<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/atom10full.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102</id><updated>2008-08-01T23:10:25.852+07:00</updated><title type="text">blognya warung kopi</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/posts/default" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>73</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/juraganpribumi" type="application/atom+xml" /><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-1329562665513640808</id><published>2008-08-01T14:00:00.007+07:00</published><updated>2008-08-01T23:10:25.864+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">The Sultan !</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt; &lt;br /&gt;Ikut organisasi itu memang berasa sedikit menyimpangkan kepribadian aku yang sebenarnya, persoalannya ketemu banyak karakter dengan ambisi ato motipasi yang beragam menempatkan aku pada posisi harus menyenangkan everybody. Cape deh !. Aku yang biasa ngomong ceplas ceplos dengan terpaksa ditahan dikit plus mesti pasang tampang berwibawa. Jangan-jangan nanti kalo aku kesal aku udah gak bisa lagi melorotkan celana trus nungging sambil nunjuk $?SENSOR#% dengan gembiranya ! (teringat jaman dulu waktu nonton sepakbola) dan harus diganti dengan ngomong ' ya, saya mengerti maksud bapak' &lt;br /&gt;Ya Tuhan...Apa Yang Sedang Terjadi ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Btw, ikut organisasi ada juga keuntungannya. Tiba-tiba aku udah disematkan sebuah jabatan. He..he..he. Artinya, aku udah dikasi kewenangan 'Ngospek' anak baru. Jadi, inget waktu pertama masuk kuliah. Sebagai anak baru aku mesti nghadapi yang namanya perploncoan. Karena aku orangnya gak suka kekerasan dan menyukai tidur-tiduran maka ketika Ospek aku lebih memilih ngorok dikamar kos sambil mendengarkan lagu Nirvana trus membayangkan Erpan dipreteli kakak tingkat dikalungi papan nama yang bertuliskan 'Obral Murah' disuruh berjalan keliling kampus dan orang-orang lari berhamburan menyangka ada makhluk kutukan yang menyerang bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja itu bisa juga dilakukan disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, perilaku 'gila hormat' dan 'gila jabatan' ternyata juga bisa nyampe dilingkungan baru aku ini. Ketika aku mengira sebuah organisasi adalah mesin yang bergerak dinamis ternyata ada saja orang yang menganggap organisasi sebatas tempat menaikkan status dan kredibilitas hanya dengan embel-embel jabatan. Orang seperti ini pastinya mengadopsi cerita kuno soal kekuasaan raja dan sultan. Dengan bangga dia telah diwariskan sebuah jabatan ato kekuasaan secara turun-temurun meskipun tanpa harus melalui ujian ato testing bahkan gak punya kontribusi apa-apa !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang gak semuanya pengen jadi sultan.&lt;br /&gt;Ada juga tipikal 'rebel', tipikal pemberontak.&lt;br /&gt;Ini dia kawan-kawanku, bekerja dan berusaha yang terbaik tanpa perlu merasa harus mendapatkan penghormatan yang tinggi. Gak gila hormat lah pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku termasuk yang tipe begini ini. &lt;br /&gt;Dan demi menyeimbangkan aturan kosmik aku punya ide brilian demi menghormati mereka dan mengkonter 'sultan-sultan' yang ada. Caranya, aku yang kebetulan dikasi kewenangan dengan semangat menggebu-gebu menempatkan mereka (kawan-kawanku) pada posisi ketua semuanya untuk semua struktur kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo kami ketemuan, kami saling menyapa 'Halo, Pak Ketua'....&lt;br /&gt;dengan begitu, kalo diantara kami ada yang ketemu dengan para 'sultan' gak ada yang mesti merasa esmosi dan ingin melakukan revolusi dengan menangkap para 'sultan' itu membawanya ke markas 'pemberontak' trus memaksa mereka menelan doktrin kami, yaitu 'Nyantai aja bro, nyantai' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;solusi yang mantab !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/352446752" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/352446752/sultan.html" title="The Sultan !" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=1329562665513640808&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/1329562665513640808/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1329562665513640808" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1329562665513640808" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/08/sultan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-3752981746210769253</id><published>2008-06-28T00:29:00.007+07:00</published><updated>2008-06-28T14:39:48.932+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Sepakbola / olah raga" /><title type="text">Jerman VS Spanyol</title><content type="html">&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SGUm1ruMneI/AAAAAAAAAXk/hHS7A9kU6Yc/s1600-h/jerman+vs+spanyol.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SGUm1ruMneI/AAAAAAAAAXk/hHS7A9kU6Yc/s320/jerman+vs+spanyol.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216618447089999330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil babak semifinal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jerman Vs Turki skor 3-2&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pencetak Gol&lt;br /&gt;Jerman: Bastian Schweinsteiger (26'); Miroslav Klose (79'); Philipp Lahm (90')&lt;br /&gt;Turki: Ugur Boral (22'); Semih Senturk (86')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Spanyol Vs Rusia skor 3-0&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pencetak Gol&lt;br /&gt;Spanyol: Xavi (50'); Daniel Guiza (73'); David Silva (82')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FINAL : JERMAN VS SPANYOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flashback...&lt;br /&gt;Laga Jerman VS Turki bagi gua menjadi laga paling inspiratif sepanjang EURO 2008 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua negara tersebut pantang menyerah dan gak mo ngalah ! *ya iyalah, namanya jugak lagi tanding *. Semangat mereka menggebu gebu. Pertandingan berjalan alot dan sengit membikin jantung penonton berdetak kencang..tuk..tak...tuk...tak. Apalagi jelas keliatan kalo mental keduanya sama-sama pantang nyerah. Nah, mental yang begini ini dapat menjadi rujukan psikologis sepakbola Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aneh kalo pada kenyataannya disepanjang sejarah sepakbola Indonesia yang paling gak pernah itu adalah " punya target juara ". Apakah kalo masang target juara takut dibilang sombong ato ini cuma alasan pelatih biar kalo kalah dan gagal mencapai target turnamen pelatihnya gak di pecat. Mangkanya pelatih Indonesia selalu masang target sebatas..runner up grup...kalo bisa lolos perempat final...kalo bisa lolos semifinal ya syukur kalo enggak juga dianggap prestasi membanggakan jugak...dan aneka kerendahan hati (ato rendah diri ?) lainnya memandang kehebatan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh, liat Turki. Walopun Jerman itu udah bangkotan dalam urusan memenangkan turnamen tapi si Turki gak merasa minder ato istilah pelatih kita&lt;strong&gt;'masang target rendah dan sewajar-wajarnya' &lt;/strong&gt;saat melawan Jerman.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah, bang Fatih Terim pelatihnya Turki selalu memompa semangat pemainnya dan meyakinkan mereka bahwa pemain Jerman juga kalo sering-sering berlari bisa keringetan dan napas ngos-ngosan sama seperti mereka. Kepercayaan dan rasa yakin pelatih inilah yang kemudian menjadi virus positip pada pemain, penonton dan seluruh warga negara Turki bahwa mereka mempunyai kesebelasan yang tangguh dan patut diperhitungkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimana rasa percaya diri bang Fatih Terim itu ? yang jelas dia meliat Turki punya komitmen dan motivasi kuat buat menjadi negara super. Bang Fatih Terim juga selalu ngasah kemampuan kepelatihannya. Liga domestiknya juga makin profesional dan tertata baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukunganpun mengalir deras...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, meliat tim Turki bang Joachim Loew juga respek dengan memberi arahan pada kesebelasan Jerman untuk bermain total dan tidak pandang enteng lawan karena bisa-bisa nasibnya bakal seperti Kroasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ketika kedua tim beradu motivasi dilapangan maka yang kita tonton adalah sebuah pertarungan fantastik di dunia sepakbola yang mampu menyihir dan menjadikan bebek menjadi angsa putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan itu sendiri layak dinobatkan menjadi pertandingan terbaik EURO 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan tim sepakbola, gua sih sejujurnya ngefans banget pada dua negara ini disamping juga Iran dan klub Bayern Muenchen. Jadi begitu nonton laga Jerman Vs Turki gua ngebayangin kalo ini adalah laga Final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa asiknya sepakbola kedua negara ini bagi gua ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, sebelum pluit tanda selese pertandingan ditiup maka kesebelasan lawan dibuat gak tenang. Selalu saja ada kemungkinan terciptanya gol di menit terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, selalu mengedepankan kekompakan dan kerjasama tim dan mau menjalankan strategi pelatih secara sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi walopun secara individu, skill pemain Jerman dan Turki masih kalah oleh skill pemain dari Amerika Latin seperti Brazil dan Argentina tapi mereka mampu menutupinya dengan kemampuan bekerjasama dilapangan yang juga cantik dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/321575709" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/321575709/jerman-vs-spanyol.html" title="Jerman VS Spanyol" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=3752981746210769253&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/3752981746210769253/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/3752981746210769253" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/3752981746210769253" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/jerman-vs-spanyol.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-6921438965865945740</id><published>2008-06-27T23:35:00.003+07:00</published><updated>2008-06-28T13:04:42.631+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Penyanyi, Menejer dan Pelawak Dalam Blender</title><content type="html">&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SGUNLfBy3kI/AAAAAAAAAXc/XFhtvkLl31I/s1600-h/a_070714_mamamia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SGUNLfBy3kI/AAAAAAAAAXc/XFhtvkLl31I/s200/a_070714_mamamia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216590234337336898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar abis sholat maghrib gitu deh gua ninggalin rumah sementara di tipi pas lagi acara reality show 'nyanyi didampingi mamak', pamit sama bini dan ngengggg keluar dari area perumahan lebur dengan laron-laron malam. En begitu urusan gua gak tuntas dan mesti dilanjutin besok hari maka gua pun pulang, gitu nyampe diruang tamu menuju ruang keluarga gua ngelirik jam ternyata jarum pendek udah menunjukkan pukul 22.30 wib. Gua berniat rileks sebentar sebelum kerja didepan komputer dan pilihan yang tepat adalah ngidupin tipi....milih-milih channel ternyata...MAMAKKKKK !...tuh acara masih ada dan masih idup dan belum juga ada tanda-tanda mo selese ! Mamak si Mia masih berusaha terlihat menawan dan mempesona mempromosikan kemampuan anaknya untuk jadi artis didepan juri potlok dengan melewatkan waktu sholat maghrib sedari tadi dan melewatkan waktu makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran, gua tengokin jugak nih acara....&lt;br /&gt;Trus ada komentator yang nanyak,&lt;br /&gt;Komentator : apa ibuk yakin anak ibuk menjual untuk jadi artis ( kira" begitulah inti pertanyaan si komentator )&lt;br /&gt;si Ibuk : Very very yakin ( kira" begitulah jawaban si ibuk )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak Gua : gua cuma yakin besok pagi gua akan lupa lagi siapa nama anak ibuk itu ! karena gua bukan pengingat yang baik kecuali disuruh ngingat siapa penyanyi dan band faporit gua &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mo gimana lagi, mungkin aja tema reality show ini bukan murni kompetisi olah vokal tapi lebih pada kompetisi olah emosi. Yups ! acara ini berusaha mengaburkan penilaian yang objektif tentang kemampuan dan skill peserta sebagai calon penyanyi dengan melibatkan pembelaan dari orangtua masing-masing peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, begitu peserta yang mo diorbitkan jadi penyanyi profesional ini diadu dengan Taylor Hicks ato Carrie Underwood gua yakin kalo mereka mesti lebih banyak latian sekaligus berkompetisi lagi tanpa mesti mengikutsertakan mamak-mamak mereka keatas panggung untuk berbual dan berbohong soal kemampuan si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo reality show ini bertujuan mo ngorbitin sang mamak untuk jadi menejer profesional bagi gua pribadi jugak terasa janggal dengan pengertian begini, setau gua yang namanya menejer itu kemampuannya lahir dari kemampuan personal memanfaatkan kondisi tiada menjadi ada artinya ada keadaan dan ada proses alamiah untuk berkemampuan menjadi seorang menejer profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di reality show ini gua meliat prosesnya dapat disebut proses yang prematur untuk menjadikan seseorang menjelma menjadi menejer prosefional padahal menejer itu kemampuan menejerialnya 50 % akan menentukan bersinar ato redupnya karir si artis selain memang kemampuan si artis itu sendiri. Dengan tergesa-gesa alam pikiran penonton dipaksa untuk menelan omongan komentator ato MC nya bahwa ibuk-ibuk itu benar-benar akan menjadi seorang menejer artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah acara ini mengecewakan jadwal rileks gua ?&lt;br /&gt;enggak jugak sih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti, lelucon yang di lempar para MC membuat gua senyum dan gua ngerasa sepertinya sedang menyaksikan acara komedi dengan latar belakang ceritanya adalah kompetisi nyanyi...hmmm..bukannya acara kompetisi nyanyi dengan latar belakang komedi loh...jangan salah eja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, sudahlah capek jugak kalo mo ngusilin acara ini. Negeri ini memang menjadi surga bagi sebuah kondisi yang terbolak balik dan surga bagi sebuah JALAN PINTAS ! mo diapakan lagih ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/321575710" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/321575710/mamak-mia.html" title="Penyanyi, Menejer dan Pelawak Dalam Blender" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=6921438965865945740&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/6921438965865945740/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/6921438965865945740" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/6921438965865945740" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/mamak-mia.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-5002355258619251961</id><published>2008-06-21T01:08:00.004+07:00</published><updated>2008-06-21T01:38:25.264+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Keras VS Kekerasan</title><content type="html">Ditengah riuh rendah suara teriakan 'horee' dari suporter Jerman yang mengalahkan Portugal 3-2 gua masih kebayang juga dengan aksi 'horee' yang lain. Apakah ituuu ?...apalagi kalo bukan teriakan senang senior STIP meliat pukulannya mampu merontokkan rahang yuniornya. Dan ini benar-benar malam yang keras man ! terutama bagi gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerman yang sempat terlihat seperti putus asa ketika gak mampu keluar dari situasi tekanan yang dibuat kesebelasan Kroasia, pelan tapi pasti menunjukkan memang benar mereka adalah der panzer. Merebut rasa percaya diri mereka kembali dengan mengolah strategi yang jitu menjadi kemenangan. Menang atas Austria 1-0 dan berhak lolos ke perempat final. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan calon pelaut kita malah benar-benar terlihat sebagai gerombolan 'putus asa' yang gak bisa bermental dan berbudaya nusantara yang maritim itu. Siapa yang bisa menyangkal kalo dulunya bangsa kita disegani sebagai bangsa maritim. Prestasi leluhur kita sanggup mengangkat harkat dan martabat negeri Nusantara tanpa mesti melalui pendidikan pukulan, siksaan dan rahang bergeser untuk menjadi pelaut handal. Gua gak tau apakah perlakuan senior pada yunior yang terekam kamera itu dapat disebut sebagai strategi jitu untuk meraih kemenangan hidup bagi taruna itu setelah lulus nantinya dan bekerja ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Balack sebagai senior mukul dan nyiksa Podolski yang yunior untuk menjamin kedisiplinan bermain bola, apakah kemenangan kesebelasan sepakbola Jerman sebagai tim dapat terwujud ?...gua rasa boro-boro menang, mungkin saja Podolski malah gak bisa lari dan ngejar bola karena menderita sesak napas sehabis dipukul berkali-kali pada bagian dada dan perutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/316760122" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/316760122/keras-vs-kekerasan.html" title="Keras VS Kekerasan" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=5002355258619251961&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/5002355258619251961/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5002355258619251961" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5002355258619251961" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/keras-vs-kekerasan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-468869179173104676</id><published>2008-06-11T20:42:00.005+07:00</published><updated>2008-06-11T21:41:18.252+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Arsitek" /><title type="text">Tercebur Kolam Lumpur !</title><content type="html">Aku dan bang Dondi (PT. Desima Consultant) bertandang ke Interior Konsultan untuk memperkenalkan produk &lt;a href="http://pintuceramic.blogspot.com"&gt;pintu ceramic&lt;/a&gt; dan ornamen dekorasi ceramic bikinan perusahaanku. Dan bertemu dengan Budi dan Ap(arsitek). Selesai presentasi sedikit tentang produk kamipun berbincang-bincang yang kemudian bermuara pada satu persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pekerjaan konsultan arsitektur semakin sedikit karena proyek diambil dan dikerjakan sendiri oleh oknum instansi pemerintah'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Dan aku yang notabene arsitek yang juga berkecimpung dibisnis konstruksi paham dengan apa yang menjadi beban para engineer konstruksi / pengusaha dibisnis ini. Mereka, dipaksa untuk mengalah dalam situasi yang tercipta sedemikian rupa sehingga untuk melawan/berontak pada kenyataan yang tidak berpihak dan tidak seperti yang diamanatkan dalam Keppres no 80 (tentang pedoman pengadaan barang dan jasa bahwa pekerjaan konsultan arsitek bersifat spesifik dan pekerjaan mesti dikerjakan pihak ketiga/perusahaan) dirasa membuang energi saja. Alasannya, karena ; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;- Ketergantungan yang besar dalam menghidupkan roda perusahaan pada proyek" pemerintah menimbulkan rasa takut di blacklist kalo tidak kooperatif dengan keputusan 'orang dalam'.&lt;br /&gt;- Tidak adanya kontrol yang ketat dari lembaga hukum atau lembaga terkait lannya soal persaingan usaha. Boro-boro bersaing, paket proyeknya aja udah dikerjakan orang dalam kok.&lt;br /&gt;- Tidak ada yang betul-betul mau melindungi iklim persaingan usaha berdasarkan spesifikasi keahlian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya lagi, di pekerjaan spesifik semisal perencanaan dan pengawasan yang seharusnya hanya dapat dikerjakan oleh konsultan arsitektur/engineer tersebut ternyata pekerjaannya bisa diambil oleh oknum sebuah instansi yang tidak memiliki background pebdidikan soal konstruksi...caranya, dia ambil paket pekerjaannya trus dia pinjam perusahaan konsultan milik teman/relasinya lantas dia borongkan pekerjaan tersebut pada arsitek dan sipil kenalannya maka setelah pekerjaan beres dan selesai oknum itu yang dapat duitnya...enak ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ditelusuri dan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada proyek tersebut maka yang kena itu, perusahaan, arsitek dan sipil yang sudah bisa dipastikan cuma mendapat bayaran seadanya tapi bakal menanggung konsekuensi pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa arsitek/sipilnya mau ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada gak bisa ngasi makan keluarga dirumah karena kalo mencari paket proyek bakal gak dapat lebih baik ikut juga bekerja, ya kan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu juga rasanya, merengkuh impian untuk menjadi arsitek dan sipil yang mesti melalui jenjang pendidikan selama 6 tahun trus mesti mengambil lagi Sertifikat Keahlian tapi akhirnya kalah dan tersia-siakan kesempatannya menjadi seorang pebisnis dan ujung-ujungnya terpuruk dengan hanya menjadi pekerja bagi oknum instansi....tragis !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perduli dan memperkarakan soal ini ? tidak ada !&lt;br /&gt;Asosiasi konsultan maupun asosiasi profesi gak berbuat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya keadaan seperti ini membuat banyak perusahaan konsultan merumahkan karyawannya. Perusahaan pun 'dipinjamkan' pada pihak yang membutuhkan sekedar agar perusahaan terlihat berjalan dan bisa membayar pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arsitek/sipil menjadi golongan profesi rendahan dan banyak yang bekerja sebagai freelance 'membantu' menyelesaikan pekerjaan yang dimiliki oknum instansi pemilik proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/309945802" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/309945802/tercebur-kolam-lumpur.html" title="Tercebur Kolam Lumpur !" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=468869179173104676&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/468869179173104676/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/468869179173104676" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/468869179173104676" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/tercebur-kolam-lumpur.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-3468448031289341261</id><published>2008-06-10T23:15:00.003+07:00</published><updated>2008-06-10T23:34:21.033+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Tim Jerman</title><content type="html">&lt;div style="background:url(http://rhamdani.lbs.googlepages.com/jerman.gif) no-repeat left top; text-align:justify; font-size:100%; padding:10px"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tentang tim Jerman&lt;br /&gt;* Pada kualifikasi di grup D, Jerman tampil pada 9 laga dengan 31 gol&lt;br /&gt;* Jerman menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos dari babak kualifikasi menuju ke Euro 2008&lt;br /&gt;* Merupakan negara yang paling sering tampil di kejuaraan Piala Eropa&lt;br /&gt;* Berhasil menjadi juara pada 1972, 1980, 1996&lt;br /&gt;* Berada di grup B bersama ; Austria, Kroasia dan Polandia&lt;br /&gt;* Materi pemain antara skuad inti dan cadangan berimbang&lt;br /&gt;* Perkiraan formasi 4-4-2&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Skuad Tim Jerman Euro 2008:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiper: &lt;br /&gt;1. Jens Lehmann (Arsenal)&lt;br /&gt;2. Robert Enke (Hanover 96)&lt;br /&gt;3. Rene Adler (Bayer Leverkusen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakang: &lt;br /&gt;4. Christoph Metzelder (Real Madrid)&lt;br /&gt;5. Per Mertesacker (Werder Bremen)&lt;br /&gt;6. Philipp Lahm (Bayern Munich)&lt;br /&gt;7. Arne Friedrich (Hertha Berlin)&lt;br /&gt;8. Marcell Jansen (Bayern Munich)&lt;br /&gt;9. Clemens Fritz (Werder Bremen)&lt;br /&gt;10 Heiko Westermann (Schalke 04)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah: &lt;br /&gt;11. Michael Ballack (Chelsea)&lt;br /&gt;12. Thomas Hitzlsperger (VfB Stuttgart)&lt;br /&gt;13. Simon Rolfes (Bayer Leverkusen)&lt;br /&gt;14. Torsten Frings (Werder Bremen)&lt;br /&gt;15. Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich)&lt;br /&gt;16. Piotr Trochowski (Hamburg SV)&lt;br /&gt;17. Tim Borowski (Werder Bremen)&lt;br /&gt;18. David Odonkor (Real Betis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depan: &lt;br /&gt;19. Miroslav Klose (Bayern Munich)&lt;br /&gt;20. Lukas Podolski (Bayern Munich)&lt;br /&gt;21. Mario Gomez (VfB Stuttgart)&lt;br /&gt;22. Kevin Kuranyi (Schalke 04)&lt;br /&gt;23. Oliver Neuville (Borussia Moenchengladbach)&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/tim+jerman"rel="tag"&gt;tim jerman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/309312007" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/309312007/tim-jerman.html" title="Tim Jerman" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=3468448031289341261&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/3468448031289341261/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/3468448031289341261" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/3468448031289341261" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/tim-jerman.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-2727824178085690945</id><published>2008-06-01T23:53:00.002+07:00</published><updated>2008-06-02T01:00:41.660+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Animasi" /><title type="text">Cabut Bunga</title><content type="html">&lt;img width="300" src="http://rhamdani.lbs.googlepages.com/qq.gif" height="180"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/animasi"rel="tag"&gt;animasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/302536637" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/302536637/cabut-bunga_01.html" title="Cabut Bunga" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=2727824178085690945&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/2727824178085690945/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2727824178085690945" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2727824178085690945" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/06/cabut-bunga_01.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-4519030242289689707</id><published>2008-05-30T22:22:00.027+07:00</published><updated>2008-06-11T02:27:23.950+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">Supercamp Kids</title><content type="html">&lt;bt&gt;J&lt;/bt&gt;umat sore adalah jadwal Cinta dan seluruh murid TK A, B dan PG kemping di halaman belakang sekolah mereka yang biasa dijadikan arena outbond. Ini adalah tema acara kesekian yang rutin dilakukan untuk menunjang kurikulum sekolah. Yang lainnya, mereka sudah mengunjungi pabrik indofood, simulasi peraturan lalu lintas di kantor polisi, mengunjungi pabrik tahu sumedang, karnaval, mengunjungi warung internet, mengunjungi sekolah akting, outbond dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya full aktivitas yang aku rasa menjurus ke cara anak mengamati sebuah proses. Bagus juga, mengingat sebagian besar pengetahuan yang anak TK itu dapat malah baru kukenal saat SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara Supercamp itu sendiri dilaksanakan dua hari, jumat dan sabtu dimana anak-anak TK B diwajibkan menginap diarena supercamp sedangkan murid TK A dan PG boleh pulang malam harinya. Sabtu akan diadakan acara Family Gathering.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Aku merasa menikmati juga anakku bersekolah dengan metode belajar seperti di sekolahnya ini. Bermain sambil belajar. Malah, yang aku lihat untuk siswa sekolah dasarnya cara belajar mereka beda dengan saat aku sekolah dulu. Kalau dulu bangku sekolah berbaris dan berjejer kebelakang tapi kalau sekarang di kelas sekolah dasar sekolah ini bangkunya melingkar mengepung guru. Setiap kelas ada dua orang wali kelas sebagai penanggung jawab. Masing-masing guru itu akan bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan 10 sampai 15 siswa asuhannya. Makanya, Cinta saban minggu akan mendapat telpon dari bu Liza sebagai penanggung jawab yang mengontrol perkembangannya disekolah dan dirumah. Cara belajarnya juga interaktif sekali. Ada banyak media yang digunakan salah satunya dengan game education di komputer. Mereka juga selalu mempraktekkan senam kecerdasan (sori, lupa metode ini temuan siapa) tiap paginya. Dan reportase atau jurnalistik juga sudah di perkenalkan dan digiatkan sejak dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setau aku, kurikulum mereka ini dirancang dengan bekerjasama dengan salah satu universitas ternama di Indonesia. Jadi, istilahnya mutid PG, TK dan SD disini diajar berdasarkan standarisasi profesor sebuah universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemping menjadi hal baru bagi Cinta. Mereka menikmati suasana yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Ada api unggun dan ada cerita-cerita yang disampaikan guru mereka yang mengangkat tema patuh pada orang tua dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kami jemput Cinta, kebetulan mereka sudah bubaran dari api unggun untuk menuju ke dalam kelas dan tidur bagi yang menginap. Cinta karena masih TK A boleh dibawa pulang. Begitu anak-anak yang bubaran melintas didepan aku dan orangtua lainnya terlihat menangis tersedu-sedu. Ada apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mobil.&lt;br /&gt;Aku ; Cin, tadi kok semua pada nangis ya ?&lt;br /&gt;Yuna ; Iya, knapa ?&lt;br /&gt;iJas ; Ceritanya sedih kak..&lt;br /&gt;Aku &amp; Yuna ; Sedih ????&lt;br /&gt;iJas ; Iya. Tadi gurunya becerita persis cerita pilem ayat-ayat cinta. Sedih.&lt;br /&gt;Aku ; .........&lt;br /&gt;Yuna ; Betul Cinta ?&lt;br /&gt;Cinta ; Gak tau.&lt;br /&gt;Aku ; Kok Cinta gak ikutan nangis ?&lt;br /&gt;Cinta ; enggg...Kak iJas aja lah yang cerita pi.&lt;br /&gt;iJas ; Gurunya cerita soal anak yang melawan sama orangtua trus ada lagi ceritanya anak-anak mesti merasa beruntung karna banyak anak lain yang nasibnya jelek dan udah gak punya orangtua lagi. Aku aja dengarnya sampe nangis juga kak.&lt;br /&gt;Otak aku ; halah. kalo elo sih memang dasar cengeng jas...nonton pelem india, nangis...dengerin lagu dangdut, nangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuna ; Cinta belum ngerti ya apa yang diceritakan guru ?&lt;br /&gt;Cinta ; Belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, gak pa pa lah. Umurnya juga masih 4 tahun jadi jangan terlalu dipaksakan untuk mengerti sebuah cerita yang sebenarnya bertujuan agar anak tampil lebih baik dan lebih berbakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAnjjJsnHI/AAAAAAAAAT4/hiO36W-rE4A/s1600-h/Picture+004.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAnjjJsnHI/AAAAAAAAAT4/hiO36W-rE4A/s200/Picture+004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206204660925111410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Fasilitas Outbond mereka, panjat dinding dan kolam lintasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAojjJsnII/AAAAAAAAAUA/YWuDuEKUoGo/s1600-h/Picture+008.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAojjJsnII/AAAAAAAAAUA/YWuDuEKUoGo/s200/Picture+008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206205760436739202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mereka ini ada dihalaman belakang sekolah yang digunakan untuk outbond. Terlihat bagian belakang sekolah yang sedang dibangun menjadi tiga lantai untuk TK dan SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEApnzJsnJI/AAAAAAAAAUI/6C1BoDF-S5k/s1600-h/Picture+015.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEApnzJsnJI/AAAAAAAAAUI/6C1BoDF-S5k/s200/Picture+015.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206206932962811026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sedang mempersiapkan tenda kemping&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAqrzJsnKI/AAAAAAAAAUQ/FCQ-a35UGec/s1600-h/Picture+010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEAqrzJsnKI/AAAAAAAAAUQ/FCQ-a35UGec/s200/Picture+010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206208101193915554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Diruangan belakang sekolah ketika menjemput pulang Cinta malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEArpzJsnLI/AAAAAAAAAUY/jkf_ibU42U8/s1600-h/Picture+018.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SEArpzJsnLI/AAAAAAAAAUY/jkf_ibU42U8/s200/Picture+018.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206209166345804978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/supercamp+kids"rel="tag"&gt;supercamp kids&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/301401297" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/301401297/supercamp-kids.html" title="Supercamp Kids" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=4519030242289689707&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/4519030242289689707/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/4519030242289689707" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/4519030242289689707" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/supercamp-kids.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-5021922468919155096</id><published>2008-05-30T04:03:00.009+07:00</published><updated>2008-06-08T01:12:02.920+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Sihir...</title><content type="html">&lt;div style="background:#; text-align:justify; font-size:100%"&gt; &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Cinta ditolak dukun bertindak...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita, banyak saja cara orang meloloskan keinginan tuk mencapai tujuan sesegera mungkin. Kadang kalau merasa terbentur maka dipilihlah melalui jalan pintas yang salah satunya dengan mendatangi dukun atau tempat keramat. Kegiatan nyeleneh seperti ini masih banyak dilakukan mulai kalangan yang tidak terpelajar sampai kekalangan yang sangat terpelajar bahkan dalam prakteknya selain menempuh jalan sihir masih pula dicampur dengan topeng keagamaan dan menempuh prosedur normal dan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nih,&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketika seseorang &lt;/strong&gt;ingin mendapatkan jabatan selain mengupayakan ke dukun tetapi tetap dibarengi pula dengan melengkapi persyaratan yang diminta untuk menduduki jabatan tersebut dan mencari celah siapa orang dalam yang dapat 'mengurus'kannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketika seseorang &lt;/strong&gt;ingin dagangannya laris atau ingin cepat menjadi kaya selain menyimpan benda keramat yang dimantrai yang dianggap sebagai pelaris juga masih menyempatkan diri membolak balik buku tips pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketika seseorang&lt;/strong&gt; merasa dendam dan sakit hati maka dikirimlah santet, teluh dan lain sebagainya untuk melampiaskan sakit hatinya selain juga berupaya mencoba menjadi orang yang sabar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketika seseorang &lt;/strong&gt;merasa dirinya terancam oleh orang lain yang diketahui sering menggunakan jasa sihir untuk mencelakai maka dia juga mendatangi orang pintar meminta jasa sihir pula berupa sesuatu yang dapat membentengi dirinya selain juga tetap meminta perlindungan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu ku katakan, 'ke dukun itu syirik'&lt;br /&gt;maka dia jawab, 'kita tetap minta sama Tuhan kok....dukun kan cuma perantaranya'&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, menggunakan sihir dengan berdoa dan memohon pada Tuhan sama-sama dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini namanya sih, 'main-main dengan Tuhan'. Bagaimana mungkin memohon pertolongan pada makhluk yang notabene adalah ciptaan sama dengan memohon pada sang Pencipta makhluk tersebut apalagi dilakukan dengan niatan yang sama dan dalam kesadaran penuh. Dan anehnya, masih sempat pula berupaya mengedepankan kemampuan akal dalam diri yang sudah diberikanNya dengan mengikuti prosedur normal dan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendatangi dukun atau tukang ramal lalu bertanya dan membenarkan jawabannya sudah merupakan dosa dalam bentuk pengingkaran terhadap kekuasaan Tuhan apalagi sampai pula menjalankan perintah sihir dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip dari &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/46-sihir-sejarah-dan-hukumnya/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian artikel disana menyebutkan bahwa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sihir Tergolong Syirik Dari Dua sisi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama, &lt;/strong&gt;karena sihir mengandung unsur meminta pelayanan dari syaithan&lt;br /&gt;dan ketergantungan dengan mereka melalui sesuatu yang mereka cintai agar&lt;br /&gt;syaithan tersebut mengajari kepada mereka tentang sihir, sehingga sihir adalah&lt;br /&gt;syaithan sebagaimana firman Allah : :Tetapi syaithan-syaithan itulah yang kafir&lt;br /&gt;(mengerjakan sihir) mereka mengajarkan sihir kepada manusia”. (Al Baqarah&lt;br /&gt;102).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua, &lt;/strong&gt;sihir mengandung unsur pengakuan terhadap ilmu ghaib dan&lt;br /&gt;pengakuan berserikat dengan Allah dalam perkara ghaib. Ini jelas-jelas sebagai&lt;br /&gt;suatu perbuatan kufur, sebagaimana firman Allah: ”Katakanlah, tidak seorangpun&lt;br /&gt;di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”. (An&lt;br /&gt;Naml 65).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita dalam suatu urusan menggunakan jasa sihir misalnya mendapatkan jabatan maka urusanpun tidak akan berhenti sampai disitu saja ketika tujuan kita sudah tercapai. Yang jelas, kita akan ketagihan trus akan menimbulkan sifat kesombongan /riya seperti mengakui bahwa pencapaian kita didapat dari berdukun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangkanya, buat apa berdukun...&lt;br /&gt;dukun gak pernah bikin kita berprestasi....&lt;br /&gt;dukun gak pernah bikin kita mendapatkan ijasah sekolah...&lt;br /&gt;dukun gak pernah bikin kita dilirik untuk satu jabatan...&lt;br /&gt;dukun gak pernah bikin kita menjadi kaya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/sihir"rel="tag"&gt;sihir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/300828427" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/300828427/sihir.html" title="Sihir..." /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=5021922468919155096&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/5021922468919155096/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5021922468919155096" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5021922468919155096" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/sihir.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-8380374836216207906</id><published>2008-05-30T02:02:00.015+07:00</published><updated>2008-06-01T18:42:11.387+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Kepanikan</title><content type="html">Awalnya dari situasi tak nyaman. Ketika kita tak mampu mengantisipasi situasi tak nyaman tersebut maka persoalan yang datang memberatkan akan menimbulkan rasa panik. Apalagi ditambah pula dengan situasi lingkungan yang memberi gambaran serba heboh seperti sekarang ini. Pemberitaan soal demo, perkelahian, kriminalitas yang mengerucut ke persoalan kenaikan harga cukup memberi dampak psikologis yang melahirkan kepanikan massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa-jiwa seperti digiring dan disekap oleh himpitan masalah pribadi dan bangsa secara bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Cerita tentang kepanikan disekeliling kita sih banyak...&lt;br /&gt;Ada yang panik menghadapi persoalan motornya yang akan ditarik leasing.&lt;br /&gt;Ada seorang mertuanya yang panik ketika menantunya gak bisa mencukupi kebutuhan si mertua tempat sang menantu dan istrinya selama ini menumpang tinggal. Akhirnya secara gak sengaja si mertua mengusir mereka dari rumah.&lt;br /&gt;Dan banyak lagi orang-orang yang merasa panik untuk sesuatu yang di duga sendiri atau di fantasikan sendiri tanpa kemelut persoalan yang nyata sebelumnya selain tentu saja orang-orang yang memang dirundung persoalan berat. Sepertinya, semua kita dilanda ketakutan yang mencekam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya mengenai definisi gangguan kepanikan itu dapat dilihat &lt;a href="http://www.yakita.or.id/gangguan_kepanikan.htm"&gt;disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling banyak disarankan oleh ahli jiwa dalam mengatasi gangguan kepanikan dengan mengidentifikasi permasalahan yang menjadi penyebabnya. Memang sih, ditinjau dari kondisi sekarang ini maka sumber masalah lebih banyak disebabkan oleh tanggungan ekonomi yang semakin berat. Hal lainnya yang terjadi cuma efek dari persoalan ekonomi tersebut. Tapi, gak ada salahnya mencoba mencari solusi dari persoalan yang ada didepan mata kita selain tentu saja berserah diri dan bertawakkal sebelum semuanya menjurus pada timbulnya hasrat bunuh diri dan schizopherania (disfungsi otak ; bicara ngelantur, mengatakan dirinya adalah seseorang yang lain dsb)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai deh gara-gara panik trus kita menjadi depresi berat dan akhirnya gila. Kalo udah gila maka semua urusan yang sebenarnya bisa menjadi pelajaran penting bagi kehidupan kedepannya akhirnya terbuang percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/panik"rel="tag"&gt;panik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/300828428" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/300828428/kepanikan.html" title="Kepanikan" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=8380374836216207906&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/8380374836216207906/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/8380374836216207906" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/8380374836216207906" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/kepanikan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-981757113427327577</id><published>2008-05-28T21:04:00.001+07:00</published><updated>2008-06-01T18:46:09.942+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">HIKMAS dan Pemuda Mandailing</title><content type="html">Dari bincang bincangku dengan bang ery di sebuah kedai kopi, perbincangan kami pun melebar pada persoalan HIKMAS dan pemudanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAS (Himpunan Keluarga Mandailing Sekitarnya) merupakan organisasi kemasyarakatan tempat berhimpun dan bersosialisasi suku Mandailing (Tapanuli Selatan) di Pekanbaru. Anggotanya sudah sangat banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum ayah termasuk pendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini HIKMAS telah berbentuk yayasan dengan memiliki madrasah dan TK (taman kanak kanak). Dan ini sebuah peningkatan sejak dibentuk tahun 1970 an lalu kalau tolok ukurnya tanggungjawab sosial pada masyarakat. HIKMAS juga sangat konsisten dalam mengadakan dan menyelenggarakan pengajian maupun acara keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ketika kita melihat realitas bahwa masyarakat mandailing anggota HIKMAS maupun yang bukan ternyata punya potensi besar lainnya maka tak salah kalau kami pemuda menginginkan peran dan kontribusi lebih dari HIKMAS dapat lebih ditingkatkan lagi salah satunya dengan berperan sebagai kekuatan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, keagresifan pola pikir dalam menghadapi tantangan dan tuntutan zaman lebih dimiliki para pemudanya. Dan HIKMAS yang lamban melakukan regenerasi dan kaderisasi organisasi akan membuat sungkan pemudanya untuk membawa ide-ide baru ke para tetua HIKMAS. Kenapa ? karena dalam tradisi mandailing setiap pemikiran yang dianggap layak dan baik adalah pemikiran orang tua. Tidak salah memang, tapi ini juga cenderung menghambat pemikiran-pemikiran dari pemuda mandailing yang progresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda selalu dianggap bau kencur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dimengerti juga kalau hidup di zaman yang berbeda selalu melahirkan pola pikir yang berbeda. Selama ini himpunan masyarakat mandailing semata menjalankan fungsi sosial dan keagamaannya secara konsisten saja. Sisi ekonomi sepertinya luput digarap. Mungkin saja terkait dengan rasa aman dan nyaman berkeluarga dan berhimpun dengan tidak terlibat kegiatan ekonomi/bisnis masing-masing. Makanya, mencuatkan ide membangun komunitas bisnis / ekonomi akan terasa keluar dari pakem yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bidang ekonomi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jumlah masyarakat mandailing baik anggota maupun non anggota HIKMAS diwilayah pekanbaru dan propinsi Riau sangat signifikan. Artinya ini adalah potensi pasar yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pemudanya yang rata" berpendidikan telah melahirkan generasi muda yang cerdas, kompetitif dan potensial sesuai tuntutan dan tantangan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Banyak yang telah eksis menunjukkan kemampuan dan keuletan baik sebagai pegawai negeri sipil, swasta maupun enterpreneur pada akhirnya menunjukkan bahwa pemuda mandailing adalah sebuah kekuatan yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pemuda mandailing adalah tipikal batak perantau yang pekerja keras dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tercetuslah ide mendirikan koperasi HIKMAS Naposo Bulung sebagai sentra bisnis yang mengakomodir kepentingan ekonomi anggotanya agar dapat maju bersama membangun perekonomian masyarakat mandailing maupun bangsa dan negara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bagi anda pemuda Naposo Bulung HIKMAS atau pemuda mandailing yang tertarik bergabung dapat sms ke saya di 081378782500 dengan menyebutkan nama dan alamat (maaf cuma melayani sms saja) agar kita bisa saling berkomunikasi dan mewujudkan rencana mendirikan Koperasi HIKMAS naposo bulung tersebut.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/pemuda+mandailing"rel="tag"&gt;pemuda mandailing&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/299181482" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/299181482/hikmas-dan-pemuda-mandailing.html" title="HIKMAS dan Pemuda Mandailing" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=981757113427327577&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/981757113427327577/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/981757113427327577" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/981757113427327577" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/hikmas-dan-pemuda-mandailing.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-7399133058590298656</id><published>2008-05-24T19:53:00.010+07:00</published><updated>2008-05-24T20:34:13.994+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">Hobi di poto (1)</title><content type="html">Nih dia jagoanku. &lt;br /&gt;Dia memang hobi banget di poto. Kadang kepikiran juga mengikutkan dia fotomodel cilik tapi kek nya kok terlihat sangat feminim ya. Hmmm....yang penting setiap aksinya aku abadikan. Jpret !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mirip Clooney.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgRNDJsnAI/AAAAAAAAATA/FQNYNzwi-Aw/s1600-h/100_1138b.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgRNDJsnAI/AAAAAAAAATA/FQNYNzwi-Aw/s200/100_1138b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203928285308558338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgUcjJsnBI/AAAAAAAAATI/iWFk2sy3Yn8/s1600-h/100_1116b.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgUcjJsnBI/AAAAAAAAATI/iWFk2sy3Yn8/s200/100_1116b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203931850131414034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;3. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgVpzJsnCI/AAAAAAAAATQ/9oClbh43yd4/s1600-h/100_1114.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgVpzJsnCI/AAAAAAAAATQ/9oClbh43yd4/s200/100_1114.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203933177276308514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgWbTJsnDI/AAAAAAAAATY/NLILKehu-PQ/s1600-h/100_1091.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgWbTJsnDI/AAAAAAAAATY/NLILKehu-PQ/s200/100_1091.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203934027679833138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgXnTJsnEI/AAAAAAAAATg/LaqtLJ6anBg/s1600-h/100_1136.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgXnTJsnEI/AAAAAAAAATg/LaqtLJ6anBg/s200/100_1136.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203935333349891138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgYcTJsnFI/AAAAAAAAATo/0quZJ_V_kHs/s1600-h/100_1123.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgYcTJsnFI/AAAAAAAAATo/0quZJ_V_kHs/s200/100_1123.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203936243882957906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgZAjJsnGI/AAAAAAAAATw/quQwwpZnWeo/s1600-h/100_1107.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDgZAjJsnGI/AAAAAAAAATw/quQwwpZnWeo/s200/100_1107.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203936866653215842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/297233905" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/297233905/hobi-di-poto-1.html" title="Hobi di poto (1)" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=7399133058590298656&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/7399133058590298656/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/7399133058590298656" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/7399133058590298656" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/hobi-di-poto-1.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-6973988085083837703</id><published>2008-05-23T22:59:00.018+07:00</published><updated>2008-06-01T18:47:45.216+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">Cinta....Hanya ada Cinta</title><content type="html">Gak terasa umur Cinta sudah mau lima tahun.&lt;br /&gt;Karakter kemandiriannya mulai terasah walopun dari kecil dia memang cukup mandiri juga. Yang aku ingat diumurnya yang masih sangat kecil dia sudah terbiasa dibungkus jaket dan diantar pukul 6 pagi kerumah kakeknya (ayah Yuna) yang dimasa pensiunnya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Siak menikmati bermain bersama cucu pertamanya. Cinta juga terbiasa megang dodot sendiri kalo mau minum, pake baju gak mau dibantu pokoknya serba mau mengerjakan sesuatu itu sendiri. Memang, kehadiran kakaknya (iJas) yang menemani membuatnya banyak terbantu tapi Cinta dari sononya punya karakter mandiri yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemandirian itu juga ditunjukkan dengan sikap menikmati kesendirian.&lt;br /&gt;Dia sepertinya tidak merasa tersisih dalam pergaulan bersaudara di keluarga besarku. Memang, kenyataannya Cinta gak terlalu banyak terlibat dalam kerumunan rasa gembira dan rasa senang jika kebetulan keluarga besarku berkumpul dirumah ibu. Bahkan, apabila ada acara yang diadakan, Cinta (atau keluargaku) tidak diundang kecuali yang punya hajatan adalah ibu dan adikku.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ingin menikmati hubungan bersaudara dirumah kakeknya (ayah Yuna) juga gak bisa.&lt;br /&gt;Karna, dikeluarga Yuna cuma Yuna yang telah berkeluarga dan itu artinya Cinta gak punya teman bermain. Walaupun dikeluarga Yuna itu Cinta diperlakukan spesial mengingat dia satu satunya cucu, satu-satunya anak kecil. Tetap saja Cinta tidak kerasan karna dia tidak punya teman bermain. Apalagi, sang kakek yang begitu menyayangi dan mencintainya telah wafat. Kini hanya tinggal oom nya dan neneknya (mama Yuna) saja dirumah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan dirumah ibu, mangkanya Cinta paling suka kesitu.&lt;br /&gt;Cinta dengan kepolosan seorang anak kecil tetap semangat mengajak bermain sepupunya yang lain meski sesaat berikutnya dia bakal ditinggal pergi. Semuanya menjauhi. Dengan kepolosannya, anakku tetap menunjukkan kebesaran hati dan selalu menebar rasa cinta dan kasih sayangnya ke saudaranya yang lain meskipun dia tidak mendapatkan balasan setimpal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pernah satu ketika sepupunya ber ulang tahun. &lt;br /&gt;Aku mendapat sms ajakan agar Cinta menghadiri pesta itu. &lt;br /&gt;Tidak ada kartu undangan, tidak ada kabar sebelumnya hanya sms pada siang itu. &lt;br /&gt;Maka pergilah Cinta dengan dandan khas menghadiri ulang tahun ditemani Yuna. Disana sudah banyak orang, acarapun sedang berlangsung. Dengan menenteng kado Cinta masuk ke pekarangan rumah itu. Mereka yang duduk disitu cuma memandang tanpa sapaan atau basa basi pada Yuna dan Cinta. Smuanya diam membisu. Yuna dan Cinta masuk saja, lantas menyerahkan kado dan langsung balik badan pulang karna mereka tidak dihargai. Mungkin saja kehadiran mereka sebenarnya tidak dikehendaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyesal telah menyampaikan isi sms pada Cinta seolah itu adalah ajakan pada dirinya. Aku menyesal memberi harapan kosong itu pada anakku. Terbayang olehku, saat berdandan betapa gembiranya dia, tertawa-tawa riang dan cerewet.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku. &lt;br /&gt;Aku kadang mau meluapkan rasa marah melihat kenyataan perlakuan yang dialami anakku. &lt;br /&gt;Dia tidak salah. Dia bahkan tidak tahu tentang apa yang terjadi.&lt;br /&gt;Tapi, sudahlah. &lt;br /&gt;Cinta punya aku dan Yuna dan itu sudah cukup. Dirumahku juga banyak berseliweran orang-orang walaupun itu bukan keluarga terdekatnya tapi tetap saja kehadiran mereka dirumahku memberi kegembiraan pada Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dan adik perempuanku. &lt;br /&gt;Aku gak mau menyalahkan mereka. Aku tau berat rasanya berdiri ditengah keluarga yang diambang perpecahan. Dan kami mesti tetap berpura-pura tidak terjadi apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terlahir dari keluarga yang sangat harmonis yang selalu berusaha menebar kebaikan. Punya ibu tipikal menerima dan berpasrah pada keadaan. Adik dan Abangku juga tipikal yang akan diam dan tak mau membalas atau protes kalau tersakiti. Dan sikap ditunjukkan dengan tidak mau berterus terang pada seseorang yang bukan dari keluarga kandung yang selalu menebar fitnah. Padahal, mereka terdidik dan sebagai jaksa pula. Ketika aku menunjukkan hal yang berbeda (aku memang selalu dianggap makhluk yang beda dikeluargaku) aku malah ditentang. Aku semakin protes, semakin memberontak. Dan hasil pemberontakan itu malah membuatku menjauh dari keluargaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Yuna harus memulai hidup dengan tersingkir dari keluarga besarku.&lt;br /&gt;Kami hanya punya selembar tikar ketika memulai hidup. Walaupun saat itu Yuna sudah bekerja di Kejaksaan Tinggi dan aku sebagai arsitek pemula. Tapi kami betul-betul memulai dari nol secara materi. Dan Cinta pun lahir. Cinta membuka matanya pada dunia untuk pertama kalinya hanya dengan kehadiranku dan beberapa orang temanku saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahun kemudian hubungan dengan keluarga besarku mengalami pasang surut. Kadang membaik kadang memburuk. Anehnya, ini bukan hubunganku dengan ibu dan adikku tapi lebih pada orang lain itu yang selalu hadir dikehidupan keluarga besarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu saja ada fitnah yang ditujukan buat keluargaku kini (aku, Yuna dan Cinta).&lt;br /&gt;Ketika aku sampaikan ke ibu, ibu malah memarahi aku yang tidak bersabar. Ibu selalu kepingin anaknya bersikap baik dan tidak suudzon ke orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memilih untuk membawa keluargaku pergi menjauh. Aku gak mau lagi membuat ibu terbebani meski fitnah selalu menerpa keluargaku. Aku samasekali tidak mengerti tujuan fitnah itu, apa yang diinginkannya dengan menyingkirkan aku dari ibu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan keluargaku ke ibu dan adikku masih menebar kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap minggu Cinta selalu menelpon neneknya. Atau ibuku yang menelpon Cinta, baik itu ketika disekolah (kebetulan Cinta punya HP) atau dirumah. Adikku, sering datang berkunjung menjenguk kami membawa anaknya Rai. Aku kadang membawa Cinta juga kerumah neneknya diwaktu-waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku gak mengerti kenapa ibu dan adikku tidak mengambil sikap tegas soal ini. Mereka mungkin masih berharap tidak terjadi apapun dikeluarga besarku walapun kenyataannya berkata lain. Aku terus berusaha mencoba untuk memahami sikap ibu dan adikku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan keluarga besarku memang tidak benar-benar bercerai berai.&lt;br /&gt;Satu dengan yang lainnya masih sering berpapasan berkunjung kerumah ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bertemu dirumah ibu itulah biasanya Cinta benar-benar disisihkan, sengaja atau tidak.&lt;br /&gt;Anakku seperti makhluk yang berbeda. Dan itu selalu mereka praktekkan tanpa ampun. Aku tahu ibu berusaha sekeras mungkin merekatkan kami meski dia juga tahu sia-sia. Cinta tetap diperlakukan beda. Dan Cinta, dia tidak pernah marah, protes atau bertanya kepadaku kenapa dia disisihkan. Dia sepertinya mengerti. Dia sepertinya menerima saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama aku bawa keluargaku menjauh, sekarang Cinta sudah terbiasa berdiam diri dirumah ketika pulang sekolah. Gak lagi merengek minta diantar kerumah neneknya seperti dulu kebetulan pilihannya cuma kerumah nenek karna kakeknya (ayah Yuna) sudah wafat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi sekarang ada Jibril. &lt;br /&gt;Cinta selalu kebagian tugas memegang dodot adiknya kalo lagi nyusu botol. Dia bertindak seperti laki-laki yang akan menjaga keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan dengan keluarga besarku.&lt;br /&gt;Yang masih Cinta lakukan demi menjaga silaturahmi adalah rutinitas menelpon neneknya dan bunde nya (adikku) atau menelpon Rai, anak adikku. Sisanya yang lain ? aku gak tahu pasti kenapa Cinta tidak pernah menelpon atau sekedar menanyakan perihal mereka seperti dulu. Padahal aku dan Yuna tidak pernah mengajarkan untuk memusuhi atau menjauhi mereka. Tidak pernah !. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja dia mulai mengerti bahwa kami hidup tersisih dan terfitnah berkali kali. Dan kami mesti bersyukur masih menjadi keluarga yang utuh dan dalam keadaan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cinta dari tahun ke tahun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcDmjJsm6I/AAAAAAAAASM/Xbei3CN_SMU/s1600-h/Untitled-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcDmjJsm6I/AAAAAAAAASM/Xbei3CN_SMU/s200/Untitled-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203631855255722914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcEMjJsm7I/AAAAAAAAASU/E_bfEijIF4M/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcEMjJsm7I/AAAAAAAAASU/E_bfEijIF4M/s200/Untitled-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203632508090751922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcEsDJsm8I/AAAAAAAAASc/4OyArnNak6A/s1600-h/Untitled-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcEsDJsm8I/AAAAAAAAASc/4OyArnNak6A/s200/Untitled-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203633049256631234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcFnzJsm9I/AAAAAAAAASk/hcnKNWapJ7E/s1600-h/100_0900.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcFnzJsm9I/AAAAAAAAASk/hcnKNWapJ7E/s200/100_0900.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203634075753814994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcGnTJsm-I/AAAAAAAAASs/emsRp7UFNKU/s1600-h/tusir+10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDcGnTJsm-I/AAAAAAAAASs/emsRp7UFNKU/s200/tusir+10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203635166675508194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag ; &lt;a href="http://technorati.com/tag/kemandirian+cinta"rel="tag"&gt;kemandirian cinta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/296860061" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/296860061/cintahanya-ada-cinta.html" title="Cinta....Hanya ada Cinta" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=6973988085083837703&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/6973988085083837703/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/6973988085083837703" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/6973988085083837703" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/cintahanya-ada-cinta.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-1803822510207141433</id><published>2008-05-23T16:12:00.005+07:00</published><updated>2008-05-23T22:58:29.645+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">You're Beautiful.....</title><content type="html">&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDbniDJsm5I/AAAAAAAAASE/URFe4b3oG0U/s1600-h/proyek+015.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SDbniDJsm5I/AAAAAAAAASE/URFe4b3oG0U/s200/proyek+015.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203600991620733842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda menikmati sekali lagi momen dimana anda berasa pertama kali mengenal istri anda dan merayunya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang yang cukup bersahabat.&lt;br /&gt;Aku memutuskan ikut Yuna belanja keperluan Kofii Takar ke Makro. Mumpung Yuna masih dalam masa cuti dan aku punya cukup banyak waktu untuk menemani. Kami berdua saja, gak ada yang lain. Cinta masih disekolah ikut studi ke internet dan Jibril ditemani iJas dan beberapa staff Yuna yang kebetulan ada kerjaan di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengendarai 'si putih' berarti cukup banyak koleksi album CD dari musik pop alternatif yang bisa diputar. Kendaraanku memang full musik. Beda dengan 'si hitam' yang cuma ada Chrisye kesukaan Yuna.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Aku putar James 'exotic voice' Blunt dari album back to bedlam.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan, seperti suami-istri umumnya maka kamipun cuma berbincang soal keluarga ato kerjaan. Puff ! rutinitas obrolan yang kadang membosankan. Terlalu membosankan kalo ditambah selingan perbincangan melalui telpon yang masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan yang ada didepan cukup bikin iri. Yang perempuan merangkul mesra pasangannya. Aku ingat, dulu waktu pacaran dan mengendarai 'si kumbang' motor butut warna itam yang selalu juga dipinjam teman buat mereka pacaran adalah saksi romantisme kami dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma rangkulan saat mengendarai motor, tapi itu romantisme. Cuma nongkrong sambil makan jagung bakar, tapi itu romantisme. Cuma bisa ngomongin sesuatu yang gak jelas, tapi itu juga romantisme. Aku bahkan bisa berlama-lama dan setengah malu-malu kalo ketahuan menatap wajah Yuna yang cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're beautiful...it's true&lt;br /&gt;i saw you face in a crowded place....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seharusnya ketika berumah tangga akan lebih banyak waktu buat merayunya. Atau dia yang merayu aku. Ternyata enggak juga, apalagi dengan kehadiran buah hati yang selalu ingin diperhatikan maka romantisme yang di jalani saat masa pacaran akan memasuki dimensi yang berbeda saat telah berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perjalanan aku dan Yuna pulang dari Kofii Takar setelah ditelpon berkali-kali oleh Cinta yang udah pulang sekolah secara tak terduga menghadirkan momen masa pacaran. Dimulai ketika kami berhenti dilampu merah SKA. Lucunya, bukan hanya aku yang merasakan momen romantisme itu ternyata Yuna juga. Jadinya, kami saling ngobrol seperti masa pacaran dulu. Topiknya gak jelas tapi bikin ketawa riang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah cukup lama aku gak merasakan getaran romantisme seperti ketika nembak Yuna dulu. Kini, dia kembali seperti gadis cantik yang akan ku mohon menjadi pacarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat berikutnya, kami diam sambil senyum sendiri dan membiarkan James Blunt membawa romantisme itu ke angan-angan.....ketika kulirik, pipi Yuna merona merah.&lt;br /&gt;Ha...ha...ha...ha...ternyata aku masih jago merayu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/296557104" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/296557104/youre-beautiful.html" title="You're Beautiful....." /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=1803822510207141433&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/1803822510207141433/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1803822510207141433" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1803822510207141433" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/youre-beautiful.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-5339654123179806847</id><published>2008-05-19T21:47:00.012+07:00</published><updated>2008-05-21T22:48:13.516+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">Mata Ke Jakarta</title><content type="html">Akhirnya setelah sekian kali tertunda, Rabu 14 mei gua jadi juga ke Jakarta. Agendanya, selain periksa mata di JEC juga ke Telview CCTV en Ceramic Technology sekalian dimanfaatin buat silaturahmi ke Pak Syabil.
&lt;br /&gt;Pak syabil ?
&lt;br /&gt;Cuma warga Jakarta biasa, tapi dengan umur 63 tahun yang keliatan masih seperti berumur 50 an tahun pak Syabil masih sangat enerjik. Maklum, beliau berprofesi sebage wartawan surat kabar abal-abal (ini dia sendiri yang bilang ya) yang selalu mengejar berita dan hidup dijalanan. Maka pantas gua nyebut kalo pak Syabil adalah ikon perjuangan hidup. Berteman dengan pak syabil selalu memberi warna tersendiri. Keras dan bermakna.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Ini dia oleh oleh dari Jakarta.
&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; 
&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peringatan Soal Hotel&lt;/strong&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Karena nyampe Jakarta udah sore dan gua belum punya referensi hotel mana yang dekat dengan tempat gua nantinya menuju JEC, kantor telview CCTV en Ceramic Technology maka gua memutuskan nyari penginapan yang dekat dengan pak Syabil. Artinya, itu adalah di daerah yang dekat dengan Tanah Abang !
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Gua ; pak, saya sudah disini di hotel 'blablablabla'
&lt;br /&gt;Pak Syabil ; oke, bentar lagi bapak kesana. Tunggu aja.
&lt;br /&gt;Begitu nyampe, pak syabil gua ajak ke rumah makan nasi padang. Tujuannya, makan malam.
&lt;br /&gt;Setelah selese makan.
&lt;br /&gt;Pak Syabil ; Yo, kok nginap disitu ?
&lt;br /&gt;Gua ; sopir teksi yang merekom pak
&lt;br /&gt;Pak Syabil ; ........
&lt;br /&gt;Gua ; memangnya kenapa pak ?
&lt;br /&gt;Pak Syabil ; Itu dulunya tempat nigeria di grebek polisi. Ada tembak tembakan. Orang orang disekitar sini nih lari kocar kacir. Nigeria mati dua !
&lt;br /&gt;Gua ; heh ??
&lt;br /&gt;Pak Syabil ; Nigeria itu suka bawa narkoba kemari.
&lt;br /&gt;Gua ; Mampus !
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Setelah makan malam yang disuguhi penutup cerita horor dan menakutkan maka besok paginya gua check out dan menuju hotel di jalan Cikini Raya.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peringatan Soal Taksi&lt;/strong&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Dalam taksi dari hotel di jalan Cikini raya menuju Ceramic Technology.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Pak syabil ; Hati-hati kalo naek taksi yang merek itu *sambil nunjuk taksi didepan*
&lt;br /&gt;Gua ; Heh ? knapa emangnya pak ?
&lt;br /&gt;Pak syabil ; Pernah ada kejadian penumpang perempuan dirampok satu milyard
&lt;br /&gt;Gua dan sopir taksi ; satu milyarrr ??? woww !
&lt;br /&gt;Pak syabil ; Perempuannya diperkosa dan ATMnya diambil. Tuh ATM dikuras duitnya satu milyar
&lt;br /&gt;Sopir Taksi ; ah, masa sih pak ? kok gua gak denger kejadiannya yak ?
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Otak gua ; Yah si bapak, mentang mentang gua datang dari kampung...ATM mana juga yang bisa ngeluarin duit satu milyar dalam satu malam ? trus gimana bisa sih si perempuan sambil diperkosa sambil ditanyain nomor pin ? gimana cara perampok mengingat nomornya ? gimana cara perampok nyatat nomornya ? gimana cara....halah....ngaco !
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Periksa Mata&lt;/strong&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Ke JEC untuk mengobati glaukoma.
&lt;br /&gt;Pas masuk entrance gua jadi ragu. Ini kan rumah sakit khusus mata artinya yang masuk punya masalah dengan penglihatan, artinya lagi kemungkinan untuk saling tabrak antar pasien cukup besar kan ?. Mangkanya gua mesti melangkah dengan ati-ati, step by step.
&lt;br /&gt;Ternyata tidak terjadi apa-apa. Smuanya berjalan lancar karna para pasien membawa penuntun yang masih normal.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Gua ngerasain sekitar enam alat tes mata yang beda-beda. Cuma, yang berkesan itu pada dua alat saja.
&lt;br /&gt;Pertama, alat ngukur tekanan pada mata. Ini adalah kali pertama gua di tes dengan alat beginian...jadi gua gak siap mental.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Perawat ; ayo pak, kemari
&lt;br /&gt;gua maju dan menuju alat pengukur tekanan mata yang dikendalikan suster itu.
&lt;br /&gt;Perawat ; taroh dagunya disini dan jidatnya disini. *sambil nunjuk penopang pada alat tersebut *
&lt;br /&gt;Gua ; *iseng* kalo saya taroh jidat saya disini, gimana mbak ? *sambil nunjuk dengkul*
&lt;br /&gt;Perawat : boleh kok pak...trus nanti bibirnya taroh disini ya *sambil nunjuk kejidat*
&lt;br /&gt;Gua : tkakakakak...tkakakakakak...tkakakakakak 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Kembali serius.
&lt;br /&gt;Begitu posisi muka gua udah tepat, suster ngomong lagi.
&lt;br /&gt;Perawat ; Buka matanya....yak...tahan...tahan...trus, tahan..tahan lagi...sedikit lagi...tahan....
&lt;br /&gt;Otak gua ; sampai kapan daku bertahan mbak ???
&lt;br /&gt;Perawat ; Yak, tahan ya....
&lt;br /&gt;tiba-tiba...Blussssssss !!! ada angin kencang keluar dari alat itu nembak ke mata gua.
&lt;br /&gt;Saking kagetnya gua sampe merespon... 
&lt;br /&gt;Gua ; hublahublahubla...hublahublahubla...hublahublahubla ! 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;he..he..he, becanda. Yang jelas angin itu bikin kaget, sumpe.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Perawat ; gimana pak, kaget ya ? gak pa pa kok..he..he..he..he.
&lt;br /&gt;Otak gua ; nih perawat kek nya dendeman ke gua yak ? masa gak ngasi tau duluan kalo alat ini bisa bikin kaget.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Urusan gua selese, gua balik lagi duduk nunggu antrian ke alat tes berikutnya. Berikutnya yang maju ke alat tes tekanan mata adalah seorang ibu separoh baya. Yang gua saksikan, begitu matanya ditembak angin si ibu responnya gak kayak gua tadi. Malah dianya merespon lebih ekstrim lagi. Dia ketawa ngakak sepuasnya !!...sebuah respon yang aneh untuk seseorang yang hampir buta....
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Alat yang kedua, melihat titik yang muncul dan tekan tombol.
&lt;br /&gt;Mungkin ini alat yang fungsinya untuk meliat respon mata.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Di tes kali ini gak ada perawat yang mengendalikan, gua cuma disuruh menekan tombol aja. Perawat yang udah ngasi instruksi ke gua, pergi ngurus sesuatu yang lain. Gua ditinggal sendirian diruangan ber AC nan sejuk. Gua gak tahan sejuk, sejuk selalu bikin mata mengantuk. Dan gua memang jadi sangat mengantuk apalagi seliweran cahaya seperti menina bobokan. Akhirnya gua ketiduran di alat tes.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Ada cahaya yang bikin kaget, gua terbangun, lantas...ctek..ctek...ctek...ctek !! menekan tombol. Trus ketiduran lagi
&lt;br /&gt;Ada cahaya yang bikin kaget lagi, gua terbangun, lantas...ctek..ctek...ctek...ctek !! menekan tombol. Trus ketiduran lagi
&lt;br /&gt;Sampe si perawat datang.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Gua merasa berdosa udah mengelabui hasil tes. Tapi, kalo minta di ulang...alasan gua apa ?. Gua akhirnya memutuskan untuk diam aja dan berharap smoga hasil tes gak menunjukkan mata gua merespon dengan cara yang aneh dan gak biasa.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Akhirnya, gua ketemu dengan juga dokter Iwan. Dengan penuh kejujuran dia ngasi tau kalo mata yang kena glaukoma sudah terlambat disembuhkan. Oh My God !. Tapi, ngobrol dengan dokter Iwan sangat menyenangkan. Gua makin tenang udah dikasi wejangan oleh dokter profesional. Hidup gua belum tamat ! dia ngasi obat untuk tiga bulan dan gua disuruh balik lagi tiga bulan kedepan.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Walo udah gak lengkap lagi kenormalan kedua mata gua, gua selalu berharap dapat kembali ke jakarta dengan mata penglihatan.
&lt;br /&gt;Melihat kemacetan, 
&lt;br /&gt;Menyaksikan kesemrawutan
&lt;br /&gt;Menonton pergulatan hidup yang disuguhkan.
&lt;br /&gt;Dan mencoba merekam jalur jalan yang selalunya berobah obah...bikin gak hapal...ongkos taksi jadi mahal karna di bawa mutar mutar...
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Yah, itulah sekedar oleh oleh dari Jakarta.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/295134353" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/295134353/mata-ke-jakarta.html" title="Mata Ke Jakarta" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=5339654123179806847&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/5339654123179806847/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5339654123179806847" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/5339654123179806847" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/mata-ke-jakarta.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-2649439067339603661</id><published>2008-05-13T19:50:00.008+07:00</published><updated>2008-05-22T22:52:49.733+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Bisnis" /><title type="text">Belajar Menjadi Developer (1)</title><content type="html">Saat ini aku lagi mencoba untuk terjun di dunia properti dengan berkolaborasi dengan sohibku Yudi. Ada tiga pilihan awal&lt;br /&gt;1. Menjadi EO untuk pameran perumahan&lt;br /&gt;2. Menjadi broker perumahan&lt;br /&gt;3. Menjadi pengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali alternatif yang nomor dua, maka pilihan nomor satu dan nomor tiga yang akan kami garap serius. Menjadi broker saat ini mungkin sulit karena belum ada pengetahuan dasar yang bisa dijadikan pijakan awal berbisnis. Artinya konsep bisnis maupun administrasi belum tergambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini perusahaan sudah ada, bernama PT. Citra Moraland. Berarti satu syarat sudah kami penuhi. Selanjutnya adalah menggali ilmu bisnis dari orang orang yang sudah terjun ke bisnis ini. Kamipun bergerilya, salah satunya dengan berbincang dengan Bang Yusuf Gamal pemilik Perumahan Padi Mas Citra I, II dan III. Dari bincang tersebut banyak ilmu yang didapat apalagi bang Yusuf bersedia diajak bekerja sama. Ini kabar baik untuk mengurangi resiko gagal karena minimnya pengetahuan tentang bisnis ini.&lt;br /&gt;Dari bang Yusuf tentang langkah bisnis perumahan ; &lt;br /&gt;- Penentuan lokasi&lt;br /&gt;- Status tanah (Sertifikat Hak Milik) &lt;br /&gt;- Memilih jenis agreement&lt;br /&gt;- Penentuan tipe rumah, harga rumah dan modal kerja.&lt;br /&gt;- Promosi&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Daftar lokasi yang akan dijadikan proyek awal sudah ada. Di Pandau, di panam dan di dekat kampus UIR. Bagi seorang Yusuf Gamal, pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting bagi seorang pengembang dalam menjual produknya dan aku mempercayai itu. Apa saja yang menjadi rujukan terhadap pilihan lokasi ? lokasi tersebut punya potensi besar untuk berkembang, lokasi dekat sarana dan prasarana dan lokasi telah siap bangun atau kalau butuh penimbunan perlu diperhatikan agar tidak terlalu membutuhkan cost yang besar.&lt;br /&gt;Kami sepakat mendahulukan lokasi dekat kampus UIR dan Panam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Untuk lokasi dekat UIR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada satu kekurangannya. Dengan luas 20m x 60m artinya dilahan tersebut cuma bisa dibangun sekitar 6 unit rumah dengan luas tanah 10m x 14m kecuali lahan sebelah yang kebetulan kosong juga bisa di ajak kerjasama. Beda dengan lahan di pandau yang 3000 M2 dan panam 1 Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya untuk lahan yang sekarang, kami mengajukan beberapa sistem kerjasama pada pemilik lahan artinya, kami tidak perlu membeli tanah tersebut.&lt;br /&gt;Bentuk kerjasamanya adalah ; &lt;br /&gt;1. Membeli harga tanah dengan harga jauh diatas harga pasar dengan sistem pembayaran bertahap.&lt;br /&gt;2. Dengan sitem bagi hasil 3 : 1 artinya 3 rumah untuk pengembang dan 1 rumah untuk pemilik tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cuma bisa terbangun 6 unit rumah saja kami akan membangun rumah antara tipe 100 dan 120.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sedang proses negoisasi mengenai sistem kerjasama dengan pemilik tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut site plan rencana perumahan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SCmesCLqw7I/AAAAAAAAARg/uqi0LvKYyoc/s1600-h/denah+perumahan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SCmesCLqw7I/AAAAAAAAARg/uqi0LvKYyoc/s320/denah+perumahan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199861724113191858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterangan gambar ; &lt;br /&gt;* Lahan yang di bagi adalah lahan yang akan di bangun&lt;br /&gt;* Lahan kosong baru akan diajak kerjasama karena pemilik tanahnya beda dari lahan yang pertama.&lt;br /&gt;* Kalau ternyata lahan kosong itu mau diajak kerjasama maka posisi view rumah dan posisi jalan perumahan akan diubah. Posisi jalan menjadi di tengah membelah dua lahan dan posisi rumah berhadapan ke jalan perumahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Bersambung.....&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/289830420" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/289830420/belajar-menjadi-developer-1.html" title="Belajar Menjadi Developer (1)" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=2649439067339603661&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/2649439067339603661/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2649439067339603661" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2649439067339603661" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/belajar-menjadi-developer-1.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-8242858653583123598</id><published>2008-05-12T03:46:00.005+07:00</published><updated>2008-05-22T23:55:16.334+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kreasi" /><title type="text">Keinginan</title><content type="html">&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SCdeCSLqw6I/AAAAAAAAARY/df3YJNNwqTg/s1600-h/poto+ayang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_i8W7ZspvIaw/SCdeCSLqw6I/AAAAAAAAARY/df3YJNNwqTg/s200/poto+ayang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199227688156054434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keinginan yang ingin ku cuatkan lagi saat ini yaitu, menggambar karikatur !&lt;br /&gt;Dulunya, menggambar karikatur ato bermain musik membuat fikiran ini rileks. Membuatnya jauh dari kerumitan hidup. Jauh dari fikiran yang 'terkotakkan' artinya, pada saat menggambar bebas begini fantasiku bisa menjelajah kemana saja. &lt;br /&gt;Dan rasanya sudah lama sekali aku melupakan hal itu. Melupakan dua hobiku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saatnya aku berniat memulainya lagi, bukan untuk mendapatkan fulus tapi lebih pada keinginan menikmati hidup dengan menyalurkan hobi.&lt;br /&gt;Apakah ini penting saat ini ? aku gak tau pasti yang jelas aku akan memulainya saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter karikatur ini dulunya pernah muncul di harian Waspada Medan tiap hari minggu. Cukup membuat bangga juga apalagi sebagai mahasiswa yang ngekos, honor yang kudapat dari hobi ini menebalkan uang saku.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Seperti sebelumnya, aku akan membuat jalan cerita tanpa bantuan balon teks, artinya sang tokoh akan menceritakan sesuatu jokes / lelucon dengan aksi atau gerak tubuh semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu cukup sulit, mengingat coretan itu mesti tepat dengan penggambaran yang kita inginkan. Kalo sampai alur cerita tidak dimengerti oleh orang lain maka penggambaran kita telah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/288330501" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/288330501/keinginan.html" title="Keinginan" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=8242858653583123598&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/8242858653583123598/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/8242858653583123598" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/8242858653583123598" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/keinginan.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-1371411353354866521</id><published>2008-05-11T21:54:00.000+07:00</published><updated>2008-05-11T22:04:02.471+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">Shoutbox terpaksa di Apus....</title><content type="html">Beberapa hari belakangan ini, shout box ku error. Aku gak tau apa masalahnya. Dan dengan terpaksa aku apus. Padahal, banyak teman yang udah ngasi komentar disitu. Too bad !.karena kehilangan link teman teman yang belum sempat ku save. Aku cuma bisa minta di persori aja dan jangan kapok mengunjungi blogku ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/288236598" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/288236598/shoutbox-terpaksa-di-apus.html" title="Shoutbox terpaksa di Apus...." /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=1371411353354866521&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/1371411353354866521/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1371411353354866521" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/1371411353354866521" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/shoutbox-terpaksa-di-apus.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-2813124785734563674</id><published>2008-05-09T22:49:00.005+07:00</published><updated>2008-05-12T02:26:03.520+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ngobrol Indonesia" /><title type="text">Warna Warni BBM</title><content type="html">Desas desus kenaikan BBM seperti virus yang cepat menyebar dan kena ke sendi sendi kehidupan di masyarakat. Kebetulan aku mengalami beberapa kejadian tentang reaksi masyarakat seputar rencana kenaikan BBM tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama ; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang bendahara di instansi pemerintah ditelpon pemilik pom bensin tempat kayawan/pejabat di instansi tersebut mengambil jatah bensin untuk kendaraan dinas mereka.&lt;br /&gt;'bu, di tagihan tolong buat harga bensinnya sesuai kenaikan harga BBM ya '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bensin aja jelas belum naik dan belum ada pengumuman yang disertai edaran resmi pemerintah kok bisa bisanya pemilik pom bensin itu minta tagihannya ditulis dengan harga sesuai kenaikan harga BBM nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua ;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di warung kopi secara gak sengaja aku nguping seorang pria paruh baya dimeja sebelah yang lagi ngobrol melalui HP nya dengan seseorang yang aku yakini itu kolega bisnisnya.&lt;br /&gt;'Waduh pak, kalo minyak Industri kan harganya sudah bukan harga yang tersubsidi, kok ikutan jadi beban produksi berdasarkan BBM untuk umum ?&lt;br /&gt;Tebakanku, seseorang diseberang telpon ikutan menaikkan ongkos produksinya begitu tau harga BBM konsumsi publik akan naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho ??&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Aku bingun, yang dinaikin itu BBM untuk konsumsi publik aja ato ikutan BBM industri yah ? kalo cuma BBM untuk konsumsi publik aja apa pula arti omongan seseorang diseberang telpon itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga ;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman bilang kalo dia mau cepet cepet ngambil mobil di showroom karna takut harga mobil baru bakal ikutan naik begitu BBM naik. Dengan semangatnya dia bercerita ke aku. Kebetulan disampingnya berdiri pengemis.&lt;br /&gt;Aku cuma bisa diam dan bingung mo mendengarkan yang mana, apa celotehan si kawan ato nyimak permintaan pengemis yang berdiri aja sambil menengadahkan tangan disamping nya tapi terus dicuekin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat ;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah aku kebetulan lagi renovasi pagar. Ada beberapa pekerja yang merenovasi. Biasalah, kalo lagi waktu istirahat para tukang itu asik ngobrol ngalur ngidul. Salah satu obrolan mereka tentang kenaikan BBM.&lt;br /&gt;Begini kira kira kata penutup obrolan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Agh...gak perduli aku BBM mau naik ato enggak. Mampus situ lah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/287822031" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/287822031/warna-warni-bbm.html" title="Warna Warni BBM" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=2813124785734563674&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/2813124785734563674/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2813124785734563674" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2813124785734563674" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/warna-warni-bbm.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-2869816633228597177</id><published>2008-05-04T21:04:00.001+07:00</published><updated>2008-05-04T14:57:24.533+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Warung Kopi" /><title type="text">My Broken Venus</title><content type="html">Gara gara modem Venus yang kek nya ngadat, aku mesti nahan napsu ngeblog ria. Pusing juga sih, karna bagiku onlen udah kebutuhan. Biasanya kalo gak dirumah malam hari, aku onlen dijalanan...he..he..he...lumayan kalo kebetulan pas lampu merah ada cewek yang ngelirik dari samping. Serasa keren dan penting. Kebayangkan gimana aku memposisikan laptop biar keliatan sama pengemudi lain. Ngangkat tinggu tinggi. Kalo ada teknologi canggih yang bisa bikin sambil nyetir bisa ngetik dilaptop pasti tambah asik lagi. Jadi gak perlu jadi penumpang untuk bisa onlen dijalanan. I love it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laptop dan Modem adalah teman setia perjalanan. Mereka seperti konektor yang menghubungkan alam fikiran dan alam penyampaian. hik, kek dunia roh aja. Jadi begitu ngeliat ada yang menarik minat, langsung aku tulis.... &lt;br /&gt;Ngeliat awan, aku langsung nulis puisi...&lt;br /&gt;Ngeliat mendung, aku langsung nulis laporan cuaca&lt;br /&gt;Ngeliat anak kecil minta sedekah, aku langsung nulis 'abis ini setor langsung ke saya yah'. Gak lah, aku bukan preman yang memperkerjakan anak dibawah umur untuk ngemis dan ngamen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kerajinanku nulis patut diacungi tiga sampe empat jempol.&lt;br /&gt;*sebenarnya jempol kalian ada berapa sih ?*&lt;br /&gt;Aku aja sampe mo ngasi piala dan penghargaan kediriku sendiri saking rajinnya onlen buat nulis...very very aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Venus rusak, serasa ada yang kurang. Kurang apa yah ?...Oh,ya Venusku rusak karena Cinta kurang kerjaan menjadikan modem itu sebagai pesawat monster lawannya Ultraman. Pesawat modem landing di meja ruang tamu sebagai landasannya, trus pesawat modem naik lagi ke atas dan nabrak Ultraman. Seabis ditabrak sana sini, jadilah modem Venusku mengalami gegar otak akut. Gak bisa mikir, gak bisa baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku mengalami kegagalan onlen selama seminggu belakangan ini. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk tetap memuaskan libido nulisku aku jadi pelanggan warnet. Pokoknya aku sempetin datang ke warnet sehabis berkegiatan ato malah di sela kegiatan. Ato aku cukup menuliskan artikel di laptop saja seperti kebiasaan selama ini. Selesenya baru di publish. Walo kadang metode itu kurang sreg karena kebiasaanku adalah langsung nulis onlen, apapun itu. Ngeditnyanya juga onlen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasanku ini bikin aku sempat mikir jugak, jadi sempet kurang ngertos jugak, apakah aku menulis ini udah semacam obsesi yang tidak terkendali yah ?. Apakah ini malah sebentuk penyakit jugak yah ? seperti seseorang yang gak bisa mengendalikan kebiasaan makannya atau seperti seseorang yang gak bisa nyetop kebiasaan ngupilnya. Nyandu. Okeh, harus kuakui yang dua belakangan...makan dan ngupil adalah kebiasaanku jugak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir jam duabelas malam.&lt;br /&gt;Cinta belum juga bobok. Masih didepan tipi. Aku yakinnya begitu karena ada suara suara alusnya yang kedengeran. 'Hak Hak...Hak Hak !&lt;br /&gt;Teriakan 'Hak Hak...Hak Hak ! adalah teriakan niru teriakan Ultraman, sama seperti teriakan pendekar silat 'Ciaat' ato 'Miaouu' nya kucing garong. Meski aku kurang tau Ultraman apa yang berteriak seperti itu. Mungkin ini jenis ultraman yang dulunya tukang demo membela Hak pekerja pabrik. Ato ini teriakan karangan Cinta yang menuntut hak nya sebagai penderita insomia seperti aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran aku ngintip. Kepala keluar dikit dari tepi dinding. Tangan keluar dikit trus kaki keluar dikit. Dan terakhir, badan keluar dikit dari tepi dinding. Jadilah aku sekarang udah separo badan berdiri mengintip Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kaget.&lt;br /&gt;Di jam duabelas malam ini Cinta masih tune. Dia guling guling, nendang, mukul, loncat loncat, terbang * yang ini boong*. Pokoknya Cinta seperti sedang melakukan senam pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ; Cinta, kok belum tidur ?&lt;br /&gt;Cinta ; Pi, liat pelem ultramannya. mantab&lt;br /&gt;Aku ; manah ?&lt;br /&gt;Cinta ; tuh, liat lah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku udah dihadapan tipi.&lt;br /&gt;Nonton pelem Ultraman tontonan Cinta. Keasikan nonton jugak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ; iya, mantab. Yang ini Ultraman apa ?&lt;br /&gt;Cinta ; neksus.&lt;br /&gt;Aku ; Ooooo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian nyadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ; eh, cinta kok belum tidur ?&lt;br /&gt;Cinta ; Papi aja belum tidur jugak dari tadi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tadi ? berarti Cinta udah ngikutin jejakku sejak jam lima sore ? berarti dia udah nonton Ultraman dari jam lima sore ? kok aku gak nyadar yah.....&lt;br /&gt;Mampus.&lt;br /&gt;Kek nya dia udah mengalami kecanduan nonton Ultraman. Seperti aku yang kecanduan onlen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Venus ku rusak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam delapan malam.&lt;br /&gt;Aku ; Cinta bobok yo....&lt;br /&gt;Cinta ; tapi, Cinta mo nonton pi.&lt;br /&gt;Aku ; papi aja gak meng komputer, udah nontonnya besok aja&lt;br /&gt;Cinta ; Eeeeeeee.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara gara modem Venus ku rusak maka Ultraman terpaksa ikutan rusak..&lt;br /&gt;Piss ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/282884391" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/282884391/my-broken-venus.html" title="My Broken Venus" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=2869816633228597177&amp;isPopup=true" title="4 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/2869816633228597177/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2869816633228597177" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2869816633228597177" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/04/my-broken-venus.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-7528659941988206409</id><published>2008-05-02T10:27:00.006+07:00</published><updated>2008-05-02T12:32:48.378+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Keluarga" /><title type="text">Mandiri dan Sundel Bolong</title><content type="html">Yuna dapet surat dari gurunya Cinta.&lt;br /&gt;Inti isinya kira kira begini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;iJas dilarang menemani Cinta disekolah biar Cinta bisa mandiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua dapet laporan ini dan coba mengorek keterangan dari Yuna. Kenapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Yuna ngutip kata gurunya Cinta, porsi tugas iJas udah melebihi dari yang diperintahkan. Menemani Cinta. Bukan ikut campur kegiatan belajar Cinta. Maksudnya sih mungkin baik. Tapi, anak anak lain jadi ketakutan. Bu Liza juga ketakutan. Kegiatan belajar di kelas seperti idup dalam bayang bayang kehadiran preman.&lt;br /&gt;Salah satu kejadiannya kira kira begini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu liza ; Ayo anak anak, siapa yang tau ini hurup apa tunjuk tangan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya, yang ngacungin tangan lebih tinggi akan di pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijas langsung ngangkat tangan Cinta setinggi tingginya, seperti orang yang mo metik buah jambu dari pohon. Kontan anak anak ketakutan. Menyangka ada gendruwo yang bisa membesar dibelakang mereka. Bu liza ikutan shock dan istigfar. Untung iJas gak sekalian melepas ikatan rambutnya. Dengan rambut setengah kribo ditambah terpaan angin bisa dibayangkan ketakutan yang melanda seisi kelas. Masih untung gak begitu. Gak cukup membantu Cinta ngacungin tangan iJas juga terak terak setegasnya. Sekali lagi seisi kelas merasa terintimidasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Cinta buk, Cinta buk ! buk ! ini Cinta udah ngacungin tangan !Buk ! Buk !BUKKKK !&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bisa dipastikan manusia yang berumur empat sampe lima tahun dan masih polos itu mengurungkan niatnya bersuara. Mereka belum kenal dunia hitam. Bisa bisa kalo melawan akan dibantai iJas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu iJas gak boleh lagi masuk kedalam kelas. Gua jugak sempet heran kenapa iJas bisa masuk ke dalam kelas. Apa dia memalsukan identitas yak ? membuat penning sendiri yang ditempelin poto trus dikasi catatan umur. Bisa jadi, iJas juga udah memalsukan umurnya menjadi empat tahun biar bisa lolos ato nangis sambil guling guling di lantai? Guru guru udah kena tipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sejalan dengan visual yang gua tangkap, kalo gua ngantar Cinta ke sekolah dan nurunin di depan gerbang sekolah maka gua liat iJas yang menyandang tas ransel dipunggungnya mirip anak sekolahan. Jalannya jugak lebih cepat dari Cinta menuju pintu depan lobby. Biasanya Cinta berlari kecil mengejar iJas. Keknya, Ijas yang paling napsu masuk sekolah dan Cinta cuma ikutan ngantar. Bisa bisa kalo iJas udah merasa gak perlu ditemenin lagi dia akan nyuruh Cinta pulang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikeluarkan dari kelas ternyata gak mengurangi intimidasi iJas. Disekolah Cinta, kalo jam makan siang mereka akan menuju ruang makan yang bisa menampung seluruh anak TK dan PG yang jumlahnya tiga kelas. Kalo yang esde lain lagi ruang makannya. Mereka duduk di meja makan panjang menunggu juru masak datang dan meletakkan hidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pas piring piring berisi lauk pauk udah diletak Ijas yang duluan nyerbu. Ngambil  menu untuk diletakkan kepiring Cinta. Anak lain dapet sisanya. Cinta gak bisa berbuat apa, wong dia juga merasa terintimidasi. Gak bisa protes. Cinta dan temen temennya senasip sepenanggungan. Cuma, lauk makanan di piring Cinta lebih banyak ketimbang kawan kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran iJas menimbulkan keresahan bagi guru guru. Dia udah jadi gosip terhangat dan issu terpenting mengalahkan issu mo nikahnya bu Heni dengan sopir antar jemput anak sekolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                   *****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiasakan Cinta dalam genggaman pengasuh juga punya efek negatip lainnya.&lt;br /&gt;iJas punya banyak koleksi cerita horor. Pengetahuannya tentang dunia hantu dan demit cukup mengagumkan. Jangan jangan dia dulunya berasal dari dunia ini sebelum kena kutuk berobah jadi manusia. Dan kebiasaan iJas kalo mendongeng membuat syaraf penerima informasi di otak Cinta terbuka lebar. Trus, di save.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam, gua, Cinta dan iJas mo ngunjungi Yuna yang masih dirumah sakit. Cinta menemani iJas dibelakang. Gua gak tau awal mulanya darimana yang gua tau kemudian obrolan mereka udah tentang dunia perpocongan. iJas bilang dikampungnya pocong itu suka jalan jalan malam dan makan anak kecil. Cinta merasa dirinya masih anak kecil buktinya masih suka pipis dicelana. Gua gak bisa nyela soalnya jalanan lagi rame dan gua lagi telpon telponan dengan kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ngeri, lantas mengambil buku untuk nutup telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iJas ; kok nutup telinga. udah gak mau dengar lagi ceritanya ?&lt;br /&gt;Cinta ; yang lain lah kak...pocong itu ngeri.&lt;br /&gt;iJas ; oke, kita cerita lain. apa yah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta udah membuka tutup telinganya. iJas masih mikir mikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ; cepet lah kak ceritanya......&lt;br /&gt;iJas ; Ou. Kita cerita sundel bolong aja yah.&lt;br /&gt;Cinta ; apaan tuh kak. Kawannya Ultraman ?&lt;br /&gt;iJas ; gak tau. mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, iJas mulai mendongeng lagi dengan tokoh sundel bolong. Beberapa menit kemudian yang gua tau Cinta udah jerit-jerit dan lari kebangku depan kedekat gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ; pi, kak iJas pi ! pi takut pi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua diem dan geram. Dan gua mo negor si Ijas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kaca spion gua ngeliat iJas cekikikan dibelakang. Gantian gua yang ketakutan. Niat mo negor iJas gua urungkan. Gua merasa cerita sundel bolong ada dikampung itu cuma karangan belaka, iJas gak jujur soal siapa sundel bolong sebenarnya. Gua liat ciri ciri phisik yang dia ceritain adalah ciri ciri phisiknya dia sendiri. Gua memilih seperti Cinta, diem aja sepanjang perjalanan sambil bersiaga kalo tiba tiba iJas nyekek leher dari belakang. Gua udah mengatur vokal gua. Kalo leher dicekek gua akan teriak sekencangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tolooonggg pak pulisi !! tolonggggg! gua udah menggaji sundel bolong buat nyekek leher gua !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua berusaha mempercepat laju mobil sampai ke parkiran rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk parkiran gua langsung menggandeng Cinta menuju lantai tiga. Biarkan saja Ijas ketinggalan dibelakang. Yang penting nyelamatin diri sendiri dulu. Tekan tombol tiga. Kami naik. Lift kebuka, kami keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta udah duluan nyerbu ke pintu 306. Pintu dia buka cepat cepat. Kek nya, cerita iJas masih menghantui pikirannya. Gua jugak. Begitu pintu dibuka, Cinta jerit lagi. Keknya dia kaget. Gua menyangka iJas udah menghilang dan sampe duluan di lante tiga dengan wujud aslinya. Rambut setengah kribo yang dibiarkan tergerai diterpa angin, pake baju daster putih trus ditengahnya perutnya blong ngeluarin cairan warna merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak, Cinta cuma kaget meliat neneknya yang make mukena dan sedang sholat. Gua ngurut dada tanda lega kecuali begitu mendengar dari lift ada bunyi 'ting ! dan pintu lift yang kebuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu kemudian. Yuna udah dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kejadian meyakinkan gua kalo iJas udah kelewat dominan bagi anak TK Bintang Cendekia. Khususnya, kelas Cinta. Dan iJas juga udah kelewat dominan buat Cinta. Cinta maunya kalo iJas ada terus buat nolongin dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua juga udah diskusiin ke Yuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang sekolah. Cinta dan Ijas masuk kedalam rumah. Yuna sedang ada diruang tamu.&lt;br /&gt;iJas datang sambil nyodorin surat dari sekolah.&lt;br /&gt;Yuna lagi menggendong Jibril. Ternyata surat pemberitahuan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inti isinya kira-kira begini.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kepada ibu dan bapak. Mohon bantuannya untuk dapat melarang iJas menemani Cinta disekolah biar Cinta bisa mandiri...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untung gak ada tambahan isi lainnya seperti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dia sangat menakutkan ! dia menakutkan ! Jangan ganggu kami, pergilah ketempat alam asalmu ! tolong jangan ganggu kami ! Hublahubla berrrr...Hublahublaberrrr... (Sambil memercikkan air kembang tujuh rupa kesekeliling sekolah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuna menghela napas panjang sambil ngeliatin Cinta dan Ijas yang sedang main PS2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, isi surat itu intinya biar bisa mandiri. &lt;br /&gt;Gua dan Yuna yakin itu masih sulit. Mesti cari cara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau....&lt;br /&gt;Jangan-jangan itu cuma alesan guru yang udah ketakutan meliat iJas berobah jadi sundel bolong....sama seperti ketakutan gua dan Cinta. Hiiiiiii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/281959114" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/281959114/mandiri-dan-sundel-bolong.html" title="Mandiri dan Sundel Bolong" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=7528659941988206409&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/7528659941988206409/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/7528659941988206409" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/7528659941988206409" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/mandiri-dan-sundel-bolong.html</feedburner:origLink></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1974944762052570102.post-2212106623264744125</id><published>2008-05-02T10:05:00.000+07:00</published><updated>2008-05-02T10:07:34.348+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ngobrol Musik" /><title type="text">Nirvana</title><content type="html">Sudah cukup lama rasanya gua jadi makhluk ‘steorotip’.&lt;br /&gt;Sebenarnya ‘steorotip’ jenis kata yang sulit.  Gak ada hubungannya ama music dan kuping,&lt;br /&gt;halah. Itu kan stereo !.&lt;br /&gt;Karna sulit gua gak tau artinya apa. Tapi, berhubung enak aja kedengarannya maka gua tulis aja.&lt;br /&gt;Maksud gua, idup gua sekarang super normal dan super jelas. Sejelas mengingat kalo bangun tidur, lontong adalah jenis sarapan pagi dan bukan menu makan malam. Gua jugak udah ngerti kalo lawakan tukul itulah yang mesti ditertawakan bukannya terpingkal pingkal meliat pembawa berita ekonomi sampe guling guling di lante sehabis nyimeng. Ilusi gua waktu itu, bibir pembawa berita tiba-tiba dower kebanyakan ngomong makin lebar makin besar sampe mukaknya ketutup bibir hingga akhirnya seluruh layar tipi penuh bibir. Pembawa acara yang memalukan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu itu, idup gua berpredikat ‘anti kemapanan’. Padahal sebenarnya itu didapet dari cara idup yang dilakoni secara ‘gak sengaja’. Konotasinya yang jelek menimbulkan protes bagi gua. Gua seperti disingkirkan dan dimusuhin lingkungan.&lt;br /&gt;Dosa apa gua ? padahal gua gak melakukan apa apa.&lt;br /&gt;Nah, kata orang orang justru itu dia sumber masalahnya, gak mau melakukan apapun jugak. Emak juga bilang begitu ‘jangan diem aja dong, bergerak…kreatip..bergaul ! gua nanggapin dingin, gak mau ada keributan gua memilih masuk kamar lagi. Padahal, baru aja sore itu gua bangun tidur dan keluar kamar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Diajak gotong royong, gua nganggepnya kampanye terselubung ketua RW yang mo terpilih kembali. Jelas jelas gua anti politik praktis. Diajak ronda malam gua anggap akal akalan untuk menutup pintu rejeki. Maklum, gua kalong yang punya banyak temen kalong juga. Bagi kalong berjualan dimalam hari seperti berjualannya dipagi hari bagi manusia. Pasar malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlakuan tak senonoh ini terus berlanjut, gak ada yang mo deket deket cuma karena gua lupa bahwa mandi bukanlah pekerjaan sesederhana yang gua yakini yaitu mengambil segayung air menyiramkannya kekepala lantas keluar kamar mandi trus make baju. No nyabun no nyampoo, buang buang waktu. Kecuali, waktu aktipitas nyabun dan nyampoo dilakukan seabis nyimak aksi Asia carera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua mesti ngambil sikap, ini bukan habitat gua sebenarnya. Gua udah terdampar secara gak sengaja disini dari planet asli gua. Jatidiri gua sebenarnya adalah seorang alien. Ato gua akan idup konyol sebagai seorang kutu buku yang ikut segala jenis les dan kursus malah akhirnya punya kerjaan menjadi pembicara ekonomi di tipi  seperti yang gua tonton  pas lagi nyimeng. Itu bukan pekerjaan, itu siksaan. Dan bibir gua gak mesti terliat besar menempel di layar kaca untuk mencari uang. Gak banget deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pencarian gua, akhirnya ketemu juga dengan penderita ‘kelumpuhan syaraf gerak dan syaraf berpikir permanen’ lainnya. Gua merasa senasip dengan mereka. Kami merasakan derita yang sama. Gak banyak gerakan yang kami lakuin, gak banyak yang mesti di pikirin. Dan itu membuat gak ada yang mo deket kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kami salah ? apakah kami anak metal ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya terbentuklah komunitas ‘diem itu emas’.  Komunitas mas mas pendiem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mana sebuah komunitas lain kami juga mempunyai upacara adat. Kami menyebutnya lingkaran ketawa.&lt;br /&gt;Saban hari kami melakukan diskusi diskusi penting dan komprehensip secara telepati. Waktu diskusi yang alot kadang makan waktu tiga hari kadang malah sampe seminggu. Niru pembahasan RUU di dewan. Bedanya, pas rapat anggota dewan ada yang tidur dan netesin iler sedangkan kami cukup netesin iler tanpa perlu tidur. Bedanya lagi, di dewan mensyukuri yang namanya ‘masa reses’ kalo kami malah berusaha sekuat tenaga menghindari kata ‘masa reses’. Masa reses, sesuatu yang menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkaran ketawa adalah jenis rapat yang abstrak. Kalo ada yang kebetulan lewat pasti menatap dengan aneh, gak ada yang ngomong, gak ada yang diomongin tapi bisa bikin kami ketawa ngakak. Yang gak orang itu tau perihal natap tampang bego teman disamping yang mangap tapi gak bisa ngeluarin suara adalah lelucon terlucu yang pernah dibikin manusia. Sayang, dia cuma manusia pasti gak ngerti cara kerja kelenjar ketawa bangsa alien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kami butuh tokoh panutan, sebelum dinyatakan dan di klaim sebage perusak norma yang berlaku dimasyarakat.&lt;br /&gt;Tiba tiba temen gua datang ke kami yang sedang duduk membentuk lingkaran ketawa, menggilir lintingan ukuran besar. Dia lari lari kecil, napasnya ngos ngosan.  Padahal jarak tempat dia markirin motor dengan halaman belakang rumah tempat kami kumpul cuma sepuluh meteran. Gak pa pa itu juga lumayan ketimbang kalo meliat adegan kami bubaran. Masing masing menciptakan arah jalan dan pintu gerbangnya sendiri sendiri. Chaos !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tigos ; berita baru ! kawan,….sekarang  kita ada udah punya pemimpin !&lt;br /&gt;Kami ; heh ????&lt;br /&gt;Diem sejenak.&lt;br /&gt;Tigos ; namanya kurt kobain !!! habis terang terbitlah gelap ! horeee….&lt;br /&gt;Kami ; heh ????&lt;br /&gt;Adek krib ; bagus perjuangan kita tidak sia sia…&lt;br /&gt;Kami ; ya…ya, perjuangan tidak sia sia.&lt;br /&gt;Adek krib ; apa yang mesti kita lakukan sekarang ?&lt;br /&gt;Tigos ; tidak ada ! yang kita lakukan cukup menggilir lintingan itu cepet cepet ke gua.&lt;br /&gt;Kami ; ya…ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita itu cepat menyebar. Pengikut mulai banyak. Khotbah kurt kobain kami dengerin terus. Tentunya dengan memperlihatkan sikap sewajar mungkin dan seolah tak terjadi apa apa. Bangsa manusia gak boleh tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurt kobain akhirnya mendunia ! dia bikin lembaga yang dikasi nama Nirvana. Dia ini datang dari planet kami yang jauh untuk mengajak kami kembali ke planet asal. Nirvana menyadarkan kami tentang siapa diri kami sebenarnya. Bahkan, beberapa lembaga dari planet yang sama diundang. Bangsa alien di bumi terkesima menyadari kekuatan besar mereka. Potensi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak itu, kami makin menggiatkan komunitas. Bahkan coba coba berteriak lantang juga. Meyakinkan diri, bahwa kami gak disingkirkan oleh manusia malah kamilah yang sebenarnya menganggap remeh manusia. Kasta alien lebih tinggi, haik klas dan eksklusip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa taun kemudian, begitu keberadaan para alien udah terdata dan terkumpul. Kami yang sedang duduk membentuk lingkaran ketawa menunggu jadwal pemberangkatan ke planet asal tiba tiba mendengar kabar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maizar ; udah dengar kurt kobain mati gak ?&lt;br /&gt;Gua ; belon, emangnya kenapa ?&lt;br /&gt;‘……’&lt;br /&gt;Maizar ; dia mati kawan…mati !...meninggal ! jangan  tanya kenapa !&lt;br /&gt;*Gua bingun *&lt;br /&gt;Adek Krib ; kurt kobain matinya kenapa ?&lt;br /&gt;Maizar ; bunuh diri ! ditemukan telentang di kamar hotel disampingnya obat tidur.&lt;br /&gt;Otak gua ; coba kalo obat kuat, pasti matinya telungkup !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar duka yang menyesakkan dada. Satu lagi, tokoh  dari planet ‘anti kemapanan’ telah pergi. Menyusul  Jimmy Hendrik, Jim Morisson dan Bob Marley. Usia mereka muda ketika mati. Mati diumur 250 sampe 350 tahun alien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda berduka kami mengibarkan bendera setengah tiang. Mengheningkan cipta sejenak. Mengenang jasa kurt kobain meruntuhkan tirani New Kids On The Block !.  Kurt adalah pejuang. Meski gua gak ngerti dia sedang memperjuangkan apa waktu di satu show dia make baju dan rok perempuan plus lipstick warna merah dibibir. Apakah kami disuruh menjadi wanita ? secepat itukah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hening, menelan kegelisahan. Siapa lagi yang akan sanggup bilang ‘Nevermind’ kalo kebetulan lupa kalender ternyata gak seluruhnya tanggal merah ?. Siapa lagi yang kan menerima kami apa adanya gak mesti pande baca yang penting pande main gitar sambil membisikkan ‘come as you are’.  Siapa pula yang peduli kalo bau jaket udah seperti ‘smell like teen spirit’.&lt;br /&gt;Pastinya idup akan berobah total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar, taun taun itu menjadi taun yang sulit. Permusuhan dengan manusia makin menggila. Planet ‘anti kemapanan’ dikecam. Terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kami tertangkap lantas digiring dimasukin kemp cuci otak dan cuci darah. Abis di cuci gua memperkirakan setelah ini bakal disuruh bekerja sebage tukang cuci. Tenyata tidak. Gua beruntung, gua disuruh bekerja sebage tukang jemur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lagi dari kami meloloskan diri dan menjadi rebel. Memberontak dan melawan secara telepati. Mereka gak mo nerima kurt kobain sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua ; ded, kurt sudah mati…menyerahlah bro !&lt;br /&gt;Dedi ; tidak ! gua baru dapet sms kalo dia tidak mati beneran. Dia cuma pura pura. Sekarang dia sedang mempersiapkan naskah pidato bareng elvis.&lt;br /&gt;Otak gua ; mungkin jugak yah ? dedi gak pernah bohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu gua konfirmasi ke Yudi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua ; yud, katanya kurt belom mati, dia mo ngajakin kita lagi…&lt;br /&gt;Yudi ; tau dari mana ?&lt;br /&gt;Gua ; dia sms dedi&lt;br /&gt;Yudi ; ah, boong tuh…dedi mana punya hape. Kan udah dijualnya kemaren.&lt;br /&gt;Otak gua ; bener jugak yah. Jadi si dedi……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua gak mau melanjutkan pikiran negatip gua. Mungkin aja dedi cs udah kelelahan memberontak karna amunisi gak ada lagi. Walopun senjatanya telepati, tetep aja mesti pake amunisi. Dia butuh pejuang baru membantu dia memenangkan peperangan. Meski gua denger belakangan senjata mereka udah macem macem dan canggih, mereka gak kunjung menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi harga diri, mereka tetep aja memberontak secara underground. Gak selalu lagi bergerombol, mungkin takut ketauan dan dimasukin kemp cuci otak. Kadang mereka misah, sendiri sendiri. Kadang bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus. Bulan berganti taun. Gua masih mendengar belum ada dari mereka yang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya gua dapet sms…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isinya ; bro, kawan kita Dedi, Andri, Ali kiting, titok udah tewas !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua diem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka roboh ke tanah satu persatu dalam hitungan detik seperti terhukum yang dijejerin di hadapan regu tembak. Sms bangsat ini gua baca ketika sedang dalam perjalanan keluar kota. Gua gak bisa balik, otak gua udah terprogram untuk melanjutkan perjalanan. Yang bisa gua lakuin cuma menatap bintang dilangit dan senyum untuk mereka yang mungkin udah menemukan kurt kobain diplanet ‘anti kemapanan’ diantara milyaran bintang yang bertaburan. Ada satu bintang kedap kedip. Mungkin itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama temen-temen gua itu menambah daftar panjang mereka yang dulunya ada dalam lingkaran ketawa. Mereka yang akhirnya memilih jalan idup dengan tetap memberontak dan kemudian tewas. Udah ada sekitar lima orang lainnya sebelum itu. Kami yang udah digerombol di kemp cuci otak masih banyak lagi. Semuanya menjalankan program yang udah diset. Dikasi perintah, jalan.&lt;br /&gt;Idup yang aneh. Gua masih yakin gua alien. Dan gua yakin temen yang lainnya gak sepenuhnya tercuci otaknya. Sejak lingkaran ketawa itu udah gak ada lagi. Masing masing kami mencari sendiri lingkaran ketawa yang lain, menyembunyikan jatidiri sebenarnya kalo kami adalah alien. Mencoba membaur dengan para manusia. Meski kadang, bagi gua ketawa manusia beda dengan ketawa kita para alien sewaktu membentuk lingkaran ketawa pertama kalinya. Tulus, gak ada yang pura pura. Manusia banyak menyimpan maksud dan strategi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gua, memilih tidak terlalu membaur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gua berjalan menuju parkiran. Dimobil yang terbuka kaca pintunya, gua mendengar alunan vocal kurt kobain. Gua brenti. Betul kata Dedi, kurt kobain belum mati. Anak muda di bangku pengemudi menjulurkan kepalanya keluar dan senyum ke gua seolah olah mengajak berkomunikasi secara telepati. Gua tau dia alien. Gua senyum saja dan berjalan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua mo pulang ke lingkaran ketawa gua yang baru gua bikin, kerumah gua, ke bini gua, ke anak anak gua. Biarlah ini gua anggap planet gua dan biarlah kurt kobain belum mati. Gua tetep akan denger dia sekedar mengingatkan ke gua, gua pernah jadi alien yang dijauhin dan disingkirkan. Cukup itu saja. Dalam KTP mengenai asal usul pun udah gua cantumin bahwa gua berasal dari planet ‘mapan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                              *****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga damai di Nirvana yang kalian maksud bro ! (in memorial ; Dedi, Andri, Ali, Titok dan lainnya……)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~4/281959115" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feeds.feedburner.com/~r/juraganpribumi/~3/281959115/nirvana.html" title="Nirvana" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1974944762052570102&amp;postID=2212106623264744125&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://juraganpribumi.blogspot.com/feeds/2212106623264744125/comments/default" title="Posting Komentar" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2212106623264744125" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1974944762052570102/posts/default/2212106623264744125" /><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04594803087192687237</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><feedburner:origLink>http://juraganpribumi.blogspot.com/2008/05/nirvana.html</feedburner:origLink></entry>