<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Faisal Rachman's Blog</title>
	
	<link>http://faisal.web.id</link>
	<description>My Life Journey, Knowledge &amp; Article</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Oct 2011 10:42:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/itonkzgaoel" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="itonkzgaoel" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">itonkzgaoel</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>RIP – Marco Simoncelli Meninggal Dunia di MotoGP Sepang</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/rip-marco-simoncelli-dies/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/rip-marco-simoncelli-dies/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 10:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Marco Simoncelli. Dia meninggal setelah motor yang ditumpanginya kehilangan keseimbangan lalu tertabrak oleh Collin Edward dan Valentino Rossi. Setelah kejadiaan naas tersebut MotoGP Sepang dihentikan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Marco Simoncelli. Dia meninggal setelah motor yang ditumpanginya kehilangan keseimbangan lalu tertabrak oleh Collin Edward dan Valentino Rossi. Setelah kejadiaan naas tersebut MotoGP Sepang dihentikan. <object style="height: 390px; width: 640px"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aLltQs4SNPY?version=3&#038;feature=player_detailpage"><param name="allowFullScreen" value="true"><param name="allowScriptAccess" value="always"><embed src="http://www.youtube.com/v/aLltQs4SNPY?version=3&#038;feature=player_detailpage" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="640" height="360"></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/rip-marco-simoncelli-dies/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penemu Apple Inc. – Steve Jobs Meninggal Dunia</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/penemu-apple-inc-steve-jobs-meninggal-dunia/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/penemu-apple-inc-steve-jobs-meninggal-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 22:46:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana ya kira-kira setelah Penemu sekaligus Pemilik Apple Inc. &#8211; Steve Jobs Meninggal dunia? Apakah inovasi kreatif dari Apple akan terhenti? Seperti yang telah kita ketahui, produk-produk yang dikeluarkan Apple hampir semua menjadi trend-setter untuk technology yang kita gunakan. Semisal Ipod, Ipad &#38; Iphone. Hampir kebanyakan dari kita menyebut Music player yang berbentuk Flahsdisk tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Bagaimana ya kira-kira setelah Penemu sekaligus Pemilik Apple Inc. &#8211; Steve Jobs Meninggal dunia? Apakah inovasi kreatif<a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/steve_jobs_110126193223.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-197" title="Steve Jobs" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/steve_jobs_110126193223-150x150.jpg" alt="steve jobs 110126193223 150x150 Penemu Apple Inc.   Steve Jobs Meninggal Dunia" width="150" height="150" /></a> dari Apple akan terhenti? Seperti yang telah kita ketahui, produk-produk yang dikeluarkan Apple hampir semua menjadi trend-setter untuk technology yang kita gunakan. Semisal Ipod, Ipad &amp; Iphone. Hampir kebanyakan dari kita menyebut Music player yang berbentuk Flahsdisk tersebut dengan sebutan Ipod atau sebagian kita menyebut PC tablet dengan sebutan Ipad. Benar bukan <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Penemu Apple Inc.   Steve Jobs Meninggal Dunia" class='wp-smiley' title="Penemu Apple Inc.   Steve Jobs Meninggal Dunia" />  ? Yah.. semoga saja kepergian Steve Jobs tidak membawa keterpurukan bagi Apple.<span id="more-195"></span></p></blockquote>
<p>CALIFORNIA, (PRLM).- Apple Inc. telah mengumumkan pada Rabu, (5/10) waktu setempat bahwa mantan CEO Apple yang juga pendiri pabrikan teknologi yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat yaitu Steve Jobs meninggal dunia di usianya yang ke-56, demikian dilaporkan laman &#8220;baltimoresun.com&#8221;.</p>
<p>Jobs mendirikan Apple Computer pada 1976 bersama teman masa kecilnya Steve Wozniack membidani lahirnya personal computer (pc) yang pada masa itu merupakan pc pertama di dunia yaitu Apple II.</p>
<p>Menurut pengamat industri menyebutkan bahwa lelaki kelahiran kota San Francisco, 24 Februari 1955 itu merupakan seorang pengubah dunia yang bisa disamakan dengan Thomas Alva Edison-nya dunia komputasi. Jobs sukses menjadi orang yang bisa mengubah dunia komputasi, musik serta dunia komunikasi lewat inovasinya.</p>
<p>Jobs berperan dalam mengubah arah bisnis Apple tak hanya berkutat di dunia komputasi saja, tapi juga menguasai sebagai pabrikan yang memproduksi pemutar musik portabel (iPod), pemimpin dalam bisnis smartphone (iPhone dan iPad) serta penemu kategori baru dari komputer yaitu tablet pc.</p>
<p>Pada 2004 Jobs menderita kanker pankreas dan pada 2009 ia dipaksa untuk menjalani transplantasi hati. Bahkan ia pernah divonis usianya tak akan lama lagi akibat dari kanker pankreasnya yang kian mengganas. Namun kondisi ini tak membuatnya menyerah untuk terus berinovasi di dunia komputasi.</p>
<p>Setelah beberapa tahun kondisi badannya kian menurun karena digerogoti oleh penyakitnya, lalu Jobs menggumumkan tentang pengunduran dirinya pada 24 Agustus sebagai Apple chief Executive.</p>
<p>&#8220;Saya selalu mengatakan jika datang suatu hari dimana saya sudah tidak bisa lagi memenuhi kewajiban dan harapan sebagai CEO Apple, saya menjadi orang pertama untuk membiarkan Anda tahu,&#8221; tulis Jobs dalam surat pengunduran dirinya. &#8220;Sayangnya, hari itu telah datang&#8221;.(Ton/A-147)***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/penemu-apple-inc-steve-jobs-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dirgahayu TNI Ke-66 di Yogyakarta</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 11:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[66]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Air Craft]]></category>
		<category><![CDATA[Dirgahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Gegana]]></category>
		<category><![CDATA[Helikopter]]></category>
		<category><![CDATA[KIKAVSER]]></category>
		<category><![CDATA[Kraton]]></category>
		<category><![CDATA[Militer]]></category>
		<category><![CDATA[Parade]]></category>
		<category><![CDATA[Terjun Payung]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 5 Oktober 2011 Kemarin merupakan Dirgahayu TNI ke-66. Parade militer untuk memperingati HUT TNI tersebut diadakan di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Yogyakarta. Di Yogyakarta sendiri, parade militer tersebut diadakan di depan Kraton Yogyakarta. Suasana Pesta Militer ini disambut sangat antusias oleh Masyarakat, termasuk saya dan keluarga Kami memang sengaja menghadiri Parade [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_162" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8895_wm.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-162" title="Pawai Sang Saka Merah Putih" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8895_wm-150x150.jpg" alt="CIMG8895 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Pawai Sang Saka Merah Putih</p></div>
<p>Tanggal 5 Oktober 2011 Kemarin merupakan Dirgahayu TNI ke-66. Parade militer untuk memperingati HUT TNI tersebut diadakan di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Yogyakarta. Di Yogyakarta sendiri, parade militer tersebut diadakan di depan Kraton Yogyakarta. Suasana Pesta Militer ini disambut sangat antusias oleh Masyarakat, termasuk saya dan keluarga <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" class='wp-smiley' title="Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" /> <span id="more-142"></span></p>
<p>Kami memang sengaja menghadiri Parade Militer ini. Kami penasaran, beberapa hari sebelumnya banyak sekali Helikopter &amp; Paralayang yang terbang diatas rumah kami. Hal ini membuat kehebohan tersendiri di Kampung kami. Karena pemandangan yang sangat jarang kami jumpai membuat kami terkesan.</p>
<p>Sebagai pembukaan, Rakyat Yogyakarta disuguhi oleh atraksi ciamik Militer yang melakukan terjun payung. Berbagai kesatuan mengikuti kegiatan terjun payung ini. Mulai dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, Angkatan Darat bahkan Klub Terjun Payung Aero Sport pun ikut ambil bagian.</p>
<p>Setelah kegiatan Terjun Payung tersebut acara dilanjutkan dengan iring-iringan Infanteri Seluruh Angkatan. Dalam iring-iringan ini selain Angkatan militer, terdapat juga Pasukan Kraton Yogyakarta, Kesatuan Pramuka, Kelompok Pecinta Seni Jawa <em>Jathilan, </em>dan berbagai Kelompok seni &amp; adat budaya lainnya. Sebagai Puncak acara Konvoi Kavaleri militer memeriahkan acara ini. Mulai dari Rider, Humvee, Gegana, Artileri, Anti Aircraft hingga Tank pun ada. Sungguh benar-benar hebat ternyata armada militer yang kita miliki <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" class='wp-smiley' title="Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" /> </p>
<p>Demikian laporan yang bisa saya berikan^^ Biar lebih jelas &amp; Asoi&#8230; Silahkan lihat koleksi foto yang berhasil saya abadikan dalam momen tersebut.</p>

<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8854_wm/' title='Parade Angkatan Laut'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8854_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8854 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Parade Angkatan Laut" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8857_wm/' title='Terjun Payung'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8857_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8857 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Terjun Payung" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8858_wm/' title='Terjun Payung'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8858_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8858 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Terjun Payung" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8861_wm/' title='Terjun Payung'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8861_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8861 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Terjun Payung" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8862_wm/' title='Terjun Payung'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8862_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8862 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Terjun Payung" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8865_wm/' title='Terjun Payung'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8865_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8865 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Terjun Payung" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8869_wm/' title='Pawai Infanteri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8869_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8869 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Infanteri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8872_wm/' title='Pawai Infanteri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8872_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8872 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Infanteri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8874_wm/' title='Baret Merah'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8874_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8874 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Baret Merah" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8877_wm/' title='Infanteri Angkatan Darat'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8877_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8877 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Infanteri Angkatan Darat" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8879_wm/' title='Infanteri Angkatan Darat'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8879_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8879 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Infanteri Angkatan Darat" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8881_wm/' title='Pawai Infanteri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8881_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8881 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Infanteri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8882_wm/' title='Seni Kenthongan Kodim 0701'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8882_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8882 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Seni Kenthongan Kodim 0701" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8886_wm/' title='Seni Kenthongan Kodim 0701'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8886_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8886 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Seni Kenthongan Kodim 0701" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8888_wm/' title='Pawai Pramuka'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8888_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8888 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Pramuka" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8889_wm/' title='Pemuda Pancasila'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8889_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8889 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pemuda Pancasila" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8890_wm/' title='Pawai Peserta'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8890_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8890 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Peserta" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8891_wm/' title='Pawai PMI'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8891_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8891 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai PMI" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8892_wm/' title='Pawai Angkatan Laut'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8892_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8892 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Angkatan Laut" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8895_wm/' title='Pawai Sang Saka Merah Putih'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8895_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8895 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Sang Saka Merah Putih" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8897_wm/' title='Pawai Kesenian'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8897_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8897 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Kesenian" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8898_wm/' title='Infanteri Seluruh Angkatan'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8898_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8898 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Infanteri Seluruh Angkatan" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8899_wm/' title='Seni Jathilan'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8899_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8899 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Seni Jathilan" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8900_wm/' title='Pawai Budaya'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8900_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8900 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Budaya" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8901_wm/' title='Pawai Budaya'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8901_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8901 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Budaya" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8902_wm/' title='Peserta Pawai'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8902_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8902 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Peserta Pawai" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8904_wm/' title='Pawai Budaya'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8904_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8904 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Pawai Budaya" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8908_wm/' title='Kamuflase'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8908_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8908 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Kamuflase" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8909_wm/' title='Kamuflase'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8909_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8909 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Kamuflase" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8910_wm/' title='Kamuflase'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8910_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8910 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Kamuflase" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8911_wm/' title='Infanteri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8911_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8911 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Infanteri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8912_wm/' title='Brigade Motor'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8912_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8912 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Brigade Motor" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8914_wm/' title='Brigade Motor'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8914_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8914 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Brigade Motor" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8915_wm/' title='Humvee'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8915_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8915 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Humvee" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8916_wm/' title='Humvee'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8916_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8916 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Humvee" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8918_wm/' title='Yonif 400 / Raider'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8918_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8918 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Yonif 400 / Raider" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8919_wm/' title='Kavaleri Tank KIKAVSER 2'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8919_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8919 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Kavaleri Tank KIKAVSER 2" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8920_wm/' title='Konvoi Kavaleri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8920_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8920 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Konvoi Kavaleri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8923_wm/' title='Konvoi Kavaleri'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8923_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8923 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Konvoi Kavaleri" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8925_wm/' title='Anti Air-Craft'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8925_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8925 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Anti Air-Craft" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8927_wm/' title='Gegana'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8927_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8927 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Gegana" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/cimg8928_wm/' title='Konvoi Jeep'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/CIMG8928_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG8928 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="Konvoi Jeep" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/my-family-1_wm/' title='My Lovely Wife &amp; My Daughter'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/My-Family-1_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="My Family 1 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="My Lovely Wife &amp; My Daughter" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/my-family-2_wm/' title='My Lovely Wife &amp; My Daughter'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/My-Family-2_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="My Family 2 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="My Lovely Wife &amp; My Daughter" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/my-family-3_wm/' title='My Lovely Wife &amp; My Daughter'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/My-Family-3_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="My Family 3 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="My Lovely Wife &amp; My Daughter" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/my-family-4_wm/' title='My Lovely Wife &amp; My Daughter'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/My-Family-4_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="My Family 4 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="My Lovely Wife &amp; My Daughter" /></a>
<a href='http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/my-family-5_wm/' title='My Lovely Wife &amp; My Daughter'><img width="150" height="150" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/10/My-Family-5_wm-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="My Family 5 wm 150x150 Dirgahayu TNI Ke 66 di Yogyakarta" title="My Lovely Wife &amp; My Daughter" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/dirgahayu-tni-ke-66-di-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lolita – Anak Layangan (Alay)</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/lolita-anak-layangan-alay/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/lolita-anak-layangan-alay/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 23:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[alay]]></category>
		<category><![CDATA[anak layangan]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[FTI UPY]]></category>
		<category><![CDATA[lebay]]></category>
		<category><![CDATA[lolita]]></category>
		<category><![CDATA[makrab]]></category>
		<category><![CDATA[malam keakraban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Dear netter, dah pernah denger lagunya Lolita yang ber-Judul &#8220;Anak Layangan (Alay)&#8221; belum? Kemarin aku barusan aja denger nih lagu waktu Malam Keakraban FTI UPY di Kaliurang. Pertama kali denger nih lagu dah langsung naksir abis ama music nya Easy listening dan juga sanggup untuk melepaskan penat &#38; stress&#8230; Kalo netters belum pernah denger, silahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_62" class="wp-caption alignright" style="width: 124px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Lolita_-_Alay__Anak_Layangan_.jpeg"><img class="size-full wp-image-62" title="Lolita - Alay (Anak Layangan) " src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Lolita_-_Alay__Anak_Layangan_.jpeg" alt=" Lolita   Anak Layangan (Alay)" width="114" height="160" /></a><p class="wp-caption-text">Lolita - Alay (Anak Layangan)</p></div>
<p>Dear netter, dah pernah denger lagunya <strong>Lolita</strong> yang ber-Judul &#8220;<strong>Anak Layangan</strong> (<strong>Alay</strong>)&#8221; belum? Kemarin aku barusan aja denger nih lagu waktu <strong>Malam Keakraban</strong> <strong>FTI UPY</strong> di Kaliurang. Pertama kali denger nih lagu dah langsung naksir abis ama music nya <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Lolita   Anak Layangan (Alay)" class='wp-smiley' title="Lolita   Anak Layangan (Alay)" />  Easy listening dan juga sanggup untuk melepaskan penat &amp; stress&#8230; <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Lolita   Anak Layangan (Alay)" class='wp-smiley' title="Lolita   Anak Layangan (Alay)" /> </p>
<p>Kalo netters belum pernah denger, silahkan aja langsung <strong>download</strong> lagunya : <a title="Lolita - Alay (Anak Layangan)" href="http://adf.ly/752035/lolita---alay-anak-layangan" target="_blank">Lolita &#8211; Alay (Anak Layangan)</a></p>
<p>Lirik nya :<span id="more-58"></span><br />
<strong>Alay</strong>, <strong>Anak Layangan</strong><br />
nongkrong pinggir jalan sama teman-teman<br />
biar kelihatan anak pergaulan<br />
yang doyan kelayapan</p>
<p>** alay gaya kayak artis, sok selebritis<br />
norak-norak abis<br />
dilihatnya najis aduh begitu narsis<br />
<strong>alay</strong> jangan <strong>lebay</strong> plis</p>
<p>reff:<br />
alay kalo ngomong lebay<br />
dasar anak jablai, dilihatnya jijay<br />
alay orang bilang anak layangan<br />
kampungan gayanya sok-sokan</p>
<p>alay kalau ngomong lebay<br />
dasar anak jablai, dilihatnya jijay<br />
alay orang bilang anak layangan<br />
kampungan gayanya sok-sokan</p>
<p>repeat *, **<br />
repeat reff</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/lolita-anak-layangan-alay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Komputer</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/sejarah-komputer/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/sejarah-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 11:03:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[abacus]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Atari]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Babbage]]></category>
		<category><![CDATA[Colossus]]></category>
		<category><![CDATA[elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[ENIAC]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Gottfred Wilhem von Leibniz]]></category>
		<category><![CDATA[IBM]]></category>
		<category><![CDATA[John Presper Eckert]]></category>
		<category><![CDATA[John W. Mauchly]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Konrad Zuse]]></category>
		<category><![CDATA[Macintosh]]></category>
		<category><![CDATA[mekanik]]></category>
		<category><![CDATA[Pascal]]></category>
		<category><![CDATA[pascaline]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Transistor]]></category>
		<category><![CDATA[ULSI]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVAC]]></category>
		<category><![CDATA[VLSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik. Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik.<span id="more-69"></span></p>
<p>Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang mennghubungkan berbagai tempat di dunia. Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar.</p>
<ol>
<li>Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia</li>
<li>Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual</li>
<li>Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik</li>
<li>Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh</li>
</ol>
<p>Tulisan ini akan memberikan gambaran tentang sejarah komputer dari masa ke masa, terutama alat pengolah data pada golongan 2, 3, dan 4. Klasifikasi komputer berdasarkan Generasi juga akan dibahas secara lengkap pada tulisan ini.</p>
<h4>ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIK</h4>
<p>Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.</p>
<dl id="attachment_70" class="wp-caption aligncenter" style="width: 121px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/abacus.jpg"><img class="size-full wp-image-70" title="Abacus" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/abacus.jpg" alt="abacus Sejarah Komputer" width="111" height="68" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Abacus</dd>
</dl>
<p>Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya.</p>
<p>Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.</p>
<dl id="attachment_71" class="wp-caption aligncenter" style="width: 144px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Pascaline.jpg"><img class="size-full wp-image-71" title="Pascaline" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Pascaline.jpg" alt="Pascaline Sejarah Komputer" width="134" height="70" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Pascaline</dd>
</dl>
<p>Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbataas untuk melakukan penjumlahan.</p>
<p>Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi.</p>
<p>Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya. Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.</p>
<p>Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seoarng profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika:mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis. Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dlam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.</p>
<p>Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, desain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut. Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.</p>
<dl id="attachment_72" class="wp-caption aligncenter" style="width: 128px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Mesin-uap-Babbage.jpg"><img class="size-full wp-image-72" title="Mesin Uap Babbage" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Mesin-uap-Babbage.jpg" alt="Mesin uap Babbage Sejarah Komputer" width="118" height="118" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Mesin Uap Babbage</dd>
</dl>
<p>Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dpat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualny ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembac kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.</p>
<p>Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat p enemuan baru lainnya. Vannevar Bush (1890- 1974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>KOMPUTER GENERASI PERTAMA</h4>
<p>Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali</p>
<dl id="attachment_73" class="wp-caption aligncenter" style="width: 97px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Z3.jpg"><img class="size-full wp-image-73" title="Z3" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Z3.jpg" alt="Z3 Sejarah Komputer" width="87" height="132" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Z3</dd>
</dl>
<p>Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.</p>
<dl id="attachment_74" class="wp-caption aligncenter" style="width: 118px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Colossus.jpg"><img class="size-full wp-image-74" title="Colossus" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Colossus.jpg" alt="Colossus Sejarah Komputer" width="108" height="83" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Colossus</dd>
</dl>
<p>Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.</p>
<p>Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.</p>
<dl id="attachment_76" class="wp-caption aligncenter" style="width: 114px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/ENIAC.jpg"><img class="size-full wp-image-76" title="ENIAC" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/ENIAC.jpg" alt="ENIAC Sejarah Komputer" width="104" height="83" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">ENIAC</dd>
</dl>
<p>Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.</p>
<p>Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang<br />
dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.</p>
<dl id="attachment_77" class="wp-caption aligncenter" style="width: 133px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/UNIVAC-I.jpg"><img class="size-full wp-image-77" title="UNIVAC I" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/UNIVAC-I.jpg" alt="UNIVAC I Sejarah Komputer" width="123" height="82" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">UNIVAC I</dd>
</dl>
<p>Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.</p>
<p>Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.</p>
<dl id="attachment_78" class="wp-caption aligncenter" style="width: 126px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Tube-Vacum.jpg"><img class="size-full wp-image-78" title="Tube Vacum" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Tube-Vacum.jpg" alt="Tube Vacum Sejarah Komputer" width="116" height="76" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Tube Vacum</dd>
</dl>
<p>Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>KOMPUTER GENERASI KEDUA</h4>
<p>Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.</p>
<dl id="attachment_79" class="wp-caption aligncenter" style="width: 159px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Transistor.jpg"><img class="size-full wp-image-79" title="Transistor" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Transistor.jpg" alt="Transistor Sejarah Komputer" width="149" height="102" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Transistor</dd>
</dl>
<p>Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.</p>
<p>Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.</p>
<dl id="attachment_80" class="wp-caption aligncenter" style="width: 110px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/IBM-1401.jpg"><img class="size-full wp-image-80" title="IBM 1401" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/IBM-1401.jpg" alt="IBM 1401 Sejarah Komputer" width="100" height="95" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">IBM 1401</dd>
</dl>
<p>Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.</p>
<p>Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapa tmencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.<br />
Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>KOMPUTER GENERASI KETIGA</h4>
<p>Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan<br />
tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponenkomponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah<br />
penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>KOMPUTER GENERASI KEEMPAT</h4>
<p>Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.</p>
<dl id="attachment_81" class="wp-caption aligncenter" style="width: 132px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/IC.jpg"><img class="size-full wp-image-81" title="IC" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/IC.jpg" alt="IC Sejarah Komputer" width="122" height="100" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">IC</dd>
</dl>
<p>Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik.<br />
Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.</p>
<p>Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti<br />
lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.</p>
<dl id="attachment_82" class="wp-caption aligncenter" style="width: 118px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Atari.jpg"><img class="size-full wp-image-82" title="Atari" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/Atari.jpg" alt="Atari Sejarah Komputer" width="108" height="62" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Atari</dd>
</dl>
<p>Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja<br />
(desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).</p>
<p>IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.</p>
<p>Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.</p>
<p>Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputerkomputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang<br />
lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>KOMPUTER GENERASI KELIMA</h4>
<p>Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL<br />
dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.</p>
<p>Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertia manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.</p>
<p>Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.</p>
<p>Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.</p>
<p>Sumber : Ivan Sudirman (ivan@wiraekabhakti.co.id) &amp; Romi Satria Wahono (romi@romisatriawahono.net)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/sejarah-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/fasisme-ideologi-berdarah-darwinisme-1/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/fasisme-ideologi-berdarah-darwinisme-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 22:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Harun Yahya]]></category>
		<category><![CDATA[darwinisme]]></category>
		<category><![CDATA[diktator]]></category>
		<category><![CDATA[fasisme]]></category>
		<category><![CDATA[ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[nazi]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia 1]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia 2]]></category>
		<category><![CDATA[rezim fasis]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[PRAKATA Fasisme dikenal sebagai ideologi yang lahir dan berkembang subur pada abad ke-20. Ia menyebar dengan pesat di seluruh dunia pada permulaan Perang Dunia I, dengan berkuasanya rezim fasis di Jerman dan Italia pada khususnya, tetapi juga di negara-negara seperti Yunani, Spanyol, dan Jepang, di mana rakyat sangat menderita oleh cara-cara pemerintah yang penuh kekerasan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;"><strong>PRAKATA</strong></span></p>
<div id="attachment_49" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/hitler-mussolini.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-49" title="hitler-mussolini" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/hitler-mussolini-150x150.jpg" alt="hitler mussolini 150x150 Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Hitler &amp; Mussolini</p></div>
<p><strong>Fasisme</strong> dikenal sebagai <strong>ideologi</strong> yang lahir dan berkembang subur pada abad ke-20. Ia menyebar dengan pesat di seluruh dunia pada permulaan <strong>Perang Dunia I</strong>, dengan berkuasanya <strong>rezim fasis</strong> di Jerman dan Italia pada khususnya, tetapi juga di negara-negara seperti Yunani, Spanyol, dan Jepang, di mana rakyat sangat menderita oleh cara-cara pemerintah yang penuh kekerasan. Berhadapan dengan tekanan dan kekerasan ini, mereka hanya dapat gemetar ketakutan. <strong>Diktator</strong> fasis dan pemerintahannya yang memimpin sistem semacam itu—di mana kekuatan yang brutal, agresi, pertumpahan darah, dan kekerasan menjadi hukum—mengirimkan gelombang teror ke seluruh rakyat melalui polisi rahasia dan milisi fasis mereka, yang melumpuhkan rakyat dengan rasa takut. Lebih jauh lagi, pemerintahan fasis diterapkan dalam hampir semua tingkatan kemasyarakatan, dari pendidikan hingga budaya, agama hingga seni, struktur pemerintah hingga sistem militer, dan dari organisasi politik hingga kehidupan pribadi rakyatnya. Pada akhirnya, <strong>Perang Dunia II</strong>, yang dimulai oleh kaum fasis, merupakan salah satu malapetaka terbesar dalam sejarah umat manusia, yang merenggut nyawa 55 juta orang.</p>
<p><span id="more-48"></span></p>
<div id="attachment_50" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/bom-di-london.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-50" title="bom-di-london" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/bom-di-london-150x150.jpg" alt="bom di london 150x150 Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Jerman membom London</p></div>
<p>Namun, <strong>ideologi</strong> fasisme tidak hanya ada dalam buku-buku sejarah. Meski saat ini tidak ada satu negara pun yang menyebut diri sebagai fasis atau secara terbuka mempraktikkan <strong>fasisme</strong>, di berbagai negara di dunia terdapat banyak pemerintahan, kelompok dan partai politik yang mengikuti pola-pola fasistik. Walaupun nama dan taktiknya telah berubah, mereka masih terus menimpakan kesengsaraan serupa pada rakyat. Berkemungkinan pula, kemerosotan kondisi sosial dapat membuat dukungan terhadap fasisme makin berkembang. Karenanya, fasisme terus-menerus menjadi ancaman bagi kemanusiaan.</p>
<p>Buku ini ditulis untuk menghadapi bahaya yang terus membayangi tersebut. Selain menyingkap berbagai kecenderungan fasistik yang muncul dalam aneka bentuk dan metode, buku ini juga dimaksudkan untuk mengungkap akar dan sasaran mereka yang sesungguhnya. Tujuan lainnya adalah untuk menyingkap kedok “agamis” yang terkadang digunakan fasisme dan mengungkap keberadaannya sebagai sebuah sistem yang sama sekali bertolak belakang dengan agama sejati.</p>
<p>Untuk mengobati penyakit, pertama-tama perlu diidentifikasi virus penyebabnya, lalu dilawan dan ditemukan penangkalnya. Dengan begitu, kondisi-kondisi yang memungkinkan penyakit berkembang dapat dilenyapkan, sehingga penyakit itu sendiri dapat ditumpas. Begitu pula halnya, agar terbebas dari rasa takut akan “fasisme”, orang harus melawan dasar-dasar ideologis dan pengaruh-pengaruh yang mendukung perkembangannya. Sebagaimana yang akan kita bahas dalam buku ini, prinsip mendasar di balik fasisme masa kini adalah <strong>Darwinisme</strong>, yang dimunculkan seakan-akan suatu teori ilmiah meski tidaklah demikian adanya. Namun, Darwinisme, yang menyatakan klaim-klaim seperti “<strong>manusia adalah hewan yang telah berkembang sempurna</strong>”, “<strong>beberapa ras telah tertinggal dalam proses evolusi</strong>”, dan “<strong>melalui seleksi alam, yang kuat akan bertahan dan yang lemah tersingkir</strong>”, telah menjadi sumber bagi banyak ideologi berbahaya sepanjang abad ke-20, terutama fasisme. Oleh karena itu, sebagaimana yang akan kita bahas lebih rinci, Darwinisme bertanggung jawab atas banyak penindasan dan kekerasan.</p>
<p>Bahkan, walaupun di negara kita tidak terdapat gerakan atau praktik fasis, orang-orang yang berupaya membangkitkan <strong>fasisme</strong> telah diawasi, dan <strong>Darwinisme</strong> tidak diterima secara luas, kita tak boleh mengendurkan kewaspadaan. Semua orang yang berhati nurani harus ikut serta dalam perjuangan ideologis melawan semua kekuatan dan ideologi yang membuat kerusakan di muka bumi dan bermaksud menghancurkan kedamaian dan ketertiban. Allah telah menyuruh manusia untuk hidup dengan aman dan damai. Dalam Al Quran Allah memerintahkan:</p>
<p><em><strong>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu .&#8221; (QS. Al Baqarah, 2: 208)  </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #993300;"><strong>BENCANA TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA</strong></span></p>
<p>Perang Dunia II, yang merupakan tanggung jawab fasisme, merupakan tragedi terburuk dalam sejarah manusia yang menewaskan 55 juta manusia.</p>
<p>Hingga abad ke-20, perang selalu dilakukan pada front tertentu, dan terjadi antara tentara-tentara di front tersebut. Namun, pada abad ke-20, <strong>Nazi</strong> dengan sengaja membom masyarakat sipil, juga dengan sistematis membunuh mereka di kamp-kamp konsentrasi. Pemandangan yang mengerikan dari orang <strong>Yahudi</strong> dan tahanan lainnya yang tak berdosa di dalam banyak kamp konsentrasi dan ghetto hanyalah sebagian contoh dari kebrutalan Nazi atas masyarakat sipil.</p>
<p>Kebiadaban ini lebih didasarkan pada dukungan ideologi daripada sebagai bagian dari strategi militer. Ideologi biadab ini mengklaim adanya “pertarungan untuk hidup” di antara ras-ras manusia, dan bahwa ini merupakan “hukum alam”. Asal-usulnya ditemukan dalam paganisme di zaman dahulu dan dalam apa yang disebut &#8220;sains&#8221; Darwinis.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-51" title="korban-perang-1" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-1-150x150.jpg" alt="korban perang 1 150x150 Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-2.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-52" title="korban-perang-2" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-2-150x150.jpg" alt="korban perang 2 150x150 Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-3.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-53" title="korban-perang-3" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/korban-perang-3-113x150.jpg" alt="korban perang 3 113x150 Fasisme:Ideologi Berdarah Darwinisme (part.1)" width="113" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: right;"><em>Insya Allah akan dilanjutkan ke Part 2&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/fasisme-ideologi-berdarah-darwinisme-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Muda, Apa Yang Engkau Banggakan…?</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/anak-muda-apa-yang-kau-banggakan/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/anak-muda-apa-yang-kau-banggakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 10:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[anak muda]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Anak Muda, Rambutmu kini menjadi merah Entahlah, kau cat dengan uang dari orang tuamu ataukah sekedar ikut-ikutan teman Anak Muda, Ada besi melingkar menembus telingamu Tak hanya kaum hawa Engkau pun sekarang memakainya Bukan semakin keren Tapi semakin membuatmu wanita Anak Muda, Pakaianmu yang rapi sewaktu SMA Telah berubah saat jadi mahasiswa Sobek sana, sobek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anak Muda,<br />
Rambutmu kini menjadi merah<br />
Entahlah, kau cat dengan uang dari orang tuamu<br />
ataukah sekedar ikut-ikutan teman<span id="more-106"></span></p>
<p>Anak Muda,<br />
Ada besi melingkar menembus telingamu<br />
Tak hanya kaum hawa<br />
Engkau pun sekarang memakainya<br />
Bukan semakin keren<br />
Tapi semakin membuatmu wanita</p>
<p>Anak Muda,<br />
Pakaianmu yang rapi sewaktu SMA<br />
Telah berubah saat jadi mahasiswa<br />
Sobek sana, sobek sini<br />
Bukan karena usang, tapi memang kau sengaja</p>
<p>Anak Muda,<br />
Sebatang rokok selalu menemanimu<br />
Rupiah demi rupiah kau bakar<br />
Pengobat stress kilahmu<br />
Padahal kau sedang bahayakan diri dan sekitarmu<br />
Kau benci orang egois<br />
Padahal kau sendiri termasuk bagiannya</p>
<p>Anak Muda,<br />
Usia yang semakin bertambah<br />
Tak juga membuatmu berbenah<br />
Waktu demi waktu<br />
Engkau habiskan begitu saja berlalu<br />
Dari warung ke warung<br />
Dari mall ke mall<br />
Esensi sama dengan tempat yang beda</p>
<p>Anak Muda,<br />
Bapak dan ibu cemas memikirkanmu<br />
Dulu anak sholih yang mereka pinta<br />
Tiap malam, tiap selesai ibadah<br />
Beliau sempatkan doa untukmu<br />
Namun, apa balasmu?<br />
Justru tingkahmu membuatnya murka<br />
Dari hari ke hari</p>
<p>Anak Muda,<br />
Ayahmu banting tulang bermandi peluh<br />
Mengusahakan biaya sekolah dan makanmu<br />
Sedang ibumu<br />
Sabar mengajarimu berhitung satu dua<br />
Dan mengeja a be ce de<br />
Namun, apa baktimu?</p>
<p>Anak Muda,<br />
Masa mudamu menentukan masa tua<br />
Barangsiapa bersantai di waktu muda<br />
Pasti akan bersusah payah di waktu tuanya<br />
Dan sebaliknya,<br />
Barangsiapa bersusah payah di masa muda<br />
Kelak tinggal menuai nikmatnya hari tua</p>
<p>Anak Muda,<br />
Bukan tampangmu yang bisa kau banggakan<br />
Bukan pula penampilanmu nyentrikmu<br />
Bukan pula aksesoris dan gayamu<br />
Tapi berbanggalah karena karyamu<br />
Berbanggalah karena kebaikanmu<br />
Dan berbanggalah karena keluhuran budimu</p>
<p>Anak Muda,<br />
Pilihan sekarang ada di tanganmu<br />
Diam berarti menanti kehancuran<br />
Berubah berarti menata masa depan<br />
Renungkan, pikirkan<br />
Dan segeralah ambil keputusan</p>
<p>Sumber : http://kask.us/6773501</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/anak-muda-apa-yang-kau-banggakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/dokumentasi-malam-inagurasi-upy-di-jec/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/dokumentasi-malam-inagurasi-upy-di-jec/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 23:08:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[captain jack]]></category>
		<category><![CDATA[inagurasi]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok merah]]></category>
		<category><![CDATA[marapu]]></category>
		<category><![CDATA[ospek]]></category>
		<category><![CDATA[upload]]></category>
		<category><![CDATA[upy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Malam inagurasi UPY di JEC 21 September 2011 sangat meriah sekali. Diawali dengan pentas seni oleh Bp Sigit &#38; Perwakilan dari masing-masing kelompok hingga pada show pamungkas nya para mahasiswa baru disuguhi oleh penampilan grup band papan atas jogja seperti Upload, Destiny, Marapu &#38; Captain Jack. Berikut dokumentasi yang berhasil saya abadikan :                          ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam inagurasi UPY di JEC 21 September 2011 sangat meriah sekali. Diawali dengan pentas seni oleh Bp Sigit &amp; Perwakilan dari masing-masing kelompok hingga pada show pamungkas nya para mahasiswa baru disuguhi oleh penampilan grup band papan atas jogja seperti Upload, Destiny, Marapu &amp; Captain Jack.</p>
<p>Berikut dokumentasi yang berhasil saya abadikan :<br /><span id="more-10"></span><br />
<a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/1.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-11" title="1" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/1-150x150.jpg" alt="1 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/2.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-12" title="2" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/2-150x150.jpg" alt="2 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/3.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="3" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/3-150x150.jpg" alt="3 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/4.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="3" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/4-150x150.jpg" alt="4 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/5.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="3" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/5-150x150.jpg" alt="5 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/6.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-11" title="6" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/6-150x150.jpg" alt="6 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/7.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-12" title="7" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/7-150x150.jpg" alt="7 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/8.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="8" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/8-150x150.jpg" alt="8 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/9.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="9" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/9-150x150.jpg" alt="9 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/10.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="10" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/10-150x150.jpg" alt="10 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/11.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-11" title="11" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/11-150x150.jpg" alt="11 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/12.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-12" title="12" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/12-150x150.jpg" alt="12 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/13.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="13" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/13-150x150.jpg" alt="13 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/14.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="14" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/14-150x150.jpg" alt="14 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/15.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="15" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/15-150x150.jpg" alt="15 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/16.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-11" title="16" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/16-150x150.jpg" alt="16 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/17.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-12" title="17" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/17-150x150.jpg" alt="17 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/18.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="18" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/18-150x150.jpg" alt="18 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/19.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="19" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/19-150x150.jpg" alt="19 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/20.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="20" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/20-150x150.jpg" alt="20 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/21.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-11" title="21" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/21-150x150.jpg" alt="21 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/22.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-12" title="22" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/22-150x150.jpg" alt="22 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/23.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="23" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/23-150x150.jpg" alt="23 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/24.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="24" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/24-150x150.jpg" alt="24 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/25.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="25" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/25-150x150.jpg" alt="25 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a> <a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/26.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-13" title="26" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/26-150x150.jpg" alt="26 150x150 Dokumentasi Malam Inagurasi UPY di JEC" width="150" height="150" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/dokumentasi-malam-inagurasi-upy-di-jec/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tabel Karakter ASCII</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/tabel-karakter-ascii/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/tabel-karakter-ascii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 10:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika Digital]]></category>
		<category><![CDATA[ANSI]]></category>
		<category><![CDATA[ASCII]]></category>
		<category><![CDATA[BIN]]></category>
		<category><![CDATA[DEC]]></category>
		<category><![CDATA[HEX]]></category>
		<category><![CDATA[HTML]]></category>
		<category><![CDATA[OCT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[ Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter &#8220;&#124;&#8221;. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_104" class="wp-caption aligncenter" style="width: 195px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/ascii-logo.gif"><img class="size-full wp-image-104" title="ASCII LOGO" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/ascii-logo.gif" alt="ascii logo Tabel Karakter ASCII" width="185" height="65" /></a><p class="wp-caption-text">ASCII LOGO</p></div>
<p><strong> Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi</strong> atau <strong>ASCII</strong> (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter &#8220;|&#8221;. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.<span id="more-100"></span></p>
<p><strong>Tabel Karakter ASCII</strong><br />
Tabel berikut berisi karakter-karakter ASCII . Dalam sistem operasi Windows dan MS-DOS, pengguna dapat menggunakan karakter ASCII dengan menekan tombol Alt+[nomor nilai ANSI (desimal)]. Sebagai contoh, tekan kombinasi tombol Alt+87 untuk karakter huruf latin &#8220;W&#8221; kapital.</p>
<table cellspacing="1" cellpadding="3" align="center">
<tbody>
<tr>
<td width="40"><strong>DEC</strong></td>
<td width="40"><strong>OCT</strong></td>
<td width="40"><strong>HEX</strong></td>
<td width="80"><strong>BIN</strong></td>
<td width="50"><strong>Symbol</strong></td>
<td width="110"><strong>HTML Number</strong></td>
<td width="95"><strong>HTML Name</strong></td>
<td align="left" width="260"><strong>Description</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>0</td>
<td>000</td>
<td>00</td>
<td>00000000</td>
<td>NUL</td>
<td>&amp;#000;</td>
<td></td>
<td>Null char</td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>001</td>
<td>01</td>
<td>00000001</td>
<td>SOH</td>
<td>&amp;#001;</td>
<td></td>
<td>Start of Heading</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>002</td>
<td>02</td>
<td>00000010</td>
<td>STX</td>
<td>&amp;#002;</td>
<td></td>
<td>Start of Text</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>003</td>
<td>03</td>
<td>00000011</td>
<td>ETX</td>
<td>&amp;#003;</td>
<td></td>
<td>End of Text</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>004</td>
<td>04</td>
<td>00000100</td>
<td>EOT</td>
<td>&amp;#004;</td>
<td></td>
<td>End of Transmission</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>005</td>
<td>05</td>
<td>00000101</td>
<td>ENQ</td>
<td>&amp;#005;</td>
<td></td>
<td>Enquiry</td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td>006</td>
<td>06</td>
<td>00000110</td>
<td>ACK</td>
<td>&amp;#006;</td>
<td></td>
<td>Acknowledgment</td>
</tr>
<tr>
<td>7</td>
<td>007</td>
<td>07</td>
<td>00000111</td>
<td>BEL</td>
<td>&amp;#007;</td>
<td></td>
<td>Bell</td>
</tr>
<tr>
<td>8</td>
<td>010</td>
<td>08</td>
<td>00001000</td>
<td>BS</td>
<td>&amp;#008;</td>
<td></td>
<td>Back Space</td>
</tr>
<tr>
<td>9</td>
<td>011</td>
<td>09</td>
<td>00001001</td>
<td>HT</td>
<td>&amp;#009;</td>
<td></td>
<td>Horizontal Tab</td>
</tr>
<tr>
<td>10</td>
<td>012</td>
<td>0A</td>
<td>00001010</td>
<td>LF</td>
<td>&amp;#010;</td>
<td></td>
<td>Line Feed</td>
</tr>
<tr>
<td>11</td>
<td>013</td>
<td>0B</td>
<td>00001011</td>
<td>VT</td>
<td>&amp;#011;</td>
<td></td>
<td>Vertical Tab</td>
</tr>
<tr>
<td>12</td>
<td>014</td>
<td>0C</td>
<td>00001100</td>
<td>FF</td>
<td>&amp;#012;</td>
<td></td>
<td>Form Feed</td>
</tr>
<tr>
<td>13</td>
<td>015</td>
<td>0D</td>
<td>00001101</td>
<td>CR</td>
<td>&amp;#013;</td>
<td></td>
<td>Carriage Return</td>
</tr>
<tr>
<td>14</td>
<td>016</td>
<td>0E</td>
<td>00001110</td>
<td>SO</td>
<td>&amp;#014;</td>
<td></td>
<td>Shift Out / X-On</td>
</tr>
<tr>
<td>15</td>
<td>017</td>
<td>0F</td>
<td>00001111</td>
<td>SI</td>
<td>&amp;#015;</td>
<td></td>
<td>Shift In / X-Off</td>
</tr>
<tr>
<td>16</td>
<td>020</td>
<td>10</td>
<td>00010000</td>
<td>DLE</td>
<td>&amp;#016;</td>
<td></td>
<td>Data Line Escape</td>
</tr>
<tr>
<td>17</td>
<td>021</td>
<td>11</td>
<td>00010001</td>
<td>DC1</td>
<td>&amp;#017;</td>
<td></td>
<td>Device Control 1 (oft. XON)</td>
</tr>
<tr>
<td>18</td>
<td>022</td>
<td>12</td>
<td>00010010</td>
<td>DC2</td>
<td>&amp;#018;</td>
<td></td>
<td>Device Control 2</td>
</tr>
<tr>
<td>19</td>
<td>023</td>
<td>13</td>
<td>00010011</td>
<td>DC3</td>
<td>&amp;#019;</td>
<td></td>
<td>Device Control 3 (oft. XOFF)</td>
</tr>
<tr>
<td>20</td>
<td>024</td>
<td>14</td>
<td>00010100</td>
<td>DC4</td>
<td>&amp;#020;</td>
<td></td>
<td>Device Control 4</td>
</tr>
<tr>
<td>21</td>
<td>025</td>
<td>15</td>
<td>00010101</td>
<td>NAK</td>
<td>&amp;#021;</td>
<td></td>
<td>Negative Acknowledgement</td>
</tr>
<tr>
<td>22</td>
<td>026</td>
<td>16</td>
<td>00010110</td>
<td>SYN</td>
<td>&amp;#022;</td>
<td></td>
<td>Synchronous Idle</td>
</tr>
<tr>
<td>23</td>
<td>027</td>
<td>17</td>
<td>00010111</td>
<td>ETB</td>
<td>&amp;#023;</td>
<td></td>
<td>End of Transmit Block</td>
</tr>
<tr>
<td>24</td>
<td>030</td>
<td>18</td>
<td>00011000</td>
<td>CAN</td>
<td>&amp;#024;</td>
<td></td>
<td>Cancel</td>
</tr>
<tr>
<td>25</td>
<td>031</td>
<td>19</td>
<td>00011001</td>
<td>EM</td>
<td>&amp;#025;</td>
<td></td>
<td>End of Medium</td>
</tr>
<tr>
<td>26</td>
<td>032</td>
<td>1A</td>
<td>00011010</td>
<td>SUB</td>
<td>&amp;#026;</td>
<td></td>
<td>Substitute</td>
</tr>
<tr>
<td>27</td>
<td>033</td>
<td>1B</td>
<td>00011011</td>
<td>ESC</td>
<td>&amp;#027;</td>
<td></td>
<td>Escape</td>
</tr>
<tr>
<td>28</td>
<td>034</td>
<td>1C</td>
<td>00011100</td>
<td>FS</td>
<td>&amp;#028;</td>
<td></td>
<td>File Separator</td>
</tr>
<tr>
<td>29</td>
<td>035</td>
<td>1D</td>
<td>00011101</td>
<td>GS</td>
<td>&amp;#029;</td>
<td></td>
<td>Group Separator</td>
</tr>
<tr>
<td>30</td>
<td>036</td>
<td>1E</td>
<td>00011110</td>
<td>RS</td>
<td>&amp;#030;</td>
<td></td>
<td>Record Separator</td>
</tr>
<tr>
<td>31</td>
<td>037</td>
<td>1F</td>
<td>00011111</td>
<td>US</td>
<td>&amp;#031;</td>
<td></td>
<td>Unit Separator</td>
</tr>
<tr>
<td>32</td>
<td>040</td>
<td>20</td>
<td>00100000</td>
<td></td>
<td>&amp;#32;</td>
<td></td>
<td>Space</td>
</tr>
<tr>
<td>33</td>
<td>041</td>
<td>21</td>
<td>00100001</td>
<td>!</td>
<td>&amp;#33;</td>
<td></td>
<td>Exclamation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>34</td>
<td>042</td>
<td>22</td>
<td>00100010</td>
<td>&amp;quot;</td>
<td>&amp;#34;</td>
<td>&amp;quot;</td>
<td>Double quotes (or speech marks)</td>
</tr>
<tr>
<td>35</td>
<td>043</td>
<td>23</td>
<td>00100011</td>
<td>#</td>
<td>&amp;#35;</td>
<td></td>
<td>Number</td>
</tr>
<tr>
<td>36</td>
<td>044</td>
<td>24</td>
<td>00100100</td>
<td>$</td>
<td>&amp;#36;</td>
<td></td>
<td>Dollar</td>
</tr>
<tr>
<td>37</td>
<td>045</td>
<td>25</td>
<td>00100101</td>
<td>%</td>
<td>&amp;#37;</td>
<td></td>
<td>Procenttecken</td>
</tr>
<tr>
<td>38</td>
<td>046</td>
<td>26</td>
<td>00100110</td>
<td>&amp;amp;</td>
<td>&amp;#38;</td>
<td>&amp;amp;</td>
<td>Ampersand</td>
</tr>
<tr>
<td>39</td>
<td>047</td>
<td>27</td>
<td>00100111</td>
<td>&#8216;</td>
<td>&amp;#39;</td>
<td></td>
<td>Single quote</td>
</tr>
<tr>
<td>40</td>
<td>050</td>
<td>28</td>
<td>00101000</td>
<td>(</td>
<td>&amp;#40;</td>
<td></td>
<td>Open parenthesis (or open bracket)</td>
</tr>
<tr>
<td>41</td>
<td>051</td>
<td>29</td>
<td>00101001</td>
<td>)</td>
<td>&amp;#41;</td>
<td></td>
<td>Close parenthesis (or close bracket)</td>
</tr>
<tr>
<td>42</td>
<td>052</td>
<td>2A</td>
<td>00101010</td>
<td>*</td>
<td>&amp;#42;</td>
<td></td>
<td>Asterisk</td>
</tr>
<tr>
<td>43</td>
<td>053</td>
<td>2B</td>
<td>00101011</td>
<td>+</td>
<td>&amp;#43;</td>
<td></td>
<td>Plus</td>
</tr>
<tr>
<td>44</td>
<td>054</td>
<td>2C</td>
<td>00101100</td>
<td>,</td>
<td>&amp;#44;</td>
<td></td>
<td>Comma</td>
</tr>
<tr>
<td>45</td>
<td>055</td>
<td>2D</td>
<td>00101101</td>
<td>-</td>
<td>&amp;#45;</td>
<td></td>
<td>Hyphen</td>
</tr>
<tr>
<td>46</td>
<td>056</td>
<td>2E</td>
<td>00101110</td>
<td>.</td>
<td>&amp;#46;</td>
<td></td>
<td>Period, dot or full stop</td>
</tr>
<tr>
<td>47</td>
<td>057</td>
<td>2F</td>
<td>00101111</td>
<td>/</td>
<td>&amp;#47;</td>
<td></td>
<td>Slash or divide</td>
</tr>
<tr>
<td>48</td>
<td>060</td>
<td>30</td>
<td>00110000</td>
<td>0</td>
<td>&amp;#48;</td>
<td></td>
<td>Zero</td>
</tr>
<tr>
<td>49</td>
<td>061</td>
<td>31</td>
<td>00110001</td>
<td>1</td>
<td>&amp;#49;</td>
<td></td>
<td>One</td>
</tr>
<tr>
<td>50</td>
<td>062</td>
<td>32</td>
<td>00110010</td>
<td>2</td>
<td>&amp;#50;</td>
<td></td>
<td>Two</td>
</tr>
<tr>
<td>51</td>
<td>063</td>
<td>33</td>
<td>00110011</td>
<td>3</td>
<td>&amp;#51;</td>
<td></td>
<td>Three</td>
</tr>
<tr>
<td>52</td>
<td>064</td>
<td>34</td>
<td>00110100</td>
<td>4</td>
<td>&amp;#52;</td>
<td></td>
<td>Four</td>
</tr>
<tr>
<td>53</td>
<td>065</td>
<td>35</td>
<td>00110101</td>
<td>5</td>
<td>&amp;#53;</td>
<td></td>
<td>Five</td>
</tr>
<tr>
<td>54</td>
<td>066</td>
<td>36</td>
<td>00110110</td>
<td>6</td>
<td>&amp;#54;</td>
<td></td>
<td>Six</td>
</tr>
<tr>
<td>55</td>
<td>067</td>
<td>37</td>
<td>00110111</td>
<td>7</td>
<td>&amp;#55;</td>
<td></td>
<td>Seven</td>
</tr>
<tr>
<td>56</td>
<td>070</td>
<td>38</td>
<td>00111000</td>
<td>8</td>
<td>&amp;#56;</td>
<td></td>
<td>Eight</td>
</tr>
<tr>
<td>57</td>
<td>071</td>
<td>39</td>
<td>00111001</td>
<td>9</td>
<td>&amp;#57;</td>
<td></td>
<td>Nine</td>
</tr>
<tr>
<td>58</td>
<td>072</td>
<td>3A</td>
<td>00111010</td>
<td>:</td>
<td>&amp;#58;</td>
<td></td>
<td>Colon</td>
</tr>
<tr>
<td>59</td>
<td>073</td>
<td>3B</td>
<td>00111011</td>
<td>;</td>
<td>&amp;#59;</td>
<td></td>
<td>Semicolon</td>
</tr>
<tr>
<td>60</td>
<td>074</td>
<td>3C</td>
<td>00111100</td>
<td>&amp;lt;</td>
<td>&amp;#60;</td>
<td>&amp;lt;</td>
<td>Less than (or open angled bracket)</td>
</tr>
<tr>
<td>61</td>
<td>075</td>
<td>3D</td>
<td>00111101</td>
<td>=</td>
<td>&amp;#61;</td>
<td></td>
<td>Equals</td>
</tr>
<tr>
<td>62</td>
<td>076</td>
<td>3E</td>
<td>00111110</td>
<td>&amp;gt;</td>
<td>&amp;#62;</td>
<td>&amp;gt;</td>
<td>Greater than (or close angled bracket)</td>
</tr>
<tr>
<td>63</td>
<td>077</td>
<td>3F</td>
<td>00111111</td>
<td>?</td>
<td>&amp;#63;</td>
<td></td>
<td>Question mark</td>
</tr>
<tr>
<td>64</td>
<td>100</td>
<td>40</td>
<td>01000000</td>
<td>@</td>
<td>&amp;#64;</td>
<td></td>
<td>At symbol</td>
</tr>
<tr>
<td>65</td>
<td>101</td>
<td>41</td>
<td>01000001</td>
<td>A</td>
<td>&amp;#65;</td>
<td></td>
<td>Uppercase A</td>
</tr>
<tr>
<td>66</td>
<td>102</td>
<td>42</td>
<td>01000010</td>
<td>B</td>
<td>&amp;#66;</td>
<td></td>
<td>Uppercase B</td>
</tr>
<tr>
<td>67</td>
<td>103</td>
<td>43</td>
<td>01000011</td>
<td>C</td>
<td>&amp;#67;</td>
<td></td>
<td>Uppercase C</td>
</tr>
<tr>
<td>68</td>
<td>104</td>
<td>44</td>
<td>01000100</td>
<td>D</td>
<td>&amp;#68;</td>
<td></td>
<td>Uppercase D</td>
</tr>
<tr>
<td>69</td>
<td>105</td>
<td>45</td>
<td>01000101</td>
<td>E</td>
<td>&amp;#69;</td>
<td></td>
<td>Uppercase E</td>
</tr>
<tr>
<td>70</td>
<td>106</td>
<td>46</td>
<td>01000110</td>
<td>F</td>
<td>&amp;#70;</td>
<td></td>
<td>Uppercase F</td>
</tr>
<tr>
<td>71</td>
<td>107</td>
<td>47</td>
<td>01000111</td>
<td>G</td>
<td>&amp;#71;</td>
<td></td>
<td>Uppercase G</td>
</tr>
<tr>
<td>72</td>
<td>110</td>
<td>48</td>
<td>01001000</td>
<td>H</td>
<td>&amp;#72;</td>
<td></td>
<td>Uppercase H</td>
</tr>
<tr>
<td>73</td>
<td>111</td>
<td>49</td>
<td>01001001</td>
<td>I</td>
<td>&amp;#73;</td>
<td></td>
<td>Uppercase I</td>
</tr>
<tr>
<td>74</td>
<td>112</td>
<td>4A</td>
<td>01001010</td>
<td>J</td>
<td>&amp;#74;</td>
<td></td>
<td>Uppercase J</td>
</tr>
<tr>
<td>75</td>
<td>113</td>
<td>4B</td>
<td>01001011</td>
<td>K</td>
<td>&amp;#75;</td>
<td></td>
<td>Uppercase K</td>
</tr>
<tr>
<td>76</td>
<td>114</td>
<td>4C</td>
<td>01001100</td>
<td>L</td>
<td>&amp;#76;</td>
<td></td>
<td>Uppercase L</td>
</tr>
<tr>
<td>77</td>
<td>115</td>
<td>4D</td>
<td>01001101</td>
<td>M</td>
<td>&amp;#77;</td>
<td></td>
<td>Uppercase M</td>
</tr>
<tr>
<td>78</td>
<td>116</td>
<td>4E</td>
<td>01001110</td>
<td>N</td>
<td>&amp;#78;</td>
<td></td>
<td>Uppercase N</td>
</tr>
<tr>
<td>79</td>
<td>117</td>
<td>4F</td>
<td>01001111</td>
<td>O</td>
<td>&amp;#79;</td>
<td></td>
<td>Uppercase O</td>
</tr>
<tr>
<td>80</td>
<td>120</td>
<td>50</td>
<td>01010000</td>
<td>P</td>
<td>&amp;#80;</td>
<td></td>
<td>Uppercase P</td>
</tr>
<tr>
<td>81</td>
<td>121</td>
<td>51</td>
<td>01010001</td>
<td>Q</td>
<td>&amp;#81;</td>
<td></td>
<td>Uppercase Q</td>
</tr>
<tr>
<td>82</td>
<td>122</td>
<td>52</td>
<td>01010010</td>
<td>R</td>
<td>&amp;#82;</td>
<td></td>
<td>Uppercase R</td>
</tr>
<tr>
<td>83</td>
<td>123</td>
<td>53</td>
<td>01010011</td>
<td>S</td>
<td>&amp;#83;</td>
<td></td>
<td>Uppercase S</td>
</tr>
<tr>
<td>84</td>
<td>124</td>
<td>54</td>
<td>01010100</td>
<td>T</td>
<td>&amp;#84;</td>
<td></td>
<td>Uppercase T</td>
</tr>
<tr>
<td>85</td>
<td>125</td>
<td>55</td>
<td>01010101</td>
<td>U</td>
<td>&amp;#85;</td>
<td></td>
<td>Uppercase U</td>
</tr>
<tr>
<td>86</td>
<td>126</td>
<td>56</td>
<td>01010110</td>
<td>V</td>
<td>&amp;#86;</td>
<td></td>
<td>Uppercase V</td>
</tr>
<tr>
<td>87</td>
<td>127</td>
<td>57</td>
<td>01010111</td>
<td>W</td>
<td>&amp;#87;</td>
<td></td>
<td>Uppercase W</td>
</tr>
<tr>
<td>88</td>
<td>130</td>
<td>58</td>
<td>01011000</td>
<td>X</td>
<td>&amp;#88;</td>
<td></td>
<td>Uppercase X</td>
</tr>
<tr>
<td>89</td>
<td>131</td>
<td>59</td>
<td>01011001</td>
<td>Y</td>
<td>&amp;#89;</td>
<td></td>
<td>Uppercase Y</td>
</tr>
<tr>
<td>90</td>
<td>132</td>
<td>5A</td>
<td>01011010</td>
<td>Z</td>
<td>&amp;#90;</td>
<td></td>
<td>Uppercase Z</td>
</tr>
<tr>
<td>91</td>
<td>133</td>
<td>5B</td>
<td>01011011</td>
<td>[</td>
<td>&amp;#91;</td>
<td></td>
<td>Opening bracket</td>
</tr>
<tr>
<td>92</td>
<td>134</td>
<td>5C</td>
<td>01011100</td>
<td>\</td>
<td>&amp;#92;</td>
<td></td>
<td>Backslash</td>
</tr>
<tr>
<td>93</td>
<td>135</td>
<td>5D</td>
<td>01011101</td>
<td>]</td>
<td>&amp;#93;</td>
<td></td>
<td>Closing bracket</td>
</tr>
<tr>
<td>94</td>
<td>136</td>
<td>5E</td>
<td>01011110</td>
<td>^</td>
<td>&amp;#94;</td>
<td></td>
<td>Caret &#8211; circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>95</td>
<td>137</td>
<td>5F</td>
<td>01011111</td>
<td>_</td>
<td>&amp;#95;</td>
<td></td>
<td>Underscore</td>
</tr>
<tr>
<td>96</td>
<td>140</td>
<td>60</td>
<td>01100000</td>
<td>`</td>
<td>&amp;#96;</td>
<td></td>
<td>Grave accent</td>
</tr>
<tr>
<td>97</td>
<td>141</td>
<td>61</td>
<td>01100001</td>
<td>a</td>
<td>&amp;#97;</td>
<td></td>
<td>Lowercase a</td>
</tr>
<tr>
<td>98</td>
<td>142</td>
<td>62</td>
<td>01100010</td>
<td>b</td>
<td>&amp;#98;</td>
<td></td>
<td>Lowercase b</td>
</tr>
<tr>
<td>99</td>
<td>143</td>
<td>63</td>
<td>01100011</td>
<td>c</td>
<td>&amp;#99;</td>
<td></td>
<td>Lowercase c</td>
</tr>
<tr>
<td>100</td>
<td>144</td>
<td>64</td>
<td>01100100</td>
<td>d</td>
<td>&amp;#100;</td>
<td></td>
<td>Lowercase d</td>
</tr>
<tr>
<td>101</td>
<td>145</td>
<td>65</td>
<td>01100101</td>
<td>e</td>
<td>&amp;#101;</td>
<td></td>
<td>Lowercase e</td>
</tr>
<tr>
<td>102</td>
<td>146</td>
<td>66</td>
<td>01100110</td>
<td>f</td>
<td>&amp;#102;</td>
<td></td>
<td>Lowercase f</td>
</tr>
<tr>
<td>103</td>
<td>147</td>
<td>67</td>
<td>01100111</td>
<td>g</td>
<td>&amp;#103;</td>
<td></td>
<td>Lowercase g</td>
</tr>
<tr>
<td>104</td>
<td>150</td>
<td>68</td>
<td>01101000</td>
<td>h</td>
<td>&amp;#104;</td>
<td></td>
<td>Lowercase h</td>
</tr>
<tr>
<td>105</td>
<td>151</td>
<td>69</td>
<td>01101001</td>
<td>i</td>
<td>&amp;#105;</td>
<td></td>
<td>Lowercase i</td>
</tr>
<tr>
<td>106</td>
<td>152</td>
<td>6A</td>
<td>01101010</td>
<td>j</td>
<td>&amp;#106;</td>
<td></td>
<td>Lowercase j</td>
</tr>
<tr>
<td>107</td>
<td>153</td>
<td>6B</td>
<td>01101011</td>
<td>k</td>
<td>&amp;#107;</td>
<td></td>
<td>Lowercase k</td>
</tr>
<tr>
<td>108</td>
<td>154</td>
<td>6C</td>
<td>01101100</td>
<td>l</td>
<td>&amp;#108;</td>
<td></td>
<td>Lowercase l</td>
</tr>
<tr>
<td>109</td>
<td>155</td>
<td>6D</td>
<td>01101101</td>
<td>m</td>
<td>&amp;#109;</td>
<td></td>
<td>Lowercase m</td>
</tr>
<tr>
<td>110</td>
<td>156</td>
<td>6E</td>
<td>01101110</td>
<td>n</td>
<td>&amp;#110;</td>
<td></td>
<td>Lowercase n</td>
</tr>
<tr>
<td>111</td>
<td>157</td>
<td>6F</td>
<td>01101111</td>
<td>o</td>
<td>&amp;#111;</td>
<td></td>
<td>Lowercase o</td>
</tr>
<tr>
<td>112</td>
<td>160</td>
<td>70</td>
<td>01110000</td>
<td>p</td>
<td>&amp;#112;</td>
<td></td>
<td>Lowercase p</td>
</tr>
<tr>
<td>113</td>
<td>161</td>
<td>71</td>
<td>01110001</td>
<td>q</td>
<td>&amp;#113;</td>
<td></td>
<td>Lowercase q</td>
</tr>
<tr>
<td>114</td>
<td>162</td>
<td>72</td>
<td>01110010</td>
<td>r</td>
<td>&amp;#114;</td>
<td></td>
<td>Lowercase r</td>
</tr>
<tr>
<td>115</td>
<td>163</td>
<td>73</td>
<td>01110011</td>
<td>s</td>
<td>&amp;#115;</td>
<td></td>
<td>Lowercase s</td>
</tr>
<tr>
<td>116</td>
<td>164</td>
<td>74</td>
<td>01110100</td>
<td>t</td>
<td>&amp;#116;</td>
<td></td>
<td>Lowercase t</td>
</tr>
<tr>
<td>117</td>
<td>165</td>
<td>75</td>
<td>01110101</td>
<td>u</td>
<td>&amp;#117;</td>
<td></td>
<td>Lowercase u</td>
</tr>
<tr>
<td>118</td>
<td>166</td>
<td>76</td>
<td>01110110</td>
<td>v</td>
<td>&amp;#118;</td>
<td></td>
<td>Lowercase v</td>
</tr>
<tr>
<td>119</td>
<td>167</td>
<td>77</td>
<td>01110111</td>
<td>w</td>
<td>&amp;#119;</td>
<td></td>
<td>Lowercase w</td>
</tr>
<tr>
<td>120</td>
<td>170</td>
<td>78</td>
<td>01111000</td>
<td>x</td>
<td>&amp;#120;</td>
<td></td>
<td>Lowercase x</td>
</tr>
<tr>
<td>121</td>
<td>171</td>
<td>79</td>
<td>01111001</td>
<td>y</td>
<td>&amp;#121;</td>
<td></td>
<td>Lowercase y</td>
</tr>
<tr>
<td>122</td>
<td>172</td>
<td>7A</td>
<td>01111010</td>
<td>z</td>
<td>&amp;#122;</td>
<td></td>
<td>Lowercase z</td>
</tr>
<tr>
<td>123</td>
<td>173</td>
<td>7B</td>
<td>01111011</td>
<td>{</td>
<td>&amp;#123;</td>
<td></td>
<td>Opening brace</td>
</tr>
<tr>
<td>124</td>
<td>174</td>
<td>7C</td>
<td>01111100</td>
<td>|</td>
<td>&amp;#124;</td>
<td></td>
<td>Vertical bar</td>
</tr>
<tr>
<td>125</td>
<td>175</td>
<td>7D</td>
<td>01111101</td>
<td>}</td>
<td>&amp;#125;</td>
<td></td>
<td>Closing brace</td>
</tr>
<tr>
<td>126</td>
<td>176</td>
<td>7E</td>
<td>01111110</td>
<td>~</td>
<td>&amp;#126;</td>
<td></td>
<td>Equivalency sign &#8211; tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>127</td>
<td>177</td>
<td>7F</td>
<td>01111111</td>
<td></td>
<td>&amp;#127;</td>
<td></td>
<td>Delete</td>
</tr>
<tr>
<td>128</td>
<td>200</td>
<td>80</td>
<td>10000000</td>
<td>€</td>
<td>&amp;#128;</td>
<td>&amp;euro;</td>
<td>Euro sign</td>
</tr>
<tr>
<td>129</td>
<td>201</td>
<td>81</td>
<td>10000001</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>130</td>
<td>202</td>
<td>82</td>
<td>10000010</td>
<td>‚</td>
<td>&amp;#130;</td>
<td>&amp;sbquo;</td>
<td>Single low-9 quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>131</td>
<td>203</td>
<td>83</td>
<td>10000011</td>
<td>ƒ</td>
<td>&amp;#131;</td>
<td>&amp;fnof;</td>
<td>Latin small letter f with hook</td>
</tr>
<tr>
<td>132</td>
<td>204</td>
<td>84</td>
<td>10000100</td>
<td>„</td>
<td>&amp;#132;</td>
<td>&amp;bdquo;</td>
<td>Double low-9 quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>133</td>
<td>205</td>
<td>85</td>
<td>10000101</td>
<td>…</td>
<td>&amp;#133;</td>
<td>&amp;hellip;</td>
<td>Horizontal ellipsis</td>
</tr>
<tr>
<td>134</td>
<td>206</td>
<td>86</td>
<td>10000110</td>
<td>†</td>
<td>&amp;#134;</td>
<td>&amp;dagger;</td>
<td>Dagger</td>
</tr>
<tr>
<td>135</td>
<td>207</td>
<td>87</td>
<td>10000111</td>
<td>‡</td>
<td>&amp;#135;</td>
<td>&amp;Dagger;</td>
<td>Double dagger</td>
</tr>
<tr>
<td>136</td>
<td>210</td>
<td>88</td>
<td>10001000</td>
<td>ˆ</td>
<td>&amp;#136;</td>
<td>&amp;circ;</td>
<td>Modifier letter circumflex accent</td>
</tr>
<tr>
<td>137</td>
<td>211</td>
<td>89</td>
<td>10001001</td>
<td>‰</td>
<td>&amp;#137;</td>
<td>&amp;permil;</td>
<td>Per mille sign</td>
</tr>
<tr>
<td>138</td>
<td>212</td>
<td>8A</td>
<td>10001010</td>
<td>Š</td>
<td>&amp;#138;</td>
<td>&amp;Scaron;</td>
<td>Latin capital letter S with caron</td>
</tr>
<tr>
<td>139</td>
<td>213</td>
<td>8B</td>
<td>10001011</td>
<td>‹</td>
<td>&amp;#139;</td>
<td>&amp;lsaquo;</td>
<td>Single left-pointing angle quotation</td>
</tr>
<tr>
<td>140</td>
<td>214</td>
<td>8C</td>
<td>10001100</td>
<td>Œ</td>
<td>&amp;#140;</td>
<td>&amp;OElig;</td>
<td>Latin capital ligature OE</td>
</tr>
<tr>
<td>141</td>
<td>215</td>
<td>8D</td>
<td>10001101</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>142</td>
<td>216</td>
<td>8E</td>
<td>10001110</td>
<td>Ž</td>
<td>&amp;#142;</td>
<td></td>
<td>Latin captial letter Z with caron</td>
</tr>
<tr>
<td>143</td>
<td>217</td>
<td>8F</td>
<td>10001111</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>144</td>
<td>220</td>
<td>90</td>
<td>10010000</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>145</td>
<td>221</td>
<td>91</td>
<td>10010001</td>
<td>‘</td>
<td>&amp;#145;</td>
<td>&amp;lsquo;</td>
<td>Left single quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>146</td>
<td>222</td>
<td>92</td>
<td>10010010</td>
<td>’</td>
<td>&amp;#146;</td>
<td>&amp;rsquo;</td>
<td>Right single quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>147</td>
<td>223</td>
<td>93</td>
<td>10010011</td>
<td>“</td>
<td>&amp;#147;</td>
<td>&amp;ldquo;</td>
<td>Left double quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>148</td>
<td>224</td>
<td>94</td>
<td>10010100</td>
<td>”</td>
<td>&amp;#148;</td>
<td>&amp;rdquo;</td>
<td>Right double quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>149</td>
<td>225</td>
<td>95</td>
<td>10010101</td>
<td>•</td>
<td>&amp;#149;</td>
<td>&amp;bull;</td>
<td>Bullet</td>
</tr>
<tr>
<td>150</td>
<td>226</td>
<td>96</td>
<td>10010110</td>
<td>–</td>
<td>&amp;#150;</td>
<td>&amp;ndash;</td>
<td>En dash</td>
</tr>
<tr>
<td>151</td>
<td>227</td>
<td>97</td>
<td>10010111</td>
<td>—</td>
<td>&amp;#151;</td>
<td>&amp;mdash;</td>
<td>Em dash</td>
</tr>
<tr>
<td>152</td>
<td>230</td>
<td>98</td>
<td>10011000</td>
<td>˜</td>
<td>&amp;#152;</td>
<td>&amp;tilde;</td>
<td>Small tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>153</td>
<td>231</td>
<td>99</td>
<td>10011001</td>
<td>™</td>
<td>&amp;#153;</td>
<td>&amp;trade;</td>
<td>Trade mark sign</td>
</tr>
<tr>
<td>154</td>
<td>232</td>
<td>9A</td>
<td>10011010</td>
<td>š</td>
<td>&amp;#154;</td>
<td>&amp;scaron;</td>
<td>Latin small letter S with caron</td>
</tr>
<tr>
<td>155</td>
<td>233</td>
<td>9B</td>
<td>10011011</td>
<td>›</td>
<td>&amp;#155;</td>
<td>&amp;rsaquo;</td>
<td>Single right-pointing angle quotation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>156</td>
<td>234</td>
<td>9C</td>
<td>10011100</td>
<td>œ</td>
<td>&amp;#156;</td>
<td>&amp;oelig;</td>
<td>Latin small ligature oe</td>
</tr>
<tr>
<td>157</td>
<td>235</td>
<td>9D</td>
<td>10011101</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>158</td>
<td>236</td>
<td>9E</td>
<td>10011110</td>
<td>ž</td>
<td>&amp;#158;</td>
<td></td>
<td>Latin small letter z with caron</td>
</tr>
<tr>
<td>159</td>
<td>237</td>
<td>9F</td>
<td>10011111</td>
<td>Ÿ</td>
<td>&amp;#159;</td>
<td>&amp;yuml;</td>
<td>Latin capital letter Y with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>160</td>
<td>240</td>
<td>A0</td>
<td>10100000</td>
<td></td>
<td>&amp;#160;</td>
<td>&amp;nbsp;</td>
<td>Non-breaking space</td>
</tr>
<tr>
<td>161</td>
<td>241</td>
<td>A1</td>
<td>10100001</td>
<td>¡</td>
<td>&amp;#161;</td>
<td>&amp;iexcl;</td>
<td>Inverted exclamation mark</td>
</tr>
<tr>
<td>162</td>
<td>242</td>
<td>A2</td>
<td>10100010</td>
<td>¢</td>
<td>&amp;#162;</td>
<td>&amp;cent;</td>
<td>Cent sign</td>
</tr>
<tr>
<td>163</td>
<td>243</td>
<td>A3</td>
<td>10100011</td>
<td>£</td>
<td>&amp;#163;</td>
<td>&amp;pound;</td>
<td>Pound sign</td>
</tr>
<tr>
<td>164</td>
<td>244</td>
<td>A4</td>
<td>10100100</td>
<td>¤</td>
<td>&amp;#164;</td>
<td>&amp;curren;</td>
<td>Currency sign</td>
</tr>
<tr>
<td>165</td>
<td>245</td>
<td>A5</td>
<td>10100101</td>
<td>¥</td>
<td>&amp;#165;</td>
<td>&amp;yen;</td>
<td>Yen sign</td>
</tr>
<tr>
<td>166</td>
<td>246</td>
<td>A6</td>
<td>10100110</td>
<td>¦</td>
<td>&amp;#166;</td>
<td>&amp;brvbar;</td>
<td>Pipe, Broken vertical bar</td>
</tr>
<tr>
<td>167</td>
<td>247</td>
<td>A7</td>
<td>10100111</td>
<td>§</td>
<td>&amp;#167;</td>
<td>&amp;sect;</td>
<td>Section sign</td>
</tr>
<tr>
<td>168</td>
<td>250</td>
<td>A8</td>
<td>10101000</td>
<td>¨</td>
<td>&amp;#168;</td>
<td>&amp;uml;</td>
<td>Spacing diaeresis &#8211; umlaut</td>
</tr>
<tr>
<td>169</td>
<td>251</td>
<td>A9</td>
<td>10101001</td>
<td>©</td>
<td>&amp;#169;</td>
<td>&amp;copy;</td>
<td>Copyright sign</td>
</tr>
<tr>
<td>170</td>
<td>252</td>
<td>AA</td>
<td>10101010</td>
<td>ª</td>
<td>&amp;#170;</td>
<td>&amp;ordf;</td>
<td>Feminine ordinal indicator</td>
</tr>
<tr>
<td>171</td>
<td>253</td>
<td>AB</td>
<td>10101011</td>
<td>«</td>
<td>&amp;#171;</td>
<td>&amp;laquo;</td>
<td>Left double angle quotes</td>
</tr>
<tr>
<td>172</td>
<td>254</td>
<td>AC</td>
<td>10101100</td>
<td>¬</td>
<td>&amp;#172;</td>
<td>&amp;not;</td>
<td>Not sign</td>
</tr>
<tr>
<td>173</td>
<td>255</td>
<td>AD</td>
<td>10101101</td>
<td></td>
<td>&amp;#173;</td>
<td>&amp;shy;</td>
<td>Soft hyphen</td>
</tr>
<tr>
<td>174</td>
<td>256</td>
<td>AE</td>
<td>10101110</td>
<td>®</td>
<td>&amp;#174;</td>
<td>&amp;reg;</td>
<td>Registered trade mark sign</td>
</tr>
<tr>
<td>175</td>
<td>257</td>
<td>AF</td>
<td>10101111</td>
<td>¯</td>
<td>&amp;#175;</td>
<td>&amp;macr;</td>
<td>Spacing macron &#8211; overline</td>
</tr>
<tr>
<td>176</td>
<td>260</td>
<td>B0</td>
<td>10110000</td>
<td>°</td>
<td>&amp;#176;</td>
<td>&amp;deg;</td>
<td>Degree sign</td>
</tr>
<tr>
<td>177</td>
<td>261</td>
<td>B1</td>
<td>10110001</td>
<td>±</td>
<td>&amp;#177;</td>
<td>&amp;plusmn;</td>
<td>Plus-or-minus sign</td>
</tr>
<tr>
<td>178</td>
<td>262</td>
<td>B2</td>
<td>10110010</td>
<td>²</td>
<td>&amp;#178;</td>
<td>&amp;sup2;</td>
<td>Superscript two &#8211; squared</td>
</tr>
<tr>
<td>179</td>
<td>263</td>
<td>B3</td>
<td>10110011</td>
<td>³</td>
<td>&amp;#179;</td>
<td>&amp;sup3;</td>
<td>Superscript three &#8211; cubed</td>
</tr>
<tr>
<td>180</td>
<td>264</td>
<td>B4</td>
<td>10110100</td>
<td>´</td>
<td>&amp;#180;</td>
<td>&amp;acute;</td>
<td>Acute accent &#8211; spacing acute</td>
</tr>
<tr>
<td>181</td>
<td>265</td>
<td>B5</td>
<td>10110101</td>
<td>µ</td>
<td>&amp;#181;</td>
<td>&amp;micro;</td>
<td>Micro sign</td>
</tr>
<tr>
<td>182</td>
<td>266</td>
<td>B6</td>
<td>10110110</td>
<td>¶</td>
<td>&amp;#182;</td>
<td>&amp;para;</td>
<td>Pilcrow sign &#8211; paragraph sign</td>
</tr>
<tr>
<td>183</td>
<td>267</td>
<td>B7</td>
<td>10110111</td>
<td>·</td>
<td>&amp;#183;</td>
<td>&amp;middot;</td>
<td>Middle dot &#8211; Georgian comma</td>
</tr>
<tr>
<td>184</td>
<td>270</td>
<td>B8</td>
<td>10111000</td>
<td>¸</td>
<td>&amp;#184;</td>
<td>&amp;cedil;</td>
<td>Spacing cedilla</td>
</tr>
<tr>
<td>185</td>
<td>271</td>
<td>B9</td>
<td>10111001</td>
<td>¹</td>
<td>&amp;#185;</td>
<td>&amp;sup1;</td>
<td>Superscript one</td>
</tr>
<tr>
<td>186</td>
<td>272</td>
<td>BA</td>
<td>10111010</td>
<td>º</td>
<td>&amp;#186;</td>
<td>&amp;ordm;</td>
<td>Masculine ordinal indicator</td>
</tr>
<tr>
<td>187</td>
<td>273</td>
<td>BB</td>
<td>10111011</td>
<td>»</td>
<td>&amp;#187;</td>
<td>&amp;raquo;</td>
<td>Right double angle quotes</td>
</tr>
<tr>
<td>188</td>
<td>274</td>
<td>BC</td>
<td>10111100</td>
<td>¼</td>
<td>&amp;#188;</td>
<td>&amp;frac14;</td>
<td>Fraction one quarter</td>
</tr>
<tr>
<td>189</td>
<td>275</td>
<td>BD</td>
<td>10111101</td>
<td>½</td>
<td>&amp;#189;</td>
<td>&amp;frac12;</td>
<td>Fraction one half</td>
</tr>
<tr>
<td>190</td>
<td>276</td>
<td>BE</td>
<td>10111110</td>
<td>¾</td>
<td>&amp;#190;</td>
<td>&amp;frac34;</td>
<td>Fraction three quarters</td>
</tr>
<tr>
<td>191</td>
<td>277</td>
<td>BF</td>
<td>10111111</td>
<td>¿</td>
<td>&amp;#191;</td>
<td>&amp;iquest;</td>
<td>Inverted question mark</td>
</tr>
<tr>
<td>192</td>
<td>300</td>
<td>C0</td>
<td>11000000</td>
<td>À</td>
<td>&amp;#192;</td>
<td>&amp;Agrave;</td>
<td>Latin capital letter A with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>193</td>
<td>301</td>
<td>C1</td>
<td>11000001</td>
<td>Á</td>
<td>&amp;#193;</td>
<td>&amp;Aacute;</td>
<td>Latin capital letter A with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>194</td>
<td>302</td>
<td>C2</td>
<td>11000010</td>
<td>Â</td>
<td>&amp;#194;</td>
<td>&amp;Acirc;</td>
<td>Latin capital letter A with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>195</td>
<td>303</td>
<td>C3</td>
<td>11000011</td>
<td>Ã</td>
<td>&amp;#195;</td>
<td>&amp;Atilde;</td>
<td>Latin capital letter A with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>196</td>
<td>304</td>
<td>C4</td>
<td>11000100</td>
<td>Ä</td>
<td>&amp;#196;</td>
<td>&amp;Auml;</td>
<td>Latin capital letter A with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>197</td>
<td>305</td>
<td>C5</td>
<td>11000101</td>
<td>Å</td>
<td>&amp;#197;</td>
<td>&amp;Aring;</td>
<td>Latin capital letter A with ring above</td>
</tr>
<tr>
<td>198</td>
<td>306</td>
<td>C6</td>
<td>11000110</td>
<td>Æ</td>
<td>&amp;#198;</td>
<td>&amp;AElig;</td>
<td>Latin capital letter AE</td>
</tr>
<tr>
<td>199</td>
<td>307</td>
<td>C7</td>
<td>11000111</td>
<td>Ç</td>
<td>&amp;#199;</td>
<td>&amp;Ccedil;</td>
<td>Latin capital letter C with cedilla</td>
</tr>
<tr>
<td>200</td>
<td>310</td>
<td>C8</td>
<td>11001000</td>
<td>È</td>
<td>&amp;#200;</td>
<td>&amp;Egrave;</td>
<td>Latin capital letter E with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>201</td>
<td>311</td>
<td>C9</td>
<td>11001001</td>
<td>É</td>
<td>&amp;#201;</td>
<td>&amp;Eacute;</td>
<td>Latin capital letter E with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>202</td>
<td>312</td>
<td>CA</td>
<td>11001010</td>
<td>Ê</td>
<td>&amp;#202;</td>
<td>&amp;Ecirc;</td>
<td>Latin capital letter E with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>203</td>
<td>313</td>
<td>CB</td>
<td>11001011</td>
<td>Ë</td>
<td>&amp;#203;</td>
<td>&amp;Euml;</td>
<td>Latin capital letter E with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>204</td>
<td>314</td>
<td>CC</td>
<td>11001100</td>
<td>Ì</td>
<td>&amp;#204;</td>
<td>&amp;Igrave;</td>
<td>Latin capital letter I with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>205</td>
<td>315</td>
<td>CD</td>
<td>11001101</td>
<td>Í</td>
<td>&amp;#205;</td>
<td>&amp;Iacute;</td>
<td>Latin capital letter I with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>206</td>
<td>316</td>
<td>CE</td>
<td>11001110</td>
<td>Î</td>
<td>&amp;#206;</td>
<td>&amp;Icirc;</td>
<td>Latin capital letter I with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>207</td>
<td>317</td>
<td>CF</td>
<td>11001111</td>
<td>Ï</td>
<td>&amp;#207;</td>
<td>&amp;Iuml;</td>
<td>Latin capital letter I with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>208</td>
<td>320</td>
<td>D0</td>
<td>11010000</td>
<td>Ð</td>
<td>&amp;#208;</td>
<td>&amp;ETH;</td>
<td>Latin capital letter ETH</td>
</tr>
<tr>
<td>209</td>
<td>321</td>
<td>D1</td>
<td>11010001</td>
<td>Ñ</td>
<td>&amp;#209;</td>
<td>&amp;Ntilde;</td>
<td>Latin capital letter N with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>210</td>
<td>322</td>
<td>D2</td>
<td>11010010</td>
<td>Ò</td>
<td>&amp;#210;</td>
<td>&amp;Ograve;</td>
<td>Latin capital letter O with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>211</td>
<td>323</td>
<td>D3</td>
<td>11010011</td>
<td>Ó</td>
<td>&amp;#211;</td>
<td>&amp;Oacute;</td>
<td>Latin capital letter O with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>212</td>
<td>324</td>
<td>D4</td>
<td>11010100</td>
<td>Ô</td>
<td>&amp;#212;</td>
<td>&amp;Ocirc;</td>
<td>Latin capital letter O with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>213</td>
<td>325</td>
<td>D5</td>
<td>11010101</td>
<td>Õ</td>
<td>&amp;#213;</td>
<td>&amp;Otilde;</td>
<td>Latin capital letter O with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>214</td>
<td>326</td>
<td>D6</td>
<td>11010110</td>
<td>Ö</td>
<td>&amp;#214;</td>
<td>&amp;Ouml;</td>
<td>Latin capital letter O with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>215</td>
<td>327</td>
<td>D7</td>
<td>11010111</td>
<td>×</td>
<td>&amp;#215;</td>
<td>&amp;times;</td>
<td>Multiplication sign</td>
</tr>
<tr>
<td>216</td>
<td>330</td>
<td>D8</td>
<td>11011000</td>
<td>Ø</td>
<td>&amp;#216;</td>
<td>&amp;Oslash;</td>
<td>Latin capital letter O with slash</td>
</tr>
<tr>
<td>217</td>
<td>331</td>
<td>D9</td>
<td>11011001</td>
<td>Ù</td>
<td>&amp;#217;</td>
<td>&amp;Ugrave;</td>
<td>Latin capital letter U with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>218</td>
<td>332</td>
<td>DA</td>
<td>11011010</td>
<td>Ú</td>
<td>&amp;#218;</td>
<td>&amp;Uacute;</td>
<td>Latin capital letter U with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>219</td>
<td>333</td>
<td>DB</td>
<td>11011011</td>
<td>Û</td>
<td>&amp;#219;</td>
<td>&amp;Ucirc;</td>
<td>Latin capital letter U with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>220</td>
<td>334</td>
<td>DC</td>
<td>11011100</td>
<td>Ü</td>
<td>&amp;#220;</td>
<td>&amp;Uuml;</td>
<td>Latin capital letter U with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>221</td>
<td>335</td>
<td>DD</td>
<td>11011101</td>
<td>Ý</td>
<td>&amp;#221;</td>
<td>&amp;Yacute;</td>
<td>Latin capital letter Y with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>222</td>
<td>336</td>
<td>DE</td>
<td>11011110</td>
<td>Þ</td>
<td>&amp;#222;</td>
<td>&amp;THORN;</td>
<td>Latin capital letter THORN</td>
</tr>
<tr>
<td>223</td>
<td>337</td>
<td>DF</td>
<td>11011111</td>
<td>ß</td>
<td>&amp;#223;</td>
<td>&amp;szlig;</td>
<td>Latin small letter sharp s &#8211; ess-zed</td>
</tr>
<tr>
<td>224</td>
<td>340</td>
<td>E0</td>
<td>11100000</td>
<td>à</td>
<td>&amp;#224;</td>
<td>&amp;agrave;</td>
<td>Latin small letter a with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>225</td>
<td>341</td>
<td>E1</td>
<td>11100001</td>
<td>á</td>
<td>&amp;#225;</td>
<td>&amp;aacute;</td>
<td>Latin small letter a with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>226</td>
<td>342</td>
<td>E2</td>
<td>11100010</td>
<td>â</td>
<td>&amp;#226;</td>
<td>&amp;acirc;</td>
<td>Latin small letter a with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>227</td>
<td>343</td>
<td>E3</td>
<td>11100011</td>
<td>ã</td>
<td>&amp;#227;</td>
<td>&amp;atilde;</td>
<td>Latin small letter a with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>228</td>
<td>344</td>
<td>E4</td>
<td>11100100</td>
<td>ä</td>
<td>&amp;#228;</td>
<td>&amp;auml;</td>
<td>Latin small letter a with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>229</td>
<td>345</td>
<td>E5</td>
<td>11100101</td>
<td>å</td>
<td>&amp;#229;</td>
<td>&amp;aring;</td>
<td>Latin small letter a with ring above</td>
</tr>
<tr>
<td>230</td>
<td>346</td>
<td>E6</td>
<td>11100110</td>
<td>æ</td>
<td>&amp;#230;</td>
<td>&amp;aelig;</td>
<td>Latin small letter ae</td>
</tr>
<tr>
<td>231</td>
<td>347</td>
<td>E7</td>
<td>11100111</td>
<td>ç</td>
<td>&amp;#231;</td>
<td>&amp;ccedil;</td>
<td>Latin small letter c with cedilla</td>
</tr>
<tr>
<td>232</td>
<td>350</td>
<td>E8</td>
<td>11101000</td>
<td>è</td>
<td>&amp;#232;</td>
<td>&amp;egrave;</td>
<td>Latin small letter e with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>233</td>
<td>351</td>
<td>E9</td>
<td>11101001</td>
<td>é</td>
<td>&amp;#233;</td>
<td>&amp;eacute;</td>
<td>Latin small letter e with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>234</td>
<td>352</td>
<td>EA</td>
<td>11101010</td>
<td>ê</td>
<td>&amp;#234;</td>
<td>&amp;ecirc;</td>
<td>Latin small letter e with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>235</td>
<td>353</td>
<td>EB</td>
<td>11101011</td>
<td>ë</td>
<td>&amp;#235;</td>
<td>&amp;euml;</td>
<td>Latin small letter e with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>236</td>
<td>354</td>
<td>EC</td>
<td>11101100</td>
<td>ì</td>
<td>&amp;#236;</td>
<td>&amp;igrave;</td>
<td>Latin small letter i with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>237</td>
<td>355</td>
<td>ED</td>
<td>11101101</td>
<td>í</td>
<td>&amp;#237;</td>
<td>&amp;iacute;</td>
<td>Latin small letter i with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>238</td>
<td>356</td>
<td>EE</td>
<td>11101110</td>
<td>î</td>
<td>&amp;#238;</td>
<td>&amp;icirc;</td>
<td>Latin small letter i with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>239</td>
<td>357</td>
<td>EF</td>
<td>11101111</td>
<td>ï</td>
<td>&amp;#239;</td>
<td>&amp;iuml;</td>
<td>Latin small letter i with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>240</td>
<td>360</td>
<td>F0</td>
<td>11110000</td>
<td>ð</td>
<td>&amp;#240;</td>
<td>&amp;eth;</td>
<td>Latin small letter eth</td>
</tr>
<tr>
<td>241</td>
<td>361</td>
<td>F1</td>
<td>11110001</td>
<td>ñ</td>
<td>&amp;#241;</td>
<td>&amp;ntilde;</td>
<td>Latin small letter n with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>242</td>
<td>362</td>
<td>F2</td>
<td>11110010</td>
<td>ò</td>
<td>&amp;#242;</td>
<td>&amp;ograve;</td>
<td>Latin small letter o with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>243</td>
<td>363</td>
<td>F3</td>
<td>11110011</td>
<td>ó</td>
<td>&amp;#243;</td>
<td>&amp;oacute;</td>
<td>Latin small letter o with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>244</td>
<td>364</td>
<td>F4</td>
<td>11110100</td>
<td>ô</td>
<td>&amp;#244;</td>
<td>&amp;ocirc;</td>
<td>Latin small letter o with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>245</td>
<td>365</td>
<td>F5</td>
<td>11110101</td>
<td>õ</td>
<td>&amp;#245;</td>
<td>&amp;otilde;</td>
<td>Latin small letter o with tilde</td>
</tr>
<tr>
<td>246</td>
<td>366</td>
<td>F6</td>
<td>11110110</td>
<td>ö</td>
<td>&amp;#246;</td>
<td>&amp;ouml;</td>
<td>Latin small letter o with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>247</td>
<td>367</td>
<td>F7</td>
<td>11110111</td>
<td>÷</td>
<td>&amp;#247;</td>
<td>&amp;divide;</td>
<td>Division sign</td>
</tr>
<tr>
<td>248</td>
<td>370</td>
<td>F8</td>
<td>11111000</td>
<td>ø</td>
<td>&amp;#248;</td>
<td>&amp;oslash;</td>
<td>Latin small letter o with slash</td>
</tr>
<tr>
<td>249</td>
<td>371</td>
<td>F9</td>
<td>11111001</td>
<td>ù</td>
<td>&amp;#249;</td>
<td>&amp;ugrave;</td>
<td>Latin small letter u with grave</td>
</tr>
<tr>
<td>250</td>
<td>372</td>
<td>FA</td>
<td>11111010</td>
<td>ú</td>
<td>&amp;#250;</td>
<td>&amp;uacute;</td>
<td>Latin small letter u with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>251</td>
<td>373</td>
<td>FB</td>
<td>11111011</td>
<td>û</td>
<td>&amp;#251;</td>
<td>&amp;ucirc;</td>
<td>Latin small letter u with circumflex</td>
</tr>
<tr>
<td>252</td>
<td>374</td>
<td>FC</td>
<td>11111100</td>
<td>ü</td>
<td>&amp;#252;</td>
<td>&amp;uuml;</td>
<td>Latin small letter u with diaeresis</td>
</tr>
<tr>
<td>253</td>
<td>375</td>
<td>FD</td>
<td>11111101</td>
<td>ý</td>
<td>&amp;#253;</td>
<td>&amp;yacute;</td>
<td>Latin small letter y with acute</td>
</tr>
<tr>
<td>254</td>
<td>376</td>
<td>FE</td>
<td>11111110</td>
<td>þ</td>
<td>&amp;#254;</td>
<td>&amp;thorn;</td>
<td>Latin small letter thorn</td>
</tr>
<tr>
<td>255</td>
<td>377</td>
<td>FF</td>
<td>11111111</td>
<td>ÿ</td>
<td>&amp;#255;</td>
<td>&amp;yuml;</td>
<td>Latin small letter y with diaeresis</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sumber : Wikipedia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/tabel-karakter-ascii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal</title>
		<link>http://faisal.web.id/2011/10/sistem-bilangan-desimal-biner-oktal-heksadesimal/</link>
		<comments>http://faisal.web.id/2011/10/sistem-bilangan-desimal-biner-oktal-heksadesimal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 23:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itonkz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika Digital]]></category>
		<category><![CDATA[bilangan]]></category>
		<category><![CDATA[biner]]></category>
		<category><![CDATA[desimal]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[heksadesimal]]></category>
		<category><![CDATA[konversi]]></category>
		<category><![CDATA[oktal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisal.web.id/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya akan membahas tentang konversi bilangan yang meliputi Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal. Semoga tulisan ini dapat membantu saudara dalam memahami Konversi Bilangan. SISTEM BILANGAN DAN PENGKODEAN 1.1 Sistem Bilangan Beberapa sistem bilangan : Bilangan Desimal Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10 Bilangan tersebut adalah 0,1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9 (r=10) Bilangan Biner [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kali ini saya akan membahas tentang konversi bilangan yang meliputi Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal. Semoga tulisan ini dapat membantu saudara dalam memahami Konversi Bilangan.</p></blockquote>
<h5>SISTEM BILANGAN DAN PENGKODEAN</h5>
<p><strong>1.1 Sistem Bilangan</strong></p>
<p><strong>Beberapa sistem bilangan :</strong></p>
<ol>
<ol>
<li><strong>Bilangan Desimal</strong><br />
Bilangan desimal adalah <span id="more-87"></span>bilangan yang memiliki basis 10<br />
Bilangan tersebut adalah 0,1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9 (r=10)</li>
<li><strong>Bilangan Biner</strong><br />
Bilangan biner adalah bilangan yang memiliki basis 2<br />
Bilangan tersebut adalah 0 dan 1 (r=2)</li>
<li><strong>Bilangan Oktal</strong><br />
Bilangan oktal adalah bilangan yang memiliki basis 8<br />
Bilangan tersebut adalah 0,1,2,3,4,5,6, dan 7 (r=8)</li>
<li><strong>Bilangan Heksadesimal</strong><br />
Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang memiliki basis 16<br />
Bilangan tersebut adalah 0,1,2,3,4,5,6,7,8, 9, A, B, C, D, E, dan F (r=16)</li>
</ol>
</ol>
<p><strong>1.2 Konversi Bilangan</strong></p>
<ol>
<li><strong>Konversi bilangan Desimal ke Biner</strong><br />
Nilai bilangan desimal dibagi 2, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan biner dari nilai desimal.<br />
Contoh:<br />
Ubah bilangan desimal 9 ke bentuk bilangan biner.<br />
Jawab :</p>
<div id="attachment_88" class="wp-caption aligncenter" style="width: 161px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/biner.gif"><img class="size-full wp-image-88" title="Konversi Desimal - Biner" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/biner.gif" alt="biner Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal" width="151" height="154" /></a><p class="wp-caption-text">Konversi Desimal - Biner</p></div>
<p>Hasil Konversi : 1001</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal</strong><br />
Setiap urutan nilai bilangan biner dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai biner tersebut dikalikan dengan bobot bilangan biner masing-masing.<br />
Contoh:<br />
Ubah bilangan biner 1001 ke dalam bilangan desimal<br />
Jawab :</p>
<p>(1&#215;2³) + (0&#215;2²) + (0&#215;2¹) + (1&#215;2º) =<br />
(1&#215;8) + (0&#215;4) + (0&#215;2) + (1&#215;1) =<br />
8 + 0 + 0 + 1 = 9</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan biner 1001 adalah 9 desimal</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal</strong><br />
Nilai bilangan desimal dibagi dengan 8, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan oktal dari nilai desimal.<br />
Contoh :<br />
Ubah bilangan desimal 529 ke dalam bilangan octal<br />
Jawab :</p>
<div id="attachment_90" class="wp-caption aligncenter" style="width: 171px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/desimal-oktal.gif"><img class="size-full wp-image-90" title="Konversi Desimal - Oktal" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/desimal-oktal.gif" alt="desimal oktal Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal" width="161" height="157" /></a><p class="wp-caption-text">Konversi Desimal - Oktal</p></div>
<p>Jadi hasil konversi bilangan desimal 529 adalah 1021 oktal.</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal</strong><br />
Setiap urutan nilai bilangan oktal dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai oktal tersebut dikalikan dengan bobot bilangan oktal masing-masing.<br />
Contoh :<br />
Ubah bilangan oktal 1021 ke dalam bilangan desimal<br />
Jawab :</p>
<p>(1&#215;8³) + (0&#215;8²) + (2&#215;8¹) + (1&#215;8º)<br />
(1&#215;512) + (0&#215;64) + (2&#215;8) + (1&#215;1)<br />
512 + 0 + 16 + 1 = 529</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan oktal 1021 adalah 529 desimal</li>
<li><strong>Konversi bilangan Desimal ke Bilangan Heksadesimal</strong><br />
Nilai bilangna desimal dibagi dengan 16, pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan Heksadesimal dari nilai desimal.<br />
Contoh:<br />
Ubah bilangan desimal 2746 ke dalam bilangan Heksadesimal<br />
Jawab:</p>
<div id="attachment_92" class="wp-caption aligncenter" style="width: 265px"><a href="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/desimal-heksadesimal.gif"><img class="size-full wp-image-92" title="Konversi Desimal - Heksadesimal" src="http://faisal.web.id/wp-content/uploads/2011/09/desimal-heksadesimal.gif" alt="desimal heksadesimal Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal" width="255" height="129" /></a><p class="wp-caption-text">Konversi Desimal - Heksadesimal</p></div>
<p>Jadi, hasil konversi bilangan desimal 2479 adalah 9AF Heksa</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan Desimal</strong><br />
Setiap urutan nilai bilangan Heksa dijumlahkan, dengan terlebih dahulu nilai heksa tersebut dikalikan dengan bobot bilangan heksadesimal masing-masing.<br />
Contoh :<br />
Ubah bilangan Heksa 9AF ke dalam bilangan desimal<br />
Jawab:</p>
<p>(9&#215;16²) + (Ax16¹) + (Fx16º)<br />
(9&#215;16²) + (10&#215;16¹) + (15&#215;16º)<br />
2304 + 160 + 15 = 2479</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan Heksa 9AF adalah 2479 desimal</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner</strong><br />
Setiap digit bilangan oktal dapat dipresentasikan ke dalam 3 digit bilangan biner. Setiap digit bilangan oktal diubah secara terpisah.<br />
Contoh :<br />
Ubahlah bilangan oktal 3527 ke dalam bilangan biner<br />
Jawab:</p>
<p>-3- -5- -2- -7-<br />
011 101 010 111</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan oktal 3527 adalah 011101010111</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Oktal</strong><br />
Pengelompokan setiap tiga digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB.<br />
Setiap kelompok akan menandakan nilai oktal dari bilangan tersebut.<br />
Contoh :<br />
Ubahlah bilangan biner 11110011001 ke dalam bilangan oktal<br />
Jawab:</p>
<p>011 110 011 001<br />
-3- -6- -3- -1-</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan biner 11110011001 adalah 3631</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan Biner</strong><br />
Setiap digit bilangan Heksa dapat direpresentasikan ke dalam 4 digit bilangan biner. Setiap digit bilangan heksa diubah secara terpisah.<br />
Contoh :<br />
Ubahlah bilangan Heksa 2AC ke dalam bilangan biner<br />
Jawab :</p>
<p>-2&#8211; -A&#8211; -C&#8211;<br />
0010 1010 1100</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan heksa 2AC adalah 001010101100</li>
<li><strong>Konversi Bilangan Biner ke Heksadesimal</strong><br />
Pengelompokan setiap empat digit bilangan biner mulai dari LSB hingga MSB.<br />
Setiap kelompok akan menandakan nilai heksa dari bilangan tersebut.<br />
Contoh :<br />
Ubahlah bilangan biner 10011110101 ke dalam bilangan heksa<br />
Jawab:</p>
<p>-4&#8211; -F&#8211; -5&#8211;<br />
0100 1111 0101</p>
<p>Jadi hasil konversi bilangan biner 10011110101 adalah 4F5</li>
</ol>
<blockquote>
<div>Segini dulu yang bisa sampaikan. Insya Allah nanti akan saya lanjutkan ke Bilangan Biner Pecahan, Bilangan Binary Coded Decimal (BCD), Aritmatika Biner, dsb&#8230; Terima Kasih&#8230; Semoga Artikel ini bermanfaat <img src='http://faisal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt="icon smile Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal" class='wp-smiley' title="Sistem Bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal" /> </div>
</blockquote>
<div>Sumber : http://mercubuana.ac.id</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisal.web.id/2011/10/sistem-bilangan-desimal-biner-oktal-heksadesimal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

