<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss1full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"><channel rdf:about="http://sawali.info"><title>Catatan Sawali Tuhusetya</title><link>http://sawali.info</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rdf+xml" href="http://feeds.feedburner.com/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya" /><description>tentang dunia pendidikan, bahasa, dan sastra</description><dc:language>en-US</dc:language><dc:date>2013-06-17T12:31:17-07:00</dc:date><sy:updatePeriod xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/">hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/">1</sy:updateFrequency><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya" /><feedburner:info uri="feedburner/catatansawalituhusetya" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><items><rdf:Seq><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10328" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10326" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10321" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10317" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10312" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10303" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10305" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10297" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10278" /><rdf:li rdf:resource="http://sawali.info/?p=10272" /></rdf:Seq></items><cc:license xmlns:cc="http://web.resource.org/cc/" cc:license="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/" /><image rdf:resource="http://www.feedburner.com/fb/images/pub/fb_pwrd.gif" /><feedburner:emailServiceId>feedburner/CatatanSawaliTuhusetya</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname></channel><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10328"><title>Optimalisasi Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Y</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/mF2YTwsTOjI/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>bisnis</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-06-17T12:31:17-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">H</span>arga dan spesifikasi Samsung Galaxy Y tidak terlalu istimewa. Tetapi kita dapat mengoptimalkan harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Y hingga maksimal dengan melakukan riset online dan mengunakan aplikasinya. Untuk mendapatkan harga <a href="http://www.hargamurah.co/samsung-galaxy-y-s5360-3001.html" target="_blank">Samsung Galaxy Y</a> termurah, lakukanlah riset online sebelum membeli. Kemudian kita dapat memaksimalkan spesifikasi Samsung Galaxy Y untuk belajar, salah satunya belajar bahasa.</p>
<p><strong>Samsung Galaxy Y</strong><br />
<img class="alignleft" src="http://farm8.staticflickr.com/7181/6982675621_aa65076e40.jpg" width="250" alt="samsung" />Belajar bahasa dengan smartphone seperti Samsung Galaxy Y rupanya menyenangkan. Anda tinggal install aplikasi Bahasa yang ingin anda pelajari melalui Playstore dari Samsung Galaxy Y anda. Aplikasi Bahasa yang akan dibahas kali ini adalah Bahasa Jawa.</p>
<p>Bahasa Jawa terutama penulisan aksara jawa sudah mulai ditinggalkan, padahal ini adalah salah satu peninggalan yang patut dilestarikan seperti halnya Batik atau Angklung. Sudah tidak banyak yang bisa menulis aksara jawa atau Hanacaraka. Ada 3 aplikasi untuk belajar membaca dan menulis Hanacaraka yang bisa anda install pada Samsung Galaxy Y.</p>
<p>Aplikasi pertama adalah Hanacaraka yang dikembangkan oleh FASILKOM UI. Aplikasi ini interfacenya sangat mudah digunakan. Begitu masuk aplikasi sudah tersedia menu Daftar Huruf, Daftar Aturan, Latihan,  dll. Kita bisa belajar aksara dasar, swara, rekan, dll. Pada menu Daftar Aturan kita bisa belajar peraturan penulisan seperti wulu, suku, taling,  dll. Setelah belajar teori kita dapat langsung praktek dengan menu Latihan. Ada latihan membaca, menulis, bahkan pengucapannya. Aplikasi ini diperuntukan untuk kalangan remaja dan dewasa.</p>
<p>Aplikasi kedua adalah Marbel Hanacaraka yang merupakan aplikasi belajar dan bermain Hanacaraka untuk anak-anak. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan suara yang memberikan contoh pengucapan Hanacaraka. Setelah belajar kita bisa melatih kemampuan kita dengan bermain membaca Hanacaraka. Kita akan terpacu untuk terus belajar demi mendapat skor yang lebih tinggi.</p>
<p>Aplikasi ketiga adalah Learning Hanacaraka yang juga diperuntukan bagi anak-anak. Bedanya dengan Marbel Hanacaraka adalah tidak adanya lagu sebagai pengantar belajar yang biasanya lebih menarik bagi anak-anak. Contoh pengucapan juga disertakan. Selain itu ada juga contoh membentuk kata. Aplikasi ini sangat cocok untuk remaja dan anak-anak beranjak remaja.</p>
<p><b>Harga dan Spefisikasi Samsung Galaxy Y</b></p>
<p>Ternyata dengan harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Y kita bisa belajar bahasa. Sebelum membeli, kita dapat melakukan riset online dengan mengunjungi situs perbandingan harga smartphone <a href="http://www.hargamurah.co/" target="_blank">HargaMurah</a>. Setelah mengetahui harga termurah kita dapat membeli offline atau online dengan leluasa karena sudah memiliki pengetahuan harga pasar. Harga Samsung Galaxy Y sendiri berkisar dibawah satu juta rupiah.</p>
<p>Spesifikasi Samsung Galaxy Y sangat cocok untuk handphone pertama anak-anak kita. Samsung Galaxy Y tidak memiliki kecepatan prima, layar yang indah tetapi cukup tangguh untuk menjalankan aplikasi belajar. Dengan menginstall aplikasi yang tepat maka anda bisa membantu anak belajar. Tertarikkah anda untuk memiliki Samsung Galaxy Y? ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=mF2YTwsTOjI:6_qbfFuUSgc:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/mF2YTwsTOjI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Y tidak terlalu istimewa. Tetapi kita dapat mengoptimalkan harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Y hingga maksimal dengan melakukan riset online dan mengunakan aplikasinya. Untuk mendapatkan harga Samsung Galaxy Y termurah, lakukanlah riset online sebelum membeli. Kemudian kita dapat memaksimalkan spesifikasi Samsung Galaxy Y untuk belajar, salah satunya belajar bahasa. Samsung [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/06/18/optimalisasi-harga-dan-spesifikasi-samsung-galaxy-y/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">0</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/06/18/optimalisasi-harga-dan-spesifikasi-samsung-galaxy-y/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10326"><title>Tiba waktu; “Puisi Jernihkan …”</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/wc5wb_mr0Is/</link><dc:subject>Esai</dc:subject><dc:subject>Sastra</dc:subject><dc:subject>apresiasi puisi</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-06-17T03:29:02-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><i>Oleh: Ali Syamsudin Arsi</i></p>
<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">P</span>enghujung bulan Juni, tepatnya pada tanggal 28 nanti, bertempat di arena pentas bernama Panggung Bundar Mingguraya Banjarbaru akan digelar ‘sesuatu yang beda’. Berbeda dari pelaksanaan sekali dalam sebulan setiap malam Sabtu-nya.</p>
<p>Panggung Bundar Mingguraya akan dihadiri oleh banyak pembaca puisi dari pulau Jawa dan Sumatera. Bahkan juga ada kemungkinan Denny Indrayana ikut membaca puisi bersama pembaca lainnya, tentu tak ketinggalan pembaca dari Kalimantan Selatan.</p>
<p>Rombongan dari luar Kalsel akan dipimpin oleh Sosiawan Leak sebagai koordinator/penggagas/penyunting buku “Puisi Menolak Korupsi”. Ini peristiwa penting dan bersejarah.</p>
<p>Malam Sabtu, yang memang sudah rutin dilaksanakan sekali dalam setiap bulan, malam di angka penanggalan 28 bulan Juni ini adalah sebuah rangkaian acara yang dimulai dari bulan Maret tahun 2012 lalu, berarti hingga saat ini memasuki bulan ke-15. Bulan-bulan sebelumnya dengan tema berbeda-beda, dan pada bulan ini dibalut tema : <b><i>“Mereka telah menghisap sampai ke tulang-tulang, karena kau</i></b><i> <b>manusia”</b>  </i>Tema yang memang disesuaikan dengan acara pembacaan puisi-puisi dari buku “Puisi Menolak Korupsi”.</p>
<p>Pada kesempatan ini akan kita perkenalkan ‘tamu-tamu dari luar Kalsel tersebut’ yang akan hadir di Panggung Bundar Mingguraya nanti, mereka adalah: 1. Sosiawan Leak, 2. Bambang Eka Prasetya, 3. Acep Syahril, 4. Didit Endro, 5. Wage Tegoeh Wijono (pembaca puisi, pemerhati road show PMK), 6. Hardho Sayoko SPB, 7. Kidung Purnama, 8. Lukni Maulana, 9. Beni Setia, 10. Lennon Machali, 11. Murdoks Sastra Riau, 12. Ajuk (aktris monolog), 13. Dimas Indiana Senja (pembaca puisi, pemerhati road show PMK), 14. Heru Mugiarso, 15. Denny Indrayana.</p>
<p>Untuk nama Denny Indrayana sendiri memang tidak terdapat di dalam buku “Puisi Menolak Korupsi”, tetapi dengan gaya yang sangat meyakinkan dari seorang <i>Penyair Gila, </i>abah Arsyad Indradi menegaskan bahwa Denny Indrayana yang kini menjabat sebagai wakil menteri Kehakiman dan HAM siap hadir dan membaca puisi, “Siap. Denny Indrayana telah menjawab sms abah, ia siap hadir dan ikut membaca puisi di Banjarbaru, yaitu di Panggung Bundar Mingguraya,” jelas <i>Penyair Gila. </i>Semoga saja benar-benar hadir, dan bila pun tidak maka Panggung Bundar Mingguraya tetap dilaksanakan dan tidak mengurangi makna acara yang sudah dirancang oleh panitia. “Kami tidak terlalu berharap banyak kepada kehadiran Denny Indrayana karena memahami tugas kerja yang padat di pundak beliau, tetapi bila pun hadir maka kita menyambutnya dengan penuh rasa persaudaraan, sebab beliau ‘dangsanak kita jua’ yang kini dipercaya dalam tugas negara sebagaimana kita ketahui bersama,” ungkap HE. Benyamine selaku koordinator lapangan di agenda Panggung Bundar Mingguraya.</p>
<p>Berikut nama para tamu yang karyanya tercantum di dalam buku “Puisi Menolak Korupsi”.</p>
<p><b><i>Sosiawan Leak</i></b>, lahir di Solo, 23 September 1967. Menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS, Solo. Menulis puisi, esai, dan naskah teater di samping menjadi actor dan sutradara beberapa grup teater. Kini tinggal di Solo, Jateng.</p>
<p>Dalam buku PMK (Puisi Menolak Korupsi) dapat dibaca puisinya berjudul <b>MESIN TANAH:</b> mulutmu/ seperti mesin tanah/ selalu memamah pecahan genting/ batu bata dan bengkah sawah// mengunyahnya/ dalam ketidakpastian hokum agraria/ tragedi kebakaran terencana/ atau eksekusi yang diprovokasi pentungan dan senjata/ bersama para seragam dan gerombolan preman/ usai menenggak darah dan nanah kebrutalan/ sembari pesta narkoba yang dilindungi/ persekutuan setan berwajah nabi// mulutmu/ seperti mesin tanah/ selalu bicara soal lahan kubur yang tak terjaga/ meneriakkan ranah subur dalam hitungan angka-angka/ yang meledak menjadi serpihan kaca/ karat besi dan hujan asam di tubuh para harga/ merajang-rajang cangkul, bajak dan sapi/ membeset-beset perahu, jarring dan jala/ membedah tanggul anggaran/ yang kau bangun bersama para tikus dan ular!// mulutmu/ seperti mesin tanah/ yang selalu menjanjikan kesuburan dan harapan/ tiap kali memimpin upacara penghormatan/ saat mengerek panji-panji demokrasi/ bergambar otak udang/ dan belatung hati !/// (halaman 324).</p>
<p><b><i>Bambang Eka Prasetya, </i></b>lahir di Jombang, 5 Desember 1952. Menulis di sela-sela kesibukannya sebagai Direktur Utama PT. Tata Banua Adinusa, Banjarbaru, Kalsel. Kini tinggal di Malang, Jatim. Alamat: Pandansari Utara 24 Rt 07/10, kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang 56172.</p>
<p>Dalam buku PMK dapat dibaca puisinya berjudul <b>SELAMAT DATANG DI NEGERI SETAN</b>: Selamat datang di negeriku / Negeri yang menebar benih-benih janji/ Tunas tumbuh berbalut kebohongan/ Bencana melanda tak pula membawa jera//Inilah wajah negeriku/ Negeri sakit jiwa bernahkoda korup serakah/Perebutan kekuasaan dan kekayaan hal lumrah/ Di setiap pelataran pertarungan kepentingan// Inilah negeri jajahan setan/ Negeri yang dijejali rakyat miskin dan lapar/ Dengan makanan berwajah setan/ Nun di atas  panggung sana mereka tak henti bertengkar/// (halaman 109).</p>
<p><b><i>Acep Syahril</i></b>, lahir di Kuningan, 25 November 1963. Kini tinggal di Blok Senerang Desa Sudikampiran, Indramayu, Jawa Barat.</p>
<p>Dalam buku PMK terbaca puisinya di bawah judul: <b>GURU KAMI TUKANG SAPU NEGARA : </b>Kami tahu guru kami yang sesungguhnya tidak pernah berfropesi ganda apalagi merangkap sebagai tukang sapu tapi akhir-akhir ini mereka sering terjebak dalam masalahnya sendiri dan diam-diam mereka merubah wujudnya jadi ikan sapu-sapu yang bergerak ke segala ruang bahkan menyusup ke jalan jalan darah mereka tidak hanya menghisap kotoran tapi juga memakan urat-urat otot seperti persendian tulang anak istri kami dan tanpa dengki guru bersama teman-temanya sangat rajin menyapu siang malam mereka berfikir keras dengan imajinasinya agar bisa menyapu semen beton besi kertas tiket perjalanan panti asuhan gedung sekolah gedung perkantoran wc kamar mandi sampai ke jembatan mereka sapu<b> //</b>Lalu keselokan paginya di lapangan upacara guru menganjurkan agar kami selalu berfikir pakai logika hari ini mau makan apa besok mau dapat uang dari mana dan kita harus bekerja keras katanya tapi lagi-lagi bila malam tiba guru-guru kami selalu berfikir dengan imajinasi mereka berfikir bagaimana caranya menyapu uang Negara namun tak berbekas tidak seperti penggasak sandal jepit atau maling ayam tetangga<b> //</b>Ow ow sungguh kami malu jadi tukang sapu seperti guru<b>, /// </b><i>2011(halaman 9).</i></p>
<p><b><i>Didit Endro S</i></b>, lahir di Grobogan 26 April 1970. Kini tinggal di Jepara, Jateng.</p>
<p>Dalam buku PMK terdapat puisinya berjudul <b>BERANG-BERANG</b>: berang-berang beringas/ mecakari segala yang ada/ sang tupai mengintip pada celah dedaunan/ sementara/ sang rase menyelinap/ di balik akar gelap// berang-berang menggila/ akar-akar ludes/ batang-batang tumpes/ mengganas tanpa tegur sapa/ melibas sekitarnya/ dan,/ dor !!!/ tak seberapa lebar/ peluru itu merobek punggungnya/ tetapi darah itu/ mengalir tembus hingga dada/ berang-berang lunglai/ meletakkan kepala/ pada ujung akar yang dikeratnya/ tak ada negosiasi/ tak ada lagi konspirasi/ berang-berang mati/ tak ada lagi yang bisa dibeli/// jepara (halaman 150).</p>
<p><b><i>Hardho Sayoko SPB</i></b>, lahir di Ngawi 16 Juli 1955. Kini tinggal di Ngawi, Jateng.</p>
<p>Dalam buku PMK terpampang puisinya berjudul <b>KAWULA NEGERI ATAS ANGIN: </b>berdalih demi berkesinambungan pembangunan negeri Atas Angin walau setiap musim upeti dan aneka pungutan selalu merangkak tak soal sebab unjuk rasa sambil memaki moyangnya Ifrit tidak dilarang mendapat bonus membakar ban bekas dan menginjak-injak poster meski sejatinya semua untuk kesejahteraan upah pengelola kerajaan  dan rekreasi para pengaku wakil meski sering mangkir saat pasewakan selain disedot garong lewat proposal yang tersusun di meja kekuasaan setiap menyediakan prasarana untuk para kawula yang kelaparan// Petinggi parpol lebih tinggi dari malaikat/ tidak takut disidik jika terlihat perbuatannya jahat/ saat muncul di tivi sosoknya bak selebriti/ dalam tayangan berita criminal penyalah gunaan jabatan/ di negeri Atas Angin tak mudah menjadikan maling jadi tersangka karena asas praduga tidak bersalah menjamin setiap warga Negara anehnya maling singkong lebih cepat dijebloskan ke dalam penjara// Di negeri Atas Angin yang sebenarnya sangat amat kaya raya/ karena salah kelola rakyatnya miskin dan banyak yang terlunta di negeri orang/ menjadi buruh dan babu karena pemerintah tak menyediakan lapangan keraj/ raja yang dipilih lewat perhelatan meriah dengan mengobral berlaku mimpi/ meski terbukti ingkar janji setelah berhasil mengenakan mahkota bersusun tiga/ tak merasa malu karena merasa diberi contoh para penguasa sebelumnya/ justru para pengusungnya mencari celah untuk mengabadikan kekuasaannya/ selain tetap aman jika terus memerintah juga ingin terciprat proyek triliyunan /// kedunggalar, 21 Oktober 2012/30/april 2013, halaman 201.</p>
<p><b><i>Kidung Purnama</i></b><i>, </i>lahir di Ciamis, 3 Januari 1969. Tinggal di Jalan Bojonghuni no. 16, Ciamis, Jabar.</p>
<p>Dalam buku PMK terbaca puisinya berjudul, <b>CATATAN PERJAMUAN MALAM</b>: Dalam segelas anggur merahmu/ Kau tebarkan pesona senyuman/ Kemabukan malam-malam itu kian menjalar/ Mengulur waktu melewati kegelisahan hari/ Dalam jari-jemarinya merenggut kesempatan/ Di antara tiang-tiang beton kekuasaan silih berganti/ Tumpang tindih menguras keringat kemiskinan negeri///</p>
<p>2013 halaman 240.</p>
<p><b><i>Lukni Maulana</i></b><i>, </i>lahir di Semarang, 24 Juli 1984. Kini tinggal di Semarang.</p>
<p>Dalam buku PMK terdapat puisinya berjudul, <b>UANG LEGISLASI</b>: Kita mengira korupsi berurusan dengan mata uang/ Uang rakyat tentunya/ Coba sedikit renung akar masahnya/ Korupsi memang bahaya/ Sekali tembak satu juta penduduk/ Hilang seketika// Otak kita dipenuhi dengan bahan material/ Adanya uang dan uang/ Lupa korupsi sesungguhnya/ Awas bahaya laten, katanya// Korupsi bukan soal uang semata/ Paling bahaya korupsi legislasi dan aturan/ Sehingga siap-siaplah engkau/ Jadi korban seterusnya/// <i>Semarang, 7/04/13 halaman 265.</i></p>
<p><b><i>Beni Setia</i></b><i>, </i>lahir di Soreang, 1 Januari 1954. Kini tinggal di Caruban, Kabupaten Madiun, Jatim.</p>
<p>Dalam buku PMK tampak puisinya dalam judul, <b>GENETIKA KORUPSI, 5</b>: Setelah imsak kita menagguhkan segalanya/ Hasrat, syahwat, dan kesepakatan win win/ Sampai maghrib- setan mengumandangkan:/ Isyarat korupsi berjamaah 1.000.000 rakaat// Mendaras kuintansi fiktif, baiat bagi fee dari/ proposal serta tender t-s-t, lantas begadang:/ mengatur bagi-bagi proyek ikwanul dajjal,/ serta menghitung sisa anggaran mark-up-iah// merah putih di mana-mana, pekik “merdeka”/ di mana-mana, dzikir komisi di mana-mana/ &#8211; dirgahayu korupsi, dirgahayu kongkalikong/ &#8211; semoga panjang tangan di selalu mungpung/// halaman 121</p>
<p><b><i>Lennon Machali</i></b><i>, </i>Tinggal di Gresik, Jatim.</p>
<p>Di buku PMK terlihat puisinya di bawah judul, <b>PARADOKS : </b>sudah kelewat batas rimba hokum ini kamu masuki dari bukit dan lembah/ yang dulu bersemayam raja baung cikal bakal naluri hitam merasuki kuasamu/ kuasa atas moncong srigala yang menganga dalam goa persidangan satwa liar itu/ satwa liar yang rakus telah menambah segala buah jatah semua penghuni belantara/ dan siap berbagi jatah atas nama air liur dari mulutmu para pelalap para pemangsa/ yang tersudut di batang pohon ringin tua, ringin tua yang kau usir dan yang perbawanya// apa yang mestinya bisa kuteriakkan, memantul gema suara kembali pada dinding kesunyian/ ditelan hutan musim badai yang bertubi menghajar cahaya kelam nyaris gulita/ cahaya kelam aura para pembela jailangkung, percik apa ia mainkan dalam persidangan, perambah hutan, aksara menjadi mantra, kalimat acrobat menjelma azimat raja tipu daya/ sebab akibat kelalaian yang aku punya, memenangkan jurus singa dari pesilat lidah berdarah/ lidah singa yang paling lantang suara aumnya// taubat ya aum itu pembelah rimba/ yang berwajah sanca/ kau tiup sangkakala/ berbaris pagebluk/ sampai ke kampong/ tanpa ladang dan sawah /// Gresik 2013 halaman 260.</p>
<p><b><i>Suryahardi</i></b><i>, </i>lahir di Aceh tahun 1969. Kini tinggal di Jalan Sultan Agung/ Sukoharjo no. 34 Pekanbaru, Riau 28133.</p>
<p>Dalam buku PMK terpampang puisinya dibalutan judul, <b>BERBISIK: </b>mari kita berbisik/ pada hutan/ pada daun/ pada ranting/ pada batang/ pada penguasa// mari kita berbisik/ pada laut/ pada karang/ pada pulau/ pada pantai/ pada nasib habitatnya// mari kita berbisik/ tentang segepok uang cucian/// Pekanbaru, 06.03.2013 halaman 346.</p>
<p><b><i>Heru Mugiarso</i></b>, lahir di Purwodadi Grobogan, 2 Juni 1961. Kini tinggal di Semarang.</p>
<p>Dalam buku PMK terkuak puisinya dalam selimut judul, <b>PUISI BERTERIAK</b>: “Seandainya Tanganku mengepal dan Mulutku berteriak,” gumam penyair itu/ maka adakah langit akan terbuka dan cakrawala berubah warna?// Dan di kamarnya, perjalanan sunyi menggiringnya/ pada gemuruh ombak yang melembur pasang/ tapi, adakah ia cukup bernapas panjang ?// sementara di meja selembar harian pagi/ memotret petinggi partai menjadi calon pesakitan/ lalu editorial pun luruh/ ke dalam berita yang gaduh// “Seandainya puisi mampu menolak korupsi …”/  Gumam itu kembali disimpannya rapi// di luar: cahaya bulan dank abut bergaram/ berangkat raib dalam igauan malam /// halaman 205.</p>
<p>Berita menarik datang pula dari Sosiawan Leak, bahwa ia akan mulai menerima puisi-puisi Menolak Korupsi untuk menjadi buku jilid 2, batas waktu pengiriman puisi sampai tanggal 31 Juli 2013,  jumlah puisi yang dikumpulkan minimal 5 buah, lebih lanjut untuk lebih lengkapnya kabar ini silakan buka facebook “Puisi Menolak Korupsi” atau hubungi langsung Sosiawan Leak dengan nomor kontak 081392853878.</p>
<p>Bahkan gerakan yang berlandaskan kebersamaan ini akan terus bergulir sampai batas waktu yang terlalu sulit untuk dihentikan.</p>
<p>Sangat berharap rekan-rekan sastrawan juga pemerhati, penikmat sastra, atau siapa saja karena Anda adalah orang istimewa yang ditunggu oleh panitia, malam Sabtu tanggal 28 di Mingguraya. Terlebih kepada para pembaca yang tentu tak mungkin melepaskan kesempatan ini agar suara kita tentang apa dan bagaimana juga mau dibawa ke mana serta siapa saja, sebuah persembahan yang unik dan luar biasa, bahkan sejarah akan mencatatnya. Banjarbaru persingahan dari road show kota ketiga, sebelumnya kota Blitar dan Tegal, kemudian bulan berikutnya di Palu, Jakarta, Semarang serta Mojokerto. Semoga Bandung siap sedia, bahkan sampai Medan Aceh dan Pekanbaru. Apakah Batam diam saja? Semoga tidak, karena getar-getarnya akan merambah sampai ke ujung-ujung, sampai ke celah-celah. <b><i>Tiba waktu; “puisi jernihkan kisruh langit dan keruh bumi” </i></b><b><i>(gumam asa)</i></b></p>
<p>Akademi Bangku Panjang Mingguraya, Banjarbaru 16 Juni 2013</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=wc5wb_mr0Is:mUC8pH6hi10:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/wc5wb_mr0Is" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Oleh: Ali Syamsudin Arsi Penghujung bulan Juni, tepatnya pada tanggal 28 nanti, bertempat di arena pentas bernama Panggung Bundar Mingguraya Banjarbaru akan digelar ‘sesuatu yang beda’. Berbeda dari pelaksanaan sekali dalam sebulan setiap malam Sabtu-nya. Panggung Bundar Mingguraya akan dihadiri oleh banyak pembaca puisi dari pulau Jawa dan Sumatera. Bahkan juga ada kemungkinan Denny Indrayana [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/06/17/tiba-waktu-puisi-jernihkan/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">0</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/06/17/tiba-waktu-puisi-jernihkan/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10321"><title>Kebutuhan Interior Rumah Anda, Percayakan Pada Graha Patriatama Jaya</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/PEPCHTnjbCY/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>bisnis</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-06-12T02:21:09-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">P</span>enataan <a href="http://grahapatria.co.id/" target="_blank">interior</a> dan eksterior rumah merupakan satu hal yang sangat penting dalam rangka untuk memenuhi unsur kegunaan sekaligus unsur estetis dalam sebuah ruangan rumah maupun bangunan lainnya. Dibandingkan eksterior, interior menjadi hal yang lebih utama, meski begitu bukan berarti kebutuhan eksterior rumah menjadi dikesampingkan. Pemenuhan utama dalam interior adalah pemilihan kualitas bahan-bahannya. Hal ini dilakuan dengan tujuan untuk mendapatkan ketahanan dan kekokohan bangunan rumah.</p>
<p>Berbicara mengenai <b>interior rumah</b>, ada satu perusahaan yang berfokus pada satu bidang tersebut, yaitu PT Graha Patriatama Jaya. Perusahaan yang telah berdiri selama kurang lebih dua puluh empat tahun ini telah berprioritas utama bagi para konsumennya. Dengan kualitas bahan bangunan yang sudah tidak diragukan lagi dan juga jasa pemasangan yang ditawarkan, PT Graha Patriatama Jaya telah memuaskan para pelanggannya, baik perusahaan <i>general contractor</i> maupun konsumen umum.</p>
<p>Ada berbagai interior yang ditawarkan diantaranya sistem rangka atap baja ringan dengan <i>brand</i> Frametech; <i>ceiling suspension</i> dengan <i>brand</i> CKM; jenis plafon dengan berbagai brand seperti Cortega, <a href="http://grahapatria.co.id/distributor/armstrong-ceiling-fine-fissured-rh99" target="_blank">Fine Fissured RH 99</a>, ANFRH 90, Classic Lite RH 90, <a href="http://grahapatria.co.id/" target="_blank">Amstrong</a>, khusus produk gipsum, yaitu  Dinogips; partisi toilet dengan <i>brand</i> Tase, dan lain-lain. Sedangkan kualitas bahan-bahan tersebut didatangkan dari berbagai negara seperti Taiwan, Amerika, dan Australia. PT Graha Patriatama Jaya telah menjadi distributor tunggal selama kurang lebih 10 tahun untuk produk CKM, dan menjadi distributor resmi untuk produk Armstrong World dengan membawa nama <a href="http://grahapatria.co.id/distributor/armstrong-indonesia" target="_blank">Armstrong Indonesia</a> dan juga produk lainnya.</p>
<p>Sedangkan pengaplikasian berbagai produk tersebut, khususnya untuk produk <i>ceiling</i> dan partisi tampak pada beberapa bangunan diantaranya, PT Djarum Kudus, PLTU Pelabuhan Banten, PT Sariwarna Karang Anyar, PT Sritex Solo, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Soegijapranata Semarang, serta Yayasan ST Yoseph di Surabaya. ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=PEPCHTnjbCY:hMGlxWpTjCc:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/PEPCHTnjbCY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Penataan interior dan eksterior rumah merupakan satu hal yang sangat penting dalam rangka untuk memenuhi unsur kegunaan sekaligus unsur estetis dalam sebuah ruangan rumah maupun bangunan lainnya. Dibandingkan eksterior, interior menjadi hal yang lebih utama, meski begitu bukan berarti kebutuhan eksterior rumah menjadi dikesampingkan. Pemenuhan utama dalam interior adalah pemilihan kualitas bahan-bahannya. Hal ini dilakuan [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/06/12/kebutuhan-interior-rumah-anda-percayakan-pada-graha-patriatama-jaya/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">6</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/06/12/kebutuhan-interior-rumah-anda-percayakan-pada-graha-patriatama-jaya/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10317"><title>Penyair Indonesia asal Kalimantan Selatan dalam buku “Puisi Menolak Korupsi”</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/kR9SLrIsriA/</link><dc:subject>Sastra</dc:subject><dc:subject>apresiasi puisi</dc:subject><dc:subject>penyair</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-06-06T01:32:22-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><strong>Oleh: Ali Syamsudin Arsi</strong></p>
<div class="wp-caption alignright" style="margin-top:5px;height:198px"><img style="padding:3px 7px 3px 7px;" src="http://i935.photobucket.com/albums/ad198/sawali64/1sastra_zps36534214.jpg" alt="Bahasa" width="160" height="165" /></div>
<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">A</span>da sejumlah nama pengarang, katakan saja penyair, mereka tergerak menuliskan puisi-puisi untuk sebuah buku kumpulan yang diberi judul “Puisi Menolak Korupsi”. Penyair Indonesia yang kini bermukim di tanah Banjar, Tanah Banua, mereka adalah:  Abdurrahman El Husaini, Ali Syamsudin Arsi, Arsyad Indradi, dan Sumasno Hadi.</p>
<p>Buku yang hadir dengan cara lain dari yang lain, sebab dengan Sosiawan Leak sebagai coordinator gerakan Puisi Menolak Korupsi menawarkan wadah pengumpulan puisi bertema sentral anti korupsi dan memberikan jalan keluar masalah pendanaan dengan cara setiap pengarang yang mengirimkan puisi-puisi tersebut bersuka-rela memberikan saweran sejumlah dana – yang nilai nominalnya minimal Rp. 250.000,- &#8211; namun ternyata ada saja beberapa di antara rekan pengirim naskah puisi yang memberikan donasi lebih dari batas minimal tersebut. Alhasil, buku tercetak dengan apik dan kepada masing-masing penyumbang akan mendapatkan sejumlah buku kumpulan dimaksud dengan sesuai jumlah sawerannya.</p>
<blockquote><p><b><i>Pragmen kecil di sekitar pot bunga:</i></b></p>
<p>“Oh, maaf Pak, saya sedang mengerjakan yang lain,” berlalu begitu saja.</p>
<p>“Ini ada titipan dari rekan-rekan sekantor, mereka mengucapkan salam kepada Ibu,” amplop putih itu bergerak pelan dan sudah sangat biasa terjadi.</p>
<p>“Oh, begitu ya. Oke, berkas Bapak di mana tadi,” ada senyum terlihat tulus dan manis.</p>
<p>Bapak Utusan dan Ibu Bendahara, mereka berdua sama-sama duduk pada posisi masing-masing.</p>
<p>“Kami mohon untuk urusan yang akan datang menjadi lancar, dan kami sudah biasa dengan hal begini.”</p>
<p>“Ahk, sudah budaya Pak, kami juga sangat paham,” terbayang di bola matanya beberapa nomor rekening tabungan yang akan bertambah saldo. Semakin menampak Ibu Bendahara itu ceria dan percaya diri, tenang dalam diam. “Tapi ini bukan untuk saya saja, masih ada banyak rekan saya di sini Pak,” semakin minggu semakin melebar saja ukuran paritnya, pot bunga selalu bertambah, sebentar lagi rampung kolam ikan di ruang tamu, sepeda motor sudah empat, mobil baru tiga, lemari baju anak-anak kian sesak dan mutu kain kemeja sang suami yang kian menaik, pembantu sudah ada dua orang, tiga buah kulkas selalu penuh isinya, hp di tas kerja ada tiga, anak-anak punya hp juga tiga, suaminya tentu tak mau kalah bersaing, urusan makan juga berpindah-pindah, sarapan di sana, makan siang lebih jauh lagi dan makan malam di tempat perkumpulan yang bahkan lebih jauh lagi.</p>
<p>Benarkah dengan alasan ‘karena sudah budaya’?</p>
<p>Atau budaya itu yang menjadikan alasan selalu diterima?</p></blockquote>
<p>Bila tidak mengikuti arus dan aturan tak tertulis itu maka kita selalu saja diacuhkan, tidak diterima dengan nyaman, disepelekan, padahal mereka sudah mendapatkan gaji yang semestinya. Ketulusan senyum itu sangat dipaksakan.</p>
<p><b><i>Dan bunga-bunga di atas meja memberikan pesonanya, warna-warna: (Ada kentut serta anjing yang setia)</i></b></p>
<p>“Begini saja, Anda bisa berapa persen, sebab yang lain sudah berani sepuluh persen. Saya kan berteman dengan Anda, lebih rendah juga tidak mengapa. Bila tidak ada jawaban maka akan saya berikan kepada rekan lain.”</p>
<p>Adakah penekanan yang sangat mengerikan dalam hal begini bila sebuah proyek datang dan ‘serpihan-serpihan kaca-luka’ pun berserak tanpa tanggung-tanggung, terbuka dan langsung. Atau akan berdampak kepada proyek yang berikutnya. Kalau tidak diterima maka tidak akan dapat, padahal kami memerlukan bantuan itu. Sebuah tawaran yang sudah biasa. Sebuah penerimaan yang juga menjadi biasa. Padahal intinya adalah ‘yang penting mendapatkan”.</p>
<p>“Nah, karena rasa syukur ini kita rasakan bersama, maka dengan suka-rela pula kita kumpulkan sejumlah dana dari hasil pencairannya untuk memberi kepada mereka, mereka telah membantu, dan begitu pula dengan rekan di pihak lain, kita jangan sampai ketinggalan juga masalah jumlah, bila yang lain berani memberi lima ratus ribu maka kita memberinya tujuh ratus lima puluh ribu, ini kita maksudkan agar urusan yang akan datang kita didahulukan dan dilayani dengan baik, ini sudah budayanya, bila tidak maka kita akan terbengkalai,” nah itulah <i>kentut</i> yang keluar dari mulut seorang pengumpul dana serta ia akan mengambil keuntungan karena namanya akan dicatut pula sebagai penyumbang yang setia. <i>Anjing.</i></p>
<p>Dalam buku tersebut (Puisi Menolak Korupsi) terdapat puisi-puisi Abdurrahman El Husaini, pada halaman 1 sampai 5, sebagai berikut:</p>
<p><i>Abdurrahman El Husaini</i></p>
<p><b>KUTBAH AIR MATA</b></p>
<p>Jika kesempatan ini masih ada<br />
Akan terus kusampaikan kutbah itu<br />
Di pantai-pantai<br />
Lidah tsunami akan selalu menjilati tubuh kota<br />
Bila dosa-dosa koruptor<br />
Semakin mendarah daging</p>
<p>Jika masih ada waktu<br />
Akan terus kuteriakkan kutbah itu<br />
Di gunung-gunung<br />
Mulut gempa akan selalu melumat bibir kotamu<br />
Bila praktik korupsi<br />
Semakin menggurita</p>
<p>Jika masih tersisa suaraku<br />
Akan terus kubacakan isi kutbah itu<br />
Di sungai-sungai<br />
Tangan banjir akan menggulung tikar kotamu<br />
Bila rumput liar KKN semakin tumbuh subur</p>
<p>Mengapa masih ada korupsi?<br />
Sedang tsunami sudah berkali-kali terjadi</p>
<p>Mengapa masih ada korupsi?<br />
Sedang gempa bumi sudah berkali-kali terjadi</p>
<p>Mengapa masih ada korupsi?<br />
Sedang banjir besar sudah berkali-kali terjadi</p>
<p>Mengapa masih ada korupsi?<br />
Sedang presiden sudah enam kali berganti</p>
<p>Martapura, 30/03/13</p>
<p><i>Ali Syamsudin Arsi</i></p>
<p><b>MEREKA TELAH</b><br />
Mereka telah menelan pahit, sebagai bentuk cerita dari tahun ke tahun, dari segala macam buah ditawarkan. Tidak. Itu hanya mimpi seorang penghayal dan kosong di matanya.</p>
<p>Lawan</p>
<p>Tetapi bila tak mampu maka lepaskan saja semua kepungan yang diarahkan kepada tubuhmu. Tubuh mereka pun semakin melayang di awang-awang. Tubuh yang terbengkalai dan melayang di udara lepas.</p>
<p>Rama-rama bersayap kepak menuju bulan, padahal masih siang waktu, malam masih meniti di bawah jarak, kita duduk seperti beberapa hari yang lalu.</p>
<p>Lawan</p>
<p>Semenjak orang-orang itu melepaskan tangkap jemari di telapak tanganmu padahal banyak kepal yang meringkuk di jeruji besi.</p>
<p>“Sejak itu pula kami berharap kalian berangkat lebih jauh dari sisi pembaringan kami, tentang apa yang mereka temukan di dasar laut, sampaikan salam mereka agar semua orang bersedia menguliti tubuhnya masing-masing.”</p>
<p>Lawan</p>
<p>Suara itu melesap di semak-semak penuh duri, tersekat di antara daun-daun ilalang dan rebahan ranting di gemeretak lepasan jangkar</p>
<p>Mereka telah menghisap sampai ke tulang-tulang</p>
<p><i>/banjarbaru, 2013</i></p>
<p><i>Arsyad Indradi</i></p>
<p><b>Pohon Para</b></p>
<p>Kau hanya tahu ia adalah pohon para<br />
Yang selalu disadap tubuhnya sampai tak terhitung lagi lukanya<br />
Luka tubuhnya<br />
Pernahkan kau dengar jerit perihnya setiap pisau yang kau torehkan<br />
Pernahkah kau dengar aduh keluhnya setiap darah yang mengalir dari<br />
nganga luka<br />
Kau cuma tahu kepuasan tempurung penuh darahnya</p>
<p>Sebab ia adalah cuma pohon<br />
Maka tak perlu iba tak perlua terima kasih karena kau manusia?<br />
Jika tubuhnya tak berdarah lagi<br />
Lalu ditebang dan dipotongpotong dijadikan kayu bakar</p>
<p>Di majelis ini tempatnya gerombolan manusia yang berlidah pisau<br />
Dan setiap saat kita disadap dan darah kita kepuasan hidup mereka<br />
Kita bukan pohon para</p>
<p>Banjarbaru, 2012</p>
<p><i>Sumasno Hadi</i></p>
<p><b>Sajak Rumusan Korupsi</b></p>
<p>Korupsi adalah sebuah teori<br />
Rumusannya terus berkembang<br />
Metodenya selalu menyesuaikan<br />
Dari fakta-fakta sama yang statis<br />
Tindak pencurian</p>
<p>Korupsi adalah sebuah dialektika<br />
Tesisnya adalah kejahatan<br />
Antesisnya suatu kebutuhan<br />
Sintesisnya bentuk kehancuran<br />
Martabat melorot</p>
<p>Korupsi adalah sebuah pengetahuan<br />
Segala bidang ilmu menjadi terpakai<br />
Ilmu retirika untuk persembunyian<br />
Ilmu bahasa sebagai alat kebohongan<br />
: pengetahuan kita jelas</p>
<p>Korupsi adalah kebudayaan<br />
Kebudayaan yang tersesat<br />
Kebudayaan yang sekarat<br />
Kebudayaan yang laknat<br />
: kontra kebudayaan</p>
<p>Korupsi adalah teori dan pengetahuan<br />
Yang berdialektika dengan kebudayaan<br />
Dan kita akan membangun martabat<br />
Tidak dengan budaya pencurian<br />
Supaya semuanya menjadi sia-sia</p>
<p>Banjarmasin, Februari 2013</p>
<p>Tentu saja puisi-puisi tersebut bersanding erat dengan puisi-puisi yang ditulis oleh penyair lain, sebutlah di sana ada Radhar Panca Dahana, ada Beni Setia, juga ada Sosiawan Leak. Mari kita lihat puisi-puisi mereka sebagai bahan pembanding.</p>
<p><i>Radhar Panca Dahana</i></p>
<p><b>KAMAR 608, HOTEL M</b></p>
<p>Lima kepala<br />
Duabelas mata<br />
Satu telinga</p>
<p>Meja kecil, kopi tubruk, niat kerdil,<br />
Hidup terkutuk. Katakata melingkar<br />
Udara, rahasia mencetak bahasa, dan<br />
Lihat…rekam kamera:<br />
Satu menghitung dolar<br />
Di keranjang basah, satu mengaudit<br />
Tipudaya, memori pengkhianatan,<br />
Database para presiden, celana dalam<br />
Ratusan menteri, dan deposito jutaan suara.</p>
<p>Ahh..denting anggur memecah merdu<br />
Melon Kristina. Tubuh mengilap tanpa kain<br />
Tanpa sungkan berenang di ranjang:</p>
<p>“pagi ini, kita tentukan kepala keuangan,</p>
<p>Malam nanti kita ketuk palu presiden,<br />
Mitnait, haus music dan janda sinetron.”</p>
<p>Dan besok pagi, upacara agama<br />
‘hahaha…”</p>
<p>Tak ada tawa</p>
<p>Lima kepala<br />
Tiga belas mata<br />
nol telinga</p>
<p>menjelma botol champagne,<br />
tujuh dengkur, tiga belas kontrak<br />
tanpa cap dan signa</p>
<p>“hahaha….”<br />
Televise tertawa<br />
Lima kepala berita<br />
Menjuta pesona<br />
Emas tinta di pena<br />
Sejarah sebuah bangsa.</p>
<p>14/06/09</p>
<p><i>Beni Setia</i></p>
<p><b>SARTRE’S DOOR</b></p>
<p>rumah mewah sang koruptor mempunyai banyak kamar, di mana istri, anak-anak, pembantu, sopir, dan tamu – yang mungkin tidak pernah ada datang untuk menginap itu – punya kamar sendiri, bahkan anjing, mobil, beras + mi + minyak goring, buku, kursi tamu. Tv + dvd, sabun, dan <i>taik </i>punya kamar sendiri, sekaligus membaca, menulis, mendengar berita, bercakap, berteriak, dan kencing pun harus di dalam kamar, kamar khusus di mana pintunya – meski tak pernah dikunci -  memisahkan penghuni kamar dari penghuni kamar lainnya dalam rentang jarak tidak terukur, pintu yang terus berkelebat ke mana pun penghuni kamar pergi, pintu yang selalu tertutup meskipun sedang satu kamar dengan istri, anak-anak, sopir, pembantu, bos, bawahan, tetamu, dan selingkuhan – yang Cuma membukakan secelah pintu, dan mati itu pasti mesti ikut aturan; tinggal di dalam kamar sendiri, ditempatkan dalam kamar yang tak dihubungkan dengan kamar di mana pun – kamar yang pintu-pintunya melulu dikunci (mati)</p>
<p>11/04/2010</p>
<p><i>Sosiawan Leak</i></p>
<p><b>KAMI MENOLAK</b></p>
<p>kami menolak miskin<br />
tapi kemiskinan selalu datang seperti kejam binatang,<br />
buas dan haus darah!<br />
taring runcing, cakar belukar dan ludahnya yang api<br />
senantiasa mengintip nasib kami<br />
; memamah para tanah<br />
membakar ladang sawah<br />
serta mencabik-cabik pakaian<br />
di wc umum dan kumuh kamar kontrakan</p>
<p>kami menolak bodoh<br />
tapi kebodohan selalu menghadang bagai mata pedang<br />
merajang-rajang ke dalam pikiran<br />
bersama tikaman dendam dan kekerasan<br />
lolos dari sarungnya<br />
kelosotan di para kulit, daging dan urat ajal<br />
demi kehidupan dangkal<br />
; harta, kedudukan dan berahi purba<br />
juga buta keyakinan atas nama tuhan.<br />
mereka malih rupa kurikulum uji jajal,<br />
ongkos sekolah mahal,<br />
buku-buku tak bermutu<br />
juga gaji menjulang para guru.</p>
<p>kami menolak sakit<br />
tapi virus dan hama selalu menikam<br />
merupa kilau tombak dan belati tajam<br />
juga sekrup dan paku<br />
di bom-bom liar yang sengaja diledakkan<br />
di antara desing peluru dan popor senapan<br />
membiakkan obat-obatan kadaluarsa<br />
melahirkan petugas kesehatan bermata buram<br />
jelmaan monster tanpa rupa<br />
yang mengguritakan sekarat di setiap kehidupan sia-sia</p>
<p>13 Oktober 2012</p>
<p>Dalam buku Puisi Menolak Korupsi ada juga memuat puisi-puisi karya dari pengarang yang lain, yaitu: Acep Syahril, Agus R. Sarjono, Agus Sri Danardana, Ahmad Daladi, Ahmadun Yosi Herfanda, Akaha Taufan Aminudin, Aloysius Slamet Widodo,  Aming Aminoedhin, Andreas Kristoko,  Andrias Edison,  Andrik Purwasita, Anggoro Suprapto, Ardi Susanti, Asyari Muhammad,  Ayu Cipta, Bagus Putu Parto, Bambang Eka Prasetya, Bambang Supranoto, Bambang Widiatmoko, Bontot Sukandar, Brigita Neny Anggraeni, Budhi Setyawan, Dedet Setiadi, Denni Meilizon, Dharmadi, Didit Endro, Dimas Arika Mihardja, Dona Anovita, Dwi Ery Santoso, Dyah Setyawati, Eka Pradhaning, Eko Widianto, Ekohm Abiyasa, Endang Setiyaningsih, Endang Supriadi, Gunawan Tri Atmodjo, Handry TM, Hardho Sayoko SPB, Heru Mugiarso, Hilda Rumambi, Irma Yuliana, Isbedy Stiawan ZS, Jamal D. Rahman, Jhon F.S. Pane, Jumari HS, Kidung Purnama, Kuncahyono PS, Kusprihyanto Namma, Lailatul Kiftiyah, Lennon Machali, Lukni Maulana, M. Enthieh Mudakir, Mubaqi Abdullah, Najibul Mahbub, Nurngudiono, Oscar Amran, Puiji Pistols, Puput Amiranti, Puspita Ann, Ribut Achwandi, Ribut Basuki, Rahmat Djoko Prakosa, Saiful Bahri, Sudarmono, Sulis Bambang, Suryahardi, Sus S Hardjono, Suyitno Ethex, Syam Chandra Manthiek, Syarifuddin Arifin, Thomas Budi Santoso, Thomas Haryanto Soekiran, Trilara Prasetya Rina, Udik Agus Dhewe, W Haryanto, Wardjito Soeharso, Yudhie Yarcho, dan Zainul Wahid.</p>
<p>Dengan berbagai alas an dan beragam kepentingan maka benalu bernama korupsi it uterus saja merambah ke semua sudut hidup dan kehidupan, jalur syaraf dan pembuluh darah di semua lapisan. Proses pembodohan terus saja berkecamuk, proses pemiskinan selalu saja terpampang, proses pembiaran semakin tak terbendung, proses akal-akalan anggaran sudah bukan lagi barang simpanan, dan gerakan menolak korupsi adalah sebuah jalan yang menuju sangat terjal serta jalan untuk melawan, melawan di ruang-ruang pembacaan; karena dengan ruang pembacaan inilah mencoba membuka cakrawala pemikiran, walau sungguh sangatlah berliku dan terjal. Sekarang cakar korupsi bukan dari orang-orang pinggiran tetapi ternyata lebih terkuak dari orang-orang cerdas dan berkecukupan; orang-orang di atas rata-rata tarap kehidupan secara materi, dan memang sungguh keterlaluan. Alasan perut boleh jadi bukan yang utama, alasan gengsi boleh jadi bukan pertama, alasan ‘menghormati’ dan rasa sungkan boleh jadi sebagai tameng karena semuanya adalah sekarat-karatnya penyakit yang bersemayam di bagian dalam. Penerima dan Pemberi ternyata sama-sama kejam.</p>
<p>Panggung Bundar Mingguraya Banjarbaru akan melaksanakan acara pembacaan puisi-puisi menolak korupsi sejenis ini pada tanggal 28 Juni, tepatnya malam Sabtu. Nah, kepada sesiapa saja yang ingin berpartisipasi sangat diperkenan hadir; sebagai penonton atau pula sebagai pembaca puisi, dan panitia tentu saja sangat berkenan mempersilakan. Tak perlu ragu untuk naik ke atas pentas dan bersuara bersama dalam ruang pembacaan.</p>
<p>Akademi Bangku Panjang Mingguraya Banjarbaru</p>
<p>/asa, 5 Juni 2013</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kR9SLrIsriA:Z8CdR0Kbwf8:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/kR9SLrIsriA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Oleh: Ali Syamsudin Arsi Ada sejumlah nama pengarang, katakan saja penyair, mereka tergerak menuliskan puisi-puisi untuk sebuah buku kumpulan yang diberi judul “Puisi Menolak Korupsi”. Penyair Indonesia yang kini bermukim di tanah Banjar, Tanah Banua, mereka adalah:  Abdurrahman El Husaini, Ali Syamsudin Arsi, Arsyad Indradi, dan Sumasno Hadi. Buku yang hadir dengan cara lain dari [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/06/06/penyair-indonesia-asal-kalimantan-selatan-dalam-buku-puisi-menolak-korupsi/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">8</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/06/06/penyair-indonesia-asal-kalimantan-selatan-dalam-buku-puisi-menolak-korupsi/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10312"><title>Dibutuhkan Kesadaran Kolektif Bangsa Menuju Sebuah Perubahan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/ba4GN-rpJJc/</link><dc:subject>Opini</dc:subject><dc:subject>hukum</dc:subject><dc:subject>korupsi</dc:subject><dc:subject>reformasi</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-05-15T13:33:20-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>(Refleksi 15 Tahun Reformasi</strong>)</p>
<div class="wp-caption alignright" style="margin-top:5px;height:198px"><img style="padding:3px 7px 3px 7px;" src="http://i935.photobucket.com/albums/ad198/sawali64/1opini_zpsdcbd8e0e.jpg" alt="Bahasa" width="160" height="165" />
<p class="wp-caption-text">Oleh: Sawali Tuhusetya</p>
</div>
<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">R</span>eformasi di negeri ini telah bergulir dalam bilangan 15 tahun. Memori bangsa ini masih ingat betul peristiwa heroik yang terjadi sekitar bulan Mei 1998. Secara masif, kelompok mahasiswa sebagai motor penggerak berusaha memecahkan kebekuan sikap rezim Orba yang dianggap otoriter dan represif dengan menduduki gedung DPR/MPR. Gerakan yang makin kencang bergaung itu pun disambut dengan riuh rendah. Rakyat yang selama ini merasa terpasung ikut menggeliat secara tiba-tiba. Ekspektasi akan terjadinya sebuah perubahan besar membayang di setiap kepala.</p>
<p>Dengan gegap-gempita penggerak reformasi mengumandangkan enam tuntutan, yakni: (1) penegakan supremasi hukum; (2) pemberantasan KKN; (3) pengadilan mantan Presiden Soeharto dan kroninya; (4) amandemen konstitusi; (5) pencabutan dwifungsi TNI/Polri; dan (6) pemberian otonomi daerah seluas- luasnya. Namun, apa yang terjadi dengan negeri ini setelah gerakan reformasi bergulir dari tahun ke tahun? Sudahkah reformasi memberikan perubahan yang bermakna dan bermanfaat buat rakyat?</p>
<blockquote><p>Ada yang mengatakan bahwa reformasi telah salah arah. Namun, tidak sedikit yang menyatakan bahwa tuntutan reformasi merupakan sebuah “kecelakaan” sejarah. Pelaksanaan otonomi daerah, misalnya, secara jujur mesti diakui, hanya menguntungkan penguasa lokal dan telah melahirkan oligarkhi politik. Yang menyedihkan, setiap pelaksanaan Pilkada, khususnya pilihan bupati/walikota, selalu melahirkan siklus konflik dan kekerasan horisontal dengan menyedot ongkos politik yang begitu mahal. Otonomi daerah bukannya melahirkan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat, melainkan justru hanya melahirkan sekelompok elit di dalam lingkaran kekuasaan yang korup dan anomali.</p></blockquote>
<p>Lantas, bagaimana dengan penegakan supremasi hukum? Realitas menunjukkan, supremasi hukum hanya menjadi sebuah jargon dan slogan. Alih-alih menegakkan supremasi hukum, aparat kepolisian, jaksa, dan hakim yang seharusnya menjadi pengawal dan benteng keadilan justru malah banyak tersandung dalam kasus mafia peradilan. Demikian juga pemberantasan KKN. Meski negeri ini sudah memiliki KPK yang dianggap sebagai lembaga “super body” dengan kewenangan yang luar biasa, perilaku korupsi bukannya surut, tetapi justru kian menggurita di berbagai lapis dan lini birokrasi.</p>
<p>Pencabutan dwifungsi TNI/Polri juga makin tak jelas arahnya. Selain melahirkan “sentimen” kesatuan sehingga tak jarang terjadi konflik TNI dan Polri, institusi Polri yang langsung di bawah presiden dinilai telah melemahkan fungsi kontrol dan manajemen. Terungkapnya rekening “gendut” di kalangan petinggi Polri yang selama ini masih “misterius”, misalnya, menjadi salah satu bukti lemahnya fungsi kontrol dan manajemen itu. Tidak berlebihan kalau ada yang mengusulkan agar Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri sehingga memudahkan dalam menjalankan fungsinya sebagai penjaga keamanan negara.</p>
<p>Kalau situasi semacam ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin reformasi yang telah bergulir hingga sekian tahun lamanya benar-benar akan menjadi sebuah kecelakaan sejarah yang akan menjadi penghambat dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Dibutuhkan kesadaran kolektif semua komponen bangsa menuju sebuah perubahan. Jangan sampai bangsa yang besar ini mengalami “amnesia” sejarah hingga akhirnya benar-benar berada di titik nazir kehancuran peradaban. ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=ba4GN-rpJJc:WForf6JpzC0:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/ba4GN-rpJJc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>(Refleksi 15 Tahun Reformasi) Oleh: Sawali Tuhusetya Reformasi di negeri ini telah bergulir dalam bilangan 15 tahun. Memori bangsa ini masih ingat betul peristiwa heroik yang terjadi sekitar bulan Mei 1998. Secara masif, kelompok mahasiswa sebagai motor penggerak berusaha memecahkan kebekuan sikap rezim Orba yang dianggap otoriter dan represif dengan menduduki gedung DPR/MPR. Gerakan yang [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/05/16/dibutuhkan-kesadaran-kolektif-bangsa-menuju-sebuah-perubahan/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">36</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/05/16/dibutuhkan-kesadaran-kolektif-bangsa-menuju-sebuah-perubahan/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10303"><title>‘Osram’, Pilihan Cerdas Lampu Hemat Energi dengan Harga Terjangkau</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/uf0HF9sox8Q/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>bisnis</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-05-06T23:52:30-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">S</span>ejak ditemukannya <a href="http://libratama.com/products/general-lighting-and-electronic-control-gear/" target="_blank">bohlam listrik</a> atau bola lampu oleh Thomas Alva Edison, telah menyumbangkan kontribusi yang besar bagi peradaban manusia. Penemuan bohlam sebagai pengubah energi listrik menjadi panas dan cahaya, berdampak pada setiap lini kehidupan, dan berkembang dalam segala jenis industri.</p>
<p>Penemuan bola lampu pun berkembang, mulai dari bola lampu pijar sebagai jenis lampu yang paling klasik. Namun bola lampu pijar ini masih memilliki kelemahan, yaitu membutuhkan banyak energi agar bersinar terang, dan hanya bertahan kurang lebih seribu jam. Untuk mengatasi kekurangan ini kemudian hadir pengembangan bolam pijar menjadi lampu TL (<i>fluoroscent</i>). Lampu ini lebih dikenal masyarakat sebagai lampu neon. Bentuknya ada yang panjang, bulat oval seperti bolam, dan spiral. Lampu jenis ini lebih hemat energi karena tidak membutuhkan banyak energi listrik, serta bisa bertahan kurang lebih dari 10 tahun. Kemudian ada lagi lampu halogen, yaitu lampu yang terbuat dari kaca kuarsa. Lampu ini biasanya dimanfaatkan sebagai spot yang mengarah ke satu area. Penggunaan lampu ini banyak ditemukan pada pagelaran seni dan lampu taman. Sebagai penemuan lampu terbaik sepanjang sejarah, adalah diciptakannnya lampu LED (<i>Light Emitting Diode</i>). Lampu ini tidak memancarkan panas seperti lampu lainnya, sehingga disebut sebagai lampu paling hemat energi. Namun untuk saat ini lampu LED menjadi lampu termahal dibanding lampu lainnya.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan jumlah konsumen yang beragam, Libratama telah memasarkan lampu hemat energi dengan harga yang terjangkau. Produk tersebut adalah keluaran dari <i>brand</i> ‘<a href="http://libratama.com/osram/" target="_blank">Osram</a>’. Produk ini menjadi pionir lampu hemat energi sejak tahun 1985. Pada lampu pijar hanya 10% yang menjadi cahaya sedangkan sisanya menjadi energi panas yang terbuang sia-sia, dan panas tersebutlah yang meningkatkan emisi gas karbondioksida. Sedangkan Osram, mampu berefisiensi hingga 80% hemat energi, sehingga mengurangi emisi gas karbondioksida. Hal inilah yang menjadikan produk ini semakin unggul, karena ramah lingkungan.</p>
<p>Dengan harga yang terjangkau semua elemen masyarakat bisa menikmati terangnya lampu hemat energi ‘Osram’ tanpa meninggalkan kualitas sebagai prioritas. Masyarakat pun, teredukasi dengan memilih produk yang hemat energi serta ramah lingkungan. Libratama sebagai distributor dalam bidang <a href="http://libratama.com/" target="_blank"><i>industrial maintenance</i></a>, selalu mengembangkan produknya dengan keunggulan dari segi kualitas, produk-produk dengan efisiensi, dan ramah lingkungan. Tidak hanya Osram, produk lainnya seperti ABB Motor and Drives, mikroprosesor ‘Minilec’, <a href="http://libratama.com/products/kompresor/" target="_blank">kompresor</a> ‘Atlas Copco’, Stop IT Pipe Repair System, Hartindo Fire Extinguisher, Maxway, Battery Diagnosis, Epigen, Prolong Metal Repair, Taprogge, Drathon, infrared camera, Bernards Controls, Chicago Pneumatic, Aremco, dan Battery Diagnosis akan memberikan kepuasan untuk Anda. ***</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=uf0HF9sox8Q:C-W1hyPokVs:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/uf0HF9sox8Q" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Sejak ditemukannya bohlam listrik atau bola lampu oleh Thomas Alva Edison, telah menyumbangkan kontribusi yang besar bagi peradaban manusia. Penemuan bohlam sebagai pengubah energi listrik menjadi panas dan cahaya, berdampak pada setiap lini kehidupan, dan berkembang dalam segala jenis industri. Penemuan bola lampu pun berkembang, mulai dari bola lampu pijar sebagai jenis lampu yang paling [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/05/07/osram-pilihan-cerdas-lampu-hemat-energi-dengan-harga-terjangkau/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">12</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/05/07/osram-pilihan-cerdas-lampu-hemat-energi-dengan-harga-terjangkau/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10305"><title>SOS Group – Ciptakan Taman Menawan Bersama SOS Facility Solition</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/kiuOP2T2QQk/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>bisnis</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-05-06T23:48:36-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">T</span>aman adalah tempat terencana atau tempat yang sengaja dirancang dan direncanakan oleh <a href="http://www.sos.co.id/index.php?page/human_resources" target="_blank">manusia</a> yang pada umumnya terdapat di luar ruangan dan dibuat dengan tujuan untuk menampilkan keindahan dari berbagai macam tanaman dengan bentuk sealami mungkin. Kata taman sendiri berasal dari kata <i>Gard</i> dan <i>Eden</i>. <i>Gard</i> berarti menjaga, semantara <i>Eden</i> berarti kesenangan, sehingga dapat disimpulkan bahwa taman merupakan tempat yang dipergunakan untuk kesenangan dan dijaga keberadaannya.</p>
<p>Kita dapat menjumpai areal pertamanan di tengah kota, di sekitar gedung-gedung bertingkat yang memang menyediakan areal pertamanan, di sekitar rumah sakit, perhotelan, dan objek-objek wisata. Untuk dapat menjaga tampilan taman agar tetap menawan dan memikat memang diperlukan tenaga-tenaga ahli yang memang telah terdidik dalam menangani urusan pertamanan. Perusahaan alih daya SOS Group bersama unit bisnis SOS Facility Solution melalui pelayanan Landscaping &amp; Gardening Services menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebersihan area taman atau suatu lokasi yang terdapat di luar ruangan sampai dengan perawatan sekaligus pemeliharaan tanamn-tanaman yang terdapat di areal taman.</p>
<p>SOS Facility Solution selain memberikan layanan bidang Landscaping &amp; Gardening Services, juga menghadirkan layanan lain yang meliputi bidang ATM Maintenance yang fokus dalam membantu industri pabrikasi dalam menyelesaikan pekerjaan bukan inti yang memerlukan <a href="http://www.sos.co.id/index.php?page/human_resources" target="_blank">human resources</a> dalam jumlah cukup besar dalam periode tertentu; bidang Specialized Cleaning yang fokus pada pelayanan kebersihan pada suatu jenis material tertentu dengan memanfaatkan piranti kerja yang sesuai; bidang Window/ Gondola Cleaning Services menghadirkan layanan kebersihan bagian luar gedung-gedung bertingkat yang memanfaatkan truck crane unit ataupun mesin gondola; layanan General Cleaning Services sendiri menyediakan layanan kebersihan yang bersifat insidentil seperti pembersihan lokasi proyek baru sebelum diserahkan pada pihak terkait; selain itu masih terdapat layanan Daily Cleaning Services. Layanan Daily Cleaning Services ini meliputi seluruh aspek yang terkait dengan pengelolaan jasa kebersihan secara rutin dengan penempatan karyawan pada lokasi kerja.</p>
<p>Perusahaan alih daya SOS Group juga memiliki unit bisnis lain diluar SOS Facility Solution, yakni SOS People Development, SOS <a href="http://www.sos.co.id/index.php?page/human_resources" target="_blank">Human Resources</a> Provider, SOS Security Services, serta SOS <a href="http://www.sos.co.id/" target="_blank">Parking</a> Management. ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=kiuOP2T2QQk:yH9znuLY8Bo:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/kiuOP2T2QQk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Taman adalah tempat terencana atau tempat yang sengaja dirancang dan direncanakan oleh manusia yang pada umumnya terdapat di luar ruangan dan dibuat dengan tujuan untuk menampilkan keindahan dari berbagai macam tanaman dengan bentuk sealami mungkin. Kata taman sendiri berasal dari kata Gard dan Eden. Gard berarti menjaga, semantara Eden berarti kesenangan, sehingga dapat disimpulkan bahwa [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/05/07/sos-group-ciptakan-taman-menawan-bersama-sos-facility-solition/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">2</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/05/07/sos-group-ciptakan-taman-menawan-bersama-sos-facility-solition/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10297"><title>MyXL Store: Aplikasi XL di Facebook yang Pertama di Indonesia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/cz8PVvzXoWU/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>XL</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-05-05T21:18:18-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>PT XL Axiata Tbk. (<b>XL</b>) kembali membuat gebrakan. Untuk memanjakan dan memuaskan pelanggan dalam mengakses dan mendapatkan layanan informasi secara digital, <b>XL</b> meluncurkan “my<b>XL</b> Store”. My<b>XL</b> Store merupakan layanan yang mengkombinasikan data <i>network</i> dengan jejaring sosial, khususnya facebook, yang akan membantu pelanggan dalam mengakses informasi <b>XL</b>, baik yang sedang digunakan pelanggan (profil pelanggan seperti nomor pelanggan, paket internet yang sedang digunakan pelanggan, sisa pulsa, dll.), maupun penawaran layanan dan produk <b>XL</b> lain yang tersedia.</p>
<p>Pemanfaatan sosial media (facebook) di ranah teknologi komunikasi yang dilahirkan oleh PT XL Axiata Tbk. (<b>XL</b>) melalui layanan my<b>XL</b> Store ini bisa dibilang sebagai <i>touch point</i> baru dan pertama di Indonesia. Di tengah “demam facebook” yang melanda Indonesia dengan lebih dari 50 juta pengguna yang 30%-nya memanfaatkan jaringan XL, layanan ini jelas sangat besar manfaatnya bagi pelanggan dalam mendapatkan informasi, membeli produk, dan layanan <b>XL</b>.</p>
<p>Yang menarik, semua pengguna facebook, baik pelanggan maupun bukan pelanggan <b>XL</b>, dapat mengakses my<b>XL</b> Store. Namun, untuk pelanggan non-<b>XL</b>, tidak dapat menikmati layanan dan produk yang tersedia di my<b>XL</b> Store. Anda penasaran? Nah, silakan akses melalui:</p>
<div style="margin:0 0 0 15px">
<ol>
<li>WEB: <a href="http://apps.facebook.com/myxlstore" target="_blank">http://apps.facebook.com/myxlstore</a></li>
<li>WAP / Mobile Site: <a href="http://apps.facebook.com/myxlstore" target="_blank">http://apps.facebook.com/myxlstore</a></li>
<li>Android: Download Aplikasinya di <b>Google Play Store</b> atau download di URL <a href="http://www.myxlstore.co.id:9011/content/android/myXLstore.apk" target="_blank">http://www.myxlstore.co.id:9011/content/android/myXLstore.apk</a></li>
</ol>
</div>
<p>Bagaimana caranya? Pelanggan cukup <i>login </i>ke my<b>XL</b> Store menggunakan <i>username </i>dan <i>password</i> facebook. Nantinya akan ada permohonan verifikasi data dengan memasukkan nomor ponsel pelanggan di halaman verifikasi untuk dapat menghubungkan my<b>XL</b> Store dengan akun facebook pelanggan. Kemudian, pengguna akan menerima SMS bebas pulsa dari 5326 berisikan informasi kode verifikasi. Tidak ada biaya khusus untuk dapat bergabung dan menggunakan layanan my<b>XL</b> Store selain tarif normal data yang disesuaikan dengan paket data pengguna.</p>
<blockquote><p>Apa saja yang bisa dinikmati dari layanan my<b>XL</b> Store? Pelanggan akan menikmati kenyamanan <i>self services (</i>informasi hanya bisa di akses secara personal oleh si pemilik akun bersangkutan), yang akan memudahkan pengguna untuk tetap terhubung di layanan sosial media sekaligus mendapatkan informasi seputar nomor <b>XL</b> yang digunakan, antara lain seperti info nomor ponsel, sisa pulsa, masa aktif nomor <b>XL</b> pelanggan, paket data internet yang sedang digunakan/didaftarkan, RBT dan/atau layanan VAS yang sedang aktif digunakan, kemudakan cek kuota internet, dan lain-lain. Tidak hanya itu, my<b>XL</b> Store juga menginformasikan produk, konten, dan layanan terbaru <b>XL</b> yang bisa langsung didaftarkan melalui my<b>XL</b> Store.</p></blockquote>
<p>Yang tidak kalah menarik, <i>touch point </i>baru dari <b>XL</b> ini memungkinkan pengguna untuk terus terhubung dengan akun facebook, menambah teman, sekaligus berbagi informasi tentang my<b>XL</b> Store dan layanan <b>XL</b> yang sedang digunakan ke teman-teman facebook pengguna. Ketika pengguna me-<i>likes</i> suatu layanan, maka info tersebut juga akan dimunculkan ke <i>Time Line</i> facebook pengguna. Hal ini tentu memudahkan pelanggan dalam memberikan rekomendasi kepada pengguna facebook lain.</p>
<p>Hingga saat ini sudah ada 138 layanan dalam 22 kategori, di antaranya m-finance, musik, hiburan, sosial, <i>games</i>, <i>life tools</i>, <i>apps store</i>, paket-paket program <i>bundling</i> <b>XL</b>, dan paket-paket internet <b>XL</b>. Selain itu, pelanggan juga dapat melihat aktivitas teman di facebook yang sudah menggunakan aplikasi my<b>XL</b> Store.</p>
<p>Bagaimanakah cara melakukan pembelian konten atau layanan XL di my<b>XL</b> Store? Ternyata cukup mudah! Pelanggan hanya tinggal mengikuti petunjuk yang tersedia, sementara pembayaran akan dilakukan dengan menggunakan pulsa dari nomor ponsel yang didaftarkan di my<b>XL</b> Store. Jika pelanggan bergabung di my<b>XL</b> Store pada periode 25 Februari 2013 s.d. 31 Maret 2013, pelanggan akan mendapatkan gratis akses facebook s.d. 5 MB/hari di <a href="http://m.facebook.com/">http://m.facebook.com</a> selama 14 hari. Informasi lebih lanjut mengenai layanan my<b>XL</b> Store bisa menghubungi riskhaA@xl.co.id</p>
<p><b>Tentang XL </b><br />
<img class="alignleft" src="http://dailysocial.net/wp-content/uploads/2012/01/xl-logo.jpg" alt="XL" width="200" /><b>XL</b> merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, <b>XL</b> saat ini terbilang sebagai penyedia layanan seluler dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia bagi pelanggan ritel (Consumer Solutions) dan solusi bagi pelanggan korporat (Business Solutions). <b>XL</b> merupakan satu-satunya operator yang memiliki jaringan serat optik yang luas. <b>XL</b> telah meluncurkan <b>XL</b> 3G pada 21 September 2006, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. <b>XL</b> dimiliki secara mayoritas oleh Axiata Group Berhad (“Axiata Group”) melalui Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (66,549%) dan serta publik (33,451%). Sebagai bagian dari Axiata Group bersama-sama dengan Robi (Bangladesh), HELLO (Cambodia), Idea (India), MTCE (Iran), Celcom (Malaysia), Multinet (Pakistan), M1 (Singapore), SIM (Thailand) dan Dialog (Sri Lanka), menjadi yang terbaik di wilayah Asia.</p>
<p>Dalam upaya memberikan kepuasan kepada pelanggan, PT XL Axiata Tbk. (<b>XL</b>) memang tidak setengah-setengah. XL terus berinovasi dalam memberikan layanan-layanan terbaru yang serba kreatif disesuaikan dengan situasi dan konteks kekinian. My<b>XL</b> Store, misalnya, bisa dibilang sebagai bukti dedikasi XL kepada para pelanggan setianya pada era digital seperti saat ini. Semoga kehadiran My<b>XL</b> Store yang menyediakan konten dan aplikasi di facebook benar-benar mampu memberikan nilai tambah dan kepuasan tersendiri kepada para pelanggan yang sekaligus menjadi pengguna facebook. ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=cz8PVvzXoWU:JVTkJ2acaIc:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/cz8PVvzXoWU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>PT XL Axiata Tbk. (XL) kembali membuat gebrakan. Untuk memanjakan dan memuaskan pelanggan dalam mengakses dan mendapatkan layanan informasi secara digital, XL meluncurkan “myXL Store”. MyXL Store merupakan layanan yang mengkombinasikan data network dengan jejaring sosial, khususnya facebook, yang akan membantu pelanggan dalam mengakses informasi XL, baik yang sedang digunakan pelanggan (profil pelanggan seperti nomor [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/05/06/myxl-store-aplikasi-xl-di-facebook-yang-pertama-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">10</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/05/06/myxl-store-aplikasi-xl-di-facebook-yang-pertama-di-indonesia/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10278"><title>Daftar Nominator Lomba Cipta Puisi dan Cerpen FLS2N SMP Kab. Kendal Tahun 2013</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/AX-vFVeguaQ/</link><dc:subject>Cerpen</dc:subject><dc:subject>Fiksi</dc:subject><dc:subject>Sastra</dc:subject><dc:subject>lomba</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-04-17T03:41:03-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><b>Daftar Nominator Lomba Cipta Puisi </b></p>
<p>Berdasarkan hasil seleksi naskah Puisi tahap I yang telah dilakukan oleh dewan juri, berikut kami sampaikan daftar 15 nominator yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tahap II.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="73">
<p align="center"><b>No. Urut</b></p>
</td>
<td valign="top" width="229">
<p align="center"><b>Nama Siswa</b></p>
</td>
<td valign="top" width="154">
<p align="center"><b>Judul Puisi</b></p>
</td>
<td valign="top" width="154">
<p align="center"><b>Asal Sekolah</b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">2</td>
<td valign="top" width="229">Dian ayu Nirwanasari</td>
<td valign="top" width="154">Pesona Batik</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">3</td>
<td valign="top" width="229">Maulita Widiyaningtias</td>
<td valign="top" width="154">Kirab Mimbar Kutbah</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Brangsong</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">19</td>
<td valign="top" width="229">Fitha Ayun Lutvia</td>
<td valign="top" width="154">Ngunduh Dewi Sri</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Boja</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">15</td>
<td valign="top" width="229">Dewantari Mega Sakti</td>
<td valign="top" width="154">Kuli Panggul Belia</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Kendal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">5</td>
<td valign="top" width="229">Risky Rahmawati</td>
<td valign="top" width="154">Koruptor</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">7</td>
<td valign="top" width="229">Anita Suprayogi</td>
<td valign="top" width="154">Mengejar Matahari</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Kendal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">14</td>
<td valign="top" width="229">Shinta Kartika W.</td>
<td valign="top" width="154">Petani</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Plantungan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">17</td>
<td valign="top" width="229">Musrifah</td>
<td valign="top" width="154">Barikan</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Pegandon</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">23</td>
<td valign="top" width="229">Devinia Ayu Tiara</td>
<td valign="top" width="154">Ki Tambak Gunung</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Limbangan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">25</td>
<td valign="top" width="229">Enrika Deinskhy</td>
<td valign="top" width="154">Wiwitan</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Cepiring</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">27</td>
<td valign="top" width="229">Imroatussayydah</td>
<td valign="top" width="154">Lautan Adzan</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Pegandon</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">30</td>
<td valign="top" width="229">Ainul Fadhilah</td>
<td valign="top" width="154">Harapan Hidupku</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Gemuh</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">31</td>
<td valign="top" width="229">M. Zahid Luffi</td>
<td valign="top" width="154">Buku Sumber</td>
<td valign="top" width="154">SMP At-Thoyibah Pageruyung</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">33</td>
<td valign="top" width="229">M. Satriyo Ulil Albab</td>
<td valign="top" width="154">Akhir Zaman</td>
<td valign="top" width="154">SMP 1 Kaliwungu</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="73">35</td>
<td valign="top" width="229">Kurnia Rahmawati</td>
<td valign="top" width="154">Perjuangan</td>
<td valign="top" width="154">SMP 2 Kaliwungu</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Mekanisme Lomba Cipta Puisi Tahap II:</b></p>
<p>Dewan Juri akan melakukan seleksi Tahap II pada hari Sabtu, 27 April 2013 (pukul 07.30 WIB s.d. selesai) di SMPN 1 Kendal dengan mekanisme sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>15 nominator menulis puisi dengan tema yang akan disampaikan menjelang pelaksanaan lomba. Waktu yang disediakan kurang lebih 90 menit.</li>
<li>15 nominator membacakan puisi yang telah ditulis, dilanjutkan dengan penggalian orisinalitas dan kreativitas karya peserta melalui wawancara. Urutan penampilan peserta dilakukan secara acak (tidak harus urut berdasarkan nomor peserta). Waktu yang disediakan untuk setiap peserta antara 5-20 menit.</li>
<li>Dewan juri menentukan5 (lima) pemenang sebagai Juara I, II, III, Harapan I, dan Harapan II. Juara I mewakili Kabupaten Kendal dalam ajang FLS2N tingkat Provinsi Jawa Tengah</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Kriteria Penilaian Lomba Cipta Puisi</b></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="37">
<p align="center"><b>No.</b></p>
</td>
<td valign="top" width="271">
<p align="center"><b>Unsur</b></p>
</td>
<td valign="top" width="154">
<p align="center"><b>Skor</b></p>
</td>
<td valign="top" width="154">
<p align="center"><b>Bobot</b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="37">1</td>
<td valign="top" width="271">Kesesuaian antara tema dan isi</td>
<td valign="top" width="154">10-100</td>
<td valign="top" width="154">1</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="37">2</td>
<td valign="top" width="271">Bahasa dan sarana retorika</td>
<td valign="top" width="154">10-100</td>
<td valign="top" width="154">4</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="37">3</td>
<td valign="top" width="271">Isi</td>
<td valign="top" width="154">10-100</td>
<td valign="top" width="154">3</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="37">4</td>
<td valign="top" width="271">Penyajian dan kreativitas</td>
<td valign="top" width="154">10-100</td>
<td valign="top" width="154">2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kejuaraan cipta Puisi ditentukan berdasarkan skor perolehan peserta pada seleksi tahap II (skor perolehan peserta pada seleksi naskah tahap I tidak ada pengaruhnya terhadap kejuaraan).</p>
<p><b>Lain-lain:</b><br />
a.   Juri I memandu teknis pelaksanaan lomba pada seleksi tahap II bersama-sama dengan Juri II dan III.<br />
b.   Hal-hal yang belum tertuang di dalam ketentuan ini dibicarakan lebih lanjut menjelang pelaksanaan seleksi tahap II secara pleno dengan panitia.<br />
c.   Hasil keputusan ini bersifat final.</p>
<p align="center">***</p>
<p><b>Daftar Nominator Lomba Cipta Cerpen</b></p>
<p>Berdasarkan hasil seleksi naskah cerpen tahap I yang telah dilakukan oleh dewan juri, berikut kami sampaikan daftar 15 nominator yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tahap II.</p>
<table width="100%" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="9%">No.</td>
<td valign="top" width="30%">Nama Siswa</td>
<td valign="top" width="30%">Asal Sekolah</td>
<td valign="top" width="30%">Judul Cerpen</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">1</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Wihda Farah Zainubia</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Brangsong</td>
<td valign="bottom" width="30%">Bianglala</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">2</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Maya Arrizqina Fauzia</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Pegandon</td>
<td valign="bottom" width="30%">Di Balik Topeng Itu</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">3</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Zaima Hilmi</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 2 Kendal</td>
<td valign="bottom" width="30%">Kasih Ibuku Tergadai</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">4</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Putri Matsya Sabilla</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Sukorejo</td>
<td valign="bottom" width="30%">Primadona Bedhoyo Ketawang</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">5</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Ena Zahidah</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 2 Gemuh</td>
<td valign="bottom" width="30%">Semua demi Ibu</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">6</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Baiti Puspita Damayanti</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Boja</td>
<td valign="bottom" width="30%">Cerita di Balik Sadranan</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">7</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Wulandhari Tri Purboranti</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPK Budi Murni Weleri</td>
<td valign="bottom" width="30%">Maaf Teman Aku Menyesal Sekarang</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">8</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Riska Ayu Kartika Wijayanti</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Sukorejo</td>
<td valign="bottom" width="30%">Dendam Karimun Jawa</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">9</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Nanda Adninda Ufia</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Brangsong</td>
<td valign="bottom" width="30%">Barong Blonteng Ireng</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">10</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Gema Gumika Damar Setyaning Djati</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Boja</td>
<td valign="bottom" width="30%">Pewaris Kuda Kepang</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">11</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Dyah Arum Lestari</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Kendal</td>
<td valign="bottom" width="30%">Sebuah Kisah Dari-Nya</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">12</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Ana Kholisna</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 3 Gemuh</td>
<td valign="bottom" width="30%">Keris</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">13</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Ananda Rizki Hidayanti</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Pegandon</td>
<td valign="bottom" width="30%">Ketika Mimpi Tak Seindah Pelangi</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">14</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Zavia Putri Salsabila</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 2 Kendal</td>
<td valign="bottom" width="30%">Aku Ingin Sekolah Lagi</td>
</tr>
<tr>
<td width="9%">
<p align="center">15</p>
</td>
<td valign="bottom" width="30%">Elfrida Nur Cahyani</td>
<td valign="bottom" width="30%">SMPN 1 Cepiring</td>
<td valign="bottom" width="30%">Upacara Nyadran</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><b>Mekanisme Lomba Cipta Cerpen Tahap II:</b><br />
Dewan Juri akan melakukan seleksi Tahap II pada hari Sabtu, 27 April 2013 (pukul 07.30 WIB s.d. selesai) di SMPN 1 Kendal dengan mekanisme sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>15 nominator menulis naskah cerpen dengan tema yang akan disampaikan menjelang pelaksanaan lomba. Waktu yang disediakan 90 menit.</li>
<li>15 nominator membacakan dan/mengekspresikan teks cerpen yang telah ditulis, dilanjutkan dengan penggalian orisinalitas dan kreativitas penggarapan karya peserta melalui wawancara. Urutan penampilan peserta dilakukan secara acak (tidak harus urut berdasarkan nomor peserta). Waktu yang disediakan untuk setiap peserta antara 5-10 menit.</li>
<li>Dewan juri menentukan 5 (tiga) pemenang sebagai Juara I, II, III, Harapan I, dan Harapan II. Juara I mewakili Kabupaten Kendal dalam ajang FLS2N tingkat Provinsi Jawa Tengah.</li>
</ol>
<p><b>Kriteria Penilaian</b></p>
<table width="85%" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="7%">
<p align="center"><b>No.</b></p>
</td>
<td valign="top" width="54%">
<p align="center"><b>Unsur</b></p>
</td>
<td valign="top" width="22%">
<p align="center"><b>Skor </b></p>
</td>
<td valign="top" width="14%">
<p align="center"><b>Bobot</b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="7%">
<p align="center">1.</p>
</td>
<td valign="top" width="54%">Naskah (mengacu ketentuan seleksi tahap I)</td>
<td valign="top" width="22%">
<p align="center">10-100</p>
</td>
<td valign="top" width="14%">
<p align="center">3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="7%">
<p align="center">2.</p>
</td>
<td valign="top" width="54%">Pembacaan/ekspresi</td>
<td valign="top" width="22%">
<p align="center">10-100</p>
</td>
<td valign="top" width="14%">
<p align="center">3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="7%">
<p align="center">3.</p>
</td>
<td valign="top" width="54%">Orinisalitas dan kreativitas penggarapan</td>
<td valign="top" width="22%">
<p align="center">10-100</p>
</td>
<td valign="top" width="14%">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kejuaraan ditentukan berdasarkan skor perolehan peserta pada seleksi tahap II (skor perolehan peserta pada seleksi naskah tahap I tidak ada pengaruhnya terhadap kejuaraan).</p>
<p><b>Lain-lain:</b><br />
a. Juri I memandu teknis pelaksanaan lomba pada seleksi tahap II bersama-sama dengan Juri II dan III.<br />
b. Hal-hal yang belum tertuang di dalam ketentuan ini dibicarakan lebih lanjut menjelang pelaksanaan seleksi tahap II secara pleno dengan panitia.</p>
<p><b><i>Kendal, 18 April 2013</i></b><br />
<b><i>Panitia</i></b></p>
<p align="center">***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=AX-vFVeguaQ:gIw6Bh33pzU:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/AX-vFVeguaQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Daftar Nominator Lomba Cipta Puisi Berdasarkan hasil seleksi naskah Puisi tahap I yang telah dilakukan oleh dewan juri, berikut kami sampaikan daftar 15 nominator yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tahap II. No. Urut Nama Siswa Judul Puisi Asal Sekolah 2 Dian ayu Nirwanasari Pesona Batik SMP 1 Sukorejo 3 Maulita Widiyaningtias Kirab Mimbar Kutbah [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/04/17/daftar-nominator-lomba-cipta-puisi-dan-cerpen-fls2n-smp-kab-kendal-tahun-2013/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">20</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/04/17/daftar-nominator-lomba-cipta-puisi-dan-cerpen-fls2n-smp-kab-kendal-tahun-2013/</feedburner:origLink></item><item rdf:about="http://sawali.info/?p=10272"><title>Mengapa Anda Memilih Bisnis Forex?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~3/3tmN7D9Qvj4/</link><dc:subject>Blog</dc:subject><dc:subject>bisnis</dc:subject><dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator><dc:date>2013-04-12T22:14:31-07:00</dc:date><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><span style="float: left; font-size: 100px; line-height: 70px; padding-top: 2px; font-family: Times,serif,Georgia; color: #cc0000;">A</span>da gula ada semut. Di mana ada sumber penghasilan, akan banyak orang yang datang mengerumuninya. Pepatah ini mungkin akan sangat tepat bagi dunia forex saat ini. Setiap hari ratusan orang beramai-ramai belajar forex. Tapi apa saja alasan mereka ingin terjun ke dunia forex? Ibaratnya “gula yang sangat manis”, yup.. keuntungan yang sangat manis. Jika anda berhasil sukses dalam bisnis ini. Pendapatan yang Anda hasilkan bisa mencapai jumlah yang fantastis. </p>
<p>Namun, usaha yang dilakukan belum tentu berjalan semanis seperti keuntungan yang diberikan jika Anda berhasil. Bisnis ini membutuhkan proses untuk belajar, dan pengalaman yang didapat merupakan langkah untuk membuka kesuksesan. Bisnis forex diperlukan  manajemen pikiran dan hati. Untuk memutuskan masuk dalam dunia ini, Anda perlu memikirkannya secara matang dan bijaksana terhadap berbagai resiko yang akan muncul nantinya. Anda pun perlu keteguhan hati, agar semangat dan motivasi tetap terjaga dan terawat, tidak mudah naik turun. </p>
<p>Bisnis forex sama dengan bisnis lainnya yang tetap memiliki resiko. Perbedaannya lebih terletak pada komoditi yang digunakan, serta cara untuk menjalamkannya. Dari sekian banyak orang yang telah belajar forex dan menjalankannya, tentu memiliki tipe dan cara pandang yang berbeda. Tidak sedikit yang terjun pada bisnis ini karena motif ikut-ikutan, karena teman atau keluarga. Ada pula yang berpandangan bisnis ini adalah bisnis yang menantang, jadi mereka memilih bisnis ini hanya untuk uji nyali. Dan banyak pula yang menggunakan bisnis sebagai judi, yaitu dengan mengandalkan spekulasi dan feeling semata. Namun jika dikembalikan pada intisari forex adalah bisnis investasi, mak tujuan yang tepat adalah menanamkan investasi.</p>
<p>Lalu, di mana Anda dapat berinvestasi forex dengan tepat? Anda bisa mengunjungi situs web <a href="http://instanesia.com/" target="_blank">instanesia.com</a>, untuk belajar forex dan memahami, serta menanamkan investasi Anda di sana. ***</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:dnMXMwOfBR0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=dnMXMwOfBR0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:7Q72WNTAKBA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=7Q72WNTAKBA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:KwTdNBX3Jqk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:KwTdNBX3Jqk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:l6gmwiTKsz0"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=l6gmwiTKsz0" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?i=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?a=3tmN7D9Qvj4:5mjwd8k4vNQ:TzevzKxY174"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya?d=TzevzKxY174" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/feedburner/CatatanSawaliTuhusetya/~4/3tmN7D9Qvj4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Ada gula ada semut. Di mana ada sumber penghasilan, akan banyak orang yang datang mengerumuninya. Pepatah ini mungkin akan sangat tepat bagi dunia forex saat ini. Setiap hari ratusan orang beramai-ramai belajar forex. Tapi apa saja alasan mereka ingin terjun ke dunia forex? Ibaratnya “gula yang sangat manis”, yup.. keuntungan yang sangat manis. Jika anda [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://sawali.info/2013/04/13/mengapa-anda-memilih-bisnis-forex/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">25</slash:comments><feedburner:origLink>http://sawali.info/2013/04/13/mengapa-anda-memilih-bisnis-forex/</feedburner:origLink></item><cc:License xmlns:cc="http://web.resource.org/cc/" rdf:about="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/"><cc:permits rdf:resource="http://web.resource.org/cc/Reproduction" /><cc:permits rdf:resource="http://web.resource.org/cc/Distribution" /><cc:permits rdf:resource="http://web.resource.org/cc/DerivativeWorks" /><cc:requires rdf:resource="http://web.resource.org/cc/Notice" /><cc:requires rdf:resource="http://web.resource.org/cc/Attribution" /></cc:License><image rdf:about="http://www.feedburner.com/fb/images/pub/fb_pwrd.gif"><url>http://www.feedburner.com/fb/images/pub/fb_pwrd.gif</url><link>http://sawali.info</link><title>Catatan Sawali Tuhusetya</title></image></rdf:RDF>
