amp;quot;,&amp;quot;will_start_playing_when_initialized&amp;quot;:&amp;quot;Will start playing when initialized&amp;quot;,&amp;quot;completed&amp;quot;:&amp;quot;Completed&amp;quot;,&amp;quot;buffering_stalled&amp;quot;:&amp;quot;Buffering is stalled. Will stop.&amp;quot;,&amp;quot;stopped&amp;quot;:&amp;quot;Stopped&amp;quot;,&amp;quot;hr&amp;quot;:&amp;quot;Hr&amp;quot;,&amp;quot;min&amp;quot;:&amp;quot;Min&amp;quot;,&amp;quot;sec&amp;quot;:&amp;quot;Sec&amp;quot;,&amp;quot;any_moment&amp;quot;:&amp;quot;Any Moment&amp;quot;,&amp;quot;popup_donate_to&amp;quot;:&amp;quot;Donate to&amp;quot;,&amp;quot;extension_id&amp;quot;:null},&amp;quot;prefs&amp;quot;:{&amp;quot;desktopNotification&amp;quot;:true,&amp;quot;soundNotification&amp;quot;:true,&amp;quot;logLevel&amp;quot;:0,&amp;quot;enable&amp;quot;:true,&amp;quot;loop&amp;quot;:false,&amp;quot;hidePopup&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlay&amp;quot;:false,&amp;quot;autoBuffer&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlayOnBuffer&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlayOnBufferPercentage&amp;quot;:42,&amp;quot;autoPlayOnSmartBuffer&amp;quot;:true,&amp;quot;quality&amp;quot;:&amp;quot;default&amp;quot;,&amp;quot;fshd&amp;quot;:false,&amp;quot;onlyNotification&amp;quot;:false,&amp;quot;enableFullScreen&amp;quot;:true,&amp;quot;saveBandwidth&amp;quot;:false,&amp;quot;hideAnnotations&amp;quot;:false,&amp;quot;turnOffPagedBuffering&amp;quot;:false}}&quot; event=&quot;preferencesUpdated&quot; id=&quot;myTubeRelayElementToPage&quot;&gt;&lt;/mytubeelement&gt;&lt;mytubeelement data=&quot;{&amp;quot;loadBundle&amp;quot;:true}&quot; event=&quot;relayPrefs&quot; id=&quot;myTubeRelayElementToTab&quot;&gt;&lt;/mytubeelement&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/7357834036142929427/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/05/karena-aku-memilih-hatinya-perintis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/7357834036142929427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/7357834036142929427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/05/karena-aku-memilih-hatinya-perintis.html' title='Karena Aku Memilih Hatinya perintis-rantau.blogspot.com'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-99005766466042664</id><published>2016-05-29T10:44:00.002+07:00</published><updated>2016-05-30T16:21:27.351+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><title type='text'>Karena Nya perintis-rantau.blogspot.com</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bismillaahirrahmaanirrahiim..&lt;br /&gt;
Aku kira, memang tak ada. Lebih dari sekali aku hanya digantungkan oleh angan-angan kosong. Jawaban tak pasti, senyuman penipu, hanya segelintir dari apa yang kurasa. Akhirnya, aku mulai paham bahwa memang aku telah melakukan kesalahan. Mendekati sesuatu yang belum halal adanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sejak itu, aku mulai menjauh. Aku mencoba memperbaiki diriku dulu. Tapi semakin aku menjauh, sesuatu yang harusnya jauh, mulai mendekatiku secara tak terduga.&lt;br /&gt;
Awalnya aku tak paham, sampai akhirnya, aku bercakap dengan seorang sahabatku.&lt;br /&gt;
“Kamu nggak mau ngerubah sejarah ta?”, celetuknya saat aku sedang sibuk dengan catatanku.&lt;br /&gt;
“Ha? Apa maksudnya?”. Aku masih fokus menulis.&lt;br /&gt;
“Kamu kan cantik. Alim lagi. Ya, aku tau, dia memang beda”. Kali ini dia tersenyum, saat kulihat dari ujung mataku. Tak tahan, aku pun keluar dari kesibukanku. Pertama, aku bingung. Lama-kelamaan aku paham arah pembicaraannya. Aku lantas tertawa.&lt;br /&gt;
“Kamu mau bilang, dia menyukaiku? Apaan sih, Sya. Aku bahkan baru saja mengenalnya dengan baik. Lagian kalaupun iya, aku akan sangat selektif dalam memilih. Aku takut dia tak bisa membimbingku menuju ridho-Nya”. Kami lalu saling tersenyum, lalu tertawa singkat. Setelah itu aku kembali menulis.&lt;br /&gt;
Astaghfirullaah. Aku harus tetap ingat, bahwa dia belum halal, batinku. Aku tak boleh terkecoh dan tergoda lagi. Aku harus fokus.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seorang yang kubicarakan ini memang berbeda. Boleh dibilang, jauh dari kriteria dambaan muslimah. Bukan karena rupa maupun materi, tapi karena imannya yang masih dangkal. Karena itulah, aku semakin lama semakin takut.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tak lama setelah itu, ketika hari ulang tahunku, aku benar-benar kaget atas ucapan “selamat” darinya. Memang biasa. Tapi kalimatnya yang telalu sopan, dan terkesan berbeda dari tabiatnya, membuatku heran.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Keherananku terus berkelanjutan. Semakin banyak perilakunya yang membuatku bertanya-tanya dan tersenyum simpul.&lt;br /&gt;
Seiring berjalannya waktu, sifat dan kebiasaannya mulai berubah, tapi apa yang kuinginkan darinya untuk berubah, masih belum ada tanda-tanda.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Aku tak berusaha memberinya harapan, begitu pula aku tak berharap terlalu banyak padanya. Tapi aku hanya berharap, jika memang dia, itu merupakan pilihan terbaik dari Allah untukku dan dia. Dan karena-Nya lah, aku tetap bertahan, dan akan terus menunggu hingga waktunya tiba.&lt;br /&gt;
Amin Ya Rabbal ‘Alamin.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cerpen Karangan: Qorina N. S.&lt;/div&gt;
&lt;mytubeelement data=&quot;{&amp;quot;bundle&amp;quot;:{&amp;quot;label_delimitor&amp;quot;:&amp;quot;:&amp;quot;,&amp;quot;percentage&amp;quot;:&amp;quot;%&amp;quot;,&amp;quot;smart_buffer&amp;quot;:&amp;quot;Smart Buffer&amp;quot;,&amp;quot;start_playing_when_buffered&amp;quot;:&amp;quot;Start playing when buffered&amp;quot;,&amp;quot;sound&amp;quot;:&amp;quot;Sound&amp;quot;,&amp;quot;desktop_notification&amp;quot;:&amp;quot;Desktop Notification&amp;quot;,&amp;quot;continuation_on_next_line&amp;quot;:&amp;quot;-&amp;quot;,&amp;quot;loop&amp;quot;:&amp;quot;Loop&amp;quot;,&amp;quot;only_notify&amp;quot;:&amp;quot;Only Notify&amp;quot;,&amp;quot;estimated_time&amp;quot;:&amp;quot;Estimated Time&amp;quot;,&amp;quot;global_preferences&amp;quot;:&amp;quot;Global Preferences&amp;quot;,&amp;quot;no_notification_supported_on_your_browser&amp;quot;:&amp;quot;No notification style supported on your browser version&amp;quot;,&amp;quot;video_buffered&amp;quot;:&amp;quot;Video Buffered&amp;quot;,&amp;quot;buffered&amp;quot;:&amp;quot;Buffered&amp;quot;,&amp;quot;hyphen&amp;quot;:&amp;quot;-&amp;quot;,&amp;quot;buffered_message&amp;quot;:&amp;quot;The video has been buffered as requested and is ready to play.&amp;quot;,&amp;quot;not_supported&amp;quot;:&amp;quot;Not Supported&amp;quot;,&amp;quot;on&amp;quot;:&amp;quot;On&amp;quot;,&amp;quot;off&amp;quot;:&amp;quot;Off&amp;quot;,&amp;quot;click_to_enable_for_this_site&amp;quot;:&amp;quot;Click to enable for this site&amp;quot;,&amp;quot;desktop_notification_denied&amp;quot;:&amp;quot;You have denied permission for desktop notification for this site&amp;quot;,&amp;quot;notification_status_delimitor&amp;quot;:&amp;quot;;&amp;quot;,&amp;quot;error&amp;quot;:&amp;quot;Error&amp;quot;,&amp;quot;adblock_interferance_message&amp;quot;:&amp;quot;Adblock (or similar extension) is known to interfere with SmartVideo. Please add this url to adblock whitelist.&amp;quot;,&amp;quot;calculating&amp;quot;:&amp;quot;Calculating&amp;quot;,&amp;quot;waiting&amp;quot;:&amp;quot;Waiting&amp;quot;,&amp;quot;will_start_buffering_when_initialized&amp;quot;:&amp;quot;Will start buffering when initialized&amp;quot;,&amp;quot;will_start_playing_when_initialized&amp;quot;:&amp;quot;Will start playing when initialized&amp;quot;,&amp;quot;completed&amp;quot;:&amp;quot;Completed&amp;quot;,&amp;quot;buffering_stalled&amp;quot;:&amp;quot;Buffering is stalled. Will stop.&amp;quot;,&amp;quot;stopped&amp;quot;:&amp;quot;Stopped&amp;quot;,&amp;quot;hr&amp;quot;:&amp;quot;Hr&amp;quot;,&amp;quot;min&amp;quot;:&amp;quot;Min&amp;quot;,&amp;quot;sec&amp;quot;:&amp;quot;Sec&amp;quot;,&amp;quot;any_moment&amp;quot;:&amp;quot;Any Moment&amp;quot;,&amp;quot;popup_donate_to&amp;quot;:&amp;quot;Donate to&amp;quot;,&amp;quot;extension_id&amp;quot;:null},&amp;quot;prefs&amp;quot;:{&amp;quot;desktopNotification&amp;quot;:true,&amp;quot;soundNotification&amp;quot;:true,&amp;quot;logLevel&amp;quot;:0,&amp;quot;enable&amp;quot;:true,&amp;quot;loop&amp;quot;:false,&amp;quot;hidePopup&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlay&amp;quot;:false,&amp;quot;autoBuffer&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlayOnBuffer&amp;quot;:false,&amp;quot;autoPlayOnBufferPercentage&amp;quot;:42,&amp;quot;autoPlayOnSmartBuffer&amp;quot;:true,&amp;quot;quality&amp;quot;:&amp;quot;default&amp;quot;,&amp;quot;fshd&amp;quot;:false,&amp;quot;onlyNotification&amp;quot;:false,&amp;quot;enableFullScreen&amp;quot;:true,&amp;quot;saveBandwidth&amp;quot;:false,&amp;quot;hideAnnotations&amp;quot;:false,&amp;quot;turnOffPagedBuffering&amp;quot;:false}}&quot; event=&quot;preferencesUpdated&quot; id=&quot;myTubeRelayElementToPage&quot;&gt;&lt;/mytubeelement&gt;&lt;mytubeelement data=&quot;{&amp;quot;loadBundle&amp;quot;:true}&quot; event=&quot;relayPrefs&quot; id=&quot;myTubeRelayElementToTab&quot;&gt;&lt;/mytubeelement&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/99005766466042664/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/05/karena-nya-perintis-rantaublogspotcom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/99005766466042664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/99005766466042664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/05/karena-nya-perintis-rantaublogspotcom.html' title='Karena Nya perintis-rantau.blogspot.com'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-2216708048622276145</id><published>2016-03-07T01:14:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T01:14:57.342+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>BISIKAN SETAN</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bisikan Setan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;Setan menurut al-Qur&#39;an surah al-An&#39;am ayat 112 dan surah an-Naas dan juga menurut berbagai teks hadits adalah terdiri dari jin dan manusia. Keduanya aktif bekerja menjalankan misi mereka masing-masing.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Salah satu tugas setan adalah membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, sebagaimana firman Allah di dalam surah an-Naas, artinya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Katakanlah, &quot;Aku berlindung kepada Rabb (Tuhan yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Ilaah (sembahan) manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Di dalam ayat-ayat di atas, Allah memerintahkan manusia agar beristi-&#39;adzah (memohon perlindungan kepadaNya) dari bisikan jahat setan jin dan setan manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Alwaswas adalah bisikan-bisikan setan yang halus sedang al-khannas terambil dari kata khanasa, yang berarti kembali mundur, melempem, bersembunyi serta timbul tenggelam. Maksudnya adalah setan kembali menggoda manusia pada saat manusia lengah dan melupakan Allah, kemudian dia mundur dan melempem pada saat manusia berdzikir mengingat Allah Ta&#39;ala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://scontent.cdninstagram.com/hphotos-xaf1/t51.2885-15/s320x320/e15/11821852_484958655019937_1301015982_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Strategi Setan Memperdaya Manusia&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;Misi dan pekerjaan setan itu ada dua, pertama, menyuruh manusia melakukan dosa dan kejahatan, dan yang ke dua, menghalang-halangi manusia dari segala macam bentuk perbuatan baik yang diridlai Allah Ta&#39;ala. Di dalam Sahih Muslim nomor ke 5109 bersumber dari &#39;Iyad bin Himar al-Mujasyi&#39;i, disebutkan bahwa Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,Allah berfirman,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hambaKu dalam keadaan hanif (cenderung kepada kebenaran), lalu setan-setan mendatangi mereka, dan menyelewengkannya dari agama mereka dan (setan-setan itu) mengharamkan terhadap mereka apa yang Aku halalkan bagi mereka dan menyuruh mereka mempersekutukan Aku…&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Berdasarkan hadits ini, dapat dikatakan, bahwa yang menyeleweng-kan manusia dari dien (Islam) adalah setan, termasuk menggelincirkan manusia kepada perbuatan syirik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Namun manusia yang dapat dikuasai setan, hanya mereka yang tak memperdulikan tuntunan Allah dan menjadikan setan itu sebagai pembimbing jalan hidupnya. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengemukakan enam tahapan yang dilalui setan dalam menyesatkan dan mem-perdaya manusia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tahap pertama ialah pengafiran atau pemusyrikan manusia. Kalau yang diajak setan itu muslim, yang beriman teguh, yang tak dapat dikafirkan dan dimusyrikkan, setan akan melangkah ke tahapan dakwah ke dua, yaitu pem-bid&#39;ahan. Setan pada tahapan ke dua ini berupaya menjadikan orang Muslim sebagai ahlul bid&#39;ah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau yang didakwahi setan itu kalangan Ahlus Sunnah, yang teguh dan istiqamah memegang Sunnah, setan melangkah pada tahap yang ke tiga, yaitu menjebak orang Islam kepada kaba’ir (dosa-dosa besar).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Kalau yang bersangkutan beriman teguh, sehingga tak mau melakukan dosa-dosa besar, setan tetap tidak berputus asa, untuk terus berupaya mencari taktik lain, dengan melangkah ke tahap yang ke empat, yaitu menjebak manusia dengan dosa-dosa kecil.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau tahap ke empat ini gagal juga, setan melangkah ke tahap ke lima, yaitu menyibukkan manusia kepada masalah-masalah yang mubah (boleh), sehingga yang bersangkutan menghabiskan waktunya untuk urus-an-urusan yang mubah, yang dampaknya, lupa menunaikan perbuatan-perbuatan yang dicintai Allah Ta&#39;ala, yang berpahala, yang semua Muslim diperintahkan mengamalkannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau tahap ke lima ini gagal juga, setan melanjutkan strategi gandanya ke tahapan yang ke enam, yaitu menyi-bukkan manusia dalam urusan-urusan kurang bermanfaat atau yang man-faatnya lebih kecil, sehingga dampak persoalan-persoalan yang lebih penting dan yang lebih baik jadi tertinggalkan dan terabaikan. Misalnya, sibuk dengan amalan sunnah, sehingga amalan wajib tertinggalkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adapun perangkap atau jerat-jerat yang dipasang setan tidak terhitung jenis dan jumlahnya, di antaranya ialah:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Mengadu Domba Sesama Muslim dan Buruk Sangka&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Di dalam hadits yang diriwayatkan al-Bukhari, Rasulullah bersabda yang artinya, “Sesungguhnya iblis telah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang sholeh, tetapi ia berusaha mengadu domba di antara mereka.&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Caranya ialah menciptakan dan menyebarkan permusuhan, kebencian dan fitnah di antara mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sikap buruk sangka (terhadap Allah maupun manusia) biasanya datang dari setan. Dalilnya antara lain ialah hadits Shafiyyah binti Huyay (istri Rasulullah) ia berkata yang artinya, &quot;Ketika Rasulullah sedang beri&#39;tikaf di masjid, saya mendatanginya pada suatu malam dan bercerita.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Kemudian saya pulang diantar beliau. Ada dua orang Anshar berjalan dan ketika keduanya melihat Rasulullah, mereka mempercepat langkah. Rasulullah berkata, &quot;Pelan-pelanlah. Dia adalah Shafiyah binti Huyay&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mereka berkata, &quot;Subhanallah (Maha Suci Allah), Rasulullah!&quot; Rasulullah bersabda, &quot;Sesungguhnya setan berjalan di tubuh manusia pada peredaran darah, aku khawatir setan itu melontarkan kejahatan di hati kamu berdua , sehingga timbul prasangka yang buruk.&quot; (HR. Al-Bukhari 240, Muslim 2174-2175).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Menganggap Baik dan Indah Kebid&#39;ahan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ibadah yang sudah baik dari Nabi, oleh setan dimodifikasi, antara lain dilakukan penambahan-penambahan di sana sini atau pun pengurangan-pengurangan. Apa yang tidak disunnahkan Nabi, dilakukan, sebaliknya yang disunnahkan Nabi justru ditinggalkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebagian manusia dibisiki agar merekayasa hadits palsu yang disandar kan kepada Rasulullah sambil berdalih, “Kami memang berdusta mengarang hadits, namun bukan dengan niat menentang Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , melainkan membela beliau. Tak terhitung jumlah hadits yang direkayasa untuk menakut-nakuti manusia dari neraka, agar melakukan amal kebaikan atau pun menggambarkan surga dengan cara aneh pula.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;3. Membisikkan Bahwa Islam Hanyalah Muamalah.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Terkadang setan membisikkan ke dalam hati manusia, &quot;Dien (Islam) adalah muamalah (pergaulan/akhlak yang baik). Yang penting dalam beragama adalah cukup berbuat baik saja terhadap sesama manusia, jangan mendustai atau menipu mereka walaupun kamu tidak shalat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bukankah Rasulullah mengatakan, bahwa agama adalah muamalah?&quot; Sebagai hasilnya, banya orang yang berprinsip, tak shalat tak mengapa, asal tidak jahat terhadap sesama manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Kepada yang lain, dibisikinya pula, &quot;Yang penting adalah hati dan niat baik, sepanjang engkau lalui waktu malammu tanpa menyimpan dengki dan kebencian terhadap manusia, cukuplah sudah”. Akibatnya yang bersangkutan meninggalkan banyak amal shaleh, karena mencu-kupkan diri dengan niat baik saja!&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kepada kalangan yang berkecim-pung di politik, setan jin membisikkan, &quot;Yang penting adalah kita harus mengenal keadaan riil kaum muslimin dan keadaan musuh-musuh mereka. Dengan demikian hal paling penting adalah masalah-masalah politik. Ibadah biarlah dilakukan kalangan ahli ibadah saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;4. Membisikkan bahwa Islam Hanya Mengatur Hubungan dengan Allah Saja.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Kepada mereka, setan membisik-kan, &quot;Engkau zuhud dengan mening-galkan semua urusan dunia, termasuk urusan politik.&quot; Urusan pemerintahan, biarlah orang kafir saja yang mengatur, karena itu adalah masalah keduniaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan agama, sedang agama hanya mengatur hubungan dengan Allah saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;5. Membisikkan Bahwa yang Penting Bersatu.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Datang pula kelompok lain dengan pendapat, &quot;Yang paling penting adalah menyatukan barisan kaum muslimin. Kelompok ini menjadikan persatuan sebagai hal paling penting, walaupun dibandingkan masalah aqidah!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dasar mereka ialah musuh-musuh Allah sedang gencar ingin menghabisi Islam. Memang benar umat Islam harus bersatu, tetapi harus di atas dasar dien, bukan bersatu dalam kekacauan dan perbedaan aqidah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;6. Menunda Kebaikan atau Melaku-kannya Secara Asal-Asalan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Salah satu bisikan jahat setan ialah agar umat Islam dalam melakukan kebaikan bersikap menunda-nunda atau sebaliknya melakukannya, namun dengan tergesa-gesa tanpa perhitungan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sehingga akibatnya banyak kebaikan yang tidak terlaksana atau dilakukan namun secara serampangan dan asal-asalan, baik itu amal yang bersifat individual maupun kolektif&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;7. Membisiki Manusia Sebagai Orang yang Terbaik&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Di sisi lain, setan membisikkan di dalam hati manusia, &quot;Engkau lebih baik dari orang lain, engkau melakukan shalat, sementara orang lain banyak yang tidak shalat.&quot; Setan membisiki setiap orang yang beribadah agar memperhatikan kelakuan orang-orang yang berada di bawahnya dalam beramal shaleh, untuk mencegahnya dari beramal lebih baik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Padahal yang dituntut dari kita adalah sebaliknya yaitu merasa kurang di dalam kebaikan, misalnya kita perhatikan orang yang berpuasa sunah Senin dan Kamis ketika kita tidak melakukannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tetapi setan sangat jahat dan lihai, dengan berbagai cara, ia memperdayakan kita agar kita merasa sudah cukup, sudah hebat dan sempurna, sehingga kita merasa tak perlu belajar dari orang lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;8. Menjadikan Satu Kebaikan Sebagai Penghalang Kebaikan yang Lain&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Untuk menjauhkan kita dari tugas dakwah, setan terkadang membisiki hati kita, &quot;Kamu harus tawadhu, siapa yang tawadhu karena Allah, niscaya akan ditinggikan-Nya. Bukan level kamu melibatkan diri dalam tugas da&#39;wah! Urusan da&#39;wah hanya untuk orang berilmu tinggi saja! Kalau kamu melibat-kan diri juga dalam tugas da&#39;wah, kamu berarti sombong, tak tahu diri.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setan terus menekan kita sampai mencapai derajat di mana kita merasa tak berguna dan tak mampu memikul tugas da&#39;wah&#39;. Padahal kita akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kemampuan yang seharusnya kita pergunakan untuk tugas da&#39;wah itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mudah-mudahan Allah senantiasa membantu kita mengalahkan musuh nyata kita, yaitu setan, baik setan jin maupun manusia. Akhirnya, marilah kita sama-sama berdo’a dengan do’a yang diajarkan Allah. Terapinya, membiasakan melakukan dzikir pagi dan sore, banyak-banyak membaca al-Qur’an, dan selalu berdzikir memohon perlindungan kepada Allah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Wahai Rabbku!, aku berlindung kepadaMu dari bisikan-bisikan jahat setan dan aku berlindung kepadamu Rabbku mereka mendatangiku…&quot; (Al-Mu&#39;minun ayat 97-98). Wallaahu ‘a&#39;lam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/2216708048622276145/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/bisikan-setan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2216708048622276145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2216708048622276145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/bisikan-setan.html' title='BISIKAN SETAN'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-582142026590896656</id><published>2016-03-07T01:12:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T01:12:49.409+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>SALING MENGHORMATI</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Saling Menghormati&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Saudaraku yang dicintai Allah SWT&lt;br /&gt;
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah SWT telah berfirman di dalam Al Qur’an surah Al - Baqarah ayat 109, yang maknanya adalah : “Sebahagian besar para Ahli Kitab menginginkan agar mereka bisa mengembalikan kamu kedalam keadaan kekafiran saat kamu sudah beriman, karena sifat dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka sebuah kebenaran.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. Al Baqarah. 109).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://cemilanrohani.files.wordpress.com/2013/02/command-dont-demand-respect-full.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadirin sekalian yang dirahmati oleh Allah SWT&lt;br /&gt;
Pada ayat - ayat lain juga diperoleh penjelasan bahwasaya Islam juga melarang kita kaum muslimin untuk melakukan debat dengan para Ahli Kitab, melainkan harus dengan cara yang paling baik, kecuali dengan para orang - orang yang zalim di antara mereka itu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Saudaraku yang dirahmati oleh Allah SWT&lt;br /&gt;
Berdasarkan penjelasan beberapa dari firman Alah SWT yang sudah disebut di atas, kita dapat menyimpulkan &quot;betapa indahnya agama Islam itu&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dimana dengan para ahli kitab saja (yang sebagian besar dari mereka telah dengan nyata - nyata ingin menghancurkan iman kita, dimana sebahagian besar dari mereka telah benar - benar menginginkan agarpara kaum muslimin bisa kembali kepada suatu kekafiran setelah kita suah beriman), ternyata kita telah diperintahkan agar tetap bersikap toleran serta tetap menghormati mereka (meskipun pada waktu yang sama, kita juga harus selalu senantiasa waspada).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Coba bayangkan, sedangkan dengan para ahli kitab saja kita harus menghargi mereka, Apalagi jika kita dengan saudara sesama muslim (tentulah saudara seiman itu jauh lebih berhak untuk kita hormati).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh sebab itu jika ada seseorang diantara orang muslim yang justru malah sering sekali mencaci dan maki saudara sesama muslim, tentunya pemahamannya tentang agana Islam patut untuk dipertanyakan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT :&lt;br /&gt;
Jika kita sekalaian menemui orang – orang yang semacam itu, maka apabila kita memiliki bekal ilmu yang cukup, maka sebaiknya saudaraku mengajak orang itu untuk berdiskusi dengan jauh lebih baik menyertakan argumentasi yang kuat dan juga disertai dengan dalil - dalil yang mendasarinya, dengan harapan agar yang bersangkutan dapat mendapatkan pemahaman – pemahaman yang benar tentang agama Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Namun jika kita tidak mempunyai bekal ilmu yang cukup, maka akan jauh lebih baik untuk tidak perlu menghiraykannya, tidak perlu ditanggapi dan juga tidak perlu diambil pusing.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Akan jauh lebih baik jika kita berfokus untuk terus memperbaiki diri kita sendiri yang masih berlepotan dengan dosa serta memiliki banyak kelemahan serta kekurangan ini. Sambil juga terus berupaya untuk menebar kebaikan kepada sesama.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesemptan ini,. Mohon maaf atas segala dan juga kehilafan, karena sesungguhnya kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semoga yang saya sampaikan dapat bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Wassalam Wr Wb.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/582142026590896656/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/saling-menghormati_6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/582142026590896656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/582142026590896656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/saling-menghormati_6.html' title='SALING MENGHORMATI'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-5638183271118637715</id><published>2016-03-06T10:08:00.013+07:00</published><updated>2016-04-21T22:09:03.513+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>PADA SEBUAH NILAI</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada Sebuah Nilai&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Dunia Hanya Bernilai Bila Mana Dimanfaatkan Untuk Akhirat”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Katakanlah pada suatu hari, datang seorang pemuda tampan yang sudah lama diminati melamar diri anda, dalam masa yang sama dia menjadi rebutan ramai muslimah di kolej anda, padahal anda bukanlah seorang wanita yang dirasakan layak, jauh sekali memikirkan bahawa situasi ini akan berlaku kepada diri?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketika itu anda adalah orang yang paling bertuah kerana apa yang diidamkan selama ini datang di depan mata. Hati hanya berkata: “Inilah nikmat”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Katakanlah pada suatu hari, seorang fakir yang hampir pengsan akibat tidak menjamah makanan selama lima hari telah dihadiahkan dengan sebuku roti kering dan sebotol jus buah-buahan. Ketika nyawanya hampir ke hujung tanduk, ada nikmat berupa makanan datang kepadanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika dia seorang yang beriman, pasti hatinya akan berkata:“Ya Allah, inilah nikmat. Aku harus bersyukur.” Pada ketika itu jejaka tampan bukan lagi menjadi nikmat kepadanya, baginya sekeping roti lebih berharga daripada seorang lelaki idaman.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Katakanlah, anda seorang yang berada dan layak digelar jutawan. Mempunyai aset harta yang bernilai jutaan ringgit. Rumah dan kereta mewah bukan lagi menjadi suatu yang dianggap besar. Apa yang ada di hadapan mata atau yang terlintas difikiran anda pasti akan menjadi milik anda dalam sekelip mata.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada ketika itu, dimanakah nilai sebuku roti kering yang menjadi nikmat kepada si fakir yang sedang dalam kelaparan tadi jika ia dihulurkan kepada anda?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adakah anda pernah terfikir bahawa nilai nikmat pada setiap orang itu berbeza-beza?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sampaikan ada manusia yang kabur menilai nikmat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada manusia, sebuku roti itu adalah nikmat baginya dan lambang kesyukuran untuknya. Ada manusia kesenangan adalah nikmat yang paling besar baginya kerana dia telah lama menderita. Ada manusia lain yang sudah bertahun-tahun lamanya menderita sakit lalu merasakan nikmat sihat adalah nikmat yang paling berharga buatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ya, nikmat yang dikurniakan itu sangat berbeza pada setiap individu. Sehinggakan ada manusia yang tidak tahu menilai nikmat yang datang kepadanya. Baginya, nikmat atau laknat sama sahaja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Lalu bagaimanakah kayu ukur sebuah nikmat itu?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pada nikmat yang diberi atau kepada yang menerima nikmat?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jawabnya: Nilai dan kayu ukur sebuah nikmat terletak pada erti bersyukur.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seorang yang kaya-raya tidak akan tahu menilai mana satu rezeki yang berupa nikmat kepadanya kerana dia berkuasa memperolehi segala-galanya melainkan dia tahu akan erti bersyukur. Dengan bersyukur, dia bisa menghargai segala kurniaan yang datang kepadanya samada kecil atau besar, sama ada diperlukan atau tidak dan sama ada sikit atau pun banyak. Dia akan sentiasa bersyukur ketika dia menghadapi situasi senang mahupun sukar.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pendek kata, Allah S.W.T &amp;nbsp;tidaklah memandang sebesar mana nikmat yang diberikan oleh-Nya kepada manusia, tetapi melihat sejauh mana sikap manusia yang tahu bersyukur dalam setiap nikmat yang dikurniakan. Apabila seorang hamba itu bersyukur, dia akan menghargai nikmat yang datang sekaligus menghargai pemberi nikmat, iaitu Allah S.W.T.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/5638183271118637715/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pada-sebuah-nilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/5638183271118637715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/5638183271118637715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pada-sebuah-nilai.html' title='PADA SEBUAH NILAI'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-6077404238740436541</id><published>2016-03-05T01:28:00.002+07:00</published><updated>2016-03-07T00:39:12.538+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>PERGAULAN  BEBAS</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pergaulan Bebas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman &amp;amp; Islam. Shalawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad SAW.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bapak- bapak, ibu-ibu, dan teman-teman sekalian sahabat pengunjung Blog PERINTIS. Sekarang ini, kita berada dizaman kebebasan, yaitu zaman dimana nilai-nilai keagamaan yang kita anut sudah tidak lagi menjadi bingkai kita dalam berperilaku.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pergaulan bebas merupakan sesuatu yang marak terjadi saat ini. Pergaulan bebas dapat menjangkiti siapapun. Ini merupakan penyakit yang menyerang pribadi-pribadi labil seperti para remaja. Mereka mencoba apapun, tanpa memedulikan batasan yang sudah ditetapkan oleh agama, lingkungan social dan hukum.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pergaulan bebas sendiri diartikan sebagai suatu pergaulan yang tidak memiliki batasan, mengabaikan norma-norma agama maupun masyarakat. Karena itu, pergaulan bebas cenderung mengarah pada hal-hal yang negative, seperti seks bebas, pemaiakan narkoba, dan lain-lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Remaja-remaja kita yang merupakan generasi penerus bangsa telah dibutakan dengan budaya-budaya barat yang bebas. Mereka bergaul tanpa adanya batasan. Tidak lagi mengenal mana yang benar dan mana yang salah. Oleh karena itu, banyak sekali remaja-remaja berseragam yang sudah kehilangan kehormatannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hal ini dikarenakan kurangnya ilmu agama yang diajarkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Lemahnya iman dan kurangnya pemahaman agama yang kuat bagi remaja juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergaulan bebas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sesungguhnya Islam telah mengatur etika pergaulan bagi remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh karena itu, sudah seharusnya para remaja memperhatikan dan melaksanakan etika-etika pergaulan dalam pandangan Islam untuk mencegah terjadinya sesuatu yang dilarang Allah SWT. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg55qnOIFQ7tfFxNRP2KN1HOHs13K3EAIzcZ0bwUIGk1Ihs_vl04Y1QM3e5M6BDbYYe4QWMjRV5LrvvNrRAiRwO6ZV_3Ch7Fh4XKbDfk-GF8Lfu3QZeE5lJPkiVf_H9iC7Phnm-do-CpjV3/s1600/pengertian+pergaulan+bebas.png&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;1.Menutup Aurat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurat demi menjaga kebersihan diri dan kehormatan hati. Aurat merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Disamping menutup aurat, pakaian yang dikenakan juga tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh tipis atau transparan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;2.Menjauhi Perbuatan Zina&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan diperbolehkan selama masih ada batas dan tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan didalam Islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang dapat merugikan diri pelaku, keluarga dan masyarakat sekitar. Allah SWT berfirman dalam Qur’an Surah Al-Isra ayat 32 yang berbunyi:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; سَبِيلًا وَسَاءَ فَاحِشَةً نَ كَا إِنَّهُ الزِّنَا تَقْرَبُوا وَلَا&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
Dan janganlah kamu mendekati zina sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina,&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan ditempat sepi maka yang ketiga adalah setan. Mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu setan.Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam Islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.&lt;br /&gt;
Allah SWT memerintahkan kaum laki-laki dan perempuan untuk menahan pandangan, sebagaimana Firman Allah dalam QS An-Nuur 30-31:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memlihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Katakanlah kepada perempuan yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya(daripada memandang yang haram)….&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ayat diatas mengisyaratkan bahwa Allah memerintahkan agar laki-laki dan perempuan menjaga pandangannya. Hakikat perintah ini mengandung hukum wajib. Lalu Allah menjelaskan bahwa yang demikian itu lebih suci dan lebih bersih bagi kehidupan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah memerintahkan untuk menahan pandangan karena memandang kepada orang yang diharamkan termasuk bagian dari zina, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setiap anak Adam pasti mendapat bagian dari zina yang tidak terelakkan, kedua mata berzina dan zinanya adalah memandang, kedua telinga berzina dan zinanya adalah mendengar, lisan berzina dan zinanya adalah berbicara, tangan berzina dan zinanya adalah memegang, kaki berzina dan zinanya adalah berjalan dan hati yang menarik dan berangan-angan lalu kemaluan membenarkan atau mendustakan itu.” (Muttafaqun ‘alaih dan lafazh hadits dari riwayat Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Disebut zina karena laki-laki merasakan nikmatnya memandang keindahan tubuh wanita. Pandangan itu masuk ke dalam hati orang yang memandang sehingga hati seorang laki-laki terpikat dan membayangkannya. Maka timbul keinginan dan berusaha untuk melampiaskan keinginan syahwat kepadanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karena itu Allah melarang seorang laki-laki memandang wanita karena hal tersebut menimbulkan bahaya dan kerusakan sebagai dampak pergaulan bebas dan pergaulan bebas dilarang karena menyebabkan terjadinya perbuatan yang tidak terpuji bahkan akan berakhir dengan suatu yang lebih buruk.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karena itu, sebagai orang yang beragama kita harus menjauhi perbuatan zina, dan membatasi pergaulan terhadap orang yang bukan mahramnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian saya akhiri postingan ini kurang lebihnya mohon maaf. Mohon kritik dan saran dari pada sahabat pengunjung pada kolom komentar.&lt;br /&gt;
Wabilahi taufik wal hidayah,&amp;nbsp;&lt;i&gt;wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/6077404238740436541/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pergaulan-bebas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6077404238740436541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6077404238740436541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pergaulan-bebas.html' title='PERGAULAN  BEBAS'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-2680981953797242994</id><published>2016-03-05T01:14:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T00:41:44.042+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><title type='text'>RUMAH TANGGA SAKINAH BAGI SEORANG WANITA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Rumah Tangga Sakinah Bagi Seorang Wanita&lt;/b&gt;- Bagi seorang wanita mukminah, pernikahan adalah salah satu perwujudan Sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan sarana untuk mencapai keridhaan-Nya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Nikah adalah sunnahku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Barangsiapa yang tidak mengamalkan sunnahku maka bukanlah termasuk golonganku. Menikahlah, karena aku akan bangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat lain di hari kiamat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Barangsiapa yang telah memiliki modal, hendaklah ia menikah. Dan barangsiapa yang tidak mampu, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu penekan hawa nafsunya” (HR. Ibnu Majah).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika seseorang meniatkan di awal pernikahannya sebagai satu niat untuk beribadah kepada-Nya, meninggalkan zina, dan mendekatkan diri kepada-Nya; maka dia akan memperoleh pahala sesuai dengan apa yang ia niatkan itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebaliknya, jika ia mempunyai niat di awal pernikahannya hanya sekedar untuk mencari harta, pangkat, kedudukan, atau popularitas; maka ia akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang dia niatkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bahkan dosa jika yang ia niatkan tersebut merupakan maksiat. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niat dan seseorang hanya akan mendapatkan sesuai dengan apa yang niatkan” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanggung Jawab Istri pada Diri Sendiri&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxITEhUTExIVFRUVFhUYGRgXGBogGhoeGBcaHh8gHx0dHyggHx8lIB8eIjEhJikrLi4uHx8zODMuNygtLisBCgoKDg0OGxAQGyslICYyLS0tLS0vMi0tLS0tLTItLS0vLS0tLS0tLS0yKzIvLS0tLS0tLy01LS8tLS0tLS0tLf/AABEIAOAA4QMBIgACEQEDEQH/xAAbAAACAwEBAQAAAAAAAAAAAAAEBQIDBgEAB//EADwQAAICAQMDAwMCBAUDBAEFAAECAxEEABIhBRMxBiJBMlFhFCMzQnGBFRYkUpFiodFTscHwB0NjcpKy/8QAGQEAAwEBAQAAAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAMREAAgIABQIEBAYCAwAAAAAAAAECEQMSIVHwMUEiYXHhE5Gh0QQVgbHB8TJiBSNC/9oADAMBAAIRAxEAPwD6QNemlCKzt9KqWP8ARRZ/7a6mrF1R67Me3rCQSTqYVCRYxlB3EncY1dUJ8XTAGvB+T5L/AB+sRBI+/LFHK6RsyFwCC4uqJvzYH3rWV6l6XypVfhQZ8qUye9bWFjFtrnkgJ4HPOjJehZRc/tqynqQyWPdUb41FRrVcBR5B/tfxq1Ep5R3g+oonkyIyUQwO6jdIoL9tbc0aoL4J5+TxWi4OpMcT9SYue00nbRw90pNKy8NdcEffWRf0xmPjsjKgkX9W/wBYIllySVsfZRESPdRsjihetVkYky40UcHsZOwGCld2xNodUY+3dQoE8f01LS7Gcq7CpfVzDF/VGNHRlh2bX2juSOytESb5QAEtQHPjWkHU8ftiXvxGMnaH3rtJuqBuib+NY3G9JT/rBJsCY7ZiZBj3L7OyjbSQDVuzeFsADnUuldAzo2gdokLxtmuSJRt7s/0yVX0gcfLDngfLaj2FJQ7Pmxo5fUMXdxo4isoyDN71cbVWFbY2Ab+1cah0j1PDLjxzysmOJe4UWSRbKoxXdzX2v8WOdZrp3pnOjVAsSLswJoFuVfbLI7Mz8A+b4AseLI51U3pbP/TzxiJA0mLiQIe6vtEVGVf6u1t9ufN6Msdwyw6X9fPnyNL1H1WkTT0gdIMZJy4fhjIfYg4P1Dndf240yTrMI2LLLFHKwjuMyLuDSCwvNEm7A4F141k+oem8txlj9OlZE2KSO8OYYQoCDirFck0PtepnoObaMYFcrnyZb/vL7zR7VX8L4o1+ByaWWJNQrr9fIf8ARPUkWQ80dojRyyRqpkBdxHVuF4IW/wCvg6YY/U4JNmyaN+4GKbWB3BTTEUeQDwdYrH9KZkceKAqtJFj5oLGQDbNkX7j53CiBxfI+POmPpboGRFkQvLGqpFgrAKkBp9+5yQPkm+RYr5vgDjHsxSUNWmaL9Q6vMZe2kKBCjlqsEHeXvhaPjnxpd1T1LDHGHiZJ2MsUIVZB9ch4BIBrizVfGrPVvTpZkhEahwmTDJIm4DfGhJI93B52mj9tZsens7uB2ijP+vmySe6PJSoiOL2ofxf2GlFLqwgovVs13+K4/c7Xfi32w2713WosiruwOSPjSNfVqqcYTLFH3xMzP30McaxkhTvqm3mgBxR0oi9N5ojgUQoDDiZUYJlWxNNYaTi/qB4+b81r3+WMsxyDtqjL0+PEiBkUhiSDITXAJ5H2586pRjuWlBd+c1NaeoXkCABSDCZSwkXcPcFH7f1FTf1+PjUz1KC670d9wRVuH8Q+E8/V/wBPnSr070maPJmkkjVEMONFFThiqxrTKaHm+ft9r86TY/QcxGiYwxtszMnIcd0Dezio28cKPny340sq3BJbmnk61jBVc5EQVgWUl1AIBqxz4vi/vxq7LzI44zLI6ogAO4njnxz+dY3qHpjLK5UYVZO+cX9zuKtqh3SKqnlSZCWo8UfJIovPWPTJsiPtxqGQpKCloPeybYySxFKts3ts2F4+QZVuV4dw/N6nBEalmjjNXTuoNXV0T4vi9J+o+pu3+qqEv+naCMe+u48te0ccbb5POlkvp3MKSI6xymSfFaRw4HcihVRtAPIIIvmh5rUx0LLu2jQ31E5T/vD3L/KBa/SPsefsPs1GJaymkfqEIk7Xej7m7bs3jdf2q7v8aG/xzFIJGTBQFn9xPF1fn78azuP0PNRcb9tWeAZhJ7y++WYNtc/ccivn715NcnpfJEWxFQbMDsKCy0ZZJA0v9OCws8E1oyx3KVbmy88jUTrmLDsjRAKCoi15raoFX+NSOsxojWua7r2gYYo1PUV1LQYskBqQ14a6NBDJDVi6gNWKNBmyYGpga4o1MDSM2zwGugakBroGgiwHrGX2YJpv/Tjd/wCu1SQP+dZzpPq3bDEk6StlMMcbQqDecgMykbTSqApvdRAXnzrRdf6UMrHlxy5QSLt3L5HIPg+fFEfa9JpvRgZllMwaYSiQs0SmMgR9sJ274VV8e4kEk2b1ay1qaQcK8RZi+rY5JCiQTNtWBpGUR7YxMNyljvugOSQCK51HB9YQypGVjk7kk0kKw+3uboxb7gWAUKtE2eLGrIvSQCZavM0jZbhmZlo0tUh2kWtAg1t4JArQeP6G2S98ZLCVmyGciNdv76gHYpJCEVwx3E/N6PCVeFz0+4JP6yaU4kmOknadcqWVSI95jgFcW20AtfO6+Ne676uMkIGHvDSTY0KzFUoPNtbaFayWCeeOCf8Ai+D0FtCL+qbaMdsZgI1FxNJvIXn2seQWO6wT4+LF9FBWBTIKqmW2UidtSFZhRFk81/Kfj5B4qvAXmwr0CD6qiMqRpHK4edoFkATaWT6yLYMVX5aq4NXp6RrL4HoswnHIyWb9K2SYx21upwbsk8sCfq8cDgedaLp0MixRrK++QIod6rc1cn4+dRKuxEsv/ksI1EjVh1AjUgmQOoEasOonTLTKzqB1YRqJ0FoqYagRq06rbQWis6rOrTqB0Fohr2u69oGFrqY1wDUZpVRSzEKqgkk8AACyT+NBgywamus9P6sx42Kus4pVc/svwreCeLUH8gabZXVIooP1EjFI6Q2VaxvqvaATdkCq06YmmHqNWKNcVdU4XUIpVdo3DKjMjGjQZPqHI5r7jjSMWGKNWAaF6dlxzRrLE25HFq1EWLI+QD8alDnxNK8KuDJGFLqL9ocWtnxyOa0qM3YUBroGuga6BoM2z1a9WpVrtaCbIVrlanWuVoHZAjUSNWEaiRoGmVkagRq06VydbxlaZWlVTjmMSl7VV7gtfc1Kb/BOhI0jb6Bp1AjVjDUDoLRWdROpnUTplorOonUzqB0GiIHVbarxs6OQOyNuCMyMQDwy+R45r8aHx+qwSKjrItSIzrfBKr5IU80P6aKLQSdVnXsSdZY1kjO5HAZT4sH8Hn/nU2Q/bQWmVa7ru0/bXdA7DANU52IksbROLR1KsLIsH8jV41S2ZEHKGRA4QyFSwsIDRYj4X86ZhZgupZbH9dOkjx97Ox8XuISDGsNbmDDkA+L/AD+de6lmieUCV3F9TSMqTIFSGIWoKeN0h5FiyR+OPoMPUYmICzRklO4KdSSl1vFH6L/m8ahH17GKswyoCq1uIlSl3eLO6hfxfnV5vIefy58j5+vqFt2PkSzTKWny5Jl3yKkYgVjHAUBC2aBII3G+bvQeLmTYuMY3dmEvTpZ0ADDa88hB+k052tuLMPaAKrm/quN1eByqpkRMz3tCyKS23zQB5r5rxoTA9RxGMSTSwQh2lCf6iNg6xtW4MDR45I/l+dGfyJ+L/rzXyPn+VnkQPEmTLH2jg48XbeRAkZVC8zbaBDmwGbjwB50Tj5DNkDKjkeP9T1VYtwZtrwwoVAYeG3eBYvg6+kN1WEWDPGCI+6bkXiP/AH+fo/6vGuT9cxkCmTJhQOoZS0qDcp8MLPKn7jjRn8iPivtHny/Uyv8A+QuqypJFHEWDRtDKqq9GdjMF7YQHcwChmPFfTfxaPM6zkiLNyBM6zrNInbt2MMZdUXdGPYgVdzBhZZiDftN/Ts3qEUIBllSME0C7AWauhfk1zpL0H1U2SMU9gIMlZnozJuRYyQp2GmYNX8o4saSenQiE6j/j0/v+DMY3dlzYcePJn/Su80oIllV2jjgjQNv37ijS7vwTbDhtBTdSkDqr5U6lOopjm5ZRtx4R/PtIBeWr3MDu5rxxvfVHqiLEjYgrLNcYWDuAOxdgB9yPk+Pg6ZDq2P478V9zs13F/if+n5+v/p8/jRm8g+K0k8unPLzPlcPXshRj5Ylnb9RJ1KYK0khQrGjduLZZXlhxxY+NO/RmU82am3JklSPBjeUmV2Vp5ms+0naABdKAAK1tY+tYzllTJhZlViQsqEgLwSaPAB8n41m/R8ePiw/qZ5kjly9rMZZ4SCIwVUK6bUYbeSw83zocrT0G8TNF+Gn0+d/sjOZXXZDLJunljDdVWNvdIBHDCv08cL3P9o+qvnVHWeqzomWGlyIzFD3IIg8qv/qZ2O9iDuPaQqpDHapsVevonXevpjwxyqO73pIo4grCnMv003IqubF8avn6zjou5siJV3Mu4yLW5b3C78ijY+K50KXkCxejy8X6HzTO6hKRPImVN24p8HGikEsm1SoHddxdNfyWBu9cyuo/qNqSyyFZermw3cqOKP6Y/spbyF8/Nca+lz9XgVmVp41ZBbAuoKir5s8cc8/HOuHqcPu/ej9ih296+1WFhjzwpHIJ40Z/IpYv+vPkfOum9Vknnwy00webLyTIu+QLGsIPbhKAheasgjcb51P1h1GUzZpjllX9PDiwoqSOoMs8gYNSkAkLY5/prW9T9UQpGHidJy0sUIWORT7pDwCRdcWf7aI6f1Xud40qrDK8YYSowIQAknafZ55VuR86ebvReZp3XL4jB9T6jNG+TF35An63Gicu7jtxlLkbucmNZGoA+BzQ0N1XNl25rRzz1jrjxxsHlVQ0sxdmq7Kqp2AtdqF82NfQOl9ZEscJcpFJKrMsfdRyQpNlSpphQux4vQ2B6qxpY+73kjUvIq92RFLdutxHu8c3/Sj86FLyLUntziMbl9Yd3lQTyqZuoxwgBnBSGJQSygfTvu6HJ/OoDrxLY88k0qlsjKeVd8irGsCsY4SgIUE0DRG43zrRpDCc+TKmmUJBs7TNPCU3TRBW4HvXhRSsaJJYedaOPqsLbCs8Z7hKpUineV8haPuI+w03JLsDml25R8uws2fFx9rSMe70+XITaHUq8sh5BU07ANuJI9oAIrmyeo5+155RJK0kHTYo43uTczSfVKD5IF/X4vnzWvob9ZgCCQ5EQRiQH7i7SR5AN0SPtqbdQj7fd7q9ut2/eNlffddV+dLP5Dz3rXPkUdOTbDENxeo4xuJJLUo5JPNnzq46Rr6mDmTYisqZEeOrGZF7jMAWrdQtf9oJLfjT1tQ0+5NNdSOva9r2kMvXWG630DOllmkjVdzR5UZZigDpIFWONacmwBe5wosn+p3I1R1LqEcETSyEhVrwLJJIAAA8kkgVqotp6EqTT0MTmenMthKBj+xsfDhQCaMN24ipkjJ3fUSPvtq+T8ky9AypMpmfH2xyZmPM7iSIjs48ZCJtDbr5ogCrHFjnRPXvV+2KQRq8EqTwQFpRGVUyAsfpdgdqA3fixq7qPqy2xTjhmjlM8jUIyzRQLZq2pd3j3FWFEEA8au5FXPZcXsLYPTuaOxIIQJDPn5EqmRPZJKm2IkhqIFAnbf8ATUcL0zmdtV7Aj7PTpoYwZIzc8xO8+1iBYJ5PHjnzTyX1TGZI3WSQRLhyZbp209yeF9xYFXBBpRwb86Lh9WRnYP0+SGkAaNGRAXXthywJfZtVSLJYUeOTpZpbEOc9ua/f5GC6vhzwpJA0W18iHp2LFToxUDhlbaat2RqsgEXR40+n9O5jNIpxhUmfjSMwkjpseJQFQWQfZXNgfi9Gx9YiyszAkixVJljmcySovdSNCVUrT0Laz88Hjmxo31f6s/TxZKwqzTQpHbAKVjaYgRghjZJ80AePOnb0Vc4gc5tpJa+9fwQ9WdKy5MkyQxiRf0M8MZ3qvbmkPLe4g8pQBF8+aHOoek+h5EWVFJLDsjiwI4EPcRqYMC+4A/UTZsWK+b4B0vq2OErE6zTMskOO8iLHt7zge3l1tvk7QQP+2oZfrSPt5JSPIUQnIjM3bRo1eED/APcF2SNoNbvHGp8VVRjeJly0Jp/T+aZSTjlx/igyWfuRjfEq1GBZvavgqefFA/A+J0DqEZgc4oZo8nNyJAJY/fJIp7bCyPaOBzz5sDWi671nIhw8TYS2RkSY8V7FDEuLY7L2A0D80CfNaqX1pC02/uSxwxY0ssqNEhFrMYwC4YkOGUgKoIa/OncqGp4jWiX19DOn0hmpBBGkAYrg5KE9xAVmyCSwJJ59pKgixfyBzqWf6azzHkImNy+Fi48JMsVokZHdjPu+pjzx7f8AqvTuP1g36rIaUSRY+PBADCUQyGWdrT6Cx3FaG2/k34vTBfWcRLp2JxIsyQCOoizSOpalKyFaUC2YkAfnRmkP4mKuy3/nco9S9CfIkwYu1/pomZ5feBtKRVGOCGPNi18azfRvTmcDjDJhZ0ixp4Nomi9peU+SSWEZiIS0twAeBxbroHqxmV3mDu02TkLjxII9wihqySWC+3m2Lf0vREXreF1iaPHyXM0UsqoqIXCRsVJK9z5I9oF3o8SVAniRWWua+/yEWT0POPT8jFGOO7JO8jyCWMCUPMGJTmwdoAp9vH38ajm9Ay2mmc41pJl4kjKssfvhgQgIAxAsGiQaBrgnzrTdF6v3WzHMh7UMzRjciqI+0g7nuDHcL5sgaW5nraPtyFIpVYYsmTGzhArIDtRuHLAM1UCoOhOWxalO6SX1719hVB0LNEyO+OGH+ITZL/upRtaiI5vap/G77LozpnSMlOlSwFAMmRcixuX3NIzc7gaFqR5P9a0V0n1ZG2KsjsZGURIxQJ75pAP20UNd2asgKfIJo1MerYjx2Z936kYuyoye5VnkSFaXwTfzoblsVc+lc4xEOgZncxmSMI2Om1GZo9qIINmz2uWdmYkk0ACTRIo6v9M+nZlkxhPjhYcfElSmaNw0sr+/2qTwVJ/Ff8adH1CjYUuXGGAjSWlcAHfHYo0SPqA8E6G6d6pqOOOZJDlHsKyBUBZpU3grTbQgANkkEAcjRcqG5Ta5zuK4PT+UZlV4ajPUmyncPHXbRf2lCg7q+Krj7aVy4uTiGPImgFxHqEpqRDcko4egSdlbR44PmuL1uN6uicsFhyGCLCzsFXagli7gLHfYAUckAgH76T9I6/jZWJ3M4RSmFTLISqFY9zEIoW9xJFDgEXwTfGmnLuhpy7rj5+ws6d0DLEChILDdOaKMmVBteZi8hIJBDMGoVf8AKCRzt0ed0qXs4CJEWWCSBpI96A1HGQOSQrU1Ei+fzqvq3rDZFklIJFmxxDaShK3TkbB7JDfHJHn/AL6JyvU8cZ2tHKzCSKFygTaJZBezmQWR5O3cB99JuTBuT5zcSdP6Hlh8fuwqAuZkZExEiG2YexwL5Uf/ANvwNbQ6m2qzqJSsLs5r2va9pAXjS3rnTxkoqCUI8cscqmgwuM3TLuBI555HxpkNDYvTIY3MipTtutrJPvfe3k8Wa/sqjwoAa0IuhJi+ldmSsrZW5f1MmT2zGAzOyV9W/wALVj2/+dVdP9DFN4bKLhsfIgX9oAr33LM5O87m5I8CxXitJs2VoOobqWeaNNis3G6bLnIjBPJCrCaofCmvOm3+Z8rc0YEDt+ujw0YRuAaW5WI7hPt4qj/zrTxdmW8/Z84ycvoaRo3jGZW/HhxyewOFhIqv3OAQORzybv4066r6d7sqyJN2gMeXHI2bjtkrlTuG1hXmjpHh+r5pFoCEFVy5Xkpynax22hlTddu3HLcUTz41UfWeT+maXbArRYsc8pKuVLTse1Gq7wRa0SxY/gaVSIccRvnoO+gelDjzRTHI7nbxRjBe0FFB9wIO41+fNkk2PAh1P0e0rzMuTsE08E+0xbqaEAUx3jchq64INc/dbm+rctGlAjhJgOFGylXuSXIALqp30tc1YNVzeq+mdZk/WZHbrflZckSNJuMccWHGNz7QRdlqABFn540VLqTWJ/lfOvuM/wDJL7gRlilzTmANAD7287iHF/FEAVz54q5vRd9NbAOQdzsXabt/Uxm7llN34A+r4v8AGsxN6jyMkYcx7aFI8zMZdr7dkNrEWXfZtgT5+RWtRm+p5VwMacRr38owIi0xQNKLshfcVABNDnwNDzaEyWKq17/VWMuu9EedseRJhE+OzsLj3qSybb27lojyOaH2OkM//wCOl2zRpklY5YoEpowzAwsG3FtwsM1sy0LJ81xoXqnrLMh/UeyD/TQxu9o+5mln2xrQf2FoirUbIJOi8v1bkl17SRBHzVwwrq7OSP4klhwAqm1Ao+Lv40kpIUY4sVo+dfcuyfRMjySSnLG98jHyf4HG+EUAR3LaPzS2CPknXMf0S6TiZcv3DJnyBcIPM6BHH1+QB7TVDng6SemvVTJJLJIrdrJlzchZCN26PHX6FAcFKAJ3MKJ4A+dGTetMpAzOkIH6A5e3a9oXbbEjNv8AcSSCfav2H306n0KccZOr/b0CcD0K0KxquXxHDkQ/wRe2ZixI9/Dgn6jYPHA+TPTnpY40qyvOJSmMmMgEewKqtuv62sk//Op9B63PNkvC6xgRY2O8u0NYmmXdtBLEbQt8Vf50lxvWGQ7x0IAk8uYsZ2vYjx1sSMd9H5sCr+CNLxOw/wCyVpvnUc4nprZiT4pmLCdpzv2Uw7335O4j78X9hpTn+hnlBDZYp4YYHAgr2QuGAX9z23QvzzfxwOYHqvKnGOkcKLK+MZ3tXZOZCiKCCNgatxZido+580Q+uJf25XSNoJf1zDYGDiPGFq1liCWIK+ALrxppTTLSxE/Pn2GOZ6SLZDzrkBS08E6hoQwBhQoFJ3gstE1VV+dV4HpExzRyHJ3rHPkTBe0AWaZatmD0Svm9v9hoWf1ZkxOwkjiasaKXagYESTyKkcRYuQauy1C6NAfMz6kyVmlgKwu6z4+PGyq6qZJVLOWBdjtQDwOTx4vg8Q/HXXnT+QyL0kB044BmNc/uBKPMvc5Xdz9j7hY+2oz+kd8iTmZTMsryMXhDRvvjWPb294oKqjbbEjnzeg8b1PkuyRgQbpM2XHVtjhTFCtvJt7hN345ofnzqrF9ZzyQdxUiVkxpsiRirlSqSMiKq7gQXKk2SaH3vR4grE63x/wBDeL0uwgzIzkFny3cmUxi1DqF27QwBoXyNo58CtCZ/okP9ORtUQY8IBiDV2GDLzvHtJHK/f50Hmerspcd5VjiDQx4u9WVzvlyQpCIA4KhFYEk7iTxx50Tl+qZ1aZVWE1l4+JEdr8u4uXdTfHxVV83oqQJYm/NPYll+kXdpWOVzJPDP/BFboh9J99lPsLBHyW1xPSRDg/qbVc05e0xCyzfUGIfn8EAVzweKhB6qmaZbWLsvl5EKim3mOBLMm7dXHyNv/GhMf1fN28Z5I4x3IMnIlChrWOO+3ttvLEAWb8/Gn4+c8iln5XOxqOmxyrEomfuSe4lqA4LEqKXiwtDj7avOkHR+r5MmSIpFiC/pknbarbkaRvbGSXIJC8k0L+w+X7azaoGc17XNd0gLl0P1SB5ImSN9jmqYEjwwJG4cruAK7hyLseNXg6mNBDM9070pH+82R+480kT8SSXH2VqMLLYkZlBNvwTemGN6bxElEyQ06u0gO+Sg7imbaW22R+NCescwpjlBJ2jIHHd3he3tQtdkgkmq2r7qJI8ay+J1yRmVp5XgEGJjSBC7q0pHvkcIvMthCvuNKGLEGjrRKTV2VUpK7G3qL0SrRqmHGkZIkVmMsg2h3QkbSSDH9Z2Vw20iudPP8oYRUqYbDIkbXJJ7wn0lvdyw+G8jwDWsLBnZAhG7IyC3+GzZMhEj/VJIe1XPtKijxXA+3Gj8HqmRNJsGSWmQdPESoWpwQj5EjKpUOvDCzxXtFFgdNqW45RnX+XQ2P+V8TY0faO15RK37ku7evht+/cCPwdcj9J4QIYQkEM7ipJfMn1it/wBLfKfSftrAx+p5Lx5v1LtL2MvImjDvsLAMIohGDQCkcgDkAk+LDv0hnNJmoP1TyqMFJHuRiryyONxVb2gL9NKAFIrzek4yS6mcsOaV2/qaFPTGBAjt2tqmFoGLSSkdpjZUbnNWfFc341Riz9NyYYYBexWPZVjKjg4w5ZWsOu0cbiR9tKuszS/qcjuZDNHhxNlbVVAFcj9hKIO4qFZtzHlipAFCsxhyDHiayQ8XSSUWju35bl2cfNKGAJ8CtCi2uolhuStyd89j6Lh9A6dPDI0cYePKKM7B5PeYmO02WsEGzYq/Ju9Z9PSscnU2W1EMO+Ro1lkLMZo1ALC7Uk7iSG9wA48koMjqhXHeJMto+yMGCHtyMoVXVDJM20jcrEkBm4FiuSDoqLMY5ByopWT9R1WKAMGOx4YYyvPw26+L+RppNdylCat5nyv4N5/lLC2RJ2BthWREG9+Fk+sH3e4Gz9V6qf0ZgkEGAkGMRG5ZTaKbANvztNUfIoAVQ1nvXXVZFyJlWaSNMbAkkPbkZbllfZHe0iyOCNK8/reVF+qiOTIJBDgKxZj7WlC92Vf9ii6JFAEj5rSUZPuZxw8RpNS5fvZ9AwOiY8Du8SFXkVFc73JYIKW9zHmv5vJ+ToE9CwcaNWMapHBHKgLO5VUlJL3bG7JPJ5+NYrq3VHU5PbypTFjYbMGSaUjuzygRU5NyAAin+TdUOBV13NkvKxJ52pn6bE5d+FLgNLJzxGlgA1S8j76FB784yo4Un1fP6Zrm6P06MwLs2mVTFEN83vUjdsb3e5a8B+BwB8DREvpbE7aIIBUSSJGC8gAEl7gaa2BPPN6xp69JFMzNNKsKw5s+Oru/7in9uJTuNvyrOu66VgfGqZus5OKpH6iQv/h+OxErlv3Zphcg3X9CsQa44F6eWW5fw57jfpvowiPJaZFeSXYI0MshCiNQF9wIN3dGyQKF8nRvp/0dGkZOSu+Zpmm3CWS0JPtp1Km68kVZ+9DSGTq1PmxplybD2o4pGnJ2AQs7Sgu3O8j27eSCdvA1XkeoJjAe48sTRdPR0XcyySyt7e57TuZVA3UePJPGnUn3Lam++xr8bo2BFkKqIFnVZJVXfIdqyHa7BCxUA+PH9NJ+v+iFdEixUWJCNjuZZLVe4rVTFgy/UQPuRyBdof10geTKWcPHEMHEaQliZQQDL+8GBQbvcWHnj+5kvXC8sbtlPHfUGRgJGVY4IbpGUGt0lXbcnkDgEaKkndgoyTtPnUb9W9GiTJiMaiOAPE8hEsm5+3u4Iuyx9oDgg/USSap1/lTCsnsAXIJfa8gpx/MtN7T96q+L8DWDT1BNHHj5LTyL3k6jMVeRtpABEKKDxwwBFeAddy83IihnP6jIJgwcRnHdckTzSBgbvgBWII8EDm9GWW4nCeivl0b1PS2JsiQQ+2EyFBvkte59fO62DfIJI+NIOi+iKkkOTGnb7IgSMSOw27izGzRAutoJJH3sA6V53XJGfIVcqQdzMwsdSjsojQL75Fo0qyEeRV8+dfRcTqEU4YxNuCSPG3BFMhphyB4+/jUPNEzk5wXr/YkyPSWMQwEZG9YlY9yQllidWUEs3JG0AHyBx440zcffRzLqt9RbYliN9QOx9te1fsH213QVmRWNT1UDqY0DaKeqZ4ghkmKlhGjOQPJ2i/8A6dCdK653Iu9JsjiMcTiTf7PeDuW2A5QgAn7muCCNT6yJyqdkkfuL3Nuzf2+d23uey7rz8XXNayGL6ZyY3VliYQDNknWBGiLxjYRGwDnt2D/LZrjzq0lWoKMWtTer1CK67qXs7lb1vZ/v8/T/ANXjXf8AFIf/AF4/o7n1r9F1u8/TfG7xr5/m+nc4lzHEAxx54Wt1pkbascaneWYgLu3uFu+QDeu9Q9P5b92NcZlSWDCx0buRftxxkGQN77ux8WPzp5VuHw47mq6Tg40Us+Z+pWQsNjSM6bY13b6LD8kck+Ao4GnCdUg2l+/FsDBC3cXaG4pbur5HH51g8/AmgynyHx7gGWklK8fvSKBlipSwJKm2Ir8i64U4U08GNFlvDatDmyAhk/jTkVJsu9uzat8kWeACCTJfcTws2t82PqGPkYu9pUkh3zLZZXW3WGxfB5Ccgn4+fGh5PU8C5MePvWnh73c3qE2ltqgG6JZvFawuN6ezRFSY1D/DDBH+5HQeVt0hIuwzWwFWKIsjkLbmemMqSHKH6YrcODjwoXiL9uIqZOdxUGxfJ0ZY7k/CherPo79SiD9szRh7UbC67rbwNt3Z+Br3+Jw/+tH/ABO19a/xP9nn6/8Ap86wWT0DKkMkxxjuk6jjuyb4t/6eBaWjv238Vd/250pwY8gz4+P2R3lyM3Lk96FGkBKowYEjargKfkEEVYrSUFuSsCLXXlH1L/EoO52u9F3LrZvXfYF1tu7rnVS9S/1EkRVQkcau0ncTgkn2sl7lFc7jwedZD0x0PISbCaXHZEx8eYMxeMnvSt72NMSQw8Hz961V1boWW8uS36Yuk2ZiO9PH+7jwj6QGYc3RIahpZVdWL4cbq+X9jdYnUIprMUscgFWUdWq/F0Tpf6e9RR5ke+MgctSlgW2qxUMQOQCQa0o6TgZccPUXaIjImmyHiG5DuBQCOiGoAfmtZ/I9LZiIFhh5HTFgBDxgCR5N8oNsDZG4A+ORzpqK3GsOGqs3ydYxzurIhO0EtUie0A0SeeADxZ+dSHUoSu7vR7dwS961uPhburP286wPVfT+XK06LiskUyYUKHfD+1DEQZAQH82BwLGu9T6TOmQ0r4/7X+IRTWrx+6OKMiPau7dY5LCvH35oyrcpYcdzeydRiCuxmjCodrkutKfsxvg/g6X5HqCMS48UZEpyWkVSjAqO2u5ySL8fbWK9MYmTIMfKGOWV5szIPvQDuy+2NyGIO1QPPnkkDxdKenM5YY41xyCmHPED3IrEsspLknf4ZLUV9xdfDyLcpYUU6b5qbvM9QQJHLIJkkMSO7KjqWpPPAP3oc/JGi+kdQWeJZFIsqpZQwJQsoO1q8ML5GsH1ToGVIZkTFZI5o8OBCHi/aijYNIGAfzY8LY1p/T3TZIsjOkMQXuyoYza7WSNKTgGxXzYHn50mlQpRio9eaBvTPUWPMkkgkCJHK0RaRkCkrXIO76TfBNE/bRJ6vj0D+ohpgSD3EogGiQb5APH9dYjpHQ86NMYHHYtFBl1ckXGRKxIdvf8ATRoEWfPA+Q4/TGZ2JAMUq64MWLGjPF7meXfMwpyBVtySDzp5Y7h8OF9T6M/UogGYzRgIQHJdaUnwGN8H8HVq5CsWCupZaDAEEqSLoj4vzzr591P0zk92YJjl4mmwB7WiG6HHSmADODuuvqrxrSek8KaL9U06bXmypZPqUgoaC0QfAA+aP41Liq6kuEUrTHxbVbamV1W2pEjmva5r2kMHU6q6jmCKNpKvaOFHlmJAVR+WYgf31MaB63GTGpAvZNjO3/8AFJ0Zj/YAn+2qXU3o7/igilgxpSzyzbvcAAgIBNebANEKOSa5Pk6V9V9W3jySYyMWJVYWcLskJmEZK011e6twW6NXR0R1D0x3pu40xVe6khCht9xxlFVWLlVWyzGks3+L0NF6SdYoIhkJ/p5Y5EqClcx3XcAk3MRfkMB54N2LWUFlDZPVcKitkrOpmDoFXcgg/iM3u20PiibsAWdEYvqeB5RGBIN00sIYqNpeIWwBvxXg1/xoDH9KduZJkmBcRsrmSINuZ5TKZF9wCPuPFhgABwa1VjejmRcYDJ90H6rcxjveciwWA3+1gDQJv7/jRUSWoHMH1BFlY6nKg395p3jjVf8A9KKwXYl6FCwSSt2QAb5IyOsYMywxnEkmHYE8cSxA7Y94QewN4sD28igPtqiD0W4UKMpR/o3xD+z/ACMxbcB3OGvyTd8+Phn6d9PNjSNI8yyHsQwLUewIkQ/LNdmjoeXsTLJ1TGkWU36qSIm17UUi/cEvIrD+h2qR+d2kfqX1QygxYwbuHIhx+7tQxrI5BK0TbMFvwpA+Tem/S4i0suQwI7mxIweD249xBIPgs7u1f7dt0bATr6RkDqy5K7UzJMpVMN8yXYY9zkjijQ+bB4qVV6kRyp6jfoPUTO+SQ+5I52iUbNu0oBuF7jvFnzx/4QSdXxdk0+KghnfJXG7hiDF2dlawu8Wj2TdizyRpt0n0+0OLLjd8sZDMRIF2sO7fJpuWBPkFfjx50r/yKd4kGTTCaGQKIzsAhj2IAGkLFwOd7MefjzbWW2NZLeod1r1ZEqZio0iSY3bQuI1b3SsVXYpb30Rzdf30VL6sgjkMLiVmSWKBnCDYZJEsAUxPNV44P/Okj+gWJD/qgpTsBR22KEQsW94aUs5Zjf1CvH9DMb0iQ6O8+8jNfMf2VuYrSKPdwF5Pz5+NFQE44VdQ/H9WY7tEgEgaaSaMKVFq0At93NAAfIvR3ROpplQJPGGCPureKPDFfFn5Gs1iehZE7f8Aqwdi5Sg9n3f6i7a+5W8X5qqoV86eenelT4/biMyvDFjpGAIwtyB293kt9NAgmr5HzSaj2JmoJeF819iOR6igSeWByymGAzuxHt2irA5styDVaRdc64uSuPCuOzd6dQ0UqpvMYiErFQJKVijL5IIvkc6v6j6D7pfdkkBknVdqtuuZ9xLlnO4CgNo2jz4utX5HpSVmikGTGjxRyxgJBSKJQAzxr3LWSrtmLA/YVWmsqKTw1Ts7i+p8UhEhRzGI4iSiqEiWThFYEggkDwoNAEngXqg+sYWjd1SQMMVslVdQNyAlRyGP8w/4PGuP6J2CdYJljSaNIxcW6RNkXb9r7hwVu/bfJojzqGf6FLqyJkbFbEhxf4dkCJg1g7xQYjkV/fT8BSeHuWx+rUjgV8hH7iwxSzCNRtjEpAW9z+WJ4UEt8kDTOD1DG0zQLFMzI8aOwS0QyIXG4g8AAUTXB0n6h6Nkk795KVO2O7DsfzQBQB/E/h8fT5HHPBt16d6Q0HfZ5BI88zSlgm0CwAFA3HgUfn50nloUslWuvPcB6j6i7WY6OQMeHHR3pSXaWSTaiiueR4A0QnqmIlk7cwkWVYe3tUs0jKW2rTFeALJJAHydAdT9HvJkSTrkhd82LMFaIsA2MpCgkSC0NkkUDdc8cqOs9Dlw7ylyN7jJyJlHYJG6eEghqf7IFQ1wzAUd3DSixqMHpeo7HqZZnxlhZkMs8qU8YO9YFuSiH9o54bnwePvZ1DraRZMu+bbFBjq8i9sVud/ad97rI4Cbf76W+kfSskIw5XlowwyAxGP6TNbH3brDgmiSDwKAGiOqeknlkyJFyAvffGfaYt1HHqgTvFqeeAAfHPHKqN83DwKVXp7+mw06Z1lZpJYwkiPD294cLx3ASB7WPNckfH9dMmf7jSjo/SmgfId5RIZ5O6fZtK8VX1G1+32+50zbUur0E0r0JWPzr2oa9pCoCyJQiM7GlRWZj9gos/8AYayc/qmYJZWNQ+FLlADduRT7YgWuiWYqTwK8fnWuliVlZGAZWUqwPghhRH9xpRN6RwmAUxOQIxH/ABpuUVgwU+/kAgUD4ofYauLXc6E13E/R/UEkMHZaM96MYsQRzZeTJG4MXBIANsdtbqH5oFn1LOGZAsTt+tjxFIDgE1cjEbiaXj501yvTuLJI0rxne7RsSski+6MUjAKwAZRwCOeT9zfcb07ixyiVI2DrI0g/ckKh3FM20sVsj5r/ANhp3EG47A+F6hZsKfKdFHZM4Widr9qwpF8gE8aV5Pq7JjjkYxRFoocSQqC93kEDt/Puo3f48HT9OgYwx2xRGRC5JKb3+WDcHdYFjwDXn7nUsjoGM/d3R/xjEzkO4JMXCUQQV2/itCcdibjfQU5nqqZTlOkaGHFaSNrDWXSNiSXsKB3DHGEALHcTwBoXqnqSZociCSGJn2Ya7VZwN+UBaEg7rAs2D8afTelMORXVomKytude7LtLce7bureaFt5PPPJ1bm+mMSWR5Xjbe7RsSski+6MUjAKwAYDgEc8n7nQnEnNC+nNPP1FEvqmRJSiJG0KZsWGOX3n2Hebsj2kfP99RHrKS4JDGghmjyZiOe4kUCkgk3RZ64FcWBz8Ol9M4gUJ2zQmM4qSQN3GFFtwbdyOKvWf6V6KHelaZP2RE0MUXekK0zE/7rC1XtJ821AgULKC+HWpbN6wniZu7ChC4sc5VN24PNIEjiskgnkEtX3occ0eo+uZLx5eMe2rq+JAjx7hck5DMBbH6VBF8X548av8AT3olT32zFLdztBU70h2CICjuDed302SVAq+TpzL6Uw2JJjey6SE96a96Cg9773/9Xk/fTuKYrw1Lnl5+pnsDrTJnz8N2nyYsONz7kjMMfuUKGDWx8tVDyb8aOxPV0rvjt20WHI/UuLDb1ixwTvY2Bb1wK4+5vTZPTOKFVBEQElaZakkB3t5O4NZscVdaj/kvC2qvbelV0FTTcK/1L9f0n/b45P3OlcSZSh3XK9fQQj15OsW+WKIE4RygF3e0mbtxg2eQ1jxzoib1fko0iNFCWilw4zRcbmyFBKrfhl555/ppzmekMKTZviJCRRwgCSQApGbVWAamAIvm9W5HpvFffujJLzLkEiRw3cUUGDBgVocACgNK4bCzYW3PmKIvVszuqrHH+51B8ZL3cxRC3k8+ft8al6n9Uy48syRpGUgxROzPu+ppNqpwfkc6ZY/pbEjZHWNg0cjyIe5J7Wf6qBaqPyvg6sz/AE5iymYyRlv1Ha7nvb3dr6BweAK8Cr+dFxsVwvpp7+uwgy/WUyd9DDH3FlxYYuWKl8hN21vk7KN1V/jVfUfWGTD390cP+nhWRyQ6li85SMbdxKb49r7SSQTR0/y/TeLI7u0bbpHSQkSSCnT6XWmG1h91o6g/pXDKzKYiRkdvu3JISxj5U7i13fJN2fm9CcdilLD25p5+orzPVkwaYLHH7cnGxYr3EmSQXIGo/wAvxVaD6Z6gIy2CRoBk5k8ZYmQ3HiRC3osVBN1wAOPBrTLq/pKHtsYIWaQzJNzPKDvHl1YsQHPyx8+TZA13oPoqCOGATLvmjV9zCSQAmWy68MAV5qqo88cm3caHeGo829dwTN9RSP0aTLZe28kbhAl2N7mNSDd3zusaj0z1FLHGmOIiJ0lhxAkhshu3uMjurEMNoLFV5B4vm9aL/L+N2I8fYTFGysql3NFTYsk2QD8E14+2qZ/TWK0jSGNw7SCUlZZV99VuAVwASODXnSzRFnhqq52EWN6tnd449sNyZGVGrU4Ux4yAtJW4kWb4v4P9dU43rSVow8kSDdgzZO0M1jY5RbP+1yBVci/J0+g9KYaElImFpKldySlWX6woLUt/da1yf0rhsAGiNLAMcVJIP2wbCmm5o82bN0fgaLhsPNh7c+YL0309DJjRGWK2fGiRgSWIUuJdu5rY+4jyeKFVp851KFQiqi3SgKLJJoChZJJP9Tq3+o1DZDkwbXtX+38a7oDML7169CZ+T243cDcVHC3W5jwov4skD++lnVPUBidYxGHczQwtTkKGmsqAdtsQo3HgAWOea1aTZ00P71IHWUPrFanPaNQyMtg3uXuCNWAqyztdKP8Aa1kcW76ZnGXuWu0xyvEaNqSlcqaFjmjxwQw5q9Di0DixoK1I/bWc9ReoP0ytsj7rqIyV3bQO4+1RdH3MbIFeFY8cWw6Z1SOdpVjNmGTtueK3fNc2R8XQ0srqyXB9Rqjcanesl/miUyQrFjoyZHeMbPMVJWEWXYCNtqn45JPyBpr0LrgyMYTlAhKM/b7ikgAttJJoDcBfNDnQ4tESg1qOb13QOF1BHRC5WN3VW7ZdCRu8cg0efBHnVv6+LmpY6AsnevAurPPi+NIigw+NQvQj5x7wiCWva7hk3pQ91Vtvd453VWgofUMLTSRBlqJYy0m5dlyXtUG/NAnRQlFjlDzq7SlOpqZo40G9XV23qyFV2muRdmzYsDyP61Dr3qCLGAsh5GZFWIMoc72Cg0ea/NaKE4tukOfOuHQz5kYfYZE38DbuG7nxxd869BlJIaSRGNXSsDxdXwfvxpEUEE64x1ms31SEyI4Vj3K0kyM5aq7EYeQqtHcFBqyRzY5q9M+i9dhngSbcqK9cMy2tk0DRoEgXWm4stwaVh7akNV/qYztIdKe9vuHurzXPNfjQub1WNIu6DvW1VdhB3szhFUG6ssQLJofOkJah+7XC2sU/rsLjZE5hW4cjsKqyWJD9w2wfFnx4Gn8fWk39ttqtQ4Li7PgUaJvnTcWupfwpLsNSa0HJ1AfAJvxfAP8Ac/3/APtaTTdeEsXP7W4yAXJGQwjIH1A7aPyLviv6hnqsbT9kg7mjWXda7fe9Bfq8tyRXFHjU0y44Xdmgi6mCRa7QfncCPj5H5NaLxpRIoZTYP4/86RSrdrXBBB4O7gkcrYNUQaPJrkcc09K6yhyhBGVYtG7yFWUgbDts7RW4mh/Tz8UKxyw1Vo07OBql3J0MM+EgkSx0PJ3rQs1zzxzxqxJVYWrBhZFgg8j44+dOjNRolr2va9oKEvU23GCOr3zoT/SENL//AKRR/fQHqDprSz457KyRRiaSQEKQ7iOolIPnm/PHOm82MjFGIO5CSpDMKur+kiwaHBsa7POqqzMQqqCzE+AALJ/41addDo9DK4np6QY2BjmMe2ZJMj6eFVnfaeeRbVQvxpn6b6ewwxFMjIXMxaNSQUDyMdqkeOCKr76En9RMZHoGOFMQzlnQEks1RnaGuiPdtNE/jRydcRajka5Fx++5C7VpVBPk8Hm6+BqnmY3bEfSejGSLDcQqgkyjkzFQoCKhOxPg7aCigPIJ/OnXpXp8yQASl4JWnllkC9pt5d78+7igBYo+fwdUdH9SKYA+S2yRYVnc7SF2Ox2lfJPwPuT41zrPqbbFMIUYTxmBdsi/zTkbRQPJK2a/5+2h5noDTenOak+tdNnM88kUfC4LwwgbRckrHcRyKoHm9LM/07koJlhg3E4EOMjBowD7lMu62B3HmuDf306k62snbWKQq5yhjndESdycupFiuOd3Nf8At7oPqYSOyzHb3JshYCEO1o4Kslv91WT8caE5IjxIrwOlP3MqZ8UcRQR40b9tm/ZQkeCVB3hfnSeH0tkLEqCAWnTpUFlLM87Est35VSaJ4/OnXpn1Wk2OZZXUFQ8km3xEm5gobmyxAuhZ5Hixoqb1XAiyM4kURJE7Bk5AlICcXdm7o8gea0XJMXiTrmxm5eh5eydf00u14cCFffFuMUIXurxJ9TG+PFXz4BLl6Tkn9URjFJMjKUJIO2ezCIym9drXvCFlof7uDxrW9P6pHMJVXcGhfa4cbSpq/n4rSHqnrSJIJZIvrEe+HeBUoMnbDKu7cV3X5AsAkWOdClJ9hKUnpXNPsW+nOmOmX3WxjDGuHDDEN6NtAbcymjZa+bqjzz9146PlGVC+M7V1GTJkbfF7gARCVt72KPINUPAPjTLP9TrHHMKLSQI6s+0dvvJEWKebvjmhQ4F2QCf6a60J12PYnjSFplKlQDKm4Vfx/wCNK5dSXmSzGSxOk5sYxXOI7SQnNkkIaG5J5QQjk7+VHHPnjx4tl6W6BNj5GIWipIsIqzApxNJJucNzZoGhQI/+COo9UyF6gcdn7Kydg4xKjtyAMpmDNtJ3kWqra/HgkEn4vqnGfskM1TtKqEjg9nl2PPCj76bcqHJya6dff3Fvqro2TNPM8UQKjClSM2o3SzMFf589viz9hzoSP01M+TjM0BSBZILVilqmJEwQuFYgl3duBdAC/Ono9X45U13F/YknVmjNGNLG8AkGifANX/e9L4vVjJPBDLIpDYkchOza8kkrUiqpb28Gz9vkgaScuhKeJVJCTpvRc5OyzYjB4kz2Hvi2iae9p+vhNu0f1viudabpeDLD01IkiqZYaCNtNSHmzRIoOd3m/wC+qV9UbcuaKUFYlkx4EYKTcsqFiGYGhVVpj1vrsGOCJGJbYWCIrMxF7R9IO22IUFqFkC9DcnpRTcnpXOv8mDx/TEvc7YRRB+vDqLX+CDy1X8hUAHnluNV5KZGOkMssDFo5MueUhoiWdlPbcU27YAVsnxXjxZMvWslDkANZT9LEkbr7VlnbcVBIDnYARZI5BNDgB/1mOAhROu5bVQSGZmNXSoos8UStFePHHDcmnqb2+/OWZSDoeUMd0WBizYkUcVvFQ3sXmBBewTZIoXwLrxo3N6JNKk7CA1LLiIibot/ZhUWVIcrZ44DasyuvydxJIyRH2smdkKctGiVGxLjdTvyApoKR83r2F1hwyrKP21x4HcoCCkk5UKv1fTz9if7abc+o9evOaDnqAllx8lUQh906R7mU7qUDcpsbQbIBvigD40jyOkZLd8R4zqDjY0CAPEGEYcGRT7+Gajx8jyb402TqkRdU9zdySSNWKLtJjosA3Fqo43V/ydXdC9SQmIsxYFopZlJRqKQ+01zzRBNX+BrOOZducRDtLTnKFeb0PIkmmX9IyR5GRh7jui2rBCvilcm/FgAjjzrQelsCSI5Rkj2GXLlkWtu0oa21tP2HyAdH9EnaTHikdgzOgbcFKghuQdpJritG6bk+hi5Poe17Xte1BIt3aD6vhd+CSHds7ild1XX9uL0UxvnXA2rR10Z7P9MSS/qN2So/UJArVCfb2aoD9zhTXI83X5v3VPSTTEn9TsJ75sI3Jn2hg25zSBBtCrX31owdSZzp5mLUz2f6ZLtJsmVUdMZVVoidox9tCw49pqyKu6+3Nh9NOcjuvOrKcmPJZREQS0a0q3vI2izQon86j17rDx95Iwo7WM0zu1kCyVRQAR7iebPAHwdAp1uTGx2VUDnFhx+4XLEvLPR2L/S7LX+K+dUswU+wdD6WlR43XJS4pcmQXCTZnFW1ScsPg/8Av88j9IssUKR5CqYoJ4baMnmcnc6042tyR86pi6nIMuYD3s8sOLGpY7FKxl5mI+w/HJ4Gp43qWRzEoSO5ZslVNtt7eOtl/k8m+PxpeIWu/OWX5/obegCzqq/pIsbmIkntyLJfDge5hzYPzqeV6Vkkmkd8iMrNNjSyKImBIgFBAe4aX+oJ8f396b9TSZMkUbRKvcxjPwxJWpTHzYqmqx/Ua71Tq8xlaHtbEjV5pWMlMYojXFKQokPAO69of6TRB4roz8adN84hn0roxj/Vq0u4ZUsr3tpk7gqrs3t+PH/hbJ6Sk7EcTToWi7CoREdmyFiwVl32SxosbH0rQHJKj091T9JjYSUh7zq0x8GMZDntttHwR8/FD7jWj9SzJk4rQxzNFJKe3GSkgLMKYrW3dtI4LAUATfF6TtMTTUhbk+kXeKaLvoFmlaRmER7hDOrsu7eeLUeB8CzxRedJ6d2sjJl3hhkNGQNtFdi7QLuiPtwNYnC6n3DAka9mT9RNJkRg7Y1OJAnHsH8NqBIN82LPGnI9VOYg6xKCMQ5Um4mgLIRBXJLkXZ8D76bUunOaFSi+j5yg/wDydu7QaYbYsh8jcE/dkYsSu5t1e2wLrkKv06y/RehSTSfphIoixsWeESdlgQ87sGBUt9ZUknk8cVZ4LyfUc6zPk7b7GNiI0G9gvcyWDceRuCmrP2OrfUOe0n6pYiyPJl42EjrI/LKQWoXS144+5++msy5zcSzrq/blh+X6KldWByo13YkeN7YT7VjYMNv7nAahfn5qvjuX6PaVcnfOhfIONyIjsVYK9oUuTRoeG+NXYvqh5CkKxIJHyciFTubt9vHALSeL8GgvFn5Gk0vqKbI/RyAKgrLyWG5gpTHBCbq5ILA8f00ln5zyJj8Tv/HOw3j9KN7S06s4zjmOe2drGqCgb7FfHJ0x65gvLLikKDHHN3JeRfsRin9Rvrj70fjQmZ6idcGLKWId2bshYyTW6VgAL81VnVEXqeR5OwqR905cuOrWxSolDO5HDHaDW2xZI5Gl4nqKpPX1OP6UJbeZgWOd+rNoSCAKVK3Dleab8+NU9e6XJ2Jo4Y1RpSASABv3N7m3H+bazjk/P99H5XVi3TnySpS4GcC6N7TtIKsaBNEUx4I0hk6XHJFh4bRK2RLAGkkcBmhjJ3SMN107OxUNXnn4GhW9WaRb7lnUvTomMpV+33MdYR7bCLHIrN/MLDEfHga9D0YtLJI0qsjyQO6rHtLdlRtUEuQIwaavNCr86q6vi4weBoh+y+ZDCZFX3RGJSqxxWo9hIO5gzAHdwSdO5ek3ky9sJccMa2RW4yMxYEryaCIef93xpNySKz7iCH01KvZiWdbhXIjRxCSP3hRbiThuTz/2PFs8j0YxVVTICgYQxDcZP824svvFbj5u+L/qNB0bDddzSABm4ABvaATQs/200C6SxJGWJiu9AXFg2RoholEVbUUPaAOBZofizqytXldRc0NSY5iHaP417Q1n7nXdBeViwHXtSrjXGOrO07eu64o1OQ/GgXcXZvRseYsZEJLoEancBgpsWAQCQeQdVy+n8Zt1o537C370vJjra31fUK86ZVrgIvnTthQvXoeIJLAYSb+9xNNuDMCC3DWC/IJ8tX41LC9N4gFxAldksYqWQqqyXvC2SFu/I/8AfU5OnyI7spJEjhgwqx7FUgg8/wAvHnyfFcx/RT2QvsUoNuwj2v3SzMeVFtYJFEfUPH1eDi/8jjxm0n3Zp8ODWk9vf5BMHS4IHRlGxu2sC+9uVXkCrongm/PnXl6Kjvku7l1yUjjZfG0RqykBgbpr5Hwb+/FUWNN7Ce5Znl3fueIz3dle74tPHPnjjVGFhZCRBKfiKKqcfxNxMhvcLB4/7/fnP8yx90J4Ma/zXH7L9AzO6TioqtItRxdo1ufZcQ2oWUedo454++mUmOkjqWPvhYlSrEMhZSD4+6nweCDoP1DC740saLvZ1KgWB5H3OgWxckMEQNsDKzMWX3gPdVu3s1GmJIvb83pfmWO+6M4YMZwtySevV9tOef6MOT07hIxVI/e0UqMC7EskjfuE2bLMTW481Q+NAn09g7Hu9iRmF7nloKhum938nx9v7a5PhZILsu9iIwI/eoILTsSOWr2ptok+ONW5OJNIJ0aOTa6ZKr+4vJYrsPL8Ar4vxTcC+X+ZY+6KWBFVc/rzf52WL6axijKFYrI6SFjLIWLIPaQ97uB451dh+mcVJBIEfcspmFyyFe4RRbazEX+fP/A0M65EdyMkhFyu1ODtBiSuN1miCKW+bq71PCxchWjJLtH2o1cb/cXVHt7LeCSo4NkgXwNH5l+I3RMsHwt518/p1Lk9L4gYMqOCrSMtTS8d36wBu4VvkDUMb0thxBqRqaFsemkkb9tzZVbJ28/av++hMPGyRtLrKWAxAf3QeVB7xrfX4P38i9G+pIneNQkbSHeh9rKKCupb6mF2oIr86PzL8RdWhPArEUM+j737+f7luT0nHEUSvxHisjpuc0piFKSSeQB8HjQz+lMUtu2OGMjyWs0oIaQU+2m9oYeaq+PsNU9RgnaKRUiLb9ygNIPajDwBe34Uf0Lc/wC66dMlgTsk3bpjSyADaUbtjhx4O3n7gnR+ZfiN0NYOiedd+6+4bn9KilhMDr+0Qq7VJUAIQQBXgCh/xrsGBC8q5S8v2u2HVjRQtuqvBF83pbBizp2uJGp4g9yCyvYYO3L/AO9hYHPtBA4GmvSQ4giWSw4jQOCQTuCi+bN866/wX4vExcRxk9K+xni4ahG1K+bfoUjouOrKyox7bvIiF2KK7Eksqk7Q1k1fAs1WrOkQsO7I6FGllL7WKkqqoiKCUJXwl8E+TozVmvUs57OjU1OoAa6DqSGT1Tkt8asB0BNJfz86Y4Rtnb13VO78j/vrmg3yn//Z&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara tanggung jawab istri kepada diri sendiri diantaranya adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Menuntut ilmu syar’i&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;
Yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
- Ilmu tentang prinsip-prinsip ‘aqidah dan keimanan (Rukun Iman)&lt;br /&gt;
- Ilmu tentang apa-apa yang diwajibkan dalam rukun Islam, seperti syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji.&lt;br /&gt;
- Ilmu-ilmu penunjang yang bermanfaat lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seorang ibu rumah tangga wajib mengetahui tentang pembatal-pembatal syahadat, wajib mengetahui bagaimana cara thaharah dan sholat yang benar, dan yang lain sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidak boleh terjadi pada seorang ibu bahwa ia tidak mengetahui tentang hukum-hukum haidh, padahal haidh adalah sesuatu yang rutin mendatanginya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bagaimana seorang ibu rumah tanga bisa menuntut ilmu di sela-sela kesibukannya mengurus rumah tangga ? Hal yang pertama bahwa ia harus menumbuhkan perasaan butuh dan cinta kepada ilmu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika seseorang telah mampu menumbuhkan perasaan itu pada dirinya, maka ia akan memanfaatkan semua kesempatan dimana ia bisa memperoleh ilmu, baik dalam majelis-majelis ilmu atau membaca buku-buku. Dalam seminggu, usahakanlah untuk dapat bermajelis ilmu minimal satu kali.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bisa ia menghadiri majelis-majelis ilmu secara khusus, atau bermajelis dengan suaminya untuk saling membacakan satu pembahasan dalam buku agama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Selain itu, ia bisa memanfaatkan beberapa waktu luang dengan membaca buku agama saat kesibukan belum menderanya, misalnya 15 – 20 menit sebelum sholat shubuh;atau 15 – 20 menit setelah ‘isya’ di saat anak-anak telah tidur di pembaringannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Mengamalkan ilmu yang telah diperoleh&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adalah menjadi hal yang mutlak lagi wajib untuk mengamalkan ilmu. Amal adalah buah ilmu. Barangsiapa yang berilmu namun tidak beramal, ia laksana tumbuhan yang tidak memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya. Ilmu bisa menjadi pembela atau malah jadi bencana bagi diri kita sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Al-Qur’an itu bisa menjadi pembela bagimu atau menjadi bencana bagimu” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Contoh mudah yang bisa kita lakukan adalah ketika kita tahu bagaiamana cara wudhu yang benar dari penjelasan Ustadz atau hasil membaca buku; maka dengan tidak menunda-nunda kita praktekkan pada diri kita jikalau mau melaksanakan sholat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika kita tahu tentang bahaya syirik, maka dengan segera kita bersihkan diri dan rumah tangga kita dari hal-hal yang berbau syirik seperti membuang segala macam jimat, rajah, gambar makhluk hidup, atau benda pusaka keramat peninggalan leluhur (yang tentunya harus dikomunikasikan secara bijaksana dengan suami). Dan yang lain sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanggung Jawab Istri pada Suami&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanggung jawab istri kepada suami terkait erat dengan pemenuhan hak-hak suami oleh istri. Harus menjadi satu pemahaman bahwa seorang laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Seorang suami adalah pemimpin bagi istri dan anak-anaknya di rumahnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah swt berfirman : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)” (QS. An-Nisaa’ : 34).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah menggambarkan keagungan hak suami yang harus dipenuhi oleh istrinya dengan sabdanya : “Gambaran hak suami yang harus dipenuhi oleh istrinya adalah seandainya pada kulit suaminya itu ada borok (luka), lalu dia (istri) menjilatinya, maka dia belum benar-benar memenuhi hak suaminya” (HR. Ibnu Abi Syaibah 4/2/303 no. 17407; hasan ).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Seandainya aku boleh menyuruh seorang manusia untuk bersujud kepada manusia lainnya, niscaya akan aku suruh seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya” (HR. At-Tirmidzi).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketaatan istri kepada suaminya merupakan salah satu faktor yang akan membawanya masuk surga. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jika seorang wanita mengerjakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya : ‘Masuklah ke dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau sukai” (HR. Ibnu Hibban , shahih).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Beberapa kewajiban istri yang harus dipenuhi kepada suaminya antara lain adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Patuh kepada perintah suami&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hushain bin Mihshan mengkisahkan : Bahwasannya bibinya pernah mendatangi Nabi shallallaahu ‘alaihi wasalam untuk satu keperluan. Setelah menyelesaikan keperluannya, maka Nabi berkata kepadanya : ‘Apakah engkau bersuami ?’.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Aku menjawab : ‘Ya’. Beliau melanjutkan : ‘Bagaimana sikapmu terhadapnya ?’. Aku menjawab : ‘Aku tidak pernah membantahnya/menolaknya kecuali pada perkara yang tidak sanggup aku lakukan’.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Maka perhatikanlah sikapmu terhadapnya, karena sesungguhnya dia (suamimu) adalah surga dan nerakamu” (HR. Ahmad).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang model wanita yang paling baik, maka beliau menjawab : “Dia dalah seorang wanita yang patuh saat suaminya menyuruhnya, menarik saat suaminya memandangnya, menjaga kemuliaan suami dengan memelihara kehormatannya sendiri, dan mengurus harta suami” (HR. An-Nasa’i ,shahih).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Catatan : Taat ini dengan syarat : Hanya dalam hal yang ma’ruf bukan dalam kemaksiatan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Tidak ada ketaatan dalam perbuatan maksiat kepada Allah. Ketaatan hanya boleh dilakukan dalam kebaikan” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Maka, seorang istri tidak boleh taat kepada suaminya jika ia menyuruh untuk membuka jilbab, menemani seorang laki-laki yang bukan mahram tanpa ada suaminya, berbohong, dan lain-lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Namun bukan pula berarti ia membatalkan ketaatannya secara keseluruhan. Ia tetap wajib taat pada hal-hal yang mubah dan yang disyari’atkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar rumah kecuali setelah mendapat ijin dari suami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah dahulu” (QS. Al-Ahzab : 33).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tinggal di dalam rumah adalah hukum asal bagi seorang wanita. Ia tidak boleh keluar melainkan dengan sebab dan syarat. Sebabnya adalah karena hajat, dan syaratnya adalah ijin dari suami, berpakaian syar’i, tidak memakai wangi-wangian, dan yang lainnya (yang akan dijelaskan kemudian).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Untuk hal-hal yang sifatnya rutinitas dimana ia telah mendapatkan ijin dari suami secara umum, maka ia boleh keluar tanpa seijin suaminya (walau meminta ijin tetap lebih baik). Misalnya : keluar rumah untuk belanja di warung, menyapu halaman, dan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan salah satu sebab mengapa wanita tinggal di dalam rumah : “Wanita itu adalah aurat. Apabila ia keluar rumah, maka akan dibanggakan oleh syaithan” (HR. At-Tirmidzi).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hingga dalam permasalahan ibadah (sholat di masjid), rumah tetap lebih baik bagi seorang wanita, sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke masjid; akan tetapi sholat di rumah adalah lebih baik bagi mereka” (HR. Abu Dawud)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
3. Menerima ajakan suami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ini hukumnya wajib. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya, namun istrinya tersebut menolak (tanpa udzur yang dibenarkan syari’at) maka para malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh tiba” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
4. Tidak memasukkan seseorang ke dalam rumah kecuali dengan seijin suami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Sesungguhnya kalian (para suami) memiliki hak yang harus dipenuhi mereka (para istri), agar mereka tidak mengijinkan seorangpun masuk ke pembaringanmu seseorang yang tidak kamu sukai” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Dan janganlah seorang wanita mengijinkan seseorang masuk ke dalam rumah suaminya sementara dia (suami) ada di sana, kecuali dengan ijin suaminya tersebut” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Larangan ini berlaku untuk orang-orang yang memang suaminya tidak meridhainya. Namun bila orang tersebut termasuk orang-orang yang diridhai – semisal kaum kerabat -, maka ia diperbolehkan menerimanya masuk ke rumahnya dengan tetap menjaga kehormatan dirinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika orang/tamu tersebut laki-laki bukan termasuk mahram (semisal : teman kerja suami atau tetangga), maka ia diperbolehkan untuk menerima dengan catatan aman dari fitnah dan menghindari khalwat (berdua-duaan).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
5. Tidak bersedekah dengan harta suami kecuali mendapat ijin darinya&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Janganlah seorang wanita menginfakkan sesuatu dari rumah suaminya kecuali seijin suaminya tersebut” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
6. Berterima kasih kepada suami dan tidak mengingkari kebaikannya, serta memperlakukan suami dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak berterima kasih kepada suaminya, padahal ia tidak mungkin lepas dari ketergantungan padanya” (HR. Nasa’i)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Berterima kasih ini tidak hanya sebatas lisan, tapi terwujud pada penampakan rasa bahagia dan nyaman selama mendampingi suami dan melayani kebutuhannya dan kebutuhan anak-anaknya, tidak mengabaikannya, tidak mengeluh dengan segala kondisi yang dialami bersamanya, dan yang lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
7. Tidak mengungkit-ungkit kebaikannya kepada suami, jika kebetulan dia menafkahi suami dan anak-anaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adakalanya seorang suami diberi cobaan berupa sakit, cacat, atau yang semisalnya sehingga ia tidak bisa memberi nafkah sebagaimana mestinya; yang dengan itu istri menjadi tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Haram hukumnya mengungkit-ungkit kebaikannya itu. Allah telah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)” (QS. Al-Baqarah : 264).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
8. Selalu menjaga keutuhan rumah tangga dan tidak menuntut cerai tanpa alasan yang dibenarkan oleh syari’at.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Wanita mana saja yang menuntut cerai kepada suaminya tanpa ada masalah yang berarti (menurut kacamata syari’at), maka diharamkan baginya wangi bau surga” (HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah , Ahmad).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan ingatlah wahai para wanita bahwa engkau telah Allah jadikan salah satu perhiasan dunia. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanggung Jawab Istri pada Anak&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Menyusui anak hingga usia dua tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah swt berfirman: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” (QS. Al-Baqarah : 233).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Mengasuh, memperhatikan, dan memelihara anak dengan nafkah yang diberikan oleh suami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah memerintahkan kepada Hindun radliyallaahu ‘anhaa: “Ambillah dengan baik (dari harta suamimu) sebatas mencukupi keperluanmu dan anakmu” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
3. Mendidik anak dengan pendidikan yang baik dan Islami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hal utama yang harus diberikan dan diperhatikan adalah pendidikan agama, sebab pendidikan ini merupakan dasar yang akan membentuk tingkah laku anak di kemudian hari. Penanaman aqidah tauhid yang kuat adalah mutlak diberikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Anak harus tahu kewajiban dan tugas mengapa ia dilahirkan di muka bumi, yaitu untuk beribadah kepada Allah semata tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Juga dengan penanaman prinsip-prinsip keimanan dalam rukun iman.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kemudian diikuti dengan penanaman kewajiban yang termasuk dalam rukun Islam yang lain seperti sholat, zakat, puasa, dan haji. Dari konsep pembangunan anak yang beriman dan beramal shalih, tentu saja harapan kita kelak ia menjadi sesuatu yang berharga yang dapat bermanfaat bagi kita di akhirat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan itulah yang diisyaratkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:“Apabila seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal, yaitu : shadaqah jariyyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim). Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strike&gt;&lt;img src=&quot;https://ummuyasir.files.wordpress.com/2014/07/keluarga-sakinah-mawaddah-warahmah.jpg&quot; /&gt;&lt;/strike&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal &#39;Alamin....&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/2680981953797242994/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/rumah-tangga-sakinah-bagi-seorang-wanita.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2680981953797242994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2680981953797242994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/rumah-tangga-sakinah-bagi-seorang-wanita.html' title='RUMAH TANGGA SAKINAH BAGI SEORANG WANITA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-3684953807789524974</id><published>2016-03-05T01:13:00.000+07:00</published><updated>2016-03-07T00:44:02.759+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><title type='text'>KISAH SIKSAAN ORANG YANG MENINGGAL DUNIA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kisah Siksa Orang Yang meninggal Dunia&lt;/b&gt;&amp;nbsp;- Pernah berlaku di zaman Khalifah Abu Bakar As-Sidiq terhadap seorang sahabat yang meninggal dunia. Setelah dimandi dan dikafankan, lalu diletakkan di satu sudut rumah untuk disolatkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semasa solat hendak dimulakan, tiba-tiba mayat itu bergerak-gerak. Tampillah seorang daripada mereka untuk menghuraikan ikatan kafan kerana menyangka mayat itu masih hidup.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tatkala kafan itu terbuka, alangkah terperanjatnya mereka kerana mayat itu dililit dan digigit oleh seekor ular. Lalu mereka mengambil kayu untuk memukul ular tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sekali lagi mereka terkejut kerana ular itu mengucap dua kalimah syahadat serta berkata : &quot;Apakah sebabnya kamu hendak membunuhku. Aku tidak bersalah dan tidak pula menyakiti kamu. Aku hanya menjalankan perintah Allah menyiksa mayat ini sehingga Hari Akhirat&quot;.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Para hadirin bertanya : &quot;Apakah yang menyebabkan mayat ini disiksa?&quot; Ular tersebut menjawab : &quot;Mayat ini selama hidupnya telah melakukan tiga kesalahan iaitu,&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pertama : Ia mendengar azan tetapi tidak diindahkan malah tidak pula mengerjakan solat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strike&gt;&lt;img src=&quot;http://s.kaskus.id/images/2014/03/14/6071687_20140314074733.jpg&quot; /&gt;&lt;/strike&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga : Ia tidak mahu mendengar nasihat yang baik-baik dari para alim ulama&#39;. Itulah yang menyebabkannya disiksa sedemikian rupa.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Malaikat Jibril as, telah menemui Nabi Muhammad SAW, dan berkata:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Ya Muhammad.. Tidaklah diterima bagi orang yang meninggalkan sholat yaitu: Puasanya, Shodaqahnya, Zakatnya, Hajinya dan Amal baiknya”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Orang yang meninggalkan Sholat akan diturunkan kepadanya tiap-tiap hari dan malam seribu laknat dan seribu murka. Begitu juga Para Malaikat di langit ke-7 akan melaknatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ya Muhammad..! Orang yang meninggalkan Sholat tidak akan mendapat syafa’atmu dan ia tidak tergolong dari umatmu.. Tidak boleh diziarahi ketika ia sakit, tidak boleh mengiringi jenazahnya, tidak boleh beri salam pada nya, tidak boleh makan minum dengan nya, tidak boleh bersahabat dengannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidak boleh duduk besertanya, tidak ada Agama baginya, tidak ada kepercayaan bagi nya, tidak ada baginya Rahmat Allah dan ia dikumpulkan bersama dengan orang Munafiqiin pada lapisan Neraka yang paling bawah (diazab dengan amat dahsyat..).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksud Hadist: “Perjanjian (perbedaan) diantara kita (orang islam) dengan mereka (orang kafir) ialah Sholat, dan barangsiapa meninggalkan Sholat sesungguhnya ia telah menjadi seorang kafir”. (Tirmizi).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Wahai Saudaraku Ummat Islam, mari kita merenung sejenak tentang ancaman azab bagi yang meninggalkan sholat Fardhu. Apa guna kita hidup di dunia sekalipun berlimpah harta jika kita termasuk golongan orang-orang yang (kafir) meninggalkan sholat..?, barang siapa meninggalkan Sholat, maka ia telah menjadi kafir dengan nyata…!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Orang yang meninggalkan sholat, ia wajib menerima azab Allah Ta’ala..!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Orang yang meninggalkan sholat, tidak akan mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW, karena mereka telah menjadi kafir dan orang kafir tidak berhak mendapat Syafa’at Nabi Muhammad SAW.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ancaman Allah Ta’ala terhadap orang-orang yang meninggalkan sholat bukan sekedar gertakan belaka. Sungguh ancaman Allah Ta’ala akan terbukti kelak di akhirat. “…sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji”.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal &#39;Alamin....&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/3684953807789524974/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-siksaan-orang-yang-meninggal-dunia.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3684953807789524974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3684953807789524974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-siksaan-orang-yang-meninggal-dunia.html' title='KISAH SIKSAAN ORANG YANG MENINGGAL DUNIA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-429658058115985867</id><published>2016-03-05T01:11:00.003+07:00</published><updated>2016-03-07T22:39:20.806+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>MENCARI PENAWAR DUKA, PENGOBAT SENGSARA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Mencari Penawar Duka, Pengubat Sengsara&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Apabila insan terjatuh dalam ujian hidup; kesusahan, keperitan, kezaliman, keresahan, kesedihan dan segala rupa paras penderitaan, insan akan bertanya, apakah penawarnya? Di manakah jalan keluar dari segala kegelapan ini? Bagaimana mungkin dapat aku buang derita yang bersarang dalam jiwa dan peristiwa? Dapatkah aku keluar dari kemelut ini?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebahagian ujian itu, jika diukur dengan akal insani, seakan tiada lagi baginya jalan keluar. Warna kegelapan kadang-kala merangkumi segala penjuru, hanya Allah sahaja yang mampu mengeluarkan insan dari keadaan yang sedemikian. Kadang-kala pula insan terpaksa berhadapan dengan realiti yang amat pahit, tidak mampu ditolak oleh dirinya yang kerdil. Namun, insan yang beriman yakin bahawa Allah Yang Maha Berkuasa boleh menukar segala keadaan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Menggantikannya dengan lebih baik yang tidak disangka. Memindahkan duka kepada bahagia dalam pelbagai rupa dan warna.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Persoalannya, bagaimanakah caranya agar Allah Yang Agung melimpahkan rahmatNya lalu menurunkan pertolonganNya. Ya, memang insan disuruh berdoa dan merintih kepadaNya. Namun apakah caranya agar mustajab lalu Allah membawanya keluar dari daerah duka kepada daerah sejahtera atau bahagia? Apakah ungkapan yang meredhakan Tuhan al-Rahman yang menjadikanNya dengan pantas mendengar rintihan insan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-mHePjuHeVGI/UY0Oi7ZzW9I/AAAAAAAAAoM/GHPE9LnCvh0/s1600/IMG_0340%5B1%5D.JPG&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxITEhUSEhMVFhUWFRcXGBcXFxcVFxUXFRgXFxUYFRcYHSggGB4lHRUXITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0OGxAQGysgHyUtLy0vLS0tLS0tLystLS0tLS0tLS0uLS0tLS0vLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLf/AABEIAMIBAwMBIgACEQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAEAAEDBQYCBwj/xABEEAACAQIDBQMGDQMDAwUAAAABAgMAEQQSIQUGEzFBIlFhBzJScYGRFCMzQnJzkqGxwdHh8BVishZTsyRDgjREY5Px/8QAGgEAAgMBAQAAAAAAAAAAAAAAAgMAAQQFBv/EADERAAIBAgQDBgUEAwAAAAAAAAABAgMRBBIhMRMiURRBYZGx8DJxocHhUoHR8QUVI//aAAwDAQACEQMRAD8A8l2VsBpU4rOsUQbKZHvqRa6xqNZG15DQdSKsGwmCjtaKaY2855VhUnvEaIzD7dTzvxJZEAKpE5iiTlkjjJCi3eebHqxJ61d7rboy4xnuRHBGCZp30SNQLm1+bW1tyHMkaV0KeHp8NTkZ5VJZrIxkeyJJpckEZLMTljQNIbdAOpt3mrKbdaPDm2KnHEHOCC0rr4SSX4cZ8AWI7q1G194Y4gcFshGSNuy89icTiz3AgZlT+0AE9w5EDD7pzRxmfEIyoq5uEpUTMuYKCQfklLHLcgtfQIaioU95K3qTPLu1KP8Ao8LwyyIkqcPKFZ5UdXdmA4eURKb5M7aE2C+NU52cfSFbXG7JxkjxpwMi5ljiiBARTKCy2uSSWCkl21OU3OlhBtHdqaNmyjiRqLiRLZXXPwwyi97M91Xq1jbkbGqFD2wXUmZH+mn0hT/0xu8e6tRNsDEoQGhe7MqAABizMudQAtybqCR32PdVnsbdeQzL8IQiFVMrZWVi6K2QIhUnV3GQepvRNG8PQSv9yuJUbsYT+lt3in/pTekK1+K2Bic0rfBzGqmRipYAIsZ7eUsbuqXALC+pA5mh8TsXERpxHiZVAUkm2gc2UkXuNRbwOhsaNYTDv+wXVqr+jMLsxjfUaG3LwB/Ouv6S3pD3VodmbGnlDtHGSuYnMSFBCIpfKWIzZQLm3Lrai03dxRVXELlX80i2vha9wbdqx6AnkCakcLh+/wBSnVq93oZP+kt6Q91L+kt6Q91az/T+JuRwibRrKbMhAja+V8wa1jYm9+Qvy1qHHbKmh+VjKdpl1t5y2LA2OhsQfEEHlTY4LDN2+5TrVV/Rmf6S3pD3UsFs+86xNcqSMxUeavVuRsBzJ7hXoW72zA0SuuQOxkLyuokECRmJAscZ0aV3lUC/Rlta5NWu14o0gaMEvxI2Zj2Q8kaMwkCyxgZQFQnLbKxJF3AIrLXw1P4aa1v4+/fTUdTqS3lsYMbvQCweRgcpdrFNFhKpiOnpiXKe5Bzp13bhvlMrAq2RzdLZ1VZZCNNFEYlH0lHqqU7pqJpY+kVyznNbL8w2FyC11AH93gSLCbcB15wPqrG+b0Rdri9xYEGx1trSf9fP9UfP8BdoXRlRsfY8cmH7YIZmYDzQy2ylbHLc5swGt+elr0sLu/FmTMzAgwB1OS4afhZQAy8gWluCDpGB1qWfc+VGVTA92cooF2JYDNYBSehv4jUaUjubLcLwSSY+IMrq149e0MrHTstbvym3Kp2Cf6o+ZfHXR+RHgtgxlQTftxrq5AIYyQZmRSoFrOwBBYa62OlPNu/AouTLqpYDMoKkRzOQbxgnWG3IEZvDXqHc+VnMawMWUqD2ha8gBRQxOUlgQQAbkUy7oSlWfgtlUEklgLhWCllu3aXMQuYXBJte9V2Gf6o+ZOOuj8gEbFXiSKBI6qiMiqQHfPw7gNlIOUSa2HTpU42FCFZ24lkjDg5kHGvFxG4ZyaBSMp87zhy5VZYzcGVHyJHxCMivkYWSV/8AtEltWB7Pr07rgjdOS9uC1wgfn81n4S9eZfs5edwRa4qlgpPaUfMvjLoyt3g2ZHERwixBklTtFWJ4ZUAiwFr5uXhQf9OPpD3VeYXd88fgBQJAxVrnMEKmzFit+Wt7X5d9Wmzd1cRLZsvDhPaM0llVYwGYyEEhsuVGINtbaU+GDhBN1WvMXKrKT5EY/wDp57x7qb4Ae8e6tbi92p1uFVmKoryCwXhBzZMxLdVZGPohxeh4N3sU5ZVha6s6NfKgDRgmRQWIBKgEm17daPs1C1/uVxKhmfgJ7x7qXwE9491aWHdzFOoZYWOYoFHZDEykiLsk5rMQbG1iATyBNA47Dqkjor51ViAwFs1tCQLnr41XZqLdl6k4k1uU/wACPePdXL4UjqKsyKgnHL1n8DQzw1NK6RcarbK0UqQpVz0aDW7I2okzZpobyswzSRvwzITYXkRlZSx6soUk6m5uT6jvvteCCP8ApUKZliVTLd2UO5Aaz8OzNzDHtDUjurxbY98pPKx/TlWqn2sk0pmmhdpnIzFJsgkawBOQxsQTpcA8+QHKuhQjdRvql6iJuzZFLj8Qw4cXxYfTJh0EZe+ljkGaT1MTWh21t0w2jliTjmSKSZFYgRrEmRIWYdQpNlGkea+r9pdFsVRgMGcXKIsNNMCuHQhi6qdDK4N5JGsdEFl1W4W5K4LHEMuSFDlJzMzWaaVuZZ21sOZyLprqWOtOUY1JaLRAXcVuGpvnNZs0aFmaVswJUgyqEBW3mlUGQHmFuBbnXTb3sbXgjyh0YqCQpWOMRrGB81QA1gOXEfmxzDOBa7yU5Yen0FurLqbfYO1pZv8A1BRIyMRJLJds+SQ2kdQvmEACJWJuQAq9aAxW+ZYkR4dEiIdcgYi6GMwwqbaARoTZQLXZjz1rPNiHKcMscg+b005Xtztc2vyvpUYWrjhYXba9+/wR1ZWsi+k3sdgQYkuwhUkEiywaqq9y37dvS1N+VQ47eaWRJEyqoeTMMvzEVBHHEo7lUED6bHmbioyU4Snxw9Na2AdST7zQbG227pwjChVVjw17tmcBlk4cSKDcuT2lA7RtmOXs0RtnaywSPDGiNmiVJdWI4hYPIoOY3FwA+pLG92NhWYwE8i8QI7KC/Q25ogNjzF7WNudq7WKgp4eLd3td+oUqrtYvhvg+d5OCl3lEhBJIIUDIh01UMsbW0uIY1Ogqv2ltqWeNI3A7ObM3V2ZzIzHuJYgnvyjuAoRYakEFPjQpRd0hUqsno2dbI2hLCxCdpXsGjOoY3BUgdGBCkNzBArXwfCpl4Rjwys+hE8wMrgHMFKxBSFuSchHzmHIkGs3Yw6EzDOscphKwsxygOedm+aSNAfE0Phti4mORSIpLg+ciGQC/W63B586VVjCUnsmgoTlFeB1s3eOeAscqSNxWYyHVC7t2nygC7ELYE6BeQFER70uuZXTPqL8R2YuoOYox6hmAzdCBa1iaUWyZo1dRC5Vmt8m5IsNDyrgbGYSCSaNlhVlLl1KZgNSqg2LMbWFvuGtU4UW27IvNPqCf6smyFXUOSsyu5JDMZ3zu1x5twAht81QBa1PJvTJIzBYUvK0SlQSQUQr8SBpZWyotvRFurE1kkHcLVGqFSGGhBBB6gg3B99O7PS7ogcWfU2WM27w8OZ5AjTSPMIQrMQvFsJpi2mcgDhhhYcwtgKpo98XDZuBGTnhfmQPiFKooHIKt8yrayt2rE6ikxJZzmdiTYDXoByA7gO4aVC0dBDB00uZX97BSxEr6Muo97ZUjyIiq1pLPmYsJJLji682VSwHi7NqTU0e+kikEQoLZLWJFuHEYo8vQBLllHIEk2JOas4UpitE8JSfcDxp9S02ZvG8JdsisWKEA+apj+TBHNlU2YC47Sgm9FnfSQly8avnZGIdmIsjBuGo5LFooyD0FuWtrnitclKqWFpt3sRVppWuaTCb1ztIuSNSTPxmzNfOVuy52YWAVryZjpcKbWUAXcuOK4eJQI3nlRUueIUSBpC6gK3akad9bc5AlzcVgoZGRsymxF/cRY6HnoakTHSgswkfM/nNc5jzF83O9iRfuJFZ6mETfKrDY12lqa7ePeoQzNFCivbimWTO12nnXK7IwPZyKeGGGoAYLlBvWCncsxY2ue4WA6AADQAAAAeFSla5IoqeHjBaATrSk9QcrQ+JHm+s/4mjitC4tfN9Z/wATS60eX31Cpy1KYUqQpVxFsdA1+6uyc0HGMUs15WRY4gTqqoxMrqDkHbFgNTY6i1602Bxnwc8SXKmXlhcPZWcjl8JmBLBOV1LMxvawBrC7C8xvE2PiPGtBgJIyVAdBrbVgLV0KMVw1cVJXZJtvbMuLmabENdiLLbRUUahVHQV6Lu1sNRh+E2jjI87W05Fo4bg6soIYjvkXwrB7T2SFfz4wO7MNe+2tEYPeV45QzTkgXDDOD2SwY5Re1ywBJ5mw1pk05wShoVFZZcxebybisC08RGVhmEYFznZgqoCTqWLaeo+uhcRulGXVUlyqqsGkZc2cw348wUN2YlJCDqWGgN71c4zePiYaWWKYdnKQc4B00va+ljWFTbcoFvhOliLZxyJvb1A6gdOlqqi68lq9i6sacXtuWw3Sfh584zZHfJlObskLGOfN3OQD0geYBNc4zdoxQtI0gLK2Qqq6ZltxQr5u1kJCkgWzHKLmo9l41nLM+KsAI0Pxqp2VvkJPNVQD5oLG9hzvXe8W3RiHssgEKaRqWA06uwv5zEs3hmtWiMque1/n/AlxhbYO2Nu1YrJKM+UI/AAvxGk+QiZr2Bc2JFjZASbVzjdm8fGsHa4sXmmF7OFPxsiKSbAnsIBoezbQ1WR7alFrYm1spHbGhTRT7Bp6tOVcxY8glhMAWGUnONRobeHIW7rCiSqZnJvusvfvxAeW1rF3tLYskrzSu4Uq8caQhSREOGpSDPfzkjGdrAgZupNqU+6LqdJFNmIYkZVQImaVmNzohsptfU2GulUuF21NmkJxHmyhlu40ISMgj/y19YvzFX+xMckYWSWcMozsE4q2ZiT2LXzEk9ok2ABvqTalRdaENH10sE1CUtUdw7qEFSWz5gAEKshMkgPDU2bQhbytroqgHnpGNiRPiDHGWESR53c2LMqDtOovpm5gdxHtHl23KzFziBdmLGzqBc6aDkB4cjU2wNrpDMXdldXUq4zqSQ3M6nU6UadZXbd3b3+AcsHokSbIAeQhESNFUsbKruQCBbO4JuSwHQa8tK12DxUYWzK8YPzlkIYXBse41n0weC7TxY5FXTsvmDAHXKSPO5d3SltPHwKFAlWUgaXYIg+lrmbly7NJqPiOyuOpxyq7NFtJp8PHJKZmlRwBEbeZm5s+mhFrD6VYja7Su/xrsxA6km1+7u9lXkm9BEiMZI3jaNQ0ZdbHnm05Ajp0tagduTYQm8MoYsAe04sn9o1uT6+VXQvB6oqpFPRGekhod4aOLJ/uJ9tf1qCRk9NPtj9a3RqGWVMDaKo2hohmX/cX7Q/Woy6+mn2h+tNUxeVg5iqNo6JZ19NftD9aiZ19NftD9aJSJYHaOuClTM6+mv2h+tRu6+mv2hV5iZSIrTZa6LL6a/aH61znHpr9oVVy7DZa5Za7AvyIPqN6YoaFl2IitCY0eb6z/i1HFDQmOXzfWf8AFqzVvh8vUOC5iiXlSpINKVcBbHRLrYA7B+l+QpsJhM3azEWY8ql3cHYb6X5URsxeyfpn8q30VeEbgtalvjE4sakscy26fvyqfC7ppKoZWY3GoABKn36iuMCzKwy+qx5G/QitLsnELCeRF+Y7r9VbqOWlMnyrlDjzPmMnNsCSK6l2ANxy7Ld/Xx5Gn/0qvC4gl1DZWWwuO4jXUfrWy2ihmYro1/NPIk9D66pnwzqSjAgg2I/CjhO68Rc4ZX4FJh93VY2MhHsH61I+7YBIznQ93u61dxQ0WsPfTc+orK2jNpu2PTPu/ep03ZHpn7I/WtJHh6Jjw9XxCsjMfgd3gzzDOezLbl/8cbX5/wB1WKbsD/cP2R+tWmAKocW7kKqzXZjoABBBzrGbY39lLkYYKiA6M65mbxIOijw5+NIliVTWr6+ofDuaL/TC+mfs/vSXdkemfs/vT7n72JijwZQEm6W82S3PLfk39vurW8GrWIzK6ZfDMzFu4o0zn7P71G+7gP8A3D7h+tazg1zwKrjMJ0zKru0P9w/Z/ek27Q9M/Z/etXwaZoavjMnDMid2h6Z+yP1qBt3B6Z+yP1rYtDUDwUaqsBwMe+7Y9M/Z/eom3cHpn3fvWueGoWhpqqsU4GSfd4emfd+9QnYA9M+7961jw1C8NMVQW4syrbBHpn3fvUZ2EPTPu/etPJDUDxUakA3JGbbYQ9M+7964OxB6Z91aJo6jZKvQrNIoNlx2Djucj3US6Utlx/KfTNEulWmW9wErQWPHmfSP+DVaulV20V8z6R/wel1vg8vUOC1M3HypqePlSrzyWhvZod2UvG30qL2SnZP0z+VcboJeNvp/lR2xoewfrG/KtVKXKg8pb7NkVXBZcy9R+h6HxorFMuY5SSvS+pF+etQJHVlM6uBdQGFh2dAdOopmazuXl0scbJxPDcFhmX1nTxFX+8CxOUmRtWABHUjoR+FZ5IqNjJsFPIcqGSvLMi47WZYY7ZIQKwuVZQVa3XnZqgjho84otGqXNhzB5aciKkjwhFu48iORoY1GlzBSgnsDwwV3iSkaNJIwVFF2Y8gB/OVGsES+dgtgWN9LKvMnuArxLe/eR8ZKe0RCrHhJyFhoGYdWPPXlewqp18qFuNtyLeXb7YiSUIWEDSZwh0JIREDNbwQEDpeqSmpzWJyu7sokwzMHUobOGBUjmGBBUj217/u7i2xOGinZMhkW+X1EjMvgbXHga8b3I2W2IxkMaqCAweS97CNdXuRyuNB4kV9B8LSwFgNABoAByAo6UrXDjHQCWGkYKNCUstHxBiiBCGuXho/LXJSoqhMpXNDUDw1atHULxUyNUBwKmSKh2gq4eKoGip8aopwKh4agaKrd4qgeKnKoLcCoeKoXhq1eKoXjpqmLdMqXhqB4qtZI6HeOmKYp0zNbJT5T6w0W8dLZEfyn1hot46PMA0VrRVW7VT5P6R/43q+dKqdsx/J/Tb/jel1Zcvl6hwWpi4+VNXUQ0pVw09DYzX7kJeJvp/kKs9ixdg/WN+VCeT9Lwv8AWH8BVxsSLsH6xvyoozsrGqEbpByQ1MkVFxw1OsVHxA+GgVIq1GwdnRtHd8pPo93QXqhiZG81gfUb1ZbPnaM9nl1B5GgqNyjowlHKXeK2RGwOUBWHQaeqls7BiWNomNspuBqCCKO2fiEksSltOdvzqv3k2qmGw0+KA1hQlf7mPZQN3i5X76yqpJKzLvld0eaeV3a4itg0kDyuqnE9SgFikeb+7QkdwHfXlRqbG4l5ZHkkYs7sWZj1ZjcmoaO7e5lq1HUlmYwpGkKVQWfRm4MGF+BxTYaJI+KimTINS6jK4JOujZtPGrqLEIztGPOS1/b3V5p5F9shIMRE5NkkV1Xn8qpDW7tYx9rxrZ4MuZnlQAC9zmNrKe8+yjjHQ6NGjng5vp9Q9HlDlStxmNm5dnx99FIQdQb629o50SBcA3Bv3aj2HrXKRAaAWpbmBJp9xEFpFamy1yy1WYEHK1wVogrXOWiUimgZ46geOjmFRstMjUBcSveKoJIqsmjqF46fGoA4FY8VCyRVayR0M6U+NQW4FVIlQtFVq8NQPDTVMBwMvseL5T6w0Y8Vd7Hi+V+tNFvFTM4t0yqeGqbbkfyX02/4pK1sODZ2CKLk9P17qqd7NlSRmDML3ka2XW/xMv6UupVVrFKk9zy+DzRSrvDJ2R7fxpq5NxxuvJul4H+sP4Cr3YsfYP1jflVV5MI74d/rT+Aq/wBkoBGSdPjG/KgzanQpLkRaxx1N8HBBB5EEe+uTKqjMT+d6Mw5uAbWvrV5w3B7mLkwZicqeYOh7x0NXGy9pWIWQ6dG7vX4eNW+0NkrKAScrAc+lvGs5wdT1Hf4VcZXN0FCrCz3N9g8eIFu1gO/1/jXnflT3kz4QxKLCSRQb82CnOdBy5D31aSxSAAPmt0B8AB+Fq8w37x3ExJjHmxDL/wCR1c/gP/GplW5lr0o0qTk9W9EZwU9NXdqo5JwKe1dDrTCqIeneQODPjMQpAy/BwTcX7QlTL9xajfLNt1UlXC4aTtLczlDpe1kja3OwuSPFawu62902AE/AVbzxhCzX7Fs1mW3zhmv7KH3UwsUuLginJEckqoxB1GY2BN+faIvQtuw6EmuW57v5Owf6ZhLsWPC568s7WXXuFl9laI1P8BSFFijXKiKEUDkFUWA+6h2FLbsPjqhqVqcCpbaWqrl2BytclKmZa4q81iWIGWoyKIdaicUakVYiIqJ0qYimtRqRTiCOlQNFR7LUbR02NUFxK9o6haOrJo6jaKnKoDlM5sPCs3Fyi/xh/hNWPwZF84lj3LoPaSPwqPZMXyn1hoxoqPPcrICSTmxCgIO5dL+s8zWY3pLXgNz8o/8AwS1rHjrN71R/IfWv/wAE1RtWBcTyXDDsj2/jSrrCeYPb+JpVjFHpPknT/ppPrT+ArS7NwwMZBFwZG/KqDyQrfDSfXH8BWh2FjkfiIt8ySsCD1tYEjvFc+dRqbOpRX/JBabHGuuhtbwqySK1EolNxUDZCQG00PW97W7+VTjNjHmkD4s2jY3A0PPXX1dapdl7OZ2W6nLfU/R5j36e+tI2DzMGudOQ6X7/X0ouKPwt1/OjjXsrIONThxaXeUm8yhIOKwsIw7tzOgFz0t062r5ymlLMzt5zEsfWxufvNfSm+iH+nYwjmcPL7QEb8r181GtFOd42MGJqNqMelxq6WnApiaIyjjr666RBeuFqRDbWoyI7mw5DDrmUMABc2PgP5pW68m+4Ue0EeV8SYxHJlMaKOINAwbM2gGvdzBr1byc4SPDYBGYKJHJBNu22WygX52FuXLU1pRsuHi8bhR8WxXiZFEmU8xmAvalxk5RUuponTySfv5kjai3P8TXAw96MWOpRHV5bg8S2xXCG1OYqsOHTcOpkJxSqkiqEpVpLHQsqUuSsNjK4C4qIiinSoilLzNDAfLSy1KVpstGqhLEJWmKVNlpZaLOVYGKVyY6KyUuHRqYLRRbKh+U+maLeKusGFRZGYhVDm7MQqj1k6V5jvv5SHMgj2fJlRb55ciku1/mZgez421vTYzuBUaieizIACzEAAXJJAAHUknlWC3x3kwgMIWZZCkjMwj7dgYZUGo7PnMNL1hdobfxs6Mk2IkdHILKx7JK6roBoLi9hppVLIhBselHnYiVToPDisoAt99KhaVAKPYPI6p+DysTpxfwAufvonZDBJTID2TKxJ8G5/jUPkfjVsLJf/AHm/xFaJsGqw2Rechv7K4lSrFYiUWehwSi6Vn32LldrQk2ze8EflRqoCQcvt69OXhrVNhsJAqq0ikOR5rXtztdrch660UaCwGmnLw6aeyglJLYlaMI/Df9x1HT+WqeJemv8AP591DliCe48vXR0ScqdTZknoRYgRlXjlHYKnPfzShFmB9YNeHeVqbBpJDhMHDFEsa8SQooVi8g7CsfONk119MV7VvLIkeFLt8nEVaTW5yLqbk+yvl7a20XxE0k7+dI5Y+F+SjwAsB4AV04RWVMzVsuRPvBgaa1MDSzUZlOl6+urHYmFMkgWwtoW+iCL/AI2qtSr3dyEniML9lD95H6UqtLLBsdhop1UnqfQO7+HzRQFwbZRYc+pJ++teEobY+CyQRIdcqKL25m2p996PyUcFaEY9EkFiK2ebttqMFrulSozKKmtSp6hCCRagaKjSK5KULjcOM7Fc8VCSx1bSrQUq1nqRsaac7ley02WiHjpuHWe48gC10EqcJUG0sZFh4nmmcJGguzH7gO8nkB1pkdQG7HGJkSNDJIyoi6l3IVR62Ogrz7ePyr4aI5cInwhurktHEOfK4zP7LDxryfeTb02MnklkdyrOWRGa4jW5yKF5CwNtB31V2rTGnbczSrN7FltvePE4xiZ5CRmJCDSNb+inL2m58aq6aEc/XXZ/njTVoJbb3C4+Wp0ABJ1J16CoMdzF+epPt5CiEYqLHU+q+Xuv+lD4w8vaPXy/O9WCAUqVKoQ9Z8lWKyYWX61j4+av61qNnYziIY2GU3uDc/21j/JnAxwzlQD8aw156qvKtTu3hS1xy7TXPcosT+B91eXxdu0Ttvc9XhIw7IpPeyNFNhUYZ2uq8mYHQga2ta59goiLHR3shdhbncL91jVa8rymw0UaAX5L3UVBg7WtYdKzcSMVbdmeV5KzLOHGqdLlT0zWI+0OXuo1JpAdCAdOYvp/+VVLhzbpRIRkQlj2VBIPcFF2U+zWtVCbm+V2ZjqabmM8s+8PDw4wiHt4ghpLE6Rp0P0mAFu5WrxBo61O8eObF4iTENftGyg/NRdEHu+8mgcLsiSV1jjRmd/NAHPv9mnOvQ0k4wSluc2pK8tCgZaQFHYnDlSQeYJB9Y0oRqYBcSd3j+lbfcLCZo5r/OlwsQ5f92YBvurERnn663XkyV3xWHiHmvPn/wDpySe4W++s+IjmjbxXrc04Z2lfomfTANqV6Fyyd4/nsprP6Q99aboy2DKahgknpD+eynySd4/nsqyBNNQ2STv/AJ7qWSTv/nuqiBVMTQ2STv8A57qYpJ3/AM91QhLIKFlSu2jk7x/PZURSXwpNRXGxdgUxSE/NA9pNTcIWsRehdp4vgjPPPFEve7qg++sc3lS2cHyfCWI0GcROU52Otr2HO9rW5XrKqW+jfzHuobHaWOjw8LzynLHGpZj4dAO8k2AHeRXzdvhvjidouDKQsSsTHCvmJfkSebtb5x8bW5VufKtvrg8ThvgkMplbOkmdLiNcutmPz7hjoL2I7xXkglty9VaaULITOVxibVxekTTU8SzlDz9dGYLkfDl1sfCgk6+uicKTe3f91qsoJisdDoRqbciO+/61BjuY8NPfc3FT9rkuW3eSKHxQNhc5iTz6aA6CoQApUqVQh675JXthpPrj/itbPCbMB4rLe5jtc2AFyLm50GleeeS3GoI2iZspaRm5E2VUzMfYqk+yt9Ht2EoJGZkhJZEQKcz6dogdbaXc6A2A7q8tiaE+1TlZ2b+32PSYeVsPFRetgzCbLiUauT9Fbj3tY/dRSbPi9Jx7FP51Vx7bjUhQtw3mWQvnvys3X2Wq1SeJVkmcsIY3K3tbOw+ah6gWN27hWJ0KjlpH18/kFKc0rtv6BkOzFGubs+l09Vud/C1Pt6ALgyVblLEx5ebxEDKfWCR7abZ+0Ukhlm1ESpcaWUXsVt+Pt151hdn7faYYqUk8KWaIID0jw4Mjn2hUv4yV1f8AG4e1TNl0t3/O32OZi6krWk+8z+w92BPi+ADZQ7Zj1CITe3j09tep4rZuHwkUk0aBTHhigPcq5mGveWbU9dKzfkwiLSzTEfNtfxdsx/Cu/KXt9chwsZuxIMhHQDUL6yedd5bHOPGMXh6q5IK0OPqllFWtigUQjvr0/wAj+CAxcEhBOTDzv05tIYhb2Ka80XmfXXrvkVXNxWt5kKJf6Uszn8RWTGylGldGrC2zO/T+D1pdoAG1iabhR3z3sfDQe40Iw8DUZQmuD2uptJX6GzhR7tC0XHjkGopcRcgX0tqaq4dkSGxBX3n9KtcPgAtiTra2nKulhp4ub5o2RmqqktmERG4qS1RBSPEVy2JA6H7q6SqKK59DLlu9CW1LLQb7SUfNP3VGdrj0G96/rS5Yygt5eoaozfcHla8h8tm+s2HZcFhnyM8eeZxo4DGyKjA9m4ViTz1FrV6XiNtqiO7LZURnJJAACgk3PTlXyftfaMmIlfETEtJIxZie88gO4AWAHcKOnUhV1hqC4yjuAzFnJZ2ZmPMsbk+smo+H66ltXJp4tkZTxpcOuxSqFHHDpcOu6VQgyrajogFFjz0v+NvV+tD4Ydoeuk0x1t15+NQh3nBzajlpf16WNDs1NSNQhBSpUqshs9xp2ju6rms5BBBsVZcrKbd4JHtrYwx4c2JbEqAPMMUbkDU2WTir1J+YOfKsQmLw8uAgw0QihxSSyNLK7GNpVJOQK9suUAgWYixTQG5qPBbNhRs2M2gqoNSmHZsRM9vmqR8WpPezew1iq4Vzk3deX5OnR/yCpwUbPTxX8M9h3WwfEZhCrQwJrLM7B2t1UaBEJHcLgcyeRt8TMuIilYQ5cPBZYrEKHuVBXKVI11JI180d9eK7wb8GdI8Hh1OFwKMLohLSya6yTP8APbmbcr9+lXe/W9OHk4eEgnyYDDqvDjw5LSzm3nyuwCpzOhuRckqSdB7G8uXN9PL9lv4sGWOUpZsv18/m3t4IvN/94WXCJh1yoHNgiDKqoPPNiSSTotyeprOxSvwo4FAUsouD/wBuNiG7Vtc8jWaw1sqC2tF7M2LhZRDLIrmWZQYog7GKEXIjEjyH4xzlLsOXgFuanmwGHb46CaQKWxDhlYGSaOJhEchPmu8gaza5Ihma1wKZh6PChlbu+pnr1eJLMlZdDT4HFDDYVo1dYETKZZG7cxMhyj4pD8XfkAzZrDlXOy9ibOxKM0eIZsozOSI1KjnmYOl7eN/bVFJsSJljwoYKizJnVZLh55Eu80j+cY0UZIwADIxNrA3p4tixGLE4SAsskojdgZAWjWQn4LFK3KwVXml7rqozG1OuJA95Ng4ZY+NDiIpULlBf4pi4GYiNx2HIHS3t1rAY7C5dQbqb2NrajmGHQivQdr7LwcsUdmkMMEGeEK6JxU4jRyXvcKXkySNKfMQi4FqjfdPC55osxAvFAo4h7eK5lwWF1S2c9+QBtc62tMqx5oBqfX+Qr2ryb4jD7PwbNjZY4GlZGVWYZ2ThqynIt21LsbWrAYbYmFXHSsWLYPDfGOGIBbtZYYCW0vI2W9/NUtexU20G0d1sPNjZJZpWkLylHAYgIY41fENyzEEkrFENWFj5ooKtNVFZjKc8tz0zAb5bNm+TxcN+5yYj7pAKIj3t2cGy/DMNf61fx5V5WNlQQQHhooZSswN1mcSz5xhUJIIeOKLOzEaPIVVbmov9GbPDRxsz5i+Q/GA5jAjPjCAo1C9lBbVpAQLAE1nWDgncN1mz33A7QikUNHIjr3owYe8UZm8a+a33ehw2GeQTSIwjUsVmIAfEfGRk5NGWOIWuL8SSTKLZTUm72yGbDZ5sZKOIEckF2cqFeUw4UNq8vZjzMoIXMV6MDrjohL3PoyWZRzIHrIH41Q7V3kwsILSzKLa2BzMfUqAk14yNlYEhHeeaNpnWOFXxDXLKckrOVzWVS69dSjAZbGh32DgWV2z4kZPi7yyCNpZpbLh7g3MeoZjcaIpJGilk1ISm97L5DacoR3TZ6Pi/KThASFjma3I2VQe/mbj2igNoeUhYgjfA5bSLmTNKill6MAFOhINr25X5VjYtzsKs7Z3kkizSDKHykJh0UydczSSNfJH81O0x6UTitgR4uSSSR7yukQV1lyww8VC65AP/AG8ECMS5+Udcosb3T2RPd3/Yf2inso/Ug353qxWMgjAjMGGd2Fg4YztHa+YkAlVuNLWv1J5efS4ci5YfeK1flEWAxYWSByqCIrElyfiQ1oz4ObPI56GRRqasYdz8Hljjd5BMxiiOaQW+EORLILLfRICC4F+06Kpvc1phDIrLYROpGXceeM1RE16Mm5GEykhiWYsyZpQoUTSGLCpIemWxkkbocqC5NH7Q2Hh2ThpZI8jIMgQyvh8OxJHaB/6iaYM3MZI1XN3Uy6EnldKvRMRuns9CWlYxxRwrxGWXODNP8mIyRqouBmtY5JG0AF4MbuxgUgnkudFjKtxSVVp1zqV7N3jRNM5A4knZAUA1d0VYwRojG4CSLJxFKmSNZFBIuUfVGsDpca62rWbpbt4YxR4jEAy3WSUxh8ihImKLGD893cC+oCJcnmKI3pwBxGPhwrzLnZy07gC2cgGZorLfhqqcONTckRAjRheXLsY1sJJGkUzJZJc3DOnbEZCvYXva5tc89bcjQ8qWPh09VenY7YWHxB4kgJC4dRFGJVRIUzmLDwhhe5UkyTSXIUkgXJqNN0MFEwZg0ix53YGQDirhuw/Z6NLMeV7JGoZiM1TMSx5lTGvS9qbr4d+K7DNNJLGgMbBI+LP2m4UfSJRZEubuxvooJqu2xuhhin/RvmkaYxLmkGV+DHaaxNgAZNVv81Wa9rCpcqx59SpGlRFD07UqVQg6VZ7BUGeMEAi5568lJFKlVMhximJRSdSzuSTqTa1rnrQmUd1KlUINlHdTqBSpVCEqqO4Vod0IVLYi6g2wk9tBp2aVKqLRmiPxqO34UqVEijkD+ew0gKVKrIIUrUqVUQVIClSqEGt+FIUqVQh0BTClSqyDgU1qVKqIKlSpVCD2pxSpVCHNqRFPSqEGtTkUqVQhHSpUqhD/2Q==&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Insan perlu sedar, antara penghalang rahmat Tuhan kepadanya adalah dosa dan kesalahannya. Dan, setiap insan pula tidak terlepas dari salah dan dosa. Sehebat mana pun, sealim mana pun dia, insan tetap insan, terdedah kepada dosa. Jika tidak anggotanya, mungkin dosa jiwa atau hati nurani yang sombong dan bongkak, atau hasad atau sangka buruk dan pelbagai lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Percikan dosa sentiasa ada. Ia penghalang cahaya indah syahdu antara nurani insan mendampingi Allah untuk menjadi kekasihNya. Maka, doa sentiasa diganggu oleh dosa. Apakah penawar yang menerangi jalan agar doa itu sampai kepada insan dengan pantas dan mustajab?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jawapannya ialah taubat dan ‘istighfar’ iaitu kembalikan kepada Allah dan memohon ampun kepadaNya. Dengan jujur, dengan luhur, dengan kusyuk. Itulah penawar yang akan membuka kebahagian hidup. Itulah janjiNya: (maksudnya)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhan kamu, kemudian bertaubat kepadaNya supaya Dia memberi kamu nikmat kesenangan hidup yang baik (di dunia)…” (Surah Hud: 3)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Janji Yang Pasti&lt;br /&gt;
Setiap kita pernah melalui duka dan sengsara. Kita mencuba perbagai ungkapan dan doa agar Allah mendengar rintihan kita. Ya, doa itu senjata. Namun, di sana ada satu pemohonan yang jika dibuat oleh insan dengan keikhlasan jiwa, pengharapan dari lubuk jantung hatinya maka Allah akan mendatang pelbagai kebaikan lain kepadanya. Dikeluarkan dari kesempitan hidup, diberi kurnia rezeki dan anak, kebahagiaan jiwa dan ditambah kekuatan dan pertolongan.Inilah janjiNya dalam al-Quran.&lt;br /&gt;
Bukan janji yang diadakan oleh sesetengah buku doa, atau bicara tokoh-tokoh agama yang kadang-kala mengada-adakan pelbagai doa ‘sendirian berhad’ mereka yang entah dari mana dikutipnya. Tidak! Ini adalah jaminan langsung dari Allah dalam kitabNya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Apakah pemohonan itu? Pemohonan ialah doa agar Allah S.W.T mengampuni dosa. Apabila ia dilafazkan dengan ikhlas dan jujur. Sebanyak-banyaknya. Dengan kekerdilan diri, tunduk dan insaf, maka keajaiban pertolongan Allah pun akan datang dalam pelbagai rupa dan cara. Inilah janji dalam banyak ayat dalam al-Quran.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Firman Allah menceritakan nasihat Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya: (maksudnya)”Sehingga aku berkata (kepada mereka):&lt;br /&gt;
“Pohonkanlah ampun kepada Tuhan kamu, Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. (sekiranya kamu berbuat demikian) Dia akan menghantarkan langit yang mencurah-curah (hujan) kepada kamu. Dan Dia akan memberi kepada kamu banyaknya harta kekayaan serta anak-pinak; Dan Dia akan mengadakan bagi kamu kebun-kebun tanaman, serta mengadakan bagi kamu sungai-sungai” (Surah Nuh: 9-12).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pelbagai Kurnia&lt;br /&gt;
Inilah janji Allah kepada yang berikan kepada sesiapa yang beristighfar dengan ikhlas. Atas lisan Nabi Nuh a.s. Allah berjanji untuk menurunkan hujan rahmatNya, dibanyak rezeki dan anak, diberikan harta yang berharga dan subur. Maka, yang beristighfar dengan penuh ikhlas sebanyaknya, akan menikmati peruntukan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kekurangan hujan, harta, anak, kesuburan dan segalanya penawarnya ialah ‘istighfar’.Dalam Miskat al-Masabih ketika membahaskan hadis istighfar, diriwayatkan seseorang datang kepada al-Imam Hasan al-Basri r.a mengadu tanahnya tidak subur, lalu jawab Hasan al-Basri: Beristighfarlah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Datang yang lain mengadu kemiskinan, jawab beliau: Beristighfarlah. Datang yang lain minta doa agar direzekikan seorang anak, jawab beliau: Beristighfarlah. Datang pula yang lain mengadu kebunnya kekeringan, jawab beliau: Beristighfarlah. Lalu ditanya Hasan al-Basri mengapa jawapannya semua sama bagi soalan yang berbeza. Katanya “Ini bukan pendapatku, inilah yang Nabi Nuh a.s sebut” –lalu beliau membaca ayat di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mengelakkan Bala&lt;br /&gt;
Allah juga menjamin bahawa Dia tidak akan mengazabkan insan di dunia ataupun di akhirat kita insan itu benar-benar beristighfar kepadaNya. Hambatan dan ketakutan terhadap dosa dapat dibentengi oleh istighfar yang ikhlas. Inilah janji Allah. Dia Maha Benar.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Firman Allah: “Dan Allah tidak sekali-kali akan menyeksa mereka sedang engkau (wahai Muhammad) ada antara mereka; dan Allah tidak akan menyeksa mereka sedang mereka beristighfar” (Surah al-Anfal: 33).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Inilah janji Allah. Dalam ayat ini; kewujudan Nabi s.a.w dan kewujudan istighfar menghalang azab Allah. Adapun Nabi s.a.w baginda sudah tiada dalam kalangan kita, namun istighfar terus ada jika kita mengamalkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Wahai jiwa yang dihambat dosa! Beristighfarlah sebanyak-banyaknya nescaya diselamat dari bala dosa. Wahai yang takut ditimpa bala! beristighfarlah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ditambah Kekuatan&lt;br /&gt;
Gelora hidup kadang-kala amat menakutkan. Ia memukul insan dari sudut yang diduga dan tidak diduga. Jika hanya bergantung kepada kekuatan diri semata, insan akan terkorban dan tidak akan berdaya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ganasnya lautan hidup hanya dapat dihadapi dengan kekuatan kurniaan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Firman Allah: ”(Kata Nabi Hud) dan Wahai kaumku! mintalah ampun kepada Tuhan kamu, kemudian taubatlah kepadaNya, supaya ia menghantarkan kepada kamu hujan lebat serta menambahkan kamu kekuatan di samping kekuatan kamu (yang sedia ada)”. (Surah Hud: 52).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dengan tambahan kekuatan dari Allah dan bantuanNya insan merasai kekuatan dalam menelusuri permusafiran di dunia yang fana ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Maka membanyakkan istighfar adalah penawar hidup. Betapa banyak kisah insan-insan yang Allah berikan pelbagai kurnia disebabkan mereka membanyakkan istighfar. Betapa banyak hamba-hamba Allah yang diselamatkan dari pelbagai kesusahan, diberikan ketenteraman jiwa dan pelbagai pertolongan berkat keikhlasan istighfar mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setiap insan yang beristighfar dengan ikhlas sebanyak-banyaknya pada sesuatu hari akan merasai kesyahduan ruhnya. Allah akan membuka ufuk akalnya. Dia akan alami kekudusan jiwa, kesegaran minda dan merasai perdampingan dengan Allah.Tapi syaratnya, hendaklah istighfar yang ikhlas. Bukan yang hanya ‘berlagu’ di mulut tapi kontang jiwanya dalam mengharapkan keampunan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah (w. 728H) menceritakan bahawa bagaimana beliau apabila menghadapi masalah, beliau akan beristighfar sehingga seribu kali atau lebih, di mana sahaja beliau berada; di masjid, di pasar, di pusat pengajian sehinggalah beliau dapati Allah lapangkan dadanya dan tunaikan hajatnya. (lihat: Ibn ‘Abd al-Hadi, al-’Uqud al-Durriyah, 21. Beirut: Dar al-Kitab al-’Arabi).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Marilah kita banyakkan istighfar, ia adalah penawar. Istighfar adalah penyembuh derita jiwa seorang hamba. Ia membawa kurnia Allah yang disangka dan tidak disangka. Maka datanglah rezeki, kebahagiaan dan pertolongan. Hiasilah kepahitan hidup dengan istighfar, nescaya kita akan merasai kemanisan dan kelazatan berada di persada alam yang sementara ini.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/429658058115985867/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/mencari-penawar-duka-pengobat-sengsara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/429658058115985867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/429658058115985867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/mencari-penawar-duka-pengobat-sengsara.html' title='MENCARI PENAWAR DUKA, PENGOBAT SENGSARA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn4CLJW2ij2dIAJ_4lFbR1_dRWfh2tXRudwb1JxBcVWBGRhCuuNYOt4p3Ea7n-8tI2tzfZdff8dSkh-jV9ctDNLe884_Yeo3M2Tgdahj0X3cu_HynFyF934xh4Oj60lr2QjoQxfGXwkaK7/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-7247743631781931314</id><published>2016-03-05T00:57:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T00:52:02.051+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>CINTA ITU APA SEBENARNYA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0fb9XfZeiJZVFTT8pdd26U2nrCyo1Ri0QNf7LGBkGwr7-SkQ5RIlOGmDaO3Qwyu3YYbDqIZT_nR_AJD4hZaMat7KQ2D1mhvaxwwHAoF-46e6iQsYJFp5mv1Jf_kr7xRi2zVlLe7CVpelH/s1600/images.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0fb9XfZeiJZVFTT8pdd26U2nrCyo1Ri0QNf7LGBkGwr7-SkQ5RIlOGmDaO3Qwyu3YYbDqIZT_nR_AJD4hZaMat7KQ2D1mhvaxwwHAoF-46e6iQsYJFp5mv1Jf_kr7xRi2zVlLe7CVpelH/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Why I Love Him?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cinta itu apa sebenarnya?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ramai orang bagi definisi cinta tapi susah nak faham. Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudhatul Muhibbin memberi kaedah yang mudah. Tq ulamaku.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Cinta boleh lenyap bersama lenyapnya sebab.”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebab?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Why?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebab adalah nyawa cinta.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanpa sebab, matilah cinta.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebab sembarangan hanya menumbuhkan cinta sembarangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Cinta abadi memerlukan sebab yang abadi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tertipulah orang yang anggap cintanya suci dan abadi tapi sebabnya pada sesuatu yang tidak abadi…&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
sebab dia pandai…&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
sebab dia cantik…&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
sebab dia hebat…&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sedangkan Allah mempunyai segala sebab yang melayakkan Dia menjadi cinta nombor satu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau dia pandai. Allah Maha Pandai.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;http://blog.eazysmart.com/wp-content/uploads/2013/06/malu-2.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dia cantik, Allah Maha Cantik.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau dia hebat, Allah Maha Hebat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah yang ciptakan dia dan semua mahkluk hebat di dunia ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allahlah patut duduk nombor satu dalam sebab cinta kita.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau ‘sebab’ kita cinta dia kerana Allah, maka tunjukkan pada Allah, apa buktinya?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sudah tentu buat apa yang Allah suruh, jauhi apa yang Allah larang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Apa dia?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perlu ke majlis ilmu untuk tahu, bacaan berfaedah dan dekati orang-orang soleh.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jom!&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/7247743631781931314/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/cinta-itu-apa-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/7247743631781931314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/7247743631781931314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/cinta-itu-apa-sebenarnya.html' title='CINTA ITU APA SEBENARNYA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0fb9XfZeiJZVFTT8pdd26U2nrCyo1Ri0QNf7LGBkGwr7-SkQ5RIlOGmDaO3Qwyu3YYbDqIZT_nR_AJD4hZaMat7KQ2D1mhvaxwwHAoF-46e6iQsYJFp5mv1Jf_kr7xRi2zVlLe7CVpelH/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-8018763920111616946</id><published>2016-03-05T00:55:00.000+07:00</published><updated>2016-03-07T00:53:15.972+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>IMAN APA KABAR KAMU HARI INI ?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9_er9ZQgaVxxFlgn9zw57FRuUt2h_iWt_N5I9hQpLP3cXA1p7clDydMxr3WR8mPkHuBxJ01XIjvihCracdXpbqvEOcDHEDauGikXbep1-IoaoDFQCN2p5lv0-gLYmbcBNSY567_FyMYl3/s1600/images.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9_er9ZQgaVxxFlgn9zw57FRuUt2h_iWt_N5I9hQpLP3cXA1p7clDydMxr3WR8mPkHuBxJ01XIjvihCracdXpbqvEOcDHEDauGikXbep1-IoaoDFQCN2p5lv0-gLYmbcBNSY567_FyMYl3/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Iman, Apa Khabar Kamu Hari Ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tangan kanan itu kembali menyentuh dada. Lama. Mata dipejam kejap. Hati dan akal berbicara menukar tanda. Sepakat berkata bahawa, itu rasanya. Rasa. Ya, rasa itu kembali. Rasa itu datang lagi di sini. Rasa itu melabuhi hati. Rasa itu sepertinya- sakit! Sakit yang sungguh tak terperi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sepertinya sudah tidak dapat ditahan lagi. Hati sudah tewas dengan perasaan sendiri. Perlahan air jernih itu membasahi pipi. Juga hati dalam sunyi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Allah.”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Susah payah dengan sendu mulut mengucapkan. Terketar-ketar bibir mengeluarkan. Semakin laju air jernih itu mengalir membasahkan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Allah.”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Penuh kesakitan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Apa khilafku, Ya Allah. Apa salahku, Ya Allah. Apa yang telah aku lakukan mengundang murka-Mu, Ya Allah.”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tangan tetap pada dada. Degupan itu masih terasa. Degupan itu tiada tandingnya. Degupan itu laju bagai tiada penghalangnya. Degupan itu tidak mahu menurun tahap kelajuannya. Degupan itu seperti berkongsi rasa. Rasa yang menguasai semuanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kenapa rasa itu kembali lagi di sini? Rasa saat si dia pergi, memang tidak dapat ditandingi. Rasa saat si dia seperti tidak mahu kembali, memang tidak dapat mungkin diterangkan untuk yang lain fahami. Rasa saat si dia berjalan meninggalkan hati, sakitnya itu bukan sahaja pada hati malah pada akal yang memerhati.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://pbs.twimg.com/media/BxIet3GIQAAPsKY.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perasaan sakit itu dikongsi dengan semua pancaindera dari hati.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“Allahu Rabbi, kemana si dia pergi? Di mana si dia harus ku cari? Di mana si dia dapat ku temui? Apa yang perlu aku lakukan untuk si dia kembali?”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perlahan-lahan tangan diturunkan. Kaki juga dibetulkan silaan. Sejadah di bawah silaan dibetulkan kedudukan. Tangan kembali mengambil utas tasbih yang ditinggalkan atas Kitab Tuhan. Zikir Fatimah dibacakan dalam sendu tangisan. Berusaha untuk kembali menguatkan hati yang seperti tumbang atas kehilangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Si dia. Benar, tinggi nilainya si dia untuk aku. Besar wataknya untuk diriku. Tinggi nilainya padaku. Itulah dia, dia yang aku benar-benar mahu. Si dia yang benar-benar aku rindu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kehilangan si dia mula-mula seperti tiada rasa. Rasa biasa. Rasa yang ada di mana-mana. Setelah lama si dia tiada, baru kini aku perasaan perginya. Rasa air mata sudah tidak biasa mengalir takutkan Tuhannya. Rasa semakin banyak dosa yang dibuat walau tahu akibatnya. Rasa seperti sudah jauh jaraknya antara aku dengan Yang Maha Esa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah pelbagai cara diikhtiarkan. Sudah pelbagai bahan ilmu dibacakan. Sudah didengar alunan ayat-ayat kebesaran. Sampai seperti mana semasa si dia itu tiada, air jernih itu sudah berhenti membasahi mata. Dan kini sehingga air jernih itu kembali membasahi. Si dia tetap juga tidak mahu kembali. Apa khilafku kali ini?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Si dia itu, jika kembali lagi menghuni hati. Pasti aku janji untuk tidak mengabaikannya walau seinci. Pasti aku janji untuk tidak melupakannya walau sehari. Pasti aku janji tidak akan lalai untuk bertanya khabarnya dari hati.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kini si dia telah selamat kembali.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bibir kembali mengukir senyuman. Air jernih yang mengalir juga sudah dikeringkan. Nafas ditarik dan dilepaskan perlahan. Tangan kembali letaknya pada hati yang degupnya kembali seperti kebiasaan. Mata diturunkan penglihatan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dengan kepayahan bibir berbicara pada si dia yang kini sudah kembali, &amp;nbsp;”Iman, apa khabar kamu hari ini? Janji ya bahawa kamu tidak akan lari dariku lagi.”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan ya, si dia itu iman. Iman yang dikurnia Ilahi untuk hati.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/8018763920111616946/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/iman-apa-kabar-kamu-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/8018763920111616946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/8018763920111616946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/iman-apa-kabar-kamu-hari-ini.html' title='IMAN APA KABAR KAMU HARI INI ?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9_er9ZQgaVxxFlgn9zw57FRuUt2h_iWt_N5I9hQpLP3cXA1p7clDydMxr3WR8mPkHuBxJ01XIjvihCracdXpbqvEOcDHEDauGikXbep1-IoaoDFQCN2p5lv0-gLYmbcBNSY567_FyMYl3/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-3045713390991661452</id><published>2016-03-04T23:41:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T00:55:45.778+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi"/><title type='text'>PACARAN MENURUT PANDANGAN ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pacaran Menurut Pandangan Islam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;Assalam Wr Wb&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Yang terhormat bapak ibu sekalian.&lt;br /&gt;
Pertama - tama marilah kita panjatkan puji beserta syukurkita kehadiran Allah Swt yang mana hingga saat sekarang ini kita masih diberi kesempatan dan kesehata untuk berkumpul ditempat yang kita cintia ini.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Shalawat berangkaikan salam kita hadiahkan kepada roh junjungan alam yakni nabi kita muammad SAW. semoga&amp;nbsp; kita mendapat sapaatnya di kemudian hari nanti.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Baiklah&amp;nbsp; tanpa memperpanjang mukodimah, saya akan memasuki judul ceramah saya yaitu tentang berpaaran.&lt;br /&gt;
Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa pacaran kini sudah menjadi hal yang biasa tengah - tengah kalangan masyarakat indonesi khususnya. masyarakat tidak menyadari bahwa pacaran yang dilakukan oleh anak muda zaman sekarang sudah sangat jauh dari kebenaran akhlak seorang muslim yang sebenarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mungkin hal ini dipicu karena kisah - kisah roman yang beredar bebas di media - media. Media Tv khususnya. di sana hampir 60 % dari keseluruhan tayangan yang ada adalh seputar kisah&amp;nbsp; roman. Kalau kita tinjau kembali, pacaran itu sebenarnya merupakan bagian dari kebudayaan barat yang sangat tidak sesuai dengan budaya ketimuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;http://mirajnews.com/id/wp-content/uploads/sites/3/2015/05/pacaran.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
dalam kamus besar bahasa indonesia Pacara memiliki bebrapa pengertian :&lt;br /&gt;
1. Pergaulan yang dilakukan antara perempuan dengan laki-laki dengan bebas, untuk mencapai kesenangan mereka dengan kesenangan - kesenangan.&lt;br /&gt;
2. Berzina dan berkencan juga masuk dalm pengertian pacaran&lt;br /&gt;
3. Bertemu dan ingin menuju ke fase beriktunya yaitu Pernikahan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
berdasarkan pengertian diatas, jelas untuk point pertama dan kedua dilarang oleh agam islam.&lt;br /&gt;
Contoh Ceramah tentang Pacaran Menurut Pandangan Islam&lt;br /&gt;
Perkawinan merupakan sunnah Rasulullah dengan arti bahwa suatu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah agar kaum muslimin melakukannya. Orang yang anti perkawinan dicela oleh Rasulullah, berdasarkan hadits yang maknanya :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Contoh Ceramah tentang Pacaran Menurut Pandangan Islam&lt;br /&gt;
Pada dasarnya suatu perkawinan atau pernikahan baru terjadi setelah melewati beberapa tahapan atau proses, yaitu pertama tahap penjajakan, kedua tahap peminangan dan yang ketiga tahap pertunangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pihak keluarga laki - laki mungkin yang melkukn tahap penjajakanyng ditujukan pastinya kepada pihak perempuan atau sebaliknya, atau masing - masing dari pihak keluarga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam hal yang tertera diatas, orang tua memiliki peran paling besar dalan meliht dan mengawasi tentang seberapa jauh pergaulan yang telah dilakukan oleh anak - anaknya. terutama yang berhubungan denga lawan jenisnya, dengan kata lain mengawasi seorang anak untuk bergaul terlalu bebas terhadap seseoran yang merupakan buka murimnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karenanya keputusan yang bijak seorang orang tua menikahkan anaknya apabila memang sudah masuk saatnya untuk menikah, maka lakukanlah pernikahan seseera mungkin &quot; untuk menghindari perzinahan &quot;&lt;br /&gt;
Untuk saat ini, hanya itulah yang mungkin dapat saya sampaikan, saya berharap apa - apa yang sudah saya sampaikan tadi bisa jadi renungan bagi kita semua. dan juga semoga kita semua terhidar dari perbuatan perzinahan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Wabillahi taufik Wal Hidayah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wassalam Wr Wb.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/3045713390991661452/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pacaran-menurut-pandangan-islam_4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3045713390991661452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3045713390991661452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/pacaran-menurut-pandangan-islam_4.html' title='PACARAN MENURUT PANDANGAN ISLAM'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-1636717341203846682</id><published>2016-03-04T23:40:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T23:07:08.316+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><title type='text'>TENTANG KEWAJIBAN BERPUASA</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Tentang Kewajiban Berpuasa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatu&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Alhamdulillahirrabil alamin&amp;nbsp; wasalatu wasalamu asrafil anbiya iwal mursalin wa’ala alihi wasahbihi azmain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pertama – tama dan yang palimg utama marilah kita panjatkan puji beserta syukur kita kehadirat Allah SWT. yang mana Ia telah memberikan rahmat dan hidayahnya berupa kesehatan keimanan dan juga kesempatan kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul ditempat yang kita cintai ini..&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Salawat berangkaikan salam kita hadiahkan kepada roh junjungan alam yakni nabi besar Muhammad SAW. Baiklah untuk mempersingkat waktu, kita masuki judul ceramah kita pada hari ini yaitu yang berjudul :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Puasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;img src=&quot;http://image.slidesharecdn.com/fiqihpuasa-150619041902-lva1-app6892/95/fiqih-puasa-5-638.jpg?cb=1434687706&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa adalah menahan lapar mulai dari terbitnya fajar di sebelah timur sampai terbenamnya matahari disebalah barat. Yang mana ketika kita berpuasa, kita dilatih untuk menahan nafsu, menahan lapar dan menahan haus.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Puasa merupakan salah satu yang termasuk dalam rukun islam, yaitu rukun islam yang ke - 4. Pastinya kita semua sudah pada mengetahui rukun – rukun islam. Hanya sekedar mengingat kembali, Rukun islam yang ke.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Mengucapkan dua kalimat sahadat&lt;br /&gt;
2. Mengerjakan shalat&lt;br /&gt;
3. Membayar zakat&lt;br /&gt;
4. Mengerjakan puasa,&lt;br /&gt;
5. Naik haji bagi yang mampu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun islam merupakan kewajiban bagi seluruh umat islam dipenjuru dunia. Kewajiban berarti segala sesuatu yang harus atau mesti dikerjakan atau dilaksanakan. Maka dari itu kita sebagai umat muslim wajib berpuasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Berdasarkan keterangan yang sangat jelas dari Al-Qur&#39;an dan Sunnah. Bahkan, Nabi Muhammad shallallahu &#39;alaihi wasallam menerangkan salah satu dari rukun Islam yang 5. Hal ini menunjukkan bahwa kedudukannya yang mulia dan agung dalam Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Karenanya semua orang muslim wajib memperhatikan dan menjaganya dengan seksama agar sempurna bangunan di dalam dirinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Apabila ada seorang yang mengaku muslim namun meninggalkan puasa karena ia mengingkarinya, maka dia termasuk orang – orang yang kufur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sedangkan bagiorang - orang yang tidak mengerjakan puasa karena malas atau lalai “tetap meyakini bahwa hukumnya wajib”, maka ia telah melakukan dosa yang besar dan kebinasaan karena tidak melaksanakan salah satu rukun Islam dan kewajiban yang penting.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adapun konsekuensi berdasarkan hukum fiqihnya, para ulama - ulama memiliki pendapat yang berbeda - beda. Sebagiannya berpendapat, bahwa bagi orang yang telah berbuka “tidak berpuasa” satu hari saja dari bulan Ramadhan maka wajib mengqadla puasanya sebanyak 12 hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada juga yang pendapat bahwa mereka wajib berpuasa qadla selama satu bulan. Pendapat lainnya, mengatakan bahwa seseorang itu harus berpuasa selama 3000 hari dan ini merupakan pendapat al-Nakhai, Waqi&#39; bin al-Jarrah,.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Namun ada dua pendapat yang paling masyhur dalam masalah ini dan memiliki landasan argumen yang kuat, yaitu: wajib mengqadla tanpa kafarah dan cukup bertaubat tanpa harus qadla.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pendapat Pertama: Wajib qadla saja&lt;br /&gt;
Pendapat ini merupakan pendapat yang sangat umum di kalangan para ulama, yaitu wajib mengqadla bagi orang yang sengaja berbuka (tidak berpuasa) pada bulan Ramadlan, yaitu dengan berpuasa sesuai jumlah hari yang dia rusak.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pendapat Kedua: Tidak wajib mengqadla, dan hanya bertaubat dengan sebenar - benarnya &quot;bersungguh - sungguh&quot;&lt;br /&gt;
Menurut pendapat kedua ini, tidak cukup dengan qadla walaupun dia berpuasa setahun penuh. Sebabnya, karena dia sengaja merusak puasanya tanpa udzur syar&#39;i. Maka tidak mencukupi hari untuk menggantikan hari yang dia rusak tersebut, karena qadla disyariatkan bagi orang yang memiliki udzur (berhalangan).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah Ta&#39;ala berfirman yang maknanya :&lt;br /&gt;
Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.&quot; (QS. Al-Baqarah: 184)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Maka barang siapa yang merusak puasa di bulan ramadhan tanpa ada udzur syar&#39;i lalu mengganti puasanya itu di hari – hari yang lain, berarti telah membuat aturan baru dalam agama Allah yang tidak diizinkan oleh-Nya.&lt;br /&gt;
Nabi Muhammad shallallahu &#39;alaihi wasallam juga bersabda yang maknanya &quot;Siapa yang mengada-adakan hal baru dalam urusan kami ini (Islam) yang bukan berasal darinya, maka akan tertolak.&quot; (HR. Bukhari dari Aisyah radliyallahu &#39;anha)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Adapun firman Allah swt tentang puasa yang maknanya :&lt;br /&gt;
“Hai orang – orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang – orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”&lt;br /&gt;
(Q.S. Al-Baqarah : 183)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dari arti firman Allah SWT. dalam Q.S. Al-Baqarah : 183, telah jelas bahwa puasa itu telah diwajibkan dan diperintahkan kepada orang – orang sebelum kita. Yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pasti kita bertanya – Tanya, apa sebenarnya hikmah dari Puasa?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut beberapa hikmah dari puasa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Puasa dapat menyempitkan aliran darah dan juga makanan. Aliran yang sama yang digunakan oleh syaitan. Sehingga bisikan syaitan akan menjadi lemah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Puasa dapat melemahkan nafsu, hasrat berbuat maksiat dan keinginan berbuat jahat. Ini mengakibatkan roh menjadi suci.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
3. Puasa juga merupakan penyucian hati, pendidikan jiwa, pengendalian pandangan mata dan juga menjaga seluruh anggota tubuh dari pada perbutan dosa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
4. Puasa dapat menyehatkan tubuh, kerana puasa mengosongkan perut dari berbagai bahan yang merusakkan. Puasa juga berfungsi membersihkan darah, menormalkan fungsi jantung, hati dan ginjal.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
5. Apabila seseorang itu berpuasa, dirinya akan merasa kerdil di hadapan Allah SWT, hatinya akan mudah tersentuh dan rasa tamak akan menipis. Nafsunya terkawal sehingga doanya dikabulkan kerana dia dekat dengan Allah SWT.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mungkin diantara kita masih ada yang bingung, sebenarnya apa – apa saja yang dapat membatalkan ataupun yang dapat mengurangi pahala puasa, berikut akan saya sebutkan kembali tentang hal – hal yang dapat membatalkan ataupun yangdapat mengurangi pahala puasa :&lt;br /&gt;
Makan dan juga Minum yang dilakukan dengan sengajaMerokokMelakukan hubungan badan antara suami dan juga istri pada siang hari, Jima’ (berssenggema)Keluarnya darah haid atau nifas bagi seorang perempuanMenghirup obat untuk melegakan pernafasanMenelan sisa - sisa makanan yang masih ada menempel di antara gigi-gigi meskipun hanya sedikitTransfusi darah bagi orang yang berpuasaGhibah ( membicarakan aib kejelekan orang lain)Namimah ( mengadu domba )Mendo’akan hal – hal yang jelek terhadap orang lain dan juga mencaci-makiMelakukan maksiatBerbohongTimbul syahwat kyang disebabkan memikirkan atau melihat hal-hal yang jorok ( mesum )&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saudara saudari yang muliakan oleh Allah SWT. kita telah mengetahui apa saja hukum bagi orang – orang yang tidak berpuasa dengan sengaja, yaitu mendapatkan dosa yang besar. Naudzubilahimindzalik. Oleh sebab itu, untuk kedepannya semoga puasa kita akan lebih baik lagi,. Dan semoga kita menjadi umat muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT, amin yarobal alamin.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sekianlah ceramah dari saya apa bila ada kesalahan dalam penyampaian, ataupun kata – kata yang kurang berkenan saya mohon maaf, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. akhirul kalam Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikianlah Artikel saya yang membahas tentang Contoh Ceramah Tentang Kewajiban Berpuasa. terima kasih Semoga bermanfaat&amp;nbsp;&lt;i&gt;Wassalam Wr Wb&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/1636717341203846682/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/tentang-kewajiban-berpuasa_4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1636717341203846682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1636717341203846682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/tentang-kewajiban-berpuasa_4.html' title='TENTANG KEWAJIBAN BERPUASA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-725184473719295092</id><published>2016-03-04T23:32:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T01:00:21.967+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><title type='text'>KHUTBAH IDUL ADHA</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Khutbah Idul Adha&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;Ma&#39;asyiral muslimin rahimakumullah!&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam kesempatan yang penuh kebahagiaan ini marilah kita meningkatkan rasa taqwa kita kepada Allah dengan rajin mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Disamping itu marilah kita senantiasa bersyukur kepada-Nya atas rahmat, ni&#39;mat dan taufiq serta hidayah-Nya yang telah dianugrahi kepada kita sehingga kita selain hanya dengan niat yang ikhlas hanya ingin keridhaan Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT dibawah ini:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
Artinya:&lt;br /&gt;
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.(QS: Al-Hajj Ayat: 37)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ayat tersebut memberikan pengertian kepada kita bahwa kurban yang kita potong itu daging dan darahnya tidak diterima oleh Allah, tetapi ketaatan kita yang ikhlas dan pengabdian kita yang akan diterima oleh Allah SWT. dengan balasan yang berlipat ganda. Karena juga ada orang yang menyembelih kurban, tetapi tidak karena Allah seperti kurbannya orang-orang kafir.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Inilah kurban yang tidak akan diterima oleh Allah karena kurbannya tidak karena Allah. Dengan demikian pengorbanan dan pengabdian yang ikhlas itulah yang dianjurkan dalam agama islam sebagai didikan terhadap umat islam untuk memperkokoh jiwa sosial bagi sikaya terhadap kaum muslimin yang kekurangan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan juga sebagai latihan untuk membiasakan mengorbankan segala sesuatu yang dimilikinya untuk keselamatan dan kebahagiaan sesama umat serta kemajuan masyarakat, bangsa dan negara kita bisa menunaikan perintah shalat Idul Adh-ha sebagaimana yang telah kita lakukan dipagi hari ini. Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan diterima dan diridhoi oleh Allah SWT. Amin&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadirin kaum muslimin yang berbahagia!&lt;br /&gt;
Sehubungan dengan Idul Adh-ha ini kita akan teringat kembali tentang peristiwa yang telah dialami oleh Nabi Ibramih as. yang telah berkurban dan hampir saja mengurbankan puteranya yang bernama Nabi Isma&#39;il as. sebagai tanda bukti bahwa dia taat kepada perintah Allah sekalipun diperintahkan untuk menyembelih anaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tetapi karena sifat Allah yang maha pengasih lagi penyayang Allah membalas pengabdiannya dengan seekor kambing kibas sebagai ganti Nabi Isma&#39;il yang telah rela untuk dikurbankan sebagai kurban perintah Allah. Sehingga kurban yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim as.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
itu dalam agama Islam juga menganjurkan untuk melaksanakannya bagi kaum muslimin sebagai tanda keikhlasan dan kesediannya untuk memberikan pengabdian dan pengorbanan sebagai bukti pengabdiannya kepada Allah SWT.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi atau kerbau yang dagingnya dibagi-bagikan kepada fakir miskin yang sangat membutuhkannya yang berada disekitarnya. Allah tidak akan menerima daging-daging dari hewan-hewan yang kita potong itu, serta kejayaan Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadirin kaum muslimin yang dimulyakan Allah!&lt;br /&gt;
Sebagian daripada keutamaan berkurban adalah setiap rambut atau bulu hewan kurban memperoleh satu kebaikan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. dibawah ini:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Kurban itu untuk orang yang melakukannya (dibalas Allah dengan pahala) setiap satu helai rambut satu kebajikan&quot;. (Al-Hadist)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadist tersebut memberikan pengertian kepada kita bahwa betapa besar penghargaan Allah kepada kita sebagai Ummat Muhammad yang tidak bisa kita bayangkan besarnya balasan yang diberikan-Nya kepada orang yang taat pada perintah-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hadirin kaum muslimin yang kami hormati!&lt;br /&gt;
Demikianlah Khutbah yang bisa kami sampaikan. Semoga ada manfaatnya dan diringi dengan hidayah dan ridha Allah. Aminn&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://ponpesalfithrahgp.files.wordpress.com/2014/09/slide20.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/725184473719295092/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/khutbah-idul-adha_4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/725184473719295092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/725184473719295092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/khutbah-idul-adha_4.html' title='KHUTBAH IDUL ADHA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-1423084359697664689</id><published>2016-03-04T04:57:00.001+07:00</published><updated>2016-03-14T23:20:40.499+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>HIKAYAT, DAN PERNIKAHAN DENGAN SEPUPUNYA ( PUTRI PAMAN ) Bab 12</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi11gFVuHfF0vI7EQ0B2hMvyIdM4EhDy7CYwD8KPQ_Fpt2t6fxzCAvjBj4EbEdKt_AlVRHufd9z2tqnncipAmBAaBS5tjJlfDcF2GyFWSg9YRKPlPSlBt9XiKDG9ZacmMUm9V3gqpOLexR/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 12&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;HIKAYAT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Di baghdad ada seorang laki laki menikah dengan anak puteri pamannya sendiri. Dalam pernikahan itu ia berjanji tidak akan menikah lagi dengan wanita lain. Suatu hari ada seorang perempuan datang (belanja) ke tokonya. Ia meminta lelaki itu untuk menikahi dirinya. Lelaki itupun bercerita apa adanya, bahwa dia telah mengikat janji dengan istrinya (anak pamannya)untuk tidak akan kawin lagi dengan wanita lain.Tetapi perempuan itu terus mendesak dirinya, hingga dirinya rela sekalipun hanya di gilir pada hari jum’at. Lelaki itupun menikahinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Masa itu telah berlalu, hingga sampai memasuki kedelapan bulan dalam pernikahannya dengan wanita lain, isterinya mulai curiga. Ia tidak menyukai tingkah suaminya yang mulai tidak beres. Ia memerintahkan pembantunya supaya menyelidiki suaminya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Menjelang hari jum’at, suaminya keluar, isterinya meminta pembantunya untuk mengawasi dari jauh, ke mana tujuannya. Ternyata ia masuk kerumah seorang perempuan. Pembantu tadi terus malakukan penyelidikan Ia bertanya kepada salah seorang tetangga perempuan itu. Jawabnya, bahwa lelaki itu telah menikahinya beberapa bulan yang lalu. Tuan puterinya di beritahu bahwa, suaminya telah menikah lagi dengan perempuan lain. Ia berkata:”Kamu jangan menyebarkan rahasia ini kepada siapapun”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Manakala lelaki itu telah mati (yakni suami dari isteri anak pamannya) Ia mengutus pembantunya supaya mengantarkan uang sebanyak 500 dinar kepada isterinya yang kedua. ”Pergilah kerumahnya dan katakan kepadanya :”Semoga Allah menambah pahalamu menjadi lebih besar. Sesungguhnya suamimu telah mati. Ia meninggalkan uang sebanyak 8000 dinar. Yang tujuh ribu dinar diberikan kepada anaknya. Yang 1000 dinar lagi dibagi dua antara aku dan kamu. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketika isteri mudanya mendapat penjelasan itu, ia menolak pemberian uang dari isteri tua. Ia berkata kepada pembantunya:”Kembalikan uang itu padanya. Aku tidak akan mengambil maskawin daripadanya, dan aku tidak ingin mengambil tinggalan apapun dari padanya. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tersebut dalam riwayat, kelanjutan hadits diatas : “AYYUMAMRA-ATIN ‘ASHOT ZAUJAHAA FA’ALAIHAA LA’NATULLAAHI WAL MALAAIKAATIWANNAASI AJMA’IINA”. (al hadits) “Mana saja isteri yang berbuat durhaka kepada suaminya, maka ia memperoleh laknat Allah, para malaikat, dan semua manusia”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Imam Ali bin abu thalib berkata : ”Aku mendengar Rasulullah bersabda : ”Seandainya seorang isteri membawa makanan yang di goreng dan yang di rebus di kedua tangannya lalu, diletakkan (disiapkan)untuk suaminya, tetapi suaminya tidak meridhoinya, maka dihari kiamat kelak isteri itu akan di kumpulkan bersama golongan Yahudi dan Nashrani. (al hadits) Abdullah bin mas’ud mengatakan bahwa, aku mendengar Rasulullah&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
bersabda : “AYYUMAA IMRA-ATIN DA’AAHAA ZAUJUHAA ILAA FIRAASYIHI FAS.A.WWAFAT BIHI hATTA YANAAMA FAHIYA MAL’UUNAH”. (al hadits) “Mana saja isteri yang di ajak suaminya bersetubuh, lalu ia mengulur ngulur waktu hingga suaminya tertidur, maka ia terlaknat”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam kelanjutan hadits di katakan: ”Mana saja isteri yang bermuka masam di depan wajah suaminya maka ia berada dalam kemurkaan Allah hingga ia tersenyum kembali dan berusaha meminta keridhoannya. Dan mana saja isteri yang keluar rumahnya tanpa mendapat restu suaminya maka ia dilaknati para malaikat hingga kembali”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Abdurrahman bin ‘auf mengatakan, aku mendengar bahwa Rasulullah bersabda: “AYYUMAMRA-ATIN ‘ABASAT FII WAJHI ZAUJIHAA ILLAA QAAMAT MIN QABRIHAAMUSWADDATALWAJHI”. (al hadits) “Mana saja isteri yang bermuka masam di depan suaminya, kelak ia di bangkitkan dari kuburnya dalam keadaan berwajah hitam”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dari ‘usman bin ‘affan Ra berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda : “MAA KHARAJAT IMRA-ATUMMINBAITI ZAUJIHAA BI GHAIRI IDZNIHI ILLAA LA’ANAHAA KULLU SYAI-IN THALA’AT ‘ALAIHISYSYAMSU HATTAL HIITAANI FIL BAHRI. ” “Tidaklah seorang isteri keluar dari rumah suaminya tanpa mendapat restunya, kecuali dilaknati oleh segala sesuatu yang tersiram matahari, hingga termasuk ikan ikan yang ada dilaut”. (al hadits)&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/1423084359697664689/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hikayat-part-12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1423084359697664689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1423084359697664689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hikayat-part-12.html' title='HIKAYAT, DAN PERNIKAHAN DENGAN SEPUPUNYA ( PUTRI PAMAN ) Bab 12'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi11gFVuHfF0vI7EQ0B2hMvyIdM4EhDy7CYwD8KPQ_Fpt2t6fxzCAvjBj4EbEdKt_AlVRHufd9z2tqnncipAmBAaBS5tjJlfDcF2GyFWSg9YRKPlPSlBt9XiKDG9ZacmMUm9V3gqpOLexR/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-8442360853705491875</id><published>2016-03-04T04:57:00.000+07:00</published><updated>2016-03-14T23:20:38.530+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>HIKAYAT ISTRI YQNG TAAT SUAMI DIMIHON AMPUNAN OLEH BURUNG BURUNG, IKAN IKAN DAN PARA MQLAIKATBYANG ADA DILANGIT Bab 11</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi11gFVuHfF0vI7EQ0B2hMvyIdM4EhDy7CYwD8KPQ_Fpt2t6fxzCAvjBj4EbEdKt_AlVRHufd9z2tqnncipAmBAaBS5tjJlfDcF2GyFWSg9YRKPlPSlBt9XiKDG9ZacmMUm9V3gqpOLexR/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 11&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;HIKAYAT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Abdullah alwasiti bercerita bahwa pernah di arafah aku melihat seorang perempuan ia berkata, “barang siapa mendapat petunjuk Allah maka takkan ada yang dapat menyesatkanya, Barang siapa di sesatkan Allah maka tidak ada orang yang akan menunjukanya “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tahulah aku bahwa wanita itu seorang tersesat jalan. aku bertanya. ”wahai perempuan dari mana asalmu?” ia menjawab “maha suci Allah Dzat yang telah meng Isra’ kan hambanya pada suatu malam dari masjidil haram ke masjidil aqsho “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tahulah aku bahwa perempuan itu berasal dari muqodas. aku bertanya :”untuk keperluan apa kedatanganmu kemari?” ia menjawab:”diwajibkan oleh Allah atas manusia menunaikan haji bagi orang yang mampu menempuh perjalananya”. aku bertanya:”kau punya suami?” ia menjawab:”janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan dengan masalah ltu!”. ”apa kau bersedia naik unta ?” tanyaku. ia menjawab:”perkara apa saja dari kebaikan yang kamu kerjakan maka Allah mengetahuinya”. Manakala perempuan itu hendak menaiki kuda, ia berkata :”katakanlah kepada orang-orang yang beriman agar menundukKan pandangan mereka! “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Maka akupun berpaling dari memandanginya. setelah berada di punggung kendaraan kembali aku bertanya :”siapa namamu?” dan “ceritakanlah kisah mariam didalam Al Qur’an ?” jawabnya. “kau punya anak?” ia menjawab :”berwasiatlah ibrahim dengan milat itu kepada anak-anaknya dan Yaqub “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Akupun mengerti bahwa ia mempunyai beberapa anak. aku melanjutkan pertanyaan : ”siapa nama mereka ?”ia menjawab:”dan Allah berfirman kepada Musa dengan firman-firman-Nya. dan Allah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih (pilihan). Hai Dawud, sesungguhnya kami menjadikan kamu kholifah di muka bumi”. (jadi nama anak-anak mereka adalah Musa, Ibrahim, dan dawud).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Aku bertanya :”ke daerah mana aku dapat menjumpai mereka ?” ia menjawab :” dan beberapa tanda, dengan bintang mereka di beri petunjuk jalan “. akupun mengerti bahwa perempuan itu termasuk salah seorang yang ada dalam rombongan pengendara unta.Aku melanjutkan :”mariam beberapa hari ini kau belum makan apa-apa?” ia menjawab : ” sesungguhnya aku bernadzar kepada Tuhan Arrahman untuk berpuasa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Manakala aku telah sampai ketempat anak-anaknya dan mereka melihat ibundanya mereka menangis seketika, perempuan itu berkata:” salah seorang di antara kamu pergilah kekota dengan membawa uang untuk berbelanja “.Aku bertanya kepada anak-anaknya tentang ibundanya itu. mereka menjawab “sesungguhnya dia sudah tiga hari ini tersesat jalan. ia bernadzar tidak akan berbicara apa-apa kecuali menggunakan bahasa Al Qur’an”. setelah itu aku bertanya kepada mereka, begitu melihat bahwa mereka menangis semua.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
mereka menjawab:”sesungguhnya ia dalam keadaan nadzar”.Maka akupun buru-buru masuk menjumpainya dan bertanya kepadanya mengenei keadaan yang di alami. perempuan itu menjawab:”dan sakaratul maut datang dengan nyata “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah kematiannya malamnya aku bermimpi bertemu dengan perempuan itu. aku bertanya:”dimana kamu sekarang?” ia menjawab :”sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa di tempatkan dalam surga dan sungai-sungai, di tempat yang di senangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa “.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Diriwayatkan dari Rosulullah S.A.W bahwa beliau bersabda :”sesungguhnya istri yang mentaati suaminya di mohonkan ampunan oleh burung-burung yang terbang diudara, ikan-ikan yang ada di air dan para Malaikat yang ada di langit, selagi istri itu berada dalam keridloan suaminya “. (Al-hadits )&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/8442360853705491875/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hikayat-part-11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/8442360853705491875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/8442360853705491875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hikayat-part-11.html' title='HIKAYAT ISTRI YQNG TAAT SUAMI DIMIHON AMPUNAN OLEH BURUNG BURUNG, IKAN IKAN DAN PARA MQLAIKATBYANG ADA DILANGIT Bab 11'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgi11gFVuHfF0vI7EQ0B2hMvyIdM4EhDy7CYwD8KPQ_Fpt2t6fxzCAvjBj4EbEdKt_AlVRHufd9z2tqnncipAmBAaBS5tjJlfDcF2GyFWSg9YRKPlPSlBt9XiKDG9ZacmMUm9V3gqpOLexR/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-3074373715702837321</id><published>2016-03-04T04:56:00.000+07:00</published><updated>2016-03-14T23:20:31.080+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>HAK-HAK SUAMI ATAS ISTERI Bab 7</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNPjAuymG-pAR5Y0M7ZGfoZjFMtbUU06PKF-jxbnjGXsem3DXRQxEGXz1nY3GW-w-iE_2Al4bGx3DOKLo4CfkzXeGfZGfFWfPani1pBZduaVr0cOpW-dUlQzDIM-WUL6AlDRA29cp3Kw2H/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 7&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;PASAL 2&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;HAK-HAK SUAMI ATAS ISTERI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Firman Allah dalam surat An-Nisaa’ Ayat 34 :Artinya :”Kaum laki-laki itu adalah pemimpin kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta meraka. Sebab itu maka wanita yang sholihah adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara(mereka). Wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya(kemaluannya), maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka ditempat tidur dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasululloh S.A.W bersabda: Artinya :” Sebaik-baik Wanita (Isteri) adalah seorang wanita yang apabila kamu pandang menyenangkan dirimu, kalau kamu perintah mentaatimu, kalau kamu pergi ia menjaga harta dan dirimu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasululloh S.A.W bersabda : “Barang siapa bersabar terhadap perangai isterinya, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala yang diberikan padaa Nabi Ayyub As. Barang siapa bersabar (yakni Isteri) terhadap perangai suaminya, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala yang diberikan Allah pada orang yang gugur dalam membela agama Allah. Barang siapa (isteri) menganiaya suaminya dan memberi beban pekerjaan yang tidak pantas menjadi bebannya (yakni suami) dan menyakitkan hatinya, maka para Malaikat juru pemberi Rahmat (Malaikat Rahmat) dan Malaikat juru siksa (malaikat azab) melaknatinya (yakni isteri). Barang siapa (isteri) yang bersabar terhadap perbuatan suaminya yang menyakitkan, maka Allah akan memberinya seperti pahala yang diberikan Allah pada Asiyah dan Maryam Binti Imran. (Al-hadts).&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/3074373715702837321/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hak-hak-suami-atas-isteri-part-7.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3074373715702837321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3074373715702837321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/hak-hak-suami-atas-isteri-part-7.html' title='HAK-HAK SUAMI ATAS ISTERI Bab 7'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNPjAuymG-pAR5Y0M7ZGfoZjFMtbUU06PKF-jxbnjGXsem3DXRQxEGXz1nY3GW-w-iE_2Al4bGx3DOKLo4CfkzXeGfZGfFWfPani1pBZduaVr0cOpW-dUlQzDIM-WUL6AlDRA29cp3Kw2H/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-9164014929473992445</id><published>2016-03-04T04:55:00.000+07:00</published><updated>2016-03-07T01:10:27.262+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>KEHARUSAN MEMELIHARA DIRI DAN KELUARGA Part 6</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNPjAuymG-pAR5Y0M7ZGfoZjFMtbUU06PKF-jxbnjGXsem3DXRQxEGXz1nY3GW-w-iE_2Al4bGx3DOKLo4CfkzXeGfZGfFWfPani1pBZduaVr0cOpW-dUlQzDIM-WUL6AlDRA29cp3Kw2H/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 6&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;KEHARUSAN MEMELIHARA DIRI DAN KELUARGA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tersebut dalam firman Alloh Surat Al Tahrim ayat 6:&amp;nbsp;“YAA AYYUHAL LADZI AAMANUU QUUU ANFUSAKUM WA AHLIIKUM NAAROON” Artinya: Hai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu keluargamu dari api neraka.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam menafsirkan ayat tersebut, Ibnu Abas Ra mengatakan, ”Berikanlah pengertian kepada mereka dan didiklah mereka “ yakni tentang syariah Islam dan akhlak-akhlak yg baik. Tersebut dalam riwayat dijelaskan : “INNA ASYADDANNAASI ‘ADZAABAYYAU MAL QIYAA MATI MAN JAHHALA AHLAHU” Artinya : Sesungguhnya di antara manusia yang paling keras menerima siksaan kelak di hari kiamat adalah orang yang memperbodoh keluarganya, (yang sengaja membentuk keluarganya menjadi bodoh). (al-hadits)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Ra dari Nabi S.A.W, bahwa beliau bersabda yang artinya : “Setiap kamu sekalian adalah penggembala dan kelak akan ditanya tentang penggembalaannya. Imam adalah penggembala dan kelak dimintai tanggung jawab atas penggembalaan (kepemimpinan)nya. Suami adalah pemimpin keluarganya dan kelak dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinan (rumah tangganya). Isteri adalah pengatur di rumah suaminya, kelak akan diminta pertanggungjawaban tentang pengaturannya (di rumah suaminya). Pembantu adalah pelaksana dalam menjalankan pertanggungjawaban tentang pelaksanaannya. Anak lelaki adalah penjaga harta kekayaan orangtuanya dan kelak akan diminta pertanggungjawaban tentang penjagaannya. Jadi kalian semua adalah penggembala dan kelak kalian akan diminta pertanggungjawaban atas penggembalaannya. (riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah S.A.W bersabda yang artinya:”Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah dalam urusan wanita, karena mereka adalah merupakan amanat bagimu. Barangsiapa tidak menyuruh isterinya menunaikan shalat dan tidak mengajarinya, berarti telah berkhianat kepada Allah dan Rasul-Nya. (al-hadits).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Di antara akhir kata-kata yang dipesankan oleh Rasulullah S.A.W yang diulang tiga kali hingga lisannya terasa sulit berkata dan sangat berat, adalah: “Peliharalah shalat, peliharalah shalat (mu) dan apa saja yang ada pada kekuasaanmu. Janganlah kamu membebani mereka dengan perkara yang mereka tidak mampu menanggungnya. Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah dalam urusan isteri-isterimu, sesungguhnya mereka adalah tawanan yang ada dalam kekuasaanmu. Kamu mengambil mereka dengan amanat Allah, dan kamu mengambil kehalalan farji mereka dengan firmanfirman Allah. (al-hadits).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNdWuXVJ-Jx-9dWI_Il0nY5Ob5aBZzqL6B-nVeNV5kMvC2zRtRNUz6SmdvX-ldivJ0bVpCewNybJ70YnpdtNmSpYR5cAckj136zjwXfSyO3i3rDk2NbaSWIUDYOevNI8iNXxrRMV0O4Wg/s1600/dewferfe.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Firman Allah dalam surat Thaaha ayat 132 :WA MUR AHLAKA BISHOLATI” yang artinya: “dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat. Diriwayatkan dari Nabi S.A.W bahwa beliau bersabda, yang artinya: “tidak ada dosa yang lebih besar yang kelak di hari kiamat dibawa seseorang menghadap kepada Allah, daripada orang yang membuat keluarganya menjadi bodoh. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “Pertama kalli perkara yang dipertanggungjawabkan kepada seseorang di hari kiamat adalah keluarganya (yakni isteri) dan anak-anaknya. Mereka berkata, wahai Tuhan kami, ambillah hak-hak kami (tanggung jawab) kami dari orang ini, karena sesungguhnya dia tidak mengajarkan kepada kami tentang urusan agama kami. Ia memberi makan kepada kami berupa makanan dari hasil yang haram, dan kami tidak mengetahui. Maka orang itu dihantam (disiksa) lantaran mencari barang yang haram, sehingga terkelupas dagingnya, kemudian dibawa ke neraka. (alhadits).&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/9164014929473992445/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/keharusan-memelihara-diri-dan-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/9164014929473992445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/9164014929473992445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/keharusan-memelihara-diri-dan-keluarga.html' title='KEHARUSAN MEMELIHARA DIRI DAN KELUARGA Part 6'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNPjAuymG-pAR5Y0M7ZGfoZjFMtbUU06PKF-jxbnjGXsem3DXRQxEGXz1nY3GW-w-iE_2Al4bGx3DOKLo4CfkzXeGfZGfFWfPani1pBZduaVr0cOpW-dUlQzDIM-WUL6AlDRA29cp3Kw2H/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-6717186297490110420</id><published>2016-03-03T03:17:00.002+07:00</published><updated>2016-03-14T23:20:37.344+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>DOSA BESAR BAGI ISTRI YANG TERLAMBAT AKAN AJAKAN SUAMINYA UNTUK TIDUR BERSAMA Bab 10</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_rGauX4V2ZrFrYC123Jd-UJkI-TMbF7prQ03lClsgsDqedex8mI0-XG8z70AtWMA2nKSkUSQE0heuSeEKe7-reANM_kQ97lamLBsHDBQ4NnGVOcpwvCfyslH1EsCvkpsMhIQQ8afBcClf/s1600/images.png&quot;&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;BAB 10&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ibnu Abas mengatakan, Aku mendengar Rasululloh S.A.W bersabda :“LAU ANNA IMROATAN JA’ALAT LAILAHAA QIIYAAMAN WANAHAAROHAA SHIYAAMAN WA’AAHAA ZAUJUHAA ILAA FIROOSYIHI WA TAAKHKHOROT ‘ANHU SAA’ATAN WAAHIDATAN JAAAT YAUMALQIAMATI TUSHABU BISSALAASILI WALAGHLAALI MA’ASYSYAYAATHIINI ILAA ASFALI SAAFILIINA” (AL-HADITS)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seandainya seorang istri menjadikan seluruh waktu malamnya untuk beribadah dan siangnya selalu berpuasa, sementara suaminya mengajak dia tidur bersama (yakni bersetubuh) tetapi ia terlambat sebentar saja memenuhi panggilan (ajakannya), maka kelak di hari kiamat ia datang dalam keadaan terantai dan terbelenggu, serta ia dikumpulkan bersama syetan ditempat neraka yang paling bawah. (al-hadist)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Perlu sekali diketahui, hendaknya seseorang apabila hendak bersetubuh menjauhkan diri dari pandangan orang lain. karena termasuk diharamkan bersetubuh dilihat orang lain. termasuk dalam kategori ini adalah persetubuhan yang dilakukan ditempat terbuka, tidak tertutup dari pandangan orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Disunnahkan bagi orang yang hendak bersetubuh memulai dengan membaca Bismillahir rahmaanir rahiim, dilanjutkan membaca surat AL Ikhlas, kemudian bertakbir dan bertahlil (yakni membaca ALLOHU Akbar dan Laa ilaahaa illalloh). dilanjutkan membaca : “BISMILLAHIL ‘ALIIYIL ‘ADHIMI ALLOHUMMA IJ”AL ANNUTHFATA DZURRIYYATAN THOYYIBATAN IN KUNTA QODARTA AN TUKHRIJA DZAALIKA MIN SHULBII. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Artinya ; “Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Wahai Allah, jadikanlah sperma ini menjadi keturunan yang bagus kalau kehendaki keluar dari tulang rusukku. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasululloh S.A.W mengajarkan : “LAU ANNA AHADAKUM INNA ATAA AHLAHU QOOLA: ALLOHUMMA JANNIBNISYSYAITHOONA WA JANNIBISYSYAITHOONA MAA ROJAQTANAA. ” (AL-HADIST) Artinya; “Jika seorang diantara kamu bermaksud menyetubuhi istrinya , bacalah :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“ALLOHUMMA JANNIBNISYSYAITHOONA WA JANNIBISYSYAITHOONA MAA ROJAQTANAA(WAHAI ALLOH JAUHKANLAH AKU DARI SYAITAN DAN JAUHKANLAH SYAITAN DARI SUATU RIZQI YANG ENGKAU BERIKAN KEPADA KAMI ). KARENA JIKA DALAM WAKTUPERSETUBUHAN ITU MENGHASILKAN ANAK, MAKA SYETAN TIDAK AKAN MEMBAHAYAKANNYA.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Apabila telah mendekati ejekulasi dan maka hendaknya membaca do’a dalam hati yaitu “ALHAMDULILLAHILLADZII KHOLAQO MINALMAAI BASYARON FAJA’ALAHU NASABAN WASHIHRON WAKAANA ROBBUKA QODIIRON “. artinya segala puji bagi Allah dzat yang telah menciptakan manusia dari setetes air (sperma) lalu dia menjadikan dari setetes air itu keturunan dan keluarga. dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sewaktu bersetubuh hendaknya menghindari menghadap ke arah kiblat. Hal itu semata untuk menghormati kiblat hendaknya dalam oersetubuhan antara laki-laki dan wanita di tutup dengan selimut. hendaknya seorang istri jangan berpuasa (sunnah) selain telah memperoleh ijin suaminya. kalaupun tetap berpuasa tanpa mendapatkan ijinnya maka puasanya tidak di terima, kendati ia lapar dan dahaga saja. seorang istri hendaknya pula jangan pula keluar rumah kecuali memperoleh ijin suami. kalau terpaksa keluar rumah tanpa memperoleh ijinnya maka para malaikat yang ada dilangit melaknatinya, demikian pula para malaikat yang bertugas di bumi, malaikat rahmat dan malaikat juru siksa. hal itu terus berlangsung hingga dirinya bertaubat atau kembali kerumahnya. bahaya itu akan berlaku menimpa dirinya sekalipun suaminya seorang yang aniaya&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/6717186297490110420/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/part-10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6717186297490110420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6717186297490110420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/part-10.html' title='DOSA BESAR BAGI ISTRI YANG TERLAMBAT AKAN AJAKAN SUAMINYA UNTUK TIDUR BERSAMA Bab 10'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_rGauX4V2ZrFrYC123Jd-UJkI-TMbF7prQ03lClsgsDqedex8mI0-XG8z70AtWMA2nKSkUSQE0heuSeEKe7-reANM_kQ97lamLBsHDBQ4NnGVOcpwvCfyslH1EsCvkpsMhIQQ8afBcClf/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-4074998370542904502</id><published>2016-03-03T01:30:00.003+07:00</published><updated>2016-03-14T23:20:29.233+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>K I S A H PERHATIAN, WASIAT DAN PENGAJARAN SUAMI Bab 5</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZW0vIMAK3X1Ji6ZO9qT4YGpdDtjptuJ2gbE_lNkKwlQgbu2RTciMY9P8mvmw37LRmZmqa-zPCAAeWh3v-eVJ2cYetnxmsJimkBGW5R_zJsPKaG1zz87B2Gg1ibh2HbbwG82gTnNY8Rmsc/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 5&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;K I S A H&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada seorang salih, ia mempunyai saudara (kawan) yang salih pula. Setiap tahun ia berkunjung kepadanya. Suatu hari ia mengunjunginya lagi, sampai ke rumah yang dituju pintunya masih tertutup. Ia ketuk pintu rumah itu. Dari dalam terdengar suara wanita: “SIAPA ITU?” Orang yang salih menjawab: “AKU, SAUDARA SUAMIMU. AKU DATANG UNTUK MENGUNJUNGINYA, HANYA KARENA ALLAH SEMATA. ” “DIA SEDANG KELUAR MENCARI KAYU BAKAR, BALAS ISTRI SAHABATNYA. MUDAH-MUDAHAN IA TIDAK KEMBALI. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Lanjutnya sambil terus bergumam memaki-maki suaminya. Ketika mereka sedang terlibat perbincangan, tiba-tiba orang yang salih itu datang sambil menuntun seekor harimau yang sedang membawa seikat kayu bakar. Begitu melihat saudaranya datang mengunjunginya, ia menghambur kepadanya seraya bersalam. Kayu bakar itu lalu diturunkan dari punggung harimau tersebut. Katanya kemudian: “SEKARANG PERGILAH KAMU, MUDAH-MUDAHAN ALLAH MEMBERKAHIMU. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Orang yang salih itu (yakni yang empunya rumah) lalu mempersilakan saudaranya masuk. Sementara isterinya masih bergunam memaki-maki dirinya. Namun sebegitu jauh ia hanya berdiam, tanpa menunjukkan reaksi kebencian. Setelah terlibat perbincangan beberapa saat lamanya, hidangan keluar disuguhkan. Dilanjutkan berbincang-bincang hingga beberapa saat.Setelah itu saudaranya berpamitan dengan menyimpan kekaguman yang sangat berkesan. Ia sangat kagum sebab saudaranya sanggup menekan kesabarannya menghadap isteri yang begitu cerewet dan berlidah panjang. Tahun berikutnya ia berkunjung lagi. Sampai di depan pintu ia mencoba mengetuknya. Isterinya keluar dan menyapa: “TUAN SIAPA?” “AKU ADALAH SAUDARA SUAMIMU, BALASNYA. KEDATANGANKU INI SEMATA UNTUK MENGUNJUNGINYA. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“OH, SELAMAT DATANG, TUAN, ” kata isteri saudaranya seraya mempersilahkan masuk penuh keramahan. Tidak begitu lama saudara salih yang ditunggunya tiba juga sambil memanggul seikat kayu bakar. Mereka segera terlibat perbincangan sambil menikmati hidangan yang disuguhkan. Setelah semuanya dirasa cukup, dan ketika ia hendak kembali, ia sempatkan bertanya tentang beberapa hal. Bagaimana dahulu ia dapat menundukkan seekor harimau dan mau diperintah membawakan kayu bakar. Sedang sekarang ini ia hanya datang sendirian sambil memanggul kayu bakar.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“KENAPA BISA BEGITU?” tanya saudaranya. Saudaranya menjawab:”KETAHUILAH SAUDARAKU, ISTERIKU YANG DAHULU BERLIDAH PANJANG ITU SUDAH MENINGGAL. SEDAPAT MUNGKIN AKU BERUSAHA BERSABAR ATAS PERANGAI BURUKNYA. SEHINGGA ALLAH MEMBERI KEMUDAHAN DIRIKU UNTUK MENUNDUKKAN SEEKOR HARIMAU, SEBAGAIMANA PERNAH KAU LIHAT SENDIRI SAMBIL MEMBAWA KAYU BAKAR ITU. SEMUANYA TERJADI LANTARAN KESABARANKU PADANYA. LALU AKU MENIKAH LAGI DENGAN PEREMPUAN YANG SHALIHAH INI. AKU SANGAT GEMBIRA MENDAPATKANNYA. MAKA HARIMAU ITUPUN DIJADIKAN JAUH DARIKU, KARENA ITU AKU MEMANGGUL SENDIRI KAYU BAKAR ITU, LANTARAN KEGEMBIRAANKU TERHADAP ISTERIKU YANG SHALIIHAH INI. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;PERHATIAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Seorang suami diperbolehkan memukul isterinya jika tidak mengindahkan perintahnya berhias, padahal ia menghendaki. Atau lantaran menolak diajak tidur bersama. Diperbolehkan pula seorang suami memukul isterinya lantaran keluar rumah tanpa memperoleh izinnya. Atau karena isterinya itu memukul anak kecil yang sedang rewel. Atau karena mencaci maki orang lain, atau karena menyobek pakaian suaminya, menjambak jenggotnya, atau berkata kepada suaminya: “HAI KAMBING, HAI KELEDAI HAI ORANG TOLOL, DLL. ” sekalipun pencaciannya itu didahului oleh sikap suami yang telah mencacinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian pula seorang suami diperbolehkan memukul isterinya lantaran isterinya sengaja memamerkan wajahnya kepada lelaki lain. Atau karena asyik berbincang-bincang dengan lelaki lain. Atau sekalipun ia ikut mendengarkan pembicaraan suaminya bersama lelaki lain, dengan maksud dapat mencuri pendengaran dari suara lelaki itu. Atau karena memberikan sesuatu dari rumah suaminya berupa barang yang tidak biasanya diberikan kepada orang lain. Atau karena menolak menjalin kekeluargaan dengan saudara suaminya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Begitu pula suami dibenarkan memukul isterinya karena meninggalkan shalat, setelah terlebih dulu diperintah tetapi menolak mengerjakannya. Pendapat inilah yang lebih kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;WASIAT DAN PENGAJARAN SUAMI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketahuilah bahwa, setiap suami hendaknya pandai-pandai memberi pengajaran atau wasiat-wasiat kebajikan kepada isterinya. Rasulullah S.A.W mengingatkan :&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
“ROHIMALLAHU ROJULAN QOOLA YAA AHLAAHU SHOLAA TAKUM SHIYAA MAKUM DZAKAA TAKUM MISKIINAKUM YATIIMAKUM JIIROONAKUM LA’ALLAKUM MA’AHUM FIL JANNATI. ” Artinya: “Mudahmudahan Allah merahmati seorang suami yang mengingatkan isterinya, ‘HAI ISTRIKU, JAGALAH SHALATMU, PUASAMU, ZAKATMU. KASIHANILAH ORANG-ORANG MISKIN DI ANTARAMU, PARA TETANGGAMU. MUDAHMUDAHAN ALLAH MENGUMPULKAN KAMU BERSAMA MEREKA DI SURGA’. ”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hendaknya seorang suami selalu memperhatikan nafkahnya sesuai dengan kesanggupannya. Hendaknya suami selalu bersabar jika menerima cercaan isterinya, atau perlakuan-perlakuan tidak baik lainnya. Hendaknya suami mengasihani isterinya, yaitu dengan bentuk memberi pendidikan secara baik, kendati ia seorang terpelajar. Sebab kaum wanita bagaimanapun diciptakan dalam keadaan serba kurang akal dan tipis beragama (kecuali hanya sedikit saja yang mempunyai akal panjang dan beragama kuat). Tersebut dalam hadits: “LAU LAA ANNALLAHA SATAROL MAR ATA BIL HAYAA ILAKAA NATS LAA TUSAA WII KAFFAN MIN TUROOBIN. ” Artinya: “Kalaulah bukan karena Allah membuatkan penutup rasa malu bagi kaum wanita, niscaya harganya tidka dapat menyamai segenggam debu. (alhadits).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hendaknya seorang suami selalu menuntun isterinya pada jalan-jalan yang baik. Memberi pendidikan kepadanya berupa pengetahuan agama (Islam), meliputi hukum-hukum bersuci (Thaharah) dari hadats besar. Misalnya tentang haid dan nifas. Seorang isteri harus diberi pengetahuan tentang persoalan yang sangat penting itu. Sebab bagaimanapun masalah itu berhubungan erat dengan waktu-waktu shalat.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian pula memberikan pengajaran terhadap masalah ibadah. Meliputi ibadan fardhu (wajib) dan sunnahnya. Pengetahuan tentang shalat, zakat, puasa dan haji.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika seorang suami telah memberi pendidikan tentang persoalan pokok tersebut, maka isteri tidak dibenarkan keluar rumah untuk bertanya kepada ulama. Tetapi kalau pengetahuan yang dimiliki suami tidak memadai, sebagai gantinya maka ia sendiri yang harus siap untuk selalu bertanya kepada ulama (orang yang mengerti ilmu agama). Artinya, isteri tetap tidak diperkenankan keluar rumah. Namun, kalau suami tidak mempunyai untuk bertanya, maka isteri dibenarkan keluar rumah untuk bertanya tentang persoalan agama yang dibutuhkan. Hal itu malah menjadi kewajibannya, dan bahkan kalau suaminya melarang keluar berarti telah melakukan kamaksiatan (dosa). Tetapi isteri harus meminta izinnya lebih dulu jika sewaktu-waktu hendak belajar mengenai ilmu-ilmu tersebut. Isteri harus memperoleh keridhaan suaminya.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/4074998370542904502/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/k-i-s-h-part-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/4074998370542904502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/4074998370542904502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/k-i-s-h-part-5.html' title='K I S A H PERHATIAN, WASIAT DAN PENGAJARAN SUAMI Bab 5'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZW0vIMAK3X1Ji6ZO9qT4YGpdDtjptuJ2gbE_lNkKwlQgbu2RTciMY9P8mvmw37LRmZmqa-zPCAAeWh3v-eVJ2cYetnxmsJimkBGW5R_zJsPKaG1zz87B2Gg1ibh2HbbwG82gTnNY8Rmsc/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-3015195131135471240</id><published>2016-03-03T01:28:00.000+07:00</published><updated>2016-03-14T23:21:13.496+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>K I S A H DAN PENGANTAR PERKAWINAN Bab 25 tamat</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZW0vIMAK3X1Ji6ZO9qT4YGpdDtjptuJ2gbE_lNkKwlQgbu2RTciMY9P8mvmw37LRmZmqa-zPCAAeWh3v-eVJ2cYetnxmsJimkBGW5R_zJsPKaG1zz87B2Gg1ibh2HbbwG82gTnNY8Rmsc/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 25&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;K I S A H&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada seseorang perempuan keluar rumah dengan tujuan untuk memperoleh pelajaran islam dari Nabi S.A.W bersama para sahabat lain. Di pertengahan ada seorang lelaki yang masih muda melihatnya, Ia bertanya:”Hai perempuan yang mulia, hendak kemana kamu?”. Ia menjawab:”Aku hendak menghadap Rasulullah S.A.W untuk mendapatkan pengajaran dari beliau”. Balas pemuda :”Apakah dirimu cinta benar terhadap nabi S.A.W?”. Ia menjawab:”Ya, Aku sangat mencintainya”. ”Kalau kamu benar-benar cinta kepada Rasulullah aku minta supaya engkau membuka cadarmu, agar aku bisa melihat wajahmu”. Manakala anak muda itu bersumpah-sumpah demi kecintaan perempuan itu kepada Rasulullah S.A.W, maka perempuan itu tadi membuka cadarnya, Anak muda itu dapat melihat dengan jelas wajahnya. Setelah kembali dari pelajaran agama, perempuan itu tadi memberi tahu pada suaminya tentang peristiwa yang di alaminya bersama seorang pemuda, ketika suaminya mendengar penuturan cerita istrinya maka hatinya bimbang:”Hal itu perlu di uji kebenarannya. Agar aku puas dan jelas persoalannya”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Lalu suami perempuan itu membuat perapian yang sangat besar dimasukkan kedalam tungku. Tungku itu biasanya di gunakan untuk memasak roti, yang menyerupai sebuah kentongan. Suami perempuan itu menunggu beberapa saat agar api membesar. Ketika jilatan api telah membesar maka suaminya berkata:”Demi Kebenaran Rasulullah S.A.W, masuklah kamu kedalam tungku itu!”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Begitu istrinya mendengar suaminya bersumpahyang meminta dirinya agar masuk kedalam tungku yang membara, tanpa ragu ia masuk kedalamnya. Ia tidak memperdulikan lagi nyawanya demi kecintaannya kepada Rasulullah S.A.W.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Manakala suami perempuan itu melihat isterinya benar benar masuk kedalam tungku dan lenyap di selimuti jilatan api, timbullah penyesalan di dalam hatinya. ia menyadari behwa apa yang di katakan itu benar, maka suami perempuan itu tadi menghadap Rasulullah S.A.W. Ia menceritakan kejadian yang berlangsung. Nabi S.A.W bersabda:”kembalilah. Bongkarlah tungku itu”. Ia segera kembali dan membongkar tungku itu yang masih padas, ternyata di balik tungku itu ia menemukan istriny a dalamkeadaan selamat tanpa kurang suatu apapun. Hanya sekujur tubuhnya basah oleh keringatnya sendiri, bagaikan orang yang sedang mandi air panas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Wahai Allah, Jadikanlah kebaikan kepada kami, keluarga kami, anak cucu kami dan segenap kaum muslimin. Segala puji bagi-Mu ya Allah, Tuhan semesta Alam. Segala puji bagi Allah, Dzat yang telah menyempurnakan berbagai kebaikkan dengan nikmat-Nya, dan dengan anugerah-Nya kita berbahagia memperoleh syorga.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Shalawat dan salam selalu terlimpahkan kepada junjungan Kita Nabi Muhammad S.A.W, dan semoga terlimpahkan pula kapada keluarga, sahabat, dan istri-istrinya selama masih ada langit dan bumi. Segala puji bagi Allah sendiri-Nya. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan daya dan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Besar. Cukuplah Allah menjadi penolong kita dan memberi kenikmatan kepada kita……Amiin&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;PENGANTAR PERKAWINAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tema pernikahan atau membentuk rumah tangga islami adalah masalah yang selalu hangat dibicarakan dan bahkan harus dibicarakan! Tentunya jangan hanya dibicarakan dan difikirkan tapi di laksanakan .... InsyaAllah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam Islam pernikahan itu mempunyai nilai yang sangat suci, agung dan sakral. Ijab kabul sebagai transaksi pernikahan merupakan ucapan yang ringan dilafalkan tapi berat sekali tanggung jawabnya. Allah sendiri menyebut ijab kabul itu sebagai ikatan yang kuat/kokoh (Mitsaqon Gholizho).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.&quot; (QS. 4:21).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam AlQur an Allah hanya dua kali menggunakan istilah perjanjian yang kuat ini, pertama untuk pernikahan dan kedua untuk perjanjian dengan bani Israil (di masa Nabi Musa As): &quot;Dan telah kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina untuk (menerima) perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. Dan Kami perintahkan kepada mereka: &quot;Masukilah pintu gerbang itu sambil bersujud&quot;, dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka: &quot;Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu&quot;, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.&quot; (QS. 4:154).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah Ijab Kabul terucapkan, maka konsekwensinya:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
1. Halal lah apa yang tadinya haram. Jangankan berpegang-pegangan, saling pandang-pandangan saja sebelum menikah antara 2 jenis kelamin dilarang oleh Islam. Tapi setelah ijab kabul, maka lenyaplah tabir tsb.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.&quot; (QS. 2:223)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
2. Terjadilah pemindahan tanggung jawab seorang wanita dari orang tua/wali ke suaminya. Sebelum menikah segala tanggung jawab seorang anak terletak di pundak Ayahnya, setelah menikah maka kewajiban tsb berpindah ke suami.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Suami harus memenuhi segala kebutuhan lahir bathin istri. Suami yang akan di minta pertanggung jawabannya di akhirat kelak bagaimana ia mendidik istri dan anak-anaknya. Seperti Hadist yang diriwayatkan oleh Hakim: Manusia yang paling besar tanggung jawabnya kepada wanita ialah suaminya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
3. Keihlasan seorang wanita dipimpin oleh suami dan taat pada suami. &quot;Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka. Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang ta&#39;at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta&#39;atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.&quot; [QS An-Nisa&#39; 4:34]&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi S.A.W beliau bersabda, seandainya aku boleh menyuruh orang untuk bersujud kepada seseorang, niscaya aku menyuruh seorang istri bersujud kepada suaminya. (HR Turmudzi). Dari Ummu Salamah ra. Berkata, Roaulullah bersabda: setiap istri yang meninggal dunia sedangkan suaminya meredhoinya, niscaya ia masuk surga (HR Turmudzi)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pernikahan dalam rangka membentuk rumah tangga yang islami merupakan basis penting dalam perjalanan pembangunan ummat. Rumah tanga merupakan organisasi terkecil yang bisa menjadi gambaran mikrokondisi sebuah masyarakat.Ia juga merupakan pijakan kedua setelah pembinaan individu muslim, dan wadah praktis untuk pengamalan-pengalaman syariat Islam secara berkelompok dan terorganisasi.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Fungsi-fungsi dalam rumah tangga yang teratur dan terstruktur rapi disertai semangat amanah dan tanggung jawab masing-masing anggotanya akan menciptakan kondisi yang tentram dan di ridhai Allah S.W.T. Jika suami sebagai qawwam (pemimpin) dan istri sebagai ribatul bait (pengatur ) rumah tangga menyadari amanat tsb akan dipertanggung jawabkan di akhirat, maka kecermelangan rumah tangga yang samara (sakinah, mawaddah, rahmah) menjadi niscaya adanya..&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram (sakinah) kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.&quot; (QS. 30:21)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mawaddah dalam ayat diatas lebih berkonotasi ke fisik, tidak hanya masalah kecantikan istri, ketampanan suami, kemolekan tubuh, tapi juga menyangkut tingkat sosial, ekonomi, pendidikan dan peradaban. Karena Islam juga memandang faktor ke-sekufu-an (selevel) merupakan salah satu faktor kebahagiaan rumah tangga.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Semakin jauh perbedaan latar belakang kesekufuan ini akan sering terjadi culture schok yang dapat menimbulkan perselisihan/percekcokan. Tapi bukan berarti Islam melarang pernikahan antar si kaya dengan si miskin. Dalam sejarah sahabat, hal ini terjadi pada kasus pernikahan sahabiyah Zainab dengan Zaid yang Allah abadikan di dalam surat Al Ahzab (33) ayat 37.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&quot;Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya:&quot;Tahanlah terus isterimu dan bertaqwalah kepada Allah&quot;, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu&#39;min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak Angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.&quot; [QS Al-Ahzab 33:37].&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sedangkan Rahmah pada surat Ar Rum 21 diatas, adalah faktor kasih sayang yang bersifat batiniyah, menyangkut kepahaman terhadap Dien (agama), keimanan, akhlak, selera dan ideologi. Dan faktor-faktor ini sangat penting. Pilihlah yang utama berdasarkan Diennya. Seperti hadist yang telah ita sering dengar: Wanita itu dinikahi karena 4 perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan Dien nya. Maka dapatkan lah wanita yang memiliki Dien (H.R Bukhari).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bagaimana kita &quot;menilai&quot; calon pasangan agar bisa diketahui apakah pas secara mawaddah dan cocok secara rahmah? .... ini yang penting yak ... :) Saat ini masih banyak muslim melakukan taaruf (perkenalan) dalam rangka penilaian calon pasangannya itu dengan cara budaya yang non-Islami:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
BERPACARAN. Mungkin dengan pacaran akan diperoleh data-data yang diperlukan, tapi karena ini bukan dari Islam, maka harus dihindari, dan biasanya dalam masa berpacaran tsb, yang ditampilkan oleh masing-masing adalah sifat ya ng baik-baiknya saja. Banyak kejadian (apalagi di Jerman) dua orang yang telah bertahun-tahun berpacaran, tapi setelah menikah beberapa saat kemudian bercerai dengan alasan tidak cocok.. Jadi bagaimana yang islami? ...... hmmmmm ..... ;)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah telah memberikan solusinya, dalam surat Annur ayat 32 &quot;Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.&quot; (QS. 24:32).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ayat ini dikhususkan oleh orang-orang yang telah menikah. Nikahkanlah .....berarti disini Allah sedang berbicara kepada orang-orang yang telah menikah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan mereka ini merupakan mediator untuk menciptakan media taaruf yang islami. Di masa tempo doeloe, antar orang tua telah saling menpersiapkan diri untuk saling menjodohkan anak-anaknya. Pada jaman sekarang cara tsb akan dianggap kolot, feodal dan menghalangi kebebasan. Sebenarnya ketidak cocokan ini karena adanya kesenjangan pemahaman, bila pihak orang tua maupun anak ada keterbukaan, dan anak didik oleh orang tua dengan nilai-nilai Islam sejak awal, maka anak akan percaya penuh terhadap pilihan orang tua. Selain orang tua, guru ngaji atau teman yang dapat dipercaya yang berakhlak baik dan sudah menikah dapat sebagai mediator.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Walaupun begitu Allah telah membuat katub pengaman sebagai tolok ukurnya &quot;Wanita-wanita yang tidak baik adalah untuk laki-laki yang tidak baik, an laki-laki yang tidak baik adalah buat wanita-wanita yang tidak baik (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang di tuduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka. Bagi mereka&amp;nbsp;&amp;nbsp;ampunan dan rezki yang mulia (yaitu surga).&quot; (QS. 24:26)&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam ayat diatas Allah telah memilihkan wanita-wanita yang baik untuk lakilaki yang baik, oleh sebab itu bagi yang ingin cepat menikah, maka harus meningkatkan terus nilai keimanannya agar mendapatkan sesuai dengan kualitas dirinya. Itu janji Allah. Sekian dulu dari salah, kalau ada salah kata saya mohon ampun kepada Allah dan minta maaf pada rekan semua.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/3015195131135471240/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/k-i-s-h-part-25-tamat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3015195131135471240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/3015195131135471240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/k-i-s-h-part-25-tamat.html' title='K I S A H DAN PENGANTAR PERKAWINAN Bab 25 tamat'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZW0vIMAK3X1Ji6ZO9qT4YGpdDtjptuJ2gbE_lNkKwlQgbu2RTciMY9P8mvmw37LRmZmqa-zPCAAeWh3v-eVJ2cYetnxmsJimkBGW5R_zJsPKaG1zz87B2Gg1ibh2HbbwG82gTnNY8Rmsc/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-4378005086116226055</id><published>2016-03-02T23:58:00.000+07:00</published><updated>2016-03-03T00:58:48.142+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><title type='text'>JANGANLAH KALIAN MENYEBARKAN FOTO DAN VIDEI KOBAN BENCANA ATAU TRAGEDI KEMANUSIAAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyOGQiegcYU4rtZ8Pb0W6snPvzcl5bha-fwcWuEtrdcIoezoQJtDsltM4RTSNhvcAaY3rEY2EkwI_jSAkDz1hM17Cgf_L3DCDHTqCVappKn9G35pQLrTDyrXlUmq-Eahcmw0Nc4yf5JAhq/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Jangan Mudah Menyebarkan Foto dan Video Korban Bencana dan Tragedi Kemanusiaan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMjRsx2LNSFxYW1EdNAmSQZnstcUHxgUePYc0Nq3fdVWtcmMVv_KL4DIjSkSPQnYSxD3p4v732gjguYPpy1H9PgqFCv67BXmFbfiCZr98DU9DsOnlwAGP2ybNp_L81yVYDSmVxOpk9zY2l/s320/foto.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp; Tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram dan tragedi Mina pada musim haji tahun ini yang memakan ratusan korban jiwa adalah musibah yang sangat memilukan dan cukup mengundang simpati kaum muslimin di seluruh dunia. Tak terkecuali di dunia maya, di mana sangat mudah ditemui foto-foto dan video korban tragedi bertebaran di beranda facebook dan twitter.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ada satu catatan penting yang nampaknya luput dari perhatian khalayak. Adalah satu fenomena yang marak akhir-akhir ini yaitu mengabadikan dan menyebarkan foto/video korban tragedi kemanusiaan. Fenomena tersebut patut kita kaji bersama secara seksama karena menyangkut kemaslahatan orang banyak. Sudah tentu dalam hal ini kita selalu menyandarkan pada aturan syari’at yang senantiasa memberikan solusi tanpa ada pihak yang dirugikan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kecelakaan, maupun bencana alam adalah salah satu bentuk musibah, di mana banyak orang terluka dan meninggal dunia. Demikian Allah Ta’ala menyebut kematian sebagai musibah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;إِنْ أَنْتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الأرْضِ فَأَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةُ الْمَوْتِ&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Jika kamu dalam perjalanan di bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian.” (QS. Al Maidah: 106).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bagaimana seharusnya sikap muslim ketika musibah menimpa kaum muslimin? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memberikan arahan kepada umatnya lewat sebuah hadits:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Perumpaan seorang mukmin dalam kasih sayang terhadap saudaranya ibarat satu tubuh. Apabila salah satu bagian mengerang kesakitan, maka yang lain pun turut merasakan demam dan tidak bisa tidur” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikianlah profil setiap muslim, sudah sepantasnya dia selalu menjadi yang terdepan dalam membantu saudaranya yang tertimpa musibah sekuat tenaga. Tentu semua itu harus sesuai dengan cara yang dibenarkan syari’at. Tidak boleh berlebihan, sehingga bisa merugikan dan mengurangi hak-hak saudaranya. Seperti yang dilakukan sebagian saudara kita di atas patut untuk ditinjau ulang. Seolah menjadi hal yang lumrah, banyak di antara kaum muslimin yang latah sehingga begitu mudahnya mengabadikan foto-foto korban meninggal dan luka-luka, lalu disebarkannya di media sosial.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika kita perhatikan dengan seksama maka kita dapati perilaku tersebut telah mengusik privasi dan melanggar kehormatan orang lain yang dilarang dalam syari’at. Di antara dalil-dalil yang menunjukkan pelarangannya adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Perihal kehormatan seorang muslim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Allah sangat memuliakannya dalam Al Qur’an:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Dan sungguh telah Kami muliakan anak keturunan Adam.” (QS. Al-Isra: 70).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karenanya, segala hal yang bisa mengakibatkan rusaknya kehormatan seorang muslim dilarang oleh syari’at.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Keumuman perintah untuk menutup aib kaum muslimin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menasehati Hazzal radhiallah ‘anhu sesaat setelah ia menyuruh Ma’iz radhiallahu ‘anhu untuk mengakui perbuatannya (berzina) kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sehingga Ma’iz pun dihukum rajam,&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;يا هَزَّال، لو سَتَــرْته بردائك، لكان خيرًا لك&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Wahai Hazzal, seandainya tadi kau tutupi aibnya dengan bajumu (tidak kau suruh ia menghadapku), maka itu lebih baik bagimu.” (HR. Malik).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Demikian juga anjuran yang lain,&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;من ستر مسلما ستره الله في الدنيا والاخرة&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Barang siapa yang menutup (aib/cacat) seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kalau saja seorang di antara kita ketika hendak bepergian berusaha menjaga penampilan, berdandan di depan cermin, dan selalu ingin tampil dalam kondisi yang paling baik, maka bagaimana mungkin ia tega memperlihatkan fisik saudaranya yang sudah terbujur kaku dengan kondisi yang tidak enak dipandang?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bayangkan jika itu terjadi pada diri Anda, apakah Anda rela kondisi Anda saat itu diabadikan, baik foto maupun video lalu diunggah di youtube atau dibagikan di media sosial? Tentu tidak ada yang mau diperlakukan seperti itu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Jika yang masih hidup saja belum tentu rela difoto tanpa sepengetahuannya, apalagi yang sudah mati? Bagaimana dia mau dimintai izin? Belum lagi jika si mayit ini dalam keadaan tersingkap auratnya, atau rusak fisiknya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Pernahkah Anda berpikir, bagaimana jika orang tersebut kelak menuntut Anda di hadapan Allah pada hari kiamat? Wahai Rabb kami, tanyalah orang ini kenapa dulu dia mengabadikan fotoku? Kenapa dia sebarkan auratku di hadapan orang banyak? Kenapa dia membuat sedih keluargaku, anak dan istriku?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;3. Larangan untuk menyebarluaskan segala hal yang menyangkut pribadi seorang muslim yang tidak ingin diketahui oleh publik.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam istilah Bahasa arab disebut tajassus alias memata-matai dan mencari-mencari kesalahan orang lain. Allah Ta’ala berfirman:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;وَلَا تَجَسَّسُوا&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” (QS. Al Hujurat: 12).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dalam hadits yang statusnya marfu’ sampai kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;وَلا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Janganlah kalian mencari-cari aurat (aib) kaum muslimin” (HR. Abu Dawud).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Mengabadikan foto tanpa sepengetahuan yang difoto termasuk dalam larangan tajassus, di mana orang merasa tidak aman karena privasinya terganggu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Alasan lain menyebarkan foto korban&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebagian orang beralasan kurang bisa mengambil pelajaran dari sebuah tragedi kecuali setelah melihat langsung para korban. Benarkah separah ini sampai kita tidak bisa membayangkan orang mati kecuali dengan melihat tayangan mayat korban tewas dan luka-luka?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kaidah dalam syari’at mengatakan:&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;درء المفاسد مقدم على جلب المصالح&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;
“Mencegah mafsadah didahulukan daripada meraih maslahat”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Oleh karenanya, mencegah rusaknya hak privasi dan kehormatan korban lebih didahulukan daripada memberikan pelajaran bagi orang lain dengan menyebarkan foto-foto korban.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dan maslahat apa yang hendak diraih jika dilakukan dengan cara yang tidak dibenarkan syari’at. Itu namanya takalluf, berlebih-lebihan. Kecuali dalam kondisi-kondisi darurat yang menuntut hal itu, seperti dokumentasi oleh pihak berwajib guna penyelidikan. Dan sekali lagi, itu pun bukan konsumsi publik.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berkaitan dengan hak keluarga korban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Wahai saudaraku, orang yang Anda foto atau yang Anda share fotonya, ia punya anak, istri, dan keluarga. Ia memiliki orang-orang yang sangat mencintainya, pun orang-orang yang membencinya. Sementara orang tersebut sudah mati. Tidakkah Kau berpikir apa akibatnya? Siapa yang mengizinkan Anda untuk mengabadikan fotonya?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidak lain hal itu justru semakin menambah kesedihan orang-orang yang mencintainya, seperti anak, istri, dan orang tuanya. Apalagi jika korban dalam kondisi yang mengenaskan, berlumuran darah, atau tidak lagi utuh fisiknya, lalu terlanjur disebar di media sosial. Bukankah suatu saat foto-foto itu bisa membangkitkan kembali kesedihan yang telah lama terkubur, dan membuat luka lama yang sudah terobati kembali menganga?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sebagai ahli waris, keluarga korban adalah pihak yang paling berhak dengan hak-hak yang berkaitan dengan korban. Mereka pun berhak menuntut pihak-pihak yang menyebarkan gambar korban tanpa izin.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidakkah kita belajar dari pengalaman salah satu saluran TV nasional beberapa waktu lalu yang akhirnya meminta maaf secara terbuka karena telah menayangkan jasad korban jatuhnya pesawat? Artinya, dalam norma kemasyarakatan pun hal itu tidak bisa diterima, karena tayangan tersebut menyakiti keluarga korban di mana kehormatan keluarganya diusik sedemikian jauh.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Masih banyak pintu kebaikan untuk menunjukkan kepedulian kita kepada para korban yang tentu selaras dengan syari’at, yaitu dengan bertakziah kepada keluarganya bagi yang dekat, atau mengulurkan bantuan, dan mendoakan bagi yang jauh. Kalau pun hendak mengabarkan kondisi tragedi di lapangan dengan gambar, hendaknya sebisa mungkin menghindarkan segala sesuatu yang menakut-nakuti dan membuat sedih kaum muslimin, baik dengan tidak memperlihatkan para korban, atau menyamarkan foto sehingga identitasnya tidak dikenali secara utuh. Itu pun jika kebutuhan mendesak untuk itu.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tidakkah tragedi-tragedi kecelakaan dan bencana sudah terjadi sejak zaman dahulu sebelum ramainya foto dan video? Apakah para pendahulu kita menganjurkan untuk datang ke tempat kejadian hanya untuk mengambil pelajaran? Sedarurat itukah untuk memberi pelajaran kepada umat hanya bisa dengan menampilkan foto-foto korban?&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sungguh syari’at Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga kehormatan orang yang sudah mati sebagaimana ketika masih hidup. Di mana kita diperintahkan untuk menampakkan yang baik-baik dah menutup aib si mayyit. Bahkan orang yang memandikan jenazah pun tidak boleh menceritakan apa yang ia lihat jika itu buruk.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;i&gt;Wallahu a’lam.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/4378005086116226055/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/janganlah-kalian-menyebarkan-foto-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/4378005086116226055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/4378005086116226055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/janganlah-kalian-menyebarkan-foto-dan.html' title='JANGANLAH KALIAN MENYEBARKAN FOTO DAN VIDEI KOBAN BENCANA ATAU TRAGEDI KEMANUSIAAN'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyOGQiegcYU4rtZ8Pb0W6snPvzcl5bha-fwcWuEtrdcIoezoQJtDsltM4RTSNhvcAaY3rEY2EkwI_jSAkDz1hM17Cgf_L3DCDHTqCVappKn9G35pQLrTDyrXlUmq-Eahcmw0Nc4yf5JAhq/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-1492030279554420867</id><published>2016-03-02T23:13:00.001+07:00</published><updated>2016-03-07T22:58:51.981+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Islami"/><title type='text'>KISAH BERPISAHNYA ROH DARI JASAD</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyOGQiegcYU4rtZ8Pb0W6snPvzcl5bha-fwcWuEtrdcIoezoQJtDsltM4RTSNhvcAaY3rEY2EkwI_jSAkDz1hM17Cgf_L3DCDHTqCVappKn9G35pQLrTDyrXlUmq-Eahcmw0Nc4yf5JAhq/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Kisah Berpisahnya Roh Dari Jasad&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam sebuah hadith daripada Aisyah r.a katanya, &quot;Aku sedang duduk bersila di dalam rumah.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, &quot;Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin.&quot; Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, &quot;Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya.&quot; Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiXTqdSlveD6cLSTee96cm80FzQ-DQuKobio7TOk22Rc71GuX_KWLO_TloblgrUTxEQuTaqjNCLMumT133PRxgX9cS37GZpsx-RQmQ_ymwPE2p3_T1KxjEAcqJvIVMS0brVrTsMLcS4-jv/s640/544250_480952985293826_1186771731_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, &quot;Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?&quot; Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;bertanya, &quot;Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?&quot; Kataku, &quot;Tunjukkan wahai Rasulullah!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rasulullah S.A.W berkata, &quot;Engkaulah katakan!,&quot; Jawab Aisyah r.a : &quot;Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, &quot;Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: &quot;Aduhai anak!&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rasulullah S.A.W bertanya lagi: &quot;Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?&quot; Jawab Aisyah r.a : &quot;Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya.&quot; Rasulullah S.A.W&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;bertanya lagi, &quot;Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?&quot; Jawab Aisyah, &quot;Hanya Allah dan Rasul-Nya saja yang lebih tahu.&quot;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Maka bersabda Rasulullah S.A.W : &quot;Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk emmandikannya. Maka&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, &quot;Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut.&quot; Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, &quot;Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh,&quot; Dan jika merea memandikan, maka berkata roh: &quot;Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kafan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, &quot;Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidakakan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat.&quot;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, &quot;Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama-lamanya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, &quot;Demi Allah, wahai jemaahku, janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku. Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/1492030279554420867/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-berpisahnya-roh-dari-jasad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1492030279554420867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/1492030279554420867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-berpisahnya-roh-dari-jasad.html' title='KISAH BERPISAHNYA ROH DARI JASAD'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyOGQiegcYU4rtZ8Pb0W6snPvzcl5bha-fwcWuEtrdcIoezoQJtDsltM4RTSNhvcAaY3rEY2EkwI_jSAkDz1hM17Cgf_L3DCDHTqCVappKn9G35pQLrTDyrXlUmq-Eahcmw0Nc4yf5JAhq/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-6086828537980482703</id><published>2016-03-02T23:08:00.025+07:00</published><updated>2016-04-21T22:14:54.989+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>TANDA-TANDA ISTRI YANG SHALEHAH Bab 24</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 24&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;TANDA-TANDA ISTRI YANG SHALEHAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Diantara tanda-tanda istri yang shalehah adalah, bilamana ia melakukan kesalahan terhadap suaminya, ia menyesal sekali dan segera meminta maaf dan memohon keridhoannya. Kesalahan itu ia sesali dan ia tangisi sepanjang hari, karena takut mendapat siksa dari Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tanda-tanda yang lain adalah misalnya, ia melihat suaminya sedang diliputi perasaan duka dan sedih, Maka ia menghibur, ”Kalau yang kamu sedihkan berhubungan dengan urusan akherat, sesungguhnya hal itu sangat menguntungkan bagimu, tetapi jika yang kau sedihkan berhubungan dengan urusan dunia, sama sekali aku tidak membebanimu dengan perkara yang berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;https://sahidal.files.wordpress.com/2011/05/suami_isteri_solehah.jpg?w=303&amp;amp;h=323&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;K I S A H&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dikisahkan bahwa Rabi’ah binti Isma’il Asy Syamsiah, Seorang istri Ahmad bin Abu Al huwari, suatu hari memasak makanan yang enak. Masakan itu di beri campuran aroma yang harum. Suami Rabi’ah juga mempunyai istri yang lain. Setelah masak dan menyantap makanan itu, Rabi’ah berkata pada suaminya:”pergilah kamu keistri yang lain dengan tenaga yang baru”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rabi’ah yang satu ini memang mirip dengan rabi’ah Adawiyah yang berdomisili di bashrah. Rabi’ah Asy Syamsiah ini setelah menunaikan shalat ‘isya ia berdandan lengkap dengan busananya. Setelah itu baru mendekati tempat tidur suaminya. Ia tawarkan pada suaminya, ”Apakah malam ini kamu membutuhkan kehadiranku atau tidak”. Jika suaminya sedang berhasrat untuk menggaulinya, maka ia melayaninya hingga puas. kalau malam itu suaminya sedang tidak berminat menggaulinya, maka ia menukar pakaian yang ia kenakan tadi dan berganti dengan pakaian lain yang di gunakan untuk beribadah. malam itu ia tenggelam di tempat shalatnya hingga subuh. Rabi’ah binti Isma’il Asy Syamsiah bersuamikan Ahmad bin Abu huwar itu memang dikehendaki Rabi’ah sendiri. Ia pula yang pertama-tama melamar syeikh Ahmad supaya berkenan memperistri dirinya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ceritanya demikian, Rabi’ah binti Ismail itu semula mempunyai suami yang kaya. Setelah kematiannyaIa memperoleh harta waris yang sangat besar. Ia kesulitan menafkahkan harta itu, Mengingat ia seorang perempuan yang terbata gerakannya. maka ia bermaksud melamar syeikh Ahmad, dengan tujuan agar dapat menasarufkan (menghibahkan) hartanya demi kepentingan islam dan di berikan kepada orang orang yang membutuhkan. Yang deemikian itu karena Rabi’ah binti Ismail memandang syeikh Ahmad sebagai orang yang dapat menjalankan amanat, sedang Rabi’ah sendiri seorang yang adil.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketika mendapat lamaran dari Rabi’ah syeikh Ahmad berkat :”Demi Allah, sesungguhnya aku tidak berminat lagi untuk menikah. Sebab aku ingin berkonsentrasi untuk beribadah”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Rabi’ah menjawab :”Syeikh Ahmad, sesungguhnnya kosentrasiku dalam beribadah adalah lebih tinggi dari pada kamu. Aku sendiri sudah memutuskan untuk tidak menikah lagi. tetapi tujuanku menikah kali ini tidak lain adalah agar dapat menasarufkan harta kekayaan yang kumiliki kepada saudarasaudara yang muslim, Dan untuk kepentingan islam sendiri. Akupun mengerti bahwa engkau itu orang yang shalih, tapi justru dengan begitu aku akan memperoleh keridhoan dari Allah S.W.T”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Syeikh Ahmad berkata :”Baiklah, tapi aku minta waktu, Aku hendak meminta izin dari Guruku”. Lalu syeikh Ahmad mengahadap gurunya, yakni Syeikh Abu Sulaiman AD Darani. Sebab gurunya itu dulu pernah melarang dirinya untuk menikah lagi. Katanya:”Setiap orang yang menikah, sedikit atau banyak pasti akan terjadi perobahan atas dirinya”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Tetapi setelah Abu Sulaiman mendapat penjelasan dari muridnya mengenai rencana Rabi’ah, ia berkata:”kalau begitu Nikahilah Ia. Karena perempuan itu seorang wali”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Kisah kisah yang serupa seperti kisah Rabi’ah Adawiyah itu sesunggguhnya cukup banyak. lazimnya terjadi pada masa lalu, tetapi untuk masa sekarang, hampir tidak pernah di jumpai, adanya seorang wanita yang bertingkah baik seperti mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;KISAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Di kisahkan ada seorang pandai besi yang mempunyai keajaiban luar biasa. kalau ia memanggang besi didalam bara api tangannya tidak kepanasan sekalipun saat mengambilnya menggunakan tangannya secara telanjang. Ketika itu ada seorang yang tergerak hatinya bermaksud menyaksikan keajaiban itu. Apakah benar ataukah sekedar berita bohong. Hingga suatu hari orang tersebut datang kerumah si pandai besi. Ia bertanya tentang berita itu. Setelah melihat sendiri Ia memandangi dengan penuh kekaguman. Setelah pandai besi itu menyelesaikan pekerjaannya, lelaki tadi memberi salam. pandai besi menjawab. Lalu kata lelaki tadi:”Malam ini aku menjadi tamumu, kamu tidak keberatan bukan?’&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sipandai besi menjawab:”Dengan suka hati aku menerima kehadiranmu”. Lelaki tadi diajak masuk kerumah. hingga setelah makan malam tiba ia disuguhi makan malam. Selesai makan hingga menjelang tidur lelaki itu tidak menjumpai suatu kelebihan di lakukan si pandai besi. Ibadah fardunya hanya seperti itu. Ia tidur malah hingga subuh. Dalam hati ia berkata: ”Barangkali malam ini ia sengaja merahasiakan ibadahnya”. Lelaki tadi meminta izin agar di perbolehkan bermalam untuk yang kedua kalinya. Ia mencoba memperhatikan amaliyahnya. Ternyata tidak ada kelebihannya dalam menjalankan kewajiban dan kesunahan beribadah.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Akhirnya lelaki itu berkata : ”Sudah seringkali aku mendengar, betapa besar Allah memuliakan dirimu. Kebetulan aku sendiri juga menyaksikan kekeramatanmu itu. Tetapi setelah aku perhatikan secara lahiriyah ternyata tidak ada kelebihan yang aku jumpai dalam ibadah fardu atau sunnahmu. Kalau begitu dari manakah tingkatan itu kamu peroleh?”. Sipandai besi itu menjawab :”Saudaraku, sesungguhnya akukisah yang sangat menarik. ceritanya begini, Aku bertetangga dengan seorang perempuan yang sangat cantik sekali. Aku cinta sekali padanya. Setiap saat aku menggoda dan merayunya supaya mau memenuhi keinginanku. Namun sejauh itu aku tidak dapat menundukkan dirinya. Rupanya Ia perempuan ahli wara’ yang sangat bagus segalanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Bulan demi bulan terus bergulir, hingga tibalah masa paceklik, makanan sulit diperoleh. Kelaparan merata dimana-mana. Suatu hari ketika aku sedang menikmati udara dirumah, tiba-tiba pintu rumahku diketuk oleh seseorang. Aku keluar utuk melihat siapa yang datang. ternyata perempuan yang cantik itu yang datang. Ia berdiri didepan pintu, katanya:”Tuan aku ini sedang kelaparan, Apa ada makanan yang bisa tuan berikan kepadaku?”Jawabku:”Apa kau tidak merasa bahwa aku sangat mencintaimu?. Aku tidak akan memberi makanan kecuali kau bersedia menyerahkan dirimu padaku”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Sesungguhnya aku takut menghadapi bahaya dalam kematian. Aku telah berjanji untuk tidak berma’syiat kepada Allah”. Lalu Ia kembali. Dua hari kemudian Ia datang lagi. Ia meminta makanan seperti yang dikatakan tempo hari. Aku juga memberi jawaban seperti jawabanku yang kemarin. Saat itu tubuhnya kelihatan sangat kusut dan rusak. Ia masuk dan duduk didalam rumah. Aku menyodorkan makanan didepannya. Tiba-tiba airmata perempuan cantik itu terus mengalir deras seraya berkata:”Apakah makanan ini Kau berikan semata hanya karena Allah?” Aku menjawab:”Aku berikan makanan itu agar kau bersedia menyerahkan dirimu kepadaku”. Ia bangkit dan meninggalkan makanan itu tanpa menjamahnya sedikitpun. Ia terus melangkah keluar rumah menuju rumahnya sendiri, yang berada tak jauh dari rumahku.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dua hari kemudian ia datang lagi. Ia mengetuk pintu sambil berdiri didepan pintu, Kulihat tubuhnya kian kurus kering. Suaranya terbata-bata. Punggunbgnya membungkuk karena menahan lapar. Ia berkata :”Tuan aku telah merasa kesulitan, untuk mencari makanan, dan aku tak sanggup lagi untuk berjalan jauh untuk mencari makanan kecuali kepada tuan. Apakah tuan punya makanan yang bisa diberikan kepadaku ikhlas karena Allah?”&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ya tentu ada kalau kamu bersedia menyerahkan dirimu kepadaku”. Ia kemudian menundukkan wajah beberapa saat, ia masuk dan duduk didalam. Saat itu aku benar benar tidak mempunyai makanan yang dapat kuberikan untuknya. Maka aku segera menghidupkan api untuk memasak makanan untuknya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Setelah masak dan makanan kuletakkan didepannya tiba-tiba aku tersadar memperoleh petunjuk Allah. Dalam hati aku berkata:”Hai rusak amat diriku ini, sesungguhnya perempuan ini termasuk orang yang di beri akal sedikit dan begitu pula ketaatannya pada agamanya. Ia tidak mampu mencari mana dan sudah berulang kali merasakan betapa pedihnya kelaparan. Tetapi kamu tidak mau menahan kemaksiatan, padahal ia dapat mencegah kemaksiatan tanpa mau menyentuh makanan, jika diberikan dengan syarat”. Kemudian aku berdoa kepada Allah : ”Wahai Allah sesungguhnya aku sekarang bertaubat kepada-MU atas segala perbuatanku. Aku berjanji tidak akanmendekati lagi kepada perempuan itu untuk bermaksiat”. Aku dekati dia yang masih terpaku didepan makanan. Aku berkata:Sekarang makanlah, Kamu tidak perlu khawatir bahwa aku akan meminta persyaratanitu. Kuberikan itu hanya karena Allah”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Begitu mendengar ucapanku itu, ia mengangkat wajahnya kelangit seraya berucap:”Wahai Allah, jika ucapannya itu benar, hindarkanlah dirinya dari api dunia dan api akhirat”. Lalu perempuan cantik itu ku biarkan menyantap makanan. Aku sendiri berkemas dari hadapannya untuk memadamkan api. Tanpa sengaja sebuah bara api jatuh mengenai kakiku. Ternyata tidak melepuh. Aku kembali lagi menjumpainya dengan penuh kegembiraan. Aku berkata:”Bergembiralah kamu, sesungguhnya Allah telah mengabulkan doamu”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Lalu Ia buang sesuap makanan yang masih ada di tangannya. Ia bersujud syukur seraya berucap : ”Wahai Allah sesungguhnya Engkau telah memperlihatkan kepadaku apa yang kuhendaki terhadap lelaki ini. Maka cabutlah ruhku sekarang juga”. Selesai berucap begitu, perempuan cantik itu mati dalam keadaan masih bersujud. Demikianlah ceritaku, saudara”. Wallaahu a’lam&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/6086828537980482703/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/tanda-tanda-istri-yang-shalehah-bab-24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6086828537980482703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/6086828537980482703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/tanda-tanda-istri-yang-shalehah-bab-24.html' title='TANDA-TANDA ISTRI YANG SHALEHAH Bab 24'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8174473420198701171.post-2282291749770336846</id><published>2016-03-02T23:08:00.023+07:00</published><updated>2016-03-14T23:21:04.991+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buku Keluarga"/><title type='text'>KISAH ISTRI YANG TELAH DI TINGGAL, MENINGGAL SYAMINYA Bab 23</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s1600/images.png&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;BAB 23&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;b&gt;KISAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dikisahkan ada seorang perempuan yang gemar memamerkan dandanannya di depan kaum lelaki. Ia mati. Hingga suatu malam di antara saudaranya ada yang bermimpi melihat dirinya di hadirkan kehadapan Allah dengan mengenakan busana yang sangat tipis. Saat itu angin bertiup menerpa busananya, tersingkaplah busananya. Allah berpaling tidak sudi memperhatikannya. Allah berfirman:”Seret dia ke NERAKA …!!! Sesungguhnya perempuan itu termasuk orang yang suka memamerkan dandanannya sewaktu di dunia.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ketika suami rabi’ah Adawiyah mati, beberapa waktu kemudian Hasan Al Basri dan kawan kawannya datang menghadap Rabi’ah. Mereka meminta izin di perkenankan masuk, mereka di perkenankan masuk. Rabi’ah segera mengenakan cadarnya, dan mengambil tempat duduk di balik tabir. Hasan AlBasri mewakili kawan kawannya mengutarakan maksud kedatangannya. Ia berkata : ”Suamimu telah tiada, sekarang Kau sendirian. Kalau kmu menghendaki silahkan memilih salah seorang dari kami. Mereka ini orang orang yang ahli zuhud”. Jawab Rabi’ah Adawiyah:”ya, aku suka saja mendapat kemuliyaan ini. Namun aku hendak menguji kalian, siapa yang paling ‘alim(pandai) diantara kalian itulah yang menjadi suamiku”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hasan Al Basri dan kawan kawannya menyanggupi. Kemudian Rabi’ah Adawiyah bertanya: ”Jawablah empat pertanyaanku ini kalau bisa aku siap di peristri oleh kamu”. Hasan Al Basri berkata :”Silahkan bertanya, kalau Allah memberi pertolongan aku mampu menjawab tentu aku jawab”. “Bagaimana pendapatmu kalau aku mati kelak, kematianku dalam muslim (husnul khatimah) atau dalam keadaan kafir(suul khatimah)”. kata Rabi’ah bertanya. Jawab Hasan Al basri : ”Yang kau tanyakan itu hal yang ghaib, mana aku tahu. . ”. “Bagaimana pendapatmu, kalau nanti aku sudah di masukkan kedalam kubur dan mungkar-nakir bertanya kepadaku, apakah aku sanggup menjawab atau tidak. . ” “Itu persoalan ghaib lagi”. Jawab Hasan Al Basri.“Kalau seluruh manusia di giring di MAUQIF (padang mahsyar) pada hari kiamat kelak, dan buku buku catatan amal yang dilakukan oleh malaikat HAFAZHAH beterbangan dari tempat penyimpanannya di bawah ‘arsy. Kemudian buku buku catatan itu di berikan kepada pemiliknya. Sebagian ada yang melalui tangan kanan saat menerima dan sebagian lagi ada yang lewat tangan kiri dalam menerimanya. Apakah aku termasuk orang yang menerimanya dengan tangan kanan atau tangan kiri. . ?, tanya Rabi’ah. “Lagi lagi yang kau tanyakan hal yang ghaib”, jawab Hasan Al Basri. Tanya Rabi’ah sekali lagi:”Manakala pada hari kiamat terdengar pengumuman bahwa, sebagian manusia masuk surga dan sebagian yang lain masuk neraka, apakah aku termasuk ahli syurga atau ahli neraka. . ?”. “Pertanyaanmu yang ini juga termasuk persoalan yang ghaib”, jawab Hasan Al basri. Rabi’ah berkata :”Bagaimana orang yang mempunyai perhatian kuat terhadap empat persoalan itu masih sempat mamikirkan nikah. . ?”. Coba perhatikanlah kisah dialog tersebut. Betapa besar perasaan takut Rabi’ah Adawiyah terhadap persoalan itu. Kendati ia seorang sholehah. namun masih diikuti perasaan takut yang luar biasa jika akhir hayatnya tidak baik.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Diceritakan bahwa, Rabi’ah Adawiyah itu mempunyai tingkah laku yang berubah ubah. Suatu ketika perasaan cintanya kepada Allah begitu berat, hingga ia tidak sempat lagi berbuat apa-apa. Diwaktu lain ia kelihatan tenang nampak seperti tidak ada masalah, dan lain waktu ia kelihatan sangat takut dan cemas.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Suaminya menceritakan, suatu hari aku duduk sambil menikmati makanan. Sementara ia duduk di sampingku dalam keadaan termenung lantaran di hantui peristiwa kiamat. Aku berkata :”Biarkan aku sendirian menikmati makanan ini”. Ia menjawab aku dan dirimu itu bukanlah termasuk orang yang dibuat susah dalam menyantap makanan, lantaran mengingat akherat”. Lebih lanjut Ia berkata:”Demi Allah, sesungguhnya bukanlah aku mencintaimu seperti kecintaannya orang yang bersuami istri pada umumnya. Hanyalah kecintaanku padamu sebagaimana kecintaan orang yang bersahabat”. Kalau Rabi’ah Adawiyah memasak makanan, Ia berkata:”Majikanku, makanlah masakan itu. Karena tidak patut bagi badanku kecuali membaca tasbih saja”. (yang di maksud majikan adalah suami dari Rabi’ah Adawiyah sendiri).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Hingga suatu hari Rabi’ah berkata pada suaminya:”Tinggalkan diriku, silahkan kamu menikah lagi”. Hal itu dikatakan ketika suaminya masih hidup. Maka Aku (suaminya)pun menikah lagi dengan tiga orang perempuan. Saat itu Rabi’ah masih setia melayani keperluan suaminya, termasuk memasakkan makanan. Suatu hari Rabi’ah Adawiyah memasakkan daging untuk suaminya, Ia berkata:”Tinggalkanlah diriku dengan membawa kekuatan yang baru menujuistri-istrimu yang lain”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Dikisahkan bahwa Rabi’ah Adawiyah juga mempunyai sahabat sahabat yang lain dari bangsa jin, yang sanggup mendatangkan apa saja yang di kehendakinya. Wali perempuan ini dalam kehidupannya dikenal pula mempunyai berbagai kekeramatan hingga wafatnya. Di antara kekeramatannya adalah bahwa pada suatu malam ada pencuri masuk menjarahi isi rumahnya. Ia sendiri masih terlelap tidur. Ketika pencuri itu hendak keluar dengan menjinjing barang-barang yang telah di kemasi, mendadak pintu rumahnya hilang semua. Pencuri itu lalu duduk disamping pintu yang di pandang semula belum lenyap. Tiba tiba saat itu terdengar suara halus menyapanya:”Letaakkan barang -barang yanga kau kemasi. Keluarlah dari pintu ini”.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
Ia pun segera meletakkan barang-barang yang telah dikemasi. Mendadak pintu itu kelihatan lagi. Begitu ia melihat pintu maka ia segera menyambar lagi barang-barang hasil curian tadi. Tiba-tiba pintu itu hilang lagi seketika ia letakkan lagi barang hasil jarahannya. Pintu kelihatan lagi. Ia mengambil kembali barang haasil jarahannya. Pintu hilang lagi. Dan begitu seterusnya. Tiba-tiba terdengar lagi suara lembut menyapa :”Kalau Rabi’ah adawiyah tertidur, Tetapi Allah tidak tertidur dan tidak pula terserang rasa kantuk”, maka ia pun sadar. barang barang yang di kemasinya pun Ia tinggalkan, lalu ia pun keluar melalui pintu tadi.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/feeds/2282291749770336846/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-part-23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2282291749770336846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8174473420198701171/posts/default/2282291749770336846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perintis-rantau.blogspot.com/2016/03/kisah-part-23.html' title='KISAH ISTRI YANG TELAH DI TINGGAL, MENINGGAL SYAMINYA Bab 23'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01579397105893773972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4cTIiAQqRQoW1FcxeNmBdli-HZakqk8Cwax5DHzbXGom9qda0qNhlLw1pax-WVh0JNcJ-C1yEVvUpDMjYgnubgLbBW9tcC0XOzbprIvWsq_T1eZHD7BqTzJ1H0QvAiR0k8a0PV5UnFOdr/s72-c/images.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>