<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Pusat Informasi Penyakit Infeksi</title>
	
	<link>http://infeksi.com</link>
	<description>RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (RSPI-SS)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 22:34:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=366</generator>
	
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/infeksi" /><feedburner:info uri="infeksi" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://infeksi.com/?pushpress=hub" /><feedburner:emailServiceId>infeksi</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:feedFlare href="http://www.plusmo.com/add?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://plusmo.com/res/graphics/fbplusmo.gif">Subscribe with Plusmo</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.thefreedictionary.com/_/hp/AddRSS.aspx?http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://img.tfd.com/hp/addToTheFreeDictionary.gif">Subscribe with The Free Dictionary</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.bitty.com/manual/?contenttype=rssfeed&amp;contentvalue=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.bitty.com/img/bittychicklet_91x17.gif">Subscribe with Bitty Browser</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.newsalloy.com/?rss=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.newsalloy.com/subrss3.gif">Subscribe with NewsAlloy</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.live.com/?add=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://tkfiles.storage.msn.com/x1piYkpqHC_35nIp1gLE68-wvzLZO8iXl_JMledmJQXP-XTBOLfmQv4zhj4MhcWEJh_GtoBIiAl1Mjh-ndp9k47If7hTaFno0mxW9_i3p_5qQw">Subscribe with Live.com</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://mix.excite.eu/add?feedurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://image.excite.co.uk/mix/addtomix.gif">Subscribe with Excite MIX</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.yourminis.com/subscribe.aspx?u=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.yourminis.com/images/addtoyourminisbadge.gif">Subscribe with Yourminis.com</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://download.attensa.com/app/get_attensa.html?feedurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.attensa.com/blogs/attensa/WindowsLiveWriter/BadgeredintoBadges_10C02/attensa_feed_button5.gif">Subscribe with Attensa for Outlook</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.webwag.com/wwgthis.php?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.webwag.com/images/wwgthis.gif">Subscribe with Webwag</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://hub.netomat.net/account/account.autoSubscribe.jspa?urls=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.netomat.net/blogger/images/icon_netomat_feedbutton.gif">Subscribe with netomat Hub</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.podcastready.com/oneclick_bookmark.php?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.podcastready.com/images/podcastready_button.gif">Subscribe with Podcast Ready</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.flurry.com/pushRssFeed.do?r=fb&amp;url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.flurry.com/images/flurry_rss_logo2.gif">Subscribe with Flurry</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.wikio.com/subscribe?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.wikio.com/shared/img/add2wikio.gif">Subscribe with Wikio</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.dailyrotation.com/index.php?feed=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Finfeksi" src="http://www.dailyrotation.com/rss-dr2.gif">Subscribe with Daily Rotation</feedburner:feedFlare><feedburner:browserFriendly>This is an XML content feed. It is intended to be viewed in a newsreader or syndicated to another site, subject to copyright and fair use.</feedburner:browserFriendly><item>
		<title>Ramuan Tradisional Atasi Alergi Kulit (I)</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/f68IweXlXbE/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/17/ramuan-tradisional-atasi-alergi-kulit-i/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 10:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[alergi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/17/484/631112/ramuan-tradisional-atasi-alergi-kulit-i</guid>
		<description><![CDATA[ALERGI kulit memang menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk mengatasinya, ramuan tradisional dapat menjadi pilihan.
 
Penyebab alergi kulit dapat disebabkan karena berbagai faktor. Selain paparan sinar matahari, bahan pakaian yang tak nyaman, hingga makana...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="news"><strong>ALERGI</strong> kulit memang menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk mengatasinya, ramuan tradisional dapat menjadi pilihan.</p>
<p>Penyebab alergi kulit dapat disebabkan karena berbagai faktor. Selain paparan sinar matahari, bahan pakaian yang tak nyaman, hingga makanan dapat menjadi penyebabnya. Singkatnya, alergi pada kulit merupakan reaksi hipersensitif terhadap suatu zat. Penyembuhan alergi kulit dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat, salah satunya memberikan pengobatan alami berikut ini, seperti dilansir <em>Boldsky.</em></p>
<p><strong>Air</strong></p>
<p>Minumlah air sebanyak mungkin. Air merupakan obat alami untuk alergi kulit. Air mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan membersihkan sistem di dalamnya. Air juga mengencerkan sekresi dan menyembuhkan alergi kulit.</p>
<p><strong>Lemon</strong></p>
<p>Peras beberapa buah lemon hingga terkumpul air sarinya. Gunakan kapas agar air sari lemon meresap ke kapas. Lalu oleskan pada kulit yang alergi. Selain itu, campurkan air sari lemon dengan minyak kelapa lalu oleskan pada kulit yang alergi dan biarkan semalaman.</p>
<p><strong>Pasta daun nimba</strong></p>
<p>Pohon nimba bagi masyarakat Indonesia umumnya masih dikenal hanya sebagai pohon peneduh yang banyak berada di pinggir-pinggir jalan. Karena itu, manfaat utama tanaman ini banyak dirasa bagi kita para pejalan kaki dan menjadi napas bagi udara kota.</p>
<p>Padahal, ekstrak dari daun, kulit, dan bunga nimba selama ini digunakan di India untuk melawan bakteri patogen dan jamur. Cabang pohonnya pun dapat digunakan sebagai pengganti pasta gigi. Tak hanya itu, ekstrak nimba juga digunakan untuk mengontrol penyebaran malaria.</p>
<p>Daun nimba yang mengandung anti-bakteri pun baik untuk mengatasi masalah kulit. Untuk menyembuhkan alergi kulit, rendam daun nimba selama enam hingga delapan jam dan kemudian buat pasta dari hasil rendaman itu. Oleskan pada kulit dan biarkan selama 30-45 menit. Bilas dengan air dingin. <strong>(ind)</strong><br />
<strong>(tty)<br />
</strong></div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=f68IweXlXbE:VqgWxkZ0d-g:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=f68IweXlXbE:VqgWxkZ0d-g:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=f68IweXlXbE:VqgWxkZ0d-g:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/f68IweXlXbE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/17/ramuan-tradisional-atasi-alergi-kulit-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/17/ramuan-tradisional-atasi-alergi-kulit-i/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bebas Migrain dengan Langkah Ini</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/LMcCmc2qM2Y/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/17/bebas-migrain-dengan-langkah-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 06:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[migrain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://health.okezone.com/read/2012/05/17/486/631021/bebas-migrain-dengan-langkah-ini</guid>
		<description><![CDATA[SERANGAN migrain yang datang mendadak bukan saja meruntuhkan stamina tapi juga menghambat aktivitas. Sebelum Anda merasakan serangan tersebut, lakukan langkah preventif berikut.
 
Migrain adalah penyakit umum bagi banyak orang. Masalah kesehatan ini d...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="news"><strong>SERANGAN</strong> migrain yang datang mendadak bukan saja meruntuhkan stamina tapi juga menghambat aktivitas. Sebelum Anda merasakan serangan tersebut, lakukan langkah preventif berikut.</p>
<p>Migrain adalah penyakit umum bagi banyak orang. Masalah kesehatan ini dihadapi lebih dari 10 persen dari populasi dunia. Ada banyak cara untuk menyembuhkan migraine meski tidak bekerja secara permanen, salah satunya dengan melakukan kebiasaan sehat dalam keseharian Anda.</p>
<p>Diet yang baik dan sehat diyakini dapat menyembuhkan migrain secara alami. Sebaliknya, gaya atau kebiasaan hidup tidak sehat dapat memicu sakit kepala tersebut.</p>
<p>Berikut ini beberapa tip yang perlu diingat untuk menghindari serangan migraine, seperti dilansir <em>Boldsky</em>.</p>
<p><strong>Makan tepat waktu</strong></p>
<p>Melewatkan jam makan karena alasan apapun dapat memengaruhi kesehatan Anda dalam banyak cara. Terlebih bagi Anda yang memiliki migraine, tetapi sedang menjalani diet pada waktu yang bersamaan. Jika benar demikian, jangan pernah berpikir untuk melewatkan waktu makan karena tersebut tidak akan membantu Anda menghilangkan lemak tubuh yang ekstra. Justru, hal itu hanya akan mengakibatkan naiknya kadar gula darah Anda dan menyebabkan migrain.</p>
<p>Tingkat keasaman pada lambung jika telat makan juga memengaruhi otak dan menyebabkan sakit kepala. Untuk menghindarinya, makan tepat waktu dan teratur. Jangan melewatkan waktu makan atau makan terlalu sedikit.</p>
<p><strong>Latihan</strong></p>
<p>Tubuh yang sehat menghasilkan pikiran yang sehat. Untuk tetap fit dan aktif, Anda harus berolahraga secara teratur. Olahraga juga membantu menghindari serangan migrain. Hal ini dapat dibuktikan ketika Anda sedang stres. Segera atasi dengan berjalan-jalan, berenang atau berlatih yoga selama beberapa waktu. Hal tersebut tidak hanya mencegah stres menjadi sakit kepala, tetapi juga meminimalisir kemungkinan serangan migrain. Bahkan, olahraga dapat membuat Anda merasa segar kembali.</p>
<p><strong>Tidur cukup</strong></p>
<p>Terlalu banyak tidur atau kurang tidur akan memengaruhi tubuh Anda. Tidur yang cukup dapat menghindari sakit kepala migrain. Idealnya, orang dewasa sebaiknya tidur selama enam hingga tujuh jam dan tidak lebih dari sembilan jam sehari. Pertahankan jadwal tidur untuk hasil yang lebih baik.</p>
<p><strong>Hentikan kebiasaan buruk</strong></p>
<p>Merokok dan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan serangan migrain. Sayangnya, banyak perokok yang meyakini bahwa sakit kepala dapat diredakan dengan merokok. Jika Anda berpikirkan seperti itu, baiknya pikirkan ulang. Pasalnya, nikotin tidak hanya menyebabkan radang di tenggorokan dan paru-paru, tetapi juga membuat Anda kecanduan untuk itu. Alkohol pun memiliki tyramine yang memicu migrain. Bila dikonsumsi berlebihan, alkohol dapat menyebabkan sakit kepala dan mabuk.</p>
<p><strong>Istirahat</strong></p>
<p>Budaya kerja yang profesional membuat serangan migrain lebih rentan terjadi. Bekerja non-stop tanpa istirahat, membuat Anda selalu berjibaku dengan stres. Jadi, kurangi tekanan pekerjaan Anda dengan pergi keluar untuk beberapa waktu.</p>
<p>Misalnya, Anda dapat lakukan rileksasi otak hanya dengan berbincang dengan rekan Anda selama satu atau dua menit, atau bersantai di kamar kecil selama lima menit. Kendati demikian, jangan sampai waktu istirahat merusak produktivitas kerja Anda. <strong>(ind)</strong><br />
<strong>(tty)<br />
</strong></div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=LMcCmc2qM2Y:-MlttDNWSvk:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=LMcCmc2qM2Y:-MlttDNWSvk:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=LMcCmc2qM2Y:-MlttDNWSvk:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/LMcCmc2qM2Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/17/bebas-migrain-dengan-langkah-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/17/bebas-migrain-dengan-langkah-ini/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Yang Perlu Dipahami dari Hipertensi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/I4IElvlB6WM/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/17/yang-perlu-dipahami-dari-hipertensi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 04:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/1f6e7d22/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A50C170C10A59390C19191480C7630Cyang0Eperlu0Edipahami0Edari0Ehipertensi/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Kamis, 17/05/2012 10:59 WIB 				Vera Farah Bararah - detikHealth
		
        

		Jakarta, Tekanan darah tinggi atau dikenal dengan hipertensi adalah kondisi medis yang seringkali tidak disadari oleh pasien. Untuk itu tak ada salahnya mengetahu...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="isiberita">
<p><span class="date">Kamis, 17/05/2012 10:59 WIB </span></p>
<p><span class="reporter"><strong>Vera Farah Bararah</strong> &#8211; detikHealth</span></p>
<p><strong>Jakarta,</strong>Tekanan darah tinggi atau dikenal dengan hipertensi adalah kondisi medis yang seringkali tidak disadari oleh pasien. Untuk itu tak ada salahnya mengetahui 6 fakta seputar hipertensi.</p>
<p>Tekanan darah dibilang normal jika nilainya 120/80 dan dikatakan tekanan darah tinggi jika nilainya lebih dari 140/90. Jika tekanannya diantara 120-140 untuk sistolik dan 80-90 untuk diastoliknya, maka disebut dengan prehipertensi. Orang yang prehipertensi ini harus hati-hati dan menjaga pola hidupnya agar tidak menimbulkan komplikasi.</p>
<p>Hipertensi biasanya diam-diam atau tidak memiliki gejala yang muncul, kadang setelah 5-10 tahun baru terasa atau sudah ada komplikasinya. Berikut ini beberapa fakta seputar hipertensi yang diungkapkan oleh ahli jantung Dr Adriaan Synders, seperti dikutip dari <em>Health24,</em> Kamis (17/5/2012) yaitu:</p>
<p>1. Pemeriksaan tekanan darah sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum melakukan berbagai aktivitas, seperti menghadapi jalanan macet, bertemu klien atau yang lain serta sebelum mengonsumsi obat. Jika nilainya normal maka prognosisnya lebih baik di kemudian hari.</p>
<p>2. Jika pusing yang dialami cukup mengganggu kualitas hidup, sebaiknya lakukan pengukuran tekanan darah 10-20 menit setelah melakukan kegiatan atau olahraga yang biasa dilakukan setiap minggunya, hal ini karena pusing bisa jadi merupakan tanda dari tekanan darah tinggi.</p>
<p>3. Hipertensi seringkali tidak bergejala sehingga tidak disadari, untuk itu diperlukan pemeriksaan yang teratur. Hipertensi yang tidak terkontrol bisa menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke atau jantung.</p>
<p>4. Perempuan dengan hipertensi yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke otak, khususnya jika perempuan tersebut pernah menjalani pengobatan terapi hormon. Karena itu dengan berhenti merokok bisa membantu mengurangi risiko hipertensi dan komplikasinya.</p>
<p>5. Hipertensi yang tidak terkontrol bisa memberikan kontribusi terhadap kondisi pengerasan arteri atau atheroskelrosis, serta bisa mengubah hasil pembacaan dari pemeriksaan jantung EKG (Elektrokardiografi).</p>
<p>6. Hipertensi bukan penyakit orang tua, karena tekanan darah tinggi bisa dialami oleh siapa saja bahkan pada orang yang muda sekalipun. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat dan jarang berolahraga.</p>
<p>(<strong>ver/ir</strong>)</p>
<p><!-- baca ini juga--></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="konsultasi"></div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I4IElvlB6WM:hAPKWDAyaRU:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I4IElvlB6WM:hAPKWDAyaRU:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I4IElvlB6WM:hAPKWDAyaRU:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/I4IElvlB6WM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/17/yang-perlu-dipahami-dari-hipertensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/17/yang-perlu-dipahami-dari-hipertensi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Hebatnya Kentang</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/I_48m_1kvQA/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/16/hebatnya-kentang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 12:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[gizi]]></category>
		<category><![CDATA[nutrisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/05/16/hebatnya-kentang/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Banyak orang yang sedang menjalankan diet menolak makan kentang karena bisa bikin gemuk. Sayang, tentu saja karena kentang kaya nutrisi seperti vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh. 
Bahkan kentang sebenarnya lebih...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-entry">
Banyak orang yang sedang menjalankan diet menolak makan kentang karena bisa bikin gemuk. Sayang, tentu saja karena kentang kaya nutrisi seperti vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh.</p>
<p>Bahkan kentang sebenarnya lebih baik bagi tubuh dibandingkan pisang, brokoli, kacang-kacangan ataupun alpukat. Adapun Fakta menarik lainnya dari kentang antara lain sebagai berikut :</p>
<p>1. Daily Express melaporkan, sebuah kentang memiliki serat lima kali lebih banyak dibanding sebuah pisang dan mengandung vitamin C yang jauh lebih banyak dari tiga buah alpukat. Sigrid Gibson dari the Potato Council menyatakan “Pisang mungkin berperan sebagai sumber potasium (mineral penting bagi kesehatan) yang baik, tapi kentang menawarkan sesuatu yang lebih dari itu”</p>
<p>2. Mengonsumsi kentang dua kali sehari dapat menurunkan tekanan darah Anda</p>
<p>3. Penelitian yang dilakukan Gibson juga menemukan bahwa kentang berisi lebih banyak mineral selenium dari kacang-kacangan</p>
<p>Konsultan The Potato Council Sian Porter mengatakan kepada Daily Express, “Sangat penting bagi kita untuk memilih makanan yang dikonsumsi tapi sayangnya kita cenderung meremehkan hal sederhana seperti misalnya ”kentang” dibandingkan dengan yang lain yang seringkali justru lebih mahal namun sebenarnya tidak lebih super namun kita anggap demikian.</p>
<h2></h2>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I_48m_1kvQA:kGF9xYoHMm4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I_48m_1kvQA:kGF9xYoHMm4:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=I_48m_1kvQA:kGF9xYoHMm4:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/I_48m_1kvQA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/16/hebatnya-kentang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/16/hebatnya-kentang/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Selain Dokter dan Peneliti, (Alm) Endang Sedyaningsih Rupanya Seorang Penulis</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/hRPoWuYnFyE/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/16/selain-dokter-dan-peneliti-alm-endang-sedyaningsih-rupanya-seorang-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 11:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/05/16/selain-dokter-dan-peneliti-alm-endang-sedyaningsih-rupanya-seorang-penulis/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Menarik dan inspiratif memang mengenang orang yang punya hati bagi orang lain, murah hati, sederhana, tegas, jujur, pekerja keras dan selalu punya komitmen untuk pekerjaannya.
Begitulah setidaknya kesan yang terasa saat mengi...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-entry">
Menarik dan inspiratif memang mengenang orang yang punya hati bagi orang lain, murah hati, sederhana, tegas, jujur, pekerja keras dan selalu punya komitmen untuk pekerjaannya.</p>
<p>Begitulah setidaknya kesan yang terasa saat mengikuti peluncuran buku berjudul “Untaian Garnet dalam Hidupku” karya mantan Menteri Kesehatan (alm) Endang Rahayu Sedyaningsih Mamahit, di Ballroom Gedung Kompas Gramedia Lantai 7, Palmerah, Jakarta, Rabu (16/5).</p>
<p>“Suatu ketika saya hendak membeli sebuah mobil BMW, tapi rupanya ibu (Endang) tidak menginginkan mobil itu, dia bilang ‘kalau kamu tetap membeli saya tidak akan menaikinya’ ya akhirnya saya membatalkannya,” ujar Renny Mamahit, suami almarhumah.</p>
<p>Itu salah satu kesan yang menunjukkan kesederhanaan mantan menkes yang bernama kecil Enny ini. Ada banyak kesan baik lainnya yang terungkap dari mulut-mulut jujur kolega serta lawannya dalam peluncuran buku yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.</p>
<p>Sebagian besar mengungkapkan nada positif seperti komitmen tinggi untuk orang lain, sederhana, lugas, logis, profesional, murah hati, dan tentu saja pintar sekaligus cerdas.</p>
<p>Dan rupanya selain sebagai dokter dan peneliti, rupanyan mantan menteri kesehatan ini adalah penulis buku. Buku yang baru diluncurkan ini adalah kumpulan jurnal harian yang dibuatnya. Sebagian besar tentang pengalamannya entah itu dalam membesarkan anaknya, bertugas di daerah, berhubungan dengan sang suami dan masih banyak lagi.</p>
<p>Kegemaran (alm) Endang Rahayu Sedyaningsih dalam tulis menulis ini sudah dimulai sejak duduk di bangku SMP, namun baru berkembang saat ia bekerja di Kanwil Kesehatan. Bahkan Endang pernah menjadi kontributor tetap Majalah Ananda dan Majalah Perkawinan selain menerbitkan buku-buku kesehatan anak-anak lain.</p>
<p>Terhadap bukunya ini, Endang pernah berkata,”Dengan semangat tinggi saya akan terus berusaha menyelesaikannya. Kelak buku ini memberi arti dalam kehidupan saya. Itu mimpi kecil saya. Mimpi besarnya, buku ini bisa menjadi kenangan, semangat dan inspirasi bagi banyak orang baik yang saya kenal maupun yang tidak saya kenal.”</p>
<h2></h2>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=hRPoWuYnFyE:CqWx9Yodkeg:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=hRPoWuYnFyE:CqWx9Yodkeg:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=hRPoWuYnFyE:CqWx9Yodkeg:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/hRPoWuYnFyE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/16/selain-dokter-dan-peneliti-alm-endang-sedyaningsih-rupanya-seorang-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/16/selain-dokter-dan-peneliti-alm-endang-sedyaningsih-rupanya-seorang-penulis/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Asma, Rendah Fatalitasnya Namun Jumlah Kasusnya Banyak</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/rS8fe5s0oNs/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/16/asma-rendah-fatalitasnya-namun-jumlah-kasusnya-banyak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 11:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sehatnews.com/2012/05/16/asma-rendah-fatalitasnya-namun-jumlah-kasusnya-banyak/</guid>
		<description><![CDATA[&#13;
										&#13;
					Asma merupakan penyakit saluran napas yang mempunyai tingkat fatalitas rendah namun jumlah kasusnya cukup banyak ditemukan dalam masyarakat.
Demikian kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2P...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-entry">
Asma merupakan penyakit saluran napas yang mempunyai tingkat fatalitas rendah namun jumlah kasusnya cukup banyak ditemukan dalam masyarakat.</p>
<p>Demikian kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&amp;H, DTCE di Jakarta</p>
<p>Menurut Tjandra, hasil survei asma pada anak sekolah di beberapa kota di Indonesia seperti Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang dan Denpasar menunjukkan prevalensi asma pada anak SD (6 sampai 12 tahun) berkisar antara 3,7-6,4 persen.</p>
<p>Sedangkan pada anak SMP di Jakarta Pusat sebesar 5,8 persen pada tahun 1995 dan tahun 2001 di Jakarta Timur sebesar 8,6 persen. Berdasarkan data Riskesdas 2007, prevalensi Nasional Asma mencapai 4,0 persen.</p>
<p>Asma merupakan penyakit inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang ditandai adanya mengi episodik, batuk, dan rasa sesak di dada akibat penyumbatan saluran napas,termasuk dalam kelompok penyakit saluran pernapasan kronik, kata Tjandra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2></h2>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=rS8fe5s0oNs:UwWD2bkFwac:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=rS8fe5s0oNs:UwWD2bkFwac:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=rS8fe5s0oNs:UwWD2bkFwac:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/rS8fe5s0oNs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/16/asma-rendah-fatalitasnya-namun-jumlah-kasusnya-banyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/16/asma-rendah-fatalitasnya-namun-jumlah-kasusnya-banyak/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bayi Kembar Dempet Terancam Gagal Jantung</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/xpav5ShlmnM/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 03:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayi & Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kembar siam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kesehatan.liputan6.com/read/401345/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantungbayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung</guid>
		<description><![CDATA[                Liputan6.com, Denpasar: Tiga orang dokter spesialis dari Rumah Sakit DR Sutomo, Surabaya, Jawa Timur, menangani bayi kembar dempet Amelia dan Emilia di RS Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (14/5), Ketiganya merupakan dokter bedah anak, do...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="pepe"><strong>Liputan6.com, Denpasar:</strong>Tiga orang dokter spesialis dari Rumah Sakit DR Sutomo, Surabaya, Jawa Timur, menangani bayi kembar dempet Amelia dan Emilia di RS Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (14/5), Ketiganya merupakan dokter bedah anak, dokter jantung anak, dan dokter spesialis anak.<br />
Selama dua jam tim dokter itu bergabung dengan dokter dari Denpasar melakukan USG jantung si bayi kembar. Tim dokter berkeyakinan pemisahan bayi kembar siam ini, tidak akan mudah. Itu lantaran adanya kemungkinan terjadinya gagal jantung baik pada salah satu atau kedua bayi tersebut.<br />
Karena itu, tim dokter meminta persetujuan orangtua bayi untuk melakukan tindakan medik dengan mengorbankan salah satu bayi apabila terjadi gangguan. Hal ini tentu saja jadi pilihan sulit bagi orangtua bayi itu.<br />
Meski demikian, tim dokter tetap berupaya agar kedua bayi dapat selamat sampai proses pemisahan dengan cara mengulur waktu operasi selama mungkin. Ini dimaksudkan guna memberikan kesempatan keduanya untuk tumbuh kembang lebih sehat untuk mencapai berat badan yang cukup.(IAN)</p>
</div>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=xpav5ShlmnM:Zb6ezheA6XU:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=xpav5ShlmnM:Zb6ezheA6XU:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=xpav5ShlmnM:Zb6ezheA6XU:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/xpav5ShlmnM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/16/bayi-kembar-dempet-terancam-gagal-jantung/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bau Bahan Kimia Bisa Bikin Indera Penciuman Mati Rasa</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/ZuHZKINtyRg/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/15/bau-bahan-kimia-bisa-bikin-indera-penciuman-mati-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 11:34:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/1f5f4963/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A50C150C1830A360C19178920C7630Cbau0Ebahan0Ekimia0Ebisa0Ebikin0Eindera0Epenciuman0Emati0Erasa/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Selasa, 15/05/2012 18:30 WIB 				Linda Mayasari - detikHealth
		
        

		Jakarta, Anda perlu waspada terhadap penggunaan bahan kimia, karena terlalu sering menghirup bau bahan kimia yang menyengat dapat menyebabkan kemampuan indra pencium...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="isiberita">
<p><span class="date">Selasa, 15/05/2012 18:30 WIB </span></p>
<p><span class="reporter"><strong>Linda Mayasari</strong> &#8211; detikHealth</span></p>
<p><strong>Jakarta,</strong>Anda perlu waspada terhadap penggunaan bahan kimia, karena terlalu sering menghirup bau bahan kimia yang menyengat dapat menyebabkan kemampuan indra penciuman berkurang. Bahkan ada kasus mati rasa pada indra penciumannya.</p>
<p>Aroma tertentu dapat mengubah kesehatan indra penciuman dari waktu ke waktu tanpa Anda sadari. Bahan kimia umumnya memiliki bau khas yang menyengat dan dapat mencemari udara. Hal ini dapat menempatkan Anda pada risiko lebih besar terhadap matinya indra penciuman.</p>
<p>Produk parfum dan deodoran yang terbuat dari bahan-bahan kimia memang memiliki bau yang menyenangkan. Tetapi karena terlalu sering terpapar bau tajam dari produk kimia di sekitar Anda, bau yang menyenangkan pun lama-kelamaan akan berbau kebalikan atau mulai berbau buruk seperti dilansir dari <em>mnn</em>, Selasa (15/5/2012).</p>
<p>Ketika Anda mengurangi penggunaan parfum yang terbuat dari bahan kimia sintetik, hidung Anda akan lebih sensitif dalam mengenal bau. Bau-bau alami seperti bunga dan buah-buahan lebih membuat hidung Anda nyaman.</p>
<p>Bahan kimia bukan hanya dapat mengakibatkan gangguan indra penciuman, tetapi bau dari pewangi ruangan juga dapat menimbulkan sesak napas dan berakibat buruk bagi jantung Anda.</p>
<p>Menurut para ahli, hilangnya sensitivitas penciuman ini mungkin merupakan sistem peringatan dini oleh tubuh untuk menghindari penggunaan bahan-bahan kimia.</p>
<p>Selain baik untuk indra penciuman, membatasi penggunaan bahan kimia dapat mencegah risiko terhadap beberapa penyakit kronis seperti gangguan jantung dan kanker.</p>
<p>(<strong>ir/ir</strong>)</p>
<p><!-- baca ini juga--></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="konsultasi"></div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=ZuHZKINtyRg:xti5xd5Hc7g:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=ZuHZKINtyRg:xti5xd5Hc7g:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=ZuHZKINtyRg:xti5xd5Hc7g:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/ZuHZKINtyRg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/15/bau-bahan-kimia-bisa-bikin-indera-penciuman-mati-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/15/bau-bahan-kimia-bisa-bikin-indera-penciuman-mati-rasa/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Suntikan Tak akan Terasa Sakit Jika Tak Lihat Jarumnya</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/tX6GZ0JU_ME/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/15/suntikan-tak-akan-terasa-sakit-jika-tak-lihat-jarumnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 11:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[suntik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/1f5efb2a/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A50C150C180A3450C19178650C7630Csuntikan0Etak0Eakan0Eterasa0Esakit0Ejika0Etak0Elihat0Ejarumnya/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Selasa, 15/05/2012 18:03 WIB 				Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
		
        

		Jakarta, Tak peduli anak-anak maupun orang dewasa pasti ada saja yang takut pada jarum suntik. Bahkan ada istilah tersendiri untuk ketakutan atau fobia terhada...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="isiberita">
<p><span class="date">Selasa, 15/05/2012 18:03 WIB </span></p>
<p><span class="reporter"><strong>Rahma Lillahi Sativa</strong> &#8211; detikHealth</span></p>
<p><strong>Jakarta,</strong> Tak peduli anak-anak maupun orang dewasa pasti ada saja yang takut pada jarum suntik. Bahkan ada istilah tersendiri untuk ketakutan atau fobia terhadap jarum suntik yaitu <em>trypanophobia</em>.</p>
<p>Namun sebuah penelitian baru telah menemukan cara untuk mengatasinya. Menurut penelitian tersebut, tusukan jarum saat injeksi akan terasa lebih sakit jika Anda melihat jarumnya.</p>
<p>Jika Anda ingin rasa takut terhadap jarum berkurang atau mengurangi rasa nyeri saat disuntik, Anda diminta untuk tak melihat jarum sesaat sebelum disuntik.</p>
<p>&#8220;Seumur hidup kita berulang kali mengalami dan mensugesti diri sendiri bahwa jarum terasa nyeri bila menusuk kulit. Namun ternyata ekspektasi situasional seperti informasi yang diberikan oleh dokter sebelum disuntik juga dapat mempengaruhi pola pikir kita terkait rasa nyeri yang diakibatkan jarum suntik saat menusuk kulit kita,&#8221; ujar peneliti Marion Hfle, mahasiswa pascasarjana di Charit — Universittsmediz, Jerman seperti dilansir dari <em>LiveScience</em>, Selasa (15/5/2012).</p>
<p>Studi yang dipublikasikan di jurnal <em>Pain</em> tersebut mengungkapkan sejumlah temuan penting.</p>
<p>&#8220;Dengan begini para dokter mungkin akan disarankan untuk memberikan berbagai informasi yang bisa mengurangi ekspektasi pasien tentang rasa nyeri akibat jarum suntik sebelum diinjeksi,&#8221; kata Hfle.</p>
<p>Karena melihat jarum meningkatkan persepsi nyeri dan aktivitas sistem saraf otonom, kami menyediakan bukti empiris yang mendorong para pasien untuk tidak melihat jarum saat menerima suntikan.</p>
<p>Peneliti mempelajari reaksi pasien ketika melihat video yang memperlihatkan gambar jarum yang ditusukkan ke sebuah tangan, <em>cotton bud</em> yang disentuhkan ke tangan atau gambar tangan saja.</p>
<p>Bersamaan dengan itu, secara bersamaan partisipan menerima rangsangan listrik yang bersifat menyakitkan atau tidak menyakitkan pada tangannya.</p>
<p>Video itu juga ditampilkan pada layar yang terletak di atas tangan partisipan sehingga memberi kesan bahwa tangan yang ada di dalam layar merupakan tangan partisipan.</p>
<p>Hasilnya, partisipan melaporkan bahwa nyerinya lebih intens dan tidak menyenangkan jika melihat jarum yang menusuk tangan daripada melihat video <em>cotton bud </em>yang disentuhkan ke tangan atau hanya melihat tangan saja.</p>
<p>Selain itu, mengamati jarum yang ditusukkan ke tangan dalam video membuat partisipan semakin merasa tidak nyaman.</p>
<p>Temuan ini dikaitkan dengan peningkatan aktivitas dari bagian tertentu pada sistem saraf yang direspon dengan pelebaran pupil saat kita disuntik.</p>
<p>Hal ini juga menunjukkan bahwa pengalaman menyakitkan dengan jarum sebelumnya juga bisa meningkatkan rasa ketidaknyamanan saat melihat jarum yang ditusukkan ke kulit.</p>
<p>(<strong>ir/ir</strong>)</p>
<p><!-- baca ini juga--><br />
<!--end baca ini juga--></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="konsultasi"></div>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=tX6GZ0JU_ME:LNw3v2bZHpk:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=tX6GZ0JU_ME:LNw3v2bZHpk:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=tX6GZ0JU_ME:LNw3v2bZHpk:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/tX6GZ0JU_ME" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/15/suntikan-tak-akan-terasa-sakit-jika-tak-lihat-jarumnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/15/suntikan-tak-akan-terasa-sakit-jika-tak-lihat-jarumnya/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>1 dari 3 Pengidap Diabetes Depresi Menghadapi Penyakitnya</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/infeksi/~3/0nTAI1ODFPw/</link>
		<comments>http://infeksi.com/2012/05/15/1-dari-3-pengidap-diabetes-depresi-menghadapi-penyakitnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 10:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590272/s/1f5ea456/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A50C150C1736120C19177810C7630C10Edari0E30Epengidap0Ediabetes0Edepresi0Emenghadapi0Epenyakitnya/story01.htm</guid>
		<description><![CDATA[
		
		
		Selasa, 15/05/2012 17:36 WIB 				AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
		
        

		Jakarta, Gangguan metabolisme tubuh bisa berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan jiwa. Menurut penelitian terbaru, 35 persen atau sekitar 1 dari 3 peng...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="isiberita">
<p><span class="date">Selasa, 15/05/2012 17:36 WIB </span></p>
<p><span class="reporter"><strong>AN Uyung Pramudiarja</strong> &#8211; detikHealth</span></p>
<p><strong>Jakarta,</strong>Gangguan metabolisme tubuh bisa berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan jiwa. Menurut penelitian terbaru, 35 persen atau sekitar 1 dari 3 pengidap diabetes khususnya tipe 2 juga mengalami gangguan depresi dan kegelisahan.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan oleh The Diabetes Miles Study tersebut mengungkap, 35 persen pengidap diabetes melitus tipe 2 mengalami depresi dengan tingkat keparahan sedang hingga berat. Gangguan kejiwaan ini biasanya disertai juga dengan kegelisahan.</p>
<p>Salah seorang peneliti, Lewis Kaplan mengatakan diabetes cukup banyak menyumbang kasus depresi. Di Australia misalnya, dengan perkiraan 200.000 pengidap diabetes melitus tipe 2 maka paling tidak 70.000 di antaranya juga mengalami depresi dan kegelisahan.</p>
<p>&#8220;Sebagai pengidap diabetes melitus tipe 1 selama 31 tahun, saya sangat senang bahwa perhatian tengah difokuskan pada hubungan antara depresi dengan diabetes,&#8221; kata Kaplan yang kebetulan juga seorang pengidap diabetes, seperti dikutip dari <em>NineMSN</em>, Selasa (15/5/2012).</p>
<p>Diabetes melitus tipe 1 seperti yang diidap oleh Kaplan umumnya tidak bisa dicegah karena dipicu oleh gangguan metabolisme yang dibawa sejak lahir. Sementara diabetes melitus tipe 2, sangat mungkin dicegah karena erat hubungannya dengan diet dan gaya hidup sehat.</p>
<p>Baik diabetes melitus tipe 1 maupun tipe 2 sama-sama menghambat metabolisme gula menjadi energi, sebab fungsi hormon insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya. Gejala yang sering dirasakan para pengidapnya antara lain pandangan kabur dan cepat lelah.</p>
<p>Selain memicu depresi, diabetes melitus juga memicu komplikasi lain di berbagai sistem organ. Pada mata bisa memicu kebutaan, di organ vital bisa memicu gagal jantung atau ginjal sementara khusus pada lelaki juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.</p>
<p>(<strong>up/ir</strong>)</p>
<p><!-- baca ini juga--><br />
<!--end baca ini juga--></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="konsultasi"></div>
</div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=0nTAI1ODFPw:Ha6bzaGjK4g:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=0nTAI1ODFPw:Ha6bzaGjK4g:bcOpcFrp8Mo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=bcOpcFrp8Mo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?a=0nTAI1ODFPw:Ha6bzaGjK4g:mtKN3O6-Wbw"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/infeksi?d=mtKN3O6-Wbw" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/infeksi/~4/0nTAI1ODFPw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infeksi.com/2012/05/15/1-dari-3-pengidap-diabetes-depresi-menghadapi-penyakitnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://infeksi.com/2012/05/15/1-dari-3-pengidap-diabetes-depresi-menghadapi-penyakitnya/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss><!-- Served from: infeksi.com @ 2012-05-18 11:43:17 by W3 Total Cache -->

