<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;CkMCRHg4cCp7ImA9WhRUF0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613</id><updated>2012-01-28T21:21:05.638+07:00</updated><category term="faedah Spirulina Pacifica" /><category term="sakit payudara" /><category term="pengobatan darah tinggi" /><category term="obat alternatif penyakit" /><category term="cara mengobati gusi" /><category term="agen resmi spirulina" /><category term="penyakit degeneratif" /><category term="kencing manis" /><category term="obat alternatif tulang keropos" /><category term="Kontroversi susu" /><category term="penyembuhan ginjal dengan gamat" /><category term="agen spirulina" /><category term="kista ovarium" /><category term="obat alternatif organ otak" /><category term="distributor teripang" /><category term="obat stroke" /><category term="Kista lidah" /><category term="cara mengobati gondok" /><category term="obat sakit persendian" /><category term="kesehatan alami" /><category term="obat Tumor Rahang" /><category term="jeli gamat untuk tulang" /><category term="obat virus hepatitis" /><category term="penyakit kista" /><category term="pengobatan jeli gamat" /><category term="jual jelly gamat" /><category term="Diabetes" /><category term="obat spirulina" /><category term="obat Gagal Ginjal" /><category term="gamat obat liver" /><category term="mengobati gagal ginjal" /><category term="obat saraf terganggu" /><category term="kandungan nutrisi" /><category term="pengobatan SGOT SGPT" /><category term="penyembuhan alami dengan gamat" /><category term="Teripang GAMAT" /><category term="kesehatan ginjal" /><category term="gamat indonesia" /><category term="komeda" /><category term="pengangkatan rahim" /><category term="gamat termurah" /><category term="sehat alternatif" /><category term="alternatif sehat" /><category term="benjolan di lidah" /><category term="obat alternatif Hipertiroid" /><category term="gamat untuk liver" /><category term="menjadi agen gamat luxor indonesia" /><category term="obat alternatif gigi" /><category term="osteoartritis" /><category term="pengobatan sinusitis" /><category term="penyembuhan stroke" /><category term="obat kanker stadium tiga" /><category term="obat terlambat menstruasi" /><category term="gambar kista" /><category term="cara mengobati penyakit tulang" /><category term="cara mengobati tumor rahang" /><category term="kanker" /><category term="terapi stroke dengan gamat" /><category term="cara mengobati penyakit dengan spirulina" /><category term="obat alternatif jantung" /><category term="cara mengobati hepatitis" /><category term="SGOT" /><category term="obat kadar gula" /><category term="obat serangan jantung" /><category term="penyakit bisa sembuh" /><category term="obat urut alami" /><category term="hemodialis" /><category term="obat sakit kuning" /><category term="pengobatan cuci darah" /><category term="proses spirilina" /><category term="Spirulina Pacifica" /><category term="jual gamat" /><category term="sea cucumber" /><category term="diagnosis rahang" /><category term="GAMAT kecantikan" /><category term="agen jelly gamat" /><category term="Radang Usus" /><category term="obat alami sinusitis" /><category term="cara mengobati kuli" /><category term="makanan kesehatan luxor" /><category term="pengobatan alternatif asama kronis" /><category term="agen resmi jelly gamat" /><category term="solusi jelly gamat luxor" /><category term="gamat sembuhkan kanker" /><category term="kandungan gamat" /><category term="dosis gamat" /><category term="Kolesterol" /><category term="herbal laut" /><category term="mengobati encok rematik" /><category term="obat radang sendi" /><category term="cara konsumsi obat diabet" /><category term="resep gamat" /><category term="jelly gamat luxor" /><category term="obat jantung bocor" /><category term="sakit nyeri ulu hati" /><category term="obat nyeri gusi" /><category term="obat payudara" /><category term="spirulina" /><category term="obat sakit hati" /><category term="obat GAMAT untuk gondok" /><category term="obat alami kista payudara" /><category term="obat alternatif mium" /><category term="gangguan fungsi hati" /><category term="pengobatan kista" /><category term="manfaat gamat" /><category term="pemicu tumor" /><category term="herbal jantung koroner" /><category term="Solusi Kesehatan" /><category term="obat saraf gigi" /><category term="obat alternatif Hepatitis c" /><category term="obat laternatif Kista" /><category term="Gagal Ginjal" /><category term="kanker payudara" /><category term="cara mengobati rematik" /><category term="obat manjur kencing manis" /><category term="kesehatan kulit" /><category term="rematik sendi" /><category term="ektrak teripang untuk kanker" /><category term="cara mengobati tumor payudara" /><category term="pengobatan jerawat" /><category term="cara konsumsi spirulina" /><category term="cara mengobati mioma dengan gamat" /><category term="gamat kosmetik alami" /><category term="indung telur" /><category term="obat kista" /><category term="Kista" /><category term="sakit liver" /><category term="agen gamat indonesia" /><category term="obat alternatif kista ovarium" /><category term="radang" /><category term="penyakit lidah" /><category term="obat tulang gigi" /><category term="distributor gamat spirulina" /><category term="kesehatan gusi" /><category term="ameloblastoma" /><category term="obat alternatif sinusitis" /><category term="penyembuhan diabetes" /><category term="lupus" /><category term="obat alternatif dengan spirulina" /><category term="obat kulit" /><category term="obat bersin bersin" /><category term="bahaya hepatitis" /><category term="mioma" /><category term="cara mengobati asma" /><category term="Holothuria" /><category term="wasir.ambean" /><category term="jenis penyakit kista" /><category term="SGPT" /><category term="penyembuhan dengan gamat" /><category term="cara mengobati Jantung Koroner" /><category term="BioN" /><category term="distributor dari jelly gamat" /><category term="osteoporosis" /><category term="manfaat spirulina" /><category term="obat nyeri dada" /><category term="cara konsumsi jelly gamat" /><category term="obat alternatif ginjal" /><category term="gamat penyembuh tumor" /><category term="riset spirulina" /><category term="Stroke dan Asma" /><category term="gondok" /><category term="cara mengobati sinusitis" /><category term="gamat luxor" /><category term="obat linu sendi" /><category term="penyakit kulit" /><category term="agen teripang di indonesia" /><category term="tripang emas" /><category term="GAMAT" /><category term="jeli gamat" /><category term="cara beli spirulina" /><category term="produk luxor" /><category term="obat alternatif jerawat" /><category term="marlina lamid" /><category term="pengobatan alternatif Diabetes" /><category term="obat alami sakit lidah" /><category term="pengobatan alternatif mium" /><category term="diameter miom" /><category term="operasi gigi" /><category term="Healing Crisis" /><category term="serigama" /><category term="diagnosis spesialis jantung" /><category term="diagnosis miom dengan gamat" /><category term="Infark" /><category term="obat alternatif asma" /><category term="obat alternatif encok" /><category term="pasta gigi gamat" /><category term="obat pembuluh darah" /><category term="penyakit persendian" /><category term="obat alternatif Hepatitis" /><category term="obat luka usus" /><category term="diagnosis hepatitis" /><category term="gamat haisom" /><category term="jeli gamat untuk kesehatan gigi" /><category term="tumor" /><category term="penyumbatan kelenjar" /><category term="sembuh gondok dengan jeli gamat" /><category term="obat sakit perut" /><category term="obat jerawat" /><category term="gamat obat miom" /><category term="agen gamat" /><category term="khasiat" /><category term="kandungan teripang" /><category term="dosis spirulina" /><category term="obat gusi bengkak" /><category term="cara mengobati penyakit liver" /><category term="obat luka operasi" /><category term="gamat penyembuh radang tenggorokan" /><category term="penyakit payudara" /><category term="ahli ginjal indonesia" /><category term="cara konsumsi gamat" /><category term="Sinusitis" /><category term="pengobatan sakit tulang" /><category term="benjolan di payudara" /><category term="kista mukokel" /><category term="agen indonesia" /><category term="teripang laut" /><category term="teripang asli" /><category term="cara mengobati jerawat" /><category term="obat penyakit gondok" /><category term="obat wajah berjerawat" /><category term="gamat menyembuhkan berbagai penyakit" /><category term="herbal gamat" /><category term="cara mengobati kista dengan gamat" /><category term="obat rahang" /><category term="produk sehat alami" /><title>Kunci Kesehatan Alami</title><subtitle type="html">JELLY GAMAT DAN SPIRULINA PACIFICA&lt;br&gt;
Blogs ini dipersembahkan kepada mereka yang memiliki minat besar akan perawatan kesehatan alami, mengingat meningkatnya berbagai penyakit degeneratif ganas akhir akhir ini yg banyak memakan korban dan tak jarang membuat kalangan medis kewalahan dlm menanganinya.</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/kuncikesehatan" /><feedburner:info uri="kuncikesehatan" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><entry gd:etag="W/&quot;AkMHSXY5cSp7ImA9WhRUEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-5772281073702619437</id><published>2010-09-10T11:23:00.012+07:00</published><updated>2012-01-21T22:07:18.829+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:07:18.829+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif mium" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan alami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sehat alternatif" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat luka usus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jual gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="distributor dari jelly gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jeli gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="menjadi agen gamat luxor indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="marlina lamid" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara konsumsi gamat" /><title>Apapun Masalah Penyakit Anda Temukan Solusinya di Kunci Kesehatan</title><content type="html">Setiap penyakit, ada obatnya. Jika anda  belum mendapatkan kesembuhan, semoga Gamat menjadi jalan anda menikmati  kesehatan sejati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidaklah  TUHAN YANG MAHA SUCI menciptakan penyakit, kecuali ada obatnya. Di  dasar laut sana, ada makhluk TUHAN bernama Teripang/Gamat yang telah  terbukti melalui riset akademis dan medis Internasional, bermanfaat  untuk penyembuhan berbagai penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan  hadirnya blogs ini, kami berharap akan makin banyak orang-orang  disekitar kita yang dapat tertolong dari penyakitnya melalui  produk-produk yang luar biasa ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b style="color: yellow;"&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Only Nutrients Can Overcome A Nutrient Deficiensy, Not Drugs&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: yellow;"&gt; &lt;/span&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Silahkan Klik Link dibawah ini untuk melihat Testimoni dan Artikel-artikel Kesehatan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #b45f06; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Produk-Produk Unggulan &lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;Spirulina Pacifica&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;Spirulina Frequently Asked Question&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;Gamat Frequently Asked Question&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/spirulina-dan-uji-klinis.html"&gt;Spirulina dan Uji Klinis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: #b45f06; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Artikel Kesehatan:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/08/miracle-of-enzyme.html"&gt;The Miracle of Enzyme&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/11/mitos-seputar-kolesterol.html"&gt;Mitos Seputar Kolesterol&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/10/diabetes.html"&gt;Diabetes The Silent Killer &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/mengenal-diabetes-mellitus.html"&gt;Mengenal Diabetes Mellitus&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/khasiat-di-balik-resep-datuk.html"&gt;Khasiat Dibalik Resep Datuk&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/11/greatest-myth-of-century-mythos.html"&gt;The Greatest Myth of Centuri&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/kistamari-kita-mengenalnya.html"&gt;Kista Mari Kita Mengenalnya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/01/mau-sehat-lakukan-perubahan.html"&gt;Mau Sehat Lakukan Perubahan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/singkap-tabir-faedah-bianglala.html"&gt;Singkap Tabir Faedah Bianglala&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/penyembuh-dari-dasar-samudera.html"&gt;Penyembuh Dari Dasar Samudera&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/diabetes-bukanlah-penyakit-gula-darah.html"&gt;Diabetes Bukanlah Penyakit Gula Darah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/03/menjadikan-gangguan-ginjal-lebih.html"&gt;Menjadikan Gangguan Ginjal Lebih 'Bersahabat'&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/jangan-halangi-proses-penyembuhan.html"&gt;Jangan Halangi Proses Penyembuhan/Healing Crisis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: #b45f06;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Testimoni Kesembuhan/Artikel Majalah Trubus:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/04/pemutus-empat-operasi.html"&gt;Pemutus Empat Operasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/hipertiroid-tak-bikin-gondok.html"&gt;Kelenjar tiroid/ Hipertiroid / gondok&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/selamat-berpisah-dengan-mioma.html"&gt;Mioma / Myom&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/09/hewan-samudera-penakluk-kanker-payudara.html"&gt;Kanker Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penolak-cuci-darah.html"&gt;Gangguan Ginjal/ Cuci Darah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penjinak-hepatitis-c.html"&gt;Penjinak Hepatitis-C&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/06/pencuri-tulang-kala-usia-senja.html"&gt;Osteoporosis/ Tulang Rapuh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/ketika-kista-tumbuh-di-lidah.html"&gt;Kista tumbuh di lidah/ Kista Mukokel&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/teripang-kendalikan-tumor-rahang.html"&gt;Tumor rahang/ Ameloblastoma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/pergi-sinusitis-tak-kembali.html"&gt;Sinusitis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/penjemput-maut-bagi-kista.html"&gt;Kista Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/lepas-dari-jeratan-si-manis.html"&gt;Diabetes/ Kencing Manis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/mentimun-laut-penyembuh-radang-usus.html"&gt;Radang Usus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/gel-gamat-pelenyap-jerawat.html"&gt;Gangguan Jerawat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/wasir-tuntas-berkat-gamat.html"&gt;Wasir / Ambean&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/kisah-jeli-gamat-menumpas-kista.html"&gt;Kista Ovarium/ Kista Rahim&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/sembuh-dari-derita-radang-sendi.html"&gt;Radang Sendi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/virus-hepatitis-itu-telah-hilang.html"&gt;Hepatitis-B&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-akhiri-derita-stroke-dan-asma.html"&gt;Stroke dan Asma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-tuntaskan-jantung-koroner.html"&gt;Jantung Koroner&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/bagi-dewi-anggraeni-betapa.html"&gt;Gamat Untuk Berbagai Penyakit&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-5772281073702619437?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5772281073702619437?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5772281073702619437?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/09/apapun-masalah-penyakit-anda-temukan.html" title="Apapun Masalah Penyakit Anda Temukan Solusinya di Kunci Kesehatan" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C04CRnY5eCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-5535966755699076070</id><published>2010-04-25T00:19:00.014+07:00</published><updated>2012-01-21T23:06:07.820+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:06:07.820+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat saraf gigi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif gigi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat gusi bengkak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jeli gamat untuk kesehatan gigi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agen gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasta gigi gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Holothuria" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat luka operasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="operasi gigi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati gusi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat tulang gigi" /><title>Pemutus Empat Operasi</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Betapa girangnya hati Sylvia ketika Ryan menyodorkan kacang bali. Kelenjar salifanya mulai terangsang untuk mencicipi gurihnya penganan khas Bali. Sayang, kebahagiaan Sylvia sesaat. Ketika mengunyah, tambalan gigi geraham kanan direktur sebuah perusahaan pembiayaan itu terlepas lantaran tekstur kacang terlampau keras. Padahal 15 tahun lamanya tambalan awet. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keesokan paginya Sylvia ke dokter gigi di bilangan Jakarta Selatan. Itulah awal episode dalam kehidupan sang direktur: dalam 3 bulan, 4 kali operasi demi urusan gigi. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Hari itu masalah gigi teratasi. Namun, 3 hari berselang tambal gigi kembali terlepas. Lantaran tak kunjung berhasil, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ia membiarkan lubang gigi menganga dan digunakan mengunyah makanan. Toh, ia tak merasa sakit sedikit pun. Empat bulan berselang Sylvia kembali menambal gigi. Setelah itu gusinya bengkak. Dokter gigi mendiagnosis, gusi Sylvia bermasalah. Untuk mengatasinya, ahli medis itu menawarkan operasi. Ibu dari satu putri itu manut. Pada medio Agustus 2006, wanita kelahiran Jakarta itu menjalani operasi gusi. Gigi geraham kanan yang bolong dicabut. Tiga hari kemudian gusinya bengkak lagi. Pipi kanan membesar. “Bila bertemu klien, saya tutupi dengan saputangan,” ujar perempuan 50 tahun itu. Tersentuh jari pun, gusinya sakit bukan kepalang. Rongga mulut kulit digerakkan. Makan menjadi aktivitas yang menyiksa baginya. Sudah begitu, ia sulit memejamkan mata akibat pening di kepala kanan. Lengkap sudah penderitaan Sylvia: makan tak enak, tidur tak nyenyak. Sylvia akhirnya menjalani roentgen seluruh permukaan mulut dan gigi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dibor&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter mengatakan permasalahan pada tulang gigi, bukan gusi. Untuk mengatasinya Sylvia mesti menjalani operasi pembukaan gusi di depan gigi yang terakhir dicabut. Ketimbang menerima kesalahan lain dan tak kunjung sembuh, ia memilih berkonsultasi dengan dokter lain. Ternyata dokter kedua yang ditandangi pun menyarankan operasi pembukaan gusi. Sylvia pasrah. Saat mulutnya dibuka, bor kecil melubangi giginya. Dalam biusan lokal, Sylvia masih bisa merasa linu akibat bunyi kerukan gigi yang ditimbulkan. “Tulang saya seperti dikorek,” kata Sylvia. Saat itu dokter membersihkan saraf pada tulang gigi agar bakteri yang terkandung hilang. Operasi rampung dalam 3,5 jam, termasuk menutup gusi dengan 7 jahitan. Sylvia mengkonsumsi antibiotik setiap hari, sampai 7 hari. Dua pekan berselang ketika jahitan akan dibuka gusinya masih basah, lembek, dan ngilu. Dosis antibiotic pun dinaikkan menjadi 2 butir sehari dari sebelumnya 1 butir sehari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, kejadian tragis menimpanya. Baru tiga hari mengkonsumsi obat-obatan kimia itu, urat nadi sebesar kelingking menjalar di leher, tepat di bawah gusi yang dijahit. Keruan saja gejala itu mengkhawatirkan Sylvia. Itulah sebabnya ia kembali lagi ke dokter gigi. Menurut dokter, jahitan gusi tidak rapat sehingga bakteri mudah masuk ke saraf gigi. Urat biru pertanda bakteri Streptococcus faecalis menuju jantung, efeknya katup jantung rusak. Mikroorganisme itu mengikuti pembuluh darah yang beredar menuju jantung. Untunglah, konsumsi antibiotic membuat kuman-kuman itu tertahan di leher. “Saya baru tahu jika lubang di gigi bisa menyebabkan penyakit jantung dan stroke,” katanya. Untuk mengatasi urat biru itu, Sylvia kembali ke ruang operasi menjalani pembongkaran gusi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gamat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kakaknya, Cynthia, iba melihat penderitaan Sylvia. Ia menyodorkan jeli berbahan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; sebagai pengganti antibiotik. Sylvia yang enggan mengkonsumsi obat-obatan kimia menerima tawaran itu. “Saya khawatir efek antibiotik,” kata Sylvia. Baginya, tak masalah mencoba sesuatu yang baru, apalagi berbahan alami. &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;Gamat&lt;/a&gt;—sebutan teripang di Malaysia—dikonsumsi 4 kali sehari masing-masing satu sendok makan. Ia mencampurkannya dengan jus alpukat atau jus tomat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah 3 hari mengkonsumsi, ia sudah lancar mengunyah makanan. Mulut kaku hilang. Rasa pening akibat bengkak gusi pun tak lagi memberatkan kepalanya. Jahitan di bawah gusinya pun kering sehingga tak nyeri. Dokter yang memeriksanya terheranheran. Sebab, kali ini pengeringan jahitan berlangsung cepat. Menurut drg Ratna Nuryani, dokter spesialis gigi di Klinik Pusdiklat Kejaksaan Agung, Ragunan, Jakarta Selatan, karies atau gigi berlubang mengundang bakteri. Akibatnya terjadi infeksi di akar gigi maupun di jaringan penyangga gigi. Lebih dari 350 bakteri dan mikroorganisme yang terlibat. Oleh karena itu jika gigi berlubang tak segera ditangani, gigi makin rusak. Bakteri yang masuk melalui ludah maupun udara menyebabkan infeksi. Setelah mencapai ujung akar gigi, bakteri berjalan lewat pembuluh darah, dan bisa menyebabkan segala penyakit antara lain penyakit jantung dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keampuhan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; menumpas bakteri telah dibuktikan oleh Prof Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia. Ia menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri yang berhasil ditumpas antara lain Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans perusak katup jantung, S. pneumoniae (radang paruparu dan sinusitis akut), Staphylococcus aureus (meningitis), dan Proteus mirabilis (penginfeksi luka). Semua makhluk superliliput itu masuk ke tubuh manusia bisa melalui mulut maupun saluran pernapasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Klinis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uji klinis efektivitas pasta gigi berbahan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; dilakukan oleh Hassan Yakob, dosen Universitas Malaya, Malaysia. Pengujiannya melibatkan 28 orang dengan gigi kronis yang memiliki gusi bengkak dan jaringan pendukung giginya rusak. Selama 3 bulan, 14 orang menyikat gigi dengan pasta gigi berbahan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;teripang&lt;/a&gt;, sisanya menggunakan plasebo. Parameter yang dihitung antara lain indeks plak, indeks perbesaran gusi, pengeluaran darah dari gusi, dan indeks perbesaran lubang. Hasilnya, secara signifi kan penggunaan pasta gigi berbahan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; mampu menurunkan semua parameter akibat penyakit gigi. Karena itu, pasta gigi berbahan teripang dianjurkan bagi orang yang perlu perawatan gigi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; mampu menutup luka bekas jahitan disebabkan mengandung faktor penumbuh sel. “Protein yang terkandung pada teripang menyebabkan luka basah maupun kering cepat menutup,” kata drg Ratna Nuryani. Itu sebabnya luka di gusi Sylvia cepat menutup, hanya 3 hari. Sedangkan antibiotik membutuhkan waktu lebih dari 7 hari untuk mengeringkan lukanya. Kini Sylvia terbebas dari derita sakit gigi yang membuatnya susah makan dan tidur. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 446&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJjir5C5GsI/AAAAAAAAAW4/GcjK9QJRF2g/s1600/empatoperasi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJjir5C5GsI/AAAAAAAAAW4/GcjK9QJRF2g/s320/empatoperasi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJji1lWuW-I/AAAAAAAAAXA/HbhVj0Gpp64/s1600/empatoperasi2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJjjSN7ALCI/AAAAAAAAAXI/8vozwVPZggQ/s1600/empatoperasi3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJjjSN7ALCI/AAAAAAAAAXI/8vozwVPZggQ/s320/empatoperasi3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-5535966755699076070?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5535966755699076070?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5535966755699076070?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/04/pemutus-empat-operasi.html" title="Pemutus Empat Operasi" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJjir5C5GsI/AAAAAAAAAW4/GcjK9QJRF2g/s72-c/empatoperasi.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMFQ346cSp7ImA9Wx5REEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-4690272306170201452</id><published>2010-03-12T10:28:00.007+07:00</published><updated>2010-08-17T10:40:12.019+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T10:40:12.019+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hemodialis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gagal Ginjal" /><title>MENJADIKAN GANGGUAN GINJAL LEBIH “BERSAHABAT”</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gangguan ginjal sering dikatakan sebagai penyakit orang tua, namun saat ini semakin banyak menyerang orang muda. Diduga penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat, antara lain aktivitas berkurang (tidak banyak bergerak) dan maraknya konsumsi makanan serta minuman olahan mengandung bahan kimia. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gangguan ginjal, terutama penyakit ginjal kronis, memang sulit disembuhkan dan bisa menimbulkan....&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bencana.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian, dengan perawatan medis dan teknik-teknik menolong diri sendiri yang tepat, banyak pasien gangguan ginjal yang bisa menikmati hidup yang lebih baik. Kuncinya adalah mendidik diri sendiri agar dapat menyesuaikan diri dengan keterbatasan yang dimiliki.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Patuhi nasehat dokter agar disiplin minum obat yang telah diresepkan, melakukan cuci darah (bila memang sudah diperlukan) dan kontrol stres. Selain itu, banyak hal lain yang dapat dilakukan untuk membuat gangguan ginjal tersebut menjadi bersifat lebih "bersahabat".&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini beberapa tips agar gangguan ginjal lebih "bersahabat" : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Mengatur pola makan rendah protein dengan kalori cukup untuk mencegah terjadinya atau berlanjutnya proses kerusakan fungsi ginjal. Hasil metabolisme protein yaitu urea, merupakan zat sisa metabolisme tubuh yang paling berbahaya bagi kerusakan ginjal bila jumlahnya berlebihan dan menumpuk banyak di dalam darah. Pembatasan protein diutamakan bagi mereka yang menunjukkan laju filtrasi glomerulus (LFG) di bawah 60 (sindrom nefrotik).  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Minum air putih yang cukup, disarankan 10 atau 2 liter per hari. Bagilah menjadi jatah pagi 2 gelas, pukul 11 siang 1 gelas, setelah makan siang 2 gelas, sore 2 gelas, dan sebelum tidur malam 1 gelas lagi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.Berolahraga secara teratur, namun jangan memaksa diri. Olahraga terbukti menolong mengurangi rasa lelah dan rasa sakit pada penderita gangguan ginjal. Lakukanlah dalam batas kewajaran yaitu selama 30 menit 3 kali dalam seminggu, misalnya jogging, berenang atau olahraga ringan lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.Hidup dengan santai. Dukungan keluarga, para sahabat dan relasi dapat menolong pasien gangguan ginjal mengatasi stres akibat penyakitnya. Hal ini minimal bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah yang berpengaruh langsung dalam memperburuk kondisi kerusakan ginjal. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5.Hindari konsumsi obat-obatan yang dapat membahayakan ginjal tanpa sepengetahuan dokter, misalnya obat pereda nyeri yang dijual bebas (OTC) yang mengandung ibuprofen atau herba yang tidak jelas kandungannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6.Obati penyakit yang bisa menurunkan fungsi ginjal seperti batu ginjal, hipertensi, diabetes, dan lupus. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7.Lakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) minimal 1 kali setahun untuk mereka yang berumur di bawah 40 tahun dan 2 kali setahun bila usia lebih dari 40 tahun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Tips ini dimuat dalam rubrik Laporan Utama "Bila Ginjal Bermasalah. Lalu, Apa Yang Sebaiknya Dilakukan ?", Smart Living Edisi 18, April – Mei 2009 )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-4690272306170201452?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/4690272306170201452?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/4690272306170201452?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/03/menjadikan-gangguan-ginjal-lebih.html" title="MENJADIKAN GANGGUAN GINJAL LEBIH “BERSAHABAT”" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08DQ3ozcSp7ImA9Wx5REE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-3001326301223847200</id><published>2010-01-31T09:46:00.010+07:00</published><updated>2010-08-17T14:57:52.489+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T14:57:52.489+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Spirulina Pacifica" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jeli gamat" /><title>Mau Sehat ? Lakukan Perubahan !</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwKDwu-dI/AAAAAAAAARc/clHS-ZxckUc/s1600-h/family_start2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432731106114730450" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwKDwu-dI/AAAAAAAAARc/clHS-ZxckUc/s320/family_start2.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 197px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 149px;" /&gt;&lt;/a&gt; Anda pasti setuju bahwa kini panjang umur saja tidaklah cukup. Panjang umur jadi ideal apabila disandingkan dengan kesehatan yang optimal. Usia berapapun anda saat ini, SEHAT menjadi syarat mutlak untuk dapat menikmati hidup hingga usia lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski menyadari hal tersebut, namun seringkali kita lupa bahwa sehat tidak datang begitu saja, banyak faktor yang menentukan kita dapat menui kesehatan atau justru sebaliknya penyakit yang datang akibat prilaku serta pola hidup yang keliru, terjadi berulang ulang hingga akhirnya fungsi organ tubuh menurun, berbagai keluhan muncul, hingga akhirnya kematian mengintai.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap hari tubuh manusia memerlukan lebih dari 50 jenis zat gizi yang diperlukan untuk memastikan berbagai aktivitas biologi di dalam tubuh berjalan &lt;br /&gt;
dengan optimal. Namun sayangnya mungkin hanya sedikit dari kita yang mampu memenuhi sumua zat gizi tersebut. Apa sebab?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena setip kali waktu makan tiba atau rasa lapar mulai terasa maka seseorang akan mencari makanan yang mengenyangkan, jarang sekali ada yang memperhitungkan kelengkapan gizinya. Hasil, seringkali kita hanya memenuhi karbohidrat, protein, dan lemak tapi zat gizi lain yang tak kalah penting seperti vitamin, mineral, antioksidan jadi terabaikan. Pola yang keliru ini akan membuat tubuh menjadi tak seimbang, produktivitas berkurang karena daya tahan dan stamina tubuh menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;SPIRULINA PACIFICA&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;JELI GAMAT&lt;/a&gt; memberikan solusi untuk kesehatan anda. Spirulina Pacifica merupakan makanan kesehatan alamai yang menghanduing zat gizi esensial yang &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwZKiVUnI/AAAAAAAAARk/yFtPDZDEZ5E/s1600-h/Jeli-gamat-350ml.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432731365631414898" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwZKiVUnI/AAAAAAAAARk/yFtPDZDEZ5E/s320/Jeli-gamat-350ml.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 265px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 185px;" /&gt;&lt;/a&gt;dapat membantu melengkapi kecukupan gizi anada setiap hari. &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;Spirulina Pacifica&lt;/a&gt;, makanan kesehatan ideal dengan antioksidan membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus membantu memulihkan kondisi tubuh dari penyakit degeneratif. &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;Jeli Gamat&lt;/a&gt; makanan kesehatan dari ekstrak teripang sangat baik dikonsumsi untuk membantu meremajakan / regenerasi sel, mengatasi nyeri pada persendiaan, meredakan sakit lambung dan membantu proses &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwrAncfGI/AAAAAAAAARs/PKRQ6GS8TFE/s1600-h/sprulina.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432731672206146658" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwrAncfGI/AAAAAAAAARs/PKRQ6GS8TFE/s320/sprulina.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 248px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 158px;" /&gt;&lt;/a&gt; pemulihan tubuh dari penyakit degeneratif seperti stroke, diabetes millitus, lika, dan hiperkolesterolemia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dipadu dengan memperbaiki pola makan dan gaya hidup serta mengonsumsi Spirulina Pacifica serta jeli Gamat secara teratur maka anda pun dapat meraih kesehatan hingga usia lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-3001326301223847200?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/3001326301223847200?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/3001326301223847200?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/01/mau-sehat-lakukan-perubahan.html" title="Mau Sehat ? Lakukan Perubahan !" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/S2TwKDwu-dI/AAAAAAAAARc/clHS-ZxckUc/s72-c/family_start2.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkAFQ3o_cCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-1550432883827887347</id><published>2009-10-30T21:29:00.015+07:00</published><updated>2012-01-21T22:45:12.448+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:45:12.448+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sembuh gondok dengan jeli gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif Hipertiroid" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat GAMAT untuk gondok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gondok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat penyakit gondok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati gondok" /><title>Hipertiroid Tak Bikin Gondok</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KE MANA PUN PERGI KIPAS TAK PERNAH LEPAS DARI TANGAN ANDI ZAHRA. PEREMPUAN 45 TAHUN ITU MUDAH LELAH, BERKERINGAT, DAN NAFSU MAKAN TURUN. HANYA DALAM 3 BULAN, BOBOT TUBUH ANJLOK MENJADI 48 KG DARI SEMULA 68 KG. ZAHRA SETINGGI 165 CM TAMPAK KURUS KERING. BIANG KELADI ITU SEMUA ADALAH HIPERTIROID ALIAS KELENJAR TIROID BERLEBIH.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Andi Zahra semula mengira keletihan itu efek samping olahraga. Ia memang gemar bermain softball. Namun, ketika ia menghentikan aktivitas olahraga, kelelahan tak &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur5auA-dmI/AAAAAAAAAQ0/jThoZw250Fg/s1600-h/2851.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398401340781000290" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur5auA-dmI/AAAAAAAAAQ0/jThoZw250Fg/s200/2851.jpg" style="float: left; height: 125px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 125px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; kunjung sirna. Selain itu, 'Saya kerap merasa kegerahan tanpa sebab,' kata kelahiran 12 Maret 1964 itu.Gejala lain, diare hingga 20 kali sehari. Gangguan kesehatan itu ia rasakan selama 4 bulan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kondisi itulah yang mendorong ia memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan membuktikan ia positif hipertiroid. Tiroid atau kelenjar gondok adalah &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;organ yang berfungsi mengatur proses metabolisme tubuh seperti... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;detak jantung dan pertumbuhan tinggi badan. Kemampuan tubuh membuat protein dipengaruhi oleh kelenjar berbobot 28,4 g itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rusak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tiroid itu rusak jika menyimpang dari fungsinya memproduksi dua macam horman, T3 triiodotironin dan T4 triiodotriosin. Menurut Prof dr Slamet Suyono SpPD-KE, endokrinologis Rumahsakit Ciptomangunkusumo, Jakarta, kondisi kelainan kelenjar bermacam-macam. Bisa berupa hipotiroid, eutiroid, dan hipertiroid. Jika kelenjar gagal memproduksi hormon seperti keadaan normal, kondisi itu disebut hipotiroid.   &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur5yXSzBhI/AAAAAAAAARE/P69_jCosDc8/s1600-h/2852.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398401746998593042" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur5yXSzBhI/AAAAAAAAARE/P69_jCosDc8/s320/2852.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 125px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 125px;" /&gt;&lt;/a&gt; Eutiroid adalah sebutan fungsi kelenjar berjalan normal, tetapi kondisinya membesar. Sementara pada kasus hipertiroid, kelenjar terlalu aktif memproduksi hormon sehingga kadar T3 dan T4 dalam butuh berlebih. Dampaknya terjadi peningkatan fungsi tubuh sehingga penderita kerap buang air besar, badan sering berkeringat, letih dan lesu, serta bobot badan anjlok. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab rusaknya tiroid beragam, seperti peradangan pada kelenjar tiroid, konsumsi hormon tiroid berlebih, dan produksi TSH thyroid stimulating hormone pada kelenjar pituitari yang abnormal. Itulah yang dialami Andi Zahra sejak 1992. 'Kadar T4 saya saat itu 17 μg/dl, TSH 0,01 μIU/ml,' kata Zahra. Disebut hipertiroid jika kadar T4 melebihi ambang normal 4,3-12,4 μg/dl. Nilai ambang normal untuk TSH 0,50-4,00 μIU/ml.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter menyarankan pengobatan antitiroid selama 6 bulan. Zahra rutin mengkonsumsi 10 tetes obat dari dokter 2 kali sehari. Namun, setelah setengah tahun pengobatan, ia tak kunjung sembuh. Delapan tahun berselang, benjolan membesar menjadi sebesar bola tenis. Ia pun kerap kesulitan tidur. Kondisi fisik melemah, tak heran emosinya pun gampang tersulut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada pertengahan 2007, ia tak mampu lagi menelan nasi sehingga menggantungkan nutrisi dari buah dan susu. Kesehatan tubuhnya terus melorot sehingga ia hanya mampu terbaring di tempat tidur. Kadar T4 melonjak menjadi 20 μg/dl. 'Kadar TSH nyaris nol,' kata Zahra.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antitiroid&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang kerabat menyarankan alumnus Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, itu untuk mengkonsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt;. Ia rutin mengkonsumsi 3 sendok makan teripang 3 kali &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur46lYRovI/AAAAAAAAAQs/wBnGdZuVOM0/s1600-h/2850.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398400788706992882" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur46lYRovI/AAAAAAAAAQs/wBnGdZuVOM0/s200/2850.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 125px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 125px;" /&gt;&lt;/a&gt;sehari. Efeknya mulai terasa setelah sehari: ia mampu menelan nasi. Tiga hari kemudian, bobot badan Zahra naik setengah kg. Efek lain gejala kerap berkeringat dan buang air besar ketika bersantap pun hilang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeriksaan terakhir pada Juli 2009, kadar T4 7 μg/dl alias normal. Kadar TSH 0,25 μIU/ml alias dalam kondisi membaik. Menurut Dr Muhilal, pakar gizi di Bogor, Jawa Barat, pasien hipertiroid membutuhkan vitamin, mineral, dan asupan antitiroid. Mineral dan vitamin berfungsi membantu kelancaran sekresi hormon peningkat kekebalan tubuh. Faedah lain membersihkan racun di ginjal yang menghambat keseimbangan hormon tiroid dalam darah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komoditas yang mampu memenuhi itu semua antara lain &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt;, spirulina, dan chlorella. &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;Teripang&lt;/a&gt; misalnya, mengandung 59 jenis asam lemak, 9 jenis karbohidrat, 19 jenis amino, 10 jenis mineral, 25 vitamin, dan 5 jenis sterol. Dengan peran itu, &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt; membantu proses penyembuhan hipertiroid yang dialami Andi Zahra. Zahra pun tak lagi gondok alias kesal. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Faiz Yajri&lt;/span&gt;)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kerja Tiroid&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiroid satunya-satunya organ tubuh manusia yang dapat menyerap yodium atau iodin melalui pencernaan. Dengan asam amino tirosin, kelenjar mengubah yodium menjadi hormon tirosin berupa triiodotironin T3 dan triiodotiroksin T4. Dalam keadaan normal dikeluarkan 80% T4 dan 15% T3. Sisanya hormon lain seperti T2. T3 dan T4 membantu sel mengubah oksigen dan kalori menjadi tenaga. Setelah hormon tiroid digunakan, beberapa yodium dalam hormon kembali ke kelenjar tiroid dan didaurulang menghasilkan hormon tiroid.   &lt;a href="http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&amp;amp;op=viewarticle&amp;amp;cid=11&amp;amp;artid=2074"&gt;Sumber: Oleh trubusid_admindb&lt;/a&gt; Nopember 01, 2009&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-1550432883827887347?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1550432883827887347?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1550432883827887347?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/hipertiroid-tak-bikin-gondok.html" title="Hipertiroid Tak Bikin Gondok" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/Sur5auA-dmI/AAAAAAAAAQ0/jThoZw250Fg/s72-c/2851.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cARH4yeyp7ImA9WhRUEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-419023534897592961</id><published>2009-10-02T17:09:00.012+07:00</published><updated>2012-01-21T22:17:25.093+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:17:25.093+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan alternatif mium" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat terlambat menstruasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif mium" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengangkatan rahim" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat obat miom" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="diagnosis miom dengan gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="diameter miom" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mioma" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati mioma dengan gamat" /><title>Selamat Berpisah dengan Mioma</title><content type="html">AKIBAT MIOMA BERDIAMETER 7 CM, DOKTER HANYA MEMBERI SATU PILIHAN BAGI ENDANG SUJIATI: PENGANGKATAN RAHIM. &lt;br /&gt;
Endang Sujiati ingat persis kejadian pada April 2007. Darah tak henti menetes sehingga ia mengira menstruasi. 'Rasanya perut bagian bawah seperti diremas. Sakitnya seperti melahirkan,' kata ibu 3 anak itu. Lima hari lamanya ia harus bergelut dengan penderitaan itu. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sang suami, Heri Haryadi, iba melihat kondisi Endang sehingga bergegas ke sebuah rumahsakit di Tanjungpandan, Provinsi Bangka Belitung. Usai memeriksa intensif, dokter mendiagnosis &lt;br /&gt;
mioma berdiameter 7 cm di rahim Endang... &lt;br /&gt;
Ahli medis itu menyarankan histerektomi alias pengangkatan kandungan agar mioma tak membesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Otot polos&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Ia mencari opini kedua, berharap diagnosis pertama itu keliru. Sayang, dokter di sebuah rumahsakit di Jakarta mendiagnosis serupa. Perempuan kepala tata usaha Sekolah Menengah Kejuruan di Tanjungpandan itu pasrah. Baginya tak ada pilihan lain sehingga bersiap menjalani operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dr Taufik Jamaan SpOG di Menteng, Jakara, mioma adalah tumor jinak jaringan otot. Acap kali mioma diartikan sebagai tumor jaringan otot polos rahim. Letaknya di organ reproduksi wanita. Jumlah reseptor estrogen pada jaringan mioma lebih tinggi dibanding jaringan otot kandungan sehingga mioma membesar. Bobotnya bervariasi dari beberapa gram hingga 5 kg. Tumor itu banyak menyerang perempuan dalam masa subur dan jarang terjadi setelah menopause.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah yang terjadi pada Endang yang saat itu berusia 53 tahun. Sepuluh hari menjelang operasi, Endang menginap di rumah seorang kerabat. Ketika menunggu waktu operasi itulah sang kerabat menyarankan Endang untuk mengkonsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt;. Keduanya membantu penyembuhan seorang rekan dari mioma. Endang pun mengkonsumsi sesendok makan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt; 3 kali sehari. Pada saat bersamaan ia juga menelan 10 tablet &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt; 3 kali sehari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua hari berselang, Endang merasakan bagian bawah perutnya berdenyut lebih dari 3 kali. Setelah itu gumpalan-gumpalan darah berwarna hitam berdiameter 1 - 2 cm keluar. Endang semula kaget. Namun, sang kerabat meyakinkan bahwa itu mioma yang mulai digerus oleh ekstrak teripang. Endang pun melanjutkan konsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Urung&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Pada hari ditentukan operasi, Endang berangkat ke rumahsakit. Namun, hasil pemeriksaan dokter menunjukkan diameter mioma mengecil, hanya 5 cm. Oleh karena itu ahli medis memutuskan operasi batal dan menyarankan Endang berobat jalan. Keputusan dokter itu makin meneguhkan nenek 6 cucu itu untuk meneruskan konsumsi ekstrak teripang dan spirulina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemeriksaan pada April 2008, 'Dokter menyatakan rahim saya sudah bersih dari mioma,' kata perempuan kelahiran 25 Oktober 1954 itu. Untuk menjaga kesehatan ia melanjutkan konsumsi 1 sesendok makan teripang dan 5 tablet spirulina per hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukti empiris itu sejalan dengan hasil riset AM Popov, peneliti di Institut Pasifik untuk Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Popov membuktikan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan filinopsida A dalam &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; pun ampuh menekan pertumbuhan tumor. Musababnya filinopsida bersifat ant iangiogenesis al ias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi. Itu masih diimbangi oleh khasiat &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt; yang kaya antioksidan. Tak heran, mioma Endang urung berkembang dan tergerus hilang tak berbekas.(Faiz Yajri) &lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber &lt;a href="http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&amp;amp;op=viewarticle&amp;amp;cid=11&amp;amp;artid=2025"&gt;http://www.trubus-online.co.id &lt;/a&gt; Oleh trubusid_admindb Kamis,Oktober 01,2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;b&gt;Informasi cara beli Jeli gamat dan Spirulina silahkan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/p/cara-beli.html"&gt;klik disini &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-419023534897592961?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="related" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com" title="Selamat Berpisah dengan Mioma" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/419023534897592961?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/419023534897592961?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/selamat-berpisah-dengan-mioma.html" title="Selamat Berpisah dengan Mioma" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQFQ3YzeSp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-1123522455005070487</id><published>2009-09-06T19:32:00.015+07:00</published><updated>2012-01-21T23:28:32.881+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:28:32.881+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kanker payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kanker" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sakit payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat kanker stadium tiga" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benjolan di payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati tumor payudara" /><title>Hewan Samudera Penakluk Kanker Payudara</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BUAH APEL JATUH TAK JAUH DARI POHONNYA. PEPATAH ITU BERLAKU BAGI ISTIROCHAH. DUA PULUH TAHUN LAMPAU SANG BUNDA, MAEMUNAH, MENGEMBUSKAN NAPAS TERAKHIR GARA-GARA KANKER PAYUDARA. KANKER SERUPA MENYAMBANGI DIRINYA, ISTIROCHAH DIVONIS MENGIDAP KANKER PAYUDARA STADIUM IIIB. AJAL PUN SEAKAN DI PELUPUK MATA.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7248923230503853613&amp;amp;postID=1123522455005070487" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;img alt="" border="0" height="126" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378334024211993362" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SqOuTKSNkxI/AAAAAAAAAQk/8y7eDh-vCnw/s200/2580.jpg" style="display: block; height: 126px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 200px;" width="200" /&gt; Kejadian berawal pada 2004. Saat itu Ismet yang baru saja &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;menikahi Isti-panggilan akrab Istirochah-mendapati benjolan dengan diameter 5 cm di payudara kiri sang istri tercinta. Benjolan tersebut...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;menurut penuturan Isti sudah ada sejak beberapa tahun sebelumnya. Kaget, Ismet pun segera membawa Isti ke dokter. Warga Semarang Timur itu menolak, mafhum trauma kehilangan sang bunda akibat kanker payudara masih membekas kuat dalam ingatannya. Ketakutan itu membuat ia hanya bisa pasrah. 'Mendengar kata dokter saja ia takut,' tutur Ismet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ismet pun lantas memberikan pengobatan herbal china pada sang istri, berupa godogan serta kapsul yang rutin dikonsumsi 3 kali sehari. Selang 4 tahun benjolan itu mengempis menjadi 2-3 cm. Ismet merogoh kocek hingga keluar Rp15-juta untuk pengobatan itu. Toh, ternyata tidak memberi kesembuhan. Memasuki 2008, rasa sakit malah pindah ke payudara kanan serasa ditusuk jarum diiringi rasa panas menyengat. Puncaknya pada Februari 2009, payudara kanan Isti pecah dan menyisakan dua lubang selebar 10 cm dan dalam 10 cm. Pinggiran lubang menghitam dan bau busuk pun menguar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bech de mer&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Menyaksikan kondisi istri tercinta yang merana, Ismet memaksa Isti kembali memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya: Isti positif kanker payudara stadium IIIB. Ia pun lantas menjalani kemoterapi seminggu sekali dan mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter. Namun, bukan kesembuhan yang didapat, malah efek samping kemoterapi mulai terlihat: rambut rontok dan nafsu makan hilang. Selain itu kesulitan tidur pun makin menjadi. Tak heran kondisi fisik Isti anjlok dan hanya mampu terbaring pasrah di tempat tidur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kepasrahan, secercah harapan muncul. Tetangganya, Ani Widianingsih, yang prihatin menyaksikan kondisi Isti menyarankan konsumi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;gamat&lt;/a&gt;. Isti menurut, dosis ekstrak teripang 3 kali 2 sendok makan per hari rutin dikonsumsi dan tambahan 1 sendok makan setiap jam. Selain itu ia mengasup spriulina 2 kali 5 tablet per hari. Berkat obat-obatan berbahan baku dari samudera inilah Isti bisa tidur nyenyak. 'Padahal baru 4 hari minum, tapi kondisi tubuh membaik,' ungkap Isti.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengobati luka yang menganga, Isti memasukkan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt; dan menutupnya dengan kain kasa. Kain kasa sebelumya diolesi ekstrak bech de mer-sebutan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; di Perancis. Demikian juga pinggiran lubang yang menghitam diolesi ekstrak gamat. Perawatan ini dilakukan rutin 2 kali sehari, pagi dan sore.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selang sebulan kulit yang menghitam di sekitar luka mulai membaik. Pun tonjolantonjolan daging berwarna kemerahan mulai menghiasi payudaran Isti yang berlubang. Terakhir, 13 Agustus 2009, tonjolan-tonjolan daging itu sudah memenuhi lubang payudara. 'Tonjolan daging sekarang mulai menutupi lubang yang menganga,' ungkap Isti. Puas dengan kemajuan yang dicapai, Isti pun melanjutkan konsumsi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rehabilitasi sel&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keampuhan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;gamat&lt;/a&gt; mengikis kanker ternyata karena kandungan philipnosidenya. Senyawa terpen itu sebagai antitumor. Itu dibuktikan hasil riset Tong Y dari Divisi Farmakologi Antitumor, Shanghai, China. Ia mengisolasi 2-10 mililiter philipnoside A dari gamat, lalu disuntikkan pada aorta tikus pengidap kanker. Hasilnya, sel kanker pada tikus tidak membentuk pembuluh darah mikro baru. Akhirnya sel mati karena tak mendapat pasokan nutrisi. &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SqOtyuWNFgI/AAAAAAAAAQc/Spg7jmvBL8k/s1600-h/serigamat.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378333466956731906" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SqOtyuWNFgI/AAAAAAAAAQc/Spg7jmvBL8k/s200/serigamat.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 125px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 125px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan hasil riset Jaime Rodriguez dari Fakultas Kimia, Universitas Santiago, Spanyol membuktikan bahwa teripang mengandung 0,93 g glikosida yang terdiri dari holothurinoside A, B, C, dan D dengan jumlah masing-masing 40 mg, 9 mg, 15 mg, dan 10 mg. Itu masih diimbuhi 20 mg holothurin A. Semuanya bersatupadu aktif menggempur kanker. Sementara kemampuan gamat dalam meregenerasi sel, menurut dr Luluk Zulfa Agustina dari Pati, aktif merehabilitasi sel-sel yang rusak akibat terjangan kanker. (Faiz Yajri) Sumber: trubus-online.co.id.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Silahkan Klik gambar &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHeXJnccYI/AAAAAAAAAWg/zYtpxM4hWgY/s1600/kanker+payudara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHeXJnccYI/AAAAAAAAAWg/zYtpxM4hWgY/s320/kanker+payudara.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="color: #b45f06;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Lihat Testimoni Kesembuhan Lainya:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/04/pemutus-empat-operasi.html"&gt;Pemutus Empat Operasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/hipertiroid-tak-bikin-gondok.html"&gt;Kelenjar tiroid/ Hipertiroid / gondok&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/selamat-berpisah-dengan-mioma.html"&gt;Mioma / Myom&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/09/hewan-samudera-penakluk-kanker-payudara.html"&gt;Kanker Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penolak-cuci-darah.html"&gt;Gangguan Ginjal/ Cuci Darah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penjinak-hepatitis-c.html"&gt;Penjinak Hepatitis-C&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/06/pencuri-tulang-kala-usia-senja.html"&gt;Osteoporosis/ Tulang Rapuh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/ketika-kista-tumbuh-di-lidah.html"&gt;Kista tumbuh di lidah/ Kista Mukokel&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/teripang-kendalikan-tumor-rahang.html"&gt;Tumor rahang/ Ameloblastoma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/pergi-sinusitis-tak-kembali.html"&gt;Sinusitis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/penjemput-maut-bagi-kista.html"&gt;Kista Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/lepas-dari-jeratan-si-manis.html"&gt;Diabetes/ Kencing Manis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/mentimun-laut-penyembuh-radang-usus.html"&gt;Radang Usus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/gel-gamat-pelenyap-jerawat.html"&gt;Gangguan Jerawat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/wasir-tuntas-berkat-gamat.html"&gt;Wasir / Ambean&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/kisah-jeli-gamat-menumpas-kista.html"&gt;Kista Ovarium/ Kista Rahim&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/sembuh-dari-derita-radang-sendi.html"&gt;Radang Sendi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/virus-hepatitis-itu-telah-hilang.html"&gt;Hepatitis-B&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-akhiri-derita-stroke-dan-asma.html"&gt;Stroke dan Asma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-tuntaskan-jantung-koroner.html"&gt;Jantung Koroner&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/bagi-dewi-anggraeni-betapa.html"&gt;Gamat Untuk Berbagai Penyakit&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-1123522455005070487?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1123522455005070487?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1123522455005070487?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/09/hewan-samudera-penakluk-kanker-payudara.html" title="Hewan Samudera Penakluk Kanker Payudara" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SqOuTKSNkxI/AAAAAAAAAQk/8y7eDh-vCnw/s72-c/2580.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEABSXY-eyp7ImA9Wx5REEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-5833480491537437055</id><published>2009-08-21T23:20:00.008+07:00</published><updated>2010-08-17T10:45:58.853+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T10:45:58.853+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kontroversi susu" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Spirulina Pacifica" /><title>The Miracle Of Enzyme</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/So7NJm07edI/AAAAAAAAAQM/74_QKnb32UY/s1600-h/buku+enzim.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372456970424646098" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/So7NJm07edI/AAAAAAAAAQM/74_QKnb32UY/s200/buku+enzim.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 176px;" /&gt;&lt;/a&gt; Referensi Buku “The Miracle Of Enzyme” Buku yg sangat di anjurkan utk di baca, khususnya Mitra Luxor..banyak manfaat dan informasi penting yang bisa kita peroleh dari buku ini. Tersedia di Gramedia dgn TOP Record 2 Juta Copy Terjual (Best Seller)&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu Informasi Penting dari buku ini, mengenai &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/11/greatest-myth-of-century-mythos.html"&gt;Susu Sapi&lt;/a&gt; ,Bahwa:&lt;br /&gt;
1. Tidak ada makanan lain yang lebih sulit di cerna daripada &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/11/greatest-myth-of-century-mythos.html"&gt;susu&lt;/a&gt; (sapi)&lt;br /&gt;
2. Kasein yg membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit di cerna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Komponen susu yang di jual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas&lt;br /&gt;
4. Susu yang dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu yg tinggi&lt;br /&gt;
5. Susu yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat, dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus&lt;br /&gt;
6. Jika wanita hamil minus susu (sapi), anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik (Penyakit radang kulit yang parah)&lt;br /&gt;
7. Minum susu terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis..&lt;br /&gt;
“….kadar kalsium dalam darah manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. Namun, saat minum susu, konsetrasi kalsium dalam darah anda tiba-tiba meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun sepintas hal ini mungkin terlihat seperti banyaknya kalsium telah terserap,namun peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha untuk mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urine. Dengan kata lain, jika anda mencoba untuk minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunya jumlah kalsium dalam tubuh Anda secara keseluruhan. Dari empat negara penghasil &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/11/greatest-myth-of-century-mythos.html"&gt;susu&lt;/a&gt; ter besar - AMERIKA, SWEDIA, DENMARK &amp;amp; FINLANDIA - di negara yang banyak sekali mengkonsumsi susu setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis…..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah jika anda penasaran silahkan beli dan baca buku menarik ini The Miracle Of Enzyme karena disana juga ada komentar dari MenKes RI, atau mulai sekarang mulai kurangi konsumsi susu sapi, dan kembali ke nabati seperti &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;Spirulina&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-5833480491537437055?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5833480491537437055?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5833480491537437055?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/08/miracle-of-enzyme.html" title="The Miracle Of Enzyme" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/So7NJm07edI/AAAAAAAAAQM/74_QKnb32UY/s72-c/buku+enzim.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0ECQX46fip7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-646887924033237932</id><published>2009-07-31T23:12:00.011+07:00</published><updated>2012-01-21T23:01:00.016+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:01:00.016+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mengobati gagal ginjal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan cuci darah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ahli ginjal indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hemodialis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyembuhan ginjal dengan gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat Gagal Ginjal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif ginjal" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan ginjal" /><title>Penolak Cuci Darah</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;CUCI DARAH SEUMUR HIDUP ATAU OPERASI. DOKTER MENYODORKAN 2 PILIHAN ITU KEPADA HARIYATI. IA MENGALAMI GAGAL GINJAL. HARIYATI SEMBUH BUKAN DENGAN SALAH SATU DI ANTARA 2 JALAN ITU.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hariyati syok mendengar vonis gagal ginjal. Ternyata itulah jawaban atas segala penderitaan selama bertahun-tahun. Ia kerap merasa pinggang sebelah kiri pegal dan panas. Ketika berkemih, air urine berwarna merah keruh seperi air bekas cucian daging. Selain itu perempuan 30 tahun itu juga kerap terserang demam.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puncaknya terjadi pada pertengahan Desember 2008, ia muntah terus-menerus selama 3 pekan. 'Saat itu mencium bau tak sedap perut saya langsung muntah,' kata ibu 2 anak itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kondisi Hariyati saat itu mengenaskan: muka pucat dan letih. Mendapat kabar itu, sang suami, Suwarso, yang saat itu tengah menambang emas di Sumatera bergegas pulang ke Desa Keben, Kecamatan Tambakreno, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gagal ginjal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suwarso langsung membawa Hariyati ke sebuah rumahsakit di Pati. Hariyati segera menjalani pemeriksaan laboratorium. Hasilnya sungguh mencengangkan: kadar ureum 420,15 mg/dl, kadar kreatinin 22,93 mg/dl, dan kadar asam urat 12 mg/dl. Kadar normal untuk ketiga indikator fungsi ginjal itu berturut-turut adalah 10-50 mg/dl, 0,6-1,1 mg/dl, dan 2,3-6,1 mg/dl. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil laboratorium itu menunjukkan bahwa buah pinggang Hariyati tak mampu melakukan fungsinya alias gagal ginjal. Dampaknya zat-zat yang seharusnya dikeluarkan melalui ginjal, menumpuk dalam darah. Menurut dr Luluk Zulfa Agustina di Pati, nefron dalam ginjal berfungsi menyaring dan mengeluarkan racun dari tubuh. Fungsi nefron lain adalah menyerap kembali zat-zat yang diperlukan tubuh. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadar ureum dan kreatinin yang melonjak melebihi ambang normal menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, itu akibat terjadinya penurunan fungsi ginjal. Ginjal gagal menyaring dan membuang zat-zat itu melalui urine sehingga menumpuk dan meningkat dalam darah. 'Peningkatan kreatinin lebih dari normal, maka fungsi ginjal menurun sampai 30%,' tutur Luluk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Turun cepat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengatasi gagal ginjal itu dokter menawarkan 2 opsi, yakni menjalani operasi atau hemodialisis alias cuci darah. Hariyati dilematis. Sebab, biaya sekali hemodialisis Rp700.000, relatif mahal baginya. Frekuensi cuci darah sekali sepekan. Menjalani operasi juga menakutkan. Ia lebih memilih konsumsi obat selama sepekan opname di rumahsakit. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang teman, Hesti Kartika Sari, menyarankan untuk mengkonsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/09/spirulina-pacifica-frequently-asked.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt;. Ingin kondisinya membaik, Hariyati pun rutin mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang satu kali sehari dan 5 tablet &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt; 2 kali sehari. Sepekan berselang ia merasa badan segar dan lebih bertenaga. Kondisi yang terus membaik itu mendorong Hariyati memeriksakan diri ke dokter. Pada 13 Maret 2009-persis sebulan mengkonsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt;-ia mengecek kesehatan ke sebuah klinik di Pati. Hasilnya kadar ureum turun menjadi 36 mg/dl dan kreatinin 1,25 mg/dl. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeriksaan terakhir pada 6 April 2009, kadar ureum 21,1 mg/dl, kadar kreatinin 1,27, dan asam urat 4 mg/dl. Artinya ginjal Hariyati kembali berfungsi alias sembuh gagal ginjal. Untuk menjaga kesehatan, ia tetap mengkonsumsi 1 sendok makan ekstrak teripang per hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Regenerasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa ginjal Hariyati membaik? Menurut dr Muhammad Wahib Hasyim di Pati kandungan protein ekstrak teripang sangat lengkap sehingga membantu regenerasi sel-sel ginjal yang rusak. Sementara dalam &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;spirulina&lt;/a&gt; terdapat fikosianin yang berperan sebagai antioksidan dan bersifat renoprotektor alias pelindung ginjal. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemampuan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; memperbaiki jaringan rusak ditandai oleh nilai EPA alias ecosapentaenat 25,69% dan DHA asam docosahexaenat 3,69%. Senyawa-senyawa itulah yang membantu ginjal Haryati kembali berfungsi normal. (Faiz Yajri)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber:Majalah Trubus Edisi Sabtu, Agustus 01, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHdGwhhR6I/AAAAAAAAAWQ/8RSlNNcQZ1Y/s1600/01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHdGwhhR6I/AAAAAAAAAWQ/8RSlNNcQZ1Y/s320/01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-646887924033237932?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/646887924033237932?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/646887924033237932?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penolak-cuci-darah.html" title="Penolak Cuci Darah" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHdGwhhR6I/AAAAAAAAAWQ/8RSlNNcQZ1Y/s72-c/01.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUESX45cSp7ImA9WxNaE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-8594179762034662112</id><published>2009-07-26T18:05:00.004+07:00</published><updated>2009-11-27T17:36:48.029+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-27T17:36:48.029+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Healing Crisis" /><title>Jangan Halangi Proses Penyembuhan (Healing Crisis)</title><content type="html">&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Healing Crisis&lt;/span&gt;&lt;br&gt; 
Jika kita memulai terapi atau pengobatan terhadap penyakit kita secara alami, tidak jarang kita mengalami beberapa gejala yang tidak kita inginkan. Gejala yang timbul biasanya berlangsung dua sampai tiga hari, tapi dalam beberapa kasus gejala yang timbul mungkin bisa sampai satu minggu atau lebih. Bahkan gejala-gejala penyakit yang dulu pernah dia derita dan diredam dengan berbagai obat, perlahan akan muncul kembali. Tetapi jangan khawatir karena jika kita konsisten dengan pengobatan yang kita lakukan, gejala-gejala tersebut hanya berlangsung untuk sementara saja dan itu bagian dari reaksi positif tubuh yang disebut healing process(proses kesembuhan).
&lt;p&gt;
Krisis penyembuhan / healing crisis adalah saat tubuh &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;kita mengalami penyesuaian fisiologis terhadap proses-proses seperti detoksifikasi (pembuangan racun), pengenceran darah yang semulanya kental, meningkatnya laju metabolisme, meningkatnya oksigen dalam darah. Ini bisa diikuti oleh rasa pusing, rasa yang kurang enak di dada, mengantuk, tidur yang lebih panjang dari biasanya, dsb di tubuh kita. Pada beberapa kasus, sangat dianjurkan untuk meneruskan pemakaian. Pada kasus terjadi gejala krisis penyembuhan yang ekstrem, agar dihentikan pemakaian untuk sementara dan dilanjutkan setelah gejala hilang.
&lt;p&gt;
Gejala yang biasanya muncul dalam proses kesembuhan antara lain : diare, sakit kepala, lemah, letih, lesu sulit tidur, mual, nafsu makan berkurang dan lain sebagainya. Gejala tersebut timbul sebagai reaksi alamiah tubuh. Reaksi timbul disebabkan karena tubuh sedang melakukan detoksifikasi atau pengeluaran racun-racun dan sampah-sampah yang bertumpuk dan hanya membebani tubuh.
&lt;p&gt;
Proses penyembuhan bisa kita ibaratkan sebagai anak tangga. Anak tangga yang paling tinggi adalah sehat, yaitu kondisi tubuh semuanya dalam keadaan seimbang. Bila kesehatan kita mulai menurun, ia bagaikan sedang menuruni anak tangga. Pada setiap anak tangga yang dituruninya, akan mengalami tanda-tanda tertentu. Misalnya, anak tangga pertama ia meulai kekurangan tenaga, pada anak tangga selanjutnya, ia mulai merasa kembung dan mual, berikutnya pening dan sakit kepala dan seterusnya. Ketika tubuhnya mulai membaik, maka ia bagaikan sedang menaiki anak tangga itu lagi. Ia pun kembali mengalami hal-hal yang pernah terjadi pada setiaptingkat anak tangga yang dilaluinya.
&lt;p&gt;
Bila memang reaksi yang ditimbulkan teramat sangat mengganggu memang adakalanya kita harus menyesuaikan pengobatan yang sedang kita jalani. Dengan mengonsumsi air minum lebih banyak diharapkan pengeluaran toksik dan sampah-sampah yang selama ini membebani tubuh bisa lebih maksimal.
&lt;p&gt;
Mengingat obat-obatan paliatif yang umumnya hanya meredam gejala penyakit, seperti obat-obatan penghambat rasa sakit. Maka kalau tidak terpaksa, sebaiknya penggunaan obat-obat tersebut dihindari kecuali bila terpaksa, dengan dosis minimal.&lt;br&gt;
&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber “Tubuh Anda adalah Dokter yang Terbaik oleh Dr.Husen A. Bajry,M.D.,Ph.D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-8594179762034662112?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8594179762034662112?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8594179762034662112?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/jangan-halangi-proses-penyembuhan.html" title="Jangan Halangi Proses Penyembuhan (Healing Crisis)" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQDRH04cSp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-1245195630493095435</id><published>2009-07-01T17:19:00.012+07:00</published><updated>2012-01-21T23:29:35.339+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:29:35.339+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SGOT" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sakit liver" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat untuk liver" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SGPT" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif Hepatitis c" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati hepatitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat sakit kuning" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="diagnosis hepatitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bahaya hepatitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat sakit hati" /><title>Penjinak Hepatitis C</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber Oleh trubusid_admindb Rabu, Juli 01, 2009 09:14:06&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAGAI TERSISA KULIT MEMBALUT TULANG . BEGITULAH KONDISI WASKITO DUA TAHUN LALU. SEKADAR MENEGAKKAN TUBUH PUN IA PERLU BANTUAN ORANG LAIN. OLEH KARENA ITU IA LEBIH BANYAK MENGHABISKAN WAKTU DI ATAS PEMBARINGAN. HEPATITIS C AKUT MENGGEROGOTI KESEHATAN PRIA 66 TAHUN ITU. 'KAMI SEKELUARGA RELA JIKA BAPAK DIPANGGIL TUHAN ,' UJAR DEWI HANDAYANI, ANAK SULUNG WASKITO.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Napas tersengal-sengal pada malam 25 Juni 2007 itu menjadi awal petaka Waskito. Malam itu Waskito sulit bernapas sehingga keluarga melarikannya ke sebuah rumahsakit di Surakarta, Jawa Tengah. Hasil diagnosis dokter, Waskito positif paru-paru basah. Sebelas hari lamanya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ia opname di rumahsakit itu sembari mengkonsumsi antibiotik jenis streptomycin. Namun, kondisi ayah 5 anak itu tak kunjung membaik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Muka pucat, tubuh kerap letih, dan nafsu makan berkurang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu demam dan batuk menghampiri tubuh Waskito yang kian ringkih. Suami Nuk Sudaryanti itu pun segera dilarikan ke sebuah rumahsakit di Jakarta. Di rumahsakit itulah dokter mendiagnosis hepatitis C. Peningkatan kadar SGOT dan SGPT 20 - 40 kali dari ambang normal menandakan adanya kerusakan hati. Ambang normal SGOT 17 - 20 IU dan SGPT 12 - 17 IU.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit lama&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) merupakan parameter untuk mengetahui kesehatan hati akibat infeksi virus atau bakteri. Hasil cek laboratorium juga menunjukkan kadar bilirubin mencapai 3,48 mg%. Padahal, kadar normal maksimal 1 mg%. Peningkatan bilirubin menyebabkan urin berwarna kemerahan - seperti teh kental - serta bola mata dan kulit kekuningan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sayang, kondisi Waskito yang dirawat di Jakarta tak ada perubahan berarti. Oleh karena itu keluarga memutuskan untuk membawanya pulang ke Surakarta. Nuk Sudaryanti, sang istri, rutin memberikan 7 butir putih telur atas anjuran seorang dokter. Itu untuk memasok kebutuhan albumin bagi tubuh. Kadar albumin penderita hepatitis umumnya rendah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, upaya itu belum menyembuhkan. Virus hepatitis C masih bercokol di tubuhnya. Virus itu sebenarnya telah lama mendekam di tubuh Waskito. Pada 1983 ia divonis positif hepatitis C. Saat itu Waskito bekerja di pelabuhan sebagai tukang las. Waskito kurang memperhatikan kebersihan makanan yang disantap dan kurang berolahraga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Virus hepatitis kembali menyerang Waskito pada awal 2007 seperti kisah di atas. Pemilik bengkel motor itu kerap kesemutan di bagian kaki. Jika rasa itu datang, pria kelahiran Surakarta 29 September 1949 itu hanya bisa terduduk. Berat badannya pun turun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teripang&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dr Primal Sudjana SpPD-KPTI, spesialis penyakit dalam Rumahsakit Hasan Sadikin Bandung, hepatitis akibat serangan virus. Bila dibiarkan hingga 6 bulan, menyebabkan hepatitis akut. Enam bulan berikutnya, berubah menjadi sirosis atau pengerasan hati. Dalam perkembangannya sirosis berpotensi menjadi kanker hati.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah berbagai jalan penyembuhan ditempuh, Waskito kemudian teringat ekstrak &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/penyembuh-dari-dasar-samudera.html"&gt;teripang&lt;/a&gt; yang teronggok selama 3 bulan di lemari es. Pada Juli 2008 ia mulai mengkonsumsi ekstrak hewan laut filum Echinodermata. Dosisnya 2 sendok makan 2 kali sehari. Ia merasa segar setelah mengkonsumsi ekstrak &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/penyembuh-dari-dasar-samudera.html"&gt;teripang&lt;/a&gt;. Tiga bulan rutin mengkonsumsi teripang, Waskito merasa segar bugar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan ia negatif hepatitis. Kadar bilirubin Waskito kini 1,1 mg%, kadar SGPT dan SGOT juga kembali normal. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati. (Faiz Yajri)&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TNOa6pn3gXI/AAAAAAAAAYA/d3RHQXcojio/s1600/trubushepatitis.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TNOa6pn3gXI/AAAAAAAAAYA/d3RHQXcojio/s320/trubushepatitis.jpg" width="281" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-1245195630493095435?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1245195630493095435?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1245195630493095435?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penjinak-hepatitis-c.html" title="Penjinak Hepatitis C" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TNOa6pn3gXI/AAAAAAAAAYA/d3RHQXcojio/s72-c/trubushepatitis.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0IMRn8_eCp7ImA9WhRUEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-1771798199920277966</id><published>2009-06-13T22:12:00.011+07:00</published><updated>2012-01-21T22:26:27.140+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:26:27.140+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan sakit tulang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jeli gamat untuk tulang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati penyakit tulang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="osteoporosis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif tulang keropos" /><title>Pencuri Tulang Kala Usia Senja</title><content type="html">Dari rumah di Sarijadi, Kota Bandung, Sintawati berjalan kaki sejauh 7 Km. itulah aktivitas perempuan 45 tahun setiap akhir pekan dalam setahun terakhir. Dua tahun silam, berjalan kakai 100 meter saja siksaan berat bagi Sinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maklum, Sintawati memang menderita osteoporosis alias kondisi tulang rapuh atau keropos. Ia merasakan gejala penyakit itu pada suatu &lt;br /&gt;
pagi di pertengahan Maret 2006. Ketika hendak jongkok, sakit luar biasa di bagian lutut tiba-tiba mendera. Dari telapak kaki hingga pinggang ia merasakan nyeri hebat,&lt;br /&gt;
pegal, dan linu. Peristiwa itu berulang-ulang. Untuk mengurangi rasa sakit, Sintawati mengoleskan obat gosok yang banyak beredar di pasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat bulan kemudian, rasa sakit kian tak tertahankan. Itu yang mendorong Sintawati mengkonsumsi herbal China. Berharap sembuh, ia disiplin mengkonsumsi 3 gelas ramuan itu sehari. Namun, pada Oktober 2006 atau 3 bulan setelah rutin minum ramuan itu Sintawati menghentikan terapi. 'Tak ada kemajuan berarti,' kata ibu 2 anak itu. Malahan intensitas sakit kian meningkat. Suatu hari ia menggerakkan kaki perlahan. Saat meraba kaki kiri, lutut terasa kosong. 'Tempurung lutut bisa dipindahpindahkan seperti bola,' tutur Sinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tulang beradu&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Makin hari, keadaan Sintawati kian parah. Untuk bangun usai duduk atau berbaring, ia harus merambat terlebih dahulu. Pada kondisi itu, Sinta memeriksakan diri ke sebuah klinik khusus tulang. Saat itulah dokter mendiagnosis ia menderita osteoporosis. Obat-obatan yang mengandung nimesulide rutin dikonsumsi 3 kali sehari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, kesembuhan belum juga datang. Pada Juni 2007, ketika Sintawati hendak pergi ke Pasar Baru - berjarak 4 km dari rumah - baru saja berjalan 200 m mendadak terdengar bunyi 'kruk'. Itu bunyi tulang beradu. Seketika Sintawati lunglai tak berdaya sehingga terjatuh. Mualim, suami, membawa Sintawati ke dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter menyarankan agar Sintawati menjalani operasi pembersihan kapur di bagian sendi yang kerap memicu sakit. Biayanya Rp32-juta. Hero memilih menghubungi seorang kerabat di Shenzhen, China. Kerabat di Asia timur itu menyarankan terapi pijat. Sintawati memang dapat tidur nyenyak usai pemijatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, rasa sakit masih kerap menyambangi. Sintawati menggunakan penopang kaki setiap kali berjalan. Menurut dr Maria Theresia Karnadi, MS penyakit pengeroposan tulang terjadi akibat osteoponia yaitu kondisi masa tulang menurun. Penyebabnya? Pada osteoporosis pascamenopause, kekurangan hormon estrogen menjadi pemicu. Estrogen - hormon utama yang dihasilkan indung telur - berperan mengangkut kalsium ke tulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risiko kaum perempuan 2 kali lebih besar ketimbang pria. Malahan hasil studi lembaga kesehatan dunia (WHO) menunjukkan perempuan berisiko osteoporosis 4 kali lebih besar daripada pria. Sebab, massa tulang pria 15 - 20% lebih tinggi daripada perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulih&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Dua tahun sudah Sintawati terbelenggu osteoporosis. Pada 25 Juli 2008, Senjaya, keponakannya, mengunjungi mantan koki itu dan menyarankan konsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/penyembuh-dari-dasar-samudera.html"&gt;ekstrak teripang&lt;/a&gt;. Keesokan hari mulailah Sintawati mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang 3 kali sehari. 'Saat itu badan rasanya enak,' kata Sintawati. Selang 2 - 3 hari kemudian Sintawati bisa tidur lelap. Perubahan lain, ia mampu menaiki 12 anak tangga di rumahnya. Itu terjadi 2 bulan setelah rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Malah berikutnya ia bisa berjalan sejauh 7 km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. &lt;br /&gt;
Kolagen merupakan pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Glukosamin adalah komponen dasar dalam kartilage di persendian. Kartilage terdiiri dari sejumlah serat protein kolagen. &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/penyembuh-dari-dasar-samudera.html"&gt;Teripang&lt;/a&gt; kaya senyawa glukosamin. Selain itu kondroitin sulfat juga terdapat dalam teripang. Senyawa itu memperkokoh tulang dan mencegah pengeroposan sendi pembuat radang. Senyawa denaturasi protein itu membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan, benturan, dan kelebihan bobot badan. Persis seperti tulang Sintawati yang kini kokoh menopang hari-harinya. (Faiz Yajri)&lt;br /&gt;
sumber:&amp;nbsp; trubusid_admindb, trubus-online.co.id Senin, Juni 01,2009&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TGoHk5PMGSI/AAAAAAAAATo/EDO2IkF0QMY/s1600/Juni09.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TGoHk5PMGSI/AAAAAAAAATo/EDO2IkF0QMY/s400/Juni09.jpg" width="387" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-1771798199920277966?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1771798199920277966?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/1771798199920277966?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/06/pencuri-tulang-kala-usia-senja.html" title="Pencuri Tulang Kala Usia Senja" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TGoHk5PMGSI/AAAAAAAAATo/EDO2IkF0QMY/s72-c/Juni09.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQNRXszeSp7ImA9Wx5REEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-7121654770268296947</id><published>2009-05-18T21:21:00.013+07:00</published><updated>2010-08-17T10:56:34.581+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T10:56:34.581+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat luxor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Diabetes" /><title>Diabetes Bukanlah Penyakit Gula Darah</title><content type="html">Ini adalah artikel dari Ron Rosedale, MD yang sangat kontroversial, bertentangan dengan apa yang para dokter konvensional percaya dan praktekkan. Namun pengetahuan ini harus dan wajib saya sebarkan karena bisa menyelamatkan banyak nyawa penderita diabetes ketika diterapkan. Jika Anda atau orang yang Anda kenal memiliki diabetes dan ingin menaklukkan penyakit “bandel” serta mematikan ini, silahkan membacanya dengan teliti. Jika Anda adalah dokter konvensional, silahkan Anda membandingkannya dengan kenyataan praktek di komunitas medis Anda selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Diabetes Bukanlah Penyakit Gula Darah!, Oleh: Ron Rosedale, MD&lt;br /&gt;
Seperti yang saya nyatakan sebelumnya dan satu konsep yang saya ingin semua orang ketahui untuk menyelamatkan ribuan atau bahkan jutaan nyawa adalah bahwa &lt;br /&gt;
diabetes bukanlah penyakit gula darah, tapi merupakan penyakit insulin dan mungkin lebih penting lagi yaitu penyakit signal leptin. Dan ketika konsep ini mulai diketahui di komunitas medis, artikel-artikel seperti ini secara otomatis pasti akan terus dipublikasikan sehingga terungkaplah kekurangan pengobatan medis konvensional dalam mengatasi penyakit-penyakit kronis seperti misalnya diabetes dan penyakit jantung, serta kesalahan mereka tentang nutrisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri khas dari perawatan konvensional adalah mengatasi gejala, dalam kasus ini berarti naiknya kadar gula darah dan bukannya fokus kepada penyebabnya. Gejala merupakan cara alam mengajarkan tubuh kita bagaimana caranya mengatasi suatu penyakit. Sebagai contoh, pilek adalah gejala yang dirancang untuk membersihkan hidung dan sinus dari virus dan bakteri ketika seseorang sedang “flu”. Minum decongestant akan menghalangi mekanisme tubuh kita dalam mengatasi infeksi tersebut dan dengan demikian akan memperpanjang infeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama juga dengan perawatan yang berfokus semata-mata hanya untuk mengurangi kadar gula bagi diabetes dengan cara meningkatkan insulin, akan dapat memperparah diabetes itu sendiri dibandingkan jika kita mengobati masalah sesungguhnya, yaitu “miskomunikasi metabolik”. Penanganan seperti ini sama saja dengan lingkaran setan. Naiknya level insulin berhubungan dan bahkan menyebabkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* penyakit jantung,&lt;br /&gt;
* peripheral vascular,&lt;br /&gt;
* stroke,&lt;br /&gt;
* tekanan darah tinggi,&lt;br /&gt;
* kanker,&lt;br /&gt;
* kegemukan dan&lt;br /&gt;
* masih banyak penyakit lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kebanyakan perawatan untuk diabetes (tipe 2, kebal insulin) menggunakan obat-obatan yang menaikkan insulin atau menyuntikkan insulin, hasilnya pun menjadi tragis, dimana perawatan medis konvensional malah menimbulkan beberapa efek samping dan memperpendek usia pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk Bisa Menang, Ketahuilah Musuhmu&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Pengobatan konvensional tidaklah cocok untuk diabetes. Selama 2 milenium diabetes dianggap sebagai penyakit gula. Walaupun berabad-abad telah ada perkembangan ilmu pengetahuan seperti misalnya ditemukannya insulin dan akhir-akhir ini adalah ditemukannya leptin, tetap saja dunia medis konvensional tidak berubah. Sepertinya obat medis membuat sedikit atau bahkan tidak ada perubahan pada diabetes. Lebih jauh lagi, peran insulin yang sebenarnya dalam tubuh kita, telah disalahpahami secara luas di antara komunitas medis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peran Utama Insulin Bukanlah Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Ini mungkin mengejutkan Anda, begitu juga dengan dokter Anda, bahwa peran utama insulin dalam tubuh kita bukanlah untuk mengendalikan kadar gula darah. Pengendalian gula darah pada umumnya ke arah atas, bukannya ke bawah. Beberapa jenis jaringan dan sel dalam tubuh kita seperti misalnya sel darah merah, memerlukan glukosa untuk energi (sisanya lebih cenderung membakar lemak atau ketone dari hasil metabolism lemak).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu adalah penting untuk selalu memiliki sedikit glukosa di dalam darah kita. &lt;br /&gt;
Dari sejak dahulu kala, trik alam adalah menjaga agar gula dalam darah tidak sampai terlalu rendah karena dulu tidak banyak ada gula. Kebanyakan tajin dan padi-padian yang akan diubah menjadi gula tidak bisa dicerna kecuali dimasak. Anda pasti akan memaksa rahang dengan keras untuk bisa mengunyah kentang yang tidak dimasak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber utama gula adalah dari buah-buahan dan biasanya tersedia secara musiman. Dan bahkan kita perlu bekerja dan berjuang untuk bisa mendapatkannya. Setelah itu, tubuh “membakar” gula dari buah yang kita makan serta tubuh kita otomatis menjaga gula tersebut untuk tidak naik terlalu tinggi. Hormon-hormon seperti cortisone, epinephrine, norepinephrine, glucagon, dan hormone pertumbuhan memastikan bahwa kita memiliki cukup glukosa bagi sel atau jaringan tubuh yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gula Darah Tinggi Jaman Dulu Jarang Ada Namun ketika kadar gula kita mulai naik, ini adalah suatu tanda bahwa kita telah memiliki energi yang lebih untuk bisa kita bakar dan dengan demikian, tubuh berpikir bahwa adalah ide yang baik jika tubuh menyimpan kelebihan yang ada. Boleh dikata, “agar tidak mubazir”, toh makanan tidak selalu tersedia. “Makan atau lapar” adalah hukum alam yang berlaku di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat gula darah naik, ini adalah suatu tanda bagi insulin untuk terlepas dan mengarahkan kelebihan energi ke dalam penyimpanan. Sejumlah kecil tersimpan sebagai tajin yang disebut glycogen di dalam tubuh, tapi kebanyakan disimpan sebagai stok energi utama kita, yaitu lemak. Demikianlah kita tahu bahwa peran utama insulin bukanlah untuk menurunkan kadar gula darah, tapi untuk menyimpan kelebihan energi yang ada bagi keperluan di masa datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insulin menurunkan kadar glukosa sebagai efek samping dari mengarahkan kelebihan energi ke penyimpanan. Peran insulin bahkan melangkah lebih jauh lagi dari itu. Insulin saat ini sedang diteliti dengan penuh perhatian oleh para ilmuwan yang mempelajari biologi penuaan. Telah ditemukan bahwa ketika insulin dipertahankan tetap rendah, baik itu dengan cara diet atau lewat manipulasi genetik pada hewan percobaan, ternyata mereka hidup lebih lama dan penuaanpun berkurang. Ini terbukti benar pada spesies hewan yang berbeda-beda, mulai dari sel tunggal ragi, kemudian cacing, lalat, dan sepertinya juga pada primata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelihatannya, rendahnya insulin adalah suatu tanda bahwa energi yang ada adalah langka dan hewan perlu memfokuskan energi mereka untuk mempertahankan dan memperbaiki metabolisme mereka sendiri sehingga mereka bisa lebih lama bertahan hidup dan berkembangbiak. Jadi peran insulin adalah mengendalikan gula darah, menyimpan stok energi, dan juga mengatur tingkat penuaan termasuk gejala-gejala utama dari penuaan, seperti misalnya: diabetes, penyakit jantung, obesitas, osteoporosis, demensia, dan bahkan kanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semua Penyakit Kronis Dikarenakan Oleh Karena Miskomunikasi Pesan di Dalam dan Di Antara Sel &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sebagaimana pernah saya nyatakan dalam artikel sebelumnya, semua penyakit kronis terjadi oleh karena adanya miskomunikasi pesan di dalam dan di antara sel. Tentu saja diabetes merupakan penyakit miskomunikasi pada insulin dan mengenal peran sebenarnya dari insulin bagi tubuh akan membantu kita untuk bisa menggali lebih dalam lagi akar permasalahan diabetes dan penyakit kronis lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Insulin Juga Belum Tentu Merupakan Hormon Paling Utama dalam Diabetes atau Penyakit Kronis Lainnya&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Penghormatan paling utama jatuh pada leptin. Nampak sepertinya hormon leptin secara meluas bertanggung jawab terhadap keakuratan signal insulin dan menentukan apakah seseorang bakal kebal insulin (insulin resistant / diabetes tipe 2) atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leptin, hormon yang baru-baru ini ditemukan diproduksi dari lemak, berfungsi memberi informasi kepada tubuh dan otak tentang berapa banyak energi yang dimiliki, apakah perlu tambahan lagi (melalui rasa lapar) atau apakah perlu menghilangkan beberapa (stop rasa lapar), dan yang penting juga memberi informasi akan apa yang harus dilakukan dengan energi yang telah dimiliki (diproduksi kembali, meregulasi perbaikan sel atau tidak).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian penting baru-baru ini mengungkapkan 2 organ tubuh paling penting yang akan menentukan apakah seseorang menjadi diabetes (tipe 2) atau tidak adalah organ hati dan otak, dan itu pun bergantung dari kedua organ ini dalam “mendengar “ pesan dari leptin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Leptin sangat mempengaruhi (jika tidak mengendalikan) fungsi dari hypothalamus dalam otak kita, termasuk:&lt;br /&gt;
* Reproduksi,&lt;br /&gt;
* Fungsi Thyroid,&lt;br /&gt;
* Fungsi Adrenal dan,&lt;br /&gt;
* Sistem syaraf simpatik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lemak dan leptin, sangat mempengaruhi peradangan kronis dan dengan demikian penyakit-penyakit yang berhubungan dengan hal ini adalah termasuk penyakit jantung, Alzheimer, dan diabetes. Sekarang telah nampak bahwa dalam kasus ini bukanlah otak yang mengendalikannya, tapi lemak melalui leptin yang berperan utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Musuh Bukan Hanya Asing Bagi Komunitas Medis, Tapi Juga Tidak Dimengerti Sama Sekali &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tidaklah heran jika diabetes (tipe 2) tidak bisa ditaklukkan oleh medis konvensional. Dari statistik yang ada, diabetes telah meningkat lebih dari 700% selama 50 tahun ini. Ini mengungkapkan 2 fakta yang sangat penting:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Diabetes bukanlah penyakit genetika karena statistik diambil dari tempat dengan generasi yang sama dan genetika yang sama.&lt;br /&gt;
* Apa yang telah kita lakukan sudah jelas salah dan perlu dirubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang salah itu adalah diet (pola makan).&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Adalah susah atau bahkan mustahil untuk membuktikan bahwa sesuatu itu benar. Namun tidaklah susah untuk membuktikan bahwa sesuatu itu salah. Selama 50 tahun, orang Amerika telah mengikuti (setidaknya sebagian) rekomendasi nutrisi yang pola makannya kaya akan karbohidrat kompleks dan rendah lemak jenuh dari: &lt;br /&gt;
* American Dietetic Association,&lt;br /&gt;
* American Heart Association, dan&lt;br /&gt;
* American Diabetes Association&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini merupakan kekonyolan karena kebanyakan dari karbohidrat kompleks tersebut, seperti misalnya kentang, nasi, sereal, pasta, dan roti dengan cepat diubah menjadi gula oleh tubuh dan kelebihan gula yang ada (glukosa) dengan cepat diubah menjadi asam lemah jenuh berantai panjang (palmitic acid; “palm oil”). Serentak dengan rekomendasi diet yang salah tersebut, tingkat diabetes dan obesitas jadi melambung tinggi dan menjadi salah satu epidemik dunia terburuk dari yang pernah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makan dengan pola tinggi karbohidrat “kompleks” dan rendah lemak jenuh untuk mencapai kesehatan yang baik dan umur panjang telah terbukti salah. Setidaknya ada sedikit akal sehat yang mengatakan pada kita untuk mencoba diet yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diabetes adalah Penyakit Nutrisi dan Sains Nutrisilah yang Bisa Mengatasinya&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Ilmu pengetahuan atau sains memberitahukan kepada kita bahwa kita harus memiliki pola makan atau diet yang memaksimalkan keakuratan penyampaian pesan insulin dan leptin kepada sel tubuh kita. Dan cara untuk supaya penyampaian pesan kedua hormone tersebut bisa “terdengar” dengan baik adalah dengan merendahkan level insulin dan leptin itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu berarti pola makan Anda haruslah menekankan pngkonsumsian lemak yang baik dan mengurangi karbohidrat non-serat/tajin sebagaimana tertulis di buku saya “The Rosedale Diet” dan buku Dr. Mercola, “Total Health Program“. Dengan melakukan hal tersebut akan meningkatkan dengan drastic bahkan menyembuhkan diabetes tipe 2, penyakit jantung, hipertensi, dan banyak penyakit kronis lainnya bahkan memperlambat penuaan itu sendiri, sebagaimana banyak dari pasien saya yang sanggup secara total menghentikan penggunaan obat-obatan mereka termasuk insulin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mengikuti panduan tadi, Anda (dan gen Anda), akan “menjadi yang terbaik dari apa yang Anda inginkan.” &lt;br /&gt;
Sumber: Ron Rosedale, MD Referensi &lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/05/31/diabetes-disease.aspx"&gt;http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2005/05/31/diabetes-disease.aspx&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;
Konsumsi &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html"&gt;Jeli gamat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/spirulina-pacifica.html"&gt;Spirulina Pacifica&lt;/a&gt; secara teratur secara bertahap dapat membantu memulihkan tubuh penderita DM, kombinasikan dengan pola makan yang baik &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/ShFxlKyCH3I/AAAAAAAAAPM/CxpFrvFBbG4/s1600-h/sprulina.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337171916774055794" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/ShFxlKyCH3I/AAAAAAAAAPM/CxpFrvFBbG4/s200/sprulina.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 127px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/ShFxk4YWrSI/AAAAAAAAAPE/BHKFSDKZxF4/s1600-h/Jeli-gamat-350ml.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337171911834512674" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/ShFxk4YWrSI/AAAAAAAAAPE/BHKFSDKZxF4/s200/Jeli-gamat-350ml.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 140px;" /&gt;&lt;/a&gt;serta olah raga yang teratur maka secara bertahap pula gula darah dapat dikendalikan dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-7121654770268296947?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7121654770268296947?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7121654770268296947?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/diabetes-bukanlah-penyakit-gula-darah.html" title="Diabetes Bukanlah Penyakit Gula Darah" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/ShFxlKyCH3I/AAAAAAAAAPM/CxpFrvFBbG4/s72-c/sprulina.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYMQng_eyp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-6322806531525853599</id><published>2009-05-02T15:15:00.010+07:00</published><updated>2012-01-21T23:26:23.643+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:26:23.643+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyumbatan kelenjar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alami sakit lidah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit lidah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kista mukokel" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benjolan di lidah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kista lidah" /><title>Ketika Kista Tumbuh di Lidah</title><content type="html">Mereka kembar identik. Nama pemberian orangtuanya juga mirip: Vani Fitriani dan Vina Fitriana. Selain wajah, mainan dan pakaian mereka juga sama. Namun, dalam hal makanan, Vani dan Vina berbeda. Sebab, Vina mengidap kista mukokel sehingga alergi makanan asin dan berpenyedap rasa. &lt;br /&gt;
Kista mukokel berupa benjolan seukuran biji kedelai itu akibat penyumbatan kelenjar liur. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Harni-sang ibu-baru mengetahui alergi itu pada Agustus 2007 usai mengunjungi nenek di Garut, Jawa Barat. Saat itu suhu tubuh Vina meningkat hingga 40oC. Bocah itu juga batuk berkepanjangan. Semula Harni menduga Vina terserang flu. Oleh karena itu ia memberikan obat flu yang dijual bebas di pasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demam dan batuk reda sehingga Harni tenang. Namun, sepekan berselang di lidah Vina muncul bintik-bintik putih. Mungkin sariawan, pikir Harni saat itu. Sebulan kemudian, usai menyantap telur dadar berpenyedap rasa, kelahiran 6 Desember 2001 itu merasakan gatal di bawah lidah. Keesokan hari gatal itu berubah menjadi benjolan sebesar biji kacang hijau, seklias mirip jerawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tolak operasi&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Harni tetap mengira benjolan di lidah Vina itu sebagai sariawan. Benjolan berwarna merah itu membesar setiap kali Vina mengkonsumsi makanan gurih dan asin. Jika tersentuh gigi, ia merasakan nyeri. Oleh karena itu Harni mendatangi dokter spesialis bedah. Usai memeriksa Vina, dokter mendiagnosis mukokel alias kista akibat penyumbatan kelenjar liur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Agustus 2007, Vina menjalani operasi pengangkatan mukokel yang biayanya Rp3-juta. Sayang, setahun kemudian bintik-bintik putih sebesar kedelai itu kembali muncul di bagian bawah lidah. &lt;br /&gt;
Kista mukokel disebabkan penyumbatan kelenjar ludah atau saliva. Kelenjar ludah yang terbesar terletak tepat di belakang sudut rahang, di depan telinga. 'Ludah yang berguna melindungi mulut dari pembusukan gigi, tak dapat mengalir akibat pengendapan kalsium,' kata drg Sayuti Hasibuan, ahli kedokteran gigi dari Universitas Sumatera Utara. Pada akhirnya kelenjar ludah membengkak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengkonsumsi makanan asin dan berpenyedap rasa merangsang pengaliran ludah. Lantaran saluran pada kelenjar terhambat, saliva tak dapat dialirkan, sehingga benjolan lunak berwarna kebiruan kian membesar dan kaku. Untuk mengatasinya, dokter kembali menawarkan operasi. Namun, RA Syafrani-suami Harni-menolak lantaran Vina trauma memasuki kamar bedah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beruntung, tiga hari berselang kerabatnya, Nita, menyarankan agar Vina mengkonsumsi ekstrak teripang. Setiap hari Syafrani menyuapi Vina 3 sendok makan ekstrak teripang ditambah 9 tablet spirulina. Empat hari rutin menkonsumsi teripang-spirulina, benjolan mengecil. Dua bulan kemudian hanya bintik putih yang tersisa di lidah.  Heran dengan perubahan itu, Syafrani memeriksakan kesehatan Vina. Hasilnya, kondisi siswa Taman Kanak-kanak itu prima. Ahli medis yang awalnya menyarankan operasi, takjub dengan perubahan Vina dan menyatakan tak perlu lagi operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Filinopsida&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Keampuhan teripang mengatasi kista disebabkan oleh kandungan antitumor. Tong Y dari Divisi Farmakologi, Institut Materia Medika Shanghai, China, menemukan senyawa filinopsida A. Fungsinya sebagai pencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru atau angiogenesis pada sel tumor. Penyuntikan 2-10 mikroliter filinopsida A pada aorta tikus menyebabkan sel tumor tidak mendapat pasokan nutrisi sehingga tak dapat berkembang dan mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesembuhan Vina juga berkat kandungan antioksidan dalam spirulina. Antioksidan spirulina berupa pigmen klorofil. Klorofil sebagai antioksidan bersifat antikanker dan antiracun. Perpaduan ekstrak teripang dan spirulina menghindarkan Vina dari trauma kamar operasi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Vina Fitriani/Peliput: Faiz Yajri)&lt;/span&gt; Oleh trubus-online Jumat, Mei 01, 2009.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHbtK6C4AI/AAAAAAAAAWI/thbcigkeVw0/s1600/Mei09.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHbtK6C4AI/AAAAAAAAAWI/thbcigkeVw0/s320/Mei09.jpg" width="316" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-6322806531525853599?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/6322806531525853599?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/6322806531525853599?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/ketika-kista-tumbuh-di-lidah.html" title="Ketika Kista Tumbuh di Lidah" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHbtK6C4AI/AAAAAAAAAWI/thbcigkeVw0/s72-c/Mei09.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUDRX04fCp7ImA9Wx5REE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-7862540787255104899</id><published>2009-04-24T22:43:00.010+07:00</published><updated>2010-08-17T15:04:34.334+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T15:04:34.334+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Diabetes" /><title>Mengenal Diabetes Mellitus</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SfHjtJwqAfI/AAAAAAAAAO0/PdMDyQ2pu5Y/s1600-h/gula_semut.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328290199009624562" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SfHjtJwqAfI/AAAAAAAAAO0/PdMDyQ2pu5Y/s200/gula_semut.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 134px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diabetes Mellitus - Kencing Manis - Penyakit Gula&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Diabetes mellitus (DM) berasal dari kata Yunani diabaínein, yang berarti “tembus” atau “pancuran air”, dan dari kata Latin mellitus yang berarti “rasa manis”.Di Indonesia (dan negara berbahasa Melayu) lebih dikenal sebagai kencing manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglisemia)yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan.&lt;br /&gt;
Sumber lain menyebutkan bahwa&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan&lt;br /&gt;
hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua jenis diabetes mellitus memiliki gejala yang mirip dan komplikasi pada tingkat lanjut. Hiperglisemia sendiri dapat menyebabkan dehidrasi dan ketoasidosis.&lt;br /&gt;
Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (risiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan risiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes adalah bukan penyakit keturunan dan bukan penyakit menular dan bukan pula salah satu penyakit. Tetapi diabetes timbul atau muncul menjangkit pada tubuh manusia dimana dengan adanya pola makan dan pola pikir yang salah, sehingga tubuh tidak ada keseimbangan energi dikarenakan dengan adanya kelainan metabolisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Agar lebih memahami diabetes, sangat penting untuk terlebih dahulu memahami proses normal dari metabolisme makanan. Beberapa hal yang terjadi ketika makanan dicerna:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
•Gula atau yang disebut glukosa masuk kedalam aliran darah. Glokosa merupakan sumber  bahan bakar utama bagi tubuh.&lt;br /&gt;
•Organ tubuh yang disebut pankreas memproduksi insulin. Peranan dari insulin adalah mengangkut glukosa dari darah menuju otot, lemak, dan sel-sel hati, diamana kana digunakan sebagai bahan bakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi. Ini disebabkan karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin ataupun otot, lemak dan sel-sel hati tidak merespon insulin secara normal. Ataupun kedua-duanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah analogi yang cukup pas menggambarkan hal ini disampaikan oleh Mistra dalam bukunya 3 Jurus Melawan Diabetes Mellitus. Mistra menganalogikan hormon insulin sebagai sopir angkutam umum sebuah kota. Jika para supir angkutan kota mogok massal, orang-orang akan berkumpul ditepi jalan menanti jasa angkutan. Orang-orang (calon penumpang) ini diibaratkan sebagai gula dalam darah. Jika hormoninsulin tidak ada atau sedikit jumlahnya maka gula yang ada dalam drah tidak dapat terangkut sehingga menyebar diseluruh pembuluh darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, asupan gula dalam darah disimpan dalam hati. Di sini diolah menjadi glikogen. Jika tubuh memerlukan, hati akan mengeluarkan dan mengolah kembali menjadi glukosa. Bagi orang normail, sebanyak apapun konsumsi gula tidak mengganggu organ tubuh.&lt;br /&gt;
Namun, tidak demikian bagi diabetesi. Jika buang air kecil, airnya agak kental dan terasa manis. Ini dikarenakan banyaknya gula yang berada dalam darah. Gula tersebut dibersihkan dan dikumpulkan dalam kandung kemih oleh ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WHO telah mendefenisikan 3 jenis diabetes:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diabets Tipe 1&lt;/span&gt;, biasanya tediagnosa sejak usia kanak-kanak.is usually diagnosed in childhood. Tubuh penderita hanya sedikit menghasilkan insulin atau bahkan sama sekali tidak menghasilkan insulin, oleh karena itu untuk bertahan hidup penderita harus mendapat suntikan insulin setiap harinya. Tanpa pengaturan harian, kondisi darurat dapat terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada penderita diabetes tipe 1, terjadi suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Meskipun kadar gula di dalam darah tinggi tetapi sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, sehingga sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber untuk energi dapat berasal dari lemak tubuh. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis). &lt;br /&gt;
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam. &lt;br /&gt;
Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe 1 bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakaan atau penyakit yang serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes Tipe 2, lebih umum ditemui daripada type 1 dan mencapai 90% atau lebih dari seluruh kasus diabetes. Biasanya terjadi di usia dewasa. Pada tipe-2 ini, pankreas tidak cukup membuat insulin untuk menjaga level gula darah tetap normal, seringkasili disebabkan tubuh tidak merespin dengan baik terhadap insulin tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan orang tidak menyadari telah menderita dibetes tipe-2, walaupun keadaannya sudah menjadi sangat serius. Diabetess type 2 sudha menjadi umum dialami didunia maupun di Indonesia, dan angkanya terus bertambah akibat gaya hidup yang tidak sehat, kegemukan dan malas berolahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penderita diabetes tipe 2&lt;/span&gt; bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gestational diabetes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
adalah kondisi gula darah yang tinggi yang terjadi pada masa kehamilan, terjadi pada orang yang tidak menderita diabetes. Umumnya akan kembali normal setelah masa kehamilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes Melitus menempati urutan ke-4 dalam ranking pembunuh manusia. Kongres Federasi Diabetes International tahun 2003 menyebutkan bahwa sekitar 194 Juta orang di dunia menderita penyakit ini. Di Indonesia sendiri tercatat 2,5 juta orang dan diperkirakan akan terus bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Banyak faktor resiko diabetes, termasuk diantaranya:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
1. Ayah atau Ibu, saudara laki-laki atau perempuan yang menderita diabetes (faktor keturunan)&lt;br /&gt;
2. Kegemukan&lt;br /&gt;
3. Usia diatas 45 tahun&lt;br /&gt;
4. Gestational diabetes atau melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 Kg&lt;br /&gt;
5. Tekanan darah tinggi&lt;br /&gt;
6. Angka Triglycerid (salah satu jenis molekuk lemak) yang tinggi&lt;br /&gt;
7. Level kolesterol yang tinggi&lt;br /&gt;
8. Gaya hidup modern yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan instan.&lt;br /&gt;
9. Perokok&lt;br /&gt;
10. Stress&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asosiasi Diabetesi Amerika (ADA) merekomendasikan untuk melakukan pengecekan terhadap diabetes minmal setiap tiga tahun sekali bagi orang dewas. Untuk yang beresiko tinggi dianjurkan untuk lebih sering lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gejala&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan dikeluarkan melalui air kemih. &lt;br /&gt;
Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Akibatnya, maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).&lt;br /&gt;
Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan tubuh selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang gula darahnya kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes Tipe-1:&lt;br /&gt;
• Rasa haus yang sering&lt;br /&gt;
• Sering buang air kecil&lt;br /&gt;
• Berat badan yang terus turun, namun selera makan terus tinggi&lt;br /&gt;
• Kelelahan&lt;br /&gt;
• Mual&lt;br /&gt;
• Muntah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diabetes tipe 2:&lt;br /&gt;
• Cepat merasa lapar dan haus&lt;br /&gt;
• Sering buang air kecil terutama pada malam hari&lt;br /&gt;
• Gampang lelah, sering merasa mengantuk.&lt;br /&gt;
• Penglihatan kabur&lt;br /&gt;
• Sering kesemutan terutama pada kaki dan tangan&lt;br /&gt;
• Kehilangan berat badan dengan cepat tanpa usaha apapun&lt;br /&gt;
• Gatal-gatal pada kelamin luar&lt;br /&gt;
• Gairah seksual menurun dan cenderung impotensi&lt;br /&gt;
• Jika terkena infeksi, sembuhnya lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terapi Untuk Diabetes Mellitus dengan  Jeli Gamat&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Dengan kandungan kromium merupakan jawaban yang tepat. Sejak tahun 1950-an, pada hewan, telah diketahui bahwa kromium berperan pada metabolisme gula, namun baru pada tahun 1970-an diketahui perannya pada manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kromium&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; memperpanjang kerja insulin dan memperbaiki pengikatan insulin dengan reseptor. Dengan demikian jeli gamat, sekali lagi, merupakan jawaban yang tepat untuk mengatasi resistensi insulin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana jika pada individu tertentu resistensi insulin sudah menimbulkan disfungsi dan kerusakan sel beta?&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetap jeli gamat jawabannya. Mengapa ?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; Kadar insulin mereka, meskipun sedikit, tetap diperbaiki kinerjanya oleh kromium, sedangkan disfungsi dan kerusakan sel betanya diperbaiki oleh daya regenerasi jeli gamat yang luar biasa.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan kolagen yang sangat tinggi disertai nutrien dan mineral lain dapat disuplai dengan sangat baik oleh jeli gamat untuk keperluan regenerasi sel beta. &lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa buktinya ?&lt;/span&gt; Banyak !! Dari pengalaman terhadap para pasien, yang mulanya di rawat kombinasi OAD dan jeli gamat terbukti bahwa perlahan-lahan mereka mulai diturunkan dosis OAD yang digunakan bahkan beberapa pasien sukses hanya dengan menggunakan jeli gamat saja. Mereka tidak lagi menggunakan OAD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa dasar ilmiahnya ? Ada !&lt;/span&gt; Menurut penelitian UKPDS, saat pertama kali seseorang didiagnosa sebagai diabetes, mereka telah kehilangan 50% fungsi sel beta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terus berlanjut hingga 10 tahun kemudian, dalam masa penelitian. Artinya, kadar insulin mereka juga akan terus menurun dan makin tidak responsif terhadap pengobatan. Artinya, mereka harus menggunakan obat lebih besar lagi atau menggunakan kombinasi 2 atau lebih jenis obat dan akhirnya harus menggunakan insulin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini tidak terjadi pada pasien yang menggunakan jeli gamat mereka  justru makin berhasil diturunkan dosis OADnya. Jadi,diabetes dengan jeli gamat adalah suatu hal yang mutlak. Tidak ada keraguan soal efektivitasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-7862540787255104899?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7862540787255104899?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7862540787255104899?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/mengenal-diabetes-mellitus.html" title="Mengenal Diabetes Mellitus" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SfHjtJwqAfI/AAAAAAAAAO0/PdMDyQ2pu5Y/s72-c/gula_semut.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU8AQXsyfCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-8655961032055513795</id><published>2009-04-04T23:44:00.009+07:00</published><updated>2012-01-21T23:37:20.594+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:37:20.594+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif kista ovarium" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kista" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gambar kista" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit kista" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jenis penyakit kista" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="indung telur" /><title>KISTA..mari kita mengenalnya..</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SdeSkDNjv6I/AAAAAAAAAOk/c1SFxku0mqQ/s1600-h/kista1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320882632796651426" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SdeSkDNjv6I/AAAAAAAAAOk/c1SFxku0mqQ/s200/kista1.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 127px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 183px;" /&gt;&lt;/a&gt; Kista, menurut Dr. dr. T. Z.Jacoeb, SpOG-KFER, berarti kantong abnormal yang berisi cairan abnormal di seluruh tubuh. Jadi sebenarnya kista tak hanya bisa tumbuh di indung telur atau di ujung saluran telur (fimbria) namun juga di kulit, paru-paru, usus bahkan otak. Bila produksi cairan di dalam kantong kista bertambah maka kista pun akan membesar. "Lambat laun kantong kista menipis dan sangat mungkin pecah. Sama halnya dengan balon yang rawan pecah saat&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;ditiup semakin besar, " tambah Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Klinik Fertilitas &amp;amp; Menoandropause, SamMarie, Jakarta ini.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Faktor pemicu kista saat ini banyak sekali terutama radikal bebas, di antaranya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pencemaran udara akibat debu dan asap pembakaran kendaraan atau pabrik. Asap kendaraan, misalnya, mengandung dioksin yang dapat memperlemah daya tahan tubuh, termasuk daya tahan seluruh selnya. Kondisi ini merupakan pemicu munculnya kista.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dalam satu keluarga ada kerabat dekat, seperti adik ibu, yang mengidap miom, atau adiknya menderita endometriosis maka gampang ditebak bahwa yang bersangkutan punya bakat kista endometriosis. Makanan yang mengandung lemak tinggi pun bisa menjadi zat penyubur tumbuhnya kista. "Itu terjadi karena adanya zat-zat lemak dalam makanan tersebut yang tidak dipecah dalam proses metabolisme tubuh sehingga menaikkan produksi hormon testosteron."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Normalnya, wanita memiliki hormon estrogen dan progesteron, serta sedikit testosteron. Nah, bila kadar hormon testosteron meningkat akibat adanya ketidakseimbangan asupan lemak, maka hormon ini akan dipecah menjadi sumber hormon yang tidak normal bagi hormon estrogen asing. "Karena tertutup hormon lain yang tak normal, maka hormon estrogen di dalam tubuh tidak bisa bekerja dengan baik. Hal ini bisa memudahkan tumbuhnya kista, miom, dan lainnya."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIBAGI BERDASARKAN ISI&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti dikatakan Jacoeb, secara sederhana kista dapat dibedakan berdasarkan isinya:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kista serosum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kista ini berisi cairan bening yang bentuk dan warnanya seperti air perasan kunyit. Bila bersarang di indung telur maka kista ini mudah pecah. Jenis kista ini sering berubah menjadi penyakit ganas (disebut kanker) indung telur atau kanker ovarium. Proses pembesaran kista serosum sangat dipengaruhi siklus haid karena saat haid terjadilah penambahan jumlah cairan dalam indung telur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hormon estrogen yang meningkat saat kehamilan juga memicu pembesaran kista. "Umumnya kista berbentuk seperti buah yang bertangkai. Bila kehamilan makin besar, maka rahim yang membesar karena pertumbuhan janin akan mendesak kista itu. Akibatnya, bisa saja tangkai kista terpuntir. Keadaan ini disebut torsi yang merupakan kasus darurat karena penderita akan mengalami sakit yang sangat. Untuk mencegah terjadinya torsi, begitu ditemukan pada kehamilan triwulan awal, kista harus segera diangkat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, pendeteksian kista serosum mesti akurat. Secara sepintas bentuknya mirip badan kuning (korpus luteum), yaitu sisa sarang sel telur yang memang ada saat kehamilan. "Jadi, bila dari pemantauan USG (ultrasonografi) terlihat kantong besar di indung telur, tidak bisa langsung diputuskan bahwa itu kista. Bisa saja ternyata korpus luteum yang memang dibutuhkan pada saat kehamilan muda. Kalau korpus luteum yang disangka kista ini diambil malah bisa terjadi keguguran."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amannya, menurut Jacoeb, tunda tindakan pengangkatan hingga kehamilan berusia 14 minggu. Saat itu korpus luteum sudah menghilang. "Bila dengan pemeriksaan USG terlihat kantong itu masih ada, maka bisa dipastikan kista. Kalau sudah begitu berarti harus segera diangkat."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Kista musinosum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kista ini berisi cairan berupa lendir kental yang lengket. Bentuknya menyerupai ingus tapi sifat pelekatannya mirip kanji. Sama seperti serosum, kista musinosum pun akan membesar akibat adanya kehamilan. Oleh sebab itu, saat kista musinosum terdeteksi harus segera diangkat. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penanganan kista musinosum pun mesti dilakukan dengan seksama agar tidak pecah. Bila pecah, maka cairan lem kanji akan membuat lengket organ-organ di dalam rongga perut. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa membuat usus saling menempel, dan kista semakin sulit diambil.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kista dermoid&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk cairan kista ini seperti mentega. Kandungannya tak hanya berupa cairan tapi juga ada partikel lain seperti rambut, gigi, tulang atau sisa-sisa kulit. Teorinya, dermoid timbul dari sisa-sisa sel embrio yang terpental ke organ genital sewaktu yang bersangkutan masih dalam kandungan. Jadi kista ini merupakan bawaan sejak lahir dan bisa dialami pria atau wanita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti halnya kista musinosum, penanganan kista dermoid memerlukan kehati-hatian karena bila "meletus" selain cairannya membuat lengket, isi cairan di dalamnya, seperti rambut, gigi atau tulang, bisa masuk ke perut sehingga menimbulkan sakit luar biasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kista endometriosis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kista ini berasal dari sel-sel selaput perut yang disebut peritoneum. Penyebabnya bisa karena infeksi kandungan menahun, misalnya keputihan yang tidak ditangani sehingga kuman-kumannya masuk ke dalam selaput perut melalui saluran indung telur. Infeksi tersebut melemahkan daya-tahan selaput perut, sehingga mudah terserang penyakit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala kista ini sangat khas karena berkaitan dengan haid. Seperti diketahui, saat haid, tidak semua darah akan tumpah dari rongga rahim ke liang vagina, tapi ada yang memercik ke rongga perut. Kondisi ini merangsang sel-sel rusak yang ada di selaput perut mengidap penyakit baru yang dikenal dengan endometriosis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena sifat penyusupannya yang perlahan, endometriosis sering disebut kanker jinak. Ia tumbuh di seluruh lapangan perut dan pelan-pelan menyebar ke hampir semua organ tubuh misalnya usus, paru, hati, mata, otak, kulit, otot rahim, tetapi tempat bersarang yang paling sering adalah indung telur. Bentuk indung telur yang terkena endometriosis akan mengembang dan bertambah besar saat haid datang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak heran kalau penderita endometriosis sering mengalami nyeri haid. Ini akibat indung telur yang membengkak saat haid. Begitu darah keluar rasa sakit biasanya akan berkurang. "Namun, bila sudah terjadi pelekatan di perut akan timbul sakit yang luar biasa. Seluruh tubuh, dari kepala hingga betis terasa seperti dipelintir," ungkap Dosen Obstetri-Ginekologi, diFakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OPERASI TIDAK GANGGU JANIN&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana kista harus ditangani tentunya bergantung pada kasus yang terjadi. Kista fisologis yang memang tumbuh saat hamil seperti korpus luteum tentu akan dibiarkan saja. Namun, semua kista patologis harus segera dibuang dengan tindakan operasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut, Ketua Yayasan Endometriosis Indonesia ini, operasi pengangkatan kista saat hamil tidak akan mengganggu janin. "Orang awam memang sering keliru membedakan antara rahim dan indung telur. Padahal ini jelas berbeda. Rahim merupakan tempat tinggal janin sedangkan indung telur tempat bersarangnya kista. Berarti janin dan kista memiliki 'rumah' yang berbeda. Tidak perlu khawatir keguguran." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Tindakan operasi pengangkatan kista," imbuh Jacoeb, "malah akan menyelamatkan janin karena bisa menghindari terjadinya komplikasi selama hamil." Penanganan kista umumnya memang harus dengan operasi demi kebaikan ibu dan janin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MIOM TIDAK HARUS DIOPERASI&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbeda dengan kista, miom yang satu rumah dengan janin, yaitu di rahim, jelas tidak bisa diutak-atik. Miom adalah bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya daging-tumbuh di rahim. Miom berbentuk keras tapi bisa juga mencair kalau suplai oksigen ke bagian itu kurang. Peristiwa ini disebut degenerasi. "Jika operasi dilakukan terhadap miom, ibu hamil akan mudah keguguran," tutur Jacoeb. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lokasi tumbuh miom bisa di dalam dinding rahim atau di permukaan dalam rongga rahim. Jika di dalam dinding rahim, gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan. Berbeda dengan miom yang tumbuh di saluran leher rahim karena akan membuat leher rahim menjadi kecil dan mengganggu masuknya sperma ke dalam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama kehamilan, miom tidak bisa diambil sembarangan kecuali yang bentuknya bertangkai. Kalau memang kehadirannya tidak mengganggu fungsi tubuh seperti mengganggu pernapasan, maka akan dibiarkan selama kehamilan. Nah, sekitar tiga bulan setelah persalinan, perkembangan miom akan dilihat kembali. Jika sudah semakin besar akan diambil dengan tindakan, entah dengan laparotomi, yaitu pengambilan miom melalui bedah perut, atau tanpa pembedahan dengan alat teropong saja yang disebut laparoskopi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ADENOMIOSIS LEBIH SAKIT&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adenomiosis mirip dengan miom, tapi lokasi tumbuhnya di sela-sela otot rahim. Dibedakan dengan miom, karena asal-usulnya yang tidak sama. Adenomiosis, sebenarnya adalah endometriosis, tetapi tumbuhnya di rahim. Gangguan ini bisa diibaratkan memar pada petinju akibat pendarahan di antara jaringan ototnya. Biasanya penderita adenomiosis akan mengalami sakit luar biasa saat haid melebihi penderita endometriosis yang berlokasi di tempat lain. "Penderita bisa sampai nungging-nunging karena tak bisa menahan sakit dan biasanya minta segera dioperasi," ujar Jacoeb.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;POLA HIDUP SEHAT SEBAGAI PENCEGAHAN&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana cara mencegahnya? Menurut Jacoeb, ada kista yang bisa dicegah ada pula yang tidak. Kista yang berasal dari sisa-sisa sel embrio jelas tidak dapat dicegah karena sudah ada sejak lahir. Namun, timbulnya jenis kista lain sebenarnya dapat dicegah termasuk pada orang yang memiliki bakat kista. Cara pencegahannya tak lain dengan menjalani pola hidup sehat, seperti pola makan yang baik dan berolahraga secara teratur. Kedengarannya klise, tapi memang itu yang dapat dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-8655961032055513795?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8655961032055513795?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8655961032055513795?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/kistamari-kita-mengenalnya.html" title="KISTA..mari kita mengenalnya.." /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SdeSkDNjv6I/AAAAAAAAAOk/c1SFxku0mqQ/s72-c/kista1.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYHQnc6cCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-8024841528401058246</id><published>2009-04-03T22:45:00.008+07:00</published><updated>2012-01-21T23:08:53.918+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:08:53.918+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati tumor rahang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="diagnosis rahang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat Tumor Rahang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemicu tumor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat penyembuh tumor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat nyeri gusi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan gusi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat rahang" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ameloblastoma" /><title>Teripang Kendalikan Tumor Rahang</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SRI REJEKI TAK SEPAKAT DENGAN SYAIR LAGU YANG DILANTUNKAN PENYANYI HAMDAN ATT. 'LEBIH BAIK SAKIT GIGI DARIPADA SAKIT HATI INI, BIAR TAK MENGAPA…' ENAM GIGINYA DICABUT SEKALIGUS MENYISAKAN SAKIT TAK TERPERI. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sri Rejeki harus merelakan 6 giginya dipaksa tanggal dalam waktu bersamaan. Itu setelah dokter mendiagnosis rahang atas Sri positif tumor. Perempuan 35 tahun itu teringat peristiwa 30 tahun lampau.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat berusia 10 tahun ia terjatuh keras ke gorong-gorong di dekat rumahnya. Rahangnya bergeser, meski akhirnya sembuh. Tak jelas apakah tragedi masa lalu itu sebagai pemicu tumor rahang atas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas pada Februari 1992 ia merasakan sakit gigi dan muncul sebongkah daging di langit-langit mulut. Dua bulan berselang benjolan itu membesar seukuran 4 kali kelereng. Bukan hanya itu, nyeri hebat di kepala ia rasakan. Perempuan kelahiran 29 Agustus 1974 itu hanya bisa terbaring. 'Malu jika keluar rumah karena muka saya bengap seperti dipukuli orang,' kata Sri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tumor lagi&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyembunyikan penderitaan tak mengatasi masalah. Oleh karena itu ia mendatangi dokter spesialis bedah mulut. Saat itulah dokter mendiagnosis Sri positif ameloblastoma alias tumor pada rahang kiri. Dokter menyarankan agar ia opname untuk pengambilan tumor. Sebelum operasi, dokter mencabut 6 gigi geraham Sri. Tujuannya memudahkan pengangkatan tumor.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usai operasi, ia mengenakan gigi palsu. Operasi lancar dan nyeri pun hilang. Wajah Sri kembali seperti semula, tak lagi bengap. Ia kembali menjalani aktivitas sehari-hari menjadi pedagang kelontong di Penggilingan, Jakarta Timur. Sri Rejeki tentu bungah bisa mengais rezeki kembali. Namun, petaka itu kembali datang. Tumor datang lagi 10 tahun usai Sri menjalani operasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada 2003 giliran rahang kiri belakang yang terserang tumor. 'Rasa sakitnya lebih parah dibanding sebelumnya,' kata Sri. Dengan wajah menggembung hingga bawah mata, ia pun mendatangi dokter spesialis bedah mulut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seluruh rahang kirinya mesti diangkat untuk pengambilan tumor. Saat jam operasi tiba, Sri berubah pikiran: membatalkan operasi. Ia takut suaranya berubah menjadi sengau sebagai efek samping operasi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sri lebih memilih menggunakan beragam herbal seperti mahkotadewa. Ia mendidihkan 100 gram mahkota dewa kering dalam dua gelas air. Ramuan itu memang membuat tumornya tak membesar, tetapi tak juga mengecil. Ia juga berpantang beberapa jenis makanan. Bahan pangannya hanya ubijalar dan singkong lunak karena mulut Sri sulit mengunyah bahan pangan lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pecah&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan kesembuhan terkuak, ketika sang kakak menyarankan ekstrak teripang berbentuk jeli. Mulai September 2008 Sri rutin mengkonsumsi sesendok ekstrak teripang 2 kali sehari. Ia juga menelan 10 tablet spirulina sekaligus sehari setelah makan. Perubahan pertama yang ia rasakan usai konsumsi teripang-spirulina itu adalah tidurnya nyenyak. Sebelum konsumsi ia kerap terjaga. Selain itu sakit kepala yang kerap kali datang mulai berkurang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua bulan kemudian, ketika bercermin Sri kaget melihat mulutnya penuh darah. Ia terhenyak, panik. Namun, setelah mengetahui benjolan besar di rahangnya pecah, ia tenang. Benjolan pecah itu diikuti dengan mengempisnya wajah yang menggembung. Setelah 3 bulan ia sudah bisa mengunyah berbagai makanan dan nafsu makannya pun meningkat. Itu terlihat dari bobot tubuhnya dari 65 kg menjadi 77 kg.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Abdul Latif dari Departemen Bedah Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, ameloblastoma bersifat jinak, tumbuh lambat, dan penyebarannya ke stroma jaringan ikat. Tumor bakal kambuh bila operasi tidak sempurna. Ameloblastoma bisa tumbuh lagi setelah pencabutan gigi, pengangkatan kista, dan iritasi rongga mulut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ameloblastoma&lt;/b&gt; menyerang semua kelompok usia, terutama pada 40-50 tahun. Orang yang terserang ameloblastoma jarang menunjukkan gejala khas sehingga tumor itu jarang terdiagnosis dini. Ukuran pembengkakan akibat ameloblastoma bervariasi sehingga menyebabkan bentuk wajah berubah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ekstrak teripang ampuh mengatasi ameloblastoma? Begitulah pengalaman empiris Sri Rejeki. Satwa laut itu terbukti antitumor dan antikanker sebagaimana riset ilmiah Jaime Rodriguez. Periset dari Fakultas Kimia, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol, itu mengekstrak 300 teripang dalam pelarut metanol. Dalam uji praklinis, ekstrak teripang aktif membunuh sel heLa (tumor rahim) dan B-18-Fl (melanoma).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senyawa yang berperan adalah glikosida yang bersifat antitumor dan antikanker. Teripang mengandung 0,93 g glikosida. Kandungan glikosida dalam teripang terdiri atas 40 mg holothurinoside A, 9 mg holothurinoside B, 15 mg holothurinoside C, 10 mg holothurinoside D, dan 20 mg holothurin A. Kelima senyawa itulah yang terbukti efektif menggempur tumor. (Vina Fitriani).&lt;i&gt; Trubus online Rabu, April 01, 2009.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHd3F34kWI/AAAAAAAAAWY/0s-etPqp-wE/s1600/tumor+rahang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHd3F34kWI/AAAAAAAAAWY/0s-etPqp-wE/s320/tumor+rahang.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-8024841528401058246?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8024841528401058246?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/8024841528401058246?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/teripang-kendalikan-tumor-rahang.html" title="Teripang Kendalikan Tumor Rahang" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TJHd3F34kWI/AAAAAAAAAWY/0s-etPqp-wE/s72-c/tumor+rahang.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUAGRHYzfip7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-5730485067803183972</id><published>2009-02-03T18:58:00.011+07:00</published><updated>2012-01-21T23:35:25.886+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:35:25.886+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat termurah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat luxor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jual jelly gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jeli gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="makanan kesehatan luxor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara konsumsi jelly gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agen resmi jelly gamat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="GAMAT" /><title>Gamat Frequently Asked Question</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SYg4l4VvWDI/AAAAAAAAAOM/XyXPy5JRh4k/s1600-h/Jeli-gamat-350ml.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298547185031272498" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SYg4l4VvWDI/AAAAAAAAAOM/XyXPy5JRh4k/s200/Jeli-gamat-350ml.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 200px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 140px;" /&gt;&lt;/a&gt;    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.  Dapat dijelaskan, kegunaan Jely Gamat untuk kesehatan manusia ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat merupakan suplemen / makanan kesehatan yang terbuat dari ekstrak Teripang (dalam bahasa Malaysia disebut gamat) dari jenis Sticophus hermanii. Jely gamat berbentuk cairan (jeli) berwarna bening, dengan cita rasa dan aroma yang netral. Jely gamat mengandung zat gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk melakukan peremajaan / regenerasi sel. Secara umum Jely Gamat dapat dikonsumsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memulihkan kondisi tubuh dari penyakit degenerative.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Jely Gamat paling tepat untuk mengatasi masalah kesehatan / penyakit apa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat adalah makanan kesehatan dan bukan obat. Di dalam tubuh jely gamat bekerja meregenerasi / meremajakan sel tubuh. Kandungan zat gizi di dalamnya yang mengandung kolagen alami, chondroitin sulfat, glukosamin, mineral, omega 3 dan CGF (cell growth factor) akan bekerja secara sinergis dan bertahap, meregenerasi sel, meringankan keluhan, dan pada akhirnya memperbaiki kondisi kesehatan seseorang. Oleh karena itu jely gamat dapat dikonsumsi oleh mereka yang mengalami masalah kesehatan karena penyakit degeneratif (penyakit yang disebabklan karena penurunan fungsi organ) seperti lambung, stroke, kolesterol tinggi/ hipercolesterolemia, hipertensi , arthritis/radang sendi, psoriasis, diabetes melitus, luka diabetes / gangrene diabetes.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Komposisi zat gizi apa saja yang terdapat di dalam jely gamat ?&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jely gamat mengandung :&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Protein (Kolagen )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Mucopolysacarida&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Chondroitin sulfat &amp;amp; glukosamin (GaGS)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Omega 3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Mineral&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Bio Active Element / CGF&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Bagaimana peranan zat gizi jely gamat untuk kesehatan manusia ?&lt;br /&gt;
Di dalam tubuh zat gizi diatas berguna antara lain untuk :&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Kolagen&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum kolagen pada tubuh manusia akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Kolagen diperlukan untuk rambut, tulang, kuku, kulit dan metabolisme di dalam tubuh.Asupan kolagen alami akan membantu tubuh :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Membantu pertumbuhan jaringan kulit. Otot dan tulang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Menghambat penuaan dini, mempercantik kulit&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Meringankan keluhan pada luka lambung&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Meningkatkan imunitas tubuh&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Mucopolysacarida&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikenal pula dengan nama glikosaminoglikan, merupakan pembentuk       tulang rawan dan berperan penting dalam mencegah terjadinya gangguan       persendian. Peranan Mucopolysacarida :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Membantu pemulihan dan anti inflamasi / peradangan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Menurunkan resiko artherosklerosis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Meredakan sakit pada persendian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Chondrotin &amp;amp; Glukosamin (GaGS)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saat seseorang menua, kondisi tulang rawan ikut menipis, muncul keluhan disertai rasa sakit pada persendian. Cairan pelumas antar sendi pun sudah mulai berkurang sehingga sering menimbulkan rasa sakit pada saat bergerak. Chondroitin dan Glukosamin dalam jely gamat membantu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Memperbaiki jaringan tulang rawan yang rusak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Meringankan keluhan penderita radang sendi dan pengapuran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Merangsang pembentukan cairan sinovial&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Omega 3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teripang mengandung omega 3 , yaitu asam lemak yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Menurunkan kolesterl jahat LDL, menaikan kolesterol baik HDL&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Mengurangi kekentalan darah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Mencegah terjadinya penggumpalan darah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Menurunkan resiko terjadinya gangguan kardiovaskular&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Mineral&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teripang mengandung beberapa jenis mineral yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Beberapa jenis mineral yang terdapat dalam jely gamat anatar lain :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Besi / Fe : membantu pembentukan sel darah merah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zink / Zn : berperan dalam produksi insulin dan sperma&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Magnesium / Mg : membantu kerja sistem saraf dan fungsi jantung&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cromium / Cr : Meningkatkan kualitas fungsi insulin untuk menjaga kadar gula darah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selenium / Se : Antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Bio Active Element / CGF&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Ridzwan Hashim dari National University of Malaysia(UKM) diketahui bahwa teripang mengandung cell growth factor (CGF). CGF inilah yang bertanggung jawab untuk menstimulus proses regenerasi atau peremajaan sel dan berperan untuk mempercepat penyembuhan luka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Siapa saja yang boleh minum jely gamat ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat adalah makanan kesehatan alami dari ekstrak teripang Sticophus hermanii. Teripang merupakan hewan laut yang secara tradisional, turun temurun telah digunakan sebagai pengobatan tradisional khususnya oleh bangsa melayu dan china. Mereka mengonsumsi gamat untuk menguatkan tubuh sekaligus memulihkan kondisi tubuh dari penyakit seperti hipertensi, luka, diabetes dan asma. Jely gamat Luxor dapat dikonsumsi oleh semua golongan usia dewasa maupun anak-anak. Dengan dosis yang sesuai jely gamat dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan memelihara kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;Bagaimana pemberian dosis / takaran jely gamat yang tepat untuk seseorang ?       Jely gamat dapat dikonsumsi dengan takaran / dosis sbb :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayi &amp;lt; 1 tahun : 1-2 sendok teh per hari Balita &amp;amp; anak-anak : 1 - 2 sendok makan per hari Dewasa : 3x1 sendok makan per hari Lansia / dewasa dengan keluhan penyakit : 3x2 – 3x3 sendok makan per hari &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosis ini dapat disesuaikan dengan kondisi ybs. Contoh : apabila penderita Diabetes Mellitus dengan gula darah tinggi dapat mengonsumsi 3x3 sdm per hari. Apabila dalam 2-3 minggu sudah terjadi penurunan gula darah maka dosisnya dapat dikurangi secara bertahap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila terkena Demam Berdarah Jely gamat dapat diminum 1-2 sendok makan tiap jam (dibarengi dengan spirulina pacifica 3x10 tablet /hr), untuk mencegah trombosit turun drastis. Apabila trombosit mulai membaik maka pemberian jely gamat dan spirulina pacifica dapat menggunakan dosis standar kembali&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Apabila saat ini masih mengonsumsi obat dokter apakah dapat minum jely gamat juga secara bersamaan ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya. Jely gamat tetap dapat diminum pada saat seseorang sedang dalam perawatan dokter / minum obat dokter. Jely gamat dapat diminum sebelum makan atau 1 jam setelah atau sebelum minum obat dokter. Jely gamat adalah makanan kesehatan yang tidak berefek buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 8. Apakah telah ada studi klinis mengenai gamat / teripang ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ridzwan Hashim dalam bukunya ” Sea Cucumber, A Malaysian Heritage ” mengatakan bahwa telaah mengenai gamat sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 1980 dan kini Gamat memang diandalkan untuk menjadi makanan kesehatan abad 21. Pada tgl 1-3 Mei 2004 di Kuala Lumpur diadakan Workshop mengenai sea cucumber, disini jely gamat diulas sebagai sumber pengobatan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Workhsop ini dihadiri oleh 20 negara diantaranya yaitu USA, Canada, China, Australia dan Russia. Beberapa studi klinis juga telah dilaporkan bahwa gamat mampu untuk memperbaiki kondisi penderita asma, mengatasi luka dan menurunkan tekanan darah tinggi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu negara Australia telah menggunakan teripang untuk perawatan penderita arthirtis. Negara Jepang telah mematenkan penggunaan chondroitin sulfat dalam teripang untuk membantu terapi penderita HIV.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Apakah semua jenis teripang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurang lebih ada sekitar 1200 jenis teripang di dunia yang tersebar di berbagai negara.Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Univeristas Islam Malaysia, Prof. Ridzwan Hasim dalam bukunya ”Malaysian heritage ” mengatakan bahwa terdapat 15 species yang memiliki potential therapeutic dan Sticophus hermanii adalah teripang yang memiliki nilai theurapetic paling tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Dimana letak keistimewaan jely gamat Luxor jika dibandingkan dengan jely gamat lain yang mungkin terdapat di pasaran ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa kriteria yang sebaiknya diperhatikan untuk memilih jely gamat :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Species terbaik, Sticophus hermanii&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Konsentrasi gamat yang digunakan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Harga yg kompetitif&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Testimonial dan literatur yang mendukung&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Didukung oleh perusahaan besar yang berkomitmen terhadap       pembudidayaan dan penelitian Teripang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Berapa % ekstrak teripang dalam jely gamat ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat mengandung 34% ekstrak gamat Sticophus hermanii.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Apakah jely gamat halal untuk dikonsumsi ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat telah mendapat sertifikat halal malaysia, dicantumkan pada bagian samping kemasan jely gamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. Adakah efek samping dari mengonsumsi jely gamat ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum jely gamat tidak menimbulkan efek samping yang merugikan. Namun untuk anda yang sensitif terhadap makanan laut disarankan untuk mencoba jely gamat dalam dosis yang rendah dahulu yaitu satu sendok teh per hari, ditingkatkan perlahan menjadi 1 sendok makan perhari. Perhatikan respon yang terjadi, jika tidak terjadi keluhan seperti gatal / kemerahan pada kulit, konsumsi jely gamat dapat diteruskan dan dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan yang disarankan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Bagaimana cara penyimpanan Jely Gamat agar tidak mudah rusak / asam ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat yang berbentuk cairan sangat rentan terhadap panas atau cahaya matahari. Oleh karena itu disarankan untuk menyimpannya di dalam lemari es atau di tempat yang teduh/sejuk dan tidak terkena matahari secara langsung. Cara konsumsi yang benar juga akan memperpanjang masa simpan Jely Gamat. Disarankan untuk meminum jely gamat dengan menggunakan sendok (jangan diminum langsung dari botolnya). Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kontak antara mulut / daerah di sekitar mulut yang mungkin terdapat kuman, bakteri, jamur dengan jely gamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15. Apakah jely gamat juga dapat digunakan sebagai topical / obat oles apabila terluka?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat (oral) dapat digunakan sebagai pertolongan pertama untuk dioleskan pada bagian tubuh yang terluka apabila seseorang mengalami kecelakaan seperti terkena api atau minyak panas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami menyediakan gamat gel yang digunakan sebagai topical / dioleskan di bagian luar tubuh namun dapat juga digunakan untuk mengatasi sariawan atau luka pada daerah genital / kelamin &amp;amp; luka gangrene diabetes. Gamat gel akan mempercepat proses pengeringan luka, menghilangkan bau pada luka diabetes, dan membantu memulihkan luka selepas bersalin. Konsumsi jely gamat sekaligus menggunakan gamat gel akan membantu / mempercepat pemulihan luka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16. Bolehkah meminum jely gamat dengan mencampurnya dengan jus buah atau air ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat dapat diminum langsung atau dicampur dengan jus buah, air putih biasa (tidak panas). Rasa dan aroma jely gamat adalah netral dan tidak berbau menyengatBagaimana efek samping yang terjadi apabila konsumsi jely gamatlebih tinggi daripada dosis yang disarankan ? Bahan dasar jely gamat adalah ektrak teripang, tanpa penambahan bahan kimiawi yang membahayakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti yang telah diulas diatas teripang adalah makanan yang kerapkali dikonsumsi secara langsung baik oleh bangsa melayu maupun China sebagai makanan yang kaya gizi. Konsumsi jely gamat lebih dari yang disarankan secara umum tidak membahayakan dan tidak ada efek samping. Namun meskipun demikian konsumsi jely gamat yang sesuai dengan kebutuhan tetap kami sarankan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17. Apakah produk ini sudah terregistrasi di badan POM Indonesia ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jely gamat sudah mendapat nomer registrasi dari badan POM Indonesia yaitu sbb: POM TI 074.625.481&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18. Testimonial apa saja yang sudah ada berkaitan dengan produk jely gamat ?&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami memiliki beragam testimonial yang nyata dan bukan rekayasa,       mereka yang mengalami keluhan kesehatan dan mengalami kemajuan       yang nyata setelah mengonsumsi jely gamat. Keluhan yang dialami antara       lain demam berdarah, lupus, stroke, diabetes mellitus, luka ganggrene,       kista, mioma, jantung bocor, luka kecelakaan, vertigo dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk informasi selengkapnya mengenai testimonial dapat dilihat di buku testimony luxor, kliping Trubus ataupun dengan mengunjungi blog kami di &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/p/testimoni.html"&gt;www.kuncikesehatanalami.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;FAQ diatas merupakan kutipan dari "Buku Pintar Gamat &amp;amp; Spirulina" untuk mendapatkan buku tersebut, dapat menghubungi kami.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-5730485067803183972?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5730485067803183972?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5730485067803183972?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/gamat-frequently-asked-question.html" title="Gamat Frequently Asked Question" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SYg4l4VvWDI/AAAAAAAAAOM/XyXPy5JRh4k/s72-c/Jeli-gamat-350ml.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0ACSHk6eip7ImA9WhRUEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-9077097893686735084</id><published>2009-02-01T17:48:00.008+07:00</published><updated>2012-01-21T22:29:29.712+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:29:29.712+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dosis spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="riset spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara konsumsi spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kandungan nutrisi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif dengan spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati penyakit dengan spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="faedah Spirulina Pacifica" /><title>Singkap Tabir Faedah Bianglala</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mata kanan Prof I Nyoman Kabinawa mengintip lensa okuler pada mikroskop. Wajahnya berbinar ketika periset Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahunan Indonesia itu melihat cahaya hijau, biru, merah, dan kuning. Warna bak pelangi itu dipantulkan oleh spirulina yang diambil dari Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat warna-warni spirulina, Prof I Nyoman Kabinawa yakin, Pasti spirulina kaya pigmen. Pigmen itu zat warna alami yang mengindikasikan makhluk supermini itu kaya nutrisi.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah penelitian Kabinawa pada awal 1980. Hasil riset membuktikan, spirulina kaya protein. Tujuh puluh persen sel spirulina mengandung protein. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan sumber lain seperti daging hewan dan ikan mengandung 15-25% protein, ayam (24%), kedelai dan susu (35%), kacang-kacangan (25%), dan biji-bijian (14-18%).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Keishiro Wada dari Departemen Biologi, Osaka University, Jepang, spirulina kaya asam amino. Dengan metode analisis sekuen, ia menemukan 16 jenis asam amino antara lain lisin, histidin, arginin, alanin, threonin, serine, glutamat, dan prolin. Beragamnya kandungan gizi spirulina meningkatkan keingintahuan peneliti tentang khasiatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antivirus&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penelitian awal khasiat spirulina terhadap kesehatan dilakukan oleh Lumsden dan D. O. Hall dari University of London King's College, London pada 1974. Mereka membuktikan kandungan zat besi spirulina lebih tinggi dibanding bayam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spirulina juga mengandung enzim superoksida dismutase penghambat kerusakan sel akibat radikal bebas, terutama sel kulit, jaringan otak, dan indra. Superoksida dismutase terbukti melindungi tubuh dari berbagai kerusakan DNA dan gangguan metabolisme seperti peroksidasi lemak, protein denaturasi, dan degradasi sel progresif. Para periset itu yakin spirulina mampu menggempur berbagai penyakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penelitian efek antivirus dari ganggang pertama kali dilakukan oleh Gustafson KR dan Cardellina JH II dari National Cancer Institue pada 1989. Namun, ganggang yang digunakan berupa alga biruhijau Lyngbya lagerheimii dan Phormidium tenue. Komponen paling berpengaruh: sulfoglycolipids.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam risetnya, sel manusia yang diinduksi ganggang hijau pada konsentrasi tertentu ampuh menghadang serbuan infeksi virus HIV-1. Dari 600 jenis ganggang biru-hijau, efek antivirus hanya dimiliki 60 jenis, termasuk Spirulina platensis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu dibuktikan oleh Hayashi dari Fakultas Ilmu Farmasi, Toyama Medical &amp;amp; Pharmaceutical University, Jepang. Seperti dikutip Journal of Natural Production, Spirulina platensis menghambat replikasi herpes simplex virus (HSV-1) pada sel hela dengan konsentrasi 0,08-50 mg/m. Ekstrak itu tidak berefek mematikan virus, tetapi mengubah virus agar masuk ke dalam sel. Virus kemudian disintesis proteinnya hingga mengecil dan tak berdaya. Tak ada efek apa pun pada sel tubuh, bahkan mencegah pembesaran organ hati. Dosis spirulina yang aktif mematikan virus 0,173-26,3 mg/ml.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalsium spirulan&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Efek antivirus spirulina berasal dari polisakarida sulfi t bernama kalsium spirulan. Ia menghambat replikasi virus yang terbungkus lemak. Tak hanya herpes simplex tipe 1 (HSV-1) yang enyah, tapi juga human cytomegalovirus (HVMV), campak, mumps, dan influenza. Hayashi juga menemukan kalsium spirulan penghambat HIV-1.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika dibandingkan dengan dextran sulfat (DS)-zat sintesis anti-HIV-spirulina memiliki kekuatan 4-5 kali lebih besar. Sebab, kalsium spirulan bersifat antikoagulan lebih rendah dibanding DS, sehingga lebih mudah menghambat pergerakan virus. Kalsium spirulina juga memiliki waktu hidup pada aliran darah lebih lama dibandingkan DS. Oleh karena itu, spirulina digunakan dalam pengobatan AIDS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain antivirus, spirulina juga terbukti antikanker. Penelitiannya dimotori oleh Mathew B dan Sankaranarayanan seperti dikutip Journal Nutrion of Cancer pada 1995. Riset itu melibatkan 87 pengidap leukopia-prakanker-akibat mengunyah tembakau. Sebanyak 44 orang diberi asupan spirulina 1 gram per hari, sedangkan 43 orang lainnya kapsul zat kimia untuk kanker. Hasilnya, sebaran kanker orang yang mengkonsumsi spirulina terhambat 45%, sedangkan yang mengasup obat kimia kanker hanya 7%.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Betakaroten juga berpengaruh terhadap kanker, kata Kabinawa. Menurut Henrickson dalam bukunya Spirulina, Earth Food, kandungan betakaroten spirulina paling tinggi dibandingkan sumber makanan lainnya, 23.000 IU per 10 g. Itu berarti 2 kali lebih tinggi daripada semangkuk wortel dan kentang, 4-5 kali lebih tinggi daripada Chlorella, atau 20 kali lebih tinggi daripada semangka. Lembaga Kanker Amerika membuktikan sayuran tinggi betakaroten menurunkan risiko semua jenis kanker.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GLA&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada 1990, Iwata dan Munakata dalam Journal of Japan Society for Nutrition Food Science meneliti pengaruh spirulina terhadap pekerja berkadar kolesterol tinggi, hipertensi ringan, dan hiperlipidemia. Masing-masing pekerja diberikan 4,2 g serbuk spirulina per hari. Setelah 4 minggu terjadi penurunan 4,5% kadar kolesterol darah, dari 244 mg/dl menjadi 233 mg/dl dan LDL kolesterol turun 6,1%.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, periset Departemen Kesehatan dan Penyakit Dalam, Universitas Tokai, Jepang, menyimpulkan spirulina menurunkan kadar kolesterol darah tanpa efek samping, sehingga baik bagi pencegahan penyakit jantung dan arteriosklerosis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Kabinawa, itu merupakan hasil kinerja GLA (gamma linoleic acid), prekursor prostaglandin tubuh. Prostaglandin berfungsi mengontrol hormon untuk menjalani fungsi tubuh seperti pengaturan tekanan darah, sintesis kolesterol, infl amasi, dan pembelahan sel.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spirulina juga tak secara langsung membasmi penyakit-penyakit dalam tubuh. Penelitian Parada dan de Caire dari Universitas Buenos Aires, Argentina, menyebutkan asupan 5% spirulina meningkatkan populasi Lactobacillus dalam usus sebanyak tiga kali lipat dan menekan pertumbuhan cendawan Candida albicans.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti dikutip International Journal of Food Microbiology, Parada membuktikan adanya peningkatan imunitas tubuh disebabkan kenaikan jumlah bakteri laktat seperti Lactococcus lactis, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus casei, Lactobacillus acidophilus, dan Lactobacillus bulgaricus. Pada manusia Lactobacillus memiliki 3 fungsi: meningkatkan pencernaan dan penyerapan makanan, melindungi dari infeksi, dan melindungi sistem kekebalan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah bakteri asam laktat dalam tubuh yang sedikit menyebabkan penyerapan nutrisi makanan terganggu. Itu terjadi pada pasien Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Penyerapan nutrisi rendah lantaran infeksi usus oleh Candida albicans. Itu sebabnya, ahli medis di Amerika Serikat kerap memberikan spirulina agar jumlah bakteri Lactobacilus naik dan Candida albicans hilang. Pada akhirnya, gizi makanan lebih mudah diserap tubuh dan kesembuhan pun diperoleh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga hari ini penelitian tentang spirulina terus berjalan. Tujuannya mengungkap khasiat lain meski faedah ganggang hijau-biru itu amat banyak. Persis seperti warnawarni yang dipantulkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-9077097893686735084?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="related" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com" title="Singkap Tabir Faedah Bianglala" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/9077097893686735084?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/9077097893686735084?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/02/singkap-tabir-faedah-bianglala.html" title="Singkap Tabir Faedah Bianglala" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck8MRHo-cCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-2881450961728467183</id><published>2009-01-10T21:26:00.006+07:00</published><updated>2012-01-21T22:48:05.458+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:48:05.458+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati sinusitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat penyembuh radang tenggorokan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alami sinusitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sinusitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif sinusitis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat bersin bersin" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan sinusitis" /><title>Pergi Sinusitis Tak Kembali</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Emah Suhaemah meninggalkan ruang pertemuan karena bersin terus-menerus. Ia bersama suami menghadiri rapat camat se-Provinsi Jawa Barat. Lokasi pertemuan di Lembang, Kabupaten Bandung, yang dingin, bersuhu 23oC. Selama 3 hari kunjungan ke Kota Kembang ia amat tersiksa. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehari-hari Emah Suhaemah tinggal di Desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di desa itu suhu pada siang hari rata-rata 32oC. Ia mengira menderita flu sehingga membeli &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;obat flu dan pilek yang dijual bebas di kedai. Sepekan kemudian, flu dan bersin-bersin mereda. Namun, cuma sesaat karena bersin-bersin kambuh lagi.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kondisi itu mendorong perempuan 66 tahun itu bergegas memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis alergi sehingga meresepkan obat antibiotik. Emah minum antibiotik itu 3 kali sehari. Namun, begitu obat dari dokter habis, penyakit kembali menyergap. Malahan penderitaan Emah makin parah. Menghirup udara dingin atau sekadar ke kamar mandi pada pagi hari sudah cukup mengundang bersin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cekungan&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salesma berkepanjangan seperti dialami oleh Emah Suhaemah memicu peradangan atau sinusitis. Perubahan suhu dan kelembapan yang mencolok memang dapat mengakibatkan peradangan hidung. Infeksi itu kemudian merambat ke dalam sinus dan sering ditandai dengan gejala bersin-bersin tanpa henti. Menurut dr Dody Widodo SpTHT sinusitis (sinus=rongga, itis=peradangan) merupakan infeksi dalam rongga tulang tengkorak di sekitar hidung.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peradangan itu akibat bakteri patogen atau alergi berkepanjangan. Akibatnya sel-sel selaput lendir melebar dan menghambat sekresi sehingga ingus terkumpul di sinus. Orang yang mengalami salesma berkepanjangan menyebabkan cairan ingus masuk ke rongga di kanan dan kiri hidung. Sebab, posisi dasar rongga lebih rendah daripada saluran yang menghubungkannya degan hidung. Dampaknya ingus yang terjebak tak dapat keluar dan menjadi sarang bagi berkumpulnya bakteri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibatnya mudah ditebak, memperparah peradangan. Jika dibiarkan, lendir bercampur dengan nanah. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia itu, penderita sinusitis merasakan nyeri di dahi akibat infeksi di bagian sinus frontalis. Sementara gejala sinus maksilaris berupa nyeri di bagian gigi rahang atas. Nyeri di antara kedua mata merupakan pertanda infeksi sinus etmoid. Jika tak segera diobati, infeksi di daerah itu akan menyebar ke bagian mata dan memicu kebutaan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Dody penderita alergi seperti Emah lebih mudah terserang sinusitis. Musababnya, kondisi selaput lendir pen-derita alergi sangat sensitif. Alergen atau pemicu alergi yang terhirup seperti debu, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, dan asap rokok memicu pembengkakan selaput lendir. Udara dingin pun bisa memicu timbulnya sinus. Lendir yang berkumpul dan tertahan itu kemudian menjadi sarang yang nyaman bagi patogen seperti virus, bakteri, dan cendawan. Bersin merupakan salah satu gejala sinus akibat alergen.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Antibakteri&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bertahun-tahun, Emah tak kunjung sembuh dari alergi. Malahan alergi itu berubah menjadi sinusitis. Ketika obat yang diresepkan dokter belum mampu mengatasi penderitaan itu, Emah mencoba ramuan tradisioanl. Ia merebus campuran rimpang jahe, rimpang kunyit, daun kumis kucing, meniran, dan batang serai dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Ia menyaring rebusan dan meminum selagi hangat. Ramuan herbal itu membuat tubuh Emah hangat dan lebih segar. Sayangnya, sinusitis belum juga menyingkir meski ia telah mengkonsumsi rutin selama 4 bulan. Oleh karena itu ia meninggalkan ramuan itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu praktis Emah Suhaemah tak mengkonsumsi obat apa pun. Pantas bila kondisi fisik ibu 8 anak itu melorot. Ia merasa letih dan lesu akibat kurang tidur karena acap bersin pada malam hari. Celakanya, pada siang hari cucuran ingus tak kunjung hilang. Itulah sebabnya handuk kecil selalu tersampir di leher. Melihat kondisi Emah, Adi Kurniadi-rekan Emah-merasa iba. Ia menyarankan agar Emah mengkonsumi ekstrak teripang. Pada Februari 2006 ia mulai minum ekstrak teripang berdosis 1 sendok makan 3 kali sehari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari kemudian perempuan kelahiran 21 April 1942 itu merasakan plong dan kesegaran menjalar ke sekujur tubuh. Sepekan berselang, bersin-bersin berkurang. Enam bulan kemudian pada Januari 2007 ia memeriksakan diri ke dokter setelah pilek, alergi, dan bersin-bersin hilang. Dokter mengatakan kondisi tubuh Emah kian membaik sehingga sinusitis tak menyerang lagi. Hingga kini, Emah tak lagi menderita karena sinusitis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ekstrak teripang ampuh mengatasi sinu-sitis karena bersifat antibakteri. Penelitian Prof Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan ekstrak teripang menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis. Makhluk liliput itu terhambat pertumbuhannya berkat kandungan phosphate buffered saline (PBS). Selan itu ekstrak teripang mengandung 9 jenis karbohidrat, 59 jenis lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Artinya, kandungan gizi teripang amat lengkap dan bersatu-padu membangun kekebalan tubuh serta memberantas bakteri. (Faiz Yajri)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-2881450961728467183?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/2881450961728467183?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/2881450961728467183?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/pergi-sinusitis-tak-kembali.html" title="Pergi Sinusitis Tak Kembali" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkcDQnY9cSp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-7399920800008926075</id><published>2009-01-10T21:22:00.009+07:00</published><updated>2012-01-21T22:34:33.869+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:34:33.869+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kista" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat sembuhkan kanker" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ektrak teripang untuk kanker" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="benjolan di payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati tumor payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alami kista payudara" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tumor" /><title>Penjemput Maut Bagi Kista</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Noktah kecil itu cepat berkembang. Hanya dalam 3 bulan, titik merah berubah menjadi benjolan seukuran telur puyuh. Mengetahui benjolan di payudara kanan, keruan saja Yati Tuti Sumiyati gelisah. Dokter yang memeriksa perempuan 50 tahun itu mendiagnosis kista payudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengatasi kista payudara itu, ahli medis menyarankan operasi. Namun, Yati Tuti Sumiyati menolak saran dokter. Sebab, rekannya yang mengidap kista payudara dan 4 kali menjalani operasi, ternyata tak kunjung sembuh. Yati berharap keajaiban, kistanya mengempis. Faktanya tanpa operasi kista itu &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;membesar. Setahun berselang hasil ultrasonografi menunjukkan diameter kista mencapai 1,5 cm; sebelumnya 0,5 cm.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia memang memeriksakan ulang kista itu di sebuah rumahsakit di Bandung, Jawa Barat. Usai pemeriksaan dokter kembali menyarankan Yati untuk menjalani operasi. Kista merupakan kantong atau rongga tertutup berlapis epitel dan berisi cairan encer, kental, atau setengah padat. Kelainan itu terdapat di berbagai bagian tubuh. Itulah sebabnya penyebutan kista mengacu pada lokasi organ tubuh. 'Bila kista ada di ovarium disebut kista ovarium, jika di ketiak disebut kista aksial, jika di payudara disebut kista mamae,' kata dr Sidi Aritjahja, dokter sekaligus herbalis di Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kista pecah&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab kista beragam seperti bawaan sejak lahir, perkembangan embriologik yang tidak normal, dan tersumbatnya saluran keluar sebuah kelenjar. 'Sumbatan kolesterol pada saluran tertentu menyebabkan sel-sel tumor tumbuh di tempat itu,' kata dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu. Menurut Sidi Aritjahja kista payudara biasanya berasal dari penyumbatan pada ductus atau saluran yang berada di kelenjar susu. Mutasi sel juga memicu kista. Kista lain dapat berbentuk tumor yang cukup besar, dan terdiri atas sel yang berbentuk lendir atau mukus. Lendir tersebut agak berbeda dengan cairan kista di rahim yang lebih cair atau disebut serous.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanan pantangan: makanan yang dibakar, diberi alas logam, langsung dibakar tanpa diberi minyak karena kesemua makanan itu mengandung zat karsinogen alias pemicu kanker. Gejala kista tidak tampak pada fisik seseorang, umumnya nyeri saat haid atau sering keputihan. Sidi menyarankan penderita kista untuk menghindari konsumsi makanan yang diragikan karena bisa merangsang neufas polarisasi atau merangsang pembuluh darah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tengah kegalauan itu, suami Yati Tuti Sumiyati, Dikdik Tasdik, menyarankan untuk mengkonsumsi ekstrak teripang dan spirulina. Dikdik mempunyai teman yang mengidap kanker tulang dan sembuh setelah rutin mengkonsumsi ekstrak teripang dan spirulina. Pada Desember 2007, mulailah Yati menelan ekstrak-ekstrak itu. Dosis 1 sendok makan ekstrak teripang dan 10 tablet spirulina dengan frekuensi 3 kali sehari. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebulan berselang, pegal-pegal di pinggangnya mulai berkurang. Biasanya pegal itu ia rasakan pada pagi, siang, dan menjelang tidur. Setelah rutin mengkonsumsi ekstrak teripang-spirulina, pegal-pegal itu hampir tidak terasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiga bulan berselang, benjolan di payudara itu merah dan membesar seperti bisul matang. 'Saya syok dan stres karena saya pikir penyakit itu menyebar,' kata perempuan kelahiran Mei 1958 itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu ia sulit bernapas, seperti ada benda berat menekan di atas dadanya. Tidur pun tak nyenyak. Meski demikian ia tetap melanjutkan konsumsi ekstrak teripang-spirulina. Sepekan kemudian darah mengalir deras dari benjolan itu. Kista pecah. 'Darahnya sangat banyak,' katanya. Dalam sehari, ia menghabiskan 2 boks kasa untuk mengelap darah yang menderas. Kejadian itu terus berulang hingga sebulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Filinopsida&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain menyantap ekstrak teripang dan spirulina, Yati juga mengoleskan ekstrak teripang di bekas luka setiap kali usai pendarahan. Dalam 30 hari-sejak pendarahan pertama-luka pun mengering. Menurut Yun Guang Tong, periset Institut Materia Medika Shanghai, ekstrak teripang memang bersifat antikanker. Ekstrak itu mengandung saponin yang sohor sebagai filinopsida A. Filinopsida A itu ampuh mencegah pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker atau tumor. Jika pembuluh darah baru terhambat, perkembangan sel kanker pun terhambat. Tong menguji praklinis dengan menyuntikkan 2-10 mikroliter filinopsida A pada aorta tikus. Dampaknya pasokan nutrisi bagi sel kanker terhambat dan akhirnya sel mematikan pun mati.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Spirulina juga berkhasiat serupa. J.E. Pinero Estrada dari Fakultas Farmasi, Universitas Madrid, Spanyol, mengatakan bahwa spirulina kaya antioksidan. Itu berkat kandungan 3 pigmen kaya protein yaitu fikosianin, klorofil, dan zeasantin. Fikosianin merupakan penunjang kesehatan hati dan ginjal. Zeasantin merupakan antioksidan pelindung mata, terutama saat tua. Sedangkan klorofil sebagai antioksidan bersifat antikanker dan antiracun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendarahan akibat pecahnya kista cepat pulih berkat kandungan asam lemak dalam ekstrak teripang yang berperan terhadap pemulihan luka. Kepada Trubus Prof Zaiton Hassan, peneliti Departemen Ilmu Pangan Universitas Putra Malaysia, mengatakan teripang mengandung asam miristat, palmitat, almitoleat, stearat, dan oleat. Senyawa aktif lainnya adalah linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, beherat, erusat, dan docosahexaenat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahecaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Faedahnya mempercepat perbaikan sel yang rusak. Hal itu ditambah dengan kandungan kolagen dalam ekstrak teripang mempercepat penyembuhan luka seperti yang dialami Yati Tuti Sumiyati itu. Perpaduan ekstrak teripang dan spirulina tak ubahnya maut bagi kista. (Niken Anggrek Wulan/Peliput: Tri Susanti) &lt;i&gt;sumber trubusid Senin, Desember 01, 2008&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Informasi pemesanan dan pembelian Jeli gamat dan Spirulina silahkan&lt;/span&gt; &lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/p/cara-beli.html"&gt;&lt;span style="color: #e06666; font-size: large;"&gt;klik disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #b45f06;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Silahkan klik link dibawah ini untuk melihat testimoni lainya:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2010/04/pemutus-empat-operasi.html"&gt;Pemutus Empat Operasi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/hipertiroid-tak-bikin-gondok.html"&gt;Kelenjar tiroid/ Hipertiroid / gondok&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/10/selamat-berpisah-dengan-mioma.html"&gt;Mioma / Myom&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/09/hewan-samudera-penakluk-kanker-payudara.html"&gt;Kanker Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penolak-cuci-darah.html"&gt;Gangguan Ginjal/ Cuci Darah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/07/penjinak-hepatitis-c.html"&gt;Penjinak Hepatitis-C&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/06/pencuri-tulang-kala-usia-senja.html"&gt;Osteoporosis/ Tulang Rapuh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/05/ketika-kista-tumbuh-di-lidah.html"&gt;Kista tumbuh di lidah/ Kista Mukokel&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/04/teripang-kendalikan-tumor-rahang.html"&gt;Tumor rahang/ Ameloblastoma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/pergi-sinusitis-tak-kembali.html"&gt;Sinusitis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/penjemput-maut-bagi-kista.html"&gt;Kista Payudara&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/lepas-dari-jeratan-si-manis.html"&gt;Diabetes/ Kencing Manis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/mentimun-laut-penyembuh-radang-usus.html"&gt;Radang Usus&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/gel-gamat-pelenyap-jerawat.html"&gt;Gangguan Jerawat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/wasir-tuntas-berkat-gamat.html"&gt;Wasir / Ambean&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/kisah-jeli-gamat-menumpas-kista.html"&gt;Kista Ovarium/ Kista Rahim&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/sembuh-dari-derita-radang-sendi.html"&gt;Radang Sendi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/virus-hepatitis-itu-telah-hilang.html"&gt;Hepatitis-B&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-akhiri-derita-stroke-dan-asma.html"&gt;Stroke dan Asma&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/gamat-tuntaskan-jantung-koroner.html"&gt;Jantung Koroner&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2008/12/bagi-dewi-anggraeni-betapa.html"&gt;Gamat Untuk Berbagai Penyakit&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-7399920800008926075?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7399920800008926075?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/7399920800008926075?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/penjemput-maut-bagi-kista.html" title="Penjemput Maut Bagi Kista" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEHR3wyfCp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-424214158948090317</id><published>2009-01-10T21:18:00.011+07:00</published><updated>2012-01-21T23:17:16.294+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:17:16.294+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan alternatif Diabetes" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kencing manis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara konsumsi obat diabet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Infark" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat manjur kencing manis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat serangan jantung" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat kadar gula" /><title>Lepas dari Jeratan si Manis</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tiket pesawat ke Jakarta sudah di tangan drg Suyatno Sutopo. Menjelang berangkat, tiba-tiba napasnya terengah-engah. Dokter gigi itu bersandar lemah di tepi tempat tidur. 'Ini serangan jantung, harus segera dibawa ke rumahsakit,' tutur Sutandyo, kakak ipar Suyatno, yang juga dokter.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dini hari itu Sutandyo bergegas membawa drg Suyatno ke Semarang. Sepanjang perjalanan Suyatno sulit bernapas. Dokter yang memeriksanya mendiagnosis Suyatno menderita infark. Infark adalah matinya otot jantung akibat tersumbatnya pembuluh darah koroner yang memasok darah ke otot jantung. Selain memvonis infark, dokter juga menemukan kadar gula darah yang tinggi: 400 mg/dl, kadar normal, 90-120 mg/dl.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit yang disebut pertama, akhirnya sembuh setelah Suyatno dirawat selama 10 hari. Sayang, kadar gula yang menjulang itu tak kunjung turun. Ia positif mengidap diabetes mellitus. Itulah sebabnya ia mengkonsumsi obat penurun kadar gula darah seperti glibenklamide, amaryl, dan lactibet. Namun, kadar gula darahnya tak kunjung normal. Malahan kondisi kesehatan tubuh Topo-panggilan akrab Suyatno-kerap anjlok.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keracunan keton&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suyatno kerap letih dan mudah haus. Padahal, aktivitas sebagai dokter praktek dan dosen di sebuah universitas swasta sangat padat. Alhasil Topo pun kerap absen mengajar dan berpraktek. Meski disiplin mengkonsumsi obat, tetapi kadar gula darahnya tetap tinggi. Oleh karena itu alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti itu memutuskan berhenti bekerja sebagai dosen. Dengan istirahat cukup ia berharap cepat sembuh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Harapan itu sulit terwujud. Ia justru berkali-kali menginap di rumahsakit akibat kadar gula yang melambung. Pada Februari 2006, misalnya, ia muntah-muntah akibat kekurangan kalium sehingga kadar gula darahnya melonjak. Itu akibat produksi insulin diabetesi-penderita diabetes mellitus-amat rendah. Kalium bermanfaat meningkatkan kepekaan insulin, sehingga proses pengurasan gula dalam darah berlangsung efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibat minimnya insulin, gula darah tidak digunakan untuk menghasilkan energi. Sebagai gantinya terpaksa tubuh memanfaatkan lemak untuk menghasilkan panas dan tenaga. Tanpa gula, pembakaran lemak tidak berjalan sempurna. Bau keton-senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam-pun menguar dari mulut Suyatno. Itu tanda keracunan keton alias ketosis. Dampak keracunan keton, Suyatno muntah-muntah dan tegang. Jika bertambah buruk, dibarengi kekurangan kalium, menyebabkan koma, bahkan kematian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minimnya insulin dari kebutuhan tubuh, menurut Prof Dr Sumali Wiryowidagdo Apt guru besar Farmasi, Universitas Indonesia, penyebab utama munculnya diabetes. Kadar normal insulin dalam darah 3-20. Hormon itu berperan mengatur kadar gula darah. Jika kadar gula darah melebihi normal, ginjal ikut mengeluarkan gula bersamaan dengan urine.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gula menarik cairan sehingga volume air kemih berlebihan. Akibatnya, penderita kerap berurine. Karena kehilangan banyak cairan, penderita pun gampang haus. Di lain pihak, glukosa yang terbuang percuma bersama urine menyebabkan tubuh kehilangan energi. Penderita penyakit yang ditemukan oleh seorang berkebangsaan Yunani Areteus (81-138 SM) itu, menjadi gampang lelah dan lapar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolagen&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuh tahun sudah penyakit kencing manis itu tak kunjung sembuh, meski ditangani serius. Pada Mei 2008, Suyatno mendapat informasi khasiat teripang. Sejak itulah pria kelahiran 14 Oktober 1936 itu rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Ekstrak teripang ia konsumsi sejam setelah obat dokter. Namun, 2 bulan berselang gula darah puasanya justru anjok: 80 mg/dl; kadar normal, 126 mg/dl.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suyatno kemudian 'bereksperimen' hanya mengkonsumsi ekstrak teripang, obat dokter dikesampingkan. Dosisnya tetap 2 sdm 3 kali sehari. Dua bulan kemudian ayah empat anak itu memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya, kadar gula darahnya normal: sebelum makan 113-115 mg/dl dan setelah makan 125-137 mg/dl. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teripang ampuh menurunkan kadar gula darah karena mengandung minimal 11 asam amino.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Kesebelas asam amino itu adalah miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan dokosaheksaenat. Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam dokosaheksaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang dalam memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teripang juga kaya protein, mencapai 82%. Menurut Dr Muhammad Ahkam Subroto, MSc AppSc APU, periset Puslit Bioteknologi LIPI, teripang baik dikonsumsi penderita diabetes. Dari jumlah protein itu 80% berupa kolagen. Protein tinggi itu berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin meningkat. (Faiz Yajri)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-424214158948090317?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/424214158948090317?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/424214158948090317?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/lepas-dari-jeratan-si-manis.html" title="Lepas dari Jeratan si Manis" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUIDRH46cSp7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-5527675896372166329</id><published>2009-01-04T22:35:00.014+07:00</published><updated>2012-01-21T23:32:55.019+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T23:32:55.019+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit bisa sembuh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="herbal laut" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Spirulina Pacifica" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="khasiat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agen resmi spirulina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="manfaat spirulina" /><title>Spirulina dan Uji Klinis</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tubuhnya kerap lelah mengantuk. Dokter Adi Sucipto, Mph di Solo, semakin tak mengerti perubahan di tubuhnya saat keringat terus mengucur dan pandangan semakin kabur. Saat itu Adi hanya menyangka kelelahan mengurus pasien sebagai penyebab. Penyakit baru terungkap saat berada di rumah sakit menemani istri melahirkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gula darahnya terukur melebihi ambang batas, 300 mg/dl. Dokter memberikan obat diamikron untuk&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;diasup 3 kali 1 tablet setiap hari. Sepuluh tahun kemudian kadar gula darah melonjak hingga 500 mg/dl.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantaran dokter berusia 60 tahun takut jarum suntik ia menolak pemberian insulin. Alumnus fakultas kedokteran Universitas Diponegoro itu hanya meminta obatnya diganti. “Entah berapa jumlah obat yang saya minum setiap hari“, katanya. Efek mengkonsi obat kimia pun terasa 10 tahun kemudian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil laboratorium menunjukan nilai protein urin Adi positip 4, padahalseharusnya negatip. Itu berarti ginjalnya sudah tidak mampu menyaring protein darah. Selaain itu tekanan darah melonjak hingga 180-190 mmHg, nilai kadar gula 400 mg/dl dan kadar insulin darah kurang dari 3 di bawah kadar normal 3-20.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantaran obat kimia tidak mampu menyembuhkan, Adi mencoba beralih ke makanan kesehatan. Awalnya, ia tidak mempercayai spirulina mampu menuntaskan penyakitnya. “Spirulina kan protein nabati kemungkinan besar malah merusak ginjal” ujar Adi. Kebingungannya terjawab saat mendapati literatur dari dunia maya. Protein nabati spirulina berisi asam amino yang tidak membebani fungsi ginjal, malah memperbaikinya. Selain itu juga meningkatkan fungsi pankreas untuk menghasilkan insulin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYb0r92-I/AAAAAAAAANU/c2pdMp4MzLE/s1600-h/027_sp_dr_oetjoeng.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287463935044082658" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYb0r92-I/AAAAAAAAANU/c2pdMp4MzLE/s200/027_sp_dr_oetjoeng.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 100px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 90px;" /&gt;&lt;/a&gt;dr.Oetkoeng H &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYQA4iDgI/AAAAAAAAANM/Egbxm9Mxzik/s1600-h/027_sp_dr_zen_djadja.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287463732159581698" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYQA4iDgI/AAAAAAAAANM/Egbxm9Mxzik/s200/027_sp_dr_zen_djadja.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 100px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 90px;" /&gt;&lt;/a&gt;Kdr.Zen Djadja &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYpqBzXgI/AAAAAAAAANc/Yf9YtSQLgrw/s1600-h/027_sp_dr_dadang_arief.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287464172701048322" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYpqBzXgI/AAAAAAAAANc/Yf9YtSQLgrw/s200/027_sp_dr_dadang_arief.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 100px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 90px;" /&gt;&lt;/a&gt;dr.Dadang Arief&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru satu kali mengkonsumsi 5 tablet spirulina, dokter Adi merasa bugar. Ia meneruskan asupan dengan dosis 2 kali 5 tablet sehari. Selama setengah tahun mengkonsumsi spirulina tidak ada keluhan yang dirasakan. Karena penasaran ia mengecek darah ke laboratorium. Hasilnya kadar gula dalam darah hanya 127 mg/dl dan kadar insulin darah 12, serta nilai protein urin negatif. Itu berarti dr Adi sudah terbebas dari diabetes tanpa harus disuntik insulin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukti empiris menunjukkan spirulina tidak hanya ampuk menggempur diabetes tetapi juga penyakit mematikan lainnya. Sekedar menyebut contoh, jantung koroner, kanler payudara, stroke dan tiroid telah dibuktikan kesembuhan banyak pasien.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Super mini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ditengah maraknya penggunaan bahan alam, spirulina salah satu pilihan untuk pengobatan penyakit maut. Sebetulnya spirulina bukan barang baru di dunia pengobatan. Sejak 400 tahun lampau herbal itu merupakan makanan tradisional suku Aztec dan Maya di semenanjung yukatan maksiko.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wajar jika keamanan mengkonsumsi spirulina terjamin. Pun bagi anak-anak dan perempuan hamil. “Spirulina merupakan makanan yang mempunyai sejarah panjang dari segi keamanannya. Namun, mutunya tergantung tempat tumbuh. Spirulina tercemar tentu berbahaya”, ujar Prof. Dr. Ali Khomsan, ahli gizi Institut Pertanian Bogor. Dosis anjuran 1 hingga 5 gram per hari. Efek samping bila berlebih? ”Karena berfungsi sebagai makanan, tak ada efek samping yang membahayakan, walau diberikan dalam dosis tinggi” katanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini popularitas tumbuhan bersel satu itu melambung. Banyak dokter di Indonesia menyarankan – jika tidak boleh disebut meresepkan – tanaman obat itu. Spirulina merupakan ganggang biru berukuran amat mini, 1 mm. Sebutan spirulina mengacu bentuknya yang spiral.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Prof. I Nyoman Kabinawa, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi tedapat banyak spesies yang hidup di air laut, payau dan tawar. Spirulina yang hidup di laut mampu tumbuh pada kedalaman 600 m. Dibandingkan sinar matahari yang diterima tumbuhan darat, intensitas sinar matahari yang menembus air dan diterima spirulina jauh lebih sedikit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kalau makhluk bisa hidup dengan sumber energi amat minim, maka ia mempunyai kemampuan hidup yang kuat. Ia mempunyai cadangan energi yang tinggi. Oleh karena itu spirulina banyak dimanfaatkan untuk mengembalikan kesehatan”, ujar Wahyu Suprapto, Herbalis di Batu, Malang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terlengkap&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spirulina itulah yang kini banyak diharapkan mencegah dan menyembuhkan beragam penyakit maut. bagaimana duduk perkara tumbuhan itu mapu menjadi panasea – obat mujarab beragam penyakit? Ketika diwawancarai Trubus, Bob Capelli, vice president cyanotech – produsen terbesar spirulina di dunia – mengungkapkan, “Spirulina pangan terbaik di antara pangan lain karena mengandung nutrisi paling lengkap”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Capelli yang memproduksi 30 ton spirulina per bulan di Kailua Hawai, tak berlebihan. Sekedar menyebut beberapa nutrisi spirulina adalah betakaroten, zeasantin, pikosianin. kandungan ketiga senyawa aktif itu masing-masing 23.000 IU, 8 mg dan 1.500 mg. Senyawa itulah yang berperan sebagai anti oksidan sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. “Spirulina mempunyai kekayaan anti oksidan yang luar biasa untuk menetralisir radikal bebas”, ujar ahli herba alumnus Rutger University itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDZZjCMGFI/AAAAAAAAANk/PbfKkGt4VME/s1600-h/027_sp_bcapely.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287464995457341522" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDZZjCMGFI/AAAAAAAAANk/PbfKkGt4VME/s200/027_sp_bcapely.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 181px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bob Capelli Cyanotech Vice President Cyanotech menuai 30 ton Spirulina/bulan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dokter Komari MSc. periset pusat penelitian dan pengembangan gizi dan makanan, anti oksidan memperkuat sistem imun. Sel imun terdiri atas sel berukuran besar dan kecil. Peran anti oksidan menjembatani kedua sel itu, sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi kuat. Itu persis hasil riset Hayasi dari fakultas farmasi, Toyama Medical dan Pharmaceutical University, Jepang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia membuktikan tingkat kekebalan tubuh mencit yang diberi Spirulina platensis lebih tinggi. Musababnya produksi antibodi satwa pengerat itu meningkat, selain itu jumlah sel fagosit melambung.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membangun sel&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Dr. Mangestuti Agil farmakolog universitas Airlangga, orang sakit karena kekurangan bahan yang dibutuhkan untuk metabolisme sel. “Kerja sel enggak benar sehingga terjadi ketidakseimbangan”, ujarnya. Oleh karena itu setiap sel harus mendapat nutrisi yang lengkap agar dapat bekerja dengan baik, ujar dr. Oetjoeng Handajanto ahli terapi kolon, salah satu sumber terbaik bagi sel ialah spirulina. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan gizi spirulina lengkap dan mudah diserap tubuh sehingga melancarkan pencernaan. Dengan kandungan gizi lengkap tubuh memperbaiki sel yang rusak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal senada diungkapkan dr. Zen Djadja MD, di Malang, Jawa Timur. Menurut alumnus fakultas Universitas Kedokteran Katolik Atmajaya itu, spirulina memulihkan penyakit degeneratif alias menurunnya fungsi sel. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Protein yang lengkap dengan asam amino esensial berfungsi membangun sel tubuh. Pada kasus stroke spirulina membantu mengarahkan sel otak sehingga mencegah stroke ulangan sekaligus mendorong regenerasi sel", katanya. Namun, menurut Dr. Komari tingginyakandungan prtein pada spirulina mencapai 70% tidak serta merta meregenerasi sel. "Tergantung bagaimana tubuh mencerna zat itu. Oleh tubuh protein bisa dicerna menjadi asam amino, hormon atau hanya menjadi energi. Protein adalah salah satu sumber energi", ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komari doktor gizi mengatakan kelebihan lain spirulina adalah kandungan vitamin A dan D sangat baik bagi kesehatan tulang dan mata. Kadar vitamin K mencapai 2,5 kali lipat dari kebutuhan dan zat besi yang memenuhi 80% kebutuhan tubuh melancarkan peredaran darah. Kandungan kromium pada spirulina mencapai 21% dari kebutuhan tubuh juga baik bagi penderita diabetes untuk merangsang kinerja pankreas untuk memproduksi insulin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDajzyPb3I/AAAAAAAAANs/4pHUPa2FDCA/s1600-h/027_sp_tablet.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287466271264173938" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDajzyPb3I/AAAAAAAAANs/4pHUPa2FDCA/s200/027_sp_tablet.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 148px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Butiran tablet Luxor Spirulina Pacifica&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih ada faedah lain spirulina, "klorofil yang tinggi berguna sebagai detoksifikasi atau mengeluarkan racun termasuk radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas memicu beragam penyakit seperti kanker", ujar dr. Maria Theresia Karnadi di Cilandak Jakarta Selatan. Spirulina juga kaya enzim superoksida dismutasi (SOD) mencapai 332-647. Peran SOD juga mengikat radikal bebas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Radikal bebas merupakan atom yang tidak memilki pasangan sehingga relatif merusak jaringan. Disebut radikal bebas karena mempunyai kebebasan untuk melakukan pengikatan-pengikatan dengan senyawa-senyawa sekitar. "Stress dan pancaran sinar matahari menimbulkan radikal bebas"' ujar dr Oetjoeng Handajanto lulusan fakultas kedokteran Universität Bochum jerman. Nah, SOD mampu mengikat radikal bebas sehingga menjadi sesuatu yang tidak mampu lagi mengikat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkat kata thallophyta-tumbuhan tanpa akar, batang dan daun sejati itu mampu mendongkrak kekebalan tubuh. "Jika daya tahan tubuh meningkat, mengurangi serangan penyakit. Bila daya tahan tubuh rendah, sel darah putih tak mampu melawan penyebab penyakit", ujar dr Oetjoeng Handajanto.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Banyak cara&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain bersifat preventif, spirulina pun dapat digunakan sebagai terapi kuratif untuk mengatasi beragam penyakit. Menurut Yana Maolana Syah MS PhD, peneliti bahanalam institut teknologi Bandung, spirulina mempunyai komponen yang khas bernama oligosakarida. “Ternyata oligosakarida menjadi antivirus, antitumor dan mencegah penyebaran kanker,” ujar dokter Kimia alumnus University of Westren Australia itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDa-hmn_bI/AAAAAAAAAN0/LYagzVVw4wE/s1600-h/027_sp_bottle_veg.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287466730240081330" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDa-hmn_bI/AAAAAAAAAN0/LYagzVVw4wE/s200/027_sp_bottle_veg.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 162px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Spirulina memiliki protein nabati esensial&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana spirulina mengatasi sel kanker ? itu lantaran spirulina mampu menghasilkan faktor alfa seperti disampaikan Ali Khomsan. Alfa zat kimia yang tocker menggempur sel tumor. Mekanisme lain, lantaran tumbuhan itu mengandung polisakrida yang mampu memperbaiki sintesis kode gen deoxynuleutide acid (DNA). Spirulina juga meningkatkan aktivitas enzim inti sel sehingga membuat DNA dalam kondisi baik dan sehat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter Oetjoeng menuturkan pada kasus kanker, spirulina berperan mengontrol pH darah. Hingga mafhum, tingkat kesamaan darah penderita kanker sangat rendah 5,7-6,5. Padahal, idealnya pH darah 7.3. “Bila pH darah turun terus darah kehabisan oksigen dan berakibat kematian,” ujar dokter berusia 55 tahun itu. Spirulina dapat meningkatkan pH darah karena bersifat basa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDbmCYydtI/AAAAAAAAAN8/8KWlqJknqLE/s1600-h/027_sp_vegeta.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287467409055315666" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDbmCYydtI/AAAAAAAAAN8/8KWlqJknqLE/s200/027_sp_vegeta.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 145px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 150px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nutrisi Spirulina lebih lengkap dari pada sayuran biasa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sel kanker memang dipicu oleh makanan yang bersifat asam seperti daging, telur dan soda. Konsumsi berlebihan makanan bersifat asam menyebabkan oksigenasi darah menurun. Akibatnya, tubuh lemas, lesu dan capai. Tubuh Cuma memerlukan makan asam 20%; basa, 80%.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keistimewaan spirulina tak Cuma itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam khazanah pengobatan cina, hai zao alias spirulina segar bersifat dingin dan asin. Bahan bersifat asin berfungsib melunakan atau menghancurkan. “Oleh karena itu bagus diberikan untuk penyakit yang mengalami pembengkakkan atau benjolan ditubuh, termasuk tumor dan kanker. Bengkak itu biasanya panas sehingga diobati dengan bahan yang bersifat dingin,” ujar William Aditeja, dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Wahyu Suprapto, herbalis sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dalam pengobatan cina ada 2 gejala penyakit ; Yin dan Yang . Jika seseorang dalam kondisi Yang , diberi obat bersifat Yang dan kondisi Yin diberi obat Yin , justru makin sakit. “Spirulina itu mempunyai karakteristik Yin , jadi cocok untuk orang dengtan gejala Yang ,” ujarnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit dengan gejala Yang -cenderung ingin sesuatu yang dingin- contohnya diabetes . Namun, ada pula kencing manis bertipe Yin ditandai dengan kerap berurine.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makanan&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spirulina kini banyakdikonsumsi tablet. Itu hasil olahan beberapa spesiesis spirulina yang diteliti khasiatnya oleh berbagai perusahaan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga saat ini di Indonesia belum terdapat pembudidayaan spirulina. Menurut Prof I Nyoman Kabinawa, priset spirulina. Perairan Indonesia-tawar,payau dan laut- potensial untuk pengembangan ganggang hijau-biru. Syaratnya antara lain pH 8.5-11 bersih, dan bebas polusi. Lagi pula tumbuhan itu amat adaptif di berbagai kondisi perairan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lokasi budidaya spirulina umumnya di mancanegara seperti Amerika serikat dan China. Hasil panen berupa spirulina cxair diolah dengan teknologi pengering beku untuk mencegah oksidasi terhadap betakaroten dan asam lemak lain. Bahan bubuk itulah yang diolah menjadi tablet. Produk mereka itu kini merambah pasar dan menjadi harapan kesembuhan bagi para pasien.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang banyak bukti empiris spirulina mengatasi beragam penyakit. Meski begitu , produsen dan para dokter tetap mengklaim spirulina bukan obat, tetapi makanan fungsional. "Spirulina memang tidak mengobati, tubuh memperbaiki diri sendiri", ujar dokter Oetjoeng. Ia menganalogikan montir bila gagal menemukan onderdil, mobil tetap rusak dan tak dapat berjalan. Onderdil bagi tubuh adalah makanan, spirulina “onderdil” yang amat lengkap lantaran memberikan semua yang dibutuhkan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Terbukti secara klinis dan empiris Spirulina sembuhkan penyakit &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, menurut sr Dadang Arief Primana SpKO, SpGK konsumsi suplemen tak perlu bila makanan sehari-hari memenuhi katagori gizi seimbang sesuai kebutuhan. "Zat-zat yang terkandung dalam spirulina sama dengan zat dalam makanan lain", ujar dokter spesialis gizi klinis itu. Pada umumnya masyarakat mengkonsumsi spirulina ketika sakit mereka tak kunjung sembuh, meski berbagai pengobatan ditempuh seperti dialami Anthony Fu yang 4 tahun mengidap lupus. Sebulan setelah rutin mengkonsumsi spirulina, kadar hemoglobin meningkat menjadi 13 gram pe dl dari sebelumnya 7 gram per dl.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ahli gizi seperti prof Dr Ali Khomsan menuturkan, suplemen tetap diperlukan untuk menopang kecukupan nutrisi. Itu lantaran kadar nutrisi spirulina lengkap dan lebih tinggi ketimbang makanan biasa. Contoh, protein spirulina 3 kali lebih tinggi ketimbang daging sapi, kalsium 6 kali lebih tinggi ketimbang susu, dan zat besi 100 kali kali lebih tinggi ketimbang bayam. Kandungan senyawa aktif itulah yang membantu mewujudkan harapan kesembuhan banyak pasien.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDcbbtJE0I/AAAAAAAAAOE/AqbfryInYEQ/s1600-h/027_sp_farm.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287468326384636738" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDcbbtJE0I/AAAAAAAAAOE/AqbfryInYEQ/s200/027_sp_farm.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 131px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cyanotech Spirulina Farm &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-5527675896372166329?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="related" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com" title="Spirulina dan Uji Klinis" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5527675896372166329?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/5527675896372166329?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/spirulina-dan-uji-klinis.html" title="Spirulina dan Uji Klinis" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDYb0r92-I/AAAAAAAAANU/c2pdMp4MzLE/s72-c/027_sp_dr_oetjoeng.gif" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4FR34_eCp7ImA9Wx5REEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-3140752014181435601</id><published>2009-01-04T22:17:00.010+07:00</published><updated>2010-08-17T11:05:16.040+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-17T11:05:16.040+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Radang Usus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="radang" /><title>Mentimun Laut Penyembuh Radang Usus</title><content type="html">Beda Obat dan racun memang setipis kulit bawang. Lihatlah nikotin dalam daun tembakau yang membahayakan kesehatan lantaran mengakibatkan penyakit arteriosclerosis dan jantung koroner. namun zat itu sekaligus sebagai obat anti pembengkakan penyebab berbagai penyakit termasuk penyakit jantung dan radang usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Temuan itu sesuai dengan penelitian Wouter De Jonge dari Academic Medical Center Amsterdan, Belanda . Dalam riset laboratorium, nikotin tembakau diserap oleh reseptor nikotin dalam makrofag yang bernama &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;alfa-7 acetilcoline. Lantas acetilcoline mengeluarkan zat yang mampu menghentikan produksi sitokinine penyebab radang termasuk radang usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menerut dr. Hendrawan Nadesu, radang usus besar yang dikenal dengan nama cholitis ulcerative adalah penyakit mengenai saluran cerna khususnya usus besar - anus yang ditandai dengan adanya ulkus atau borok. Biasanya penyakit ini bersifat menahun dan belum diketahui penyebab pastinya. Faktor keturunan turut mempengaruhi terjadinya radang usus. Penyebab lain karena infeksi oleh amuba atau kuman yang menyebabkan pembengkakan. Terapi yang biasanya dilakukan dengan obat-obatan anti pembengkakan seperti kortikosteroid dan sulfasalsin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Calon Kanker&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Pada peradangan kronis dilakukan operasi untuk memotong usus pda bagian yang meradang. Vonis itulah yang dihadapi oleh Agus Purnomo. Awalnya, tangisan meraung-raung Agus memecah kesenyapan pagi. Kedua tangannya memegang perut bagian bawah yang sakit tak terperi. Istrinya Emmy Ouwissa, segera membawa Agus ke rumah sakit terdekat. Setelah memeriksa Agus, dokter mendiagnosis mag akut. Obat antinyeri yang dikonsumsi Agus memang meredakan sakit, tapi Cuma sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDUYaHzyqI/AAAAAAAAAM0/CeWSrbsHXKs/s1600-h/023_gamat-radang_usus2.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287459478326987426" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDUYaHzyqI/AAAAAAAAAM0/CeWSrbsHXKs/s200/023_gamat-radang_usus2.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 92px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Radang usus bisa disebabkan oleh bakteria&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa jam berselang, Agus kembali meraung-raung. pagi itu juga Emmy membawa suaminya kerumah sakit lain. Dokter mendiagnosis, pria 46 tahun itu mengidap radang usus yang berpotensi menjadi kanker usus. Penyakit perut yang tak tertahankan itu sebenarnya mendera Agus sejak 6 bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap malam perutnya terasa kembung, mual, dan perih. Namun, rasa sakit itu dibiarkan lantaran ayah satu anak itu mengira sembelit biasa telah mendera. sebab, sakit perut itu dibarengi dengan sulit buang air besar dan tinja berdarah, “Mungkin lebih dari 50 ml setiap hari.,” kata Agus. Selain itu buang angin juga sulit dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barulah perutnya kian menggembung dan perihnya tak tertahankan, pria kelahiran 16 Februari 1961 itu dilarikan ke rumah sakit. Awalnya dokter gagal mendiagnosis penyakit Agus, lantaran saat diperiksa Agus berguling-guling diruang pemeriksaan dan mengatakan sekujur tubuhnya sakit dan perih. Setelah sakitnya mereda, dokter langsung memeriksa jantung menggunakan ekokardiogram, darah, ginjal, dan pemeriksaan usus melalui kolonoskopi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Radang Usus&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Hasil laboratorium menunjukkan, Agus mengidap radang usus kronis dan terjadi luka dilapisan mukosa usus. Penyebabnya tidak diketahui. Namun, Agus diharuskan menjalani rawat inap untuk mempercepat kesembuhan. Ia hanya boleh mengkonsumsi bubur, jus buah-buahan, dan makanan halus. Sedangkan makanan asam, pedas atau bersifat panas seperti nangka dan durian dihindari. Ada 3 jenis obat-obatan yang dimakan yaitu pereda sakit, antibiotik dan penyakit jantung. "yang paling menyakitkan saat memasukkan obat melalui anal", kata pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, itu. Pemasukan obat cair itu setiap 2 kali sehari.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDVGmXG_zI/AAAAAAAAAM8/ZHI_HgLLU0I/s1600-h/023_gamat-radang_usus1.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287460271886368562" src="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDVGmXG_zI/AAAAAAAAAM8/ZHI_HgLLU0I/s200/023_gamat-radang_usus1.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 182px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 161px;" /&gt;&lt;/a&gt; Agus Purnomo, radang usus mendera akibat luka mukosa usus&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Setelah 1 minggu perawatan, Agus diperbolehkan pulang dan diwajibkan mengkonmsumsi obat-obatan resep, termasuk obat anal. Sayang, pendarahan ketika buang air besar tetap terjadi, dan volumenya kian makin banyak. Bahkan setelah 4 bulan, dokter menyatakan luka usus makin parah dan harus dipotong. jika tidak luka akan menyebar dan menyebabkan kanker usus atau anemia kronis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantaran kaget dan takut, Agus mencari kesembuhan ditempat lain. Kebetulan kerabat dekat Agus yang juga mengidap penyakit sama baru sembuh setelah dirawat di Rumah sakit di Malaysia. Oleh sebab itu, Agus telah bersiap ke negeri jiran. Namun, sebelum berangkat seorang rekan menyodorkan ekstraksi teripang walau engan, Angus mengkonsumsi gamat untuk membuktikan keampuhan suplemen yang diceritakan Hartono, rekannya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepekan mengkonsumsi, Agus mulai merasakan perubahan. Darah yang keluar bersama tinja semakin sedikit. “Darah tak lagi mengucur tiap hari, hanya 3 hari sekali dan tidak banyak,” kata ayah Reynaldi Itu. Setelah satu bulan , darah pun tak lagi mengucur dan sakit diperutnya hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunan mentimun laut untuk mengendalikan radang usus telah dibuktikan oleh Ritzwan Hasim dari departemen ilmu biokimia, Universitas Kebangsaan Malaysia. Penelitian membuktikan gamat bersifat antibakteri, anatra lain bakteri proteus mirabilis, penyebab lukla dalam organ tubuh, dan Eschericia colli, bakteri penginfeksi usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian lain dilakukkan Hassan Yakob dari Universitas Malaya, Malaysia. Menurut Hassan gamat bersifat anti radang atau anti inflamasi yang dibuktikan dengan kecepatan pemulihan radang pada kelinci yang disayat. Makanya radang usus yang dideita Agus cepat lenyap. &lt;br /&gt;
Spirulina sebagai pendamping gamat berkhasiat sebagai pemberi masa pada tinja. Penyebabnya, spirulina memiliki efek anti diare. Itu dibuktikan Tsuchihashi N dari Chiba Hygine College Jepang, menurut Tsuchihashi konsumsi spirulina mampu meningkatkan 5 persen bakteri probiotics seperti lactobacillus arcidophilus, lactococcus lactis, streptococcus thermophillus, lactobacillus casei, lactobacillus, dan lactobacillus bulgaricus. &lt;br /&gt;
Rendahnya jumlah Lactobacillus dalamusus manusia menyebabkan diare. Tak hanya memperbaiki usus manusia, lactobacillus memiliki tugas penting lain, yaitu, memperbaiki pencernaan dan penyerapan zat gizi dalam tubuh, mencegah infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu spirulina tak hanya membantu memulihkan radang usus Agus, tapi juga memperbaiki sistem pencernaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demam Berdarah&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Setelah terlepas dari penyakit perut yang menyesakkan, Agus tetap mengkonsumsi gamat untuk menjaga kondisi tubuh dari penyakit. Ia juga memberikan gamat pada anaknya yang terkena demam berdarah, awal febuari 2007, Reynaldi hanya mengeluh demam yang berkepanjangan yang disertai nyeri. Selain itu perutnya perih dan terus menggigil. Lantaran musim hujan dan banyaknya aktifitas reynaldi, agus memaklumi penurunan kondisi tubuhnya namun, 2- 3 kali kemudian tetap tak ada perubahan bahkan panasnya meningkat hingga 39ºC.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah 4 hari demam mendera, Reynaldi diboyong ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dokter dan laboratorium kesehatan. Hasilnya parameter trombosit 131x103 /µl dibawah ambang batas 150-450x 103/µl. Selain itu bagian immunoserologi anti dengue IgM positif lantara bercak merah sudah terlihat ditubuh Reynaldi, dokter memvonis pria kelahiran 1984 itu terjangkit demam berdarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDV6dLogXI/AAAAAAAAANE/8Y_PvX42xMA/s1600-h/023_gamat-radang_usus3.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287461162775511410" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDV6dLogXI/AAAAAAAAANE/8Y_PvX42xMA/s200/023_gamat-radang_usus3.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 151px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 167px;" /&gt;&lt;/a&gt; T&lt;span style="font-style: italic;"&gt;eripang berkhasiat anti bakteri / virus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Data Departement Kesehatan, pada januari dan febuari 2007, DBD menyebar dan menjangkiti 16.803 orang dan 267 pasien meninggal dunia. Biang kedalinya, nyamuk yang warna hitam berbintik putih yang kerap bersarang di genangan air jernih seperti bak mandi, tempayan, vas bunga dan pakaian bergantung dikamar. Hewan famili flavividae pembawa virus dengue itu berkembang biak pada kelembapan udara dan suhu hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter menyarankan Reynaldi menjalani rawat inap. Namun, Agus yakin gamat mengatasi demam berdarah seperti halnya penyakit kronis yang diidapnya. Seminggu menjalin perawatan dirumah, kondisi tubuh Reynaldi membaik. Demamnya telah lenyap, sehu tubuhnya kembali normal. Tidurnya kembali nyenyak setelah nyeri yang terus merongrong tubuh membuat tidur tak lelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengetahui lebih lanjut kondisi tubuhnya, memeriksakan tubuhnya kerumah sakit terdekat. Hasil tes darah menunjukkan nilai trombositnya melonjak dari 131x103 /µl menjadi 156x103/µl. Membaiknya kondisi Reynaldi bukannya tanpa sebab. Reynaldi selalu mengkonsumsi gamat 3x3 sendok makan setiap kala perawatan. Makanya, virus demam berdarah yang seharusnya mengasamkan lambung, melinukan sendi, dan merusakan limpanya tak mampu menyebar dan bertahan lebih lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Darah Beku&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
Menurut dr Dewata Dermawan SpPD, ahli penyakit dalam di Rumah sakit Internasional Bintaro , Tangerang, virus DBD berkembang dalam tubuh dalam beberapa tahapan. Bentuk reaksi pertama terjadi netralisasi virus dan disusul pengendapan virus pada pembuluh darah kecil dikulit yang tergejala ruam. saat itu juga keasaman lambung meningkat dan aliran darah semakin lambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi kedua tejadi gangguan fungsi pembekuan darah akibat penurunan jumlah dan kualitas komponen beku darah seperti trombosit. Jika plasma darah keluar dari pembuluh darah menuju ke rongga perut dan rongga selaput baru berupa gejala efusi pleura. Hal itu baru terlihat pada hari ke-6. “Itu sebabnya diagnosis baru bisa ditegakkan setelah 6 hari,” kata Alumus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gamat dipercaya mampu menetralisir keasaman lambung yang meningkat, mengencerkan darah yang mengental akibat turunya trombosit, memperbaiki sirkulasi yang terhambat sebagai efek samping terjangkitnya virus dengue. “MPS bersama GAGs memberikan efek lendir pada dinding sel,” kata Dr. Muhilal, ahli gizi dari pusat penelitian dan pengembangan gizi dan makanan, Bogor. Artinya teripang berfungsi sebagai antithrombogenik mencegah penggumpalan dan pembekuan melalui pengenceran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan menurut Prof Ritzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia, Teripang mampu menurunkan tekanan darah lantara kaya glycosaminogycans. Senyawa itu berefek mengencerkan darah sehingga melancarkan cairan yang tersumbat. Bersama-sama kondroitin sulfat, glycosaminogycans menghilangkan radang otot persendian penyebab linu yang juga dihasilkan saat virus dengue ada dalam tubuh.(Vina Fitriani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-3140752014181435601?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/3140752014181435601?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/3140752014181435601?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/mentimun-laut-penyembuh-radang-usus.html" title="Mentimun Laut Penyembuh Radang Usus" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDUYaHzyqI/AAAAAAAAAM0/CeWSrbsHXKs/s72-c/023_gamat-radang_usus2.gif" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkICSH0-fip7ImA9WhRUEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7248923230503853613.post-4052244875043174882</id><published>2009-01-04T21:52:00.008+07:00</published><updated>2012-01-21T22:42:49.356+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:42:49.356+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat jerawat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gamat kosmetik alami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="GAMAT kecantikan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="komeda" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat kulit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cara mengobati jerawat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat alternatif jerawat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengobatan jerawat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat wajah berjerawat" /><title>Gel Gamat Pelenyap Jerawat</title><content type="html">Tampil cantik dan sempurna idaman semua wanita. Berbagai cara perawatan dan beragam kosmetik digunakan untuk mencapai tujuan itu itulah yang dilakukan Nia. Berpuluh-puluh jenis kosmetik diuji ke wajah wanita berusia 25 tahun itu agar tampil mempesona. Memang, pada akhirnya wajah nia tampak merona bersinar. Namun kecantikan yang diperoleh hanya bertahan sekejap. Ketika kosmetik dihentikan, wajah Nia kembali tak cerah. Bahkan berdampak kurang baik. &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDONTZkXPI/AAAAAAAAAMk/sGWxh9OEPEo/s1600-h/011_gamat-jerawat.gif"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287452690474097906" src="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDONTZkXPI/AAAAAAAAAMk/sGWxh9OEPEo/s200/011_gamat-jerawat.gif" style="cursor: pointer; display: block; height: 145px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 153px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelenjar minyak yang kerap disebut kelenjar sebasea pada wajah Nia menghasilkan &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;sebum lebih banyak. Akibatnya, wajahnya pun terasa lengket dan mudah timbul jerawat. “Bukan jerawat biasa, melainkan jerawat batu kemerahan yang muncul,” kata wanita kelahiran bandung itu. &lt;br /&gt;
Kian hari jerawat semakin menumpuk. Apalagi saat haid, hampir seluruh wajah dipenuhi jerawat. Nia memang sedang mengalami pubertas, aktivitas kelenjar endokrinnya maksimal sehingga memicu produksi minyak berlebih dan memicu timbulnya jerawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Analisis laboratorium darah di Rs Immanuel Bandung berusaha mengobatinya dengan mangasup dan mengoleskan obat dari dokter. itual seperti mencuci muka denan sabun dua kali sehari, menghindari makan kacang, coklat , minyak, mentega serta menghindari pemakaian kosmetika berlebih dijalani. Namun, apa daya, jerawat tetap melekat sehingga nia tak mampu berjalan tegak lantaran malu. Keinginannya terlihat cantik, pupus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara kepesimisannya, Nia dianjurkan menggunakan gel gamat yang dioleskan langsung pada semua gundukan lemak diwajah itu. Itu setelah mendapat informasi temannya yang terbebas dari jerawat. Bagaikan sebuah keajaiban, semua jerawat mengempis dalam satu bulan. Bahkan, beberapa titik jerawat telah hilang tanpa meninggalkan noda. Kini wajah Nia jauh lebih bersih dan lebih menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDOmrZ4qLI/AAAAAAAAAMs/oFznJy3hJCA/s1600-h/gel-gamat.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287453126414608562" src="http://1.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDOmrZ4qLI/AAAAAAAAAMs/oFznJy3hJCA/s200/gel-gamat.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 78px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gel berbahan teripang itu memang kaya kolagen. Kolagen merupakan protein yang cepat meregenerasi sel rusak. Sedangkan pada kulit, kolagen diartikan sebagai jaringan penunjang dan penghubung kelenjar diwajah. Tibulnya jerawat diwajah Nia lantaran jaringan kolagennya rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyapuan gel gamat berarti memperbaiki kinerja jaringan kolagen. Produksi kelenjar minyak pun stabil. Selain memperbaiki jaringan, kolagen juga protein bersifat skin filter atau pengisi kulit sehingga kulit bekas jerawat Nia bisa menjadi mulus lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7248923230503853613-4052244875043174882?l=kuncikesehatanalami.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/4052244875043174882?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7248923230503853613/posts/default/4052244875043174882?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://kuncikesehatanalami.blogspot.com/2009/01/gel-gamat-pelenyap-jerawat.html" title="Gel Gamat Pelenyap Jerawat" /><author><name>Marlina Khrisna Lamid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01259251539550682739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="24" src="http://2.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/TIjzrfR-wvI/AAAAAAAAAUA/UxrPaA_RhoM/S220/100_0029.JPG" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_wKUqSBYIg7E/SWDONTZkXPI/AAAAAAAAAMk/sGWxh9OEPEo/s72-c/011_gamat-jerawat.gif" height="72" width="72" /></entry></feed>

