<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084</id><updated>2024-09-12T18:00:04.568+07:00</updated><title type='text'>kang dadang</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-6670867833262677397</id><published>2012-03-28T21:40:00.001+07:00</published><updated>2012-03-28T21:43:01.798+07:00</updated><title type='text'>Aplikasi EDS</title><content type='html'>Aplikasi EDS adalah, suatu aplikasi yang di palkai dalam penyusunan EDS.&lt;br /&gt;
Cara menjalankan aplikasi ini :&lt;br /&gt;
1. Sebelumnya di komputer kita harus terinstal dulu Office minimal versi 2003&lt;br /&gt;
2. Windows yang kita gunakan minimal Win XP SP 3&lt;br /&gt;
3. harus sudah terinstal NET Framework. dapat di download &lt;a href=&quot;http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=19&quot;&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
4. kalau semua sudah siap download aplikasi EDS nya &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/rar/SYMZxmAY/SetupEDS.html?refurl=d1url&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
5. Langkah selanjutnya tinggal kita instal aplikasinya..&lt;br /&gt;
Selamat Mencoba...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/6670867833262677397/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/aplikasi-eds.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/6670867833262677397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/6670867833262677397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/aplikasi-eds.html' title='Aplikasi EDS'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-1980212461394574907</id><published>2012-03-27T17:11:00.000+07:00</published><updated>2012-03-27T17:11:08.368+07:00</updated><title type='text'>Master Koreksi PG</title><content type='html'>Bagi yang ingin master koreksi PG plus Analisis silahkan download &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/rar/Ak8vAIwt/file.html&quot;&gt;di sini.&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/1980212461394574907/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/master-koreksi-pg.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/1980212461394574907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/1980212461394574907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/master-koreksi-pg.html' title='Master Koreksi PG'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-2123794019557363633</id><published>2012-03-14T17:16:00.001+07:00</published><updated>2012-03-14T17:18:54.104+07:00</updated><title type='text'>Waspadai Internet Bagi Anak-anak</title><content type='html'>Perkembangan teknologi komunikasi yang menjelma dalam bentuk  internet&amp;nbsp; sungguh sangat menakjubkan. Betapa tidak. Melalui miliaran  situs yang diadministrasikan dari seluruh pelosok dunia, kita bisa  mencari informasi apa saja dengan hampir tiada hambatan. Mengapa begitu?  Karena hanya dengan mengetik keyword satu kata saja akan bermunculan  alamat situs dalam ratusan ribu yang siap memasok informasi yang kita  inginkan, sejak informasi yang sangat mendidik sampai pada informasi  yang sangat merusak, sejak dari informasi yang sangat santun sampai pada  informasi yang sangat vulgar dan bahkan amat amat sangat tabu  sekalipun. Oleh karena itu di jaman internet seperti saat ini nyaris  dunia tanpa batas, sehingga Kinichi Ohmae memberanikan diri membuat  judul bukunya yang laris itu dengan frasa yang provokatif: The End of  The Nation State.&amp;nbsp; Kalau kita baca&amp;nbsp; buku itu memang tersirat bahwa  negara bangsa semakin pudar, tetapi yang muncul adalah negara dunia,  yang kemudian juga melahirkan terminologi borderless world.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih menarik lagi, Thomas L. Friedman menulis buku yang masuk  kategori best seller dengan judul: The World is Flat. Padahal untuk  menemukan teori bahwa dunial itu yang benar adalah bulat, telah memakan  korban nyawa seorang ilmuwan,&amp;nbsp; Galileo (kalau tidak keliru) akibat  dipancung penguasa karena berani tidak mengatakan dunia itu datar.  Ternyata datarnya dunia oleh klaim Friedman adalah karena hampir semua  kejadian di dunia saat ini bisa dilihat dari sebuah layar komputeryang  memang datar, baik secara tunda maupun dalam kurun waktu yang sama  dengan kejadiannya (real on time). Fenomena ini semua membuat kita harus  waspada terhadap anak-anak kita yang pada umumnya sangat maniak  memanfaatkan internet, atau yng lebih populer di antara mereka adalah  ngeNet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang harus diwaspadai? Bagaimana caranya? Yang harus diwaspadai  adalah jangan sampai anak-anak kita ketagihan dan kemudian memiliki  ketergantungan dengan situs yang tidak mendidik. Banyak sekali situs  yang tidak mendidik bagi anak-anak kita. Situs pornografi tersedia  secara prasmanan kalau sistem jaringan yang digunkan anak-anak kita  tidak memiliki filter untuk mencegahnya. Orang tua sekarang tidak bisa  lagi mengklaim bahwa anaknya belum pernah melihat gambar porno, atau  bahkan adegan terlarang di ranjang untuk orang dewasa. Hampir semua  anak-anak kita sudah melihatnya dalam aktivitas ngeNet itu tadi. Oleh  karena itu kita sebagai orangtua tidak perlu panik, kemudian mengisolasi  anak-anak kita dari teknologi&amp;nbsp;&amp;nbsp; informatika yang perkembangannya selalu  semakin canggih dalam kurun waktu menit saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi jangan panik, dan jangan bersikap anti teknologi. Cara  untuk melindungi anak-anak kita dari dampak negatif internet dapat  dilakukan dengan cara selalu mengadakan klarifikasi nilai kepada  anak-anak kita mengenai hal-hal baik-buruk, boleh tidak boleh, manfaat  dan mudharat berbagai informasi yang mungkin bisa diperoleh melalui  kegiatan ngeNet.&amp;nbsp; Dengan membekali kriteria pilihan-pilihan terhadap  informasi yang mereka cari di internet, anak-anak kita akan menjadi  mandiri, bisa mengambil keputusan sendiri secara benar bagi dirinya  sendiri. Karakter seperti itu perlu kita bangun agar anak-anak ketika  ngeNet mampu memilih situs yang memang berguna bagi dirinya, sesuai  dengan pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan psikologisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau saja anak-anak kita terlalu banyak bergaul dengan internet jika  dibandingkan dengan orang di sekelilingnya, perlu juga kita waspadai.  Mengapa begitu? Karena menurut hasil penelitian yang banyak dilakukan  oleh para ahli e-learning, anak-anak di negara maju saat ini menghadapi  gagap pergaulan dengan sesama manusia. Ketika mereka duduk berhadapan  dengan jaringan mesin (internet) mereka sangat piawai untuk melakukannya  dengan berbagai bahasa simbul ramah tamahnya mesin komputer, dengan  berbagai akurasinya, dengan berbagai senda guarunya, dan dengan berbagai  kecepatannya. Bahkan di jaringan komputer anak-anak bisa marah, bisa  malu, bisa tertawa terbahak-bahak (lol),&amp;nbsp; bisa menyesal dan sebagainya  yang semuanya itu dapat diekspresikan melalui tulisan dan/atau  simbul-simbul yang diciptakan secara maya. Tidak saja perasaan itu yang  bisa mereka lakukan. Bahkan akhir-akhir ini anak-anak di negara maju  sudah mulai ada yang bunuh diri dengan sengaja untuk dikatahui oleh para  komunitas maya mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah Abraham Briggs, seorang mahasiswa Broward Collage di Miami  Amerika serikat telah melakukan bunuh diri sambil ngeNet. Ia  memberitahukan para sahabatnya akan bunuh diri. Benar juga apa yang ia  katakan. Dua belas jam setelah ia menulis pesan di internet pada pukul  03.00 pagi didapati Briggs terkapar di depan komputernya yang masih  tetap on line setelah minum obat keras dengan dosis secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenomena dan perilaku baru yang terjadi ialah, ketika anak-anak  terlalu maniak ngeNet ada kecenderungan ia tidak memiliki kecakapan dan  kecerdasan sosial yang memadai. Ketika berhadapan dengan jaringan  komputer secara maya, ia sangat percaya diri dan memiliki konsep diri  yang kuat. Tetapi ketika harus berhadapan dengan masyarakat dan  komunitas orang secara nyata, bukan secara maya, dia akan sangat gagap,  dan bahkan ”clingus” yang berlebihan. Kalau saja anak-anak kita tidak  berhasil membangun jaringan antar manusia, dipastikan masa depannya  tidak akan bersinar. Orang yang tidak memiliki jaringan antar sesama  manusia dipastikan akan gagal dalam kariernya. Sebaliknya, jaringan  komputer harus ditempatkan sebagai instrumen pembantu manusia dalam  mengambil keputusan dalam melakukan aktivitasnya di dunia yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anak-anak sudah terlalu asyik ngeNet, kita bisa mewaspadainya  dengan melihat ke situs mana saja kalau melakukan browsing. Coba sekali  waktu lihat browsing history di computer anak-anak kita. Kalau sekiranya  browsing history-nya membahayakan bagi mereka, kita harus berbiacara  dengan pendekatan klarifikasi nilai bukan pendekatan kekuasaan maupun  kebencian. Itulah peliknya tugas orangtua di era dunia tanpa batas.  Semoga kita bisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp; http://dikdas.kemdiknas.go.id/content/kolom-dikdas/opini/waspadai-internet-anak.html</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/2123794019557363633/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/waspadai-internet-bagi-anak-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/2123794019557363633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/2123794019557363633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/03/waspadai-internet-bagi-anak-anak.html' title='Waspadai Internet Bagi Anak-anak'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-1619282288078065546</id><published>2012-02-19T13:40:00.000+07:00</published><updated>2012-02-19T13:40:27.567+07:00</updated><title type='text'>Sunda Nu Tilem</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;right&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: right;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Hadi Purwanto&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Pek, Dengekeun ku hidep&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jati Sunda nu ngahiang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Dituturkeun ku wangsit siliwangi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Hiji pertanda keur tatar pasundan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Pek, Dengekeun ku hidep&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Herangna Cipakancilan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Gagahna Galuh Pakuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Kiwari kantun waasna&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Pek, Dengekeun ku hidep&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Najan leungeun ngeu-ngeupeul kujang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Gulung maung ting darengek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Taya guna da Sunda kantun carita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Pek, Dengekeun ku hidep&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Siliwangi di mamana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Tapi, sunda jauh ti silih wawangi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jauh tina gemah, ripah, repeh, rapih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Kiwari, cunduk waktu ninggang di mangsa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Tatar Sunda kantun carita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Urang Sunda kantun sajarah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Kamana anjeun Ki Sunda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/1619282288078065546/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/02/sunda-nu-tilem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/1619282288078065546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/1619282288078065546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/02/sunda-nu-tilem.html' title='Sunda Nu Tilem'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-2004871945111023432</id><published>2012-02-15T18:57:00.000+07:00</published><updated>2012-02-15T18:57:48.272+07:00</updated><title type='text'>Program Akselerasi Mutu Sekolah Tahun 2011</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;content&quot;&gt;      &lt;strong&gt;A.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Latar Belakang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Agama  (Kemenag) telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan  di sekolah-sekolah di Indonesia melalui Sistem Penjaminan Mutu  Pendidikan (SPMP) sesuai dengan Permendiknas No. 63 tahun 2009.&lt;br /&gt;
Sebagai komponen penting dalam SPMP, Evaluasi Diri Sekolah (EDS)  merupakan dasar peningkatan mutu dan penyusunan Rencana Kerja Tahunan  (RKT) sekolah. EDS juga menjadi sumber informasi kebijakan untuk  penyusunan program pengembangan pendidikan kabupaten/kota. Karena itulah  EDS menjadi bagian yang integral dalam penjaminan dan peningkatan mutu.  EDS adalah suatu proses yang memberikan tanggung jawab kepada sekolah  untuk mengevaluasi kemajuan mereka sendiri dan mendorong sekolah untuk  menetapkan prioritas peningkatan mutu sekolah.&lt;br /&gt;
Program EDS mulai diimplementasikan di Kabupaten Cianjur dengan  jumlah sasaran 56 SD, 18 SMP, 8 SMA, dan 4 SMK. Untuk menindaklanjuti  hasil EDS maka LPMP Jawa Barat melaksanakan Program Akselerasi Mutu  Sekolah (PAMS). Program ini mengkombinasikan antara EDS dan implementasi  Lesson Study dengan bantuan teknis dari UPI Bandung.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Tujuan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Secara umum program peningkatan mutu pendidikan ini bertujuan untuk  melaksanakan fasilitasi proses penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan  kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan dengan tetap  mengacu pada delapan standar nasional pendidikan. Program ini adalah  upaya tindak lanjut dari hasil pelaksanaan Evaluasi Diri Sekolah.&lt;br /&gt;
Adapun secara khusus program ini bertujuan untuk :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Melakukan pendampingan proses penjaminan dan peningkatan mutu di  satuan pendidikan berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah untuk mencapai  indikator-indikator kinerja dalam SNP.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Membantu sekolah dalam mencapai level statusnya, dari RSBI ke SBI, dari SSN ke RSBI dan dari RSSN ke SSN.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Menindaklanjuti hasil evaluasi diri sekolah sebagai bahan dasar  penyusunan peta mutu Kabupaten dan perencanaan program investasi  pendidikan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;strong&gt;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Sasaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sasaran PAMS tahun 2011 adalah 10 sekolah jenjang SMP dengan status  RSBI, SSN dan RSSN. LPMP Jawa Barat merekomendasikan Kabupaten Cianjur  sebagai sasaran kegiatan PAMS tahun 2011 s.d 2012, dengan usulan  nama-nama sekolah adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt; SMPN 1 Cianjur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 3 Cianjur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMP Pasundan Cianjur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMP Al Azhar 20&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 1 Cupanas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 2 Cipanas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPS Mardiyuana, Cipanas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 1 Cugenang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 2 Cugenang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; SMPN 3 Cugenang&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;strong&gt;D.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Hasil yang Diharapkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Kegiatan PAMS akan menindaklanjuti indikator-indikator yang dianggap  belum sesuai&amp;nbsp; dengan status sekolahnya. Indikator keberhasilan dari  PAMS adalah minimal 60% dari sejumlah indikator yang belum sesuai dengan  status sekolahnya, dapat mencapai tahapan pengembangan yang diharapkan.&lt;br /&gt;
Berdasarkan hal tersebut, hasil yang diharapkan dari program ini adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Minimal 60% indikator yang belum sesuai pada sekolah dengan status RSBI mampu mencapai tahapan pengembangan 4.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Minimal 60% indikator yang belum sesuai pada sekolah dengan status  SSN mampu mencapai tahapan pengembangan 3 dengan terdapat  kinerja-kinerja tambahan lain di luar SNP.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Minimal 60% indikator yang belum sesuai pada sekolah dengan status RSSN mampu mencapai tahapan pengembangan 3.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Peta mutu 10 sekolah jenjang SMP di Kabupaten sasaran PAMS.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;strong&gt;E.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Mekanisme Program&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Mekanisme program adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.lpmpjabar.go.id/image/image_gallery?uuid=0d85c5c4-5a90-420c-aad0-f6ab0f7d588c&amp;amp;groupId=10505&amp;amp;t=1314228050665&quot; style=&quot;height: 372px; width: 399px;&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
Penjelasan dari mekanisme di atas adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot;&gt;&lt;thead&gt;
&lt;tr&gt; &lt;th style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt; &lt;strong&gt;Tahapan Kegiatan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/th&gt; &lt;th style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt; &lt;strong&gt;Uraian&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/th&gt; &lt;th style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt; &lt;strong&gt;Tempat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/th&gt; &lt;th style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;center&quot;&gt; &lt;strong&gt;Hasil yang diharapkan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/thead&gt; &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;strong&gt;Sosialisasi Program ke Sekolah sasaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  Mensosialisasikan Program kepada sekolah sasaran&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; Dinas Pendidikan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; (2 hari)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemahaman program oleh sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; MoU dengan Sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; MoU dengan Dinas Pendidikan Kab. Cianjur&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Visitasi dan Uji Kompetensi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  Verifikasi dan validasi hasil EDS dan pemetaan data awal kompetensi  kepala sekolah, guru dan siswa sebagai data pendukung evaluasi diri  sekolah&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; 10 Sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; (3 hari)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Validasi hasil EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil Uji Kompetensi Guru&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil analisis kajian profil ketercapaian 8 SNP dari masing-masing sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Workshop School Leadership&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penguatan kompetensi kepala sekolah dan wakasek terkait dengan standar pengelolaan, manajerial, pembiayaan dan sarpras&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penguatan kompetensi guru&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Benchmarking ke sekolah binaan&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas pengembangan dan action plan&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; LPMP&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5 hari (50 JPL)&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Satu Sekolah Binaan LPMP yang dikunjungi (Transportasi +Konsumsi+School Allowance)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan Kompetensi para manajer sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Action plan TPS berbasis EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RKS berbasis EDS&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Workshop Lesson Study&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penguatan kompetensi  guru terkait dengan standar isi, proses, kompetensi lulusan dan  penilaian dengan supervise dari UPI Bandung mengenai Lesson Study&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Benchmarking ke sekolah pelaksana Lesson Study&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas pengembangan dan action plan&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; LPMP&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5 hari (50 JPL)&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kunjungan ke Sumedang&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan 4 Kompetensi para guru&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Action plan TPS berbasis EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RKS berbasis EDS&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;strong&gt;Progress Report&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;(4 kali dalam setahun)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Progres report yang dilaksanakan oleh para manajer sekolah sesuai dengan RKS dan action plan tindak lanjut EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap Progress Report difokuskan pada satu standar&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; LPMP&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; @3 hari x 4 keg&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laporan pelaksanaan tindakl lanjut EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan kompetensi para manajer sekolah&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;(4 kali dalam setahun)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendampingan langsung pada guru sesuai dengan focus dan kebutuhan sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendamping adalah kolaborasi pengawas mata pelajaran, guru inti dan LPMP di bawah supervise UPI Bandung&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; 3 hari x 4 keg&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendampingan berbasis lesson study&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peningkatan 4 kompetensi guru dan mutu pembelajaran&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; RKS berbasis EDS&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Visitasi Akhir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Evaluasi ketercapaian kinerja sekolah berdasarkan 8 SNP merujuk pada instrument EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; UK Kepala sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; UK guru&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; UK siswa&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyusunan MSPD untuk pengawas&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; 10 Sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; 3 hari&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Validasi hasil EDS&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil Uji Kompetensi Kepala Sekolah&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil Uji Kompetensi Guru&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasil analisis kajian profil ketercapaian 8 SNP dari masing-masing sekolah sasaran&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt;  &lt;strong&gt;Seminar Hasil dan Penyusunan Action Plan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 120px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ekspose dan dessiminasi&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyusunan action plan&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 126px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp; LPMP&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 9.0pt;&quot;&gt; (2 hari)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style=&quot;width: 170px;&quot;&gt; &lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersosialisasikannya hasil program&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt;&quot;&gt; ·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Action plan tindak lanjut di tahun berikutnya&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;F.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Kegiatan PAMS diharapkan dapat menghasilkan suatu cetak biru tentang  program pendampingan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan di  Provinsi Jawa Barat. Dibutuhkan konsep sinergitas yang melekat dari &lt;em&gt;three partied&lt;/em&gt; pemangku kepentingan pendidikan yaitu Dinas Pendidikan, LPTK dan LPMP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : http://www.lpmpjabar.go.id/?q=node/32 &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/2004871945111023432/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/02/program-akselerasi-mutu-sekolah-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/2004871945111023432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/2004871945111023432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2012/02/program-akselerasi-mutu-sekolah-tahun.html' title='Program Akselerasi Mutu Sekolah Tahun 2011'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-8740548677157884083</id><published>2011-12-29T08:45:00.000+07:00</published><updated>2011-12-29T08:45:40.870+07:00</updated><title type='text'>Ujian Nasional ……??  Siapa Takut..</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Banyak yang merasa tegang atau berat ketika akan menghadapi Ujian. Tak seharusnyalah kita tegang ketika menghadapi Ujian, berikut ini kiat-kiat menghadapi Ujian, semoga bermanfaat…&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;SEBELUM UJIAN&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Jagalah      kesehatan diri lahir, maupun batin.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Kurangi      kegiatan yang sekiranya membuang waktu kita untuk belajar.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Hiburan      boleh tapi tidak berlebihan.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Carilah      cara belajar yang menurut kamu menyenangkan.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Persiapkan      alat-alat ujian sedini mungkin.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Persiapkan      mental.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;KETIKA MENGHADAPI UJIAN&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Bacalah      do’a sebelum memulai ujian&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Isilah      data dengan benar dan teliti.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Konsentrasi&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Kerjakan      so’al ujian mulai dari yang termudah dulu.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Pastikan      tidak melanggar TATA TERTIB UJIAN.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;Usaha      dan do’a sangatlah menentukan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Selamat mencoba.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;GOOD LUCK.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/8740548677157884083/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/ujian-nasional-siapa-takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/8740548677157884083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/8740548677157884083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/ujian-nasional-siapa-takut.html' title='Ujian Nasional ……??  Siapa Takut..'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-5111074382974386259</id><published>2011-12-24T11:25:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T10:18:59.368+07:00</updated><title type='text'>Anak-Anak Karbitan Anak-anak yang digegas menjadi  Cepat mekar, Cepat matang, Cepat layu...</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt; font-weight: normal;&quot;&gt;Oleh : Dewi Utama Faizah *)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Pendidikan bagi anak usia dini sekarang tengah marak-maraknya. Dimana mana orang tua merasakan pentingnya mendidik anak melalui lembaga persekolahan yang ada. Mereka pun berlomba untuk memberikan anak-anak mereka pelayanan pendidikan yang baik. Taman kanak-kanak pun berdiri dengan berbagai rupa, di kota hingga ke desa. Kursus-kursus kilat untuk anak-anak pun juga bertaburan di berbagai tempat. Tawaran berbagai macam bentuk pendidikan ini amat beragam. Mulai dari yang puluhan ribu hingga jutaan rupiah per bulannya. Dari kursus yang dapat membuat otak anak cerdas dan pintar berhitung, cakap berbagai bahasa, hingga fisik kuat dan sehat melalui kegiatan menari, main musik dan berenang. Dunia pendidikan saat ini betul-betul penuh dengan denyut kegairahan. Penuh tawaran yang menggiurkan yang terkadang menguras isi kantung orangtua ...&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Captive market I&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Kondisi diatas terlihat biasa saja bagi orang awam. Namun apabila kita amati lebih cermat, dan kita baca berbagai informasi di intenet dan lileratur yang ada tentang bagaimana pendidikan yang patut bagi anak usia dini, maka kita akan terkejut! Saat ini hampir sebagian besar penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak usia dini melakukan kesalahan. Di samping ketidak patutan yang dilakukan oleh orang tua akibat ketidak tahuannya !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Anak-Anak Yang Digegas...&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Ada beberapa indikator untuk melihat berbagai ketidakpatutan terhadap anak. Di antaranya yang paling menonjol adalah orientasi pada kemampuan intelektual secara dini. Akibatnva bermunculanlah anak-anak ajaib dengan kepintaran intelektual luar biasa. Mereka dicoba untuk menjalani akselerasi dalam pendidikannya dengan memperoleh pengayaan kecakapan-kecakapan akademik di dalam dan di luar sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar karbitan ini terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra scoring psikiater. Kecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa. Namun apa yang terjadi kemudian ? James Thurber seorang wartawan terkemuka. pada suatu hari menemukan seorang pemulung mobil tua, yang tak lain adalah William James Sidis. Si anak ajaib yang begitu dibanggakan dan membuat orang banyak berdecak kagum pada bcberapa waktu silam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Kisah lain tentang kehebatan kognitif yang diberdayakan juga terjadi pada seorang anak perempuan bernama Edith. Terjadi pada tahun 1952, dimana seorang Ibu yang bemama Aaron Stern telah berhasil melakukan eksperimen menyiapkan lingkungan yang sangat menstimulasi perkembangan kognitif anaknya sejak si anak masih berupa janin. Baru saja bayi itu lahir ibunya telah memperdengarkan suara musik klasik di telinga sang bayi. Kemudian diajak berbicara dengan mcnggunakan bahasa orang dewasa. Setiap saat sang bayi dikenalkan kartu-kartu bergambar dan kosa kata baru. Hasilnya sungguh mencengangkan! Di usia 1 tahun Edith telah dapat berbicara dengan kalimat sempurna. Di usia 5 tahun Edith telah menyelesaikan membaca ensiklopedi Britannica. Usia 6 tahun ia membaca enam buah buku dan Koran New York Times setiap harinya. Usia 12 tahun dia masuk universitas. Ketika usianya menginjak 15 lahun la menjadi guru matematika di Michigan State University. Aaron Stem berhasil menjadikan Edith anak jenius karena terkait dengan kapasitas otak yang sangat tak berhingga. Namun khabar Edith selanjutnya&lt;br /&gt;
juga tidak terdengar lagi ketika ia dewasa. Banyak kesuksesan yang diraih anak saat ia menjadi anak, tidak menjadi sesuatu yang bemakna dalam kehidupan anak ketika ia menjadi manusia dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Berbeda dengan banyak kasus legendaris orang-orang terkenal yang berhasil mengguncang dunia dengan penemuannya. Di saat mereka kecil mereka hanyalah anak-anak biasa yang terkadang juga dilabel sebagai murid yang dungu. Seperti halnya Einsten yang mengalami kesulitan belajar hingga kelas 3 SD. Dia dicap sebagai anak bebal yang suka melamun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Selama berpuluh-puluh tahun orang begitu yakin bahwa keberhasilan anak di masa depan sangat ditentukan oleh faktor kognitif. Otak memang memiliki kemampuan luar biasa yang tiada berhingga. Oleh karena itu banyak orangtua dan para pendidik tergoda untuk kelakukan &quot;Early Childhood Training&quot;. Era pemberdayaan otak mencapai masa&amp;nbsp; keemasannya. Setiap orangtua dan pendidik berlomba-lomba menjadikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang super (Superkids).&amp;nbsp; Kurikulum pun dikemas dengan muatan 90 % bermuatan kognitif yang mengfungsikan belahan otak kiri. Sementara fungsi belahan otak kanan hanya mendapat porsi 10% saja. Ketidakseimbangan dalam memfungsikan ke dua belahan otak dalam proses pendidikan di sekolah sangat mencolok. Hal ini terjadi sekarang dimana-dimana, di Indonesia...-.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&quot;Early Ripe, early Rot...!&quot;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Gejala ketidakpatutan dalam mendidik ini mulai terlihat pada tahun 1960 di Amerika. Saat orangtua dan para professional merasakan pentingnya pendidikan bagi anak-anak semenjak usia dini. Orangtua merasa apabila mereka tidak segera mengajarkan anak-anak mereka berhitung, membaca dan menulis sejak dini maka mereka akan kehilangan &quot;peluang emas&quot; bagi anak-anak mereka selanjutnya. Mereka memasukkan anak-anak mereka sesegera mungkin ke Taman Kanak­Kanak (Pra Sekolah). Taman Kanak-kanak pun dengan senang hati menerima anak-anak yang masih berusia di bawah usia 4 tahun. Kepada anak-anak ini gurunya&amp;nbsp; membelajarkan membaca dan berhitung secara formal sebagai pemula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Terjadinya kemajuan radikal dalam pendidikan usia dini di Amcrika sudah dirasakan saat Rusia meluncurkan Sputnik pada tahun 1957. Mulailah &quot;Era Headstart&quot; merancah dunia&amp;nbsp; pendidikan. Para akademisi begitu optimis untuk membelajarkan wins dan matematika kepada anak sebanyak dan sebisa mereka (tiada berhingga). Sementara mereka tidak tahu banyak tentang anak, apa yang mereka butuhkan dan inginkan sebagai anak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Puncak keoptimisan era Headstart diakhiri dengan pernyataan Jerome Bruner, seorang psikolog dari Harvard University yang menulis sebuah buku terkenal &quot;The Process of Education&quot; pada lahun 1960, ia menyatakan bahwa kompetensi anak untuk belajar sangat tidak berhingga. Inilah buku suci pendidikan yang mereformasi kurikulum pendidikan di Amerika. &lt;i&gt;&quot;We begin with the hypothesis that any subject can be taught effectively in some intellectually honest way to any child at any stage of development&quot;&lt;/i&gt;-. Inilah kalimat yang merupakan hipotesis Bruner yang di salah artikan oleh banyak pendidik, yang akhirnya menjadi bencana! Pendidikan dilaksanakan dengan cara memaksa otak kiri anak sehingga membuat mereka cepat matang dan cepat busuk...&lt;i&gt; early ripe, early rot!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Anak-anak menjadi tertekan. Mulai dari tingkat pra sekolah hingga usia SD. Di rumah para orangtua kemudian juga melakukan hal yang sama, yaitu mengajarkan sedini mungkin anak-anak mereka membaca ketika Glenn Doman menuliskan kiat-kiat praktis&amp;nbsp; membelajarkan bayi membaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Bencana berikutnya datang saat Arnold Gesell memaparkan konsep &quot;kesiapan-readiness&quot; dalam ilmu psikologi perkembangan temuannya yang mendapat banyak decakan kagum. Ia berpendapat tentang &lt;i&gt;&quot;biological limitions on learning”&lt;/i&gt;. Untuk itu ia menekankan perlunya dilakukan intervensi dini dan rangsangan inlelektual dini kepada anak agar mereka segera siap belajar apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Tekanan yang bertubi-tubi dalam memperoleh kecakapan akademik di sekolah membuat anak­anak menjadi cepat mekar. Anak-anak menjadi &quot;miniature orang dewasa&quot;. Lihatlah sekarang, anak-anak itu juga bertingkah polah sebagaimana layaknya orang dewasa. Mereka berpakaian seperti orang dewasa, berlaku pun juga seperti orang dewasa. Di sisi lain media pun merangsang anak untuk cepat mekar terkait dengan musik, buku, film, televisi, dan internet. Lihatlah maraknya program teve yang belum pantas ditonton anak-anak yang ditayangkan di pagi atau pun sore hari. Media begitu merangsang keingintahuan anak tentang dunia seputar orang dewasa. Sebagai seksual promosi yang menyesatkan. Pendek kata media telah memekarkan bahasa. berpikir dan perilaku anak lumbuh kembang secara cepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Tapi apakah kita tahu bagaimana tentang emosi dan perasaan anak? Apakah faktor emosi dan perasaan juga dapat digegas untuk dimekarkan seperti halnya kecerdasan? Perasaan dan emosi ternyata memiliki waktu dan ritmenya sendiri yang tidak dapat digegas atau dikarbit. Bisa saja anak terlihat berpenampilan sebagai layaknya orang dewasa, tetapi perasaan mereka tidak seperti orang dewasa. Anak-anak memang terlihat tumbuh cepat di berbagai hal tetapi tidak di semua hal. Tumbuh mekarnya emosi sangat berbeda dengan tumbuh mekarnya kecerdasan (intelektual) anak. Oleh karena perkembangan emosi lebih rumit dan sukar, terkait dengan berbagai keadaan, Cobalah perhatikan, khususnva saat perilaku anak menampilkan gaya &quot;kedewasaan&quot;, sementara perasaannya menangis berteriak sebagai &quot;anak&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Seperti sebuah lagu popular yang pernah dinyanyikan suara emas seorang anak&lt;br /&gt;
laki-laki &quot;Heintje&quot; di era tahun 70-an... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;I&#39;m Nobody&#39;S Child &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText3&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;I&#39;M NOBODY&#39;S CHILD&lt;br /&gt;
I&#39;M nobody&#39;s child I&#39;m nobodys child&lt;br /&gt;
Just like aflower I&#39;m growing wild&lt;br /&gt;
No mommies kisses&lt;br /&gt;
and no daddv&#39;s smile&lt;br /&gt;
Nobody&#39;s louch me I&#39;m nobody&#39;s child&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Dampak Berikutnya Terjadi... ketika anak memasuki usia remaja Akibat negatif lainnya dari anak-anak karbitan terlihat ketika ia memasuki usia remaja. Mereka tidak segan-segan mempertontonkan berbagai macam perilaku yang tidak patut. Patricia O&#39; Brien menamakannya sebagai &lt;i&gt;&quot;The Shrinking of Childhood&#39;.&lt;/i&gt; &quot;Lu belum tahu ya... bahwa gue telah melakukan segalanya&quot;, begitu pengakuan seorang remaja pria berusia 12 tahun kepada teman-temannya. &quot;Gue tahu apa itu minuman keras, drug, dan seks &quot; serunya bangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai kasus yang terjadi pada anak-anak karbitan memperlihatkan bagaimana pengaruh tekanan dini pada anak akan menyebabkan berbagai gangguan kepribadian dan emosi pada anak. Oleh karena ketika semua menjadi cepat mekar.... kebutuhan emosi dan sosial anak jadi tak dipedulikan! Sementara anak sendiri membutuhkan waktu untuk tumbuh, untuk belajar dan untuk berkembang, .... sebuah proses dalam kehidupannya !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Saat ini terlihat kecenderungan keluarga muda lapisan menengah ke atas yang berkarier di luar rumah tidak menuliki waktu banyak dengan anak-anak mereka. Atau pun jika si ibu berkarier di dalam rumah, ia lebih mengandalkan tenaga &quot;baby sitter&quot; sebagai pengasuh anak-anaknva. Colette Dowling menamakan ibu-ibu muda kelompok ini sebagai &lt;i&gt;&quot;Cinderella Syndrome&quot;&lt;/i&gt; yang senang window shopping, ikut arisan, ke salon memanjakan diri, atau menonton telenovela atau buku romantis. Sebagai bentuk ilusi menghindari kehidupan nyata vang mereka jalani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Kelompok ini akan sangat bangga jika anak-anak mereka bersekolah di lembaga pendidikan yang mahal, ikut berbagai kegiatan kurikuler, ikut berbagai les, dan mengikuti berbagai arena, seperti lomba penyanyi cilik, lomba model ini dan itu. Para orangtua ini juga sangat bangga jika anak-anak mereka superior di segala bidang, bukan hanya di sekolah. Sementara orangtua yang sibuk juga mewakilkan diri mereka kepada baby sitter terhadap pengasuhan dan pendidikan anak­-anak mereka. Tidak jarang para baby sitter ini mengikuti pendidikan parenting di lembaga pendidikan eksekutif sebagai wakil dari orang tua.&lt;br style=&quot;mso-special-character: line-break;&quot; /&gt; &lt;br style=&quot;mso-special-character: line-break;&quot; /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;ERA SUPERKIDS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Kecenderungan orangtua menjadikan anaknva &lt;i&gt;&quot;be special&quot;&lt;/i&gt; daripada &lt;i&gt;&quot;be average or normal”&lt;/i&gt; semakin marak terlihat. Orangtua sangat ingin anak-anak mereka menjadi &lt;i&gt;&quot;to exel to be the best&quot;.&lt;/i&gt; Sebetulnya tidak ada yang salah. Namun ketika anak-anak mereka digegas untuk mulai mengikuti berbagai kepentingan orangtua untuk menyuruh anak mereka mengikuti beragam kegiatan, seperti kegiatan mental aritmatik, sempoa, renang, basket, balet, tari ball, piano, biola, melukis, dan banyak lagi lainnya...maka lahirlah anak-anak super-&lt;i&gt;&quot;SUPERKIDS&#39;&lt;/i&gt;. Cost merawat anak superkids ini sangat mahal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Era Superkids berorientasi kepada &lt;i&gt;&quot;Competent Child&quot;.&lt;/i&gt; Orangtua saling berkompetisi dalam mendidik anak karena mereka percaya &lt;i&gt;&quot;earlier is better&quot;. &lt;/i&gt;Semakin dini dan cepat dalam menginvestasikan beragam pengetahuan ke dalam diri anak mereka, maka itu akan semakin baik. Neil Posmant seorang sosiolog Amerika pada tahun 80-an meramalkan bahwa jika anak-anak tercabut dari masa kanak-kanaknya, maka lihatlah...ketika anak-anak itu menjadi dewasa, maka ia akan menjadi orang dewasa yang ke kanak-kanakan !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;BERBAGAI GAYA ORANGTUA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Kondisi ketidakpatutan dalam memperlakukan anak ini telah melahirkan berbagai gaya orangtua (Parenting Style) yang melakukan kesalahan -&quot;miseducation&quot; terhadap pengasuhan pendidikan anak-anaknya. Elkind (1989) mengelompokkan berbagai gaya orangtua dalam pengasuhan, antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Gourmet Parents - (ORTU BORJU) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Mereka adalah kelompok pasangan muda yang sukses. Memiliki rumah bagus, mobil mewah, liburan ke tempat-tempat yang eksotis di dunia, dengan gaya hidup kebarat-baratan. Apabila menjadi orangtua maka mereka akan cenderung merawat anak-anaknya seperti halnya merawat karier dan harta mereka. Penuh dengan ambisi! Berbagai macam buku akan dibaca karena ingin tahu isu-isu mutakhir tentang cara mengasuh anak. Mereka sangat percaya bahwa tugas pengasuhan yang baik seperti halnya membangun karier, maka &lt;i&gt;&quot;superkids&quot;&lt;/i&gt; merupakan bukti dari kehebatan mereka sebagai orangtua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Orangtua kelompok ini memakaikan anak-anaknva baju-baju mahal bermerek terkenal, memasukkannya ke dalam program-program eksklusif yang prestisius. Keluar masuk restoran mahal. Usia 3 tahun anak-anak mereka sudah diajak tamasya keliling dunia mendampingi orangtuanya. Jika suatu saat kita melihat sebuah sekolah yang halaman parkirnya dipenuhi oleh berbagai merek mobil terkenal, maka itulah sekolah dimana banyak kelompok orangtua &lt;i&gt;&quot;gourmet&quot;&lt;/i&gt; atau- kelompok borju menyekolahkan anak-anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;College Degree Parents - (ORTU INTELEK) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Kelompok ini merupakan bentuk lain dari keluarga intelek yang menengah ke atas. Mereka sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Sering melibatkan diri dalam barbagai kegiatan di sekolah anaknya. Misalnya membantu membuat&amp;nbsp; majalah dinding, dan kegiatan ekstra kurikular lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Mereka percaya pendidikan yang baik merupakan pondasi dari kesuksesan hidup. Terkadang mereka juga tergiur menjadikan anak-anak mereka &lt;i&gt;&quot;Superkids&quot;&lt;/i&gt;, Apabila si anak memperlihatkan kemampuan akademik yang tinggi. Terkadang mereka juga memasukkan anak-anaknya ke sekolah mahal yang prestisius sebagai buku bahwa mereka mampu dan percaya bahwa pendidikan yang baik tentu juga harus dibayar dengan pantas. Kelebihan kelompok ini adalah sangat peduli dan kritis terhadap kurikulum yang dilaksanakan di sekolah anak anaknya. Dan dalam banyak hal mereka banyak membantu dan peduli dengan kondisi sekolah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Gold Medal Parents - (ORTU SELEBRITIS) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;Kelompok ini adalah kelompok orangtua Yang menginginkan anak-anaknya menjadi kompetitor dalam berbagai gelanggang. Mereka sering mengikutkan anaknya ke berbagai kompetisi dan gelanggang. Ada gelanggang ilmu pengetahuan seperti Olimpiade&amp;nbsp; matematika dan sains yang akhir-akhir ini lagi marak di Indonesia. Ada juga gelanggang seni seperti ikut menyanyi, kontes menari, terkadang kontes kecantikan. Berbagai cara akan mereka tempuh agar anak-anaknya dapat meraih kemenangan dan menjadi &quot;seorang Bintang Sejati &quot;. Sejak dini mereka persiapkan anak-anak mereka menjadi &quot;Sang Juara&quot;, mulai dari juara renang, menyanyi dan melukis hingga none abang cilik kelika anak-anak mereka masih berusia TK.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai ilustrasi dalam sebuah arena lomba ratu cilik di Padang puluhan anak-anak TK baik laki-laki maupun perempuan tengah menunggu di mulainya lomba pakaian adat. Ruangan yang sesak, penuh asap rokok, dan acara yang molor menunggu datangnya tokoh anak dari Jakarta.Anak--anak mulai resah, berkeringat, mata memerah karena keringat melelehi mascara mata kecil mereka. Para orangtua masih bersemangat, membujuk anak-anaknya bersabar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Mengharapkan acara segera di mulai dan anaknya akan keluar sebagai pemenang. Sementara pihak penyelenggara mengusir panas dengan berkipas kertas.Banyak kasus yang mengenaskan menimpa diri anak akibat perilaku ambisi kelompok &lt;i&gt;gold medal parents&lt;/i&gt; ini. Sebagai contoh pada tahun 70-an seorang gadis kecil pesenam usia TK rnengalami kelainan tulang akibat ambisi ayahnya yang guru olahraga. Atau kasus &quot;bintang cilik&quot; Yoan Tanamal yang mengalami tekanan hidup dari dunia glamour masa kanak-kanaknya. Kemudian menjadikannya pengguna dan pengedar narkoba hingga menjadi penghuni penjara. Atau bintang cilik dunia Heintje yang setelah dewasa hanya menjadi pasien doktcr jiwa. &lt;i&gt;Gold medal parent&lt;/i&gt; menimbulkan banyak bencana pada anak-anak mereka !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pada tanggal 26 Mei lalu kita sasikan di TV bagaimana bintang cilik &quot;Joshua&quot; yang bintangnya mulai meredup dan mengkhawatirkan orangtuanya. Orangtua Joshua berambisi untuk kembali menjadikan anaknya seorang bintang dengan kembali menggelar konser tunggal. Sebagian dari kita tentu masih ingat bagaimana lucu dan pintarnya.Joshua ketika berumur kurang 3 tahun. Dia muncul di TV sebagai anak ajaib karena dapat menghapal puluhan nama-nama kepala negara. kemudian di usia balitanya dia menjadi penyanyi cilik terkenal. Kita kagum bagaimana seorang bapak yang tamatan SMU dan bekerja di salon dapat membentuk dan menjadikan anaknya seorang &lt;i&gt;&quot;superkid&quot;&lt;/i&gt; --seorang penyanyi sekaligus seorang bintang film,....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Do-it Yourself Parents :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Merupakan kelompok orangtua yang mengasuh anak-anaknya secara alami dan menyatu dengan semesta. Mereka sering menjadi pelayanan professional di bidang sosial dan kesehatan, sebagai pekerja sosial di sekolah, di tempat ibadah., di Posyandu dan di perpustakaan. Kelompok ini menyekolahkan anak-anaknya di sekolah negeri yang tidak begitu mahal dan sesuai dengan keuangan mereka. Walaupun begitu kelompok ini juga bemimpi untuk menjadikan anak-anaknya &lt;i&gt;&quot;Superkids&quot;--“earlier is better&quot;&lt;/i&gt;. Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak mereka diajak mencintai lingkungannya. Mereka juga mengajarkan merawat dan memelihara hewan atau tumbuhan yang mereka sukai. Kelompok ini merupakan kelompok penyayang binatang, dan mencintai lingkungan hidup yang bersih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Outward Bound Parents - (ORTU PARANOID) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Untuk orangtua kelompok ini mereka memprioritaskan pendidikan yang dapat memberi kenyamanan dan keselamatan kepada anak-anaknya. Tujuan mereka sederhana, agar anak-anak dapat bertahan di dunia yang penuh dengan permusuhan. Dunia di luar keluarga mereka dianggap penuh dengan marabahaya. Jika mereka menyekolahkan anak-anaknya maka mereka Iebih memilih sekolah yang nyaman dan tidak melewati tempat-tempat tawuran yang berbahaya. Seperti halnya &lt;i&gt;Do It Yourself Parents,&lt;/i&gt; kelompok ini secara tak disengaja juga terkadang terpengaruh dan menerima konsep &lt;i&gt;&quot;Superkids&quot;&lt;/i&gt; Mereka mengharapkan anak-anaknya menjadi anak-anak yang hebat agar dapat melindungi diri mereka dari berbagai macam marabahaya. Terkadang mereka melatih kecakapan melindungi diri dari bahaya, seperti memasukkan anak-anaknya &quot;Karate, Yudo, pencak Silat&quot; sejak dini. Ketidakpatutan pemikiran kelompok ini dalam mendidik anak-anaknya adalah bahwa mereka terlalu berlebihan melihat marabahaya di luar rumah tangga mereka, mudah panik dan ketakutan melihat situasi yang selalu mereka pikir akan membawa dampak buruk kepada anak. Akibatnya anak-anak mereka menjadi &quot;steril&quot;&lt;br /&gt;
dengan lingkungannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Prodigy Parents - (ORTU INSTANT) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Merupakan kelompok orangtua yang sukses dalam karier namun tidak memiliki pendidikan yang cukup. Merceka cukup berada, namun tidak berpendidikan yang baik. Mereka&amp;nbsp; memandang kesuksesan mereka di dunia bisnis merupakan bakat semata. Oleh karena itu mereka juga memandang sekolah dengan sebelah mata, hanya sebagai kekuatan yang akan menumpulkan kemampuan anak-anaknya. &#39;Tidak kalah mengejutkannya, mereka juga memandang anak-anaknya akan hebat dan sukses seperti mereka tanpa memikirkan pendidikan seperti apa yang cocok diberikan kepada anak-­anaknya. Oleh karena itu&amp;nbsp; mereka sangat mudah terpengaruh kiat-kiat atau cara unik dalam mendidik anak tanpa bersekolah. Buku-buku instant dalam mendidik anak sangat mereka sukai. Misalnya buku tentang &quot;Kiat-Kiat Mengajarkan bayi Membaca&quot; karangan Glenn Doman, atau &quot;Kiat-Kiat Mengajarkan Bayi Matematika&quot; karangan Siegfried, &quot;Berikan Anakmu pemikiran cemerlang&quot; karangan Therese Engelmann, dan &quot;Kiat-Kiat Mengajarkan Anak Dapat Membaca Dalam Waktu 6 Hari&quot; karangan Sidney Ledson.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Encounter Group Parents - (ORTU NGERUMPI) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Merupakan kelompok orangtua yang memiliki dan menyenangi pergaulan. Mereka terkadang cukup berpendidikan, namun tidak cukup berada atau terkadang tidak memiliki pekerjaan tetap (luntang lantung). Terkadang mereka juga merupakan kelompok orangtua yang kurang bahagia dalam perkawinannya. Mereka menyukai dan sangat mementingkan nilai-nilai relationship dalam membina hubungan dengan orang lain. Sebagai akibatnya kelompok ini sering melakukan ketidakpatutan dalam mendidik anak-­anak dengan berbagai perilaku &quot;gang ngrumpi&quot; yang terkadang mengabaikan anak. Kelompok ini banyak membuang-buang waktu dalam kelompoknya sehingga mengabaikan fungsi mereka sebagai orangtua. Atau pun jika mereka memiliki aktivitas di kelompokya lebih berorientasi kepada kepentingan kelompok mereka. Kelompok ini sangat mudah terpengaruh dan latah untuk memilihkan pendidikan bagi anak-anaknya. Menjadikan anak-anak mereka sebagai &quot;Superkids&quot; juga sangat diharapkan. Namun banyak dari anak-anak mereka&amp;nbsp; biasanya kurang menampilkan minat dan prestasi yang diharapkan. Namun banyak dari anak-anak mereka biasanya kurang menampilkan minat dan prestasi yang diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Milk and Cookies Parents - (ORTU IDEAL) :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Kelompok ini merupakan kelompok orangtua yang memiliki masa kanak-kanak yang bahagia, yang memiliki kehidupan masa kecil yang sehat dan manis. Mereka cenderung menjadi orangtua yang hangat dan menyayangi anak-anaknya dengan tulus. Mereka juga sangat peduli dan mengiringi tumbuh kembang anak-anak mereka dengan penuh&amp;nbsp; dukungan. Kelompok ini tidak berpeluang menjadi oraugtua yang melakukan &lt;i&gt;&quot;miseducation&quot;&lt;/i&gt; dalam merawat dan mengasuh anak-anaknva. Mereka memberikan lingkungan yang nyaman kepada anak-anaknya dengan penuh perhatian, dan tumpahan cinta kasih yang tulus sebagai orang tua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText2&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Mereka memenuhi rumah tangga mereka dengan buku-buku, lukisan dan musik yang disukai oleh anak-anaknya. Mereka berdiskusi di ruang makan, bersahabat dan menciptakan lingkungan yang menstimulasi anak-anak mereka untuk tumbuh mekar segala potensi dirinya. Anak-anak mereka pun meninggalkan masa kanak-kanak dengan penuh kenangan indah yang menyebabkan. Kehangatan hidup berkeluarga menumbuhkan kekuatan rasa yang sehat pada anak untuk percaya diri dan antusias dalam kehidupan belajar. Kelompok ini merupakan kelompok orangtua yang menjalankan tugasnya dengan patut kepada anak-anak mereka. Mereka bcgitu yakin bahwa anak membutuhkan suatu proses dan waktu untuk dapat menemukan sendiri keistimewaan yang dimilikinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Dengan kata lain mereka percaya bahwa anak sendirilah yang akan menemukan sendiri kekuatan didirinya. Bagi mereka setiap anak adalah benar-benar seorang anak yang hebat dengan kekuatan potensi yang juga berbeda dan unik !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;KAMU HARUS TAHU BAHWA TIADA SATU PUN YANG LEBIH TINGGI, ATAU LEBIH KUAT, ATAU LEBIH BAIK, ATAU PUN LEBIH BERHARGA DALAM KEHIDUPAN NANTI DARI PADA KENANGAN INDAH ­TERUTAMA KENANGAN MANIS DI MASA KANAK-KANAK. KAMU MENDENGAR BANYAK HAL TENTANG PENDIDIKAN, NAMUN BEBERAPA HAL YANG INDAH, KENAN6AN BERHARGA YANG TERSIMPAN SEJAK KECIL ADALAH MUNGKIN ITU PENDIDIKAN YANG TERBAIK. APABILA SESEORANG MENYIMPAN BANYAK KENANGAN INDAN DI MASA KECILNYA, MAKA KELAK SELURUH KEHIDUPANNYA AKAN TERSELAMATKAN. BAHKAN APABILA HANYA ADA SATU SAJA KENANGAN INDAH YANG TERSIAMPAN DALAM HATI KITA, MAKA ITULAH KENANGAN YANG AKAN MEMBERIKAN SATU HARI UNTUK KESELAMATAN KITA&quot;-DESTOYEVSKY&#39;-S BROTHERS KARAMOZOV&lt;/i&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PERSPEKTIF SEKOLAH YANG MENGKARBIT ANAK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;Kecenderungan sekolah untuk melakukan pengkarbitan kepada anak didiknya juga terlihat jelas. Hal ini terjadi ketika sekolah berorientasi kepada produk dari pada proses pembelajaran. Sekolah terlihat sebagai sebuah &quot;Industri&quot; dengan tawaran-tawaran menarik yang mengabaikan kebutuhan anak. Ada program akselerasi, ada program kelas unggulan. Pekerjaan rumah yang menumpuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Tugas-tugas dalam bentuk hanya lembaran kerja. Kemudian guru-guru yang sibuk sebagai &quot;Operator kurikulum&quot; dan tidak punya waktu mempersiapkan materi ajar karena rangkap tugas sebagai administrator sekolah Sebagai guru kelas yang mengawasi dan mengajar terkadang lebih dari 40 anak, guru hanya dapat menjadi &quot;pengabar isi buku pelajaran &quot; ketimbang menjalankan fungsi edukatif dalam menfasilitasi pembelajaran. Di saat-saat tertentu sekolah akan menggunakan &quot;mesin-mesin dalam menskor&quot; capaian prestasi yang diperoleh anak setelah diberikan ujian berupa potongan-potongan mata pelajaran. Anak didik menjadi dimiskinkan dalam menjalani pendidikan di sekolah. Pikiran mereka diforsir untuk menghapalkan atau melakukan tugas-tugas yang tidak mereka butuhkan sebagai anak. Manfaat apa yang mereka peroleh jika guru menyita anak membuat bagan organisasi sebuah birokrasi ? Manfaat apa yang dirasakan anak jika mereka diminta membuat PR yang menuliskan susunan kabinet yang ada di pemerintahan? Manfaat apa yang dimiliki anak jika ia disuruh menghapal kalimat-kalimat yang ada di dalam buku pelajaran ? Tumpulnya rasa dalam mencerna apa yang dipikirkan oleh otak dengan apa yang direfleksikan dalam sanubari dan perilaku-pcrilaku keseharian mereka sebagai anak menjadi semakin senjang. Anak-anak tahu banyak tentang pengetahuan yang dilatihkan melalui berbagai mata pelajaran yang ada dalam kurikulum persekolahan, namun mereka bingung mengimplementasikan dalam kehidupan nyata. Sepanjang hari mereka bersekolah di sekolah untuk sekolah --- dengan tugas-tugas dan PR yang menumpuk.... &lt;br /&gt;
Namun sekolah tidak mengerti bahwa anak sebenarnya butuh bersekolah untuk menyongsong kehidupannya !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Lihatlah, mereka semua belajar dengan cara yang sama. Membangun 90% kognitif dengan 10% afektif. Paulo Freire mengatakan bahwa sekolah telah melakukan &lt;i&gt;&quot;pedagogy of the oppressed&quot;&lt;/i&gt; terhadap anak-anak didiknya. Dimana guru mengajar anak diajar, guru mengerti semuanya dan anak tidak tahu apa-apa, guru berpikir dan anak dipikirkan, guru berbicara dan anak mendengarkan, guru mendisiplin dan anak didisiplin, guru memilih dan mendesakkan pilihannya dan anak hanya mengikuti, guru bertindak dan anak hanya membayangkan bertindak lewat cerita guru, guru memilih isi program dan anak menjalaninya begitu saja, guru adalah subjek dan anak adalah objek dari proses pembelajaran (Freire, 1993). Model pembelajaran&amp;nbsp; banking system ini dikritik habis-habisan sebagai masalah kemanusiaan terbesar. Belum lagi persaingan antar sekolah. dan persaingan ranking wilayah....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Mengkompetensi Anak--- merupakan `KETIDAKPATUTAN PENDIDIKAN ?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&quot;Anak adalah anugrah Tuhan... sebagai hadiah kepada semesta alam, tetapi citra anak dibentuk oleh sentuhan tangan-tangan manusia dewasaYang bertanggungjawab.-…&quot; &lt;i&gt;(Nature versus Nurture).&lt;/i&gt; bagaimana ? Karena ada dua pengertian kompetensi = kompetensi yang datang dari kebutuhan di luar diri anak (direkayasa oleh orang dewasa) atau kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dari dalam diri anak sendir Sebagai contoh adalah konsep kompetensi yang dikemukakan oleh John Watson (psikolog) pada tahun 1920 yang mengatakan bahwa bayi dapat ditempa menjadi apapun sesuai kehendak kita-­sebagai komponen sentral dari konsep kompetensi. Jika bayi-bayi mampu jadi pebelajar, maka mereka juga dapat dibentuk melalui pembelajaran dini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Kata-kata Watson yang sangat terkenal adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&quot;Give me a dozen healthy infants, well formed and my own special world to bring them up in, and I&#39;ll guarantee you to take any one at random and train him to become any type of specialist I might select--doctor, lawyer, artist, merchant chief and yes, even beggar and thief regardless of this talents, penchants, tendencies, vocations, and race of his ancestors&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pemikiran Watson membuat banyak orang tua melahirkan &quot;intervensi dini &quot; setelah mereka melakukan serangkaian tes Inteligensi kepada anak-anaknya. Ada sebuah kasus kontroversi yang terjadi di Institut New Jersey pada tahun 1976. Dimana guru-guru melakukan serangkaian program tes untuk mengukur &quot;Kecakapan Dasar Minimum (Minimum Basic Skill) &quot;dalam mata pelajaran membaca dan matematika. Hasil dari pelaksanaan program ini dilaporkan kolomnis pendidikan Fred Hechinger kepada New York Times sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;`The improvement in those areas were not the result of any magic program or any singular teaching strategy, they were... simply proof that accountability is crucial and that, in the past five years, it has paid off in New Yersey&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Juga belajar dari biografi tiga orang tokoh legendaris dunia seperti Eleanor Roosevelt, Albert Einstein dan Thomas Edison, yang diilustrasikan sebagai anak-anak yang bodoh dan mengalami keterlambatan dalam akademik ketika mereka bersekolah di SD kelas rendah. semestinya kita dapat menyimpulkan bahwa pendidikan dini sangat berbahaya jika dibuatkan kompetensi-­kompetensi perolehan pengetahuan hanya secara kognitif. Ulah karena hingga hari ini sekolah belum mampu menjawab dan dapat menampilkan kompetensi emosi sosial anak dalam proses pembelajaran. Pendidikan anak seutuhnya yang terkait dengan berbagai aspek seperti emosi, sosial, kognitif pisik, dan moral belum dapat dikemas dalam pembelajaran di sekolah secara terintegrasi. Sementara pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu melibatkan berbagai aspek yang dimiliki anak sebagai kompetensi yang beragam dan unik untuk dibelajarkan. Bukan anak dibelajarkan untuk di tes dan di skor saja !. Pendidikan sejati bukanlah paket-paket atau kemasan&lt;br /&gt;
pembelajaran yang berkeping-keping, tetapi bagaimana secara spontan anak dapat terus menerus merawat minat dan keingintahuan untuk belajar. Anak mengenali tumbuh kembang yang terjadi secara berkelangsungan dalam kehidupannya. Perilaku keingintahuan -&quot;curiosity&quot; inilah yang banyak tercabut dalam sistem persekolahan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akademik Bukanlah Keutuhan Dari Sebuah Pendidikan ! &lt;i&gt;&quot;Empty Sacks will never stand upright&quot;&lt;/i&gt;---George Eliot.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pendidikan anak seutuhnya tentu saja bukan hanya mengasah kognitif melalui kecakapan akademik semata! Sebuah pendidikan yang utuh akan membangun secara bersamaan, pikiran, hati, pisik, dan jiwa yang dimiliki anak didiknya. Membelajarkan secara serempak pikiran, hati. dan pisik anak akan menumbuhkan semangat belajar sepanjang hidup mereka. Di sinilah dibutuhkannya peranan guru sebagai pendidik akademik dan pendidik sanubari &quot;karakter&quot;. Dimana mereka mendidik anak menjadi &lt;i&gt;&quot;good and smart &quot;&lt;/i&gt;-terang hati dan pikiran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Sebuah pendidikan yang baik akan melahirkan &lt;i&gt;&quot;how learn to learn&quot;&lt;/i&gt; pada anak didik mereka. Guru-guru yang bersemangat memberi keyakinan kepada anak didiknya bahwa mereka akan memperoleh kecakapan berpikir tinggi, dengan berpikir kritis, dan cakap memecahkan masalah hidup yang mereka hadapi sebagai bagian dari proses mental. Pengetahuan yang terbina dengan baik yang melibatkan aspek kognitif dan emosi, akan melahirkan berbagai kreativitas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Leonardo da Vinci seorang pelukis besar telah menghabiskan waktunya ber jam&lt;br /&gt;
jam untuk belajar anatomi tubuh manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Thomas Edison mengatakan bahwa &lt;i&gt;&quot;genius is 1 percent inspiration and 99 percent perspiration&quot;&lt;/i&gt;. Semangat belajar ---&lt;i&gt;&quot;encourage”&lt;/i&gt; - Tidak dapat muncul tiba-tiba di diri anak. Perlu proses yang melibatkan hati---kesukaan dan kecintaan--- belajar. Sementara di sekolah banyak anak patah hati karena gurunya yang tidak mencintai mereka sebagai anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya misi sekolah lainnya yang paling fundamental adalah mengalirkan &lt;i&gt;&quot;moral litermy&quot;&lt;/i&gt; melalui pendidikan karakter. Kita harus ingat bahwa kecerdasan saja tidak cukup. Kecerdasan plus karakter inilah tujuan sejati sebuah pendidikan (Martin Luther King, Jr). Inilah keharmonisan dari pendidikan, bagaimana menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan, antara kecerdasan hati dan pikiran, antara pengetahuan yang berguna dengan perbuatan yang baik...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Mengembalikan pendidikan pada hakikatnya untuk menjadikan manusia yang terang hati dan terang pikiran--- &lt;i&gt;&quot;good and smart&quot;&lt;/i&gt;--- merupakan tugas kita bersama. Melakukan reformasi dalam pendidikan merupakan kerja keras yang mesti dilakukan secara serempak, antara sekolah dan masyarakat, khususnya antara guru dan orangtua. Pendidikan yang ada sekarang ini banyak yang tidak berorientasi kepada kebutuhan anak sehingga tidak dapat memekarkan segala potensi yang dimiliki anak. Atau pun jika ada yang terjadi adalah ketidakseimbangan yang cenderung memekarkan aspek kognitif dan mengabaikan faktor emosi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Begitu juga orangtua. Mereka berkecenderungan melakukan training dini kepada anak. Mereka ingin anak-anak mereka menjadi &lt;i&gt;&quot;SUPERKIDS&quot;&lt;/i&gt;. Inilah fenomena yang sedang trend akhir-akhir ini. Inilah juga awal dari lahirnya era anak-anak karbitan ! Lihatlah nanti...ketika anak-anak karbitan itu menjadi dewasa, maka mereka akan menjadi orang dewasa yang ke kanak-kanakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: Arial; font-size: 10pt;&quot;&gt;-------------------------------------------&lt;br /&gt;
*) &lt;i&gt;Dewi Utama Faizah, bekerja di Direktorat Pendidikan TK dan SD Ditjen Dikdasmen, Depdiknas, Program Director untuk Institut Pengembangan Pendidikan Karakter divisi dari Indonesia Heritage Foundation.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-align: justify; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber : pakguruonline.pendidikan.net</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/5111074382974386259/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/anak-anak-karbitan-anak-anak-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/5111074382974386259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/5111074382974386259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/anak-anak-karbitan-anak-anak-yang.html' title='Anak-Anak Karbitan Anak-anak yang digegas menjadi  Cepat mekar, Cepat matang, Cepat layu...'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-5935708812996423491</id><published>2011-12-11T15:50:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T15:50:05.011+07:00</updated><title type='text'>Format Factory</title><content type='html'>Terkadang kita mengalami kesulitan ketika merubah file lagu yang berformat VCD ato DVD ke MP3..&lt;br /&gt;
kali ini saya akan berbagi cara untuk dapat merubah format file tersebut dengan format factory.&lt;br /&gt;
1. download file FF220 &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/LfWokGVZ/FFSetup220.html&quot; style=&quot;color: blue;&quot;&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
2. Instal Format factory dengan cara double clik file FF220.&lt;br /&gt;
3. Nah setelah itu, tinggal jalankan program format factory di komputer kita.&lt;br /&gt;
4. Pilih perubahan format yang di inginkan. &lt;br /&gt;
Selamat mencoba..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/5935708812996423491/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/format-factory.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/5935708812996423491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/5935708812996423491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/format-factory.html' title='Format Factory'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-6340175826099795803</id><published>2011-12-05T14:56:00.000+07:00</published><updated>2011-12-05T14:59:20.513+07:00</updated><title type='text'>MS Office 2007 Compability 2003</title><content type='html'>Terkadang kita mengalami kesulitan membuka file-file yang memakai MS Office 2007 apabila di PC atau laptop kita belum terinstal MS Office 2007 melainkan&amp;nbsp; MS Office 2003.&lt;br /&gt;
Nah di sini saya akan berbagi bagaimana caranya bisa membuka file MS Office 2007 tanpa harus mengganti versi MS Office 2003 kita ke versi 2007.&lt;br /&gt;
nah, begini caranya :&lt;br /&gt;
1. download dulu file MS Office Compability 2007 to 2003 &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/F-phvMlB/office_2007_compability_for_20.html&quot; style=&quot;color: blue;&quot;&gt;disini.&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;(File ini saya simpan dalam bentuk Win rar).&lt;br /&gt;
2. Instalkan file nya kemudian MS Office 2003 kita dapat membaca file-yang di save menggunakan MS Office 2007.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat Mencoba......</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/6340175826099795803/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/ms-office-2003-compability-2007.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/6340175826099795803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/6340175826099795803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/ms-office-2003-compability-2007.html' title='MS Office 2007 Compability 2003'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-137974198904508606</id><published>2011-12-01T17:05:00.000+07:00</published><updated>2011-12-01T17:13:42.242+07:00</updated><title type='text'>Lambang Gerakan Pramuka</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcN0c5Ixz6xUJEqNarmFsnYgv7IYGNdGIc52sAvQtc3dxoW-b35wkZO1pAlwkTW-KQ8jsxliRbfsp8VLQlY8FHls_UIyomHQ8jF7ujltWNFIX3xLrBLELovfkMP6ziPCfr0uE8wZoPBO84/s1600/kalapa.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcN0c5Ixz6xUJEqNarmFsnYgv7IYGNdGIc52sAvQtc3dxoW-b35wkZO1pAlwkTW-KQ8jsxliRbfsp8VLQlY8FHls_UIyomHQ8jF7ujltWNFIX3xLrBLELovfkMP6ziPCfr0uE8wZoPBO84/s1600/kalapa.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt;
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src=&quot;http://img2.blogblog.com/img/video_object.png&quot; style=&quot;background-color: #b2b2b2; &quot; class=&quot;BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder&quot; id=&quot;ieooui&quot; data-original-id=&quot;ieooui&quot; /&gt; &lt;style&gt;
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults v:ext=&quot;edit&quot; spidmax=&quot;1027&quot;/&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout v:ext=&quot;edit&quot;&gt;   &lt;o:idmap v:ext=&quot;edit&quot; data=&quot;1&quot;/&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;Seperti juga organisasi kepanduan memiliki tanda lambang begitu juga dengan Gerakan Pramuka. Tiap-tiap lambang mempunyai makna.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;Lambang Gerakan Pramuka adalah Silhouette Tunas Kelapa yang diciptakan oleh kak Sunaryo Atmodipuro. Seorang Andalan Nasional yang pernah aktif bekerja di Departemen Pertanian. Lambang Gerakan Pramuka ditetapkan dengan surat Keputusan Kwarnas no. 06/KN/72 yang dikeluarkan pada tanggal 31 januari 1972.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;Lambang Gerakan Pramuka mempunyai beberapa makna kiasan.Yang uraiannya adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;1&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan CIKAL      maksudnya adalah penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.      Kiasan ini mempunyai makna bahwa setiap Pramuka merupakan INTI dari      kelangsungan hidup bangsa.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang      bagaimanapun juga, maksud dari kiasan ini adalah setiap Pramuka kuat dan      sehat Jasmani serta Rohaninya.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan      setiap Pramuka dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan (masyarakat)      di manapun dia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Pohon nyiur tumbuh lurus ke atas, merupakan kiasan      bahwa setiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi, lurus dan benar.      Tidak mudah terombang-ambing atau terpengaruh.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Akar pohon tumbuh kuat dan erat di dalam tanah,      mengkiaskan setiap Pramuka mempunyai tekad dan keyakinan yang kuat      berdasarkan keyakinan yang baik.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari akar      sampai ke ujung atas pohonnya, mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah      manusia yang berguna dan membaktikan diri bagi Tanah Airnya (negara).      Pohon nyiur mempunyai kegunaan yang banyak (multiguna), misal :&lt;/li&gt;
&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;a&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Akarnya dipergunakan untuk obat.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Batangnya dapat dipergunakan untuk tiang rumah       (pondok), untuk jembatan dan kayu bakar.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Buahnya dapat dimakan atau dapat diolah untuk       mendapatkan minyak.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Air buahnya dapat diminum&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Janur (daun muda) dapat di buat hiasan&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Daun pohon kelapa dapat di buat atap rumah.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Tulang daunnya untuk sapu lidi.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Tempurung (batok kelapa) dapat dibuat alat-alat       rumah tangga atau barang kerajinan.&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-list: l0 level2 lfo1; tab-stops: list 72.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;Kulit buahnya dapat dipergunakan untuk membuat       keset (alas kaki), atau tambang, dan sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;Dari contoh-contoh di atas, jarang ada pohon yang begitu banyak kegunaannya. Dan kita harapkan begitu pula pada setiap Pramuka harus berguna bagi diri, orang tua, sekolah, masyarakat dan negara. Bukan menjadi beban atau tanggungan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah semoga postingan saya kali ini dapat berguna juga seperti nyiur…… Salam….&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber : Boyman (Andri Bob Sunardi) tahun 2010, Penerbit Nuansa Muda.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/137974198904508606/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/lambang-gerakan-pramuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/137974198904508606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/137974198904508606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/12/lambang-gerakan-pramuka.html' title='Lambang Gerakan Pramuka'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcN0c5Ixz6xUJEqNarmFsnYgv7IYGNdGIc52sAvQtc3dxoW-b35wkZO1pAlwkTW-KQ8jsxliRbfsp8VLQlY8FHls_UIyomHQ8jF7ujltWNFIX3xLrBLELovfkMP6ziPCfr0uE8wZoPBO84/s72-c/kalapa.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-219658122467632084.post-838070395389476592</id><published>2011-11-24T23:28:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T23:28:58.661+07:00</updated><title type='text'>Salam Pramuka</title><content type='html'>Salam Pramuka merupakan suatu penghormatan yang di berikan kepada sesama anggota Pramuka sebagai wujud rasa hormat dan rasa sopan santun.&lt;br /&gt;
Fungsi salam pramuka adalah untuk melahirkan rasa disiplin dan sebagai wujud rasa saling menghormati dan menghargai.&lt;br /&gt;
Ketika mengucapkan Salam Pramuka di haruskan dalam Posisi sikap sempurna&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam Pramuka di kelompokan ke dalam tiga macam, diantaranya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Salam Biasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salam biasa adalah salam yang dipergunakan apabila bertemu dengan sesama anggota Pramuka, maksudnyasebagai tanda saling menghargai,untuk mendoakan, selain itu mengucapkan salam dengan 5 jari mengingatkan kita kepada nilai-nilai Pancasila dan tri Satya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Salam Hormat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salam Hormat dilakukan ketika melihat pengibaran dan penurunan bendera merah putih, bertemu orang yang di hormati, atau ketika dalam suatu pertemuan mendengar lagu Indonesia Raya dinyanyikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Salam janji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Salam Janji dipergunakan ketika dalam suatu upacara mendengar Tri Satya sedang di ucapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah sampai di sini dulu ya postingan saya kali ini, semoga bermanfaat.....&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Salam Pramuka.............&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dang-s.blogspot.com/feeds/838070395389476592/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/11/salam-pramuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/838070395389476592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/219658122467632084/posts/default/838070395389476592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dang-s.blogspot.com/2011/11/salam-pramuka.html' title='Salam Pramuka'/><author><name>Dang&#39;s</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528781019331001185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOoya3QaC8Ii5L19DinDqpeBrXFnG7aHqizLV_XC-2WslYxVCM-6VZTnlTrNjinocIEWMxvDqBrs5VeMq1PhIBu4I7CpI02WL7u9Sm319bMC3ItQINew8__LRwg6e00g/s220/AA+Dadang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>