<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Aneka Ilmu Tuhan</title><description>Ilmu Tuhan Tak Terbatas. Mari Belajar Agar Menjadi Manusia Tanpa Batas.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Wed, 18 Feb 2026 02:15:01 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">121</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">5</openSearch:itemsPerPage><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Ilmu Tuhan Tak Terbatas. Mari Belajar Agar Menjadi Manusia Tanpa Batas.</itunes:subtitle><itunes:category text="Science &amp; Medicine"/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Ilmu Hikmah Tingkat Tinggi</title><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/04/ilmu-hikmah-tingkat-tinggi.html</link><category>Hukum</category><category>Ilmu Sejati</category><category>Islam</category><category>Keajaiban</category><category>Sejarah</category><category>Tarekat</category><category>Tasawuf</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 25 Apr 2013 00:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1312676834495007696.post-6017733655523385185</guid><description>&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3mZeEZKhP6N8cA29JZNBndllX44dZpGQuvzbKl-rhMPA8dk8qyDAfRAod9mIZn75jRv-5SduscZSJ2Io7108L3OtmW7WA0PN8omO7qNQ9ZL-8wmLKxkoWuAbbfBy_f20qsjvWnSFd1P5g/s1600/Ilmu+Hikmah+yang+sejati.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3mZeEZKhP6N8cA29JZNBndllX44dZpGQuvzbKl-rhMPA8dk8qyDAfRAod9mIZn75jRv-5SduscZSJ2Io7108L3OtmW7WA0PN8omO7qNQ9ZL-8wmLKxkoWuAbbfBy_f20qsjvWnSFd1P5g/s320/Ilmu+Hikmah+yang+sejati.jpg" width="318"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di beberapa perguruan bela diri pencak silat ilmu hikmah merupakan bagian dari salah satu keilmuan yang diajarkan dan dipelajari. Tetapi ada juga perguruan ilmu hikmah yang berdiri sendiri tidak menyertakan pencak silat di dalamnya. Di perguruan ilmu hikmah para siswa akan belajar ilmu hikmah tingkat tinggi dengan berbagai macam nama dan kegunaan keilmuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam belajar ilmu hikmah tingkat tinggi tersebut masing-masing siswa mempunyai alasan dan tujuan. Ada yang coba-coba sekedar ingin tahu, ada yang ingin bisa sakti mandraguna dan ada juga diniatkan kelak dijadikan sebagai mata pencaharian dengan membuka praktek sebagai paranormal, guru spiritual, penasehat spiritual, ahli pengobatan ilmu hikmah dan profesi lainnya yang berkenaan dengan ilmu hikmah. Di mana di dalam belajar ilmu hikmah tersebut siswa tidak lepas dari adab dan tata cara yang meliputi pengijazahan dengan adanya mahar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengertian pengijazahan disini adalah turunnya ilmu dari seorang guru ke siswa-murid. Sedangkan pengertian mahar dalam ijazah ilmu hikmah adalah biaya dari pengijazahan tersebut. Dan mahar ini merupakan adab dan ketentuan umum di dalam pengijazahan suatu keilmuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Belajar ilmu hikmah tingkat tinggi yang dimaksudkan disini adalah siswa diajarkan berbagai keilmuan yang ada di dalam domain ilmu hikmah. Dari ilmu supranatural, ilmu parapsikologi, ilmu terawangan, ilmu kesaktian, ilmu pernafasan, ilmu pengasihan, ilmu mahabbah, ilmu kebal, ilmu mata batin, ilmu pengobatan, ilmu laduni, ilmu kasyaf, ilmu makrifat-ma’rifatullah,  ilmu gaib-ghaib dan ilmu-ilmu lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memang ada deviasi atau bias dari arti dan pengertian ilmu hikmah itu sendiri dalam beberapa dekade atau kurun waktu belakangan ini. Dimana ilmu hikmah dipahami sebagai ilmu kesaktian, ilmu tenaga dalam, ilmu pengasihan, ilmu pengobatan, ilmu terawangan, ilmu kebal pukul, ilmu kebal senjata, ilmu gaib dan ilmu-ilmu lainnya dari hasil wirid dengan bacaan dan jumlah tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ilmu hikmah sebenarnya bagian dari thoriqoh. Untuk bisa menjadi murid atau santri dari suatu thoriqoh harus melalui proses bai’at dari seorang mursyid. Di dalam setiap aliran thoriqoh selalu ada mursyid yang akan membimbing lahir dan batin kepada para murid atau santri. Pembelajaran di thoriqoh pun melalui metode riyadhoh dengan memberikan jumlah bacaan wirid secara bertahap.  Dan terus meningkat baik jumlah bacaannya maupun macam wiridnya. Ada empat maqom atau tingkatan di dalam thoriqoh yaitu syariat, hakikat, thoriqot dan makrifat. Meskipun bagian dari thoriqoh tetapi ilmu hikmah tidak pernah diajarkan secara khusus. Karena memang bukan itu tujuan utama dari thoriqoh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/04/ilmu-hikmah-tingkat-tinggi.html#more"&gt;Read more »&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;PLEASE VISIT THESE BLOG:
http://miftah19.wordpress.com/
http://de-inspirators.blogspot.com/&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3mZeEZKhP6N8cA29JZNBndllX44dZpGQuvzbKl-rhMPA8dk8qyDAfRAod9mIZn75jRv-5SduscZSJ2Io7108L3OtmW7WA0PN8omO7qNQ9ZL-8wmLKxkoWuAbbfBy_f20qsjvWnSFd1P5g/s72-c/Ilmu+Hikmah+yang+sejati.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Buku Hadis-Hadis Bermasalah Karangan Ali Musthafa Yaqub (eBook Free Download)</title><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/04/buku-hadis-hadis-bermasalah-karangan.html</link><category>Agama</category><category>Ali Musthafa Yaqub</category><category>Download eBook</category><category>Download Kitab</category><category>Download PDF</category><category>Fenomena</category><category>Fiqh Al-Hadis</category><category>Hadis</category><category>Penelitian</category><category>Ramadhan</category><category>Review Buku</category><category>Takhrij Hadis</category><category>Tanya Jawab</category><category>Tokoh</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 24 Apr 2013 00:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1312676834495007696.post-892775838978172944</guid><description>&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://j.mp/17OjE36" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEt5vCLenSxjG11Cb1ObKZ9ZDz4u4t2HY-fBMoSGFM1n9jDlbHFkd-0uGc7Rhefh3WPyUaPquBT-kaaMHfGZ2Z67vPrgGdc_gdcc7OL2ZMx2MYvafh0PFye7RK5Gb3chXp5ZifsQQ7UR6W/s320/Hadis+Bermasalah+-+Ali+Musthafa+Yaqub.jpg" width="219"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kini Anda tidak perlu repot lagi mencari buku tersebut, baik di perpustakaan maupun di toko buku, karena buku ini sudah hadir dalam bentuk PDF dan Anda bebas membacanya kapan pun dan di mana pun, bahkan tanpa mengeluarkan uang sedikit pun (hanya kuota internet yang terpakai). &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Buku Hadit-hadits bermasalah awal mulanya adalah jawaban atas pertanyaan dari berbagai lapisan masyarakat tentang hadis-hadis yang berkembang di kalangan mereka. Lalu disajikan dalam bentuk tulisan secara berkala di majalah Amanah dalam rubrik Hadis/Mimbar. Pada tahun 2003 barulah buku beliau diterbitakan oleh Pustaka Firdaus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Buku tersebut berisi informasi penting tentang hadits-hadits yang dipermasalahkan dikalangan masyarkat. Ada sebanyak 33 Hadits yang dihimpun dalam buku tersebut yang dipandang sebagai hadits-hadits yang bermasalah yang masyhur dikalangan masyarakat Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Metode yang dipakai oleh Ali Mustafa Ya’qub dalam menulis bukunya adalah metode maudhu’i (tematik). Dengan diawali dengan uraian cerita (qishahah) dan metode dialog (hiwar). Ali Mustafa Ya’qub menjabarkan setiap hadis dari mulai matan (teks)-nya, rawi (periwayat), kualitas hadis dan kedudukan hadis itu secara umum serta uraian sedikit banyak menyangkut ilmu hadits.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Buku Hadits-hadits bermasalah memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan buku sejenisnya, antara lain: Mencantumkan nama Perawi Hadits yang bermasalah, membumbuhi bukunya dengan komentar-komentar para ulama terhadap hadits yang diteliti, beliau melengkapi bukunya dengan menjelaskan Asbabul wurud hadits tersebut, dilengkapi dengan uraian cerita (qishahah) dan metode dialog (hiwar) dan menjelaskan sumber dimana hadits tersebut diambil. Sedangkan kekurangan yang terdapat pada buku beliau ialah ada beberapa hadits yang diambil dari sumber yang kedua karna kadang kala beliau kesulitan untuk mendapatkan kitab sumber yang asli karena terbatasnya literatur-literatur hadits di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berikut Daftar Isi dari buku Hadis-Hadis Bermasalah:&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/04/buku-hadis-hadis-bermasalah-karangan.html#more"&gt;Read more »&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;PLEASE VISIT THESE BLOG:
http://miftah19.wordpress.com/
http://de-inspirators.blogspot.com/&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEt5vCLenSxjG11Cb1ObKZ9ZDz4u4t2HY-fBMoSGFM1n9jDlbHFkd-0uGc7Rhefh3WPyUaPquBT-kaaMHfGZ2Z67vPrgGdc_gdcc7OL2ZMx2MYvafh0PFye7RK5Gb3chXp5ZifsQQ7UR6W/s72-c/Hadis+Bermasalah+-+Ali+Musthafa+Yaqub.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ihya Ulumuddin Karangan Imam Ghozali (Free Download)</title><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/04/ihya-ulumuddin-karangan-imam-ghozali.html</link><category>Agama</category><category>Al-Ghazali</category><category>Download eBook</category><category>Download Kitab</category><category>Download PDF</category><category>Filsafat</category><category>Ihya Ulumuddin</category><category>Islam</category><category>Tasawuf</category><category>Tokoh</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 3 Apr 2013 00:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1312676834495007696.post-5070019841794273705</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://kitab-islami.blogspot.com/2013/03/download-kitab-ihya-ulumuddin-imam-al.html" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ0Zkaw0d2lxqF6DfYdK-A1F4XT6KULL5dde9o2xKUFAr8zaiypx-mVCAcnfYAXIP4xl_N_YOH61GA3lFB7zK2M4-iGe-ObwrvXiVUs7D8xgf44-ujE6OilhI1yjklbufMC556z0_0Q53B/s1600/ihya+ulumuddin+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kitab Ihya Ulumuddin yang bisa didownload dalam bentuk PDF, JAR atau JAVA (format HP) ini adalah karya seorang ulama besar, Hujjatul Islam, Al Imam Abu Hamid Ghozali atau Imam Ghozali adalah kitab besar yang sangat berpengaruh di kalangan umat Islam. Walaupun umur kitab ini sudah ratusan tahun, namun hingga kini, kitab ini tetap menjadi rujukan utama bagi para penempuh jalan sufi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kitab ini berisi ajaran tentang Adab, ibadah, tauhid, akidah dan tasawuf yang sangat mendalam. Kitab ini merupakan hasil perenungan yang mendalam dari Imam Ghozali tentang berbagai hal, khususnya tentang pensucian hati. Seorang ulama besar lainnya al-Imam an-Nawawi pernah berkata: “Jika semua kitab Islam hilang, naudzubillah, dan yang tersisa hanya kitab Ihya’ maka ia mencukupi semua kitab yang hilang itu.”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://kitab-islami.blogspot.com/2013/03/download-kitab-ihya-ulumuddin-imam-al.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="334" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG8VGnfpQ3XaUcX9exnYkmrcclQk1p_m57bs4L3_JcVYSOqN2aAvKwSU7BwzkGgtTpztu_PziKHPlhXxSCTzD2Ahh6T64HTgXQCK-zegVN2K9km9Ubnh4Ywz3yv6qtn-nqbTEK4tCvu7uC/s400/ihya+ulumuddin.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Silahkan download kitabnya atau terjemahnya secara GRATIS alias Cuma-Cuma dengan klik gambar berikut:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://kitab-islami.blogspot.com/2013/03/download-kitab-ihya-ulumuddin-imam-al.html" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="51" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil0WcoA0-b6yatz1gDpvnPuEFE-5FVh2ZQ_j6yzPdYmgEDLpiC3ICZPTQCsOcfl3UTbw7QDiSkyMCHUzm9hcQBInocLTRfCG0IgTcZfFf4eW3LNSUyQzMnRKcgGNnvaM9qekdc_YqlvRwN/s200/Download+ilmu+tuhan+1.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;PLEASE VISIT THESE BLOG:
http://miftah19.wordpress.com/
http://de-inspirators.blogspot.com/&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ0Zkaw0d2lxqF6DfYdK-A1F4XT6KULL5dde9o2xKUFAr8zaiypx-mVCAcnfYAXIP4xl_N_YOH61GA3lFB7zK2M4-iGe-ObwrvXiVUs7D8xgf44-ujE6OilhI1yjklbufMC556z0_0Q53B/s72-c/ihya+ulumuddin+2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">33</thr:total></item><item><title>Mu'jam Mufahrasy li Alfadzil Hadis Karangan AJ. Wensinck (Free Download)</title><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/03/mujam-mufahrasy-li-alfadzil-hadis.html</link><category>Download eBook</category><category>Download Kitab</category><category>Download PDF</category><category>Fiqh Al-Hadis</category><category>Hadis</category><category>Jarh wa Ta’dil</category><category>Mu’jam Al-Mufahras</category><category>Rijal Al-Hadis</category><category>Snouck Hurgronje</category><category>Takhrij Hadis</category><category>Tokoh</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 19 Mar 2013 16:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1312676834495007696.post-3284212238158595666</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyp2vVtkCAHaMf7TEpXPzefKQElq0TcCrLfp8dwlH7HpN0b7MYW3YOVDR3NSy6rca3L7VfoGqxC0m_Ijyn-_uEx0yfdtBIujvQFsuzdaWyyKaPV0a17WOqARW_eF_Jfs_EiskiOjVxBBdg/s320/AJ_Wensinck.jpg" width="240"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namanya adalah Wensick Arent Jan, ia lahir pada tahun 1882 dan meninggal pada tahun 1939. Ia seorang anak dari Menteri Belanda bernama Johan Herman Wensinck dan ibunya bernama Sarah Gertrude Vermeer, kedua orang tuanya ini merupakan keturunan Yahudi. Beliau mempelajari bahasa-bahasa dan agama-agama Timur, juga belajar kepada Houtsman, De Goeje, dan Snouck Hurgronje.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seorang peneliti sejarah, Dr. Veld mengatakan bahwa Wensinck erupakan seorang orientalis sejati, ia lebih piawai memainkan spionase daripada gurunya, Snouck Hurgronje  Ia bahkan menjadi rujukan utama umat Islam dan orientalis mengenai literatur dalam karya-karyanya. Dan Wensick tentunya lebih berbahaya dari gurunya dalam melakukan infiltrasi ajaran orientalisnya kedalam pendidikan Islam pada bidang akademik. Secara bahasa, Dr. Veld. Mengatakan bahwa Wensick memang telah mendapatkan doktrin yang kuat dari gurunya, Snouck Hurgronje, untuk menghancurkan Islam melalui berbagai ilmu orientalisnya dari dalam tubuh umat Islam sendiri dengan memberikan buku panduan Islamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebagai seorang Yahudi, Wensinck. Walaupun seorang Belanda sangat piawai dalam berbahasa Ibrani, ia juga mampu berbahasa daerah Syria dan bahasa Arab. Tesisnya yang berjudul “&lt;i&gt;Mohammad en de Yoden le Medina&lt;/i&gt;” (Muhammad dan orang Yahudi di Madinah). Ini merupakan tesis yang diperoleh dari karya Snouck Hurgronje. Ini juga dijadikan sebagai tesis rujukan mengenai Islam dan sangat terkenal di Universitas Leiden. Ia lulus dengan predikat Cumlaude pada tanggal 18 Maret 1908.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 1912 Wensick kemudian diangkat menjadi guru besar bahasa Ibrani di Leiden, ia merupakan seorang yang sangat mencintai Yahudi. Bahkan ia mengatakan mengenai pentingnya Yahudi untuk menguasai Arab. Sebagai guru besar bahasa Ibrani yang mencintai Yahudi, Wensick sangat terbatas dalam memperluas ajaran ke-Yahudi-annya. Tetapi ia terus menyiarkan mengenai ajaran-ajaran Yahudi. Pada tahun 1917, ia secara khusus benar-benar mempelajari agama Kristen dan Islam dengan benar-benar memfokuskannya. Yang sebelumnya ia hanya tahu dari literatur gurunya Snouck Hurgronje.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Secara fokus, Wensick mempelajari Islam dari Tasawuf terlebih dahulu, sebagaimana ia mempelajari dari literatur guru Tasawuf dunia, Imam Ghazali. Setelah ia mempelajari Islam, pada tahun 1927, Wensinck diangkat juga menjadi guru besar bahasa Arab, bahasa Syira dan guru besar agama Islam di Universitas Leiden.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/03/mujam-mufahrasy-li-alfadzil-hadis.html#more"&gt;Read more »&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;PLEASE VISIT THESE BLOG:
http://miftah19.wordpress.com/
http://de-inspirators.blogspot.com/&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyp2vVtkCAHaMf7TEpXPzefKQElq0TcCrLfp8dwlH7HpN0b7MYW3YOVDR3NSy6rca3L7VfoGqxC0m_Ijyn-_uEx0yfdtBIujvQFsuzdaWyyKaPV0a17WOqARW_eF_Jfs_EiskiOjVxBBdg/s72-c/AJ_Wensinck.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>ILMU TAHQIQ AL-HADIS</title><link>http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/02/ilmu-tahqiq-al-hadis.html</link><category>Fiqh Al-Hadis</category><category>Hadis</category><category>Jarh wa Ta’dil</category><category>Mu’jam Al-Mufahras</category><category>Penelitian</category><category>Rijal Al-Hadis</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 14 Feb 2013 09:32:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1312676834495007696.post-4476143292332913043</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKl2V-jTlSqtuQybPAmVVf0BAdPxWfju0vSK4drVWk-wm8hyXlKIbqJQ_K0597Jdm0HaW6CkKG1fyhUJbswsZHuqu9zVUReQMzlMAQSYZ5kIyGU24_beHLKEQKXWbGOVe0yNHp_OK22ZI_/s1600/kartun-dialog-ngaji-dakwah-250x205.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="262" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKl2V-jTlSqtuQybPAmVVf0BAdPxWfju0vSK4drVWk-wm8hyXlKIbqJQ_K0597Jdm0HaW6CkKG1fyhUJbswsZHuqu9zVUReQMzlMAQSYZ5kIyGU24_beHLKEQKXWbGOVe0yNHp_OK22ZI_/s320/kartun-dialog-ngaji-dakwah-250x205.jpg" width="320"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hadis merupakan sumber hukum yang kedua setelah al-Qur’an. Keberadaan hadis yang begitu kompleks memaksakan kita untuk selektif dalam penggunaannya sebagai sumber atau dasar hukum. Hal inilah yang kemudian para ulama memilah dan memilih hadis dengan sangat hati-hati, karena ditakutkan apa yang disebut hadis Nabi saw. ternyata setelah ditelusuri Nabi tidak pernah mengeluarkannya. Dan ini bisa dijawab melalui penelusuran sanad atau yang sudah kita kenal dengan Ilmu Takhrij Al-Hadis. Lalu apa yang dimaksud dengan Tahqiq Al-Hadis? Adakah hubunganya dengan semua itu, atau paling tidak hubungan tahqiq dengan hadis. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Definisi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ilmu Jarh wa Ta’dil hanya berkutat pada kajian tsiqat atau ketidak-tsiqat-an para rawi hadis, begitu juga dengan Ilmu Rijal Al-Hadis yang hanya membahas tentang kebersambungan atau ke-muttashil-an para perawi baik dari segi tempat, waktu wafat dan lahir, maupun dari hubunganya sebagai guru dan murid. Sementara Ilmu Tahqiq Al-Hadis—meskipun secara kajian atau penelusuran pustaka belum kami dapatkan—tapi berdasarkan informasi sima’i dari para dosen, bahwasanya Ilmu Tahqiq Al-Hadis adalah tidak jauh dengan Ilmu Takhrij Al-Hadis. Ini artinya bahwa Ilmu Tahqiq Al-Hadis adalah ilmu yang membahas apakah suatu hadis itu termasuk shahih atau dha’if dan bisa dijadikan dasar sebuah hukum. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ilmu Tahqiq Al-Hadis merupakan penjajagan ataupun penjelasan tahap akhir terhadap perincian pemahaman hadis secara universal atau keseluruhan khususnya yang terkait dengan substansi suatu hadis. Dalam istilah lain, Ilmu Tahqiq Al-Hadis disebut juga Fiqh Al-Hadis.&lt;a href="file:///H:/Mif%20DOKUMEN/Mif_tea/Tafsir%20&amp;amp;%20Hadis/Hadis/ILMU%20TAHQIQ%20AL-HADIS.doc#_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Kompleksitas yang mengarungi seluruh problematika hadis dijawab dengan ilmu ini. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Contoh Penerapan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebagai gambaran umum mengenai proyeksi kerja Ilmu Tahqiq Al-Hadis, dibawah ini kami berikan contoh sebagai pengantar untuk memahami apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan Ilmu Tahqiq Al-Hadis. &lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: rtl; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Courier New, Courier, monospace; font-size: large;"&gt;حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ رَوَاهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَخْرَمِيُّ وَعَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَبِي عَوْنٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ﴿ رواه البخاري ﴾&lt;/span&gt;&lt;a href="file:///H:/Mif%20DOKUMEN/Mif_tea/Tafsir%20&amp;amp;%20Hadis/Hadis/ILMU%20TAHQIQ%20AL-HADIS.doc#_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="direction: ltr; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Telah berbicara kepada kami Ya’qub, berkata Ibrahim ibn Sa’d dari ayahnya dari Al Qasim ibn Muhammad dari Aisyah ra., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang mendatangkan hal baru dalam agama yang tidak termasuk dalam bagian darinya (tidak ada dasar hukumnya) maka tertolak”. ﴾HR. Bukhari﴿ &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara kerja Ilmu Tahqiq Al-Hadis dalam menganalisis hadis di atas adalah sama seperti dengan ilmu-ilmu hadis yang terkait. Namun dalam ilmu ini kita akan memperoleh gambaran yang lebih holistik dan secara menyeluruh serta komprehensif. &lt;br&gt;
&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ilmutuhan.blogspot.com/2013/02/ilmu-tahqiq-al-hadis.html#more"&gt;Read more »&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;PLEASE VISIT THESE BLOG:
http://miftah19.wordpress.com/
http://de-inspirators.blogspot.com/&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKl2V-jTlSqtuQybPAmVVf0BAdPxWfju0vSK4drVWk-wm8hyXlKIbqJQ_K0597Jdm0HaW6CkKG1fyhUJbswsZHuqu9zVUReQMzlMAQSYZ5kIyGU24_beHLKEQKXWbGOVe0yNHp_OK22ZI_/s72-c/kartun-dialog-ngaji-dakwah-250x205.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>