<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-11770532</atom:id><lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 18:56:47 +0000</lastBuildDate><category>Jalan Jalan</category><title>do you think what i think?</title><description>Blog ini berisi pemikiran-pemikiran terkait Kekristenan. </description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>311</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-1742395079462572473</guid><pubDate>Sun, 19 Feb 2017 17:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-02-20T04:38:18.623+07:00</atom:updated><title>Si Domba Sesat.... mbeeeeek</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr_N6OpLQx4GFcTe9qXen5x4JN6uPb8cgHuJjHrTbi6Xhh2dAcegQHQkm3n-3MIL8Bx5sojmRr5zPDUcoICAk7i1W2KPCqlMj5TvZK4ln_ksddZeJO6T-QwUE1MttsdU5yyVeQ/s1600/dombasesat.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr_N6OpLQx4GFcTe9qXen5x4JN6uPb8cgHuJjHrTbi6Xhh2dAcegQHQkm3n-3MIL8Bx5sojmRr5zPDUcoICAk7i1W2KPCqlMj5TvZK4ln_ksddZeJO6T-QwUE1MttsdU5yyVeQ/s1600/dombasesat.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Hai hai...&lt;br /&gt;
Akhirnya gue ga tahan juga untuk nulis tentang Domba Yang Sesat.&lt;br /&gt;
Seperti yang bisa ditebak, ini ada kaitannya dengan politik, terutama Pilkada DKI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Term yang sangat sering banget beredar adalah Muslim vs Kafir.&lt;br /&gt;
Lalu beredarlah ulasan-ulasan apa arti kata Kafir, silahkan googling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang memperbandingkan antara istilah &quot;kafir&quot; di kalangan Islam dengan &quot;domba yang sesat&quot; di kalangan Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya gue pikir penjelasan mereka cukup masuk akal... tapi lama-lama kok kayak ada yang ganjel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ganjelnya gini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pertama: Sepanjang yang gue tahu dan alami... Tuhannya orang Kristen jarang sekali repot ngurusin orang yang bukan umatNya.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
DIA ga repot ngurusin umat agama Mesir, agama Mesopotamia, agama Babel, dll. Sesekali DIA memakai tangan orang Israel (baik para Hakim, Nabi atau Raja) untuk menghukum bangsa lain untuk menunjukkan sisi keadilanNYA karena perbuatan bangsa lain tersebut sudah keterlaluan (lebih gampangnya kita sebut aja dengan istilah “dosanya udah banyak”). Contoh yang terkenal di Alkitab adalah ketika Tuhan menghancurkan bangsa Amalek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setahu gue, Tuhannya orang Kristen NGGA PERNAH (minimal BELUM PERNAH) menghukum orang berdasarkan iman agama-nya. Tuhan menghukum kalo orang itu kelakuannya udah kebangetan. Dan ini berlaku juga kok ke orang Israel (yang konon adalah bangsa pilihan). Dan kalo ini berlaku ke orang Israel, maka ini juga akan berlaku juga ke orang Kristen. Begitu orang Israel berbuat jahat, maka ga lama kemudian penghukuman Tuhan akan turun ke bangsa itu. Sami mawon... kalo ada orang Kristen yang jahat, pasti ga akan walk away freely... pasti akan ada penghukuman dari Tuhan.&lt;br /&gt;
So... Tuhannya orang Kristen tuh adil-adil aja sih... mau bangsa pilihan kek, mo bangsa lain kek... kalo salah yah dihukum, dan itu ga ada sangkut pautnya dengan iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kedua: Istilah &quot;domba&quot; adalah istilah yang dipakai untuk umat Yahudi yang kemudian dilanjutkan ke umat Kristen.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sepanjang yang gue tau, ga ada istilah untuk umat di luar itu. Jadi, kalo ada istilah &quot;domba yang sesat&quot;, maka seharusnya itu menunjuk ke umat Yahudi atau umat Kristen yang sedang sesat, bingung ga tau mo kemana, atau sedang ga taat sama Gembala. Bottom line, mereka yang sedang ga on track. &lt;br /&gt;
Ada kejadian dimana umat Israel disebutkan meninggalkan Allah dan menyembah kepada Baal (sehingga menimbulkan kecemburuan Tuhan). Ini adalah term yang paling cocok untuk domba yang sesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat-ayat yang membahas &quot;domba sesat&quot; juga ga banyak kok, kita lihat yah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mazmur 119:176 &amp;nbsp;Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yesaya 53:6 &amp;nbsp;Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yeremia 50:6 &amp;nbsp;Umat-Ku tadinya seperti domba-domba yang hilang; mereka dibiarkan sesat oleh gembala-gembalanya, dibiarkan mengembara di gunung-gunung, mereka berjalan dari gunung ke bukit sehingga lupa akan tempat pembaringannya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yehezkiel 34:6 &amp;nbsp;dan tersesat di semua gunung dan di semua bukit yang tinggi; ya, di seluruh tanah itu domba-domba-Ku berserak, tanpa seorangpun yang memperhatikan atau yang mencarinya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Matius 18:12 &amp;nbsp;&quot;Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lukas 15:4 &amp;nbsp;&quot;Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;1Petrus 2:25 &amp;nbsp;Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang jawab deh.... ada ga kalian dapatkan dari ayat-ayat tersebut yang ngomongin umat dari agama lain? Ngga ada khan?&lt;br /&gt;
So, lain kali coba deh check kebenarannya dari sisi Alkitab... jangan cuma denger dari orang trus main percaya percaya aja tanpa pengujian.&lt;br /&gt;
Kalian juga yang ngaku Kristen juga jangan sembarangan pakai istilah &quot;domba sesat&quot; ke orang-orang yang non Kristen. Domba sesat adalah Kristen yang sedang ga on track... ga mau taat sama apa yang Tuhan Yesus kehendaki dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
Orang non Kristen itu bukan domba. Catet yaaah....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketiga: Arti kata &quot;kafir&quot; dalam alkitab terjemahan LAI.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Alkitab bahasa Indonesia terbitan LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) tercatat pernah menggunakan istilah kafir sebanyak 3x, yaitu di Bilangan 23:9, Matius 5:22, dan Galatia 2:14.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita telaah satu demi satu yah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Bil 23:9 &amp;nbsp;Sebab dari puncak gunung-gunung batu aku melihat mereka, dari bukit-bukit aku memandang mereka. Lihat, suatu bangsa yang diam tersendiri dan tidak mau dihitung di antara bangsa-bangsa &lt;b&gt;kafir&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Terjemahan King James Version &quot;For from the top of the rocks I see him, and from the hills I behold him: lo, the people shall dwell alone, and shall not be reckoned among the nations.&quot; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat di bahasa aslinya (menggunakan Hebrew Old Testament) emang ga ada istilah yang merujuk ke kafir. Entah kenapa penerjemah LAI menambahkan kata &quot;kafir&quot; di sini. &lt;br /&gt;Ayat ini sedang menunjuk kepada bangsa Israel yang tidak disamakan dengan bangsa lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kebanggan tersendiri sebagai sebuah bangsa. Sama aja kayak zaman sekarang orang ngerasa bangga terhadap bangsanya. Orang Amerika bangga sebagai bangsa Amerika dan ga akan mau disamain dengan bangsa lain. (Sayangnya orang Indonesia belum banyak yang bangga sebagai bangsa Indonesia, masih sering minder, dan lebih bangga kalo bisa jalan2 ke Eropa, bisa berobat di Singapore, bisa sekolah di Amerika, kawin sama bule, dll dll dll -- well that&#39;s another topic). Tapi kebayang khan maksudnya? Ga ada sangkut pautnya dengan iman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mat 5:22 &amp;nbsp;Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: &lt;b&gt;Kafir&lt;/b&gt;! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata yang diterjemahkan sebagai kafir di Matius 5:22 adalah &lt;b&gt;Raca&lt;/b&gt; (G4469). Menurut kamus Thayer, Raca bisa diartikan sebagai &quot;empty, i.e. a senseless, empty headed man&quot;. Ga tau kenapa penerjemah LAI memilih kata &quot;kafir&quot; sebagai terjemahannya, padahal menurut gue kata yang lebih tepat adalah Bego, atau Tolol. Sekali lagi, ga ada sangkut pautnya dengan iman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gal 2:14 &amp;nbsp;Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: &quot;Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?&quot; &lt;br /&gt;Kata yang diterjemahkan sebagai kafir di Galatia 2:14 adalah &lt;b&gt;Ethnikos&lt;/b&gt; (G1483), asal kata yang kita sering sebut sebagai etnic/etnis. Hal ini menunjukkan kepada asal usul keturunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pengen gampang ngebayanginnya kita ubah aja jadi begini &quot;Jika engkau, seorang Jawa, hidup secara Batak dan bukan secara Jawa...&quot;. &lt;br /&gt;Naah..... Sekali lagi, ga ada sangkut pautnya dengan iman.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Jadiiii.... walaupun kafir dalam konteks yang dipakai oleh penerjemah LAI ga konsisten maknanya, tapi sama sama ga ada sangkut pautnya dengan iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah kalo kita kembali ke perbandingan antara istilah kafir vs domba sesat, menurut gue perbandingannya jadi ga tepat. Pihak Islam sedang menggunakan istilah untuk menyebut umat yang berbeda iman, sementara pihak Yahudi dan Kristen justru sedang merujuk ke pihak internal mereka sendiri.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So guys... itu penjelasan gue tentang Domba Sesat. Yuk, baca lagi alkitabnya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2017/02/si-domba-sesat-mbeeeeek.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr_N6OpLQx4GFcTe9qXen5x4JN6uPb8cgHuJjHrTbi6Xhh2dAcegQHQkm3n-3MIL8Bx5sojmRr5zPDUcoICAk7i1W2KPCqlMj5TvZK4ln_ksddZeJO6T-QwUE1MttsdU5yyVeQ/s72-c/dombasesat.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-7410243728295071641</guid><pubDate>Wed, 11 Nov 2015 04:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-11-11T12:39:15.967+07:00</atom:updated><title>Masalah di Hari Ketujuh...</title><description>Hai guys apa kabarnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya, terkait dengan nama-nama hari. Kali ini gue mo membahas spesial masalah hari Ketujuh (sabtu) dan hari Sabat. Tentu aja, gue berusaha agar semuanya based on bible. Kalo ada masukan dari teman-teman, monggo... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan Kekristenan, salah satu doktrin yang jadi perdebatan adalah keberadaan hari Sabat. Ini dikaitkan dengan hukum ke 4 dari dasa firman (10 hukum Taurat). Tentang dasa firman itu sendiri bisa dilihat di kitab Keluaran pasal 20. Masalah terkait hari Sabat ini ga jauh-jauh dari.... &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sabat itu maksudnya apa? Sabat itu Sabtu khan?&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kenapa hanya sebagian kecil umat Kristen yang ibadah di hari Sabtu? Kenapa ada yang keukeuh ibadah di hari Minggu? (Ending-nya kedua kubu akan saling menuduh kubu lawan sebagai kubu yang sesat)&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Pokoknya kalo udah ngomongin perbedaan doktrin, kebanyakan orang Kristen bakal masuk di salah satu dari 3 kelompok ini: &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mereka yang ofensif. &lt;/b&gt;Sibuk nyerang sana sini kepada kelompok yang berbeda pandangan / doktrin dengan mereka. Ngerasa diri paling benar. Mereka lupa bahwa kelompok mereka pun punya banyak kekurangan yang harus diperbaiki.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mereka yang defensif. &lt;/b&gt;Mati-matian membela doktrin golongan mereka walaupun sudah jelas dan terbukti secara alkitabiah bahwa doktrin mereka harus diubah. Adakalanya mereka akan melancarkan counter attack kepada orang lain. Sama aja sih sama kelompok pertama, merasa diri paling benar.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mereka yang ga mau ribut. &lt;/b&gt;Ada yang beralasan karena ga punya banyak pengetahuan teologi, cenderung bingung, dan ikut arus aja. Ada yang beralasan karena cinta damai dan ga mau ribut. Ada yang emang apatis aja, ga mau peduli apa yang terjadi.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;Semoga kita ga masuk ke dalam 3 kelompok itu yah. Semoga kita masuk ke golongan orang-orang Kristen yang mau rendah hati dan terbuka akan kritik dari saudara-saudara yang lain, dan juga berani dengan jujur mengakui kesalahan dan melakukan koreksi. Dan di lain pihak, semoga kitapun punya kasih yang cukup besar untuk memberitahukan kesalahan orang lain. Semoga ada dialog yang penuh kerendahan hati. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, lanjut ke pembahasan yah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang udah gue tulis sebelumnya, Hari Ketujuh itu di Alkitab dituliskan dalam bahasa Ibrani sebagai &lt;b&gt;Yom Shebiy’iy&lt;/b&gt;, dan bukan Sabat. Sabat punya artinya tersendiri. Fyi, Kode Strong untuk Shebiy’iy adalah H7637 sedangkan Kode Strong untuk Sabat adalah H7673. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Intermezzo : Eh iya, kode Strong adalah kode penomoran bahasa Ibrani dan terjemahannya. Semacam kamus gitu deh.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kata SABAT sendiri apa sih? Nah ini dia..... Dalam kamus Ibrani, SABAT itu artinya ISTIRAHAT. Titik. Ga ada makna lain di luar itu. Googling deh kalo ga percaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, apa sih masalahnya, kenapa hari Sabat jadi bahan perdebatan dan perpecahan? Jujur, gue juga bingung... kenapa yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ngebahas lebih jauh, berikut ini gue capture 3 buah pembanding terjemahan Kejadian pasal 2 ayat 1-3. &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Paling kiri adalah terjemahan LAI&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Yang tengah adalah terjemahan King James Version&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dan yang paling kanan adalah Hebrew Old Testament.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisMDkrMSAxXWXoMbrzChdoi17ZfPCmofM5PtVFdcacm633y3DPEiFVFibWr2Ig_DqBcVFMsu3Ry1g-g6EoBF_TeUi7559mg2abE20QDDwgqaFzkYZNTRlAoMWNlS82skuAQhoY/s1600/Gen2v1-3.PNG&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisMDkrMSAxXWXoMbrzChdoi17ZfPCmofM5PtVFdcacm633y3DPEiFVFibWr2Ig_DqBcVFMsu3Ry1g-g6EoBF_TeUi7559mg2abE20QDDwgqaFzkYZNTRlAoMWNlS82skuAQhoY/s640/Gen2v1-3.PNG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga ayat di atas tersebut dijadikan referensi untuk hukum ke 4 dari dasa firman yang terdapat dalam Keluaran 20 ayat 8-11.&lt;br /&gt;Berikut ini capture-nya:&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWKERpl6ZeltE6anLtLPhzUpM8hNaqwzmz3TRhgEUtl9c4cBecnRyHk9rDvRI5sktgegKXfTlw6SbW5DUyIN-fJutTNedkP48SpasdKODJU1gD6UgGKv7R6aqVy1I4ty1BRQ4A/s1600/Exo20v8-111.PNG&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWKERpl6ZeltE6anLtLPhzUpM8hNaqwzmz3TRhgEUtl9c4cBecnRyHk9rDvRI5sktgegKXfTlw6SbW5DUyIN-fJutTNedkP48SpasdKODJU1gD6UgGKv7R6aqVy1I4ty1BRQ4A/s640/Exo20v8-111.PNG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ga salah nih.... kalo ga salah.... Pertanyaan yang gue sering denger adalah... &lt;b&gt;&lt;i&gt;kenapa orang Kristen ga ibadah di hari Sabat&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;? &lt;i&gt;Kalo emang Kekristenan adalah lanjutan dari agama Yahudi, maka seharusnya Kekristenan mewarisi juga hukum tentang Sabat. Umat Israel / Yahudi beribadah di hari Sabat, maka seharusnya orang Kristen juga ibadah di hari Sabat. Tidak ada satu iota pun hukum Taurat yang akan diubah. So, peraturan tentang Sabat juga harus dilaksanakan dong.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Exactly.... gue setuju banget dengan hal itu. &lt;u&gt;Kekristenan mewarisi perintah tentang Hari Sabat&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;Tapi masalahnya.... terkait Sabat itu gue ga berhasil nemuin arti lain selain istirahat. So, kalo di hukum ke 4 itu dibilang kuduskanlah hari Sabat, yah buat gue itu artinya kita harus istirahat. Gue ga bisa bilang bahwa hukum ke 4 itu adalah tentang hari ibadah. No no no... Hari Sabat bukan hari ibadah... hari Sabat itu hari istirahat. Kalo mo baca hukum ke 4, jangan cuma di ayat 8 aja... lanjutin sampe ayat 11 karena itu adalah satu kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Kel 20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:&lt;br /&gt;Kel 20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,&lt;br /&gt;Kel 20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.&lt;br /&gt;Kel 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. &lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Coba perhatiin ayat 10 deh.... kalo emang Sabat itu adalah perintah beribadah, trus hewan-hewan disuruh ikut ibadah? Eh busyeeet.... Nanti pada kaget lagi kalo tiba tiba ada sapi, keledai, kambing dan domba maju ke depan pas ada altar call. Bisa kacau dunia persilatan kalo seperti itu... hehehe...&lt;br /&gt;Tapi kalo Sabat bener-bener diartikan sebagai hari perhentian / hari istirahat / hari libur, maka ayat tersebut jadi masuk akal. Wajar dong kalo ternak mendapat jatah hari istirahat juga? Lembu sapi keledai dan kawan-kawannya ga perlu membajak ladang / sawah atau membawa beban di punggung mereka. Yang istirahat ga cuma si Majikan, tetapi semuanya, termasuk budak-budaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jadiii..... kalo kalian punya baby sitter, pembantu rumah tangga, anak buah di kantor atau pegawai di toko kalian.... perintah mengkhususkan hari istirahat juga berlaku untuk mereka yah. Jangan minta baby sitter dan pembantu rumah tangga kerja 7 hari seminggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 20:8-11 ditulis lagi di Ulangan 5:12-16 dengan isi yang kira-kira sama. &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kel 31:12-17 &lt;/b&gt;Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: &quot;Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu. Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; &lt;u&gt;siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati&lt;/u&gt;, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya. Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: &lt;u&gt;setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.&lt;/u&gt; Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal. Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.&quot;&lt;/blockquote&gt;
Tuhan menekankan sekali pentingnya hari istirahat ini, bahkan dikatakan sebagai hari yang kudus. Mantep ga tuh.... saking pentingnya hari istirahat itu, maka pelanggaran terhadap hari istirahat bakal diganjar hukuman mati. So, buat kalian yang ga menyediakan hari khusus untuk istirahat.... (isi sendiri lanjutannya yah....hehehehehe). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari istirahat adalah pemberian Tuhan yang sangat penting. &lt;br /&gt;Jangankan manusia, hewan aja disuruh istirahat khan? (Baca lagi Kel 20:10, Ula 5:14). Kita yang pernah ngerasain yang namanya burn out, tahu apa pentingnya istirahat. Orang yang kerja diforsir tanpa ada hari istirahat akhirnya bakal jadi cape secara fisik dan mental. Itulah sebabnya kita dikasih waktu khusus untuk cuti. &lt;br /&gt;Jangankan manusia, mesin pun harus istirahat khan? Mesin yang overheat pasti umurnya ga panjang. Harus ada waktu-waktu khusus mesin berhenti dan menerima perawatan. Yang kerja di pabrik pasti ngerti hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udahlah, ga usah ditawar-tawar lagi.... istirahat itu wajib dan mutlak diperlukan. Sabat itu wajib dan mutlak. Tapi jangan cuma sekedar istirahat aja yah...kita tetap harus mengingat Tuhan pada waktu istirahat itu. Intinya adalah dengan berhenti fokus pada pekerjaan kita, kita bisa fokus juga mengingat akan Tuhan. Kalo kitanya berhenti dari pekerjaan trus akhirnya tetep ga inget sama Tuhan yah ga ngaruh juga... ga “kudus” dong. Apalagi kalo pas lagi hari istirahat itu kitanya malah &lt;i&gt;have fun go mad, party hard&lt;/i&gt;. Beeeuuuuh....... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tapi tapi tapi.... orang Israel / Yahudi khan beribadah di hari Sabat Man. Tuhan Yesus juga suka dateng ke Bait Allah dan Sinagog di hari Sabat. Demikian juga dengan Rasul – rasul. Iya khan? &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Yup bener 100%. Alkitab bener ngomong seperti itu. Tapi... bahwa orang Israel memilih untuk menggunakan hari istirahat mereka sebagai hari ibadah itu adalah sesuatu yang sifatnya tradisi turun temurun. Yang diharapkan dari pemberian hari istirahat itu adalah supaya kita mengingat 6 hari penciptaan, dan pembebasan dari perbudakan Mesir. &lt;u&gt;Bottom line: Sabat itu untuk mengingatkan umat Israel akan kebesaran dan kebaikan Tuhan.&lt;/u&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi.... Gue belom nemuin perintah hukum Taurat yang memerintahkan orang Israel beribadah di hari Sabat. Yang gue temuin adalah ada banyak peristiwa besar yang jatuhnya di hari Sabat, misalkan perayaan Paskah. Atau sebaliknya, pas ada peristiwa besar, maka hari itu dijadikan hari Sabat. Istilah gue, dijadiin hari libur... kayak kita ngerayain 17an gitu deh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imamat 23:3 bilang seperti ini : &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu. &lt;/blockquote&gt;
Secara harafiah, ayat itu ngomong soal Sabat mingguan. Dan dalam sabat mingguan itu ada pertemuan kudus (menurut terjemahan LAI). Kata yang digunakan untuk KUDUS adalah QODESH (H6944). Kata itu pun bisa berarti : apartness, holiness, sacredness, separateness. Artinya mirip-mirip... sesuatu yang dipisahkan dan dikhususkan. Sama seperti di Keluaran 20:8 tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Trus, kenapa Tuhan Yesus mengajar orang-orang di hari Sabat? Rasul – rasul juga begitu kok. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya iyalaah..... lha wong orang Yahudinya lagi pada kumpul untuk beribadah di hari Sabat... Bukannya waktu yang tepat untuk ngomongin firman Tuhan itu pas orang-orang Yahudi kumpul khan? Tapiii..... tolong perhatikan deh.... logikanya jangan dibalik... Tuhan Yesus dan Rasul-rasul mengajar BUKAN HANYA di hari Sabat. Perhatikan ayat di bawah ini.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Kis 2:46a Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. &lt;/blockquote&gt;
Penulis kitab Kisah Para Rasul menceritakan bahwa Rasul-Rasul itu ke bait Allah tiap hari. Ngapain coba Rasul-Rasul itu ke bait Allah tiap hari, kalo bukan untuk beribadah, berdoa, atau mengajar? Emangnya mereka pade mau arisan? Plis deeh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, satu lagi yang penting. Menurut gue, Sabat itu ga mesti jatuhnya di hari Sabtu. Sebagai contoh, apa yang tertulis di Imamat 16:29-31.  &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada &lt;b&gt;bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh &lt;/b&gt;bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu. Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. &lt;b&gt;Hari itu harus menjadi sabat&lt;/b&gt;, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. &lt;/blockquote&gt;
Hari raya yang disebutkan di ayat tersebut dikenal sebagai &lt;b&gt;Yom Kippur (Hari Perdamaian).&lt;/b&gt; Tanggal 10 bulan 7 dijadikan sebagai hari Sabat (hari istirahat). Yom Kippur ini dianggap sebagai Sabbath of Sabbath, hari raya terpenting umat Yahudi (mirip-mirip Lebaran kali yah kalo di Indonesia mah). &lt;br /&gt;Nah.... Logika sederhana gue sih, tanggal 10 bulan 7 ga mesti jatuh di hari Sabtu. Di tahun 2015 ini Yom Kippur dimulai pada senja tanggal 22 Sep (Selasa) dan berakhir di senja 23 Sep (Rabu). Btw, tanggalan Yahudi berbeda dengan tanggalan internasional yah. &lt;br /&gt;Tanggal 10 bulan 7 dijadikan hari peristirahatan (Sabat), tetapi bukan dijadikan hari Sabtu. &lt;br /&gt;Kalian googling deh, Yom Kippur itu jatuhnya hari apa aja di tahun-tahun yang dekat dengan 2015 ini, cuma di 2017 yang jatuhnya di Sabtu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ga akan bahas satu demi satu hari raya orang Yahudi. Silahkan buka alkitab masing-masing, atau googling sendiri kalo pengen tau lebih detail. &lt;u&gt;Bottom line is... Sabat itu hari istirahat / hari libur dan Sabat ga selalu jatuh di hari Sabtu. &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi guys, karena Sabat ga selalu jatuh di hari Sabtu, maka seharusnya udah jelas bahwa hari istirahat itu bisa kapan aja. Buat orang-orang yang dapet bekerja di luar sistem yang ada (biasanya khan 5 hari kerja +2 hari libur atau 6 hari kerja +1 hari libur), inget aja bahwa dalam sistem apapun tetap harus ada hari istirahatnya (sabat). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, pertanyaan iseng aja nih dari gue.... kalian yakin bahwa HARI PERTAMA (‘ECHAD) itu PASTI dimulai di hari Minggu? Ada buktinya ga sih di alkitab bahwa hari pertama itu hari minggu? Kalo ada tolong kasih tau ke gue dong. Gue kok ngerasa bahwa HARI PERTAMA itu HARI MINGGU itu cuma asumsi dan kesepakatan / konvensi bersama aja yah? Well, pendapat gue ini emang spekulatif dan ga berdasar sih.... tapi sama ga berdasarnya dengan asumsi bahwa Hari Pertama itu pasti hari Minggu. Menurut gue itu lho yah.... Jadi selama ga ada petunjuk pasti bahwa hari pertama itu hari minggu, bisa dong yah gue mengklaim bahwa hari pertama itu hari Rabu dan gue bersabat di hari Selasa? &lt;br /&gt;Anyway... ga usah dipusingin paragraf barusan.... namanya juga pertanyaan iseng.... hehehehe.....  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke masalah hari Sabat.... dan kaitannya dengan hari ibadah.... Menurut gue.... kalau mau bicara tentang hari ibadah, SEHARUSnya ibadah orang Kristen sejati itu TIAP HARI, bukan cuma seminggu sekali (terserah, mau Sabtu atau Minggu). Gue bisa kasih argumen dari beberapa ayat, tapi gue kasih satu aja yah, dari Mazmur 1 ayat 1-2. &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Mzm 1:1-2 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.&lt;/blockquote&gt;
Semua hari yang Tuhan ciptakan adalah hari yang baik (baca lagi Kejadian 1). Mau ibadah bareng-bareng kumpul hari apapun silahkan. Ga ada gunanya orang Kristen memaksakan HARUS beribadah di hari Sabtu, demikian juga ga ada gunanya orang Kristen memaksakan HARUS beribadah di hari Minggu. Kalau kita beribadah karena peraturan yang HARUS ditegakkan dan bukan karena kasih kita akan TUHAN, apa bedanya kita sama umat Yahudi? Mendingan gabung aja sama agama Yahudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi. Selain ngomongin soal hari Sabat, Taurat juga memerintahkan adanya tahun Sabat. Silahkan baca di Imamat 25:4. &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Im 25:1 TUHAN berfirman kepada Musa di gunung Sinai: [2] &quot;Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu telah masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepadamu, maka tanah itu harus mendapat perhentian sebagai sabat bagi TUHAN. [3] Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu, dan enam tahun lamanya engkau harus merantingi kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanah itu, [4] tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian penuh, suatu sabat bagi TUHAN. Ladangmu janganlah kautaburi dan kebun anggurmu janganlah kaurantingi. [5] Dan apa yang tumbuh sendiri dari penuaianmu itu, janganlah kautuai dan buah anggur dari pokok anggurmu yang tidak dirantingi, janganlah kaupetik. Tahun itu harus menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah itu. [6] Hasil tanah selama sabat itu haruslah menjadi makanan bagimu, yakni bagimu sendiri, bagi budakmu laki-laki, bagi budakmu perempuan, bagi orang upahan dan bagi orang asing di antaramu, yang semuanya tinggal padamu. [7] Juga bagi ternakmu, dan bagi binatang liar yang ada di tanahmu, segala hasil tanah itu menjadi makanannya.&lt;/blockquote&gt;
Lagi lagi, ini bicara tentang perhentian / istirahat. Kalau sebelumnya bicara tentang manusia dan ternak, maka kali ini bicara tentang tanah ladang. Tahun Sabat bukan berarti Tahun Ibadah. Jelas kok, itu artinya Tahun Perhentian bagi tanah (dari aktivitas pertanian). Tanah juga perlu istirahat cuy. &lt;br /&gt;Buat yang punya usaha di bidang perkebunan dan pertanian... mungkin perlu diperhatikan juga nih perintah ini. Intensifikasi pertanian ternyata ga bagus. Harus ada “Sabat” di ladang kita. Hehehehe...... &lt;br /&gt;Pelanggaran terhadap Tahun Sabat juga mendatangkan hukuman, silahkan lihat di Imamat 26:33-35. Penggenapannya terjadi ketika bangsa Israel dibuang ke Babel. Yang ini ga usah dibahas di sini yah... kepanjangan.... ^_^ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu Tahun Yobel? Ini adalah perhitungan 7 kali Tahun Sabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya udah, pokoknya perintah Sabat berarti perintah untuk Perhentian / Istirahat, dan bukan perintah untuk ibadah. Mo kumpul kumpul untuk bersekutu dan ibadah di hari Sabat atau di hari lain bukan masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup, buat yang masih mo ribut mesti kumpul ibadah hari Sabtu atau Minggu, nih gue kasih peluru buat kalian tembak-tembakan&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Kel 12:16 Kamu adakanlah pertemuan yang kudus, &lt;b&gt;baik pada hari yang pertama &lt;/b&gt;maupun &lt;b&gt;pada hari yang ketujuh;&lt;/b&gt; pada hari-hari itu tidak boleh dilakukan pekerjaan apapun; hanya apa yang perlu dimakan setiap orang, itu sajalah yang boleh kamu sediakan.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; color: #141823; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; color: #141823; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2015/11/masalah-di-hari-ketujuh.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisMDkrMSAxXWXoMbrzChdoi17ZfPCmofM5PtVFdcacm633y3DPEiFVFibWr2Ig_DqBcVFMsu3Ry1g-g6EoBF_TeUi7559mg2abE20QDDwgqaFzkYZNTRlAoMWNlS82skuAQhoY/s72-c/Gen2v1-3.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-3258004185738513040</guid><pubDate>Tue, 03 Nov 2015 08:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-11-03T15:18:53.513+07:00</atom:updated><title>Senin Selasa Rabu Kamis....</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkHpUiUqYltyS03FhhWNEU1v2t4yt4Fb-LcXXyqCX01FK-AyFotD6HkfPwYIjL1nJ_AEOLmI3ZcyuUpfJZS0sR2H-ExYeiS-MsaDuab7V_uDHlHU7CbwZErrhGdPgoDrZhxciL/s1600/5a--days+of+the+week.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;319&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkHpUiUqYltyS03FhhWNEU1v2t4yt4Fb-LcXXyqCX01FK-AyFotD6HkfPwYIjL1nJ_AEOLmI3ZcyuUpfJZS0sR2H-ExYeiS-MsaDuab7V_uDHlHU7CbwZErrhGdPgoDrZhxciL/s320/5a--days+of+the+week.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4tql-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4tql&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;4tql-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4tql.0:$4tql-0-0&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4tql-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4tql&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;4tql-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4tql.0:$4tql-0-0&quot;&gt;Hai... hai....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;6fijr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6fijr&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;6fijr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6fijr.0:$6fijr-0-0&quot;&gt;Pada tahu lagu “Nama-nama hari” ga? Lagu zaman kita TK tuh. Masak iya ga tau?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;fkcdg-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fkcdg&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;fkcdg-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fkcdg.0:$fkcdg-0-0&quot;&gt;Teks lagunya begini nih....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;76rf-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$76rf&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;76rf-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$76rf.0:$76rf-0-0&quot;&gt;Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu itu nama-nama hari....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;36rug-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$36rug&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;36rug-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$36rug.0:$36rug-0-0&quot;&gt;Hari ini gue mo share apa yang gue pelajari tentang nama-nama hari itu.... based on the bible tentunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;79c5m-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$79c5m&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;79c5m-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$79c5m.0:$79c5m-0-0&quot;&gt;Ga usah jauh-jauh, kita belajarnya dari Kitab Kejadian pasal 1 aja, dan satu ayat dari pasal 2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;53hjn-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$53hjn&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;53hjn-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$53hjn.0:$53hjn-0-0&quot;&gt;Inget dong Kejadian pasal 1 itu ngomongin soal apa? Buat yang udah katam baca alkitab pasti hapal. Lha gue yang ga pernah katam aja inget kok isi Kejadian 1. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;6ebkh-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6ebkh&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;6ebkh-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6ebkh.0:$6ebkh-0-0&quot;&gt;Kejadian pasal 1 itu isinya tentang kisah penciptaan alam semesta. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;grd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$grd&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;grd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$grd.0:$grd-0-0&quot;&gt;Dikatakan di situ bahwa Tuhannya orang Kristen menciptakan alam semesta dan segala isinya hanya dalam 6 hari... Bertentangan banget dengan Science yang meyakini alam semesta tercipta selama miliaran tahun... tapi kali ini gue ga akan bahas sisi Science... secara ilmu kanuragan gue belom nyampe sono.... hahahahaha..... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;8mb8q-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8mb8q&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;8mb8q-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8mb8q.0:$8mb8q-0-0&quot;&gt;Gue mo nulis yang gue udah nyampe aja.... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;1mq7e-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$1mq7e&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;1mq7e-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$1mq7e.0:$1mq7e-0-0&quot;&gt;Setelah gue semedi di Gramedia dan Sevel.... gue menemukan bahwa nama-nama hari yang kita kenal itu menarik untuk dibahas....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;5puht-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5puht&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;5puht-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5puht.0:$5puht-0-0&quot;&gt;Begini ceritanya....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;5dti3-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5dti3&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;5dti3-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5dti3.0:$5dti3-0-0&quot;&gt;Alkitab perjanjian lama itu ditulis menggunakan aksara Ibrani. Kata “Hari”, dalam bahasa Ibrani itu YOM. Mungkin karena sama sama kaum Semitik, bangsa Arab memiliki kata yang mirip untuk menyebut hari, yaitu “YAWM” (yang ini sih gue berguru di padepokan Google). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;41n0b-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$41n0b&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;41n0b-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$41n0b.0:$41n0b-0-0&quot;&gt;Yang menarik, penulis Kejadian pasal 1 menuliskan kisah penciptaan dengan memberikan penomoran hari dan bukan penamaan hari. Hari Pertama, Hari Kedua.... dst sampai Hari Ketujuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #141823; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Hari Pertama --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen menciptakan surga dan semesta, terang dan gelap. Kalo versi LAI bilangnya langit dan bumi. Menurut gue ga tepat, secara langit baru diciptakan di hari kedua.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Kedua --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen menciptakan cakrawala yang memisahkan air yang ada di atas dan di bawah. Cakrawala diberi nama langit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Ketiga --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen memisahkan daratan dan lautan. Setelah itu Tuhan menciptakan tunas, tumbuhan, pohon buah, dan segala macam tumbuhan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Keempat --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen menciptakan benda-benda penerang di angkasa, yaitu matahari, bulan, dan bintang-bintang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Kelima --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen menciptakan hewan-hewan besar di laut, dan burung-burung. Gue ngebayanginnya ini binatang-binatang monster, segala dinosaurus, dan naga. Seru kayaknya nih penciptaan di hari kelima.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Keenam --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen menciptakan binatang-binatang ternak, binatang melata, dan binatang liar. Gue ngebayanginnya inilah hari penciptaan hewan-hewan seperti sapi, domba, kambing, anjing, kucing, dll... pokoknya binatang-binatang yang lebih kecil dibandingkan binatang hari kelima. Sebagai penutup, di hari Keenam ini Tuhannya orang Kristen menciptakan manusia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hari Ketujuh --&amp;gt; Tuhannya orang Kristen berhenti dari pekerjaan penciptaan. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;ahpuo-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ahpuo&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;ahpuo-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ahpuo.0:$ahpuo-0-0&quot;&gt;Enam hari penciptaan diceritakan di Kejadian pasal 1 dan satu hari istirahat diceritakan di Kejadian pasal 2 ayat 1 sampai 3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;epiin-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$epiin&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;epiin-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$epiin.0:$epiin-0-0&quot;&gt;Nah, sekarang gue mo ngasih tahu nih... nama nama hari yang dipakai dari hari pertama sampai hari ketujuh yang dipakai di Kejadian tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul class=&quot;_5a_q _5yj1&quot; data-offset-key=&quot;2igv0-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap&quot; style=&quot;background-color: white; color: #141823; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 32px; padding: 0px 0px 0px 10px; white-space: pre-wrap; width: 700px;&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;_2cuy _509q _209g _2vxa _2yj9 _2yjg&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;2igv0-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$2igv0&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; direction: ltr; list-style-type: disc; margin: 0px auto 12px 24px; position: relative; text-align: left; width: auto; word-wrap: break-word;&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;2igv0-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$2igv0.0:$2igv0-0-0&quot;&gt;Hari Pertama --&amp;gt; yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;2igv0-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$2igv0.0:$2igv0-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;‘echad&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;2igv0-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$2igv0.0:$2igv0-0-2&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;_2cuy _509q _209g _2vxa  _2yjg&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4rru9-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$4rru9&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; direction: ltr; list-style-type: disc; margin: 0px auto 12px 24px; position: relative; text-align: left; width: auto; word-wrap: break-word;&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;4rru9-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$4rru9.0:$4rru9-0-0&quot;&gt;Hari Kedua --&amp;gt; yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;4rru9-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$4rru9.0:$4rru9-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;sheniy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;_2cuy _509q _209g _2vxa  _2yjg&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;e4346-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$e4346&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; direction: ltr; list-style-type: disc; margin: 0px auto 12px 24px; position: relative; text-align: left; width: auto; word-wrap: break-word;&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;e4346-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$e4346.0:$e4346-0-0&quot;&gt;Hari Ketiga --&amp;gt; yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;e4346-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$e4346.0:$e4346-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;sheliyshiy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;_2cuy _509q _209g _2vxa  _2yjg&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;7t652-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$7t652&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; direction: ltr; list-style-type: disc; margin: 0px auto 12px 24px; position: relative; text-align: left; width: auto; word-wrap: break-word;&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;7t652-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$7t652.0:$7t652-0-0&quot;&gt;Hari Keempat --&amp;gt; yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;7t652-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$7t652.0:$7t652-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;rebiy’iy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;_2cuy _509q _209g _2vxa  _2yjg&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;47l1q-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$47l1q&quot; style=&quot;box-sizing: border-box; direction: ltr; list-style-type: disc; margin: 0px auto 12px 24px; position: relative; text-align: left; width: auto; word-wrap: break-word;&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;47l1q-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$47l1q.0:$47l1q-0-0&quot;&gt;Hari Kelima --&amp;gt; yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;47l1q-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2igv0-wrap.$47l1q.0:$47l1q-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;chamisyshiy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;2mgrc-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2mgrc&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;2mgrc-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2mgrc.0:$2mgrc-0-0&quot;&gt;OK, lima hari aja dulu. Coba kalian lihat lagi nama-nama harinya.... ada yang menarik ga?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;fmson-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fmson&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;fmson-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fmson.0:$fmson-0-0&quot;&gt;Kalo diperhatikan, hari pertama itu ‘&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;fmson-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fmson.0:$fmson-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;echad&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;fmson-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$fmson.0:$fmson-0-2&quot;&gt;. ‘echad memiliki akar kata yang sama dengan Ahad. Buat kita kita yang lahir di generasi 70-80an pasti tahu bahwa seringkali kita mendengar nama lain hari Minggu itu adalah hari Ahad. Kata ‘echad dan ahad ini memiliki akar kata yang sama dengan “EKA” atau “EKO” (artinya Pertama).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;8ik5i-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8ik5i&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;8ik5i-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8ik5i.0:$8ik5i-0-0&quot;&gt;Sekarang kita pindah ke hari kedua. Disitu ditulis &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;8ik5i-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8ik5i.0:$8ik5i-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;sheniy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;8ik5i-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$8ik5i.0:$8ik5i-0-2&quot;&gt;. Hmmm.... Mirip ga sama kata “SENIN”? Mirip yah? Jreng jreng.... Hihihihi.... Well, kalo bahasa Arab disebutnya ithnayn. Ga terlalu mirip, tapi okelah... masih ada mirip-miripnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;2b3fr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2b3fr&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;2b3fr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2b3fr.0:$2b3fr-0-0&quot;&gt;Lanjut yaaah.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;dcnbo-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dcnbo&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;dcnbo-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dcnbo.0:$dcnbo-0-0&quot;&gt;Sekarang kita pindah ke hari ketiga. Disitu namanya &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;dcnbo-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dcnbo.0:$dcnbo-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;sheliyshiy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;dcnbo-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dcnbo.0:$dcnbo-0-2&quot;&gt;. Ga usah gue panjang-panjangin deh... itu mirip sama kata “SELASA”. Kalo yang gue dapetin dari googling, bahasa Arab untuk Selasa juga ga beda jauh kok.. thalāthāʾ. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;98ijg-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$98ijg&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;98ijg-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$98ijg.0:$98ijg-0-0&quot;&gt;Lanjut ke hari keempat sekarang. Disitu disebutnya &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;98ijg-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$98ijg.0:$98ijg-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;rebiy’iy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;98ijg-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$98ijg.0:$98ijg-0-2&quot;&gt;. Mirip khan sama hari “RABU”-nya kita? Versi Arab-nya juga ga jauh beda kok... arbiʿāʾ.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;2thb8-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2thb8&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;2thb8-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2thb8.0:$2thb8-0-0&quot;&gt;Hari kelima.... disebutnya &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;2thb8-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2thb8.0:$2thb8-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;chamisyshiy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;2thb8-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$2thb8.0:$2thb8-0-2&quot;&gt;.... Ga jauh-jauh dari kata “KAMIS” khan? Kalo dalam bahasa Arab, disebutnya khamīs.... jauh lebih mirip ke Arab yah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;1usl5-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$1usl5&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;1usl5-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$1usl5.0:$1usl5-0-0&quot;&gt;Nah.... udah lima hari tuh....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;bnmgs-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$bnmgs&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;bnmgs-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$bnmgs.0:$bnmgs-0-0&quot;&gt;Sekarang kita masuk ke hari keenam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;aglel-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$aglel&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;aglel-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$aglel.0:$aglel-0-0&quot;&gt;Apakah bahasa Ibrani untuk hari keenam itu mirip dengan hari “JUMAT” yang kita pakai? Well.... sayangnya NGGA. Kalau dari bahasa Arab sih deket banget... jumʿah. Kalo dalam bahasa Ibrani, hari keenam itu disebutnya adalah &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;aglel-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$aglel.0:$aglel-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;shishshiy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;aglel-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$aglel.0:$aglel-0-2&quot;&gt;. Menurut informasi yang gue dapet di internet, jum’ah ini artinya “berkumpul”. Dan kalo gue perhatiin, sepertinya secara tradisi Arab menjadikan hari ini sebagai hari berkumpul. Correct me if I’m wrong, jum’ah ini memiliki akar yang sama dengan jema’ah. Jema’ah Arab berkumpul dan beribadah di hari Jum’ah, sama seperti orang Yahudi berkumpul dan beribadah di hari Sabtu, dan orang Kristen di hari Minggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;5oknd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5oknd&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;5oknd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$5oknd.0:$5oknd-0-0&quot;&gt;Nah sekarang hari ketujuh.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4lqlr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4lqlr&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;4lqlr-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4lqlr.0:$4lqlr-0-0&quot;&gt;Hayo tebaaak... kata yang dipakai oleh penulis kitab kejadian untuk nulis hari ketujuh itu apa? Percaya ga kalo gue bilang “SABAT”? Hehehehehehehe....... Kalo percaya, artinya kalian ketipu. Kata yang dipakai di Kejadian 2:2 adalah yom &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;_4tp&quot; data-offset-key=&quot;4lqlr-0-1&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4lqlr.0:$4lqlr-0-1&quot; style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;shebiy’iy&lt;/span&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;4lqlr-0-2&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4lqlr.0:$4lqlr-0-2&quot;&gt; (kode strong H7637). Nah kalo dalam bahasa Arab, hari ketujuh itu ditulis sebagai sabt (dari akar kata yang sama dengan Sabat). Lebih mirip ke bahasa Arab dong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4bsmf-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4bsmf&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;4bsmf-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4bsmf.0:$4bsmf-0-0&quot;&gt;Nah.... itu dia nama nama hari yang menurut gue menarik untuk di-share ke kalian. Seru khan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;4t64i-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4t64i&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;4t64i-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$4t64i.0:$4t64i-0-0&quot;&gt;Asli lho guys... Gue ga pernah nyangka sebelumnya bahwa nama-nama hari yang kita kenal dalam bahasa Indonesia ternyata ga jauh dari urutan hari yang digunakan dalam bahasa Ibrani. Kalian juga pada ga nyangka khan? Hehehehehe...... well, now you know....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;6h3kv-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6h3kv&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;6h3kv-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6h3kv.0:$6h3kv-0-0&quot;&gt;Untuk yang tertarik dengan nama nama hari, bisa lihat di link berikut: &lt;/span&gt;&lt;a aria-label=&quot;https://en.wikipedia.org/wiki/Names_of_the_days_of_the_week&quot; class=&quot;_42a-&quot; data-hover=&quot;tooltip&quot; data-offset-key=&quot;6h3kv-1-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6h3kv.$6h3kv-1-0&quot; data-tooltip-alignh=&quot;center&quot; href=&quot;https://en.wikipedia.org/wiki/Names_of_the_days_of_the_week&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;6h3kv-1-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$6h3kv.$6h3kv-1-0.$6h3kv-1-0&quot;&gt;https://en.wikipedia.org/wiki/Names_of_the_days_of_the_week&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;dd8pk-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dd8pk&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;dd8pk-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$dd8pk.0:$dd8pk-0-0&quot;&gt;Sebagai informasi, gue menggunakan program alkitab e-Sword di laptop gue. Program e-Sword sangat bagus dan highly recommended. Kita bisa download berbagai versi terjemahan alkitab, commentaries, dictionaries, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_2cuy _3dgx _209g _2vxa&quot; data-block=&quot;true&quot; data-offset-key=&quot;ehjcd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ehjcd&quot; style=&quot;background-color: white; box-sizing: border-box; color: #141823; direction: ltr; font-family: Georgia, serif; font-size: 17px; line-height: 28px; margin: 0px auto 28px; position: relative; white-space: pre-wrap; width: 700px; word-wrap: break-word;&quot;&gt;
&lt;span data-offset-key=&quot;ehjcd-0-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ehjcd.0:$ehjcd-0-0&quot;&gt;Kalo mau belajar dari internet, gue rekomendasiin maen ke &lt;/span&gt;&lt;a aria-label=&quot;http://www.biblehub.com/&quot; class=&quot;_42a-&quot; data-hover=&quot;tooltip&quot; data-offset-key=&quot;ehjcd-1-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ehjcd.$ehjcd-1-0&quot; data-tooltip-alignh=&quot;center&quot; href=&quot;http://www.biblehub.com/&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;ehjcd-1-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ehjcd.$ehjcd-1-0.$ehjcd-1-0&quot;&gt;biblehub.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span data-offset-key=&quot;ehjcd-2-0&quot; data-reactid=&quot;.aj.0.2.0.0.0.0.$editor0.0.0.$ehjcd.2:$ehjcd-2-0&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2015/11/senin-selasa-rabu-kamis.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkHpUiUqYltyS03FhhWNEU1v2t4yt4Fb-LcXXyqCX01FK-AyFotD6HkfPwYIjL1nJ_AEOLmI3ZcyuUpfJZS0sR2H-ExYeiS-MsaDuab7V_uDHlHU7CbwZErrhGdPgoDrZhxciL/s72-c/5a--days+of+the+week.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-4399504117915790033</guid><pubDate>Fri, 10 Apr 2015 16:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-04-10T23:35:25.476+07:00</atom:updated><title>The Numbers Don&#39;t Matter</title><description>&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTPXDLLmRVKQghaAmJ6JDS4_3rjQW4tmucEUrdxx3xKI56mCGlUjo_XV-krJrs6RnbTMNd-zWpBb1k9-dhwT7rFLi6LiaRo1cjnVB7fu88tSrAjL3IG2uDJRSt0DVpDoiA33ak/s1600/Premium-Rate-Numbers_header.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTPXDLLmRVKQghaAmJ6JDS4_3rjQW4tmucEUrdxx3xKI56mCGlUjo_XV-krJrs6RnbTMNd-zWpBb1k9-dhwT7rFLi6LiaRo1cjnVB7fu88tSrAjL3IG2uDJRSt0DVpDoiA33ak/s1600/Premium-Rate-Numbers_header.png&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hi Guys...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kali ini gue mo nulis tentang ANGKA.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Dari jaman TK kita udah belajar yang namanya angka.... satuuuu, duuuaaaaaa, tiiigaaaaa, dst dst....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Pas kita belajar bahasa asing pun kita belajar tentang angka...... one, two, three, dst, dst, dst....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Trus trus....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kita belajar notasi matematika, bahwa 4 &amp;lt; 5 (empat lebih kecil dari lima), bahwa 1 miliar lebih besar daripada 100 juta.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Trus trus....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Trus kita belajar pecahan. Kita belajar 4/5 itu lebih besar dari pada 2/3..... (udah mulai bosen belom? hahahahaha).....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Nah, sekarang gue mo kaitkan itu dengan Kekristenan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;photo photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding: 2px 0px 5px 10px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-xpf1/v/t1.0-9/s180x540/10418498_10153216295993518_2666648608242777969_n.jpg?oh=ba71f1d92cec0e834759f426a22b2d17&amp;amp;oe=55A6F4D3&quot; style=&quot;border: 0px; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;&quot; title=&quot;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;Konon, sampai dengan saat ini Kekristenan adalah agama terbesar di dunia. Paling banyak dipeluk oleh penduduk bumi. Katanya sih begitu. Banyaknya negara di benua Eropa, Amerika dan Australia yang mayoritas beragama Kristen membuat agama ini dipeluk hampir sepertiga penduduk bumi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Silahkan lihat pie chart berikut, gue ambil dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.pewforum.org/2012/12/18/global-religious-landscape-exec/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.pewforum.org/2012/12/18/global-religious-landscape-exec/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Asyik dong yah, Kekristenan masih juara 1 nih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Tapi itu khan di seluruh dunia.... di Indonesia Kekristenan (gabungan Protestan + Katolik) cuma berkisar 9,8% dari total 237juta rakyat Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Bisa lihat datanya dengan download file pdf dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://bps.go.id/website/pdf_publikasi/watermark%20_Statistik%20Politik%202014.pdf&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://bps.go.id/website/pdf_publikasi/watermark%20_Statistik%20Politik%202014.pdf &lt;/a&gt;di halaman 166.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Bandingin deh sama penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam mencapai 87,3% (207jt).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kalah telak dong kita? Hehehehehe...... ya ya ya.... patut diakui kok kalo memang di Indonesia Kekristenan itu cuma segelintir aja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Udah cuma segelintir, banyak pula yang pindah ke agama tetangga pula.... hahahahahaha...... makin sedikit dong kita.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Yang sering diberitain tuh dari kalangan artis / celebrity tanah air.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Jadi... gimana tuh dengan cita-cita untuk &quot;memenangkan bangsa Indonesia bagi Tuhan Yesus&quot;? Hehehehehe&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Visi yang ga bisa jadi kenyataan tuh.... Hahahahahaha.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Well.... Seperti halnya tulisan-tulisan gue yang lain, kali ini gue mo menawarkan sudut pandang yang berbeda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Tulisan gue kali ini mungkin terlalu keras bagi sebagian orang. Kalau kalian mau share tulisan ini, please do your homework, perhatikan kepada siapa kalian share tulisan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Karena tulisan gue kali ini cenderung , maka gue mo minta agar kalian baca tulisan gue sampai selesai yah sebelum pada sewot....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
So here we go.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, gue mo bilang.... ayo dong hargai artis-artis / celeb / orang-orang yang memutuskan jadi pindah agama itu. Mereka berani nunjukin sikap, bahkan diposting di socmed dan ga sedikit yang pakai acara ngundang awak media segala. At least, mereka ga tinggal dalam kemunafikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Pada saat mereka sudah tidak butuh Yesus, mereka nyatakan itu dengan terang-terangan. Wajar khan kalo mereka ga lagi percaya bahwa Yesus adalah Tuhan karena mereka memiliki harapan yang tidak mereka temukan dari Yesus?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Biarkan mereka memilih Tuhan dan agama baru apabila mereka menemukan kebenaran di sana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Biarkan mereka memilih Tuhan dan agama baru yang bisa memberi mereka kedamaian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Biarkan mereka memilih Tuhan dan agama baru yang lebih bisa diterima akal sehat mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Biarkan mereka memilih Tuhan dan agama baru yang mampu memberikan jodoh yang mereka sukai dan harapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Biarkan mereka memilih Tuhan dan agama baru yang mampu memberikan karir dan nafkah yang lebih menjanjikan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; display: inline !important; float: none; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;Kita ga usah buru-buru ikutan nge-judge mereka pakai istilah &quot;murtad&quot;, &quot;domba yang sesat&quot; atau &quot;kafir&quot;.... Kenapa? Karena jangan-jangan kita secara ga sadar juga masuk ke katagori kafir (ga percaya Tuhan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Coba bandingkan dengan mereka yang ngaku masih Kristen tapi dalam kenyataan hidupnya mereka ga pernah menempatkan Yesus sebagai Tuhan. Berapa banyak orang yang masih label Kristen, tetapi kelakuannya malu-maluin? Korupsi, ngembat hak orang, jadi bandar, jadi germo, free sex, kawin cerai seenak udel, dll dll dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kristen munafik khan jadinya? Yang kayak gitu malu-maluin aja jadinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Daripada munafik, mendingan mereka yang berani declare &quot;I don&#39;t want to be a Christian anymore, I will worship other God&quot;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Tapi Man, tugas kita khan untuk mengingatkan mereka? Tugas kita khan mencari domba yang tersesat?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
TRUE.... I wont argue that. Gue pun akan berusaha sebisa mungkin jika ada orang yang gue kenal dekat memutuskan untuk meninggalkan Tuhan Yesus. Tetapi bagaimanapun gue akan hargai juga freewill mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Buat apa mereka tinggal dalam Kekristenan jika sebenarnya hati mereka sudah tidak disitu lagi?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, gue mo bilang.... Ngapain susah-susah jadi orang Kristen, belum tentu masuk Surga kok.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Eh busyeet.... nulis apaan gue barusan? SESAT LU MAAAAN......&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Aduh sorry banget yah, harusnya bagian ini ga gue tulis, tapi udah keburu diposting... (halaaah)....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Gini gini gini...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Doktrin &quot;SEKALI SELAMAT TETAP SELAMAT&quot; itu coba ditelaah lagi deh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Beneran tuh orang ga bisa kehilangan keselamatan? Beneran tuh, Tuhannya orang Kristen ga punya penghapus untuk merubah isi kitab kehidupan?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; list-style-type: square; margin: 10px 0px; orphans: auto; padding: 0px 10px 0px 25px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Mzm 69:28 Biarlah mereka&amp;nbsp;&lt;b&gt;dihapuskan dari kitab kehidupan&lt;/b&gt;, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar!&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Why 3:5 &amp;nbsp;Barangsiapa menang...; Aku tidak akan&amp;nbsp;&lt;b&gt;menghapus namanya dari kitab kehidupan&lt;/b&gt;, ...&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kalo gue baca 2 ayat itu... orang yang namanya pernah ada di kitab kehidupan, ternyata bisa dihapuskan.... a.k.a tidak selamat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Ga usah kita-kita yang labelnya kacung kampret, lha yang labelnya pendeta kelas wahid aja belum tentu selamat. Kalo bahasa rohaninya... jangankan domba, gembala aja belom tentu masuk sorga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; list-style-type: square; margin: 10px 0px; orphans: auto; padding: 0px 10px 0px 25px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Mat 7:22-23 &amp;nbsp;Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!&quot;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Gile bro... orang yang bernubuat demi nama Yesus.... ngusir setan demi nama Yesus.... bikin mujizat demi nama Yesus.... pasti bukan level kacung kampret kayak kita khan? Pasti level pendeta-pendeta ternama nih. Sering masuk tipi, sering kotbah dimana-mana, kalo mimpin KKR yang dateng ribuan.... DAN MEREKA DITOLAK? Beudeuuuuh......&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
So, argumen kedua gue masih valid dong.... ngapain susah-susah jadi orang Kristen kalo belum tentu selamat dan masuk surga?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Tapi Man, khan ada ayat yang bilang Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Bapa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
TRUE... dan seharusnya pernyataan gue ga bertentangan kok dengan ayat&amp;nbsp;Yoh 14:6 &amp;nbsp;Kata Yesus kepadanya: &quot;Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Ga ada jalan kita bisa datang ke Bapa kalau tidak melalui Tuhan Yesus... satu satunya jalan adalah menjadi pengikutNYA. Tapiiii..... menjadi pengikut Yesus dan menjadi orang Kristen itu dua hal yang berbeda cuy....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Jadi orang Kristen itu gampang, jadi pengikut Yesus itu susah.&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; list-style-type: square; margin: 10px 0px; orphans: auto; padding: 0px 10px 0px 25px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jadi orang Kristen mah cukup datang ke gereja, bilang mau dibaptis, trus urus ganti KTP, and that&#39;s it.... Kamu senang, gereja juga senang (dan konon kabarnya seisi surga bersorak sorai). Kalo pengen keliatan exist, bisa ikut di acara2 gereja (natal, paskah, paduan suara, ikutan team musik, dll dll dll)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tapi jadi pengikut Yesus itu harus bayar harga yang suwangaaat mahal.&amp;nbsp;Mar 8:34 &amp;nbsp;Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: &quot;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Nah khan.... giliran yang susah-susah begini nih yang ga asik....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, gue mo ngomong.... lupain deh tuh target-target angka pekabaran injil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sekarang ini gue paling empet kalo ada yang bilang &quot;berapa jiwa yang telah kamu menangkan?&quot;, &quot;berapa jiwa yang telah bertobat?&quot;, &quot;berapa yang sudah kamu bawa kepada Kristus?&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Brooo....... Ngga kayak gitu woy cara liatnya....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;photo photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding: 2px 0px 5px 10px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/l/t1.0-9/s180x540/1520656_10153216471148518_650950727256106054_n.jpg?oh=90fba6098f8a07c2b5585cfb28649870&amp;amp;oe=55B3925D&quot; style=&quot;border: 0px; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;&quot; title=&quot;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;Penginjilan bukan ngejar target angka kayak gitu.... Penginjilan itu pakai kasih... pakai empathy...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Penginjilan itu bukan cuma ketok pintu, sampaikan ancaman-ancaman &quot;kalo lu mati sekarang, lu masuk surga apa neraka?&quot;, trus pas mereka bengong langsung buka alkitab, baca ayat, trus promosi &quot;kalo lu mo masuk surga, lu mesti terima Yesus&quot;.... Buseeet.... ngancem nih Bro? Jangan gitu laaah....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kita ga suka khan diancem2 kayak gitu? Yah kalo ga suka, jangan dong kita pakai ancaman untuk memberitakan injil karena ada target harus memenangkan jiwa sebanyak banyaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Penginjilan itu bukan sales obat yang ditarget harus laku berapa banyak dalam sebulan. Bodo amat, tuh orang sakit apa sehat, yang penting obatnya laku sesuai target perusahaan. Bodo amat, obatnya cocok ga sama tuh orang, yang penting dagangan laris, dan nanti dapet bonus.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Penginjilan ga bicara soal target angka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Masak iya sih kita memandang Amanat Agung seperti itu? Amanat Agung ga berhenti di Mat 28:19... tapi nyambung sampai ayat 20.&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; list-style-type: square; margin: 10px 0px; orphans: auto; padding: 0px 10px 0px 25px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Mat 28:18 &amp;nbsp;Yesus mendekati mereka dan berkata: &quot;Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mat 28:19 &amp;nbsp;Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fbUnderline&quot;&gt;&lt;b&gt;murid&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mat 28:20 &amp;nbsp;dan&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fbUnderline&quot;&gt;&lt;b&gt;ajarlah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&quot;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Keyword dari Amanat Agung adalah: &quot;MURID&quot;, &quot;AJARLAH&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Buat apa seorang penginjil berhasil membuat satu desa masuk Kristen, tapi setelah itu tidak benar-benar menjadi Murid Yesus? Buat apa ngejar target setoran &quot;Saya sudah membuat satu desa bertobat dan membaptis 1000 orang&quot; tapi setelah itu orang-orang itu ga pernah benar-benar diajak mengenal Tuhan Yesus lebih dekat dan meneladani sikap hidup Tuhan Yesus?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Gue tau, beberapa di antara kita akan bilang &quot;yah khan tiap orang ada bagiannya masing-masing.... ga semua harus penginjil, ada juga yang support di belakang..... jadi harusnya kerjasama, ada yang nginjilin ada yang ngajarin&quot; dst dst dst.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Ya ya ya ya.... I know that...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Di point nomor 3 ini message gue adalah.... kalo mo ngomong penginjilan, jangan pakai target angka. Pakai kasih.... pakai empathy.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Ngga selayaknya kabar keselamatan diberitakan secara murahan seperti itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Ketika pekabaran injil dijual murahan seperti itu (karena target angka), maka biasanya yang terjadi adalah kemerosotan nilai kekristenan secara masif.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Pada orang Kristen terlepas dari masa kemartiran dan Kekristenan menjadi agama negara (atas prakarsa Kaisar Konstantin), yang terjadi adalah banyak sekali orang-orang yang masuk Kristen karena memiliki hidden agenda mereka masing-masing. Mereka ga terlalu ambil perduli dengan pikul salib, dengan perubahan karakter, buah-buah roh, dan tuntutan-tuntutan nilai kekristenan lainnya. Mereka &quot;bertobat&quot; dan masuk Kristen karena tujuan politis, bukan karena pertobatan yang sejati.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Beneran nih, kita mau Kekristenan yang seperti itu? Secara numbers jadi mayoritas.... tapi isinya kosong.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, gue mo ngomong.... TUHANnya orang Kristen ga peduli jumlah....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Kekristenan itu bicara&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Quality beyond Quantity&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Inget gimana Gideon berperang? Baca deh Hakim-Hakim 7&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;photo photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding: 2px 0px 5px 10px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-xta1/v/t1.0-9/s180x540/11149349_10153216565143518_2075142434514206177_n.jpg?oh=713af9fc601ed53ffe7c24354673666a&amp;amp;oe=55E3613E&quot; style=&quot;border: 0px; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px;&quot; title=&quot;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;Gue pernah nulis hal ini beberapa tahun yang lalu. Baca di link berikut&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://l.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Ffirmanfajar.blogspot.com%2F2011%2F05%2Fwhich-300-is-better.html&amp;amp;h=SAQGnxU5T&amp;amp;s=1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://firmanfajar.blogspot.com/2011/05/which-300-is-better.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Intinya, Gideon waktu itu harus berhadapan dengan 135ribu pasukan gabungan bangsa Amalek dan Midian. Gidion cuma membawa 32ribu orang Israel.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Itu aja udah outnumbers khan? Ternyata harus diseleksi lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Yang pada takut dan lagi banyak urusan rumah tangga disuruh pulang, hilanglah 22ribu orang, sisa 10ribu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Dari yang sisa 10rb itu, diseleksi lagi sama TUHAN... mereka yang punya sikap tidak waspada, disuruh pulang. Maka 9700 orang disuruh pulang, sisa tinggal 300 orang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Mission Impossible banget.... 300 orang ngelawan 135ribu. Kalo gue jadi Gideon, kayaknya dengkul gue udah kopong tuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Eh, ternyata menang lho mereka.... TUHAN bisa menggunakan 300 orang yang memiliki kualitas baik ini untuk memenangkan pertempuran. TUHAN ga butuh big numbers.... DIA lebih butuh orang-orang dengan kualitas yang prima.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Masih kurang juga contohnya?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
OK, kita lihat gimana sikap Tuhan Yesus yah....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Baca dulu kitab injil Yohanes pasal 6.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Di situ diceritakan bahwa Yesus sudah kondang dimana-mana karena banyaknya mujizat yang Dia lakukan. PengikutNya udah buwanyak banget. Bahkan kemana Dia pergi, orang-orang pada nyari Dia. Bahkan orang-orang itu mau menjadikan Yesus sebagai raja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Tetapi apa yang terjadi setelah Dia punya banyak pengikut? Dia menguji pengikut-pengikutNya tersebut dengan perkataan-perkataan yang keras.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Dan ribuan orang yang mengikut Yesus pun langsung cabut..... bubyeee......&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Yoh 6:66 &amp;nbsp;Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Yoh 6:67 &amp;nbsp;Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: &quot;Apakah kamu tidak mau pergi juga?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sisa tinggal 12 orang saja Bro.... dimana 11 orang di antaranya menjadi kekuatan utama dalam pekabaran injil setelah Dia kembali ke Surga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Dia ga butuh ribuan orang... Dia bisa buat perubahan dari 11 orang yang karakternya sudah diubahkan dan siap bayar harga.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Masih butuh contoh lain?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Perlu nih gue sebutin soal Nuh?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Perlu nih gue sebutin soal Musa?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Perlu nih gue sebutin soal Daud?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Perlu nih gue sebutin soal Yonatan?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
...&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Gue ulangin yah.... TUHANnya orang Kristen ga peduli jumlah.... Ini tentang QUALITY, bukan QUANTITY.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Terakhir.....&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Gue mo nutup tulisan gue kali ini dengan penekanan berikut (supaya ga salah sangka).&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; color: #141823; font-family: &#39;helvetica neue&#39;, helvetica, arial, &#39;lucida grande&#39;, sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; orphans: auto; padding: 0px 10px 0px 25px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 1; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Gue ga memandang bahwa big numbers itu salah, but it just don&#39;t matter.... yang gue kritik adalah jika big numbers itu isinya hanya orang-orang pengecut dan munafik. Yang kayak gini cuma malu-maluin Kekristenan aja... so, kalo ada orang yang mau keluar dari Kekristenan, yuk kita hargai mereka yang berani menyatakan sikap.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gue ga anti pekabaran injil dan amanat agung... gue pun terpanggil di dalamnya... yang gue kritik adalah jika pekabaran injil dilakukan hanya untuk kepentingan ANGKA saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gue ga anti terhadap orang-orang yang mau masuk Kristen (apapun motivasi awalnya).... tapi jadi orang beragama Kristen aja itu ga cukup.... kalo mau total harus berani jadi pengikut atau murid Yesus dong. Jangan setengah-setengah kalo mo ikut Tuhan Yesus. Kalo ga berani bayar harga, mendingan jangan ngaku-ngaku sebagai orang Kristen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gue ga anti terhadap pelayanan di lingkungan gereja / persekutuan.... lakukan semua itu sesuai dengan talenta dan keterpanggilan masing-masing serta yang paling utama karena rasa sayang ke Tuhan Yesus. Pelayanan BUKAN karena supaya kelihatan exist, atau demi memuaskan ego, atau cuma isi waktu luang (daripada bengong), atau karena ada gebetan kita di situ, atau karena ada &quot;prospek bisnis&quot; di situ, atau karena hal-hal seperti itu. Gue percaya bahwa tiap pengikut Yesus TERPANGGIL untuk sama-sama bekerja bagi kemuliaan Tuhan. &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Maranatha.... &lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2015/04/the-numbers-dont-matter.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTPXDLLmRVKQghaAmJ6JDS4_3rjQW4tmucEUrdxx3xKI56mCGlUjo_XV-krJrs6RnbTMNd-zWpBb1k9-dhwT7rFLi6LiaRo1cjnVB7fu88tSrAjL3IG2uDJRSt0DVpDoiA33ak/s72-c/Premium-Rate-Numbers_header.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-6914443415127401840</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2014 06:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-08-17T13:59:21.929+07:00</atom:updated><title>Heey.... That&#39;s My Brenebon, Dude!!!</title><description>Jaman gue kecil, gue pernah diajak bokap ikutan kebaktian rumah tangga di rumah salah satu jemaat gereja tempat kami biasa beribadah. Tuan rumahnya orang Manado (jangan tanya siapa namanya, I was only a kid who knew nothing but followed his dad anywhere he went). Waktu itu tuan rumah nyuguhin Brenebon, alias Sup Kacang Merah. Jujur sih, waktu itu gue ga gitu enjoy. Brenebon disuguhkan dengan roti Prancis yang bentuknya kayak tongkat kasti (dan kerasnya juga mirip tongkat kasti juga). Hehehehe....&lt;br /&gt;
Well, actually up until now, I still dont enjoy Brenebon as much as I enjoy Sate Padang or Pecel Lele.&lt;br /&gt;
Ya kalo disuguhin sih tetep gue ambil (kalo ga ada pilihan lain yang lebih bisa gue nikmati).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tapi tapi.... karena gue bukan blogger Kuliner, maka gue ga akan membahas gimana cara bikin Brenebon yang enak. Gue juga ga akan bisa memberikan rekomendasi resto mana yang jual Brenebon paling woookeeeh di Indonesia. I&#39;ll let other blogger do that for you guys....&lt;br /&gt;
Walaupun gue akan tetep ngomong soal Brenebon, tapi bukan dari sisi Kuliner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Brenebon alias si Sup Kacang Merah, mungkin pernah jadi makanan termahal yang harus dibayarkan seseorang.&lt;br /&gt;
Pernah ada kejadian dimana demi si sup Kacang Merah ini seseorang mengorbankan sesuatu yang paling berharga yang dimilikinya, dan ini tercatat di alkitab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat yang rajin sekolah minggu pasti ngerti apa yang gue omongin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yap, gue sedang ngomongin peristiwa dimana Esau menjual hak kesulungannya demi semangkok sup Kacang Merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan dibaca di Kejadian 25:29-34.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.&lt;br /&gt;Kata Esau kepada Yakub: &quot;Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah.&quot; Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom.&lt;br /&gt;Tetapi kata Yakub: &quot;Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu.&quot;&lt;br /&gt;Sahut Esau: &quot;Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?&quot;&lt;br /&gt;Kata Yakub: &quot;Bersumpahlah dahulu kepadaku.&quot; Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya.&lt;br /&gt;Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAqHYsNVCkDlufQpk-NQfw47BcyDVNtaubSVbIpqxOlJt42CKoClHBFvDxMm67qm1GWk1-aIfeXs1KdEmYMJWfVYr1YWcubpwbrIEF5VCcv6pWOag_gwAnU222VUYcuockE4HU/s1600/i09015.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAqHYsNVCkDlufQpk-NQfw47BcyDVNtaubSVbIpqxOlJt42CKoClHBFvDxMm67qm1GWk1-aIfeXs1KdEmYMJWfVYr1YWcubpwbrIEF5VCcv6pWOag_gwAnU222VUYcuockE4HU/s1600/i09015.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Bener bener transaksi yang bodoh dan fatal akibatnya. Kalau seandainya waktu itu Esau ga sembrono dan memandang ringan hak kesulungannya itu, mungkin sejarah dunia akan sangat berbeda daripada yang sekarang kita temui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa yang sudah tertulis di alkitab ga akan mungkin bisa kita ubah. Esau kelihangan hak kesulungannya, Yakub menjadi ahli waris dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Alkitab menceritakan hal tersebut pastinya dengan sebuah pelajaran yang harus kita petik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama seperti kisah kisah lain yang tercatat di Perjanjian Lama sering digunakan sebagai proyeksi kejadian di masa kini, demikian juga halnya dalam peristiwa Esau menjual hak kesulungannya tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Esau dan Yakub adalah kembar kakak beradik yang bisa melambangkan tentang orang Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Esau adalah anak kebanggaan Ishak karena Esau adalah cowok macho yang gemar berburu. Cowok pupular, mudah bergaul sehingga ga sulit dapet jodoh (langsung dapet 2 booo). Anak sulung yang cemerlang. Esau bukanlah penipu seperti adiknya. Besar kemungkinan Ishak akan selalu menceritakan prestasi Esau dihadapan kerabatnya. &quot;That&#39;s my boy, he always make me proud&quot;.... kira kira gitu kali yah....&lt;br /&gt;
Di lain pihak, Yakub adalah anak kesayangan ibunya, mungkin ga terlalu macho, lebih suka jadi home boy, stay at the kitchen to help his Mama, ga ada prestasi yang layak dibanggakan, dan mungkin merasa inferior dibandingkan dengan abangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Esau melambangkan orang Kristen yang sedang berjaya. Orang Kristen yang memiliki segala hal yang membuat orang lain iri. Mungkin saja mereka populer, tidak berkekurangan, pintar di atas rata rata, mungkin good looking, mampu melakukan hal hal yang sulit dilakukan orang lain, kebanggaan banyak orang, mampu mandiri dan bisa melakukan segala sesuatu dengan kemampuannya sendiri &quot;I can do it on my own&quot;, banyak yang iri kepadanya, sering menjadi panutan banyak orang, dll dll dll. In short... ini adalah orang Kristen yang hebat.&lt;br /&gt;
Don&#39;t you guys want to be someone like him? :-)&lt;br /&gt;
Pasti banyak orangtua yang kepengen anaknya jadi hebat seperti itu khan? Ga usah munafiklah... kalo suatu hari nanti gue punya anak, mungkin gue pun akan mengharapkan anak gue bakal jadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi hati hati.... karena segala macam atribut positif yang melekat pada dirinya cenderung membuat orang ini jadi menggampangkan segala sesuatu. Hal hal yang sangat berharga dipandang sebagai hal biasa.&lt;br /&gt;
Ini ibarat uang 1 juta rupiah. Bagi orang miskin, uang 1 juta rupiah itu berharga banget. Tapi buat miliuner uang 1 juta itu mungkin suatu yang hampir ga berarti.&lt;br /&gt;
Hal hal hebat justru menjadi jerat bagi Esau, demikian juga menjadi jerat bagi semua orang Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Don&#39;t get me wrong... be as great as possible, but with a great cautious. Jadi orang hebat ga salah kok, tapi harus dengan kewaspadaan penuh terhadap potensi bahaya ketika menjadi orang hebat. Semoga saja kita bisa terlepas dari jerat - jerat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah... hal apa sih yang paling berharga buat orang Kristen?&lt;br /&gt;
Gue yakin sekitar 80-90% orang Kristen akan menjawab sekitar &quot;keselamatan&quot;, &quot;kasih&quot;, &quot;berkat&quot;, &quot;damai&quot;, dll dll dll. Elo setuju ga? Atau elo punya pendapat lain? :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat gue pribadi, hal yang paling berharga dalam kekristenan adalah Tuhan Yesus itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sama seperti Esau yang rela menjual sesuatu yang eternal demi sesuatu yang bersifat temporary, banyak orang Kristen yang juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Karena lapar dan lelah, Esau menjual hak kesulungan demi semangkok Brenebon.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada orang Kristen yang menukarkan imannya dan Tuhannya demi urusan sang pujaan hati yang chemistry-nya udah paling nyambung.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada orang Kristen yang kompromi terhadap kebenaran demi uang, karir, kedudukan, gengsi, politik, dll.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada orang Kristen yang tidak lagi melihat ke alkitab demi bisa diterima dalam lingkungan sosial tertentu (pergaulan, keluarga, adat dan tradisi, dll).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bottom line is.... trading something eternal with something temporal. Akan selalu ada &quot;sesuatu&quot; untuk diperdagangkan. Everything has its own price.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guys,&lt;br /&gt;
Walaupun kecenderungan ini lebih banyak terjadi di orang Kristen yang sukses, bukan berarti hal ini tidak mungkin terjadi di kalangan orang Kristen yang berkekurangan. Ini bukan penyakit orang Kristen yang kaya, ini penyakit semua orang Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Ibrani 12:16 &amp;nbsp;Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
So.... what&#39;s your Brenebon, folks?&lt;br /&gt;
Jodoh? Kekayaan? Jabatan? Gengsi? Kedudukan Sosial? Diterima dalam pergaulan? Warisan? Seks? Hobi? Kesenangan hidup? Doktrin Gereja? Keluarga? Kedamaian? Rasa takut? Kesibukan? What...??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Whatever it is, don&#39;t trade your most precious wealth as a Christian with it.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Here a bowl of Brenebon... enjoy...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPY55ULcAoV9CeZlLKM86lPvM756B8-HTkeZCiYD4HBR_mLmoZopnVSguVH-r29qvJEh6VggAorvqU4j63zs5Wr9Gwk0JUESdapaG7m7AkucyGmiEkGS4dX0iMOuPTxOayGugD/s1600/coconut-oil-kidney-beans-soup-561561-600x300.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPY55ULcAoV9CeZlLKM86lPvM756B8-HTkeZCiYD4HBR_mLmoZopnVSguVH-r29qvJEh6VggAorvqU4j63zs5Wr9Gwk0JUESdapaG7m7AkucyGmiEkGS4dX0iMOuPTxOayGugD/s1600/coconut-oil-kidney-beans-soup-561561-600x300.jpg&quot; height=&quot;160&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2014/08/heey-thats-my-brenebon-dude.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAqHYsNVCkDlufQpk-NQfw47BcyDVNtaubSVbIpqxOlJt42CKoClHBFvDxMm67qm1GWk1-aIfeXs1KdEmYMJWfVYr1YWcubpwbrIEF5VCcv6pWOag_gwAnU222VUYcuockE4HU/s72-c/i09015.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-4447510303956656252</guid><pubDate>Fri, 07 Mar 2014 16:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-03-07T23:05:19.386+07:00</atom:updated><title>Alasan Ikut Yesus</title><description>&lt;p dir=ltr&gt;Hai hai hai..... Apa kabar?&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Ga kerasa udah cukup lama juga gue ngga ngeblog.... kayak berasa punya utang nih. &lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Ok, kali ini gue mo &lt;u&gt;ngomongin&lt;/u&gt; soal &quot;&lt;b&gt;Alasan Ikut Yesus&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Buat kalian yang ngaku dirinya sebagai &lt;b&gt;Kristen&lt;/b&gt;, pernah ga mikirin alasan kenapa ikut Yesus?&lt;br&gt;
Gue pernah nanya hal ini ke beberapa orang.... protestan, katolik, pentakosta, karismatik, baptis, etc etc etc. Ada yang Kristen dari lahir (kayak gue), dan ada juga yang pindah dari agama lama dan masuk Kristen (kayak bokap gue). &lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Surprisingly banyak orang yang ga bisa jawab pertanyaan simple itu.... ga peduli apapun latar belakangnya maupun denominasi gerejanya.... dan ga peduli udah berapa lama dia jadi Kristen.&lt;br&gt;
Orang yang Kristen dari lahir biasanya jadi pengikut Yesus karena emang cuma itu yang dia tau. Bokap nyokap Kristen, dan dia dididik secara Kristen (ikut sekolah minggu, ikut ketekisasi dll)... yah ending-nya dia beragama Kristen. Jarang di antara mereka yang bisa nyebutin alasan bahwa dia ikut Yesus karena hal lain. Well, ada sih yang bisa ngasih jawaban lain, tp persentase-nya ga besar.&lt;br&gt;
Orang yang masuk Kristen tentunya punya jawaban yang berbeda. Ya iyalaaaaah..... :-) &lt;br&gt;
Ada yang ikut Yesus karena dulunya melihat orang Kristen yang mereka hormati (entah karena hubungan darah maupun pertemanan atau lainnya). Ada juga yang jadi kristen karena akan menikah dengan pasangannya yang beragama Kristen. Ada yang jadi Kristen karena membaca literatur Kristen, atau mendengar kotbah seseorang. Banyak deh pokoknya.....&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Tapi pertanyaan gue tetap sama.... apa &lt;b&gt;alasan ikut Yesus&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Sekarang jika pertanyaan yang sama gue lempar ke kalian, kalian bakal bisa jawab ga?&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;No need to hurry.... pikirin baik baik..... &lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Ok, ok....&lt;br&gt;
Karena gue baik hati dan tidak sombong (tetapi jarang menabung), gue kasih beberapa opsi jawaban deh.....&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;a. Karena pengen masuk surga dan cuma Yesus yang berani claim sebagai jalan ke Surga.&lt;br&gt;
b. Karena Yesus sumber berkat... dari berkat kesehatan, jodoh, keturunan, sampai harta dan tahta.&lt;br&gt;
c. Karena ga cocok dengan tuhan agama sebelah.&lt;br&gt;
d. Sebenernya sih ga terlalu pengen peduli dengan urusan agama, ikut Yesus karena orang lain ikut Yesus.&lt;br&gt;
e. Karena ikut Yesus ga banyak tuntutan. Ga mesti puasa, boleh makan sebebas dan sepuas apapun (asal mampu bayar... hehehehehe), ibadahnya pun ga sesering agama Islam. Pokoknya ga banyak aturan dan pantangan yg ngerepotin.&lt;br&gt;
f. Alasan lainnya. &lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Kalo milih jawaban paling bawah maka harus ditulis apa alasannya.&lt;/p&gt;
&lt;p dir=ltr&gt;Jadi.......&lt;b&gt;Apa alasan lo ikut Yesus&lt;/b&gt;?&lt;br&gt;&lt;/p&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2014/03/alasan-ikut-yesus_7.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-7496492270682309901</guid><pubDate>Sun, 10 Jun 2012 12:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-10T23:08:17.807+07:00</atom:updated><title>Berita Dukacita : Telah Berpulang Ke Rumah Bapa Di Sorga....</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhek1yAZiDdujX5d5obHlF3KyQ9xvQdM_PEiN4NWkGeJ6sBP_HW6rEKkqo6VNXsNCUPpmH_gmxxL6bQwn9UBjKPa6CXjVYNjQViL3dGNqv9d4jsMoG3VqlL8_6tEIozVLCvmfnD/s1600/turutdukacita.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhek1yAZiDdujX5d5obHlF3KyQ9xvQdM_PEiN4NWkGeJ6sBP_HW6rEKkqo6VNXsNCUPpmH_gmxxL6bQwn9UBjKPa6CXjVYNjQViL3dGNqv9d4jsMoG3VqlL8_6tEIozVLCvmfnD/s320/turutdukacita.png&quot; width=&quot;192&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Berita Dukacita,&lt;br /&gt;
Telah Berpulang ke Rumah Bapa di Sorga&lt;br /&gt;
Saudara kami terkasih, Mr Bean&lt;br /&gt;
Dalam usia 44 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah baca berita seperti itu? Pasti pernah dong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Bentar Man... bentar.... elo kalo ngasih judul tulisan jangan bikin orang jantungan dong.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hehehe... kaget yah? Namanya juga tulisan blogger... sekali sekali bikin judul tulisan yang rada nyeleneh boleh dong...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut yaaah.....&lt;br /&gt;
Pernah baca berita seperti itu khan? Pasti pernah dong yah...&lt;br /&gt;
Kayaknya hampir tiap hari ada berita dukacita di kolom obituari surat kabar / koran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kali ini gue mau bahas apa yang gue tau tentang kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JRENG JRENG JRENG..... [&lt;i&gt;pake efek back sound film horror&lt;/i&gt;]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue mulai yah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hal pertama yang gue tau adalah.... hampir semua orang pasti mati&lt;/b&gt;. (ya iyalaaaah Maaaan)&lt;br /&gt;
Well, ternyata ga 100% orang pasti mati kok. Di alkitab tercatat ada 2 orang yang ga mati, yaitu Henokh dan Elia. Mereka langsung pergi ke sorga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hal kedua yang gue tau adalah.... kebanyakan orang Kristen berpikir bahwa ketika seseorang meninggal maka rohnya akan langsung kembali ke surga.&lt;/b&gt; Ini adalah pandangan yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;YANG BENEEER LO? Sotoy banget lu Man....&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Well, sotoy is my middle name. Hahahahaha.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Cut the crap Man... alasan lo ngomong gitu apaan?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kalo dari yang gue pelajari, sebenernya ada 4 keadaan yang dituju ketika seseorang meninggal dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ada 4? Banyak amaat.... apaan aja tuh?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sabar cuy... gue jelasin satu demi satu....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keadaan pertama adalah roh orang itu akan turun ke dunia orang mati / kerajaan maut.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Keadaan ini berlaku untuk sebagian besar orang yang meninggal di luar Kristus (tidak percaya kepada TUHAN YESUS). Mereka ada di sana untuk menunggu penghakiman terakhir oleh TUHAN YESUS.&lt;br /&gt;
FYI, dunia orang mati / kerajaan maut itu bukan neraka lho. Neraka itu tempat penghukuman, sementara dunia orang mati / kerajaan maut itu baru tempat persinggahan. Kalo dalam bahasa aslinya dunia orang mati / kerajaan maut disebut sebagai HADES.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Btw, kalo pada hapal pengakuan iman rasuli, maka ada kata kata &quot;&lt;i&gt;menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus... salibkan, mati dan dikuburkan... &lt;b&gt;&lt;u&gt;turun ke dalam kerajaan maut&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;... pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati&lt;/i&gt;&quot;.&lt;br /&gt;
Remember that?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yap... Tuhan Yesus pernah turun ke tempat itu karena menanggung dosa seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;
Dan sepanjang yang gue tau, ketika berada di dalam kerajaan maut ini, Tuhan Yesus melakukan beberapa hal, yaitu : Memberitakan injil kepada orang orang yang mati di jaman air bah (1 Petrus 3:18-20) dan merebut kunci kerajaan maut (Wahyu 1:18).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Berarti, ga ada orang Kristen yang masuk ke dalam sini?&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Huahahaha.... buwanyaaak cuy... dari yang levelnya coro sampe yang levelnya dinosaurus.&lt;br /&gt;
Sad but true.&lt;br /&gt;
Mereka adalah orang orang Kristen yang hidupnya tidak ditujukan untuk TUHAN.&lt;br /&gt;
Mereka hidup hanya untuk diri sendiri (dan mungkin orang2 yang mereka sayangi).&lt;br /&gt;
Kalo ga percaya silahkan baca Mat 7:21-23.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Mat 7:21 &amp;nbsp;Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.&lt;br /&gt;
Mat 7:22 &amp;nbsp;Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?&lt;br /&gt;
Mat 7:23 &amp;nbsp;Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!&quot;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan orang Kristen level sembarangan lho yang masuk disitu. Ada orang2 yang sering bernubuat, orang2 yang mengusir setan, orang2 yang membuat mujizat. Gelo gelo geloooo....&lt;br /&gt;
Kita ga boleh tutup mata bahwa orang2 yang punya jabatan2 rohani di lingkungan gereja tetaplah orang2 berdosa yang memiliki keinginan2 sendiri.&lt;br /&gt;
Jabatan2 rohani bukanlah free pass masuk surga. Segala kejahatan yang diperbuat oleh orang2 yang memiliki jabatan rohani tetap akan dihitung.&lt;br /&gt;
Tuhannya orang Kristen bukan Tuhan yang pilih kasih. Tuhannya orang Kristen bukannya Tuhan yang buta. DIA akan menghakimi semua orang berdasarkan hati mereka, bukan berdasarkan apa yang terlihat di mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, kalo orang2 yang levelnya dinosaurus aja bisa masuk ke situ, gimana dengan kita2 yang level coro? Hihihihihi....&lt;br /&gt;
Yah, be very careful aja lah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pastiin bahwa kita hidup bukan sekedar nyari kesenangan diri kita sendiri, tetapi pastikan bahwa kita hidup sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pastikan bahwa kita ga lalai &quot;pikul salib&quot;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pastikan kita ga membuang &quot;kuk yang dipasang oleh Tuhan dalam hidup kita&quot;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pastikan kita berani &quot;bayar harga&quot;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pastikan bahwa kita tinggal di dalam Kristus (seperti perumpamaan Tuhan Yesus tentang pokok anggur di Yohanes 15).&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang tidak hidup di dalam Kristus sedang mengantri masuk ke tempat ini. Ini bukan masalah apa agama kita di KTP, tapi apakah kita hidup di dalam Kristus atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ok, itu keadaan yang pertama. Masih ada 3 lagi nih. Lanjut yaaaah.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keadaan kedua adalah roh orang tersebut akan mengembara di bumi (a.k.a &quot;gentayangan&quot;).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hiiy... syereeem....&lt;br /&gt;
Ini juga berlaku untuk beberapa orang orang yang meninggal di luar Kristus. Lebih parah dari keadaan pertama, orang2 yang roh-nya gentayangan adalah orang2 yang semasa hidupnya bukan cuma ga hidup di dalam Kristus, bahkan lebih parah lagi yaitu bersekutu dengan si Jahat. Kalau pernah denger ada orang orang sakti... punya kekuatan supranatural... punya banyak pengikut (dan otomatis juga membuat para pengikutnya jadi sesat)... nah biasanya ketika mereka &quot;game over&quot; mereka masih belum bener bener game over. Roh mereka akan tetap mengembara.&lt;br /&gt;
Makanya ga usah heran kalo kita ketemu sama tempat2 angker, atau ketemu benda2 pusaka yang &quot;ada isinya&quot;... besar kemungkinan isinya itu adalah roh yang mengembara itu tadi.&lt;br /&gt;
Begitu juga roh leluhur yang dipuja puja membawa berkat dan sebagai pelindung di sebuah teritorial, dan sering harus diberi sesajen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut ke nomor 3 sekarang yah....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keadaan ketiga adalah roh orang tersebut seperti dalam keadaan tidur / istirahat.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini berlaku untuk sebagian besar orang yang meninggal di dalam Kristus (punya darah Kristus dalam hidup mereka, dimateraikan dengan Roh Kudus). Mereka adalah orang2 yang berani bayar harga, berani ninggalin comfort zone, berani pikul salib, memiliki kasih, dan mengarahkan pandangan matanya hanya kepada Tuhan Yesus. Menurut gue mungkin sekitar 85 - 95% orang yang mati di dalam Kristus masuk ke dalam kategori nomor 3 ini, yaitu ditidurkan / beristirahat.&lt;br /&gt;
Orang2 yang masuk dalam kategori inilah yang nantinya akan dibangkitkan dan menerima tubuh yang baru di akhir jaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue ajak lagi yuk untuk nginget pengakuan iman rasuli.&lt;br /&gt;
Di bagian akhir ada kata kata sebagai berikut : &quot;&lt;i&gt;Aku percaya kepada Roh Kudus, gereja yang kudus dan am (atau gereja katolik yang kudus), persekutuan orang kudus, pengampunan dosa, &lt;b&gt;&lt;u&gt;kebangkitan daging&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; (atau kebangkitan orang mati, atau kebangkitan badan) dan hidup yang kekal. Amin&lt;/i&gt;&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengakuan Iman Rasuli menyebutkan mengenai &quot;kebangkitan&quot;. Hal ini sejalan dengan banyak ajaran, baik dari perjanjian lama maupun perjanjian baru. Tuhan Yesus memberikan konfirmasi mengenai hal tersebut (misal di Matius 22, Markus 12, Lukas 20, Lukas 14:14, Yohanes 11:25).&lt;br /&gt;
Bahkan Tuhan Yesus pun &amp;nbsp;bangkit dari antara orang mati. Banyak orang yang memberikan kesaksian mengenai hal tersebut. Rasul Petrus dan rasul rasul lain mengkonfirmasi tentang kebangkitan Yesus (Kisah 1:22, Kisah 4:1-2, Kisah 4:33).&lt;br /&gt;
Rasul Paulus juga memberikan ajaran mengenai kebangkitan orang mati (misal Roma 6:5, I Korintus 15:12-13, Filipi 3:11, dll dll dll dll).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guys...&lt;br /&gt;
Kalian inget ga, di salah satu cerita yang terkait peristiwa penyaliban... ketika Tuhan Yesus mati maka kubur kubur terbelah dan banyak orang2 kudus yang telah mati tau tau bangkit dan menampakkan diri kepada banyak orang? Silahkan baca di Matius 27:51-52&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,&amp;nbsp;dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.&lt;br /&gt;Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
Jadi yang namanya kebangkitan orang mati itu sesuatu yang nyata kok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau kalau pengen tau lebih jelas lagi kita bisa belajar dari apa yang terjadi kepada almarhum nabi Daniel, silahkan baca Daniel 12:13.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tetapi engkau (Daniel), pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan &lt;b&gt;&lt;u&gt;beristirahat&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;&lt;u&gt;akan bangkit&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
Di situ diberitahu bahwa Daniel pun masuk dalam kategori ke tiga ini.&lt;br /&gt;
Nabi Daniel (nan kondang sepanjang masa dan namanya banyak dipake banyak orang itu loooh) ternyata hanya disuruh istirahat dan nantinya akan dibangkitkan di akhir jaman.&lt;br /&gt;
Demikian juga kalo kita baca kisah dimana Tuhan Yesus membangkitkan orang mati. Dalam kacamata rohani, orang yang mati tersebut ternyata disebut sebagai tidur. Lihat contoh ketika TY membangkitkan anak dari Yairus, seorang kepala rumah ibadat di Mat 9:23-25 atau Markus 5:38-42 atau Lukas 8:49-55 (ayat2 gue kasih di bawah).&lt;br /&gt;
Atau kalau mau lebih jelas lagi adalah ketika Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian (silahkan baca di Yohanes 11:11-15).
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi Guys... logic-nya adalah kalo memang akan ada kebangkitan orang2 yang mati di dalam Kristus, maka yang dibangkitkan tentunya &lt;b&gt;BUKAN&lt;/b&gt; yang sudah berada di kerajaan Sorga dong. Siapa yang bakal dibangkitin dong kalo semua orang yang mati di dalam Kristus udah pada masuk ke kerajaan Sorga pas mereka meninggal?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, udah 3 tuh yah. Sekarang yang terakhir...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keadaan keempat adalah roh orang tersebut langsung kembali ke Surga.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kadang2 ga cuma rohnya, tubuhnya pun ikut ke Surga. Ini berlaku untuk sebagian kecil orang orang yang meninggal di dalam Kristus. Perkiraan gue sih maksimum hanya 10%.&lt;br /&gt;
Beberapa contoh tokoh alkitab yang udah boleh langsung mudik ke Surga adalah Henokh, Elia, dan salah satu penjahat yang disalibkan bersama Tuhan Yesus. Kalo mau diteliti lebih lanjut, menurut gue Musa pun termasuk orang yang masuk di keadaan yang ke empat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriterianya apa sih untuk bisa masuk ke keadaan yang ke-empat ini?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hehehehe.... ga usah dipusingin Bro and Sis.... itu semua hak prerogatif TUHAN kok. Percaya deh, yang masuk ke kategori ke empat ini belom tentu lebih hebat daripada mereka mereka yang ada di kategori ke tiga kok. Tuh tadi udah gue kasih bukti... Nabi Daniel aja saat ini masih belum mudik ke Surga dan masih beristirahat dan menantikan untuk dibangkitkan di akhir Jaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Jadi maksud lo dengan nulis hal ini apa nih Man?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hehehe... ga kenapa kenapa sih. Cuma share apa yang gue tau aja kok.&lt;br /&gt;
Sering khan kita mendengar kata kata &quot;&lt;i&gt;pasti si X sudah senang bersama Bapa di Surga&lt;/i&gt;&quot;.&lt;br /&gt;
Gue ga berani bilang hal itu salah... tapi seringkali gue merasa ada yang kurang tepat dengan perkataan perkataan tersebut. Kalo orang yang mengucapkan hal itu yakin bahwa si X memang sudah sampai di Surga sih yah no problem. Tapi kalo ga tau, yah mendingan jangan terlalu gampang ngomong seperti itu, bahkan di saat kebaktian penghiburan.&lt;br /&gt;
Kata kata penghiburan memang penting, terutama diberikan kepada pihak keluarga yang sedang berdukacita. Tetapi kata kata penghiburan seharusnya bukan diucapkan berdasarkan imajinasi atau sekedar pemanis saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini sikap pribadi gue nih... jangan terlalu gampang bilang &quot;telah berpulang ke rumah Bapa di surga&quot;... karena pada dasarnya kita ga tau apakah memang orang yang meninggal tersebut masuk ke kategori ke empat atau tidak.&lt;br /&gt;
Jangan terlalu gampang mengumbar hal hal seperti ini.&lt;br /&gt;
Mudah2an aja masuknya ke kategori ke tiga atau ke empat. Jangan sampe deh masuk ke kategori satu atau dua.... amit amit jabang kuda nil deh....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih banyak kok ungkapan bela sungkawa / duka cita yang lebih netral seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Telah Meninggal Dunia Dengan Tenang.... atau&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Telah Beristirahat Dengan Tenang.... atau&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rest In Peace...&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Jika niatnya adalah mengungkapkan jati diri bahwa yang meninggal adalah orang Kristen (sebagai pernyataan iman) maka bisa digunakan ayat ayat dari Alkitab seperti yang biasa dipakai di kolom berita dukacita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yo wis... gue dah nulis cukup banyak nih. Di bawah ini gue kasih referensi ayat2 yang gue sebutin di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NB : Oh iya... Gue berharap tulisan gue ini pun kalian uji bener2 dan jangan main telan aja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Ayat :&lt;br /&gt;
1 Pet 3:18 &amp;nbsp;Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,&lt;br /&gt;
1 Pet 3:19 &amp;nbsp;dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara,&lt;br /&gt;
1 Pet 3:20 &amp;nbsp;yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahyu 1:18 &amp;nbsp;dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mat 9:23 &amp;nbsp;Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,&lt;br /&gt;
Mat 9:24 &amp;nbsp;berkatalah Ia: &quot;Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.&quot; Tetapi mereka menertawakan Dia.&lt;br /&gt;
Mat 9:25 &amp;nbsp;Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mar 5:38 &amp;nbsp;Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.&lt;br /&gt;
Mar 5:39 &amp;nbsp;Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: &quot;Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!&quot;&lt;br /&gt;
Mar 5:40 &amp;nbsp;Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.&lt;br /&gt;
Mar 5:41 &amp;nbsp;Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: &quot;Talita kum,&quot; yang berarti: &quot;Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!&quot;&lt;br /&gt;
Mar 5:42 &amp;nbsp;Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luk 8:49 &amp;nbsp;Ketika Yesus masih berbicara, datanglah seorang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: &quot;Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!&quot;&lt;br /&gt;
Luk 8:50 &amp;nbsp;Tetapi Yesus mendengarnya dan berkata kepada Yairus: &quot;Jangan takut, percaya saja, dan anakmu akan selamat.&quot;&lt;br /&gt;
Luk 8:51 &amp;nbsp;Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.&lt;br /&gt;
Luk 8:52 &amp;nbsp;Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: &quot;Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur.&quot;&lt;br /&gt;
Luk 8:53 &amp;nbsp;Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati.&lt;br /&gt;
Luk 8:54 &amp;nbsp;Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya: &quot;Hai anak bangunlah!&quot;&lt;br /&gt;
Luk 8:55 &amp;nbsp;Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yoh 11:11 &amp;nbsp;Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: &quot;Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya.&quot;&lt;br /&gt;
Yoh 11:12 &amp;nbsp;Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: &quot;Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh.&quot;&lt;br /&gt;
Yoh 11:13 &amp;nbsp;Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa.&lt;br /&gt;
Yoh 11:14 &amp;nbsp;Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: &quot;Lazarus sudah mati;&lt;br /&gt;
Yoh 11:15 &amp;nbsp;tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Luk 14:14 &amp;nbsp;Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yoh 11:25 &amp;nbsp;Jawab Yesus: &quot;Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rom 6:5 &amp;nbsp;Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1 Kor 15:12 &amp;nbsp;Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?&lt;br /&gt;
1 Kor 15:13 &amp;nbsp;Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filipi 3:11 &amp;nbsp;supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/06/berita-dukacita-telah-berpulang-ke.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhek1yAZiDdujX5d5obHlF3KyQ9xvQdM_PEiN4NWkGeJ6sBP_HW6rEKkqo6VNXsNCUPpmH_gmxxL6bQwn9UBjKPa6CXjVYNjQViL3dGNqv9d4jsMoG3VqlL8_6tEIozVLCvmfnD/s72-c/turutdukacita.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-9036063041340490382</guid><pubDate>Tue, 24 Apr 2012 08:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:45:09.888+07:00</atom:updated><title>Baptis Selam vs Baptis Percik</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Suatu hari ada teman kantor yang nanya ke gue…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Teman : Gereja lo dimana Man?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue : Wah, pindah pindah gue… terdaftar di gereja A (nyebutin salah satu gereja konservatif), tapi lebih sering kebaktian di gereja B (nyebutin salah satu gereja aliran non konservatif).&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Temen : Dulu gue juga begitu. Gue dari kecil di gereja C (nyebutin salah satu gereja kesukuan) tapi sekarang gue ikutan gereja D (nyebutin salah satu gereja yang mirip dengan gereja B yang gue sering ikutin). Hahahahaha&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue : Hahahaha (red:ketawanya bareng, bukan gantian….hehehehe)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Temen : Trus elo udah baptis selam?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue : Maksudnya?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Temen : Iya, elo udah tau khan kebenarannya?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue : Tau. Kenapa emang?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Temen : Kalo udah tau, kenapa ga baptis selam?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hiyaaaa…. repot nih…..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pembicaraan di atas terjadi sekitar bulan Agustus atau September 2011 kemarin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding-bottom: 5px; padding-left: 10px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://fbcdn-photos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/527318_10150759228813518_522903517_9401061_1603082791_a.jpg&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 493px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot; /&gt;&lt;span class=&quot;caption&quot;&gt;Baptis Percik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;And as you all may already guess, kali ini gue mo coba nulis tentang&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Baptisan Air&lt;/strong&gt;.... kadang disebut sebagai sakramen permandian, tetapi di tulisan ini gue akan menggunakan baptisan air saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Topik tentang baptisan air ini adalah topik yang sensitif di kekristenan, dan (unfortunatelly) pernah menjadi sumber perpecahan gereja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beda gereja beda pengertian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masing masing gereja punya dasar ayat pembelaan terhadap dokrin mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak orang Kristen awam (jemaat) jadi bingung dan cuma bisa mlongo ngeliat para pendeta saling debat ayat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak juga pelayan Tuhan (pendeta, majelis, diaken) yang akhirnya males mikirin hal itu dan cuma ikut arus aja, tergantung denominasi (aliran gereja) yang mereka ikuti. Kalo denominasinya pro terhadap baptis selam yah dia pun pro terhadap baptis selam, tapi kalo denominasinya pro terhadap baptis percik yah dia pun pro terhadap baptis percik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue ga tertarik untuk membela salah satu pihak. Gue ga mau terjebak dalam debat ayat. Gue cuma mau nulis&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;fbUnderline&quot; style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;&lt;strong&gt;pandangan pribadi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;berdasarkan pemahaman gue ngebaca alkitab dan berdasar yang gue tahu tentang Tuhan Yesus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So this is my point of view. Tulisan gue ini&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;fbUnderline&quot; style=&quot;text-decoration: underline;&quot;&gt;&lt;strong&gt;TIDAK&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;mengatas namakan gereja / aliran / kelompok manapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue merasa bahwa topik tentang baptisan ini sebagai isu sensitif dalam kekristenan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Udah banyak yang gontok gontokan gara gara perkara baptisan. Masing masing pihak sibuk menghakimi pihak lain yang doktrinnya berbeda dengan mereka tentang baptisan. Buat orang orang yang &quot;cinta damai&quot; (alias males ribut) biasanya akan lebih prefer untuk ga ngomongin sama sekali tentang baptisan dengan pihak yang berbeda doktrin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue merasa perlu untuk nulis hal tersebut. Bukan karena gue udah ngerasa pinter. Sudah selayaknya semua tulisan gue diuji habis habisan. Dasar gue nulis adalah pada ayat berikut.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Efesus 4:3-6 &amp;nbsp;Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman,&amp;nbsp;&lt;strong&gt;satu baptisan&lt;/strong&gt;, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ayat tersebut adalah dasar dari penyatuan tubuh kristus (atau kesatuan gereja). Lha gimana mau bersatu kalo ternyata ngomongin baptisan aja justru jadi ajang bertengkar?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sigh....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo kita bicara tentang baptisan, maka sebenarnya batpisan itu ada beberapa, yaitu Baptisan Air, Baptisan Api, dan Baptisan Roh. Karena topiknya luas, gue batesin hanya ngomongin Baptisan Air aja yah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertama kita belajar dulu arti kata baptis dari bahasa aslinya yah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;βαπτίζω&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;baptizō&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;bap-tid&#39;-zo ; to make whelmed (that is, fully wet); used only (in the New Testament) of ceremonial ablution, especially (technically) of the ordinance of Christian baptism: - baptist, baptize, wash.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maafkan keterbatasan bahasa Inggris gue, tapi kira kira artinya “ditenggelamkan”, basah total.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Got it, guys? Lanjut yaaah.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK, kita udah punya definisi dari kamus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah sekarang…. Apa sih makna baptisan sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setuju dong kalo gue bilang bahwa semua gereja mengakui baptisan sebagai sebuah sakramen yang penting, bersama dengan sakramen perjamuan kudus, dan sakramen pernikahan. Maksud gue, semua gereja pasti memiliki 3 sakramen tersebut walaupun mungkin berbeda tata caranya. Untuk sakramen pernikahan dan perjamuan kudus kayaknya sih kecenderungannya pengertiannya sama di banyak gereja. Tetapi untuk yang sakramen baptis biasanya masing-masing denominasi gereja punya pandangan masing masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bedanya antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; list-style-type: square; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; padding-right: 10px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di beberapa gereja, baptisan dianggap sebagai syarat menjadi jemaat gereja tersebut. Seringkali ini dilakukan oleh gereja gereja Pantekosta dan Karismatik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di beberapa gereja lainnya, baptisan dianggap sebagai tradisi turun temurun yang harus dipelihara. Seringkali ini dilakukan oleh gereja gereja konservatif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di beberapa gereja, baptisan dianggap sebagai “proklamasi iman”, sehingga harus dilakukan oleh orang yang sudah cukup dewasa dan mampu mempertanggungjawabkan imannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di beberapa gereja, baptisan dianggap sebagai perlambang penyerahan diri kepada Tuhan Yesus, sehingga dilakukan dari semenjak kecil.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So.. guys, di gereja kalian sendiri baptisan dianggap sebagai apa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Stop right there Man. Sebelum ngomong lebih lanjut, coba jujur… elo pro terhadap baptisan yang seperti apa?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mmmm..... Gue pro terhadap baptisan yang dilakukan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maksudnyaaaa…. Elo pro terhadap baptisan percik atau baptis selam.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dua duanya dong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maksud lo gimana Man?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, mangkanya biar gue jelasin dulu satu demi satu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti yang udah gue sebut di atas, secara kosakata arti baptisan itu sendiri adalah ditenggelamkan atau dibuat basah seluruhnya. Jadi, kalau bener bener mau ngikutin secara harafiah maka yang benar adalah baptis dengan cara ditenggelamkan atau baptis selam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Blub blub blub blub ^_^&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapiiii…. in my humble opinion…. baptis sendiri bukan aturan saklek tanpa keleluasaan. Well, kalo mau diperhatiin baik baik, ga cuma baptis kok yang aturannya ga saklek. Mungkin sekitar 90% hal dalam kekristenan sifatnya tidak saklek. Tidak saklek bukan berarti tidak ada aturannya, tetapi aturannya hanya disebutkan sebagai syarat minimal. Tentang tata cara pelaksanaannya sih diserahkan ke masing masing orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Man, lo ngomong apaan sih?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue kasih contoh deh….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah berdoa khan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Doa itu ga pernah ada aturan baku di dalam alkitab. Tuhannya orang Kristen membebaskan umatNya untuk berdoa tanpa aturan berapa kali sehari harus berdoa. DIA juga tidak&amp;nbsp; mengharuskan orang Kristen menggunakan kalimat kalimat tertentu dalam berdoa. &amp;nbsp;Doa Bapa Kami pun bukan doa wajib, melainkan sebuah contoh doa yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang berdoa dengan cara berlutut, ada yang dengan cara duduk, ada yang berdiri, ada yang sambil tiduran, ada yang sambil berjalan kaki, dll dll dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang berdoa dalam hati, ada yang komat kamit, ada yang bersuara kencang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang berdoa sambil merem, ada yang berdoa sambil melek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang berdoa ga putus putus selama beberapa hari, ada yang berdoa cuma 1-2 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dll dll dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Intinya adalah : ga ada aturan baku dalam berdoa. Aturan minimal yang disebutkan oleh alkitab (sepanjang yang gue ketahui) adalah mengenai sikap hati ketika kita berdoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Demikian juga dengan Puasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga pernah ada aturan baku puasa itu harus dari jam berapa sampe jam berapa, dan ga ada aturan baku berapa lama harus puasa. Puasa bukan sebuah ritual, tetapi sebuah hubungan pribadi yang intim antara kita dengan Tuhan Yesus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Aturan tentang hari Sabat pun begitu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pokoknya banyak deh contoh contoh di alkitab dimana TUHAN sendiri tidak menetapkan sebuah aturan baku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut gue, hal ini juga berlaku dalam hal baptis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;TUHAN YESUS hanya memberi syarat minimal, yaitu Baptis dalam nama BAPA, ANAK, dan ROH KUDUS. Ada tuh di Matius 28 ketika DIA ngomongin tentang amanat agung. DIA ga ngasih batasan umur berapa harus dibaptis dan ga pernah ngasih batasan harus dilakukan dengan cara seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Baptis harusnya dilakukan dengan semangat yang sama seperti hal hal yang terkait kekristenan lainnya, yaitu dengan KASIH.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mau baptis percik atau baptis selam, kalau itu cuma dilakukan karena tradisi kebiasaan, tuntutan sosial, pra syarat tertentu (untuk masuk keanggotaan gereja atau pra syarat untuk kawin), atau sekedar ikut ikutan yah sama aja bohong. Baptis harusnya dilakukan karena kesadaran dari dalam hati sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi, kalo mesti dari dalam hati, berarti baptis percik waktu kecil ga sah dong?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well, menurut gue sah atau ga sah sebenernya bukan urusan kita, itu urusan TUHAN YESUS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut gue lagi nih… karena waktu kecil si anak dibaptis bukan atas inisiatif sendiri tetapi atas inisiatif orang tua, maka yang harus diuji adalah motivasi si orangtua-nya itu. Gue, kakak gue, dan adik gue dibaptis ketika usia kami (kayaknya) belom genap 2 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk urusan motivasi....Setau gue, pada mulanya orangtua yang membaptiskan anaknya dari semenjak anaknya masih bayi biasanya memiliki motivasi untuk menyerahkan anak tersebut sebagai milik TUHAN. Of course, ga sedikit juga sih yang membaptiskan anaknya karena faktor “tradisi”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo menurut gue nih… menurut gue…. Baptis selam sewaktu dewasa pun bisa juga jadi ga sah kalo misalkan dilakukan cuma karena faktor dorongan eksternal dan bukan dari kebulatan hati sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi, sekali lagi… urusan sah atau ga sah adalah urusan TUHAN YESUS dan bukan urusan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys… kalo diperhatikan secara seksama….. di gereja protestan dan gereja gereja konservatif lainnya ada prosesi baptis anak anak. Di kalangan gereja pentakosta dan karismatik ada prosesi yang dikenal sebagai penyerahan anak. &amp;nbsp;Menurut gue dua hal itu mirip kok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Misal begini…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;list-style-type: square; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; padding-right: 10px; padding-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada dua orang sahabat, sebut aja nama mereka Anto dan Rudi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Anto dibesarkan di keluarga protestan konsevatif. Rudi dibesarkan di keluarga karismatik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika berumur 3 tahun Anto dibawa orangtuanya untuk baptis percik sebagai pernyataan iman dari orangtuanya bahwa Anto adalah milik TUHAN YESUS. Pada usia yang sama Rudi diserahkan kepada TUHAN oleh orangtuanya melalui prosesi penyerahan anak di gereja karismatik tempat mereka biasa beribadah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Niat masing masing orangtua sama khan? Dan setelah prosesi tersebut masing masing orangtua memiliki tugas untuk mendidik anak masing masing dalam kebenaran Firman Tuhan. Orang tua mereka melakukan tugas dan tanggungjawab iman tersebut dengan sangat baik. Iman Anto dan Rudi bertumbuh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika berusia 17 tahun, Anto mengikuti pelajaran katekisasi dan kemudian dia di-sidi. Pada prosesi sidi tersebut Anto menyatakan imannya dihadapan Tuhan dan jemaat gerejanya. Kali ini dia menyatakan imannya dengan mulutnya sendiri dan bukan dengan perantaraan orangtuanya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika berusia 17 tahun, Rudi juga mengikuti kelas katekisasi di gerejanya dan kemudian dibaptis selam. Ketika itu Rudi menyatakan imannya langsung dengan mulutnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi, menurut gue…. sekali lagi menurut gue… yang dinilai dari sebuah baptisan bukanlah tentang caranya baptis selam atau percik, dan bukan juga mengenai waktu usia berapa dibaptisnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yang penting adalah dibaptis dalam nama BAPA, ANAK, dan ROH KUDUS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi khan secara harafiah baptis itu artinya diselamkan? Tadi khan udah elo bilang sendiri Man.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding-bottom: 5px; padding-left: 10px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://fbcdn-photos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/530427_10150759230423518_522903517_9401063_398399489_a.jpg&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 493px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot; /&gt;&lt;span class=&quot;caption&quot;&gt;Baptis Selam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yap… emang bener. Baptis artinya diselamkan, dan gue setuju kok kalo baptis itu bagusnya yah baptis selam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi seperti yang gue omongin juga tadi, lihatnya pakai KASIH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada kondisi kondisi dimana baptis selam tidak memungkinkan….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya kalo di tempat yang sangat ekstrim. Misal di padang gurun dimana kita harus berhemat air. Atau di negara yang suhu udaranya dingin sekali seperti di Rusia, atau di Eskimo. Kalo maksain baptis selam, bisa bisa begitu keluar dari kolam udah orangnya udah jadi es batu. Hihihihihihi….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh lain lagi adalah kondisi orang yang mau dibaptis tidak memungkinkan untuk baptis selam. Untuk yang pernah punya pengalaman menginjili di rumah sakit pasti tau deh, ada orang orang yang ingin sekali dibaptis sebelum mereka meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk kondisi kondisi seperti itu, seharusnya gereja gereja yang terbiasa dengan baptis selam belajar melihat dengan KASIH, dan ga jadi batu sandungan bagi orang orang yang kepengen dibaptis sebelum mereka meninggal. Jangan meniru sikap orang farisi yang hanya berpegang kepada ketentuan “bahwa baptis itu harus selam” tetapi tidak menggunakan kasih. TUHAN YESUS ga suka dengan sikap farisi yang &quot;mementingkan peraturan di atas kasih&quot; seperti itu.... Inget khan ketika TUHAN YESUS nyembuhin orang sakit di hari sabat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekali lagi gue mau ulangin.... gereja gereja yang sudah terbiasa dengan baptis selam belajar juga untuk sedikit longgar untuk kasus kasus yang seperti gue udah contohin. Lihat pakai KASIH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi untuk kondisi kondisi lainnya, gue juga kepengen gereja gereja yang mempraktekkan baptis percik juga mulai membuka diri tentang kemungkinan untuk baptis selam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ayolaaah…. kita hidup di Indonesia, negeri yang berlimpah sinar matahari dan temparatur yang hangat, bukan seperti di kutub. Air pun bukan barang langka seperti di gurun pasir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jika memungkinkan untuk baptis selam, kenapa ga mencoba untuk baptis selam? Jangan selalu berkelit dan mengandalkan argumen berpegang kepada tradisi turun temurun tanpa mau menguji lebih jauh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekali lagi gue mau ulangin.... gereja gereja di Indonesia yang terbiasa dengan baptis percik seharusnya mau memikirkan untuk baptis selam, jauh di atas tradisi gereja yang selama ini mereka pegang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lucu nih emang sikap beberapa gereja dan beberapa orang orang Kristen. Mereka saling menyalahkan konsep baptis milik kelompok lain yang ga sejalan dengan mereka, tetapi akhirnya mereka sama sama terjebak dalam kondisi “FARISI”. Yang satu terjebak dalam kefarisian tidak melihat dengan kasih, yang lain terjebak dalam kefarisian kakunya tradisi. Eh, ini lucu atau ironis yah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus, gimana dong dengan baptis ulang? Khan banyak tuh yang baptis ulang.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yap, banyak emang orang yang melakukan baptis ulang. Ada orang orang yang dulunya baptis percik waktu kecil, trus pas gede ikutan gereja yang mengharuskan baptis selam, dan akhirnya dia harus baptis ulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Soal perlu atau ga perlu, yang bisa menentukan adalah orang itu sendiri. Dia harus bergumul dengan TUHAN YESUS, tanyain bener bener apakah dia harus baptis ulang atau ngga. Ada beberapa orang yang emang merasa terdorong untuk baptis ulang, tetapi ada juga yang merasa tidak perlu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selalu dahulukan kehendak TUHAN diatas apapun juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Btw, pernah denger penawaran paket wisata ke Israel, dengan salah satu agenda-nya adalah ke sungai Yordan, dan baptis di sungai Yordan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jujur nih, menurut gue hal itu adalah kurang tepat. Menurut gue baptis bukanlah acara rekreasi having fun yang bisa kita lakukan dengan sesuka suka kita. Baptisan adalah hubungan sakral antara umat dengan TUHANnya. Gue sih ga akan larang kalo emang ada yang pengen baptis di sungai Yordan… tapi gue kurang setuju aja kalo baptis dijadikan paket acara wisata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Man, hubungannya baptisan dengan keselamatan tuh ada ga sih? Khan di alkitab khan ada tuh baptisan untuk keselamatan, tapi banyak juga yang bilang baptisan ga ada hubungannya dengan keselamatan.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gini…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ayat ayat yang menyebutkan baptisan dengan keselamatan itu banyak emang, dan itu alkitabiah. Tapi harus diingat bahwa ayat ayat tersebut ngomongin juga bahwa ada “iman”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh Markus 16:16&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;em&gt;Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pemahaman gue untuk ayat tersebut : iman percaya dan baptisan adalah satu paket. Keduanya sama sama penting. Baptis penting, tetapi iman lebih penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Salah satu penjahat yang disalib bersama Tuhan Yesus mendapat jaminan keselamatan walaupun tidak sempat dibaptis. Gue pun pernah menemui beberapa orang yang menjadi percaya kepada TUHAN YESUS di ujung usianya tapi belum sempat dibaptis tapi keburu meninggal. Untuk yang “kepepet” kayak gitu, rasanya sih keselamatan akan tetap dianugrahkan kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;TETAPIIIII……….. kalo untuk yang punya banyak kesempatan… baptis menjadi “penyataan iman” yang harus dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Roma 10 : 9-10&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;em&gt;Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.&amp;nbsp; Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam prosesi baptis pasti orang orang tersebut (atau wali-nya kalau yang dibaptis adalah bayi) menyatakan iman mereka dengan mulut mereka khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Konsisten khan dengan Markus 16:16 tadi? ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Secara singkatnya : percaya dalam hati, ucapkan dengan mulut, lakukan bukti nyata (dan baptis hanyalah salah satu bukti).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ini juga konsisten dengan&amp;nbsp;Yakobus 2:22, 26b &amp;nbsp;&lt;em&gt;Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.... demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Oh gitu yah….&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yap. Dan satu yang perlu diingat juga bahwa keselamatan itu harus sesuatu yang harus dijaga sampai akhir. Percuma dibaptis kalo dalam kehidupan sehari hari ga melakukan apa yang TUHAN YESUS inginkan. Udah ngerti khan yang satu ini?&amp;nbsp;Masih nyambung kok dengan ayat ayat yang barusan gue kutip tuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Iman - Perbuatan - Keselamatan itu perjalanan seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ngerti ngerti ngerti…. Lanjut….&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Naaah.... Ada yang merhatiin ga sih bahwa peristiwa ketika bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dan harus menyebrangi laut merah itu sebenernya perlambang dari baptisan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ah, sumpe lo Man?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Iyeee….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paulus tuh yang ngasih tau…. Coba nih baca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1 Korintus 10:1-2&amp;nbsp; Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita&amp;nbsp; semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut. Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Oh iya yah… Trus artinya apa?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalau diperhatikan bener bener, peristiwa Laut Merah itu justru menarik untuk kaitannya dengan baptisan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maksudnya gimana?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Waktu itu bangsa Israel ditenggelamkan ga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ngga.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi ada yang ditenggelamkan ga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada. Firaun dan pasukannya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding-bottom: 5px; padding-left: 10px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://fbcdn-photos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/538644_10150759238698518_522903517_9401081_226131569_a.jpg&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 493px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot; /&gt;&lt;span class=&quot;caption&quot;&gt;Peristiwa Laut Merah © SuperStock&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;BETOOOL….. ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi kalo bener bener cuma mengandalkan terjemahan harafiah, maka yang di-baptizo (ditenggelamkan) adalah bangsa Mesir khan? Bangsa Israel mungkin cuma kena percikan percikan air Laut Merah khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Eh iya juga… trus gimana tuh yah?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadiiii…. Menurut gue…. ini adalah salah satu bukti bahwa TUHAN sebenernya ga terlalu terpaku dengan makna harafiah. Ketika bangsa Israel melintas laut merah yang terbelah, mungkin mereka Cuma terkena percikan airnya saja…. dan menurut Paulus hal itu sudah dihitung sebagai baptisan. Perhatikan juga bahwa yang melintas laut merah itu khan ga cuma yang dewasa, tetapi seluruh bangsa Israel termasuk bayi bayi mereka. Iya khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hmmm…. Iya juga ya….&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So… sekali lagi…. Menurut gue ini adalah salah satu bukti bahwa TUHAN kita adalah TUHAN yang ga terpaku dengan arti harafiah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah…. Gue dah nulis kebanyakan nih….. kalian bacanya juga dah cape khan? Hahahahaha…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yowis… gue pamit yah….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sampe ketemu di tulisan lainnya….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Oh iya….Seperti biasa, gambar nyomot dari mbah Gugel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/04/baptis-selam-vs-baptis-percik.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>6</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-8283770735853242628</guid><pubDate>Tue, 24 Apr 2012 08:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:45:23.759+07:00</atom:updated><title>We Are The Reason</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Folks....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kemaren gue nulis tentang&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Reason of Being&lt;/strong&gt;... yang intinya adalah bagaimana kita menjalani kehidupan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebenernya kemaren gue sedang nulis tentang salah satu doktrin gereja yang selama ini masih jadi perdebatan dan pernah menjadi sumber perpecahan gereja. Tetapi gue berubah haluan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kali ini gue mo share sesuatu yang terkait dengan tulisan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa dari kalian pasti udah bisa nebak bahwa judul tulisan gue kali ini adalah judul sebuah lagu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ya... lagu dari David Meece. Gue tau lagu ini dah cukup lama, sekitar dari pertengahan 90-an.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo ga tau lagunya, bisa lihat di link di bawah ini. Gue ga nemu versi David Meece yang cukup bagus, jadi gue kasih yang versi remake dari Avalon.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/qrPAZbD6fG0?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Apa yang ditulis oleh David Meece memang gambaran umum orang Kristen. Ketika kecil kita selalu gembira dengan moment Natal karena kita akan mendapat hadiah. Gue pun demikian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Waktu gue kecil, gue menyenangi natal karena disitulah gue punya alasan untuk dibeliin baju baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well, keluarga gue bukan keluarga yang tajir, jadi dapet hadiahnya pun ga fancy fancy amat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika gue beranjak dewasa, semakin hari gue semakin tahu bahwa sebenarnya hari raya orang Kristen itu seharusnya lebih berfokus di paskah dan bukan di natal. Natal lebih heboh karena sebenarnya pada saat itu adalah saat yang tepat bagi para produsen untuk jualan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nevermind... gue ga akan bahas natal. Gue akan bahas paskahnya aja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa orang beranggapan paskah itu untuk mengenang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Well, hal ini emang bener kok. Tapi Paskah sendiri sebenernya memiliki sejarah yang cukup panjang.... dimulai dari jaman Adam dan Hawa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ah, yang bener lu Man?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bener cuy....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget ga, ketika TUHAN memberikan hukuman kepada Adam - Hawa dan Ular. Kepada si Ular (sebagai representasi iblis) TUHAN berkata &quot;Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.&quot; (Kej 3:15).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Itu adalah nubuatan pertama mengenai Paskah yang digenapi 4000 tahun kemudian ketika Yesus Kristus mati dibunuh, turun ke dalam kerajaan maut, kemudian mengalahkan dan bangkit di hari Paskah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Secara jelas Alkitab mengajarkan bahwa upah dosa adalah kematian. Orang yang ingin lepas dari kematian dan tetap hidup harus mengorbankan sesuatu yang hidup juga sebagai ganti nyawanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kenapa demikian?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Alkitab juga mengajarkan di beberapa ayat bahwa NYAWA seseorang berada di dalam DARAH.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; list-style-type: square; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; padding-right: 10px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Imamat 17:11 a Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya...&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Imamat 17:14 a Karena darah itulah nyawa segala makhluk....&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ulangan 12:23 .........&amp;nbsp;sebab darah ialah nyawa ........&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maka, wajar khan kalo seandainya seseorang ingin mempertahankan nyawanya maka dia harus mengorbankan nyawa makhluk lain (misal darah binatang) dalam sebuah prosesi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di hari ketika Adam dan Hawa berbuat dosa seharusnya mereka berdua mati (seperti yang TUHAN tetapkan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kej 2:16-17 &amp;nbsp;Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: &quot;Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.&quot;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi TUHAN memberi kesempatan bagi Adam dan Hawa untuk hidup. Kesempatan untuk hidup itu datang dengan pengorbanan nyawa binatang (entah binatang apa yang waktu itu dikorbankan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ah masak sih Man? Jangan ngaco lu&amp;nbsp;Man. Ga pernah ditulis tuh di Alkitab bahwa ada binatang yang dikorbankan waktu Adam dan Hawa berbuat dosa....&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hehehehe....Emang ga secara eksplisit kok. Pay attention to this verse please....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kej 3:21 &amp;nbsp;Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga mungkin khan binatang diambil kulitnya tanpa membuat binatang tersebut kehilangan nyawanya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lanjut yaaah.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Konsep KORBAN selanjutnya tercatat di alkitab dari peristiwa Kain dan Habel. Silahkan baca di Kejadian 4.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Persembahan korban dari Habel diterima oleh TUHAN karena Habel mempersembahkan yang terbaik dari kambing domba peliharaannya. Ini adalah gambaran jelas bahwa TUHAN menghendaki agar kita mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita berikan dan bukan asal asalan. Tetapi satu hal yang perlu diperhatikan adalah &quot;&lt;strong&gt;yang terbaik&lt;/strong&gt;&quot; bukan berarti yang termahal atau terbanyak. Semua dimulai di hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah peristiwa Kain dan Habel, alkitab mencatat banyak sekali peristiwa peristiwa pengorbanan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Peristiwa penting lain yang berkaitan dengan pengorbanan adalah ketika Abraham diminta untuk mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ishak adalah anak perjanjian yang dilahirkan dari isteri Abraham.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Alkitab ditulis oleh ribuan orang, dan ditulis dalam kurun waktu ribuan tahun pula. Penulis alkitab bahkan dari tokoh besar (seperti Musa dan Daud) sampai dengan orang orang yang tidak dikenal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi dari kitab Kejadian sampai dengan Maleakhi, Alkitab secara konsisten menuliskan bahwa peristiwa pengorbanan tidak ada hubungannya dengan pahala, tetapi selalu dihubungkan dengan keselamatan. Keselamatan tidak akan pernah bisa dibeli dengan pahala atau perbuatan baik. Konsep keselamatan dalam alkitab sangat jelas yaitu pengorbanan dan bukan timbangan antara dosa vs pahala.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam perjanjian lama syarat anak domba yang akan dikorbankan haruslah jantan, tidak bercacat dan berumur setahun. Ga sembarangan domba bisa dijadikan korban keselamatan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kel 12:5 &amp;nbsp;Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ini adalah ketetapan pertama mengenai perayaan paskah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Semenjak itu bangsa Israel merayakan paskah untuk selama lamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kel 12:14 &amp;nbsp;Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk lengkapnya silahkan baca Keluaran 12 secara utuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue menyebut perayaan paskah tersebut sebagai paskah orang Yahudi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tiap tahun Bangsa Israel datang ke Yerusalem untuk membawa korban&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;photo_right&quot; style=&quot;clear: right; float: right; max-width: 180px; padding-bottom: 5px; padding-left: 10px; padding-right: 0px; padding-top: 2px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;photo_img img&quot; src=&quot;https://fbcdn-photos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/557905_10150713814023518_522903517_9262543_495428063_a.jpg&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 493px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot; /&gt;&lt;span class=&quot;caption&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Peristiwa paskah dan korban keselamatan akhirnya digenapi secara sempurna oleh TUHAN sendiri, yaitu ketika DIA meninggalkan segala ke-MAHA-anNya dan menjadi manusia. DIA menjadi &quot;domba paskah&quot; yang dikorbankan untuk menggantikan kematian kekal umat manusia di sepanjang abad. Inilah paskah orang Kristen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah Yahudi adalah untuk merayakan dan mengenang kebebasan umat Israel dari perbudakan Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah Kristen adalah untuk merayakan dan mengenang kebebasan umat manusia dari perbudakan dosa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pelajaran tentang pengorbanan Kristus sebagai penebusan dosa bisa kita baca di kitab Ibrani. Ada banyak ayat yang menjelaskan mengenai hal ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebagai contoh :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ibrani 9:25-28&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri. &amp;nbsp;Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ibrani 10:1-4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Peristiwa paskah bukan sekedar peristiwa yang lewat begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah bukan sekedar hari libur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah bukan sekedar acara tahunan dalam kalender gereja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah adalah moment dimana kita menyadari bahwa kita sudah ditebus oleh TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paskah adalah bukti ketika TUHAN mau menggantikan posisi kita di kayu salib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;We are the reason... don&#39;t waste His grace.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Efesus 5:2 &amp;nbsp;dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/04/we-are-reason.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-8003615729826193439</guid><pubDate>Tue, 24 Apr 2012 08:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:45:35.400+07:00</atom:updated><title>The Reason Of Being</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai hai.... apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue mo straight to the point aja....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys.... inget ga.... waktu kita kecil, orang orang yang gemes sama kita (ortu, tante, om, pakde, bude, encang, encing, tulang, nantulang, mbah, eyang, opung, emak, dll) suka nanya ke kita &quot;Nanti kalo dah gede mo jadi apa?&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jawaban standar versi waktu kita masih kecil biasanya ga jauh dari : pilot, tentara, polisi, guru, dokter, perawat, atau presiden.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Atau jawaban yang keliatan / kedengeran lebih dewasa adalah : menjadi orang yang berguna bagi nusa bangsa dan agama, serta berbakti kepada orangtua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Huahahahaha.....TOOOOP banged daaah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3b-6Jq0ICJs2FTMebKm4r866FVCpyldG7lsD6VFJoBciJV4aT9RoT3TyB3uouOrZh1B5ELN-Uo6Cyfp8h0cBPieKWKaiGtH-cXkLhuzLbRtigiMwuPQhnNb01spakQLEwqGzM/s1600/reasonbeing.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3b-6Jq0ICJs2FTMebKm4r866FVCpyldG7lsD6VFJoBciJV4aT9RoT3TyB3uouOrZh1B5ELN-Uo6Cyfp8h0cBPieKWKaiGtH-cXkLhuzLbRtigiMwuPQhnNb01spakQLEwqGzM/s320/reasonbeing.jpg&quot; width=&quot;227&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;^_^b&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masih inget ga.... waktu elo masih kecil dan ditanyain tentang cita cita, jawaban lo apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hehehehe....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dulu gue sempet bingung tuh kalo ditanya cita cita. Akhirnya supaya yang nanya seneng, gue biasanya jawab &quot;Pengen jadi pilot&quot;... padahal gue &amp;nbsp;juga ga ngerti pilot itu apaan dan ngapain aja.... hahahahahaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;(btw, ada ga yah yang cita citanya jadi blogger? hahahaha)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, sekarang kita udah pada gede nih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mungkin kebanyakan dari kita udah melenceng dari &quot;cita cita masa kecil kita&quot; dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekarang giliran kita yang menanyakan hal tersebut kepada anak / ponakan kita yang imut imut dan nggemesin itu. Iya khan? Hayoo ngakuuuu....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah pada dewasa gini.... pernah ga lo nanya ke diri lo sendiri.... &quot;Tujuan hidup gue apa yah?&quot;.... &quot;Kenapa gue ada di dunia ini yah?&quot;....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan ini beberapa kali gue tanyain ke orang orang yang ngobrol sama gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan selayaknya orang yang udah gede, jawabannya udah pasti beda dengan jawaban anak umur 5 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang pengen jadi business man.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang pengen punya karir cemerlang di kantor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang pengen jadi orang kaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada juga yang pengen &quot;ga ngoyo&quot; dan hidup apa adanya saja. I just want to live my life like a normal people.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi pertanyaan tersebut sebenarnya bukan pertanyaan tentang cita cita yang berkaitan dengan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan tentang alasan utama eksistensi hidup kita di bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa dari kita sudah menjalani sepertiga sampai dengan setengah dari jatah umur yang ditetapkan (kira kira 70 - 80 tahun kalo kata alkitab). Masak iya sih udah hidup selama itu tapi masih belum tahu untuk apa dia hidup?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tuhan Yesus ga mungkin cuma nempatin kita di dunia sekedar lahir - tumbuh - kawin - reproduksi - mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga mungkin cuma seperti itu. Tuhan Yesus pasti menempatkan kita di dunia untuk sebuah tujuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tujuan dan panggilan hidup tiap orang sudah pasti beda, tetapi satu hal yang pasti adalah semua orang Kristen dipanggil untuk menjadi saksi Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak orang Kristen terlalu sibuk dengan dirinya sendiri sehingga ga pernah menggumuli &quot;the reason of being...&quot; yang sebenarnya dari Tuhan Yesus. Ga sedikit dari mereka yang merasa bahwa mencari panggilan dari Tuhan Yesus itu justru bukan prioritas dalam hidup. Banyak yang lebih kepengen hidup dengan cara mereka sendiri. Pilih karir sendiri, pilih pasangan hidup sendiri, pilih jalan hidup sendiri, dll. Hopefully, you are not one of them.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sepanjang kita masih diberi kesempatan hidup, alangkah baiknya jika kita hidup dengan sebuah visi yang jelas dan yang sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus inginkan dari kita. Trust me... Adanya sebuah visi akan membuat hidup kita lebih terarah dan punya makna. Maka dari itu, jika ada di antara kita yang masih ga ngerti tujuan hidupnya seperti apa, gue akan sangat saranin untuk ambil waktu untuk bergumul dengan Tuhan Yesus.... tanyain bener bener apa yang Tuhan Yesus mau dari hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue yakin, panggilan Tuhan Yesus dalam hidup kita ga akan mudah. Toh alkitab juga udah ngomong seperti itu kok. Coba deh lihat kehidupan orang orang seperti Nuh, Abraham, Musa, Yeremia, Paulus, Petrus, dll.... ga ada satupun dari mereka yang hidupnya &quot;normal&quot; seperti kebanyakan orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seringkali panggilan Tuhan Yesus justru bertentangan dengan apa yang kita mau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah tau dan yakin dengan apa yang Tuhan Yesus mau, maka jalani semua proses yang harus ditempuh untuk panggilannya tersebut. That&#39;s what I called as &quot;true calling&quot;, panggilan hidup yang sebenarnya dalam hidup kita. Ketika kita menemukan true calling kita masing masing, kita memiliki reason of being. Ketika kita menjadikan hal itu sebagai tujuan hidup utama kita, maka kita akan menjalani hidup dengan visi yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menjalani apa yang Tuhan Yesus mau dalam hidup kita adalah fase yang lebih sulit, karena dibutuhkan usaha yang keras. Kita akan mengalami pembentukan karakter, perubahan paradigma, meninggalkan kedagingan dan egoisme diri sendiri, keluar dari comfort zone, dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ini adalah bagian yang berat dan membutuhkan konsistensi jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Biasanya &quot;true calling&quot; itu seperti lari maraton dan bukan lari sprint. True calling membutuhkan endurance and persistence (daya tahan dan ketekunan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga sedikit bahkan yang sengaja lari dari panggilan Tuhan Yesus yang bagi mereka ga sesuai dengan keinginan mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang ga suka ketika dibentuk karakternya.... Ketika Tuhan memberikan banyak masalah untuk merubah karakternya, dia justru melarikan diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang menolak merubah paradigmanya... Ketika Tuhan menunjukkan paradigma paradigma yang salah, dia justru menjadi defensif dan menyerang balik orang orang yang dipakai Tuhan untuk memperbaiki paradigma-nya yang keliru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang marah ketika harus meninggalkan kedagingan dan ego-nya... Ketika Tuhan meminta untuk lebih mengutamakan hidup oleh Roh (yang biasanya emang ga enak), dia lebih memilih untuk mengutamakan kedagingannya. Keingingan keinginan roh bukan prioritas utama dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada yang ga berani keluar dari comfort zone... Siapa sih yang ga pengen hidup nyaman dan bebas dari masalah? Siapa sih yang seneng ribut? Siapa sih yang seneng hidup susah? Tapi panggilan kekristenan bukanlah untuk hidup seperti itu. Sayangnya banyak pengajaran di gereja yang justru memanjakan jemaat untuk mencari comfort zone (berkat finansial dan kesehatan). Ketika Tuhan Yesus meminta orang tersebut keluar dari comfort zone-nya, maka orang itu gagal (sama seperti kisah orang muda kaya yang tanya ke TY gimana caranya untuk hidup kekal).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ikut Tuhan Yesus udah pasti ga gampang. Lupakan aja bahasa marketing para pendeta yang bilang bahwa ikut Tuhan Yesus maka hidup kita akan berkelimpahan, penuh berkat dan penuh mujizat. Just forget it...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sorry to say... Pendeta yang jualan mimpi utopia seperti itu biasanya ga pernah belajar bener bener dari alkitab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti yang gue bilang di atas tadi.... Tiap orang yang bener bener mau hidup bagi Kristus pasti akan mengalami proses hidup yang ga gampang. Tuhan juga pasti ga pengen punya umat yang cuma pengen hidup enak. Istilah di alkitab adalah &quot;anak anak gampang&quot;. Tiap orang Kristen yang bener bener mau hidup untuk Tuhan Yesus pasti akan mengalami panggilan untuk turut menderita. Hehehehehe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Panggilan tiap orang mungkin saja berbeda beda, tapi prosesnya mirip mirip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Prosesnya pasti berat, tapi jangan pernah nyerah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lebih baik kita hidup susah karena visi yang datangnya dari Tuhan, daripada kita menjalani kehidupan tanpa makna. Jalani kehidupan ini dengan gagah untuk panggilan tersebut. Go after your reason of being.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kesempatan kita untuk &quot;do something&quot; buat Tuhan Yesus cuma berlaku selama kita masih boleh hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Don&#39;t get distracted by our own ego / selfishness. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue udah mendengar banyak penyesalan dari orang yang ga bener bener mencoba melakukan apa yang Tuhan inginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak yang cuma bisa bilang &quot;ah seandainya waktu itu gue dengerin apa yang Tuhan mau....&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jangan tukarkan visi yang dari Tuhan dengan apapun juga dalam hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So friends,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;If I ask you.... &quot;&lt;b&gt;What is your true personal calling?&lt;/b&gt;&quot;.... what would you say?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan kalo gue tanya &quot;&lt;b&gt;apakah lo menjalani panggilan tersebut&lt;/b&gt;&quot;.... apa yang akan elo jawab?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Buat yang belum bisa ngasih jawaban untuk 2 pertanyaan itu.... yuk kita cari &quot;reason of being&quot; kita &amp;nbsp;masing masing. Ntar kalo dah ketemu, maka lakukan sebaik baiknya.... apapun halangannya.... berapapun harganya.... sesusah apapun tugas yang diberikan kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Have a nice day....&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/04/reason-of-being.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3b-6Jq0ICJs2FTMebKm4r866FVCpyldG7lsD6VFJoBciJV4aT9RoT3TyB3uouOrZh1B5ELN-Uo6Cyfp8h0cBPieKWKaiGtH-cXkLhuzLbRtigiMwuPQhnNb01spakQLEwqGzM/s72-c/reasonbeing.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-1127554176665625567</guid><pubDate>Sun, 04 Mar 2012 12:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:45:55.322+07:00</atom:updated><title>Kristen Pengamen</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgudH8NvwtCD2s4qDHVudUZSwFfX4jNabK4eIDKZjz0vHbP16FUiceK88pDRRo0ceTQTnR7Ok0jDY-92AvK-BtJ4WnnaEwuSICHOgXuhql-qFcJQpTftVLVAnoPsiGt3YSJgx08/s1600/pengamen-kecilku.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgudH8NvwtCD2s4qDHVudUZSwFfX4jNabK4eIDKZjz0vHbP16FUiceK88pDRRo0ceTQTnR7Ok0jDY-92AvK-BtJ4WnnaEwuSICHOgXuhql-qFcJQpTftVLVAnoPsiGt3YSJgx08/s320/pengamen-kecilku.jpg&quot; width=&quot;209&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: small;&quot;&gt;gambar ngambil dari google&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;strong style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ha, Kristen Pengamen?&amp;nbsp;Apaan tuh maksudnya?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hehehehe.... sabar boss...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertama... apa kabar guys?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lagi musim pancaroba nih. Dalam sehari cuaca bisa berubah drastis berkali kali... pagi ujan, trus terik, trus ujan lagi, trus terik lagi.... Semoga musim pancaroba ini ga bikin kondisi fisik kita gampang sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Back to the topic...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue ga sedang bicara tentang pengamen dalam artian profesi, yaitu penyanyi jalanan (seperti gambar yang gue kasih).&amp;nbsp;Gue sedang mau nulis tentang pengAMEN.... dari kata dasar AMEN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Udah keliatan khan sekarang arahnya? Hehehehehe&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue pertama kali berkenalan dengan kata AMEN adalah sebagai penutup doa. Well, di Indonesai yang diucapkan adalah AMIN, serapan dari budaya Arab dan saudara saudara kita umat Islam. Dari yang gue pelajari, bahasa aslinya sendiri emang ditulisnya sebagai AMEN... so, orang orang bule sono udah bener ngucapinnya. Di tulisan ini gue akan pakai kata AMEN (instead of AMIN, walaupun artinya sama).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jujur... tadinya gue pikir AMEN (atau AMIN) adalah semacam kode untuk mengakhiri sebuah doa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Doa ga pake Amen berarti doanya belom selesai.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Makanya pernah suatu kali... begitu gue masuk sebuah gereja yang pas tengah doa jemaatnya banyak ngomong AMEN gue rada bingung... &quot;lho kok belom selesai udah bilang AMEN&quot;. Bahkan dalam doa bisa berkali kali bilang AMEN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maklumlah Coy, gue khan dari kecil belajarnya di gereja konservatif. Hehehehehehe.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Oh iya....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue punya pengalaman rada bodor terkait doa dan the magic word &quot;AMEN&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah gue dateng di salah satu gereja bersama seorang rekan. Waktu itu kami baru pulang dari kegiatan selama 3 hari 2 malem (Jumat - Sabtu - Minggu) yang sangat berat dan kami cuma sempat tidur 2 jam selama kegiatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dengan semangat &quot;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;ga afdol kalo hari minggu ga ke gereja&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&quot; akhirnya kami tetap pergi ke gereja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika kebaktian dimulai temen gue itu udah mulai ketiduran, dan gue selalu nendang kakinya supaya dia bangun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Votum dan Salam, puji pujian, dll dll dll kami lewati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan akhirnya saatnya kotbah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti biasa pendeta mengawali kotbah dengan berdoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan ketika &quot;AMIN&quot; gue dan temen gue segera melek.... dan ternyata ketika kami melek tersebut adalah AMIN untuk doa syafaat. Hahahahahahaha....BABLAAAAAS......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selama dari sebelum kotbah sampai selesai kotbah, dan sampai doa syafaat ternyata kami berdua bener bener ketiduran.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Alhasil sepanjang perjalanan pulang dari gereja ke kosan kami berdua cuma bisa menertawakan kebodohan kami...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di kemudian hari gue punya pengalaman lain dengan kata &quot;AMEN&quot; tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di beberapa gereja... ketika sedang menyampaikan kotbah pendetanya sering bertanya &quot;ada AMEN, saudara saudara?&quot;... lalu jemaat menjawab &quot;AMEN&quot;. Gue bingung dan mikir : &quot;Hmmm.... kok kotbah pake AMEN segala yaaah?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus di film film hollywood pun ternyata emang seperti itu. Kalo ada adegan yang menggambarkan suasana kotbah di sebuah gereja, biasanya jemaat sering ngomong &quot;AMEN for that&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue pun cari beberapa referensi (termasuk alkitab tentunya). Ternyata emang benar.... AMEN itu bukan sekedar aksesoris penutup doa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maka pandangan gue bahwa &quot;AMEN&quot; adalah the magic word that ends a prayer pun berubah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;AMEN ga cuma dipakai untuk mengakhiri sebuah doa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selanjutnya gue mencari tahu arti kata AMEN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ternyata arti kata dari AMEN adalah sure; abstractly faithfulness; adverbially truly: - Amen, so be it, truth.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sesuatu keyakinan, sebuah kepercayaan, sebuah pengharapan agar sesuatu menjadi kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ooooo.... itu tho artinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selama ini gue sering ngucapin, tetapi ga tau artinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Silly me....Hihihihihihi....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Okelah kalok begituuu....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus ada pengalaman lainnya....&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah di suatu hari gue dateng ke sebuah ibadah, dan ada sesuatu yang diucapkan oleh si pendeta yang kayaknya rada kontroversial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lalu, seperti biasa, si pendeta bertanya &quot;Ada Amen saudara saudara?&quot;... dan yang jawab &quot;Amen&quot; cuma sebagian kecil jemaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan diulang lagi oleh beliau &quot;ADA AMEN SAUDARA SAUDARA?&quot;... dan kemudian sebagian besar jemaat menjawab &quot;AMEN&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekali lagi dia bertanya &quot;ADAA AMEEEN SAUDARAAA SAUDARAAAA?&quot; dan dijawab dengan serempak &quot;AMEEEN&quot;.... (trus diakhiri dengan tepuk tangan dan ucapan &quot;beri kemuliaan bagi Tuhan&quot;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari situ timbul sebuah pertanyaan di dalam diri gue. Emangnya kalo kita ga setuju dengan sebuah isi kotbah, kita harus bilang AMEN yah?Di kemudian hari, pertanyaan gue makin meluas.Apakah kita harus bilang AMEN kalo kita ga sepakat dengan isi doa yang diucapkan orang lain?Apakah kita harus bilang AMEN untuk sebuah isi ucapan berkat dari orang lain?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bingung?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Begini maksud gue....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam kekristenan, ada banyak sekali pengajaran.&amp;nbsp;Pengajaran yang tidak sehat jumlahnya sebanding dengan pengajaran yang sehat.&amp;nbsp;Nubuat yang ngaco jumlahnya sebanding dengan nubuat yang benar.&amp;nbsp;Doa pun ada yang benar ada yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya begini... (gue ambil contoh yang salah aja yah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di kekristenan ada yang namanya teologi kemakmuran. Ini adalah salah satu &#39;racun&#39; dalam Kekristenan. Misal : Tuhan ingin semua anaknya hidup berkelimpahan. Jika hidupmu ada dalam kemiskinan, pasti ada dosa yang harus kamu beresin. Kalau ada sakit penyakit yang tidak sembuh sembuh juga, pasti ada kutuk yang belum diputuskan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Teologi ini (sayangnya) banyak dianut oleh beberapa gereja dan diajarkan di atas mimbar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk pengajaran pengajaran tersebut, jangan gampang berkata AMEN.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Demikian juga dalam hal nubuatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada banyak sekali nubuat yang ga berasal dari Tuhan.&amp;nbsp;Jangan terlalu gampang bilang AMEN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Doa pun juga seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ada orang orang yang berdoa karena emosi, ada yang berdoa secara egois dan memuaskan keinginan sendiri, dll dll dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo buat gue pribadi, terlalu gampang bilang AMEN justru menunjukkan bahwa kita labil dan cenderung ga pengen repot dengan yang namanya pengujian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue ga bilang bahwa kita ga boleh ngomong AMEN lho yah.... sama sekali tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue cuma bilang, jangan terlalu gampang ngucapin AMEN kalo kita sendiri ga percaya terhadap apa yang diucapkan, atau ga sepakat terhadap apa yang didoakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari jaman baheula pisan TUHAN sudah mengajarkan umatNYA untuk menguji segala sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Alkitab mencatat adanya proses &quot;negosiasi&quot; antara manusia dengan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Manusia ga selalu setuju (AMEN) dengan rencana TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; list-style-type: square; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; padding-right: 10px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Abraham sempat tawar menawar ketika TUHAN akan menjatuhkan hukuman atas Sodom dan Gomora.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Musa sempat tawar menawar ketika mendapat tugas membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;dan lain lain dan lain lain....&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jangan jadi Kristen PengAMEN yang terlalu gampang bilang AMEN terhadap segala sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadilah orang Kristen yang dewasa, yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Akan ada banyak rupa rupa angin pengajaran yang beredar di kekristenan.&amp;nbsp;Be very careful before you say AMEN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Uji dulu... dan kalo emang kita yakin dengan kebenarannya, barulah nyatakan persetujuan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-color: white; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 5px; color: #333333; line-height: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 15px; padding-right: 15px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Efesus 4:13-15 &amp;nbsp;sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue tau, tulisan gue kali ini pun agak kontroversial. Gue ga meminta kalian untuk setuju dengan apa yang gue tulis.&amp;nbsp;Gue cuma mau ajak kalian untuk menjadi dewasa dan ga terlalu mudah diombang ambing dengan rupa rupa doktrin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Be wise, be mature in Christ.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #333333; line-height: 16px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;ps : Sorry, gambar yang gue pake rada menipu.... hihihihihi....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/03/kristen-pengamen.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgudH8NvwtCD2s4qDHVudUZSwFfX4jNabK4eIDKZjz0vHbP16FUiceK88pDRRo0ceTQTnR7Ok0jDY-92AvK-BtJ4WnnaEwuSICHOgXuhql-qFcJQpTftVLVAnoPsiGt3YSJgx08/s72-c/pengamen-kecilku.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-2810238598832367272</guid><pubDate>Sun, 19 Feb 2012 06:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:46:07.566+07:00</atom:updated><title>God Bless You, God Bless Me, God Bless Us, God Bless Everybody ^_^v</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6mPzKLv1TB0JGwgiRdz3vOsfybVZv49rp_KlwR0Nm-eHLBgX2d65pWk5Ixg5NuJ6nPCX525tpGrdIUyBooDXSipchVUF4H2xzsWt7c4JgAwC2Xk11qMWsJ7oaqwwgOn11o_cw/s1600/god_bless_you.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6mPzKLv1TB0JGwgiRdz3vOsfybVZv49rp_KlwR0Nm-eHLBgX2d65pWk5Ixg5NuJ6nPCX525tpGrdIUyBooDXSipchVUF4H2xzsWt7c4JgAwC2Xk11qMWsJ7oaqwwgOn11o_cw/s320/god_bless_you.jpg&quot; width=&quot;242&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai Temans.... apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mmmm.... jujur deh, kayaknya dalam 2 bulan pertama tahun 2012 ini mood gue untuk nulis rada rendah. Ide sih banyak, tapi gara gara kebanyakan ide jadinya malah bingung. Alhasil, tulisan yang sekarang kalian baca adalah tulisan kedua gue tahun ini. Hihihihi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hari ini gue lagi rada rese nih.... so nikmati aja tulisan gue sambil bener bener dipikirin intisari dari tulisan gue kali ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sering banget khan kita denger istilah &quot;&lt;b&gt;GBU&lt;/b&gt;&quot; alias &quot;&lt;b&gt;God Bless You&lt;/b&gt;&quot;, &quot;&lt;b&gt;JBU&lt;/b&gt;&quot; alias &quot;&lt;b&gt;Jesus Bless You&lt;/b&gt;&quot;. Kadang kadang &quot;you&quot;-nya diganti dengan Us (kami). Kadang kadang cuma ditulis God Bless aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo dalam bahasa Endonesia, istilah yang sering dipakai adalah &quot;&lt;b&gt;Tuhan berkati&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Frasa frasa tersebut awalnya beredar di kalangan kekristenan, tapi lama lama mulai menjadi ucapan yang general.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pada mulanya frasa frasa tersebut adalah kalimat yang indah, dimana seseorang mendoakan agar orang lain (teman atau kerabat) diberkati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Keinginan agar orang lain mendapat berkat pasti berasal dari hati yang mengasihi orang tersebut. Kalimat tersebut mengandung DOA, PERMOHONAN, dan HARAPAN agar orang yang dituju mendapatkan sesuatu yang baik dari Tuhan Yesus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Rasanya sih ga mungkin kita mendoakan agar orang lain diberkati jika hati kita penuh dengan dendam kepada orang tersebut (kecuali kita hidup dalam kemunafikan level tinggi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi lama lama kalo gue perhatiin ucapan &quot;Tuhan Memberkati&quot; atau &quot;God Bless&quot; semakin lama malah jadi frasa kosong.&amp;nbsp;Seringkali orang mengucapkan itu dengan hampa, sekedar basa basi, atau sekedar kebiasaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Orang Kristen terlalu gampang mengucapkan &quot;God Bless You&quot; padahal belum tentu ucapan tersebut tepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga sedikit yang mengucapkan itu sebagai &quot;signal penutup&quot; percakapan / pertemuan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga sedikit yang mengucapkan itu sebagai &quot;the magic word&quot; yang wajib diucapkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga sedikit yang mengucapkan itu sebagai &quot;topeng rohani&quot; agar mendapat image yang baik di depan publik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well, tentu aja gue ga bilang bahwa semuanya sudah seperti itu... gue masih lihat &lt;b&gt;BANYAK&lt;/b&gt; kok orang Kristen yang ngucapin kata kata itu dengan sungguh sungguh kepada lawan bicara mereka. Ucapan &quot;God Bless You&quot; atau GBU yang sungguh sungguh biasanya terasa kok &quot;hangat&quot;nya. Terasa juga dari bahasa tubuh orang yang mengucapkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut gue, ucapan &quot;God Bless You&quot; atau &quot;GBU&quot; yang diucapkan cuma sekedar basa basi dan bukan keluar dari hati justru seperti ucapan sarkastik dan justru melecehkan semua pihak yaitu orang yang dituju, orang yang mengucapkan, dan yang paling parah adalah melecehkan Tuhan itu sendiri. Ada unsur kemunafikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Wow wow wow... apa ga terlalu mengada ada tuh Man? Lebay to the max tuh Man....&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Santai Boss....Nanti gue jelasin... keep on reading...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lanjut yaaah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebaliknya, ucapan tersebut jika diucapkan dengan sungguh sungguh dan bukan sekedar basa basi maka itu seperti sedang menghargai semua pihak, yaitu orang yang dituju, orang yang mengucapkan, dan yang paling bagus adalah menghargai dan memuliakan Tuhan. Yang ini ga perlu gue jelasin khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekarang penjelasannya untuk kasus yang di atas....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti udah gue sebut di atas... kalau kata kata GBU / JBU / God Bless You / Tuhan memberkati diucapkan sebagai basa basi dan tidak keluar dari hati yang paling dalam, maka itu akan jadi semacam sarkastik dan melecehkan semua pihak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, orang yang dituju. Kalau cuma basa basi, orang tersebut ga akan benar benar mendapat berkat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, orang yang mengucapkan. Mengucapkan GBU tidak dengan sungguh2 dan sekedar basa basi cuma akan membuat orang yang mengucapkannya terlihat &quot;rohani&quot; atau mendapat image bagus padahal kosong. Jika kita ingin orang lain diberkati (beneran diberkati nih) maka kita tidak perlu menampilkan aura ingin terlihat &quot;rohani&quot; atau mengejar image bagus. Keinginan untuk tampil rohani / image bagus hanya akan membuat kita terlihat munafik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, Tuhan. Sadar atau tidak sadar, ucapan God Bless You itu mengandung nama Tuhan di dalamnya. Pada tahu khan bahwa kita tidak boleh mengucapkan nama Tuhan dengan sembarangan? Ada kok di 10 perintah. Mengucapkan nama Tuhan dengan sembarangan akan dipandang sebagai kesalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Keluaran 20:7 &amp;nbsp;Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Exo 20:7 &amp;nbsp;Thou shalt not take the name of the LORD thy God in vain; for the LORD will not hold him guiltless that taketh his name in vain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sereeem Cuuuy......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi guys... jangan mengumbar ucapan &quot;GBU&quot; secara murahan. Ucapin kata kata tersebut jika memang dari dalam hati kita benar benar mengharapkan berkat bagi orang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi Man... bukannya orang Kristen emang seharusnya mengucapkan berkat. Ada tuh di alkitab.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maksudnya yang Roma 12:14 yah? Atau dari Yakobus 3:9-10?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yuk naik ke level selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebelum gue bahas 2 ayat itu, gue mo ngajuin pertanyaan....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1. Pernah ga Tuhan Yesus mengutuk? Jika pernah... kapan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;2. Pernah ga Saulus a.k.a Paulus mengutuk? Jika pernah... kapan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dua pertanyaan ini ga akan gue bahas, biar jadi PR buat kalian aja...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue bahas yang 2 ayat itu yah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Rom 12:14 &amp;nbsp;Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Perhatikan baik baik apa yang ditulis oleh Paulus. Orang Kristen seringkali menarik garis ekstrim 2 kubu, yaitu &quot;berkat&quot; vs &quot;kutuk&quot;. Menurut gue, ada satu posisi yang netral, yaitu tidak memberkati dan tidak mengutuk. Menurut gue tidak memberkati berbeda artinya dengan mengutuk. Ayat ini dituliskan Paulus dalam satu rangkaian yang oleh LAI diberi judul perikop &quot;Nasihat Untuk Hidup Dalam Kasih&quot;. Di ayat 9 pasal yang sama Paulus dengan tegas bilang &quot;hendaklah kasih itu jangan pura pura&quot;. Tidak ada kepura puraan dalam kasih. Secara general Paulus sedang memberikan nasihat kepada jemaat Roma untuk tidak serupa dengan orang orang yang tidak mengenal Kristus (seluruh pasal 12). Dalam konteks ayat 14 tersebut Orang yang tidak mengenal Kristus akan dengan mudah mengutuk orang orang yang mereka benci (yang menganiaya mereka). Orang Kristen tidak boleh hidup dalam kepahitan / kebencian. Tapi di lain pihak orang Kristen tidak boleh hidup dalam kemunafikan. Gue saranin coba baca deh Roma 12 secara keseluruhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di bagian lain tulisan Paulus (pasal lain atau kitab lain), Paulus menasihatkan orang orang Kristen untuk hidup sebagai hamba yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yak 3:9-10 &amp;nbsp;Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yakobus sedang bicara hal yang serupa dengan Paulus. Jangan hidup dalam kemunafikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di gereja kita memuji muji Tuhan, terlihat sangat rohani, berhasil menampilkan image yang suci... tapi diluar gereja berbalik 180 derajat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Misal nih... baru pulang dari gereja, ada orang yang nyebrang sembarangan dan memaksa kita ngerem mendadak dan tiba tiba segala caci maki dan kutuk keluar dari mulut kita. &quot;&lt;i&gt;Mati ajee loooo Anj#@#%&amp;amp;ng....&lt;/i&gt;&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus, apakah sebaliknya kita bilang &quot;Tuhan berkati yeeee&quot; ke orang yang bikin hati kita dongkol tersebut? Hehehe... ngga segitunya juga kaleee....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget, jangan munafik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama seperti yang gue tulis di atas, ada posisi dimana kita tidak memberkati sekaligus tidak mengutuk orang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari yang gue pelajari di keempat injil, Tuhan Yesus pun tidak dengan murahan mengucapkan berkat. Berkat tidak diucapkan setiap saat. Demikian juga halnya dengan kutuk. Tuhan Yesus tidak main asal kutuk dengan sembarangan atau emosional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Demikian juga dengan Paulus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Perhatikan juga dengan apa yang tertulis di Perjanjian Lama. Ada kalanya Tuhan memberkati. Ada kalanya Tuhan mencabut berkatNya. Dan ada kalanya Tuhan mendatangkan kutuk dan hukuman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di akhir tulisan ini, gue mo highlight beberapa point penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mengucapkan berkat adalah bagian penting dalam kekristenan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mengucapkan berkat bukanlah basa basi, dan bukan untuk terlihat rohani.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mengucapkan berkat harus keluar dari hati, harus dengan kasih dan tidak ada kepura-puraan dan kemunafikan dalam kasih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mengucapkan berkat mengandung doa dan permohonan agar orang lain mendapatkan hal yang baik dari Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mengucapkan berkat pasti membawa nama Tuhan, oleh sebab itu jangan diucapkan secara sembarangan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;ps : Tulisan ini adalah pandangan pribadi gue, tidak mengatas namakan pihak lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2012/02/god-bless-you-god-bless-me-god-bless-us.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6mPzKLv1TB0JGwgiRdz3vOsfybVZv49rp_KlwR0Nm-eHLBgX2d65pWk5Ixg5NuJ6nPCX525tpGrdIUyBooDXSipchVUF4H2xzsWt7c4JgAwC2Xk11qMWsJ7oaqwwgOn11o_cw/s72-c/god_bless_you.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-3046894772827646801</guid><pubDate>Sat, 03 Dec 2011 16:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:48:35.204+07:00</atom:updated><title>Unmasking My Secret Weapon</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai temans....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys, kali ini gue mo cerita tentang salah satu &quot;senjata andalan&quot; gue untuk belajar alkitab. Sekali lagi, ini cuma SALAH SATU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Senjata andalan gue ini adalah aplikasi alkitab yang bisa di install di komputer (baik notebook, PC, netbook, dll).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa orang mungkin sudah tahu dan pernah menggunakannya. Namanya : e-Sword.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mantep khan? Sword = Pedang... e-Sword = Pedang Elektronik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga heran khan kenapa dikasih nama Sword / pedang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jawabannya ada di Efesus 6:17.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;.....dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah&lt;/i&gt;&lt;i&gt;.....and take the helmet of salvation, and the sword of the Spirit, which is the word of God&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, karena alkitab berisi firman Allah, wajar dong kalo di kasih nama pedang? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sepanjang yang gue pernah tahu, e-Sword ini adalah aplikasi alkitab paling bagus, paling lengkap, paling enak dipake, dan yang paling penting adalah paling murah yaitu GRETOOONG. Catet.... GRETONG. Well, ada sih beberapa feature yang berbayar... tapi itu optional. Feature dasarnya gratis tis tis tis...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Monggo, silahkan kunjungi website-nya, di &lt;a href=&quot;http://www.e-sword.net/&quot;&gt;www.e-sword.net&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kira kira screen shot-nya seperti gambar di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqAwX-OsJpzcwD3uPAjUyvJcNWjjP-xhz-e8MndqYfJYC6q2BdKxX46rzJC_Tl171Y8zr2yrfR3vDyO2qR4h9YGHX2LUTIIWaT78yEe0Kg10ePPcjmLGIXCvLybYnoX-emnKOP/s1600/e-swordhomepage.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqAwX-OsJpzcwD3uPAjUyvJcNWjjP-xhz-e8MndqYfJYC6q2BdKxX46rzJC_Tl171Y8zr2yrfR3vDyO2qR4h9YGHX2LUTIIWaT78yEe0Kg10ePPcjmLGIXCvLybYnoX-emnKOP/s640/e-swordhomepage.jpg&quot; width=&quot;555&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo mo download, silahkan klik tombol di bagian kanan layar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Apa aja sih yang ada di e-Sword?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak Cuy....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Secara general e-Sword memiliki 4 bagian utama yaitu Bible, Commentaries, Dictionaries, dan Editors. Ada di menu bagian atas (lihat gambar di bawah ini).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWJYrfRoFbHDYt0C80c23oj9e8nYa2jsM7e4kFIgz-_QAhsYOT_jfnFfW6cbtvX1k41_tgLXoLTPAnaRV2Va_sMHhckZhRJSjC21-NydQNVOWkyktw6W5Niraeu3CiKgi7bWng/s1600/e-sword-menu.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWJYrfRoFbHDYt0C80c23oj9e8nYa2jsM7e4kFIgz-_QAhsYOT_jfnFfW6cbtvX1k41_tgLXoLTPAnaRV2Va_sMHhckZhRJSjC21-NydQNVOWkyktw6W5Niraeu3CiKgi7bWng/s640/e-sword-menu.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bagian &lt;b&gt;Bibles&lt;/b&gt; adalah bagian yang berisi bacaan dari kitab kitab yang kita ingin baca. Bisa dibilang ini adalah bagian utama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yang menarik dari e-Sword adalah kita bisa menginstal banyak versi alkitab. Ketika pertama kali diinstal, versi yang terinstal adalah King James Version. Jika kita ingin membaca versi Indonesia maka kita harus men-download terlebih dahulu. Kita bisa memilih berbagai versi alkitab yang tersedia... yang gratisan banyak, yang berbayar pun ada. Saran gue, download juga yang versi KJV+ (King James Version with Strong&#39;s Number). Dengan versi KJV+ kita bisa melihat terjemahan versi old english dibandingkan dengan bahasa aslinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di versi terakhir, menu download-nya adalah seperti berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfHYs4QTpNaiwwl64lvsZphvWels_5xzGj-8DsEP9jmEb3ljJYSMoOPeICRTJvVh0xyVynKv7duzF0cVuqez24b8x7UlkbCA8K5zaXPg9dKVdJXgp-jsxMkHRqVbDCNPUWt46j/s1600/e-sword-download.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;457&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfHYs4QTpNaiwwl64lvsZphvWels_5xzGj-8DsEP9jmEb3ljJYSMoOPeICRTJvVh0xyVynKv7duzF0cVuqez24b8x7UlkbCA8K5zaXPg9dKVdJXgp-jsxMkHRqVbDCNPUWt46j/s640/e-sword-download.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Daftar versi versi alkitab yang terinstall akan muncul sebagai tab di section Bibles. Kalo yang gue pasang adalah versi ASV (American Standard Version), Darby, DRB (Douay-Rheims Bible), ESV (English Standard Version)... dst dst dst (bisa dilihat di tab tab pada section Bibles).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUMnSV4AwDUhknea20U-BEi2QVTOiOH1j35vNdvQBZ-fq_3w5wIwKQVMj7NqnR0iQGzYiwAKLbNpp0jWBbJBUVOvw0BqSvTFq0BHv-kTIPR3_mOwtYIy8ffdWkNqEm_mENzhx6/s1600/e-sword-app.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUMnSV4AwDUhknea20U-BEi2QVTOiOH1j35vNdvQBZ-fq_3w5wIwKQVMj7NqnR0iQGzYiwAKLbNpp0jWBbJBUVOvw0BqSvTFq0BHv-kTIPR3_mOwtYIy8ffdWkNqEm_mENzhx6/s640/e-sword-app.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Salah satu feature yang sangat berguna adalah &quot;compare&quot; dan &quot;parallel&quot; (2 tab paling kanan di section Bibles).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Compare berfungsi untuk membandingkan suatu ayat dari berbagai versi alkitab yang kita install.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Parallel berfungsi untuk membandingkan suatu pasal dari berbagai versi alkitab yang kita pilih. Contohnya bisa kita lihat di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi20at_tknM8Pf0n2Eb2ekYYcmOVQMtrLA7t_Yw0uzbKLwBZ2fLzOUwZgh5qxWF1jwwZ-vbSsaWWqHH3hAu5QQ2uSluRuNgcSAvOaLqz6wB_ns3PyHzxrwqkjPyqHaH0E20evou/s1600/e-sword-compare.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;345&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi20at_tknM8Pf0n2Eb2ekYYcmOVQMtrLA7t_Yw0uzbKLwBZ2fLzOUwZgh5qxWF1jwwZ-vbSsaWWqHH3hAu5QQ2uSluRuNgcSAvOaLqz6wB_ns3PyHzxrwqkjPyqHaH0E20evou/s640/e-sword-compare.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh di atas gue membandingkan Kejadian 1 dari 3 versi alkitab, yaitu ITB (Indonesia Terjemahan Baru), KJV+ (King James Version with Strong&#39;s Number), dan HOT+ (Hebrew Old Testament with Strong&#39;s Number).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di contoh tersebut, gue naroh kursor mouse di angka H430 yang diterjemahkan dalam versi KJV+ sebagai God. Seperti yang terlihat, maka ada box kuning muncul menjelaskan kata asli yang digunakan yaitu elohiym. Penjelasan mengenai arti kata elohiym akan muncul di box kuning tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bagian &lt;b&gt;Commentaries &lt;/b&gt;adalah bagian tambahan yang memungkinkan kita untuk membaca pendapat pendapat para peneliti alkitab mengenai sebuah bagian yang sedang kita baca. Commentaries-nya bisa dipilih, apakah ingin commentaries dari kitabnya, dari pasalnya, atau dari ayatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama seperti halnya bibles, untuk commentaries ini pun kita mesti pilih sendiri untuk download. Untuk yang pengen bener bener belajar alkitab, disarankan untuk download Commentaries. Trust me, it&#39;s worthed. Kita bisa baca pendapat dari banyak ahli alkitab tentang background sebuah ayat, atau mengenai pandangan mereka akan sebuah ayat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bagian selanjutnya adalah &lt;b&gt;Dictionaries&lt;/b&gt;. Bagian ini akan membantu kita untuk memahami sebuah kata. Sayangnya saat ini belum tersedia yang versi Indonesia... yang ada cuma yang dari bahasa Ibrani, bahasa Yunani, dan bahasa Inggris. Menurut gue sih ga ada ruginya kita nge-download dictionaries. Yang paling recommended untuk ditambahkan adalah yang Thayer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bagian selanjutanya adalah &lt;b&gt;Editors&lt;/b&gt;. Ini adalah bagian dimana kita bisa mencatat apa apa saja yang kita ingin catat, terutama jika kita mendapatkan pengertian pengertian tersendiri dalam membaca sebuah perikop. Jujur, gue pernah menggunakan bagian ini. Hehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yang juga menarik bagi gue adalah kemampuan Search engine yang dimiliki oleh e-Sword. Search engine milik e-Sword bisa mencari berdasarkan pengelompokkan buku seperti contoh screen capture di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCP18rV7oSHhlCHHa3JV4CR5mCCJjNZovsmtRNzYvN36nrcs_q8fSKVochi7qYZ1It6EREFLhhKISBiAB-OH7MMysQsXUBESzFOWXXZB2FsyDETUJJVlFj_dzGKIk7IX9MH8hk/s1600/e-sword-search.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCP18rV7oSHhlCHHa3JV4CR5mCCJjNZovsmtRNzYvN36nrcs_q8fSKVochi7qYZ1It6EREFLhhKISBiAB-OH7MMysQsXUBESzFOWXXZB2FsyDETUJJVlFj_dzGKIk7IX9MH8hk/s640/e-sword-search.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita bisa masukin keyword yang kita inginkan, dan kita bisa pilih kriteria sesuai kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selanjutnya akan muncul hasil pencariannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So... that was my secret weapon. Sebenernya banyak yang bisa gue ceritain tentang e-Sword ini.... tapi gue rasa lebih bagus kalo kalian cobain sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Asli, suwer.... e-Sword ini keren banget dan sangat powerful. Gue akan sangat rekomendasikan kalian yang ingin bener bener belajar alkitab untuk install aplikasi ini di komputer kalian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/12/unmasking-my-secret-weapon.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqAwX-OsJpzcwD3uPAjUyvJcNWjjP-xhz-e8MndqYfJYC6q2BdKxX46rzJC_Tl171Y8zr2yrfR3vDyO2qR4h9YGHX2LUTIIWaT78yEe0Kg10ePPcjmLGIXCvLybYnoX-emnKOP/s72-c/e-swordhomepage.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-6394632059644950647</guid><pubDate>Wed, 30 Nov 2011 07:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:48:50.555+07:00</atom:updated><title>MAHABESAR adalah....</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai teman teman, apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hari ini gue ga akan nulis banyak - banyak. Gue cuma akan share sebuah gambar dengan kalian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Silahkan perhatikan gambar berikut....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNhFgUs3qvTZIOSHmZyQRYNqRapZvHszDzQ6YG0X0E1WosYOeYjOjIwjAhgVhPln1T1ZVMTK7diwwU_pu-ulgVJK7JBB7MC62uzaQSTRDE1pqA4M9u8t54MsJ_s3Bp3B4zwwNP/s1600/1280px-Star-sizes.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;261&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNhFgUs3qvTZIOSHmZyQRYNqRapZvHszDzQ6YG0X0E1WosYOeYjOjIwjAhgVhPln1T1ZVMTK7diwwU_pu-ulgVJK7JBB7MC62uzaQSTRDE1pqA4M9u8t54MsJ_s3Bp3B4zwwNP/s400/1280px-Star-sizes.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gila yaaah, bumi yang menurut kita luas aja ternyata besarnya cuma se-imprit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Terhadap Merkurius - Venus dan Mars memang Bumi lebih besar (gambar 1). Tetapi mulai pada gambar 2, maka bumi ternyata kecil sekali dibandingkan Jupiter. Dan setelah itu Jupiter ternyata kecil sekali dibanding benda beda ruang angkasa lain di jagad raya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, jagad raya yang luar biasa besarnya itu diciptakan oleh TUHAN YESUS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kejadian 1:1 &amp;nbsp;Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoh 1:1-3 &amp;nbsp;Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. &amp;nbsp;Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekarang.... coba bandingkan diri kita dengan Tuhan.... sebesar apakah kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebesar apakah kita dibandingkan dengan besarnya bumi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebesar apakah bumi dibanding benda ruang angkasa lainnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebesar apakah seluruh jagad raya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Practically we are nothing... right?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi kalo kita lihat, ternyata TUHAN kita yang maha besar itu memperhatikan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mzm 8:3 &amp;nbsp;Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:&lt;br /&gt;Mzm 8:4 &amp;nbsp;apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?&lt;br /&gt;Mzm 8:5 &amp;nbsp;Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.&lt;br /&gt;Mzm 8:6 &amp;nbsp;Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:&lt;br /&gt;Mzm 8:7 &amp;nbsp;kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;&lt;br /&gt;Mzm 8:8 &amp;nbsp;burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.&lt;br /&gt;Mzm 8:9 &amp;nbsp;Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Manusia yang cuma &quot;debu&quot; ini ternyata mendapat perhatian dari TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bayangin, betapa hebatnya TUHAN pencipta alam semesta yang dahsyat dan luar biasa besarnya itu ternyata mau datang ke bumi dan ber-inkarnasi menjadi manusia. &amp;nbsp;TUHAN yang ini ga cuma ongkang ongkang kaki di Sorga sono.... tetapi TUHAN yang mau datang kepada ciptaanNYA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;An awesome GOD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;And that GOD is my GOD.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Have a nice day folks :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jakarta 30 November 2011&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/11/mahabesar-adalah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNhFgUs3qvTZIOSHmZyQRYNqRapZvHszDzQ6YG0X0E1WosYOeYjOjIwjAhgVhPln1T1ZVMTK7diwwU_pu-ulgVJK7JBB7MC62uzaQSTRDE1pqA4M9u8t54MsJ_s3Bp3B4zwwNP/s72-c/1280px-Star-sizes.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-909019701713798040</guid><pubDate>Sat, 19 Nov 2011 16:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:49:19.667+07:00</atom:updated><title>Gimana Cara Mendengar Suara Tuhan (part 2)</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPsAcJH5yIfBX1STsbybsG20dbuwka2ptlWeEpHWkChndEZff2Axzk0GqQIXvfNbrzSKfNhvHHi6M8dL8crLwMi1mDCwVstDQtGJ3gQq3x0_zILlvT86sGDLM3LxIdxh615leT/s1600/listening.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPsAcJH5yIfBX1STsbybsG20dbuwka2ptlWeEpHWkChndEZff2Axzk0GqQIXvfNbrzSKfNhvHHi6M8dL8crLwMi1mDCwVstDQtGJ3gQq3x0_zILlvT86sGDLM3LxIdxh615leT/s1600/listening.jpg&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai Guys,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kemaren gue udah tulis bagian pertama dari &quot;&lt;b&gt;Gimana Cara Mendengar Suara Tuhan&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;As promised, kali ini gue akan nulis lanjutannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tulisan ini tetap gue dedikasikan untuk temen gue, Bob.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hi Bob, how&#39;s life? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di tulisan kemaren gue ngasih bocoran bahwa yang akan gue tulis kali ini jauuuuh lebih sulit dari sekedar mendengar suara TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Come on Maaan, dengerin suara TUHAN aja udah susah... serius nih masih ada yang lebih susah lagi?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Adaa cuuuy.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys, kalo kalian perhatiin, di beberapa tulisan gue kemaren ada yang memberikan komentar bahwa praktek lebih sulit daripada teori. Yes, that is true. Mendengarkan suara TUHAN memang susah, tapi tetap possible kok. So, keep on trying :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, yang lebih susah dari sekedar mendengar suara TUHAN adalah &lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;ketaatan / obedience&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketaatan ini berarti &lt;b&gt;MELAKUKAN&lt;/b&gt; apa yang TUHAN inginkan kita lakukan (bukan sekedar mendengar lalu diabaikan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di sepanjang sejarah yang tertulis di alkitab, udah banyak contoh orang orang yang gagal untuk taat. Jika kita pelajari secara adil, maka bangsa Israel adalah bangsa yang sering kali gagal untuk taat kepada TUHAN. Ga cuma bangsa Israel, tokoh tokoh besar di alkitab pun ada beberapa yang memilih untuk tidak taat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untungnya, alkitab pun memberikan banyak contoh tentang orang orang yang berani taat kepada apa yang TUHAN inginkan, bahkan sampai mereka harus mempertaruhkan semua yang mereka miliki. Abraham adalah contoh tokoh alkitab yang berani untuk taat, dari mulai dia diminta untuk meninggalkan tanah kelahirannya sampai dengan ketika dia diminta untuk mengorbankan anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalau mau gali lebih dalam lagi, bahkan orang orang yang berani taat pun seringkali tawar menawar dengan TUHAN. Musa adalah salah satu contohnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi... kalo menurut perkiraan gue pribadi, &lt;u&gt;alkitab cukup berimbang memberi contoh antara jumlah orang yang gagal taat dengan jumlah orang yang berani untuk taat&lt;/u&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebelum kita bahas lebih lanjut, kita baca dulu Matius 7:21-27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.&quot;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Udah pernah dong baca khan ayat di atas? Pasti pernah... :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari situ ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak orang yang berseru kepada TUHAN, tapi menolak melakukan kehendak TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ternyata meraka adalah orang orang yang telah diberikan karunia karunia rohani. Ada yang memiliki karunia nubuat, mujizat dll. Ada juga yang udah pernah mengusir setan. Widiiiih.... orang orang mantep nih. Bahkan pendeta / pastor terkenal pun ga semuanya memiliki karunia tersebut. Btw, in case pada tertarik untuk tahu mengenai &lt;b&gt;karunia karunia roh&lt;/b&gt;, silahkan baca &lt;b&gt;I Korintus 12 dan 14&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Orang orang yang menolak melakukan kehendak TUHAN dikategorikan sebagai pembuat kejahatan. Serem ga sih?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Orang orang yang bijaksana adalah orang yang setelah mendengar perkataan TUHAN maka mereka &lt;b&gt;melakukan&lt;/b&gt; (sekali lagi : &lt;b&gt;&lt;u&gt;MELAKUKAN&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;) apa yang TUHAN inginkan dalam hidup mereka.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebaliknya, orang orang yang setelah mendengarkan perkataan TUHAN tapi menolak melakukannya disebut sebagai orang bodoh. Ckckckckckck.... udah dibilang pembuat kejahatan, dibilang bodoh pula....&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah ini yang penting dan perlu dicatet baik baik, yang mengatakan itu adalah TUHAN YESUS sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari apa yang gue pelajari di alkitab dan dari fakta sejarah dan dari kehidupan sehari hari, yang namanya &quot;&lt;u&gt;melakukan kehendak TUHAN&lt;/u&gt;&quot; itu bukan hal yang ringan untuk dilakukan. Untuk bisa melaksanakan kehendak TUHAN kita harus mau mengalahkan ego kita, membuang jauh keinginan keinginan kita, berani membayar harga yang harus dibayarkan, dll. &lt;b&gt;Obedience comes with a price... many times it comes with a very expensive price&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Apa aja sih yang bikin seseorang yang telah mendengar suara TUHAN justru menolak apa yang TUHAN inginkan?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Buuuwaaaanyak cuuuy....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1. APA YANG TUHAN INGINKAN GA SESUAI KEINGINAN / KEPENTINGAN KITA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;TUHAN menciptakan dan memperlengkapi manusia dengan keinginan. Ini adalah bagian dari freewill. Jadi pada dasarnya &quot;keinginan&quot; pada dasarnya adalah sebuah yang baik (khan segala yang diciptakan TUHAN baik tho?). Alkitab membedakan keinginan menjadi 2 buah, yaitu keinginan roh dan keinginan daging dan keduanya saling berlawanan (Galatia 5:17). Yang biasanya mendorong kita untuk menolak kehendak TUHAN adalah keinginan daging (biasanya lho... bukan PASTI).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh sempurna kasus ini adalah nabi Yunus. Seperti yang pernah gue tulis, ketika itu kerajaan Asyur (yang beribukota di Niniwe) adalah kerajaan super power yang kejam. Ketika mereka menginvasi kerajaan lain mereka memperlakukan kerajaan kerajaan yang mereka taklukkan dengan tidak manusiawi. Yunus melihat hal ini dan ingin agar ada keadilan. Keadilan versi Yunus (dan kebanyakan dari kita) adalah bangsa Asyur harusnya dilenyapkan dari muka bumi, orang jahat harusnya dihukum berat. Wajar kok kalo ada orang yang menurut kita jahat, maka kita berharap orang tersebut dihukum berat atau mendapat sial. Yunus juga begitu. Maka ketika Yunus menerima perintah untuk mengabarkan berita pertobatan kepada Niniwe yang dirasakan adalah perintah TUHAN ga sesuai dengan keinginan Yunus. Eng Ing Eng... maka berontaklah Yunus. Di suruh ke Timur (Niniwe itu kira kira ada disebelah timur Israel, btw), Yunus malah lari ke arah Barat (berlayar ke Tarsis).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah guys.... kalo seandainya kita dapet perintah seperti Yunus... kita disuruh menyampaikan sesuatu kepada orang yang paling menyebalkan, orang yang kita benci, orang yang paling kita harapkan untuk dapet sial... bakal kita lakuin ga? Hehehehehe.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;2. APA YANG TUHAN INGINKAN TERLALU SULIT / MENAKUTKAN.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Terlalu sulit? Iya.. terlalu sulit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Salah satu contohnya adalah ketika Yosua ditugaskan TUHAN untuk menggantikan Musa yang wafat. Coba deh baca kitab Yosua pasal 1. TUHAN harus mengulangi &quot;&lt;b&gt;kuatkan dan teguhkanlah hatimu&lt;/b&gt;&quot; sampai 4x kepada Yosua yang waktu itu diberi tugas untuk memimpin bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Bahkan di ayat 9 Yosua diminta untuk jangan kecut dan tawar hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh lain adalah Gideon. Silahkan baca di Hakim Hakim 6 : 11-16. Ga akan gue tulis detail di sini :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yosua dan Gideon adalah contoh orang orang yang akhirnya mau taat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi di kisah lain, TUHAN YESUS pernah meminta kepada seseorang anak muda untuk menjual hartanya kemudian mengikuti TUHAN YESUS. Kisah ini tertulis di keempat injil, dan semua mencatat bahwa orang itu akhirnya menjadi kecewa dan batal ikut TUHAN YESUS karena hartanya banyak sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys, gimana kalo seandainya hal itu diminta pada kita? Siapkah kita jika TUHAN meminta kita untuk meninggalkan semua possesion yang kita miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bisa jadi TUHAN meminta kita untuk keluar dari pekerjaan yang sudah nyaman dengan pendapatan yang lumayan. Biasanya pertanyaan pertama yang muncul adalah &quot;trus, yang ngasih makan anak bini gue siapa? yang bayarin biaya sekolah anak gue siapa? tagihan tagihan gue gimana? kredit rumah dan kendaraan gue siapa yang mo bayarin?&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Atau bagaimana jika TUHAN meminta kita untuk menegur seorang hamba TUHAN (pastor atau pendeta) yang berbuat kesalahan yang fatal (misal korupsi uang gereja). &quot;Duh... gimana ngomongnya, TUHAN? Ntar saya dianggap sesat? Apa kata orang nanti, masak saya melawan seorang hamba TUHAN?&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Btw, dua contoh yang barusan gue tulis adalah kisah nyata lho, dan gue bersyukur 2 orang yang gue kenal dan hormati sama sama bisa &quot;lulus&quot; dan berani untuk taat. :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;3. APA YANG TUHAN INGINKAN GA MASUK AKAL ATAU TIDAK SESUAI DENGAN APA YANG KITA TAHU / PERCAYA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pengetahuan dan paradigma / pola berpikir adalah hambatan terbesar di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya adalah ketika Petrus dihadapkan dengan berbagai binatang haram dan diminta untuk menyembelih serta memakannya (Kisah 10:9-15). Walaupun ini hanya sebuah perandaian (untuk tugas pekabaran injil selanjutnya), tetapi sangat jelas bahwa Petrus memiliki pandangan yang harus diubah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Demikian juga kita yang hidup di jaman sekarang. Kita semua adalah produk dari didikan di masa lampau. Apa yang kita percayai dan paradigma yang kita pegang adalah hasil dari pengajaran orang lain (misal ortu, guru, teman, kerabat) dan ditambah dengan pengalaman hidup (baik senang maupun sedih, suka maupun duka). Ada kalanya apa yang TUHAN inginkan justru bertentangan dengan nilai nilai atau value yang berlaku di masyarakat atau dengan hal hal yang kita tahu dan percayai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untungnya ada juga banyak contoh di alkitab dimana walaupun perintah TUHAN ga masuk akal tapi orang orang yang menerima pewahyuannya mau taat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nuh taat ketika diminta membuat bahtera di atas gunung. Kalo elo di posisi Nuh, berani ga taat bikin bahtera di atas gunung?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gideon taat ketika harus membawa hanya 300 orang untuk berhadapan dengan 120ribu tentara musuh. Kalo elo ada di posisi Gideon, berani taat ga?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hosea taat ketika diminta menikahi pelacur (perempuan sundal). Kalo elo di posisi Hosea, mau ga nikah sama pelacur? Bisa dianggep nabi cabul lho... bahkan bisa jadi bahan ledekan tetangga seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maria taat ketika ditanya kesediaannya untuk mengandung bayi Yesus walaupun dengan resiko dirajam oleh masyarakat Yahudi (hamil luar nikah booo). Kalo elo di posisi Maria, berani ga nanggung resiko hamil di luar nikah oleh benih yang bukan dari tunangan lo sendiri? Resikonya ga cuma ditanggung oleh elo sendiri lho, tapi juga keluarga lo juga.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;dll dll dll...&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi Men, itu khan contoh alkitab yang bisa jadi ga akan terulang lagi jaman sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hehehehe, oke oke... Kita pake contoh yang lebih &quot;endonesiah&quot; yaaaah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys... gue pernah nanya ke beberapa temen gue yang orang Batak mengenai &quot;&lt;i&gt;&lt;b&gt;jika adat dan firman TUHAN bertentangan maka pilih yang mana&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue pake contoh yang gampang aja yah, soal &quot;&lt;b&gt;&lt;u&gt;pasangan hidup&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita anggap aja si Bob temen gue itu orang Batak dengan marga Sinaga. Bayangin gue ngomong pake logat Batak yaaaah.... &quot;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Bob, kauw khan marga Sinaga yah? EEE... Gimana kalo&#39; TUHAN bilang calon isteri kauw ternyata si Eva boru Sinaga. Kauw kawin ga sama si Eva boru Sinaga itu sesuai yang TUHAN mau, atau kauw taat pada adat dan milih si Novi boru Siahaan?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&quot; (note: suweer...semua nama yang gue sebut adalah fiktif...hihihihihi). FYI, dalam adat Batak ga boleh nikah dengan yang marganya sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well, buat yang non Batak jangan cekikikan dulu... &lt;i&gt;Just wait until GOD ask you to do something beyond your imagination... then we will see how far can you go&lt;/i&gt;. :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;4. APA YANG TUHAN INGINKAN TIDAK MENGUNTUNGKAN KITA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yeeaap, ada banyak orang yang ikut TUHAN karena mengincar keuntungan. Keuntungannya ga sekedar bicara finansial, tetapi juga hal lainnya. You name it lah... popularitas, kekuasaan, kejayaan, kehormatan, jodoh, dll dll dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah tahu kenapa raja Saul akhirnya ditolak oleh TUHAN dan akhirnya digantikan oleh Daud? Saul melakukan banyak kesalahan dalam hal ketidaktaatan kepada apa yang TUHAN inginkan. Silahkan baca I Samuel 15. Disitu TUHAN menyuruh Saul menumpas bangsa Amalek, tetapi ternyata Saul tidak menumpas tuntas bangsa Amalek dan menyelamatkan raja Agag dan mengambil barang barang jarahan yang dilarang oleh TUHAN. Saul gagal taat karena ingin memiliki rampasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;5. (WE THINK) WE HAVE A BETTER OPTION&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Salah satu hal yang ga sukai banyak orang adalah &quot;menunggu&quot;. Bener tho?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan sayangnya, seringkali kita harus berurusan dengan masalah waktu untuk menunggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Banyak orang yang menjadi tidak sabar dan mencoba melakukan dengan cara mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita ambil lagi Raja Saul sebagai contoh. Kali ini di I Samuel 13. Ini juga salah satu alasan kenapa TUHAN akhirnya menolak Saul. Kalau di I Sam 15 tadi ketidaktaatan Saul adalah karena faktor &quot;ingin cari untung&quot;, maka di I Sam 13 ini ketidaktaatan Saul adalah karena faktor &quot;udah kepepet waktu&quot;. Ketika itu Saul dan rakyat Israel sedang perang dan dalam posisi kejepit. Mereka sedang menunggu kehadiran Samuel, tapi Samuel ga muncul muncul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1 Samuel 13:11-14 &amp;nbsp;Tetapi kata Samuel: &quot;Apa yang telah kauperbuat?&quot; Jawab Saul: &quot;Karena aku melihat rakyat itu berserak-serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas, maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal, padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Kata Samuel kepada Saul: &quot;Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu.&quot;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys... menunggu memang pekerjaan yang paling ga enak. Tapi mendahului waktu TUHAN pun adalah sebuah kesalahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jalani semua yang TUHAN inginkan kita jalani. Jalani aja semua proses dengan taat. Mungkin TUHAN sedang menempa karakter karakter kita agar sesuai dengan apa yang DIA mau. Mungkin TUHAN sedang memperbaiki paradigma paradigma kita yang salah. Jalani aja semua walaupun berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga usah ngiri kalo liat temen temen kita sudah lebih makmur/sukses/bahagia dari kita. Ga usah ngiri kalo temen udah pada bawa mobil sementara kita masih naik Kopaja. Ga usah ngiri kalo temen sudah punya anak 2, sementara kita masih jomblomania.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Suka ga suka fakta menunjukkan bahwa salah satu yang sering membuat kita gagal untuk taat adalah masalah jodoh. Kita ga sabar menunggu waktu yang TUHAN tetapkan, maka akhirnya kita memilih siapapun yang available dihadapan kita. &lt;i&gt;We think we have a better option... and then we regret our rush decision&lt;/i&gt;. Jujur, yang satu ini mah udah terlalu banyak contohnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita baca yuk Pengkotbah 3:11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pengkotbah 3:11 &amp;nbsp;Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;*salah satu ayat favorit orang kawinan nih.... hihihihihihihihi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kira kira 5 hal tersebut lah yang bisa gue pikirin bakal jadi penghalang kita untuk taat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, the next big Q is : How do we learn to obey? Surely we cannot buy &quot;obedience&quot; in groceries store, so how can we have it?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Simple. Semua dimulai dari perkara perkara kecil dalam hidup kita. Semua bisa dilatih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Luk 16:10 &amp;nbsp;&quot;Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sepanjang yang gue tau, TUHAN ga pernah langsung ngasih tanggungjawab besar tanpa terlebih dahulu memberikan latihan pada perkara yang kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebagai contoh begini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita semua tahu bahwa berbohong itu dosa khan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi sadarkan kita bahwa sedari kecil kita sudah belajar untuk berbohong? Misal, kita berbohong kepada tukang kredit yang dateng ke rumah dan bilang mama ga ada (padahal sedang ngumpet di dapur). Atau kita bohong ke ortu kita bahwa nilai ulangan belom keluar (padahal udah keluar dan cuma dapet 4). Ketika beranjak dewasa kita pun berbohong kepada boss kita alasan ga masuk kerja karena diare (padahal interview di perusahaan lain).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, kalo dalam perkara perkara kecil aja udah terbiasa untuk bohong, jangan terlalu kaget ketika dihadapkan pada kondisi yang lebih ekstrim yah pasti bakalan bohong juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Istilahnya, kalo dikasih soal 10+10 aja ga bisa, kecil kemungkinan bisa lulus kalo dikasih soal 2log3 x 3log2.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebaliknya, jika kita udah bisa setia dalam perkara kecil, bisa jadi besok besok tanggungjawab yang lebih besar akan dipercayakan kepada kita. Contoh :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yusuf berhasil manage rumah tangga Potifar... melalui peristiwa yang buruk Yusuf masuk penjara dan ternyata disana Yusuf berhasil me-manage penjara... dan puncaknya dia diminta me-manage seluruh negeri Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Musa selama 40 tahun semenjak kabur dari Mesir bekerja sebagai gembala kambing domba milik mertuanya Yitro di padang rumput Midian... dan akhirnya Musa diminta &quot;menggembalakan&quot; bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Daud harus berhadapan dengan beruang dan singa ketika angon kambing domba yang cuma sedikit... dan akhirnya harus berhadapan dengan Goliat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Simon Petrus adalah penjala ikan yang berpengalaman.... dan akhirnya dia ditugaskan untuk menjadi penjala manusia.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masih butuh contoh lagi? Ngga khan? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pasti banyak kisah kisah lain yang kita bisa pelajari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Intinya adalah, TUHAN pasti mendidik dan mempersiapkan kita melalui perkara perkara sederhana sebelum memberikan tanggungjawab besar. Nah, tugas kita adalah belajar untuk setia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So guys (and Bob) kesimpulan dari 2 tulisan gue adalah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mendengar suara TUHAN itu memang susah, tapi bisa dilakukan. Caranya adalah dengan melatih kepekaan kita. Ngobrol tiap hari dan baca alkitab.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi yang lebih penting dari itu adalah ketaatan. Belajar taat pada perkara perkara kecil jika ingin bisa sukses taat pada perkara besar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Last words from me : &lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Kepekaan tanpa ketaatan adalah kejahatan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQKF603-k2DaD4I2L6i8PLGCFcqwjxhUDBcmYIK8MjGv5Eu4if-hPenN-UJd6BqFSngWiuJP8uMCl7d0cmsWJisEVYMpf-5tC1Nb7VMDBI0XhjGExRu-zAIk4ddboCfbUIzjDF/s1600/sign.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQKF603-k2DaD4I2L6i8PLGCFcqwjxhUDBcmYIK8MjGv5Eu4if-hPenN-UJd6BqFSngWiuJP8uMCl7d0cmsWJisEVYMpf-5tC1Nb7VMDBI0XhjGExRu-zAIk4ddboCfbUIzjDF/s1600/sign.jpg&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;See you in another topic...&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/11/gimana-cara-mendengar-suara-tuhan-part_19.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPsAcJH5yIfBX1STsbybsG20dbuwka2ptlWeEpHWkChndEZff2Axzk0GqQIXvfNbrzSKfNhvHHi6M8dL8crLwMi1mDCwVstDQtGJ3gQq3x0_zILlvT86sGDLM3LxIdxh615leT/s72-c/listening.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-3172594313164430589</guid><pubDate>Sun, 13 Nov 2011 02:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:50:00.614+07:00</atom:updated><title>Gimana Cara Mendengar Suara Tuhan (part 1)</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjietkrPP8Ps219HuFV4oFtU0nnPT5W2EgM9fI_JqVpVEka-fBjkinh0Gdvf8EApsgCNe-kiCGFhbEfnPeddOWHgxVaFxyLWXDuvjHnhz44-0g1UsuCzCA42SIt6N1YNT1gJI7W/s1600/800316869.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjietkrPP8Ps219HuFV4oFtU0nnPT5W2EgM9fI_JqVpVEka-fBjkinh0Gdvf8EApsgCNe-kiCGFhbEfnPeddOWHgxVaFxyLWXDuvjHnhz44-0g1UsuCzCA42SIt6N1YNT1gJI7W/s1600/800316869.jpg&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hi Guys... apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tulisan ini gue dedikasikan kepada salah seorang teman yang selama beberapa minggu ini cukup sering ngobrol sama gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Judul yang gue kasih cukup bombastis yah? Hahahaha.... Sengaja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi emang itu adalah pertanyaan dari temen gue, sebut aja namanya Bob (tentu saja bukan nama sebenarnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bob berasal dari Sumatra, dan dia tinggal bersama saudara2nya di Jakarta. Gue kenal Bob sekitar 3 tahun yang lalu melalui sebuah acara keakraban di kampus Salemba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah hampir 2 tahun ga ketemuan tiba tiba Bob ngajak gue chatting dengan pertanyaan yang gue jadiin judul tulisan kali ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam hati gue mikir : &lt;i&gt;Busyeeeet.... ga ada yang lebih berat apa pertanyaannya&lt;/i&gt; :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah bertukar cerita akhirnya gue tahu bahwa ternyata Bob sedang dalam pergumulan yang teramat berat dan sedang mencari kehendak Tuhan dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hmmm..... gimana cara jelasinnya yah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Frankly speaking, I&#39;m not expert on this kind of issue.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Maklum, gue khan bukan seorang pelajar teologia dan bahkan gue bukan aktifis gereja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So...what I&#39;m going to write about is purely based on my own experience.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Teman teman boleh kok nambahin, supaya kita bisa saling memperkaya dan membangun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK, here we go....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pertama&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; gue mo kasih tau dulu bahwa &lt;b&gt;&lt;u&gt;gue bukan orang yang bisa denger suara Tuhan secara audible&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;. Gue tahu dan percaya ada beberapa orang yang mendapat karunia seperti tersebut, tapi gue tidak termasuk dalam golongan orang orang dengan karunia seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Kedua&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;, apa yang akan gue tulis juga sebenernya bukan hal baru dan pasti sudah diketahui oleh orang banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah.... Jawaban paling simple untuk pertanyaan &quot;Gimana Cara Mendengar Suara Tuhan&quot; adalah dengan &lt;b&gt;&lt;u&gt;melatih kepekaan kita&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi tentunya jawaban ini adalah jawaban yang ga memuaskan karena terlalu teoritis dan ga praktikal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;The bad news is there&#39;s no substitute for this. No other way.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;The good news is it&#39;s not exclusive for certain people (such as priest or pastor) but everybody can practice to do it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bingung? Hehehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bear with me... we&#39;ll dig deeper...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue pernah denger kotbah bagus mengenai hal ini dan gue mo tulis ulang disini (walaupun mungkin teman teman sudah pernah denger atau baca).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Simple question &lt;/i&gt;: Kapan terakhir kali kalian nonton siaran TVRI?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mmm....Tadi pagi mungkin? Atau kemarin? Atau minggu lalu? Atau tahun lalu? Atau 10 tahun lalu jangan jangan? Atau jangan jangan kalian ga tau apa itu TVRI? Hahahahaha..... Paraaaaaah......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Eniweeei....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jujur, semenjak era TV swasta diperbolehkan mengudara maka gue sangat sangat sangat jarang nonton TVRI. Setahun sekali pun belom tentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi dari jaman Ir Soekarno sampai Dr Susilo Bambang Yudhoyono ga pernah seharipun TVRI ga siaran ... selalu siaran tiap hari, kadang kadang sampai 24 jam. Iya tho?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue ga dapet informasi dari TVRI karena gue emang ga mengarahkan gelombang frekwensi TV gue ke TVRI. Gue lebih seneng nonton acara dari TV lain. Bahkan kalau sempet ga sengaja nonton siaran TVRI, biasanya gue cepet cepet pindah channel ke stasiun TV lain. Skip skip skip...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;TVRI is soooo yesterday...... soooo borrriiiiiing.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, begitu juga dengan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari jaman Adam dan Hawa sekitar 6000 thn yang lalu sampai dengan jaman Adam dan Inul sekarang, TUHAN ga pernah seharipun absen &quot;siaran&quot;. Bahkan gue yakin TUHAN akan tetap &quot;siaran&quot; sampai nanti di akhir jaman dan kiamat. &lt;b&gt;&lt;u&gt;Intinya TUHAN kita masih tetap bicara kepada umatNYA dan TUHAN ga berhenti bicara setelah kitab suci selesai ditulis&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;. DIA ga cuma bicara masalah masalah general tetapi juga masalah yang spesifik untuk masing masing kita. Masalahnya adalah ga semua orang mengarahkan diri mereka untuk mendengar apa yang TUHAN inginkan. Kalaupun sempet denger apa yang TUHAN mau, kita cenderung ignore / skip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;But folks, let&#39;s forget about those who ignore God. Let&#39;s focus on those who is willing to seek God.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita kembali ngomongin TVRI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk bisa menikmati siaran TVRI maka kita harus set channel TV kita ke gelombangnya TVRI. Untuk yang pakai tv berlangganan (seperti Indovision, Telkomvision, First Media, dll) tinggal lihat petunjuknya saja, TVRI ada di channel berapa. Tapi untuk yang ga punya tv berlangganan seperti gue yah mesti cari sendiri. Info dari wikipedia menunjukkan bahwa TVRI Programa 1 bisa dicari di gelombang 39 UHF.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah cari cari di gelombang UHF, mungkin kita sudah mulai bisa dapet siaran di 38 UF tapi pasti masih kresek kresek dan gambarnya ga jelas (bersemut dan hitam putih tapi mulai ada suara yang kedengaran). Fine tuning sedikiiiit lagi.... dan akhirnya dapet deh channel 39 UHF. Setelah ketemu di channel 39 UHF mungkin kita masih harus fine tuning sedikit lagi, yaitu ngatur brightness, contrast, dan white balance supaya gambarnya enak dilihat. Ga lupa suaranya juga kita fine tuning... treble diturunin, bass dinaekin, volume di set supaya ga terlalu pelan dan ga terlalu nyaring.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;JRENG JREEENG..... jadi deh siarang TVRI bisa kita nikmati. Mancaaap....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, begitu juga dengan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita harus mulai fine tuning kehidupan kita jika kita ingin bisa mendengar suara TUHAN. &lt;b&gt;&lt;u&gt;Fine tuning inilah yang gue sebut tadi sebagai melatih kepekaan kita&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Udah pada tau dong bahwa TUHAN kita bisa bicara dengan berbagai cara?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bisa lewat alkitab yang kita baca, bisa lewat kotbah yang kita dengar, bisa lewat renungan pada saat kita saat teduh, bisa lewat mimpi (seperti kepada Yusuf), bisa lewat penglihatan (seperti kepada Yesaya), bisa lewat nubuatan, bisa lewat sms yang kita terima dari teman, bisa lewat macem macem deh pokoknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi satu hal yang biasanya orang tidak sadari adalah &lt;b&gt;TUHAN lebih sering berbicara secara pribadi kepada kita langsung di hati kita masing masing&lt;/b&gt;. DIA bisa menjawab pergumulan pergumulan kita dengan berbicara di hati kita. Sayangnya kita seringkali ngga &quot;ngeh&quot; dan lebih berharap TUHAN bicara langsung ke kita secara audible atau setidaknya lewat pendeta atau hamba TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dia bisa bicara ke Bob (temen gue yang tadi gue critain) misalkan : Bob, ga usah minder, kamu memang tidak setampan adik kamu si Paul, dan ga seharusnya kamu ngiri karena kamu memiliki kelebihan sendiri yang adik kamu tidak miliki. (Misal si Bob jago maen piano, sementara si Paul ga bisa).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Atau TUHAN juga bisa bicara di hati kita bahwa si X lah yang akan menjadi pendamping hidup kita, dan bukan si Z.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Atau TUHAN juga bisa bicara di hati kita agar kita menegur salah seorang kerabat yang berbuat salah (seperti ketika nabi Natan harus menegur raja Daud).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Atau TUHAN juga bisa bicara di hati kita untuk meninggalkan kesalahan atau kebiasaan buruk kita (misal sering telat, atau kalo becanda suka sarkastik, dll)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pokoknya banyak yang bisa TUHAN bicarakan langsung ke kita dengan pesan yang spesifik terhadap kita atau orang orang sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masalahnya yah kita sering kali kita lebih memilih &quot;channel lain&quot; sehingga melewati pesan pesan yang TUHAN berikan ke kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, gimana caranya &quot;fine tuning&quot; atau melatih kepekaan kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo untuk urusan televisi khan gampang, tinggal buka buku manual atau coba coba aja. Kalo untuk urusan dengan TUHAN gimana?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebenernya ga terlalu susah juga... tinggal tergantung niat dan usaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Formula paling dasar yang bisa dilakukan oleh setiap orang adalah NGOBROL TIAP SAAT DENGAN TUHAN dan BACA ALKITAB TIAP HARI. Inget yah, ini hanyalah yang paling dasar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;NGOBROL TIAP SAAT DENGAN TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Cara paling gampang adalah dengan &quot;ngobrol&quot; dengan TUHAN. Gue sengaja ga pakai istilah &quot;doa&quot;, tetapi &quot;ngobrol&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kecenderungannya kebanyakan orang menganggap doa itu sebagai &quot;laporan kepada TUHAN&quot; atau &quot;berbicara satu arah kepada TUHAN&quot;. Sekali lagi, ini adalah kecenderungan. Doa cuma seperti komunikasi satu arah. Nah untuk melatih kepekaan kita terhadap TUHAN, komunikasi satu arah itu kurang efektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beda dengan &quot;ngobrol&quot;. Ngobrol itu aktivitas 2 arah. Contohnya adalah ketika Bob ngobrol dengan gue, kita saling bertukar cerita dan bertukar pendapat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebenernya aktifitas berdoa pun seharusnya lebih dari sekedar berbicara satu arah kepada TUHAN, karena sebenarnya TUHAN pun pasti ingin kita juga mendengarkan perkataanNYA (mungkin jawaban dari yang kita doakan). Seharusnya doa itu sama seperti aktifitas &quot;ngobrol dua arah&quot; antara kita dengan TUHAN. Tapi yah sayangnya kebanyakan orang langsung merasa &quot;selesai&quot; ketika sampai di the magic word : AMIN. Hayoo, ngakuuu.... bener khan? Hehehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, next question is &quot;Ngobrol dengan TUHAN itu gimana sih?&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well, ga beda jauh kayak ketika kita ngobrol dengan sohib kita atau pasangan kita (suami atau isteri atau pacar). Ceritain aja semua yang dirasain. Jujur terhadap apa yang kita rasain. Lagi sebel kek, lagi seneng kek, lagi malu kek, lagi sedih kek, lagi marah kek, lagi kecewa kek... ungkapin aja sama TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sikap ketika ngobrol harus tetap dengan rasa hormat, tetapi tidak perlu dalam suasana formal (seperti ketika ibadah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kenapa gue saranin ngobrol seperti ke sohib atau pasangan? Simple sih... karena kalo kita baca di alkitab, hubungan kita dengan TUHAN khan memang diharapkan seperti antar sahabat (Yohanes 15:13-15), dan seperti sepasang kekasih (yang ini banyak banget referensi ayatnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Joh 15:13-15 &amp;nbsp;Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk &lt;u&gt;sahabat-sahabatnya&lt;/u&gt;.&amp;nbsp;&lt;u&gt;Kamu adalah sahabat-Ku&lt;/u&gt;,&lt;u&gt; jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu&lt;/u&gt;.&amp;nbsp;Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi &lt;u&gt;Aku menyebut kamu sahabat&lt;/u&gt;, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tuh udah dikasih tau.... kalau mau tahu apa kehendak TUHAN maka harus jadi sahabat dong sama DIA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadi... ngobrol aja seperti selayaknya percakapan antar sahabat. :-)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yakin tuh Man, dengan kita ngobrol maka kita bisa melatih kepekaan terhadap TUHAN?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well...give it a try. Kalo minjem kalimat di iklan L-Men : &quot;Trust me, it works.&quot; Hehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;BACA ALKITAB TIAP HARI.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ini adalah elemen paling esensial. Untuk bisa kenal karakter TUHAN maka satu satunya cara yang paling ampuh adalah dengan sering membaca &quot;otobiografi&quot;-nya di alkitab. Dengan membaca alkitab dan merenungkan tiap hari kita bisa belajar banyak hal mengenai TUHAN dan karakterNYA. Sangat penting untuk mempelajari karakter karakter TUHAN secara menyeluruh dan bukan pilih pilih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sebagai contoh:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita sudah diajarin dari kecil bahwa TUHAN itu penuh kasih. Tapi jika kita baca lagi di alkitab, kita juga akan menemui fakta bahwa TUHAN itu pencemburu dan tidak segan untuk marah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari kecil kita diajarin bahwa TUHAN itu panjang sabar dan kasih setia. Tapi jika kita baca lagi di alkitab, kita juga akan menemui fakta bahwa TUHAN akan membalaskan kesalahan kesalahan kita jika kita tidak bertobat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari kecil kita dijarin bahwa TUHAN itu maha tahu. Tapi jika kita baca lagi di alkitab, ketika TUHAN berbicara dengan manusia DIA juga sering bertanya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selama ini kita juga tahu bahwa TUHAN itu maha kuasa. Tapi jika kita baca lagi di alkitab, TUHAN yang maha kuasa itu ternyata sangat menghargai freewill manusia, sehingga DIA tidak akan memaksakan kehendakNYA. DIA akan berbicara kehendakNYA, lalu manusia harus memberikan respon sesuai dengan freewill mereka masing masing. Sayangnya seringkali apa yang TUHAN kehendaki ternyata ga sesuai dengan kehendak si manusia, dan akhirnya si manusia ga mau ikut kehendak TUHAN dan memilih cara mereka sendiri (asalkan mereka tahu konsekwensinya).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari kecil kita sudah tahu bahwa TUHAN kita tuh jawara bikin mujizat. Tapi jika kita baca lagi di alkitab, ternyata ga selamanya TUHAN mau bikin mujizat... ada kalanya DIA justru tidak membuat mujizat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;dll dll dll dll....&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, pemahaman pemahaman yang komplit inilah yang kita perlukan agar kita bisa mengenali suara TUHAN dalam hidup kita. Pemahaman pemahaman tentang karakter TUHAN cuma bisa kita dapatkan jika kita membangun keintiman dengan DIA melalui pembacaan alkitab.&amp;nbsp;Jangan kaget kalo pas kita baca alkitab, ternyata kita menemukan bahwa pandangan2 kita selama ini keliru atau tidak lengkap, dan mau tidak mau kita harus merubah paradigma kita tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jangan terlalu menggantungkan diri terhadap pengajaran yang kita dapatkan di lingkungan gereja atau persekutuan semata, karena keintiman kita dengan TUHAN adalah tanggungjawab kita pribadi lepas pribadi. Khan ada ayatnya noh supaya kita merengungkan Firman Tuhan siang dan malam (dan bukan seminggu sekali atau seminggu dua kali)?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah dengan ngobrol tiap saat dengan TUHAN dan baca alkitab tiap hari, itu adalah awal dari sebuah hubungan yang intim dengan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, are we done yet? Noo... it&#39;s far from done.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di tulisan berikutnya gue akan bahas sesuatu yang lebih susah daripada sekedar mendengar suara TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Busyeeeet dah Maaan, buat denger suara TUHAN aja susah, masih ada yang lebih susah lagi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yuup :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi untuk saat ini praktekin aja dulu yang gue tulis di sini. Nanti gue akan bahas hal lain lagi. Have a nice day :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/11/gimana-cara-mendengar-suara-tuhan-part.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjietkrPP8Ps219HuFV4oFtU0nnPT5W2EgM9fI_JqVpVEka-fBjkinh0Gdvf8EApsgCNe-kiCGFhbEfnPeddOWHgxVaFxyLWXDuvjHnhz44-0g1UsuCzCA42SIt6N1YNT1gJI7W/s72-c/800316869.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-4608090048454406401</guid><pubDate>Sat, 05 Nov 2011 11:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:50:58.256+07:00</atom:updated><title>Hush Hush, Ga Terima TRAUMA... Pergi Pergi...</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiDqZiO35fCMTK4dedeCU8O1Jdssyo_nMg4lQTyxyQ8rWHtSfp9E9gpwfuN4JdTHj8frEGb57zOykrn_8YBoqW3XCqM3r1mRuK-J2f0X98Wl1XzUuyAP_KvHz76ubxyILCBU2E/s1600/trauma.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;306&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiDqZiO35fCMTK4dedeCU8O1Jdssyo_nMg4lQTyxyQ8rWHtSfp9E9gpwfuN4JdTHj8frEGb57zOykrn_8YBoqW3XCqM3r1mRuK-J2f0X98Wl1XzUuyAP_KvHz76ubxyILCBU2E/s320/trauma.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai guys.... apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dah lama nih gue tenggelam dan ga nulis. Hehehehe. Sorry yaaaah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kali ini gue mo nulis tentang TRAUMA. Tulisan ini dibuat untuk seorang teman, &lt;b&gt;Nova Carolina&lt;/b&gt;, yang meninggalkan sebuah pertanyaan di tulisan gue terdahulu tentang PANIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut pemahaman sotoy gue, trauma dihasilkan oleh sebuah peristiwa buruk yang menimpa kehidupan seseorang. Peristiwa buruknya bisa macem macem, dari mulai putus cinta, mendapat perlakuan kasar / kekerasan, kehilangan orang yang dicintai (suami atau anak meninggal), pernah diperkosa, pernah disodomi, pernah kehilangan barang yang sangat berharga.... you name it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masih menurut pemahaman sotoy gue, trauma adalah luka psikologis. Berbeda dari luka secara fisik yang kasat mata, beberapa trauma yang sukar terdeteksi. Trauma tersebut baru bisa terlihat jika orang tersebut dihadapkan pada situasi yang berhubungan dengan peristiwa buruk masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Masih menurut kesotoyan gue, ada 2 buah trauma, yaitu trauma yang disadari keberadaannya dan trauma yang tidak disadari keberadaannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trauma yang disadari contohnya begini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bob pernah dirampok ketika naek Kopaja. Setelah itu dia trauma dan ga mau naik Kopaja atau angkutan umum lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trauma yang tidak disadari contohnya begini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sedari kecil Britney sering melihat Papa memukul Mama dan terkadang Britney juga dipukul Papa. Akibatnya Britney membenci Pria dan tidak percaya pada lembaga pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Baidewei.... gue juga pernah kok ngalamin trauma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mmmm...... Kira kira terjadi di Januari 2009.... waktu gue masih kuliah di Salemba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ceritanya begini....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue dan Belalang Tempur sedang berjalan di daerah by pass. Tau tau ada bagian jalan yang sangat berpasir dan akhirnya gue dan belalang tempur jatuh. Roda depan Belalang Tempur kehilangan grip dan akhirnya kami berdua jatuh dalam kecepatan 40 km/jam. Untung waktu itu ga ada mobil / bis yang jalan di belakang gue. GUBRAAAAAAK.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Alhasil gue luka luka. Bahkan sampai saat ini masih ada bekas luka di dengkul gue. Gara gara kecelakaan itu gue ga bisa jalan dan beraktifitas selama 2 bulan. Kaki gue ga bisa ditekuk sama sekali. Parah deh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga cuma luka secara fisik, kejadian kecelakaan itu meninggalkan trauma di gue. Ada 2 buah trauma yang waktu itu gue alami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trauma pertama adalah trauma naik motor. FYI, itu adalah pertama kalinya gue kecelakaan naik sepeda motor.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trauma kedua adalah trauma lewat jalan by pass.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, ketika gue udah mulai pulih, bisa jalan lagi dan mulai dituntut untuk beraktifitas maka tantangan pertama gue adalah mengatasi trauma trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Satu demi satu gue mulai selesaikan kedua trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertama adalah gue &quot;berdamai&quot; dengan Belalang Tempur (that&#39;s how I call my motorcycle). Gue mulai naik lagi, dan mulai berjalan. Pertama tama masih dalam area terbatas, tapi setelah mulai terbiasa akhirnya gue beranikan diri untuk menjelajah lebih jauh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kedua, gue harus bisa menaklukkan &quot;jalur by pass&quot;. Suatu hari gue membulatkan hati untuk melewati jalur situ lagi. Tapi pas udah mo lewat situ timbul keraguan. &quot;Lurus atau belok aja nih?&quot; pikir gue. Hihihihihihi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Akhirnya gue maju terus... dan gue melewati tempat kecelakaan gue dengan baik baik saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yippiiiiiiiiiiiiii................ \\^_^//&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK, that was my experience.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus gimana kalo yang dari alkitab? Mmmm.... sorry to say, gue ga berhasil nemuin banyak contoh untuk gue jadiin bahan acuan.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Correct me if I&#39;m wrong&lt;/i&gt;, emang ga terlalu banyak contoh di alkitab mengenai TRAUMA. Bisa jadi karena gue yang kurang nggali aja sih. Hehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa contoh di alkitab yang gue tahu antara lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yakub yang menjadi over protective terhadap Benyamin karena pernah trauma kehilangan Yusuf. Traumanya hampir membuat keluarga mereka ga bisa dapet makan karena Yakub tidak mau melepas Benyamin ke Mesir.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yunus yang membangkang dari perintah TUHAN karena trauma akibat kekejaman bangsa Asyur (yang ibukota-nya di Niniwe). Traumanya membuat dia tidak taat dan lari dari panggilan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, kalo dilihat dari 2 contoh tersebut kayaknya cukup jelas jika trauma membawa dampak yang ga bagus (baik disadari atau tidak disadari). Dari dua contoh tersebut membuat orang melakukan hal hal yang ga perlu, yaitu : Yakub membahayakan keluarganya, sementara Yunus lari dari panggilan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jujur, untuk masalah TRAUMA ini gue ga punya banyak bahan teori selain apa yang gue alami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Paling paling kalo gue diminta jurus jurus menghilangkan trauma, maka jurus yang gue pakai adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;1. SADARI KEBERADAANNYA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti yang gue udah sebut, ada trauma yang mudah disadari dan ada yang susah disadari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Repotnya jika trauma yang kita alami adalah yang tidak disadari karena kita akan butuh waktu dan usaha untuk menggali akar permasalahannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kadangkala seseorang sampai butuh bantuan psikolog untuk menggali alam bawah sadarnya mengenai suatu peristiwa yang mengakibatkan trauma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Saran gue adalah berdoa dan minta bantuan Tuhan Yesus untuk mencari penyebab trauma yang terjadi. Kalo perlu bantuan konselor maka pilihkan konselor yang terpercaya dan benar benar peduli terhadap kita dan bisa membimbing kita melewati masa masa sulit selama mencari penyebab trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;2. SADARI DAMPAKNYA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah, setelah tau keberadaan si trauma dan apa penyebabnya, maka yang perlu dilakukan adalah menyadari dampak dampak yang ditimbulkan oleh trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Misalkan gini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue trauma naik motor. Nah dampaknya adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Motor gue jadi ga berguna alias mubazir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue harus naik angkot ke mana mana.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Waktu tempuh kemana mana jadi lebih lama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue jadi ga &quot;mobile&quot; lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue bakal lebih boros, karena biaya perjalanan naik motor lebih murah daripada naik angkot.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ga bisa bebantu banyak orang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Itu baru dampak langsungnya ke gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Efek ke orang lain juga akan banyak. Misalkan orang orang jadi lebih susah janjian ketemu gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;3. BUAT KOMITMEN, KALAHKAN KEDAGINGAN.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yang gue alami sih ketika gue mo mulai mengatasi trauma trauma tersebut, gue ngerasa seperti ada ketakutan. Itu adalah suara kedagingan yang meminta dikasihani. Tapi sayangnya jika hal tersebut kita turuti kita ga akan pernah bisa keluar dari trauma trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Demi kebaikan kita sendiri dan demi kebaikan orang lain kita harus bisa membuat komitmen yang kuat untuk mengalahkan trauma trauma tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;4. LAKUKAN LANGKAH NYATA.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah bikin komitmen, maka yang paling menentukan selanjutnya adalah ambil tindakan nyata. Selesaikan masalah traumanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contoh dari kasus gue, adalah gue harus beraniin diri untuk naik motor lagi, dan gue harus beraniin diri untuk melewati tempat dimana gue dulu jatuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;You know what.... ketika kita berhasil menyelesaikan trauma tersebut, ketika trauma tersebut sudah hilang, dan ketika kita sudah berdamai dengan masa lalu yang mengganggu tersebut maka rasanya akan berbeda sekali. Kita bisa tersenyum untuk &quot;kemenangan&quot; yang baru saja kita lalui. Itu yang terjadi di gue, dan gue percaya itu juga yang terjadi di orang orang yang memiliki masalah dengan trauma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pada kasus kasus tertentu kita harus bertemu dan berbicara dengan orang yang menyebabkan kita menjadi trauma (misal suami atau isteri atau kakak atau adik atau ortu). Tujuannya adalah agar kita bisa menyelesaikan luka di hati tersebut dan memberi tahu ke orang tersebut bahwa apa yang dilakukannya di masa lalu adalah salah. Ketika orang tersebut (yang menyebabkan trauma) tahu kesalahannya dia punya 2 opsi, yaitu mengeraskan hati atau bertobat. Jika orang tersebut bertobat maka pada dasarnya apa yang kita lakukan adalah menyelesaikan masalah di dua sisi, yaitu kita sendiri sebagai korban trauma dan orang lain sebagai pelaku. So, sekedar forgive and forget tidaklah cukup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;So, apapun trauma yang kita alami... mendingan cepet diselesaikan. Segera selesaikan dengan siapapun dan apapun yang menyebabkan trauma tersebut...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah disakiti pacar / teman? Jangan disimpan.... Bicarakan semua secara gamblang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah disakiti mantan pacar? Selesaikan semua sampai tuntas... jangan disimpan menjadi unfinished business.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah kecelakaan, atau kehilangan barang, atau apapun juga, lebih baik cepetan diselesaikan. Setuju? :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;That&#39;s all guys....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo kalian mau nambahin silahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Last words dari gue : &lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Trauma bukan dosa, tapi trauma bisa mengakibatkan seseorang berbuat dosa.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/11/hush-hush-ga-terima-trauma-pergi-pergi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiDqZiO35fCMTK4dedeCU8O1Jdssyo_nMg4lQTyxyQ8rWHtSfp9E9gpwfuN4JdTHj8frEGb57zOykrn_8YBoqW3XCqM3r1mRuK-J2f0X98Wl1XzUuyAP_KvHz76ubxyILCBU2E/s72-c/trauma.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-8272488189088448477</guid><pubDate>Mon, 10 Oct 2011 09:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:51:13.802+07:00</atom:updated><title>Push The Panic Button... NOW !!!</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghdQGHYcpBwcJYmJqDBfhOEbmO3PLWxdFHJ5r03S_ajrM3CSfKL_ev0LN81lrXTlKZUUeAMHMK1CznPCVoPhm_IBNNUutCxulZHN7CLevbxv19GKTdVMEVc6mu3MHL33Cs7atg/s1600/fun145_panic_button_300hand.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; display: inline !important; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghdQGHYcpBwcJYmJqDBfhOEbmO3PLWxdFHJ5r03S_ajrM3CSfKL_ev0LN81lrXTlKZUUeAMHMK1CznPCVoPhm_IBNNUutCxulZHN7CLevbxv19GKTdVMEVc6mu3MHL33Cs7atg/s200/fun145_panic_button_300hand.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hai temans.... apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kemaren gue udah nulis tentang PANIK yang tidak pada tempatnya. Supaya berimbang, kali ini gue akan tulis mengenai PANIK yang tepat dan dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo kemaren gue ngambil contoh dari dodol-nya bangsa Israel, maka kali ini gue akan ambil contoh dari bangsa lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah baca kitab Yunus? Pernah dong yah... khan dari jaman sekolah minggu dulu udah sering diceritain :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Secara singkat ceritanya begini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yunus diperintahkan TUHAN untuk pergi ke Niniwe dan menyerukan pertobatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ternyata eh ternyata jagoan kita ga suka dengan tugas yang TUHAN kasih. Mabur lah doski ke Tarsis naek kapal laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;TUHAN marah dan mengirimkan topan badai. Untuk meredakan topan badai itu Yunus dibuang ke laut, dan mendadak lautnya jadi tenang. Cihuy banget ga sih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kisah selanjutnya Yunus ditelan ikan besar. Yunus berdoa, bertobat dan berjanji akan melaksanakan tugas. Tiga hari tiga malam lamanya Yunus tinggal di Fish Belly Residence :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Eeeuuw... dah kayak apa tuh yah rupanya si Yunus... (kebayang film film science fiction, orang yang terkena cairan2 kimia trus terjadi mutasi gen dan orang itu menjadi monster...hihihihi... --&amp;gt; asli yang ini mah imajinasi gue aja yang rada liar)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Singkat kata Yunus akhirnya dimuntahkan dari perut ikan ke darat (jadi dia ga perlu berenang tuh).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Oh iya, dulu gue kira Yunus itu mendaratnya pas di Niniwe. Tapi setelah gue pelajari peta, ternyata Niniwe itu jauh dari pantai boo....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lihat deh peta berikut...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBeGIV-k9xB4KjBOoIg6ZWjAcjjnSBulzvEasTLLqPYJ92p9usmrQf1Zqaf9r0jfi_ahv0O8-_ccq84fzQcUTWrkG6NCZpYHybxkeNtChO5BigeZgxgwyH9-8He0GdyiaVPn92/s1600/niniwe-map.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;217&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBeGIV-k9xB4KjBOoIg6ZWjAcjjnSBulzvEasTLLqPYJ92p9usmrQf1Zqaf9r0jfi_ahv0O8-_ccq84fzQcUTWrkG6NCZpYHybxkeNtChO5BigeZgxgwyH9-8He0GdyiaVPn92/s320/niniwe-map.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jadiii.... kalo gue itung secara kasar, dari tepi pantai sampai ke Niniwe itu bisa sejauh Jakarta - Semarang (kurang lebih 400-500 kilometer).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekedar info tambahan... Niniwe adalah ibukota dari Asyur. Di jaman modern ini Niniwe berlokasi di negara Irak.&amp;nbsp;Asyur pernah memiliki raja yang terkenal yaitu Sanherib. Pada jaman itu Asyur sedang jaya jayanya dalam hal penjajahan.&amp;nbsp;Konon, ketika sedang berperang mereka sering melakukan hal hal yang biadab dan memperlakukan tawanan dengan cara yang sangat tidak manusiawi dan sangat merendahkan. Itulah sebabnya TUHAN bilang &quot;kejahatannya telah sampai kepada-Ku&quot; (Yunus 1:1).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus, kenapa ga langsung TUHAN hukum aja mereka? Kenapa mesti diperingatkan dulu? Kenapa mesti kirim Yunus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut pemahaman gue, TUHAN kita bukanlah TUHAN yang menghukum dengan tidak memberi kesempatan untuk bertobat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget dong kejadian Sodom dan Gomora?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget juga dong gimana TUHAN menegur umatNya ketika mereka menyimpang? TUHAN mengirim peringatan melalui nabi nabiNYA. Kalo masih badung juga, baru deh hukuman datang kepada bangsa Israel. Coba deh baca kitab kitab nabi (seperti Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, dll dll dll).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget juga dong perumpamaan Tuhan Yesus tentang anak yang hilang? Di situ TUHAN sangat merindukan anakNYA untuk pulang kepadaNYA dan bertobat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Besar kemungkinan TUHAN sayang kepada bangsa Niniwe karena dulunya ada banyak orang benar di situ dan dulunya mereka adalah bangsa yang kenal akan TUHAN yang benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Besarnya kota Niniwe (sebagai ibukota Asyur) diakui di kitab Yunus.... tiga hari perjalanan luasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kita coba itung yah :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kecepatan jalan kaki normal itu 5 km/jam. Jadi kalo seseorang berjalan 8 jam sehari maka dia bisa menempuh 40 kilo meter. Berarti kalo 3 hari perjalanan itu kira kira 120 kilo meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue pernah ngukur pakai sepeda motor jarak dari Ciracas (Jaktim) sampe ke Tomang (Jakbar) itu sekitar 30 kilometer. Jadi perkiraan gue mungkin luasnya Niniwe itu sedikit lebih besar dari Jakarta. (Dan untuk kota jaman baheula mah ini emang metropolitan banget).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK, kembali ke pembahasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Singkat kata singkat cerita Yunus sudah sampai di kota tersebut. Dan setelah 1 hari perjalanan, dia mulai berkotbah dengan salah satu kotbah terpendek yang gue tau &quot;Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Surprisingly.... THEY GOT PANIC....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Satu hal yang menarik adalah mereka tahu harus berbuat apa. Ga cuma rakyat kecil, tetapi juga sampai ke raja kota tersebut. Terjadi pertobatan skala nasional. &amp;nbsp;Mereka yang kejam tiba tiba meninggalkan segala kekejaman mereka dan mengharapkan belas kasihan TUHAN. Mereka berpuasa dan berkabung. Lebih ekstrim lagi... ga cuma manusia yang diwajibkan puasa ga makan dan ga minum, bahkan ternak ternak mereka pun diwajibkan berpuasa. (Kalo gue jadi binatang di sono, keknya gue bakal protes tuh... &quot;kalian yang kejam knapa gue juga disuruh ikut puasa? mbeeeek&quot;.... hehehehehe)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Cerita di kitab Yunus berakhir happy ending buat bangsa Niniwe (walaupun Yunus bete berat ngeliat bangsa itu ga jadi dihukum TUHAN).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sikap panik bangsa Niniwe ini adalah sikap panik yang benar dan seharusnya dimiliki oleh orang orang Kristen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue mencatat ada 2 sikap panik yang benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertama. Panik yang benar adalah ketika kita merespon dengan sikap yang benar ketika kita ditegur oleh TUHAN.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Penduduk dan penguasa Niniwe memiliki sikap yang benar ketika mereka menerima teguran dari TUHAN yang disampaikan oleh Yunus. Sikap yang sama dicontohkan oleh raja Daud ketika nabi Nathan membawa teguran keras dari TUHAN akibat perbuatan jahat Daud mengambil isteri Uria.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Penyakit banyak orang Kristen adalah mereka suka lupa diri (apalagi kalau sudah punya level yang baik dalam hidup mereka). Mereka jadi &#39;untouchable&#39;... ga mau ditegur atau diberitahu, apalagi jika yang diutus untuk memberitahu adalah orang yang kurang terpandang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kedua. Panik yang benar adalah ketika kita tidak berbuat salah, tapi sesuatu yang buruk mengancam orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya adalah perwira di kapernaum yang meminta Tuhan Yesus menyembuhkan hambanya yang sakit keras (baca Matius 8).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Untuk yang kedua ini dibutuhkan empati yang besar. Empati yang benar akan memampukan seseorang untuk melihat secara adil akan sebuah perkara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Empati yang benar akan memampukan kita mendengar dengan hati (ga cuma dengan telinga), melihat dengan hati (ga cuma dengan mata), berkata dengan hati (ga cuma dengan mulut), dan bertindak dengan hati (ga cuma dengan anggota tubuh).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;(Kalo ada yang mo nambahin silahkan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Perbedaan antara panik yang salah dan yang benar menurut gue adalah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Panik yang salah biasanya lahir dari egoisme, sementara panik yang benar biasanya lahir dari rasa keadilan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Panik yang salah biasanya lahir dari ketidakpercayaan, sementara panik yang benar biasanya justru lahir dari kepercayaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Panik yang salah biasanya lahir dari pandangan yang subyektif, sementara panik yang benar biasanya lahir dari pandangan yang obyektif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Panik yang salah biasanya dilakukan oleh orang yang tidak belajar dari masa lalu dan pengalaman hidup, sementara panik yang benar biasanya dilakukan oleh orang yang belajar dari masa lalu dan pengalaman hidup.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Seperti yang gue tulis kemaren, rasa PANIK adalah sebuah perlengkapan yang TUHAN berikan kepada setiap manusia. Sayangnya ga semua orang menggunakan rasa panik itu di moment yang tepat. Yuk kita belajar untuk bisa menggunakan rasa panik itu di saat yang benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Niniwe aja bisa, masak kita ga bisa? Hehehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;It&#39;s not easy, but it&#39;s possible :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK Guys...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue udah coba nulis 2 sisi panik... dari sisi yang salah dan dari sisi yang benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalau ada masukan silahkan....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/10/push-panic-button-now.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghdQGHYcpBwcJYmJqDBfhOEbmO3PLWxdFHJ5r03S_ajrM3CSfKL_ev0LN81lrXTlKZUUeAMHMK1CznPCVoPhm_IBNNUutCxulZHN7CLevbxv19GKTdVMEVc6mu3MHL33Cs7atg/s72-c/fun145_panic_button_300hand.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-6299920623507422848</guid><pubDate>Sun, 09 Oct 2011 01:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-04-25T15:51:32.825+07:00</atom:updated><title>Jangan Panik Jangan Panik Jangan Panik</title><description>&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRp2QWmtPK2RdPe7i4ypHRPCGVNFTL_vJoAnJ3DEWha1fZatuwQj4mxVRr9P45aFAg8eOMALLhtuHnnBPKAkVkAorupNtBxKo-C6qJ6sWxR8RMeRMu3mAwn5jAgACvKT_bpkcr/s1600/don_t_panic_button-758852.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRp2QWmtPK2RdPe7i4ypHRPCGVNFTL_vJoAnJ3DEWha1fZatuwQj4mxVRr9P45aFAg8eOMALLhtuHnnBPKAkVkAorupNtBxKo-C6qJ6sWxR8RMeRMu3mAwn5jAgACvKT_bpkcr/s200/don_t_panic_button-758852.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Hi Guys...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sudah baca tulisan gue tentang emosi dan panik? Yang belom baca, monggo baca tulisan gue dengan judul &quot;Emosi di Suatu Senja&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sepanjang perjalanan tadi siang, gue kepikiran banyak hal mengenai PANIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kali ini gue mo coba tulis lebih dalem lagi mengenai hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Guys,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalian inget ga kisah 12 pengintai?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Coba deh baca kitab Bilangan 13 dan 14.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kira kira ceritanya begini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Waktu itu bangsa Israel dalam perjalanan dari menuju tanah janji (tanah Kanaan) setelah keluar dari penjajahan di Mesir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketika sudah dekat tanah Kanaan, Musa mengutus 12 pengintai untuk mempelajari negeri tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Eng Ing Eng....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kedua belas pengintai pun beraksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah 40 hari maka mereka kembali ke base camp dengan membawa hasil bumi dari negeri yang mereka intai. Hasil bumi yang mereka bawa ternyata RUAARR BIASAAA...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bahkan untuk ngangkut satu tandan buah anggur pun harus berdua berdua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Mereka membawa kabar bahwa negeri tersebut memang sesuai dengan apa yang dijanjikan TUHAN, yaitu berlimpah madu dan susu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tetapi mereka juga membawa kabar yang meruntuhkan semangat, bahwa orang di negeri itu besar besar. Kabar yang diberikan bahwa cenderung lebay abis dot com. Sepuluh orang pengintai benar benar 100% alay murni. (Come on laaah cuuuy, masak iya negeri memakan penduduknya...dapet rumus dari mana itu?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Walaupun Kaleb sudah mencoba meng-counter berita negatif dari rekan2 sesama pengintai, tapi ternyata Kaleb kalah suara. Iman dari Kaleb dan Yosua kalah oleh berita negatif dari 10 orang pengintai lainnya. Bangsa Israel panik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Wajar sih... mereka sudah berada berbulan bulan di padang gurun (dan pastinya menderita... lha wong padang gurun gitu lho), dan ketika mo nyampe... ternyata mereka dapet kabar ga enak. Yah kecewalah mereka.... paniklah mereka...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sama aja kayak misalkan kita dijanjiin pekerjaan yang lebih baik di Kuala Lumpur ... dan kita sudah meninggalkan kehidupan kita di Jakarta... eh pas udah mo sampai di Kuala Lumpur kita dikasih tau bahwa posisi pekerjaan yang dijanjikan tersebut masih ada yang menduduki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Trus kalo wajar, kok kisahnya jadi berakhir ga enak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Well...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo gue liat, sebenernya ini adalah salah satu puncak dari kekesalan TUHAN terhadap iman bangsa Israel waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Israel ga berhasil menunjukkan kualitas iman yang seharusnya mereka miliki setelah melihat keperkasaan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Yuk kita inventarisir apa apa aja yang sudah mereka lalui...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pertama. Untuk bisa keluar dari Mesir, TUHAN memberikan 10 tulah kepada bangsa Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Orang Israel tentunya tahu mengenai hal tersebut, lha wong kejadiannya (mungkin) baru setahun yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Israel tinggal di Mesir selama 430 tahun (semenjak keluarga Yakub pindah ke tanah Gosyen pas ada bencana kelaparan di seluruh muka bumi). Kemungkinan besar mereka dijadikan budak oleh bangsa Mesir kira kira (tebakan gue) 300 tahun terakhir. Sudah jelas mereka ga bisa berontak kepada bangsa Mesir dan cuma mengharapkan belas kasihan dari TUHAN. TUHAN mbujuk Musa juga ga gampang (baca deh Keluaran 3 dan 4). Musa berkali kali berkelit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah Musa mau, ternyata halangan dari pihak Firaun sangat besar sehingga TUHAN menurunkan 10 buah tulah. Menurut gue tulah tulah tersebut bukan perkara ringan lho. Misal, pas seluruh Mesir dipenuhi kodok.... Gimana caranya tuh ada kodok di seluruh tanah Mesir (kecuali tanah kediaman bangsa Israel). Demikian juga ketika ada hujan api dan es. Busyeeet.... Kebangetan banget kalo bangsa Israel ga melihat hal ini sebagai pekerjaan TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bahkan ketika pas mereka akan keluar dari Mesir, TUHAN menjadikan bangsa Mesir bermurah hati kepada bangsa Israel, sehingga bangsa Israel tidak keluar dengan tangan hampa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kedua. Begitu keluar dari tanah perbudakan Mesir, TUHAN sendiri yang memimpin bangsa Israel dalam tiang awan dan tiang api.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bayangin.... di padang gurun yang kalo siang hari teriknya bisa mencapai 40 derajat celcius (fyi : Jakarta kira kira 28-30 derajat celcius aja udah panas banget) ternyata bangsa Israel dikasih tiang awan. Gue yakin ini, selama perjalanan di padang gurun bangsa Israel jarang merasakan terik matahari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kebalikannya terjadi di malam hari. Konon kalo ga salah, suhu padang gurun di malam hari bisa di bawah 10 derajat celcius. (Lembang yang 16-18 derajat celcius aja udah cukup untuk bikin gue menggigil). Pas malam hari mereka diberi tiang api. Gue yakin fungsi tiang api itu adalah sebagai penerang dan sebagai penghangat. Jangan mikir bahwa mereka bisa bikin api unggun tiap malem Cuy.... ini padang gurun, bukan hutan.... susah cari kayu bakarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bangsa Israel bisa lihat tiang awan dan tiang api itu sepanjang tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Menurut kalian, apakah tiang awan / tiang api ini cuma salah satu hal yang biasa terjadi atau sesuatu yang fenomenal? Buat gue sih hal ini fenomenal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ketiga. Urusan Logistik.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pernah ga terlibat dalam sebuah kepanitiaan.... entah itu panitia retret, panitia natal, panitia tujuh belasan, panitia acara kantor, dll dll dll?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Salah satu hal yang paling sering jadi perhatian adalah urusan logistik, terutama makanan dan minuman. Makin banyak jumlah tamu / peserta, maka makin repot juga urusan logistiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kalo baca di Keluaran 12:37, yang keluar dari Mesir itu kira kira 600ribu orang laki laki. Catet baik baik... Itu baru yang LAKI LAKI doang. Kalo satu cowok memiliki satu isteri dan 3 orang anak, maka yang keluar dari Mesir ada berapa sodara sodara? Yup... 3 juta jiwa. Dan itu baru ngitung yang bangsa Israel doang. Kalo dibaca di Keluaran 12:38 sebenernya yang keluar dari penjajahan Mesir ga cuma orang Israel tapi juga dari bangsa lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Sekarang coba pikirin.... gimana caranya ngasih makan dan minum untuk 3 juta jiwa? TIGA JUTA JIWAAAA.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Lha wong kita diminta nraktir temen 30 orang aja udah tekor (pas kita ultah misalkan).... gimana kalo 3 juta jiwa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;OK, sudah pada tahu khan, untuk urusan makan TUHAN nyediain manna dan burung tiap hari. Untuk urusan minum TUHAN menyediakan air dari batu yang dipukul oleh Musa. I don&#39;t know how did they see these... but I see these as a huge miracle. Don&#39;t you think?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Keempat. Menyebrangi Laut Merah.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget khan gimana TUHAN membelah laut merah dan menenggelamkan Firaun dan pasukannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Kelima. Menghadapi Serangan Bangsa Amalek.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget khan, pas tangan Musa diangkat maka bangsa Israel lebih kuat, pas tangan Musa turun maka bangsa Israel lebih lemah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Keenam. Menerima Sepuluh Hukum Taurat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Inget khan, kejadiannya ada di Gunung Sinai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dan Lain Lain... Dan Lain Lain... Dan Lain Lain.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah itu tadi hal hal yang gue inventarisir tentang perbuatan TUHAN kepada Bangsa Israel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Di lain pihak, ternyata Bangsa Israel ketika itu adalah bangsa yang gampang sekali goncang imannya. Mereka terlalu gampang khawatir dan PANIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pas Musa selesai menghadap Firaun dan ditolak, dan Firaun menambah beban kerja orang Israel, maka mereka panik dan mengeluh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pas kelaperan di padang gurun mereka teriak teriak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pas dikejar oleh Firaun dan dalam posisi terjepit, sekali lagi mereka panik dan teriak teriak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Pas Musa ga turun turun dari Gunung Sinai, mereka teriak teriak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Gue umpamain begini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bayangin aja elo udah nolongin seseorang, eh orang itu malah terus terusan merongrong elo dan ga percaya sama elo. Pasti lama lama elo bete abis sama orang tersebut. Iya ga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Nah kira kira begitu juga yang TUHAN rasakan waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setelah TUHAN menunjukkan keperkasaannya, dan setelah berulang kali dikecewakan oleh Bangsa Israel, akhirnya TUHAN bener bener marah ketika lagi lagi bangsa Israel menjadi panik dan termakan omongan 10 orang pengintai alay itu tadi. Akibatnya TUHAN memerintahkan agar bangsa Israel harus kembali ke padang gurun selama 40 tahun, sampai dengan generasi orang orang yang ga punya iman dan gampang panik itu habis di padang gurun dan digantikan oleh generasi anak anak mereka. Iman orang orang Israel yang labil (kadang bagus tapi lebih sering ancooor) sukses membuat TUHAN kecewa kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari sekitar 3 juta orang Israel yang keluar dari tanah Mesir hanya 2 orang yang akhirnya masuk ke tanah janji, yaitu Yosua dan Kaleb. Sisanya mati di padang gurun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Ah, kalo aja mereka ga gampang panik dan bisa berkaca pada peristiwa peristiwa yang sudah mereka lalui dalam satu tahun terakhir, kemungkinan besar mereka sudah bisa masuk ke tanah janji pada waktu itu. Kalo saja mereka ga panik, mereka ga harus masuk lagi ke padang gurun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Guys,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Inilah contoh dari bahaya PANIK yang tidak tepat, yaitu ketika kita tidak lagi bisa berpikir dengan jernih dan akhirnya dikuasai oleh kekhawatiran sehingga melupakan apa apa saja yang sudah TUHAN berikan kepada kita. Ketika kita mulai panik, kita mulai merasa khawatir. Kita merasa khawatir karena kita mengukur keadaan sulit yang ada di hadapan kita dibandingkan dengan kekuatan yang kita miliki. Jika keadaannya seperti itu maka dengan kata lain kita mulai mengandalkan kekuatan diri kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Guys...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Ada banyak hal di luar sana yang ga bisa kontrol, tapi ada banyak hal di dalam diri kita yang seharusnya bisa kita kontrol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Di luar sana kita akan mendengar berita ini berita itu.... kita akan melihat ini melihat itu.... kita akan disuguhi cerita ini cerita itu.... orang orang akan memberi kabar ini kabar itu..... Berita di TV, internet, koran, twitter, dll bisa digunakan sebagai media menyampaikan hal hal yang ga pernah kita bayangkan sebelumnya. Semua hal tersebut ga bisa kita kontrol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Tapi bagaimana kita bereaksi seharusnya bisa kita kontrol. Saran dari gue adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cermati tiap situasi dan keadaan&lt;/b&gt;. Banyak orang yang terpancing berita (bahkan suka dicampur adukkan dengan asumsi dan emosi). Kalau beritanya sudah dari mulut ke mulut biasanya terjadi distorsi yang makin panjang. Kalo kita ga mempelajari situasi dan keadaan secara cermat, maka bisa jadi kita memegang berita yang salah. Kita bisa melakukan cross check ke narasumber jika memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Lihat akar permasalahan dengan baik dan jangan lekas terpancing dengan simptom&lt;/b&gt;. Contoh nih... Demam itu sebenarnya Simptom (cuma tanda tanda awal) dan bukan akar permasalahan. Mungkin saja akar permasalahannya adalah masuk angin. Atau mungkin saja akar permasalahannya adalah sakit flu. Yang harus diobati sebenarnya akar permasalahannya, bukan simptomnya. Kalau kita mendengar sebuah kalimat, lihat dulu inti dari kalimat tersebut, apakah kalimat tersebut mengandung makna tersembunyi, atau memang merupakan inti.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pikirkan baik baik kejadian atau keadaan sebelumnya&lt;/b&gt;. Masa lalu tidak mungkin diubah. Apa yang sudah terjadi biasanya bisa kita gunakan sebagai patokan untuk memberikan penilaian. Contohnya yah Bangsa Israel tadi. Kalo mereka bisa melihat apa apa yang sudah dilakukan TUHAN kepada mereka, maka mereka ga punya cukup alasan untuk menjadi PANIK.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jangan ambil kesimpulan atau keputusan pada saat emosi / panik&lt;/b&gt;. Usahakan agar kita mendinginkan hati dan kepala sebelum mengambil kesimpulan / keputusan. Paling kedengaran klise (dan akan tetap gue sarankan) adalah cobalah untuk tanya sama TUHAN YESUS dan coba untuk peka terhadap apa yang DIA inginkan. Setelah dapat jawaban dari DIA, maka taatlah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ambil sikap yang benar&lt;/b&gt;. Nah ini yang agak sulit dan butuh latihan dari pengalaman hidup. Kadang kala kita harus mengalami berbagai kesulitan dan belajar dari kesalahan, tapi kita harus semakin tajam. Mengambil sikap yang benar membutuhkan keyakinan dan keberanian yang besar, karena sering kali harus bertentangan dengan suara mayoritas (contoh Kaleb dan Yosua). Mengambil sikap yang benar membutuhkan iman.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jangan khawatir dan panik berlebihan jika umur sudah banyak tapi belum mendapat jodoh (padahal temen seangkatan sudah nganter anak mereka ke SMP). Ingat, Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. Pacaran aja dulu sama TUHAN, dan jangan terteror dengan angka umur. Salah satu kalimat sakti dari seorang teman yang gue hormati adalah : &quot;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Lebih baik terlambat menikah daripada salah menikah&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&quot;. And he&#39;s right.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jangan khawatir dan panik berlebihan jika sudah 5 tahun menikah tapi belum dapat keturunan. Abraham bahkan harus menunggu sampai berumur 100 tahun untuk mendapat anak perjanjian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jangan khawatir dan panik berlebihan jika ada penyakit yang ga kunjung sembuh. Paulus pun mengalami hal seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Jangan khawatir dan panik berlebihan jika ada hambatan atau perlakuan tidak adil dalam karir / pekerjaan. Yusuf mengalami hal seperti itu kok, dan akhirnya dia dibela oleh TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Guys,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Tulisan ini adalah contoh sisi buruk mengenai PANIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Semoga besok gue bisa nulis sisi baik mengenai PANIK supaya berimbang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Have a nice day.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/10/jangan-panik-jangan-panik-jangan-panik.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRp2QWmtPK2RdPe7i4ypHRPCGVNFTL_vJoAnJ3DEWha1fZatuwQj4mxVRr9P45aFAg8eOMALLhtuHnnBPKAkVkAorupNtBxKo-C6qJ6sWxR8RMeRMu3mAwn5jAgACvKT_bpkcr/s72-c/don_t_panic_button-758852.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-5274412390707271517</guid><pubDate>Fri, 07 Oct 2011 10:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-07T17:58:55.564+07:00</atom:updated><title>Emosi di Suatu Senja</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://static3.depositphotos.com/1003617/162/v/450/dep_1629288-Housewife-in-kitchen.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;301&quot; src=&quot;http://static3.depositphotos.com/1003617/162/v/450/dep_1629288-Housewife-in-kitchen.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu senja di sebuah komplek perumahan di pinggiran kota Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mama : Riniii....&lt;br /&gt;Rini : Ya Maa....&lt;br /&gt;Mama : Tolong telponin papa dong, bilangin Mama hari ini masak, jadi Papa jangan makan di luar. Nelponnya ke nomor HP papa yah. Hapal khan nomornya?&lt;br /&gt;Rini : OK Maa, Rini hapal kok....&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Segera Rini nelpon papanya, Mama lanjut masak di dapur.&lt;br /&gt;Setelah 5 menit, Rini ke dapur...&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mama : Udah telepon papa?&lt;br /&gt;Rini : Udah Ma, Rini udah telpon ke HP Papa, tapi papa ga ada, yang terima perempuan...&lt;br /&gt;Mama : APAAA? Perempuan?&lt;br /&gt;Rini : Iya Ma...&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mama Rini memendam amarah...&lt;br /&gt;Mama : Ya udah, kamu mandi dulu sana...&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Ga berapa lama, papa Rini tiba di rumah.&lt;br /&gt;Begitu masuk di rumah, perang dunia pun pecah.&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mama : JADI KAMU SELINGKUH YAH (sambil mengayunkan panci teflon ke sang suami berkali kali)&lt;br /&gt;Papa : Mama... mama apa apaan sih? (sambil sibuk menangkis serangan sang isteri)&lt;br /&gt;Mama : MASIH GA MAU NGAKU... SIAPA WANITA YANG SAMA KAMU TADI?&lt;br /&gt;Papa : Wanita mana? Mama jangan ngawur... apa apaan ini? Aduh... (mulai babak belur)....&lt;br /&gt;Mendengar papa dan mamanya ribut, Rini yang baru selesai mandi langsung menuju ruang tamu...&amp;nbsp;Papa masih digebukin sama Mama....&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Rini : Mama Mama... jangan pukul Papa... (sambil memegang tangan Mama)...&lt;br /&gt;Mama : NIH, ANAK KAMU SENDIRI SAKSINYA, KAMU SELINGKUH KHAN?&lt;br /&gt;Papa : Selingkuh apaan sih? Papa ga ngerti Mama ngomong apa?&lt;br /&gt;Mama : MASIH COBA BERKELIT RUPANYA? TADI WAKTU ANAK KAMU NELPON, KAMU GA ADA DAN YANG NGANGKAT WANITA.&lt;br /&gt;Papa : Wanita? Wanita apaan? Wanita siapa?&lt;br /&gt;Mama : IYA WANITA. BENER KHAN RINI?&lt;br /&gt;Rini : Iya Ma...&lt;br /&gt;Mama : BENER KHAN? Coba Rini, tadi tante itu ngomong apa?&lt;br /&gt;Rini : Tadi pas Rini nelpon, perempuannya ngomong &quot;Nomor yang anda hubungi sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi.&quot;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Hahahahahahahahahahaha......&lt;br /&gt;
Ternyataaaa.....&lt;br /&gt;
Kasihan papa Rini, udah babak belur duluan....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita di atas cuma rekaan belaka, tapi sayangnya kejadian kejadiannya bisa benar benar terjadi dalam kehidupan kita.&amp;nbsp;Coba ngaku, berapa kali kita terlanjur emosi ketika mendengar sebuah berita atau informasi yang tidak lengkap?&amp;nbsp;Atau mungkin justru kita emosi karena persepsi kita yang salah atau atau pengetahuan kita yang kurang lengkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak selamanya emosi itu buruk. Tuhan memperlengkapi manusia dengan berbagai emosi, termasuk di dalamnya emosi yang berujung kemarahan.&lt;br /&gt;
Sepanjang yang gue tau, Tuhan pun memiliki emosi dan sering diekspresikan terhadap umatNYA.&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, kita bisa lihat ekspresi cinta Tuhan kepada umatNYA dengan membaca kitab &lt;b&gt;Kidung Agung&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Atau contoh lainnya, kita bisa melihat ekspresi kemarahan Tuhan kepada umatNYA dengan membaca kitab &lt;b&gt;Yesaya, Yeremia&lt;/b&gt;, dan kitab kitab nabi lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang gampang tersulut emosi dan menjadi marah biasanya juga memiliki rasa panik yang berlebihan dalam menyikapi suatu keadaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panik adalah salah satu hal yang sebenarnya bisa dikendalikan, asalkan orang tersebut juga bisa mengendalikan emosinya.&lt;br /&gt;
Sama seperti halnya emosi, rasa PANIK sendiri bukanlah sesuatu yang buruk jika kita tahu kapan seharusnya panik dan kapan seharusnya tidak panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah baca kisah Raja Saul di I Samuel 13?&lt;br /&gt;
Raja Saul panik ketika dalam keadaan terdesak dalam peperangan dan nabi Samuel ga dateng dateng. Akibat dari kepanikannya tersebut Raja Saul sampai membuat pelanggaran di hadapan Tuhan dan hal itu mengakibatkan Tuhan marah dan menolak Saul.&lt;br /&gt;
Nah, kisah tentang raja Saul itu adalah contoh rasa panik yang tidak semestinya ada dan malah berujung pada kesalahan yang mengakibatkan Tuhan menolak raja Saul.&lt;br /&gt;
Kisah lain adalah bagaimana paniknya Bangsa Israel ketika mendengar laporan 12 pengintai, dimana 10 pengintai memberitakan isu negatif dan hanya 2 yang memiliki iman. Akibat dari rasa panik itu Tuhan marah kepada Bangsa Israel dan mereka harus menambah masa perjalanan mereka di padang gurun selama 40 tahun sampai generasi mereka yang tidak beriman habis.&lt;br /&gt;
Di alkitab ada beberapa contoh kasus yang menceritakan mengenai rasa panik yang berakibat fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Trus trus....Kisah panik yang bagus ada ga di alkitab? Ya ada dooong....&lt;br /&gt;
Coba baca di kitab Ester 4. Ketika itu bangsa Yahudi ada dalam pembuangan, dan karena suatu permufakatan maka Bangsa Yahudi akan dipunahkan. Tentu saja mereka panik luar biasa. Mordekhai akhirnya meminta kepada ratu Ester untuk &quot;do something&quot;. Kisah selanjutnya seperti apa silahkan baca di kitab Ester.&lt;br /&gt;
Begitu juga kisah perjamuan pernikahan di Kana. Saat itu tuan rumah mulai panik ketika kehabisan anggur. Kepanikan itu disampaikan kepada Maria ibu Yesus, dan kemudian terjadilah peristiwa terkenal dimana Yesus mengubah air menjadi anggur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So fellas... inti dari apa yang mo gue omongin adalah emosi dan panik seharusnya ditempatkan pada proporsi yang benar.&lt;br /&gt;
Untuk bisa memiliki kontrol terhadap emosi dan rasa panik mau ga mau harus melalui pengalaman hidup dan pemahaman yang benar mengenai situasi yang dihadapi.&lt;br /&gt;
Orang yang tidak pernah mengalami keadaan yang genting biasanya tidak pernah belajar untuk mengkontrol emosi dan rasa panik. Oleh sebab itu, jangan pernah menghindar atau melarikan diri dari keadaan yang genting, karena justru keadaan itulah kondisi terbaik untuk kita bisa belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Tuhan Yesus membiarkan kita masuk ke dalam keadaan yang genting, itu bisa berarti 2 hal. Yang pertama adalah DIA tahu bahwa kita mampu melewatinya. yang kedua adalah DIA ingin kita belajar sesuatu melalui keadaan keadaan tersebut.&lt;br /&gt;
Kalau yang terjadi adalah yang kedua, maka sebenarnya itu Tuhan Yesus sedang mempersiapkan kita untuk suatu perkara yang (mungkin) lebih besar di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/10/emosi-di-suatu-senja.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-5213032963508570376</guid><pubDate>Tue, 04 Oct 2011 09:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-12T23:33:27.930+07:00</atom:updated><title>Before saying I DO</title><description>Ngubek ngubek arsip lama, ternyata nemu tulisan ini....&lt;br /&gt;
Kayaknya belom pernah gue posting deh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ASK THE RIGHT QUESTIONS&lt;br /&gt;
Before saying  I DO!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://wedding-splendor.com/wp-content/uploads/2010/11/Wedding-Vows-Samples.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://wedding-splendor.com/wp-content/uploads/2010/11/Wedding-Vows-Samples.jpg&quot; width=&quot;213&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Knowing whether you have found your soul mate can be a difficult,&lt;br /&gt;
even excruciating, process for some singles. The real search must&lt;br /&gt;
begin with being honest about some critical areas of your life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
For I know the plans I have for you, declares the Lord, &#39;plans to&amp;nbsp;prosper you and not harm you, plans to give you a hope and a&amp;nbsp;future&#39; (Jer. 29:11). God goes before you and makes a way for&amp;nbsp;you. However, you do need to use your good sense, wisdom, and&amp;nbsp;conscious and unconscious processes to find a partner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ask yourself:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Who am I? Explore your inner being and be truthful about what&lt;br /&gt;
you find. Examine how your family, or certain experiences,&lt;br /&gt;
influenced who you are.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* What do I want? What kind of person am I looking for? What&lt;br /&gt;
issues will I refuse to compromise on? Is my heart open to&amp;nbsp;finding a spouse?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Is what I want healthy? Are my dating patterns healthy? Do I&lt;br /&gt;
have any issues from the past that have not been resolved&lt;br /&gt;
such as past relationships with partners, ex-partners, and&lt;br /&gt;
others?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Am I following the right spiritual path? It is hard to know&lt;br /&gt;
if you are hearing God&#39;s voice and following the right path.&lt;br /&gt;
For this reason, many quit asking. Believing God arranged&lt;br /&gt;
your marriage does not immunize you from marital discord.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Is my relationship healthy? Does this relationship enable me&lt;br /&gt;
to grow spiritually and emotionally? Does it feed my soul? Is&lt;br /&gt;
there some &quot;chemistry&quot; and physical attraction? Is there&lt;br /&gt;
agreement on spirituality and religion and the ability to&lt;br /&gt;
share this with each other? Are we compatible in education,&lt;br /&gt;
age, and socioeconomic background? Do we each have&lt;br /&gt;
communication skills - the ability to share thoughts,&lt;br /&gt;
feelings, opinions, as well as listening skills? Do we both&lt;br /&gt;
have a sense of humor?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Is God speaking? Do I hear, sense, or feel an inner spiritual&lt;br /&gt;
urging to be with this person and share my life with him or&lt;br /&gt;
her? Don&#39;t mistake God for the chemistry of infatuation or&lt;br /&gt;
lust.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Do others agree with my choice? If trusted friends and family&lt;br /&gt;
disapprove of your choice in a marriage partner, give careful&lt;br /&gt;
consideration to their objections.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Am I a prospective partner? Get a life, and make it a good&lt;br /&gt;
one as a single person. Pray for your future husband or wife.&lt;br /&gt;
Follow your internal spiritual urging, not just your external&lt;br /&gt;
attraction patterns.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/10/before-saying-i-do.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-2785696370976167459</guid><pubDate>Tue, 04 Oct 2011 09:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-04T16:44:10.858+07:00</atom:updated><title>Twitter my sweet twitter...</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTFxlaAwvkcucsDQe96gxeAEm4HBPWjATGN1A4jZnBJBT64rha5NDXaGuaVLA&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTFxlaAwvkcucsDQe96gxeAEm4HBPWjATGN1A4jZnBJBT64rha5NDXaGuaVLA&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Hello Guys...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalian punya account twitter?&lt;br /&gt;
Kalian sering ngetwit?&lt;br /&gt;
Kalian punya berapa banyak follower?&lt;br /&gt;
Kalian nge-follow berapa banyak orang? Siapa aja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hihihihihihihi....&lt;br /&gt;
Gue punya account twitter, namanya @superfear.&lt;br /&gt;
Tapi gue jaraaaaaaaang banget nge-twit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So call me outdated handsome gentleman... (aiiiih....pedeabisdotcom).... but I still don&#39;t understand why some people really addicted to twitter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konon twitter adalah micro-blogging.&lt;br /&gt;
Sebagai seorang blogger, gue masih ga ngerti kenapa twitter dibilang sebagai micro-blog.&lt;br /&gt;
Ngeblog dalam 140 karakter? SUPERB....&lt;br /&gt;
Bahkan sms aja panjangnya 160 karakter, dan menurut gue masih terlalu terbatas untuk bisa blogging.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konon twitter sangat luar biasa memberi dampak pada sebuah berita. Begitu ada kejadian tertentu, biasanya twitter adalah media penyebaran informasi yang kecepatannya super geloooo.&lt;br /&gt;
Menurut gue, hal ini seperti pedang bermata dua. Kalo beritanya bener sih baguslah... tapi kalo beritanya bohong maka twitter akan jadi media fitnah dengan kecepatan yang juga super gelooo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa orang yang gue follow di twitter lebih sering cuap cuap ga penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat twit orang orang tuh berasa kayak gue ada di tengah pasar dan memperhatikan begitu banyak manusia ngobrol. Jarang ada obrolan yang &quot;dalem&quot;.... kebanyakan sekedar nimpalin omongan orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emang bener sih, ada beberapa tweep yang bermanfaat, salah satunya adalah yang mengenai lalu lintas di ibukota. Penting banget tuh, secara Jakarta macetnya udah poool.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
In my sotoy opinion, twitter itu sebenernya cuma cocok untuk beberapa orang aja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tipe pertama : Tentu saja orang orang yang paling cocok menggunakan twitter adalah orang orang yang emang merasa harus / kepengen EXIST. Makin banyak follower makin bagus. Makin banyak omongan yang di-retweet maka makin besar influence dia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tipe kedua : Twitter cocok buat orang orang yang emang punya banyak fans. Sekali nge-twit, jutaan follower-nya menerima.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Hehehehe.... belagu banget yah gue? Yah, namanya juga sotoy....&lt;br /&gt;
Kalo menurut kalian, siapa lagi orang orang yang kira kira cocok ber-twitter ria?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Twitter ga cocok untuk orang orang seperti gue.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ga ada kepentingan untuk menjadi populer.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merasa FB dan LinkedIn (serta FS) sudah cukup untuk bersosialisasi secara virtual&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Punya blog beneran, bisa nulis panjang panjang dan suka suka tanpa dibatasi jumlah karakter.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Males melototin obrolan orang lain yang ga ada kepentingan dengan diri kita.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Gimana menurut kalian?&lt;br /&gt;
Buat kalian yang termasuk pengguna aktif twitter, share ke gue dong.... apa sih asiknya twitter?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/10/twitter-my-sweet-twitter.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-4357115782170060457</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2011 09:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-31T16:31:03.710+07:00</atom:updated><title>A Talk With A Muslim Friend About Christianity</title><description>Hi Guys...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa kabar?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guys, udah baca tulisan gue kemaren?&lt;br /&gt;
Ternyata dua tulisan terakhir gue mendapat apresiasi dari temen gue di Facebook. Surprise banget buat gue, karena ada teman yang muslim yang merespon tulisan gue itu. Nama temen gue &lt;b&gt;Agus Awaludin&lt;/b&gt;. Halo Gus :-)&lt;br /&gt;
Di tulisan gue yang gue rilis sebagai notes di facebook, Agus nitip beberapa pertanyaan yang selama ini mengganjal di hatinya.&lt;br /&gt;
Karena pertanyaannya banyak, gue janji untuk bikin jawab pertanyaan pertanyaan Agus di notes FB.&lt;br /&gt;
Setelah minggu minggu kemaren gue tenggelam dalam pekerjaan (yang pada ngejar deadline), akhirnya gue bisa mulai nulis lagi pada saat libur lebaran.&lt;br /&gt;
So, here we go...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, gue akan copy-paste percakapan antara gue dan Agus.&lt;br /&gt;
Gue pake kode &lt;b&gt;AA (Agus Awaludin)&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;FF (Firman Fajar)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFl7bYhFSiNu_DR-8yAYvf-KYos-BFVpfqNAxCu5ldwKSFJumLyKade5G_MHhIFt1yYGxFQnAYVEhN9LHfnQH3YjT-OBRsO3oi_1Rv4xxFqzZeVzbEXYW961PXLQaL14oo3Fzy/s1600/AAFF.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFl7bYhFSiNu_DR-8yAYvf-KYos-BFVpfqNAxCu5ldwKSFJumLyKade5G_MHhIFt1yYGxFQnAYVEhN9LHfnQH3YjT-OBRsO3oi_1Rv4xxFqzZeVzbEXYW961PXLQaL14oo3Fzy/s400/AAFF.jpg&quot; width=&quot;258&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;AA : sob sangat menarik paparan dan comment2nya :) jadi ingin drill deeper nih is it OK ?&lt;br /&gt;
FF : &amp;nbsp;Monggo, tapi gue bahasnya dari sisi alkitab lho.... :-)&lt;br /&gt;
Gue ga expert dari sudut pandang orang lain.... gue cuma tulis apa yang gue tau.... :-)&lt;br /&gt;
AA : ya itu justru yang gwe ingin tau :)&lt;br /&gt;
FF : OK&lt;br /&gt;
AA : nah sebagai saudara yang berbeda pijakan saya perlu menjelaskan dulu posisi sebagai berikut : 1. dalam islam setiap rasul adalah nabi namun tidak setiap nabi adalah rasul , hanya rasul saja yang memiliki kewajiban untuk menyampaikan wahyu ke umatnya 2. jumlah rasul hanya Tuhan yang tau, namun yang dijelaskan dalam Al-qur&#39;an ada 25 3. kami mencintai yesus sama seperti kami mencintai Adam, Ibrahim, Musa, Muhammad dan rasul lainnya, karena kami tidak boleh membedakan satu dan lainnya 4. kami percaya bahwa yesus akan turun kembali ke bumi sebagai mesiah, dan pada saat itu kami akan berdiri pada barisan yang sama dan berjuang bersamanya. &lt;br /&gt;
yang gwe ingin ketahui, didalam al-kitab apakah ada keterangan bagaimana nabi2x berdo&#39;a sebelum dan sesudah yesus turun? kepada siapakah mereka meminta? dan kepada siapa mereka beriman ? jika perlu mohon ayat yang menggambarkan mereka berdo&#39;a di infokan :)&lt;br /&gt;
yang kedua terkit dengan pesan yang dibawa oleh Moses dan YESUS, apakah persamaan dan perbedaannya? apa kiranya yang menjadikan bangsa yahudi israel resistan terhadap ajaran YESUS ? apakah memang benar ada perbedaan aturan hukum dimana Al-kitab mengkoreksi Torah ?&lt;br /&gt;
mohon dikoreksi jika pemahaman saya salah sbb: 1. YESUS membenarkan bahwa Moses adalah salah satu dari nabi 2. YESUS mengakui bahwa torah adalah berasal dari Tuhan yang diturunkan kepada Moses untuk bangsa yahudi israel 3. YESUS meluruskan/mengkoreksi penyimpangan2x yang ada pada bangsa yahudi israel 4. YESUS membawa hukum yang penuh cinta kasih pada AL-kitab untuk menggantikan hukum2x yang ada di torah 5. bangsa yahudi israel tidak mengakui ajaran YESUS 6. bangsa yahudi israel tidak mengakui YESUS 7. bangsa yahudi israel melakukan makar dan fitnah baik kepada YESUS maupun bunda Maria .... apakah pemahaman saya salah ? mohon dikoreksi ya :)&lt;br /&gt;
FF : Sob, thanks for the insight. Jujur, ini sebuah masukan baru dari seorang muslim buat gue. I really appreciate it.&lt;br /&gt;
Trus karena pertanyaan lo banyak, gue jawab pake tulisan di Notes aja yah. :-)&lt;br /&gt;
Soalnya kalo gue jawab di sini jadi panjang dan rada bias dari topik awal.&lt;br /&gt;
Siapa yang mo di tag nanti hayo ngacung.... !!!&lt;br /&gt;
AA : thanks for sharing bro :) mungkin bisa menjawab kehausan gwe akan pemahaman dari sisi Al-kitab terkait isu2x tersebut nothing else ;-)&lt;br /&gt;
FF : &amp;nbsp;OK. Semoga dalam minggu ini bisa gue release notes tentang pertanyaan2 lo. --&amp;gt; maklum masih jadi karyawan, harus curi2 waktu untuk bisa nulis.... hihihihihihihi ^_^&lt;br /&gt;
AA : sebagai masukan untuk notes nya nanti :) , jujur saja keingin tahuan tersebut datang disebabkan keprihatinan gwe jika memperhatikan threads diskusi di internet dimana sering sekali tuduhan2x keji ditujukan kepada nabi/rasul yang kami cintai Muhammad SAW. bagi muslim yang mempelajari Al-Quran dengan benar kami tidak akan menghujat YESUS karena kami mencintainya seperti kami mencintai Muhammad, kami menghormati YESUS sama seperti umat nasrani memberi penghormatan yang tinggi kepada Abraham dan Moses. keprihatinan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah sikap bangsa yahudi israel kepada YESUS itu serupa dengan para penghujat tersebut kepada Muhammad ? mudah2xan sikap ini tidak berlaku umum dan bukan sikap sebenarnya dari saudara2x kami yang nasrani, namun sikap dari pihak2x yang ingin memancing di air keruh atau pengikut ajaran Fir&#39;aun&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
That was our conversation, folks. Btw, karena gue bukan tukang debat (dan ga punya bakat dan cita cita untuk jadi seorang tukang debat), maka tulisan ini BUKAN ditujukan sebagai perdebatan. Gue cuma coba menerangkan apa yang gue tahu dengan semangat persahabatan (seperti halnya AA juga bertanya dengan semangat persahabatan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, sekarang gue akan coba jawab.&lt;br /&gt;
Gue coba bahas satu demi satu supaya lebih terstruktur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;AA : yang gwe ingin ketahui, didalam al-kitab apakah ada keterangan bagaimana nabi2x berdo&#39;a sebelum dan sesudah yesus turun? kepada siapakah mereka meminta? dan kepada siapa mereka beriman ? jika perlu mohon ayat yang menggambarkan mereka berdo&#39;a di infokan :)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FF : Tiga pertanyaan sekaligus nih.... hehehehe. Gue jawabnya dari sisi nabi nabi TUHAN kami yah (khan ada juga nabi nabi dari para dewa sesembahan bangsa lain).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bagaimana nabi nabi sebelum Yesus berdoa (beserta refensi ayat)&lt;/b&gt; --&amp;gt; wah, ini banyak banget referensinya, dari kitab Kejadian sampai Maleakhi (seluruh perjanjian lama). Kalau yang mau diketahui apakah ada ritual ritual khusus (seperti wudhu dll, berapa kali sujud dll, jam berapa mereka berdoa) maka hal itu tidak pernah dituliskan oleh alkitab. Doa pun tidak ada yang bersifat hapalan. Dalam hal berdoa, gue menangkap konsistensi antara TUHAN di perjanjian lama dengan perjanjian baru, yaitu doa bukanlah sebuah kewajiban yang mendatangkan pahala, tetapi doa adalah ungkapan hati seseorang kepada TUHAN. Doa harus lahir dari dalam hati seseorang, bukan karena ritual yang diperintahkan atau diwajibkan. Hehehe, ga heran khan kalo kita lihat banyak orang yang KTP-nya ditulis beragama Kristen tapi ternyata males berdoa? Hahahahaha.... (ketawa miris). Coba lihat di negara negara Barat sono, orang yang berdoa malah dianggap orang orang aneh dan jadi bahan olok olok (lihat deh film Hollywood).&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bagaimana nabi nabi setelah Yesus berdoa&lt;/b&gt; --&amp;gt; sama... ga pernah diatur untuk ritual atau caranya atau waktunya. Yesus pernah ngajarin doa Bapa Kami sebagai contoh berdoa. Beberapa gereja menjadikan doa tersebut sebagai hafalan. Sayangnya, banyak orang yang udah merasa cukup ketika sudah hapal doa Bapa Kami. Padahal doa Bapa Kami itu cuma sebagai contoh sebuah rangkaian doa yang sempurna. Tetap saja, yang namanya doa bukanlah serangkaian kalimat mantra yang dihapal. Doa yang benar haruslah doa yang lahir dari dalam hati... artinya doa tersebut disampaikan dengan kata kata yang benar benar keluar dari hati kita yang penuh dalam, dan tidak mengandung kemunafikan.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kepada siapa nabi nabi beriman?&lt;/b&gt; Nabi nabi perjanjian lama beriman kepada TUHAN yang dikenal oleh bangsa Israel adalah YHWH (dibaca sebagai Yahweh atau Yehova/Jehovah). Nabi nabi setelah jaman perjanjian baru (gue sebut sebagai nabi nabi Kristen) beriman dan menyembah YESUS. Kalo nabi nabi agama Yahudi / Jews tetap menyembah YHWH. Apakah ini berarti TUHANnya orang Kristen berbeda dengan yang TUHAN yang disembah oleh agama Yahudi? TIDAK. Agama Yahudi dan Kekristenan menyembah Tuhan yang sama.&lt;br /&gt;
Lho kok bisa gitu? &lt;b&gt;Karena arti nama Yesus adalah YHWH MENYELAMATKAN (JEHOVAH SAVED) / YHWH KESELAMATAN (JEHOVAH is SALVATION)&lt;/b&gt;. Yesus adalah YHWH yang turun menjadi manusia dan menyelamatkan umat manusia dari belenggu dosa. &lt;br /&gt;
Btw FYI nama YESUS aslinya dalam bahasa Aramik : Jehoshua, ditulis dalam bahasa Yunani sebagai Ie¯sous, dibaca oleh orang bule sebagai Jesus(Jises)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;AA : yang kedua terkit dengan pesan yang dibawa oleh Moses dan YESUS, apakah persamaan dan perbedaannya? apa kiranya yang menjadikan bangsa yahudi israel resistan terhadap ajaran YESUS ? apakah memang benar ada perbedaan aturan hukum dimana Al-kitab mengkoreksi Torah ?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
FF : Ini juga bukan satu pertanyaan nih. Hahahahaha......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Persamaan dan perbedaan yah?&lt;/b&gt; Well... actually their teachings are the same things. Tidak ada perbedaan mendasar antara ajaran Musa dan Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lho kok ga ada perbedaan... Kenapa bisa gitu?&lt;/b&gt; Well... karena yang mengutus dan kemudian berfirman dan ngajarin Musa adalah TUHAN / YHWH sendiri..... dan seperti yang gue tulis di atas Yesus sendiri adalah YHWH.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tapi Man, inti pengajaran Yesus khan tentang kasih&lt;/b&gt;. Betul. Tapi ajaran kasih sebenarnya bukan barang baru. Hukum tentang mengasihi Tuhan &amp;nbsp;sudah tertulis di kitab Ulangan 6:5. Hukum tentang mengasihi sesama manusia sudah tertulis di kitab Imamat 19:18. Kedua kitab itu adalah sebagian dari 5 kitab yang ditulis oleh Musa.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kenapa bangsa Yahudi resistan terhadap ajaran Yesus?&lt;/b&gt; Hmmm.... ada bisa banyak alasan, tapi menurut gue pribadi masalah terbesarnya adalah &lt;b&gt;PARADIGMA&lt;/b&gt; bangsa Yahudi mengenai konsep Mesias. Konsep tentang Mesias sudah dikenal dari jaman jebot. Sebagian besar nubuat di perjanjian lama berbicara tentang Mesias. Bahkan kalau mau dihitung hitung, tahun hadirnya Mesias pun sudah dapat diperkirakan oleh Bangsa Yahudi (dan percaya lah, orang Yahudi jago kalo soal itung itungan...hehehe). Mereka bisa memprediksi kapan Mesias datang. Tetapi sayangnya, konsep mereka tentang Mesias salah besar. Mereka mengharapkan mesias datang sebagai seorang pahlawan gagah perkasa yang akan membebaskan bangsa Yahudi dari penjajahan (waktu itu kebetulan bangsa Yahudi sedang dalam masa penjajahan bangsa Romawi). Tetapi Mesias yang datang ternyata benar benar bertolak belakang dengan konsep mereka.&lt;br /&gt;
Sebenernya ketika Yesus datang orang orang Yahudi sudah berpikiran &quot;jangan jangan Yesus ini sang Mesias... tapi kok....masak iya....&quot;. Nah, &quot;tapi kok masak iya&quot;-nya itu yang akhirnya membuat mereka kecewa berat dan akhirnya menolak Yesus.&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias ga hebat?&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias lahirnya di kandang binatang?&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias itu cuma anak tukang kayu?&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias ga punya pasukan dan ngga angkat pedang (kayak Daud)?&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias kerjaannya cuma ngabarin tentang Kerajaan Surga? Kerajaan Israelnya kapan diomongin? OMDO nih... kapan perangnya?&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias pengikutnya culun culun... para nelayan bodoh... pemungut cukai (model model Gayus Tambunan gitu deh)... orang orang kecil yang ga terpandang.&quot;&lt;br /&gt;
&quot;Masak sih Mesias kerjaannya nyembuhin orang sakit dan mbangkitin orang mati?&quot;&lt;br /&gt;
dll dll dll dll....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paradigma mereka tentang Mesias sangat sangat melenceng&lt;br /&gt;
Lucunya, yang akhirnya menjadi pihak pihak yang bertanggungjawab atas kematian Yesus justru dari kalangan alim ulama.&lt;br /&gt;
Lucu khan? Well... ngga lucu juga sih.... mengingat bahwa ketika itu Yesus sering terlibat pembicaraan tajam dengan para alim ulama Yahudi dan mengkritik kemunafikan dan kejahatan hati mereka. Mereka inilah barisan orang orang munafik yang sakit hati dan akhirnya mengupayakan agar Yesus dilenyapkan dari muka bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FYI, alim ulama adalah orang orang terpandang dan memiliki kedudukan politis yang diperhitungkan oleh kaum penjajah karena alim ulama memiliki basis massa yang cukup besar. (Sama khan kayak jaman sekarang? Hehehehe). Kemunculan Yesus ternyata membuat mereka kehilangan muka / wibawa dan jika dibiarkan berlangsung lama maka akan membuat mereka kehilangan massa (waktu itu pengikut Yesus makin banyak dan DIA beken di sana sini). Kalau sampai mereka kehilangan massa, maka itu berarti mereka akan kehilangan kedudukan politik dan kehilangan kehormatan. Curiganya gue sih, kemungkinan mereka juga akan kehilangan penghasilan juga... hehehehehe.... (khan biasanya UUD).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa waktu itu alim ulama adalah kedudukan bergengsi? Karena waktu itu &quot;raja israel&quot; adalah Herodes, dan Herodes cuma semacem simbol atau boneka saja dan ga lebih cuma seperti kaki tangan penjajah dan tidak punya power. Bayangin aja kayak posisi Raja Raja atau Sultan Sultan kerjaan nusantara saat ini. Mereka cuma sebagai simbol dan cuma punya sedikit kekuasaan, tapi kekuasaan penuh mah tetap di tangan Presiden RI khan. Ngga semua orang tunduk manut kepada (let&#39;s say) Sultan Hamengkubuwono X khan? Yah seperti itulah kira kira keadaannya waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan alim ulama pada jaman itu adalah orang orang yang hapal luar dalem mengenai taurat Musa dan kitab para nabi. Bahkan hukum hukum yang tertera dalam taurat Musa sudah menjadi bagian dari adat istiadat orang Yahudi pada waktu itu sehingga banyak yang udah ga jelas lagi mana yang hukum taurat (difirmankan TUHAN kepada Musa) dan mana hukum etika adat istiadat (dibuat oleh manusia). Sayangnya, mereka melakukan hukum hukum taurat itu murni karena &quot;peraturan&quot; dan mengabaikan unsur kasih (padahal &quot;kasih&quot; pun sudah dicantumkan dalam hukum taurat).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mmm....Gue umpamain seperti ini Bro...&lt;br /&gt;
Ada cowok, namanya Bambang, punya rumah di Pondok Indah. Ada seorang wanita yang ikut di rumah Bambang tersebut, namanya Susan. Tiap pagi Susan nyiapin sarapan, lalu bebenah rumah, nyuci perabot, nyuci dan nyetrika pakaian, nyiram tanaman, dan nyiapin makan malem. Susan melakukan itu karena dia mengharapkan bayaran / upah dari Bambang. Kalo ga dibayar / dikasih upah maka Susan bebas untuk tidak melakukan kewajiban2nya tersebut. Oooh, ternyata Susan adalah asisten rumah tangga (PRT) di rumah Bambang.&lt;br /&gt;
Bambang punya sohib karib, namanya Joko. Joko punya isteri namanya Dewi. Joko dan Dewi saling cinta. Maka demi cintanya kepada suami, Dewi mau melakukan pekerjaan rumah tangga. Bangun pagi pagi, nyiapin sarapan, bebenah rumah, nyuci perabot, nyuci dan nyetrika pakaian, nyiram tanaman, nunggu Joko pulang, nyiapin makan malem, dll dll dll. Dewi melakukan itu atas dasar cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa lihat ga Bro, perbedaan antara Susan dan Dewi? Well, apa yang mereka lakukan sama kok... bangun pagi, nyiapin sarapan, dst dst dst...&lt;br /&gt;
Tapi hati mereka berbeda. Susan melakukan atas dasar peraturan / kewajiban dan upah. Dewi melakukan itu karena dasar cinta. Mentalitas orang orang seperti Susan (berbuat baik demi upah / karena kewajiban) adalah mentalitas babu / budak.&lt;br /&gt;
Mentalitas orang orang seperti Dewi (berbuat baik karena cinta) adalah mentalitas yang diharapkan oleh TUHAN.&lt;br /&gt;
Yesus datang untuk mengubah mentalitas &quot;Susan&quot; menjadi mentalitas &quot;Dewi&quot;. Sayangnya mentalitas Susan sudah mendarah daging di kalangan alim ulama waktu itu. Mereka udah kadung hapal semuanya, dan suka pamer kalo melakukan kebaikan, dan suka menghitung hitung kebaikan yang sudah mereka lakukan, dan memandang orang lain sebagai orang berdosa (karena tidak melakukan hal hal yang mereka lakukan atau tidak menghapal sebanyak yang mereka hapal atau tidak berdoa sebanyak yang mereka lakukan). Mereka marah besar ketika hal itu dibongkar oleh Yesus. (Ditambah pula Yesus yang mereka harapkan tampil sebagai Mesias ternyata bertolak belakang dengan paradigma mereka).&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Apakah memang benar ada perbedaan aturan hukum dimana Al-kitab mengkoreksi Torah ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Supaya ga rancu, gue kasih gambaran sebagai berikut.&lt;br /&gt;
Kitab yang dipakai oleh orang Kristen dikenal sebagai Alkitab. Di dalam alkitab terdiri dari 2 bagian besar, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Gampangnya, kitab kitab Perjanjian Lama adalah kitab yang ditulis sebelum Yesus lahir, dan Perjanjian Baru adalah kitab kitab yang ditulis setelah Yesus lahir.&lt;br /&gt;
Perjanjian Lama terdiri dari beberapa bagian besar (yang melakukan pengelompokan adalah para teolog), yaitu 5 kitab yang diyakini ditulis oleh Musa (biasa disebut sebagai TORAH atau TAURAT atau PENTATEUCH), lalu kitab sejarah Israel (Yosua, Hakim Hakim, dll dll dll), Kebijaksanaan (Mazmur / Zabur, Amsal, Pengkotbah, Ayub, Kidung Agung), dan kitab para nabi (Yesaya, Yeremia, dll dll dll). Jumlah total kitab = 39.&lt;br /&gt;
Perjanjian Baru juga terdiri dari beberapa bagian, yaitu 4 Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes), Kisah Para Rasul, Surat Paulus (Roma, Korintus, Galatia, dll), Surat Umum / bukan surat paulus (Yakobus, Petrus, 1-3 Yohanes), dan Pewahyuan. Total kitab = 27.&lt;br /&gt;
Jadi pada dasarnya Torah adalah bagian dari seluruh Alkitab (5 dari 66 kitab). Dari 5 buah kitab TORAH, yang berisi hukum hukum yang diturunkan kepada Musa ada 4 kitab, yaitu Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Kitab Kejadian berisi kisah penciptaan manusia sampai dengan kisah Yusuf (anak Yakub yang jadi perdana menteri di Mesir, bukan Yusuf suami Maria ibu Yesus).&lt;br /&gt;
Jadi kalau pertanyaannya adalah apakah alkitab mengkoreksi torah, maka jawabannya adalah TIDAK.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;AA : mohon dikoreksi jika pemahaman saya salah sbb: 1. YESUS membenarkan bahwa Moses adalah salah satu dari nabi 2. YESUS mengakui bahwa torah adalah berasal dari Tuhan yang diturunkan kepada Moses untuk bangsa yahudi israel 3. YESUS meluruskan/mengkoreksi penyimpangan2x yang ada pada bangsa yahudi israel 4. YESUS membawa hukum yang penuh cinta kasih pada AL-kitab untuk menggantikan hukum2x yang ada di torah 5. bangsa yahudi israel tidak mengakui ajaran YESUS 6. bangsa yahudi israel tidak mengakui YESUS 7. bangsa yahudi israel melakukan makar dan fitnah baik kepada YESUS maupun bunda Maria .... apakah pemahaman saya salah ? mohon dikoreksi ya :)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;thanks for sharing bro :) mungkin bisa menjawab kehausan gwe akan pemahaman dari sisi Al-kitab terkait isu2x tersebut nothing else ;-)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FF : Gue jawab sesuai nomor pertanyaan.&lt;br /&gt;
1. YESUS membenarkan bahwa Moses adalah salah satu dari nabi --&amp;gt; True.&lt;br /&gt;
2. YESUS mengakui bahwa torah adalah berasal dari Tuhan yang diturunkan kepada Moses untuk bangsa yahudi israel --&amp;gt; True.&lt;br /&gt;
Untuk nomor 1 dan 2 --&amp;gt; Ga ada statement khusus yang secara eksplisit mengenai hal ini keluar dari mulut Yesus (hanya implisit), tapi gue yakin hal ini benar. Dalam sejarah agama Yahudi dan Kekristenan, setiap orang diminta untuk menguji segala sesuatu dan tidak bergantung kesaksian atau iman orang lain. Apapun pendapat orang, secara de-facto dan de-jure Musa tetaplah nabi dan pemimpin umat Israel. Dalam perjalanan hidupnya, Musa juga beberapakali diragukan dan ditolak oleh bangsa Israel. Hampir seluruh nabi yang tercatat di alkitab mengalami kejadian yang hampir mirip --&amp;gt; ditolak oleh bangsanya sendiri. Jadi kalau mengandalkan &quot;kesaksian&quot; atau &quot;pengakuan&quot; dari orang lain, kayaknya hal itu bukanlah harga mati yang menunjukkan eksistensi orang yang bersangkutan di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. YESUS meluruskan/mengkoreksi penyimpangan2x yang ada pada bangsa yahudi israel&lt;br /&gt;
4. YESUS membawa hukum yang penuh cinta kasih pada AL-kitab untuk menggantikan hukum2x yang ada di torah&lt;br /&gt;
Jawaban untuk no 3 dan 4 --&amp;gt; Mengkoreksi kelakuan bangsa Yahudi = IYA (sama seperti utusan utusan Tuhan lainnya). Mengkoreksi hukum Taurat = TIDAK. Dia justru datang untuk menggenapi hukum Taurat. Taurat tetap berlaku sampai saat ini. Gue kutip perkataan Yesus di Matius 5:17-18 &quot;Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.&lt;br /&gt;
Catatan penting di point ini adalah : Yesus tidak pernah mengganti Hukum Taurat, karena toh DIA juga yang menciptakan hukum taurat (dan dituliskan oleh nabi nabi utusanNYA, termasuk Musa).&lt;br /&gt;
Alkitab menyatakan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan karena melakukan hukum taurat. Keselamatan tidak bisa dilakukan karena melakukan hukum taurat dikarenakan banyaknya dan beratnya tuntutan hukum taurat. Yesus datang untuk menggenapi seluruh tuntutan hukum taurat, dan orang orang yang beriman kepada Yesus dianggap sudah memenuhi hukum taurat. Dalam hal inilah alkitab menyebutkan bahwa keselamatan hanya bisa diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus.&lt;br /&gt;
Sama seperti halnya dosa datang melalui satu pintu (Adam), maka keselamatan pun disediakan melalui satu pintu (Yesus).&lt;br /&gt;
Cuma butuh 1 manusia Adam yang memakan buah yang dilarang untuk mengakibatkan seluruh umat manusia sepanjang abad menjadi berdosa (dan harus mati), dan cuma butuh 1 manusia Yesus yang mati untuk menanggung dosa seluruh manusia dan memungkinkan seluruh umat manusia mendapatkan keselamatan dan kehidupan kekal.&lt;br /&gt;
Just as simple as that.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. bangsa yahudi israel tidak mengakui ajaran YESUS&lt;br /&gt;
6. bangsa yahudi israel tidak mengakui YESUS&lt;br /&gt;
7. bangsa yahudi israel melakukan makar dan fitnah baik kepada YESUS maupun bunda Maria ....&lt;br /&gt;
Jawaban untuk no 5-7 --&amp;gt; Ngga semua orang Yahudi seperti itu kok. Yesus memiliki ratusan pengikut setia, dan ribuan simpatisan. Tapi sama seperti yang kita lihat apa yang terjadi sekarang, sebagus apapun Sri Mulyani akhirnya dia harus menerima segala tuduhan dan akhirnya keluar dari kabinet akibat ulah para politisi. Apakah Sri Mulyani ga punya pendukung? Justru banyak sekali... tapi sayangnya para pendukung Sri Mulyani kebanyakan orang orang yang tidak memiliki posisi politik. Kebayang ga? Hehehehe....&lt;br /&gt;
Atau jangan Sri Mulyani deh... itu khan ga terkait agama. Kita ambil contoh Gus Dur aja deh.&lt;br /&gt;
Siapa yang meragukan keislaman Gus Dur? Rasanya sih cuma orang bodoh aja yang meragukan keislaman Gus Dur. Tapi ketika Gus Dur mengambil keputusan keputusan yang membela kaum minoritas (agama lain, masyarakat keturunan tionghoa), apakah semua ulama bisa terima? Walaupun Gus Dur punya jutaan pendukung, toh akhirnya dia tetap terguling juga. Untuk melegalkan penggulingan Gus Dur, lawan politik Gus Dur menggunakan berbagai tuduhan. Jutaan pendukung Gus Dur bisa apa? Ga bisa apa apa... karena mereka ga punya posisi politis yang kuat.&lt;br /&gt;
Mengenai fitnah kepada Maria alkitab tidak pernah mencatat hal ini, jadi gue ga berani bilang apa apa. :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;AA: sebagai masukan untuk notes nya nanti :) , jujur saja keingin tahuan tersebut datang disebabkan keprihatinan gwe jika memperhatikan threads diskusi di internet dimana sering sekali tuduhan2x keji ditujukan kepada nabi/rasul yang kami cintai Muhammad SAW. bagi muslim yang mempelajari Al-Quran dengan benar kami tidak akan menghujat YESUS karena kami mencintainya seperti kami mencintai Muhammad, kami menghormati YESUS sama seperti umat nasrani memberi penghormatan yang tinggi kepada Abraham dan Moses. keprihatinan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah sikap bangsa yahudi israel kepada YESUS itu serupa dengan para penghujat tersebut kepada Muhammad ? mudah2xan sikap ini tidak berlaku umum dan bukan sikap sebenarnya dari saudara2x kami yang nasrani, namun sikap dari pihak2x yang ingin memancing di air keruh atau pengikut ajaran Fir&#39;aun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FF :&lt;br /&gt;
Gue ngerti banget keprihatinan elo Bro... Emang menyebalkan yah kalo orang yang kita sayangi dikenakan tuduhan tuduhan keji. SIGH...&lt;br /&gt;
Itu juga dialami oleh Yesus ketika Dia menjadi manusia.&lt;br /&gt;
Seperti yang sudah gue ceritakan di atas, kebencian (beberapa) orang Yahudi kepada YESUS menurut gue lebih banyak karena faktor paradigma mereka mengenai konsep mesias dan faktor politik yang terjadi pada waktu itu. Mereka benci kepada Yesus karena merasa &#39;ditelanjangi&#39; oleh perkataan perkataan Yesus.&lt;br /&gt;
Dari kalimat yang elo tulis di atas, (&lt;i&gt;correct me if I&#39;m wrong&lt;/i&gt;) maka kita bicara tentang 3 agama : &lt;b&gt;Kristen, Yahudi, dan Islam&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Intermezzo : Gue berharap sekali orang orang non Kristen bisa tahu apa sih bedanya Yahudi dengan Kristen (sering disama ratakan --&amp;gt; udah pasti SALAH BESAR), dan apa bedanya Yahudi sebagai agama dan Yahudi sebagai ras suku bangsa dan hubungannya dengan negara Israel.&lt;/blockquote&gt;Gue lanjutin.&lt;br /&gt;
Di alkitab sudah sangat jelas dituliskan bahwa para pengikut Yesus MEMANG memiliki musuh abadi. Siapakah musuh abadi para pengikut Yesus? Apakah umat Islam? Hehehehe....&lt;br /&gt;
Berikut ini gue kutip firman Tuhan yang dituliskan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di kota Efesus. Tertulis dalam Efesus 6:1-17 sebagai berikut....&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;10 &amp;nbsp;Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.&lt;br /&gt;
11 &amp;nbsp;Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat &lt;b&gt;Iblis&lt;/b&gt;;&lt;br /&gt;
12 &amp;nbsp;karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.&lt;br /&gt;
13 &amp;nbsp;Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.&lt;br /&gt;
14 &amp;nbsp;Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,&lt;br /&gt;
15 &amp;nbsp;kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;&lt;br /&gt;
16 &amp;nbsp;dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari &lt;b&gt;si jahat&lt;/b&gt;,&lt;br /&gt;
17 &amp;nbsp;dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah&lt;/blockquote&gt;Jelas khan Bro... &lt;b&gt;musuh abadi para pengikut Yesus Kristus adalah iblis&lt;/b&gt;.... (dan bukan umat islam atau buddha atau hindu atau lainnya). &lt;b&gt;Dan musuh iblis adalah para pengikut Yesus Kristus&lt;/b&gt;. Hal ini ditulis oleh rasul Petrus di suratnya yang pertama pasal 5 ayat 8. Petrus nulis sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Alkitab TIDAK PERNAH menyebutkan bahwa musuh kami adalah umat dari kepercayaan / agama lain. Jadi kalo ada yang bilang bahwa orang Kristen memusuhi umat Islam dan ga akan berhenti sampai umat Islam tamat, waaah... sorry to say... that&#39;s not true, dan itu adalah sebuah fitnah dan kebohongan besar. Alkitab tidak pernah mengajarkan seperti itu. &lt;b&gt;Musuh kami adalah Iblis&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permusuhan dengan iblis bahkan sudah dituliskan di kitab pertama alkitab yaitu kitab kejadian, pasal 3 ayat 15 dan itu akan berlangsung terus sampai akhir jaman (tertulis di kitab terakhir alkitab yaitu kitab wahyu).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Trus gimana dengan kekerasan verbal yang dilakukan para netters terhadap Muhammad?&lt;br /&gt;
Well bro, kekerasan verbal ini berlaku dua arah kok. Gue juga pernah baca tuduhan2 tidak benar kepada Yesus (baik dari netters muslim maupun yang atheis). Kalo ada yang nuduh Yesus macem macem, gue akan uji lagi dan akan lihat kebenaran dari tuduhan tersebut. Kenapa gue lakukan seperti itu (khan buang buang waktu dan energi)? Karena memang itu yang dianjurkan oleh Alkitab, yaitu menguji segala sesuatu.&lt;br /&gt;
Kalo ada yang teriak teriak menyatakan kebenciannya kepada Yesus (apapun alasannya) maka gue cuma akan tersenyum dan bilang dalam hati &quot;&lt;i&gt;kemane aje lu, dari 2000 tahun yang lalu pemimpin agama yahudi juga udah benci ama Yesus.... sono lu pade gabung tuh sama pemimpin umat yahudi&lt;/i&gt;&quot;... hehehehe...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Btw, kebanyakan dari orang Kristen tidak melakukan kultus individu kepada salah satu nabi atau rasul. Jadi, bagaimana kami menghormati Abraham, Musa, Daud, dll (termasuk rasul rasul murid Yesus) sama saja. Pemujaan kepada Yesus kami lakukan karena Dia adalah TUHAN. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Center of our worship is God alone&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Khusus di Katolik, mereka melakukan penghormatan khusus kepada beberapa tokoh yang mereka jadikan panutan. Umat Katolik memberikan penghormatan kepada tokoh tokoh tersebut melebihi umat dari golongan Kristen lainnya. Tetapi tetap saja yang menjadi sentral pemujaan umat Katolik adalah Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OK Bro, gue cuma bisa nulis sampe segitu aja. Semoga bisa memberi gambaran. Btw, selamat lebaran yah :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/08/talk-with-friend.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFl7bYhFSiNu_DR-8yAYvf-KYos-BFVpfqNAxCu5ldwKSFJumLyKade5G_MHhIFt1yYGxFQnAYVEhN9LHfnQH3YjT-OBRsO3oi_1Rv4xxFqzZeVzbEXYW961PXLQaL14oo3Fzy/s72-c/AAFF.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-8766670680889120708</guid><pubDate>Wed, 17 Aug 2011 16:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-17T23:56:01.760+07:00</atom:updated><title>Siapakah Nabi Terakhir Menurut Alkitab?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLPv6evNaMGWP8AZzCeyI4rtaDUHbkX60mONSIajUmL_pm3fC2-upBAT9RQZGOua68hKYmdGmLUfCrUx3iRroxFvU_JIxeqKYbA8MqilJIQiQujjH3LC7TMWLlDzoxUWLIbRMY/s1600/Anonymous.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLPv6evNaMGWP8AZzCeyI4rtaDUHbkX60mONSIajUmL_pm3fC2-upBAT9RQZGOua68hKYmdGmLUfCrUx3iRroxFvU_JIxeqKYbA8MqilJIQiQujjH3LC7TMWLlDzoxUWLIbRMY/s200/Anonymous.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hi Fellas.... ketemu lagi nih kita.&lt;br /&gt;
Apa kabar? :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yuk kita langsung ke pertanyaan yang gue jadiin judul tulisan.&lt;br /&gt;
Siapakah Nabi Terakhir Menurut Alkitab?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eng Ing Eng...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk ngejawab itu, maka gue akan bikin dalam beberapa point.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Apakah Yesus adalah Nabi Terakhir Menurut Alkitab?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
BUKAAAAAAN. Yesus bukan nabi terakhir menurut Alkitab... bahkan Yesus bukanlah Nabi... karena Yesus pada hakekatnya adalah TUHAN yang menjadi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Kalo bukan Yesus, apakah murid murid Yesus?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
BUKAAAAAAN JUGAAAAA. Kedua belas murid Yesus (yang juga dikenal sebagai Rasul) bukan nabi terakhir dalam Kekristenan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Kalo gitu, gimana dengan Paulus? Dia khan ga terhitung dalam bilangan 12 rasul.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Paulus.... mmmm..... bukan juga tuh. Tapi Paulus yang ngasih bocoran mengenai hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Gimana dengan penulis kitab Wahyu? Wahyu khan kitab terakhir di alkitab.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lha, piye tho sampeyan iki... penulis kitab Wahyu khan rasul Yohanes.... rasul Yohanes khan termasuk dalam gank 12 rasul. Jadi, udah pasti bukan rasul Yohanes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Jadi siapa dong nabi terakhir menurut alkitab?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ga ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Haaa? Maksudnya gimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Iya, alkitab tidak pernah menunjuk siapa nabi terakhir. Berbeda dengan agama lain, kekristenan memiliki banyak nabi. Nabi nabi Kristen akan terus ada sampai hari kiamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Yang bener?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Gue kutip dari kitab Efesus yah. Kitab ini ditulis oleh rasul Paulus.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Efesus 4:11-12 &amp;nbsp;Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus...&lt;/blockquote&gt;Artinya.... selama di dunia ini masih ada gereja, maka fungsi kerasulan, fungsi kenabian, fungsi pemberita injil, fungsi penggembalaan, dan fungsi pengajaran akan tetap ada di dunia. Ngerti khan bahwa gereja itu khan disebut sebagai tubuh Kristus?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. Maksudnya gimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hiyaaaa.... kirain udah ngerti. Maksudnya adalah Yesus Kristus disebut sebagai gereja, dan gereja adalah tubuhNya. Itu bisa dilihat di I Korintus 12 sampai 14. Di Efesus 4 tadi juga bisa dipakai sebagai referensi sih. Nah tubuh manusia khan terdiri dari banyak anggota tubuh... ada tangan, ada kaki, ada jari, ada perut, dan lain lain... begitu juga tubuh Kristus. Tubuh Kristus terdiri dari banyak anggota, dan masing masing memiliki fungsi yang spesifik. Misal, kalo di tubuh manusia khan tangan dipakai untuk memegang, untuk memegang, untuk menjaga keseimbangan, untuk menulis dan lain lain. Tapi agar bisa berfungsi lebih optimal tangan harus bekerjasama dengan kaki... misal ketika harus mendorong mobil atau mengangkat barang. Kaki akan menopang berat yang harus ditanggung.&lt;br /&gt;
Begitu juga seharusnya tubuh Kristus. Ada gereja atau persekutuan yang melayani orang orang dari suku tertentu. Ada gereja atau persekutuan yang melayani kelompok usia tertentu. Ada gereja atau persekutuan yang melayani daerah tertentu, dan lain lain. Masing masing memiliki fungsi yang spesifik, tapi untuk bisa lebih optimal masing masing gereja harusnya bisa saling mendukung dan bekerjasama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. Mmmm.... trus hubungannya sama Nabi apaan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hahahaha.... bingung yah?&lt;br /&gt;
Begini....&lt;br /&gt;
Tadi khan gue udah bilang, yang namanya tubuh kristus itu harusnya bersatu. Kalo tubuh kristus ga bersatu gimana bisa berkembang? Istilahnya, gimana tubuh bisa berkembang kalo tangan musuhan sama kaki? Gimana tubuh bisa berkembang kalo mulut mogok makan karena lagi ribut sama kuping? Gimana tubuh bisa berkembang kalo hidung males bernafas karena lagi musuhan sama jempol? Ngerti khan maksud gue?&lt;br /&gt;
Nah, supaya bisa berkembang, maka gereja membutuhkan fungsi kerasulan, kenabian, pekabaran injil, penggembalaan, dan pengajaran. Itu yang tadi disebutkan di Efesus 4:11-12 tadi. Pembangunan tubuh Kristus ga akan bisa berjalan kalo kelima fungsi tersebut ga ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. Maksudnya jawatan rohani gimana sih?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mmm... gimana yah? Bingung juga gue njelasinnya.&lt;br /&gt;
Jawatan rohani itu adalah sebuah kedudukan yang dikaruniakan Tuhan kepada seseorang. Kedudukan berkaitan erat dengan tugas yang harus diemban, dan Tuhan Yesus akan memperlengkapi orang tersebut dengan karunia rohani yang sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya. Nah, karena jawatan dan karunia itu sifatnya adalah dikaruniakan itu berarti siapa yang dipilih oleh Tuhan untuk memegang jawatan tertentu tidak tergantung dari si orang yang bersangkutan.... itu adalah hak prerogatif Tuhan Yesus. Ga usah sombong kalo dikasih jawatan rasul karena itu bukan prestasi hebat dan murni semata mata karena kasih karunia Tuhan saja. Begitu juga kalo cuma dapet jawatan pengajar, ga usah minder kalo ketemu sama orang yang jawatannya Nabi. Toh sama sama dikaruniakan, ga usah sombong dan ga usah minder. Begitu juga yang dapet lebih dari satu jawatan ga usah sombong, dan yang ga dapet jawatan sama sekali juga ga usah minder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;11. Sebentar sebentar.... ada orang yang dapet lebih dari 1 jawatan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada. Banyak malahan. Bisa aja seorang yang mendapat jawatan sebagai rasul juga diberi jawatan sebagai pemberita injil. Atau seseorang yang dikaruniakan jawatan nabi sekaligus gembala sekaligus pengajar. Tapi ada juga orang yang ga memiliki jawatan apapun. Pokoknya ini mah sesuai kehendak Tuhan aja. Semakin tinggi jawatannya semakin tinggi tanggungjawabnya. Semakin banyak jawatannya, semakin banyak tanggungjawabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;12. Jawatan jawatan rohani itu buat para Pendeta atau Pastur yah?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ngga juga, jemaat biasa juga bisa dikaruniakan jawatan rohani oleh Tuhan, khan terserah Tuhan mau dikasih ke siapa. Pendeta dan Pastur khan bisa disamakan dengan Imam. Kalau kita baca di alkitab, rasul dan nabi itu biasanya bukan imam. Yang identik dengan keimaman itu jawatan sebagai gembala dan pengajar. Tapi bukan berarti ga ada pendeta atau pastur yang dikasih jawatan rasul atau nabi lho. Maksud gue adalah : ada banyak kok pendeta atau pastur yang memperoleh jawatan sebagai nabi atau rasul, tapi yang jadi nabi atau rasul ga terbatas hanya pendeta dan pastur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;13. Hmmm, gitu tho.... Trus... tadi sempet bilang soal karunia roh... maksudnya gimana? Apa hubungannya dengan jawatan rohani?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Iya, orang yang dikaruniakan jawatan tertentu biasanya akan diperlengkapi dengan karunia tertentu untuk bisa melakukan tugas tugas tertentu. Misalnya begini.... Seorang nabi itu tugas utamanya adalah bernubuat, yaitu menyatakan apa yang Tuhan ingin utarakan kepada umatNya. Untuk bisa menjalankan tugas sebagai penyambung lidah Tuhan, maka seorang nabi harus memiliki karunia nubuatan. Begitu juga seorang dengan jawatan pengajar... pasti diperlengkapi dengan karunia mengajar. Tentang karunia karunia roh ini bisa dibaca di I Korintus 12.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;14. Tadi dibilang bahwa alkitab ga pernah nyebutin nabi terakhir, dan sampai hari kiamat masih akan ada banyak nabi. Tugas nabi emang apaan sih?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kalo menurut alkitab, tugas nabi itu bernubuat. Nubuat adalah perkataan perkataan Allah yang harus disampaikan kepada umat. Nah, yang namanya perkataan perkataan Allah itu ga selalu berupa kotbah di atas mimbar yang berlaku secara umum. Ada juga perkataan perkataan Allah yang sifatnya spesifik untuk seseorang atau sebuah kelompok. Coba deh perhatiin di alkitab, betapa seringnya Allah mengutus seorang nabi untuk membawa pesan kepada seseorang. Contoh ketika nabi Nathan bertemu dengan raja Daud, atau Samuel ketika bertemu dengan raja Saul, atau nabi Elia ketika bertemu dengan raja Ahab. Pesan pesan yang mereka bawa bersifat khusus dan personal kepada orang orang tersebut. Tapi ada juga nabi yang diperintahkan menyampaikan perkataan perkataan Allah untuk sekelompok orang atau berlaku secara umum, contoh nabi Yesaya dan Yeremia yang pesan pesannya ditujukan kepada bangsa Israel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;15. Trus trus trus...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Nah, sampai dengan akhir jaman nanti, Allahnya orang Kristen akan terus menyampaikan perkataan perkataanNya. Walaupun alkitab sudah selesai dibukukan, tetapi perkataan perkataan Allah akan tetap ada sampai akhir jaman. Allah ga berhenti bekerja setelah kitab suci selesai. Dia masih akan terus bekerja dan menyertai kita, dan akan tetap memberi pesan dan pengarahan kepada umatNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;16. Hmmm, gitu yah? Ada lagi informasi yang bisa di share?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ada dong, malahan penting banget nih. Alkitab bilang, bahwa akan ada nabi nabi palsu. Tugas mereka adalah menyesatkan orang orang Kristen. Mereka ini adalah nabi nabi-nya si jahat. Jadi jangan heran kalo nanti ada orang orang yang mengajarkan hal hal yang kelihatannya bagus, padahal berlawanan dengan alkitab. Bisa jadi nabi nabi palsu ini akan banyak beredar di gereja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;17. Waduuuh.... trus gimana tuh?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Menurut penerawangan gue, mereka itu pasti akan melakukan kamuflase di kalangan kekristenan... bisa di persekutuan doa, di gereja, di lembaga pelayanan, dan macem macem. Wajar tho kalo si jahat juga memiliki agent rahasia yang menyamar dan bertugas mengacaukan semua rencana Allah? Itu udah terjadi dari jaman jebot. Adam dan Hawa pun dijebak oleh agent si jahat yang menyamar sebagai ular. Nah, hal itu akan terus terjadi sampai di akhir jaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;18. Kita bisa tau dia nabi asli atau nabi palsu darimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Cuma ada 1 cara, yaitu &lt;b&gt;diuji&lt;/b&gt;. Kita ga boleh maen terima aja pesan yang dibawa oleh nabi nabi tersebut. Sebagus apapun pesan yang dibawa tetap harus diuji. Keengganan orang Kristen menguji biasanya akan membuat praktek nubuat palsu semakin merajalela dan membuat beberapa aliran kristen berubah menjadi sekte atau aliran sesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;19. Caranya nguji gimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Lihat isi dari pesan yang dibawa oleh orang tersebut. Tapi ini juga perlu kerendahan hati yang besar dari kita. Seringkali nabi nabi yang asli membawa pesan dengan cara yang tidak kita harapkan. Seringkali mereka membawa pesan berupa kemarahan Tuhan, dan harus disampaikan juga dengan cara yang keras kepada orang Kristen. Sayangnya... seringkali orang kristen justru menutup telinga dan menutup hati terhadap pesan pesan yang ga &quot;SREG&quot; di hati. Kalo hati merasa ga enak, atau &quot;ga sejahtera&quot;, atau tersinggung... maka orang tersebut punya kecenderungan untuk bilang : Ah ini pasti bukan pesan dari Tuhan.&lt;br /&gt;
Hati hati lho....&lt;br /&gt;
Seringkali justru nabi palsu membawa pesan pesan yang enak di telinga dan di hati kita.&lt;br /&gt;
Nih, kita lihat dari Yer 28 ayat 9.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.&lt;/blockquote&gt;Seringkali nabi yang benar membawa pesan yang ga enak. Sementara nabi yang ga bener, biasanya membawa pesan pesan tentang damai sejahtera atau hal hal yang menyenangkan dan diharapkan untuk didengar.&lt;br /&gt;
Ujilah nabi dengan memperhatikan isi dari pesan pesan yang mereka bawa. Apabila pesan yang dibawa ga sesuai dengan alkitab, sudah pasti itu nabi palsu. Contoh nih.... Lihat deh, ada banyak orang yang mengaku sebagai nabi dan mereka menubuatkan tanggal tertentu terjadinya kiamat. Udah pasti ngaco nih nabi. Jelas jelas khan alkitab sudah pernah bilang bahwa mengenai waktu dan harinya cuma BAPA saja yang tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;20. Waaah, serem juga yah kalo gitu. Nabi nabi akan tetap ada sampai akhir jaman.... tapi bukan cuma nabi yang benar, tapi juga nabi nabi palsu. Nabi yang benar akan membawa pesan dari Allah, dan nabi palsu akan membawa pesan yang menjauhkan dari Allah. Gitu yah?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yap... benar sekali. Oleh sebab itu dalam kekristenan hal yang terpenting bukan para nabi karena mereka cuma alat yang dipakai Allah untuk menyampaikan pesan dan sama seperti kita, nabi pun hanya manusia biasa. Yang terpenting adalah pesan pesan yang disampaikan. Semoga bisa membantu yaaaah.... :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/08/siapakah-nabi-terakhir-menurut-alkitab.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLPv6evNaMGWP8AZzCeyI4rtaDUHbkX60mONSIajUmL_pm3fC2-upBAT9RQZGOua68hKYmdGmLUfCrUx3iRroxFvU_JIxeqKYbA8MqilJIQiQujjH3LC7TMWLlDzoxUWLIbRMY/s72-c/Anonymous.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>7</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-11770532.post-5464522315892371516</guid><pubDate>Tue, 19 Jul 2011 08:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-19T15:43:26.498+07:00</atom:updated><title>Horeee, Bentar Lagi Bulan Puasaaa..... Mari Kita Puasaaaaa</title><description>Knock knock... How are you fellas?&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdd9XUJbpEVqgH2wcJoY09aWcwKWwBzl6rOB7MyIbfNu_KBcyVEDU9NxUgb9U7O5lmBvILP0h5xMU77sCfGiUaCUpZwTz9GxBkpcMYL02fJPpjOHSRe-Mc5MDX2Huourl08C0M/s1600/puasa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdd9XUJbpEVqgH2wcJoY09aWcwKWwBzl6rOB7MyIbfNu_KBcyVEDU9NxUgb9U7O5lmBvILP0h5xMU77sCfGiUaCUpZwTz9GxBkpcMYL02fJPpjOHSRe-Mc5MDX2Huourl08C0M/s200/puasa.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ga kerasa, bentar lagi rekan rekan yang beragama muslim akan memasuki salah satu bulan penting yaitu bulan Ramadhan, bulan dimana seluruh muslim di dunia menunaikan salah satu dari rukun islam, yaitu berpuasa di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue cukup beruntung karena gue dari kecil tumbuh di lingkungan yang heterogen, baik lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah, maupun lingkungan kekerabatan.&lt;br /&gt;
Jaman kecil dulu gue sering ngikutin aktifitas teman teman sepermainan, termasuk aktifitas mereka di bulan puasa.&lt;br /&gt;
Gue inget gimana temen temen gue waktu itu belajar puasa (masih umur TK dan awal SD) dengan puasa setengah hari. Gue ikut ikutan lho.... hahahaha&lt;br /&gt;
Gue inget gimana temen temen gue berlomba untuk bisa puasa secara penuh, dan membanggakan keberhasilan mereka untuk ga makan ga minum sampai bedug magrib.&lt;br /&gt;
Gue inget gimana kami menghabiskan sore dengan kegiatan kegiatan ngabuburit seperti main layangan, main bola, main sepeda, dll dll dll.&lt;br /&gt;
Bahkan dulu gue dan abang gue pernah &quot;terlalu rajin&quot; dengan bangun jam 3 pagi dan keliling kampung membangunkan orang untuk sahur. Gue dan abang gue keliling kampung sambil teriak SAHUUUR, SAHUUUR, SAHUUUUR. Hahahahahahahaha.&lt;br /&gt;
Gue inget ikutan ke mesjid bareng temen temen gue. Sementara mereka taraweh gue nungguin mereka dengan cari kegiatan main main di halaman mesjid.&lt;br /&gt;
Gue juga inget ikutan temen temen maen keliling kampung sambil mukul bedug yang dibawa di gerobak pada malam takbiran sambil mengumandangkan Awlohwakbar Awlohwakbar (padahal ga ngerti artinya... hahahaha). Namanya juga anak anak. Pokoknya yang namanya rame rame bersama teman teman gue harus ikutan.&lt;br /&gt;
Gue inget gembiranya temen temen gue pas hari raya lebaran.... mereka bisa pake baju dan sepatu baru. Gue dan keluarga sowan dari satu rumah ke rumah tetangga yang muslim. Abis itu setelah agak siang gue dan keluarga berkunjung ke tempat sodara untuk mengucapkan selamat lebaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pokoknya masa kecil gue cukup meriah dan menyenangkan.... ^_^&lt;br /&gt;
Beruntung sekali gue karena ortu gue ga terlalu parno ngelarang larang gue untuk &quot;mengerti&quot; kepercayaan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu hal yang gue suka dari bulan ramadhan adalah ketika teman teman gue mengadakan acara buka puasa bersama. Gue seneng dengan kehangatan suasana kekeluargaan. Ga peduli apakah itu kumpulan temen temen kantor, atau temen temen sekolah, atau temen temen kuliah.... semuanya jadi akrab ketika momen buka puasa. Biasanya mereka akan sholat magrib berjamaah setelah minum teh manis dan sebelum makan besar. Asik pokoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue juga seneng karena jam orang ngerokok jadi berkurang. Hahahahaha. Well, beberapa temen yang perokok biasanya langsung ngepul tuh pas bedug magrib.... hahahaha.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anywaaaaaay........ back to the topic....&lt;br /&gt;
Seiring perkembangan waktu, sadar ga sadar, gue mulai mikir.... &quot;di alkitab kayaknya yang namanya puasa beberapa kali disebutin.... tapi kok orang kristen ga pernah puasa sih?&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tulisan ini gue mo coba berbagi tentang PUASA dari sudut pandang alkitab. Gue akan coba tulis dengan sistem Question and Answer. Semoga bisa memberi pencerahan :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalo masih ada pertanyaan2 silahkan aja tanyain.... semoga gue bisa jawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OK, here we go....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q1. Ada ga sih puasa di kekristenan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A1. Ada boss.... ada banyak malah. Tuhan Yesus pun sempat berpuasa 40 hari setelah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q2. Trus, kenapa kok orang Kristen ga puasa?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A2. Eit... kata siapa ga ada puasa? Ada kok... tapi berbeda dengan umat islam, puasanya orang kristen emang ga diatur secara khusus. Ga ada jadwal massal atau bulan bulan khusus dimana semua orang kristen wajib puasa. Ga ada aturan seperti itu.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q3. Kenapa ga diatur?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A3. Well, setahu gue Tuhannya orang kristen bukan Tuhan yang ingin melihat umatNya melakukan hal hal rohani karena alasan &#39;jadwal&#39; atau &#39;kewajiban&#39;. Umat kristen diberi kebebasan untuk mengatur sendiri apa yang ingin dilakukan oleh mereka. Jangankan soal puasa, soal berdoa pun ga ada ketentuan khusus sehari harus berapa kali dan jam berapa harus berdoa. Dan setahu gue juga, Tuhannya orang Kristen lebih pengen agar umatNya melakukan segala sesuatu karena rasa sayang mereka ke DIA.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Hubungan antara orang Kristen dengan Tuhannya itu seringkali diibaratkan hubungan isteri dengan suami. Nah, setahu gue sih, antara suami isteri itu akan berasa aneh kalo ada jadwal jadwalan... mo ciuman sehari berapa kali dan jam berapa aja... mo sms-an sehari berapa kali dan jam berapa aja dan isinya apa aja. Kalo menurut gue, seharusnya suami istri mo ciuman dan atau sms-an mah suka suka mereka aja... semua keluar dari hati masing masing.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Tuhannya orang Kristen ga suka ngeliat ibadah yang dilakukan karena jadwal tertentu atau terpaksa atau pura pura. DIA ga butuh kemunafikan dari umatNYA.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q4. Maksudnya munafik?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A4. Mmmm, gini.... gue mengartikan munafik itu sebagai apa yang dilakukan berbeda dengan apa yang dipikirkan atau diucapkan. Contohnya : sebenernya gue ga mau ke gereja, tapi karena si yayang ngajak ke gereja maka gue ke gereja. Walaupun fisik gue ada di gereja, tapi pikiran dan hati gue ga murni untuk Tuhan gue.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Atau contoh lain deh. Gue ngelarang orang lain nonton bokep... tapi ternyata gue kolektor pelem bokep. Hihihihihi..... MUNA khan?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Nah, begitu juga dalam hal berpuasa atau ibadah lainnya. Ngapain gue puasa kalo cuma sekedar disuruh orang atau ikut ikutan. Buat apa gue puasa kalo ga tau apa tujuannya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q5. Emang tujuan Puasa apa? Bukannya supaya dapet pahala?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdd9XUJbpEVqgH2wcJoY09aWcwKWwBzl6rOB7MyIbfNu_KBcyVEDU9NxUgb9U7O5lmBvILP0h5xMU77sCfGiUaCUpZwTz9GxBkpcMYL02fJPpjOHSRe-Mc5MDX2Huourl08C0M/s1600/puasa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;i&gt;A5. No no no no. Puasa di Kristen beda dengan puasa di Islam. Puasa di Islam (cmiiw) memang bertujuan untuk mendapatkan pahala. Kalo di kekristenan tujuan puasa bukan untuk meraih pahala. Bahkaaaan...... hampir semua ibadah dalam kekristenan tidak ada sangkut pautnya dengan pahala. Laper ga bikin orang Kristen dapet pahala. Doa ga bikin orang Kristen dapat pahala. Ke gereja ga bikin orang Kristen dapet pahala. Pokoknya urusan pahala bukan tujuan utama dari ibadah ibadah orang Kristen.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q6. Ah, yang bener lo Man! Trus, ngapain puasa kalo bukan untuk dapat pahala?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A6. Pada dasarnya tujuan puasa di kekristenan adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan berpuasa, orang kristen sedang mengesampingkan kebutuhan kebutuhan duniawinya (termasuk soal perut) dan sedang memfokuskan dirinya kepada Tuhan. Dia mengesampingkan kenikmatan kenikmatan yang biasa dia rasakan demi untuk bisa mengerti kehendak Tuhan. Dia ingin lebih peka mendengar suara Tuhan. Puasa adalah bukti keseriusan seseorang untuk perkara perkara rohani. Misal, gue baru aja berbuat dosa... trus gue sadar bahwa gue salah... maka gue menyesal akan dosa tersebut dan gue berpuasa sebagai tanda kesungguhan hati dan penyesalan gue atas dosa tersebut. Atau misalkan pas gue sedang bergumul sesuatu yang berat dan sedang mohon pertolongan Tuhan, tapi ini bukan berarti gue sedang maksa Tuhan lho....&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;So, balik balik lagi... puasa dalam kekristenan ga bertujuan untuk dapat pahala.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q7. Tapi dalam kekristenan ada pahala ga sih?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A7. Setau gue sih ada... tapi ga esensial banget seperti dalam Islam. Correct me if I&#39;m wrong, kalo dalam Islam khan nantinya akan ditimbang antara pahala dan dosa. Jadi kaum muslim berlomba mengejar pahala supaya jumlahnya lebih banyak daripada dosa mereka. Kalau pahalanya lebih banyak baru deh bisa masuk Surga. Gitu ga sih? Please correct me if I&#39;m wrong.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Di kekristenan ga seperti itu. Yang dilihat oleh Tuhannya orang Kristen adalah HATI tiap individu umatNya, apakah mereka memiliki KASIH atau tidak. Di alkitab ada contoh contoh kisah orang yang melakukan banyak amal ibadah, tetapi ternyata tidak memiliki KASIH, dan akhirnya ga layak untuk berkumpul dengan Tuhan. Tuhannya orang kristen bukan menimbang pahala versus dosa, tapi menimbang hati umatNya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q8. OK. Trus, puasanya orang kristen ada tata cara atau batesannya ga? Maksudnya, kalo puasanya orang Islam khan jelas tuh... ga makan ga minum mulai pas subuh selesai pas magrib.... nah kalo yang di Kristen gimana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A8. Untuk jam mulai dan jam selesai ga ada aturannya. Kapan mulai dan kapan selesai disesuaikan dengan keadaan. Biasanya hal tersebut tergantung komitmen orang tersebut.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Tata caranya pun tidak diatur secara ketat.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Bisa aja puasa makan dan minum. Bisa juga hanya puasa makan.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Ada yang puasa full 24 jam, ada yang seminggu, bahkan ada yang sampe 40 hari atau lebih.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kalopun ada puasa yang bersifat masal dan seragam (misal dari jam 7 pagi sampai jam 7 malam ga boleh makan dan minum), biasanya cuma diorganisir oleh satu kelompok saja dan yang melakukan puasa hanya orang orang yang terkait dengan kelompok itu saja. Jadi, sampai saat ini belum ada aturan yang mewajibkan SELURUH orang Kristen untuk berpuasa di suatu saat tertentu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Satu hal yang pasti dalam puasanya orang Kristen, yang harus dilakukan adalah berdoa. Puasa yang ga pake doa sama aja kayak diet... dan diet (menguruskan badan atau mengurangi bobot tubuh) sudah pasti bukanlah tujuan puasa. Karena dalam kekristenan puasa bukanlah sebuah ritual yang dijadwalkan dan karena puasa cenderung bersifat intim antara orang tersebut dengan Tuhannya, maka DOA adalah sesuatu yang esensial dalam puasa tersebut. Harus ada juga kebersihan hati dan perbaikan karakter dari orang yang melukakan puasa.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q9. Mmm.... kalo gitu berarti ga ada acara buka puasa bersama dong yah? Ga seru dong.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A9. Hahahaha.... kalo puasanya sendiri sendiri yah emang ga ada buka bersama. Tapi kalo puasanya berkelompok mungkin aja ada acara buka bersama. Tapi biasanya acara buka puasa bukanlah momen &quot;balas dendam melampiaskan dahaga&quot; setelah menahan lapar. Yah makan seadanya aja, ga perlu yang paling heboh.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Q10. Jadi... di Kekristenan itu ada puasa, tapi ga pake aturan baku, dan tidak bertujuan untuk cari pahala. Gitu khan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;A10. Yap. Summary-nya emang seperti itu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
That&#39;s all fellas..... semoga bisa menambah pengetahuan.&lt;br /&gt;
Sorry gue ga ngutip ayat ayat alkitab.... tapi kalo dibutuhkan akan gue kasih.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Original blog : http://firmanfajar.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://firmanfajar.blogspot.com/2011/07/horeee-bentar-lagi-bulan-puasaaa-mari.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdd9XUJbpEVqgH2wcJoY09aWcwKWwBzl6rOB7MyIbfNu_KBcyVEDU9NxUgb9U7O5lmBvILP0h5xMU77sCfGiUaCUpZwTz9GxBkpcMYL02fJPpjOHSRe-Mc5MDX2Huourl08C0M/s72-c/puasa.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>