<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363</id><updated>2011-06-17T02:53:14.549+07:00</updated><category term='hadist'/><category term='atsar'/><category term='kata-kata bijak'/><title type='text'>kata mutiara</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363.post-2468336647793375585</id><published>2011-06-08T11:25:00.000+07:00</published><updated>2011-06-08T11:25:27.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><title type='text'>ampunan</title><content type='html'>Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Riwayat Turmuzi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107913412368128363-2468336647793375585?l=hikmah-kata-mutiara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/2468336647793375585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/2468336647793375585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/2011/06/ampunan.html' title='ampunan'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363.post-5662542388756911708</id><published>2011-05-30T17:34:00.002+07:00</published><updated>2011-05-30T17:34:37.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata-kata bijak'/><title type='text'>sifat manusia</title><content type='html'>Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul&lt;br /&gt;bersabar.Seseorang yang tidak bisa merasa&lt;br /&gt;marah -tidak bisa disebut penyabar;&lt;br /&gt;karena dia hanya tidak bisa marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah,&lt;br /&gt;tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap&lt;br /&gt;berlaku baik dan adil adalah seorang yang&lt;br /&gt;berhasil menjadikan dirinya bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar&lt;br /&gt;itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita&lt;br /&gt;diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan&lt;br /&gt;yang benar dalam perasaan yang membuat kita&lt;br /&gt;seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui&lt;br /&gt;batas.Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah&lt;br /&gt;akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita&lt;br /&gt;karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal&lt;br /&gt;yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah&lt;br /&gt;juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih&lt;br /&gt;vtinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan&lt;br /&gt;kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi&lt;br /&gt;berlebihan dalam kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena Anda menyadari dengan baik -tentang&lt;br /&gt;kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda&lt;br /&gt;dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati&lt;br /&gt;dalam bereaksi terhadap apa pun yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membuat Anda merasa marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang&lt;br /&gt;membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda&lt;br /&gt;tampil sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.&lt;br /&gt;Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral,&lt;br /&gt;karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu&lt;br /&gt;bila ia tidakmemuliakan,pasti ia menghinakan.&lt;br /&gt;Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk&lt;br /&gt;berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan&lt;br /&gt;selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat&lt;br /&gt;Anda memperbaruhi kemapanan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda&lt;br /&gt;berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan&lt;br /&gt;cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan&lt;br /&gt;menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan&lt;br /&gt;kemapananAnda yang sekarang -untuk menuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.Tetapi, bila&lt;br /&gt;Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah&lt;br /&gt;pembaruan dari kemapanan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang&lt;br /&gt;berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat&lt;br /&gt;kemapanannya,dan kemudian direndahkan karena&lt;br /&gt;dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang&lt;br /&gt;tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai&lt;br /&gt;budak nafsu.Kualitas reaksi Anda terhadap yang&lt;br /&gt;membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan&lt;br /&gt;bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut&lt;br /&gt;bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada&lt;br /&gt;orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk&lt;br /&gt;tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang&lt;br /&gt;tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk&lt;br /&gt;orang-orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri&lt;br /&gt;Anda jadinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa&lt;br /&gt;siapa pun yang membuat Anda marah-telah&lt;br /&gt;mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila&lt;br /&gt;Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-&lt;br /&gt;cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena&lt;br /&gt;kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan&lt;br /&gt;diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang&lt;br /&gt;mengecilkan diri.Kita sering merasa marah karena&lt;br /&gt;orang lain berlaku persis seperti kita.Perhatikanlah,&lt;br /&gt;bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-&lt;br /&gt;anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang&lt;br /&gt;juga sering bertengkar dengan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan&lt;br /&gt;mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita&lt;br /&gt;akan melihat dengan jelas bahwa kita sering&lt;br /&gt;menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak&lt;br /&gt;kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga&lt;br /&gt;penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan&lt;br /&gt;perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntutdari&lt;br /&gt;orang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam&lt;br /&gt;kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata&lt;br /&gt;bahwa Anda belum memperbaiki diri?Katakanlah,&lt;br /&gt;tidak ada orang yang cukup penting yang bisa&lt;br /&gt;membuat saya marah dan berlaku rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah&lt;br /&gt;menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka&lt;br /&gt;tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa&lt;br /&gt;membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi&lt;br /&gt;kepantasan untuk mengemban tugas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya&lt;br /&gt;mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang&lt;br /&gt;kecil.Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-&lt;br /&gt;hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda&lt;br /&gt;sendiri.Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka&lt;br /&gt;akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang&lt;br /&gt;Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat&lt;br /&gt;orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa&lt;br /&gt;besar.Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan&lt;br /&gt;untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan&lt;br /&gt;bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.&lt;br /&gt;Karena keseimbangan sikap adalah penentu&lt;br /&gt;ketepatan perjalanan kesuksesan anda&lt;br /&gt;Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita&lt;br /&gt;adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba&lt;br /&gt;itulah kita menemukan dan belajar membangun&lt;br /&gt;kesempatan untuk berhasil&lt;br /&gt;Anda hanya dekat dengan mereka yang anda&lt;br /&gt;sukai. Dan seringkali anda menghindari orang&lt;br /&gt;yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah&lt;br /&gt;Anda akan mengenal sudut pandang yang baru&lt;br /&gt;Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi&lt;br /&gt;pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus&lt;br /&gt;belajar, akan menjadi pemilik masa depan&lt;br /&gt;Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi&lt;br /&gt;pencapaian kecemerlangan hidup yang di&lt;br /&gt;idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa&lt;br /&gt;kesenangan adalah cara gembira menuju&lt;br /&gt;kegagalan&lt;br /&gt;Jangan menolak perubahan hanya karena anda&lt;br /&gt;takut kehilangan yang telah dimiliki, karena&lt;br /&gt;dengannya anda merendahkan nilai yang bisa&lt;br /&gt;anda capai melalui perubahan itu&lt;br /&gt;Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila&lt;br /&gt;anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara&lt;br /&gt;lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila&lt;br /&gt;cara-cara anda baru&lt;br /&gt;Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.&lt;br /&gt;Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap&lt;br /&gt;anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong&lt;br /&gt;bila sikap anda salah&lt;br /&gt;Orang lanjut usia yang berorientasi pada&lt;br /&gt;kesempatan adalah orang muda yang tidak&lt;br /&gt;pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi&lt;br /&gt;pada keamanan, telah menua sejak muda&lt;br /&gt;Hanya orang takut yang bisa berani, karena&lt;br /&gt;keberanian adalah melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan&lt;br /&gt;punya kesempatan untuk bersikap berani&lt;br /&gt;Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan&lt;br /&gt;stress adalah kemampuan memilih pikiran yang&lt;br /&gt;tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang&lt;br /&gt;anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.&lt;br /&gt;Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui&lt;br /&gt;mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan&lt;br /&gt;tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan&lt;br /&gt;yang kemudian anda dapat&lt;br /&gt;Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara&lt;br /&gt;kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku&lt;br /&gt;seperti orang yang terus memeras jerami untuk&lt;br /&gt;mendapatkan santan&lt;br /&gt;Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai&lt;br /&gt;dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan&lt;br /&gt;anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang&lt;br /&gt;yang berbakat&lt;br /&gt;Kita lebih menghormati orang miskin yang berani&lt;br /&gt;daripada orang kaya yang penakut. Karena&lt;br /&gt;sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa&lt;br /&gt;depan yang akan mereka capai&lt;br /&gt;Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita&lt;br /&gt;ketahui, kapankah kita akan mendapat&lt;br /&gt;pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum&lt;br /&gt;kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan&lt;br /&gt;Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.&lt;br /&gt;Dengan mencoba sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik&lt;br /&gt;dari yang mungkin anda capai.&lt;br /&gt;Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup&lt;br /&gt;adalah membiarkan pikiran yang cemerlang&lt;br /&gt;menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang&lt;br /&gt;mendahulukan istirahat sebelum lelah.&lt;br /&gt;Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa&lt;br /&gt;mengupayakan pelayanan yang terbaik.&lt;br /&gt;Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang&lt;br /&gt;baik, maka andalah yang akan dicari uang&lt;br /&gt;Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita&lt;br /&gt;mungkin menua dengan berjalanannya waktu,&lt;br /&gt;tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus&lt;br /&gt;mengubah diri kita sendiri&lt;br /&gt;Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk&lt;br /&gt;melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi&lt;br /&gt;orang tua yang masih melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;seharusnya dilakukan saat muda.&lt;br /&gt;Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat&lt;br /&gt;berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita&lt;br /&gt;kaya, tetapi menggunakannya dengan baik&lt;br /&gt;adalah sumber dari semua kekayaan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107913412368128363-5662542388756911708?l=hikmah-kata-mutiara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/5662542388756911708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/5662542388756911708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/2011/05/sifat-manusia.html' title='sifat manusia'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363.post-3044344569546443348</id><published>2011-05-30T17:31:00.000+07:00</published><updated>2011-05-30T17:31:27.924+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata-kata bijak'/><title type='text'>kehidupan</title><content type='html'>" Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri ?lebih mudah untuk merasa sedih dan tidak berguna. "&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107913412368128363-3044344569546443348?l=hikmah-kata-mutiara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/3044344569546443348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/3044344569546443348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/2011/05/kehidupan.html' title='kehidupan'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363.post-4417963855798543354</id><published>2011-05-29T17:21:00.003+07:00</published><updated>2011-05-29T17:22:14.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='atsar'/><title type='text'>akhlak</title><content type='html'>&lt;b&gt;“Apabila engkau mencintai saudaramu (temanmu) karena Allah, maka janganlah engkau mencelanya, janganlah engkau mengajaknya debat, jangan pula engkau menanyakan tentangnya kepada seseorang karena bisa jadi dia akan mengkhabarkan kepadamu sesuatu yang tidak ada pada diri temanmu tersebut, maka akan ada penghalang antara dirimu dengan dirinya.” (Mu’adz bin Jabal radhiallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107913412368128363-4417963855798543354?l=hikmah-kata-mutiara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/4417963855798543354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/4417963855798543354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/2011/05/apabila-engkau-mencintai-saudaramu.html' title='akhlak'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107913412368128363.post-1616161044609319858</id><published>2011-05-18T21:32:00.001+07:00</published><updated>2011-05-30T17:17:20.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata-kata bijak'/><title type='text'>mencari teman</title><content type='html'>Jangan mencari kawan yang membuat anda merasa &lt;b&gt;NYAMAN&lt;/b&gt;, tetapi carilah kawan yang memaksa anda untuk terus &lt;b&gt;BERKEMBANG&lt;/b&gt;.......!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107913412368128363-1616161044609319858?l=hikmah-kata-mutiara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/1616161044609319858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107913412368128363/posts/default/1616161044609319858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hikmah-kata-mutiara.blogspot.com/2011/05/hadist-hadist.html' title='mencari teman'/><author><name>abu fajri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09727640334727084154</uri><email>noreply@blogger.com</email></author></entry></feed>