<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Islam</title>
	<atom:link href="https://jurnalislam.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnalislam.com/</link>
	<description>Menyongsong Fajar Kejayaan Islam</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 10:37:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jurnalislam.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-jurnalislam.com-20180802-085112-jurnis_ico-96x96.png</url>
	<title>Jurnal Islam</title>
	<link>https://jurnalislam.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tercoreng Otoritarianisme: Saat Hak Bersuara Disambut Arogansi</title>
		<link>https://jurnalislam.com/tercoreng-otoritarianisme-saat-hak-bersuara-disambut-arogansi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:37:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71631</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Hafizah D.A., S.Si. Film dokumenter berjudul &#8220;Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita&#8221; menuai polemik. Pasalnya, menurut beberapa pemegang kebijakan dan oknum aparat, judul dan konten film ini bersifat provokatif dan mengganggu kekondusifan masyarakat. Beberapa forum nonton bareng (nobar) dan ruang diskusi pun dibubarkan atau dibatalkan tanpa ada landasan hukum yang jelas. Padahal menurut [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/tercoreng-otoritarianisme-saat-hak-bersuara-disambut-arogansi/">Tercoreng Otoritarianisme: Saat Hak Bersuara Disambut Arogansi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Dunia Digital Diam-Diam Merusak Anak</title>
		<link>https://jurnalislam.com/ketika-dunia-digital-diam-diam-merusak-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71628</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rika Arlianti DM Di masa lalu, orang tua mungkin berpikir bahwa anak terpapar pornografi karena rasa penasaran yang “terlalu jauh”. Namun hari ini, kenyataannya berbeda. Banyak anak bahkan tidak mencari apa-apa, tetapi konten itu datang sendiri melalui iklan, media sosial, potongan video, hingga algoritma yang terus mendorong tayangan serupa. Inilah yang membuat persoalan ini [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/ketika-dunia-digital-diam-diam-merusak-anak/">Ketika Dunia Digital Diam-Diam Merusak Anak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antara Validasi Data dan Keadilan Akses Kesehatan di Kota Bogor</title>
		<link>https://jurnalislam.com/antara-validasi-data-dan-keadilan-akses-kesehatan-di-kota-bogor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 15:13:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71625</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Siti Rima Sarinah Ditengah kondisi perekonomian rakyat yang tidak baik-baik saja, pemerintah justru mengeluarkan kebijakan yang membuat rakyat semakin terhimpit. Sebanyak 33 ribu warga Bogor akan kehilangan fasilitas kesehatan yang di peroleh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Penerima Bantuan Iuran (BPJS PBI). BPJS PBI merupakan program kesehatan gratis yang dibayarkan negara lewat APBN?APBD [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/antara-validasi-data-dan-keadilan-akses-kesehatan-di-kota-bogor/">Antara Validasi Data dan Keadilan Akses Kesehatan di Kota Bogor</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Safe Haven di Tengah Konflik Internasional</title>
		<link>https://jurnalislam.com/membangun-safe-haven-di-tengah-konflik-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 15:11:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71622</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Herliana Tri, M.S.P Pernyataan Presiden Prabowo mengenai posisi Indonesia sebagai tempat teraman di dunia apabila terjadi Perang Dunia III menjadi diskusi hangat, termasuk di kalangan akademisi. Pengamat internasional dan akademisi menilai keamanan ini tidak datang begitu saja. Perlu berbagai komponen yang melandasinya. kompasnews.com (29/4/2026) Pernyataan Presiden Prabowo ini tepat apabila amannya Indonesia dikaitkan dengan [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/membangun-safe-haven-di-tengah-konflik-internasional/">Membangun Safe Haven di Tengah Konflik Internasional</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Markas Judol Lintas Negara</title>
		<link>https://jurnalislam.com/indonesia-markas-judol-lintas-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 22:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71619</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Hasna Syarofah Gen Z Muslim Writer Sekitar seminggu lalu, kepolisian melakukan penggrebekan di sebuah kantor di Kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Polisi menangkap sekitar 321 WNA (warga negara asing) yang diduga terlibat dalam operasional Judi Onlne (judol) lintas negara. 321 orang tersebut berasal dari berbagai negara. 228 orang berasal dari Vietnam, 57 orang [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/indonesia-markas-judol-lintas-negara/">Indonesia Markas Judol Lintas Negara</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cadangan Gas Raksasa di Kukar, Siapa Menikmati Hasilnya?</title>
		<link>https://jurnalislam.com/cadangan-gas-raksasa-di-kukar-siapa-menikmati-hasilnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Diana Damai P, S.Hut Penemuan cadangan gas jumbo di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) membawa angin segar sekaligus harapan besar bagi pemerintah daerah. Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) ini tidak boleh sekadar menjadi komoditas dagang, melainkan harus memberikan dampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Penemuan oleh perusahaan [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/cadangan-gas-raksasa-di-kukar-siapa-menikmati-hasilnya/">Cadangan Gas Raksasa di Kukar, Siapa Menikmati Hasilnya?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nikmati Gas dan Minyak Murah, Ketika Dikelola Sistem Islam</title>
		<link>https://jurnalislam.com/nikmati-gas-dan-minyak-murah-ketika-dikelola-sistem-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:01:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71613</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rahmi Surainah, M.Pd Alumni Pascasarjana Unlam Banjarmasin PT Pertamina resmi menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram sejak 18 April 2026 lalu. Kenaikan tersebut juga berlaku di Kabupaten Paser dan memicu respons dari agen hingga konsumen. Kenaikan harga ini disampaikan Direktur PT Sama Taka, Achdian Nur, selaku salah [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/nikmati-gas-dan-minyak-murah-ketika-dikelola-sistem-islam/">Nikmati Gas dan Minyak Murah, Ketika Dikelola Sistem Islam</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makna Pengorbanan</title>
		<link>https://jurnalislam.com/makna-pengorbanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Islam]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:58:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71610</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Raisya Firza Rahmani Santriwati PPTQ Al Himmah Dau Malang Kelas 3 ‘Aliyah Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar dalam agama Islam yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Hari raya ini sering disebut juga sebagai Hari Raya Qurban, karena identik dengan penyembelihan hewan qurban seperti kambing, sapi, atau unta sebagai [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/makna-pengorbanan/">Makna Pengorbanan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Kurban Tahun Ini? Ini Hal yang Wajib Kamu Tahu Biar Sah dan Berkah</title>
		<link>https://jurnalislam.com/mau-kurban-tahun-ini-ini-hal-yang-wajib-kamu-tahu-biar-sah-dan-berkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:53:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Fitriatun Nufus Santriwati PPTQ Al Himmah Dau Malang Kelas 3 ‘Aliyah Bismillah… Gengs, Idul Adha 2026 udah di depan mata nih. Vibes-nya udah mulai kerasa suara takbir, bau kambing di masjid, sama status WA yang isinya &#8220;Mohon maaf lahir batin&#8221;. Tapi real talk deh, qurban itu bukan cuma FOMO tahunan atau konten motong sapi [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/mau-kurban-tahun-ini-ini-hal-yang-wajib-kamu-tahu-biar-sah-dan-berkah/">Mau Kurban Tahun Ini? Ini Hal yang Wajib Kamu Tahu Biar Sah dan Berkah</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Era Serba Bebas, Gimana Caranya Tetap Menjaga Cinta karena Allah?</title>
		<link>https://jurnalislam.com/di-era-serba-bebas-gimana-caranya-tetap-menjaga-cinta-karena-allah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arie Ristyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 00:47:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnalislam.com/?p=71600</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rika Arlianti DM Di zaman sekarang, bicara soal cinta rasanya sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Scroll media sosial sedikit, isinya hubungan romantis. Nonton film, temanya cinta. Bahkan kadang ukuran “bahagia” seseorang diukur dari punya pasangan atau tidak. Padahal, cinta sendiri sebenarnya adalah fitrah. Allah Subhanahu wa Ta’ala menanamkan rasa cinta dalam hati manusia. [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://jurnalislam.com/di-era-serba-bebas-gimana-caranya-tetap-menjaga-cinta-karena-allah/">Di Era Serba Bebas, Gimana Caranya Tetap Menjaga Cinta karena Allah?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://jurnalislam.com">Jurnal Islam</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
