<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#!/Dudi/Gurnadi</title>
	<atom:link href="https://dgk.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dgk.or.id</link>
	<description>Imagination is more important than knowledge</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 May 2023 02:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2</generator>
	<item>
		<title>Implementasi Kebijakan Minimum Essential Force (MEF) Terkait Pertumbuhan Ekonomi</title>
		<link>https://dgk.or.id/archives/2023/05/03/implementasi-kebijakan-minimum-essential-force-mef-terkait-pertumbuhan-ekonomi/</link>
					<comments>https://dgk.or.id/archives/2023/05/03/implementasi-kebijakan-minimum-essential-force-mef-terkait-pertumbuhan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 May 2023 02:38:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AWD]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[MEF]]></category>
		<category><![CDATA[Militer]]></category>
		<category><![CDATA[PDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dgk.or.id/?p=886</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kekuatan Pokok Mininum atau yang lebih dikenal dengan sebutan Minimum Essential Forces (MEF) merupakan proses memodernisasi alutsista Indonesia yang telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2007. Program ini tidak hanya mengembangkan alutsista melalui pengadaan, tetapi juga melalui pemberdayaan industri pertahanan untuk membangun kemandirian. Adapun dampak yang ditimbulkan apabila MEF tidak terpenuhi sangatlah besar. Dalam lampiran Peraturan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dgk.or.id/archives/2023/05/03/implementasi-kebijakan-minimum-essential-force-mef-terkait-pertumbuhan-ekonomi/">Implementasi Kebijakan Minimum Essential Force (MEF) Terkait Pertumbuhan Ekonomi</a> first appeared on <a href="https://dgk.or.id">#!/Dudi/Gurnadi</a>.</p>]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://dgk.or.id/archives/2023/05/03/implementasi-kebijakan-minimum-essential-force-mef-terkait-pertumbuhan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran TNI Dalam Menindak Permusuhan Warga Sipil Terorganisir</title>
		<link>https://dgk.or.id/archives/2023/04/13/peran-tni-dalam-menindak-permusuhan-warga-sipil-terorganisir/</link>
					<comments>https://dgk.or.id/archives/2023/04/13/peran-tni-dalam-menindak-permusuhan-warga-sipil-terorganisir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 05:05:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AWGP]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Low Intensity Conflict]]></category>
		<category><![CDATA[Militer]]></category>
		<category><![CDATA[OMSP]]></category>
		<category><![CDATA[Peperangan Asimetris]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dgk.or.id/?p=872</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 26/2014 tentang Strategi Pertahanan Negara menyebutkan jika kompleksitas ancaman dapat dilihat dari jenis, pelaku (aktor), dan sumber ancaman. Jenis ancaman dan tantangan tidak lagi didominasi oleh ancaman militer, tetapi juga oleh ancaman nonmiliter. Pelaku ancaman tidak terbatas hanya pada aktor negara (state actor), tetapi juga aktor non negara (nonstate [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dgk.or.id/archives/2023/04/13/peran-tni-dalam-menindak-permusuhan-warga-sipil-terorganisir/">Peran TNI Dalam Menindak Permusuhan Warga Sipil Terorganisir</a> first appeared on <a href="https://dgk.or.id">#!/Dudi/Gurnadi</a>.</p>]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://dgk.or.id/archives/2023/04/13/peran-tni-dalam-menindak-permusuhan-warga-sipil-terorganisir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netiket: Panduan Etika Bagi Netizen di Ruang Siber</title>
		<link>https://dgk.or.id/archives/2023/04/11/netiket-panduan-etika-bagi-netizen-di-ruang-siber/</link>
					<comments>https://dgk.or.id/archives/2023/04/11/netiket-panduan-etika-bagi-netizen-di-ruang-siber/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Apr 2023 04:36:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknoblogia]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Etika]]></category>
		<category><![CDATA[Moral]]></category>
		<category><![CDATA[Netiket]]></category>
		<category><![CDATA[Netizen]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Media]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dgk.or.id/?p=830</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manusia terlahir ditakdirkan untuk bersosialisasi. Manusia akan mengadakan interaksi dengan manusia lainnya agar tetap dapat hidup sebagaimana layaknya. Interaksi tersebut akan terjadi dalam berbagai situasi dan kondisi. Saat ini, interaksi manusia satu dengan lainnya tidak hanya bisa terjadi melalui pertemuan fisik namun juga dapat dilakukan melalui pertemuan digital. Seperti yang sudah diketahui bersama, dunia saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dgk.or.id/archives/2023/04/11/netiket-panduan-etika-bagi-netizen-di-ruang-siber/">Netiket: Panduan Etika Bagi Netizen di Ruang Siber</a> first appeared on <a href="https://dgk.or.id">#!/Dudi/Gurnadi</a>.</p>]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://dgk.or.id/archives/2023/04/11/netiket-panduan-etika-bagi-netizen-di-ruang-siber/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Etika dan Moral dari Perspektif Ilmu Pertahanan</title>
		<link>https://dgk.or.id/archives/2023/04/04/perkembangan-etika-dan-moral-dari-perspektif-ilmu-pertahanan/</link>
					<comments>https://dgk.or.id/archives/2023/04/04/perkembangan-etika-dan-moral-dari-perspektif-ilmu-pertahanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2023 02:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIP]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Etika]]></category>
		<category><![CDATA[Moral]]></category>
		<category><![CDATA[Peperangan Asimetris]]></category>
		<category><![CDATA[Weapon Mass Destruction]]></category>
		<category><![CDATA[WMD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dgk.or.id/?p=770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pendahuluan Pada dasarnya, pertahanan merupakan hasil evolusi dari strategi, ilmu militer, serta ilmu dan seni perang. Evolusi ini bisa terjadi disebabkan adanya perubahan lingkungan strategis pasca Perang Dunia II, sehingga pertahanan sampai dengan saat ini masih terkait dengan unsur perang ataupun pertempuran. Hal ini bisa dilihat pada beberapa contoh seperti perang Irak-Iran, Perang Teluk ataupun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dgk.or.id/archives/2023/04/04/perkembangan-etika-dan-moral-dari-perspektif-ilmu-pertahanan/">Perkembangan Etika dan Moral dari Perspektif Ilmu Pertahanan</a> first appeared on <a href="https://dgk.or.id">#!/Dudi/Gurnadi</a>.</p>]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://dgk.or.id/archives/2023/04/04/perkembangan-etika-dan-moral-dari-perspektif-ilmu-pertahanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Negatif Akibat Perkembangan Teknologi Digital</title>
		<link>https://dgk.or.id/archives/2023/04/03/fenomena-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://dgk.or.id/archives/2023/04/03/fenomena-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Apr 2023 02:06:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FIP]]></category>
		<category><![CDATA[Teknoblogia]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Telegraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dgk.or.id/?p=734</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jauh sebelum internet muncul, pada awal abad 19 sudah ada suatu teknologi yang seringkali disebut sebagai telegraf. Telegraf adalah suatu mekanisme yang menghubungkan dua perangkat untuk melakukan pengiriman data melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Tentu saja kemunculan telegraf pada saat itu merupakan hasil dari ilmu pengetahuan. Perkembangan ilmu pengetahuan dalam hal pertukaran data [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dgk.or.id/archives/2023/04/03/fenomena-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-digital/">Fenomena Negatif Akibat Perkembangan Teknologi Digital</a> first appeared on <a href="https://dgk.or.id">#!/Dudi/Gurnadi</a>.</p>]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://dgk.or.id/archives/2023/04/03/fenomena-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
