<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>muda</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (muda-harahap)</managingEditor><pubDate>Fri, 4 Oct 2024 19:05:55 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://mudaharahap.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>BALAS BUDI</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/balas-budi.html</link><category>cerita</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:32:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-2188043108856717657</guid><description>BALAS BUDI ATAS SEMANGKUK NASI PUTIH (SEBUAH KISAH NYATA)&lt;br /&gt;Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang&lt;br /&gt;kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar-mandir di depan&lt;br /&gt;sebuah rumah makan cepat saji di kota  metropolitan, menunggu sampai tamu&lt;br /&gt;di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia&lt;br /&gt;masuk ke dalam rumah makan tersebut.&lt;br /&gt;"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."  Dengan kepala menunduk&lt;br /&gt;pemuda&lt;br /&gt;ini berkata kepada pemilik rumah makan.&lt;br /&gt;Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini&lt;br /&gt;hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu&lt;br /&gt;menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.&lt;br /&gt;Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan&lt;br /&gt;pelan, "Dapatkah menyiram sedikit kuah sayur di atas nasi saya."&lt;br /&gt;Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum, "Ambil saja apa yang engkau&lt;br /&gt;suka, tidak perlu bayar!"&lt;br /&gt;Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir, "Kuah sayur gratis."&lt;br /&gt;Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.&lt;br /&gt;"Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak&lt;br /&gt;lagi nasinya", dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada&lt;br /&gt;pemuda ini.&lt;br /&gt;"Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai&lt;br /&gt;makan siang saya."&lt;br /&gt;Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini&lt;br /&gt;tentu dari keluarga miskin di luar kota, demi menuntut ilmu datang ke&lt;br /&gt;kota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan, itu&lt;br /&gt;sudah pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir sampai di situ pemilik rumah makan lalu menaruh  sepotong daging&lt;br /&gt;dan sebutir telur disembunyikan di bawah nasi, kemudian membungkus nasi&lt;br /&gt;tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan&lt;br /&gt;kepada pemuda ini.&lt;br /&gt;Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda&lt;br /&gt;ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di&lt;br /&gt;bawah nasi?&lt;br /&gt;Suaminya kemudian membisik kepadanya, "Jika pemuda ini melihat kita&lt;br /&gt;menaruh lauk di nasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah&lt;br /&gt;kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung. Lain kali dia tidak akan&lt;br /&gt;datang lagi. Jika dia ke tempat lain hanya membeli  semangkuk nasi putih,&lt;br /&gt;mana ada gizi untuk bersekolah?"&lt;br /&gt;"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga&lt;br /&gt;dirinya."&lt;br /&gt;"Jika aku tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?" tanyanya&lt;br /&gt;bercanda.&lt;br /&gt;Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.&lt;br /&gt;"Terima kasih, saya sudah selesai makan." Pemuda ini pamit kepada&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikkan badan melihat&lt;br /&gt;dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.&lt;br /&gt;"Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat!",  katanya&lt;br /&gt;sambil&lt;br /&gt;melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini&lt;br /&gt;besok jangan segan-segan datang lagi.&lt;br /&gt;Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore&lt;br /&gt;pemuda ini singgah ke rumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari&lt;br /&gt;hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk&lt;br /&gt;bekal keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk-pauk&lt;br /&gt;berbeda, yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20&lt;br /&gt;tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, ketika bapak penjual nasi ini sudah berumur 50 tahun&lt;br /&gt;lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat  penggusuran, bahwa rumah makan&lt;br /&gt;mereka menjadi salah satu target yang harus digusur.  Alhasil, sontak&lt;br /&gt;mereka kehilangan mata pencaharian dan sedih mengingat anak mereka yang&lt;br /&gt;disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan. Hal itu membuat&lt;br /&gt;suami-istri ini berpelukan menangis sedih, bingung dan bercampur panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itulah, masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek&lt;br /&gt;kelihatannya seperti direktur dari sebuah kantor bonafid.&lt;br /&gt;"Apa kabar? Saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan. Saya&lt;br /&gt;diinstruksikan oleh direktur kami untuk mengundang kalian membuka kantin&lt;br /&gt;di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian&lt;br /&gt;hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan&lt;br /&gt;dibagi 2 dengan perusahaan."&lt;br /&gt;"Siapakah direktur di perusahaan Anda? Mengapa begitu baik terhadap kami?&lt;br /&gt;Saya tidak ingat ataupun mengenal seseorang yang begitu mulia!" sepasang&lt;br /&gt;suami istri ini berkata dengan terheran-heran bercampur haru.&lt;br /&gt;"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami, direktur kami paling&lt;br /&gt;suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu, yang&lt;br /&gt;lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya."&lt;br /&gt;Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul,&lt;br /&gt;setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun&lt;br /&gt;kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses&lt;br /&gt;untuk kerajaan bisnisnya.&lt;br /&gt;Dia merasa kesuksesan pada saat ini, salah satunya adalah berkat bantuan&lt;br /&gt;sepasang suami istri ini. Jika saja dulu mereka tidak membantunya, dia&lt;br /&gt;tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses&lt;br /&gt;sekarang.&lt;br /&gt;Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan&lt;br /&gt;kantornya.&lt;br /&gt;Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk&lt;br /&gt;dalam-dalam berkata kepada mereka,"Bersemangat, ya! Di kemudian hari&lt;br /&gt;perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok!"&lt;br /&gt;Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah&lt;br /&gt;suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.  Jika Anda merasa&lt;br /&gt;tersentuh oleh kisah ini, silakan teruskan pesan ini kepada orang-orang di&lt;br /&gt;sekitar Anda, juga orang-orang yang Anda sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Siapkah kita kehilangan</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/siapkah-kita-kehilangan.html</link><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-5011438600866799533</guid><description>Oleh ; Mario Teguh&lt;br /&gt;Bussiness Efectiveness Consultant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPKAH MENGHADAPI KEHILANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita siap MENDAPATKAN, sudahkan kita juga siap untuk KEHILANGAN ?&lt;br /&gt;Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir, hingga bunuh diri. Masih ingatkah Anda pada tokoh-tokoh ternama, yang tega membunuh diri sendiri hanya karena sukses mereka terancam pudar ? Barangkali kisah yang saya adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns berikut ini, dapat memberikan inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan. Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran.. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang. Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi ? Engkau baik saja kan ? Apa yang diambil oleh perampok tadi ? &lt;br /&gt;Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN TUHAN. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ?&lt;br /&gt;Have a positive day !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat.&lt;br /&gt;Kita akan menjadi lebih damai bila yang kita pikirkan adalah jalan keluar masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/ada-seorang-gadis-buta-yang-membenci.html</link><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-4011318829573461441</guid><description>Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya&lt;br /&gt;itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua&lt;br /&gt;orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk&lt;br /&gt;menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika&lt;br /&gt;dia bisa melihat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya&lt;br /&gt;sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya&lt;br /&gt;bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah&lt;br /&gt;denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata&lt;br /&gt;buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk&lt;br /&gt;surat singkat kepada gadis itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status&lt;br /&gt;dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan&lt;br /&gt;hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus&lt;br /&gt;berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang&lt;br /&gt;paling menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah anugerah&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>50 Hal Romantis</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/50-hal-romantis.html</link><category>unik</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:25:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-9061922555829187954</guid><description>50 hal paling romantis buat cewek/cowok&lt;br /&gt;Message: lu orang harus fw email ini ke 5 orang dalam 5 menit yang akan datang ato lo bakal&lt;br /&gt;ketiban sial selama 5 taon! Makanya kirim....&lt;br /&gt;Kalo lu kirim ke :&lt;br /&gt;5   orang- lo bakal ketemu ama orang yang lo suka&lt;br /&gt;10  orang- orang yang lo suka bakalan ngajak lo jalan2&lt;br /&gt;15  orang- lo bakal jadian ama orang itu dalam jangka waktu yang panjang&lt;br /&gt;20  orang- lo bakal married ama tuh orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 hal paling romantis buat cewek/cowok mu:&lt;br /&gt;1. Mandangin matahari terbenam bareng&lt;br /&gt;2. Saling berbisik&lt;br /&gt;3. Masak buat doi&lt;br /&gt;4. Jalan pas hujan&lt;br /&gt;5. Pegangan tangan&lt;br /&gt;6. Beliin kado/hadiah buat doi&lt;br /&gt;7. Mawar&lt;br /&gt;8. Cari cologne/parfum/wangi2an yang doi demen en pake tiap kali bareng doi&lt;br /&gt;9. Jalan bareng di pantai tengah malem (jangan lupa bw jeket or sweater.. ntar masuk angin)&lt;br /&gt;10. Tulisin puisi buat doi&lt;br /&gt;11. Pelukan tuh obat yang umum buat doi&lt;br /&gt;12. Bilang I love You, ngomongnya hanya pas lu emank bener&lt;br /&gt;    lagi ngerasain hal itu en pastiin doi tau lu bener2 demen ama die&lt;br /&gt;13. Kasih doi kado yang beda misalnya bunga/permen/puisi de el el (ih, boros mat ya..)&lt;br /&gt;14. Ngomong ke doi bilang dia tuh satu2nya orang yng lu mau. Jangan bo'ong!&lt;br /&gt;15. Habiskan tiap detik bareng2 doi&lt;br /&gt;16. Pandangin mata doi&lt;br /&gt;17. Pas remang2 angkat dagu doi, pandangin mata doi, bilang ke doi lu&lt;br /&gt;   sayang ama die. En---kiss doi&lt;br /&gt;18. Pas lagi rame, saling gandengan&lt;br /&gt;19. Selipin pesan yang nyatain lu sayang ama die pas dia gak tau&lt;br /&gt;20. Beliin doi cincin&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.  Nyanyi bareng doi  ( walau suara lu pas2-an )&lt;br /&gt;22. Selalu pegang doi di sekitar pinggang&lt;br /&gt;23. Bawa doi pegi makan bareng en makan malem bedua&lt;br /&gt;24. Spaghetti? (pernah liat cewek dengan petualangan?)&lt;br /&gt;25. Pegang tangan doi, tatap mata doi, kiss tangan doi en simpen di ati lu&lt;br /&gt;26. Dansa bareng doi&lt;br /&gt;27. Gue demen pas doi sedang tidur yang keliatan tanpa dosa di pangkuan gue&lt;br /&gt;28. Lakukan hal yang manis misalnya tulis I love you di kertas sampe doi&lt;br /&gt;    bakal ngeliat cermin buat baca tulisan itu&lt;br /&gt;29. Minta ijin buat nelpon doi tiap 5 menit&lt;br /&gt;30. Pas lu lagi sibuk bikin sesuatu, tinggalin buat hubungi doi en ngomong&lt;br /&gt;    gua sayang ama lu&lt;br /&gt;31. Hubungi doi dari tempat kerja lu buat ngomong lu lagi mikirin doi&lt;br /&gt;32. Inget apa yang jadi cita2 lu en kasi tau doi ttg cita2 lu itu&lt;br /&gt;33. Dengerin apa yang doi bilang en dukung doi&lt;br /&gt;34. Bilang ke doi rahasia/masalah yang lu adepin&lt;br /&gt;35. Kasih kesan yang baek ke ortu doi&lt;br /&gt;36. Sisirin rambut doi dari wajah doi&lt;br /&gt;37. Menggantungkan diri ke temen2 doi&lt;br /&gt;38. berharap/sembayang bareng doi&lt;br /&gt;39. Bawa doi pegi nonton film yang romantis en inget bagian film yang doi demen&lt;br /&gt;40. Saling mempelajari en jangan buat kesalahan yang sama 2 kali&lt;br /&gt;41. Buat kegembiraan yang lu rasain pas waktu lu cuma bedua&lt;br /&gt;42. Saling mau berkorban&lt;br /&gt;43. Bener-bener saling menyayangi, ato gak usah tetep bareng lagi&lt;br /&gt;44. Enggak pernah ngelupain doi sedetik pun selama hari memberi, en pastiin doi tau hal itu&lt;br /&gt;45. Sayangi diri sendiri dulu sebelom sayangi orang laen&lt;br /&gt;46. Pelari bahasa laen buat ngomong hal yang manis&lt;br /&gt;47. Kirimin lagu dari radio buat doi&lt;br /&gt;48. Telpon bareng doi sampe tidur&lt;br /&gt;49. Belain doi pas ada seseorang ngomong kasar ke doi&lt;br /&gt;50. Gak pernah lupain ciuman selamat malem. En gak pernah lupa ngomong "mimpi indah" ke doi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SELEMBAR TIKET KERETA</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/selembar-tiket-kereta_26.html</link><category>cerita</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-6776866925594485220</guid><description>Semenjak kecil, saya takut untuk memperingati hari ibu karena tak berapa lama setelah saya lahir, saya dibuang oleh ibu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali peringatan hari ibu, saya selalu merasa tidak leluasa karena selama peringatan hari ibu semua acara televisi menayangkan lagu tentang kasih ibu, begitu juga dengan radio dan bahkan iklan biskuit pun juga menggunakan lagu tentang hari ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa meresapi lagu-lagu seperti itu.. Setelah sebulan lebih saya dilahirkan, saya ditemukan oleh seseorang di stasiun kereta api Xin Zhu. Para polisi yang berada di sekitar stasiun itu kebinggungan untuk menyusui saya. Tapi pada akhirnya, mereka bisa menemukan seorang ibu yang bisa menyusui saya. Kalau bukan karena dia, saya pasti sudah menanggis dan sakit. Setelah saya selesai disusui dan tertidur dengan tenang, para polisi pelan-pelan membawa saya ke De Lan Center di kecamatan Bao Shan kabupaten Xin Zhu. Hal ini membuat para biarawati yang sepanjang hari tertawa ria akhirnya pusing tujuh keliling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah melihat ibu saya. Semasa kecil saya hanya tahu kalau saya dibesarkan oleh para biarawati. Pada malam hari, di saat anak-anak yang lain sedang belajar, saya yang tidak ada kerjaan hanya bisa menggangu para biarawati. Pada saat mereka masuk ke altar untuk mengikuti kelas malam, saya juga akan ikut masuk kedalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang saya bermain di bawah meja altar, mengganggu biarawati yang sedang berdoa dengan membuat wajah-wajah yang aneh. Dan lebih sering lagi ketiduran sambil bersandar di samping biarawati. Biarawati yang baik hati itu tidak menunggu kelas berakhir terlebih dahulu, tetapi dia langsung menggendong saya naik untuk tidur. Saya curiga apakah mereka menyukai saya karena mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk keluar dari altar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami adalah anak-anak yang terbuang, tetapi sebagian besar dari kami masih memiliki keluarga. Pada saat tahun baru ataupun hari raya, banyak sanak saudara yang datang menjemput. Sedangkan saya, dimana rumah saya pun saya tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga karena inilah para biarawati sangat memperhatikan anak-anak yang tidak memiliki sanak saudara sehingga mereka tidak memperbolehkan anak-anak lain menggangu kami. Sejak kecil prestasi saya cukup bagus dan para biarawati mencarikan banyak pekerja sosial untuk menjadi guru saya. Kalau dihitung-hitung sudah cukup banyak yang menjadi pengajar saya. Mereka adalah lulusan dan dosen dari universitas Jiao dan universitas Qing, lembaga penelitian, dan insinyur. Guru yang mengajarkan saya IPA pada tahun sebelumnya adalah seorang mahasiswa dan sekarang dia telah menjadi asisten dosen. Guru yang mengajari saya Bahasa Inggris adalah seorang yang jenius. Tidak heran sejak kecil kemampuan saya dalam berbahasa Inggris sudah bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para biarawati juga memaksa saya untuk belajar piano. Semenjak kelas 4 SD, saya telah menjadi pianis di gereja dan pada saat misa saya yang bertanggung jawab untuk bermain piano. Karena didikan yang saya dapatkan di gereja, kemampuan berbicara saya pun juga bagus. Di sekolah saya sering mengikuti lomba berpidato, pernah juga menjadi perwakilan alumni untuk mengikuti debat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya sama sekali tidak pernah mendapatkan peran yang penting dalam acara peringatan hari ibu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya suka memainkan piano tetapi saya mempunyai satu prinsip. Saya tidak akan memainkan lagu-lagu yang berhubungan dengan hari ibu, kecuali jika ada orang yang memaksa saya. Tetapi tetap saja saya tidak akan memainkan lagu-lagu tersebut atas dasar keinginan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang saya pernah berpikir, siapakah ibu saya? Saat membaca novel, saya menebak bahwa saya adalah anak haram, ayah meninggalkan ibu dan ibu yang masih muda akhirnya membuang saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena kepintaran saya yang cukup bagus, ditambah lagi dengan adanya bantuan dari pengajar yang sepenuh hati membantu, saya dengan lancar bisa lolos ujian masuk jurusan arsitektur di Universitas Xin Zhu. Saya menyelesaikan kuliah sambil bekerja sambilan. Biarawati Sun yang membesarkan saya terkadang datang mengunjungi saya. Jika teman-teman kuliah saya yang bandel-bandel itu melihat biarawati Sun, mereka akan langsung berubah menjadi kalem. Banyak teman-teman saya yang setelah mengetahui latar belakang saya, datang menghibur saya. Mereka juga mengakui, bahwa saya mempunyai pembawaan yang baik, dikarenakan saya dibesarkan oleh para biarawati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wisuda, orang tua dari mahasiswa lain semua berdatangan, sedangkan keluarga saya satu-satunya yang hadir hanya biarawati Sun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala jurusan saya bahkan meminta biarawati Sun untuk foto bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa wajib militer, saya kembali ke De Lan Center. Tiba-tiba saja di hari itu biarawati Sun ingin membicarakan hal yang serius dengan saya. Dia mengambil sebuah amplop surat dari raknya dan dia mempersilahkan saya untuk melihat isi-isi dari amplop surat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam amplop surat itu, terdapat dua lembar tiket kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarawati Sun berkata pada saya bahwa pada saat polisi mengantar saya ke tempat ini, dalam baju saya terselip dua lembar tiket perjalanan dari tempat tinggal asal ibu saya menuju stasiun Xin Zhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket pertama adalah tiket bus dari salah satu tempat di bagian selatan menuju ke Ping Dong. Dan tiket yang satunya lagi adalah tiket kereta api dari Ping Dong ke Xin Zhu. Ini adalah tiket kereta api yang lambat. Dari situ saya baru tahu bahwa ibu kandung saya bukanlah orang yang berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarawati Sun mengatakan pada saya bahwa mereka biasanya tidak suka mencari latar belakang dari bayi-bayi yang telah ditinggalkan. Oleh karena itu, mereka menyimpan dua tiket kereta ini dan memutuskan untuk memberikannya pada saat saya sudah dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka telah lama mengamati saya dan pada akhirnya mereka menyimpulkan bahwa saya adalah orang yang rasional. Jadi seharusnya saya mempunyai kemampuan untuk mengatasi masalah ini. Mereka pernah pergi ke kota kecil ini dan menemukan bahwa jumlah penduduk kota kecil itu tidak banyak. Jadi jika saya benar-benar ingin mencari keluarga saya, seharusnya saya tidak akan menemui kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu terpikir untuk bertemu dengan orang tua saya. Tetapi setelah memegang dua tiket ini, mulai timbul keraguan dalam hati saya. Saya sekarang hidup dengan baik, mempunyai ijazah lulusan S1, dan bahkan memiliki seorang teman wanita akan menjadi teman hidup saya. Mengapa saya harus melihat ke masa lalu? Mencari masa lalu yang benar-benar asing bagi saya. Lagi pula besar kemungkinan kenyataan yang didapatkan adalah hal yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarawati Sun justru mendukung saya untuk pergi ke kota asal ibu saya. Dia menggangap kalau saya akan memiliki masa depan yang cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika teka-teki tentang asal-usul kelahiran saya tidak dijadikan alasan sebagai bayangan gelap dalam diri saya, dia terus membujuk diri saya untuk memikirkan kemungkinan terburuk yang akan saya hadapi, yang seharusnya tidak akan menggoyahkan kepercayaan diri saya terhadap masa depan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akhirnya berangkat ke kota yang berada di daerah pegunungan, yang bahkan tidak pernah saya dengar namanya. Dari kota Ping Dong saya harus naik kereta api selama satu jam lebih untuk tiba di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat musim dingin, walaupun berada di daerah selatan, di kota ini hanya terdapat satu kantor polisi, satu pos kota, satu Sekolah Dasar, dan satu Sekolah Menengah Pertama, selain itu tidak ada lagi gedung yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bolak-balik ke kantor polisi dan pos kota untuk mencari data kelahiran saya. Akhirnya saya menemukan dua dokumen yang berhubungan dengan diri saya. Dokumen pertama adalah data mengenai kelahiran seorang anak laki-laki. Dokumen kedua adalah data laporan kehilangan anak. Hilangnya anak itu adalah di saat hari kedua saya dibuang satu bulan lebih setelah saya dilahirkan. Menurut keterangan dari biarawati, saya ditemukan di stasiun Xin Zhu. Sepertinya saya sudah menemukan data-data kelahiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang masalahnya adalah ayah saya telah meninggal dunia dan ibu saya juga telah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Saya mempunyai seorang kakak laki-laki. Kakak saya telah meninggalkan kota dan tidak tahu ke mana perginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ini adalah kota kecil, maka semua orang saling mengenal.&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang polisi tua di kantor polisi memberitahu saya, bahwa ibu saya selalu bekerja di SMP. Dia lalu membawa saya menemui kepala SMP itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah itu adalah seorang wanita dan beliau menyambut saya dengan ramah. Dia membenarkan bahwa ibu saya pernah bekerja di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan beliau sangat baik hati, sedangkan ayah saya adalah orang yang sangat malas. Saat pria yang lain pergi ke kota untuk mencari pekerjaan, hanya ayah yang tidak mau pergi. Di kota kecil, ayah hanya bekerja sebagai pekerja musiman. Padahal di dalam kota sama sekali tidak ada pekerjaan yang bisa dia kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, seumur hidup dia hanya mengandalkan ibu saya yang bekerja sebagai pekerja kasar. Karena tidak memiliki pekerjaan, suasana hatinya menjadi sangat tidak baik. Jadi seringkali dia mabuk- mabukan.. Dan setelah mabuk, terkadang ayah memukul ibu atau kakak saya. Walaupun setelah itu ayah merasa menyesal, kebiasaan buruk ini sangat susah untuk diubah. Ibu dan saudara saya terusik seumur hidup olehnya. Pada saat kakak duduk di kelas dua SMP, dia kabur dari rumah dan semenjak saat itu ayah tidak pernah kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepengetahuan ibu kepala sekolah, ibu itu memiliki anak kedua. Namun setelah berumur satu bulan lebih, secara misterius anak itu menghilang begitu saja. Saat ibu kepala sekolah tahu bahwa saya dibesarkan di sebuah panti asuhan di daerah utara, beliau mulai menanyakan banyak hal kepada saya dan saya menjelaskannya satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mulai tergerak hatinya dan kemudian mengeluarkan selembar amplop surat. Amplop ini ditinggalkan ibu saya sebelum ibu meninggal dan ditemukan di samping bantalnya. Kepala sekolah berpikir bahwa di dalamnya pasti terdapat barang-barang yang bermakna. Oleh karena itu, dia menyimpannya dan menunggu sampai ada keluarganya yang datang mengambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tangan yang gemetar, saya membuka amplop itu. Dalam amplop itu berisi tiket kereta api. Semua itu adalah tiket-tiket perjalanan dari kota kecil di bagian selatan ini menuju kecamatan Bao Shan kabupaten Xin Zhu, dan semuanya disimpan dengan baik. Kepala sekolah memberitahu saya bahwa setiap setengah tahun sekali, ibu saya pergi ke daerah di bagian utara untuk menemui salah satu saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak ada satu orangpun yang mengenal siapa saudara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya merasa bahwa setiap ibu saya kembali dari sana, suasana hatinya menjadi sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya menganut agama Budha di hari tuanya. Hal yang paling membanggakan baginya adalah ia berhasil membujuk beberapa orang kaya beragama Budha untuk mengumpulkan dana sebesar NT 1.000.000 yang disumbangkan ke panti asuhan yang dikelola oleh agama Katolik. Pada hari penyerahan dana, ibu saya juga ikut hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa merinding seketika. Pada suatu kali, ada satu bus pariwisata yang membawa para penganut agama Budha yang berasal dari daerah selatan. Mereka membawa selembar cek bernilai NT 1.000.000 untuk disumbangkan ke De Lan Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para biarawati sangat berterimakasih dan mereka mengumpulkan semua anak-anak untuk berfoto bersama para penyumbang. Pada saat itu, saya yang sedang bermain basket. Saya juga ikut dipanggil dan dengan tidak rela, saya pun ikut berfoto bersama mereka. Sekarang saya menemukan foto itu di dalam amplop ini. Saya meminta orang untuk menunjukkan yang mana ibu saya.. Saya tersentak seketika. Yang lebih membuat saya terharu adalah di dalamnya terdapat foto kenangan- kenangan wisuda saya yang telah difotokopi. Foto itu adalah foto saya bersama teman-teman saya yang sedang mengenakan topi toga. Saya juga termasuk di dalam foto itu. Ibu saya, walaupun telah membuang saya, tetap datang mengunjungi saya. Mungkin saja dia juga menghadiri acara wisuda saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara tenang, kepala sekolah berkata, "Kamu seharusnya berterima kasih pada ibumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia membuangmu demi mencarikanmu lingkungan hidup yang lebih baik. Jika kamu tetap tinggal di sini, bisa-bisa kamu hanya lulus SMP, lalu pergi ke kota mencari kerja. Di sini hampir tidak ada orang yang mengecap pendidikan SMU. Lebih gawatnya lagi, jika kamu tidak tahan terhadap pukulan dan amarah ayahmu setiap hari, bisa-bisa kamu seperti kakakmu yang kabur dari rumah dan tidak pernah kembali lagi." Kepala sekolah kemudian memanggil guru yang lain untuk menceritakan hal-hal tentang saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya mengucapkan selamat karena saya bisa lulus dari Universitas Guo Li. Ada seorang guru yang berkata, bahwa di sini belum ada murid yang berhasil masuk ke Universitas Guo Li.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba-tiba tergerak untuk melakukan sesuatu. Saya bertanya kepada kepala sekolah apakah di dalam sekolah ada piano. Beliau berkata bahwa pianonya bukan piano yang cukup bagus, tetapi terdapat organ yang masih baru. Saya membuka tutup piano dan menghadap matahari di luar jendela dan saya memainkan satu per satu lagu tentang ibu. Saya ingin orang-orang tahu, walaupun saya dibesarkan di panti asuhan tetapi saya bukanlah yatim piatu karena saya memiliki para biarawati yang baik hati dan senantiasa mendidik saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bagaikan ibu yang membesarkan saya, mengapa saya tidak bisa menganggap mereka selayaknya ibu saya sendiri? Dan juga ibu saya selalu memperhatikan saya. Ketegasan dan pengorbanannya lah yang membuat saya memiliki lingkungan hidup yang baik dan masa depan yang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip yang saya tetapkan telah dilenyapkan. Saya bukan saja bisa memainkan lagu peringatan hari ibu, tetapi saya juga bisa menyanyikannya. Kepala sekolah dan para guru juga ikut bernyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara piano juga tersebar ke seluruh sekolah dan suara piano saya pasti berkumandang sampai ke lembah. Di senja hari ini, penduduk- penduduk di kota kecil akan bertanya, "Kenapa ada orang yang memainkan lagu tentang ibu?" Bagi saya hari ini adalah hari ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah amplop yang dipenuhi tiket kereta api membuat saya untuk selamanya tidak takut untuk memperingati hari ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah kisah nyata dari rektor Universitas Ji Nan yang bernama Li Jia Tong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>CERITA BELUM USAI</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/09/cerita-belum-usai_26.html</link><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 08:21:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-7645643965446157616</guid><description>Semoga dapat menjadi evaluasi buat kita dan menumbuhkan BENIH-BENIH CINTA yg semakin kuat terhadap keluarga kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku..... .Aku begitu mencintaimu. ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu butuh kesabaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* **&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu,,,aku dengan nya berkomitmen untuk menjaga cinta kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjadi perempuan yg paling bahagia.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan kami sederhana tapi sangat meriah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjadi pria yang sangat romantisan pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan &amp;amp; mapan pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami pacaran dia sudah sukses dalam karir nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berbulan madu di tanah suci,,itu janjinya ketika kami berpacaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikah aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat bahagia dengan nya,,diya sangat memanjakan aku.... Sangat terlihat rasa cinta dan sayangnya pada ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang bilang,kami pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Aku bahagia menikah dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* *******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Tahun sudah kami menikah, sangat tak terasa waktu berjalan, walaupun kami hanya berdua saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sampai saat ini aku belum bisa memberikannya seorang malaikat kecil di tengah keharmonisan rumah tangga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dia anak lelaki satu - satunya dalam keluarga nya,,jadi aku harus berusaha untuk dapat meneruskan generasi nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah suamiku mendukung ku.... Ia mengaggap Allah belum mempercayai kami untuk menjaga titipan NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi keluarga nya mulai resah,, Dari awal kami menikah ibu &amp;amp; adiknya tidak menyukaiku,, aku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari mereka,,tapi aku menutupi dari suami ku.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;didepan suami ku,,mereka sangat baik pada ku,,tapi dibelakang suami ku,,aku dihina - hina oleh mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, 1 tahun usia pernikahan kami, suamiku mengalami kecelakaan,, , mobilnya hancur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah suami ku selamat dari maut yang hampir membuat ku menjadi seorang janda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dirawat dirumah sakit,,pada saat dia belum sadarkan diri,,aku selalu menemaninya siang &amp;amp; malam, kubacakan ayat - ayat suci Al - Qur'an,aku sibuk bolak - balik rumah sakit dan tempat aku melakukan aktivitas sosialku, aku sibuk mengurus suamiku yang sakit karean kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku  kembali ke rumah sakit setelah dari rumah kami,,aku melihat didalam kamarnya ada ibu, adik - adiknya dan teman - teman suamiku, dan satu lagi aku melilhat seorang wanita yg sangat akrab dengan ibunya. Mereka tertawa menghibur suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah suamiku ternyata sudah sadar, aku menangis ketika melihat suami ku sudah sadar,,tapi aku tak boleh sedih di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka pintu yg tertutup rapat itu,sambil mengatakan "Assalammu'alaikum" mereka menjawab salam ku. Aku berdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihatku,,, suamiku menatapku penuh manja,,mungkin ia kangen padaku karena sudah 5 hari mata nya selalu tertutup. Tangannya melambai,,mengisyar atkan aku untuk memegang tangannya yg erat. Setelah aku menghampirinya, ku cium tangannya sambil berkata "Assalammu'alaikum", ia pun menjawab salam ku dengan suaranya yg lirih tapi penuh dengan cinta. Aku pun senyum melihat wajahnya.&lt;br /&gt;Ibu nya lalu berbicara sama aku ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fis, kenalakan ini Desi teman Fikri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat cerita dari suamiku bahwa teman baiknya pernah mencintainya, perempuan itu bernama Desi, dan diya sangat akrab dengan keluarga suamiku. Dan akhirnya aku bertemu dengan orangnya juga.&lt;br /&gt;Aku pun langsung berjabat tangan dengannya, tak banyak aku biacara di dalam ruangan,,aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sibuk membersihkan &amp;amp; mengobati luka - luka di kepala suamiku,,,baru sebentar aku membersihkan mukanya,,tiba - tiba adik ipar ku yg bernama Dian mengajakku keluar,ia minta ditemani ke kantin. Dan suamiku pun mengijinkannya. Aku pun menemaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika di luar adik ipar ku berkata " lebih baik kau pulang saja " Ada kami yg menjaga abang disini. Kau istirahat saja. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tak diperbolehkan berpamitan dengan suamiku dengan alasan abang harus banyak beristirahat, karena sikologisnya masih labil,, Aku berdebat dengannya mengapa aku tidak boleh pamitan pada suamiku, tapi tiba - tiba ibu mertuaku datang menghampiriku dan ia mengatakan hal yg sama, ia akan memberi alsan pada suamiku mengapa aku pulang tak pamitan pada nya, toj suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik ibunya salah suamiku tetap saja membenarkannya, akhirnya aku pun pergi meninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air mata. Sejak saat itu aku tidak pernah diijinkan menjenguk suamiku sampai ia kembali dari rumah sakit. Dan aku hanya bisa menangis dlm kesendirianku. Menangis mengapa mereka sangat membenciku.&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* *******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, aku menangis tanpa sebab, yang ada di benakku aku takut kehilangannya, aku takut cintanya  dibagi denagn yang lain.  Pagi itu, pada saat aku membersihakn pekarang rumah kami, suamiku memanggil ku ke taman belakang, ia baru aja selesai sarapan, ia mengajakku duduk di ayunan favorit kami, sambil melihat ikan - ikan yang bertaburan di kolam air mancur itu.&lt;br /&gt;Aku bertanya " Ada apa kamu memanggil ku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata " Besok aku akan menjenguk keluargaku di Sabang "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawab " Ia sayang aku tahu, aku sudah mengemasi barang - barang kamu di travel bag dan kamu sudah pegang tiket bukan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya tapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sdh lama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan aku kan pulang dengan mama ku " Jawab nya tegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa baru bicara, aku pikir hanya seminggu saja kamu disana ?" tanya ku balik kepada nya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewa karena ia baru memberitahu rencana kepulanggannya itu, padahal aku bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama minta aku yang menemani nya saat pulang nanti " jawab nya tegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sekarang aku ingin seharian dengan kamu, karena nanti kita 3 minggu tidak bertemu, ya kan ?" lanjut nya lagi sambil memeluk ku dan mencium keningku. Hatiku sedih, dengan keputusannya, tapi tak boleh aku tunjukkan pada nya.&lt;br /&gt;Bahagianya aku, dimanja dengan suami yang penuh dengan rasa sayang &amp;amp; cintanya.&lt;br /&gt;Walau terkadang ia bersikap kurang adil terhadapku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa tersenyum saja, padahal aku ingin bersama suamiku, tapi karena keluarga nya tidak menyukaiku hanya karena mereka cemburu pada ku karena suamiku sangat sayang pada ku, aku memutuskan agar ia saja yg pergi, dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran anggaran rumah tangga kami.&lt;br /&gt;Karena ini acara sakral bagi keluarganya. Jadi seluruh keluarga nya harus komplit, aku pun tak diperdulikan oleh keluarganya harus datang atau tidak, tidak hadir justru membuat mereka sangat senang, aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluannya yang akan dibawa ke Sabang, ia menatapku dan menghapus airmata yang jatuh dipipiku lalu aku peluk erat dirinya, hati ini bergumam seakan terjadi sesuatu,,tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah di tinggal pergi selama ini, karena kami selalu bersama - sama kemana pun ia pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian tidak punya teman, hanya pembantu saja teman ngobrolku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini sedih akan di tinggal pergi oleh nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai keesokan hari nya, aku menangis..menangisi kepergiannya.&lt;br /&gt;Aku tak tahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak boleh berburuk sangka. Aku harus percaya apada suamiku. Dia pasti akan selalu menelpon ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjauhan dengan suamiku, sangat tidak nyaman, aku merasa sendiri. Untunglah aku mempunyai kesibukan sebagai seorang aktivis, jadi aku tak terlalu kesepian di tinggal pergi ke Sabang.&lt;br /&gt;Saat kami berhubungan jarak jauh, komunikasi kami buruk,saat ia di sana aku pun jatuh sakit...rahimku sakit sekali seperti dililit oleh tali,,,tak tahan aku menhan rasa sakit dirahimku ini,sampai - sampai aku mengalami pendarahan,, aku dilarikan ke rumah sakit oleh adik laki - lakiku yang kebetulan menemaniku disana. Dokter memvonis aku terkena kanker mulut rahim stdium 3.... Aku menangis,,apa yang bisa aku banggakan lagi,,mertuaku akan semakin menghinaku,, ,suami ku yang malang,,yang berharap akan punya keturunan dari rahimku... Aku tak bisa memberikannya keturunan. Dan aku hanya memeluk adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kangen pada suamiku, aku menunggu ia pulang,,kapan ia pulang, aku tak tahu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara suamiku disana,,aku tidak tahu mengapa ia selalu marah - marah jika menelponku,, bagaimana aku akan cerita kondisiku jika ia selalu marah - marah terhadapku,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik aku tutupi dulu,,dan aku juga tak mau membuatnya khawatir selama ia berada di Sabang.&lt;br /&gt;Lebih baik nanti saja ketika ia sudah pulang dari Sabang, aku akan cerita pada nya.&lt;br /&gt;Setiap hari aku menanti suami ku pulang, hari demi hari aku hitung....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 3 minggu suamiku di Sabang, malam itu ketika aku sedang melihat foto - f oto kami, ponselku berbunyi, menandakan ada sms yang masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku buka di inbox ponselku, ternayta dari suamiku yang sms, ia menulis "aku sudah beli tiket untuk pulang, aku pulang nya satu hari lagi, aku aku kabarin lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu saja yang diinfokannya, aku ingin marah, tapi aku pendam saja ego yang tidak baik ini. Hari yg aku tunggu pun tiba,,aku menantinya di rumah. Sebagai seorang istri, aku pun berdandan yang cantik dan memakai parfum kesukaannya untuk menyambut suamiku pulang, dan aku akan menyelesaikan masalah komunikasi kami yg buruk akhir - akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel pun berbunyi, kubuka kan pintu untuknya ia pun mengucap salam, sebelum masuk aku pegang tangannya ke depan teras, ia tetap berdiri, aku membungkuk untuk melepaskan sepatu, kaos kaki dan ku cuci kedua kakinya, aku tak mw ada syaithan yang masuk ke dalam rumah kami, setelah itu aku pun berdiri langsung mencium tangannya tapi apa reaksi nya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah ia tidak mencium keningku, ia langsung naik keatas, ia langsung mandi dan tidur,tanpa bertanya kabarku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya berpikiran, mungkin dia capek. Aku pun segera merapikan bawaan nya sampai aku pun tertidur. Malam menunjukkan 1/3 malam, mengingatkan aku pada tempat  mengadu yaitu Allah, Sang Maha Pencipta.&lt;br /&gt;Biasa nya kami selalu berjama'ah, tapi karena melihat nya tidur sangat pulas, aku tak tega membangun kannya, aku helus mukanya, aku cium kening nya, lalu aku sholat  tahajud 8 rakaat plus witir 3 raka'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar suara mobinya, aku terbangun lalu aku liat dia dari balkon kamar kami dia bersiap - siap untuk pergi, aku memanggil nya tapi ia tak mendengar, lalu aku langsung ambil jilbabku, aku lari dari atas ke bawah tanpa memperdulikan darah yg bercecer dari rahimku, aku mengejarnya tapi ia begitu cepat pergi,,ada apa dengan suamiku...mengapa ia sangat aneh terhadapku ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak bisa diam begitu saja firasatku ada sesuatu.&lt;br /&gt;Saat itu juga aku langsung menelpon kerumah mertuaku, kebetulan Dian yang angkat telpon nya, aku bercerita dan aku bertanya apa yang terjadi dengan suamiku. Dengan enteng ia menjawab "Loe pikir aja sendiri !!!" telpon pun langsung terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa ini ? Tanya hatiku penuh dalam kecemasan. Mengapa suamiku berubah setelah ia pulang dari kota kelahirannya. Mengapa ia tak mau berbicara padaku, apalagi memanjakan ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin hari ia menjadi orang yang pendiam, seakan ia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorang suami, kami berbicara seperlunya saja, aku selalu di introgasinya, aku dari mana dan mengapa pulang terlambat, ia bertanya denagn nada yg keras, suamiku telah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bahkan yang membuat ku kaget, aku pernah di tuduh nya berzina dengan mantan pacarku. Ingin rasanya aku menampar suamiku yang telah menuduhku serendah itu, tapi aku selalu ingat, sebagaimana pun salahnya seorang suami, status suami tetap di atas para istri, itu yang aku pegang, aku hanya berdo'a agar suamiku sadar akan prilakunya. *******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Tahun berlalu, suamiku tak berubah juga, aku menangis tiap malam, lelah menanti seperti ini, kami seperti orang asing yang baru saja kenal, kemesraan yang kami ciptakan dulu telah sirna, walaupun kondisinya tetap seperti itu, aku tetap merawatnya &amp;amp; menyiapi segala yang ia perlukan. Penyakitku pun masih aku simpan dengan baik dan ia tak pernah bertanya obat apa yang aku minum. Kebahagiaan ku telah sirna, harapan menjadi ibu pun telah aku pendam. Aku tak tahu kapan ini semua akan berakhir.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah, aku punya penghasilan sendiri dari aktifitasku sebagai seorang guru ngaji jadi aku tak perlu repot - repot meminta uang pada nya hanya untuk pengobatan kankerku. Aku pun hanya berobat semampuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh suami yang dulu aku puja, aku banggakan sekarang telah menjadi orang asing, setiap aku tanya ia selalu meyuruhku untuk berpikir sendiri.&lt;br /&gt;Tiba - tiba saja malam itu, setelah makan malam selesai, suamiku memanggilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya ada apa Yah !" sahutku dengan memanggil nama kesayangannya "Ayah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lusa kita siap - siap ke Sabang ya !" Jawabnya tegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa ?" Mengapa ?" sahutku penuh dengan keheranan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullah. ..suami ku yang dulu lembut menjadi kasar, diya mebentakku,, tak ada lagi diskusi anatara kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan " Kau ikut saja jgn byk tanya !!! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun lalu mengemasi barang - barang yang akan dibawa ke Sabang sambil menangis,sedih karena suamiku yang tak ku kenal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Tahun pacaran, 5 tahun kami menikah dan sudah 2 tahun pula ia menjadi orang asing buat ku. Ku lihat kamar kami yg dulu hangat penuh cinta yang dihiasi foto pernikahan kami sekarang menjadi dingin, sangat dingin dari batu es. Aku menangis dengan kebingungan ini. Ingin rasanya aku berontak tapi aku tak bisa, suamiku tak suka dengan wanita yang kasar, ngomong dengan nada tinggi, suka membanting barang - barang, dia bilang perbuatan itu menunjukkan ketidakhormatan kedapanya. Aku hanya bisa bersabar menantinya bicara dan sabar mengobati penyakitku ini sendiri.&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* *********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah sampai di Sabang, aku masih merasa lelah karena semalaman aku tidak tidur, karena terus berpikir. Keluarga besar nya telah berkumpul disana, termasuk ibu &amp;amp; adik - adiknya, aku tidak tahu ada acara apa ini.. Aku dan suamiku pun masuk ke kamar kami. Suamiku tak betah didalam kamar tua itu, ia pun keluar bergabung dengan keluarga besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja aku membongkar koper kami dan ingin memasukkannya ke dlm lemari tua yg berada di dekat pintu kamar, lemari tua itu telah ada sebelum suamiku lahir.&lt;br /&gt;Tiba - tiba Tante Lia, tante yang sangat baik pada ku memanggil ku untuk segera berkumpul diruang tangah, aku pun ke ruang keluarga yag berada di tengah rumah besar itu, rumah zaman peninggalan belanda diaman langit - langit nya lebih dari 4 meter. aku duduk disamping suamiku, suamiku menunduk penuh dengan kebisuan, aku tak berani bertanya pada nya, tiba - tiba saja neneknya, orang yang dianggap paling tua dan paling berhak atas semuanya membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah,karena kalian telah berkumpul, nenek ingin bicara dengan kau Fisha ! " Nenek nya bicara sangat tegas.. Dengan sorot mata yang tajam.&lt;br /&gt;" Ada apa ya Nek ?" sahutku dengan penuh tanya..&lt;br /&gt;Nenek pun menjawab " Kau telah gabung dengan keluarga kami hampir 8 tahun, sampai saat ini kami tak melihat tanda - tanda kehamilan yang sempurna, sebab selama ini kau selalu keguguran !!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis, untuk inikah aku diundang ke mari, untuk dihina atau di pisahkan dengan suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya kami sudah punya calon untuk Fikri, dari dulu, sebelum kau menikah dengannya, tapi Fikri anak yang keras kepala, tak mau di atur, dan akhirnya menikahlah ia dengaa kau." Neneknya berbicara sangat lantang, mungkin logat orang Sabang seperti itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa tersenyum dan melihat wajah suamiku yang kosong matanya.&lt;br /&gt;"Dan aku dengar dari ibu mertua mu kau pun sudah berkenalan dengannya" Neneknya masih melanjutkan pembicaraan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan suamikku hanya diam saja, tapi aku lihat air matanya. Ingin aku peluk suamiku agar ia kuat dengan semua ini, tapi aku tak punya keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek nya masih saja berbicara panjang lebar dan yang terakhir dari pembicaraannya ialah dengan wajah yang sangat menantang ia berkata " kau mau nya gimana ? kau di madu atau diceraikan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah...... kuat kan hati ini, aku ingin jatuh pingsan, hati ini seakan remuk mendengar nya, hancur hati ku, mengapa keluarganya bersikap seperti ini terhadapku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu munutupi masalah ini dari kedua orang tuaku yang tinggal di pulau kayu tersebut, mereka mengira aku sangat bahagia 2 tahun belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fish, jawab !! " Dengan tegas Ibunya langsung memintaku untuk menjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung memegang tangan suamiku, dengan tangan yang dingin dan gemetar aku menjawab dengan tegas....... ..&lt;br /&gt;" Walaupun aku tidak bisa berdiskusi dulu dengan imamku, tapi aku dapat berdiskusi dengannya melalui bathiniah, untuk kebaikan dan masa depan keluarga ini, aku akan menyambut baik seorang wanita baru dirumah kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu yang aku jawab, dengan kata lain aku rela cinta ku di bagi, pada saat itu juga suami ku memandangku dengan tetesan air mata, tapi mata ku tak sedikit pun menetes di hadapan mereka.&lt;br /&gt;Aku lalu bertanya kepada suami ku, "Ayah siapakah yang akan menjadi sahabat ku dirumah kita nanti Yah ? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku menjawab " Dia Desi ! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun langsung menarik napas dan langsung berbicara " Kapan pernikahan nya berlangsung ? Apa yang harus saya siapkan dalam pernikahan ini Nek ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mertuaku menjawab "Pernikahannya 2 minggu lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Baiklah kalo begitu saya akan menelpon pembantu di rumah, untuk menyuruh nya mengurus KK kami ke kelurahan besok" setelah berbicara seperti itu aku permisi untuk pamit ke kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak tahan lagi, air mata ini akan turun, aku berjalan sangat cepat, aku buka pintu kamar, aku langsung duduk di tempat tidur. Ingin berteriak, tapi aku sendiri disini. Tak kuat rasanya menerima hal ini, cintaku telah dibagi,,sakit. ..diiringi akutnya penyakitku. Apakah karena ini suamiku menjadi orang yang asing selama 2 tahun belakangan ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berjalan menuju ke meja rias, ku buka jilbabku, aku bercermin sudah tidak cantikkah aku ini, ku ambil sisirku, aku menyisiri rambutku yang setiap hari rontok, ku lihat wajahku,,ternyata aku memang sudah tidak cantik lagi, rambutku sudah hampir habis, kepalaku sudah botak dibagian tengahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba - tiba pintu kamar ini terbuka, ternyata suami ku datang, ia berdiri dibelakangku, ,tak kuhapus air mata ini aku langsung memandangnya dari cermin meja rias itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami diam sejenak, lalu aku mulai pembicaraan "terimah kasih ayah, kamu memberi sahabat kepada ku, jadi aku tak perlu sedih lagi saat ditinggal pergi kamu nanti ! iya kan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami ku mengangguk sambil melihat kepalaku tapi tak sedikitpun ia tersenyum dan bertanya knp rambutku rontok, dia hanya mengatakan jangan salah memakai shampo, dalam hati ku mengapa ia sangat cuek ? ia sudah tak memanjakan ku lagi.. Lalu dia bilang bilang "sudah malam, kita istirahat yuk " !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Aku sholat isya dulu baru aku tidur" jawab ku tenaang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sholat, dalam tidur aku menangis, ku hitung waktu, kapan aku akan berbagi suami dengannya. Aku pun ikut sibuk mengurusi pernikahan suamiku. Aku tak tahu kalo Desi orang Sabang juga. Sudahlah ini mungkin takdirku. Aku ingin suamiku kembali seperti dulu, yang sangat memanjakan aku, diamana rasa sayang dan cintanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sebelum hari pernikahan suamiku, aku menulis curahan hatiku di laptopku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di laptop aku menulis saat - saat terakhirku melihat suamiku, aku marah pada suamiku yang telah menelantarkanku. Aku menangis melihat suamiku yang tidur pulas, apa salahku sampai ia berlaku kejam kepada ku. Aku save di my document yang bertitle "Aku mencintaimu Suamiku "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pernikahan telah tiba, aku telah siap, tapi aku tak sanggup untuk keluar, aku berdiri didekat jendela, aku melihat matahari, mungkin aku takkan bisa melihat sinarnya lagi. Aku berdiri sangat lama,, lalu suamiku yang telah siap dengan pakaian pengantinnya masuk dan berbicara padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kamu sudah siap ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhapus airmata yang menetes diwajahku sambil berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Nanti jika ia telah sah jadi istrimu, ketika kamu membawa ia masuk ke dalam rumah ini, cucilah kaki nya sebagaimana kamu mencuci kaki ku dulu, lalu ketika kalian masuk ke dalam kamar pengantin bacakan do'a di ubun - ubunya sebagaimana yang kamu lakukan pada ku dulu lalu setelah itu....." tak sanggup aku ingin meneruskan pembicaraan ini, aku ingin menagis meledak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba - tiba suamiku menjawab "lalu apa Bunda ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kaget mendengar kata itu, yang tadinya aku menunduk,aku langsung menatapnya dengan mata yang berbinar - binar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bisa kamu ulangi apa yang kamu ucapkan barusan ?" pinta ku tuk menyakini bahwa kuping ini tidak salah mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengangguk dan berkata " Baik bunda akan ayah ulangi, lalu apa bunda ?" sambil ia menghelus wajah dan menghapus airmataku, dia agak sidikit membungkuk karena diya sangat tinggi, aku hanya sedada nya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tersenyum, sambil berkata " Kita liat saja nanti ya !" dia memelukku dan berkata, "bunda adalah wanita yang paling kuat yang ayah temui selain mama" lalu ia mencium keningku, aku langsung memeluk nya erat dan berkata " Ayah, apakah ini akan segera berakhir ? Ayah kemana saja ?  Mengapa ayah berubah ? Aku kangen sama ayah ? Aku kangen belaian kasih sayang ayah ? Aku kangen dengan manjanya ayah ? Aku kesepian ayah ? Dan satu hal lagi yang harus ayah tau bahwa aku tidak pernah berzinah ! Dulu waktu awal kita pacaran,aku memang belum bisa melupakannya, setelah 4 bulan bersama ayah baru bisa aku terima, jika yang dihadapanku itu adalah lelaki yang aku cari." Bukan bearti aku pernah berzina ayah. Aku langsung bersujud di kakinya dan muncium kaki imamku sambil berkata " Aku minta maaf ayah telah membuatmu susah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu juga, diangkatnya badanku,ia hanya menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memelukku sangat lama, 2 tahun aku menanti dirinya kembali.&lt;br /&gt;Tiba - tiba perutku sakit, ia menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan ku, dan ia bertanya " bunda baik - baik saja kan" tanya nya dengan penuh khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku pun menjawab, bisa memeluk dan melihat kamu kembali seperti dulu itu sudah mebuatku baik Yah" aku tak bisa bicara sekarang. Karena dia akan menikah. Aku tak mau buat diya khawatir. Dia harus khusyu menjalani acara prosesi akad nikah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba dimasjid, ijab qabul pun dimulai. Aku duduk di sebrang suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat suamiku duduk berdampingan dengan perempuan itu membuat hati ini cemburu, ingin berteriak mengatakn "Ayah Jangan" tapi aku ingat akan kondisi ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantung ini berdebar kencang, ketika mendengar ijab qabul tersebut. Begitu ijab qabul selesai, aku menarik napas panjang, Tante Lia, tante yang baik itu, memelukku. Dalam hati aku berusaha untuk menguatkan hati ini, ya,,aku kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sanggup aku melihat mereka duduk bersanding di pelaminan. Orang - orang yang hadir di acara resepsi itu iba melihatku, mereka melihatku sangat aneh, wajahku yang selalu tersenyum tapi hatiku menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dirumah, suamiku langsung masuk ke dalam rumah begitu saja, tak mencuci kaki nya. Aku sangat heran dengan prilaku nya. Apa iya, dia tidak suka dengan pernikahan ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Desi sambut hangat di dalam keluarga su&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Desi sambut hangat di dalam keluarga suamiku,tak seperti aku yang di musuhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini aku tak bisa tidur, bagaimana bisa !! Suamiku akan tidur dengan perempuan yang sangat aku cemburui. Aku tak tau apa yang mereka lakukan didalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/3 malam, pada saat aku ingin sholat lail aku keluar untuk berwudhu, aku melihat ada lelaki yang mirip suamiku tidur disofa ruang tengah, ku dekati lalu ku lihat.... Masya Allah, suamiku tak tidur dengannya,ia tidur disofa, aku duduk disofa itu sambil menghelus mukanya yang lelah, tiba - tiba ia memegang tangan kiriku, tentu saja aku kaget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kamu datang ke sini, aku pun tau " ia langsung berkata seperti itu, aku tersenyum dan megajaknya sholat lail. Setelah sholat lail, ia mengatakan "maafkan aku, aku tak boleh menyakitimu, kamu menderita karena ego nya aku. Besok kita pulang ke Jakarta, biar Desi pulang denagn mama,papa Dan juga adik - adikku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya dengan penuh keheranan. Tapi ia langsung mengajakku untuk istirahat. Saat tidur ia memelukku sangat erat. Aku tersenyum saja, sudah lama ini tidak terjadi. Ya Allah, apakah Engkau akan menyuruh malaikat maut untuk mengambil nyawaku sekarang ini, aku telah meresakan kehadirannya saat ini. Tapi masih bisakah engaku ijinkan aku untuk mersakan kehangatan dari suamiku yang telah hilang selama 2 tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku berbisik, "Bunda kok kurus ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis dalam kebisuan. Pelukannya masih bisa aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun berkata "Ayah kenapa tidak tidur dengan Desi ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku kangen sama kamu Bunda " Aku tak mau menyakitimu lagi, kamu sudah terluka oleh sikapku yang egois" Dengan lembut suamiku menjawab seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu suamiku berkata, " Bun, ayah minta maaf telah menelantarkan bunda... Selama ayah di Sabang, ayah dengar kalo bunda tidak tulus mencintai ayah, bunda seperti mengejar sesuatu, seperti harta ayah, dan satu lagi ayah pernah melihat sms bunda dengan mantan pacar bunda dimana isinya klo bunda gk mw berbuat seperti itu, dan seperti itu di beri tanda kutip ( "seperti itu" ), ayah ingin ngomong tapi takut bunda tersinggung, dan ayah berpikir klo bunda pernah tidur dengannya sebelum bunda bertemu ayah, terus ayah dimarahi oleh keluar ayah karena ayah terlalu memanjakan bunda "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini sakit ketika difitnah oleh suamiku, ketika tidak ada kepercayaan didirinya, hanya karena omongan keluarganya, yang tidak pernah melihat betapa tulusnya aku mencintai pasangan seumur hidupku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya menjawab "Aku sudah ceritakan itu kan Yah, akutidak pernah berzinah, dan aku mencintaimu setulus hatiku, jika aku hanya mengejar hartamu, mengapa kamu, banyak lelaki yang lebih mapan darimu waktu itu Yah. Jika aku hanya mengejar hartamu, aku tak mungkin setiap hari menangis karena menderita mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah aku harus bahagia atau aku harus sedih karena sahabatku sendirian di kamar pengantin itu. Malam itu, aku menyelesaikan masalahku dengan suamiku dan berusaha memaafkannya beserta sikap keluaraganya juga. Karna aku tak mau mati dalam hati yang penuh denagn rasa benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* *****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya..... .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katika aku ingin bangun untuk mengambil wudhu, kepalaku pusing, rahimku sakit sekali..aku pendarahan.. suamiku kaget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku kaget bukan main, ia langsung menggendongku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun dilarikan ke rumah sakit....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sekali aku mendengar suara zikir suamiku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasakan tanganku basah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kubuka mata ini, kulihat wajah suamiku penuh dengan rasa kekhawatiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menggenggam tanganku dengan erat.. Dan mengatakan " Bunda,,Ayah minta maaf ,,,,!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kali ia mengucapkan hal itu. Dalam hati ku, apa ia tahu apa yang terjadi padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata dengan suara yang lirih " Yah....Bunda ingin pulang,,bunda ingin bertemu kedua orang tua bunda, anterin bunda kesana ya Yah...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah jangan berubah lagi ya !!! Janji ya Yah... !!! Bunda sayang banget sama Ayah "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba - tiba saja kakiku sakit sangat sakit, sakit nya semakin keatas, kakiku sudah tak bisa bergerak lagi, aku tak kuat lagi memegang tangan suamiku, kulihat wajahnya yang tampan, linangan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mata ini tertutup ku lafazkan kalimat syahadat dan ditutup denagn kalimat tahlil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;\\\\\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\ \\\\\\\\\&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia melihat suamiku punya pengganti diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia selalu melayaninya dalam suka dan duka,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemaninya dalam ketika ia mengalami kesulitan dari kami pacran samapai kami menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia bersuamikan dia. Dia adalah nafas ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ibu mertuaku : "Maafkan aku telah hadir didalam kehidupan anakmu sampai aku hidup didalam hati anakmu, ketahuilah Ma, dari dulu aku selalu berdo'a agar Mama merestui hubungan kami. Mengapa engkau fitnah diriku didepan suamiku, apa engkau punya bukti nya Ma. Mengapa engkau sangat cemburu padaku Ma ? Fikri tetap milikmu Ma, aku tak pernah menyuruhnya untuk durhaka kepadamu, dari dulu aku selalu mengerti apa yang kamu inginkan dari anakmu, tapi mengapa kau benci diriku. Dengan Desi kau sangat baik tetapi dengan ku, menantumu kau bersikap sebaliknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ku buka laptop,ku baca curhatan istriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah,,mengapa keluargamu sangat membenciku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dihina oleh mereka ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa mereka bisa baik terhadapku pada saat ada dirimu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, aku bertemu Dian di jalan, aku menegornya karena dia adik iparku tapi aku disambut denagn wajah ketidak sukaannya. Sangat terlihat Ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika engaku bersamaku, Dian sangat baik, sangat manis dan ia memanggilku dengan panggilan yang sangat menghormatiku. Mengapa seperti itu ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak bisa berbicara ttg ini padamu, karen aku tahu kamu pasti membela adikmu, tak ada gunanya Yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diusir dari rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak boleh merawat suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cemburu paad Desi yang sangat akrab dengan mertuaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari ia datang ke rumah sakit bersama mertuaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat marah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku membicarakn hal ini pada suamiku, ia akan pasti membela Desi dan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mau sakit hati lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah kuatkan aku,,maafkan aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau Maha Adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah keadilan ini padaku Ya Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sudah berubah, ayah sudah tak sayang lagi pada ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha untuk mandiri ayah, aku tak akan bermanja - manja lagi padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kuat ayah dalam kesakitan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah ayah, aku kuat walaupun penyakit kanker ini terus menyerangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa melakukan ini semua sendiri ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok suamiku akan menikah dengan perempuan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang aku benci, yang aku cemburui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tak boleh egois, ini untuk kebahagian keluarga suamiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus sadar diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah,,sebenarnya aku tak mau diduakan olehmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus Desi yang menjadi sahabatku ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah aku masih tak rela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku harus ikhlas menerimanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi nanti suamiku melangsungkan pernikahan keduanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja aku masih punya waktu untuk melihatnya tersenyum untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin sekali merasakan kasih sayangnya yang terakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ajal ini menjemputku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...akuk kangen ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini aku telah membawamu ke orang tuamu Bun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan mengunjungimu sebulan sekali bersama Desi ke Pulau Kayu ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan selalu membawakanmu bunga mawar yang berwana pink yang mencerminkan keceriaan hatimu yang sakit tertusuk duri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda tetap cantik, selalu tersenyum disaat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda akan selalu hidup dihati ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda... Desi tak sepertimu, yang tidak pernah marah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desi sangat berbeda denganmu, ia tak pernah membersihkan telingaku, rambutku tak pernah di creambathnya, kakiku pun tak pernah dicucinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menyesal telah menelantarkanmu selama 2 tahun, kamu sakit pun aku tak perduli, dalam kesendirianmu. ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Ayah tak menelantarkan Bunda, mungkin ayah masih bisa tidur dengan belaian tangan Bunda yang halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Ayah sadar, bahwa ayah sangat membutuhkan bunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda,,kamu wanita yang paling tegar yang pernah kutemui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyesal telah asik dalam keegoanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda maafkan aku. Bunda tidur tetap manis. Senyum manjamu terlihat ditidurmu yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku , tak bisa bersikap adil dan membahagiakan mu, aku selalu mengiyakan apa kata ibuku, karena aku takut menjadi anak durhaka. Maafkan aku ketika kau di fitnah oleh keluargaku, aku percaya begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Bunda akan mendapat pengganti ayah di surga sana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Bunda tetap menanti ayah disana ? Tetap setia di alam sana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggulah Ayah disana Bunda......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakan ? Seperti Bunda menunggu ayah di sini...... Aku mohon.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Sayang Bunda....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ********* ****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>HARDISK RUSAK (PUSING JUGA)</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/04/hardisk-rusak-pusing-juga_06.html</link><category>komputer</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Mon, 6 Apr 2009 02:42:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-9220535163162517234</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs5BwDaK0f-9f28aGEHBdr1f-Oh6B-rEHPvbX0y_ljVp1tfeYtecfX-plmnyTvX_rTzlQE9kvwYrqsVZtGOWq8-v62TascKxHwRU9sQtqukRBlCjEHBGUAUbxOs447-lc4PJZCDL5c5Ys/s1600-h/rtr.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 126px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs5BwDaK0f-9f28aGEHBdr1f-Oh6B-rEHPvbX0y_ljVp1tfeYtecfX-plmnyTvX_rTzlQE9kvwYrqsVZtGOWq8-v62TascKxHwRU9sQtqukRBlCjEHBGUAUbxOs447-lc4PJZCDL5c5Ys/s200/rtr.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321511836312645826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak pernah terpikir olehku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikitpun ku bayangkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits…ini bukan bagian dari lirik lagu ST 12 lho tapi bagian rasa kesedihan diriku + pusing karena hardisk kesayanganku rusak (bad sector-katanya red).&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Siang itu kira-kira pukul 11 wib ntah kenapa aku ingin sekali menginstal ulang komputer. Pada hal kagak ada virus yang mematikan menyerang dan menginvasi (seperti rudal israel yang menyerang saudaraku di palestina) komputer diriku. Tahap pertama instal ulang terlaksana dengan baik namun pada saat proses finalizing tak disangka dan tak diduga cd instal macet trus hardisknya bunyi-bunyi ga karuan (nyet…nyet…monyet) he..he….Hatiku mulai risau dan galau :’( tak lama kemudian keluar perintah hardisk bad sector.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aaa.aaaaa..duuu…hhh mati kita kataku dalam hati. Dengan rasa SOK TAU aku coba lagi deh instal ulang ternyata perintah “hardisk bad sector” keluar lagi. Lama kelamaan ga mau booting lagi tuh komputer. Ya CD instal satu2nya hilang deh. Akhirnya minjam cd instal teman. Dengan semangatnya ku coba instal ulang kembali ternyata bisa. Namun kapasitas hardisk dari 80 giga menjadi tinggal 30 giga lagi. Ditambah data2 semuanya hilang lagi. Kapok deh dibuatnya. Rasanya mau menangis aja..hiks..hiks…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku menyerah dengan cara membawa hardisk ke toko komputer untuk diperbaiki..tiga hari baru selesai yang akhirnya kapasitas hardisk aku kembali ke 80 giga dengan data yang ada hilang semuanya. Keluar juga uang 100 ribu dibuatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs5BwDaK0f-9f28aGEHBdr1f-Oh6B-rEHPvbX0y_ljVp1tfeYtecfX-plmnyTvX_rTzlQE9kvwYrqsVZtGOWq8-v62TascKxHwRU9sQtqukRBlCjEHBGUAUbxOs447-lc4PJZCDL5c5Ys/s72-c/rtr.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>EFEK BAD SECTOR (printer NGAMBOK)</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/04/ketika-hardisk-bad-sector-banyak.html</link><category>komputer</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Mon, 6 Apr 2009 02:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-6385370307510628177</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1gaWlafbkt5pXfxIiZ3pNA79yqFnsDFcO2ZYHaPWjBr3ulU2peqCjS7yBLCJnk9sJmDgibLfbFMtZhajGvdzIk6eOi5sJVYaehgD6gwVz-JZP6bl0mkGkWx_S2tX-vg062-EWKinbtbI/s1600-h/prntr.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1gaWlafbkt5pXfxIiZ3pNA79yqFnsDFcO2ZYHaPWjBr3ulU2peqCjS7yBLCJnk9sJmDgibLfbFMtZhajGvdzIk6eOi5sJVYaehgD6gwVz-JZP6bl0mkGkWx_S2tX-vg062-EWKinbtbI/s200/prntr.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321511140362257682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika hardisk bad sector banyak masalah yang ku hadapi. Salah satunya adalah printer. Printerku yang model jadul (sekarang) namun pada masanya sangat diminati ga bisa runing lagi neh karena aplikasi untuk menjalankannya terhapus (terdelete-red). Hal ini disebkan karena hardisk bad sector. Apalagi ga da di burning di CD aplikasinya (teledor). Padahal printer yang sangat berjasa dan bermanfaat (apalagi pada saat praktikum) pada saat sekarang masih dibutuhkan oleh ortu dan adikku. Dalam nge-print tugas sekolah dan pekerjaan kantor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Printer ini merupakan printer yang sangat perkasa. Bayangkan aja dalam satu masa printer ini telah menulis di kertas ukuran A4 dengan margin 4 (left), 3 (top, bottom, right) kira-kira lebih dari beribu-ribu kertas. Deadline akan aman kalo printernya ga macam-macam. Mau tulisan jenis apa, gambar sebesar apa, kertas jenis apa semuanya lewat deh. Untuk itu aku sangat berharap mendapatkan aplikasi untuk menjalankan printer kembali. Tipe printer : HP 3920&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1gaWlafbkt5pXfxIiZ3pNA79yqFnsDFcO2ZYHaPWjBr3ulU2peqCjS7yBLCJnk9sJmDgibLfbFMtZhajGvdzIk6eOi5sJVYaehgD6gwVz-JZP6bl0mkGkWx_S2tX-vg062-EWKinbtbI/s72-c/prntr.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>RAILENDAR (kalender desktop)</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/04/railendar-kalender-desktop.html</link><category>aplikasi</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Mon, 6 Apr 2009 02:22:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-7714161685237696574</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAzxG6HNoRYsFeH7votKu-ga51L5a1T1gRhOCPJqXBrdIReLz51FUk6weowtbAu90DSU1ZV8t29S-7cEmDKTqL4s8CL1ftAQTn0QOYlYDlmOTKnIzw-3O7VbQL_BoRZarxXVpfQSgEkgc/s1600-h/3.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 194px; height: 208px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAzxG6HNoRYsFeH7votKu-ga51L5a1T1gRhOCPJqXBrdIReLz51FUk6weowtbAu90DSU1ZV8t29S-7cEmDKTqL4s8CL1ftAQTn0QOYlYDlmOTKnIzw-3O7VbQL_BoRZarxXVpfQSgEkgc/s320/3.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321507489925689602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYXE8E3jQjXrXzWGI2UtN6XjYKatj1x2sbG5li3bwf8APnqO7s9JqXGUMQLMX-n-ck05lsUmLjTssZCJLW-HGG0oRl0PzE_e9s-4o1MWPgXfwOjXiRL_3MELDVzOdljXDkclWf_iirYRA/s1600-h/2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 194px; height: 209px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYXE8E3jQjXrXzWGI2UtN6XjYKatj1x2sbG5li3bwf8APnqO7s9JqXGUMQLMX-n-ck05lsUmLjTssZCJLW-HGG0oRl0PzE_e9s-4o1MWPgXfwOjXiRL_3MELDVzOdljXDkclWf_iirYRA/s320/2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321507481245879058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAWCDXUdzr1Mr_hfB3w1GFlhkKA2EdGa3WcFXl3ZTjdB5zuv-WZMe4ySkZVxNep7ai4CPVnq3QSnNTGgGrsYoqTfENx00N0otqnYjv6d_XjcHxrVe1-p0KTa5LTAH318UjvVMzKi5tiRc/s1600-h/1.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 195px; height: 208px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAWCDXUdzr1Mr_hfB3w1GFlhkKA2EdGa3WcFXl3ZTjdB5zuv-WZMe4ySkZVxNep7ai4CPVnq3QSnNTGgGrsYoqTfENx00N0otqnYjv6d_XjcHxrVe1-p0KTa5LTAH318UjvVMzKi5tiRc/s320/1.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321507472416279794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mau software di atas??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dan sebagian lagi artikel yang anda tulis taruh disini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAzxG6HNoRYsFeH7votKu-ga51L5a1T1gRhOCPJqXBrdIReLz51FUk6weowtbAu90DSU1ZV8t29S-7cEmDKTqL4s8CL1ftAQTn0QOYlYDlmOTKnIzw-3O7VbQL_BoRZarxXVpfQSgEkgc/s72-c/3.bmp" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>CUCI MOTOR di SUNGAI (Kapok DEH)</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/04/cuci-motor-di-sungai-kapok-deh.html</link><category>cerita</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Mon, 6 Apr 2009 02:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-83627236247001864</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsIG1IYW6XlW-MpU8HQ23LkSPPUaSCNYTKSzm7rzqM74_K6chu2cjz8iUNX-1CSyo05m5aaPVTcy3KeBkceZCH5ueq0zCzoxPkGl4BWP55FA3iNaEy3-5wHvSPTAz_Hl2nhy_DmoMBOjs/s1600-h/hnd.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 104px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsIG1IYW6XlW-MpU8HQ23LkSPPUaSCNYTKSzm7rzqM74_K6chu2cjz8iUNX-1CSyo05m5aaPVTcy3KeBkceZCH5ueq0zCzoxPkGl4BWP55FA3iNaEy3-5wHvSPTAz_Hl2nhy_DmoMBOjs/s200/hnd.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321505830751980834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari itu hari minggu. Jam 10.00 aku dan bokap pergi mencuci motor ke sungai. Sungai tersebut merupakan salah satu objek wisata yang ada di tempatku. Tempatnya sangat eksotis karena di apit oleh pegunungan dan di sekitar hulu sungai terdapat sekitar 3 buah bendungan. Bendungan yang digunakan untuk irigasi dan konsumsi air minum bagi penduduk sekitar.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saat itu cuaca tidak begitu panas. Jadi waktu itu merupakan waktu yang kira-kira pas untuk mencuci motor. Setiba di sana ternyata sudah banyak orang yang berkumpul di sana. Ada yang mencuci pakaian, mobil dan motor. Ada juga yang ngaso di warung-warung sambil makan dan minum. Emang sih tempat itu dijadikan salah satu objek wisata bagi penduduk sekitar tempat tinggalku selain objek wisata laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di sana kami istirahat sebentar menunggu sampau mesin motor dingin sambil melihat pemandangan di sana. Kalo aku sih melihat cewek2 yang sedang bercanda sambil mandi-mandi..hee..hee..dasar emang dasar.. ketika mesin sudah dingin aku mulai mencuci motor ku yang sebelumya udah di cagak standar 2 di tepi sungai. Ketika baru siraman pertama motornya kebalik dan terendam di sungai. Malu ne dilihatin sama orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya aku mulai mencuci kira2 ada setengah jam-an sambil berendam di sungai. Setelah selesai motornya dinaikkan ke darat dan di lap sampai kering. Ketika mulai mengengkol motornya ga mau hidup. Sampai ada 100 kali lebih mengengkol tetep ga mau hidup. Udah dibongkar BUSI nya juga tetap ga mau hidup. Di sana aku jadi pusat perhatian pengunjung dan bukan maen malunya ne. Akhirnya motornya disorong sejauh kira kira 2 kilo sampai kesebuah bengkel. Bukan maen panasnya. Bukan maen capeknya. Kapok deh..bukan men laparnya juga karena jam 14.30 baru nyampek rumah dan secepat kilat aku menyiapkan hidangan untuk makan siang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsIG1IYW6XlW-MpU8HQ23LkSPPUaSCNYTKSzm7rzqM74_K6chu2cjz8iUNX-1CSyo05m5aaPVTcy3KeBkceZCH5ueq0zCzoxPkGl4BWP55FA3iNaEy3-5wHvSPTAz_Hl2nhy_DmoMBOjs/s72-c/hnd.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BASMI VIRUS (di kantor bokap)</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/04/basmi-virus-di-kantor-bokap_06.html</link><category>komputer</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Mon, 6 Apr 2009 02:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-1775519743355932457</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1uIkKHHKl1WFNcSqVKbTAh7pyZgs7sFcGLVUCrlcay0K3NJ031bql7egFXyJZmVV5dPS_BlPqa1HrW0m4F5izj_U8XdWZdFCXGvn93delajz_R22Hu9b2BwoOUMp1S8ELxgdC6EJ-Fmw/s1600-h/rr.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 127px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1uIkKHHKl1WFNcSqVKbTAh7pyZgs7sFcGLVUCrlcay0K3NJ031bql7egFXyJZmVV5dPS_BlPqa1HrW0m4F5izj_U8XdWZdFCXGvn93delajz_R22Hu9b2BwoOUMp1S8ELxgdC6EJ-Fmw/s200/rr.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321503816075512258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pagi itu tatkala matahari bersinar terang datang telepon dari bokap aku disuruh datang ke kantornya. Katanya sih komputernya bervirus sehingga datanya hilang dan membuat panik orang-orang yang berkepentingan terhadap data tersebut.  Padahal saat itu aku sedang makan dan nonton acara musik yang pembawa acaranya suka melawak. Semenjak nganggur ne makannya ga teratur. Kebanyakan 4 kali sehari tetapi badan ga mau endut-endut juga (bukan cacingan lho) tapi keturunan kayaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku bersiap-siap untuk go ke kantor bokap naek motor diterjang debu jalanan sibolga yang kotor dan panas matahari pantai yang sangat menyengat yang dapat membuat julia peres menjadi birong (hangus-red). Setiba di kantor aku langsung menuju ke kantor bokap yang ada di lantai atas. Disana aku disapa dengan senyuman oleh nantulang (istri paman)  dan temannya bokap soalnya aku dah kenal dengan mereka dan pegawai kantor juga dah familiar melihat my face.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kantor bokap berada ditepi laut dan disekitarnya tampak kesibukan berupa aktivitas di pelabuhan. Banyak kapal yang bersandar di dermaga. Ada buruh yang sedang mengangkat beban. Kalo dihitung beban kerjanya dengan ilmu sistem kerja dan ergonomi diduga melebihi kapasitas angkatnya. Ada juga warga yang sedang memancing bahkan ada pemandangan yang tidak meng-enak-kan di sepinggir laut he…he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai mengecek komputer kantor. Ternyata emang benar komputernya bervirus. Kemudian aku mengecek spesifikasi komputer untuk menentukan antivirus free mana yang akan aku pakai. Ternyata komputer di kantor tidak kalah tuanya dengan orang-orang yang bekerja di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku memilih antivirus yang tidak memakan memori besar. Akhirnya komputer di ruangannya bersih dari virus dan datanyapun kembali lagi. Lega deh orang-orang yang ada di sana. Yang kasihan tu kepala kantornya. Komputernya pengen dibersihkan dari virus namun pada saat itu aku dah ada di rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1uIkKHHKl1WFNcSqVKbTAh7pyZgs7sFcGLVUCrlcay0K3NJ031bql7egFXyJZmVV5dPS_BlPqa1HrW0m4F5izj_U8XdWZdFCXGvn93delajz_R22Hu9b2BwoOUMp1S8ELxgdC6EJ-Fmw/s72-c/rr.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/02/blog-ini-di-produksi-bulan-februari_20.html</link><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 01:13:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-3855280506279739567</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhExwi9bIE-72ej6LgwluELGZKj_y-uwhYVeuboZsIjyNkMfSBuTWyQey4NYAND9EQmtH3iZ6oWRjiJilns0tfMUadjKDRULlP5LjeqIX7hCiri_R0Hegu2RCd_xmKFJWDlrgjWLMffgek/s1600-h/image+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 132px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhExwi9bIE-72ej6LgwluELGZKj_y-uwhYVeuboZsIjyNkMfSBuTWyQey4NYAND9EQmtH3iZ6oWRjiJilns0tfMUadjKDRULlP5LjeqIX7hCiri_R0Hegu2RCd_xmKFJWDlrgjWLMffgek/s200/image+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304805489431238626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Blog ini di produksi bulan februari 2009. Awalnya berupa keinginan untuk menceritakan kehidupan dan pengalaman ku selama ini. Namun, Blog ini juga berisi mengenai informasi terbaru yang teraktual dan informasi lowongan kerja. &lt;/span&gt;  &lt;span style=";font-family:georgia;font-size:12;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:12;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blink&gt;&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhExwi9bIE-72ej6LgwluELGZKj_y-uwhYVeuboZsIjyNkMfSBuTWyQey4NYAND9EQmtH3iZ6oWRjiJilns0tfMUadjKDRULlP5LjeqIX7hCiri_R0Hegu2RCd_xmKFJWDlrgjWLMffgek/s72-c/image+copy.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Meulaboh dan AKU</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/02/meulaboh-dan-aku_20.html</link><category>cerita</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 01:08:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-1640780966191251497</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3llcJNq1-ge5UU_UVhB7EcV7aeDZljqdPY_Mwq4YBr05-8F1MOl63_WrneoG301qkI8WG7B-GkrtDuuVD5ftUMfPGCYx-aqHdaFFdumJ3GRm0lkvdWbN8gacUcQI79NZwigmQv1i9mXw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 107px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3llcJNq1-ge5UU_UVhB7EcV7aeDZljqdPY_Mwq4YBr05-8F1MOl63_WrneoG301qkI8WG7B-GkrtDuuVD5ftUMfPGCYx-aqHdaFFdumJ3GRm0lkvdWbN8gacUcQI79NZwigmQv1i9mXw/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304804277637839266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku lahir di sebuah daerah di meulaboh (Aceh Barat) suak indrapuri pada tanggal 8 juli 1986. Anak pertama dari tiga bersaudara. Dua adikku perempuan dan hanya aku laki-laki. Seperti kebanyakan anak-anak di sana aku bermain, tumbuh dan berkembang tentunya dipengaruhi oleh lingkungan disekitarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meulaboh merupakan daerah pesisir pantai yang memiliki pantai yang begitu indah dengan laut yang sekali-kali mencoba untuk memperbesar daerah kekuasannya dengan mengeruki pasir (mengikis pantai) dan membawanya ke tengah. Terkadang pasir tersebut membentuk sebuah daratan ditengah laut (Hm….tindakan yang aneh). Meulaboh juga memiliki pelabuhan penyebrangan laut yang berada di daerah ujung karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumahku terletak di daerah suak indrapuri yang merupakan daerah yang diapit oleh 2 laut yang disebut oleh warga sekitar (laut gedong dan laut ujung karang). Kedua laut ini biasanya menjadi tempat rekreasi dan berlibur sekaligus berenang oleh warga meulaboh, biasanya pada hari sabtu dan minggu yang ramai. Jaraknya kira-kira 300 meter (masing-masing ke 2 laut tersebut) yang kalo terjadi pasang air laut dirumah airnya sampai setinggi mata kaki. Namun pada saat itu aku sangat senang karena sering maen air dan menikmati mandi di dalam rumah tidak dengan air sumur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah di TK bhayangkari adalah pengalaman sekolah pertama ku. Dengan dibekali sebuah tas yang berisi makanan (kue gelang dan gorengan) dan air putih aku pun melangkah kan kaki ke sekolahku. Pakaiannya berwarna kuning dan dilengkapi dengan sebuah topi. SDN 2 meulaboh menjadi sekolah keduaku. Enam tahun aku dididik dan dibimbing oleh guru2 ku yang terus berganti setiap kenaikan kelas.&lt;br /&gt;Setelah SD akhirnya aku masuk ke SMPN 1 meulaboh. Disana aku bersekolah cuma sampai kelas 2. Kemudian kami sekelaurga pindah ke daerah padang sidempuan kecamatan padang bolak. Hal ini dikarenakan kondisi yang tidak aman pada masa referendum di aceh...kalo ga salah tahun 1998-1999. Teman sepermainan : Fadzil, Niko, Lora, Ferdi, Reza, Nia, Linda, dll. Teman SD  : Fuad, Hendry, Hari, fina, dll. Teman SMP : Facrul rozi, ogut, dll. Tempat Favorit : Ujung karang, hero, taman mesjid raya, dll. Sudah lama aku ga bertemu dengan mereka. Mungkin suatu saat nanti ku akan bertemu dengan mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3llcJNq1-ge5UU_UVhB7EcV7aeDZljqdPY_Mwq4YBr05-8F1MOl63_WrneoG301qkI8WG7B-GkrtDuuVD5ftUMfPGCYx-aqHdaFFdumJ3GRm0lkvdWbN8gacUcQI79NZwigmQv1i9mXw/s72-c/images.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>RAMALAN-MU</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/02/ramalan-mu.html</link><category>aplikasi</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 00:44:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-8704000136344564606</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM9o9MrJ0NX6cFnWW2Cj7SLQIo7Kqn8RfuExghHz2ODtutABwoRalMH276MO6dZ9RYyEyS7FpJGdJ32NFbWM2sxh2sZkA5joPZwJYX9Q8zVURm8pVLZ7T41dujzkEB1VEiFkWO96gzpZA/s1600-h/FRYM+00103+LOVE.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 167px; height: 161px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM9o9MrJ0NX6cFnWW2Cj7SLQIo7Kqn8RfuExghHz2ODtutABwoRalMH276MO6dZ9RYyEyS7FpJGdJ32NFbWM2sxh2sZkA5joPZwJYX9Q8zVURm8pVLZ7T41dujzkEB1VEiFkWO96gzpZA/s200/FRYM+00103+LOVE.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304797889684480850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Aplikasi ramalan disini terdiri dari beberapa jenis. Ramalan cinta, ramalan horoskop, ramalan primbon perjodohan, ramalan shio, ramalan si doi, ramalan tangan dan ramalan weton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya ga percaya aplikasi ramalan ini dapat meramal nasib dan sifat kamu serta si doi dengan berbagai media seperti nama, tanggal lahir dan karakterisik jenis bentuk tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kamu yang ingin memiliki aplikasi ramalan ini dapat di download &lt;a href="http://www.4shared.com/dir/8796676/b82326b1/sharing.html"&gt;disini!!!&lt;/a&gt;. Namun sebelumnya aplikasi ini hanya untuk having fun jangan sampai menjadi musrik karenanya. Selamat mencoba dan menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan horoskop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan primbon perjodohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan shio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan si @ � ��� &#127;&lt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan tangan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" class="fullpost" &gt;Ramalan weton&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM9o9MrJ0NX6cFnWW2Cj7SLQIo7Kqn8RfuExghHz2ODtutABwoRalMH276MO6dZ9RYyEyS7FpJGdJ32NFbWM2sxh2sZkA5joPZwJYX9Q8zVURm8pVLZ7T41dujzkEB1VEiFkWO96gzpZA/s72-c/FRYM+00103+LOVE.GIF" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>BUKU MOTIVASI</title><link>http://mudaharahap.blogspot.com/2009/02/buku-motivasi.html</link><category>aplikasi</category><author>noreply@blogger.com (muda-harahap)</author><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 00:37:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2559506520248916716.post-1667701529777580068</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj96D0GSYnzaHbh_Yx9Rxa0-yZZZfybDpl5cNImoXeBgivpFTrVMnIPXnqmQsdtRSyDklDICOPE39u1_60XTJ-eId1R3wCtRGhyphenhyphenwU-J-AHmLZACI-PpZaikqWL1R_KgtyRQ_zdHgduowg/s1600-h/Crayon+Sinchan-4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 200px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj96D0GSYnzaHbh_Yx9Rxa0-yZZZfybDpl5cNImoXeBgivpFTrVMnIPXnqmQsdtRSyDklDICOPE39u1_60XTJ-eId1R3wCtRGhyphenhyphenwU-J-AHmLZACI-PpZaikqWL1R_KgtyRQ_zdHgduowg/s200/Crayon+Sinchan-4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304796450862038146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah ga kamu merasa &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;gundah gulana&lt;/span&gt;? &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Sedih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;dan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;pesimis&lt;/span&gt;?&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Ga mood&lt;/span&gt; ngerjain sesuatu? Hal ini dapat terjadi jikalau kamu merasa bahwa apa yang sedang kamu kejar saat ini sedang dilanda permasalahan dan kamu dalam kondisi ga mantap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Permasalahan dapat muncul dari diri kamu dan lingkungan kamu. Permasalahan dapat berupa tantangan dan ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengobati sedikit perasaan jenuh kamu sebaiknya kamu menghirup udara segar sejenak mencoba keluar dari permasalahan untuk waktu sementara. Agar dalam membuat dan mengambil suatu keputusan nantinya sesuai dengan apa yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;...&lt;/blink&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada juga cara yang negatif dilakukan oleh sebahagian orang yang tidak perlu di contoh. Seperti malampiaskan kejenuhan dengan meminum minuman keras atau yang lebih parahnya lagi mencoba obat-obatan terlarang. Cara ini akan membuat tubuh dan pikiran kamu menjadi rusak serta efeknya sangatlah buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cara lain adalah dengan melakukan sesuatu kegiatan positif yang membuat kamu menjadi termotivasi. Dengan cara mendekatkan diri lagi ke Tuhan YME atau dengan membaca sekumpulan kisah, cerita yang dapat menambah motivasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menginginkan &lt;a href="http://www.4shared.com/file/63441211/1d48c765/Buku_Motivasi.html?dirPwdVerified=bf23d587"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;buku motivasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang berisi cerita2 penuh semangat dan nasehat dapat  didownload &lt;a href="http://www.4shared.com/file/63441211/1d48c765/Buku_Motivasi.html?dirPwdVerified=bf23d587"&gt;disini!!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-YMRgqKIllLVXOoPj9J03gDmG2dyR3NuWQ_mihrx3VgobnNFwGps7rH2iEFmVxfnOxf2evaxhrASoh8VZaHYpoX3FNLxVTFS6zkYWF2X0NvuMaeDTgiieypscgqTkJwApIDbZIgWV0mQ/s1600-h/buku3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 232px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-YMRgqKIllLVXOoPj9J03gDmG2dyR3NuWQ_mihrx3VgobnNFwGps7rH2iEFmVxfnOxf2evaxhrASoh8VZaHYpoX3FNLxVTFS6zkYWF2X0NvuMaeDTgiieypscgqTkJwApIDbZIgWV0mQ/s320/buku3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304796994761242018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqEG524TJb626pt8WELlDOLjLjgddsq3Il0f9F-uzNNVydqFCBAQoFVj40g0mbWsRkUJHTOygI6g7WlhJZMDctcsMjL1jYErutl5xJ84K6KUDo7tiMwf_TRkFpAIf8UmsFqrWRWnaeXAs/s1600-h/buku1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqEG524TJb626pt8WELlDOLjLjgddsq3Il0f9F-uzNNVydqFCBAQoFVj40g0mbWsRkUJHTOygI6g7WlhJZMDctcsMjL1jYErutl5xJ84K6KUDo7tiMwf_TRkFpAIf8UmsFqrWRWnaeXAs/s320/buku1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304796995135153026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj96D0GSYnzaHbh_Yx9Rxa0-yZZZfybDpl5cNImoXeBgivpFTrVMnIPXnqmQsdtRSyDklDICOPE39u1_60XTJ-eId1R3wCtRGhyphenhyphenwU-J-AHmLZACI-PpZaikqWL1R_KgtyRQ_zdHgduowg/s72-c/Crayon+Sinchan-4.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>