<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>InfoNya Orang Biasa</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Katiwawalan)</managingEditor><pubDate>Sat, 8 Nov 2025 00:46:28 +0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">3</openSearch:itemsPerPage><link>http://katiwawalan.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Penangkapan Influencer Transgender atas Tuduhan Penistaan Agama</title><link>http://katiwawalan.blogspot.com/2025/03/Penangkapan-Influencer-Transgender-atas-Tuduhan-Penistaan-Agama.html</link><author>noreply@blogger.com (Katiwawalan)</author><pubDate>Wed, 12 Mar 2025 13:17:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3154315035358569105.post-4274608048330565339</guid><description>&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kontroversi Penangkapan Ratu Thalisa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Indonesia kembali diguncang dengan berita penangkapan seorang influencer transgender terkenal, Ratu Thalisa, yang dituduh melakukan penistaan agama. Penangkapan ini terjadi di Medan, Sumatera Utara, setelah sebuah siaran langsung di TikTok yang dianggap menyinggung umat Kristiani. Video yang beredar luas di media sosial memicu perdebatan panas di kalangan masyarakat, antara kebebasan berekspresi dan batasan hukum yang berlaku di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYSELUMsMOoENESWNSioUdHGNI3lU0asVTDdnggVAl_2hRUdlHNwvg4wvGRqO_vicorhi5aTggwrT6fB5L8cUItUpVb_h4g3eQy-QTuMR5W-SLrOOeg6XkI-d0QEqK78NNUcv4RKMX31ZaPTOyUFEwXD8sgksSx_2u4t9YsPW_9jkNLT5Yq5FO9Zdg2tBm/s960/1728401201-980x548.webp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="537" data-original-width="960" height="358" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYSELUMsMOoENESWNSioUdHGNI3lU0asVTDdnggVAl_2hRUdlHNwvg4wvGRqO_vicorhi5aTggwrT6fB5L8cUItUpVb_h4g3eQy-QTuMR5W-SLrOOeg6XkI-d0QEqK78NNUcv4RKMX31ZaPTOyUFEwXD8sgksSx_2u4t9YsPW_9jkNLT5Yq5FO9Zdg2tBm/w640-h358/1728401201-980x548.webp" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kronologi Kejadian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kasus ini bermula ketika Ratu Thalisa mengadakan siaran langsung yang kemudian menjadi viral. Dalam video tersebut, ia menyampaikan pernyataan yang dianggap melecehkan simbol-simbol agama tertentu. Beberapa organisasi masyarakat langsung melaporkan kontennya ke pihak berwenang, yang kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada tanggal [tanggal penangkapan], kepolisian menangkap Ratu Thalisa di kediamannya di Medan. Ia langsung dibawa untuk diperiksa dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka mengacu pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta pasal terkait penistaan agama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Reaksi Publik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kasus ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian besar kelompok konservatif mendukung tindakan hukum terhadap Ratu Thalisa, menganggapnya sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai-nilai agama. Namun, kelompok aktivis hak asasi manusia dan komunitas LGBTQ+ menilai penangkapan ini sebagai bentuk diskriminasi dan penyempitan ruang kebebasan berekspresi di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di media sosial, tagar #BebaskanRatuThalisa dan #DukungRatuThalisa sempat trending, diikuti dengan tagar lain seperti #JagaAgama yang menyerukan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan. Perdebatan ini semakin memanas ketika beberapa tokoh publik turut mengomentari kasus tersebut, baik untuk mendukung maupun mengkritisi penangkapan Ratu Thalisa.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Tinjauan Hukum&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Indonesia memiliki undang-undang ketat terkait penistaan agama. Berdasarkan Pasal 156a KUHP, seseorang yang dianggap melakukan penghinaan terhadap suatu agama dapat dijatuhi hukuman penjara hingga lima tahun. Selain itu, UU ITE juga sering digunakan dalam kasus serupa, terutama dalam kasus yang melibatkan media sosial.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beberapa pakar hukum menilai bahwa kasus ini dapat menjadi preseden penting dalam menentukan batasan kebebasan berekspresi di Indonesia. Mereka menyarankan agar undang-undang penistaan agama diterapkan dengan hati-hati agar tidak disalahgunakan untuk membungkam individu atau kelompok tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Dampak dan Implikasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kasus Ratu Thalisa mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh komunitas LGBTQ+ di Indonesia, yang masih menghadapi diskriminasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hukum. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan betapa besar pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik dan reaksi cepat terhadap isu-isu sensitif.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sisi lain, kasus ini juga menjadi pengingat bagi para content creator untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang digital, mengingat regulasi yang ketat di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan Pribadi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penangkapan Ratu Thalisa menjadi salah satu berita paling panas di Indonesia postingan ini dibuat, memicu perdebatan luas di berbagai kalangan. Kasus ini menyoroti permasalahan kebebasan berekspresi, perlindungan nilai-nilai agama, serta kondisi hak asasi manusia di tanah air. Bagaimana kelanjutan kasus ini akan menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu ke depan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menurut pendapat saya sendiri mengenai kasus ini adalah orang itu sudahsalah dari awal karena mempertontonkan kepada publik tentang dirinya yang sebagai Transgender dengan apapun konten dan tujuannya, sesuai dengan norma kita di Indonesia sangat melarang adanya LGBTQ dengan alasan apapun, mau itu karena terpaksa demi mencari uang atau demi mencari jati diri, diluar moral agama hal tersebut sudah menjamur karena banyaknya konten orang barat yang menormalsasikan adanya LGBTQ sampai ke medsos orang Indonesia. Hal seperti ini harus kita lakukan "cancel culture" seperti negara-negara di Asia timur sebagai sanksi sosial dan membuat efek jera agar orang lain tidak berani meniru atau melakukan hal yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYSELUMsMOoENESWNSioUdHGNI3lU0asVTDdnggVAl_2hRUdlHNwvg4wvGRqO_vicorhi5aTggwrT6fB5L8cUItUpVb_h4g3eQy-QTuMR5W-SLrOOeg6XkI-d0QEqK78NNUcv4RKMX31ZaPTOyUFEwXD8sgksSx_2u4t9YsPW_9jkNLT5Yq5FO9Zdg2tBm/s72-w640-h358-c/1728401201-980x548.webp" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kesaksian anak kecil melihat Tuhan menyembuhkan adiknya</title><link>http://katiwawalan.blogspot.com/2020/10/kesaksian-anak-kecil-melihat-Tuhan-menyembuhkan-adiknya.html</link><author>noreply@blogger.com (Katiwawalan)</author><pubDate>Sat, 24 Oct 2020 13:27:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3154315035358569105.post-8861173292640495404</guid><description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBLNnr8zIi7fVT0zJvWlGKGcBcagdLZsSfIbXVSSW5IEf9gaaZqcSUYkaWo2KoUhUsxkg9L6bVSlqJnMZCWnkQwkjHgPMnccunaN6FuGiq-gnm9HzAlA7-lmCsASMuUtEJFujgF37Oik-G/s1280/maxresdefault+%25281%2529.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="720" data-original-width="1280" height="225" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBLNnr8zIi7fVT0zJvWlGKGcBcagdLZsSfIbXVSSW5IEf9gaaZqcSUYkaWo2KoUhUsxkg9L6bVSlqJnMZCWnkQwkjHgPMnccunaN6FuGiq-gnm9HzAlA7-lmCsASMuUtEJFujgF37Oik-G/w400-h225/maxresdefault+%25281%2529.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;Puguh
Pello adalah seorang anggota TNI Angkatan Udara yang saat ini berdinas di Bogor
pada posisi juru montir helikopter, pada saat kelas 4 SD di Kupang, adiknya
(Yuliana Pello) sedang mengalami sakit berat, sakitnya itu Demam Berdarah, dan
dokter saat itu sudah menyerah untuk mengobatinya, saat itu ibunya tergoncang
imannya, sampai dia ingin memanggil dukun, setelah itu teman Puguh datang dan
memberi saran untuk pengobatan adiknya ke nenek Ita, Puguh lalu mengikuti saran
temannya dan pergi kesana bersama adiknya.&lt;span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Disana
adikknya diadakan pengobatan dengan persekutuan doa, doa dimulai dari jam 10
malam, mereka bergantian untuk menjaga Yuliana, dan pada jam 12 malam saatnya
Puguh untuk berjaga, semua keluarga dan kerabatnya disana sudah tertidur, kemudian Puguh
melihat sebuah cahaya yang putih sekali di atas kepala Yuliana, awalnya Puguh
berpikir itu setan karena Puguh saat itu masih kecil, lalu seketika itu Puguh
menutup matanya dengan sprai karena takut, tidak lama setelahnya Puguh
mengintip cahaya itu, dia melihat ada sebuah tangan kanan yang terangkat di atas
kepala adiknya, tangan yang satunya seperti menggendong anak domba, waktu itu
sinarnya sangat terang, setelah itu Dia tersenyum kepada Puguh, dan Puguh
melihat Dia juga sesaat, sekejap Dia menghilang dari pandangan Puguh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Pada
paginya, Yuliana tiba-tiba meloncat dari tempat tidur dan bermain dengan
kawan-kawannya, ibunya tekejut termasuk keluarganya, karena mereka berpikir dia
masih sakit, karena khawatir ibunya membawanya ke dokter untuk diperiksa,
dokter menyatakan dia sembuh dan tidak ada penyakit di tubuh Yuliana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Yakobus
5:16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;“Karena
itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu
sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 18.6667px;"&gt;Saudara dapat menonton video kesaksiannya dengan mengikuti link di bawah ini,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;iframe allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/aKrKCO-gHCw" width="380"&gt;&lt;/iframe&gt;
&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Link Video Youtube :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman, serif; font-size: 18.6667px; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;a href="https://youtu.be/aKrKCO-gHCw"&gt;https://youtu.be/aKrKCO-gHCw&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Terima
kasih, Tuhan Yesus memberkati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;"&gt;Source
: &lt;a href="https://www.youtube.com/channel/UC2MkF--mmx2ymCd2oD7ezng/featured"&gt;Hidup untuk bersaksi (Youtube channel)&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBLNnr8zIi7fVT0zJvWlGKGcBcagdLZsSfIbXVSSW5IEf9gaaZqcSUYkaWo2KoUhUsxkg9L6bVSlqJnMZCWnkQwkjHgPMnccunaN6FuGiq-gnm9HzAlA7-lmCsASMuUtEJFujgF37Oik-G/s72-w400-h225-c/maxresdefault+%25281%2529.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kesaksian Dokter yang tidak percaya kepada Tuhan</title><link>http://katiwawalan.blogspot.com/2020/10/kesaksian-dokter-yang-tidak-percaya-Tuhan.html</link><author>noreply@blogger.com (Katiwawalan)</author><pubDate>Thu, 22 Oct 2020 12:29:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3154315035358569105.post-1591820807649669087</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2uPmTomaR6ZKRYUfpZ59kurJW50EdqkXv16grrjiyuV9XTbUIksRe7_FwpcCqvaBHonUrY8qUFsZl7H2zGMAeR2P0E0OQo8xJNmrLs6eWhfs4lbyMI794bMyg2QGEUrLwuogvLaohLF1k/s640/sddefault.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="480" data-original-width="640" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2uPmTomaR6ZKRYUfpZ59kurJW50EdqkXv16grrjiyuV9XTbUIksRe7_FwpcCqvaBHonUrY8qUFsZl7H2zGMAeR2P0E0OQo8xJNmrLs6eWhfs4lbyMI794bMyg2QGEUrLwuogvLaohLF1k/w400-h300/sddefault.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Jessica adalah seorang
dokter, dulu dia adalah orang yang hanya percaya kepada logika dan tidak percaya
hal yang supranatural, dan dia tahu tentang Tuhan, tetapi tidak mengenal-Nya,
seperti kita tahu ada seorang artis tetapi kita tidak mengenal orangnya, dia
tahu Tuhan Yesus tetapi tidak mengenal pribadinya, singkat cerita di tahun 2015
dia mengalami banyak masalah, yang membuat dia stress, masalah keluarga, yang
membuat dia menyalahkan Tuhan dan membuat dia berpikir Tuhan itu tidak ada, dan
berpikir Tuhan itu tidak bisa menolongnya, Tuhan Yesus itu hanya legenda atau
karangan atau cerita belaka orang Yahudi menurutnya saat itu.&lt;span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Suatu hari dia
benar-benar merasa stress dan marah sekali dengan Tuhan, sampai dia berkata
dengan keras “Tuhan yang benar, tunjukin bahwa engkau benar-benar ada, kalau
Tuhan nyata, tunjukin Tuhan mana yang benar”, tidak ada jawaban yang dia
dapatkan saat itu, sampai akhirnya Maret 2015, di kampus dia melihat ada
pamflet besar, yang ternyata isinya adalah sebuah pengumuman KKR yang terbuka
untuk umum dan besar sekali, dan akan diadakan hari sabtu saat itu, pada hari
jumatnya dia melihat pamflet itu sampai 3 kali, di kampus, di sebuah mobil,
sampai di rumah temannya pun ada brosur KKR tersebut, dia berpikir sudah 3 kali
dipanggil untuk mengikuti KKR tersebut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Saat mengikuti KKR itu,
kebetulan orang tuanya juga ikut karena ada kepentingan di daerah KKR itu
dilaksanakan, sampai di KKR itu dia belum mengerti apa yang dilakukan karena
dia belum pernah ikut KKR sebelumnya, saat waktu berdoa tiba, Pendeta meminta
baptisan Roh Kudus sedangkan Jessica tidak mengerti dan tidak percaya karena
memang dasar nya dia adalah kedokteran yang hanya menggandalkan logika, setelah
pendeta itu meminta berdoa bersama dan jessica pun ikut berdoa seperti mengalir
saja, tetapi saat berdoa tangannya bergetar, dia berpikir tangannya kejang tapi
dia masih tersadar, keluarganya kaget dengan itu lalu memegang tanganya mengira
Jessica kesurupan, setelah berdoa selesai tangannya normal kembali, kemudian pendeta
mengajak berdoa kedua kalinya, lidahnya bergerak sendiri dan disitu dia percaya
itu adalah baptisan roh kudus, disitu pertemuannya dengan Bapa di sorga dan
Tuhan Yesus, disitu dia mengalami damai sejahtera yang melampaui segala akal dan
melepas semua beban stress nya, disitu dia percaya bahwa Tuhan itu benar-benar
ada dan datang secara khusus untuk dia hari itu, dia merasakan jatuh cinta
pertama kalinya dengan Tuhan Yesus, dari situ hatinya yang keras diubahkan dan
dilembutkan oleh-Nya, “Itu yang membuat saya makin yakin dan percaya bahwa
Tuhan Yesus itu ada dan Tuhan Yesus itu nyata, buat kalian yang masih
bertanya-nyata Tuhan Yesus itu nyata atau nggak sih, please saat ini, minta
tanya kepada Tuhan, Tuhan yang benar kayak apa sih, minta Tuhan nyatakan dirinya
pada kita, dan aku yakin Tuhan pasti nyatakan dirinya dengan luar biasa
sempurna”. Setelah itu banyak mujizat yang dia alami, dan juga orang sakit
disembuhkan, yang dia pikir orang sakit hanya bisa disembuhkan dengan medis &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;ternyata lebih hebat bisa disembuhkan dengan
supranatural dengan kuasa Tuhan dari berdoa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah dia menerima
Yesus adalah Tuhan, kemudian ada pertemuan doa di gereja, saat itu dia ikut
berdoa, sesaat dia berdoa lalu dia merasa Tuhan berkata dalam hatinya “Jessica
kamu diam”, dia berpikir dia terlalu banyak bicara atau lainnya, kemudian dia
bisu dan tidak bisa berbicara seperti biasanya, dia hanya bisa berbahasa roh, sampai
3 kali dia ingin berbicara bahasa indonesia tetap saja dia tidak bisa berbicara,
dia menangis dan bertanya “mengapa begini Tuhan?” , saat itu &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;juga Tuhan menunjukan sebuah rumah, rumahnya
itu sederhana dan tidak besar, rumah itu rapi dan nyaman dan Tuhan bilang itu
rumah di surga, di Injil Yohanes 14:2 juga tertulis :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;“Di rumah Bapa-Ku
banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian tentu aku mengetakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat Bagimu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah pengheliatan
jessica yang ditunjukan Tuhan kepadanya, lalu Tuhan berkata kepadanya untuk
sebagai Saksi kepada orang lain tentang apa yang ditunjukan kepadanya, lalu dia
menceritakan kejadian itu kepada temannya disana dan mereka merasa terberkati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;“Dan saya mau bilang
saat ini, bahwa surga itu nyata, Tuhan itu nyata, dan rumah di surga itu nyata
dan Tuhan sedang memelihara kita dan menyiapkan rumah untuk kita yang percaya
kepada-Nya. Dan saya juga berdoa yang mendengar kesaksian ini agar diberkati,
saya tidak ada motivasi lain, selain memuliakan nama Tuhan. Dan aku mau bilang
yang mendengar kesaksian ini, Yesus itu nyata dan tiada jalan menuju Bapa
selain dengan melalui Yesus, aku berdoa untuk kalian agar diubahkan dan Roh
Kudus menyatakan dirinya kepada kalian, kalian bisa bertobat dan menyerahkan
diri kalian ke Tuhan, kalau kalian masih ragu Tuhan itu ada, please just ask Him
to fulfill Himself to you, He will fulfill Himself to you , aku yakin dan
percaya, sekian kesaksian dari aku, semoga terberkati, God Bless You” – Jessica&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Yohanes 14:6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;“Kata Yesus kepadanya “Akulah
jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau
tidak melalui Aku”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Saudara
dapat menonton video kesaksian dengan mengikuti link di bawah ini,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;iframe allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen="" frameborder="0" height="350" src="https://www.youtube.com/embed/G91uzcIZV_E" width="600"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Link Video Youtube&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="https://www.youtube.com/watch?v=G91uzcIZV_E"&gt;https://www.youtube.com/watch?v=G91uzcIZV_E&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Terima
kasih, Tuhan Yesus memberkati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 18.6667px;"&gt;Source :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="https://www.youtube.com/channel/UC2MkF--mmx2ymCd2oD7ezng/featured" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 18.6667px;"&gt;Hidup untuk bersaksi (Youtube channel)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2uPmTomaR6ZKRYUfpZ59kurJW50EdqkXv16grrjiyuV9XTbUIksRe7_FwpcCqvaBHonUrY8qUFsZl7H2zGMAeR2P0E0OQo8xJNmrLs6eWhfs4lbyMI794bMyg2QGEUrLwuogvLaohLF1k/s72-w400-h300-c/sddefault.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>