<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cerita kisah cinta penggugah jiwa</title>
	<atom:link href="https://kisahmuslim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kisahmuslim.com/</link>
	<description>Cerita kisah cinta penggugah jiwa: kisah para nabi, rasul, orang shaleh, umat terdahulu, dan masa depan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 15:16:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2013/12/kisahmuslim-favicon.png?fit=16%2C16&#038;ssl=1</url>
	<title>Cerita kisah cinta penggugah jiwa</title>
	<link>https://kisahmuslim.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73338957</site>	<item>
		<title>Siapakah Nabi Danial?</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8457-siapakah-nabi-danial.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 15:16:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Nabi dan Rasul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8457</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertanyaan: Siapakah Nabi Danial Alaihis salām? Apakah benar bahwa para sahabat pada masa pemerintahan Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– menemukannya dan menguburkannya kembali? Jawaban: Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala.&#160; Ada beberapa ulama pakar sejarah dan biografi menyatakan bahwa Danial Alaihis salām adalah salah seorang nabi Bani Israel. Dia hidup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8457-siapakah-nabi-danial.html">Siapakah Nabi Danial?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>



<p>Siapakah Nabi Danial Alaihis salām? Apakah benar bahwa para sahabat pada masa pemerintahan Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– menemukannya dan menguburkannya kembali?</p>



<p><strong>Jawaban:</strong></p>



<p>Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala.&nbsp;</p>



<p>Ada beberapa ulama pakar sejarah dan biografi menyatakan bahwa Danial Alaihis salām adalah salah seorang nabi Bani Israel. Dia hidup pada zaman Bakhtanṣar (Nebukadnezar) yang pernah menghancurkan Baitul Maqdis, membunuh banyak Bani Israel, dan membakar kitab <em>Taurat</em>. Mereka menyebutkan bahwa dia mengabarkan nubuat tentang kedatangan Nabi kita Muhammad Ṣallallāhu Alaihi Wa Sallam.&nbsp;</p>



<p>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– berkata: &#8220;Danial Alaihis salām bersabda dan menyebut nama Muhammad Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam secara khusus, dia bersabda: &#8216;Panah akan meluncur dari busurnya dan anak panah itu akan berlumuran darah dengan perintahmu, wahai Muhammad.&#8217; Ini adalah pernyataan yang jelas tanpa ada kesamaran dan pembenaran yang tidak mengandung ambiguitas.&#8221;</p>



<p>Kemudian Syaikhul Islam menyebutkan dua nubuat dari Danial Alaihis salām tentang kedatangan Isa Al-Masih Alaihis salām dan Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, lalu beliau menjelaskan, &#8220;Ini adalah nubuat di mana Danial Alaihis Salām telah mengabarkan tentang akan datangnya Nabi Al-Masih Alaihis Salām dan datangnya Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Dalam nubuat tersebut juga ada deskripsi rinci tentang Muhammad dan umatnya dengan deskripsi yang panjang. Kaum Muslimin membacanya ketika mereka menaklukkan negeri Irak. Hal ini disebutkan oleh para ulama, termasuk Abul ʿĀliyah.&#8221; Selesai kutipan dari <em>Al-Jawāb Aṣ-Ṣaẖīẖ</em> (5/275-281).</p>



<p>Sudah menjadi kisah yang terkenal bahwa ketika kaum Muslimin menaklukkan negeri Tastar (Shūshtar), mereka menemukan jasadnya. Lalu Amirul Mukminin Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– memerintahkan para sahabat untuk menguburnya kembali dan menyembunyikan informasi lokasi kuburannya dari orang-orang agar mereka tidak terfitnah dengannya.&nbsp;</p>



<p>Ibnu Abid Dunya –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– meriwayatkan dengan sanad yang hasan –sebagaimana dikatakan dalam <em>Al-Bidāyah wa an-Nihāyah</em> – dari Abuz Zinād, dia berkata: &#8220;Aku melihat sebuah cincin di tangan Abu Burdah bin Abu Musa Al-Asy&#8217;ari, pada mata cincin itu ada ukiran dua singa yang mengapit seorang pria, di mana keduanya menjilat orang yang diapitnya tersebut.&nbsp;</p>



<p>Abu Burdah berkata, &#8216;Ini adalah cincin jasad tersebut yang diklaim oleh penduduk kota ini sebagai jenazah Danial. Abu Musa mengambilnya pada hari mereka mengebumikannya kembali.&#8217; Abu Burdah bercerita, &#8216;Abu Musa bertanya kepada para ulama di kota itu tentang ukiran pada mata cincin itu, lalu mereka mengisahkan bahwa para ahli nujum dan orang-orang pintar mendatangi raja yang mana Danial hidup di bawah kekuasaannya. Mereka mengatakan kepadanya bahwa pada malam ini dan itu, akan lahir seorang anak laki-laki yang akan menguasai dan meruntuhkan kerajaannya.&nbsp;</p>



<p>Lantas raja tersebut berkata, &#8216;Demi Allah, tidak akan tersisa anak laki-laki pada malam itu kecuali aku akan membunuhnya!&#8217; Akan tetapi, mereka mengambil Danial dan melemparkannya ke sarang singa. Ketika singa jantan dan betina pulang di malam itu, keduanya menjilatinya tetapi tidak melukainya. Kemudian ibunya datang dan menemukan dua singa itu sedang menjilatinya.&nbsp;</p>



<p>Demikianlah Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala menyelamatkan dia sampai ia dewasa dan mencapai usia yang ditetapkan.&#8217;&nbsp;</p>



<p>Abu Burdah berkata bahwa Abu Musa berkata, &#8216;Para ulama di kota itu berkata bahwa kemudian Danial mengukir potret dirinya dan dua singa yang menjilatinya pada mata cincinnya agar dia tidak melupakan nikmat yang telah Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala anugerahkan kepadanya dalam peristiwa itu.'&#8221;</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وروى ابن أبي شيبة (7/ 4) بسند صحيح، عَنْ أَنَسٍ: أَنَّهُمْ لَمَّا فَتَحُوا تُسْتَرَ قَالَ: &#8221; فَوَجَدَ رَجُلًا أَنْفُهُ ذِرَاعٌ فِي التَّابُوتِ , كَانُوا يَسْتَظْهِرُونَ وَيَسْتَمْطِرُونَ بِهِ , فَكَتَبَ أَبُو مُوسَى إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ بِذَلِكَ , فَكَتَبَ عُمَرُ: إِنَّ هَذَا نَبِيٌّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالنَّارُ لَا تَأْكُلُ الْأَنْبِيَاءَ , وَالْأَرْضُ لَا تَأْكُلُ الْأَنْبِيَاءَ , فَكَتَبَ أَنِ انْظُرْ أَنْتَ وَأَصْحَابُكَ يَعْنِي أَصْحَابَ أَبِي مُوسَى فَادْفِنُوهُ فِي مَكَانٍ لَا يَعْلَمُهُ أَحَدٌ غَيْرُكُمَا قَالَ: فَذَهَبْتُ أَنَا وَأَبُو مُوسَى فَدَفَنَّاهُ &#8221; .</p></div></p>



<p>Ibnu Abi Syaibah –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– (7/4) meriwayatkan dengan sanad yang sahih dari Anas –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– bahwa ketika mereka menaklukkan negeri Shūshtar, mereka menemukan seorang pria yang hidungnya sepanjang satu hasta di dalam peti mati. Penduduk di sana biasanya meminta kemenangan dan memohon hujan dengannya.&nbsp;</p>



<p>Abu Musa –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– lantas menulis surat kepada Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– tentang hal itu lalu Umar membalasnya dan mengatakan, &#8220;Orang ini adalah orang dari kalangan Nabi karena api tidak bisa menghanguskan jasad para nabi dan bumi tidak bisa menguraikan jenazah mereka.&#8221;&nbsp;</p>



<p>Dia juga menulis pesan, &#8220;Diskusikan antara kamu dengan teman-temanmu –maksudnya para sahabat Abu Musa– lalu kuburkan dia tempat yang tidak diketahui siapa pun kecuali kalian berdua.&#8221; Dia berkata, &#8220;Kemudian aku dan Abu Musa pergi untuk menguburkannya kembali.&#8221;</p>



<p>Ibnu Abi Syaibah –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– (7/4) meriwayatkan dengan sanad yang sahih dari Muṯarrif bin Malik bahwasanya dia berkata, &#8220;Aku ikut dalam penaklukan negeri Shūshtar bersama Al-Asy&#8217;ari. Kami menemukan jasad Danial di wilayah Sūs. Penduduk wilayah Sūs jika mengalami kekeringan akan mengeluarkannya dan memohon hujan dengannya. Kami menemukan bersamanya ada enam puluh guci yang tersegel.&#8221;</p>



<p>Al-Baihaqi –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– berkata dalam <em>Dalāʾil an-Nubuwwah</em> (1/381) dari Khalid bin Dinar bahwa Abu Āliyah berkata, “Ketika kami menaklukkan negeri Shūshtar, kami menemukan sebuah ranjang yang di atasnya ada mayat di gudang perbendaharaan Hormuzan. Di kepala mayat tersebut ada kitab suci. Kami mengambil kitab suci itu dan membawanya kepada Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya. Lalu dia memanggil Ka&#8217;ab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– dan menyuruhnya untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Arab. Saya adalah orang Arab pertama yang membacanya. Saya membacanya seperti saya membaca Al-Qur&#8217;an ini.</p>



<p>Aku bertanya kepada Abul Āliyah, &#8220;Apa isinya?&#8221; Dia berkata, &#8220;Isinya tentang perjalanan hidup kalian, urusan-urusan kalian, agama kalian, logat bahasa kalian, dan kejadian di masa depan.&#8221;&nbsp;</p>



<p>Aku berkata, &#8220;Apa yang kalian lakukan dengan jenazah itu?&#8221; Dia berkata, &#8220;Kami menggali tiga belas kuburan yang terpisah-pisah tempatnya pada siang hari, kemudian pada malam hari kami menguburnya dan kami meratakan semua kuburan untuk menyembunyikan lokasinya dari orang-orang, sehingga mereka tidak akan menggalinya lagi.&#8221;&nbsp;</p>



<p>Saya berkata, &#8220;Mengapa orang-orang ingin melakukan hal itu?&#8221; Dia berkata, &#8220;Karena jika langit sudah tidak menurunkan hujan kepada mereka, mereka akan mengeluarkannya dengan ranjangnya lalu hujan akan turun.&#8221;</p>



<p>Saya bertanya, &#8220;Menurut kalian, siapa pria itu?&#8221; Dia berkata, &#8220;Seorang pria bernama Danial.&#8221; Saya berkata, &#8220;Saat kalian menemukannya, berapa lama dia sudah meninggal?&#8221; Dia menjawab, &#8220;Sejak tiga ratus tahun yang lalu.&#8221; Saya bertanya, &#8220;Apakah ada perubahan pada dirinya?&#8221; Dia berkata, &#8220;Tidak ada, kecuali beberapa helai rambut di tengkuknya, karena bumi tidak akan mengurai jasad Nabi dan binatang buas tidak akan memakannya.&#8221;</p>



<p>Ibnu Katsir –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– berkata, &#8220;Kisah ini sanadnya sahih sampai Abul Āliyah, tetapi jika benar tahun kematian orang ini tercatat sejak tiga ratus tahun sebelumnya, maka dia bukanlah seorang Nabi, melainkan hanya seseorang yang saleh. Hal itu karena antara Nabi Isa putra Maryam &#8216;Alaihis Salām dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menurut teks hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, selisih waktu antara mereka berdua adalah empat ratus tahun, atau ada yang mengatakan enam ratus tahun atau enam ratus dua puluh tahun. Mungkin juga tahun wafatnya adalah delapan ratus tahun sebelumnya, yang mendekati masa hidup Danial. Hal yang sama juga berlaku terkait kemungkinan bahwa dia adalah Danial, sehingga ada kemungkinan bahwa dia adalah orang lain dari kalangan para nabi atau orang-orang saleh. Meskipun demikian, ada dugaan kuat bahwa dia adalah Danial Alaihis Salām, karena dia pernah ditawan oleh raja Persia sehingga dia hidup di sana sebagai tahanan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Ada riwayat dengan sanad yang sahih sampai pada Abul Āliyah bahwa hidungnya sepanjang satu jengkal dan ada riwayat lain yang sanadnya juga baik dari Anas bin Malik bahwa panjang hidungnya satu hasta. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa ini adalah salah satu Nabi yang lebih terdahulu sebelum masa-masa tersebut. Allah yang lebih Mengetahui.&#8221; Selesai kutipan dari <em>Al-Bidāyah wa an-Nihāyah</em> (2/40).</p>



<p>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala merahmatinya– berkata, &#8220;Ketika makam Danial Alaihis Salām ditemukan di Shūshtar, Abu Musa menulis surat kepada Umar bin Khattab –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– tentang masalah ini. Lalu Umar –semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala meridainya– membalas suratnya dan mengatakan, &#8216;Jika hari sudah siang, galilah tiga belas kuburan lalu kuburkan dia di malam hari di salah satu kuburan itu dan sembunyikan lokasinya agar orang-orang tidak terfitnah dengannya.” Selesai kutipan dari <em>Majmūʿ al-Fatāwā</em> (15/154).</p>



<p>Baca juga, <em>Sīrah Ibnu Ishāq</em> (halaman 66), <em>Tārīkh Bagdād</em> (1/361), <em>Tārīkh Dimasyqa</em> (8/32), <em>Al-Masālik wa al-Mamālik</em> (halaman 92), <em>A&#8217;lām an-Nubuwwah</em> (halaman 66), <em>Ahsan at-Taqāṣīm</em> (halaman 417), <em>Al-Jawāb aṣ-Ṣaẖīẖ</em> (5/276), <em>Hidayatu al-H̱ayārā</em> (2/375), <em>Al-Bidāyah wa an-Nihāyah</em> (2/374), <em>Siyar A&#8217;lām an Nubalāʾ</em> (2/312). Baca juga pertanyaan nomor 227688 untuk tambahan faedah. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala yang lebih Mengetahui.</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://islamqa.info/ar/answers/233815/من-هو-النبي-دانيال-عليه-السلام">https://islamqa.info/ar/answers/233815/من-هو-النبي-دانيال-عليه-السلام</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1VwKcQKadLZI4IlPXz9APXth1kRYe6asy/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8457-siapakah-nabi-danial.html">Siapakah Nabi Danial?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Langkah untuk Melewati Musibah</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8407-lima-langkah-untuk-melewati-musibah.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 15:52:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Nabi dan Rasul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Abdussalam bin Muhammad Ar-Ruwaihi Manusia yang paling kuat keterikatannya dengan Tuhan adalah para nabi. Manusia yang paling kuat keyakinan dan kepercayaannya dengan janji Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala adalah para nabi. Manusia yang paling bagus optimismenya dan paling baik sangkaannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala adalah para nabi juga. Semoga salawat dan salam senantiasa terlimpah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8407-lima-langkah-untuk-melewati-musibah.html">Lima Langkah untuk Melewati Musibah</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Oleh:</strong></p>



<p><strong>Abdussalam bin Muhammad Ar-Ruwaihi</strong></p>



<p>Manusia yang paling kuat keterikatannya dengan Tuhan adalah para nabi. Manusia yang paling kuat keyakinan dan kepercayaannya dengan janji Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala adalah para nabi. Manusia yang paling bagus optimismenya dan paling baik sangkaannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala adalah para nabi juga. Semoga salawat dan salam senantiasa terlimpah kepada mereka.</p>



<p>Dalam kisah Nabi Yusuf Alaihissalam, disebutkan luka yang mengingatkan luka, rasa sakit yang disusul rasa sakit lain, dan derita perpisahan yang menghadirkan kepahitannya. Derita ini ditanggung oleh ayahnya, Nabi Ya’qub Alaihissalam, tapi kesudahannya begitu indah dan akhir ceritanya manis terasa.</p>



<p>Pada akhir kisah Nabi Yusuf Alaihissalam yang disebutkan dalam surat yang diberi nama dengan nama beliau, surat Yusuf, Nabi Ya’qub mengirim anaknya, Benyamin bersama anak-anaknya yang lain ke Mesir, setelah meminta dari mereka janji untuk membawanya kembali pulang dalam keadaan selamat, kecuali jika mereka dikepung musuh.&nbsp;</p>



<p>Anak-anak bersaudara itu akhirnya berangkat ke Mesir dan menemui penguasanya, Yusuf yang mengenal mereka tapi mereka tidak mengenalnya. Nabi Yusuf lalu membuat rencana untuk mengambil saudaranya, Benyamin setelah menyiapkan barang-barang untuk saudara-saudaranya. Rencana itu berhasil dan saudaranya berhasil beliau ambil. Saudara-saudaranya yang lain berusaha merayu dan memohon dengan segala cara kepada Nabi Yusuf agar membiarkan Benyamin pergi, dan salah satu dari mereka siap menggantikan posisinya. Namun, Nabi Yusuf enggan kecuali Benyamin yang diambil, karena berdasarkan bukti yang ada, Benyamin yang telah mencuri gelas sang raja.&nbsp;</p>



<p>Ketika saudara-saudara itu sudah menyerah dan hendak kembali pulang ke negeri ayah mereka, saudara tertua mereka menolak ikut pulang bersama karena mereka telah membuat janji kepada ayahnya untuk membawa Benyamin pulang. Akhirnya mereka pulang tanpa disertai Benyamin dan saudara tertua, sehingga Ya’qub kehilangan dua anaknya lagi setelah kehilangan Yusuf sebelumnya. Ketika mereka menceritakan kisah yang terjadi kepada ayah mereka, teranglah bagi beliau kadar ujian dan besarnya musibah yang menimpanya, sehingga beliau hanya bisa mengatakan:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فَصَبْرٌ جَمِيلٌ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَنِي بِهِمْ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ</p></div></p>



<p>“(Kesabaranku) adalah kesabaran yang baik. Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua kepadaku. Sesungguhnya hanya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Yusuf: 83).</p>



<p>Dari sinilah mulai terlihat datangnya jalan keluar dan akhir dari rasa sakit berkat kesabaran yang baik, harapan yang besar, dan asa yang tiada ujung. “(Kesabaranku) adalah kesabaran yang baik. Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua kepadaku.” (QS. Yusuf: 83). Kesabaran yang tidak diselingi keluh kesah, harapan yang tidak ada habisnya, dan asa yang tidak ada putusnya.</p>



<p>Nabi Ya’qub lalu pergi dari mereka dan tersingkap lagi luka lama yang belum sempat mengering. Beliau berkata: “Alangkah kasihan Yusuf” dan kedua matanya menjadi putih karena sedih. Dia adalah orang yang sungguh-sungguh menahan (amarah dan kepedihan). (QS. Yusuf: 84).</p>



<p>Kedua matanya memutih karena kesedihan! Hal ini karena putih mata yang menimpanya tidak datang begitu saja, tapi karena kesedihan dan rasa sakit yang datang silih berganti ke dalam hati beliau, sehingga menyebabkan gangguan saraf penglihatan.</p>



<p>Matanya buta karena kesedihan mendalam. Kebutaan ini tidak datang begitu saja, tapi penglihatan beliau melemah sedikit demi sedikit hingga beliau buta akibat kesedihan mendalam yang memenuhi hati, kesedihan atas hilangnya Yusuf dan saudara-saudaranya. Luka yang disusul luka lain, kesedihan yang diiringi luka lain. Musibah-musibah dan luka-luka ini silih berganti bermula dari kepergian Yusuf, maka beliau menyebutkan nama Yusuf dalam kalimat ini.</p>



<p>Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وَابْيَضَّتْ عَيْنَاهُ مِنَ الْحُزْنِ</p></div></p>



<p>“Dan kedua matanya menjadi putih karena sedih. (QS. Yusuf: 84).</p>



<p>Kesedihan yang sudah menjadi tabiat jiwa manusia. Kesedihan yang tidak menafikan kesabaran, tidak diiringi dengan penolakan dan kemurkaan atas takdir Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Dan bagaimana mungkin seorang Nabi Ya’qub, orang yang terluka dan tabah akan melupakan Yusuf? Bagaimana mungkin akan melupakan Yusuf, sedangkan ia telah memenuhi pandangan dan pendengarannya dengan kecintaan kepadanya? Bagaimana mungkin seorang ayah akan melupakan buah hati dan penyejuk matanya? Bagaimana mungkin itu terjadi terhadap Ya’qub, yang selalu khawatir terhadap Yusuf meski dengan hembusan hawa dingin yang menerpanya?</p>



<p>Orang-orang di sekitar beliau mengingkari kesedihan beliau terhadap Yusuf dan menyatakan bahwa kesedihan itu dapat menjerumuskan beliau ke dalam kebinasaan. Mereka berkata, “Demi Allah, engkau tidak henti-hentinya mengingat Yusuf sehingga engkau (mengidap) penyakit berat atau engkau termasuk orang-orang yang akan binasa (wafat).” (QS. Yusuf: 85). </p>



<p>Namun beliau hanya menjawab mereka dengan berujar: “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Yusuf: 86).</p>



<p>Qatadah menjelaskan: “Dulu Nabi Ya’qub hanya menyimpan kesedihannya dalam dadanya, dan tidak mengucapkan ucapan kecuali yang baik.”</p>



<p>Bertahun-tahun Nabi Ya’qub Alaihissalam menjalani hidup dengan kesedihan mendalam. Seorang ulama tafsir mengatakan: “Itu selama 40 tahun, kendati demikian, tidak pernah terdengar dari beliau satu kalimat keluh kesah atau kemurkaan. Beliau hanya mencurahkan kesedihan dan aduannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Demikianlah selayaknya sikap orang beriman bersama kesabaran, dan sikap yang lebih sempurna lagi adalah dengan ridha kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala dan memahamkan diri bahwa pilihan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala itu lebih baik daripada pilihan dirinya sendiri. ‘Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.’ (QS. Yusuf: 86).”</p>



<p>Putus asa tidak pernah masuk ke dalam hati Nabi Ya’qub yang penyabar itu. Justru semuanya diisi dengan sangkaan baik kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, serta sebaik-baik tawakal dan penyerahan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Beliau lalu berkata kepada anak-anaknya melalui lisan seorang yang tabah, tawakal, dan berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْئسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ</p></div></p>



<p>“Wahai anak-anakku, pergi dan carilah berita tentang Yusuf beserta saudaranya. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87).</p>



<p>Ketika musibah semakin berat menerpa, beliau tidak berputus asa, tapi justru meminta mereka pergi untuk mencari Yusuf dan saudaranya, dan bukan hanya mencari sekedarnya saja, tapi pencarian yang penuh ketelitian dan keingintahuan agar dapat menemukan mereka berdua.</p>



<p>Untuk mencari Benyamin, mungkin itu masih memungkinkan, tapi bagaimana mereka dapat mencari Yusuf, sedangkan telah berlalu sekitar 40 tahun sejak kehilangannya? Oleh sebab itu, Nabi Ya’qub menutup pesan beliau kepada anak-anaknya itu: “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87). </p>



<p>Selama apa pun waktu yang telah berlalu sejak ia hilang, janganlah kalian berputus asa dari jalan keluar dan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, karena putus asa dari rahmat-Nya merupakan sifat orang-orang kafir.</p>



<p>Nabi Ya’qub Alaihissalam menjalankan langkah-langkah untuk keluar dari kesulitan dan melewatinya, dan ini tertuang dalam lima perkara:</p>



<p><strong>Pertama</strong>: Bersabar. Allah Ta’ala berfirman: “(Kesabaranku) adalah kesabaran yang baik.” (QS. Yusuf: 83).</p>



<p><strong>Kedua</strong>: Berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman: “Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua kepadaku. Sesungguhnya hanya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Yusuf: 83).</p>



<p><strong>Ketiga</strong>: Menyerahkan urusan kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, serta bertawakal dan bersandar hanya kepada-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman:</p>



<p><strong>Keempat</strong>: mengerahkan usaha dan berikhtiar untuk keluar dari kesulitan, serta mencari anak-anaknya yang hilang dengan menanyakan dan mencari kabar berita tentang mereka. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman: “Ya’qub berkata: ‘Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.’” (QS. Yusuf: 86).</p>



<p><strong>Kelima</strong>: Tidak berputus asa dari datangnya solusi atas kesulitan, meskipun waktu telah lama berlalu dan diperkirakan sudah tidak ada jalan keluar, tapi tetap tidak berhenti berharap dan terus mencari dan menanyakan kabar beritanya. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman: “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87).</p>



<p>Lima langkah ini diamalkan Nabi Ya’qub Alaihissalam dalam ujian panjang dan musibah yang datang silih berganti. Lalu bagaimana hasilnya? Hasilnya sangatlah indah, akhir ceritanya lebih manis daripada madu. Ceritanya berakhir dengan kembalinya penglihatan, tercapainya harapan, perjumpaan kembali dengan orang terkasih yang telah lama hilang, lenyapnya segala kesusahan, hilangnya kesedihan, terangkatnya bala, kebahagiaan bagi orang yang sedih, kemenangan bagi orang yang terzalimi, pertaubatan pihak yang zalim, pemberian maaf bagi orang yang bersalah, persatuan yang terwujud kembali, mimpi yang menjadi kenyataan, dan tergapainya pahala bagi orang yang telah bersabar, ridha dengan ketetapan, dan bertaubat dari kesalahan.</p>



<p>Allah Ta’ala berfirman:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>إِنَّهُ مَنْ يَتَّقِ وَيَصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ</p></div></p>



<p>“Siapa yang bertakwa dan bersabar, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Yusuf: 90). </p>



<p>Ini merupakan ringkasan kisah dan pelajaran terpentingnya. Ringkasan dari ujian-ujian besar yang dilalui satu per satu oleh Nabi Yusuf dan Nabi Ya’qub Alaihimassalam.</p>



<p>Lima langkah tersebut –dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala– merupakan jalan keluar dari segala musibah, sebesar dan seagung apa pun itu, dan meskipun sudah dikira tidak ada lagi jalan keluar dan solusi darinya. Perhatikanlah penutup surat ini yang menjadi penegas terhadap hakikat tersebut:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>حَتَّى إِذَا اسْتَيْئَسَ الرُّسُلُ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ قَدْ كُذِبُوا جَاءَهُمْ نَصْرُنَا فَنُجِّيَ مَنْ نَشَاءُ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُنَا عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ</p></div></p>



<p>“Sehingga, apabila para rasul tidak memiliki harapan lagi dan meyakini bahwa mereka benar-benar telah didustakan, datanglah kepada mereka pertolongan Kami, lalu diselamatkanlah orang yang Kami kehendaki. Siksa Kami tidak dapat ditolak dari kaum pendosa.” (QS. Yusuf:110).</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://www.alukah.net/sharia/0/119799/خمس-خطوات-لتجاوز-الأزمات">https://www.alukah.net/sharia/0/119799/خمس-خطوات-لتجاوز-الأزمات</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1isSmCJooI38uE-_Be6H_npMPtO0CE1tb/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8407-lima-langkah-untuk-melewati-musibah.html">Lima Langkah untuk Melewati Musibah</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapakah Ibnul Fanari Syamsuddin bin Hamzah Ar-Rumi yang Merupakan Guru Muhammad  Al-Fatih?</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8370-siapakah-ibnul-fanari-syamsuddin-bin-hamzah-ar-rumi-yang-merupakan-guru-muhammad-al-fatih.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 17:12:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8370</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertanyaan: Mungkin bisa dijelaskan biografi syekh Aq Syamsuddin bin Hamzah, sang guru Muhammad Al-Fatih, yang dianggap sebagai salah satu ulama terbaik pada masanya? Jawabannya: Alhamdulillah. Nama lengkapnya adalah syekh Muhammad bin Hamzah bin Muhammad bin Muhammad Ar-Rūmi, Syamsuddin Al-Hanafi, yang dikenal sebagai nama Ibnul Fanari. Dia punya kontribusi penting terhadap ilmu-ilmu Islam. Dia memiliki pengetahuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8370-siapakah-ibnul-fanari-syamsuddin-bin-hamzah-ar-rumi-yang-merupakan-guru-muhammad-al-fatih.html">Siapakah Ibnul Fanari Syamsuddin bin Hamzah Ar-Rumi yang Merupakan Guru Muhammad  Al-Fatih?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h3><strong>Pertanyaan:</strong></h3>



<p>Mungkin bisa dijelaskan biografi syekh Aq Syamsuddin bin Hamzah, sang guru Muhammad Al-Fatih, yang dianggap sebagai salah satu ulama terbaik pada masanya?</p>



<h3><strong>Jawabannya:</strong></h3>



<p>Alhamdulillah. Nama lengkapnya adalah syekh Muhammad bin Hamzah bin Muhammad bin Muhammad Ar-Rūmi, Syamsuddin Al-Hanafi, yang dikenal sebagai nama Ibnul Fanari. Dia punya kontribusi penting terhadap ilmu-ilmu Islam. Dia memiliki pengetahuan yang baik tentang bahasa Arab dan ilmu qiraah Al-Quran. Dia memiliki beberapa karya tulis dalam bidang tafsir, Ushul Fikih, disamping wawasannya di bidang kedokteran. Hanya saja, dia adalah seorang sufi dan mengidolakan&nbsp;</p>



<p>Ibnu ʿArabī Aṯ-Ṯāʾī —penulis kitab <em>Al-Fuṣuṣ </em>dan <em>Futuha</em>t, yang penuh dengan kalimat-kalimat kekufuran dan akidah H̱ulūl wa Ittiẖād (bahwa Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala membaur bersama makhluk dan menyatu dengan makhluk)— yang biografinya telah dibahas sebelumnya pada jawaban soal no. 7691. Dahulu dia (Ibnul Fanarī) membacakan kitab <em>Al-Fusus</em> dan menjelaskannya kepada manusia.</p>



<p>Al-Hafiẓ Ibnu Hajar —Semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Merahmatinya— berkata bahwa ia lahir di bulan Safar 751 H. Dia mulai belajar di negerinya di bawah bimbingan Al-ʿAllāmah ʿAlāʾuddīn yang dikenal dengan nama Al-Aswad, pensyarah kitab <em>Al-Mughni</em>. Dia juga belajar dari Al-Kamāl Muhammad bin Muhammad Al-Maʿarrī dan Al-Jamāl Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Aqṣaraʾī, dan selain mereka.&nbsp;</p>



<p>Dia mendedikasikan hidupnya untuk ilmu dan mengembara ke daerah-daerah di Mesir pada 778 H saat dia berusia dua puluh tahun. Di sana dia belajar kepada syekh Akmaluddīn dan lain-lain. Kemudian dia kembali wilayah Rūm (daerah Anatolia, pent.) dan menjadi hakim di Burṣā untuk beberapa lama. Kemudian dia dipindahkan ke kota Konya dan menetap di sana. Ketika terjadi peperangan antara Ibnu Qarmān dan Ibnu Utsman di mana Ibnu Qarmān mengalami kekalahan.&nbsp;</p>



<p>Lalu Ibnu Utsman menjadikan syekh Syamsuddīn ini orang kepercayaannya dan mengangkatnya sebagai penanggung jawab peradilan kerajaannya dan mengangkat kedudukannya di sisinya. Di sisinya, dia mencapai puncak karirnya dan menjadi setingkat wazir hingga namanya tersohor dan keutamaannya tersebar.</p>



<p>Dia adalah orang yang sangat berwibawa dan sering berbagi dan berderma. Hanya saja, dia dikritik karena menyukai Ibnul ʿArabī dan mengajarkan kitab <em>Al-Fuṣūṣ</em> dan menyetujuinya. Ketika dia datang ke Kairo, dia tidak menunjukkan semua itu. Dia melakukan haji pada tahun 822 H.&nbsp;</p>



<p>Sepulang haji, Al-Mu&#8217;ayyid memanggilnya, maka dia kembali Kairo dan bertemu dengan orang-orang terkemuka di sana. Tidak nampak sama sekali darinya tentang tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepadanya, karena beberapa orang yang peduli terhadapnya menasihatinya untuk tidak membicarakan hal-hal tersebut, sehingga dia bisa bergabung bersama tokoh-tokoh terkemuka pada zaman tersebut.&nbsp; Mereka berdiskusi dan berdialog dengannya hingga mereka mengakui keutamaannya.&nbsp;</p>



<p>Setelah itu dia kembali ke Al-Quds untuk menziarahinya lalu dia pulang ke kampung halamannya. Dia sangat menguasai ilmu qiraah Al-Quran, bahasa Arab, dan makna-makna bahasa Arab, serta memiliki kontribusi dalam banyak bidang ilmu pengetahuan. Kemudian dia pergi haji pada tahun 833 H melalui jalur Antiokhia. Sepulang perjalanan, dia meninggal di tanah kelahirannya di bulan Rajab. Dia pernah mengalami pembengkakan di matanya hingga membuatnya buta, bahkan ada yang mengatakan bahwa dia buta kemudian Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Mengembalikan penglihatannya. Maka dari itu, dia melakukan haji terakhirnya ini sebagai rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Selesai kutipan dari Inbā&#8217;ul Ghumar fī Abna&#8217;il ʿAmri (3/ 464).</p>



<p>Diriwayatkan bahwa Sultan Turki Ustmani, Muhammad Khan, sang penakluk Konstantinopel, dahulu sangat menghormati dan memuliakannya. Penulis kitab <em>Asy-Syaqāʾiq An-Nuʿmāniyyah fī ʿUlamāʾ Ad-Daulah Al-ʿUtsmāniyyah</em> (hal. 140) mengatakan bahwa sultan Muhamad Khan suatu ketika datang ke tenda Syekh ketika dia sedang berbaring. Dia sama sekali tidak berdiri untuk menyambutnya. Sultan Muhammad Khan lantas mencium tangan Syekh dan berkata, &#8220;Aku datang kepadamu karena aku membutuhkan sesuatu darimu.&#8221; Dia berkata, &#8220;Ada perlu apa?&#8221; Dia berkata, &#8220;Saya ingin khalwat di tempatmu selama beberapa hari.&#8221; Syekh berkata, &#8220;Tidak!&#8221; Dia mengulangi permintaannya beberapa kali, tapi dia terus berkata, &#8220;Tidak!&#8221;</p>



<p>Syekh berkata, &#8220;Jika Anda mulai berkhalwat, Anda akan merasakan kelezatan yang membuat kerajaan ini tidak bernilai di mata Anda sehingga rusak segala urusannya, yang dengan demikian Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala akan Murka kepada kita. Tujuan khalwat adalah menegakkan keadilan, maka lakukan ini dan itu saja —lalu dia menyampaikan beberapa nasihat yang menurutnya sesuai. Sultan Muhammad Khan berdiri dan berpamitan sementara Syekh masih berbaring seperti sedia kala. Ketika Sultan Muhammad Khan keluar, dia berkata kepada Ibnu Waliyyuddīn, &#8220;Syekh sama sekali tidak berdiri untukku,”—dia menunjukkan kekesalannya karena perlakuan itu. Ibnu Waliyyuddīn berkata, &#8220;Syekh melihat ada kesombongan dalam diri Anda karena penaklukan ini yang tidak dapat dicapai oleh penguasa-penguasa besar sekalipun. Syekh adalah seorang pendidik, maka dia ingin menghilangkan kesombongan tersebut dari dalam diri Anda.&#8221; Selesai kutipan.</p>



<p>Bughyatu Ar-Ruʿāh (1/97) dan Syadzarāt Adz-Dzahab (9/304). Dia meninggal pada tahun 834 H sebagaimana tersebut dalam kitab <em>Al-A&#8217;lām</em> karya Az-Zarkali (6/110). Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Yang lebih Mengetahui.</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://islamqa.info/ar/answers/240396/ترجمة-الشيخ-محمد-بن-حمزة-الرومي-،-المعروف-بابن-الفَنَري">https://islamqa.info/ar/answers/240396/ترجمة-الشيخ-محمد-بن-حمزة-الرومي-،-المعروف-بابن-الفَنَري</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/16r2KzUOATCvQMZHMdUgx51F64Vly-0zc/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8370-siapakah-ibnul-fanari-syamsuddin-bin-hamzah-ar-rumi-yang-merupakan-guru-muhammad-al-fatih.html">Siapakah Ibnul Fanari Syamsuddin bin Hamzah Ar-Rumi yang Merupakan Guru Muhammad  Al-Fatih?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apakah para sahabat berpuasa saat perang Badar?</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8367-apakah-para-sahabat-berpuasa-saat-perang-badar.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 14:05:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertanyaan: Apakah para sahabat berpuasa saat Perang Badar dan kapan mulai diwajibkan puasa Ramadan? Jawabannya: Pertama, puasa Ramadan diwajibkan pada tahun kedua Hijriah. Jadi, Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam sempat berpuasa selama sembilan kali Ramadan. (Lihat fatwa no. 37649). وروى مسلم (1120) عن أبي سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : &#8221; سَافَرْنَا مَعَ رَسُولِ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8367-apakah-para-sahabat-berpuasa-saat-perang-badar.html">Apakah para sahabat berpuasa saat perang Badar?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>



<p>Apakah para sahabat berpuasa saat Perang Badar dan kapan mulai diwajibkan puasa Ramadan?</p>



<p><strong>Jawabannya:</strong></p>



<p>Pertama, puasa Ramadan diwajibkan pada tahun kedua Hijriah. Jadi, Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam sempat berpuasa selama sembilan kali Ramadan. (Lihat fatwa no. 37649).</p>



<div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وروى مسلم (1120) عن أبي سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : &#8221; سَافَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى مَكَّةَ وَنَحْنُ صِيَامٌ ، فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (إِنَّكُمْ قَدْ دَنَوْتُمْ مِنْ عَدُوِّكُمْ، وَالْفِطْرُ أَقْوَى لَكُمْ ) فَكَانَتْ رُخْصَةً، فَمِنَّا مَنْ صَامَ ، وَمِنَّا مَنْ أَفْطَرَ، ثُمَّ نَزَلْنَا مَنْزِلًا آخَرَ، فَقَالَ: ( إِنَّكُمْ مُصَبِّحُو عَدُوِّكُمْ، وَالْفِطْرُ أَقْوَى لَكُمْ، فَأَفْطِرُوا) وَكَانَتْ عَزْمَةً ، فَأَفْطَرْنَا &#8220;.</p></div></p>



<p>Kedua, Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam dahulu memerintahkan para sahabat beliau —Semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Meridai mereka— untuk tidak berpuasa ketika mereka sudah dekat dengan musuh mereka agar kuat dalam perang, karena makan ketika hendak bertemu musuh adalah salah satu sebab kekuatan.&nbsp;</p>



<p>Imam Muslim (1120) meriwayatkan bahwa Abu Sa&#8217;id Al-Khudri —Semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Meridainya— berkata, &#8220;Kami bersafar dengan Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam ke Makkah dalam keadaan berpuasa. Lalu kami singgah di suatu tempat kemudian Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, &#8216;Kalian sudah mendekati musuh kalian, dan tidak berpuasa itu lebih kuat bagi kalian.&#8217; Itu adalah keringanan, sehingga sebagian kami ada yang berpuasa dan ada sebagian lagi yang tidak. Kemudian kami singgah di tempat lain dan Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, &#8216;Pagi ini kalian akan menghadapi musuh kalian, dan tidak berpuasa itu lebih kuat bagi kalian, maka batalkan puasa kalian.&#8217; Itu adalah perintah, maka kami batalkan puasa kami.&#8221;</p>



<div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>روى الترمذي (714) ، وأحمد (140) من طريق ابْن لَهِيعَةَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ مَعْمَرِ بْنِ أَبِي حَبِيبَةَ عَنْ ابْنِ المُسَيِّبِ ، أَنَّهُ سَأَلَهُ عَنِ الصَّوْمِ فِي السَّفَرِ، فَحَدَّثَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الخَطَّابِ قَالَ: &#8221; غَزَوْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَتَيْنِ فِي رَمَضَانَ: يَوْمَ بَدْرٍ، وَالفَتْحِ، فَأَفْطَرْنَا فِيهِمَا &#8221; . وضعفه الألباني في &#8220;ضعيف الترمذي&#8221; . ولكن جوّد إسناده الحافظ ابن كثير رحمه الله في &#8220;مسند الفاروق&#8221; (1/279)</p></div></p>



<p>Ketiga, At-Tirmidzi (714) dan Ahmad (140) meriwayatkan dari jalur Ibnu Lahīʿah dari Yazid bin Abu Habib, dari Ma&#8217;mar bin Abu Habibah, dari Ibnul Musayyib, bahwa dia pernah bertanya tentang puasa saat safar kemudian dia meriwayatkan bahwa Umar bin Khattab berkata, &#8220;Kami dua kali berperang bersama Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam saat bulan Ramadan, yakni Perang Badar dan saat penaklukan kota Makkah, sedangkan kami tidak berpuasa dalam dua perang tersebut.&#8221; Hadis ini digolongkan lemah&nbsp; oleh Al-Albani dalam Ḏaʿīf At-Tirmidzī. Namun sanadnya dianggap bagus oleh Al-H̱āfiẓ Ibnu Katsir —Semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Merahmatinya— dalam <em>Musnad Al-Fārūq</em> (1/279).</p>



<p>Para Muẖaqqiq kitab <em>Al-Musnad</em> berkata bahwa hadis ini kuat. Abdullah bin Lahīʿah buruk hafalannya, tetapi Qutaibah bin Sa&#8217;id juga meriwayatkan hadis ini darinya. Riwayat Qutaibah darinya baik dan diakui dan Sa&#8217;id bin Al-Musayyib mendengar dari Umar. Menurut pendapat orang-orang yang mengatakan bahwa dia tidak mendengar darinya, maka riwayat ini adalah riwayat Mursal yang sahih. Abu Thalib berkata, &#8220;Aku berkata kepada Ahmad bin Hanbal, &#8216;Apakah riwayat Sa&#8217;id dari Umar bisa dijadikan hujah?&#8217; Dia berkata, &#8216;Bagi kami, bisa dijadikan hujah. Dia bertemu Umar dan mendengar darinya. Jika Said tidak mendapatkan riwayat dari Umar, lalu siapa lagi yang menerimanya?'&#8221; Selesai kutipan.&nbsp; Hadis ini juga dihasankan oleh Mulā Ali Al-Qārī dalam <em>Syarah Musnad Abu Hanifah </em>(1/399).</p>



<p>Al-H̱āfiẓ Ibnu Rajab al-Hanbali —Semoga Allah Merahmatinya— menegaskan hal tersebut dengan mengatakan, &#8220;Puasa Ramadan diwajibkan bagi beliau di tahun kedua Hijriah, yang menjadi Ramadan pertama bagi beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam dan kaum Muslimin. Kemudian Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam pergi untuk menghadang kafilah Quraisy yang datang dari Negeri Syam menuju Madinah, di hari Sabtu pada malam tanggal 12 Ramadan. Beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam tidak berpuasa saat dalam perjalanan ke sana. Ibnul Musayyib berkata bahwa Umar berkata, &#8216;Kami dua kali berperang bersama Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam saat bulan Ramadan, yakni di Perang Badar dan saat penaklukan kota Makkah, sedangkan kami tidak berpuasa dalam dua perang tersebut.&#8221; Selesai kutipan dari Laṯā&#8217;if Al-Ma&#8217;ārif (Halaman 177).&nbsp;</p>



<p>Jadi, pendapat yang lebih kuat bahwa para sahabat —Semoga Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Meridainya— tidak puasa ketika mereka berangkat untuk menghadapi musuh di Perang Badar, karena itu akan lebih membantu mereka dalam jihad melawan musuh. Lihat juga pertanyaan no. 12641. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala Yang lebih Mengetahui.</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://islamqa.info/ar/answers/233339/هل-صام-الصحابة-رضي-الله-عنهم-يوم-بدر">https://islamqa.info/ar/answers/233339/هل-صام-الصحابة-رضي-الله-عنهم-يوم-بدر</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1u5MAelm3T1gmMIymjZR6Ee6scEFwEZwl/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8367-apakah-para-sahabat-berpuasa-saat-perang-badar.html">Apakah para sahabat berpuasa saat perang Badar?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8367</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yufid Kids Ada untuk Anak-Anak Kita, Ayo Dukung Tim Yufid Kids!</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8361-yufid-kids-ada-untuk-anak-anak-kita-ayo-dukung-tim-yufid-kids.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 10:18:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum, Sahabat Yufid! Di balik setiap video Yufid Kids, ada misi besar: Mengapa kami memproduksinya? Jawabannya sederhana: agar anak-anak Muslim punya konten video yang membawa pesan-pesan Islam. Insya Allah, kami hati-hati memilih topik &#38; bahasa agar aman dan mendidik, dengan pengawasan dari tim berlatar belakang pendidikan. Setiap frame visual &#38; kalimat dirancang supaya mudah dicerna, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8361-yufid-kids-ada-untuk-anak-anak-kita-ayo-dukung-tim-yufid-kids.html">Yufid Kids Ada untuk Anak-Anak Kita, Ayo Dukung Tim Yufid Kids!</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Assalamualaikum, Sahabat Yufid! Di balik setiap video Yufid Kids, ada misi besar: Mengapa kami memproduksinya?</p>



<p>Jawabannya sederhana: agar anak-anak Muslim punya konten video yang membawa pesan-pesan Islam.</p>



<p>Insya Allah, kami hati-hati memilih topik &amp; bahasa agar aman dan mendidik, dengan pengawasan dari tim berlatar belakang pendidikan.</p>



<p>Setiap frame visual &amp; kalimat dirancang supaya mudah dicerna, tanpa overstimulasi. Alhamdulillah, semuanya kami sediakan gratis dan mudah diakses di YouTube.</p>



<p>Yuk, bareng-bareng jaga misi ini! Proses produksi Yufid Kids SANGAT butuh dukungan dari Sahabat Yufid.</p>



<p>Baarokallaahu fiikum. Siapa nih yang mau ikut berkontribusi?</p>



<p>BSI: 7086882242<br>(a.n. YAYASAN YUFID NETWORK)<br>Catatan transfer: Yufid Kids</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="616" height="770" src="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?resize=616%2C770&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-8362" srcset="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?resize=819%2C1024&amp;ssl=1 819w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?resize=240%2C300&amp;ssl=1 240w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?resize=768%2C960&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?resize=816%2C1020&amp;ssl=1 816w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-35-36.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w" sizes="(max-width: 616px) 100vw, 616px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="616" height="770" src="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?resize=616%2C770&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-8363" srcset="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?resize=819%2C1024&amp;ssl=1 819w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?resize=240%2C300&amp;ssl=1 240w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?resize=768%2C960&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?resize=816%2C1020&amp;ssl=1 816w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-03.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w" sizes="(max-width: 616px) 100vw, 616px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="616" height="616" src="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=616%2C616&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-8364" srcset="https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=1024%2C1024&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=768%2C768&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=88%2C88&amp;ssl=1 88w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?resize=816%2C816&amp;ssl=1 816w, https://i0.wp.com/kisahmuslim.com/wp-content/uploads/2025/12/photo_2025-12-12_13-36-08.jpg?w=1080&amp;ssl=1 1080w" sizes="(max-width: 616px) 100vw, 616px" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8361-yufid-kids-ada-untuk-anak-anak-kita-ayo-dukung-tim-yufid-kids.html">Yufid Kids Ada untuk Anak-Anak Kita, Ayo Dukung Tim Yufid Kids!</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8361</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laporan Produksi Yufid Bulan Oktober 2025</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8358-laporan-produksi-yufid-bulan-oktober-2025.html</link>
					<comments>https://kisahmuslim.com/8358-laporan-produksi-yufid-bulan-oktober-2025.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yufid Network]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 07:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8358</guid>

					<description><![CDATA[<p>Laporan Produksi Yufid Bulan Oktober 2025 Bismillahirrohmanirrohim… Yayasan Yufid Network telah berkontribusi selama 16 tahun dalam menyediakan konten pendidikan dan dakwah Islam secara gratis melalui berbagai platform, termasuk channel YouTube seperti Yufid.TV, Yufid EDU, dan Yufid Kids yang telah memproduksi 23.769 video dengan total 6.846.244 subscribers. Yufid juga mengelola situs website dan telah mempublikasikan 10.110 artikel yang tersebar di berbagai platform. Melalui laporan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8358-laporan-produksi-yufid-bulan-oktober-2025.html">Laporan Produksi Yufid Bulan Oktober 2025</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="entry-header section-inner">
<h1 class="entry-title"><strong style="font-size: inherit; font-family: Lato, Helvetica, sans-serif;">Laporan Produksi Yufid Bulan Oktober 2025</strong></h1>
</header>
<div class="entry-content section-inner">
<p><strong><em>Bismillahirrohmanirrohim…</em></strong></p>
<p><strong>Yayasan Yufid Network</strong> telah berkontribusi selama <strong>16 tahun</strong> dalam menyediakan konten pendidikan dan dakwah Islam secara gratis melalui berbagai platform, termasuk channel YouTube seperti Yufid.TV, Yufid EDU, dan Yufid Kids yang telah memproduksi <strong>23.769 video</strong> dengan total <strong>6.846.244 subscribers</strong>. Yufid juga mengelola situs website dan telah mempublikasikan <strong>10.110 artikel </strong>yang tersebar di berbagai platform.</p>
<p>Melalui laporan produktivitas ini, Yufid berusaha memberikan transparansi terhadap projek dan perkembangan tim, memperkuat keterlibatan pemirsa Yufid dan membangun wadah kreativitas bersama untuk penyebaran dakwah Islam.</p>
<p>Yufid telah menjadi kekuatan signifikan dalam memberikan akses luas kepada pengetahuan dan informasi dakwah Islam, mencapai lebih dari <strong>934.816.874 views</strong> di platform YouTube. Dengan komitmen pada misi <strong><em>non-profit</em></strong> kami, Yufid terus memberikan dampak positif dan berusaha untuk terus berkembang sembari mempertahankan transparansi dan keterlibatan pemirsa yang kuat.</p>
<ol class="wp-block-list">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufid"><strong>Channel YouTube YUFID.TV</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-525" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Video Yufid.TV: 19.656 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 4.191.935 subscribers</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 738.531.480 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 111 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video Oktober 2025: 126 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video Oktober 2025: 2.922.110 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video Oktober 2025: 293.583 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers Oktober 2025: +6.752</strong></li>
</ul>
<p class="has-text-color has-link-color wp-elements-e1b18926db1b235e6756fd8c843e3271"><strong><em>Selama bulan Oktober 2025 tim Yufid menyiarkan 136 video live.</em></strong></p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufidedu"><strong>Channel YouTube YUFID EDU</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-528" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-3.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-3.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-3-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-3-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-3-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Video Yufid Edu: 3.135 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 333.360</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 22.974.356 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 22 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video Oktober 2025: 48 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video Oktober 2025: 173.683 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video Oktober 2025: 9.676 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers Oktober 2025: +1.569</strong></li>
</ul>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufidkids"><strong>Channel YouTube YUFID KIDS</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-529" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-4.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-4.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-4-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-4-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-4-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Video Yufid Kids: 94 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 542.951</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 169.347.512 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 1 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video Oktober 2025: 1 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video Oktober 2025: 1.843.506 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video Oktober 2025: 101.463 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers Oktober 2025: +5.299</strong></li>
</ul>
<p>Untuk memproduksi video Yufid Kids membutuhkan waktu yang lebih panjang dan pekerjaan yang lebih kompleks, namun sejak awal produksi hingga video dipublikasikan tim tetap bekerja setiap harinya.</p>
<ol class="wp-block-list" start="4">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/channel/UCY17jHxhMDhFhBYKNr7aCew"><strong>Channel YouTube Dunia Mengaji </strong></a></li>
</ol>
<p>Channel Dunia Mengaji adalah untuk menampung video-video yang secara kualitas pengambilan gambar dan kualitas gambar jauh di bawah standar Yufid.TV, agar konten dakwah tetap bisa dinikmati oleh pemirsa.</p>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Video: 272</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 5.015</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 480.239 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 3 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video Oktober 2025: 925 views</strong></li>
<li><strong>Jam Tayang Video Oktober 2025: 119 Jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers Oktober 2025: 0</strong></li>
</ul>
<ol class="wp-block-list" start="5">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/channel/UCLFxhG3-8bloS720P9YXKcQ"><strong>Channel YouTube العلم نور </strong></a></li>
</ol>
<p>Channel “Al-’Ilmu Nuurun” ini merupakan wadah yang berisi ceramah singkat maupun kajian-kajian panjang dari Masyayikh dari Timur Tengah seperti Syaikh Sulaiman Ar-Ruhayli, Syaikh Utsman Al-Khomis, Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al Badr hafidzahumullah dan masih banyak yang lainnya yang full menggunakan bahasa Arab. Cocok disimak para pemirsa Yufid.TV yang sudah menguasai bahasa Arab serta ingin belajar bersama guru-guru kita para alim ulama dari Saudi dan sekitarnya.</p>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Video: 612</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 57.800</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 3.485.429 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 8 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video Oktober 2025: 0 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video Oktober 2025: 31.349 views</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers Oktober 2025: +200</strong></li>
</ul>
<ol class="wp-block-list" start="6">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.instagram.com/yufid.tv/"><strong>Instagram Yufid TV</strong></a><strong> </strong><strong>&amp; </strong><a href="https://www.instagram.com/yufid/"><strong>Instagram Yufid Network</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-530" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-5.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-5.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-5-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-5-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-5-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p class="has-normal-font-size"><strong>Instagram Yufid.TV</strong></p>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Konten: 4.768 Postingan</strong></li>
<li><strong>Total Pengikut: 1.194.228 followers</strong></li>
<li><strong>Konten Bulan Oktober 2025: 66</strong></li>
<li><strong>Views Konten Oktober: 3.117.302 views</strong></li>
<li><strong>Rata-Rata Produksi: 47 konten/bulan</strong></li>
<li><strong>Penambahan Followers Oktober 2025: +8.568</strong></li>
</ul>
<p class="has-normal-font-size"><strong>Instagram Yufid Network</strong></p>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Total Konten: 4.679 Postingan</strong></li>
<li><strong>Total Pengikut: 520.955</strong></li>
<li><strong>Konten Bulan Oktober 2025: 66</strong></li>
<li><strong>Views Konten Oktober: 22.496 views</strong></li>
<li><strong>Rata-Rata Produksi: 47 konten/bulan</strong></li>
<li><strong>Penambahan Followers Oktober 2025: +3.932</strong></li>
</ul>
<p>Pertama kali Yufid memanfaatkan media instagram memiliki nama Yufid Network yaitu sejak tahun <strong>2013</strong>, sebelum akhirnya di buatlah akun Yufid.TV pada tahun 2015 agar lebih dikenal seiring dengan berkembangnya channel YouTube Yufid.TV.</p>
<ol class="wp-block-list" start="7">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/watch?v=mLTlvtoUNmU&amp;list=PLUuYlj8dcEXZU0Z7PGucI33uo1AMSQP3Q"><strong>Video Nasehat Ulama</strong></a></li>
</ol>
<p>Salah satu <em>project</em> yang dikerjakan oleh tim Yufid.TV yaitu video Nasehat Ulama. Video pendek namun penuh dengan faedah berisi penggalan-penggalan nasehat serta jawaban dari pertanyaan kaum muslimin yang disampaikan ulama-ulama terkemuka.</p>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-527" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-2.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-2.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-2-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-2-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-2-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong><em>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan Oktober 2025, konten Nasehat Ulama di channel YouTube Yufid.TV telah mempublikasikan 22 video.</em></strong></figcaption></figure>
<p>Nasehat Ulama juga membuat konten baru dengan konsep berbeda dengan tetap mengambil penggalan-penggalan nasehat para masyaikh berbahasa Arab dalam bentuk shorts YouTube dan reels Instagram.</p>
<ol class="wp-block-list" start="8">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/watch?v=5FyTelGBQS0&amp;list=PLUuYlj8dcEXaFEv8b1UfMFtiIhGNtWSQ-"><strong>Video Motion Graphic</strong></a><strong> &amp; </strong><a href="https://www.youtube.com/@YufidKids"><strong>Yufid Kids</strong></a></li>
</ol>
<p><em>Project</em> unggulan lainnya dari Yufid.TV yaitu pembuatan video animasi <em>motion graphic</em> dan video Yufid Kids. <em>Project</em> <em>motion graphic</em> Yufid.TV memproduksi video-video berkualitas yang memadukan antara pemilihan tema yang tepat berupa potongan-potongan nasehat dari para ustadz atau ceramah-ceramah pendek yang diilustrasikan dalam bentuk animasi yang menarik. Sedangkan video Yufid Kids mengemas materi-materi pendidikan untuk anak yang disajikan dengan gambar animasi anak sehingga membuat anak-anak kita lebih bersemangat dalam mempelajarinya.</p>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-526" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-1.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" srcset="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-1.png?resize=616%2C462&#038;ssl=1 1024w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-1-300x225.png 300w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-1-768x576.png 768w, https://yufid.org/wp-content/uploads/2025/11/image-1-600x450.png 600w" alt="" width="616" height="462" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><strong>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan Oktober 2025, konten Motion Graphics di channel YouTube Yufid.TV telah mempublikasikan 7 video.</strong></em></figcaption></figure>
<p>Untuk memproduksi video Motion Graphic dan Yufid Kids membutuhkan waktu yang lebih panjang dan pekerjaan yang lebih kompleks, namun sejak awal produksi hingga video dipublikasikan tim tetap bekerja setiap harinya.</p>
<ol class="wp-block-list" start="9">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://konsultasisyariah.com/"><strong>Website KonsultasiSyariah.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KonsultasiSyariah.com merupakan sebuah website yang menyajikan berbagai tanya jawab seputar permasalahan agama dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan kasus dan jawaban dipaparkan secara jelas dan ilmiah, berdasarkan dalil Al-Quran dan As-Sunnah serta keterangan para ulama. Hingga saat ini, website tersebut telah menuliskan <strong>5.153 artikel</strong> yang berisi materi-materi permasalahan agama yang telah dijawab oleh para asatidz. Artikel dalam website KonsultasiSyariah.com juga kami tuangkan ke dalam bentuk audio visual dengan teknik <em>typography</em> dan dibantu oleh pengisi suara<strong> (</strong><strong><em>voice over</em></strong><strong>)</strong> yang telah memproduksi <strong>2.025 audio</strong> dan rata-rata menghasilkan <strong>23 audio per bulan</strong> yang siap dimasukkan ke dalam<em> project</em> video <a href="https://www.youtube.com/watch?v=lKu7Pk8RXXs&amp;list=PLUuYlj8dcEXb5T7VppKzM1fBiegXgj5Aj">Poster Dakwah Yufid.TV</a>.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025, </strong>website KonsultasiSyariah.com telah mempublikasikan <strong>12 artikel.</strong></p>
<ol class="wp-block-list" start="10">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://kisahmuslim.com/"><strong>Website KisahMuslim.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KisahMuslim.com berisi kumpulan kisah para Nabi dan Rasul, kisah para sahabat Nabi, kisah orang-orang shalih terdahulu, biografi ulama, dan berbagai kisah yang penuh hikmah. Dalam website tersebut sudah ada <strong>1.141 artikel</strong> yang banyak kita ambil pelajarannya.</p>
<p>Artikel dalam website KisahMuslim.com juga kami tuangkan ke dalam bentuk Audio Visual dengan teknik <em>typography</em> serta ilustrasi yang menarik dengan dibantu oleh pengisi suara<strong> (</strong><strong><em>voice over</em></strong><strong>)</strong> yang telah memproduksi <strong>730 audio</strong> dan rata-rata menghasilkan <strong>16 audio per bulan</strong> yang siap dimasukkan ke dalam<em> project</em> video <a href="https://www.youtube.com/playlist?list=PLUuYlj8dcEXY02pNNu5uqy2KAEE8uxIWN">Kisah Muslim Yufid.TV</a>.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025, </strong>website KisahMuslim.com telah mempublikasikan <strong>2</strong><strong> artikel</strong>.</p>
<ol class="wp-block-list" start="11">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://khotbahjumat.com/"><strong>Website KhotbahJumat.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KhotbahJumat.com berisi materi-materi khutbah yang bisa kita gunakan untuk mengisi khotbah pada ibadah shalat Jumat, terdapat <strong>1.310 artikel</strong> hingga saat ini, yang sangat bermanfaat untuk para khatib dan da’i yang mengisi khutbah jumat.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025, </strong>website KhotbahJumat.com telah mempublikasikan <strong>6 artikel</strong>.</p>
<ol class="wp-block-list" start="12">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://pengusahamuslim.com/"><strong>Website PengusahaMuslim.com</strong></a></li>
</ol>
<p>PengusahaMuslim.com merupakan sebuah website yang mengupas seluk beluk dunia usaha dan bisnis guna membantu terbentuknya pengusaha muslim baik secara ekonomi maupun agamanya, yang pada akhirnya menjadi kesatuan kuat dalam memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dan memajukan perekonomian Indonesia. Terdapat <strong>2.508 artikel</strong> dalam website tersebut yang dapat membantu Anda menjadi seorang pengusaha yang sukses, tidak hanya di dunia, namun kesuksesan tersebut abadi hingga ke negeri akhirat.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025, </strong>website PengusahaMuslim.com telah mempublikasikan <strong>2 artikel</strong>.</p>
<p class="has-text-color has-link-color wp-elements-328b45cb9e83cee996d7b9ffcbe353b7"><strong>*Tim artikel Yufid yang terdiri dari penulis, penerjemah, editor, dan admin website menyiapkan konten untuk seluruh website yang dikelola oleh Yufid secara bergantian.</strong></p>
<ol class="wp-block-list" start="13">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://kajian.net/"><strong>Website Kajian.net</strong></a></li>
</ol>
<p>Kajian.net adalah situs koleksi audio ceramah berbahasa Indonesia terlengkap dari ustadz-ustadz Ahlussunnah wal Jamaah, audio bacaan doa dan hadits berformat mp3, serta <em>software</em> islami dan e-Book kitab-kitab para ulama besar.</p>
<p>Total audio yang tersedia dalam website kajian.net yaitu <strong>34.566 file mp3</strong> dengan total ukuran <strong>487 Gb</strong> dan pada bulan <strong>Oktober 2025 </strong>ini telah mempublikasikan <strong>529 file mp3</strong>.</p>
<p>Website Kajian.net bercita-cita sebagai gudang podcast kumpulan audio MP3 ceramah terlengkap yang dapat di <em>download</em> secara gratis dengan harapan dapat memudahkan Anda belajar hukum agama Islam dan aqidah Islam yang benar berdasarkan Al-Quran dan Sunnah yang sesuai dengan pemahaman salafush sholeh. Kami juga rutin meng<em>upload</em> audio MP3 seluruh kajian Yufid ke platform SoundCloud, Anda dapat mengaksesnya melalui <a href="https://soundcloud.com/kajiannet">https://soundcloud.com/kajiannet</a>, yang pada <strong>bulan Oktober 2025</strong> ini saja telah didengarkan <strong>18.475 kali</strong> dan telah di <em>download</em> sebanyak <strong>122 file audio</strong>.</p>
<ol class="wp-block-list" start="14">
<li class="has-large-font-size"><strong> Project Terjemahan</strong></li>
</ol>
<p><em>Project</em> ini bertujuan menerjemahkan konten dakwah, baik itu artikel, buku, dan ceramah para ulama. Konten dakwah yang aslinya berbahasa Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kemudian, konten yang sudah diterjemahkan tersebut diolah kembali menjadi konten video, mp3, e-book, dan artikel di website. Sejak memulai <em>project</em> ini pada tahun 2018, tim penerjemah Yufid telah menerjemahkan <strong>4.534.984 kata </strong>dengan rata-rata produksi per bulan <strong>53.352 kata</strong>.</p>
<p>Dalam 1 bulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025, </strong>project terjemahan ini telah menerjemahkan <strong>45.357 kata</strong>.</p>
<ol class="wp-block-list" start="15">
<li class="has-large-font-size"><strong> Perekaman Artikel Menjadi Audio</strong></li>
</ol>
<p>Program ini adalah merekam seluruh artikel yang dipublikasikan di website-website Yufid seperti KonsultasiSyariah.com, PengusahaMuslim.com dan KisahMuslim.com ke dalam bentuk audio. Program ini bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin mengakses konten dakwah dalam bentuk audio, terutama bagi mereka yang sibuk sehingga tidak ada kesempatan untuk membaca artikel. Mereka dapat mendengarkan audio yang sudah Yufid rekam sambil mereka beraktivitas, semisal di kendaraan, sambil bekerja, berolahraga, dan lain-lain.</p>
<p>Total artikel yang sudah direkam dalam format audio sejak pertama dimulai program ini tahun 2017 yaitu <strong>2.767 artikel </strong>dengan total durasi audio <strong>264 jam</strong> dengan rata-rata perekaman <strong>28 artikel</strong> per bulan.</p>
<p>Dalam 1 bulan terakhir yaitu bulan <strong>Oktober 2025</strong>, perekaman audio yang telah diproduksi yaitu<strong> 20 artikel</strong>.</p>
<ol class="wp-block-list" start="16">
<li class="has-large-font-size"><strong> Pengelolaan Server</strong></li>
</ol>
<p>Yufid mengelola tujuh server yang di dalamnya berisi website-website dakwah, ada server khusus untuk website Yufid, website yang telah dijelaskan pada point-point diatas hanya sebagian kecil dari website yang kami kelola, yaitu bertotal <strong>29 website</strong> dalam satu server tersebut. Selain itu terdapat juga website para ulama yang diletakkan di server yang berbeda dari server Yufid, ada pula website-website dakwah, streaming radio dll. Dari ketujuh server yang Yufid kelola kurang lebih terdapat <strong>107 website</strong> yang masih aktif hingga saat ini.</p>
<p>Demikian telah kami sampaikan laporan produksi Yufid Network pada bulan Oktober 2025.</p>
<p><em>Wallahu a’lam</em>… <em>Washallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in</em>, <em>walhamdulillahi rabbil ‘alamin</em>.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8358-laporan-produksi-yufid-bulan-oktober-2025.html">Laporan Produksi Yufid Bulan Oktober 2025</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kisahmuslim.com/8358-laporan-produksi-yufid-bulan-oktober-2025.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laporan Produksi Yufid Bulan September 2025</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8337-laporan-produksi-yufid-bulan-september-2025.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yufid Network]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 03:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Laporan Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8337</guid>

					<description><![CDATA[<p>Laporan Produksi Yufid Bulan September 2025 Bismillahirrohmanirrohim… Yayasan Yufid Network telah berkontribusi selama 15 tahun dalam menyediakan konten pendidikan dan dakwah Islam secara gratis melalui berbagai platform, termasuk channel YouTube seperti Yufid.TV, Yufid EDU, dan Yufid Kids yang telah memproduksi 23.594 video dengan total 6.829.119 subscribers. Yufid juga mengelola situs website dan telah mempublikasikan 10.089 artikel yang tersebar di berbagai platform. Melalui laporan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8337-laporan-produksi-yufid-bulan-september-2025.html">Laporan Produksi Yufid Bulan September 2025</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="has-large-font-size"><strong>Laporan Produksi Yufid Bulan September 2025</strong></p>
<p><strong><em>Bismillahirrohmanirrohim…</em></strong></p>
<p><strong>Yayasan Yufid Network</strong> telah berkontribusi selama <strong>15 tahun</strong> dalam menyediakan konten pendidikan dan dakwah Islam secara gratis melalui berbagai platform, termasuk channel YouTube seperti Yufid.TV, Yufid EDU, dan Yufid Kids yang telah memproduksi <strong>23.594 video</strong> dengan total <strong>6.829.119 subscribers</strong>. Yufid juga mengelola situs website dan telah mempublikasikan <strong>10.089 artikel </strong>yang tersebar di berbagai platform.</p>
<p>Melalui laporan produktivitas ini, Yufid berusaha memberikan transparansi terhadap projek dan perkembangan tim, memperkuat keterlibatan pemirsa Yufid dan membangun wadah kreativitas bersama untuk penyebaran dakwah Islam.</p>
<p>Yufid telah menjadi kekuatan signifikan dalam memberikan akses luas kepada pengetahuan dan informasi dakwah Islam, mencapai lebih dari <strong>929.039.785 views</strong> di platform YouTube. Dengan komitmen pada misi <strong><em>non-profit</em></strong> kami, Yufid terus memberikan dampak positif dan berusaha untuk terus berkembang sembari mempertahankan transparansi dan keterlibatan pemirsa yang kuat.</p>
<ol>
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufid"><strong>Channel YouTube YUFID.TV</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-516" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul>
<li><strong>Total Video Yufid.TV: 19.530 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 4.185.784 subscribers</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 735.202.178 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 111 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video September 2025: 101 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video September 2025: 2.514.561 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video September 2025: 265.554 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers September 2025: +5.610</strong></li>
</ul>
<p><strong>Selama bulan September 2025 tim Yufid menyiarkan 129 video live.</strong></p>
<ol start="2">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufidedu"><strong>Channel YouTube YUFID EDU</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-518" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image-2.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul>
<li><strong>Total Video Yufid Edu: 3.087 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 331.751</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 22.790.706 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 21 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video September 2025: 36 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video September 2025: 182.814 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video September 2025: 10.179 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers September 2025: +1.789</strong></li>
</ul>
<ol start="3">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/yufidkids"><strong>Channel YouTube YUFID KIDS</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-520" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image-4.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /></figure>
<ul>
<li><strong>Total Video Yufid Kids: 93 video</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 537.479</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 167.125.647 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 1 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video September 2025: 2 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video September 2025: 1.761.781 views</strong></li>
<li><strong>Waktu Tayang Video September 2025: 87.615 jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers September 2025: +3.297</strong></li>
</ul>
<p>Untuk memproduksi video Yufid Kids membutuhkan waktu yang lebih panjang dan pekerjaan yang lebih kompleks, namun sejak awal produksi hingga video dipublikasikan tim tetap bekerja setiap harinya.</p>
<ol start="4">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/channel/UCY17jHxhMDhFhBYKNr7aCew"><strong>Channel YouTube Dunia Mengaji </strong></a></li>
</ol>
<p>Channel Dunia Mengaji adalah untuk menampung video-video yang secara kualitas pengambilan gambar dan kualitas gambar jauh di bawah standar Yufid.TV, agar konten dakwah tetap bisa dinikmati oleh pemirsa.</p>
<ul>
<li><strong>Total Video: 272</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 5.001</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 478.097 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 3 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video September 2025: 898 views</strong></li>
<li><strong>Jam Tayang Video September 2025: 153 Jam</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers September 2025: 7</strong></li>
</ul>
<ol start="5">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/channel/UCLFxhG3-8bloS720P9YXKcQ"><strong>Channel YouTube العلم نور </strong></a></li>
</ol>
<p>Channel “Al-’Ilmu Nuurun” ini merupakan wadah yang berisi ceramah singkat maupun kajian-kajian panjang dari Masyayikh dari Timur Tengah seperti Syaikh Sulaiman Ar-Ruhayli, Syaikh Utsman Al-Khomis, Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al Badr hafidzahumullah dan masih banyak yang lainnya yang full menggunakan bahasa Arab. Cocok disimak para pemirsa Yufid.TV yang sudah menguasai bahasa Arab serta ingin belajar bersama guru-guru kita para alim ulama dari Saudi dan sekitarnya.</p>
<ul>
<li><strong>Total Video: 612</strong></li>
<li><strong>Total Subscribers: 57.200</strong></li>
<li><strong>Total Tayangan Video: 3.443.157 views</strong></li>
<li><strong>Rata-rata Produksi Per Bulan: 8 video</strong></li>
<li><strong>Produksi Video September 2025: 0 video</strong></li>
<li><strong>Tayangan Video September 2025: 32.464 views</strong></li>
<li><strong>Penambahan Subscribers September 2025: +300</strong></li>
</ul>
<ol start="6">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.instagram.com/yufid.tv/"><strong>Instagram Yufid TV</strong></a><strong> </strong><strong>&amp; </strong><a href="https://www.instagram.com/yufid/"><strong>Instagram Yufid Network</strong></a></li>
</ol>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-519" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image-3.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /></figure>
<p><strong>Instagram Yufid.TV</strong></p>
<ul>
<li><strong>Total Konten: 4.691 Postingan</strong></li>
<li><strong>Total Pengikut: 1.192.222 followers</strong></li>
<li><strong>Konten Bulan September 2025: 50</strong></li>
<li><strong>Views Konten September: 2.192.195 views</strong></li>
<li><strong>Rata-Rata Produksi: 47 konten/bulan</strong></li>
<li><strong>Penambahan Followers September 2025: +8.373</strong></li>
</ul>
<p><strong>Instagram Yufid Network</strong></p>
<ul>
<li><strong>Total Konten: 4.603 Postingan</strong></li>
<li><strong>Total Pengikut: 519.682</strong></li>
<li><strong>Konten Bulan September 2025: 50</strong></li>
<li><strong>Views Konten September: 19.353 views</strong></li>
<li><strong>Rata-Rata Produksi: 47 konten/bulan</strong></li>
<li><strong>Penambahan Followers September 2025: +3.286</strong></li>
</ul>
<p>Pertama kali Yufid memanfaatkan media instagram memiliki nama Yufid Network yaitu sejak tahun <strong>2013</strong>, sebelum akhirnya di buatlah akun Yufid.TV pada tahun 2015 agar lebih dikenal seiring dengan berkembangnya channel YouTube Yufid.TV.</p>
<ol start="7">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/watch?v=mLTlvtoUNmU&amp;list=PLUuYlj8dcEXZU0Z7PGucI33uo1AMSQP3Q"><strong>Video Nasehat Ulama</strong></a></li>
</ol>
<p>Salah satu <em>project</em> yang dikerjakan oleh tim Yufid.TV yaitu video Nasehat Ulama. Video pendek namun penuh dengan faedah berisi penggalan-penggalan nasehat serta jawaban dari pertanyaan kaum muslimin yang disampaikan ulama-ulama terkemuka.</p>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-521" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image-5.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025</strong>, konten Nasehat Ulama di channel YouTube Yufid.TV telah mempublikasikan <strong>25 video</strong>.</em></figcaption></figure>
<p>Nasehat Ulama juga membuat konten baru dengan konsep berbeda dengan tetap mengambil penggalan-penggalan nasehat para masyaikh berbahasa Arab dalam bentuk shorts YouTube dan reels Instagram.</p>
<ol start="8">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://www.youtube.com/watch?v=5FyTelGBQS0&amp;list=PLUuYlj8dcEXaFEv8b1UfMFtiIhGNtWSQ-"><strong>Video Motion Graphic</strong></a><strong> &amp; </strong><a href="https://www.youtube.com/@YufidKids"><strong>Yufid Kids</strong></a></li>
</ol>
<p><em>Project</em> unggulan lainnya dari Yufid.TV yaitu pembuatan video animasi <em>motion graphic</em> dan video Yufid Kids. <em>Project</em> <em>motion graphic</em> Yufid.TV memproduksi video-video berkualitas yang memadukan antara pemilihan tema yang tepat berupa potongan-potongan nasehat dari para ustadz atau ceramah-ceramah pendek yang diilustrasikan dalam bentuk animasi yang menarik. Sedangkan video Yufid Kids mengemas materi-materi pendidikan untuk anak yang disajikan dengan gambar animasi anak sehingga membuat anak-anak kita lebih bersemangat dalam mempelajarinya.</p>
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" class="wp-image-517" src="https://i0.wp.com/yufid.org/wp-content/uploads/2025/10/image-1.png?w=616&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025</strong>, konten Motion Graphics di channel YouTube Yufid.TV telah mempublikasikan <strong>3 video</strong>.</em></figcaption></figure>
<p>Untuk memproduksi video Motion Graphic dan Yufid Kids membutuhkan waktu yang lebih panjang dan pekerjaan yang lebih kompleks, namun sejak awal produksi hingga video dipublikasikan tim tetap bekerja setiap harinya.</p>
<ol start="9">
<li class="has-large-font-size"><a href="https://konsultasisyariah.com/"><strong>Website KonsultasiSyariah.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KonsultasiSyariah.com merupakan sebuah website yang menyajikan berbagai tanya jawab seputar permasalahan agama dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan kasus dan jawaban dipaparkan secara jelas dan ilmiah, berdasarkan dalil Al-Quran dan As-Sunnah serta keterangan para ulama. Hingga saat ini, website tersebut telah menuliskan <strong>5.141 artikel</strong> yang berisi materi-materi permasalahan agama yang telah dijawab oleh para asatidz. Artikel dalam website KonsultasiSyariah.com juga kami tuangkan ke dalam bentuk audio visual dengan teknik <em>typography</em> dan dibantu oleh pengisi suara<strong> (</strong><strong><em>voice over</em></strong><strong>)</strong> yang telah memproduksi <strong>2.025 audio</strong> dan rata-rata menghasilkan <strong>23 audio per bulan</strong> yang siap dimasukkan ke dalam<em> project</em> video <a href="https://www.youtube.com/watch?v=lKu7Pk8RXXs&amp;list=PLUuYlj8dcEXb5T7VppKzM1fBiegXgj5Aj">Poster Dakwah Yufid.TV</a>.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025, </strong>website KonsultasiSyariah.com telah mempublikasikan <strong>8 artikel.</strong></p>
<ol start="10">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://kisahmuslim.com/"><strong>Website KisahMuslim.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KisahMuslim.com berisi kumpulan kisah para Nabi dan Rasul, kisah para sahabat Nabi, kisah orang-orang shalih terdahulu, biografi ulama, dan berbagai kisah yang penuh hikmah. Dalam website tersebut sudah ada <strong>1.139 artikel</strong> yang banyak kita ambil pelajarannya.</p>
<p>Artikel dalam website KisahMuslim.com juga kami tuangkan ke dalam bentuk Audio Visual dengan teknik <em>typography</em> serta ilustrasi yang menarik dengan dibantu oleh pengisi suara<strong> (</strong><strong><em>voice over</em></strong><strong>)</strong> yang telah memproduksi <strong>710 audio</strong> dan rata-rata menghasilkan <strong>16 audio per bulan</strong> yang siap dimasukkan ke dalam<em> project</em> video <a href="https://www.youtube.com/playlist?list=PLUuYlj8dcEXY02pNNu5uqy2KAEE8uxIWN">Kisah Muslim Yufid.TV</a>.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025, </strong>website KisahMuslim.com telah mempublikasikan <strong>3 artikel</strong>.</p>
<ol start="11">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://khotbahjumat.com/"><strong>Website KhotbahJumat.com</strong></a></li>
</ol>
<p>KhotbahJumat.com berisi materi-materi khutbah yang bisa kita gunakan untuk mengisi khotbah pada ibadah shalat Jumat, terdapat <strong>1.304 artikel</strong> hingga saat ini, yang sangat bermanfaat untuk para khatib dan da’i yang mengisi khutbah jumat.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025, </strong>website KhotbahJumat.com telah mempublikasikan <strong>2 artikel</strong>.</p>
<ol start="12">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://pengusahamuslim.com/"><strong>Website PengusahaMuslim.com</strong></a></li>
</ol>
<p>PengusahaMuslim.com merupakan sebuah website yang mengupas seluk beluk dunia usaha dan bisnis guna membantu terbentuknya pengusaha muslim baik secara ekonomi maupun agamanya, yang pada akhirnya menjadi kesatuan kuat dalam memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dan memajukan perekonomian Indonesia. Terdapat <strong>2.506 artikel</strong> dalam website tersebut yang dapat membantu Anda menjadi seorang pengusaha yang sukses, tidak hanya di dunia, namun kesuksesan tersebut abadi hingga ke negeri akhirat.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025, </strong>website PengusahaMuslim.com telah mempublikasikan <strong>1 artikel</strong>.</p>
<p><strong>*Tim artikel Yufid yang terdiri dari penulis, penerjemah, editor, dan admin website menyiapkan konten untuk seluruh website yang dikelola oleh Yufid secara bergantian.</strong></p>
<ol start="13">
<li class="has-large-font-size"><strong> </strong><a href="https://kajian.net/"><strong>Website Kajian.net</strong></a></li>
</ol>
<p>Kajian.net adalah situs koleksi audio ceramah berbahasa Indonesia terlengkap dari ustadz-ustadz Ahlussunnah wal Jamaah, audio bacaan doa dan hadits berformat mp3, serta <em>software</em> islami dan e-Book kitab-kitab para ulama besar.</p>
<p>Total audio yang tersedia dalam website kajian.net yaitu <strong>34.566 file mp3</strong> dengan total ukuran <strong>487 Gb</strong> dan pada bulan <strong>September 2025 </strong>ini telah mempublikasikan <strong>529 file mp3</strong>.</p>
<p>Website Kajian.net bercita-cita sebagai gudang podcast kumpulan audio MP3 ceramah terlengkap yang dapat di <em>download</em> secara gratis dengan harapan dapat memudahkan Anda belajar hukum agama Islam dan aqidah Islam yang benar berdasarkan Al-Quran dan Sunnah yang sesuai dengan pemahaman salafush sholeh. Kami juga rutin meng<em>upload</em> audio MP3 seluruh kajian Yufid ke platform SoundCloud, Anda dapat mengaksesnya melalui <a href="https://soundcloud.com/kajiannet">https://soundcloud.com/kajiannet</a>, yang pada <strong>bulan September 2025</strong> ini saja telah didengarkan <strong>14.837 kali</strong> dan telah di <em>download</em> sebanyak <strong>190 file audio</strong>.</p>
<ol start="14">
<li class="has-large-font-size"><strong> Project Terjemahan</strong></li>
</ol>
<p><em>Project</em> ini bertujuan menerjemahkan konten dakwah, baik itu artikel, buku, dan ceramah para ulama. Konten dakwah yang aslinya berbahasa Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kemudian, konten yang sudah diterjemahkan tersebut diolah kembali menjadi konten video, mp3, e-book, dan artikel di website. Sejak memulai <em>project</em> ini pada tahun 2018, tim penerjemah Yufid telah menerjemahkan <strong>4.489.627 kata </strong>dengan rata-rata produksi per bulan <strong>53.447 kata</strong>.</p>
<p>Dalam 1 bulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025, </strong>project terjemahan ini telah menerjemahkan <strong>49.019 kata</strong>.</p>
<ol start="15">
<li class="has-large-font-size"><strong> Perekaman Artikel Menjadi Audio</strong></li>
</ol>
<p>Program ini adalah merekam seluruh artikel yang dipublikasikan di website-website Yufid seperti KonsultasiSyariah.com, PengusahaMuslim.com dan KisahMuslim.com ke dalam bentuk audio. Program ini bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin mengakses konten dakwah dalam bentuk audio, terutama bagi mereka yang sibuk sehingga tidak ada kesempatan untuk membaca artikel. Mereka dapat mendengarkan audio yang sudah Yufid rekam sambil mereka beraktivitas, semisal di kendaraan, sambil bekerja, berolahraga, dan lain-lain.</p>
<p>Total artikel yang sudah direkam dalam format audio sejak pertama dimulai program ini tahun 2017 yaitu <strong>2.761 artikel </strong>dengan total durasi audio <strong>262 jam</strong> dengan rata-rata perekaman <strong>28 artikel</strong> per bulan.</p>
<p>Dalam 1 bulan terakhir yaitu bulan <strong>September 2025</strong>, perekaman audio yang telah diproduksi yaitu<strong> 18 artikel</strong>.</p>
<ol start="16">
<li class="has-large-font-size"><strong> Pengelolaan Server</strong></li>
</ol>
<p>Yufid mengelola tujuh server yang di dalamnya berisi website-website dakwah, ada server khusus untuk website Yufid, website yang telah dijelaskan pada point-point diatas hanya sebagian kecil dari website yang kami kelola, yaitu bertotal <strong>29 website</strong> dalam satu server tersebut. Selain itu terdapat juga website para ulama yang diletakkan di server yang berbeda dari server Yufid, ada pula website-website dakwah, streaming radio dll. Dari ketujuh server yang Yufid kelola kurang lebih terdapat <strong>107 website</strong> yang masih aktif hingga saat ini.</p>
<p>Demikian telah kami sampaikan laporan produksi Yufid Network pada bulan September 2025.</p>
<p><em>Wallahu a’lam</em>… <em>Washallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in</em>, <em>walhamdulillahi rabbil ‘alamin</em>.</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8337-laporan-produksi-yufid-bulan-september-2025.html">Laporan Produksi Yufid Bulan September 2025</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Bakti Para Ulama pada Orang Tua Mereka</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8332-kisah-bakti-para-ulama-pada-orang-tua-mereka.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 13:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Sahabat Nabi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8332</guid>

					<description><![CDATA[<p>صور من برِّ أهل العلم بوالديهم Oleh:&#160; Fahd bin Abdul Aziz Abdullah asy-Syuwairikh فهد بن عبدالعزيز عبدالله الشويرخ الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.. أما بعد: فبر الوالدين من أفضل القربات إلى الله، وأحبِّ الأعمال إليه، فعن عبدالله ابن مسعود رضي الله عنه قال: سألتُ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8332-kisah-bakti-para-ulama-pada-orang-tua-mereka.html">Kisah Bakti Para Ulama pada Orang Tua Mereka</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p><strong>صور من برِّ أهل العلم بوالديهم</strong></p></div></p>



<p><strong>Oleh:&nbsp;</strong></p>



<p><strong>Fahd bin Abdul Aziz Abdullah asy-Syuwairikh</strong></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p><strong>فهد بن عبدالعزيز عبدالله الشويرخ</strong></p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.. أما بعد:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فبر الوالدين من أفضل القربات إلى الله، وأحبِّ الأعمال إليه، فعن عبدالله ابن مسعود رضي الله عنه قال: سألتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم: أيُّ العمل أحبُّ إلى الله؟ قال: (الصلاة على وقتها) قلتُ: ثم أي؟ قال: (بر الوالدين) قلتُ: ثم أي؟ قال: (الجهاد في سبيل الله) [متفق عليه].</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وبر الوالدين كان وصفاً لأولياء الله، وعلى رأسهم: أنبياء الله ورسله عليهم السلام، قال الله جل جلاله عن نبيه عيسى عليه السلام: ﴿ وَبَرًّا بِوَالِدَتِي ﴾ [سورة مريم/ 32].</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وقال الله سبحانه وتعالى عن نبيه يحيى بن زكريا عليه السلام: ﴿ وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ ﴾ [سورة مريم/ 14].</p></div></p>



<p>Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, Tuhan semesta alam. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, dan kepada keluarga dan seluruh sahabat beliau. Amma ba’du:</p>



<p>Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu ibadah terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah dan amalan yang paling Dia cintai. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, ‘Amalan apa yang paling Allah cintai?’ Beliau menjawab, ‘Shalat di awal waktunya.’ Aku bertanya lagi, ‘Lalu apa?’ Beliau menjawab, ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Aku lalu bertanya lagi, ‘Lalu apa?’ Beliau menjawab, ‘Berjihad di jalan Allah.’” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).</p>



<p>Bakti kepada kedua orang tua merupakan sifat para kekasih Allah, terutama para nabi dan rasul Alaihimussalam. Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman tentang Nabi Isa Alaihissalam:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وَبَرًّا بِوَالِدَتِي</p></div></p>



<p>“dan berbakti kepada ibuku.” (QS. Maryam: 32). </p>



<p>Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala juga berfirman tentang Nabi Yahya bin Zakaria Alaihissalam:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ</p></div></p>



<p>“dan berbakti kepada kedua ibu-bapaknya.” (QS. Maryam: 14).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ومن أولياء الله أهل العلم، الذين ضربوا بسهم وافر في برهم بوالديهم، في صور متعددة، قد يعجب البعض منها، لكن إذا علم العبد أن أولئك الصفوة يبتغون رضا الله الكريم، ورضاه سبحانه وتعالى مقرون برضا الوالدين، زال عجبه.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>لقد ذكر في كتب السير والتراجم، صور من برهم بوالديهم، يسّر الله جمع شيءٍ منها، أسأل أن ينفع بها جامعها وقارئها وناشرها، إنه سميع مجيب.</p></div></p>



<p>Di antara para kekasih Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala itu adalah para ulama yang membuat contoh besar dalam berbakti kepada kedua orang tua mereka dalam berbagai kisah. Mungkin sebagian orang akan takjub dengan kisah-kisah itu, tapi apabila seorang hamba mengetahui bahwa orang-orang terbaik itu mengejar keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, sedangkan keridhaan-Nya tergantung pada keridhaan kedua orang tua, maka ketakjubannya akan sirna.</p>



<p>Disebutkan dalam banyak buku sejarah dan biografi kisah-kisah kebaktian mereka kepada orang tua mereka, dan sebagiannya dapat dihimpun. Saya memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala agar itu dapat berguna bagi penyusunnya, pembacanya, dan penerbitnya, sungguh Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ترك الرحلة لطلب العلم إرضاءً للوالدة:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فالحافظ أحمد بن علي بن مسلم رحمه الله، استأذن أمه في الرحلة إلى الإمام قتيبة، فلم تأذن له، فلما ماتت رحل إليه، فوجده قد مات، وكانوا يعزونه على هذا، فقال: هذا ثمرة العلم، إني اخترت رضا الوالدة.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وبندار بن بشار بن عثمان بن كيسان رحمه الله يقول: أردت الخروج &#8211; يعني الرحلة &#8211; فمنعتني أمي فأطعتها فبورك لي فيه.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>والإمام ابن عساكر رحمه الله، صاحب تاريخ دمشق، سئل عن تأخره عن الرحلة إلى أصبهان فقال: استأذنت أمي في الرحلة إليها فما أذنت.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Berhenti dari perjalanan penuntut ilmu demi keridhaan ibu</strong></p>



<p>Al-Hafizh Ahmad bin Ali bin Muslim Rahimahullah pernah meminta izin ibunya untuk melakukan perjalanan menuntut ilmu kepada Imam Qutaibah, tapi, ibunya tidak mengizinkan. Setelah ibunya wafat, barulah beliau pergi menemui sang Imam, tapi ternyata beliau juga sudah wafat. Orang-orang menghiburnya atas kejadian ini, lalu dia berkata, “Inilah buah dari ilmu, aku lebih mengutamakan keridhaan ibu.”</p>



<p>Bandar bin Basyar bin Utsman bin Kaisan Rahimahullah menceritakan, “Aku pernah ingin pergi melakukan perjalanan mencari ilmu, tetapi ibuku melarangku, dan aku pun menaati beliau, sehingga aku mendapat keberkahan ilmu.”</p>



<p>Imam Ibnu Asakir Rahimahullah, penulis kitab <em>Tarikh Dimasyq</em> pernah ditanya tentang keterlambatannya dalam memulai perjalanan ke Isfahan, dan beliau menjawab, “Aku meminta izin kepada ibuku untuk melakukan perjalanan ke sana, tapi beliau tidak mengizinkan.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>أعتق رقبتين لأنه علا صوته على صوت والدته:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الإمام ابن عون رحمه الله، نادته أمه، فأجابها، فعلا صوته صوتها، فأعتق رقبتين.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Memerdekakan dua budak karena telah meninggikan suara pada ibunya</strong></p>



<p>Imam bin Aun Aahimahullah pernah dipanggil oleh ibunya, dan beliau menjawab panggilan itu dengan meninggikan suara. Kemudian beliau segera memerdekakan dua budak.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>لا يفعل شيئاً وهو في الستين من عمره إلا برضا والدته:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشيخ علي الجراعي رحمه الله، كان مطيعاً لوالدته، لا يفعل شيئاً وهو بالستين سنة حتى يشاورها ولا يروح موضعاً إلا بإذنها ويخدمها خدمة بليغة.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Tidak melakukan sesuatu – meskipun sudah berusia 60 tahun – kecuali dengan keridhaan ibunya</strong></p>



<p>Syaikh Ali al-Jara’I Rahimahullah adalah orang yang sangat patuh kepada ibunya. Beliau tidak akan melakukan sesuatu – meskipun sudah berusia 60 tahun – hingga meminta pendapat ibunya dulu, beliau juga tidak akan pergi ke suatu tempat kecuali dengan izin ibunya. Beliau memberi pelayanan yang luar biasa kepada ibunya.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يتولى جميع شؤون جدته:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشيخ إبراهيم بن عبدالرحمن بن عبدالعزيز الحصين رحمه الله، كان باراً بجدته، حيث كان يتولى جميع شؤونها، من إعانتها على الأكل والشرب، وكان إذا أراد الصعود بها إلى سطح المنزل، يقوم برش الماء في السطح، لتلطيف الهواء لها، ويحملها بيديه، وعندما توفيت بكى، فلما سئل عن سبب بكائه؟ مع أنه كان باراً بها أحسن البرّ، قال: كان البرُّ بها باباً من أبواب الجنة، فلما ماتت أغلق ذلك الباب.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Mengurus segala kebutuhan nenek</strong></p>



<p>Syaikh Ibrahim bin Abdurrahman bin Abdul Aziz Al-Hashin Rahimahullah adalah orang yang sangat berbakti kepada neneknya. Beliau mengurus segala kebutuhannya, seperti&nbsp; menyuapi makan dan minum, apabila ingin membawanya naik ke teras atas, beliau menyiram teras dulu dengan air agar udaranya sejuk, lalu membopongnya naik. Ketika sang nenek wafat, beliau menangis, dan ketika ditanya sebab tangisannya, meskipun beliau telah berbakti dengan sebaik-baiknya kepadanya, beliau menjawab, “Kebaktian kepada nenek adalah salah satu pintu surga, saat beliau wafat, telah tertutup pintu itu.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يحمل والدته لقضاء حاجتها:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشيخ حمود بن عبدالله التويجري رحمه الله، كان باراً بأمه، فقد كان يحملها لمكان قضاء حاجتها، ولما ألمَّ بها المرض، أصبح ينام معها في غرفتها، ليؤنسها بعد استئذان أهله، وقد استمرَّ مرضها سنتين رحمها الله.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Menggendong ibu ke tempat buang hajat</strong></p>



<p>Syaikh Hamud bin Abdullah At-Tuwaijiri Rahimahullah adalah orang yang berbakti kepada ibunya. Beliau menggendong ibunya ke tempat buang hajat. Ketika penyakit ibunya semakin parah, beliau tidur bersamanya di kamarnya untuk menjaganya setelah meminta izin istrinya. Penyakit ibunya berlangsung selama dua tahun.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ترك قيادة السيارة مع تمكنه من ذلك إرضاءً لوالدته:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشيخ عبدالرحمن عبدالله الفريان رحمه الله، طلبت منه والدته وحلفت عليه بأن يترك قيادة السيارة مع أنه حاصل على رخصة للقيادة ويتقن القيادة إلا أنها رحمها الله خشيت عليه أن يصيبه مكروه فالتزم رغبتها طوال حياته مع أنها شاقة جداً عليه.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Tidak mengemudikan mobil demi mendapatkan ridha ibunya</strong></p>



<p>Syaikh Abdurrahman Abdullah Al-Firyan Rahimahullah pernah diminta ibunya – bahkan dengan bersumpah – agar tidak mengemudikan mobil, meskipun beliau telah memiliki surat izin mengemudi dan mahir melakukannya, hanya saja ibunya khawatir beliau mengalami hal buruk. Beliaupun memenuhi permintaan ibunya ini sepanjang hidup beliau, meskipun terasa sangat berat bagi beliau.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يوصل والدته للحرم بنفسه حتى بعد أن أصبح وزيراً:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشيخ حسن بن عبدالله حسن آل الشيخ رحمه الله، كان باراً بوالدته، وكان يوصلها للحرم بنفسه، حتى بعد ما صار وزيراً، وتوفيت رحمها الله، ورأسها على يده اليسرى.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Mengantar ibunya ke Masjidil Haram sendiri, meskipun sudah menjadi menteri</strong></p>



<p>Syaikh Hasan bin Abdullah Hasan Alu Asy-Syaikh Rahimahullah juga orang yang sangat berbakti kepada ibunya. Beliau tetap mengantar sendiri ibunya ke Masjidil Haram, bahkan saat beliau sudah menjadi Menteri. Ibu beliau wafat dalam keadaan kepalanya berpangku pada tangan kiri beliau.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يترك الدرس ليخدم ويبرَّ والده:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الإمام عبدالجليل بن أبي المواهب بن عبدالباقي رحمه الله، كان كثير البر بوالده، وشوهد مراراً، إذا كان في درسه، ومرَّ عليه والده، يقوم من الدرس، ويأخذ مداس والده منه، ويمشي خلفه، بأدب، وسكينة، وكان والده يحبه كثيراً، ويحترمه، ويدعو له، لما كان عليه من البر، وملازمة الطاعات، وكف اللسان عن اللغو.</p></div></p>



<p class="has-large-font-size"><strong>Meninggalkan pelajaran untuk mengurus dan berbakti kepada ayahnya</strong></p>



<p>Imam Abdul Jalil bin Abi Al-Mawahib bin Abdul Baqi Rahimahullah adalah orang yang sangat berbakti kepada ayahnya. Berkali-kali terlihat ketika beliau sedang dalam kajian, lalu ayahnya lewat, beliau berdiri dari kajian dan mengikuti jejak jalannya dari belakang dengan penuh adab dan ketenangan. Ayahnya sangat mencintai, menghormati, dan mendoakannya, karena beliau sangat berbakti kepadanya, selalu taat, dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak perlu.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>إن هذه الصور دعوة عملية للاقتداء بأولئك، فمن بر بوالديه فليبشر بالجنان، فعن عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (نمتُ فرأيتني في الجنة، فسمعت صوت قارئ يقرأ، فقلتُ:من هذا؟ قالوا:حارثة بن النعمان، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم كذاك البرُّ كذاك البرُّ وكان أبرَّ الناس بأمه) [أخرجه أحمد]</p></div></p>



<p>Kisah-kisah ini merupakan dakwah aplikatif agar kita mencontoh mereka. Siapa yang berbakti kepada kedua orang tuanya, maka berbahagialah dengan surga. Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam:</p>



<p>“Aku pernah tidur dan bermimpi sedang di dalam surga, lalu aku mendengar suara orang yang membaca, sehingga aku bertanya, ‘Siapa itu?’ Dan orang-orang menjawab, ‘Haritsah bin an-Nu’man!’” Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam lalu bersabda, “Demikianlah kebaktian! Demikianlah kebaktian!” Dan Haritsah adalah orang yang paling berbakti kepada ibunya. (HR. Ahmad).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ومن بر والديه فرج الله عنه الكرب، دليل ذلك حديث الثلاثة الذين خرجوا إلى البرية، فأخذهم المطر، فأووا إلى غار في جبل، فجاءت صخرة فسدت عليهم مدخل الغار، ولم يتمكنوا من الخروج، فقال بعضهم لبعض: انظروا إلى أفضل أعمال عملتموها فسلوا الله بها، لعله أن يفرج عنكم، فدعوا الله بصالح أعمالهم، فكان أحدهم باراً بوالديه، فدعا الله بذلك، ففرج الله عنهم، وتدحرجت الصخرة عن مخرج الكهف وخرجوا يمشون. [متفق عليه]</p></div></p>



<p>Siapa yang berbakti kepada kedua orang tua, Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala akan memberinya jalan keluar dari berbagai musibah. Dalilnya adalah hadits tentang kisah tiga orang yang pergi ke gurun. Mereka lalu kehujanan, sehingga mereka berteduh di dalam gua yang ada di suatu bukit. Kemudian ada batu besar yang longsor sehingga menutup bibir gua yang membuat mereka tidak dapat keluar. Salah satu dari mereka lalu berkata, “Ingatlah amalan terbaik yang pernah kalian lakukan, lalu mintalah kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala dengan wasilah amalan itu, semoga Allah memberi kalian jalan keluar. </p>



<p>Mereka lalu berdoa dengan wasilah amal saleh mereka. Salah satu dari mereka adalah orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, sehingga dia berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala dan bertawasul dengan amalan ini, dan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala kemudian memberi mereka jalan keluar, batu itu menggelinding dari bibir gua dan mereka dapat berjalan keluar. (Diriwayatkan Imam Al-Bukhari dan Muslim).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وهذه الصور كذلك دعوة لمن غلبه هواه وأغواه شيطانه، فقابل إحسان الوالدين بالإساءة، أن يتوب ويعود إلى رشده، فليس المحسن من يقابل الإحسان بالإحسان فتلك مكافأة بالمعروف، ولكنه من يقابل الإساءة بالإحسان، فكيف بمن يقابل الإحسان بالإساءة؟!</p></div></p>



<p>Contoh-contoh ini juga merupakan seruan bagi orang yang terkalahkan hawa nafsunya dan tertipu oleh setan, sehingga membalas kebaikan orang tua dengan keburukan, agar dia bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Orang yang baik tidak hanya yang membalas kebaikan dengan kebaikan, karena ini adalah balas budi, tapi orang baik adalah yang membalas keburukan dengan kebaikan. Namun, disebut apa orang yang membalas kebaikan dengan keburukan?!</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>إن مقابلة الإحسان بالإساءة، وعقوق الوالدين يدل على خبث الطبع، قال العلامة ابن الجوزي رحمه الله: غير خاف على عاقل لزوم حق المُنعم، ولا مُنعم بعد الحق سبحانه على العبد كالوالدين، فقد حملت الأم بحمله أثقالاً كثيرة، ولقيت وقت وضعه مزعجات مثيرة، وبالغت في تربيته وسهرت في مداراته، وأعرضت عن جميع شهواتها لمراداته، وقدمتها على نفسها في كل حال، وقد ضم الوالد إلى تسببه في إيجاده ومحبته بعد وجوده وشفقته في تربيته، الكسب له والإنفاق عليه، والعاقل يعرف حق المحسن ويجتهد في مكافأته، وجهل الإنسان بحقوق المنعِم من أخسّ صفاته، فإذا أضاف إلى جحد الحق المقابلة بسوء الأدب، دلّ على خُبث الطبع ولؤم الوضع وسُؤ المنقلب.</p></div></p>



<p>Membalas kebaikan dengan keburukan serta durhaka kepada orang tua menjadi bukti buruknya tabiat seseorang. Ibnu Al-Jauzi Rahimahullah berkata, “Bagi orang yang berakal, hak pemberi kenikmatan tidaklah samar, dan tidak ada pemberi kenikmatan – setelah Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala – kepada seseorang yang seperti kedua orang tua, ibu telah mengandungnya dengan banyak kesulitan, saat melahirkannya mengalami banyak kesakitan, mengerahkan usaha keras dalam mengasuhnya, rela begadang demi menenangkannya, mengorbankan segala keinginan diri sendiri demi memenuhi keinginannya, dan mendahulukan keinginan anak daripada keinginan sendiri dalam setiap kondisi. </p>



<p>Begitu juga dengan ayah yang menjadi sebab keberadaannya, mencurahkan kasih sayang setelah kehadirannya, bersikap lemah lembut dalam mengasuhnya, dan bekerja membanting tulang demi memenuhi nafkahnya. </p>



<p>Orang berakal pasti akan mengakui hak orang yang telah berbaik hati terhadapnya dan berusaha membalasnya. Kejahilan manusia terhadap hak-hak pemberi kenikmatan merupakan sifat paling tercelanya, dan apabila keburukan pengingkaran hak ditambah dengan balasan yang tanpa adab, maka ini menunjukkan buruknya tabiat, buruknya sikap, dan jeleknya balasannya.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فليحذر العاق من سوء المقلب، فمن عق والديه فقد عرض نفسه لسخط الله عليه، فعن عبدالله بن عمرو رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (رضا الله في رضا الوالدين، وسخط الله في سخط الوالدين) [أخرجه الترمذي] قال العلامة السعدي رحمه الله: هذا الحديث دليل على فضل بر الوالدين ووجوبه، وأنه سبب لرضا الله تعالى، وعلى التحذير من عقوق الوالدين وتحريمه، وأنه سبب لسخط الله.</p></div></p>



<p>Anak yang durhaka harus waspada dari buruknya balasan, karena siapa yang durhaka terhadap kedua orang tuanya, ia telah memaparkan dirinya pada kemurkaan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala. Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>رضا الله في رضا الوالدين، وسخط الله في سخط الوالدين</p></div></p>



<p>“Keridhaan Allah ada pada keridhaan kedua orang tua, dan kemurkaan Allah ada pada kemurkaan kedua orang tua.&#8221; (HR. at-Tirmidzi). </p>



<p>Syaikh As-Sa&#8217;di Rahimahullah berkata, &#8220;Hadits ini merupakan dalil atas keutamaan sekaligus kewajiban berbakti kepada kedua orang tua, sebab keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala, dan peringatan dan pengharaman durhaka kepada mereka, serta sebab kemurkaan Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>عقوق الوالدين كبيرة من كبائر الذنوب، نسأل الله السلامة والعافية، فعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال:سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم الكبائر فقال: (الشرك بالله وقتل النفس وعقوق الوالدين) [متفق عليه]</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>من عق والديه فلن ينفع غيره، فالبعد عنه والسلامة من صحبته، قال بعض الحكماء: لا تصادق عاقاً، فإنه لن يبرَّك وقد عقَّ من هو أوجب حقاً منك عليه.</p></div></p>



<p>Durhaka merupakan dosa besar. Kita memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala keselamatan darinya. Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah ditanya tentang dosa besar, lalu beliau menjawab:</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الشرك بالله وقتل النفس وعقوق الوالدين</p></div></p>



<p>“Menyekutukan Allah, membunuh manusia, dan durhaka terhadap kedua orang tua.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).</p>



<p>Siapa yang durhaka terhadap kedua orang tuanya, maka tidak akan mendatangkan manfaat bagi orang lain, dan yang terbaik dan mengandung keselamatan adalah menjauhi orang seperti itu. Ada orang bijak yang berkata, “Jangan berteman dengan anak durhaka, karena dia tidak akan berbuat baik kepadamu, karena dia telah durhaka terhadap orang yang lebih berhak untuk mendapat kebaikannya daripada kamu.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>يعق البعض والديه ثم يموتان وهما غير راضين عنه، ثم يندم على ذلك، سئل العلامة الشيخ محمد العثيمين: عن شخص توفي والداه، وهما غاضبان عليه، لأنه كان عاقاً لهما، فكان مما أجاب به رحمه الله: هذه القضية عبرة لمن اعتبر، تفيد أن الإنسان العاقل ينتهز الفرصة في القيام بما أوجب الله عليه، لئلا تفوته الفرصة، فقد كان بإمكان هذا السائل أن يكون باراً بوالديه قبل موتهما، ولكنه سوّف وأهمل، وفرط حتى فات الأوان، وانتقلا من الدنيا إلى الآخرة، ولكني أقول له: إن باب التوبة مفتوح، فإذا علم الله من عبده أنه قد ندم على ما صنع، واستغفر ربه، فإن الله تعالى يغفر له، ولا يترتب على فعله السابق شيء مما يكون في تركه وتضييعه، فلا إثم عليه ولا عقوبة.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>اللهم وفقنا للبر بوالدينا، ومنَّ بالهداية على من كان عاقاً بوالدية، ووفقه للإنابة والتوبة.</p></div></p>



<p>Ada sebagian orang yang durhaka terhadap kedua orang tua, kemudian mereka berdua meninggal dunia dalam keadaan tidak meridhai anaknya, dan akhirnya anak itu menyesali perbuatannya. Syaikh Muhammad Al-Utsaimin pernah ditanya tentang orang yang telah meninggal dunia kedua orang tuanya, dan mereka berdua dalam keadaan marah kepadanya karena kedurhakaannya. Kemudian Syaikh menjawab, “Masalah ini merupakan pelajaran bagi orang yang mau mengambil pelajaran. </p>



<p>Kisah ini memberi pelajaran bahwa seorang insan yang berakal harus memanfaatkan kesempatan untuk melaksanakan apa yang Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala wajibkan kepadanya, sebelum kesempatan itu hilang darinya. Orang yang bertanya ini mungkin baginya untuk menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya sebelum mereka wafat, tapi dia menunda, abai, dan lalai hingga kesempatan pun pergi, mereka berdua telah pergi dari dunia menuju akhirat. </p>



<p>Namun, saya sampaikan kepadanya bahwa pintu tobat masih terbuka. Apabila Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala mengetahui dari hamba-Nya penyesalan atas perbuatannya dan memohon ampun, maka Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala akan mengampuninya, dan perbuatannya yang telah lalu berupa kelalaian itu tidak menimbulkan masalah lagi baginya, tidak ada lagi dosa ataupun siksa yang menantinya.</p>



<p>Ya Allah, berikanlah kami taufik untuk berbakti kepada orang tua kami, karuniakanlah hidayah bagi orang yang durhaka kepada orang tuanya dan tuntunlah dia untuk bertobat.</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://www.alukah.net/sharia/0/126785/صور-من-بر-أهل-العلم-بوالديهم">https://www.alukah.net/sharia/0/126785/صور-من-بر-أهل-العلم-بوالديهم</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1gun7uTzGdNtSy4KOwualFDGf7f8ytEc0/view?usp=sharing">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8332-kisah-bakti-para-ulama-pada-orang-tua-mereka.html">Kisah Bakti Para Ulama pada Orang Tua Mereka</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8332</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apakah Nabi Memiliki Nama Lain Selain Muhammad?</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8316-apakah-nabi-memiliki-nama-lain-selain-muhammad.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 15:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8316</guid>

					<description><![CDATA[<p>السؤال: المستمع مجدي عبد الغني السيد من جمهورية مصر العربية يسأل ويقول: هل (يس) اسم من أسماء الرسول ﷺ أرجو إفادتي، وإفادتي عن بقية أسمائه، عليه أفضل الصلاة وأتم التسليم؟&#160; Pertanyaan: Seorang pendengar, Majdi Abdul Ghani As-Sayyid, dari Republik Arab Mesir bertanya dan berkata: &#8220;Apakah Yasin adalah salah satu nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam? [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8316-apakah-nabi-memiliki-nama-lain-selain-muhammad.html">Apakah Nabi Memiliki Nama Lain Selain Muhammad?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>السؤال:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>المستمع مجدي عبد الغني السيد من جمهورية مصر العربية يسأل ويقول: هل (يس) اسم من أسماء الرسول ﷺ أرجو إفادتي، وإفادتي عن بقية أسمائه، عليه أفضل الصلاة وأتم التسليم؟&nbsp;</p></div></p>



<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>



<p>Seorang pendengar, Majdi Abdul Ghani As-Sayyid, dari Republik Arab Mesir bertanya dan berkata: &#8220;Apakah Yasin adalah salah satu nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam? Mohon beri saya penjelasan dan juga penjelasan tentang nama-nama lain Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>الجواب:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>(يس) ليست من أسمائه ﷺ على الصحيح، وهكذا (طه) ليست من أسمائه، بعض الناس يظن ذلك، وليست من أسمائه لا (طه) ولا (يس) ولا غيرها من فواتح السور -عليه الصلاة والسلام- وإنما هي حروف مقطعة مثل: (الم) ومثل: (حم) ومثل: (المص) وأشباهها، كلها حروف مقطعة في أوائل السور، لله فيها الحكمة العظيمة -سبحانه وتعالى- وليست أسماء للنبي ﷺ ولكن يقال: سورة طه، سورة يس، سورة المص، سور حم كذا لا بأس.</p></div></p>



<p><strong>Jawaban:</strong></p>



<p>Yasin bukanlah salah satu dari nama Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam, —menurut pendapat yang tepat—. Demikian pula Taha bukan nama Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam. Sebagian orang menyangka demikian, padahal itu bukanlah salah satu dari nama beliau. </p>



<p>Taha tidak, Yasin tidak, dan tidak pula yang tersebut dalam pembukaan surat-surat lainnya, karena itu adalah H̱uruf Muqaṭṭaʿah (huruf-huruf yang terputus-putus), seperti Alif Lam-Mim, Hamim, Alif Lam-Mim Sad, dan yang semisalnya.&nbsp; </p>



<p>Semuanya adalah huruf muqaṭṭaʿah yang terletak di awal surah, yang mana Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memiliki hikmah yang agung di balik hal tersebut, namun bukan nama Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Adapun menyebut dengan Surah Taha, Surah Yasin, Surah Alif Lām-Mīm Ṣād, atau Surah H̱āmīm, maka tidaklah mengapa.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وأما أسماؤه فهي كثيرة -عليه الصلاة والسلام- لكن أشهرها محمد، وأحمد -عليه الصلاة والسلام- والماحي، والحاشر، والمقفي، كما جاء في الأحاديث، نبي التوبة، نبي الرحمة، نبي الملحمة، كل هذه من أسمائه -عليه الصلاة والسلام- وأشهرها محمد، وأحمد -عليه الصلاة والسلام- نعم.</p></div></p>



<p>Adapun nama-nama lain Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam ada banyak, namun yang paling terkenal&nbsp; adalah Muhammad, Ahmad, Al-Māẖī, Al-H̱āsyir, dan Al-Muqaffī, —sebagaimana yang disebutkan dalam banyak hadis—, Nabiyyu At-Taubah, Nabiyyu Ar-Raẖmah, dan Nabiyyu Al-Malẖamah. Semua ini adalah nama Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam namun yang paling ternama adalah Muhammad dan Ahmad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Demikian. (1)</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>(Al-Māẖī: orang yang menghapus kekufuran dan kesyirikan, Al-H̱āsyir: orang yang dibangkitkan lebih dulu, Al-Muqaffī: Nabi yang diutus paling akhir, Nabiyyu At-Taubah: Nabi yang sering bertobat, Nabiyyu Ar-Raẖmah: Nabi kasih sayang, dan Nabiyyu Al-Malẖamah: Nabi gemar berjihad., pent.)&nbsp;</li>
</ol>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://binbaz.org.sa/fatwas/14968/%D9%85%D8%A7-%D8%A7%D8%B3%D9%85%D8%A7%D8%A1-%D8%A7%D9%84%D9%86%D8%A8%D9%8A-%EF%B7%BA-%D9%88%D9%87%D9%84-%D9%8A%D8%B3-%D9%88%D8%B7%D9%87-%D9%85%D9%86%D9%87%D8%A7">https://binbaz.org.sa/ما أسماء النبي ﷺ؟ وهل (يس) و(طه) منها؟</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/drive/folders/119VEXzRdWw1QGuhUVycHUHnpzKYWlJ2y?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8316-apakah-nabi-memiliki-nama-lain-selain-muhammad.html">Apakah Nabi Memiliki Nama Lain Selain Muhammad?</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Musa Melawan Firaun</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8293-kisah-musa-melawan-firaun.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 12:36:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8293</guid>

					<description><![CDATA[<p>قصة موسى مع فرعون إنَّ من القصص العجيب الذي أعاده الله في القرآن وثنَّاه قصة موسى عليه السلام مع فرعون ، لكونها مشتملة على حكم عظيمة وعبر بالغة وعظات مؤثرة ، وفيها نبؤُه سبحانه مع المؤمنين والظالمين بإعزاز المؤمنين ونصرهم وإذلال الكافرين وخذلانهم { تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ (2) نَتْلُو عَلَيْكَ مِنْ نَبَإِ مُوسَى وَفِرْعَوْنَ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8293-kisah-musa-melawan-firaun.html">Kisah Musa Melawan Firaun</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<iframe loading="lazy" width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" allow="autoplay" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/soundcloud%253Atracks%253A2263480607&#038;color=2f4468&#038;hide_related=true&#038;show_artwork=false&#038;show_comments=false&#038;show_teaser=false&#038;show_user=false"></iframe>


<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p><strong>قصة موسى مع فرعون</strong></p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>إنَّ من القصص العجيب الذي أعاده الله في القرآن وثنَّاه قصة موسى عليه السلام مع فرعون ، لكونها مشتملة على حكم عظيمة وعبر بالغة وعظات مؤثرة ، وفيها نبؤُه سبحانه مع المؤمنين والظالمين بإعزاز المؤمنين ونصرهم وإذلال الكافرين وخذلانهم { تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ (2) نَتْلُو عَلَيْكَ مِنْ نَبَإِ مُوسَى وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (3) إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ} [القصص:2-4] .</p></div></p>



<p>Di antara kisah-kisah menakjubkan yang diulang-ulang oleh Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dalam Al-Quran adalah kisah Musa ʿAlaihis Salām melawan Firaun, karena kisah tersebut sarat dengan hikmah yang agung, pelajaran yang penting, nasihat yang mendalam, dan kabar-Nya Subhanahu wa Ta&#8217;ala tentang orang-orang beriman dengan orang-orang zalim serta bagaimana dimuliakan dan ditolongnya orang-orang beriman dan dihinakan dan diperdayanya orang-orang kafir. &#8220;Ini ayat-ayat Kitab (Al-Quran) yang jelas (dari Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala). </p>



<p>Kami Membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Firaun dengan sebenarnya untuk orang-orang yang beriman. Sungguh, Firaun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil) dengan menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Firaun) termasuk orang yang berbuat kerusakan.&#8221; (QS. Al-Qasas: 2-4).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ولما أراد الله جل وعلا إنقاذ هذا الشعب من ظلم فرعون وطغيانه وتكبره وعدوانه أجرى من الأسباب العظيمة ما لم يشعر به فرعون ولا أولياؤه ولا أعداؤه ، حيث أمر سبحانه أمَّ موسى عليه السلام أن تضع وليدها موسى في تابوت مغلق ثم تلقيه في اليم ، ووعدها تبارك وتعالى بحفظه وبشَّرها بأنه سيردُّه إليها وأنه سيكْبرُ ويسْلم من كيدهم ، وأنه سبحانه سيجعله من المرسلين</p></div></p>



<p>Ketika Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berkehendak untuk menyelamatkan bangsa tersebut dari penindasan Firaun dan kezaliman, arogansi, dan kekejamannya, Dia Menjalankan rencana-rencana agung yang bahkan tidak disadari oleh Firaun dan pendukungnya maupun musuhnya, yaitu ketika Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memerintahkan kepada Ibu Musa ʿAlaihis Salām untuk menempatkan anaknya, Musa, dalam sebuah peti yang tertutup kemudian menghanyutkannya ke sungai. </p>



<p>Dia Subhanahu wa Ta&#8217;ala juga menjanjikannya bahwa Dia akan menjaganya dan memberinya kabar gembira bahwa Dia akan Mengembalikannya ʿAlaihis Salām kepadanya, bahwa dia ʿAlaihis Salām akan&nbsp; tumbuh hingga dewasa dan selamat dari rencana jahat mereka, dan bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala akan Menjadikannya seorang rasul.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>&nbsp;{ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ} [القصص:7] . ففعلت ما أُمرت به ، وساق الله هذا التابوت وبداخله موسى عليه السلام يتقاذفه الموج إلى أن وصل مكان قريب من فرعون وآله { فَالْتَقَطَهُ آلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُونَ لَهُمْ عَدُوًّا وَحَزَنًا} [القصص:8] وفي هذا أن الحذر لا ينفع من القدر ، فإن الذي خاف منه فرعون وقتَّل أبناء بني إسرائيل لأجله قيَّض الله أن ينشأ في بيت فرعون ويتربى تحت يده وعلى نظره وفي كفالته .</p></div></p>



<p>“Dan Kami Ilhamkan kepada ibunya Musa, susuilah dia (Musa), dan apabila engkau khawatir terhadapnya, maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil) dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati, sesungguhnya Kami akan Mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya sebagai salah seorang rasul.’” (QS. Al-Qasas: 7). </p>



<p>Dia lantas melakukan apa yang diperintahkan kepadanya. Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala kemudian menuntun peti yang berisi Musa ʿAlaihis Salām di dalamnya tersebut dengan gelombang air yang mengombang-ambingkannya sampai di sebuah tempat yang dekat dengan Firaun dan keluarganya. “Maka dia dipungut oleh keluarga Firaun agar (kelak) dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka.” (QS. Al-Qasas: 8). </p>



<p>Di sini, ternyata kewaspadaan tidak dapat menolak takdir. Orang yang Firaun takuti hingga membuatnya membunuh anak-anak Bani Israil ternyata malah Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala kumpulkan bersamanya, tumbuh di dalam rumahnya, dan dididik di bawah kekuasaannya, asuhannya, nafkah darinya.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ومن لطف الله بموسى وأمه أن منعه من قبول الرضاعة من ثدي أي امرأة ، فأخرجوه إلى السوق لعلهم يجدون من يقبل منها الرضاع ، فجاءت أخته وهو بتلك الحال { فَقَالَتْ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ يَكْفُلُونَهُ لَكُمْ وَهُمْ لَهُ نَاصِحُونَ} [القصص:12] فاشتملت مقالتها هذه على الترغيب في أهل هذا البيت وبيان ما هم عليه من تمام الحفظ وحسن الكفالة { فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ وَلِتَعْلَمَ أَنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ} [القصص:13] .</p></div></p>



<p>Di antara bentuk kasih sayang Allah kepada Musa Alaihis Salām dan ibunya, Dia menjadikan Musa tidak mau menyusu kepada wanita mana pun sehingga mereka membawanya ke pasar untuk mencarikan seorang wanita yang barangkali Musa mau menyusu kepadanya. </p>



<p>Dalam keadaan Musa Alaihis Salām yang seperti itu, maka saudarinya mendatanginya dan berkata “Maukah aku tunjukkan kepadamu, keluarga yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik padanya?” (QS. Al-Qasas: 12). </p>



<p>Pernyataannya ini berisi bujukan agar mereka berminat dengan keluarganya tersebut dan menjelaskan bahwa mereka akan menjaganya dengan baik dan mengasuhnya dengan benar. “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati lagi, dan agar dia mengetahui bahwa janji Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala adalah benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahuinya.” (QS. Al-Qasas: 13).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ولما بلغ عليه السلام أشده واستوى آتاه الله حُكماً وعلْما ؛ حُكماً يعرف به الأحكام الشرعية والفصل بين الناس، وعلماً كثيرا . ثم جرت أحداث منها قتل موسى عليه السلام للقبطي ، وتشاور ملأ فرعون مع فرعون على قتله واجتمع رأيهم على ذلك ، ويبلغ موسى الخبر فيخرج من مصر { خَائِفًا يَتَرَقَّبُ} [القصص:21] ودعا الله {قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ } [القصص:21] .</p></div></p>



<p>Ketika Musa ʿAlaihis Salām sudah balig dan dewasa, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala menganugerahkan hukum dan ilmu kepadanya. Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memberinya ilmu yang banyak dan hukum yang dengannya dia mengetahui hukum-hukum syariat untuk memutuskan perselisihan di tengah manusia. </p>



<p>Setelah itu, ada beberapa kejadian besar dalam hidupnya, di antaranya adalah tewasnya seseorang dari suku Qibti di tangan Musa hingga para kaki tangan Firaun berkonsultasi kepadanya untuk membunuhnya sehingga mereka satu suara untuk mengeksekusinya. </p>



<p>Namun kabar itu sampai ke telinga Musa&nbsp; Alaihis Salām sehingga dia melarikan diri dari Mesir. “Maka keluarlah dia (Musa) dari kota itu dengan rasa takut, waspada (kalau ada yang menyusul atau menangkapnya)” seraya berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu.” (QS. Al-Qasas: 21).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وأكرمه الله جل وعلا في رحلته تلك بالتزوج من امرأة صالحة ، ثمَّ إنه سبحانه أكرمه بأعظم كرامة وحباه بأعظم نعمة فجعله من المرسلين { قَالَ يَا مُوسَى إِنِّي اصْطَفَيْتُكَ عَلَى النَّاسِ بِرِسَالَاتِي وَبِكَلَامِي فَخُذْ مَا آتَيْتُكَ وَكُنْ مِنَ الشَّاكِرِينَ} [الأعراف:144] .</p></div></p>



<p>Dalam pelariannya tersebut, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memuliakannya dengan menikahkannya dengan seorang wanita salehah&nbsp; dan juga Memberinya kehormatan yang paling agung dan menganugerahinya nikmat yang paling mulia, yaitu menjadikannya seorang rasul. </p>



<p>“(Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala) berfirman, ‘Wahai Musa! Sesungguhnya Aku telah memilihmu (melebihkanmu) dari manusia yang lain (pada masamu) untuk membawa risalah-Ku dan firman-Ku, sebab itu berpegang-teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah engkau menjadi orang yang bersyukur.’” (QS. Al-A’raf: 144).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وأيَّده تبارك وتعالى بالحجج الباهرة والبراهين الظاهرة { اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِنْ رَبِّكَ إِلَى فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ} [القصص:32] . ويأمره تبارك وتعالى بالتوجُّه إلى فرعون لدعوته ، وأمَره أن يقول له قولاً ليناً لعله يتذكر أو يخشى . ويطلب موسى من الله أن يعينه على ما حمله وأن يسدِّده فيما وكل إليه</p></div></p>



<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala menyokong Musa Alaihis Salām dengan hujah-hujah yang jelas dan bukti-bukti yang nyata. “Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia akan keluar (cahaya) putih tanpa cacat, dan dekapkanlah kedua tanganmu ke dadamu apabila ketakutan. Itulah dua mukjizat dari Tuhanmu (yang akan engkau pertunjukkan) kepada Firaun dan para pembesarnya. Sungguh, mereka adalah orang-orang fasik.” (QS. Al-Qasas: 32). </p>



<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala menyuruhnya ʿAlaihis Salām untuk pergi kepada Firaun untuk mendakwahinya dan memerintahkannya Alaihis Salām untuk mengucapkan kata-kata lembut kepadanya, agar dia sadar atau takut. Lantas Musa Alaihis Salām meminta Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala agar Membantunya untuk mengemban misi tersebut dan meneguhkannya dalam tugas yang diberikan kepadanya.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>قَالَ رَبِّ إِنِّي قَتَلْتُ مِنْهُمْ نَفْسًا فَأَخَافُ أَنْ يَقْتُلُونِ (33) وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُكَذِّبُونِ} [القصص:33-34] . فأجابه الله فيما سأل { قَالَ سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِأَخِيكَ وَنَجْعَلُ لَكُمَا سُلْطَانًا فَلَا يَصِلُونَ إِلَيْكُمَا بِآيَاتِنَا أَنْتُمَا وَمَنِ اتَّبَعَكُمَا الْغَالِبُونَ} [القصص:35] .</p></div></p>



<p>“Dia (Musa) berkata, ‘Ya Tuhanku, sungguh aku telah membunuh seorang dari golongan mereka, sehingga aku takut mereka akan membunuhku. Adapun saudaraku, Harun, dia lebih fasih lidahnya daripada aku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku, karena, sungguh, aku takut mereka akan mendustakanku.’” (QS. Al-Qasas: 33-34). </p>



<p>Maka dari itu, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengabulkan apa yang dia Alaihis Salām pinta. “Dia (Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala) berfirman, ‘Kami akan menguatkan engkau (membantumu) dengan saudaramu, dan Kami Berikan kepada kalian berdua kekuasaan yang besar, sehingga mereka tidak akan dapat mengungguli kalian, (maka berangkatlah kalian berdua) dengan membawa mukjizat Kami, (karena) kalian berdua dan orang yang mengikuti kalian yang akan menang.'&#8221; (QS. Al-Qasas: 35).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ويأتي الأمر الإلهي إلى موسى وأخيه عليهما السلام لإنفاذ هذه المهمة وأداء هذا المطلب العظيم { اذْهَبْ أَنْتَ وَأَخُوكَ بِآيَاتِي وَلَا تَنِيَا فِي ذِكْرِي (42) اذْهَبَا إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى (43) فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى (44) قَالَا رَبَّنَا إِنَّنَا نَخَافُ أَنْ يَفْرُطَ عَلَيْنَا أَوْ أَنْ يَطْغَى (45) قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى (46)</p></div></p>



<p>Lalu perintah ilahi datang kepada Musa dan saudaranya Alaihimas Salam untuk melaksanakan tugas tersebut dan menjalankan misi agung tersebut. “Pergilah engkau beserta saudaramu dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan)-Ku, dan janganlah kalian berdua lalai mengingat-Ku, pergilah kalian berdua kepada Firaun, karena dia benar-benar telah melampaui batas dan ucapkanlah (oleh kalian berdua) kepadanya (Firaun) kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut. </p>



<p>Keduanya berkata, ‘Ya Tuhan kami, sungguh, kami khawatir dia akan segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas.’” (QS. Taha: 42-45).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>&nbsp;قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى (46) فَأْتِيَاهُ فَقُولَا إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ فَأَرْسِلْ مَعَنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ وَلَا تُعَذِّبْهُمْ قَدْ جِئْنَاكَ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكَ وَالسَّلَامُ عَلَى مَنِ اتَّبَعَ الْهُدَى (47) إِنَّا قَدْ أُوحِيَ إِلَيْنَا أَنَّ الْعَذَابَ عَلَى مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّى} [طه:42-48] . ويتوجَّه موسى وأخوه هارون عليهما السلام بكل شجاعة وقوة وثبات لتبليغ رسالة الله وتنفيذ أمره سبحانه .</p></div></p>



<p>“Dia (Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala) berfirman, ‘Janganlah kalian berdua khawatir, sesungguhnya Aku bersama kalian, Aku mendengar dan melihat. Pergilah kalian berdua kepadanya (Firaun) dan katakanlah, ‘Sungguh, kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau menyiksa mereka. </p>



<p>Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu, dan keselamatan akan dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk. Sungguh, telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa akan (ditimpakan) pada siapa pun yang mendustakan (ajaran agama yang kami bawa) dan berpaling (tidak mempedulikannya).’’ (QS. Taha: 46-48).&nbsp; </p>



<p>Musa dan saudaranya, Harun, Alaihimas Salam, berangkat menemuinya dengan penuh keberanian, kekuatan, dan keteguhan untuk menyampaikan risalah Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan melaksanakan perintah-Nya Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>لقد أرسل الله موسى عليه السلام بالآيات والسلطان المبين إلى فرعون الذي تكبر على الملأ وقال أنا ربكم الأعلى، فجاءه موسى بالآيات البينات ودعاه إلى توحيد رب الأرض والسماوات ، فقال فرعون منكراً وجاحداً : { وَمَا رَبُّ الْعَالَمِينَ} [الشعراء:23] فأنكر الرب العظيم الذي قامت بأمره الأرض والسماوات وكان له آية في كل شيء من المخلوقات ، فأجابه موسى { قَالَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ} [الشعراء:24]&nbsp;</p></div></p>



<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengutus Musa Alaihis Salam dengan mukjizat dan penjelasan yang jelas kepada Firaun, yang menyombongkan diri di hadapan manusia dan berkata, “Aku adalah tuhan kalian yang Maha Tinggi.” </p>



<p>Karena alasan itulah Musa menemuinya dengan bukti-bukti yang jelas dan mengajaknya untuk mengesakan Tuhan bumi dan langit. Namun Firaun malah ingkar dan menyangkal. ”Fir‘aun bertanya, ’Siapakah Tuhan semesta alam itu’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 23).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>&nbsp;ففي السماوات والأرض وما بينهما من الآيات ما يوجب الإيقان للموقنين ، فقال فرعون لمن حوله ساخراً ومستهزئاً بموسى : { أَلَا تَسْتَمِعُونَ} [الشعراء:25] ، فذكَّره موسى بأصله وأنه مخلوق من العدم وصائر إلى العدم كما عُدم آباؤه الأولون فقال موسى { قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ} [الشعراء:26] ، وحينئذ بهت فرعون فادَّعى دعوى المكابر المغبون فقال : { إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ} [الشعراء:27]&nbsp;&nbsp;</p></div></p>



<p>Padahal di langit dan di bumi dan pada segala sesuatu yang ada di antara keduanya ada tanda-tanda yang meyakinkan keyakinan orang-orang yang yakin, tetapi malah Firaun berkata kepada orang-orang di sekitarnya sambil mengejek dan mengolok-olok Musa Alaihis Salām . “Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, ‘Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 25). </p>



<p>Lantas Musa Alaihis Salam&nbsp; mengingatkannya tentang asal-usulnya, bahwa dia diciptakan dari ketiadaan dan akan kembali kepada ketiadaan, seperti nenek moyangnya juga telah tiada. “Dia (Musa) berkata, ‘(Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 26). </p>



<p>Ketika itulah Firaun tercengang lalu melontarkan dalih orang sombong yang berlagak terzalimi. “Dia (Firaun) berkata, ’Sungguh, Rasul kalian yang diutus kepada kalian ini benar-benar orang gila.’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 27).&nbsp;</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فطعن بالرسول والمرسِل ، فردَّ عليه موسى ذلك وبيَّن له أن الجنون إنما هو إنكار الخالق العظيم فقال : { قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَا إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ } [الشعراء:28] فلما عجز فرعون عن ردِّ الحق لجأ إلى التهديد والتوعد بالسجن فقال : { لَئِنِ اتَّخَذْتَ إِلَهًا غَيْرِي لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُونِينَ} [الشعراء:29] . وما زال موسى يأتي بالآيات كالشمس وفرعونُ يحاول بكل جهده ودعاياته أن يقضي عليها بالرد والطمس حتى قال لقومه</p></div></p>



<p>Dia telah menghina sang Rasul dan Zat yang Mengutusnya, maka Musa Alaihis Salam membantahnya dan menjelaskan kepadanya bahwa yang gila adalah orang yang mengingkari Sang Pencipta Yang Maha Agung. “Dia (Musa) berkata, &#8216;(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu mengerti.’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 28). </p>



<p>Ketika Firaun tidak mampu lagi membantah kebenaran tersebut, dia lantas menebar ancaman dan menakut-nakutinya dengan penjara. “Dia (Fir‘aun) berkata, ‘Jika benar engkau menyembah Tuhan selain aku, sungguh, aku masukkan engkau ke dalam penjara.’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 29).&nbsp; </p>



<p>Musa Alaihis Salam terus-menerus menghujamnya dengan bukti-bukti sejelas matahari sedangkan Firaun terus berusaha dengan segala upaya dan propagandanya untuk membantah dan memadamkan semua itu, hingga dia berkilah pada kaumnya. </p>



<p>“Dan Firaun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, ‘Wahai kaumku! Bukankah kerajaan Mesir itu milikku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku, apakah kalian tidak melihat? Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini (Musa) yang hampir-hampir dia sendiri tidak dapat menjelaskan (perkataannya)? Mengapa dia (Musa) tidak dipakaikan gelang dari emas atau dibersamai malaikat yang datang mengiringinya?’ Maka (Fir‘aun) dengan perkataan itu mampu mempengaruhi kaumnya, sehingga mereka patuh kepadanya. </p>



<p>Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik, maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut), dan Kami Jadikan mereka sebagai (kaum) yang telah berlalu dan pelajaran bagi orang-orang yang datang kemudian.” (QS. Az-Zukhruf: 51-56).</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وكان من قصة إغراقهم أنَّ الله أوحى إلى موسى أن يسري بقومه ليلاً من مصر فاهتمَّ لذلك فرعون اهتماماً عظيماً، فأرسل في جميع مدائن مصر أن يحشر الناس للوصول إليه لأمرٍ يريده الله ، فجمع فرعون قومه وخرجوا في إثر موسى متجهين إلى جهة البحر الأحمر { فَلَمَّا تَرَاءَى الْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَابُ مُوسَى إِنَّا لَمُدْرَكُونَ} [الشعراء:61]&nbsp;</p></div></p>



<p>Di antara penggalan kisah ditenggelamkannya mereka, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mewahyukan kepada Musa Alaihis Salam&nbsp; untuk pergi dari Mesir bersama kaumnya pada malam hari. Hal ini membuat Firaun mengawasi gerak-gerik mereka secara totalitas hingga mengutus utusan ke semua kota-kota di Mesir untuk mengumpulkan orang-orang untuk mengejarnya dan untuk menemui ketetapan yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala Kehendaki. </p>



<p>Firaun mengumpulkan kaumnya lalu pergi mengikuti jejak Musa Alaihis Salam yang berjalan ke arah Laut Merah.&nbsp; “Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, ‘Kita benar-benar akan tersusul.’” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 61).&nbsp;</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>البحر من أمامنا فإن خضناه غرقنا ، وفرعون وقومه خلفنا فإن وقفنا أدركنا ؛ فقال موسى : { قَالَ كَلَّا إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ} [الشعراء:62] ، فلما بلغ البحرَ أمره الله أن يضربه بعصاه فضربه فانفلق البحرُ اثني عشر طريقاً ، وصار الماء السيال بين هذه الطرق كأطواد الجبال ، فلما تكامل موسى وقومه خارجين ، وتكامل فرعون بجنوده داخلين ، أمر الله البحر أن يعود إلى حاله فانطبق على فرعون وجنوده فكانوا من المغرقين .</p></div></p>



<p>“Laut ada di depan kita, jika kita menerjangnya, kita akan tenggelam, akan tetapi Firaun dan kaumnya ada di belakang kita, jika kita berhenti, kita akan tertangkap.” Lantas dia (Musa) menjawab, “Sekali-kali tidak akan (tersusul), sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan Memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Asy-Syu&#8217;ara&#8217;: 62). </p>



<p>Ketika dia Alaihis Salam tiba di tepi laut, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memerintahkannya untuk memukulnya dengan tongkatnya, maka dia memukulnya lalu laut itu terbelah menjadi dua belas jalur di mana air mengalir di antara jalur-jalur tersebut, laksana tebing-tebing pegunungan. </p>



<p>Ketika Musa dan kaumnya sudah keluar dari laut, Firaun dan bala tentaranya baru memasukinya, maka Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala Memerintahkan laut untuk kembali ke keadaannya yang semula lalu menghantam Firaun dan bala tentaranya hingga mereka ditenggelamkan.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فانظروا &#8211; رحمكم الله &#8211; إلى ما في هذه القصة من العبر والآيات ؛ كيف كان فرعون يقتل أبناء بني إسرائيل خوفاً من موسى ، فتربى موسى في بيته وتحت حجر امرأته !! وكيف قابل موسى هذا الجبار العنيد مصرحاً معلناً بالحق هاتفاً به &#8221; ألا إنَّ ربكم هو الله ربُّ العالمين &#8221; فأنجاه الله منه !!</p></div></p>



<p>Perhatikanlah —semoga Allah Merahmati Anda— pelajaran dan ayat-ayat-Nya dalam kisah ini, bagaimana Firaun membunuh anak-anak Bani Israil hanya karena takut kepada Musa, tapi malah Musa tumbuh di dalam rumahnya dan di bawah asuhan istrinya!! Perhatikan bagaimana Musa Alaihis Salam mendatangi raja tiran yang membangkang ini untuk menyampaikan kebenaran secara terbuka dan terang-terangan seraya berkata kepadanya, “Ketahuilah bahwa Tuhanmu adalah Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, Tuhan semesta alam,” hingga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala Menyelamatkannya darinya!!</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وكيف كان الماء السيال شيئا جامداً كالجبال بقدرة الله ، وكان الطريق يبساً لا وحل فيه ولا زلق !! وكيف أهلك الله هذا الجبار العنيد بمثل ما كان يفتخر به ، فقد كان يفتخر بالأنهار التي تجري من تحته فأُهلك بالماء !! .</p></div></p>



<p>Perhatikan bagaimana air yang mengalir dengan kemahamampuan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berubah menjadi sesuatu yang padat seperti gunung dan menjadi jalan yang kering yang tidak becek dan tidak berlumpur!! Perhatikan bagaimana Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala membinasakan raja tiran pembangkang ini dengan sesuatu yang sebelumnya pernah dia bangga-banggakan, sebagaimana dia pernah membangga-banggakan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya, akhirnya dia dibinasakan oleh air!!</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ولاشك أن ظهور آيات الله في مخلوقاته نعمة كبرى يستحق عليها الحمد والشكر ، خصوصاً إذا كانت في نصر أولياء الله وحزبه ودحر أولياء الشيطان وحزبه . ولذلك لما قدِم النبي صلى الله عليه وسلم المدينة وجد اليهود يصومون اليوم العاشر من هذا الشهر – شهر المحرم –</p></div></p>



<p>Tidak diragukan lagi bahwa munculnya ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala di antara makhluk-makhluk-Nya adalah nikmat yang besar, yang membuat puja dan syukur selayaknya dihaturkan kepada-Nya, apalagi jika hal itu berupa kemenangan wali-wali Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan pengikutnya dan kekalahan wali-wali setan dan para pengikutnya. </p>



<p>Oleh karena itu, ketika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam tiba di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari kesepuluh di bulan ini —yakni bulan Muharram—.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ويقولون إنه يوم نجَّى الله فيه موسى وقومه وأهلك فرعون وقومه فصامه موسى شكراً ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم (( نَحْنُ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ )) فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ[رواه البخاري (2004) ، ومسلم (1130) عن ابن عباس رضي الله عنهما .] ، وسُئل النبي صلى الله عليه وسلم عن صيامه فقال : ((أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ)) [رواه مسلم (1162) من حديث أبي قتادة رضي الله عنه .].</p></div></p>



<p>Mereka mengatakan, “Hari ini adalah hari di mana Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala menyelamatkan Musa dan kaumnya dan membinasakan Firaun dan kaumnya, sehingga Musa berpuasa pada hari itu sebagai wujud syukur,” maka Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menimpali mereka dan bersabda, “Kami lebih berhak atas Musa daripada kalian.”</p>



<p>Lalu beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam berpuasa di hari itu dan memerintahkan orang-orang berpuasa. (Diriwayatkan oleh Bukhari (2004) dan Muslim (1130) dari hadis Ibnu Abbas —semoga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala meridainya—.) </p>



<p>Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang keutamaan puasa di hari tersebut dan kemudian bersabda, “Aku berharap bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala akan Mengampuni (dosa) setahun sebelumnya.”&nbsp; (Diriwayatkan oleh Muslim (1162) dari hadis Abu Qatadah —semoga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala meridainya—.)</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فينبغي للمسلم أن يصوم يوم عاشوراء وكذلك اليوم التاسع لتحصل بذلك فضيلة صيامه ومخالفة اليهود التي أمر الرسول صلى الله عليه وسلم بها .</p></div></p>



<p class="has-text-align-center">**********</p>



<p class="has-text-align-center">________________</p>



<p>Jadi, seorang muslim selayaknya berpuasa pada hari Asyura ini dan pada hari kesembilannya agar mendapatkan keutamaan puasa tersebut dan keutamaan menyelisihi orang-orang Yahudi, sebagaimana hal itu diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.</p>



<p class="has-text-align-center">**********</p>



<p class="has-text-align-center">________________</p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://al-badr.net/muqolat/4602">https://al-badr.net/muqolat/4602</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1ryLQeUYFPlILTzxwhumLKx-slzA1rrTV/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8293-kisah-musa-melawan-firaun.html">Kisah Musa Melawan Firaun</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah-Kisah Menakjubkan tentang Bakti kepada Orang Tua</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8291-kisah-kisah-menakjubkan-tentang-bakti-kepada-orang-tua.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 11:31:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Diriwayatkan dari Abdullah bin &#8216;Aun bahwa, dia pernah dipanggil oleh ibunya lalu dia menjawabnya dengan suara yang lebih tinggi dari suara ibunya. Oleh sebab itu, dia membebaskan dua orang budak. (Hilyatu Al-Auliyaʾ, 3/39) Muhammad bin Al-Munkadir berkata: “Aku menghabiskan malamku untuk memijiti kaki ibuku, sedangkan Umar (saudaranya, pent.) menghabiskan malamnya untuk salat. Sungguh aku tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8291-kisah-kisah-menakjubkan-tentang-bakti-kepada-orang-tua.html">Kisah-Kisah Menakjubkan tentang Bakti kepada Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Diriwayatkan dari Abdullah bin &#8216;Aun bahwa, dia pernah dipanggil oleh ibunya lalu dia menjawabnya dengan suara yang lebih tinggi dari suara ibunya. Oleh sebab itu, dia membebaskan dua orang budak. (<em>Hilyatu Al-Auliya</em>ʾ, 3/39)</p>



<p>Muhammad bin Al-Munkadir berkata: “Aku menghabiskan malamku untuk memijiti kaki ibuku, sedangkan Umar (saudaranya, pent.) menghabiskan malamnya untuk salat. Sungguh aku tidak senang jika malamku ditukar dengan malamnya.” (<em>Hilyatu Al-Auliyaʾ</em>, 3/150).</p>



<p>Diriwayatkan dari &#8216;Amru bin Maimun bin Mihran, dia berkata: “Aku pergi dengan ayahku untuk menuntunnya menyusuri beberapa jalan di kota Basrah. Lalu aku melewati sebuah parit yang orang sepuh tidak akan bisa melompatinya. Lalu aku rentangkan tubuhku di atas parit lalu dia berjalan di atas punggungku. Setelah itu aku berdiri dan memegang tangannya lagi.” (<em>Hilyatu al-Auliyaʾ</em>, 4/82).</p>



<p>Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman Al-Hanafi dia berkata bahwa, Kahmas bin Al-Hasan melihat seekor kalajengking di rumah dan ingin membunuhnya atau mengambilnya. Namun, binatang itu lebih dulu masuk ke dalam lubangnya, jadi dia memasukkan tangannya ke dalam lubang tersebut lalu memegangnya lalu memukul-mukulkannya. </p>



<p>Ketika dia ditanya: “Kenapa kamu lakukan sampai seperti itu? Mengapa kamu tidak memasukkan tanganmu ke dalam lubangnya lalu mengeluarkannya?” Dia berkata: “Aku takut ia lolos dan keluar dari lubang dan mendekati ibuku lalu menyengatnya.” (<em>Hilyatu Al-Auliyaʾ</em>, 6/212).</p>



<p>Diriwayatkan dari Al-Hassan bin Nuh, dia berkata: “Kahmas pernah bekerja di tempat plester yang setiap hari diberi upah dua Daniq (1 Daniq sekitar seperenam dirham, pent). Ketika sore tiba, dia gunakan uang itu untuk membeli buah dan diberikan untuk ibunya.” (<em>Hilyatu Al-Auliyaʾ</em>, 6/212).</p>



<p>Diriwayatkan dari Al-Asyja&#8217;i, dia berkata bahwa Ummu Ma&#8217;sar meminta air darinya pada suatu malam hari. Lalu, dia pergi mencari air dan membawa air dalam wadah kulitnya. Namun, dia mendapatinya telah tertidur, jadi dia diam menunggu di tempatnya dengan memegang minuman itu di tangannya sampai pagi tiba.” (<em>Hilyatu Al-Auliyaʾ</em>, 7/217).</p>



<p></p>



<p>Sumber:</p>



<p><a href="https://al-badr.net/muqolat/6184">https://al-badr.net/نماذج عجيبة في بر الوالدين</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1Q0WCyaax7rLEz3SuONB7A6K-L7uHbQeN/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8291-kisah-kisah-menakjubkan-tentang-bakti-kepada-orang-tua.html">Kisah-Kisah Menakjubkan tentang Bakti kepada Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Syarah Hadis Israʾ Miʿraj dan Perintah Wajibnya Salat (Bagian 2)</title>
		<link>https://kisahmuslim.com/8287-syarah-hadis-isra%ca%be-mi%ca%bfraj-dan-perintah-wajibnya-salat-bagian-2.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KisahMuslim.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 09:37:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah Nabi Muhammad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kisahmuslim.com/?p=8287</guid>

					<description><![CDATA[<p>فرَحَّبتِ الملائكةُ بالنَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، يَستَبشرُونَ به صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، وقولُه: «لا يَعْلَمُ أهْلُ السَّمَاءِ بما يُرِيدُ اللَّهُ به في الأرْضِ حتَّى يُعْلِمَهُمْ» يَدُلُّ على أنَّ أهلَ السَّمواتِ وإن كانوا مُقرَّبين منَ اللهِ سُبحانَه، إلَّا أنَّهم لا يَعلَمون ماذا يُريدُ اللهُ بأيِّ أمرٍ يَنزِلُ منَ السَّماءِ أو يُرفَعُ منَ الأرضِ حتَّى يُعلِمَهمُ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8287-syarah-hadis-isra%ca%be-mi%ca%bfraj-dan-perintah-wajibnya-salat-bagian-2.html">Syarah Hadis Israʾ Miʿraj dan Perintah Wajibnya Salat (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فرَحَّبتِ الملائكةُ بالنَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، يَستَبشرُونَ به صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، وقولُه: «لا يَعْلَمُ أهْلُ السَّمَاءِ بما يُرِيدُ اللَّهُ به في الأرْضِ حتَّى يُعْلِمَهُمْ» يَدُلُّ على أنَّ أهلَ السَّمواتِ وإن كانوا مُقرَّبين منَ اللهِ سُبحانَه، إلَّا أنَّهم لا يَعلَمون ماذا يُريدُ اللهُ بأيِّ أمرٍ يَنزِلُ منَ السَّماءِ أو يُرفَعُ منَ الأرضِ حتَّى يُعلِمَهمُ اللهُ سُبحانَه به وبحِكمتِه منه. فوَجَدَ النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ في السَّماءِ الأُولى أبا البَشرِ آدَمَ عليه السَّلامُ، فقالَ له جِبريلُ: «هذا أبُوك آدمُ فسَلِّمْ عليه»، فسلَّمَ عليه النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، فردَّ عليه آدمُ عليه السَّلامُ، ورحَّبَ به، وقالَ: «نِعْمَ الِابنُ أنْتَ»، وفي روايةِ مالكِ بنِ صَعصعةَ: «مَرحَبًا بالابنِ الصَّالحِ والنَّبيِّ الصَّالحِ» وذكَرَه بالبُنوَّةِ؛ لافتِخارِه بأُبوَّتِه للنَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، ووصَفَه بالصَّالحِ؛ لأنَّ الصَّالحَ هو الَّذي يَقومُ بما يَلزَمُه من حُقوقِ اللهِ وحُقوقِ العِبادِ، فمِن ثَمَّ كانت كَلِمةً جامعةً لِمَعاني الخَيرِ.</p></div></p>



<p>Para malaikat lantas menyambut Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan bergembira dengan kedatangan beliau. Perkataan, “Para penduduk langit tidak mengetahui apa yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala inginkan terhadap Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam di muka bumi, hingga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memberitahu mereka,” menunjukkan bahwa penduduk langit meskipun dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, hanya saja mereka tetap tidak mengetahui&nbsp; apa yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala kehendaki dalam suatu urusan yang turun dari langit atau yang naik dari bumi, hingga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memberitahukannya kepada mereka dan apa hikmahnya. </p>



<p>Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam di langit dunia bertemu Bapak para Manusia, Adam Alaihis salām, lalu Jibril berkata kepada Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam, “Ini adalah ayahmu, Adam. Ucapkanlah salam kepadanya!” Lalu Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam mengucapkan salam yang kemudian dijawab oleh Adam dan menyambut beliau lalu mengatakan, “Engkaulah anak yang terbaik.” </p>



<p>Dalam riwayat Malik bin Shaʿshaʿah Radhiyallāhu ʿanhu disebutkan, “Selamat datang anak dan nabi yang saleh.” Dia menyebut kenabian beliau dan membanggakan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah anaknya, serta menyifati Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan kata saleh, karena saleh berarti menjalankan hak Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan makhluk-Nya yang menjadi kewajibannya, sehingga kata ini sudah mencakup semua makna kebaikan.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وقد رَأى النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ فيها نَهرَين «يَطَّرِدانِ» أي: يَجريانِ، فسألَ عنهما جِبريلَ عليه السَّلامُ، فأخبَرَه أنَّهما النِّيلُ والفُراتُ، وقولُه: «عُنْصُرُهما» أي: إنَّ هذا أصلُ مَنبَعِهما، وقيلَ: أرادَ مَوضِعَ اجتيازِهما. وفي حديثِ مالكِ بنِ صَعصعةَ رَضيَ اللهُ عنه أنَّه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ رأى هذَين النَّهرَين عندَ سِدرةِ المُنتهى، ويُجمَعُ بينَ الحَديثَين بأنَّ أصْلَ نَبعِهما من تحتِ سِدرةِ المُنتهى، ومَقرُّهما في السَّماءِ الدُّنيا، ومنها يَنزِلانِ إلى الأرضِ. ونَهرُ النِّيلِ في الأرضِ: يَنبُعُ ويَسيلُ من رافِدَينِ: النِّيلِ الأبيَضِ، وهو أقصى رَوافِدِه، يأتي من جَنوبِ القارَّةِ الإفريقيَّةِ عندَ هَضْبةِ البُحَيراتِ (بُحَيرةِ فِكتوريا)، والنِّيلِ الأزرَقِ، وَيَنبُعُ من هَضْبةِ الحَبَشةِ (بُحَيرةِ تانا بإثيوبيا)، يَأتيانِ مِنَ الجَنوبِ مُرورًا على طُولِ البِلادِ إلى أن يَجتَمِعا بأرضِ السُّودانِ، ثُمَّ أرضِ مِصرَ، فيَفيضَا في البَحرِ الأبيَضِ المُتوسِّطِ، ويَبلُغُ طُولُه: 6.853 كم، ونَهرُ الفُراتِ: يَنبُعُ من تُركيا، ويَسيرُ في أراضيها، ويُتابِعُ طَريقَه في الأراضي السُّوريَّةِ، ومن ثَمَّ في الأراضي العِراقيَّةِ، ويَنتَهي به المَطافُ إلى الخَليجِ العَربيِّ بعدَ أن يتَّحِدَ معَ نَهرِ دِجلةَ، ويَبلُغُ طولُه: 2.781 كم.ثُمَّ مَضَى جِبريلُ بالنَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ في السَّماءِ الدُّنيا، فرَأى نَهرَ الكَوثَرِ الذي أعْطاه اللهُ له، وهو مِنَ المِسكِ الأَذفَرِ، أي: ذي الرَّائحةِ الذَّكيَّةِ، وفَوقَه قَصرٌ من لُؤلُؤٍ وزَبَرجَدٍ، وهو نَوعٌ من أنواعِ الجواهرِ، وقدِ ادَّخرَه اللهُ لنَبيِّه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، وفي الرِّوايةِ الأشهَرِ -كما عندَ البُخاريِّ- أنَّه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ قد رأى الكَوثرَ بينما هو يَسيرُ في الجَنَّةِ، فيَحتمِلُ أن يَكونَ في هذا المَوضِعِ شيءٌ محذوفٌ، تَقديرُه: ثُمَّ مضى به في السَّماءِ الدُّنيا إلى السَّابِعةِ، فإذا هو بنَهرٍ؛ لأنَّ بالسَّماءِ السَّابِعةِ الجَنَّةَ.</p></div></p>



<p>Ternyata di langit dunia ada dua sungai yang mengalir, lantas Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam bertanya, “Dua sungai apa ini, wahai Jibril?” Jibril menjawab, “Ini adalah sumber dari Sungai Nil dan Efrat.” </p>



<p>Kemudian Jibril terus membawa Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam ke langit, tiba-tiba ada sungai lain yang di atasnya ada istana yang terbuat dari mutiara dan intan, beliau memukul-mukulkan tangannya, ternyata aromanya seperti minyak wangi adzfar. </p>



<p>Nabi bertanya, “Ini apa, wahai Jibril?” Jibril menjawab, “Ini adalah Al-Kautsar yang telah Tuhanmu simpankan untukmu.” Kemudian Jibril membawa Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam naik ke langit kedua, lalu para malaikat bertanya kepadanya seperti yang ditanyakan malaikat di langit pertama, “Siapa ini?” Jibril berkata, “Jibril.” Mereka bertanya, “Siapa yang bersamamu?” Jibril menjawab, “Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.” Penghuni langit bertanya, “Apakah dia telah diutus?” Jibril menjawab, “Ya.” Mereka (penghuni langit) berkata, “Selamat datang dan marhaban!” </p>



<p>Kemudian Jibril membawa Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam naik ke langit ketiga, lalu mereka berkata kepadanya seperti yang ditanyakan di langit pertama dan kedua. Lalu beliau dibawa naik ke langit keempat, lalu mereka mengatakan perkataan serupa. Lalu beliau dibawa naik ke langit kelima, lalu mereka mengatakan perkataan serupa. Lalu beliau dibawa naik ke langit keenam, lalu mereka mengatakan perkataan serupa. Lalu beliau dibawa naik ke langit ketujuh, lalu mereka mengatakan perkataan serupa. </p>



<p>Di setiap langit ada para Nabi yang disebutkan nama-nama mereka oleh Jibril. “Yang aku (perawi) ingat, di antara mereka adalah Idris di langit kedua, Harun di langit keempat, dan lain-lain di langit ke lima, yang aku tak hafal namanya. Ibrahim di langit keenam dan Musa di langit ketujuh dengan karunia baginya yang berbicara langsung dengan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>ثُمَّ صَعِدَ بالنَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ باقيَ السَّمواتِ السَّبعِ، وقد وقَعَ من ملائكةِ كلِّ سماءٍ منها مِثلُ ما وقَعَ من ملائكةِ السَّماءِ الأُولى، وفي كلِّ سماءٍ وَجَدَ النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ فيها أنبياءَ، ففي الثَّانيةِ وَجَدَ إدريسَ عليه السَّلامُ، وفي الرَّابعةِ هارونَ عليه السَّلامُ، ثُمَّ صَعِدَ به إلى السَّماءِ الخامِسةِ ورَأى فيها آخَرَ لم يَحفَظِ اسمَه، وفي السَّادِسةِ رأى أبا الأنبياءِ إبراهيمَ عليه السَّلامُ، وفي السَّابِعةِ رأى مُوسى عليه السَّلامُ؛ وهذا الفضلُ بسببِ كَلامِ اللهِ إيَّاه. ولم يَكُن موسى يَعتَقِدُ أن يَرفَعَ اللهُ عليه أحدًا؛ حَيثُ عَلا جِبريلُ عليه السَّلامُ بِمُحَمَّدٍ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ فوقَ ذَلك بِما لا يَعلَمُه إلَّا اللهُ، حتَّى جاءَ سِدرةَ المُنتَهى وهي: شَجَرةٌ عَظيمةٌ جدًّا، وسُمّيَت بذلك لأنَّه يَنتَهي إليها ما يَصعَدُ منَ الأرضِ، ويَنزِلُ إليها ما يَنزِلُ مِنَ اللهِ؛ منَ الوحيِ وغيرِه، أو لانتهاءِ عِلمِ الخَلقِ إليها منَ الملائكةِ والإنسِ؛ لكَونِها فوقَ السَّمواتِ والأرضِ، فهي المُنتهى في عُلوِّها، ولم يُجاوِزها أحَدٌ إلَّا رَسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ.</p></div></p>



<p>Jibril naik bersama Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ke langit selanjutnya hingga langit ketujuh, yang mana para malaikat dari masing-masing langit melakukan hal yang sama dengan perbuatan para malaikat di langit pertama. </p>



<p>Di setiap langit, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bertemu dengan para nabi. Di langit kedua bertemu Nabi Idris Alaihis salām. Di langit keempat beliau bertemu Nabi Harun Alaihis salām. Lalu Jibril Alaihis salām membawa beliau naik ke langit kelima dan bertemu Nabi lain yang namanya tidak dihafal (oleh perawi). </p>



<p>Di langit keenam, Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam bertemu bapak para nabi, Ibrahim Alaihis salām. Di langit ketujuh, dia melihat Musa Alaihis salām. Ini adalah keutamaan baginya karena Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berbicara langsung kepadanya Alaihis salām. </p>



<p>Musa tidak percaya bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengangkat seseorang lebih di atasnya, karena malaikat Jibril membawa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam naik lebih tinggi dari itu, yang hanya diketahui oleh Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala semata, hingga sampai ke Sidratul Muntahā, yaitu sebuah pohon yang sangat besar. </p>



<p>Disebut demikian karena itu adalah Muntaha (akhir/ujung) dari segala yang naik dari bumi dan apa yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala turunkan juga turun dari sana, baik wahyu atau yang lainnya. Bisa juga karena ia adalah akhir/ujung dari apa yang diketahui makhluk, baik para malaikat atau manusia, karena ia berada di atas langit dan bumi, sehingga ia adalah penghujung dari ketinggian dan tidak ada yang bisa melewatinya kecuali Sang Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وَدَنا الجَبَّارُ رَبُّ العِزَّةِ فَتَدَلَّى -وَأصلُ التَّدَلِّي النُّزولُ إلى الشِّيءِ حَتَّى يَقرُبَ مِنه- حَتَّى كانَ قريبًا منَ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ قَدرَ قَوسَينِ، وهو الآلةُ التي تَرمي السِّهامَ، أو أقرَبَ، وفي الصَّحيحَينِ أنَّ زِرَّ بنَ حُبَيشٍ سألَ ابنَ مسعودٍ عن مَعنى قَولِ اللهِ تَعالَى: {فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى * فَأَوْحَى إِلَى عَبْدِهِ مَا أَوْحَى} [النجم: 9، 10]، فأجابَ أنَّ عبدَ اللهِ بنَ مَسعودٍ رَضيَ اللهُ عنه حدَّثَهم، أنَّ رَسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ رَأى جِبريلَ عليه السَّلامُ في صُورتِه الَّتي خُلِقَ عليها له سِتُّمائةِ جَناحٍ، وعندَ مُسلمٍ من حَديثِ عائشةَ رَضيَ اللهُ عنها: «رَأيتُه مُنهبِطًا مِنَ السَّماءِ سادًّا عِظَمُ خَلْقِه ما بيْن السَّماءِ إلى الأرضِ».</p></div></p>



<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala Yang Maha Kuasa, Tuhan Pemilik Keagungan mendekati dan terus mendekat. Akar kata “taddallī (mendekat)” adalah turun di atas sesuatu hingga mendekatinya, yakni hingga Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam dekat dengan-Nya sedekat dua busur panah, yaitu alat yang digunakan untuk menembakkan anak panah atau lebih dekat daripada itu. </p>



<p>Disebutkan dalam Shahihain bahwa Zirr bin Hubaisy bertanya kepada Ibnu Mas’ud tentang makna firman Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala (yang artinya), “Sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi), lalu disampaikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala kehendaki untuk diwahyukan.” (QS. An-Najm: 9-10). </p>



<p>Dia menjawab bahwa Abdullah bin Mas’ud Radhiyallāhu ʿanhu mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melihat Jibril dalam bentuk asli sebagaimana ia diciptakan, yang memiliki enam ratus sayap. Disebutkan dalam riwayat Muslim dari hadis Aisyah Radhiyallāhu ʿanha, “Aku (Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam) melihatnya turun dari langit, sehingga besar wujudnya memenuhi ruang antara langit dan bumi.”</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فأوْحى اللهُ إلى نبيِّه وهو في هذا المَقامِ أن فَرَضَ على أمَّتِه خَمسينَ صَلاةً، كُلَّ يَومٍ ولَيلةٍ، ثُمَّ بعدَ ذلك هَبَطَ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ إلى السَّماءِ السَّابعةِ، وهُنا تَكلَّمَ معه مُوسى عليه السَّلامُ أن يَرجِعَ إلى رَبِّه ويَطلُبَ مِنه التَّخفيفَ في عَدَدِ الصَّلَواتِ، فَخَفَّفَها الرَّحمنُ من خَمسينَ إلى أربعينَ، ولم يَزَل يُردِّدُه موسى إلى ربِّه تَعالَى حتَّى صارَت خَمسًا، ولمَّا هَبَطَ قالَ له موسى: واللهِ، لقد راجَعتُ بَني إسرائيلَ قَومي على أقَلَّ من هذا القَدرِ من هَذِه الصَّلَواتِ الخَمسِ فَضَعُفوا فَتَرَكوه، فأُمَّتُك أضعَفُ أجسادًا وَقُلوبًا وَأبدانًا وَأبصارًا وَأسماعًا، فارجِع إلى رَبِّك فَليُخَفِّف عَنك، كُلَّ ذَلك والنَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَلتَفِتُ إلى جِبريلَ؛ ليُشيرَ عليه، وَلا يَكرَه ذَلك جِبريلُ، فَرَفَعَه إلى رَبِّه، فَطَلَب مِنه التَّخفيفَ، فَقالَ الجَبَّار: يا مُحَمَّدُ، فَأجابَه: «لَبَّيكَ رَبِّ»، أي: أُقيمُ على طاعتِك وامتثالِ أمرِك إقامةً مُتكرِّرةً، «وسعدَيْكَ»، أي: مُساعَدةً لأمرِك بعدَ مُساعَدةٍ، ومُتابَعةً لدينِك بعدَ مُتابَعةٍ، وأُكرِّرُ ذلكَ مَرَّةً بعدَ أُخرى.</p></div></p>



<p>Kemudian, dalam keadaan dan kesempatan tersebut, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memberikan wahyu kepada Nabi-Nya dengan mewajibkan umatnya salat lima puluh kali dalam sehari semalam. </p>



<p>Setelah itu, Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam turun ke langit ketujuh, dan di sinilah Nabi Musa Alaihis salām berbicara kepada beliau agar kembali kepada Tuhannya dan memohon kepada-Nya agar mengurangi jumlah salatnya, maka Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala Yang Maha Pengasih memberi keringanan dari lima puluh menjadi empat puluh. Musa Alaihis salām terus-menerus mendesak Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam agar kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala sampai menjadi lima kali salat. </p>



<p>Ketika beliau turun, Musa berkata lagi kepada Beliau, “Wahai Muhammad, aku sudah berulang-ulang menyuruh Bani Israil, kaumku, untuk mengerjakannya dengan jumlah yang kurang dari salat lima waktu, tetapi mereka tidak kuat lalu meninggalkannya. Umatmu lebih lemah badan, hati, pandangan, dan pendengaran mereka, maka temuilah kembali Tuhanmu agar Dia memberimu keringanan.” Semua itu beliau lakukan dengan menoleh kepada Jibril Alaihis salām terlebih dahulu untuk meminta saran dan Jibril pun tidak pernah keberatan dengan hal itu. </p>



<p>Jibril lalu membawa Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam naik kepada Tuhan dan meminta lagi keringanan. Lalu Al-Jabbār berfirman, “Wahai Muhammad!” Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, “Labbaika wa saʿdaika!” “Labbaika” artinya: Aku menaati-Mu dan mematuhi perintah-Mu secara terus-menerus. Adapun “Saʿdaika” artinya: Dengan bantuan demi bantuan dari-Mu dalam melaksanakan perintah-Mu, dengan mengikuti dan terus mengikuti agama-Mu, dan selalu aku lakukan begitu terus-menerus.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فقالَ له اللهُ سُبحانَه: إنَّه لا يُبَدَّلُ القَولُ لَدَيَّ كَما فَرَضتُ عليك -أي: وعلى أُمَّتِك- في أُمِّ الكِتابِ، وهو اللَّوحُ المَحفوظُ، قالَ: فَكُلُّ حَسَنةٍ بعَشرِ أمثالِها، فهي خَمسونَ في أُمِّ الكِتابِ، وهي خَمسٌ عليك وعلى أُمَّتِك، أي: إنَّ كلَّ صَلاةٍ مِنَ الخَمسِ بعَشرِ درَجاتٍ، فتَعدِلُ الصَّلواتُ الخَمسُ خَمسينَ صَلاةً في الأجرِ، فَرَجَعَ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ إلى مُوسى عليه السَّلامُ، فَسَألَه: كَيفَ فَعَلتَ؟ فَقالَ: خَفَّفَ رَبُّنا عَنَّا؛ أعطانا بِكُلِّ حَسَنةٍ عَشرَ أمثالِها. قالَ مُوسى: قَد واللهِ راجَعتُ بَني إِسرائيلَ على أقَلَّ من ذَلك فَتَرَكوه، ارجِع إلى رَبِّك فَليُخَفِّف عَنك أيضًا، فقالَ رَسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ: يا موسى، قَد واللهِ استَحيَيتُ من رَبِّي بسَبَبِ ما اختَلَفتُ إليه ورجَعتُ إليه كثيرًا لطَلَبِ التَّخفيفِ؛ فلم يَرجِعْ. ومُراجَعةُ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ في بابِ الصَّلاةِ إنَّما جازَت من رَسولِنا محمَّدٍ ومُوسى عليهما السَّلامُ؛ لأنَّهما عَرَفا أنَّ الأمرَ الأوَّلَ غيرُ واجبٍ قَطعًا، فلو كانَ واجبًا قَطعًا لَمَا قَبِلَ التَّخفيفَ.</p></div></p>



<p>Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman, “Sesungguhnya tidak ada lagi pergantian titah-Ku sebagaimana Aku wajibkan atasmu dalam Ummul Kitāb.” Yakni dalam Lauḥ Maḥfūdz. Allah berfirman, “Setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya, sehingga tercatat lima puluh kali dalam Ummul Kitāb tapi kewajibannya hanya lima bagimu dan bagi umatmu.” Artinya bahwa setiap salat dari salat lima waktu itu, setara dengan sepuluh derajat (pahala) sehingga salat lima kali pahalanya sama dengan salat lima puluh kali. </p>



<p>Kemudian, Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam dibawa kembali menuju Musa Alaihis salām, dan Musa bertanya, “Apa yang telah kamu lakukan?” Nabi menjawab, “Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala telah memberi kami keringanan, dengan memberi kami dalam satu kebaikan (satu kali salat) ganjaran sepuluh kali lipatnya.” </p>



<p>Musa berkata, “Demi Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, aku pernah memerintahkan Bani Israil melakukan yang lebih ringan daripada itu tapi mereka meninggalkannya, maka temuilah kembali Tuhanmu agar Dia memberimu keringanan lagi.” </p>



<p>Lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, “Wahai Musa, demi Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, aku malu kepada Tuhanku telah bolak-balik menemui-Nya untuk&nbsp; meminta keringanan.” </p>



<p>Akhirnya beliau tidak kembali lagi. Meminta perubahan dengan memohon pengurangan ini boleh bagi Rasul kita, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, dan Musa Alaihis salām, karena mereka mengetahui bahwa perintah pertama tidaklah wajib secara mutlak, karena jika memang wajib secara mutlak, tentu tidak boleh dikurangi.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>فقالَ لَه جِبريلُ: فاهبِط باسمِ اللهِ. وأنزَلَه إلى الأرضِ. وقولُه: «واستَيقَظَ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ وَهوَ في مَسجِدِ الحَرامِ»، أي: واستَيقَظ من نَومةٍ نامَها بعدَ الإِسراءِ والمِعراجِ؛ لأنَّ إسراءه لم يَكُن طُولَ ليلتِه، وإنَّما كانَ في بَعضِها، وأمَّا قولُه في أوَّلِه: «بيْنا أنا نائمٌ»، فمُرادُه في أوَّلِ القِصَّةِ؛ وذلك أنَّه كانَ قدِ ابتدأ نَومَه، فأتاه المَلَكُ فأيقَظَه، وفي قولِه في روايةِ مالكِ بنِ صَعصعةَ التي في الصَّحيحَينِ: «بَيْنا أنا عِنْدَ البَيْتِ بيْنَ النَّائِمِ والْيَقْظانِ» إشارةٌ إلى أنَّه لم يَكُنِ استحكَمَ في نَومِه.</p></div></p>



<p>Jibril Alaihis salām lalu berkata, “Turunlah dengan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.” Lantas Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam turun ke bumi. Perkataan bahwa Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam terbangun dan sudah berada di Masjidil Haram maksudnya adalah terbangun dari tidur Beliau setelah melakukan Isrāʾ Miʿrāj, karena perjalanan malam ini tidak terjadi sepanjang malam, melainkan hanya di sebagian malam saja. </p>



<p>Adapun perkataan di awal, “Ketika aku tidur,” maka maksudnya tidur di awal kisah perjalanan beliau, karena awalnya beliau tidur, lalu didatangi malaikat lalu membangunkan beliau. </p>



<p>Dalam riwayat dari Malik bin Shaʿshaʿah Radhiyallāhu ʿanhu dalam <em>Shahihain</em> disebutkan, “Ketika aku berada di sisi Al-Bait (Kaʿbah) dalam keadaan antara tertidur dan terjaga,” menunjukkan bahwa beliau tidaklah tertidur pulas.</p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وهذه الرِّوايةُ روايةُ شَريكِ بنِ عبدِ اللهِ عن أنسِ بنِ مالكٍ، قد خَالَفت غيرَه من المَشهُورين في عِدَّةِ أشيَاءَ:</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>1- أمكنةِ الأنبياءِ في السَّمواتِ، وقد أفصَحَ هو بأنَّه لم يَضبط مَنازِلَهم.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>2- وكَونِه قبْلَ البَعثةِ، وقد قدَّمنا أنَّ مِعراجَه كانَ بعدَ بَعثتِه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، والدَّليلُ على ذلك؛ كيفَ يُوحَى إليه بالصَّلاةِ، ولم يُوحَ إليه بالرِّسالةِ؟!</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>3- أنَّ الإسراءَ والمِعراجَ وقَعَ له في المَنامِ، والثَّابتُ أنَّه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ حَضَرَ تِلك الرِّحلةَ بجسدِه الشَّريفِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>4- وقولِه في سِدرةِ المُنتَهى: إنَّها فَوقَ السَّماءِ بِما لَا يَعلَمُه إلَّا اللهُ تَعالَى، والمَشهورُ أنَّهَا في السَّابعةِ أوِ السَّادِسةِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>5- وقولِه في النِّيلِ والفُراتِ إنَّ عُنصُرَهما في السَّماءِ الدُّنيا، والمَشهورُ أنَّه في السَّابعةِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>6- وأنَّ الكَوثَرَ في السَّماءِ الدُّنيا، والمَشهورُ أنَّه في الجَنَّةِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>7- ونِسبةِ الدُّنوِّ والتَّدلِّي في قَولِه: «ثُمَّ دَنَى فَتَدَلَّى» إلى اللهِ تَعالى، والمَشهورُ أنَّه لِجِبريلَ.</p></div></p>



<p>Riwayat ini adalah riwayat dari Syarik bin Abdullah dari Anas bin Malik, yang berbeda dengan yang diriwayatkan oleh para perawi yang lebih terkenal dalam beberapa hal:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tempat-tempat para nabi di langit. Dia menegaskan bahwa dia tidak bisa memastikan tempat-tempat mereka di mana.</li>
</ol>



<ol start="2" class="wp-block-list">
<li>Peristiwanya sebelum masa pengutusan, telah dibahas bahwa Miʿrāj beliau adalah setelah masa beliau diutus. Dalilnya, bagaimana beliau diberi wahyu untuk salat (wajib) sedangkan wahyu menjadi Rasul saja belum.</li>
</ol>



<ol start="3" class="wp-block-list">
<li>Peristiwa Isrāʾ Miʿrāj terjadi di dalam mimpi. Padahal yang valid bahwa beliau menjalani perjalanan tersebut dengan jasad beliau yang mulia.</li>
</ol>



<ol start="4" class="wp-block-list">
<li>Perkataannya tentang Sidratul Muntahā bahwa ia di atas langit yang hanya diketahui oleh Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala semata. Yang lebih tersohor bahwa letaknya di langit keenam atau ketujuh.</li>
</ol>



<ol start="5" class="wp-block-list">
<li>Perkataan tentang sungai Nil dan Efrat, bahwa sumbernya berada di langit dunia. Pendapat yang terkenal adalah bahwa sumbernya ada di langit ketujuh.</li>
</ol>



<ol start="6" class="wp-block-list">
<li>Al-Kautsar terletak di langit dunia, yang terkenal ia ada di dalam surga.</li>
</ol>



<ol start="7" class="wp-block-list">
<li>Menyandarkan perbuatan mendekat dan bertambah dekat dalam firman-Nya, “Dia kemudian mendekat (kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam), lalu bertambah dekat,” (QS. An-Najm: 8). <br><br>kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, pendapat yang lebih terkenal bahwa itu adalah perbuatan Jibril.</li>
</ol>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفي الحَديثِ: ثُبوتُ رِحلةِ المِعراجِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفيه: عَظيمُ رَحمةِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ بِنَبيِّه وَأُمَّتِهِ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفيه: أدَبُ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ في استِشارتِه لجِبريلَ عليه السَّلامُ قَبلَ مُراجَعتِه لرَبِّه عَزَّ وجلَّ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفيه: تَفضيلُ نَبيِّنا مُحَمَّد صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ على سائرِ إِخوانِه الأنبياءِ عليهم السَّلامُ.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفيه: ثُبوتُ صِفةِ الكَلامِ لله سُبحانَه وَتعالى.</p></div></p>



<p><div dir="rtl" style="text-align: right; font-size: 38px; line-height: 1.4;"><p>وفيه: ثُبوتُ صِفةِ العُلوِّ لله سُبحانَه وَتعالى.</p></div></p>



<p><h3>Faedah Hadis</h3></p>



<p>Beberapa kandungan hadis ini:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Penetapan perjalanan Isrāʾ Miʿrāj.</li>



<li>Agungnya kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala terhadap Nabi-Nya dan umatnya.</li>



<li>Adab Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam yang meminta saran kepada Jibril Alaihis salām sebelum kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</li>



<li>Keutamaan Nabi kita Shallallahu Alaihi wa Sallam di atas seluruh saudara beliau dari kalangan Nabi Alaihis salām.</li>



<li>Penetapan sifat kalam bagi Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</li>



<li>Penetapan sifat tinggi bagi Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.</li>
</ol>



<p></p>



<p><strong>Sumber:</strong></p>



<p><a href="https://dorar.net/hadith/sharh/5824">https://dorar.net/</a></p>



<p><a href="https://drive.google.com/file/d/1hAHWfsjICbuGsIE0Or8Q7j_oGg6Lb556/view?usp=drive_link">Sumber artikel PDF</a></p>
<p>The post <a href="https://kisahmuslim.com/8287-syarah-hadis-isra%ca%be-mi%ca%bfraj-dan-perintah-wajibnya-salat-bagian-2.html">Syarah Hadis Israʾ Miʿraj dan Perintah Wajibnya Salat (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://kisahmuslim.com">Cerita kisah cinta penggugah jiwa</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8287</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
