<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 08:55:33 +0000</lastBuildDate><category>Hadist Bukhari Muslim</category><category>Hadist Arba'in</category><category>Tutorial Blog</category><category>Hot News</category><category>Islam</category><category>Bisnis</category><category>Renungan</category><title>Fazarachma Blog</title><description>Hot News | Islam | Tutorial Blog | Bisnis | Renungan | Download</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>109</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Hot News | Islam | Tutorial Blog | Bisnis | Renungan | Download</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-8453749936410588624</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:13:15.325-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: AHLI NERAKA YANG PALING RINGAN SIKSANYA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;An-Nu’man bin Basyir r.a. berkata: Aku telah mendengar Nabi SAW. bersabda: Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli neraka di hari kiamat, ialah orang yang di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya. (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-ahli-neraka-yang-paling-ringan.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-2817257284624527690</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:12:16.155-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: ORANG YANG TERAKHIR KELUAR DARI NERAKA</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: &amp;nbsp;Nabi SAW. bersabda: &amp;nbsp;Sungguh aku mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir masuk surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil merangkak-rangkak, lalu diperintah oleh Allah: &amp;nbsp;Masuklah ke surga, maka ia segera pergi ke surga, tetapi terbayang padanya surga telah penuh, maka ia kembali dan berkata: &amp;nbsp;Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh. &amp;nbsp;Lalu diperintah lagi: Pergilah masuk surga. &amp;nbsp;Kemudian ia kembali berkata: Ya Tuhan, aku dapatkan surga sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah masuk surga, maka di sana untukmu seluas dunia sepuluh kali, atau, untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya, &amp;nbsp;maka ia berkata: Engkau mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja yang berkuasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sungguh aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan hadits ini sehingga terlihat gigi gerahamnya. &amp;nbsp;Dan itu serendah-rendah tingkat ahli surga. &amp;nbsp;(Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-orang-yang-terakhir-keluar-dari.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-5977987829891102856</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:11:29.043-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: KEPASTIAN ADANYA SYAFAAT DAN KELUARNYA ORANG YANG BERTAUHID DARI NERAKA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Said Al-Khudri r.a. berkata: Nabi SAW. Bersabda: Akan masuk ahli surga ke surga, dan ahli neraka ke neraka, kemudian Allah memerintahkan: Keluarkanlah dari neraka orang yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari iman. &amp;nbsp;Lalu dikeluarkan mereka dalam keadaan sudah hitam warna mereka, lalu dimasukkan ke dalam sungai kehidupan (nahrul hayat), maka tumbuhlah mereka itu bagai biji yang tumbuh setelah ada air bah, dan tidaklah tumbuhnya berwarna kuning berbelit (berkait). &amp;nbsp;(Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-kepastian-adanya-syafaat-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-5602157008103032797</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:09:19.100-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abdullah bin Umar r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Semalam aku mimpi di dekat Ka’bah ada seorang yang merah bagus rupanya panjang rambutnya sampai ke bahunya, lurus rambutnya bagaikan meneteskan air, sambil meletakkan kedua tangannya di atas bahu orang di kanan kirinya, sedang ia tawaf, maka aku bertanya: Siapakah orang itu?&amp;nbsp; Jawabnya:&amp;nbsp; Itu Al-Masih Isa bin Maryam.&amp;nbsp; Kemudian aku melihat juga seorang di belakangnya, sangat keriting rambutnya, buta matanya sebelah kanan, hampir serupa dengan Ibn Qathan, dia juga meletakkan kedua tangannya di atas bahu dua orang di kanan kirinya, juga tawaf di Ka’bah, ketika aku tanya siapa orang itu?&amp;nbsp; Dijawab:&amp;nbsp; Al-Masih Ad-Dajjal.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-al-masih-isa-bin-maryam-dan-al_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-3092327983784268150</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:08:42.252-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abdullah bin Umar r.a. berkata:&amp;nbsp; Pada suatu hari Nabi saw. menceritakan Ad-Dajjal kepada orang-orang, lalu bersabda:&amp;nbsp; Sesungguhnya Allah tidak buta mata sebelah, ingatlah sesungguhnya Ad-Dajjal itu buta mata sebelah kanan, bagaikan buah anggur yang timbul (menonjol).&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-al-masih-isa-bin-maryam-dan-al.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-4991145431322359625</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:06:18.041-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: ISRA DAN MI’RAJ KE LANGIT DAN SHALAT FARDLU LIMA WAKTU</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Malik bin Sha’sha’ah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Ketika aku di dekat Ka’bah diantara tidur dan jaga, tiba-tiba aku mendengar suara salah seorang, yaitu yang diantara dua orang, lalu disediakan bejana emas yang berisi hikmat dan iman, lalu dibelah dari bawah tenggorokan hingga perutku, kemudian dibasuh dadaku dengan air zamzam, lalu dipenuhi dengan hikmat dan iman.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Lalu didatangkan untukku binatang yang putih lebih besar dari himar dan dibawah baghl (turunan kuda jantan dengan keledai betina) bernama buraq. Lalu berangkat bersama Jibril hingga sampai ke langit dunia, dan ketika ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawabnya: Jibril.&amp;nbsp; Ditanya: Bersama siapa?&amp;nbsp; Jawabnya: Muhammad.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Dijawab: Ya. Maka disambut selamat datang, maka aku bertemu dengan Adam a.s. dan memberi salam, dan menyambutku dengan Selamat datang putraku dan nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian kami naik ke langit kedua, dan ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawabnya: Jibril.&amp;nbsp; Ditanya: Siapa yang bersamamu?&amp;nbsp; Jawabnya: Muhammad.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya:&amp;nbsp; Ya.&amp;nbsp; Lalu disambut:&amp;nbsp; Selamat datang, dan di sana kami bertemu dengan Isa dan Yahya a.s. Keduanya menyambut:&amp;nbsp; Selamat datang saudara sebagai nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian kami naik ke langit ketiga, lalu ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab: Jibril.&amp;nbsp; Ditanya: Dan siapa yang bersamamu?&amp;nbsp; Jawabnya: Muhammad.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya.&amp;nbsp; Maka disambut dengan selamat datang, dan di situ bertemu dengan Yusuf a.s. dan setelah memberi salam padanya ia menyambut: Selamat datang Saudara sebagai nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian kami naik ke langit keempat, dan ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab: Jibril.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya.&amp;nbsp; Maka disambut dengan selamat datang, dan di situ bertemu dengan Idris s.a. Sesudah aku beri salam, ia menyambut: Selamat datang saudara sebagai nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian kami naik ke langit kelima, dan ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawabnya: Jibril. Dan ditanya: Siapakah yang bersamamu?&amp;nbsp; Jawabnya: Muhammad. Ditanya pula: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya.&amp;nbsp; Maka disambut: Selamat datang.&amp;nbsp; Di situ kami bertemu dengan Harun a,s, maka aku memberi salam, dan ia menyambut: Selamat datang saudara sebagai nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian kami naik ke langit keenam, juga ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab: Jibril.&amp;nbsp; Lalu ditanya: Dan siapa yang bersamamu?&amp;nbsp; Dijawab: Muhammad.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya.&amp;nbsp; Maka disambut: Selamat datang, ia menyambut dengan ucapan: Selamat datang saudara sebagai nabi. Dan ketika kami meninggalkannya ia menangis dan ketika ditanya: Mengapakah ia menangis?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya Rabbi itu pemuda yang Tuhan utus sesudahku, akan masuk surga dari umatnya lebih banyak dari umatku.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian naik ke langit ketujuh, maka ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab: Jibril.&amp;nbsp; Ditanya: Siapa yang bersamamu?&amp;nbsp; Jawabnya: Muhammad.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah ia dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya.&amp;nbsp; Maka disambut: Selamat datang. Dan di situ kami bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s.&amp;nbsp; Sesudah aku memberi salam, maka ia sambut dengan: Selamat datang putraku sebagai nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian tampak kepadaku Al-Bait Al-Ma’mur, tiap hari dimasuki oleh tujuh puluh ribu Malaikat untuk shalat, jika telah keluar tidak akan masuk lagi untuk selamanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian diperlihatkan kepadaku Sidratul Muntaha, buahnya bagaikan gentong (tempat air) Hajar, sedang daunnya bagaikan telinga gajah dan di bawahnya terdapat sumber empat sungai, dua ke dalam dan dua ke luar.&amp;nbsp; Aku bertanya kepada Jibril, jawabnya: Yang dalam itu di surga, sedang yang keluar itu yaitu sungai Nil dan Furat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian diwajibkan atasku limapuluh kali shalat. Lalu aku turun dan bertemu dengan Musa, lalu ia bertanya: Apakah yang engkau dapat?&amp;nbsp; Jawabku: Diwajibkan atasku lima puluh kali shalat.&amp;nbsp; Musa berkata: aku lebih berpengalaman daripadamu, aku telah bersusah payah melatih&amp;nbsp; Bani Israil, dan umatmu tidak akan kuat, karena itu engkau kembali kepada Tuhan minta keringanan, maka aku kembali minta keringanan, dan diringankan sepuluh hingga tinggal empat puluh, kemudian dikurangi lagi sepuluh sehingga tinggal tiga puluh, kemudian diringankan lagi sepuluh sehingga tinggal dua puluh, kemudian diringankan lagi sepuluh sehingga tinggal sepuluh, dan aku kembali kepada Musa, tetapi ia tetap menganjurkan supaya minta keringanan, maka aku minta keringanan dan dijadikan-Nya lima kali.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Maka aku bertemu dengan Musa dan menyatakan bahwa kini telah tinggal lima, maka ia tetap menganjurkan supaya minta keringanan, tetapi aku jawab: Aku telah menerima dengan baik.&amp;nbsp; Maka terdengar seruan: Aku telah menetapkan kewajiban-Ku, dan meringankan pada hamba hamba Ku, dan akan membalas tiap kebaikan dengan sepuluh kalinya.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-isra-dan-miraj-ke-langit-dan-shalat_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-1311117939511642108</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:05:15.070-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: ISRA DAN MI’RAJ KE LANGIT DAN SHALAT FARDLU LIMA WAKTU</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Abu Dzar r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Pada suatu malam terbuka atap rumahku di Makkah, lalu turun Jibril, dan membelah dadaku, kemudian membasuhnya dengan air zamzam, kemudian ia membawa bejana emas yang berisi hikmat dan iman lalu dituangkan ke dalam dadaku, lalu ditutup kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian ia membimbing tanganku dan menaikkan aku ke langit dunia, dan ketika sampai di langit, Jibril berkata kepada penjaganya: Bukalah.&amp;nbsp; Lalu ditanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawabnya: Jibril.&amp;nbsp; Lalu ditanya: Apakah engkau bersama orang lain?&amp;nbsp; Jawabnya: Ya, bersamaku Muhammad saw.&amp;nbsp; Ditanya: Apakah dipanggil?&amp;nbsp; Jawabnya : Ya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ketika telah dibuka, kami naik ke langit dunia, tiba-tiba bertemu dengan orang yang duduk, sedang di kanan dan kirinya tampak sekumpulan orang, bila ia melihat ke kanan tertawa, tetapi bila melihat ke kiri menangis, maka ia menyambut: Marhaban (selamat datang) nabi yang saleh dan putra yang saleh.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Aku bertanya kepada Jibril: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawabnya: itu Adam a.s., sedang sekumpulan orang yang di kanan kirinya adalah anak cucunya, yang di kanan ahli surga dan yang di krinya ahli neraka, karena itu ia tertawa bila melihat ke kanan, dan menangis bila melihat ke kirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian dinaikkan ke langit ke dua, dan minta buka pada penjaganya, juga dikatakan oleh penjaganya sebagaimana langit pertama, lalu dibuka.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Anas r.a. berkata: Maka menyebut bahwa di langit-langit itu telah bertemu dengan Adam, Idris, Musa, Isa, Ibrahim a.s. tetapi tidak dijelaskan tempat masing-masing, hanya menyebut bahwa Adam di langit pertama dan Ibrahim di langit ke enam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Anas r.a. berkata:&amp;nbsp; Ketika Jibril bersama Nabi Muhammad saw.&amp;nbsp; berjumpa dengan nabi Idris maka disambut: Marhaban (Selamat datang) nabi yang saleh dan saudara yang saleh.&amp;nbsp; Lalu aku tanya: Siapakah ini?&amp;nbsp; Jawabnya: Ini Idris.&amp;nbsp; Kemudian melalui Nabi Musa juga disambut: Marhaban nabi yang saleh, dan aku bertanya: Siapakah ini?&amp;nbsp; Jawab Jibril: Itu Musa.&amp;nbsp; Lalu melalui Isa, juga menyambut: selamat datang nabi yang saleh dan saudara yang saleh. Ketika aku tanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab Jibril: Itu Isa a.s.&amp;nbsp; Kemudian melalui Ibrahim, juga menyambut: Selamat datang nabi yang saleh dan putra yang saleh. Lalu aku bertanya: Siapakah itu?&amp;nbsp; Jawab Jibril: Itu Ibrahim a.s.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian aku dibawa naik&amp;nbsp; sehingga ke atas mustawa, dimana aku mendengar suara kalam yang tercatat di&amp;nbsp;&lt;em&gt;lauh mahfuzh&lt;/em&gt;. Maka Allah mewajibkan atas umatku lima puluh kali shalat. Lalu aku kembali membawa perintah kewajiban itu sehingga melalui Musa, maka ia bertanya: Apakah yang diwajibkan Tuhan atas umatmu? &amp;nbsp;Jawabku: Lima puluh kali shalat. Langsung ia berkata: Kembalilah kepada Tuhan untuk minta keringanan, sebab umatmu takkan kuat melakukan itu. Maka aku kembali kepada Tuhan minta keringanan dan diringankan setengahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tetapi Musa tetap berkata: Mintalah keringanan karena umatmu tidak akan kuat, maka kembali aku minta keringanan kepada Tuhan dan mendapat keringanan setengahnya. Tetapi Musa tetap menganjurkan supaya minta keringanan karena umatmu tidak akan kuat melakukan itu, maka kembalilah aku minta keringanan kepada Tuhan, sehingga Allah berfirman: Itu hanya lima kali dan nilainya sama dengan lima puluh, tidak akan berubah lagi putusanku.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maka aku kembali kepada Musa dan Musa tetap menganjurkan supaya minta keringanan, tetapi aku jawab bahwa aku malu kepada Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian aku dibawa ke&amp;nbsp;&lt;em&gt;sidratul muntaha&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang diliputi oleh berbagai warna sehingga aku tidak mengerti apakah itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian aku dimasukkan ke surga, yang kubah-kubahnya terbuat dari mutiara dan tanahnya kasturi (&lt;em&gt;misk&lt;/em&gt;).&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-isra-dan-miraj-ke-langit-dan-shalat.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-1377724492101849833</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:04:29.535-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: WAKTUNYA TIDAK LAGI DITERIMA IMAN YANG BARU</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Dzar r.a. berkata: Ketika aku masuk majid, Rasulullah saw. sedang duduk, dan ketika terbenam matahari Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Hai Abu Dzar tahukah engkau kemana matahari itu pergi?&amp;nbsp; Jawabku:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;em&gt;Allahu warasuluhu a’lam&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;.&amp;nbsp; Maka sabda Nabi saw.: Dia minta izin kepada Tuhan untuk sujud, lalu diizinkan terbit kembali, dan akan tiba masa diperintahkan kepadanya:&amp;nbsp; Kembalilah dari mana engkau datang. Sehingga ia terbit dari barat (tempat terbenamnya). Dan itulah tempatnya.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-waktunya-tidak-lagi-diterima-iman_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-4859820939513721723</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:03:38.723-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: WAKTUNYA TIDAK LAGI DITERIMA IMAN YANG BARU</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Tidak akan tiba hari kiamat sehingga matahari terbit dari barat, maka bila matahari telah terbit dari barat, dan orang-orangpun melihatnya, segera mereka beriman semuanya, pada saat itu tidak berguna iman yang baru, jika dahulunya mereka tidak beriman. Kemudian Nabi saw. membaca ayat 158 surat Al-An’am: “&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;em&gt;Pada hari tibanya salah satu ayat (bukti) yang telah ditentukan oleh Tuhanmu, maka tidak akan berguna iman yang baru bagi orangnya jika dahulunya mereka tidak beriman&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;“.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-waktunya-tidak-lagi-diterima-iman.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-5857767475015765456</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:01:32.146-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: WAJIB BERIMAN PADA NABI MUHAMMAD SAW. SEBAGAI UTUSAN ALLAH BAGI SELURUH MANUSIA, DAN SYARIATNYA ME-MANSUKH-KAN SYARIAT SYARIAT SEBELUMNYA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Musa r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Tiga macam orang yang akan mendapat pahala dua kali lipat:&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp; Seorang ahli kitab yang dahulu percaya kepada nabinya, kemudian beriman kepada Nabi Muhammad saw.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Hamba sahaya yang menunaikan kewajibannya terhadap Allah dan kewajibannya terhadap majikannya. &amp;nbsp; 3. Seorang majikan yang memiliki budak wanita dididik dengan baik, diajar agama sebaik-baiknya kemudian dimerdekakan lalu dikawininya,&amp;nbsp; maka dia mendapat pahala dua kali lipat. &amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-wajib-beriman-pada-nabi-muhammad_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-1976987704832478661</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T11:00:34.604-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: WAJIB BERIMAN PADA NABI MUHAMMAD SAW. SEBAGAI UTUSAN ALLAH BAGI SELURUH MANUSIA, DAN SYARIATNYA ME-MANSUKH-KAN SYARIAT SYARIAT SEBELUMNYA</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&amp;nbsp;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Tiada seorang nabi melainkan telah diberi mukjizat yang karenanya orang-orang percaya kepadanya.&amp;nbsp; Mukjizat yang diberikan kepadaku berupa wahyu (Al-Quran) yang diturunkan kepadaku.&amp;nbsp; Maka aku berharap semoga akulah yang terbanyak pengikutnya pada hari kiamat.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebab Mukjizat Al-Quran akan tetap hingga hari kiamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pengertian Mansukh : Pembatalan hukum yang ditetapkan terdahulu oleh hukum yang ditetapkan kemudian.&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-wajib-beriman-pada-nabi-muhammad.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-691065181292216029</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:59:40.276-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: KETENANGAN HATI KARENA MELIHAT BUKTI NYATA</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Kami lebih layak untuk ragu daripada Nabi Ibrahim a.s., ketika Ia berkata: Ya Tuhan perlihatkan kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang yang telah mati.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tuhan bertanya:&amp;nbsp; Apakah engkau tidak percaya?&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jawab Ibrahim a.s.:&amp;nbsp; Benar aku telah percaya, tetapi supaya lebih tenteram hatiku.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan semoga Allah merahmati Nabi Luth a.s. ketika akan berlindung kepada pelindung yang kuat.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan andaikan aku tinggal dalam penjara, selama Nabi Yusuf dipenjara, niscaya segera aku sambut panggilan raja.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em&gt;Diriwayatkan: Rasul menanggapi begitu beruntungnya Nabi Ibrahim yg mendapat kesempatan untuk meyakinkan dirinya bahwa Allah memang ada, dengan diperlihatkan kepadanya burung mati yang bisa hidup lagi.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-ketenangan-hati-karena-melihat.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-79029150018108666</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:58:20.487-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: MENGAMBIL HATI ORANG YANG LEMAH IMAN</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Saad bin Abi Waqash r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. memberi kepada beberapa orang, saat itu Saad sedang duduk melihat, maka Saad berkata: Ya Rasulullah, mengapakah Tuan tinggalkan si Fulan padahal aku tahu dia seorang mukmin.&amp;nbsp; Nabi saw. bersabda: Ataukah muslim.&amp;nbsp; Maka diamlah Saad sementara, kemudian mengulang pertanyaannya: Ya Rasulullah mengapakah Tuan tinggalkan Fulan, demi Allah aku tahu dia seorang mukmin.&amp;nbsp; Nabi saw. bertanya: Ataukah muslim? &amp;nbsp; Maka diamlah Saad sementara, lalu mengulang kembali pertanyaannya, dan Nabi juga mengulangi sabdanya.&amp;nbsp; Kemudian Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Ya Saad, ada kalanya aku memberi kepada seseorang, padahal orang yang lain itu lebih aku sayang, karena khawatir kalau ia terjerumus ke dalam api neraka.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Yakni khawatir jika yang lemah iman itu tidak diberi lalu ia mencela Nabi saw. sehingga menyebabkan ia masuk ke dalam neraka.&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-mengambil-hati-orang-yang-lemah.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-506275109420778420</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:56:35.347-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: BOLEH MERAHASIAKAN IMANNYA BAGI ORANG YANG TAKUT</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Hudzaifah r.a. berkata:&amp;nbsp; Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Catatkanlah untukku nama orang-orang yang telah masuk Islam.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maka kami catat seribu lima ratus orang. Dan kami berkata:&amp;nbsp; Apakah Tuan khawatir terhadap kami padahal kini sudah seribu lima ratus orang?&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kemudian nyata kami telah diuji dengan bala’ ketakutan sehingga ada kalanya orang shalat sendirian karena takut.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-boleh-merahasiakan-imannya-bagi.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-5270662699804081616</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:55:34.600-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: TERANGKATNYA/TERCABUTNYA AMANAH DAN IMAN DARI BEBERAPA HATI DAN BANYAKNYA FITNAH UJIAN HIDUP</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hudzaifah r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. telah menceritakan kepada kami dua hadits, dan aku telah melihat yang satu dan sedang menanti yang kedua.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rasulullah saw. menceritakan bahwa amanat (iman) pada mulanya turun dalam lubuk hati manusia, lalu mereka mengerti Al-Qur’an dan mengetahui sunah rasul.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemudian Rasulullah saw. menceritakan tercabutnya amanat (iman). Ketika orang sedang tidur, tercabutlah amanat dari hatinya, sehingga tinggal bekasnya seperti bintik yang yang hampir hilang, kemudian tidur pulas, maka tercabut pula sehingga tinggal bekasnya bagaikan&amp;nbsp;&lt;em&gt;kapalan&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(kulit yang mengeras bekas bekerja). Bagaikan bara api yang engkau injak di bawah tapak kaki, sehingga membengkak maka tampaknya membesar tetapi tidak ada apa-apanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Maka esok harinya orang-orang berjual beli, dan sudah tidak terdapat orang yang amanat/dapat dipercaya.&amp;nbsp; Sehingga mungkin disebut-sebut ada dari suku Bani Fulan seorang yang amanat (dapat dipercaya),&amp;nbsp; sehingga dipuji-puji:&amp;nbsp; Alangkah pandainya, alangkah ramahnya, alangkah baiknya, padahal di dalam hatinya tidak ada seberat zarah dari iman.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hudzaifah berkata:&amp;nbsp; Dan aku telah pernah berada dalam suatu masa, tidak usah memilih orang dalam jual beli. Jika bertepatan dengan seorang Kristen (atau Kafir), maka ia takut kepada hukuman pemerintahnya.&amp;nbsp; Adapun saat ini, aku tidak dapat mempercayai kecuali satu dua orang, yaitu fulan dan fulan.&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-terangkatnyatercabutnya-amanah-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-8778636220329012870</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:52:07.247-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: PEMERINTAH YANG KORUPSI PADA RAKYATNYA AKAN MASUK NERAKA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Ma’qil bin Yasar r.a. ketika sakit dijenguk oleh Gubernur Ubaidillah bin Ziyad, maka Ma’qil berkata:&amp;nbsp; Aku akan menyampaikan kepadamu suatu hadits yang telah aku dengar dari Rasulullah saw., beliau bersabda:&amp;nbsp; Siapa yang diamanati oleh Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia tidak memimpinnya dengan tuntunan yang baik, maka ia tidak akan dapat merasakan bau surga.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yakni bila tidak merasakan bau surga maka pasti masuk neraka.&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-pemerintah-yang-korupsi-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-7443305390010114891</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:50:50.333-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: BISIKAN RAGU DALAM IMAN DAN CARA MENGELAKNYA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Anas bin Malik r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Selalu orang bertanya-tanya sehingga mereka berkata:&amp;nbsp; Allah yang menjadikan segala sesuatu, maka siapakah yang menjadikan Allah?&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-bisikan-ragu-dalam-iman-dan-cara_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-1367028392787064105</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:50:08.631-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: BISIKAN RAGU DALAM IMAN DAN CARA MENGELAKNYA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Setan datang pada tiap orang dan bertanya (berbisik):&amp;nbsp; Siapakah yang menjadikan ini?&amp;nbsp; Siapakah yang menjadikan itu?&amp;nbsp; Sehingga bertanya: Siapakah yang menjadikan Tuhanmu?&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila sampai di sini, maka hendaklah membaca:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;em&gt;A’udzubillahi minasysyaihtanirrajim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;, dan menghentikan suara bisikan itu. (Yakni tidak melayaninya).&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-bisikan-ragu-dalam-iman-dan-cara.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-4174365094304900745</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:49:17.677-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: NIAT AKAN BERBUAT KEBAIKAN DICATAT BAIK, DAN NIAT AKAN BERBUAT DOSA TIDAK DICATAT APA-APA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Ibnu Abbas r.a. berkata: Nabi saw. dari apa yang diriwayatkan dari Allah azza wa jalla, bersabda:&amp;nbsp; Sesungguhnya Allah menetapkan kebaikan dan keburukan kemudian menjelaskan keduanya, maka siapa yang niat akan berbuat kebaikan (kebaikan) lalu tidak dikerjakannya dicatat untuknya satu kebaikan, dan bila dikerjakannya dicatat oleh Allah sepuluh kebaikan, dapat bertambah hingga tujuh ratus kali, dan dapat berlipat lebih dari itu.&amp;nbsp; Sebaliknya, jika niat akan berbuat keburukan (dosa) lalu tidak dikerjakan, dicatat untuknya satu kebaikan yang cukup (sempurna), dan bila niat lalu dilaksanakan maka dicatat satu dosa.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-niat-akan-berbuat-kebaikan-dicatat_30.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-9027654033211503595</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:48:30.060-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: NIAT AKAN BERBUAT KEBAIKAN DICATAT BAIK, DAN NIAT AKAN BERBUAT DOSA TIDAK DICATAT APA-APA</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Jika seorang berbuat baik dalam Islamnya maka tiap kebaikan yang diamalkannya dicatat sepuluh kali lipat sehingga tujuh ratus, dan tiap dosa yang dilakukannya hanya dicatat satu.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-niat-akan-berbuat-kebaikan-dicatat.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-809412961684476222</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:47:49.639-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: ALLAH MEMAAFKAN SUARA HATI SELAMA BELUM DIBICARAKAN ATAU DILAKSANAKAN</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Nabi saw. bersabda:&amp;nbsp; Sesungguhnya Allah memaafkan dari umatku, apa-apa yang masih tergerak dalam hati selama belum dibicarakan atau dilaksanakan (dikerjakan). (Bukhari, Muslim)&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-allah-memaafkan-suara-hati-selama.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-5397145263264830330</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:46:57.586-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: IMAN YANG SUNGGUH-SUNGGUH IKHLAS</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Ketika turun ayat :&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;em&gt;“Mereka yang beriman dan tidak menodai (mencampuri) iman mereka dengan zhulm (aniaya), merekalah yang terjamin keamanannya, dan mereka yang mendapat petunjuk hidayat.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;Ayat ini benar-benar terasa berat bagi sahabat Nabi saw. sehingga mereka berkata: Ya Rasulullah, siapakah diantara kami yang tidak pernah berbuat zalim (dosa)?&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jawab Nabi saw.: Bukan itu yang dimaksud, yang dimaksud ialah syirik, tidakkah kamu mendengar nasihat Luqman pada putranya:&amp;nbsp; Hai anakku jangan mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;&lt;em&gt;zhulm&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;(aniaya) yang sangat besar.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-iman-yang-sungguh-sungguh-ikhlas.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-6572845499598239477</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:44:21.022-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: ISLAM, HIJRAH, DAN HAJI DAPAT MENGHAPUS APA YANG TERJADI SEBELUMNYA</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ibnu Abbas r.a. berkata:&amp;nbsp; Ada beberapa orang musyrik yang telah banyak membunuh dan berzina datang bertanya kepada Nabi Muhammad saw. : Sesungguhnya yang engkau ajarkan itu baik, andaikan engkau dapat memberitahu bahwa ada jalan untuk menebus dosa-dosa yang telah kami perbuat?&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maka turunlah ayat:&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Dan mereka yang tidak meminta kepada Tuhan yang lain selain Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak, dan tidak berzina.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(Q.S. Al-Furqan : 68)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan ayat :&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Katakanlah, hai hamba-hambak-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(Q.S. Az-Zumar : 53).&amp;nbsp;&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Lanjutan ayat Al-Furqan:&amp;nbsp; “&lt;em&gt;Dan siapa yang berbuat semua itu tentu mendapat dosa. Akan dilipatgandakan siksa atasnya di hari kiamat, dan kekal dalam siksa terhina. Kecuali orang yang taubat dan beriman serta beramal saleh, maka untuk mereka Allah akan mengganti semua dosa mereka dengan kebaikan (kebaikan), dan Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(Al-Furqan: 69-70).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Lanjutan ayat Az-Zumar: “&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah dapat mengampuni semua dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(Az-Zumar: 53)&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-islam-hijrah-dan-haji-dapat.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-453088772104332569</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:43:32.973-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: APAKAH ADA TUNTUTAN TERHADAP AMAL DI MASA JAHILIAH ?</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px;"&gt;bn Mas’ud r.a. berkata: Seorang bertanya:&amp;nbsp; Ya Rasulullah apakah kami akan dituntut karena amal perbuatan kami di masa jahiliah?&amp;nbsp; Jawab Nabi saw.: Siapa yang berbuat baik di dalam Islam maka tidak akan dituntut terhadap amal yang dilakukan di masa jahiliah, dan siapa yang berbuat jahat dosa dalam Islam maka akan dituntut yang pertama hingga yang akhir.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-apakah-ada-tuntutan-terhadap-amal.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2248712063629331092.post-8172727585410519583</guid><pubDate>Mon, 30 May 2011 17:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-30T10:43:03.437-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hadist Bukhari Muslim</category><title>BAB: HARAM GHULUL (MENGAMBIL BARANG GHANIMAH SEBELUM DIBAGI)</title><description>&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Abu Hurairah r.a. berkata:&amp;nbsp; Ketika kami selesai membuka Khaibar dalam ghanimah tidak terdapat emas perak, hanya ternak unta, lembu dan barang perkakas dan kebun. Kemudian kita kembali bersama Nabi saw. ke WadilQura, dan bersama Nabi saw. seorang hamba bernama Mid’am hadiah dari seorang suku Bani&amp;nbsp; Adh Dhibab, dan ketika hamba itu menurunkan kendaraan Nabi saw. tiba-tiba ada panah jatuh dan kena pada hamba itu hingga ia mati, maka orang-orang berkata: Untunglah ia mati syahid.&amp;nbsp; Mendadak Rasulullah saw. bersabda:&amp;nbsp; Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, selimut yang ia ambil dari ghanimah Khaibar yang belum dibagi itu, kini menyalakan api atas badannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1c0808; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 20px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.6em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Setelah itu maka datanglah seorang yang mendengar sabda Nabi saw. itu membawa dua tali sepatu (sandal), sambil berkata:&amp;nbsp; Ini aku ambil dari ghanimah sebelum dibagi, maka sabda Nabi saw.:&amp;nbsp; Satu atau dua tali sepatu dari api neraka.&amp;nbsp; (Bukhari, Muslim).&lt;/div&gt;</description><link>http://fazarachma.blogspot.com/2011/05/bab-haram-ghulul-mengambil-barang.html</link><author>noreply@blogger.com (Toyink Gondrong (Alfaqiru Yang Hina))</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>