<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460</id><updated>2024-11-06T09:48:26.929+07:00</updated><category term="Investasi"/><category term="Dunia Kerja"/><category term="Bisnis"/><category term="Kelola Uang"/><category term="Belanja"/><category term="Asuransi"/><category term="Bank"/><category term="Info"/><category term="Kartu Kredit"/><category term="Pajak"/><title type='text'>Intips-Keuangan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-3063409996216611408</id><published>2015-04-02T16:19:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T14:54:09.182+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asuransi"/><title type='text'>Tips Mengurangi Premi Asuransi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tips Mengurangi Premi Asuransi Kesehatan&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGchcGhaqr5oGkZUoPYhV8FEIvLk3DVXKfxo-5t7MxP2fMIr86cGqWIyzoZdKi2T0B7KCdArW_2pmxMWuDzaDBU4VIK0ln_fqEZ4mMLMBlWr04nKUgPv_1qeEtZLp9Yi2t0ikxpL1k9dM/s1600/asuransi-kesehatan.jpg&quot; title=&quot;Asuransi Kesehatan&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak sedikit orang yang membeli produk asuransi tanpa memahami dengan benar tentang manfaat dan risiko dari produk tersebut. Sebagai contoh untuk asuransi kesehatan misalnya, kita kerap kali berpikir bahwa dengan mengantungi produk ini, kesehatan kita telah terjamin seutuhnya. Atau dengan kata lain, berapa pun jumlah ongkos perawatan yang kita keluarkan akan diganti semuanya. Padahal, hal tersebut tidak selalu demikian adanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang namanya perusahaan asuransi itu mempunyai standar atau kalkulasi tertentu dalam menetapkan cakupan asuransi atau jumlah santunan yang dapat kita terima. Ada beberapa faktor yang dapat menentukan besaran jumlah santunan. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah seberapa sehat keadaan tubuh Sobat, bagaimana riwayat kesehatan keluarga Sobat, dan berapa besar jumlah premi yang Sobat bayarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pembelian produk asuransi kesehatan sebaiknya dilakukan saat umur Sobat masih muda dan berada dalam kondisi kesehatan yang prima. Bila Sobat membeli asuransi kesehatan dalam kondisi tubuh yang kurang fit atau tengah menjalani perawatan untuk suatu penyakit tertentu, maka ada kemungkinan klaim Sobat tidak diterima dalam kurun waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, berikut ini adalah beberapa hal atau tips yang bisa Sobat lakukan untuk memperoleh manfaat maksimal dari asuransi kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menurunkan Berat Badan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sobat harus mempertahankan berat badan agar tidak naik dan tetap berada di angka yang normal. Hal ini akan membuat premi asuransi Sobat menjadi rendah. Sobat dapat memeriksa berat badan normal lewat penghitungan indeks massa tubuh (IMT). Jika hasil IMT menunjukkan bahwa berat badan Sobat termasuk ke dalam kelas &lt;i&gt;overweight&lt;/i&gt;, maka perusahaan asuransi akan mengenakan &lt;i&gt;charge &lt;/i&gt;dengan premi yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Berolahraga Secara Rutin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Asuransi kesehatan secara tidak langsung akan berguna juga untuk menjaga jadwal olahraga Sobat. Jika Sobat menjadikan olahraga sebagai aktivitas yang rutin, maka Sobat akan terbiasa tetap aktif dan memberikan imej yang positif tentang kesehatan Sobat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mengurangi Kebiasaan Mer0k0k&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebiasaan mer0k0k akan memengaruhi premi asuransi secara negatif dan bisa jadi tidak akan memberikan manfaat untuk Sobat dengan maksimal. Bila Sobat berupaya untuk menyembunyikan kebiasaan mer0k0k ini dari agen asuransi Sobat agar dapat memperoleh &lt;i&gt;rate &lt;/i&gt;yang rendah, maka hal tersebut kemungkinan tidak akan banyak membantu. Pasalnya, kebanyakan kebijakan asuransi mencakup tes darah. Tes jenis ini dapat memastikan konsumsi tembakau Sobat. Yang ideal adalah Sobat sudah berada dalam kondisi berhenti mer0k0k agar dapat memperoleh premi asuransi yang rendah.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/3063409996216611408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/04/tips-mengurangi-premi-asuransi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3063409996216611408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3063409996216611408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/04/tips-mengurangi-premi-asuransi-kesehatan.html' title='Tips Mengurangi Premi Asuransi Kesehatan'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGchcGhaqr5oGkZUoPYhV8FEIvLk3DVXKfxo-5t7MxP2fMIr86cGqWIyzoZdKi2T0B7KCdArW_2pmxMWuDzaDBU4VIK0ln_fqEZ4mMLMBlWr04nKUgPv_1qeEtZLp9Yi2t0ikxpL1k9dM/s72-c/asuransi-kesehatan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-5721895149123363196</id><published>2015-01-20T03:46:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T14:55:08.871+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><title type='text'>Manfaat Internet untuk Berbisnis</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Manfaat Internet untuk Bisnis&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjE0sh8OALYvuWxCdwWLHMV8quybB-9dKttTRAgNgjkbyjI4DfVpfM_ATLjy2En0lM2IpVB0XNcSU58qQbXPbx6nL_veVW0kQT73NLav62TGIC3Lg3TB6HrPxf9X_n2pXN8iJ_iz_tS18/s1600/kantor-rumah.jpg&quot; title=&quot;Kantor di Rumah&quot; /&gt;&lt;/div&gt;Kehadiran internet di dunia ini sudah banyak memudahkan para pelaku usaha. Jaringan internet yang luas dianggap efektif sekali dalam memasarkan suatu produk. Apalagi sekarang ini internet mudah sekali untuk diakses melalui &lt;i&gt;smartphone &lt;/i&gt;atau perangkat seluler.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemakaian internet mempunyai potensi untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih besar, mendapatkan penghasilan yang lebih besar dan bahkan menghemat uang. Betulkah seperti itu keadaannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh untuk aktivitas berbisnis atau jualan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mudah dalam Memasarkan Suatu Produk&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasarkan sebuah produk akan terasa lebih mudah jika menggunakan jaringan internet. Terlebih lagi bila mempunyai situs atau website sendiri dan dapat mencantumkan produk yang kita miliki. Cara yang dilakukan seperti ini akan lebih tepat dan bisa mengirit atau menghemat uang. Selain itu, potensi untuk mendapatkan pelanggan juga menjadi lebih besar karena dapat memperoleh pelanggan dari seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Memanfaatkan Media Sosial untuk Iklan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manfaat lain dari internet yang bisa diperoleh untuk berbisnis adalah sebagai sarana iklan atau promosi. Sekarang ini di dunia internet terdapat banyak sekali forum jual-beli yang tersedia secara gratis alias tanpa dipungut biaya kecuali untuk biaya sambungan internet. Di samping itu, kita dapat juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk berpromosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mencari Tenaga Kerja&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Internet juga dapat digunakan untuk mencari pekerjaan atau perusahaan yang tengah memerlukan tenaga kerja selain dipakai sebagai media promosi dan berjualan. Ketika mencari tenaga kerja yang mempunyai &lt;i&gt;skill &lt;/i&gt;atau kemampuan yang sesuai dengan usaha yang kita geluti, kita juga bisa memberikan informasi lowongan pekerjaan di website atau situs yang kita miliki. Cara seperti ini dianggap lebih efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikasi dengan Konsumen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya kita juga harus siap dengan pertanyaan dan keluhan yang datang dari konsumen selain memberikan ruang testimoni pada situs atau website jualan kita. Hal seperti ini merupakan suatu bentuk komunikasi dengan para konsumen. Cara ini merupakan hal yang sangat positif demi perkembangan produk yang kita jual melalui internet.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/5721895149123363196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/manfaat-internet-untuk-berbisnis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5721895149123363196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5721895149123363196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/manfaat-internet-untuk-berbisnis.html' title='Manfaat Internet untuk Berbisnis'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjE0sh8OALYvuWxCdwWLHMV8quybB-9dKttTRAgNgjkbyjI4DfVpfM_ATLjy2En0lM2IpVB0XNcSU58qQbXPbx6nL_veVW0kQT73NLav62TGIC3Lg3TB6HrPxf9X_n2pXN8iJ_iz_tS18/s72-c/kantor-rumah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-16725399772081653</id><published>2015-01-18T05:50:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T14:55:45.841+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kelola Uang"/><title type='text'>Cara Mengatasi Pengeluaran Tahunan Lebih Besar dari Penghasilan Tahunan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Penghasilan Tahunan Tidak Cukup untuk Pengeluaran Tahunan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoREyxClj3BraBzLn07oMoY-573jluEPdyMwtqwqyK5H4uCP4vBjza_lDdxtU7yWFOa4jNmUdAbuXWoTFLIwgOpTjej8d7p753jtWz7G0qOT2zUYA5Om8dl9801svtkIS9kUd52nWqHR4/s1600/pengeluaran.jpg&quot; title=&quot;Pengeluaran Tahunan&quot; /&gt;&lt;/div&gt;Artikel ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya yang berjudul &lt;a href=&quot;http://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/cara-mengatur-pengeluaran-tahunan-keluarga.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Cara Mengatur Pengeluaran Tahunan Keluarga&lt;/a&gt;. Seandainya pengeluaran tahunan yang dibutuhkan nilainya lebih kecil dari penghasilan tahunan, maka kelebihan dana yang dimiliki ini dapat ditabung untuk memenuhi keperluan keluarga di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dana yang berlebih tersebut dapat digunakan untuk menambah tabungan pendidikan anak-anak atau mengalokasikannya untuk tujuan lain seperti pergi ke Baitullah atau menunaikan rukun Islam yang ke-lima yaitu naik haji. Kelebihan dana ini bisa juga digunakan untuk kebutuhan keluarga lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, bagaimana jika kondisinya berbalik yakni pengeluaran tahunan lebih besar daripada penghasilan tahunan. Dengan kata lain, penghasilan tahunan tidak cukup untuk memenuhi pengeluaran tahunan. Bila kita sedang berada dalam kondisi seperti ini, maka kita mesti kembali kepada anggaran pengeluaran tahunan yang sudah dibuat sebelum melangkah lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam anggaran pengeluaran tahunan yang sudah kita buat tersebut, apakah anggaran liburan keluarga yang kita bikin terlalu besar? Terus, masih dapat diminimalkankah anggaran belanja hari raya? Atau, apakah ada pengeluaran lain yang urgensinya tidak terlalu penting yang masih dapat dikurangi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, jika ternyata jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas ternyata sudah tidak ada lagi yang dapat dikurangi, sedangkan pengeluaran tahunan harus dilakukan, maka untuk mengatasi masalah ini kita wajib untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan bulanan agar dapat memenuhi keperluan pengeluaran tahunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, jika kita mempunyai total penghasilan bulanan sebesar Rp 13 juta, sementara jumlah pengeluaran bulanan adalah sebesar Rp 4,5 juta setiap bulannya, maka dalam hal ini masih ada sisa saldo bulanan sebesar Rp 8,5 juta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila penghasilan tahunan kita tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran tahunan, maka yang perlu kita lakukan adalah menyisihkan alokasi dana yang perlu dipakai untuk pembayaran biaya tahunan secara berkala dalam setiap bulannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manfaat yang bisa diperoleh dengan membuat anggaran tahunan ini adalah kita dapat lebih mengatur keuangan keluarga secara baik. Selain itu, dengan anggaran tahunan kita bisa mengetahui ke mana alokasi dananya dan bagian mana yang mungkin terlalu besar dan memerlukan untuk dioptimalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mumpung kita masih berada di awal tahun 2015, sebaiknya kita sudah mulai untuk membuat anggaran tahunan. Dengan anggaran tahunan ini keuangan keluarga kita dapat lebih tertata dengan baik untuk masa sepanjang tahun.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/16725399772081653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/cara-mengatasi-pengeluaran-tahunan-lebih-besar-dari-penghasilan-tahunan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/16725399772081653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/16725399772081653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/cara-mengatasi-pengeluaran-tahunan-lebih-besar-dari-penghasilan-tahunan.html' title='Cara Mengatasi Pengeluaran Tahunan Lebih Besar dari Penghasilan Tahunan'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoREyxClj3BraBzLn07oMoY-573jluEPdyMwtqwqyK5H4uCP4vBjza_lDdxtU7yWFOa4jNmUdAbuXWoTFLIwgOpTjej8d7p753jtWz7G0qOT2zUYA5Om8dl9801svtkIS9kUd52nWqHR4/s72-c/pengeluaran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-295200873365000135</id><published>2015-01-17T01:21:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T14:56:24.291+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kelola Uang"/><title type='text'>Cara Mengatur Pengeluaran Tahunan Keluarga</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Mengatur Pengeluaran Tahunan Keluarga&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikFAOcQRVR6YdQfpv2C1foMA07xqlucO7WrZzDVYo6uCiaUQoigTZCoZp6TLFb3SwqWFl2Gg6iNtpvoUyyMOUcOKV15kC8qS-ldmaN5euC-atm5AzSrinL7CMx_Qa3Ve58Kg2elnVMl44/s1600/uang-kertas-dalam-dompet.jpg&quot; title=&quot;Uang Kertas dalam Dompet&quot; /&gt;&lt;/div&gt;Biasanya ada 2 jenis pengeluaran yang terdapat di dalam sebuah keluarga. Pengeluaran yang dimaksud adalah pengeluaran bulanan dan pengeluaran tahunan. Pengeluaran bulanan ini umumnya mempunyai catatan karena merupakan sesuatu yang sangat dilakukan secara rutin setiap bulan. Namun, tidak halnya seperti pengeluaran tahunan yang sering sekali dilupakan untuk membuat anggarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggaran pengeluaran tahunan yang lupa dibuat ini menjadikan kita memakai dana tabungan atau meminjam untuk membayar keperluan tahunan, seperti biaya kontrakan, kurban, THR pengasuh, dan lain sebagainya. Pengeluaran tahunan yang lupa dialokasikan dapat berakibat THR habis begitu saja karena dibelanjakan untuk membeli pakaian, dana mudik, dan kebutuhan Lebaran lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, bagaimana caranya mengatur pos pengeluaran tahunan tersebut? Berasal dari mana dana yang harus dialokasikan? Silakan simak langkah-langkah atau cara membuat anggaran tahunan berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;PENGHASILAN TAHUNAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang namanya pengeluaran bulanan, tentu saja memakai penghasilan bulanan. Begitu pula dengan pengeluaran tahunan yang biasanya dialokasikan dari penghasilan tahunan. Lalu, apa sajakah penghasilan tahunan yang ada dalam keluarga itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa contoh penghasilan tahunan di antaranya adalah THR seperti yang sudah disinggung di atas, bonus tahunan, hasil sewa kontrakan rumah seandainya ada, dan pendapatan lainnya selain penghasilan bulanan rutin yang diterima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, secara keseluruhan, penghasilan-penghasilan tersebut merupakan besarnya dana yang dapat kita alokasikan untuk pengeluaran tahunan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;ANGGARAN TAHUNAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah kita mengetahui besarnya penghasilan tahunan, langkah berikutnya adalah membuat anggaran pengeluaran tahunan yang biasanya diperlukan dalam keluarga. Pengeluaran tahunan yang biasanya dibutuhkan dalam keluarga di antaranya adalah zakat, pengeluaran kebutuhan lebaran seperti belanja lebaran, makanan, THR untuk asisten rumah tangga, supir, atau pekerja lainnya, serta biaya untuk keperluan mudik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain pengeluaran-pengeluaran tersebut di atas, ada biaya tahunan lain yang wajib dipenuhi seperti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), STNK, premi asuransi seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi rumah, asuransi kecelakaan, iuran tahunan sekolah anak, kurban, membership, anggaran liburan, dan lain sebagainya. Sebaiknya total penghasilan tahunan ini cukup untuk memenuhi pengeluaran tahunan yang sudah kita buat.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/295200873365000135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/cara-mengatur-pengeluaran-tahunan-keluarga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/295200873365000135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/295200873365000135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/cara-mengatur-pengeluaran-tahunan-keluarga.html' title='Cara Mengatur Pengeluaran Tahunan Keluarga'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikFAOcQRVR6YdQfpv2C1foMA07xqlucO7WrZzDVYo6uCiaUQoigTZCoZp6TLFb3SwqWFl2Gg6iNtpvoUyyMOUcOKV15kC8qS-ldmaN5euC-atm5AzSrinL7CMx_Qa3Ve58Kg2elnVMl44/s72-c/uang-kertas-dalam-dompet.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-2850070933453432644</id><published>2015-01-04T13:19:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T14:57:19.237+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kelola Uang"/><title type='text'>Saat Mengencangkan Ikat Pinggang</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Saat Mengencangkan Ikat Pinggang&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiq_VVrqzTJMOucwkIXFWHi-vHhF_Iz58rTDgWqk3Jc95I6cE-vpHlFt0-l4NKq92DJXknM6C45qNwLMX4qjSiAeEb7dyPiN0PcP_MAC8N-deyVYwh49FKpCgSIOlnuXEF9PgGND2nYwSU/s1600/ikat-pinggang.jpg&quot; title=&quot;Saat Mengencangkan Ikat Pinggang&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemerintah sudah mengumumkan penurunan harga premium menjadi Rp 7.600 per liter yang berlaku pada tanggal 1 Januari 2015 yang lalu. Sepertinya hal ini merupakan sebuah kabar yang menggembirakan di awal tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun, hal tersebut belum tentu diikuti juga oleh harga-harga bahan kebutuhan pokok yang harganya sudah terlanjur terkoreksi akibat naiknya harga BBM pada pertengahan bulan November tahun lalu. Oleh karena itu, pengeluaran harian juga perlu dikendalikan secara ketat dan kini waktunya mengencangkan ikat pinggang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mencari Pendapatan Ekstra&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini dapat dilakukan dengan beragam cara. Yang paling gampang dilakukan adalah dengan memulai dari hobi. Hobi juga dapat mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit. Salah satu contohnya adalah dengan membuat losion memakai bahan-bahan herbal. Dari sini dapat dikembangkan untuk memiliki beragam produknya lainnya, seperti sampo, sabun, dan parfum yang menggunakan bahan-bahan alami.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, ada juga aktivitas yang menghasilkan pendapatan ekstra tanpa memerlukan modal awal. Misalnya, menjual jasa sebagai penulis, pengajar olahraga atau tari. Profesi-profesi ini dapat menjadi alternatif yang menguntungkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mencermati Pengeluaran Harian dan Bulanan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini waktunya untuk mengurutkan prioritas dan meniadakan item pengeluaran yang bersifat komplementer. Contohnya dengan mengurangi jajan di luar rumah, membeli baju, menonton di bioskop, atau sekadar rehat di kafe. Bila biasanya hal-hal tersebut dilakukan mingguan, maka sekarang tidak ada salahnya jika dilakukan sebulan sekali.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tamasya bersama keluarga dapat diganti dengan melakukan permainan kreatif di rumah sehingga tidak harus selalu jalan-jalan berkeliling kota. Sang anak akan merasa antusias saat diajak bereksperimen dengan masakannya sendiri, berkebun, atau sekadar di halaman rumah lengkap dengan tenda dan perlengkapannya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/2850070933453432644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/saat-mengencangkan-ikat-pinggang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2850070933453432644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2850070933453432644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2015/01/saat-mengencangkan-ikat-pinggang.html' title='Saat Mengencangkan Ikat Pinggang'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiq_VVrqzTJMOucwkIXFWHi-vHhF_Iz58rTDgWqk3Jc95I6cE-vpHlFt0-l4NKq92DJXknM6C45qNwLMX4qjSiAeEb7dyPiN0PcP_MAC8N-deyVYwh49FKpCgSIOlnuXEF9PgGND2nYwSU/s72-c/ikat-pinggang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-9101669105662036598</id><published>2014-11-12T05:28:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T14:58:18.162+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bank"/><title type='text'>Tips Kehati-hatian Bertransaksi dengan BNI Syariah Card</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY08DwSlZUlxGtDiVy1IfQP7pGEoOaKzL8UoDdMLQjGBhyg08x6yFHo5Z9ghdfuwu8WczBTEv90BR_u9R1IMR3zBVPEPKtZpjTUuOWban33wBw6DcK92YkADly1moUG9tYie9NLL0Qego/s1600/BNI+Syariah+Card.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;BNI Syariah Card&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY08DwSlZUlxGtDiVy1IfQP7pGEoOaKzL8UoDdMLQjGBhyg08x6yFHo5Z9ghdfuwu8WczBTEv90BR_u9R1IMR3zBVPEPKtZpjTUuOWban33wBw6DcK92YkADly1moUG9tYie9NLL0Qego/s1600/BNI+Syariah+Card.jpg&quot; title=&quot;BNI Syariah Card&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam artikel sebelumnya admin telah memposting tentang &lt;a href=&quot;http://intips-keuangan.blogspot.com/2014/11/tips-mengamankan-kartu-bni-syariah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;tips mengamankan BNI Syariah Card&lt;/a&gt;. Tips tersebut berisi 2 hal yaitu tips mengamankan BNI Syariah Card dan tips kerahasiaan nomor PIN (&lt;i&gt;Personal Identification Number&lt;/i&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada entri kali ini, admin akan membagikan tips atau informasi masih mengenai hal yang berhubungan dengan BNI Syariah Card yakni tentang tips kehati-hatian bertransaksi dengan BNI Syariah Card.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada 8 poin penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan transaksi menggunakan Kartu BNI Syariah ini. Apa sajakah poin-poin tersebut?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, berikut ini adalah tips kehati-hatian bertransaksi dengan BNI Syariah Card selengkapnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pastikan Sobat menandatangani di bagian belakang BNI Syariah Card pada tempat yang sudah disediakan sesudah menerimanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika dilakukan proses transaksi, pastikan BNI Syariah Card Sobat berada dalam pengawasan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sesudah bertransaksi, jangan pernah meninggalkan BNI Syariah Card Sobat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Periksa bukti transaksi termasuk jumlah transaksi pada waktu tanda tangan, lalu simpanlah bukti transaksi dan pengambilan ATM.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Periksa transaksi Sobat, pastikan pengeluaran Sobat sama dengan bukti-bukti transaksi yang disimpan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan sembarangan memberitahukan nomor kartu atau PIN kepada orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tetap waspada ketika melakukan transaksi di ATM, jangan gampang percaya terhadap bantuan orang lain dan pastikan nomor telepon yang dihubungi sudah benar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika Sobat mengalami masalah seperti kartu tertelan ke mesin ATM, tersangkut dan lain sebagainya, maka segeralah melapor ke Layanan Perbankan 24 Jam BNI Call di 500046 atau 68888 atau kantor cabang BNI Syariah terdekat.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikian informasi tentang tips kehati-hati saat bertransaksi dengan menggunakan BNI Syariah Card. Semoga informasi yang singkat ini bermanfaat bagi Sobat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/9101669105662036598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/11/tips-kehati-hatian-bertransaksi-dengan-bni-syariah-card.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/9101669105662036598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/9101669105662036598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/11/tips-kehati-hatian-bertransaksi-dengan-bni-syariah-card.html' title='Tips Kehati-hatian Bertransaksi dengan BNI Syariah Card'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY08DwSlZUlxGtDiVy1IfQP7pGEoOaKzL8UoDdMLQjGBhyg08x6yFHo5Z9ghdfuwu8WczBTEv90BR_u9R1IMR3zBVPEPKtZpjTUuOWban33wBw6DcK92YkADly1moUG9tYie9NLL0Qego/s72-c/BNI+Syariah+Card.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-5025885952672500870</id><published>2014-11-11T11:54:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T14:59:26.123+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bank"/><title type='text'>Tips Mengamankan Kartu BNI Syariah</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;BNI Syariah Card&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiX5kjo8bJI_0f9QOJpQ8M7tdlGJLCTaeCYCk2xnPBg7X6pLLSIkCsQsY3mWegX5RyJuOvRbYLFy8GgMTOm-IbT-x4F0FFmHkRQc3A_3mkXhSbB1V78OmyV6pnA6_Ow7BZaAzj52mBaxiA/s1600/BNI+Syariah+Card.jpg&quot; title=&quot;BNI Syariah Card&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila Sobat adalah nasabah dari BNI Syariah, berikut ini saya akan berbagi informasi mengenai tips mengamankan Kartu BNI Syariah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tips untuk mengamankan BNI Syariah Card ini terbagi menjadi 2 bagian. Tips yang pertama adalah tips menyimpan kartu. Sementara tips yang ke-dua adalah tips kerahasiaan nomor PIN.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tips Menyimpan Kartu BNI Syariah&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Amankan Kartu BNI Syariah Sobat sebagaimana Sobat mengamankan uang tunai yang Sobat punyai,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Jangan meminjamkan Kartu BNI Syariah Sobat kepada orang lain. Pemegang kartu bertanggung jawab atas seluruh transaksi yang sudah dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Simpanlah Kartu BNI Syariah Sobat di tempat yang aman.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Jangan meninggalkan Kartu BNI Syariah di sembarang tempat, misalnya di atas TV/komputer/&lt;i&gt;dashboard&lt;/i&gt; mobil atau di dekat benda-benda yang mengeluarkan elektromagnetik.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Jagalah Kartu BNI Syariah supaya jangan sampai rusak atau tergores.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tips Kerahasiaan Nomor PIN&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Ubah dengan segera nomor PIN (&lt;i&gt;Personal Identification Number&lt;/i&gt;) &amp;nbsp;yang Sobat inginkan sesudah menerima nomor PIN.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Jangan lupa untuk menghafalkan nomor PIN baru Sobat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Hindari nomor PIN yang gampang untuk diidentifikasi. Misalnya, tanggal lahir, nomor telepon, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Jangan pernah mencatat nomor PIN di tempat yang mudah untuk diketahui.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Jangan memberitahukan nomor PIN kepada siapapun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Sebaiknya Sobat mengganti nomor PIN secara berkala.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, itu tadi tips tentang menyimpan BNI Syariah Card dan tips kerahasiaan nomor PIN Kartu BNI Syariah. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/5025885952672500870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/11/tips-mengamankan-kartu-bni-syariah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5025885952672500870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5025885952672500870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/11/tips-mengamankan-kartu-bni-syariah.html' title='Tips Mengamankan Kartu BNI Syariah'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiX5kjo8bJI_0f9QOJpQ8M7tdlGJLCTaeCYCk2xnPBg7X6pLLSIkCsQsY3mWegX5RyJuOvRbYLFy8GgMTOm-IbT-x4F0FFmHkRQc3A_3mkXhSbB1V78OmyV6pnA6_Ow7BZaAzj52mBaxiA/s72-c/BNI+Syariah+Card.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-9071086851908493362</id><published>2014-10-16T08:08:00.002+07:00</published><updated>2016-04-17T15:00:11.841+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Inilah Pentingnya Blog Bagi Perusahaan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Logo Blogger&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3SUbmwASgLmHz7tsOe7-6SDZ7IMr8w7ltukABuCUVQlRdpNQle4RSFJNeBDCals12omq4JwF8zo2hm74bJAjPsvONQvsjBnmKhWgRi32o9AG9B22v8xiUj0PUdm1ys2F-1nyevUOxzLA/s1600/Logo-Blogger.jpg&quot; title=&quot;Logo Blogger&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada beragam manfaat yang bisa diperoleh dari blog. Seseorang bisa menuangkan curhatan atau catatan perjalanan pribadi di blog. Selain itu, blog juga dapat digunakan untuk kepentingan &lt;i&gt;branding &lt;/i&gt;perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa perusahaan dunia seperti Starbuck, General Eletric, Southwest, dan Dell memiliki blog yang dikelola secara profesional. Blog tersebut digunakan untuk menampung saran dan kritik, menjaring komunitas, dan membangun citra perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adanya blog bagi perusahaan ini merupakan sesuatu yang penting. Blog dapat menampilkan pengunjung yang mencari informasi terkait usaha Anda. Biasanya, ketika seseorang memerlukan sesuatu, dia akan mencarinya di mesin pencari Google.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, bila konten blog menarik sekali, maka kemungkinan akan lebih banyak orang yang berkunjung dan melihat konten tersebut. Jika Anda pintar dalam membuat artikel atau konten, maka Anda dapat mengubah pengunjung ini menjadi pelanggan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal tersebut di atas akan berdampak pada peningkatan lalu lintas (&lt;i&gt;traffic&lt;/i&gt;) blog. Blog dengan banyak pengunjung akan menjadi makanan bagi media sosial. Biasanya, setiap perusahaan mempunyai media sosial untuk berinteraksi langsung.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Blog dapat dipakai untuk membentuk opini atau topik &amp;nbsp;pembicaraan bagi media sosial sehingga terjadi interaksi dan media sosial Anda menjadi menyenangkan dan juga ramai.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Konten blog mempunyai pula usia yang lebih panjang. Konten blog bisa dilihat lagi dengan gampang bila dibutuhkan untuk penelitian. Di samping itu, perusahaan dapat mengumpulkan sebuah komentar lebih panjang ketimbang media sosial lainnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/9071086851908493362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/10/inilah-pentingnya-blog-bagi-perusahaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/9071086851908493362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/9071086851908493362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/10/inilah-pentingnya-blog-bagi-perusahaan.html' title='Inilah Pentingnya Blog Bagi Perusahaan'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3SUbmwASgLmHz7tsOe7-6SDZ7IMr8w7ltukABuCUVQlRdpNQle4RSFJNeBDCals12omq4JwF8zo2hm74bJAjPsvONQvsjBnmKhWgRi32o9AG9B22v8xiUj0PUdm1ys2F-1nyevUOxzLA/s72-c/Logo-Blogger.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-6940386742953468258</id><published>2014-04-30T11:45:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T15:04:46.179+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Kebiasaan-kebiasaan Para Miliader Dunia</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kebiasaan-kebiasaan Para Miliader Dunia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjjeAcZR6pv6MgAZd4ZVlGCwvXV1yYQVwtxX808Vl660l3qWVUeWHxmDMzFcaCH4sGSurisMBTC-2eq8Pe9F1mfKRiwo2pP9V-5-qTd0CVoEJbPoxbSAY5We4VFOkI-8oM7-E2czn3ZXs/s1600/Miliarder.jpg&quot; title=&quot;Miliarder&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada sebagian orang yang mungkin beranggapan bahwa sejumlah orang menjadi kaya karena warisan. Namun, kenyataannya tidak seperti itu. Pasalnya, ternyata sebagian besar miliader tidak kaya sejak lahir. Sebanyak 86 persen miliader sukses karena usaha mereka sendiri seperti yang disebutkan oleh survei Fidelity Invesment pada 2012.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekitar setengah miliader dunia mempunyai bisnis sendiri berdasarkan data &lt;i&gt;The Economist&lt;/i&gt; seperti dikutip &lt;i&gt;Kompas.com&lt;/i&gt;. Sedangkan orang yang menjadi miliader karena warisan cuma berjumlah 16 persen.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berikut ini beberapa kebiasaan para miliader yang terpotret dalam survei tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Membuat Perencanaan Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebiasaan membuat perencanaan keuangan terdengar membosankan, Tetapi, para miliader yang membangun kekayaannya sendiri rajin ke bank dan menumpuk saldo rekening mereka. Demikian diungkapkan oleh Thomas Stanley dan William Danko dalam &lt;i&gt;The Millionaire Next Door&lt;/i&gt; yang dikutip &lt;i&gt;Kompas.com&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Menabung dan Menginvestasikan Uang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang bagi para miiader tidak dipandang sebagai alat untuk membeli sesuatu melainkan untuk ditabung atau diinvestasikan. Paling tidak sebanyak 10 persen dari penghasilan disisihkan untuk ditabung dan dimulai sedini mungkin.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Para milider menabung atau menginvestasikan 20 persen penghasilan mereka. Saran dari para ahli adalah menyisihkan sebanyak 50 persen dari pendapatan untuk kepreluan seperti cicilan rumah atau mobil,l 30 persen untuk ieinginan membeli baju baru, dan menyisihkan 20 persen untuk ditabung atau diinvestasikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Membuat Daftar Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Umumnya orang-orang terkaya adalah pembuat daftar cermat atas hal-hal yang harus dilakukan. Daftar tujuan akan menentukan arah aktivitas yang akan dilakukan. Para miliader bekerja untuk diri mereka sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber: &lt;i&gt;Warta Kota&lt;/i&gt; (6-4-2014)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/6940386742953468258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/04/kebiasaan-kebiasaan-para-miliader-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6940386742953468258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6940386742953468258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/04/kebiasaan-kebiasaan-para-miliader-dunia.html' title='Kebiasaan-kebiasaan Para Miliader Dunia'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjjeAcZR6pv6MgAZd4ZVlGCwvXV1yYQVwtxX808Vl660l3qWVUeWHxmDMzFcaCH4sGSurisMBTC-2eq8Pe9F1mfKRiwo2pP9V-5-qTd0CVoEJbPoxbSAY5We4VFOkI-8oM7-E2czn3ZXs/s72-c/Miliarder.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-8834351364304445144</id><published>2014-02-22T09:43:00.002+07:00</published><updated>2016-04-17T15:05:46.913+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Tanda-tanda Hardworker dan Workaholic</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Komputer&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQG67mFphw98wBCVeAJvZS7G8uF3KSl2eCujeVCCacj_JYEXhdhb2qu3oIwKWzbfuH5N3XlbhOy9l7sJgN-oDJDKMje9Z9-2gneBsThhP79zi2ClLmSpkD-l_7ycuDcuX2tA33W7OyWYc/s1600/komputer.jpg&quot; title=&quot;Komputer&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mungkin sekarang ini banyak orang yang merasa bangga dengan mengklaim dirinya sebagai &#39;penggila kerja&#39; atau &lt;i&gt;workaholic&lt;/i&gt;. Menjadi pekerja keras (&lt;i&gt;hardworker&lt;/i&gt;) atau penggila kerja (&lt;i&gt;workaholic&lt;/i&gt;) merupakan pilihan dari masing-masing individu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Hardworker &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;workaholic &lt;/i&gt;mempunyai ciri khas masing-masing yang bila tidak dikendalikan dengan baik, keduanya akan menimbulkan risiko bagi kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berikut ini tanda-tanda dari &lt;i&gt;hardworker &lt;/i&gt;atau pekerja keras.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menetapkan batas pada pekerjaan yang dilakukannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempunyai batas waktu yang jelas sehingga dapat fokus pada hal yang lainnya selain dengan pekerjaan, termasuk membangun relasi dengan keluarga atau teman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dapat melakukan kegiatan di luar pekerjaan yang bersifat santai seperti tamasya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dalam proses pencapaian hasilnya, bisa mengontrol dirinya untuk tetap stabil dan tenang. Pekerja keras juga mengeluarkan tenaga yang lebih ekstra secara fisik untuk meraih target yang diinginkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berorientasi pada bekerja itu penting sehingga perlu bekerja keras untuk melakukannyya. Tetapi, tetap seimbang dengan hal lain seperti komunitas sosial, keluarga, dan hal lain yang bersifat menyenangkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masih dapat mengalihkan pikirannya pada hal lain selain pekerjaan itu sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan tanda-tanda dari &lt;i&gt;workaholic &lt;/i&gt;atau penggila kerja bisa disimak di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bekerja untuk meraih hasil yang setinggi-tingginya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berorientasi pada hasil yang setinggi-tingginya dan menempatkan minat yang optimal pada apa yang dilakukannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak memiliki fokus yang pada batasan waktu yang jelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Waktu merupakan hal yang berharga untuk setiap detik usaha atau kegiatan yang dapat dilakukannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengorbankan kepentingan keluarga dan teman, bahkan waktu untuk beristirahat juga dapat dikorbankannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membawa peralatan kerja atau pekerjaan di manapun dia berada.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para penggila kerja akan selalu berpikir mengenai pekerjaannya di mana pun berada dan berdiri dan terkadang tidak terlalu fokus pada sesuatu yang di luar minat &lt;i&gt;workaholic&lt;/i&gt;-nya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempunyai adrenalin yang meningkat jika menghadapi sesuatu yang tak sesuai dengan harapannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gampang terpancing oleh stres akibat kecenderungan pemaknaannya negatif pada sebuah proses yang menunjukkan hasil negatif.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempunyai pola pikir bahwa yang utama dan nomor satu adalah pekerjaannya. Sedangkan hal di luar itu adalah bukan prioritas untuk dilakukan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pikirannya tidak dapat dialihkan ke sesuatu yang lain di luar minat ke-&lt;i&gt;workaholic&lt;/i&gt;-annya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Itulah sedikit pengetahuan tentang ciri-ciri &lt;i&gt;hardworker &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;workaholic&lt;/i&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/8834351364304445144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/02/tanda-tanda-hardworker-dan-workaholic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/8834351364304445144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/8834351364304445144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2014/02/tanda-tanda-hardworker-dan-workaholic.html' title='Tanda-tanda Hardworker dan Workaholic'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQG67mFphw98wBCVeAJvZS7G8uF3KSl2eCujeVCCacj_JYEXhdhb2qu3oIwKWzbfuH5N3XlbhOy9l7sJgN-oDJDKMje9Z9-2gneBsThhP79zi2ClLmSpkD-l_7ycuDcuX2tA33W7OyWYc/s72-c/komputer.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-6952796101599616141</id><published>2013-11-14T21:30:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T15:09:33.189+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Pegang Kendali dalam Wawancara</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pegang Kendali dalam Wawancara&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjV2Q1DDEO1wdt9PYiYHesfnF6Wr5BMR98nDtdjzLN9to9zDcNga_17YjVpD15AkcobCwJMwSAzX0QXTgGNZNcTbBN_LQXYS4Z8YH57xS1vLJaDoalZ7R3zVJ88k36RD3mARuIpD0WMKwU/s1600/Wawancara+Pekerjaan.png&quot; title=&quot;Wawancara Pekerjaan&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kondisi yang ideal dalam wawancara kerja adalah si pewawancara dan pelamar adalah dalam posisi yang seimbang. Semangat dan kepercayaan diri dibawa oleh si pelamar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Demikian halnya dengan pewawancara, dia dapat mengajukan sejumlah pertanyaan sehingga bisa mengetahui prospek dan talenta si calon karyawan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak pakar karier yang sepakat bahwa sukses tidaknya wawancara itu tergantung dari si pelamar kerja. Wawancara merupakan waktu yang pas untuk membantu si pewawancara mengenal diri anda lebih jauh. Oleh karena itu, tunjukkan diri Anda sebagai orang yang dapat menyelesaikan masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam wawancara, berikan jawaban yang tepat atas pertanyaan yang dilontarkan. Terlebih lagi jika Anda bisa memberikan umpan balik dengan memberikan pertanyaan yang bagus. Dengan demikian, si pewawancara akan merasa terbantu mendapatkan informasi tentang diri Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Contoh pertanyaan bagus adalah pertanyaan mengenai situasi yang akan Anda hadapi. Anda dapat menanyakan susunan hirarki perusahaan, kepada siapa harus memberikan laporan dan siapa yang memberikan laporan kepada Anda. Dengan pertanyaan seperti ini, menunjukkan seolah-olah Anda sudah akan menjadi karyawan dari perusahaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut pakar karier, waktu yang ideal untuk melontarkan pertanyaan bagus adalah pada lima menit ketika wawancara berjalan. Cara ini membuat Anda selangkah lebih maju dan membuat si pewawancara yakin pada kualitas Anda. Berikan pertanyaan dengan suara vokalisasi dan intonasi yang jelas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manfaatkan momentum sebelum wawancara berakhir. Anda ditantang untuk bisa bersikap lebih luwes pada kesempatan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada akhir wawancara, Anda dapat bertanya sekaligus memberi keterangan seperti, &quot;Apakah semua informasi saya ini sudah jelas, Pak?&quot;. Dapat juga dengan menutup pembicaraan dengan berkata, &quot;Saya sangat berharap untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan diri di perusahaan ini.&quot;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/6952796101599616141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/11/pegang-kendali-dalam-wawancara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6952796101599616141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6952796101599616141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/11/pegang-kendali-dalam-wawancara.html' title='Pegang Kendali dalam Wawancara'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjV2Q1DDEO1wdt9PYiYHesfnF6Wr5BMR98nDtdjzLN9to9zDcNga_17YjVpD15AkcobCwJMwSAzX0QXTgGNZNcTbBN_LQXYS4Z8YH57xS1vLJaDoalZ7R3zVJ88k36RD3mARuIpD0WMKwU/s72-c/Wawancara+Pekerjaan.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-1207401074605680680</id><published>2013-11-04T22:33:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:11:17.113+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Tips Menjadi Atasan yang Baik</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tips Menjadi Atasan yang Baik&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAXlld1IvBAXGeJVrxzpozBwy1CKi7TYC2KrYK7fCLOOXXDqM7MQD1O2rreHwtNd3zdqDjkWIcksLGMS1eeBH_tBhcys3HmdXgRdJx11KxPcYZa-0A0uE82S81KLXTnGj7U68ItwF4BBo/s1600/Bos.jpg&quot; title=&quot;Bos&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap jenis pekerjaan tentu akan berhadapan dengan banyak rekan kerja yang mempunyai bermacam-macam karakter. Terlebih lagi jika Anda sebagai pimpinan perusahaan dan harus membawahi banyak karyawan. Membuat hubungan baik dengan staf-staf Anda bukanlah perkara yang mudah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Peran staf adalah untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan. Pekerjaan Anda boleh jadi belum terselesaikan tanpa mereka. Di sini kemampuan Anda membina hubungan baik dengan karyawan diuji. Setiap karyawan memerlukan penghargaan atas kerja kerasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di samping itu, saat meminta mereka untuk mengerjakan tugas, tidak dengan nada memerintah atau menyuruh. Namun, bersikap sopan saat menyampaikan permintaan disertai dengan petunjuk yang jelas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terkadang ada beberapa karyawan yang merespons instruksi dengan reaksi di luar yang Anda harapkan. Hal ini perlu Anda pahami. Beberapa kecenderungan yang terjadi di antaranya yakni staf langsung menolak kerjaan atau bertele-tele hanya untuk mengatakan dia tidak menginginkan tugas tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya Anda jangan langsung mengambil tindakan yang emosional dam menghadapi kondisi tersebut. Berpikirlah dengan tenang dan tinggalkan staf Anda bila perlu. Barulah setelah suasana mencair, delegasikan tugas itu melalui email supaya petunjuknya bisa tersampaikan dengan jelas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda bisa langsung mengoordinasikan kerjaan tersebut kepada bagian dan rekan staf yang dituju bila perlu. Berikan instruksi yang tepat dan jeals untuk setiap tugas. Instruksi yang samar atau bermakna ganda berisiko disalahartikan sehingga gagal atau keliru dilaksanakan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berusaha untuk mengenal mereka dengan baik merupakan hal ini yang dapat &quot;mencuri&quot; hati karyawan Anda. Menurut para pakar karier, cara tersebut dapat diaplikasikan dengan berusaha menghafalkan nama semua staf di kantor, termasuk nama panggilan yang mereka inginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika senggang, ulangi nama panggilan tersebut beberapa kali dalam hati, bila Anda termasuk orang yang sulit mengingat nama. Jika perlu, ambil pulpen dan secarik kertas, kemudian tulis nama panggilan karyawan baru Anda temui dan bagiannya. Cara ini biasanya berhasil digunakan untuk mengingat-ingat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan ragu untuk berkata maaf dan mengakui kesalahan Anda jika Anda keliru saat menyebut atau lupa terhadap nama seseorang staf.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Begitu juga bila Anda menemukan kesalahan yang dilakukan staf. Bukanlah hal yang bijak bila Anda langsung memarahinya di depan rekan-rekan yang lain dan tidak mau bertanggung jawab membantu memberikan solusi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetap fokus pada masalah yang ada dan cobalah untuk menahan diri serta berikan solusi jalan keluar yang terbaik.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/1207401074605680680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/11/tips-menjadi-atasan-yang-baik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1207401074605680680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1207401074605680680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/11/tips-menjadi-atasan-yang-baik.html' title='Tips Menjadi Atasan yang Baik'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAXlld1IvBAXGeJVrxzpozBwy1CKi7TYC2KrYK7fCLOOXXDqM7MQD1O2rreHwtNd3zdqDjkWIcksLGMS1eeBH_tBhcys3HmdXgRdJx11KxPcYZa-0A0uE82S81KLXTnGj7U68ItwF4BBo/s72-c/Bos.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-6933712345613183306</id><published>2013-10-22T14:34:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:12:13.165+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Komponen Pembentuk Profil Risiko</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Komponen Pembentuk Profil Risiko&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1pIMlkrEvbZTfdzQKZ59kOd_jEwdHxfQNevMqe2fHA9hKtI2gXpWPwsrlON7MLj8pdmav0y3hLxHWI1Pnw2q4UJwMCgL7Sbjj7HBuZxDEJZg-JozfA8iJxurx3D1vGkfnhDUY7n4VdJE/s1600/Investasi.jpg&quot; title=&quot;Komponen Pembentuk Profil Risiko&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Investasi merupakan salah satu strategi untuk meraih tujuan. Jadi, investasi bukan merupakan tujuan finansial. Ada dua faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih produk investasi yang sesuai, yakni tujuan dan profil risiko diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Contoh dari tujuan finansial misalnya membentuk dana Haji ONH Plus dalam 3 tahun. Strateginya yaitu berinvestasi di reksadana campuran. Sementara, profil risiko adalah seberapa tinggi toleransi Anda dalam menerima berbagai risiko investasi yang menyertai, terutama risiko naik-turun harga dan risiko seberapa cepat investasi dapat terjual menjadi dana kas tunai.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Profil risiko seorang investor secara umum terbagi menjadi tiga karakter utama yakni konservatif, moderat, dan agresif. Kemungkinan Anda tergolong investor dengan profil risiko konservatif jika Anda adalah seseorang penabung tulen. Sementara, jika Anda tergolong masih di usia produktif dan sangat ingin melihat nilai investasi Anda tumbuh di atas rata-rata bunga deposito, maka kemungkinan besar Anda tergolong investor dengan profil risiko agresif.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut Prita H. Ghozie, seorang perencana keuangan, ada enam komponen yang membentuk profil risiko seseorang. Berikut ini komponen-komponen tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Umur dan Tahapan Kehidupan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya semakin muda seseorang, maka semakin lebih agresif. Investor muda akan lebih berani untuk memilih produk keuangan seperti reksadana saham karena mengharap imbal hasil yang lebih tinggi walaupun investasi tersebut lebih berisiko.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Jangka Waktu Investasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semakin lama jangka waktu untuk berinvestasi yang Anda punyai, maka Anda masih dapat mentolelir kesalahan-kesalahan dalam berinvestasi dan seharusnya mampu menerima kemungkinan naik-turun nilai investasi dalam jangka pendek.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Kebutuhan Likuiditas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda termasuk konservatif bila Anda tipe orang yang baru merasa aman jika memiliki dana tunai yang siap sedia. Saham dan emas merupakan beberapa contoh investasi dengan risiko tinggi juga dapat likuid. Namun, nilai investasinya belum tentu sesuai dengan apa yang Anda harapkan ketika ingin menjualnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. &amp;nbsp;Tingkat Imbal Hasil yang Anda Cari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda harus siap untuk menerima risiko yang lebih besar bila tingkat imbal hasil yang dicari semakin tinggi. Oleh karena itu, dalam mengalokasikan aset investasi, Anda harus lebih agresif.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Toleransi Terhadap Risiko Investasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biasanya, hampir setiap orang merasa dirinya adalah investor dengan profil agresif ketika kondisi pasar keuangan terutama saham sedang baik. Ketika kondisi pasar mulai menurun atau bergejolak, di sinilah profil risiko Anda sesungguhnya akan diuji.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa reaksi Anda jika melihat nilai investasi yang baru ditempatkan selama tiga bulan kemudian turun hingga 10 persen? Bila Anda langsung sesak napas dan tidak dapat tidur nyenyak, maka kemungkinan besar profil Anda sebenarnya konservatif.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Tingkat Literasi Keuangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasa takut muncul karena perasaan aman yang kurang. Anda tentu akan mencari aman dengan berinvestasi di tempat yang &quot;aman-aman&quot; saja di sudut pandang nilai investasi tidak mungkin turun dan kapan pun dapat dilikuidasi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Padahal, bila berniat mempunyai dana pendidikan untuk kuliah anak yang masih berumur 5 tahun, misalnya menempatkan dana di tabungan pendidikan dengan imbal hasil setara deposito, tentu saja menjadi &quot;tidak aman&quot;. Anak Anda dapat terancam putus sekolah akibat dana pendidikan yang terbentuk kemungkinan besar tidak mencapai target.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mempunyai rencana keuangan merupakan cara termudah untuk memilih investasi dengan tepat. Setiap penghasilan yang diperoleh secara jelas memiliki alokasi masing-masing yang sudah dipilih dan jumlah investasinya juga dapat lebih optimal.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber: Tabloid &lt;i&gt;KONTAN&lt;/i&gt; No. 46-XVII,2013&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/6933712345613183306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/10/komponen-pembentuk-profil-risiko.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6933712345613183306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/6933712345613183306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/10/komponen-pembentuk-profil-risiko.html' title='Komponen Pembentuk Profil Risiko'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1pIMlkrEvbZTfdzQKZ59kOd_jEwdHxfQNevMqe2fHA9hKtI2gXpWPwsrlON7MLj8pdmav0y3hLxHWI1Pnw2q4UJwMCgL7Sbjj7HBuZxDEJZg-JozfA8iJxurx3D1vGkfnhDUY7n4VdJE/s72-c/Investasi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-2483240628238646642</id><published>2013-10-13T12:45:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:13:06.383+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><title type='text'>Tips Memulai Usaha Kursus Mengemudi Mobil</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kemudi Mobil&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtbV5Y-xLQxv27yjM_hHtlJjLYFxQtatHViK4D7b5s2eJU7hv9OFxf8GDSHoptqZmkJJU_hyxgWUtdxPo611l0XqS1PNq5xV5HglsDfIcxoYQ00yeBYtXxR396TFC-8lWw1qOvSjQi6nY/s1600/kemudi-mobil.png&quot; title=&quot;Kemudi Mobil&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengemudi bukanlah suatu kegiatan yang mudah untuk dilakukan. Untuk dapat mengemudi, kita harus belajar dari ahlinya. Memelajari mengemudi secara otodidak dapat memakan waktu serta mempunyai risiko selama dalam proses belajar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak orang yang sudah mempunyai kemampuan membeli mobil, namun belum memiliki kemampuan untuk mengemudi. Hal ini merupakan potensi pasar untuk membuka usaha kursus mengemudi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, beikut ini ada beberapa tips memulai usaha mengemudi mobil yang bisa Anda lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1&lt;b&gt;. Menyediakan Mobil Kursus untuk Siswa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang ideal adalah Anda menyediakan mobil baru. Tetapi, jika belum mempu menyediakannya, dengan mobil seken usaha kursus mengemudi tetap dapat berlangsung. Hal yang terpenting adalah mobil dalam keadaan baik dan aman untuk digunakan. Usahakan mobil yang digunakan termasuk populer di masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda harus melengkapi mobil dengan kopling dan rem tambahan bagi instruktur. Untuk menjaga imej yang positif, jagalah kondisi mobil agar jangan sampai mogok di tengah jalan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Mendatangkan Instruktur dengan Ketrampilan yang Cakap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk memulai usaha kursus mengemudi, Anda memerlukan sedikitnya seorang instruktur atau pelatih yang memiliki keterampilan yang cakap dalam mengajar mengemudi dan paham mengenai rambu-rambu lalu lintas. Instruktur yang mempunyai pembawaan tenang, menyenangkan, telaten tetapi waspada merupakan kunci keberhasilan usaha kursus mengemudi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Mempunyai Kurikulum yang Jelas dan Terencana&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya Anda memiliki semacam kurikulum atau standar operasional dan prosedur (SOP) yang jelas dan terencana. Ini merupakan materi yang diajarkan ke siswa kursus mengemudi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ajarkan teknik-teknik &lt;i&gt;defense driving&lt;/i&gt; atau mengemudi dengan penuh kehati-hatian, cara mengemudi yang hemat energi atau &lt;i&gt;eco-driving&lt;/i&gt;, serta pengetahuan tentang aturan lalu lintas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, Anda juga perlu mensurvei kawasan-kawasan yang dapat digunakan untuk berlatih mengemudi, seperti lapangan atau lahan parkir yang tidak terpakai. Berkerjasamalah dengan pihak kepolisian supaya mereka bisa memberi perhatian dan pengawasan ketika peserta kursus Anda berlatih di jalan raya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Sediakan Lokasi Usaha Kursus Anda&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Idealnya usaha kursus Anda berada di lokasi yang strategis. Tetapi, memulai usaha dari rumah juga tidak apa-apa, sepanjang diiringi dengan kegiatan promosi yang gencar. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan sarana administrasi seperti komputer, ruang penerimaan pelanggan yang nyaman, dan alat tulis kantor.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Melakukan Promosi-promosi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda dapat melakukan promosi melalui koran lokal, radio, brosur, atau secara online di internet. Promosi lainnya adalah dengan memberikan pelayanan yang prima seperti menggaransi siswa kursus bisa mengemudi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk pengembangan, Anda dapat bekerjasama dengan pengelola lembaga pendidikan. Anda bisa menawarkan belajar mengemudi sebagai bagian dari pelajaran ekstra di kampus. Anda juga dapat menawarkan jasa pendampingan ketika tes mendapatkan SIM. Operasikan kursus Anda secara fleksibel untuk memperluas pasar. Contohnya, merancang jam kursus sesuai dengan permintaan pelanggan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikianlah beberapa tips dalam memulai usaha kursus mengemudi. Semoga usaha Anda dapat berjalan dengan lancar dan sukses.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/2483240628238646642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/10/tips-memulai-usaha-kursus-mengemudi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2483240628238646642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2483240628238646642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/10/tips-memulai-usaha-kursus-mengemudi.html' title='Tips Memulai Usaha Kursus Mengemudi Mobil'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtbV5Y-xLQxv27yjM_hHtlJjLYFxQtatHViK4D7b5s2eJU7hv9OFxf8GDSHoptqZmkJJU_hyxgWUtdxPo611l0XqS1PNq5xV5HglsDfIcxoYQ00yeBYtXxR396TFC-8lWw1qOvSjQi6nY/s72-c/kemudi-mobil.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-5262227136303598350</id><published>2013-09-05T16:41:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:19:33.169+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Belanja"/><title type='text'>Tips Mengatasi Kenaikan Harga Bahan Pokok</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tips Mengatasi Kenaikan Harga Bahan Pokok&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQY3nzYZRRcetDSyI950t9CczlX2avX32q2tGZccaSLKKmJpqSpgAuCCnkmms1ePQjO4sqgf1hMVi4bCO6BpoPMhXSCVjCoGYYbJwQmVuKjwhquSDdptXJzmsUBwsbqeGFceFP4FAu6so/s1600/Grafik+Pertumbuhan.jpg&quot; title=&quot;Grafik Pertumbuhan&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di saat seperti ini, mungkin banyak ibu rumah tangga yang kebingungan dalam mengatur uang belanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, belakangan ini biaya belanja rumah tangga yang semakin meningkat. Di samping itu, tidak mungkin juga untuk meminta uang belanja tambahan bila gaji suami tidak mengalami kenaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keadaan seperti ini menuntut kita untuk kreatif dalam mengelola uang jatah yang diberikan oleh suami agar bisa mendapatkan bahan kebutuhan pokok. Solusi jangka pendek untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok uang cukup signifikan adalah dengan mengurangi pos alokasi anggaran lain untuk menambal pos belanja kebutuhan pokok yang membengkak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mengurangi Pos-pos Belanja yang Tidak Perlu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Langkah pertama adalah dengan mengurangi pos-pos belanja yang sifatnya hanya untuk menunjang gaya hidup keluarga seperti uang untuk makan di restoran atau untuk jalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Hal ini bukan berarti tidak membolehkan keluarga untuk menikmati gaya hidup yang lebih mewah, tetapi porsinya yang dikurangi sedikit. Selain itu, jangan langsung memutus untuk mengurangi porsi alokasi tabungan dan investasi untuk menambah dana belanja, kecuali sudah tidak ada lagi pos-pos yang memungkinkan untuk diambil.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Memilih Barang yang Lebih Murah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbelanja hemat dengan cara memilih barang-barang yang berkualitas hampir sama, tetapi dengan harga yang lebih murah. Misalnya, Anda dapat memilih berbagai jenis varian beras, baik di supermarket maupun di pasar tradisional dan mendapatkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang hampir sama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menyusun Rencana Menu Hidangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Susunlah rencana menu hidangan di rumah dalam jangka waktu tertentu, satu minggu contohnya. Rencana ini berguna untuk memberikan gambaran daftar belanja seperti apa yang harus dibeli sehingga bisa menghindari pembelian barang yang tidak terpakai pada akhirnya. Selain itu, Anda dapat merencanakan untuk menggunakan sedikit jenis bahan makanan tetapi divariasikan ke dalam berbagai jenis hidangan sehingga bisa menghindari pembelian barang bahan kebutuhan pokok yang harganya sedang tinggi. Misalnya, Anda dapat menggantikan daging sapi dengan daging ayam dalam mengatur variasi menu hidangan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menanam Sendiri Bahan-bahan Bumbu Dapur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekarang coba periksa tempat Anda menyimpan bahan-bahan dan lihat apakah Anda sering menyimpan beberapa bahan terlalu lama sehingga bahan-bahan tersebut mulai tumbuh. Misalnya saja, jahe, bawang, atau jenis sayuran lainnya. Anda dapat mencoba untuk menanam bahan-bahan tersebut di lahan pekarangan rumah Anda sehingga Anda tidak perlu membelinya di kemudian hari. Bila tidak ada lahan, Anda dapat menanamnya secara hidroponik. Nah, untuk menambah pengetahuan tentang bercocok tanam, Anda bisa bergabung dengan komunitas berkebun atau mencari informasinya sendiri tentang berkebun di internet.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Melakukan Penghematan di Pos-pos Tertentu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal-hal yang sederhana seperti mematikan lampu atau peralatan listrik yang sudah tidak digunakan dapat menghemat uang belanja. Anda juga bisa memeilih tempat belanja yang dekat dengan rumah dengan biaya parkir yang murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menggunakan Uang Tunai untuk Berbelanja&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat berbelanja, gunakanlah uang tunai, kartu debit, atau &lt;i&gt;e-money&lt;/i&gt; dan simpan kartu kredit Anda. Hal ini akan mendorong Anda untuk membatasi diri dalam berbelanja karena uang yang benar-benar Anda milikilah yang Anda bisa gunakan untuk berbelanja.a&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/5262227136303598350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/09/tips-mengatasi-kenaikan-harga-bahan-pokok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5262227136303598350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/5262227136303598350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/09/tips-mengatasi-kenaikan-harga-bahan-pokok.html' title='Tips Mengatasi Kenaikan Harga Bahan Pokok'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQY3nzYZRRcetDSyI950t9CczlX2avX32q2tGZccaSLKKmJpqSpgAuCCnkmms1ePQjO4sqgf1hMVi4bCO6BpoPMhXSCVjCoGYYbJwQmVuKjwhquSDdptXJzmsUBwsbqeGFceFP4FAu6so/s72-c/Grafik+Pertumbuhan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-1295457056310254823</id><published>2013-08-16T22:32:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:19:22.311+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Kehidupan Finansial Setelah Pensiun</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kehidupan Finansial Setelah Pensiun&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0bMaWiPZvbi3EyokVtdMCIda2kmopS7l68P9Hd2ZYFfv544pxi957xH6pGXPA_5x2wslXyNV0Do5JQQs5CCMuwU26Dyy8e0Y1lj7BLRSe5-1Wo9r3dO_LejgdJ_LNF70LpTgFTOiPgyc/s1600/Jam+dan+Uang.jpg&quot; title=&quot;Kehidupan Finansial Setelah Pensiun&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berapa pun umur kita sekarang ini, sebaiknya kita mulai sungguh-sungguh untuk memikirkan bagaimana kehidupan finansial kita setelah memasuki usia pensiun nanti. Tentu hal ini tidak menjadi masalah bagi kalangan yang asetnya telah terkumpul sangat banyak. Mungkin diantara kita ada yang keliru mendefinisikan makna pensiun. Lalu, apa yang dimaksud dengan pensiun?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pensiun dapat diartikan sebagai masa dimana seseorang tidak lagi melakukan aktivitas-aktivitas produktif yang bertujuan mencari uang. Namun, seseorang yang sudah memasuki usia pensiun bukan berarti tidak aktif sama sekali. Tentu masih ada kegiatan yang dilakukan dan aktivitas tersebut biasanya adalah hal yang disenangi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kegiatan yang dilakukan di masa pensiun adalah hal yang bersifat menyenangkan diri sendiri dan syukur-syukur dapat bermanfaat juga bagi banyak orang. Maka tidak heran kalau banyak pensiunan yang menghabiskan waktu untuk kegiatan sosial. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya memenuhi kebutuhan hidup saat pensiun serta membiayai aktivitas di kala pensiun?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kalau orang-orang yang berstatus pegawai negeri &lt;i&gt;sih &lt;/i&gt;masih tetap mempunyai penghasilan meskipun sudah memasuki usia pensiun. Penghasilan tersebut berupa uang pensiun yang diterima hingga meninggal dunia, dan diteruskan oleh sang istri, bahkan hingga ke anak, sampai anak berusia mandiri. Lantas, bagaimana dengan karyawan atau karyawati swasta atau pekerja mandiri?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagian perusahaan, khususnya BUMN tentu mempunyai lembaga yang mengelola dana pensiun dari karyawan/karyawatinya. Di samping itu, banyak juga karyawan/karyawati yang mengikuti program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Biasanya, program ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai kemampuan keuangan serta memperhatikan kesejahteraan karyawannya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/1295457056310254823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/08/kehidupan-finansial-setelah-pensiun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1295457056310254823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1295457056310254823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/08/kehidupan-finansial-setelah-pensiun.html' title='Kehidupan Finansial Setelah Pensiun'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0bMaWiPZvbi3EyokVtdMCIda2kmopS7l68P9Hd2ZYFfv544pxi957xH6pGXPA_5x2wslXyNV0Do5JQQs5CCMuwU26Dyy8e0Y1lj7BLRSe5-1Wo9r3dO_LejgdJ_LNF70LpTgFTOiPgyc/s72-c/Jam+dan+Uang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-751229564142124239</id><published>2013-07-23T21:48:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:32:03.512+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Belanja"/><title type='text'>Cara Cermat Belanja di Pameran</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Cermat Belanja di Pameran&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixula4JNnKEsXubM-G754facuTomTN8kxpkVFeyNDJDQBu_N15FWhPu38_Oo0_673vOU7LZgM_TATk9D7QixXBXKHyUjPZ88WcloIUFcjftdUKT3IBmnNli-qDjUepaLgnfSxVMKDVO4I/s1600/Pameran+Mobil.jpg&quot; title=&quot;Pameran Mobil&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pameran bisa dijadikan sebagai ajang untuk berburu barang unik dan berkualitas. Banyak barang yang ditawarkan di pameran mempunyai keunggulan tertentu. Selain itu, tidak sedikit barang yang dibanderol dengan harga lebih murah daripada di pasaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi, hal ini bukan berarti Sobat bisa menghabiskan uang untuk melampiaskan hasrat berbelanja. Ada baiknya sebelum Sobat merogoh kantong untuk mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini supaya barang yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan harapan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Jelajahi Stan-stan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pameran yang digelar setahun sekali adalah wajar kalau dijadikan sebagai ajang rekreasi. Jelajahilah stan-stan yang ada di area tersebut satu per satu. Karena dengan mengunjungi stan yang ada, Sobat bisa mengetahui produk apa saja yang ditawarkan di pameran tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanyakanlah kepada penjaga stan tentang produk yang mereka tawarkan. Biarkan mereka menjelaskan keunggulan, keawetan, dan harga produk . Selain itu, tanyakan pula mengenai layanan purnajualnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lakukan dengan rileks dan nikmati atmosfer pameran yang dipadati aneka produk dan pengunjung agar Sobat tidak merasa lelah dalam menjelajahi stan-stan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Lihat dan Cermati Brosur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biasanya pada sisi depan setiap stan diletakkan brosur, tidak ada salahnya jika Sobat mengambilnya. Brosur tersebut biasanya mencantumkan spesifikasi produk atau detail barang yang ditawarkan, harga khusus atau potongan harga yang tertera pada brosur tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lihat dan cermati brosur yang ada dalam tentengan Sobat. Informasi yang tidak Sobat dapatkan dari penjaga stan, bisa saja termuat dalam brosur. Perhatikan harga dan kualitasnya karena mempunyai posisi penting dalam membeli barang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Sesuaikan dengan Kebutuhan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hindari membeli barang saat pandangan pertama. Walaupun berdiskon besar, cermati lebih dulu supaya tidak kecewa kemudian. Barang yang dikemas sedemikian apik dengan diskon besar sering membuat pengunjung membeli produk tersebut. Sabar saja dan jelajahi terus produk-produk lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sobat bisa menentukan pilihan setelah mendapatkan informasi dari teman, penjaga stan, dan berselancar di dunia maya. Sobat tidak perlu terburu-buru melakukan transaksi jika pameran berlangsung cukup lama. Bila masih menimbang-nimbang keputusan, Sobat dapat datang kembali besok harinya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meminta masukan sebanyak mungkin dari berbagai pihak merupakan hal yang baik. Tapi, bila Sobat datang pada hari terakhir pameran, Sobat bisa memanfaatkan area jajan untuk mempertimbangkan barang yang ingin dibeli. Istirahatlah sebentar, cicipi jajanan atau menu makan siang sembari meyakinkan diri kalau barang yang mau dibeli memang sesuai dengan kebutuhan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/751229564142124239/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/07/cara-cermat-belanja-di-pameran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/751229564142124239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/751229564142124239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/07/cara-cermat-belanja-di-pameran.html' title='Cara Cermat Belanja di Pameran'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixula4JNnKEsXubM-G754facuTomTN8kxpkVFeyNDJDQBu_N15FWhPu38_Oo0_673vOU7LZgM_TATk9D7QixXBXKHyUjPZ88WcloIUFcjftdUKT3IBmnNli-qDjUepaLgnfSxVMKDVO4I/s72-c/Pameran+Mobil.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-3795794833961081813</id><published>2013-06-21T17:14:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:36:22.164+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Alih Pengetahuan dan Keahlian Karyawan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Alih Pengetahuan dan Keahlian Karyawan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUXjhcdfCwtvMTeLZqdMv20cquyGOQ11y178X5cliUEt9FqCa8Fe4CPTTFIAF53L-rXVB5l4L96wewAR26zbGIrwtlwVKPtujgeoq6WOpwWX0LIn8FNQaQy466gRHzlDE2J5SfZATP510/s1600/Karyawan.png&quot; title=&quot;Karyawan&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mempunyai keahlian yang tidak dimiliki oleh orang lain merupakan suatu kebanggaan bagi sebagian orang. Tapi, hal ini adalah kurang baik bila dijadikan &quot;senjata&quot; supaya posisinya tidak tergeser. Pasalnya, perusahaan akan langgeng bila didukung antara lain oleh kemulusan transfer pengetahuan dan keahlian dari karyawan yang lebih senior kepada yang lebih yunior.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah satu topik bahasan yang hangat di berbagai perusahaan sekarang ini adalah manajemen pengetahuan atau &lt;i&gt;knowledge management&lt;/i&gt;. Usaha ini bisa dilakukan dengan lebih efektif dan efisien karena didukung berbagai perangkat teknologi canggih.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alih pengetahuan bisa dilakukan melalui pelatihan, pengarahan, rapat atau bentuk-bentuk formal lainnya. Cara-cara yang tidak formal juga dapat dilakukan, misalnya melalui bincang-bincang di luar jam kerja.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mungkin tidak semua perusahaan mempunyai ruang atau kesempatan untuk berdiskusi secara tatap muka dengan karyawannya. Diskusi bisa dilakukan menggunakan fasilitas internet seperti &lt;i&gt;mailing list&lt;/i&gt;, blog atau &lt;i&gt;board&lt;/i&gt;. Cara ini menjadi solusi yang efektif untuk menjalin komunikasi bagi perusahaan yang karyawannya tersebar di berbagai cabang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Medium yang sudah tersedia ini diprogramkan atau diagendakan, Program atau agenda bisa disusun secara garis besar supaya tidak menjadi terlalu kaku. Contohnya, satu periode waktu dialokasikan untuk membahas topik tertentu. sebaiknya ada pihak yang diserahi tanggung jawab atau menjadi inisiator diskusi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cara lain yang bisa dilakukan adalah menggilir karyawan atau orang-orang tertentu yang dianggap lebih paham untuk memberi masukan atau tanggapan pada suatu masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini mungkin tidak langsung berjalan mulus, Tapi, dengan konsistensi terus mendorong karyawan saling berbagi pengetahuan, lama-lama hal ini akan menjadi kebiasaan yang baik dan memberi manfaat positif bagi perusahaan.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/3795794833961081813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/06/alih-pengetahuan-dan-keahlian-karyawan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3795794833961081813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3795794833961081813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/06/alih-pengetahuan-dan-keahlian-karyawan.html' title='Alih Pengetahuan dan Keahlian Karyawan'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUXjhcdfCwtvMTeLZqdMv20cquyGOQ11y178X5cliUEt9FqCa8Fe4CPTTFIAF53L-rXVB5l4L96wewAR26zbGIrwtlwVKPtujgeoq6WOpwWX0LIn8FNQaQy466gRHzlDE2J5SfZATP510/s72-c/Karyawan.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-3680253554384995536</id><published>2013-06-18T12:23:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:39:11.375+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Belanja"/><title type='text'>6 Tips Saat Berkunjung ke Jakarta Fair</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;6 Tips Saat Berkunjung ke Jakarta Fair&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhvmnu96yF0jtxdjiFc7XytcURljw3I9tWE3IWelAD1pdARNGZJ8PVU9c-8fDa8c1u74KiBKFrX6u10i206ViYjs69g-xW5v4DS88fKVdd9OUSKV-d6vYSQ_clJqa8nHwE7Frb6Z3YaE8/s1600/Jakarta+Fair.png&quot; title=&quot;Jakarta Fair&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jakarta Fair merupakan ajang hiburan dan pameran multiproduk terbesar di Indonesia. Para peserta dan pengunjungnya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Area Jakarta Fair menempati area pameran seluas 130 ribu meter persegi dan terbagi dalam 13 hall di tambah dengan area Gambir Expo, Gedung Pusat Niaga, dan Open Space JIExpo.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bukan perkara yang mudah bagi Sobat untuk mengelilingi area seluas itu dengan berjalan kaki. Oleh sebab itu, Sobat pasti membutuhkan tenaga dan kesiapan ekstra supaya tetap semangat untuk mencari atau sekadar melihat-lihat pameran dan hiburan yang ada di PRJ (Pekan Raya Jakarta).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, berikut ini ada 6 tips yang dapat dilakukan atau disiapkan saat datang ke Jakarta Fair.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Dapatkan Peta Arena Jakarta Fair&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lebih baik Sobat mampir dulu ke bagian informasi setelah membeli tiket masuk. Sobat bisa mendapatkan peta arena Jakarta Fair di bagian ini. Dengan adanya peta ini, Sobat bisa mengetahui dan menentukan stan-stan yang ingin dikunjungi tanpa harus kebingungan arah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Jangan Membawa Tas Terlalu Besar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya Sobat cukup membawa tas kecil atau berukuran sedang untuk perlengkapan penting, seperti dompet, kamera, dan alat komunikasi. Bila menggunakan tas punggung, jangan lupa saat sudah sampai di tujuan, gendong tas punggung tersebut di depan dada, bukan di punggung. Hal ini untuk mengantisipasi aksi pencopetan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Usahakan Tidak Telalu Banyak Bawaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini karena Sobat yang memang berniat atau tergiur untuk membeli barang ketika di sana akan sering melakukan transaksi sehingga akan membawa banyak tentengan hasil dari wisata belanja di Jakarta Fair.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Bawa Perlengkapan Pelindung Diri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan lupa untuk membawa topi, handuk, dan payung kecil untuk melindungi diri dari panas sinar matahari dan hujan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Gunakan Pakaian yang Nyaman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya Sobat mengenakan pakaian yang senyaman mungkin dan sepatu kets supaya lebih mudah bergerak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Siapkan Uang Tunai&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya Sobat mempersiapkan uang tunai untuk kebutuhan ringan seperti membayar parkir kendaraan atau membeli tiket masuk, makanan, dan minuman agar tidak repot mencari mesin ATM di sekitar arena Jakarta Fair.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/3680253554384995536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/06/6-tips-saat-berkunjung-ke-jakarta-fair.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3680253554384995536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/3680253554384995536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/06/6-tips-saat-berkunjung-ke-jakarta-fair.html' title='6 Tips Saat Berkunjung ke Jakarta Fair'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhvmnu96yF0jtxdjiFc7XytcURljw3I9tWE3IWelAD1pdARNGZJ8PVU9c-8fDa8c1u74KiBKFrX6u10i206ViYjs69g-xW5v4DS88fKVdd9OUSKV-d6vYSQ_clJqa8nHwE7Frb6Z3YaE8/s72-c/Jakarta+Fair.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-2048517129452825990</id><published>2013-05-06T14:49:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:44:22.449+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Sekilas Mengenai Sukuk</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sekilas Mengenai Sukuk&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7_WnQ5XNm-CiLdwutv1DmpG-mm7xCtp30Seg48n569wYFZuXvIOhn8yo41euLwjdO-lDfEI067vlWr54NeuD2VliEW3RwzvDwNm7-E0qg_R8lZIpvzA3pG8SsE-lKhp9yT1FlgbT4AJ4/s1600/Obligasi.jpg&quot; title=&quot;Sekilas Mengenai Sukuk&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sukuk merupakan instrumen keuangan Islam dalam bentuk obligasi. &lt;i&gt;Fixed rate&lt;/i&gt; dilarang dalam Islam sehingga dibuatlah instrumen keuangan yang sesuai dengan hukum Islam. Aset (&lt;i&gt;underlying asset&lt;/i&gt;) yang menjadi objek perjanjian harus mempunyai nilai ekonomis, bisa berupa &quot;aset berwujud&quot;, termasuk proyek yang akan atau sedang dibangun. &lt;i&gt;Underlying asset&lt;/i&gt; ini berguna untuk menghindari riba.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sukuk Ijarah merupakan Sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau Akad Ijarah, di mana satu pihak bertindak sendiri atau melalui wakilnya &quot;menyewakan&quot; hak manfaat atas suatu aset kepada pihak lain berdasarkan harga dan periode yang disepakati.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sukuk Ritel adalah Sukuk yang diperdagangkan di pasar sekunder, yaitu melalui bank sebagai agen penjual.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan obligasi adalah instrumen keuangan yang&lt;i&gt; underlying asset&lt;/i&gt;-nya adalah &quot;utang&quot; (tidak berwujud), baik utang negara maupun utang perusahaan. Contohnya, pemerintah memiliki utang kepada pihak lain, utang tersebut diperjualbelikan kepada pihak ke-tiga (masyarakat). Pemerintah memberikan bunga (imbal hasil) berupa persentase kepada masyarakat sebagai imbal baliknya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keuntungan Sukuk yaitu kita mendapatkan imbal hasil setiap bulannya dengan &lt;i&gt;return&lt;/i&gt; yang mendekati inflasi yang di akhir periode mendapatkan uang kita dalam jumlah utuh.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan kerugian Sukuk yakni bila akan diambil sebelum selesai periode, maka akan dibeli oleh pemerintah sesuai dengan harga pasar. Dengan demikian, jika harga sedang turun, maka uang kita tidak kembali dengan utuh. Sebaiknya, tunggu saja hingga selesai periodenya. Imbal hasil kita kumpulkan dan kita belikan emas setiap bulannya. Jadi, uang yang ditempatkan di Sukuk adalah uang &quot;menganggur&quot;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/2048517129452825990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/05/sekilas-mengenai-sukuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2048517129452825990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2048517129452825990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/05/sekilas-mengenai-sukuk.html' title='Sekilas Mengenai Sukuk'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7_WnQ5XNm-CiLdwutv1DmpG-mm7xCtp30Seg48n569wYFZuXvIOhn8yo41euLwjdO-lDfEI067vlWr54NeuD2VliEW3RwzvDwNm7-E0qg_R8lZIpvzA3pG8SsE-lKhp9yT1FlgbT4AJ4/s72-c/Obligasi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-7620608612499445430</id><published>2013-05-04T12:54:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:45:08.354+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kerja"/><title type='text'>Tanda-tanda Wawancara Kerja Berjalan Sukses</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sukses Wawancara Kerja&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIgSnOFshQnyUR7Y6u-0Z__c4yfmlt192cUb7j2Q-CUJ3s2ObUHLIfIJ4YLQwcFY9NfPSlKuWuxsIMe4CerCmikCwmVx85Q88hoDJLnkqSYah_QMX50GOAsd_BDwytrrgLjRx9fOuthkw/s1600/sukses.jpg&quot; title=&quot;Sukses&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan, tentunya akan mengalami yang namanya wawancara kerja. Ya, salah satu proses dalam merekrut pegawai adalah dengan melakukan wawancara kerja.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat kita telah melakukan wawancara, biasanya kita sering bertanya-tanya dalam diri, apakah kita lolos atau tidak. Bila diperhatikan secara teliti, ternyata ada tanda-tanda yang terlihat apakah wawancara kita tersebut berlangsung sukses atau gagal. Berikut ini tanda-tanda wawancara kerja berjalan sukses.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Wawancara Berlangsung Lama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila proses wawancara berlangsung lebih dari 30 menit, bahkan hingga lebih dari satu jam, hal ini menandakan bahwa Anda sangat dipertimbangkan untuk mengisi posisi yang dilamar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pewawancara Banyak Bertanya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Si pewawancara banyak menanyakan tentang diri Anda, itu tandanya banyak informasi yang ingin mereka gali dari Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Suasana yang Santai dan Nyaman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Situasi wawancara yang berjalan tidak kaku atau terasa santai dan nyaman menandakan pewawancara merasa cocok dan nyaman sehingga Anda dianggap dapat bekerja sama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Adanya Umpan Balik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pewawancara memberikan umpan balik secara fisik, contohnya tersenyum, memberikan dorongan, kontak mata, mengangguk, dan ekspresi wajah yang menunjukkan persetujuan dan pemahaman. Sementara secara verbal, misalnya &quot;Saya tidak menyangka Anda memiliki kemampuan itu&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Negoisasi Gaji&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biasanya negoisasi gaji baru terjadi pada wawancara selanjutnya, namun jika pada wawancara pertama telah terjadi negoisasi, itu tandanya Anda dianggap &#39;lolos&#39;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Diberikan Kepastian Waktu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila di akhir wawancara mereka memberikan kepastian waktu kapan Anda akan dikabari lagi, hal ini menandakan bahwa mereka tertarik kepada Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pewawancara Menanyakan Kesiapan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pewawancara langsung bertanya kapan kesiapan Anda bergabung bersama mereka tanpa menyuruh Anda menunggu. Bila hal ini terjadi, kemungkinan besar keberhasilan wawancara sudah di tangan Anda.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/7620608612499445430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/05/tanda-tanda-wawancara-kerja-berjalan-sukses.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/7620608612499445430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/7620608612499445430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/05/tanda-tanda-wawancara-kerja-berjalan-sukses.html' title='Tanda-tanda Wawancara Kerja Berjalan Sukses'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIgSnOFshQnyUR7Y6u-0Z__c4yfmlt192cUb7j2Q-CUJ3s2ObUHLIfIJ4YLQwcFY9NfPSlKuWuxsIMe4CerCmikCwmVx85Q88hoDJLnkqSYah_QMX50GOAsd_BDwytrrgLjRx9fOuthkw/s72-c/sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-1624973411131795759</id><published>2013-04-30T15:05:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:46:01.644+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Jenis-jenis Reksa Dana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Uang&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwkzCOGiwP1pBWC0C1vRrWGPm47NfRjPkp_9GJHbjtJwU7JQYYBDSEC5b-8NIJNWw6eKVvcONWyUTHRp8oph_-i20gDrKZLu1vGEoPt8O0FU8U2TFmP3GmAOjIz_AOmPJwcfM66dThkgA/s1600/uang.png&quot; title=&quot;Uang&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Reksa Dana adalah suatu wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio berbagai surat berharga oleh Manajer Investasi (MI) atau &lt;i&gt;Fund Manager&lt;/i&gt; yang sudah mendapat izin dari Bapepam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Reksa Dana berarti uang dari masyarakat dikumpulkan, kemudian oleh MI dibelanjakan untuk membeli berbagai macam surat berharga seperti saham dan obligasi. Keuntungan (&lt;i&gt;return&lt;/i&gt;) yang diperoleh akan dibagikan kepada para investor.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain keuntungan, Reksa Dana juga mengandung risiko seperti penurunan keuntungan hingga kehilangan modal pokok. Oleh karena itu, sebaiknya uang yang digunakan untuk investasi di Reksa Dana adalah uang &quot;menganggur&quot; atau uang &quot;idle&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, untuk mengenal lebih jauh mengenai Reksa Dana, berikut ini akan dipaparkan jenis-jenis Reksa Dana sesuai karakteristik dan tujuan keuangan masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;RDPU adalah Reksa Dana yang melakukan sebagian besar investasinya ke efek-efek utang berjangka kurang dari setahun. Contohnya, SBI, deposito, obligasi, dan surat berharga lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tingkat risiko pada RDPU adalah yang paling rendah. Begitu juga dengan &lt;i&gt;return&lt;/i&gt;-nya, terkecil dibandingkan Reksa Dana lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;RDPT adalah tipe Reksa Dana yang menaruh sebagian besar investasinya (minimum 80%) pada obligasi atau surat utang berjangka pendek, menengah, hingga berjangka panjang. Sedangkan sisanya boleh ditempatkan dalam instrumen keuangan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Obligasi pada RDPT mempunyai sistem pembayaran bunga dengan tingkat bunga tertentu seperti deposito tetapi obligasi bisa diperjualbelikan sebelum jatuh tempo di pasar sekunder. Pada kurun waktu tertentu seperti 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, atau setahun sekali, akan dibagikan dividen.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Reksa Dana Saham (RDS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;RDS adalah Reksa Dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam saham. Jika pada RDPU dan RDPT, investor lebih berorientasi pada pendapatan bunga, maka pada RDS ini, saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa &lt;i&gt;capital gain &lt;/i&gt;melalui kenaikan harga saham.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Reksa Dana Campuran (RDC)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;RDC adalah Reksa Dana yang melakukan investasi pada ketiga instrumen terebut di atas. RDC ini bisa melakukan diversifikasi portofolio pada surat-surat berharga secara lebih fleksibel. Dengan demikian, MI dari RDC lebih leluasa dalam mengatur komposisi portofolionya sesuai dengan keadaan yang sedang terjadi di pasar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Contoh, jika harga saham di pasar sedang berpotensi mendatangkan &lt;i&gt;return &lt;/i&gt;yang baik, sedangkan kondisi obligasi di pasar tidak begitu baik, maka MI akan mengalokasikan dana lebih banyak ke saham daripada obligasi supaya mendatangkan keuntungan yang maksimal.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/1624973411131795759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-reksa-dana.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1624973411131795759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1624973411131795759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-reksa-dana.html' title='Jenis-jenis Reksa Dana'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwkzCOGiwP1pBWC0C1vRrWGPm47NfRjPkp_9GJHbjtJwU7JQYYBDSEC5b-8NIJNWw6eKVvcONWyUTHRp8oph_-i20gDrKZLu1vGEoPt8O0FU8U2TFmP3GmAOjIz_AOmPJwcfM66dThkgA/s72-c/uang.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-2448176933639950893</id><published>2013-04-26T20:42:00.000+07:00</published><updated>2016-04-17T18:46:45.544+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Kegunaan Indeks Harga Saham Gabungan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bursa Saham&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZk-lNYQVBmSCC1ZOBzLhh-5xZ4l2SUXzv-2On6owYQYmEVv4MjLpvV9UXzbZdgQNt6Imkr4PV5xZHpJgp2udEVfdWzXDQC_iLE0DV1GR5K9yNK5IuXTMkR4L6JzAFu5u-FDYnwHD-gpk/s1600/bursa-saham.jpg&quot; title=&quot;Bursa Saham&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berguna untuk melihat perubahan harga saham secara keseluruhan di pasar. Baik kenaikan maupun penurunan harga saham di lantai bursa bisa dilihat dari kenaikan dan penurunan IHSG ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Misalkan, nilai IHSG selama tiga hari berturut-turut adalah 4.937,417; 4.899,354; dan 4.925,152, hal ini berarti ada penurunan harga 38,063 poin dari hari ke-dua terhadap hari sebelumnya dan terjadi kenaikan 25,798 poin dari hari ke-dua ke hari ke-tiga.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penurunan IHSG atau kenaikan IHSG ini bukan menyatakan seluruh harga saham yang tercatat di bursa mengalami penurunan atau kenaikan. Kenaikan IHSG ini menyatakan bahwa harga saham yang tercatat di bursa tersebut cenderung mengalami kenaikan lebih banyak dan lebih besar daripada harga saham yang mengalami penurunan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Begitu pula dengan IHSG yang turun, hal ini menyatakan bahwa penurunan harga cenderung lebih banyak dan lebih besar daripada harga saham yang mengalami kenaikan. Artinya investor yang melihat IHSG mengalami kenaikan belum tentu harga saham yang sedang portofolionya mengalami kenaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada kemungkinan IHSG yang sedang naik di mana harga saham yang dalam portofolionya mengalami penurunan dikarenakan saham-saham yang harganya turun pada pasar dan pada perhitungan IHSG.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;IHSG bisa digunakan untuk melihat perkembangan harga saham dari waktu ke waktu atau dari sejak IHSG tersebut dihitung. IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dihitung mulai Agustus tahun 1982 dengan nilai 100 dan hingga hari ini IHSG telah mencapai angka 4978. Hal ini berarti IHSG BEI telah mengalami kenaikan 48,7 kali dari nilai awal IHSG.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan waktu yang panjang tersebut, harga saham di bursa mengalami kenaikan dan penurunan. Bila ditelusuri, ada harga saham di BEI yang telah naik sebesar kenaikan IHSG tersebut. Namun, ada juga harga saham yang tidak banyak berubah dari harga semula atau harga IPO.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kegunaan lain dari IHSG adalah sebagai patokan untuk portofolio saham bagi investor atau manajer investasi. Angka yang digunakan sebagai perhitungan dalam bentuk persentase bila IHSG digunakan sebagai patokan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kenaikan IHSG lebih tinggi daripada kenaikan portofolio investor atau manajer investasi, portofolio yang dikelola tidak berkinerja baik. Kinerja portofolio dianggap berkinerja bagus jika kenaikan IHSG lebih rendah daripada kenaikan portofolio investasi investor atau manajer investasi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/2448176933639950893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/kegunaan-indeks-harga-saham-gabungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2448176933639950893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/2448176933639950893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/kegunaan-indeks-harga-saham-gabungan.html' title='Kegunaan Indeks Harga Saham Gabungan'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZk-lNYQVBmSCC1ZOBzLhh-5xZ4l2SUXzv-2On6owYQYmEVv4MjLpvV9UXzbZdgQNt6Imkr4PV5xZHpJgp2udEVfdWzXDQC_iLE0DV1GR5K9yNK5IuXTMkR4L6JzAFu5u-FDYnwHD-gpk/s72-c/bursa-saham.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-1666327899437790573</id><published>2013-04-19T14:01:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:47:46.322+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Investasi"/><title type='text'>Tips Memilih Saham yang Baik</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheCpvw2d9V-SCyoIyMlonn5Ro3XadF_H7vo3AlFd3DjS4gP9Qhr0tf0QC5twb5wLIBjiRky6FVyl8a0vpZ2Ut7UuGE4pK77cFO-iYeqtfKUgHTGMj0FGVmgTRIOTlaTvrCQ7QW2nOCJy0/s1600/finance.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saham yang &quot;baik&quot; dapat mempunyai beberapa arti. Di antaranya baik dalam fluktuasinya atau baik dalam stabilitas pertumbuhannya dalam jangka panjang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada saham yang harganya bertumbuh dalam jangka panjang. Tetapi, ada juga yang dalam jangka pendek terkesan lelet atau tidak fluktuatif. &amp;nbsp;Saham-saham seperti ini &quot;baik&quot; untuk investor jangka panjang dengan tujuan untuk pelipatgandaan aset.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan saham yang mempunyai fluktuasi cukup besar, sangat cocok untuk &lt;i&gt;trader &lt;/i&gt;atau orang yang membeli dan menjual saham dalam jangka pendek untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga jangka pendek.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi seorang pemula yang mempunyai tujuan berinvestasi untuk jangka panjang, sebaiknya memeriksa benar-benar fundamental perusahaan, manajemen, dan &lt;i&gt;competitive advantage&lt;/i&gt; yang baik. Suatu perusahaan yang mempunyai fundamental yang baik, biasanya mempunyai pertumbuhan laba bersih secara konsisten dalam jangka panjang, mempunyai manajemen perusahaan yang sehat dan transparan, dan mampu bersaing atau mempunyai nilai lebih.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adalah hal penting melihat tren harga melalui grafik historis harga dalam Analisis Teknikal untuk &lt;i&gt;trading&lt;/i&gt;&amp;nbsp;maupun berinvestasi. Analisis Teknikal bermanfaat untuk menentukan &lt;i&gt;timing&lt;/i&gt; beli dan jual, serta pembatasan risiko. Sedangkan Analisis Fundamental berguna untuk memeriksa kesehatan perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melakukan investasi atau &lt;i&gt;trading&lt;/i&gt; saham sendiri akan memberikan imbal hasil yang lebih besar bila Anda menguasai strategi untuk berinvestasi atau &lt;i&gt;trading &lt;/i&gt;saham. Selain itu, &lt;i&gt;fee&lt;/i&gt; transaksinya lebih kecil jika dibandingkan dengan &lt;i&gt;fee &lt;/i&gt;dari Aset Manajemen.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berinvestasi langsung pada instrumen saham memerlukan kejelian, ilmu dan pengendalian emosi yang sangat baik. Dibutuhkan waktu yang cukup lama bagi seorang &lt;i&gt;trader &lt;/i&gt;untuk memulai &lt;i&gt;trading &lt;/i&gt;hingga akhirnya menjadi &lt;i&gt;trader &lt;/i&gt;profesional.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila tidak cermat, risiko yang muncul dalam berinvestasi secara langsung pada instrumen saham akan semakin besar. Oleh karena itu, sebaiknya siapkan diri untuk belajar bila Anda berminat untuk berinvestasi langsung di saham.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika tidak ingin repot, Anda dapat memercayakan pada &lt;i&gt;fund manager&lt;/i&gt; reksadana atau &lt;i&gt;asset management&lt;/i&gt; yang terpercaya dan mempunyai histori kinerja yang bagus.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Investasi saham bukanlah jalan pintas untuk menjadi kaya raya dalam waktu yang sesaat. Tetapi, bila Anda sabar dan bijak dalam berinvestasi saham, Anda akan memperoleh nikmatnya efek bola salju dalam jangka panjang, baik dari berinvestasi jangka panjang maupun dari akumulasi profit &lt;i&gt;trading &lt;/i&gt;jangka pendek yang bersifat konsisten.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/1666327899437790573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/tips-memilih-saham-yang-baik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1666327899437790573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/1666327899437790573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/04/tips-memilih-saham-yang-baik.html' title='Tips Memilih Saham yang Baik'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheCpvw2d9V-SCyoIyMlonn5Ro3XadF_H7vo3AlFd3DjS4gP9Qhr0tf0QC5twb5wLIBjiRky6FVyl8a0vpZ2Ut7UuGE4pK77cFO-iYeqtfKUgHTGMj0FGVmgTRIOTlaTvrCQ7QW2nOCJy0/s72-c/finance.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-81436047969654460.post-4115245168281292600</id><published>2013-03-14T19:17:00.001+07:00</published><updated>2016-04-17T18:48:40.115+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bisnis"/><title type='text'>Tips Menjadi Seorang Pengusaha</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator image&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tips Menjadi Seorang Pengusaha&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRATm1mUHtNcTT-z5iuJ7wafPrubAlnD81rqUpEsoGJYeeQla0BmwVbE5K_HE8dQcVPZXbYUBGhxxiXbBXHcnCeFE2FwiPSOIMthL7ETIpx7dhoSO-00xUeRVXNVnFgW1M8oJ_LxJafRs/s1600/Pengusaha.jpg&quot; title=&quot;Tips Menjadi Seorang Pengusaha&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk menjadi seorang pengusaha, kita tidak harus selalu mempunyai latar belakang keluarga pebisnis. Meskipun demikian, bila seorang berasal dari keluarga yang berlatar pebisnis, maka akan lebih mudah bila ingin menekuni dunia bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keluarga yang berlatar belakang bisnis memiliki pengalaman yang berharga tentang pengetahuan seluk-beluk bisnis. Keluarga akan memberikan dukungan berupa ilmu, modal, moral, motivasi, jaringan, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Walaupun kita bukan berasal dari keluarga pebisnis, bila niat kita kuat sekali, apapun latar belakang kita tidak akan menghalangi niat kita untuk berwirausaha. Tidak mudah memang, namun kita akan bisa bila kita memiliki kemauan yang kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila ingin berwirausaha, namun terkendala dengan masalah latar belakang dan bakat, berikut ada beberapa tips yang tak ada salahnya untuk dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Menguatkan Motivasi Diri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kuatkan pikiran bahwa kita mampu untuk berwirausaha. Jangan pikirkan bahwa kita bukan dari keluarga pebisnis atau tidak mempunyai bakat bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk lebih menguatkan niat berwirausaha, kita dapat membaca buku-buku motivasi tentang kisah-kisah inspiratif orang-orang yang berhasil meraih mimpinya meskipun mereka memiliki keterbatasan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah membaca kisah-kisah inspiratif tersebut, kita akan termotivasi, lebih percaya diri dan memperoleh kemantapan hati.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Melakukan Tes Bakat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tes bakat bisa dilakukan di klinik-klinik psikologi yang menyediakan jasa tes bakat. Dengan melakukan tes bakat, kita dapat mengetahui bakat atau kemampuan unggulan diri kita.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan mengetahui kelebihan diri kita, maka dapat diarahkan untuk memilih usaha apa yang paling cocok untuk kita. Untuk pengarahan memilih usaha yang tepat, kita dapat mengikuti tes pemula usaha di lembaga yang khusus menangani masalah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Belajar tentang Bisnis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila kita telah mengetahui pilihan bisnis yang tepat, maka untuk selanjutnya kita dapat belajar banyak mengenai seluk-beluk bisnis tersebut mulai dari teori hingga praktiknya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita dapat mengikuti berbagai pelatihan bisnis atau belajar bekerja terlebih dahulu pada bidang bisnis yang sama. Untuk menambah luas wawasan bisnis, kita juga perlu banyak membaca tentang berbagai hal mengenai bisnis tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/feeds/4115245168281292600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/03/tips-menjadi-seorang-pengusaha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/4115245168281292600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/81436047969654460/posts/default/4115245168281292600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://intips-keuangan.blogspot.com/2013/03/tips-menjadi-seorang-pengusaha.html' title='Tips Menjadi Seorang Pengusaha'/><author><name>Munadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889745031557932228</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRATm1mUHtNcTT-z5iuJ7wafPrubAlnD81rqUpEsoGJYeeQla0BmwVbE5K_HE8dQcVPZXbYUBGhxxiXbBXHcnCeFE2FwiPSOIMthL7ETIpx7dhoSO-00xUeRVXNVnFgW1M8oJ_LxJafRs/s72-c/Pengusaha.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>