<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>rory</title>
	
	<link>http://www.hprory.com</link>
	<description>belajar statistik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 16:20:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/hprory" /><feedburner:info uri="hprory" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Paradoks Indah 3</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/FJ_wUBjRg5s/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/paradoks-indah-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 16:20:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2576</guid>
		<description><![CDATA[Indah, sering kali kita memposisikan diri bahwa kita adalah orang yang paling cepat, tapi pada kenyataannya kita adalah orang yang paling lambat. Kita bisa saja menjadi orang yang bergerak paling cepat dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Namun kenyataannya kita adalah orang yang paling lambat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Orang yang tadinya adalah orang yang bergerak paling lambat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indah, sering kali kita memposisikan diri bahwa kita adalah orang yang paling cepat, tapi pada kenyataannya kita adalah orang yang paling lambat.</p>
<p>Kita bisa saja menjadi orang yang bergerak paling cepat dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Namun kenyataannya kita adalah orang yang paling lambat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Orang yang tadinya adalah orang yang bergerak paling lambat, ternyata adalah orang yang pertama yang menyelesaikan pekerjaan tersebut.</p>
<p>Orang yang gerakannya paling lambat mampu menyelesaikan pekerjaannya pada siang hari. Namun, orang yang gerakannya paling cepat harus membawa pekerjaannya pulang karena pekerjaan tersebut tidak terselesaikan pada siang hari.</p>
<p>Tidak ada yang salah dengan kenyataan ini. Ini adalah  sebuah paradoks indah. Tidak ada pengaruh gerakan paling cepat atau paling lambat. Yang terlihat hanyalah hasil akhir.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/FJ_wUBjRg5s" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/paradoks-indah-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/paradoks-indah-3/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tulisan yang Aneh</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/DAvOBA4uvEo/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/tulisan-yang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 22:29:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2571</guid>
		<description><![CDATA[Kadang sebuah tulisan yang telah saya buat tidak jadi saya terbitkan. Saya menyimpannya terlebih dahulu untuk diterbitkan suatu saat nanti ketika waktunya sudah pas untuk diterbitkan. Mungkin saja suatu saat nanti waktu yang pas itu tidak kunjung datang atau tidak akan pernah datang. Sehingga tulisan yang telah saya buat harus saya hapus kembali. Hari ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang sebuah tulisan yang telah saya buat tidak jadi saya terbitkan. Saya menyimpannya terlebih dahulu untuk diterbitkan suatu saat nanti ketika waktunya sudah pas untuk diterbitkan.</p>
<p>Mungkin saja suatu saat nanti waktu yang pas itu tidak kunjung datang atau tidak akan pernah datang. Sehingga tulisan yang telah saya buat harus saya hapus kembali.</p>
<p>Hari ini selain tulisan ini, saya mempunyai dua tulisan lagi. Tapi sepertinya kedua tulisan tersebut tidak akan memiliki waktu yang pas untuk diterbitkan. Oleh karena itu, mungkin saya akan menghapus kedua tulisan tersebut.</p>
<p>Buat saya, kondisi yang seperti ini adalah kondisi yang biasa dan sering terjadi. Yang tidak biasa adalah hadirnya tulisan ini, sebab tulisan ini sengaja memunculkan rasa penasaran. <img src='http://www.hprory.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/DAvOBA4uvEo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/tulisan-yang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/tulisan-yang-aneh/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Membohongi Bahasa Tubuh</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/cNTTbCKkqTk/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/membohongi-bahasa-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 00:14:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2566</guid>
		<description><![CDATA[Dua orang pedagang menemui seorang hakim yang dikenal sangat bijaksana. Sebuah selendang sutera berada di genggaman mereka. Di depan sang hakim, pedagang yang pertama mengaku bahwa ia lah yang memiliki selendang tersebut. Sedangkan pedagang yang kedua juga mengaku sebagai pemilik selendang itu. Mereka mengaku bahwa ketika berdagang, selendang sutera yang akan mereka jual diterbangkan angin. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua orang pedagang menemui seorang hakim yang dikenal sangat bijaksana. Sebuah selendang sutera berada di genggaman mereka. Di depan sang hakim, pedagang yang pertama mengaku bahwa ia lah yang memiliki selendang tersebut. Sedangkan pedagang yang kedua juga mengaku sebagai pemilik selendang itu. Mereka mengaku bahwa ketika berdagang, selendang sutera yang akan mereka jual diterbangkan angin. Ketika sebuah selendang sutera ditemukan, masing-masing mereka mengaku sebagai pemilik selendang sutera sebenarnya.</p>
<p>Mereka menemui sang hakim dengan maksud agar sang hakim yang bijaksana memutuskan pemilik selendang sutera sebenarnya. Di depan sang hakim, mereka bertengkar dan mengeluarkan ciri-ciri selendang sutera yang dimilikinya. Ciri-ciri selendang sutera yang mereka sebutkan sangat cocok dengan selendang sutera tersebut sehingga sulit ditentukan siapa pemilik selendang sebenarnya. Namun hakim yang bijaksana tersebut tidak menghiraukan pertengkaran mereka dan asyik membaca buku di meja kerjanya.</p>
<p>Tidak lama kemudian, hakim yang bijaksana akhirnya selesai membaca dan menutup buku yang ada di tangannya. Sang hakim kemudian menatap mata kedua pedagang tadi. Kemudian dengan lantang ia berteriak: <b>&#8220;HEI PENCURI, LEPASKAN SELENDANG ITU&#8221;</b>.</p>
<p>Maka terlepaslah pegangan salah seorang pedagang ke selendang tersebut. Sang hakim yang bijaksana langsung memutuskan siapa pemilik selendang sutera sebenarnya.</p>
<p>Begitulah, kita bisa saja berbohong, tetapi hati kecil tidak bisa dibohongi. Hati dan tubuh bagaikan sebuah radar. Ketika sebuah benda asing masuk ke dalam jangkauan sebuah radar maka radar akan berbunyi. Begitu juga dengan hati dan tubuh, ketika hati menangkap sinyal ketidakbenaran maka tubuh akan bereaksi dan membentuk bahasa tubuh. Bahasa tubuh ini sangat sulit dibohongi.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/cNTTbCKkqTk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/membohongi-bahasa-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/membohongi-bahasa-tubuh/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bukan Untuk Statistik Penduduk</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/-oun9A3Pqzg/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/bukan-untuk-statistik-penduduk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 22:23:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sehari-hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2564</guid>
		<description><![CDATA[Jika ditanya: &#8220;Apa tujuan hidup Anda?&#8220;, mungkin banyak di antara kita yang bingung untuk menjawabnya. Kita bingung bukan karena sulit menjelaskannya, tapi karena kita memang tidak tahu apa jawabannya. Kita tidak pernah menanyakannya kepada diri sendiri sehingga kita tidak pernah berpikir dan menetapkan tujuan hidup. Dilihat dari kasat mata, kita hidup untuk menjalani tahapan-tahapan berikut: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ditanya: &#8220;<em>Apa tujuan hidup Anda?</em>&#8220;, mungkin banyak di antara kita yang bingung untuk menjawabnya. Kita bingung bukan karena sulit menjelaskannya, tapi karena kita memang tidak tahu apa jawabannya. Kita tidak pernah menanyakannya kepada diri sendiri sehingga kita tidak pernah berpikir dan menetapkan tujuan hidup.</p>
<p>Dilihat dari kasat mata, kita hidup untuk menjalani tahapan-tahapan berikut: kecil, bermain, sekolah, bekerja, menikah, punya anak dan setelah itu mempersiapkan generasi berikutnya, kemudian mati. Kita harus dalam kondisi baik di setiap tahapan tersebut.</p>
<p>Untuk mempertahankan kelangsungan hidup di sepanjang tahapan-tahapan tadi, maka kita harus makan, bekerja dan tidur. Oleh karena itu, ada yang hanya berpikir dangkal mengenai tujuan hidup bahwa hidup unutuk makan dan makan untuk hidup.</p>
<p>Jarang sekali di antara kita yang berpikir lebih jauh bahwa kita lahir di atas dunia ini untuk melaksanakan tugas-tugas penting. Kehadiran kita adalah sebagai <em>rahmatan lil alamin</em>. Rahmat bukan hanya bagi seisi dunia, tetapi adalah rahmat bagi alam semesta. Kehadiran kita jauh lebih penting daripada apa yang pernah kita pikirkan sebelumnya. Jadi mulai sekarang jangan pernah membayangkan bahwa kehadiran kita ini hanya sekedar sebagai angka dalam statistik penduduk.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/-oun9A3Pqzg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/bukan-untuk-statistik-penduduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/bukan-untuk-statistik-penduduk/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Alarm Pada Waktu Yang Tepat</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/WaRMvbiY6UQ/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/alarm-pada-waktu-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 00:22:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2561</guid>
		<description><![CDATA[Kalau sudah tiba waktunya untuk bangun tidur, maka kita harus secepatnya bangun dari tidur. Tak usah bermalas-malasan dulu sambil meregang-regangkan tubuh atau memeluk-meluk bantal. Langsung saja bangun. Waktu memasang alarm haruslah pada waktu yang tepat. Maksudnya agar kita bangun di saat yang tepat pula. Waktu yang tepat adalah waktu ketika tubuh benar-benar siap untuk bangun. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau sudah tiba waktunya untuk bangun tidur, maka kita harus secepatnya bangun dari tidur. Tak usah bermalas-malasan dulu sambil meregang-regangkan tubuh atau memeluk-meluk bantal. Langsung saja bangun.</p>
<p>Waktu memasang alarm haruslah pada waktu yang tepat. Maksudnya agar kita bangun di saat yang tepat pula. Waktu yang tepat adalah waktu ketika tubuh benar-benar siap untuk bangun. </p>
<p>Saya lihat banyak teman-teman memasang alarm pada waktu yang tidak tepat. Contohnya ketika alarmnya berbunyi pada jam 5 pagi, tapi tubuhnya belum siap untuk bangun. Akhirnya ia bangun sebentar dan mengundurkan alarmnya agar berbunyi lagi 10 menit kemudian, kemudian ia tidur lagi. Alarm berbunyi lagi 10 menit kemudian dan ia pun mengundurkan alarmnya agar berbunyi lagi 10 menit kemudian. Namun 10 menit kemudian kondisinya tetap sama, ia masih mengundurkan alarmnya 10 menit lagi. Begitu seterusnya hingga akhirnya ia bangun jam 7 pagi.</p>
<p>Kondisi ini menandakan bahwa pada jam 5 pagi tubuhnya tidak siap untuk bangun. Kebiasaan bangunnya adalah jam 7 pagi. Ketika ia bangun sebentar jam 5 pagi, otaknya belum bisa bekerja dengan baik. Ia belum bisa menerima apa dampak yang akan terjadi jika ia bangun terlambat. Oleh karena itu ia kemudian melanjutkan tidurnya lagi.</p>
<p>Jika pada dasarnya kita bangunnya jam 7 pagi, ya sudah, tidak usah pasang alarm. Toh, jam 7 pagi itu kita akan bangun dengan sendirinya tanpa ada yang membangunkan. Kita juga tidak akan terganggu dengan alarm yang selalu berbunyi setiap 10 menit. Tidur pun akhirnya menjadi efektif.</p>
<p>Kalau ingin mengubah kebiasaan jam bagun tidur dari jam 7 pagi menjadi jam 5 pagi, maka bangun tidur harus dipaksakan dan harus ada yang memaksakan. Kita tidak akan bisa menjadi terbiasa bangun tidur pada jam 5 pagi secara tiba-tiba. Kita harus dipaksa dulu oleh si pemaksa agar selalu bangun jam 5 pagi dan ini harus dilakukan setiap hari agar menjadi kebiasaan. Semua itu butuh waktu agar tertanam di pikiran bawah sadar.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/WaRMvbiY6UQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/alarm-pada-waktu-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/alarm-pada-waktu-yang-tepat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Magnet Hati</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/bNRZrzvezGM/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/magnet-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 22:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2556</guid>
		<description><![CDATA[Seorang laki-laki dan seorang wanita saling lirik-melirik. Walaupun mereka mencoba menahan keinganan mereka, namun mereka tidak mampu menolak hasrat tersebut. Pandangan mata mereka terbawa arus 2 kutub magnet yang ingin saling betemu. Ketertarikan itu terjadi dimulai dari ketertarikan 2 hati mereka. Kedua hati mereka merupakan dua kutub magnet, utara dan selatan. Selanjutnya hati akan membentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang laki-laki dan seorang wanita saling lirik-melirik. Walaupun mereka mencoba menahan keinganan mereka, namun mereka tidak mampu menolak hasrat tersebut. Pandangan mata mereka terbawa arus 2 kutub magnet yang ingin saling betemu.</p>
<p>Ketertarikan itu terjadi dimulai dari ketertarikan 2 hati mereka. Kedua hati mereka merupakan dua kutub magnet, utara dan selatan. Selanjutnya hati akan membentuk medan magnet di sekelilingnya. Medan magnet tersebut juga memiliki kekuatan magnet yang bersumber dari kekuatan hati. Medan magnet hati adalah perasaan, pikiran dan jiwa raga mereka.</p>
<p>Jika ada pertemuan dua kutub utara dan selatan, maka akan terjadi tarik-menarik 2 kutub yang sangat kuat. Semakin besar daya tarik-menarik antar kedua kutub magnet maka akan semakin besar pula kekuatan medan magnet di sekelilingnya. Oleh karena itu, akan semakin besar juga keinginan mereka untuk saling melirik, saling bertemu dan saling memiliki.</p>
<p>Jika ingin kekuatan tarik-menarik tidak terjadi di antara mereka, maka jauhkan saja mereka. Dua kutub magnet tidak akan bekerja jika keduanya dijauhkan. Jangan biarkan mereka dekat agar kekuatan tarik-menarik keduanya bisa diredam.</p>
<p>Dunia ini diciptakan secara seimbang. Kedua kutub harus selalu ada dan salah satunya tidak boleh hilang. Jika salah satunya hilang maka akan terjadi ketidakseimbangan.</p>
<p>Jadi tidak ada cara lain untuk menghilangkan adanya tarik-menarik selain dengan menjauhkan kedua kutub. Jangan pernah sekalipun mencoba untuk menghilangkan kekuatan salah satu kutub magnet. Sebab itu sama saja dengan membuat hati menjadi terluka.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/bNRZrzvezGM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/magnet-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/magnet-hati/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Hidup Adalah Pilihan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/s94SsyuZE_g/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/hidup-adalah-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 03:03:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2553</guid>
		<description><![CDATA[Tidak usah mencemaskan hari esok karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Baik atau pun buruk kita tidak akan pernah tahu. Jalani saja hari ini dengan sebaik-baiknya dan lakukanlah yang terbaik. Bersyukurlah bahwa kita telah diberi kehidupan yang baik. Kerjakanlah apa yang mestinya harus kita kerjakan, entah pekerjaan itu kita sukai atau tidak. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak usah mencemaskan hari esok karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Baik atau pun buruk kita tidak akan pernah tahu. Jalani saja hari ini dengan sebaik-baiknya dan lakukanlah yang terbaik. Bersyukurlah bahwa kita telah diberi kehidupan yang baik.</p>
<p>Kerjakanlah apa yang mestinya harus kita kerjakan, entah pekerjaan itu kita sukai atau tidak. Kemudian bersyukurlah bahwa kita telah diberi kekuatan dan kesehatan untuk mengerjakannya.</p>
<p>Silahkan tentukan apa yang mesti kita tentukan hari ini. Kemudian bersyukurlah bahwa kita telah diberikan kesempatan untuk menentukannya. Walaupun nanti apa yang telah kita tentukan hanya Tuhan yang akan menetapkan. Percayalah apa yang ditetapkan Tuhan adalah yang terbaik untuk kita.</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/s94SsyuZE_g" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/hidup-adalah-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/hidup-adalah-pilihan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Paradoks Indah 2</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/7gb5gRtpinE/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/paradoks-indah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 00:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2545</guid>
		<description><![CDATA[Boleh saja kamu berpikir bahwa kamu adalah orang yang paling rumit sedunia. Kamu sulit dimengerti dan sulit dipahami oleh siapa pun. Boleh saja kamu berpikir bahwa kamu tidak akan dimengerti oleh orang lain karena kamu sendiri tidak mengerti tentang dirimu sendiri. Tapi suatu saat, akan ada orang yang datang kepadamu dan menganggap kamu adalah orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh saja kamu berpikir bahwa kamu adalah orang yang paling rumit sedunia. Kamu sulit dimengerti dan sulit dipahami oleh siapa pun.</p>
<p>Boleh saja kamu berpikir bahwa kamu tidak akan dimengerti oleh orang lain karena kamu sendiri tidak mengerti tentang dirimu sendiri.</p>
<p>Tapi suatu saat, akan ada orang yang datang kepadamu dan menganggap kamu adalah orang yang paling <em>simple</em>.</p>
<p>Dia menganggap kamu adalah orang yang paling sederhana dibandingkan orang-orang yang pernah ia temui sebelumnya. Kamu sangat mudah dimengerti dan dipahaminya.</p>
<p>Jadi jangan heran jika dia baru beberapa saat bertemu denganmu dan kamu mengangap dia belum cukup waktu untuk memahami kamu, tapi dia telah bertanya: &#8220;<strong>Siapakah orang yang paling memahami hati, pikiran, dan perasaanmu? Aku atau teman dekatmu?</strong>&#8221;</p>
<p>Dia sendiri pun heran kenapa dia berani bertanya seperti itu.</p>
<p>Jika dia telah dekat denganmu, mungkin saja dia akan bertanya lagi: &#8220;<strong>Siapakah orang yang paling memahami hati, pikiran dan perasaanmu? Aku atau dirimu sendiri?</strong>&#8221;</p>
<p>Jika kamu tak mampu menjawab pertanyaannya, akankah kamu menginginkan dia harus menjauh darimu?</p>
<p>&#8220;<em>Jangan ragu, jadikanlah hati kebenaran sebagai jalanmu…</em>&#8220;</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/7gb5gRtpinE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/paradoks-indah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/paradoks-indah-2/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Karena Ada Sesuatu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/SE_9SsVPek8/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/karena-ada-sesuatu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 01:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2542</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya saya akan menjelaskan tentang &#8220;sesuatu&#8220;. Tapi tidak jadi saya lakukan. Soalnya &#8220;sesuatu&#8221; itu tidak mungkin untuk dijelaskan. Ia tidak berwujud tapi bisa dirasakan, namun sangat sulit untuk dipahami. &#8220;Sesuatu&#8221; itu terlalu sulit untuk dijelaskan dengan bahasa biasa. Apalagi jika harus dituliskan. Kosakata kita sangat terbatas. Jadi akan terlalu panjang jika harus dijabarkan. Saya takut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadinya saya akan menjelaskan tentang &#8220;<em>sesuatu</em>&#8220;. Tapi tidak jadi saya lakukan. Soalnya &#8220;<em>sesuatu</em>&#8221; itu tidak mungkin untuk dijelaskan. Ia tidak berwujud tapi bisa dirasakan, namun sangat sulit untuk dipahami.</p>
<p>&#8220;<em>Sesuatu</em>&#8221; itu terlalu sulit untuk dijelaskan dengan bahasa biasa. Apalagi jika harus dituliskan. Kosakata kita sangat terbatas. Jadi akan terlalu panjang jika harus dijabarkan. Saya takut jika saya tuliskan, maka isinya nanti tidak bisa diterima dengan baik oleh si pembaca. Namun si pembaca bisa saja mengerti, tapi mungkin tidak bisa memahami. Ia bisa saja memahami, tapi dengan persepsinya sendiri-sendiri.</p>
<p>Jadi, maaf. &#8220;<em>Sesuatu</em>&#8221; itu tidak akan pernah saya tuliskan. Jika ada waktu yang sangat panjang maka akan saya ungkapkan. Tapi bukan untuk menjelaskan. Cuma untuk memberitahukan bahwa ternyata ada &#8220;<em>sesuatu</em>&#8220;. </p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/SE_9SsVPek8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/karena-ada-sesuatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/karena-ada-sesuatu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bahasa Kalbu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/hprory/~3/mdQOSI4mZuU/</link>
		<comments>http://www.hprory.com/bahasa-kalbu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 00:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rory</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hprory.com/?p=2537</guid>
		<description><![CDATA[Hati bisa berbicara. Apa yang dikatakannya selalu membawa kebenaran. Tidak ada yang salah di dalamnya. Tapi karena kepentingan dan situasi dunia yang berbagai macam, kadang kita cenderung menutupi kata hati. Kita tidak mau mendengarnya hingga tertutupilah kebenaran yang sesungguhnya. Kita memang tidak bisa mengungkapkan semua isi hati dengan kata-kata. Kosakata kita sangat terbatas, sedangkan kosakata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hati bisa berbicara. Apa yang dikatakannya selalu membawa kebenaran. Tidak ada yang salah di dalamnya. Tapi karena kepentingan dan situasi dunia yang berbagai macam, kadang kita cenderung menutupi kata hati. Kita tidak mau mendengarnya hingga tertutupilah kebenaran yang sesungguhnya.</p>
<p>Kita memang tidak bisa mengungkapkan semua isi hati dengan kata-kata. Kosakata kita sangat terbatas, sedangkan kosakata hati sangatlah luas tak berbatas. Jika kita mengungkapkan isi hati ke orang lain dengan menggunakan kosakata, maka bisa saja akan terjadi kesalahan komunikasi. Penyebabnya adalah karena keterbatasan kosakata kita tadi.</p>
<p>Tapi perlu kita sadari, bahwa tanpa menggunakan kosakata, dua hati bisa saling berbicara. Kedua-duanya akan menggunakan bahasanya sendiri, yaitu bahasa hati (bahasa kalbu). Semua yang ada dalam pembicaraan itu adalah kebenaran. Tidak ada sedikit pun kebohongan.</p>
<p>Dua insan manusia tidak harus bersama-sama selama bertahun-tahun agar dua hati mereka bisa berbicara. Dalam hitungan hari bahkan menit pun jika ada kecocokan jiwa maka dua hati akan saling berbicara. Mereka akan saling mengetahui isi hati.</p>
<p>Namun jika tidak ada kecocokan jiwa, maka dalam interval waktu tahun, abad bahkan milenium pun, mereka hanya akan bisa berbicara mengungkapkan isi hati menggunakan kosakata dari mulut ke mulut. Mereka tidak akan pernah sampai ke pembicaraan dari hati ke hati dengan menggunakan bahasa hati.</p>
<p>Prinsipnya, harus ada kecocokan jiwa. Setelah itu hati akan saling berbicara. Oleh karena itu seseorang bisa saja mengetahui isi hati orang lain yang cocok dengannya. Jadi tidak salah jika Titi DJ mengungkapkan hal itu dalam &#8220;Bahasa Kalbu&#8221;-nya:</p>
<blockquote><p>Kau satu kekasih<br />
<strong>Ku lihat di sinar matamu<br />
Tersimpan kekayaan batinmu</strong></p>
<p>Di dalam senyummu<br />
<strong>Ku dengar bahasa kalbumu<br />
Mengalun bening menggetarkan</strong></p>
<p>Kini dirimu yang selalu<br />
Bertahta di benakku<br />
Dan aku kan mengiringi<br />
Bersama di setiap langkahmu</p>
<p>Percayalah<br />
<strong>Hanya diriku yang paling mengerti<br />
Kegelisahan jiwamu kasih<br />
Dan arti kata kecewamu</strong></p>
<p>Kasih yakinlah<br />
<strong>Hanya aku yang paling memahami<br />
Besar arti kejujuran diri<br />
Indah sanubarimu kasih</strong><br />
Percayalah</p>
<p>(Bahasa Kalbu &#8211; Titi DJ)</p></blockquote>
<p>Pecayalah Indah…</p>
        <h3>Gunakan Facebook untuk memberi komentar</h3>
        <div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:comments href="http://www.hprory.com/feed/" num_posts="1000" width="525"></fb:comments><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/hprory/~4/mdQOSI4mZuU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hprory.com/bahasa-kalbu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.hprory.com/bahasa-kalbu/</feedburner:origLink></item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss>

