<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Apa-Adanya</title><link>http://apa-adanya.blogspot.com/</link><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</managingEditor><lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2008 03:05:00 -0500</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><description /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/feedburner/LWEO" /><feedburner:info uri="feedburner/lweo" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>feedburner/LWEO</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>Asal Muasal Nama Jembatan Lekton</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/Ylzph5YyOyE/asal-muasal-nama-jembatan-lekton.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 27 Jun 2008 03:05:00 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-2568660971284231773</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG00014.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG00014.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Jembatan Lekton dan ada juga yang menyebutkan jembatan Leton. Adalah Jembatan termegah di kota Pekanbaru dibangun kira-kira tahun 1973 dan selesai diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 19 April tahun 1977. Tetapi sebenarnya namanya Jembatan Sungai Siak, kenapa bisa demikian? Nama ini mungkin ada kaitannya dengan sejarah jembatan dikota Pekanbaru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;Sebelum adanya jembatan Lekton yang menjadi jembatan termegah di Pekanbaru, ada jembatan yang menghubungkan antara Rumbai dengan Bom baru namanya jembatan Ponton. Jembatan ini berupa perahu besi yang bersambung-sambung sampai seberang. Jembatan ini jika ada kapal hendak lewat, akan diputus sementara dan perahu jembatan Ponton dirapatkan ke pinggir sungai. Hanya jam pagi dan sore jembatan dibuka untuk umum. selanjutnya hanya dibuka untuk keperluan PT. Caltex, Maklum yang punya jembatan PT. Caltex. Setelah itu dengan kerja sama antara Pemerintah Daerah Riau dengan PT. Caltex dibangunlah Jembatan Siak, Masyarakat Pekanbaru belum tahu namanya ketika pertama kali dibangun. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG00017.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG00017.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Kontraktor yang membuat bangunan adalah perusahaan jembatan dari Australia. Ketika itu perusahaan dari Australia ini mungkin bermaksud Promosi perusahaannya yang masih baru, dibuatlah spanduk besar-besar dengan nama perusahaan: LEICHTON, di depan gerbang proyek pembuatan jembatan Sungai Siak. Sejak itu masyarakat Pekanbaru menyangka jembatan baru tersebut bernama Lekton, karena bermiripan dengan nama jembatan lama Ponton. Sampai di sekitar tahun 84 an, PT. Caltex menyadari kesalahan nama jembatan yang diketahui masyarakat sehingga mensosialisasikan kembali nama Jembatan Sungai Siak kepada masyarakat.&lt;br/&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=tags&amp;current=lekton"&gt;&lt;img style="float:center; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/jembatanlekton.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/06/asal-muasal-nama-jembatan-lekton.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/321156754/asal-muasal-nama-jembatan-lekton.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pekanbaru Ulang Tahun ke 224</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/JDhNOiyXRpc/pekanbaru-ulang-tahun-ke-224.html</link><category>Pekanbaru</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sun, 22 Jun 2008 23:06:26 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-3092253384488995697</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Pekanbaru berulang tahun ke 224 tepatnya tanggal 23 Juni 2008. Itu berarti Kota Pekanbaru sudah ada sejak tahun 1784. WOW!! Sedang tahun tujuh puluhan saja yang terbangun baru jalan Sudirman dari pelita pantai sampai simpang tiga, jalan Ahmad Yani dari sekarang Jalan Cut Nyak Dien samping balai Dang Merdu sampai Pasar Bawah. dan beberapa jalan yang kira-kira menghubungkan antara jalan Sudirman dan Ahmad Yani. Wah kayak apa ya kira-kira Pekanbaru tahun 1784?&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Pekanbaru dalam sejarah memang kota penghubung atau kota transit dari kota Pagaruyung Sumatra Barat ke Sial Sri Indrapura. Ada seorang ahli sejarah mengatakan jalan kuno yang menghubungkan Sumatra Barat dan Siak Sri Indrapura adalah jalan Senapelan disamping Masjid raya pasar bawah jalan tersebut melewati kabupaten kampar dengan pedati sebagai jalan Dagang, atau jalur sutra di Sumatra tengah antara Siak Sri Indrapura sampai ke Pagaruyung.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/06/pekanbaru-ulang-tahun-ke-224.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/317821146/pekanbaru-ulang-tahun-ke-224.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kebangkitan Indonsia 1908 sebab Belanda dan 2008</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/J8DHDXeXCtI/kebangkitan-indonsia-1908-sebab-belanda.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 24 May 2008 21:54:41 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8005412061910317410</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Indonesia setelah setelah Merdeka dari para penjajah, telah dipimpin oleh banyak presiden mulai dari Soekarno, Soeharto, B.J Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati SP, dan yang terakhis sekarang adalah Soesilo Bambang Yudhoyono. Semua berjalan dengan baik tanpa gejolak yang berarti, kalaupun ada hanya merupakan hal yang biasa dan dinilai positif, seperti demo-demo, suksesi kepemimpinan, memang pernah terjadi kudeta ketika PKI, lebih dikenal Gerakan 30 September PKI, Tetapi itu dapat digagalkan oleh Panglima Kostrad Soeharto dibawah pemerintahan Soekarno. Hal Tersebut tidak terlepas dari jasa bangkitnya kesadaran pemuda pada tahun 1908 seratus tahun yang lalu akan kezaliman, ketidak adilan, kesewenang-wenangan penjajah atas hak dan martabat bangsa Indonsia. &lt;b&gt;Tetapi yang menarik kebangkitan itu diawali oleh pemuda (PPI: Perhimpoenan Pemoeda Indonesia yang ada di negri Belanda) yang disekolahkan Belanda (penjajah) di negeri Belanda.&lt;/b&gt; Seolah-olah Belanda sengaja menjadikan Bangsa Indonesia mempersiapkan diri menjadi suatu bangsa.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Kuntjara Ningrat dalam bukunya &lt;i&gt;"Manusia Indonesia"&lt;/i&gt; -- buku ini saya tidak punya, tetapi saya pernah baca di Perpustakaan Umum tetapi isinya kurang lebih -- mengatakan bahwa memang ada kesengajaan Belanda mendidik para raja-raja dan petinggi bangsa Indonesia untuk menjadikan Indonesia menjadi suatu bangsa atau negara menurut kehendak Belanda. Kalau dilihat sejarah kelihatannya memang ada pertanda kuat kearah itu, mengingat Belanda kekurangan dana dalam perang dunia pertama di Eropa sehingga timbul Politik Trias Politika Von Daventer yang memerintahkan tanaman paksa bagi bangsa Indonsia pribumi untuk menyokong komoditi dagang non rempah-rempah Belanda untuk menanggulangi krisis keuangan Belanda akibat perang. Belanda dengan penduduknya sedikit ada keinginan menjadikan bangsa Indonesia bangsa yang membantu Belanda dalam perang dunia paling tidak menjadikan negara yang tidak menjadi musuh Belanda selamanya. Untuk itu Belanda menciptakan Indonesia menjadi negara yang sekuler. Semua Petinggi Indonesia disekolahkan di Belanda semacam cuci otak, kalau mereka berjuang tidak berjuang karena agama Islam seperti yang terjadi di Indonesia sebelum kebangkitan 1908, tetapi berjuang dengan nama nasionalisme. Belanda menyadari tidak selamanya Belanda harus menjajah dan bertempur dengan pejuang Islam di Indonesia. Ada saatnya Indonesia dilepas Belanda menjdai merdeka. Tetapi sebelum merdeka Indonesia dipersiapkan menjadi negara yang sekuler. Bukan negara Islam atau daulah Islamiyah dibawah kekhalifahan Turki Utsmani. Mengapa Belanda Begitu Bencinya terhadap Islam? Karena Islam adalah musuh Eropa. Belanda bagian dari Eropa yang merasa perlu membawa misi kelanjutan perang salib. Semua berawal dari perang terhadap pemerintahan Islam di Spayol, setelah Andalusia dan Grenada jatuh Spanyol tidak henti-hentinya menyerang dan merebut balik daerah tersebut kembali dibawah kekuasaannya bukan orang Islam. Spayol dibantu Portugis melawan merebut kembali Laut tengah sebagai pusat perdagangan dunia ketika itu komoditi rempah-rempah yang diperlukan eropa dikuasai orang muslim. Dengan perjanjian Saragosa Spanyol dan Portugis mencari tempat pasaran rempah-rempah baru supaya Eropa tidak tergantung pada Laut tengah yang dikuasai oleh orang Islam. Menurut Perjanjian tersebut Dunia dibagi dua Spanyol menjelajah daerah barat sedangkan Portugis menjelajah daerah Timur. Akhirnya Portugis menemukan daerah penghasil Rempah-rempah yaitu kepulauan Ternate dan Tidore di Indonesia. Mulailah Penjajah datang ke Indonesia termasuk Belanda, yang pada dasarnya kelanjutan dari misi Spanyol dan Portugis yaitu Gold, Gospel, Glory; yang sebenarnya adalah manifestasi dari kebencian dan ketidak senangan kepada Islam yang berkembang di Eropa dan menguasai laut tengah.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/05/kebangkitan-indonsia-1908-sebab-belanda.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/297529319/kebangkitan-indonsia-1908-sebab-belanda.html</feedburner:origLink></item><item><title>Penguasaan Kelas Tanpa Marah-marah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/lhQZQQkmr5E/penguasaan-kelas-tanpa-marah-marah.html</link><category>Psikologi</category><category>Pendidikan</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 24 May 2008 08:45:55 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-7163766081538574857</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm1.static.flickr.com/163/413524197_e015f496d6_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://farm1.static.flickr.com/163/413524197_e015f496d6_m.jpg" border="1" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Menjadi guru memang tidak mudah, perlu pengalaman dan kepribadian yang mendukung untuk menjadi guru yang matang selain juga penguasaan berbagai ilmu psikologi pendidikan praktis untuk mengelola kelas yang baik dan tenang. Ada tips atau saran yang perlu diperhatikan bagi seorang guru, yang kesulitan dalam menguasai kelas, mengatasi anak-anak murid yang selalu ribut, bermain, tidak perhatian dalam belajar dan sebagainya. Hal-hal tersebut disebabkan oleh beberapa kesalahan yang baik sengaja ataupun tidak, dilakukan oleh seorang guru di depan kelas.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kondisi kelas yang tidak mendukung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kelas yang lepas kendali&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perbuatan jelek tanpa konsekwensi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kondisi Kelas yang tidak mendukung&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
Kondisi kelas yang tidak mendukung, meja berantakan, murid yang belum siap untuk belajar, keasyikan bermain atau bawa mainan atau bermain dalam kelas dan sebagainya yang semua itu akan mengganggu atau bahkan menggagalkan proses belajar dikelas.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt; Pada dasarnya setiap kelas tidak siap untuk belajar. Gurulah yang seharusnya mempersiapkan, mengkondisikan kelas agar siap untuk belajar. Saya mengenal seorang guru SD teman sesama mengajar, ia masuk kelas 3, sudah siap untuk materi yang akan diajarkan yaitu bahasa Indonesia untuk kelas 3 SD. Tetapi murid tidak siap, mereka asyik bermain karena baru selesai istirahat tetapi bel tanda masuk sudah berbunyi, anak-anak tersebut masih merasa jam istirahat. Ia segera memerintahkan agar anak-anak tenang, mereka tidak mau tenang. Perintahnya ia ulang sampai tiga kali tidak juga tenang. Ia ambil spidol menulis di papan tulis besar-besar "HARAP TENANG" dengan harapan murid-murid mengerti bahwa ia sedang marah dan murid segera tenang memulai pelajaran. Sampai akhirnya ia putus asa anak-anak tidak juga tenang ia memulai pelajaran dengan keadaan kelas yang ribut, anak-anak asyik cerita sana-sini tidak memperhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran. Sampai waktu pelajaran hampir habis anak tidak juga tenang ia pun melepaskan tanggung jawabnya dengan duduk menenangkan diri di kantor majelis guru. Akhirnya anak-anak kelasnya timbul perkelahian ketahuan oleh kepala sekolah yang disalahkan adalah guru yang mengajar jam berikutnya. Ada juga teman saya yang tegas pada anak. Ia guru Bahasa Inggris. Setiap kali ia masuk kelas ia tidak langsung duduk di meja guru, tetapi berkeliling kelas menegur setiap anak yang asyik cerita, bermain, mengingatkan bahwa jam pelajaran sudah masuk dan tidak boleh ada yang bermain atau bercerita sesama teman. Bahkan ia mengambil permainan yang dimainkan anak-anak di dalam kelas. Anak-anak untuk sementara ketakutan permainannya diambil segera menyimpan mainannya kedalam tas. Ketika itu pula guru tersebut memerintahkan untuk mengeluarkan buku pelajaran bahasa inggris, dan anak-anak segera mematuhinya. Guru bahasa Inggris ini menguasai kelas dengan baik. Ia dapat dengan tenang mengajar dan konsentrasi muridpun dapat terkondisikan lebih baik untuk belajar. Demikianlah pentingnya mengkondisikan kelas. Gurulah yang mengkondisikan kelas agar tenang dan siap untuk belajar. Bukan guru menunggu agar murid tenang dan siap untuk belajar.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kelas yang lepas Kendali&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
Kelas perlu kendali dari guru. Gurulah yang pegang kendali agar kelas senantiasa tetap tenang dan kondisi terfokus untuk belajar. Setiap murid selalu mencari celah kelonggaran dari seorang guru agar ia dapat bermain dan bebas berbuat sekehendak hatinya. Bahkan murid sekarang kreatif menciptakan celah kelonggaran kendali guru di kelas. Jangan salahkan murid tetapi gurulah yang senantiasa memegang kendali. Contoh guru bahasa Indonesia teman saya diatas adalah contoh guru yang tidak pernah memegang kendali kelas. Ia biarkan saja murid-murid ribut di kelas. Mengendalikan kelas dengan cara marah-marah, membentak murid, Berteriak-teriak menimbulkan ketegangan dan ketakutan yang tidak baik untuk suasana belajar. Inilah yang perlu di tanamkan dan diajarkan pada murid-murid bahwa setiap perbuatan ada konsekwensinya jadi ia akan mengerti dan berbuat yang lebih baik dan selalu memilih perbuatan yang baik untuk mendapatkan konsekwensi yang baik dari perbuatannya.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perbuatan jelek tanpa konsekwensi&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;
Konsekwensi adalah akibat dari perbuatan yang ia perbuat. Bisa hukuman bagi yang melakukan pelanggaran peraturan kelas, seperti berdiri di salah satu tempat dikelas yang terpisah dari kawan-kawanya dan sebagainya. Ada banyak konsekwensi yang perlu diterapkan pada anak didik agar mereka mengerti perbuatan baik dan mengerti jika ia melakukan perbuatan salah dapat konsekwensi hukuman dari guru. Konsekwensi ada konsekwensi logis, konsekwensi alam, kosekwensi substitusi dan lain sebagainya. Dapat seorang guru memilih atau membuat konsekwensi substitusi dari perbuatan yang dilakukan anak didik. Jika anak didik tidak diberikan atau tidak dikenalkan pada konsekwensi seperti itu maka anak tidak akan pernah tahu atau mengerti mana perbuatan baik dan benar dilakukan dan mana perbuatan yang salah yang seharusnya tidak dilakukan. Kalau keadaan tanpa konsekwensi ini berulang-ulang terjadi bukan saja anak didik tidak disiplin tetapi akan sulit mendidiknya untuk mengerti nilai-nilai dan norma yang ada dilingkungan kehidupannya.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/04/penguasaan-kelas-tanpa-marah-marah.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/297215422/penguasaan-kelas-tanpa-marah-marah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pekanbaru Tempo Dulu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/dR4d2yqgwUs/pekanbaru-tempo-dulu.html</link><category>Pekanbaru</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sun, 22 Jun 2008 23:56:13 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-4567322119797302188</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a oblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0004-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 10pt 0px 0px; float: left; cursor: pointer; width: 300px; border:1" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0004-1.jpg" border="1" alt="Losmen Pakanbaru"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Hanya sedikit bangunnan tua yang tersisa di Pekanbaru, itupun barang kali akan segera tergusur. Seperti Pasar Pusat telah dibangun Komplek Pasar Sukaramai, yang lebih dikenal dengan Plaza Ramayana. Jadi jika ingin bernostalgia dengan Pekanbaru tahun 70-an saja sekarang sudah susah. Dimana lagi Pasar Pusat yang dulu, yang dikenal dengan Blok M-nya Pekanbaru? Mana lagi Bioskop Lativa? Bioskop Asia? Kantor Walikota sebelah Wirabima mana? Semua itu telah lenyap ditelan masa yang tidak peduli dengan jasa zaman.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a oblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0003-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; border:1" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0003-1.jpg" border="0" alt="Ruko kuno Pasar Bawah"&gt;&lt;/a&gt; Kalau dilihat dari posisi perkembangan kota Pekanbaru berawal dari Pasar bawah dekat pelabuhan dimana terdapat ruko-ruko kuno terbuat dari kayu sekarang dipenuhi orang penjual ban Bekas dan pelek Racing. (gambar samping kanan) Kemudian dijalan H. Juanda dibelakang RRI terdapat bangunan berupa penginapan didepannnya tertulis "LOSMEN PAKANBARU" (gambar paling atas) dilosmen itulah barangkali pusat kota Pekanbaru. &lt;a oblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0009.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; border:1" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0009.jpg" border="0" alt="Rumah kepala Bea Cukai dulu"&gt;&lt;/a&gt;Di pasar Lima puluh dulu juga dekat dengan sungai Siak, terdapat terminal kereta api zaman Jepang. Erat kaitannya antara Pekanbaru dengan Sungai Siak, karena dari sinilah transportasi yang paling utama atau gerbang masuk kekota Pekanbaru. Didekat pelabuhan terdapat rumah kepala Bea Cukai. (gambar kanan) Sedangkan Wirabima yang dulu dan Kantor walikota dulu sudah dibangun Mall Pekanbaru (gambar kanan). &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.flickr.com/photos/64144998@N00/835816218/" title="simpangMP by Sobirin Nur, on Flickr"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px height: 100px; border:1" src="http://farm2.static.flickr.com/1323/835816218_1df2d5409d_o.jpg" width="200" height="150" alt="simpangMP" /&gt;&lt;/a&gt;Lagi pula sekarang warga pekanbaru selalu mendambakan tempat hiburan apabila di waktu senggang misalkan malam minggu, dapat dilakukan dengan harga murah meriah. Akhirnya banyak pengunjung memadati tempat menarik yang dapat dilihat secara gratis misalnya Air Mancur depan Kaca Mayang. Taman Air Mancur ini dibangun wali kota Pekanbaru sepertinya tidak untuk dikunjungi, melihat posisinya berada di tengah jalan dekat jalur hijau yang membelah dua jalan Sudirman Pekanbaru, &lt;a oblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=835816134_bdbd29e2ac_o.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; border:1" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/835816134_bdbd29e2ac_o.jpg" border="0" alt="Air Mancur Jl. Sudirman"&gt;&lt;/a&gt;tetapi apa yang terjadi apa bila senja hari sabtu menjelang sampai malam minggu (gambar samping kanan) bundaran ini dipenuhi masyarakat, sehingga boleh jadi mengganggu pengendara yang memakai jalan yang berada di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/04/pekanbaru-tempo-dulu.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/281945983/pekanbaru-tempo-dulu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Asal muasal kata Senapelan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/b4UENkDaJcA/asal-muasal-kata-senapelan.html</link><category>Pekanbaru</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 26 Apr 2008 23:24:59 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8423485513778115670</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0007-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="float:right; margin:10px 0px 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0007-1.jpg" border="1" alt="jalan senapelan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Jika anda pernah ada di kota Pekanbaru mungkin anda pernah dengar kata Senapelan. Kata ini sering muncul di kota Pekanbaru; mulai dari nama Kecamatan, nama pasar, nama plaza, nama jalan, Nama Terminal angkot. Sebenarnya nama apakah senapelan itu? Tidak banyak yang tahu.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Sebenarnya kata senapelan itu berasal dari nama sebuah jalan yang terletak antara pasar bawah dan pasar kodim. Kenapa jalan itu bernama senapelan? Orang Belandalah yang memberi nama seperti itu. Jalan itu, yang kini bernama jalan senapelan terletak di bagian kiblat dan sedikit melingkari Masjid raya Pasar bawah tembus melewati RS Tentara kemudian melengkung tembus ke jalan yang sekarang bernama jalan Ahmad Yani, oleh orang Belanda dahulu dinilai jalan yang strategis, jalan yang tersembunyi, tidak kelihatan seperti ada jalan sehingga dapat menyebabkan orang menyelinap atau meloloskan diri sehingga jalan tersebut dinamakan &lt;i&gt;"Ontsnappen overslaan"&lt;/i&gt; yang terjemahan bebasnya jalan menyelinap untuk membebaskan diri. Hingga kini nama jalan yang dibuat oleh Belanda tersebut berubah menjadi nama daerah yang dengan logat melayu menjadi Senapelan.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/04/asal-muasal-kata-senapelan.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/278613088/asal-muasal-kata-senapelan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Memancing</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/RzG3lzgJINw/memancing.html</link><category>Liburan</category><category>Hobi</category><category>Pekanbaru</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 25 Apr 2008 03:49:47 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-3199425293507211895</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Kalau memang warga asli Pekanbaru, pasti mengenal kegiatan yang satu ini: Memancing ikan. Topografi permukaan daratan Riau yang rata tanpa gunung, ditambah dengan dialiri oleh tiga sungai besar yang bermuara kelaut menjadikan penduduknya menjadikan kegiatan memancing ikan ini sebagai mata pencaharian penduduk.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0005-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; border:0" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0005-1.jpg" border="0" alt="Mancing di Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Ada banyak tempat mancing di sekitar Pekanbaru, yang paling sering sungai Siak. Mancing di Sungai itulah yang lebih menantang dari pada mancing di kolam pemancingan. Mancing di sungai selain tempatnya banyak tersedia olah alam, murah kalau tidak boleh dibilang gratis, pemandangannya jauh lebih indah dan alami ditambah dengan binatang-binatang di yang hidup disekitar sungai &lt;span class="fullpost"&gt; yang menambah keindahan alamnya yang tidak mungkin ditemukan di kolam pemancingan, seperti tupai, burung-burung dengan suaranya yang merdu, ungka atau siamang sejenis kera hitam yang selalu bergayutan di pohon besar sekitar sungai, juga ikan hasil tangkapan jauh lebih enak, jenis ikan yang atau tidak mungkin ditemukan dikolam pemancingan karena sulit dibudi-dayakan.&lt;br/&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"  href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=CopyofIMAG0002.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 10pt 0px 0px; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/CopyofIMAG0002.jpg" border="0" alt="Pemandangan Tasik di Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Ikan-ikan seperti Selais, Baung, Patin walau akhir ini sudah dapat dibudi-dayakan tetapi rasanya ikannya tidak senikmat Patin yang didapat langsung dari sungai di alam semula jadi. Pemandangannya pasti asyik. ini ada beberapa foto-foto yang saya tampilkan ketika saya macing di desa Teratak Buluh kira-kira 20 km di selatan pekanbaru. Selain di Teratak Buluh ada banyak tempat di sekitar Pekanbaru, yang diapit oleh dua sungai besar utama di Riau yaitu Sungai Siak dan Sungai Kampar.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"  href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=CopyofIMAG0006.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px;"  src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/CopyofIMAG0006.jpg" border="0" alt="Matahari terbenam di Tasik Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt; Kalau Desa Teratak Buluh itu di pinggir sungai kampar.Sungai Siak adalah yang terdekat dengan Pekanbaru karena membelah kota Pekanbaru, disini ada jenis ikan khusus selain ada ikan Baung dan Selais yaitu ikan Juaro. Aneh ikan baung disini juga berbagai varietas ada ikan baung pisang, ikan baung tikus, ikan baung Layar selain ikan baung biasa yang rasanya sudah pasti enak. Selain untuk mancing sungai Siak digunakan sebagai sarana Transportasi sungainya cukup dalam antara kira-kira 6 sampai 15 meter, Cukup dalam ada yang mengatakan sungai yang terdalam se Asia mungkin dunia, soalnya pernah truk Molen masuk ke dalam tidak ditemukan lagi, berapa dalamnya tidak tahu pasti. &lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0003.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 10pt auto auto 10px; float: center; cursor: pointer; cursor: hand; width: 500px; border: 3px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0003.jpg" border="1" alt="Matahari Terbenam di Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt;Oleh sebab itu banyak kapal besar yang berlayar di sungai Siak, mulai kapal tongkang sampai kapal Tanker pengangkut minyak. Sungai kampar adalah sungai yang paling banyak ikannya. karakter sungainya air dangkal hanya dapat dilewati sampan, perahu kecil, kapal kecil, pompong. Sungai ini sangat di sukai oleh para pemancing karena memang banyak ikannya besar-besar.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0004.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px;"  src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0004.jpg" border="0" alt="Tasik di Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Sungai Kampar&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br/&gt;Sungai Kampar mempunyai bentuk perairannya ada yang berbentuk danau-danau, tasik-tasik, rawa-rawa. Kalau daerah hulu lebih dekat dengan Bukit Barisan bentuknya tanpa genangan rawa dengan tepi sungai berupa tebing curam, daerah ini ditemui dekat muara mahat merupakan sungai berbatuan, kadang mempunyai lubuk-lubuk yang dalam sangat disukai oleh ikan. Ikan-ikan yang ada di sungai seperti ini adalah ikan Patin, ikan Baung, ikan Tapah, di daerah rawa yang sungainya agak besar terdapat ikan Toman,ikan Selais, ikan Gabus ada di sekitar rawa-rawa dan parit-parit air tenang. &lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=CopyofIMAG0001.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px;"  src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/CopyofIMAG0001.jpg" border="0" alt="Tempat mancing di Teratak Buluh"&gt;&lt;/a&gt;Di parit-parit air tenang juga di temui ikan Sekepar, ikan Baung Layar atau disebut juga ikan Patil. Ikan Wan atau disebut juga ikan Ruting sejenis ikan gabus tetapi lebih panjang dan bersisik juga ada di rawa-rawa. Selain itu ikan Selais, ikan Matan juga senang di perairan jenis ini.&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Sungai Siak&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br/&gt;Sungai Siak sungai yang berarus. Mancing pada jenis sungai seperti ini tidak pakai ampung-ampung kecuali kita hendak memancing di pinggir yang tidak berarus. Arus sungai Siak pasang surut. Ikan yang ada di sungai Siak yaitu ikan Juaro, ikan Selais, ikan Baung, ikan Tapah, ikan Pantau, dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"  href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=IMAG0001.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 10pt 0px 0px; float: left; cursor: pointer; width: 200px;"  src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0001.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"  href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=SungaiSiak.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; cursor: hand; width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/SungaiSiak.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/04/memancing.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/273431392/memancing.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kereta api di Pekanbaru</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/QUN2LBHcseY/kereta-api-di-pekanbaru.html</link><category>Unik</category><category>Sejarah Melayu</category><category>Pekanbaru</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 19 Apr 2008 11:15:03 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8321340716288443730</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau anda pernah ke kota Pekanbaru, mungkin tranposrtasi yang tidak ada di provinsi Riau ini adalah kereta api. Tetapi sejarahnya Pekanbaru pernah ada jalur kereta api yang dibangun Jepang pada zaman penjajahan. Salut lah pada Jepang yang hanya tiga setengah tahun menjajah Indonesia berhasil membangun jalur kereta api, mulai Pekanbaru sampai Taluk Kuantan. Kabarnya Jepang menrencanakan jalurnya akan tembus ke Sawalunto Sumatra Barat. Tetapi didahului oleh jatuh bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang memaksa jepang cabut keluar Indonesia. Keberhasilan membangun jalur kereta api ini tidak sedikit memakan korban jiwa, yang dihargai sebagai pahlawan kerja!&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0005.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/IMAG0005.jpg" alt="" border="1" /&gt;&lt;/a&gt;Salut juga pada Jepang, yang biarpun mereka penjajah mereka telah berhasil membangun kereta apai di Riau, Pekanbaru pada khususnya.&lt;span class="fullpost"&gt; Sebenarnya bukan kereta api saja yang berhasil bibangun Jepang dalam waktu kurang dari tiga setengah tahun menjajah Indonesia, tetapi juga telah berhasil membangun hubungan telepon kabel bawah laut dari Pekanbaru sampai Singapura, wah HEBAT khan! Arigato Gozaimasu, Nippong! Hebat desu ne! Walau masih jaman penjajah, sibuk perang-perang Jepang udah peduli dengan teknologi Informasi, terbukti ditemukannya Kabel telepon di sepenjang sungai Siak ketika Indonesia baru saja Merdeka.&lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/?action=view&amp;current=Peta-Rel-KA.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 10pt 0px 0px; float: left; cursor: pointer; width: 180px;Height:307px " src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/Peta-Rel-KA.jpg" border="3" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Saya masih sempat melihat sisa rel kereta api yang dibangun jepan yang melewati belakang rumah saya dulu ketika saya masa anak kecil usia 7 atau 8 tahunan, yang ketika itu saya masih tinggal di jalan Kinibalu, Pintu angin Pekanbaru, rel kereta apinya melewati jalan lokomotiv sekarang dan jalan Indra Pahlawan belakang rumah ku. Selain itu dari keterangan Penduduk yang di wawancara oleh Riau Pos Surat kabar lokal pada bulan puasa beberapa tahun yang lalu rel kereta api telah menjadi bahan penguat tiang salah satu Masjid di tanjung Rhu Pekanbaru nama masjidnya adalah Masjid Al-Furqon, tanjung Rhu Pekanbaru. Selain itu di kelurahan marpoyan damai Pekanbaru ada terdapat jalan yang bernama jalan kereta api. menurut keterangan peneduduk setempat yang sempat saya tanyakan apakah nama jalan ada hubungannya dengan kereta api yang ada di Pekanbaru ketika sebelum Indonesia merdeka? Jawabnya memang benar jalan kereta api adalah bekas jalur kereta api Pekanbaru dulu dan Besi Relnya sudah menjadi salah satu penguat tiang beton sebuah jembatan di situ. Jadi jalan Lokomotiv dekat rumah saya dulu dan jalan Kereta api daerah tangkerang Pekanbaru adalah jalur-jalur kereta api dulunya.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/03/kereta-api-di-pekanbaru.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/268885929/kereta-api-di-pekanbaru.html</feedburner:origLink></item><item><title>Melayu Riwayatmu dulu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/f-FiEhM0z5E/melayu-riwayatmu-dulu.html</link><category>Sejarah Melayu</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 07 Mar 2008 02:17:04 -0600</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-6328774666165576255</guid><description>Melayu adalah suku ras Melanesia, yaitu yang mendiami pesisir selat malaka. Menurut salah satu kitab cina kuno Cina, disebutkan kira-kira  seribu tahun sebelum masehi sudah ada utusan dari kerajaan melayu untuk datang menghadap kerajaan cina. Kerajaan Melayu yang disebutkan berada di pulau Sumatra&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Situs Depdagri tentang Sejarah Sumatra Selatan menyebutkan:&lt;blockquote&gt;Sejarah Sumatera Selatan memiliki keterkaitan dengan sejarah Riau dan sejarah kerajaan-kerajaan di Semenanjung Tanah Melayu. Hal ini sangat logis bila dihubungkan dengan perkembangan bangsa Deutro-Melayu di daerah ini. Keturunan Deutro-Melayu ini telah menghuni kawasan tersebut sejak tahun 300 SM. Mereka menggeser kedudukan bangsa Proto Melayu yang datang ke sana sekitar 2.000 tahun sebelumnya. (&lt;a href="http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=Daerah&amp;amp;op=detail_provinsi&amp;amp;id_prov=8&amp;amp;dt=sejarah&amp;amp;nm_prov=Sumatera%20Selatan"&gt;http://www.depdagri.go.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Orang-orang melayu kemudian berkembang di sekitar selat Malaka, yang maju berkembang menjadi ramai, menjadi salah satu pusat perdagangan dunia karena wilayah kepulauan riau dan tumasik adalah tempat bertemunya jalur perdagangan dari India seperti Talikut dan Cina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Zaman Sriwijaya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Daerah Riau merupakan daerah kekuatan perdanganan ekonomi bagi kerajaan Sriwijaya ini terbukti dengan hasil-hasil sumber daya alam yang menjadi mata dagangan ekspor kerajaan Sriwijaya.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Para ahli sejarah sependapat bahwa Kerajaan Sriwijaya tumbuh, berkembang dan mengalami masa kejayaannya selama berabad-abad antara abad ketujuh sampai abad ke-12. Sriwijaya menghasilkan sendiri komoditi penting pada masa itu, seperti lada dan timah. Daerah yang banyak menghasilkan lada adalah daerah sepanjang Sungai Kampar, Kuantan, Singingi (Riau) dan Batanghari (Jambi). Timah didatangkan dari daerah Kedah (Malaysia) dan Tapung Petapahan di hulu Sungai Siak (Riau). Selain itu Sriwijaya juga menjual emas yang berasal dari Sungai Kuantan dan Singingi.(&lt;a href="http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=Daerah&amp;op=detail_provinsi&amp;id_prov=8&amp;dt=sejarah&amp;nm_prov=Sumatera%20Selatan"&gt;http://www.depdagri.go.id&lt;/a&gt;)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Pusat kerajaan Sriwijaya ternyata adalah di Riau terbukti dengan Gambaran I-Tsing yang mengatakan pusat kerajaan Sriwijaya adalah tepat di Khatulistiwa. Muara takus di Khatulistiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam situs Badan Promosi dan Investasi Kabupaten Kampar menyatakan beberapa pendapat para ahli yang menyatakan bahwa Muara Takus adalah sebagai pusat kerajaan Sriwijaya, antara lain: Cornet de Groot, G. Du Ru Van Bet Ilolle, WI. Groencvcld, R.D.M Verbeck dan E TH. Van Delden, J. W. Yzerman 1889, DR. F. M. Schnitger, N.J. Krom, Ir. J.L Moens (1937), Bosch, Pusat Penelitian dan Peninggalan Purbakala Nasional, I-Tsing (671 M), Chia-Tan, Abu laid dan Abu Fida, Tim Peneliti dan Penulisan Sejarah Riau (1975), Pendapat yang dikemukakan oleh Utusan Budha manca negara antara lain: Roseemary Paton (Canada), Mrs. Lan Tjoa (Nederland), Dagpo Rinpoche (Perancis), Dagpo Tulko Jhampa Gyamtshog (Perancis), Bagoes Atmajaya (Indonesia),Endrou Hartanto ( Malaysia), Seorang lagi dari negeri Tibet.(&lt;a href="http://www.bpi-kampar.go.id/index.php?option=content&amp;task=view&amp;id=78&amp;Itemid=63&amp;limit=1&amp;limitstart=2"&gt;http://www.bpi-kampar.go.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/03/melayu-riwayatmu-dulu.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/247475479/melayu-riwayatmu-dulu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Membeli Televisi Stereo</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/W4lN9TaC910/membeli-televisi-stereo-sekarang.html</link><category>Elektronika</category><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 07 Mar 2008 01:53:59 -0600</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-2324616344156645348</guid><description>Sekarang teknologi makin maju kita dapat menikmati suara dari peralatan elektronik seperti suara asli sebagaimana jika sumber suara itu memang ada di depan peralatan elektronik tersebut atau seolah-olah berada didepan pendengar stereo tersebut. Jika peralatan elektronik tersebut adalah sebuat Televisi, maka suara yang ditimbulkannya adalah seperti nyata. Misalkan siarannya sedang menampilkan hutan dengan burung-burungnya, maka suara yang keluar dari televisi tersebut seolah-olah membawa pemirsa benar-benar berada ditengah hutan dengan suara serangga dan kicauan burung diatasnya. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Tetapi banyak yang belum mengetahui Televisi Stereo, Gelombang pancaran Stereo, dan Suara Stereo, sehingga keindahan suara stereo tidak dapat ia nikmati karena salah pilih dalam membeli Televisi tersebut. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;Televisi Stereo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Yang dimaksud dengan Televisi stereo adalah Televisi yang dapat menangkap siaran yang dipancarkan secara stereo dari pemancarnya. Untuk mendapatkan siaran Stereo, Pemancar televisinya harus stereo. Tetapi sepanjang yang saya uji dan ketahui sudah ada beberapa pemancar Televisi yang sudah memancar dengan gelombang stereo: SCTV, Indosiar, TRANSTV, ANTV, dan TRANS7. RCTI tadinya Stereo tetapi setelah kerjasama dengan MNC berubah jadi mono (Tidak stereo). Dari beberapa yang stereo tersebut ada yang NiCam Stereo. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PemancarTV.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PemancarTV.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Gelombang pancaran Stereo (Siaran Stereo)&lt;/b&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Siaran stereo adalah pancaran gelombang radio yang terpisah kanal suaranya yang di kiri dan kanan sehingga dapat membawa gelombang suara stereo. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;Suara Stereo&lt;/b&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Suara stereo menciptakan suara musik, atau suara lainnya menjadi efek dramatis, seperti suara itu ada disekeliling pendengar. Efek suara ini didapat dengan mengkombinasikan suara antar dua speaker yang berbeda misalnya suara gitar disalurkan ke speaker kiri dengan efek gema (Echo) yang pantulannya disalurkan ke speaker kanan dan kiri bergantian. Dan banyak efek-efek suara stereo lain yang membuat suara musik dan film menjadi lebih dramatis. Pembuatan efek stereo ini dibuat dengan peralatan stereo dan dalam suatu studio khusus.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;NiCam Stereo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  NiCam Stereo adalah bentuk perluasan dari pada stereo.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PenerimaStereo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PenerimaStereo.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;Yang bukan Televisi Stereo:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Banyak orang yang salah memilih dalam membeli Televisi, sehingga apa yang ia harapkan tidak dapat dinikmati sesuai dengan apa yang ia inginkan yaitu mendapatkan suara stereo dari siaran televisi stereo. Kesalahan pemilihan tersebut antara lain.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;AV Stereo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  AV Stereo singkatan dari Audio, Video Stereo. Maksudnya televisi yang menyatakan memakai sistem ini terdapat input audio stereo, berguna untuk peralatan elektronik lain yang mengeluarkan suara stereo, seperti: VCD player, DVD Player, atau Console Game yang mengeluarkan suara stereo, akan dapat dihasilkan suara stereo. Dengan kata lain didalam Televisi yang seperti ini hanya terdapat sebuah peralan penguat suara stereo. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PenerimaTVMono.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/PenerimaTVMono.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jadi Televisi ini hanya akan memperkuat suara yang telah terpisah kanal kiri dan kanal kanan �?? (Stereo) dari sebuah peralatan stereo bukan dari siaran televisi. Tetapi jika menangkap siaran suara menjadi mono (kanalnya tidak terpisah antara kanal kiri dan kanan tetapi hanya disalurkan dalam kedua pengeras suara yang ada di kiri dan kanan televisi).&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;Hifi Stereo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  A V Stereo ini juga ada yang mengistilahkan dengan Hifi Stereo. Cuma bedanya dengan AV Stereo, Hifi Stereo lebih luas rentang frekwensi suaranya dan suaranya lebih bening dengan cara penguatan frekwensi tertentu, dan noise filter. Tetapi Hifi Stereo tidak dapat menangkap siaran stereo.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;Pseudo Stereo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  Rumitnya membuat Televisi yang dapat menangkap siaran stereo penyebab surutnya produsen televisi untuk membuat Televisi tersebut. Tetapi Produser tidak kehilangan akal. Produser membuat pembangkit suara stereo palsu, yang dikenal juga dengan nama &lt;i&gt;Stereo Simulator&lt;/i&gt;. Hasil yang dibangkitkan oleh pembangkit stereo ini adalah &lt;i&gt;Pseudo Stereo&lt;/i&gt; atau stereo palsu. Dikatakan demikian karena suara yang dihasilkan bukan dari suara stereo asli dari suatu siaran yang stereo, melainkan siaran televisi ditangkap secara &lt;i&gt;mono&lt;/i&gt; (bukan stereo) kemudian diolah seolah-olah stereo dengan cara suara mono disaring pada nada atau frekwensi tertentu hasil saringannya diberikan pada salah satu kanal misalnya kiri kemudian dengan bantuan sebuah efek gema pantulannya diberikan pada kanal lain, kanan. Demikian pula frekwensi yang tidak tersaring dengan cara sebaliknya dimasukkan ke kanal kanan dan pantulan gemanya pada kanal kiri. Hasilnya seolah-olah suara stereo muncul. Namun hasilnya tidak sebaik suara stereo asli. Yaa namanya saja palsu tentu tidak sebaik yang asli.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2008/02/membeli-televisi-stereo-sekarang.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/239859391/membeli-televisi-stereo-sekarang.html</feedburner:origLink></item><item><title>Permasalahan Program Pembelajaran Akselerasi</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/0oNRf2m2C_I/permasalahan-program-pembelajaran.html</link><category>Psikologi</category><category>Pendidikan</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 23 Feb 2008 03:54:47 -0600</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8621823035459630514</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah dengar program akselerasi? Program pelajaran untuk mempercepat anak yang mempunyai daya tangkap yang lebih dalam belajar. Program ini kemudian mendapat respon yang positif bagi orang tua yang mengiginkan anaknya lebih cepat pintar. Tetapi belakangan mendapat dampak yang sedikit mengkhawatirkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Program akselerasi pelajaran adalah percepatan pelajaran bagi peserta didik yang cerdas. Yang melampaui usianya. Misalnya seharusnya seorang peserta didik mendapatkan pelajaran di usia yang lebih tua tetapi dengan kecerdasannya yang melalui ujian tertentu dan proses pendidikan akselerasi dianggap mampu menyelesaikan pelajaran yang harusnya diberikan pada anak beberapa tahun lebih tua dari padanya. Contohnya anak kelas tiga SD setelah melalui program akselerasi anak tersebut mungkin memenuhi syarat untuk diberikan pelajaran kelas lima atau kelas enam SD. Menurut para Ahli (&lt;i&gt;Hawadi, Reni Akbar, DR�??2004.&lt;/i&gt;)&lt;blockquote&gt; �??Pengertian &lt;i&gt;acceleration&lt;/i&gt; diberikan oleh Pressey (1949) suatu kemajuan yang diperoleh dalam program pengajaran, pada waktu yang lebih cepat atau usia yang lebih muda daripada yang konvensional.�??&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Program akselerasi mungkin secara tidak sadar telah dilakukan oleh para ibu dan hampir setiap orang tua sekarang dalam mendidik anak. Contoh dulu orang mengajari anaknya berjalan dengan cara menatahnya. Tetapi sekarang orang membelikan anaknya kereta bayi (&lt;i&gt;baby walker&lt;/i&gt;) untuk mengajari anaknya berjalan. Setiap kali ibunya ingin tidak diganggu oleh anaknya maka ia letakkan diatas kereta bayi tersebut. Tentu saja misalkan bayinya hanya baru bisa duduk langsung belajar berjalan lebih cepat. Proses ini memangkas proses belajar anak yang seharusnya dari duduk, belajar merangkak, berdiri, kemudian baru belajar berjalan. &lt;br /&gt;
Hilangnya proses merangkak dalam &lt;s&gt;kurikulum&lt;/s&gt; pelajaran bayi yang seharusnya diberikan, mengakibatkan anak tidak pernah mendapatkan latihan merangkak yang cukup yang berguna untuk melatih konsentrasi anak. Akibatnya anak ketika ia usia sekolah sukar berkonsentrasi dalam belajar dan lebih cendrung lasak (&lt;i&gt;Hyperactive&lt;/i&gt;). Itulah sebabnya wajar jika banyak guru anak usia TK dan SD mengeluhkan banyak anak muridnya sekarang susah diatur dan lebih lasak.&lt;br /&gt;
Contoh lain adalah dahulu ketika saya masih kecil baru ketemu sepeda ketika berusia kira-kira sepuluh tahun. Ketika itu saya baru mulai belajar naik sepeda. Setahun kemudian saya sudah naik sepeda keliling sampai kerumah tetangga naik sepeda. Ketika saya disekolah menengan Pertama (SMP) saya pakai sepeda ke sekolah. Ratalah seluruh kota sudah saya jelajahi. Hingga kadang sampai keluar kota pakai sepeda. Maklum kota tempat saya tinggal dulunya kota kecil. Saya belajar naik sepeda motor ketika saya kelas 3 SMP dan awal Sekolah Menengah Atas (SMA). Tetapi saya tidak memaki sepeda motor ketika SMA karena masih takut belum percaya diri benar. Lagi pula belum perlulah memakai sepeda motor untuk usia saya yang masih remaja ketika itu. Keperluan ketika itu untu pakai sepeda motor paling -- seperti teman-teman -- hanya buat gaya-gaya saja.&lt;br /&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i49.photobucket.com/albums/f276/syaifudin_sayuti/OUR%20CHILDREN/Picture006.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 10pt 0px 0px; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i49.photobucket.com/albums/f276/syaifudin_sayuti/OUR%20CHILDREN/Picture006.jpg" alt="Sepeda dengan roda bantu, untuk belajar" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sekarang orang mengajarkan anak naik sepeda, dengan membelikannya sepeda kecil, yang ada dua roda bantu di belakangnya, pada usia Balita. Sehingga pada usia TK atau awal sekolah dasar anak sudah lancar naik sepeda. Akibatnya timbul tuntutan anak pada orang tua ketika usia anak kira-kira 8 atau 9 tahun untuk diajari naik sepeda motor.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/doninaiksepeda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 10pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://i166.photobucket.com/albums/u86/Sobirin/doninaiksepeda.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bahkan sekarang anak SD sudah ada orang tuanya mengizinkan memakai sepeda motor ke sekolah, -- dan juga sekolah yang tidak mengerti akan akibatnya, -- membiarkan anaknya memakai sepeda motor ke sekolah. Kalau terjadi misalnya anak SD menabrak temannya di lingkungan sekolah dengan sepeda motor siapa yang salah? Siapa yang bertanggung-jawab dalam hal ini? Itulah sebabnya sekarang banyak anak usia SMP dan dikeluhkan oleh banyak orang, melakukan aksi kebut-kebutan dijalan setelah pulang sekolah. Padahal usianya, bukankah belum layak dan belum pantas untuk mengendarai sepeda motor? Sekarang mereka membentuk Geng Motor yang lebih banyak membuat kekacauan dari pada tindakkan positif. Salah siapa??!&lt;br /&gt;
&lt;small&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Hawadi, Reni Akbar, DR&lt;/b&gt;.2004. �??Program Percepatan Belajar bagi Anak Berbakat Intelektual Ditinjau dari Sisi Psikologis�??, &lt;i&gt;Akselerasi, A-Z Informasi Program Percepatan Belajar&lt;/i&gt;. Jakarta: Grasindo: Halaman 31.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/11/permasalahan-program-pembelajaran.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/190125690/permasalahan-program-pembelajaran.html</feedburner:origLink></item><item><title>Islam dan Modernitas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/N2tWgPTGZoI/islam-dan-modernitas.html</link><category>Islam</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 04 Apr 2008 02:42:43 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-6556053568943555802</guid><description>Modren adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan Tekhnologi. Kemajuan peradaban dan peralatan (modrenitas) yang didalam Islam peradaban dikenal dengan istilah &lt;i&gt;Hadarawy&lt;/i&gt; dan Modren dikenal dengan istilah &lt;i&gt;Madany&lt;/i&gt; Sedang Ilmu Pengetahuan biasa dikenal dengan nama &lt;i&gt;Tsaqofy&lt;/i&gt;. Menurut Said Hawa seorang ulama Timur Tengah mengatakan: "Tidak selalu kemajuan madany (Modren) diikuti dengan kemajuan peradaban (Hadharawy)". Barat mengalami kemajuan dalam Modrenitas (Madany) tetapi tidak mengalami kemajuan dalam peradaban (Hadharawy) Karena Hadharawy tidak hanya Modren tetapi mempunyai nilai-nilai moral yang dianggap agung dan dari yang maha agung yaitu Allah SWT. Sedangkan dalam pandangan barat selalu yang disebut Modren itu adalah suatu masyarakat yang Sekuler, Heterogen dan menguasai Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi.</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/10/islam-dan-modernitas.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/168969247/islam-dan-modernitas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Konversi Minyak Tanah ke Gas.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/g48zv2tC64s/konversi-minyak-tanah-ke-gas.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 12 Apr 2008 05:40:46 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-4296874761280735327</guid><description>&lt;p&gt;Minyak Tanah adalah kebutuhan manusia sejak dulu. Dipakai mulai dari keperluan minyak lampu sampai kompor untuk memasak. Dialah minyak tanah yang merajai keperluan manusia. Tapi sekarang keperluan akan minyak tanah mulai dirasakan surut karena adanya listrik untuk keperluan lampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dahulu sebelum adanya listrik maka minyak tanah adalah kebutuhan manusia untuk menerangi saat malam tiba. Mulai dari obor, colok, lampu Togok, lampu Dinding, lampu Lentera, sampai kepada lampu Petromag yang dipakai di masjid-masjid, toko-toko, dan rumah makan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua lampu itu membutuhkan minyak tanah sebagai bahan bakarnya tanpa itu lampu tidak bisa hidup. Itulah sebabnya di daerah tempat saya tinggal istilah minyak lampu untuk minyak tanah lebih populer dari pada kata minyak tanah itu sendiri. Begitu pula untuk masak, mulai dari pakai kayu bakar untuk memancing api agar cepat menyala, sampai pada kompor minyak tanah banyak sumbu, dan yang satu sumbu, sampai pada kompor gas minyak tanah yaitu kompor yang biasa memakai minyak tanah dan tekanan angin sebagai memperkuat semburan apinya. Kompor seperti ini biasa dipakai oleh tukang tempel ban, tukang jual goreng pisang dalam gerobaknya dan lain-lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tetapi sekarang minyak mulai dirasakan surut oleh orang-orang yang sudah biasa menggunakan listrik dalam keperluan penerangan lampu. Biasa menggunakan Gas LPG untuk memasak. Sehingga praktis minyak tanah ditinggalkan. Bagi orang yang sudah ada listrik dirumahnya praktis minyak tanah hanya untuk keperluan memasak saja. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehingga dengan demikian orang sekarang mengira minyak tanah hanya untuk keperluan memasak saja. Makanya dikonversi ke Gas LPG oleh Pemerintah. Pemerintah tidak pikirkan bagaimana nasib tukang tempel ban dijalan yang menempel ban harus pakai kompor gas minyak tanah, Tukang jual goreng, Tukang Mi ayam dan sebaginya.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt; Pemerintah tidak pikir belum semua daerah dapat terliputi listrik oleh PT. PLN. PT. PLN yang selalu kekurangan daya sehingga listriknya kian selalu mati (Trip). Jika Listrik mati pakai apa masyarakat untuk mendapatkan penerangan jika tidak ada minyak tanah. Memang listrik dapat diandalkan dalam hal penerangan menyamai minyak tanah.  Lampu-lampu minyak tanah mempunyai sifat biasanya, tahan lama (lampunya selain bahan bakar, berumur panjang), pemeliharaan murah, bahan bakar murah dan mudah didapat. Begitu pula Lampu listrik berumur panjang rata-rata setahun, biaya pemeliharaan tidak ada kalau putus ya ganti aja lampunya beres banyak yang jual kok harganya &lt;s&gt;murah&lt;/s&gt; terjangkau, Bahan bakar listrik murah dan mudah didapat. Tetapi listrik tidak selalu dapat dihandalkan karena tidak selalu tersedia setiap saat alias sering mati-mati. sehingga masyarakat masih belum meninggalkan lampu minyak tanah sepenuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disinilah masalahnya belum ada penganti penerangan yang benar-benar pas selain lampu minyak tanah sebagai alternatif jika listrik PLN mati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disini sekedar perbandingan alternatif yang penulis temukan jika konversi minyak tanah benar-benar diterapkan ke seluruh Indonesia dengan kata lain Minyak tanah hilang dari peredaran atau harganya tidak lagi terjangkau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pakai Lilin&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biaya            : Murah&lt;br /&gt;
Kelangkaan : Mudah didapat dikota, di desa agak sulit.&lt;br /&gt;
Biaya perawatan : Tidak ada&lt;br /&gt;
Lain-lain      : Resiko kebakaran sangat tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pakai Generator Listrik&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biaya            : Harganya sangat mahal tidak terjangkau oleh rakyat kecil&lt;br /&gt;
Kelangkaan : Masih sulit didapat. Bahan bakar solar sulit didapat di pedesaan.&lt;br /&gt;
Biaya perawatan : Sulit cari tehnisi dan Mahal&lt;br /&gt;
Lain-lain      : Kalau Listrik dari PLN mati lebih dari 5 jam repot menambahkan minyak dan biaya pewatan jadi tambah mahal. Tidak bisa dipakai didaerah yang belum ada instalasi listrik.&lt;br /&gt;
Biaya Operasional : Mahal karena bahan bakar solar lebih mahal dari minyak tanah dan tidak di subsidi pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pakai Emergency lamp&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biaya : Terjangkau&lt;br /&gt;
Kelangkaan : Mudah didapat dikota, di desa sulit.&lt;br /&gt;
Biaya perawatan : Sangat mahal karena selalu harus mengganti batrai kering yang cepat rusak.&lt;br /&gt;
Lain-lain : Umurnya tidak panjang. Dalam beberapa bulan pemakaian baterainya cepat soak. Tidak bisa dipakai (tidak cocok) di daerah yang belum dapat Listrik dari PLN. Tidak bisa jika Listrik PLN mati lebih dari 4 jam karena daya tahan batrai hanya 4 jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian Perbandingan sebagai pertimbangan untuk alternatif dari lampu minyak tanah. Tetapi tetap aja sangat menyengsarakan dan merepotkan ditambah beban biaya tinggi untuk masing-masing alternatif.&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/09/konversi-minyak-tanah-ke-gas.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/156309539/konversi-minyak-tanah-ke-gas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Orang Melayu dan Orang Minang</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/qg94Mz9Ab6k/orang-riau-adalah-orang-melayu-yaitu.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Fri, 14 Sep 2007 05:07:16 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-123470606936624628</guid><description>&lt;p&gt;Orang Riau adalah orang Melayu, yaitu melayu Riau. Orang Sumatra Barat adalah orang Minang Kabau atau yang biasa disebut orang Minang saja. Orang Minang menurut peneliti Belanda zaman kolonial bernama J.S Furnival juga termasuk golongan suku Melayu juga, tetapi orang minang tidak mau disebut sebagai suku melayu, mungkin sudah biasa begitu, atau memang ada perbedaan antara orang melayu dengan orang minang, maka mereka lebih sesuai disebut orang minang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
Hubungan Riau dan Sumatra Barat terjalin sejak lama. Buktinya diantara orang kerajaan Sultan Siak di Riau adalah juga keturunan kerajaan pagar ruyung Sumatra Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p&gt;Bagaimana sejarah tepatnya saya belum mendapatkannya. Konon Kerajaan Siak pernah berada ditengah konflik dengan Kerajaan Malaka. Sehingga kerajaan Siak diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Malaka. Raja Sultan Siak berhasil dibunuh. Tetapi anak raja Sultan Siak diselamatkan oleh dayangnya dengan melarikan diri ke kerajaan Pagar Ruyung. Bagaimana dayang kerajaan Siak adalah orang suku minang. Mungkin ketika itu sudah banyak perantau asal orang minang ada di kerajaan Siak untuk maksud damai atau berdagang mengingat kerajaan Siak adalah dialiri aliran sungai Siak yang menjadi jalur perdagangan Internasional menuju selat malaka dan Tumasik (Singapura). Atau mungkin dayang ini sengaja disusupkan pihak kerajaan minang untuk memata-matai kerajaan Siak untuk mendapat pengaruh atau ingin menaklukkan kerajaan Siak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah anak raja Siak Besar di Kerajaan Pagar Ruyung, ayah angkatnya raja Pagar Ruyung mendukung anak raja Siak ini untuk menyerang balik kerajaan Siak yang telah direbut kerajaan Malaka. Anak raja Siak akhirnya berhasil memukul mundur kerajaan Malaka berkat pasukan dan dukungan dari kerajaan Pagar Ruyung. Kerajaan Siakpun kembali berdiri. Sejak itulah barangkali Kerajaan Siak mempunyai hubungan erat dengan kerajaan Pagar Ruyung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walau hubungan telah berlangsung lama tetapi kenyataan sampai sekarang hubungan antara orang Minangkabau dengan orang Melayu di Riau tidak selalu serasi. Pasalnya karakter orang Minang berbeda dengan karakter orang Melayu pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Asal Muasal Kata Minangkabau&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Entah sejak kapan orang melayu ada dan berhubungan dengan orang Minang. Dalam sejarah Kerajaan Sri Wijaya disebutkan berasal dari daerah Minangatamwan. &lt;u&gt;Minang!?&lt;/u&gt; Apakah daerah minang yang sekarang disebut dengan Minangkabau?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Minangkabau berasal dari kata &lt;i&gt;Minang&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;kabau&lt;/i&gt;. Minang berarti Menang dan Kabau berarti Kerbau. Artinya Suku yang Menang kebaunya. Pertandingan adu kerbau dengan kerajaan Pasundan. Orang Minang dengan kelicikannya mengutus anak kerbau yang sedang menyusu untuk dipertandingkan melawan kerbau Pasundan yang tegap yang biasanya tak terkalahkan. Anak kerbau itu diberi penutup mulut dari besi yang runcing ujungnya. Sehingga ketika dipertandingkan melawan kerbau Pasundan akan segera menyeruduk perut kerbau Pasundan yang dikira induknya untuk mencari susunya. Tentu saja kerbau Pasundan terluka oleh besi runcing yang ada dimulut kerbau orang Minang. Kerbau Pasundan terjatuh dan kalah. Sejak itu orang minang disebut dengan Minangkabau artinya orang yang menang kerbaunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Stigma Cirik Barandang&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada stigma yang berkembang dimasyarakat tentang orang minang adalah mempunyai strerotipe cerdik buruk maksudnya selalu mempunyai akal bulus untuk memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Stigma Cirik Barandang adalah merupakan rahasia umum yang salah satu yang menakutkan orang melayu Riau dalam menjadikan orang minang sebagai Istri. Cirik Barandang adalah berarti Tahi yang di rendang. Rendang adalah sejenis masakan minang, dengan santan yang banyak. Biasanya Daging yang dicampur dengan kacang polong kacang kusus yang biasa dibuat rendang. Cirik adalah Tahi maksudnya dari Cirik Barandang ini adalah sejienis ilmu hitam yang dipraktekkan guna untuk menundukkan suami patuh terhadap perintahnya. Karena di Sumatra barat adat Matrilineal keturunan dan dominan adalah pihak perempuan sebagai penentu rumah tangga.Cirik barandang adalah kacang polong yang ditelan istri bulat-bulat kemudian setelah keluar berupa tahi masih berbentuk kacang dibuat rendang, kemudian disajikan untuk suami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Akal Bulus Orang minang&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adat Minang sungguh menarik dan aneh. Paling tidak kalau pernah bergaul dengan orang minang sendiri selalu mengungkapkan bahwa orang minang yang tidak akan pernah jujur secara polos. Dibalik kebaikannya pasti tersimpan niat dan maksud jelek. Ini memang sudah rahasia umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Ini adalah beberapa pepatah:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
yang diajarkan secara turun-temurun dalam masyarakat Minang:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Angguak indak, Geleng nan namuah&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Artinya: Memberi Isyarat sebaliknya jika mengatakan tidak maka mengangguk, (anggukkan biasanya oleh masyarakat Indonesia dan juga mungkin dunia berarti setuju), dan Menggeleng artinya setuju.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Bia marunduak asal tanduak manganai&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Artinya: Biar merunduk asal tanduk kena sasaran: Maksudnya mengalah demi untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang lebih diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;iyoan nan diurang laluan nan diawak&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Artinya: Mengatakan iya kepada rencana orang lain tetapi yang dijalankan sebenarnya adalah rencara kita sendiri, ungkapan ini lebih mirip sifat nomor 1 diatas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Kok Terimpik bia nan diateh&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt; Artinya: Kalau akan terhimpit biarlah pilihan terhimpit yang paling atas: artinya tidak ada himpitan jika yang paling atas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Talunjuak luruih kalingkiang bakaik&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Artinya: Jari telunjuk lurus, jari kelingking berkait: Maksudnya Jika menunjuk tidak akan pernah lurus dan polos pasti ada rahasia dan rencana yang tersimpat dibalik itu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/09/orang-riau-adalah-orang-melayu-yaitu.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/152983978/orang-riau-adalah-orang-melayu-yaitu.html</feedburner:origLink></item><item><title>"Rumah ini mau dijual" salahkah?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/Ewwu3N6ULM4/pernah-seingat-saya-dalam-suatu-acara.html</link><category>Bahasa Indonesia</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Mon, 16 Jul 2007 03:33:17 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-6053018151314639127</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pernah seingat saya dalam suatu acara Pembinaan Bahasa Indonesia di TVRI salah seorang pakar Bahasa Indonesia Anton Muliono mengkritisi kalimat:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Rumah ini mau dijual&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kesalahan kalimat tersebut &lt;span class="fullpost"&gt;katanya tidak jelas mana subjek, mana prediket dan mana objek. Untuk mencari subjek dari satu kalimat dengan pertanyaan "apa yang mau dijual" jawabnya tentu "rumah ini". Pertanyaan selanjutnya apakah rumah ini &lt;b&gt;&lt;u&gt;mau&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; dijual. Sebenarnya bukan rumah yang mau dijual tetapi adalah seseorang pemilik rumah. Kenapa? karena rumah hanyalah objek untuk dijual. Rumah di tidak bisa ditanya "Wahai rumah apakah kamu mau untuk dijual?" Jawabannya tidak ada karena rumah tidak bisa berkata-kata. Sehingga menurut beliau kalimat tersebut rancu antara sabjek dan objeknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya sampai sekarang banyak sekali orang enggan memakai kalimat tersebut jika hendak menjual rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita mau mencermati lebih dalam lagi. Kita lihatlah kalimat tersebut bentuknya pasif artinya kedudukan objek adalah pelaku sedangkan kedudukan subjek adalah objek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mana kita tahu bahwa itu adalah kalimat pasit? Dari prediketnya yang kata kerjanya berawalan di, dalam kalimat di atas adalah &lt;b&gt;dijual&lt;/b&gt;. Jadi setiap sesuatu kalimat yang prediketnya berawalan di maka kalimat tersebut bentuknya pasif dan kedudukan subjek adalah objek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kalimat tersebut pasif jadi jelas rumah dalam kalimat diatas adalah berkedudukan sebagai objek, mau adalah keterangan dan dijual adalah prediket.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas dimana subjeknya? Subjeknya tersembunyi atau sengaja tidak dicantumkan karena yang membuat kalimat merasa sudah cukup orang mengerti dengan kalimat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari mana kita tahu subjeknya tersembunyi atau tidak dicantumkan? Kita tahu dari kalimat pasif yang sempurna adalah &lt;blockquote&gt;objek +(kata keterangan) + (di)prediket + oleh + subjek.&lt;/blockquote&gt; Kalimat diatas sebenarnya tidak lengkap, seharusnya berbunyi: "Rumah ini mau dijual oleh saya si pemilik rumah". Kalimat ini jadi sempurna maka ketahuanlah bahwa subjeknya adalah saya si pemilik rumah ya khaan.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/07/pernah-seingat-saya-dalam-suatu-acara.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282409/pernah-seingat-saya-dalam-suatu-acara.html</feedburner:origLink></item><item><title>NKRI Negara yang berdaulat?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/MqGnmys2qYw/nkri-negara-yang-berdaulat.html</link><category>Politik</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 07 Jul 2007 08:27:53 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-4969310351760478839</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Negara yang berdaulat adalah negara yang lepas dari intervensi dan ketergantungan pihak asing. Kalau Indonesia masih tergantung dan terpengaruh pihak asing dalam penentuan kebijaksanaannya.&lt;br /&gt;
Contoh : Ikut-ikutan mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1747 tentang Nuklir Iran, latah karena Amerika atau takut dibilang negara pro negara teroris (Iran).&lt;br /&gt;
Lagi-lagi Indonesia menanda tangani perjanjian &lt;span class="fullpost"&gt;bodoh dengan Singapura tentang keamanan bersama! Perjanjian tersebut adalah pemberian daerah latihan Militer kepada Singapura (Military Area Training-MTA) dan tentu saja pangkalan Militer Singapura (Defence Coorpertion Agreement-DCA)yang biaya pemeliharaannya sebagian besar ditanggung Indonsia. &lt;blockquote  style="font-family:arial;"&gt;Biaya pembangunan tempat latihan itu memang lebih banyak dari Singapura, namun biaya pemeliharaannya yang justru lebih besar, berasal dari pemerintah Indonesia.&lt;/blockquote&gt;(&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2007/5/4/perjanjian-pertahanan-ri-singapura-siapa-diuntungkan/"&gt;Antara News&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Anehnya perjanjian yang sangat merugikan Indonesia itu jika ternyata terdapat kesalahan hanya dapat direvisi setelah duabelas tahun sejak ditanda-tangani.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/07/nkri-negara-yang-berdaulat.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282410/nkri-negara-yang-berdaulat.html</feedburner:origLink></item><item><title>NKRI, Lemah....?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/ms8h6LKXiCk/nkri-lemah.html</link><category>Politik</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Thu, 05 Jul 2007 04:39:33 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-1254639997359455895</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NKRI Menuju ke Disintegrasi Bangsa. Pengibaran Bendera RMS 29 Juni 2007 dalam tarian cakalele di Ambon dalam rangkan Harganas (Hari Ganas dan Na'as eh salah Hari Keluarga Nasional) di hadapan Presiden RI SBY, dan juga pengibaran Bendera Bintang Kejora &lt;span class="fullpost"&gt;dalam Tarian Pembukaan Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua II, Menandakan lemahnya pengawasan kesatuan dan persatuan Indonesia, juga lemahnya keamana  dan kekuatan Militer Indonesia. Ada pengamat Amerika yang mengatakan bahwa pengibaran Bendera Bintang Kejora adalah bagian dari Demokrasi!? Bulsit! Mana ada Demokrasi mengajarkan perpecahan. Integrasi adalah tulang punggung suatu negara, jika tidak ada runtuhlah suatu negara. Indonesia perlu bersikap tegas dalam ancaman laten Disintegrasi dan rorongan perpecahan NKRI. Saya jadi Ingat Buku yang ditulis oleh Samuel Hutington pada belasan tahun yang lalu. Buku tersebut sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia judulnya "Tertib Politik."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Buku tersebut menjelaskan bagai mana sebenarnya menjaga keutuhan suatu negera dan menjalankan roda pemerintahan walau dalam situasi damai maupun terancam perpecahan. Dengan mengambil contoh negara-negara dunia ketiga dan negara maju serta negara yang sedang berkembang. Dengan membaca buku tersebut jelaslah bahwa menjaga keutuhan suatu negara dari disintegrasi dan ancaman kudeta amat diperlukan dan diharuskan. Bukan hal yang sepele apalagi bagian dari Demokrasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/07/nkri-lemah.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282411/nkri-lemah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Hubungan Murid dengan Guru</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/3GcLJO6SCeM/akhir-akhir-ini-banyak-kasus.html</link><category>Psikologi</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:20:19 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8653230812135855950</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini banyak kasus penganiayaan guru terhadap muridnya. Tidak bisa disalahkan guru disatu sisi. Guru memang tugasnya salah satunya menjaga ketertiban. Terjadinya kasus penganiayaan itu bisa jadi karena murid yang kelewat kurang ajar pada guru. Jarang sekali guru sengaja bermaksud membunuh muridnya. Kalau terjadi Penganiayaan atau pembunuhan dan sebagainya pastilah murid yang kelewat kurang ajar pada guru sehingga membuat kesal guru.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
Banyak murid sekarang tidak mau lagi patuh pada guru. Pelawan, sulit diatur dan sebagainya. Sebenarnya ini gejala perubahan sikap Orang Tua pada anaknya di keluarga yang sudah mulai demokratis yang kebablasan. Perubahan sikap guru terhadap muridnya yang mulai kendor dalam disiplin karena perubahan paradigma pengajaran yang tidak boleh lagi melakukan kekeranan terhadap anak, sekalipun itu cuma mata yang melotot, atau bentakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan sikap inilah membuat anak tidak ngerti lagi batasan yang dibolehkan dan yang tidak baik dilakukan. Anak melakukan sesuatu seenaknya saja tanpa tahu perbuatan ini salah atau tidak. Tidak mau dilarang karena perbuatan melawan kata orang dewasa (Orangtua dan guru) adalah kebiasaan yang menyenangkan untuk mendapat apa yang ia inginkan. Jika ia disalahkan ia mencari alasan untuk pembenaran atas yang ia lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap pelawan anak disebabkan sikap longgar terhadap disiplin baik dikeluarga maupun disekolah sehingga anak tidak pernah tahu konsekwensi kesalahan yang ia lakukan. Kita perlu mengajarkan anak-anak kita konsekwensi dari sesuatu hal pilihannya. Kalau suatu hal itu buruk maka akan buruk pula akibatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/06/akhir-akhir-ini-banyak-kasus.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282412/akhir-akhir-ini-banyak-kasus.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sumatra Backbone telah selesai, apa hasilnya?...</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/_MZEUDH7Ax8/sumatra-backbone-telah-selesai-apa.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:21:05 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8265927442157996760</guid><description>Pembangunan Sumatra Backbone sudah lama selesai. Sumatra Backbone adalah penanaman Fiber Optic sepanjang pulau sumatra melewati kota Pekanbaru. Dengan selesainya Sumatra Backbone tersebut dapat menampung komunikasi broadband. Tetapi menurut perkiraan saya tidak Sumatra Backbone saja yang telah dibangun, mungkin Jawa Backbone, Sulawesi Backbone, Kalimantan Backbone dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi apa hasilnya dapat dirasakan sepenuhnya oleh rakyat. Internet tetap aja mahal. Telepon tetap juga yang paling mahal di Asia. Padahal ketika pembangungan kabel telepon bawah tanah dengan sangat banyak pengorbanan, merusak jalan, menyebabkan kemacetan, bahkan ada lobang telepon yang menganga ditengah jalan menyebabkan korban nyawa manusia. Rakyat tetap tidak protes, rakyat tidak ada yang protes karena menganggap hal tersebut untuk kepentingan rakyat&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Padahal buktinya sampai sekarang telepon tetap mahal. Internet tetap mahal. Gaji direktur telkom adalah gaji yang terbesar di Indonesia. Artinya memang selama ini demi keuntungan pribadi segelintir orang bukan untuk kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rakyat tidak sadar sekarang pembangunan tidak lagi dilaksanakan pemerintah tetapi sudah diambil alih pihak swasta yang menguntungkan swasta sendiri. Merusak jalan yang dibuat dengan biaya pemerintah hasil dari pajak rakyat, dirusak untuk kepentinga pribadi pihak swasta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satelit! Katanya kita punya Satelit Palapa. Itu Dulu! Sekarang satelit kita telah terjual ke pihak asing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/06/sumatra-backbone-telah-selesai-apa.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282413/sumatra-backbone-telah-selesai-apa.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kesalahan Kata Carut-marut</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/_CJF3fG_V5Q/kesalahan-kata-carut-marut.html</link><category>Bahasa Indonesia</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Thu, 12 Jul 2007 08:50:45 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-3939937672982927890</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Carut-marut adalah kata yang sering diucapkan dan diungkapkan tetapi tetapi salah pengertian. Lihat di Kamus Besar Umum Bahasa Indonesia (KBUBI) artinya malah bilur yaitu bekas luka, bekas cambukan.Apa arti sebenarnya? Tunggu dulu sebelum kita kaji lebih dalam terlebih dahulu apa yang mereka (orang-orang yang salah mengerti tentang arti carut-marut tersebut) memaksudkan kata carut-marut tersebut. Melihat tulisan dan ungkapan mereka &lt;span class="fullpost"&gt;carut-marut menggambarkan suatu keadaan yang kacau-balau tanpa aturan, yang sangat tidak nyaman jika harus berada pada keadaan yang seperti itu. Dari mana mereka mendapatkan arti seperti ini. Kata Carut-marut kabarnya adalah kata yang diadopsi dari Bahasa Melayu Malaysia. Salahkah arti yang demikian. Kalau di Indonesia yang tidak begitu mengerti tentang arti carut-marut sebenarnya penggunaannya agak sedikit melenceng atau salah. Di salah satu stasiun TV swasta disebutkan dikatakan : &lt;blockquote&gt;Carut-marut aturan perkereta-apian di Indonesia adalah penyebab sering terjadinya kecelakaan.&lt;/blockquote&gt;Pengunaan kata carut-marut seperti ini salah, karena tidak sesuai dengan arti yang sebenarnya. &lt;br /&gt;
&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa arti yang sebenarnya? Kita lihat kata &lt;u&gt;carut-marut&lt;/u&gt; ini adalah ungkapan yang berbentuk kata ulang ber variasi dimana kata dasarnya ada pada kata yang pertama. Contoh lain adalah Kacau-balau artinya sangat kacau, kata dasarnya adalah kacau dan ulangan bervariasinya adalah balau dimana variasinya adalah perubahan huruf K dari kacau ke huruf B menjadi Balau. Kata Balau sendiri tidak ada arti kecuali dalam kata bervariasi tersebut. Lihat lagi contoh-contoh kata ulang bervariasi yang lainnya: &lt;u&gt;Sayur-mayur&lt;/u&gt; biasa digunakan di Indonesia yang artinya berbagai macam sayuran, kata dasarnya sayur. &lt;u&gt;Saudara-mara&lt;/u&gt; biasa digunakan di Malaysia yang artinya hubungan-hubungan kekerabatan kata dasarnya saudara. Contoh lain: Haru-biru, Hiruk-pikuk, Terang-benderang, Lintang-pukang, tunggang-langgang. Ada lagi kata ulang bervariasi tetapi kata dasarnya adalah perkiraan saja, contohnya: robak-rabik kata dasarnya diperkirakan robek. Robak-rabik adalah ungkapan yang menggambarkan suatu keadaan yang penuh robek-robek dan sangat gampang robek.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;
&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa arti kata carut-marut? Lihatlah kata dasarnya adalah &lt;b&gt;carut&lt;/b&gt; yang berarti: kata atau perkataan yang tidak senonoh lebih sering berbau porno yang sengaja diucapkan untuk membuat orang yang mendengarnya (atau membacanya) jadi benci atau sakit hati. Contoh: �??anak itu sering bercarut sehingga membuat gurunya marah.�?? Carut-marut sendiri lebih berarti suatu keadaan penuh carutan (bercarut-carut) atau membuat orang lain bercarut untuk menggambarkannya. Contoh: �??Model pakaian wanita sekarang sudah carut-marut hampir telanjang.�?? �??Tayangan hiburan di Televisi sudah carut marut.�?? �??Carut-marut situs porno di Internet.�?? Lantas dimana letak kesalahan kata stasiun televisi di atas? Jawabannya denggan pertanyaan: Apakah aturan perkereta apian isinya carut-carutan (banyak bercarut)? Tidak. Apakah aturan perkereta-apian di Indonesia isinya membuat orang lain bercarut karenanya? Jawabannya Tidak.Kalau jawabannya tidak maka artinya pemakaian kata carut-marut jadi salah.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/04/kesalahan-kata-carut-marut.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282414/kesalahan-kata-carut-marut.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tanaman yang bertasbih dan Ramalan Mama Lourent</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/26vZ13Xtajs/tanaman-yang-bertasbih-dan-ramalan-mama.html</link><category>Unik</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 31 Mar 2007 02:28:13 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-8906980213145951250</guid><description>&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_ni4eciX4hgo/Rg36xxmpGrI/AAAAAAAAAAM/NpSF4Drlvjs/s1600-h/Sunset+in+my+Town4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_ni4eciX4hgo/Rg36xxmpGrI/AAAAAAAAAAM/NpSF4Drlvjs/s200/Sunset+in+my+Town4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047966490388142770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Ada di Pekanbaru kotaku, Tanaman&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_ni4eciX4hgo/Rg38DhmpGsI/AAAAAAAAAAU/eMNpcsvEvyc/s1600-h/Dhikrullah+plant3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_ni4eciX4hgo/Rg38DhmpGsI/AAAAAAAAAAU/eMNpcsvEvyc/s200/Dhikrullah+plant3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047967894842448578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; yang dengan izin Allah membentuk tulisan dengan bahasa arab nama Allah. Tanaman tersebut sejenis tanaman menjalar naik sebatang pohon akasia yang telah mati dan membentuk rangkaian  lam lam dan ha (Allah). Ada yang mengatakan itu adalah tanda-tanda yang akan terjadi bencana di Pekanbaru. Hal ini dikaitkan dengan adanya ramalan yang mengatakan tanggal 4 bulan 4 tahun 2007 menurut Mama Lauren sang Forecasting (peramal), Pekanbaru akan ditenggelamkan. Sang Peramal dengan segala tipu dayanya berani jika ramalannya tidak terbukti silakan ia di penjarakan. Tetapi jika ramalannya benar ia akan masuk Islam. Masuk Islam?! Orang sudah terlanjur musrik dengan percaya akan ramalan kamu, Mama Lauren! Tipu Muslihat yang sempurna! Bagi saya tidak ambil pusing dengan ramalan dan tanda alam tersebut. Toh kalau tuhan menghendaki bencana tidak akan daya upaya kecuali dengan berdo'a minta pada Allah sendiri. Memang kita mampu melawan kehendak Allah?!&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/03/tanaman-yang-bertasbih-dan-ramalan-mama.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282415/tanaman-yang-bertasbih-dan-ramalan-mama.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pengalaman sebagai Guru</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/GjHWYO03yGc/kita-sebagai-guru-kelihatannya-harus.html</link><category>Psikologi</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:22:06 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-4543367762516685458</guid><description>&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Kita sebagai guru kelihatannya harus setiap saat mengawasi murid. Jangan sampai sedetikpun lepas dari pengawasan kita sebagai guru. Sampai sebatas mana pengawasan yang diperlukan dan penwasan yang terlalu kaku? Sebatas hal yang kita awasi dapat memberikan mereka latihan untuk melakukan hal baik. Tetapi ini harus ada target hingga anak didik kira-kira mampu berdiri sendiri untuk melakukan hal yang baik tanpa pengawasan dari kita para guru. Karena kita tidak mungkin melakukan pengawasan ini terus menerus tanpa batas. Kita inginkan perubahan. &lt;span class="fullpost"&gt;Berikan mereka pengawawan yang sedikit longgar untuk melihat feed back dari apa yang telah mereka dapatkan dari beberapa kali latihan yang telah kita berikan. Jika mereka melanggar aturan maka beri mereka hukuman sebagai pelajaran atas konsekwensi dari pelanggaran dari aturan yang kita telah kita tetapka sebelumnya. Hukuman yang diberikan menyadarinya telah melakukan kesalahan dan sebagai pelajaran baginya untuk jangan sekali-kali melakukan kesalahan. Lakukan hal tersebut berulang-ulang tanpa batas. Pengawasan ketat, sedikit longgar kemudian hukuman bagi yang melanggar. Kemudian pengawasan yang tidak begitu ketat, kemudian hukuman lagi bagi yang melanggar. Terus hal ini berulang-ulang sampai mereka benar-benar dapat di percaya untuk tidak melanggar aturan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Apakah pengawasan ini benar-benar diperlukan? Ya! Karena anak didik belum tahu mana yang sebaiknya dilakukan kitalah sebagai guru yang lebih dewasa untuk mengawasi mereka. Banyak yang dilakukan peserta didik yang dilanggar. Mengapa dilarang? Bukankah pelarangan itu membunuh inisiatif siswa untuk kreatif? Ya ,benar! Tetapi pelarangan ini perlu dilakukan karena:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;karena      anak didik tidak tahu akan akibat dari yang ia lakukan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;karena      mungkin anak melakukan yang berbahaya dilakukan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Kita melarang anak didik karena:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;perbuatannya      mengganggu orang lain. &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Atau      karena ia melakukan hal yang dapat berakibat buruk atau membahaya dirinya      sendiri atau orang lain. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Selain karena dua hal tersebut anak didik bebas melakukan apa saja. Karena setiap anak pasti berkembang. Dan perkembangannya mencakup pengetahuan (Kognitif), Skill (Psikomotor) dan Perasaan (Afektif). Nah itulah pendidikan. Sampai beramin anak itupun pendidikan baginya. Karena dalam bermain anak berkembang mencakup tiga aspek pendidikan tersebut. Lihatlah sebabnya, mengapa kita melarang anak meribut dikelas? Karena ribut itu mengganggu orang lain temannya yang sedang ingin belajar serius. Mengapa kita harus melarang anak-anak berlarian? Karena tentunya selain mengganggu temannya yang sedang belajar, berlarian juga dapat membahayakan dirinya sendiri atau orang lain.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/03/kita-sebagai-guru-kelihatannya-harus.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282416/kita-sebagai-guru-kelihatannya-harus.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tipe-tipe manusia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/awK364NSGVs/tipe-tipe-manusia.html</link><category>Psikologi</category><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:22:54 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-931597933963517022</guid><description>Tipe Anak Raja &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;Anak raja, atau anak mami, atau anak babe. Manja berlebihan baik pada diri sendiri maupun orang lain. Tipe seperti ini amat sangat memanjakan diri sendiri kadang berlebihan proteksi. Orang seperti ini dapat terlihat dengan ciri-ciri selalu bawa sapu tangan disakunya dan menyeka keringat walau tidak berkeringat. Membawa handuk kecil yang selalu digantung dileher. Walau sebenarnya ia bukan orang pekerja berat atau olahragawan. Kalau duduk selalu dialas dengan sesuatu jika kurang empuk alas dengan kain atau bantal, dialas dengan koran supaya tidak kotor dan sebagainya. Orang seperti ini selalu tampak bersih dan rapi. Tetapi selalu banyak tuntutan dan keluhan. Selalu ada saja kekurangan. Sangat menjaga badan dari kotoran, penyakit, dan lain sebagainya. Dirumah selalu mengenakan sandal. Walau dirumahnya tidak kotor dan kaki tidak pula bersih. Seandainya dibolehkan di dalam Masjid pun ia pakai sandal. &lt;span class="fullpost"&gt;Orang seperti ini biasanya sangat tergantung dengan orang lain. Orang seperti ini kayak siapa yaa�?� lihat sendirilah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;Tipe Sang Penakluk&lt;/p&gt;  &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;Orang seperti ini sangat senang melihat orang menderita karenanya. Sangat sadis dan kejam. Mungkin sakit jiwa kali. Dalam tahapan akut bisa disebut Paranoid. Sang Penakluk Paranoid dalam tahapan rendah atau kadarnya lemah. Orang seperti ini dapat dilihat dengan ciri-ciri seperti selalu marah-marah pada pelayan restoran. Perintahnya pada pelayan membuat pelayan pontang-panting melayaninya, hal itulah yang membuatnya senang. Sangat berkuasa dengan bawahan dan orang rendahan. Pada pelayan loket yang selalu ia bentak-bentak, supaya pelayan itu super sibuk melayaninya. Salah sedikit di besar-besarkan. Yang tidak ada salah dicari-cari kesalahannya. Kalau perlu dijebak ia untuk membuat kesalahan. Betapa kejamnya! Hanya demi memuaskan penaklukkannya. Adakah orang seperti ini? Ada saja kalau pimpinan anda haus kekuasaan nah mungkin dialah tipe orangnya. Hehehe�?�&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0); text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;Tipe Jongos&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Jongos adalah Babu, Pembantu, mungkin juga budak, hamba sahaya atau yang sejenisnya. Orang seperti ini kebalikan dari sang penakluk. Jika penakluk senang memperbudak orang lain maka Jongos sangat menghina diri melayani orang suatu keharusan dan takdir. Orang seperti ini adalah makanan empuk tipe penakluk. Orang seperti ini selalu dimanfaatkan orang lain. Mau disuruh kerja walau tanpa gaji atau imbalan apapun. Tanpa pamrih? Bukan. Balasan Penghinaan orang lainpun ia terima sebagai suatu kewajaran. Orang jahat yang memanfaatkannya menyebut tipe jongos ini orang tolol. Dan memanfaatkannya suatu kecerdikan. Orang yang bertipe seperti ini sadar ia disakiti, tetapi tidak tahu mesti berbuat apa. Membalas, boro-boro terpikirpun olehnya tidak pernah. Ia sangat sadar akan dirinya tidak berdaya. Mungkin ia berpotensi merubah nasibnya tetapi cap pikirannya yang membuat ia lemah tak berdaya sehingga menjadi santapan lezat terus bagi sang penakluk. Menyedihkan memang. Memangnya ada orang yang tipe seperti ini? Ya ada, �?�. Sayalah contohnya. Suka baik dan menolong orang tanpa imbalan. Sering kerja sukarela di sebuah organisasi sosial tetapi tidak pernah dipromosikan orang untuk jabatan yang lebih tinggi. Hehehe &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/03/tipe-tipe-manusia.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282417/tipe-tipe-manusia.html</feedburner:origLink></item><item><title>Aku adalah aku</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/NM9SOXvhq7U/aku-adalah-aku.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Mon, 30 Apr 2007 12:00:35 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-2541100943140431925</guid><description>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Seandainya daku orang kaya yang dimanjakan oleh berbagai fasilitas. Aku akan jadi orang malas yang duduk di kursi santai menikmati Televisi &lt;span class="fullpost"&gt;puluhan chanel dengan berbagai acara yang tidak cukup umurku untuk menonton semuanya. Aku akan menonton televisi sampai mataku terasa sakit, dan punggungku pegal karena lama duduk di depan televisi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Setelah itu aku akan online di Internet yang tidak perlu khawatir akan bengkaknya pemakaian internet. Biar bengkak segede gajah, walau meledak sekalipun aku tak peduli karena aku mampu membayarnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Kemudian badanku gemuk tidak karuan seperti segoni beras yang padat. Karena terlalu banyak ngemil didepan televisi. Akupun tidak dapat lagi bebas bergerak karena badan ku berat yang setiap saat semakin membesar. Kursi malasku bisa rubuh menahan berat badanku atau sudah tidak bisa lagi duduk di kursi karena tidak ada lagi kursi yang cukup kuat untuk aku duduki.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Matakupun mulai kabur karena setiap saat didepan televisi dan monitor komputer. Perlu kaca mata yang tebal, lebih tebal, dan setiap saat makin tebal saja.Ah.. ternyata tidak enak juga jadi orang kaya. Kalau kita tidak siap menerimanya. Kalau aku kaya biarlah kekayaanku akan banyak kusedekahkan pada oang lain kalau memang tidak dapat aku pergunakan dengan baik. Dari pada nanti akan memberikan akibat yang tidak baik padaku. Takut, Cemas, Khawatir adalah perasaan-perasaan jika kita dibebani sesuatu tanggung jawab, atau nikmat. Kalau tanggung jawab biasanya takut akan ketidak sanggupan kita. Contohnya: Takut seorang murid pada gurunya karena PR yang diberikan tidak selesai. Takut bawahan pada atasannya karena jabatan baru yang ia pegang belum dapat sepenuhnya ia emban. Kalau nikmat biasanya takut kehilangan karena tidak merasa mampu mempertahankan atau menjaga nikmat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/03/aku-adalah-aku.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282418/aku-adalah-aku.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sepanjang Hidupku Adalah Yang Terbaik Bagi Ku</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/feedburner/LWEO/~3/Ew7vO69AfPA/sepanjang-hidupku-adalah-yang-terbaik.html</link><author>noreply@blogger.com (Sobirin Nur)</author><pubDate>Sat, 24 Mar 2007 11:30:42 -0500</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4920781764977532418.post-1082524161273576540</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Aku tidak pernah hidup susah dan menderita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Sejak aku dilahirkan keatas dunia aku hidup tidak pernah kekurangan apalagi sampai menderita. Tidak pernah merasa kehilangan orang tua, kelaparan, hidup dalam kondisi kritis perang, atau hidup melarat jauh dari hidup layak. Aku hidup sederhana walau tidak kaya. Aku hanya orang biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Aku tidak pernah jatuh ke lembah Hitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Aku dilahirkan dalam keluarga yang biasa saja. Orang tuaku Ayah bukanlah orang alim, ta'at beragama. Ayahku dulu khabarnya selalu juga meninggalkan sholat. Ibuku agak sedikit ta'at dibanding ayahku lebih sering baca Qur'an. Tetapi ayahku agak tegas dalam mendidik anak. Walau ia tidak tahu anak yang mana yang seharusnya ia utamakan. Sampai sekarang aku tidak pernah terjebak dunia hitam. Pelacuran, perjudian, apalagi Narkotika. Sampai sekarang aku tidak perokok. Memang inilah pilihan hidupku mungkin dari dulu. Hasil didikan orang tua? Ayahku memang tegas melarang anaknya merokok, tetapi tidak juga. Abangku yang paling tua perokok, ayahku tidak mampu melarangnya.  Ayahku tidak juga mampu melarang tetangga yang memberikan minuman haram berupa anggur kepadaku ketika usiaku kelas dua SD. Tegaskah ayahku? Kepada setiap anaknya ia selalu marah-marah. Tetapi selalu dikalahkan oleh orang lain yang ia sayangi, ia segani. Tapi saya masih bersyukur berada di jalur Islam.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><feedburner:origLink>http://apa-adanya.blogspot.com/2007/02/sepanjang-hidupku-adalah-yang-terbaik.html</feedburner:origLink><feedburner:origLink>http://feeds.feedburner.com/~r/Apa-adanya/~3/143282419/sepanjang-hidupku-adalah-yang-terbaik.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating><media:rating>nonadult</media:rating><media:description type="plain"></media:description></channel></rss>

