<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan bro eser</title>
	<atom:link href="https://eserzone.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eserzone.com/</link>
	<description>Tempat berbagi cerita dan berbagi berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Mar 2025 13:11:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Saat Hidup Berdiakonialah</title>
		<link>https://eserzone.com/saat-hidup-berdiakonialah/</link>
					<comments>https://eserzone.com/saat-hidup-berdiakonialah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 15:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eserzone.com/?p=2782</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Januari tahun 2025 ini. Rasanya seperti baru minggu yang lalu kita merayakan tahun baru. Tapi itulah hidup, memang singkat adanya. Masa hidup manusia di dunia terbatas. Perumpamaan yang diceritakan Yesus juga menyiratkan hal tersebut. Siapa pun dan apa pun kedudukannya, orang kaya maupun orang miskin akan meninggalkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/saat-hidup-berdiakonialah/">Saat Hidup Berdiakonialah</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Saat-Hidup-Berdiakonialah.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2784" src="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Saat-Hidup-Berdiakonialah.jpg" alt="Saat Hidup Berdiakonialah" width="650" height="650" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Saat-Hidup-Berdiakonialah.jpg 650w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Saat-Hidup-Berdiakonialah-300x300.jpg 300w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Saat-Hidup-Berdiakonialah-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></a>Tidak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Januari tahun 2025 ini. Rasanya seperti baru minggu yang lalu kita merayakan tahun baru. Tapi itulah hidup, memang singkat adanya. Masa hidup manusia di dunia terbatas. Perumpamaan yang diceritakan Yesus juga menyiratkan hal tersebut. Siapa pun dan apa pun kedudukannya, orang kaya maupun orang miskin akan meninggalkan dunia ini bila sudah tiba ajalnya. Namun kematian di dunia yang fana ini bukanlah akhir bagi manusia, sebagaimana tergambar dalam Injil Lukas 16:19-31.</p>
<p>Perumpamaan yang diceritakan Yesus ini tentu saja berhubungan dengan keadaan sosial dan keagamaan yang terjadi di tengah masyarakat Yahudi pada saat itu. Ada dua sosok dari pembacaan kita tadi yaitu orang kaya dan ada orang miskin. Namun yang hendak disorot oleh Yesus adalah gaya hidup seorang kaya yang sehari-hari hidup dalam kesenangan dan kemewahan namun tidak peduli dan tidak berbuat apa-apa untuk menolong orang yang sangat miskin dan menderita, yang selalu dilihatnya.</p>
<p>Dari pakaian yang dikenakannya; jubah ungu yang mahal, orang kaya itu mempunyai kedudukan penting. Pada saat itu orang yang memakai baju ungu dengan kain halus (sutra) yang berharga sangat mahal hanya digunakan oleh raja atau para bangsawan. Itu artinya, orang kaya itu semestinya lebih memiliki kesadaran untuk berbuat sesuatu terhadap sesama yang benar- benar membutuhkan pertolongannya.</p>
<p>Memang orang kaya itu tidak mengusir pengemis yang datang mendekat kepadanya yang menunggu sisa-sisa makanan yang dibuang dari meja makannya. Namun kenyataannya bahwa orang kaya itu tidak memberi perhatian secara langsung terhadap Lazarus yang kondisinya sangat memprihatinkan. Di sinilah letak kesalahan dari orang kaya itu. la tidak berbuat kebaikan yang wajib untuk dilakukannya.</p>
<p>Orang menjadi berdosa bukan saja karena berbuat kejahatan tetapi juga karena tidak berbuat kebaikan yang sanggup dilakukannya. Apalagi orang kaya itu selalu menampilkan kemewahan, kekayaan dan kesenangan.</p>
<p>Pembacaan dalam Lukas 16:19-31 mengingatkan kita semua yang mempunyai kemampuan terutama orang-orang kaya untuk dapat menolong sesama yang miskin dan menderita apalagi mereka yang nyata-nyata berada di depan mata. Tuhan sama sekali tidak melarang orang untuk menjadi kaya. Tuhan tak pernah memusuhi orang kaya. Justru Tuhanlah yang telah memberi berkat sehingga orang dapat menjadi kaya dan menikmati buah dari kerja kerasnya. Namun yang tidak dikehendaki Tuhan adalah jika seseorang memanfaatkan kekayaannya hanya untuk kesenangan diri sendiri.</p>
<p>Namun jangan juga niat untuk membantu sesama dibungkus dengan sebuah modus. Memberikan donasi kepada mereka yang membutuhkan namun selalu mengunggah foto atau video ke media sosial dengan tujuan untuk mencari pengakuan dari orang lain. Atau yang sekarang lagi trending, orang memberi bantuan namun memonetise lewat video di channel youtube.</p>
<p>Cerita tentang orang kaya dan Lazarus mengajarkan kita bahwa manusia diberikan segala petunjuk bagaimana semestinya kita menunjukkan kepedulian kepada sesama. Berdiakonia disini tidak sebatas memberi bantuan materi kepada orang miskin. Beberapa diakonia yang bisa kita lakukan seperti:</p>
<ol>
<li>Menyumbangkan ide/gagasan ataupun tenaga kita untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan bantuan.</li>
<li>Ketika terpilih dalam kepanitiaan atau tugas pelayanan, memberi diri sepenuhnya dalam pelayanan</li>
<li>Terlibat aktif dalam pembangunan rumah Tuhan dengan memberikan diri (tenaga) untuk pekerjaan pembangunan rumah Tuhan</li>
</ol>
<p>Mari pergunakan kehidupan yang telah Tuhan berikan kepada kita untuk membantu sesama. Setidaknya ketika kita tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain, kita tidak menjadi batu sandungan. AMIN</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/saat-hidup-berdiakonialah/">Saat Hidup Berdiakonialah</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/saat-hidup-berdiakonialah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tepatilah Nazarmu</title>
		<link>https://eserzone.com/tepatilah-nazarmu/</link>
					<comments>https://eserzone.com/tepatilah-nazarmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 13:51:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eserzone.com/?p=2770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam menjalani kehidupan kita pernah bernazar atau berjanji baik itu antara kita sesama manusia (hubungan antar orang tua-anak, saudara, rekan kerja), maupun nazar kita kepada Tuhan.  Kita mungkin juga masih mengingat bagaimana masa kecil kita, ketika mendapatkan hukuman dari orang tua karena kenakalan kita, kita berjanji untuk tidak lagi mengulangi hal tersebut. Akan tetapi pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/tepatilah-nazarmu/">Tepatilah Nazarmu</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-uagb-image aligncenter uagb-block-a4c00d23 wp-block-uagb-image--layout-default wp-block-uagb-image--effect-static wp-block-uagb-image--align-center"><figure class="wp-block-uagb-image__figure"><img decoding="async" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tepatilah-Nazarmu.jpg ,https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tepatilah-Nazarmu.jpg 780w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tepatilah-Nazarmu.jpg 360w" sizes="auto, (max-width: 480px) 150px" src="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tepatilah-Nazarmu.jpg" alt="" class="uag-image-2774" width="810" height="810" title="Tepatilah Nazarmu" loading="lazy" role="img"/></figure></div>


<p>Dalam menjalani kehidupan kita pernah bernazar atau berjanji baik itu antara kita sesama manusia (hubungan antar orang tua-anak, saudara, rekan kerja), maupun nazar kita kepada Tuhan.  Kita mungkin juga masih mengingat bagaimana masa kecil kita, ketika mendapatkan hukuman dari orang tua karena kenakalan kita, kita berjanji untuk tidak lagi mengulangi hal tersebut. Akan tetapi pada keesokan harinya terkadang kita mengulangi kenakalan-kenakalan kita.</p>
<p>Beberapa bulan lalu kita mendengarkan berbagai &#8220;janji manis&#8221; yang disampaikan oleh mereka yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR/DPRD bahwa jika sampai terpilih orang tersebut akan memberi sesuatu untuk kepentingan banyak orang. Bahkan di saat ini juga dimasa kampanye pemilihan kepala daerah, kita sering mendengar janji-janji manis yang dikeluarkan oleh mereka yang mengikuti kontestasi politik. Bahkan terkadang ada orang yang lebih mementingkan untuk mendengarkan panggilan tim sukses untuk mengikuti kampanye dan mendengarkan janji-janji politik dibandingkan mendengarkan panggilan dari pelayanan Tuhan untuk datang beribadah.</p>
<p>Itulah realita yang terjadi saat ini. Anak berjanji kepada orang tua/begitu juga sebaliknya, kita berjanji kepada orang-orang yang ada di dekat kita, berjanji kepada suami/istri/pacar, rekan kerja bahkan terkadang berjanji kepada Tuhan.  Memang ada yang menepatinya, tapi tidak sedikit juga yang tidak menepatinya. Orang terkadang gampang mengucapkan janji tapi dengan mudahnya juga mengingkari janji yang sudah diucapkan.</p>
<p>Sebagai pengikut Kristus, tentu hal ini tidak memberi contoh yang baik. Terlebih kalau mengucapkan janji kepada Tuhan Allah dan tidak ditepati. Kenapa hal ini bisa terjadi? Biasanya pikiran seseorang berubah setelah keinginannya terpenuhi atau lupa dengan janjinya. Dia tidak menyadari kalau apa yang diucapkannya dapat berakibat fatal, terutama kalau berjanji pada Tuhan Allah. Ada yang berjanji kalau usahanya berhasil/hasil kebuh berhasil maka dia akan mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhan. Tapi ketika Tuhan memberikan berkat yang lebih dia mulai hitung-hitungan dengan Tuhan.</p>
<p>Jika kita menilik latar belakang dari Yefta ini, ia adalah seorang yang gagah perkasa anak dari Gilead sedangkan ibunya adalah seorang perempuan sundal (Hakim-hakim 11:1). Dan setelah besar ia di usir oleh saudara-saudaranya dari istri Gilead yang sah karena mereka menganggap bahwa dia anak dari perempuan lain dan tidak berhak mendapatkan milik pusaka dari Gilead. Setelah diusir oleh saudara-saudarnyanya, ia menetap di tanah Tob dan bergabung dengan para petualang  yaitu para perampok, lalu Yefta diangkat sebagai pemimpin mereka. Yefta tinggal di lingkungannya yang baru, dia pantang menyerah dan dia berhasil menjadi seorang pahlawan gagah perkasa. Karena Yefta tumbuh menjadi seorang yang bijak dan takut Tuhan, ia selalu bertanya dan membawa seluruh perkaranya kepada Tuhan Allah.</p>
<p>Nah, pada saat itu bangsa Israel sedang berada dalam penindasan bani Amon dan pada saat itu bangsa Israel belum memiliki seorang raja. Pemimpin saat itu adalah seorang hakim yang dipilih dari suku Israel dan berfungsi sebagai panglima perang dan pemimpin umat seperti hakim Yefta. Kenapa umat Israel pada saat mengalami penindasan oleh Bani Amon selama 18 tahun? Karena mereka melakukan yang jahat dimata Tuhan yaitu beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, allah orang aram, allah orang Sidon, allah orang Moab, allah bani Amon,  allah orang Filistin dan telah meninggalkan Tuhan yang membawa mereka keluar dari Tanah Mesir (Hakim-hakim 10:6-18).</p>
<p>Ketika berada pasa saat terpuruk inilah umat Israel bertobat dan kembali beribadah kepada Tuhan. Akhirnya para pemimpin suku Israel berkumpul dan berunding untuk mencari seorang pemimpin untuk memimpin mereka berperang melawan orang Amon. Hingga akhirnya para tua-tua yang ada di Gilead mencari Yefta seorang yang gagah perkasa ke tanah Tob dan mengangkat dia menjadi hakim atas mereka. </p>
<p>Ketika dipilih untuk memimpin, Hal pertama yang dilakukan Yefta adalah berunding untuk mengatasi masalah bukan dengan kekerasan atau peperangan. Oleh karena itu Yefta mengirimkan utusan kepada raja bani Amon. Akan tetapi apa yang disampaikan oleh utusan Yefta tidak didengar oleh raja bani Amon maka peperanganpun tidak terhindarkan. Dan sebelum peperangan terjadi Yefta bernazar kepada Tuhan: bahwa kalau sampai bani Amon jatuh ketanganku, maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku pada waktu aku kembali dengan selamat  dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan Tuhan dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran. Disinilah kesalahan Yefta, dia tidak berpikir secara seksama bagaimana jika nantinya yang akan menyambutnya ketika pulang adalah istri atau anak tunggalnya?</p>
<p>Karena tuntunan dan penyertaan Tuhan maka Yefta diberi kemenangan oleh Tuhan Allah. Yefta mengalahkan bani Amon dengan mudah bukan semata-mata karena ia gaga perkasa atau karena pengalaman dan kehebatannya, tapi karena Tuhan Allah yang menyerahkan atau yang berperang melawan para musuhnya.</p>
<p>Saat kembali ke rumahnya di Mizpa, Yefta tidak membayangkan kalau yang pertama keluar menyambutnya dari rumahnya adalah anak gadis satu-satunya dengan tarian rebana. Dugaannya salah, Yefta mungkin berpikir yang pertama dia temui untuk menyambutnya adalah binatang dan bukan anaknya. Melihat kenyataan itu, Yefta mengoyakkan bajunya, ia sangat sedih dan hatinya hancur tanda penyesalan. Mungkin Yefta berharap anak gadisnya akan menjadi penerusnya dengan menikah untuk kelangsungan keturunannya.</p>
<p>Kendati keputusannya sangat dilematis, namun Yefta lebih memilih memenuhi komitmen pribadinya kepada Tuhan Allah. Perjuangan batin yang sangat sulit, tapi itulah pengambilan keputusan terbaik Yefta maupun anaknya yang bersedia memenuhi nazar dan menghormati ayahnya. Sang anak satu-satunya menjadi support sistem sang ayah untuk memenuhi komitmen nazar ayahnya.</p>
<p>Orang Kristen yang sejati haruslah memiliki integritas yang tinggi seperti yang ditunjukkan oleh Yefta sehingga apa yang keluar dari mulut itu juga yang akan dia tepati. Maka untuk semakin memotivasi kita untuk memiliki integritas mari kita belajar dari Hakim Yefta seperti yang kita baca tadi.</p>
<p>Apa yang dapat kita pelajari dari hakim Yefta?</p>
<ol>
<li>Tuhan dapat memakai siapa saja apapun latar belakang kita. Kalaupun masa lalu kita suram, tinggalkanlah semua itu, berfokuslah pada hal-hal yang baik yang akan kita lakukan hari ini dan hari-hari selanjutnya. Jangan kita merasa minder dan rendah diri dalam persekutuan jemaat. Jangan pernah berkata saya hanya jemaat biasa, saya berasal dari latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Ingatlah ketika kita ditunjuk untuk menjadi pemimpin dalam organisasi gereja/panitia, yakin dan percayalah sesungguhnya Tuhanlah yang memilih kita lewat para pelayan khusus. Yefta adalah orang yang dikucilkan oleh saudara-saudaranya karena dia anak dari perempuan sundal. Namun ketika Tuhan sudah memakai Yefta dia berhasil menjadi seorang hakim/pemimpin bagi bangsa Israel, karena roh Tuhan ada bersama-sama dengan dia.</li>
<li>Tepatilah setiap janji yang engkau ucapkan. Integritas seperti inilah yang harus dimiliki oleh orang Kristen disaat ini, ketika orang-orang lain suka mengingkari janji sebagai orang Kristen kita harus menjadi pembeda yakni orang yang selalu menepati janji apalagi janji antara kita dengan Tuhan. Contoh hal terkecil, ketika dipilih menjadi panitia acara gereja. Ketika ditanyakan kita sering menjawab saya mengaku bersedia berjanji dengan segenap hati. Oleh karena itu lakukanlah itu dengan segenap hati seperti apa yang kita ucapkan. Mulailah menepati janji dari hal-hal terkecil sehingga ketika kita diberikan kepercayaan yang besar oleh Tuhan, kita akan bisa menjalankannya dengan baik. Dan pasti Tuhan akan mempercayakan perkara yang besar kepada kita jika kita setia terhadap perkara-perkara yang kecil.</li>
<li>Berpikirlah dengan tenang dan penuh hikmat sebelum mengucapkan sebuah nazar, jangan sampai itu menjadi bumerang bagi kita.Jangan sampai karena menuruti perasaan yang sedang kita rasakan, kita menjerat hati nurani kita sendiri dan melibatkan diri kita dalam rupa-rupa kebingungan</li>
<li>Jadilah suport sistem yang terbaik bagi sesama anggota keluarga kita. Jika suami/istri/anak ato orang tua bernazar kepada Tuhan dan Tuhan menjawab permintaan pasangan/anak kita, mari kita support pasangan kita sehingga sebagaimana yang ditunjukkan oleh anak Yefta. Jangan sampai kita menyampaikan pernyataan/pertanyaan sehingga membuat pasangan kita berpikir-pikir untuk menepati nazar yang sudah dibuat</li>
</ol>
<p>Ingat, di depan manusia kita boleh bersandiwara tapi di hadapan Tuhan tidak boleh. Oleh karena itu tepatilah nazarmu, AMIN</p><p>The post <a href="https://eserzone.com/tepatilah-nazarmu/">Tepatilah Nazarmu</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/tepatilah-nazarmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seru-seruan di Kopdar Perdana VES Community Chapter Sulawesi Utara</title>
		<link>https://eserzone.com/seru-seruan-di-kopdar-perdana-ves-community-chapter-sulawesi-utara/</link>
					<comments>https://eserzone.com/seru-seruan-di-kopdar-perdana-ves-community-chapter-sulawesi-utara/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2017 13:33:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Manado]]></category>
		<category><![CDATA[VES Community]]></category>
		<category><![CDATA[VES Community Chapter Sulawesi Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2395</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah lama tak merasakan aroma kopi darat atau yang lebeh akrab dengan sebutan Kopdar, akhirnya Sabtu 12 Agustus 2017 saya kembali bisa merasakan nuansa kopi darat dengan sekumpulan orang yang memiliki minat yang sama dengan mobil bergenre jip dari pabrikan asal Jepang yakni Suzuki. Ves Community merupakan wadah yang mempertemukan kami sehingga para pengguna Vitara/Grand [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/seru-seruan-di-kopdar-perdana-ves-community-chapter-sulawesi-utara/">Seru-seruan di Kopdar Perdana VES Community Chapter Sulawesi Utara</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama tak merasakan aroma kopi darat atau yang lebeh akrab dengan sebutan Kopdar, akhirnya Sabtu 12 Agustus 2017 saya kembali bisa merasakan nuansa kopi darat dengan sekumpulan orang yang memiliki minat yang sama dengan mobil bergenre jip dari pabrikan asal Jepang yakni Suzuki. Ves Community merupakan wadah yang mempertemukan kami sehingga para pengguna Vitara/Grand Vitara, Escudo dan Sidekick yang ada di Sulawesi Utara boleh terkumpul dan membentuk sebuah wadah yang bernama Ves Community Chapter Sulawesi Utara.</p>
<p>Dikutip dari grup resmi <strong><a href="https://www.facebook.com/groups/VES.Community/" target="_blank" rel="noopener">Ves Community yang ada di Facebook</a></strong>, VES Community sendiri diperuntukan untuk semua Pemilik, Pemakai atau Pecinta Suzuki jenis Jip seperti Vitara Escudo Sidekick Escudo 1.6 Escudo 2.0 Grand Escudo XL7 Grand Vitara New Grand Vitara New Grand Escudo. Berangkat dari kesamaan akan hobby dengan mobil-mobil besutan Suzuki, maka kami para pengguna Vitara/Grand Vitara, Escudo dan Sidekick yang berdomosili di Sulawesi Utara membentuk sebuah &#8220;keluarga kecil&#8221; yang bernaung di bawah bendera Ves Community.</p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/logo-ves-community.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2409" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/logo-ves-community.jpg" alt="logo ves community" width="600" height="147" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/logo-ves-community.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/logo-ves-community-300x74.jpg 300w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/logo-ves-community-596x147.jpg 596w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a>Ide untuk membentuk VES Community Chapter Sulawesi Utara berawal dari cuitan-cuitan di Facebook yang kemudian berlanjut ke obrolan via Whatsup yang dikoordinir oleh om Jack Tampa penunggang Vitara biru warga Sulawesi Utara (Tondano) yang bekerja di pulau borneo. Dari obrolan di whatsup akhirnya kami menyepakati untuk bertemu secara langsung alias kopi darat. Kopi daratpun dijadwalkan bertepatan dengan jadwal kepulangan om Jack ke bumi nyiur melambai. Akhirnya berdasarkan suara terbanyak, jadwal kopdar ditetapkan pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 pukul 15.00 di Rumah Kopi Billy yang ada di kawasan Megamas Manado. Memang tak semua anggota Ves Community Chaptep Sulawesi Utara yang bisa hadir pada kesempatan tersebut dikarenakan beberapa anggota memiliki kesibukan yang tak bisa ditinggalkan.</p>
<blockquote><p>Oh ya bro/sis, ada beberapa alasan yang membuat saya bergabung dengan Ves Community:</p></blockquote>
<ol>
<li>Alasan pertama tentu saja karena saya pengguna Grand Vitara.</li>
<li>Kebutuhan akan informasi mengenai sparepart. Harus diakui bahwa ketersediaan akan sparepart di Manado untuk Grand Vitara sangat terbatas, jangankan di bengkel-bengkel yang bertebaran di Manado, di Dealer resmi saja sering memenumi kesulitan mendapatkan sparepart yang saya cari. Dan untuk alasan ini, juga diiyakan oleh kebanyakan member saat kopdar sabtu yang lalu.</li>
<li>Ves Community bukanlah klub mobil yang bersifat mengikat, jadi setiap member Ves Community tidak dilarang untuk bergabung dengan klub otomotif lain. Untuk yang satu ini menjadi salah satu poin yang saya sukai karena saya sendiri sudah mendaftar menjadi anggota ID GV (Indonesia Grand Vitara) Manado.</li>
<li>Ves Community banyak menyelenggarakan kegiatan sosial hal ini menjadi salah satu pertimbangan saya bergabung dengan keluarga besar Ves Community. Tanpa menyepelekan berbagai kegiatan otomotif yang diselenggarakan klub-klub otomotif, tapi bagi saya dampak langsung yang dirasakan masyarakat akan akan lebih bermakna/bermanfaat dibanding kegiatan lain yang lebih condong ke hura-hura&#8230;</li>
<li>Rasa kebersamaan yang kuat dikeluarga besar VES. Saat musim mudik beberapa waktu yang lalu, meskipun saya seorang Nasrani, tapi saya sering memantau aktifitas mudik (yang konon katanya hanya ada di Indonesia) baik lewat layar kaca maupun lewat social media. Disana saya melihat rasa kebersamaan yang begitu kuat dimana ketika ada kendaraan anggota VES yang bermasalah dalam perjalanan, maka anggota VES yang berada/berdekatan dengan lokasi anggota VES yang mobilnya bermasalah langsung membantu. Ini yang tidak saya temukan dibeberapa grup/komunitas otomotif yang saya follow di social media.</li>
</ol>
<p>Meski sempat molor dari jam yang ditentukan dan lokasi pertemuan bergeser ke depan McD (rumah kopi billy padat dengan pengunjung termasuk tempat parkirnya), akhirnya beberapa pengguna Vitara, Grand Vitara dan Escudo mulai berdatangan. Setelah lama menunggu akhirnya om Jack yang merupakan koordinator yang mengumpulkan kami para pengguna Vitara/Grand Vitara, Escudo di Sulut datang dengan membawa ole-ole yaitu stiker resmi Ves Community, cek penampakan stikernya di bawah ini<a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Stiker-VES-Community-Chapter-Sulawesi-Utara.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2400" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Stiker-VES-Community-Chapter-Sulawesi-Utara.jpg" alt="Stiker VES Community Chapter Sulawesi Utara" width="600" height="406" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Stiker-VES-Community-Chapter-Sulawesi-Utara.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Stiker-VES-Community-Chapter-Sulawesi-Utara-300x203.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Kedatangan om Jack makin &#8220;memanaskan&#8221; pembicaraan mengenai seluk beluk dunia otomotif apa terlebih ketika topik mulai membahas tentang modifikasi Vitara/Grand Vitara dan Escudo. Racun modifikasi kembali mulai menyebar kedalam pemikiran saya yang memang sejak pertama kali menggunakan Grand Vitara berniat untuk mengubah tampilan si badak bergaya off road. Panas sore yang menyerang tak menyurutkan niat kami untuk beranjak dari tempat tersebut, malahan topik pembicaraan semakin hot saja.</p>
<p>Ketika matahari mulai masuk kedalam peraduan dan lokasi parkir mulai tak sanggup lagi menampung mobil Vitara/Grand Vitara dan Escudo yang mulai berjejer rapi, maka kamipun memutuskan untuk berpindah lokasi ke samping lapangan basket (masih di kawasang mega mas) untuk kemudian menempelkan stiker khas Ves Community yang dibawa langsung oleh om Jack dari pulau Borneo sambil menunggu beberapa anggota yang memang sudah mengkonfirmasi kedatangan mereka.</p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-4.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2404" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-4.jpg" alt="" width="600" height="397" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-4.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-4-300x199.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2402" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg" alt="" width="600" height="325" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10-300x163.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-6.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2406" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-6.jpg" alt="" width="600" height="378" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-6.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-6-300x189.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-8.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2401" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-8.jpg" alt="" width="600" height="373" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-8.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-8-300x187.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a> <a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2402" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg" alt="" width="600" height="325" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara10-300x163.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a> <a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-2.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2403" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-2.jpg" alt="" width="600" height="384" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-2.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-2-300x192.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p>Selesai menempelkan stiker ke kendaraan masing-masing, acara dilanjutkan dengan foto bersama. Semua kewajiban yang harus dilakukan ketika terjadi sebuah pertemuan tak terkecuali saat kopi darat, apalagi saat badak kesayangan telah disematkan stiker resmi Ves Community.</p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2408" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-1.jpg" alt="" width="600" height="366" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-1.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-1-300x183.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a></p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2407" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara.jpg" alt="Kopdar Perdana VES Community chapter Sulawesi Utara" width="600" height="378" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Kopdar-Perdana-VES-Community-chapter-Sulawesi-Utara-300x189.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a>Malam mulai menjemput namun acara bukannya berakhir malah berlanjut ke sesi ke 3, nongkrong di warung kopi sambil melanjutkan obrolan mengenai komunitas Ves Community dan seluk beluk mobil Vitara, Grand Vitara dan Escudo. Dari obrolan di warkop Red Corner maka kamipun bersepakat untuk mempercayakan koordinator Ves Community chapter Sulawesi Utara kepada anggota yang tertua yaitu om Welson sang penunggang Vitara merah. Sengaja kami tidak memilih Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara dalam komunitas kami karena sesuai dengan situasi di Ves Community pusat bahwa tidak ada yang menjadi Ketua dalam komunitas, yang ada hanyalah koordinator.</p>
<p>Selain menetapkan koordinator, kamipun membicarakan mengenai beberapa rencana kegiatan yang akan kami laksanakan kedepan. Mungkin berbeda dengan klub mobil lainnya yang ada di Sulawesi Utara, Ves Community chapter Sulawesi Utara akan lebih mengedepankan kegiatan sosial yang memiliki dampak langsung di tengah masyarakat Sulawesi Utara seperti yang sering dilakukan VES Community yang ada di pusat maupun chapter yang tersebar diseluruh Indonesia.</p>
<p>Malampun makin larut, raungan suara knalpot makin menggema dikawasan megamas yang memang terkenal sangat ramai ketika malam minggu tiba. Waktu di handphone saya menunjukan sekitar pukul 23.00 ketika kami sepakat untuk mengakhiri pertemuan perdana yang begitu berkesan. Semoga &#8220;keluarga kecil&#8221; bisa erat terjalin sekaligus Ves Community Chapter Sulawesi Utara bisa memberikan manfaat bagi masyarakat nyiur melambai&#8230; One unity one hope, salam satu aspal!</p>
<p>By the way in the bus way, 12 Agustus mungkin bisa ditetapkan sebagai hari lahirnya Ves Community chapter Sulawesi Utara. Semoga kita bisa terus tumbuh dan memberikan nuansa positif ditengah semakin macetnya Kota Manado <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/seru-seruan-di-kopdar-perdana-ves-community-chapter-sulawesi-utara/">Seru-seruan di Kopdar Perdana VES Community Chapter Sulawesi Utara</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/seru-seruan-di-kopdar-perdana-ves-community-chapter-sulawesi-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>34</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berharap Tak &#8220;Mati Suri&#8221; Lagi&#8230;.</title>
		<link>https://eserzone.com/berharap-tak-mati-suri-lagi/</link>
					<comments>https://eserzone.com/berharap-tak-mati-suri-lagi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2017 11:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akhirnya setelah &#8220;mati suri&#8221; lebih dari setahun, jemari ini kembali lagi menari diatas papan keyboard untuk bertualang kedunia maya (baca: blogging) mencari sebuah kepuasan yang tidak ditemukan didunia nyata. Ada beberapa hal yang menyebabkan jemari ini seolah enggan menari dilaman eserzone.com yang telah mengenalkan saya kepada orang-orang hebat. Namun dari semua alasan tersebut, dapat disimpulkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/berharap-tak-mati-suri-lagi/">Berharap Tak &#8220;Mati Suri&#8221; Lagi&#8230;.</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_2392" aria-describedby="caption-attachment-2392" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Blog-Mati-Suri.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-2392 size-full" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Blog-Mati-Suri.jpg" alt="Blog Mati Suri" width="800" height="547" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Blog-Mati-Suri.jpg 800w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Blog-Mati-Suri-300x205.jpg 300w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Blog-Mati-Suri-768x525.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2392" class="wp-caption-text">Sempat tidak bisa diupdate karena disk space penuh</figcaption></figure></p>
<p>Akhirnya setelah &#8220;mati suri&#8221; lebih dari setahun, jemari ini kembali lagi menari diatas papan keyboard untuk bertualang kedunia maya (baca: blogging) mencari sebuah kepuasan yang tidak ditemukan didunia nyata. Ada beberapa hal yang menyebabkan jemari ini seolah enggan menari dilaman eserzone.com yang telah mengenalkan saya kepada orang-orang hebat. Namun dari semua alasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa alasan yang paling logis adalah MALAS.</p>
<p>Sebenarnya kalau dibilang malas untuk ngeblog itu tidak sepenuhnya benar (sedikit ngeles) karena saya menggarap beberapa blog untuk dijadikan sebagai ladang uang (berharap demikian) dan sebagian lagi dijadikan sebagai sumber backlink, maklum termakan hasutan Bryan &amp; Dedi untuk mengais recehan didunia maya. Terlepas dari pro kontra yang disematkan kepada kami para pemburu $/Rp yang dipanggil blogger matre, saya sendiri tidak terlalu mengambil pusing dengan panggilan tersebut selama aktifitas yang saya lakukan tidak melanggar hukum dan tidak mengabaikankan tugas kerja utama di kantor sebagai seorang ASN.</p>
<p>Banyak hal yang dilewatkan selama satu tahun vakum berkelana didunia blogging dan berinteraksi dengan sahabat-sahabat blogger. Berbagai gosip panas yang ramai dibicarakan di sosial media yang menuai pro dan kontra yang biasanya saya ikutan nimbrung dan menanggapinya lewat sebuah catatan di blog jadul ini akhirnya dibiarkan sebatas draft hingga akhirnya gosip-gosip tersebut menunjukkan kebenarannya beberapa bulan kemudian.</p>
<p>But, sebelum jemari ini menari tuk sekedar merangkai sederat kalimat diblog ini, diri ini sempat terlebih dahulu berkelana kebeberapa rumah (baca: blog) dari para sahabat blogger/seleb blogger. Dan yang saya temui ternyata tidak hanya saya sendiri yang &#8220;mati suri&#8221; didunia blogging. Dari aktifitas blogwalking saya dapati bahwa banyak rekan blogger yang dulunya aktif ngeblog sekarang sudah jarang lagi memposting tulisan terbaru. Entah apa yang menjadi penyebabnya, tapi saya melihat mereka cukup aktif dimedia sosial&#8230; Dari sekian banyak sahabat blogger yang saya sering sambangi, 2 orang sobat blogger masih konsisten mengurus blog mereka. Kedua orang tersebut yakni Ranny Affandi sang pemilik <a href="http://www.hujanpelangi.com/" target="_blank" rel="noopener">hujanpelangi.com</a> dan Dwi Wahyudi juragan blog dari Borneo pengasuh <a href="http://www.bloggerborneo.com/" target="_blank" rel="noopener">bloggerborneo.com</a></p>
<p>Ah,, seandainya diri ini bisa saja meluangkan sedikit waktu untuk terus eksis didunia blogging, tentu saja blog ini bisa sedikit terurus, tidak banyak komentar SPAM yang datang tuk sekedar berburu Backlink, tidak bisa diupdate karena Disk Space CPanel sudah penuh. Itu cerita saya, bagaimana dengan blog Anda bro/sis? Masih terawat baik, mati suri ataukah mati total?</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/berharap-tak-mati-suri-lagi/">Berharap Tak &#8220;Mati Suri&#8221; Lagi&#8230;.</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/berharap-tak-mati-suri-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Pertama Terbang Bersama Citilink</title>
		<link>https://eserzone.com/pengalaman-pertama-terbang-bersama-citilink/</link>
					<comments>https://eserzone.com/pengalaman-pertama-terbang-bersama-citilink/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2016 05:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travel Story]]></category>
		<category><![CDATA[Citilink]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[LCC]]></category>
		<category><![CDATA[Low Cost Carrier]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai lcc]]></category>
		<category><![CDATA[maskapai murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lama sudah tak menggauli blog ini, padahal salah satu resolusi tahun ini adalah kembali aktif menekuni &#8220;profesi seksi&#8221; yang lama ditinggalkan yakni menjadi seorang Blogger. Niat ingin meninggalkan dunia blogging memang sempat terlintas dipikiran akhir-akhir ini, apa terlebih beban pekerjaan yang bertambah semenjak saya dipercayakan memagang sebuah tanggung jawab kecil di tempat kerja saya. Akan berbagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/pengalaman-pertama-terbang-bersama-citilink/">Pengalaman Pertama Terbang Bersama Citilink</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lama sudah tak menggauli blog ini, padahal salah satu resolusi tahun ini adalah kembali aktif menekuni &#8220;profesi seksi&#8221; yang lama ditinggalkan yakni menjadi seorang Blogger. Niat ingin meninggalkan dunia blogging memang sempat terlintas dipikiran akhir-akhir ini, apa terlebih beban pekerjaan yang bertambah semenjak saya dipercayakan memagang sebuah tanggung jawab kecil di tempat kerja saya. Akan berbagai cerita cinta selama menekuni dunia blogging selalu membuat diri ini enggan meninggalkan dunia yang sudah lama saya tekuni.</p>
<p>Ok, kembali ke laptop&#8230;. Ocehan kali ini tentang sebuah pengalaman saya menggunakan jasa yang ditawarkan oleh salah satu maskapai kategori LCC (Low Cost Carrier) atau maskapai dengan tarif murah. Terus terang saja, setelah pengalaman meneganggkan beberapa waktu lalu saat tugas luar daerah ke Ambon, saya seolah-olah tak ingin lagi menggunakan maskapai kategori LCC&#8230;. (Tulisan ini murni review dari saya saat menggunakan jasa maskapai ini, bukan pesanan dari pihak lain)</p>
<p>Akan tetapi karena keadaan mendesak, maka akhirnya pada perjalanan ke Makassar pada tanggal 19 April lalu akhirnya saya menggunakan maskapai kategori LCC dan pilihan saya waktu itu yaitu menggunakan maskapai Citilink. Bagi saya, ini akan menjadi pengalaman pertama terbang menggunakan Citilink, sebuah anak perusahaan dari Garuda Indonesia.</p>
<p>Ada beberapa alasan yang membuat saya menjatuhkan pilihan kepada Citilink yaitu pertama saya sedikit trauma dengan maskapai LCC milik L&#8230; A.. saat perjalanan ke Ambon beberapa waktu lalu, kedua saya ingin mencoba layanan Citilink, dan yang ketiga dan merupakan faktor utama yaitu Citilink merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia&#8230;</p>
<p>Terus terang pada waktu itu yang terlintas di pikiran saya bahwa saya akan menggunakan maskapai dengan pesawat tua, maklum ketika bertanya ke beberapa teman banyak yang lebih menyarankan untuk berangkat menggunakan maskapai  L&#8230; A.. Akan tetapi karena niat kuat untuk mencoba layanan Citilink, akhirnya enam jam sebelum keberangkatan saya memutuskan untuk menggunakan jasa maskapai yang didominasi warna hijau.</p>
<p>Pemesanan tiketpun dilakukan melalui web resmi citilink <strong><a href="https://www.citilink.co.id/" target="_blank">www.citilink.co.id</a></strong> dan selanjutnya saya memilih melakukan pembayaran lewat indomaret (padahal biasanya saya melakukan pembayaran tiket pesawat menggunakan kartu kredit). Akhirnya tiketpun diamankan dengan kode penerbnangan QG 721. Oh ya, ada hal yang berbeda saat melakukan pemesanan tiket pesawat di citilink dibandingkan ketika saya terbang menggunakan maskapai lainnya yaitu saat memilih tempat duduk ternyata kita diharuskan untuk membayar sejumlah uang dengan besaran yang berbeda tergantung urutan tempat duduk (semakin kedepan semakin mahal harga tempat duduk). Sayapun akhirnya memilih mengeluarkan uang 30.000 untuk tempat duduk nomor 6A.</p>
<p><figure id="attachment_2310" aria-describedby="caption-attachment-2310" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Pesawat-Citilink.jpg" rel="attachment wp-att-2310"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2310" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Pesawat-Citilink.jpg" alt="Pesawat Citilink" width="650" height="412" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Pesawat-Citilink.jpg 650w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Pesawat-Citilink-300x190.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2310" class="wp-caption-text">Pesawat Citilink | Fotohttps://www.instagram.com/citilink/</figcaption></figure></p>
<p>Satu jam sebelum jadwal keberangkatan saya sudah berada di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Setelah urus sana urus sini, periksa ini periksa itu akhirnya saya berada di ruang tunggu bandara. Pukul 16.05 (waktu keberangkatan) saya belum juga naik pesawat, bahkwa pesawatnya belum ada. Saya sendiri berpikiran itu hal yang wajar, toh maskapai LCC lainnya memang sering terlambat bahkan dua tahun yang lalu saya sempat merasakan penundaan penerbangan hingga 3 jam.</p>
<p>Sekitar pukul 16.15 akhirnya pesawat yang akan saya tumpangi ke Makassar mendarat di bumi nyiur melambai. Tak menunggu waktu yang lama, kamipun akhirnya naik ke pesawat Citilink tujuan Makassar. Saat tiba dipesawat saya sedikit terkejut karena ternyata saya terbang dengan pesawat yang kelihatannya masih baru (Airbus). Selama penerbangan dari Manado menuju Makassar perjalanan berjalan dengan lancar, pramugara dan pramugari berseragam hijau terlihat beberapa kali mondar mandir dari depan ke belakang begitupun sebaliknya.</p>
<p>Satu jam lebih mengudara, akhirnya pesawat yang kami tumpangi mendarat dengan mulus di Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Pengalaman pertama terbang bersama Citilink diwaktu itu bagi saya terasa nyaman, jarak antara kursi penumpangpun sepertinya libih luas dibanding maskapai LCC lain yang saya gunakan (atau ini hanya perasaan saya saja?)</p>
<p>Sayapun saat itu bertekad untuk kembali menggunakan jasa maskapai Citilink saat kembali ke Manado. Dan pada tanggal 23 April ketika hendak pulang ke Manado, kembali saya menggunakan jasa Citilink. Perjalanan Makassar ke Manado dengan kode penerbangan QG 720 terasa sama nyamannya dengan perjalanan Manado Makassar. Dengan pengalaman yang cukup menyenangkan, mungkin Citilink akan menjadi opsi pertama yang akan saya pilih ketika hendak terbang dengan maskapai LCC. Bagaimana dengan bro n sis? Punya pilihan favorit maskapai LCC?</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/pengalaman-pertama-terbang-bersama-citilink/">Pengalaman Pertama Terbang Bersama Citilink</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/pengalaman-pertama-terbang-bersama-citilink/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>59</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DBD Kepung Sulut, Mungkin Kejadian Ini Harus Sering Terjadi!</title>
		<link>https://eserzone.com/dbd-kepung-sulut-mungkin-kejadian-ini-harus-sering-terjadi/</link>
					<comments>https://eserzone.com/dbd-kepung-sulut-mungkin-kejadian-ini-harus-sering-terjadi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2015 15:31:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Aedes Aegypti]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Fogging]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[SOP Fogging]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[sulut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2285</guid>

					<description><![CDATA[<p>Demam Berdarah atau yang akrab ditelinga kita dengan DBD, akhir-akhir ini menjadi momok menakutkan bagi warga Sulawesi Utara&#8230; Hampir semua daerah dibumi nyiur melambai sibuk mengurus nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab manusia terserang demam berdarah. Berita mengenai DBD yang menimpa warga, hampir setiap hari gentayangan di berbagai media baik cetak maupun online apa terlebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/dbd-kepung-sulut-mungkin-kejadian-ini-harus-sering-terjadi/">DBD Kepung Sulut, Mungkin Kejadian Ini Harus Sering Terjadi!</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Demam Berdarah atau yang akrab ditelinga kita dengan DBD, akhir-akhir ini menjadi momok menakutkan bagi warga Sulawesi Utara&#8230; Hampir semua daerah dibumi nyiur melambai sibuk mengurus nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab manusia terserang demam berdarah. Berita mengenai DBD yang menimpa warga, hampir setiap hari gentayangan di berbagai media baik cetak maupun online apa terlebih di sosial media. Belasan (atau sudah puluhan/ratusan) nyawa melayang akibat gigitan nyamuk. Kicauan warga Sulut mengenai DBD di media sosial mungkin saat ini telah menjadi trending topic..</p>
<p>Bahkan pemerintah terlebih instansi terkait yaitu Dinas Kesehatan kerap menjadi pelampiasan amarah warga (meski terkadang salah sasaran). Instansi ini sering kali dituding bekerja lambat bahkan seolah acuh tak acuh mencegah penyebaran penyakit demam berdarah. Hal tersebut saya dengar langsung dari percakapan warga saat sedang kumpul-kumpul (alias ba karlota sebutan orang Manado), maupun saya baca dalam kicauan dimedia sosial (facebook dan twitter). Masyarakat menganggap bahwa pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan lamban melakukan pengasapan atau fogging. Benarkah demikian?</p>
<p>Sebagai masyarakat awam, saya memaklumi apa yang sebagian besar warga katakan didunia nyata. Namun sebagai penikmat dunia maya, saya jelas <strong>TIDAK SETUJU</strong> dengan berbagai ocehan sebagian warga didunia maya terlebih kicauan di facebook dan twitter. Hal ini bukan karena saya saat ini sedang bekerja di instansi kesehatan, terus terkesan membela instansi tempat saya bekerja. <span style="line-height: 1.5;">Jika masih tidak puas dengan pendapat saya, silahkan arahkan kursor anda kebagian kanan atas layak monitor terus pilih kotak merah yang terdapat huruf X, SELESAI.</span></p>
<p>Namun, jika anda masih penasaran kenapa saya tidak setuju mengenai kicauan pengguna sosial media mengenai DBD silahkan anda lanjutkan membaca ocehan saya di blog ini. Berikut 3 kicauan warga yang saya dengar/baca</p>
<p><figure id="attachment_2286" aria-describedby="caption-attachment-2286" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Fogging-Petugas-Kesehatan-di-Minahasa-Selatan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2286" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Fogging-Petugas-Kesehatan-di-Minahasa-Selatan.jpg" alt="Fogging Petugas Kesehatan di Minahasa Selatan" width="650" height="463" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Fogging-Petugas-Kesehatan-di-Minahasa-Selatan.jpg 650w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Fogging-Petugas-Kesehatan-di-Minahasa-Selatan-300x214.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2286" class="wp-caption-text">Salah satu petugas kesehatan Dinkes Minsel sedang melakukan Fogging</figcaption></figure></p>
<p><strong>1. Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan enggan melakukan pengasapan / fogging</strong>. Faktanya pengasapan atau yang keren dengan sebutan Fogging tidak boleh dilakukan sembarangan.  Ada protap/SOP yang harus dipenuhi sehingga fogging bisa dilakukan seperti Adanya penderita positif DBD berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, telah dilakukan penyelidikan epidemiologi sebelumnya pada lokasi ditemukan penderita DBD.</p>
<p><strong>2. Petugas Kesehatan hanya memprioritaskan melakukan fogging dilokasi yang sudah ada penderita DBD</strong>. Faktanya pengasapan memang hanya dilakukan dalam radius kurang lebih 100 meter dari lokasi ditemukannya penderita yang sudah terserang DBD. Tahukah anda kalau sering difogging itu sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan? Silahkan buka google.com dan cari dampak buruk fogging. Silahkan anda baca dengan seksama, setelah selesai anda baca masikah anda menginginkan tempat tinggal anda difogging?</p>
<p><strong>3. Petugas kesehatan tidak peka </strong>. Jika yang anda maksud petugas kesehatan yang tidak melakukan penyuluhan beberapa bulan sebelum DBD menggemparkan Sulut, itu saya bisa maklumi. Namun jika anda mengatakan bahwa petugas kesehatan tidak peka terhadap kejadian DBD yang menimpa warga, mungkin kita sendirilah yang kurang peka terhadap lingkungan disekitar tempat tinggal kita. Tempat penampungan air tidak dibersihkan, wadah yang bisa menampung air dan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk diacuhkan begitu saja. Padahal hal ini (pencegahan DBD) yaitu 3 M, menguras, menutup dan mengubur telah kita ketahui sejak lama&#8230;. Kenapa kita masih mengacuhkannya? Silahkan jawab sendiri!</p>
<p>Bila petugas kesehatan hendak melakukan penyuluhan dan berniat mengumpulkan masyarakat, seberapa banyakkah warga yang mau mendengar penyuluhan tersebut? Silahkan dijawab dengan jujur! Sadarkah anda bahwa mereka (petugas fogging) mempertaruhkan nyawa mereka untuk melakukan pengasapan? Pernakah anda mengucapkan &#8220;makase banya&#8221; (baca: Terima Kasih Banyak) kepada mereka setelah mereka menyemprot rumah/lingkungan disekitar tempat tinggal anda?</p>
<p>Dan yang menjadi pertanyaan bagi para penikmat sosial media adalah: Pernakah para pengguna sosial media melakukan penelusuran lewat mesin pencari sebelum memposting sesuatu di linimassa? Bukankah kita akan dengan mudahnya menemukan informasi mengenai<em><strong> demam berdarah, penyebab demam berdarah, pencegahan demam berdarah, SOP fogging, bahaya fogging</strong> </em>dan hal-hal yang berhubungan dengan itu didunia maya?</p>
<p>Btw in the bus way,,, jika warga Sulawesi Utara sedikit melihat kebelakang, beberapa waktu lalu sebelum DBD menyerang, banyak kejadian yang menggemparkan terjadi di Sulut. Kasus pembunuhan sadis seperti yang dilakukan oleh para mafia silih berganti terjadi, padahal warganya menyebut Sulut land of the smilling people . Perang antar lingkungan/antar kampung berulang kali terjadi di daerah yang dikenal dengan semboyan Torang Samua Basudara. Panah wayer kerap menghantui warga, dan mirisnya sering yang jadi korban adalah mereka yang dikenali oleh pelaku. Kejadian-kejadian tersebut, seolah-olah menggambarkan bahwa kita sudah tidak lagi saling peduli satu dengan lainnya (ataukah memang begitu?).</p>
<p>Namun,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ketika nyamuk Aedes Aegypti menyerang Sulut hingga mengakibatkan berjatuhannya warga, masyarakat kembali dipersatukan layaknya tou Minahasa (orang Minahasa) yang dahulu kala saling peduli satu dengan yang lainnya. Mereka yang dulunya nyanda baku togor (baca: tidak saling menegur), baku feyem, nyanda baku farek (baca: tidak saling peduli) akhirnya bergotong royong, bahu membahu, saling mengingatkan agar supaya DBD tidak semakin meluas. Haruskah kita selalu ditegur oleh <strong>Dia</strong> seperti kejadian berabad-abad lalu di mesir seperti yang tertuang dalam kita suci umat nasrani (Alkitab, baca: 10 tulah di mesir)? Haruskah berbagai malapetaka seperti banjir bandang dan DBD menyerang Sulut, kemudian kita jadi saling peduli antara satu dengan lainnya? Mari kita renungkan bersama!</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/dbd-kepung-sulut-mungkin-kejadian-ini-harus-sering-terjadi/">DBD Kepung Sulut, Mungkin Kejadian Ini Harus Sering Terjadi!</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/dbd-kepung-sulut-mungkin-kejadian-ini-harus-sering-terjadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>69</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Aman dan Hemat Belanja Online</title>
		<link>https://eserzone.com/tips-aman-dan-hemat-belanja-online/</link>
					<comments>https://eserzone.com/tips-aman-dan-hemat-belanja-online/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2015 03:56:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blanja.com]]></category>
		<category><![CDATA[tips belanja online]]></category>
		<category><![CDATA[toko online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini penggunaan Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kebanyakan orang Indonesia. Banyak orang telah memanfaatkan internet untuk berbagai hal termasuk untuk berbelanja di dunia maya. Belanja online pada kenyataannya memang menawarkan berbagai kelebihan dan kemudahan yang membuat banyak orang tertarik pada sistem belanja ini. Akan tetapi, beberapa orang mungkin masih mempunyai keraguan untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/tips-aman-dan-hemat-belanja-online/">Tips Aman dan Hemat Belanja Online</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini penggunaan Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kebanyakan orang Indonesia. Banyak orang telah memanfaatkan internet untuk berbagai hal termasuk untuk berbelanja di dunia maya. Belanja online pada kenyataannya memang menawarkan berbagai kelebihan dan kemudahan yang membuat banyak orang tertarik pada sistem belanja ini.<span id="more-2147"></span> Akan tetapi, beberapa orang mungkin masih mempunyai keraguan untuk mulai berbelanja di dunia maya. Meskipun menawarkan berbagai macam kelebihan, beberapa orang masih menyimpan rasa takut ketika berbelanja secara online karena tidak bisa bertatap muka secara langsung dengan penjual dan melihat barang yang ditawarkan secara langsung. Jika Anda mempunyai pemikiran yang sama, maka ada baiknya anda mengetahui bagaimana memilik memilih tempat belanja online yang tepat, salah satunya dengan membaca tips memilih toko online berikut ini.</p>
<p><strong>Tips Memilih Toko Online</strong></p>
<p>Tak sulit menemukan berbagai toko online yang menawarkan beraneka jenis barang di dunia maya. Anda mungkin sudah sering melihat iklan mengenai toko online yang ditayangkan atau dicetak di media massa. Akan tetapi, hal tersebut tak serta-merta membuat Anda bisa mempercayai toko online tersebut. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting ketika memilih toko online dengan tepat.</p>
<p>Pertama-tama, Anda harus jeli dengan harga yang ditawarkan. Jika Anda melihat penawaran harga yang jauh di bawah harga pasar, Anda perlu waspada karena bisa jadi toko online tersebut hanya toko online abal-abal/tipu-tipu.<br />
Anda sebaiknya membandingkan harga dengan website toko online lain untuk memastikan bahwa harga yang ditawarkan tidak terlalu jauh kecuali jika toko online tersebut sedang melakukan promo khusus.</p>
<p>Kualitas barang juga perlu Anda perhatikan dengan melihat garansi yang ditawarkan maupun melihat kesesuaian deskripsi barang dan gambar. Toko online biasanya menawarkan beragam metode pembayaran dan jika Anda ingin mendapatkan metode pembayaran paling aman, sebaiknya Anda memilih metode Cash on Delivery (COD) yang memungkinkan Anda membayar setelah barang sampai di tangan Anda. Anda juga perlu memperhatikan layanan jika barang yang Anda terima ternyata cacat. Layanan yang ramah senantiasa menjadi ukuran kepercayaan sebuah toko online, tetapi Anda tidak boleh lupa untuk meminta saran maupun rekomendas dari orang lain. Adapun tempat Belanja online yang bisa Anda pilih dengan memperhitungkan faktor kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi plus tawaran harga yang kompetitis adalah melalui blanja.com. Nama besar seperti Telkom, <a href="http://www.telkomsel.com/" target="_blank" rel="noopener">Telkomsel</a> dan Toko Online kelas dunia seperti ebay telah menjadi partner bisnis dari <a href="http://www.blanja.com/" target="_blank" rel="noopener">blanja.com</a>, jadi tidak bisa disangsikan lagi pelayanan dari blanja.com</p>
<p><strong><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/blanja.com_.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2274" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/blanja.com_.jpg" alt="blanja.com" width="650" height="290" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/blanja.com_.jpg 650w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/blanja.com_-300x134.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></a>Cerdas Belanja Secara Online</strong></p>
<p>Belanja online memang menawarkan kemudahan untuk menemukan barang yang Anda butuhkan maupun inginkan dengan harga yang terkadang lebih miring. Akan tetapi, Anda tidak boleh lupa melakukan beberapa langkah penting untuk memastikan bahwa Anda bisa tetap belanja online dengan hemat. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan membuat daftar belanja termasuk anggaran yang tersedia agar Anda tidak kalap nanti ketika mengunjungi toko online yang Anda pilih. Sebaiknya Anda juga melihat toko online lain untuk mendapatkan pilihan barang terbaik dengan harga yang paling murah.</p>
<p>Meskipun belanja online bisa dilakukan dengan sangat mudah, sebaiknya Anda tidak terburu-buru memutuskan untuk membeli suatu produk. Anda bisa menunggu hingga toko online tersebut menawarkan promo untuk produk yang Anda incar. Berselancar untuk mencari produk dengan harga yang lebih miring terkadang bisa sangat menghabiskan waktu sehingga Anda perlu mengatur waktu untuk melakukan hal ini. Anda juga perlu aktif untuk mendapatkan diskon, promosi, atau paling tidak pengiriman gratis dengan mendaftar newsletter email dari toko online yang Anda sukai, mencari kupon, atau menanti Sale. Anda juga perlu berhati-hati dengan ongkos kirim dan tak lupa meminta pendapat teman sebelum berbelanja. Ulasan produk juga tidak boleh Anda lewatkan sembari Anda bisa merencanakan pemesanan produk.</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/tips-aman-dan-hemat-belanja-online/">Tips Aman dan Hemat Belanja Online</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/tips-aman-dan-hemat-belanja-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>55</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya, Asli Bukan KW</title>
		<link>https://eserzone.com/tempat-wisata-di-manado-yang-sebenarnya-asli-bukan-kw/</link>
					<comments>https://eserzone.com/tempat-wisata-di-manado-yang-sebenarnya-asli-bukan-kw/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2014 03:03:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunaken]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Linow]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Wisata di Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tomohon]]></category>
		<category><![CDATA[Patung Tuhan Yesus di Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Bunaken]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Siladen]]></category>
		<category><![CDATA[Sildaen]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Laut Nasional Bunake]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata di Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Manado]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2138</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah anda merasa aneh membaca judul &#8220;Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya&#8221; yang saya tulis diatas? Kalau kedengaran aneh dan tidak enak untuk dibaca, kenapa justru saya membuat tulisan dengan judul seperti ini? Apakah keanehan ini diakibatkan saya yang mulai jarang menjamah keseksian blog ini? Dari pada muncul berbagai macam dugaan/pemikiran yang agak sinting mengenai judul yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/tempat-wisata-di-manado-yang-sebenarnya-asli-bukan-kw/">Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya, Asli Bukan KW</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah anda merasa aneh membaca judul &#8220;Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya&#8221; yang saya tulis diatas? Kalau kedengaran aneh dan tidak enak untuk dibaca, kenapa justru saya membuat tulisan dengan judul seperti ini? Apakah keanehan ini diakibatkan saya yang mulai jarang menjamah keseksian blog ini? Dari pada muncul berbagai macam dugaan/pemikiran yang agak sinting mengenai judul yang saya buat, maka lebih baik saya menjelaskan saja alasan saya menuliskan judul Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya.<span id="more-2138"></span></p>
<p>Jujur saja, judul ini muncul akibat kegelisahan saya melihat penyebaran informasi di dunia maya mengenai berbagai destinasi wisata yang ada di Sulawesi Utara yang sangat tidak akurat, apalagi oleh para pemburu trafffic. Demi membidik rangking 1 untuk kata kunci tempat wisata di manado, <a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata-di-manado-yang-wajib-anda-kunjungi/" target="_blank">wisata manado</a>, objek wisata di manado, destinasi wisata di manado dan berbagai kata kunci yang berbau tempat wisata lainnya di Sulawesi Utara, maka informasi mengenai destinasi wisatapun dibuat berdasarkan perkiraan semata (browsing, ketemu beberapa artikel yang dimaksud, rewrite, posting).</p>
<p>Jika anda tidak percaya, silahkan anda coba dengan mengetikkan kata kunci mengenai <a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata/" target="_blank">tempat wisata</a> di daerah anda. Akan muncul beberapa atau bisa saja banyak artikel yang muncul dihalaman pertama yang tidak sesuai dengan lokasi/daerah anda karena sebenarnya tempat wisata tersebut berada di kabupaten/kota lainnya.</p>
<p>Pernakah anda berpikir bahwa tulisan yang tidak akurat mengenai tempat wisata akan memberikan dampak bagi orang lain? Contoh kecil namun bisa berdampak besar bagi kantong traveller adalah saat ia merencanakan budget untuk berkunjung ke daerah tersebut. Contoh lainnya yang saya alami saat menjadi admin tempat penyewaan mobil di Manado. Tidak sedikit pelanggan/penggunaan jasa rental mobil yang berpikiran bahwa danau tondano, danau linow, Tomohon dan Bitung itu ada di Kota Manado. Tapi ketika saya jelaskan bahwa daerah tersebut berjarak sekitar 1-2 jam perjalanan dari Kota Manado maka merekapun heran, karena menurut mereka informasi yang mereka dapatkan bahwa tempat-tempat yang hendak dituju itu saling berdekatan (baca: <a href="http://www.seputarsulut.com/10-tempat-wisata-menarik-di-sulawesi-utara/" target="_blank">10 tempat wisata menarik di Sulawesi Utara</a>)</p>
<h2>Jadi sebenarnya tempat wisata di Manado itu dimana saja?</h2>
<p>Kalau bicara jujur, sebenarnya di Manado itu hanya ada dua tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan manca negara maupun wisatawan domestik. Kedua <a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata-di-manado-yang-wajib-anda-kunjungi/" target="_blank">tempat wisata</a> tersebut yaitu:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.seputarsulut.com/taman-laut-bunaken/" target="_blank">Bunaken</a>. Bunaken memang telah menjadi destinasi wisata andalan bukan hanya Manado saja melainkan menjadi objek wisata andalan Provinsi Sulawesi Utara. Pesona bawah laut <a href="http://www.seputarsulut.com/taman-laut-bunaken/" target="_blank">Taman Laut Nasional Bunaken</a> yang dapat anda capai dengan menempuh perjalanan sekitar 45-50 menit dari dermaga penyeberangan di Pelabuhan Manado ke <a href="http://www.seputarsulut.com/taman-laut-bunaken/" target="_blank">Pulau Bunaken</a> memang begitu mempesona. Tak heran jika para wisatawan yang senang dengan wisata bahari menjadikan Bunaken sebagai salah satu lokasi wisata yang harus di kunjungi di Indonesia.</li>
<li><a href="http://www.seputarsulut.com/pulau-siladen-objek-wisata-menarik-di-kota-manado/" target="_blank">Siladen</a>. Selain Bunaken, salah satu tempat wisata di Manado yang menjadi daerah tujuan wisata adalah <a href="http://www.seputarsulut.com/pulau-siladen-objek-wisata-menarik-di-kota-manado/" target="_blank">Pulau Siladen</a>. Di pulau kecil namun begitu indah ini, anda akan dimanjakan dengan hamparan pantainya. Ketika sore hari tiba, anda akan menyaksikan sunset yang begitu indah. Deretan resort-resort mewah berdiri di Pulau Siladen, tak heran wisatawan yang datang ke tempat ini didominasi oleh wisatawan asing.</li>
</ol>
<p>Itulah dua tempat wisata di Manado yang sering dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Destinasi wisata lain yang di Kota Manado yang juga sering dikunjungi yaitu patung Tuhan Yesus Memberkati yang merupakan Patung Tuhan Yesus tertinggi kedua didunia dan berdiri disekitar perumahan mewah citraland.</p>
<h3><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Tempat-Wisata-di-Manado-yang-terkenal-yaitu-Bunaken.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2268" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Tempat-Wisata-di-Manado-yang-terkenal-yaitu-Bunaken.jpg" alt="Tempat-Wisata-di-Manado-yang-terkenal-yaitu-Bunaken" width="600" height="375" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tempat-Wisata-di-Manado-yang-terkenal-yaitu-Bunaken.jpg 600w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Tempat-Wisata-di-Manado-yang-terkenal-yaitu-Bunaken-300x188.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata-di-manado-yang-wajib-anda-kunjungi/" target="_blank">Tempat Wisata disekitar Manado</a></h3>
<p>Sedangkan tempat wisata lainnya yang sering disebutkan berada di Manado sebenarnya berada di luar Kota Manado. Beberapa tempat wisata disekitar Kota Manado diantaranya <a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata-di-tomohon-yang-wajib-anda-kunjungi/" target="_blank">Gunung Mahawa, pasar Tomohon, Danau Linow, Bukit Doa</a> yang semuanya berada di Kota Tomohon yang dapat anda tempuh dengan perjalanan sekitar 50-60 menit dari Kota Manado menggunakan kendaraan roda empat. Sedangkan Danau Tondano dan Desa Pulutan yang terkenal dengan kerajinan gerabah berada di Tondano dengan jarak tempuh sekitar 70-80 menit dari Kota Manado.</p>
<p>Adapun keindahan bawah laut Pulau Lembe dan Kawasan Hutan Lindung Tangkoko berada di Kota Bitung. Sedangkan pesona pulau kecil dengan pasir putih yang sangat halus yaitu Pulau Lihaga lokasinya agak jauh dari Manado karena berada di Likupang. Selain harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Manado ke Likupang, anda juga masih harus menggunakan perahu dari Likupang ke Pulau Lihaga menggunakan perahu.</p>
<p>Jadi, sebelum melakukan perjalanan wisata ke Manado, ketahuilah dengan sebenarnya dimana lokasi wisata tersebut berada. Apakah memang berada di Manado atau justru jauh dari Manado. Jangan sembarangan percaya dengan artikel yang anda temui, akan lebih baik jika anda mempercayai situs lokal yang memang kontentnya baik tulisan, foto dan video berasal dari warga Manado, Sulawesi Utara. Dan salah satu referensi yang bisa anda percaya mengenai lokasi/<a href="http://www.seputarsulut.com/tempat-wisata-di-manado-yang-wajib-anda-kunjungi/" target="_blank">tempat wisata di Manado</a> adalah <strong><a href="http://www.seputarsulut.com/" target="_blank">www.seputarsulut.com</a> </strong>(Foto: manadofuntrips.com)</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/tempat-wisata-di-manado-yang-sebenarnya-asli-bukan-kw/">Tempat Wisata di Manado Yang Sebenarnya, Asli Bukan KW</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/tempat-wisata-di-manado-yang-sebenarnya-asli-bukan-kw/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>39</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Saya Dibohongi Oleh Pihak Ca**n Store Manado</title>
		<link>https://eserzone.com/ketika-saya-dibohongi-oleh-pihak-canon-store-manado/</link>
					<comments>https://eserzone.com/ketika-saya-dibohongi-oleh-pihak-canon-store-manado/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2014 06:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Canon Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Canon Store Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Service Canon di Manado]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2103</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia fotografi selang beberapa tahun terakhir ini mendapatkan animo yang cukup tinggi di kalangan warga Manado, terlebih para anak muda. Saya pun merupakan salah satu warga Manado yang tertarik untuk belajar mengenai dunia fotografi, meskipun dunia fotografi bagi saya awalnya hanya menjadi tempat &#8220;pelarian&#8221; dan tempat melepas stress dikala waktu luang dari segala kesibukan kantor dan aktifitas dunia blogging. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/ketika-saya-dibohongi-oleh-pihak-canon-store-manado/">Ketika Saya Dibohongi Oleh Pihak Ca**n Store Manado</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia fotografi selang beberapa tahun terakhir ini mendapatkan animo yang cukup tinggi di kalangan warga Manado, terlebih para anak muda. Saya pun merupakan salah satu warga Manado yang tertarik untuk belajar mengenai dunia fotografi, meskipun dunia fotografi bagi saya awalnya hanya menjadi tempat &#8220;pelarian&#8221; dan tempat melepas stress dikala waktu luang dari segala kesibukan kantor dan aktifitas dunia blogging.<span id="more-2103"></span></p>
<p>Seiring berjalannya waktu, saya pun mulai menyukai aktifitas potret memotret meskipun untuk hal tersebut saya harus menghabiskan hingga belasan juta rupiah. Saat memegang kamera Canon 650 d beserta beberapa lensa dan aksesoris pendukung lainnya yang menguras habis saldo paypal, saya sempat diwanti-wanti oleh Calvin, salah satu teman komunitas Kawanua Blogger yang sudah lama berkecimpung di dunia fotografi akan hal-hal yang bisa menimpa kamera saya, dan yang paling rawan menurut dia adalah bahaya jamur.</p>
<p>Akhirnya, apa yang diwanti-wanti oleh teman saya yakni serangan jamur menimpa kamera saya. Saat itu, saya merasa ada yang mengganggu pandangan saya (sebuah titik) ketika hendak membidik suatu objek. Meskipun hal tersebut tidak menganggu hasil akhir dari gambar yang direkam, namun oleh karena beberapa saran dari teman maka sayapun membawa kamera saya untuk diservice. Berdasarkan apa yang saya dengar, bahwa untuk memperbaiki kamera bermerek Canon, kamera tersebut harus dikirim ke Jakarta karena di Manado sendiri belum ada tempat service center resmi.</p>
<p><a href="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Canon-EOS-650d.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-2277" src="http://eserzone.com/wp-content/uploads/Canon-EOS-650d.jpg" alt="Canon-EOS-650d" width="440" height="330" srcset="https://eserzone.com/wp-content/uploads/Canon-EOS-650d.jpg 440w, https://eserzone.com/wp-content/uploads/Canon-EOS-650d-300x225.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /></a>Di Manado sendiri memang ada pihak yang dipercayakan sebagai service center yaitu datascript, namun memang menurut teman-teman saya barang tersebut tetap akan dikirimkan ke Jakarta karena disini tidak ada teknisinya. Awalnya saya hendak membawa kamera ke Datascript Manado (meskipun saya tahu bahwa kamera itu akan dikirim ke Jakarta), namun ketika saya tiba di kantor tersebut pada hari Sabtu, saya mendapati bahwa kantor tersebut dalam keadaan ditutup. Begitu membaca selembar kertas yang terpajang didinding kantor, ternyata kantor tersebut hanya buka hari Senin-Jumat.</p>
<p>Disini persoalan mulai timbul karena dari tempat saya kerja (Amurang), ke Datascript Manado akan menghabiskan waktu perjalanan PP sekitar 3 jam. Sedangkan saya baru bisa ke Manado hari Jumat sepulang kantor. Akhirnya sayapun mulai browsing, mencari informasi di internet barangkali ada tempat service resmi lainnya di Manado yang buka pada hari Sabtu.</p>
<p>Sayapun mendapatkan jawaban setelah membuka website resmi canon yang beralamat di canon.co.id Diwebsite tersebut tertulis bahwa ada beberapa tempat di Manado yang merupakan tempat penjualan resmi mereka. Akhirnya sayapun memutuskan untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut, barangkali saja ada tempat tersebut yang menyediakan jasa service resmi (begitu menurut saya). Sayapun langsung menuju ke Canon Store Manado yang terletak di lantai bawah Mega Mall. Saat saya bertanya, ternyata mengatakan bisa membetulkan kamera saya (tergantung jenis kerusakan kamera). Karena saat itu saya baru mencari informasi dan tidak membawa kamera, sayapun memutuskan untuk pulang dan kembali keesokan harinya (hari minggu 18 Mei) dengan membawa kamera kesayangan saya.</p>
<p>Keesokan harinya, begitu saya membawa kamera ke Ca**n Store Manado, salah satu karyawan di toko yang menjual berbagai produk Canon mengatakan bahwa dia tidak menyanggupi untuk memperbaiki kamera saya. Menurutnya, kamera saya harus di service di Jakarta. Sayapun sempat menanyakan berapa lama waktu service dan apakah tempat service yang akan dikirimi kamera saya merupakan tempat service resmi. Menurut dia, itu merupakan service resmi dan waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kamera saya maksimal 3 minggu barang sudah bisa saya ambil. Sayapun memutuskan untuk menyerahkan kamera tersebut untuk diservice.</p>
<p>2 minggu kemudian, saya kembali ke Ca**n Store Megamall Manado untuk menanyakan apakah kamera saya sudah selesai diperbaiki mengingat kamera tersebut akan saya pergunakan untuk mendokumentasikan kegiatan Festik yang berlangsung di Manado. Dari salah satu karyawan mengatakan kepada saya bahwa kamera tersebut masih di Jakarta (dalam perbaikan). Tepat 3 minggu sesuai yang dijanjikan, saya kembali ke Canon Store untuk mengambil kamera saya. Dan dari pihak karyawan mengatakan bahwa kamera masih belum selesai dikerjakan (masih di Jakarta). Sayapun kembali ke rumah dengan perasaan kecewa. Tepat 1 bulan sejak saya membawa kamera ke Canon Store Manado, saya kembali ke toko tersebut. Sayapun kembali mendapatkan jawaban bahwa kamera saya belum selesai, masih di Jakarta.</p>
<p>Setelah itu, setiap minggunya sampai tanggal 5 dan 6 Juli saya kembali ke Ca**n Store Manado untuk menanyakan kamera saya apakah sudah selesai. Dan selalu saja jawaban yang saya terima adalah jawaban yang mengecewakan. Dan tepat hari Senin tanggal 7 Juli yang baru lewat, teman saya menanyakan mengenai acara travelling yang telah kami rencanakan. Sayapun hanya bisa mengatakan bahwa saya tidak bisa ikut dikarenakan kamera saya belum selesai diservice. Percuma kan jalan-jalan tapi saya tidak bisa mengabadikan keindahan tempat yang kita datangi?</p>
<p>Tak berapa lama kemudian, sayapun mencoba mencari informasi mengenai tempat service center Canon di Jakarta. Saya ingin bertanya kenapa kamera saya belum selesai diperbaiki, dan melakukan komplain bahwa kamera saya sudah tidak usah diservice. Akhirnya setelah berselancar ke beberapa website, saya mencoba menghubungi nomor telpon yang tertera di situs resmi Canon. Betapa terkejutnya saya ketika mendengar jawaban bahwa mereka belum pernah menerima/melakukan perbaikan kamera, sesuai dengan nomor seri kamera milik saya.</p>
<p>Dan mereka berjanji untuk membantu saya mencari informasi kenapa kamera yang sudah saya bawa ke Ca**n Store Manado sejak tanggal 18 Mei belum juga selesai dikerjakan sekaligus mencari tahu dimana keberadaan kamera saya. Dan hari ini, Kamis 10 Juli 2014 saat saya kembali bertanya lewat telp ke 021-29226000 (nomor telpon yang terpajang diwebsite canon.co.id), dari CS mengatakan akan mencoba membantu saya mencari informasi mengenai kamera saya.</p>
<p>Tak sampai 1 jam kemudian, handphone saya berbunyi. Seorang pria yang mengatakan sedang berada di Jakarta (saya lupa namanya) mengatakan kepada saya bahwa kamera saya sudah ada di kantor mereka. Dan dia bertanya apakah kamera saya akan diservice atau dikembalikan saja ke Manado karena dia mendapat info bahwa saya mengatakan kamera saya dikembalikan saja ke Mando. Ketika saya tanya kenapa belum diservice, dia mengatakan bahwa kamera saya baru mereka terima tanggal 27 Juni. Betapa terkejutnya saya mendengar apa yang dia sampaikan. Ketika saya tanya kenapa sampai begitu padahal barang saya service tanggal 18 Mei, dia mengatakan tidak mengetahui hal itu dan menyarankan saya bertanya langsung kepada Ca**n Store Manado.</p>
<p>Saat saya menghubungi karyawan Ca**n Store Manado yang menerima kamera saya, dia mengatakan bahwa dia sendiri sudah langsung membawa kamera saya ke kantor pusat mereka di Manado keesokan harinya. Dia mengatakan kalau ingin komplain, silahkan ke kantor mereka. Sayapun meminta nomor telpon kantor pusat mereka di Manado dengan maksud hendak menanyakan kejadian tersebut. Saat menghubungi nomor telpon kantor pusat yang diberikan oleh karyawan karyawan Ca**n Store Manado, saya mendapatkan jawaban yang cukup aneh. Ketika saya bertanya mengenai kamera saya yang belum selesai dikerjakan padahal sudah dimasukkan sejak tanggal 18 Mei, karyawan tersebut mengatakan bahwa kamera tersebut sudah ada di Jakarta. Namun ketika saya memberitahukan bahwa pihak yang dari Jakarta sudah menghubungi saya dan mengatakan bahwa barang baru mereka terima tanggal 27 Juni, sang karyawan mengatakan bahwa ia tidak tahu.</p>
<p>Kan aneh, kamera yang saya service tanggal 18 Mei kenapa barangnya baru sampai di Jakarta tanggal 27 Juni? Apakah selama itu pengiriman ke Jakarta? Kenapa juga saat saya tanyakan jawaban yang mereka berikan adalah tidak tahu? Terus, kenapa juga barang yang sudah diterima tanggal 27 Juni sampai saat ini belum diservice? Padahal saya baru mengutarakan pembatalan service ke pihak Ca**n Store Manado tanggal 5 dan 6 Juli. Begitu juga komplain dan pembatalan service yang saya kirimkan lewat akun Canon di Facebook dan lewat contact form di web canon.co.id baru saya sampaikan hari senin tanggal 7 Juli&#8230;</p>
<p>Dengan kejadian ini, saya merasa bahwa selama ini saya sudah dibohongi oleh pihak Ca**n Store Manado. Seharusnya apabila mereka mengalami kendala untuk memperbaiki kamera saya, mereka menghubungi saya. Banyak waktu saya yang terbuang hanya untuk mengecek keberadaan kamera saya, banyak moment berharga yang akan terlewatkan apa terlebih pada minggu ini ada 3 kegiatan besar yang akan digelar di bumi nyiur melambai yaitu Manado Festival Kuliner 2014, Festival Teluk Amurang dan pengucapan syukur disamping beberapa job kecil yang sudah lewat</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/ketika-saya-dibohongi-oleh-pihak-canon-store-manado/">Ketika Saya Dibohongi Oleh Pihak Ca**n Store Manado</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/ketika-saya-dibohongi-oleh-pihak-canon-store-manado/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>19</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa Yang Unggul Pada Debat Capres Pertama, Prabowo atau Jokowi?</title>
		<link>https://eserzone.com/siapa-yang-unggul-pada-debat-capres-pertama-prabowo-atau-jokowi/</link>
					<comments>https://eserzone.com/siapa-yang-unggul-pada-debat-capres-pertama-prabowo-atau-jokowi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[bro eser]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2014 05:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Debat Capres]]></category>
		<category><![CDATA[Debat Capres Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://eserzone.com/?p=2093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minggu, 15 Juni 2014 menjadi awal pertarungan yang terbungkus dalam bentuk debat calon presiden Republik Indonesia. Kedua tokoh sentral yang saat ini ramai menghiasi layar kaca, media cetak, untuk pertama kalinya bertemu, beradu argumen dan mencoba meyakinkan ratusan juta penduduk Indonesia terlebih yang telah memiliki hak pilih, agar supaya nanti pada tanggal 9 Juli 2014 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/siapa-yang-unggul-pada-debat-capres-pertama-prabowo-atau-jokowi/">Siapa Yang Unggul Pada Debat Capres Pertama, Prabowo atau Jokowi?</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu, 15 Juni 2014 menjadi awal pertarungan yang terbungkus dalam bentuk debat calon presiden Republik Indonesia. Kedua tokoh sentral yang saat ini ramai menghiasi layar kaca, media cetak, untuk pertama kalinya bertemu, beradu argumen dan mencoba meyakinkan ratusan juta penduduk Indonesia terlebih yang telah memiliki hak pilih, agar supaya nanti pada tanggal 9 Juli 2014 gambar yang terpasang di surat suara mereka bisa &#8220;dicoblos&#8221;.<span id="more-2093"></span></p>
<blockquote><p><em>Saya sendiri cukup senang untuk Pilpres kali ini mengingat kedua calon Presiden yang bertarung sekarang merupakan tokoh yang saya harapkan bisa memimpin bangsa ini, meskipun <span style="text-decoration: underline;"><strong>kedua cawapres pasangan ini tidak saya sukai</strong></span></em></p></blockquote>
<p>Dengan mengangkat tema mengenai pembangunan Ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Prabowo maupun Jokowi memaparkan apa yang menjadi target mereka ketika dipercayakan memimpin negara ini selama 5 tahun kedepan sekaligus menjawab pertanyaan yang diajukan oleh moderator yakni Profesor Ahmad Erani Yustika. Silah berganti pria yang menyelesaikan studi doktoral (PhD) di University of Gottingen Jerman mengajukan pertanyaan kepada Prabowo dan Jokowi.</p>
<p>Seperti debat capres cawapres satu minggu yang lalu, para pendukung Prabowo maupun Jokowi tak ketinggalan ikut berdebat sebelum dan sesudah debat berlangsung. Bahkan, ketika Argentina dan Boznia bertempur di Brazil pada laga penyisihan piala dunia (keesokan harinya sesudah debat), timeline Facebook dan Twitter saya masih dihiasi oleh debat antar pendukung. Seolah tidak ada yang ingin kalah, semua menganggap calon presiden yang diidolakannyalah yang terbaik.</p>
<p>Saya pribadi memiliki pandangan sendiri mengenai debat yang berlangsung semalam. Debat diawali dengan penampilan yang gemilang saat Prabowo berorasi menyampaikan visi dan misinya dibidang pembangunan Ekonomi pada sesi yang pertama. Penampilan beliau yang begitu gemilang dan sangat percaya diri ketika menyampaikan visi dan misinya membuat saya berpikir bahwa &#8220;pertarungan satu lawan satu&#8221; kali ini, Prabowo akan &#8220;lebih unggul&#8221; dibanding Jokowi.</p>
<p>Akan tetapi begitu sesi kedua apa terlebih saat sesi tanya jawab pikiran saya langsung berubah. Kelihatan Jokowi mulai dengan mudahnya mengatur jalannya pertandingan lewat pertanyaan, pernyataan dan jawaban yang disampaikannya. Saat Prabowo mengajukan pertanyaan, terlihat si kurus yang sudah dibekali oleh para tim yang ada dibelakangnya dengan begitu mudah menjawab pertanyaan yang diajukan oleh mantan pimpinan Kopasus.</p>
<p>Pemandangan sebaliknya justru terlihat tatkala Jokowi mengajukan pertanyaan kepada Prabowo apa terlebih mengenai penggunaan DAU/DAK dan TPID. Beliau terlihat kurang siap dengan pertanyaan yang ditanyakan oleh mantan Walikota Solo. Padahal bagi saya pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan hal mendasar dalam pemerintahan yang harusnya akan dengan mudah dijawab Prabowo apalagi sejak awal debat dengan gamblangnya beliau mengatakan akan mencegah kebocoran anggaran. Bukankah dengan penggunaan dana DAU dan DAK secara efektif akan mencegah kebocoran anggaran?</p>
<p>Soal TPID&#8230;..,, ah saya no coment. Yang pasti menurut penilaian saya terlihat peran tim pakar dibelakang sang Jenderal malam itu tidak membuahkan hasil yang efektif. Kelemahan Prabowo yang belum pernah merasakan berkecimpung didunia birokrasi, seharusnya ditutupi dengan bekal mengenai hal-hal yang berbau birokrasi. Dan Jokowi yang sudah lama berkecimpung didunia pemerintahan justru memanfaatkan keunggulan tersebut. Salah kah Jokowi? Tidak, karena ini namanya debat, tempat capres berpromosi dan mencoba menarik perhatian pemilih dari pihak lawan&#8230;</p>
<p>Bagi saya sendiri ada beberapa hal yang mengganjal mengenai visi dan misi yang disampaikan kedua calon presiden. Visi misi Jokowi mengenai berbagai kartu sakti beliau yakni Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat, seolah bentrok dengan program pemerintah yang telah berjalan sebelumnya yaitu bantuan operasional sekolah (BOS) dan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), ditambah dalam bidang kesehatan masih ada dana yang cukup besar yang dikucurkan oleh pemerintah pusat yakni bantuan operasional kesehatan (BOK) yang pemanfaatannya lebih condong untuk kegiatan promotif dan preventif yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan. Menurut saya program-program tersebut sudah sangat baik, yang keliru adalah terkadang program tersebut tidak tepat sasaran. Akan lebih baik jika Jokowi terpilih justru lebih menekankan perbaikan kedua program tersebut dengan cara pengawasan yang lebih ketat agar supaya berjalan sebagaimana yang diharapkan. Belum lagi soal asuransi kesehatan yang masih dalam tahap transisi yang membuat masyarakat  masih kebingungan dan bertanya-tanya. Jamkesmas dan BPJS bagi masyarakat saja belum sepenuhnya paham pak, kenapa harus ditambah dengan kartu baru yang ujung-ujungnya juga pasti akan berujung pengelolaannya ke BPJS yang masih dalam tahap transisi?</p>
<p>Bagaimana dengan visi misi Prabowo mengenai program 1 miliar setiap desa? Program tersebut seharusnya tidak dihembuskan secara gamblang oleh sang jenderal mengingat alokasi dana 1 miliar tiap desa setahu saya sudah sejak lama dalam pembahasan di DPR untuk dibuatkan UU (ngga tahu apa sudah ketok palu atau belum). Jangankan Prabowo, Bupati Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara yang  terpilih yaitu James Sumendap, SH  juga pernah mengangkat program 1 miliar tiap desa/tahun saat beliau kampanye dan hal tersebut justru menimbulkan pertanyaan dari masyarakat karena hal itu sudah masuk ke pembahasan<span class="apple-converted-space"> di </span>DPR.</p>
<p>Bagaimana dengan jalannya debat? Bagi saya debat capres kali ini berjalan lebih baik dibandingkan debat pertama yang terlihat agak kaku bahkan bagi saya cenderung membosankan. Meskipun sudah lebih baik dibandingkan debat pertama, namun bagi saya debat capres masih kalah gregetnya dengan acara yang berbau debat yang ada di stasiun TV seperti Mata Najwa dan ILC. Pertanyaan tajam dan terkadang sedikit nakal yang terlontar dari Najwa Sihab dan Bang One (Karni Ilyas) yang bisa memancing debat berjalan lebih menarik justru masih tidak nampak dalam debat. Seandainya pemilik stasiun TV tidak berada di belakang para capres cawapres, maka pasti saya senang jika mereka yang memandu acara debat.</p>
<p>Jadi, siapa yang unggul di acara debat pada capres pertama? Bagi saya, Jokowi unggul tipis atas Prabowo. Namun satu hal yang saya sukai dari Prabowo dari debat capres pertama yaitu sportifitas beliau. Sebuah hal yang sudah sangat jarang kita temui didunia politik Indonesia. Saya berharap, para politikus terlebih mereka yang berada di belakang kedua capres bisa mencontohi sikap dari pak Prabowo yang ditunjukkan pada acara debat. Bukan hanya politikus, kita juga seharusnya mencontohi sikap pak Prabowo. Setuju? (Foto by: laskarjokowi.com)</p>
<blockquote><p><em><strong>Edited: Ternyata saya salah soal sikap sang jenderal,,, barusan lihat Video Prabowo dan Jokowi sebelum debat berlangsung&#8230; Silahkan anda lihat video dibawah ini dan simpulkan sendiri sikap beliau&#8230;.</strong></em></p></blockquote>
<p><iframe loading="lazy" src="//www.youtube.com/embed/k10oaHsX5Wc" width="480" height="360" frameborder="0" align="center" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>The post <a href="https://eserzone.com/siapa-yang-unggul-pada-debat-capres-pertama-prabowo-atau-jokowi/">Siapa Yang Unggul Pada Debat Capres Pertama, Prabowo atau Jokowi?</a> appeared first on <a href="https://eserzone.com">Catatan bro eser</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eserzone.com/siapa-yang-unggul-pada-debat-capres-pertama-prabowo-atau-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>27</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
