<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1267467575049895338</atom:id><lastBuildDate>Fri, 29 Jul 2011 04:39:04 +0000</lastBuildDate><category>Museum</category><category>opini</category><category>kuta</category><category>Denpasar</category><title>Wisata ke Bali</title><description>Informasi Tempat Wisata dan Liburan di Bali</description><link>http://mainkebali.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Explorer)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/mainkebali" /><feedburner:info uri="mainkebali" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>mainkebali</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1267467575049895338.post-4913379032978556891</guid><pubDate>Wed, 19 May 2010 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-26T14:30:35.674+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Museum</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Denpasar</category><title>Museum  Bali</title><description>Museum Bali Merupakan museum pertama yang ada di Bali, &lt;span class="verdana8point"&gt;Museum Bali menggunakan arsitektur tradisional dengan ornamen yang khas Bali. Bangunan fisik Museum Bali berupa bangunan kraton (puri) atau  tempat pemujaan (kahyangan, pura merajan) menggunakan konsep  trimanandala yaitu nista mandala jaba pisan ( bagian luar ) madya  mandala : Jaba tengah ( bagian luar sebelum memasuki bagian inti), dan  utama mandala jeroan (bagian inti).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="verdana8point"&gt;Inti dari Museum Bali ini ada di  bagian inti (jeroan) dimana terdapat bangunan yang terdiri dari tiga gedung  yaitu gedung Tabanan di utara, gedung karangasem di tengah,  gedung Buleleng di sebelah selatan. Gedung Tabanan digunakan sebagai lokasi koleksi barang-barang kesenian dan etnografi, Gedung  karangasem digunakan sebagai lokasi benda- benda prasejarah, arkeologi  sejarah, etnografi dan seni rupa.  Gedung Buleleng digunakan sebagai lokasi koleksi alat-alat  perlengkapan rumah tangga, alat-alat kerajinan, alat-alat pertanian dan  nelayan, alat-alat hiburan, patung-patung gaya sedehana dan primitif  yang terbuat dari tanah liat, batu dan lain sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="verdana8point"&gt;Museum Bali terletak di pusat Kota Denpasar sebelah timur Lapangan Puputan Badung tepatnya di Jalan Mayor Wisnu Banjar Abasan Denpasar. Karena lokasinya terdapat di pusat kota sehingga Museum Bali relatif mudah di jangkau.Kegiatan di sekitar Museum Bali juga sering di gunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat sehingga dipastikan mengunjungi Museum Bali akan sangat menyenangkan. &lt;/span&gt;&lt;span class="status action"&gt;AK5MATYPXSPU&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1267467575049895338-4913379032978556891?l=mainkebali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/mainkebali/~4/IIM6Ahywkxk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/mainkebali/~3/IIM6Ahywkxk/museum-bali.html</link><author>noreply@blogger.com (Explorer)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://mainkebali.blogspot.com/2010/05/museum-bali.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1267467575049895338.post-2462856909307993493</guid><pubDate>Mon, 17 May 2010 01:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-20T02:35:28.658+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">opini</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kuta</category><title>Cowboys in Paradise..Penting ga Sih..??</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata hingar bingar Film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cowboys in Paradise&lt;/span&gt; tidak mempengaruhi kedatangan wisatawan ke Bali . Terbukti tetap padatnya wisatawan yang memenuhi Pantai Kuta yang menjadi lokasi pembuatan film tersebut, mungkin tingginya wisatawan ini dikarenakan penasaran ingin melihat para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cowboy&lt;/span&gt; secara langsung kali ya.. Para wisatawan kebanyakan tidak menganggap serius film ini, para wisatawan umumnya memilih bali untuk menghabiskan masa liburan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Fenomena gigolo di Pantai Kuta sebenarnya sudah lama ada, namun keberadaan mereka cukup tertutup dan mereka bisa siapa saja tidak hanya terbatas pada para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beach boys&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cowboys&lt;/span&gt; yang bisa menjadi gigolo seperti yang di gambarkan pada Film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cowboys in Paradise&lt;/span&gt;. Sehingga razia gigolo yang dilakukan oleh satgas Pantai Kuta menjadi cukup mengherankan bagaimana mereka tahu kalau orang tersebut adalah gigolo kecuali juka mereka memang mengetahui komunitas para gigolo tersebut. Namun mereka hanya me-razia para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beach boys&lt;/span&gt; sehingga mengesankan kalau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beach boys&lt;/span&gt; ini adalah gigolo seperti yang di gambarkan dalam Film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cowboys in Paradise&lt;/span&gt;. Langkah yang yang di lakukan oleh Pemda dan Polda Bali lebih baik karena mereka lebih fokus pada inti masalah ini yaitu Film itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah gigolo ini hanya ada di Bali?? Anda tentu lebih tahu jawabannya, barangkali lebih bijak kiranya jika kita memperbanyak memberikan berita-berita positif tentang Bali sehingga berita-berita negatif tentang Bali dapat dengan mudah terbantahkan. Bukankah lebih banyak yang menginginkan Bali yang lebih baik di banding sebaliknya? Benarkah demikian...??&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1267467575049895338-2462856909307993493?l=mainkebali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/mainkebali/~4/8sZkVVm5R_A" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/mainkebali/~3/8sZkVVm5R_A/cowboys-in-paradisepenting-ga-sih.html</link><author>noreply@blogger.com (Explorer)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://mainkebali.blogspot.com/2010/05/cowboys-in-paradisepenting-ga-sih.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

