<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662</id><updated>2014-10-29T00:16:26.076+08:00</updated><category term="Berita"/><category term="Profil Desa"/><category term="Pertanian"/><category term="Berita Dencarik"/><category term="Dencarik dalam konsep"/><category term="Kesehatan"/><category term="Lingkungan"/><category term="Serba-Serbi"/><category term="Adat Istiadat"/><category term="Asal Usul"/><category term="Kepemudaan"/><category term="Layanan Umum"/><category term="Suka-Duka"/><title type='text'>Desa Dencarik</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-8328307302421059622</id><published>2011-06-12T10:29:00.005+08:00</published><updated>2011-06-12T10:46:05.131+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan"/><title type='text'>Zat Ajaib Dalam Buah Anggur</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/resveratrol-anggur.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 237px; height: 230px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/resveratrol-anggur.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Tidak semua masyarakat Dencarik yang mengetahui bahwa anggur adalah buah yang sangat baik bagi kesehatan. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Anggur mengandung zat anti kanker yang bernama resveratrol&lt;/span&gt;, oleh karena itu anggur dikenal sebagai buah berkhasiat obat.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Departemen of Medicine Chemistry and Pharmacognosy universitas Illionis&lt;/span&gt;, Chicago, Amerika Serikat dan Departemen &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;farmakologi Universidad Complutense&lt;/span&gt; melaporkan dalam jurnal Science edisi Januari 1997, bahwa anggur bisa mengobati dan mencegah kanker. Disamping kanker, menurut Nurfi Arfiansyah, staf Puslitbang Depkes RI, dalam tulisannya di harian Kompas menyatakan bahwa resveratrol yang dikandung oleh buah anggur juga berguna sebagai pencegah penyakit jantung. Emma S.W, M.Sc menambahkan, anggur dapat mebersihkan hati, membantu fungsi ginjal, pembentukan darah, menonaktifkan virus, mencegah kerusakan gigi serta menurunkan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya kerja zat resveratrol dalam anggur sebagai obat penyakit jantung koroner telah mendapat dukungan kuat dari banyak peneliti. &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;American jurnal of Clinical Nutrition&lt;/span&gt; 1996 Volume 63 juga &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;melaporkan ditemukannya banyak molekul kuersetin, polifenolat, dan flavanoid&lt;/span&gt;. Ketiga molekul ini memiliki struktural sistem hidroksil yang efektif untuk menghambat oksidasi radikal bebas. Radikal bebas ini merupakan molekul tak stabil (reaktif) yang berperan sebagai penyebab penyakit jantung dan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/8328307302421059622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/zat-ajaib-dalam-buah-anggur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/8328307302421059622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/8328307302421059622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/zat-ajaib-dalam-buah-anggur.html' title='Zat Ajaib Dalam Buah Anggur'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-2684842011235912979</id><published>2011-06-12T09:58:00.005+08:00</published><updated>2011-06-12T10:24:38.780+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asal Usul"/><title type='text'>Anggur Bali Adalah Anggur Untuk Wine</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/hatten20wines.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 296px; height: 253px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/hatten20wines.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Anggur Bali (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Alphonse Lavallée&lt;/span&gt;) ketika dipertegas oleh Menteri Pertanian RI, sebenarnya merupakan varietas untuk bahan minuman, bukan untuk konsumsi buah segar. Perkembangan anggur Bali sebenarnya dikembangkan sejak Penjajahan Belanda, yaitu tahun 1900-an. Pada masa itu, dibangun Kebun Percobaan Banjarsari di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan koleksi sekitar 30 varietas anggur. Namun yang kemudian paling populer adalah Varietas anggur yang dikembangkan di Probolinggo (Jatim) dan Buleleng (Bali).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan budidaya anggur di Indonesia tidak terlepas dari upaya penyebaran agama Kristen Katolik oleh Belanda. Kebiasaan orang Belanda untuk menyediakan minuman anggur dalam perayaan Ekaristi menjadi alasan berkembangnya perkebunan anggur di Indonesia. Dalam ajaran Katolik yang diyakini oleh Bangsa penjajah dalam Kitab Hukum Kanonik (KHK), Kanon 924 memang mengatur penggunaan anggur dalam Perayaan Ekaristi. Sehingga anggur yang dibudidayakan oleh Belanda adalah anggur untuk bahan minuman wine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggur Bali yang merupakan varietas &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Alphonse Lavallée&lt;/span&gt;,  dikembangkan pertama kali oleh Alphonse Lavallée (1791 - 1873), pendiri hotel&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; the École Centrale Paris&lt;/span&gt;. Jenis anggur ini dikembangkan oleh Alphonse sebagai bahan baku pembuatan minuman wine di hotel. Karena dari awal anggur Bali merupakan bahan baku minuman wine,  sifat buahnya sangat mudah hancur, sesuai dengan sifat anggur wine. Sehingga sampai sekarang petani tidak begitu memahami ini, padahal sudah terlihat sekali ciri dan kelemahan anggur Bali yang terkenal sangat cepat busuk, karena bukan jenis anggur untuk dikonsumsi langsung sebagai buah segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan pasar, maka petani Desa Dencarik harus merubah segmen pasar, yang awalnya menanam anggur untuk wine, mesti beralih menanam anggur untuk buah konsumsi. Banyak varietas anggur yang sekarang dilansir oleh pemerintah yang sesuai dengan topografi di Desa Dencarik, yang mencapai 0-400 mdl. Namun yang paling mirip dengan anggur Bali adalah varietas Jestro AG 60. Dalam kualitas, varietas Jestro AG 60 jauh lebih manis dalam hal rasa daripada anggur Bali (BS 6), begitu pula dengan buahnya yang lebih besar tanpa biji. Varietas Jestro AG 60, memang buahnya diperuntunkkan sebagai buah konsumsi, atau dapat dimakan langsung. Sehingga buah Varietas Jestro AG 60 tidak cepat busuk seperti anggur Bali varietas BS 6 yang dikenal selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Berikut Adalah Koleksi Anggur yang Bisa dibudidayakan di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://zainurihanif.com/wp-content/uploads/2009/12/poster-koleksi-anggur-tropika-indo.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 640px; height: 952px;&quot; src=&quot;http://zainurihanif.com/wp-content/uploads/2009/12/poster-koleksi-anggur-tropika-indo.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/2684842011235912979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/anggur-bali-adalah-anggur-untuk-wine.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2684842011235912979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2684842011235912979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/anggur-bali-adalah-anggur-untuk-wine.html' title='Anggur Bali Adalah Anggur Untuk Wine'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-6310505524268062446</id><published>2011-06-11T14:13:00.004+08:00</published><updated>2011-06-12T09:53:04.417+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><title type='text'>Anggur Dencarik, Dulu dan Kini</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/anggur-pasca-panen.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 263px; height: 197px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/anggur-pasca-panen.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Anggur Bali (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Alphonso Lavalie&lt;/span&gt;)  merupakan satu diantara dua varietas anggur eropa yang sangat populer dibudidayakan di Indonesia. Anggur Bali pada awalnya berasal dari Perancis. pemberian nama Anggur Bali sendiri karena Bali adalah tempat pertama berkembangnya budidaya anggur Perancis tersebut di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ida Kade Negara, “Pada awalnya, saat baru naiknya Soeharto menjadi presiden (kira-kira Tahun 1968-1970) di Dencarik anggur hanya di tanam di pekarangan rumah saja. Karena pada saat itu harga anggur sedang mahal-mahalnya, akhirnya dicoba di tanam di kebun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya Anggur Bali sendiri di Bali pertama kali dikembangkan di Desa Banyupoh Kecamatan Seririt, Buleleng. Dalam rentang waktu 15 tahun, yaitu pada tahun 1984, di kabupaten Buleleng telah ada sekitar 40,000 tanaman (sekitar 80 hektar) dan menghasilkan 500 ton buah anggur setiap masa panen. Di Dencarik Sendiri menurut Negara, budidaya anggur dengan berkebun dipelopori oleh Ida Kade Monoh dan Mas Tangkeng, sampai pada masa jayanya di akhir dekade 1980an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Petani Anggur Kini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/anggur-eror.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 279px; height: 196px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/anggur-eror.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Mempertahankan kejayaan lebih sulit dibandingkan merebut kejayaan, seperti itulah kondisi petani Anggur Desa Dencarik. Sejak tahun 2009, terjadi kemunduran kuantitas maupun kualitas produksi anggur. Rata-rata produksi anggur anjlok, bahkan mayoritas petani mengalami 3 kali gagal panen. Menurut Ketut Nawi, seorang penyakap anggur, “Tiang sudah mengalami kerugian sebanyak 3 kali panen, rugi sekitar enam juta, mangkin tiang pun beralih ke padi”. Hal senada dialami penyakap lain, Dewa Putu Suweca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum keadaan ini disebabkan oleh dua hal, yaitu iklim tidak menentu dan penurunan kualitas tanah karena penggunaan pupuk non organik seperti urea, NPK, TSP, Phospat secara berlebihan. Menurut berbagai sumber, penggunaan pupuk non organik seperti Urea, NPK, TSP, Phospat yang berlebihan dalam waktu yang bertahun-tahun bisa menyebabkan PH tanah menjadi terlalu asam. Keadaan tanah yang terlalu asam mengakibatkan akar rusak, sehingga kualitas dan jumlah panen menjadi menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdasarkan penelusuran terhadap petani anggur di Dencarik, didapatkan fakta bahwa petani tidak memiliki takaran tepat dalam penggunaan pupuk. Ini disebabkan karena kurangnya intensitas PPL untuk memberikan penyuluhan secara langsung kepada petani, apalagi memberikan solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/pak-mangku1.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: right; margin: 3pt 0px 10px 10pt; cursor: pointer; width: 186px; height: 152px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/06/pak-mangku1.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Pasek Bagiada, salah satu penyakap Anggur di Dencarik, “Penyuluhan yang saya ingat terakhir adalah saat Pak Sudharmono (Wakil Presiden) berkunjung ke Dencarik”. Hal ini dibenarkan oleh Nengah Mangku, yang juga penyakap Anggur di Desa Dencarik, dengan menambahkan, “sekarang penyuluhan hanya dilakukan secara perwakilan, biasanya diwakili kelian subak”. Keadaan ini perlu ditinjau kembali, dengan mendatangkan PPL secara langsung dihadapan petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain sisi, sistem pemasaran anggur melalui tengkulak juga sangat merugikan petani anggur. Pasek Bagiada mengeluhkan, “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;harga anggur anggone plalian ken tengkulake&lt;/span&gt;” (harga anggur dipermaikan oleh tengkulak). Untuk menghadapi ini, semestinya desa memiliki badan usaha yang bergerak di bidang pengepakan yang memiliki jaringan pemasaran luas, sehingga harga anggur dapat dijaga. Begitu juga dalam pengadaan pupuk organik yang tidak merusak tanah perlu dilakukan dengan pembangunan koperasi pertanian desa, melalui pertanian dengan sistem kekeluargaan, bisa diharapkan harga yang lebih murah dibandingkan harga diluar Koperasi Pertanian Desa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/6310505524268062446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/anggur-dencarik-dulu-dan-kini.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6310505524268062446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6310505524268062446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/06/anggur-dencarik-dulu-dan-kini.html' title='Anggur Dencarik, Dulu dan Kini'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-1613802061006421028</id><published>2011-05-29T13:35:00.006+08:00</published><updated>2011-05-29T14:48:26.460+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Adat Istiadat"/><title type='text'>Asal Usul Tahun Saka</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=1613802061006421028&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:3px 10px 5px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 145px;&quot; src=&quot;http://koran.republika.co.id/images/news/new2009/kalender3.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Ketut Wiana, Pemberlakuan penghitungan dengan tahun Saka untuk kali pertama digunakan di India atas kesepakatan Raja Kaniska I dari dinasti Kushana dan suku  bangsa Yuehchi Pada tahun 79 Masehi. Secara sejarah, pemberlakuan kalender saka tersebut merupakan tonggak penanda bagi usainya permusuhan antar suku bangsa di India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum lahirnya Tahun Saka, suku bangsa di India dilanda permusuhan yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;Adapun suku-suku bangsa tersebut antara lain : Pahlawa, Yuehchi, Yuwana, Malawa dan Saka. Suku-suku bangsa tersebut silih berganti naik tahta menundukkan suku-suku yang lain. Suku bangsa Saka benar-benar bosan dengan keadaan permusuhan itu. Arah perjuangannya kemudian dialihkan, dari perjuangan politik dan militer untuk merebut kekuasaan menjadi perjuangan kebudayaan dan kesejahteraan. Karena perjuangannya itu cukup berhasil, maka suku Bangsa Saka dan kebudayaannya benar-benar memasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Masuknya Perhitungan Saka Di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada abad ke-4 Masehi agama Hindu telah berkembang di Indonesia. Sistem penanggalan Saka pun telah berkembang pula di Indonesia. Itu dibawa oleh seorang pendeta bangsa Saka yang bergelar Aji Saka dari Kshatrapa Gujarat (India) yang mendarat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada tahun 456 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada zaman Majapahit, Tahun Saka dipakai sebagai kalender resmi kerajaan. Pada setiap bulan Caitra (Maret), tahun Saka diperingati dengan mengadakan upacara keagamaan. Di alun-alun Majapahit, berkumpul seluruh kepala desa, prajurit, para sarjana, Pendeta Siwa, Budha dan Sri Baginda Raja. Topik yang dibahas dalam pertemuan itu adalah tentang peningkatan moral masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perayaan Tahun Saka pada bulan Caitra ini dijelaskan dalam Kakawin Negara Kertagama oleh Rakawi Prapanca pada Pupuh VIII, XII, LXXXV, LXXXVI - XCII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bali sendiri perayaan tahun Saka dirayakan dengan upacara berdasarkan petunjuk Lontar Sundarigama dan Sanghyang Aji Swamandala. Hari Raya Nyepi dirayakan pada Sasih Kesanga, yang biasanya jatuh pada bulan Maret atau awal bulan April. Beberapa hari sebelum Nyepi, diadakan upacara Melasti atau Melis dan ini dilakukan sebelum upacara Tawur Kesanga. Upacara Tawur Kesanga ini dilangsungkan pada tilem kesanga. Keesokan harinya, pada tanggal apisan sasih kadasa dilaksanakan brata penyepian. Setelah Nyepi, dilangsungkan Ngembak Geni dan kemudian umat melaksanakan Dharma Santi.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/1613802061006421028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/asal-usul-tahun-saka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1613802061006421028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1613802061006421028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/asal-usul-tahun-saka.html' title='Asal Usul Tahun Saka'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-2077152244554056795</id><published>2011-05-29T06:35:00.013+08:00</published><updated>2011-05-29T11:16:37.265+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kepemudaan"/><title type='text'>Final Dencarik Cup : Angka Nol Bukan Berarti Gundul</title><content type='html'>&lt;object width=&quot;637&quot; height=&quot;344&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/EqN392gy4fU?hl=en&amp;amp;fs=1&quot;&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot;&gt;&lt;param name=&quot;allowscriptaccess&quot; value=&quot;always&quot;&gt;&lt;embed src=&quot;http://www.youtube.com/v/EqN392gy4fU?hl=en&amp;amp;fs=1&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowscriptaccess=&quot;always&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; width=&quot;637&quot; height=&quot;344&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/dvc1.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3px 10px 5px 0pt; cursor: pointer; width: 337px; height: 238px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/dvc1.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;dencarik-jengah.com&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(29/5)&lt;/span&gt; - Setelah berjalan selama satu bulan penuh, even Dencarik Cup akhirnya menelurkan juaranya, sabtu malam (28/5) kemarin. Even perdana yang menyedot cukup banyak perhatian warga ini mengukuhkan Tim dari Polres Buleleng POP sebagai juara pertama, setelah menekuk Tim kebanggaan Desa Dencarik DVC (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Dencarik Volly Club&lt;/span&gt;) 3 : 0.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Permainan yang cukup sengit diperlihatkan kedua pihak dari sejak menit-menit awal babak pertandingan. Setelah beberapa kali melakukan perlawanan, DVC akhirnya harus mengakui ketangguhan pleton besutan Polres Buleleng POP dengan puas meraih juara kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dencarik Cup yang juga disponsori oleh salah satu Anggota Dewan dari Partai PDI Perjuangan asal Banyuatis, yang santer diberitakan maju di Pemilukada Buleleng 2012, Agus Suradnyana, dapat dikatakan berjalan sukses. Terlepas dari kegiatan berkampanye, Suradnyana memberikan doorprize kepada para pemenang berupa liburan gratis ke Waterboom Denpasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pertandingan perebutan juara tiga dan empat antara Undiksa Singaraja melawan Jeep A juga tidak kalah seru. Kemenangan Jeep (A) 2 : 3 Atas Undiksha Singaraja telah berhasil mengukuhkan Tim Jeep A Singaraja menjadi juara ketiga di ajang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi peminat, nampaknya olah raga Bola Voli di Desa Dencarik berhasil mengundang antusias warga untuk menyaksikan. Penonton bukan hanya berasal dari Dencarik saja, tapi juga dari luar desa, misalnya Sidatapa, Banjar, Tampekan, dan Banjar Tegeha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Pentingnya Pembaharuan &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Manajemen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya antusias warga yang berbondong-bondong menyaksikan even perdana tersebut, memberikan gambaran bahwa Desa Dencarik membutuhkan hiburan segar. Oleh karena itu, kedepannya penting untuk menjadikan even Dencarik Cup sebagai kegiatan tahunan pemuda di desa Dencarik. Selain itu, even-even lain yang fasilitasnya sudah ada, seperti kejuaraan bulu tangkis perlu juga diperhatikan. Atau bahkan kalau serius, di Desa Dencarik perlu adanya lapangan footsal, yang sangat bagus untuk industri intertain di bidang olah raga dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai potensi pemain, pemerintahan desa harus terus memantau kemajuannya dengan jalan mengundang pelatih berpengalaman  dan mencarikan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;sparing partner&lt;/span&gt; secara rutin. Tentunya ini penting untuk menggali potensi para pemain secara lebih dalam kedepannya. Mengingat, pemain Tim DVC sangat potensial dan memiliki karisma untuk menjadi tim papan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Angka nol bukan berarti gundul, tapi merupakan kesempatan untuk meraih kemenangan di tahun depan. Pemain basket yang sangat populer di era 1990an, Michael Jordan pernah menyatakan, &quot;Saya sudah sering gagal, maka dari itulah kali ini saya berhasil menang&quot;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Yen be Dencarik Jengah... Mai be...!!! Sing Ade Lawan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/2077152244554056795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/final-dencarik-cup-angka-nol-bukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2077152244554056795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2077152244554056795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/final-dencarik-cup-angka-nol-bukan.html' title='Final Dencarik Cup : Angka Nol Bukan Berarti Gundul'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-1571641889842702965</id><published>2011-05-27T12:13:00.015+08:00</published><updated>2011-06-12T11:58:28.469+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dencarik dalam konsep"/><title type='text'>Memperjuangkan Anggur sebagai Trademark Desa Dencarik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&quot;Kita tidak bisa mengukur keberhasilan dengan melihat seberapa tinggi ia berhasil memanjat, tetapi seharusnya kita harus melihat setinggi apa dia akan memantul ketika terjatuh menghantam dasar&quot;&lt;br /&gt;(George Patton, 1885-1945)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 5px 0pt; cursor: pointer; width: 276px; height: 173px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-T1bWoIxqNfI/Td9FEQ0JT1I/AAAAAAAAACM/c5wxfk8btdk/s400/Potensi%2BAgrowisata%2B2.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5611279600262401874&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;Dasi Astawa (2009 : 21-48) dalam karyanya menyatakan bahwa Bali diidentikkan sebagai sebuah tempat, yakni &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Ceraki&lt;/span&gt;. Pandangan ini didasarkan atas adanya karakteristik dan keunggulan yang berbeda dibidang perkebunan pada masing-masing daerah. Jika desa Sibetan, karangasem sangat terkenal dengan salak sibetan, maka Buleleng sangat dikenal dengan kawasan anggur Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penciptaan karakteristik semacam ini sangat penting untuk melahirkan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;multifier effect&lt;/span&gt;. Efek ganda yang dimaksud tersebut adalah mengenai pembangunan paradigma, yang dalam hal ini bisa dibagi menjadi dua yakni paradigma eksternal dan paradigma internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Paradigma eksternal yang dilahirkan oleh konsep ceraki adalah menciptakan trademark. penataan spesialisasi suatu kawasan atas dasar karakteristik khas dan unggulan dapat menciptakan produksi pertanian khas yang tidak bisa ditiru oleh wilayah lain, atau dengan kata lain ini adalah bentuk nilai paten alamiah dari suatu kawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Paradigma internal yang dilahirkan dari konsep ceraki, adalah kewibawaan wilayah. Keunggulan suatu wilayah/desa dalam bidang produksi tertentu akan membumbungkan nama dan kehormatan wilayah/desa tersebut. Dengan terkenalnya nama wilayah/desa tentunya memberikan implikasi yang sama terhadap nama baik penduduknya. Sehingga penduduk di kawasan tersebut memiliki gengsi dan kepercayaan yang lebih dibandingkan kawasan lain yang tidak memiliki ciri produksi khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanggaan semacam ini, sangat baik untuk motivator pertumbuhan ekonomi desa, dan menjadi motor penggerak bagi sentimen penduduk untuk berlaku sadar dalam melestarikan tradisi produksi di bidang perkebunan tersebut. Dalam konteks ini, trademark sudah mengarah menuju ke taraf ideologis. Tataran ideologis ini akan menjadi inti dari pertumbuhan ekonomi kawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;M&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;asalah Demi Masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Konsep ceraki secara tidak disengaja berlaku di Buleleng. Desa Dencarik memberikan bukti, bahwa sejak tahun 1980-an telah menyumbang andil  besar bagi karakteristik Kabupaten Buleleng sebagai produsen anggur Bali.  Dencarik sendiri mengikuti secara konsisten bagaimana rasanya masa-masa booming dan  sampai masa-masa suram dalam bidang ini, meskipun tanpa adanya perhatian yang signifikan dari pemerintah daerah kabupaten Buleleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan pada periode 2000-2010, terjadi kemunduran nilai ekonomis anggur akibat adanya disparitas antara produktivitas dan kualitas produksi di Desa Dencarik. Menurut data BPS tahun 2000, produksi anggur desa dencarik menurun drastis dari tahun-tahun kejayaannya ditahun 1990-an menjadi 125 ton.  Di tahun 2004 produksi kembali meningkat mencapai 1725 ton, kemudian meningkat pada tahun 2006 menjadi 1885 ton, serta terakhir 2316 ton di tahun 2010. Peningkatan produksi ini tidak serta merta menjadi berita yang menyenangkan, karena peningkatan ini justru dibarengi oleh penurunan kualitas anggur akibat cuaca yang tidak menentu. Disamping itu, jumlah penawaran yang terus menurun disebabkan kualitas anggur, menjadikan angka produksi berlebihan, sehingga membuat harga anggur menjadi jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disatu sisi, mekanisme ekonomi pasar yang berlaku dewasa ini, sangat tidak menguntungkan sektor pertanian, terutama pertanian yang masih betah dengan teknologi tradisional dan mekanisme distribusi yang terlalu pasrah pada apa kata pengepul/saudagar. Kurang luasnya wawasan mengenai pasar dari petani memungkinkan dominasi dari para pengepul, dimana harga dimainkan sepenuhnya. Belakangan banyak petani anggur menjadi enggan melanjutkan usahanya, karena hasil yang tidak mencukupi kebutuhan. Selain itu, Invasi pasar anggur merah dan hijau yang notabene dalam rasa, jauh lebih manis, renyah dan buahnya lebih besar ikut menjadi kompetitor tangguh yang memukul mundur habis-habisan produksi anggur lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Yayasan Abdi Bumi yang diwakili oleh I.B. Cakra Widarta bersama dengan &lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; untuk melakukan observasi ke desa Dencarik pada tanggal 2 mei kemarin mungkin bisa diharapkan untuk memulihkan kejayaan anggur di Desa Dencarik. Dimana kehadiran Tim &lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; dan YAB yang menawarkan agar petani menggunakan bibit anggur hitam yang baru, yang buahnya lebih besar, lebih manis, renyah dan tanpa biji akan dapat memberikan peluang besar bagi kebangkitan prestis anggur Dencarik. Desa Dencarik tinggal menunggu kunjungan selanjutnya dari &lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; dan YAB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bantuan datang, mari mulai dari sekarang kita bergerak menemukan jalan baru untuk Dencarik menuju era yang lebih baik. Banyak belajar, banyak membaca pengalaman-pengalaman yang sudah lalu&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai jani Dencarik Harus Jengah, yen be Jengah pasti juara... mai be!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Sumber Data :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan Banjar dalam Angka 2000 (Katalog BPS 1403.5108.040)&lt;br /&gt;Kecamatan Banjar dalam Angka 2004 (Katalog BPS 1424.5105.040)&lt;br /&gt;Data Pokok Kecamatan Banjar Tahun 2006 (Katalog BPS 1424.5105.040)&lt;br /&gt;Kecamatan Banjar dalam Angka 2010 (Katalog BPS 1424.5105.040)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/1571641889842702965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/memperjuangkan-anggur-sebagai-trademark.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1571641889842702965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1571641889842702965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/memperjuangkan-anggur-sebagai-trademark.html' title='Memperjuangkan Anggur sebagai Trademark Desa Dencarik'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-T1bWoIxqNfI/Td9FEQ0JT1I/AAAAAAAAACM/c5wxfk8btdk/s72-c/Potensi%2BAgrowisata%2B2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-4313098079347944585</id><published>2011-05-27T07:11:00.009+08:00</published><updated>2011-06-12T11:56:05.787+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dencarik dalam konsep"/><title type='text'>Membangun Ekonomi Dencarik Dalam Konsep</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;&quot;Banyak ahli menyatakan, bahwa urbanisasi telah menyebabkan orang-orang pintar di desa, semua lari ke kota untuk bekerja dan mengabdi pada kota, sehingga yang tersisa di desa hanya masyarakat yang tua dan kolot&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://www.peutuah.com/wp-content/uploads/2011/03/pertanian.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 5px 0pt; cursor: pointer; width: 247px; height: 165px;&quot; src=&quot;http://www.peutuah.com/wp-content/uploads/2011/03/pertanian.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sentilan itu sangat mengusik kita semua untuk maju, bangkit dan &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;jengah!&lt;/span&gt;. Untuk memulai tonggak pembangunan ekonomi Desa Dencarik, maka diperlukan rasa &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jengah&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;yang tinggi itu dalam memberdayakan diri menuju masyarakat &lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;Mawacara&lt;/span&gt; (mahawan, Waskita, Cetana, Aman, Sejahtera).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman yang dialami oleh Jepang pasca jatuhnya Bom atom di Hirosima dan Nagasaki pada pertengahan tahun 1945, kala itu Jepang mengalami krisis disegala bidang. Namun Jepang berhasil selamat dengan cara melakukan tindakan cepat di bidang pangan. Tindakan di bidang pangan tersebut diwujudkan dalam bentuk jaminan pengadaan beras murah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan, seperti :&lt;br /&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Land Reform&lt;/span&gt;, khususnya mengenai pembatasan pemilikan lahan pertanian oleh tuan tanah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan pembelian tanah dari tuan tanah, lalu memberikan tanah yang dibeli dari tuan tanah tersebut kepada buruh tani dengan sewa yang sangat murah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengeluarkan Kebijakan di bidang teknologi pertanian, dengan menggenjot jumlah penggunaan alat pertanian modern seperti traktor besar, mesin penggilingan besar, dan bibit yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Upaya ini sangat sukses meningkatkan produksi padi di Jepang dari maksimal 3000 kg per hektar sebelum tahun 1950an, menjadi 4700 kg per hektar di tahun 1950an keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberlakuan kebijakan seperti ini sangat penting di Bali umumnya, Desa Dencarik khususnya. Upaya ini, sangat tepat bagi masyarakat yang baru memulai jenjang pengembangan ekonomi berdikari (berdiri di atas kaki sendiri). Penentuan tanah maksimal sangat penting untuk pemerataan kesejahteraan pada masa perkembangan masyarakat. Disamping itu, krisis global yang melanda pada dekade terakhir ini dapat di bendung dengan ketahanan pangan desa, sembari mempersiapkan langkah pembangun Ekonomi Desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah lain dalam memperkuat motivasi petani dalam meningkatkan produktifitasnya,  dibutuhkan upaya pendirian industri manufaktur dibidang pangan. Nilai tambah yang dihasilkan oleh industri manufaktur akan bisa menaikkan harga produk pertanian yang dijadikan bahan baku industri tersebut, asalkan industri manufaktur itu dikelola oleh Desa, bukan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;profit oriented&lt;/span&gt; dari satu pihak belaka. Dengan pembangunan industri manufaktur dibidang pangan, menggambarkan bagaimana produksi pertanian tidak lagi hanya untuk kebutuhan pangan pokok saja, namun juga industri manufaktur di bidang pangan. Sehingga, distribusi produksi pertanian mendapatkan sasaran lain serta menjadi awal perputaran pasar menjadi lancar di desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi perkembangan sentimen ekonomi ke depan, maka mesti dibangkitkan kembali koperasi Desa, dan melakukan pembangunan lumbung desa. Ini penting untuk memproteksi harga di kawasan Desa Dencarik agar tetap terjangkau bagi masyarakat Dencarik dan begitu pula bagi petani di desa Dencarik. Tujuan dari kegiatan proteksi ini adalah untuk pemenuhan kesejahteraan di bidang kebutuhan pokok. Jika kebutuhan pokok sudah bisa terpenuhi dengan mudah, maka secara otomatis masyarakat akan meningkatkan kebutuhannya ke ranah sekunder, bahkan tersier. Berdasarkan sentimen tersebut, maka jenjang perkembangan ekonomi akan berhasil dicapai. Pencapaian ini akan memberikan pengembangan industri yang terintegrasi, seperti industri pariwisata dengan karakter agrowisata, peternakan, perdagangan, transportasi, dan lain-lain kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Jengahang deweke... Dencarik Harus Jengah... mai be...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/4313098079347944585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/membangun-dencarik-dalam-konsep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/4313098079347944585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/4313098079347944585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/membangun-dencarik-dalam-konsep.html' title='Membangun Ekonomi Dencarik Dalam Konsep'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-7257569047387979762</id><published>2011-05-25T11:32:00.005+08:00</published><updated>2011-05-25T12:48:47.748+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Profile Umum Bidang Ekonomi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Desa Dencarik termasuk desa berkembang yang masuk dalam klasifikasi Swakarya. Mata pencaharian mayoritas penduduk adalah sebagai Petani yang jumlahnya mencapai 1.715 orang, Sedangkan sisanya bergelut dibidang perdagangan sebanyak 253 orang, peternakan 13 orang, perikanan 65 orang, perkebunan 465 orang, dan industri 22 orang, serta 70 orang sebagai PNS, dengan pendapatan rata-rata penduduk Desa Dencarik per kapita sebesar 14.000 per hari, kecuali PNS yang mencapai Rp 50.000 per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Bidang Pertanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Pertanian Desa Dencarik memiliki luas tanam mencapai 145 Ha, merupakan Desa pemilik kawasan terluas keempat dari 16 Desa di Kecamatan Banjar dalam produksi pangan.  Pada Tahun 2009, produksi pangan desa Dencarik mencapai 706,01 Ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Bidang Perkebunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di samping produksi pangan, Dencarik sempat populer dengan perkebunan anggur. Luas tanam di bidang perkebunan di desa Dencarik mencapai 56 Ha, dengan hasil produksi pada tahun 2009 sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;Mangga : 275 Ton&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggur : 2316 Ton&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pisang : 854 Ton&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rambutan : 96 Ton&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mengenai kuantitas produksi anggur, Dencarik menduduki posisi kedua setelah Desa Banjar yang hasil panen mencapai 2. 556 Ton di tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bidang Peternakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Produk unggulan di Desa Dencarik dalam bidang peternakan adalah unggas. Namun secara keseluruhan, di ranah ini dapat dirinci sebagai berikut berdasarkan data BPS tahun 2010 :&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;jumlah sapi yang diternak mencapai 589 ekor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;jumlah babi yang diternak sebanyak 930 ekor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;jumlah ternak kambing yaitu 298 ekor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan Unggas sebanyak 4.002 ekor&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Bidang Perikanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang perikanan terdapat tren yang terus meningkat setiap tahunnya dalam hal peminat. Tercatat pada tahun 2000 warga yang bergelut di bidang perikanan hanya sebanyak 40 orang dengan kepemilikan Perahu/jukung sebanyak 34 buah dan kapal motor tempel sebanyak 4 buah, namun di tahun 2009 terjadi kenaikan jumlah nelayan mencapai 65 orang, akan tetapi tren ini tidak diikuti oleh kepemilikan perahu/jukung. Kepemilikan jukung/perahu di tahun 2009 turun drastis menjadi 18 buah saja. Ketimpangan ini penting menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Buleleng dan Pemerintahan Desa Dencarik untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Bidang Industri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari tahun ke tahun bidang ini berjalan tidak terlalu signifikan namun stabil. Pada tahun 2000, jumlah warga yang menggeluti bidang Industri kecil rumahan sebanyak 18 orang, sedangkan di tahun 2009 meningkat sedikit menjadi 22 orang. Pengusahaan bidang industri ini kedepannya harus diperluas lagi, terutama dalam usaha pengemasan produksi pertanian demi menghasilkan nilai tambah pada produksi pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:100%;&quot; &gt;SUMBER&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span&gt;Kecamatan Banjar Dalam Angka 2010 (Katalog BPS 1403.5108.040)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span&gt;Format Profil Desa Dencarik Tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/7257569047387979762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/profile-umum-bidang-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/7257569047387979762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/7257569047387979762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/profile-umum-bidang-ekonomi.html' title='Profile Umum Bidang Ekonomi'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-5452194420317443080</id><published>2011-05-22T14:10:00.008+08:00</published><updated>2011-05-25T11:29:07.848+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lingkungan"/><title type='text'>Sungai Antara Idola dan Nostalgia</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/kebutuhan-akan-sungai.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 640px; height: 272px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/kebutuhan-akan-sungai.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Air adalah kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Selain sebagai kebutuhan bagi mekanisme tubuh, air juga dibutuhkan dalam berbagai aktifitas manusia, seperti Mencuci pakaian, mandi, mengairi sawah dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Dencarik sendiri sejak dahulu sumber air yang paling terdekat adalah sungai. Saking dekatnya dengan Sungai, I Ketut Sueca, salah satu warga mengaku, &quot;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Dumun, Yening kenyel meplalianan, yeh telabah tiang ajeng. Waktu nika yeh telabahe kari ning&lt;/span&gt;&quot;. Sungai yang ada di Desa Dencarik sampai sekarang ini adalah sungai subak, dan aliran Tukad Tampekan. Namun yang paling populer bagi penduduk adalah aliran air sungai subak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-579zVqTHj9o/TdiyptSeSKI/AAAAAAAAAB8/t5jqJ0B2PqU/s1600/Permandian.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:3px 10px 5px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-579zVqTHj9o/TdiyptSeSKI/AAAAAAAAAB8/t5jqJ0B2PqU/s400/Permandian.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5609429765491411106&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sebelum masuknya Perusahaan Air Minum (PAM) di Desa Dencarik pada awal tahun 1990-an, Sungai adalah tempat permandian yang menjadi idola masyarakat Dencarik. Bahkan dulu, proses komunikasi kemasyarakatan sangat intens terjadi di sore hari ketika masyarakat mandi bersama. Namun setelah masuknya PAM, proses tersebut mulai tergerus tajam. Begitu juga perhatian terhadap sungai menjadi berkurang, akhirnya kebersihan sungai menjadi tidak terjaga lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat penduduk Desa Dencarik Masuk dalam Klasifikasi Penduduk Tua, setidaknya mayoritas penduduk Dencarik pernah merasakan bagaimana nostalgia mandi dan bermasyarakat setiap sore hari di Sungai. &lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Qd7C3-LJEwk/Tdiyp382ylI/AAAAAAAAACE/FZ3J718WAdc/s1600/Sampah%2BSungai.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:right; margin:5px 0px 5px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Qd7C3-LJEwk/Tdiyp382ylI/AAAAAAAAACE/FZ3J718WAdc/s400/Sampah%2BSungai.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5609429768353532498&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ida Kade Beraban disela-sela kegiatannya sebagai tukang kayu menyempatkan diri untuk bernostalgia. &quot;Dulu ketika masa anak-anak sampai tamat SMA, Sungai adalah tempat mandi yang paling menyenangkan, saya sampai sering lupa waktu kalau sudah mandi bersama kawan-kawan dulu&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sungai penuh dengan sampah kiriman dari desa tetangga. Keadaan ini harus kita benahi bersama-sama sebagai satu kesatuan masyarakat yang hendak bangkit. Mandi di sungai bukan berarti ketinggalan zaman, justru mandi di sungai lebih memberikan manfaat kebersihan, manfaat sosial dan penghematan penggunaan air tanah melalui kran PAM. Mari membangun Sungai Dencarik lagi menjadi pusat permandian masyarakat, &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;Jengahang deweke&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;... Mai bee....!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Minggu, 22 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/5452194420317443080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/sungai-masih-menjadi-idola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/5452194420317443080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/5452194420317443080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/sungai-masih-menjadi-idola.html' title='Sungai Antara Idola dan Nostalgia'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-579zVqTHj9o/TdiyptSeSKI/AAAAAAAAAB8/t5jqJ0B2PqU/s72-c/Permandian.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-2191417122303469743</id><published>2011-05-19T09:42:00.031+08:00</published><updated>2011-05-21T16:43:53.526+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lingkungan"/><title type='text'>Pantai Dencarik Dan Masalah Sampah</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/pantai-dencarik.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 0px 0pt; cursor: pointer; width: 198px; height: 133px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/pantai-dencarik.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Keadaan iklim yang tidak menentu akhir-akhir ini, memicu banyak masalah lingkungan, Apalagi ditambah masalah sampah buangan rumah tangga di Desa Dencarik.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan sampah di Desa Dencarik belakangan sangat berdampak buruk bagi kebersihan pantai. Seminggu terakhir, nampak sampah menumpuk di bibir pantai Desa. Sampah-sampah tersebut sebagian besar berasal dari aliran sungai yang berhilir di Pantai Dencarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut, kelian subak kaliculuk,................ Sungai yang berhilir di Pantai Dencarik, antara lain : aliran air yang dikelola oleh Subak Kaliculuk, subak...., subak....., dan aliran Tukad Tampekan. Karena sungai-sungai tersebut membentang melewati beberapa wilayah desa, maka masalah sampah ini mestinya menjadi perhatian bersama antar desa dan antar warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait masalah ini, Ketut Manik, Seorang warga yang menetap di pantai Dencarik mengeluhkan,  &quot;Padahal kiriman &lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/pantai-dencarik-2.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: right; margin: 3pt 0px 0px 10pt; cursor: pointer; width: 226px; height: 143px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/05/pantai-dencarik-2.png&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;sampah rutin terjadi setiap musim hujan di Pantai Dencarik, namun tidak ada penanggulangan dari pemerintahan Desa&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping kawasan bagi nelayan, Kawasan Pantai Desa Dencarik juga merupakan kawasan pariwisata yang baru dikembangkan sejak tahun 2007 dengan ditandai oleh pembangunan 32 vila. Namun perencanaan program pengembangan pariwisata yang sempat menimbulkan kontroversi ini, tidak diikuti oleh program pelestarian lingkungan hidup secara terpadu. Akibatnya, prestis pariwisata Desa Dencarik menjadi tercemar oleh masalah sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari itu, terang bahwa berita majalah Times (&lt;span style=&quot;color: rgb(0, 0, 0);&quot; class=&quot;date&quot;&gt;09/04&lt;/span&gt;), berjudul &quot;&lt;a style=&quot;font-style: italic;&quot; href=&quot;http://www.time.com/time/world/article/0,8599,2062604,00.html&quot;&gt;Holidays in Hell: Bali&#39;s Ongoing Woes&lt;/a&gt;&quot;, tidak saja berlaku bagi Pantai Kuta, tapi juga pantai Dencarik. &lt;span&gt;Untuk membenahi keadaan yang sangat penting ini, mari kita bekerjasama&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;bahu membahu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;. &quot;Pokokne, Dencarik Jengah!!, Mai Be..!!&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;font-size:78%;&quot; &gt;Rabu, 19 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/2191417122303469743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/pantai-dencarik-sampah-menumpuk-di.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2191417122303469743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2191417122303469743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/pantai-dencarik-sampah-menumpuk-di.html' title='Pantai Dencarik Dan Masalah Sampah'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-6814316479586484125</id><published>2011-05-08T02:55:00.003+08:00</published><updated>2011-05-08T02:55:20.681+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Sejarah Desa Dencarik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada jaman dahulu ada seorang  Brahmana yang bergelar Pendeta, yang sangat terkenal yaitu bernama Ida  pedanda Ngurah Lelandep, kemudian tinggal di janggalaga kusa yang  sekarang disebut desa banjar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sesudah  beliau mendapatkan pengakuan sebagai anak, kemudian Ida pedanda ngurah  Lelandep di upacarai oleh ayah beliau yang bernama Ida Pedanda Sakti  kemenuh bertempat di Desa Kayuputih, dan seterusnya Beliau di kukuhkan,  serta di berikan ajaran tentang keberahmanan ajaran Weda Paraga.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dihentikan  cerita ini sebentar, sekarang ada Putra Beliau yang bernama Ida Wayan  Kajang, Ibunya berasal dari keturunan utama, yaitu semua berpikiran  baik, dan sangat hormat sebagai seorang anak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian  berasrat lah beliau berkeinginan berpergian kesuatu tempat, yaitu  kepinggiran sebelah timur, sambil beliau melihat wilayah yang sangat  indah, disaat beliau datang di pantai sebelah utara, dan terlihat  wilayah itu seperti persawahan, sesudah merasakan keindahan dipinggir  sebelah timur, dalam hati Beliau ingin menghadap Ibunda di Kerajaan. Dan  Beliau berkata pada Ibunda ”Wahai Ibunda keinginan Putramu ini ingin  secepatnya datang ke sebelah timur, karena disana ada tempat yang indah,  di sana (ditempat yang indah itu) Hamba akan membuat suatu wilayah.“  Lalu Ibunda menjawab, “ Wahai Anak ku janganlah demikian, karena tidak  ada artinya jika tempat disebelah timur itu kamu minta, karena nantinya  bisa menjadi kesulitan, sebab tanah di sebelah timur itu disebut  Pembuangan, karena merupakan tempat bermacam-macam kekotoran, benar  sekali juga memberitahukan kepada ayahmu untuk meminta ijin, andai kata  sudah diijinkan / diberikan oleh ayahmu, silahkan kamu tingal disebelah  timur, namun nanti janganlah lupa kepada ibumu, karena ibumu akan  semakin tua di kerajaan.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berkatalah  Ida Wayan Kajeng kepada Ibunya, “Wahai Ibu tinggalah menetap di  kerajaan dan jangan melupakan segala yang telah diajarkan oleh sastra,  janganlah kawatir dengan kehidupan Hamba di sebelah timur,” dan pada  saat itu pergilah Beliau menuju arah timur, perjalanan Beliau dari  Jenggala Kusa / sekarang Desa Banjar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sesudah  Beliau sampai di tempat sebelah timur dan di pandang sangat menarik  wilayah itu, dan setiap desa itu sangat indah karena berada di antara  gunung dan pantai yaitu tempat yang sangat diinginkan dari dahulu.  Sesudah lama Beliau tinggal disana, lama kelamaan banyak orang datang  berbakti kepada Beliau, serta membuat tempat tinggal disana, dalam waktu  yang sangat cepat wilayah itu penuh dengan orang-orang / penduduk,  sehingga menjadilah tempat itu sebuah wilayah pedesaan berdasarkan  pembicaraan Beliau yaitu, Ida Wayan Kajeng, maka wilayah itu kemudian  dibagi menjadi dua.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;,  bagian pinggir Utara berdampingan dengan pantai, disana tempat itu  tidak kekurangan air dan sangat baik tanah itu menjadi persawahan /  carik. &lt;b&gt;Kedua,&lt;/b&gt; di sebelah Selatan sangat baik dijadikan tanah  pekarangan, atau wilayah desa, karena desa itu ada diselatan persawahan /  carik, maka wilayah desa itu diberi nama “ Desa Dencarik”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/6814316479586484125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/sejarah-desa-dencarik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6814316479586484125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6814316479586484125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/sejarah-desa-dencarik.html' title='Sejarah Desa Dencarik'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-1607737628266739145</id><published>2011-05-02T19:17:00.004+08:00</published><updated>2011-05-10T02:54:05.098+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><title type='text'>Anggur  Dencarik Diobservasi Y.A.B dan R.E.D</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-rtlECqWD3IA/Tb4bs15OQYI/AAAAAAAAAEc/_7eq4ydbQ4M/s1600/anggur-bali.jpg%20&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 5px; margin-right: 10px; margin-top: 3px;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-rtlECqWD3IA/Tb4bs15OQYI/AAAAAAAAAEc/_7eq4ydbQ4M/s200/anggur-bali.jpg%20&quot; border=&quot;0&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;165&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sulitnya memprediksi iklim akibat pemanasan global mengakibatkan para petani tidak dapat menentukan waktu tanam dengan baik dan hasilnya pun tidak menjadi maksimal. Parahnya lagi, hal tersebut memicu terjadinya gagal panen sehingga menurunkan daya saing dan nilai tambah dari suatu hasil pertanian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anggur Bali merupakan salah satu komoditas unggulan Bali khususnya Kab. Buleleng yang beberapa akhir tahun ini kualitasnya dirasakan mulai menurun. Apakah kondisi tersebut mau terus di biarkan?. Atas dasar tersebut, Yayasan Abdi Bumi (YAB) berdiskusi dengan &lt;span style=&quot;color:red;&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; yang di pimpin langsung oleh R.Wisnu Widjaya untuk memberikan solusi atas permasalahan pertanian anggur di Buleleng.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanpa berpikir panjang YAB dan &lt;span style=&quot;color:red;&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;Resources &amp;amp; Energy Development&lt;/i&gt;)&lt;span style=&quot;background-;color:#f4cccc;&quot; &gt; meninjau langsung kondisi pertanian anggur di Desa Dencarik Kabupaten Buleleng.&lt;/span&gt; Kondisi pada waktu tersebut (1/5/11) terlihat tidak ada satupun tanaman anggur berbuah. Pengakuan salah satu petani menyebutkan terjadinya penurunan hasil panen diakibat hujan yang terus mengguyur sehingga menyebabkan gugurnya bunga-bunga anggur yang merupakan calon bakal buah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain masalah yang disebabkan oleh hujan  menurunnya kualitas buah anggur adalah disebabkan karna pupuk yang selama ini digunakan oleh para petani anggur. Tanaman tidak hanya membutuhkan unsur hara makro seperti N, P, K dll., namun juga memerlukan unsur-unsur hara mikro (Fe, Mn, B, Mo, Cu, Zn). Hara mikro memang diperlukan sedikit oleh tanaman, namun keberadaan unsur hara micro adalah sangat penting untuk tanaman. Selama ini petani anggur hanya memberikan tambahan hara kedalam tanah melalui pemupukan dengan Urea maupun NPK. Bagaimana dengan ketersediaan hara mikro di dalam tanah??. Selama bertahun-tahun tanaman anggur telah menyerap unsur hara mikro di tanah tanpa ada upaya para petani untuk menambahkan. Ibaratkan makanan jika di makan terus pasti akan habis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penggunaan pupuk anorganik selama bertahun-tahun juga telah memperparah keadaan dimana kondisi tanah telah menjadi begitu keras. Bagaimana mau tumbuh subur kalau akar saja sudah kesulitan menembus tanah?.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Solusi meningkatkan kualitas anggur adalah memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah serta pemilihan varietas anggur yang lebih unggul. Pilot project pertanian anggur pun recananya akan dibangun di Desa Dencarik-Buleleng. Jika hal tersebut berhasil dan kualitas anggur Bali dapat meningkat, maka petani-petani setempat dapat meniru untuk menerapkan alih teknologi pertanian yang akan YAB dan &lt;span style=&quot;color:red;&quot;&gt;R.E.D&lt;/span&gt; lakukan.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/1607737628266739145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/yab-dan-red-akan-meneliti-anggur-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1607737628266739145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/1607737628266739145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/yab-dan-red-akan-meneliti-anggur-di.html' title='Anggur  Dencarik Diobservasi Y.A.B dan R.E.D'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-rtlECqWD3IA/Tb4bs15OQYI/AAAAAAAAAEc/_7eq4ydbQ4M/s72-c/anggur-bali.jpg%20" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-8632073795214269707</id><published>2011-04-25T08:30:00.008+08:00</published><updated>2011-05-19T08:16:46.851+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Dencarik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suka-Duka"/><title type='text'>Prosesi Ke Kuburan Diusung Teman Sekolah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;img align=&quot;left&quot; alt=&quot;Rabies : Prosesi Ke Kuburan Diusung Teman Sekolah&quot; margin-right=&quot;10px&quot; src=&quot;http://www.beritabali.com/images/?rabies3.jpg&quot; title=&quot;Rabies : Prosesi Ke Kuburan Diusung Teman Sekolah&quot; vspace=&quot;2&quot; width=&quot;280&quot; /&gt;            &lt;b&gt;Dencarik&lt;/b&gt;,  Keluarga Korban Rabies di Dusun Baingin, Desa Dencarik Kecamatan Banjar  Buleleng melakukan prosesi mekingsan di geni (dibakar), suasana duka  dan haru sejak awal terlihat dari rumah duka menuju kuburan desa  setempat, bahkan korban yang duduk dikelas VI SD Negeri 2 Dencarik itu  diusung oleh teman sekolah menuju ke peristirahatannya yang terakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ratusan warga Desa Dencarik dan puluhan anak-anak SD Negeri 2 Dencarik,  Rabu (20/4) mengantarkan Putu Edo Surya Wiranata (12), pelajar kelas VI  SD Negeri 2 Dencarik yang tewas akibat rabies ke peristirahatan yang  terakhir. Dalam prosesi upacara mengantarkan jenasah ke kuburan,  terlihat beberapa teman-teman korban ikut mengusung jenasah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;”Memang anak saya senang bergaul sehingga disekolah disukai  teman-temannya dan sekarang mereka datang mengantarkan ke kuburan  bersama-sama. Saya hanya bisa berharap agar anak saya yang menjadi  korban terakhir kasus rabies ini, saya minta Pemerintah serius melakukan  penanganan agar tidak ada korban seperti anak saya terkena rabies,”  tegas Putu Astrawan, orang tua Putu Edo Surya Wiranata.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam prosesi Upacara dengan mekingsan digeni itu, jenasah Putu Edo  Surya Wiranata dibakar setelah melewati beberapa upacara dan disaksikan  Ratusan warga bersama teman-temannya disekolah,” kami sepakat sekeluarga  untuk melakukan upacara mekingsan di geni saja, nanti setelah itu baru  diaben,” ujar Astrawan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebelumnya, Putu Edo Surya Wiranata, pelajar kelas VI SD Negeri 2  Dencarik meninggal dunia yang disebabkan akibat rabies, sebab sebelumnya  pada bulan Desember 2010 kaki kirinya digigit anjing saat ke sekolah  dijalan raya depan rumahnya. Saat digigit, korban tidak menyampaikan hal  itu kepada orang tuanya, namun setelah berjalan lima bulan ini korban  merasakan meriang ditubuhnya dan mengalami kelainan takut dengan air.  (pnd)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a alt=&quot;Berita Bali&quot; href=&quot;http://www.beritabali.com/index.php?reg=&amp;amp;kat=&amp;amp;s=news&amp;amp;id=201104200008&quot; title=&quot;berita Bali.Com&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;30&quot; src=&quot;http://www.beritabali.com/images/logo.gif&quot; width=&quot;110&quot; /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/8632073795214269707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/prosesi-ke-kuburan-diusung-teman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/8632073795214269707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/8632073795214269707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/prosesi-ke-kuburan-diusung-teman.html' title='Prosesi Ke Kuburan Diusung Teman Sekolah'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-46428660903432868</id><published>2011-04-21T22:42:00.003+08:00</published><updated>2011-04-21T22:44:00.454+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a class=&quot;plustips&quot; href=&quot;#&quot; title=&quot;&amp;lt;div id=&#39;tekstip&#39;&amp;gt;Judul Tooltip !&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;Tuliskan teks tooltip di sini !&amp;lt;/p&amp;gt;&quot;&gt; Nama Link ! (contoh: Tutorial Blogger)&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/46428660903432868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/nama-link-contoh-tutorial-blogger.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/46428660903432868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/46428660903432868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/nama-link-contoh-tutorial-blogger.html' title=''/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-9176115359143970034</id><published>2011-04-16T16:52:00.028+08:00</published><updated>2011-04-22T00:15:23.714+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Layanan Umum"/><title type='text'>TATACARA DAN PERSYARATAN PEMBUATAN KTP</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan kartu identitas yang wajib dimiliki oleh masyarakat sebagai WNI (Warga Negara Indonesia). KTP memudahkan anda dalam kepengurusan dokumen-dokumen seperti : KK       (Kartu keluarga), membuat SIM (Surat Izin Mengemudi), dokumen perizinan, untuk mengakses program JKBM dan lain sebagainya. Bagi Anda yang belum memiliki KTP, di bawah ini adalah informasi syarat yang diperlukan. Silakan anda melihat daftar isi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#&quot; name=&quot;isi&quot;&gt;DAFTAR ISI&lt;/a&gt; &lt;span style=&quot;background-color: #e06666;&quot;&gt;(Pilihlah link di bawah ini)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#satu&quot;&gt;KETENTUAN&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#dua&quot;&gt;SYARAT PENERBITAN KTP BARU&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#tiga&quot;&gt;SYARAT PENERBITAN KTP KARENA HILANG ATAU RUSAK&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#empat&quot;&gt;PERSYARATAN PENERBITAN KTP KARENA PINDAH DATANG BAGI PENDUDUK WNI MAUPUN ORANG ASING YANG MEMILIKI IZIN TINGGAL TETAP&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#lima&quot;&gt;SYARAT PERPANJANGAN KTP&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#enam&quot;&gt;SYARAT PERMOHONAN PERUBAHAN DATA KTP&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;satu&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;#&quot; name=&quot;satu&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://x/&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;208&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-yrb5DlvTfqQ/TZ60E_GWmDI/AAAAAAAAAQU/lDfbi0SLpe4/s320/KTP.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Perhatikanlah Masa Berlaku KTP Anda&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;a href=&quot;#&quot; name=&quot;satu&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;#&quot; name=&quot;satu&quot;&gt;KETENTUAN :&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_837717887&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Klik disini Untuk &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Pembuatan KTP yang tepat waktu/ tidak terlambat tidak dipungut biaya (Gratis) tetapi bagiyang terlambat dikenakan retribusi Rp.16.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KTP wajib dimiliki oleh penduduk yang berusia 17 Tahun keatas atau telah nikah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembuatan KTP dilakukan selambat-lambatnya 14 hari sejak :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;Berusia 17 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanggal pernikahan (bagi yang nikah belum berumur 17 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi penduduk Desa Dencarik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt;Penggantian KTP dilakukan selambat-lambatnya 14 hari sejak berakhir masa berlakunya KTP.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; KTP berlaku selama 5 tahun dan tanggal berakhirnya disesuaikan dengan tanggal dan bulan kelahiran yang bersangkutan, khusus bagi yang berumur 60 tahun keatas berlaku seumur hidup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yang tidak wajib memiliki KTP adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;Penduduk yang berusia dibawah 17 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tamu dan penduduk tinggal sementara&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap penduduk yang pindah alamat dengan kelurahan yang berbeda wajib melaporkan kepindahannya dalam jangka waktu 14 hari dalam rangka pergantian KTP yang baru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap penduduk yang pindah keluar wilayah kota Yogyakarta, pada saat memperoleh surat keterangan pindah wajib menyerahkan KTPnya di Kec/ Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KTP yang rusak, hilang atau berubah data harus diganti dengan KTP baru sesuai dengan prosedur/ ketentuan yang berlaku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi pemegang KTP yang masih berlaku dan meninggal dunia mendapat santunan kematian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika pemegang KTP meninggal dunia maka Kepala Keluarga/keluarganya harus melaporkan ke Kelurahan untuk proses surat keterangan kematian dan penggantian Kartu Keluarga baru.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PERSYARATAN :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: #cc0000; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;dua&quot;&gt;A. Penerbitan KTP  baru&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;dua&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-size: large;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_837717882&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot;&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Klik disini Untuk &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: #444444; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Persyaratan Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt; Telah mencapai umur 17 tahun atau sudah kawin atau pernah kawin;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat pengantar RT/RW dan Lurah;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fotocopy : &lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;KK;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kutipan Akta Nikah/Akta Kawin bagi penduduk yang belum berumur 17 (tujuh belas) tahun;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kutipan Akta Kelahiran;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan Datang dari Luar negeri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;color: #444444; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Penerbitan KTP baru bagi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Telah mencapai umur 17 tahun atau sudah kawin atau pernah kawin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melampirkan Fotocopy :&lt;/li&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;  KK;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kutipan Akta Nikah/Akta Kawin bagi penduduk yang belum berumur 17 (tujuh belas) tahun;  Kutipan Akta Kelahiran;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Paspor dan Izin Tinggal Tetap;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan Pendaftaran  Penduduk Tetap;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan Catatan Kepolisian. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;color: #cc0000; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;tiga&quot;&gt;B. Penerbitan KTP karena hilang atau rusak&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_837717873&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot;&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Klik disini Untuk &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Surat keterangan kehilangan dari kepolisian atau KTP yang rusak;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fotocopy KK;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Paspor dan Izin Tinggal Tetap.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;color: #cc0000; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;empat&quot;&gt;C. Persyaratan penerbitan KTP karena pindah datang bagi penduduk WNI maupun Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_837717856&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-size: x-small;&quot;&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot;&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Klik disini Untuk &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;decimal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan Pindah/Surat Keterangan Pindah Datang;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan Datang dari Luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: #cc0000; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;lima&quot;&gt;D. Perpanjangan KTP&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_837717865&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot;&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Klik disini Untuk &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_bullet&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Fotocopy KK;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KTP yang telah habis masa berlakunya;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fotocopy Paspor, Izin Tinggal Tetap,  dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi Orang Asing Tinggal Tetap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan RT dan RW&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;color: black; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2180982200960687662&amp;amp;postID=9176115359143970034&quot; name=&quot;enam&quot;&gt;E. Permohonan perubahan data dalam KTP&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt; &lt;a href=&quot;http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#isi&quot; style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;(Klik disini Untuk Kembali ke Daftar Pilihan)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Fotocopy KK;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KTP yang lama;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat keterangan/bukti perubahan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/9176115359143970034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/9176115359143970034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/9176115359143970034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/tatacara-dan-persyaratan-pembuatan-ktp.html' title='TATACARA DAN PERSYARATAN PEMBUATAN KTP'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-yrb5DlvTfqQ/TZ60E_GWmDI/AAAAAAAAAQU/lDfbi0SLpe4/s72-c/KTP.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-5668476205795742620</id><published>2011-03-13T08:17:00.000+08:00</published><updated>2011-05-19T11:41:36.815+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-9R5c844bFVU/TXwNNjFbCPI/AAAAAAAAAMQ/YesdQ8jilSE/s1600/gmnidenpasar%2Bpodcast.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 128px; height: 50px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-9R5c844bFVU/TXwNNjFbCPI/AAAAAAAAAMQ/YesdQ8jilSE/s320/gmnidenpasar%2Bpodcast.png&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5583352164440017138&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/5668476205795742620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/5668476205795742620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/5668476205795742620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/blog-post.html' title=''/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-9R5c844bFVU/TXwNNjFbCPI/AAAAAAAAAMQ/YesdQ8jilSE/s72-c/gmnidenpasar%2Bpodcast.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-6583720464462389301</id><published>2011-03-11T06:00:00.000+08:00</published><updated>2011-04-11T03:42:03.551+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba-Serbi"/><title type='text'>Teh Menurut Pandangan Para Ilmuwan</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Oleh : &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/profile.php?id=100000232756990&quot;&gt;Dedy Andiwinata&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(102, 0, 0);&quot;&gt;Tulisan ini adalah &quot;Bagian Kedua&quot;  dari tiga tulisan mengenai &quot;Teh&quot;. Pemisahan menjadi tiga bagian adalah  bertujuan untuk memahami perbedaan cara berpikir, antara orang dulu,  pemodal dan ilmuwan. Sehingga ketiga tulisan ini, Bagian pertamanya  berjudul &quot;&lt;a href=&quot;http://www.gmnidps.co.cc/2011/03/teh-menurut-sejarah-dan-perkembangan.html&quot;&gt;Teh Menurut Sejarah dan Perkembangan Peradaban Manusia&lt;/a&gt;&quot;. Tulisan kedua &quot;&lt;a href=&quot;http://www.gmnidps.co.cc/2011/03/teh-menurut-pandangan-para-ilmuwan.html&quot;&gt;Teh Menurut Pandangan Para Ilmuwan&lt;/a&gt;&quot;.  Keterakhir &quot;Teh Menurut Pandangan Kaum Pemodal&quot;. Rangkaian tulisan ini masih  dalam tahap pengembangan. Fakta-fakta akan terus diakurasi, agar tulisan  ini bisa menjadi tulisan yang layak dikonsumsi oleh kalayak umum  kedepannya. Bagi kawan-kawan yang mempunyai data tambahan yang terkait dengan  tulisan kedua ini, agar membantu melengkapi validitasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;=======================================&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;&quot;Perbedaan Asia dan Barat adalah bahwa di Asia dalam hal kuliner, antara makanan dan obat menjadi satu kesatuan, sedangkan di Barat makanan adalah makanan dan obat adalah obat. Sehingga jika orang Asia sakit ia hanya  cukup makan. Sebaliknya kalau orang Barat, ia harus makan kemudian membeli obat ke apotik... Jika kemudian kita ikut pergi ke apotik, itu artinya kita sudah lupa bahwa kita adalah bangsa Asia Raya&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Teh merupakan tumb&lt;img style=&quot;float: left; margin: 3pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 197px; height: 264px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/03/450px-tea_leaves_steeping_in_a_zhong_c48daj_05.jpg&quot; alt=&quot;&quot; title=&quot;ayo, minum teh, hentikan mengkonsumsi produk Coca Cola dll&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;uhan yang berasal dari anggota famili Theaceae. Secara umum menurut ahli gizi IPB Prof. Dr. Ali Khomsan, daun teh memiliki kandungan polifenol kurang lebih 30-40%. Polifenol dari berat kering. Polifenol dalam masyarakat ilmiah sering juga dikenal sebagai katekin, yang bermanfaat menjebak spesies oksigen reaktif seperti superoksida radikal, singlet, ROS hidroksil, oksida nitrat, nitrogen dioksida, dan peroxynitrite (&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2698225/?tool=pmcentrez&quot;&gt;Chung et al., 2009&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Katekin pada dasarnya memiliki fungsi sebagai antioksidan. Antioksidan katekin secara ilmiah dipandang sebagai antioksidan yang lebih kuat daripada vitamin E, Vitamin C dan betakaroten&lt;span id=&quot;result_box&quot; class=&quot;long_text&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: rgb(255, 255, 255);&quot; title=&quot;Because of the polyphenolic structure, tea polyphenols are strong antioxidants (reviewed in (Yang et al., 2002)).&quot;&gt; (&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11807163&quot;&gt;Yang et al., 2002&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Dalam daun teh terdapat beberapa kandungan jenis katekin, seperti &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;epigallo katekin-3-gallate&lt;/span&gt; (EGCG), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;epigallo katekin &lt;/span&gt;(EGC), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Epikatekin-3-gallate&lt;/span&gt; (ECG), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;gallokatekin, dan epikatekin&lt;/span&gt; (EC).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kandungan katekin yang terdapat dalam teh, terbukti berfungsi untuk melawan radikal bebas. Oleh karena itu teh sangat bermanfaat untuk menghambat laju penuaan dan menjadi solusi untuk umur panjang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam dua varian teh yang belakangan sangat dikenal, yaitu the hijau dan  the hitam, ternyata masing-masing memiliki kandungan katekin yang berbeda. Kandungan katekin dalam teh hijau yakni sebesar 375 mg per cangkir dibandingkan teh hitam hanya 210 mg. Atas besaran katekin yang dikandung oleh teh hijau, telah berhasil menggeser kedudukan anggur merah yang selama beberapa dekade dipercaya sebagai solusi urusan “awet muda”. Ini dikarenakan katekin anggur merah hanya 300 mg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Sebagai Pangan Fungsional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena keberadaan katekin dalam teh, ini menjadikan fungsi teh mengarah pada kategori komponen bioaktif (antioksidan). Sehingga teh tidak bisa dimasukkan dalam kategori “pangan secara umum”, karena definisi pangan secara umum hanya merujuk pada dua target fungsi penting saja, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Fungsi utama : sebagai asupan zat gizi yang sangat esensial untuk keberlangsungan hidup manusia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi kedua : sebagai sensori atau pemuasan sensori seperti rasa yang enak, rasa, dan tekstur yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan, dalam teh terdapat fungsi ketiga, yaitu dalam hal fisiologis dapat berguna bagi regulasi bioritme, sistem saraf, sistem imunitas, dan pertahanan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari rujukan tersebut, Teh cenderung masuk dalam katagori “Pangan fungsional”. Ini disebabkan karena adanya senyawa fungsional yang baik untuk metabolism tubuh manusia, yaitu antioksidan dari katekin. Di lain sisi, kecenderungan “teh”  merujuk sebagai “pangan fungsional”, yaitu dilihat dari sifatnya yang konvensional difortifikasi, diperkaya, disuplementasi, atau ditambahkan nilai manfaatnya. Misalnya dalam proses pembuatan teh hitam. Dimana diperlukan fermentasi, yaitu proses oksidasi enzimatis untuk merubah katekin menjadi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;thealefins &lt;/span&gt;(menciptakan cita rasa khas), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;thearubigins &lt;/span&gt;(menciptakan warna coklat gelap dari teh), dan oligomer lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesimpulan akhir bahwa teh termasuk dalam pangan fungsional, adalah didasarkan pada Pengertian dari “Pangan fungsional” itu sendiri.  Menurut dokumen konsensus “&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Scientific Concepts of Functional Foods in Europe&lt;/span&gt;” yang dikeluarkan oleh &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;European Commission Concerted Action on Functional Food Science in Europe&lt;/span&gt; (FUFOSE) dinyatakan bahwa,  “pangan” baru dapat dikatakan memiliki “sifat fungsional” jika terbukti memberikan satu atau lebih manfaat terhadap target fungsi tubuh serta secara relevan dapat memperbaiki status kesehatan dan kebugaran maupun menurunkan risiko penyakit. Ini sesuai dengan fungsi dari katekin dari pucuk tanaman &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;camellia sinensis&lt;/span&gt; ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti inilah cara orang Barat berfikir, banyak hal di kotak-kotakkan. Ketika Teh menjadi Pangan Fungsional, maka teh akan bebas dari pandangan bahwa teh adalah &quot;bahan pokok&quot;. kedudukan teh sebagai &quot;pangan fungsional&quot; hanya akan menyebabkan dua hal penting, yaitu teh menjadi barang menengah ke atas, yang kedua, karena menjadi golongan menengah ke atas dengan otomatis tidak semua memanfaatkan nya. Berbeda dengan &quot;nasi&quot;, semua orang mesti memakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Riset Manfaat Teh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jihyeung Ju dan Gang Lu dari Department of Biokimia, University of New Jersey, Amerika Serikat, melakukan uji mutagenesis untuk mendeteksi sifat antikarsinegenetik teh dan komponen kimiawi yang ada di dalamnya. Hasilnya, teh dan Katekin secara signifikan dapat menghambat mutagenesis. Efeknya berkorelasi positif, semakin sering teh diminum, konsentrasi katekin dalam tubuh semakin meningkat. Pada akhirnya penjagaan tubuh terhadap segala macam kanker semakin kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1993 (&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11807163&quot;&gt;Yang dan Wang, 1993;. Yang et al, 2002&lt;/a&gt;) para peneliti sangat menyarankan untuk mengkonsumsi teh sebagai jalan pengurangan risiko kanker. Hasil riset yang berjumlah ratusan, akhirnya coba di kumpulkan untuk mendapatkan rangkuman manfaat dari teh. Berikut adalah beberapa rangkuman tersebut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Ringkasan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Odds Ratio &lt;/span&gt;(OR) Untuk teh hijau dari delapan studi menunjukkan penurunan risiko kanker kolorektal dengan  asupan (ringkasan OR 0,82, 95% &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;confidence interval&lt;/span&gt; = 0,69-0,98). Ini ditinjau dari perbandingan pengkonsumsi tinggi dibandingkan non- atau  pengkonsumsi teh terendah, dengan berdasar pada perhitungan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;model fixed effect &lt;/span&gt;atau &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;random&lt;/span&gt; (&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2698225/?tool=pmcentrez&quot;&gt;Chung et al., 2009&lt;/a&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meta-analisis dari 13 paper dari empat studi tentang kanker payudara menunjukkan, bahwa hasil gabungan dari konsumsi teh hijau  menunjukkan penurunan risiko kanker payudara bagi kelompok asupan tertinggi versus terendah (OR = 0,78, 95% CI 0,61-0,98 =) ( &lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16638787&quot;&gt;Sun et al, 2006&lt;/a&gt;);&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebuah studi di Shanghai oleh Gao et al. (&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8182766&quot;&gt;Gao et al, 1994.&lt;/a&gt;) menunjukkan bahwa konsumsi dua atau tiga cangkir teh hijau per hari, bermanfaat mengurangi risiko kanker esophagus bagi non-perokok/non-peminum minuman beralkohol.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di sisi lain Kenneth Mukamal dari sekolah  Kedokteran Harvard, Amerika Serikat  mencoba penelitian manfaaat teh dalam menangani masalah jantung. Penelitian Mukamal yang dilakukan terhadap 1.900 pasien pengidap sakit jantung itu, membuahkan data empiris  seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pasien yang mengkonsumsi kurang dari  1-4 cangkir teh per hari akan menurunkan potensi kematian akibat penyakit  jantung sebesar 28 %.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pasien yang mengkonsumsi atau pecandu  teh yang sehari bisa mengkonsumsi teh lebih dari 1-9 cangkir, menurunkan  potensi kematian akibat penyakit jantung sebesar 44%.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sehingga kesimpulannya menjadi  jelas, bahwa mengkonsumsi teh dapat menekan resiko kematian akibat  serangan jantung. Semakin banyak mengkonsumsi teh, maka resiko mengalami  serangan jantung semakin menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sangat terang bagi kita, bahwa walaupun teh merupakan minuman yang &quot;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;tempoe doloe&lt;/span&gt;&quot; alias te&#39;dul, tapi ternyata hasil riset mebuktikan bahwa manfaatnya sangat besar bagi kesehatan manusia. Karena begitu besar manfaatnya, perkembangan industri teh melirik teh sebagai komoditas yang menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banya&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-ldxAkz-PrUc/TXlnPZBZmUI/AAAAAAAAAJI/ygN-4h89Q8w/s1600/Kapitalisme%2Bmenyebalkan.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 152px; height: 233px;&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-ldxAkz-PrUc/TXlnPZBZmUI/AAAAAAAAAJI/ygN-4h89Q8w/s320/Kapitalisme%2Bmenyebalkan.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5582606727214897474&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;knya produk teh yang beredar, tentu akan melahirkan persaingan dalam usaha,. Dari persaingan para kapitalis itu, tentunya yang menjadi korban adalah konsumen yang tidak selektif. Bonkovsky menyarankan agar berhati-hati memilih produk teh yang  sifatnya suplemen untuk diet sekarang ini, karena dalam produk diet, biasanya  polipenol teh yang digunakan adalah polipenol dosis tinggi. Selanjutnya  Bonvosky berpendapat :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Ingestion of food items than contain tea  power or taking tea polyphenol preparation&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;s as dietary supplements may  be a way to increase the intake of tea constituents. When high doses of  tea polyphenols are used, toxicity is a concern &lt;/span&gt;(&lt;a href=&quot;http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16389263&quot;&gt;Bonkovsky, 2006&lt;/a&gt;)”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/6583720464462389301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/teh-menurut-pandangan-para-ilmuwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6583720464462389301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6583720464462389301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/teh-menurut-pandangan-para-ilmuwan.html' title='Teh Menurut Pandangan Para Ilmuwan'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-ldxAkz-PrUc/TXlnPZBZmUI/AAAAAAAAAJI/ygN-4h89Q8w/s72-c/Kapitalisme%2Bmenyebalkan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-751334873648076272</id><published>2011-03-10T16:03:00.000+08:00</published><updated>2011-04-11T03:42:03.572+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba-Serbi"/><title type='text'>Teh Menurut Sejarah dan Perkembangan Peradaban Manusia</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;Oleh : &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/profile.php?id=100000232756990&quot;&gt;Dedy Andiwinata&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(102, 0, 0);&quot;&gt;Tulisan ini adalah &quot;Bagian Pertama&quot; dari tiga tulisan mengenai &quot;Teh&quot;. Pemisahan menjadi tiga bagian adalah bertujuan untuk memahami perbedaan cara berpikir, antara orang dulu, pemodal dan ilmuwan. Sehingga ketiga tulisan ini, Bagian pertamanya berjudul &quot;&lt;a href=&quot;http://www.gmnidps.co.cc/2011/03/teh-menurut-sejarah-dan-perkembangan.html&quot;&gt;Teh Menurut Sejarah dan Perkembangan Peradaban Manusia&lt;/a&gt;&quot;. Tulisan kedua &quot;&lt;a href=&quot;http://www.gmnidps.co.cc/2011/03/teh-menurut-pandangan-para-ilmuwan.html&quot;&gt;Teh Menurut Pandangan Para Ilmuwan&lt;/a&gt;&quot;. Keterakhir &quot;Teh Menurut Pandangan Kaum Pemodal&quot;. Tulisan ini masih dalam tahap pengembangan. Fakta-fakta akan terus diakurasi, agar tulisan ini bisa menjadi tulisan yang layak dikonsumsi oleh kalayak umum kedepannya. Bagi kawan-kawan yang mempunyai data yang terkait dengan tulisan pertama ini, agar membantu melengkapi validitasnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;&lt;br /&gt;&quot;Penemuan&quot; adalah inti rahmat Tuhan yang Maha Esa, yang menobatkan seseorang sebagai pembimbing menuju selamatnya budi nurani manusia. Ketika Dharma itu berubah untuk meraup laba, maka dekatlah budi nurani pada kebinasaannya. Sekarang yang tersisa hanya bayang-bayangnya saja dari &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Social Conscience of Man&lt;/span&gt; itu&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;(&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;De!&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 191px; height: 195px;&quot; src=&quot;http://www.bostonteacampaign.com/images/en-us/shen_nung.jpg&quot; alt=&quot;&quot; title=&quot;teh pertama oleh kaisar Shen Nung&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;Fakta historis mengenai minuman “Teh”, mengukuhkan bahwa kaisar Shen-Nung (2737 SM) adalah orang pertama yang berjasa dalam masalah minuman ini. Shen Nung dikenal pula sebagai ahli pengobatan China kuno. penemuan tentang teh Diawali dari ketidak sengajaan jatuhnya daun camelia sinesis  dari pohonnya ke dalam air rebusan. sejak saat itulah teh menjadi racikan obat dan kebugaran untuk tubuh. Namun, beberapa abad selanjutnya, tanpa diduga komoditi teh meluas merambah dunia luar. Ketika itu cina dalam masa pemerintahan Dinasti Han Tang Soon dan Yuan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Komoditi teh diperkenalkan melalui “pertukaran kebudayaan” yang menyeberangi Asia Tengah menyelusuri Jalur Sutera. Tahun 1644, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;East India Company&lt;/span&gt; yaitu perusahaan perdagangan Inggris dibawah pemerintahan Ratu Elizabeth I, membuka kantor perdagangan di Xiamen. Pada masa itulah, daun teh dikenal bangsa Eropa sebagai minuman yang diseduh dengan air panas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1669, &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;East India Company&lt;/span&gt; akhirnnya mendapatkan lisensi untuk mendatangkan komoditas teh dari Cina ke Inggris dengan menggunakan kapal Elizabeth I. Belakangan perusahaan perdagangan milik kerajaan Inggris itu diketahui memonopoli perdagangan teh hingga tahun 1833.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Teh dan Politik Zaman Penjajahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di Indonesia sendiri, teh dikenal sejak tahun 1686, setelah Dr. Andreas Cleyer, seorang Belanda membawanya ke Indonesia. Pada masa itu, tanaman teh hanya dibuat sebagai tanaman hias dipekarangan rumah dan di ruas-ruas jalan. Namun pada tahun 1728, pemerintah Belanda mulai memperhatikan teh dengan mendatangkan biji-biji teh secara besar-besaran dari Cina. Hal itu untuk dibudayakan di Pulau Jawa. Usaha tersebut tidak terlalu berhasil dan baru menunjukan tanda keberhasilan setelah tahun 1824.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Usaha perkebunan teh pertama di Indonesia dipelopori oleh Jacobson van den Berg pada tahun 1828. Jacobson merupakan salah satu pemilik perusahaan yang masuk dalam kelompoki &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;The Big Five&lt;/span&gt; (lima perusahaan raksasa milik Belanda), selain Internatio, Lindeteves, Borsuimy dan Geo Wehry.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;The Big Five&lt;/span&gt; membentuk sebuah &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;trading house&lt;/span&gt; yang kuat dan menguasai jaringan bisnis perdagangan, produksi, jasa, industri, serta distribusi di berbagai Negara. Belakangan keterhubungan mereka dianggap sebagai sosialisme ala kapitalisme. Sejak itu teh dijadikan komoditas yang menguntungkan pihak pemerintah Hindia Belanda. Hal inilah yang menggiurkan bagi masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosh, sampai-sampai memberlakukan politik tanam paksa (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Culture Stetsel&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;G&lt;/span&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 5pt 10px 4px 0pt; cursor: pointer; width: 208px; height: 267px;&quot; src=&quot;http://essaycom.files.wordpress.com/2011/03/gambar-41.png&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;erakan Nasionalisasi Bu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;ng Karno&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada tahun 1957, usaha perkebunan dan perdagangan milik Jacobson van den Berg mulai dinasionalisasi oleh pemerintahan Bung Karno. Perusahaan yang dinasionalisasi itu merupakan salah satu perusahan raksasa yang punya jaringan tersebar di seluruh dunia dan memiliki cabang di seluruh kota di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Konstelasi politik zaman nasionalisasi Bung Karno itu, adalah berawal dari program pembebasan Irian Barat. Bung Karno, yang tidak sabaran mengenai persoalan papua barat yang tidak kunjung selesai. Pada tanggal 13 Pebruari 1956 Indonesia memutuskan hubungan diplomatik RI dengan Belanda. Tindakan ini disambut hangat oleh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebagai akibat pemutusan hubungan diplomatik itu, bidang ekonomi ikut mengalami hambatan. Perusahaan-perusahaan milik Belanda yang masih banyak beroperasi diambil alih. Bung Karno berpidato melalui RRI yang disiarkan di seluruh Indonesia dengan mengultimatum agar para buruh mengambil alih semua perusahaan Belanda bila tidak mau menyerahkan Irian Barat (Papua) kepada Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perintah Pemimpin Besar Revolusi itu ditanggapi para buruh yang langsung mengambil alih perusahaan milik Belanda, termasuk Jacobson van den Berg. Perkebunan dan perbankan milik Belanda juga dinasionalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Zaman Soekarno telah berganti, Bank-bank hasil nasionalisasi dilebur menjadi Bank Mandiri sekarang ini. Sedangkan The Big Five sebagai perusahaan BUMN kemudian dilebur menjadi PT Dharma Bhakti. Namun, sekarang perkebunan dan perdagangan teh kembali dilakukan oleh pihak swasta yang memiliki modal (kapitalisme).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 0, 0);&quot;&gt;Dalam inti pesan tulisan ini, penulis tidak hendak beromantika, akan tetapi hendak melihat sejarah dari perkembangan watak manusia yang disebabkan oleh lingkungan. Dimana dari awal, segala penemuan yang berasal dari wilayah asia adalah tidak untuk diprivatisasi, tapi untuk digunakan &quot;bersama-sama&quot; (kepemilikan/Harta Karun nasional-National treasure). Sebuah penemuan bukanlah hal yang sengaja dibesar-besarkan demi promosi dan laba. Namun, lambat laun watak ketimuran yang bercampur baur dengan watak barat yang cenderung &quot;ingin menguasai&quot; , menjadikan semuanya berubah. Setelah kapitalisme mengambil alih penemuan sebagai komoditas, akhirnya semua menjadi perebutan untuk mencari laba. Bahagialah orang yang berperang karena ketidak pastian nafsu akan &quot;kehormatan materialistis.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/751334873648076272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/teh-menurut-sejarah-dan-perkembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/751334873648076272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/751334873648076272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/03/teh-menurut-sejarah-dan-perkembangan.html' title='Teh Menurut Sejarah dan Perkembangan Peradaban Manusia'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-6064328857416935270</id><published>2010-06-01T09:32:00.002+08:00</published><updated>2011-05-06T10:24:47.317+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Tata Ruang Wilayah Desa Dencarik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Desa Dencarik belum memiliki penetapan mengenai Rencana Tata Ruang wilayah desa secara yuridis formal. penatagunaan tanah selama ini masih didasarkan pada konsep adat istiadat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;Tanah Pekarangan Desa (PKD)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanah Ayahan Desa (AYDS)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanah Druwe Desa&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dari ketiga konsep tersebut, peruntukan wilayah terperinci lagi penggunaannya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;luas wilayah pemukiman krama desa ± 75 ha/m2,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;luas kawasan persawahan mencapai ± 216 ha/m2,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;luas kawasan perkebunan ± 31 ha/m2 dan,&lt;/li&gt;&lt;li&gt; luas kawasan yang diperuntukkan menjadi perkantoran seluas ± 0,25 ha/m2.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6064328857416935270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6064328857416935270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/05/tata-ruang-wilayah-desa-dencarik.html' title='Tata Ruang Wilayah Desa Dencarik'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-7087849367028910969</id><published>2010-06-01T09:27:00.009+08:00</published><updated>2011-05-30T08:51:06.507+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Desa Dencarik Secara Geografis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Topografi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Desa Dencarik merupakan desa dinas yang memiliki luas wilayah 2253 ha/m2 yang terletak pada ketinggian ± 0-12 mdl. Desa Dencarik merupakan desa dengan bentangan wilayah dataran rendah seluas ± 2142 ha/m2, sedangkan sisa wilayahnya adalah bentangan daerah pesisir seluas ± 30 ha/m2 serta kawasan berbukit seluas ± 81 ha/m2.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan topografi sedemikian, memberi pengaruh pada tingkat kemiringan tanah yang mencapai 60 derajat. Kemiringan tersebut sangat berpotensi untuk terjadinya erosi tanah. Tercatat tingkat erosi di tahun 2010 mencapai 6 ha/m2 dengan kategori erosi ringan, 8 ha/m2 erosi sedang dan erosi berat mencapai luas 20 ha/m2.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Iklim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai bagian dari kawasan yang beriklim tropis, Desa Dencarik hanya mengenal 1 musim, yaitu musim penghujan. Berdasarkan catatan BMKG Privinsi Bali, rata-rata curah hujan pada musim penghujan adalah 220 mm, dengan bulan hujan selama 6 bulan.&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/7087849367028910969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/7087849367028910969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2010/06/desa-dencarik-secara-geografis.html' title='Desa Dencarik Secara Geografis'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-4470404058583646713</id><published>2010-06-01T09:25:00.003+08:00</published><updated>2011-05-06T10:04:05.511+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Desa Dencarik Secara Sosiologis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara umum, kebudayaan yang hidup di Desa Dencarik berasal dari dua sub kebudayaan, yaitu sub kebudayaan tradisional dan sub kebudayaan modern (nasional). Sehingga terdapat dua kecenderungan corak yang nampak, yaitu corak tradisional-Dencarik dan Corak Nasional-Dencarik.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun terdapat unsur dualistis yang menjadi pembentuk kebudayaan dalam masyarakat Dencarik, akan tetapi pelapisan sosial belakangan cenderung didominasi oleh tendensi modern yang dipengaruh oleh pendidikan, konsep perdagangan, perkembangan teknologi, struktur positif pemerintahan dan hukum positif yang cenderung menjadi sarana rekayasa sosial. Oleh sebab itu pelapisan sosial tradisional seperti kasta dan struktur sanksi hukum adat, eksistensinya tidak mencolok secara vertikal-represif. Dengan demikian lambat laun sifat &lt;i&gt;Volksgemeenschappen&lt;/i&gt; yang melekat istimewa dalam tubuh Desa Dencarik akan terkikis oleh cara-cara modern.&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/4470404058583646713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/4470404058583646713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2010/06/desa-dencarik-secara-sosiologis.html' title='Desa Dencarik Secara Sosiologis'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-2952056037804437896</id><published>2010-06-01T09:21:00.002+08:00</published><updated>2011-05-06T11:28:32.441+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profil Desa"/><title type='text'>Desa Dencarik Secara Yuridis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Desa Dencarik merupakan wilayah yang ditempati oleh 4214 jiwa penduduk yang diakui sebagai bagian dari susunan geopolitik pembentuk struktur masyarakat Indonesia sesuai pasal 18 UUD NRI Tahun 1945. Sebagai sebuah organisasi pemerintahan, Desa Dencarik memiliki kedudukan terendah langsung di bawah camat Kecamatan Banjar. Sifat &lt;i&gt;Volksgemeenschappen&lt;/i&gt; yang menempel dalam desa memberikan pemerintah Desa Dencarik hak dan kewajiban  untuk menyelenggarakan rumah tangga sendiri sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2952056037804437896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/2952056037804437896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2010/06/desa-dencarik-secara-yuridis.html' title='Desa Dencarik Secara Yuridis'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-6431256213771795144</id><published>2010-05-10T01:30:00.003+08:00</published><updated>2011-05-10T02:23:35.827+08:00</updated><title type='text'>Bank Data</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Profile Desa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http:///#&quot;&gt;Profile Desa Tahun 2010&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Peraturan-Peraturan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://#&quot;&gt;Awig-Awig&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class=&quot;dencarik_bullet&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://#&quot;&gt;Pararem&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://#&quot;&gt;Peraturan Desa&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://#&quot;&gt;Peraturan Perbekel&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://#&quot;&gt;Keputusan Perbekel&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Peta Desa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol class=&quot;dencarik_decimal&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http:///#&quot;&gt;Peta Zona Pertanian Desa Dencarik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http:///#&quot;&gt;Peta Zona Pemukiman Warga Desa Dencarik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http:///#&quot;&gt;Peta Zona Adat Desa Dencarik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6431256213771795144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/6431256213771795144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2010/05/bank-data.html' title='Bank Data'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2180982200960687662.post-3531322166015841987</id><published>2003-04-26T08:53:00.002+08:00</published><updated>2011-04-25T09:23:01.367+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Dencarik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><title type='text'>Anggur Banjar Dilirik Investor Singapura</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_s8_4DknkGLw/TDgOcljmRPI/AAAAAAAAAGM/x6TVS7oKSQs/s1600/Kebun+Anggur.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_s8_4DknkGLw/TDgOcljmRPI/AAAAAAAAAGM/x6TVS7oKSQs/s200/Kebun+Anggur.JPG&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Anggur Dencarik&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Singaraja (Bali Post)&lt;/b&gt; &lt;b&gt;-&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Petani anggur di Kecamatan Banjar, Buleleng, kini bisa bernapas lega. Kesulitan pemasaran yang dihadapi selama ini bisa diatasi dengan datangnya investor dari Singapura. Selain menanamkan modalnya, investor itu juga berjanji akan membeli anggur yang dihasilkan petani di Banjar dan sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&#39;&#39;Kami siap membeli anggur Banjar,&#39;&#39; kata Iskandarsyah, bos PT Limasna Mulia dari Singapura, Jumat (25/4) kemarin, saat melakukan pertemuan dengan para petani anggur di Balai Subak Kaliculuk, Desa Dencarik, Banjar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hadirnya PT Limasna Mulia di Dencarik dan Temukus itu tak terlepas dari peran Yayasan Perlindungan Ekonomi Masyarakat Nasional (YPEMN) yang kemarin juga hadir dalam pertemuan dengan petani. Pertemuan itu sendiri untuk memantapkan kerja sama antara para petani anggur yang tergabung dalam Satsubak Banjar dan YPEMN yang selama ini sudah berjalan dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam pertemuan itu, Iskandarsyah mengatakan, kerja sama antara investor, YPEMN dan petani itu akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Selain kerja sama dalam pemasaran, ia juga akan memberikan pengetahun kepada petani untuk menghasilkan anggur yang berkualitas. &#39;&#39;Saya bukan hanya membeli anggur petani, tetapi saya akan mendidik Anda, bagaimana caranya menghasilkan anggur berkualitas,&#39;&#39; katanya kepada petani.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara itu, pembina YPEMN Yan Mandari menegaskan, selain membeli hasil petani, pihaknya juga akan memberikan modal dan pelatihan kepada para petani tentang cara menanam dan memelihara anggur yang baik agar menghasilkan buah yang berkualitas. &#39;&#39;Yayasan akan memberikan modal kepada petani, tetapi bukan sekarang. Tahap awal, adalah pembelian produk petani, tahap berikutnya baru pemberian modal,&#39;&#39; katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketua Subak Ketut Gede mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut, teruatama dalam hal pemasaran. Sebab, selama ini kendala utama yang dihadapi petani di Banjar adalah pemasaran. Pasalnya, selama ini petani tersebut tidak ada yang mengkoordinasikan sehingga para tengkulak seenaknya saja mempermainkan harga. Pada musim panen November dan Desember harga anggur turun hingga Rp 400 atau Rp 500 per kilogram.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Disebutkan, luas areal anggur di enam subak yang dipimpinnya 267 hektar. &#39;&#39;Dalam kondisi normal, satu hektar hasilnya mencapai 20 ton,&#39;&#39; katanya. (kmb15)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dencarik.blogspot.com/feeds/3531322166015841987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/anggur-banjar-dilirik-investor.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/3531322166015841987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2180982200960687662/posts/default/3531322166015841987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dencarik.blogspot.com/2011/04/anggur-banjar-dilirik-investor.html' title='Anggur Banjar Dilirik Investor Singapura'/><author><name>Desa Dencarik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12304709484634001990</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-_wRXasdimI4/TahE6njAtnI/AAAAAAAAAAQ/SjvAXCsYsXU/s220/Garuda%2BPancasila.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_s8_4DknkGLw/TDgOcljmRPI/AAAAAAAAAGM/x6TVS7oKSQs/s72-c/Kebun+Anggur.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>