<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>EDif@ CENTER</title><description>"JUST WANT TO SHARES MY KNOWLEDGES"...</description><managingEditor>noreply@blogger.com ("each that opus is good... but its fans just that different"...)</managingEditor><pubDate>Thu, 19 Dec 2024 10:23:13 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><blogger:adultContent xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008">true</blogger:adultContent><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><copyright>bravo</copyright><itunes:subtitle>"JUST WANT TO SHARES MY KNOWLEDGES"...</itunes:subtitle><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Educational Technology"/></itunes:category><itunes:category text="Business"><itunes:category text="Investing"/></itunes:category><itunes:category text="Government &amp; Organizations"><itunes:category text="National"/></itunes:category><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="Philosophy"/></itunes:category><itunes:category text="Arts"><itunes:category text="Literature"/></itunes:category><itunes:author>edibaharifadil</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email><itunes:name>edibaharifadil</itunes:name></itunes:owner><item><title>MENIKAH :)</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2011/04/menikah.html</link><pubDate>Mon, 18 Apr 2011 02:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-8386204957361793378</guid><description>Saat menjadi mahasiswa adalah saat yang paling menyenangkan. Kita  punya banyak teman, punya banyak kegiatan, juga punya banyak pengalaman.  Kita juga masih bisa melakukan apapun yang kita mau. Mau ikut  organisasi, mau ikut olahraga, mau main game, atau mau diem aja, juga  tidak apa-apa. Dan waktupun terus berlalu, akhirnya saat kelulusan  itupun tiba. Senyuman pun muncul membuncah ketika baju toga dikenakan,  ketika baju kebaya dipergunakan. Orang tua pun datang, bangga akan  kesuksesan yang telah diraih oleh anaknya. Sesekali beliau mengusap  airmata, airmata bahagia. Tak terasa, anaknya kini sudah dewasa, sudah  siap untuk berkelana menjemput kesuksesan yang luas membentang di  cakrawala dunia.&lt;br /&gt;
Saat itu, semuanya bahagia, terlebih bagi mereka yang telah  mendapatkan pekerjaan sebelum kelulusan tiba (Alhamdulillah, saya  termasuk yang satu ini &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1224571243g" /&gt;  ). Ketika semuanya berakhir, kitapun masih merasakan kebahagiaan.  Kebahagiaan menjadi seorang sarjana, kebahagiaan menjadi seorang yang  lebih dewasa. Selanjutnya adalah saatnya mencari pekerjaan, atau lebih  tepatnya menjemput pekerjaan. Akhirnya semua senjatapun dipersiapkan,  curriculum vitae, ijazah, TOEFL, pakaian terbaik, sepatu paling  mengkilap, dan yang paling penting adalah ridho dari kedua orang tua.&lt;br /&gt;
Semua peluang yang ada pun dicoba, lari dari satu bursa karir ke  bursa karir yang lainnya. Dipanggil interview ke jakarta, ke surabaya,  kemanapun peluang itu ada, kejarlah sampai engkau mendapatkannya.  InsyaAllah Allah SWT akan memberikan perkerjaan yang terbaik dan yang  membawa kebahagiaan untuk kita. *Nasihat untuk para freshgrad, untuk  menghindari stress berkepanjangan saat menunggu lowongan pekerjaan ada  baiknya untuk mengambil kursus, part-time atau aktivitas positif  lainnya. (semangat!!! buat rekan-rekanku yang masih berjibaku menjemput  pekerjaan yang tak kunjung datang) Tak jarang pula, rekan-rekan  seperjuangan saya yang jatuh hati pada dunia pendidikan, menjadi seorang  dosen, menjadi seorang pengajar yang luar biasa. Ada pula rekan saya  yang menjatuhkan pilihannya pada dunia usaha, menjadi seorang  entrepreneur di kota Surabaya.&lt;br /&gt;
Selama kita bekerja, baik kita sadari atau tidak, pastilah kita  pernah merasa kesepian. Merasa ada yang belum sempurna dari diri kita.  Inginnya kita pulang dari bekerja, ada yang menyambut penuh hangat “mas  mau dibikinin apa? teh/kopi? mau dipijitin jg ta kakinya? (sambil  menampilkan senyuman terbaiknya, seakan semua rasa letih yang ada,  hilang sirna, oleh kehangatan senyuman istri tercinta)” “ini mas,  masakan kesukaan mas, hayu dimakan, supaya segar kembali &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1224571243g" /&gt; ” “mas anak kita tadi sudah bisa berdiri lo mas, luccccuuuuu de kaya ayahnya” “hehe, siapa dulu ayahnya &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1224571243g" /&gt; “. Hmmmmmmmmmmmmmmm, betapa sempurnanya &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1224571243g" /&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item><item><title>:) BERINTROSPEKSI DAN MEMBENAHI DIRI UNTUK MENGEJAR KETERTINGGALAN...</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2010/09/berintrospeksi-dan-membenahi-diri-untuk.html</link><pubDate>Sun, 5 Sep 2010 00:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-6099654356299362088</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKBJa2zf2I/AAAAAAAAAEk/k3qzPxB88iM/s1600/1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKBJa2zf2I/AAAAAAAAAEk/k3qzPxB88iM/s320/1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;by &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000091161208"&gt;Edi Bahari&lt;/a&gt; on Saturday, September 4, 2010 at 10:46pm&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengejar Hidup Bahagia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;KALAU&lt;/b&gt;  sampai pecah konflik Indonesia versus Malaysia, siapa yang Anda bela?  Hampir pasti jawabannya Anda membela Indonesia, negeri Anda. Tapi,  jawabannya bisa sangat berbeda saat Anda dihadapkan pada pertanyaan,  andai dilahirkan hari ini, Anda memilih negeri mana yang memberikan  peluang hidup sehat, aman, serta sejahtera yang berkelanjutan?&lt;br /&gt;
Pertanyaan  fundamental itulah yang menjadi dasar pemeringkatan seratus negara oleh  majalah mingguan terkemuka Newsweek baru-baru ini. Pemeringakatan  tersebut didasarkan pada lima kategori. Yakni, pendidikan, kesehatan,  kualitas hidup, daya saing ekonomi, dan lingkungan politik.&lt;br /&gt;
Melibatkan  para tokoh dan ahli terkemuka dari Amerika dan Asia, termasuk peraih  penghargaan Nobel Ekonomi Joseph E.Stiglitz, hasil survei yang  berlangsung berbulan-bulan itu menempatkan Finlandia, Swiss, Swedia,  Australia, Luksemburg, Norwegia, Kanada, Belanda, Jepang, dan Denmark di  posisi sepuluh besar. Indonesia berada di peringkat ke-73. Posisi  tersebut terdapat di bawah beberapa negara Asia, termasuk di lingkup  ASEAN, seperti Singapura (ke-20), Malaysia (ke-37), Thailand (ke-58),  Tiongkok (ke-59), dan Filipina (ke-63).&lt;br /&gt;
Terlepas dari masih adanya  beberapa kelemahan, makna penting yang bisa diambil dari pemeringkatan  terbaru tersebut, indikator ekonomi, seperti produk domestik bruto  (GDP), bukan segalanya. Padahal, ukuran GDP itulah, antara lain, yang  mengakibatkan Indonesia masuk sebagai anggota elite G-20 sehingga SBY  bisa duduk semeja dengan Barack Obama, Angela Merkel, Nicolas Sarkozy,  dan lain-lain. Sesuatu yang selama ini sangat kita bangga-banggakan.&lt;br /&gt;
Mengutip  Jacques- Y ves Cousteau, peneliti dunia bawah laut dan lingkungan asal  Prancis, fokus pada pertumbuhan produksi dan konsumsi yang menjadi  ukuran GDP sering mengabaikan aspek-aspek yang terkait dengan kualitas  hidup manusia. Padahal sukses pembangunan manusia yang hakiki bukanlah  pemenuhan yang bersifat bendawi, melainkan penciptaan “kebahagiaan”.&lt;br /&gt;
Dari  situlah mengapa peringkat negeri-negeri kecil seperti Swiss, Singapura,  bahkan Kuba (ke-50) masih diatas negara-negara dengan GDP tinggi,  seperti Tiongkok, Indonesia, dan India (ke-78). Standar layanan  kesehatan, kuailitas lingkungan hidup, sistem pendidikan, tegaknya  sistem hukum, tata laksana pemerintahan yang baik, kondisi bebas  korupsi, dan lain-lain adalah hal-hal dasar yang dibutuhkan oleh warga  untuk hidup lebih baik dan bahagia.&lt;br /&gt;
Banyak hal yang bisa kita  ambil sebagai pelajaran dari hasil pemeringkatan majalah terkemuka  Amerika tersebut. Dalam kasus “persaingan” dengan Malaysia, misalnya,  kita harus jujur dan mengakui bahwa peringkat negeri tetangga itu memang  lebih baik. Ambil contoh pengembangan mutu pendidikan dan riset. Untuk  dua urusan tersebut, negara itu terlihat lebih serius.&lt;br /&gt;
Coba lihat  berapa banyak peneliti Indonesia yang dulu kita sekolahkan ke Amerika,  Australia, yang saat ini justru senang bekerja di Malaysia. Alasannya  sederhana, Negeri itu punya konsep riset yang jelas. Selain itu, negeri  jiran tersebut lebih menghargai kemampuan mereka dan mau menggaji mereka  dengan lebih baik.&lt;br /&gt;
Di Indonesia, banyak hasil penelitian yang  sekadar ditumpuk sebagai arsip. Selain itu, banyak penelitian hasil  kerja sama perguruan tinggi dan lembaga pemerintah yang bersifat  abal-abal. Sebab, yang penting dari penelitian seperti itu adalah  bagi-bagi “uang” proyek. Penelitian asal-asalan seperti itu sudah jelas  tak memberikan manfaat apa-apa bagi bangsa, tapi sekadar modus korupsi  yang dibungkus tujuan “ilmiah”.&lt;br /&gt;
Masih banyak yang harus kita  benahi di negeri ini. Ketidak tegasan kita terhadap Malaysia dalam  sengketa perbatasan laut lalu, misalnya, merupakan bukti rapuhnya kita  membangun manusia Indonesia yang “bahagia”. Hal tersebut tidak cukup  hanya dijawab dengan melemparkan kotoran ke Kedubes Malaysia. Yang jauh  lebih penting adalah berintrospeksi dan membenahi diri untuk mengejar  ketertinggalan.(*)</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKBJa2zf2I/AAAAAAAAAEk/k3qzPxB88iM/s72-c/1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item><item><title>sketsa malam</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2010/07/sketsa-malam.html</link><pubDate>Thu, 22 Jul 2010 20:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-2217828476213570698</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKB4G71zOI/AAAAAAAAAEs/-6h1PMaD35s/s1600/edif%40+center+founder6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKB4G71zOI/AAAAAAAAAEs/-6h1PMaD35s/s320/edif%40+center+founder6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Orang Menjadi "BESAR&amp;amp;TERKENAL" karena pendapat dan pikirannya  diterima dan dikagumi orang sebagai PENDAPAT DAN PIKIRAN YANG BENAR DAN  LUHUR...</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://2.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKB4G71zOI/AAAAAAAAAEs/-6h1PMaD35s/s72-c/edif%40+center+founder6.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item><item><title>WANITA</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2010/07/desi-indriani-blog-wanita.html</link><pubDate>Mon, 19 Jul 2010 22:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-3311134923590912772</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw7a9Pr3tRBlvdZcQ0IrGpyouK2wnfKu6hPwLa0gLnp4LpuSCKSnOUJUD2JdKwsBb8A9BUruLRUgNs4FMjNxLNsmGTQs4YlBQj1joNueHGV-ERz2OKroWZjPI22I1rqpA5rZJ2JnT979EH/s1600/better+man....jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw7a9Pr3tRBlvdZcQ0IrGpyouK2wnfKu6hPwLa0gLnp4LpuSCKSnOUJUD2JdKwsBb8A9BUruLRUgNs4FMjNxLNsmGTQs4YlBQj1joNueHGV-ERz2OKroWZjPI22I1rqpA5rZJ2JnT979EH/s320/better+man....jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://desiindriani.blogspot.com/2010/01/wwwwww.html#links"&gt;WANITA&lt;/a&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw7a9Pr3tRBlvdZcQ0IrGpyouK2wnfKu6hPwLa0gLnp4LpuSCKSnOUJUD2JdKwsBb8A9BUruLRUgNs4FMjNxLNsmGTQs4YlBQj1joNueHGV-ERz2OKroWZjPI22I1rqpA5rZJ2JnT979EH/s72-c/better+man....jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item><item><title>STATUS...HANYA STATUS...DIBUAT JADI STATUS???</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2010/07/statushanya-statusdibuat-jadi-status.html</link><pubDate>Wed, 7 Jul 2010 21:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-2092523518234548214</guid><description>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt;Wednesday at 09:49pm &lt;/div&gt;&lt;div class="byline"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Pengisian kolom status perkawinan dalam KTP masih terus  dipertanyakan. Pada pelaksanaannya saat ini digunakan istilah KAWIN bagi  yang telah menikah dan TIDAK KAWIN bagi yang belum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja TIDAK KAWIN berkonotasi orang itu tidak akan kawin atau tidak  ada keinginan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan istilah inilah yang terus menjadi masalah dan diperdebatkan  mulai dari Bidang Kajian dan Pembinaan Bahasa Indonesia di Pusat Bahasa  Depdiknas hingga DPR.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang berpendapat bahwa penggunaan kata TIDAK KAWIN atau KAWIN  tidak tepat lagi. Kajian yang telah dilakukan membawa pada kesimpulan  bahwa istilah tersebut akan lebih tepat menggunakan frase lain sesuai  dengan tingkat usia penduduk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperoleh rumusan yang akan diajukan ke DPR untuk digodok sehingga dapat  menjadi peraturan resmi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah draft rancangannya:&lt;br /&gt;
- Usia 17-20: Belum KAWIN/Keburu KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 21-25: Kepingin KAWIN/Telanjur KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 26-30: Kapan KAWIN/Kenapa KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 31-35: Kebelet KAWIN/Telat KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 36-40: Tidak Laku KAWIN/Menyesal KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 41-45: Tidak KAWIN-KAWIN/Beberapa Kali KAWIN.&lt;br /&gt;
- Usia 46-50: Tidak Ingin KAWIN/Lupa Sudah KAWIN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda masuk kategori yang mana ? &lt;br /&gt;
Kalau saya pribadi lebih cenderung ke istilah Nikah atau Belum Nikah,  sebab kalau kawin dan tidak kawin kurang tepat. Kenapa saya bilang  begitu? coba anda bayangkan orang yang statusnya belum menikah bisa saja  kan sudah pernah “kawin”&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Tapi kalau menggunakan istilah Nikah / Belum Menikah punya bukti otentik  yang syah dan kuat yaitu dengan adanya Buku Surat Nikah. Sehingga  Status yang tertera di dalam KTP itu dapat dipertanggung jawabkan.&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=407267&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=422869259840&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=422869259840&amp;amp;id=100000091161208"&gt;&lt;img class="  img" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); 
});" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs090.snc4/35856_140730032606701_100000091161208_407267_2087238_n.jpg" style="width: 460px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item><item><title>"Bukan Generasiku"</title><link>http://edibaharifadil.blogspot.com/2010/05/bukan-generasiku.html</link><pubDate>Fri, 21 May 2010 23:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4901681082500394448.post-5818092238008197443</guid><description>&lt;div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKCu9RZG6I/AAAAAAAAAE8/kXlQ5dYuG-g/s1600/edif%40+center+founder2.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKCu9RZG6I/AAAAAAAAAE8/kXlQ5dYuG-g/s320/edif%40+center+founder2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;negeri kita…kamu dan “saya” menurut sejarah “katanya”&lt;br /&gt;
dijajah lebih kurang 350 thn.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;kalau dirata-rata , 350 Tahun (terjajah) dibagi 60 - 65 Tahun (umur
bertahan hidup rata-rata&lt;br /&gt;
manusia sekarang ), berarti 6 (enam) generasi&lt;br /&gt;
telah terlewatkan dari si “penjajah”. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Keterangan :1 generasi = 60 – 65 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Hmmmm,,,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;“katanya” lagi…negeri kita,kamu,dan “saya” itu&lt;br /&gt;
….”merdeka” dari si “penjajah” baru 66 thn menjelang 67&lt;br /&gt;
tahun (1945-2012). &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;……5 (LIMA) GENERASI lagi untuk&lt;br /&gt;
mencapai “titik NOL”!!!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Kenapa?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;inikan baru 1 generasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; yang katanya&lt;br /&gt;
sudah merdeka hampir 67 tahun (1945-2012) &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;lihat keterangan diatas &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;1 generasi = 60 – 65 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Pertanyaannya?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Apakah siap dan sudah ada generasi yg katanya “merdeka” itu sekarang&lt;br /&gt;
setelah enam&lt;br /&gt;
generasi sudah terlewatkan dari si penjajah ???&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Jangankan urusan yang lain,urusan “perut” rakyat negeri ini saja&lt;br /&gt;
butuh waktu&lt;br /&gt;
sekitar 60 thn lagi kedepan untuk menyelesaikannya (sekarang&lt;br /&gt;
baru masuk generasi ke 2) .&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Sekali lagi, &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;……5 (LIMA) GENERASI
lagi untuk&lt;br /&gt;
mencapai “titik NOL”!!!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Barulah kita “mungkin” memulai yang namanya merasa benar-benar &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;“menikmati merdeka”&lt;/b&gt; di negeri ini…&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;strong&gt;Memulai dari titik Nol&lt;/strong&gt;.......hmmmmm.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;br /&gt;
rewrite&lt;br /&gt;
by.EBF= Edi Bahari FadiL&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="background: white; line-height: 150%; margin: 10pt 0cm;"&gt;
&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;trah dan turunan Nabi Adam A.S..&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://1.bp.blogspot.com/_EDSjT5L3H54/TIKCu9RZG6I/AAAAAAAAAE8/kXlQ5dYuG-g/s72-c/edif%40+center+founder2.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (edibaharifadil)</author></item></channel></rss>