<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">
	<channel>
		<title>detiknews</title>
		<link>http://www.detiknews.com/</link>
		<description>Detik.com sindikasi</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://www.detiknews.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detiknews.gif</url>
		</image>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/liputan6/uHcn" /><feedburner:info uri="liputan6/uhcn" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Detik.com sindikasi</itunes:subtitle><itunes:category text="Government &amp; Organizations"><itunes:category text="National" /></itunes:category><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by-nd/3.0/</creativeCommons:license><xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /><feedburner:emailServiceId>liputan6/uHcn</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
			<title> Terseret Kasus Munir, Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN Disesalkan</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/3fKqpEXoVOo/terseret-kasus-munir-doktor-hc-undip-pada-mantan-waka-bin-disesalkan</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/111839/1840006/10/terseret-kasus-munir-doktor-hc-undip-pada-mantan-waka-bin-disesalkan</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 11:18:39 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/demoHAM.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada mantan Wakil Kepala Waka BIN Asad Said Ali oleh Undip Semarang disesalkan. Sebab As`ad mengetahui skenario pembunuhan aktivis HAM Munir.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/demoHAM.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada mantan Wakil Kepala Waka BIN Asad Said Ali oleh Undip Semarang disesalkan. Sebab As`ad mengetahui skenario pembunuhan aktivis HAM Munir.</itunes:subtitle><itunes:summary>Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada mantan Wakil Kepala Waka BIN Asad Said Ali oleh Undip Semarang disesalkan. Sebab As`ad mengetahui skenario pembunuhan aktivis HAM Munir.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/111839/1840006/10/terseret-kasus-munir-doktor-hc-undip-pada-mantan-waka-bin-disesalkan</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/1r-ABCGts-c/po-karunia-bakti-selalu-cek-kendaraan-sebelum-beroperasi</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/105438/1840002/10/po-karunia-bakti-selalu-cek-kendaraan-sebelum-beroperasi</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 10:54:38 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Kasus kecelakaan maut di Cisarua diduga karena bus Karunia Bakti mengalami rem blong. Namun Perusahaan Otobus (PO) Karunia Bakti mengaku selalu mengecek kondisi bus-bus mereka sebelum beroperasi.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kasus kecelakaan maut di Cisarua diduga karena bus Karunia Bakti mengalami rem blong. Namun Perusahaan Otobus (PO) Karunia Bakti mengaku selalu mengecek kondisi bus-bus mereka sebelum beroperasi.</itunes:subtitle><itunes:summary>Kasus kecelakaan maut di Cisarua diduga karena bus Karunia Bakti mengalami rem blong. Namun Perusahaan Otobus (PO) Karunia Bakti mengaku selalu mengecek kondisi bus-bus mereka sebelum beroperasi.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/105438/1840002/10/po-karunia-bakti-selalu-cek-kendaraan-sebelum-beroperasi</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title> Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU </title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/1NFix5nhtYo/daftar-dki-1-faisal-biem-ke-kpu</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/105217/1840001/10/daftar-dki-1-faisal-biem-ke-kpu</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 10:52:17 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/faisal-biem1.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Faisal Basri-Biem Benyamin akan mendaftar sebagai syarat maju menjadi DKI-1 dari jalur perseorangan (independen). Keduanya akan datang ke KPU.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/faisal-biem1.jpeg" length="10240" type="image/jpeg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Faisal Basri-Biem Benyamin akan mendaftar sebagai syarat maju menjadi DKI-1 dari jalur perseorangan (independen). Keduanya akan datang ke KPU.</itunes:subtitle><itunes:summary>Bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Faisal Basri-Biem Benyamin akan mendaftar sebagai syarat maju menjadi DKI-1 dari jalur perseorangan (independen). Keduanya akan datang ke KPU.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/105217/1840001/10/daftar-dki-1-faisal-biem-ke-kpu</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/l-NMzzwdl-g/kemenkum-ham-jakarta-dalami-dugaan-suap-m-nasir-ke-sipir-rutan-cipinang</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/100402/1839974/10/kemenkum-ham-jakarta-dalami-dugaan-suap-m-nasir-ke-sipir-rutan-cipinang</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 10:04:02 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/m-nasir-dlm.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Kanwil Kemenkum HAM Jakarta menyatakan, tengah memeriksa indikasi suap yang dilakukan M Nasir kepada petugas sipir ke Rutan Cipinang, saat melakukan besuk tengah malam.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/m-nasir-dlm.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kanwil Kemenkum HAM Jakarta menyatakan, tengah memeriksa indikasi suap yang dilakukan M Nasir kepada petugas sipir ke Rutan Cipinang, saat melakukan besuk tengah malam.</itunes:subtitle><itunes:summary>Kanwil Kemenkum HAM Jakarta menyatakan, tengah memeriksa indikasi suap yang dilakukan M Nasir kepada petugas sipir ke Rutan Cipinang, saat melakukan besuk tengah malam.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/100402/1839974/10/kemenkum-ham-jakarta-dalami-dugaan-suap-m-nasir-ke-sipir-rutan-cipinang</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/G3mKH0jNGxM/hakim-agung-pura-pura-sakit-trik-menghindari-jeratan-pasal-korupsi</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/095547/1839967/10/hakim-agung-pura-pura-sakit-trik-menghindari-jeratan-pasal-korupsi</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 09:55:47 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/MA_ilustrasi_arisaputra2.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Drama pengadilan korupsi Indonesia diwarnai berbagai peristiwa nyinyir. Jika sudah dijadikan terdakwa maka terdakwa ramai-ramai mengaku sakit, lupa ingatan, bahkan kabur dari tahanan.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/MA_ilustrasi_arisaputra2.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Drama pengadilan korupsi Indonesia diwarnai berbagai peristiwa nyinyir. Jika sudah dijadikan terdakwa maka terdakwa ramai-ramai mengaku sakit, lupa ingatan, bahkan kabur dari tahanan.</itunes:subtitle><itunes:summary>Drama pengadilan korupsi Indonesia diwarnai berbagai peristiwa nyinyir. Jika sudah dijadikan terdakwa maka terdakwa ramai-ramai mengaku sakit, lupa ingatan, bahkan kabur dari tahanan.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/095547/1839967/10/hakim-agung-pura-pura-sakit-trik-menghindari-jeratan-pasal-korupsi</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/AUO5VQCx7MY/sopir-sudah-tertangkap-kernet-bus-maut-masih-buron</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/093937/1839966/10/sopir-sudah-tertangkap-kernet-bus-maut-masih-buron</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 09:39:37 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti dan kernetnya meloncat dari kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Lukman kini sudah ditangkap, tapi sang kernet masih buron.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti dan kernetnya meloncat dari kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Lukman kini sudah ditangkap, tapi sang kernet masih buron.</itunes:subtitle><itunes:summary>Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti dan kernetnya meloncat dari kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Lukman kini sudah ditangkap, tapi sang kernet masih buron.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/093937/1839966/10/sopir-sudah-tertangkap-kernet-bus-maut-masih-buron</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Sekjen PBB: Indonesia Berperan Penting dalam Isu Perubahan Iklim</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/au3mxJuuG3I/sekjen-pbb-indonesia-berperan-penting-dalam-isu-perubahan-iklim</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/093544/1839962/10/sekjen-pbb-indonesia-berperan-penting-dalam-isu-perubahan-iklim</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 09:35:44 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Credentialins.JPG" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara anggota PBB yang penting, melalui berbagai kontribusi nyata di forum multilateral.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Credentialins.JPG" length="10240" type="image/JPG" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara anggota PBB yang penting, melalui berbagai kontribusi nyata di forum multilateral.</itunes:subtitle><itunes:summary>Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara anggota PBB yang penting, melalui berbagai kontribusi nyata di forum multilateral.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/093544/1839962/10/sekjen-pbb-indonesia-berperan-penting-dalam-isu-perubahan-iklim</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>KPK Ekspose Kasus Century Hingga Tengah Malam</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/OmjsGSQwIjM/kpk-ekspose-kasus-century-hingga-tengah-malam</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/092956/1839963/10/kpk-ekspose-kasus-century-hingga-tengah-malam</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 09:29:56 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/KPK-new-dalam.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;KPK melakukan gelar perkara kasus Bank Century hingga larut malam. Nantinya, bakal dilibatkan sejumlah pakar perbankan yang independen dalam penyelidikan kasus ini.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/KPK-new-dalam.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>KPK melakukan gelar perkara kasus Bank Century hingga larut malam. Nantinya, bakal dilibatkan sejumlah pakar perbankan yang independen dalam penyelidikan kasus ini.</itunes:subtitle><itunes:summary>KPK melakukan gelar perkara kasus Bank Century hingga larut malam. Nantinya, bakal dilibatkan sejumlah pakar perbankan yang independen dalam penyelidikan kasus ini.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/092956/1839963/10/kpk-ekspose-kasus-century-hingga-tengah-malam</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Hakim Agung Artidjo: Tikus Koruptor Berkeliaran di Lingkaran Kekuasaan</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/cyHgOcQEnHw/hakim-agung-artidjo-tikus-koruptor-berkeliaran-di-lingkaran-kekuasaan</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/090342/1839950/10/hakim-agung-artidjo-tikus-koruptor-berkeliaran-di-lingkaran-kekuasaan</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 09:03:42 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/MA_ilustrasi_arisaputra2.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Tanpa tedeng aling-aling, Ketua Muda MA Bidang Pidana menghujat tindakan korupsi para pejabat. Apalagi tikus koruptor telah menggerogoti bangsa hingga lingkaran kekuasaan negara.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/MA_ilustrasi_arisaputra2.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Tanpa tedeng aling-aling, Ketua Muda MA Bidang Pidana menghujat tindakan korupsi para pejabat. Apalagi tikus koruptor telah menggerogoti bangsa hingga lingkaran kekuasaan negara.</itunes:subtitle><itunes:summary>Tanpa tedeng aling-aling, Ketua Muda MA Bidang Pidana menghujat tindakan korupsi para pejabat. Apalagi tikus koruptor telah menggerogoti bangsa hingga lingkaran kekuasaan negara.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/090342/1839950/10/hakim-agung-artidjo-tikus-koruptor-berkeliaran-di-lingkaran-kekuasaan</feedburner:origLink></item>
		<item>
			<title>Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi</title>
			<link>http://feedproxy.google.com/~r/liputan6/uHcn/~3/udEall-qNfc/sopir-bus-maut-selamat-loncat-sebelum-kecelakaan-terjadi</link>
			<guid isPermaLink="false">http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/084317/1839948/10/sopir-bus-maut-selamat-loncat-sebelum-kecelakaan-terjadi</guid>
			<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 08:43:17 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" align="left" hspace="7" width="100" /&gt;Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti bernopol Z 7519 DA yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan 14 orang tewas ternyata sehat walafiat.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/11/10/Bus-Mau-Luar.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti bernopol Z 7519 DA yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan 14 orang tewas ternyata sehat walafiat.</itunes:subtitle><itunes:summary>Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti bernopol Z 7519 DA yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan 14 orang tewas ternyata sehat walafiat.</itunes:summary><feedburner:origLink>http://www.detiknews.com/read/2012/02/11/084317/1839948/10/sopir-bus-maut-selamat-loncat-sebelum-kecelakaan-terjadi</feedburner:origLink></item>
	<language>en-us</language></channel>
</rss>

