<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469</atom:id><lastBuildDate>Fri, 30 Aug 2024 13:18:39 +0000</lastBuildDate><category>rusandaka</category><category>jejak guhali</category><title>guhali</title><description></description><link>http://guhali.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (GUHALI)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-2356268433267341176</guid><pubDate>Tue, 04 Sep 2012 06:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:12:02.455-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jejak guhali</category><title>Menyaksikan Laku Sang Kelana</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQRAoU_elmGrDL06xocMrWeUqKINiZxiHyo7DIk7K3dY91h-hdVRjm69hk8mC3DZqQaNpSHJFTJgEjc9XPv4FA1U3soyEu9s5me8D7FtWNLMcHjcc-4DJKvMxvwOgKX-FP4T21GkLiRRQ/s1600/003.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQRAoU_elmGrDL06xocMrWeUqKINiZxiHyo7DIk7K3dY91h-hdVRjm69hk8mC3DZqQaNpSHJFTJgEjc9XPv4FA1U3soyEu9s5me8D7FtWNLMcHjcc-4DJKvMxvwOgKX-FP4T21GkLiRRQ/s1600/003.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Para sahabat-sahabat yang dirahmati Alloh. Cukup lama aku tak beredar di dunia maya guna menyambung silaturahmi dan berbagi informasi dengan sahabat. Aku beberapa waktu lalu mencoba merapat menyaksikan laku sang kelana secara langsung. Aku bertemu, lebih tepatnya janjian dengan Kakah di Jalan Sriwidari Sukabumi, yakni di kediaman orang tua Kakah. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku dengan beberapa teman yaitu Afdal, Ujang Sofyan dan Kang Iyus ikut musafir berjalan kaki dengan Kakah dari kediaman orang tua Kakah di Jalan Sriwidari Bayangkara Kota Sukabumi menuju suatu tempat di daerah kawasan Jampang Tengah untuk melakukan acara Riyadoh di Ciburial Pada Beunghar. Kami berangkat dari Sriwidari pukul 9.00 wib dan tiba di Ciburial Pada Beunghar pukul 18.00 wib, sembilan jam kami menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Begitu letih tubuh kami. Kedua kaki kami terasa pegal, ngilu dan jari-jari kaki kami terasa pedih. Setelah rehat beberapa menit kami menuju ke air untuk mengambil berwudhu, karena ketika kami tiba pas adzan magrib berkumandang. Dua puluh hari Kakah Riyadoh di Ciburial Pada Beunghar, yang ternyata menurut Kakah tempat tersebut adalah tempat di mana ia dulu pertama kali Riyadoh atas perintah gurunya, Mama Madrais.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai melaksanakan Riyadoh di Ciburial Pada 
Beunghar Jampang Tengah, Kakah melanjutkan acara di makam gurunya Mama 
Madrais yang berlokasi di Kampung Malimping Cipanengah Sukabumi. Di 
makam gurunya itu Kakah melakukan Kholwat selama tujuh puluh hari. 
Setelah tujuh puluh hari Kholwat di makam Mama Madrais, Kakah pun keluar
 dari makam Mama Madrais dan Kakah mengajak aku beserta beberapa teman 
meninjau lokasi-lokasi petilasan Kakah melakukan acara-acara spiritual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami diajak Beliau menuju Pelabuhan Ratu dengan sasaran Gunung Halimun. 
Lokasi yang kami tuju pertama sebelum naik ke Gunung Halimun yaitu satu 
kampung kecil di bawah kaki Gunung Halimun, kampung tersebut cukup 
dikenal oleh masyarakat Sukabumi dengan nama Pangguyangan. Di 
Pangguyangan terdapat Situs Megalithikum, yakni Punden Berundak. Konon 
kabarnya Situs tersebut adalah peninggalan seorang Waliyulloh bernama 
Eyang Haji Genter Bumi. Masyarakat Pangguyangan lebih familiar menyebut 
Situs itu dengan sebutan Paseban atau Pangsarean. Dan menurut cerita 
masyarakat Pangguyangan juga, dulu di Paseban digunakan oleh Eyang Haji 
Genter Bumi untuk melakukan musyawarah bersama sahabat-sahabat Walinya 
yang lain, malah konon Wali Songo pun sempat bermusyawarah di tempat 
tersebut. Di Pangguyangan kami menemui salah seorang tokoh masyarakat 
Pangguyangan yang sudah lama dikenal Kakah, yaitu Kakah akrab 
memanggilnya dengan panggilan Mang Dadang. Dengan Mang Dadanglah kami 
akan dipandu melakukan perjalanan menuju tempat Kakah Riyadoh di Gunung 
Halimun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat rehat dan mendengarkan kisah-kisah yang ada di 
Pangguyangan, kami dengan ditemani Mang Dadang dan saudaranya yakni Kang
 Iwan dan Kang Hasan dengan penuh bersemangat melanjutkan perjalanan 
pendakian menuju Gunung Halimun. Perjalanan diawali dengan menyusuri 
jalan setapak kampung yang berlanjut dengan berjalan di pematang sawah 
yang sisi jalannya terdapat irigasi untuk pengairan sawah, yang 
masyarakat Pangguyangan menyebutnya dengan sebutan somang, air yang 
mengalir di irigasi itu jernih dan tampak begitu segar. Setelah habis 
pematang sawah kami lalui, lambat laun tapi pasti perjalanan kami mulai 
menanjak menaiki perbukitan sebagai tanda bahwa kami mulai masuk ke area
 Gunung Halimun. Kami berhenti sejenak bermaksud untuk menghimpun tenaga
 kami yang mulai terasa menyusut akibat menanjaknya jalan perbukitan, 
setelah rehat dengan beberapa teguk air yang kami bawa, kami melanjutkan
 perjalanan menuju ke Gunung Halimun yang teryata juga tidak cukup 
mudah, kami menapaki terjalnya bebatuan dengan kemiringan hampir 
rata-rata tujuh puluh hingga delapan puluh derajat, stamina tubuh kami 
terkuras dan dipaksa harus dapat bertahan dengan suhu pegunungan yang 
begitu dingin. Alhamdulillah, setelah melalui perjalanan yang meletihkan
 dan memakan waktu hampir empat jam lebih berjalan kaki akhirnya kami 
tiba di suatu tempat, yakni suatu tempat diatas tebing dengan kemiringan
 sembilan puluh derajat di tengah hutan belantara Gunung Halimun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah sepintas bercerita kepada kami bahwa tempat tersebut adalah tempat
 dimana Kakah melakukan Riyadoh seorang diri. Kakah berkata ia pernah 
Riyadoh di tempat tersebut tujuh bulan lamanya, dan paling sebentar 
empat puluh hari ia Riyadoh di tempat tersebut. Kakah pun juga bercerita
 bahwa konon tempat tersebut juga dipakai Riyadoh oleh Waliyulloh yang 
bernama Eyang Wali Sakti Qudratulloh dan Eyang Haji Genter Bumi dalam 
kurun waktu yang berbeda. Kami bermalam semalam di tempat tersebut dan 
esok paginya ba’da sholat dhuha kami turun guna melanjutkan perjalanan 
ketempat berikutnya, yakni Ujungan Ujung Genteng Jampang Kulon Sukabumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kami bertolak dari Pangguyangan pada
pukul 16.00 wib menuju Ujungan. Lagi-lagi, perjalanan ke Ujungan tak kalah
hebat dari perjalanan ke Gunung Halimun. Pukul 21.00 wib kami tiba di satu
dusun di pesisir Pantai Selatan, Rumah seorang sahabatnya Kakah yang kami tuju,
Mang Ijay begitu Kakah menyapa pemilik Rumah yang kami sambangi. Kakah menemui
Mang Ijay bermaksud agar kami diantar Mang Ijay ke lokasi dimana beberapa tahun
silam Kakah melaksanakan Riyadoh. Mang Ijay diminta mengantar kami karena ia
menguasai medan
lokasi tersebut. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata benar dugaan kami, mengapa Mang Ijay perlu mengantar kami. 
Tempat tersebut, dimana Kakah beberapa tahun melakukan Riyadoh posisinya
 ada di atas karang yang curam langsung tanpa batas berhadapan dengan 
samudra hindia yang terkenal dengan ancaman ombaknya yang sangat ganas. 
Sulit menggambarkannya tempat tersebut, karena tempat tersebut dalam 
hemat aku tidak sangat layak untuk ditinggali oleh manusia. Selain 
tempatnya yang siapa pun yang tinggal harus selalu waspada dari 
terjangan ombak pantai selatan yang tiba-tiba ketika sedang pasang dapat
 setinggi sepuluh meter, pada siang hari matahari begitu teriknya 
membakar kulit hingga Kakah berujar kepada kami bahwa teriknya dapat 
membakar kulit, minimalnya kulit akan menjadi hitam legam. Dan pada 
malam hari suhunya begitu dingin karena hembusan kuat angin samudra 
hingga dapat membuat tubuh ini menggigil. Belum lagi pada malam hari 
hewan-hewan liar seperti nyamuk hutan, harimau, babi hingga buaya muara 
terkadang suka menghampiri, meskipun tidak sampai mengganggu kata Kakah 
bercerita kepada kami. Kakah mengisahkan kepada kami bahwa ia berada di 
tempat tersebut selama tujuh bulan lamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dari Ujungan Ujung Genteng Jampang Kulon Sukabumi kami pun 
bertolak ke Tasikmalaya untuk melanjutkan napak tilas ke lokasi dimana 
Kakah pernah melaksanakan Riyadoh. Singkat cerita, setiba di Tumasik 
yang sekarang lebih dikenal dengan Tasikmalaya, kami tidak langsung 
berjiarah ke tempat yang akan dituju. Kami istirahat bermalam dahulu di 
kediaman Kakah di Tasik, tepatnya di Jalan Bebedahan Satu Tasikmalaya. 
Selain bermalam untuk memulihkan stamina kami yang lumayan letih, kami 
juga menanti sahabat-sahabat yang akan datang untuk ikut serta dalam 
perjalanan napak tilas di wilayah Tumasik Kotanya Diah Pitaloka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat-sahabat yang kami nantikan pun satu per satu berdatangan. Esok 
paginya ba’da dhuha kami pun berangkat menuju lokasi yang akan kami 
jiarahi. Dengan menggunakan angkot yang kami sewa kami menuju Singaparna
 dan berhenti di dekat jalan baru Galunggung Ciawi-Singaparna tidak jauh
 dari Pesantren Cipasung. Dari situ kami berjalan kaki menuju Pada 
Kembang yaitu ke makam Ibu Dalem Samiri. Setelah berjiarah dan melakukan
 sholat di mesjid dekat makam, kami melanjutkan berjalan kaki menuju 
Dinding Ari Galunggung. Perjalanan lumayan meletihkan, beberapa tanjatan
 curam, perbukitan, pematang sawah kami lewati dengan ditemani hawa 
sejuk pegunungan Galunggung. Akhirnya Alhamdulillah kami tiba di Rumah 
seorang tokoh masyarakat Dinding Ari yang dikenal sebagai Juru Kunci Ki 
Semplak Waja Dinding Ari, yakni Abah Ibrahim. Abah Ibrahim begitu hangat
 menerima kami, terutama kepada Kakah ia terlihat begitu tadzim 
menyambut Beliau. Di kediaman Abah Ibrahim kami di manjakan dengan 
santap malam yang begitu “natural”, sangat istimewa bagi kami. Kami pun 
bermalam di kediaman Abah Ibrahim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya dengan ditemani Abah Ibrahim kami diantar ke tempat 
beberapa tahun silam Kakah Riyadoh. Kembali kami dihadapkan dengan suatu
 tempat yang bagi khalayak umum mungkin tempat itu tak pantas untuk di 
tinggali. Yakni, satu tempat di sisi sungai dengan airnya yang deras dan
 disesaki oleh bebatuan yang besar-besar. Satu tempat yang diapit oleh 
dinding alam yang terjal. Satu tempat dimana sewaktu-waktu atau 
tiba-tiba air di sungainya dapat deras dan dapat menghanyutkan batu 
sebesar kerbau. Karena air tersebut berasal dari genangan di kawah 
Gunung Galunggung. Subhanalloh, hanya itu yang dapat kami katakan untuk 
mendeskripsikan secara detail tempat tersebut. Di tempat tersebut Kakah 
bercerita bahwa ia Riyadoh di Dinding Ari selama seratus hari. Selama 
Riyadoh di Dinding Ari Kakah hanya menyantap singkong saat ia berbuka 
puasa. Setelah puas menikmati suasana alam yang masih “virgin” kami 
melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju puncak Gunung 
Galunggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dari Gunung Galunggung dan beberapa tempat yang kami jiarahi 
(he…he…he… maaf aku belum dapat ceritakan semua di coretanku ini, tapi 
insyaAlloh dilain waktu jika ada coretNya akan aku ceritakan, atau aku 
“kumplitkan” coretan ini dengan kisah yang belum aku coretkan), aku 
kembali diajak Kakah ke Gunung Halimun untuk melakukan Riyadoh di sana. 
Aku di ajak Kakah Riyadoh dalam acara uzlah selama empat puluh delapan 
hari di atas Gunung Galunggung. Subhanalloh, selama empat puluh delapan 
hari aku di Gunung Halimun, di tengah hutan belantara yang masih 
relative “virgin”. Aku di Gunung Halimun bersama Kakah dan ditemani oleh
 Kang Iyus, atau terkadang Kang Hasan dan Kang Iwan saudaranya Mang 
Dadang ikut menemani Riyadoh kami. Sesekali beberapa sahabat menjenguk 
kami. Subhanalloh, Subhanalloh, Subhanalloh, lagi-lagi sulit aku 
menggambarkan apa yang aku alami selama menemani Riyadoh Kakah. 
Subhanalloh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari awal menemani Kakah saat menuju Gunung Halimun dari Sriwidari 
hingga ikut menemani Riyadoh selama empat puluh delapan hari di Gunung 
Halimun, aku seringkali di buat heran dengan lakunya yang dalam 
pengamatanku tidak umum dengan khalayak ramai. Hingga suatu saat aku 
tercetus bertanya kepada Kakah, “apa sebenarnya yang Kakah minati atau 
inginkan dari sebab-sebab tersebut?”, pertanyaanku kepada Kakah. Kakah 
menjawab dengan tegas, dan aku reflek terperanjat dengan jawabannya, 
“ini bukan keinginan saya! Saya hanya melaksanakan apa yang 
dikehendakiNya! Justru saya selaku hamba ingin melakukannya dengan baik 
hingga tuntas apapun jadinya!“, begitu Kakah menjawab dengan pandangan 
tajam menatap kepadaku. Mendengar jawaban seperti itu aku hanya dapat 
berkata Subhanalloh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seusainya acara uzlah dalam Riyadoh empat puluh delapan hari di Gunung 
Halimun, aku mohon ijin ke Kakah untuk kembali kepada anak istriku yang 
telah lama ku tinggalkan. Sekaligus untuk menyongsong bulan penuh 
magfiroh, Ramadhon. Sesungguhnya, aku ingin sekali bercerita kisah ini 
dengan sedetail-detailnya. Namun, banyak hal yang masih sulit untuk aku 
terjemahkan perjalanan menemani laku Kakah ke dalam coretanku ini. 
Subhanalloh, begitu tak berbatas hikmah yang aku rasakan dan dapati dari
 perjalanan bersama Kakah. Dan itu ingin sekali aku berbagi dengan 
sahabat-sahabat sekalian. InsyaAlloh, saatnya dimampukan aku akan 
kembali mengisahkan perjalanan bersama Beliau, dan semoga dapat 
dimampukan untuk mengurai dan berbagi “rasa” yang ada dalam perjalanan 
laku Sang Kelana. Ya, ia adalah Sang Kelana yang sedang menanti jawaban 
dari yang memperjalankannya. (irp/pdl/Jumat, 8 Juni 2012)&lt;/span&gt;
</description><link>http://guhali.blogspot.com/2012/09/menyaksikan-laku-sang-kelana_20.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQRAoU_elmGrDL06xocMrWeUqKINiZxiHyo7DIk7K3dY91h-hdVRjm69hk8mC3DZqQaNpSHJFTJgEjc9XPv4FA1U3soyEu9s5me8D7FtWNLMcHjcc-4DJKvMxvwOgKX-FP4T21GkLiRRQ/s72-c/003.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-3205800956765224086</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2011 07:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:25:48.790-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jejak guhali</category><title>Jejak dari sisi sungai Citanduy</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheDGUbGDmfEKQPkbPhyphenhyphenf4TA4my8znkTxRV8fh16MLx9X8qkPm40400jpnnE5o53BttV7kVYUXeYDjvcu0euYpfyTJTjSUXvgAQm9pXrBJKEZBsO3TN5K-ZyVaAPaLuHom-ENqCJWyIqfM/s1600/Kakah-Nagrog.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;181&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheDGUbGDmfEKQPkbPhyphenhyphenf4TA4my8znkTxRV8fh16MLx9X8qkPm40400jpnnE5o53BttV7kVYUXeYDjvcu0euYpfyTJTjSUXvgAQm9pXrBJKEZBsO3TN5K-ZyVaAPaLuHom-ENqCJWyIqfM/s200/Kakah-Nagrog.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemerhati yang setia! Seandainya anda sekalian masih siap mengikuti berita saya mengenai kisah petualangan yang akrab saya sapa Kakah, silahkan simak kabar-kabar saya tersebut! &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Beliau yang dua tahun silam terekspos, kemudian tahun berikutnya saya sampaikan apa yang dia lakukan, ternyata kisah tersebut belum memberitakan kisah berarti. Karena dari persembunyiannya yang dia lakukan selama kurang lebih 7 (tujuh) bulan silam, dia belum dapat menyampaikan hasil yang diharapkan, tapi bukan berarti dia berhenti pada petualangannya.Beberapa saat yang lalu saya pernah menjumpai dia, tepatnya pada sepuluh hari menjelang akhir Ramadhan 1432 H, dia saya temui di sebuah hutan lindung sisi sungai Citanduy, perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, tempat itu familiar disebut Nagrog oleh penduduk setempat. Dia sedang melakukan kiat-kiat selanjutnya untuk dapat menyelesaikan apa yang sedang dia perjuangkan selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ketika saya sapa dia kenapa berada di tempat tersebut, serta sedang melakukan apa? Dia hanya menjawab: “saya sedang melanjutkan apa yang telah Alloh Qudrat-IradatkanNya, yang telah empat puluh tujuh tahun silam menugaskan saya melakukan Hablu Minalloh! Berhubung mungkin saat belum menentukan, jadi saya akan melanjutkan upaya tersebut, hingga Yang Maha Kuasa memberikan putusan dan jawabanNya!” Dia berpesan kepada saya agar memintakan maaf kepada para pemerhati seandainya dia menyebabkan kecewa dan kesal, pula tetap memohon doa restu siapapun yang bersimpati atas petualangannya tersebut !!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam seloroh dan gurauannya kepada saya dia bilang: “Jauh hari sebelum Dedy Mizwar dan crewnya mencari Tuhan, saya telah melakukannya!” (ih/pdl)&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/10/jejak-dari-sisi-sungai-citanduy.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheDGUbGDmfEKQPkbPhyphenhyphenf4TA4my8znkTxRV8fh16MLx9X8qkPm40400jpnnE5o53BttV7kVYUXeYDjvcu0euYpfyTJTjSUXvgAQm9pXrBJKEZBsO3TN5K-ZyVaAPaLuHom-ENqCJWyIqfM/s72-c/Kakah-Nagrog.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-7884464124685841715</guid><pubDate>Thu, 10 Feb 2011 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-21T00:17:01.080-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>BERSATULAH, BERSATULAH, BERSATULAH</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKBRWiM_SZ5zKzRpHvi53u4MxkTO2Z6-KsrXt65H1-B8WJKWsX6wU2ltULBjNFwzUAMIroVd_lNI6JJdsc6dSoye9O7CvZdB7tOQZjsr4LFqnth0K9asxStPqZLol6_y8u6D25WQ3Qnj0/s1600/Kakah02.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKBRWiM_SZ5zKzRpHvi53u4MxkTO2Z6-KsrXt65H1-B8WJKWsX6wU2ltULBjNFwzUAMIroVd_lNI6JJdsc6dSoye9O7CvZdB7tOQZjsr4LFqnth0K9asxStPqZLol6_y8u6D25WQ3Qnj0/s200/Kakah02.gif&quot; width=&quot;147&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Bismillahirohmanirohiim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai Kaum Muslim sedunia, khususnya saudara-saudara Kaum Muslim di Indonesia! Sekali lagi saya harapkan bersatulah untuk mencapai ridho Alloh demi keselamatan bersama!&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ingatlah pesan Rosululloh SAW pada khutbah terakhir di Arafah, Beliau berseru bahwa; “Setiap Kaum Muslim bersaudara dengan Muslim lainnya. Ia bagaikan unsur bangunan yang saling menguatkan, berkewajiban menghormati darah dan kehormatan hak-hak azasi sesama Kaum Muslim!&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cobalah usahakan dengan penuh kesadaran yang ikhlas wahai Kaum Muslim, hidupkan rasa persaudaraan demi ukhuwah Islam yang kita harapkan. &lt;b&gt;BERSATULAH, BERSATULAH, BERSATULAH&lt;/b&gt; kaljasadil wahid! Bersatu disini sekarang ini, mari kita panjatkan doa bersama sampai Alloh memperkenankan harapan kita bersama!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[KAKAH, 7 Rabi’ Al-Awwal 1432 H]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-----------------------&lt;br /&gt;
...sejak usia dua puluh tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia 
yang cukup muda pada zamannya. Empat puluh tahun lebih ia senantiasa 
berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. 
Selain sholat lima waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan hampir 
seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah 
Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini usianya telah mencapai tujuh puluh dua tahun. Tak ada keinginan 
insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang 
dijanjikanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah, begitulah ku sapa dirinya...
&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/05/bersatulah-bersatulah-bersatulah.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKBRWiM_SZ5zKzRpHvi53u4MxkTO2Z6-KsrXt65H1-B8WJKWsX6wU2ltULBjNFwzUAMIroVd_lNI6JJdsc6dSoye9O7CvZdB7tOQZjsr4LFqnth0K9asxStPqZLol6_y8u6D25WQ3Qnj0/s72-c/Kakah02.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-4074874801841919342</guid><pubDate>Wed, 02 Feb 2011 09:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T07:11:01.313-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>Wahai Kaum Muslim</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDsRXDjrPrnSal1rZZVQ8WpULPHZ5O6Z5bz8kUe3X9CqTtEJ2j97SSYT_odo9zQRMyw-4hzQv4fZ1IBs_Jtu0IsvbzTaJHug_IObmAXyVytAck6yess_xlbgYBoWVqlCDAKGqtxv9HbL0/s1600/Kakah-Telunjuk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDsRXDjrPrnSal1rZZVQ8WpULPHZ5O6Z5bz8kUe3X9CqTtEJ2j97SSYT_odo9zQRMyw-4hzQv4fZ1IBs_Jtu0IsvbzTaJHug_IObmAXyVytAck6yess_xlbgYBoWVqlCDAKGqtxv9HbL0/s200/Kakah-Telunjuk.jpg&quot; width=&quot;191&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Waspadalah terhadap musibah yang sedang menimpa kita bersama; diantaranya dikarenakan para penguasa Negeri Kaum Muslimin yang tidak bertakwa kepada Alloh dan tidak memelihara urusan negeri dan rakyatnya secara amanah! &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;  Pula dikarenakan sikap Umat yang diam terhadap para penguasa zalim dan tidak memperhatikan rakyat!
&lt;br /&gt;
BERSATULAH WAHAI KAUM MUSLIM DEMI AGAMA ISLAM, AGAMA ALLOH YANG HAQ YANG HARUS KITA BELA!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ingat kekuatan Umat Islam adalah Wahdatul Umah dan Tawhid Billah!
&lt;br /&gt;
[KAKAH, 19 Syafar 1432 H]&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/02/wahai-kaum-muslim.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDsRXDjrPrnSal1rZZVQ8WpULPHZ5O6Z5bz8kUe3X9CqTtEJ2j97SSYT_odo9zQRMyw-4hzQv4fZ1IBs_Jtu0IsvbzTaJHug_IObmAXyVytAck6yess_xlbgYBoWVqlCDAKGqtxv9HbL0/s72-c/Kakah-Telunjuk.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-1102238185101490318</guid><pubDate>Tue, 28 Dec 2010 18:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T07:04:28.299-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>MARI KITA KIBARKAN DINUL ISLAM</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-BCtqnoXkcuIO4pd9Tu3hEWqphZy00TOw4xxYGqUEc3VhnZrLTF_fXbEWgYMc1sFGXKjTatmVeT6tCBl1nghFQZHnfZnEl8kEQxGgmwYBXY1AUyVl54t5u70K361LL-1FVcR30ZXe7qI/s1600/Kakah03.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-BCtqnoXkcuIO4pd9Tu3hEWqphZy00TOw4xxYGqUEc3VhnZrLTF_fXbEWgYMc1sFGXKjTatmVeT6tCBl1nghFQZHnfZnEl8kEQxGgmwYBXY1AUyVl54t5u70K361LL-1FVcR30ZXe7qI/s1600/Kakah03.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mari sebarkan semangat iman demi tegaknya kebenaran.&lt;br /&gt;
Allohu Akbar beri kami kekuatan.&lt;br /&gt;
Wahai saudara seagama, lekadkan pinggang, busungkan dada!&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;   &lt;br /&gt;
Derapkan langkah seirama, demi perjuangan mulia.&lt;br /&gt;
Teguh dan bulatkan keyakinan.&lt;br /&gt;
Rela dan siap berkorban menghadapi aral rintangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MARI TEGAKKAN DINUL ISLAM !!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[Kakah, 17 Muharam 1432 H]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-----------------------&lt;br /&gt;
...sejak usia dua puluh tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia 
yang cukup muda pada zamannya. Empat puluh tahun lebih ia senantiasa 
berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. 
Selain sholat lima waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan hampir 
seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah 
Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini usianya telah mencapai tujuh puluh dua tahun. Tak ada keinginan 
insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang 
dijanjikanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah, begitulah ku sapa dirinya...&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/05/mari-kita-kibarkan-dinul-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-BCtqnoXkcuIO4pd9Tu3hEWqphZy00TOw4xxYGqUEc3VhnZrLTF_fXbEWgYMc1sFGXKjTatmVeT6tCBl1nghFQZHnfZnEl8kEQxGgmwYBXY1AUyVl54t5u70K361LL-1FVcR30ZXe7qI/s72-c/Kakah03.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-1292345996026342568</guid><pubDate>Mon, 20 Dec 2010 18:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T06:47:05.245-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>Bukan Tak Benar!</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk4c0poFaKx_mDSJvaPs7E6S7ZXJTX0eNUZepOtRwKm5bWazrhOBNfNkUHNT9zzlew7rqETg9XiXKYhWXRkpisCwCwy9Y0HG9z-fIYHsiM6OdUdtVFJqc3R6yjc1QSCHs-gM_otwS-NUk/s1600/Kakah04.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk4c0poFaKx_mDSJvaPs7E6S7ZXJTX0eNUZepOtRwKm5bWazrhOBNfNkUHNT9zzlew7rqETg9XiXKYhWXRkpisCwCwy9Y0HG9z-fIYHsiM6OdUdtVFJqc3R6yjc1QSCHs-gM_otwS-NUk/s200/Kakah04.gif&quot; width=&quot;127&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Bukan tak benar !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi belum tentu benar,&lt;br /&gt;
jika ilmu bersifat teori,&lt;br /&gt;
baik ilmu pengetahuan umum,&lt;br /&gt;
maupun pengetahuan agama. Jikalau ilmu-ilmu tersebut tak nyambung dengan pelaksanaannya!&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka dari itu, amalkan ilmu tersebut dengan penuh konsuekwensinya!&lt;br /&gt;
Kulli syaiin halikun ila ilmun,&lt;br /&gt;
Kuli ilmun halikun ila amalun,&lt;br /&gt;
Kuli amalun halikun ila muchlisun!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cendikiawan yang tak bijak tak akan berlaku bajik.&lt;br /&gt;
Kebajikan berlandaskan akhlakul karimah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:: Kakah/9 Muharam 1432 H&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-----------------------&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;...sejak usia dua puluh tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia 
yang cukup muda pada zamannya. Empat puluh tahun lebih ia senantiasa 
berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
   Selain sholat lima waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan hampir 
seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah 
Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini usianya telah mencapai tujuh puluh dua tahun. Tak ada keinginan 
insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang 
dijanjikanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah, begitulah ku sapa dirinya...&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/05/bukan-tak-benar_6990.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk4c0poFaKx_mDSJvaPs7E6S7ZXJTX0eNUZepOtRwKm5bWazrhOBNfNkUHNT9zzlew7rqETg9XiXKYhWXRkpisCwCwy9Y0HG9z-fIYHsiM6OdUdtVFJqc3R6yjc1QSCHs-gM_otwS-NUk/s72-c/Kakah04.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-985793118756288422</guid><pubDate>Thu, 02 Dec 2010 19:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T06:46:51.743-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>Salam sebagai Wasiat</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCsjYNMHMw1mZoDDmtmJIo_bn5u64hqo-0YWr4WZGafrRPnXqFHz8M7i36lA7ugzHiIf7Hsv903_0INlUabBrJ58v3dz1-kvQ6ZJSeN3ZOh1c7psXvaOt6ts637tMx8288S0Yn8eyJ1t4/s1600/Kakah01.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCsjYNMHMw1mZoDDmtmJIo_bn5u64hqo-0YWr4WZGafrRPnXqFHz8M7i36lA7ugzHiIf7Hsv903_0INlUabBrJ58v3dz1-kvQ6ZJSeN3ZOh1c7psXvaOt6ts637tMx8288S0Yn8eyJ1t4/s200/Kakah01.gif&quot; width=&quot;148&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Wahai kawan siapapun kalian,&lt;br /&gt;
Terima salamku sebagai ikhwan,&lt;br /&gt;
Semoga berkenan saling ingatkan,&lt;br /&gt;
Dalam hidup mencari jalan,&lt;br /&gt;
Jalan kita searah tujuan,&lt;br /&gt;
Mencari selamat ridoNya Tuhan,&lt;br /&gt;
Diterima islam, iman, dan ikhsan,&lt;br /&gt;
Oleh Kholik Malikul insan,&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saran salam sebagai wasilah,&lt;br /&gt;
Semoga menjadi amal ibadah,&lt;br /&gt;
Berkenan irodah fimardotillah,&lt;br /&gt;
Mendapat syafaat wabirohmatillah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu wahai sahabat,&lt;br /&gt;
Bersegera taubat hidupkan shalat,&lt;br /&gt;
Ikrarkan syahadat perbanyak solawat,&lt;br /&gt;
Selagi hidup menjelang maut,&lt;br /&gt;
Itulah salam sebagai wasiat,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesama kita selaku umat,&lt;br /&gt;
Yang mengharapkan hidup selamat,&lt;br /&gt;
Hasanah fidunya wal akhirat !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[Kakah: 29 Nov 2010]﻿&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;-----------------------&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;...sejak usia dua puluh tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia 
yang cukup muda pada zamannya. Empat puluh tahun lebih ia senantiasa 
berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
   Selain sholat lima waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan hampir 
seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah 
Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini usianya telah mencapai tujuh puluh dua tahun. Tak ada keinginan 
insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang 
dijanjikanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah, begitulah ku sapa dirinya...&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/05/salam-sebagai-wasiat.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCsjYNMHMw1mZoDDmtmJIo_bn5u64hqo-0YWr4WZGafrRPnXqFHz8M7i36lA7ugzHiIf7Hsv903_0INlUabBrJ58v3dz1-kvQ6ZJSeN3ZOh1c7psXvaOt6ts637tMx8288S0Yn8eyJ1t4/s72-c/Kakah01.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-3576767747541756657</guid><pubDate>Wed, 17 Nov 2010 20:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T07:38:50.070-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jejak guhali</category><title>Kabar Anyar</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDfVNaws3VZ3rCDsha-tpfh3QESm4SGP7ducl_uKyBsgLDHyelp9ae5HDs0_GXrQmXiOuqe1bEQzlTcRt-carB9AqarP7djNOSiWD2KkmRflf_o2uzO8BNQjxNHbuhQS5ASE-xBOMLZQI/s1600/Kakah-turun.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDfVNaws3VZ3rCDsha-tpfh3QESm4SGP7ducl_uKyBsgLDHyelp9ae5HDs0_GXrQmXiOuqe1bEQzlTcRt-carB9AqarP7djNOSiWD2KkmRflf_o2uzO8BNQjxNHbuhQS5ASE-xBOMLZQI/s200/Kakah-turun.jpg&quot; width=&quot;195&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Salam Tadzim,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapapun saudara/saudari yang pernah mengetahui dan mengikuti berita saya mengenai Kakah, yang tahun silam melaksakan acara uzlah di Gunung Halimun Sukabumi, kini saya hantarkan ‘kabar anyar’ tentang beliau bahwa, Kakah telah dan sedang masuk acara baru yakni, acara menutup diri dalam rangka kholwat di suatu tempat yang tidak sembarang orang dapat menemuinya.&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Beliau melakukan acara tersebut untuk mewujudkan perjuangan dalam
perjalanannya mencari jalan menuju ridoNya. Karenanya dengan kabar ini saya sebagai salah seorang yang bersimpatik terhadap perjalanannya meminta kepada siapapun saudara/saudari agar rela memohonkan doa-doa kepada Alloh, semoga perjuangan dan perjalanan beliau disambut dengan ijin dan mendapat ridoNya, yang kemudian semoga pula Alloh Ta’ala membuka pintu rahmat agar perjalanan dan perjuangan beliau kelak bermanfaat bagi
seluruh ummat.

Amin Allohuma Amin...(ih/pdl)&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2010/11/kabar-anyar.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDfVNaws3VZ3rCDsha-tpfh3QESm4SGP7ducl_uKyBsgLDHyelp9ae5HDs0_GXrQmXiOuqe1bEQzlTcRt-carB9AqarP7djNOSiWD2KkmRflf_o2uzO8BNQjxNHbuhQS5ASE-xBOMLZQI/s72-c/Kakah-turun.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-740707676331386469.post-2423207501713515362</guid><pubDate>Fri, 21 May 2010 16:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-20T06:44:40.135-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rusandaka</category><title>Kakah</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6BpGSFYjauElncFdNmhx_zXEBbz7nzHTyCxBgDv7Q9Og0FOysQyUJ6ZX2FPAGZC9ePFIn9OJ5TH4AmFdHtD0o5S_JzqGOF109kvH93j48Ag6v3vatODIwRq6JAvbrTCTMTGpLGs9oaqI/s1600/Kakah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6BpGSFYjauElncFdNmhx_zXEBbz7nzHTyCxBgDv7Q9Og0FOysQyUJ6ZX2FPAGZC9ePFIn9OJ5TH4AmFdHtD0o5S_JzqGOF109kvH93j48Ag6v3vatODIwRq6JAvbrTCTMTGpLGs9oaqI/s200/Kakah.jpg&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
...sejak usia dua puluh tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia yang cukup muda pada zamannya. Empat puluh tahun lebih ia senantiasa berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;   Selain sholat lima waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan hampir seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini usianya telah mencapai tujuh puluh dua tahun. Tak ada keinginan insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang dijanjikanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kakah, begitulah ku sapa dirinya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><link>http://guhali.blogspot.com/2011/05/kakah_01.html</link><author>noreply@blogger.com (GUHALI)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6BpGSFYjauElncFdNmhx_zXEBbz7nzHTyCxBgDv7Q9Og0FOysQyUJ6ZX2FPAGZC9ePFIn9OJ5TH4AmFdHtD0o5S_JzqGOF109kvH93j48Ag6v3vatODIwRq6JAvbrTCTMTGpLGs9oaqI/s72-c/Kakah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>