<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>global muslim</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/islamwilldominate" /><description>Islam Will Dominate</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Tan Saliman)</managingEditor><lastBuildDate>Wed, 22 May 2013 23:17:54 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">19239</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="islamwilldominate" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">islamwilldominate</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>Tentara Inggris dipenggal, Warga Muslim London Angkat Bicara</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/tentara-inggris-dipenggal-warga-muslim.html</link><category>Inggris</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 23:17:54 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-6400793037057453383</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="pages"&gt;&lt;div class="page" id="page1"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img alt="Tentara Inggris dipenggal, Warga Muslim London Angkat Bicara" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/bunga_serangan-_london_ok_01.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunga  diletakkan di deket lokasi pemenggalan kepala tentara Inggris yang  dilakukan dua pria berkulit hitam di  wilyah Royal Artillery Barracks,  Woolwich, London selatan, sebuah kawasan kelas pekerja dan memiliki  sejarah panjang terkait militer, Rabu (22/5/2013) waktu setempat.&amp;nbsp;- Dua pelaku pemenggalan seorang tentara Inggris  di saat jam sibuk di wilyah Royal Artillery Barracks, Woolwich, London   selatan, sebuah kawasan kelas pekerja dan memiliki sejarah panjang  terkait militer, Rabu (22/5/2013) waktu setempat, sempat meneriakkan  Allahu Akbar ketika memenggal kepala korban.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ahmed Jama, yang  tinggal di Woolwich, mengatakan pemenggalan itu tak ada kaitannya dengan  Islam. "Ini tak ada kaitannya dengan agama kami. Tak ada hubungannya  dengan Allah," ujarnya, seperti dikutip &lt;em&gt;Reuters&lt;/em&gt;. Pria berusia 26 tahun itu meletakkan rangkaian bunga di lokasi tempat pembantaian itu sebagai tanda penghormatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kejadian ini sungguh memilukan," ujarnya, lagi. Kota London   mendapat serangan serius kelompok militan terakhir kali pada Juli 2005  ketika kelompok teroris meledakkan bom di sarana transportasi yang  menewaskan 52 orang dan melukai ratusan lainnya. Dua pekan kemudian  serangan kembali terjadi namun berhasil digagalkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kepala anti-terorisme Inggris   baru-baru ini memperingatkan sejumlah individu yang disebutnya serigala  satu-satunya dan tidak terkait Al Qaida akan memberikan ancaman besar.  Serangan bom terjadi di Boston saat acara lari maraton yang dilakukan  dua bersaudara. Sebutan "lone wolf" ini akhirnya menjadi serangan paling  membahayakan bagi negara-negara Barat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Inggris terlibat dalam  sejumlah perang di antaranya di Afganistan dan Irak dalam satu dekade  terakhir dan menimbilkan kemarahan bagi umat Muslim di Inggris  dan kemudian tentara yang bertugas menjadi sasaran saat mereka kembali bertugas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pihak kepolisian Inggris   sudah menggagalkan setidaknya dua kali serangan yang diduga dilakukan  kelompok militan Islam yang berusaha membunuh tentara yang sedang tidak  bertugas. DAILY MAIL&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kesaksian Pemenggalan Kepala Tentara Inggris di London</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/kesaksian-pemenggalan-kepala-tentara.html</link><category>Inggris</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 20:28:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-221364702029914751</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="pages"&gt;&lt;div class="page" id="page1"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;h1&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/polisi_investigasi_serangan_london_ok.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img alt="Kesaksian Pemenggalan Kepala Tentara Inggris di London" border="0" height="123" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/polisi_investigasi_serangan_london_ok.jpg" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Polisi  sedang melakukan investigasi pemenggalan kepala tentara Inggris di  wilyah Royal Artillery Barracks, Woolwich, London selatan, sebuah  kawasan kelas pekerja dan memiliki sejarah panjang terkait militer, Rabu  (22/5/2013) waktu setempat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;- Seorang saksi yang bernama James, menyaksikan adegan brutal pemenggalan kepala tentara &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Inggris &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; di wilyah Royal Artillery Barracks, Woolwich, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;London &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; selatan, sebuah kawasan kelas pekerja dan memiliki sejarah panjang terkait militer, Rabu (22/5/2013) waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dilansir &lt;em&gt;Daily Mail&lt;/em&gt;,  James sedang bersama kekasihnya, melihat dua pria kulit hitam menyerang  pria berusia sekitar 20 tahun yang menggunakan kaos bertuliskan, Help  for Heroes. Menurutnya, pelaku itu seperti binatang dan menghujamkan  pisau ke tubuh pria malang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Mereka merusak pria malang ini.  Mereka memotong-motong dan mencincang tubuhnya. Dua pria ini gila dan  bertindak seperti binatang," jelasnya dalam wawancara&amp;nbsp; &lt;em&gt;LBC Radio&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Mereka menarik tubuhnya dari trotoar dan membuangnya di tengah jalan lalu meninggalkannya di sana," demikian kesaksian James.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia  mengatakan, setelah serangan brutal tersebut, dua pria kulit hitam itu  berdiri dengan pisau dan senjata dan meminta orang-orang mendekat dan  memotret mereka sepertinya ingin masuk di dalam televisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Mereka sepertinya tak ingin lari. Pendapat saya, mereka menunggu polisi datang. Itu yang bisa saya pikirkan," jelasnya. DAILY MAIL[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hizbut Tahrir Wilayah Mesir Mengadakan Seminar Tentang ‘Krisis Ekonomi Mesir, Akar Permasalahan, Penyebab dan Solusinya ’</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/hizbut-tahrir-wilayah-mesir-mengadakan.html</link><category>Hizbut Tahrir</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 20:26:23 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-2596934211977554725</guid><description>&lt;a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/Seminar-ekonomi-HT-Mesir-300x165.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;img border="0" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/Seminar-ekonomi-HT-Mesir-300x165.jpg" style="border: 0px rgb(31, 9, 9); font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;" title="Seminar ekonomi HT Mesir" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;Pada hari Sabtu tanggal 1 Rajab 1434 (11/05/13), Hizbut Tahrir Wilayah Mesir mengadakan seminar ekonomi di gedung Asosiasi Pengacara&amp;nbsp; dengan judul: Krisis ekonomi Mesir, Akar Permasalahan, Penyebab dan Solusinya&lt;/span&gt;&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seminar dimulai dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran Al- Karim yang diikuti oleh pertunjukan video yang telah dipersiapkan oleh Hizbut Tahrir untuk seminar itu yang menyoroti akar krisis dan penyebab utamanya yang terletak pada diterapkannya sistim ekonomi kapitalis yang merupakan akar dari penderitaan dan penyakit potensial&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setelah itu diikuti oleh sambutan dari wakil pendiri Hizbut Tahrir Mesir, Muhammad Abdul Ustaadh Qawwiy&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam pidato pertamanya, Sharif Zayed Kepala Kantor Media Hizbut Tahrir Mesir membahas penyebab krisis ekonomi di Mesir dan menyoroti kesalahan dari solusi yang telah dipaparkan oleh orang-orang saat ini dalam rezim yang berkuasa di Mesir&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Kemudian diikuti oleh pidato kedua yang diberikan oleh Ir&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;Alaa Ad-Deen Az-Zanaati Ketua Komite Komunikasi Hizbut Tahrir, yang menyoroti kekayaan besar sumber daya alam Mesir yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan bahkan lebih jika dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Setelah itu diikuti oleh pidato terakhir yang disampaikan oleh Aatiy Ustaadh Hisham Abdul yang menjelaskan bahwa Negara Khilafah Islam adalah satu-satunya entitas yang mampu menghidupkan kembali Mesir dan semua negeri-negeri Muslim lain di segala bidang termasuk bidang ekonomi&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Dia kemudian memberikan presentasi yang merinci sistem ekonomi Islam jika diterapkan dalam Negara Khilafah, akan mampu menyelesaikan semua krisis dan akan mengembalikan umat kepada posisi alami dan sah bahwa Allah SWT telah memilih mereka, sebagai umat terbaik yang dibangkitkan dari manusia&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Akhirnya, para pembicara menjawab pertanyaan dari para hadirin dan mendengarkan komentar baik yang ditujukan kepada Hizb dan dakwahnya, yang dengannya solusi praktis disajikan sehingga perlu disampaikan kepada umat dan dapat menghilangkan dari perbudakan kepada barat yang kafir dan sistem ekonominya yang busuk kepada keadaan yang membaik dan kebangkitan yang benar&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;“Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya&lt;/span&gt;&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;(Al-A’araaf, 7:96)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Koran Surya:" Muktamar HTI Siap Kokohkan Khilafah"</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/koran-surya-muktamar-hti-siap-kokohkan.html</link><category>Muktamar Khilafah 2013</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 19:51:16 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-5830458660796812429</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/923359_10200729270587351_1255148798_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/923359_10200729270587351_1255148798_n.jpg" border="0" class="decoded" src="https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/923359_10200729270587351_1255148798_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;SURYA Online, SURABAYA&lt;/b&gt; - Muktamar Khilafah Hizbut Tahrir  Indonesia (HTI) Jatim akan mengokohkan, meneguhkan dan memberikan  edukasi tentang penerapan syariah di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketua Panitia  Muktamar Wasis Sutikno mengakui semakin hari, makin banyak yang  mendukung penerapan syariah. "Dari muktamar ini saja kami menunjukkan  bahwa ada 60.000 orang yang setuju dengan penerapan syariah. Ini belum  termasuk di wilayah lain karena muktamar ini akan dilakukan di 30  wilayah lain,"kata Wasis Sutikno, Ketua Panitia Muktamar saat ditemui  surya.co.id, Rabu (22/5/2013).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasis memastikan tidak ada tujuan  lain selain menguatkan keinginan untuk penerapan syariah dan penegakan  khalifah. Tidak ada muatan politis apapun di belakangnya, termasuk  politik pilkada jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas DPD HTI Jatim Muhammad Ustman  mengatakan saat ini dunia dikuasai kapitalisme dan sekularisme.  Akibatnya terjadi kerusakan dimana-mana, termasuk kerusakan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang  ini ekonomi ribawi. Initidak cocok dengan syariah islam. Karena itu  harus dikembalikan ke dalam syariah dengan menegakkan khilafah,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  mencapai tujuan ini, akan dilakukan orasi tentang kewajiban  memperjuangkan tegaknya negara khilafah, demokrasi dan racunnya  nasionalisme, perubahan besar dunia menuju khilafah serta campakkan  demokrasu, tegakkan khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara juga diisi dengan dzikir pagi, istigotsah akbar, testimoni ulama serta&lt;br /&gt;seni islam seperti aksi teatrikal, flying fox, dan happening art.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk  memperlancar acara kami sudah memplot tempat duduk, ibu-ibu di tribun  dan bapak-bapak di lapangan. Dan saat ini kami sedang koordinasi dengan  aparat keamanan untuk kelancaran acara,"pungkasnya. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ini Daftar 45 Perempuan yang Menerima Aliran Uang Ahmad Fathanah</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/ini-daftar-45-perempuan-yang-menerima.html</link><category>Demokrasi</category><category>Partai Keadilan Sejahtera</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 19:23:48 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-3501173507043391386</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="pages"&gt;&lt;div class="page" id="page1"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/20130521_ahmad-fathanah-menjadi-saksi_9772.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Ini Daftar 45 Perempuan yang Menerima Aliran Uang Ahmad Fathanah" border="0" height="123" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/20130521_ahmad-fathanah-menjadi-saksi_9772.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ahmad  Fathanah hadir dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana  Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2013). Fathanah  dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota  impor daging sapi dengan terdakwa Direktur PT Indoguna Utama, Juard  Effendi dan Arya Abdi Effendi. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;JAKARTA&lt;/strong&gt; - Tersangka dugaan suap pengurusan impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah  diketahui banyak mengalirkan dana kepada sejumlah kerabat perempuannya. &lt;br /&gt;Namun, dana-dana itu dicurigai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  berasal dari tindak pidana yang dilakukan Fathanah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sejumlah  kerabat perempuan Fathanah, bahkan pernah dipanggil untuk dimintai  keterangannya oleh penyidik KPK. Diantaranya yakni Maharani Suciyono,  Vitalia Shesya, Ayu Azhari, Dewi Kirana, Tri Kurnia Rahayu dan Sefti  Sanustika. Sejumlah uang dan benda berharga bahkan kendaraan bermotor  sudah disita dari oleh KPK dari perempuan-perempuan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, ada banyak perempuan lagi yang belum dipanggil KPK, meski berkas penyidikan Fathanah sudah hampir rampung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Informasi yang dihimpun, Fathanah diduga telah mengalirkan uangnya ke 45 wanita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada pun 45 wanita yang diduga menerima aliran dana Fathanah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1.  Dewi Kirana: Rp156 juta lewat BCA sebanyak 30 kali, per 16 Maret  2004-14 Oktober2005. Rp 6,75 juta lewat BCA, empat kali, per 9 Februari  2004-15 Juni 2005. Rp265 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1  Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2. Yulia Puspitasari: Rp 110 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3.  Evi Anggraini: Rp 525 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari  2011-1 Februari 2013, PT Swakarya Adi Indah. Dan Rp600 juta lewat Bank  Mandiri, 12 kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;4. Ade Raechani: Rp 6 juta lewat BCA, tiga kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;5. Amelia Oktrivina: Rp 30 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;6. Andi Marniaty: Rp 47,5 juta lewat BCA, tujuh kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;7. Fatimah Samsi: Rp16,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;8. G Irena Wiradiputri: Rp11,7 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;9. Elly: Rp64,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;10.  Mimin Mintarsih: Rp 7,25 juta lewat BCA, per 16 Maret 2004-14 Oktober  2005. Rp14,875 juta lewat BCA, satu kali, per 9 Februari 2004-15 Juni  2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;11. Nurmala Sari Dewi: Rp 1,1 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;12. Hanny Surawati: Rp 3,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;13. Kiki Rizki Amalia: Rp 7,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;14. Eveline J: Rp 4,25 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;15. Rina Remilya: Rp 120 juta lewat BCA, sembilan kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;16. Novia Ardhanariswa: Rp 128,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;17. Rika Setiati: Rp5 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;18.  Siti Asmala, Staf PT Winara Sabena, Konsultan Penilai: Rp 496 juta  lewat BCA, 47 kali, 16 Maret 2004 -14 oktober 2005. Dan Rp 28,5 juta  lewat BCA, dua kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;19. Soleha: Rp 13,7 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;20. Virdavid Chandra: Rp 725 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004 -14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;21. Yuandi Tjandra: Rp 9,4 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;22. Sukesi: Rp 52 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;23. Yulaikha S Bany: Rp 3,15 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;24. Yulia Rivani Yusuf: Rp10 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;25. Wiwik Ermanto: Rp 500 juta lewat (data error), satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;26. Shela Aprilliana: Rp 3 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;27.  Amel Fadly, wiraswasta, CV Dana, diduga adik Fathanah, Rp 1,271 miliar  lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;28.  Vivi Rosita Polandi: Rp 100 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1  Januari 2011-1 Februari 2013. Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, dua kali,  per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;29. Amalia Malik: Rp 372 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;30. Putri Devani Kusumasari: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;31. Fitri: Rp 90 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;32. Dian Cendayani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;33. Etti Sukaeti: Rp 45 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;34. Linda Silviana, profesional/dokter di RSUD Sabang, Istri Ahmad Zaky kader PKS, satu kali, Rp 1,025 miliar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;35. Dewi Akmalia: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;36. Maryano: Rp 24,9 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;37. Ruliana Rebecca: Rp 46 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;38. Sefti Sanustika: Rp 269 juta lewat Bank Mandiri, sembilan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;39. Srikandi Rohani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;40. Tri Kurnia Rahayu: Rp 35 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;41. Surtini Gulyanti, Rp 17 juta lewat Bank Mandiri, enam kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;42. Yulia Puspitasari R Sose: Rp 170 juta lewat Bank Mandiri, empat kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;43.  Elsya Putri Adiyanti, 20 tahun, wiraswasta: Mandiri overbooking Rp 2  miliar lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;44. Erna Komalaningrum: Rp 25 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;45. Erna: Rp 53 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[kmps/&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Wakil Bupati Bogor Jadi Tersangka Penyebaran Video Porno </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/wakil-bupati-bogor-jadi-tersangka.html</link><category>Demokrasi</category><category>Korupsi</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 19:22:10 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-8604361944434179458</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="pages"&gt;&lt;div class="page" id="page1"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img alt="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/wakil-bupati-bogor-karyawan-fathurachman.jpg" class="decoded" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/wakil-bupati-bogor-karyawan-fathurachman.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;Wakil Bupati Bogor Karyawan Fathurachman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;JAKARTA&lt;/strong&gt; - Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman  ditetapkan menjadi tersangka kasus penyebaran video mesum mantan Ketua DPD PDI Perjuangan   Jawa Barat Rudy Harsa Tanaya. Penetapan tersangka tersebut juga  dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus  Sitompul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Iya benar, surat panggilannya (Karyawan Faturahman-red) sebagai tersangka dalam kasus penyebaran video porno Rudy Harsa," ujar Martinus Sitompul  saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2013).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seperti diketahui video mesum Rudy Harsa Tanaya   (RHT) dengan seorang mahasiswi di Bandung merebak sekitar tahun 2010  lalu. Film berdurasi lima menit itu sengaja dikirim seseorang ke DPP  PDI-P disertai surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDI-P  Megawati Soekarnoputri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pengirimnya tertulis Juliana Putri Ningrum, tertanggal 6 Desember 2010. Surat tersebut tanpa tanda tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rudy  yang tidak terima penyebaran video itu kemudian melaporkan kejadian  tersebut ke Polda Jawa Barat. Polisi yang menyelidiki pelaku penyebaran  kemudian menangkap Indra Lesmana, pengurus DPC PDIP Kabupaten Bogor.  Indra sendiri sudah divonis PN Bandung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Polisi yang terus melakukan penyidikan kemudian menetapkan Karyawan Faturahman  sebagai tersangka. Karyawan diduga ikut terlibat dalam penyebaran video tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Karyawan  Faturahman yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut belum bisa  dikonfirmasi terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Jawa  Barat. Saat dihubungi telepon selularnya tidak diangkat.[tribun/&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kepala Tentara Inggris Dipenggal, Tangan Pelaku Berlumuran Darah</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/kepala-tentara-inggris-dipenggal-tangan.html</link><category>Inggris</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 19:02:17 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-7484338841777949712</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="pages"&gt;&lt;div class="page" id="page1"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/pelaku_penggal_kepala_inggris.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Kepala Tentara Inggris Dipenggal, Tangan Pelaku Berlumuran Darah" border="0" height="123" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/pelaku_penggal_kepala_inggris.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dua pelaku pemenggalan kepala tentara Inggris di London, Inggris, yang terjadi Rabu (22/5/2013).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;- Seorang tentara &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Inggris &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; dipenggal oleh dua orang di sebuah jalanan di sebelah selatan London,  Inggris, Rabu (22/5/2013), waktu setempat dan pihak pemerintah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Inggris &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; menyatakan kemungkinan serangan itu terkait dengan terorisme. Demikian diberitakan Reuters.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketika  memenggal kepala tentara Inggris, dua orang tersebut meneriakkan Allahu  Akbar. Dalam sebuah video yang diambil seorang pejalan kaki usai dua  orang itu membunuh, satu di antara mereka memperlihatkan tangannya yang  berlumuran darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Kami bersumpah demi Allah kami tidak akan  berhenti berperang melawan kalian semua. Alasan kami melakukan ini  karena umat Muslim tewas setiap hari," demikian dikatakan pria berkulit  hitam yang diperkirakan berusia sekitar 30-an mengenakan jaket berbahan  wol dan jins dengan aksen lokal. Video ini ditayangkan di ITV news  channel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Tentara Inggris   ini adalah mata dibalas mata, gigi dibalas gigi," katanya, dalam video  tersebut. Serangan ini merupakan serangan pertama yang terkait dengan  terorisme sejak pelaku bom bunuh diri di London  terjadi pada tahun 2005 ingg.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;DAILY MAIL&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;[&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Khilafah, Mainstream Perjuangan Global </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/khilafah-mainstream-perjuangan-global.html</link><category>Khilafah</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:57:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-7562721039528229344</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Bandung&lt;/strong&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;,- “Secara Global, ide Khilafah sudah menjadi mainstream di berbagai belahan dunia”&lt;/span&gt;&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;Setidaknya hal tersebutlah yang mengemuka dalam acara dua bulanan yang diselenggarakan Lajnah Khusus Mahasiswa (LKM) Hizbut Tahrir Indonesia Bandung Raya, yakni Islamic Intellectual Meeting yang mengangkat tema ‘Khilafah Mainstream Perjuangan Global, Membangun Eskalasi Pergerakan Mahasiswa Indonesia’ pada (18/5)&lt;/span&gt;&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bertempat di auditorium gedung LPPM UPI, acara yang sudah menginjak edisi ke empat tersebut dihadiri tak kurang oleh 120 peserta dari berbagai kampus di Bandung Raya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Hadir sebagai Narasumber, ust. Agung Wisnu Wardana (DPP HTI), Kol&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;(purn.) Herman Ibrahim (Pengamat Politik Nasional), Rezaldi Harisman (Muslim Analyze Community) dan Ipang Fatin Abdullah (LKM HTI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam paparannya, ust Agung Menggambarkan bagaimana dengan beragam tensinya, ide Khilafah kini sudah menggema di mana-mana, ”Di Eropa dan Amerika sana masyarakat sudah mulai sadar dan muak dengan Ideologi Kapitalisme yang memberikan kekacauan&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Saat ini mereka sedang mencari solusi alternatif yang dapat menggantikannya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Dan, ide Syariah dan Khilafah kini mulai diminati”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia menambahkan, tingginya tensi suara menuntut ditegakkannya Khilafah dapat lebih terasa lagi di daerah Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Timur Tengah&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;Khusus di Timur Tengah dapat dipotret dari kondisi yang berlangsung ketika ‘Arab Spring’ terjadi, dimana suara suara menuntut Syariah dan Khilafah menggema dimana mana, terutama di Suriah yang hingga kini masih bergejolak&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;“Selogan yang saat ini popular ditengah Revolusi Suriah adalah ‘Umat menginginkan Khilafah Islam’ ”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, Herman Ibrahim mengingatkan, bahwa upaya Barat akan terus berlangsung&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Hal ini dikarenakan Islam vis a vis dengan Barat, sehingga tegaknya Khilafah adalah ancaman besar bagi Barat dan ideologi Kapitalisme&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;Maka tentunya Para Penganut Ideologi Kapitalisme akan terus berupaya mencengkram umat Islam dalam segala aspek Kehidupan agar tak bangkit dengan Khilafah&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_13" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;“Kapitalis benci dengan Islam yang Ideologis, yang memperjuangkan tegaknya Negara&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_14" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Posisi Strategis Mahasiswa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mainstream seruan penegakkan Khilafah yang kini menggema tersebut, menurut Rezaldi, semestinya disokong pula oleh kekuatan Mahasiswa yang potensinya besar&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_15" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Mahasiswa tak boleh berjuang ke arah yang lain, kecuali ke arah Khilafah&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_16" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;“Di Indonesia, Mahasiswa sudah beberapa kali gagal dalam upayanya melakukan perubahan ke arah lebih baik ketika menjatuhakan rezim Orde Lama dan Orde Baru&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_17" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Dan mahasiswa tak boleh mengulangnya lagi.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lebih lanjut, Ipang menambahkan bahwa Mahasiswa tak boleh terjebak dengan upaya sistemik yang dilakukan oleh Para Kapitalis untuk mematikan pergerakan Mahasiswa&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_18" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;“Secara sistemik, kini Mahasiswa berusaha dimatikan kesadaran Politiknya, dengan cara disibukkan dan dialihkan potensinya pada aktivitas yang lain yang jauh dari nuansa pergerakan atau dijadikan alat Politik para Kapitalis&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_19" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Untuk itu Mahasiswa tak boleh terjebak dalam situasi tersebut, dan turut serta dalam perjuangan menegakkan Khilafah&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_20" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Inilah yang akan membangun eskalasi pergerakan mahasiswa; Syariah Khilafah jawaban jitu&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_21" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;!&lt;/span&gt;” []&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Farhan Akbar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8802/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8802/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_8802-655x436.jpg" style="border: 0px rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" title="IMG_8802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_9059/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_9059/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_9059-655x436.jpg" style="border: 0px rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" title="IMG_9059" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8890/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8890/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_8890-436x655.jpg" style="border: 0px rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" title="IMG_8890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8846/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/khilafah-mainstream-perjuangan-global/img_8846/" style="border: 0px; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_8846-436x655.jpg" style="border: 0px rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" title="IMG_8846" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;[&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nafâits Tsamarât: Wahai Tentara di Negeri-Negeri Kaum Muslim Yang Dekat dan Yang Jauh </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/nafaits-tsamarat-wahai-tentara-di.html</link><category>nafsiyah</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:53:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-8926262838632313792</guid><description>&lt;a href="http://arts.jawara.web.id/2013/05/futuhat-fighter.html" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Futuhat+Fighters.jpg (145×145)" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-HY_ZtBqP1zs/UZQ-JpSVpuI/AAAAAAAACEs/VCwjCFfAtto/s145-c/Futuhat+Fighters.jpg" style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;Wahai tentara di negeri-negeri kaum Muslim, yang dekat dan yang jauh&lt;/span&gt;&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;"&gt;Di manakah kalian dengan firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="border: 0px; color: #1f0909; line-height: 24px; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“&lt;em style="border: 0px; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;(Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;” (&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;TQS. Al-Anfâl [8] : 72&lt;/strong&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan di manakah kalian dengan sabda Rasulullah saw:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;«الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ»&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“&lt;em style="border: 0px; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ٍSeorang Muslim adalah saudara bagi seorang Muslim lainnya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Sehingga ia tidak akan menzaliminya dan menelantarkannya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;” (&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;HR. Muslim&lt;/strong&gt;)&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagaimana tidak mendidih darah dalam diri kalian, sementara kalian mendengar dan menyaksikan rakyat Syam diusir, kehormatannya diinjak-injak, darahnya ditumpahkan, rumah-rumahnya dihancurkan, dan harta bendanya dijarah&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;?&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Bukankah pada kalian ada sumpahnya Qutaibah, keberaniannya al-Muktashim, dan keperkasaannya Shalahuddin&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;مَا مِنِ امْرِئٍ يَخْذُلُ مُسْلِمًا فِي مَوْطِنٍ يُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ، وَيُنْتَقَصُ فِيهِ عِرْضُهُ إِلا خَذَلَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ، وَمَا مِنِ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِي مَوْطِنٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَتُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ إِلا نَصَرَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“&lt;em style="border: 0px; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Tidaklah seseorang yang menelantarkan seorang Muslim di suatu negeri dimana kesuciannya dilanggar dan kehormatannya diinjak-injak, kecuali ia akan ditelantarkan oleh Allah di negeri dimana ia menginginkan pertolongan-Nya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Dan tidaklah seseorang yang menolong seorang Muslim di suatu negeri dimana kesuciannya dilanggar dan kehormatannya diinjak-injak, kecuali ia akan ditolong oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia di negeri dimana ia menginginkan pertolongan-Nya&lt;span class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;” (&lt;strong style="border: 0px; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;HR. Ahmad&lt;/strong&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-HY_ZtBqP1zs/UZQ-JpSVpuI/AAAAAAAACEs/VCwjCFfAtto/s72-c/Futuhat+Fighters.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nepal Memanas : Pembunuhan Berantai Atas Tokoh Tokoh Muslim di Negara Mayoritas Hindu</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/nepal-memanas-pembunuhan-berantai-atas.html</link><category>Anti Islam</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:41:17 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-1229416484242561965</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="content text" style="background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22px; text-align: start;"&gt;&lt;a href="http://img.eramuslim.com/media/2013/05/Nepal-Muslims.jpg1_.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Nepal Muslims.jpg1" border="0" class="aligncenter size-full wp-image-55287" height="150" src="http://img.eramuslim.com/media/2013/05/Nepal-Muslims.jpg1_.jpg" style="border: 0px; display: block; height: auto !important; margin-top: 5px; max-width: 100%; text-align: justify; vertical-align: middle;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 16px; line-height: 22px;"&gt;Pembunuhan seorang anggota parlemen Muslim di Nepal ini memicu kemarahan Muslim di Nepal, di tengah tuduhan menargetkan Muslim di negara Asia yang bermayoritas Hindu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tampaknya bahwa setiap kali ada seorang muslim akan populer, atau mencapai posisi tinggi di negara ini, nasib mereka akan terbunuh,” kata Mohammed Nizamuddin, wakil-ketua Asosiasi Muslim Nepal, dalam sebuah kampanye di Kalyanpur di selatan- Nepal timur dikutip oleh harian The Hindu pada Rabu kemarin, 22 Mei.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Parlemen Muslim Sadrul Miya Haque ditemukan tewas di rumahnya , informasi dari salah satu karyawannya, Selasa 21 Mei.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Polisi mengatakan anggota Majelis Konstituante itu telah digorok oleh penyerang tak dikenal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kami tidak berpikir, untuk saat ini, bahwa pembunuhan itu karena alasan perampokkan,” kata Kesh Bahadur Shahi, sebuah DIG pada Biro Investigasi Pusat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tapi kami pikir pembunuh mungkin seseorang yang dikenalnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembunuhan mengerikan itu telah memicu protes marah dari komunitas Muslim di negara Asia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemrotes Muslim meminta pemerintah untuk menyelidiki pembunuhan untuk membawa pelaku ke pengadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembunuhan itu terjadi secara beruntun setelah Faizal Ahmed, sekretaris jenderal Islam Sangh Nepal, dibunuh di siang hari bolong di jantung ibukota.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan diikuti pula pembunuhan terhadap tokoh pengusaha media , seorang Muslim , Jamim Shah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para pemimpin Muslim mengatakan bahwa Muslim Nepal sangat terkait erat dengan situasi konflik antara mayoritas Muslim Pakistan dan India.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Muslim Nepal mendapatkan dampak yang serius dari harga konflik antara India dan Pakistan,” kata Nizamuddin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut CIA World Fact Book, Muslim merupakan 4,2 persen dari 28 juta populasi Nepal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nepal adalah negara berasas agama&amp;nbsp; Hindu di dunia hingga tahun 2006 , setelah itu parlemen merubah konstitusi Hindu dan menyatakan Nepal menjadi sebuah negara sekuler.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian besar Muslim Nepal hidup di dataran selatan di perbatasan dengan India.(OI.net/Dz/&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="background-color: transparent;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dikaitkan dengan Bom Boston, Ibragim Todashev, Warga Chechnya di Florida Terbunuh oleh FBI saat Interogasi</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/dikaitkan-dengan-bom-boston-ibragim.html</link><category>Amerika</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:39:48 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-3717693432096996942</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="content text" style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22px; text-align: start;"&gt;&lt;span style="color: #222222;"&gt;Seorang agen FBI telah menembak dan menewaskan seorang pria muslim Chechnya di Florida saat ia sedang diinterogasi tentang pemboman Boston.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;&lt;a href="http://img.eramuslim.com/media/2013/05/ibragim.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="ibragim" border="0" class="aligncenter size-full wp-image-55291" height="194" src="http://img.eramuslim.com/media/2013/05/ibragim.jpeg" style="border: 0px; display: block; height: auto !important; margin-top: 5px; max-width: 100%; vertical-align: middle;" width="259" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang teman dari orang yang meninggal di Orlando , mengatakan&amp;nbsp; kepada stasiun televisi Orlando bahwa Ibragim Todashev berusia 27 tahun dari Orlando, merupakan seorang pejuang Chechen yang sebelumnya pernah tinggal di Boston. Ia dihubungkan oleh FBI&amp;nbsp;&amp;nbsp;sebagai teman tersangka “Dua Saudara Tsarnaev” dalam pemboman Boston 15 April yang juga berasal dari Chechnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;FBI mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa agen khususnya , “bertindak (melakukan penembakan) atas ancaman yang ditimbulkan oleh individu (Ibragim Todashev) , agen FBI tersebut merespons dengan tindakan mematikan. Ibragim seketika tewas dan salah satu agen FBI diangkut ke rumah sakit dengan cedera “. FBI tanpa memberitakan kronologis kejadian &amp;nbsp;apa yang sebenarnya terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;Teman Ibragim Todashev itu, Khusn Taramiv, mengatakan Todashev memang mengenal tersangka Tamerlan Tsarnaev karena keduanya adalah rekan seni bela diri campuran, tetapi ia tidak ada hubungannya dengan pengeboman di Boston.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;“Ketika ia dulu tinggal di Boston, benar, mereka sering bergaul dan bermain bersama,” kata Taramiv.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;“Mereka berdua adalah petinju, benar. Mereka hanya saling mengenal itu saja,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;Penembakan itu terjadi di sebuah kompleks apartemen Orlando di mana beberapa orang keturunan warga Chechnya hidup. Taramiv mengatakan Ibragim Todashev sudah diperiksa beberapa kali oleh aparat penegak hukum sejak Tsarnaev diidentifikasi sebagai tersangka pengeboman.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #222222;"&gt;Di Florida, Kantor Sheriff Orange County mengatakan Ibragim Todashev telah ditangkap pada tanggal 4 Mei. Rincian informasi tentang penangkapannya tidak terakses oleh media setempat. (Alj/Dz)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Umat Islam Jangan Surut Desak Pembubaran Densus 88</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/umat-islam-jangan-surut-desak.html</link><category>Densus 88</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:38:36 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-4702908527880011485</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="main-content-top" style="text-align: start;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong style="color: #b41624; text-align: justify;"&gt;JAKARTA -&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #b41624; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #b41624; text-align: justify;"&gt;Direktur Lembaga Kajian Politik dan Syariat Islam (LKPSI) Fauzan Al-Anshari menilai operasi beruntun yang dilakukan Densus 88 belakangan ini adalah serangan balik untuk menunjukkan eksistensi Densus 88 yang beberapa waktu lalu didesak untuk dibubarkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="the-content clear" style="clear: both; text-align: start;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/ustadz-Fauzan-Al-Anshari.jpg&amp;amp;h=156&amp;amp;w=208&amp;amp;zc=1" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/ustadz-Fauzan-Al-Anshari.jpg&amp;amp;h=156&amp;amp;w=208&amp;amp;zc=1" style="border: 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ustadz Fauzan menilai Densus 88 yang kerap bertindak melanggar HAM itu ternyata tetap nekat memerangi umat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/ustadz-Fauzan-Al-Anshari.jpg&amp;amp;h=156&amp;amp;w=208&amp;amp;zc=1" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Densus ingin menunjukkan bahwa kamilah yang sekarang ini tidak bisa disentuh. Karena sejak tahun 2003 tidak ada seorang pun anggota Densus yang menyalahgunakan wewenang dihukum,” kata ustadz Fauzan Al-Anshari kepda voa-islam.com, Senin (20/5/2013).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Faktanya, sampai detik ini seluruh korban penembakan Densus 88 itu semuanya Muslim, tak ada satu pun yang beragama Kristen. Padahal Undang Undang No. 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan terorisme sendiri mengamanahkan tak boleh adanya diskriminasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Tidak ada satu pun orang yang ditembak Densus 88 itu selain orang Muslim. Ini bukti Undang Undang ini&amp;nbsp;&lt;em&gt;abuse of power&lt;/em&gt;, sudah disalahgunakan oleh Densus 88 untuk orang Islam saja. Ini kesalahan fatal dan seharusnya bisa digugat,” ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia juga mengungkapkan bahwa drama penyergapan oleh Densus 88 di Bandung dan rentetan penangkapan yang masih terus berlangsung sebagai serangan balik dan pengalihan opini agar upaya pembubaran Densus 88 menjadi surut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Setiap operasi Densus itu kan sejalan dengan pengalihan isu. Disaat pemerintah atau Densus itu terpojok mereka akan membuat serangan balik. Ini pengalihan opini sehingga upaya pembubaran itu menjadi surut,” tandasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk itu, menurut ustadz Fauzan seharusnya umat Islam tak perlu surut. Justru hal ini merupakan momen untuk terus menggalang dukungan massa untuk membubarkan Densus 88.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Ini sayang sekali, mengapa kita tidak melanjutkan demo dengan besar-besaran, supaya opini terus mengarah kepada pembubaran Densus 88,” tutupnya. [Ahmed Widad/&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kesadisan Densus 88!! Basari Disiksa &amp; Dianiaya Hingga Meninggal Dunia</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/kesadisan-densus-88-basari-disiksa.html</link><category>Densus 88</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:36:24 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-2148196067340433357</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="main-content-top" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong style="color: #b41624;"&gt;BATANG -&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #b41624;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #b41624;"&gt;&amp;nbsp;Kesedihan yang begitu mendalam, terlihat sangat jelas sekali dimata keluarga maupun kerabat Basari Rahman alias Ahmad Basari ketika melihat jenazah Basari. Pasalnya, tubuh Basari hancur dan rusak di bagian pulung ati (dada bagian depan) hingga kepala, baik depan maupun belakang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="the-content clear" style="clear: both; text-align: start;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Duka yang mereka alami juga bertambah ketika media massa melalui sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa Basari adalah seorang perampok. Tak hanya itu saja, media massa yang diharapkan bisa menjadi penyeimbang informasi dari dua belah pihak, seolah-olah hanya menjadi “kepanjangan tangan” dan alat Densus 88 dalam perang melawan terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/Bekti/Jenazah-Basari-Hancur.jpg&amp;amp;h=156&amp;amp;w=208&amp;amp;zc=1" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img border="0" src="http://voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/Bekti/Jenazah-Basari-Hancur.jpg&amp;amp;h=156&amp;amp;w=208&amp;amp;zc=1" style="border: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Penyebab kematian para aktivis Islam yang baru diduga sebagai teroris, termasuk penyebab kematian Basari juga bersumber hanya dari satu sisi saja, yakni kepolisian. Kepolisian merilis penyebab kematian para terduga teroris itu setelah&amp;nbsp;&lt;a class="header-red" href="http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2013/05/16/24593/istilah-baku-tembak-menyesatkan-dan-harus-dibongkar/" style="color: #b41624; text-decoration: none;"&gt;"baku tembak"&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dengan Densus 88.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="background-image: url(http://m.voa-islam.com/images/quote.gif); background-repeat: no-repeat no-repeat; color: #0066ff; margin: 1em 10px; padding: 0px 0px 3px 25px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;...Dada ke bawah hingga kaki masih utuh dan bagus. Namun, dada keatas hingga kepala hancur dan rusak...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, ketika ada sebuah fakta yang terungkap bahwa ditubuh&amp;nbsp;&lt;a class="header-red" href="http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2013/05/22/24727/polisi-pembohong-tak-ada-satupun-bekas-luka-tembakan-ditubuh-basari/" style="color: #b41624; text-decoration: none;"&gt;jenazah Basari tidak satu-pun bekas luka tembakan,&amp;nbsp;&lt;/a&gt;media massa seolah diam saja dengan fakta dan realita yang ada. Bermula dari hal inilah, keluarga dan kerabat Basari sangat menyayangkan sikap media massa dalam memberitakan kasus terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dari pihak keluarga dan beberapa ikhwan saat menjemput dan berhasil melihat jenazah Basari di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, mereka mengungkapkan bahwa tubuh jenazah hancur dan rusak dibagian dada hingga kepala. Sedangkan bagian dada ke bawah hingga kaki masih utuh dan bagus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Dada ke bawah hingga kaki masih utuh dan bagus. Namun, dada keatas hingga kepala hancur dan rusak,” kata SDN, kerabat Basari kepada voa-islam.com sebelum jenazah dimakamkan, Selasa (21/5/2013) pagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="background-image: url(http://m.voa-islam.com/images/quote.gif); background-repeat: no-repeat no-repeat; color: #0066ff; margin: 1em 10px; padding: 0px 0px 3px 25px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;...Pulung ati&amp;nbsp;&lt;em&gt;(dada depan -red)&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini lebam-lebam seperti terkena hantaman gagang senjata laras panjang. Bahunya sebelah kanan itu juga putus urat nadinya dan ada bekas sobek dikulitnya karena sayatan. Tulang tengkuknya&amp;nbsp;&lt;em&gt;(tulang leher belakang -red)&amp;nbsp;&lt;/em&gt;itu juga hancur, sebab waktu saya pegang kok tulangnya sudah gak ada...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;SDN menambahkan, bahwa kerusakan yang ada ditubuh Basari bukan lantaran terkena sebuah ledakan bom. Tapi, SDN menduga kerusakan itu diakibatkan siksaan dan penganiayaan yang dilakukan Densus 88 terhadap kerabatnya tersebut. Jadi, Basari sudah ditangkap dalam keadaan hidup, lalu di interogasi sambil disiksa hingga meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kemarin waktu saya di RS Polri juga sempat tanya-tanya dengan dokter yang ada disana. Menurutnya, kerusakan itu tidak diakibatkan karena ledakan bom,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lebih lanjut, SDN lalu menceritakan secara rinci kerusakan yang ada di tubuh Basari yang diperkirakan oleh para kerabat dan tetangga Basari, merupakan penyebab dirinya meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="background-image: url(http://m.voa-islam.com/images/quote.gif); background-repeat: no-repeat no-repeat; color: #0066ff; margin: 1em 10px; padding: 0px 0px 3px 25px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;...Bagian wajah sebelah kiri juga rusak dan mengelupas, telinganya sebelah kanan juga sama, bahkan darahnya masih mengalir terus dari situ&amp;nbsp;&lt;em&gt;(telinga -red).&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Giginya itu habis dan rusak, hanya tinggal satu atau dua gigi saja yang tersisa...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Pulung ati&amp;nbsp;&lt;em&gt;(dada depan -red)&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini lebam-lebam seperti terkena hantaman gagang senjata laras panjang. Bahunya sebelah kanan itu juga putus urat nadinya dan ada bekas sobek dikulitnya karena sayatan. Tulang tengkuknya&amp;nbsp;&lt;em&gt;(tulang leher belakang -red)&amp;nbsp;&lt;/em&gt;itu juga hancur, sebab waktu saya pegang kok tulangnya sudah gak ada,” ungkap SDN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Bagian wajah sebelah kiri juga rusak dan mengelupas, telinganya sebelah kanan juga sama, bahkan darahnya masih mengalir terus dari situ&amp;nbsp;&lt;em&gt;(telinga -red).&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Giginya itu habis dan rusak, hanya tinggal satu atau dua gigi saja yang tersisa,” tandasnya.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;[Khalid Khalifah/&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Diktator Syam, Rezim Iran, dan Partainya di Lebanon… Menyiapkan Penghancuran al-Qushair Mengikuti Jejak Hulako yang Menghancurkan Baghdad!</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/diktator-syam-rezim-iran-dan-partainya.html</link><category>Internasional</category><category>Al Islam</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:35:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-1339415072487087251</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="articleHeader" style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://heavenawaits.files.wordpress.com/2008/04/jews-iran.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="jews-iran.jpg (408×317)" border="0" height="155" src="http://heavenawaits.files.wordpress.com/2008/04/jews-iran.jpg" style="line-height: 24px; text-align: left;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;Sekitar tujuh abad lalu, pada tahun 656 H, Hulako menghancurkan Baghdad setelah mengepungnya dengan sangat ketat&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Sejumlah besar orang terbunuh, rumah-rumah, dan masjid-masjid hancur; buku-buku dan perpustakaan-perpustakaan dibakar, pertanian dan peternakan dibinasakan&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Sungai Tigris menjadi saksi semua itu, airnya pun bercampur darah manusia dan tinta buku-buku … Sementara hari ini, tanpa sedikit pun rasa malu kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukminin, tiran terus menumpahkan darah kaum Muslimin di al-Qushair&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Tiran Syam membombardir menggunakan pesawat dan peledak-peledak panas&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Partainya Iran berlomba dengan tiran Syam menggunakan rudal-rudal dan peluncur roket&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Iran mengoperasikan itu dari jauh, bahkan dari dekat; mengerahkan personel dan logistik dengan kendaraan pengangkut dan pesawat… Hal itu berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu di perkampungan al-Qushair dan kebun-kebunnya, lalu rumah-rumah dan masjid-masjidnya&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Tidak ada yang selamat baik manusia, pepohonan, maupun bebatuan, dari pemboman tiran dan kaki tangannya… Sungai al-Qashi yang membelah al-Qushair menjadi saksi penghancuran itu, di mana bekas-bekas pemboman, penghancuran, dan pembunuhan memenuhi airnya … Semua itu untuk menyenangkan Amerika dan sekutunya, negara Yahudi dan kaki tangannya; agar Bashar bisa tetap menjaga kepentingan kafir penjajah dan Yahudi, sampai mereka bisa mematangkan antek baru menggantikan antek lama&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="line-height: 24px;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 24px;"&gt;&amp;nbsp;Bahasa tubuh tiran Syam, rezim Iran dan partainya mengatakan: Saya bergegas kepadamu Amerika agar kamu senang&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="line-height: 24px;"&gt;!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Serangan-serangan mengerikan ini terjadi dengan lampu hijau dari Amerika&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Mereka beranggapan, peningkatan pembunuhan di negeri Syam dapat membuat warga Syam menerima rencana-rencana Amerika sehingga dia bisa merekayasa antek menggantikan antek lainnya, dengan mengeluarkannya di berbagai Konferensi atau perundingan yang disebutnya “solusi damai”&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Maka Amerika mengembalikan bangunan rezim sekuler setelah perubahan formalistik pada aktornya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dan karena Amerika sadar bahwa orientasi warga Syam adalah Islam, dia telah menginstruksikan garis depan dan garis belakangnya untuk menggunakan semua sarana pembunuhan dan penghancuran, serta semua jenis pembantaian untuk memaksa masyarakat agar tunduk kepada perintah-perintah dan konspirasi mereka… Begitulah, terjadinya serangan-serangan brutal ini…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seorang muslim bisa memahami kedengkian tiran Syam terhadap kaum Muslimin dan Islam&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_13"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dia memang bangga rezimnya adalah rezim sekuler musuh Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukminin&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_14"&gt;.&lt;/b&gt;Akan tetapi, rezim di Iran dan partainya di Lebanon mengatakan Islam dan keislaman… Lalu bagaimana bisa mereka berserikat dengan rezim sekuler, bahkan bersaing dengannya dalam membunuh kaum Muslimin, membombardir masjid-masjidnya dan membunuhi wanita dan anak-anak&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_15"&gt;?&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Tidakkah mereka membaca firman Allah jika mereka beriman&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_16"&gt;?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_17"&gt;?&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(TQS ash-Shaff [61]: 2)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Atau, mereka itu seperti yang difirmankan oleh Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;يَقُولُونَ بِأَفْوَاهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_18"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_19"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(TQS Ali Imran [3]: 167)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Akhirnya kita menyaksikan paradoks, orang berakal disebut pengecut&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_20"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Paradoks yang membuat mendidih darah di urat nadi setiap orang yang memiliki mata dan penglihatan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_21"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Entitas Yahudi telah pencaplok Palestina, Golan, dan membom instalasi-instalasi vital di Suria, tapi rezim membalasnya dengan membom orang-orang tua, wanita, dan anak-anak di Suria&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_22"&gt;!&lt;/b&gt;Partainya Iran mengatakan, membantu rezim Bashar dalam membebaskan Golan dari najis Yahudi, tapi justru membantu diktator dalam menghancurkan al-Qushair dan membebaskannya dari kesucian Islam dan warganya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_23"&gt;!&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Sementara, Iran mengancam entitas zionis, namun kemudian ancamannya itu menjadi api terhadap al-Qushair dan daerah lainnya di Syam, dan sebaliknya tetap dingin dan damai terhadap entitas Yahudi yang mencaplok Palestina dan Golan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_24"&gt;!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sungguh al-Qushair dibombardir dari segala penjuru&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_25"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya berkumpul menyerangnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_26"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Orang-orang sekuler yang dibanggakan tiran Syam, orang-orang munafik yang mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak ada di hatinya, mereka mengucapkan Islam dan menyimpan permusuhan kepada pemeluk Islam&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_27"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Mereka semua bersaing dalam menghancurkan al-Qushair baik manusia, pohon maupun bebatuannya … Semua itu terjadi, sementara pasukan rezim-rezim tidak bergerak untuk menolong al-Qushair&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_28"&gt;.&lt;/b&gt;Mereka tidak terpengaruh oleh firman Allah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(TQS al-Anfal [8]: 72)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Akan tetapi, rezim-rezim itu hanya memonitor pemboman dan penghancuran dan menghitung syuhada dan korban luka, tidak peduli dengan teriakan anak-anak yatim dan para ibu yang anaknya mati&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_29"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Bahkan seolah-olah dengan tidak sabar menunggu penghancuran al-Qushair dan bumi Syam lainnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_30"&gt;!&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Yang menyakitkan hati, pasukan ini tetap saja terikat di baraknya menaati penguasa dalam pengkhianatan, kefasikan dan kezalimannya …menaati rezim-rezim yang melantunkan puja puji kepada Amerika, menumpahkan darah suci untuk menyenangkan Amerika dan sekutunya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_31"&gt;!&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Tidak adakah di tengah pasukan itu seorang cerdas yang hatinya terbuka dan tertunjuki, lalu menggulingkan rezim-rezim pengkhianat dan bertolak sebagai komandan resimen atau brigadenya dan menolong warga dan saudara-saudaranya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_32"&gt;?&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Apakah tidak ada orang yang cerdas itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Akan tetapi, di al-Qushair ada singa-singa yang melawan pemboman berkelanjutan, yang di dalamnya diktator menggunakan semua jenis senjata yang sampai kepadanya dari garis depan Amerika: Rusia dan Iran&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_33"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Mereka melawan dengan senjata yang tidak sampai 1 % dari senjata musuhnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_34"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Akan tetapi mereka melawan dengan hati seorang mukmin yang agung dan lisan jujur yang mengatakan kebenaran, “Kemenangan atau Syahid”, dalam membalas serangan terhadap agama, kehormatan, jiwa dan rumah-rumah mereka … Singa dalam menghadapi diktator di sekitar mereka&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_35"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Singa-singa pada zaman tikus menceritakan kecongkakan Assad&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_36"&gt;!&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dan sungguh singa al-Qushair niscaya dimenangkan di dunia dan akhirat,&amp;nbsp;&lt;em&gt;insya’ Allah&lt;/em&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_37"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Semua perkara seorang mukmin merupakan kebaikan dan kesudahan yang baik untuk orang-orang bertakwa&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_38"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sungguh laknat al-Qushair akan menimpa diktator Syam, rezim Iran, dan partainya di Lebanon&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_39"&gt;.&lt;/b&gt;Darah-darah suci yang mereka tumpahkan akan menghancurkan peraduan mereka sepanjang malam dan di ujung siang, sampai datang ketetapan Allah dan ketetapan Allah pasti berlaku… Hingga seandainya mereka menghancurkan al-Qushair sekali pun, mereka tidak akan meraih kecuali kehinaan di dunia, dan sungguh azab akhirat lebih besar seandainya mereka mengetahui&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_40"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_41"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_42"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(TQS az-Zumar [39]: 26)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mereka akan binasa seperti kelompok mereka sebelumnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_43"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dahulu, Hulako dan kelompoknya telah dibinasakan. Setelah menghancurkan Khilafah di Baghdad dan beranggapan telah mencapai apa yang dituju, binasalah dia&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_44"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Khilafah kembali dan bersinar kembali di Kairo dan di Istanbul&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_45"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_46"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_47"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(TQS Ali ‘Imran [3]: 140)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sungguh Hizbut Tahrir menegaskan kalimat kebenaran yang disabdakan Rasulullah Saw kepada Ka’ab bin ‘Ujrah berabad-abad lalu di dalam hadits shahih yang dikeluarkan oleh al-Hakim di&lt;em&gt;Mustadrak ‘alâ ash-Shahihayn&lt;/em&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;:«أَعَاذَكَ اللَّهُ يَا كَعْبَ بْنَ عُجْرَةَ مِنْ إِمَارَةِ السُّفَهَاءِ» قَالَ: وَمَا إِمَارَةُ السُّفَهَاءِ؟ قَالَ: «أُمَرَاءُ يَكُونُونَ مِنْ بَعْدِي لَا يَهْتَدُونَ بِهَدْيِي وَلَا يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِي، فَمَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ، فَأُولَئِكَ لَيْسُوا مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُمْ وَلَا يَرِدُونَ عَلَيَّ حَوْضِي، وَمَنْ لَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَأُولَئِكَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُمْ وَسَيَرِدُونَ عَلَيَّ حَوْضِي&lt;/strong&gt;»&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;“Semoga Allah menjagamu ya Ka’ab bin ‘Ujrah dari&amp;nbsp;&lt;/em&gt;imârah as-sufahâ’&lt;em&gt;”&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_48"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Ka’ab berkata, “Apakah imârah as-sufahâ’ itu?” Rasul bersabda, “Para pemimpin yang ada sesudahku&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_49"&gt;.&lt;/b&gt;Mereka tidak mengambil petunjukku dan tidak berjalan dengan sunnahku&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_50"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Siapa saja yang membenarkan kebohongannya dan menolong kezalimannya, maka mereka itu bukan golonganku dan aku bukan dari golongan mereka dan mereka tidak akan mengikutiku menikmati telaga (surga)&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_51"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Dan siapa saja yang tidak membenarkan kebohongannya dan tidak membantu kezalimannya, maka mereka itu bagian dari golonganku dan aku bagian dari mereka dan mereka akan mengikutiku menikmati telaga (surga)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hadits tersebut dikeluarkan oleh banyak orang dari Ashhab as-Sunan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_52"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Maka siapa saja yang menolong penguasa zalim dan membenarkan kebohongannya, apapun mazhabnya baik hanafi, maliki, syafi’iy, hanbali, zaidi, ja’fari atau abadhi, maka hadits Rasul Saw berlaku atasnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_53"&gt;.&lt;/b&gt;Kalimat “&lt;em&gt;Mereka itu bukan golonganku dan aku bukan dari golongan mereka dan mereka tidak akan mengikutiku menikmati telaga (surga)”,&lt;/em&gt;&amp;nbsp;menunjukkan besarnya dosa mereka&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_54"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sungguh Hizbut Tahrir yang mengimani firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(TQS al-Hajj [22]: 78)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;mengatakan kebenaran, dan tidak takut di jalan Allah kepada celaan orang-orang yang suka mencela, dengan izin Dzat yang Mahakuat lagi Maha Perkasa&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_55"&gt;.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Hizbut Tahrir menyampaikan kepada mereka yang telah dan sedang membantu diktator Syam, agar kembali kepada akal sehatnya dan menebus keburukannya, serta menyesal sebelum penyesalan dan taubat tiada berguna, maka apakah mereka memperhatikan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_56"&gt;?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;﴿&lt;strong&gt;إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ&lt;/strong&gt;﴾&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_57"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;TQS Qaf [&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;50&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;]&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;: 37)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #1f0909; line-height: 24px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;10 Rajab 1434 / 20 Mei 2013&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>IMF Rancang Kerusuhan Mei 1998, Jatuhkan Soeharto?</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/imf-rancang-kerusuhan-mei-1998-jatuhkan.html</link><category>sejarah</category><category>nasional</category><category>Indonesia</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:35:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-5276043537953698901</guid><description>Mei 1998 merupakan bulan momentum kerentuhan rezim orde baru.&amp;nbsp; 15 tahun sudah terjadinya peristiwa tersebut, sudah banyak sejarah yang  terungkap dibalik pemicu huru-hara di Bulan Mei 1998 tersebut. Salah  satunya yang diungkapkan oleh Anggota DPR RI Fadli Zon dalam bukunya  Politik Huru Hara Mei 1998.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/904A-300x129.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/904A-300x129.jpg" title="904A" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut Fadli Zon, kejatuhan rezim Soeharto sudah dirancang oleh IMF,  hal itu ia ungkapkan dari pengakuan Michel Camdenssus dalam pidato  pengunduran dirinya di tahun 1999 seperti dikutip &lt;em&gt;New Times. &lt;/em&gt;“We  created the conditions thet obliged President Soeharto to leave his  job,” ujar Fadli mengutip perkataan Camdenssus, dalam acara peluncuruan  buku Huru Hara Mei 1998, Selasa (21/5) Auditorium Perpustakaan Nasional,  Salemba, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Fadli mengungkapkan Ada empat langkah yang biasa menjadi pola IMF  dalam membuat pengaruh ekonomi dan politik dalam sebuah negara. Pertama,  privatisasi, yakni penjualan aset-aset BUMN kepada para kroni IMF. “  Langkah Kedua, Liberalisasi pasar modal yakni membuka pasar modal agar  investasi meningkat. Untuk itu IMF menghendaki negara pasien mematok  suku bunga hingga 70 persen dan menerapkan sistem devisa bebas,”  ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sedangkan, langka Ketiga, &lt;em&gt;marked based pricing&lt;/em&gt;, yang  sebenarnya menaikan harga barang komoditas strategi seperti BBM, Pangan,  air bersih, dll. Istilah lainnya pencabutan subsidi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Saat ekonomi semakin terjepit, rakyat semakin susah, langkah  selanjutnya di ikuti dengan langkah tiga setengah yakni Kerusuhan IMF  atau IMF Riots. dalam kasus Indonesia IMF pernah terapkan dalam Kasus  Mei 1998,” tuturnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut Fadli itu bukan pola yang baru, hal itu telah diterapkan IMF  sejak periode 1976-1986, 13 dari 24 negara di negara Amerika Latin.  “Sebagian besar kerusuhan di Amerika latin dipicu karena kenaikan  harga-harga kebutuhan dasar strategis, bisa disimpulkan IMF memang  memicu terjadinya Huru Hara Mei 1998,” paparnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sedangkan, Fadli menuturkan bahwa isu pemerkosaan yang dilakukan  kelompok muslim di bulan Mei 1998 itu tidak benar. “Laporan itu terkesan  dibesar-besarkan, dari isu 100 lebih korban pemerkosaan, yang ditemukan  oleh tim pencari fakta malah kurang dari 10 orang,&amp;nbsp; dan itu sangat  mustahil terjadi dalam kerusuhan seperti itu,” pungkasnya&lt;strong&gt;.[] fatih mujahid&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Geng Motor Adalah Entitas Kriminalitas Produk Buruknya Kehidupan Sosial Sekulerisme-Kapitalisme</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/geng-motor-adalah-entitas-kriminalitas.html</link><category>Analisis</category><author>noreply@blogger.com (Hisyam Ad dien)</author><pubDate>Wed, 22 May 2013 18:27:36 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-8792498454630384161</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div id="articleHeader"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/geng-motor.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/geng-motor.jpg" border="0" class="decoded" height="150" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2013/05/geng-motor.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;Penangkapan  sejumlah geng motor di tanah air, seperti di Pekanbaru dan Makassar  mengungkap fakta-fakta kejahatan mereka yang sesungguhnya. Bila selama  ini masyarakat hanya mengetahui secuil tindak kriminalitas geng motor  seperti balap liar dan kekerasan, ternyata mereka sudah kerapkali  melakukan kejahatan yang jauh lebih keji. Selain terbiasa dengan seks  bebas sesama geng, berulang kali melakukan pemerkosaan dan berbagai  tindak perampasan juga kekerasan.&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Maraknya kemunculan geng motor tidak lepas dari hancurnya tatanan  sosial masyarakat. Banyak remaja dan kaum muda yang merasa frustrasi  karena hidup dalam kemiskinan, putus sekolah, broken home, bingung dan  cemas menghadapi masa depan. Ditambah lagi agama telah dijauhkan dari  kehidupan kecuali sekedar aturan ibadah belaka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sementara dalam masyarakat kapitalisme-sekuler seperti di Indonesia, telah berlaku pola hidup &lt;em&gt;survival of the fittest&lt;/em&gt; atau hukum rimba, siapa yang kuat maka akan menang. Karena merasa lemah  sejumlah orang berkumpul untuk memiliki entitas sosial yang kuat. Geng  motor adalah salah satu entitas yang dianggap memuaskan. Memiliki  kesamaan pemikiran dan perasaan&amp;nbsp; –jiwa antisosial –, mereka bersatu  dalam satu wadah lalu merasa kuat untuk melakukan tindak kekerasan  terhadap siapa saja yang mereka anggap sebagai lawan, termasuk kepada  masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam entitas seperti geng motor, solidaritas dibangun amat kuat  ditambah dengan ancaman bagi siapa saja yang dianggap ‘berkhianat,  apakah itu membelot kepada kelompok lain atau keluar. Penganiayaan dan  kekerasan bisa dijatuhkan kepada anggota yang dianggap berkhianat. Ini  yang membuat ikatan di antara anggota geng motor menjadi solid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selain itu adanya jaminan perlindungan dari geng dan juga pimpinan  membuat mereka berani melakukan hal-hal antisosial yang dulu sulit  mereka lakukan, seperti memalak, melakukan tindak kekerasan, merusak  fasilitas umum termasuk melakukan pemerkosaan dan pembunuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keberadaan pimpinan yang kharismatis sekaligus sadis juga salah satu  faktor geng motor ini jarang terpecah. Pimpinan geng motor biasanya  selain royal kepada anak buahnya, juga tidak segan-segan melakukan  penganiayaan kepada mereka yang dianggap tidak setia. Kasus geng motor  pimpinan Klewang di Pekanbaru, salah satu contoh. Klewang selain kejam  juga membebaskan anak-anak buahnya melakukan seks bebas di antara mereka  dan menggunakan narkoba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Geng motor semestinya sudah dimasukkan sebagai persoalan serius yang  mengancam keamanan masyarakat. Hampir di setiap kota besar terdapat geng  motor dengan aksi kejahatan mereka. Di Bandung aksi kejahatan geng  motor sudah lama dan berlangsung hingga kini. Di Medan seorang anggota  polisi tewas dikeroyok geng motor. Tahun lalu seorang anggota TNI AL  menjadi korban kebrutalan geng motor di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selain itu para remaja dan kaum muda juga mudah tertarik untuk  bergabung dengan geng motor. Faktor kejiwaan remaja yang labil akibat  pemikiran kapitalisme-sekulerisme, membuat aksi dan solidaritas  keanggotaan geng motor menarik perhatian mereka. Slogan seperti  ‘persaudaraan’, ‘solidaritas’, ‘setia kawan’, dsb. dan budaya hedonisme  yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi kawula muda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di Barat, berbagai geng termasuk geng motor banyak diminati kaum  muda. Geng-geng motor seperti Bandidos, Vagos, Mongols hingga yang  dipercayai terbesar seantero Amerika, Hells Angels, banyak menarik  perhatian kaum muda di AS. Padahal seluruh geng motor di AS tidak ada  yang tidak terlibat dalam kejahatan seperti kekerasan, pembunuhan,  penjualan narkoba, penjualan senjata gelap, prostitusi dan pemerkosaan.  Berulangkali FBI menangkapi anggota dan pimpinan anggota geng-geng motor  tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lambannya penanganan terhadap aksi geng motor memang menjadi salah  satu penyebab masih eksisnya mereka di jalanan. Faktor hukum yang tidak  memberi efek jera juga menyumbangkan penyebab tidak kapoknya geng-geng  ini terus bermunculan. Dalam Islam tindak kriminal yang geng motor  lakukan seperti menakut-nakuti masyarakat, menciptakan rasa tidak aman  di jalanan, apalagi sampai melakukan tindak kekerasan dan perampasan  sudah masuk kejahatan berat dengan ancaman sanksi yang berat. Firman  Allah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi  Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka  dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan  bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang  demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di  akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,”&lt;/em&gt;(QS. al-Maidah [5]: 33).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meski sekarang operasi membubarkan geng motor tengah dilakukan dengan  gencar oleh aparat, akan tetapi keberadaan mereka seperti kata pepatah;  mati satu tumbuh seribu. Satu geng motor bisa dibubarkan, akan tetapi  akan bermunculan lagi kelompok-kelompok baru. Karena geng-geng kriminal  seperti geng motor lahir dari rahim kapitalisme-sekulerisme. Selama  masih ada ketimpangan sosial dan ekonomi, maraknya broken home,  pengangguran, mahalnya biaya pendidikan, hedonisme, dan lemahnya  penangangan hukum, maka geng-geng motor seperti itu tidak akan punah. Di  negara-negara Barat yang menerapkan kapitalisme-sekulerisme,  kelompok-kelompok seperti itu masih terus eksis dengan aksi kriminalnya.  Padahal perang terhadap keberadaan mereka sudah ditabuh aparat keamanan  sejak lama. Tidak ada jalan keluar untuk menghapus keberadaan mereka  melainkan dengan mengganti terlebih dahulu tatanan sosial yang rusak  dengan tatanan sosial yang benar dan sesuai fitrah manusia, yaitu  tatanan sosial yang dibangun sesuai syariah Islam dalam naungan sistem  al-Khilafah ar-Rasyidah. Tanpa perubahan total maka tidak realitas  masyarakat yang rusak tidak akan pernah berubah menjadi baik dan  diridhai oleh Allah SWT.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[IJ LS HTI/&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Partai Neo-Nazi Yunani Ancam Pembangunan Masjid di Athena</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/partai-neo-nazi-yunani-ancam.html</link><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:21:17 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-6547910331607331030</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="entry" style="background-color: white; color: black; font-family: Arial,Geneva,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; padding: 10px 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;div style="margin: 0px 0px 19px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img alt="" height="173" src="http://muslimdaily.net/file/berita-islam/Golden-Dawn-neonazi.jpg" style="border: 1px solid rgb(225, 225, 225); float: left; margin: 0px 10px 10px 0px; padding: 2px;" width="320" /&gt;ATHENA&lt;/strong&gt;, - Semakin menggerakkan kampanye bermusuhan mereka terhadap umat Islam, sebuah partai neo-Nazi telah mengancam untuk melawan rencana sebuah pembangunan masjid di ibukota Yunani.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau masjid dibangun untuk penjahat Islam di Yunani, 100.000 orang Yunani yang dipimpin oleh Golden Dawn akan dibuat," ancam Ilias Kasidiaris, juru bicara partai sayap kanan Golden Dawn, mengatakan kepada para pendukungnya di sebuah aksi massa pada Minggu 19 Mei,&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Agence France-Presse (AFP)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;melaporkan sebagaimana dilansir&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;onislam.net.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Yunani telah lama menyerukan untuk membangun sebuah masjid besar di Athena untuk mengakomodasi kebutuhan religius minoritas Muslim yang terus berkembang di Yunani.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terdapat keberatan dari Gereja Ortodoks yang kuat, pemerintah Yunani telah berjanji untuk memberikan ijin pembangunan sebuah masjid di Athena untuk melayani tumbuh minoritas Muslim di kota itu.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun krisis ekonomi yang melanda, ditambah dengan permusuhan publik yang mengasosiasikan masjid dengan masa Ottoman, rencana pembangunan tersebut belum berhasil dilaksanakan hingga sekarang.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dua abad yang lalu, Athena tidak memiliki masjid sejak akhir pemerintahan Ottoman di awal tahun 1800.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 130 tempat yang berupa ruang bawah tanah atau gudang pengap di Athena saat ini berfungsi sebagai masjid darurat bagi sekitar 200.000 Muslim di ibukota Yunani.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan ribu imigran Muslim melakukan shalat di rumah-rumah pribadi dan telah melakukan perjalanan ratusan kilometer ke utara Yunani untuk melangsungkan pernikahan, pemakaman dan upacara lainnya.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja Ortodoks telah bertahun-tahun bersikeras menentang keberadaan masjid yang memiliki menara di pusat kota Athena.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ultimatum&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman itu datang beberapa hari setelah partai sayap kanan telah memberikan ultimatum satu bulan bagi umat Islam untuk meninggalkan Yunani atau mereka akan "dibantai seperti ayam".&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Muslim Yunani mengatakan telah menerima surat dengan lambang partai sayap kanan yang mengancam bahwa "akan ada darah" jika umat Islam tidak meninggalkan negara itu.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi mengatakan mereka sedang memeriksa surat ancaman, yang ditulis dalam bahasa Yunani, Inggris dan Arab tersebut.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didukung oleh situasi buruk ekonomi saat ini di Yunani, Golden Dawn telah mendapatkan popularitas dengan permusuhan terhadap imigran.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai, yang memiliki 18 kursi di parlemen, telah disalahkan untuk serangan baru-baru terhadap imigran di Yunani, yang merupakan gerbang utama bagi para migran yang sebagian besar Asia dan Afrika, untuk mencoba memasuki Uni Eropa.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap anti-Muslim telah meningkat di Yunani yang berjuang melawan resesi dimana banyak ribuan karyawan di PHK. Pada tahun 2011, umat Islam melakukan shalat dekat pusat kota di Athena untuk merayakan Idul Adha. Namun dilecehkan oleh penduduk lokal yang melemparkan telur pada mereka dan menyalakan musik keras-keras dari rumah mereka. [har]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px 0px 19px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ket gambar: aktivitas dan lambang partai neo-Nazi Yunani &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>2 Pemuda Maroko Dipenjara 4 Bulan Karena Kasus Homoseksual</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/2-pemuda-maroko-dipenjara-4-bulan.html</link><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:18:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-1529349274285558638</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="entry" style="background-color: white; color: black; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; padding: 10px 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;div style="margin: 0px 0px 19px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img alt="" height="245" src="http://muslimdaily.net/file/images/no_homo_.jpg" style="border: 1px solid rgb(225, 225, 225); float: left; margin: 0px 10px 10px 0px; padding: 2px;" width="300" /&gt;RABBAT,&lt;/strong&gt; - Dua orang pemuda Maroko dipenjara pada hari Senin oleh pengadilan di kota Temara selama empat bulan karena menjadi homoseksual, kata salah satu pengacara mereka kepada&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;AFP&lt;/strong&gt;.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua lak-laki tersebut berusia usia 20 dan 28 tahun, ditangkap pada awal bulan di Temara, dekat ibukota Rabbat oleh polisi yang menemukan mereka bersama-sama di dalam mobil.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sidang hari Senin, kedua pria membantah tuduhan tersebut, demikian lansir situs&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;alarabiya.net.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami berada di dalam mobil sedang mengobrol, tidak lebih. Kami tidak melakukan sesuatu yang ilegal," kata salah satu terdakwa di pengadilan.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara mengatakan: "Kami mengatakan kepada hakim bahwa pernyataan yang ditandatangani oleh terdakwa mengandung ketidaktepatan," menambahkan bahwa ia akan membicarakan dengan keluarga laki-laki pada Selasa apakah akan mengajukan banding.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pasal 489 dari KUHP Maroko, tindakan seksual antara orang-orang dari jenis kelamin yang sama dapat dihukum antara enam bulan hingga tiga tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hukuman pelaku Homoseksual dalam Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ulama-ulama fiqh berbeda pendapat mengenai hukuman bagi pelaku homoseksual. Diantara pendapat para ulama tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. Fuqoha Madzhaf Hanbali: Mereka sepakat bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual sama persis dengan hukuman bagi pelaku perzinahan. Yang sudah menikah di rajam dan yang belum menikah dicambuk 100 kali dan diasingkan selama setahun. Adapun dalil yang mereka pergunakan adalah Qiyas. Karena defenisi Homoseksual (Liwath) menurut mereka adalah menyetubuhi sesuatu yang telah diharamkan oleh Allah. Maka mereka menyimpulkan bahwa hukuman bagi pelakunya adalah sama persis dengan hukuman bagi pelaku perzinahan. Tetapi qiyas yang mereka lakukan adalah qiyas ma’a al-fariq (mengqiyaskan sesuatu yang berbeda) karena liwath (homoseksual) jauh lebih mejijikkan dari pada perzinahan.&lt;br /&gt;2. Pendapat yang benar adalah pendapat kedua yang mengatakan bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah hukuman mati. Karena virus ini kalau saja tersebar dimasyarakat maka ia akan menghancukan masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ibnu Taymiyah mengatakan bahwa seluruh sahabat Rasulullah SAW sepakat bahwa hukuman bagi keduanya adalah hukuman mati. [ahr]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ponpes Putri Al Hasan, Panti, Jember, Jawa Timur Pencetak Pemimpin Umat</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/ponpes-putri-al-hasan-panti-jember-jawa.html</link><category>ponpes</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:14:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-3660507285423192471</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;table class="contentpaneopen" style="border-collapse: separate; border-spacing: 0px; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" style="font-style: italic; font-weight: normal; padding-bottom: 0px !important;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-weight: normal; padding-bottom: 6px !important;" valign="top"&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ponpes Putri Al Hasan&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;, Panti&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;, Jember&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;, Jawa Timur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Pencetak Pemimpin Umat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Angin segar pegunungan terasa menyambut kehadiran&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-converted-space" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Media Umat&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-converted-space" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;di Pondok Pesantren Al Hasan yang terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, yang lokasinya berada di lereng gunung Argopuro. Tepatnya sebelah barat laut Kota Jember.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Awal berdirinya Al Hasan bukanlah di lokasi yang sekarang, tapi ada di Dusun Delima, di sebelah utara lokasi sekarang, &amp;nbsp;masih satu desa. Sama-sama di Desa Kemiri. Pendiriannya, dimulai dengan dirintisnya Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum oleh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kyai Hasan Baisuni, ayahanda Nyai Faridah Hasba, sekitar tahun 1954.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berdiri di atas &amp;nbsp;area seluas 900 meter persegi, yang berada di tepi Kali Putih, Desa Kemiri, peninggalan orang tua Kyai Hasan. Setelah itu ada beberapa wali murid yang menitipkan putranya untuk mondok di Kyai Hasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat itu belum dibangun pondok (penginapan). Santri generasi awal itu menginap di mushala. Kemudian menyusul beberapa santri yang lain, ikut mondok di sana. Barulah secara perlahan pondok Bustanul Ulum dirintis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kyai Hasan kemudian mendirikan lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ulum sebagai lanjutan dari MI Bustanul Ulum. Nama Bustanul Ulum digunakan karena&amp;nbsp; mengikuti Ponpes Bustanul Ulum di Mlokorejo Puger, dimaksudkan sebagai cabang. Seiring waktu santripun bertambah jumlahnya. Baik santri putra maupun santri putri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebagai rasa penghormatan dan tanda bakti kepada ibundanya, Kyai Hasan Baisuni membangun sebuah masjid di lokasi ponpes yang kemudian diberi nama sesuai nama ibu Kyai Hasan. Masjid “Siti Aminah”. Masjid inilah yang kemudian menjadi pusat pengajaran di Ponpes Bustanul Ulum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika Kyai&amp;nbsp; Hasan wafat, pada tahun 1984, putra putrinya bersepakat untuk mengubah nama ponpes Bustanul Ulum ini dengan menyesuaikan &amp;nbsp;nama ayahanda mereka. Jadilah ponpes yang berada di Dusun Delima, Desa Kemiri, Kecamatan Panti Jember itu menjadi Ponpes Al Hasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ponpes Al Hasan dikelola secara bersama oleh putra putri Kyai Hasan. Ponpes putra diasuh oleh KH Muzammil Hasba, ponpes putri diasuh oleh Nyai Faridah Hasba. Kemudian Nyai Faridah merintis pendirian TK, yang diberi nama sesuai nama nenek beliau, TK “Aminah”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Hijrah Setelah Musibah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat banjir bandang menerpa Kecamatan Panti di awal tahun 2006, &amp;nbsp;tepat pergantian tahun baru Masehi, ponpes Al Hasan ikut hanyut terbawa arus air bah. Dan yang tersisa hanyalah masjid “Siti Aminah”. Cukup lama Nyai Faridah dan&amp;nbsp; keluarga besar ponpes Al Hasan mengungsi di rumah adik Nyai Faridah di Kecamatan Sukorambi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pasca banjir ponpes Al Hasan direlokasi ke tempat yang lebih aman, kurang lebih satu kilometer di selatan lokasi yang lama. Di atas lahan kopi seluas dua hektar, Al Hasan yang baru, dibangun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di sebelah kanan jalan dibangun berjajar masjid, aula, mini market kemudian kompleks pondok putri. Kompleks pondok putri terdiri dari pondok putri tiga lantai, mushala untuk aktivitas santri putri, kemudian kompleks kediaman Kyai dan Nyai. Nyai Faridah tinggal di sana untuk mendedikasikan ilmunya, sudah puluhan tahun aktif mengajar para santri putri yang kini berjumlah lebih dari 200 santri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di sebelah barat jalan dibangun berjajar kompleks lembaga pendidikan formal. Terdiri dari SMU Plus Al Hasan, SMK Al Hasan dan MTS Al Hasan. Sementara lokasi SD Bustanul Ulum dan TK Aminah tetap di lokasi yang lama. Selokasi dengan masjid ”Siti Aminah”di Dusun Delima.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di kompleks yang baru, santri ponpes putri Al Hasan semakin bertambah banyak. Bukan hanya berasal dari kecamatan Panti, tetapi dari berbagai daerah di Jember. Ada beberapa santri putri berasal dari Lumajang dan Probolinggo. Bahkan pernah ada santri dari Vietnam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Pondok Salaf dengan Pendidikan Formal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pengajaran di Al Hasan sebagaimana pondok salaf umumnya, mengajarkan kitab-kitab kuning di pendidikan diniyah. Pagi hari setelah subuh para santri putri mengkaji kitab tafsir Jalalain. Kemudian mereka mendapat kesempatan menyiapkan diri mengikuti pendidikan formal di MTS atau SMU dan SMK yang semuanya ada di lingkungan Al Hasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Siangnya pendidikan diniyah dilanjutkan. Mereka mengkaji kitab Minhajul Abidin, Bidayatul Hidayah, Safinatun Najah, Sulam Taufik. Malamnya mengkaji kitab Kifayatul Ahyar, Minhus Saniah, Ta’lim muta’allim dan Bulughul Maram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seminggu sekali, pada Sabtu malam, para santri mendapat kesempatan ba’tsul masaail. Layaknya alim ulama’, mereka menyiapkan berbagai literatur untuk menjelaskan hukum suatu masalah yang ditetapkan. Sehari sebelumnya, para santri secara bergilir mendapat kesempatan belajar pidato atau khithoba dengan didampingi para ustadzah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Alumni Siap Memimpin Umat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal yang menjadi keunggulan dari ponpes putri Al Hasan di antara kelebihannya adalah dari sisi keberadaan para alumninya. Mereka tidak hilang begitu saja manakala telah mengakhiri masa mondok di Al Hasan. Banyak di antara alumni putri dari ponpes Al Hasan berkiprah pada pembinaan umat. Menjadi pengelola TPQ, memimpin majelis-majelis taklim atau bahkan menyelenggarakan pendidikan diniyah di lingkungan sekitar rumah mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mereka mendapat wadah di Ikatan Madrasah Diniyah Al Hasan (IMADA) yang berkoordinasi sebulan sekali di Al Hasan. Bisa dikatakan diniyah yang diselenggarakan alumni ponpes putri Al Hasan ini adalah cabang dari PP Al Hasan meskipun tidak berbentuk pondok pesantren. Jumlahnya ada puluhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alumni yang memiliki kesempatan menggerakkan majelis taklim muslimat juga tidak sedikit. Terutama yang masih di sekitar Kecamatan Panti. Hampir setiap majelis taklim muslimat yang ada di kecamatan Panti, apalagi di Desa Kemiri digerakkan oleh alumni ponpes putri Al Hasan. Misalnya majelis taklim di Karang Kebon, di Ledokan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka, tak heran ketika para alumni ini melihat sendiri bagaimana andil Nyai Faridah pada perjuangan penegakan khilafah bersama Muslimah Hizbut Tahrir tampak nyata, mereka tidak keberatan memberikan kesempatan kepada aktivis Muslimah Hizbut Tahrir untuk mengisi di majelis taklim mereka dengan materi syariah dan khilafah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Demikian juga ketika masalah pergaulan bebas menjangkiti remaja di Desa Kemiri, para alumni mengikuti arahan Nyai Faridah untuk semakin giat membina ibu-ibu agar bisa mendidik anaknya dengan benar sesuai akidah dan syariah Islam. Menjaga keluarga mereka dari serangan virus liberalisme buah dari ideologi kapitalisme.[]&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;u&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mmu&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;k&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;a’ab&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;/joy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;BOKS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Nyai Hj Faridah Hasba&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;, Pimpinan Ponpes Putri Al Hasan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Al Khilafah Wa’dullah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Nyai Hj Faridah Hasba adalah generasi kedua Ponpes Al Hasan yang dulunya dikenal dengan Ponpes Bustanul Ulum. Ia yang mengasuh ponpes putri. Nyai yang kini berusia 57 tahun ini sangat memiliki kepeduliaan pada masalah umat. Nyai mengibaratkan umat saat ini ibarat orang yang sedang sakit kanker stadium 4. Obatnya hanya dengan khilafah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pengasuh Al Hasan ini sangat meyakini bahwa khilafah adalah janji Allah sebagaimana dalam Alquran surat An Nuur ayat 55. “Bila Allah telah berjanji, tidak mungkin Allah mengingkari janji itu. Bila sampai saat ini khilafah belum juga tegak, ini hanya masalah waktu. Jangan sampai kemudian menjadi ragu, apalagi menghalang-halangi perjuangan penegakan khilafah. Dakwah menegakkan khilafah adalah sebagai bentuk ikhtiyar kita, menjemput janji Allah. Mengupayakan agar pertolongan Allah segera datang,” ungkapnya.[]&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;u&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mmu&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;k&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;a’ab&lt;/b&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;/joy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img border="0" src="http://mediaumat.com/images/2013/april/aj3.jpg" style="border: medium none; text-decoration: none;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;img border="0" src="http://mediaumat.com/images/2013/april/aj2.jpg" style="border: medium none; text-decoration: none;" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; color: #333333; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 15px; margin: 1em 0px; orphans: auto; outline: 0px; padding: 0px; text-align: center; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;img a="" border="0" href="http://www.globalmuslim.web.id/" src="http://mediaumat.com/images/2013/april/aj1.jpg" style="border: medium none; text-decoration: none;" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="border: 0px none; margin: 0px; outline: 0px none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;]   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pertempuran Sengit Pejuang Suriah di Qusayr: 100 Lebih Milisi Syiah Hizbullah Tewas </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/pertempuran-sengit-pejuang-suriah-di.html</link><category>suriah</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:11:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-7380927954580267091</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border: 0px none; color: #1f0909; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Suriah-pertempuran-di-qusayr-jpeg.image_.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Suriah-pertempuran di qusayr-jpeg.image" border="0" height="122" src="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Suriah-pertempuran-di-qusayr-jpeg.image_.jpg" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;" width="222" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;BEIRUT:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Lebih dari 100 milisi Syiah Hizbullah dilaporkan tewas di kota Qusayr, Ahad (19/5/2013) lalu dan ratusan lainnya luka-luka dalam pertempuran sengit dengan Mujahidin FSA&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah sumber melaporkan kepada Al-Arabiya, Senin (20/5/2013), bahwa bentrok antara Mujahidin FSA dengan Syiah Hizbullah, mengakibatkan banyaknya milisi Hizbullah yang tewas, selain terluka dan dilarikan ke rumah sakit di Beirut, Libanon&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Serangan terhadap kota Qusayr yang dikuasai oleh pejuang FSA, dilakukan oleh milisi Syiah Hizbullah, sebagai bagian kampanye Presiden Basyar Asad untuk mengonsolidasikan genggamannya pada Ibukota Damaskus dan mengamankan jalan yang menghubungkan Ibukota dengan wilayah yang masih dikuasai rezim di wilayah pinggiran pantai melalui pusat kota Homs.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kantor berita resmi pemerintah Suriah, SANA, mengatakan bahwa “tentara pemerintah Suriah telah memulihkan keamanan dan stabilitas di sebagian besar kota Qusayr dan terus memburu sisa pasukan ‘teroris’ (pejuang, red) di distrik Utara&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber tadi mengatakan bahwa pejabat Syiah Hizbullah bernama Fady Al-Jazzar dilaporkan menjadi salah seorang yang tewas&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Al-Jazzar dipertimbangkan menjadi salah satu pejabat tinggi ranking Hizbullah&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ahad (19/5/2013) pagi, Stasiun Televisi Pemerintah Suriah melaporkan bahwa pasukan Asad telah memasuki pusat kota Qusayr yang dikuasai oleh Mujahidin&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hadi Abdullah, seorang aktivis Suriah berbicara dari Qusayr&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ia membantah bahwa kota telah jatuh ke tangan rezim Asad, demikian Al Arabiya melaporkan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aktivis tersebut menambahkan bahwa dengan bantuan &amp;nbsp;milisi Syiah Hizbullah, rezim Asad mengepung ketat kota Qusayr, sehigga para penduduk tidak berani keluar rumah&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aktivis Suriah tersebut juga melaporkan, bahwa serangan udara oleh rezim dan bombardir ke jantung kota, dekat perbatasan Libanon itu, telah melukai pemnduk, termasuk Mujahidin&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sementara Stasiun TV Al-Manar, milik Syiah Libanon, secara resmi melaporkan, Ahad (19/5/2013), bahwa 120 anggota milisi Syiah Hizbullah Libanon tewas dalam pertempuran terbaru di kota Qushair tersebut&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Al-Manar juga menyebut bahwa di antara yang tewas adalah menantu pemimpin umum milisi Syiah Hizbullah, Hasan Nahhrullah, yaitu Sayid Ali Husain Al-Mishri&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_13" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Qusayr dihuni oleh 20.000 penduduk dan telah disiagakan selama berminggu- minggu untuk mengantisipasi bombardir dari pasukan pendukung rezim Basyar Asad&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_14" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Qusayr diperebutkan karena kota ini memiliki nilai strategis sebagai penghubung antara Damaskus dengan wilayah pantai, tempat dimana rezim Asad menerima bantuan persenjataan dari Rusia&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_15" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px none; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Suriah-Al-Qusayr_District_Map-jpeg.image_.png" style="background-color: transparent; border: 0px none; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Suriah-Al-Qusayr_District_Map-jpeg.image" src="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Suriah-Al-Qusayr_District_Map-jpeg.image_.png" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Awal Mei 2013 lalu juru bicara pejuang Free Syrian Army (FSA), Louay Almokdad mengatakan pada Al-Arabiya, bahwa milisi Syiah Hizbullah menembakkan mortir artileri yang berisi Gas Mustard &amp;nbsp;ke basis pejuang FSA di kota Qusayr&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_16" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(Abu Akmal Mubarok/Salam-Online/&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Noorsy: Ini Alasan SBY Pilih Generasi Baru Mafia Berkeley Jadi Menkeu </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/noorsy-ini-alasan-sby-pilih-generasi.html</link><category>GM</category><category>Indonesia</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:10:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-4902232849904385685</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border: 0px none; color: #1f0909; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;div id="attachment_20864" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Chatib-Basri-dan-Ichsanuddin-Noorsy-jpeg.image_.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Chatib Basri dan Ichsanuddin Noorsy-jpeg.image" border="0" height="135" src="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Chatib-Basri-dan-Ichsanuddin-Noorsy-jpeg.image_.jpg" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-top: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Chatib-Basri-dan-Ichsanuddin-Noorsy-jpeg.image_.jpg" style="background-color: transparent; border: 0px none; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px none; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em style="border: 0px none; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Chatib Basri &amp;amp; Ichsanuddin Noorsy (kanan) saat memaparkan pandangan mereka terkait bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun dalam rapat Tim Pansus Angket Century di Jakarta, Kamis (21/1/2010)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em style="border: 0px none; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;(imam sukamto/tempo)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;JAKARTA):&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Presiden SBY sudah memilih Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), menggantikan Agus Martowardojo yang digeser menjadi Gubernur Bank Indonesia&lt;/span&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pakar ekonomi politik Universitas Indonesia (UI), Ichsanuddin Noorsy, memahami alasan SBY memilih Chatib&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Paling tidak, kata Ichsan, ada tujuh alasan mengapa SBY memilih generasi baru Mafia Berkeley itu&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan pertama, ungkap Ichsan, Chatib Basri menunjukkan keberpihakan pada liberalisasi sektor keuangan sejak pemerintahan Megawati&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Saat itu, ketika Ichsan berdebat dengan Chatib di salah satu televisi swasta tentang divestasi PT Indosat, dengan tegas Chatib Basri menyatakan, “Kantongi nasionalisme-mu&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Sikap dia saya kutip lagi saat saya berdebat dengan yang bersangkutan bersama Emil Salim, dan Amien Rais di Sugeng Sarjadi Forum dan ditayangkan di Q -TV,” ungkap Ichsan kepada&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border: 0px none; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;rakyat merdeka online&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Senin (20/5/2013) malam&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan kedua, lanjut Ichsan, Chatib kembali menunjukkan keberpihakan kepada liberalisasi perekonomian setelah UU No&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;20/2002 tentang Ketenaga listrikan dibatalkan Mahkamah Konstitusi pada 15 Desember 2004, yang membuat kredibilitas pemerintah RI terganggu di mata investor asing dan negara-negara OECD&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pemerintah juga cemas karena UU No&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;22/2001 tentang Migas juga sedang dimohonkan pembatalannya di MK&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Jilmy Asshidiqie Ketua MK di rumah jabatannya jalan Widya Chandra di hadapan sejumlah rekan-rekannya yang sedang bertamu menyatakan bahwa Rizal Mallarangeng, Moh Iksan dan Chatib Basri sudah melobi dirinya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_13" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;Tujuannya agar UU Migas tidak bernasib seperti UU Ketenagalistrikan,” ungkap Ichsan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_14" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan ketiga, masih kata Ichsan, Chatib Basri menyetujui argumen Bank Dunia bahwa subsidi BBM adalah sasaran, tanpa lebih dulu memasalahkan status komoditas sektor energi dan pengertian subsidi pada hajat hidup orang banyak&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_15" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan keempat, lanjut Ichsan, mengenai UU No&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_16" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;25/2007 tentang Penanaman Modal&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_17" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pada November 2007 MK sedang menyidangkan gugatan pembatalan UU Penanaman Modal&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_18" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Dari pihak penggugat tampil tiga saksi ahli yaitu Revrisond Baswir, Hendri Saparini dan Ichsanuddin Noorsy&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_19" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari pihak Pemerintah tampil tiga saksi ahli, Faisal Basri, Umar Juoro, dan Chatib Basri&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_20" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Chatib dan Faisal mengungkapkan argumen bahwa perbaikan UU Penanaman Modal dibutuhkan karena ditujukan untuk membuka lapangan kerja&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_21" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat itu, dengan menggunakan data Kementerian Koperasi dan UMKM, Ichsanuddin Noorsy pun membuktikan sebaliknya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_22" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Yakni pada 2005-2007 UMKM menyerap lapangan kerja sebesar 97,1 sampai 97,2 persen dengan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi mencapai 54-56 persen&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_23" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kelima, kata Ichsanuddin, pada Januari 2010 saat dia, Hendri Saparini dan Chatib Basri diminta sebagai nara sumber pada Pansus Bank Century, Chatib dengan tegas membela kebijakan yang terindikasi memenuhi unsur pidana itu, sementara Ichsan menegaskan, kebijakan talangan Bank Century Rp 6,762 triliun adalah bukti lemahnya pengawasan perbankan serta kebijakan yang melanggar asas kehati-kehatian dan kepatuhan perbankan sehingga memenuhi unsur pidana&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_24" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keenam, lanjut Ichsan, beberapa saat setelah ditetapkan sebagai Menkeu, Voice of America mewawancarai Chatib&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_25" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ichsan mengatakan, jika mencontoh Obama memilih Timothy Geithner atau Jack Lew sebagai Menteri Keuangan, maka sikap SBY bertentangan dengan Obama dalam melindungi kepentingan negaranya pada peperangan ekonomi dengan RRC dan musuh-musuh potensial lainnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_26" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;SBY jelas telah membuktikan sikap dirinya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_27" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pembuktikan ini bertentangan dengan pernyataannya 12 Juli 2007 bahwa SBY tidak menganut neoliberal&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_28" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;Pernyataan ini diulanginya saat kampanye 2009 dengan menyebut bahwa dirinya memilih jalan tengah&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_29" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="attachment_20866" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithMediumImage" href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Chatib-Basri-1-jpeg.image_.jpg" style="border: 0px none; color: #1f0909; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Chatib Basri-1-jpeg.image" height="192" src="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Chatib-Basri-1-jpeg.image_.jpg" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Chatib Basri (Menkeu baru)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketujuh, kata Ichsan lagi, Chatib dikenal hangat dengan PT Astra Internasional, PT Indika Energy, bahkan dengan kelompok Bakrie&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_30" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Maka selain sejumlah alokasi anggaran belanja akan mulus dalam rangka Pemilu 2014, divestasi 7 persen New Mount, proyek Jembatan Selat Sunda, dan redenominasi pun akan lancar&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_31" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ichsan menambahkan, sejak Maret 2013, ketika Agus Martowardoyo diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI, seorang konglomerat yang sangat dekat dengan istana membisikkan kepada dia bahwa SBY sudah menyiapkan Chatib Basri sebagai Menkeu&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_32" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ichsanuddin mengaku tidak menyahuti informasi itu di saat diskusi tentang defisit APBN dan neraca perdagangan sedang berlangsung serius&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_33" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(sumber: rmol.com), salam-online&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Muslim Rohingya Dilarang Punya Lebih dari Dua Anak </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/muslim-rohingya-dilarang-punya-lebih.html</link><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:09:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-4354551532789226986</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border: 0px none; color: #1f0909; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Myanmar-Muslim-Rohingya-dilarang-punya-lebih-dari-dua-anak-jpeg.image_.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Myanmar-Muslim Rohingya dilarang punya lebih dari dua anak-jpeg.image" border="0" height="104" src="http://salam-online.com/site/wp-content/uploads/2013/05/Myanmar-Muslim-Rohingya-dilarang-punya-lebih-dari-dua-anak-jpeg.image_.jpg" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;" width="202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;RANGOON:&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Otoritas Arakan bagian utara membatasi jumlah populasi Muslim Rohingya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah melarang keluarga Rohingya untuk memiliki anak lebih dari dua&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;Selain itu, setiap kepala keluarga dilarang untuk poligami&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Untuk menerapkan Keluarga Berencana (KB), mereka hanya bisa mendapatkan dua anak,” ujar juru bicara Pemerintah Arakan Win Myaing pada Senin (20/5/2013) waktu setempat seperti dikutip&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style="border: 0px none; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Irrawady&lt;/i&gt;&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Dia pun mengaku akan memperkenalkan pernikahan monogami kepada para Muslim Rohingya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Peraturan ini untuk setiap kelompok&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Akan tetapi, warga Buddha tak butuh peraturan itu. Karena kami hanya punya satu istri,” ujar Win Myaing&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menurutnya, kebijakan tersebut untuk mengontrol pertumbuhan populasi karena jumlah Muslim Rohingya tumbuh sangat pesat&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Otoritas Distrik Maungdaw berjanji, tidak akan menggunakan kekuatan untuk menerapkan kebijakan tersebut&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ia menegaskan, jika warga Rohingya ingin menikah atau meregistrasi anak yang baru lahir, mereka harus mengisi formulir pada otoritas lokal dan mendapatkan izin&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di Distrik Mangdaw yang terletak sebelah utara negara bagian Arakan di perbatasan Myanmar dan Bangladesh, Muslim Rohingya menjadi mayoritas&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;Mereka hidup bersama sejumlah orang Buddha arakan yang menjadi minoritas&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_13" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah Pusat Myanmar, Otoritas Negara Bagian Arakan dan politisi Arakan mengklaim, populasi Muslim tumbuh dengan cepat sehingga membuat komunitas Buddha lokal terdesak&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_14" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jaringan Sosial Arakan Than Tun menjelaskan, kebijakan pembatasan dua anak tersebut hanya untuk warga Bengali (Rohingya) tanpa kewarganegaraan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_15" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Mereka, menurut jaringan sosial ini, &amp;nbsp;tak memilki identitas dan merupakan imigran ilegal dari Bangladesh&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_16" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Perintah ini datang dari presiden dan diterapkan sebagai perhatian wilayah,” tandasnya&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_17" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(ROL), salam-online&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ternyata Bunuh Diri Jadi Penyebab Utama Kematian Bersenjata Di AS </title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/ternyata-bunuh-diri-jadi-penyebab-utama.html</link><category>Amerika</category><category>Internasional</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:05:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-1599875250739510941</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div id="content-area" style="border: 0px none; color: #1f0909; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 0px ! important; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding: 0px; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;div class="readableLargeImageContainer" style="border: 0px none; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 1em 0px; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a class="readableLinkWithLargeImage" href="http://islampos.com/ternyata-bunuh-diri-jadi-penyebab-utama-kematian-bersenjata-di-as-59272/bd-2/" style="background-color: transparent; border: 0px none; color: #1f0909; display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="bd" src="http://islampos.com/wp-content/uploads/2013/05/bd.jpg" style="border: 0px none rgb(31, 9, 9); display: block; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; padding: 0px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;MESKI banyak terjadi kasus kematian akibat pembunuhan massal di kalangan masyarakat AS sebagai dampak mudahnya memiliki senjata api&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_2" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Namun sebuah hasil penelitian yang mengejutkan justru mengatakan bahwa kematian di AS akibat penggunaaan senjata api lebih banyak disebabkan karena aksi bunuh diri&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_3" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bunuh diri menjadi penyebab utama kematian akibat senjata api di Amerika Serikat – jauh lebih banyak daripada pembunuhan atau penembakan yang tidak disengaja&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_4" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, WISQARS, mengungkapkan bahwa lebih dari 19&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_5" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;000 dari 31.000 kematian akibat senjata di Amerika Serikat pada 2010 disebabkan karena bunuh diri&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_6" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada lonjakan bunuh diri di kalangan warga Amerika berusia setengah baya sebesar 28 persen dari tahun 1999 sampai 2010, penelitian itu menunjukkan&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_7" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tingkat bunuh diri secara keseluruhan bahkan telah melebihi kematian akibat kecelakaan kendaraan bermotor – yang merupakan penyebab utama kematian antara tahun 2000 dan 2008, kata laporan tersebut&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_8" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 persen dari kaum muda Amerika berusia 10 sampai 21 tahun, beresiko melakukan aksi bunuh diri akibat penggunanaan senjata api&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_9" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Penelitian itu juga mengatakan terdapat senjata di atau di sekitar rumah mereka para pelaku bunuh diri, menurut laporan Pediatric Academic Societies (PAS)&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_10" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1.5em; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Menjadi beresiko untuk melakukan bunuh diri jika warga memiliki akses ke senjata api,” kata Jeffrey Bridge, peneliti utama di Institut Penelitian di Rumah Sakit Anak Nationwide&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_11" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rata-rata 87 kematian akibat senjata api di AS setiap harinya akibat aksi kekerasan bersenjata, dengan rata-rata 183 terluka, menurut laporan University of Chicago pada Pusat laboratorium kontrol kejahatan dan penyakit&lt;b class="speechFragmentSeparator" id="speechFragmentSeparator__1_12" style="border: 0px none; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;.&lt;/b&gt;(fq/islampos/prtv/&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Preman mabuk ikut dibatkan dalam operasi Densus 88 di Kendal dan Batang</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/preman-mabuk-ikut-dibatkan-dalam.html</link><category>Densus 88</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:03:10 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-2521771041384727242</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="media" style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; box-sizing: border-box; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; outline: none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-content" style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; box-sizing: border-box; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; outline: none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;a href="http://s1.arrahmah.net/images/stories/2013/05/denjin-88.jpeg" rel="" style="border: 0px none; clear: left; color: #224499; float: left; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; outline: medium none; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="Preman mabuk ikut dibatkan dalam operasi Densus 88 di Kendal dan Batang"&gt;&lt;img alt="Preman mabuk ikut dibatkan dalam operasi Densus 88 di Kendal dan Batang" class="full" src="http://s1.arrahmah.net/images/_t/200x100/stories/2013/05/denjin-88.jpeg" style="border: medium none; display: block; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; height: auto; line-height: inherit; margin: 0px auto 10px; max-width: 100%; outline: medium none; padding: 0px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;JAKARTA –&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Paman dan keponakan bersekongkol untuk bertindak kejam dan keji kepada warga muslim di Kendal dan Batang. Itulah kalimat yang bisa diungkapkan dari peristiwa beberapa pekan lalu di Kendal dan Batang.&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Adalah Edi Joko Purwanto alias Edi Pesek dan Syaiful Bagus Prasetyo alias Gentong. Nama paman dan keponakan tersebut. Dari beberapa informasi yang berhasil dihimpun&amp;nbsp;&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;voa-islam.com&lt;/em&gt;, Edi Pesek adalah anggota Densus 88 yang sering berkeliaran di sekitar Semarang, Kendal dan Batang. Sementara Gentong, sang keponakan Edi adalah preman, pemabuk dan penjudi, serta informan Densus 88 dalam memata-matai aktivis Islam dan sering ikut penggrebekan yang dilakukan Densus 88.&lt;/div&gt;&lt;div class="wp-caption alignleft" id="attachment_207768" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-width: 0px 0px 1px; box-sizing: border-box; display: block; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 5px auto; max-width: 100%; outline: none; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline; width: 300px;"&gt;&lt;a href="http://s1.arrahmah.net/images/stories/2013/05/saiful-denjing-88.jpg" rel="content" style="border: 0px; box-sizing: border-box; color: #224499; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;img alt="saiful denjing 88" class="size-full wp-image-207768 " src="http://s1.arrahmah.net/images/_t/300x0/stories/2013/05/saiful-denjing-88.jpg" style="border: 0px none; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; height: auto; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 100%; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline; width: auto;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="wp-caption-text" style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 0.9em; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 3px 0px 0px; outline: none; padding: 0px 4px 5px; vertical-align: baseline;"&gt;Gentong dan Edi Pesek&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Keduanya, Gentong dan Edi Pesek, ikut dalam penggrebekan dan&amp;nbsp;penculikan terhadap Purnawan Adi Sasongko alias Iwan&amp;nbsp;di rumahnya kecamatan Rowosari, Kendal. Selain menculik Iwan, keduanya juga ikut “pasukan burung hantu” dalam operasi penculikan terhadap Supiyanto dan&amp;nbsp;pembunuhan terhadap Untung Hidayat alias Abu Roban&amp;nbsp;di desa Babadan, kecamatan Limpung, Batang, Rabu (8/5/2013) sore.&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Dengan bangganya Gentong menceritakan kepada teman-temanya, bahwa dia ikut serta menganiaya dan menyiksa muslim yang ditangkap di Kendal dan Batang. Teman-teman Gentong yang saat itu berada dibengkel motor, sudah memperingatkan agar tidak bangga telah menganiaya terduga teroris. Pasalnya, menurut teman-teman Gentong, do’a orang-orang seperti mereka akan dikabulkan Allah. Namun Gentong tidak menggubris nasehat teman-temannya tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Akhirnya, taqdir Allah&amp;nbsp;&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ta’ala&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang telah tertulis di&amp;nbsp;&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;lauh al mahfudz&lt;/em&gt;&amp;nbsp;, dan ganjaranNya di dunia tiba menimpa pria berusia 29 tahun ini. Sabtu 11 Mei 2013 sekitar pukul 15.00 WIB dengan kondisi terpengaruh alkohol, Gentong yang sedang naik sepeda motor tertabrak mobil. Kecelakaan itu terjadi di jalan pantura desa Surodadi, kecamatan Gringsing, Batang. Kecelakaan itu sendiri membuat robek dada dan wajahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Meski segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal, nyawa Gentong tak tertolong. Dan setelah mengalami pendarahan di kepalanya yang cukup banyak, Gentong akhirnya mati dalam keadaan maksiyat kepada Allah&amp;nbsp;&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ta’ala&lt;/em&gt;. Pemuda dengan tangan bertato dan tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut segera dikuburkan di desa Karangdowo, pada Sabtu ba”da Isya malam itu juga.&lt;/div&gt;(azmuttaqin/&lt;a href="http://www.arrahmah.com/news/2013/05/21/preman-mabuk-ikut-dibatkan-dalam-operasi-densus-88-di-kendal-dan-batang.html" rel="content" style="border: 0px; box-sizing: border-box; color: #224499; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" target="_blank"&gt;arrahmah/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Deradikalisasi, 250 santri di Jawa Barat ikuti daurah BNPT</title><link>http://www.globalmuslim.web.id/2013/05/deradikalisasi-250-santri-di-jawa-barat.html</link><category>Densus 88</category><author>noreply@blogger.com (Admin)</author><pubDate>Tue, 21 May 2013 18:02:38 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6317557617934338851.post-1341564279364958176</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="media" style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; box-sizing: border-box; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; outline: none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-content" style="-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: white; border: 0px; box-sizing: border-box; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 20px; margin: 0px; orphans: auto; outline: none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;a href="http://s1.arrahmah.net/images/stories/2013/05/LOGO-BNPT.png" rel="" style="border: 0px none; clear: left; color: #224499; float: left; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; margin-top: 0px; outline: medium none; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="Deradikalisasi, 250 santri di Jawa Barat ikuti daurah BNPT"&gt;&lt;img alt="Deradikalisasi, 250 santri di Jawa Barat ikuti daurah BNPT" class="full" src="http://s1.arrahmah.net/images/_t/200x100/stories/2013/05/LOGO-BNPT.png" style="border: medium none; display: block; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; height: auto; line-height: inherit; margin: 0px auto 10px; max-width: 100%; outline: medium none; padding: 0px; vertical-align: baseline;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: bold; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;JAKARTA-&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;span style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: 19px; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;BNPT mengisi momentum yang tepat, guna memasukkan proyeknya, doktrin deradikalisasi. Pendekatan softpower ini dilakukan setelah operasi bak&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;action&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;telenovelanya yang miris, memberangus aktivis jihad. Yang jadi sasaran kali ini adalah santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di Jawa Barat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Daurah digelar dua hari, Sabtu-ahad 18-19/05/2013 di Pondok Pesantren An-Nur, Desa Selawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Sedikitnya 250 santri dan santriwati dari Ponpes Jawa Barat mengikuti kajian deradikalisasi ala BNPT.&lt;/div&gt;&lt;div style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em style="border: 0px; box-sizing: border-box; font-family: inherit; font-size: 16px; font-style: italic; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; outline: none; padding: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Innalillahi waa inna ilaihi rojiun..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;[&lt;a href="http://www.globalmuslim.web.id/"&gt;www.globalmuslim.web.id&lt;/a&gt;] &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>
