<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727</atom:id><lastBuildDate>Sun, 29 Sep 2024 00:28:54 +0000</lastBuildDate><category>From Newspaper</category><category>PSS Sleman</category><category>The Cyber in Action</category><category>KDRI</category><category>Sepakbola Nasional</category><category>Ultras PSS</category><category>emagazine</category><title>...because i love PSS so much</title><description></description><link>http://ilovepss.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (ilovepss)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-5870218179361049562</guid><pubDate>Wed, 03 Dec 2008 01:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-02T18:14:05.335-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PSS Sleman</category><title>Rekrut Pemain Produk Lokal</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;SLEMAN &lt;/b&gt;- Kabar gembira menghampiri klub lokal anggota PSS Sleman. Laskar Super Elang Jawa -julukan PSS- akan memakai kemampuan produk kompetisi internal pada putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Ligina 2008/2009 wilayah timur.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kompetisi lokal PSS juga cukup besar. Dari itu pasti ada pemain yang layak bermain di kompetisi Divisi Utama,&quot; kata Sekretaris Manajer PSS Djaka Waluja kemarin (1/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah tersebut dilakukan akibat tak kunjung selesainya krisis finansial. Beberapa pemain siap di-PHK lantaran dinilai tak memberikan kontribusi bagi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghentian kontrak kerja akan berlaku bagi seluruh pemain. Artinya, tidak hanya pemain lokal yang terkena dampak krisis PSS. Legiun asing pun mendapatkan porsi sama jika rapornya merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami tidak akan membedakan pemain asing dan lokal. Semua pemain yang tidak mampu menunjukkan kemampuan maksimalnya akan diganti dengan pemain lokal Sleman,&quot; tegas Djaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, target lolos Djarum Indonesia Super League (DISL) yang diemban manajemen PSS untuk kompetisi musim mendatang pupus sudah. Praktis, manajemen pun mengubah orientasi menjadi pembinaan pemain lokal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/12/rekrut-pemain-produk-lokal.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-1983408359488751697</guid><pubDate>Tue, 02 Dec 2008 01:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-01T17:31:01.907-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PSS Sleman</category><title>Mulai Hari Ini Dibekukan: Krisis Dana, PSS Kolaps</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;padding: 5px; margin-right: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;SLEMAN -&lt;/strong&gt; Eksistensi PSS Sleman dalam kancah Liga Utama 2008-2009, tengah di ujung tanduk. Tim Laskar Sembada ini dalam kondisi kolaps karena kehabisan dana, sehingga manajemen memutuskan untuk membekukan tim mulai Senin (1/12) hari ini hingga Minggu (7/12) mendatang.&lt;div  class=&quot;fullpost&quot;&gt;Hal tersebut dibenarkan General Manajer PSS R Djoko Handoyo SH saat dihubungi KR, seusai melakukan evaluasi, tadi malam. ”Selama dibekukan, mess PSS ditutup dan pemain diliburkan. Ini terpaksa kita lakukan karena PSS kehabisan dana dan juga tetap tidak bisa menggunakan dana bantuan dari APBD,” ujarnya. Selanjutnya seluruh pemain, pelatih dan perangkat PSS lainnya, akan diundang pihak manajemen, pada Kamis (4/12) di Kantor Bappeda Sleman untuk menentukan sikap manajemen guna menghadapi putaran kedua. Pada pertemuan ini juga akan dilakukan rasionalisasi pemain. Saat dikonfirmasi, Ketua Umum PSS Drs H Ibnu Subiyanto yang baru saja pulang dari Swedia mengaku belum tahu pasti keputusan pembekuan tim PSS. Karena dirinya belum secara resmi menerima pemberitahuan soal (pembekuan) itu. ”Saya baru saja pulang dari kunjungan luar negeri dan belum menerima pemberitahuan soal pembekuan itu. Namun hal itu dimungkinkan sekali karena memang kondisi keuangan PSS sedang menghadapi masalah,” ujarnya, seraya menambahkan akan melakukan kontak dengan manajemen PSS. Sedang menurut Pelatih PSS Yudi Suryata, para pemain yang jauh dari Sleman, kemungkinan tidak akan menghadiri pertemuan itu jika tidak ada kepastian. ”Mereka yang jauh dari Sleman, kemungkinan tidak akan datang pada pertemuan, selama tidak ada kepastian,” tandasnya sembari menambahkan dia sendiri saat ini pasrah dan menunggu keputusan dari manajemen.  Manajer Tim PSS Drs Rumadi yang dihubungi secara terpisah menyatakan, sebelum pertemuan itu para manajer sudah bertemu dan berunding apa yang harus dilakukan. Melihat hasil yang dicapai dalam putaran pertama, tampaknya PSS sudah sulit bersaing merebut tiket promosi ke Liga Super. Menurutnya, PSS dengan segala keterbatasan dana tetap mengikuti kompetisi sampai selesai. Maka ada beberapa hal yang akan disampaikan manajemen pada para pemain. Menurut rencana, diadakan kontrak ulang pada para pemain yang dipertahankan. PSS masih membutuhkan pemain andalan, namun tetap disesuaikan dengan keuangan, karena dana untuk putaran kedua saat ini masih dicari. Selanjutnya para pemain yang tak dipertahankan dipersilakan mencari klub lain. Ini dilakukan bukan karena para pemain itu jelek, namun untuk mengurangi biaya rutin PSS. Para pemain tersebut digantikan dengan pemain lokal untuk mengurangi biaya kontrak pemain. Manajemen juga akan menyelesaikan semua yang menjadi tanggung jawab PSS. Sebelum putaran kedua dimulai sudah tak ada masalah lagi buat para pemain atau yang lain. Terutama masalah gaji pemain yang belum terbayar, segera dilunasi sebelum memasuki putaran kedua. Sementara asisten pelatih tim Porda Sleman AG Purwanto telah disuruh salah satu manajer mencari minimal 6 pemain, guna masuk skuad PSS senior. Tapi ia belum berani memutuskan siapa-siapa yang diusulkan, karena belum bertemu dengan pelatih terutama posisi apa yang akan dibutuhkan. Pemain Muda Persis Para pemain muda Persis Solo dinilai mampu memberikan kontribusi menggembirakan dan jika ditangani serius diyakini menjadi modal penting dalam menghadapi putaran II nanti. Ketua Umum Persis FX Hadi Rudyatmo yang sejak awal memiliki komitmen kuat mengangkat pemain muda, tetap akan mengoptimalkannya. ”Ini yang kadang tidak dipahami pelatih. Kita getol membina pemain muda, tapi kalau tidak pernah diberi kesempatan dan kepercayaan mana bisa. Pelatih kadang lebih percaya pemain asing daripada pemain lokal, apalagi pemain yang masih muda,” tandasnya. Karena itu, lanjut Rudy, pihaknya tetap akan ikut mengamankan para pemain muda yang kini sudah mulai terlihat dedikasinya. Ini terbukti pada laga melawan PSS yang berhasil meraih kemenangan telak 4-0 banyak menampilkan pemain muda seperti Yanuar Ruspuspito dan Anindito. ”Kami akan terus mendampingi pelatih agar mau percaya dengan pemain-pemain muda. Kalau perlu penambahan materi baru dari stok pemain muda yang ada,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/12/mulai-hari-ini-dibekukan-krisis-dana.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-9146032655577885382</guid><pubDate>Mon, 01 Dec 2008 04:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-30T20:40:47.449-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PSS Sleman</category><title>Persis Gilas PSS Sleman</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SOLO, SABTU -  &lt;/strong&gt;Persis Solo berhasil memenuhi ambisinya, setelah menggulung PSS Sleman 4-0, dalam pertandingan lanjutan Liga Indonesia Divisi Utama di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (29/11).&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Empat gol Persis Solo dicetak oleh Wahyu Wiji Astanto pada menit ke-8, Yanuar Ruspuspito menit ke-30 dan 41. Sedangkan satu gol lagi tercipta melalui kaki kapten Persis Mouk Welele Sylvain, menit ke-56 pada babak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis sejak awal terus melakukan tekanan ke pertahanan PSS. Gol pertama Persis berawal dari serangan melalui sayap kanan Achdiat Penjawi. Dia kemudian memberi umpan silang langsung ke depan gawang PSS yang dijaga Agung Prasetyo. Umpan itu langsung disambut dengan sundulan Wahyu Wiji Astanto, 1-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketinggalan 1-0, PSS Sleman mencoba membalas. Namun, pertahanan mereka justru sering terbuka dan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persis. Yanuar Ruspuspito yang lolos dari penjagaan pemain PSS mampu menambah keunggulan Persis pada menit ke-30. Yanuar kembali mencipta gol pada menit ke-41, setelah lolos dari jebakan offside.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki babak kedua, Persis kembali mendominasi permainan dan melengkapi kemenangan 4-0, setelah Mouk Welele Sylvain mencetak gol pada menit ke 56.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih PSS Sleman, Yudi Suryata mengatakan, pemainnya tampil sangat buruk dan tidak dengan jiwa dan raga sehingga selalu kalah dalam perebutan bola. Sebaliknya, pelatih Persis Edward Tjong mengaku puas dengan penampilan pemainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Di pertandingan terakhir putaran pertama ini, tim kami bermain bagus dan lepas sehingga bisa berkembang,&quot; kata Edward Tjong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/persis-gilas-pss-sleman.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-367417513607252226</guid><pubDate>Fri, 28 Nov 2008 02:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-27T18:32:21.247-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS ke Solo</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;p&gt;SLEMAN: Hari ini, Skuad Elang Jawa PSS Sleman dijadwalkan bertolak ke Solo untuk melakoni pertandingan lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Esia 2008 melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion Sriwedari, Sabtu (29/11). Pelatih PSS, Yudi Suryata, akan membawa semua pemain yang bisa tampil dalam lawatan ini. “Siapa saja yang bisa main, kita ajak ke Solo karena jaraknya dekat dari Jogja,” jelasnya.&lt;/p&gt;Yudi mengatakan melakukan hal tersebut karena ia menginginkan kekompakkan selalu ada di dalam tubuh PSS Sleman. Lebih dari itu, laga ini adalah pertandingan tandang terakhir PSS di putaran pertama Liga Esia. “Saya berharap pertandingan besok bisa happy ending buat kita,” tambahnya.     &lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;p&gt;Sedangkan Sekretaris PSS, Djaka Waluja mengatakan, untuk laga melawan Persis, para pemain PSS sebenarnya direncanakan bertolak Sabtu pagi dan tidak akan mencoba lapangan seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Namun hal tersebut ia kembalikan kepada pelatih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keputusan tersebut berubah setelah diadakan pertemuan yang akhirnya memutuskan PSS berangkat lebih awal. “Nanti jika sempat kita akan coba lapangan,” jelas Yudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, kondisi pemain asing PSS, Peter Lipede berangsur-angsur membaik. Kesembuhan cedera otot kaki yang dialami Peter Lipede kini tinggal sekitar 40% lagi. “Ya sakitnya hanya kurang 40% untuk sembuh dan sekarang masih melakukan terapi,”jelasnya kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lipede sendiri dipastikan tidak akan bisa membela PSS dalam pertandingan nanti. Sebab, selain karena cederanya yang belum sembuh benar, Lipede juga karena ia terkena akumulasi kartu. Proses penyembuhan Lipede ini terhambat lantaran ia dipaksakan tampil saat melawan Gresik United lalu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemungkinan besar Lipede mulai bisa bermain sekitar 5-7 Desember lalu. Lipede sendiri mengaku kondisinya sudah mulai membaik. Melawan Persema di ajang Copa Indonesia, Lipede ditargetkan tampil.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-ke-solo.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-7873035091371421499</guid><pubDate>Fri, 28 Nov 2008 02:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-27T18:16:19.766-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS bertahan hingga akhir</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN: Nasib PSS Sleman di Kompetisi Divisi Utama Liga Esia 2008 masih belum dipastikan. Manajemen Elang Jawa terus melakukan rapat untuk membahas berbagai masalah yang membelit Slamet Nurcahyo cs. Walau belum ada keputusan final, manajemen mengatakan tim asuhan Yudi Suryata ini akan bertahan hingga kompetisi berakhir. “Belum ada keputusan final karena ditimbang-timbang dengan benar,” jelas Djaka Waluja, Sekretaris Umum PSS Sleman, kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Menurut Djaka, manajemen akan mengambil keputusan yang objektif dan rasional untuk keberlanjutan PSS Sleman ke depan. Namun menurutnya PSS Sleman tetap akan berlanjut hingga akhir kompetisi meskipun dengan tertatih.&lt;p&gt;Setelah putaran pertama usai manajemen akan melakukan evaluasi tim. Dan apapun hasil evaluasi yang dilakukan akan diberikan sebelum putaran kedua dimulai. “Evaluasi secara keseluruhan akan dilakukan sebelum putaran kedua dimulai dan setelah putaran pertama usai, namun pada sebelumnya kita selalu melakukan evaluasi bulanan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika ditanya tentang kekalahan atas Persema Malang, ia mengaku manajemen tidak puas. Karena target manajemen untuk PSS Sleman adalah menang di kandang dan bisa draw di tandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Target kita itu sangat sederhana yakni menang di kandang dan ditandang draw,” tambahnya. Tetapi pada pertandingan kemarin yang dikandang kalah telak menjadikan manajemen mendapat berbagai telepon dan sms dari berbagai pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan untuk pertandingan terakhir putaran pertama melawan tuan rumah Persis Solo, Sabtu (29/11), Djaka mengatakan PSS tetap berangkat meski sedang mengalami berbagai permasalahan, termasuk dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ambil hikmahnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, kekalahan atas Persema membuat pelatih PSS, Yudi Suryata kecewa. Diakuinya, permainan anak asuhnya buruk sekali. Meski banyak mendapatkan peluang, pemain tidak mampu memaksimalkannya. Sedangkan Persema dinilainya mampu memanfaatkan sedikit peluang yang didapat. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Permainan anak-anak di pertandingan itu terlihat buruk sekali tidak karena mereka juga mempunyai peluang yang cukup banyak hanya tidak dapat menambah gol,” jelas Yudi kemarin usai latihan di Stadion Maguwoharjo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut menjadi catatan bagi Yudi bagi tim untuk ke depan. Yudi juga mengatakan ia juga akan mengambil hikmah dari semua ini. “Ya semua ini jadi pelajaran untuk ke depan agar tim bisa lebih solid lagi,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, bukan berarti langkah PSS akan mudah untuk menjalani laga selanjutnya. Apalagi dua pemain asing Elang Jawa juga tidak bisa dimainkan saat bertandang ke Stadion Sriwedari, markas Persis Solo. Dua pemain tersebut adalah Peter Lipede yang terkena akumulasi kartu dan Alfredo Vera yang masih dibekap cedera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Yudi hanya Ricardo Diaz yang nanti dapat memperkuat Skuad Elang Jawa untuk pertandingan melawan Persis. “Kita punya pemain asing tapi main selalu tidak lengkap namun kita jadikan hal tersebut menjadi hikmah,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yudi menyayangkan dengan tidak dapat turunnya ketiga pemain asingnya pada setiap pertandingan. Namun ia tidak akan jadikan berbagai permasalahan tersebut yang tidak baik jadi runyam namun akan ia ambil hikmah dari semuanya.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-bertahan-hingga-akhir.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-5757760540275573580</guid><pubDate>Thu, 27 Nov 2008 01:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-26T17:42:27.267-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">emagazine</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ultras PSS</category><title>UltrasPSS.info hadirkan emagazine</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah &quot;vakum&quot; beberapa lama, &lt;a href=&quot;http://ultraspss.info/&quot;&gt;ultraspss.info&lt;/a&gt; kembali membuat sesuatu yang baru. Mereka menghadirkan sebuah media buletin online e-magz yang diberi nama ultrasmagz!. Menurut informasi dari ultraspss.info, emagz ini berisi tentang keluh kesah dan karya cipta mereka selama ini. Rencananya emagz ini akan terbit setiap bulan dan disediakan gratis. Ini kedua kalinya sebuah media supporter online di Indonesia menghadirkan emagz, setelah beberapa waktu yang lalu &lt;a href=&quot;http://www.ongisnade.net/web/2008/11/15/download-majalah-digital-ongisnade-magazine-edisi-2/&quot;&gt;ongisnade.net&lt;/a&gt; juga melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkbhqt0-gh8Hyh_j5TFWTjif91BBx9dNcLh96ljCHwH48FzJs2LDJeX_XyYa0RM8iTF3GV1oGZ7Fr09hMawEIUwjSjgXRumZnoU5AUVga4LcME4Ld3q0t_06lD0jUY3Sc7YV1GvF1kig/s1600-h/ultrasmagz.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 347px; height: 260px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkbhqt0-gh8Hyh_j5TFWTjif91BBx9dNcLh96ljCHwH48FzJs2LDJeX_XyYa0RM8iTF3GV1oGZ7Fr09hMawEIUwjSjgXRumZnoU5AUVga4LcME4Ld3q0t_06lD0jUY3Sc7YV1GvF1kig/s400/ultrasmagz.png&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5273144796645360018&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Dalam edisi pertama ini, ultrasmagz! menampilkan kreatifitas mereka dalam 16 halaman yang berbentuk artikel maupun gambar. Untuk informasi lebih jelas dapat dilihat di &lt;a href=&quot;http://www.ultraspss.info/?page=content&amp;amp;type=NW&amp;amp;view=197&quot;&gt;ultraspss.info&lt;/a&gt; atau segeralah download emagz ini &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/73052817/81522350/ultrasmagz_12557.html&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/ultraspssinfo-hadirkan-emagazine.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkbhqt0-gh8Hyh_j5TFWTjif91BBx9dNcLh96ljCHwH48FzJs2LDJeX_XyYa0RM8iTF3GV1oGZ7Fr09hMawEIUwjSjgXRumZnoU5AUVga4LcME4Ld3q0t_06lD0jUY3Sc7YV1GvF1kig/s72-c/ultrasmagz.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-6788655801017537994</guid><pubDate>Wed, 26 Nov 2008 06:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-26T17:41:03.324-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KDRI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PSS Sleman</category><title>Logo PSS Sleman dari KDRI</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mencari ide maupun inspirasi dalam dunia design grafis ternyata bisa dengan apa saja, tak terkecuali dari sepakbola. Hal ini juga dilakukan oleh seorang rekan slemania yang merupakan salah satu aktivis KDRI. Logo yang baru, disesuaikan dengan indentitas PSS Sleman sebagai salah satu &quot;abdi dalem&quot; Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Hal ini terlihat dari penggunaan mahkota Sultan dalam logo tersebut. Untuk lebih terasa Jogja dia juga menggunakan aksara jawa yang digunakan sebagai logo dibalut dengan warna hijau sebagai warna kebanggaan PSS Sleman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Logo ini selanjutnya ditempelkan di sebuah kostum berwarna dasar hijau yang tidak kalah keren.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsigfHfHvCWF-2v2Swvua35KsVMhKx4jsXrBrta6yDvVQeWwnKcThCvPuUpfnOUQmJScxsrfbDx7mdWFrf66GzOWhGDNRoFxJXQkjD77O30nAu729GUxgoRC6-HAAKgzi0hDJuY5BCNw/s1600-h/logo+pss.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 169px; height: 231px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsigfHfHvCWF-2v2Swvua35KsVMhKx4jsXrBrta6yDvVQeWwnKcThCvPuUpfnOUQmJScxsrfbDx7mdWFrf66GzOWhGDNRoFxJXQkjD77O30nAu729GUxgoRC6-HAAKgzi0hDJuY5BCNw/s400/logo+pss.png&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5273142593274881810&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYJK6pGfUYgNy45X9CQKyzp68ckMth1s-gbtr5LO_77CILGSns9XKd1mlu3vW14jNKDi2Cu0-B2aX-KKzt6zKexDjR9Ay9JnW0H3BjiDpzHHSBFJyZ8YrKA446EfZkQUGAgrOA0z6LrA/s1600-h/jersey+pss.png&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 176px; height: 224px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYJK6pGfUYgNy45X9CQKyzp68ckMth1s-gbtr5LO_77CILGSns9XKd1mlu3vW14jNKDi2Cu0-B2aX-KKzt6zKexDjR9Ay9JnW0H3BjiDpzHHSBFJyZ8YrKA446EfZkQUGAgrOA0z6LrA/s400/jersey+pss.png&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5273142948152358866&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya bisa dilihat di &lt;a href=&quot;http://menteridesainindonesia.blogspot.com/2008/11/selalu-dukung-pss-sleman.html&quot;&gt;KDRI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/logo-pss-sleman-dari-kdri.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsigfHfHvCWF-2v2Swvua35KsVMhKx4jsXrBrta6yDvVQeWwnKcThCvPuUpfnOUQmJScxsrfbDx7mdWFrf66GzOWhGDNRoFxJXQkjD77O30nAu729GUxgoRC6-HAAKgzi0hDJuY5BCNw/s72-c/logo+pss.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-7693778863041126305</guid><pubDate>Tue, 25 Nov 2008 02:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-25T17:33:45.458-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">The Cyber in Action</category><title>Cyber Sambangi Mess PSS : Let`s Save Our PSS</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhowaGIl_yAyk8aLvlLYSNVYsOoubsFNJwPH8tMpugH9dqafSVZJMdXTY4CiIdSEMjf1z-qBiLU1XWs4E02L1TpD_QEeqqlCzPO8tZWifaQH3IVn638E6JdCgOAUCr96XuM4LBMig2uoQ/s1600-h/news492b4fed76e48.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 251px; height: 167px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhowaGIl_yAyk8aLvlLYSNVYsOoubsFNJwPH8tMpugH9dqafSVZJMdXTY4CiIdSEMjf1z-qBiLU1XWs4E02L1TpD_QEeqqlCzPO8tZWifaQH3IVn638E6JdCgOAUCr96XuM4LBMig2uoQ/s400/news492b4fed76e48.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5272418141995980898&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pemain PSS Juga manusia&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Punya istri punya anak&lt;br /&gt;Mereka juga butuh uang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lirik lagu yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang terjadi di dalam tubuh PSS, Klub Yang KAMI Banggakan. Pada hari senin 24 November 2008 tepat pukul 11, sebelum pertandingan PSS melawan Persema komunitas Slemania Cyber, mencoba untuk menyambangi mess pemain PSS di daerah Gejayan. Sayang ketika sampai di mess, pemain PSS sedang istirahat. Kedatangan kami disambut oleh salah satu official Tim PSS.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Kami kemudian menjelaskan tujuan kami datang ke mess tersebut. Kami utarakan bahwa kedatangan kami ingin menemui Anton, Agus &quot;Grandong&quot; Purwoko dan Slamet Nurcahyo serta Peter Liepede. Alasan kami memilih 4 nama pemain tersebut karena ke 4 pemain tersebut merupakan perwakilan dari Tim PSS. Anton sebagai Kapten, Grandong sebagai wakil dari pemain lokal asli Sleman, Nurcahyo sebagai Bintang Tim PSS dan Liepede sebagai wakil pemain asing. Maksud kami datang ke mess pemain PSS adalah untuk bersilaturahmi dan memberi dukungan moral kepada Tim Kebanggaan kami yang nasibnya sedang terpuruk dan kurang mendapat perhatian dari pengurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu kami hanya bisa bertemu dengan Anton dan Grandong karena yang lain sedang istirahat. Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit tersebut kami bertanya apa yang sesungguhnya yang terjadi dengan PSS, bahasa gaulnya Ada Apa Dengan PSS? Anton dan Grandong kemudian menjelaskan tentang krisis yang menimpa PSS ini. menurut mereka seluruh Official dan Pemain PSS merasa maklum atau mengerti dengan apa yang dialami oleh PSS. Mereka menyadari jika apa yang dialami PSS ini juga menimpa Klub Sepakbola Indonesia lainnya. Namun yang sangat disayangkan oleh para Official dan pemain PSS adalah tidak adanya perhatian dari manajemen terhadap Tim. Mereka merasa tidak diperhatikan dan ditinggalkan oleh manajemen PSS. Menurut mereka saat ini pemain dan official PSS ini bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Selama ini pemain tidak pernah diajak berbicara oleh manajemen mengenai masalah krisis yang menimpa PSS. Selama ini pemain mengetahui krisis yang dialami PSS ini dari surat kabar yang terbit di Jogjakarta. Pemain dan official mengalami kebingungan ketika apa yang disampaikan di media massa kok rasa-rasanya malah menyudutkan pemain dan official, mulai dari isu pencoretan (yang seharusnya menjadi kewenangan pelatih dan sampai saat ini tim pelatih belum merekomendasikan siapapun untuk dicoret karena evaluasi baru akan dilakukan setelah putaran pertama berakhir) sampai dengan mempertanyakan loyalitas pemain kepada tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangnya perhatian dari manajemen terhadap tim terasa ketika PSS memenangkan pertandingan melawan Gresik United. Tidak ada pengurus yang menemui pemain untuk sekedar mengucapkan selamat. Menurut Pemain PSS, mereka hanya dibebani target asal jangan degradasi oleh manajemen. Pemain juga merasa kecewa atas komentar pengurus di media massa yang menanyakan keloyalan pemain terhadap PSS. Menurut mereka kalau tidak loyal kepada PSS sudah dari awal pemain lebih baik tidak ikut bertanding. Sampai detik ini Tim masih loyal kepada PSS hal ini dibuktikan pemain tetap bertanding dengan semangat yang membara untuk membela PSS meski hak untuk Tim belum dapat dipenuhi. Pada intinya Pemain tidak mempermasalahkan hak yang belum dibayar namun seharusnya ada komunikasi langsung dari manajemen untuk membahas hal tersebut. Pemain juga mengharapkan agar manajemen memberikan perhatian kepada pemain menambah motivasi Tim dalam membela panji Elang Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud komunitas Slemania Cyber meluncurkan wacana tentang S.O.P atau Save Our PSS baik di lingkungan stadion M.I.S (saat pertandingan), di web: &lt;a href=&quot;http://www.slemania.or.id/&quot;&gt;http://www.slemania.or.id&lt;/a&gt; dan di media yang terbit di Jogjakarta ini bukan semata mata untuk mencari sensasi agar komunitas Slemania cyber ini lebih dikenal publik namun kami hanya ingin membentuk opinion building (membangun opini) para pendukung PSS untuk lebih memperhatikan dan menunjukkan rasa kepedulian kepada PSS karena PSS saat ini sedang sakit. Untuk dapat menyembuhkan PSS dari sakit, PSS membutuhkan kepedulian dari kita semua baik moral dan finansial. Hal ini merupakan sebuah konsekuensi tegas bagi kita sebagai Pendukung PSS. Sebagai seorang Suporter PSS sejati kita harus memiliki pikiran &quot;APA YANG SUDAH KITA BERIKAN KEPADA PSS&quot; dan jangan berpikiran &quot;APA YANG SUDAH PSS BERIKAN PADA KITA&quot;. Pendukung PSS hendaknya tetap memberikan dukungan kepada PSS apapun kondisinya dan apapun prestasinya. Saat ini kesetiaan kita terhadap PSS sedang mengalami ujian maka mari kita tunjukkan kepada dunia kalau kita merupakan Pendukung PSS sejati yang bisa membantu PSS bertahan hidup. Marilah kita jadikan PSS sebagai LOCAL HEROES! Tidak lama lagi kami akan segera meluncurkan Save Our PSS . Untuk itu, demi melancarkan Save Our PSS ini maka kami mengharapkan peran serta dan dukungan dari para Pendukung PSS. tentu Save Our PSS ini tidak akan jalan dan tidak akan sampai tujuan untuk menyelamatkan PSS jika kami tidak memperoleh dukungan dari para Pendukung PSS.&lt;br /&gt;Yang terakhir, marilah kita buka mata buka hati hargai pemain PSS yang sudah berjuang dengan penuh semangat meski hasil yang diperoleh mengecewakan kita sebagai pendukung PSS. tentu hal ini ada sebabnya yaitu belum dipenuhinya apa yang menjadi hak dari pemain dan official PSS. Kita harus ingat bahwa pemain PSS juga manusia yang membutuhkan uang untuk melakoni hidup didunia. Bagaimana pemain PSS bisa bermain dengan tenang jika pikiran mereka tertuju pada nasib keluarga mereka yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan mereka mengolah kulit bundar. Kami Yakin Pemain dan Official PSS akan tetap loyal kepada PSS dan bermain dengan sepenuh hati sewaktu membela panji panji Elang Jawa. Sekali lagi Salut untuk perjuangan Squad Elang Jawa&lt;br /&gt;Save Our PSS!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slemania Cyber&lt;br /&gt;Born From CyberWorld Loyality For Elja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSS..Klub..Yang..KAMI..Banggakan&lt;br /&gt;PRIDE PSS 1976&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);&quot;&gt;(www.slemania.or.id)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/cyber-sambangi-mess-pss-lets-save-our.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhowaGIl_yAyk8aLvlLYSNVYsOoubsFNJwPH8tMpugH9dqafSVZJMdXTY4CiIdSEMjf1z-qBiLU1XWs4E02L1TpD_QEeqqlCzPO8tZWifaQH3IVn638E6JdCgOAUCr96XuM4LBMig2uoQ/s72-c/news492b4fed76e48.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-1799929946545221157</guid><pubDate>Tue, 25 Nov 2008 02:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-25T17:32:58.399-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PSS Sleman</category><title>PSS Dikalahkan Persema Di Kandang</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Persema Malang membuat PSS Sleman harus menanggung malu. Mereka menggilas tim tuan rumah dengan skor 4-1 pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2008 Wilayah Timur di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (24/11).&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Pada babak pertama, Persema sudah unggul melalui tendangan kaki Kamri pada menit 27. Namun, PSS menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan Dicky Gautama dari titik penalti pada menit 33.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pertandingan di bawah guyuran hujan deras sejak awal hinga akhir itu usai, Persema menambah satu gol. Tendangan pojok yang dilakukan Pitono pada menit ke-41 membentur kaki pemain belakang PSS, Piper Lipede, yang membuat bola melesak ke gawang PSS sendiri sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk Persema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai jeda, Persema langsung menggebrak. Hasilnya mereka peroleh pada menit ke-48, ketika bola sundulan Hasmoko tak bisa dihalau penjaga gawang tuan rumah, membuat skor menjadi 3-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defisit dua gol membuat para pemain PSS berusaha tampil lebih agresif untuk mengejarnya. Tak ayal, barisan belakang PSS kehilangan konsentrasi sehingga Persema yang mengandalkan serangan balik setelah unggul, bisa menambah satu gol lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada menit ke-72, Persema memperoleh sepak pojok yang dilakukan Pitono. Tendangannya yang melambung ke arah gawang disambut Patrick dengan sundulannya sehingga menghasilkan gol untuk mengubah skor jadi 4-1 yang bertahan sampai laga usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih PSS, Yudhi Suryata, mengatakan timnya kalah segalanya dari Persema. Baik materi pemain maupun kolektivitas permainan, mereka belum bisa mengimbangi lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pelatih Persema, Subangkit, mengatakan bahwa timnya bisa memanfaatkan peluang yang ada.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);&quot;&gt;(www.slemania.or.id)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-dikalahkan-persema-di-kandang.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-1590772987966016872</guid><pubDate>Mon, 24 Nov 2008 05:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-25T17:37:37.899-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Diperlukan ekstra waspada...</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss):&lt;/span&gt; Skuad Elang Jawa PSS Sleman benar-benar diwajibkan ekstra waspada saat menjamu Persema Malang, sore ini. Pasalnya, PSS akan tampil tanpa tiga legiun asingnya. Sedangkan Persema hampir dipastikan full tim. “Pertandingan besok [hari ini] kita harus siap, meskipun kemungkinan ketiga pemain asing kita tidak dapat turun,” jelas Yudi Suryata, Pelatih PSS Sleman kemarin usai berlatih di Stadion Maguwoharjo.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketiga pemain asing tersebut tidak dapat diturunkan karena dua masih cedera dan satu terkena akumulasi kartu kuning. Ricardo Diaz yang terkena akumulasi kartu dan Alfredo Vera belum sembuh dari cederanya. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan Peter Lipede yang kemarin sempat turun dalam pertandingan melawan Persekabpas belum benar-benar sembuh. Untuk itu, Yudi mengaku telah menyiapkan pilihan alternatif untuk menutupi lobang di lini pertahanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Jika tidak ada Lipede memang agak rawan tapi semoga besok [hari ini] bisa main,” tambah Yudi. Sedangkan formasi yang akan diturunkan pada pertandingan Yudi belum mau menjelaskan karena akan lebih disesuaikan dengan kondisi di lapangan nanti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurutnya lawan kali ini merupakan tim yang bagus. Karena selain secara tim disiapkan secara bagus, komposisi pemain Persema Malang juga bagus. “Komposisi pemain Persema diperkuat oleh materi pemain yang cukup bagus,” tutur Yudi yang pernah menangani Persijap Jepara itu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu pelatih Persema mengaku sudah mempersiapkan timnya secara maksimal untuk pertandingan tandang di Stadion Maguwoharjo hari ini (24/11). “ Kita persiapan sudah maksimal dan anak-anak sudah istirahat cukup,” jelas Subangkit, pelatih Persema Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Target menang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk pertandingan melawan Laskar Sembada, julukan lain PSS, Subangkit menargetkan untuk menang tetapi anak asuhnya harus berusaha. Sebab ia harus mewaspadai tim tuan rumah yang mempunyai semangat bertanding.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut mantan arsitek Persekabpas Pasuruan dan Persiku Kudus itu, ada dua pemain yang perlu diwaspadai oleh timnya yakni Slamet Nurcahyo dan Agus Purwoko. Namun pada pertandingan hari ini pelatih Persema akan menurunkan ketiga pemain asingnya yakni Seme Patrick, Mbom-mbom Julian dan Christian Lenglolo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DATA PERTANDINGAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Stadion: Maguwoharjo, Sleman&lt;br /&gt;Kapasitas: 30.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERKIRAAN SUSUNAN PERTANDINGAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PSS Sleman (4-4-2)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penjaga gawang:&lt;br /&gt;Sahari Gultom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain belakang:&lt;br /&gt;Edy Sibung&lt;br /&gt;Agus Purwoko&lt;br /&gt;Abda Ali&lt;br /&gt;Agung Yudha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain tengah:&lt;br /&gt;Agus Supriyanto&lt;br /&gt;Anton Hermawan&lt;br /&gt;Slamet Nurcahyo&lt;br /&gt;Paharudin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain depan:&lt;br /&gt;Zaenal Ichwan&lt;br /&gt;Nurcholiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persema formasi (4-4-2)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penjaga gawang:&lt;br /&gt;I Komang Putra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain belakang:&lt;br /&gt;Munhar&lt;br /&gt;Seme Patrick&lt;br /&gt;Aris Budi P&lt;br /&gt;Pitono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain tengah:&lt;br /&gt;M. Kamri&lt;br /&gt;Bima Sakti&lt;br /&gt;Mbom-Mbom Julian&lt;br /&gt;Abdi Gusti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain depan:&lt;br /&gt;Christian Lenglolo&lt;br /&gt;Harmoko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.harianjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/diperlukan-ekstra-waspada.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-8544397879358273681</guid><pubDate>Mon, 24 Nov 2008 05:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-23T22:46:09.100-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Pemain PSS Sleman mogok latihan</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss):&lt;/span&gt; Cukup sudah menunggu. Begitu mungkin yang ingin dikatakan oleh para pemain PSS Sleman yang merasa  gaji yang menjadi hak mereka belum sepenuhnya terbayarkan saat ini. Mereka pun memilih jalan absen berlatih, satu hari kemarin. “Kami ingin meminta kejelasan kepada pengurus. Dan kami merasa selama ini pengurus kurang perhatian terhadap pemain,” jelas Anton Hermawan, kapten Skuad Elang Jawa, saat ditemui di mess PSS Sleman, kemarin.&lt;br /&gt;Indikasi kurang perhatian tersebut, menurutnya, sejak gaji telat dibayarkan kepada pemain. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan selama ini gaji bulan September sampai saat ini belum terbayarkan sepenuhnya dan masih kurang sekitar 30%. Kemudian gaji untuk bulan Oktober dan November sendiri juga belum dibayarkan. Sehingga kekurangan gaji yang belum terbayar kepada pemain sebesar 230%.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anton juga menyayangkan kekurangseriusan manajemen PSS Sleman dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di skuad kebanggaan Kabupaten Sleman tersebut. “Contohnya, kemarin ada satu pengurus datang, namun ia tidak bisa memberikan keputusan. Hanya ada janji bahwa semua permasalahan akan segera dibawa ke rapat yang akan diselenggarakan secepatnya,” ujar Anton.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ia mencatat pula saat PSS Sleman bertandang ke Gresik dan berhasil meraih kemenangan tidak ada satu pun ucapan selamat muncul dari para pengurus. “Terus selama ini mereka [pengurus, red] ada dimana,” jelas Anton.&lt;br /&gt;Tentang aksi “halus” tidak berlatih, Anton menagku belum mengetahui apakah akan terus berlanjut. Namun Anton dan teman-temannya mengharapkan kejelasan tersebut secepatnya mereka dapatkan. “Kita lihat besok saja [hari ini, red], karena pengurus katanya mau rapat,” tambahnya.   &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelatih PSS Sleman, Yudi Suryata, yang dimintai komentarnya mengaku apa yang dilakukan pemainnya ini di luar kemampuannya sebagai pelatih. Dan ia enggan berkomentar mengenai masalah ini lebih lanjut. “Hal ini di luar kemampuan saya. Saya no comment sajalah,” elaknya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun ketika ditanya tentang kurang perhatiannya pengurus terhadap tim. Yudi membenarkan dan menambahkan menurutnya pendekatan pengurus terhadap pemain selama ini masih kurang. Meski dirundung masalah Yudi menegaskan akan tetap bersikap profesional. Ia akan tetap menjalankan mengawal Laskar Sembada ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);&quot;&gt;(www.harianjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pemain-pss-sleman-mogok-latihan.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-9074178861325172458</guid><pubDate>Mon, 24 Nov 2008 05:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-23T22:41:27.947-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">The Cyber in Action</category><title>&#39;Akibat manajemen tidak kreatif&#39;</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWIEH6c8PJfLXsC4M0njX3lpf1lDjMBW0i8Zhix2gHAZk2I-fLwhol1ZPih3kD0kUU8JReNb8ZyvwLl2jPPnrlWVlG7wNk2ITgPuieOsjDp0KPgPe4Fpj2cwXOCc2DkndzR5MBb72n_g/s1600-h/pemikiran49274e9b079d6.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 252px; height: 168px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWIEH6c8PJfLXsC4M0njX3lpf1lDjMBW0i8Zhix2gHAZk2I-fLwhol1ZPih3kD0kUU8JReNb8ZyvwLl2jPPnrlWVlG7wNk2ITgPuieOsjDp0KPgPe4Fpj2cwXOCc2DkndzR5MBb72n_g/s400/pemikiran49274e9b079d6.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5272110150251385330&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss)&lt;/span&gt;: Kesulitan di tubuh Skuad Elang Jawa membawa keprihatinan bagi para pendukungnya. Terutama pendukung yang tergabung dalam wadah Slemania Cyber yang dikelola pendukung setia PSS Sleman. “PSS aadalah klub yang kami banggakan, dalam pertandingan kemarin sebenarnya kita mencoba untuk memberikan masukan atas wacana mundurnya PSS dari kompetisi karena masalah keuangan,” jelas Paulinus S, salah satu Komunitas Slemania Cyber.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; Menurutnya selama ini manajemen belum kreatif dalam mengelola Skuad Elang Jawa. Padahal banyak yang bisa dikelola untuk memajukan PSS Sleman dari segi finansial, yang saat ini membelit tubuh Laskar Sembada akibat seretnya dana klub karena tidak disupport oleh APBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Slemania Cyber meminta Skuad Elang Jawa dapat lepas dari APBD, namun mereka juga menyadari semua itu butuh waktu. Oleh sebab itu, manajemen harus bersikap realistis dan kreatif dalam mencari sumber dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mereka, dengan kesulitan yang harus dilalui, Laskar Sembada dan manajemen memang berusaha untuk tetap hidup di dua kompetisi [Divisi Utama dan Copa Indonesia] menjadi semakin sulit di benturkan dengan kesulitan mendapatkan sponsor dikarenakan tidak adanya daya jual tim yang tergabung Divisi nomor 2 di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum adanya selera untuk berbisnis dalam manajemen tim-tim seperti PSS dan kondisi sepakbola Indonesia yang memang tidak bisa menjual tim-tim peserta liga. Pendapatan yang berasal dari bantuan dari Pemda Sleman dan bantuan dari pengusaha lokal, tidak bisa mencukupi jalannya roda Klub yang operasionalnya sangat besar. Apalagi pemasukan dari penjualan tiket kurang menutup pos-pos yang sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Paul, kurang pedulinya suporter terhadap tim kesayangan mereka. Padahal suporter adalah aset bagi klu. Mencontoh dari klub-klub besar Eropa, ketika dirundung kerugian yang mengharuskan mereka melakukan langkah-langkah yang kurang populer, seperti Bayern Munchen, Napoli, AS Roma bahkan Manchester United.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seharusnya Slemania mempunyai langkah yang dibilang strategis untuk membantu klubnya, yang bisa dikatakan sebagai identitas dan harga diri mereka,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.harianjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/akibat-manajemen-tidak-kreatif.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWIEH6c8PJfLXsC4M0njX3lpf1lDjMBW0i8Zhix2gHAZk2I-fLwhol1ZPih3kD0kUU8JReNb8ZyvwLl2jPPnrlWVlG7wNk2ITgPuieOsjDp0KPgPe4Fpj2cwXOCc2DkndzR5MBb72n_g/s72-c/pemikiran49274e9b079d6.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-951406296740379695</guid><pubDate>Fri, 21 Nov 2008 01:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-20T17:50:35.641-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Target meleset</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN: Ambisi PSS Sleman meraih kemenangan saat menjamu Persekabpas Pasuruan urung kesampaian. Tampil dihadapan pendukungnya sendiri yang memadati Stadion Maguwoharjo, kemarin, PSS harus puas dengan hasil imbang 1-1. Dalam pertandingan, Persekabpas bahkan mampu unggul terlebih dahulu berkat heading Ferry Liga S. Pemain bernomor punggung 11 ini mendapat umpan dari hasil tendangan bebas pemain asingnya Francisco Rotuno ketika pertandingan memasuki menit ke-13.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untungnya, gelandang lincah PSS, Slamet Nurcahyo mampu menyamakan kedudukan ketika pertandingan memasuki menit ke-24. Slamet yang bernomor punggung 11 ini melakukan aksi individu dengan melewati sejumlah pemain bertahan Laskar Sakera. Aksi ini diakhiri dengan tendangan yang tidak mampu dijangkau kiper Persekabpas, Ari Kurniawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di babak pertama ini, wasit Puji Suharsoyo mengeluarkan empat kartu kuning, tiga diantaranya untuk pemain persekabpas dan satu kartu kuning untuk pemain asing PSS Sleman, Ricardo Diaz.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di babak kedua, sempat terjadi ketegangan antarpemain kedua kesebelasan. Untungnya, wasit mampu meredam emosi pemain kedua tim sehingga pertandingan bisa dilanjutkan. Hanya saja, akibat kerusuhan kecil ini, penonton sudah mulai melemparkan air minum kemasan ke lapangan. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Walau mendapatkan sejumlah peluang, PSS dan Persekabpas tetap tidak mampu membuat gol tambahan. Akibatnya, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, kedua tim harus puas dengan hasil imbang 1-1.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kegagalan meraih tiga poin ini sangat disesalkan Pelatih PSS, Yudi Suryata. “Kami menyayangkan pertandingan home yang tidak bisa dimenangi ini dan merasa rugi besar dengan hasil yang diperoleh,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurutnya, Persekabpas bisa mencetak gol karena kesalahan pemain belakang Elang Jawa. Diakuinya, ada kekurangan di lini belakang. Akibatnya, Peter Lipede yang masih cedera terpaksa dimainkan walau akhirnya ditarik kembali di babak kedua.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan manajer PSS Sleman, Bambang Nurdjoko mengatakan hasil pertandingan tidak memuaskan. Dan menurutnya ada beberapa yang perlu diperbaiki yakni finishing pemain masih kurang, kurang sabar dalam pengeksekusian bola dan pergerakan pemain kurang. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nada puas meluncur dari kubu Persekabpas. “Hasil akhir ini dikarenakan anak-anak disiplin sesuai dengan instruksi pelatih,” jelas Abu Bakar Assegaf, manajer Persekabpas, kemarin. Selain itu ia juga menjelaskan bahwa dukungan dari masyarakat dan Bupati Pasuruan dapat memotivasi pemain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu menueutnya bupati Pasuruan yang baru gila bola sehingga dapat memotivasi pemain. Dan menurutnya 70% pemain yang ada di Persekabpas tersebut adalah asli putra daerah Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/target-meleset.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-341064854808448144</guid><pubDate>Thu, 20 Nov 2008 03:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-19T19:55:13.713-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Persekabpas Buru Poin di Sleman</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;SLEMAN(ilovepss)&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;;&lt;/span&gt; Tampil sebagai tamu tidak membuat Persekabpas Kab. Pasuruan gentar. Mereka siap meladeni gempuran PSS Sleman dalam laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Maguwoharjo nanti sore (20/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih Persekabpas Abdul Muntholib menegaskan, timnya bertekad mencuri poin dari PSS. Target itu dicanangkan untuk melepaskan jeratan papan bawah klasemen Wilayah Timur. Optimisme Tholib cukup beralasan. Sebab, selain materi pemainnya cukup lengkap, saat ini konsentrasi Laskar Sakera terfokus pada &lt;span style=&quot;&quot;&gt;Liga Indonesia&lt;/span&gt; setelah tersingkir dari Copa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meredam serangan PSS, Tholib telah menyiapkan strategi khusus. Apalagi, Purwaka Yuhdi akan tampil kembali setelah beberapa saat hilang. &quot;Saya harap, dia (Purwaka, Red) bisa menjadi pelapis pertahanan kami,&quot; ujar Tholib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pelatih &lt;span style=&quot;&quot;&gt;PSS Sleman Yudi&lt;/span&gt; Suryata tak mau larut dalam kekecewaan setelah timnya ditaklukkan Persibo Bojonegoro 1-3 Minggu lalu (16/11). &quot;Kekalahan itu menjadi cambuk bagi kami untuk meraih hasil maksimal saat menghadapi &lt;span style=&quot;&quot;&gt;Persekabpas nanti,&quot; tegasnya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Yudi meminta anak asuhnya untuk mewujudkan raihan tiga poin.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.jawapos.co.id)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/persekabpas-buru-poin-di-sleman.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-6276934229311313200</guid><pubDate>Thu, 20 Nov 2008 03:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-19T19:44:09.127-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS Sleman Hanya Bertahan hingga Putaran Pertama</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCEOCgXPYxxCNYY-5Ng8mi3H-sXxSxz71QVPrAAcJu99eeBcsm3J7jXySfvV0aekG54-X8yWT0i8DjP6AoRbjwGWQEqiRy_Yc7bOT35UAFjMPHUwoligOWKUFx9_YdNll5-5ALl9kBGQ/s1600-h/2970432245_45bd71cdaf_o.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 123px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCEOCgXPYxxCNYY-5Ng8mi3H-sXxSxz71QVPrAAcJu99eeBcsm3J7jXySfvV0aekG54-X8yWT0i8DjP6AoRbjwGWQEqiRy_Yc7bOT35UAFjMPHUwoligOWKUFx9_YdNll5-5ALl9kBGQ/s400/2970432245_45bd71cdaf_o.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5270580023025489714&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;YOGYAKARTA(ilovepss);&lt;/strong&gt; Manajemen PSS Sleman memperkirakan, timnya hanya akan mampu bertahan hingga putaran pertama Liga Divisi I Indonesia. Pasalnya, tim tersebut tidak mendapatkan dana bantuan dari APBD Kabupaten Sleman sehingga mengalami defisit anggaran lima miliar rupiah lebih.&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Krisis keuangan ini benar-benar menghambat operasional termasuk membayar gaji pemain yang tertunda sejak September. Meski demikian, kami berupaya untuk bisa menyelesaikan putaran pertama,&quot; kata General Manajer PSS Sleman, Joko Handoyo, Rabu (19/11).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut Joko, pencairan dana dari APBD terhambat oleh adanya aturan dari Menteri Dalam Negeri yang melarang klub sepak bola mendapat kucuran dana dari pemerintah daerah. &quot;Apapun caranya, dana APBD tidak dapat dicairkan sehingga kami berupaya mencari dana dari sponsor,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ia mengatakan saat ini PSS masih menyisakan empat pertandingan pada putaran pertama, yakni dua pertandingan kandang dan dua tandang. PSS berusaha agar dapat menyelesaikan sisa pertandingan putaran pertama ini, tapi belum memiliki rencana tentang laga di putaran kedua nanti. Selain itu,&lt;br /&gt;mereka juga masih mempertimbangkan keikutsertan dalam Copa Indonesia yang sudah mulai bergulir.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kami berupaya menyelesaikan pertandingan tersebut dengan dana yang ada ditambah pemasukan penjualan tiket dan sponsor,&quot; lanjut Joko. &quot;Bisa saja kami mundur dari ajang Copa Indonesia, karena kami memang kesulitan dana. Tetapi kami akan coba dulu jika memang memungkinkan akan tetap dilanjutkan.&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.kompas.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-sleman-hanya-bertahan-hingga.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCEOCgXPYxxCNYY-5Ng8mi3H-sXxSxz71QVPrAAcJu99eeBcsm3J7jXySfvV0aekG54-X8yWT0i8DjP6AoRbjwGWQEqiRy_Yc7bOT35UAFjMPHUwoligOWKUFx9_YdNll5-5ALl9kBGQ/s72-c/2970432245_45bd71cdaf_o.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-5728082841671308168</guid><pubDate>Wed, 19 Nov 2008 09:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-19T19:06:46.319-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Yudi Suryata, Merasa sebagai Contoh yang Salah</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEir4U1hfwVLmFlVLue7NngLf_1Sgu56_gBdIn4qdPAftzysemfkZTh3ump9L3fNPVb_e_bSMrcsNGX5z-HyCwHCRh1N8EXGHONw4s_pNdwAUpZqoa7svjh6upyDAwGxowPFWzOeCk4JaQ/s1600-h/squad487b43eddd154.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 123px; height: 176px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEir4U1hfwVLmFlVLue7NngLf_1Sgu56_gBdIn4qdPAftzysemfkZTh3ump9L3fNPVb_e_bSMrcsNGX5z-HyCwHCRh1N8EXGHONw4s_pNdwAUpZqoa7svjh6upyDAwGxowPFWzOeCk4JaQ/s400/squad487b43eddd154.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5270570639594401682&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(ilovepss); &lt;/span&gt;Dunia olahraga seperti mengharuskan para pelakunya menerapkan pola hidup sehat. Mereka &quot;diwajibkan&quot; menjauhi segala hal yang dapat merusak kesehatan. Rokok, misalnya. Tapi, bagi Yudi Suryata, rokok justru menjadi &quot;jamu&quot; bagi kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak mantan pesohor lapangan hijau yang tak bergaya hidup sehat setelah gantung sepatu. Di Inggris, publik mengenal Paul Gascoigne sebagai mantan pesepak bola yang gemar mengonsumsi alkohol. Akibatnya, berbagai penyakit pun menggerogoti mantan punggawa Timnas Inggris tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belahan dunia lain, tepatnya Argentina, masyarakat akan mafhum dengan gaya Diego Armando Maradona. Legenda hidup sepak bola Argentina itu punya &quot;mainan&quot; yang membahayakan nyawanya, kokain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tentu bukan untuk mencontoh kedua legenda itu jika Yudi Suryata juga bergaya hidup tak sehat. Sebab, pelatih PSS Sleman itu juga punya kebiasaan yang sedang diperjuangkan untuk dienyahkan dari masyarakat; rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Awalnya merokok &lt;i&gt;ya&lt;/i&gt; dulu saat menjabat asisten pelatih di Niac Mitra. Tapi, waktu sebagai pemain, saya tidak pernah merokok,&quot; kata ayahanda Titan W. Suryata tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini kebiasaan tersebut selalu dipertahankan mantan pemain Niac Mitra era 1978-1983 itu. Tidak tanggung-tanggung, dalam sehari, pria kelahiran 25 November 1954 itu sanggup menghabiskan tiga bungkus rokok! Setiap ada kesempatan, batang-batang tembakau itu selalu terselip di bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktis, hanya saat melatihlah Yudi tidak pernah mengisap barang yang menjadi perusak jantung dan pernapasan tersebut. Jika tidak melatih, jangan harap bisa melihat bibir suami Safari Nurtiningsih itu lepas dari gulungan tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa halangan bagi Yudi untuk menyalurkan kegemarannya tersebut. Istrinya selalu menasihati Yudi untuk berhenti sebagai &quot;ahli hisap&quot;. Safari pernah mencak-mencak akibat kebiasaan buruknya itu. Keduanya sering beradu mulut perihal kebiasaan jelek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya? Yudi menang. Segala upaya yang dilakukan sang istri tidak membuahkan hasil. Nasihat-nasihat yang dituturkan Safari hanya masuk telinga kanan, tapi keluar telinga kiri. Pelatih asal Masaran, Sragen, tersebut bisa tetap menikmati nikmatnya asap rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya selalu bilang sama istri saya, apa dia mau membunuh saya dengan menyuruh berhenti merokok? Sebab, kalau saya tidak merokok, badan malah lemas. Seperti tidak ada tenaganya,&quot; jelas mantan arsitek Gelora Putra Delta (GPD, sekarang Delta Putra Sidoarjo /Deltras) tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sugesti atau memang rokok menjadi sumber energinya, tenaga Yudi memang selalu berlipat-lipat usai menikmati rokok. Karena itu, sakunya tidak pernah kosong dari rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, tidak pernah ada masalah kesehatan yang dirasakan mantan pemain Yanita Utama di Liga Sepakbola Utama (Galatama) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok tidak berpengaruh negatif terhadap aktivitasnya. Rokok tak mengusik segala aktivitasnya. Bahkan, rokok sudah dianggapnya suplemen untuk melipatgandakan tenaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya juga tidak pernah ke dokter untuk &lt;i&gt;check up&lt;/i&gt; tentang paru-paru atau jantung. Minum jamu untuk kesehatan juga tidak pernah. Saya merasa sehat walaupun tak pernah berhenti merokok. Kalau orang jawa bilang, &lt;i&gt;nyepur&lt;/i&gt;,&quot; papar eks arsitek Persijap Jepara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudi bukannya tidak tahu bahwa rokok dapat merusak kesehatan. Tapi, Yudi sudah kecanduan. Dia tidak bisa menghentikan kebiasaan buruknya itu. Ibaratnya, rokok sudah menjadi darahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tapi, jangan ditiru. Saya tahu ini tidak baik. Saya ini contoh yang salah,&quot; ujar Yudi mencoba bijak.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);&quot;&gt;(www.jawapos.co.id)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/yudi-suryata-merasa-sebagai-contoh-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEir4U1hfwVLmFlVLue7NngLf_1Sgu56_gBdIn4qdPAftzysemfkZTh3ump9L3fNPVb_e_bSMrcsNGX5z-HyCwHCRh1N8EXGHONw4s_pNdwAUpZqoa7svjh6upyDAwGxowPFWzOeCk4JaQ/s72-c/squad487b43eddd154.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-246394241920363243</guid><pubDate>Wed, 19 Nov 2008 02:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-18T18:24:50.052-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Skuad Elang Jawa mulai lengkap</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss):&lt;/span&gt; Jelang pertandingan menghadapi Persekabpas Pasuruan, Skuad Elang Jawa PSS Sleman muali lengkap. Sejumlah pemain yang sempat terkendala sakit dan cedera, kemarin, mulai mengikuti latihan. “Ucok [Sahari Gultom, kiper PSS Sleman] sudah baik dan Lipede tinggal terapi mudah-mudahan nanti bisa bermain,” kata Yudi Suryata, pelatih Lasakar Sembada, julukan lain PSS, usai berlatih di Stadion Maguwoharjo, kemarin.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun masih ada dua pemain yang tidak mengikuti latihan secara penuh yakni pemain asing Alfredo Vera dan pemain belakang Abda Ali. Alfredo Vera masih masih menjalani terapi pada cedera yang ia derita sejak sebelum PSS Sleman bertandang ke Jawa Timur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan Abda Ali terjatuh pada saat PSS Sleman melawan Pesibo, namun masih dapat bermain hingga akhir pertandingan saat itu. Tetapi pada latihan kemarin (18/11), Abda Ali terlihat hanya jogging mengitari lapangan. Dan tidak mengikuti latihan seperti teman-teman yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Mudah-mudahan pertandingan kandang nanti sudah bisa main,” jelas Abda Ali kemarin disela-sela latihannya. Menurutnya sampai saat ini dia hanya akan dicek sendiri ke dokter karena menurutnya terapinya tinggal dilaser.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan kemarin, menurut Yudi, pemain masih difokuskan pada finishing touch dan melatih sentuhan-sentuhan para pemainnya. Menurutnya semuanya perlu dilatih agar pemain tidak lupa dengan teknik-teknik yang selama ini diajarkannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu pemain PSS Sleman hari ini mendapatkan bonus dari pertandingan melawan Gresik United. Yang Laskar Sembada menang 1-0 berkat tendangan Slamet Nurcahyo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Tadi uangnya sudah diberikan pada Mas Puji [staff PSS Sleman] dan paling tidak sudah diberikan,” jelas Rumadi, salah satu manajer PSS Sleman, pengganti manajer tim dan manajer teknik yang berangkat haji, kemarin usai Skuad Elang Jawa berlatih.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan ketika ditanya tentang gaji pemain, Rumadi mengatakan diusahakan semaksimal mungkin agar secepatnya dapat diberikan pada pemain. Namun ia juga menambahkan bonus yang diberikan standar sesuai dengan aturan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.harianjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/skuad-elang-jawa-mulai-lengkap.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-5581023505675287102</guid><pubDate>Sat, 15 Nov 2008 01:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-14T17:40:31.772-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS panggil Bambang dan Ricardo</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Sleman(ilovepss) &lt;/span&gt;&lt;span&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; &lt;/span&gt;PSS Sleman memanggil Bambang dan Ricardo Diaz untuk gabung dengan pemain lain di Sidoarjo, untuk menghadapi Persibo Bojonegoro, Minggu (16/11). menurut Manajer tim PSS Drs Bambang Nurjoko saat dihubungi, kedua pemain diberangkatkan ke Sidoarjo menyusul dua pemain andalan yang tak bisa main karena akumulasi dua kartu kuning, Peter Lipede dan Edy Sibung. Bambang langsung berangkat dari rumahnya Tulungagung, sedang Ricardo berangkat dari Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang bakal menambah kekuatan lini belakang dan Ricardo dibutuhkan memperkuat barisan depan. Absennya Peter Lipede bakal berpengaruh terhadap pertahanan PSS, namun manajemen tetap berharap mencuri poin dari Persibo. Pelatih PSS Yudi Suryata menjelaskan, selama di Sidoarjo, tim asuhannya akan melakukan latihan di luar stadion. Latihan difokuskan pada pemulihan kondisi dan strategi yang akan diterapkan dengan absennya Peter Lipede dan Edy Sibung.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;(www.kr.co.id)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-panggil-bambang-dan-ricardo.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-3085312153337566803</guid><pubDate>Fri, 14 Nov 2008 06:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-14T00:19:13.105-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sepakbola Nasional</category><title>Situs PSSI Direcoki Cracker</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_YltZN2_eu_y8P6Jq2Jwcmapjiom62fvjgGktQneWWBVGQTuvFUsnlpfx1H8QggqTc-itsGywE3HnfbIwlF6-lfSkJ9NoDItYdXgNBexO6rtYZ7HkrFdNA9TFJLs2HzqZ3mm-9jx-A/s1600-h/PSSI285.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 247px; height: 189px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_YltZN2_eu_y8P6Jq2Jwcmapjiom62fvjgGktQneWWBVGQTuvFUsnlpfx1H8QggqTc-itsGywE3HnfbIwlF6-lfSkJ9NoDItYdXgNBexO6rtYZ7HkrFdNA9TFJLs2HzqZ3mm-9jx-A/s400/PSSI285.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5268395561760335282&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(ilovepss)&lt;/span&gt; - Situs resmi milik Persatuan Sepakbola Indonesia diserang cracker, Jumat (14/11/2008) pagi ini. Tampilan situs pun berubah menjadi hitam dengan gambar bendera Turki dan &quot;setan merah&quot; terpampang.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pantaun detiksport, situs yang beralamat di http://www.pssi-football.com/ itu tak bisa diakses. Tak tampak berita-berita atau hasil pertandingan Indonesia Super League yang biasanya mengisi halaman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di halaman utama situs tersebut, pelaku menamakan dirinya &#39;Free Boys&#39;. Mereka lalu meninggalkan jejak beberapa bait kalimat yang bahasanya tidak familiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;&lt;em&gt;Hirsindan Çatla Kiskanç. Bir Firsat olsada Tirsmasan Atarsin Bize Kirbaç. Höst Dedik Sana Biz Sus Dedik. Arkami Döndüm Brütüs Hadi Gel Vur Bizi,&lt;/em&gt;&quot; tulis si pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada banyak bukti ditinggalkan pelaku penyerangan tersebut. Pada bagian atas terlihat gambar animasi setan kecil berwarna merah plus binatang pinguin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di bagian bawah halaman terdapat gambar bendera Turki. Meski demikian, masih belum bisa dipastikan bahwa pelaku berasal dari negara perbatasan Eropa dan Asia itu.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.detiksport.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/situs-pssi-direcoki-cracker.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_YltZN2_eu_y8P6Jq2Jwcmapjiom62fvjgGktQneWWBVGQTuvFUsnlpfx1H8QggqTc-itsGywE3HnfbIwlF6-lfSkJ9NoDItYdXgNBexO6rtYZ7HkrFdNA9TFJLs2HzqZ3mm-9jx-A/s72-c/PSSI285.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-6299559236990474040</guid><pubDate>Thu, 13 Nov 2008 01:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-12T17:59:34.262-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS Sleman Permalukan Gresik United 1-0</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;GRESIK(ilovepss)-&lt;/strong&gt; Bermain di kandang, Gresik United justru kehilangan tuahnya. Laskar Joko Samudero&#39; dipermalukan PSS Sleman 0-1 (0-0) dalam laga Divisi Utama di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (12/11). Satu-satunya gol dilesakkan Slamet Nurcahyo pada menit ke-59.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Slamet membungkam suporter GU ketika dengan tenang menyambut umpan silang dari Anton Hermawan dan melesakkannya ke gawang yang dikawal Dedy Iman. Sontak sekitar 20 Slemania -pendukung PSS Sleman- langsung bersorak kencang. Pada dua laga tandang sebelumnya , GU hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persekabpas Kabupaten Pasuruan dan kalah 1-2 dari Persema Malang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kekalahan GU tak terlepas dari buruknya penyelesaian di lini depan. Brahima Traore yang turun sebagai &lt;em&gt;&lt;em&gt;starter&lt;/em&gt;&lt;/em&gt; tampak kelelahan dan kewalahan sejak menit awal. Padahal Khabib Sukron dan Jajang Paliama sudah mulai disiplin membangun serangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selama babak pertama, sebetulnya GU mampu mengimbangi agresivitas PSS Sleman yang bermain cepat dan taktis lewat passing-passing pendek. Suplai umpan dari Jajang Paliama pun cukup memanjakan Brahima yang minim kawalan. Sayangnya, Brahima tampak kehabisan tenaga untuk berlari juga menendang bola.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melihat ini, Sasi mengganti Brahima dengan Cristopher Oudensy (&#39;50) yang justru lebih buruk lagi. Oudensy gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-63 dan menutup kesempatan GU untuk menyamakan kedudukan.  &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Harus diakui, PSS Sleman lebih unggul, dan kami masih perlu banyak pembenahan. Di depan selalu jadi masalah kami, terutama soal ketenangan,&quot; ujar Sasi seusai pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaliknya PSS Sleman terlihat lebih nyaman bermain di luar kandang. Bermain disiplin dan gesit, tim yang diarsiteki Yudi Suryata ini lebih menguasai lapangan. Gelandang Slamet Nurcahyo pun tampil gemilang dengan berkali-kali mengancam gawang GU.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Slamet yang enerjik mampu menjelajah ke semua lini dan beradu dengan bek GU yang menjulang, Bernard Mamadou. Bekerjasama dengan Zaenal Ichwan di lini tengah, keduanya menjadi motor serangan sekaligus ujung tombak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Peran striker Bahruddin dan Dicky Gautama memang tidak tampak. &quot;Sebenarnya kami memang sedang krisis striker, tapi beruntung ada Slamet,&quot; ujar Yudi. Tim berjulukan &#39;Elang Jawa&#39; ini memang harus kehilangan dua pemain asingnya Ricardo Diaz dan Alfredo Vera yang cedera.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;(www.kompas.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-sleman-permalukan-gresik-united-1-0.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-4675819990963546860</guid><pubDate>Wed, 12 Nov 2008 01:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-11T18:10:30.033-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Ikuti jejak Persiba</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Gresik United vs PSS Sleman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;GRESIK(ilovepss): Skuad Elang Jawa PSS Sleman bertekad mengikuti jejak Persiba Bantul dengan memetik kemenangan saat bertandang ke Stadion Petrokimia, menghadapi tuan rumah Gresik United, sore ini. “Siapa tahu kita dapat mengikuti jejak persiba dan mudah-mudahan dapat mencuri point,” jelas Yudi Suryata, pelatih PSS, kemarin.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun, tugas PSS tentu tidak akan mudah mengingat dua legiun asing mereka, Alfredo Vera dan Ricardo Diaz, tidak bisa tampil dalam pertandingan sore nanti. Hal ini membuat Yudi harus sedikit memutar otak. Namun, mantan arsitek Persijap Jepara itu mengaku sudah mempunyai beberapa alternatif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alfredo dan Ricardo Diaz absen dalam pertandingan lantaran cedera. Alfredo masih harus menjalani terapi pada kakinya sedangkan Ricardo Diaz cederanya sudah mulai membaik namun pelatih tidak mau mengambil resiko.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagi pengganti Ricardo Diaz, Yudi menyiapkan Dicky Gautama. Meskipun daya tempurnya kurang, Yudi berharap Dicky bisa tampil optimal dalam pertandingan ini.  “Kita mengganti Diaz dengan Dicky Gautama, tapi daya tempur Dicky kurang namun kita berusaha mencambuk dia dan diharapkan dapat berpengaruh,” tambah Yudi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan karena terbatasnya stok pemain yang dibawa ke Gresik, Yudi berharap setiap pemain bisa bermain di dua posisi. Sehingga ia dapat mengembangkan permainan dan dapat mencuri poin dari Gresik United.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rencananya, pada pertandingan ini Yudi akan menerapkan formasi 4-4-2. Namun dari formasi tersebut bisa saja diganti-ganti menurut keadaan dan situasi pada saat pertandingan nanti. Karena itu Yudi sudah mempunyai beberapa alternatif pemain yang akan diturunkan. “Kita harus berjuang semaksimal mungkin, meskipun ada kendala-kendala,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yudi menekankan bahwa ini hobby kita dan paling tidak kita dapat mengesampingkan masalah yang sedang mendera. Karena semua sama tidak ada perbedaan menurut Yudi. Semua sama baik pelatih maupun pemain sebab sama-sama berada pada posisi yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify; font-weight: bold;&quot;&gt;Waspadai striker asing GU&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara itu barisan pertahanan PSS Sleman akan mewaspadai striker asing tuan rumah Gresik United (GU) Cristhoper Udensi dalam Liga Utama di Stadion Tri Dharma Gresik, sore ini. Menurut Pelatih PSS Yudi Suryata, pihaknya telah menyiapkan barisan pertahanan dengan materi pemain terbaik termasuk Peter Lipede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dukungan Slemania &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terpisah, pendukung setia PSS, Slemania, rencananya akan hadir di Stadion Petrokimia. Bahkan, kemarin malam, sekitar 100 Slemania telah bertolak ke Gresik. “PSS wajib dapat poin, meskipun gaji masih nunggak, pemain harus bermain semangat dan profesional,” jelas Supri Yoko, Ketua Slemania, kemarin.&lt;br /&gt;“Jangan karena gaji telat mainnya tidak semangat,” pesannya. Menurutnya, Slemania selalu berharap PSS Sleman dapat meraih poin penuh dalam setiap pertandingan. &lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153); font-style: italic;&quot;&gt;(www.koranjogja.com &amp;amp; KR)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/ikuti-jejak-persiba.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-581341010908416007</guid><pubDate>Tue, 11 Nov 2008 02:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-11T17:46:35.329-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Minus Ricardo Diaz</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss): Dengan menggunakan kereta api dari Stasiun Tugu, kemarin, Elang Jawa PSS Sleman bertolak menuju Gresik guna menghadapi tuan rumah Gresik United dalam lanjutan Kompetisi Liga Esia 2008. PSS membawa 16 pemain minus penyerang andalannya, Ricardo Diaz. “Diaz tidak kita bawa, kita tidak mau ambil resiko meskipun tadi pagi (kemarin-red) sudah ikut latihan,” jelas Yudi Suryata, pelatih PSS Sleman. Menurut Yudi, jika nanti dibutuhkan Diaz akan dipanggil.  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jumlah pemain yang dibawa pelatih untuk pertandingan kali ini berkurang dari biasanya. Dalam laga tandang sebelumnya, Yudi selalu membawa 18 pemain. Untuk laga ini, Yudi bahkan sempat menetapkan 15 pemain. Namun, Yudi akhirnya memilih tidak membawa seorang pembantu umum yang kemudian digantikan oleh pemain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal tersebut dilakukan oleh Yudi Suryata karena kebijakan manajemen yang menetapkan tidak membawa banyak pemain. Padahal, sejumlah pemain yang saat ini dibawa Yudi terkena kartu kuning. Hal itu membuat Yudi merasa was-was. Makanya Diaz yang tidak dibawa dalam laga kali ini disuruh tetap bersiap jika sewaktu-waktu dibutuhkan olehnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meski demikian, Yudi tetap optimis untuk pertandingan mendatang. “Kita harus optimis, lihat situasi dan kondisi di lapangan nanti,” jelasnya. Laga melawan Gresik United ini akan dimainkan 12 November. Dan hari ini, Skuad Elang Jawa dijadwalkan mencoba lapangan.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yudi mengatakan akan meminta jadwal mencoba lapangan dilaksanakan pada pagi hari bukan sore hari. Karena menurutnya hal tersebut dilakukan karena jika sore hari nanti hujan. Sehingga ia akan meminta pihak panitia untuk pagi hari mencoba lapangan&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153); font-style: italic;font-size:78%;&quot; &gt;(www.koranjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/minus-ricardo-diaz.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-4736956278560783429</guid><pubDate>Mon, 10 Nov 2008 08:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-11T17:49:38.982-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>PSS Bawa 15 Pemain ke Jatim</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN (ilovepss) - Manajemen PSS Sleman hanya akan memberangkatkan 15 pemain dan 3 ofisial dalam pertandingan tandang ke Jawa Timur (Jatim) lawan Gresik United dan Persibo Bojonegoro, dalam lanjutan kompetisi Liga Utama PSSI. Rombongan PSS berangkat Senin (10/11) siang ini. Namun daftar pemain baru akan ditentukan dalam latihan Senin pagi ini, di Stadion Maguwoharjo, Depok. Dikatakan Manajer Tim PSS Drs Bambang Nurjoko, Minggu (9/11), manajemen memberangkatkan pemain disesuaikan dana yang ada. Paling banyak PSS hanya membawa 16 pemain, itupun kalau ada tambahan. “Jika lebih dari itu, diperkirakan tak bisa. Untuk itu manajemen mengharapkan pada pelatih PSS Yudi Suryata untuk memilih pemain yang siap pakai karena di bangku cadangan hanya ada 4 atau 5 pemain saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini lebih baik dilakukan daripada PSS tak bisa gajian, apalagi kini para pemain mengharapkan gaji bulan September segera dilunasi. Maka manajemen terus mengadakan pengiritan di segala sektor. Dalam lawatan ke Jatim kali ini, PSS juga tak akan menggunakan pesawat. Untuk ke Gresik cukup dengan kereta, sedang dari Gresik ke Bojonegoro menggunakan bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen berharap, kendati dengan materi pas-pasan PSS ditargetkan pulang membawa poin dari dua kali pertandingan tersebut. Kekuatan dan kondisi Gresik United dengan PSS tak jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih Yudi Suryata mengatakan, di Gresik walaupun dengan 15 pemain masih bisa menurunkan susunan terbaik, dengan catatan Ricardo Diaz diberangkatkan. Tapi kesulitan terjadi bila di Gresik mendapat kartu atau cedera. Saat ini banyak pemain PSS yang mendapat satu kartu kuning.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;(kr)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/pss-bawa-15-pemain-ke-jatim.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-5788982301526091483</guid><pubDate>Sat, 08 Nov 2008 02:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-11T17:50:53.571-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Lipede dijadikan penyerang</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss): Pertandingan ujicoba menghadapi Panji Putra, kemarin, benar-benar dijadikan ajang coba-coba oleh pelatih PSS Sleman, Yudi Suryata. Dalam pertandingan yang dimenangi PSS dengan skor besar 8-1 ini, Yudi memainkan Peter Lipede sebagai penyerang. “Ya tadi Lipede saya coba jadi striker. Karena, dulu saat main di Liga Singapura, Lipede mengaku menjadi striker. Tapi, saya belum tahu,” jelas Yudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didorongnya posisi Lipede lebih kedepan, sekaligus menutupi kekosongan akibat tidak tampilnya Ricardo Diaz. Dalam ujicoba sehari sebelumnya, Diaz terkena cedera. Namun Yudi belum menjelaskan bagaimana keadaan Diaz terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya tentang persiapan tim untuk melakukan tandang ke Gresik, Yudi mengaku belum mengetahui kepastian keberangkatan tim. “Belum tahu pasti saya kapan berangkatnya, pagi atau siang kita belum tahu,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berangkatnya pagi menurut Yudi timnya dapat latihan hingga Senin pagi. Dan penentuan tim nantinya yang akan dibawa Yudi menjelaskan kemungkinan ada 18 pemain yang akan dibawa. Namun Yudi belum mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam pertandingan ujicoba yang diwarnai keluarnya kartu merah untuk pemain PSS, Agung Yuda , di babak kedua. Agung menerima akumulasi dua kartu kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada babak pertama PSS Sleman membuka gol melalui eksekusi penalti Lipede. Anton Hermawan membawa PSS unggul 2-0 tidak lama kemudian. Namun, pemain Panji Putra, Sinangjono, memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui eksekusi penalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutanya, PSS mampu menambah gol melalui Lipede, Faharudin dan Widianto yang menutup babak pertama dengan kedudukan 5-1. Di babak kedua, Elang Jawa menambah gol melalui Zaenal Ichwan, Dicky Gautama dan Busari, yang membuat kedudukan menjadi 8-1 hingga laga usai.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153); font-style: italic;&quot;&gt;(www.koranjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/lipede-dijadikan-penyerang.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3693760975508709727.post-3730411277640548817</guid><pubDate>Thu, 06 Nov 2008 03:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-07T18:32:43.974-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">From Newspaper</category><title>Yudi siapkan pengganti Alfredo</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;SLEMAN(ilovepss): Untuk mengantisipasi hilangnya Alfredo Vera di lini tengah, pelatih PSS Sleman, Yudi Suryata, menyiapkan tiga pemain, sebelum laga tandang menghadapi Gresik United di Stadion Petrokimia, 12 November nanti. “Saat ini kita lebih fokus ke kompetisi menjelang pertandingan ke Gresik nanti,” jelas Yudi.&lt;br /&gt;Tiga pemain lokal yang menurut Yudi akan menggantikan posisi Alfredo ketika Skuad Elang Jawa ini bertandang ke Gresik adalah Paharudin, Widianto dan Zaenal Ichwan. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, mantan arsitek Persijap Jepara ini mengatakan akan mendorong posisi Anton Hermawan lebih kedepan.&lt;br /&gt;“Anton akan saya dorong lebih ke depan. Alasannya, selama ini permainan di depan kurang improvisasi,” tambah Yudi.&lt;br /&gt;Selain Alfredo, PSS juga hampir dipastikan akan kehilangan M. Yusuf. Minggu lalu, M Yusuf telah melakukan operasi. Cedera yang dialami Yusuf hampir sama dengan Alfredo. Namun Alfredo masih dalam taraf ringan dan tidak perlu operasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun,  absennya M. Yusuf ini tidak begitu berpengaruh karena dia merupakan pemain pelapis Edi Sibung dan Agus Purwoko.&lt;br /&gt;Rencananya, Skuad Elang Jawa akan melakukan dua ujicoba melawan tim lokal DIY dalam minggu ini. Ujicoba ini dilakukan untuk memoles permainan Laskar Sembada sebelum menghadapi Gresik United.&lt;br /&gt;“Ya kita akan lakukan dua kali ujicoba dengan tim lokal saja,” jelas Yudi. Tetapi belum diketahui tim mana yang akan menjadi lawan dalam ujicoba dengan PSS Sleman dua hari mendatang.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(153, 153, 153);font-size:78%;&quot; &gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;(www.koranjogja.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://ilovepss.blogspot.com/2008/11/yudi-siapkan-pengganti-alfredo.html</link><author>noreply@blogger.com (ilovepss)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>