<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;CkECSX06fSp7ImA9WhRXEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888</id><updated>2011-12-18T20:57:48.315-08:00</updated><category term="Diskusi" /><category term="Profile" /><category term="Fordimapelar" /><category term="Kegiatan" /><category term="Kampus" /><category term="Article" /><category term="Oase" /><title>Fordimapelar</title><subtitle type="html">Forum Diskusi Mahasiswa Penalaran Penerbitan Kampus</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://fordimapelar.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/" /><author><name>môönwalker ''</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh6.googleusercontent.com/-QZl8yIe3om8/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/3rooslg53jY/s512-c/photo.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/fordimapelar" /><feedburner:info uri="fordimapelar" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>fordimapelar</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;D0MMQHs-eyp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-7347849422707871801</id><published>2011-08-01T08:13:00.000-07:00</published><updated>2011-09-25T00:24:41.553-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-25T00:24:41.553-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kampus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Oase" /><title>Kiprah Aktivis Perempuan di Untag Surabaya</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;
Bulan April adalah bulannya Kartini. Kartini-kartini dipestakan, disanjung, dihimbau dan tentu saja diberi petunjuk. Berita-berita dalam surat kabar berkisar umumnya tentang karini. Surat-suratnya, perjuangannya, hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini hidup dan berjuang di rumah, di pasar, di jalan, bahkan di Universitas. Belakangan ini Karini boleh sedikit bernafas, pergeseran paradigma dalam memandang dirinya mulai tampak dengan munculnya berbagai kesempatan dan pengakuan perannya diberbagai sektor kehidupan. Seperti yang pernah diramalkan oleh Jhon Naisbeth dan Patricia Aburders yang mengatakan bahwa abad 21 ini adalah abadnya perempuan. Di dunia barat ramalan itu mungkin memang terbukti, tapi bagaimana dengan Indonedia atau lebih dekat lagi dengan kampus kita, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat perbandingan jumlah mahasiswa perempuan dn laki-laki tiap tahunnya meningkat, hal ini tentu saja sangat mengembirakan karena membuktikan bahwa perempuan semakin sadar akan pentingnya pendidikan dalam kelangsungan hidupnya. Tapi kemudian hal itu menjadi ironi, karena ternyata sampai tahun tercatat tidak pernah lebih dari 8 orang perempuan yang menduduki posisi ketua Unit Kemahasiswaan (UKM) di Untag. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam soal prestasi akademik, perempuan selalu patut untuk di perhitungkan. Terbukti pada tahun 2004, dari 10 lulusan terbaik, 8 orang diantaranya adalah perempuan. Tapi kemudian, mengapa kiprah perempuan dibidang Organisasi Kemahasiswaan tidak sebaik prestasi akademisnya? Ketertinggalan perempuan dari laki-laki di bidang Organisasi juga terbukti tidak adanya Presiden BEM yang dipegang perempuan untuk masa bakti 2003/2004. Sebetulnya aoa yang menjadi penyebab utama dari tidak maksimalnya kiprah perempuan dibidang Organisasi yang ada di Untag? Jawabannya mungkin bisa bermacam-macam tergantung dari segi mana kita memandang. Dari hasil wawancara dengan beberapa perempuan di Untag, kebanyakan dari responden menjawab karena keengganan perempuan untuk berhubungan dengan birokrasi, adanya pandangan sebelah mata dari pihak laki-laki, bahwa perempuan hanya mampu sebagai konseptor bukan dinamisator, tidak mampunya perempuan untuk total dalam soal waktu dan manajemen konflik. Dalam hal ini, perempuan juga menyalahkan adanya budaya yang tidak mendukung aktifitas organisasi perempuan di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki (Untag) sebagai partner perempuan dalah kehidupan menyatakan bahwa perempuan itu kurang mampu mengambil keputusan, perempuan juga biasanya pasif dan kurang inisiatif dalam melakukan tindakan-tindakan pemecahan masalah. Dalam menghadapi permasalahan dalam organisasi, perempuan juga cenderung tidak fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala argument di atas banyak berakar dari kondisi sosial budaya yang ada dalam masyarakat. Masih kuatnya pandangan bahwa kaum laki-laki adalah pemimpin membuat laki-laki jadi kurang mau di pimpin perempuan, sedangkan perempuan sendiri dengan segala keterbatasan biologis yang dimiliki terlanjur terformat untuk menerima hal tersebut. Hal yang harus digaris bawahi kemudian adalah, dalam organisasi tidak hanya diperlukan pemimpin yang kuat fisik serta pemikirannya, tapi juga punya kemampuan untuk memahami keinginan atau kebutuhan kelompok. Sepertinya, kemampuan semacam itu tidak hanya dimiliki oleh laki-laki. Selanjutnya, pilihan diberikan kepada perempuan untuk tetap tinggal diam atau memilih untuk mulai bergerak! &lt;b&gt;(Iz/Dee)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;tulisan diambil dari Jurnal '&lt;b&gt;Oase&lt;/b&gt;' No. 2 Tahun I, &lt;br /&gt;diterbitkan oleh Fordimapelar; April-Mei 2004&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-7347849422707871801?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8vUmXVnJHcYDFGSalF4fdNXTndM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8vUmXVnJHcYDFGSalF4fdNXTndM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8vUmXVnJHcYDFGSalF4fdNXTndM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/8vUmXVnJHcYDFGSalF4fdNXTndM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/iSHSLtk06yY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2004/04/kiprah-aktivis-perempuan-di-untag.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/7347849422707871801?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/7347849422707871801?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/iSHSLtk06yY/kiprah-aktivis-perempuan-di-untag.html" title="Kiprah Aktivis Perempuan di Untag Surabaya" /><author><name>Fordimapelar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-in5lyBgktD4/Tnt6TvRX-OI/AAAAAAAAAAQ/tZqtmfvRQVY/s220/fordimapelar.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2004/04/kiprah-aktivis-perempuan-di-untag.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIGR3g_cSp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-76200330209476850</id><published>2011-04-16T12:48:00.000-07:00</published><updated>2011-09-25T01:15:26.649-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-25T01:15:26.649-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Article" /><title>Diskusi</title><content type="html">&lt;div align="right"&gt;
&lt;b&gt;Diskusi dan Macamnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-aKMVCmQzLI4/Tn7A_yyCTlI/AAAAAAAAAA0/EEsjjr7aksU/s1600/diskusi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-aKMVCmQzLI4/Tn7A_yyCTlI/AAAAAAAAAA0/EEsjjr7aksU/s320/diskusi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;Diskusi&lt;/b&gt; adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanya komunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Macam-macam Diskusi&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Seminar&lt;/b&gt;: Pertemuan para pakar yang berusaha mendapatkan kata sepakat mengenai suatu hal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sarasehan/Simposium&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Lokakarya/Sanggar Kerja&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Pertemuan yang membahas suatu karya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Santiaji&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Pertemuan yang diselenggarakan untuk memberikan pengarahan singkat menjalang pelaksanaan kegiatan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Muktamar&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Pertemuan para wakil organisasi mengambil keputusan mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Konferensi&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Diskusi Panel&lt;/b&gt; Diskusi yang dilangsungkan oleh panelis dan disaksikan/dihadiri oleh beberapa pendengar, serta diatur oleh seorang moderator.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Diskusi Kelompok&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Penyelesaian masalah dengan melibat kan kelompok-kelompok kecil. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Diskusi ditinjau dari tujuannya&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; dibedakan menjadi&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;The Social Problem Meeting, merupakan metode pembelajaran dengan tujuan berbincang-bincang menyelesaikan masalah sosial di lingkungan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;The Open ended Meeting, berbincang bincang mengenai masalah apa saja yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dimana kita berada; &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;The Educational Diagnosis Meeting, berbincang-bincang mengenai tugas/pelajaran untuk saling mengoreksi pemahaman agar lebih baik. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Ditinjau dari Bentuknya&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;, dibedakan menjadi :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Whole Group&lt;/b&gt;, merupakan bentuk diskusi kelompok besar (pleno, klasikal,paripurna dsb.)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Buz Group&lt;/b&gt;, merupakan diskusi kelompok kecil yang terdiri dari (4-5) orang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Panel&lt;/b&gt;, merupakan diskusi kelompok kecil (3-6) orang yang mendiskusikan objek tertentu dengan cara duduk melingkar yang dipimpin oleh seorang moderator. Jika dalam diskusi tersebut melibatkan partisipasi audience/pengunjung disebut panel forum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Syndicate Group&lt;/b&gt;, merupakan bentuk diskusi dengan cara membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil yang terdiri dari (3-6) orang yang masing-masing melakukan tugas-tugas yang berbeda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Brainstorming&lt;/b&gt;, merupakan diskusi iuran pendapat, yakni kelompok menyumbangkan ide baru tanpa dinilai, dikritik, dianalisis yang dilaksanakan dengan cepat (waktu pendek).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Simposium&lt;/b&gt;, merupakan bentuk diskusi yang dilaksanakan dengan membahas berbagai aspek dengan subjek tertentu. Dalam kegiatan ini sering menggunakan sidang paralel, karena ada beberapa orang penyaji. Setiap penyaji menyajikan karyanya dalam waktu 5-20 menit diikuti dengan sanggahan dan pertanyaan dari audience/peserta. Bahasan dan sanggahan dirumuskan oleh panitia sebagai hasil simposium. Jika simposium melibatkan partisipasi aktif pengunjung disebut simposium forum. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Colloqium&lt;/b&gt;, strategi diskusi yang dilakukan dengan melibatkan satu atau beberapa nara sumber (manusia sumber) yang berusaha menjawab pertanyaan dari audience. Audience menginterview nara sumber selanjutnya diteruskan dengan mengundang pertanyaan dari peserta (audience) lain Topik dalam diskusi ini adalah topik baru sehingga tujuan utama dari diskusi ini adalah ingin memperoleh informasi dari tangan pertama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Informal Debate&lt;/b&gt;, merupakan diskusi dengan cara membagi kelas menjadi 2 kelompok yang pro dan kontra yang dalam diskusi ini diikuti dengan tangkisan dengan tata tertib yang longgar agar diperoleh kajian yang dimensi dan kedalamannya tinggi. Selanjutnya bila penyelesaian masalah tersebut dilakukan secara sistematis disebut diskusi informal. Adapun langkah dalam diskusi informal adalah : (1). menyampaikan problema; (2). pengumpulan data; (3). alternatif penyelesaian; (4). memlilih cara penyelesaian yang terbaik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fish Bowl&lt;/b&gt;, merupakan diskuasi dengan beberapa orang peserta dipimpin oleh seorang  ketua mengadakan diskusi untuk mengambil keputusan. Diskusi model ini biasanya diatur dengan tempat duduk melingkar dengan 2 atau 3 kursi kosong menghadap  peserta diskusi. Kelompok pendengar duduk mengelilingi kelompok diskusi sehingga  seolah-olah peserta melihat ikan dalam mangkok.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Seminar&lt;/b&gt;, merupakan kegiatan diskusi yang banyak dilakukan dalam pembelajaran. Seminar pada umumnya merupakan pertemuan untuk membahas masalah tertentu dengan prasaran serta tanggapan melalui diskusi dan pengkajian untuk mendapatkan suatu konsensus/keputusan bersama. Masalah yang dibahas pada umumnya terbatas dan spesifik/tertentu, bersifat ilmiah dan subject approach.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Lokakarya/widya karya&lt;/b&gt;, merupakan pengkajian masalah tertentu melalui pertemuan dengan penyajian prasaran dan tanggapan serta diskusi secara teknis mendalam. Dalam diskusi ini bila perlu diikuti dengan demonstrasi/peragaan masalah tersebut. Peserta lokakarya pada umumnya para ahli. Tujuannya mendapatkan konsensus/keputusuan bersama mengenai masalah tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-76200330209476850?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/y5Z8YNdK5ml_J3icBJaunSznl3g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/y5Z8YNdK5ml_J3icBJaunSznl3g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/y5Z8YNdK5ml_J3icBJaunSznl3g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/y5Z8YNdK5ml_J3icBJaunSznl3g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/63MDnE7HYok" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2011/04/diskusi.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/76200330209476850?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/76200330209476850?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/63MDnE7HYok/diskusi.html" title="Diskusi" /><author><name>Fordimapelar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-in5lyBgktD4/Tnt6TvRX-OI/AAAAAAAAAAQ/tZqtmfvRQVY/s220/fordimapelar.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-aKMVCmQzLI4/Tn7A_yyCTlI/AAAAAAAAAA0/EEsjjr7aksU/s72-c/diskusi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2011/04/diskusi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0MFSXs5cCp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-6321402448615317575</id><published>2010-05-27T07:26:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T23:16:58.528-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-24T23:16:58.528-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Oase" /><title>Saatnya Merapat...!!!</title><content type="html">&lt;p align="justify"&gt;Sangat luar biasa....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang telah dilakukan teman-teman di UKM Fordimapelar tahun 2010 memang layak mendapatkan &lt;i&gt;standing aplouse&lt;/i&gt;. Dalam kurun waktu 4 bulan, dari bulan Januari hingga April 2010, teman-teman semua telah berhasil menyelanggarakan 2 kegiatan besar yaitu:&lt;br /&gt;1. Pelatihan Intuisi&lt;br /&gt;2. Persembahan untuk Perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian tersebut belum termasuk dengan keberhasilannya melahirkan seorang penulis perempuan (baca: Rohana Handaningrum) yang patut diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi teman-teman jangan sampai euforia terlalu berlebihan, ada hal yang lebih penting dari sekedar kegiatan diatas. Yaitu persiapan menyambut generasi berikutnya, mahasiswa baru 2010. Menyambut tidak cuma mengucapkan selamat datang tapi juga menyiapkan segala sesuatunya, mempersiapkan Konsep Demo, Pameran, Pembinaan, Diklat, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dini kita persiapkan, pasti semakin baik apa yang kita hasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo kembali berpegangan tangan untuk Fordi lebih maju...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n.b.&lt;br /&gt;Bagi yang mempunyai konsep pembinaan UKM Fordimapelar 2010, tolong dikirim. Terima kasih&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;i&gt;oleh; Izul Fikri&lt;br /&gt;Alumni (mantan Ketua Umum Fordimapelar)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-6321402448615317575?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zbWHaKcGhnCPmJkUc1Cfm6HlajM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zbWHaKcGhnCPmJkUc1Cfm6HlajM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zbWHaKcGhnCPmJkUc1Cfm6HlajM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/zbWHaKcGhnCPmJkUc1Cfm6HlajM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/9szU7XjuPaY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2010/05/saatnya-merapat.html#comment-form" title="5 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/6321402448615317575?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/6321402448615317575?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/9szU7XjuPaY/saatnya-merapat.html" title="Saatnya Merapat...!!!" /><author><name>Fordimapelar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-in5lyBgktD4/Tnt6TvRX-OI/AAAAAAAAAAQ/tZqtmfvRQVY/s220/fordimapelar.jpg" /></author><thr:total>5</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2010/05/saatnya-merapat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0UCQ3Y-fip7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-1430502193561843413</id><published>2010-04-21T12:27:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T23:14:22.856-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-24T23:14:22.856-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Article" /><title>“Dendam” Perempuan di Balik Takdir</title><content type="html">Oleh Jairi Irawan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S89PUpFHUcI/AAAAAAAABFk/dAsqHrgDQKw/s1600/serimpi.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S89PUpFHUcI/AAAAAAAABFk/dAsqHrgDQKw/s320/serimpi.jpg" border="0" align="left" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462672089066983874" /&gt;&lt;/a&gt;Judul buku  : SERIMPI&lt;br /&gt;Penulis  : Rohana Handaningrum&lt;br /&gt;Penerbit  : Jaring Pena&lt;br /&gt;Cetakan  : Pertama, Januari 2010&lt;br /&gt;Tebal   : vi + 138 halaman &lt;br /&gt;&lt;br clear="all"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;SEMENJAK kisah terusirnya Adam dan Hawa dari surga, tercatat dalam kitab-kitab agama, “penyalahan” selalu tertuju pada Hawa. Tak lain karena Hawa--wanita pertama sekaligus cinta pertama Adam—penyebab kekasihnya itu memakan buah khuldi. Keduanya pun menjalani kisah di muka bumi. Mungkin ini yang diisyaratkan Tuhan dengan &lt;i&gt;khalifatullah fil ardlh&lt;/i&gt;. Tetapi permasalahan yang muncul bisa berbeda dari yang diisyaratkan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu berlalu, posisi perempuan tak pernah beranjak dari kelas nomor dua sebagai mahluk Tuhan. Meminjam istilahnya Simone de Bouvier bahwa perempuan merupakan &lt;i&gt;the second sex&lt;/i&gt; dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini diperkuat kenyataan bahwa setiap pilihan menjadi sang utusan Tuhan, para nabi maupun rasul yang turun di muka bumi senantiasa jatuh pada laki-laki. Tidak ada nabi atau rosul berjenis kelamin perempuan. Sehingga amatlah sulit bagi perempuan untuk keluar dari “kungkungan” masyarakat untuk beraktualisasi layaknya laki-laki yang mendapatkan otoritas penuh langsung oleh Tuhan. Mau tidak mau perempuan tertunduk dengan sendirinya oleh dominasi laki-laki. Keadaan ini diperparah oleh adanya klaim-klaim dan tafsiran kitab suci dari pemeluknya yang beragam tentang agama bahwa wanita adalah mahluk yang harus diasingkan, dijauhkan dari laki-laki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegitu burukkah perempuan sehingga harus menjalani siksaan atas  kesalahan atau “penyalahan” yang tak disengaja? Hal ini yang rupanya ingin dibelokkan oleh penulis kumpulan cerpen ini. Di balik takdir perempuan dengan segala kelemahan dan kekurangannya, ia memiliki sesuatu yang luar biasa, semangat, kerja keras, pantang menyerah, gigih, dan haus akan ilmu pengetahuan. Kilatan-kilatan kekuatan ini yang cenderung (sengaja) dilupakan oleh masyarakat petriarkhi.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handaningrum yang jebolan psikologi sebuah universitas di Surabaya, mencoba melihat perempuan dari sisi dirinya yang merasakan segalanya sebagai perempuan. Ia benar-benar merasakan bagaimana rasanya menjadi perempuan yang selalu di kucilkan, yang mendapat stigmatisasi jelek di masyarakat, kelas dua dan sebagainya. Rasa dendam yang menghunjam di dadanya diungkapkan seluruhnya dalam kumpulan cerpen  ini. Dengan kata lain istilah sindrom iri penis terungkap jelas dalam gaya penceritaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerpen yang berjudul &lt;i&gt;Parabhen&lt;/i&gt; yang berarti perawan dalam bahasa Madura cukup mewakili kediriaannya tentang kebenciannya terhadap laki-laki. Tokoh dalam cerpen ini digambarkan seperti seorang Roro Mendut, perempuan “perkasa” yang berhasil membuat gonjang-ganjing Mataram waktu itu. Tokoh “Ndut” lahir karena “ketidaksengajaan” ibunya bercinta dengan lelaki yang salah yang kebetulan ibunya juga adalah seorang &lt;i&gt;tandha&lt;/i&gt;. Maka dari itu sampai beranjak dewasa ia bergelut dengan stigma masyarakat akan anak haram dan anak seorang &lt;i&gt;sundel&lt;/i&gt;, julukan seorang pelacur. Dari situlah semacam dendam kesumat terpatri dalam dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dengan aura Roro Mendut`nya telah mengalahkan beberapa lelaki. Ia berhasil meniduri bukan sebaliknya ditiduri laki-laki. Akhirnya ia menemukan laki-laki yang dianggapnya memiliki kecerdasan seorang pria. Kecerdasan yang berlandaskan logika bukan kecerdasan intuitif. Pertemuan itu semakin menekatbulatkan dirinya untuk dapat menaklukkan laki-laki. &lt;i&gt;“…aku begitu tertantang melihatmu telanjang, aku ingin melihat berapa besar logika dan kecerdasanmu mampu mengalahkan gairah saat kau hilang akal dalam pemberontakan kama yang hendak kau muntahkan &lt;b&gt;(hal. 23)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa ingin menaklukkan tidak hanya sebatas perempuan Madura seperti dalam cerpen Parabhen. Dalam cerpen skandal dengan latar belakang dan tokoh Sunda juga demikian. Dengan begitu itu menggambarkan bahwa perempuan juga memiliki rasa yang sama dimana pun ia berada. Bagitu juga dengan perempuan Jawa yang dikenal “&lt;i&gt;nrima&lt;/i&gt;” juga memiliki dendam dengan laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekadar itu, dalam kumpulan cerpen ini, penulis juga  menyelipkan cerita betapa perempuan juga menginginkan keadilan dalam hal pendidikan. Pendidikan tidak hanya milik kaum laki-laki saja. Pendidikan dianugerahkan untuk semua makhluk. Tak terkecuali perempuan. Rupanya ini garis besar kumpulan cerpen ini, karena pendidikanlah yang mendasari kesadaran diri. Pendidikan sebagai suatu penyadaran diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handaningrum selain menjadi aktivis mahasiswa ia juga seorang pegiat di  salah satu LSM yang mengurusi perempuan. Ia dengan gigih bagaimana pendidikan bisa menjangkau perempuan dan mengangkat derajat perempuan sejajar dengan laki-laki. Ia terinspirasi oleh tokoh Nyai Ontosoroh, tokoh pemberontak novel bumi manusia karya Pramoednya Ananta Toer. Semua manusia memiliki mimpi dan cita-cita baik itu anak bangsawan, presiden, atau hanya anak seorang tukang pemulung &lt;i&gt;&lt;b&gt;(hal. 24)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam agama peran perempuan sudah tidak ada calah untuk bisa sejajar dengan laki-laki maka pendidikan adalah satu-satunya yang bisa member jawaban. Dengan pendidikan manusia akan menjadi manusia seutuhnya. Hal ini juga sesuai dengan  Undang–Undang  Nomor  20  Tahun 2003. Melalui pendidikan seseorang akan menemui “kemanusiaannya” sehingga akan tetap bersikap “manusia”. Potret yang ia angkat keseluruhan berangkat dari pendidikan. Ia berpendapat bahwa pendidikan akan menjadikan perempuan cerdas dan kelak akan menciptakan generasi yang cerdas &lt;i&gt;&lt;b&gt;(hal. 126)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan pengenai pentingnya pendidikan bagi perempuan tergambar lugas dan jelas dalam cerpen terakhir yang juga dijadikan judul kumpulan cerpen ini. Perempuan sebagai pendidik utama generasi bangsa haruslah memiliki kompetensi yang bagus, pengetahuan yang luas, dan kecerdasan yang mumpuni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dibayangkan bila perempuan-perempuan yang menjadi “tiang rumah tangga” adalah wanita yang &lt;i&gt;utun&lt;/i&gt;—istilah yang digunakan untuk menyindir orang yang tidak memiliki pengetahuan sama sekali, lugu akan kenyataan keras sehari-hari. Maka bisa disimpulkan generasi yang dihasilkan adalah generasi-generasi yang kelak akan menjadi &lt;i&gt;gedhibal&lt;/i&gt; masa depan dan masyarakat, generasi-generasi yang juga &lt;i&gt;utun&lt;/i&gt; sama seperti yang mengajarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya seandainya perempuan Indonesia memiliki jiwa pendidikan seperti Kartini, keberanian seperti Cut Nyak Dien sangat memungkinkan Indonesia akan bisa terbebas dari ke-&lt;i&gt;utun&lt;/i&gt;-an. Dan buku ini adalah tepat sebagai bacaan bagi perempuan yang ingin seperti mereka. Dan bagi laki-laki yang masih memandang perempuan sebagai “bawahannya” tentunya buku ini setidaknya akan menghentakkan logikanya. Dan pastinya seperti itu. &lt;i&gt;Wallohua’lam bishshowab&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;* Penulis adalah mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Airlangga dan aktif di &lt;i&gt;Center for Religious and Community Studies (CeRCS) Surabaya&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-1430502193561843413?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0_J1dlCqrQlth1ANURKVY-Rub48/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0_J1dlCqrQlth1ANURKVY-Rub48/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0_J1dlCqrQlth1ANURKVY-Rub48/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0_J1dlCqrQlth1ANURKVY-Rub48/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/S0ndxyC-TEk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/dendam-perempuan-di-balik-takdir.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/1430502193561843413?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/1430502193561843413?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/S0ndxyC-TEk/dendam-perempuan-di-balik-takdir.html" title="“Dendam” Perempuan di Balik Takdir" /><author><name>Fordimapelar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-in5lyBgktD4/Tnt6TvRX-OI/AAAAAAAAAAQ/tZqtmfvRQVY/s220/fordimapelar.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S89PUpFHUcI/AAAAAAAABFk/dAsqHrgDQKw/s72-c/serimpi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/dendam-perempuan-di-balik-takdir.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0QGRnY-fCp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-2532325167814831896</id><published>2010-04-08T10:21:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T23:15:27.854-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-24T23:15:27.854-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Diskusi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan" /><title>PeRe (Persembahan Untuk Perempuan) 2010</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S8SrLT8UnQI/AAAAAAAABFU/u6IupnvUNno/s1600/pere+2010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S8SrLT8UnQI/AAAAAAAABFU/u6IupnvUNno/s1600/pere+2010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459676859100077314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lomba Esai Pelajar Tingkat SMU/K Tema "Perempuan" &lt;br /&gt;diperpanjang hingga 16 April 2010, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contact Person : Arum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-2532325167814831896?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xnyQEIof-h6B50fNoN3squi_vHw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xnyQEIof-h6B50fNoN3squi_vHw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xnyQEIof-h6B50fNoN3squi_vHw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xnyQEIof-h6B50fNoN3squi_vHw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/nLg8mkV-l1o" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/pere-persembahan-untuk-perempuan-2010.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/2532325167814831896?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/2532325167814831896?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/nLg8mkV-l1o/pere-persembahan-untuk-perempuan-2010.html" title="PeRe (Persembahan Untuk Perempuan) 2010" /><author><name>môönwalker ''</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh6.googleusercontent.com/-QZl8yIe3om8/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/3rooslg53jY/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_vUrv7n29KYQ/S8SrLT8UnQI/AAAAAAAABFU/u6IupnvUNno/s72-c/pere+2010.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/pere-persembahan-untuk-perempuan-2010.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0MHSHY5fyp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-3804812974243179165</id><published>2010-04-07T10:24:00.000-07:00</published><updated>2011-09-25T00:23:59.827-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-25T00:23:59.827-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fordimapelar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profile" /><title>Sebuah awal</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;
&lt;b&gt;Fordimapelar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Merupakan organisasi yang ingin menciptakan iklim ilmiah di kampus. Cara berfikir dan tingkah laku, serta motifasi untuk beraktifitas secara ilmiah. Sedikit yang bisa jelaskan di sini. Mungkin akan di tambahi oleh teman-teman &lt;a href="http://fordimapelar.blogspot.com/" target="_blank"&gt;di halaman ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berawal dari skema berfikir bahwa kami perlu wadah untuk menampung tulisan dan karya kami di internet. Beberapa karya dari teman-teman yang selama ini di tampung oleh majalah, koran, dan berbagaia media tentunya akan sangat berguna bila dapat terkumpul di sini. dengan berbagai macam topik yang ada. Teman saya &lt;b&gt;Arum&lt;/b&gt; [Fak. Psikologi] telah lama merambah media koran, begitu juga &lt;b&gt;Dewi&lt;/b&gt; [Fak. Psikologi] dengan penelitiannya yang mengagumkan. Belum lagi tulisan-tulisan mbak Rani di Jurnal OASE, sedangkan saya pribadi hanya berlalu lalang di dunia maya ini. Harapan akan munculnya penulis-penulis muda sangat saya impikian dengan adanya blog yang saya ciptakan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah berapa kali saya ingin menulis sebuah tulisan non-fiksi, tapi selalu terbentur dengan ide di otak saya, yang memang sangat terbatas. Maka, hal yang mampu saya lakukan hanyalah mengedit ulang tulisan-tulisan dari Jurnal Pemikiran 'OASE' yang dulu pernah terbit beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lembaran ini pula, saya juga ingin mengajak pembaca -khususnya keluarga besar Fordimapelar- untuk menyumbangkan buah pemikiran anda melalui email pribadi saya (&lt;a href="mailto:elroseven@gmail.com"&gt;elroseven@gmail.com&lt;/a&gt;) atau e-mail redaksi (&lt;a href="mailto:fordimapelar@gmail.com"&gt;fordimapelar@gmail.com&lt;/a&gt;). Besar kemungkinan tulisan anda akan kami muat dalam Jurnal Pemikiran 'OASE' setelah melalui proses editing sesuai tema yang kami angkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari berjabat tangan dan bertukar pikiran. Terima kasih.&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-3804812974243179165?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IxvbiKu0Zg37Tz3BApGabVWArzc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IxvbiKu0Zg37Tz3BApGabVWArzc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IxvbiKu0Zg37Tz3BApGabVWArzc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IxvbiKu0Zg37Tz3BApGabVWArzc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/Tl3g-amhzDY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/sebuah-awal.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/3804812974243179165?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/3804812974243179165?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/Tl3g-amhzDY/sebuah-awal.html" title="Sebuah awal" /><author><name>môönwalker ''</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh6.googleusercontent.com/-QZl8yIe3om8/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/3rooslg53jY/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2010/04/sebuah-awal.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YBRngzfyp7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-6585838804203466154</id><published>2004-04-03T01:18:00.000-08:00</published><updated>2011-09-25T01:25:57.687-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-25T01:25:57.687-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fordimapelar" /><title>Contact Us</title><content type="html">&lt;table&gt;&lt;tbody align="left"&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Sekretariat&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: Graha Wiyata Lt. 2, Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;email&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:fordimapelar@gmail.com"&gt;fordimapelar@gmail.com&lt;/a&gt; / &lt;a href="mailto:elroseven@gmail.com"&gt;elroseven@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;twiitter&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="http://twitter.com/Fordimapelar" target="_blank"&gt;@fordimapelar&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-6585838804203466154?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gyWLAzaBmL-pIj34GQ2IIQ8U83Y/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gyWLAzaBmL-pIj34GQ2IIQ8U83Y/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gyWLAzaBmL-pIj34GQ2IIQ8U83Y/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gyWLAzaBmL-pIj34GQ2IIQ8U83Y/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/Z9B1HbtZP20" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2004/04/contact.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/6585838804203466154?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/6585838804203466154?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/Z9B1HbtZP20/contact.html" title="Contact Us" /><author><name>môönwalker ''</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh6.googleusercontent.com/-QZl8yIe3om8/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/3rooslg53jY/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2004/04/contact.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkENRnc4eip7ImA9WhdVGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-5397821967572116863</id><published>2004-04-02T00:20:00.000-08:00</published><updated>2011-09-25T01:18:17.932-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-09-25T01:18:17.932-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fordimapelar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profile" /><title>Officers</title><content type="html">&lt;table cellpadding="4"&gt;&lt;tbody align="left"&gt;
&lt;tr&gt; &lt;th&gt;Admin&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;th&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095"&gt;Fordimapelar&lt;/a&gt;&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;email&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:fordimapelar@gmail.com"&gt;fordimapelar@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;twiitter&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="http://twitter.com/Fordimapelar" target="_blank"&gt;@fordimapelar&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;th&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/profile/09071954564368347130"&gt;Moonawalker&lt;/a&gt;&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;email&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:fordimapelar@gmail.com"&gt;elroseven@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;twiitter&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="http://twitter.com/sinfallen" target="_blank"&gt;@sinfallen&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table&gt;&lt;tbody align="left"&gt;
&lt;tr&gt; &lt;th&gt;Contributors&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000151950956" target="_blank"&gt;Izul Fikri&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:izul_fiqri@yahoo.com"&gt;izul_fiqri@*****.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1584444142"&gt;Rohana Handaningrum&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:metamorfosa_langit@yahoo.com"&gt;metamorfosa_langit@*****.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000098410071"&gt;Antonius Arif&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:arif_antonius@yahoo.com"&gt;arif_antonius@*****.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/Aming.Sastravaganza"&gt;Amir BaihaQi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt;: &lt;a href="mailto:amirbaihaqi@gmail.com"&gt;amirbaihaqi@*****.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mohon maaf, kami tidak dapat menampilkan nomor telephone pribadi karena berbagai alasan.&lt;br /&gt;
Terima kasih&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-5397821967572116863?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SJdo5h_HDjg0TinJEPORe2HNTSs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SJdo5h_HDjg0TinJEPORe2HNTSs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SJdo5h_HDjg0TinJEPORe2HNTSs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SJdo5h_HDjg0TinJEPORe2HNTSs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/Tuwc56TXAR0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2010/08/officers.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/5397821967572116863?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/5397821967572116863?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/Tuwc56TXAR0/officers.html" title="Officers" /><author><name>môönwalker ''</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh6.googleusercontent.com/-QZl8yIe3om8/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAAA/3rooslg53jY/s512-c/photo.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2010/08/officers.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0IBQ3Y-fyp7ImA9WxFTFkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-502404257910777888.post-4814841979333726638</id><published>2004-04-01T15:57:00.000-08:00</published><updated>2010-04-07T09:59:12.857-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-07T09:59:12.857-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profile" /><title>Fordimapelar</title><content type="html">&lt;p align="justify"&gt;Unit Kegiatan Mahasiswa Forum Diskusi Mahasiswa Penelitian, Penalaran, dan Penerbitan Kampus, atau yang lebih dikenal oleh mahasiswa untag sebagai UKM FORDIMAPELAR merupakan satu-satunya UKM di lingkup Kampus UNTAG Surabaya yang bergerak dibidang penalaran berdiri pada tanggal 17 Agustus 1991 dengan didasari oleh rasa keinginan besar untuk menghidupkan iklim diskusi guna mengasah alat fikir (Otak) sebagai kekayaan termahal manusia. Sebagi organisasi yang bergerak di bidang penalaran, maka UKM FORDIMAPELAR juga dilengkapi oleh 4 bidang penunjang tujuannya (Menciptakan generasi akademis yang memiliki wawasan kebangsaan, serta membina pribadi untuk menjadi insan yang intelektual).&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bidang Diskusi &amp; Penalaran&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Bidang ini dikenal sebagai jantung FORDIMAPELAR, oleh karena sebagian besar program kerja UKM ini mengarah pada penggunaan daya nalar (Diskusi).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bidang Jurnalistik&lt;/b&gt;&lt;br&gt;sebagai bentuk tanggung jawab untuk menghidupkan iklim ilmiah di lingkungan kampus, maka diterbitkanlah Jurnal Pemikiran 'OASE' sebagai wadah untuk menuangkan kreatifitas mahasiswa. Bidang ini juga mulai merintis Jurnal Online dengan alamat web yang sama dengan nama organisasinya. fordimapelar.blogspot.com&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bidang Penelitian&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Pengamatan dan penilitan secara langsung terhadap fenomeran yang terjadi di lingkungan sekitar, merupakan langkah kongkrit yang kemudian ditindaklanjuti dengan usulan pemecahan masalah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bidang Pembinaan &amp; Pengkaderan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Merupakan sub bidang FORDIMAPELAR yang khusus untuk membina serta mengarahkan anggota baru maupun lama guna tercapainya regenerasi yang siap bersaing baik lewat tatanan wacana (tulis) maupun lisan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;p&gt;Thanks for reading&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami menerima tulisan anda dengan naskah di ketik 1,5 spasi maksimal 3 halaman. Dan di kirim ke fordimapelar@gmail.com&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;terima kasih&lt;/p&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/502404257910777888-4814841979333726638?l=fordimapelar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IargjlkwWvHuEOhexn3VR-ojgYE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IargjlkwWvHuEOhexn3VR-ojgYE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IargjlkwWvHuEOhexn3VR-ojgYE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IargjlkwWvHuEOhexn3VR-ojgYE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/fordimapelar/~4/khUQx8-uKMg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="text/html" href="http://fordimapelar.blogspot.com/2008/04/fordimapelar.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/4814841979333726638?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/502404257910777888/posts/default/4814841979333726638?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/fordimapelar/~3/khUQx8-uKMg/fordimapelar.html" title="Fordimapelar" /><author><name>Fordimapelar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06705198536173860095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-in5lyBgktD4/Tnt6TvRX-OI/AAAAAAAAAAQ/tZqtmfvRQVY/s220/fordimapelar.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://fordimapelar.blogspot.com/2008/04/fordimapelar.html</feedburner:origLink></entry></feed>

