<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Kicauan Hidup</title><description>-Mencoba berbagi apa yang dianggap berarti-</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Riska Razak)</managingEditor><pubDate>Thu, 19 Dec 2024 10:29:25 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>-Mencoba berbagi apa yang dianggap berarti-</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Rasa</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2017/01/rasa.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Tue, 17 Jan 2017 09:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4284467629074695287</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Aku ingin dengar satu kalimat.&amp;nbsp;Dari bibirmu yang selalu mengukir senyum.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
Aku ingin melihatmu memandang. Dengan mata yang melukiskan penghormatan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Aku ingin kau menyentuhku. Merasakan genggaman yang penuh keyakinan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
Aku ingin berada disampingmu. Tertawa. Tidak perlu yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Katakanlah, "Aku mencintaimu dan aku tidak tahu mengapa aku mencintaimu"&lt;br /&gt;
Itu lebih baik. Hatiku menghangat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apakah cinta butuh alasan, sayang? Apakah aku harus menulis hingga beribu-ribu lembar untuk menjelaskan bahwa aku bahagia kau lahir didunia? Apakah aku harus menjabarkannya hingga melebihi panjangnya dongeng seribu satu malam. Kisah melambung, kisah cinta juga tragedi yang sering kita dengar ketika dulu. Aku tahu. Kamupun tahu. Bahwa cerita kita lebih indah dari berjuta-juta sajak cinta. Karena kita nyata. Dan apa yang kita rasakan adalah sebuah kejujuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJX4js3KHoZm_O0rrSj-BncteZZl1Ua6YVX0xo244D_9MuyOImPY7PyfMAdjYqXV_HbQJRIlzDs1POVNKqE3BQ1eNdxczcHvq8ZlRTFvBMTD8-NDetv2qglNHUBoX7c_87Ks7uHH1nFtU/s1600/love_with_you-1440x900.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJX4js3KHoZm_O0rrSj-BncteZZl1Ua6YVX0xo244D_9MuyOImPY7PyfMAdjYqXV_HbQJRIlzDs1POVNKqE3BQ1eNdxczcHvq8ZlRTFvBMTD8-NDetv2qglNHUBoX7c_87Ks7uHH1nFtU/s320/love_with_you-1440x900.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJX4js3KHoZm_O0rrSj-BncteZZl1Ua6YVX0xo244D_9MuyOImPY7PyfMAdjYqXV_HbQJRIlzDs1POVNKqE3BQ1eNdxczcHvq8ZlRTFvBMTD8-NDetv2qglNHUBoX7c_87Ks7uHH1nFtU/s72-c/love_with_you-1440x900.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Review Novel : And Then There Were None by Agatha Christie</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2017/01/review-novel-and-then-there-were-none.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 16 Jan 2017 21:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4457032101783652010</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Rasanya sudah lama sekali saya tidak membaca novel bergenre misteri. Terakhir adalah si keren Sherlock Holmes dan sahabatnya Dr. Watson. Tidak perlulah saya menjelaskan betapa menakjubkannya novel Sir Arthur Conan Doyle tersebut, sehingga saya rela begadang semalam suntuk, tidak mau membuat jeda antara saya dengan tuan Sherlock. Sir Arthur memang ajaib. Entah mendapat ilham dan kecerdasan dari mana sehingga dia mampu membuat novel fenomenal semacam itu. Saya bahkan sampai sering menghayal jika saya adalah detective versi wanita dari Sherlock Holmes, betapa meriahnya hidup saya. Baiklah, kembali ke novel And Then There Were None, saya juga takjub, karena novel ini membuat saya merinding disko dan terperangah sepanjang cerita. Seketika saya menyadari bahwa Agatha Christie memang patut diberi julukan Ratu Kriminal sedunia. Hanya ada tiga novel yang baru saya baca dari Agatha Christie. Novel ini adalah yang pertama. Dan dua novel selanjutnya akan saya bahas dikemudian hari. InsyaAllah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
***&lt;br /&gt;
Judul asli: And Then There Were None (Lalu Semuanya Lenyap)&lt;br /&gt;
Penulis: Agatha Christie&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj4ndiVXfdeRd351IC1N5iz2h8p_4-ykv6URwemh1AC73gfqeLU2QAQAVyH9ZK6TISMNoVW9Z63QVKE5oRy_knk3BhClGmJW4wLt1xNBtRhzy2vPzcj7PHwzT9gwPn5I-idrpiIBFX69o/s1600/th.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj4ndiVXfdeRd351IC1N5iz2h8p_4-ykv6URwemh1AC73gfqeLU2QAQAVyH9ZK6TISMNoVW9Z63QVKE5oRy_knk3BhClGmJW4wLt1xNBtRhzy2vPzcj7PHwzT9gwPn5I-idrpiIBFX69o/s1600/th.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Alih bahasa: Mareta&lt;br /&gt;
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;
Cetakan ketiga, Oktober 1994&lt;br /&gt;
264 halaman&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
Sinopsis:&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="border-image-outset: initial; border-image-repeat: initial; border-image-slice: initial; border-image-source: initial; border-image-width: initial; outline: 0px;"&gt;Sepuluh orang diundang ke sebuah rumah mewah dan modern di Pulau
Negro, di seberang pantai Devon. Walaupun mereka masing-masing menyimpan suatu
rahasia, mereka tiba di pulau itu dengan penuh harapan, pada suatu sore musim
panas yang indah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="border-image-outset: initial; border-image-repeat: initial; border-image-slice: initial; border-image-source: initial; border-image-width: initial; outline: 0px;"&gt;Tetapi tiba-tiba saja terjadi serentetetan kejadian misterius.
Pulau itu berubah menjadi pulau maut yang mengerikan… Panik mencekam
orang-orang itu ketika mereka satu demi satu meninggal… satu demi satu…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="border-image-outset: initial; border-image-repeat: initial; border-image-slice: initial; border-image-source: initial; border-image-width: initial; outline: 0px;"&gt;Novel Agatha Christie yang paling mencekam dan menegangkan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="border-image-outset: initial; border-image-repeat: initial; border-image-slice: initial; border-image-source: initial; border-image-width: initial; outline: 0px;"&gt;Cerita detektif – tanpa detektif!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kejadian bermula ketika seseorang yang mengaku sebagai Ulick Norman Owen, mengundang sepuluh orang untuk berlibur ke pulau yang banyak diperbincangkan oleh banyak orang pada saat itu. Pulau itu dikenal sebagai pulau negro. Karena banyak yang mengira bahwa pulau tersebut penuh dengan fasilitas mewah dan keindahan panoramanya. Tidak ada satupun dari kesepuluh tamu yang merasa aneh atau curiga akan undangan tersebut. Yang terbayang hanyalah liburan gratis nan mewah dan menyenangkan. Sesampainya dipulau, kesepuluh tamu tersebut disuguhkan dengan rangkaian kejadian yang sangat mengerikan. Satu persatu akhirnya terbunuh dengan cara yang sangat mengenaskan. Sesuai dengan sajak sepuluh anak negro yang tergantung diatas perapian masing-masing kamar. Kematian mereka merupakan hukuman. Kesepuluh tamu tersebut pernah melakukan kesalahan fatal yang tidak pernah tercium oleh hukum. Sehingga seseorang dibalik kejadian ini menuntut pembalasan seadil-adilnya berdasarkan tingkat terparah kejahatan, dan tentunya dengan gaya pembunuhan yang cukup unik.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
Sajak Anak Negro&lt;span style="background-color: transparent;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;a href="https://blogperihutan.files.wordpress.com/2013/03/2630972.jpg?w=698" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="2630972" border="0" src="https://blogperihutan.files.wordpress.com/2013/03/2630972.jpg?w=698" /&gt;&lt;/a&gt;Sepuluh anak negro makan malam;&lt;br /&gt;
Seorang tersedak, tinggal sembilan.&lt;br /&gt;
Sembilan anak Negro bergadang jauh malam;&lt;br /&gt;
Seorang ketiduran, tinggal delapan.&lt;br /&gt;
Delapan anak Negro berkeliling Devon;&lt;br /&gt;
Seorang anak tak mau pulang, tinggal tujuh.&lt;br /&gt;
Tujuh anak Negro mengapak kayu;&lt;br /&gt;
Seorang terkapak, tinggal enam.&lt;br /&gt;
Enam anak Negro bermain sarang lebah;&lt;br /&gt;
Seorang tersengat, tinggal lima.&lt;br /&gt;
Lima anak Negro ke pengadilan;&lt;br /&gt;
Seorang ke kedutaan, tinggal empat.&lt;br /&gt;
Empat anak Negro pergi ke laut;&lt;br /&gt;
Seorang dimakan ikan herring merah, tinggal tiga.&lt;br /&gt;
Tiga anak Negro pergi ke kebun binatang;&lt;br /&gt;
Seorang diterkam beruang, tinggal dua.&lt;br /&gt;
Dua anak Negro duduk berjemur;&lt;br /&gt;
Seorang hangus, tinggal satu.&lt;br /&gt;
Seorang anak Negro yang sendirian;&lt;br /&gt;
Menggantung diri, habislah sudah.&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing" style="background-color: rgba(255, 255, 255, 0.6); outline: 0px;"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;o:p&gt;Setelah sekian lama saya menunggu untuk membaca mahakarya Agatha Christie ini, akhirnya saya terpuaskan. Bagaimana tidak? Novel ini beralur cepat dan sangat membuat penasaran, yang memang menjadi khas novel kriminal. Juga betapa AC memiliki imajinasi yang luar biasa liar. Hanya ada satu gangguan ketika membacanya. Tokoh dalam novel ini lumayan banyak. Dan saya cukup kesulitan untuk menghafalnya, sehingga saya harus mundur ke halaman sebelumnya untuk mengingat tokoh-tokoh tersebut. Selain itu, Keren. Saya beri bintang 5 &lt;i&gt;deh&lt;/i&gt; untuk novel ini. &lt;i&gt;Recommended banget&lt;/i&gt;, dan kalian tidak akan &lt;i&gt;nyesel&lt;/i&gt;. Setelah itu kalian akan merasa harus memburu novel-novel AC lainnya. Percaya &lt;i&gt;deh&lt;/i&gt;. Selamat berburu .:D&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj4ndiVXfdeRd351IC1N5iz2h8p_4-ykv6URwemh1AC73gfqeLU2QAQAVyH9ZK6TISMNoVW9Z63QVKE5oRy_knk3BhClGmJW4wLt1xNBtRhzy2vPzcj7PHwzT9gwPn5I-idrpiIBFX69o/s72-c/th.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rindu III</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2017/01/rindu-iii.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 16 Jan 2017 10:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-2788408958286153511</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Aku sakit. Meradang.&lt;br /&gt;
Ku ingin kau disini.&lt;br /&gt;
Memandang.&lt;br /&gt;
Tapi kau lenyap.&lt;br /&gt;
Kau jauh. Aku benci.&lt;br /&gt;
Aku berteman luka.&lt;br /&gt;
Kau tahu?&lt;br /&gt;
Mungkin untuk kesejuta kalinya.&lt;br /&gt;
Kamu dimana?&lt;br /&gt;
Disini sepi. Seperti rumah hantu.&lt;br /&gt;
Juga dingin. Aku menggigil.&lt;br /&gt;
Aku tidak kuat.&lt;br /&gt;
Aku ingin kamu.&lt;br /&gt;
Tapi aku tahu kamu tidak tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah.. persetan dengan rindu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0HMJE9wJiwXj1O4xg-hXrOMatC0x64Lhb8Bn9hTJhiCi0Ia48dJ5XWy56TtvfEe4a2Fu1Pa0il_PhNYiMNKDoeEUwzwvH80cU74lwTtMEFJkDI0nutZHfgU-S80swTjTcHulGK-eGr88/s1600/560582_410089485682743_1327924484_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0HMJE9wJiwXj1O4xg-hXrOMatC0x64Lhb8Bn9hTJhiCi0Ia48dJ5XWy56TtvfEe4a2Fu1Pa0il_PhNYiMNKDoeEUwzwvH80cU74lwTtMEFJkDI0nutZHfgU-S80swTjTcHulGK-eGr88/s320/560582_410089485682743_1327924484_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0HMJE9wJiwXj1O4xg-hXrOMatC0x64Lhb8Bn9hTJhiCi0Ia48dJ5XWy56TtvfEe4a2Fu1Pa0il_PhNYiMNKDoeEUwzwvH80cU74lwTtMEFJkDI0nutZHfgU-S80swTjTcHulGK-eGr88/s72-c/560582_410089485682743_1327924484_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rindu II</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2017/01/rindu-ii.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 15 Jan 2017 20:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-1013153099467304428</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Rindu itu berat.&lt;br /&gt;
Menjadikan nafas sesak.&lt;br /&gt;
Membuat hati teramat nyeri.&lt;br /&gt;
Menciptakan genangan disekitar mata.&lt;br /&gt;
Memaksaku untuk berlari.&lt;br /&gt;
Berlari mengejar kau yang dirindu.&lt;br /&gt;
Tapi kemudian tertahan.&lt;br /&gt;
Tertahan oleh kenyataan bahwa kau hanyalah sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdKe6597U7MoZSGG7G9Gm5pqUa08qVj_bSsJk9m7FTlnTCW1cYYjIZKJZy7YOb6OmQunGWust_6htbUPAjSkhyphenhyphen6lTHh7pfxgpNn_MLXrDRt1kmnYBDuk-M6zgzoi6VxTb8jX43_JA44WY/s1600/it_seems_like_it__s_always_raining_by_pamba-d5cz2jc.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdKe6597U7MoZSGG7G9Gm5pqUa08qVj_bSsJk9m7FTlnTCW1cYYjIZKJZy7YOb6OmQunGWust_6htbUPAjSkhyphenhyphen6lTHh7pfxgpNn_MLXrDRt1kmnYBDuk-M6zgzoi6VxTb8jX43_JA44WY/s320/it_seems_like_it__s_always_raining_by_pamba-d5cz2jc.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdKe6597U7MoZSGG7G9Gm5pqUa08qVj_bSsJk9m7FTlnTCW1cYYjIZKJZy7YOb6OmQunGWust_6htbUPAjSkhyphenhyphen6lTHh7pfxgpNn_MLXrDRt1kmnYBDuk-M6zgzoi6VxTb8jX43_JA44WY/s72-c/it_seems_like_it__s_always_raining_by_pamba-d5cz2jc.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Semoga..</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/07/semoga.html</link><category>rindu</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 15 Jul 2013 10:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4855997910747203150</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5AZQHNML9GUZJHdSn1IiuDTtAlKEv83P04bewJAfZcOuVqA2kq7dS2x_AXa9xdIvTeovw-8KPr7cf05wAHei4qUuh97m1_velYwu0yzp1lL1ey-qg4vpXwPvg-a1S2hkUYFv-i5BRBdQ/s1600/424929_4070738008995_1180919229_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="229" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5AZQHNML9GUZJHdSn1IiuDTtAlKEv83P04bewJAfZcOuVqA2kq7dS2x_AXa9xdIvTeovw-8KPr7cf05wAHei4qUuh97m1_velYwu0yzp1lL1ey-qg4vpXwPvg-a1S2hkUYFv-i5BRBdQ/s320/424929_4070738008995_1180919229_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sore ini, langit berubah menjadi gelap. Gumpalan awan di atas sana terus membesar. Aku yang sedari tadi duduk menatap keluar jendela, sembari perlahan-lahan menghabiskan secangkir cappuccino yang sudah sedikit tersisa, tiba-tiba sangat merindukanmu. Kau sedang apa nak? Ah, sekarang sudah jam empat sore, biasanya kau sedang duduk dipangkuan seorang perempuan yang sangat luar bisa bagiku sambil mengeja satu persatu deretan abjad yang baru kau kenali seminggu yang lalu. Dengan penuh harap, aku selalu berdoa untukmu wahai pelita hidupku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangku, mungkin kau tidak akan selalu melihatku berada disisimu. Kesibukan terus menahanku untuk mendekat kepadamu sepanjang waktu. Tuntutan hidup yang harus kuperjuangkan untuk masa depanmu kelak. Tidak nak, ayah tidak sedang meratapi nasib. Ya, inilah hidup. Terkadang kau tidak selalu bisa mendapatkan apa yang kau inginkan dengan mudah. Kau ingin tahu keinginan terbesarku? Sangat sederhana. Aku ingin kau bahagia. Hanya itu. Aku berharap dengan tetesan-tetesan keringat yang selalu mengalir bersama rinduku, kau akan mendapatkan pijakan untuk meraih kebahagiaanmu sendiri. Dengan caramu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hidup sejatinya sangat sederhana. Semuanya bisa berjalan dengan indah jika kau menginginkannya. Itu semua tergantung seberapa mampu kau memandang kehidupan sebagai jembatan untuk meraih kebahagiaan yang hakiki. Tentu nak, dunia bukanlah kebahagiaan yang abadi. Hanya karena Tuhanlah kita bisa merasakan kebahagiaan yang sebenarnya. Cukup dengan Dia yang ada dihatimu dan menjadi  penyemangat hidupmu, maka cinta dan kasih sayang akan segera berhamburan menghujanimu. Semoga kelak kau akan benar-benar memahami segalanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
#terinspirasi dari seorang lelaki yang sudah lama tak bersua dengan keluarga tercinta. semoga dia selalu kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.” -Tere Liye&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5AZQHNML9GUZJHdSn1IiuDTtAlKEv83P04bewJAfZcOuVqA2kq7dS2x_AXa9xdIvTeovw-8KPr7cf05wAHei4qUuh97m1_velYwu0yzp1lL1ey-qg4vpXwPvg-a1S2hkUYFv-i5BRBdQ/s72-c/424929_4070738008995_1180919229_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Saya dan Menulis</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/05/saya-dan-menulis.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Fri, 10 May 2013 21:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-3337627415100864066</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5nItO8cV28MBHxuX_Y56Bvs9xPFbqWTIN2P4j6BB7lGDj0-bM7-NdEVkQLRnI0R6tv119bLlsA4g1gogfz1B2OQKVAYKmVaYwhzprtI8PPdkPSZHtbRo0WBb5NmKOM0OdAtUKfeZM950/s1600/250px-Learning_Arabic_calligraphy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5nItO8cV28MBHxuX_Y56Bvs9xPFbqWTIN2P4j6BB7lGDj0-bM7-NdEVkQLRnI0R6tv119bLlsA4g1gogfz1B2OQKVAYKmVaYwhzprtI8PPdkPSZHtbRo0WBb5NmKOM0OdAtUKfeZM950/s1600/250px-Learning_Arabic_calligraphy.jpg" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pernah merasa tidak percaya diri? Saya rasa pasti setiap orang pernah merasakannya seperti yang sedang saya rasakan sekarang. Ya, akhir-akhir ini saya merasa tidak PD untuk menggoreskan pena dan merangkai kata-kata yang saya inginkan bermanfaat bagi orang lain. Ketika saya harus berada dirumah dan tidak bisa bergabung dengan para pejuang Islam diluar sana, satu-satunya yang saya ingin lakukan adalah turut melakukan perlawanan meski hanya dengan duduk didepan komputer sambil menggerakkan jari jemari diatas keyboard.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ya, Pena adalah alat perlawanan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tulisan adalah senjata.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun tak jarang saya bertanya apakah saya sudah layak untuk menulis? apakah ilmu saya sudah mumpuni untuk disebarkan kepada khalayak ramai?.Saya dulu pernah bilang kepada seseorang, "menulislah sekarang juga! tulislah apa yang ada dalam pikiranmu, mulailah!" Aaah.. rasanya malu sekali ketika saya mengingat ocehan saya itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memang benar, saya harus bersegera untuk menulis, tapi perlu dicatat, tak ada tulisan yang layak untuk dibaca jika sang penulis kurang membaca, dan tak akan dilihat amal seseorang jika tidak menyertakan ilmu didalamnya. Jika seseorang menulis tanpa banyak membaca dan tanpa ilmu maka yang ada adalah musibah!, ya, saya katakan musibah. Coba bayangkan, setiap tulisan yang dipublikasikan baik didumay maupun dunia real pasti akan dibaca oleh orang banyak. Jika orang yang membaca adalah orang yang ternyata masih awam terhadap sesuatu yang berkaitan dengan apa yang saya tulis, dan ternyata tulisan saya tidaklah sesuai dengan kebenaran yang ada karena lemahnya ilmu, maka yang terjadi adalah si pembaca tadi akan menelan mentah-mentah apa yang saya tulis. Pemahaman baru muncul.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kawan, untuk meng-edit tulisan yang kita buat itu sangatlah mudah, tapi percayalah, untuk merubah pemahaman seseorang yang terlanjur salah karena tulisan kita itu sangatlah sulit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Maka, untuk kawan-kawan yang selalu menulis karena merindukan syurga-Nya, teruskanlah, karena Allah swt pun menyuruh kita untuk mengamalkan dan mengajarkan ilmu. Setiap yang terucap mungkin akan cepat sekali lenyap, namun setiap yang tertulis ia akan mengabadi. Namun, berhati-hatilah kawan, tulislah apa yang kita yakini benar-benar paham atasnya. Karena, ia akan menjadi saksi nyata dihari perhitungan kelak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Semoga Allah mengampuni kesalahan-kesalahan saya dalam menulis dan menyampaikan ilmu. Dan juga saya tidak akan pernah lelah untuk terus membaca dan mencari ilmu agar kelak saya mampu menghadirkan karya yang akan bermanfaat bagi peradaban, khususnya peradaban Islam yang insyaAllah sebentar lagi akan hadir kembali menyinari dunia. Aamiin ya Allah.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="color: #ff0066;"&gt;“ Semua Penulis itu akan Mati… Hanya
Karyanya lah yang akan terus Abadi… Maka Tulislah Sesuatu yang Membahagiakan
Dirimu di Akhirat nanti…” (ALI bin ABI THALIB&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: #ff0066;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5nItO8cV28MBHxuX_Y56Bvs9xPFbqWTIN2P4j6BB7lGDj0-bM7-NdEVkQLRnI0R6tv119bLlsA4g1gogfz1B2OQKVAYKmVaYwhzprtI8PPdkPSZHtbRo0WBb5NmKOM0OdAtUKfeZM950/s72-c/250px-Learning_Arabic_calligraphy.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Keputusan</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/04/keputusan.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 28 Apr 2013 13:51:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4749618777564817160</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4eyZHvoH538APUwHWesoH3evhXhfowMpMihfZ-7VeXX2Hrf0suNLDUYCvwJWCMfJZWl6JgFEz-kdyqnKVv3qt8DRSO1pn8sXt4Wbo2HrSWj7PzJnjGJ0N1W_w0oKR9O1Mp3NncqGgD_c/s1600/Boneka+Danbo+2012+Keren.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="318" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4eyZHvoH538APUwHWesoH3evhXhfowMpMihfZ-7VeXX2Hrf0suNLDUYCvwJWCMfJZWl6JgFEz-kdyqnKVv3qt8DRSO1pn8sXt4Wbo2HrSWj7PzJnjGJ0N1W_w0oKR9O1Mp3NncqGgD_c/s320/Boneka+Danbo+2012+Keren.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Saat ini, hiruk pikuk rasa memimpin akal dibalik jeruji.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ketakutan akan masa depan tak kunjung menemukan tepi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Satu hal yang kuyakini,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Aku salah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Aku takut, keegoisanku telah mengukir jaring-jaring nestapa yang siap membelitku dalam kehampaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Aku takut, keras kepalaku mendorongku untuk mendekat pada tungku api yang menyala.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Namun disisi lain, Aku takut pilihanku untuk membiarkannya pergi adalah sumber kesakitan yang tak lama lagi akan meradang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tak tahulah...&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Mungkin, lebih baik merasakan sakit sekarang dari pada harus mengecap kepahitan berkepanjangan dimasa yang akan datang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Maaf.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dengan penuh harap aku memohon padaMu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tunjukillah kami jalan yang lurus.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4eyZHvoH538APUwHWesoH3evhXhfowMpMihfZ-7VeXX2Hrf0suNLDUYCvwJWCMfJZWl6JgFEz-kdyqnKVv3qt8DRSO1pn8sXt4Wbo2HrSWj7PzJnjGJ0N1W_w0oKR9O1Mp3NncqGgD_c/s72-c/Boneka+Danbo+2012+Keren.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keluarga Allah SWT</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/02/keluarga-allah-swt.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 17 Feb 2013 22:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-6064786128411338807</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Bismillahirrahmaanirrahiim..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.youtube.com/embed/Opwy8nbKy0A?feature=player_embedded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;header class="entry-header"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/header&gt;

  
   &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Entah kenapa, tak pernah bosan melihat video ini. Begitu menakjubkan. Sejak dulu, saya berpikir jika saya menikah kemudian mempunyai anak, saya ingin anak-anak saya menjadi hafidz dan hafidzah. Aamiin ya Rabb.&amp;nbsp; Adalah anugrah terbesar yang diberikan oleh Allah jika cita-cita saya itu terealisasikan. :) Namun, saya sadar, bahwa semua itu harus dimulai dari ibu dan ayahnya lebih dulu. Jadi, mari kita memulainya kawan :D. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;*.*.*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Tidak tersembunyi lagi bahwa Al Qur’an adalah kemuliaan yang 
paling tinggi. Dan tiada pula diragukan manusia terbaik adalah yang 
belajar Al Qur’an dan yang mengajarkannya. Sedangkan ilmu tidak akan 
diperoleh kecuali dengan menghafal. Bahkan menghafal adalah syarat bagi 
ilmu. Maka, Al Qur’an harus dihafal sebagaimana ilmu-ilmu lainnya. 
Berikut ini adalah beberapa keutamaan yang akan diperoleh bagi orang 
yang menghafalkan Al Qur’an, semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span id="more-679"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;1. Bahwasanya orang yang hafal Al Qur’an, Allah menjadikan baginya 
kedudukan di hati-hati manusia dan kemuliaan, tidak sepantasnya tujuan 
(dia menghafal Al Qur’an) untuk tujuan ini akan tetapi hendaknya 
tujuannya adalah wajah Allah dan negeri akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat beberapa kaum dengan Kitab ini dan menghinakan yang lain dengannya.” (HR. Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;2. Menghafal Al Qur’an menjadikan ucapan pemiliknya selamat dan benar
 dan membantu lisannya lancar berbicara dan cepat mengucapkan ayat-ayat 
Al Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;3. Membantu terhadap kekuatan daya ingat, dimana hafalan itu 
bertambah padanya, serta mudah pula bagi dia menghafal apa yang dia 
inginkan berupa ilmu-ilmu dan faedah-faedah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;4. Menjadikan seorang pelajar memiliki kedudukan yang lebih di antara
 teman-teman di kelasnya -dengan izin Allah- karena Allah membuka bagi 
dia dengan sebab hafalannya terhadap Kalam Allah dan menjadikan dia 
orang yang dicintai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;5. Sesungguhnya menghafal Al Qur’an itu menambah keimanan, pada saat dia membaca Al Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah keimanan mereka.” (Al Anfal: 2)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;6. Orang yang hafal Al Qur’an termasuk orang yang paling baik di antara manusia dan paling mulia di antara mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Firman Allah Azza wa Jalla:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami.” (Faathir: 32)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;7. Bahwa orang yang hafal Al Qur’an dijadikan imam bagi manusia, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Orang yang menjadi imam satu kaum adalah yang paling baik bacaannya terhadap Kitab Allah.” (HR. Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;8. Orang yang hafal Al Qur’an termasuk orang yang paling tinggi 
derajatnya di antara manusia di jannah. Dimana dikatakan kepada orang 
yang membaca Al Qur’an:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Bacalah dengan baik dan baguskanlah sebagaimana kamu membacanya 
dengan tartil pada waktu kamu di dunia. Karena sesungguhnya tempatmu 
tergantung pada akhir ayat yang kamu baca.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi 
dan dia berkata: Hadits Shahih)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;9. Orang yang menghafal Al Qur’an akan bersama-sama dengan malaikat yang mulia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Aisyah berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Orang yang mahir membaca Al Qur’an, maka nanti akan berkumpul 
bersama-sama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang 
kesulitan dan berat jika membaca Al Qur’an, maka dia mendapat dua 
pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Abu Musa Al Asy’ari berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur’an seperti utrujjah, 
harum baunya dan lezat rasanya. Perumpamaan orang mukmin yang tidak 
membaca Al Qur’an seperti kurma, tidak berbau tetapi manis rasanya. Dan 
perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur’an seperti raihanah, harum
 baunya tapi pahit rasanya. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang 
tidak membaca Al Qur’an seperti handhalah yang tidak ada baunya dan 
pahit rasanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;10. Sesungguhnya Al Qur’an akan memberi syafaat kepada orang yang membacanya pada hari kiamat dan memasukkannya ke dalam jannah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al Qur’an akan datang pada 
hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR. Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;11. Sesungguhnya menghafal Kitab Allah merupakan sebab untuk 
menyibukkan dengannya (yakni dengan menghafal Al Qur’an) pada waktu 
malam dan siang, dan manusia iri hati kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Tidak diperbolehkan iri hati kecuali di dalam dua hal: yaitu seorang
 yang diberi kemampuan oleh Allah untuk membaca dan memahami Al Qur’an 
kemudian mengamalkannya baik pada waktu malam ataupun siang, dan 
seseorang yang dikaruniai harta oleh Allah kemudian ia menafkahkannya di
 dalam kebaikan baik pada waktu malam maupun siang.” (HR. Bukhari dan 
Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;12. Sesungguhnya dia mendapat pahala yang paling besar di antara manusia pada hari kiamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan 
memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan 
sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, 
akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. 
Tirmidzi dan berkata hadits hasan shahih)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;13. Sesungguhnya orang yang sibuk dengan Al Qur’an akan mendapatkan 
yang paling baik di antara apa yang diberikan kepada seluruh manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: ‘Barangsiapa yang disibukkan 
oleh Al Qur’an dan berdzikir kepada-Ku (hingga lalai) dari memohon 
kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan yang lebih utama daripada yang 
telah Aku berikan kepada orang-orang yang telah meminta, dan keutamaan 
Kalamullah daripada seluruh perkataan lainnya sebagaimana keutamaan 
Allah atas makhluk-Nya.” (HR. Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits 
Hasan) [1]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Oleh karena itu, seharusnya bagi kita semuanya untuk menjadikan 
sesuatu dari Kitab Allah ada pada dada-dada kita, sehingga tidak 
sebagaimana rumah yang kosong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;“Sesungguhnya orang yang di dalam dadanya tidak ada sedikitpun dari 
Al Qur’an maka ia bagaikan rumah yang kosong.” (HR. Tirmidzi) [2]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhogecVAB9tU7WzYuvrqNN8-47c8uxNiYzIBiG6FWJY8s2Rez8llOAZjXrFTxxHPj5kcumvsU2XxPBWWcVcxnYqX0GIehG8Kv-ONHru0KGDbSqENrkpBDi8A5xiSm1VabwzTWES9LqPhQQ/s1600/cintaalquran.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhogecVAB9tU7WzYuvrqNN8-47c8uxNiYzIBiG6FWJY8s2Rez8llOAZjXrFTxxHPj5kcumvsU2XxPBWWcVcxnYqX0GIehG8Kv-ONHru0KGDbSqENrkpBDi8A5xiSm1VabwzTWES9LqPhQQ/s320/cintaalquran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Footnote:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;[1] Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi no. 2926, dia berkata: 
ini Hadits Hasan Gharib, dan didhaifkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam 
Al Misykah no. 2136 dan Adh Dhaifah no. 1335. (Lihat Sunan Tirmidzi, 
Maktabah Al Ma’arif cetakan Pertama halaman 654)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;[2] Hadits riwayat Tirmidzi no. 2913, dia berkata: Hadits Hasan 
Shahih, dan didhaifkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Al Misykah no. 
2135. (Lihat Sunan Tirmidzi, Maktabah Al Ma’arif cetakan Pertama halaman
 651)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber: Keajaiban Hafalan, Bimbingan bagi yang ingin menghafal Al 
Qur’an karya Abdul Qoyyum bin Muhammad bin Nashir As Sahaibani dan 
Muhammad Taqiyul Islam Qaariy (penerjemah: Ummu Abbas, muroja’ah: Al 
Ustadz Harits Abror Tholib), penerbit: Pustaka Al Haura’, Jogyakarta, 
hal. 120-127.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;*&lt;a href="http://yaaukhti.wordpress.com/2012/02/23/keutamaan-para-penghafal-al-quran/" target="_blank"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhogecVAB9tU7WzYuvrqNN8-47c8uxNiYzIBiG6FWJY8s2Rez8llOAZjXrFTxxHPj5kcumvsU2XxPBWWcVcxnYqX0GIehG8Kv-ONHru0KGDbSqENrkpBDi8A5xiSm1VabwzTWES9LqPhQQ/s72-c/cintaalquran.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Anugerah</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/01/kutulis-catatan-ini-dengan-asa-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sat, 26 Jan 2013 00:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4419209767583772306</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiS27k1wPTIhSRdQ53Fh5NAOL-sn5I08bby2zbiXZYUr3r0ZpkKfItovPsi9S5NotbCzQ6wi5ILOq1eJ6F8JtdTP1bel1kFEiIU2EJpsZ3K08I20hDX8jw18fkc_icS_Sef8ik1giIM2qQ/s1600/ber2.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiS27k1wPTIhSRdQ53Fh5NAOL-sn5I08bby2zbiXZYUr3r0ZpkKfItovPsi9S5NotbCzQ6wi5ILOq1eJ6F8JtdTP1bel1kFEiIU2EJpsZ3K08I20hDX8jw18fkc_icS_Sef8ik1giIM2qQ/s1600/ber2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
#Kutulis catatan ini dengan asa yang melambung tinggi, membawa mimpi-mimpi agung, dan menyeret jejak-jejak yang terserak dimasa lalu.#&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Entah kapan dan bagaimana untuk pertama kalinya kita bertemu, aku tak bisa mengingatnya. &lt;br /&gt;
Kala itu, tak terlintas dibenakku, bahwa sampai saat ini, kau masih menemaniku bermain dalam putaran waktu.&lt;br /&gt;
Kala itu, aku hanya menatapmu sekilas dan setelah itu berkutat kembali dengan segala hal yang membentur pikiranku. Penat. Pusing. Dan terkadang, merasa sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kau ternyata mencipta pelangi dengan berjuta warna indah menghiasi langitku.&lt;br /&gt;
Kau taburkan kasih sayang dan menghiburku dengan kesetiaan.&lt;br /&gt;
Begitulah engkau, terasa nyaman dan terikat erat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku adalah cerminanmu. Kau adalah cerminanku. Itulah yang selalu kau katakan jika dalam satu waktu apa yang terlintas dalam bayangan adalah sama.&lt;br /&gt;
Kau tidak pernah lelah memberikan kehangatan lewat tuturmu yang menawan, nasihatmu yang menenangkan, dan tawamu yang menggembirakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin kau sempat heran, mengapa disaat kita duduk berdua, kau selalu mendapatiku sedang tersenyum menatap kearahmu. Apa kau tahu jawabannya? Karena saat itu aku merasa Allah sedang memberikan kebahagiaan yang meski kujabarkan dengan ribuan kata, gemuruh manis itu tidak akan pernah tergambarkan. Dia telah memberikan cinta yang jujur dan penuh untukku melalui dirimu. Bisa kah kita membayar cinta dengan selain cinta, wahai sahabatku? Tidak. Karena itulah kau anugerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, melihatmu tersenyum disela-sela hariku, membuat diri ini menyadari bahwa ternyata kebahagiaan bukanlah soal kepuasan, melainkan kesyukuran. Jujur, aku tak pernah menyangka bahwa saat ini kau selalu ada disampingku, mengusap bahuku ketika goncangan kehidupan tiba-tiba mendera, dan dengan cepat kau selalu menangkap makna dari setiap diamku, tatapan mataku, dan air mataku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sahabatku, ketika suatu hari celotehan-celotehan absurd-ku kembali menghujanimu, maka perlu kau tahu tak ada maksudku untuk mengganggu waktumu, namun sungguh aku hanya ingin berbagi kisah dan mengajakmu meniti harapan indah bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, ketika suatu hari aku berlaku konyol dihadapanmu, maka pahamilah, bahwa aku hanya ingin membuatmu benar-benar terhibur dengan kehadiranku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, ketika suatu hari aku menggenggam tanganmu begitu erat, kemudian menarikmu menari dalam naungan rinai hujan, maka mengertilah, aku hanya ingin melahirkan kenangan indah yang kelak akan membuat kita tersenyum bila mengingatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, ketika suatu hari perkataanku menghujam jantungmu, bukan berarti aku membencimu, namun sungguh aku hanya tak ingin melihatmu jatuh kedalam lubang hitam, yang membawamu menjauh dari-Nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, jika suatu hari aku tidak ada disampingmu, tidak bisa menyeka air matamu, tak lagi sempat mencandaimu, bukan berarti aku meninggalkanmu, namun ingatlah.. setiap perjumpaan pasti ada perpisahan. Selalu ada batas dalam perjalanan. Dan kematianlah yang mewujudkannya. Pejaman mata yang abadi akan menghapus celotehku dalam harimu, laku konyolku tak lagi menjelma dihadapanmu, dan genggaman tanganku tak lagi bisa kau rasa pada jemarimu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, jika hari itu tiba, maka percayalah, aku masih ada disekitarmu, menemanimu, memandangimu, dan turut melawan kepiluan yang kapan saja menghantam jiwamu. Yakinlah, bahwa kelak akan ada perjumpaan yang jauh lebih indah antara kau dan aku, dalam keabadian. Aamiin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://nuansahidupku.blogspot.com/" target="_blank"&gt;R&lt;/a&gt;&amp;amp;&lt;a href="http://semuayangkutuliskan.blogspot.com/" target="_blank"&gt;R&lt;/a&gt; (Persahabatan Langit)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
"Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya,&lt;br /&gt;
kamu 
teringat akan Allah,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
melihat gerak-geriknya teringat mati"&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiS27k1wPTIhSRdQ53Fh5NAOL-sn5I08bby2zbiXZYUr3r0ZpkKfItovPsi9S5NotbCzQ6wi5ILOq1eJ6F8JtdTP1bel1kFEiIU2EJpsZ3K08I20hDX8jw18fkc_icS_Sef8ik1giIM2qQ/s72-c/ber2.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Untitled</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2013/01/untitled.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sat, 19 Jan 2013 16:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-700970475281863330</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiq_eGCSgwkxkN9-KTSUITWTBIPoM_HwnSL9IcWAb-4urvsAioY8K89xY6k1xFnP9vMzBg8GdeBQv7Z01hiBbP6eJxHSm7QwO2hI0oXWnMOflYMl4a9XSY-tgHZ-eOeOfPGGE760XorodU/s1600/578987_410090252349333_1320847222_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiq_eGCSgwkxkN9-KTSUITWTBIPoM_HwnSL9IcWAb-4urvsAioY8K89xY6k1xFnP9vMzBg8GdeBQv7Z01hiBbP6eJxHSm7QwO2hI0oXWnMOflYMl4a9XSY-tgHZ-eOeOfPGGE760XorodU/s320/578987_410090252349333_1320847222_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika tidak ada yang bisa kupercayai,&lt;br /&gt;
Maka kupercaya Kau percayaiku.&lt;br /&gt;
Ketika rasa bersalah menekan batinku.&lt;br /&gt;
Maka kutahu Kau selalu siap menerimaku kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang yang bisa kuharapkan,&lt;br /&gt;
Tidak ada orang yang bisa kujadikan sandaran,&lt;br /&gt;
Tidak ada orang yang bisa membuatku tenang,&lt;br /&gt;
Namun Engkau selalu bisa mewujudkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku memohon pada-MU jangan pernah tinggalkan aku disaat imanku terjun bebas di kekufuran..  &lt;br /&gt;Ijinkan aku kembali Ya Rabb..  &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiq_eGCSgwkxkN9-KTSUITWTBIPoM_HwnSL9IcWAb-4urvsAioY8K89xY6k1xFnP9vMzBg8GdeBQv7Z01hiBbP6eJxHSm7QwO2hI0oXWnMOflYMl4a9XSY-tgHZ-eOeOfPGGE760XorodU/s72-c/578987_410090252349333_1320847222_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Sore itu</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/12/untitled.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sat, 15 Dec 2012 01:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-5455372877593456225</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcHPDZqb2jKFpayq_SHnesKb6yOGhllJCD4jkaLJVOqzVYQLDyZ5m2dDkruJvqjo6fJyyVPELh3S9tCyG83seOYLkkAwvanHxWvY5EOLgMjj8-c-wsU46iLpqOFUi_axGPzM5Px8w-90/s1600/cute-girly-love-quotes-rain-Favim.com-279806.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcHPDZqb2jKFpayq_SHnesKb6yOGhllJCD4jkaLJVOqzVYQLDyZ5m2dDkruJvqjo6fJyyVPELh3S9tCyG83seOYLkkAwvanHxWvY5EOLgMjj8-c-wsU46iLpqOFUi_axGPzM5Px8w-90/s400/cute-girly-love-quotes-rain-Favim.com-279806.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disuatu sore, hujan merintik dengan perlahan. Menahan berbagai macam pikiran yang berkecamuk dalam otak. Memadamkan gemuruh perasaan yang semenjak tadi hinggap di hati. Hei, aku merasa takjub dengan kedatangannya. Aku menerka, hujan ingin menyampaikan sesuatu yang indah, atau sekedar mengajakku untuk tersenyum akan permainannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ah benar! Aku dibuatnya tersenyum untuk sejenak. Tanpa banyak kata, hujan memalingkan wajahku ke arah seorang gadis yang tengah berdiri diantara hujan, yang kemudian melangkah setapak demi setapak menantang segala rintangan yang ada dihadapannya. Dengan begitu pasti, dia membentangkan tangan kirinya. Merasakan hujan. Berusaha mencerna makna disetiap tetesnya. Matanya sesaat terpejam sambil menikmati buliran air yang mengalir dipipinya. Dengan jujur ku katakan, bahwa aku sangat menyukai pemandangan itu. Bersama rasa senang yang bergelayut dalam hati dan secercah rasa penasaran yang mendera, diam-diam aku menyimpulkan. Ku simpulkan bahwa hari itu, hujan tak hanya menyapaku lembut. Tapi, gadis itupun turut mencicipi sambutan hangat dari yang kurindu. Hujan. Kali ini kau begitu ceria. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcHPDZqb2jKFpayq_SHnesKb6yOGhllJCD4jkaLJVOqzVYQLDyZ5m2dDkruJvqjo6fJyyVPELh3S9tCyG83seOYLkkAwvanHxWvY5EOLgMjj8-c-wsU46iLpqOFUi_axGPzM5Px8w-90/s72-c/cute-girly-love-quotes-rain-Favim.com-279806.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Hujan </title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/12/hujan.html</link><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 10 Dec 2012 00:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-3432262764215599839</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Bismillahirrahmaanirrahiim..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i&gt;Sore,
30 November 2012&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan kali ini menyapaku dalam keadaan hati
tak menentu. Menelan seketika kotak kepiluan,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;meluruhkan peluh yang tak sempat terseka, membisikan perlahan sebuah
irama nostalgia.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan kali ini menuntunku untuk sekedar
menyadari, bahwa diujung sana, bayangan itu masih saja &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;setia menjadi bagian dari sekelumit hati,
dapat dirasa, namun tak kuasa terjamah.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan kali ini menamparku yang terhanyut dalam
tarian asa dengan jutaan bahkan milyaran percikan air yang terdengar nyaring
dari serambi mesjid.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan kali ini menampakkan semburat bayang
diri yang berceloteh tentang nuansa jejak yang berdebu. Konstelasi rasa
begerumuh melompat dari toples-toples kenangan lusuh.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan kali ini menemani gema tawa yang dirajut
dari setiap citra suara – suara para pengelana.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Hujan tengah mengajakku bermain sambil
memanggil jejak-jejak yang terserak kemudian menawanku dalam putaran waktu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Untuk sejenak, segala temaram menjadi terang.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
*.*.*&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLRH7nnyM48zl8pQm6txjb5G8zKMdP5fSfQx2IF-80kj0xwPAp4i5oEtpnh9x7UFuMVBlU1N-p3BPs-ZC46An_WrLO8ZHRGj8FAlgUW23azIzUdTF7B8BCtHzeYtik4TArJeG_u4UKm_s/s1600/rain-4.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLRH7nnyM48zl8pQm6txjb5G8zKMdP5fSfQx2IF-80kj0xwPAp4i5oEtpnh9x7UFuMVBlU1N-p3BPs-ZC46An_WrLO8ZHRGj8FAlgUW23azIzUdTF7B8BCtHzeYtik4TArJeG_u4UKm_s/s400/rain-4.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini tiba-tiba saya merindukan hujan, saya rindu akan gemericik air yang jatuh berbenturan dengan batu dan tanah, saya merindu angin yang selalu menari bersama hujan, saya adalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;perindu&lt;/i&gt; baunya tanah yang menjadi basah disetiap langit memulai orkesnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saya suka hujan. Hujan sering membawa saya pada sebuah kenangan yang telah lama terkunci disudut hati. Membukanya dan membiarkan saya menikmati disetiap detiknya kenangan itu dimainkan. Sesungguhnya, hujanpun selalu memberi saya waktu diantara kegiatan yang padat untuk sekedar merenung, berpikir, dan belajar untuk bersahabat dengan diri. Karena, hiruk pikuk dalam ruang waktu terkadang menarik diri menjauh dari kesadaran akan nikmat yang dimiliki. Hujan selalu membuat saya tersenyum dengan permainannya. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hujan selalu mengorbankan dirinya untuk yang lain, ia rela berpisah dan menghilang dari jangkauan awan dan angin demi membasahi manusia, hewan-hewan dan tumbuhan yang sebelumnya belum pernah ia jumpai. Terkadang manusia telah lupa bahwa yang hidup didunia ini bukan saja diri mereka, tapi juga ada kehidupan lainnya yang tengah mengikuti skenario Sang Pencipta, semua mahluk hidup selalu membutuhkan hujan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hei, Allah mengingatkan kita melalui hujan. :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;“Allah, dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu 
menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di 
kehendakinya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal: lalu kamu lihat&amp;nbsp; hujan
 keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai 
hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.” 
(QS. Ar-Rum, (40):48)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hujan tak seharusnya dihujat ketika ia menghampiri, meski hujan tak pernah bertanya kapan waktu yang tepat untuk menyapa. Kesombongan diri para manusialah yang sering menganggapnya sebagai penghalang segala aktivitas. Namun, perlu diingat, hujan tidak akan pernah berhenti datang meski tak setiap waktu, karena sebagai sahabat baik, ia tidak akan pernah mengecewakan mereka yang selalu bahagia akan kehadirannya. :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0cm;
 mso-para-margin-right:0cm;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLRH7nnyM48zl8pQm6txjb5G8zKMdP5fSfQx2IF-80kj0xwPAp4i5oEtpnh9x7UFuMVBlU1N-p3BPs-ZC46An_WrLO8ZHRGj8FAlgUW23azIzUdTF7B8BCtHzeYtik4TArJeG_u4UKm_s/s72-c/rain-4.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>Terjerat Kesenangan Semu</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/12/terjerat-kesenangan-semu.html</link><category>terjerat kesenangan semu</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 9 Dec 2012 21:08:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-8968240674383728936</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;Bismillahirrahmanirrahim.. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bicara masalah kesenangan, mungkin kebanyakan orang akan tersirat berbagai hal yang berbau kemewahan, banyaknya harta, atau jabatan yang melekat pada nama yang sejatinya tidaklah berarti apa-apa dimata Allah swt. Tak jarang mereka tersesat, terjerat, menganggap racun dan bangkai adalah makanan terlezat, jurang adalah kolam yang jernih, perbuatan biadab adalah akhlak yang menawan, kejahatan adalah kewajaran, hingga mereka melihat ratusan rudal panas sebagai atraksi kembang api yang indah. &lt;b&gt;&lt;span style="color: #741b47;"&gt;&lt;span style="color: #351c75;"&gt;Sungguh, kesenangan dunia hanyalah sebuah kegelapan yang tak akan pernah memberikan tanda-tanda bahwa disana ada lubang, disana ada ranjau, disana ada ribuan pisau yang siap menikam tanpa kita menyadarinya.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kebanyakan muslim saat ini terlalu terlena oleh tipu daya para pembenci ketauhidan. Dibalik keramahan dan toleransi mereka yang semu, umat digiring untuk menjadi followers dan kacung-kacung yang akan menjilat kotoran para bedebah. Saat ini, umat merasa bahwa Barat adalah tontonan wajib yang akan membawa penontonnya menjadi lebih keren, modern, dan tak kuno. Padahal, jika umat muslim mau sebentar saja berhenti dari hasrat kelaparan mereka akan produk-produk Barat, sedikit mau berpikir mengenai segala problematika yang mengguncang, sejenak mau merenung tentang diri, kehidupan, dan alam semesta sebagai manifesto Kekuasaan-Nya. Maka secercah sinar akan datang dan menjadi jembatan untuk memahami tentang jati diri yang sebenarnya. Ya. &lt;b style="color: #660000;"&gt;Umat islam saat ini bisa dikatakan lupa atau kehilangan jati dirinya sebagai seorang muslim!&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
"Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah permainan 
dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu 
serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan
 yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; Kemudian tanaman itu 
menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning Kemudian menjadi hancur. 
dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta 
keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia Ini tidak lain hanyalah kesenangan 
yang menipu. "&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;(QS. Al Hadid: 20)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bisa&amp;nbsp; dilihat dengan jelas masalah lain yang lebih parah, bahwa para remaja muslim saat ini sedang mengalami proses pencacatan yang tak kunjung henti. Semenjak kecil diajarkan untuk berpikir sekuler, menjauhi agama yang seakan-akan menjadi momok mengerikan dengan terfitnanya sebagai agama teroris. Mengenal Tuhannya pun tidak, lalu bagaimana mungkin bisa membawa diri kepada shiratal mustaqim? Alhasil, gangguan kejiwaan melekat erat pada setiap inci otak mereka. Bingung membedakan mana yang benar dan yang salah, tak tahu harus kemana. Kebodohan menuntun diri mengobral badan dan janji dengan lawan jenis yang juga tengah terperangkap jebakan setan. Bagaimana mungkin orang yang tersesat mampu menuntun orang yang tersesat pula?. Andai umat paham bahwa pacaran adalah tipuan muslihat setan yang sangat menjijikan, yang membuat anak menginjak-injak hati orang tuanya, yang telah banyak melahirkan perempuan yang rela membunuh janin atau anaknya, yang dengan cepat telah meningkatkan korban pemerkosaan, yang diam-diam telah memperbanyak orang gila didunia! Oh..Andai umat tersadar. Atau mungkin pura-pura tak sadar? Sekali lagi, ini adalah ulah diri sendiri yang selalu menyerbu kesenangan dunia tanpa batasan. &lt;b style="color: #073763;"&gt;Semakin sering kita memanjakan nafsu, maka semakin cepat agama menjauh dari diri.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Banyak sekali akibat buruk yang tersaji jika kita selalu menginginkan dan memikirkan kesenangan dunia. Salah satunya menimpa Salat. Ya, salat!. Karena terlalu asyik dengan dunia maka shalatpun tidak menjadi khusyuk, seadanya, dilakukan secepatnya.&amp;nbsp; Setan tak akan bisa duduk manis dan terus membisikkan kita agar selalu mengingat hal ini dan itu, hingga lupa sudah berapa rakaat yang telah didirikan. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dikatakan:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Yang Artinya: "Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: 
"Apabila dipanggil untuk shalat (adzan berkumandang), Syaithan segera 
membelakangi sambil kentut dengan keras sehingga orang itu tidak 
mendengar adzan tersebut. Apabila adzan telah selesai, ia segera 
menghampirinya. Apabila ia melaksanakan shalat, ia kembali membelakangi 
sambil membisikkan antara seseorang dengan dirinya. Syaithan itu 
mengatakan: ingat ini, ingat itu, sehingga ia tidak tahu berapa rakaat 
dia Shalat"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;(HR. Bukhari Muslim)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah tak akan membelai penuh cinta siapapun yang tak mau berusaha mendekat kepada-Nya dan menjauhi larangan-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sahabat, kita tidak pernah tahu kapan kematian itu akan menjemput, kita tak akan sempat untuk bertanya mengapa harus hari itu, dan malaikatpun tak akan pernah meminta izin terlebih dahulu untuk mencabut nyawa. Pertanyaan yang sebenarnya adalah seperti apa kita akan mati nanti? Apakah dalam keadaan berusaha mendekatkan diri kepada-Nya? atau dalam keadaan dimana kita hanya disibukkan oleh urusan dan kesenangan dunia yang membawa kita menjauh pada cinta-Nya? &lt;b style="background-color: white; color: #20124d;"&gt;&lt;span style="color: #351c75;"&gt;Mempersiapkan diri untuk kematian dan menghadap-Nya mulai saat ini adalah langkah yang cerdas. Menangkis berbagai kesenangan yang melenakan adalah strategi yang jitu untuk mendapatkan ridho-Nya. Mengkaji islam adalah cara yang elegan untuk mendapatkan kesenangan yang hakiki.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: #20124d; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dunia hanya sementara, sangat sebentar, lantas mengapa kita terlalu mendamba-dambakan kesenangan yang ada pada dunia itu sendiri?. Padahal segala yang ada didunia ini tak ada apa-apanya. Kau tak akan membawa gelar dan jabatanmu untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kelak akan diajukan kearahmu, dan kau tak akan membawa hartamu kedalam tanahkan? TIDAK.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketahuilah kawan, tak perlu kita menjadikan diri kita keren dengan ala kebarat-baratan. Tak perlu menjadikan Barat sebagai kiblat kita diatas bumi ini. Tak ada artinya pandangan manusia terhadap diri. Dan&amp;nbsp; bila ingin dipandang keren oleh Allah dan para manusia langit, cukup dengan mentaati segala perintah-Nya dan sama-sama berjuang untuk membawa kembali kehidupan islam, yaitu dengan cara menerapkan &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Syariah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Khilafah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. :)&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wallahu a'lam...&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGKfAqeaENs5vf_dLaop4rZ4mWXYiN_bRLThIt3BFsjM94DkWmre93xeeZXCYTijFpdLT9c0x9_WohKWMR_65Iza3hU7Uj3rDlPAyj3AcXw6ao0a8AkISW_DvpT348NlED7NVb9B6KWVY/s1600/gambar-kata-mutiara-islami-Allah-merubah-hati-seseorang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="301" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGKfAqeaENs5vf_dLaop4rZ4mWXYiN_bRLThIt3BFsjM94DkWmre93xeeZXCYTijFpdLT9c0x9_WohKWMR_65Iza3hU7Uj3rDlPAyj3AcXw6ao0a8AkISW_DvpT348NlED7NVb9B6KWVY/s320/gambar-kata-mutiara-islami-Allah-merubah-hati-seseorang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;SEMANGAT!&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Salam Revolusi :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGKfAqeaENs5vf_dLaop4rZ4mWXYiN_bRLThIt3BFsjM94DkWmre93xeeZXCYTijFpdLT9c0x9_WohKWMR_65Iza3hU7Uj3rDlPAyj3AcXw6ao0a8AkISW_DvpT348NlED7NVb9B6KWVY/s72-c/gambar-kata-mutiara-islami-Allah-merubah-hati-seseorang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Bahagia</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/11/bahagia.html</link><category>bahagia</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Fri, 30 Nov 2012 23:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-6273526701512349195</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;i&gt;Bismillahirrahmanirrahiim..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-rEeJSQXY1EcUAoAzWByQ6CWLMVjl_qp5PdkDNNeqWKR9lMO9EBnRDrJON-Mtcj543o9nR0KWkKL8K01VjP8ufv0t372fQQKVqwMxAytBDRwp-4sojyiKoPm6UgcVDfLM9xrM6Azpi9U/s1600/happy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-rEeJSQXY1EcUAoAzWByQ6CWLMVjl_qp5PdkDNNeqWKR9lMO9EBnRDrJON-Mtcj543o9nR0KWkKL8K01VjP8ufv0t372fQQKVqwMxAytBDRwp-4sojyiKoPm6UgcVDfLM9xrM6Azpi9U/s320/happy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pernah seorang kawan berkata, "Ris, hidupmu kok sepertinya seru banget, dramatis, penuh peristiwa-peristiwa aneh" Tertawaku mendengarnya. Ya, aku merasa hidupku penuh dengan kejadian aneh, yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Tak ketinggalan dengan insiden memalukan dan menyesakkan. Kadang terpikir, apakah orang lain mempunyai peristiwa yang sama dengan punyaku?. Sekali lagi ku mencoba untuk menikmati. Bahagia bersama waktu. &lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada seorang perempuan bertanya, "Ris, bagaimana caranya menjadi bahagia?". Saat itu aku hanya tersenyum. Saat itu aku terlalu takut untuk menjawab.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dan inilah jawabanku.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sering merasa bahwa semua ini adalah kesedihan, kelelahan, dan 
kengerian. Tapi diujung sana sering kudengar teriakan "Bohong!". 
Tersentakku kemudian tertunduk mencari makna dari setiap deretan kisah 
sejak terlahir hingga saat ini. Diwaktu yang sama, semua ini adalah 
kebahagiaan, keanggunan, keindahan, dan kesempurnaan yang tak bisa 
terjamah oleh ragaku sekalipun ku mati. Ketika kepiluan menyapa, maka tak lama kabar gembira datang mengetuk pintu hati, seakan-akan&amp;nbsp; berkata, "Hallo, aku tak akan meninggalkanmu sendiri menderita, karena Tuhanmu memerintahkanku untuk itu. atau jangan-jangan kau lupa akan surat cinta-Nya"&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan"-Alam Nasyrah:5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ku berlatih untuk menikmati 
setiap gerak yang ku buat, kerlingan mata yang ku tuju, serpihan debu 
yang menempel dibaju dan kulitku, serta suara terpaan angin yang 
menemani setiap kekeluan perasaanku. Aku terus menganggap semua yang sedang dan harus kutempuh adalah sebuah kesenangan yang akan berujung kepada kesenangan hakiki, Ridho-Nya, Sang Maha Cinta.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Perhatikanlah setiap nikmat yang diberi-Nya dengan penuh cinta. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt; (Tuhan) Yang Maha Pemurah,&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; Yang telah mengajarkan al-Qur’an.&lt;span id="more-843"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; Dia menciptakan manusia,&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;4&lt;/sup&gt; Mengajarnya pandai berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;5&lt;/sup&gt; Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;6&lt;/sup&gt; Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;7&lt;/sup&gt; Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;8&lt;/sup&gt; Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;9&lt;/sup&gt; Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;10&lt;/sup&gt; Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya).&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;11&lt;/sup&gt; di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;12&lt;/sup&gt; Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;13&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;14&lt;/sup&gt; Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;15&lt;/sup&gt; dan Dia menciptakan jin dari nyala api.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;16&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;17&lt;/sup&gt; Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;18&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;19&lt;/sup&gt; Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;20&lt;/sup&gt; antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;21&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;22&lt;/sup&gt; Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;23&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;24&lt;/sup&gt; Dan kepunyaan-Nya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;25&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;26&lt;/sup&gt; Semua yang ada di bumi itu akan binasa.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;27&lt;/sup&gt; Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;28&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;29&lt;/sup&gt; Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;30&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;31&lt;/sup&gt; Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;32&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;33&lt;/sup&gt; Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus 
(melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat 
menembusnya melainkan dengan kekuatan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;34&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;35&lt;/sup&gt; Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (daripadanya).&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;36&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;37&lt;/sup&gt; Maka apabila langit terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;38&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;39&lt;/sup&gt; Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;40&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;41&lt;/sup&gt; Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;42&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;43&lt;/sup&gt; Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;44&lt;/sup&gt; Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;45&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;46&lt;/sup&gt; Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;47&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?, &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;48&lt;/sup&gt; kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;49&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;50&lt;/sup&gt; Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;51&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;52&lt;/sup&gt; Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;53&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;54&lt;/sup&gt; Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah 
dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik) 
dari dekat.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;55&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;56&lt;/sup&gt; Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan 
menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum 
mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak 
pula oleh jin.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;57&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;58&lt;/sup&gt; Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;59&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;60&lt;/sup&gt; Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;61&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;62&lt;/sup&gt; Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;63&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;64&lt;/sup&gt; kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;65&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;66&lt;/sup&gt; Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;67&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;68&lt;/sup&gt; Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;69&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;70&lt;/sup&gt; Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;71&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;72&lt;/sup&gt; (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;73&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;74&lt;/sup&gt; Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum 
mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak 
pula oleh jin.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;sup&gt;75&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;76&lt;/sup&gt; Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;sup&gt;77&lt;/sup&gt; Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;sup&gt;78&lt;/sup&gt; Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bahagia tak kan pernah terpisah dari apa yang disebut dengan Syukur. Begitupun rasa syukur, tidak akan berlari menjauh dari Bahagia.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Bersyukur = Bahagia. Nikmatilah, patuhilah Dia, bersabarlah, karena Allah akan selalu tersenyum kepada hamba yang jarang mengeluh dan tak mudah berkata "Aku lelah!". &lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;"Belajarlah untuk hidup bahagia,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;berlapang dada dengan ketentuan,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;berdamai dengan kenangan".&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-rEeJSQXY1EcUAoAzWByQ6CWLMVjl_qp5PdkDNNeqWKR9lMO9EBnRDrJON-Mtcj543o9nR0KWkKL8K01VjP8ufv0t372fQQKVqwMxAytBDRwp-4sojyiKoPm6UgcVDfLM9xrM6Azpi9U/s72-c/happy.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Asa</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/11/asa.html</link><category>asa</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 18 Nov 2012 09:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-591449302526336184</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagaimana menurutmu, jika sebuah 
badai memporak porandakan tanaman indahmu yang baru saja kau bersihkan? 
Bagaimana perasaanmu, ketika istana pasir yang baru saja kau ciptakan 
mengabur disapu ombak? Mungkin kesedihan dan rasa kesal menumpuk dalam 
wajan emosimu. Atau mungkin penyesalan menyelinap dibalik maraknya 
pikiran yang menodongmu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aku
 terlalu takut dalam ilusi. Jiwaku hampir roboh dijalari akar 
kekhawatiran yang mengerat. Suaraku mencitra penuh kengerian. Mata 
menuntut untuk menumpahkan airnya. Aku gugup. Tanganku bergerak tak 
sewajarnya. Ingin aku berbaring saja. Tertidur dan lupa kenyataan 
sesaat. Tapi itu hanyalah asa yang&amp;nbsp; tak akan terasa. Aku bertarung 
melawan suara detak sang waktu, menantang harapan yang terkoyak, 
berdarah, dan menggelepar.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMVRe2ClWjhxpibFtVTQVO6ReFNbFEbk_mWizpwzjE5XM_wGmlAmsuTJyeRHOmKifrlKOA9S0pjZ1YLFBAw0S371O4dI-E9jXtblkshXoElZb2fvosVAE07WimlV-1OtPTm6eXf9eyD1U/s1600/abstract-paintings-17.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMVRe2ClWjhxpibFtVTQVO6ReFNbFEbk_mWizpwzjE5XM_wGmlAmsuTJyeRHOmKifrlKOA9S0pjZ1YLFBAw0S371O4dI-E9jXtblkshXoElZb2fvosVAE07WimlV-1OtPTm6eXf9eyD1U/s320/abstract-paintings-17.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Aku
 ingin pikiranku jernih. Sejernih embun yang menempel pada daun hijau 
dipagi hari. Aku ingin ketentraman dalam hati. Setentram sang ibu yang 
memeluk gadisnya diujung malam.[]&lt;b&gt;riska &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMVRe2ClWjhxpibFtVTQVO6ReFNbFEbk_mWizpwzjE5XM_wGmlAmsuTJyeRHOmKifrlKOA9S0pjZ1YLFBAw0S371O4dI-E9jXtblkshXoElZb2fvosVAE07WimlV-1OtPTm6eXf9eyD1U/s72-c/abstract-paintings-17.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Generasi kita kok hedonis?</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/07/bunga-bangsa-kok-hedonis.html</link><category>generasi kita kok hedonis</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 23 Jul 2012 23:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-6358028363136184671</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDNQQr2l45PgtPOzktWRz0hB9oESjfTs_C8Q5h-N8h5uziUJWvP9WZyod8DybUW8S66jyO8ll5xuQVjKlK8jO2SAYmpAX72nlZT6M65aYSoA87FvQTcDD0aiw4nSFBJAeqFypJZeNiC90/s1600/523756_263299327108488_716653810_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDNQQr2l45PgtPOzktWRz0hB9oESjfTs_C8Q5h-N8h5uziUJWvP9WZyod8DybUW8S66jyO8ll5xuQVjKlK8jO2SAYmpAX72nlZT6M65aYSoA87FvQTcDD0aiw4nSFBJAeqFypJZeNiC90/s200/523756_263299327108488_716653810_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah kita berpikir, kenapa pemuda-pemudi jaman sekarang menjadi generasi yang hedonis, yang hanya memikirkan gaya pakaian seperti apa yang lagi &lt;i&gt;in&lt;/i&gt;, boyband apa yang sekarang lagi tenar-tenarnya, film apa yang sekarang banyak dicari, dan kerjaanya cuma hambur-hamburin uang&amp;nbsp; untuk nonton konser yang mahalnya tralala trilili banget. Kebanyakan dari mereka hanya mementingkan diri sendiri, kesenangan yang cuma sementara aja dikejar abis-abisan, sedangkan kebahagiaan yang hakiki mereka tak hiraukan. Lupa akan kewajiban sebagai mahlukpun sudah biasa, menjadi pembebek baratpun mereka lakukan. Hellooooww, ayolah kawan, open your eyes, your minds, your hearts!. Dunia ada bukan untuk tempat melakukan hal ga penting. Masa iya kita hidup cuma mau gini-gini aja. ada sesuatu yang lebih penting yang harus dilakukan! masalah besar didepan mata! apakah kita harus selamanya pura-pura tuli dan buta? Tidak. Hei, katakanlah tidak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanya kenapa bisa begini? Well, apalagi kalau bukan karena hukum Allah dikesampingkan, alias tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan nyata.! wedeh, jadi wajarlah... kalau permasalah pelik didunia ini gak ada habis-habisnya. Sekalinya dibenerin, eh malah muncul masalah baru yang lebih kompleks. Lah, kok bisa?, Iyalah.. orang yang dipakai bukan peraturan Sang Khalik, melainkan hukum yang dibuat manusia, padahal kan udah tau kalau manusia itu tempatnya salah dan lupa, punya sifat egois dan selalu ingin mendapatkan kesenangan tanpa memikirkan jangka panjang dengan cara yang instan. Tapi kenapa pede ya buat peraturan sendiri, padahal Allah sudah memberikan hukum dan peraturan-peraturan hidup manusia lewat ayat-ayat cinta-Nya. Hayoloh...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbyeJxcYgd5ww-l6VZ1N4WU5iNM_UN0klwBX-cKZWicfpVAYrAJT4APcyzIFUvWaX0BJiL8_nezf4NZdLtZ8SD03VWu8E3yLiZsx_5hl-ahNh7RwX0amdKZma5t72B3h5UOBn4l8dnI0M/s1600/527675_371972042851912_748451410_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbyeJxcYgd5ww-l6VZ1N4WU5iNM_UN0klwBX-cKZWicfpVAYrAJT4APcyzIFUvWaX0BJiL8_nezf4NZdLtZ8SD03VWu8E3yLiZsx_5hl-ahNh7RwX0amdKZma5t72B3h5UOBn4l8dnI0M/s640/527675_371972042851912_748451410_n.jpg" width="456" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Pemikiran dan budaya barat (Sekulerisme, Kapitalisme, Liberalisme, dll), kebebasan yang absurd, pemerintah yang udah kaya kacungnya pihak asing sehingga ogah untuk menerapkan syariah Islam pun menjadi faktor hancurnya generasi bangsa ini, wah, bukan bangsa ini saja sepertinya, tapi generasi umat islam diseluruh dunia. Lihat saja, acara televisi banyak sekali yang tidak berbobot, mereka hanya menampakkan hidup yang bermewah-mewahan, penuh kesenangan, bergaul dengan lawan jenis tanpa batasan yang jelas, menampilkan gaya berpakaian yang mengumbar aurat, jadi jangan selalu salahkan pria kalau banyak terjadi kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual, harus diliat dulu, jangan-jangan perempuannya yang emang mempertontonkan keindahan tubuhnya sehingga membangunkan nafsu birahi lawan jenis (ini fakta!), dan faktanya hal-hal diatas telah berhasil membuat "latah" remaja-remaja kita dengan mengikuti cara hidup seperti itu, yang kaya terus ajah jadi budak fashion, yang miskin mau ngikutin harus empot-empotan. ckck. sekali lagi, Open your minds.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB5MSFyvvqw_XzjwmUCSd35hAvKw4tCTwe0mMNEujAMeCi5J5Hal_94ci_wkELUq8UJ-RilBA6wwXCotUh5iZDiPlhfVJSqkK4-VIYSQgnLwzahM9247ktOucHSkdKeZo8CcPfLPikuVw/s1600/421553_423700640994244_1602177029_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB5MSFyvvqw_XzjwmUCSd35hAvKw4tCTwe0mMNEujAMeCi5J5Hal_94ci_wkELUq8UJ-RilBA6wwXCotUh5iZDiPlhfVJSqkK4-VIYSQgnLwzahM9247ktOucHSkdKeZo8CcPfLPikuVw/s400/421553_423700640994244_1602177029_n.jpg" width="327" /&gt;&lt;/a&gt;Musik!. kenapa musik? musik juga ikut andil dalam proses pembobrokkan generasi. Ah masa? buktinya?. Kita bisa liat lagu-lagu yang syairnya ngajak untuk pacaran, berzinah, melow-melow ga jelas, dan tentunya buat galau anak-anak muda jaman sekarang. Ya gitu deh, jadi galau karena denger lagu yang sendu-sendu, duduk didepan jendela, ngebayangin seseorang, sok-sok jadi peran utama dalam kisah cinta romeo n' juliet, lupa deh sama tugas sekolah/kuliah, boro-boro orang tua, Allah swt aja dianggurin, yang dipikirin cuma orang yang belum jelas statusnya, kasian banget sih!. Neng, menurut saya jika ada laki-laki yang mengajak perempuan pacaran itu adalah laki-laki pecundang, sejatinya tidak pernah mencintai kekasihnya, karena jika mereka memang benar-benar mencintai kalian, pasti mereka tidak mau memberatkan timbangan amal buruk kalian dan kemudian mengantarkan masuk kedalam neraka. terus apakah ada maksud terselubung? mungkin saja, karena kalian kaum hawa, diciptakan seindah mungkin oleh Allah swt, dari ujung kaki sampai ujung kepala (ngerti kan maksud saya?), itulah sebabnya Allah swt mewajibkan untuk menutup aurat :). Nah.. kang, saya bilangin ya.. perempuan yang mau dijadiin pacar adalah perempuan yang secara tidak langsung siap diapa-apain sama pacarnya, ah masa..?. Ayolah, saya yakin dihati terdalam akang-akang sekalianpun mengakuinya. Apakah kalian rela menikah dengan wanita yang sudah pernah "dipake" oleh laki-laki lain.? Pikirkanlah.&lt;b&gt;[]riska&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Think about your self, Look at The True Future.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
*saya hanya menuliskan apa yang HARUS saya tulis, bukan menuliskan apa yang diinginkan oleh pembaca. meskipun faktanya yang diinginkan oleh pembaca itu lebih laku :P&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDNQQr2l45PgtPOzktWRz0hB9oESjfTs_C8Q5h-N8h5uziUJWvP9WZyod8DybUW8S66jyO8ll5xuQVjKlK8jO2SAYmpAX72nlZT6M65aYSoA87FvQTcDD0aiw4nSFBJAeqFypJZeNiC90/s72-c/523756_263299327108488_716653810_n.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Rindu...</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/07/rindu.html</link><category>rindu</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Wed, 18 Jul 2012 20:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-1964589971879327801</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Entah sudah berapa lama aku menyimpan kotak kenangan usang yang sudah berdebu, dan ternyata kotak itu sekarang perlahan-lahan terbuka kemudian menggambarkannya dengan jelas dalam ingatan. Sesungguhnya aku rindu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aku rindu disaat kau memegang tanganku dan menarikku keluar hanya untuk bermain-main dengan hujan. Aku rindu pada saat kau memelukku dengan erat ketika baru saja kubuka mata dipagi hari yang lalu. Aku rindu saat kau memohon padaku untuk tidak pergi bersama teman-teman sebayaku karena kau merasa sendiri. Aku rindu saat-saat kita tertawa bersama sambil berbaring dikasur yang sekarang sudah tidak muat lagi untuk kita berdua. Apa kah kau merindukannya juga?. Aku berharap kau masih mengingatnya meski hanya berupa puzzle yang tak beraturan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lihatlah dirimu sekarang. Aku bahkan tidak menyangka bahwa tinggimu sudah melebihiku. Sering kuberucap padamu, "Jadi, sebenarnya siapa yang menjadi kakak, dan siapa yang menjadi adiknya?" Dan kau sambut ucapanku dengan tawa yang sampai sekarangpun masih aku rindukan. Jujur, aku merindukan senyummu, tawamu, ceritamu yang menggebu-gebu saat sehabis pulang sekolah. Namun sayangku, sekarang kau seperti nya sudah sedikit bosan melakukan hal itu lagi seiring dengan pertikaian diantara kita berdua yang kadang sulit untuk dielakkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aku ingin kau mengetahui, bahwa dibalik setiap diamku dan tatapan mataku, aku menyimpan kata-kata indah untukmu, sangat banyak, bahkan menjadi tidak beraturan dan menjadi sulit diutarakan. Satu yang sering kali terlintas dalam benakku dan terasa cukup sulit untuk tercitra adalah, bahwa aku mencintaimu, aku merindukanmu. Meskipun bentakanmu sering terngiang diotakku, ucapanmu yang seakan-akan pisau yang menyayat kulitku, menjadikannya terasa perih. Tak ketinggalan diammu yang seolah-olah tak pernah lagi menganggapku berarti dihadapanmu. Tapi ingatlah adikku sayang. Disini aku masih menunggu untuk hari-hari yang lebih indah lagi bersamamu. Mengais-ngais&amp;nbsp; kenangan yang sempat berkarat. Ingin rasanya membali menjadi diri yang penuh dengan canda tawa setiap harinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aku yakin, hari itu akan terjadi lagi. aku percaya Allah swt akan membuatmu menengok kenangan, dan kemudian tersenyum untuk bersiap melanjutkan jejak-jejak nuansa kehidupan bersama.&lt;b&gt;[]riska&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5LXcnBCOJR0Kkf5CIlmYZD2bUkn-UZHlmEhZHoz_ZNS-VkLvkr0a-DqGgD_HnEHwzWajCaUzuG6CR3LccqdTtSgMy0K9X4-Xz-hfg2PggbwkLNigb8HSSPESfmPwC0OgsjmRNNJajLBo/s1600/Sister-Quotes4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5LXcnBCOJR0Kkf5CIlmYZD2bUkn-UZHlmEhZHoz_ZNS-VkLvkr0a-DqGgD_HnEHwzWajCaUzuG6CR3LccqdTtSgMy0K9X4-Xz-hfg2PggbwkLNigb8HSSPESfmPwC0OgsjmRNNJajLBo/s320/Sister-Quotes4.jpg" width="320"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;gambar diambil daei sini,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://welovestyles.com/wp-content/gallery/sister-quotes/Sister-Quotes4.jpg" style="background-color: white; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;http://welovestyles.com/wp-content/gallery/sister-quotes/Sister-Quotes4.jpg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;span style="background-color: #c27ba0; color: white; font-family: georgia, 'bookman old style', 'palatino linotype', 'book antiqua', palatino, 'trebuchet ms', helvetica, garamond, sans-serif, arial, verdana, 'avante garde', 'century gothic', 'comic sans ms', times, 'times new roman', serif; text-align: -webkit-left;"&gt;Sisters are different flowers from the same garden.&amp;nbsp; ~Author Unknown&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
*sedang merindukan adik yang sudah lama tidak saling berbagi cerita, canda tawa, dan harapan.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5LXcnBCOJR0Kkf5CIlmYZD2bUkn-UZHlmEhZHoz_ZNS-VkLvkr0a-DqGgD_HnEHwzWajCaUzuG6CR3LccqdTtSgMy0K9X4-Xz-hfg2PggbwkLNigb8HSSPESfmPwC0OgsjmRNNJajLBo/s72-c/Sister-Quotes4.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jejak</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/07/hai-its-me.html</link><category>jejak</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Wed, 18 Jul 2012 08:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-3803624174253841108</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aku selalu berpikir tentang jejak. Dalam hidup ini, tidak ada yang abadi. Begitu juga diri. Entah. Aku ingin bersuara dalam cakrawala hidup, bermain dengan nuansa, dan tertawa bersama desiran angin kehidupan.&amp;nbsp; &lt;span style="color: #38761d;"&gt;&lt;/span&gt;Hidupku harus bercerita. Meninggalkan jejak meski tak sempurna. Mengeksistensikan diri meski hanya lewat goresan kata-kata.&lt;span style="color: #38761d;"&gt; Hai, Inilah aku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;b&gt;Pada Suatu Hari Nanti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada suatu hari nanti,&lt;br /&gt;
Jasadku tak akan ada lagi,&lt;br /&gt;
Tapi dalam bait-bait sajak ini,&lt;br /&gt;
Kau tak akan kurelakan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari nanti,&lt;br /&gt;
Suaraku tak terdengar lagi,&lt;br /&gt;
Tapi di antara larik-larik sajak ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau akan tetap kusiasati,&lt;br /&gt;
Pada suatu hari nanti,&lt;br /&gt;
Impianku pun tak dikenal lagi,&lt;br /&gt;
Namun di sela-sela huruf sajak ini,&lt;br /&gt;
Kau tak akan letih-letihnya kucari.&lt;br /&gt;
-Sapardi Djoko Damono &lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiUVzFgPUvaWbn9XrnAiRdueDNIwDcL9Aeabf0de8qTkT9z84RjEUXW5tfUnbVdXp1sGzy2g3Zfj4Qd72w47BzbmxWI6TsLrTu4g7kpA5bG3Z4CQlW1qPCpMwRvAQ7mu-SQIQZZDR8wUo/s1600/Walking_in_the_rain____by_Chobonaut.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiUVzFgPUvaWbn9XrnAiRdueDNIwDcL9Aeabf0de8qTkT9z84RjEUXW5tfUnbVdXp1sGzy2g3Zfj4Qd72w47BzbmxWI6TsLrTu4g7kpA5bG3Z4CQlW1qPCpMwRvAQ7mu-SQIQZZDR8wUo/s320/Walking_in_the_rain____by_Chobonaut.jpg" width="319" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiUVzFgPUvaWbn9XrnAiRdueDNIwDcL9Aeabf0de8qTkT9z84RjEUXW5tfUnbVdXp1sGzy2g3Zfj4Qd72w47BzbmxWI6TsLrTu4g7kpA5bG3Z4CQlW1qPCpMwRvAQ7mu-SQIQZZDR8wUo/s72-c/Walking_in_the_rain____by_Chobonaut.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>IP kuuuuu</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/07/ip-kuuuuu.html</link><category>IP kuuuuu</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Tue, 17 Jul 2012 16:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-122469955340873122</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Entah kenapa saya ingin menuliskan judul seperti yang telah saya tulis diatas. Mungkin karena baru saja saya mendapat kabar alias sms dari pihak univ. tentang hasil ujian semester genap saya. Well, kalo dijumlahkan hasil dari semua mata pelajaran semester genap ini, nilai saya tidak begitu jelek :P. tapi jika dilihat satu-satu dari setiap mata pelajaran, ada 1 mata kuliah saya yang nilainya sangat jelek, bahkan buruk! haha! ya! saya baru yang namanya mendapatkan nilai sejelek ini. saya tidak pernah menyangka sebelumnya. dan saya cukup shock dengan berita ini. ckck. hayoloh riskaa...&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saya sadar, bahwa saya terlalu menyepelekan tugas yang diberi oleh dosen-dosen saya, dan beruntung sekali saya ketika itu, jerih payah saya yang ogah-&lt;span style="background-color: transparant;"&gt;ogahan itu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: transparant;"&gt;masih bisa diterima&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: transparant;"&gt;. Saya merasa bahwa memang inilah hasilnya, siapa yang menanam dia yang mendapatkan buahnya. bukankah begitu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebelumnya nilai saya tidak pernah ada yang bisa dikatakan kurang apalagi buruk, tapi untuk semester kedua ini, entah kenapa semangat belajar saya menurun, saya merasa malas-malasan untuk kuliah dan mungkin tidak akan kuliah jika saya tidak mengingat jerih payah kedua orang tua yang selama ini mengharapkan segala sesuatu yang terbaik untuk anaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyesalan memang selalu ada. Tapi tidak perlulah saya mengingat-ngingat lagi untuk terus disesali. Saya harus bangkit, dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi. Karena ternyata hasil itu benar-benar membuat saya deg-degan dan kepala terasa tertimpa beras sekarung. Mengenai kejadian ini saya mencoba untuk berpikir positif, dimana dalam setiap peristiwa mau itu buruk atau tidak pasti Allah memberikan hikmah dibalik itu semua. Dengan peristiwa ini saya diingatkan kembali untuk terus bersungguh-sungguh dalam melakukan segala aktivitas apalagi menyangkut amanah yang saya pikul beserta perjanjiannya, saya disentil untuk selalu meluruskan niat dan mengerjakan sesuatu karena untuk mencari keridhoan dan cinta-Nya. ya Allah maafkan segala hilaf dan salah yang tidak pernah lepas dari perempuan bernama Riska ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bangkit! Berubah! Karena hidup itu haruslah keren, begitupun mati, harus keren! Semangat karena Allah swt.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKjscs8PABvtbjcU4DmwUsQP8MCyzMZ1D9mwMzRonEyrg_5slqcOfxIH63nA3RZTE2KikzqYyGalFmylU1UgdJC0H6-bt08iS70ZtgIp8A79MI5b2-UX_wbIWYQTfUGZ1cYeTLEAxS2o/s1600/change-greensign.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKjscs8PABvtbjcU4DmwUsQP8MCyzMZ1D9mwMzRonEyrg_5slqcOfxIH63nA3RZTE2KikzqYyGalFmylU1UgdJC0H6-bt08iS70ZtgIp8A79MI5b2-UX_wbIWYQTfUGZ1cYeTLEAxS2o/s320/change-greensign.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKjscs8PABvtbjcU4DmwUsQP8MCyzMZ1D9mwMzRonEyrg_5slqcOfxIH63nA3RZTE2KikzqYyGalFmylU1UgdJC0H6-bt08iS70ZtgIp8A79MI5b2-UX_wbIWYQTfUGZ1cYeTLEAxS2o/s72-c/change-greensign.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Terkadang</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/07/terkadang.html</link><category>terkadang</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Mon, 16 Jul 2012 13:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-1548349113886085622</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Terkadang, aku selalu tidak pernah puas dengan apa yang aku miliki.&lt;br /&gt;
Aku terlalu ingin lebih, dan lupa pada sesuatu yang berharga yang telah kumiliki dan akan selalu ku miliki.&lt;br /&gt;
mamah dan papah .&lt;br /&gt;
dua manusia yang mulia dan luar biasa.&lt;br /&gt;
mereka adalah air dipadang pasir yang gersang.&lt;br /&gt;
mereka adalah pelita dalam kegelapan.&lt;br /&gt;
ya Allah, tapi,, apa yang aku berikan kepada mereka??&lt;br /&gt;
kata "ah" sering terucap dibibirku. kata-kata yang mungkin menyakitkan hatinya telah aku ucapkan.&lt;br /&gt;
tapi apa yang mereka balas? tetap saja penuh dengan cinta setiap harinya.&lt;br /&gt;
ya Allah.. betapa tidak bersukurnya aku.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDrZDolJzxX2ZVu3jmqmsVNORZ_9qBrnd6qd2scGltJ8xHu6iDCM26vOmh4gG-P4f9CIA33a_1uFu_kfrJXAnLj3tv38Z5cPt9S_eNbH-4_UBwCVBdliy6WvbrUfeN5pY65sHeIAxQ6MY/s1600/merenung.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDrZDolJzxX2ZVu3jmqmsVNORZ_9qBrnd6qd2scGltJ8xHu6iDCM26vOmh4gG-P4f9CIA33a_1uFu_kfrJXAnLj3tv38Z5cPt9S_eNbH-4_UBwCVBdliy6WvbrUfeN5pY65sHeIAxQ6MY/s320/merenung.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDrZDolJzxX2ZVu3jmqmsVNORZ_9qBrnd6qd2scGltJ8xHu6iDCM26vOmh4gG-P4f9CIA33a_1uFu_kfrJXAnLj3tv38Z5cPt9S_eNbH-4_UBwCVBdliy6WvbrUfeN5pY65sHeIAxQ6MY/s72-c/merenung.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Ada apa dengan remaja jaman sekarang?</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/06/ada-apa-dengan-remaja-jaman-sekarang.html</link><category>ada apa dengan remaja jaman sekarang?</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 10 Jun 2012 20:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-251530896789353601</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&amp;nbsp;&lt;img height="266" id="il_fi" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheHy8OfBF_uBiG-zaNdWA-W_COYM6PNieNEn1Cl_HUcSIJI0ylqM8l2TXOh5YSdLoTqxUnyvswMH7C0jQqRy_hkzh7vwukyvu4OG0RnzlLc7OU_DmXltSfckfsRu1POtLi5oV5k22mMs4/s400/Kehidupan.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bismillah..&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sobat blogger,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apakah kita pernah bertanya kepada diri kita sendiri mengenai perubahan yang sangat kentara dalam dunia pergaulan remaja-remaja Indonesia? Kenapa mayoritas dari mereka lebih memilih untuk bersikap apatis, pragmatis, dan individualis? Mereka lebih condong kepada hal-hal yang sebenarnya jauh dari kata penting untuk dilakukan dan lebih senang berkumpul dengan kawan yang berlawanan jenis. Mereka lebih memilih seharian penuh dijalanan dengan segerombolan temannya hanya untuk "mejeng", pacaran, dan melakukan aktivitas tak berguna lainnya. Sedangkan..&lt;span style="background-color: white;"&gt; saudara-saudara kita&lt;/span&gt; diluar sana, sedang dizolimi oleh pihak 'pembenci islam' melalui kekerasan maupun melalui peraturan2 negara yang kontra terhadap islam. Bukankah kita semua ingin bahwa remaja milik kita, bisa menjadi pembela, pendukung, dan pembasmi rezim kufur yang sekarang ini sedang dan masih kuat berdiri diseluruh negara yang ada didunia. Tapi kenapa yang kita inginkan malah dibalas dengan banyaknya kekecewaan?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Saudara/iku..&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Inilah dampak dari sistem kufur yang diterapkan dinegeri kita. Kapitalis-Liberalis-Demokrasi bukan suatu sistem pemerintahan yang mampu melahirkan generasi bangsa yang cemerlang dan cerdas. melainkan membentuk sebuah segerombolan masyarakat yang tidak mau berfikir kritis, tidak bangga dengan agamanya, dan lupa adanya Tuhan. Kebobrokan-kebobrokan sistem ini semakin menguap dan tercium amisnya. Dimulai dari korupsi, pemerintah yang tidak mampu mengurus negeri sendiri tapi malah memanjakan negara-negara asing (adidaya) yang seakan-akan menjadi kiblat peradaban. Dirancangnya undang-undang yang memperbolehkannya liberalisasi dalam perekonomian bangsa, yang sekarang membuat hampir seluruh kekayaan Indonesia dikuasai oleh asing, sehingga kelebihan yang dimiliki negara kita ini bukan menjadikan indonesia kian maju malah dijadikan sumber penghasilan lain bagi para penjajah halus, yaitu AS dan negara-negara adidaya lainnya. Kemudian kebebasan yang disuguhkan pemerintah terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat. termasuk kebebasan berekspresi, hal ini membuat sebagian masyarakat menjadikan dirinya sebebas mungkin dalam berprilaku dan memeluk agama. Ketika ada seorang muslim yang murtad dari Islam, dibiarkan begitu saja, dengan alasan kebebasan dalam beragama. Padahal dalam Islam, ketika ada orang yang murtad, maka diberi peringatan, diberi kesempatan selama tiga hari oleh negara untuk bertobat, jika tidak mau bertobat setelah waktu 3 hari tersebut, maka negara harus menjatuhkan hukuman mati (HR. Bukhari) dan tobat murtad yang diterima adalah, tobat orang yang murtadnya tidak diulang-ulang atau keluar masuk Islam (Abdurrahman al-malaki, Nizham al uqubat hal 83-86).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dengan diterapkannya sistem dzolim ini, maka tidak menutup kemungkinan bahwa generasi penerus Islam terkontaminasi dengan cara berpikir dan ideologi yang dibawa oleh para pemikir liberal yang menjamur di negara kita. Sehingga, remaja lebih memilih untuk mengurusi diri sendiri dan tidak mau susah payah memperjuangkan agamanya. bahkan tidak sedikit yang tidak tahu apa yang diwajibkan, dan diharamkan oleh Islam. Belum lagi media masa yang juga didominasi oleh asing, sehingga kebanyakan dari programnya hanya memberitakan sesuatu yang sangat tidak penting dan tidak&amp;nbsp;mempunyai nilai edukasi bagi para remaja. Contohnya, acara musik yang pemainnya mengumbar aurat, dengan berpenampilan ala girlband dan boyband korea, acara gosip yang mengajarkan masyarakat untuk bergibah, berita kriminal yang tidak sesuai tempatnya menimbulkan tindak kriminalitas dan kekerasan terjadi pada anak-anak dan remaja, karena disana ada proses peniruan. sinetron yang tidak sarat makna malah mengajarkan untuk hidup hedonis dan menjunjung tinggi materi, sehingga membuat orientasi hidup kebanyakan orang menjadi materialistis. Kemudian, orang tua, kerabat, lingkungan, yang juga terbawa arus perubahan jaman, terwesternisasikan dan cenderung hedonis menjadi pendukung kemunduran remaja dalam berfikir analisis maupun kreatif dengan perspektif Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Solusinya?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hanya Islam yang mampu memberikan solusi terhadap segala problematika yang terjadi dalam kehidupan setiap manusia diberbagai jaman. Karena islam bukan hanya sekedar agama ritual saja (vertikal), yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya, tapi juga sebagai tolak ukur kebenaran dan keburukan segala sesuatu, mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri, mengatur kehidupan manusia dengan sesamanya (muamalah) dalam berbagai aspek kehidupan seperti; pemerintahan, sosial, ekonomi, pendidikan, politik, dan uqubat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah swt berfirman :&lt;br /&gt;
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah &amp;nbsp;, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya &amp;nbsp;, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah &amp;nbsp; , (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini &amp;nbsp;orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. &lt;b&gt;Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. &lt;/b&gt;Maka barang siapa terpaksa &amp;nbsp; &amp;nbsp;karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;" (Al-Maidah:3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka dari itu, mari kita berjuang untuk mengubah segala persoalan ini dengan cara mempelajari Islam lebih dalam dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta tidak lupa turut andil dalam memperjuangkan tegaknya syariah dan khilafah dimuka bumi ini, karena tidak akan ada kehidupan islam yang sempurna tanpa diaplikasikannya syariah dan khilafah!. :)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheHy8OfBF_uBiG-zaNdWA-W_COYM6PNieNEn1Cl_HUcSIJI0ylqM8l2TXOh5YSdLoTqxUnyvswMH7C0jQqRy_hkzh7vwukyvu4OG0RnzlLc7OU_DmXltSfckfsRu1POtLi5oV5k22mMs4/s72-c/Kehidupan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menulis adalah candu?</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/06/menulis-adalah-candu.html</link><category>menulis adalah candu?</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sat, 9 Jun 2012 15:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4666465345012118456</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA9UpqBKZKqeoCYvHSK0ogHgsIugcRR7YJH01ojQYdKNrcFhi3k9ugOzzcc40bVJsdepLt2nC61Sn9qa2Hv1JGRIpE3R7FBqv0BC63XCu6b04ZsM9m3wi-qGvhzUhuYO027pFTjHove5o/s1600/writing-on-paper.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA9UpqBKZKqeoCYvHSK0ogHgsIugcRR7YJH01ojQYdKNrcFhi3k9ugOzzcc40bVJsdepLt2nC61Sn9qa2Hv1JGRIpE3R7FBqv0BC63XCu6b04ZsM9m3wi-qGvhzUhuYO027pFTjHove5o/s320/writing-on-paper.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1368604865754510840" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saya sering berpikir untuk menulis secara teratur, menulis apapun itu. minimal sehari 1x. Tapi entah kenapa, ternyata hal itu terasa sangat sulit untuk saya lakukan. saya sering bertanya-tanya, apakah saya ini terlalu minim informasi sehingga saya sulit untuk menguraikannya kembali dalam bentuk deretan kata. atau karena memang saya tidak mempunyai bakat untuk menulis suatu karya yang berbentuk sebuah tulisan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Baru saja, saya membaca salah satu blog dari milyaran blog yang ada di google. salah satu tulisan dari blog tersebut menceritakan mengenai menulis adalah candu. Tentu saya tertarik sekali dengan tulisannya karena memang inilah masalah yang sedang saya hadapi. Saya ingin menulis itu menjadi candu untuk saya. Dan bukanlah suatu yang mustahil jika suatu saat, saya akan lebih mudah mengekspresikan pemikiran saya dengan tulisan-tulisan yang terjilid. karena itu salah satu impian dari banyaknya mimpi yang saya punya. :) .&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saya sangat sadar bahwa hal ini harus dilakukan dengan penuh keseriusan dan pengulangan yang tidak hanya sekali atau dua kali. Bagaimanapun, menulis adalah suatu aktivitas yang sangat luar biasa menurut saya. karena dengan menulis, otak kita dituntut bekerja untuk mencari kata-kata untuk dimuntahkan, merecall informasi yang terdahulu, dan dengan menulis kita akan lebih dibuat mudah untuk mengingat sesuatu dari pada membaca. Tapi bukan berarti membaca kurang penting untuk dijadikan sebagai aktivitas rutin. Karena dengan membaca, kita mampu menulis dengan kosa kata yang lebih bervariasi. :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
semoga saya dan anda akan lebih rajin dan rajin dalam menulis. Karena untuk menciptakan tulisan yang berkualitas itu butuh ratusan bahkan ribuan kali latihan dan pengulangan. :)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA9UpqBKZKqeoCYvHSK0ogHgsIugcRR7YJH01ojQYdKNrcFhi3k9ugOzzcc40bVJsdepLt2nC61Sn9qa2Hv1JGRIpE3R7FBqv0BC63XCu6b04ZsM9m3wi-qGvhzUhuYO027pFTjHove5o/s72-c/writing-on-paper.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bukan Pelajar Biasa</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2012/05/bukan-pelajar-biasa.html</link><category>bukan pelajar biasa</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Thu, 17 May 2012 16:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-4499306302280494204</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hari ini pada jam 3.50 sore, saya didepan komputer dengan hawa panas yang berada di sekeliling ruangan yang membuat terasa panas, loh?. sambil ditemani lagunya si MZ, tau gak? itu si munsyid ganteng dari Lebanon yang udah punya istri dan 1 anak. kenapa saya bilang ganteng? ya emang ganteng... masa saya bilang jelek, kan itu namanya berbohong, bohong itu dosa, dan saya nggak mau kena dosa, kalo kena dosa bisa diceburin ke neraka. nah loh?. saya berasa pengen nulis sesuatu, dan akhirnya saya nulis. nih buktinya :).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Liat judulnya "Bukan Pelajar Biasa", kenapa saya kasih judul itu? ada yang tahu?, yaa.. siapa yang jawab disana? jawaban anda benar :) *prokprokprok. karena saya tidak mau menjadi pelajar yang biasa-biasa ajah. yang biasa abis kuliah langsung pulang, yang biasa abis pulang langsung tidur, yang biasa abis tidur langsung makan, gitu-gitu ajah kerjaannya sampe mati. biasa banget kan?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saya ingin menjadi pelajar yang luar biasa, yang bisa menjadi inspirasi bagi yang lain? bukannya saya sombong, tapi itu memang cita-cita saya saat ini :), karena yang pertama itu meraih ridho-Nya Allah swt (Aamiin), yang kedua itu mewujudkan keinginan ortu, dan yang terakhir, ya itu. pasti kamu, yang mungkin gak sengaja terjebak diblog ini, pasti tau kan jawabannya :D. Tahu? bagus... tapi saya bukan tukang tahu kawan, saya hanya seorang muslimah yang sedang berproses untuk menjadi wonder woman :). hehehehehe..&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jujur saya bingung sekarang mau nulis apa lagi, saya kehabisan kata-kata dan saya gugup. Bukan berarti nama saya gugup, tapi nama saya Riska. hhe. Ok, saya rasa cukup disini dulu, nanti saya lanjutkan lagi. kalo sudah dapet inspirasi lainnya. :D&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semangat!&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Aku</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2011/10/aku.html</link><category>aku</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Sun, 16 Oct 2011 10:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-8293466277004799096</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
ya Rabb...&lt;br /&gt;
tak terasa, banyaknya waktu yang terlewat sia-sia.&lt;br /&gt;
ya Rabb...&lt;br /&gt;
tak terasa, hati begitu keras dan tumpul akan nama-Mu.&lt;br /&gt;
ya Rabb...&lt;br /&gt;
aku sedih, aku bingung, aku kesal pada diriku sendiri&lt;br /&gt;
mengapa aku tidak bisa seperti mereka!&lt;br /&gt;
kenapa aku selalu menyia-nyiakan kesempatan dan waktuku dengan percuma&lt;br /&gt;
ya Rabb...&lt;br /&gt;
setiap kali aku ingin meraih cintaMu, setiap kali aku ingin meneguk manisnya berkhalwat denganMu,&lt;br /&gt;
selalu saja, hati ini begitu sulit untuk merealisasikannya.&lt;br /&gt;
aku , aku hanya seorang manusia yang tak berdaya, tapi mengapa hatiku terkadang begitu sombong.&lt;br /&gt;
aku berkata mencintaiMu, tapi didalam hati masih ada kesombongan&lt;br /&gt;
ya Allah, hamba seperti apa aku ini! begitu mengerikan!&lt;br /&gt;
aku malu! aku malu kepadaMu yang selalu memberi nikmat kepadaku, aku malu kepada utusanMu, aku malu!&lt;br /&gt;
ya Rabbul Izzati, akankah kau memalingkan muka kepadaku dihari yang pasti akan terjadi nanti?&lt;br /&gt;
apakah utusanMu, Rasulullah sudi melihatku dan tersenyum kepadaku ?&lt;br /&gt;
aku hanya hamba hina, yang selalu melakukan kesalahan. tapi, aku sangat berharap selalu mendapat kasih sayangMu. &lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCSSwZ_J1RmxRyS-Jzb6_QpHv1K9QMC0nsfLA3vxhAEaZ_NKK782KWgbbxHCpelx6VZeocRU520ntfWa3G2vkJWnS7XLDg-iAusoec3OARvjsGQ2kmGgJXBDAmUPNQNGAbZuzy2u2-oWE/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCSSwZ_J1RmxRyS-Jzb6_QpHv1K9QMC0nsfLA3vxhAEaZ_NKK782KWgbbxHCpelx6VZeocRU520ntfWa3G2vkJWnS7XLDg-iAusoec3OARvjsGQ2kmGgJXBDAmUPNQNGAbZuzy2u2-oWE/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCSSwZ_J1RmxRyS-Jzb6_QpHv1K9QMC0nsfLA3vxhAEaZ_NKK782KWgbbxHCpelx6VZeocRU520ntfWa3G2vkJWnS7XLDg-iAusoec3OARvjsGQ2kmGgJXBDAmUPNQNGAbZuzy2u2-oWE/s72-c/images.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hargai diri sendiri. Baru Menghargai orang lain.</title><link>http://nuansahidupku.blogspot.com/2011/07/cintai-diri-sendiri-baru-mencintai.html</link><category>baru menghargai orang lain.</category><category>hargai diri sendiri</category><author>noreply@blogger.com (Riska Razak)</author><pubDate>Wed, 6 Jul 2011 13:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1368604865754510840.post-561014374741376874</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yap..siang yang panas ini, saya ga punya aktivitas apa-apa selain duduk didepan komputer, dan berharap terjadi erupsi pada imajinasi dan pikiran-pikiran saya sehingga bisa menulis entri diblog ini (haha, karena emang udah 2 hari ini otak saya males untuk menguraikan kata-kata untuk diposting. Bawaannya maleess banget!. (ayo dong riska! semangat semangat!) yey!&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada pepatah "kalau mau dihargai, hargai dulu orang lain" . apa kalian semua setuju dengan kalimat ini? (kalo setuju angkat tangan!, hhe). yaaa.. saya juga sangat setuju!. tapiii.. tapii.. ada yang terlewat nih, gimana caranya agar kita bisa menghargai orang lain.?? ada yang tauk? hal apa dulu yang harus kita lakukan kalau kita mau menghargai orang lain?, hemm... kalo menurut saya, yang perlu kita lakukan sebelum menghargai orang lain adalah hargai diri sendiri. setuju??? (yang setuju acungkan tangan!(lagi)) .&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
logikanya begini, bagaimana kita bisa mencintai orang lain, kalau kita sendiri tidak mencintai diri kita, bagaimana kita mau menghargai orang lain, jika kita sendiri belum bisa menghargai diri kita, atau bagaimana kita membuat orang disekeliling kita merasa nyaman bersama kita, kalau kita sendiri tidak bisa menikmati kebersamaan intim dengan diri kita sendiri?&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
kita (termasuk saya tentunya :)) pasti sering menemui teman-teman yang selalu berkata "cuma" pada dirinya sendiri. atau mungkin kita sendiri juga pernah melakukannya, aku rasa iya. hhe. misalkan, "saya cuma bisa ini, tapi yang itu saya ga bisa melakukannya, saya terlalu bodoh untuk melakukan itu semua". so What? What's wrong with you guys? semua bisa kita kerjakan kalau kita memang benar-benar mau berusaha dan sungguh-sungguh. Jangan sekali-kali kita membuat diri kita rendah dihadapan orang lain. Kalau kita sendiri menghargai diri kita senilai Rp. 500,- , maka jangan sedih dan sakit kalau mereka menghargai kita juga dengan senilai Rp. 500,- , karena itu kesalahan kita sendiri. yang membuat kita bernilai tinggi adalah diri kita sendiri, dan baru setelah itu orang lainpun akan menyadari dan mengakuinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bersyukur dan nikmati apa yang ada pada diri kita, serta terus belajar untuk mengasah potensi kita. karena itulah cara kita untuk menghargai diri sendiri. ok ok? :)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
terus berjuang kawan :) . hargai dirimu sendiri. dan mulailah mencintai diri sendiri. :)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdM6NzGvd89yQqhYka6AOP8JXendPoNoSkoHkiFrhuYkXvEGTJ3buizLxqDS2oF2plpvQSiUZUvqricWhG6uCBVk115RMgNn9Ch_cYHxPf09H-Ybop-VCcuKuAyMdJpgODUmZeu9jP98o/s1600/believe-in-yourself1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdM6NzGvd89yQqhYka6AOP8JXendPoNoSkoHkiFrhuYkXvEGTJ3buizLxqDS2oF2plpvQSiUZUvqricWhG6uCBVk115RMgNn9Ch_cYHxPf09H-Ybop-VCcuKuAyMdJpgODUmZeu9jP98o/s320/believe-in-yourself1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Temanmu,&lt;br /&gt;
Riska Razak&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdM6NzGvd89yQqhYka6AOP8JXendPoNoSkoHkiFrhuYkXvEGTJ3buizLxqDS2oF2plpvQSiUZUvqricWhG6uCBVk115RMgNn9Ch_cYHxPf09H-Ybop-VCcuKuAyMdJpgODUmZeu9jP98o/s72-c/believe-in-yourself1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item></channel></rss>