<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:22:23 +0000</lastBuildDate><category>Tips dan Trik</category><category>Dunia Kerja</category><category>Surat Lamaran</category><category>Curriculum Vitae</category><category>Psikotes</category><title>Lowongan Kerja, Karier dan Beasiswa</title><description>Informasi Lowongan Lamaran Kerja Karir Pekerjaan bagi pencari kerja. Tips dunia kerja.</description><link>http://karierzone.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-9168537826398762612</guid><pubDate>Tue, 01 Jul 2008 14:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:18:19.903+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Psikotes</category><title>Tips Menghadapi Psikotes</title><description>Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani psikotes, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran dan tips di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebelum Tes &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Anda harus yakin terlebih dulu, bahwa posisi/pekerjaan yang akan dimasuki lewat psikotes itu benar-benar sesuai dengan kemampuan anda, dan sebaiknya juga sesuai dengan keinginan anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Seringkali, seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. Namun, ketegangan atau kondisi tubuh yang tidak prima, dapat membuat hasil tes menjadi jelek. Oleh karena itu, anda harus beristirahat satu atau dua hari sebelumnya agar kondisi fisik menjadi prima. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pastikan anda sudah tahu tempat tes. Disarankan beberapa hari sebelum tes, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.&lt;br /&gt;Baca kembali surat lamaran dan CV anda, karena ada beberapa tes yang menanyakan hal-hal yang terkait dengan surat lamaran dan CV anda. Jangan sampai jawabannya berbeda dengan CV anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sebaiknya anda berlatih berbagai soal psikotes&lt;/strong&gt;, sehingga anda menjadi benar-benar siap menghadapi psikotes dengan hasil maksimal.&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan &quot;latihan psikotes&quot; (silakan klik) pada situs ini untuk berlatih berbagai soal psikotes. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum berangkat ke tempat tes, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, dan jangan terlambat. Juga sebelum berangkat, jangan lupa untuk makan dan minum secukupnya agar kondisi fisik tetap prima. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Walaupun tidak diminta, jangan lupa untuk membawa peralatan tulis-menulis (pensil, penghapus, pena, dsb-nya) dan membawa jam (penunjuk waktu).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pada Saat Tes &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;/strong&gt;Umumnya, pada setiap lembar jawaban/soal psikotes, anda diminta mengisi isian nama, tanggal, dsb-nya. Begitu anda diperbolehkan untuk mulai mengisi, jangan lupa dan jangan menunda untuk mengisinya, serta isilah dengan lengkap dan rapi. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengarkan baik-baik setiap &quot;ucapan/pengarahan&quot; dari pengawas tes, dan ikuti semua arahan/petunjuknya. Demikian juga petunjuk yang ada di setiap soal tes, jangan lupa untuk membaca petunjuk tersebut terlebih dulu, barulah anda mengerjakan soal tes-nya. Jadi jangan langsung mengisi/menjawab soal yang ada, tanpa membaca/mengetahui cara/petunjuk pengisiannya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan enggan untuk bertanya ke pengawas tes. Bila ada sedikit saja yang anda tidak mengerti mengenai soal tersebut, maka langsung tanyakan ke pengawas tes yang ada. Dan jangan pernah bertanya ke peserta di kanan-kiri anda, tetapi bertanyalah ke pengawas tes yang ada. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan melihat jawaban orang lain, karena akan membuat hasil anda bertentangan dengan kondisi pribadi yang sesungguhnya. Isilah apa adanya. Untuk jenis-jenis soal tertentu, jawablah yang mudah terlebih dulu. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2008/07/tips-menghadapi-psikotes.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-3386392533488460548</guid><pubDate>Wed, 19 Dec 2007 07:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:18:50.306+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Curriculum Vitae</category><title>Panduan Membuat Curriculum Vitae ( CV )</title><description>Agar terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Gunakan kertas putih polos&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Status perkawinan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cantumkan status perkawinan (single, married, atau divorced).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Foto terbaru&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Referensi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pekerjaan yang diinginkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Format standar surat resmi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman lain yang menunjang&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Identitas&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Cantumkan identitas anda dengan jelas.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2007/12/panduan-membuat-curriculum-vitae-cv.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-4639736314846331278</guid><pubDate>Sun, 16 Dec 2007 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:19:14.731+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran</category><title>Tips Menulis Surat Lamaran</title><description>Sejak awal harus dihindari kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul saat melamar pekerjaan. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan pencari kerja adalah membuat surat lamaran yang cenderung kering tak berisi. Untuk mendapatkan panggilan wawancara, surat lamaran harus ditulis sedemikian rupa agar menarik perhatian. Berikut sejumlah tips yang bisa diikuti agar surat lamaran sukses menembus meja seleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Gunakan format yang benar. Format yang benar terdiri dari perkenalan, &#39;berjualan&#39;, dan aksi. Artinya surat tersebut berisi tentang diri Anda, kenapa mereka membutuhkan Anda, dan kapan Anda akan menghubungi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapatkan nama. Surat lamaran Anda pasti akan menarik perhatian jika Anda bisa mendapatkan nama dari orang yang akan menyeleksi Anda. Memang tidak mudah, tapi begitu mendapatkannya, pasti orang tersebut akan memanggil Anda. Jika usaha Anda gagal, cukup mencatumkan jabatannya saja.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Resume atau CV. Pastikan surat lamaran Anda tidak bertentangan dengan apa yang ada dalam daftar riwayat hidup (resume/CV). Kecocokan antara apa yang ada dalam surat lamaran dan resume serta dokumen lainnya menunjukkan bahwa Anda orang yang profesional dan dapat dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari terlalu banyak kalimat yang bermula dengan &#39;saya&#39;. Surat seperti itu tentu sangat membosankan. Cobalah untuk kreatif dalam merangkai kata agar orang yang membaca surat Anda tertarik meneruskannya sampai habis.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebutkan prestasi Anda. Menyebutkan prestasi yang pernah Anda raih, baik kualitatif maupun kuantitatif perlu juga Anda sebutkan dalam surat lamaran, tidak hanya pada daftar riwayat hidup. Dengan demikian pembaca surat lamaran Anda akan terdorong untuk meneliti dokumen Anda lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Proaktif. Di akhir surat, daripada hanya berterimakasih atas perhatiannya, cobalah Anda sebutkan kapan Anda akan menelepon untuk membuat janji bertemu. Dan teleponlah persis pada tanggal yang telah Anda sebutkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersih dan rapi. Jika ada tip-eks atau bekas hapusan pada surat lamaran Anda, jangan harap akan ada panggilan untuk Anda. Usahakan serapi mungkin tanpa ada kesalahan ejaan dan kalimat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2007/12/tips-menulis-surat-lamaran.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-1717819588399808193</guid><pubDate>Tue, 11 Dec 2007 08:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:21:25.560+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Kerja</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Trik</category><title>Tips Mengatasi beban kerja yang bertumpuk.</title><description>Mungkin diantara anda ada yang biasa dengan pekerjaan yan tidak terselesaikan tepat waktu. Bila terjadi hanya sesekali, mungkin bukanlah masalah yang besar. Namun bagaimana bila keadaan seperti itu menekan setiap hari?. Tentu saja akan memusingkan kepala bahkan bisa menjurus pada stress berat. Tapi jangan khawatir, sebenarnya ada jalan untuk mensiasati agar stress tidak membelenggu anda. Simaklah beberapa tips berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habiskan akhir pekan anda dengan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya dengan berolahraga seperti rennag, jalan kaki, jogging, bersepeda ataupun yoga.. Berolah raga dapat membantu mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan. Alasannya juga sederhana saja :Kalau jantung kita bekerja pada saat berolah raga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi sehingga semua beban pekerjaan bias lepas sesaat dari pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah rencana kerja untuk esok hari. Kalau perlu buatlah jadwal kerja selama satu minggu. Hal ini berguna agar anda bias meliat prioritas pekerjaan mana yang harus didahulukan sehingga pola kerja bias lebih sistematis. Dan kalaupun ada pekerjaan tambahan, Anda bias segera mengetahui akan disisipkan dimana pekerjaan itu berdasarkan rincian pekerjaan yang sudah dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada salahnya untuk keluar kantor sejenak jika anda merasa lelah atau jenuh dikantor. Caranya mungkin anda bisa pergi makan siang di café atau restoran pada saat jam makan siang, atau kalo sempat, tidak ada salahnya juga sedikit berbelanja. Tapi ingat jangan sampai anda terlena lalu tidak kembali ke kantor lhooo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada pekerjaan yang bukan tanggung jawab anda, sebaiknya ditolak saja. Dan jika pekerjaan itu dating dari bos, negoisasikan bahwa pekerjaan anda sudah cukup banyak, siapa tahu bos punya solusi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika merasa telah bekerja optimal selama beberapa bulan, jangan ragu untuk mengambil cuti. Biasanya, kantor sudah menyediakan jatah cuti buat para pegawainya. Tujuannya agar para pegawai bisa mengistirahatkan diri sejenak dari rutinitas kantor. Nah jika jatah cuti anda sudah di acc, maka manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Mungkin bisa dengan pergi berlibur ke luar kota atau menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2007/12/tips-mengatasi-beban-kerja-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-7408087112461163195</guid><pubDate>Thu, 13 Sep 2007 13:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:20:03.902+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Trik</category><title>Tips Umum Menulis Surat Lamaran</title><description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kesan IndividualJika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Singkat dan PadatJangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rapi dan BersihSedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. IsiDalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, &quot;Saya membawahi lima orang junior manager&quot;. Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan &quot;Terima kasih&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Proof ReadProof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,&quot;Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2007/09/tips-umum-menulis-surat-lamaran.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6583029852791150440.post-3142443180312802829</guid><pubDate>Wed, 12 Sep 2007 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-10T19:21:25.561+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Kerja</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips dan Trik</category><title>Tip Trick Lowongan Kerja dan Dunia Kerja Terbaru</title><description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Apakah anda salah satu dari mereka yang bertahan di suatu pekerjan meski merasa bosan dan tak puas, hanya karena takut menghadapi risiko ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda ingin benar-benar memiliki pekerjaan yang anda sukai, Anda harus segera bergerak. Ingatlah, waktu terus berjalan, dan semakin tua usia seseorang, semakin berkurang antusiasme dan optimisme nya. Hingga biasanya orang yang lebih muda akan lebih disukai untuk menduduki suatu posisi karena semangatnya yang masih tinggi. Cari tahu impian dan minat anda, kenali kelebihan anda lalu buat calon bos anda terkesan.&lt;br /&gt;1.Buatlah daftar hal-hal yang anda sukai dan tidak.Apa yang membuat anda tidak betah dengan karier anda sekarang ? Job desk yang tidak jelas atau terlalu banyak sehingga anda tidak punya waktu untuk keluarga? Capek karena terlalu banyak deadline? Gaji yang tidak sesuai ? Lingkungan kerja yang tidak menyenangkan ? Atau karena atasan anda ? Sedangkan untuk daftar yang disukai, tulislah apa yang disukai dari pekerjaan anda, kegiatan di waktu luang, atau saat berada di rumah.Apa saja yang membuat anda merasa senang dan bersemangat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika anda sudah mengetahui apa yang menjadi minat anda, luangkan waktu untuk mencari tahu karir/pekerjaan apa saja yang sesuai dengan minat anda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengalaman dan keahlian anda yang sekarang ( kemampuan berkomunikasi, kepemimpianan, planning &amp;amp; organizing) , bisa dijadikan “modal” untuk berkarir di bidang yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika profesi yang anda minati ternyata mengharuskan anda mengambil kursus atau pendidikan tertentu, pastikan lembaga tersebut memiliki akreditasi yang baik. Dapatkan juga informasi apakah lembaga tersebut membantu para lulusannya untuk mendapatkan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Networking sangat penting karena membantu anda mendapatkan informasi dan petunjuk mengenai pekerjaan atau peluang di bidang /industri tertentu. Bahkan mungkin anda bisa berkenalan dengan orang-orang baru sehinga networking anda menjadi lebih luas lagi. Banyak pihak yang bisa menjadi bagian dari networking anda. Kolega / klien anda, teman-teman, keluarga, bahkan alumni kampus anda yang bekerja di bidang yang anda minati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Cobalah untuk mendapatkan pengalaman kerja di bidang baru tersebut dengan cara bekerja part time, atau di akhir minggu Selain pengalaman, anda juga akan lebih mengetahui lebih jauh mengenai pekerjaan tersebut. Dengan demikian anda bisa mempertimbangkan, apakah sudah yakin dengan keputusan untuk beralih profesi ke bidang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Karena karir dan perkembangannya merupakan bagian yang penting dalam hidup anda, cobalah untuk berkonsultasi dengan seorang mentor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Beralih profesi belum tentu membuat anda pindah tempat kerja. Manajemen yang baik biasanya memahami bahwa produktivitas karyawan dipengaruhi oleh kondisi psikologis. Semakin nyaman seseorang dengan pekerjaan dan lingkungan kerjanya, maka semakin tinggi produktivitasnya. Anda sebaiknya mencari tahu, apakah perusahaan tempat bekerja anda sekarang cukup fleksibel untuk job switch.Jika iya, anda bisa membicarakannya dengan pihak manajemen. Satu hal yang perlu dingat, sebelum memulai perbincangan, pastikan anda sudah harus siap, terutama untuk skill yang dibutuhkan untuk menunjang performa anda di bidang yang baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Selagi mengikuti kursus atau pendidikan tertentu , anda sebaiknya mulai mempersiapkan diri untuk “strategi menjual diri “, dimulai dengan mencari peluang kerja beserta standar gaji untuk bidang tersebut, membuat surat lamaran dan riwayat hidup yang spesifik dan meyakinkan, dan mempersiapkan diri menghadapi wawancara. Ingatlah, wawancara merupakan kesempatan anda untuk menunjukkan secara langsung dan menjelaskan tentang keahlian dan kemampuan anda kepada pewawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Bersikaplah fleksibel saat anda berada di tempat kerja yang baru, terutama untuk status kerja, jabatan dan gaji. Tekankan pada diri anda diri sendiri bahwa yang anda jalani sekarang adalah untuk pengembangan karir yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-4556070470927580&quot;;
//468x60, dibuat 07/12/18
google_ad_slot = &quot;2604606170&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//--&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://karierzone.blogspot.com/2007/09/tip-trick-lowongan-kerja-dan-dunia.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>