<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768</id><updated>2024-08-29T23:10:06.337-07:00</updated><title type='text'>imsecure</title><subtitle type='html'>Lamunan itu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-7202028674149470982</id><published>2023-03-14T08:28:00.002-07:00</published><updated>2023-03-20T08:25:03.133-07:00</updated><title type='text'>Remaja Tujuh Belas</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Siapa sih yang lebih hebat dari anak umur 17 tahun?. Remaja yang paling tangguh, merasa ototnya paling kekar, apa-apa ingin di lawan. Remaja paling cerdas, karena teori kimia yang di baca. Remaja paling keren, karena outfit yang di pakai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Siapa yang mau mengalah dari remaja 17 tahun, pintar, tangguh, dan menawan, semua ingin di lawan. Ketika melakukan kesalahan, semua bisa di bantah dengan alasan. Orang tua pun tak bisa apa-apa, padahal uang jajan masih minta mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apalagi urusan asmara, tiada yang di dewakan selain gadis lencir yang di kenal sebulan lalu dari teman sekelasnya. Kesehariannya terlihat tidak jelas, kadang tersenyum dan tertawa sendiri di hadapan layar kaca berukuran 6,1 inci-nya. Namun terkadang wajahnya terlihat muram seharian, kamar tidur menjadi tempat favoritnya, dan tak jarang ia melempar handphone ke kasur kamar tidurnya. Hanphone yang dilapisi oleh kaca yang terbuat dari keringat orang tua. begitu hebatnya cinta monyet, cinta dan monyet.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nasehat orang tua nampak seperti podcast yang sedang di putar pada hanphone. Bisa di dengar, dan tetap bisa di nikmati sambil membalas pesan singkat ucapan &quot;selamat pagi kamu&quot;. Masuk kuping kanan, keluar kuping kiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nasehat orang tua tak lebih penting dari info hari ulang tahun gadis lencir itu. Mengucapkan &quot;terima kasih Ibu&quot; tak pernah terpikirkan, namun mengucapkan &quot;selamat ulang tahun sayang, terimakasih telah menerima aku dengan apa adanya, semoga panjang umur dan kelak kita akan di persatukan hingga tua&quot;, menjadi kata-kata yang wajib dan haram bila tak di ucapkan jam 12.00 dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terlihat tak masuk akal tapi nyatanya memiliki akal. Ceritanya tak cukup satu alinea, dan kemauannya sering kali tak masuk di logika, semua harus ter-realisasi. Hanphone boba, vespa, sampai adidas samba. Yang ia tahu hanyalah postingan artis favoritnya yang setiap hari muncul di instagram story. Apa yang ia lihat harus melekat pada dirinya, tujuannya hanya di pamerkan kepada gadis lencir dan semua teman-teman yang lebih miskin darinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seolah tak mau kalah dengan teman sebayanya, mungkin yang di baca bukan buku kimia, namun tentang rayuan kepada orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tak ada yang salah dari semua tingkah lakunya, yang kurang tepat hanyalah daya berpikirnya, mungkin ia selalu merasa luas dengan apa yang di ketahui. Namun arti kata luas bukan tentang banyaknya sesuatu, namun tentang bagaimana cara membolak-balikkan pikiran dan cara pandang terhadap sesuatu.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/7202028674149470982/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2023/03/remaja-tujuh-belas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7202028674149470982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7202028674149470982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2023/03/remaja-tujuh-belas.html' title='Remaja Tujuh Belas'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-2349983054481130251</id><published>2023-01-04T00:16:00.003-08:00</published><updated>2023-01-04T00:22:33.149-08:00</updated><title type='text'>Tanya Tukang Soto</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Hari ini aku bangun dan sarapan
dengan sebuah pertanyaan yang membagongkan. “sudah berumah tangga atau belum
mas?”, itulah ucap tukang soto ayam dekat kosanku. Pertanyaan itu hanya
basa-basi yang di lontarkan oleh tukang soto, yang pada saat itu warungnya
sedang sepi karena sudah siang. Namun pertanyan itu membuat aku terngiang di
sepanjang jalan, dan di setiap aku melewati warung soto laknat itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Lantas di setiap waktu akupun
selalu bertanya kepada diri sendiri, “apakah memang saat ini sudah benar-benar
waktunya?, sehingga pertanyaan itu muncul secara tiba-tiba dan di tempat yang
sangat random”. &lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Setiap pagi, siang, dan sore
isi kepalaku hanya pertanyaan itu. Atau jangan-jangan itu hanya strategi
marketing tukang soto yang dengan sengaja membuat pertanyaan pahit itu, dan
membuat aku penasaran, sehingga aku akan sering membeli soto itu dan bertanya
kepada tukang soto, “wahai tukang soto yang penuh dengan serbuk koya, &lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;apa rahasianya supaya bisa cepat mendapatkan
istri yang sholeha?”. Tidak... tidakk.. strategimu tidak mempan tukang soto..
kini aku semakin membencimu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Namun di selah-selah rasa benci itu, aku jadi membayangkan
dan berandai-andai, apakah saat ini aku sungguh terlambat?, bukannya sesuatu
yang di kerjakan secara buru-buru itu hasilnya kurang tepat. Tetapi di satu
sisi jika sesuatu di kerjakan secara lambat pun bisa jadi semakin tidak tepat. Maka
yang menjadi ukurannya apa?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Sehingga akupun menjadi berpikir sembari intropeksi diri, memang saat ini aku terlalu lengah
dengan diriku sendiri, meskipun sedikit demi sedikit aku sudah tidak
mementingkan highlight instagram yang penuh dengan gaya dan foto makanan yang
aestetic, namun PR ku saat ini adalah aku terlalu santai dengan situasi. Yang secara
tidak sadar membunuh waktuku secara perlahan, membuat aku tak tahu bagaimana
cara mencari dan berkomunikasi dengan hati baru yang siap di isi dengan segala
kesederhanaan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Hal yang saat ini aku lakukan
adalah terus sadar diri, dan melihat apa yang terjadi di sekitarku, bukan untuk
perbandingan, namun akan aku jadikan sebagai ukuran terhadap diriku sendiri. Agar
aku tidak mudah terlelap dan tertidur pulas yang mengakibatkan mimpi indah
menjadi terlalu nyata. Agar aku bisa bangun dengan kemampuan dan keinginanku
sendiri, yang akan membuka mataku, menggerakkan bibirku dan mengulurkan
tanganku untuk hati yang siap di jabat, dan bersambut dengan senyuman ikhlas
nan hangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Dan perlahan aku mengerti, Secara tidak sadar pertanyaan tukang
soto membuat aku belajar dan berfikir serius tentang diriku sendiri, pertanyaan
basa-basi itu yang membuatku termotivasi. Namun aku tak akan mengucapkan
terimakasih kepada tukang soto, karena apalah arti kata terimakasih jika tanpa
tindakan yang pantas dan mulia. Yang pasti aku tak akan makan di warung soto
itu lagi, sampai suatu saat jika aku sudah di pertemukan dengan pasanaganku, aku
akan datang ke warung itu kembali dan menjawab pertanyaan tukang soto itu dengan
lantang, YAA...PAK..SAYA SUDAH BERUMAH TANGGAA.. PUASS PAKK.. sudah membuatku
kepikiran berbulan bulan dengan pertanyaan basa-basimu itu......&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Terimakasih tukang soto ayam
dekat kosan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/2349983054481130251/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2023/01/tanya-tukang-soto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2349983054481130251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2349983054481130251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2023/01/tanya-tukang-soto.html' title='Tanya Tukang Soto'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-3504205032989074702</id><published>2022-08-14T09:17:00.004-07:00</published><updated>2022-08-18T07:43:50.521-07:00</updated><title type='text'>Sempat Lengah</title><content type='html'>&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Selamat malam Surabaya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kota yang membuat secuil hidupku di penuhi dengan tanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Apakah engkau kini sudah bahagia?, yang pasti dengan
kerlap-kerlip rangkaian lampu di Jalan Tunjungan, sempat membuatku linglung
dengan keadaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kota yang membuat hari-hariku terasa lebih cepat, meskipun
tak banyak yang ku dapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Ternyata begini rasanya hidup di kota sebrang, lapar menjadi
kebiasaan, demi&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kekayaan yang hanya
terlihat di dalam genggaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Sandang dan jajan tak cukup di tukar dengan selembar uang, demi
kepuasan yang harus di beli dengan limitasi isi rekening bulanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Menabung hanyalah mitos, sesuatu yang selalu di bicarakan di
awal bulan, namun menjadi misteri di saat tanggal tiga puluh hendak datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kaya namun tak punya apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Waktu selalu terlihat masih jauh di belakang, namun pada nyatanya
sudah berada di depan tatapan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kewajiban, seperti isu,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Di goreng dengan kata-kata bijak, namun jauh dari keseriusan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Yang belum
pasti selalu di utamakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Begitulah kata hati,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Organ tubuh yang bisa menampung perasaan, namun tak bisa meraba kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kepastian hanya selalu menjadi harap, membuat tidur tak
pernah lelap, dan semakin lama akan menumpuk di satu ruang kosong, karena semua
perasaan yang tak pernah di anggap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Satu jam, dua jam, sehari, sebulah dan bertahun-tahun, hanya
menjadi waktu yang sia-sia, demi bisa memiliki kontak yang bernama “cinta”,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Yang menjadi alarm-mu di setiap bangun pagi, dan yang membuatmu
tak pernah merasa lapar karena pesan singkat yang di kirim setiap pagi, siang,
dan malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Dia datang di kala sempat, namun pergi begitu cepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Dan kini kau harus healing, pergi ke tempat sepi dengan
harga es teh yang tak pernah terpikir di bayangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Lalu perlahan rekeningmu akan terasa ringan, karena gaya
hidupmu lebih dari nominal gaji bulanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Lalu apa yang&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;harus
ku harapkan?, sementara masa depan sudah melotot dan menantang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Penyesalan hanyalah menjadi ampas kopi, masih terlihat
hitam, namun tak bisa di tuang,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Wanginya masih tercium harum, namun sarinya sudah tak bisa di nikmati sembari tersenyum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Kini aku hanya bisa duduk terdiam, pikiran
mengawang-ngawang, dengan pandangan yang tiada titik fokusnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Menghela nafas panjang, sambil memutar otak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Apakah ini hidup?,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Terasa mati di setiap oksigen yang ku hirup dan ku hembuskan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Indie Flower;&quot;&gt;Semoga ini hanyalah menjadi &amp;nbsp;ilalang, yang menutupi jalan menuju sepetak
sawah dengan lebatnya pohon kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/3504205032989074702/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/08/sempat-lengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3504205032989074702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3504205032989074702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/08/sempat-lengah.html' title='Sempat Lengah'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-2596123362492447227</id><published>2022-08-11T09:37:00.001-07:00</published><updated>2022-08-12T05:42:49.944-07:00</updated><title type='text'>Waktu</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Kamis malam, jam sepuluh lewat tiga puluh tujuh, aku menulis blog ini di ruang tengah depan televisi, di rumahku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Jika dulu jam sepuluh malam aku belum tidur, masih ada yang mengingatkanku untuk segera tidur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Dengan televisi yang aku tonton, samar terdengar batuknya jarang-jarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Namun itu dulu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Sekarang kamar itu sepi sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Waktu berjalan begitu cepat, dan membentuk suasana yang sangat tak terkira.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Yang semula ramai, seketika bisa menjadi sepi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Yang semula ada, seketika bisa tiada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Kita tak pernah tau, waktu akan membawa kita ke dalam suasana seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Sedih atau senang, yang pasti semua akan terjadi, namun kita tak pernah tau, waktu akan mempertemukan kita dengan suasana seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Yang pasti kita harus siap dengan mental yang kita punya, mengasahnya setiap detik jarum jam, bersiap untuk sesuatu yang sangat menggembirakan, atau bahkan yang sangat mengharukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Kita sebagai manusia biasa tak pernah ada yang tau, apa yang akan terjadi satu jam setelah ini, besok pagi, atau lusa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Seperti mata yang setiap saat harus siap untuk berbinar-binar karena suatu kegembiraan, atau harus basah karena tangis haru yang tiba-tiba datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Namun selain membawa kebahagiaan dan kesedihan, waktu juga membuat kita banyak belajar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Belajar tentang bersyukur,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Dan tentang apa itu bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Waktulah yang membuat aku mengerti bahagia itu bukan tentang berapa harga hanphone kita, dan setinggi apa jabatan yang kita punya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Bahagia itu simple.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Bahagia itu tentang seberapa berharga waktu kita untuk bisa berbicara, dan bercanda dengan orang yang kita cintai dan mencintai kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Waktu mengajarkan aku tentang ikhlas,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Walaupun jujur, saat ini aku masih dalam proses belajar untuk ikhlas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Ikhlas untuk segala hal,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Ikhlas untuk menerima apa yang menjadi hak kita, dan mengikhlaskan apa yang seharusnya bukan menjadi hak kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Ikhlas membuat hidupku menjadi jauh lebih tenang, bahagia, dan mensyukuri apa yang saat ini sedang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Ternyata ikhlas membuat aku mengerti, ambisi untuk mencari kekayaan dan jabatan bukanlah akhir dari kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Dan ternyata saling menjatuhkan, melawan dan ingin menang sendiri, bukanlah inti dari sebuah keharmonisan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Semua itu hanyalah sebuah kepuasan emosional, yang akan berlangsung tak lebih dari dua puluh empat jam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Belajar ikhlas membuat aku mengerti tentang sikap yang pernah aku lakukan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Emosional, egois, dan hal-hal yang dengan tidak sengaja membuat sebagian orang merasa sakit hati atau bahkan kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Tiada hal lain yang bisa aku lakukan selain meminta maaf.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Waktu membuat aku mengerti tentang apa itu &quot;memperbaiki&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Berubah untuk sesuatu yang lebih baik,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Baik untuk orang lain dan dirikubsendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Josefin Sans;&quot;&gt;Untuk bisa tersenyum bersama, terharu bersama, dan bercerita bersama, sampai waktu yang akan memisahkan kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/2596123362492447227/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/08/waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2596123362492447227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2596123362492447227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/08/waktu.html' title='Waktu'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-5984876159810904366</id><published>2022-06-23T09:36:00.000-07:00</published><updated>2022-06-23T09:36:20.636-07:00</updated><title type='text'>Jatuh CINTA</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Kini aku baru tahu tentang bagaimana rasanya di cintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Semua mempunyai sebab akibat, semakin cepat kaki berlari maka semakin sakit jika kita terjatuh, semakin kita berusaha ke tempat lebih tinggi, maka akan semakin dalam di saat kita terjatuh, dan mungkin saat ini aku telah jatuh kedalam laut yang kedalamannya tak lagi bisa di tembus oleh cahaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Baru kali ini aku merasakan apa itu di istimewakan, selalu di nomor satukan, selalu di puji walaupun kelakuanku kadang belum layak untuk di puji. Dan engkau tak meminta balasan apa-apa, kecuali hanya dengan senyumanku. Namun aku selalu tak pernah tahu diri, dan hanya diam seolah-olah tidak ada yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Baru kali ini aku yakin betul, bahwa memang sabar itu tidak ada batasnya. Karena kesabaranmu selama ini sudah tak masuk di akal, aku yang labil, aku yang selalu ngeyel, keras kepala, aku yang ke kanak-kanakan, manja, dengan segala kesabaranmu, perlahan kau jejali dengan suatu pengalaman yang membuat aku mengerti bagaimana hidup seharusnya di jalankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Mungkin dulu aku pernah merasa bagaimana romantisnya makan cake berdua, senang melihat photo profil whatsapp berdua, merasa di istimewakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun kini aku baru tahu, apa itu cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Kata &quot;cinta&quot; yang tertulis pada kartu ucapan kado terbaikmu saat ini, bukanlah definisi sebuah cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun memberi contoh tentang bagaimana cara menyapa, dan bersalaman dengan orang yang lebih tua itu adalah cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Cinta itu Sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Saling mendoakan adalah cinta, saling mengingatkan adalah cinta, saling berbagi adalah cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Bedanya kau mempraktekkannya terlebih dahulu, tak pernah menyuruh namun aku langsung melihat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Dan aku yang begitu lelet, begitu tidak peka, tak pernah memakan secara utuh apa yang selama ini kau berikan kepadaku, semua perhatianmu, keromantisanmu, ku anggap biasa saja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Saat itu aku berpikir, &quot;aku tahu apa yang harus aku lakukan, tak perlu ada yang perlu di beri tahu&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Bodoh dan ngeyel, adalah kombinasi sifat yang sangat nyaman berada dalam diriku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Memang tempat kita saling berjauhan, namun bagimu tak masalah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Bagiku juga tak masalah,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Aku yang selalu cuek semakin nyaman dengan semuanya, karena waktu itu aku tak terlalu senang di beri masukkan. Semua bentuk perhatian rasanya membosankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Dua hari dalam satu bulan ku rasa cukup untuk bisa bertemu denganmu, Waktu yang menurutku sudah sangat lumrah untuk bisa saling bercakap dan sekedar menyantap sate kambing yang aku beli di depan pasar waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun waktu tetaplah waktu, dia takkan pernah lupa akan jobdesk-nya, selalu terus berputar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Yang aku lupa ialah, Tuhan Maha Adil. Keegoisan ternyata bisa membuat aku pikun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Di saat aku yang selalu merasa semuanya baik-baik saja, Kau pergi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Pergi begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Tanpa satu katapun yang kau ucapkan kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Sakit hati? &quot;sudah pasti&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun apa dayaku, mungkin aku yang terlalu melelahkan atau engkau yang tak mau merepotkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Yang pasti keputusan ini adalah sudah menjadi jalan yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Keputusan yang membuat aku tak bisa menggerakkan bibirku, dada terasa sesak, dan hanya mata yang bisa mengungkapkannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Keputusan yang membuat aku tahu arti cinta yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Keputusan yang bisa membuka mataku, tentang apa yang telah kau lakukan selama ini kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Mungkin kini aku telah merasakan patah hati yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Patah hati yang membuat aku selalu ingat apa arti cinta yang kau berikan kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Aku telah melewatkan waktu bersama malaikat sepertimu, waktu yang seharusnya sangat berharga untuk kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun tak apa, jika ini sudah di takdirkan oleh yang Kuasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Mungkin ini adalah cara terbaikmu untuk bisa membuka pikiranku tentang apa artinya bertanggung jawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Bertanggung jawab atas diri sendiri dan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Kau pergi dengan pelajaran yang begitu hebat. pelajaran yang akan aku gunakan sebagai bekal untuk hidup dan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Apa yang selama ini menjadi harapanmu, mungkin belum bisa ku buktikan di depanmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Namun aku yakin, Tuhan telah menciptakan&amp;nbsp; satu kalimat ajaib, yaitu &quot;tidak ada yang tak mungkin&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Sekuat tenagaku, aku akan mewujudkan apa yang telah engkau impikan, dan meneruskan segala cita-cita mulia mu&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Maafkan aku yang belum sempat membuatmu tersenyum dan bangga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Tak ada yang perlu di sesali karena semua adalah kehendak Yang Maha Suci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;&quot;Doa ku hanya satu, semoga kelak kita akan di pertemukan lagi, bercerita tentang masa kecil kita, duduk dan tertawa bersama Ibu dan adik&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;Terimakasih Yah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: courier;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/5984876159810904366/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/06/jatuh-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/5984876159810904366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/5984876159810904366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/06/jatuh-cinta.html' title='Jatuh CINTA'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-8581616871156094457</id><published>2022-03-04T05:13:00.002-08:00</published><updated>2022-03-04T07:35:21.668-08:00</updated><title type='text'>Status</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suka seneng kalau ngelihat kehidupan seorang artis atau selebgram yang suka pamer perjalanan hidupnya, mulai dari ketika masih single sampai saat sudah menikah. Story Instagram liburan di Bali, dan mengasuh anaknya dengan riang gembira.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suka gemes kalau ngelihat status Whatsapp teman yang ketika masih single berusaha untuk terlihat semangat berpacaran, rutin di setiap weekend update status Whatsapp di cafe dengan iced greentea latte nya, capture isi chat Whatsapp romantis dengan pasangannya, dan status video surprise di malam ulang tahunnya. Dan setelah menikah, masih di awali dengan posting status photo buku nikah dengan caption &quot;sold out&quot;, mengubah bio Instagram dengan tag nama pasangan&amp;nbsp; dan emot kunci gembok atau cincin di belakang namanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh rangkaian indah dari sebuah perjalanan hidup yang mungkin bisa membuat para jomblo ingin mengakhiri hidupnya saat itu juga.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun sepertinya, pada dasarnya, suatu kemesraan akan bisa kadaluarsa atau tidaknya tergantung pada dimana kita meletakkannya. Ternyata tak hanya kerupuk yang bisa melempem ketika di letakkan di tempat terbuka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Itulah teknologi dan media di jaman sekarang, memang sekarang orang bisa dengan mudah berkomunikasi dengan jarak yang begitu jauh, akan tetapi dengan terjangkaunya harga kuota bisa membuat lumayan banyak orang menjadi salah kaprah menggunakannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan itulah hiburannku saat ini, bukan melihat stand up comedy lagi, karena status Whatsapp lebih lucu daripada jokes Raditya Dika. Status favoritku yaitu status tulisan panjang, dengan backround satu warna, yang berisi tentang keluh kesah mereka. Bukan berarti senang di saat teman susah. Namun banyak sekali teman-teman, terutama yang setahun awal setelah menikah, mulai sedikit demi sedikit menuangkan segala curahan hatinya di status Whatsapp. Ada yang menulis panjang lebar tentang perjuangan menjadi seorang suami, ada yang tiba-tiba hari ini menjadi reseller daster, besok open PO ceker pedes, dan besoknya lagi jual pulsa dan token listrik, sampai ada yang memberi tips belanja hemat gaji pasangan di bawah UMK.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Betapa serunya melihat dan membaca beragam status di atas. Ingin chat komentar tapi takut di kira ikut campur. Tidak berkomentar tapi tangan ini rasanya gatal sekali saat tiba-tiba melihat ceker pedas yang bisa free ongkir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lingkungan seru seperti inilah yang sangat aku syukuri, Lingkungan yang bisa aku jadikan sebagai pelajaran dan pertanyaan, kenapa dengan kalian semua, wahai temen-temanku?.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan habit orang di jaman sekarang hanyalah sekedar tentang mengejar status, dan tanpa memperdulikan beberapa langkah kedepan setelah itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekarang memang jaman ajaib, foto di depan kaca dengan hape kamera boba langsung bisa terlihat kaya. Soal besok mau makan apa, itu urusan nanti, yang penting sekarang terlihat kaya dan sejahtera.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menikah menjadi ajang gengsi yang sangat tinggi. Photo prawedding, resepsi mewah dan honeymoon di hotel berbintang adalah benang merahnya. Urusan tinggal dimana, dana untuk anak, itu nanti dulu, jalani dulu saat ini, nanti ya di pikirkan nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sampai pada saatnya stock beraslah yang menjadi alarm keluarga. satu liter minyak goreng bisa membuat tak saling tegur sapa, dan tuntutan make up harus tetap terpenuhi, yang pada akhirnya Lotion Nivea harus berganti dengan Marina.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akar dari open PO ceker pedas dan tips hemat gaji di bawag UMK adalah itu semua. mungkin hanya demi status sosial atau tak mau ketinggalan dengan temannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ternyata kurang siapnya mental dan pengetahuan akan datangnya teknologi, bisa merusak logika setiap individu. Bagaimana tidak, jika orang rela membeli mobil dengan cicilan yang tak murah padahal belum punya tempat garasi yang memadai, orang rela menikah demi takut di bilang perjaka tua padahal belum mampu menjadi nahkoda yang kuat dalam perahu rumah tangganya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika memang dengan menikah akan menjadi hidup lebih sejahtera, lalu kenapa harus bercerita di status Whatasapp?. Bukannya kalian harusnya sudah mempunyai partner hidup yang bisa di jadikan sebagai media bercerita, bertukar pikiran, dan berkeluh kesah?. Lalu bedanya apa antara single dan menikah jika outputnya sama saja?. Semua itu logikanya seperti, kenapa kalian membeli sepedah motor jika kalian belum bisa mengendarainya?. udah belum bisa ngendarai sok-sokan ngajak temennya buat beli pula.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Buat siapapun yang sudah menikah dan masih suka ngeluh di status Whatsapp. Broo.. stop lah sok-sok an buat ngajak temenmu yang masih jomblo untuk segera nikah, Pliss.. urusin dulu keluarga kecilmu, handle dengan nyaman terlebih dahulu anak dan istrimu, berikan contoh yang elegan tentang sebuah pernikahan, bukan tentang aib yang saling di umbar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hidup bukan tentang siapa yang duluan, namun tentang bagaimana kita bertanggung jawab atas sebuah pilihan.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/8581616871156094457/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/03/status.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/8581616871156094457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/8581616871156094457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/03/status.html' title='Status'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-9195939520082009043</id><published>2022-01-11T00:04:00.001-08:00</published><updated>2022-01-15T17:39:54.008-08:00</updated><title type='text'>Dua Tahun</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gak kerasa kurang
lebih dua tahun aku &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menulis&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; di halaman ini, bercerita secara &lt;i&gt;absurd&lt;/i&gt;, dan sangat&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;random&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Sebenernya aku
sudah mulai &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;me&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;nulis sejak pertengahan Tahun 2019, waktu itu aku merasa resah,
bingung mau ngapain, sampai pada akhirnya&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;waktu itu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; di selah-selah &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;jam&lt;/span&gt; &lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;istirahat kerja, aku memutuskan untuk pergi ke
toko alat tulis, untuk membeli s&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;buah buku &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;tulis&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; dan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;bullpen&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Niatku waktu itu
hanya satu, yaitu aku&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ingin bercerita
tentang semua yang aku pikirkan,&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; akan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; aku susun dalam satu binder dan akan ku simpan. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;Berharap&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; suatu saat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;nanti &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;akan ku baca dengan
ekspresi malas dan rasa menjijikan karena semua tulisanku yang &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;lebay &lt;/i&gt;nya minta ampun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Itulah serunya,
menertawakan ke &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;lebay&lt;/i&gt; an ku sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Namun pada
kenyataannya, untuk bisa&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menulis tak
semudah yang aku bayangkan, mengambil buku, membukanya lebar-lebar, dan
mencoret-coret dengan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;bullpen&lt;/i&gt; tentang
apa yang ada di dalam pikiran aku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Setelah aku
membeli buku kosong, kurang lebih selama satu minggu buku itu masih tersimpan
di dalam tas kerjaku, masih lengkap dengan plastik pembungkusnya. Sampai pada
akhirnya aku memulai untuk menulis, menulis apapun sesuai dengan apa yang aku
lihat. Seingatku tulisan pertamaku yang terbilang lumayan tertata dan bisa di
baca adalah tulisan yang menceritakan tentang perjuangan seorang mbak-mbak
cantik SPG rokok. Aku menulis tentang itu karena waktu itu, pada siang hari aku
sedang membeli mie ayam di&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pinggir jalan
di deket kosan ku, tiba-tiba ada&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;mbak-mbak yang menawar&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; rokok ke&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;ku, aku tidak membelinya, karena aku tidak merokok. Memang, tidak
ada tindakan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;supporting&lt;/i&gt; yang aku
lakukan terhadap mb&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;ak&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;-mbak tersebut, namun seketika aku salut melihat perjuangannya untuk
bekerja.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;Sampai pada akhirnya aku berniat untuk menulis
kejadian tersebut ke dalam buku tulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Waktu itu aku
senang sekali bisa menyelesaikan satu bab tulisan tersebut, aku baca
berkali-kali sambil tersenyum, memang terlihat seperti orang sakit, duduk
sendirian di dalam&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kamar kos sambil
senyum-senyum membaca tulisan sendiri. Namun yang aku rasakan adalah aku sangat bahagia, aku berhasil mencoba hal baru dalam hidupku, meskipun sampai saat ini tak
ada satupun orang lain yang membaca tulisan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Akan tetapi yang
sangat di sayangkan adalah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; aku sekarang tidak tahu di mana tulisan dan buku itu berada, semoga
kelak&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;aku akan menemukan buku itu dan
membacanya kembali, sambil muntah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Namun tak
berhenti sampai di situ, jauh sebelum buku itu hilang aku selalu berfikir
bagaimana caranya aku bisa meletakkan sebagian besar tulisanku di dalam suatu
tempat yang rapih dan tidak mudah hilang. Lalu aku mencoba untuk membuat sebuah &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt;,
meskipun&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;trend&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;
nya sudah lewat, namun &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;trend&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; dan pamor bukan
lah salah satu tujuan aku dari meulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Sama persis
seperti pada waktu aku pertama kali membeli sebuah buku&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; tulis kosong&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;. Setelah aku
berhasil membuat&lt;i&gt; blog&lt;/i&gt; pri&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;b&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;adiku, aku tidak langsung menulis, aku mendiamkanya tidak lagi
seminggu, namun sampai berbulan-bulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;Karena di setiap&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; aku membuka &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; aku sering bingung mau
menulis apa, sempat ingin menulis cerita tentang kekonyolan percintaanku dulu,
namun aku berfikir, mungkin kurang etis jika aku mengumbar kisah jelek orang
lain yang berarti pada waktu itu adalah mantan pacar aku. Yah, meskipun nama di
samarkan dan alur cerita di kemas dalam bentuk cerita konyol, namun pada
akhirnya aku memutuskan untuk tidak menaikkan tulisan itu. Oh iya, &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;by the way&lt;/i&gt;, selain tulisan tentang
mbak-mbak SPG, di buku itu aku juga lumayan banyak bercerita tentang kisah
cinta dari awal bertemu sampai pada akirnya berpisah dengan mantan aku.
Informasi gak penting sih, tapi yaudah lah ya..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Dan pada
akhirnya di awal bulan mei 2020 aku memutuskan untuk mem&lt;i&gt;posting &lt;/i&gt;tulisan
pertamaku di &lt;/span&gt;halaman &lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;i&gt;blog&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;pribadi ku&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;, tulisan&lt;/span&gt;nya sangat&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; asal-asalan, perkenalan abal-abal namun aku sangat senang sekali,
rasanya senang mempunyai tulisan yang bisa aku baca sewaktu-waktu tanpa harus
mencari-cari buku terlebih dahulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Semangat
menulisku semakin tinggi ketika aku mulai&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;explore&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; membaca
tulisan orang lain, salah satu inspirasiku waktu itu adalah Kak Fera Arditya, aku tak
mengenal siapa dia&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; namun secara tidak sengaja aku membaca beberapa &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt; &lt;i&gt;posting&lt;/i&gt;annya
yang menceritakan tentang bagaimana perjalanannya menjadi seorang perantau.
Ceritanya simpel namun seru di baca. Hal tersebut menambah semangatku untuk
lebih giat menulis lagi. Terimakasih Kak Fera, semoga sehat selalu di manapun
berada, mohon maaf jika ada salah penyebutan kata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Di bulan-bulan
tersebut aku lumayan rajin menulis, meskipun tulisannya asal-asalan, menceritkan
kegelisahaan aku saat itu, ataupun menceritakan tentang pengalaman konyol ku di
masa sekolah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Aku tak peduli
dengan alur cerita, gaya bahasa atau apapun tentang hukum yang mengatur di
dalam penyusunan sebuah cerpen atau karya tulis apapun, karena tujuan utamaku
adalah bukan membuat cerpen, namun tujuanku adalah mengabadikan setiap apa yang
aku pikirkan dalam bentuk&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tulisan.
Jika&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;suatu saat nanti aku di
berikan&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ilmu lebih dan akan mejadikan
semua tulisan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;absurd&lt;/i&gt; ini menjadi
sebuah cerpen atau karya tulis lainnya, ya &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;it’s
okay&lt;/i&gt;, namun kemungkinan yang terjadi adalah sangat kecil sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Aku pun sampai
sekarang tak tahu, apakah semua tulisan yang terdapat dalam &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt; ku ada yang
membaca atau&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tidak, karena aku tak
pernah tahu bagaimana cara untuk melihat &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;seen
list&lt;/i&gt; yang terdapat di setiap &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;draft&lt;/i&gt;
tulisan yang aku &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;posting&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Namun ternyata pada
akhirnya ada beberapa teman di sekitarku yang membaca &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt; aku, meskipun waktu
itu yang mengaku membaca tulisan aku hanya satu biji manusia, namun rasanya
seketika muka aku langsung merah, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;sedikit
senang tapi lebih ngerasa malu dan&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;takut&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;Dan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; di saat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;aku tahu &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;ada&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; orang lain&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; yang membaca&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; tulisan aku,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; hal yang pertama
aku rasakan adalah malu dan takut, malu karena tulisan aku yang sangat
amburadul dan berantakan, dan takut jika muncul tentang asumsi di luar tujuan
aku untuk menulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Ada pula yang &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;support&lt;/i&gt; secara langsung, tentang
beberapa tulisan aku yang &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;relate&lt;/i&gt; dengan
si pembaca, ada juga yang &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;complain&lt;/i&gt;
karena di antara semua tulisan yang sudah aku tulis tiba-tiba ada beberapa
tulisan yang menggunakan bahasa&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;daerah,
ada juga yang &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;complain&lt;/i&gt; karena bahasa
yang aku gunakan menjadi sangat serius dan puitis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Ya, mau bagaimana,
semua aku lakukan sesuka hatiku, bukan sesuka&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;pembaca, jika ada yang mau membaca ya silahkan dan terimakasih, dan jika
tidak mau membaca ya&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;sudah tidak apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Karena setelah
tahun 2020 berlalu, kegiatan ku menulis&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;menjadi sangat jarang dan tidak menentu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; tekadang satu bulan sekali menulis, terkadang
satu bulan dua kali menulis, terkadang beberapa bulan&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tidak menulis sama sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Dan yang aku
temukan selama ini adalah tentang nikmatnya menulis. Banyak hal-hal seru yang
secara tidak sengaja aku temukan di dalam proses menulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Pernah mencoba
mengikuti gaya-gaya penulis &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;op&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;, nongkrong di &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;café&lt;/i&gt; sepi, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;duduk sendirian&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; memesan satu cangkir&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; kopi
panas, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;dan membuka&lt;/span&gt; &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;laptop&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; di atas meja, dan hasilnya uangku dua ratus ribu habis&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; dengan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; sia-sia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Pernah juga
memaksakan diri untuk menulis, membuka &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;laptop&lt;/i&gt;,
dan setelah berjam-jam duduk di depan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;laptop&lt;/i&gt;
hasilnya adalah papan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Microsoft word&lt;/i&gt;
aku masih sangat bersih, tak ada satu huruf pun yang terketik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Yang paling seru
adalah ketika hasrat ingin menulis sedang datang, aku pun menulis dengan
semangat dan setelah tertulis kurang lebih lima ratus kata, dan di
tengah-tengah cerita yang di tulis tiba-tiba pikiran terasa buntu, rasanya sudah
mentok dan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt; tak&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; tahu harus menulis apa lagi. Kalau sudah berada di dalam &lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;situasi&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt; seperti &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;mso-ansi-language: IN;&quot;&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tiada tindakan lain yang
bisa aku lakukan selain menghapus semua tulisan yang sudah aku susun, dan
kejadian seperti itu tidak hanya terjadi satu kali, namun&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;berkali-kali dan sangat sering.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Itulah serunya
menulis, proses penulisan yang membuat aku sampai saat ini masih suka menulis,
karena dengan semua proses tersebut pada akhirnya aku harus tetap berada di
dalam jalur utama tujuanku menulis, yaitu menulis sesuai dengan apa yang aku
inginkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Tak peduli jika
aku harus menggunakan kalimat santai, kalimat puitis ataupun dengan bahasa
daerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Karena bagi ku
menulis adalah wadah yang tepat bagi orang seperti aku, orang yang takut untuk
bercerita kepada orang lain. Cerita kepada teman takut salah paham, cerita
kepada orang tua takut malah jadi beban pikiran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Karena menurut
aku manusia di ciptakan tak hanya di karuniai dengan mulut, sebuah media yang
di gunakan untuk memproyeksikan sebuah keinginan hati dan&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pikiran dalam bentuk suara, namun manusia
juga di ciptakan mempunyai dua tangan dan sepuluh jari, untuk bisa menyusun
huruf demi huruf&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menjadi sebuah rangkaian
kata, kalimat, dan paragraf yang bisa membuat hati kita terasa lega dan bahagia
dengan semua isi cerita hidup kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Dan aku menulis
bukan karena aku ingin menjadi penulis, tetapi aku tak ingin menangis, jika
kelak aku sudah tidak bisa berbicara, anak cucu ku tak pernah tahu akan
serunya perjalanan hidup kakeknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Terimakasih
untuk siapapun yang sudah membaca…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/9195939520082009043/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/01/dua-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/9195939520082009043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/9195939520082009043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/01/dua-tahun.html' title='Dua Tahun'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-4696943924367568625</id><published>2022-01-07T02:43:00.001-08:00</published><updated>2022-01-07T02:43:41.535-08:00</updated><title type='text'>Tiup Lilin</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tahun Baru 2022,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gak kerasa wes seminggu,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perasaan rasanya sama aja kayak hari-hari sebelumnya, bangun jam 08.00 pagi, kerja, makan, tidur, boker. gak ada yang beda sih dari hari-hari sebelumnya, boker juga biasa aja, duduk ngelamun, dan berjuang, kadang-kadang, gak pengen tiba-tiba pengen ganti gaya boker juga sih di tahun baru, misal boker dengan posisi kuda-kuda atau duduk bersila gitu, gak ada sih, semua biasa aja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantas kenapa orang di luaran sana heboh banget ya dengan perayaan tahun baru. Pada bakar petasan, bakar ikan, bakar hati teman dengan posting photo malam tahun baru di bali, sampe ada juga yang geber-geber motor di pinggir jalan. Sempet aku ngelihat status whatsapp temen aku yang posting, dia sedang di jalan raya dan mem-video kan orang yang geber-geber motor, dengan boncengan bertiga dan yang di tengah cosplay jadi pocong. Jujur sih, seandainya bisa, aku pengen banget duduk ngobrol dengan mereka bertiga dan bertanya &quot;Mas..? NGAPAIIN..?&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang bakar petasan juga menurutku aneh banget, jujur sampai saat ini aku masih sangat penasaran dengan orang yang suka bakar petasan di malam tahun baru, kesenangan apa yang dia dapatkan dengan percikan api warna-warni yang hanya bertahan di udara tak kurang dari lima detik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Malam tahun baruku hanya berdiam diri di dalam kamar dan memikirkan segala bentuk kelakuan orang di luar sana yang sedang di lakukan saat itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena bagiku setiap hari adalah suatu hal yang biasa aja, tahun baru hanyalah istilah, sebenar-benarnya tidak ada yang berubah, jadi apa yang&amp;nbsp; harus di rayakan?.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sama aja kayak ulang tahun, aku juga sampai sekarang masih bingung kenapa orang ulang tahun harus di rayakan sebegitu hebohnya. kemarin aku lihat postingan instagram story temenku yang ngerayain satu tahun kelahiran anak bayi perempuannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi postingan yang aku lihat adalah mereka sedang menghias seluruh ruang tamu rumahnya dengan kombinasi warna pink dan putih, menempelkan susunan sticker huruf segede gaban, tulisan nama anaknya di salah satu dinding ruangan itu, jujur aku kurang paham sih tujuannya apa, apakah mereka takut lupa dengan nama anak mereka atau bagaimana, entahlah. Memasangi balon warna warni di setiap sudutnya, memesan kue tart setinggi tabung elpiji 12 kilo, dan menyewa pertunjukkan badut. Dalam hatiku saat melihat semua postingan itu &quot;gila, mewah dan meriah banget&quot;. dan ada moment salah satu post story yang memperlihatkan ketika si badut sedang asyik berjoget dan seorang MC sedang menyuarakan nyanyian bersama para tamu undangan untuk tiup lilin, ekspresi sang bayi saat itu di atas gendongan mamanya hanya bengong, matanya kosong melihat keatap rumah, mungkin yang bayi pikirkan adalah &quot;ngapain sih makk ribet banget, aku hanya butuh empeng&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa sebegitunya, okelah rayain pesta ulang tahun, tapi minimal nunggu anaknya bisa niup lilin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku seumur hidup sampai saat ini gek pernah, dan gak mau di rayain ulang tahun, bukan karena apa-apa, bingung aja sama konsepnya, kenapa kita dengan sadar membakar lilin yang sudah dari awal mati dan meniupnya kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi ya terserah sih, bebas-bebas aja, gak ada yang salah, cuma terkadang bikin bingung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang aneh malah ketika orang lain melihat atau mendengar ceritaku kalau aku di setiap perayaan tahun baru di rumah aja, dan setiap hari ulang tahun gak pernah di rayain atau tiup lilin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang aneh aku apa mereka?.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/4696943924367568625/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/01/tiup-lilin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4696943924367568625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4696943924367568625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2022/01/tiup-lilin.html' title='Tiup Lilin'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-2645907458988717387</id><published>2021-12-10T09:22:00.004-08:00</published><updated>2021-12-12T02:18:01.804-08:00</updated><title type='text'>Hati-hati</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span face=&quot;Calibri, sans-serif&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: inherit; font-size: 11pt; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;Tak hanya kamu, aku pun bingung, mau menyapa siapa, dan mau bercerita kepada siapa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Whatsapp hanyalah aplikasi penghibur. Kini tanganku sudah terbisa melewati obrolan chat, dan selalu tertuju pada kolom status. Mata sudah terbiasa melihat kebahagian orang, photo liburan, screenshot mutasi rekening, potongan chat romantis, sampai potongan chat testimoni dari hasil jualan baju daster online. Semua yang ku kira lebay, kini membuatku tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 11pt;&quot;&gt;Lucu,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Memang semua itu lucu dan hanya bisa di tertawakan dalam hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tak perlu iri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bukan berati punya banyak teman bisa bercerita dengan nyaman. Bukan berarti yang punya pacar selalu berkomunikasi dengan lancar. Bukan berarti yang bersuami istri selalu bisa bercerita dan berbagi, dan bukan berarti yang masih di karuniai orang tua bisa bercerita tentang semuanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sendiri bukan tentang jumlah manusia yang ada di sekitar kita. Karena sudah banyak orang frustasi di tengah ketenaran. Banyak orang bunuh diri di tengah kekayaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Namun sendiri adalah tentang bagaimana kondisi hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Memang mulut selalu lancar bergerak mengeluarkan kata-kata yang sepertinya akan menjadi obrolan yang sangat menarik, inspiratif dan menyenangkan, tapi apakah hati selalu berkata seperti itu? Aku yakin tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Mungkin banyak dari kita yang sengaja lupa atau mulupakan, bahwa kita mempunyai otak dan hati, apa yang di pikirkan oleh otak selalu bisa di ungkapkan oleh mulut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Namun hati, selalu berbicara sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Mulut terletak di wajah dari anggota tubuh manusia, permukaan yang bisa di poles ketika pucat, dan di basuh ketika kering.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Namun hati terletak jauh di dalam organ tubuh manusia, yang tak satupun orang bisa melihat ketika dia sedang berbicara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tak banyak yang bisa mengerti apa yang di bicarakan oleh hati, karena terkadang tak sesuai dengan kondisi saat ini. Mulut sering kali mengalihkan apa yang di mau oleh hati. Karena takut menyinggung, takut marah, bahkan takut kehilangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sering kali mulut menjadi penyebab utama dari kesalah pahaman. Karena apa yang di ucapkan oleh mulut terkadang bertolak belakang dengan apa yang di ucapkan oleh hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu tujuannya apa?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tujuannya agar mengerti, apakah kita sudah berbicara dengan orang pintar, penyemangat tinggi, penuh motivasi, ataukah kita sebenarnya hanya sedang berbicara dengan orang yang selalu bersemangat tinggi namun hanya untuk menutupi segala kesendirian hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tak apa jika sampai saat ini tak berani mencoba mengatakan apa yang ada di dalam hati dan belum menemukan lawan bicara dari hati ke hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Karena tak mudah dan butuh proses untuk waktu bisa memberi kesempatan dan menjelaskan tentang apa itu bahasa hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Karena perlu berhati-hati,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Terkadang, apa yang sudah di ucapkan dari hati belum tentu di terima oleh hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Memang terkadang obrolan antar lawan bicara sangatlah seru, sangatlah lucu, namun terkadang kita lupa untuk meluangkan waktu, memberikan sedikit nafas untuk berani berbicara dari hati ke hati, agar tak sakit hati.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/2645907458988717387/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/12/hati-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2645907458988717387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/2645907458988717387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/12/hati-hati.html' title='Hati-hati'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-876549377431541668</id><published>2021-11-24T17:46:00.006-08:00</published><updated>2021-12-12T02:19:19.718-08:00</updated><title type='text'>Efek kopi sacet</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span face=&quot;Calibri, sans-serif&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: inherit; font-size: 11pt; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;Entah apa yang terjadi, kini aku semakin menjadi pemalas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ingin bercerita tapi malas, ingin berdebat tapi malas, ingin bicara dan rasanya semakin malas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Diam dengan pikiran kosong, diam dengan pikiran penuh, tak ada bedanya jika di lihat dari ujung ekor matamu, namun jika kamu mau duduk denganku, mulut akan bergerak lebih lama dari khotbah sholat jumat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semakin jauh dengan lingkungan yang sebelumnya pernah butuh denganku, namun tak apalah, apa arti tamu yang tak punya tujuan dan hanya duduk sebentar di teras rumah, melihat sekilas tampak depan rumah dan menyimpulkannya begitu saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ku kira semakin lama aku yang semakin aneh, tapi jika di pikir-pikir lagi kelakuan orang yang semakin aneh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ada orang yang takut dosa namun tak mengerti etika, dan ada orang yang takut mencela namun masih tak mengerti apa itu tenggang rasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku bertemu dengan pencipta kata-kata bijak, namun aku tak menemukan sikap yang bijak di setiap perbuatannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jika beberapa kalimat barusan membuat asumsi aku menjadi orang yang sok benar, silahkan, memang iya, memang aku sedang mengikuti trend saat ini, semua orang menjadi idealis, merasa seolah olah benar, dan dengan setiap kata-kata benar yang di ucapkan sontak semua yang di lakukan orang menjadi salah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semakin pintar orang, semakin ingin menjadi Tuhan. Aku dan segala kebodohanku kini hanya bisa melogiskan sesuatu, entah aku yang salah atau memang aku yang salah. Namun ternyata merasa salah bukanlah solusi terbaik dari jalan buntu. Merasa salah tak akan membuatmu kenyang di saat perut keroncongan. Jika orang lain bisa egois kenapa aku tidak?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Namun ternyata bukan itu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hidup bukan tentang siapa yang lebih pintar, dan selalu ingin menjadi yang paling benar di atas semua yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hidup bukan tentang ingin menjadi orang yang paling suci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Namun hidup hanya tentang siapa yang bisa menjadi diri sendiri dan mengakui atas semua kekurangan yang kita miliki saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bukan tanpa maksud apa-apa,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semua tulisan ini hanyalah bentuk dari efek kopi hitam kapal api sacet yang aku minum tadi sore.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kopi yang biasanya membuat aku kembung, kini bisa membuat aku yang malas menjadi kembali bercerita tentang hal yang membuat aku murung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tak menyalahkan siapa-siapa,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Memang tak ada yang salah, berjalan dengan langkah kaki yang tidak di buat-buat, dengan alas kaki yang aku miliki, menjadi senyuman kecil yang membuat aku berpikir panjang tentang apa arti sebuah perkataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sudahlah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tak usah berpikir keras tentang apa yang aku tulis di atas,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semua hanya sebuah omong kosong orang yang tak bisa tidur karena efek kopi sacet rencengan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/876549377431541668/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/11/efek-kopi-sacet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/876549377431541668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/876549377431541668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/11/efek-kopi-sacet.html' title='Efek kopi sacet'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-920240515740337694</id><published>2021-08-15T01:19:00.001-07:00</published><updated>2021-08-15T01:19:31.755-07:00</updated><title type='text'>Sakit hati</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teruntuk kamu yang kini sedang bersedih
karena sakit hati, sakit hati karena ucapan, sakit hati karena perseteruan,
sakit hati karena kebohongan, atau bahkan sakit hati karena perilaku yang
terjadi begitu berulang. Bersyukurlah untuk kamu yang kini masih di beri kesempatan
untuk sakit hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mungkin saat ini kamu hanya ingin
duduk sendiri sambil meminum secangkir hot chocolate, hot matcha latte, hot
cammomile tea atau apapun minuman favoritmu yang bisa membuat kamu tenang di
saat hati sedang berusaha terang.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pasanganmu adalah lawanmu,
temanmu adalah pesaingmu, dan sahabatmu adalah musuhmu. Terkadang kita suka di
lupakan oleh sesuatu yang selalu membuat kita tersenyum, tertawa dan bangga oleh
semua kebaikan mereka, sehingga yang terjadi adalah, hati dan pikiran kita semakin
terbungkus oleh lembaran-lembaran kebaikan yang selalu mereka ciptakan, dan secara
tidak langsung kita selalu berharap lebih tentang kebahagiaan yang akan dilakukan
oleh pasangan, teman, atau sahabat kita.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan terlalu fokus dengan segala
kebaikan yang di berikan oleh orang di sekitarmu. Karena membuatmu bahagia bukanlah
tugas mereka. Mereka hanya memberikan warna di setiap pikiran polosmu. Memangmereka
bisa membuat kamu tertawa di saat kamu sedang menangis sampai dada mu terasa sakit,
namun mereka bukan psikiater mu. Dan mungkin mereka bisa membuatmu bangkit di saat
satu masalah sedang menindih punggungmu, namun mereka juga bukanlah motivatormu.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mulai saat ini berhentilah untuk berharap
lebih akan kebaikan orang lain. Semakin berharap, semakin juga membuat hatimu terasa
sakit.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu apa yang harus dilakukan?&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika saat ini kamu sedang sakit hati
karena pasanganmu. Di bohongi, di khianati atau apapun itu yang berujung pada kerusakan
sebuah komitmen. Maka tinggalkanlah dia mulai saat ini juga. Pergilah sejauh mungkin,
hindarkan dirimu dari orang yang tak pernah bisa bertanggung jawab atas sebuah kesepakatan.
Karena ngopi dan bercanda dengan teman-teman lebih menguntungkan dari pada harus
mempertahankan hubungan yang tak berujung pada kepastian.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika saat ini kamu sedang sakit hati
karena teman. Di rendahkan, di kucilkan atau apapun itu, maka perluaslah
circle-mu, carilah orang-orang yang bisa membuat dirimu maju, dan membuat dirimu
bisa berpikir secara luas.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan jika saat ini kamu sedang sakit
hati karena sahabatmu. Di kecewakan, atau kesalahan yang terulang, maka maki-makilah
dia di dalam hatimu, bencilah dia sampai dirimu lelah, dan ingat-ingatlah kesalahan
yang dia buat, sampai kamu pun teringat betapa bahagianya kalian dulu, betapa berjasanya
kalian dulu. Karena jika bukan kata nyaman, maka tak akan ada kata sahabat di
antara kalian.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap rasa sakit hati memiliki tindakan
masing-masing.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang di acuhkan itu terasa sakit,
membuat kaki terpaksa melangkah untuk menjauh, menutup telinga dan mata dari segala
bayangan orang yang telah membuatmu sakit hati, namun mengertilah, tak semua
kata “tidak” itu harus membuatmu pergi dan hilang begitu saja. Mungkin dia hanya
ingin menyuruhmu untuk belajar dengan cara masing-masing, mencari refrensi lain
tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing, semua di lakukan dengan cara masing-masing,
dengan tujuan jika di pertemukan kembali maka kalian akan siap dengan pikiran
yang sangat luas dan saling mengerti.&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sakit hatimu saat ini adalah jalan menuju bahagia di depan nanti.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/920240515740337694/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/08/sakit-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/920240515740337694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/920240515740337694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/08/sakit-hati.html' title='Sakit hati'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-7358137445872246145</id><published>2021-08-09T03:57:00.002-07:00</published><updated>2021-08-09T03:57:50.653-07:00</updated><title type='text'>Egoisme</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;Hampir di setiap
waktu luangku, selalu aku pergunakan untuk memikirkan tentang bagaimana cara merubah
sudut pandang aku dalam melihat suatu tragedi yang menurutku cukup tidak membuat
diri ini merasa tidak nyaman. Tragedi yang masih menjadi momok dalam hidup aku yaitu
masih tentang seputar pernikahan. Jujur sampai detik ini aku masih sangat cukup
egois dalam memandang suatu pernikahan, aku masih sangat terlalu egois dengan pendapatku
yaitu menikah hanyalah membuat diri kita menjadi ribet .Namun di dalam hati kecilku
aku yakin bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dengan sebuah pernikahan,
mungkin yang salah hanyalah sudut pandangku. Aku mungkin belum memandang hal tersebut
dari berbagai arah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Namun sebagai
orang yang cukup ngeyel, di samping pemikiran kecilku tadi, di fase ini aku masih
cukup ngotot untuk pengen melihat, di sisi mana sih indahnya suatu pernikahan.
Ada beberapa teman bahkan sahabat yang bilang, “kalau cara pandang mu begitu-begitu
aja ya bakalan jomblo seumur hidup kamu bro”. Namun, tidak mengurangi sedikitpun
rasa respect aku kepada teman-teman yang sudah menikah, ujaran-ujaran bijak soal
menikah tersebut akan keluar hanyalah di saat melihat teman atau sahabatnya
yang sedang berstatus jomblo lama, bukan semata-mata karena indahnya pernikahan.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Karena yang
masih aku lihat selama ini adalah menikah hanyalah akan melahirkan peraturan-peraturan
baru yang sangat rumit, batasan-batasan yang membuat sesuatu akan sulit bergerak,
dan hal-hal banyak lainnya. Belum lagi soal beda pendapat dengan pasangan,
perseteruan, berdebat. Baru menulis dua kalimat barusan saja kepala ku sudah terasa
penuh membayangkannya. Memang semua itu sudah menjadi lumrah dalam suatu pernikahan,
tapi pertanyaannya apakah menikah harus ada peraturan rumit, perdebatan dan contoh
lain di atas?. Okay, setuju jika di dalam pernikahan harus ada peraturan dan perdebatan,
setuju jika peraturan dan perdebatan tersebut terjadi berlandaskan untuk suatu kebahagiaan
berdua. Tetapi jika peraturan dan perdebatannya hanya karena game atau merk make up?.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Ada salah satu teman
yang bilang “jika kamu tidak melihat kebahagiaan pada teman-temanmu yang sudah menikah,
maka cobalah menikah, kamu akan mengerti apa yang sesungguhnya terjadi”,
bukankah itu sama saja ketika aku melihat seorang temanku yang sedang memelihara
seekor macan, lalu lengan tangan sebelah kirinya robek akibat di cakar si macan,
kemudian aku bilang “eh itu macan bahaya loh, dia binatang buas” lalu teman ku membalas
“dia sebenarnya gak buas bro, coba pelihara aja biar tahu sebenarnya dia buas apa
tidak”. Sungguh kalimat ajakan yang sangat mengerikan dan berpotensi membuat sebagian
anggota tubuh hilang.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Salah satu orang
yang paling aku dengar banyak berspekulasi positif tentang pernikahan hanyalah Raditya
dika, dia adalah seorang penulis buku dan comedian yang cukup profesional.
Banyak yang aku pelajari dari berbagai media yang di gunakan Radit untuk menyuarakan
bahwa pernikahannya selama ini baik-baik saja, mereka tidak saling cemburu satu
sama lain, saling percaya, tidak pernah melarang ini itu, begitu pun pada istrinya
juga tidak pernah over protektif, posesif dan hal-hal ribet lainnya. Hal
tersebut selalu aku pelajari di setiap podcast ataupun video youtube yang
diabuat. Dan berkat hal tersebut seketika membuat aku mempunyai pemikiran yang
berbeda tentang pernikahan. Namun bedanya adalah Radit bercerita di satu laman youtube
dengan peralatan shooting proesional, tidak sedang janjian ngopi di warkop giras
dan sambil memesan satu gelas es kuku bima energy rasa anggur.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Bagiku tingkat akurasi
suatu cerita, atau wejangan sangatlah valid jika hal tesebut diceritakan secara
langsung didepan mataku dan ada akses untuk menjalin komunikasi dua arah. Bukan
berarti semua konten creator atau artis yang menyuarakan tentang hal benar hanyalah
demi konten, namun pada konteks ini aku menempatkan diriku pada tempat yang
sesuai, aku sebagai mas-mas biasa, dan mereka adalah artis, content creator,
yang sangat aku tidak ketahui apa yang sedang terjadi di dalam industry dan kehidupan
mereka sebenarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Lantas jika ada
yang bertanya, “trus mau sampai kapan bro punya egoisme seperti itu jika pada akhirnya
tidak ada satu pun temanmu yang bercerita tentang asiknya sebuah pernikahan?’, jawabanku
ya sampai rasa egois aku hilang. Banyak juga yang beranggapan aku terlalu rumit
memandang suatu pernikahan, memandang suatu hal yang simple menjadi lebih ruwet,
membelit belitkan sesuatu yang mudah. Padahal di dalam cara pandangku tersebut,
aku berusaha agar suatu pernikahan itu terlihat simple, dan tidak berbelit-belit.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Pada dasarnya aku
pun sebenarnya mengerti akan sebuah faktor yang membuat suatu pernikahan itu akan
menjadi asik atau toxic, yaitu tentang komunikasi dari sepasang manusia itu sendiri.
Komunikasi yang di lakukan selama sebelum menikah akan menjadi sesuatu hal yang
sangat penting menurutku. Sharing akan semua hal di setiap masing-masing,
tanyakan semuanya dan ceritakanlah semuanya kepada pasangan kita. Maka di
situlah kita bisa melihat pasangan kita dari berbagai arah dan keseluruhan dimensi.
Lalu apa yang ribet dari sebuah keterbukaan jika sudah saling ada rasa?. Namun sulitnya
di jaman seperti ini adalah mencari calon pasangan atau menemukan pasangan yang
mau di ajak untuk ngobrol secara intens. Banyak alasanya, ada yang karena gengsi,
jaga image, meletakkan spekulasi bahwa wanita harus di perjuangkan atau hal lainnya.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;Menurutku hal
yang paling manjur dalam sebuah menjalin hubungan adalah seringnya bertemu dan berbicara
secara verbal dan visual, berbagi cerita sembari menyelipkan pertanyaan atau hal-hal
yang ingin di ketahui, akan menjadi komunikasi yang sangat sehat di bandingkan hanya
merayu dan mengangung-agungkan calon pasangan. Karena menurut aku, menemukan pasangan
itu sesimple kamu mengetahui berapa jumlah bulu yang melekat pada tubuhnya dan kamu mau
menerima itu semua.&lt;a name=&quot;_GoBack&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/7358137445872246145/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/08/egoisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7358137445872246145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7358137445872246145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/08/egoisme.html' title='Egoisme'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-4427498678071681909</id><published>2021-07-10T03:30:00.001-07:00</published><updated>2021-07-10T03:30:32.268-07:00</updated><title type='text'>Alasane Ratih (CerKak)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lek
ono sing ngomong “rabi iku gampang, teko di lakoni ae”, kene lungguhno wong e
nang ngarepku saiki. Mergane, aku Ratih, arek wedok sing ulan agustus ngarep
ganep umur 27 tahun, single.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;tab-stops: .5in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Aku mutusno tetep single sampek
umurku sing saiki, bukan karena gak payu, tapi aku wedi karo sadis e kehidupan
sak wis e nyemplung nang dunia anyar sing jenenge pernikahan. Teko sekilas moto
ae wes ketok lek urip bakal berubah drastis sak wis e rabi. Sweater sing maune
uniqlo dadi daster kelek telung puluh limo ewuan, rambut sing biasae di
smoothing saiki di iket karet bekas bungkus e rujak, wedak biasa e MAKE OVER,
NYX, mentok mentok LATULIP, saiki ganti wedak Kelly werno abang, tuku nang toko
klontong cidek e prapatan, pas bareng karo tuku autan rentengan. Durung maneh
story story instagram karo WhatsApp e, biyen pas isih single status e nang
Mall, mangan nang GIOI restoran, all you can eat nang Hanamasa, saiki pas wes
rabi, blonjo nang gone Mbak Ning, tukang lijo sing liwat ngarep&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;omah ae di story, caption e “iih sebel banget
beli tahu telung ewu tapi ajur semua”, “matamu sing ajur semua, alay ciikk” batinku nang
ati karo moco status e, aku yo lapo seh cik kok cek gabut e delok status e arek
iku.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gak
mandek nang kunu, soal e Mei konco sak bangku ku ket kelas 4 SD, sektas 4 ulan
kepungkur rabi karo Rendi, konco kerjoe ndisik pas isih podo podo kerjoe nang Indomaret,
arek 2 iku pacaran kurang luwih wis 2 tahun sampek memutuskan gawe nikah. Saiki
Mei wes gak kerjo soal e masa kontrak e wes entek dan gak di perpanjang karo
pihak perusahaan e, terus Rendi saiki yo milih kerjo nang outsourcing salah siji
perusahaan e-commerce terkenal nang Indonesia, dadi kurir pengantar barang.
Arek e milih resign teko Indomaret mergane sering potong gaji gawe ngijoli
barang sing sering ilang ketika dek e nge shift, gaji sing awal e UMK iso-iso
nerimo garek separoh gara-gara mizone nang rak kulkas sing moro-moro isi e
garek separoh, karo pampers seng moro-moro kemasan e amburadul. Nang
selah-selah kiriman e pas lagi sepi, kadang Rendi yo ambek nyambi nge-gojek,
lek gojek e sepi dek e ngetren doro karo morotuo e, gak-gak seng terakhir guyon
rek hehe.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Arek
loro iku manggon nang omah e Rendi, soal e Rendi anak siji-sijine, Bapak Ibuk e
bakal gak duwe kumpulan lek di tinggal Rendi manggon nang omah e Mei, sing
artine saiki Mei manggon sak omah karo morotuo e. Mei saiki wes jarang banget
ketemu karo aku, selain wes duwe bojo, Mei yo sungkan karo morotuo e lek
moro-moro sering dolen. Tapi Mei isih sering chat an WhatsApp dan telponan karo
aku, tiap telpon e dek e, isine mesti akeh-akeh nutur i aku, “mumpung isih
bujang Rat di enak-enakno, ojok gupuh rabi, lek wes kadung rabi gak bakal isok
maneh ngelakoni hal-hal sing pas koyok isih bujang”, aku mek nyauti “iyo Mei,
iyo, kon saiki tak delok-delok kok dasteran terus, sikilmu gampang keringeten ta?”
tegesku karo guyon, “gausah ngenyek, suk mben lek wes rabi lak ngerasakno dewe
kon” sautan e Mei rodo judes.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gak
mek iku, Mei yo sering ngandani aku soal ojok gampang milih pasangan, opo maneh
wong lanang jaman saiki, lek gak pinter-pinter ngenal uwong isok-isok bakal
nyesel sak terus e, iku wejangan e Mei seng paling nempel nang sirahku. Mei yo
terkadang sitik akeh curhat tentang kehidupan e dek e karo bojone sakwis e
nikah, memang Rendi itungan e isek termasuk wong lanang sing apik, gak kakean
polah, gak rokok, gak ngombe, gak nyolong, gak judi bit koin, tapi akeh hal-hal
cilik seng Mei lagek eruh sakwis e nikah, dan kadang isok garai dek e kaget. Misal e Mei lagek eruh lek ternyata Ibu morotuo e iku rodo rewel, gak sembarang
lawuh wong e doyan, Mei pernah masak pepes lele, pas wes mateng lagek di takok
i, “masak opo Mei? Lele ta iku? Ibuk gak mangan lele, lele kemproh mangan e
telek”, Mei mek meneng tok karo mbatin nang jero ati “jiambuu, ngerti ngunu mau
tak gorengno entung(kepompong), hewan mulia,&amp;nbsp; kewan e poso, gak mangan 7 dino,
nelek e isok-isok kupat”. Dan akeh hal liyane maneh sing garai Mei kaget, lek
tak ceritano kabeh isok-isok judul e ganti “diary Mei”.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gak
mek Mei tok akeh koncoku sing ceritone koyok mei, bahkan onok sing luwih nemen,
onok sing mari rabi malah kerjo ngerantau adoh, ga ketemu bojo e. Onok sing
bojo e gak moleh-moleh, bahkan onok sing wes rondo, guwendeng, aku ae sek
durung kepikiran rabi, koncoku wes onok sing marino sak game.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Konco-koncoku
yo akeh sing wes podo ngandani aku, dan malah onok sing ngilokno aku
terang-terangan, mungkin maksud e guyon yo rek, “Rat… rat.. gak rabi-rabi selak
dadi prawan tuwek”, onok maneh sing ngomong “Rat ojok kakehan pilih-pilih,
malah ujung-ujung e entuk sing bosok”, kadang aku yo mek mesem tok, kadang yo
sampek mangkel. Lek gek biyen omongan e sek masuk akal timing e, misal e pas
aku blonjo nang pasar dewean trus paprasan karo tonggoku, trus tonggoku
nyeletuk “mangkane to Rat nang rabi cek onok seng ngeterno nang pasar” aku mek
mesem tok, pas posting foto nang nikahan e koncoku mesti langsung di komen
“mangakne Rat nang rabi ben onok gandengan pas foto buwuh nang nikahan e konco
e”, aku mek bales hehe. Saiki ucapan iku wes random banget, aku posting
nongkrong nang café di komen “mangkane rat nang rabi”, aku lagi gaenak awak,
posting gambar emoticon ngemut thermometer di komen “mangakne Rat nang Rabi” he
mbut aku iki lagi gak enak awak, timbang komen “nang rabi” mending shareloc en
Pusura loh &lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;aku tak budal prikso.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Memang
aku wong e koyok ngene, aku wes sangat berdamai karo awakku dewe, aku tipekal
wong wedok sing gak sepiro wedok banget perilakuku, aku gaisok di kongkon mesem
alus, lungguh malit sikil, trus klambinan gamis sing semi-semi gawe nyapu
lantai. Lek karo konco plek, omonganku ceplas-ceplos, dandanan ku yo trimo mek
gawe sweater polos, celono jeans ireng, karo sandal jepit, lek nang mall yo
gawe flat shoes, mentok-mentok gawe sepatu Vans slip on.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gak
akeh wong lanang sing isok nerimo keadaanku koyok ngene, nerimo kekurangan dan
kelebihanku, sing lek di timbang-timbang yo tetep akeh kekuranganku. Aku koyok
ngene mergo aku ngoco wong-wong seng nang sekitarku. Wedi e, rabi iku dadi
salah arti, sing maune tujuane guyu bareng, ujung-ujung e dadi sambat bareng, hal
sing paling tak tanam nang sirahku, rabi iku golek konco urip, bukan konco
sambat.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Akeh
sing ngomong lek aku tipekal uwong sing terlalu ribet gawe milih pasangan urip,
seolah-olah aku dadi wong sing selectif banget. Yo memang uwong iku gaono sing
sempurna, tapi selagi isok di timbang dan isok&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;milih, yo kudu piye carane isok milih urip seng luwih akeh guyune dari
pada eker e. Lha carane piye? Yo gampang garek ndelok ae, yok opo carane wong
lanang delok aku, maksud e cara pandang teko endi sing bakal di gunakno gawe
kenalan karo aku. Kabeh iku isok di rembukno bareng-bareng, ketika salah siji
kekurangan isok di golek i solusine, yo berarti wong iku open minded. Tapi lek
cerito suatu kekurangan terus reaksine pasanganan mu malah kaget dan ilfeel, yowes
tinggalen ae, percuma soal e lek di terusno, uripmu bakal entek gawe tukaran
tok, eman waktumu, mending meluo seminar e binomo ae.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Nah
hal seruwet iku sing gak bakal isok tak jelasno nang wongtuo ku. Memang,
wong tuo ku gak pernah nodong aku gawe takon, kapan nikah dan seterus e, tapi
kadang mesti nyindir alus dan nyelekit, lek pas entuk undangan nikah teko konco
mesti Bapakku langsung telfon, “Rat entuk undangan teko koncomu SMA, gak teko
ta?,” “iyo Pak gampang” jawabku singkat, ngunu iku yo sek onok terusan e
“koncomu wes podo rabi kabeh, garek awakmu ambek Rista gang 6 tok iku sing
durung”,”iyo Pak gampang” jawabku maneh. Sampek onok nang titik sing sangat
garai aku sempet gak ambekan beberapa detik. Wingi sore Bapakku telpon maneh,
niat e mek takon kabar, tapi ujung-ujung e pertanyaan sadis iku moro-moro
mencolot ae, “Rat.. lek wes duwe pacar nang di kongkon njaluk, gak bosen ta urip dewean,
aku ben gak kepikiran lek awakmu durung rabi”. Aku sempet ketenggengen mari
ngunu tak jawab “iyo Pak engkok sek, lek angger rabi ngunu gampang, tapi rabi
karo wong sing bener-bener tepak, iku sing gak gampang, wes dungakno aku ae Pak
ben nang cepet entuk jodoh”. Mari ngunu telpon e tak marino.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hal-hal
koyok ngunu iku sing garai aku kadang mikir, pingin e wong tuo delok aku
seneng, dan mesti e sedih lek delok kondisiku sing koyok ngene saiki. Tapi sing
tak pikir, wong tuoku bakal luwih sedih lek delok aku rabi karo wong sing gak
tepak.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Masio
ngene-ngene o aku yo gak meneng rek, aku yo berupaya golek gebetan, kenalan
karo wong anyar. Nah masalah e, aku memang wong sing ceplas-ceplos, tapi iku
berlaku gawe uwong sing wes tak kenal, lek komunikasi karo wong anyar, congok
pol aku rek. Pernah aku takon DM nang koncoku sing luwih ayu teko aku, sing
gebetan e gonta-ganti, tentang piye carane kenalah sing apik karo wong anyar
ben obrolan e nyambung?. Jawaban e mek, “yo ngobrol o keseharian ae, trus lek
bingung arep ngobrol opo yo meneng ae ngenteni arek e seng takon, simple kan”.
Tuelekk, sing garai aku mangkel opo?, kata terakhir e cik, “simple kan”, nang
jero atiku “simple ndasmu”. Ngerti dewe kan yok opo kelakuan e wong lanang,
onok sing gampang di ajak ngomong, onok juga sing sok cool, takon arang-arang,
meneng, meneng-meneng kepising nang katok haha.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Yaweslah
intine, aku&amp;nbsp; ngewanti-wanti gawe konco-konco kabeh ojok gampang nyimpulno
sesuatu sing lagektas mbok delok sekilas, lek awakmu delok koncomu onok sing
koyok aku ngene, ojok gampang di ilokno, ojok gampang mbok pekso-pekso,
ngongkon-ngongkon rabi tok trus nek onok gak tepak e, pegatan, opo awakmu gelem
ngurusno surat e nang pengadilan?, gak kan, paling lek di curhati mek isok ngomong
“sabar yo”, ngerti o, kata sabar mu iku gaiso garai magic com e moro-moro kebek
sego dewe.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sak
ndablek-ndablek ku, sak cuek-cuekku aku ya tetep duwe ati dan perasaan, aku
koyok ngene iki yo onok alesan e kok rek, di masa iki mungkin aku isih terlalu egois
untuk pengen ketemu uwong sing bener-bener iso nerimo aku dari segala sisi, di
jak ngobrol enak, gak posesif, dan gak kakean nuturi. Utowo di sisi lain aku
isih sangat wedi delok kehidupan e wong-wong nang sekitarku sing malah dadi
terkekang, kesulitan, tukaran setelah menikah. Cobak ae onok salah situk onok
koncoku sing cerito “eh Rat, mari nikah iku enak loh, seru, isok nongkrong
bareng bojo dan bla..bla..bla..”, mungkin aku yo rodo termotivasi setelah delok
koncoku sing nikah. Ya emang uwong iku bedo-bedo, gak isok di pukul roto, gak
kabeh wong lanang iku bajingan, males-malesan, opo sering moro tangan, pasti
onok juga sing sabar dan bekerja keras gawe nyenengno bojone. Intine sampek
detik iki aku isih berusaha nyenengno awakku dewe, sambil perlahan aku ngenal
uwong. Prinsipku seh mending rodo telat sambil nggolek sing bener-bener sreg,
timbang gupuh, tapi hasil akhir e morat-marit, soale iki tentang perjalanan
urip sing lek iso ya seumur hidup sekali ae.&lt;/p&gt;

&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Aku
yakin kok, kabeh iku lek di ati-ati hasil e bakal luwih rapi, dan sesuatu sing
grusa-grusu pasti ending e gak tentu. Aku Ratih, dan
kabeh iku mau alasanku.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/4427498678071681909/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/07/alasane-ratih-cerkak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4427498678071681909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4427498678071681909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/07/alasane-ratih-cerkak.html' title='Alasane Ratih (CerKak)'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-7846846152144512662</id><published>2021-06-22T08:42:00.005-07:00</published><updated>2021-06-23T04:31:39.322-07:00</updated><title type='text'>Sebuah penyesalan</title><content type='html'>&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Apakah kamu pernah menyesal?, atau bahkan kamu sedang menyesal?. Menyesalah sampai kamu lupa saat ini jam berapa. Menyesalah sampai kamu sadar betapa bodohnya dirimu, menyesalah sampai kamu melihat betapa besar kesempatan kala itu yang pernah kamu sia-siakan. Mungkin saat ini kamu sedang memejamkan matamu, dan pipimu sedikit demi sedikit teraliri oleh butiran air mata, mengingat waktu yang telah kau buang begitu saja, seolah tak terima&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan apa yang saat ini kamu terima.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mungkin saat ini yang kamu pikirkan hanyalah kesempatan yang tak sedikitpun berpihak kepadamu, semua ini hanyalah kesalahan waktu, salah temanmu yang tak pernah memberitahumu lebih dahulu. Iya, salahkan apapun, siapapun yang sekarang ada di dalam pikiranmu saat ini, sampai kamu merasa tak butuh siapapun lagi. Semua itu hanya membuat dadamu terasa penuh dan matamu semakin gelap, sehingga kamu ingin merobek satu poster besar bertuliskan kata-kata bijak yang kamu tempelkan di satu dinding kamarmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kini kamu akan enggan melakukan sesuatu, karena kamu tak ingin menyalahkan salah satu kakimu jika dia mengambil satu langkah kecilpun. Karena satu langkah kecil yang pernah kamu lewati adalah sebuah penyesalan yang tak pernah bisa terhapus dari terangnya mata jam 03.00 pagi. Kenapa mata saat ini baru melihat betapa indahnya suatu hal yang tak pernah terpikirkan, hal yang mungkin bisa membuat kamu saat ini tersenyum, hal yang mungkin membuat kamu saat ini merasa nyaman, hal yang mungkin bisa membuat kamu melihat awan sore dengan warna kuning kemerah-merahan di temani dengan dua gelas teh hangat dengan sedikit senyuman kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jika saat ini kamu ingin menangis, menangislah sampai matamu sembab. Hal itu hanya membuat kepalamu terasa pening, dan kini kamu harus mengeluarkan uang Rp 50.000,- untuk membeli obat sakit kepala dan obat iritasi mata di alfamart dekat rumahmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Menyesal hanya akan membuat kamu rugi, menyesal hanya akan membuang uang jajanmu untuk membeli obat demi suatu kesakitan yang kamu ciptakan sendiri. Berdirilah, bangunlah dari tempat tidurmu, pergilah ke kamar mandi, dan basuhlah mukamu, sampai air matamu tergantikan oleh segarnya air keran yang mungkin selama ini tak pernah kamu syukuri. Berdirilah di depan kaca, lihatlah betapa angkuhnya kamu saat itu, dan kini kamu hanyalah satu tubuh kecil yang tertimbun oleh ratusan keping penyesalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tak apa, jika saat ini kamu harus bertahan dengan segala sesuatu yang tidak membuat hatimu terasa tenang, bertahanlah sampai kekuatan dirimu yang membuat kamu menghentikan semuanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mungkin kamu merasa malu jika&amp;nbsp;&amp;nbsp;kamu harus merangkak menuju puncak kesempatan itu lagi, bertatap muka dengan apa yang pernah hampir membuatmu bimbang.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Namun banyak yang tak sadar jika kunci bahagia adalah sebuah keberanian, sedikit sikap egois jika kamu kikis secara perlahan maka akan menjadikan sebuah senyuman yang sangat lebar. Iya, &amp;nbsp;tidak langsung saat ini, mungkin besok, lusa atau minggu depan.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tenang saja, tidak ada salahnya dengan menyesal, menyesal akan membantu membuatmu sadar betapa berharganya waktu yang kamu miliki. Kamu tak salah, semua langkah yang kamu ambil sudah benar, hanya saja kali ini tinggal kemauanmu, kamu akan memilih untuk bangkit atau tenggelam dalam lumpur penyesalah yang akan membuatmu hanyut dan semakin terpuruk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tak ada yang tak mungkin, semua akan berubah jika ada suatu langkah. Langkah kecil yang kamu susun sedikit demi sedikit akan menjadi perubahan yang sangat besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bukalah hanphonemu, beri kabar kepada mereka jika kamu saat ini masih mau bercerita kepadanya. Tak usah malu, yang sudah biarlah sudah, untuk saat ini buatlah mereka tersenyum dengan cerita bodohmu di masa lalu. Semua akan jauh terasa lega jika kamu menertawakan semuanya.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kamu pasti bisa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/7846846152144512662/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/06/sebuah-penyesalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7846846152144512662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7846846152144512662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/06/sebuah-penyesalan.html' title='Sebuah penyesalan'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-6314091500309483785</id><published>2021-05-23T03:22:00.005-07:00</published><updated>2021-05-23T05:57:33.810-07:00</updated><title type='text'>Bahagia?</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Jika kamu sekarang sedang tertawa karena tidak bisa berenang, maka bisa di katakan bahwa kamu adalah orang yang bahagia. Jika kamu sekarang sedang tertawa dengan dua orang temanmu karena sama-sama jomblo dan tidak punya banyak teman, maka kalian adalah satu dari beratus-ratus ribu pasangan sahabat yang paling bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kini tanganku akan menulis, menyusun kata demi kata yang akan menjadi sebuah paragraf, yang berisi tentang makna satu kata yaitu &quot;bahagia&quot;, menurut prespektifku pribadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Sore ini aku membuka safari dan menulis di kolom search google &quot;apa arti bahagia?&quot;, yang muncul adalah &quot;kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang di tandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan atau kegembiraan yang intens.-wikipedia&quot;. Tidak ada yang salah dengan penjelasan di atas, namun kini aku sedang sendirian untuk menemukan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Mungkin sekilas jika kita melihat teman kita yang berdandan mecis, pergi ke mall naik mobil, instastory makan malam dengan teman-temannya di restoran mahal, seketika hati kita mengatakan dia adalah orang yang bahagia, mungkin jawabannya bisa &quot;iya&quot; atau jawabannya bisa &quot;tidak&quot;. Jawabannya bisa &quot;iya&quot; karena memang pada saat itu dia sedang tertawa senang dan menikmati fasilitas dan kebersamaan, namun jawabannya bisa &quot;tidak&quot; jika setelah kamu melihat instastory itu kamu chat DM teman kamu &quot;bro asik bener, ada acara apa nih?&quot;, memang kelihatannya tidak penting dan sok asik, namun jika kamu beruntung maka tidak menutup kemungkinan dia akan menjawab dengan jujur, walau hanya mungkin dengan sekedar jawaban &quot;oh acara traktiran bareng temen-temen nih, sebenernya udah lama cuman gaenak aja kalo gak jadi&quot;. Sampai sini mungkin apakah pemikiran kita sudah sedikit bertanya tentang apa makna sebenarnya tentang bahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Oke mari aku kasih contoh yang mungkin lebih relate. Jika kamu sekarang sedang jomblo, atau mungkin sedang punya pacar, namun hubungannya sedang belum jelas atau tak tahu arah, bayangkan hari ini kamu sedang bosan di rumah, kerja sedang libur, pacar lagi diem-dieman, chat whatapss teman low respone karena sedang ada jadwal sendiri, dan akhirnya kamu nekat mandi, berganti baju, dandan mecis ala kamu, mengambil dompet yang hanya berisi uang cash seratus ribu, dan bergegas pergi ke mall hanya untuk jalan, lihat-lihat baju, intinya mencoba untuk melihat keramaian untuk menghapus rasa bosan. Setelah satu jam lebih kamu jalan dan capek karena baju yang di diskon jelek-jelek, maka mungkin cafe adalah salah satu pilihan tempat yang pas di saat itu, mungkin dengan segelas iced tea ukuran small, dan redvelvet cake slice akan membuat mood mu terasa lebih manis. Yang terjadi adalah kamu akan duduk dengan es teh dan cake pesananmu, memotongnya secuil dan melahapnya, serentak matamu akan melihat di sekitarmu, mungkin di meja depanmu ada Bapak-bapak sendirian meminum segelas kopi hitam panas dan membaca majalah time place, di meja sudut sebelah kiri ada sepasang orang yang sedang duduk&amp;nbsp; ngopi berdua namun sama-sama main hanphone, dan di meja sudut sebelah kanan ada sepasang kekasih yang duduk berdekatan, sembari si laki-laki menyuapi sepotong cake kepada pasangan perempuannya, dan matamu akan berhenti di situ.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Sontak mata dan hatimu akan bekerja saat ini, membuat pertanyaan-pertanyaan kecil yang dirimu sendiripun tidak bisa untuk menjawabnya. Pertanyaan pertama adalah &quot;andai saja aku seperti mereka?&quot;, pertanyaan kedua &quot;enak ya mereka, kok bisa ya mereka bahagia?&quot;, pertanyaan ketiga &quot;apakah aku bisa sama si dia seperti mereka?&quot;. Tiga dari beribu-ribu pertanyaan dalam hati tersebut adalah sebuah bentuk dari ke iri an hati tentang kebahagiaan. Iya, mungkin orang yang kamu lihat saat itu memang terlihat bahagia, namun yang pasti secara tidak sadar kamu adalah orang yang paling bahagia, kenapa?, karena kamu sekarang bisa menikmati waktu kamu sendirian. Masih tidak mengerti?, semua yang kamu lakukan tadi adalah solusi membahagiakan dirimu sendiri. Mulai dari menghilangkan rasa bosan, dan meletakkan diri sejenak setelah lelah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kunci bahagia tak harus berdua, bertiga, atau berlima. Jika bisa bahagia berdua, bertiga atau berlima lebih bagus, namun kadang tubuh kita suka lupa, kalau di dalam diri kita terdapat otak, hati, dan mata, yang jika mereka kita ajak duduk dan berbicara maka akan menemukan satu hal yang di sebut bahagia, lalu siapa yang bahagia?, ya diri kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Akar dari bahagia adalah rasa suka, rasa cinta yang muncul dari dalam hati. Bagaimana kita bisa bahagia bersama orang, jika kita belum bisa bahagia dengan diri sendiri. Apakah kamu sudah bisa menertawakan hidung pesekmu?, apakah kamu sudah bisa menertawakan mata julingmu?, apakah kamu sudah bisa menertawakan tangan kidalmu?, dan apakah kamu sudah bisa menertawakan semua kekuranganmu yang mungkin tidak akan bisa kamu ubah?, jika sudah maka kamu adalah the real orang bahagia,. Semua tawamu adalah bentuk cara bersyukur paling kreatif menurutku, kita bahagia dengan apa yang di anugerahkan oleh Tuhan pada tubuh kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Lalu selanjutnya apa?, apakah ada orang yang bisa bahagia bersama kamu?, jawabannya ada, jika kamu mau mencari dengan teliti dan santai. Karena nyatanya pada saat ini dan dari data yang aku lihat secara langsung masih banyak teman-teman di sekitarku yang masih belum tepat menggunakan kata &quot;bahagia&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Ada tipe orang yang ketika tidak punya teman lain untuk berbicara dan secara perlahan dia mendekat kepadamu, mencoba untuk menyamakan prinsip dengan kamu, tertawa dengan komedi yang sama, mengeluh dengan rumus yang sama, semua seolah terlihat berubah menjadi lebih baik. Namun waktu adalah alat tercanggih untuk menarik sebuah kesimpulan. Di saat temanmu itu sudah mempunyai teman baru selain kamu untuk bertukar pikiran apakah dia masih tertawa dengan komedimu? apakah kata-kata yang di ucapkan beberapa bulan yang lalu masih bisa di pegang sampai sekarang?, kamulah yang tahu jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Ada satu lagi tipe orang yang menempatkan kata bahagia di tempat yang kurang tepat, yaitu &quot;bahagia bersama&quot;. Kata-kata ini paling sering aku dengar di acara kondangan pernikahan. memang arahnya kesitu, tapi tunggu dulu, aku ingin membedah semuanya. &quot;Bahagia bersama&quot; adalah dua pasang kata yang sangat terlihat indah, hasilnya bisa terjadi dua kemungkinan, yaitu beneran bahagia bersama, atau semakin hari semakin memaksakan untuk bahagia. Banyak contoh simple dari teman-teman di sekitar yang sudah melepas masa lajangnya, pria maupun wanita, yang terkadang tidak sengaja terdengar celetukan-celetukanya di telingaku, &quot;sekarang beda sama dulu bro, keluar main gak bisa seenaknya&quot;, &quot;sekarang beda dengan dulu bro, apa-apa harus debat dulu&quot;, &quot;sekarang beda sama dulu bro, dulu bisa beli make-up ini itu, sekarang belinya cuma itu&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kenapa dulu sama sekarang harus berbeda?, it&#39;s okay jika perbedaannya dulu kamu bisa tertawa sendiri dan setelah menikah bisa ngakak berdua. Akan tetapi kalau perbedaannya sudah menjadi penyusutan sebuah kebebasan, hak untuk tertawa menjadi berkurang, itu bukan arti dari bahagia bersama. Jika suatu hari kita akan melakukan suatu hal dan kita masih takut akan pasangan kita yang marah, dan kecewa, maka kita bukan sedang bahagia bersama, namun terpaksa untuk bersama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Menutup-nutup i sebuah hal, atau membatasi diri untuk tidak melakukan hal yang kita suka demi kebaikan bersama, dan saling menghargai, merupakan bukan bentuk dari proses bahagia bersama. Saling menghargai adalah jika kita bisa tertawa bersama dengan komedi yang sama. Memang manusia tercipta tidak ada yang sempurna, akan tetapi sekarang kita sedang tidak membicarakan akan hal itu, kita sedang mebicarakan tentang apakah kita mau memilih untuk bahagia atau memaksakan kebahagiaan. Okay mungkin kesannya terlalu berprinsip seperti pemilih dan sok perfect. Okay, mari kita tarik mundur, tujuan kita hidup untuk apa?, kita kerja keras mencari uang untuk apa?, kita nabung buat apa?, untuk dua kata yaitu &quot;hidup bahagia&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Salah satu tujuan aku menulis blog ini adalah supaya siapaun yang secara tidak sengaja membaca, menjadi mempunyai sudut pandang yang berbeda, cara berfikir yang berbeda tentang arti kata &quot;bahagia&quot;, mengukur diri kita sendiri, sudah seberapa bahagiakah aku?, dan semoga bisa lebih mencintai orang di sekitarnya dengan tulus, tertawa dari hati dan bahagia dengan apa yang di miliki. Jika ada yang kurang setuju dengan cara berfikirku pun sangat tidak apa-apa, aku sangat berbesar hati untuk di ajak ngobrol, di beri masukan dan di arahkan, jika teman-teman berkenan semua itu bisa di sampaikan pada kolom komentar, DM, ataupun e-mail. Jika teman-teman kurang setuju dengan pendapat aku dan tidak sempat untuk mengajakku ngobrol tidak apa-apa juga, ada opsi untuk segera menutup halaman ini dan mengabaikan semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Salam bahagia terimakasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/6314091500309483785/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/05/bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/6314091500309483785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/6314091500309483785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/05/bahagia.html' title='Bahagia?'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-1309607064300992144</id><published>2021-04-04T00:24:00.002-07:00</published><updated>2021-04-11T02:55:36.532-07:00</updated><title type='text'>Bunga Matahari II</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;span face=&quot;Calibri, sans-serif&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;Calibri, sans-serif&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;Calibri, sans-serif&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-size: 11pt; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;Akhirnya hari ini, detik ini, aku harus menyebut nama itu lagi, ya.. Bunga Matahari. Salah satu bunga yang sempat aku deskripsikan dengan berbagai kalimat-kalimat indah yang penuh dengan senyum dan harapan, salah satu bunga yang sempat membuatku tersenyum sendiri ketika aku sedang beradu kata melalui sentuhan jempol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Mungkin di cerita sebelumnya, semua di balut dengan cahaya semangat yang sangat terang, harapan yang begitu indah, dan angin meniup kencang untuk menggerakkan langkah kaki ini, semua terlihat rapih dan indah. Namun tak semua layang-layang yang di terbangkan bisa dengan mudah mengudara begitu saja, ada yang langsung terbang, dan ada yang malah menukik jatuh berantakan, aku adalah contoh layang-layang yang terakhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Memang semua terlihat berantakan, tak sesuai dengan harapan, namun banyak hal yang membuat aku bersyukur, jika dulu aku hanya bisa memandang bunga matahari dari jauh dan meraba-raba di setiap keadaanya, kini aku bisa bertanya kabarnya kapanpun. Sekilas memang hidup terlihat tidak adil, namun sebenarnya Tuhan Maha baik, semua doa ku terkabulkan. Tuhan telah memberikan tempat dan waktu untuk mencoba bertatap di depan kelopak bunga itu secara langsung, isi hatipun sudah tertuang, semua ku kemas dan aku susun rapih di dalam satu kotak kejujuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lilin kecil sempat ingin padam, karena tertiup hebatnya angin dan harapan yang pudar begitu saja, sempat ingin memaksakan diri, namun rasanya semakin sakit. Tatapan bunga matahari dan pendiriannya membuat hati ini perang, perang yang mengharuskan aku harus berbalik badan dan menyimpan segala amunisiku dengan rapih, semua harus ku hentikan, bagaimana caranya? Aku akan bercerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satu hari terasa sangatlah lama, tidak ada harapan lagi untuk menyalakan api lilin kecil, kini aku melihat bunga matahari sedang berbahagia, dia bahagia dengan segala apa yang sudah menjadi pendiriannya, aku melihatnya dengan kedipan mata yang sangat lambat kemudian memejamkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Berhari-hari aku berdiri di depan kaca, berbicara kepada diriku sendiri, “aku harus bagaimana?, aku tak boleh menjadi lilin yang hanya menyala di saat aku menginginkan sesuatu, namun aku harus menjadi lilin yang bercahaya di setiap sudut yang gelap”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari-hari masih aku selingi dengan saling bertanya kabar, namun kini rasanya berbeda, aku harus membohongi diriku sendiri dengan mengatakan diriku baik-baik saja, aku harus berpura-pura acuh di saat merespon setiap senyumannya, dan semua kata sembuh yang aku ucapkan masih bersandingan dengan bekas luka yang belum kering.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Beratus-ratus menit aku menghabiskan waktu untuk meminum es teh sendirian, bertanya kepada diri sendiri “bagaimana caranya bisa berhenti untuk memikirkan bunga matahari?”. Di temani dengan embun es di dinding gelas, dan dinginnya setiap tegukan es teh, membuat aku sadar bahwa rasa tidak akan bisa hilang begitu saja, karena rasa adalah satu gelas air putih yang sudah bercampur dengan pewarna. Lalu hal apa yang bisa di lakukan agar air yang sudah tercampur dengan pewarna itu bisa kembali jernih?. Kemudian aku perlahan mencoba untuk meminum air itu sedikit demi sedikit, dan mengisi lagi gelas itu dengan air putih, sampai pada akhirnya aku tahu bagaimana rasanya menelan dan mencerna sebuah rasa yang bercampur dengan harapan, dan aku perlahan bisa membedakan mana rasa yang bercampur dengan harapan dan mana rasa yang murni, rasa yang harusnya di sambut dengan kemurnian&amp;nbsp;&amp;nbsp;lain, karena rasa dan harapan ternyata suatu hal yang berbeda dan tidak bisa di campurkan dengan begitu saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kini nafasku sedikit lega, helai per helai harapan kini terbang menuju tangan Pencipta, aku sadar akan kapasitas diri ini yang hanya berhak untuk menampung sebuah niat dan menggerakkan langkah, urusan tua bersama sudah ada yang menuliskan di satu halaman blog yang tidak bisa di edit yaitu “takdir”. Semua sudah ada garisnya, cahaya lilin sudah berusaha menyalakan pancarnya seterang mungkin, namun tak semuanya yang layu butuh cahaya, semua mempunyai hak untuk tersenyum dengan cara masing-masing, aku pun begitu, kini aku perlahan mengerti, tak semua yang di patahkan itu buruk, dan yang di satukan akan bahagia, setiap langkah adalah mata pelajaran, yang mana kita bisa membacanya lagi sebelum kita tidur, dan untuk mengerjakan soal di ke esokan harinya. Satu hal yang aku yakini, bahwa jika kita mengunyah setiap langkah dengan rasa ikhlas dan kejujuran maka tidak akan ada kata menyesal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mungkin sekarang yang aku lihat adalah bunga matahari masih bisa tersenyum dengan segala kombinasi rasa yang telah di serap dari akarnya, dan terlihat terang oleh sinar yang di butuhkannya. kadang layu, kadang ceria, semua sudah menjadi resikonya. namun aku yakin untuk waktu yang sudah di tentukan nantinya, dia akan menjadi bunga yang bisa berdiri sendiri dengan segala apa yang sekarang di cerna, dan lilin kecil akan tetap menyala di setiap tiupan angin yang menyerang, dia kini belajar akan kekuatan dirinya sendiri, yang pasti satu keberanian akan menjadi salah satu prestasi baru yang dia telah kantongi, semua akan menjadi bekal untuk di setiap langkah selanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kini semua berjalan sangatlah normal, kita telah menjadi masing-masing yang akan bertumbuh dengan nafas yang di hirup dari satu ruang oksigen yang kita pilih sendiri, jika ingin tertawa, tertawalah, dan jika ingin menangis, menangislah. Semua akan menjadi sad ending jika kita hanya menggaris besarkan sebuah penyesalan, dan semua akan menjadi happy ending jika kita saling menceritakan semua keresahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify; text-size-adjust: auto;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Terimakasih Bunga Matahari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/1309607064300992144/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/04/bunga-matahari-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/1309607064300992144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/1309607064300992144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/04/bunga-matahari-ii.html' title='Bunga Matahari II'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-7503168693199090380</id><published>2021-03-11T02:49:00.001-08:00</published><updated>2021-03-11T02:49:26.241-08:00</updated><title type='text'>Pejamkan</title><content type='html'>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Jika kamu sekarang sedang patah hati, berteriaklah dan menangislah sekencang-kencangnya, luapkan apa yang sekarang kamu rasakan, semua kini memang terasa tak adil, saat usahamu, keberanianmu, niatmu, bahkan kejujuranmu hanya terbalaskan dengan satu kata yaitu &quot;maaf&quot;. Jika kamu sekarang sedang bingung, melamunlah sampai engkau lelah, tak tahu waktu bahkan sorot matahari yang akan membangunkanmu. Memang, semua itu tidak bisa mengobati rasa sakit hati yang sekarang kamu rasakan, namun paling tidak bisa membuat nafas dan detak jantungmu sedikit teratur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Mungkin saat ini yang kamu lihat adalah kamar yang gelap, langit yang mendung dan suara hujan yang lebat. Semua lagu-lagu patah hati terdengar tak ada yang fals, dan liriknya terdengar nyata. Saat kamu pejamkan mata yang teringat hanyalah semua usaha-usaha kecil yang kamu kumpulkan selama ber puluh-puluh minggu dan kini kamu tak tahu akan membuangnya kemana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Mungkin kini kamu segera ingin bangun dan berdiri sendiri menghadapi ini semua, namun sadarlah kupingmu sudah merekam kata &quot;maaf&quot; itu, yang membuat kakimu lelah, mata tak tahu harus memandang ke arah mana, otak pun kini bingung harus memikirkan apa lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Jika kamu sudah lelah dengan semua tangisanmu, maka kamu akan bangun dengan sendirinya, jari-jari mu perlahan akan mengusap air mata di pipimu. Kamu akan bangun dengan badan yang sangat lelah dan kepala yang sangat pusing, namun saat tanganmu mulai membuka jendela kamarmu maka sorot cahaya akan menyerang wajahmu dengan tajam yang membuat matamu silau dan membuat sudut kamarmu sedikit terang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Memang kini adil bagimu sungguh mustahil, namun detak jarum jam masih terus berjalan, senin akan berganti selasa, selasa akan berganti rabu dan seterusnya. Kini kamu sudah menjadi orang yang sangat hebat, kamu sudah menuruti semua keinginan hatimu. Jika dahulu senang dan sekarang harus bersedih, itu semua terjadi karena kamu sudah mencoba. Kamu sudah berusaha sekuat tenagamu, kamu sudah jujur dengan isi hatimu, walaupun waktu dan keadaan sedang tidak pernah mempertimbangkan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Percayalah, yang patah akan tumbuh, dan yang jatuh akan bangun, semua ada waktunya. Jika kamu hanya menyesali apa yang sudah terjadi maka hanyalah sia-sia, semua sudah beku dan tidak bisa di ubah lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Yang harus kamu lakukan sekarang adalah membuka jendela kamarmu selebar mungkin dan biarkan cahanyanya memenuhi kamarmu, kamu akan bernafas dengan udara baru, menyaksikan warna-warni orang tertawa dengan segala kegembiraannya. Iya, mungkin kamu sekarang tidak sebahagia mereka, tidak bisa tertawa lepas dengan satu pun temanmu, namun kamu punya satu senyuman kecil yang muncul dari kejujuran hatimu saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kamu hebat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/7503168693199090380/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/03/pejamkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7503168693199090380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/7503168693199090380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/03/pejamkan.html' title='Pejamkan'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-8104685818556058246</id><published>2021-03-03T14:37:00.000-08:00</published><updated>2021-03-03T14:37:04.054-08:00</updated><title type='text'>Ngenteni</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; text-align: justify;&quot;&gt;Aku yakin kabeh wong sing urip nang dunyo iki tau ngerasakno opo seng jeneng e ngenteni. Ngenteni lek di bahasa indonesiano artine menunggu, lek di bahasa inggrisno artine waiting, lek di bahasa spanyolno, yo aku gak eruh cik, mbok pikir aku kamus lengkap satu juta trilliun ta. Awit cilik awak dewe mesti bakal pernah ngalami masa-masa ngenteni utowo di enteni, awit nang jero kandungan awak dewe wes di enteni kapan metu e, pas wes metu di enteni kapan nangis e, pas wes nangis di enteni kapan PNS e, wes pokok e ngono-ngono lah fase-fase e. Sampek pada akhir e awak dewe isok ngerasakno opo iku ngenteni, mungkin ket mulai melbu sekolah dasar, pas konco sebelah bangkumu wes iso moco, otomatis awakmu pasti mbatin karo mikir “kapan yo aku iso moco?”, sampe akhir e awakmu belajar mati-matian, jaluk tukokno poster huruf abjad Bapak Ibumu, terus di tempelno nang tembok ruang tamu, sebelahan karo poster hewan-hewan karo buah-buah, rasa e konsep iku wes dadi template gawe wong kelas menengah kebawah sak Indonesia, soal e jaman biyen durung onok ruang guru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mari iso moco giliran awakmu delok konco tonggo sebelah omahmu di tukokno sepedah gowes karo bapak e, awakmu pasti langsung gak atek mbatin, tapi langsung mblayu karo nangis golek i Bapakmu jaluk tukokno sepedah, lek iku biasa e gak atek ngenteni suwe, soal e lek pancen iku Bapakmu pasti langsung di tukokno kok. Mari awakmu wes duwe sepedah pasti wes gak kepikiran gawe ngenteni duwe sepedah, bakal wes ngeroso bodo amat karo urusan sepedah, tapi fase nang ngarep bakal ngenteni maneh, yoiku, lek iki awakmu lanang, pasti ngerasakno hal seng mulai rodo melbu nang mental saitik. Yoiku pas wes wayah e konco lanang sak kelasmu wes podo wani sunat dan wes di sunat, tapi gonanmu isih lengkap ono dusbox&amp;nbsp;&amp;nbsp;e, kabel charger, headset sak buku garansi e, jancik iku manuk ta hape vivo. Oke skip hape vivo, kenek opo kok aku ngarani sunat iki fase seng rodo melbu mental saitik, soal e memutuskan untuk sunat iku gak gampang rek, iki pengalaman pribadiku, kelas limo SD sunat iku wes dadi momok nang pikiranku, dan hal iku semakin nge push setelah konco sak kelasku wes podo sunat kabeh, garek gonku tok seng isih lengkap sak dusbox e. Aku sajane&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;kepingin&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;rek yoan sunat iku, tapi seng tak pikir sunat iku loro, hal seng mengerikan, waras e suwe, pipis angel, nandi-nandi gak gawe katok, di rubung laler, delok film india sitik langsung kemeng. Dan pada akhir e aku memutuskan gawe sunat dalam keadaan terpaksa. Seminggu sak durung e di eksekusi aku ngeroso sedih, bayang-bayangku hal-hal seng elek-elek tok. Sampek pada akhir e hari H, barangku di eksekusi, pas proses e memang gak kroso loro, tapi pas marine, ketika obat bius reaksi e wes entek, baru keroso, rasane barangku koyok di nyos gawe rokok samsu, sak selop.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Setelah fase sunat wes mari, gak mungkin kan awakmu mikirno masalah iku maneh, gak mungkin kan pas sekirane awakmu lagi gabut trus moro-moro kepikiran gawe ngubah bentuk jahitan e, ta di model koyok pion. Dadi gawe langkah seterus e bakan onok ngenteni-ngenteni fase seng liyane.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Biyen pas aku isih sekolah SMA pernah duwe fase kepuingin ndang cepet lulus sekolah terus langsung kerjo, entuk duwit dewe terus di gawe tuku opo seng di karepno. Ternyata kabeh iku gak segampang koyok pas awakmu kebelet ngising, terus cepet-cepet nang jeding, nyopot katok, lungguh, ngeden, bilas, terus ngomong “hmm legoo”, ternyata urip gak segampang nelek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Nang fase iku aku lumayan belajar yok opo cara e bertahan hidup, urip dewe, golek duwit dewe, nyelengi dewe, di bujuk i arek dewe. Nang jaman-jaman iku aku sangat fokus karo dunia seneng-senengku dewe, kepingin opo langsung tak tuku, gak mikirno yok opo carane bertahan hidup limang tahun engkas ta nyisihno duwit gawe masa depan, ojo maneh nyisihno duwit, nikah ae sama sekali gak kepikiran, pengen pacaran tapi gaono tujuan nikah sama sekali, nikah iku hal seng sangat gak penting menurutku waktu iku, lek ono wong seng kesusu nikah aku paling&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;gak seneng&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;. Sampek pada akhir e saiki, detik iki, aku nang fase seng iso di bilang wes wayah e banget gawe nikah. Nang pikiranku memang isih mikir nikah iku durung sepiro penting, tapi umurku wes mengkerik karo mendelik nang ngarepku. Lumayan bingung seh onok nang fase iki, tapi yok opo maneh di apak-apakno menurutku nikah iku bukan karena awakmu wes umur piro, tapi ketika awakmu wes ketemu uwong seng pas gawe awakmu, which is wong sing gelem nerimo kekurangan karo kelebihanmu. Nah saiki aku dalam fase ngenteni wong seng tepak gawe aku, rasane ngenteni kali iki sangat nyita pikiran dan mental. Iyo bobot awak mundak tapi pikiran rodo oleng. Kadang delok Wong-wong iku cek gampang e seh nikah, cek gampang e golek pasangan, kenapo giliran aku kok seruwet iki?, sampe pada akhir e aku lumayan iso berdamai karo iki kabeh, pikiran-pikiran elek mulai tak hapus situk-situk teko utekku, soal e setiap uwong iku pasti duwe dalan cerito dewe-dewe, awak dewe gaoleh ngukur gawe garisan e wong liyo, awak dewe yo awak dewe, wong liyo yo wong liyo. Sampe sekeras iku aku berusaha gawe menghibur diri&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Oke balik maneh nang soal&amp;nbsp;&amp;nbsp;ngenteni. Memang ngenteni dalam fase iki lek di rasa-rasano ngenteni paling abot, paling pahit, di antara fase ngenteni sak durung e, tapi aku yakin lek seng gawe urip iku wes ngatur kabeh, marine poso mesti onok riyoyo,&amp;nbsp;&amp;nbsp;marine bengi, pasti onok awan, kabeh iku karek ngenteni waktu, selagi awak dewe wes berusaha rekoso, wes matur karo seng&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kuoso, awak dewe tinggal tunggu hasil opo seng bakal di kekno. Rejeki gak pernah onok seng eruh teko e, isok ae teko e setahun engkas, isok ae sak ulan engkas, isok ae seminggu engkas, isok ae sesuk, isok ae mari tulis blog iki, terus onok seng ngomong “mas tangio ojok ngayal seng duwur-duwur”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kadang aku sampek ngeroso rodo pegel, kepingin nyerah, tapi aku ngerti kabeh iku sifat seng paling gak apik di lakoni menurutku, opo maneh wong lanang koyok aku ngene iki. Bakal tak nikmati waktu dewe ku saiki, susah seneng e bakal tak syukur i, tak anggep iki waktu “me time” ku sing gak iso di duweni karo wong-wong nang jobo kono, seng kepeksan rabi terus gaiso nikmati waktu dewean e maneh. Aku yakin mben lek aku wes di paringi jodoh karo seng kuoso bakal kangen masa-masa dewe ku saiki, arep nonton di pelirik i bojo, arep tuku klambi ngenteni diskon, arep mangan sushi leren meeting sek sak keluarga. Soal e kemungkinan terbesar e setelah rabi gak bakal mikir maneh hal-hal seng koyok, lek arep nang mall kudu gawe klambi opo, jam tangan opo, sepatu opo, asli gak peduli cuk, fokus e mesti dadi nang keluarga, yok opo cara e bahagia bareng bojo, guyu bareng bojo, opo maneh lek wes duwe anak, pasti bakal luwih fokus nang anak e. bapak e mah trimo gawe kaos polo karo sarungan atlas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dadi kebayang mben lek wes mari ngelewati fase ngenteni jodoh, nikah, duwe anak, terus akhir e dadi bapak-bapak, dadi embah-embah, terus onok kabar konco sak pantaran wes onok sing kenek stroke, jantung lemah, asam urat, kolesterol, mungkin rasa e semakin wedi, kepikiran, deg-deg an. Mungkin luwih gak kebayang maneh lek wes terimo kabar misal e onok konco saumuran seng wes “game over”, pasti garek ngenteni giliran iki, paling nang ati mek isok dungo “Ya Allah Paringi slamet dunyo akhirat, konco-koncoku sek ae loh gak opo-opo, aku mburi-mburi ae, gak gupuh blas kok aku, Amin”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/8104685818556058246/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/03/ngenteni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/8104685818556058246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/8104685818556058246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/03/ngenteni.html' title='Ngenteni'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-9139477290107862529</id><published>2021-01-07T07:12:00.001-08:00</published><updated>2021-04-03T09:11:19.440-07:00</updated><title type='text'>Bunga Matahari</title><content type='html'>&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Bunga matahari, memang sesuai namanya, dia adalah bunga yang terlihat bersinar seperti matahari. Belum ada satu tahun aku melihat bunga itu, dia sangat terlihat bercahaya, tanpa berhadapan langsung&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;pun,&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;aku langsung suka. Ya begitulah aku, jika sudah suka terhadap suatu apapun itu bakalan bilang suka selamanya. Menurut aku, dia paling mempunyai pesona di antara bunga matahari yang lain. Aku melihatnya ketika dia tersenyum, sungguh aku langsung jatuh cinta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari rabu pagi terlihat sangatlah cerah, aku bangun dengan penuh keceriaan dan semangat, seperti hari-hari biasanya, bangun tidur aku membereskan tempat tidur, mandi, sarapan lalu berangkat kerja. Namun langkahku tiba-tiba terhenti, ketika aku tahu bahwa matahari yang terik hari ini adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;cahaya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;yang menyinari bunga matahari itu. Ya, hari ini aku tahu kalau ternyata bunga matahari itu sudah ada yang menyinari, lalu aku terdiam, dan mengambil nafas dala&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;m-dalam, “aku tidak boleh kagum pada bunga itu lagi”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari kamis dan seterusnya aku bertingkah seperti biasanya, tidur, bernafas dan boker. Tidak ada hal yang istimewa. Aku merasa sehat waktu itu, aku masih menyibukkan diriku sendiri dengan segala kesendirianku, betapa anehnya kalimatku barusan. Yah.. seperti biasanya juga, aku tidak berharap apapun dengan segala kesendirianku, aku tidak berharap tiba-tiba ada wanita cantik bilang “i love you” di depanku. Menurutku hidup terlalu aneh jika terlalu banyak berharap, semua sudah mempunyai lintasan sendiri-sendiri. Sampai pada suatu hari, awan mendung menyelimuti langit, semua terlihat gelap abu-abu. Hujan lebat, angin kencang, aku pun duduk diam di bawah halte, aku sedang dalam perjalanan pulang, dan akhirnya hujan pun reda, namun langit masih terlihat abu-abu, aku berjalan dan tak sengaja aku melihat sesuatu yang layu, aku menatapnya, dan dia pun menatapku, lantas aku lari dan melanjutkan perjalananku pulang, sesampai di rumah, aku langsung bergegas untuk mandi dan duduk bersantai, tatapan kosongku menyadarkanku, bahwa alam hari ini memberi tahuku, cahaya yang menyinari bunga matahari itu, hari ini tiada, dia datang ketika dia bisa. Hari sudah terlalu larut malam, akupun memutuskan untuk memejamkan mata, agar pikiranku tidak lari kemana-mana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Besok pagi aku melihat bunga matahari itu, aku tersenyum dan dia pun tersenyum. Entah aku harus bagaimana semestinya, hatiku langsung buta, aku tak tahu mana yang salah dan mana yang benar, hatiku langsung luluh ketika melihat senyuman itu, “maafkan aku”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hampir setiap hari aku tersenyum melihat bunga matahari, namun situasi semakin gawat, kali ini dia yang mengawali senyum. Aku tak bisa apa-apa, rasa senangku kali ini berada di puncak dari segala ukuran matematika. Tidak mungkin kalau hari-hariku kini tidak semangat, bagaimana tidak, setiap senyumannya membuat aku lupa dengan kata lelah. Jatuh cinta, ya.. kata itu muncul lagi di dalam hatiku. Bangun tidur aku tersenyum, mau mandi aku tersenyum, mau boker aku tersenyum, padahal Cuma mengingat-ingat senyuman itu, ya aku sedang gila.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kini aku mempunyai amunisi di setiap hari-hariku, yaitu senyuman bunga matahari. Namun di selah waktuku aku sadar bahwa cahaya itu akan datang lagi, dan bunga matahari tidak akan bisa tanpa dia, namun pikiran liarku membuat aku menghalalkan segala cara, “mungkin aku tidak bisa memetiknya kali ini, namun aku bisa memberinya semangat di kala mendung datang”, kata hatiku waktu itu. Lalu sore itu aku menghampiri bunga matahari dan mengatakan apa yang sekarang aku rasakan, aku berkata “aku tahu kalau cahaya itu akan terus menyinarimu, dan kamu senang kan dengan datangnya dia?”, lalu bunga matahari itu menjawab “&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;iya, tapi bukan berarti aku harus menolak semangatmu, karena cahaya itu tak pernah berjanji kepadaku kalau dia akan selalu datang di saat aku membutuhkan dia, tapi untuk saat ini aku masih membutuhkan dia”, “its okay, aku di sini juga sadar kok, aku hanyalah cahaya lilin kecil yang berusaha membuatmu ceria walaupun aku tahu sinarku tidak sebesar sinar dia”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Percakapan itu berakhir dengan tingkah yang lumayan canggung. Ucapan terakhirku tidak di balas, namun dia hanya tetap tersenyum. Hari itu aku bangun terlalu pagi, dan hari sangatlah cerah, aku bergegas mandi, berpakaian seragam rapi dan berjalan, aku melihat bunga matahari itu tersenyum, namun lengkap dengan sinar cahaya yang sangat terlihat serasi, aku hanya tertunduk, dan melanjutkan langkah demi langkahku, kali ini aku sudah tidak bisa mengambil nafas dalam-dalam lagi, aku tak tahu bagaimana caranya untuk mencabut rasa itu yang sudah tertanam di dalam hatiku. Lalu aku memutuskan untuk berjalan di arah yang berbeda, aku tak ingin melihat bunga matahari itu lagi, rasa itu ku cabut pelan-pelan, meskipun sakit aku terus berusaha mengeluarkannya. Aku tahu ini tidak sehat, aku tidak boleh egois, hari demi hari aku masih berjalan di arah yang berbeda, terus mencoba untuk memusnahkan butiran-butiran rasa itu, aku tidak peduli aku harus berjalan kemana, yang penting aku tidak ingin melihat bunga matahari itu tersenyum kepadaku lagi, tak mudah untuk bisa melewati jalan yang berbeda, namun dengan segala niat dan keteguhanku, sampai berbulan-bulan aku terus berusaha keras melupakan, sampai pada akhirnya aku lupa akan nama bunga matahari, kini menemukan jalan baru, jalan yang aku lewat i selama berbulan-bulan terakhir, jalan itu sangatlah sepi, suasananya selalu membuat aku tenang, aku memulai hari-hariku dengan semangat aroma udara di setiap pagi, kicauan burung, dan suara speaker mamang-mamang sari roti. Kini aku bisa tersenyum dan tertawa lagi dengan komedi, aku tertawa dengan semua hal lucu, dan aku menertawakannya dengan sangat kencang, lega sekali rasanya, kenapa ada hal selucu itu di dunia ini. Kini semua ku komedikan,&amp;nbsp;&amp;nbsp;cerita cintaku, kisah hidupku, suatu perbedaan, suatu kesedihan, semua ku kemas dalam bentuk box komedi, dan “buuumb” hasilnya sangat di luar dugaan, aku bisa tertawa setiap hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kini semua terlihat lucu, tak hanya mamang-mamang sari roti, tukang sate gerobak pun ku sapa dengan pertanyaan canda&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;yang sangat menbuat perut kalian terkocok pastinya, lalu ku sapa tukang sate itu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;“pak gerobaknya rusak ya, kok di dorong terus?” Hahaha..&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;waaah&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;lucu sekali dong, harusnya kalian ketawa terkekeh-&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;kekeh setelah membaca sepatah kalimat biadab itu, lalu tukang sate itu berhenti, dan akupun segera menutup dan mengunci pintu rumah, sebelum gerobak sate ayam berubah tulisan menjadi sate bibir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari jumat tukang sate itu tidak lewat depan rumah lagi, karena dari pagi cuaca mendung, hari ini hujan tak berhenti-berhenti, lalu aku memutuskan untuk keluar rumah dengan menggunakan jas hujan plastik transparan, tapi di depan ada pohon besar tumbang yang menghalangi jalan itu, cabang dan daunnya melintang penuh di tengah jalan, aku pun putar balik, berjalan di temani rintik hujan, namun jalanan di sore itu sangat lah sepi, tidak ada suara sate ayam ataupun sari roti, hingga di tengah perjalananku langkahku terhenti, pandanganku seketika mengarah ke satu sudut, lalu hatiku berkata “Astaga aku lewat jalan ini lagi”, ya waktu itu aku melihat bunga matahari itu layu, tidak menangis tapi matanya berkaca-kaca, namun aku tetap lewat begitu saja. Keseokan harinya aku bertanya kepada rumput-rumput di sekitar, “apa yang sendang terjadi dengan bunga matahari?” Tanyaku, “cahaya sudah beberapa hari ini tidak datang kepadanya, kasihan dia, seharusnya dia tahu apa yang dia harus lakukan kepada cahaya itu”, jawab rumput-rumput di sekitar, lalu aku pergi meninggalkan rumput itu. Keesokan harinya aku lewat jalan itu lagi, lalu dengan tiba-tiba aku di hentikan oleh segerombolan rumput kemarin, “kamu kenapa, sekarang secuek ini? Bunga matahari kini butuh sinar yang bisa membuatnya tersenyum lagi, bukannya kamu dulu menginginkan dia? Jangan jadi lelaki lemah”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ucapan rumput itu sangat membekas di hatiku, aku tidak bisa tidur semalaman, aku berperang melawan hatiku sendiri, aku tidak bisa melihat bunga matahari terlihat layu meskipun aku telah membuang jauh rasa itu, rasanya ingin aku mengibur dengan cahaya kecilku tapi aku tak bisa, namun hari semakin mendung, kini aku hanya bisa melihatnya dari jauh, meyakinkan bahwa dia tetap masih harus bisa berdiri tegak, rasa khawatirku kini semakin berbenturan dengan keadaan ini, aku semakin tidak tega melihat bunga matahari, seolah-olah dia ingin bercerita namun mulut sudah kaku dan tidak bisa bersuara, dan matanya masih berkaca-kaca. Akupun hanya masih bisa melihat, dan berkata di setiap gelapnya malam, memohon kepada sang pencipta untuk menunjukkan apa yang semestinya aku lalukan. Namun kini hatiku semakin yakin, bayang-banyang bunga matahari semakin nampak di setiap malamku, aku masih melihatnya layu, aku semakin bingung, apa yang seharusnya aku lakukan?, aku bertanya kepada siapapun dan semuanya hanya diam, semua hanya memandangiku, seolah-olah menyuruhku untuk pergi menghampirinya, tapi hatiku masih berkata tidak. Lalu seketika suara petir menyambar, suaranya sangat keras, terus membekas di kuping, lalu aku berteriak “Tuhan lindungi bunga matahari”, kini hati berkata lain, seolah tidak ingin menyesal di kemudian hari, aku tidak ingin sisa hidupku di bayangi oleh rasa penyesalan, namun waktu masih belum mengijinkan aku untuk menyampaikannya, dan masih ku perbincangkan dengan sang pencipta. Dan di sini aku hanya berharap, aku bisa menjadi sinar yang abadi, tidak hanya menjadi sinar, namun menjadi apapun yang bisa membuat bunga matahari tersenyum dalam situasi apapun, tanpa melukai bunga lain yang ada di sekitanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/9139477290107862529/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/01/bunga-matahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/9139477290107862529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/9139477290107862529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2021/01/bunga-matahari.html' title='Bunga Matahari'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-5794139129985052143</id><published>2020-10-08T06:21:00.000-07:00</published><updated>2020-10-08T06:21:24.984-07:00</updated><title type='text'>Lima tahun kemudian (Cerita Pendek)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; text-align: justify;&quot;&gt;Tokoh utama yang akan saya ceritakan adalah Dirga, Dirga adalah seorang laki-laki berumur 27 Tahun, dan kurang lebih sudah sembilan tahun menghabiskan waktunya di kota surabaya, dia merantau dari salah satu desa kecil yang berada di kota probolinggo. Dirga berpostur tubuh agak gemuk namun tidak terlalu tinggi, tingginya sekitar 165 cm, terlihat lumayan pendek di bandingkan tinggi laki-laki pada umumnya, Namun Dirga adalah orang yang gigih, orang yang lincah, dia tahu di setiap sudut peluang kerja, dia tidak mau menjadi seorang yang hanya tumbuh dengan satu skill, dia tidak pernah malu untuk belajar tentang hal baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dirga mengawali karir di tengah perantauannya sebagai seorang officer. Mungkin sekilas agak terlihat keren, berangkat kerja menggunakan kemeja rapih, celana bahan yang licin dan sepatu pantofel yang super mengkilat, namun itu semua tidak berlaku untuk Dirga, kemeja abu-abu yang lusuh dan celana hitam yang sudah tak bergaris, tanda bahwa dia hampir tidak pernah menyetrikanya menjadi teman dalam kesetiap hariannya. Sepulang kerja sebagai officer, dia memanfaatkan waktu luangnya untuk bergabung di salah satu team EO yang berada di pusat kota surabaya. Lumayan, sekali ada event dia bisa mendapatkan upah sebesar dua ratus hingga tiga ratus lima puluh ribu rupiah. Tak lebih dari dua juta rupiah gaji yang di terima sebagai officer, membuat Dirga harus lebih gigih dan lincah mencari pekerjaan sampingan untuk menutup kebutuhan hidupnya sehari-hari.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;Tak jarang juga Dirga mengikuti seminar-seminar gratis yang terkadang di adakan oleh suatu corporate di gedung atau kampus-kampus tertentu. Mulai dari seminar pengembangan usaha, merintis karir, sampai tentang mengembangkan suatu produk yang ada di sekitar kita. Dengan menggunakan motor matic Yamaha keluaran tahun 2005 dia mengelilingi kota untuk belajar dan mengumpulkan rupiah demi rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dirga termasuk tipekal orang yang humble, dia gampang berbaur dengan orang di sekitar, dia adalah orang yang ketika sedang makan di warteg bisa menyapa orang di sebelahnya, dan setelah makan bisa berbincang sampai berjam-jam, sampai-sampai terkadang dia lupa untuk membayar sayur sop dan lauk telur dadar pesanannya tadi, tak jarang pula ibu warteg menegur untuk mengingatkannya “mas ini tadi belum di bayar”, “oh iya Bu, mohon maaf keasyikan ngobrol sampe lupa ini tadi, ini Bu uangnya” sambil berdiri dan mengeluarkan uang lima ribuannya dua lembar Dirga pun membayar makanan itu. Dia orang yang selalu bisa membuat obrolan menjadi asyik, bisa membuat obrolan baru, bercerita tentang pengalamannya, dan saling bertukar informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Lima tahun berlalu, kini Dirga sedang berada di puncak karirnya, kegigihannya selama ini berbuah manis, dia sekarang menjadi seorang manager marketing di salah satu perusahaan percetakan ternama di surabaya, kemeja abu-abu lusuh kini tak lagi bersama dia, Dirga kini memakai kemeja putih halus, berdasi dan menggunakan blazzer bermerk. Celananya pun kini menjadi sangat licin dan rapih, karena sekarang dia duduk di sebuah jok mobil toyota avanza tahun 2010, motor maticnya kini sudah tersender penuh dengan debu di ruang tengah rumah kontrakannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kini Dirga tumbuh menjadi seorang yang dia inginkan 5 tahun yang lalu, menjadi seorang pimpinan yang gajinya bisa berkali-kali lipat dari gaji seorang officer, sampai-sampai dia sudah bisa mencicil sebuah rumah. Kini Dirga sudah mempunyai segalanya, jabatan, ekonomi yang lebih, bahkan dia sudah menikah dan di karunia seorang anak perempuan yang baru ber umur satu setengah tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sekitar dua tahun yang lalu Dirga menikah dengan Tika, Mereka bertemu di salah satu team EO yang dulu pernah di kerjakannya, hanya enam bulan pacaran dan akhirnya mereka memutuskan untuk saling berkomitmen selamanya yaitu menikah. Sampai sekarang Tika masih tergabung di team EO tersebut, Dirga pun tak merasa keberatan dengan pekerjaan istrinya tersebut, dia malah bangga dengan seorang ibu rumah tangga yang masih mau untuk melakukan aktifitas yang dapat menghasilkan uang, ya meskipun event di akhir-akhir bulan ini sudah mulai jarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dengan menikahi Tika dan memiliki seorang anak, Dirga semakin yakin bahwa ini adalah anugrah terbesar dan hasil dari kerja kerasnya selama ini, seolah alam memberikan reward yang begitu besar kepada dia, hari-harinya kini semakin berwarna dan ceria. Sesekali dia memasang instagram story bersama Istrinya yang sedang makan sushi di salah satu restoran jepang, dengan caption “family time”. Sungguh gambaran keluarga muda yang sangat bahagia. Dengan makanan mewah dan mencukupi kebutuhan seorang istri dan anak, kehidupan Dirga masih terlihat sangat normal, karena dengan gaji besar yang dia dapatkan bisa menutupi semua kebutuhannya saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kini Dirga fokus kepada salah satu perusahaan yang di naunginya, dia sudah tidak menjadi seorang yang bisa menghabiskan waktu sehariannya untuk empat bidang pekerjaan yang berbeda, kini dia benar-benar mendedikasikan dirinya sebagai seorang manager marketing, dia membangun sebuah marketing yang sangat bagus di perusahaan tersebut, tak hanya itu dia pun masih menjadi seorang yang humble, namun tidak kepada bapak-bapak di warteg, karena semenjak karirnya naik Dirga sudah hampir tidak pernah makan di warteg itu lagi, Dirga sangat humble dengan staf-stafnya, dia sangat peduli dengan kesejahteraan karyawan-karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Karena dia pernah tahu bagaimana rasanya menjadi seorang staf biasa dengan gaji pas-pasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Tak jarang dia juga sering mengajak staf bawahannya utuk pergi ke mall, pergi nongkrong di cafe, agar tidak suntuk dengan sistem operasional kerja yang selama ini di lakukan secara serius. Dirga sangat memahami satu sama lain di setiap stafnya, bagaimana cara menangani jika si A terkena masalah, bagaimana cara menangani ketika si B terkena masalah, karena dia tahu setiap individu mempunyai sifat dan karakter yang berbeda, begitupun dengan cara Dirga menyelesaikan masalah mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Tak hanya berprofesi sebagai atasan, Namun di luar dari sebuah pekerjannnya Dirga juga terkadang memposisikan dirinya sebagai teman akrab dengan beberapa stafnya, seperti dengan salah satu staffnya yang bernama Iman, Iman adalah seorang staff di perusahaan percetakan tersebut dan dia sudah bekerja selama kurang lebih dua tahun. Beberapa hari belakangan ini Dirga melihat Iman agak murung, tidak seceria hari-hari sebelumnya, lantas Dirga pun menegur Iman, “Man kamu kenapa? Tak lihat dari tadi kamu kurang konsentrasi saat bekerja?”, “gak pa pa kok Pak, lagi agak sedikit pusing kepalaku hari ini”, Dirga tahu kalau Iman sedang berbohong kepadanya, lantas Dirga pun membalas “yaudah istirahat dulu saja sebentar, nanti sepulang kerja ada acara? Kalau gak ada acara nanti ayo ikut aku, di seberang ada cafe baru sepertinya asyik tempatnya”, “oh baik Pak, nanti free kok saya” jawab Iman dengan sedikit nada gugup, seolah tahu kalau dia kali ini telah berbohong kepada Pak Dirga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Jam pulang pun tiba, Dirga dan Iman sudah duduk di sebuah cafe dan memesan dua gelas es cafe latte, tanpa basa-basi Dirga pun bertanya kepada Iman, “Man kamu sebener e kenapa? Ceritao saja ke Bapak, siapa tahu nanti aku bisa bantuin, gak usah sungkan-sungkan, ini sudah jam pulang kerja, aku wes bukan lagi atasan mu, ayo cerita o”, dengan logat jawa dan bahasa agak santai Iman pun menjawab “iyo Pak aku habis putus sama pacarku”, “hah, pacarmu yang sudah pacaran tiga tahun itu?” Jawab Dirga dengan kaget, “iya Pak yang mana lagi, ya pacarku itu” jawab Iman, “astaga Man Man, kenapa kamu putus? Gak di restui ta sama Ibu mu?” Tanya Dirga penasaran, “enggak Pak, aku di selingkuhin, gatau salahku apa tiba-tiba dia selingkuh Pak”, sahut Iman dengan muka lesu, disitu Dirga hanya menarik nafas panjang dan sedikit menasehati Iman “oalah, wes gak pa pa Man, ikhlasno ae, laki-laki itu harus tegar, gak boleh sedih hanya karena perempuan, mungkin kamu saat ini tidak merasa salah atau apa, tapi dari sudut pandang pacarmu kan beda, mungkin dia melihat satu hal yang gak bisa kamu kasih ke dia, dan dia dapatkan dari laki-laki lain, ambil positifnya saja Man, buat belajar, supaya hatimu makin tegar, gak lemah kayak gini, hidup terlalu sayang kalau hanya untuk bersedih karena wanita Man, Bapak dulu itu sedihnya karena gak bisa makan, pontang-panting cari kerjaan, itu baru Bapak sedih”, dengan sedikit mengangkat mukannya Iman pun menjawab “iya Pak makasih banyak ya supportnya”, “iya sama-sama, yowes wes mau malam ini,&amp;nbsp;&amp;nbsp;nang di habiskan es nya, habis itu ayo pulang, aku wes di whatsapp istriku ini” sambil memegang hanphone samsungnya Dirga mengajak Iman untuk segera pulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sebegitu pedulinya Dirga dengan staf nya, tidak hanya masalah di pekerjaan namun masalah pribadi seorang karyawan pun dia ikut berusaha untuk menyelesaikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Tak hanya sekali bertemu itu saja, namun Dirga juga sering menasehati Iman untuk menjadi pemuda yang lebih gigih, lebih lincah, agar menjadi pribadi yang bisa mempunyai nilai lebih di dalam kehidupannya. Dirga juga sering memberikan contoh dirinya, bagaimana dia bisa berproses dari seorang officer dan kini bisa mencapai posisi sebagai manager marketing, Dirga juga memberi contoh bagaimana memilih seorang pasangan hidup, tak sungkan dia juga menceritakan latar belakang dari seorang istrinya, Dirga menceritakan, bahwa dia memilih istrinya karena kesederhanaanya, dia berasal dari keluarga sederhana yang serba kecukupan, dengan memilih istri yang sederhana dia merasa kalau seorang istri akan bisa menerima dia dengan apa adanya, tanpa tuntutan apapun, ya meskipun dengan seiring berjalannya waktu dan keadaan, tak jarang juga sesekali Dirga mendapatkan tagihan dari ORIFLAME atau toko makeup online berkelas lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dirga sangat memaklumi gaya hidupnya sendiri saat ini, karena perlahan dia berubah menjadi seorang yang harus makan siang di EXELCO, dan harus beli satu set blazzer di ZARA, karena sekali lagi semua kebutuhannya masih bisa di tutup oleh gaji yang di terimanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Namun saat ini, dunia seakan tidak konsisten, semua angan-angan tentang infestasi, menabung dan memperhitungan gaji untuk masa depan, sedetik di hacurkan begitu saja oleh corona.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Dirga pun mendapatkan imbasnya, kini dia hanya mendapatkan jam kerja separoh dari satu bulan full nya. Istrinya pun kini sudah tidak menjadi team dari EO yang di naunginya, EO itu sudah bubar karena sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan event untuk di kerjakannya. Namun Dirga tetap menjadikan dirinya sebagai pemimpin keluarga yang tegar, demi menutupi semua kebutuhannya Dirga kini menjadi seorang Dirga lima tahun yang lalu, dia mengisi waktu liburnya dengan berbisnis online, semua produk yang menurut dia memberi peluang banyak, dia ambil, dia masih menjadi Dirga yang tak malu dengan berbagai skill.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sampai di suatu hari Dirga mengajak Iman untuk berbisnis berjualan suatu produk, dan Iman pun mengiyakan ajakan itu. Di saat itu Dirga mengajak Iman untuk bertemu karena ada salah satu transaksi yang melibatkan customer Iman, dan setelah mereka menyelesaikan proses itu, Dirga mengajak Iman untuk membeli es campur yang ada di dekat mereka melakukan transaksi tersebut. “Es campurnya dua gelas Pak” seru Dirga kepada Bapak penjual es campur, sambil meminum es, Dirga dan Iman pun duduk di bangku yang di sediakan oleh penjual es campur tersebut. Cuaca waktu itu tidak terlalu panas di tambah angin sepoi-sepoi yang sesekali meniup dedaunan di pohon besar seberang jalan raya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sambil mencari potongan roti yang ada di dalam es campur tersebut, Iman tak sungkan untuk bertanya kepada Dirga, “gimana Pak corona bikin semua berantakan, bayaran ga karuan, kebutuhan makin banyak” tanya Iman, sambil menatap ke arah pohon besar di seberang jalan yang daun keringnya sesekali jatuh tertiup angin, Dirga pun menjawab “ya mau bagaimana lagi Man, pandemi kayak gini gak ada yang pernah tahu, jadi ya balik lagi ke kita masing-masing, pinter-pinternya kita, gimana cara kita memanage uang, membagi-bagi kebutuhan, nyatanya aku selama ini gaji separoh juga masih bisa terpenuhi kok kebituhan sehari-hari“, “oh begitu ya Pak” jawab Iman singkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Iman tahu apa yang sebenarnya di rasakan oleh Pak Dirga, dia berusaha menutupi semua beban hidupnya, dia berusaha menjadikan keadaan baik-baik saja. Jika dengan bayaran separoh dia bisa menutupi semua kebutuhannya, lalu untuk apa dia sekarang berbisnis, berjualan ini itu, sampai COD di pinggir jalan seperti ini pun dia lakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Memang terkadang orang itu bisa mengeluarkan kata motivasi, kata-kata indah tentang kehidupan, meskipun kadang dirinya sendiri tahu bahwa kata demi kata yang di ucapkan begitu sulit untuk di terapkan, alhasil hidup akan di setting menjadi sangat baik-baik saja, demi image yang sudah di keluarkan, meskipun di balik layar rasanya seperti jungkir balik melawan lapar dan kata-kata bijak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Lamunan Iman terhadap Pak Dirga bukan hanya pikiran anak muda galau yang tanpa bukti, dia bisa menyimpulkan itu semua karena dia tahu, bahwa rumah cicilan Pak Dirga kini di oper kredit kepada seorang makelar jual beli rumah, dengan alasan untuk kubutuhan sekolah anaknya dan biaya hidup keluarganya. Ayah Iman adalah seorang makelar jual beli tanah dan rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/5794139129985052143/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/10/lima-tahun-kemudian-cerita-pendek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/5794139129985052143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/5794139129985052143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/10/lima-tahun-kemudian-cerita-pendek.html' title='Lima tahun kemudian (Cerita Pendek)'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-3359092029124426674</id><published>2020-08-09T08:47:00.002-07:00</published><updated>2020-08-09T08:47:27.814-07:00</updated><title type='text'>Es kopi susu</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;2 hari yang lalu sebelum blog ini di tulis, sepulang kerja aku di ajak Tama, dia teman satu kerjaan dengan aku dan dia masih berumur 19 tahun, dan aku pun mengiyakan ajakan Tama. Jam pulang kerja pun tiba kemudian kami langsung bergegas menuju warung kopi yang berada di dekat rumah kosanku. Sesampai di warung kopi itu, Tama memesan satu gelas es kopi dan memesankan aku satu cangkir kopi pahit panas sesuai request-ku, kami pun mengambil tempat duduk yang agak sepi, setelah 2-3 menit duduk minuman yang telah di pesan Tama pun jadi dan di atarkan oleh mas-mas penjaga warkop itu menuju meja kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Setelah menyeruput sedikit kopi pahit pesananku, aku langsung bertanya kepada Tama “tumben kamu tiba-tiba ngajakin aku ngopi? Ada apa?”, tanpa basa-basi Tama pun menjawab “iya mas sebenernya aku mau tanya-tanya sampean, bagaimana menurut sampean tentang cewek-cewek desa di jaman yang sekarang ini?”, aku pun semakin bingung dengan pertanyaan Tama tersebut&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;, kemudian akupun mencoba bertanya lagi, maksud lebih spesifikasinya apa, kemudian Tama pun menjelaskan panjang lebar yang pada intinya, dia sedang pdkt atau mempunyai teman dekat yang bertempat tinggal di salah satu desa yang ada di jawa tengah, dan Tama pdkt sama si cewek itu karena selama ini berasumsi, kalau cewek desa itu selalu berimage diam, kalem, suka membantu orang tua, di bayangan Tama gadis desa itu seperti yang ada di ftv, cantik, sopan santun, nyuci di kali, menanam padi disawah, membuang sampah pada tempatnya, membangun PLTA, begitu deh pokoknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jadi pada intinya Tama ingin mengkonfirmasikan kepada aku, karena aku berasal dari orang desa juga, maka dia ingin memastikan, sebelum dia jadian sama teman pdkt-annya, apakah benar image gadis desa itu seperti apa yang dia pikirkan. Kemudian aku pun mulai berbicara menjelaskan dari dasar dulu tentang karakter suatu pribadi itu bisa terbentuk karena apa, menurut pengetahuanku yang seadanya dan semi-semi sotoy ini. Karena apa?, karena sudah hampir kurang lebih 7 tahun aku merantau di salah satu kota besar yang ada di jawa timur, aku pun terhitung jarang pulang ke rumah desa, paling satu bulan sekali, itu pun tidak lama paling antara 2-3 hari di rumah. Yang mana akupun kurang up to date tentang bagaimana pergaulan para cewek desa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Oke, di samping kekurangan informasiku tersebut paling tidak aku bisa memberi masukan Tama dari sudut padang lain, akupun mulai berbicara tentang bagaimana suatu pribadi bisa terbentuk, karena menurut aku, faktor kemungkinan terbesar yang dapat mempengaruhi sifat dan sikap suatu pribadi adalah lingkungan dan pergaulan. Mari kita bedah satu persatu, sebenarnya pribadi seseorang itu tidak dapat di perhitungkan dari dimana dia bertempat tinggal, karena semua itu tergantung kontrol pribadi masing-masing, misalnya ada seorang yang lahir dan tinggal di desa dengan ruang lingkup di lingkungan petani, maka di situ suatu ajaran dari orang tua yang sangat menentukan bagaimana dia mengajari anaknya untuk membantu orang tuanya ke sawah dan lain-lain, akan tetapi di satu sisi itu semua kembali lagi kepada pribadi dari seorang anak, dengan kesadaran yang dia punya di bisa memilih untuk membantu atau malah menghiraukan ajaran orang tuanya tersebut, sama halnya ketika ada seorang gadis yang lahir dan tinggal di kota besar, katakanlah dia lahir dengan keluarga yang di tunjang dengan ekonomi yang di atas rata-rata atau dengan bahasa umumnya yaitu kaya, dengan semua fasilitas yang ada di rumah dia, dengan kesadaran hati dan tingkat kontrol ego nya dia bisa memilih untuk memanfaatkan semua fasilitas itu hidup dan tumbuh menjadi anak yang manja, atau justru menjadikan orang tuanya sebagai inspirasi bagaimana dia malah memilih untuk bisa belajar hidup mandiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dari sisi pergaulan pun sama seperti perumpaan di atas, mau di kota ataupun di desa sebenarnya sama saja, kita ambil perumpaan yang lebih simple lagi, contoh kecil jika suatu pribadi bergaul dan berteman dengan orang-orang yang menyukai musik dengan aliran dangdut, maka secara tidak langsung entah secara cepat atau lambat maka dia pun akan ter-distraksi oleh thema tersebut, seperti mungkin dia akan sering dan suka memutar lagu dangdut dari hanphone-nya, mengidolakan para penyanyi dangdut, dan mungkin bisa jadi sampai style atau look berpakaiannya pun secara perlahan akan terinspirasi pada penyanyi idolanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kemudian pertanyaan Tama selanjutnya yaitu, “terus bagaimana caranya milih wanita yang bener?”.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.666666984558105px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;Di sini sekali lagi aku mencoba menjelaskan kepada Tama tentang definisi “wanita bener” menurut pendapatku pribadi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;Karena kata “wanita bener” itu sangat subjektif sekali, tergantung masing-masing yang menilai, karena “bener” itu mempunyai standart dan versi yang sangat berbeda-beda di mata setiap pribadi. Yang aku garis bawah i di sini ya, kalau aku pribadi, tidak akan memilih atau memfilter seorang cewek hanya dari dimana dia lahir dan tinggal, tapi aku akan mencoba mengajaknya berkomunikasi, saling tukar pikiran, wawasan, dan saling bercerita. karena apa? Menurut aku kepribadian seseorang bisa di timbang dari pengalaman dan wawasan yang mereka miliki, karena dengan wawasan dan pengalaman yang mereka miliki akan menentukan kapasitas bagaimana pola berpikir seseorang, pengetahuan dapat membentuk mind set di setiap pribadi seseorang, dan pengalaman akan menjadi salah satu pelajaran sebagai bekal untuk menjalani hidup kedepan. Sontak Tama semakin menjadi lebih bingung ketika aku menjelaskan dengan panjang lebar dan sok bijak itu, dia agak terlihat heran, “Ternyata sampean bisa serius juga ya mas, tak kita Cuma cengengesan dan guyon-guyon ngawur saja sampean itu” sahut Tama. “Ya begitulah, ada saatnya kapan becanda dan kapan bicara serius” jawabku, dan balik lagi ke pembicaraan awal, “kalau menurut aku sih kalau mau kenal cewek bakal sreg sama yang nyambung saja pas ngobrol sama aku, tahu kekuranku dan mau sama semua kekuranganku, itu sih point yang sangat aku utamakan” sahutku lagi, dan Tama pun hanya terlihat bengong dan sesekali meminum es kopi pesanannya yang di layer atasnya terlihat bening, karena es batunya sudah mencair. Pada intinya setiap aku di mintai pendapat oleh teman-temanku aku akan berusaha memberi masukkan yang terbaik walaupun terkadang caranya agak sedikit gila, tapi terlepas dari itu semua, aku kembalikan kepada pribadi masing-masing, karena setiap manusia mempunyai hak, pilihan dan cara masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Setelah itu suasana warung kopi itu pun berubah ketika dari arah belakang Tama datang seorang laki-laki yang di tangan kanannya membawa uang pecahan dua ribuan dan berhenti tepat di depan meja kami, lalu berkata “mas mohon maaf sudah jam 9 malam, warkop mau tutup (batas jam malam warkop selama pandemi korona)” dia adalah mas-mas penjaga warkop, kami pun bergegas membayar pesanan kami dan pergi pulang, sebelum di razia oleh Polisi, gak lucu kan kalau kami di tangkep gara-gara minum goodai freeze.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/3359092029124426674/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/08/es-kopi-susu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3359092029124426674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3359092029124426674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/08/es-kopi-susu.html' title='Es kopi susu'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-1644696356542417583</id><published>2020-08-03T13:31:00.000-07:00</published><updated>2020-08-03T13:31:05.448-07:00</updated><title type='text'>Transisi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Di saat pandemi covid19 ini masih berlangsung, di saat saat ini juga aku menyadari bahwa di samping jam kerjaku berkurang, otomatis semakin banyak juga waktu luangku di kosan, yang berarti juga banyak momentum mementum yang membuat tidak jarang aku jadi lebih banyak melamun, seperti saat menonton film di televisi dan di saat selingan iklan muncul, aku melamun, saat nonton youtube buffering, aku melamun, saat nge-game loading, aku melamun, saat abis mandi dan bingung hendak milih mau pakai boxer yang mana, akupun melamun, oke skip.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jadi di saat melamun tak jarang juga pemikiran-pemikiran aneh yang tiba-tiba muncul, seperti kenapa kucing harus berkaki empat, kenapa tikus makan kabel nggak kesetrum, dan kenapa lumpur lapindo harus menyemburkan lumpur panas sampai saat ini, hmm iya sih, coba saja yang di semburin lapindo adalah boba, maka akan jadi lautan chatime, ha ha ha, waaaw lucu sekali jokes ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sesekali di otakku melintas pikiran, flash back ke jaman-jaman sekitar 10 sampai 13&amp;nbsp;&amp;nbsp;tahun yang lalu setelah blog ini di tulis, yang berarti aku masih berada pada masa duduk di bangku SMP atau SMA, waktu itu hidup terasa sangat indah dan damai ketika aku sudah memegang sebuah handphone pemberian orang tua yang sudah memiliki fasilitas media camera dan browser, yang berarti pada saat itu aku sudah bisa mulai mengenal sosmed yang lumayan legend yaitu facebook. Pada jaman itu bisa ngepost foto profil selfie yang alaynya sampe ke pori-pori, dan bikin status ga jelas yang hurufnya di mix kapital kecil dan angka, rasa senangnya itu sudah setara jadi pemegang saham honda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ya, di umur 15 sampai 17 tahunan kebahagiaan sangat mudah di cari, hal-hal simple sangat gampang membuat aku bahagia, seperti bisa nyisihin uang saku sekolah sampai 50 ribu saja hati sudah terasa senang di waktu itu. Kedamaian hati sangat mendominasi di saat itu, tidak ada rasa insecure, ancaman dari luar, perdagangan manusia, isu rasisme, sama sekali tidak ada, hanya colek-colek an di facebook yang membuat aku bahagia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sampai di titik sekarang ini yang sudah berumur diatas 25 tahun, secara tidak sadar ritme hidup mulai berbeda, di umur saat ini secara tidak sadar otak ku terasa secara perlahan membawaku ke arah yang sangat berbalik 180 derajat dari masa 10 Tahun yang lalu, secara pelahan mau tidak mau dunia dan kehidupan menggerakkan otakku untuk berpikir tentang hidup, membuat bangga orang tua, berpikir bagai mana cara bertahan hidup, bagaimana mencari uang, bagaimana me-manage waktu antara bersenang-senang dan bekerja, me-manage waktu antara bekerja dan istirahat, berpikir bagaimana cara mengenal orang di sekitar, pergaulan, wawasan, peluang, waaw rasanya otakku mempuanyai kapasitas yang luasnya bisa melebihi dunia ini. Terlebih aku sebagai seorang laki-laki di umur saat ini harus berpikir bahwa tak lama juga akan ada saatnya untuk menikah, mengenal wanita yang tidak aku kenal sebelumnya, memilih calon istri yang sesuai dengan kapasitasku, menikahinya dan memberi nafkah, membimbing istri, mendidik anak, menyekolahkannya, yang berarti sebelum menikah aku harus mempunyai pekerjaan yang mapan, tabungan yang cukup, untuk bekal dalam perjalanan hidup dengan keluarga baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; margin: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sungguh sangat luar biasa, anak umur 15 tahun yang lalu sekarang sudah menjelma menjadi seorang yang harus siap berperang melawan kerasnya hidup jaman sekarang, namun Tuhan sungguh Maha adil, Di samping ke khawatiranku yang terkadang ragu dengan mentalku yang masih belum percaya diri untuk menghadapi semua ini, aku juga berpikir, Tuhan telah menentukan takaran dan kapasitas di setiap individu masing-masing, selagi kita terus berusaha dan ikhtiar maka tak ada yang tidak mungkin, Kuasa Tuhan sangatlah Agung, dan tiada cara lain selain menyukuri semua anugerah dan nikmat yang di berikan Tuhan saat ini, sontak lamunanku ini buyar ketika ada suara keras yang tiba-tiba lewat di depan kosanku, “teee reee reet, teet tee ree reett, sari roti, roti sari roti”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/1644696356542417583/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/08/transisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/1644696356542417583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/1644696356542417583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/08/transisi.html' title='Transisi'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-3847753864182066184</id><published>2020-07-09T02:29:00.000-07:00</published><updated>2020-07-09T02:29:21.597-07:00</updated><title type='text'>Uneg uneg jomblo</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Kenapa aku tiba-tiba resah dan menulis tentang status jomblo aku?, katanya udah berdamai dengan status jomblo?. Sebagai seorang yang mempunyai teman sedikit dan sangat jarang mau bercerita tentang permasalahan pribadi dengan teman atau sahabat, akhir-akhir ini aku kembali di terror oleh kata-kata yang sedikit membuat saya resah dan akhirnya saya memutuskan untuk menulis blog ini, sekalian untuk media curhat hehe. Oke kita mulai ceritanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jadi baru dua hari kemarin (setelah blog ini di tulis) atau tanggal 5 juni 2020, aku baru sadar bahwa ternyata aku sudah jomblo selama kurang lebih tiga tahun, tenang jangan kaget dulu, orang aku sendiri juga kaget. Setelah aku angan-angan, “anjir lama juga ya aku jomblo” kata ku dalam hati. Iya emang ternyata kalau di hitung-hitung sudah lumayan lama juga selama ini aku kemana-mana sendirian, waktu begitu terasa cepat, tidak terasa waktu tiga tahun ku ini hanya aku isi dengan nongkrong, nonton, makan, belanja ini itu, hampir 90% waktu sendirianku aku isi dengan hal-hal yang membuat aku senang, yang berarti aku sangat meminimalisir untuk melakukan kegiatan atau memikirkan sesuatu apapun itu yang membuat otakku terbebani dengan kegiatan-kegiatan yang menurutku kurang perlu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dan apa yang terjadi, setelah kegiatan-kegiatan di atas aku lakukan selama waktu yang cukup lama itu, membuat aku terbiasa dengan hidup sendirian, entah itu yang di namakan fase atau terjebak di dalam suatu suasana nyaman, tetapi yang pasti aku sudah terbiasa dengan tidak ada notifikasi whatapps dari seorang wanita, sudah terbiasa dengan hari-hari melamun di café, pergi makan bareng teman-teman. karena waktu yang se lama ini ternyata bisa sangat tidak terasa lama dengan kegiatan yang aku sukai, hal yang sangat sulit untuk aku bayangkan ketika tiga tahun yang lalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Namun bukan hidup namanya kalau belum ada warna di dalam setiap fase, yang mana akhir-akhir ini aku cukup di bayangi dengan ocehan-ocehan orang-orang di sekitarku, yang pertama dari Efi, teman lama yang sedikit ceritanya sudah aku tulis di blog sebelumnya yang berjudul “apel dan mangga”, dan ternyata ocehan Efi itu tidak berhenti setelah aku menulis blog itu, namun beberapa minggu yang lalu, Efi kembali mengirim pesan di DM instagram aku yang berisi ucapan selamat hari raya idul fitri, dan setelah kita balas-balasan lewat pesan DM itu efi masih belum terima dengan balasan chat whatapps ku dulu itu, dia masih berkesimpulan yang sama bahwa aku memang tipekal orang yang sangat pilih-pilih. Dan yang bikin aku merasa kaget, setelah ocehan Efi itu, tak lama selah beberapa hari muncul Efi-Efi yang lain, yang adalah ada salah satu teman kerja aku, di saat kita sedang satu shift kerja, dia tiba-tiba berdiri di samping aku, dengan satu tarikan nafas dia bilang “kamu bakalan lama dapet pasangan mas”, sontak aku kaget dan membalas “hah..? apa an ini? Kenpa kamu tiba-tiba ngomong seperti itu?”, “ya abis nya kamu orangnya tertutup dan dan tidak mencoba membuka hati lagi” balas teman yang berdiri di sebelahku tadi, “ooh makasih ya” jawabku singkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Yang lebih absurd lagi yaitu baru dua hari kemarin pas mau pulang kerja, sambil menunggu jam pulang aku duduk di dekat meja bar yang ada di kerjaanku dan lagi-lagi salah satu teman kerjaku yang bernama Abi, dengan gelagat misterius tiba-tiba Abi duduk di sebelah ku dan bekata “mas mending kamu sama si ini aja deh (dia menyebutkan salah satu nama teman ceweknya yang sama sekali belum aku kenal), dia kelihatannya cocok sama mas, coba ntar aku kenalin ya”, dan aku pun hanya menjawab dengan pasrah “iya terserah bro”. Dan beberapa menit sepulang dari kerjaan dan sampai di rumah kosan aku membuka hanphone aku yang pada layar utamanya muncul notifikasi pesan whatapps dari Abi yang berisi “aduh maaf bro cewek yang mau aku kenalin tadi ternyata sudah punya cowok”, dan aku pun membalas “iya gak pa pa bro, makasih ya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kemudian apa yang terjadi? Yang terjadi adalah hari ini aku berfikir dan bertanya-tanya kepada diri sendiri, kenapa makin hari kelakuan orang-orang di sekitarku makin aneh? Apa emang aku yang aneh?, kenapa orang bisa menyimpulkan sifatku hanya dengan tatapan kedua matanya? Kenapa orang bisa sampai melakukan sesuatu hal yang mungkin bisa membuat aku bisa mendapatkan pasangan?. Bukannya suatu hal jika di obrolkan dahulu itu jauh menghasilkan sesuatu yang lebih baik ya?, oke katakan kita sedang dalam kondisi kurang enak badan, dan segeralah kita untuk pergi ke dokter, tidak mungkin dong sampai di tempat dokter kita duduk dan tiba-tiba ngomong “dok kayaknya aku lagi demam deh, jadi kasih aku parasetamol dong” yang ada kamu malah akan di kasih surat rujukan untuk ke psikiater. Yang benar kan ketika kita sudah sampai di tempat dokter kita duduk dan menceritakan keluhan sakit kita, kemudian dokter akan memberikan penanganan atau obat sesuai dengan keluhan yang sudah kita sampaikan kepada dokter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 15.693333625793457px; margin: 0cm 0cm 8pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Artinya apa? Jika memang kita mempunyai keresahan kepada teman di sekitar kita, jangan terburu-buru untuk berasumsi, alangkah baiknya jika kita ajak untuk saling ngobrol dulu, bertanya dengan cara yang sebaik mungkin, dengan tujuan agar kita bisa saling sama-sama senang tanpa menimbulkan rasa yang menyinggung, bukan berarti aku tersinggung dengan semua ocehan teman-temanku, bahkan di balik ceritaku di atas aku juga berterimakasih, ternyata masih banyak juga orang yang peduli dengan aku, masih banyak teman yang memperhatikan aku, aku sangat menyayangi semua teman-temanku, kecuali teman yang bayar utangnya lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/3847753864182066184/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/07/uneg-uneg-jomblo_9.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3847753864182066184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/3847753864182066184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/07/uneg-uneg-jomblo_9.html' title='Uneg uneg jomblo'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-4629938888455458143</id><published>2020-05-28T20:07:00.001-07:00</published><updated>2020-05-28T20:07:48.468-07:00</updated><title type='text'>Ijo elpiji</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kalau di ingat-ingat ya masa-masa sekolah merupakan masa-masa yang paling seru, paling asik, tapi tak sedikit juga kelakuan-kelakuan yang kadang kalau di ingat-ingat lagi sekarang menjadi sangat menjijikan, seperti kelakuanku semasa SMA. Sebagai seorang yang cupu dan pendiam di dalam kelas tak banyak kegiatan yang aku lakukan ketika jam istirahat sekolah, yang tak lain hanya duduk diam di bangku dan main facebook lewat handphone nokia 6070 yang aku miliki waktu itu, terkadang kalaupun lagi ingin membeli jajan, aku hanya menitip beli kepada salah satu teman ku yang hendak pergi keluar kelas membeli jajan. Beda dengan anak-anak keren lain yang ketika jam isitirahat di mulai, mereka langsung nongkrong di salah satu kantin yang isinya anak-anak gaul semua, dengan pakaian baju seragam yang di keluarkan, sambil memegang sebatang rokok, dari jauh mungkin semasa itu akan terlihat sepeti cowok paling keren di mata cewek-cewek. Beda dengan aku yang menggunakan pakaian seragam kegedean, dan baru kena asap rokok sedikit saja sudah batuk-batuk.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Jadi orang pendiam di masa-masa SMA itu terkadang menjadikan aku mempunyai banyak kegelisahan yang hanya bisa aku pendam sendiri. Seperti ketika aku mulai naksir salah satu teman satu kelas ku. Tak banyak hal yang bisa aku lakukan ketika aku naksir seseorang waktu itu. Waktu itu aku naksir Ica, Ica adalah cewek paling cantik di kelasku, bahkan satu sekolah, pokoknya dia anak hits gitu deh, anak nya tinggi semampai, berkulit putih, hidungnya mancung dan berbibir agak tipis, yang ketika dia menoleh dan tersenyum bisa membuat bulu hidungku rontok satu persatu. Emang dari dulu aku tidak pernah sadar diri banget, tidak nyadar kalau anak seculun aku mana bisa dapetin salah satu cewek hits sekolah. Namun aku pun tidak berharap banyak waktu itu, karena aku berfikir tidak mungkin Ica yang secantik itu dia masih single, di dalam angan-anganku dia pasti sudah punya cowok yang keren, anak basket, tinggi, putih, tunggangannya motor sport, dan sangat tidak mungkin Ica rela meninggalkan cowok sekeren itu demi aku yang hanya naik motor bebek sizuka smash.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Dua tahun berturut-turut aku satu kelas dengan Ica, yang berarti selama dua tahun aku hanya bisa memendam perasaanku yang sangat tidak tau diri ini. Tak banyak hal yang aku lalukan waktu itu, selain hanya mencari nama akun facebook Ica dan men-invite nya secara diam-diam, di masa itu mencari nama akun facebook cukup menyita waktu dan kesabaran, akupun mulai mengetik nama Ica di kolom search friend, namun yang keluar di list pencarian dengan kata utama Ica sangat lah banyak, di mulai dari ‘ica yank selalue di sakitie’, sampai ‘ica eank celalu mencintaimoe sampai matie’, setelah mencari selama dua hari dua malam akhirnya aku menemukan akun facebook ica dan meng-invite nya, akun nya bernama ‘ica imoedz’, nama yang sangat simple dan sedikit membuat mimisan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Selain stalking facebook, Ica menjadi salah satu motivasi sekolahku waktu itu, setiap hari rasanya semangat ketika berangkat sekolah, setiap hari bisa melihat Ica, mencuri-curi pandang, melihat Ica senyum, menjadi salah satu kebahagiaanku setiap hari. Meskipun tingkahku terlihat menjijikan dan membosankan tapi aku cukup senang, karena aku sadar dengan segala kekuranganku ini yang sangat tidak bisa di maklumi, tidak mungkin dengan segala perasaan yang aku rasakan pada Ica, tiba-tiba aku melakukan hal-hal yang sangat di luar dari kapasitas keberanianku, misalnya aku tiba-tiba menghampiri Ica yang sedang duduk di bangkunya dan memegang seplastik es sisri rasa gula batu sambil meminumnya dengan damai, kemudian aku menepuk pundak sebelah kanannya, ketika Ica menoleh kepada ku, aku berlutut dan aku berkata “Ica kamu harus tau bahwa selama dua tahun aku memendam perasaanku kepadamu, aku sangat mencintaimu, maukah kamu menjadi pacar aku?”, yang ada mungkin ica akan sangat kaget dan menghentikan tegukkannya, dan seketika mencuci mukaku dengan es sisri gula batu itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Namun &amp;nbsp;perasaanku kepada ica pupus ketika saat itu di waktu pulang sekolah aku yang sedang menuntun sizuka smash ku dari halaman parkiran sekolah menuju gerbang pintu keluar, dari arah seberang jalan aku melihat Ica sedang di jemput cowok menggunakan motor bebek modifan berwarna biru, laki-laki itu berbadan tinggi agak kurus, berkulit sawo matang dan rambutnya agak di cat sedikit pirang, mungkin di cat biar keren apa emang &amp;nbsp;lagi salah keramas pake shampoo motor, kurang tahu juga ya. Aku sangat sedih sekali waktu itu, seketika aku langsung mencari handphne aku dan bergegas meng-unfollow akun facebook Ica yang ternyata permintaan pertemananku selama ini belum pernah di accept oleh Ica.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Ya begitulah sebagian cerita jaman SMA yang terkadang kalau sedang teringat dan di ingat-ingat lagi bikin senyum-senyum sendiri dan menggelikan. Dan itulah yang di namakan fase, di mana kita akan melewati suatu masa yang menurut kita, di saat kita melakukan hal tersebut, kita merasa &amp;nbsp;semua berjalan dengan normal dan baik-baik saja, bahkan terlihat keren, akan tetapi setelah beberapa tahun kemudian jika di ingat-ingat lagi terkadang itu semua akan terasa menjijikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Oh ya semenjak aku lulus SMA dan sampai saat ini aku belum pernah bertemu dengan Ica lagi, mungkin Ica sekarang sudah menikah dan sudah mempunyai anak, dan mungkin pacarnya Ica yang waktu itu menjemput Ica udah ganti warna rambut lagi dari warna pirang menjadi ijo elpiji, atau warna warni, atau munkin pacarnya Ica waktu itu Atta halilintar?.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/4629938888455458143/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/05/ijo-elpiji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4629938888455458143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4629938888455458143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/05/ijo-elpiji.html' title='Ijo elpiji'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1273720690507794768.post-4825614457029326026</id><published>2020-05-09T13:53:00.003-07:00</published><updated>2020-05-09T14:09:46.063-07:00</updated><title type='text'>Mangga dan apel</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;“setelah tak lihat-lihat kamu ini emang orangnya pilih-pilih ya im!” begitulah chat whatapps Ayu seminggu yang lalu, adalah salah satu temen aku yang paling sering mencoba jodoh-jodohin aku dengan teman-temannya. Sejenak ungkapan dari Ayu membuat aku berfikir, bukannya semua orang itu pilih-pilih dalam melakukan suatu hal apapun, bahkan sesimpel ketika membeli buah-buahan, kita akan memilih buah yang tampak fisiknya bagus, kulitnya halus, gak ada cacat busuk atau ada lubang-lubang ulatnya. Dan tentunya standart pilihan setiap orang itu beda, seperti mungkin ketika ada seseorang yang sedang membeli sebuah mangga, ada saatnya orang memilih yang agak muda, karena mungkin akan di konsumsi sebagai manisan atau rujak, dan ada saatnya juga orang yang memilih buah mangga yang benar-benar matang karena mungkin sedang ingin mengkonsumsi buah matang, atau hendak di gunakan sebagai jus.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua pilihan-pilihan tersebut akan di pilih sesuai dengan tujuan yang di inginkan dari setiap masing-masing. Sama hal nya dalam proses menemukan pasangan, aku yakin mungkin dari setiap kita pasti akan ada proses seleksi di dalam setiap proses mencari pasangan, entah itu fisik, sifat ataupun yang lain. Karena menurut aku suatu hubungan akan menjadi sebuah goals hidup, ketika selama kita menjalani sebuah hubungan tersebut di jalani dengan suka dan kebahagiaan. Buat apa menjalin sebuah hubungan tetapi hari-harinya selalu di isi dengan berdebat, menahan, ataupun mengeluh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Dan dari hasil riset aku melihat teman-teman di sekitarku yang sudah menikah atau masih pacaran, hampir 75% mereka terjebak dalam suatu hubungan, maksudnya apa?, maksudnya mereka terpaksa mempertahankan hubungan karena alasan “sudah terlanjur cinta, sudah terlanjur sayang” dan yang lebih parah lagi “sudah terlanjur lama menjalin hubungan”, yang tanpa sadar alasan-alasan tersebut adalah sejatinya bukan karena sebuah cinta atau kasih sayang, mereka bertahan berlandaskan sebuah keterpaksaan, sebuah ketakutan diri, dan sebuah ketidak percayaan diri untuk membuat keputusan yang terbaik demi masa depan yang lebih bahagia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Lagi-lagi ini semua terjadi karena pengalaman pribadi aku, yang mungkin empat atau lima tahun an yang lalu aku selalu memiliki keinginan untuk merubah orang (pasangan) yang dalam tanda kutip mungkin mempunyai kebiasaan buruk atau sifat yang kurang baik menjadi sosok yang lebih baik, menurut versiku saat itu. Namun setelah perjalanan dan pengalaman berfikir yang lumayan panjang, konsep ingin merubah pribadi seseorang itu adalah suatu salah besar. Karena apa? Karena pada dasarnya setiap sifat pribadi seseorang itu tidak dapat di ubah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Mungkin secara kasat mata perubahan fisik atau perilaku akan mudah terlihat oleh mata, namun tidak dengan sifat, karena menurut aku sifat selamanya tidak akan berubah. Maka perlakuan-perlakuan kita untuk mengubah sikap atau sifat pasangan kita hanya akan membuat ketidak nyamanan terhadap pasangan kita, dan ketidak nyamanan tersebut akan menjadi sebuah bom waktu, yang mana seorang yang akan di ubah akan menahan rasa ketidak nyamanannya sampai pada titik yang dia tidak bisa menahannya lagi dan akan menjadi sebuah masalah yang sangat fatal dalam sebuah hubungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lalu solusinya apa? Carilah orang yang kamu butuhkan, bukan mencari orang yang ingin kamu ubah. Karena permasalahan yang banyak orang lakukan saat ini adalah mempunyai opsi-opsi atau pertimbangan yang &amp;nbsp;secara tidak langsung menjadi sebuah penyakit dalam suatu hubungan yang sengaja di simpan bersama, misalnya “gak papa ah dia suka bohong-bohong dikit yang penting dia cantik, nanti juga bakalan berubah sendiri pas udah serius atau nikah”. Mind set seperti itulah yang akan menghancurkan sebuah hubungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lalu muncul pertanyaan, kenapa sih kita sangat sulit untuk menuruti sebuah kriteria-kriteria yang sebenernya di sisi lain bisa membuat diri kita bahagia? Kenapa sih kita tidak mencoba memilih sesuatu yang benar-benar kita butuhkan?. Tapi bagaimana juga dengan adanya spekulasi yang mengatakan bahwa manusia memang tidak ada yang sempurna, kan pasti mempunyai kekurangan?, Iya tau, akan tetapi pada suatu pertimbangan dengan segala kekurangan dan kelebihan tersebut munculah sebuah pertanyaan dengan opsi, kita bakalan milih suatu hubungan dengan tujuan saling bahagia bersama atau saling menahan dan terpaksa?, buat apa kita dengan sengaja bertahan dengan hubungan yang lebih banyak ributnya dari pada bahagianya? Bukannya tujuan kita berhubungan dan mencari pasangan hidup adalah untuk menciptakan kebahagiaan bersama?.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kalau menurut aku sih sesimple ketika makanan favorit kamu adalah buah mangga, maka pergilah kepasar untuk membeli mangga terbaik sesuai dengan yang kamu inginkan, jangan tiba-tiba di tengah perjalanan kamu melihat apel yang sangat segar dan menggoda, lalu dengan sengaja kamu membeli apel tersebut dan setelah kamu makan berharap rasanya akan seperti mangga. Hal yang sangat mustahil untuk terjadi bukan?. Karena apel selamanya akan menjadi apel, dan tidak akan menjadi mangga, sekalipun apelnya sedang cosplay menjadi mangga, hehe.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://myimsecure.blogspot.com/feeds/4825614457029326026/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/05/mangga-dan-apel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4825614457029326026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/1273720690507794768/posts/default/4825614457029326026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://myimsecure.blogspot.com/2020/05/mangga-dan-apel.html' title='Mangga dan apel'/><author><name>Mohammad Imron Rosyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245411317602729672</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyJcU4Pt4OHPbmke7tS23gBsrTmLSSMO--dJ1SlPAcFgycEjKgi3T2F42owuiVQiXZK48KdMR--IEPkKA4RePGGWBocW_Lz5l4TtadD566GsAQBqanWTQhFq1MdkDOwQ/s220/0A9E4842-A41E-4ED4-A56D-24D6846FCBE2.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>