<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:22:17 +0000</lastBuildDate><category>VISIT BANDA ACEH</category><category>VISIT ACEH</category><category>SEJARAH ACEH</category><category>ACEH TOURISM</category><category>Biologi</category><category>KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><category>KULINER ACEH</category><category>news</category><category>KISAH TELADAN</category><category>WISATA ACEH</category><category>KISAH ISLAMI</category><category>sepak bola</category><category>Astronomi</category><category>BUDAYA ACEH</category><category>Global Warming</category><category>ALAM ACEH</category><category>PENDIDIKAN</category><category>sains</category><category>world cup 2010</category><category>KEAJAIBAN AL-QUR&#39;AN</category><category>NEGARA JUARA FIFA WORLD CUP CHAMPIONSHIP</category><category>PENDIDIKAN ACEH</category><category>SAHABAT NABI</category><category>TOKOH ISLAM</category><category>antariksa</category><category>AIR TERJUN TERTINGGI DI DUNIA</category><category>Aksi Kaninus</category><category>Aksi Kaninus V</category><category>Benua/Kontinental Terluas</category><category>Daftar pemain terbaik pria dari tahun 1991-2008</category><category>Fakta</category><category>Idul Fitri</category><category>Lomba Menulis DPD</category><category>Mesjid Paling Indah Di Dunia</category><category>Mudik</category><category>Pengabdian</category><category>ULAMA ACEH</category><category>WANITA SHALIHAH</category><category>arkeologi</category><category>fenomena</category><category>football</category><category>geologi</category><title>INSPIRATIF DAN TELADAN</title><description></description><link>http://kuartil.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>203</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1477653522608767288</guid><pubDate>Sat, 05 Dec 2015 17:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-12-05T09:54:24.564-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aksi Kaninus</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aksi Kaninus V</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengabdian</category><title>AKSI KANINUS V adalah tentang  pengabdian, silaturrahmi dan pembentukan karakter</title><description>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf0srmRi7ZxTToOaP9MWIKVWZqlvSOUXdoNvZQijtTt1doNZboCXw-UTKwS59LDQgNDTOUIE1yV9gPsBEjwNbL6ZmlJK_4ua9ykdght8rysXb2voFcmdepOwfZwYY3k5JhtP_dyhj2DLoh/s1600/PhotoGrid_1357011414453.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf0srmRi7ZxTToOaP9MWIKVWZqlvSOUXdoNvZQijtTt1doNZboCXw-UTKwS59LDQgNDTOUIE1yV9gPsBEjwNbL6ZmlJK_4ua9ykdght8rysXb2voFcmdepOwfZwYY3k5JhtP_dyhj2DLoh/s320/PhotoGrid_1357011414453.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;DHE dan Sikat Gigi Massal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Empat puluh lima hari yang lalu tepatnya tanggal 22-24 oktober 2015 adalah hari-hari dimana memiliki nilai sejarah tersendiri bagi keluarga besar  Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala(FKG Unsyiah). Di hari tersebut kami melakukan sebuah  tanggung jawab moral sebagai dokter gigi yaitu bakti sosial yang kami namakan dengan AKSI KANINUS yang  juga merupakan perwujudan dari tri dharma perguruan tinggi yang ketiga yaitu pengabdian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi Kaninus tahun ini merupakan yang ke-5 dimana Bireuen menjadi tempat yang kami pilih yaitu tepatnya di puskesmas kecamatan Jangka. Kegiatan yang kami lakukan di Aksi Kaninus V meliputi: DHE(Dental Health Education), PMT(Pemberian Makanan Tambahan ), Penanaman pohon dan gotong royong, Home Visit, Penyuluhan Napza, Lomba Azan dan surat pendek, Donor darah dan kegiatan utamanya adalah Pengobatan Gigi dan Mulut gratis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rangkaian-rangkaian kegiatan tersebut, semuanya di harapkan mampu menumbuhkan jiwa sosial dari seluruh mahasiswa FKG, rasa ingin membantu sesama sebagai mana agama Islam mengajarkan. Karena seharusnya “Khairunnas ma yanfa’u linnas” harus menjadi prinsip kehidupan setiap insan manusia terlebih seorang tenaga medis, dokter gigi yang memang hakikat pekerjaannya adalah membantu orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain rangkaian kegiatan yang luar biasa, yang paling berkesan di Aksi Kaninus V adalah silaturrahmi, baik sesama internal keluarga besar FKG Unsyiah maupun dengan masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya masyarakat kecamatan Jangka. 
Aksi Kaninus V merupakan satu-satunya program yang dimana seluruh komponen FKG Unsyiah berkumpul dan bersama-sama saling membantu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para dosen, alumni, dokter gigi muda dan mahasiswa pre-klinik mulai dari angkatan termuda sampai angkatan tertua  ikut andil dalam Aksi Kaninus ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Interaksi-interaksi yang mungkin selama perkuliahan jarang terjadi karena masing-masing memiliki kesibukan tersendiri seperti misalnya “log book” bagi mahasiswa pre-klinik yang merupakan sebuah kata yang sangat-sangat tidak asing. Begitu juga mahasiswa klinik(dokter gigi muda) yang selalu sibuk dengan mencari pasien, merawatnya sampai mengantarkannya pulang kembali. Rutinitas-rutinitas itu menyita waktu untuk saling berjumpa dan berinteraksi dalam waktu yang lama. Hari-hari dikampus kalaupun ada interaksi, itu dalam konteks pembelajaran yang dapat dipastikan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi Kaninus ini seolah-olah menjadi Super Hero yang datang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena itu tiga hari yang di jalani bersama-sama tersebut tentu memiliki kesan tersendiri bagi semua komponen dan pastinya dengan banyaknya interaksi itu membuat kami memiliki keakraban yang lebih di bandingkan sebelumnya.
Di Aksi Kaninus ini pula kami bisa mengenal alumni-alumni yang selalu menjadi bagian dari cerita motivasi yang di berikan oleh dosen. Orang-orang yang telah mengalahkan berbagai rintangan untuk menjadi seorang dokter gigi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Selain itu hal yang paling luar biasa dari Aksi Kaninus ini adalah pembentukan karakter kepemimpinan, bagaimana mengumpulkan teman-teman panitia yang sangat banyak, menahan ego ketika kita mendengarkan pendapat orang lain dan bagaimana menahan emosi ketika kita sama-sama lelah dan yang paling-paling berkesan adalah bagaimana kita di hadapkan kepada  dua hal yang sama-sama penting tapi satu hal yang harus dipilih untuk dikerjakan dalam waktu yang sama seperti meninggalkan kuliah yang semata-mata untuk mengharap ridha Allah untuk survey, lobby dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini semua disebabkan karena keinginan kita semua yang menginginkan Aksi Kaninus V ini sukses. Karena keinginan itu persiapan yang dilakukan pun harus jauh-jauh hari dan mengorbankan banyak hal.

Sebenarnya ketika berbicara tentang Aksi kaninus, setiap hari, jam, menit bahkan detik memiliki cerita tersendiri yang apabila diceritakan mungkin akan menyulut emosi, sedih, senang dan pastinya tidak akan habis dan bosan walaupun di bahas setiap hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Di akhir tulisan ini, saya ingin menuliskan sebuah kalimat yang di nukilkan dalam “ Kitab Qishashu Wa ‘Ibad ”  yang sangat menginspirasi kami, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;“ Kalaupun suatu hari engkau lupa dimana benih itu kau tanam, maka hujan akan memberitahumu. Karena itu lakukanlah kebaikan dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun, meskipun kita tidak tahu, kapan dan dimana bisa memetik buahnya. Kalaupun buah itu tidak sempat kita petik di dunia, maka kita pasti akan memetiknya di AKHIRAT “</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2015/12/aksi-kaninus-v-adalah-tentang.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf0srmRi7ZxTToOaP9MWIKVWZqlvSOUXdoNvZQijtTt1doNZboCXw-UTKwS59LDQgNDTOUIE1yV9gPsBEjwNbL6ZmlJK_4ua9ykdght8rysXb2voFcmdepOwfZwYY3k5JhtP_dyhj2DLoh/s72-c/PhotoGrid_1357011414453.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-3783391860466676582</guid><pubDate>Sat, 27 Oct 2012 15:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-27T08:26:30.603-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEAJAIBAN AL-QUR&#39;AN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Ini Tidak Mungkin! Muhammad Pasti Menggunakan Mikroskop</title><description>
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSpZyLZnoBn7xr3i4EwyfYM7rOm0uZAmzjrA8IvCFf40KIvLkL70aDVAF2fzWdSXsd1KmlAOt6oWylFLi9PlDmdb6VpXkNJDeOonKJ2cXC6hwQE5w2-eW_4Up9hgI_xRotEy8dcEM0BDRJ/s1600/embrio-300x239.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;159&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSpZyLZnoBn7xr3i4EwyfYM7rOm0uZAmzjrA8IvCFf40KIvLkL70aDVAF2fzWdSXsd1KmlAOt6oWylFLi9PlDmdb6VpXkNJDeOonKJ2cXC6hwQE5w2-eW_4Up9hgI_xRotEy8dcEM0BDRJ/s200/embrio-300x239.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

DR. KEITH L. MOORE MSc, PhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :

“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, “Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?”

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor seperti yang termuat di islampos.com

***
“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu&#39;minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqoh’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah.

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa. Jelas itu adalah pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah SWT, yang Maha Mengetahui segala Sesuatu.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk agama Islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar. Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang.
sumber : kisahislami.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/10/ini-tidak-mungkin-muhammad-pasti.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSpZyLZnoBn7xr3i4EwyfYM7rOm0uZAmzjrA8IvCFf40KIvLkL70aDVAF2fzWdSXsd1KmlAOt6oWylFLi9PlDmdb6VpXkNJDeOonKJ2cXC6hwQE5w2-eW_4Up9hgI_xRotEy8dcEM0BDRJ/s72-c/embrio-300x239.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-6289182073077693665</guid><pubDate>Sun, 09 Sep 2012 08:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-09-09T01:09:27.124-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PENDIDIKAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PENDIDIKAN ACEH</category><title>Aceh Raih Lima Medali di OSN 2012</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM6d5RlkwrS0dVcwSavh7D3wFHzvU1gdzQhiqtZDEKb334fyc7bxfuYFdcPYsgD28COg5JebyT-uWhuoL49wHY9hadK9PSAWcApnw88pskINO5-qz418dm-krId8d40wGO5fZShz9kdlTM/s1600/Apriandi_.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM6d5RlkwrS0dVcwSavh7D3wFHzvU1gdzQhiqtZDEKb334fyc7bxfuYFdcPYsgD28COg5JebyT-uWhuoL49wHY9hadK9PSAWcApnw88pskINO5-qz418dm-krId8d40wGO5fZShz9kdlTM/s200/Apriandi_.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5786086098607232098&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BANDA ACEH - Empat siswa Aceh berhasil meraih satu medali perak dan tiga medali perunggu pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2012 yang berakhir Kamis (6/9) malam di Jakarta. Selain itu, untuk kalangan guru, Aceh juga meraih satu medali perak pada olimpiade tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengawas Dinas Pendidikan Aceh, Drs Jailani MPd yang mendampingi kepulangan siswa Aceh dari Jakarta di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, kemarin, menyebutkan, empat siswa yang meraih medali masing-masing Fadhlullah Apriandy (SMAN Modal Bangsa)  yang merebut medali perak pada bidang studi Matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga medali perunggu lainnya diraih Andini Ika Putri (SMA Teuku Nyak Arief Fatih Billingual School) bidang studi Matematika, Resti Fajrina (SMA T Nyak Arief Fatih Billingual School)  bidang studi Astronomi, dan T Abdi Zil Ikram (SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh) bidang studi Astronomi. Sedangkan satu lagi medali perak disumbangkan Saifullah SAg, guru SMA Unggul Sigli, Kabupaten Pidie, pada cabang Matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadhlullah Apriandy, siswa SMA Modal Bangsa kelahiran Pangwa Kabupaten Pidie Jaya, 2 April 1995 mengakui untuk bisa merebut medali perak tersebut mereka harus bersaing ekstra ketat dengan wakil-wakil dari 32 propinsi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami sebenarnya sudah berusaha maksimal. Tapi, karena persiapan dan kesiapan lawan jauh lebih baik dari kami, Aceh hanya kebagian empat medali untuk siswa dan satu medali untuk guru,” kata alumni MTsN Model Banda Aceh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut menjemput kepulangan wakil Aceh pada OSN itu sejumlah pejabat di Disdikpora Banda Aceh dan Disdik Aceh, yaitu Drs Hasanuddin, Drs Amiruddin, Ir Muslim, dan Drs Ikhwan. Selain itu, Kepala SMAN Modal Bangsa, Drs Yusnaidi MPd dan Kepala SMA T Nyak Arief Fatih Bilingual School Banda Aceh, Dra Azizah Takril, serta puluhan siswa SMA Modal Bangsa dan SMA T Nyak Arief.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* peraih medali&lt;br /&gt;- Fadhlullah Apriandy/Perak (SMAN Modal Bangsa)&lt;br /&gt;- Andini Ika Putri/Perunggu (SMA Fatih Billingual School)&lt;br /&gt;- Resti Fajrina/Perunggu (SMA Fatih Billingual School)&lt;br /&gt;- T Abdi Zil Ikram (SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh)&lt;br /&gt;- Saifullah SAg/Perak (Guru SMA Unggul Sigli, Kabupaten Pidie)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : aceh.tribunnews.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/09/aceh-raih-lima-medali-di-osn-2012.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM6d5RlkwrS0dVcwSavh7D3wFHzvU1gdzQhiqtZDEKb334fyc7bxfuYFdcPYsgD28COg5JebyT-uWhuoL49wHY9hadK9PSAWcApnw88pskINO5-qz418dm-krId8d40wGO5fZShz9kdlTM/s72-c/Apriandi_.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-3801942191582585299</guid><pubDate>Thu, 23 Aug 2012 05:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-22T22:44:36.404-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Jodohku, di Manakah Dirimu?</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK0oh1EgcPwF4FThGLg_rGxYZ6yXB6RaKHWyRE_gvPeROY2Cztyv5cT4hv4N4xSz5GRdTim2yQGsF9mSlyWrv-uCxsb3NxobcfnsE5kvzkSjY7X4zxjRemNTZFj2i4AzZPZznHngmHA2vq/s1600/ilustrasi-ikhwan-akhwat-2-250x205.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 164px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK0oh1EgcPwF4FThGLg_rGxYZ6yXB6RaKHWyRE_gvPeROY2Cztyv5cT4hv4N4xSz5GRdTim2yQGsF9mSlyWrv-uCxsb3NxobcfnsE5kvzkSjY7X4zxjRemNTZFj2i4AzZPZznHngmHA2vq/s200/ilustrasi-ikhwan-akhwat-2-250x205.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5779740363703755314&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Nin Khalida&lt;br /&gt;Ada yang resah, bilangan tahun makin bertambah pada usia. Namun tak juga sampai pada masa untuk memesan undangan walimah, lalu menyebarkannya pada sahabat, tetangga dan saudara dengan suka cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mulai gelisah, saat teman-teman seangkatan, bahkan adik kelas mulai berfoto dengan anak-anaknya, sudah dua, tiga bahkan berlima, dengan senyum yang bahagia. Lalu hati pun bertanya, kapan giliran saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mulai meragukan kesabarannya sendiri untuk bertahan. Lalu perlahan-lahan mengubah penampilan, melobi karakter kebaikan yang dulu disyaratkan untuk calon pendamping. Ada yang mulai melunak, tak lagi memilih-milih karakter keimanan dan kebaikan yang dulu disyaratkan sebagai calon qawwamnya dalam rumah tangga. Akhirnya berakhir pada ucapan, “wis sopo wae lah sing tekko” (sudah, siapa saja lah yang datang).ada yang mulai ragu bahwa dengan tetap menjaga keimanan dan kesabarannya, ia akan mendapatkan jodoh yang layak di mata Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ratusan kali, mungkin ribuan bahkan jutaan kali berdoa agar didekatkan jodoh yang baik dan tepat untuk nya, namun tak kunjung dikabulkan oleh Allah. Lalu akhirnya marah, perlahan meragukan Maha Rahmannya Allah. Akhirnya tak lagi khusyuk meminta, bahkan berhenti berharap dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang akhirnya menyambut siapa saja dengan tangan terbuka, setiap sms yang membuat hatinya berbunga, mengiyakan tawaran makan malam, dan jalan-jalan yang datang padanya. Menjajaki setiap orang yang dirasa ‘potensial’ menjadi pendamping hidupnya. Terus menjalani ‘petualangan cinta’ sampai ketemu yang paling cocok dan berani melamarnya. “Siapa tahu jodoh”, begitu kata hatinya. Keyakinannya menjadikan dia seperti pembeli sepatu, berganti-ganti sampai model, harga dan ukurannya pas di kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jodohku: Luar biasa hingga kita bertemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang akhirnya menjadi suami istri, suatu saat akan menyadari betapa luar biasanya ‘garis hidup’ yang dibuat Allah hingga mempertemukan mereka berdua. Sampai pada saya beberapa kisah, yang membuat saya akhirnya berkata “Subhanallah, Maha Suci Allah”. Baru menyadari makna kata “wa min aayaatihii” pada Ar-Rum 21: ayat yang banyak dinukil pada kartu undangan walimah. Mari kita renungkan lagi “Dan di antara tanda-tanda kekuasanNya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antara kamu rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada saya beberapa kisah nyata tentang teman, kerabat dan beberapa kenalan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saya memanggilnya bu Aisy, guru TK saya. Memakai busana muslimah ke mana saja sejak masih muda. Selalu tersenyum ramah dan mengingat nama kami, muridnya. Lama tak bertemu, bahkan sampai saya kuliah, beliau juga belum menikah. Baru ketika saya hampir lulus kuliah, ibu yang pernah menjadi teman sepengajiannya itu akhirnya mengabarkan berita walimah bu Aisy. Mungkin usianya ketika menikah itu sudah lebih 50 tahun, masih ‘gadis’ insya Allah. Seorang ustadz dari sebuah organisasi keislaman terkemuka, melamarnya. Duda dengan anak-anak dan cucu yang shalih-shalihah insya Allah.  Ketika lebaran tiba, saya melihat ruang tamunya bertambah ramai: ikhwan-akhwat beserta cucu-cucu yang lucu kini meramaikan rumahnya, membuat pelangi di hatinya. Puluhan tahun kesabaran yang berbuah indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ini cerita teman dari teman sekamar saya. Tetangganya menikah, ramai tamu menghadiri undangannya. Mereka berdua baru saja melaksanakan ijab-kabul, langsung duduk berdua di pelaminan menyalami tamu undangan. Belum sempat masuk kamar untuk berdua menikmati kehalalan suami istri. Tiba-tiba sang mempelai lelaki berkata pada istrinya:”dadaku sakit dek”, lalu sang istri memapahnya duduk di kursi pelaminan. Beberapa menit kemudian, mempelai lelaki itu meninggal di kursi pelaminannya. Masih memakai baju pengantinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menonton sebuah program bincang-bincang keislaman di sebuah televisi swasta, dihadirkan sepasang suami istri yang perbedaan usia keduanya 20 tahun lebih. Otak saya masih loading, memastikan beberapa fakta: ketika sang lelaki berumur dua puluh tahun lebih (sekiranya ia sekolah terus, maka kira-kira sudah lulus kuliah): ketika itu ‘jodohnya’ baru lahir ke dunia. Ya lahir sebagai seorang bayi, lalu baru dua puluh tahun kemudian mereka menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ini cerita dari adik kelas saya, bapak-ibunya berasal dari desa yang berbeda di sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Tapi mereka berdua memutuskan menikah, justru ketika kedua keduanya dipertemukan Allah saat merantau untuk bekerja di Kalimantan. Jodoh yang ternyata dekat, tapi Allah (mungkin) menginginkan mereka melakukan perjalanan ribuan kilometer jauhnya, hingga sampai pada koordinat tempat mereka bertemu, dan waktu yang tepat untuk menikah. Ada pula yang bapaknya lahir dan besar di Kalimantan, Ibunya lahir dan besar di Sumatra, tapi dipertemukan dan memutuskan menikah saat masing-masing tinggal sementara waktu di Pulau Jawa. Ya, masing-masing menempuh jalan panjang, mengambil banyak keputusan penting sampai akhirnya memutuskan untuk menikah. Ya keputusan penting itu bisa berupa; mau sekolah di mana, diterima kuliah di jurusan apa, di kota mana, bekerja di mana, pindah bekerja di mana, berteman dengan siapa dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. kita mungkin juga pernah tahu lewat media massa, ada seorang artis dengan tubuh (maaf) ‘kerdil’, akhirnya menikah dengan perempuan bertubuh normal, cantik dan akhirnya mereka menikah dan punya anak. Kita juga mungkin kadang terheran-heran, dengan ‘rumus jodoh’ ketika bertemu dengan seorang yang sangat cantik dan memiliki suami yang ‘sangat biasa saja’, atau sebaliknya dalam pandangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditambahkan akan semakin panjang daftar kisahnya. Dengan berbagai nama, waktu, tempat dan lakon yang berbeda-beda. Tapi setidaknya dari berbagai kisah yang dekat, dan terjadi di sekitar kita bisa berpikir, merenungkan dan mengambil kesimpulan-kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan-kesimpulan yang sebenarnya (semua orang) Tahu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jodoh dan berjodoh, adalah bagian dari Keputusan Allah, penetapan Allah atas manusia. Urusan jodoh dan berjodoh, bukan sebuah urusan kecil dan main-main, karena Allah tak pernah main-main dalam menciptakan manusia, menentukan rezeki, dan perjalanan hidup hingga matinya manusia. Allah tak sedang ‘mengocok lotre’ dan mengundi seperti arisan ketika menentukan jodoh seseorang. Maka jika kita memiliki harapan tentang calon pendamping hidup kita, menginginkan agar kita segera dipertemukan dengan jodoh kita, maka mintalah pada Allah! Bicaralah pada Allah! Mendekatlah pada Allah! Bulatkan, kuatkan, kencangkan keyakinan kita pada Allah. Apa yang tidak mungkin bagi kita, adalah sangat mudah bagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru karena kita tidak tahu siapa jodoh kita, kapan bertemunya, bagaimana akhir kisahnya di dunia dan akhirat: maka hidup kita menjadi lebih indah, berwarna dan bermakna. Karena kita akan menjalani kemanusiaan kita dengan tetap menjadi hamba Allah. Menikmati indahnya berjuang, menikmati kesungguh-sungguhan ikhtiar, menikmati indahnya meminta pada Allah, menikmati indahnya memohon pertolongan pada Allah, menikmati indahnya bersabar, menikmati ‘kejutan’-kejutan yang Allah hadirkan dalam kehidupan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa mengajukan proposal pada Allah. Kita tidak bisa memaksa Allah: pokoknya dia ya Allah, maunya kau dia yang jadi jodohku ya Allah. Kita tidak bisa menguasai dalamnya hati manusia, kita tak bisa membatasi akal pikiran manusia. Ya karena kita tidak berkuasa atas kehidupan dan kematian manusia, atas berbolak-baliknya hati manusia: karena itu kita tak boleh melabuhkan cinta terbesar kita pada manusia. Kita labuhkan saja cinta terbesar kita pada Allah, yang dengan kecintaan itu lalu Allah melabuhkan cinta manusia yang bertaqwa dalam hati kita. Sehingga taqwa itu yang membuat kita berjodoh dengan orang yang bisa menumbuhsuburkan cinta kita pada Allah. Karena taqwa yang dirajut selama pernikahan yang barakah itu, mudah-mudahan kita berjodoh hingga ke surga. Bukankah ini lebih indah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh jodoh tidak berjalan linier di atas garis kecantikan, ketampanan, kekayaan, kedekatan geografis. “Rumus jodoh’ bukan ditentukan oleh hukum kepantasan manusia. Karena manusia hanya tahu permukaannya, berpikir dalam kesempitan ilmunya, memutuskan dalam pengaruh hawa nafsunya. ‘Rumus jodoh’ semata-mata kepunyaan Allah. Karena itu, sebagai hamba kita hanya mampu menerima keputusan Allah. Menyiapkan diri untuk menerima apapun keputusan Allah. Menyiapkan seluas-luas kesabaran, keikhlasan, sebesar-besar keimanan untuk menerima ‘jatah jodoh’ yang berupa pendamping hidup, rezeki, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, menunggulah dalam kesibukan memperbaiki diri. Menunggulah dalam kesibukan beramal shalih, persubur silaturahim dan mendoakan saudara seiman. Kita tidak bisa mempersiapkan orang yang akan menjadi jodoh kita. Kita tidak punya kendali untuk mengatur orang yang ‘akan jadi jodoh kita’. Kita hanya bisa mempersiapkan diri kita. Membekali diri dengan segala kemampuan, keterampilan, sikap hati untuk menjalankan peran-peran dalam pernikahan. Ketika saat itu tiba, ijab qabul sah, seketika itu seperangkat peran diserahkan di pundak kita. Allah menyaksikan! Seketika itu kita akan menjadi istri/suami, menantu, ipar, anggota masyarakat baru. Dan seketika itu pula, tak cukup lagi waktu mempersiapkan diri. Ya, pernikahan bukan awal, jadi jangan berpikir untuk baru belajar, baru berubah setelah menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup itu adalah seni menerima, bukan semata-mata pasrah. Tapi penerimaan yang membuat kita tetap berjuang untuk mendapatkan ridha Allah. Karena apapun yang kita terima dari Allah, semuanya adalah pemberian, harta adalah pemberian, pendamping hidup adalah pemberian, ilmu, anak-anak, kasih sayang, cinta dan semua yang kita miliki hakikatnya adalah pemberian Allah. Semuanya adalah ujian yang mengantarkan kita pada perjuangan mendapatkan keridhaan Allah. Menerima dan bersyukur adalah kunci bahagia, bukan berburuk sangka dan berandai-andai atas apa yang belum diberikan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apa saja yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal, tidakkah kamu mengerti” (QS. al-Qashash: 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah bukan akhir, bukan awal, ia setengah perjuangan. Pernikahan berarti peran baru, tanggungjawab baru, tantangan baru: bagian dari daftar yang akan dihisab dan dimintai pertanggungjawaban dari kita di yaumil akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang berjodoh itu, adalah tentang waktu, tentang tempat, tentang masa. Dan yang kita sebutkan tadi semua ada dalam genggaman Allah. Bukankah dalam surat al-ashr Allah bersumpah dengan waktu. “Demi masa, sungguh manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran”. Ya, agar tak bosan, resah dan merugi saat menanti saat walimah tiba, sibuklah memperbaiki iman, amal dan tetap setia dalam kebenaran dan kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dan mendapat pendamping hidup itu tidak pasti, ada banyak orang yang meninggal ketika masih bayi atau remaja. Tapi Mati itu sebuah kepastian. Orang yang menikah pun juga akan mati. Jangan terlalu galau, ada perkara yang lebih besar dari sekedar status menikah atau tidak menikah. Hidup itu bukan semata-mata perjuangan mendapatkan pendamping hidup. Karena yang telah menikah pun, harus terus berjuang agar mereka diberikan rahmat oleh Allah untuk tetap ‘berjodoh’ hingga ke surga, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): “Salamun alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar Ra’du 23-24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.dakwatuna.com&lt;br /&gt;</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/jodohku-di-manakah-dirimu.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK0oh1EgcPwF4FThGLg_rGxYZ6yXB6RaKHWyRE_gvPeROY2Cztyv5cT4hv4N4xSz5GRdTim2yQGsF9mSlyWrv-uCxsb3NxobcfnsE5kvzkSjY7X4zxjRemNTZFj2i4AzZPZznHngmHA2vq/s72-c/ilustrasi-ikhwan-akhwat-2-250x205.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1398054048563275985</guid><pubDate>Thu, 23 Aug 2012 05:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-22T22:39:27.189-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SAHABAT NABI</category><title>Bercermin Pada Kesabaran Utsman dan Kokohnya Umar</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_Vjm-nKW6SsZZHNZnK-FxcEEgHYj-KLd-DX_rXhnAoGeov88DaRUVUQ8YIW-YnTVo9ehdeFr1oX6Brn6c1yvrFj5p7DnonA8tPCwR8wM71l-xKMi83lM-YoRnqxlpiZHY7HzEp1ywqTTd/s1600/imam-ali-bin-abi-thalib.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_Vjm-nKW6SsZZHNZnK-FxcEEgHYj-KLd-DX_rXhnAoGeov88DaRUVUQ8YIW-YnTVo9ehdeFr1oX6Brn6c1yvrFj5p7DnonA8tPCwR8wM71l-xKMi83lM-YoRnqxlpiZHY7HzEp1ywqTTd/s200/imam-ali-bin-abi-thalib.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5779739035702299810&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berilah perumpamaan kepada mereka(manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin, dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. Al Kahfi: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an menjadi kiblat dan teladannya. Karena itulah menjadikan murninya ibadah dan keagungannya. Seorang laki-laki yang kaya raya, dipenuhi dengan kekayaan duniawi di sekitarnya tapi tetap teguh dan kuat dijalan Allah. Atas kesabarannya menahan diri dari kemewahan dunia, ia habiskan waktu siangnya untuk puasa dan malamnya untuk mendekatkan dirinya dengan Sang Pemilik segalanya. Tidak tergoda dengan berbagai makanan lezat dan empuknya tempat tidur mewah, hanya karena perasaan cintanya pada Allah. Dia adalah seorang laki-laki yang telah mendapat dua orang putri dari seorang manusia pilihan Rasulullah saw, yaitu Utsman bin Affan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki kaya raya ini telah menemukan obat mujarab penangkal godaan duniawi, yaitu dengan kedekatan dirinya pada Allah dan Al Qur’an. Ayat di atas yang selalu membuatnya berguncang dan selalu di ulang-ulangnya. Seorang manusia yang hanya menganggap kekayaan dunia seperti daun kering, kecuali jika dibelanjakan dijalan Allah maka akan berubah menjadi kebaikan dan pahala yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran yang perlu perjuangan besar adalah saat kita berada di puncak kejayaan, terlalu banyak pilihan hingga kita terlalu sulit untuk menjadikan diri ini tidak terlena dengan indahnya dunia. Hanya jiwa yang besar dan kokoh yang selalu dalam dekapan Allah, mampu selamat dari gemerlap dunia. Sabarnya Utsman yang membuat perjanjian dengan dirinya untuk membebaskan hamba sahaya setiap hari Jum’at, dan membantu penduduk mekah saat masa paceklik. Semua dilakukannya untuk mengharap keridhaan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utsman seorang yang sangat unik dan luar biasa, memiliki kasih sayang yang sangat besar dan senang dengan menyambung silaturahim. Itu adalah cerminan dari dekatnya hubungan dengan Allah di waktu siang dan malamnya. Banyaknya puasa dan kekuatan bangun di malam harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang mari kita bercermin kepada seorang Umar bin Khattab, kekokohan ‘azamnya untuk merubah diri lebih baik. Dan inilah ungkapan yang sering diulangnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dahulu engkau amatlah rendah, lalu Allah tinggikan kedudukanmu, dahulu engkau sesat kemudian Allah berikan petunjuk kepadamu, dahulu engkau hina, kemudian Allah muliakan dirimu. Maka, apakah yang akan engkau katakan kepada Tuhanmu esok (di akhirat)?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah manusia yang sangat lembut hatinya, saat menjadi imam shalat tangisnya yang terdengar hingga shaf terakhir. Yang selalu mencucurkan airmata di setiap suapan makanan lezat, minuman dingin yang menyegarkan. Seorang laki-laki yang benar-benar takut akan kebesaran Allah, tunduk dan patuh kepada-Nya dengan penuh penghormatan dan rasa malu bila menghadap–Nya dalam keadaan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Rasulullah telah mengabarkan jaminan surga baginya. Namun ia sungguh lebih kuat dari semua syahwat dan godaan, hingga seolah-olah ia benar-benar ma’shum (terjaga) dari segala kesalahan. Ia sangat takut, berhati-hati dan malu kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ia mencontoh Rasulullah yang memenuhi malamnya dengan tahajjud dan beribadah pada-Nya, serta siangnya dipenuhi dengan puasa dan jihad. Inilah penghormatan sebaik-baik penghormatan. Inilah ungkapan rasa syukur kepada Allah dengan sebaik-baik syukur. Hubungannya dengan Allah bukan karena ketakutan akan siksanya tetapi karena kecintaan dan pengagungan kepada Allah dan rasa malu pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia senantiasa memacu dirinya melampaui batas kemampuannya untuk meraih sebanyak-banyak makrifat dan syukur kepada sang penciptanya. Rasa malunya kepada Allah telah menjauhkannya dari kemewahan dunia, bahkan dari ketenangan dunia. Ia dan keluarganya tidak mau makan kecuali makanan pokok untuk kekuatan tubuhnya, tidak pula menginginkan kehidupan kecuali sekadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cermin yang begitu mempesona itu, semoga mampu menjadikan diri kita terpacu untuk melakukan kebaikan dan meluruskan niat karena kecintaan kita kepada Allah. Bersama-sama kita berlomba dalam kebaikan, mengingatkan dalam kebenaran. Mengingatkan akan adanya akhirat, dan perhitungan amal serta pertanggungjawaban setiap amalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bacalah catatan amalmu, cukuplah dirimu sendiri hari ini sebagai penghisab terhadapmu,” (QS. Al Isra: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat memantau diri dan setiap amalan kita. Apakah yang telah kita berikan kepada Allah? Apakah telah cukup bekal kita untuk menghadap-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu mengira bahwa kami menciptakan kalian dengan sia-sia dan sesungguhnya kalian akan dikembalikan?”(QS Al Mukminun: 115)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap kita kembali kepada-Nya dengan sebaik-baik iman, Islam dan ketaqwaan. Hingga Allah ridha dan masukkan kita ke dalam surga-Nya. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: dakwatuna.com&lt;br /&gt;Sumber gambar :lembaga.us</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/bercermin-pada-kesabaran-utsman-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_Vjm-nKW6SsZZHNZnK-FxcEEgHYj-KLd-DX_rXhnAoGeov88DaRUVUQ8YIW-YnTVo9ehdeFr1oX6Brn6c1yvrFj5p7DnonA8tPCwR8wM71l-xKMi83lM-YoRnqxlpiZHY7HzEp1ywqTTd/s72-c/imam-ali-bin-abi-thalib.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-2882263627288016167</guid><pubDate>Tue, 21 Aug 2012 16:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-21T09:05:54.702-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><title>Pelajaran Ali bin Abi Thalib Kepada 3 Pendeta Yahudi</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1wBKd-YxwSTjMtI_yx1JSdAeXTnWSNW3pH_zqE_84RBNZQa0Lpl-lhyiRXEm9v4lVcGlMhhci4DOGuhkfTMLIs1wABDbRrBoBHrTda91s9qlyo6J9ifC_61VuUqi68PGHn6MQc5cit6DL/s1600/majelisali11.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 175px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1wBKd-YxwSTjMtI_yx1JSdAeXTnWSNW3pH_zqE_84RBNZQa0Lpl-lhyiRXEm9v4lVcGlMhhci4DOGuhkfTMLIs1wABDbRrBoBHrTda91s9qlyo6J9ifC_61VuUqi68PGHn6MQc5cit6DL/s200/majelisali11.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5779158292307389522&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dikala Umar bin Khattab memangku jabatan sebagai Amirul Mukminin, pernah datang kepadanya beberapa orang pendeta Yahudi. Mereka berkata kepada Khalifah, “Hai Khalifah Umar, Anda adalah pemegang kekuasaan sesudah Muhammad dan sahabatnya, Abu Bakar. Kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada Anda. Jika Anda dapat memberi jawaban kepada kami, barulah kami mau mengerti bahwa Islam merupakan agama yang benar dan Muhammad benar-benar seorang Nabi. Sebaliknya, jika anda tidak dapat memberi jawaban, berarti bahwa agama Islam itu bathil dan Muhammad bukan seorang Nabi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Silahkan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan,” sahut Khalifah Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaskan kepada kami tentang induk kunci (gembok) mengancing langit, apakah itu?” Tanya pendeta-pendeta itu, memulai pertanyaan-pertanyaannya.“Terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya, apakah itu? Tunjukkan kepada kami tentang suatu makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi ia bukan manusia dan bukan jin! Terangkan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang dapat berjalan di permukaan bumi, tetapi makhluk-makhluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau induknya! Beritahukan kepada kami apa yang dikatakan oleh burung puyuh (gemak) disaat ia sedang berkicau! Apakah yang dikatakan oleh ayam jantan dikala ia sedang berkokok! Apakah yang dikatakan oleh kuda disaat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh katak di waktu ia sedang bersuara? Apakah yang dikatakan oleh keledai disaat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh burung pipit pada waktu ia sedang berkicau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar menundukkan kepala untuk berpikir sejenak, kemudian berkata,“Bagi Umar, jika ia menjawab ‘tidak tahu’ atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak diketahui jawabannya, itu bukan suatu hal yang memalukan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban Khalifah Umar seperti itu, pendeta-pendeta Yahudi yang bertanya berdiri melonjak-lonjak kegirangan, sambil berkata, “Sekarang kami bersaksi bahwa Muhammad memang bukan seorang Nabi, dan agama Islam itu adalah bathil!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman Al-Farisi yang saat itu hadir, segera bangkit dan berkata kepada pendeta-pendeta Yahudi itu: “Kalian tunggu sebentar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia cepat-cepat pergi ke rumah Ali bin Abi Thalib. Setelah bertemu, Salman berkata: “Ya Abal Hasan, selamatkanlah agama Islam!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bingung, lalu bertanya: “Mengapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman kemudian menceritakan apa yang sedang dihadapi oleh Khalifah Umar bin Khattab. Imam Ali segera saja berangkat menuju ke rumah Khalifah Umar, berjalan lenggang memakai burdah (selembar kain penutup punggung atau leher) peninggalan Rasulullah SAW. Ketika Umar melihat Ali bin Abi Thalib datang, ia bangun dari tempat duduk lalu buru-buru memeluknya, sambil berkata: “Ya Abal Hasan, tiap ada kesulitan besar, engkau selalu kupanggil!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhadap-hadapan dengan para pendeta yang sedang menunggu-nunggu jawaban itu, Ali bin Abi Thalib berkata, “Silahkan kalian bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan. Rasulullah SAW sudah mengajarku seribu macam ilmu, dan tiap jenis dari ilmu-ilmu itu mempunyai seribu macam cabang ilmu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta-pendeta Yahudi itu lalu mengulangi pertanyaan-pertanyaan mereka. Sebelum menjawab, Ali bin Abi Thalib berkata, “Aku ingin mengajukan suatu syarat kepada kalian, yaitu jika ternyata aku nanti sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian sesuai dengan yang ada di dalam Taurat, kalian supaya bersedia memeluk agama kami dan beriman!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya baik!” jawab mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang tanyakanlah satu demi satu,” kata Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mulai bertanya, “Apakah induk kunci (gembok) yang mengancing pintu-pintu langit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Induk kunci itu,” jawab Ali bin Abi Thalib, “ialah syirik kepada Allah. Sebab semua hamba Allah, baik laki-laki ataupun wanita, jika ia bersyirik kepada Allah, amalnya tidak akan dapat naik sampai kehadirat Allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta Yahudi bertanya lagi, “Anak kunci apakah yang dapat membuka pintu-pintu langit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali menjawab, “Anak kunci itu ialah kesaksian (syahadat) bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta Yahudi itu saling pandang di antara mereka, sambil berkata, “Orang itu benar juga!” Mereka bertanya lebih lanjut, “Terangkanlah kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang dapat berjalan bersama penghuninya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kuburan itu ialah ikan hiu (hut) yang menelan Nabi Yunus putera Matta,” jawab Ali. “Nabi Yunus AS dibawa keliling ketujuh samudera!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta-pendeta itu meneruskan pertanyaannya lagi, “Jelaskan kepada kami tentang makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi makhluk itu bukan manusia dan bukan jin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali lalu menjawab, “Makhluk itu ialah semut Nabi Sulaiman AS putera Nabi Dawud AS, Semut itu berkata kepada kaumnya, ‘Hai para semut, masuklah ke dalam tempat kediaman kalian, agar tidak diinjak-injak oleh Sulaiman dan pasukan-nya dalam keadaan mereka tidak sadar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta Yahudi itu meneruskan pertanyaannya, “Beritahukan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang berjalan diatas permukaan bumi, tetapi tidak satu pun diantara makhluk-makhluk itu yang dilahirkan dari kandungan ibunya atau induknya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali menjawab, “Lima makhluk itu ialah, pertama, Adam. Kedua, Hawa. Ketiga, Unta Nabi Shaleh. Keempat, Domba Nabi Ibrahim. Kelima, Tongkat Nabi Musa (yang menjelma menjadi seekor ular).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar jawaban-jawaban serta penjelasan yang diberikan oleh Ali ra, dua di antara tiga orang pendeta Yahudi itu lalu mengatakan, “Kami bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Dari Kitab Fadhailul Khamsah Minas Shihahis Sittah – detikRamadhan.com)&lt;br /&gt;Sumber : kisahislami.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/pelajaran-ali-bin-abi-thalib-kepada-3.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1wBKd-YxwSTjMtI_yx1JSdAeXTnWSNW3pH_zqE_84RBNZQa0Lpl-lhyiRXEm9v4lVcGlMhhci4DOGuhkfTMLIs1wABDbRrBoBHrTda91s9qlyo6J9ifC_61VuUqi68PGHn6MQc5cit6DL/s72-c/majelisali11.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1046144103255702333</guid><pubDate>Wed, 08 Aug 2012 06:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-08T00:34:15.144-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sepak bola</category><title>Brasil Hadapi Meksiko Di Final Olimpiade 2012</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZC-1Fqi5QafK3j59vRNWmwUEDUvJ2q3CsU7KkqVH53BB-dSLOmCrETs0tHTlzbNPtteutnNiLVpvzZkOPywDG7S7mLCDhjIz4rRlCQ8ko6tjEP9VzPSR_kCBMZL49zppT14Yr11IX7Y91/s1600/201827hp2.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 124px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZC-1Fqi5QafK3j59vRNWmwUEDUvJ2q3CsU7KkqVH53BB-dSLOmCrETs0tHTlzbNPtteutnNiLVpvzZkOPywDG7S7mLCDhjIz4rRlCQ8ko6tjEP9VzPSR_kCBMZL49zppT14Yr11IX7Y91/s200/201827hp2.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5774202267695779842&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brasil memastikan tempat di final Olimpiade 2012 untuk berhadapan dengan Meksiko setelah mengalahkan Korea Selatan 3-0 di pertandingan semi-final di Stadion Old Trafford, Rabu (8/8) dinihari WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tersingkirnya Korea Selatan, maka ambisi dua tim asal Asia untuk berlaga di partai puncak pesta olahraga dunia empat tahunan itu kandas, mengingat Jepang juga terhenti di semi-final.Brasil melakukan perombakan dengan memainkan Alex Sandro menggantikan Hulk, dan Korea Selatan menurunkan Lee Beom-Young dan Oh Jae-Seok sebagai starter, menyusul cederanya Jung Sung-Ryong dan Kim Chang-Soo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati bermain selama 120 menit melawan Britania Raya di perempat-final, Korea Selatan justru mengawali laga lebih baik dibandingkan Brasil. Tim Negeri Ginseng mendapatkan sejumlah peluang untuk unggul dari lawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada menit kesepuluh, Kim Hyun-Sung nyaris membawa Korsel unggul lebih dulu, tapi tandukannya justru mengenai Ji Dong-Won. Beberapa saat kemudian, Hyun-Sung memberikan umpan kepada Dong-Won, tapi dapat dimentahkan Gabriel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan, Brasil menemukan bentuk permainan, dan memaksa Beom-Young melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Ancaman pertama diberikan lewat tendangan kaki kiri Damiao. Beberapa saat kemudian, Sandro sempat mengancam menyambut bola muntah sergapan Beom-Young, tapi dapat diselamatkan barisan belakang Korsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim besutan Mano Menezes ini akhirnya berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-38. Berawal dari upaya Sandro mencuri bola dari penguasaan pemain Korsel, dan selanjutnya memberikannya kepada Neymar. Bintang Brasil ini lalu menyodorkan bola kepada Oscar, sebelum akhirnya Romulo melakukan penyelesaian akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya di babak pertama, Korsel mengawali babak kedua lebih baik dibandingkan Brasil. Kendati demikian, tim Samba sukses menggandakan keunggulan mereka di menit ke-57 lewat gol Damiao menyambut umpan Neymar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima menit berselang, Brasil sukses memperbesar keunggulannya. Kerja sama Neymar dan Oscar membuat barisan belakang Korsel kelimpungan, dan Damiao pun mengubah papan skor menjadi 3-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menezes kemudian memasukkan Hulk dan Alexandre Pato di 15 menit waktu tersisa. Walau begitu, Neymar masih memperlihatkan dominasinya di permainan Brasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korsel berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan mereka, tapi upaya itu tidak membuahkan hasil hingga pluit panjang ditiupkan wasit.&lt;br /&gt;Sumber :http://www.goal.com/id-ID</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/brasil-hadapi-meksiko-di-final.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZC-1Fqi5QafK3j59vRNWmwUEDUvJ2q3CsU7KkqVH53BB-dSLOmCrETs0tHTlzbNPtteutnNiLVpvzZkOPywDG7S7mLCDhjIz4rRlCQ8ko6tjEP9VzPSR_kCBMZL49zppT14Yr11IX7Y91/s72-c/201827hp2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-8638543959024922375</guid><pubDate>Mon, 06 Aug 2012 10:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-06T03:37:27.850-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sepak bola</category><title>Puyol: PSG Ancaman Baru Raksasa Eropa</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1WqDNNeKdZewcic4HlZxGDAEeOueO9K5UyGnmghj5VS11GNMPLt-W-rS1cQ3VSBJboJXyDoKpTnF9fLYOiA7Onhx6yEsbUznxRoNo8u3YleAYlpOBL9QANWGwjWT1U5cCFbCPBuFsStcV/s1600/psg.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1WqDNNeKdZewcic4HlZxGDAEeOueO9K5UyGnmghj5VS11GNMPLt-W-rS1cQ3VSBJboJXyDoKpTnF9fLYOiA7Onhx6yEsbUznxRoNo8u3YleAYlpOBL9QANWGwjWT1U5cCFbCPBuFsStcV/s200/psg.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5773507275059084802&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PARIS,bek Barcelona, Carles Puyol, menilai Paris Saint-Germain (PSG) akan menjadi ancaman baru bagi sejumlah klub raksasa Eropa. Pendapat itu diungkapkannya menanggapi hasil laga uji coba antara Barcelona lawan PSG di Stadion Parc des Princes, Sabtu atau Minggu (5/8/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barcelona menang 4-1 atas PSG lewat babak adu penalti, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal. Barca lebih dulu unggul 2-0 berkat gol Rafinha dan Lionel Messi. Namun, PSG mampu menyamakan kedudukan melalui Zlatan Ibrahimovic dan Zoumana Camara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puyol menilai, kehadiran para pemain baru akan menambah kekuatan PSG. Maklum saja, tim asuhan Carlo Ancelotti itu tak tanggung-tanggung menyiapkan skuadnya musim depan dengan mendatangkan pemain sekaliber Ibrahimovic, Thiago Silva, dan Ezequiel Lavezzi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lawan kami (PSG) harusnya dapat meningkatkan kekuatan mereka dengan pemain barunya. Tim itu akan mampu melakukan sesuatu di Ligue-1 dan juga dalam Liga Champions,&quot; ujar Puyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, pelatih Barcelona, Tito Vilanova, mengaku senang dengan hasil laga ujicoba tersebut. Menurut pelatih berusia 42 tahun ini, pertandingan itu cukup bagus karena dapat memberi pengalaman bagi para pemain muda &quot;Blaugrana&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Laga itu juga sangat penting, karena kami bermain dengan tim yang mempunyai gaya tersendiri di Eropa. Menurut saya, PSG tidak akan jauh dari kesuksesan setelah mereka melakukan investasi peman yang hebat di dua tahun terakhir ini,&quot; kata Vilanova.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :GOAL&lt;br /&gt;Editor :Hery Prasetyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :(bola.kompas.com)</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/puyol-psg-ancaman-baru-raksasa-eropa.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1WqDNNeKdZewcic4HlZxGDAEeOueO9K5UyGnmghj5VS11GNMPLt-W-rS1cQ3VSBJboJXyDoKpTnF9fLYOiA7Onhx6yEsbUznxRoNo8u3YleAYlpOBL9QANWGwjWT1U5cCFbCPBuFsStcV/s72-c/psg.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-3978235730519515585</guid><pubDate>Sun, 05 Aug 2012 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-04T23:45:05.243-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sepak bola</category><title>Neymar Tak Terpengaruh Cacian Publik Inggris</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix1Mg3rRlmZxSEhg0EoT9ODOEizyOQRstWKbZ6DIl33tu0khC6qjheomu3VYBSyvO2TXYXzqYRlaEr39d9PqZjn8OSA9aIPT3jKm3cF4oHLtFFoL0riDBAtuZOZqH-IXVCsCoj8GPnUxoq/s1600/as.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix1Mg3rRlmZxSEhg0EoT9ODOEizyOQRstWKbZ6DIl33tu0khC6qjheomu3VYBSyvO2TXYXzqYRlaEr39d9PqZjn8OSA9aIPT3jKm3cF4oHLtFFoL0riDBAtuZOZqH-IXVCsCoj8GPnUxoq/s200/as.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5773076229361883602&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;NEWCASTLE, Selama laga perempat final melawan Honduras, Neymar kerap dicaci diberi sorakan negatif oleh publik Inggris. Namun, &quot;Sang Pele Baru&quot; tak terpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neymar dimaki penonton yang mengira akibat ulahnya pula pemain Honduras, Wilmer Crisanto, dikenai kartu merah. Laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan tim &quot;Samba&quot; itu memang berlangsung keras. Delapan kartu kuning dan dua kartu merah jadi bumbu tak sedap laga di St James&#39; Park.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku sudah mempersiapkan segalanya. Diberi aplaus atau dicaci adalah sesuatu yang normal,&quot; ucap Neymar kepada Marca Brasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pemain Honduras itu memang mengasari dan membuatnya terjatuh. Itu yang diingatnya sebelum wasit mencabut kartu merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku tak ingin segala kritik memengaruhiku. Aku hanya ingin membantu Brasil meraih prestasi lebih. Buatku, sepak bola tak ada bedanya, baik ketika aku bermain diberi aplaus atau dimaki,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brasil akan terbang ke Manchester pada Selasa (7/8/2012) mendatang, untuk menghadapi Korea Selatan di partai semifinal. &quot;Selecao&quot; pun kian dekat dengan emas pertama Olimpiadenya.&lt;br /&gt;Sumber :GOAL.com&lt;br /&gt;Editor :Daniel Sasongko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;Sumber : bola.kompas.com&gt;</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/neymar-tak-terpengaruh-cacian-publik.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix1Mg3rRlmZxSEhg0EoT9ODOEizyOQRstWKbZ6DIl33tu0khC6qjheomu3VYBSyvO2TXYXzqYRlaEr39d9PqZjn8OSA9aIPT3jKm3cF4oHLtFFoL0riDBAtuZOZqH-IXVCsCoj8GPnUxoq/s72-c/as.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-4103945716470190303</guid><pubDate>Sun, 05 Aug 2012 04:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-04T21:56:07.127-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">WANITA SHALIHAH</category><title>Kisah Gadis Kecil Yang Shalihah</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhI1qrTT4-9NXdSLHwHH4JrX9TB_xifMiqH56U8fpC0mBqglOrm5BXhyHhPBNlIHa43NBQPe8NxWe-Vw0tlpVjNAnXZPZTy0eL3GAiujqSBEtTvl6Ni5ntIovjoQYsz8bDNq-hV_ZMf3jzG/s1600/Cover3-04.jpg_thumb.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhI1qrTT4-9NXdSLHwHH4JrX9TB_xifMiqH56U8fpC0mBqglOrm5BXhyHhPBNlIHa43NBQPe8NxWe-Vw0tlpVjNAnXZPZTy0eL3GAiujqSBEtTvl6Ni5ntIovjoQYsz8bDNq-hV_ZMf3jzG/s200/Cover3-04.jpg_thumb.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5773046528698194658&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku akan meriwayatkan kepada anda kisah yang sangat berkesan ini, seakan-akan anda mendengarnya langsung dari lisan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah ibu gadis kecil tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak burung pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku melahirkan putriku, Afnan. Ternyata dia benar-benar seorang gadis yang bertakwa. Aku melihatnya sebagai seorang wanita yang shalihah sejak kecil. Dia tidak pernah mau mengenakan celana, tidak juga mengenakan pakaian pendek, dia akan menolak dengan keras, padahal dia masih kecil. Jika aku mengenakan rok pendek padanya, maka ia mengenakan celana panjang di balik rok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnan senantiasa menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Setelah dia menduduki kelas 4 SD, dia semakin menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Dia menolak pergi ke tempat-tempat permainan, atau ke pesta-pesta walimah. Dia adalah seorang gadis yang perpegang teguh dengan agamanya, sangat cemburu di atasnya, menjaga shalat-shalatnya, dan sunnah-sunnahnya. Tatkala dia sampai SMP mulailah dia berdakwah kepada agama Allah. Dia tidak pernah melihat sebuah kemungkaran kecuali dia mengingkarinya, dan memerintah kepada yang ma&#39;ruf, dan senantiasa menjaga hijabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permulaan dakwahnya kepada agama Allah adalah permulaan masuk Islamnya pembantu kami yang berkebangsaan Srilangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Afnan melanjutkan ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala aku mengandung putraku, Abdullah, aku terpaksa mempekerjakan seorang pembantu untuk merawatnya saat kepergianku, karena aku adalah seorang karyawan. Ia beragama Nasrani. Setelah Afnan mengetahui bahwa pembantu tersebut tidak muslimah, dia marah dan mendatangiku seraya berkata: &quot;Wahai ummi, bagaimana dia akan menyentuh pakaian-pakaian kita, mencuci piring-piring kita, dan merawat adikku, sementara dia adalah wanita kafir?! Aku siap meninggalkan sekolah, dan melayani kalian selama 24 jam, dan jangan menjadikan wanita kafir sebagai pembantu kita!!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak memperdulikannya, karena memang kebutuhanku terhadap pembantu tersebut amat mendesak. Hanya dua bulan setelah itu, pembantu tersebut mendatangiku dengan penuh kegembiraan seraya berkata: &quot;Mama, aku sekarang menjadi seorang muslimah, karena jasa Afnan yang terus mendakwahiku. Dia telah mengajarkan kepadaku tentang Islam.&quot; Maka akupun sangat bergembira mendengar kabar baik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Afnan duduk di kelas 3 SMP, pamannya memintanya hadir dalam pesta pernikahannya. Dia memaksa Afnan untuk hadir, jika tidak maka dia tidak akan ridha kepadanya sepanjang hidupnya. Akhirnya Afnan menyetujui permintaannya setelah ia mendesak dengan sangat, dan juga karena Afnan sangat mencintai pamannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnan bersiap untuk mendatangi pernikahan itu. Dia mengenakan sebuah gaun yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia adalah seorang gadis yang sangat cantik. Setiap orang yang melihatnya akan terkagum-kagum dengan kecantikannya. Semua orang kagum dan bertanya-tanya, siapa gadis ini? Mengapa engkau menyembunyikannya dari kami selama ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghadiri pernikahan pamannya, Afnan terserang kanker tanpa kami ketahui. Dia merasakan sakit yang teramat sakit pada kakinya. Dia menyembunyikan rasa sakit tersebut dan berkata: &quot;Sakit ringan di kakiku.&quot; Sebulan setelah itu dia menjadi pincang, saat kami bertanya kepadanya, dia menjawab: &quot;Sakit ringan, akan segera hilang insya Allah.&quot; Setelah itu dia tidak mampu lagi berjalan. Kamipun membawanya ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesailah pemeriksaan dan diagnosa yang sudah semestinya. Di dalam salah satu ruangan di rumah sakit tersebut, sang dokter berkebangsaan Turki mengumpulkanku, ayahnya, dan pamannya. Hadir pula pada saat itu seorang penerjemah, dan seorang perawat yang bukan muslim. Sementara Afnan berbaring di atas ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter mengabarkan kepada kami bahwa Afnan terserang kanker di kakinya, dan dia akan memberikan 3 suntikan kimiawi yang akan merontokkan seluruh rambut dan alisnya. Akupun terkejut dengan kabar ini. Kami duduk menangis. Adapun Afnan, saat dia mengetahui kabar tersebut dia sangat bergembira dan berkata: &quot;Alhamdulillah… alhamdulillah… alhamdulillah.&quot; Akupun mendekatkan dia di dadaku sementara aku dalam keadaan menangis. Dia berkata: &quot;Wahai ummi, alhamdulillah, musibah ini hanya menimpaku, bukan menimpa agamaku.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diapun bertahmid memuji Allah dengan suara keras, sementara semua orang melihat kepadanya dengan tercengang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa diriku kecil, sementara aku melihat gadis kecilku ini dengan kekuatan imannya dan aku dengan kelemahan imanku. Setiap orang yang bersama kami sangat terkesan dengan kejadian ini dan kekuatan imannya. Adapun penerjamah dan para perawat, merekapun menyatakan keislamannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah perjalanan dia untuk berobat dan berdakwah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Afnan memulai pengobatan dengan bahan-bahan kimia, pamannya meminta akan menghadirkan gunting untuk memotong rambutnya sebelum rontok karena pengobatan. Diapun menolak dengan keras. Aku mencoba untuk memberinya pengertian agar memenuhi keinginan pamannya, akan tetapi dia menolak dan bersikukuh seraya berkata: &quot;Aku tidak ingin terhalangi dari pahala bergugurannya setiap helai rambut dari kepalaku.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami (aku, suamiku dan Afnan) pergi untuk yang pertama kalinya ke Amerika dengan pesawat terbang. Saat kami sampai di sana, kami disambut oleh seorang dokter wanita Amerika yang sebelumnya pernah bekerja di Saudi selama 15 tahun. Dia bisa berbicara bahasa Arab. Saat Afnan melihatnya, dia bertanya kepadanya: &quot;Apakah engkau seorang muslimah?&quot; Dia menjawab: &quot;Tidak.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnanpun meminta kepadanya untuk mau pergi bersamanya menuju ke sebuah kamar yang kosong. Dokter wanita itupun membawanya ke salah satu ruangan. Setelah itu dokter wanita itu kemudian mendatangiku sementara kedua matanya telah terpenuhi linangan air mata. Dia mengatakan bahwa sesungguhnya sejak 15 tahun dia di Saudi, tidak pernah seorangpun mengajaknya kepada Islam. Dan di sini datang seorang gadis kecil yang mendakwahinya. Akhirnya dia masuk Islam melalui tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Amerika, mereka mengabarkan bahwa tidak ada obat baginya kecuali mengamputasi kakinya, karena dikhawatirkan kanker tersebut akan menyebar sampai ke paru-paru dan akan mematikannya. Akan tetapi Afnan sama sekali tidak takut terhadap amputasi, yang dia khawatirkan adalah perasaan kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari Afnan berbicara dengan salah satu temanku melalui Messenger. Afnan bertanya kepadanya: &quot;Bagaimana menurut pendapatmu, apakah aku akan menyetujui mereka untuk mengamputasi kakiku?&quot; Maka dia mencoba untuk menenangkannya, dan bahwa mungkin bagi mereka untuk memasang kaki palsu sebagai gantinya. Maka Afnan menjawab dengan satu kalimat: &quot;Aku tidak memperdulikan kakiku, yang aku inginkan adalah mereka meletakkanku di dalam kuburku sementara aku dalam keadaan sempurna.&quot; Temanku tersebut berkata: &quot;Sesungguhnya setelah jawaban Afnan, aku merasa kecil di hadapan Afnan. Aku tidak memahami sesuatupun, seluruh pikiranku saat itu tertuju kepada bagaimana dia nanti akan hidup, sedangkan fikirannya lebih tinggi dari itu, yaitu bagaimana nanti dia akan mati.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun kembali ke Saudi setelah kami amputasi kaki Afnan, dan tiba-tiba kanker telah menyerang paru-paru!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaannya sungguh membuat putus asa, karena mereka meletakkannya di atas ranjang, dan di sisinya terdapat sebuah tombol. Hanya dengan menekan tombol tersebut maka dia akan tersuntik dengan jarum bius dan jarum infus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah sakit tidak terdengar suara adzan, dan keadaannya seperti orang yang koma. Tetapi hanya dengan masuknya waktu shalat dia terbangun dari komanya, kemudian meminta air, kemudian wudhu` dan shalat, tanpa ada seorangpun yang membangunkannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari terakhir Afnan, para dokter mengabari kami bahwa tidak ada gunanya lagi ia di rumah sakit. Sehari atau dua hari lagi dia akan meninggal. Maka memungkinkan bagi kami untuk membawanya ke rumah. Aku ingin dia menghabiskan hari-hari terakhirnya di rumah ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, dia tidur di sebuah kamar kecil. Aku duduk di sisinya dan berbicara dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, istri pamannya datang menjenguk. Aku katakan bahwa dia berada di dalam kamar sedang tidur. Ketika dia masuk ke dalam kamar, dia terkejut kemudian menutup pintu. Akupun terkejut dan khawatir terjadi sesuatu pada Afnan. Maka aku bertanya kepadanya, tetapi dia tidak menjawab. Maka aku tidak mampu lagi menguasai diri, akupun pergi kepadanya. Saat aku membuka kamar, apa yang kulihat membuatku tercengang. Saat itu lampu dalam keadaan dimatikan, sementara wajah Afnan memancarkan cahaya di tengah kegelapan malam. Dia melihat kepadaku kemudian tersenyum. Dia berkata: &quot;Ummi, kemarilah, aku mau menceritakan sebuah mimpi yang telah kulihat.&quot; Kukatakan: &quot;(Mimpi) yang baik Insya Allah.&quot; Dia berkata: &quot;Aku melihat diriku sebagai pengantin di hari pernikahanku, aku mengenakan gaun berwarna putih yang lebar. Engkau, dan keluargaku, kalian semua berada disekelilingku. Semuanya berbahagia dengan pernikahanku, kecuali engkau ummi.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun bertanya kepadanya: &quot;Bagaimana menurutmu tentang tafsir mimpimu tersebut.&quot; Dia menjawab: &quot;Aku menyangka, bahwasannya aku akan meninggal, dan mereka semua akan melupakanku, dan hidup dalam kehidupan mereka dalam keadaan berbahagia kecuali engkau ummi. Engkau terus mengingatku, dan bersedih atas perpisahanku.&quot; Benarlah apa yang dikatakan Afnan. Aku sekarang ini, saat aku menceritakan kisah ini, aku menahan sesuatu yang membakar dari dalam diriku, setiap kali aku mengingatnya, akupun bersedih atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, aku duduk dekat dengan Afnan, aku, dan ibuku. Saat itu Afnan berbaring di atas ranjangnya kemudian dia terbangun. Dia berkata: &quot;Ummi, mendekatlah kepadaku, aku ingin menciummu.&quot; Maka diapun menciumku. Kemudian dia berkata: &quot;Aku ingin mencium pipimu yang kedua.&quot; Akupun mendekat kepadanya, dan dia menciumku, kemudian kembali berbaring di atas ranjangnya. Ibuku berkata kepadanya: &quot;Afnan, ucapkanlah la ilaaha illallah.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dia berkata: &quot;Asyhadu alla ilaaha illallah.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia menghadapkan wajah ke arah qiblat dan berkata: &quot;Asyhadu allaa ilaaha illallaah.&quot; Dia mengucapkannya sebanyak 10 kali. Kemudian dia berkata: &quot;Asyhadu allaa ilaaha illallahu wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah.&quot; Dan keluarlah rohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kamar tempat dia meninggal di dalamnya dipenuhi oleh aroma minyak kasturi selama 4 hari. Aku tidak mampu untuk tabah, keluargaku takut akan terjadi sesuatu terhadap diriku. Maka merekapun meminyaki kamar tersebut dengan aroma lain sehingga aku tidak bisa lagi mencium aroma Afnan. Dan tidak ada yang aku katakan kecuali alhamdulillahi rabbil &#39;aalamin. (AR)*&lt;br /&gt;Sumber :Majalah Qiblati edisi 4 Tahun 3 &lt;br /&gt;(http://qiblati.com/kisah-gadis-kecil-yang-shalihah.html)</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/kisah-gadis-kecil-yang-shalihah.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhI1qrTT4-9NXdSLHwHH4JrX9TB_xifMiqH56U8fpC0mBqglOrm5BXhyHhPBNlIHa43NBQPe8NxWe-Vw0tlpVjNAnXZPZTy0eL3GAiujqSBEtTvl6Ni5ntIovjoQYsz8bDNq-hV_ZMf3jzG/s72-c/Cover3-04.jpg_thumb.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-432797591564465533</guid><pubDate>Thu, 02 Aug 2012 07:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-02T00:07:18.104-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Hanya Karena Kamu Digigit oleh Seekor Semut Kamu Membinasakan Sebuah Umat yang Ber-tasbih</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9tObmmawwadM_8y5VIIqIZTx8xNdH84gL4rGLyr61_dexRA-rgZDcUfKvbmE_5IUgaXqxMNarbxZ5p4l7XLPJmHtgZhp4MXbvK8MDAFGXweHMQBDjXluqhe3r9DnHsQl5TOapNaHwVQPo/s1600/semut.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9tObmmawwadM_8y5VIIqIZTx8xNdH84gL4rGLyr61_dexRA-rgZDcUfKvbmE_5IUgaXqxMNarbxZ5p4l7XLPJmHtgZhp4MXbvK8MDAFGXweHMQBDjXluqhe3r9DnHsQl5TOapNaHwVQPo/s200/semut.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5771968678848956850&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Merusak tidak disukai oleh Allah, bahkan merusak pohon-pohon  dan hewan-hewan juga tidak boleh. Oleh karena itu, Allah melarang berbuat kerusakan di muka bumi. Di antara pengrusakan itu adalah pengrusakan terhadap tanaman dan binatang. Pada hari kiamat seorang hamba akan ditanya tentang burung kecil yang dibunuhnya tanpa alasan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk dalam hal ini adalah apa yang disampaikan oleh Rasulullah tentang teguran Allah kepada salah seorang nabi-Nya. Para nabi memiliki tempat tersendiri di sisi Allah, tetapi ini tidak menghalangi untuk meluruskan mereka jika tindak tanduk mereka keliru walaupun itu remeh. Benar, Allah menegur Nabi atas tindakannya yang membakar sebuah desa semut, hanya karena seekor semut menggigitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Hadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Seorang nabi singgah di bawah pohon, dia digigit oleh seekor semut. Dia memerintahkan agar barang bawaannya dijauhkan dari bawah pohon itu. Lalu dia memerintahkan agar rumah semut itu dibakar. Maka Allah mewahyukan kepadanya, ‘Mengapa tidak hanya satu ekor semut saja?’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Muslim dari Abu  Hurairah, “Bahwasanya seekor semut menggigit salah seorang Nabi, maka dia memerintahkan agar desa semut dibakar. Allah pun mewahyukan kepadanya, ‘Hanya karena kamu digigit oleh seekor semut lalu kamu  membinasakan sebuah umat yang ber-tasbih.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takhrij Hadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dalam Shahih-nya dalam Kitab Bad’il Khalqi, bab jika lalat jatuh di bejana, 6/356, no. 3219.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Muslim dalam Kitabus Salam, bab larangan membunuh semut, 4/1759, no. 2241.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Hadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam menyampaikan  kepada kita bahwa salah seorang nabi Allah singgah  di bawah pohon. Sepertinya dia berteduh dari panas matahari untuk beristirahat dari lelahnya perjalanan. Di dekat dia berteduh terdapat sebuah desa semut. Mungkin singgahnya nabi ini bersama teman-temannya di bumi semut mengganggu mereka. Biasanya semut melawan orang yang mengganggunya  dan merusak ketenangannya. Seekor semut datang dan menggigit nabi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang nabi adalah manusia. Dia pun marah seperti mereka. Kadang-kadang dia melakukan tindakan spontan yang membuatnya menyesal setelah itu dan dia disalahkan karenanya. Di antaranya adalah tindakan Nabi ini. Dia marah kepada seekor semut beserta teman-temannya. Dia bertekad menghukum seluruh desa semut. Dia memerintahkan pengikutnya agar menjauhkan barangnya dari bawah pohon itu, kemudian dia menyulut  api di desa semut. Maka semut-semut yang sedang berjalan-jalan di desanya dan di sekelilingnya terbakar dan panas api itu sampai kepada semut-semut yang berada di lubangnya di dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan menuntut orang yang tidak bersalah, tidak boleh dihukum karena kesalahan orang lain. Yang menggigit nabi ini hanyalah seekor semut. Jika memang mesti dihukum, maka semestinya yang dihukum hanyalah semut tersebut bukan yang lain. Nabi kita mengajarkan kepada kita bahwa kita berhak melawan orang atau hewan yang menyerang kita, walaupun hewan itu adalah hewan jinak. Semut ini menyerang dan menggigit. Jika orang yang digigitnya menghukumnya, maka dia tidak disalahkan. Adapun menghukum semua semut yang ada di desa itu dan membakar mereka dengan api, ini bukanlah suatu keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut adalah umat ciptaan Allah. Mereka bertasbih dan mensucikan Allah seperti hewan-hewan  yang lain. Manusia tidak boleh menyerangnya, kecuali jika mereka menyakitinya. Oleh karena itu, Allah menyalahkan nabi itu dan mencelanya karena dia menghukum melampaui batas. Dia menghukum semut yang tidak bersalah karena kesalahan seekor semut. Dia membunuh umat yang bertasbih kepada Allah. Dan Allah telah berfirman kepadanya untuk menegurnya, “Mengapa tidak hanya satu semut saja?Hanya karena kamu digigit oleh seekor semut, kamu membinaskan umat yang bertasbih kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang terdidik untuk merasa bersalah jika membunuh seekor semut, dia tidak mungkin setelah itu membunuh manusia tanpa salah dan tanpa alasan yang benar. Dia akan menjadi contoh mulia yang menjaga nyawa hamba-hamba Allah sebagaimana dia menjaga tanaman dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran-Pelajaran dan Faedah-Faedah Hadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak boleh membunuh semut, sebagaimana tidak boleh membunuh binatang lain, kecuali binatang yang menyerang dan mengganggu. Dalam sebuah hadis terdapat larangan membunuh semut, tawon, hud-hud, dan shurad. (Shurad adalah burung berkepala besar dan berparuh besar, perutnya putih, punggungnya hijau, memangsa serangga dan burung kecil, pent.). Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad shahih di atas syarat Bukhari Muslim (Syarah Shahih Muslim An-Nawawi, 14/399). Dikecualikan dari larangan membunuh binatang adalah binatang fawasiq yang berjumlah lima, baik dibunuh di daerah halal maupun di daerah haram. Fawasiq yang berjumlah lima ini sebagaimana dalam hadis riwayat Bukhari dalamShahih-nya adalah tikus, kalajengking, burung gagak, rajawali, dan anjing penggigit. (Shahih Bukhari, 6/355, no. 3314. Selain kelima hewan fawasiq ini Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam juga memerintahkan membunuh cicak. Beliau menyatakan bahwa membunuhnya adalah berpahala. (lihat hadis-hadis yang memerintahkan membunuhnya dalam Shahih Muslim, 4/1757, no. 2237-2240). Begitu juga beliau memerintahkan membunuh ular, kecuali ular rumah yang tidak dibunuh hingga diperingatkan tiga kali; jika setelah itu masih terlihat di rumah, maka bunuhlah. Dan dikecualikan dari ini adalah dua macam ular, yaitu ular berekor pendek dan ular dengan dua garis putih di punggungnya. Keduanyadibunuh secara mutlak walaupun tinggal di rumah, karena keduanya bisa menyebabakna keguguran dan kebuataan. (lihat hadis-hadis tentang ular dalama Shahih Muslim).&lt;br /&gt;    Membakar makhluk hidup tidak dibolehkan dalam syariat kita. Nabi menjelaskan alasan larangan ini, yaitu bahwa yang berhak mengadzab dengan api hanyalah pemilik api. Dan ini mungkin dibolehkan di dalam syariat sebelum kita, karenanya Nabi ini membakar desa semut.&lt;br /&gt;    Semut bertasbih kepada Allah sebagaimana dinyatakan dalam hadis. Allah telah memberitakan bahwa segala sesuatu bertasbih dengan memuji Allah, “Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” (Al-Isra: 44).&lt;br /&gt;    Hadis ini menyampaikan bahwa semut adalah sebuah umat. Allah telah memberitakakan bahwa makhluk-makhluk, burung-burung dan hewan-hewan, semuanya adalah umat seperti kita. “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya melainkan umat-umat juga seperti kamu.” (Al-An’am 38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ensklopedia Kisah Shahih Sepanjang Masa (Pustaka Yassir, 2008)&lt;br /&gt;Sumber Artikel dan Gambar : kisahislami.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/hanya-karena-kamu-digigit-oleh-seekor.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9tObmmawwadM_8y5VIIqIZTx8xNdH84gL4rGLyr61_dexRA-rgZDcUfKvbmE_5IUgaXqxMNarbxZ5p4l7XLPJmHtgZhp4MXbvK8MDAFGXweHMQBDjXluqhe3r9DnHsQl5TOapNaHwVQPo/s72-c/semut.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1922316577538251501</guid><pubDate>Thu, 02 Aug 2012 06:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-02T00:02:11.454-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SAHABAT NABI</category><title>Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZPsapKPEKq3fN04WEDKb_Me-JMq9JLE2-lHuoSOGm2GVwJr_XrXFQxNFjVD3KHaTcFmtqsIAvb3gBOo6W7JtWWftnhCtwwM2Ev9vPuQ2r-fEBRPVGpsEsFLozOdtENjWD3fuMUFaoXpyD/s1600/love.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZPsapKPEKq3fN04WEDKb_Me-JMq9JLE2-lHuoSOGm2GVwJr_XrXFQxNFjVD3KHaTcFmtqsIAvb3gBOo6W7JtWWftnhCtwwM2Ev9vPuQ2r-fEBRPVGpsEsFLozOdtENjWD3fuMUFaoXpyD/s200/love.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5771967416880267634&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta Ali dan Fatimah luar biasa indah, terjaga kerahasiaanya dalam sikap, ekspresi, dan kata, hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam suatu pernikahan. Konon saking rahasianya, setan saja tidak tahu menahu soal cinta di antara mereka. SubhanAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali terpesona pada Fatimah sejak lama, disebabkan oleh kesantunan, ibadah, kecekatan kerja, dan paras putri kesayangan Rasulullah SAW. itu. Ia pernah tertohok dua kali saat Abu Bakar dan Umar ibn Khattab melamar Fatimah sementara dirinya belum siap untuk melakukannya. Namun kesabarannya berbuah manis, lamaran kedua orang sahabat yang tak diragukan lagi kesolehan-nya tersebut ternyata ditolak Rasulullah SAW. Akhirnya Ali memberanikan diri. Dan ternyata lamarannya kepada Fatimah yang hanya bermodal baju besi diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Fatimah ternyata telah memendam cintanya kepada Ali sejak lama. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah kedua menikah, Fatimah berkata kepada Ali: “Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya.” Ali pun bertanya mengapa ia tetap mau menikah dengannya dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya. Sambil tersenyum Fathimah menjawab, “Pemuda itu adalah dirimu.” SubhanAllah.&lt;br /&gt;sumber artikel : kisahislami.com&lt;br /&gt;sumber gambar  : http://berpetualangan.wordpress.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/08/ali-bin-abi-thalib-dan-fatimah-az-zahra.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZPsapKPEKq3fN04WEDKb_Me-JMq9JLE2-lHuoSOGm2GVwJr_XrXFQxNFjVD3KHaTcFmtqsIAvb3gBOo6W7JtWWftnhCtwwM2Ev9vPuQ2r-fEBRPVGpsEsFLozOdtENjWD3fuMUFaoXpyD/s72-c/love.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1545080381143274068</guid><pubDate>Sat, 28 Jul 2012 06:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-28T00:00:59.862-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Yang Tidak Bisa Diucapkan Ayah</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7dlfLIL21Ks7c1ai9o0sBmIR4s3_m4S4ALNWL5x89OonDbE7648QILTOvuji_z8PUOd0IrA3iTCDulCJtBi_xI1NDONDnUOmEOpFUruiczy4wJKBBtagu2LZhNue7MbzJSf9wcya3Jdi/s1600/kartun-anak-dan-bapak.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7dlfLIL21Ks7c1ai9o0sBmIR4s3_m4S4ALNWL5x89OonDbE7648QILTOvuji_z8PUOd0IrA3iTCDulCJtBi_xI1NDONDnUOmEOpFUruiczy4wJKBBtagu2LZhNue7MbzJSf9wcya3Jdi/s200/kartun-anak-dan-bapak.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot;id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5770110736472909794&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orangtuanya…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan Papa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sadarkah kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak sekarang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sudah beranjak remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berharga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjagamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengeras dan Papa memarahimu.. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu menjadi gadis dewasa…. Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain… Papa harus melepasmu di bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT….kuat untuk pergi dan menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;panggung sebentar, dan menangis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lirih doanya kepada Allah, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selesai dengan baik…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagiakanlah ia bersama suaminya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rambut yang telah dan semakin memutih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa telah menyelesaikan tugasnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala hal…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini didedikasikan kepada teman-teman wanita fb yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman fb pria yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Papa / Papi kita… tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya….&lt;br /&gt;Sumber : kisahislami.com&lt;br /&gt;sumber gambar :http://bluemha.wordpress.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/yang-tidak-bisa-diucapkan-ayah.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7dlfLIL21Ks7c1ai9o0sBmIR4s3_m4S4ALNWL5x89OonDbE7648QILTOvuji_z8PUOd0IrA3iTCDulCJtBi_xI1NDONDnUOmEOpFUruiczy4wJKBBtagu2LZhNue7MbzJSf9wcya3Jdi/s72-c/kartun-anak-dan-bapak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-5026416623870363447</guid><pubDate>Fri, 27 Jul 2012 17:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-27T10:14:01.637-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TOKOH ISLAM</category><title>Kisah Nabi Daud Dengan Ulat</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpv-KBDObR4avJRygjTrviPJ3TB5zNIfr4S7Z39j50btpV_opl1u2CXwaGV-V-N2J4qO7nsPXU-A6JgzR3BxIiF-2BBQZWeKjQ4dmv-IWlwex0Uk4cR2lpbiK3ID4YG2T3c-zvqcqLB_fQ/s1600/ulat-bulu-indah-02.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;146&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpv-KBDObR4avJRygjTrviPJ3TB5zNIfr4S7Z39j50btpV_opl1u2CXwaGV-V-N2J4qO7nsPXU-A6JgzR3BxIiF-2BBQZWeKjQ4dmv-IWlwex0Uk4cR2lpbiK3ID4YG2T3c-zvqcqLB_fQ/s200/ulat-bulu-indah-02.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

Imam Al-Ghazali rahimahullah menceritakan di salah satu kitabnya. Kisah tentang Nabi Daud a.s dengan seekor ulat. Pada suatu ketika tatkala Nabi Daud A.S sedang duduk dalam mihrobnya sambil membaca kitab Zabur, sesaat kemudian dia melihat seekor ulat merah dipenuhi dengan debu. Lalu Nabi Daud a.s berkata pada dirinya, “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?”
Selepas Nabi Daud selesai berkata demikian, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berbicara. Lalu ulat merah itu pun mula berbicara kepada Nabi Daud a.s “Wahai Nabi Allah! Allah S.W.T telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca ‘Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar’ setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca ‘Allahumma sholli ala Muhammadinannabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim’ setiap malam sebanyak 1000 kali.

Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud a.s “Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat bermanfaat untukmu?”
Akhirnya Nabi Daud menyadari akan kesalahannya karena memandang remeh akan ulat tersebut, dan dia sangat takut kepada Allah S.W.T. maka Nabi Daud A.S. pun bertaubat dan menyerahkan diri kepada Allah S.W.T.
Begitulah sikap para Nabi a.s apabila mereka menyadari kesalahan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T. Kisah-kisah yang terjadi pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah, tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa saja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama-sama kita tempati ini.
Sumber :kisahislami.com
Sumber Gambar :http://lessi-satriani.blogspot.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/kisah-nabi-daud-dengan-ulat.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpv-KBDObR4avJRygjTrviPJ3TB5zNIfr4S7Z39j50btpV_opl1u2CXwaGV-V-N2J4qO7nsPXU-A6JgzR3BxIiF-2BBQZWeKjQ4dmv-IWlwex0Uk4cR2lpbiK3ID4YG2T3c-zvqcqLB_fQ/s72-c/ulat-bulu-indah-02.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-6379494948404170538</guid><pubDate>Fri, 27 Jul 2012 10:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-27T03:12:58.315-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PENDIDIKAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PENDIDIKAN ACEH</category><title>TIM DRAMA SMAN MODAL BANGSA GONDOL EMAS FLS2N</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikqauIczmeDn9HIk178o46rGZ2YWuAXShRd2RuyTP7Wpvm-Yk7phyphenhyphenwtzlLCAvw42_bkGLF6grmNwYGxsOaX-HB2W6Q9btjDrwOMjLUYrWcNdC_Wd8kUcvTfcte8hEe8kMOHcC4bX6YmC04/s1600/TERMOS.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;141&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikqauIczmeDn9HIk178o46rGZ2YWuAXShRd2RuyTP7Wpvm-Yk7phyphenhyphenwtzlLCAvw42_bkGLF6grmNwYGxsOaX-HB2W6Q9btjDrwOMjLUYrWcNdC_Wd8kUcvTfcte8hEe8kMOHcC4bX6YmC04/s200/TERMOS.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;


&quot;Republik Indonesia masih ada, pemimpin republik masih ada, tentara republik masih ada, pemerintah republik masih ada, wilayah republik masih ada dan disini adalah Aceh&quot;  itulah dialog penutup pertunjukan naskah &quot;Benteng Terakhir&quot; yang diucapkan oleh Javier Arrazi yang berdiri gagah dengan sehelai bendera Merah Putih berkibar ditangannya, dengan lantang dialog itu diucapkan dari atas menara yang terbuat dari himpunan bambu yang kokoh yang disimbolisasikan sebagai Menara Pemancar Radio Rimba Raya.&quot;

Benteng Terakhir bercerita tentang kiprah Radio Rimba Raya dalam  mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Naskah ini berhasil menggugah Dewan Juri di babak final dan membuat Tim Drama SMA Modal Bangsa yang terdiri dari Javier Arrazi, Saidul Azqa, Teuku Muhammad Nafis Barizky, Teuku Erchamsyah, Rahmat Mulya dan Ashhabul Kahfi Rangkuti membawa pulang medali emas untuk cabang Festival Drama Singkat (Frgamen) pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 17-23 Juli  2012 yang digelar di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya di babak penyisihan, mereka harus bersaing dengan 32 provinsi di Indonesia. Walau mereka hanya menggunakan artistik yang minimalis, tapi menghasilkan performan yang maksimal dan dramatis.  Naskah &quot;Jeritan Perang&quot; yang bercerita tentang jeritan rakyat Aceh yang menginginkan negeri yang damai tanpa ada pertumpahan darah, tampil sangat memukau dan berhasil meyakinkan Dewan Juri sekaligus menjadi tiket untuk masuk ke babak final bersaing dengan 9 provinsi lainnya di Indonesia yang tidak bisa dianggap enteng. Mereka berasal dari Gorontalo, Banten, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta dan Kalimantan Barat.

Naskah Benteng Terakhir dan Jeritan Perang ditulis dan disutradarai oleh Beni Arona, SE yang merupakan pelatih Teater di SMA Modal Bangsa.

Keberhasilan Tim Drama SMA Modal Bangsa yang telah mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional tidak terlepas dari dukungan seluruh komponen sekolah dan usaha keras tim teater dan keberhasilan ini menjadi suatu pelajaran yang penting dan tugas yeng berat ke depannya untuk terus mempertahankan prestasi dan mengharumkan nama daerah Aceh.
SUMBER :sman-modalbangsa.sch.id</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/tim-drama-sman-modal-bangsa-gondol-emas.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikqauIczmeDn9HIk178o46rGZ2YWuAXShRd2RuyTP7Wpvm-Yk7phyphenhyphenwtzlLCAvw42_bkGLF6grmNwYGxsOaX-HB2W6Q9btjDrwOMjLUYrWcNdC_Wd8kUcvTfcte8hEe8kMOHcC4bX6YmC04/s72-c/TERMOS.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-7211349904698139516</guid><pubDate>Fri, 27 Jul 2012 10:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-27T03:02:57.783-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">TOKOH ISLAM</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ULAMA ACEH</category><title>Abuya Jamaluddin Wali</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEincp00RqUqPCfEHt3RiOX5PZfqZ2isCZid3VBvgXDz1VOFQ4lgXYQZnZOarl4DxiGtrCtgzRcA3SA5RrhPEFVpk86Tf0MALEzgD7f3ctiXnHh-ERKOsENAIAwkrAYkqpODWlVW5te9mjVa/s1600/abuya+djamaluddin.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;100&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEincp00RqUqPCfEHt3RiOX5PZfqZ2isCZid3VBvgXDz1VOFQ4lgXYQZnZOarl4DxiGtrCtgzRcA3SA5RrhPEFVpk86Tf0MALEzgD7f3ctiXnHh-ERKOsENAIAwkrAYkqpODWlVW5te9mjVa/s200/abuya+djamaluddin.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;


ABUYA Drs Jamaluddin Waly, begitu nama lengkap ulama ini yang akrab disapa Abuya Jamaluddin Waly.

Aura kharismatik memancar terang pada sosok ulama ini. Wajahnya mirip Abuya Profesor Haji Muhibbudin Waly, ulama besar di Aceh. Maklum saja, ia adalah adik Abuya Muhibbudin Waly, anak dari Abuya Syeikh Haji Muda Waly Al Khalidy, pendiri Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan.

Seperti diketahui, setelah Abuya Syeikh Muda Waly Al Khalidy wafat, kepemimpinan Dayah Darussalam Labuhan Haji, dayah tertua di Aceh,  dilanjutkan oleh Abuya Muhibbudin Waly hingga beliau wafat pada 7 Maret 2012.

Kini, Rais Am atau Pimpinan Umum Dayah Darussalam Labuhan Haji itu dipercayakan kepada Abuya Jamaluddin Waly. Hal itu berdasarkan kesepakatan dewan guru dayah tersebut dan didukung ulama se Aceh yang hadir dalam pertemuan di Dayah Darussalam Labuhan Haji, beberapa waktu lalu.

Selain Rais Am Dayah Darussalam Labuhan Haji, Abuya Jamaluddin Waly  dipercayakan menjadi Mursyidul Am (Pembimbing Umum) tarekat Naqsyabandiyah se Aceh. Di mana, sebelumnya Abuya Jamaluddin Waly sudah melibatkan diri dalam tarekat tersebut.

“Yang pertama mengembangkan tarekat Naqsyabandiyah di Aceh adalah almarhum Syeikh Muda Waly Al Khalidy dari tahun 1940-an. Tarekat ini juga berkembang pesat di pulau Jawa, Malaysia hingga sebagian Asia Tenggara,” kata Abuya Jamaluddin Waly saat ditemui The Atjeh Post di Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Minggu, 20 Mei 2012.

Selain Abuya Profesor Muhibuddin Waly dan Abuya Jamaludin Waly,  ulama lain yang juga sudah diangkat sebagai mursyid tarekat Naqsyabandiyah di Dayah Darussalam, antara lain Teungku Haji Adnan Mahmud Bakongan, Teungku Haji Abdul Hamid Meulaboh dan Teungku Haji Hasan Abati Lamno.

“Mursyid lain yang sudah diangkat, yaitu Abu Matang Peureulak, Abu Karimuddin Baktya, Teungku Haji Nasir Waly, Waled Hasanul Basri Pimpinan Dayah MUDI Mesra Samalanga, Abu Muhhamad Tayeb Batee Lhee  Lhoksukon dan Tgk Zuhdi, anak Abu Karimuddin,” kata Abuya Jamaluddin Waly.

“Untuk pengembangan tarekat Naqsyabandiyah ke depan, baik jangka pendek maupun jangka panjang masih dibutuhkan pengangkatan beberapa mursyid dan wakil mursyid baru di seluruh Aceh,” kata Abuya Jamaluddin Waly yang juga Rais Am Dayah Assasunnajah Aceh Besar.

Dan, hal itu telah dibahas dalam pertemuan para ulama Aceh Utara, Aceh Timur dan sebagian Bireuen dengan Abuya Jamaluddin Waly, di Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Sabtu kemarin, 19 Mei 2012.

“Alhamdulillah, pengembangan tarekat ini mendapat dukungan dari MPU (Majelis Permusyawaran Ulama) Aceh, yaitu tarekat Naqsyabandiyah yang bersilsilah kepada almarhum Syeikh Muda Waly Al Khalidy,” kata Abuya Jamaluddin Waly yang juga anggota MPU Aceh.

Menurut Abuya Jamaluddin Waly, di Aceh berkembangan tiga tarekat yaitu Naqsyabandiyah, Syattariyah dan Hadadiyah. “Ketiga tarekat itu diakui sah oleh pemerintah dan diamalkan se Indonesia,” katanya.

Begitulah Abuya Jamaluddin Waly, ulama kharismatik yang melanjutkan pengembangan tarekat Naqsyabandiyah.

Saat ini Abuya Jamaluddin juga tercatat sebagai Ketua Majelis Zikir Al-Waliyah Aceh dan dosen tetap di Dayah Manyang atau Dayah Tinggi di Majisd Raya Baiturrahman.

Sama seperti Abuya Profesor Muhibbudin Waly semasa hidupnya, Abuya Jamaluddin Waly kini menjadi pengasuh Kajian Islam Tingkat Tinggi di Masjid Islamic Center Lhokseumawe tiap minggu ke tiga saban bulan.
SUMBER :http://atjehpost.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/abuya-jamaluddin-wali.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEincp00RqUqPCfEHt3RiOX5PZfqZ2isCZid3VBvgXDz1VOFQ4lgXYQZnZOarl4DxiGtrCtgzRcA3SA5RrhPEFVpk86Tf0MALEzgD7f3ctiXnHh-ERKOsENAIAwkrAYkqpODWlVW5te9mjVa/s72-c/abuya+djamaluddin.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-450611521666219639</guid><pubDate>Thu, 26 Jul 2012 08:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-26T01:38:26.899-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Apakah Aku Sudah Membalas Kebaikan Ibuku?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Jt1nnDBSYjvbRx49cXMiw6bMWjdUFOIL54fKYBfvSD2mVXK6GbO5xu2i-chmsxZ7yQTFZEgu12OVDIV5V82lQQHJzpT2d1YhI3zUhyphenhyphenT8hR0ELLVuvT3KuSx8okF-siDVGDybRxlbim58/s1600/kartun_berdoa-ibu-anak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;192&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Jt1nnDBSYjvbRx49cXMiw6bMWjdUFOIL54fKYBfvSD2mVXK6GbO5xu2i-chmsxZ7yQTFZEgu12OVDIV5V82lQQHJzpT2d1YhI3zUhyphenhyphenT8hR0ELLVuvT3KuSx8okF-siDVGDybRxlbim58/s200/kartun_berdoa-ibu-anak.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;


Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka’bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, “Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?” Ibnu Umar menjawab, “ Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan.” (Diambil dari kitab al-Kabair karya adz-Dzahabi)

Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib adalah seorang yang terkenal sangat berbakti kepada ibunya, sampai-sampai ada orang yang berkata kepadanya, “ Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibumu, akan tetapi kami tidak pernah melihatmu makan bersama ibumu.” Beliau menajawab, “Aku takut kalau-kalau tanganku mengambil makanan yang sudah dilirik oleh ibuku. Sehingga aku berarti mendurhakainya.” (Diambil dari kitab Uyunul Akhyar karya Ibnu Qutaibah)

Abu Hurairah menempati sebuah rumah, sedangkan ibunya menempati rumah yang lain. Apabila Abu Hurairah ingin keluar rumah, maka beliau berdiri terlebih dahulu di depan pintu rumah ibunya seraya mengatakan, “Keselamatan untukmu, wahai ibuku, dan rahmat Allah serta barakahnya.” Ibunya menjawab, “Dan untukmu keselamatan wahai anakku, dan rahmat Allah serta barakahnya.” Abu Hurairah kemudian berkata, “Semoga Allah menyayangimu karena engkau telah mendidikku semasa aku kecil.” Ibunya pun menjawab, “Dan semoga Allah merahmatimu karena engkau telah berbakti kepadaku saat aku berusia lanjut.” Demikian pula yang dilakukan oleh Abu Hurairah ketika hendak memasuki rumah.” (Diambil dari kitab Adab al-Mufrad, karya Imam Bukhari)

Dari Anas bin Nadzr al-Asyja’i, beliau bercerita, suatu malam ibu dari shahabat Ibnu Mas’ud meminta air minum kepada anaknya. Setelah Ibnu Mas’ud datang membawa air minum, ternyata sang Ibu sudah ketiduran. Akhirnya Ibnu Mas’ud berdiri di dekat kepala ibunya sambil memegang wadah berisi air tersebut hingga pagi.” (Diambil dari kitab Birrul walidain karya Ibnu Jauzi)

Sufyan bin Uyainah mengatakan, “Ada seorang yang pulang dari bepergian, dia sampai di rumahnya bertepatan dengan ibunya berdiri mengerjakan shalat. Orang tersebut enggan duduk padahal ibunya berdiri. Mengetahui hal tersebut sang ibu lantas memanjangkan shalatnya, agar makin besar pahala yang di dapatkan anaknya. (Diambil dari Birrul walidain karya Ibnu Jauzi)

Haiwah binti Syuraih adalah seorang ulama besar, suatu hari ketika beliau sedang mengajar, ibunya memanggil. “Hai Haiwah, berdirilah! Berilah makan ayam-ayam dengan gandum.” Mendengar panggilan ibunya beliau lantas berdiri dan meninggalkan pengajiannya . (Diambil dari al-Birr wasilah karya Ibnu Jauzi)

Kahmas bin al-Hasan at-Tamimi melihat seekor kala jengking berada dalam rumahnya, beliau lantas ingin membunuh atau menangkapnya. Ternyata beliau kalah cepat, kalajengking tersebut sudah masuk ke dalam liangnya. Beliau lantas memasukkan tangannya ke dalam liang untuk menangkap kala jengking tersebut. Beliaupun tersengat kala jengking. Melihat tindakan seperti itu ada orang yang berkomentar, “Apa yang kau maksudkan dengan tindakan seperti itu.” Beliau mengatakan, “Aku khawatir kalau kala jengking tersebut keluar dari liangnya lalu menyengat ibuku.” (Diambil dari kitab Nuhzatul Fudhala’)

Muhammad bin Sirrin mengatakan, di masa pemerintahan Ustman bin Affan, harga sebuah pohon kurma mencapai seribu dirham. Meskipun demikian, Usamah bin Zaid membeli sebatang pohon kurma lalu memotong dan mengambil jamarnya (bagian batang kurma yang berwarna putih yang berada di jantung pohon kurma). Jamar tersebut lantas beliau suguhkan kepada ibunya. Melihat tindakan Usamah bin Zaid, banyak orang berkata kepadanya, “Mengapa engkau berbuat demikian, padahal engkau mengetahui bahwa harga satu pohon kurma itu seribu dirham.” Beliau menjawab, “Karena ibuku meminta jamar pohon kurma, dan tidaklah ibuku meminta sesuatu kepadaku yang bisa kuberikan pasti ku berikan.” (Diambil dari sifatush shafwah)
sumber : kisahislami.com
sumber gambar :http://smpitulilalbab-rizkyr.blogspot.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/apakah-aku-sudah-membalas-kebaikan-ibuku.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Jt1nnDBSYjvbRx49cXMiw6bMWjdUFOIL54fKYBfvSD2mVXK6GbO5xu2i-chmsxZ7yQTFZEgu12OVDIV5V82lQQHJzpT2d1YhI3zUhyphenhyphenT8hR0ELLVuvT3KuSx8okF-siDVGDybRxlbim58/s72-c/kartun_berdoa-ibu-anak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-2398663069317886242</guid><pubDate>Thu, 26 Jul 2012 08:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-26T01:32:17.546-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Menikah Karena Buah Apel?</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAgAfykrZFnoq8jHUg_SSGX5g-o0xxHFu9z4nzloX9O7lc_0mBqDq1ltIo-5rF0A_6XAwx5OP1xOF1O23vox3vrUsxEUibc9rvnFx9FxIAY4jhBlvcdBiMg2ktKJ0FNRKk98W3u3fdYl-4/s1600/Apple-fruit.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;193&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAgAfykrZFnoq8jHUg_SSGX5g-o0xxHFu9z4nzloX9O7lc_0mBqDq1ltIo-5rF0A_6XAwx5OP1xOF1O23vox3vrUsxEUibc9rvnFx9FxIAY4jhBlvcdBiMg2ktKJ0FNRKk98W3u3fdYl-4/s200/Apple-fruit.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

Bismillahirr Rahmanirr Rahim …

Seorang lelaki yang sholeh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lazat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahawa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.

Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya”. Orang itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya”.

Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, “Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah ku makan ini.” Pengurus kebun itu memberitahukan, “Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalan sehari semalam”.

Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orang tua itu, “Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku kerana tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah s.a.w. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: “Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka”

Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata,” Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Kerana itu mahukah tuan menghalalkan apa yang sudah ku makan itu?”

Lelaki tua yang ada dihadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, “Tidak, aku tidak boleh menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.” Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu kerana takut ia tidak dapat memenuhinya. Maka segera ia bertanya, “Apa syarat itu tuan?” Orang itu menjawab, “Engkau harus mengawini putriku !”

Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, “Apakah kerana hanya aku makan setengah buah apelmu yang keluar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu?”

Tetapi pemilik kebun itu tidak mempedulikan pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, “Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang yang lumpuh!”

Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berfikir dalam hatinya, apakah perempuan seperti itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, “Selain syarat itu aku tidak boleh menghalalkan apa yang telah kau makan !”

Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, “Aku akan menerima pinangannya dan perkahwinanya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya kerana aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala”.

Maka pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkahwinan selesai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui isterinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berfikir akan tetap mengucapkan salam walaupun isterinya tuli dan bisu, kerana bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, “Assalamu”alaikum…”

Tak disangka sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi jadi isterinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu , dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut kerana wanita yang kini menjadi isterinya itu menyambut uluran tangannya.

Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. “Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada dihadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahawa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula”, Kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berfikir, mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan yang sebenarnya ?

Setelah Tsabit duduk di samping isterinya, dia bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahawa engkau buta. Mengapa?” Wanita itu kemudian berkata, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah”. Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan bahawa engkau tuli, mengapa?” Wanita itu menjawab, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah mahu mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah.

Ayahku juga mengatakan kepadamu bahawa aku bisu dan lumpuh, bukan?” Tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan isterinya. Selanjutnya wanita itu berkata, “aku dikatakan bisu kerana dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta’ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh kerana kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang boleh menimbulkan kegusaran Allah Ta’ala”.

Tsabit amat bahagia mendapatkan isteri yang ternyata amat soleh dan wanita yang memelihara dirinya. Dengan bangga ia berkata tentang isterinya, “Ketika kulihat wajahnya… Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap”.

Tsabit dan isterinya yang salihah dan cantik itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikurniakan seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke seluruh penjuru dunia, Beliau adalah Al Imam Abu Hanifah An Nu’man bin Tsabit.
Sumber : kisahislami.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/menikah-karena-buah-apel.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAgAfykrZFnoq8jHUg_SSGX5g-o0xxHFu9z4nzloX9O7lc_0mBqDq1ltIo-5rF0A_6XAwx5OP1xOF1O23vox3vrUsxEUibc9rvnFx9FxIAY4jhBlvcdBiMg2ktKJ0FNRKk98W3u3fdYl-4/s72-c/Apple-fruit.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-8989479894032957921</guid><pubDate>Thu, 26 Jul 2012 00:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-25T17:57:59.253-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH ISLAMI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Kisah Inspirasi Seorang Suami Yang Berbohong Terhadap Istrinya</title><description>Perkimpoian itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik:“kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik,akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran.Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.

Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.

Sang istri pun bad rest di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.

“Haah, pergi?”. Kata sang istri.

“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.

Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.

Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.

Dan subhanallah …

Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.

Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanyadan membacanya.

Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya,ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

selang beberapa waktu sang isteri meninggal dunia karena kelainan pada organ ginjalnya
betapa terpukulnya sang suami dan sejak saat itulah sang suami berjanji akan merawat anak semata wayangnya dan tak akan menikah lagi demi cintanya pada sang istri ..
Sumber : http://kisahislami.com
sumber gambar : http://yrahmedi.wordpress.com&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipggNKo2fMWbHZl5hxNMS9YadsN3RgZqSkBPQkPSF5PvcVPiiY2b8cmyJhV98eyVyCBDG3vrVeDpkLkO84yngpJwB5i6eD4R-rnL4eS2I6RkmQCLOaldtqcsXG8nT-p_M74NS4G0YV3rDL/s1600/etika-suami-isteri.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;165&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipggNKo2fMWbHZl5hxNMS9YadsN3RgZqSkBPQkPSF5PvcVPiiY2b8cmyJhV98eyVyCBDG3vrVeDpkLkO84yngpJwB5i6eD4R-rnL4eS2I6RkmQCLOaldtqcsXG8nT-p_M74NS4G0YV3rDL/s200/etika-suami-isteri.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/kisah-inspirasi-seorang-suami-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipggNKo2fMWbHZl5hxNMS9YadsN3RgZqSkBPQkPSF5PvcVPiiY2b8cmyJhV98eyVyCBDG3vrVeDpkLkO84yngpJwB5i6eD4R-rnL4eS2I6RkmQCLOaldtqcsXG8nT-p_M74NS4G0YV3rDL/s72-c/etika-suami-isteri.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-7928114501695266447</guid><pubDate>Tue, 24 Jul 2012 09:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-24T02:17:19.266-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sepak bola</category><title>Jose Mourinho Akan Terima Penghargaan Dari Jurnalis Olahraga Portugal</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0eLVBRs_rJ7e71K_svq-xWvJhpUSp4u_OMoPVX_p4xn3h0QtowdNHwqR16I_qid4ef_FeMgan6qOxPWrJXr5OIHAhyiU1pAasOIUtdewjCPQIexC5mgOht0UUsWWWO8nIgSOGJsESrQVT/s1600/164463hp2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;124&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0eLVBRs_rJ7e71K_svq-xWvJhpUSp4u_OMoPVX_p4xn3h0QtowdNHwqR16I_qid4ef_FeMgan6qOxPWrJXr5OIHAhyiU1pAasOIUtdewjCPQIexC5mgOht0UUsWWWO8nIgSOGJsESrQVT/s200/164463hp2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho akan menerima penghargaan Prestigio Fernando Soromenho dari asosiasi jurnalis olahraga Portugal (CNID) atas prestasinya di bidang sepakbola.

Pelatih berusia 49 tahun tersebut akan menerima penghargaan tersebut hari Jumat waktu setempat di hotel Pestana Palace, setelah itu ia akan menggelar konferensi pers.penghargaan Fernando Soromenho Prestige adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh CNID, yang dibuat pada tahun 1967.

Seperti yang diketahui, Mourinho yang memulai karirnya pada tahun 2000 di Benfica, mengantarkan Porto meraih gelar juara Piala UEFA dan satu gelar Liga Champions selama dua musim kepelatihannya.

Dia kemudian hengkang ke Chelsea dan FC Internazionale sebelum bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2010. Sejauh ini, ia telah membawa Los Blancos meraih satu trofi Copa del Rey dan satu trofi Primera Liga Spanyol.
sumber :goal.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/jose-mourinho-akan-terima-penghargaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0eLVBRs_rJ7e71K_svq-xWvJhpUSp4u_OMoPVX_p4xn3h0QtowdNHwqR16I_qid4ef_FeMgan6qOxPWrJXr5OIHAhyiU1pAasOIUtdewjCPQIexC5mgOht0UUsWWWO8nIgSOGJsESrQVT/s72-c/164463hp2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-1947620077682823281</guid><pubDate>Tue, 24 Jul 2012 09:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-24T02:06:54.189-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Kisah Nyata : Malam Pesta Seorang Pengantin Wanita.</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizhRFS82vJXJtbqHiarxI1Bvfk6kTmKYRCmQQ9igEWEX8Kv5-pe2YjWZ-tAY5cmX0mWXBo1fn0fTU71soi2nJ1etMyluRP9WqRq9DPRCpscxOeJfuCpcslNYP9TdeK4iR4C1V1laG-lzs3/s1600/jilbab_kartun.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;110&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizhRFS82vJXJtbqHiarxI1Bvfk6kTmKYRCmQQ9igEWEX8Kv5-pe2YjWZ-tAY5cmX0mWXBo1fn0fTU71soi2nJ1etMyluRP9WqRq9DPRCpscxOeJfuCpcslNYP9TdeK4iR4C1V1laG-lzs3/s200/jilbab_kartun.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

Bismillahirr Rahmanirr Rahim …

Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.

“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendengar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.

Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya mau berwudhu dan shalat Isya.”

Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? Tamu telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”

Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!

Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !

Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terrlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.

Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu.

Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.

Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud. Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!

Banyak orang tersentuh mendengarkan kisah ini. Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama.



“SUBHANALLAH”
sumber        : kisahislami.com
sumber gambar : drfatnan.wordpress.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/kisah-nyata-malam-pesta-seorang.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizhRFS82vJXJtbqHiarxI1Bvfk6kTmKYRCmQQ9igEWEX8Kv5-pe2YjWZ-tAY5cmX0mWXBo1fn0fTU71soi2nJ1etMyluRP9WqRq9DPRCpscxOeJfuCpcslNYP9TdeK4iR4C1V1laG-lzs3/s72-c/jilbab_kartun.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-3673728875243501568</guid><pubDate>Tue, 24 Jul 2012 08:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-24T01:58:57.497-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Hikayat Ketika Abu Nawas Berdoa Minta Jodoh</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhilfBd5JCr2sDAIy4CChbFIR-TbnZgSeWTiKbk03WuC15gxL8QYJKuT3U03QBjyX27YliXtfQwgZ2if6T7rVwFZ_A8oZFfemOY8VyflAa5BNMFHVZ2MqRyTrbSq2yUgPK5T2nxng3fMSUV/s1600/kartun+muslim7.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhilfBd5JCr2sDAIy4CChbFIR-TbnZgSeWTiKbk03WuC15gxL8QYJKuT3U03QBjyX27YliXtfQwgZ2if6T7rVwFZ_A8oZFfemOY8VyflAa5BNMFHVZ2MqRyTrbSq2yUgPK5T2nxng3fMSUV/s200/kartun+muslim7.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Ada saja cara Abu Nawas berdoa agar dirinya mendapatkan jodoh dan menikah. Karena kecerdasan dan semangat dalam dirinya, akhirnya Abu Nawas mendapatkan istri yang cantik dan shalihah.

Sehebat apapun kecerdasan Abu Nawas, ia tetaplah manusia biasa. Kala masih bujangan, seperti pemuda lainnya, ia juga ingin segera mendapatkan jodoh lalu menikah dan memiliki sebuah keluarga.

Pada suatu ketika ia sangat tergila-gila pada seorang wanita. Wanita itu sungguh cantik, pintar serta termasuk wanita yang ahli ibadah. Abu Nawas berkeinginan untuk memperistri wanita salihah itu. Karena cintanya begitu membara, ia pun berdoa dengan khusyuk kepada Allah SWT.

“Ya Allah, jika memang gadis itu baik untuk saya, dekatkanlah kepadaku. Tetapi jika memang menurutmu ia tidak baik buatku, tolong Ya Allah, sekali lagi tolong pertimbangkan lagi ya Allah,” ucap doanya dengan menyebut nama gadis itu dan terkesan memaksa kehendak Allah.

Abu Nawas melakukan doa itu setiap selesai shalat lima waktu. Selama berbulan-bulan ia menunggu tanda-tanda dikabulkan doanya. Berjalan lebih 3 bulan, Abu Nawas merasa doanya tak dikabulkan Allah. Ia pun introspeksi diri.

“Mungkin Allah tak mengabulkan doaku karena aku kurang pasrah atas pilihan jodohku,” katanya dalam hati.

Kemudian Abu Nawas pun bermunajat lagi. Tapi kali ini ganti strategi, doa itu tidak diembel-embeli spesifik pakai nama si gadis, apalagi berani “maksa” kepada Allah seperti doa sebelumnya.

“Ya Allah berikanlah istri yang terbaik untukku,” begitu bunyi doanya.

Berbulan-bulan ia terus memohon kepada Allah, namun Allah tak juga mendekatkan Abu Nawas dengan gadis pujaannya. Bahkan Allah juga tidak mempertemukan Abu Nawas dengan wanita yang mau diperistri. Lama-lama ia mulai khawatir juga. Takut menjadi bujangan tua yang lapuk dimakan usia. Ia pun memutar otak lagi bagaimana caranya berdoa dan bisa cepat terkabul.

Abu Nawas memang cerdas. Tak kehabisan akal, ia pun merasa perlu sedikit “diplomatis” dengan Allah. Ia pun mengubah doanya.

“Ya Allah, kini aku tidak minta lagi untuk diriku. Aku hanya minta wanita sebagai menantu Ibuku yang sudah tua dan sangat aku cintai Ya Allah. Sekali lagi bukan untukku Ya Tuhan. Maka, berikanlah ia menantu,” begitu doa Abu Nawas.

Barangkali karena keikhlasan dan “keluguan” Abu Nawas tersebut, Allah pun menjawab doanya.

Akhirnya Allah menakdirkan wanita cantik dan salihah itu menjadi istri Abu Nawas. Abu Nawas bersyukur sekali bisa mempersunting gadis pujaannya. Keluarganya pun berjalan mawaddah warahmah.

sumber :detik.com
        kisahislami.com
sumber gambar : ranririn.blogspot.com</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/07/hikayat-ketika-abu-nawas-berdoa-minta.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhilfBd5JCr2sDAIy4CChbFIR-TbnZgSeWTiKbk03WuC15gxL8QYJKuT3U03QBjyX27YliXtfQwgZ2if6T7rVwFZ_A8oZFfemOY8VyflAa5BNMFHVZ2MqRyTrbSq2yUgPK5T2nxng3fMSUV/s72-c/kartun+muslim7.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-8432809585924394754</guid><pubDate>Sun, 03 Jun 2012 03:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T20:32:46.787-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEAJAIBAN AL-QUR&#39;AN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Kisah Masuk Islamnya Seorang Dokter Amerika Karena Satu Ayat Al-Qur’an</title><description>Beberapa tahun yang lalu, seorang teman bercerita kepadaku tentang kisah masuknya seorang dokter Amerika ke dalam Islam. Dari apa yang kuingat dari kisah yang indah ini adalah : Kisah ini terjadi pada salah satu rumah sakit di Amerika Serikat.

Di rumah sakit tersebut, seorang dokter muslim bekerja dengan keilmuan yang sangat baik, sehingga memberi pengaruh besar untuk mengenal beberapa dokter Amerika. Dan dia, dengan kemampuan tersebut mengundang decak kagum mereka. Diantara para dokter Amerika ini, dia mempunyai satu teman akrab yaitu orang yang memiliki kisah ini. Mereka berdua selalu bertemu dan keduanya bekerja pada bagian persalinan.

Pada suatu malam, di rumah sakit tersebut terjadi dua peristiwa persalinan secara bersamaan. Setelah kedua wanita itu melahirkan, dua bayi tersebut tercampur dan tidak ada yang mengetahui masing-masing pemilik kedua bayi yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu. Kerancuan ini terjadi disebabkan kecerobohan perawat yang seharusnya dia menulis nama ibu pada gelang yang diletakkan di tangan kedua bayi tersebut. Dan ketika kedua dokter tersebut tahu bahwa mereka berada dalam kebingungan; Siapakah ibu bayi laki-laki dan siapakah ibu bayi perempuan, maka dokter Amerika berkata kepada dokter Muslim,

”Engkau mengatakan bahwasanya Al-Qur’an telah menjelaskan segala sesuatu dan engkau mengatakan bahwasanya Al-Qur’an itu mencakup semua permasalahan-permasalahan apapun. Maka tunjukkanlah kepadaku cara mengetahui siapa ibu dari masing-masing bayi ini..!!”

Dokter Muslim itupun menjawab,

”Ya, Al-Qur’an telah menerangkan segala sesuatu dan akan aku buktikan kepadamu tentang hal itu. Biarkan kami mendiagnosa ASI kedua ibu dan kami akan menemukan jalan keluar.”

Setelah nampak hasil diagnosa, dengan sangat percaya diri dokter muslim itu memberitahu temannya si dokter Amerika, siapakah ibu sebenarnya dari masing-masing bayi tersebut…!!!! Dokter Amerika itupun terheran-heran dan bertanya, ”Bagaimana kamu tahu?”

Dokter Muslim menjawab
”Sesungguhnya hasil yang nampak menunjukkan bahwasanya kadar banyaknya ASI pada payudara ibu si bayi laki-laki dua kali lipat kandungannya dibanding ibu si bayi perempuan. Perbandingan kadar garam dan vitamin pada ASI si ibu bayi laki-laki itu juga dua kali lipat dibanding ibu si bayi perempuan.”

Kemudian dokter muslim tersebut membacakan ayat Al-Qur’an yang dia jadikan dasar argumen dari jalan keluar itu,

”Bagi laki-laki seperti bagian dua perempuan.” (QS. An-Nisa:11)

Dan setelah mendengarkan dokter Amerika itu arti ayat tersebut, dia jadi bengong, dan dia menyatakan keislamannya secara spontan tanpa ragu-ragu. Subhanallah, Maha Suci Allah Robb semesta alam.

Diambil dari : Kolom Kisah Teladan, Majalah Qiblati |Vol.01/No.4/ Desember 2005 | Dzulqa’idah 1426 H.

sumber: jilbab.or.id

sumber :&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQdPvWUSc-eZWRxwrWaas05Ki4LTMyj-0oR8yez5otFtMxb34rof8awi9jpaFPDbhJpGAMY7IorFhtARWn1hToJJ5SlEFRvys1ohuLflJiJktU6lqmHrEu_QT9DLnAlcQo0lX4uS6KYbPz/s1600/al-quran.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;100&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQdPvWUSc-eZWRxwrWaas05Ki4LTMyj-0oR8yez5otFtMxb34rof8awi9jpaFPDbhJpGAMY7IorFhtARWn1hToJJ5SlEFRvys1ohuLflJiJktU6lqmHrEu_QT9DLnAlcQo0lX4uS6KYbPz/s200/al-quran.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

(zafaran/muslimahzone.com)</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/06/kisah-masuk-islamnya-seorang-dokter.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQdPvWUSc-eZWRxwrWaas05Ki4LTMyj-0oR8yez5otFtMxb34rof8awi9jpaFPDbhJpGAMY7IorFhtARWn1hToJJ5SlEFRvys1ohuLflJiJktU6lqmHrEu_QT9DLnAlcQo0lX4uS6KYbPz/s72-c/al-quran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-2434337400749573763</guid><pubDate>Sun, 03 Jun 2012 03:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T20:28:18.542-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Subhanallah, Seorang Bayi di Nigeria Terlahir Membawa Al-Quran</title><description>Ulama terkenal dari Nigeria pada Senin (14/5/2012) berkumpul di Mushin, Provinsi Lagos, barat daya Nigeria, untuk menyaksikan upacara penamaan seorang bayi. Bayi tersebut bukan bayi biasanya sehingga harus masuk pemberitaan di media, namun bayi yang terlahir pada 7 Mei 2012 tersebut terlahir dengan membawa sebuah Al-Quran kecil di tangannya dari rahim ibunya. Allahu akbar!

Setelah menyampaikan sebuah kultum, seorang ulama Nigeria, Ustadz Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut dengan nama Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo. Dalam pemberian nama tersebut, Ustadz Abdul Rahman juga menasihati sang ibu dari jabang bayi tersebut bahwa bayinya bukanlah seorang nabi meskipun ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Quran.
 
Beliau juga menambahkan bahwa hal tersebut merupakan kehendak Allah, untuk mengirim bayi tersebut ke dunia dengan cara yang menakjubkan, yakni terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya. Subhanallah!
 
Ulama lain yang ikut dalam acara tersebut antara lain Syaikh Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua dari Komunitas Nasrulifathi Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Komunitas Islam Alifathiquareeb.
 
Sebelumnya pada Ahad (13/5), ibu dari sang jabang bayi ini menyatakan diri memeluk Islam setelah melihat bayinya terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya. Kini, sang ibu 32 tahun yang dulu bernama Kikelomo Ilori ini kemudian berganti menjadi Sharifat. Hal serupa juga dilakukan oleh nenek sang jabang bayi yang dulu memeluk agama Kristen sekarang menjadi seorang Muslim dan mengganti namanya dengan nama Islami.
 
Di luar rumah sang jabang bayi, banyak pedangang tumpah ruah menjual berbagai suvenir tentang bayi tersebut, mulai dari kaos, tasbih, dan foto-foto sang jabang bayi yang terlahir membawa Quran tersebut.
 
Kelahiran sang jabang bayi tersebut hingga saat ini masih mengundang kontroversi, dimana para sekularis menganggap sesuatu yang mustahil bagi seorang bayi terlahir dengan memegang (membawa) Quran dari rahim sang ibu. Namun di lain pihak, banyak yang berpendapat bahwa apa pun bisa terjadi jika Allah berkehendak. Wallahu a’lam bish shawwab.
sumber :&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggbcVszW63PGGQCU10Xj-s0HMkI-_mIaHddf5FV-ahgWZ_CtnjQbM84mAsQhvURw77gXYAm3d8oS04z3-ftESLDF0Fs_C1yvoQ8I8RRss-tEm3yW22ZtOfxQOFZC3_4chWLNlxHqPy8wah/s1600/BAYI-membawa-al-quran.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;100&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggbcVszW63PGGQCU10Xj-s0HMkI-_mIaHddf5FV-ahgWZ_CtnjQbM84mAsQhvURw77gXYAm3d8oS04z3-ftESLDF0Fs_C1yvoQ8I8RRss-tEm3yW22ZtOfxQOFZC3_4chWLNlxHqPy8wah/s200/BAYI-membawa-al-quran.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;

 (zilzaal/acehloensayang/arrahmah.com/muslimahzone.com)</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/06/subhanallah-seorang-bayi-di-nigeria.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggbcVszW63PGGQCU10Xj-s0HMkI-_mIaHddf5FV-ahgWZ_CtnjQbM84mAsQhvURw77gXYAm3d8oS04z3-ftESLDF0Fs_C1yvoQ8I8RRss-tEm3yW22ZtOfxQOFZC3_4chWLNlxHqPy8wah/s72-c/BAYI-membawa-al-quran.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6171458129988188675.post-2107392169432835818</guid><pubDate>Sun, 03 Jun 2012 03:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-02T20:19:26.292-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH TELADAN</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KISAH-KISAH INSPIRATIF DAN TELADAN</category><title>Antara Aku, Dia dan Kalung Itu</title><description>Al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Abdul Baqi bin Muhammad Al-Bazzar al-Anshari berkata, “Dulu, aku pernah berada di Makah–semoga Allah selalu menjaganya. Suatu hari aku merasakan lapar yang sangat. Aku tidak mendapatkan sesuatu yang dapat menghilangkan laparku. Tiba-tiba aku menemukan sebuah kantong dari sutera dan diikat dengan kaos kaki yang terbuat dari sutera pula. Ketika aku buka, aku dapatkan di dalamnya sebuah kalung permata yang tidak pernah aku lihat sebelumnya.” 

“Kemudian, aku keluar rumah, dan saat itu ada seorang bapak tua yang berteriak mencari kantongnya yang hilang sambil memegang kantong kain yang berisi uang lima ratus dinar. Dia mengatakan, ‘Ini adalah bagi orang yang mau mengembalikan kantong sutera yang berisi permata.’ Aku berkata kepada diriku, ‘Aku sedang membutuhkan, aku ini sedang lapar. Aku bisa mengambil uang dinar emas itu untuk aku manfaatkan dan mengembalikan kantong sutera ini kepadanya.’ Maka, aku membawanya ke rumahku.

Setibanya di rumah, dia menceritakan kepadaku ciri kantong sutera itu, ciri-ciri kaos kaki pengikatnya, ciri-ciri permata dan jumlahnya, berikut benang yang mengikatnya. Maka, aku mengeluarkan dan memberikan kantong itu kepadanya, dan dia pun memberikan untukku lima ratus dinar, tetapi aku tidak mau mengambilnya. Aku katakan kepadanya, ‘Memang seharusnya aku mengembalikannya kepadamu tanpa mengambil upah untuk itu.’ Ternyata dia bersikeras, ‘Kau harus mau menerimanya,’ sambil memaksaku terus-menerus. Aku tetap pada pendirianku, tidak mau menerima. Akhirnya, bapak tua itu pun pergi meninggalkanku.” 

“Adapun aku, beberapa waktu setelah kejadian itu, aku keluar dari kota Mekah dan berlayar dengan perahu. Di tengah laut perahu tumpangan itu pecah, orang-orang semua tenggelam dengan harta benda mereka. Tetapi aku selamat dengan menumpang potongan papan dari pecahan perahu itu. Untuk beberapa waktu aku tetap berada di laut, tak tahu ke mana hendak pergi.” 

“Akhirnya aku tiba di sebuah pulau yang berpenduduk. Aku duduk di dalam salah satu masjid mereka sambil membaca ayat-ayat Alquran. Ketika mereka tahu bagaimana aku membacanya, tidak seorang pun dari penduduk pulau tersebut kecuali dia datang kepadaku dan mengatakan, ‘Ajarkanlah Alquran kepadaku.’ Aku penuhi permintaan mereka. Dari mereka aku mendapat harta yang banyak. Di dalam masjid aku menemukan bebarapa lembar mushaf, aku mengambil dan mulai membacanya. Lalu mereka bertanya, ‘Kau bisa menulis?’ ‘Ya’. Mereka berkata, ‘Kalau begitu, ajarilah kami menulis.’ Mereka pun datang dengan anak-anak dan para remaja mereka. Aku ajari mereka tulis-menulis. Dari itu, aku juga mendapat banyak uang. Setelah itu mereka berkata, ‘Kami mempunyai seorang putri yatim, dia mempunyai harta yang cukup. Maukah kau menikahinya?’ Aku menolak. Tetapi, mereka terus mendesak, ‘Tidak bisa, kau harus mau.’ Akhirnya aku menuruti keinginan mereka juga.” 

“Ketika mereka membawa anak perempuan itu ke hadapanku, aku pandangi dia. Tiba-tiba aku melihat kalung permata yang dulu pernah aku temukan di Mekah melingkar di lehernya. Tidak ada yang aku lakukan saat itu, kecuali hanya terus memperhatikan kalung permata itu. Mereka berkata, ‘Sungguh kau telah menghancurkan hati perempuan yatim ini. Kau hanya memperhatikan kalung itu dan tidak memperhatikan orangnya.’ Maka, saya ceritakan kepada mereka kisah saya dengan kalung tersebut. Setelah mereka tahu, mereka meneriakkan tahlil dan takbir hingga terdengar oleh penduduk setempat. ‘Ada apa dengan kalian?’ kataku bertanya. Mereka menjawab, ‘Tahukah engkau, bahwa orang tua yang mengambil kalung itu darimu saat itu adalah ayah anak perempuan ini.’ Dia pernah mengatakan, ‘Aku tidak pernah mendapatkan seorang muslim di dunia ini (sebaik) orang yang telah mengembalikan kalung ini kepadaku.’ Dia juga berdoa, ‘Ya Allah, pertemukanlah aku dengan orang itu hingga aku dapat menikahkannya dengan puteriku.’ Dan, sekarang sudah menjadi kenyataan.”

sumber: Kabar Dunia Islam
Sumber :(zafaran/muslimahzone.com)&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_Feb4LZuQSjn-hRoq7IqAnrphs5daLSCe8YmfYuA_QRkt5RZVJTZGE8RoWex6lX2Npl9Wv4b2OaT4LrLF3inp_dI-XSNMKx1O-iyCAw_QQ2RTZF72-pztquiP9hqwqds5R57DMrD2kZ07/s1600/kalung-mutiara.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;100&quot; width=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_Feb4LZuQSjn-hRoq7IqAnrphs5daLSCe8YmfYuA_QRkt5RZVJTZGE8RoWex6lX2Npl9Wv4b2OaT4LrLF3inp_dI-XSNMKx1O-iyCAw_QQ2RTZF72-pztquiP9hqwqds5R57DMrD2kZ07/s200/kalung-mutiara.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://kuartil.blogspot.com/2012/06/al-qadhi-abu-bakar-muhammad-bin-abdul.html</link><author>noreply@blogger.com (Jufri Andesda)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_Feb4LZuQSjn-hRoq7IqAnrphs5daLSCe8YmfYuA_QRkt5RZVJTZGE8RoWex6lX2Npl9Wv4b2OaT4LrLF3inp_dI-XSNMKx1O-iyCAw_QQ2RTZF72-pztquiP9hqwqds5R57DMrD2kZ07/s72-c/kalung-mutiara.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>